Page 25

25

“Alhamdulillah pondasi rumah sudah ter­ bangun 40 rumah, tinggal 10 rumah lagi. Sete­ lah itu naik rangka. Untuk hemat anggaran transportasi kami pikul matrial dari jalan raya terdekat”, Mujito memberi kabar dua hari lalu. Melihat kegigihan warga OeUe untuk punya rumah layak, memang menggetarkan. Tak pedu­ li hujan, mereka jatuh bangun di atas lumpur, memikul matrial bangunan untuk dibawa hing­ ga lokasi program. Transportasi yang mahal, ka­ rena geger kenaikan BBM, disiasati dengan me­ mikul. Saat semangat dan kemandirian bersatu, beban seberat apapun mampu diselesaikan. “Cara kami demo BBM di pedalaman ya be­ gini. Tapi, gak bisa masuk tv”, Mujito terkekeh. www.pppa.or.id

DAQU UTAMA Menyiapkan Kampung Qur’an OeUe di Pedalaman

NTT

Rumah Quran adalah hunian sehat yang layak untuk masyarakat pedalaman, miskin, dan korban bencana alam. Di dalam Ru­ mah Quran dibangun semangat menghafal Al­Quran bagi masyarakat, hingga terwujud satu kawasan bernama Kampung Quran. Kampung Quran pedalaman NTT, meleng­ kapi aktivitas program PPPA Daarul Quran dalam membangun masyarakat berbasis penghafal Al­Quran. Dengan berbagai kendala medan yang su­ lit dan harga matrial yang melonjak, Rumah Quran pedalaman NTT, insya Allah akan ter­ wujud dengan kehendak Allah SWT. Seba­ gaimana diyakini warga OeUe hari ini. D Edisi: 002 Tahun V/Mei 2012/Jumadil Akhir 1433

Majalah DAQU, Edisi: 002 - Tahun V - Mei 2012/Jumadil Akhir 1433 H  

Majalah DAQU, Edisi: 002 - Tahun V - Mei 2012/Jumadil Akhir 1433 H terbitan PPPA Daarul Qur'an

Majalah DAQU, Edisi: 002 - Tahun V - Mei 2012/Jumadil Akhir 1433 H  

Majalah DAQU, Edisi: 002 - Tahun V - Mei 2012/Jumadil Akhir 1433 H terbitan PPPA Daarul Qur'an

Advertisement