Page 1


Kolom Redaksi

Salam Redaksi - Ahlan Wasahlan Yaa Ramadhan Syukur Alhamdulillah kita kembali dipertemukan dibulan yang mulia dan bulan yang senantiasa dirindukan oleh umat Islam sedunia yaitu bulan Ramadhan. Bulan dimana umat Islam diwajibkan untuk berpuasa dalam rangka mencapai derajat taqwa, ukuran kebaikan manusia dalam pandangan Allah swt. Bulan dimana Rasulullah saw menunjukkan kualitas dan kuantitas ibadah yang paling tnggi dibandingkan dengan bulan-bulan selainnya. Bulan dimana petunjuk utama seorang muslim yaitu Al Quran diturunkan untuk pertama kalinya. Serta sederet keistimewaan lain yang sudah sepantasnya kita mengucapkan “Ahlan wa sahlan yaa Ramadhan.” Bak seorang tamu mulia yang dinantikan kedatangannya dan disambut dengan penuh suka cita.

"Ahlan wa sahlanyaa Ramadhan.” Bahkan berbahagia atas kedatangannya saja sudah Allah berikan ganjaran yang besar: Tak ingin ketinggalan dalam meramaikan penyambutan bulan Ramadhan 1438 H tahun ini, Rumah Kepemimpinan menyelenggarakan berbagai aktvitas baik ke dalam maupun ke luar institusi. Pembentukan panita Ramadhan sudah dilakukan sejak awal bulan Mei lalu dengan melibatkan beberapa orang sebagai pengurus inti. Tim inti inilah yang kemudian membahas dan menyusun berbagai target dan program Ramadhan 1438 H di Rumah Kepempinan. Rumah Kepemimpinan tahun ini sedikit berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Di antaranya yaitu penetapan target capaian ZISWAF Ramadhan yang disertai

dengan berbagai tools dan perangkat pendukungnya. Menyadari bahwa era keterbukaan dan kemudaan informasi yang begitu luas saat ini, maka dibuatlah berbagai program semarak Ramadhan dengan membuat berbagai poster digital inspiratif tentang Ramadhan. Poster ini dibuat secara berkala dan disebarkan ke semua media sosial Rumah Kepemimpinan dan di internal sendiri, ada program Ramadhan Countdown Reminder Competition. Dimana setiap individu eksekutif pusat dan regional mendapatkan jadwal harian untuk memberikan pengingatan H minus sekian Ramadhan berupa Poster Digital. Sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang disahkan melalui Surat Keputusan (SK) dari BAZNAS, Rumah Kepemimpinan melakukan penguatan intitusi dan perangkatnya, dengan turut serta bergabung kedalam Leader Council United Nations Sustainable Development Solutions Network (UN-SDSN) yang merupakan jaringan yang terdiri atas sekitar 200 orang ahli dan berpengalaman dengan latar belakang akademik, LSM, swasta, dan pengambil keputusan di berbagai dimensi bidang pembangunan berkelanjutan. Selain kampanye untuk momen Bulan Suci Ramadhan, pada tahun ini pula Rumah Kepemimpinan akan memperingati milad ke 15 Tahun yang insyaAllah diadakan secara akbar pada awal Agustus mendatang. Semoga Ramadhan tahun ini dipenuhi dengan keberakahan, energi dan semangat “BAPER” (Bawa Perubahan) untuk kebaikan Indonesia yang lebih baik dan bermartabat.

Salam Redaksi

2

|

Edisi 101 Mei - Juni 2017


Kolom Redaksi

Daftar Isi Kolom Redaksi 2 ArTikel 4 Gagasan Pemimpin Muda 6 Liputan Utama 8 Kabar Alumni 12 Kabar Mitra 14 Prestasi Pemimpin Muda 16 Laporan Keuangan 18 Kurmaqu 19

Struktur Pusat Direktur Eksekutif: Bachtiar Firdaus, ST., MPP

Bidang SDM: Nur Ihsan Robbiyanto, S.T

Manajer Oprasional Pembinaan, Pengembangan program, dan Hub. Alumni: Adi Wahyu Adji, S.Si, MM

Bidang Oprasional Pembinaan: Yessy Nur Handayani, SKM, MSi Junasa Andhika I., SE

Manajer SDM, ADM, Keuangan: Muhammad Ichsan, SE Manajer Kemitraan & Fundrising: Fachriadi Tanjung, SE, MSi Bidang Adminkeu: Winursita, SE Lusi Cahya Pertiwi, S.Kep., Ns

Bidang Hubungan Alumni Program: Dini Karunia I., S. Psi Irsyaad Suharyadi, S. H. Int

Struktur Regional

Pengembangan

Bidang kemitraan, Fundraising & Humas: Aqil Wilda, S.T Ibrahim Irsyad, S.I.Kom Enung Azizah M., S. Si Maghfira Puteri A., A.Md Umi Rahmawati, A.Md

Regional I Jakarta Pembina Regional: Dr. Hamid Chalid SH. LLM. Manajer Regional: M. Fathan Mubina Staf Pembinaan: Finna Handafidah

Regional V Bogor Pembina Regional: Dr. Ir. Abdul munif, M.Sc, Agr. Manajer Regional: Pauzi S. Gz Staf Pembinaan: Supriatna

Regional II Bandung Pembina Regional: Dr. Taufikurrahman Manajer Regional: Rio Alfajri Staf Pembinaan: Septiar D. Putra

Regional VI Medan Pembina Regional: Dr. Rudi Hartono Manajer Regional: Andi Pranata, S.Si Staf Pembinaan: Abdullah Nasution, A.Md

Regional III Yogyakarta Pembina Regional: Dr. M. Wazis Wildan, M. Sc Manajer Regional: Chandra Nur Triwiyanto Staf Pembinaan: Hamdan Abdullah & Devi Lukitasari

Regional VII Makasar Pembina Regional: Dr. Yusran Manajer Regional: Arif Atul Mahmudah D, SKM, MKM Staf Pembinaan: Mushaddiq Asri

Regional IV Surabaya Pembina Regional: Dr. Arief Basuki, Sp. An Manajer Regional: Wawan Ismanto, S.Si Staf Pembinaan: Amron Basuki

Edisi 101 Mei - Juni 2017

|

3


Artikel

Memperingati Bulan Diturunkannya Al-Qur’an Janji-Janji Allah SWT dalam Al-Qur’an

“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan berkuasa orang-orang sebelum mereka, dan sungguh Dia akan meneguhkan (memberikan kemapanan) agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka.” (QS. An-Nuur; 55).“ Didalam Alquran terdapat sekian banyak janji mulia dan istimewa yang ditawarkan kepada orangorang yang memiliki keimanan, baik janji-janji di dunia maupun janji janji di akhirat. Terlebih lagi dibulan penuh magfirah dan ampunan yaitu bulan Ramadhan. Janji-janji akhirat yang diberikan bagi mereka yang beriman tidak terhitung jumlahnya dalam kitab suci itu karena amat banyak. Adapun janji-janji di dunia yang disebut secara terangterangan (eksplisit), setidak-tidaknya ada sepuluh macam. Berikut ini adalah sepuluh janji di dunia itu. 1. Allah SWT berjanjikan menolong orang-orang yang beriman. Sebagaimana firman Allah SWT, "...Dan Kami selalu berkewajiban menolong orangorang yang beriman." (QS. Ar- Ruum: 47). 2. Diberikan advokasi atau pembelaan (ad-difa'). Allah SWT berfirman, ”Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang beriman...” (QS. AlHajj:38).

4

|

Edisi 101 Mei - Juni 2017

3. Mendapatkan perlindungan kasih sayang (Alwilayah). Allah SWT berfirman, ”Allah Pelindung orang-orang yang beriman....” (QS. Al-Baqarah: 257). 4. Ditunjukkan kepada jalan yang benar (Alhidayah). Didasarkan firman Allah SWT, ”... Sesungguh nya Allah adalah Pemberi petunjuk bagi orangorang yang beriman kepada jalan yang lurus.” (QS. Al-Hajj: 54). 5. Orang-orang kafir tidak akan diberikan jalan untuk memusnahkan mereka dari muka bumi (adamu taslithiil kafirin). Allah SWT berfirman, "Dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-oriing kafir.” (QS. An-Nisa.i : 141). 6. Diberikan kekuasaan di dunia dan diberikan kemapanan dalam segala bidang . Allah SWT berfirman, "Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan berkuasa orang-orang sebelum mereka, dan sungguh Dia akan meneguhkan (memberikan kemapanan) agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka.” (QS. An-Nuur; 55). 7. Keberkahan dari langit dan bumi, seperti sumber daya alam yang melimpah serta rezeki


Artikel

yang lezat. Allah SWT berfirman, "Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi." (QS. Al-A'raaf: 96). 8. Kemuliaan dan kejayaan (Alizzah). Allah S W T berfirman, �Padahal kekuatan (kemuliaan) itu hanyalah bagi Allah bagi Rasul-Nya, dan bagi orang-orang yang bersinar (mukmin).� (QS. AlMunafiquun: 8). 9. Kehidupan yang baik (al-hayah ath thayyibah) Allah SWT berfirman , "Barang siapa mengerjakan amal saleh baik lakilaki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya Kami akan berikan kepadanya kehidupan yang baik." (QS. An- Nahl: 97).

Dengan janji - janji yang menggiurkan tersebut tentu kualifikasi (penyeleksian) orang orang yang dikategorikan memiliki keimanan sangat ketat. Jika tidak, tentulah banyak orang yang akan mengakaku diri sebagai orang beriman. Untuk mengukur pula seberapa kadar keimanan manusia, dilakukanlah proses tes terlebih dahulu, tes keimanan, sebagaimana tes ini dilakukan terhadap generasi generasi dahulu. Allah SWT berfirman, "Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan, 'Kami telah beriman,' sedang mereka belum diuji? Sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka , maka sesungguhnya Allah mengetahui orang- orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang- orang yang dusta.� (QS. Al-'Ankabuut: 2-3).

10. Diberikan kemenangan (Al-Fath). Allah SWT berfirman, �Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada RasulNya) atau suatu keputusan dari sisi-Nya.." (QS. Al- Maa'idah: 52).

Edisi 101 Mei - Juni 2017

|

5


Gagasan Pemimpin Muda

AMANAT

DARI SEMESTA

Oleh : Lalu Gunawan Fadliansyah R3 Yogyakarta Biologi, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada angkatan 2015

Jika apa yang dikatakan para ahli tentang kehidupan yang dimulai berjuta-juta tahun yang lalu benar terjadi, maka artinya ada banyak sekali makhluk hidup yang pernah hidup di bumi ini. Mulai dari hewan, tumbuhan, hingga makhlukmakhluk mikroskopis. Kemudian manusia menciptakan ilmu yang disebut biologi, yang salah satu bagiannya mempelajari sistematika makhluk hidup, meliputi ciri yang tampak dari luar tubuh hingga ciri struktur dalam tubuh. Pada akhirnya manusia memberikan identitas yang dibuat untuk makhluk hidup sesuai ciriciri tersebut. Satu contoh, ada makhluk hidup

6

|

Edisi 101 Mei - Juni 2017

yang disebut kelompok Porifera karena seluruh tubuhnya terdapat ciri pori-pori untuk sirkulasi. Namun semakin manusia mencoba mempelajari sistematika makhluk hidup yang secara tidak langsung semakin manusia mencoba mengenal makhluk hidup, maka harusnya manusia sadar bahwa banyak pesan kehidupan yang makhluk-makhluk ini ajarkan kepada kita. Misalnya gagak mengajarkan kepada Qabil untuk mengubur Habil, saudaranya sendiri yang dibunuhnya sendiri. Nilai-nilai kehidupan dari makhluk hidup ini, atau amanat dari semesta, dapat kita sebut sebagai filosofi kehidupan. Beberapa amanat kehidupan dari semesta dapat kita pelajari sebagai berikut. Berbicara tentang asal usul kehidupan, dipercaya bahwa kehidupan pertama kali diisi oleh makhluk hidup yang sangat berukuran kecil yang disebut bakteri. Kini bakteri telah banyak berevolusi. Bahkan banyak bakteri yang menyebabkan penyakit yang berbahaya. Belajar dari bakteri, sesuatu yang kecil namun menyebabkan masalah yang besar, terdapat analogi yang mirip dengan hal ini, yaitu kebiasaan menunda pekerjaan. Hal yang sangat kecil yang dapat merusak hal-hal lainnya. Yang bahkan Allah SWT memperingati kita pada surah AlKahfi ayat 23-24 yang artinya "Janganlah kamu sekali-kali mengatakan, 'Sesungguhnya saya


Gagasan Pemimpin Muda

akan melakukan hal ini besok,' kecuali dengan mengatakan Insya Allah." (QS Al-Kahfi :23-24) Ulat akan berkembang menjadi kupu-kupu yang cantik. Namun untuk melaluinya, ulat harus memasuki masa pupa dengan membuat kepompong. Dalam kepompong, ulat tidak makan, dan minum serta segala sesuatu yang dapat membatalkan pupanya, persis seperti apa yang manusia lakukan ketika berpuasa. Ulat mengajarkan kepada kita bahwa kita semua adalah ulat-ulat nakal. Jika kita berhasil berpuasa dengan baik, maka akan tiba masanya, ulat-ulat nakal ini akan menjadi kupu-kupup peradaban Indonesia. Kelapa sawit membutuhkan waktu sekitar 20 tahun untuk tumbuh dari biji sampai dapat berbuah. Dan ketika berbuah, kelapa sawit dapat hidup bahkan mencapai seratus tahun. Jika suatu kelapa sawit hidup selama 100 tahun, artinya selama 100 tahun itu kelapa sawit terus memberikan kebaikan bagi manusia dengan memberikan buah sawitnya yang bahkan mungkin orang yang menanamnya dulu telah lama meninggal. Hal luarbiasa yang kelapa sawit ajarkan kepada kita adalah investasi kebaikan. Sebuah pepatah kuno China mengatakan, jika kamu ingin memberi kebaikan 5-10 tahun ke depan, maka tanamlah bibit. Dan jika kamu ingin memberi kebaikan 20-30 tahun ke depan, maka tanamlah pohon. Tetapi jika kamu ingin memberi kebaikan 100-200 tahun ke depan, maka cerdaskanlah orang-orang. Karena investasi

sumber daya manusia dengan mengajarkan ilmu adalah sebaik-baiknya investasi. Terakhir, belajar dari burung. Yang sudah terbang mengangkasa sejak matahari belum menyinari dunia. Mereka mencari makanan. Kadang mereka pulang dalam keadaan kenyang, kadang mereka pulang membawa makanan namun tidak kenyang karena makanan tersbeut harus diberikan ke anak-anaknya, kadang mereka terbang seharian namun tidak mendapat apa-apa, bahkan kadang mereka terbang tidak mendapati makanan namun medapati predator. Namun mereka tetap terbang, apapun yang terjadi mereka tetap terbang, dan apapun hasilnya mereka tetap berusaha. Manusia harusnya malu pada burung. Burung mengajar kita bahwa kita harus terus berusaha dan berdo’a, karena Allah SWT menjawab do’a kita dengan 3 jawaban, yang pertama Allah akan mengatakan “ Iya akan kukabulkan “, yang kedua Allah akan mengatakan “ Iya, tapi tidak sekarang “, dan ketiga Allah akan mengatakan “ Aku punya rencana yang lebih baik untuk mu “, sehingga Allah tidak pernah mengatakan “TIDAK”. Untuk itukita hanya harus berdo’a dan berprasangka baik kepada Allah SWT bahwa do’a kita akan dikabulkan, diikuti oleh usaha yang sungguh-sungguh seperti burungburung yang mengangkasa.

Edisi 101 Mei - Juni 2017

|

7


Liputan Utama

Menghimpun Zakat, Membawa Perubahan

Rumah Kepemimpinan tengah mempersiapkan diri menyambut hadirnya bulan suci Ramadhan 1438 H yang sesaat lagi akan hadir di tengahtengah kita. Sebagaimana yang juga dilakukan oleh banyak lembaga non-profit, Ramadhan tahun ini sekiranya dapat dimanfaatkan oleh Rumah Kepemimpinan untuk memperluas kebermanfaatan. Ramadhan merupakan momen yang tepat untuk mengkomunikasikan nilai-nilai kelembagaan dengan dikaitkan dengan nuansa keislaman yang kental kepada publik. Momen Ramadhan ini merupakan momen strategis untuk lembaga-lembaha non-profit, bahkan lembaga profit (perusahaan) sekalipun memanfaatkannya, minimal dari segi penuansaan di tempat-tempat kerja mereka. Pada Ramadhan tahun 1438 H ini, Rumah Kepemimpinan mengambil tema “Zakat Baper” yang merupakan singkatan dari Zakat Bawa Perubahan. Menurut Fachriadi Tanjung selaku Manajer Kemitraan dan Fundraising Rumah Kepemimpinan, Pengambilan tema ini dimaksudkan agar publik mengetahui dana zakat dari publik yang selama ini dikelola oleh Rumah Kepemimpinan akan membawa perubahan bagi Bangsa ke arah yang lebih baik dengan apa yang sudah dan akan dilakukan oleh Rumah Kepemimpinan dengan cara membina dan mempersiapkan pemimpin masa depan.

8

|

Edisi 101 Mei - Juni 2017

Pengambilan tema ini juga mengacu pada pengambilan tema tahun lalu, yakni saat menyambut Ramadhan 1437 H. Tahun lalu, Rumah Kepemimpinan mengambil tema “Ramadhan Baper”, yang merupakan singkatan dari Ramadhan Bawa Perubahan. Melalui pemilihan tema ini, Rumah Kepemimpinan hendak mengangkat katakata “Bawa Perubahan” sebagai trademark Rumah Kepemimpinan dalam mengkomunikasikan aktivitas yang dikerjakannya selama 15 tahun sejak didirikannya kepada publik. Pengambilan tema “Zakat Baper” oleh Rumah Kepemimpinan pada tahun ini lebih difokuskan pada penghimpunan sumber pemasukan dari kategori zakat (dengan berbagai macam derivasinya). Penghimpunan pada momen Ramadhan ini tidak lain adalah untuk membantu pendanaan beasiswa dan operasional pembinaan yang tentunya secara tidak langsung akan menambah kebermanfaatan bagi penerima manfaat langsung maupun tidak langsung dari Rumah Kepemimpinan. Selain daripada itu, Rumah Kepemimpinan juga hendak mengambil peran dalam pengarus-utamaan zakat sebagai instrumen syariah yang begitu strategis dalam perannya membangun Republik ini. Pesan yang hendak disampaikan adalah bahwa Rumah Kepemimpinan hendak mengajak publik untuk berpartisipasi untuk membina dan


Liputan Utama mempersiapkan pemimpin masa depan Indonesia dengan menyalurkan kewajiban zakatnya kepara Rumah Kepemimpinan. Rumah Kepemimpinan saat ini berstatus sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), sehingga dengan ini Rumah Kepemimpinan berhak untuk mengumpulkan dana zakat dari publik untuk keperluan pendanaan beasiswa pembinaan.

kepada publik, baik di pusat maupun di regional. Nilai-nilai tentang kepemipinan Islam yang hadirnya menjadi rahmat bagi semesta, membawa kemashlahatan bagi semua. Sebagaimana yang ditanamkan kepada penerima manfaat Rumah Kepemimpinan.

Adapun program ataupun aktivitas yang dilakukan pada Ramadhan tahun ini selain penghimpunan zakat, antara lain safari Ramadhan perkantoran, pembukaan stand atau gerai zakat di beberapa tempat strategis, kegiatankegiatan syiar di masing-masing regional Rumah Kepemimpinan. Memang, selain penghimpunan zakat, Rumah Kepemimpinan juga mengharapkan dapat mengkomunikasikan nilai yang dimilikinya

Edisi 101 Mei - Juni 2017

|

9


Liputan Utama

Membangun Gerakan Leadership Project dengan Campaign.com Jakarta - Pagi ini (20/4), perwakilan Rumah Kepemimpinan berkesempatan untuk kunjungan ke kantor salah satu platform online untuk kampanye proyek sosial. Platform online tersebut bernama Campaign.com. Kantor Campaign.com terletak di bilangan Simprug. Campaign.com merupakan satu platform yang diciptakan khusus bagi para "Changemaker" untuk menyeberluaskan gagasan dan gerakannya melalui kampanye kreatif yang diunggah disana. Campaign.com adalah sebuah media sosial khusus untuk para "changemaker". Jadi bisa dipastikan bahwa yang tergabung (register) disana adalah mereka yang menjadi aktor perubahan, atau minimal mereka yang mendambakan perubahan. Mengusung kampanye dengan hashtag #ForChange, Campaign. com berkeinginan untuk membantu menghubungkan para "changemaker" untuk berkolaborasi melakukan perubahan. Namanama besar NGO seperti WWF, World Vision Indonesia, Save The Children dan masih banyak yang lainnya telah menggunakan platform ini untuk mengeskalasi kampanye mereka. Selain menyediakan platform online untuk menyebarluaskan gagasan maupun gerakan dari masing-masing "changemaker", Campaign.com juga menyediakan fasilitas untuk scaling up social movement atau social project yang tergabung. Seringkali mereka mengadakan workshop berisi pengayaan tentang bagaimana membuat kampanye kreatif dan berdampak social movement dan social project yang tergabung. Apa yang Campaign.com lakukan sejalan dengan kebutuhan Rumah Kepemimpinan untuk mendorong lahirnya Leadership Project yang unggul sebagai karya dan bentuk kontribusi dari

10

|

Edisi 101 Mei - Juni 2017

peserta pembinaan Rumah Kepemimpinan. Rumah Kepemimpinan atau bahkan masingmasing Leadership Project dapat membuat akun pada Campaign.com. Kemudian setelahnya, berjejaring dan menyebarluaskan gagasan dan gerakannya pada "changemaker" yang lain. Juga dimungkinkan untuk kolaborasi dalam hal scaling up social movement atau social project terutama dalam hal edukasi kampanye kreatif dan berdampak untuk masing-masing Leadership Project di Rumah Kepemimpinan. Hal ini begitu membantu Leadership Project Rumah Kepemimpinan untuk scaling up secara cakupan isu, memperbanyak relawan dan supporter serta yang juga penting untuk mendapatkan funding mandiri nantinya.


Dinamika Kelompok Kecil Dalam Organisasi Pada Hari Rabu malam yang dilanjutkan saat hari Kamis pagi 19-20April 2017 dilaksanakan program dengan tema “Dinamika kelompok kecil dalam organisasi� di Asrama Rumah Kepemimpinan Regional 3 Yogyakarta. Wanna be Writerkali ini diisi oleh Adlil Umarat atau yang akrab dipanggil Bang Aad. Bang Aad adalah seorang alumni RK Regional 1 yang juga merupakan seorang trainer parenting. Dalam Wanna be Writer kali ini diawali dengan melakukan survey mengenai bintang-bintang asrama mengenai ciri khas pribadi, seperti ter-sporty, terlucu dan sebagainya.. Acara dimulai pada pukul 20.00 dan berakhir pada pukul 22.00 kemudian dilanjutkan keesokan harinya pukul 5.30-7.30. Data yang telah disurvei akan mendapatkan insight berupa menggali personal branding, karakter yg kuat dan menonjol (unik), dipakai untuk tujuan tertentu, mendorong perubahan, modal/capital, plotting, dinamika sosial. Untuk orang-orang yang tidak disebutkan, alasannya adalah kurang

Liputan Utama

interaksi, kurang kategorisasi (kurang terpusat), orang yang fleksibel (medioker), tidak berlebihan dalam melakukan aktivitas, low profile, belum mengenal satu sama lain (belum solid). Kesolidan dapat diatasi dengan interaksi yang intens. Dengan adanya interaksi tersebut, berarti telah menunjukkan personal branding yang telah diingat oleh orang lain. Ketika kategori sudah terpenuhisemua, maka orang tersebut sudah terbintangi. Dari survey ini, kita bisa tahu pribadi masingmasing orang. Orang yang baru mengenali pun menjadi paham dan akan terus diingat siapa yang telah menjadi star pada saat itu. Ketika menilai sesuatu, akan terlihat siapa yang paling banyak diberi respon, sehingga orang tersebut diberi bintang karena menguasai segala kategori. Hal ini bekaitan dengan organisasi yang sedang kita jalani. Carilah orang-orang yang berpengaruh sesuai tempatnya, sehingga komunikasi dalam organisasi dapat berjalan dengan baik.

Edisi 101 Edisi Mei -96 Juni Okt2017 2016

|

11 11


Firman Raditya

Kabar Alumni

Angkatan 5 Regional Bogor Pengusaha Narrow Fabric asal Indonesia Alumni Rumah Kepemimpinan Angkatan 5 Regional Bogor, Firman Raditya merupakan salah satu pebisnis di bidang yang jarang diketahui orang banyak. Ia menggeluti bisnis bernama Narrow Fabric atau ia lebih suka menyebutnya sebagai usaha tali agar lebih mudah dipahami orang banyak. Bisnis yang satu ini produknya banyak dibutuhkan industri dan manufaktur Indonesia dari bidang konveksi baju hingga alat keselamatan untuk industri besar. Dalam proses keberjalanannya banyak suka dan duka yang ditemui Firman untuk menjalankan bisnis ini agar terus berkelanjutan. Firman Raditya memulai bisnis sejak awal tahun kuliah, salah satunya menjalankan bisnis bersama dengan Frandy Taqwa - Alumni Rumah Kepemimpinan Angkatan 5 Regional Bogor – bernama Pendekar Creatives clothing. Bisnis tersebut cukup maju namun Firman dan Frandy memutuskan untuk beralih bisnis dan dilanjutkan kepada kerabatnya yang lain. Setelah itu, Firman memutuskan untuk masuk ke bisnis tali. Alasan Firman memilih tali karena melalui pengalaman sebelumnya sebuah baju butuh banyak tali dari benang, lebel, dll. Menurutnya, meskipun bisnis seperti ini untungnya tidak terlalu besar, tapi kuantitasnya besar. Pertama kali ia menggeluti bisnis ini awalnya mengambil dari pabrik orang lain yang pemiliknya berkewarganegaraan Korea. Kemudian, karena produsen asal korea tersebut mau kembali ke negaranya Firman mengambil langkah berani dengan mengambil alih sebagian besar mesin-mesin pabriknya. Dengan total biaya sekitar 90juta Firman mulai menggeluti dan mendalami bisnis Narrow Fabric ini. Bahkan, untuk menambah pengetahuannya Mahasiswa Agribisnis ini memilih Narrow Fabric sebagai topik skripsinya. Karena dilakukan dengan mencicil, Firman dikejar antara mengerjakan skripsi dan konsentrasi bekerja. Hal ini membuatnya cukup membutuhkan waktu hingga akhirnya mampu menyelesaikan skripsi. Setelah menjalankan bisnis ini selama 6 tahun, Firman mendapatkan banyak banyak pelajaran berharga. Perusahaannya kini mampu membuat 350ribu-450ribu meter tali dalam satu bulan dan sudah memiliki 10 karyawan. Selain itu, Ia kini lebih

12

|

Edisi 101 Mei - Juni 2017


Kabar Alumni hati-hati saat melakukan komunikasi dengan calon partner karena bisa jadi ada orang yang tidak bertanggung jawab dan berniat buruk terhadap bisnis kita. Ia sendiri pernah mendapatkan pengalaman buruk ketika ada salah satu perusahaan yang kabur tanpa membayar senilai ratusan juta. Selain itu, ada juga yang sudah kenal dekat, kemudian dia sudah kabur/pindah. Tapi, uniknya ada satu kasus dimana pembeli yang kabur itu tiba-tiba datang sendiri ketika ia membutuhkan dana dan memohon doa kepada Allah SWT. Firman juga pernah menjual mobil karena ada konsumen yang bermasalah. Sehingga, saat ini lebih hati-hati dalam melakukan sesuatu dengan mempertimbangkan prioritas dan dampaknya di masa depan. Meskipun bisnis ini memiliki potensi besar, bisnis seperti ini masih kurang dikembangkan. Dalam riset skripsinya, Produsen nasional Narrow Fabric saat ini baru mampu memenuhi kebutuhan 5% dari total kebutuhan nasional sehingga lebih banyak melakukan impor. Firman berharap ia mampu mengembangkan bisnisnya karena kebutuhannya luas. Dalam pengembangan bisnisnya, Firman lebih fokus menggarap permintaan tali dari pangsa pasar bawah seperti underwear dan celana bola dan juga pangsa pasar paling untuk memudahkannya mengatur produksi. Kedua pangsa pasar ini dipilih dengan mempertimbangkan kualitas produk dengan memperbarui mesin yang bisa disubisdi dari pembiayaan tenaga kerja yang terjangkau.

Pria yang memiliki Motto “What Doesn’t kill you make you stronger� ini menyebutkan bahwa pembinaan Rumah Kepemimpinan sangat berguna untuk mendapatkan banyak sudut pandang baru dan masukan bagaimana kita maju dengan memberdayakan orang sekitar. Rumah Kepemimpinan juga mengajarkan kita bahwa mimpi memang bukan lah hal yang konkrit, tapi hal yang konkrit di awali dari mimpi. Selama 2 tahun menjalani program pembinaan Rumah Kepemimpinan ia merasakan bagaimana cara untuk mengelola mimpi dan juga memperbaiki kualitas yaumiyah. Sehingga, hal-hal tersebut mampu menjadi’ backbone’ aktivitas saat ini dan juga sembagai kompas tujuan arah hidup saya kedepannya.

Menurutnya dulu di Kota/Kab Bogor banyak industri dan manufaktur menggunakan tali-tali impor yang kini sudah beralih menggunakan produknya. Saat ini, juga kita memberdayakan warga sekitar menjadi tenaga kerja dengan fasilitas yang baik. Fiman memiliki harapan, UMKM sepertinya bisa menjadi indikator kesuksesan orang-orang disekitar. Ia juga memiliki target yaitu sebelum sebelum usia 30 tercapai omzet 1 milliar. Selain itu, Ia memiliki rencana untuk memperdalam ilmu bisnis dengan mengambil pendidikan magister. Menurutnya, seorang pebisnis yang bagus itu harus seimbang antara teori dan praktik. Sehingga, ia juga mampu berkontribusi dalam mengembangkan UMKM di Indonesia agar lebih berkembang.

Edisi 101 Edisi Mei -96 Juni Okt2017 2016

|

13


Kabar Mitra

Integrasi Program Rumah Kepemimpinan dengan SDGs Jakarta - Rumah Kepemimpinan menegaskan diri sebagai salah satu elemen dari lembaga filantropi yang turut serta dalam pencapaian Sustainable Development Goals / Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Hal ini ditegaskan saat audiensi yang dilakukan oleh RK kepada Sekretariat SDGs Indonesia di bilangan Kuningan hari Senin (17/4). Bapak Junasa dan Bapak Aqil sebagai perwakilan dari RK, disambut dengan baik oleh Bapak Arum Atmawikarta, selaku Manager Sekretariat SDGs untuk pilar sosial. Audiensi yang dilakukan oleh RK bertujuan untuk membangun relasi dan hubungan kemitraan yang strategis dalam agenda bersama pencapaian SDGs di Indonesia. Selain itu juga sembari berdiskusi tentang apa dan bagaimana peran terbaik yang dapat dilakukan oleh pemuda dalam agenda bersama ini. Implementasi dan pengarus-utamaan SDGs di Indonesia digawangi oleh pemerintah dalam hal ini Presiden sebagai penanggung jawab utama dan dibantu oleh badan khusus yang melibatkan perwakilan dari stakeholder terkait seperti pemerintah, OMS, bisnis dan filantropi serta media untuk mengurusinya. Sekretariat

14

|

Edisi 101 Mei - Juni 2017

SDGs Indonesia ini dibentuk pada tahun 2015 dibawah Bappenas untuk menjalankan fungsi pengkajian, pengumpulan data-data , serta monitoring dan evaluasi. Diharapkan, dalam pencapaian SDGs ini, stakeholderstakeholder yang ada di Negara ini turut serta secara aktif dan bekerja sama untuk mewujudkan pencapaian SDGs di Indonesia. Kedepan akan ada dokumen yang akan disosialisasikan kepada seluruh stakeholder yang berguna sebagai alat bantu dalam melaporkan aktivitas masing-masing dalam agenda pencapaian SDGs di tahun 2030. RK sebagai lembaga pembinaan pemuda yang sejak 2002 berkontribusi dan berkiprah dalam menyiapkan pemimpin-pemimpin masa depan Bangsa, merasa perlu untuk membangun relasi dengan sekretariat SDGs Indonesia mengingat pemuda yang menjadi objek pembinaan RK haruslah sedari awal dikenalkan dengan poin-poin yang menjadi tujuan dalam SDGs/TPB. Apalagi program Leadership Project sebagai program andalan RK seharusnya menjadi solusi dalam pencapaian SDGs. (AQW)


Kabar Mitra

Edisi 101 Mei - Juni 2017

|

15


Prestasi Pemimpin Muda

Agung Ridwan Hidayanto

Pendidikan Dokter Gigi, FKG, UNAIR 2014. Wakil Ketua Terpilih BSMI Korps Kedokteran Gigi Surabaya 8 April 2017

Manik Marganamahendra

Kesehatan Masyarakat, FKM, UI 2015. Juara 1 Debat Kesehatan Nasional Public Health at Universitas Muhammadiyah Jakarta, in Balai Kartini, Jakarta

16

|

Edisi 101 Mei - Juni 2017

PRESTASI PESERTA RUMAH KEPE Angkatan VIII Periode April 2

Bagus Dwi Kurniawan

Teknik Geologi, FITB, ITB 2014. Juara Umum Internasional Geomapping Gua Musang Malaysia, 28 Maret - 8 April 2017

Muhammad Aburizal

Akuntansi, FE, UNHAS 2015. Delegasi Global IdeaPreneur Week 2017 di Malaysia

Fachruqi War

Pemberdayaan Sumberdaya Ilmu Kelautan dan Perikanan Delegasi Global Ideapreneur W

Riyana Rochma

Ilmu Gizi Kesehatan, FK, UGM menjadi Dewan Pertimbanga Ikatan Lembaga Mahasiswa (ILMAGI) 2017/20


EMIMPINAN 2017

ris

Prestasi Pemimpin Muda

Muhamad Fathan Mubin

a Perikanan, F. Psikologi, UGM 2015. Juara 2 Lomba Debat n, UNHAS 2014. Gebyar Mahasiswa Bidikmisi Indonesia 2017 Week di Malaysia Universitas Panca Budi Medan - 17 s.d. 20 April 2017 - Medan

awati

M 2014. Terpilih an Agung (DPA) Gizi Indonesia 018

Surya Pangidoan Nasution

Biokimia, FMIPA, IPB 2015. Juara 1 Lomba Debat Nasional "Management Fair"

Edisi 101 Mei - Juni 2017

|

17


Laporan Keuangan NO

URAIAN

A

SALDO AWAL BULAN

B

PENERIMAAN

APRIL Rp538,741,879

ZISWAF INSTITUSI

Rp77,000,000

ZISWAF INDIVIDU

Rp224,930,693 Rp-

PENDAPATAN JASA

Rp15,725,420

PENDAPATAN LAINNYA

Rp317,656,113

JUMLAH PENERIMAAN

Rp856,397,992

JUMLAH SUMBER DANA ( A + B ) C

PENDAYAGUNAAN C1. BIAYA PUSAT

Rp239,131,011

BIAYA PERSONALIA

Rp4,431,000

BIAYA OPERASIONAL

Rp11,214,000 Rp16,668,688

BIAYA KEMITRAAN

Rp189,296,245

BIAYA SDM

Rp16,832,778

BIAYA PROGRAM

Rp688,300

BIAYA KEGIATAN ALUMNI C2. BIAYA REGIONAL

Rp177,979,479

BIAYA UANG SAKU

Rp126,000,000

BIAYA PROGRAM PEMBINAAN & NLC

Rp-

BIAYA REKRUTMEN

RpRp51,979,479

BIAYA OPERASIONAL REGIONAL BIAYA PELATIHAN SDM

Rp-

BIAYA RENOVASI ASRAMA REGIONAL

RpRp-

BIAYA SEWA ASRAMA REGIONAL JUMLAH PENDAYAGUNAAN D

Rp417,110,490

PENAMBAHAN HUTANG Rp22,827,977

E

PEMBAYARAN HUTANG

F

SALDO AKHIR (A+B-C+D-E) PERUNTUKAN

Rp416,459,525 SISA HUTANG

Pembelian Asrama Regional 4 Surabaya (depan)

Rp1.205.612.812

Pembelian Asrama Regional 4 Surabaya (belakang)

Rp479.766.356

Operasional RK

Rp25.000.000

TOTAL

Rp1.710.379.168

*untuk laporan keuangan lengkap hubungi rumahkepemimpinan .org atau hubungi kami di :021 7888 3828 / 0816 141 3000

18

|

Edisi 101 Mei - Juni 2017

Laporan Keuangan Periode April 2017


Edisi 101 Edisi Mei -96 97 Juni Jan2017 2017 Okt 2016

|

19


Newsletter Rumah Kepemimpinan Edisi 101 | Mei juni 2017  

Newsletter Rumah Kepemimpinan Edisi 100 | April - Mei 2017

Newsletter Rumah Kepemimpinan Edisi 101 | Mei juni 2017  

Newsletter Rumah Kepemimpinan Edisi 100 | April - Mei 2017

Advertisement