Page 21

RK Regional - 21

g o l a Di ampus K a c s a P Hari Sabtu, 21 Oktober 2017 di Asrama Rumah Kepemimpinan Regional 3 Yogyakarta diadakan program dialog pasca kampus (DPK) degan pembicara Bp. Hari “Soul” Putra yang sangat aktif di bidang finance. Program tersebut bertema ‘Meniti Karir Dunia dan Akhirat’ dengan tajuk manajemen karir. Selain aktif sebagai trainer, pembicara merupakan seorang penulis dengan 6 judul buku yang telah diterbitkan. Pada kesempatan tersebut pembicara menyampaikan bahwa salah satu teori yang selama ini cukup populer di kalangan pebisnis ialah teori yang diperkenalkan oleh Robert T. Kiyosaki yang membagi antara elemen employee (E), Self Employe (S), Invest (I), dan Business (B) menjadi empat kuadran dua bagian. Namun, tidak banyak dari kita yang mengetahui bahwa T. Kiyosaki memiliki cukup banyak guru (mentor) yang salah satunya bernama Keith Cunningham. Konsep yang sempat dipopulerkan oleh T. Kiyosakiosaki tersebut sebetulnya merupakan gagasan Cunningham yang sejatinya bukan terbagi atas empat kuadran, melainkan membentuk tanda ‘plus’. Artinya, diperlukan keempat elemen tersebut, yang membedakan adalah bagaimana formulasinya. Bicara soal karir, tentu erat kaitannya dengan kesuksesan. Sukses sejatinya merupakan kombinasi antara iman dan strategi. Namun ternyata jauh sebelum bicara soal karir, terdapat beberapa hal yang perlu kita tengok dan kita buat ‘clear’ terlebih dahulu, yaitu: 1. Aspek diri dan keluarga. Coba mulai kita tanyakan pada diri. Dari mana saja harta kita berasal? Apakah masih ada harta riba yang mengalir dalam darah kita dengan sengaja? 2. Hubungan dengan Allah SWT. Semakin dekat atau sebaliknya? Bagaimana kabar mutabaah harian kita? Sudahkah kita membuat history? Not just story. Bagaimana hubungan kita dengan orang tua kita? 3. Seberapa dekat hubungan kita dengan pasangan? Seberapa ridho pasangan dan anak-anak kita atas apa yang kita kerjakan? 4. Seberapa dekat kita dengan ummat? Apakah mereka ridho dengan harta dan kedudukan kita? 5. Apakah kita telah memiliki mentalitas kaya? Yang salah satu cirinya adalah sedekah yang terstruktur. Tak lupa, beliau juga menyampaikan bahwa dalam merancang karir, perlu kita tentukan tujuan karir, tujuan akhirat, tujuan peningkatan diri, tijuan materi, serta tujuan masyarakat. Sungguh waktu kita terbatas. Tidak ada plihan selain membangun diri, keluarga, agama, bisnis, dan negeri dalam satu tarikan nafas.

Newsletter Rumah Kepemimpinan Edisi 103  
Newsletter Rumah Kepemimpinan Edisi 103  
Advertisement