Issuu on Google+

CMYK

Alamat Kantor Jl. Karel Sasuit Tubun Kel. Matali Kec. Kotamobagu Timur

Redaksi: redaksi@postkota.net Iklan: iklan@postkota.net

Perwakilan Jl. P. Kalimantan NO. 77 Kel. Kleak Kec. Malalayang Kota Manado

Sirkulasi: 085341061416 No: 0006, KAMIS, 22 Maret 2012

Eceran: Rp.2000,-

HUT ke-58 dan 598 Bolaang Mongondow

DEMO

Foto SBY-Boediono Dibakar Mahasiswa

(Foto : Ju’/Postkota)

RENCANA kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) terus mendapat penolakan dari sejumlah elemen masiswa Bolmong Raya.Bahkan tidak tanggung-tanggung dampak dari kekesalahan dari rencana kenaikan BBM, foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Budiono dibakar. Aksi penolakan terkait rencana kenaikan BBM kembali mendapat penolakan dari puluhan mahasiswa yang ada di Kota Kotamobagu yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIE Widya Ke Hal. FOTO, 11

PEMERINTAHAN

PEMBAKARAN: Penolakan terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali di lancarkan para mahasiswa yang tergabung dalam organisasi PMII, BEM STIE dan LMND, Nampak Rabu (21/ 03) kemarin, mereka melakukan pembakaran foto Presiden dan Wakil Presiden di depan kampus Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK).

Larangan ke MSL Salah Kaprah SURAT teguran berupa larangan kepada Muhammad Salim Landjar (MSL) untuk melakukan kegiatan pengumpulan massa serta pemasangan atribut yang menjurus sosialisasi pencitraan di Pilwako KotamobaAbdulrahman Mopobela gu, diterbitkan Pemkot Kotamobagu, melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Bunyi surat bernomor 32/KBP-KK/2012 itu di antaranya, melarang MSL untuk melakukan kegiatan serupa di atas, bahkan sudah ada indikasi Ke Hal. MSL, 11

Menunggu Pria Berhati Tulus HINGGA saat ini, gadis cantik kelahiran 22 tahun yang lalu, Acha Septriasa belum juga mendapatkan kekasih hati. Hal ini bukan karena ia terlalu menutup diri, namun banyak pria yang mengira kalau dirinya terlalu memilih untuk seorang lelaki. Ke Hal. ACHA, 11

Bolmong, Boltim, Bolsel For Pilwako KOTAMOBAGU—Tuntas sudah pelaksanaan mutasi pejabat di jajaran Pemerintah Daerah untuk 4 Kabupaten di Bolaang Mongondow Raya, yakni Bolmong Induk, Bolmong Timur, dan terakhir Bolmong Selatan yang baru dilaksanakan pelantikannya, Selasa (21/3) malam lalu oleh Bupati Herson Mayulu.

Pejabat ‘Kecewa’ Bakal Berkhianat Khusus untuk Bolmut, pelaksanaan rolling tersebut oleh sejumlah pengamat, tetap sarat dengan kepentingan orang nomor satu di daerah, yang berencana kembali maju di Pemilukada Bupati-Wakil Bupati. Semen-

MANADO — K e b e rhasilan Kota Kotamobagu sebagai Daerah Otonom Baru (DOB) terbaik seIndonesia, hasil penilaian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia, beberapa waktu lalu mendapat apresiasi dari Direktorat Penataan Daerah, Otonomi khusus dan DPOD Kemendagri RI. Walikota Kotamobagu, Drs H Djelantik Mokodompit ME mendapatkan kesempatan

tara untuk Kota Kotamobagu di bawah kepemimpinan Drs Djelantik Mokodompit, belum kunjung dilaksanakan walau santer disebut bahwa pelaksanaan mutasi pejabatnya tidak lama lagi digeber. Namun tak sedikit ele-

Pembaca yang budiman, sehubungan perayaan hari raya Nyepi bagi umat Hindu, Harian POSTKOTA tidak terbit pada Jumat, (23/3). Kami akan hadir lagi pada Senin (26/3).

Kabag Humas Bolsel tidak Kooperatif

MOLIBAGU—Sungguh ‘malang’ nasib Bupati Bolaang Mongondow Selatan, H Herson Mayulu SIP. Sudah dirundung masalah akibat status tersangka oleh Polda Sulut terkait laporan

Ke Hal. 2 NEWS INSIDE

MaDu Pasang Target

2

Orkestra Mongondow

5

LPKEL Dukung Polres 6 8

Dewan Pelesir Lagi

10

Camat Pungli

12

PRESENTASE: Walikota Kota Kotamobaggu Drs Hi Djelantik Mokodompit saat mempresentasekan daerah Kota Kotamobagu sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) dihadapan para Bupati dan Walikota se Indonesia dan Kementrian Dalam Negeri di Manado rabu (21/03) kemarin. (foto dok humas pemkot)

Ke Hal. DOB, 11

Bupati Dirundung Masalah

Info Redaksi

Sekprov Dikecam

Formasi Rolling ‘Kepung’ Djelantik

Walikota KK Presentase DOB Kepada Kepala Daerah Indonesia

Acha Septriasa

TANGGAL 23 Maret maju sebagai kandidat 2012 besok, Kabupaten Bupati Bolmong, H Salihi Bolaang Mongondow B Mokodongan, sudah genap berusia 58 tahun. resmi menjabat Bupati Ibukota Kabupaten yang Bolmong periode 2011kini di kecamatan Lolak, 2016. Kamis (22/3) hari sibuk berbeini, menunah dari jajarut rencana ran Pemerinakan dilaSejarah tah Daerah kukan pemembuktikan yang berkanresmian kabahwa kita tor di desa ntor Bupati sudah otonom, Lalow, dan dengan pedan merupakan hampir selunandatangakesatuan yang ruh masyaranan prasasti utuh. Bukan kat ibukota. oleh Bupati. bentukan atau Momentum “Sungguh sekedar wilayah HUT kali ini ini anugekekuasaan tidak bisa dirah bagi kadaerah lain sangkal begimi masyatu spesial barakat Lolak, gi masyarakat Lolak, karena orang Lolak akkarena ini adalah perdana hirnya menjadi yang permereka merayakan HUT tama menandatangani Kabupaten saat kantor prasasti peresmian kantor Bupati di Lolak diaktif- Bupati,” kan. Terlebih lagi, wakil masyarakat mereka yang Ke Hal. HUT, 11

Ke Hal. ROLLING, 11

Djelantik Mokodompit

Empat Anggota DPRD Sulut Termalas MANADO-Andre Agow, Akbar Datunsolang, Ledy Diana Rogi, dan Wisye Abigail Rompis, disebutkan merupakan nama – nama Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara yang paling termalas di periode ini. Demikian Dikatakan Taufik Tumbelaka salah satu pengamat Politik Sulut, Rabu (21/3) kemarin, kepada Harian ini. “Memang kehadiran para Legislator tidak diwajibkan, tapi bagian dari Wakil Rakyat ini harus punya komitmen untuk memperjuangkan nasib Rakyat yang telah memilih mereka.

Wakil rakyat harus punya komitmen untuk perjuangkan nasib rakyat

Ke Hal. DPRD, 11

Mayulu Siap Hadapi Syarif

dugaan penipuan kepada Syarif Paputungan, oknum kontraktor lokal di Kotamobagu, justru pihak juru bicara Bupati dalam hal ini Kabag Humas Setda Bolsel, Ahmadi Modeong, tidak kooperatif. Upaya konfirmasi tim redaksi Harian PostKota untuk menghubungi Ahmadi terkait pemberitaan Ke Hal. HUMAS, 11

men masyarakat Kotamobagu, yang menghubungkan rolling di 3 daerah, erat dengan kepentingan politik di Pilwako tahun 2013. Apa pasal? Secara politik, pemenang Pemilukada dan para pimpinan daerah di Boltim, Bolmong dan Bolsel, memiliki hubungan ‘spesial’ dengan sejumlah lawan politik Djelantik di Pilwako. Se-

Herson Mayulu

MOLIBAGU–Bupati Bolmong Selatan Hi Herson Mayulu Sip, nampaknya tak akan ciut sedikitpun terkait laporan Sayarif Paputungan terkait dengan laporannya ke Polda Sulut. Orang nomor satu di Bolsel itu dikabarkan sudah menyiapkan pengacara untuk hadapi Syarif. “Saya sudah siapkan pengacara untuk selesaikan kasus ini. Sebab ini bentuk pencemara nama

baik atas laporan dugaan penipuan,” ucap Mayulu. Menurutnya, apa yang dilaporkan Syarif Paputungan di Polda Sulut, merupakan pencemaran nama baik. Bupati pilihan rakyat pertama Bolsel ini pun tidak menampik, kalau dirinya memang benar telah meminjam uang sebesar seratus juta kepada Syarif. Namun kata Mayulu , tidak ada perjanjian apa-

apa saat terjadi transaksi . Anehnya saat dilakukan pengembalian atas pinjaman uang yang bersangkutan tidak mau menerimanya dan meminta agar uang yang dipinjam tersebut harus dikembalikan dengan jumlah satu 1 milyar lebih. “Saya sudah tiga kali berniat mengembalikan uang pinjaman itu. Ke Hal. MAYULU, 11

Sangadi Bantah Tolak Pemakaman Warganya Sebut Almarhumah Bukan Warga Asli Tiberias PEMBERITAAN harian ini edisi 19 Maret 2012, terkait sikap oknum Sangadi Tiberias bernama Sergius Takasabar, yang diduga menolak pemakaman salah satu warga bernama Olivia (Novita) Gabriel, di desanya, mendapat klarifikasi dari bersangkutan. Menurut Takasabar, dia tidak ada lahan yang tidak bermaksud menolak tersedia. Namun karena pemakaman jenasah al- teknis pemakaman bagi marhumah dengan dalih umat Muslim (Fardhlu

Kifayah) yang harus dilaksanakan oleh pemuka agama Islam, tidak ada di desa Tiberias. Sehingga dirinya menyarankan kepada keluarga duka untuk menguburkan di desa tetangga yakni desa Gogaluman yang kebetulan mereka memiliki pegawai Syar’i. “Tidak benar saya menolak pemakaman warga tersebut di desa Tiberias. Namun karena teknisnya harus dilaksanakan oleh petugas fardlu kifa-

yah, jadi saya sarankan dilaksanakan di desa Gogaluman. Bahkan saya sendiri hadir di pemakaman itu,” kata Sangadi Takasabar. Sementara menurut keterangan Camat Poigar, Imi Manangin, dia sudah menelusuri dan meminta klarifikasi dari oknum Sangadi Tiberias, pasca mendapat informasi wartawan harian ini beberapa hari lalu. Ke Hal. SANGADI, 11

Poppie Pandeirot

Imi Manangin


BOLTIM&BOLSEL KAMIS, 22 MARET 2012

HALAMAN 2

IRIGASI

Petani Kayumoyondi Minta Irigasi SEJUMLAH petani yang ada di Desa Kayumoyondi Kecamatan Tutuyan mengeluh. Pasalnya hingga kini sarana irigasi yang sudah diusulkan oleh Pemkab belum juga diseriusi. “ Sampai hari ini tidak ada tindak Adjib Sarjana Hansan Jan lanjut dari Pemkab terkait dengan usulan irigasi. Sebab petani butuh irigasi untuk persawahan,” ucap Sadone Mokoagow warga Kayumoypondi. Dia menjelaskan, kebutuhan sarana irigasi dilokasi persawahan Kayumoyondi sangat dibutuhkan. Karena selama ini belum direalisasikan. Sementara Kadis PU Boltim Hi Adjib Sarjana Hasan Yan ST MBA mejelaskan untuk sarana irigasi yang ada di Kayumoyondi sebelumnya akan disurvey dan dilakukan kajian dulu. Sebab nantinya akan menjadi dasar acuan pada 2013 mendatang. Alasanya karena tahun ini belum dianggarkan. “ Kita belum anggarkan dana untuk irigasi. Sehingga masih akan di survey dulu untuk dianggarakan pada 2013 mendatang,” ujarnya.(tr-10/die)

ROLING

Gaib Masih ‘Sakti’ Sujahri Jabat Staf Khusus KEPALA Dinas Pekerjaan Umum Sahril Gaib nampaknya masih tetap Sahril Gaib kokoh dalam jabatannya. Meski sempat diperiksa dalam kasus dugaan pemalsuan pengadaan alat berat senilai 3.4 miliar di Polda Sulut lalu,namun kursi orang nomor satu di jajaran PU tetap masih dipercayakan padanya. Terbukti dalam roling yang dilaksanakan pada selasa (21/03) lalu, dirinya dikukuhkan dan di sebagai kepala dinas PU. Sebab sebelumnya Gaib masih sebagai pelaksana tugas (Plt). Acara pelantikan yang dilakukan di aula kantot bupati itu dihadiri oleh Ketua DPRD ABdul Razak Bunsal SE, Perwira Penghubung Letkol Ismail Rahayu, dan Kapolsek Urban Bolaang Uki, Kompol Efendi Manoppo, serta seluruh pejabat eselon II, III dan IV dijajaran Pemkab Bolsel. Sebelumnya pelantikan, diawali dengan pengambilan sumpah kepada Sujahri Van Gobel yang tidak lain mantan calon bupati pada Pilkada 2010 lalu sebagai staf khusus Bupati. Sementara untuk pejabat eselon II yang diroling antara lain, Drs Ali Paputungan Mantan Asisten III Pemkab Bolsel, jabatan baru Kepala Dinas Perdagangan dan Kopersi (Disperindagkop), dan posisi Asisten III digantikan oleh mantan Kepala BKDD Bolsel, Dra Selvia Van Gobel. Risnawati Mantang SE yang sebelumnya menjabat sebagai Kadis Perhubunganlominfo dipercayakan menjadi sebagai Kepala BKDD menggantikan Selvia Gobel yang dipercayakan menjabat Asisten III. Sementara untuk posisi kadis Perhubungan diisi oleh Gunawan Ottu yang sebelumnya menjabat sebagai Kadis Diknas. Sementara jabatan yang ditinggalkan oleh Gunawan Ottu diisi oleh Hartaty Maango yang sebelumnya menjabat sebagai Disperindagkop. Sementara Drs Ali Paputungan yang sebelumnya dipercayakan sebagai Asisten III menggantikan kursi yang yang ditinggalkan oleh Maango. Selain mutasi jabatan ada juga beberapa pejabat yangh di definitif. Termasuk Kepala Inspektorat Samsul Badu, Kepala Dinas PU, Sahril Gaib dan pejabat struktural lain yang masih berstatus Plt.(tr-11/die)

Mayulu Pasang Target LOWONGAN: Pada 2012 ioni Pemkab Boltim akan membuka peluag bagi para pencari kerja khusunya menjadi PNS. Namun yang lebih dipriotaskan adalah tenaga kesehatan dan tegana pendidikan. (foto doc)

Pemkab Boltim Terima CPNS Pendikan dan Kesehatan Prioritas T U T U YA N — Bagi para pencari kerja nampaknya boleh tersenyum lebar. Sebab di 2012 ini peluang perekrutmen Calon Pegawai negeri Sipil Daerah (CPNSD) masih terbuka. Kepala Badan

Kepegawaian Diklat Daerah (BKDD) Boltim MR Alung SE melalui Kabid Diklat Ikhsanudin Ghani mengatakan, untuk Boltim sendiri kuota untuk permintaan CPNS saat ini masih dalam tahap penyusunan. “ Untuk Boltim sendiri belum bisa memastikan berapa kuota yang akan diusulkan. Sebab masih dalam tahap pengumpulan data mengenai formasi yang dibutuhkan. Begitu juga dengan honor daerah (Honda) masih akan diferifikasi lagi, “kata Gha-

ni harian ini. Lanjuntnya namun untuk tahun ini usulan CPNS Boltim ke Pemerintah Pusat lebih dari 500 orang. Sebab diakui tenaga yang ada di Boltim sangat kura-ng. “ Yang jelas usulan kami lebih dari 500 orang. Sebab Boltim sendiri masih kekurangan,”kata Ganm PNS termasuk tenaga Guru, tenaga Kesehatan, serta tenaga teknis yang lainnya,“ ungkap Gani. Dari tiga formasi yang adayakni tekni pendidikan dan kesehatan, dua formasi yang paling dipriori-

taskan. Yakni guru dan kesehatan yakni bidan dan perawat. Namun sejumlah warga berharap Pemkab lebih bijak agar para lulusan SMA biosa diakomodir dalam penerimaan CPNS. “Kami harap Pemkab Boltim bisa mengusulka lulusan formasi SMA pada penerimaan tahun 2012 ini,” ucap Fadli Wuisan warga Kotabunan.(tr-11/ die)

Dekab Boltim ‘Pelisir’ Lagi SPPD Minta Dilidik TUTUYAN—Belum genap satu pekan kembali

dari Medan, kini para anggota Dewan Kabupaten (Dekab) Bolmong Timur (Boltim) terbang lagi ke Jakarta dan Bandung. Dengan alasan studi banding (Stuban) keberangkatan para wakil rakyat itu mendapat sorotan

warga. Pasalnya, belum dilakukan sosialisi hasil kunjungan mereka dari Medan,kini sembilan belas wakil rakyat itu terbang lagi ke Jakarta dan Bandung dalam rangka studi banding (Stuban). “ Belum disoalisaikan

ke masyarakat hasil yang didapat dari Medan kini, sudah terbang lagi dengan alasan Studi banding selama lima hari,” kata Yance Momongan ketua LSM Pandior Boltim Mestinya lanjut Momongan, apa yang mereka da-

Pengganti Badu Harus Jadi Kader PDIP M O L I B A G U —P e r- Herson Mayulu gantian kursi wakil bupati komitmen awal, dan dia Bolmong Selatan (Bolsel) tidak akan dilihat dari nampaknya menjadi ke- latar belakang. sempatan bagi Partai Siapapun dia, apakah Demokrasi Indonesia Per- dari, Birokrasi, Akajuangan (PDIP) di Bol- demisi, Petani, Nelayan, mong Selatan (Bolsel). semua berhak untuk siap Bahkan dari rencana diusulkan. Na-mun harus pergantian kursi orang siap menjadi kader PDI-P. nomor dua di Untuk parBolsel itu, ditai pengujadwalkan selesung seperti Yang pasti sai pelaksanaP a r t a i pergantian kursi an seratus hari. Amanat wabup, terbuka “ Yang pasti Nasional untuk umum. pergantian kurNamun jika sudah (PAN), dan si wabup, terPartai Budiusulkan harus buka untuk ruh silakan menjadi kader umum. Namun memasukan partai PDIP jika sudah dinama tetapi usulkan harus harus sesumenjadi kader partai PDIP ai dengan criteria, dan ,”ucap Bupati Hi Herson siap menandatangani nota Mayulu kepada sejumlah kesepakatan, untuk wartawan . menjadi kader PDI-P. Dikatakanya, untuk peSetelah sudah ada 2 ngganti Wabup sudah ada nama calon tetap, langkriteria. Termasuk pribadi sung akan diserahkan sedan kriteria partai. Ma- penuhnya ke DPRD untuk yulu menjelaskan kriteria dibahas dan diparipurnadari pribadi dan partai, kan,dan akan diberikan ke yakni harus warga Posi- Gubernur,” ujarnya Ketua gadan. Karena mengingat PDIP Bolsel ini.(tr-11/die)

patkan di Medan disosialisasikan sebelumnya ke masyarakat. Dan tidak terkesan hanya mengambil keuntungan dari Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) untuk selalu jalan-jalan dengan dalih konsultasi atau studi banding. Dia meminta pihak kepolisian segera menyelidiki terkait SPPD mereka yang menggunakan uang

negara yang diduga sarat dengan penyimpangan. Sementara Bendhara pengeluaran kantor sekretariat Dekab Boltim Satria Mokodompit saat dikonfirmasi membenarkan keberangkatan personil tersebut. “ Yang jelas mereka pergi Studi Banding hanya itu yang kami tahu,” ucap Mokodomit singkat.(tr-10/die)

Aset Bolsel Banyak Hilang MOLIBAGU—Bupati Hi Herson Mayulu mengaku jika aset daerah seperti kendaraan dinas roda dua banyak yang hilang. Ini lantaran kurangnya pengawasan yang dilakukan oleh pimpinan satuan kerja di masing-masing SKPD. “ Ada beberapa kendaraan dinas khusus roda dua sudah dibawah keluar Bolsel. Dan itu harus jadi tanggung jawab dari masing-masing kepala dinas atau badan, untuk diganti,”tegas Mayulu didepan sejumlah pejabat eselon dua dan tiga selasa (20/03). Dia mengatakan banyaknya laporan yang masuk jika kendaraan dinas khusus roda dua sudah dibawah oleh sejumlah PNS. Tak hanya itu, Om Oku sapaan akrab bupati juga menuturkan, kalau kendis roda empat yang dipakai untuk kepala SKPD, Badan dan Bagian, harus dipergunakan sebaik mungkin, dan digunakan hanya pada saat jam kerja saja. “ Kendis roda empat yang diberikan untuk kepala dinas dan badan baiknya digunakan pada jam kerja saja,selebihnya diparkir saja. Namun jika ada yang menggunakan kendis diluar dari jam kerja wajib untuk dibayar,”tukas Bupati.(tr-11/die)


KOTAMOBAGU KAMIS, 22 MARET 2012

PEMERINTAH

Salihi: Saya Maju di Pilkada Atas Dorongan Djelantik

Djelantik Mokodompit

HALAMAN 3

Pemkot Halangi Warga Berdemokrasi Nayodo: Pobela Sedang Mengigau

Salihi Mokodongan

BUPATI Bolaang Mongondow Hi Salihi B Mokodongan, mengakui bahwa dirinya maju sebagai Bupati Bolmong Induk, didorong oleh, Drs Hi Djelantik Mokodompit ME, yang juga Walikota Kota Kotamobagu (KK). Pengakuan Salihi ini, disampaikan saat Rapat Koordinasi (Rakor), Implementasi dan Sosialisasi Pelaksanaan Kebijakan Penataan Daerah dihadapan seluruh Bupati dan Walikota, se Indonesia bagian Barat di Hotel Aryaduta, Rabu (21/3) di Manado. “Saya adalah tim sukses pak Djelantik, saat beliau maju dua kali sebagai calon Bupati Bolmong waktu lalu, dan ia juga selalu memberikan motivasi serta dukungan kepada saya, juga ketika saya maju sebagi Bupati karena dorongan Walikota,” aku Salihi Mokodongan, didepan peserta yang hadir. Dalam acara tersebut, nampak Salihi maupun Walikota, terlihat begitu akrab, sementara Walikota Djelantik sendiri ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa Salihi, selain sebagai sahabat juga sebagai keluarga. “Pilihan politik memang beda, namun kekeluargaan harus tetap jalan,” ujar Walikota. Disisi lain, walikota mengatakan pembangunan di Bolmong raya, harus selalu didukung. Untuk itu, hubungan antar pimpinan daerah di Bolmong raya harus sinerji agar tujuan pembangunan bisa tercapai. “Untuk mencapai tujuan, maka seluruh pimpinan se Bolmong Raya harus siregi,” tutup Djelantik.(cw-02/mtx)

(foto: jux/postkota)

WAWANCARA: Rabu (21/03) kemarin, Wakil Gubernur Djouhari Kansil bersama rombongan, melakukan inspeksi mendadak terkai pupuk bersubsidi di beberapa agen yang ada di kotamobagu. Salah satu agen penyalur pupuk bersubsidi toko pertanian sinar dumoga. Nampak Wakil Gubernur sedang di wawancara oleh wartawan harian media yang berada di wilayah Kotamobagu.

K O TA M O B A G U — Rupanya sikap Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Kotamobagu (KK) dibawah komando Walikota Drs Hi Djelantik Mokodompit ME, terkesan menghalangi keiningan warga untuk berdemokrasi. Padahal Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) KK, Nayodo Kurniawan SH, pada kegiatan sosialisasi KPUD terkait pelaksanaan Pemilihan Walikota (Pilwako) KK 2013, mendatang tahapannya akan dilaksanakan pada akhir tahun 2012 yakni bulan november. “Silahkan para kandidat melakukan sosialisasi,” pinta

Nayodo. Sementara Pemkot melalui Kepala Kantor Kesbang Politik dan Linmas KK, Drs AR Pobela, Rabu (21/3) kemarin, melayangkan surat kepada salah satu bakal calon kandidat Walikota, MS Landjar (MSL), mendesak untuk mengeluarkan atau menarik seluruh atribut yng terpasang pa ribuan bentor yang ada di Kotamobagu. menurut Pobela, atribut dan stiker MSL Megatrend 2013, yang terpasang di bentor itu tidak ada rekomendasi dari Pemkot. Bahkan Pobela mengancam akan mencabut seluruh striker yang ada di bentor. “Kami minta segera menarik semua atribut serta stiker yang sudah terpasang serta menghentikan semua kegiatan sambil menunggu Pemilukada di mulai. apabila tidak diindahkan, maka kami akan melakukan operasi penertiban,” tegas Pobela, melalui surat yang dilayangkan kepada MSL.

Tak pelak, Ketua KPUD KK, Nayodo Kurniawan SH, menilai Kakan Kesbangpol dan Linmas AR Pobela, sedang mengigau. pasalnya, yang berhak melarang adalah penyelenggara pemilu dalam hal ini Panwas dan KPUD. “Bukan Pemkot yang mengeluarkan pelarangan, yang berhak adalah kami di KPUD dan Pengawas pilwako,” ungkap Nayodo. Disatu sisi, salah satu warga Kelurahan Motoboi Besar Mesdi S Hamim, menilai Pemkot terlalu berlebihan melakukan penekanan kepada warga. “Ini adalah hak demokrasi yang telah diatur dalam undang-undang. smentara pihak penyelenggara KPUD malah menyuruh untuk bersosialisasi, kenapa justru Pemkot yang bukan lembaga penyelenggaran malah memilih melarang bakal calon kandidat bersosialisasi, ini sama artinya dengan penzoliman,” kata Hamim.(mtx)


BOLAANG MONGONDOW KAMIS, 22 MARET 2012

HUKRIM

Polisi Diminta Berantas Knalpot Bising di Lolak LOLAK—Tak sedikit warga di ibukota Kabupaten Bolaang Mongondow kecamatan Lolak, mengeluhkan ulah sejumlah oknum yang menggunakan knalpot jenis racing yang bunyinya sangat memekak telinga. Pasalnya knalpot bising ini sangat mengganggu kenyamanan warga, apalagi di saat jam istirahat malam. “Bukan main so keterlaluan ini orang jaga pake knalpot resing. Biar so jam istirahat, tapi dorang tetap kasana kamari bekeng ribut kampung,” kata ibu Ani Paputungan warga Lolak. Ris Budi Damopolii, salah satu tokoh masyarakat Lolak, juga menyampaikan hal yang sama. Menurut dia, pihak Kepolisian harusnya turun tangan dan memberantas pemakaian knalpot bising khususnya di wilayah kecamatan Lolak. “Kami bersama beberapa tokoh masyarakat sudah membangun komunikasi dengan para sangadi untuk dapat mengimbau masyarakatnya yang menggunakan knalpot bising di kendaraannya. Sekarang kami tunggu tindaklanjut kepolisian untuk melakukan penindakan,” kata Ris Budi. Sementara itu Kapolsek Lolak AKP Dadang Suhendra saat dikonfirmasi mejelaskan bahwa beberapa waktu lalu, Polsek Lolak sudah beberapa kali melakukan Operasi pemberantasan knalpot racing ini. Namun larena masih ada temuan dan keluhan masyarakat, maka pihaknya akan kembali berkoordinasi dan melakukan razia bersama terkait hal ini. “Mungkin masih ada yang lolos dan tidak terjaring lalu. Saya juga memberikan apresiasi kepada seluruh tokoh dan masyarakat yang bisa turut membantu kinerja kami dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat sebagai wujud tugas kami,” kata Dadang.(tr-08/mji)

HALAMAN 4

HUT Bolmong ke 58 Bakal Meriah Makalalag : Pelaksanaannya tetap sederhana

(foto : Ardi/postkota)

HUT : Pemerintah Daerah (Pemda) Bolmong, terus mempersiapkan dengan maksimal. Nampak panggung yang akan di lakukan pada hari H nanti.

Rangkaian HUT Bolmong Hari ini, Peresmian Kantor Bupati LOLAK – Menjelang acara Puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bolaang Mongondow Ke 58 yang jatuh pada 23 Maret pekan ini, sejumlah kegiatan di gelar pemerintah daerah demi untuk memeriahkan acara puncaknya. Juru Bicara Pemkab Bolmong Hj Siti Rafika Bora SE mengatakan

hari ini Bupati Hi Salihi B Mokodongan akan meresmikan Kantor Bupati yang diikuti dengan penanda tanganan Prasasti oleh Bupati. “Hari ini Bupati akan meresmikan Kantor Bupati,” ujar Rafika, kepada sejumlah wartawan Rabu, (21/3) kemarin. Ditambahkan Rafika, pada acara puncak tanggal 24 maret nanti, akan dilakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP)

di Kelurahan Mongkonai Kota Kotamobagu sebelum dilanjutkan dengan Paripurna DPRD Bolaang Mongondow. “juga akan di gelar pesta rakyat di halaman kantor Bupati di Lolak pada malam harinya,” tambah Rafika. Dilanjutkan Rafika, Bupati menghimbau kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Bolmong dimulai dari staf dan pimpinan SKPD diwajibkan hadir

pada acara peresmian kantor Bupati hari ini dan pada acara puncaknya. “Semua wajib hadir karena Pemkab akan memberlakukan absensi kepada setiap SKPD,” pungkas Rafika sembari menambahkan jika keterlibatan semua semua pihak dalam acara HUT Kabupaten merupakan bentuk kepedulian kita kepada para Leluhur yang telah merintis negeri lumbung padi tersebut.(cw-02/mtx)

LOLAK—Suasana berbeda nampak terlihat di kantor Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selasa (20/3) kemarin. Sejumlah pegawai negeri terlihat begitu sibuk mempersiapkan segala sesuatu. Mereka sedang melakukan persiapan peringatan HUT Bolmong yang ke 58 jatuh pada tanggal 23 Maret mendatang. Di aula dan alun-alun kantor Bupati ini, akan dilaksanakan acara pesta rakyat yang sebelumnya akan digelar upacara bendera, tepat tanggal 23 maret nanti. Memperingati hari besar negeri para Bogani ini, pemerintah Bolmong juga menggelar sejumlah perlombaan kesenian. Diantaranya, Caka-caka, Dana-dana tarian tradisional Bolmong, yag diselenggarakan di dalam aula kantor. Para peserta terdiri dari seluruh perwkilan desa, nampak begitu antusias berlomba meraih juara yang dijanjikan dengan berbagai hadiah menarik. Salah satu peserta lomba bernama Yeni Paputungan, peserta tari dana-dana desa Lolak sempat diwawancara wartawan PostKota, mengaku sangat senang bisa ikut berpartisipasi dalam perlombaan. Dia mengaku sudah melakukan persiapan jauh hari dengan berlatih giat bersama teman-temannya, berharap bisa mendapatkan gelar juara di lomba yang diikuti. “Kami sangat berharap memenangkan lomba ini, sebagai pengalaman dan kenang-kenangan di HUT

Norma Makalalag

Bolmong ke 58 ini,” kata gadis yang duduk di bangku SMP kelas 3 ini. Ir Norma Makalalag, ketua panitia HUT Bolmong menyatakan, gelaran peringatan semarak HUT ke 58 Bolmong ini memang tidak begitu mewah. Pemda tetap menjaga kesan kesederhanaan, sesuai pesan Bupati Bolmong H Salihi B Mokodongan. “Walau begitu, kita tetap berupaya agar peringatan HUT Bolmong ini dilaksanakan secara meriah, walaupun menurut pesan pak Bupati, kita tidak perlu menghamburkan dana untuk pelaksanaan HUT ke 58 ini,” kata Norma yang juga Kadis PU Kimpraswil Pemkab Bolmong. Karang Taruna Bolmong juga ikut berpartisipasi dalam peringatan HUT Bolmong, dengan menggelar lomba lari Marathon, pasca upacara peringatan tanggal 23 Maret nanti. Menurut keterangan Ketua Karang Taruna Supandri Damogalad, rute lari Marathon ini akan diambil dari Inobonto dan finish di kantor Bupati Bolmong. “Kita juga menjanjikan hadiah menarik dalam lomba ini, sebagai bentuk sumbangsih dalam memeriahkan HUT Bolmong ke 58 ini,” kata Supandri. (tr08/mji)

Disdukcapil ‘Stop’ Pelayanan Kadis Pergi Studi LOLAK—Dinas kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) Bolaang Mongondow saat ini bagai semang tak berinduk. Karena Kepala Dinas Mitran Tuna sedang tidak berada di daerah untuk mengikuti tugas belajar, tak urung pelayanan di kantor pemerintah yang paling menyentuh dengan kepentingan masyarakat tersebut, harus terhenti. Alasannya, setiap tan-

datangan untuk menerbitkan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga (KTP/KK) harus menggunakan tandatangan kadis, sehingga notabene mereka tidak bisa melayani permintaan masyarakat Bolmong. Ram Paputungan warga Di’at Kecamatan Lolak adalah salah satu warga yang mengeluhkan. Dia mengaku sudah bolak balik kantor Disdukcapil untuk mengurus KTP, namun terpaksa harus kembali dengan tangan hampa, karena berkasnya belum bisda diproses. “Mereka (pegawai-red) beralasan kadis tidak bera-

da di tempat. Sehingga di saat banyak masyarakat yang datang ke kantor Dianas kependudukan, guna mengurus KTP dan kartu keluarga, pulang dengan kecewa karena sudah datang dari jauh tanpa hasil,” keluh Ram. Ironisnya lagi, salah satu warga Poigar, Jery Sasiang, mengalami kecelakaan saat menuju Lolak hendak mengurus

KTP. Namun apa dikata, sudah luka-luka karena kecelakaan, niat untuk mengurus KTP tersebut tidak terlaksana. “So jauhjauh datang kong dapa cilaka di jalang. Tapi itu KTP yang mo urus juga nda kaluar,” keluh Jery. Konfirmasi ke pihak DIscapilduk Bolmong hingga berita ini naik cetak belum berhasil dilakukan.(tr08/mji)


HALAMAN 5

KAMIS, 22 MARET 2012

Lestarikan Budaya dengan Segudang Prestasi

Tim Redaksi POSTKOTA menyediakan halaman khu-sus di halaman 5, dengan nama rubrik ‘MORAOY’. Halaman ini dikhususkan untuk memanjakan pembaca, dengan menyajikan informasi mengenai keunikan adat dan budaya, sejarah, cerita rakyat, serta kuliner khas daerah-daerah di Bolaang Mongondow Raya. Kami sajikan dengan menarik, ringan, dan lebih netral, tanpa mengesampingkan unsur kebenaran data yang terjadi. Semoga sajian kami ini akan menjadi inspirasi bahkan referensi seluruh masyarakat pembaca di Bolmong Raya khususnya dan Sulawesi Utara pada umumnya, tentang kekayaan potensi daerah di bumi nyiur melambai ini.

Musik Bambu Klarinet Irama Bogani Laporan: Ardani Mamonto Editor: Ahmad Ishak MENIKMATI lantunan irama musik bambu klarinet, jagad alam pikiran kita bagai dituntun kembali ke masa lalu, dengan segala romantisme klasik. Terawang alam ingatan kita, bisa membayangkan, betapa masyarakat tempo dulu bisa menikmati keterbatasan teknologi, namun mereka tetap terhibur. Begitulah adanya. Musik selalu memberikan nuansa tersendiri bagi kita manusia. Tak sedikit yang menyatakan, musik bisa menghilangkan berbagai masalah yang tumpah ruah di kepala, walaupun hanya sekedar ketukan tak berirama. Berikut hasil wawancara wartawan harian PostKota dengan pengurus grup musik orkestra musik bambu dan klarinet, Irama Bogani desa Poyowa Besar I kecamatan Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu. Adnan L Paputungan, Warga Desa Poyowa besar I, salah satu pengurus dan

Konduktor Grup Musik Bambu Klarinet “Irama Bogani”, sempat diwawancara khusus wartawan Harian PostKota mengenai sejarah keberadaan grup musik yang sudah lama dia geluti itu. Pada tahun 1962, grup musik ini sangat popular di wilayah Bolaang Mongondow dengan nama Musik Bambu ‘Bunga Bangsa’. Delapan tahun kemudian tepatnya tahun 1970, berganti nama menjadi grup musik bambu klarinet, ‘Irama Bogani’. Nama ini bertahan hingga sekarang. “Kami pernah merebut juara pertama grup music bambu clarinet seprovinsi Sulawesi Utara, selama tujuh tahun berturut-turut 1970-1976. Selanjutnya di masa pemerintahan Presiden Megawati Periode 1999-2004, kami pernah diundang untuk turut serta menjadi Grup Musik Pendukung pada penyelenggaraan acara Haul (Hari Ulang Tahun-red)

Bung Karno di Jakarta,” tutur Paputungan. Kemudian tahun 2009, di saat penyelenggaraan event Internasional World Ocean Conference (WOC) di Manado, grup musik Irama Bogani juga terpilih dalam 20 grup music bambu clarinet terbaik di Provinsi Sulawesi Utara, diberikan kesempatan untuk menjadi Grup Musik pendukung pada event Internasional tersebut. Yang tak kalah membanggakan kami juga mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai grup music bambu klarinet terbaik , acara ini dilaksanakan di Tondano-Minahasa disponsori oleh Kombes Pol DR Benny Mamoto, perwira menengah Polri asal Manado. Paputungan juga berharap, ciri khas kesenian daerah seperti musik bambu dan klarinet ini adalah warisan turun-temurun yang wajib diles-

Polingsingon Bogani dari Gunung Makilow TERLEPAS dari hanya sekedar mitos ataupun cerita rakyat, terdapat di Pegunungan Desa Tom- bolikat Kecamatan Tutuyan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), tepatnya di Gunung Makilow diyakini oleh masyarakat setempat sebagai tempat tinggal dan bersemayamnya sosok manusia raksasa dengan sebutan Polingsingon. Nama polinghsingon sendiri oleh masyarakat disebut-sebut sebagai Bogani yang menjaga gunung tersebut, dari berbagai sumber menyebutkan bahwa pegunungan makilow yang berjarak sekitar 7 Kilo Meter

dari garis pantai selatan, bogani tersebut hanya selangkah saja bisa menggapai pantai. Sehingga cerita inilah yang menggambarkan bah-

wa sosok

bogani polingsingon sebagai manusia raksasa. Dari sumber yang lainya juga menyebutkan hal yang berbeda bahwa gunung makilow sendiri bukanlah tempat tinggalnya manusia raksasa dengan sebutan polingsingon tetapi sebagai kuburan dari bogani tersebut. Sehingga di yakini ada batu besar yang terdapat di sekitar puncak gunung tersebut sebagai batu nisanya. Beredar cerita di masyarakat bahwa jika ada yang mengguling batu tersebut dari puncak gunung, maka akan terjadi angin rebut serta hujan deras di gunung tersebut dan pada keesokan harinya batu yang di gulingkan kejurang akan kembali ketempatnya semula. (yung)

tarikan, agar tak pudar begitu saja. “Saya sudah membentuk Grup Musik Bambu Klarinet ‘Junior Satria’, seluruh pemain dalam Grup Musik Bambu Klarinet Junior Satria ini masih berusia remaja. Ini saya lakukan agar ada regenerasi Musik Bambu Klarinet tetap ada dan terus berprestasi seperti halnya senior mereka,” tutur Paputungan. Salah satu warga Poyowa Besar Safi’I Makalalag juga berkomentar Musik Bambu Klarinet harus terus dilestarikan karena tak semua Desa atau daerah bisa dan mampu memiliki Grup Musik Bambu Klarinet apalagi sanggup berprestasi hingga ke event Nasional dan Internasional. “Kami selalu yakin dan tetap optimis ujar Makalalag, bahwa irama music bambu clarinet banyak diminati serta sudah mendapat porsi dan tempat tersendiri di hati untuk dapat menghibur masyarakat

ataupun t u r u t s e r t a memberi kontribusi pada penyele-

masyarakat. “Saat ini musik Irama Bogani dipimpin bapak Muleng Domu, dibimSafii Makalalag bing langsung para pelatih yakni B nggaraan eventevent yang dilaksanakan Peasu, Sonly Ratu dan oleh pemerintah, lem- Dolvy Molompar,”kata baga-lembaga kemasya- Makalalag dia menamrakatan atau perorangan,” bahkan, bahwa personil dari satu grup musik ini kata Safi’i. Lanjut dia pula, musik mencapai 45 orang dengbambu Klarinet memang an alat musik berbeda.(*)

Buaya Berjari Lima Huni Telaga Buyat JIKA pada umumnya Buaya dijauhi manusia karena dianggap binatang buas, lain halnya dengan Buaya yang bisa ditemukan di telaga Buyat, di Desa Buyat Kecamatan Kotabunan, Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Sebab hewan penghuni telaga tersebut diyakini masyarakat setempat tidak memangsa manusia, terbukti pada kegiatan Jumpa Gembira (Jumbara) yang digelar oleh TP-PKK Boltim beberapa waktu lalu, Buaya berjari lima itu juga di pamerkan oleh masyarakat Buyat, dan di saksikan langsung oleh Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Boltim Ny Nursiwin dunggio dan Shandy Assa serta seluruh peserta waktu itu. Dari keterangan yang dihimpun, keberadaan Buaya tersebut sama sekali tidak mengganggu aktifitas

Ilustrasi Buaya Berkaki

masyarakat yang menggunakan telaga hunianya untuk menggait rejeki, dengan menagkap ikan dan di jual sehari-hari. Karena, selama keberadaan telaga dan buaya tersebut belum pernah dalam sejarah di dapati adanya masyarakat yang di teror, meski tak jarang sering didapati Buaya terjaring oleh nelayan. Seperti yang di akui oleh Rustaman Paputungan

SEJARAH KOTAMOBAGU Sambungan... diubah istilah Tompunu’on menjadi Datu (Raja). Tadohe dikenal seorang Datu yang cakap, sistem bercocok tanam diatur dengan mulai dikenalnya padi, jagung dan kelapa yang dibawa bangsa Spanyol pada masa pemerintahan Mokoagow (ayah Tadohe). Tadohe melakukan penggolongan dalam masyarakat, yaitu pemerintahan (Kinalang) dan rakyat (Paloko’). Paloko’

Penerbit : CV. Putra Pratama Percetakan: PT. Manado Media Grafika. Alamat: Jl. AA Maramis, Kairagi, Manado. Telpon: (0431) 81277(Isi diluar tanggung jawab percetakan)

harus patuh dan menunjang tugas Kinalang, sedangkan Kinalang mengangkat tingkat penghidupan Paloko’ melalui pembangunan di segala bidang, sedangkan kepala desa dipilih oleh rakyat. Tadohe berhasil mempersatukan seluruh rakyat yang hidup berkelompok dengan boganinya masing-masing, dan dibentuk sistem pemerintahan baru. Seluruh kelompok keluarga dari Bolaang, Mongondow (Passi dan Lolayan),

Kotabunan, Dumoga, disatukan menjadi Bolaang Mongondow. Di masa ini mulai dikenal mata uang real, doit, sebagai alat perdagangan. Pada zaman pemerintahan raja Corenelius Manoppo, raja ke-16 (1832), agama Islam masuk daerah Bolaang Mongondow melalui Gorontalo yang dibawa oleh Syarif Aloewi yang kawin dengan putri raja tahun 1866. BERSAMBUNG...

unik dan spesial ka-rena seluruh alat musik yang ada tak menggunakan peralatan yang bergantung pada tenaga listrik. Namun terbukti di mana saja, grup orkes musik bambu selalu mendap a t temp a t dan menghibur

kondisi Kotamobagu sekarang

warga setempat bahwa buaya penghuni telaga buyat bukanlah hewan buas, karena selama ini belum pernah terdengar ada warga yang di mangsanya sementara telaga tersebut sangat ramai dengan aktifitas warga yang mengkap ikan, oleh karena itu pula warga Desa Buyat sendiri sangat melarang dengan keras jika ada orang dari luar daerah yang datang ke telaga dan menangkap buaya. Karena diyakini pasti pada malam harinya banyak dari masyarakat akan bermimpi buaya di telaga tersebut meminta perlindungan. “Selama ini itu buaya di talaga nyanda ja bajaha. Bahkan kalau ada yang orang luar pigi batangka buaya disitu pasti masyarakat banyak yang mo dapa mimpi buaya disitu mo minta perlindungan, itu sebabnya torang sangat melarang ada orang luar yang mo ba tangka buaya di situ. Entahlah ada apa yang jelas buaya di talaga itu berjari lima dan nyanda ba jaha pa manusia,” aku Paputungan dengan dialeg daerahnya. (Yung)

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: Haryadi Laode, Wakil Pemimpin Redaksi: Ahmad Ishak, Redaktur Pelaksana: Didi Adrian Koordinator Liputan: Muhamad Nasaru, Sekretaris Redaksi: Kisty Mokorimban Dewan Redaksi: Haryadi Laode, Ahmad Ishak, Didi Adrian, Muhamad Nasaru. Redaktur: Haryadi Laode, Ahmad Ishak, Didi Adrian, Muhammad Nasaru, Asisten Redaktur: Reggy Imbar Staf Redaksi:Endar Yahya, Angga Dwi Cahyo, Putri Sriyono Photograper: Juandri Paputungan, Eko Novrian Sanjaya Biro-biro: Kota Kotamobagu: Muhamad Nasaru, Bolmong: Adriadi Paputungan, Boltim: Ismail Mokodompit, Bolsel: Hairun Laode, Bolmut: Rommy Akaseh, Manado: Fernando Sandala, Tomohon: Fenjel Pioh, Mitra: Noldy Pangkerego, Bitung: Serdi Kakauhe, Lay Out/Disgned: (Koord) Eka Pratama Saputra, Kifli Koto, Armand Ponongoa, Penasehat Hukum: James Manuhutu SH Pemimpin Perusahaan: M Dudi Surdjono, Bendahara Umum: Jeane Grace Raton, Administrasi: Linda Wagey, Komunikasi & bisnis: Buyung Potabuga, Advertising & Periklanan: Maulan Adam Sirkulasi: Arman Paputungan, Rivandi Lahilote, Firmansyah Dotulong , Azhar Tjarsadiwirjo. Harga Eceran Koran: Rp2.000, Langganan: Rp 50.000,-/bulan Tarif Iklan: Iklan Display Rp 22.500,-/mmk (BW) – Rp 35.000,-/mmk (FC). Centrespread Rp 35.000,-/mmk (BW) – Rp 45.000,-/mmk (FC). Banner Hal 1 Rp 60.000,-/mmk (FC). Ear Ad (Kuping) Rp 80.000,-/mmk (FC). Pengumuman Lelang/Prospektus/RUPS/Laporan Keuangan Rp 18.000/mmk (BW) – 25.000,-/mmk (FC). Advetorial Rp 20.000,-/mmk (BW) (min ¼ halaman) – Rp 32.500,-/mmk (FC) (min ¼ halaman). Iklan Ucapan Duka Rp 12.500,-/mmk (BW) – Rp 18.000,-/mmk (FC). Iklan Kolom Rp 500.000,-/bulan (min 1 klm x 25 mm). Iklan Baris Rp 50.000,-/Hari (max 5 baris). Wartawan Harian POST KOTA selalu dilengkapi tanda pengenal dan surat tugas resmi, serta dilarang meminta/menerima uang atau hadiah dalam bentuk apapun dari narasumber.


Hukum&Kriminal KAMIS, 22 MARET 2012

LAPOR

Pilsang Motongkad Utara tak Sesuai Perda KOTAMOBAGU – Pemilihan Sangadi (Pilsang) alias pemilihan kepala desa di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur sebanyak 16 wilayah sudah dilaksanakan. Namun, di Desa Motongkad Utara terlihat tidak berjalan sesuai Abdul M Ade Mokoagow dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun. Olehnya, ada 3 calon yang merasa keberatan, sehingga dibuatlah laporan yang sampai saat ini belum terlihat upaya penindakan. Pelaksanaan Pilsang sudah jelas terlihat melanggar amanat Perda lalu langsung dilantik dan sekedar diketahui adanya mani politik. Dalam Pilsang tersebut, tidak ada berita acara panitia yang ditanda tangani oleh semua calon serta tidak ada pleno BPD. Padahal, ketentuan itulah yang wajib dilaksanakan. “Kenyataan, Sangadi yang mendapat suara 200 lebih dari 800 lebih suara Wabup yang melantik untuk itu dari laporan 3 kandidat tidak ada tindakan,” ujar Abdul M Ade Mokoagow selaku Tokoh Masyarakat setempat. Lanjut Ade, ini dalam artinya memberitahukan kepada 35 desa yang kelak akan menggelar Pilsang tidak mengacu pada Perda. “Dengan adanya itu, kami sangat meminta juga kepada dewan yang terhormat, mengapa masalah pelanggaran tidak ada upaya menindak lanjuti. Olehnya, upaya hukum kami akan tempuh ke PTUN dan bukti mata uang mani politik kami akan bawa ke PTUN bersama 3 calon dan pendukung,” jelasnya.(gie)

TRANSAKSI

Narkoba Mulai Gunakan Situs Jejaring Sosial TONDANO Direktur Penindakan dan Pengejaran Badan Narkotika Nasional (BNN), Brigjen Pol Benny Mamoto mengatakan transaksi narkoba mulai menggunakan situs jejaring sosial, seperti Facebook atau Twitter, Rabu (21/ 03) kemarin. Mamoto menjelasBenny Mamoto kan, fenomena ini mu-lai berkembang selama beberapa bulan terakhir. Menurutnya, transaksi seperti ini mulai marak di kotakota besar, seperti Jakarta dan Surabaya, dan tidak menutup kemungkinan terjadi di Sulawesi Utara (Sulut). Dirinya menjelaskan, modus yang dilakukan pengedar narkoba adalah mendekati calon pembeli ataupun pengguna yang telah lama menkonsumsi narkoba untuk bergabung dalam situs jejaring sosial mereka. Akun tempat berjualan narkoba tersebut sangat tertutup sehingga hanya orang-orang yang dianggap pengguna narkoba yang bisa bergabung. “Penjualan narkoba melalui situs jejaring sosial adalah fenomena baru yang terjadi saat ini. Kewaspadaan masyarakat, khususnya orangtua sangat diharapkan untuk membendung atau menangkal peredaran narkoba,” ujarnya. Saat ditanya peredaran narkoba di Sulut, Mamoto mengatakan, dari sisi laporan dan jumlah kasus yang ditangani memang relatif masih sedikit. Namun menurutnya, warga harus tetap waspada karena kasus narkoba berbeda dengan kasus pidana lainnya. Menurutnya, kalau kasus pidana umumnya ada pelapor yang mengadu ke polisi. Namun pada kasus narkoba hampir tidak pernah ada pihak yang melaporkan kasus tersebut. “Warga Sulut harus tetap waspada karena tanpa kita ketahui jaringan penjualan narkoba bisa saja mulai terbentuk di daerah kita masing-masing,” ujarnya. Khusus Kabupaten Minahasa, tahun 2011 tidak ada kasus narkoba yang masuk dan diproses Polres Minahasa. Kasus pidana di Minahasa masih didominasi penganiayaan yang dipicu oleh minuman keras.(tmc/ gie)

Ketua DPD Demokrat Bengkulu Jadi Tersangka Lagi - kepala daerah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi. Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Seluma, Murman Effendi sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengesahan Peraturan Daerah (Perda) di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Murman diduga memberikan atau menjanjikan sesuatu kepada penyelenggara negara. Pemberian itu disinyalir berkaitan dengan penerbitan Perda Nomor 12 Tahun 2010 tentang Pengikatan Dana Anggaran, Pembangunan Infrastruktur, Peningkatan Jalan dengan Konstruksi Hotmix dan Jembatan. Yang bersangkutan diduga melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a dan atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Ketua DPD Partai Demokrat Bengkulu ini juga pernah menjalani pemeriksaan KPK saat kasus ini masih berada di tahap penyelidikan. Saat itu, Murman membantah terlibat suap dalam pengesahan Perda tersebut. "Itu tidak ada sama sekali. Saya tidak pernah lihat dan lakukan hal itu," kata Murman.(vn)

HALAMAN 6

LPKELR Dukung Kinerja Polres Bolmong TERUS LATIHAN: Mapolres Bolmong Rabu (21/ 03) kemarin, Terus melakukan pemantapan pasukan satuan anti huru-hara dengan kegiatan simulasi, Nampak simulasi yang berada di depan kantor DPRD Kotamobagu. (Foto: Jux/postkota)

Polisi Bitung Bentrok dengan Ratusan Warga BITUNG – Ratusan warga Kota Bitung dari berbagai elemen, bentrok dengan aparat keamanan lengkap dengan tameng, tongkat, dan helm di lapangan Sari Cakalang kota Bitung, Selasa (20/03) siang lalu. Warga dan aparat kepolisian saling dorong, dimana warga melakukan aksi pelemparan kantung plastik berisi air. “Jangan naikan harga Bbm,” teriak warga yang melakukan aksi unjuk rasa. “Kami ingin bertemu dengan wakil rakyat yang kami pilih,” teriak para demonstran lagi.

Warga yang melakukan aksi demo mulai tak sabar, kerena tak kunjung bertemu dengan anggota dan pimpinan dewan, mereka berupaya menerebos masuk namun langkah mereka dicegat oleh anggota polisi anti huru-hara. Ini merupakan simulasi penanggulangan unjuk rasa di Kota Bitung yang dilakukan Polres Bitung di depan Kantor DPRD Bitung. “Simulasi penanggulangan unjuk rasa ini diharapkan ada masukkan dan saran untuk kegiatan lanjutan, agar kegiatan ini berjalan dengan baik,” kata AKBP Satake Bayu

Kapolres Bitung, di hadapan Wali Kota Bitung Hanny Sondakh, Wakapolda Sulut Komisaris Besar Polisi Jeiner Mangolo Simatupang, Ketua DPRD Santi Luntungan, Pejabat polres dan Pemko Bitung. Lanjut Bayu latihan ini berdasarkan Peraturan Ke-polisian (Perkap) Nomor 18 thun 2006, dan Perkap Nomor 08 2010. “Yang terlibat dalam latihan ini satu kompi terdiri dari 120 orang, tim pendukung 30 orang, total 150. Lalu satu unit water cannon kenda-raan penyelamat, dan satu ekor anjing

pelacak,” tuturnya. “Simulasi ini seperti aksi unjuk rasa beneran, sama yang terjadi di kota kota besar tanah air,” ujar seorang perwira polisi yang menyaksikan simulasi tersebut. Wakapolda Sulut Komisaris Besar Polisi Jeiner Mangolo Simatupang mengatakan, simulasi ini merupakan perlombaan antar polres se Sulut. “Ini merupakan lomba dalmas dalam rangka pembelajaran, baik polisi dan masyarakat untuk membuat masyarakat damai sejahtera terus,” kata Simatupang.(tmc/gie)

Antisipasi Pencurian, Patroli Rayon Diaktifkan Lagi MANADO – Masih ingat dengan istilah patroli rayon kepolisian yang sempat ngetop di telinga masyarakat? Polda Sulut dibawah pimpinan Brigjen Pol Dicky Atotoy akan mengadopsi konsep tersebut untuk menekan angka kriminalitas, terutama pencurian.

Atotoy kepada sejumlah wartawan, Selasa (20/3/ 2012) mengatakan akan mengumpulkan seluruh Kapolresta dan Direktorat Sabhara untuk membicarakan konsep tersebut. “Konsep itu yang nantinya akan dihidupkan kembali untuk penanganan masalah seperti itu,” jelasnya.

Nantinya, Polresta akan dibantu dengan pasukan dari Polda Sulut, yang kemudian dibagi perwilayah atau rayon, terlebih khusus Manado yang angka pencuriannya sangat tinggi karena merupakan ibukota provinsi. “Misalnya wilayah Winangun dan seterusnya akan terdiri dari

beberapa unit dengan nama rayon 1, dan dibawah pimpinan satu perwira polisi,” jelasnya. “Mereka nantinya tidak fungsional di Polresta karena tugas itu,” lanjutnya lagi. Selain itu, rayon juga akan dilengkapi dengan sarana berupa motor untuk melakukan patroli.(bkc/gie)

Berantas KKN di Bolmong Raya KOTAMOBAGU – Kinerja Polres Bolmong sudah melalui prosedur, tetapi protap sesuai dengan mekaisme yang ada di institusi Kepolisian RI tidak menyimpang. Olehnya dengan adanya tudingan miring dari berbagai elemen kepada Polres Bolmong, maka lain lagi dari LSM LPKEL Reformasi. LPKELR malahan sebaliknya mendukung kinerja Polres Bolmong dan jajarannya, mengingat Kepolisian tidak semabrangan menahan seseorang tersangka sebelum berkas perkaranya rampung. “Sebab analisa kami apabila berkas perkaranya belum rampung terus tersangkanya ditahan 21 institusi polri bisa di praperadilankan oleh tersangka ataupun keluarganya. Contoh kasus wisma atlit yang melibatkan Angelina sondakh kpk belum menahannya akibat berkas perkaranya belum rampung. Kemudian kasus di Dinas Sosial yang melibatkan mantan Kadis Sosial Haris Djaman SH nanti berkasnya sudah P21 barus ditahan,” ungkap Efendy Abdul Kadir selaku Ketua LPKEL, Rabu (21/

Efendy Abdul Kadir

03) kemarin. Dengan begitu, apa yang telah dikerjakan penyidik Tipikor Polres Bolmong dalam penye-lidikan dana TPAPD milik perangkat desa Bolaang Mongondow itu sudah benar. Lagi pula para ter-sangka sangat coorpo-rative, jadi tidak mengk-hawatirkan para penyidik setiap dipanggil untuk diperiksa. “Para tersangka langsung hadir dan meng-hadap pada penyidik ter-masuk mantan Bupati Bolmong Marlina Moha Siahaan hadir ketika diperiksa. Saya selaku ketua LSM LPKEL Refor-masi yang juga Wakil Ketua Keluarga Besar Putra Putrid Polri (KBP3) Bolmong mendukung kinerja Polres Bolmong atas pemeriksaan kasus TPAPD Bolmong,” tutur Efendy.(gie)

Motor Security Raib MANADO – Apes dialami oleh Maicel Dompasa (36), Warga Kelurahan Malalayang Satu Lingkungan XI, Kecamatan Malalayang, yang kesehariannya sebagai Security di RS Kandou, harus kehi-langan motor Revo Delux DB 9793 MV, pada Selasa (20/03), sekitar pukul 11.00 Wita, di parkiran RS Kandou pada saat akan mengambil Handphonenya Adrian Syah yang ketinggalan. Kejadian pencurian itu, terjadi ketika korban yang hendak patroli, dengan mengunakan motornya, namun saat sedang patroli, ia teringat bahwa Handphonenya ketinggalan di atas meja Pos Penjagaan. Tapi sialnya saat ia memarkir motornya, ia lupa mencabut kunci motornya. Dan pada saat balik sekitar Lima menit lamanya, motor yang ia parkir sudah hilang dicuri orang. Merasa keberatan dengan perbuatan orang yang belum diketahuinya. Korban menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian terrsebut ke Mapolsek Malalayang. Kapolsek Malalayang, Kompol Adrian Syah, melalui Kasi Humas Ipda Hanny Tomas Membenarkan adanya laporan tersebut.” Aku Tomas.(pm/gie)


PENDIDIKAN & EKONOMI HALAMAN 7

KAMIS, 22 MARET 2012

PERGURUAN

Stikes Graha Medika Legal PENDIDIKAN nasional berakar pada kebudayaan bangsa Indonesia dan berdasarkan UUD 1945 yang di arahkan untuk meningkatkan kecerdasan serta harkat dan martabat bangsa. Upaya untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional ini, terus di lakukan dengan membuka peluang bagi masyarakat sebagai mitra pemerintah, dengan member kesempatan seluas luasnya untuk berperan serta dalam penyelenggara pendidikan, dan juga untuk menempatkan pergruan tinggi swasta agar sejajar dengan perguruan tinggi negeri, ini merupakan suatu langkah pembinaan yang di dasari oleh kenyataan dalam perkembangan masyarakat, bahwa kebutuhan untuk melanjutkan studi pada jenjang pendidikan tinggi,

dari tahun ke tahun terus meningkat, sedangkan daya tamping perguruan tinggi negeri yang tersebar di seluruh Indonesia tetap terbatas, baik segi jumlah mau-pun jenis pendidikan yang di tawarkan. Uraian dasar – dasar pemirkiran di atas, telah mendorong yayasan pendidikan bogani kota kotamobagu tergerak hati nuraninya untuk ikut serta berpartisipasi aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan pengembangan dunia keperawatan dan kebidanan di tanh air, yaitu dengan membuka sekolah tinggi ilmu kesehatan (stikes) graha medika kabupaten bolaang mongondow di kota kotamobagu. Adapun legalitas hukum untuk operasional perguruan tinggi berupa:

Dasar Hukum 1. Akta Notaris “Maulwy Saerang SH M KN” Nomor: 23, tgl 19/01/2008. 2. Berita Acara Negara, nomor: 64, tahun 2008. 3. Departemen Hukum dan HAM RI nomor: AHU –2189.AH.01.02 Tahun 2008. 4. PPNI Pusat , nomor: 530/PP.PPNI/5/XI/2008, tahun 2008. Perihal: pengkajian dan penilaian Aspek dan Kriteria pembukaan PSIK (S1). 5. Departemen Kesehatan RI, tahun 2010 nomor: HK.03.05/I/II/4/1337/2010 Rekomendasi untuk program studi keperawatan (s1). Departemen kesehatan RI, tahun 2010 nomor: HK.03.05/I/II/4/1336/2010. Rekomendasi ujntuk program studi kebidanan (DIII) 6. Kementrian Penddikan Nasional direktorat jendral pendidikan tinggi, ijin operasional perguruan tinggi Nomor: 0762/D2.2/2010, tahun 2010. 7. Kopertis wilayah IX Sulawesi, tahun 2011 nomor: 290/009/KL/2011 Perihal: Rekomendasi Perguruan Tinggi STIKES Graha Medika. 8. Keputusan menteri pendidikan nasional repub lic Indonesia, nomor: 195/E/O/2011. Tentang: izin pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Graha Medika di kecamatan kotamobagu barat propinsi Sulawesi utara yang di selenggarakan oleh yayasan pendidikan bogani di kecamatan kotamobagu barat propinsi Sulawesi utara.(*)

DAK di Diknas KK Turun

Kepsek Pertanyakan Motor Dinas KOTAMOBAGU—Sejumlah kepala sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Pertama (SMP) mempertanyakan pembagian motor dinas mereka. Pasalnya pengadaan motor ditahun anggaran 2011 lalu sebesar satu miliar itu, hingga kini belum mereka terima. Padahal dana yang disiapkan oleh Pemerintah Kota Kotamo-

bagu sudah dicairkan. Namun kabar yang didapat pengadaan motor se-banyak delapan puluh unit yang diambil dari Dana Intensif Daerah (DID)itu, baru akan diadakan pada 2012 ini. “ Mestinya motor sudah kami terima. Namun hingga kini belum juga ada, ”ucap Sudirman Hatam Kepsek SMP 1 Kotamobagu.

Sekretaris dinas Pendidikan saat dikonfirmasi membantah terkait dengan pernyataan tersebut. dia menjelaskan, mengenai pengadaan motor dinas, di karenakan masih banyaknya proyek yang harus diprioritaskan. Selain itu dana untuk pengadaan motor dinas yang diambil dari DID itu notabennya adalah bukan hanya di peruntukan untuk

motor dinas.Tapi ada prioritas lain yang harus di utamakan seperti sarana infrastruktur lainnya. “ Masih ada yang lebih diprioritaskan. Sehingga dipastikan pada 2012 ini segera diadakan,”ucap Lentang. Sekedar di ketahui untuk delapan puluh unit motor sudah disiapkan dan jenis yang akan diberikan yakni berjenis Yamaha Mio (cw-05/die)

CSR Diharapkan Bantu Siswa Tidak Mampu KOTAMOBAGU—Dampak dari kegiatan Liga Pelajar Indonesia (LPI) ini, bakal memberikan motivasi kepada par siswa. Namun kata Sekretaris LPI Abrar program Corporate Social Responsibility (CSR) dapat jug membantu pra siswa yng kurang mampu. Program yang berasal satu perusahaan merupakan rasa tanggung jawab mereka pada daerah ini agar bisa turut membantu. Mulai dari melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pemberian beasiswa untuk anak tidak mampu, dan pemberian dana untuk pemeliharaan fasilitas umum. Yang ke semuanya itu dapat berguna bagi masyarakat sekitar. “Memang ada program dari perusahaan-perusahaan nasional yang berdiri di daerah ini khususnya Kotamobagu berupa Corporate Social Responsibility (CSR) dan itu di peruntukan khusus untuk masyarakat sekitar guna membantu berbagai fasilitas. Termasuk pemberian beasiswa pada siswa yang tidak mampu.”

Ungkap Sekertaris di LPI Abrar . Perlu di ketahui bahwa program dari CSR adalah suatu tindakan atau konsep yang dilakukan oleh perusahaan (sesuai kemampuan perusahaan tersebut) sebagai bentuk tanggung jawab mereka terhadap sosial/lingkungan dimana perusahaan itu berada. Sebagaimana tercantum dalam UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UU PT) dan UU No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal (UU PM). Pasal 74 UU PT yang menyebutkan bahwa setiap perseroan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan, Jika tidak dilakukan, maka perseroan tersebut bakal dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Namun alhasil, sebab hampir semua perusahaan nasioanal yang berada di kotamobagu in tidak memperdulikan tentang CSR tersebut.(cw-01/die)

KOTAMOBAGU—Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Kotamobagu (KK),pada tahun anggaran 2012 ini,turun. Sebelumnya DAK pada 2011 mencapai delapan miliar lebih, sedangkan pada tahun anggaran 2012 ini, hanya mendapatkan tujuh miliar. Sekretaris Diknas Kota Kotamobagu Sa’ir Lentang menjelaskan DAK pada 2012 ini DAK turun sekira satu miliar. Dia mengakui penurunan satu miliar rupiah pada 2012 ini, dinilai sangat besar, seba masih banyak yang perlu dilakukan untuk pembangunan sejumlah sekolah dan pengadaan peralatan sekolah. “Dak pada tahun anggaran 2012 ini alami penurunan,” ucap Lentang. Ditambahkannya, penurunan DAK itu di sebabkan oleh pembangunan infrastruktur sekolah yang ada di Kotamobagu ini, di sudah sedikit untuk direhab termasuk Rusak Berat (RB).

Sa’ir Lentang

Sebab dari lima daerah yang ada di Bolaang Mongondow ini, hanya Kota Kotamobagu yang boleh dibilang sudah kurang tentang sekolah rusak. Penurunan DAK ini menunjukan bahwa untuk kondisi sekolah rusak di Kotamobagu sudah mulai berkurang. “ Penurunnya DAK untuk Dikpora KK, di akibatkan oleh mengurangnya angka ruang kelas belajar yang masuk dalam kriteria Rusak Berat (RB).”tukas Lentang (cw05/die)

Rektor Disogok Paket Wisata Rp300 Jt? JAKARTA - Beredar kabar Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memberikan hadiah berupa paket wisata terhadap rektor Universitas di seluruh Indonesia untuk mencegah para mahasiswanya melakukan demonstrasi terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Pembagian paket wisata tersebut diberikan seusai pertemuan di Kemendikbud Kamis 15 Maret lalu. Disebut-sebut Kemenko Perekonomian Hatta Rajasa bekerja sama dengan salah satu agen travel. Dari kerja sama itu telah siapkan 60 paket wisata keluarga, masing-masing senilai Rp300 juta. Untuk di Jakarta, ada 12 rektor yang diduga menerima paket wisata. Sementara di wilayah Jawa Barat, paket wisata diberikan kepada 12 rektor, Jogjakarta enam rektor, Jawa Tengah enam rektor, Jawa Timur delapan rektor, dan sisanya dibagi untuk beberapa provinsi lainnya. Namun, kabar burung itu dibantah oleh Hatta Rajasa. Menurut Hatta, rektor Universitas di seluruh Indonesia memiliki integritas yang tinggi. Sehingga kalau pun ada yang menawarkan paket wisata, Hatta menjamin bahwa para rektor tidak akan menerimanya. “Rektor kita itu mempunyai integritas yang tinggi, tidak mungkin dia bisa diperlakukan seperti itu. Maka, itu berita fitnah dan tidak betul. Tanyakan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud),” ungkap Hatta kala ditemui di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Senin (19/3/2012).(okz)


MANADO, BITUNG, MITRA HALAMAN 8

KAMIS, 22 MARET 2012

Pansus Sesalkan Sikap Sekprov Dinilai Hambat Kinerja Pansus RTRW

ANTRIAN: Sejumlah kendaraan yang mengantri di pelabuhan saat menunggu kapal angkutan

Kinerja Dekot Dipertanyakan TOMOHON— Kegiatan Musyawara Rencana Pembangunan (Musrembang) yang di gelar di Kantor Walikota Tomohon, pada Rabu (21/3) kemarin, hanya dihadir emapt anggota Dewan Kota (Dekot) Tomohon. Hal ini mendapat tangapan serius dari sejumlah kalangan yang hadir dalam acara tersebut. Warga mempertanyakan komitmen para wakil itu untuk membangunan daerah.

karena terbukti pembahasan rencana pembangunan, hanya dihadir empat orang saja. ‘’Kami merasa kecewa dengan tingka laku dari para anggota Dewan. Sebab acara Musrembang, banyak yang tidak hadir,”’tutur Jefri Moningkey, salah satu peserta yang merupakan Perwakilan dari Kelurahan Tinoor. Dikatakannya, dengan apa yang ditunjukan para wakil rakyat saat sama

sekali tidsak mencerminkan sebagai wakil rakyat untuk memikirkan Tomohon lebih maju. Disamping itu, pada kegiatan tersebut hanya dihadiri emapt orang anggota DPRD. Namun dalam Kegiatan tersebut para wakil Rakyat tidak menyelesaikan semua acara, karena langsung balik . ‘’Para anggota DPRD yang hadir tak melanjutkan ikut dalam Musrembang. Bahkan setelah Walikota beserta para pemateri selesai membuka kegiatannya, para wakil Rakyat langsung bersiap untuk keluar lokasi kegiatan. (fen)

MANADO – Panitia Khusus (Pansus) Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) yang dibentuk DPRD Sulut, menyesalkan sikap Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut, Ir Rahmat Mokodongan selaku Koordinator Badan Penataan Ruang Provinsi Sulut. Alasanya, sejak dua hari terakhir ini Sekprov tidak pernah hadir dalam pembahasan yang dilakukan oleh Pansus bersama SKPD. Padahal, kehadiran Sekprov sangat penting guna memberikan masukan maupun presentasi terkait penetapan RTRW. “Sekprov terkesan menghambat jalannya pembahasan RTRW Provinsi Sulut, padahal hal ini sangat penting. Apalagi, Sekprov merupakan Koordinator Badan Penataan Ruang,” sindir Herry Tombeng SH salah satu personil Pansus RTRW, Rabu (21/3) kemarin, kepada sejumlah wartawan. Lanjut Herry seharusnya Sekprov proaktif dalam pembahasan RTRW. Karena dikuatirkan jika kinerja Sekprov seperti ini, maka pembahasan RTRW bisa memakan waktu yang panjang.

Hery Tombeng

“Seharusnya Sekprov berpikir cerdas, jangan menganggap remeh pembahasan RTRW, karena hal ini demi kepentingan masyarakat Sulut 20 tahun kedepan. Ini harus dihindari, karena bukan tidak mungkin pembahasan RTRW yang sudah ditargetkan selesai Agustus mendatang, bisa tertunda hingga bulan Desember,”tegas Ketua Fraksi Barindra di DPRD Sulut ini. Apabila, Sekprov maupun SKPD tidak berpikir cerdas dan serius dalam pembahasan, maka dikuatirkan RTRW Provinsi Sulut tidak akan tuntas. Sangat disayangkan karena sekarang ini sudah banyak investor yang ingin berinvestasi di Sulut, namun terganjal dengan pembahasan RTRW yang belum tuntas. (Ndo)


SPORT & ENTERTAINMENT HALAMAN 9

KAMIS, 22 MARET 2012

Inter Milan, Klub Terbaik Italia Abad 21

SERI A

M

ESKI musim ini bisa dibilang bukan musim yang indah bagi Inter Milan, namun ada sedikit pelipur lara di tengah nestapa yang sedang dirasa La Beneamata. Klub milik Massimo Moratti tersebut baru saja didaulat sebagai klub Italia terbaik abad ini oleh Federasi Internasional Sejarah Sepakbola & Statistik (IFFHS) Meski Nerazzurri tidak berada di p e ring-

kat pert a m a daftar IFFHS namun mereka adalah pemimpin untuk klub asal

DIEGO MILITO

Italia. Secara keseluruhan Inter di posisi ke-5.Barcelona dalam tangga teratas, diikuti oleh Manchester United (2), Arsenal (3) dan Real Madrid (4). s e mentara d i bawah klu b Diego Milito cs ada Bayern Munich (6), dan kemudian posisi peringkat klub Italia lainnya ada AC Milan (8), AS Roma (10) dan Juventus (14).(BN)

Corak Motor Baru Colin Edwards Akhirnya Dipublikasi TIM NGM Forward Racing akhirnya mempublikasi corak motor yang akan mereka gunakan musim ini di MotoGP. Publikasi tersebut dilakukan pada acara peresmian tim di Jerez, Spanyol hari Selasa waktu setempat. Tim NGM Forward Racing adalah salah satu tim yang memanfaatkan adanya regulasi CRT, dan mengembangkan sayapnya di MotoGP setelah turut serta di kelas Moto2. Colin Edwards, merupakan pebalap yang mere-ka pilih untuk berkompe-tisi di kelas terakbar itu. Edwards, yang merupa-kan 2 kali juara World Su-perbike, merupakan peba-lap paling menjanjikan di antara 9 pebalap yang akan mengendarai motor CRT tahun ini. Namun di lain sisi, Edwards pun menga-

kui bahwa persaingan musim ini akan sangat berat.” “Saya minta maaf karena saya terlambat datang dalam acara peresmian ini, karena ada tornado yang lebih besar dari saya dan membuat penerbangan saya tertunda,” gurau Edwards, yang berjuluk Texas Tornado. “Saya senang bisa menghadiri acara ini dan bisa menjadi bagian dari petualangan baru tim ini. Kami telah melakukan begitu banyak pengembangan motor, terutama pada bagian perangkat elektronik,” imbuhnya. Dimintai pendapat mengenai potensi CRT, pebalap asal Amerika Serikat tersebut mengatakan, “Di tahun 2010, saya segera mempercayai po-tensi motor-motor Mo-to2,” ujar Edwards, yang menyinggung miripnya regulasi antara CRT dan

Moto2.“Saya menyadari adanya kemungkinan bah-wa aturan baru ini akan menyajikan hal-hal mena-rik dalam balapan. Menurut saya, CRT merupakan ide bagus,” tuturnya. “Saya merasa kelas Moto2 sangat spektakuler karena grid terisi penuh, bahkan mungkin terlalu

penuh! Namun ini membuat pertunjukan balap semakin seru,” tambah Edwards. “Saya rasa CRT akan mencapai level se-perti itu di MotoGP, meski tentu saja pada awalnya takkan mudah, tapi waktu akan menjawabnya dan semoga CRT bisa memu-askan semua pihak.” (BN)

Mourinho Beri Sanksi Terhadap Coentrao KEJADIAN beredarnya foto Fabio Coentrao yang tengah merokok di luar restoran akhirnya berdampak panjang. Jose Mourinho telah memberikan sanksi atas tindakan pemain Real Madrid tersebut. Foto-foto Coentrao yang tengah merokok di luar restoran pada hari ulang tahunnya membuat kubu Madrid merasa geram. Mourinho akhirnya memutuskan untuk tidak mengikut sertakannya ke dalam tim untuk menghadapi Villarreal nanti malam. Asisten pelatih Madrid, Aitor Karanka mene-

kankan bahwa kejadian tersebut merupakan masalah internal klub dan akan diperlakukan seperti itu. Madrid sendiri tak hanya kehilangan Coentrao dalam pertandingan melawan Villarreal nanti. Angel Di Maria, Ricardo Carvalho, dan Raul Albiol juga akan absen dalam pertandingan tersebut."Coentrao telah tidak diikutsertakan sehubungan dengan keputusan pelatih," pernyataan Madrid di situs resminya.


POLITIK KEMASYARAKATAN HALAMAN 10

KAMIS, 22 MARET 2012

DEPROV

Sulut Pro – Kontra Kenaikan BBM

Arthur Kotambunan

MANADO – Meresakan masyarakat Indonesia dengan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Bulan April nanti, menjadi perdebatan di kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut). Terbukti dengan adanya sebagian Anggota menolak dengan kenaikan BBM dan ada juga sebagaian anggota Dewan Sulut setuju dengan

kenaikan BBM tersebut. “Kebijakan pemerintah untuk menaikan BBM pastinya sudah dikaji, dan itu seharusnya diterima oleh masyarakat. Kalau tidak dinaikan Negara kita yang akan bangkrut nantinya,” tegas Wakil Ketua DPRD Sulut, dan juga Ketua Fraksi Partai Damai Sejahtera (PDS) Sulut, Drs. Arthur Kotambunan, BSc, kepada harian ini, Rabu (21/3) kemarin diruang kerjanya. Dilain tempat juru bicara Fraksi PDI – P Sulut, James Sumendap, SH menjelaskan, kalau mereka menolak keras dengan adanya kenaikan BBM. “Patut dikaji kembali, karena kenaikan BBM bisa menjadi salah satu kekacauan di masyarakat. Kekacauan yang akan terjadi, pastinya barang – barang dipasaran pasti akan naik, apalagi bahan pokok bagi masyarakat, semua akan naik, dan disitulah menjadi kekacauan di tengah masyarakat. Masyarakat di Indonesia banyak yang dibawa rata – rat dalam kemiskinan, ini butuh pengkajian yang matang dari Pemerintah,” tukas James Sumendap utusan Fraksi PDI-P Sulut. (Ndo)

SENAYAN

Ruang Rapat Mewah Segera Digunakan JAKARTA- Sekretaris jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Nining Indra Saleh memastikan bahwa “Ruang Banggar DPR Rp20 miliar” sudah bisa dipergunakan. “Sudah selesai. Tapi efisiensi anggaran sedang dita-ngani BPK. Kalau sudah final nanti kami infokan,” kata Sekjen DPR Nining Indra Saleh kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu 21 Maret 2012. Ruang rapat yang menghabiskan anggaran Rp20,3 miliar ini masih dalam tahap penyederhanaan. Barang-barang impor yang dinilai mahal sedang diganti dengan produk lokal. Sementara, Wakil Pimpinan DPR, Priyo Budi Santoso memastikan bahwa ruang rapat banggar telah diganti semua komponen yang dinilai mahal itu. “Dipastikan tidak ada kursi made in asing,” kata dia. Sampai saat ini baru kursi impor ruang Banggar senilai Rp5 miliar yang diganti dengan barang lokal. Sementara itu karpet impor seharga Rp980 juta tak diganti, LCD impor seharga 1,9 miliar juga tidak dicopot. Yang paling mahal adalah perangkat IT di ruang Banggar yang berharga Rp7,9 miliar. Untuk lampu ruang Banggar yang berharga hampir Rp1 miliar dalam proses pergantian. Dari total penghematan, saat ini ruang baru Banggar masih berharga sekitar Rp14 miliar.(VN)

Sering Terbang Keluar Daerah, Abaikan Aspirasi Pengunjukrasa Sesal Sikap Anggota Dekot

(Foto: Jux/Postkota)

SALING MENDORONG : Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) saat melakukan aksi mereka di depan kantor DPRD Kotamobagu, Rabu (20/03) lalu, Terjadi saling dorong mendorong sesama anggota PoL PP Kotamobagu. Nampak situasi di depan pagar DPRD Kotamobagu.

Mokoagow Nilai Dekab Kerja Setengah Hati Mangkat : Pemerintah Akan Bayar Hak Mereka K O TA M O B A G U — Koordinator aksi Pamong Desa, se Kabupaten Bolmong, yang juga Sangadi Desa Torout Utara, Kecamatan Dumoga Barat, Jaerudin Mokoagow mengaku kecewa dengan pernyataan dari pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Dewan Kabupaten (Dekab) Bolmong, yang menyebutkan penganggaran dana TPAPD akan menunggu surat resmi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Padahal, saat pertemuan di provinsi, inspektorat Pemprov Sulut, sudah memberikan peluang agar anggaran TPAPD bisa dianggarkan kembali. “Nah,

Abdul Kadir Mangkat

Jaerudin Mokoagow

kami nilai Dekab,” ujar kerja setengah hati,” kata Jaerudin. Ditambahkan, saat pertemuan di provinsi tersebut, pihak Pemkab. Bolmong juga hadir. namun entah mengapa, para aparat Desa, mulai timbul kekecewaan, melihat pendampingan yang dilakukan Dekab Bolmong, justru setengah hati.

“Kami hanya ingin, pihak Pemkab dan Dekab mendukung upaya kami. Jangan memberikan pernyataan yang membuat kami berpikir, pemerintah daerah tak serius mendukung kami untuk mendapatkan hak sebagai pelayan masayarakat paling bawah,” tukas Mokoagow. Sekedar diketahui, para pamong desa di Bolmong

menuntut duit TPAPD tahun 2011 yang raib tetap dapat diterima mereka. Pertemuan terakhir di Kantor Bupati, mereka memahami jika penganggaran sulit dilakukan. Namun demikian para pamong ini tidak menyerah. Sementara itu, Ketua Dekab Bolmong, Hi Abdul Kadir Mangkat, Rabu (21/3) kemarin, mengatakan, Dewan akan melakukan pembahasan lebih lanjut terkait penganggaran pembayaran TPAPD tersebut. “Sebab sesuai pertemuan dengan pihak Pemerintah Provinsi, dengan tegas, anggarannya bisa diadakan buat pembayaran TPAPD. itu pun nanti dianggarkan dalam APBD-P 2012, ini,” tutup Mangkat.(cw02/mtx)

K O TA M O B A G U — Sejumlah mahasiswa tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bolmong Raya, menyesalkan sikap anggota Dewan Kota (Dekot) Kota Kotamobagu (KK), yang sering mengabaikan aspirasi warga. Dimana para mahasiswa tersebut, akan menyampaikan aspirasinya dalam aksi demo damai di gedung Dekot KK, terkait rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), oleh pemerintah tertanggal 1 April mendatang, ternyata tak satu pun wakil rakyat Dekot KK, berada ditempat, untuk menerima mereka. Para aktivis HMI ini, berunjukrasa di Bundaran Paris yang berlanjut ke

Kantor Dekot, Pemkot Kotamobagu, dan berakhir di Markas Komando (Mako) Polres Bolmong. Pengunjukrasa menegaskan kebijakan tersebut bisa menyengsarakan rakyat kecil. Menurut Koordinator Lapangan (Korlap), Limbanon Febri, Rabu (20/3) kemarin, kepada harian ini, mengatakan, meskipun BBM saat ini belum dinaikan, namun keberadaan kebijakan yang akan dilakukan, telah meresahkan warga. “Saat ini, BBM belum juga dinaikan, tapi ditingkatak warga telah menimbulkan keresahan,” Kasubag Umum dan Perlengkapan Kesekretariatan Dekot KK, Djantra Damapolii, ketika ditemui, menjelaskan para wakil rakyat Dekot, saat ini, sedang berada diluar daerah. “Mereka sedang berada diluar daerah,” kata Jantra.(cw-02/mtx)

Anak Sejuta Bintang, Bukan Novel Politik JAKARTA - Penulis novel biografi, ‘Anak Sejuta Bintang’, Akmal Nasery Basral, menu-turkan, novel karyanya yang menceritakan biografi Aburizal Bakrie bukanlah novel politik. “Saya bisa ambil kesimpulan, yang bilang ini novel pilpres, saya yakin dia belum baca. Kalau sudah baca pasti langsung berubah,” kata Akmal, dalam Meet and Greet, Penulis dan Bedah Novel ‘Anak Sejuta Bintang’, di kampus Universitas Bakrie, Jakarta, Rabu, 21 Maret 2012. Untuk itu, ia menegaskan novel ini sama sekali bukan novel politik. Sebab, tokoh Ical diceritakan dalam novel sangat apa adanya. Bahkan ketika dia ditolak saat ‘menembak’ teman perempuannya. “Buat apa Ical cerita masa

kecilnya, bahkan dia ditolak cewek dia tidak merasa keberatan,” ujarnya. “Yang menarik bukan hanya soal pasangan muda yang punya dua anak, tapi pasangan muda itu rumahnya masih ngontrak, perusahaan baru bangkrut, utang banyak, anak kedua sakit parah, anak ketiga Agus Alamsyah meninggal,” tuturnya. Namun, dalam kondisi seperti itu, keluargha Ahmad Bakrie tetap mengajarkan hal-hal positif bagi anakanaknya. Akmal menceritakan, salah satu kisah yang menurutnya menarik adalah kisah pertemanan sejak masuk sekolah Taman KanakKanak hingga SD. “Ini kilas balik ke 60 tahun ke belakang. Ini nama-nama yang faktual,” kata dia.(VN)


Sambungan KAMIS, 22 MARET 2012

HALAMAN 11

ROLLING but saja, Bupati Boltim Sehan Landjar yang konon bakal mendukung kakaknya Muhammad Salim Landjar sebagai kandidat Walikota. Begitu juga dengan peran Yasti Soepredjo Mokoagow Bendahara Umum Partai Amanat Nasional (PAN), dan Tatong Bara Ketua DPW PAN Sulut, di Kabupaten Bolaang Mongondow. PAN dan PDIP merupakan suksesor kemenangan Bupati Salihi B Mokodongan dan Wabup Yanni R Tuuk di Pilkada tahun 2011 silam. Sehingga jika Tatong maju di Pilwako, para pejabat yang dilantik kabinet BERSATU lalu, notabene bisa jadi ‘tim sukses’ bayangan Tatong atau PAN di pilwako nanti. Bagaimana dengan kabinet Herson Mayulu yang dijuluki MaDu, sejak masih didam-

Sambungan Hal 1 pingi pasangan Wabupnya almarhum Samir Badu? Rolling yang digelar dan dihadiri langsung Herson tersebut, juga sarat kepentingan politik di Pilwako. Buktinya, sejumlah pejabat yang dianggap bisa berperan di Pilwako dan merupakan penduduk Kota Kotamobagu, masih tetap dipertahankan. Kepentingan PDIP di Pilwako juga tidak bisa diabaikan, mengingat sejumlah isu politik bahwa istri orang nomor satu di Bolsel tersebut, sering digadang menjadi kandidat di Pilwako Kotamobagu. Begitu pun ketika Gubernur Sulut, Sinyo Harry Sarundajang (SHS) menghadiri resepsi pernikahan putri Sulung Herson, Sabtu pekan lalu. Ketika didaulat memberi sambutan, SHS sempat melemparkan ‘bola’ kepada

mantan Bupati Bolmong Marlina Moha Siahaan (MMS) dan Drs Arudji Mongilong mantan Pjs Bupati Bolsel yang juga kakak ipar Herson. “Saya lihat dua figur yang duduk bersebelahan ini (Arudji dan MMS-red), rupa mukamuka jodoh no,” kata SHS. Pernyataan gubernur ini juga diplesetkan sebagai wacana di Pilwako mendatang. Beberapa pejabat birokrat Boltim, Bolmong dan Bolsel, yang sempat diwawancara dan minta tanggapan terkait wacana rolling ‘berencana’ ini, membantah jika mereka akan dijadikan ‘tim bayangan’ di Pilwako KK. Menurut Kabag Humas Bolmong Rafika Bora, mutasi di jajaran birokrat itu lumrah, dan tidak bisa dikaitkan dengan Pilkada atau kepentingan politik lainnya. “Tidak benar itu. Kalau di

SANGADI Hasilnya, seperti pernyataan sangadi tersebut di atas. Selain itu menurut pengakuan Sangadi, Olivia Gabriel, tidak tercatat sebagai warga tetap di Tiberias, sering berpindahpindah mengikuti suaminya yang memang bekerja di luar daerah yakni Gorontalo. “Memang di desa itu tidak ada Mesjid, sehingga tidak ada pegawai Syar’i juga. Jadi sangadi sudah mengklarifikasi masalah tersebut, bukan karena sengaja menolak prosesi pemakaman jenazah,” kata Imi Manangin.

Sambungan Hal 1 Sebaliknya, ayah almarhum, Darius Gabriel, membantah pernyataan sangadi jika anak tercintanya itu bukanlah warga asli Tiberias. Menurut dia, Olivia lahir dan besar di desa tersebut, di dalam rumah keluarga dan di tengah-tengah keluarga besar mereka. “Siapa yang bilang anak saya bukan warga asli Tiberias? Dia lahir dan besar di dalam rumah kami, dan hidup di tengahtengah keluarga besar kami di Tiberias ini. Hanya saja anak saya ini kawin dan sering ikut me-

nyusul suaminya yang kerja di Gorontalo, jadi dia seringkali ke luar daerah. Tapi dia selalu di kampung ini, sejak dia menikah selama 3 tahun,” tutur Darius ketika dihubungi wartawan harian ini via telepon selulernya. Darius juga menambahkan, oknum sangadi tersebut memang jelas menolak pemakaman anaknya di desa Tiberias, dan bohong kalau dia pernah menawarkan untuk menguburkan jenasah di desa tetangga. Poppy Pandeiroth salah satu anggota DPRD

MSL menjurus pencitraan terkait Pilwako tahun 2013. Menurut Kakan Kesbangpol, Abdulrahman Mopobela yang menandatangani surat tersebut, kegiatan MSL ini dianggap masih illegal, karena tahapan Pilwako baru akan digelar tahun depan. Saat ini tidak ada kandidat yang boleh melakukan kegiatan seperti itu. Tak pelak, ulah Mopobela yang membawa-bawa nama Pemerintah Kota ini dihubung-hubungkan dengan keberadaan Walikota Djelantik

Mokodompit, yang diprediksi kuat akan kembali maju di Pilwako mendatang. Mopobela disebut-sebut, membawa kepentingan Djelantik dan takut mendapatkan saingan berat di Pilwako nanti. Apalagi MSL dikenal sudah memiliki basis massa besar, khususnya di kalangan akar rumput. “Apalagi kegiatan MSL dengan komunitas Gorontalo baru-baru ini, mungkin dianggap membahayakan posisi kandidat calon incumbent, jadi Mopobela mau cari muka,”

kata Hasan, salah satu tim sukses MSL asal Kotamobagu. Sementara itu dalam perbincangan bersama wartawan di warung kopi Jarod kelurahan Sinindian, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kotamobagu, Nayodo Kurniawan, menyesalkan sikap Pemkot melalui kesbangpol tersebut. Menurut Nayodo, saat ini pihaknya memang sengaja memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin mencalonkan diri di Pilwako Kotamoabgu tahun depan,

masyarakat sekarang. “Bagi saya, Anggota Dewan yang tidak punya komitmen, seharusnya kedepan berikan kesempatan bagi yang lain untuk mencalonkan diri, dan saya harap partai yang merasa anggota Dewan yang kurang berkualitas agar difikirkan partai untuk mencalonkannya kembali,” tukas Jebolan Universitas Gadjah Mada

Jogjakarta ini. Di Bolmong, salah satu tokoh pemuda Kotamobagu Iwan Mokodompit warga Kotamobagu Utara menyesalkan sikap legislator dapil Bolmong yang disebut pemalas ini. Untuk masuk kantor saja sebagai perwakilan rakyat Totabuan sudah malas, bagaimana pula memperjuangkan aspirasi rakyat. “Kalau

Sambungan Hal 1

benar AKbar Datunsolang merupakan salah satu anggota DPRD Sulut yang malas, maka saya menganggap sudah rugi masyarakat Bolmong Raya memilih mereka. Ini menan-dakan bahwa mereka tidak amanah atas kepercayaan masyarakat yang sudah memilih mereka ke legislatif,” ketus Mokodompit.(Ndo/mji)

ACHA Sambungan Hal 1

Arman, Ketua Lembaga Pemantau Kinerja Eksekutif Legislatif Reformasi (LPKELR), Ef-fendi Abdul Kadir turut menanggapi sikap Ahmadi Modeong ini. Menurutnya, sudah menjadi kewajiban dari pejabat Kabag Humas, untuk lebih terbuka kepada publik terutama untuk masyarakat di daerahnya. Tujuan media kata Efendi, hanya ingin memberikan informasi kepada masyarakat. Sementara Undang-undang keterbukaan publik juga sudah mengatur hal-hal seperti ini. “Karena itu saya menyarankan kepada Kabag Humas Bolsel, supaya selalu kooperatif agar bisa memberikan kesejukan

MAYULU Namun Sarif menolak. Justru dia meminta uang pengembalian lebih besar kepada saya. Ini kan, termasuk pemerasan,” tutur Mayulu. Sehingga dirinya mengaku, jika tudingan atas penipuan yang dialamatkan padanya, merupakan bentuk pencemaran nama baik, apalagi sudah membawa-bawa ke ranah hukum. “Pemkab akan melapor

mensosialiasikan diri. “Silahkan mulai mensosialiasikan diri. Belum ada pelarangan dari KPUD maupun Panwas,” kata Nayodo. Saat ditanya tentang pelarangan dari pemerintah, dengan alasan curi start, Nayodo menjelaskan bahwa itu adalah kewenangan dari KPUD dan Panwas. “Yang berhak melarang itu adalah KPUD dan Panwas. Bukan kewenangan pemerintah daerah,” tegas Nayodo.(mtx/ mji)

Sambungan Hal 1

HUMAS sejumlah media cetak terkait status hukum Herson tersebut tidak digubris. Ditelepon via seluler hingga SMS pun tidak dihiraukan pejabat eselon III yang mengaku mantan aktifis di Gorontalo ini. “Kami kira ini adalah bentuk minimnya pemahaman dari seorang kabag Humas, dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai penyambung informasi dari Pemerintah ke masyarakat. Jika sampai persoalan yang merundung Bupati kemudian dia tidak kooperatif, berarti Bupati salah pilih orang,” kata Arman Momintan, pengurus Forum Wartawan Totabuan (Forwart) Kotamobagu. Senada dengan

Bolmong asal Poigar, juga menanggapi masalah ini. Dia mengaku sudah mengingatkan oknum Sangadi bersangkutan, agar kejadian serupa tidak lagi terulang. “Saya tidak akan memihak siapapun, karena pihak Sangadi dan keluarga duka masing-masing bertahan dengan argumen mereka. Yang pasti, saya tidak ingin kejadian seperti ini terulang lagi. Karena semua masyarakat memiliki hak yang sama, dan jangan membuat kebijakan hingga masyarakat terkotakkotak,” tegas Pandeiroth.(tr-08/mji)

Sambungan Hal 1

DPRD Namun selama ini saya lihat Wakil Rakyat malas masuk Kantor tidak punya Komitmen untuk memperjuang nasib rakyatnya,” tegasnya. Bahkan Tumbelaka menilai, selama ini masyarakat yang membawa aspirasi ke Lembaga DPRD Sulut hampir semua tidak ada yang penyelesaiannya, dan ini terbukti dengan apa yang dirasakan

Bolmong, pelantikan adalah murni mekanisme birokrat, bukan kepentingan politik,” kilah Rafika. Sayangnya, Kabag Humas Bolsel, Ahmadi Modeong susah sekali dihubungi untuk melakukan konfirmasi. Namun terkait posisi Ahmadi ini, konon dia merasa ‘kurang puas’ dengan formasi rolling pejabat eselon II dan III di Pemkab Bolsel kemarin. Konon, Ahmadi ingin jabatan lain selain di Humas, yakni Kabag TUP. Namun keputusan Bupati Herson Mayulu rupanya tidak seperti hasratnya tersebut. “Memang saya dengar kabar, bahwa Ahmadi ingin posisi di TUP, tapi bukan dia yang dilantik,” kata salah satu sumber yang merupakan oprang kepercayaan Bupati Bolsel.(TR/mji)

kepada masyarakat, demi kepentingan semua pihak,” kata Effendi. Beruntung Bupati Bolsel Herson Mayulu cukup tanggap dan pengalaman dengan dunia media, sehingga Herson langsung yang mengundang sejumlah wartawan kemudian memberikan hak jawabnya sebagai bentuk klarifikasi kepada media terkait permasalahan tersebut. Namun Herson belum bisa menanggapi persoalan kinerja juru bicaranya tersebut, melainkan hanya melakukan klarifikasi soal status tersangka yang dialamatkan kepadanya akibat laporan salah satu oknum kontraktor.(mji)

Sambungan Hal 1 balik, ke Polda terkait dengan laporan Syarif. Ada dua laporan yang akan disiapkan Pemkab. Pertama, persoalan pencemaran nama baik dan kedua, manipulasi data yang dilakukan Syarif saat melakukan perencanaan proyek transmigrasi. Bahkan dana perencanaan proyek transmigrasi dari kementrian, sudah dicairkan oleh Syarif, sebesar 80 persen atau berkisar Rp 400

juta. Sementara yang bersangkutan telah memanipulasi data dan berkas pencairan,” terang Mayulu. Lanjut Mayulu, manipulasi data tersebut terindikasi hanya kopi paste dari perencanaan di Kabupaten Boltim. Dan, perusahaan ySyarif sebagai kontraktor pelaksana adalah perusahaan pinjaman tanpa sepengetahuan pemiliknya yang belakangan diketahui milik Meidy Botutihe.(tr-11/die)

"Akunya sih biasa saja ya, tapi kadang kalau menurut sahabat cowok, misalkan melihat wanita yang sudah berkarir itu kelihatannya mintanya banyak, pinginnya cowok yang serba ada. Padahal kan enggak gitu, itu stereotype saja. Menurut aku, aku menghargai kerja keras seseorang," ujar Acha yang sebenarnya sedang mencari seorang pendamping hidup yang hatinya tulus. "Kadang cowok takut dekatin karena kita sudah punya apa gitu. Jadi cowok itu mau dekatin susah. Itu yang kadang buat kita susah dapatin hati yang tulus," ungkapnya saat ditemui di studio Hitam Putih, Pancoran, Jakarta Selatan, pada hari Selasa (20/ 3) malam. Gadis lulusan Limkokwing University Bachelor of Art in Mass Communication Multimedia Broadcasting ini pun tidak berharap banyak pada seseorang yang sedang mendekatinya. "Sejauh ini enggak, mereka masih menutup diri kayaknya, karena akunya juga biasa saja. Kalau dibilang ada nanti GR lagi," pungkasnya. (kpl)

HUT kata Suhendi Makalalag warga Solok. Dari sisi sejarah, tahun 2012 ini Bolaang Mongondow juga akan memperingati HUT ke 518. Dari buku sejarah Bolaang Mongondow versi Dunnebier warga Belanda yang masyhur merintis sejarah Bolmong ini, mengatakan dalam tulisannya bahwa Punu Mokodoludut yang dianggap raja pertama Bolaang Mongondow diangkat para Bogani (pemimpin suku di berbagai wilayah Bolmong), menurut beberapa versi tahun yang disebutkan Dunebier ini adalah tahun 1414 sebagai tahun yang diperkirakan Punu’ Molantud Mokodoludut ini memimpin. Sehingga bisa dihitung menurut sejarah kepemimpinan, bahwa Bolaang Mongondow sudah berumur 598 tahun. Walau hanya Dunnebier yang diakui memiliki referensi terlengkap terkait sejarah Totabuan ini, namun beberapa pemerhati budaya Bolmong masih menyangsikan hal ini.

Sambungan Hal 1 Menurut Anuar Syukur budayawan muda Bolmong, versi Dunnebier ini masih perlu dikaji lagi karena merunut sejarah Gorontalo dan Siau (Sangihe), yang dikisahkan para sejarahwan mereka, tarik ulur tahun masa kepemimpinan Mokodoludud ini masih bisa lebih panjang dari versi Dunnebier. “Coba kita simak sejarah Kerajaan Gorontalo. Dikisahkan bahwa putri raja Gorontalo dinikahi seorang pangeran atau Abo’ dari Bolaang Mongondow. Sementara kerajaan Gorontalo ini disebutkan terbentuk sekitar tahun 1000-an Masehi. Kan jelas bahwa keberadaan seorang pangeran, menisbahkan telah ada sistem saat itu. Maka Abo dari Bolmong ini, adalah putra dari raja Bolmong. Nah, siapa raja Bolmong di masa itu? Begitu pun sejarah kerajaan Siau yang mengatakan bahwa Mokodoludut adalah ayah dari Lokon Banua, raja pertama mereka, dan cikal bakal keturunan mereka. Ini terjadi di

FOTO Dharma dan LMND. Aksi yang yang dilakukan sekira pukul 13.00 itu, dimulai mulai dari arah bundaran paris menuju kantor sekretariat daerah Pemerintah Kota Kotamobagu (Pemkot) untuk menyampaikan aspirasi kepada Walikota dan Wakil Walikota Kota Kotamobagu. Namun sangat disayangkan keinginan para massa tersebut untuk menyampaikan aspirasi siasia lantaran dua kepala daerah itu tidak berada ditempat karena berada diluar daerah. Hal ini

Sambungan Hal 1 membuat amarah para mahasiwa naik, hingga dengan lantang para mahasiswa mengeluarkan katakata kasar karena tidak bisa menerima kehadiran mereka. “Djelantik Mokodompit dan Tatong Bara adalah pecundang karena tidak menyambut aksi kami pada hari ini,” teriak Riswan yang tergabung dalam aksi demo. Merasa tidak di hargai, massa bergerak ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Kotamobagu (Dekot) . Namun mereka juga mendapat hal yang

DOB memberikan pemaparan seputar kemajuan Kota Kotamobagu, pada kegiatan rapat koordinasi, implementasi dan sosialisasi pelaksanaan kebijakan penataan daerah, yang dilaksanakan di Manado, Rabu (21/3) kemarin. Kegiatan yang dilaksanakan Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri yang dibuka langsung Direktur Penataan Daerah, Otsus dan DPOD, Susilo, Selasa (20/3) tersebut, juga dihadiri 22 DOB, 17 kabupaten induk yang melaksanakan pemekaran, serta 10 perwakilan Provinsi se-Indonesia bagian barat. Dalam pemaparannya, Walikota Kotamobagu menyampaikan 10 aspek yang menjadi dievaluasi pihak Kemendagri RI, seperti Rencana Umum Tata Ruang yang saat ini sedang dibahas ditingkat DPRD Kota Kotamobagu, serta sejumlah kebehasilan pembangunan infrastruktur diwilayah Kota Kotamobagu, pasca dimekarkan dari wilayah Kabupaten Bolmong pada

tahun 1200-an, beda 4 tahun dengan yang dituliskan Dunnebier. Sehingga kajian sementara kami, Punu’ Mokodoludut ini sudah ada sebelum tahun 1400, dan umur Bolaang Mongondow sudah lebih dari 600 tahun,” kata Anuar. Dia juga menyatakan, keterkaitan sejarah ini, tidak bisa menafikan bahwa Bolaang Mongondow memiliki pengakuan dari sisi sejarah, adalah penguasa wilayah Sulawesi Utara ini secara umum. Maka di HUT Bolmong ke 58, harusnya jadi renungan bersama seluruh elemen masyarakat Totabuan. Kapankah Bolmong Raya ini menjadi otonom. “Sejarah membuktikan bahwa kita sudah otonom, dan merupakan kesatuan yang utuh. Bukan bentukan atau bisa dikata merupakan bagian kekuasaan dari yang lain. Bukankah ini semangat bahwa kita berhak menjadi Provinsi?” tutur Anuar dengan senyum penuh arti.(mji)

sama para penghuni gedung wakil rakyat. Sebab bertepatan saat mereka akan menyampikan aspirasi mereka para wakil rakyat itu sedang melakukan kunjungan ke jakarta. Penolakan rencana kenaikan BBM didepan kantor Dekoat itu hanya disambut oleh beberapa staf Dekot. ”Para anggota dewan sedang tugas luar,” ucap Tjanra Damopolii Kasubag Umum dan Perlengkapan kantor Dekot Kotamobagu.(cw-02/die)

Sambungan Hal 1 tahun 2007 silam, seperti peningkatan jumlah pendapatan asli daerah (PAD) Kotamobagu, pembangunan di bidang sarana penunjang peningkatan ekonomi seperti pembangunan pasar tradisional, pembangunan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas rawat inap), hingga peningkatan mutu pendidikan dengan melakukan pembangunan sarana dan prasana sekolah diwilayah Kota Kotamobagu. Tak hanya itu, meskipun masih terhitung sebagai daerah otonom yang baru menginjak tahun ke-4, Kota Kotamobagu juga berhasil menorehkan sejumlah prestasi yang membanggakan, seperti berhasil diraihnya Piagam Adipura untuk bidang kebersihan wilayah perkotaan oleh Kementerian Lingkungan Hidup pada tahun 2011 lalu. “Semua ini berhasil diraih atas kerjasama seluruh elemen masyarakat di Kotamobagu, serta saran dan petunjuk dari Gubernur Sulawesi Utara, yang selalu memberikan

masukan seputar pembangunan, pemerintahan dan sosial kemasyarakatan diwilayah Kotamobajgu,” ujar Walikota. Dalam kegiatan yang juga diisi dengan sosialisasi Permendagri No.55 tahun 2011 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembinaan Daerah Otonom Baru, juga turut dibahas sejumlah permasalahan biasanya dialami oleh DOB maupun daerah induk pemerkaran, seperti yang terkait dengan penyerahan asset, dokumen, persoalan dana hibah, dan penegasan masalah tapal batas wilayah antara daerah induk maupun daerah hasil pemekaran. Seperti diketahui, Kota Kotamobagu berhasil meraih nilai tertingi dari 57 Daerah Otonom Baru seIndonesia, berdasarkan hasil evaluasi dari pihak Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, terhadap perkembangan Kotamobagu pasca pemekaran.(mji)


CMYK

BOLMONG UTARA “Menuju Bolaang Mongondow Utara Kabupaten padi” SENIN, 26 MARET 2012

KLARIFIKASI

Akbar Bukan Legislator Malas

HALAMAN 12

Pemkab Genjot Potensi PAD Tutupi Devisit Triwulan Pertama

PERNYATAAN Taufik Tumbelaka tentang empat anggota DPRD Provinsi termalas salah satunya berasal dari Bolmut mendapat perhatian unsur pemuda. Kepada wartawan harian Koran ini Yunan Tegela menyatakan hal itu hanya untuk mencari perhatian. Katanya, personil DPRD Sulut Akbar Datunsolang hampir setiap bulan berada di Bolmong raya lebih khusus Bolmut untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan Bolmong raya yg notabene adalah daerah pemilihan yang bersangkutan. ”Contoh kongkrit perjuangan bung Akbar masuknya bantuan-bantuan proyek provinsi di Bolmong Utara. Antara lain proyek sanitasi yang ada di Desa Bigo dan Binjeita di tambah lagi proyek persampahan di Desa Solo,” tukas Tegela. Lanjutnya, beliau sejak diliantik tidak pernah sama sekali terlihat di Bolmong Utara apalagi Bolmong utara yang baru berumur empat tahun lebih masih butuh perhatian dan bantuan anggota DPRD agar bisa lebih maju dan bisa bersaing dengan daerah lain. “Kami himbau agar pihak-pihak yang memberikan pernyataan yang lebih konstruktif untuk pembangunan kedepan,” tutup Tegela.(omi)

DPRD

Dewan Bahas 18 Ranperda SETELAH mengalami beberapa kali penundaan, akhirnya DPRD Bolmut Senin (26/3) hari ini,red mulai membahas 18 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang telah diusulkan eksekutif. Sekertaris Dewan (Sekwan) Bolmut Irma Ginoga Suriansyah Korompot SPd MSi membenarkan hal ini. “Mulai besok (hari ini, red) Dewan sudah akan membahas Ranperda yang telah diusulkan oleh pihak eksekutif. Pembahsan ini dijdwalkan selama dua minggu,” ujar Ginoga kepada sejumlah wartawan kemarin. Di tempat terpisah Ketua Komisi I DPRD Suriansyah Korompot SH, menyatakan dirinya berkeinginan agar sebelum pembahasan Ranperda tersebut harus ada sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat. “Ada baiknya ranperda-ranperda itu disosialisasikan kepada masyarakat sebelum pembahasan, sehingg bobotnya ketahuan mana yang menjadi kebutuhan masyarkat,” timpanya.(omi)

(foto doc/postkota)

PELAYANAN langsung kepada warga yang dilakukan oleh Pemkab Bolmut.

Bupati Sosialisasikan Program di Pemprov BOROKO—Hari ini Bupati Bolmong Utara (Bolmut) Drs Hi Hamdan Datunsolang MM dijadwalkan melakukan pemaparan perencanaan program kegiatan 2013 nanti. Pemaparan program oleh bupati ini dilakukan di hadapan gubernur Sulut pada kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat provinsi Sulut bertempat di Hotel Sintesa Peninsula. “Bapak bupati

akan memaparkan prioritas program kerja untuk tahun 2013,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bolmut Drs Asripan Nani MSi. Pemaparan akan dilakukan mulai dari isu seputar permasalahan dan kendala di daerah, isu strategis, hingga pada arah kebijakan pembangunan yang rencananya akan dilakukan di 2013 mendatang. Ditempat ter-

pisah juru bicara (Jubir) Pemda Bolmut Mohamad Fadly Binolombangan SPd MSi mengatakan selain bupati, Musrenbang provinsi Sulut ini rencananya akan dihadiri oleh Sekkab Bolmut Drs Reky Posumah MSi, para asisten, serta para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). “Semua instansi terkait akan ikut mendapangi pak bupati saat pemaparan program,” pungkasnya.(omi)

Asripan Nani

B O R O K O — Ta r g e t Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemkab Bolmut Hamdan Datunsolang akan menggenjot sektor pendapatan lain dalam daerah dan retribusi menutupi devisit PAD di daerah sebagai pengtriwulan pertama peri- ganti dari UU Nomor ode Januari-Februari- 18/1997 dan UU Nomor Maret. 34/2000. Seluruh Satuan Kerja “Perda harus dilaPerangkat Daerah (SK- kukan penyesuaian atau PD) belum melakukan di amandemen, lantaran pengisian kas PAD ada penambahan sekitar melalui pemungutan 4 jenis pajak daerah pajak dan retribusi. Ini yang akan dipungut balantaran belum adanya ik oleh pemerintah prolandasan hukum berupa vinsi maupun pemerinPeraturan Daerah (Per- tah kabupaten,” papar da) yap a p a ng meAkbar ngatur sapaan Perda harus dilakukan tentang akrabpenyesuaian atau di nya. penariamandemen, lantaran ada Kadis kan paPendajak dan penambahan sekitar 4 retribusi patan jenis pajak daerah yang daerah. Pengeakan dipungut baik oleh “ PA D lolaan pemerintah provinsi Bolmut Keuamaupun pemerintah triwulan ngan kabupaten pertama d a n masih Asset kosong Daerah karena seluruh SKPD (PPKAD) Bolmut Aang belum melakukan pe- Wardiman SE Ak, memungutan, sambil me- lalui Kabid Anggaran nunggu Ranperda disah- Baharudin Tunggil mekan. ngaku telah melaporkan Tapi, kami akan terus kepada Badan Pemeberusaha menggenjot riksa Keuangan (B-PK) sektor pendapatan lain RI perwakilan Mana-do untuk menutupi PAD terkait belum adanya pada triwulan pertama,” pemasukan PAD di ujar Bupati Drs Hamdan Kabupaten Bolmut. Datunsolang MM. “Kami sudah melapoMenurut bupati, se- ran hal tersebut, agar belumnya Bolmut sudah secara administrasi sumemiliki Perda tentang dah ada laporan kepada pajak dan retribusi, BPK. Dengan demikian, namun belakangan ini laporan dapat dipertapemrtintah pusat telah nggung jwabkan,” jelas memberlakukan unda- Tunggil kepada sejumng-undang No-mor 28/ lah wartawan pekan 2009, tentang pajak lalu.(omi)


postkota edisi 22 maret 2012