Page 46

50% 45% 40% 35% 30% 25% 20% 15% 10% 5% Maluku Jawa Barat Banten Sulawesi Utara Nanggroe Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Kalimantan Timur Jakarta Sumatera Selatan Irian Jaya Barat Riau Indonesia Sulawesi Selatan Jawa Timur Gorontalo Jawa Tengah Sulawesi Tengah Lampung Yogyakarta Jambi Kalimantan Selatan Bengkulu Maluku Utara Nusa Tenggara Barat Sulawesi Tenggara Kalimantan Barat Kepulauan Riau Bangka Belitung Bali Sulawesi Barat Kalimantan Tengah Nusa Tenggara Timur Papua

0%

pada produk terbaiknya. Namun, bisa jadi, kita masih ingin melindungi sejumlah industri dengan tarif dan langkah-langkah lain. Paling tidak untuk sementara. Mungkin kita ingin melindungi industri kebutuhan dasar atau yang masih perlu dilindungi agar bisa bersaing di tingkat internasional. Lebih dari itu, kita perlu memikirkan para pekerja. Ketika sebagian dari mereka kehilangan pekerjaan akibat adanya impor, kita mungkin dapat menawarkan bantuan keuangan sementara. Atau, kesempatan pelatihan alih profesi. Salah satu sisi positif perdagangan adalah apabila mampu mendongkrak lapangan pekerjaan. Sebagai salah satu indikator MDGs, tingkat pengangguran generasi muda masih cukup tinggi. Pada February 2007, proporsi pengangguran usia 15-24 tahun adalah 25,4%, dimana proporsi untuk laki-laki dan perempuan masing-masing adalah 22,8% dan 29,5%. Perbedaan tingkat pengangguran pada usia 1524 tahun pada 2006, di seluruh Indonesia dapat dilihat pada Gambar 8.1. Dalam beberapa tahun terakhir, telah ada sedikit perbaikan. Tetapi kita perlu juga memperhatikan sektor lain yang juga memberi peluang pekerjaan.

Tetapi, ada juga yang kita beli dari perusahaanperusahaan asing yang beroperasi di sini. Banyak juga perusahaan ingin berinvestasi di Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya dalam hal pelayanan listrik dan air. Sebagai contoh, kita sudah memiliki dua pemasok air swasta di tingkat kotamadya di Jakarta. Dalam perundingan dengan Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO), banyak negara meminta agar diberi lebih banyak peluang untuk menjual jasa kepada pihak asing. Banyak orang yang menentang hal ini. Mereka percaya bahwa layanan tertentu, seperti air atau sanitasi, harus disediakan oleh negara dan tidak boleh dijalankan oleh perusahaan-perusahaan swasta, baik asing maupun dalam negeri. Karena hal ini akan mengurangi akses penduduk miskin.

Gambar 8.1 Angka Pengangguran Penduduk berusia 15-24 Tahun

Sumber: BPS – Sakernas, Februari 2006

Benarkah?

Ya jika perusahaan-perusahaan swasta hanya memusatkan pada pelanggan kaya dan mengabaikan pelangggan miskin. Sebaliknya, gabungan penyediaan layanan publik dan swasta dapat menghasilkan layanan yang lebih efisien. Bahkan penduduk miskin mungkin akan bersedia Jasa untuk membayar jika mereka merasa akan Jasa merujuk pada hal-hal seperti restoran, penata mendapatkan layanan yang baik. Pemerintah perlu rambut atau hotel. Hampir semua kebutuhan memastikan akses bagi semua orang, tidak perduli jasa kita, dilayani oleh pihak dalam negeri. siapa pun penyedia layanan tersebut. Seberapa

35

Laporan Pencapaian MDGs 2007/2008  
Laporan Pencapaian MDGs 2007/2008  

Laporan pencapaian MGDs Indonesia

Advertisement