Issuu on Google+

CMYK

Alamat Kantor Jl. Karel Sasuit Tubun Kel. Matali Kec. Kotamobagu Timur

Redaksi: redaksi@postkota.net Iklan: iklan@postkota.net

Perwakilan Jl. P. Kalimantan NO. 77 Kel. Kleak Kec. Malalayang Kota Manado

Sirkulasi: 085341061416 No: 00010, KAMIS, 29 Maret 2012

Eceran: Rp.2000,-

Tahun Ini Boltim Terima CPNS

SPPD

HMI Kritik Kebiasaan ‘Pelesir’ Legislator

TUTUYAN—Setelah setahun menggantung, akhirnya rencana penerimaan Calon Pengawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) 2012,dapat peluang dari pemerintah pusat melalui pemerintah pusat untuk diajukan . Untuk Kabupaten Bolmong Timur (Boltim) saat ini sudah mulai memferikasi kembali terkait

formasi yang dibutuhkan. Setelah rampung akan segera diusulkan ke Menpan- RB. Bupati Boltim Sehan Landjar melalui BKDD M R Alung mengatakan, formasi yang dibutuhkan untuk tiga formasi sementara dilakukan pendataan. Termasuk jumlah kebutuhan pegawai disemua dinas baik

BOLMONG – Melakukan perjalanan ke luar daerah dengan dalih beragam seperti studi banding atau bimbingan teknis (bimtek), oleh para legislator di DPRD Bolmong, menuai kritik. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bolmong, Kadir Mangkat menyuarakan hal ini, dan menilai kebiasaan ‘pelesir’ itu tidak sebanding dengan kinerja mereka menjadi wakil rakyat. “Maju tidaknya Bolmong ditentukan oleh anggota dewan juga.

Massa Bakar Pos Polisi: Aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa dan warga Makassar semakin anarkis. Mereka membakar pos polisi yang terletak di pertigaan Jl AP Pettarani-Jl Sultan Alauddin, Rabu (28/ 3).(foto: dtc)

Ke Hal. HMI, 11

Bonawang Atasan Baik Bawahan.... MANUSIA sama dihadapan Allah, tak dibedakan atas takhta maupun harta. Allah saja tak membedakan, terlebih kita manusia. Yang Allah gariskan itu hanya adab ketika berhadapan antar manusia... Itu kata2 seorang senior ketika aku mengikuti Basic Training di HMI, kata2 yang sama juga aku dengar ketika mengikuti Darul Arqam Dasar (DAD) saat di Unmuh, pun dikegiatan yang digelar PMII dan organ kepemudaan lainnya. Ada keseragaman pemikiran perkataan dalam soal ini. karena itu aku bisa Ke Hal. ATASAN, 11

Ayu Ting Ting

Sering Pulang Malam Belum Tentu Tak Perawan AYU Ting Ting: Sering Pulang Malam Belum Tentu Tak Perawan Jakarta Keperawanan seseorang tidak bisa diukur dari penampilan atau kebiasaannya saja. Menurut Ayu Ting Ting, perempuan yang doyan pulang malam pun belum tentu sudah tidak perawan. “Kalau misalkan memang orangnya sering main malem, pokoknya gaullah. Pulang pagi terus, tapi kalau Ke Hal. AYU, 11

Tersangka TPAPD Segera Bertambah

120 Hari Target Polres BOLMONG—Kapolres Bolaang Mongondow, AKBP Enggar Brotoseno SIK, menyatakan pihaknya tidak akan terburu-buru dalam menuntaskan penyidikan kasus dugaan penggelapan dana Tunjangan Penghasilan Aparat Pemerintah Desa (TPAPD) Bolmong, yang kini sudah menahan dua tersangka utama, CW alias Cym dan MP alias Mur, oknum pejabat di Pemkab Bolmong.

108.601.015 Peserta Sulut Siap UAN MA,SMK dan SMPLB di Sulut siap mengikuti Ujian Akhir Nasional (UAN). “Seluruh siswa MANADO—Sebanyak peserta UAN r sudah 108.601.015 siswa tingkat Ke Hal. UAN, 11 SD/MI, SMP/MTS, SMA/

Naskah Ujian Cetak Dipusat

Data Peserta UAN 2012 Tingkat SD SMP SMA SMK MI MTs MA SMPLB

Jumlah 41.680 36.240 14.967 12.047 954 1751 962 15

Sumber: Diknas Pemprov Sulut

Kata Enggar ditemui sejumlah wartawan Rabu (28/3) kemarin, pihaknya akan memaksimalkan masa penahanan kedua tersangka selama 120 hari, Ke Hal. TPAPD, 11

teknis,kesehatan maupun tenaga pendidikan. “ Kita sudah mulai lakukan pendataan. Sebab sebelumnya ada kekeliruan namun sudah dicek kembali untuk diajukan kembali,”ucap Alung. Ke Hal. CPNS, 11

Pemkab Upayakan Penangguhan LOLAK—Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, terkait penahanan dua oknum pejabat tersangka kasus dugaan penggelapan dana Tunjangan Penghasilan Aparat Pemerintah Desa (TPAPD), akan melakukan upaya hukum untuk menangguhkan penahanan mereka. Pasalnya, CW alias Cym (Kepala Bagian Pemdes), dan MP alias Mur mantan Kepala BPMD, masih aktif bertugas sebagai PNS tercatat di

Farid Asimin

Pemkab Bolaang Mongondow. Ke Hal. PEMKAB, 11

Aktivis Cabul Dipolisikan KOTAMOBAGU – Oknum pemuda yang kesehariannya dikenal sebagai aktivis pejuang aspirasi rakyat dan mahasiswa di jalanan, PP alias Parindo, dilaporkan ke Polres Bolaang Mongondow, terkait dugaan pencabulan seorang gadis belia asal kelurahan Biga

kecamatan Kotamobagu Utara. Sebut saja Mawar, nama sang dara, harus merelakan keperawanannya direnggut Parindo, hingga hamil dan melahirkan anak hasil dari hubungan terlarang keduanya. T Ke Hal. CABUL, 11

Legislator Sambangi Polda dan Korem 131 Santiago MANADO—Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) menyambangi kantor Polda Sulut dan Korem 131 Santiago. Kunjungan kerja Komisi I Dewan Sulut ini disambut langsung Kapolda Sulut Dicky Atotoy sementara di Markas Besar (Mabes) Korem 131 Santiago awak legislator ini diterima Komandan Kolonel Inf AAB Maliogha. Kunjungan Komisi I ke mitra kerjanya untuk menigkatkan kemanan di Sulut seperti maraknya erampokan di bagian perbatasan Sulut. “Sebagai mitra kerja kita membahas

soal kemanan di Sulut, karena sudah banyak perampokan yang terjadi Sulut, dan oknumnya bukan masyarakat Sulut, ini perlu mendapat perhatian kita bersama,” ujar Ketua Komisi I DPRD Sulut Jhon Dumais usai rapat dengan Kapolda Sulut dan jajarannya Rabu (28/3) kemarin. Kapolda Sulut juga menerima laporan Komisi I, karena keamanan di Sulut ini sangatlah penting untuk ditingkatkan secara bersama-sama. “Untuk meningkatkan keamanan di Sulut nantinya Ke Hal. POLDA, 11

Anggota komisi I Deprov Sulut saat berdialog di Mako Korem Santiago.

Penuh Keharuan, Hamri dan Ulfa Berbalas Lagu Sertijab Kadiknas Bolmong Laporan: Adriadi Paputungan Editor: Ahmad Ishak “BERIKAN daku harapan, kujadikan kenangan”. Inilah sepenggal kalimat lagu lama yang dinyanyikan Dra Hj Ulfa Paputungan, mantan Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Kadiknas) Bolaang Mongondow, saat pelaksanaan serah terima jabatan (sertijab), kepada Kadiknas yang baru dilantik pada kabinet pemerintahan BERSATU (bersama Salihi-Tuuk), Drs H Hamri Manoppo, Rabu (28/3) kemarin. Rupanya lagu ini dibawakan Ulfa, ketika ‘membalas’ lantunan lagu yang dinyanyikan Hamri lebih dulu, yakni “Pergi Untuk Kembali”.

Prosesi serah terima jabatan Kepala Dinas Pendidikan Bolmong.(foto istimewa)

Berlinangan air mata karena terharu, Hamri yang dikenal tokoh senior di dunia pendidikan Bolaang Mongondow menyatakan, andil Ulfa di dunia pendidikan Bolmong begitu besar ketika dia memimpin dinas pendidikan selama beberapa tahun. Tentu hal ini akan dihargai, dan bukan tidak mungkin akan ada jabatan lainnya yang dipersiapkan untuk Ulfa oleh pemimpin daerah.

“Yakinlah bahwa suatu saat, kamu akan kembali dilantik, karena andil untuk dunia pendidikan di Bolmong begitu besar,” kata Hamri dengan nada terharu. Ulfa Paputungan ketika diberikan kesempatan menyampaikan sepatah dua kata dalam acara tersebut, mengucapkan selamat bertugas kepada Hamri Manoppo, yang Ke Hal. PENUH, 11


KAMIS, 29 MARET 2012

HALAMAN 2 Art : Eka Pratama

Tim Redaksi POSTKOTA menyediakan halaman khusus di halaman 2, dengan nama rubrik ‘MORAOY’. Halaman ini dikhususkan untuk memanjakan pembaca, dengan menyajikan informasi mengenai keunikan adat dan budaya, sejarah, cerita rakyat, serta kuliner khas daerah-daerah di Bolaang Mongondow Raya. Kami sajikan dengan menarik, ringan, dan lebih netral, tanpa mengesampingkan unsur kebenaran data yang terjadi. Semoga sajian kami ini akan menjadi inspirasi bahkan referensi seluruh masyarakat pembaca di Bolmong Raya khususnya dan Sulawesi Utara pada umumnya, tentang kekayaan potensi Daerah di bumi Nyiur Melambai ini.

SEJARAH

Legenda Dan Sejarah Desa Batubantayo MENURUT Prasasti Desa Persiapan Batubantayo yang kini tertera pada dinding Balai Desa Batubantayo, yang sejak itu Desa Batubantayo masih bagian Desa Kayuogu Dusun 1 sebelum dimekarkan menjadi Desa Persiapan yang terletak sebelah utara desa dan nama Dusun 1 saat itu lebih dikenal dengan nama Batubantayo yang berarti “Sabua Batu” (Batu yang menyerupai Pondok) yang terletak dibagian belakang Bukit Batu, saat itu wilayah Batubantayo ini masih lautan dan digunakan para nelayan untuk memancing, terbukti terdapat mata pancing yang didapat oleh masyarakat setempat ketika menggali batu untuk dijadikan bahan bangunan oleh para warga. Batubantayo sendiri dimekarkan pada tanggal 23 Januari 2006 oleh Bupati Bolaang Mongondow Ny. Hj. Marlina Moha Siahaan dengan Pejabat Sangadi sementara yakni Bapak Gasim Ahmadi yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Desa Kayuogu. Desa Batubantayo terletak di sebelah Selatan, Kecamatan Pinogaluman dan Memiliki Luas Wilayah 302 Ha. dengan BatasBatas Wilayah Desa adalah :Sebelah Utara Berbatasan dengan Desa TontulowSebelah Selatan Berbatasan dengan Desa DalapuliSebelah Timur Berbatasan dengan Desa KayuoguSebelah Barat Berbatasan dengan Sungai Andagile Kecamatan Atinggola. Mayoritas mata pencaharian penduduk adalah petani dan buruh tani. hal ini disebabkan karena sudah turun temurun sejak dulu bahwa masyarakat adalah petani dan juga minimnya tingkat pendidikan menyebabkan masyarakat tidak punya keahlian lain dan akhirnya tidak punya pilihan selain

menjadi buruh tani. Di Batubantayo mempunyai beberapa potensi yang bisa di manfaatkan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat yang ada, antara lain : Sawah( karena sebagian besar masyarakat Batubantayo mata pencahariannya Petani).Pasir (Untuk di buat Bangunan beton)Sumber Daya Manusia - Tenaga Teknis/ Tukang dan masih banyak lagi potensi yang ada di Desa Batubantayo Di Desa Batubantayo ada beberapa masalah urgen yang terjadi atau selalu jadi perbincangan adalah masih banyaknya masyarakat tidak memanfaatkan potensi yang ada sehingga berdampak pada minimnya taraf hidup masyrakat (tingkat pendapatan masyarakat). Selain dari masalah tadi, di desa Batubantayo ada beberapa masalah juga yang selalu jadi keluhan masyarakat antara lain :Di sepanjang kampung pada waktu malam gelap gulita karena tidak ada lampu penerangan jalan.- Pada musim hujan di beberapa titik selalu terkena banjir.- Sudah dibukanya akses jalan perkebunan namun belum memadai- Masih banyak rumah tidak layak huni.- Tidak adanya drainase - Banyak anak usia dini tidak sekolah.- Pelaksanaan kegiatan Posyandu masih di laksanakan di Balai Desa.- Minimnya wawasan Aparat Desa dalam pemerintahan sehingga berdampak pada pelayanan masyarakat yang tidak optimal. Dan masih banyak lagi masalah yang terjadi di Desa Batubantayo. Sehingga perlu penanganan khusus dalam meminimalisir masalah tersebut di atas.(bp.info)

Sejarah Datu’ Binangkang Punu’ Tadohe, putra Punu’ Mokodompit VI dari istrinya yang seorang wanita biasa bernama Gugundo mendapat sindiran-sindiran dari para Bogani bawahan Punu Mokodompit sehingga ibunya Gugundo dalam keadaan hamil hijrah ke Pulau Sangir Talaud. Bayinya lahir ditangani Tabud. Bayinya diberi nama Tadohe dan kemudian mendapat pendidikan dan keahlian di sana di bawah asuhan ibundanya sampai dewasa, dengan izin ibu disertai putra punu mau menduduki jabatan ayahnya. Dengan melalui banyak rintangan antara lain perahu layarnya yang karam di tengah lautan. Konon bantuan Tendeduata nenek asalnya, akhirnya ia terdampar di Desa Tonggid di pantai selatan-Timur dan melewati hutan belukar dengan dua orang pengawalnya yang akhirnya tiba di daerah kekuasaan ayahnya, Punu Mokodo-mpit (± tahun 1555). Waktu ayahnya meninggal tahun 1600, maka Tadohe satu-satunya yang

Ba’ai Do’oe ini. Punu Tadohe juga memiliki keturunan yang bernama Loloda’ Mokoagow yang diberi gelar Datu’ Binangkang. Loloda’ Mokoagow diganti jabatannya oleh anaknya Datu. C . Manoppo di bawah pengawalan 24 orang tentara Compagnie dan 7 o r a n g penguasa Belanda dari Mina-hasa ke Kota Bolaang dan dilantik bersamaan penanda tanganan kontrak pertama dengan V.O.C 20 Mei 1695. Kehadiran kekuasaan Datu’ C. Mano-ppo di bawah lindungan iringan bendera Compagnie Belanda ini yang mendapat tambahan nama Kristen Khatolik “Jacobus”, diteri-ma oleh ayahandanya dengan cemas, marah dan angat

berang karena “dikecewakan = binangkang” (kemudian digelari Raja Binangkang) sambil bersumpah : “karena Makaloensenge, puteranya dari Bua’ (bangsawan) tidak menggantikannya.” Loloda’ Mokoagow merupakan salah satu raja yang berjiwa anti kolonial. Kehadiran

Raja Lolod a ’ Mokoa g o w dengan panggilan D a t u ’ Binangkang y a n g sebelumnya telah memel u k agama Islam hasil didi-kan guru mengaji dan ilmu AlQur ’an keluaran Batu Da’a Suwawa Gorontalo sekitar 1580 itu telah mengeluarkan ketetapan : “Agama raja, agama

rakyat”, maksud-nya adalah agama rakyat adalah agama yang dipeluk oleh Raja. Dihadirkannya oleh VOC Manoppo pertama dengan baptisannya Jacobus sebelum dilantik sebagai Raja I beragama Khatolik, ternyata tidak dapat mempengaruhi rakyat lagi kecuali menimbulkan antipati terhadap Belanda yang membawanya secara PAKSA, akhirnya kepercayaan itu hanya di lingkungan istana. Bahwa lambatnya zendeling masuk ke wilayah kerajaan di Bolaang Mongondow bukanlah persoalan agama tapi yang tidak mau diterima oleh rakyat adalah orang-orang asing Belanda, Portugis, dan Inggris sebagai PENJAJAH. Sejak itu, embrio tambah subur menuju kebangkitan Nasional dan bukan tidak setuju terhadap agama yang dianutnya. Hal termasuk unsure perbedaan anutan falsafah negara asalnya, dimana jiwa Indonesia sebagai Falsafah Negara kita telah tumbuh dan berakar dalam tingkah laku dan hati rakyat Indonesia

sampai sekarang ini. Dengan taktik berkesan tidak baik d hati rakyat itu, dengan datangnya para ulama baik dari Gorontalo, Bugis Makassar dan dari Filipina Selatan sangat berkemang pesat, sehingga kehadiran Controleur bersama misi zending-nya di bawah pimpinan Ds. Dunnerbier tetap menghadapi banyak kesulitan. Kini, makam Datu’ Binangkang masih dapat disaksikan di Rigi perbatasan antara Poyowa dan Matali. Letaknya sekitar 1 Km dari jalan di perbatasan Matali dan Motoboi Besar. Menuju ke tempat itu harus berjalan kaki. Makam yang panjangnya 7 meter itu tak terawat dan tak mendapat perhatian pemerintah daerah. Padahal sebagai asset budaya, makam tersebut harusnya dilestarikan dan dipugar sehingga dapat memperkaya pengetahuan generasi muda Totabuan terhadap leluhurnya. Di antara sekian bupati atau tokoh bolmong, menurut masya-rakat setempat hanya bupati UN Mokoagow yang dulu pernah datang ke tempat itu.(ppmbm)

Pengertian TOTABUAN

Awal abad 20 Bolaang Mongondow, terdiri dari distrik Mongondow (Passi dan Lolayan), Onder distrik Kotabunan, Bolaang dan Dumoga. Pembagian ini dilakukan sejak pemerintah kolonial Belanda menempatkan perwakilannya (Controleur) di daerah ini.

Penerbit : CV. Putra Pratama Percetakan: PT. Manado Media Grafika. Alamat: Jl. AA Maramis, Kairagi, Manado. Telpon: (0431) 81277(Isi diluar tanggung jawab percetakan)

berpendidikan. Ia dipilih oleh bogani-bogani (pimpinan) menjabat Punu ke VII. Adapun barangbarang peninggalan Tadohe antara lain yang disimpan di Lipulin Yoko (Museum Peninggalan Raja) tetapi terbakar waktu Permesta tanggal 20 Mei 1959. Antara masa jabatan Punu Mokodompit sampai terangkatnya Punu Tadohe, ada seorang Bogani Wanita yang kuat dan terkenal kemampuannya ialah Inde’ Do’oe (inde = ibu) atau Ba’ai Do’oe (ba’ai = nenek) panggilan daerah Totabuan. Di Gorontalo dikenal Bua’ Do’oe, di Minahasa disebut nenek Do’oep. Konon, Ba’ai Do’oe pewaris kekuasaan dari Damopolii ini (Rampolii = Minahasa) menguasai wilayah sampai bagian selatan Minahasa : sekitar Kotabunan, Ratahan, Pontak, Buyak sampai ke batas Danau Mo’o’at dengan tujuh anaknya berdiam di puncak gunung Dayou (Kec. Kotabunan). Punu Tadohe merupakan anak angkat dari

Pada masa itu, masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman [terutama dataran tinggi di distrik Mongondow (Passi dan Lolayan)] selalu membutuhkan garam, ikan dan hasil hutan (damar) untuk kebutuhan hidupnya. Untuk memenuhi kebutuhan ini biasanya kaum

lelakinya meninggalkan desa masuk ke hutan untuk mencari damar, atau menuju daerah pesisir pantai untuk membuat garam (modapug) dan menangkap ikan. Untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, biasanya mereka tinggal agak lama di wilayah pesisir.

Selain membuat garam dan menangkap ikan, mereka juga membuat kebun dan menanaminya dengan padi, jagung dan kelapa (tanaman ini sudah dikenal sejak zaman pemerintahan Tadohe yang diperkenalkan oleh bangsa Spanyol sekitar abad ke 17). Tanah yang di tempati inilah yang disebut Totabuan. Bila mereka telah merasa nyaman tinggal di wilayah pesisir ini, biasanya anggota keluarganya akan diboyong ikut bersama menetap di Totabuan. Semakin lama, semakin banyak kepala keluarga yang membawa anggota keluarganya ke tempat baru tersebut, akhirnya mereka mulai membentuk pedukuan baru. Tetapi pedukuan yang baru ini, tetap diawasi oleh pemerintah desa asal mereka, terutama mereka yang telah pindah secara permanen. Pedukuan yang baru ini, tidak membuat Sigi 1), hal ini menunjukkan bahwa mereka masih terikat

secara adat dengan desa asal mereka di pedalaman.Desa- desa yang memiliki Totabuan di daerah pesisir, antara lain :

adanya sebuah Sigi. Pada waktu upacara monibi (upacara pengobatan desa, penyembahan kepada roh leluhur atau pengorbanan), seluruh anggota

No. Nama desa asal (Totabuan di) 1. Poyowa Besar (Nuangan) 2. Kobo Kecil (Nuangan) 3. Kobo Besar (Molobog) 4. Kopandakan (Buyat) 5. Otam (Nonapan) 6. Moyag (Motongkad) 7. Pobundayan (Matandoi) 8. Molinow (Tolog dan Kotabunan) 9. Passi (Poigar) 10. Biga (Tombolikat) 11. Motoboi besar (Alot, Oyuod, Matabulu) 12. Poyowa Kecil (Pinolosian) 13. Mongondow (Ayong, Sampaka, Babo) 1) Sigi (podugu), adalah semacam kuil tempat penyembahan pada Ompu Duata (Yang Maha Kuasa) dimana didalamnya tersimpan benda antik (mis:piring tua) yang berasal dari leluhur. Sigi merupakan simbol persatuan desa. Setiap desa ditandai dengan

masyarakat desa turut serta. Mereka menyem-belih babi, kambing betina dan ayam sebagai bentuk persembahannya dimana darahnya dipercikkan pada tangga sigi. Sigi juga berfungsi sebagai tempat penghapusan dosa bagi para pelanggar adat untuk menghilangkan aibnya.(rl)

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: Haryadi Laode, Wakil Pemimpin Redaksi: Ahmad Ishak, Redaktur Pelaksana: Didi Adrian Koordinator Liputan: Muhamad Nasaru, Sekretaris Redaksi: Kisty Mokorimban Dewan Redaksi: Haryadi Laode, Ahmad Ishak, Didi Adrian, Muhamad Nasaru. Redaktur: Haryadi Laode, Ahmad Ishak, Didi Adrian, Muhammad Nasaru, Asisten Redaktur: Reggy Imbar Staf Redaksi:Endar Yahya, Angga Dwi Cahyo, Putri Sriyono Photograper: Juandri Paputungan, Eko Novrian Sanjaya Biro-biro: Kota Kotamobagu: Muhamad Nasaru, Bolmong: Adriadi Paputungan, Boltim: Ismail Mokodompit, Bolsel: Hairun Laode, Bolmut: Rommy Akaseh, Manado: Devi Pondaag, Fernando Sandala, Tomohon: Fenjel Pioh, Bitung: Serdi Kakauhe, Lay Out/Desain Grafis: Eka Pratama Saputra, Kifli Koto, Armand Ponongoa, Penasehat Hukum: James Manuhutu SH Pemimpin Perusahaan: M Dudi Surdjono, Bendahara Umum: Jeane Grace Raton, Administrasi: Linda Wagey, Ika Makalunsenge, Komunikasi & bisnis: Buyung Potabuga, Periklanan: Maulan Adam, Arman Paputungan, Sirkulasi: Rivandi Lahilote, Firmansyah Dotulong, Nadjamudin Mamonto, Nindi Dadu, Azhar Tjarsadiwirjo. Harga Eceran Koran: Rp2.000, Langganan: Rp 50.000,-/bulan Tarif Iklan: Iklan Display Rp 22.500,-/mmk (BW) – Rp 35.000,-/mmk (FC). Centrespread Rp 35.000,-/mmk (BW) – Rp 45.000,-/mmk (FC). Banner Hal 1 Rp 60.000,-/mmk (FC). Ear Ad (Kuping) Rp 80.000,-/mmk (FC). Pengumuman Lelang/Prospektus/RUPS/Laporan Keuangan Rp 18.000/mmk (BW) – 25.000,-/mmk (FC). Advetorial Rp 20.000,-/mmk (BW) (min ¼ halaman) – Rp 32.500,-/mmk (FC) (min ¼ halaman). Iklan Ucapan Duka Rp 12.500,-/mmk (BW) – Rp 18.000,-/mmk (FC). Iklan Kolom Rp 500.000,-/bulan (min 1 klm x 25 mm). Iklan Baris Rp 50.000,-/Hari (max 5 baris). Wartawan Harian POST KOTA selalu dilengkapi tanda pengenal dan surat tugas resmi, serta dilarang meminta/menerima uang atau hadiah dalam bentuk apapun dari narasumber.


KOTAMOBAGU KAMIS, 29 MARET 2012

HALAMAN 3 Art. Kifly

IPTEK

Kontraktor Diminta Lebih Profesional WALIKOTA Kota Kotamobagu (KK) Drs Hi Djelantik Mokodompit ME, menegaskan kontraktor lebih profesional dalam melaksanakan pekerjaan proyek pemerintah. Demikian dikatakan Walikota Djelantik Mokodompit, saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Gapensi KK ke II yang digelar di restoran Kota Te r a p u n g , Saat ini sistim Rabu (28/ 03) kemarin. lelang tender Dimana dengan kodilakukan petensi seorang kondengan traktor dituntut hasil menggunakan m e m u a s karya yang sistim internet, dak tersangkan serta tikut masalah jadi kontraktor dikemudian harus paham hari manakala proyekmasalah IT nya tuntas pelaksanaanya. “Saat ini sistim lelang tender dilakukan dengan menggunakan sistim internet, jadi kontraktor harus paham masalah IT,” kata Walikota. Dengan kata lain tambah Walikota, kontraktor harus tanggap dengan perkembangan dunia teknologi. Sementara itu, Ketua Gapensi KK yang baru saja terpilih secara aklamasi, Dolvi Paath Manoppo, mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait kinerja para kontraktor terlebih mereka yang melaksanakan pekerjaan proyek pemerintah. “Ya, selaku pelaksana proyek pemerintah, kita dituntut bekerja profesional,” tutup Paath.(tox)

PEMERINTAH

Status Moyag Tudulan dan Tampoan ‘KJ’ Belum Miliki Sangadi Definitiv KOTAMOBAGU— Lima tahun lebih Desa Bambang Ginoga Moyag Todulan dan Tampoan, Kecamatan Kotamobagu Timur, sejak dimekarkan dari Desa Moyag Induk, sampai saat ini belum memiliki Sangadi (Kepala Desa, red) definitiv. Hal ini turut dibenarkan Kepala Bagian Tata Praja Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Kotamobagu (KK) Drs Irawan Bambang Ginoga, Rabu (28/03) kemarin. Menurut Bambang, keberadaan dua Desa tersebut secara resmi sudah definitiv. Tapi anehnya ketika ditanya apa alasan hingga saat ini dua Desa itu belum menggelar Pemilihan Sangadi (Pilsang). Bambang menjawab bahwa alasan belum ada pimpinan definitiv di dua desa itu, karena warganya menginginkan bangunan Balai Desa lebih harus selesai berdiri. “Warga di Desa itu menghendaki lain, mereka lebih meilih bangun kantor Desa, barulah dilakukan pemilihan,” kata Bambang. Sementara, usia dua Desa itu, lebih tua dari Kota Kotamobagu. tapih anehnya sampai saat ini belum dilakukan pilsang. Disatu sisi, Bram Suangi, warga Desa Moyag Tampoan, mengatakan dirinya sangat menyayangkan adanya pernyataan Kabag Tata Praja Bambang Ginoga, seperti itu. “Mungkin pejabat yang berkompoten dalam hal ini Bagian Tata Praja, tak mampu melakukan pembinaan di wilayah, sehingga Desa Moyag Tampoan dan Todulan belum memiliki pimpinan definitiv,” tutupnya.(tox)

117 Qori dan Qoriah Bersaing di MTQ Kotut

MUSDA GAPENSI: Walikota Kotamobagu Djelantik Mokodompit, Membuka resmi Musda Gapensi KK yang ke-II. Rabu (28/03) kemarin,Bertempat di Restoran Kota Terapung Kotamobagu.(Foto: Echo/postkota)

Walikota Buka Musda Gapensi KK ke II Paath Terpilih Secara Aklamasi KOTAMOBAGU— Walikota Kota Kotamobagu, Drs Hi Djelantik Mokodompit ME, secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) (Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gabungan Pengusaha Nasional Seluruh Indonesia (Gapensi) Kota Kotamobagu (KK) ke II, Rabu (28/ 03) kemarin, bertempat di Restoran Kota Terapung Kotamobagu.

Kegiatan tersebut, selain memilih komposis pengurus baru, juga mempererat hubungan sesama pengusaha yang bergerak dibidang jasa konstruksi. Walikota Drs Hi Djelantik Mokodompit ME, dihadapan para peserta Muscab yang notabenenya adalah kontraktor, mengatakan hendaknya kita selalu mengedepankan musyawarah dan mufakat, sehingga apa yang diinginkan organisasi bisa terwujud. “Kopentensi suatu organisasi merupakan kebutuhan. sehingga kita dalam menentukan pilihan hendaknya bersatu dalam kebersamaan yang diikat oleh budaya lokal yakni moto leluhur, yang telah diwariskan nenek

moyang kita,” kata Walikota Djelantik Mokodompit. Olehnya, Walikota mengajak kepada seluruh anggota Gapensi KK, dalam muscab ke II, berharap akan melahirkan semagat kebersamaan. “Selamat bermusyawarah,” tutup Walikota. Adupun tema dalam mucab tersebut, Gapensi Sebagai Wadah Pelaku Jasa Konstruksi akan Terus Meningkatkan Profesionalisme dan Idealisme. sedangkan sub temanya, Gapensi Siap Menjadi Pelaku Jasa Konstruksi yang Profesional, Tanggap Terhadap Kemajuan, Demi Terwujudnya Struktur Usaha yang Kokoh dan Handal. Hadir dalam kesempatan tersebut unsur Forum

Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) KK, serta Ketua Gapensi Sulut Antonius Supit bersama jajaran pengurusnya. Akhirnya Muscab tersebut berhasil terpilih secara aklamasi dalam pemilihan Ketua DPC Gapensi KK, Dolvi Paath Manoppo. Sementara itu, Ketua Gapensi Sulut, Antonius Supit, kepada harian ini, mengatakan pihaknya sama sekali tidak menginterfensi atau mengarahkan pilihan kepada kandidat tertentu. “Jujur saya lepas secara terbuka. siapa yang terpilih dialah ketua yang sah,” kata Supit.(tox)

Dampak Kenaikan BBM Hutan Kota Terancam Dirusak K O TA M O B A G U — Dampak dari kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), kebanyakan Ibu Rumah Tangga (IRT), memilih bahan bakar alternatif berupa kayu. Nah, efek ini merupakan ancaman bagi hutan yang

Penyaluran Raskin Bolmong Raya Terkendala Angkutan KOTAMOBAGU—Penyaluran beras miskin (Raskin) bagi rumah tangga sasaran khusus bulan Maret dan April, terkesan terkendala pada alat angkutan. Dimana pihak Bulog Divre Bolmong saat ini kekurangan kendaraan terkait melayani penyaluran raskin di seluruh wilayah Bolmong Raya. Menurut Kepala Bagian Perekonomian, Kota Kotamobagu (KK), Drs Irianto Mokoginta, pada dasarnya, raskin sudah siap disalurkan terlebih di wilayah KK. “Tetapi, Bulog bukan hanya melayani satu daerah saja seperti KK, namun wilayah lain di Bolmong raya,” kata Mokoginta. Lanjutnya, saat ini sudah tidak ada lagi masalah terkait ketersediaan beras raskin untuk 2.878 rumah tangga sasaran yang berada di empat Kecamatan wilayah Kotamobagu. “Untuk kedepan antara Bulan Mei akan terjadi perubahan. Hanya saja, saya belum mengetahui kapan kepastiannya perubahan itu,” pungkas Mokoginta,” (tr02/mtx)

ada di wilayah Kota Kotamobagu (KK). dengan demikian hutan kota yang ada di Kelurahan Mongkonai Kecamatan Kotamobagu Timur dan Kelurahan Gogagoman Kecamatan Kotamobagu Barat. Seperti ungkapan, Ida satu diantara IRT Kelurahan Mongkonai, mengatakan pihaknya kalau sulit mendapatkan BBM jenis minyak tanah untuk keperluan di dapur, ter-

paksa satu-satunya mencari kayu sebagai bahan bakar pengganti. “Ya, kalau BBM jenis minyak tanah naik dan sulit ditemui, maka solusi kayu untuk pengganti minyak tanah,” kata Ida. Sementara itu, ketika dikonfirmasi kepada Dinas Pertanian Peternakan Perikanan Perkebunan dan Kehutanan KK, melalui Kepala Bidang Kehutanan, Said Ani SHut,

mengatakan pihaknya telah mengambil langkah antisipasi terlebih dahulu. “Ada tim yang memonitor di lokasi hutan kota. sampai saat ini, belum ada yang nekat melakukan pembabatan kayu dilkosi tersebut. Sebab hutan kota tersebut merupakan daerah penyanggah, maka optimalisasi pencegahan sering dilakukan,” terang Ani.(tox)

K O TA M O B A G U — Sedikitnya 117 Qori dan Qoriah, bersaing pada seleksi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Kotamobagu Utara (Kotut) Menurut Camat Kotamobagu Utara, Drs Muliono Mokodompit, kegiatan ini, diikuti seluruh Desa dan Kelurahan yang ada di Kecamatan Kotamobagu Utara. “Nantinya, dari 117 peserta, akan dipilih 21 Qori dan Qoriah, untuk mewakili Kecamatan ke tingkat Kota maupun Kabupaten,” terang Mu-liono, Rabu (28/03) ke-marin. Lanjut Muliono, lomba MTQ ini, terdiri dari berbagai macam jenis, diantaranya baca Alqur’an serta lomba kaligrafi, yang berlangsung selama dua hari, sejak Rabu hingga Kamis. Lomba MTQ tingkat Kecamatan Kotamobagu Utara ini, secara resmi dibuka langsung oleh Walikota KK, Drs Hi Djelantik Mokodompit ME, bertempat di Desa Pontodon, Rabu kemarin. Walikota dihadapan para peserta lomba MTQ

Muliono Mokodompit

ini, mengatakan, kegiatan ini merupakan ajang seleksi untuk mencari bibit-bibit terbaik dibidang keagamaan. “Momen ini, merupakan pencarian kader-kader terbaik, untuk membawa harum nama Kota Kotamobagu ke ajang lebih tinggi,” ujarnya. Amatan harian ini, nampak masyarakat antusias untuk mendukung kegiatan tersebut. dan ini terlihat bantuan warga berupa konsumsi itu secara spontanitas mereka mengumpulkan biaya, demi suksesnya kegiatan religi ini. Sekedar diketahui, dari empat kecamatan di KK, Kotamobagu Utara yang terkahir melaksanakan MTQ. (tox)

Ketua KNPI tak Harus Anak Pejabat Suid: Jangan Hanya Jadi Hiasan K O TA M O B A G U — Ajang pemilihan Ketua Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Utara (Sulut) tak seharusnya dipimpin oleh seorang anak pejabat. Demikian dikatakan Ketua KNPI Kota Kotamobagu Robianto Suid, Rabu (28/03) kemarin, dimana jelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Provinsi Sulut yang tak lama lagi akan di gelar, organisasi kepemudaan ini harus tampil sebagai pemuda yang potensial. “Kita ketahui bersama KNPI merupakan wadah bagi mereka yang jiwa kepemimpinan dan berkeinginan melakukan perubahan. Bukan untuk di kapling para anak pejabat,” tegas Suid. Lanjut Suid, selaku aktifis pemuda yang tumbuh dari akar rumput dan telah berbuat demi kepen-

Robianto Suid

tingan masyarakat dan bangsa, hendaknya dalam pertarungan kepemimpinan KNPI mendatang, bukan mengandalkan latar belakang orang tuanya. “Sebagai pemuda yang tangguh janganlah kita mengandalkan status orang tua,” harapnya. Olehnya, Robianto Suid mengimbau kepada seluruh Organisasi Kepemudaan Islam (OKPI) dan KNPI tingkat II se-Bolmong Raya, untuk dapat mendorong kader sekaligus tokoh pemuda yang potensial. “Jangan hanya sekedar hiasan dalam komposisi organisasi KNPI,” pungkasnya.(tox)

Nazar Sebut Fee Hambalang Jadi Bancakan Menpora, Komisi X dan Banggar

M. Nazarudin

JAKARTA- M Nazaruddin mulai memperlebar ruang tembaknya mengenai kasus Hambalang. Jika sebelumnya dia menyebut fee di proyek itu digunakan untuk pemenangan Anas Urbaningrum di Kongres Demokrat, kali ini dia

menyebut ada jatah duit yang jadi bancakan Menpora Andi Mallarangeng, Komisi X dan Banggar. "Ada uang Rp 100 miliar yang dibawa ke apartemen di Senayan City, sudah dalam box. Diperintahkan diberikan ke Yulianis hanya Rp 50 miliar. Rp 50 miliar lain-

nya dibagi ke anggota dewan yang lain," tutur Nazar di persidangan di Pengadilan Negeri Tipikor, Jl Rasuna Said, Jaksel, Rabu (28/3/2012) petang. Penjelasan Nazar itu menggantung begitu saja di persidangan karena tidak ada pertanyaan lebih lanjut dari majelis hakim atau jaksa penuntut umum. Ketika ditemui seusai persidangan, ia mengungkap komisi proyek Hambalang juga mengalir ke Sekretaris Pemuda dan Olahraga Wafid Muharam, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, anggota Komisi Olahraga Dewan Perwakilan Rakyat, dan pimpinan Badan Anggaran

DPR. "Jadi, Rp 20 miliar diberikan ke Sesmenpora, Rp 10 miliar diberikan ke Menpora, Rp 10 miliar diberikan ke anggota Komisi X DPR RI, dan Rp 10 miliar diberikan ke pimpinan anggaran," ujar Nazar. Nazar sebelumnya juga menyebut, proyek Hambalang sempat dibahas dalam pertemuan di Kementerian Pemuda dan Olahraga, Januari 2010. Selain dirinya, yang hadir dalam pertemuan adalah Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Ketua Komisi Olahraga Dewan Perwakilan Rakyat Mahyuddin, Koordinator Anggaran Komisi Olahraga Angelina Sondakh, dan Sekretaris Pemuda dan Olah-

raga Wafid Muharam. Andi yang sebelumnya pernah bersaksi untuk Nazar di persidangan pernah menyebut bahwa dirinya tidak ikutikutan dalam kasus yang tengah diselidiki KPK ini. Dia juga membantah pernah berurusan dengan Nazar terkait sertifikat Hambalang. "Saya sudah tahu sebelumnya informasi itu dari staf saya. Jadi, apa yang disampaikan terdakwa bukan informasi buat saya. Saya nilai sebagai apresiasi," kata Andi merujuk pertemuan dengan Nazar, Angie dan Mahyuddin di ruangannya.(okz)


BOLAANG MONGONDOW KAMIS, 29 MARET 2012

HALAMAN 4 Art. Eka Pratama

OTONOMI

BERSATU Support Pemekaran Bolteng

Yanny Ronny Tuuk

WAKIL Bupati Bolmong Yanny Ronny Tuuk STh memberikan signal positif bagi pemekaran calon kabupaten, Bolaang Mongondow Tengah (Bolteng). Ini terbukti dengan hadirnya Wabup, mewakili Bupati Hi Salihi B Mokodongan dalam pertemuan bersama presidium Pemekaran Kabupaten Bolteng yang dipusatkan di Balai Desa Ibolian Induk, Kecamatan Dumoga Barat, Rabu (28/3), kemarin. Menurut Tuuk, pemda pada prinsipnya mendukung Bolmong untuk dimekarkan, tetapi harus melalui mekanisme peraturan perundang-undangan. Bolteng misalnya, harus melalui tahapantahapan. Tahapan pertama, yakni harus mendefinitifkan desa-desa persiapan karena ada beberapa desa belum definitifkan.

Kemudian, bila desa terse-but sudah didefinitifkan, maka langkah selan-jutnya adalah pemeka-ran kecamatan. Selanjutnya, akan ditindaklanjuti dengan pemekaran Bolteng. ‘’Kalau tahapan ini dilalui tanpa tabrak aturan maka masyarakat se Dumoga Raya bisa menjadi kabu-paten baru,’’ kata Tuuk, kemarin. Camat Dumoga Barat S Mashanafi melalui Sekcam Sumarni B Bonde membenarkan pertemuan tersebut. ‘’Pak wabup (Pdm Yanny Ronny Tuuk STh, red) memang memberikan sambutan apa dan bagaimana sehingga daerah itu bisa dimekarkan. Semuanya memang melalui proses dan mekanisme aturan,’’ kata Bonde melalui press release ke Bagian Hu-mas Bolmong, kemarin. Kegiatan tersebut dihadiri Camat Dumoga Timur Yohanes Lomban SE, Camat Dumoga Barat S Mashanafi S.Sos melalui Sekcam Sumarni B Bonde, Camat Dumoga Utara Eko P S.Hut, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan para sangadi se Dumoga Bersatu (Dumoga Barat, Dumoga Utara, dan Dumoga Timur).(tr-09/mji)

PEMKAB

Bupati Tugas Luar, PNS Malas Ngantor

Rafiqa Bora

“ Disiplin nampaknya harus menjadi perhatian utama para PNS ” LOLAK—Tugas Bupati Bolaang Mongondow H Salihi B Mokodongan di luar daerah, rupanya menjadi kesempatan para PNS di jajaran Pemkab Bolmong khususnya di sekretariat daerah, untuk bermalas-malasan. Pasalnya, sejak kepergian Bupati tiga hari lalu mengikuti Bimtek Pemerintahan untuk Bupati/ Walikota setana air yang baru saja dilantik, banyak PNS yang absen, tidak masuk kantor. Ada juga yang masuk kantor namun sebelum jam pulang diamdiam sudah meninggalkan kantor tidak kembali lagi. Supandri Damogalad, salah satu tokoh pemuda Bolmong, menyoroti sikap PNS ini. Menururtnya, sebagai abdi negara, PNS harus sadar bahwa gaji

yang mereka terima adalah uang negara yang harusnya mereka implika-sikan dalam tugas dan kinerja mereka. “Disip-lin nampaknya harus menjadi perhatian utama para PNS di lingkup Pemkab Bolmong ini. Kita melihat begtitu kurangnya perhatian terhadap tanggung jawab masing-masing pada tupoksi mereka,” kata Supandri. Pandri juga menambahkan bahwa sesunguhnya pengerahan Satuan Polisi Pamong Pradja yang ditugaskan membuat pos penjagaan di desa Solog dalam rangka mengawasi semua PNS yang datang terlambat dan bolos , sudah tepat, namun masih kurang ketat. “Kabag Humas Pemkab Bolmong dikonfirmasi hal ini tidak menampik minimnya PNS yang masuk kantor pasca keberangkatan Bupati. Namun kata Rafika, beberapa ins-tansi di dalam Sekretariat Daerah serta beberapa Dinas/Badan sedang mengikuti kegiatan Musrenbang di propinsi. “Mereka di Manado, dan baru akan kembali Kamis besok (hari ini-red),” kata Rafika.(tr-08/mji)

SDM Rakyat Bolmong Terabaikan Bantuan Study tak Dianggarkan

BEASISWA: Perhatikan anggaran soal biaya pendidikan, terutama untuk beasiswa masyarakat yang akan melakukan study. Tampak mahasiswa yang berada di salah satu kampus di Bolmong raya.( Foto: Doc)

PEMERINTAH Kabupaten Bolaang Mongondow nampaknya harus memperhatikan lagi penganggaran soal biaya pendidikan, terutama untuk beasiswa masyarakat yang akan melakukan study dan melanjutkan sekolah mereka namun tak miliki biaya. Pasalnya, di tahun anggaran 2012 ini, tak dianggarkan sama sekali biaya beasiswa, kecuali untuk biaya study PNS atau pejabat saja. Hal ini diakui Kepala Dinas Pendapatran Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (PPKAD) Bolmong, Amri Arief. “Memang di tahun anggaran ini tidak tertata. Tapi kami akan berusaha memplotnya di perubahan APBD nanti, karena ini cukup penting juga untuk meningkatkan kualitas

putra daerah yang ingin sekolah,” kata Amri. Hal ini juga menurutnya akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah, agar biaya beasiswa untuk umum, bisa dianggarkan secara prioritas di APBD. Lukman Damopolii salah satu mahasiswa pasca sarjana salah satu universitas di Jawa, mengaku kecewa ketika dirinya ingin meminta bantuan pemerintah daerah untuk menyelesaikan studynya, ternyata tidak ada anggaran. “Ini sama saja mengabaikan potensi SDM kita di Bolmong. Saya sebenarnya ingin minta bantuan untuk study saya, tapi ternyata tidak dianggarkan sama sekali,” ketus Lukman.(tr-08/mji)

Aparat Desa Apresiasi Positif Penahanan Dua Tersangka TPAPD LOLAK—Keraguan masyarakat khususnya aparat desa se Bolmong yang menjadi korban penggelapan dana Tunjangan mereka (TPAPD), terkait proses hukum aparat penegak hukum di Bolmong, akhirnya terbayar. Pasca penahanan terhadap dua tersangka, CW alias Cym, dan MP alias Mur, sejumlah aparat desa memberikan apresiasi

terhadap Kapolres Bolmong dan jajarannya. Esra Panese yang juga tercatat sebagai sangadi Desa Baturapa, mengaku penahanan kedua tersangka awal, merupa-kan kabar gembira bagi para sangadi dan aparatnya, yang hak mereka sudah digelapkan para oknum pejabat tidak bertanggung jawab. “Kami bangga dengan kerja aparat kepolisian biarkan parah

pelaku mendapatkan ganjaranya terutama kepada para actor intelektual yang ada di dalam kasus ini,” terang Esra. Di lain pihak, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, Hariono Paransi, menyatakan berusaha untuk mengajukan penangguhan kepada pihak penyidik Polisi, atas penahanan kedua pejabat tersebut. Hal ini

Dispora Bolmong Dipuji Wabup Tutup Kegiatan Pelatihan Dasar BOLMONG—Wakil Bupati Bolmong Yanny Ronny Tuuk STh mewakili Bupati Hi Salihi B Mokodongan menutup kegiatan Pelatihan Pendidikan Dasar Kepemimpinan tahun 2012 di Balai Desa Mopait, Kecamatan Lolayan , Rabu (28/3), kemarin. Kegiatan yang disponsori oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bolmong itu bertema Meningkatkan Kualitas

Pemuda Dalam Berorganisasi. Apalagi, wabup terlihat penuh dengan keceriahan dalam kegiatan tersebut. Menurut Wabup Tuuk, kiranya materi kepemimpinan yang diperoleh dapat dijabarkan dalam organisasi kepemudaan dmanapun para peserta bernaung. Dan kiranya bermanfaat dimasa yang akan datang. ‘’Saya memberikan apresiasi untuk Dispora Bolmong

yang sudah melaksanakan kegiatan ini,’’ puji Tuuk di sela-sela sambutan. Hadir dalam acara tersebut Kadispora Bolmong Drs Albert Tangkere, Kadis Koperasi dan UKM Ferry Daanan SE, Kaban Narkoba AKBP Yudi Setiawan, Sekdis-pora Esli Manabung, pengurus Karang Taruna Bolmong Yudi, Danramil Lola-yan.(tr08/mji)

merupakan instruksi Sekretaris Daerah (Sekda), mengingat status keduanya yang tercatat sebagai PNS aktif. Bahkan Cym, masih menjabat sebagai Bagian Pemerintah Desa (Pemdes) Bolmong. “Upaya yang sama pernah kami lakukan terhadap beberapa kadis di Bolmong yang sekarang sudah di tahan juga. Meskipun ahirnya

yang menentukan adalah pihak kepolisian, untuk kepentingan penyelidikan, kami tinggal menunggu Asisten 1 yang masih tugas luar di Manado,” kata Paransi. Rafika Bora, juru bicara pemkab Bolmong menyatakan, prihatin atas masa-lah yang mendera kedua oknum. Rafika mengatakan, pihak pemda tetap memberikan dukungan

moril kepada kedua tersangka, dan berharap masalah ini cepat selesai. “Tentu sebagai masyarakat, saya prihatin atas penahanan kedua tersangka. Namun ini adalah cobaan, dan keduanya diminta bersabar, karena me nurut kami ini adalah cobaan yang harus dihadapi,” tutur Rafika dengan nada terharu.(tr-08/mji)

Distamben Pantau SPBU se Suharjo : Ada Yang Bolmong Menimbun, Ijin Langsung Dicabut

Suharjo Makalalag

Bolmong– Untuk mengantisipasi kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang rencananya akan mengalami kenaikan harga beberapa hari ke depan, Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) kabupaten Bolmong langsung melakukan antisipasi. Hal ini seperti di ungkap Drs

Suharjo Makalalag MPd Kadistamben Bolmong di depan sejumlah wartawan. Menurut Suharjo, pekan ini pihaknya akan segera menurunkan tim untuk melakukan pemantauan operasional Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) dan pangkalan minyak tanah yang ada di daerah tersebut, hal ini untuk menghindari terjadinya penimbunan BBM. “Dengan rencana kenaikan harga BBM oleh Pemerintah pusat, Stok dan operasional SPBU akan di pantau untuk mengantisipasi penimbunan.” ujarnya. Ditambahkan Suharjo, pihaknya telah menyiapkan sanksi tegas jika nantinya di temukan ada SPBU dan pangkalan MT yang melakukan penim-

bunan. “Sanksi yang diberikan berupa pencabutan izin operasional.” tambahnya. Makanya, Suharjo meminta agar semua pihak dapat bersama-sama menyikapi kemungkinan kenaikan harga BBM dengan arif, sehingga tidak ada pihak yang mengambil keuntungan sesaat saat kenaikan harga BBM di umumkan. “Janganlah ada yang mencari keuntungan sesaat,” pungkasnya sembari menambahkan, SPBU yang akan dipantau oleh Distamben nanti diantaranya, SPBU desa Tadoy Kecamatan Bolaang Timur, SPBU desa Poigar Kecamatan Poigar, SPBU desa Tuyat kecamatan Lolak, dan SPBU desa Kosio Keca-matan Dumoga Ba-rat.(cw02/mji)


BOLSEL - BOLTIM KAMIS, 29 MARET 2012

HALAMAN 5 Art : Armand Barlonga

Minta Polda Konsisten

HUT

SMANSA Kotabunan Meriah Gelar Berbagai Perlombaan S E K O L A H Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kotabunan Bolmong Timur (Boltim) rabu (28/03) kemarin, genap berusia 19 tahun. Dari perayaan HUT, digelar berbagai macam perlombaan demi memeriahkan sekolah yang melahirkan para sarjana di Boltim ini. Kepsek SMA Negeri 1 Kotabunan Yusri Damopolii Spd kepada Yusri Damopolii harian ini mengatakan,perayaan HUT yang ke 19 tahun ini bukan hanya digelar jenis kegiatan olahraga saja akan tetapi jenis kegiatan ilmiah. Kegiatan yang dilakukan dalam rangka peringatan HUT seperti lomba pidato. Dari lomba pidato, yakni terdiri dari bahasa inggris, bahasa Indonesia, dan bahasa Jepang. Selain itu ada juga beberapa jenis kegiatan olah raga dan seni,kata Damopolii. Damopolii menambahkan,selain memeriahkan dalam berbagi jenis kegiatan,kegiatan in juga untuk memotifasi para siswa agar untuk terus meningkatan kemampuan mereka untuk berkarya. Sehingga setelah mereka lulus nanti bisa membawa sekolah lebih dikenal oleh kalangan luar. “ Ini demi memotivasi para siswa agar terus berkarya,”ucapnya. Meskipun sudah mencapai 19 tahun, dirinya megakui masih penuh kekurangan. Termasuk sarana dan prasaran serta kekurangan tenaga pengajar. Dirinya mengaku, baru 14 tenaga pengajar yang ada. Begitu juga dengan ruangan kelas tidak mampu menampung 240 siswa. Sehingga dia berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim dapat memperhatikan hal ini,ujar Damopolii.(tr-10/die)

Jika Tidak, Harus Minta Maaf ke Bupati

(Foto :Doc) Tidak Terawat : Bak Penampung air yang berada tapak kulintang tidak terawat. Selain tidak mendapat pengawasan, bak tersebut sudah tidak maksimla lgi untuk mendistribusi air ke pusat ibukota Molibagu

Mantan Uyo Anu’ Boltim Dapat Pembekalan

DKP

Prioritas Budidaya Tangkap DINAS Kelautan Perikanan (DKP) Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) pada tahun anggaran 2012 ini lebih memprioritaskan kegiatan dibidang tangkap dan budidaya perikanan .Kadis DKP Surya Darwisito mengatakan kalau kegiatan ini merupakan program lanjutan dari 2011 lalu. Sebab untuk Bolsel Surya Darwisito sendiri, perikanan masih menjadi potensi terbesar . Kegiatan ini lanjut Surya untuk merangsang kepada masyarakat Bolsel, khususnya masyarakat pesisir termasuk kelompok nelayan seperti Kelompok Usaha Bersama (Kube). Kegiatan budidaya tangkap ini rencananya akan dipusatkan di Desa Nunuk Kecamatan Pinolosian.”Dua kegiatan ini akan terus dioptimalkan, sebagai bentuk kepedulian serta memanfaatkan potensi sumber daya alam (SDM) dari DKP,”ucap Surya Sementara itu Surya juga menuturkan kalau kegiatan ini bukan hanya diperuntukna kepada kelompok perikanan saja,tetapi masyarakat juga diakomodir. “Ini juga kata Surya, sebagai wada untuk meningkatkan kapasitas balai beni ikan.Jadi dengan adanya kegiatan perikanan ini, diharapkan semua masyarakat bisa bersama-sama mendukung dan menjalankan kegiatan ini dengan baik. “Kegiatan ini memang diprioritaskan untuk masyarakat yang sudah punya Kube tetapi ini juga melibatkan seluruh masyarakat Bolsel,” ujar Surya. (tr-11/die)

Kadis Pariwisata Zulkifli Gaib diapit tiga modeling dari Managemen Ferry Prima saat memberikan sosialisasi kepada mantan Uyo dan Anu rabu (28/03) kemarin dikantor dinas pariwisata (foto Is)

TUTUYAN -Pengembangan pariwisata di Boltim terus mendapat perhatian

serius dari Pemkab Boltim termasuk mendatangkan asisten management Mod-

eling Ferry Prima ke Boltim. Kedatangan para modeling yang dijemput

Kadis Pariwisata Zulkiflki Gaib serta para mantan Uyo Nanu Boltim Kehadiran para modeling ini bertujuan mensosialisasikan terkait menagemen mereka kepada mantan Uyo Nanu Boltim ucap Kadis Pariwisata Zulkifli Gaib. Gaib mengatakan sosialisasi ini sangat membantu Boltim untuk maju kepentas nasional serta go Internasional. “ Dengan adanya pembekalan dari Asisten Modeling Jakarat terhadap putraputri atau yang dikenal dengan Uyo dan Nanu mudah-mudahan bisa menunjang pariwisata Boltim seperti Pulau nenas, Pulau kumeke, Teluk Buyat dan Danau Moat, untuk lebih dikenal tidak hanya dipenatas nasional tapi juga international,”ujar Gaib. (tr-10/die)

Komisi III Pantau Puskesmas Dudepo

Sumitro Moha

MOLIBAGU— Anggota Komisi III (tiga) Dewan Kabupaten Bol-

mong Selatan (Dekab) rabu (28/03) kemarin bersama Kadis Kesehatan turun memantau kondisi puskesmas yang berada di Desa Dudepo Kecamatan Bolaang Uki . Sebab sebelumnya, kondisi Puskesmas itu sudah dikeluhkan oleh warga karena hingga kini belum difungsikan. “Sudah sejak 2010 puskesmas ini berdiri namun belum juga dioperasikan,” ucap Hasni warga Desa Dodepo pada harian ini. Bahkan kata Hasni puskesmas yang dibangun de-

ngan dana ratusan juta rupiah itu belum sesuai dengan harapan warga, ucapnya. Personil Komisi III yang diwakili oleh Sekretaris komisi Sumitro Moha bersama dengan kadis Kesehatan usai turun kelokasi menjelaskam, bahwa puskesmkas membenarkan jika kondisi Puskesmas tersebut telah dikeluhkan warga. Namun kata Moha, sudah dioperasikan lkewat desakan ke dinas . “Kami sudah lihat kondisi puskesmas sesuai de-

ngan laporan warga. Namun sudah dioperasikan karena Puskesmas yang ada di desa tersebut sudah terlalu lama dioperasikan,”kata Moha. Apa yanga yang dikeluhan masyarakat tambah Moha ke Dekab dengan istansi terkait langsung sudah ditindak lanjuti. Termasuk sarana penunjang Alat Kesehatan (Alkes), dan keperluan lainya untuk keperluan Puskesmas agar segera dioperasikan.(tr-11/die)

MOLIBAGU—Konflik antara Bupati Bolmong Selatan (Bolsel) Hi Herson Mayulu dan Syarif Paputugan makin hangat. Terkait laporan Syarif ke Polda Sulut yang hingga kini sudah menjerat Bupati Bolsel dengan status tersangka yang dikeluarkan oleh penyidik Polda mengundang tanda tanya dari kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ciutra Demokrasi yang diketuai Arhan Datu SE.Datu mengatakan, kalau pihak Polda harus konsisten dengan pernyataan yang dimuat dibeberapa media baru-baru ini. Datu meminta agar pihak Polda segera menindak lanjuti dugaan kasus terkait laporan Syarif. Polda diminta konsisten terkait laporan Syarif. Minta secepatnya diproses. Jika bersalah maka silakan

jalankan undang-undang yang sudah ditetapkan. Namun jika tidak, Polda diminta harus minta maaf kepada Bupati dan warga Bolsel,karena sudah termuat disejumlah media “ ucap Arhan.Ditempat terpisah Ketua Badan Kehormatan (BK) Dewan Kabupaten Bolsel Safrudin Datu menegaskan kalau pernyataan humas menjadi referensi . Bahkan harus dipertanggungjawabkan kebenarannya. Alasanya, ini sudah merupakan pencemaran nama baik, seorang pemimpin dan juga secara pribadi. Jika ini tidak diseriusi oleh Polda, maka kredibilitas Polda terkesan tidak profesional.”Pernyataan Humas Polda di media masa harus dipertanggung jawabkan kebanarannya. Karena ini menyangkut nama baik,” tutup Datu.(tr-11/die)

Pasca Banjir Dinkes Turun Gunung Periksa Kesehatan Warga Dodap Pante T U T U YA N — P a s c a bencana banjir di Desa Dodap Pante Kecamatan Tutuyan Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim turun kedesa Dodap Pante untuk melakukan pemeriksaaan kesehatan kepada warga. Banjir yang menggenangi 170 rumah milik warga rabu (28/3) kemarin,itu dikarenakan hujan deras yang mengguyur wilayah itu. Plt Kadis Kesehatan Muhamad Assagaf melalui Sekretaris dinas Eko Marsidi langsung turun dengan tim Medical Mobil Center (MMC) untuk memberikan pengobatan. “ Kita sudah turun ke Desa Dodap untuk melakukan pengobatan gratis

guna antisipasi wabah penyakit ,”kata Marsidi. Dari hasil pengobata gratis yang dilakukan sebanyak 928 warga berhasil diberikan pengobatan. Bahkan kata Marsidi, pihak Dinkes sudah membangun Posko kesehatan guna membantu dan mendeteksi penyakit-penyakit yang nantinya akan timbul selang pasca bencana banjir di Desa Dodap Pante. Selain itu dia berharap masyarakatdapat berpartisipasi datang memeriksakan kesehatan mereka secara teratur di Posko yang saat ini sudah disiapkan,”ujar Marsidi.(tr-10/ die)


HUKUM & KRIMINAL KAMIS, 29 MARET 2012

HALAMAN 6 Art. Eka Pratama

SATLANTAS

Polsek Urban Kotamobagu Amankan 24 Ranmor

Kompol Gunawan SIK

K O TA M O B A G U — Dalam rangka meminimalisir tingkat pelanggaran lalulintas serta adanya aksi pencurian kendaraan bermotor, Mapolsek urban Kotamobagu, menggelar operasi kendaraan. dalam operasi tersebut, berhasil dijaring sedikitnya 24 Kendaraan Bermotor (Ranmor) kuat dugaan kelengkapan admistrasi kendaraanya tida ada. “Ranmor yang tidak dilengkapi dengan Surat tanda Kendaraan Bermotor (STNK) dan Surat Ijin Mengemudi (SIM), langsung diamankan oleh petugas bagian Satuan Lalulintas,” ungkap Kapolsek Urban Kotamobagu, Kompol Gunawan SIK, Rabu (28/03) kemarin.

Lanjutnya, razia ini dalam rangka menertibkan kendaraan yang ada di Kotamobagu. Terlebih mengantisipasi pencurian kendaraan bermotor,” urainya Gunawan. Gunawan juga berharap kesadaran masyarakat, khususnya para pengendara akan ketertiban mengendarani ranmor bias ditingkatkan. Hal ini bias dilakukan dengan cara melengkapi seluruh surat pada saat mengendarai kendaraan mereka. “Kami berharap masyarakat Kotamobagu dapat lebih memperhatikan keselamatnya dalam berkendara apalagi untuk mereka yang sering tidak menggunakan helm” tutupnya. Sementara itu, salah satu pengendara yang kedapatan tidak membawa surat yang lengkap, mengakui kelalaian dirinya. “Memang saya yang salah. Tapi hal ini harus diterima,” ujar lelaki bertubuh tegap yang namanya enggan dikorankan.(tr09/mtx)

PMI: Jika Ada Bukti Batu, Petugas Kena Sanksi JAKARTA—Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta mengancam akan memberi sanksi kepada anggotanya jika terbukti menyuplai batu kepada demonstran dalam aksi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak di kawasan Monas, Jakarta, Selasa 27 Maret 2012. “Kalau ada bukti otentik, kalau ada ambulans kami seperti yang dituduhkan, kami siap memberikan sanksi,” kata Sekretaris PMI DKI Jakarta, Irwan Hidayat, di Jakarta, Rabu 28 Maret 2012. Sebagaimana diberitakan, mahasiswa diduga http://metro.vivanews.com/news/read/299781mahasiswa-gunakan-mobil-pmi-untuk-simpanbatumenyembunyikan batu dalam ambulance. Batu-batu itu digunakan untuk melawan petugas saat berdemo. Menurut Irwan, petugas PMI di lapangan sangat paham dengan code of conduct. Yakni, memberikan pertolongan pada semua pihak. “Kami tolong polisi, mahasiswa juga. Kebetulan di situ ada resmob yang jadi korban, kami tolong juga. Jadi, tidak kami beda-bedakan,” ujarnya. Irwan menjelaskan, saat terjadi aksi unjuk rasa kemarin, PMI mengerahkan 17 unit ambulans. Sebanyak 12 unit dari PMI dan 5 lainnya dari dinas keselamatan, LSM, dan partai politik. “Ada ambulans yang pakai palang merah juga, tapi bukan PMI. Kami siap, kalau ada bukti otentik, kalau ada ambulans kami, kami siap memberikan sanksi. Code of conduct dan relawan kami sangat paham. Kami menegaskan, tidak mungkin petugas kami seperti itu,” ujarnya. Irwan mengungkapkan, memang tidak tertutup kemungkinan ditemukan batu dalam ambulans. “Karena korban yang kami bawa kan ada yang pingsan, ada yang tidak sadar. Mungkin saja ada batu di kantong dan tas,” ujarnya. Namun demikian, dia menyatakan, petugasnya tidak menemukan batu seperti disampaikan sejumlah pihak. “Saya tidak menyatakan menemukan, karena dari ambulans yang menurunkan korban di rumah sakit, tidak ada batu, yang tercecer satu dua juga tidak kami temukan. Berani kami nyatakan, itu bersih,” ujar Irwan. Irwan menambahkan, mobil ambulans yang membawa tujuh korban ke rumah sakit sempat dihentikan oleh polisi. “Polisi menduga di antara itu ada yang melempar bom molotov,” kata Irwan. Dari tujuh korban itu, dua pingsan dan lima lainnya sadar. Polisi meminta, lima yang dalam kondisi sadarkan diri itu dialihkan ke mobil tahanan polisi. Namun, petugas ambulans menyatakan kelimanya harus segera dilarikan ke rumah sakit. “Petugas kami menjelaskan bahwa itu tidak bisa,” ujar Irwan.(vnc)

Polisi Telusuri Perampas Kaset Wartawan TV SWEEPING: Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Bolmong, ruting melakukan Sweeping di Pusat Kotamobagu. Tampak Salah satu anggota lantas sedang menjalani tugasnya.(Foto: Ju’/Postkota)

Cagub DKI Jangan Tersandera Pemodal JAKARTA—Mantan Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Tarmidi Suhardjo menilai, peran pemodal untuk para calon gubernur-wakil gubernur pada Pemilukada DKI Jakarta akan besar. Dia mengaku prihatin dengan praktik ini. Walau pun diakuinya, biaya turut serta pada Pemilukada sangat besar. “Tapi tidak jelasnya aturan mengakibatkan Pemilukada dimasuki oleh

berbagai kepentingan,” katanya di Jakarta, Rabu 28 Maret 2012. Dia khawatir, kepala daerah yang terpilih nanti akan tersandera oleh pemberi modal. Jika itu terjadi, maka banyak agenda terkait pembangunan Jakarta banyak yang tersandera. “Jadi peran seperti itu memang sangat dimungkinkan karena sistem pemilukada memang sangat liberal,” katanya.

Dia mengkritik penetapan calon yang dilakukan bekas partainya. Dia menilai, PDI Perjuangan sengaja menetapkan calon menjelang pendaftaran cagub-cawagub penutupan di KPU DKI. Kata Tarmidi, PDI Perjuangan tidak menjadikan survei sebagai patokan untuk menentukan cagubcawagub seperti alasan yang selalu disampaikan selama ini. “Jadi adanya permainan

JAGA KETAT: Mapolres Bolmong menurunkan Anggotanya untuk berada di tiap-tipa SPBU di wilayah Se Bolmong Raya .Tampak penjagaan yang di salah satu SPBU di Kotamobagu.(foto: ju’/Postkota)

SPBU di Bolmong Raya Dijaga Ketat Aparat K O TA M O B A G U — Untuk mengantisipasi jangan sampai terjadi penimbunan menjelang terjadinya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 1 April mendatang.

Olehnya, pihak aparat Mapolres Bolmong, turun langsung kelapangan guna menjaga secara ketat adanya pembelian BBM bersubsidi berskala besar di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar

Umum (SPBU). Menurut Kapolres Bolmong AKBP Enggar Brotoseno, menegaskan jangan sampai terjadi penimbunan demi keuntungan pribadinya, maka setiap SPBU akan ditem-

cukong dalam menentukan cagub-cawagub itu lebih dominan,” katanya. Sementara itu, Ketua Forum Cipta Bangsa (FCB), Budi Siswanto menyatakan, kepentingan sebagian pihak dalam memodali pemilukada itu akan menjadikan para calon tersandera. “Mereka akan sulit untuk melaksanakan kepentingan publik dan lebih membela pemodalnya,” katanya.(vnc) pati sejumlah personil Polisi. “Mencegah adanya indikasi penimbunan menjelang kenaikan harga BBM,” kata Enggar. Lanjut Enggar, Polisi saat BBM masuk mengawal hingga sampai pada saat pendistribusian terus dijaga secara ketat. “Ini dilakukan guna menjaga jangan sampai ada upaya oknum pelaku penimbun BBM bereaksi,” tukasnya. Sementara itu, Sekretaris Kota (Sekkot) Kota Kotamobagu (KK) Drs Hi Mustafa Limbalo, s e b e l u m n y a menghendaki adanya bantuan dari warga, agar dapat ber-sama-sama mengawasi jalannya pendistribusian BBM. “Kami telah melakukan koordinasi degan Kepolisian, terkait penimbunan BBM yang dilakukan oleh oknumoknum yang dengan sengaja ingin mengejar keuntung pribadinya sendiri,” pungkas Limbalo.(tr09/tox)

Polda Tangkap Pelaku Bentrok Bekasi JAKARTA—Polda Metro Jaya menangkap empat pelaku pengeroyokan yang menyebabkan dua orang tewas dalam bentrok antara warga Rawa Bambu, Medan Satria, Kota Bekasi dengan kelompok Ambon. Pelaku penggugah video penganiayaan juga sudah berhasil ditangkap. Empat pelaku tersebut yakni, STA, MS, MF dan IR. Peran dari masing-masing pelaku antara lain, memukul korban dengan menggunakan clurit, membacok kepala dan bagian tubuh korban lainnya. Sementara EK merekam kejadian penganiayaan. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto menjelaskan, pada tanggal 20 Maret 2012 sekitar pukul 09.00 WIB warga sekitar melakukan sweeping kepada suku Ambon yang tinggal di perumahan Tytan Indah. Lalu dua orang kebetulan lewat yang diduga dari suku Ambon. Dua korban tersebut bernama Laode Amsir Jhoni David Situmorang yang bukan orang dari suku Ambon maupun kelompok John Kei, melainkan warga biasa. “Para tersangka langsung meneriaki korban, karena korban takut diteriaki maling, maka korban melarikan diri,” kata Rikwanto, Rabu 28 Maret 2012. Usaha korban untuk melarikan diri gagal. Akhirnya korban tertangkap dan masyarakat sekitar langsung membabibuta menghakimi korban dengan menggunakan kayu, clurit dan golok hingga tewas.

Empat pelaku dikenakan pasal 170 ayat 3 KUHP dengan ancaman pidana diatas 5 tahun penjara. Tetapi untuk tersangka EK, penggugah video penganiayaan dikenakan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Pasal 27 ayat (1) tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman penjara enam tahun.(vnc)

AKARTA—Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto menegaskan akan mencari polisi yang diduga telah melakukan penganiayaan dan perampasan kaset dua wartawan televisi saat sedang meliput bentrok mahasiswa dengan petugas di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. “Ini sudah kami tanyakan kepada pimpinan pasukan, baik Brimob maupun Sabhara. Kami usahakan mendapatkan rekaman tersebut, Kami minta waktu saja,” kata Rikwanto, Selasa malam, 27 Maret 2012. Rikwanto mengaku ada wartawan yang melaporkan kejadian tersebut kepada dirinya yang mengatakan jika kameranya sudah dirusak dan juga kaset hasil merekam bentrok tersebut dirampas anggota polisi. “Sampai saat ini, pemberitahuanya baru seputar pemukulan dan perampasan mungkin itu menjadi satu paket.

Jadi kalau ada masalah lain silakan lapor saja,” kata Rikwanto. Diketahui Wartawan tvOne, Adi Hartanto, mengaku didorong oleh anggota polisi bertameng hingga jatuh. Kaset hasil rekamannya juga dirampas. “Waktu saya sedang meliput, langsung dipojokin, kaset diambil. Tidak tahu siapa nama polisi, tertutup tameng,” kata dia, Selasa. Saat berusaha meminta kembali kasetnya, ia justru digertak. “Kalian wartawan, liput terus, liput terus,” kata wartawan menirukan salah satu polisi. Kekerasan juga dialami wartawan Global TV, Riris mengaku kameranya rusak akibat ulah anggota polisi. “Saya sedang merekam mahasiswa saat ditangkap dan dipukuli aparat. Saat angkat kamera itulah, ada oknum Brimob mendorong,” kata dia.Riris juga mengaku sempat akan dipukul, untung ada rekan wartawan lain yang menolongnya. “Kamera saya rusak, tapi masih bisa dipakai,” kata dia.(vnc)

Pengunggah Video Kerusuhan Bekasi Ditangkap

JAKARTA—Penyebar video kerusuhan antara warga Rawa Bambu, Medan Satria, Bekasi dan kelompok Ambon telah diamankan polisi. Tersangka mengaku kesal dengan tindakan warga Ambon yang kerap mengintimidasi warga sekitar. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Toni Harmanto menjelaskan perekam dan pengunduh video tersebut ditangkap di toko mainan jalan Pangeran Jayakarta, Kota Bekasi pada 26 Maret 2012 lalu. “Tersangka berinisil EK merekam dan menggunakan pesawat handphone pada saat terjadinya pengeroyokan, tetapi tersangka tidak melakukan pengeroyokan,” kata Toni di Polda Metro Jaya, Rabu 28 Maret 2012. Barang bukti yang disita yakni satu buah handphone. Tersangka mengaku dirinya tidak pernah mengira jika video tersebut akan meresahkan masyarakat. Dalam video yang berdurasi 2 menit 21 detik tersebut terlihat jelas adanya penganiayaan sekelompok orang kepada beberapa orang, ada yang melakukan pemukulan, penghinaan. Kemudian pria yang diamuk massa dalam kondisi masuk selokan air dengan berlumuran darah tetapi tidak ada yang menolong. “Saya hanya ingin melihat hasil rekaman yang saya buat. Lalu banyak juga yang menonton, dan saya tidak tahu itu akan meresahkan,” ucap EK. Seperti diketahui kedua korban dalam peristiwa tersebut adalah Jhony David Situmorang, 38 dan Laode Amsir, 26. Pada saat kejadian, mereka tengah mengendarai dua jenis kendaraan yang berbeda di sekitar daerah bentrokan. Dua orang warga yang terkena luka bacok dan kemudian meninggal. Mereka dipastikan korban salah sasaran. Saat melintas di sekitar daerah bentrokan pada Selasa 20 Maret 2012, keduanya dikeroyok dan dianiaya dengan senjata tajam.(vnc)


PENDIDIKAN & EKONOMI KAMIS, 29 MARET 2012

HALAMAN 7 Art : Eka Pratama

DIKNAS

Diknas Seleksi Siswa Berprestasi

Sair Lentang

KOTAMOBAGU — Dinas pendidikan dan olahraga akan segera menyeleksi para siswa yang berprestasi terkait dengan

RKB SMANSA Kotamobagu Disorot

program tahunan dari kementrian. hal ini dilakukan untuk memberikan apresiasi kepada anak didik,untuk ikut dalam program siswa prestasi tingkat Provinsi. Sekretaris Diknas Sair Lentang menjelaskan, seleksi para siswa ini tidak hanya akan diikutkan dalam kegiatan,namum akan diberikan hadiah pada pemenang seleksi.(cw01/die)

LPI (Foto: Ju’/Postkota)

Kalah Jadi Motivasi

Abdul satar dondo

K O TA M O B A G U – SMP Negeri 9 Kota Kotamobagu mengakui kekalahannya dalam laga kedua Liga Pelajar Indonesia (LPI) pada selasa (27/03) kemarin. Meski begitu para siswa mengaku tak mengurangi semangatnya mereka untuk ikut dalam perayaan lomba Olimpiade Olahraga Siswa Nasioanal (O2SN) yg rencananya akan digelar pada bulan april mendatang. “ Meski kalah dalam laga mengahdapi SMP 4 Kotamobagu dalam laga LPI kemarin, namun tidak mengurungkan niat kami untuk berkarya diberba-

gai perlombaan berikutnya,”Kepsek SMP 9 Abdul Satar Dondo. Selain tak mengurung-kan niat untuk ikut dalam O2SN dipastikan tetap akan ikut dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Satar mengakui kekalahan telak 5-1 saat lawan SMP 4 dalam pertandingan putaran kedua di LPI selasa lalu menjadi motivasi untuk ikut pada kegiatan berikutnya. “ Nanti kan ada lagi perlombaan pada bulan april mendatang yaitu O2SN dan FLS2N, jadi kekalahan tersebut men-jadi tolak ukur kita untuk kedepan nanti.” Tambahnya Lanjutnya,pada p e r t a n d i n g a n tersebut, boleh di bilang lawan kita tak seimbang, me-ngingat postur tubuh lawan kami jauh lebih besar di bandingkan dengan anak-anak didiknya ,”ujar Satar (cw-01/ die)

DISOROT: Proyek Ruang Kelas Belajar (RKB) di SMAN 1 Kotamobagu yang anggarannya bernilai mendekati 2 miliar mendapat sorotan.Tampak proyek yang belum selesai.

47 Persen Siswa SMU Palu Sudah Tidak Perawan HASIL penelitian dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako, (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, menyatakan 47 persen siswa Sekolah Menengah Atas di wilayah Kota Palu mengaku sudah pernah melakukan hubungan seks bebas. Baik yang dilakukan sekali maupun berkali-kali dengan pasangannya. Penelitian dilakukan pada Agustus hingga Oktober 2010 dengan sampel sebanyak 15 persen dari 15.542 jumlah siswa SMA/SMK di kota Palu. Ikhlas Rasido, peneliti dari FKIP Untad, mengatakan sebanyak 43,5 persen remaja melakukan hubungan badan dengan lawan jenisnya karena pengaruh lingkungan, seperti ajakan pacar, teman, atau nonton film porno. Sementara faktor kematangan secara

seksual hingga memiliki keinginan atau coba-coba, menjadi alasan kuat selanjutnya. Ikhlas mengatakan, sebagian besar siswa atau siswi yang melakukan seks bebas tersebut tinggal di kos-kosan, namun ada juga yang tinggal bersama keluarga. Ada juga yang sekolah di SMA favorit di Palu. “Maaf, kami tidak bisa sebutkan sekolah tersebut,” katanya usai salat Jumat, 21 Oktober 2011. Menurut dosen bimbingan konseling ini, perilaku seksual diawali dari sekadar ciuman, kemudian ciuman yang disertai birahi, hingga terakhir menjadi percintaan badan atau making love. Yang menarik dari penelitian tersebut, sebagian remaja merasa bangga jika telah melakukan hubungan seks dengan pacarnya atau dengan orang lain. Ini

terutama terjadi pada lakilaki, dimana secara psikologis ingin menampilkan sesuatu yang lebih dari lelaki yang lain, termasuk soal seks tersebut. Selain itu, sebagian besar remaja tidak menggunakan pengaman saat berhubungan badan. Demikian halnya dari pengakuan yang diperoleh, kebanyakan pelaku tidak memiliki pengetahuan yang mendalam soal HIV/AIDS atau dampak yang ditimbulkan akibat berhubungan seks tersebut. Pascapengakuan tersebut, ketika pelaku diarahkan untuk melakukan pemeriksaan HIV melalui VCT, tak ada satupun yang bersedia. Melihat data yang cukup mencengangkan ini, Ikhlas berharap penelitian tersebut bisa ditindaklanjuti para pihak terkait yang peduli dengan remaja, khususnya Dinas

Pendidikan melalui program-program sekolah. “Tapi selama ini belum ada tindaklanjutnya. Ini kami sudah publikasikan dan kami sudah seminarkan,” katanya. Selain itu belum juga ada koordinasi dengan instansi terkait, seperti antara BKKBN dengan Dinas Kesehatan soal remaja yang melakukan hubungan seks bebas ini. Di sekolah juga perlu diaktifkan kembali bimbingan konseling dan Pusat Informasi dan Konsultasi Kesehatan Reproduksi Remaja (PIKKRR). Penelitian ini, kata Ikhlas, semata-mata dilakukan untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit HIV/AIDS di kalangan remaja akibat perilaku seks bebas. Untuk itu, dalam penelitian ini, pihaknya juga melibatkan konselor HIV/ AIDS.

Kegiatan Yang Menyenangkan Bagi Anak-Anak

Kegiatan menggambar merupakan bentuk curahan pikiran, imajinasi, dan emosi, yang dituangkan ke dalam sebuah kertas. Kegiatan ini dapat membuat anak lebih peka pada lingkungannya sehingga sensitivitas emosinya akan

terasah secara otomatis. Untuk dapat menggambar dengan baik, menurut Wedha Abdul Rasyid, ilustrator profesional, diperlukan keselarasan antara pikiran dengan kemampuan motorik, termasuk koordinasi

tangan dan mata. “Untuk mahir memvisualkan sebuah bentuk dengan baik anak perlu diberi kesempatan mengeksplor lingkungannya sehingga referensinya menjadi kaya,” ujarnya. Ia menyarankan agar para orangtua tidak overprotektif terhadap anak-anaknya. “Bagaimana anak bisa mengenal bentuk kucing, bunga, atau rumput, kalau ia hanya diperbolehkan main di dalam rumah sepanjang hari. Biarkan anak mengenal lingkungannya,” kata Vera Itabiliana Hadiwidjojo, seorang psikolog. Wedha menambahkan, bahwa pada dasarnya kegiatan menggambar tidak bisa diajarkan.

“Cara mengajari menggambar yang paling baik adalah dengan tidak mengajarinya”. Ia juga menyarankan agar para orangtua terus merangsang imajinasi anak. Tidak hanya dengan memfasilitasinya semata, namun turut memberi komentar positif dan pujian atas karya anak sehingga anak merasa nyaman dan senang. ”Intinya adalah berlatih terus-menerus sampai anak mahir memvisualkan bentukbentuk dalam coretan. Hanya dengan melihat sebuah benda, kalau anak memang berbakat ia akan bisa meresapi dan membuatnya menjadi gambar,” katanya.

K O TA M O B A G U , Proyek pembangunan ruang kelas belajar (RKB) di SMAN 1 Kotamobagu yang anggarannya bernilai mendekati 2 miliar mendapat sorotan. Bahkan penggunaan bahan campuran yang diduga tidak sesuai. “ Saya melihat ada tiang dari bangunan tersebut retak setelah di pantek (paku) oleh salah satu buruh yang bertugas di sana.” ungkap salah satu oknum guru. Sebab tiang pondasi yang baru dibangun itu mulai retak,sehingga membuat sejumlah guru kuatir jika bangunan yang dikerjakan oleh para kontraktor itu tidak akan bertahan lama. Di tempat terpisah Nur selaku kontraktor saat

dikonfirmasi membantah jika RKB yang dikerjakan itu asal-asalan. Menurutnya bangunan yang di kelolahnya sekarang itu menggunakan campuran yang cukup kuat. Sehingga tidak mudah retajk seperti yang diduga sebelumnya. “ Campuran yang saya gunakan untuk membangun gedung bertingkat tersebut menggunakan campuran 123, sehingga tidak mungkin cepat retak,”kilah Nur. Perlu di ketahui proyek pembangunan RKB berlantai 2 di SMAN I Kotamobagu tersebut, adalah program dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (DIKPORA) yang dananya berkisar 1 miliar lebih.(cw-01/die)

KESEHATAN

Melamun Itu Baik Untuk Kesehatan oleh flickr caroldavidmilton Melamun ternyata baik untuk kesehatan karena akan melatih kerja memori di dalam otak. Fungsi kerja memori memungkinkan otak untuk memikirkan beberapa hal sekaligus secara bersamaan. Semakin banyak kerja memori yang dimili k i seseorang, semak i n s e ring i a melamun tanpa melupakan pekerjaan yang sedang ia lakukan. “Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa cukup sering orang melamun dalam kehidupan sehari-hari, ketika mereka berada di bus, saat mereka bersepeda untuk bekerja, ketika mereka sedang di kamar mandi, lamunan tersebut mungkin didukung oleh kerja memori,” kata Jonathan Smallwood, peneliti dari Max Planck Institute for Human Cognitive and Brain Science.”Otak mereka mencoba untuk mengalokasikan sumber daya untuk masalah yang paling men-desak.” Para peneliti me-

mpelajari sekelompok orang berusia 18 – 65 tahun dari University of Wisconsin. Kelompok pertama diminta untuk melakukan tugas-tugas sederhana, seperti menekan sebuah tombol setiap kali mereka menarik napas atau mengklik layar komputer setiap g a m b a r surat

muncul. Para peneliti menemukan bahwa tugas-tugas ini begitu mudah sehingga kemungkinan besar mereka bisa melakukan tugas tersebut sambil melamun. “Penelitian ini menunjukkan bahwa, ketika dalam keadaan melakukan tugas yang tidak terlalu sulit, orang akan menempatkan sumber daya tambahan untuk berpikir tentang hal lain selain apa yang sedang mereka lakukan,” kata Smallwood. Orang dengan tingkat kerja memori lebih tinggi mampu untuk tetap fokus ketika mengerjakan suatu pekerjaan. Sedangkan mereka yang memiliki tingkat kerja memori rendah sering tidak fokus.


KAMIS, 29 MARET 2012

HALAMAN 8 Art. Kifly

LONDON-Tottenham Hotspur memastikan satu tempat di babak semifinal Piala FA. Hasil itu diperoleh Spurs setelah menundukkan Bolton Wanderers 3-1 di White Hart Lane, Rabu (28/3/2012) dinihari WIB. Ini adalah laga ulangan babak perempatfinal pada 17 Maret lalu yang dihentikan di menit ke-41 usai pemain Bolton Fabrice Muamba kolaps di atas lapangan. Setelah diimbangi lebih dari 70 menit, Spurs memecah kebuntuan lewat Ryan Nelsen di menit 74. Gareth Bale menggandakan skor dua menit kemudian. Kevin Davies memperkecil kedudukan di menit 90. Namun, pemain pengganti Louis Saha mengamankan kemenangan Spurs dengan golnya di masa injury time. Spurs akan berjumpa dengan Chelsea untuk berebut tiket final dalam pertandingan di Stadion Wembley pada 15 April mendatang. Jalannya Pertandingan Di menit kedepan Alain Bogdan berjibaku menyelamatkan gawangnya. Tusukan Emmanuel Adebayor dari sisi kanan dan mengumpan kepada Jake Livermore untuk diteruskan dengan sepakan first time. Bogdan menghalau bola namun jatuh di kaki Luka Modric. Dari batas kotak penalti, gelandang Kroasia itu melepas sepakan yang masih bisa diselamatkan si kiper. Tujuh menit berselang, ancaman Spurs kembali datang. Dari umpan terobosan Gareth Bale kepada Adebayor, yang mencoba menyontek bola di tiang dekat tapi lagi-lagi digagalkan Bogdan. Penyelamatan kembali dilakukan Bogdan. Berawal dari serangan balik, sepakan melengkung Adebayor di tiang jauh ditepis Bogdan. Bola liar disambar Bale dan bisa ditangkap. Peluang emas untuk Scott Parker! Bale menyisir di sayap kiri, bola umpan mendatar diteruskan Adebayor kepada Parker namun tendangannya dari jarak dekat bisa diantisipasi Bogdan. Lima menit menjelang waktu normal babak pertama berakhir, Spurs mendapat sebuah peluang. Kerjasama Assou-Ekoto dengan Rafael van der Vaart diteruskan Bale dengan sepakan yang cuma bersarang di samping gawang. Van der Vaart! Tiga menit pasca restart pemain Belanda itu melepaskan tembakan bebas melengkung namun gagal berbuah gol karena membentur mistar. Penyelesaian yang buruk dari Van der Vaart. Adebayor lolos dari perangkap offside untuk mengirim umpan. Van der Vaart yang tinggal berhadapan dengan kiper gagal menceploskan bola ke gawang karena tembakannya mengenai kaki Bogdan. Bogdan! Sekali lagi ia menunjukkan performa yang bagus. Mendapat bola, Adebayor berlari ke arah gawang dari jarak 18 yard dan menendang. Gawang Bolton masih selamat. Kebuntuan akhirnya pecah di menit 74. Sepak pojok Van der Vaart disambut oleh Ryan Nelson dengan sundulan yang sukses menyarangkan bola ke sudut kanan atas gawang Bolton. Spurs 1, Bolton 0. Tim tuan rumah tak butuh waktu lama untuk memperbesar skornya. Dua menit kemudian, Bale mencatatkan namanya di papan skor setelah mendapat umpan Jermaine Defoe hasil serangan balik cepat. Gol! Bolton memperkecil skor 1-2 di menit 90. Sodoran Ivan Klasnic tak bisa disapu Nelsen sehingga memudahkan Kevin Davies untuk menyontek bola dan masuk. Spurs memastikan kemenangannya di masa injury time. Mendapat umpan Modric di pinggir kotak, Saha melakukan tendangan keras untuk menaklukkan Bogdan. (dtc)

Empat Remaja Indonesia Ikuti Seleksi di Juventus J A K A R TA - D a l a m waktu dekat, bukan tak mungkin beberapa pemain muda Indonesia akan memperkuat tim junior klub-klub Eropa. Empat remaja dari Liverpool Collage rencananya akan mengikuti seleksi di Juventus. Keempat remaja tersebut adalah Triaji Nugroho, Afif Afiandi, Hendra Pamugkas, dan Darryl Darrent. Mereka semua saat ini berusia 17 tahun dan terdaftar sedang menimba

ilmu di Liverpool Collage. "Mulai hari ini mereka akan dilatih oleh pelatih dari Italia. Mereka akan dipersiapkan untuk disalurkan ke sejumlah tim junior, salah satunya Juventus," ungkap Rayana Djakasurya yang jadi promotor keempat keempat pemain tersebut. Disebut Rayana, kontak dengan Juventus saat ini sudah dilakukan. Meski akan diikutsertakan dalam seleksi pemain muda

A

Alessia Merz

sepak bola modern. Yang paling penting mereka mempelajari budaya disiplin sepak bola." "Mereka harus belajar mengatur makan, tidur tepat waktu, dan hal kedisiplinan yang lain. Selama ini hal itu tidak diperhatikan oleh klub Indonesia. Mereka harus terbiasa dengan budaya disiplin yang selama ini diterapkan pemain Eropa," lugas Rayana.(dtc)

S

etelah menjalani dua musim yang buruk, Juventus kini muncul sebagai salah satu kompetitor untuk scudetto. Gianluigi Buffon menyebut timnya punya sejumlah rahasia hingga bisa bangkit seperti sekarang. Musim 2009/2010 dan musim 2010/ 2011 berjalan tak begitu mulus bagi Juve. Dua musim berturut-turut mereka finis di posisi tujuh. Namun 'Si Nyonya Tua' menjadi salah satu tim kuat di Seri A musim ini. Mereka muncul sebagai salah satu tim yang bersaing untuk scudetto. Sempat menghuni capolista, Juve kini menduduki peringkat dua klasemen atau tertinggal empat angka dari AC Milan. Juve juga menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan hingga Liga Italia berjalan selama 29 pekan. "Rahasia kami adalah ambisi dari pelatih kami, Conte, dari hari pertama, didukung oleh kerja keras dan instruksi di lapangan," sebut kiper internasional Italia itu di Football Italia. "Keringat, kekuatan, dan pengorbanan kami mendorong kami untuk maju, begitu juga stadion baru dan keinginan untuk menghapus dua musim buruk sebelunya." Buffon masih menyimpan optimisme akan gelar juara Seri A musim ini. Meski sedang tertinggal empat angka dari Milan, persaingan scudetto antara Bianconeri dan Rossoneri disebutnya masih belum usai. "Persaingan menuju scudetto belum usai. Milan unggul empat poin dari kami, tapi tentu kami tidak akan menyerah. Kami akan memberi segalanya hingga akhir kompetisi," tutupnya.(dtc)

Gianluigi Buffon

ram olahraga, “Quelli che il Calcio" (Those that Watch Soccer). Tahun itu membuat dia memulai berkarir dalam dunia keartisan dalam televisi Italia dan film media. Itu semua mempengaruhi frekuensinya sebagai pembawa acara di berbagai televisi dan pembawa acara, tidak termasuk perhitungannya dalam sesi pemotretan di beberapa sampul majalah, Alessia mempergunakan nama lainnya kepada umum “Prezzemolina”. Yang artinya kurang lebih adalah "ada di setiap saat dimana acara itu berlangsung". Pada 1999, Alessia terpilih mengambil bagian dalam kalender 2000 dari majalah Maxim sesi protagonist. Sebelum tahun berikutnya, dia bekerja sama dengan Stefania Rocca dan Flavia Vento untuk kampanye ENEL. Musim gugur 2004, dia berpartisipasi untuk kedua kalinya dengan acara reality milik Italy, “L’Isola dei Famosi" (The Island of the Famous), dan kemudian membuat kalender tahun 2005 oleh photographer Angelo Gigli. (bn)

Stoner: Lintasan Seperti Jerez Bikin Frustrasi JEREZ-Dengan tenaga lebih besar yang dimiliki motor 1.000cc, lintasan-lintasan tertentu seperti Jerez memunculkan problem tersendiri, sebagaimana yang dirasakan oleh Casey Stoner. Kenapa? Musim ini para penikmat MotoGP akan sangat menantikan aksi para pebalap menggeber tunggangannya melebihi Casey Stoner k e c e p a t a n 354 per jam di sirkuitsirkuit cepat macam Losail, Catalunya, dan Mugello. Di Losail yang memiliki lebar lintasan 12 meter, setidaknya ada trek lurus terpanjang yang membentang sampai 1.068 meter untuk para rider tancap gas. Tak jauh berbeda halnya dengan Mugello, yang lebar lintasannya 14 meter dan memiliki trek lurus terpanjang sampai 1.141 meter. Sementara Catalunya meski hanya memiliki lebar resmi 12 meter, trek lurus terpanjangnya membentang sampai 1.047 meter. Sirkuit-sirkuit cepat macam ketiganya niscaya akan menjadi pentas menarik buat para rider untuk adu cepat dengan motor 1.000cc. Namun, sebaliknya dengan lintasan dengan karakteristik

Rayana Djakasurya

Tangani Inter, Stramaccioni Optimistis

Buffon Ungkap Rahasia Sukses Juve

Bahagia Menika dengan Pemain Bola lessia Merz lahir pada 24 September 1974, di Trento Italy. Dia seorang model, entertainer, artis dan seorang gadis panggung. Karir Alessia menanjak dalam debut pada sebuah acara televisi Bulli & pupe, dipimpin oleh Paul Bonolis di awal musim panas di Channel 5. Berawal di bulan September pada tahun yang sama mengambil bagian dari sebuah program “is not RAI“, yang merupakan edisi dimana wanita mempunyai posisi penting dari tiga edisi. Alessia sangat bahagia menikah dengan seorang pemain bola, Fabio Banzzai yang telah mempunyai anak pertama mereka saat musim gugur 2006. Alessia memainkan peran pada musim panas 1992 dalam "BUlli & Pupe" (Guys and Dolls), sebuah tayangan spesial dari program televisi, "Non è la Rai" (Its Not the Rai) dalam seri ini dia menjadi wanita yang paling diingat. Alessia juga menjadi Velina pada tahun 1995/96 versi berita komik Italia. Dalam “Stricia la Notizia" (News Strip) bermain bersama dengan teman di xcompanion dari episode “Non è la Rai", Cristina Quaranta. Pada tahun berikutnya Alessia menjadi pembawa acara tetap di prog-

Juventus, keempat pemain tersebut diharapkan bisa disalurkan ke kompetisi yang berbeda. Pemain tersebar di beberapa kompetisi berbeda disebutnya akan bisa lebih meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia ketimbang berkumpul di satu liga saja. ?"Kita harapkan mereka bisa disalurkan ke Italia, Spanyol, atau Inggris. Karena pemain bisa mempelajari seluruh paket dari

Andrea Stramaccioni

Piala F A FA Tundukkan Bolton, Spurs ke Semifinal

MILAN-Pelatih anyar Inter Milan Andrea Stramaccioni optimistis terkait jabatan barunya meskipun belum memiliki pengalaman mumpuni. Stramaccioni didaulat sebagai pelatih anyar 'Nerazzurri' menggantikan posisi Claudio Ranieri yang dipecat manajemen lantaran serangkaian hasil buruk yang diterima tim. Sebelumnya, Strammacioni adalah pelatih tim junior Inter. Manajemen klub memutuskan memberikan jabatan pelath tim senior kepada Stramaccioni berkat kesuksesannya membawa tim junior Inter menjuarai NextGen Series (Liga Champions junior). "Saya memiliki kepercayaan diri kepada para pemain, klub, dan diri saya sendiri. Jadi, ayo kita mulai bekerja," u j a r n y a sebagaimana dilansir Football Italia. "Ini adalah mimpi yang sangat indah. Rasanya seperti baru kemarin saya berhasil membawa Inter junior menjadi juara NextGen Series di London," sambungnya. "Emosi seperti ini hanya bisa Anda dapatkan dalam sepakbola. Saya memang berhasil membawa tim junior Inter meraih kesuksesan dalam enam bulan belakangan. Tapi, membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membangun tim tersebut." "Ini benar-benar tak disangka-sangka. Presiden Massimo Moratti memberikan saya mimpi. Menang tak ada jarak yang jauh antara loker pemain senior dan junior, tapi secara permainan keduanya berbeda jauh. Ini benar-benar lingkungan yang berbeda," tandasnya.(inc)

lambat. Di Jerez, misalnya. Sirkuit yang akan menjadi tempat seri balapan ke-2 itu memiliki lebar lintasan ketat, 11 meter, dengan trek lurus terpanjangnya "cuma" 607 meter. Tidak heran kalau kemudian Jerez--dan sangat mungkin lintasan berkarakteristik serupa seperti Sachsenring yang punya lebar 12 meter dan trek lurus terpanjang 700 meter--bikin frustrasi Stoner selama sesi tes pra-musim selama tiga hari pekan lalu, kendati ia menyudahi tes dengan waktu tercepat. "Lintasan seperti ini terlalu kecil, terutama untuk motor besar seperti ini. Anda tak butuh masuk ke gigi enam. Bahkan di Laguna Seca pun saya pikir kita masih akan bisa memiliki kecepatan lebih tinggi," tutur Stoner kepada MCN. Laguna Seca yang disinggung si rider Honda memang cuma memiliki trek lurus terpanjang 453 meter, tetapi setidaknya lintasannya lebih lebar dari Jerez, yakni 15 meter. "Di sini berkendara jadi bikin frustrasi karena harus terus menurunkan dan menaikkan kecepatan dari satu tikungan ke tikungan selanjutnya, dan tidak ada zona di mana Anda bisa mendayugunakan tenaga motor ini dengan baik." "Ketika kami tiba di lintasan yang lebih terbuka, buatku akan lebih menarik karena aku jadi bisa mengeluarkan tenaga dari motor ini," simpul sang juara bertahan.


MANADO, TOMOHON, BITUNG KAMIS, 29 MARET 2012

HALAMAN 9 Art : Armand Barlonga

Sehari Manado ‘Digoyang’ 2 Demonstran

KONTROVERSI

Sekwan Dewan Sulut Diminta Mundur

MANADO—Kinerja Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Adrianus Nixon Watung, SH menuai sorotan tajam. Pasalnya, tugas melayani anggota dewan yang duduk di gedung Cengkih Sario, diklaim tidak berjalan sebagaimana mestinya, Herry Tombeng akibatnya Ketua Fraksi Barindra mengambil langkah untuk Walk Out. “Selama masih Nixon Watung jadi Sekwan, maka Fraksi Barindra akan terus Walk Out,” tegas Herry Tombeng SH, kepada sejumlah wartawan kemarin di ruang kerjanya. Alasannya, Fraksi Barindra Walk Out dari kantor DPRD Sulut, untuk menunjukan bahwa kepemimpinan Sekwan saat ini tidak baik alias. “Bagaimana tidak, SPPD selama tiga bulan belum juga diganti rugi oleh Sekwan dan kami melakukan kunjungan kerja keluar daerah sangatlah penting. Saya harus memakai uang pribadi saya, karena alasan pihak Sekwan belum ada uang, lalu kemana uang yang sudah dianggarkan untuk anggota dewan melakukan kunjungan kerja ke luar daerah dalam hal ini SPPD,” tanya Tombeng. Penataan administrasi, jelas Tombeng, sangatlah amburadul dan di kantor ini butuh penyegaran kembali. “Saya rasa Sekwan harus diganti untuk penyegaran di kantor ini, kalau tidak akan tambah lebih amburadul administrasi yang ada di kantor DPRD Sulut kedepan,” tandas Tombeng, yang juga Ketua Laskar Maesa Minahasa Utara ini. Sayangnya usaha konfirmasi wartawan harian koran ini melalui Sekwan Adrianus Nixon Watung tadi malam melalui hp no 085298377xxx dan SMS tidak mendapat tanggapan.(ndo)

AKSI PENOLAKAN: Demo HMI dan para pedagang bensin botol Rabu (28/3) kemarin.

Tombeng: Fraksi Barindra akan Walk Out

Tolak Kenaikan BBM MANADO — Jelang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), masih terus di persoalkan di Kota

PROFIL

rasal dari unsur HMI (Him-punan Mahasiswa Islam) Cabang Manado yang menggelar aksia dengan mengusung sejumlah tuntutan diantaranya, untuk pemerintah diharapkan jangan menaikkan harga BBM karena akan berdampak pada naiknya harga kebutuhan

pokok lainnya yang nantinya akan berujung pada peningkatan jumlah pengganguran di mana-mana. Aksi yang sama yang berlangsung di Pemkot Manado, sejumlah aksi masa dari AUKP (Asosiasi Usaha Kecil Pengecer) BBM Kota Manado menggelar demo di depan kan-

Sosialisasi Surat Edaran Kemenakertrans

Awasi Ketat Pelaksanaan UAN TIDAK lama lagi hajatan Ujian Akhir Nasional (UAN) di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) akan digelar. Untuk itulah gadis kelahiran Manado 21 Desember 1994 ini, mengingatkan agar yang akan mengikuti UAN nanti belajar lebih giat.Siswi Kelas 3 di SMK Negeri I Manado jurusan Akuntansi ini mengharapkan agar pengawasan dalam proses pelaksanaan UAN kali ini diawasi ketat untuk membuktikan kualitas pendidikan. “Hal ini penting, karena bagaimana pun pendidikan diharapkan membawa hasil pada terlahirnya kualitas anak didik, bukan malah menjadi ajang untuk direkayasa,” ujar anak pasangan Jhon Manampiring dan Yenita Tumbelaka. Anak pertama dari 2 bersaudara yang suka di panggil Della ini, menyebutkan UAN merupakan langkah Della Manampiring awal untuk mengukur sejauh mana siswa mampu menyerap pengetahuan yang diberikan para guru selama study. “Momentum ini kiranya perlu diawasi secara selektif untuk memperoleh hasil yang maksimal, janganlah direkayasa UAN yang akan diselenggarakan,” tutur finalis reporter dan presenter cilik 2006 silam.(devon)

Manado. Bahkan, Rabu (28/3) kemarin, dua lokasi di Kota Manado diwarnai aksi demo oleh dua masa aksi yang berbeda dengan satu tujuan yakni menolak kenaikan harga BBM. Di Deprov Sulut ratusan mahasiswa muncul aksi masa yang di ketahui be-

Sany Kakauhe

BITUNG—Surat Edaran (SE), Kemenakertrans Nomor SE.03/ MEN/II/2012 tentang Pencegahan Pemutusan Kerja (PHK) bagi pekerja dan buruh terkait dampak kenaikan BBM 1 April mendatang yang di tuju-

kan kepada semua kepala daerah di Indonesia didesak agar cepat di sosialisasikan. “Surat edaran kemenakertranbs itu harus cepat disosialisasi sehingga perusahaan tidak seenaknya melakukan PHK terhadap karyawan,” tukas sejumlah buruh di Bitung. Dalam surat itu di sebutkan setiap kepala daerah agar melakukan upaya menjaga hubungan industrial di wilayahnya masing masing agar tetap kondusif, selain itu, di mintakan kepada kepala daerah mengambil langkah menghindari terjadinya PHK, dengan meminta kepada perusahaan untuk melakukan efisiensi biaya produksi termasuk

overhead perusahaan tanpa menggangu proses produksi dan kinerja perusahaan. Menanggapi surat edaran tersebut Ketua LSM LIRA Kota Bitung Sany Kakauhe mendesak Disnakertrans Kota Bitung segera menyikapi dan mengambil langkah kongkrit agar situasi kondusif tetap terjaga antara pegusaha dan pekerja buruh. “ Disnakertrans sebagai perpanjangan tangan Walikota dalam hal hubungan industrial harus mensosialisasikan ini secepatnya sampai tingkat pekerja melalui pertemuan perusahaaan dan serikat buruh,” tukas Kakauhe. Hal ini, Lanjutnya penting bagi masyarakat

Bitung sebagai kota industry perikanan dan sektor lainya. Menurutnya, sangat jelas jika pihak pengusaha dan pekerja dan serikat buruh mengedepankan dialog. “ Ini harus di seriusi dan warning untuk Disnakertras sebab hingga saat ini menurut catatan kami banyak masalah PHK yang ‘tersandara’ tidak mampu di selesaikan Disnakertrans,” tambahnya. Hal senada dilontarkan, Ketua FBUPELA SBSI Bitung Rocki Oroh di konfirmasi terpisah disebutkan belum ada pertemuan terkait edaran mentri tersebut. “Kami belum di beritahukan secara resmi,” pungkasnya.(sdi/ rdo)

Dua Pasar Tradisional Bakal Dibangun TOMOHON—Guna memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap kebutuhan hidup sehari-hari dalam waktu dekat ini pemerintah berencana menambah dua pasar tradisional. Pasalnya, lokasi pasar yang saat ini sudah tak memadai, sehingga penambahan lokasi pasar baru yang terletak di Kecamatan Tomohon Selatan dan Kecamatan Tomohon

Utara perlu segera direalisasikan. Menurut Kepala Dinas (Kadis) Koprasi dan UKM Rony Lumowa, pihaknya saat ini tengah menunggu kucuran dana dari pihak Kementrian Koprasi tahun ini. “Sesuai dengan janji dari kementrian koprasi bahwa Pemkot Tomohon pada tahun ini akan mendapatkan bantuan sebanyak 1 unit pasar tradisional untuk menunjang pasar bersehati

yang telah ada mengingat kapasitas daya tampungnya sudah tak memadai,” tuturnya kemarin. Pembangunan pasar tradisional akan menelan anggaran sebesar Rp2,4 Miliar dengan kapasitas daya tampung per pasar sebanyak 1000 pedagang. “Rencananya pembangunan pasar tradisional yang berdaya tampung 1000 orang ini akan menelan anggaran Rp1,2 Miliar per

unitnya,” ungkap lumowa. Lanjut, saat ini pihaknya tengah menunggu kucuran dana dari kementrian mengingat untuk lokasi pasar yang ada di Tomohon Selatan telah ada. “Khusus lokasi pasar khususnya Tomohon Selatan, dari Kelurahan Langsot telah memberikan lokasi untuk mendirikan pasar,” tandasnya.(fen/rdo)

Intensif Lurah Pala dan Ketua RT Cair BITUNG—Walikota Hanny Sondakh dan Wakil Walikota Maxmiliam Lomban SE Msi Rabu (28/3) kemarin secara langsung menyerahkan insentif Pala dan Ketua Rukun Tetangga (RT). Bertempat di BPU Kantor Walikota Bitung, pasangan yang dikenal dengan jargon Solo yang baru saja merayakan satu tahun pemerintahan Feb-

ruari 2012 lalu, menyerahkan langsung dana operasiosnal dan intensif bagi Lurah Pala dan Ketua RT di saksikan delapan camat di Kota Bitung, Assisten I Pemerintahan dan Kesra Fabian Kalo SIP, Asisten IV Bidang Keuangan Petrus Tuange S.Sos. Dalam kesempatan itu, Hanny Sondakh memberikan apresiasi atas kinerja Lurah, Pala dan Ketua RT

yang di anggap sudah bekerja keras salama ini dalam melaksanakan pelayanan dan program pemerintah pusat maupun da-erah di masyarakat. “Ini suatu penghargaan atas kerja keras kalian sebagai ujung tombak setiap hari berhadapan dengan masyarakat, gunakanlah hak kalian itu sebaik baiknya untuk kebutuhan keluar-ga,” ingat Sondakh. (sdi/rdo)

tor Walikota Manado yang sebelumnya telah menggelar aksi di depan kantor Pertamina Sulut di depan Hotel Sahid Kawanua. Demo yang dilakukan mereka untuk menuntut janji Pemkot Manado yang akan menutup semua pangkalan pengecer minyak di sejumlah daerah di Kota Manado. Hal ini di akibatkan para pengecer di tuduh sebagai penimbun BBM. Menurut salah satu pengecer BBM kepada wartawan Koran ini mengaku hasil

jualannya dibawa pihak kepolisian karena dianggap penimbun BBM. “Jualan kami diangkut dan di tuduh sebagai penimbun BBM,” ujar Ronald Jubedu pengecer BBM asal Sumompo. Ia berharap, pemerintah terus melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM bukan mengawasi pengecer ditingkat pengecer botol. Sementara itu aksi yang dilakukan oleh dua masa tersebut terus mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.(von/rdo)

FPD Dukung Kenaikan BBM MANADO—Fraksi Partai Demokrat (F-PD) di Dewan Sulut sepakat atas kebijakan Pemerintah Pusat menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 1 April 2012 nanti. “Ini harus masyarakat tahu, kebijakan yang diambil oleh Pemerintah sudah benar, tapi saya juga merasa butuh adanya penjelasan yang lebih rinci dari pemerintah agar masyarakat tahu kenapa harus dinaikan BBM ini. Karena jika tidak dinaikan Negara kita ini akan mengalami kebangkrutan,” tegas Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Jhon Dumais Lanjut Dumais, langkah ini memang berat tapi semua butuh proses demi membangun bangsa kedepan, dan harus diingat

Jhon Dumais

semua Negara untuk mencapi kesuksesan dan kemajuan. “Masyarakat harus mengerti, lihat saja kedepan, bukan hanya akan terjadi pada Pemerintah SBY, pastinya akan terjadi kenaikan BBM pada pemimpin yang lain tentunya jika meihat situasi Negara seperti ini,” tutup Dumais. (ndo/rdo)

Dana Bagai Hasil Migas Disorot TOMOHON—Dana Bagi hasil Minyak dan Gas (Migas) yang telah di kucurkan pemerintah pusat melalui kementrian Keuangan sesuai dengan Kepmenku Nomor 27/ 2007, untuk Kota Tomohon tak jelas. Mengingat untuk anggaran dana bagi hasil Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon ada dua versi yang muncul, sejak pencairan dana bagi hasil tersebut terbagi dua tahap dan itu telah di masukkan dalam APBD Kota Tomohon yang di bahas di DPRD Kota Tomohon. “Penggunaan dana bagi hasil tersebut telah di bahas di DPRD Kota Tomohon, dan itu telah di masukkan di dalam APBD Pemkot Tomohon,” paparnya. Di sisi lain, beberapa anggota dewan mengaku tak mengetahui jika ada anggaran tersebut untuk

kota Tomohon. “Dana Bagi Hasil Migas untuk kota Tomohon, sampai saat ini saya belum mengetahui, dan sesuai aturan ada standar pencapaian produksi untuk mendapatkan dana tersebut, dan jika sudah tercapai barulah mendapatkan dana tersebut,” ungkap anggota DPRD Kota Tomohon Paulus Sembel. Sementara Jefri Moningke, salah seorang toko masyarakat yang berada di Kakaskasen, menjelaskan masalah dana bagi hasil perlu ada pengawasan dari pihak aparat penegak hokum. “Melihat kondisi saat ini, diduga terjadi penyimpangan dalam pengelolaan dana bagi hasil Migas. Dan aparat penegak hukum perlu melakukan pemeriksaan terkait penggunaan dana tersebut,” pungkasnya.(fen/rdo)


POLITIK KEMASYARAKATAN KAMIS, 29 MARET 2012

HALAMAN 10 Art : Armand Barlonga

KONTROVERSI

Nurdin: Kewajiban Kita Mewujudkan Provinsi Totabuan Kebutuhan Masyarakat KOTAMOBAGU-Hi Nurdin Makalalag SE, anggota Dewan Kota (Dekot) Kota Kotamobagu, menegaskan, kalau kehadiran Provinsi Totabuan adalah bagian dari impian dan kebutuhan masyarakat Bolaang Mongondow (Bolmong) Raya. Dikatakan Nurdin, walaupun pemekaran butuh biaya yang cukup tinggi Nurdin Makalalag dalam mempersiapkan adimistrasi dan mempersiapkan infrastruktur dalam pembangunan pusat pemerintahan, namun sudah menjadi kebutuhan yang perlu didorong seluruh pejabat serta seluruh masyarakat di Bolmong Raya. “Pemekaran provinsi sudah menjadi kebutuhan masyarakat untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Nurdin. Menurut Nurdin, pemekarantak hanya di Bolmong Raya adanya pemekaran, tapi secara nasiolan pemekaran itu sangat dibutuhkan masyarakat pada umumya.”Pemekaran ini bukan hanya ada di Bolmong namun se Indonesia ada 205 Kabupaten dan Kota dalam tahapan pemekaran,” tukas Makalalag. selain itu Makalalag juga mengatkan, jangan sampai usaha pemekaran Provinsi nanti digunkan untuk pencitraan pribadi. karena biaya yang digunakan bukan berasaldari kantong pribadi tapi dari hasil pajak masyarakat. “Uang yang digunkakan jangan sampai penggunaanya disalahgunakan,” pungkasnya.(cw-02/ tox)

Dekot Sidak SPBU Kotamobagu Tak Ditemukan Kejanggalan Berarti KOTAMOBAGU— Komisi II Dewan Kota (Dekot) Kota Kotamo-

NU: Polisi dan Demonstran Harus Bisa Jaga Martabat Bangsa Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj, menyesalkan terjadinya bentrokan antara polisi dan demonstran dalam aksi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Dengan alasan menjaga martabat bangsa, polisi dan demonstran diminta untuk bisa menahan diri. “Demonstrasi itu hak setiap warga negara, tapi tetap harus dilakukan dengan santun. Kalau demo jangan anarki. Begitu juga sebaliknya aparat yang menjaga jangan arogan,” ungkap Said dalam rilis yang diterima redaksi, Selasa (27/3/2012). Demonstrasi yang menolak rencana kenaikan harga BBM diwarnai bentrokan di sejumlah daerah. Salah satunya adalah bentrokan yang terjadi di Gambir, Jakarta Pusat. Saat itu, massa dari Koalisi Nasional Mahasiswa Indonesia (Konami) didesak mundur oleh aparat kepolisian di sekitar Stasiun Gambir. Lemparan batu dari mahasiswa dibalas dengan semprotan air dari water canon dan tembakan gas air mata oleh aparat kepolisian. “Bentrokan seperti itu pastinya juga menjatuhkan martabat bangsa. Jika demonstran dan polisi sebagai aparat bisa saling menahan diri, tentunya itu akan lebih baik,” tandas Said.Said berharap, jika demonstrasi kembali terjadi, kiranya bentrokan dapat dihindari. Polisi, lanjut Said, juga diminta untuk tidak reaktif dalam menangani massa. “Intinya demonstran dan polisi harus bisa sama-sama menjaga martabat bangsa,” pungkasnya.(dtc)

Para Legislator yang turun langsung ke SPBU, diantaranya Ketua Badan

PAN KK Tetap Kompak

Ishak: KK Harus Bebas Korupsi

HIMBAUAN

di tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kotamobagu.

SIDAK MENDADAK: Rabu (28/03) kemarin, Komisi II Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu (KK), Melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di 3 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kotamobagu. Tampak para Anggota dewan sedang berada di SPBU di kelurahan Kotabagon.(Foto: Ju’/Postkota)

LEGISLATIF

K O TA M O B A G U — Pemerintahan bersih merupakan cita-cita suatu daerah bahkan negara. Namun konsep bebas korupsi jangan hanya jadi slogan, harus diwujudkan. Demikian dikatakan Sekretaris Komisi II Dewan Kota (Dekot), Kota Kotamobagu (KK), Ir Ishak Sugeha ME, Rabu (28/03) kemarin, bahwa hal tersebut harus dijalankan sebagai bentuk komitmen Ishak Sugeha Pemerintah Kota (Pemkot) KK, yang dimulai dari Pimpinan yakni Walikota sampai jajaran birokrasinya. “Walikota dalam setiap kesempatan menyampaikan bahwa semua SKPD harus menjalankan konsep Kotamobagu bebas korupsi, sehingga pemerintahan bersih dapat terwujud,” ungkapnya. Lanjut Ishak, sebagaimana Gubernur Sulut DR SH Sarundajang, membangun daerah dengan komitmen, bebas korupsi, wajib diikuti seluruh daerah di Sulut termasuk KK. “Sebagaimana tertuang dalam pakta integritas yang ditandatangani kepala daerah se Sulut,” ujarnya. Bahkan transparansi dalam pengelolaan keuangan benar-benar dikelolah dengan memiliki rasa tanggung jawab. “Dengan demikian dapat menghindari adanya korupsi di daerah ini,” pungkas Ishak, dengan penuh harap.(cw02/tox)

bagu (KK), Rabu (28/03) kemarin, menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak)

Bob Paputungan

K O TA M O B A G U — Bob Paputungan ST, Wakil Ketua Dewan Kota (Dekot) Kota Kotamobagu

(KK) menegaskan, sudah menjadi komitmen kader Partai Amanat Nasional (PAN) untuk memenangkan, Ir Hj Tatong Bara, selaku Ketua Dewan Pimpinan (DPW), PAN Sulut, dalam Pemilihan Walikota (Pilwako) 2013 mendatang. Menurut Bob, dalam setiap pertemuan internal partainya, yang sering ditekankan adalah solidaritas kader untuk memenangkan kader yang potensial untuk diusung dalam Pilwako. “Komit-

men kita untuk memenangkan ketua DPW,” tegas Paputungan Rabu (28/03) kemarin. buktinya, saat ini PAN KK sedang melakukan persiapan konsolidasi sebagai bentuk keseriusan dalam meraup suara terbanyak, pada Pilwako nanti. “Keseriusan kader sudah mulai nampak agar dapat memiliki suara sesuai dengan harapan,” ungkapnya. sayangnya, ditanyakan tentang kesiapan dirinya untuk ikut abil andil da-

lam pertarungan pemilihan kepala daerah tersebut, sejumlah wartawan media cetak hanya mendapatkan senyuman. tanpa memberikan jawaban yang pasti.Hal ini, turut ditanggapi Rewi Daun, ketua Fraksi PAN DPRD KK, bahwa Dia selaku kader partai tak hanya siap membantu do-rongan moril juga ikut membantu dengan materi. “Akan berusaha dengan sepenuhnya memberikan bantuan untuk bertarung,” pungkas Rewi.(cw-02/tox)

Marzuki: Jangan Bohongi Masyarakat Oposisi Tolak Kenaikan BBM JAKARTA Rencana kenaikan harga BBM dinilai akan menyelamatkan anggaran negara. Oposisi pemerintah yang menolak rencana tersebut diminta tidak menyesatkan masyarakat dengan memberi informasi yang salah.

“Jangan masyarakat dibohongi dengan provokasi bahwa menaikkan harga minyak itu hanya menyengsarakan, tapi dampaknya daripada itu, APBN kita jeblok,” kata Ketua DPR, Marzuki Alie, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/3/2012). Marzuki menilai langkah pemerintah menaikkan harga BBM adalah untuk menyelamatkan sektor lain. Menurutnya, jika harga BBM tidak naik maka akan mengorbankan infrastruktur dana kesehatan, subsidi pupuk, dan dana kesejahteraan masyarakat. “Kalau tidak dinaikkan

harus kita korbankan infrastruktur dana kesehatan subsidi pupuk atau apa. Terserah kita pilihannya,” jelasnya. Marzuki juga menilai oposisi yang menolak kenaikan harga BBM sebagai pihak yang tidak berpikir ke depan. Karena, Marzuki menambahkan, untuk ke depannya kebijakan kenaikan harga BBM adalah langkah yang tepat untuk saat ini. “Mereka tidak memikirkan kepentingan rakyat jangka panjang,” imbuhnya. Seperti diketahui, PDI Perjuangan adalah partai oposisi yang paling gencar

Marzuki Ali

menolak kenaikan BBM. Beberapa kader si Moncong Putih bahkan tak segan turun ke jalan ikut aksi menentang kebijakan pemerintah itu.(dtc)

PKS Jawab Serangan Soal Keberadaan di Koalisi Jangan Lupa Sejarah! JAKARTA—PKS tak terima terus disinggung soal keberadaannya di koalisi. PKS pun menilai tak pantas sikap menolak kenaikan BBM dibandingkan dengan posisi sebagai mitra koalisi. Penolakan kenaikan BBM

dilakukan atas nama rakyat. “Bagi mereka yang selalu mengungkit masalah keberadaan koalisi PKS, jawabannya jelas, jangan lupa sejarah,” jelas juru bicara PKS Mardani saat dikonfirmasi, Rabu (28/3/ 2012). PKS ikut berjuang membantu SBY meraih kursi RI 1. Sejak awal, PKS sudah bahu membahu dalam kampanye Pilpres lalu. Mardani kembali mengutip pidato politik Presiden PKS Luthfi Hasan. PKS tidak mungkin meni-

nggalkan rakyat miskin yang menjadi korban terkait kebijakan kenaikan BBM ini. Rakyat yang membesarkan PKS. “PKS memilih berdiri bersama rakyat, merasakan jeritan hati rakyat yang makin menderita oleh berbagai himpitan hidup,” terang Mardani. Sikap PKS yang menolak kenaikan BBM banyak dikritik politisi Partai Demokrat. PKS bahkan disarankan keluar dengan legowo dari koalisi. “Sudah saatnya mereka keluar, jauh lebih bagus ja-

di oposisi tulen dibanding sekarang jadi oposisi pantun,” kata Ketua DPP Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana, kepada detikcom, Rabu (28/3/ 2012).(dtc)

Kehormatan (BK) Sutomo Samad, Suryadi Baso dan Ishak Sugeha. Mereka dilapangan pertama kali mengunjungi SPBU Pratama di Kelurahan Matali Kecamatan Kotamobagu Timur, namun kenyataannya tidak ada satupun petugas berada ditempat. Kemudian mereka melanjutkan perjalalan menuju ke SPBU Mongkonai dan terakhir SPBU Kotobangon. Menurut Ir Ishak Sugeha ME, yang juga Sekrtaris Komisi II, menegaskan dari tiga SPBU, hanya SPBU Mongkonai yang premiumnya tinggal 7000 Liter dibanding Matali 15.000 liter dan Kotobangon 16.000 liter. “Ada yang menarik yakni perbedaan yang sangat besar dari dua SPBU lainnya, namun bukan berarti ada penimbun, ini

diakibatkan jalur di Mongkonai lebih banyak dilalui kendaraan, keluar masuk Kotamobagu,” jelas Ishak hal yang sama juga dilontarkan, Suryadi Baso, dari tiga SPBU itu tidak ada temuan mencurigakan. “Tidak ada temuan mencurigakan, dan stok BBM masih aman serta cukup,” ujar Baso. Namun dikatakan pegawai SPBU Mongkonai, Sarjan Paputungan, mengakui di SPBU mereka sering mengalami kekosongan karena keterlambatan mobil pengsuplai BBM,“SPBU sering kosong karena keterlambatan mobil pengsuplai BBM, karena itu diharapkan jika nanti kenaikan BBM diberlakukan, suplainya tetap lancar,” kata Sarjan.(cw-02/tox)

Penyaluran Raskin Harus Tepat Sasaran Rewi: Langsung Kepada yang Membutuhkan K O TA M O B A G U — Penyaluran Beras Miskin (Raskin) rencananya secara resmi akan disalurkan di Kotamobagu pada bulan Maret ini, mengundang tanggapan dari Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Rewi Daun. menurut Rewi, penyaluran raskin jangan hanya sekedar disalurkan, namun harus diawasi apakah tepat sasaran atau tidak. “Penyaluran memang sudah harus dilakukan namun alangkah baiknya jika penyaluran tersebut diawasi, agar tepat sasaran,” ujar Rewi, Rabu (28/ 3) kemarin. Menurut dia, dengan jumlah penerima 2878 kepala keluarga seperti yang dikatakan Kabag Perekonomian Kota Kotamobagu (KK), Drs Irianto Mokoginta, pasti akan ada kesulitan untuk penyuluran, “2878 KK, bukan jumlah yang sedikit, dan pas-

Rewi Daun

tinya akan ada kesulitan harus diantisipasi sejak sekarang, karena ini, pembagian beras untuk masyarakat tidak mampu, dan pada saat pembagianpun harus ada pengamanan. “Lokasi pun harus memadai agar warga tertib tidak membludak,” tukas Daun. Diharapkan Rewi, jika tiba waktu pembagian, Dinas Perekonomian proaktif agar masyarakat merasa terbantu dengan penyaluran raskin tersebut.(cw-02/tox)


Sambungan KAMIS, 29 MARET 2012

HALAMAN 11 Art. Kifly

Hari ini, PDIP Yogyakarta Aksi Besar-besaran YOGJAKARTA—Ribuan kader dan simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Yogyakarta akan turun ke jalan menolak rencana kenaikan BBM pada Kamis, 29 Maret 2012 besok. Aksi turun ke jalan itu juga akan dilakukan oleh kader PDIP di kabupaten-kabupaten yang ada di DIY. “Sikap kami jelas menolak kenaikan harga BBM seperti keputusan dari DPP PDIP,” kata Ketua DPC PDIP Kota Yogyakarta Sujanarko, Rabu, 28 Maret 2012. Meski melibatkan ribuan masa, Brindil panggilan akrab dari Sujanarko ini, aksi turun akan berjalan dengan tertib dan tidak ada tindakan kekerasan. “Perintah dari DPP jelas. Jika turun ke jalan harus tertib dan tidak anarki,” katanya. Massa aksi PDIP ini, kata Sujanarko, terdiri atas pengurus struktural partai hingga ke pengurus anak ranting yang mencapai sekitar 1.300 orang, Departemen Satgas PDIP sebanyak 500 orang dan anggota dari sayap partai yang berjumlah sekitar 1.600 orang. “Pada saat aksi, di DPRD Kota Yogyakarta nanti juga bertepatan dengan dilaksanakannya rapat paripurna. Kami akan mendesak seluruh kompenen pemerintahan untuk menerima aspirasi yang kami sampaikan,” katanya. Ketua DPD PDIP DIY HM Idham Samawi menegaskan DPP membebaskan kader atau simpatisan PDIP untuk turun ke jalan atau kegiatan lain untuk mengapresiasi atas keputusan DPP dengan menolak kenaikan BBM. “Turun ke jalan menolak kenaikan BBM dengan atribut partai pun boleh dengan cacatan harus tertib dan tanpa tindakan anarki,” katanya.

Idham yang juga Ketua DPP PDIP Bidang Kaderisasi dan Rekrutmen ini mengingatkan kader PDIP agar tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang akan merusak citra partai. “Waspadai penyusup yang ingin menghancurkan PDIP,” pungkasnya.(vnc)

Sambungan Hal 1 mantan Kadis Kesehatan dan Kadis Sosial Bolmong. Sekarang tinggal menunggu bapak Asisten I bidang hukum dan pemerintahan yang masih berada di luar daerah, untuk proses lanjut rencana pemerintah ini,” kata Paransi. Namun tak lepas dari penghargaan supremasi hukum yang dilakukan aparat penyidik Kepolisian, semua itu kata Paransi adalah kewenangan penyidik, apakah bisa memberikan penangguhan atau tidak, sesuai kebutuhan penyidikan. “Semua tergantung pada penyidik Polisi, apakah bisa dilakukan penangguhan atau tidak,” pungkas Hariono

Paransi. Sementara itu, juru bicara Pemkab Bolaang Mongondow, Hj Rafika Bora ketika dikonfirmasi menyatakan keprihatinan atas penahanan kepada kedua tersangka. Menurut Rafika, sebagai sesama pamong pemerintah, dia turut bersimpati atas masalah yang mendera Cym dan Mur terkait kasus TPAPD ini. “Bapak Bupati yang kini masih berada di luar daerah, beliau juga menyampaikan keprihatinan atas persoalan yang menimpa keduanya. Saya sendiri sebagai rekan dan tim kerja selama mengabdi pemerintahan Bolmong, turut bersimpati. Kami berharap,

nanti, hanya karena terburuburu melakukan pelimpahan. Ini juga untuk memberi waktu penetapan tersangka lainnya,” tegas Enggar. Untuk diketahui, penyelidikan kasus ini oleh Kepolisian, bukan pada tindak pidana korupsi, namun ada dugaan kuat menjurus pada pencucian uang (money laundry). Diungkapkan Kapolres, penyidik menemukan informasi tentang transaksi melalui rekening koran bank. “Ada satu rekening. Dan, itu sudah diperlihatkan. Hanya saja untuk jumlah dana dalam rekening tersebut, saya tidak ingat angkanya,” tambah dia.

Begitu pun dengan nota audit dari BPKP Sulut, menyangkut jumlah kerugian yang dialami negara pada tindak pidana TPAPD tersebut, harus ditindaklanjuti. “Dari keterangan tim audit BPKP, ketika jumlah kerugian sampai angka tertentu harus sepengatahuan dari dirjen (direktorat jendral),” kata dia, sembari menambahkan, bahwa penanganan kasus TPAPD ini termasuk cepat karena hanya dalam kurun waktu kurang dari dua bulan, hasil auditnya sudah ada. Polres menggelar perkara atas dugaan penggelapan dan pencucian uang sekira Rp4,8

TPAPD untuk penuntasan penyidikan kasus berbanderol Rp4,8 miliar tersebut, termasuk menetapkan tersangka lainnya sesuai hasil penyidikan unit IV reskrimsus Polres Bolmong. “Berkasnya sudah hampir 90 persen rampung, tinggal melengkapi beberapa kekurangan saja,” kata Kapolres. Maksimalisasi penanganan kasus ini oleh pihak penyidik lanjut Enggar, agar tidak ada cela dalam pelimpahan berkas ke Kejaksaan, agar tidak ada pengembalian ke Polres dengan alasan tidak lengkap atau macam hal lainnya. “Kita tidak ingin kasus ini mentah di Kejaksaan atau pengadilan

CABUL Tiga bulan sudah, Mawar dan keluarganya menunggu janji-janji Parindo, untuk menikahinya secara baik-baik, namun tak kunjung ditepati. Terpaksa, Mawar mengambil langkah hukum, dan melaporkan tindakan sang aktivis ke Mapolres Bolmong, Rabu (28/3) kemarin. Kepada petugas SPKT Polres Bolmong, Mawar menceritakan kejadian yang menimpanya tersebut. Karena bujuk dan rayu, Mawar dibawa ke sebuah penginapan di Kotamobagu, Januari 2011 silam. Di situlah, mahkota Mawar direnggut pria yang dikenal aktivis dari organisasi

Sambungan Hal 1 ekstra kampus, namun teryata sudah beristrikan seorang wanita asal Dumoga Bolaang Mongondow. Tak hanya sekali, Parindo beberapa kali melakukan perbuatan mesum itu dengan Mawar. Lantaran sudah dimabuk cinta, ditambah dengan termakan janji-janji manis Parindo yang akan menikahinya, Mawar tak menolak tiap diajak bercinta oleh kekasihnya itu. “Dia berjanji akan menikahi saya, namun setelah hamil dan melahirkan anak kami berdua, janji itu tak pernah ditepati,” kata Mawar. Parindo juga diceritakan,

POLDA akan ada penambahan personil di bagian perbatasan, juga di dalam kota akan ada persiapan untuk menjaga kemanan,” tutur Kapolda Sulut, Atotoy, seraya berharap teman-teman pers r ulet dalam menulis berita untuk dika-

pernah minta menggugurkan kandunganya. Pria asal Desa Wangga Baru, Dumoga Barat tersebut, sempat membawanya ke Manado dan minta minum obat agar janinnya gugur. Namun, Mawar menolak mengugurkanya. “Saya dan keluarga hanya terus dijanjikan bahwa akan dinikahi tapi kenyataannya tidak,” kata dia. Pihak Polres Bolmong melalui Kasubag Humas AKP Tubagus Effendi mengatakan, laporan tersebut akan diproses sesuai dengan ketentuan. “Laporannya sudah diterima dan tentu akan diproses sesuai dengan ketentuan,” kata dia.(tr-06/mji)

Sambungan Hal 1 barkan. “Saya tidak pernah mengucapkan bahwa barang siapa yang melawan di tembak ditempat, dan itu tidak ada aturanya. Saya harap kedepan tidak terjadi lagi,” tegasnya. Melanjutkan tugas dari Komisi I Korem 131 Santiago

siap membantu. “Kami selalu siap membantu siapapun yang butuh bantuan, yang pasti untuk keamanan kita bersama. Juga saling koordinasi itu penting dalam menjaga keamanan,” tukas Maliogha. (ndo)

senior di Pemkab Bolmong tersebut diketahui pernah berseberangan pendapat, terkait persoalan gugatan Pemilukada Bolmong di Mahakamah Konstitusi (MK). Dimana, Ulfa dijadikan saksi terkait keberadaan ijasah Bupati terpilih, Salihi B Mokodongan, dan Hamri Manoppo menjadi saksi ahli terkait keabsahan ijasah tersebut. Namun apa kata

Hamri? “Semua sudah berlalu. Dia itu (Ulfa-red) merupakan mantan murid saya, dan sudah saya anggap seperti anak sendiri,” tutur Hamri bijak. Tak lupa, Kadiknas yang baru memberikan cendera mata kenang-kenangan kepada pejabat lama, berupa cincin emas, sebgai tanda terima kasih dan tanda jasa atas kinerjanya selama di Diknas Bolmong. Untuk diketahui,

PENUH diakui merupakan seniornya. Tak lupa pula, mengucapkan terima kasih kepada jajaran dan staf Diknas Bolmong. “Atas seluruh kerjasama dengan saya saat memimpin Diknas Bolmong, saya haturkan terima kasih kepada seluruh jajaran Diknas Bolmong, atas kerjasamanya selama ini,” ucap Ulfa disambut tepuk tangan hadirin. Menariknya, kedua pejabat

JAKARTA—Demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di depan Stasiun Gambir, Selasa 27 Maret 2012, berakhir ricuh. Bahkan, selain memukul mundur para pengunjuk rasa yang sebagian besar mahasiswa, aparat juga diduga melakukan kekerasan terhadap sejumlah wartawan yang meliput aksi tersebut. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BMUN), Dahlan Iskan menyayangkan tindakan represif aparat kepolisian. Ia mengatakan, kekerasan terhadap wartawan tidak boleh terjadi. Apalagi yang tengah melakukan tugas peliputan. “Wartawan itu kan harus dilindungi,” kata Dahlan saat mengunjungi lokasi pasar murah di Jalan Tanah Tinggi IV, Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu 28 Maret 2012. Menurut pemilik usaha media Jawa Pos Group ini, profesi wartawan harus dilindungi. “Seharusnya (kekerasan) itu tidak terjadi,” katanya. Diketahui, wartawan Lampu Hijau Rizky Sulistyo, kamerawan Global TV Riris dan kamerawan TV One Adi Hartanto mengalami kekerasan dan intimidasi dari aparat. Rizky mengalami penjambakan, pemukulan, dan tendangan di beberapa bagian tubuhnya oleh aparat. Sementara dua kamera milik Riris dan Adi dirusak aparat. “Bahkan, memory card kamera saya diambil polisi. Sampai sekarang belum dikembalikan,” ujar Adi.(vnc)

HMI

PEMKAB Dasarnya jika kedua tersangka tetap kooperatif dan menurut penilaian penyidik tidak akan mempengaruhi proses penyidikan, maka upaya ini dianggap mungkin dilakukan. Dikatakan Kepala Bagian Hukum Setda Bolmong, Hariono Paransi SH, dia telah mendapat instruksi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Farid Asimin, untuk melakukan upaya ini sesuai aturan perundang-undangan berlaku dan dianggap tidak melanggar proses hukum. “Upaya yang sama pernah juga dilakukan terhadap beberapa mantan pejabat lainnya yang terkait kasus hukum, seperti

Dahlan Iskan: Wartawan Harus Dilindungi

semua persoalan segera tuntas. Namun Pemda tetap menjunjung tinggi supremasi hukum, dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat Kepolisian yang sedang melakukan proses atas kasus ini,” kata Rafika. Kabag Humas Pemkab Bolmong ini mengimbau, kepada seluruh pihak untuk menyikapi persoalan ini denggan arif, dan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah atas permasalahan TPAPD Bolmong yang kini menjadi masalah hukum terhangat di jajaran Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow.(tr08/mji)

Saat ini masih banyak permasalahan yang belum terselesaikan, namun para legislator tersebut justru meninggalkan daerah,” ujar aktivis HMI Bolmong, Abdi Firmansyah, Rabu (28/3) kemarin. Abdi mencontohkan, peristiwa yang terjadi pada Senin (26/3). Saat itu, sekitar seratusan warga Pangian Barat yang mau menyampaikan aspirasi di DPRD Bolmong terpaksa kecewa, karena aspirasi yang ingin mereka sampaikan hanya diterima satu legislator saja, yakni Lexi Lengkong. Sementara aleg lainnya, tidak berada di tempat karena menurut keterangan Lexi sedang di luar daerah. “Ada yang berangkat ke Makassar, Cirebon, Yogyakarta, dan Jakarta,” kata salah satu staf sekretariat Dewan Bolmong. Rekan Abdi, Zuhruf Tumbuan, turut menyoroti perihal anggaran yang dipakai para anggota dewan untuk sekali

Sambungan Hal 1 penerbangan, mencapai ratusan juta. “Coba kalau anggaranya untuk membangun bidang pendidikan. Itu akan lebih bermanfaat,” ucap Zuhruf. Dikatakannya, infrastruktur penunjang pendidikan di wilayah Bolmong masih sangat tertinggal dibandingkan daerah lain di Sulut. Menurutnya, masalah tersebut satu di antaranya adalah karena kebijakan pemerintahan Bolmong tidak pro untuk kemajuan pendidkan Bolmong. “Anggaran ratusan juta untuk pelesiran bisa dipergunakan untuk rehab bangunan sekolah atau memajukan pendidikan baik formal dan informal,” tambah dia. Informasi dihimpun wartawan harian ini, biaya perjalanan dinas aleg Bolmong dalam ‘ekspedisi’ mereka kali ini, mencapai Rp9 juta per orang. Kalau dikalikan dengan 30 legislator, totalnya mencapai Rp270 juta. Angka ini

CPNS

Dia sendiri belum memastikan berapa kebutuhan yang akan diajukan dari tiga formasi itu. Sebab belum final katanya. Namun untuk dipastikan dalam penerimaan CPNSD ini akan kata Alung,lebih dititik beratkan pada Sambungan Hal 1 dua formasi, yakni tenaga kesehatan dan tenaga guru. miliar di bagian pemerintah desa (Pemdes) Sekretariat Daerah Bolmong, yang semestinya dana ini untuk pemmembenarkan. Pembenaran bayaran hak 1499 aparat desa yang tak hanya sebatas pada sekabupaten Bolmong. Namun pemikiran dan perkataan tapi untuk triwulan ketiga tahun juga kucoba mengusahakan 2011 lalu, proses pencairan dalam perbuatan. sedianya sudah dilakukan di Mungkin karena dorongan bagian keuangan DPPKAD kata-kata ini maka tak jarang Bolmong. saya melanggar kaidah-kaidah Anehnya, tidak ada satupun ketika menghadap seorang aparat yang menerima yang dipandang mempunyai pembayaran, selain beberapa kekuasaan, misalnya dalam perwakilan desa saat penye- soal berpakaian, bersikap, rahan secara simbolis TPAPD berkata-kata dan lainnya. Tak oleh Bupati Bolmong Salihi B jarang saya tak pernah Mokodongan. membedakan ketika bersikap. Dari sinilah terungkap Ini yang membuat saya sering berbagai kejanggalan, sehi- ditegur oleh kawan-kawan ngga aparat Kepolisian me- yang memahami protokoler. lakukan penyelidikan hingga Walau lisan saya kebanyakan ke tahap penyidikan, dan menyatakan maaf, namun akal memanggil sejumlah saksi saya juga terkadang bertanya: dari pejabat aktif dan mantan Kenapa? Kan semua sama? pejabat Bolmong.(mtx/mji) Namun harus juga saya akui bahwa sangat jarang penguasa yang begitu memperhatikan detail seperti itu. Rata2 mereka Sambungan Hal 1 hanya bertanya siapa dan apa dia masih bisa jaga diri, dia latar belakang kita maka nggak akan kenapa-napa,” mereka pun akan maklum. ujar Ayu ditemui di I-radio, Pembicaraan berikutnya keperluan kita Gedung Sarinah lantai 8, adalah Jakarta Pusat, Rabu (28/3/ menghadap karena mereka biasanya cukup sibuk. Walau 2012). Pendidikan agama dan sibuk namun kalau kita kepercayaan orangtua juga jadi dipandang “asyik”, biasanya kunci penting. Selama ini Ayu pembicaraan berlanjut ke pun mendapat kepercayaan kisah yang dipenuhi gelak sepenuhnya dari kedua tawa, sedu sedan, ataupun pembicaraan yang berkobarorangtuanya. Tak mau mengecewakan kobar. Kalau kita dipandang keluarga, pelantun ‘Sik Asik’ “asyik” tapi moment tidak pas, itu juga memilih tidak neko- biasanya kita diusir perlahan neko. Bergaul dan punya tapi dijanjikan untuk diberi banyak teman tetap, tapi waktu luang suatu saat kelak. semua harus ada batasan yang Jika kitanya “Nggak Asyik” maka kitapun akan diusir. jelas. Ini pengalaman saya selama “Buat saya sih lebih bisa kontrol diri sendiri ajalah. Oke melang-lang di Jawa. Pejabat kita bergaul, tapi nggak yang berlebihan juga,” jelasnya.(dth) ada data sejak beberapa Sambungan Hal 1 waktu yang lalu. Saat ini mereka telah menyelesaikan pelaksanaan sertijab Kadis try out UAN,” ujar Kepala Diknas Bolmong ini bisa Dinas Pendidikan Sulut Star dikata tertunda hingga Wowor, lewat Kasubag Umum beberapa kali. Tak pelak, pasca Danny Lampus SPd MAP di pelantikan beberapa waktu ruang kerjanya kemarin. lalu, bahkan Hamri Manoppo Dijelaskan, try out dilasebagai pejabat yang baru, kukan agar peserta didik dapat enggan menempati ruang melatih kesiapan mereka kerjanya, karena alasan belum sebelum menghadapi UAN ada serah terima jabatan yang sebenarnya. walaupun sedianya dia sudah “Hal ini merupakan evaluasi sah menduduki jabatan bagi para peserta didik tersebut.(*) sehingga nantinya anak didik

Sambungan Hal 1 Sebab untuk dua formasi itu diakui masih banyak kurang dan dibutuhkan oleh daerah untuk ditempatkan disejumlah Puskesmaa dan sekolah. “ Insya Allah apa yang kita ajukan bias diterima oleh Menpan karena ini baru bersifat permohonan. Sebab bukan berarti

ATASAN

AYU

masih ditambah dengan biaya staf pendamping di kesekretariatan dewan yang ikut berangkat dan dianggap kehadiran mereka juga cukup penting. Sehingga, total untuk perjalanan dinas Dewan sekali berangkat, bisa mencapai Rp300 juta lebih. “Sementara agenda mereka di luar daerah tersebut tidak jelas,” tambah Zuhruf. Ketua DPRD Bolmong Kadir Mangkat ketika dikonfirmasi mengatakan, dirinya memenuhi undangan penanggulangan kemiskinan dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri di Kemendagri di Jakarta. “Kita sudah dibagi tugas masing-masing, tiap komisi ada tiga daerah yaitu, Komisi I ke Cirebon dan Komisi II ke Yokjakarta dengan Komisi III ke Makasar. Sedangkan saya sendiri sebagai Ketua Dewan memenuhi undangan di Kemendagri urusan PNPM,” ujar Kadir saat dihubungi Senin lalu.(tr06/mji)

apa yahng kita ajukan langsung diterima. Akan tetapi masih akan diferikasi kembali,”tukasnya. Dipastikan pada 2012 ini Boltim akan melakukan penerimaan CPNS. Sehingga, semua kekurangan masalah pelayanan akan terpenuhi.(die)

Sambungan Hal 1 itu umumnya “asyik” bagi saya, yang “nggak asyik” itu oknum2 tertentu yang mempunyai beragam pandangan, baik terkait aturan, terkait dengan kita, maupun terkait dengan apa yang kita bawa. Jika hanya terkait aturan, memang cukup menyebalkan. Apalagi terkai dengan lain2 itu. Biasanya, pucuk pimpinan akan menjanjikan sesuatu terkait usulan yang kita ajukan atau usulan yang kita minta. Ada yang memang sekedar janji, ada yang memang janjinya rinci. Pihak tertentu bisa mewujudkan walau itu hanya dijanjikan, namun saya tidak. Bahkan janji yang rinci sekalipun tak bisa saya wujudkan kalau para pelaksana mulai bermain pingpong di mana saya jadi bolanya. Dalam permainan pimpong ini, memang akan susah menang jika kita gampang menyerah. Permasalahannya, usulan kita yang menjadi meja pimpong dan kita yang menjadi bolanya. Sementara para pelaksana dari pimpinan menjadi pemainnya, mereka bermain demikian cantik dan saling bekerjasama erat sehingga meja dan bola pimpong pun kalah atau tepatnya mengalah. Sedangkan dalam jurus tukang potong, apa yang kita usulkan akan dipotong-potong sampai nyaris tak tersisa, walaupun kita sebenarnya sudah diberi porsi oleh pimpinan. Sejujurnya saya kebanyakan mengalah jika permainan sudah seperti ini. Sangat

UAN

sering saya memilih mengalah daripada mencoba berjuang sebisa kita. Saya mengakui ini bukan dilakukan oleh pucuk pimpinan melainkan pelaksana ditingkat bawah. Namun pucuk pimpinan tentu tak bisa berlepas diri begitu saja. Bahkan kebanyakan sasaran kritik akan tertuju padanya. Pengkritisan semacam ini sah dan wajar mengingat pucuk pimpinan merupakan panglima yang tak hanya mengayomi rakyatnya tapi juga bertanggungjawab atas apapun yang dilakukan bawahannya. Saya pribadi mencoba proporsional dalam melihat hal ini. Jika persoalan seperti ini hanya berlaku sekali maka mungkin yang salah bawahan, kalau berlaku sudah berulang kali maka bisa jadi atasan juga punya andil dalam kesalahan. Bahkan saya menduga atasan memang sengaja menyetujui usulan kita kemudian dia sendiri yang meminta pada bawahan untuk mengcancel hal itu. Mengingat semua persoalan akan bermuara pada pemimpin maka ada baiknya pemimpin bertindak tegas terhadap bawahan yang keliru menerapkan keinginannya. Tentu keinginannya yang baik untuk semua. Jika begini, saya meyakini apa yang diinginkan seorang pemimpin akan terwujud. Wallahualam biswahab (Anuar Syukur, owner RUMAH DINANGOI—tempat diskusi dan kuliner SERBA MONGONDOW)

Sambungan Hal 1 memperoleh hasil yang maksimal dalam ujian Akhir Nasional (UAN),” ungkap Lampus. Lanjutnya, pelaksanaan UAN 2012 tahun ini sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja untuk tahun cetakan naskah ujian sudah tidak lagi dilakukan di provinsi tapi langsung dari pusat. “Kalau tahun-tahun sebelum-nya naskah ujian di cetak di daerah tahun ini akan di drop langsung dari pemerintah pusat,” tuturnya. Sistem penilaiannya, untuk

nilai ujian sekolah pembobotannya sebesar 60 dan 40 untuk ujian nasional dan dalam pelaksanaan UAN nanti dalam satu ruangan hanya akan diisi oleh 20 siswa. Artinya setiap siswa tidak akan memperoleh soal yang sama. “Meski mereka berdekatan tidak menjadi masalah sebab soalnya tetap berbeda,” tukas Lampus, seraya menambahkan distribusi naskah soal UAN akan diutamakan untuk daerah-daerah kepulauan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.(von/rdo)


CMYK

BOLMONG UTARA “Menuju Bolaang Mongondow Utara Kabupaten padi” KAMIS, 29 MARET 2012

HALAMAN 12 Art. Kifly

KESEHATAN

Puskesmas Bolang Itang Koleksi Ambulance tak Layak BOROKO—Kondisi kendaraan dinas milik Puskesmas Bolangitang sudah sangat memprihatinkan. Kendaraan yang sangat dibutuhkan ini sebagai angkutan para warga sakit tak sepantasnya dalam keadaan tidak memenuhi syarat. Pasalnya, selain sudah lama terpakai, fasilitas di dalamnya pun tidak lengkap bahkan sudah tak ada. Semestinya, sebuah mobil operasional untuk kesehatan lebih baik dan lengkap dari sebuah milik pejabat. Demikian yang diutarakan sejumlah warga Bolangitang. Menurut mereka, jika mobil Ambulance sangat dibutuhkan untuk kepentingan dan keselamatan seorang pasien. “Hal seperti inilah yang seharusnya menjadi perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Sebab, fasilitas seperti ini sangatlah dibutuhkan. Sehingga, ketika ada warga yang harus mendapatkan rujukan ke rumah sakit lain di luar daerah, pastinya sebelum sampai ke tujuan sudah meninggal terlebih dahulu,” tutur mereka. Dengan itu, Pemkab Bolmut diminta untuk dapat lebih memperhatikan hal-hal seperti ini, dibandingkan yang belum terlalu perlu dibutuhkan. “Ini harus menjadi perhatian serius dari Pemkab untuk kepentingan masyarakat Bolmut,” ungkap mereka. Sementara itu, Kepala Pusekesmas Bolangitang Harun Tuna ketika dihubungi via telpon seluler mengakui kondisi kendaraan tersebut dan itu hanya mobil pinjaman dari Dinas Kesehatan. “Kami masih menggunakan kendaran tersebut sebab kami juga masih menunggu pengadaan mobil Ambulance yang baru, itu diperkirakan akan ada pada bulan April atau Mei,” ucap Harun.(gie/omi/rdo)

(foto ilustrasi)

BPBD Didesak Seriusi Abrasi Pantai Petani telah Dirugikan Hingga Ratusan Juta

Erikson Tegila

BOROKO—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dalam hal ini Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) diminta untuk dapat menseriusi soal terjadinya abrasi pantai di Kecamatan Pinogaluman. Saat ini para Petani Kelapa di Desa Dalapuli Utara telah mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Ini disebabkan, akibat tumbangnya ratusan pohon yang dikarenakan abrasi pantai. “Instansi yang menangani persoalan bencana harus serius mengangani persoalan ini. Sebab, persoalan tersebut sudah sangat memprihatinkan, apalagi kondisi alam akhir-akhir ini semakin ekstrim,” ujar

personil Komisi III DPRD Bolmut, Syaiful Ambarak SPd. Tak hanya di Dalapuli Timur, di Desa Buko dan Buko Utara juga mengalami hal serupa. Di dua Desa ini ratusan rumah-rumah penduduk nyaris hanyut dan jatuh ke pantai, akibat terjadinya abrasi pantai. Bahkan, baru-baru ini air laut naik hingga ke rumah-rumah penduduk. “Jangan anggap ini bukan sebuah persoalan, sudah ratusan warga yang merasa dirugikan. Kuncinya, pemerintah daerah marus berupaya untuk membangun tanggu-tanggul pengaman pantai, agar masyarakat akan terhindar dari bahaya bencana,” pungkas Ambarak yang juga ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Bolmut ini. Sementara itu, Kepala BPBD Bolmut Drs Erikson Tegila, mengaku sudah beberapa kali meninjau lokasi tersebut. Bahkan, untuk penanggualanganya sudah diusulkan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) kabupaten Bolmut. “Kami sudah usulkan utuk tahun anggaran 2013 melalui Musrenbang,” jelas Erikson.(gie/omi/ rdo)

Perpustakaan Desa Kurang Maksimal BOROKO—Perpustakaan selaku taman baca bagi para siswa maupun masyarakat semestinya harus semakin ditingkatkan, terlebih yang ada di sejumlah Desa di wilayah Kabupaten Bolmong Utara (Bolmut). Belakangan ini, muncul banyak keluhan dari warga mengenai pelayanan dari para pengelola Perpustakaan. Ternyata, setelah ditelusuri, hal itu terjadi dikarenakan honor mereka belum direalisasikan selama tiga bulan terakhir yakni sejak November, Desember dan Januari. “Memang sudah ada yang dibayarkan, namun baru sebulan, entah itu bulan kapan, kami tidak tahu jelas,” ungkap sejumlah pengelola Perpustakaan. Dengan begitu, mereka berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab)

PASANG KUDA-KUDA: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mulai rapatkan barisan sebagi persiapan Pllkada 2013 mendatang. Rakor dihadiri oleh DPDDulut Frangky Wongkar.

DPD PDI-P Sulut Gelar di Bolmut MENJELASNG pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) merapatkan barisan. Buktinya, Rabu (28/3) kemarin, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sulawesi Utara (Sulut) mengunjungi Bolmut dan menggelar Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab), di Hotel Tri Putra Desa Kuala Kecamatan Kaidipang. Dalam agenda tersebut, DPD PDI-P Sulut di bawah pimpinan Sekretaris Partai Frangky Wongkar SH memberikan sejumlah masukan kepada seluruh pimpinan anak cabang (PAC) yang ada. Hadiri dalam Rakorcab tersebut diantaranya, Ketua DPC Bolmut Christofel Buhang dan sejumlah pimpinan anak ranting dari Kecamatan Kaidipang, Sangkub, Bolangitang Barat,

Bolangitang Timur, Bintauna dan Pinogaluman. “Kami berterima kasih atas kehadiran dari personil DPD di Bolmut. Semoga apa yang akan dibahas dalam rapat ini bisa menjadi motivasi kami untuk lebih memajukan PDI-P di daerah ini,” ujar Christofel dalam sambutannya. Sementara itu, Frangky Wongkar dalam sambutannya menuturkan pada Pilkada lalu PDIP Bolmut belum berhasil, itu bertanda bahwa kekuatan yang ada belum memadai. Oleh karena itu, dirinya berharap kepada seluruh peserta Rakorcab bisa lebih mensosialisasikan diri dan partai, dengan cara itu dipastikan bisa lebih memperbanyak suara. “Kalau mau suara bertambah, kita semua harus lebih rutin melakukan sosialisasi nama partai dan tujuan dalam rangka memajukan dan mengembangkan daerah ini,” tutur Wongkar.(gie/omi/rdo)

Disnakertrans Provinsi Gelar P3K3 (foto ilustrasi)

Bolmut melalui instansi terkait dapat memperhatikan hal ini. “Kalau belum disalurkan, maka kinerja kami saat ini masih akan berlanjut. Sekali pun sudah banyak keluhan,” tutur mereka. Sementara itu, Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Djanin S Datunsolang ketika dikonfirmasi membantah kalau pihaknya belum membayar honor para pengelolah Perpustakaan. “Kemarin

(Selasa 27/3,red sudah kami bayarkan. Jadi, tidak ada lagi alasan kalau honor belum dibayarkan,” ketus Djanin. Dijelaskannya, jika ada yang masih mengeluh honornya belum diterima, mungkin itu adalah pengelola lama dan sudah selesai masa kontraknya. Tapi, untuk honor Januari dan Februari telah dibayarkan. “Kami membayarkan honor sesuai kontrak kerjadan sistemnya bekerja dulu baru

dibayar. Untuk 2012 ini, kami telah membuat kontrak baru, sedangkan untuk tenaga pengelola lama yang dianggap tidak bekerja maksimal, kontraknya tidak diperpanjang dan diganti dengan tenaga kontrak baru berdasarkan usulan dari Sangadi Desa setempat. Jadi, tidak benar kalau kami belum membayar honor para pengelola,” terangnya.(gie/omi/rdo)

Sosialisasi Kesehatan dan Keselamatan Pekerja BOROKO—Guna meningkatkan pengetahuan tentang keselamatan dan kesehatan bagi para pekerja yang ada di Kabupaten Bolmut, Rabu (28/ 03) kemarin, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi yang bekerja sama dengan Disnaker Pusat, menggelar Penyuluhan Pengetahuan Praktis (P3) Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sektor Usaha Mikro Kecil dan Mene-

ngah (UMKM) di Kabupaten Bolmut. Kegiatan tersebut dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmut, Reky Posumah mewakili Bupati Bolmut Hamdan Datunsolng, dan diikuti oleh seluruh tenaga kerja disetiap perusahaan yang memiliki karyawan 50 orang ke bawah. Menurut penanggung jawab kegiatan, Novie Kumowal, kegiatan ini akan dilaksanakan selama

dua hari. “Dimulai hari ini (kemarin,red) dan akan berakhir Kamis (29/03) besok (Hari ini,red). Penyuluhan ini sangat penting, untuk membudayakan K-3 ditempat kerja, agar terhindar dari kecelakaan kerja. Dan ini sudah menjadi komitmen Menakentrans, guna meningkatkan derajat kesehatan pekerja dan mencegah kecelakaan di tempat kerja,” terang Kumowal. Turut hadir dalam kegiatan ini, sekaligus pembawa materi, dari K3 pusat, dari Provinsi dan ada juga yang dari daerah. Adapun sumber dana

pelaksanaan kegiatan, berasal dari K-3 Pusat. (gie/omi/rdo)


poskota edisi 29 maret 2012