Page 45

45

MENDARAS UST YUSUF MANSUR

ADALAH KASDI, sahabat Luqman, kehidupannya tenaaang sekali. Kehidupannya baik air danau yang tenang. Hampir tak ada riak, hampir tak ada gelombang, hampir tak ada masalah. Ia menikmati betul kehidupan yang apa adanya, karena ia tahu persis keadaan dirinya. Ketika ia merasa belum sanggup membeli rumah, ia merasa cukup dengan mengontrak rumah. Ketika ia merasa belum mampu berumah dua, ia merasa cukup berumah satu. Ada makanan ya dimakan. Tidak ada makanan, ya puasa. Tidak kuat beli motor, ia memilih naik bus dan jalan kaki. Tidak kuat beli mobil, ia cukupkan diri dengan motornya. Di setiap kesempatan, ia tampil apa adanya. Tidak memaksakan diri. Sesuatu yang dipaksakan, menurutnya, hanya akan menimbulkan masalah. Ia tidak belagak kaya, sebab ia tahu ia memang susah.

Syahdan, ada sebuah cerita hikmah, Nasruddin didatangi malaikat. Lalu malaikat ini berkata kepadanya, “Nasrudin, Tuhan berbaik hati kepadamu, memberikan tiga pilihan yang harus kamu pilih satu di antara tiga pilihan tersebut…” “Apa itu…?” tanya Nasruddin. “Yang pertama, uang yang banyak.” “Lalu?” “Yang kedua, kesehatan. Dan yang ketiga, umur yang panjang. Nah, pilihlah satu di antara ketiganya. Minggu depan aku akan kembali lagi.” Nasrudin bergembira. Ia merasa memilih bukan sesuatu yang susah. Tapi ternyata ia salah. Sekarang ia malah bingung setelah dikasih pilihan tersebut. Kalau ia memilih uang, tapi sakit… gimana…? Begitu pikirnya. Sedangkan kalau ia pilih sehat… tapi uang tidak

SEMOGA ALLAH MENJADIKAN MATA KITA MATA YANG BERSYUKUR; TELINGA KITA TELINGA YANG BERSYUKUR; LISAN KITA LISAN YANG BERSYUKUR; HATI KITA, PIKIRAN KITA, TANGAN DAN KAKI KITA, YANG BISA BERSYUKUR. SEMOGA ALLAH MENJAUHKAN KITA DARI KECINTAAN KEPADA DUNIA YANG MENYEBABKAN KITA BERPALING DARI CINTA-NYA, MENJAUHKAN KITA DARI KESOMBONGAN, MENJAUHKAN KITA DARI KEKIKIRAN, MENJAUHKAN KITA DARI RIYA, SUM’AH DAN UJUB. Susah ya susah saja. Tapi ia tidak merasa susah, sebab ia tampil apa adanya. Akhirnya kehidupan justru ia bisa memang nikmati. Ada banyak orang di negeri ini yang tidak bisa hidup apa adanya. Banyak yang mudah mengeluh, banyak yang mudah merasa nestapa dengan kekurangan di sana kekurangan di sini. Pada akhirnya, kehidupan akan bertutur; ketenangan dan keselamatan, akan berpihak kepada orang yang berani menjalani hidup, apa adanya. *** Dalam suatu kesempatan ta’lim, Luqman menyodorkan resep sederhana yang lain kalau nikmat mau ditambah, yaitu syukur nikmat. www.pppa.or.id

ada… sakit juga. Begitu pikirannya bermain-main. Sementara itu, ada uang, dan sehat, tapi umur berakhir hari itu… sama saja bohong. Sampailah satu minggu, dan Nasruddin belum juga ketemu pilihannya. Hingga datanglah sang malaikat, dan bertanya, “Gimana Nasruddin…? Sudahkah kau pilih…?” “Bingung wahai malaikat… aku bingung… bolehkah aku memilih ketiganya…? Karena aku tidak bisa memilih satu di antara ketiganya…” “Tidak bisa. Engkau hanya boleh memilih satu pilihan…” Lama Nasruddin terdiam. “Hai Nasruddin…” tegur malaikat. “Bila engkau Edisi: 002 Tahun V/Mei 2012/Jumadil Akhir 1433

Majalah DAQU, Edisi: 002 - Tahun V - Mei 2012/Jumadil Akhir 1433 H  

Majalah DAQU, Edisi: 002 - Tahun V - Mei 2012/Jumadil Akhir 1433 H terbitan PPPA Daarul Qur'an

Majalah DAQU, Edisi: 002 - Tahun V - Mei 2012/Jumadil Akhir 1433 H  

Majalah DAQU, Edisi: 002 - Tahun V - Mei 2012/Jumadil Akhir 1433 H terbitan PPPA Daarul Qur'an

Advertisement