Issuu on Google+

surat kabar

Rasulullah SAW bersabda: Belajarlah Bahasa Arab karena 3 hal, karena Aku (Nabi SAW) orang Arab; 2) Al-Quran berbahasa Arab dan 3) Penduduk Ahli Surga berbahasa Arab ((HR. Muslim)

POS SORE

MINGGU KE-4/MEI 2014 — TAHUN KE-1 EDISI KE-16

www.possore.com

Calon Presiden dari PDI Perjuangan, Joko Widodo saat bertemu masyarakat termasuk banyak para ibu rumah tangga di Subang, pekan ini. (Foto: Seknas Jokowi/ Dono Prasetyo)

Ramly Berterimakasih Kepada warga Jakarta JAKARTA (Pos Sore) — Perjuangan yang tak kenal lelah, turun ke tengah-tengah masyarakat dengan membawa konsep perjuangan yang jelas, akhirnya menghantar Ramly Muhammad ke kursi DPRD Provinsi DKI Jakarta. Pengusaha yang rendah hati dan konsern terhadap masalah-masalah social ini menyatakan keterharuannya atas dukungan masyarakat. ''Saya berterima kasih kepada warga Jakarta, khususnya di dapil saya, dapil II,'' kata Ramly ter-

haru menjawab Pos Sore pekan ini. Ramly memang menjadi caleg dari Partai Golkar untuk daerah pemilihan II meliputi Kecamatan Kelapa Gading, Kecamatan Cilincing, Kecamatan Koja dan Kepulauan Seribu. Kendati belum dilantik, tapi perolehan suara yang diraihnya menghantarkan dia untuk menjadi wakil rakyat selama lima tahun ke depan. ”Semoga kami diberi kekuatan dan keteguhan memikul amanah ini,'' kata Ramly terharu. (fur)

Wakil Jokowi Diterpa Isu Rp10 Triliun

Saya Tak Melawan Mega

Sabam Sirait

JAKARTA (Pos Sore) — Ancaman Sabam Sirait akan mundur dari PDI Perjuangan memang sempat membuat sebagian orang tersentak. Dari awal, sesepuh PDIP ini memang menghendaki usia calon wakil presiden(cawapres) nya Jokowi tidak terlalu tua. Artinya, usia antara Jokowi dengan pendampingnya tidak terpaut jauh. Bahkan dalam beberapa kesempatan, deklarator Partai Demokrasi Indonesia(PDI) ini menyebut nama mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud Md adalah

12 HALAMAN — HARGA RP2000

cawapres ideal Jokowi. Keinginan tersebut tentu saja sudah sampai ke telingan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, apalagi dari pengakuannya soal cawapres ini sudah pernah disampaikan kepada Megawati. Tetapi keinginan tingal keinginan. Pasalnya, Megawati dan pimpinan partai anggota koalisi, lebih memilih Jusuf Kalla(JK) sebagai cawapres Jokowi. JK usianya jauh lebih tua dari Jokowi, bahkan dari segi pengalaman, Jokowi tidak ada apa-

� Ke halaman 11

JAKARTA (Pos Sore) — Riak kecil sebagai satu rintangan pertama bagi Joko Widodo alias Jokowi menuju puncak kekuasaan. Sesepuh dan pendiri partai itu, Sabam Sirait, dikabarkan mengancam akan mundur dari PDIP bila Jusuf Kalla (JK) yang mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar itu ditetapkan jadi calon wakil presiden mendampingi Jokowi. Tidak itu saja, penetapan JK sebagai cawapres Jokowi juga dibarengi isu bahwa mantan Wapres SBY itu menyiapkan Rp10 triliun untuk membiayai pemilihan presiden jika dia jadi wakilnya Jokowi. Isu ini, sempat sampai ke telinga Sabam, sehingga politisi senior ini meradang. "Saya mendengar JK menyiapkan Rp10 triliun untuk membiayai pilpres jika dia jadi cawapres, saya mengingatkan PDIP Joko Widodo dan Jusuf Kalla

� Ke halaman 11

Kedaulatan Sosial

Jelang Final Liga Champions

Bale Optimis DNIKS Ingin Lebih Cepat dari Presiden Madrid Tundukkan Atletico

Gareth Bale

MADRID (Pos Sore) — Musim ini, Real Madrid dan Atletico Madrid sudah bertemu empat kali. Pertemuan di final Liga Champions, Sabtu (24/5) atau Minggu (25/5) dinihari WIB di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal, akan jadi yang kelima dan Gareth Bale optimis Madrid bakal memenangi trofi La Decima. Pertemuan pertama terjadi di La Liga, di mana Atletico sukses menundukkan Madrid 1-0. Madrid kemudian membalas di semifinal Copa del Rey, di mana mereka sukses menang kandang dan tandang. Pada leg pertama di Santiago Bernabeu, Madrid menang 3-0. Sementara pada leg kedua di Vicente Calderon, Los

� Ke halaman 11

JAKARTA (Pos Sore) — Tanggal 20 Mei 2014 merupakan hari kebangkitan nasional untuk membangun kedaulatan sosial dalam negara, masyarakat dan bangsa Indonesia. Dengan demikian nantinya tidak ada lagi ada anak tiri dalam pembangunan sosial tersebut. Menurut Ketua Umum Dewan Nasional Indonesia

untuk Kesejaheraan Sosial (DNIKS) Prof Dr Haryono Suyono, dalam Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini dilakukan juga penandatanganan 'Maklumat Bersama" 20 mei 2014 di gedung DNIKS Jakarta. Nantinya maklumat ini akan diserahkan kepada calon presiden 2014.

Pengobat Alternatif

Justru Membantu Dokter JAKARTA (Pos Sore) - Sekjen Aptari (Asosiasi Pengobatan Tradisionil Indonesia) DR.Asvial Rivai, M.D (M.A) menyerukan para dokter dan ahli kesehatan di Indonesia tidak gebyah-uyah dan sembarangan meminta media massa menghentikan siaran berita/ iklan tentang pengobatan tradisionil. ''Para pengobat alternatif atau tradisional justru mengisi ruang kosong yang tak tersentuh bidang kedokteran. Para pengobat tradisonil atau pengobat alternatif justru sudah membantu masyarakat dan

� Ke halaman 11

NASIHAT Rasulullah dan Madu ADA seseorang yang datang kepada Rasulullah dan melapor: “Sesungguhnya saudaraku merasa mual perutnya”. “Lalu Rasulullah memerintahkan: “Berilah minum madu.” Kemudian orang itu pun memberi minum madu kepada saudaranya yang sakit, Beberapa saat kemudian ia datang kembali, dan berkala: “Saya telah memberinya madu, tetapi belum sembuh juga, dan justru bertambah mual.” la berkata seperti itu sampai tiga kali. Kemudian menginjak yang keempat kalinya, Nabi bersabda: “Minumlah madu. “ Orang itu menjawab: “Saya telah memberinya madu tetapi justru bertam-

� Ke halaman 11

JADWAL SALAT

Dhuhur: 11.53 Ashar: 15.13 Maghrib: 17.48 Isya: 18.59 Subuh: 04:35 Wilayah Jakarta dan Sekitarnya

Kisah Misteri:

Jajaran DNIKS memperingati Hari Kebangkitan Nasional dengan menandatangani ‘’Maklumat Bersama 20 Mei 2014’’ berisi seruan pentingnya prioritas pembangunan kedaulatan sosial dalam negara, masyarakat dan bangsa. Nantinya maklumat ini akan diserahkan kepada calon presiden 2014.

BUAYA PUTIH CIMANDIRI (1)

Oleh MPU WESI GENI CIMANDIRI, sebuah sungai besar yang menampung anak-anak sungai, sejak Sukabumi, Gunung Salak, Parungkuda, dan Cibadak, mengalirnya membelah menurut arah Kiblat menuju Teluk Ladam Kuda, Pelabuhan Ratu. Di teluk itulah, ibarat sabut kelapa yang terapungapung, perahu-perahu ikan terayun-ayung bersama ombak.

K

ASTIN berjalan menyusuri pantai Cimandi ri. Ia menangguk udang-udang kecil yang berkejeletan di tepi sungai sungai. Hari itu suaminya Jurum, tidak turun kelaut, karena perahuperahunya telah lapuk.Telah beberapa kali ditambal dengan papan lain, namun bahagian lain meng-

ikuti bahagian yang telah diganti. Entah untuk berapa lama Jurum terpaksa tidak akan turun ke laut, karena biaya pembeli papan tebal dan penambal perut perahu tak ada tersimpan satu sen pun di bawah tikar tidur mereka. ''Ditambalpun, hampir tidak ada gunanya,'' ujar Jurum, ''paling lama tiga minggu, bahagian lain telah ikut lapuk pula!'' ''Jadi, apakah abang berharap sebuah pohon kayu besar yang tumbang dari pegunungan, untuk dijadikan perahu?'' Katin bertanya dengan wajah cemas seorang ibu, yang was-was melihat payudaranya sendiri yang tidak lagi akan mengeluarkan susu. ''Entahlah....Tin! Biarlah aku di rumah saja. Kaulah sementara memikirkan apa yang harus kita lakukan untuk menyambung hidup ini.'' Terdengar bunyi kaleng beras diguncang Katin di dapur berdinding tepas. Bunyi kaleng yang kosong

itu bagai mengancam hidup mereka hari ini dan seterusnya. Jurum tidak lagi bertanya apa-apa. Karena bunyi kaleng beras yang kosong itu tidak memerlukan perkataan apa pun, selain dari berusaha untuk mengisinya. Anak mereka yang dua orang, tidak perlu mengetahui bahwa beras untuk dimasak hari ini tidak ada. Karena itulah Katin menyusur sungai Cimandiri yang berpantai lunak. Di bagian atasnya kelihatan lumpur tipis yang berkilat ditimpa cahaya matahari pagi. Sepanjang pantai dilemparkannya jala kecil ra_pat, agar udang-udang sungai bersangkutan di jala itu. Tetapi harapan nihil. Seolah-olah tak seekor ikan kecil pun yang menyinggung jaring yang dilemparkannya. Keringat bercucuran di celah-celah rambutnya lalu turun ke kening. Beberapa tetes jatuh

� Ke halaman 3


POS SORE

Nasional-Jabar 2

EDISI KE-16 MINGGU KE-4/MEI 2014

Kebun Bibit Rakyat Atasi DAS Kritis CIANJUR (Pos Sore) — Bupati Cianjur Drs.H.Tjetjep Muchtar Soleh.MM awal pekan ini memberikan pengarahan pada rapat koordinasi dan sosialisasi kegiatan kebun bibit rakyat (KBR) 2014. KBR merupakan program penunjang pembangunan di sektor kehutanan dan perkebunan yang masuk program prioritas pemkab Cianjur, kata Tjetjep. Pasalnya, sub-sektor perkebunan memberikan sumbangan yang cukup besar bagi perekonomian Kabupaten Cianjur. "Keunggulan komparatif dari sub-sektor perkebunan dibandingkan dengan sektor lainnya disebabkan oleh adanya lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal dan berada di kawasan dengan iklim yang menunjang." Belum lagi tenaga kerja yang cukup tersedia dan melimpah sehingga bisa secara kompetitif dimanfaatkan. Begitu pula dengan kehutanan khususnya produksi kayu, jelas Bupati Tjetjep. Ia menyebut luas hutan di Kabupaten Cianjur 89.834,73 hektar atau sekitar 34,28 % dari luas wilayah Kaupaten Cianjur yang terdiri dari hutan rakyat dan hutan negara yang dikelola oleh Perum Perhutani KPH Cianjur devisi regional III Jawa Barat Banten. KBR dan DAS Kritis Bupati menyebut pihaknya juga fokus merehabilitasi hutan dan lahan (RHL) di lahan kritis, lahan kososng dan lahan tidak produktif merupakan salah satu upaya pemulihan kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) kritis. "Upaya ini memberikan nilai tambah tak hanya kayu, tapi juga getah, buah, daun, bunga, serat dan pakan ternak, yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekaligus penyerapan tenaga kerja, serta menurunkan emisi karbon," jelasnya. (yana)

FOTO HUMAS

SOSIALISASI KBR DI CIANJUR

Bupati Cianjur Drs.H.Tjetjep Muchtar Soleh.MM awal pekan ini memberikan pengarahan pada rapat koordinasi dan sosialisasi kegiatan kebun bibit rakyat (KBR) 2014, awal pekan ini.

Sinar Mas Optimalkan Jabar jadi Lumbung Pangan Nasional SERANG PANJANG (Pos Sore) — Rangkaian kegiatan memperingati Hari Pangan Sedunia pekan lalu disemarakkan dengan berbagai aktivitas yang melibatkan tidak hanya pemerintah, tapi juga TNI, warga masyarakat, hingga kalangan usaha. Seperti tampak dalam bakti sosial yang dilakukan Markas Besar TNI AD beserta Kementerian Pertanian, dengan dukungan Sinar Mas melalui pembagian paket sembako yang terdiri atas 3.000 liter minyak goreng, sekaligus mewakafkan ratusan Al Quran bagi warga Desa Ponggang, Serang Panjang. Keberadaan Jawa Barat sebagai lumbung pangan nasional sangat penting dalam upaya memperkuat ketahanan pangan Indonesia. "Bagaimana melakukannya dengan mengoptimalkan sumber daya pangan yang ada, secara bersama-sama dan koordinatif menjadi tema kegiatan hari ini. Pilar bisnis kami, Agribusiness & Foods, selama ini juga melakukannya melalui optimalisasi perkebunan sawit. Hal ini yang mendorong kami untuk terlibat memberikan dukungan,” ungkap Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto di sela kegiatan yang dihadiri Menteri Pertanian, Suswono, Panglima TNI, Jendral Moeldoko, Wakil KSAD, Letnan Jendral M. Munir, Pangdam Siliwangi, Mayor Jenderal Dedi Kusnadi Thamim, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. (fenty)

KISAH MISTERI——— (sambungan dari hal1) ke matanya, membuat perih dan air matanya mengalir, tak ubahnya seperti orang baru menangis. ''Suamimu tak turun ke laut?'' Ujar salah seorang perempuan dari seberang sungai. Teguran itu sama pahitnya bagi seorang supir yang menganggur, karena truk yang dikemudikannya sedang bongkar mesin. Di pelabuhan ini tak ada orang berkulit terang dan lembut. Mungkin karena angin laut yang membawa uap mengandung garam, membuat orang lebih cepat tua. Seperti Katin sendiri, sebenarnya belum lagi berumur sampai 30 tahun. Tetapi retak-retak pada kulitnya membuat kelembutan kulit ari yang seperti permukaan daging isi buah kelapa telah hilang. Katin menjongkok di tepai sungai sambil menyampu matanya yang kena keringat. Dan rasa perih mata makin menjadi, karena tangannya membawa pasir ke mata itu ketika ia mengusapnya dengan sudut kain panjang. Tiba-tiba Katin melihat sesuatu yang menggelepargelepar di dalam air. Seolah-olah seeokor makhluk kecil sedang berusaha mengeluarkan kepalanya di atas permukaan air sungai. Besarnya hampir sama dengan seekor ikan lele. Tetapi Katin jadi tersimak. Yang dilihatnya itu tak mungkin ikan. Sebab ada dua pasang kaki kecil yang berkayuh lucu di sisi badannya. Putih sekali seperti putihnya isi kelapa muda yang dikikis panjang dengan sendok. Ada gerigi-gerigi kecil di punggung makhluk aneh itu. Memperkuat dugaan Katin bahwa yang dilihatnya bukanlah ikan biasa. Kini Katin teringat pada mimpinya semalam, bahwa ia sedang mandi di sungai dan melihat seorang bayi yang masih kecil dapat berenang bebas, menuju ke arahnya. Kini mimpi itu diingatnya kembali, mungkinkan ini anak dari suatu makhluk yang diberi petunjuk di dalam mimpi itu? Ragu-ragu, Katin melemparkan kain selendangnya ke permukaan air. Selendang itu turun perlahan-lahan ke permukaan air itu. Anehnya, makhluk kecil putih itu langsung saja menghampar tubuhnya di kain selendang dengan keempat kakinya berhenti bergerak Kedua ujung selendang itu diangkat Katin dari dalam air. Makhluk kecil itu diam saja. Dengan langkah, Katin bergegas pulang ke rumah. Memperlihatkan kepada su-

Larang Iklan Rokok, Walkot Bandung dapat Penghargaan BANDUNG (Pos Sore) — Walikota Bandung Ridwan Kamil meraih penghargaan dari komite nasional (komnas) pengendalian tembakau (PT). Penghargaan itu terkait upaya Ridwan kamil melindungi rakyat kota Bandung dari epidemi tembakau, jelas Ketua komnas PT Dr. Prijo Sidipratomo, Sp.Rad, kemarin. Ia mengatakan Komnas PT sangat khawatir dengan sikap sejumlah pembuat kebijakan yang nampak tidak berpihak pada perlindungan kesehatan publik dan bahkan berlebihan melindungi industri produk yang terbukti membunuh massa. Untuk itu Komnas PT sangat meng-

hargai terobosan yang lalu Komnas PT juga dilakukan oleh pemimmemberikan penghargapin muda seperti Ridan kepada Gubernur Bawan Kamil dalam melinli, I Made Mangku Pastidungi rakyat Bandung ka, karena beliau sudah dari bahaya rokok. menolak dan menggaRidwan Kamil, kata galkan pameran rokok dia, telah meluncurkan Jerman terbesar yang program Selasa Tanpa sedianya akan diadakan Rokok, rumah tanpa di Bali. asap rokok” dan yang Pada pada Hari Tanpa paling berani adalah Tembakau Sedunia 2013, “melarang iklan rokok Komnas Pengendalian di Bandung”. Tembakau juga membeMenurut dia, pemberi- Ridwan Kamil rikan penghargaan kepaan penghargaan ini buda Bapak Ignasius Jokan yang pertama, beberapa bulan yang nan, Direktur Utama PT. Kereta Api In-

‰ Pembentukan DOB Garut Selatan

SOROT

Bupati Garut Diminta Siapkan Dana GARUT (Pos Sore) — Setelah melalui proses bertahun tahun, rencana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Garut Selatan (Garsel) hampir dapat dipastikan akan segera terwujud. Bahkan, kelompok Presidium Masyarakat Garut Selatan merasa optimis, Undang Undang pembentukan Kabupaten Garut Selatan tersebut akan selesai dan disahkan pada pertengahan 2014 ini. Keyakinan Presidium Garsel tersebut menyusul rekomendasi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melalui Rapat Paripurna DPD di Gedung Nusantara V MPR/ DPD Jakarta 14 Mei lalu agar pembentukan DOB Kabupaten Garut Selatan sebagai pemekaran dari Kabupaten Garut segera ditetapkan dan disahkan DPR. "Rekomendasi ini akan dibahas oleh Komisi II DPR-RI melalui Panitia Kerja (Panja) seusai reses. Dan biasanya akan selesai dalam waktu satu bulan. Maka,

kami optimis pertengahan 2014 ini pembahasan Undang undang DOB Garut Selatan akan selesai," kata Ketua Dewan Penasehat Presidium Garut Selatan (Garsel) Suryaman Anang Suatma, Selasa, (20/5). Karenanya, kata Suryaman, sambil menunggu proses pembahasan di DPR-RI, pihaknya mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut selaku Kabupaten Induk segera menyusun manajemen transisi untuk menyikapi masa peralihan pemerintahan DOB Kabupaten Garut Selatan pasca pemekaran dari kabupaten induk, Kabupaten Garut. Hal yang harus segera disiapkan Pemkab Garut, imbuh Suryaman, antara lain meliputi penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah

Rudy Gunawan

(RTRW), Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), inventarisasi struktur dan kebutuhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Manajemen peralihan memang harus dipersiapkan lebih awal sebagai pedoman dalam pelaksanaannya pada saat DOB Garsel dibentuk. Dan untuk ini, kita akan terus berkoordinasi dengan Pemkab Garut selaku kabupaten induk,” papar Suryaman. Terkait rencana pemekaran Kabupaten Garut Sela-

donesia atas upaya PT KAI menerapkan larangan merokok di dalam gerbong dan lingkungan stasiun kereta api yang bertujuan untuk melindungi penumpang dari bahaya paparan asap rokok dan menambah kenyamanan dalam gerbong kereta api. “Kita akan terus mengupayakan advokasi terbaik dalam pengendalian tembakau, dan memantau perkembangannya. Masyarakat sudah semakin cerdas dan paham betapa pentingnya pengetatan peredaran produk ini demi melindungi bangsa. Setiap perkembangan ke arah kebaikan adalah perayaan buat bangsa Indonesia,” kata Dr. Prijo. (arie)

Kemenag Kantor Kab. Cianjur Gelar Bintek

tan, Bupati Garut, Rudy Gunawan menyatakan, pihaknya tengah melakukan berbagai persiapan, baik berupa manajemen maupun anggaran sesuai ketentuan Undang Undang sebagai Kabupaten Induk. "Sebagai kabupaten induk, kita memang harus mempersiapkan personel, pengisian keanggotaan DPRD, penyusunan APBD, pemberian dana hibah, pengalihan aset, pembiayaan dan dokumen, serta dukungan bantuan teknis infrastruktur dan lain sebagainya," ujar Rudy. Ia mengungkap akan mengupayakan pemekaran Garut Selatan menjadi Kabupaten tersendiri bisa berjalan mulus. "Kalau perlu saya akan mencoba studi banding ke daerah yang baru pisah dari Kabupaten Induk, seperti Pangandaran, misalnya. Nanti kita bisa mempelajari dari sana bagaimana prosedur yang nanti kita akan jalani menghadapi pemisahan Garut Selatan ini," tandasnya. (slamet)

BERUPAYA memiliki data base yang valid dan akurat, Seksi Madrasah Kementerian Agama Kantor Kab. Cianjur gelar bimbingan tekbnis (bimtek) dan updating data emis bidang madrasah selama empat hari yang berakhir Jumat pekan lalu. Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut 500 orang terdiri dari berbagai operator MI, MTS dan MA. "Saat ini memang data base untuk kelembagaan, ptk dan kesiswaan di bidang madrasah terus mengalami perubahan sehingga kami berupaya untuk mengupdate-nya setiap 3 bulan sekali," jelas Ketua Panitia Aris Raya. (yana)

KUA Berperan Tarik PNBP

KANTOR Urusan Agama mempunyai peran sangat besar dalam pengelolaan sumber penerimaan negara, kata Kepala Kankemenag Kab. Cianjur, H. Dadang Ramdani, kemarin. Ia menyebut salah satunya dengan upaya pengelolaan biaya nikah dan rujuk yang diatur PP No 47/2004 serta SK Dirjen Bimas Islam No DJ II/449/2009. "Kantor Urusan Agama Kecamatan punya peran besar dalam pengelolaan sumber penerimaan negara dalam hal ini pendapatan negara bukan pajak (PNBP) yang bersumber dari nikah dan rujuk," jelas Dadang lagi di depan para Kepala KUA dan Bendahara Pembantu Penerimaan peserta Bimtek Pengelolaan PNBP NR Tahun 2014, awal pekan ini. Menurut Dadang, Kepala KUA wajib melakukan pemeriksaan dan mengawasi pembukuan penerimaan setoran biaya pencatatan nikah dan rujuk, menyampaikan usulan kegiatan KUA yang dapat dibiayai dana nikah dan rujuk. (yana)

Pemkab Cianjur-PLN Kerjasama Bangun Fasos CIANJUR (Pos Sore) — Bupati Cianjur H. Tjetjep Muchtar Soleh menandatangani perjanjian kerjasama pembangunan fasilitas sosial antara Pemerintah Kabupaten Cianjur dengan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Pembangkit Hidro Jawa Bali. Dalam Kesempatan itu Bupati Cianjur menyampaikan pembangunan fasos di wilayah Kabupaten Cianjur itu sebagai dampak pembangunan PLTA Upper Cisokan pumped storage berkapastias 1040 megawatt. "Kami atas nama pemerintah dan warga masyarakat Kabupaten Cianjur mengucapkan terima kasih kepada PT PLN (persero) Unit Induk Pembangunan pembangkit hidro jawa bali, atas bantuan pembangunan/peningkatan fasilitas umum dan fasilitas sosial di wilayah

Kabupaten Cianjur sebagai dampak dari pelaksanaan pembangunan PLTA Upper Cisokan pumped storage," katanya. Ia menyebut kebutuhan akan energi listrik kini telah menjadi salah satu

mianya, apakah jenis ikan kecil yang berbentuk aneh itu. ''Anak buaya....yang kau bawa Tin?" Terkejut Jurum melihat makhluk kecil yang mendirikan bulu romanya itu. ''Di mana kau dapat Tin?'' "Dia yang berenang-renang di hadapanku, dan mengikut ketika ian selendang kuhamparkan di bawah air sungai.'' ''Sebaiknya buang saja kembali, Tin. Kalau besar akan berbahaya sekali kepada kita. Bahkan ia akan menambah jumlah buaya di Cimandiri, sebagai ancaman kepada setiap orang yang berumah di pantai muara!'' Ketika Jurum mengucapkan kata-kata itu, mata anak buaya itu berkedip-kedip lucu, kemudian terpejam seperti bayi kecil yang tenang-tenang saja setelah disusui oleh ibunya. Ada bekas sebuah tapak guci besar yang terletak di hadapan rumah mereka, sebegai penampung iar hujan untuk mencuci muka ketika pagi. Ke dalam pecahan guci itulah disusunkan Katin batu-batu dan pasir. Kemudian diisinya air tawar, untuk tempat anak buaya putih. Keliling tapak guci itu dipagarnya dengan bambu-bambu belah. Banyak tetangga-tetangga dari seberang sungai sengaja datang melihat anak buaya putih yang lucu itu. Bahkan orang yang baru pulang dari laur menyisihkan waktu untuk singgah di rumah Jurum. Kebanyakan dari mereka meninggalkan sebagian ikan yang akan dibawa mereka kepada Katin. Karena tak seorang saja yang berbuat demikian, hasilnya hampir sama dengan Jurum bila turun ke laut setiap hari. Ikan-ikan pemberian mereka itu dikeringkan Katin, kemudian dijualnya ke pasar Pelabuhan Ratu. "Nah Bang, lihat sendiri, karena aku memelihara buaya kecil lucu itu, kita peroleh rezeki dengan jalan yang lain. Siapa menyangka kawan-kawan abang akan rela begitu mengantarkan ikan kemari?'' Jurum diam, karena ucapan Katin itu benar, tanpa disadarinya. Ternyata mereka dapat juga mengisi perut untuk setiap harinya. Setelah seminggu lamanya anak buaya kecil itu menjadi tontonan, semuanya merasa bahwa makhluk kecil itu seperti bayi. Lebih lagi, kalau memejam-mejamkan matanya dan menengadahkan kepalanya yang sebesar punggu sendok makan itu ke atas. Semakin hari, warna tubuhnya juga semakin terang. Kalau dulu seperti lilin yang hampir tembus cahaya, kini seperti batu-batu putih yang tidak tembus pandang.

kebutuhan dasar masyarakat, terutama masyarakat perdesaan, baik untuk keperluan rumah tangga maupun kegiatan sosial dan ekonomi. Terpenuhinya kebutuhan energi listrik masyarakat berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya baik bagi petani, peternak, pengrajin dan industri rumah tangga. "Mereka tentu akan mampu meningkatkan jumlah dan mutu usaha jika didukung oleh teknologi yang sesuai dengan kebutuhan, termasuk tentunya kebutuhan energi listrik." Pembangunan PLTA Upper Cisokan pumped storage (UCPS), lanjut Bupati, tentu saja akan menimbulkan dampak

Tiba-tiba, pada suatu pagi Katin memperlihatkan baju bahagian luar yang dipakainya kepada suaminya Jurun. ''Mengapa?''Tanya Jurum. ''Baju aku basah oleh air,'' Jawab Katin, sambil membuka kutangnya yang juga ikut basah. Kini mereka berdua berpandangan. Belum pernah terjadi demikian. Katin mengeluarkan air susunya. Padahal ia dalam keadaan tidak hamil, atau melahirkan anak. Beberapa hari yang lalu mereka memberikan isi udang kecil- kecil kepada anak buaya putih yang dipelihara mereka. Tetapi kini anak buaya itu mogok makan. Katin mencoba menampung air susunya dengan mangkok kecil, diberikannya ke anak buaya itu. Anak buaya itu menengadahkan kepalanya kepada Katin, kemudian mengangakan mulutnya yang kecil dan lucu karena dia tidak punya bibir untuk menghirup. Perlahan-lahan dituangkannya air susunya sendiri ke makluk itu. Begitulah dilakukan Katin setiap hari. Sedang kedua buah dadanya yang biasanya lisu, kini segar bugar seperti orang sedang mempunyai bayi. Tidak begitu saja. Perlahan-lahan kini kulit Katin ikut berubah ujud, semakin muda dan kembali surut seperti ia ketika belum menikah dengan Jurum. Jurum pun seperti memeluk Katin ketika malam pertama mereka kawin. ''Aku heran, bayi kecil makhluk aneh itu seperti mengantarkan kau kembali surut seperti anak gadis,'' ujar Jurum sambil menggerakkan tangan seperti hendak memulas kedua pucuk dada Katin yang mekar subur. Katin merangkul suaminya karena pujian itu membanggakannya. Mereka saling berpelukan seperti lintah yang lengket di kulit, sulit untuk dilepaskan. Tepat malam Jumat Manis, Jurum bermimpi seperti didatangi oleh seorang besar tinggi berketopong logam berkilat. Kelihatan tongkat yang ditekankannya ke atas atas amat berat. Kelihatan bekas yang dalam pada setiap kali tongkat itu dipindahkan. Rasanya, orang dahsyat itu seperti turun dari salah satu gunung di Pelabuhan Ratu. ''Kau telah merawat cucuku yang nakal...'' ujar orang itu dengan suara serak. ''Kalau tidak, mungkin ia telah dibencanakan oleh mahkluk lain yang lebih besar. Sejak ini kujanjikan, bahwa tidak seorang pun lagi dari mereka yang mendiami pantai Cimandiri ini yang akan diganggu, atau diterkam binatang lain.'' Seperti awan yang bergumpal-gumpal makhluk besar tinggi bertingkat berat itu raib dari mimpi Jurum, serentak dengan Katin yang tersentak bangun. Tiba-tiba pula

langsung terhadap masyarakat, baik dalam pembebasan tanah, bangunan dan tanaman. Karenanya diperlukan kesamaan persepsi dalam pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana, infrastruktur, fasilitas umum dan fasilitas sosial sebagai dampak dari pelaksanaan pembangunan PLTA Upper Cisokan pumped storage tersebut. "Diharapkan pembangunan sarana dan prasarana, infrastruktur, fasilitas umum dan fasilitas sosial yang terkena dampak dari proyek pembangunan plta upper cisokan pumped storage (ucps) di kabupaten cianjur, dapat terlaksana dengan baik serta dalam pelaksanaannya tidak melahirkan sengketa, konflik dan perkara di kemudian hari (social welfare)," jelas bupati. (yana)

hampir serentak dengan itu terdengar bunyi kesibukan di tepi sungai. ''Apa? Si Sawir diterkam buaya? Kapan terjadinya?'' Beberapa orang yang hampir sering perahu mereka akan keluar muara sungai, mempersoalkan keadaan agak di hulu mereka. ''Hooi, apa kata kalian?'' Sorak Jurum yang keluar dari rumahnya. ''Si Sawir diterkam buaya. Orang banyak mencarinya kehulu. Sampai sekarang mayatnya belum ditemukan,'' sahut Ojong yang sering datang mengantarkan ikan kepada Jurum. Sejenak Jurum terdiam. Ia meneliti mimpinya semalam. Ia mencoba mengingat-ingat, apakah ada faedahnya anak buaya putih itu untuk menghentikan bencana yang menimpa si Sawir yang dikenalnya sebagai orang berpendidikan santri di Sukabumi. ''Tin, apakah yang dapat kita lakukan seperti amanat orang bertongkat berat yang semalam datang? '' ''Entahlah,'' jawab Katin, ''tetapi apa pun boleh kita coba.'' Entah bagaimana asal mulanya, maka mereka berunding untuk ikut melihat pencaharian Sawir yang diterkam buaya itu. Seolah-olah telah datang bisik ke dalam relung hati keduanya untuk mengikuti peristiwa bencana itu. Dan yang anehnya lagi, mereka seolah ingin pula membawa anak buaya putih itu ikut serta dengan mereka di atas perahu. Karena itulah Jurum memanggil Ojong yang sedang berkayuh menuju muara Cimandiri. Sementara itu, Katin yang montok melemparkan selendangnya ke dalam air di dalam tapak guci. Anak buaya putih itu naik ke dalam, seperti ketika ia ikut Katin di tepi sungai, dahulu. ''Kalau begitu, kau memang mau ikut rupanya,'' bisik Katin. ''Apakah yang dapat kau perbuat untuk menolong orang yang sedang malang?'' Anak buaya itu mengangguk-angguk kecil dan mengerdipkan-ngerdipkan matanya. Seolah-olah ingin mengucapkan sesuatu, sambil menaik-naikkan telapak tangan kanannya bahagian depan. Katin tersenyum geli memperhatikan tingkah laku makhluk kecil itu. Tetapi tiba-tiba pula wajahnya jadi muram, jika dibayangkannya bahwa pada suatu ketika orang besar berketopang memegang tongkat berat itu akan meminta makhluk yang hampir disayangnya seperti anak sendiri ini. (Besambung/ras)


POS SORE

Nasional 3

Pemuda Demokrat Siap Menangkan Jokowi

Kelebihan Jokowi, Cepat dan Tepat Bertindak

JAKARTA (Pos Sore)— Langkah calon presiden (capres) yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuuangan(PDIP) Joko Widodo atau Jokowi menuju pemilihan presiden semakin pasti. Berbagai elemen dan kelompok masyarakat terus menyatakan dukungannya, termasuk Pemuda Demokrat Indonesia. “Kami resmi menyepakati menjadi relawan pemenangan Jokowi untuk jadi presiden,”kata Ketua Umum DPP Pemuda Demokrat Indonesia, H Fachruddin kepada Pos Sore awal pekan ini. Pemuda Demokrat adalah organisasi yang cukup tua, yang sejak kelahirannya merupakan rumah bagi kalangan nasionalis marhaenis dan sampai saat ini tetap eksis di Indonesia. Organisasi kepemudaan ini mempunyai 450 cabang yang tersebar di 31 provinsi. Menurut Fachruddin, Pemuda Demokrat memutuskan sebagai relawan pemenangan Jokowi sebagai presiden setelah mengadakan rapat di Jakarta pekan lalu. “Kami sudah menginstruksikan seluruh pengurus di Indonesia untuk bergerak aktif memenangkan Jokowi jadi presiden serta menjadikan Pemuda Demokrat Indonesia sebagai benteng pertahanan untuk membela Jokowi dari isu-isu negatif yang mendiskreditkan dan sengaja dilemparkan oleh lawan-lawan politik dan tak bertanggung jawab,” terang mantan anggota DPR itu. (andoes)

JAKARTA (Pos Sore)—Dukungan kepada Joko Widodo atau Jokowi sebagai presiden terus mengalir. Kelompok masyarakat yang menamakan dirinya sebagai Komunitas Kasih Matraman Raya 10 A (KKMR) menilai, Jokowi layak didukung pada pemilihan presiden nanti karena dia adalah tokoh pemersatu dan pemimpin yang melayani. “Kami mendukung Jokowi setelah mengetahui kepemimpinannya yang pro rakyat dan selalu dekat dengan masyarakat,” tegas Koordinator KKMR 10A Timbul Tampubolon kepada wartawan di Jakarta, pekan lalu. Timbul menambahkan, gebrakan Jokowi sudah terbukti seorang pemimpin yang punya kecepatan dan ketepatan dalam bertindak. “Ketika masih menjadi Walikota Solo dan beberapa tahun ini sebagai Gubernur Jakarta, Jokowi bertindak cepat dan tepat dalam menyelesaikan persoalan,” katanya. KKMR adalah sekelompok mantan aktifis dari GMKI, Gamki, PIKI dan Partisipasi Kristen Indonesia (Parkindo). Komunitas ini sudah berdiri di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk di Indonesia bagian timur. Timbul menyatakan, sebelum memutuskan mendukung Jokowi, KKMR sudah melakukan kajian dan penelusuran rekam jejak Jokowi mengelola pemerintahan. Dengan kepemimpinannya disimpulkan, Jokowi mampu meletakkan, mendorong dan mewujudkan tegaknya kewibawaan negara, mengatasi masalah kemiskinan, keterbelakangan, ketimpangan dan ketergantungan serta membangun semangat gotong royong, menuju Indonesia yang berkeadilan sosial. “Tanpa berkoar-koar Jokowi sudah menunjukkan prestasinya mengatasi persoalan yang dihadapi oleh masyarakat,” ujarnya. (andoes)

EDISI KE-16 MINGGU KE-4/MEI 2014

Bila Jokowi Tersangka Ruhut Gelar Orkestra

FOTO BAMBANG TRI P

PEMBEKALAN TIM PEMENANGAN

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar rapat pleno pembekalan tim pemenangan Jokowi-JK di kantor PKB, Jakarta, Selasa (20/5/2014). Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar memberikan keterangan bersama Calon Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Sekjen DPP PKB Imam Nahrowi dan Jajaran Fungsionaris PKB.

JAKARTA (Pos Sore) — Juru bicara Partai Demokrat, Ruhut Sitompul mengatakan kalau calon presiden yang diusung PDI Perjuangan, Joko Widodo (Jokowi) ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus pengadaan TransJakarta, PDIP dan koalisinya bisa mengganti calon presiden. "Kalau Jokowi ditetapkan Kejaksaan jadi tersangka? Menurut Komisi Pemilihan Umum (KPU), ya harus ganti calon presiden," kata Ruhut Sitompul, di gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Senayan Jakarta, Rabu (21/5). Penggantinya lanjut anggota Komisi III itu, mungkin Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri. "Kalau itu terjadi seru kali. Saya langsung gelar orkestra. Teng, teeng, teeeeng, teeeeeeeng. Maksud aku, satu tidak punya suami dan satu lagi tidak punya istri. Damailah mereka itu di bumi," ujar Ruhut Sitompul. (akhir)

IPW: Ingin Lolos Sespim Harus Siapkan Rp500 Juta JAKARTA (Pos Sore) — Polri perlu segera memperbaiki sistem rekrut dan sistem pendidikannya, terutama memberantas mafia pendidikan untuk anggota Polri yang akan mengikuti Sekolah Staf Pimpinan (Sespim). Sistem yang ada sekarang sangat rawan kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN). Akibatnya, kader-kader terbaik Polri yang tidak punya uang, tidak punya jalur, dan tidak punya kedekatan dengan jenderal tertentu tidak akan bisa lolos untuk mengikuti Sespim, jelas Neta S Pane Ketua Presidium Ind Police Watch, Rabu (21/5). Ind Police Watch (IPW) menilai, jika sistem yang sekarang tetap dipertahankan, ke depan Polri akan diisi oleh kader-kader yang piawai menyuap, menjilat, dan piawai berkolusi. Kader-kader terbaik dan kader-kader idealis di Polri akan "terbunuh", terpuruk serta prustasi. Bagaimana tidak, isu yang berkembang untuk bisa lolos ke Sespim seorang calon harus mengeluarkan uang antara Rp 300 juta hingga Rp 500 juta untuk "menyiram" berbagai pihak. Tak heran, banyak perwira yang harus menjual rumah, mobil maupun harta bendanya agar bisa lolos ke Sespim. (marolop)

Pembangunan Kantor DPP PDIP Dimulai

Jadi Monumen Sejarah Runtuhnya Orba JAKARTA(Pos Sore) — Penyerbuan kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro 58 Jakarta Pusat pada hari Sabtu, 27 Juli 1996 yang dikuasai oleh pendukung Megawati Soekarnoputri(ProMeg) merupakan peristiwa sejarah partai yang tidak terlupakan. Peristiwa itu juga dicatat sebagai perjuangan mencapai demokrasi dan keadilan. “Penyerbuan kantor ketika itu merupakan peristiwa politik yang tidak bisa dilupakan. Awal tumbangnya orde baru, sejarah kriminal yang tidak pernah dibawa dan diselesaikan ke pengadilan, pada hal disana ada keterlibatan aparat keamanan,” kata politisi senior PDIP, Mangara Siahaan, kepada Pos Sore pekan ini menyusul dimulainya pembangunan kantor baru DPP PDIP di atas lahan eks kantor DPP PDI.

Pembangunan kantor itu ditandai peletakan batu pertama oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Seperti diketahui, kantor DPP PDI itu terpaksa dikuasai pendukung dan simpatisan PDI pimpinan Megawati yang secara sah terpilih sebagai ketua umum pada musyawarah nasional(Munas) di Kemang, Jakarta Selatan tahun 1993. Rezim Orde baru ketika itu menyokong penyelenggaraan kongres

di Medan oleh kubu Fatimah Achmad yang dicurigai justru untuk mendongkel kepempinan Megawati. Secara aklamasi kongres memilih Soerjadi sebagai ketua umum dan Buttu Hutapea sebagai Sekretaris Jenderal. Sejak saat itu, kantor DPP PDI dikuasai kubu Megawati dan selama beberapa bulan disana diadakan aksi mimbar bebas yang mengecam penyelenggaraan kongres untuk menggulingkan Megawati. Sebelumnya, aksi turun ke jalan juga dilakukan untuk mengadakan aksi unjuk rasa sampai pecah bentrok antara pendukung Megawati dengan aparat keamanan. Pada masa itu, Mangara M Siahaan merupakan Wakil Sekjen DPP PDI dan bersama beberapa rekannya pengurus DPP lain seperti Alex Litaay dan Haryanto Taslam, Novian-

tika Nasution tetap loyal mempertahankan kepemimpinan Megawati sebagai ketua umum yang sah. Mangara yakin, aparat kepolisian tentu saja menyimpan bukti-bukti hukum mengenai peristiwa penyerbuan kantor DPP PDI itu. Kejadian tersebut juga jangan sampai dilupakan khususnya generasi muda. “Perlu catatan sejarah untuk anak-anak muda tentang retorika yang pernah ada di negera ini,” ujarnya. Karena itu, dia sependapat kelak kantor DPP PDIP yang baru itu menjadi sebuah monumen sejarah yang menandai perjalanan bangsa Indonesia berikutnya. “I tu awal tumbangnya orde baru pimpinan Soeharto, sekaligus awal perjalanan panjang Ibu Mega menjadi presiden Ri ke 5,”tutur Mangara. (andoes)

UCAPAN TERIMAKASIH DENGAN SETULUS HATI, KELUARGA BESAR H.RAMLY MUHAMMAD MENGUCAPKAN TERIMAKASIH YANG SEBESAR-BESARNYA KEPADA SELURUH WARGA DKI JAKARTA, KHUSUSNYA DARI DAERAH PEMILIHAN 2 MELIPUTI :

KECAMATAN KELAPA GADING KECAMATAN CILINCING KECAMATAN KOJA, DAN KEPULAUAN SERIBU

MK Diminta Tolak Gugatan PHPU Dapil 7 Jabar JAKARTA (Pos Sore) — Mahkamah Konstitusi (MK) diminta untuk menolak permohonan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) atas nama Partai Gerakan Gerindra di dapil Jawa Barat VII yang meliputi Kabupaten Purwakarta, Karawang, dan Bekasi. Pasalnya, data yang digunakan sebagai dasar gugatan adalah data-data palsu. Apalagi gugatan tersebut bersifat internal dan tanpa bukti yang kuat. Hal itu ditegaskan Anggota DPR terpilih dari Partai Gerindra Dapil Jabar VII, Putih Sari dalam keterangan kepada wartawan di gedung DPR, Rabu (21/5). "Saya menyesalkan adanya gugatan PHPU Partai Gerindra Dapil Jabar VII. Selain gunakan data-data palsu, nama desa pun fiktif," kata Putih Sari. Atas dasar itu dia meminta MK untuk menolak permohonan gugatan tersebut. Hakim MK dalam memutuskan perkara agar bertindak cermat dan adil. Jangan sampai MK memenangkan yang seharusnya kalah dan mengalahkan yang semestinya menang secara sah. Ketika ditanya siapa penggugat penyelenggara Pemilu di dapil tersebut, Putih menyebut penggugat adalah Habiburrokhman, yang juga caleg Partai Gerindra Dapil Jabar VII. Yang bersangkutan memanfaatkan gugatan ke MK sebagai peluang terakhir untuk merebut kursi. "Dengan data yang dipalsukan," ungkap Anggota Komisi IX DPR RI itu. (andoes)

Bila Prabowo Presiden Pers Tidak Terganggu JAKARTA (Pos Sore) — Anggota dewan pembina Partai Gerindra, Martin Hutabarat menjanjikan kebebasan pers tidak akan terganggu di bawah pemerintahan Prabowo jika ia terpilih sebagai presiden. Martin menilai bahwa kesan yang beredar di kalangan masyarakat bahwa Prabowo akan mengekang pers jika terpilih sebagai salah satu black campaign terhadap capres tersebut. "Pers hanya diikat oleh Undang-Undang Kebebasan Pers dan globalisasi. UU tersebut lebih dominan ditentukan oleh DPR, bukan presiden," ujar Martin dalam acara Dialog Kenegaraan yang diselenggarakan di gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Rabu (21/5). Menurut Anggota Komisi Hukum DPR ini hanya presiden zaman Orde Baru yang dapat menekan pers karena belum adanya UU Pers dan juga globalisasi. "Sehingga tidak boleh dianalogikan seorang presiden baru akan seperti ke habitat yang lama. Itu tidak mungkin terjadi," ujar Martin menegaskan. Martin menilai globalisasi sendiri sebagai penghalang terjadinya pengekangan pers karena dengan adanya globalisasi akses terhadap informasi menjadi sangat mudah untuk dilakukan. "Oleh karena itu, saya yakin jika Prabowo terpilih sebagai presiden, pers akan semakin baik karena ia tak pernah ragu untuk melihat apa jawaban seorang presiden terhadap persoalan-persoalan bangsa," kata anggota Komisi III DPR RI ini mengklaim. (akhir)

Atas terpilihnya;

RAMLY MUHAMMAD sebagai ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA PERIODE 2014 – 2019. SEMOGA KAMI DIBERI KEKUATAN DAN KETEGUHAN MEMIKUL AMANAH INI. KELUARGA BESAR RAMLY MUHAMMAD

FOTO DARIDULU.COM

PENGAMANAN PILPRES

Anggota DPR Fraksi Partai Gerindra Martin Hutabarat (kiri) bersama Mantan Danjen Kopassus Jenderal (Purn) Agum Gumelar (tengah), Wartawan Senior Kompas Tri Agung Kristanto menjadi pembicara dalam diskusi Publik, di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (20/5). Mereka berbicara mengenai pengamanan Capres dan Cawapres, terkait beredarnya isu akan terjadinya kerusuhan yang provokasi kelompok tertentu pada pada kampanye Pilpres mendatang.


Opini 4

POS SORE EDISI KE-16 MINGGU KE-4/MEI 2014

Berbagi Pengalaman

TAJUK

Jusuf Kalla vs Hatta Rajasa PUAS atau tidak puas. Kaget atau tidak kaget. Bahkan frustrasi atau malah gembira, melihat pasangan masingmasing calon presiden, boleh saja terjadi. Tapi toh...itu tak berguna sama sekali. Apa dan bagaimana pun, Joko Widodo dan Prabowo Subianto sudah menetapkan pasangan masing-masing untuk ''dijual'' pada kampanye pemilihan presiden mendatang, bahkan sejak detik mereka didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) awal pekan ini. Mungkin terlalu berlebihan jika proses pemilihan presiden dan wakil presiden -- yang dipastikan bermuara pada Juli mendatang --- disamakan dengan proses jual-beli. Ada penjual ada pembeli. Penjual tentu menyediakan apa yang bisa dia sediakan, dan pembeli akan membeli apa yang dia butuhkan . Konsekwensinya, apabila pembeli merasa tak satupun barang jualan yang disodorkan kepadanya cocok atau sesuai kebutuhan, dia bisa saja tak membeli apa-apa. Dalam hal ini, jika pemilih tak cocok dengan pasangan Jokowi atau pasangan Prabowo, dia bisa saja tidak memilih. Proses seperti itulah sebenarnya yang membuat banyak pihak khawatir. Ending dari proses pemilihan presiden /wakil presiden yang melahirkan banyak rakyat menjadi golput alias ogah memilih, itulah yang kita takutkan walau harus dihormati. Akankah pada pemilihan presiden/ wakil presiden tahun ini banyak pemilih yang akan menjadi Golput? Pertanyaan ini wajar diajukan, mengingat munculnya dua sosok calon wakil presiden yang sama-sama menimbulkan kekhawatiran. Pertama, adalah Jusuf Kalla alias JK, calon wakil presiden pendamping Jokowi. Tokoh ini sudah pernah menjadi Wakil Presiden. Berlatar sebagai pengusaha besar, dan karena itu, ia tak lepas dari terpaan isu bahwa ketika menjabat, banyak orang curiga - atau bahkan menuduh - JK melakukan praktik-praktik kolusi untuk kepentingan grup usahanya. Ketika mendampingi SBY di pucuk pimpinan negeri ini, ia disebut-sebut sebagai the real president. Lalu, dikhawatirkan jika terpilih nanti, ia akan menyetir atau mendikte Jokowi. Isu lain adalah, JK diisukan sebagai representasi kumpulan para pengusaha besar yang bersatu mendorong Jokowi sebagai presiden untuk menyaingi Prabowo yang belakangan mendapat sorotan karena isu nasionalisasi perusahaan-perusahaan milik asing. Kedua, adalah Hatta Rajasa alias HR, calon wakil presiden pendamping Pabowo. Besan SBY ini dianggap tidak memiliki prestasi berarti selama 10 tahun menjadi menteri dalam konteks memperjuangkan kepentingan rakyat. Lebih tepatnya tokoh ini tidak menonjol alias tak punya nilai lebih.Ia juga tak lepas dari terpaan isu korupsi terkait hibah dana pembelian KRL dari Jepang, sebuah isu yang tak pernah berujung. Sebuah majalah berita mingguan menyindir pasangan Prabowo - Hatta sebagai duet kepepet. Benarkah pasangan Prabowo - Hatta duet kepepet? Bagaimana pasangan Jkw - JK? Yang pasti, kedua calon wakil presiden yang muncul --- meski JK sudah sejak jauh-jauh hari sebelumnya diramalkan bakal jadi pendamping Jokowi - dalam pandangan kita bukannya membawa point plus kepada masing-masing capresnya. Tapi sebaliknya. Pemilihan pasangan masingmaasing calon juga tak lepas dari terpaan isu beraroma uang. Tetapi, rakyat Indonesia dapat dikatakan masih beruntung. Di samping kekhawatiran terhadap dua sosok calon wakil presiden, Jokowi dan Prabowo adalah dua tokoh yang diketahui umum sebagai sosok bersih, tak pernah ada aroma kolusi atau korupsi. Lebih jauh, jika yang satu bersenjatakan tri sakti warisan Bung Karno (berdaulat secara politik, berdaulat secara ekonomi, dan berkepribadian Indonesia), maka yang satunya lagi bersenjatakan Pasal 33 UUD 45. Kedua senjata itu sama mengusung nasionalisme. Persoalannya adalah, sejauhmana nanti senjata itu digunakan atau dapat digunakan. Mengingat baik Cawapres Jokowi maupun Cawapres Prabowo adalah sama-sama orang yang sudah berpengalaman di pemerintahan SBY. Siapa yang bisa membantah bahwa pemerintahan selama 10 tahun terakhir ini tidak berbau neolib? Rakyat seperti dihadapkan pada buah si malakama. (***)

POJOK + Joko Widodo adalah kita, .... bunyi iklan dari para pendukung Capres PDIP itu - Luar biasa.... kalau itu benar-benar terjadi, dipastikan Jokowi akan menang mutkak. *** + Menko Perekonomian baru, Chairul Tanjung akan roadshow ke daerah-daerah, membicarakan rencana induk percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia. - Lupakan konsep itu.... toh sebentar lagi pemerintahan juga akan berganti.

Ki Haji Bit-bit

POS SORE Didirikan dan diterbitkan oleh PT Kelompok DUA DUA

Pemimpin Umum: Tubagus Adi Satria P, ME. Pemimpin Redaksi: H Ramly Amin S. Pemimpin Perusahaan: H Abdul Ghofur. Redaktur Pelaksana: F Ruchyat. Redaktur: Fenty Wardhani, Fitri Yetty, H Hasyim Husein, Bambang Tri Prasetio, Jaeni Sukandar, Tety Polmasari, Akhir Rasyid Tanjung, Meidia Kusumawati, Marolop Situmorang. Tim Redaksi: Andoes Simbolon, H Junaedi Edi, Janter Panjaitan, Imam Dasuki (Bekasi), Biro Jawa Barat I: Ismail Sulaiman (Ka Biro), Herinto Wibowo (Sukabumi), Yana Rusmana, Udan (Cianjur), Koresponden: Wijanarko (Surakarta), Ahmad Syukrie, Kukuh Prayogo B, SE (Bandung). Manajer Pemasaran/ Iklan: Suparno HP: 081380446993-085814639072087888862619. Desain Grafis: HA Sabarudin, Gunawan Permana, Cakson. Alamat Redaksi: Jl Pulogadung No 15 Kawasan Industri Jakarta Timur 13920, Telepon: (021) 4603973 (Hunting). E-mail: possore@gmail.com, Fax: (021) 4603970. Terbit mingguan. Bank Mandiri KCP Bekasi, Harapan Indah 15630. No Rekening: 156-002200002-2 Pencetak: PT. Citra Kharisma Bunda, Jl. Meruyung Raya No.2 Limo – Depok. (Isi di luar tanggung jawab percetakan).

S

Oleh Prof. Dr. Haryono Suyono

ETELAH pemilihan calon legislatif berakhir, ditengah sibuk-sibuknya para calon Presiden dan calon Wakil Presiden mengembangkan kolaborasi untuk menghadapi pemilihannya pada bulan Juli mendatang, DNIKS juga bergerak cepat melakukan hal serupa. DNIKS mencanangkan pengembangan kolaborasi dengan 100 organisasi dan lembaga sosial membangun Kepedulian Sosial berbasis Pedesaan guna meningkatkan upaya pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan guna membangun keluarga sejahtera. Berbagai perguruan tinggi, lembaga dan organisasi sosial, pemerintah daerah dan perbankan, diajak mengadakan konsolidasi dan mencari jalan bersama untuk mengatasi berbagai masalah sosial yang selama 14 tahun terakhir ini berjalan di tempat, atau bahkan sebagian terkesan makin mundur. Angka-angka kemiskinan yang nampaknya mengalami penurunan, kalau disimak secara cermat jutru jumlah penduduk miskin sejak tahun 2011 tidak pernah kurang dari 28 juta dan akhirakhir ini naik kembali. Angka kematian ibu hamil dan melahirkan justru naik dari sekitar 228 per 100.000 penduduk menjadi hampir dua kali lipat sebesar 359 per 100.000. Pertumbuhan penduduk yang pernah mencapai sekitar 1,3 persen pada tahun 2000 meningkat menjadi sekitar 1,6 atau mungkin 1,7 persen. Keadaan ini disebabkan naiknya tingkat kelahiran, dalam ukuran TFR, dari sekitar 2,3 anak menjadi sekitar 2,6 - 2,7 anak. Banyak kalangan terkecoh oleh angka-angka presentase yang menurun, padahal jumlah penduduk masih tetap meningkat sehingga jumlah fisik ka-

sus yang dilaporkan stagnan atau justru meningkat tajam. Karena itu kita harus hati-hati membaca angka. Penduduk yang diharapkan mendapat bonus demografi dan disangka bonus itu baru datang pada tahun 2020, atau mundur sampai tahun 2030, sesungguhnya bonus itu sudah datang jauh hari sebelumnya. Jumlah penduduk berusia produktif (15 - 60 tahun) dewasa ini sudah lebih dari 175 juta jiwa, sangat jauh melebihi jumlah penduduk usia di bawah 15 tahun. Ini berarti kita tidak usah menunggu lama, jumlah penduduk produktif sudah sangat melimpah dibanding penduduk dibawah usia 15 tahun dan jumlah penduduk di atas usia 60 tahun. Oleh karena itu, sejak pertengahan bulan lalu, DNIKS mengajak 100 lembaga dan organisasi sosial serta mitra kerja lainnya menggalang tekad dan bekerja keras membangun kolaborasi untuk mengembangkan Kedaulatan Sosial berbasis Pedesaan guna menyatukan kekuatan membangun budaya gotong royong dan bekerja bersama melalui Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) di desa yang jumlah-

nya melebihi 35.000 dan tersebar di seluruh Indonesia, khususnya di pedesaan, memberdayakan setiap keluarga miskin dan keluarga disabilitas agar bisa menikmati hidup yang wajar seperti saudara lainnya. Dalam rangkaian kegiatan itu antar lain ditanda tangani MOU dengan Dompet Dhuafa, yang selama ini menyalurkan Zakat kepada keluarga yang berhak menerimanya. Lembaga ini juga menyalurkan hewan kurban dan bahkan bertahun-tahun telah membuat desa-desa ternak dengan merangkul keluarga peternak di pedesaan untuk memelihara ternak dan kemudian membelinya untuk ternak kurban. Pengalaman itu membuahkan kelompok peternak yang mahir dan mempunyai pengalaman pemeliharaan dan penggemukan ternak secara profesional. Berdasarkan pengalaman itu, DNIKS dan Yayasan Damandiri mengajak Dompet Dhuafa berbagi pengalaman dengan mendukung kelompok keluarga miskin dan keluarga penyandang disabilitas yang tergabung dalam Posdaya di pedesaan untuk belajar menjadi peternak yang baik. Tenaga ahli dan peternak berpengalaman dari daerah Garut, Sukabumi, Lebak, Cianjur, Bogor dan daerah lainnya diajak menjadi tutor bagi calon peternak anggota Posdaya di beberapa kabupaten. Para "tutor konsultan" serta peternak mahir itu diharapkan menjadi pendamping mahasiswa berbagai perguruan tingi yang setiap tahun disebar ke desa membuat dan membina Posdaya. Dalam setiap Posdaya itulah, utamanya di daerah yang dianggap cocok, para mahasiswa menjadi pendamping memberdayakan keluarga desa menjadi peternak yang baik.

Seperti halnya di desa ternak yang berhasil, peternak tidak saja memelihara seekor ternak, tetapi biasa bergabung dan tidak jarang beberapa keluarga mempunyai kandang bersama agar pemeliharaan ternak dapat dirawat dengan baik. Peternak tidak jarang didampingi tenaga professional, dibantu dokter hewan memelihara ternak agar jauh dari serangan penyakit dan membuat setiap ternaknya bisa makan dengan teratur dan berat badannya mengalami kenaikan. Proses pemeliharaan yang teratur memungkinkan setiap ternak yang dipelihara bebas dari penyakit karena ukuran keberhasilannya adalah bahwa melalui pemeliharaan yang baik setiap ternak bisa disajikan sebagai ternak potong yang baik, naik berat badannya dan mendatangkan keuntungan bagi peternak pemeliharanya. Dompet Dhuafa dengan pengalamannya yang lama sanggup berbagi dengan calon-calon peternak dari berbagai kabupaten di daerah Jawa Barat atau daerah lainnya. Sebaliknya para peternak diharapkan melengkapi kegiatannya agar masyarakatnya punya usaha lain untuk memperbaiki hidupnya. Setiap keluarga menganut hidup sehat, menyekolahkan semua anaknya, utamanya mengirim anak balitanya ke PAUD dan memberikan pelatihan ketrampilan kepada isterinya, mengembangkan kegiatan wirausaha untuk menopang kegiatan peternakan serta memelihara lingkungan dengan membangun Kebun Bergizi di halaman rumahnya. Dengan demikian, Kedaulatan Sosial berbasis Pedesaan mengantar setiap keluarga menjadi keluarga yang bahagia dan sejahtera. (Prof. Dr. Haryono Suyono, Ketua Umum DNIKS, www.haryono.com).

Deklarasi Prabowo Hatta Rajasa

Capres-Cawapres Gerindra-PAN Prabowo (kelima kiri) dan Hatta Rajasa (keenam kiri) didampingi sejumlah petinggi partai pengusung mendeklarasikan sebagai pasangan calon Presiden dan Cawapres RI 2014-2019 di Rumah Polonia, Jakarta, Senin (19/5). Pasangan Prabowo - Hatta Rajasa diusung oleh Partai Gerindra, PAN, PPP, PKS, PBB, dan Golkar. (foto: istimewa)

Bang Haji: Penentu Nasib Bangsa Ini

P

OPULARITAS memang segalanya, berbagai opini ataupun teori akan mengungkapkan hal yang sama, benar atau salah,baik dan buruk bukan lagi pilihan melainkan hasil penilaian publik. Napoleon III, Keponakan Napoleon Bonaparte dalam sejarahnya sudah dua kali berusaha melakukan kudeta tetapi selalu gagal, hingga pada akhirnya justru ia berhasil menjadi Presiden Perancis melalui pemilu di Tahun 1848 dengan suara yang mengejutkan yakni 75%. Hal ini menunjukkan betapa popularitas menentukan nasib final suatu negara, hingga akhirnya Napoleon III pun mengakui dalam kutipannya yang terkenal: "successes of armies were only temporary, public opinion which always gained the final victory." Hal serupa juga dialami Kolonel Gringo Honasan di Philippina yang beberapa kali mencoba kudeta pada era Presiden Marcos maupun Aquino. Meskipun gagal kudeta, kenyataannya pada 1995 ia justru terpilih sebagai Anggota Senat dari independen (non partai) pertama dalam sejarah Philippina. Sekali lagi sejarah membuktikan popularitas mengalahkan segalanya. Dalam kondisi yang berbeda tapi serupa, H. Rhoma Irama membuktikan bahwa popularitas bisa membuat sejarah dan arah politik suatu negara berubah. Terlepas dari kegagalannya menjadi calon Presiden, namun dengan kekuatan popularitas ia bisa merebut suara yang diakui oleh banyak pihak sebagai penentu nasib salah satu partai di Indonesia. Patut diakui bahwa ia layak dianggap sebagai penentu nasib pemilihan presiden RI tahun ini, percaya atau tidak, mungkin ia satusatunya pribadi yang diajak berkoalisi selain Partai Politik. Itulah kenyataannya. Betapa kuatnya opini publik hingga dengan mudahnya dalam sekejap bisa menaikkan dan menjatuhkan seseorang atau suatu lembaga ketitik ter-

dalam. Jika popularitas habis maka habislah karir seorang politisi. Masih segar dalam ingatan kita, ketika beberapa partai berkuasa di tanah air ini habis begitu saja popularitasnya karena besarnya sentimen publik, tanpa strategi yang masif dan klandestin mungkin sulit untuk naik dari titik terdalam tersebut. Begitu pula Bang Haji Rhoma. Saat ini ia berada dalam situasi yang menentukan. Tanpa strategi yang tepat, popularitasnya bisa hilang begitu saja dalam sekejap waktu, tetapi dengan strategi yang tepat dan kuat ia justru bisa menentukan nasib bangsa ini. Popularitas Buatan vs Popularitas Nyata Pemilu Legislatif kemarin juga menunjukkan betapa hebatnya cara manusia dalam mengelola popularitas. Berbagai alat sosial media digunakan untuk menggaet suara, menjaring survey hingga mengarahkan pemberitaan. Yang lebih parah, sosial media pun digunakan untuk merekayasa suara, merekayasa survey dan merekayasa berita. Sungguh canggih memang teknologi dan pemikiran manusia saat ini. Opini publik pun bisa diatur dan dikelola dengan mudahnya. Bahkan kalau kita perhatikan betapa kebijakan pemerintah pun, bukan hanya di Indonesia, sangat bergantung pada popularitas publik bukan pada kepentingan publik. Hal ini sudah berlaku sejak lama, bahkan Abraham Lincoln pada tahun 1856 sudah menyatakan: " Our government rests on public opinion". Popularitas pun terkadang semu bahkan seringkali semu. Hanya buatan semata. Bukan hanya para artis, saat ini banyak tokoh politik yang memanfaatkan dan membuat pencitraan demi popularitas semu. Sekali lagi, sosial media pula yang menjadi alat dengan mengangkat isu bahkan kasus tertentu termasuk urusan pribadi keluarga. Dalam banyak hal, kenyataan itu justru kini semakin membuka mata

masyarakat untuk bisa membedakan atau bahkan semakin membingungkan untuk membedakan mana yang benar dan salah. Malah terkadang justru berita yang salah malah semakin menjadi salah dan berujung masalah (meskipun justru bernilai jual) dalam bahasa mudahnya: "gosip makin digosok makin sip". Sekali lagi bang Haji Rhoma menjadi bukti nyata, betapa arus sosial media menggosok terus bahkan dengan komentar-komentar yang terkadang sarkas tentang sang raja dangdut sebelum pemilu, tetapi pada akhirnya popularitas yang nyata memang tidak bisa ditutupi. Pada akhirnya terbukti bang Haji memang lebih populer dari sekadar sosial media. Memang kenyataan politik seringkali pahit, tetapi gagal capres bukan berarti harus mati. Kenyataannya Sang Raja Dangdut saat ini tetap diatas angin karena pada akhirnya ia tetap menentukan nasib arah politik bangsa kita saat ini. Pada akhirnya harus kita akui popularitas beliau memang nyata dan ada, dan itu jauh lebih terhormat di mata saya ketimbang menumpang popularitas orang lain hanya untuk kepentingan pribadi, kelompok ataupun untuk pemenangan pemilu. Sedikit catatan, tulisan ini bukan untuk mendukung ataupun mendiskreditkan beliau, saya bukan penggemar bang haji, tidak pula dibayar untuk menulis ini, tapi obyektifitas dan realita politik menunjukkan demikian. Apapun itu, semoga Allaah masih

mencintai negeri kita dan terus memberikan kejutan-kejutan indah dan pelajaran hidup bagi Bangsa Indonesia kedepan. (***)

H. Rhoma Irama


Syiar 5

POS SORE EDISI KE-16 MINGGU KE-4/MEI 2014

Aktor Tenar Hollywood, Liam Neeson:

Sungguh Sangat Indah Menjadi Seorang Muslim Liam Neeson

JAKARTA (Pos Sore) — Sudah dua tahun, bintang papan atas Hollywood, Liam Neeson menjalani kehidupannya dalam lingkar iman islam. Ditengah kesibukannya, bintang The A Team ini tetap fokus menjalani ibadah sebagai muslim. Perjalanan Liam Neeson hingga me-

rengkuh Islam diawali saat syuting film di Turki. Istanbul, kota berkesan bagi aktor Irlandia berusia 59 tahun itu. Seperti dilansir Voice of Al-Islam, Liam Neeson sangat mengagumi arsitektur masjid di Istambul. ”Ada hampir 4.000 masjid, yang memiliki arsitektur yang sangat menakjubkan, dan sungguh sangat luar biasa bangunan arsitektur masjid itu, saya menjadi sangat kagum”, ungkap Neeson. Namun awal-awal syuting Nesoon mengaku dikejutkan suara azan bersahutan di Istanbul yang saat itu terasa mengganggunya. Namun di tengah pekik azan itulah Liam menemukan kesejukan tersendiri saat mendengarnya. Ia mengakui setelah berdoa, Islam ma-

suk ke dalam jiwanya. Sehingga, Neeson menyatakan masuk Islam. ”Ini merupakan anugerah yang tak terkirakan.” Liam Neeson sebelumnya beragama Katolik, dan kemudian menjadi seorang Muslim. Neeson mengatakan, bahwa ”Panggilan melakukan salat lima kali sehari, dan minggu pertama itu, ia mengalami kegoncangan, dan kemudian ia hanya merasakan keindahan Islam yang masuk dalam batinnya. Itulah yang paling indah dalam hidupku. Sungguh sangat indah menjadi seorang muslim,” ungkap Neeson. Liam dibesarkan di Irlandia Utara sebagai seorang Katolik yang taat, dan dibaptis saat masih sangat belia oleh se-

orang imam. Namun bintang Hollywood itu, yang istrinya artis Natasha Richardson meninggal saat berusia 45 akibat kecelakaan ski pada 2009, telah berbicara tentang tantangan terhadap imannya. Neeson terus mempertanyakan tentang pengalaman hidupnya, sejak ia menjadi seorang Katolik. Nesson mengatakan, ”Saya dibesarkan seorang Katolik tapi saya pikir setiap hari kita bertanya kepada diri sendiri, dan secara tidak sadar, apa yang kita lakukan di planet ini? Apa semua arti semuanya itu? Begitu banyak orang dan tokoh yang mendapatkan hidayah, dan kemudian Islam, serta merasakan keindahan Islam, seperti Neeson. Subhanallah. (fenty)

Pelunasan BPIH Ditetapkan 28 Mei JAKARTA (Pos Sore) — Kementerian Agama (Kemenag) berencana menetapkan masa pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) pada 28 Mei 2014. Menurut Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Anggito Abimanyu, calon jemaah haji diberi waktu selama sebulan. Meski demikian, ada kemungkinan bisa berubah tergantung terbitnya peraturan presiden (perpres) mengenai pelunasan BPIH. ”Rencananya, pelunasan mulai 28 Mei tetapi masih menunggu Perpres,” kata Anggito, Selasa (20/5). Pada pertengahan Maret lalu, ia memperkirakan Perpres turun pada April. Namun hingga sekarang peraturan yang menjadi rujukan pelunasan BPIH 2014 para calon jemaah haji tak kunjung turun. Belum diketahui apa penyebabnya. Terpisah, Ketua Komisi VIII DPR, Ida Fauziyah menyayangkan belum turunnya perpres. ”Biasanya tak selama seperti sekarang.” Ia mengatakan, BPIH 2014 disepakati pemerintah dan DPR pada Februari 2014. (fenty) FOTO KEMENAG.GO.ID

Belanda Gelar Pameran Potret Kehidupan Mualaf AMSTERDAM (Pos Sore) — Baru-baru ini Museum Amsterdam menggelar pameran tentang kehidupan orang Belanda yang menjadi mualaf. Pameran ini menyoroti peningkatan jumlah mualaf dan melihat sisi kehidupan spiritual serta aspek praktis dari perubahan ini. ”Sejak awal riset, saya tertarik untuk menemukan cara mengomunikasikan hasil penelitian ke masyarakat lebih luas ketimbang kalangan akademisi saja,” ujar antropolog Vanessa Vroon-Najem, yang mengorganisir pameran. ”Saya sudah bekerja di Museum Amsterdam sejak 1999 dan waktu eksibisi tentang mualaf sudahlah tepat,” tambahnya. Pameran ini digelar sejak 11 April hingga 27 Juli. Ide pameran ini berdasarkan pada pengalaman Vanessa Vroon-Najem, seorang peneliti bergelar PhD, yang masuk Islam pada 1996. Pameran bertajuk ’Converted. Becoming Muslim being Muslim’ juga memberikan informasi lebih baik tentang meningkatnya agama Islam di Belanda dimana jumlah mualaf melebihi 15.000 jiwa. Selain riset Vroon-Najem, eksibisi ini merupakan hasil kerja sama dengan fotografer Saskia Aukema yang memotret para mualaf dan kehidupan mereka sehari-hari. Saat itu Aukema sedang mengerjakan sebuah proyek tentang orang-orang yang masuk Islam. ”Proyek seperti ini dapat menunjukkan sisi normatif dan wajar tentang orang muslim di Belanda ketimbang radikal beragama dan kekerasan yang kita lihat di media massa. Banyak orang berpikir tentang istilah ’kami’ melawan ’mereka’ ketika mereka bicara tentang Islam. Para mualaf melintasi batasan imajiner itu dan menghubungkan keduanya,” tutur Aukema. ”Saya sedang mempersiapkan proyek itu selama lebih dari enam bulan ketika bertemu dengan VroonNajem, yang sudah melakukan riset selama beberapa tahun,” tambah Aukema. Kerja sama mereka bukan hanya tentang pameran, tapi juga sebuah buku berjudul ‘Converted’ yang akan segera diterbitkan. Pameran ini juga bertujuan untuk memperluas pengetahuan tentang perkembangan sosial, menangani prakonsep dan tantangan bagi pengunjung untuk menyingkirkan stereotip negatif tentang imej orang muslim dan mualaf. Menurut Vroon-Najem, ada kebutuhan langsung untuk lebih melihat sisi kehidupan mendalam dari kehidupan para mualaf. (onislam/meidia)

FOTO IST

TINJAU LOKASI MTQ

Menag Suryadharma Ali didampingi Gubernur Kepri, M Sani, dan Dirjen Bimas Islam, Abdul Djamil, ketika meninjau lokasi pelaksanaan MTQ Nasional XXV tahun 2014 di Batam, Selasa (21/5).

DIRJEN PHU RAPAT DENGAN KOMISI VIII DPR Dirjen PHU Anggito Abimanyu didampingi Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Cepi Supriatna, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis dan Direktur Pengelolaan Dana Haji, Ramadlan Harisman, ketika Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VIII DPR RI seputar isu aktual berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1435H/2014M di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, kemarin.

Amal Saleh Katrol Dikabulkannya Doa JAKARTA (Pos Sore) — Layaknya seorang yang mengambil air dari sumur yang dalam, tentu diperlukan katrol agar bisa menaikkan air dari dasar sumur ke atas permukaan sumur. Itulah perumpamaan doa yang dipanjatkan kepada Allah. Agar doa tersebut bisa sampai kepada-Nya, diperlukan amalan-amalan yang bisa menghantarkannya. Fungsinya sama seperti katrol dan tali yang menghantarkan air sumur menuju ke atas, pesan Wakil Ketua MUI, KH Ma’ruf Amin, kemarin. Amalan saleh diperlukan sebagai katrol yang menaikkan doa tersebut agar sampai kepada Allah. ”Yang mengangkat doa itu adalah amal saleh, yaitu amal yang bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah,” kata dia. Kiai Ma’ruf mengisahkan, seperti cerita tiga orang yang terjebak di dalam gua. Masing-masing mereka menyebutkan amal saleh mereka. Pintu gua pun terbuka sedikit demi sedikit. Akhirnya, terbebaslah me-

Istighfar juga dapat menjadi katrol diterimanya doa.”

reka bertiga dari kurungan gua yang mematikan itu. ”Jadi tiga orang itu bertawasul (menjadikan wasilah) dengan amal salehnya,” paparnya. Ketua Umum Korps Mubalig Jakarta, KH Ahmad Sobirin menambahkan, istighfar dapat menjadi katrol diterimanya doa. Mengutip cerita Sayyidina Ali ra saat ditanya orang dengan berbagai masalah. Semua masalah dijawab dengan penyelesaian mengamalkan istighfar. ”Doa tidak akan terangkat jika kita banyak masalah dengan Allah. Istighfar membersihkan ma-

salah itu,” ujar Kiai Sobirin. Selain itu melakukan amal saleh juga menjadi sarana untuk mendukung doa yang dipanjatkan. Banyak amal saleh yang bisa dilakukan diantaranya salat hajat. Kiai Sobirin menerangkan, Allah memerintahkan manusia untuk memohon pertolongan dengan sabar dan salat. Amal saleh lain yang bisa menjadi katrol doa adalah banyak membaca Alquran dan mengkhatamkannya. Dalam Alquran Surat Al-Isra ayat 82, Allah Swt berfirman, ”Dan Kami turunkan dari Alquran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Alquran itu tidaklah menambah kepada orangorang yang zalim selain kerugian.” Amalan lain yang bisa dilakukan adalah berpuasa. Sesuai dengan sabda Rasulullah SAW. “Di mana tidak ada hijab antara seseorang yang memohon sesuatu kepada Allah yaitu pemimpin yang adil, hamba yang dizalimi dan orang yang berpuasa hingga dia berbuka.” (fenty)

MUTIARA HADIS Syukur dan Sabar ”Dua hal apabila dimiliki oleh seseorang dia dicatat oleh Allah sebagai orang yang bersyukur dan sabar dalam urusan agama (ilmu dan ibadah) dia melihat kepada yang lebih tinggi lalu meniru dan mencontohnya. Dalam urusan dunia dia melihat kepada yang lebih bawah, lalu bersyukur kepada Allah bahwa dia masih diberi kelebihan.” (HR Tirmidzi)

Layanan Media Sosial bagi Jemaah Haji dan Umrah MADINAH (Pos Sore) — Kementerian Haji Arab Saudi cabang Madinah telah meluncurkan layanan komunikasi internet pada beberapa situs jejaring sosial seperti Twitter dan Facebook, untuk pertama kalinya agar dapat dimanfaatkan para jemaah haji dan umrah. Akun Twitter Kementerian Haji adalah Hajmadina@ dan akun Facebook, Hajmadina. Dinas kementerian haji cabang Madinah ini juga menyediakan nomor telepon seluler dan jalur darat untuk menampung berbagai pengaduan dan pemeriksaan selama 24 jam. Hal ini diungkapkan Muhammad AlBeijawi, kepala kantor urusan haji cabang Madinah kemarin. Menurutnya, langkah ini ditempuh sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan layanan haji dan umrah yang sejalan dengan perintah Menteri Urusan Haji Bandar Hajjar. Hajjar telah memerintahkan berbagai pemberi layanan outsourcing untuk berkonsultasi dengan komisi agar memenuhi standar Eropa guna memastikan layanan berkualitas bagi jemaah dan pengunjung. ”Cabang kami di Madinah telah melakukan beberapa proyek untuk meningkatkan layanan, termasuk memperkuat komunikasi dengan jemaah,” ujar Al-Beijawi. ”Berbagai komentar dan keluhan dapat dilakukan dari mana saja, termasuk saat ketibaan atau kepergian. Tim inspeksi terus-menerus melakukan kunjungan ke hotel-hotel dan apartemen untuk memastikan layanan konsumen yang berkualitas,” tambahnya. (arabnews/meidia)

Perbedaaan Agama Bukan Alasan Pemicu Konflik JAKARTA (Pos Sore) — Perbedaan agama bukan alasan menimbulkan konflik dan perpecahan masyarakat. Orang yang beragama dan beriman pada Tuhan, tidak ada tempat untuk saling membenci. Agama mestinya mempersatukan dan menjadi kekuatan besar membangun peradaban, kata Menteri Agama Suryadharma Ali pada acara jamuan makan malam bersama Ven Prof DR Master Chin Kung dan tokoh agama Buddha di Kantor Kementerian Agama, Selasa (20/5) malam. ”Perbedaan akidah bukan alasan untuk menimbulkan konflik dan perpecahan di masyrakat, apalagi menyebabkan permusuhan serta sampai membangun semangat kebencian,” tegas Menag seperti dilansir laman Kemenag.go.id. ”Bagi mereka yang memilik agama, dan bagi mereka yang memilik keimanan kepada Tuhan, tidak akan ada tempat untuk saling membenci dan untuk saling menyakiti satu dengan yang lain,” kata Menag. Menag berharap, tokoh agama dapat menjadi perekat yang kuat bagi persatuan dan kesatuan di dalam masyarakat dan menjadi penghubung yang kokoh bagi terbentuknya masyarakat yang harmonis. ”Agama mestinya dapat mempersatukan kita. Agama harus menjadi kekuatan besar untuk membangun kemanusian dan peradaban,” kata Menag. (fenty)

Keutamaan Istighfar di Akhir Malam JAKARTA (Pos Sore) — Alhamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Salawat dan salam atas Rasulillah Shallallahu ’Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya. Seorang hamba senantiasa butuh kepada ampunan Allah. Karena dirinya senantiasa berbalut dosa pada siang dan malam hari. Sedangkan dosa penyebab kerasnya hati, kegalauan, kesulitan dan datangnya berbagai musibah. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman dalam hadis qudsi, ”Wahai hamba-hamba-Ku sesungguhnya kalian semua melakukan kesalahan di waktu malam dan siang, sedangkan Aku mengampuni segala dosa semuanya, maka mintalah ampun kalian semua pada-Ku niscaya Aku ampuni kalian.” (HR Muslim) Ini merupakan bukti bahwa hamba itu butuh kepada Rabb-nya. Dan istighfar ikrar ubudiyah dan ketundukan hamba kepada-Nya. Allah telah memuji para hamba-Nya yang gemar beristighfar, terutama pada waktu-waktu mulia dan istimewa. Allah Swt berfirman tentang hamba-hamba-Nya yang saleh, ”Orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di

jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur.” (QS Ali Imran: 17) Imam Ibnu Katsir berkata tentang kalimat ”...menunjukkan keutamaan istghfar di waktu sahur (penghujung malam). Ada pendapat mengatakan, saat Nabi Yakub ’alaihis salam berkata kepada anak-anaknya, ”pasti aku akan mintakan ampun kepada tuhanku untuk kalian” (QS Yusuf: 98), beliau mengakhirkan pelaksanaannya sampai waktu sahur. Waktu sahur adalah waktu di penghujung malam menjelang Subuh. Keutamaannya tidak didapatkan pada waktu-waktu selainnya. Kesempurnaan istighfar di waktu ini diawali dengan kegiatan salat malam. Sebagaimana firman Allah Swt, ”Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan di mata air-mata air, sambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik. Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah).” (QS Al-Dzariyaat: 15-18)

Pintu Rahmat Allah Keutamaan istighfar pada waktu sahur ini karena saat itu Allah Subhanahu Wa Ta’ala turun di langit dunia. Allah membuka selebar-lebarnya pintu rahmah, ampunan, dan kemurahan-Nya bagi hamba-Nya yang mau berdoa dan memohon ampun. Diterangkan dalam Shahihain, dari sejumlah sahabat, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, ”Rabb kami Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia setiap malam saat tersisa sepertiga malam terakhir. Dia berfirman: “Siapa yang berdoa kepada-Ku niscaya Aku kabulkan doanya, siapa yang meminta kepada-Ku maka Aku akan beri permintaannya, dan siapa yang memohon ampunan kepada-Ku niscaya Aku ampuni dia.” (HR AlBukhari dan Muslim) Allah menawarkan ampunan, pemberian, kebaikan, dan pengabulan doa kepada hamba di sepertiga malam tersebut. Maka siapa berdiri di hadapan Allah, bertaqarrub dan bermunajat kepadaNya, lalu diikuti dengan berdoa dan beristighfar kepada-Nya, niscaya ia akan memperoleh hajatnya dan ampunan atas dosa-dosanya. (fenty)


Megapolitan 6

POS SORE EDISI KE-16 MINGGU KE-4/MEI 2014

RTH Minim, Warga Diminta Relakan Jual Tanahnya

KILAS Lima Pasar Diremajakan JAKARTA (Pos Sore) — Agar tidak terkesan kumuh dan jorok, Pemprov DKI Jakarta terus membenahi dan menata pasar tradisional yang ada. Sejauh ini sudah rampung penataan lima dari 54 pasar yang akan ditata. Kelima pasar itu antara lain Pasar Pos Pengumben, Pasar Jembatan Dua, Pasar Cijantung, Pasar Makasar, dan Pasar Ciplak. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo meminta, PD Pasar Jaya mempercepat penataan pasar yang tersisa. Setidaknya pada tahun ini, peremajaan pasar bisa dituntaskan agar semakin nyaman dan mengudang banyak pembeli. Seperti Pasar Pos Pengumben, yang dirancang dua lanta seluas 982,64 meter persegi itu mampu menampung 288 pedagang (172 kios dan 116 los). (fitri)

Waduk Ciracas Minimalisasi Banjir JAKARTA (Pos Sore) — Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menilai, pengerjaan waduk Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, mampu meminimalisasi banjir akibat luapan Kali Cipinang. ”Daerah yang bebas banjir yakni Kampung Rambutan, Dukuh, samping Tol Jagorawi, Makasar, Halim, sampai underpass Cawang,” ungkap Jokowi ketika meninjau pengerjaan waduk Selasa (20/5). Sesuai data dari Dinas PU DKI Jakarta, ada dua waduk yang akan dibangun antara lain, satu waduk kecil seluas 2,8 hektar dan satu waduk besar seluas 5,1 hektar persegi dengan anggaran sekitar Rp150 miliar. Sejauh ini pembebasan lahan baru 60 persen. Sisanya diperkirakan rampung 2014. (fitri)

FOTO BAMBANG TRI P

PENERTIBAN LAPAK

Dengan dibantu alat berat, petugas gabungan TNI, Polisi, Satpol PP dan Dinas Pertamanan dan Pemakaman Provinsi DKI Jakarta, melakukan pembongkaran bangunan dan lapak liar di ruas KH Mas Mansyur, Karet, Jakarta. Pembongkaran ini selain untuk menertibkan PKL yang membuka lapak di trotoar hingga ke bahu jalan dan menjadi salah satu penyebab kemacetan, juga untuk menghilangkan kekumuhan karena sampah sisa jualan juga berserakan di sepanjang jalan ini juga.

Ahok Blak-blakan

FOTO FITRI

DISULAP JADI TAMAN KOTA

Waduk Ria Rio di Jakarta Timur akan disulap menjadi taman kota berkonsep terasering. Tampak di lokasi waduk mulai ditata. Dengan terasering bisa memitigasi banjir dan terlihat indah.

Manajemen Hotel Olive Tangerang

Diminta Tidak Abaikan Hak Pekerja TANGERANG (Pos Sore) — Manajemen Hotel Olive diminta tidak abaikan UU No 13 tentang Ketenagkerjaan menyusul belum dipenuhinya hak-hak pekerja hotel tersebut. Sumber Pos Sore di Hotel Olive menyebutkan, karyawan hotel itu belum sepenuhnya memperoleh hak-haknya sesuai ketentuan normatif sebagaimana di gariskan dalam UU Ketenagakerjaan. Dikonfirmasi ke Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang, hal yang menimpa karyawan Olive itu benar adanya. ”Wajib lapor ketenagakerjaan dari pihak manajemen hotel masih berproses. Katanya jumlah tenaga kerja belum fix, selain itu seluruh tenaga kerja yang ada masih bersifat kontrak alias tidak tetap serta belum disertakan dalam program Jamsostek,” kata pejabat Disnaker Tangerang, Rabu (21/5). Diakuinya, Disnaker Kota Tangerang akan memberikan nota peringatan dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara pihak manajemen hotel belum bisa dimintai konfirmasinya. (pandapotan)

Pemprov Jakarta Koleksi 105 Truk Sampah dari Swasta JAKARTA (Pos Sore) — Tak mendapatkan persetujuan dari anggota dewan untuk mengadan truk sampah, Pemprov DKI mengupayakan sumbangan dari pihak swasta.Sekitar 53 unnit truk sampah berhasil dikoleksi Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. ”Ada sumbangan 53 unit truk sumbangan dari PT Gaya Makmur,” ungkapnya, Rabu(21/5). Dua diantaranya baru saja terparkir di halaman Balaikota Jakarta, Selasa (20/5). Sekitar Februari 2014, pihaknya juga menerima sumbangan 51 unit truk sampah dari asosiasi pengusaha Tionghoa. Kebutuhan truk sampah di ibukota sebenarnya mencapai 700 unit truk sampah. (fitri)

FOTO FITRI

GANGGU KENYAMANAN

Sampah di pinggir Kalimalang, sebelum Sekolah Putra, Jakarta Timur, menumpuk. Kondisi ini bukan hanya terlihat jorok, tetapi juga mengundang bau tak sedap, dan sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan umum.

Proyek APTB Salah dan Dipaksakan JAKARTA (Pos Sore) — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki ’Ahok’ Tjahaja Purnama blakblakan terkait konsep APTB (Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway) yang menyeret mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta sebagai tersangka dalam kasus impor bus berkarat itu. Ahok menilai konsep APTB sebagai proyek yang dipaksakan dan salah. ”Kalau mau ngomong jujur APTB itu proyek salah sebenarnya, karena kita enggak pernah siapin Bus Transjakarta, enggak mau ekspansi. Ya diciptakan APTB,” ungkap Ahok, Rabu (21/5). Di sisi lain, pembangunan jalur Transjakarta itu telah mengorbankan trayek moda transportasi lain. Ditambah lagi dengan kehadiran APTB, katanya, justru malah membuat pengorbanan itu sia-sia. APTB pulalah, kata Ahok, yang akhirnya menyeret Udar Pristono sebagai tersangka.APTB juga sempat membuat Udar dan Kepala Dinas Perhubungan Muhammad Akbar berselisih paham. ”Anda udah setengah mati menghapus trayek-trayek yang di-

gabung menjadi konsep Transjakarta, itulah yang membuat Pak Akbar dan Pak Pristono berselisih pendapat.” Jika ditilik dari konsep ditawarkan Muhammad Akbar, menurut Ahok, sudah tepat jika ingin mengoptimalkan feeder busway hingga ke perumahan. Hal ini akan membuat jumlah penumpang Bus Transjakarta meningkat. ”Kalau saya kira loh, kan mereka dulu kompak tapi kalau saya kira Pak Akbar bener loh teorinya.” Mengacu pada data Dinas Perhubungan pada Maret 2014, terdapat 13 trayek APTB dengan jumlah armada 143 unit. Transportasi ini melintasi daerah penyangga Jakarta seperti Bogor, Depok, Bekasi dan Tangerang. Kendati ia menilai proyek ini

salah dan dipaksakan, akan tetapi APTB tidak bakal segera diberhentikan. Karena mempertimbangkan keberadaan bus yang kini sudah ada dan belum dioperasikan. Kepala Dinas Perhubungan Muhammad Akbar, sebelumnya menyataan, jumlah penumpang belum dapat terangkut dengan jumlah armada Bus Transjakarta yang sebanyak 460 dari jumlah seharusnya 1.200 unit. Akan tetapi, kata Ahok, dengan keterbatasan armada ini, tentunya diserahkan pada penumpang memilih moda transportasi mana yang lebih efisien antara APTB dan Transjakarta. ”Ya sudah kalau telanjur ya sudah jalan dulu. Nanti kan bisa jadi perbedaan, kamu naik APTB bisa Rp6.000 atau Rp12.000. Kamu naik ini Rp3.500, makanya nanti kita bikin PSO ini kan supaya kita lakukan seperti itu supaya kita bisa bayar.” Sebagaimana diketahui, selain Udar, kasus APTB berkarat juga telah menambah jumlah tersangka termasuk tiga orang mantan pejabat Dishub. (fitri)

Tanpa Sosialisasi

Kartu Elektronik Kagetkan Penumpang Transjakarta JAKARTA (Pos Sore) — Penumpang Bus Transjakarta kaget dengan kebijakan baru pengelola moda transportasi massal yang mewajibkan menggunakan kartu elektronik atau disebut Indomaret Card. Kebijakan ini diberlakukan efektif Selasa, 20 Mei 2014. Hasil kerja sama Bank Mandiri dengan PT Indomarco Prismatama yang bertujuan memudahkan pelayanan bagi penumpang. Dengan kebijakan baru ini, setiap penumpang harus mengeluarkan ’kocek’ Rp20 ribu untuk pembelian perdana Indomaret Card. Kartu ini bisa diisi ulang melalui debit mandiri atau langsung mendatangi kios Indomaret terdekat. ”Bagaimana sih, aturannya tanpa ada sosialisasi. Masa, kita udah telanjur masuk halte diwajibkan menggunakankartu elektronik. Kalau tiap hari naik Transjakarta, ya enggak masalah menggunakan. Tetapi kalau hanya sekali, kan tidak efektif,” keluh Uminati (30), penumpang Transjakarta jurusan Pulogadung-Dukuh Atas, kesal. Sementara itu, layanan perpanjangan koridor II Transjakarta yang beroperasi mulai Senin (19/5) masih sepi penumpang. Menurut Kepala Unit Pengelola Transjakarta, Pargaulan Butarbutar, layanan jalur baru yang menghubungkan halte Terminal Pulogadung sampai Terminal Ujung Menteng di perbatasan Bekasi dilalui delapan

halte dengan panjang jalur sekitar tujuh kilometer dengan lima bus single baru. ”Kita belum pasang separator karena jalur cukup sempit. Risikonya lumayan karena gabung dengan kendaraan lain.” Layanan ini diharapkan bisa meminimalisasi kendaraan pribadi dari Bekasi masuk ke Jakarta. ”Rencana sampai Harapan Indah Bekasi, tetapi masih akan disesuaikan agar tak bentrok dengan angkutan umum lain.” Rute Pulogadung-Ujung Menteng mulai beroperasi Senin (19/5) pukul 07.00 WIB. Setelah itu, rute ini akan beroperasi di jam yang sama dengan rute Transjakarta yang lain, yaitu pukul 05.00-23.00 WIB. Rute yang akan dilewati sejumlah mulai dari Terminal Pulogadung, Raya Bekasi KIP, Raya Bekasi Tipar Cakung, United Tractor, Pasar Cakung, Cakung Cilincing, Pulogebang, dan berakhir di Ujung Menteng. Sementara itu, Wagub DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, ke depan Bus Transjakarta akan menggunakan bus-bus bermerek terkenal buatan Eropa. Tujuannya untuk menjaga kualitas fisik bus dan awet dalam jangka panjang. ”Transjakarta tahun ini akan menggunakan bus produk Eropa yang bisa bertahan 20-30 tahun. (Untuk Scania) minggu depan akan lihat prototype-nya. Rencananya Mercedes Benz akan masuk tahun depan, sekitar Ferbruari-Maret.” (fitri)

JAKARTA (Pos Sore)— Pakar Tata Kota dari Universitas Trisaksi, Nirwono Yoga menilai, keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) masih minim hanya sekitar sembilan persen dari persentase ideal 30 persen. Kendati ada upaya, namun menurut Nirwono, hanya bertumpu pada pemeliharaan dan renovasi, bukan pada penambahan. ”Ini tidak mampu menggeser rasio sembilan persen itu,” ungkapnya, Rabu (21/5). Jika Pemrov DKI Jakarta serius, katanya, penambahan RTH sebenarnya bukan perkara yang sulit.Biaya pembangunan RTH ukuran paling sederhana hanya berkisar Rp5 juta per meter persegi. ”Jika dibanding nilai APBD DKI 2014 menembus Rp72 triliun, tentu bukan perkara sulit membangun RTH baru.” Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama

meminta warga Jakarta secara ikhlas menjual sedikit tanah mereka untuk pembangunan ruang terbuka hijau. Tentunya warga yang memiliki tanah yang cukup luas. ”Kami mau cari tanah untuk tempat bermain anak-anak. Jadi, bagi siapa pun yang mau jual, misalnya yang jual Pak Budi, dia mau kasih nama tamannya Taman Budi, ya tidak apa-apa.” Bangun Rusun Bukan hanya untuk kepentingan RTH, kata Ahok, lahan itu juga dibutuhkan untuk pembangunan rumah susun terpadu. Jika ada warga yang bersedia menjual akan diberikan hadiah dalam bentuk pemberian unit rusun gratis. ”Misalnya punya tanah 130 meter persegi. Nanti selain dapat pembayaran tanah yang 130 meter, akan ada tambahan. Misalnya dapat tiga unit, ditambah ada sertifikatnya.” (fitri)

Penyerapan APBD DKI Jakarta Lamban JAKARTA (Pos Sore) — Penyerapan anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih rendah hanya mencapai delapan persen. Untuk belanja modal saja baru 0,06 persen. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Andi Baso Mappapoleonro mengatakan, rendahnya penyerapan anggaran karena jajaran SKPD lamban dalam menyerahkan syarat dokumen permohonan lelang kepada ULP sehingga berimbas pada rendahnya penyerapan anggaran. ”Total permohonan lelang ada 7.000 dengan 50.000 lebih kegiatan. Tapi yang sudah masuk ULP baru 302. Parahnya yang sudah lengkap syaratnya dan siap dilaksanakan baru 26 item.” Ia minta SKPD segera memproses pemohonan lelang paket yang sudah

jelas dapat dikerjakan, misalnya land clearing atau fondasi proyek. Sisanya dapat dianggarkan kembali di dalam APBD Perubahan, akhir 2014 atau dianggarkan pada tahun 2015. Kurang Tanggap Jajaran SKPD sebagai pengguna anggaran, kata Andi Baso, kurang tanggap serta gesit dalam melengkapi syarat dokumen permohonan lelang. Jajaran SKPD sering menggunakan paradigma lama dengan mengajukan permohonan lelang tanpa melengkapinya dengan syaratsyarat. ”Padahal sudah ada sosialisasi, pengarahan. Tahun harus sudah bukan tahun transisi lagi, melainkan sudah harus tahun jadi. Kita ini sudah darurat, jangan lagi pakai mindset lama,” pungkasnya. (fitri)


POS SORE

Hiburan-Budaya 7

EDISI KE-16 MINGGU KE-4/MEI 2014

Baby Margaretha

Gerah Diancam Amel Alvi, Lewat Twitter ARTIS film dan model, Baby Margareta mengaku mendapat ancaman dari lawan seterunya yang juga sesama artis Amel Alvi, terkait insiden penyiraman air saat konferensi pers film Main Dukun pada 9 Mei lalu.

KOMEDIAN bertubuh mungil, Daus Mini, resmi menyandang status duda, setelah cerai dari Yunita Lestari. Kini Daus merasa lega, karena isu settingan yang selama ini merebak akhirnya terjawab sudah.

"Jadinya sekarang sudah terjawab, tridak ada settingan dalam perceraian Daus dengan Yunita,” ujar Yanuar Agung Saputra, kuasa hukum Daus Mini ditemui di Pengadilan Agama Depok, Jawa Barat. Dalam persidangan yang berjalan cukup lama itu, semua bukti dan saksi dihadapkan Daus di depan majelis hakim. Namun sampai hakim mengetuk palu, motif perceraian sebenarnya belum jelas. “Tadi ditunjukkan bukti-bukti surat dan saksi. Dari keterangan saksi, dilihat rumah tangga keduanya sudah seperti tidak bisa dipertahankan lagi," kata Yanuar. Seperti diketahui, sebelumnya beredar kabar bahwa perceraian antara Daus-Yunita hanya rekayasa belaka. Itu demi mendongkrak popularitas single terbaru Yunita yang tidak lama lagi akan rilis. (kandar)

Fadly Tersingkir Dari KDI 2014 LANGKAH peserta Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2014 asal Batang, Jawa Tengah, Fadly, akhirnya terhenti. Fadly yang tampil membawakan dua lagu masing-masing Simalakama dan Sahabat, tak mampu memuat penasihat dan penonton terhibur. "Saya merasa penampilan saya malam ini sudah maksimal, dan telah memberikan penampilan yang terbaik. Tapi saya juga sempat berfirasat akan terjemput minggu ini," ungkap Fadly. Meski impiannya untuk menjuarai KDI 2014 kandas, kontestan bertubuh mungil itu bertekad untuk terus berkarya di jalur musik dangdut. "Ke depannya saya akan terus semangat untuk berkarya, khususnya dalam belantika musik dangdut Indonesia," ujar Fadly, usai tampil. Sementara empat kontestan lainnya yang tampil Senin malam yaitu Ita (Surabaya), Syamsir (Yogyakarta), Mega (Makassar), dan Denias (Jakarta), melenggang ke babak berikutnya. (kandar)

SCTV Gelar Penghargaan Liputan6 Award 2014 biasa dengan karya atau tindakan mereka. ”Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi anak bangsa untuk melakukan sesuatu yang berguna bagi masyarakat sekitarnya,” kata Harsiwi Ahmad. Saat ini diperoleh 24 kandidat dari 5 katagori, yaitu Kategori Pendidikan, Pemberdayaan Masyarakat, Lingkungan Hidup, Kesehatan, dan Kemanusiaan. Setelah melakukan pengumpulan data, terjaring 300 nama kandi-

dat. Setelah diseleksi, diperoleh 24 kandidat. ”Waktu melakukan penjurian tahun lalu, kita bertanya-tanya, apakah tahun depan masih akan kita temukan orang-orang dengan karya yang luar biasa seperti ini. Ternyata dari tahun ke tahun selalu kita temukan orang-orang hebat ini. Ternyata Indonesia memiliki begitu banyak orang hebat,” tambah Daniel Dhakidae salah satu juri bersama Wapemred Liputan 6 Putut Tri Husodo, Koma-

ruddin hidayat, Erna Witoelar, Yeni Wahid, dan Rhenald Kasali. Dari 24 kandidat, lima di antaranya berasal dari Jawa Tengah. Mereka adalah Agung Budi Satrio dari Purwokerto untuk katagori Pemberdayaan Masyarakat, Tasuri dari Pekalongan untuk katagori Lingkungan Hidup, Lo Siauw Cing dari Solo untuk katagori Kesehatan, Sumartono dari Solo dan Mulyadi Irawan dari Semarang untuk katagori Kemanusiaan. (kandar)

Pasutri Muslim Australia Jadi Model Peran Terkenal MELBOURNE (Pos Sore) — Setelah bermukim di Kota Melbourne selama bertahuntahun, pasangan suami istri muslim Australia Susan Carland dan Waleed Aly telah menjadi model peran terkenal untuk orang-orang muslim yang sukses dan modern. Keduanya mampu mencerminkan ajaran Islam melalui kepribadian mereka yang menyenangkan, cerdas dan agamis. Aly mengekspresikan ketaatannya dalam beribadah dalam kehidupan politik, etika dan berbagai persoalan masyarakat, ujar editor Scott Stephens. Pasangan ini mampu menggabungkan dua tradisi besar dalam Islam yaitu sisi kritis, intelektual, keras kepala serta sisi taat beribadah dan ramah. Selama bertahun-tahun, pasutri ini menjadi model orang muslim yang mampu berintegrasi dengan masyarakat Australia dengan memadukan agama dan modernitas. Aly (35) adalah seorang pembawa acara di media massa. Ia menjadi pembawa acara talkshow radio selama dua jam di ABC (siaran publik nasional Australia) setiap Senin hingga Kamis, kolumnis di 'Sydney Morning Herald' dan pembaca berita di dua stasiun televisi pada Jumat dan akhir pekan. Pria keturunan Mesir ini memulai karirnya

G

UGATAN cerai artis yang berprofesi sebagai Chef, Farah Quinn, akhirnya dikabulkan Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan. Farrah Quinn kini resmi menyandang status janda. "Sekarang ini saya punya status baru, jadi janda,” ucap Farrah, ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Hakim memutuskan perkara gugatan cerai kedua pasangan tersebut secara verstek. Sebab, sejak awal hingga persidangan ketiga digelar, Carson Quinn tak pernah hadir di persidangan. "Sekarang saya sudah plong karena sidang cepat selesai,” kata Farrah. Disinggung rencananya kedepan setelah resmi menjanda, Farrah mengaku belum berikir secepatnya mencari pendamping baru. Farrah yakin banyak kaum pria yang ngantri untuk menjadi pendampingnya. "Aduh saya belum terlalu mikir ke sana dulu. Kalau soal jodoh nggak harus kita rencanakan. Tapi saya yakin sudah banyak kaum pria yang ngantri ingin jadi pendamping saya," katanya. Pasca cerai dari Carson, Farrah lebih berhati-hati mencari ayah baru untuk anaknya. Kalaupun tidak menemukan apa yang dicari, lebih baik sendiri saja terlebih dulu. "Jadi kalau sudah ketemu nanti orangnya siapa yang cocok ya oke. Kalau belum, I'm fine, saya punya anak, saya punya karir," katanya. (kandar)

Daus Mini Resmi Menduda

Perseteruan Baby dengan Amel Alvi kian berlanjut bahkan memanas. Baby mengaku tak nyaman mendapat ancaman dari Amel melalui akun twitter. Ia akhirnya meminta bantuan perlindungan hukum kepada pengacara. "Di sini ada ancaman itu jelas. Dia (Amel) bisa lakukan hal-hal lebih dari tragedi penyiraman itu. Secara hukum, di sini ada ancaman dan klien kami takut," ujar Sunan Kalijaga selaku kuasa hokum Baby Margareta. Karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Baby melalui kuasa hukumnya Sunan Kalijaga, memberikan somasi terhadap Amel sampai 3x24 jam. Jika Amel tidak juga meminta maaf, maka Baby siap tempuh jalur hukum. "Kalau tidak ada jalan keluar, dia (Amel) nggak minta maaf, akan dijerat dengan pasal berlapis. Pertama, pasal perbuatan tak menyenangkan dan ancaman di jejaring sosial itu bisa dikenakan UU ITE dan bisa kena pasal yang lebih berat lagi," tegas Sunan. Sementara Baby mengatakan, tindakan Amel yang menganggapnya berniat ingin merebut dan menggoda Mudjie Massaid sebagai hal yang tak masuk akal. Sebab, Baby dan Mudjie mengaku hanya berteman biasa. "Saya nggak habis pikir. Dia (Amel) harusnya bisa nahan emosi. Jangan hanya karena kecemburuan, dia permalukan saya di depan umum. Saya merasa terhina," kata Baby. "Saya merasa ketakutan. Ada ancaman juga di Twitter dari dia dan bicara dia. Aku makanya minta bantuan Bang Sunan," tambah Baby. (kandar)

SCTV kembali menggelar Liputan6 Awards 2014. Ini merupakan ajang penghargaan kali kelima bagi insan inspiratif yang mampu memberikan sumbangsih kepada masyarakat. Dijelaskan Harsiwi Achmad selaku Direktur Program dan Produksi SCTV, ajang Liputan6 Award ini digelar untuk memberikan penghargaan kepada para tokoh yang memiliki kontribusi besar untuk masyarakat dan mampu membangkitkan inspirasi luar

Farrah Quinn Resmi Menjanda

Selama bertahun-tahun, pasangan suami istri muslim ini tampil sebagai contoh utama keberhasilan integrasi muslim dalam masyarakat Australia.

di media sejak 2009. Kini ia sedang mengambil gelar Ph.D. dengan penelitian mengenai terorisme di Monash University. Istrinya, Susan (34) masuk Islam ketika berusia 19 tahun dan mendapat kecaman keras dari keluarganya yang beragama Kristen. Wanita kulit putih yang juga ibu dua anak ini sedang menyelesaikan Ph.D. yang mem-

bahas tentang wanita muslim dalam memerangi seksisme dengan menggunakan agama mereka untuk mempertahankan feminisme ketimbang merintanginya. Susan juga banyak menulis artikel di media massa. Selain itu, ia memberikan wawancara yang membahas berbagai kesamaan antara Islam dan feminisme. "Ia dapat menyitir berbagai kisah tentang wanita dalam Alquran dan mengaplikasikannya pada pria dan wanita masa kini," kata Saara Sabbagh, pendiri organisasi wanita muslim Benevolence Australia. Ia berkawan dengan Susan selama 20 tahun terakhir. Pasutri ini kerap mengalami diskriminasi dan sentimen anti-Islam setelah peristiwa 11 September 2001. Namun situasinya berubah dengan meningkatnya kontribusi orang muslim dalam masyarakat negeri kangguru ini. Masyarakat muslim sudah ada di Australia sejak lebih dari 200 tahun dan mewakili 1,7 persen dari 20 juta jiwa. Islam adalah agama terbesar kedua setelah Kristen. Sejak 2001, orang muslim kerap dicurigai dan jiwa patriotisme diragukan. Sekalipun mengalami berbagai sentimen anti-Islam, pasutri ini selalu menjadi sorotan publik dalam berbagai acara pertunjukan yang mereka ikuti. (onislam/meidia)

Bentuk MR TV, Kohar Kahler Siap Bangkitkan Pop Rock PANGGUNG musik Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran grup musik MR TV. Grup yang dimotori Kohar Kahler (gitar), Nia Forte (vocal), Dika (gitar), Rio (bass), dan Agung Gimbal (drummer) hadir dengan merilis mini album bertajuk 'Superstar'. Ditemui usai perform di The Forest Cafe & Resto, Tebet, Jakarta Selatan, Kohar Kahler mengatakan, dirinya tidak akan pernah berhenti untuk berkarya di dunia musik meski sekarang ini industri musik marak dengan beragam genre. "Dunia musik bagaikan putaran roda yang ada kalanya akan terus berganti, Setelah boy dan girl band merebak terus digantikan dengan tren dangdut koplo, Kami yakin dipertengahan tahun ini akan kembali ke genre pop rock seperti yang kami bawakan kali ini,” kata Kohar optimis. Gitaris yang pernah meraih penghargaan Book of Record ini sempat bongkar pasang personel

Personel MR TV

dalam membentuk grup band. Hal ini dilakukan untuk menemukan formasi ideal yang sesuai visi dan misi serta penyatuan hati. "MR TV terbentuk pada tahun 2010 dan bukan hanya untuk meramaikan khasanah musik tanah air tapi mengisi dan memberikan musik yang berkualitas, untuk itu MR TV juga memerlukan personil yang berbobot dari cara bermusik dan attitude. Semoga tim terbaik kita karyanya bisa diterima oleh masyarakat," kata Kohar. "Saya sangat senang bisa bergabung didalam grup band yang sangat luar biasa dan saya juga akan memberikan tampilan yang luar biasa", sambung Nia, vokalis MR TV. Sementara mini album MR TV berisi lima lagu seperti Apa Salahku, Tanpa Ada Kepastian, Superstar, Ku Takut Cinta Handi Benci, dan Tergila-Gila. Kelima lagu yang ada di ini album MR TV merupakan hasil cipta Kohar Kahler. (kandar)


Gaya-Hidup 8

POS SORE EDISI KE-16 MINGGU KE-4/MEI 2014

J

Cuppa Coffee, Menikmat Kopi Sambil Hangout

ika Anda penikmat kopi yang tengah berada di kawasan Senen, tak ada salahnya mampir sejenak ke Cuppa Coffee di Atrium Senen, kawasan segitiga Senen. Di sini, tersedia hidangan berbeda dengan kedai kopi sejenis, yang kini marak bermunculan di Indonesia. Nah, jika Anda janjian bertemu teman-teman, relasi, kerabat, atau sahabat, untuk sekedar melepas kangen atau meeting sam-

bil ngopi-ngopi, tempat ini bisa menjadi pilihan. Apalagi di Atrium Senen juga ada departement store dan supermarket. Habis

JFFF

Lenny Agustin Bermain Warna Terang dan Cerah

J

AKARTA Fashion and Food Festival (JFFF) 2014 di Hotel Haris Ke lapa Gading, Jakarta Utara, menampilkan nuansa santai, hangat, dan tenang. Desainer Lenny Agustin pun merancang serangkaian koleksi anyar yang mengedepankan warna terang, cerah nan memikat. Lenny pun mengusung tema koleksi Easy Like Sunday Morning dalam perhelatan akbar itu. "Keceriaan dan kenyamanan di hari Minggu membuat setiap orang memiliki mood bagus untuk mengekspresikan dirinya. Bebas tanpa beban, antara santai dan bahagia yang berbaur dalam satu gaya," kata Lenny Agustin, Selasa (20/5). Busana kreasinya itu kali ini mengunggulkan suasana yang santai, centil, dan menggoda. " Ada gaya busana yang malas ada yang enggak. Ini digambarkan dalam model dan cutting busana yang dihadirkan. Kali ini gaya Lennor jadi sedikit lebih dewasa," paparnya. Ia menghadirkan 31 karya busana dalam berbagai gaya rancang. Mulai dari gaun longgar, gaun pas tubuh, gaun mini dan maxi. Konsep cutting asimetris di bagian bawah rok dan leher busana, menggambarkan tren yang berlaku di masa kini. Lenny juga menghadirkan atasan berupa blus yang dipadukan dengan berbagai pilihan celana longgar bervolume, celana pendek, rok mini dan midi. Ada juga crop top dengan aksen flare yang menonjolkan perut jadi tetap terlihat seksi. Untuk koleksi busana pria, ada varian kemeja bersiluet longgar dan dipadukan dengan celana pendek. Kemeja longgar ini dipadukan dengan celana kulot di bawah lutut. Memainkan warna terang biru, ungu, hijau, merah, dan merah muda. (tety)

ngopi, jika ingin cuci-cuci mata melihat produk fashion terbaru atau membeli kebutuhan rumah tangga, tak harus ke luar area. Menyerup kopi kini sudah amat familiar di berbagai kalangan. Jika dulu, minum kopi hanya di rumah atau di warung-warung kopi, kini menjelma berupa kafe yang lebih modern dan berkelas. Di mall bahkan di perkantoran. Dilengkapi aneka hidangan lain yang menggugah selera. Minum kopi memang sudah menjadi budaya dalam masyarakat Indonesia. “Permintaan pasar masih terbuka coffee shop bukan lagi menjadi tempat minum kopi tapi sudah menjadi gaya hidup orangorang di kota besar. Buat meeting point, hang-out dan lainnya,” kata Romadian Rian, Marketing Manager Cuppa Coffee, saat membuka cabang gerainya yang ke-40 di Atrium Plaza Senen, Jakarta, akhir pekan lalu. Sebut saja Cuppa Coffee. Keunggulannya terletak pada beragamnya jenis minuman kopi yang ditawarkan. Di sini, ada menu Cuppa Americano, Wake-me-up Espresso, Coffee Lovers Buzz, Tainted Green Tea, dan banyak lagi minuman jenis kopi lainnya. Bagi penggemar minuman tradisional, bisa menikmati beberapa menu spesial seperti Kopi Aceh, Kopi Medan, Kopi Tubruk, Kopi Tetes, ataupun Teh Tarik. Untuk melengkapi aneka minuman yang ada, Cuppa Coffee juga menyajikan aneka makanan, se-

perti Sloppy Cheese, Drummies Crunchies, Spicy Chicken Wing, Chicken Cordon Bleu, dan Drummies Crunchies. Untuk makanan berat, ada beberapa pilihan, di antaranya spaghetti dengan beragam campuran seperti iga penyet, Pasta & Mashed, Koleksi Sandwich dan Roti Bakar Ala Cuppa, serta aneka jenis pancake untuk hidangan penutup. Edi Sugiarto, GM Promotion PT Dwiputra Group, menjelaskan, sejak outlet pertamanya dibuka pada 2009, Cuppa Coffee yang membidik kelas menengah ke atas ini, kini sudah berada di sejumlah kota di Indonesia. Di antaranya tersebar di Jabodetabek, Cirebon, Palembang, Banjar Baru, Surabaya, dan Ambon. "Bulan ini juga kami akan membuka gerai ke-41 di Palembang Icon. Kami targetkan hingga akhir 2014 ini sudah memiliki sebanyak 60 cabang Cuppa Coffee. Pada tahun 2016 kami juga akan buka di negara lain, setelah target 60 gerai Cuppa Coffee di Indonesia terealisir," ujar Edi. Sebagai bagian dari Dwiputra Group, perusahaan retail foods & beverages terkemuka di Indonesia, saat ini telah membuka lebih dari 200 outlet di seluruh Indonesia, seperti Rice Bowl, Mister Baso, Baso, Cewei, The Container Grill, dan dan J-Town Chicken, Cuppa Coffee merupakan warma baru bagi pilihan kuliner di Indonesia. (tety)

Mencuci Pakaian, Ibu Habiskan 1-2 jam Setiap Hari

K

ESIBUKAN ibu masa kini tidak hanya mengurus ru mah tangga. Banyak juga dari mereka yang bekerja sehingga Ibu harus pintar membagi waktunya untuk pekerjaan, mengurus rumah tangga, waktu berkumpul bersama keluarga serta waktu untuk ’me time’. Berdasarkan survei yang dilakukan perusahaan penerbitan di Inggris, ibu rumah tangga menghabiskan 88 jam per minggu untuk mengurus rumah tangga. Dalam kesehariannya, ibu seringkali menghabiskan satu hingga dua jam setiap hari untuk mencuci pakaian. Proses mencuci cukup panjang, mulai dari merendam, mengucek, menyikat, membilas, merendamnya kembali dengan cairan pelembut, menjemur pakaian hingga menyetrika. Hal ini tak hanya membutuhkan banyak waktu, tetapi juga tenaga yang biaya yang tidak sedikit. Lebih dari itu, tentunya ini juga dapat menjadi hambatan bagi para ibu yang ingin memaksimalkan waktunya untuk kepentingan lain seperti kesempatan berkumpul dengan keluarga tercinta. "Permasalahan lain juga timbul ketika ibu dibingungkan dengan banyaknya pilihan produk pelembut dan pewangi pakaian yang masing masing-masing menawarkan keuntungan berbeda-beda," kata Pauline Liongosari, Brand Manager Molto PT Unilever Indonesia, Tbk. Sebut saja ada produk pelembut dan pewangi pakaian yang

tidak menjamin keharuman lebih tahan lama atau produk pewangi pakaian yang keharumannya tahan lama namun tidak unggul dengan formula satu kali bilas yang mampu memberikan efisiensi waktu, biaya dan tenaga. Dengan begini, seorang Ibu dihadapkan pada pilihan yang sulit sehingga terkadang mereka hanya bisa memilih salah satu manfaat produk yang dinginkan. "Karenanya, kami persembahkan Molto All-in-1, sebagai solusi untuk para ibu modern masa kini yang dinamis dan memiliki keterbatasan waktu serta tenaga. Perpaduan kesegaran dan kelembutan dengan harum yang lebih tahan lama,” tambah Pauline. Novita Angie, ibu dua anak yang memiliki banyak kesibukan, yang juga Brand Ambassador Molto, mengaku terbantukan dengan kehadiran produk terbaru itu. "Proses mencuci pakaian tidak sebentar, tak jarang mengakibatkan berkurangnya waktu untuk berkumpul dengan keluarga atau saya pun jadi harus mengesampingkan waktu untuk memanjakan diri sendiri," tuturnya. Sebagai seorang pekerja sekaligus ibu rumah tangga, saya merasa benar-benar terbantu dengan kehadiran produk itu yang membuat proses mencuci baju lebih efisien. "Pada akhirnya saya juga bisa memiliki waktu yang berkualitas untuk berkumpul bersama keluarga ataupun waktu untuk diri sendiri," ungkapnya. (tety)

Mensesneg, Dipo Alam, menunjukkan Juara I Lomba Desain Batik Raja Ampat.

Monica Witarsa Juara I Lomba Desain Batik Raja Ampat

M

ONICA Witarsa, asal Surabaya, Jawa Timur, meraih juara 1 Lomba Desain Batik Raja Ampat. Perempuan berusia 19 tahun ini berhak hadiah uang Rp25 juta. Sementara itu, juara II diraih Sukarman asal Sleman, Yogyakarta. Sarjana Seni berusia 33 tahun ini mendapat hadiah uang Rp20 juta. Juara III, dimenangkan Tri Utami, asal Jakarta Pusat, dengan hadiah uang Rp15 juta. "Ketiga pemenang ini akan diundang dalam puncak kegiatan Sail Raja Ampat pada 21 Juni yang dihadiri Presiden SBY," kata Wamendikbud, Prof. Wiendu Nuryanti, di Jakarta, Senin (19/5), dalam pengumuman pemenang lomba desain batik yang digelar Sekretariat Kabinet, kemenko Kesra, Kemendikbud, Kemenparekraf, pemerintah Daerah Papua, dan Yayasan Batik Indonesia. Mensesneg, Dipo Alam, yang juga pendiri Yayasan Batik Indonesia, mengumumkan para pemenang lomba Desain Batik Raja Ampat ini, didampingi tim juri yang dipimpin Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti. “Saya senang dan bangga. Ada sebanyak 583 desain yang masuk. Itu menunjukkan

partisipasi masyarakat yang cukup antusias mengikuti lomba ini,” ungkapnya. Sebagai pendiri Yayasan Batik Indonesia, Dipo berharap setiap kabupaten memiliki corak batik khas daerah masing-masing, sehingga akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke wilayah tersebut. "Yayasan Batik Indonesia bertugas melestarikan batik Indonesia dan mengembangkan batik Indonesia. Ini bagian dari mengembangkan batik Indonesia," tambahnya. Dengan adanya lomba ini, dapat memperkenalkan dan memasyarakatkan motif khas batik Raja Ampat kepada masyarakat Indonesia. Ini bagian dari upaya melestarikan dan memperluas kecintaan terhadap batik Indonesia yangg telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia pada 2009. Desain yang masuk harus mengggambarkan kekhasan budaya dan keindahan alam di masing-masing daerah, sehingga mendorong pengembangan ekonomi kreatif masyarakat. Tim juri juga memilih pemenang karya pavorit, juara harapan 1-3, dan sebanyak 10 orang sebagai pemenang berbakat. (tety)

Seorang ibu saat mencuci

Keluarga Hangat dan Akrab dengan Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat

A

NDA merasa anak Anda 'ber masalah'? Bisa jadi karena cara Anda memperlakukan si buah hati. Coba ubah pendekatan kita terhadap anak-anak. Misalnya, dengan menghindari ungkapan yang memojokkan dan menyalahkan anak. Pernah mengatakan, "Ayo, cepat mandi, mama tidak suka punya anak bau dan pemalas." Terdengar merendahkan anak bukan? Bandingkan dengan mengatakan, "Yuk mandi sayang, supaya wangi dan bersih. Setelah itu, kita jalan-jalan." Lebih enak terdengar bukan? Dengan menciptakan suasana hangat dan penuh kasih sayang, maka kasus kekerasan dan pelecehan anak yang belakangan ini merebak dapat dihindari. Jika keluarga memberikan penghargaan bila anak melakukan perbuatan terpuji dan memberitahukan kesalahannya bila melakukan tindakan tidak baik, maka anak pun dapat belajar menghargai orang lain, terutama orangtuanya.

"Belakangan ini kasus-kasus kekerasan pada anak memperlihatkan ketidakhadiran keluarga, masyarakat dan negara dalam melindungi anak dari ancaman kekerasan," kata Kepala Program Plan International Indonesia, Nono Sumarsono, di Jakarta, Selasa (20/5). Jika mekanisme perlindungan anak di level keluarga dan masyarakat bisa berjalan, maka kejadian-kejadian seperti kasus Emon di Sukabumi bisa diantisipasi atau diminimalisir, tambahnya. Karenanya, Plan International Indonesia mendorong pemerintah dan masyarakat membangun mekanisme perlindungan anak yang lebih komprehensif, dan menekankan aspek pencegahan. Perlindungan anak tidak bisa hanya mengandalkan aspek penanganan kasus dan rehabilitasi korban. Sebagai organisasi kemanusiaan yang fokus pada pemenuhan hak anak, mendorong Plan mempromosikan konsep mekanisme perlindungan anak berbasis

masyarakat (Community Base Child Protection). Dengan berfokus pada perlindungan anak berbasis komunitas, upaya perlindungan anak dilakukan dengan membangun mekanisme lokal, yang ber-

tujuan menciptakan jaringan dan lingkungan yang protektif. Hal ini diharapkan bisa memperkuat perlindungan bagi semua anak serta memperkuat sistem perlindungan anak

Pasukan Jarik yang terdiri dari dari orangtua/ muda, pria dan wanita berunjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, Senin lalu (19/5), sebagai kelanjutan dari Petisi yang ditandatangani sekitar 70 ribu orang, berisi: "Komisi VIII DPR: HUKUM Peleceh seksual/Pemerkosa/predator seksual anak2 seberat2nya, Revisi UU No. 23 tahun 2002! 5-15thn tidaklah cukup.". Petisi dimulai oleh Fellma Panjaitan dan disampaikanke Presiden dan DPR. (kiriman Pasukan Jarik)

secara nasional. “Plan Indonesia mendorong terbangunnya mekanisme perlindungan anak di tingkat akar rumput, dengan memperhatikan aspek pencegahan yang melibatkan warga, dan juga anak-anak. Di sejumlah daerah dampingan Plan, mekanisme ini dilembagakan menjadi Kelompok Perlindungan Anak Desa (KPAD),” jelasnya. Dalam konteks ini, keterlibatan anakanak dibutuhkan sebagai salah satu referensi untuk mendeteksi adanya kasus kekerasan yang mereka alami. Minimal, mereka diajarkan untuk mengenali, menolak dan melaporkan potensi ancaman kekerasan. Nah, binalah hubungan yang lebih hangat dan akrab dengan anak, sehingga anak akan menjadi lebih terbuka pada orangtua. Jadilah contoh bagi anak dalam menanamkan nilai-nilai moral dan sosial yang berlaku. Dunia anak, adalah dunia yang penuh kegembiraan dan keceriaan. (tety)


Kesra-Iptek 9

POS SORE EDISI KE-16 MINGGU KE-4/MEI 2014

LINTAS

Rakornas Bidang Kearsipan Tentukan RPJM 2015-2019 JAKARTA (Pos Sore) -- Kepala ANRI, Mustari Irawan, MPA, di Jakarta, Selasa (20/5) malam, mengatakan, berdasarkan evaluasi selama satu terakhir ini kearsipan di daerah masih mengalami kendala. Terutama dalam sektor anggaran yang belum menjadi prioritas dalam pembangunan di bidang kearsipan. "Masih banyak yang belum optimal dan ditemukan sejumlah hambatan/kendala. Termasuk SDM, komitmen pimpinan daerah, dan anggaran. Kesadaran pentingnya kearsipan harus terus dibangun. Karenanya, ANRI akan melakukan pembinaan di 500 kab/kota di seluruh Indonesia," katanya ketika membuka Rakornas Bidang Kearsipan, di Jakarta, Selasa (20/5) malam. Rakornas ini untuk menyelaraskan pemahaman mengenai arah, ruang gerak, dan prioritas penyelenggaraan kearsipan di lingkungan pemerintahan daerah pada RPJM 2015-2019. Diikuti 400 perwakilan lembaga kearsipan daerah provinsi/kabupaten/kota se-Indonesia. Dalam kesempatan itu, juga ditandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara ANRI dengan Ditjen Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama, Universitas Brawijaya, dan Universitas Negeri Malang. (tety)

ICE-PO 2014 Bahas Teknologi Perkelapasawitan JAKARTA (Pos Sore) -- Minyak kelapa sawit, bahan energi terbarukan yang paling siap dibanding sumber lainnya. Sayangnya, teknologi untuk menghasilkan kelapa sawit tidak diperhatikan. Kualitasnya masih kalah dengan kualitas Indonesia. "Kalau kita tidak memperhatikan benihnya, bagaimana hasilnya akan bagus. Di sini peran teknologi menjadi amat penting," kata Ketua Gabungan Pengusaha Perkebunan Indonesia (GPPI), Soedjai Kartasasmita, di Jakarta. Itu sebabnya, kembali digelar 5th International Conference & Exhibition on Palm Oil 2014 (ICE-PO) pada 26-28 Mei di Jakarta Convention Center. Tema yang diangkat 'Indonesian Palm Oil Forward in the Political Resilience through Sustainability and Down Stream Development'. "Industri kelapa sawit selalu mendapat sorotan. Karenanya, diperlukan teknologi dan inovasi yang sesuai dengan lingkungan tanah Indonesia mengingat kelapa sawit ini asalnya dari Afrika," kata Soedjai, yang juga Ketua Pengarah ICEPO. (tety)

CPhl SEA 2014 Kembali Digelar JAKARTA (Pos Sore) -- Pameran niaga bahan baku farmasi Convention on Pharmaceutical Ingredients South East Asia (CPhI SEA) 2014 digelar pada 20 - 22 Mei 2014 di Jakarta International Expo. Even ketiga kalinya ini menampilkan bahan baku farmasi, mesin pendukung hingga alat pengemasan produk farmasi. Christopher Eve, President Director PT UBM Pameran Niaga, mengungkapkan, telah terjadi peningkatan jumlah peserta sebanyak 60%. Bertambahnya peserta membuktikan, pameran ini mengambil porsi penting dalam penjajakan investor industri farmasi di Indonesia. "Pameran ini diharapkan menjawab kebutuhan bahan baku farmasi berkualitas dan terjangkau bagi Indonesia," katanya. Ketua Umum Pharma Materials Management Club (PMMC), Kendrariardi Suhanda, mengatakan, Indonesia sebagai pangsa pasar terbesar Asean harus terus meningkatkan pertumbuhan industri farmasi menjelang MEA 2015. "Kita tidak mau menjadi penonton, pameran ini adalah peluang untuk meningkatkan kekuatan industri farmasi kita yang saat ini hanya berkontribusi 0.4% untuk pasar dunia," tandasnya. (tety)

Berhasil Digitalisasi Data Histories

BMKG Jadi Pilot Project SACA & D Jumlah Arsiparis di Indonesia Belum Ideal

JAKARTA (Pos Sore) — Sekjen Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI), Drs. Bambang Iwan, MHum, menargetkan pada 2015 asosiasi ini 'seelit' Ikatan Dokter Indonesia (IDI) atau Ikatan Bidan Indonesia (IBI). Kedua asosiasi ini dinilai memiliki perwakilan di seluruh Indonesia sehingga solid dan kokoh. "Saat ini dari segi keanggotaan belum seluruh Indonesia, belum ada perwakilannya. Belum seluruhnya terbentuk. Diharapkan nanti, keanggotaannya tidak hanya PNS, tapi juga dari unsur-unsur kearsipan, pencipta arsip, dosen, masyarakat peduli arsip, atau lainnya," katanya pada Pos Sore, usai Workshop Autentikasi Arsip Elektronik dan Arsip Hasil Digitalisasi, di Jakarta, Selasa (20/5). Menurutnya, belum terbentuknya perwakilan di seluruh Indonesia karena di tiap provinsi terbatas arsiparisnya. Meski keanggotaan bersifat terbuka, tapi yang menjadi leading tetap arsiparis. Minimal di tiap SKPD sedikitnya ada 5 arsiparis. Jika 1 kabupaten ada 17 SKPD, idealnya ada 100 arsiparis. "Saat ini kita belum sampai sejumlah ideal itu," katanya. Ia mengakui banyak kalangan yang kurang tertarik untuk terjun ke bidang kearsipan. Selama ini arsip dianggap bergelut dengan debu, kertas yang lusuh, sehingga tidak diminati. Padahal kearsipan juga meliputi rekaman berbagai kegiatan yang bisa menjadi catatan sejarah. "Agar bidang kearsipan menarik, perlu terus dilakukan sosialisasi terhadap masyarakat, pemerintah, swasta, bumn, dan lainnya," katanya. (tety)

ANRI Terima Buku Merah G30 S PKI

Khazanah Arsip Bertambah JAKARTA (Pos Sore) — Khazanah arsip ANRI pada Mei ini bertambah. Salah satu di antaranya Buku Merah G30 S PKI, Gerwani, yang diserahkan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) kepada ANRI. Selain itu, ada 19 instansi lain dan satu perseorangan yang turut menyerahkan arsipnya. "Pelaksanaan serah terima arsip dan rakor inisalah satu wujud pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, khususnya pasal 43, 53 dan pasal 77. Arsip yang diserahkan ke ANRI nantinya menjadi identitas dan jati diri bangsa, serta sebagai memori, acuan, dan bahan pertanggungjawaban dalam kehidupan bermasyarkat, berbangsa dan bernegara," kata Kepala ANRI, Mustari Irawan, MPA, usai serah terima arsip dalam Rapat Koordinasi Akuisisi Arsip, di Jakarta, Selasa (20/5). Adapun instansi yang menyerahkan arsip kepada ANRI, antara lain dari Kementerian Kehutanan, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia, Kementerian Keuangan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perumahan Rakyat, ANRI, Sekretariat Kabinet, Badan Pelaksana Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Lembaga

Ilmu Pengetahuan Indonesia, Mahkamah Konstitusi RI, Badan Tenaga Nuklir Nasional, Badan Pengawas Pemilu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, dan Badan Informasi Geospasial (BIG). Arsip Elektronik Di sisi lain, penggunaan dokumen atau arsip elektronik kini semakin banyak digunakan seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Banyak pula yang sudah dan mulai mengalihmediakan/digitalisasi dokumen/arsip dari media kertas ke media digital. "Hasil digitalisasi dokumen/arsip ini masuk dalam kategori arsip elektronik, yang terkadang memunculkan keraguan berkaitan dengan keabsahan atau keautentikannya," kata Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), DR. Andi Kasman, SE, MM, di sela Workshop Autentikasi Arsip Elektronik dan Arsip Hasil Digitalisasi, yang diadakan ANRI bekerjasama dengan Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI), di Jakarta, Selasa (20/5). Dalam workshop kearsipan ini pun dikupas tuntas tentang autentikasi serta pengelolaan arsip hasil digitalisasi dan arsip elektronik. (tety)

BOGOR (Pos Sore) — Bagaimana tren iklim suatu negara dalam satu periode? Untuk mengetahui tren ini tentunya harus membaca data-data mengenai pola iklim puluhan bahkan ratusan tahun lalu. Karenanya, data-data yang sudah uzur ini harus diselamatkan atau direcovery.

"Caranya dengan melakukan digitalisasi data histories atau didah. BMKG sudah bekerjasama dengan KNMI atau Badan Meteorologi Belanda sejak 2009 untuk program didah ini," kata Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dr. Andi Eka Sakya, di Bogor, Selasa (20/5). Ia mengatakan hal itu usai membuka The International Asean SACA & D Conference and Workshop 2014 (IASCW-2014) pada 20-23 Mei di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Regional, Desa Citeko, Puncak, Bogor. Kegiatan ini diikuti para pakar dari 23 negara. Dari cara itu, Andi meng-

ungkapkan, pihaknya berhasil merecovery data-data iklim masa pemerintahan Belanda pada 1866. Maka, tak terbayangkan jika catatan kecil menyangkut iklim dan cuaca yang usianya ribuan tahun itu akhirnya bisa memberikan pelayanan iklim kepada seluruh dunia. Proses recovery ini cukup rumit mengingat data-data yang berdasarkan tulisan tangan atau manual itu dicatat dalam lembaran kertas yang bisa jadi sudah dalam keadaan lusuh. "Bisa dimaklumi, dulu tidak ada komputerisasi, hanya dicatat pakai kertas atau manual. Datadata ini lalu dikumpulkan, ke-

mudian dikonversikan ke dalam digitalisasi, dengan discanning. Teknologi ini cukup membantu menyelamatkan data-data itu," tambah Andi. Menurutnya, untuk mengetahui dan menganalis tren iklim membutuhkan data dalam waktu panjang, kontinuitas, dan tidak terputus. Setidaknya, dalam periode 30 tahun yang tidak terputus. "Dengan begitu, kita bisa menganalis bagaimana pergeseran musim. Kapan terjadi periode musim hujan yang lebih pendek atau panjang, sehingga dapat mndukung ketahanan pangan nasional," paparnya. Direktur Iklim dan Penyelamatan Data World Meteorology Organization (WMO), Peer Hechler, menambahkan, proyek ini dinilai berhasil dan dijadikan pilot project. WMO menilai proyek yang kini berwujud SACA&D (Southeast Asia Climate Assessment and Dataset) ini dapat memberikan manfaat bagi wilayah Asean dalam menangani masalah iklim.

"Negara-negara lain juga jadi ikut menyelamatkan data-data masa lampau seperti yang dlakukan Indonesia, dan ini menjadi tren di dunia," ungkapnya Sementara itu, Gerard van der Schrier dari Royal Nederlands Meteorological Institute (KNMI) atau Institut Meteorologi Kerajaan Belanda, mengatakan, SACA&D adalah visualisasi data iklim dan alat analisis yang dikembangkan KNMI dan BMKG. Sistem ini beroperasi berdasarkan synoptical harian dan data iklim. Beberapa negara anggota Asean telah berpartisipasi dan menyuplai data mereka ke sistem ini. "Ini menjadi semacam mempromosikan kolaborasi dunia untuk memenuhi kebutuhan data iklim, terutama perubahan iklim dan dampaknya. Semua negara membutuhkan data, pengetahuan, dan analisis dari data-data berbagai negara. Karenanya, butuh kerjasama dengan negara lain untuk keberhasilan operasi SACA&D," katanya. (tety)

RIDER Donasikan Dana ke PMI JAKARTA (Pos Sore) — RIDER kembali melakukan aksi social melalui kegiatan CSR – RIDER PEDULI, dengan mendonasikan dana kepada Palang Merah Indonesia perwakilan Provinsi DKI Jakarta yang diterima langsung Hj. Rini Sutiyoso sebagai ketua PMI Provinsi DKI Jakarta. "Tujuan donasi ini dalam rangka membantu para korban bencana alam di Indonesia, di mana dana terkumpul dari hasil penggalangan dana spontan kegiatan gathering grosir rider DKI Jakarta dan Bandung," kata Budianto, Area Manager DKI Jakarta & Jawa Barat, di Jakarta, kemarin. Pihaknya berharap donasi tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang tertimpa bencana alam, khususnya di Indonesia. Program CSR – RIDER PEDULI ini menjadi program rutin dalam menjalankan sisi social-nya untuk masyarakat Indonesia yang membutuhkan. "RIDER mengucapkan terima kasih atas partisipasi para pemilik grosir khususnya dan seluruh customer setia RIDER yang telah mendukung dan setia kepada produk kami," tambahnya. (tety)

Budianto, Head Area Manager DKI Jakarta & Jawa Barat Rider Group, saat menyerahkan donasi yang diterima Ketua PMI DKI Jakarta, Hj. Rini Soetiyoso, di Jakarta, kemarin.

Indonesia Darurat Kejahatan Seksual Pada Anak

Kowani Setuju Pelaku Dihukum Mati JAKARTA (Pos Sore) — Indonesia saat ini mengalami darurat kejahatan seksual terhadap anak. Banyaknya pengaduan kekerasan pada anak membuat Presiden SBY harus mengeluarkan Perpu. “Ini menandakan, kejahatan seksual dalam keadaan darurat,” tegas Ketua YLBH & Masalah Keluarga Kongres Wanita Indonesia (Kowani), DR. Evita Israhadi J Wahab, SH, MH, di Jakarta, Senin (19/5). Melihat persoalan ini, YLBH & MK menggelar Seminar Nasional ‘Perlindungan Anak Terhadap Kejahatan Seksual dalam

Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), DR. Dewi Motik Pramono, saat memberikan pengarahan Seminar Nasional ‘Perlindungan Anak Terhadap Kejahatan Seksual dalam Keluarga, Sekolah, dan Lingkungan’, di gedung Kowani.

Keluarga, Sekolah, dan Lingkungan’, di gedung Kowani. Seminar yang dibuka Ketua Kowani, DR. Dewi Motik Pramono, ini menghadirkan psikolog Ninik L Karim, dan Arist Merdeka Sirait, Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak. “Di seminar ini, kita memberikan kiat dari para pakar untuk berbagi situasi karena ternyata di lingkungan aman sekalipun, anak tidak aman. Pelakunya pun orang yang dikenal oleh korban, bahkan dekat,” tandasnya getir. Adanya kasus ini, menurutnya, salah satunya karena adanya missing link antara orangtua, guru, dan lingkungan di sekitar. Orangtua juga jangan hanya menyerahkan pendidikan pada guru tanpa ada komunikasi yang intens. Orangtua dan guru juga harus peka terhadap berbagai perubahan perilaku terhadap anak. Pihaknya sangat setuju jika pelaku kekerasan seksual pada anak dihukum seberat-beratnya, yaitu hukuman mati, dan minimal dikebiri. Hukuman ini untuk memberi efek jera karena korban akan mengalami trauma seumur hidup, bahkan mungkin akan memunculkan pelaku-pelaku baru yang akan merusak tata kehidupan berbangsa dan bernegara. Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, menyebut, kondisi kedaruratan kejahatan seksual pada anak, dikuatkan dengan fakta dan data pengaduan kekerasan terhadap anak, yang diterima Komnas Perlindungan Anak sepanjang 4 tahun terakhir. “Jumlahnya terus meluas dan meningkat,” ungkapnya. Dia menuturkan sebenarnya sejak 4 tahun lalu (2010-2014), Komnas PA telah melaporkan Indonesia dalam darurat kejahatan sesual terhadap anak. Data yang dikumpulkan dan dianalisis Pusat Data dan Informasi Komnas PA di Indonesia, menyebut sebanyak 21.869.797 kasus pelanggaran hak anak, yang tersebar di 34 provinsi, dan 179 kabupatan/kota. "Sebesar 42-58% dari pelanggaran hak anak itu, adalah kejahatan seksual terhadap anak. Selebihnya, kasus kekerasan fisik, penelantaran anak, eksploitasi ekonomi, perdagangan anak untuk tujuan eksploitasi seksual komersial, serta kasus-kasus perebutan anak," paparnya. (tety)

Pusat Layanan Holistik Modern

Mengobati, dan Mengajar Anda Jadi ”Dokter” D

Penerima Best of Best Award dari kemeterian Pertahanan RI, disampaikan oleh Bpapak Ramadhan Pohan, anggota DPR RI.

I dalam kehidupan yang semakin mod ern ini, berbagai penyakit mudah tum buh, berkembang, lalu tak sedikit yang membawa orang ke liang lahat. Semakin banyak penyakit, semakin banyak obatnya, dan semakin banyak pula metode pengobatannya. Manusia pun berburu ilmu pengetahuan ke berbagai penjuru dunia. Jika Rasulullah SAW sekitar 1400 tahun lalu sudah bersabda, ''Tuntutlah Ilmu Walau Jauh ke Negeri Cina'', maka tak salah jika saat ini - sebagai bentuk perluasan - muncul motto: Tuntutlah ilmu walau sudah dekat ke liang kubur, dan: Ajarkanlah keahlian yang dimiliki walau sampai ke negeri Cina. Itulah yang menjadi motto hidup baru bagi DR Asvial Rivai, MD (MA), seorang pengobat alternatif yang memberikan layanan check up instan, pengobatan dan pelatihan sistem '''Holistik Modern'' di Jl. Achmad Adnawijaya (d/h Pandu Raya) No.100-B Indraprasta, Kota Bogor (telp: 0251- 8394325 dan 0811600557). Disebut sebagai motto hidup baru, karena sampai usianya menginjak angka 56 tahun, Asvial adalah seorang pekerja

keras, berpengalaman dalam berbagai bidang kerja termasuk tehnik mesin, listrik, administrasi dan managemen berbagai bisnis di mancanegara. Pada usianya ke 57 tahun, Asvial banting setir. Hikmah dari penyakit rematik berat yang dideritanya menghantar ''anak Medan'' kelahiran Payakumbuh, Sumbar, 1941 ini menjadi seorang pengobat alternatif. Ia memulainya dari belajar di Malaysia. Lalu berkeliling ke berbagai negera di Eropa, menimba ilmu tentang kesehatan dan pengobatan dengan benar secara alami. Dengan memadukan berbagai metode yang dipelajarinya, jadilah kemudian DR Asvial menjadi pelopor pengobatan dengan sistem ''holistik modern'' di Indonesia. Pengalamannya memberi konsultasi kesehatan dan pengobatan yang panjang, sejak 1997, membawa Asvial kembali melanglang buana ke mancanegara. Memberi ceramah dan mengajarkan ilmunya ke berbagai negara di Asia, termasuk China. Pengalaman itulah yang menjadi motto hidupnya sejak 1997. Motto hidup itu memang terlihat di dalam

aktivitas atau kegiatan hidup DR Asvial sehari-hari. Selain membuka praktik melayani konsultasi kesehatan dan pengobatan, Asvial juga membagikan ilmu dan keahliannya kepada setiap orang. Siapa saja, tua muda, wanita pria. Ia menawarkan pelatihan bagaimana seseorang bisa menjadi ahli dalam memberikan konsultasi kesehatan dan pengobatan ala holistik modern. Baik per individu, maupun per kelompok. Tarifnya, tak begitu mahal. Saat ini hanya Rp4 juta per orang sampai mahir. Tempatnya bisa di mana saja. Kalau per kelompok di luar, Asvial akan menyiapkan tim pelatihnya. ''Selain bisa mengobati orang, Anda juga dapat ladang pekerjaan baru,'' kata Asvial dengan nada guyon saat dikunjungi di tempat praktiknya. Asvial memang sudah melihat berbagai kemajuan di negeri orang, dan ingin sekali menerapkannya di tanah air. Terutama dalam hal kemudahan pemeriksaan dan pemeliharaan kesehatan, pengobatan dan pencegahan berbagai penyakit. ''Berbagai penyakit berat dapat dicegah kalau kita memiliki pengetahuan yang lengkap untuk itu,'' kata lelaki yang kelihatan

masih segar dan lincah ini. Puskesmas, klinik dan balai pengobaan, serta dokter dan rumah sakit, memang sudah banyak. ''Sayangnya belum ada tempat atau lembaga khusus bagi umum untuk mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam pemeliharaan kesehatan,'' tambah Asvial yang mendapat tak sedikit penghargaan, baik dari dalam maupun luar negeri. Kepakaran yang digeluti Asvial memang tergolong langka. Basis pengobatannya sendiri berdasarkan berbagai metode ilmiah dan tehnologi modern komprehensif terpadu dari Barat, antara lain: tehnik melihat penyakit dari mata (iridology), test tekan otot lengan (kinesiology), dan tehnik energy saripati bunga-bungaan (phitobiophysic). Praktik DR Asvial ini menawarkan pengobatan berbagai penyakit umum, mulai berbagai penyekit degeneratif, berbagai kelainan fisik, mental, hyperaktif, autism, emosional sampai kepada pembentukan kecerdasan dan cita-cita anak. ''Sehatkanlah anak-anak kita,'' kata Asvial yang juga berpegang pada prinsip, mencegah lebih baik dari pada mengobati. (lya)


Ekonomi-Bisnis 10

POS SORE EDISI KE-16 MINGGU KE-4/MEI 2014

Andalkan Moratorium dan Penanaman Pohon

Kemenhut Tekan Laju Deforestasi JAKARTA (Pos Sore) — Direktur Inventarisasi dan Pemantauan Sumberdaya Hutan Direktorat Jenderal Planologi Kemenhut, Yuyu Rahayu mengatakan, moratorium izin di hutan alam dan gambut masih menjadi salah satu cara menghadang laju deforestasi Indonesia. ”Meski banyak program yang juga kami canangkan untuk menahan laju deforestasi, tetapi moratorium adalah dasar dari kebijakan yang ada,” ujar Yuyu saat diskusi dua mingguan kehutanan, awal pekan ini. Dijelaskannya, moratorium membuat kerja Kemenhut kian praktis. Meski tetap ada pengajuan penggunaan lahan, tapi

Hilangkan juga hambatan bagi pelaksanaan kebijakan Nol Deforestasi melalui pendekatan Stok Karbon Tinggi.”

tetap dilakukan pengecekan secara komprehensif dan langsung untuk membedakan lahan gambut atau bukan. Moratorium pembukaan hutan dan lahan gambut memang sudah berjalan tiga tahun. Namun, kata Juru Kampanye Hutan Greenpeace Teguh Surya, moratorium tidak melindungi semua hutan, tetapi

hanya yang dianggap hutan ’primer’ oleh Kementerian Kehutanan. Pemerintah, lanjut dia, harusnya mendukung upaya kelompok usaha semisal APP dan GAR yang telah menetapkan batas jauh lebih tinggi dari pemerintah dengan komitmen menghentikan semua penebangan pada kawasan stok karbon tinggi. ”Hilangkan juga hambatan bagi pelaksanaan kebijakan Nol Deforestasi melalui pendekatan Stok Karbon Tinggi. Misalnya, dengan memungkinkan pertukaran lahan dan mengkaji izin, terutama bagi mereka yang beroperasi di lahan gambut.” (fenty)

FOTO BAMBANG TRI P

RUPS LB BANK BTN

Dari kiri ke kanan, Sahala Lumban Gaol Komisaris Bank BTN Mardiasmo, Direktur Utama Bank BTN Maryono, Direktur Bank BTN Irman Alvian Zahiruddin dan Direktur Bank BTN Mansyur S Nasution berbincang sebelum dimulainya RUPS LB tahun 2014, di Jakarta, Rabu (21/5).

Pemerintah Tidak Maksimal Dukung Sektor Strategis JAKARTA (Pos Sore) — Indonesia membutuhkan pemerintah yang propertanian mengingat tantangan berat yang dihadapi saat ini. FOTO BAMBANG TRI P

BAHAS RAPBN 2015

Menteri Muhammad Chatib Basri (kiri) menyerahkan pandangan Pemerintah mengenai RAPBN 2015, usai dibacakan pada rapat Paripurna DPR, di Gedung parlemen, Jakarta, kemarin. Selain mendengarkan keterangan Pemerintah mengenai Pokok-pokok Pembicaraan Pendahuluan RAPBN Tahun Anggaran 2015, Rapat Paripurna tersebut juga membahas pembentukan Pansus RUU tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

KILAS Damri Tutup Tiga Rute Merugikan PERUM Damri menutup tiga rute menuju dan dari Bandara Soekarno-Hatta yakni Season City, Cibubur dan Sukabumi karena merugi dan tak mengantongi izin dari Kemenhub, kata Sekretaris Perum Damri, Ali Umar, Selasa. ”Rute Season City kami tutup karena penumpangnya sedikit. Dalam sehari satu rute ratarata hanya 2-5 orang penumpang, jauh di luar target yang ditentukan dan kurang berpotensi. Akan dijajaki rute Bandara-Summarecon Bekasi,” ujar dia. (fenty)

Newmont Rumahkan Karyawan Per 1 Juni SEBANYAK 80 persen pekerja PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) terancam dirumahkan mulai 1 Juni 2014. Langkah itu diambil karena mulai perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) bakal mengurangi kegiatan operasi tambang tembaga dan emas Batu Hijau di Sumbawa Barat. ”Jadi jumlah pekerja di PTNNT total 9.000 orang termasuk subkontraktor 3.800 orang, akan dirumahkan 80% mulai 1 Juni,” kata Ketua Pimpinan Serikat Pekerja Serikat Pekerja Nasional PTNNT Nasrudin, kemarin. (fenty)

Industri Sawit Sumbang Pertumbuhan Hijau di Asia

Franky Widjaja

JAKARTA (Pos Sore) — Golden Agri Resources Ltd (GAR) meyakini industri kelapa sawit yang dikelola melalui praktik agribisnis terbaik adalah salah satu kontributor pertumbuhan hijau di Asia, ungkap Chairman GAR, Franky Oesman Widjaja dalam Forests Asia Summit 2014 yang baru lalu di Jakarta. ”Melalui pengelolaan berkelanjutan, perkebunan kelapa sawit di Indonesia mampu menghasilkan devisa dalam jumlah besar dengan melibatkan begitu banyak tenaga kerja, sekaligus mengedepankan pengelolaan yang ramah lingkungan melalui pengurangan emisi gas rumah kaca dari seluruh rantai pasok,” ujarnya. Saat ini minyak kelapa sawit mentah memasok hampir 30 per-

sen dari keseluruhan kebutuhan minyak nabati dunia melalui perkebunan yang luasannya hanya sekitar lima persen dari keseluruhan perkebunan penghasil minyak nabati. ”Dari sisi produktivitas, minyak kelapa sawit mentah adalah yang terbaik mengingat luas keseluruhan perkebunan kelapa sawit yang ada jauh berada di bawah luas perkebunan penghasil minyak nabati dunia,” ujar Franky. Pola pengembangan perkebunan kelapa sawit melalui skema inti dan plasma juga memberi kesempatan bagi petani independen untuk terlibat dalam sektor ini. Terlihat dari keseluruhan luas perkebunan kelapa sawit Indonesia yang mencapai sekitar 9 juta hektar, delapan persen diantaranya adalah milik pemerintah, 50 persen milik sektor swasta, dan 42 persen merupakan lahan petani kecil dan separuh dari jumlah tersebut adalah petani independen. ”Melalui pendampingan dari pemerintah dan swasta, berikut penyediaan skema kerja sama keuangan yang inovatif dengan sektor perbankan, produktivitas perkebunan para petani tadi masih dapat terus ditingkatkan,” kata Franky. (fenty)

Karsiyatun dan Putri Wilis

Jadikan Ketela Cemilan Kripik Khas Madiun JAKARTA (Pos Sore) — Berangkat dari keprihatinan banyaknya hasil panen ketela yang tak terjual, Karsiyatun mengasah kembali ilmu yang dia miliki sekaligus mengajak kaum ibu untuk mengolahnya. Awal kiprahnya di usaha itu, Karsiyatun banyak mengalami hambatan terutama masalah pendanaan dan kemauan para ibu untuk memulainya. Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun Jawa Timur terkenal sebagai sentra produksi ketela dengan produksi 10 ton/bulan. Namun ketika musim panen tiba, harga jual ketela yang semula Rp500 per kilogram anjlok drastis sampai Rp200 per kilogram. Hasil panen pun tidak bisa terjual habis karena banyaknya stok di pasaran. Berbekal pengetahuan mengolah ketela yang diwariskan secara turun temurun sejak 1955, muncul ide di benak Karsiyatun untuk memanfaatkannya. Di rumahnya, Karsiyatun menyuguhi cemilan kepada para tamu yang datang bertemu suami Karsiyatun yang juga kepala desa. Tak disangka para tamu ketagihan cemilan ketela buatan Karsiyatun itu bahkan menyarankan untuk dikomersialkan. Promosi mulai dijalankan dengan menjadikan cemilannya oleh-oleh bagi para tamu. Alhasil banyak permintaan tamu baik dari lingkungan desanya hingga Kabupaten Madiun selalu memesan kripik buatannya sebagai buah tangan untuk tamu tamu

Tingginya konversi lahan, terbatasnya lahan, kebijakan yang tidak tepat sasaran, dan masifnya impor pangan jadi tantangan untuk diatasi pemerintah baru, kata Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati, kemarin. Menurutnya, pemerintah seharusnya mengeluarkan kebijakan mendukung sektor yang memiliki nilai strategis, seperti pertanian dan perkebunan. ”Hilirisasi kebun sawit, tidak perlu dipersulit karena mampu meningkatkan nilai tambah dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar,” katanya dalam seminar mencari pemimpin yang pro pertanian itu. Hingga kini, lanjut Enny, kebijakan pemerintah banyak yang kontraproduktif terhadap sektor strategis. Semisal, soal bea keluar kakao, namun tiba-tiba saja dipatahkan dengan pemberlakuan bea masuk impor kakao nol persen. ”D imana rasionalisasinya? Jangan-jangan biji kakao yang diekspor masuk lagi menjadi

Lebih Rendah Sementara itu pengamat ekonomi Faisal Basri mengatakan, pertumbuhan sektor tradable di Indonesia selama 2000-2013 lebih rendah ketimbang sektor nontradable. Ini terjadi di negara-negara maju seperti Amerika Serikat. Sehingga, pemerintahan saat ini dinilai tidak pro sektor riil. Akibatnya, neraca perdagangan pangan dalam negeri defisit. Dia menilai selama ini Indonesia menggantungkan kepentingan pangannya kepada negara lain. Terlebih Indonesia akan memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015, maka produk pertanian ASEAN akan bablas masuk Indonesia jika pangan nasional tak berdaulat. Selama 2005-2011 terjadi konvergensi harga produk pertanian di kawasan itu. ”Produk murah akan masuk ke negaranegara yang harga pangannya lebih mahal, sehingga harga akan turun,” kata Faisal. Hingga September 2013, jum-

Faisal Basri

lah penduduk miskin di Indonesia mencapai 28,55 juta orang. Jika sektor pertanian diperhatikan betul, penurunan kemiskinan tentu akan lebih cepat. Salah satu yang perlu diperhatikan jika pemerintah ingin membangun pertanian adalah meningkatkan pasca panen, termasuk transportasi. Sebab, tingginya biaya transportasi menyebabkan petani tidak mampu mengirimkan produknya. Contohnya, ongkos pengapalan Jakarta-Sorong US$2.000, Jakarta-Banjarmasin US$650, dan Padang-Jakarta US$600. Sedangkan biaya pengapalan JakartaSingapura US$185, dan JakartaRotterdam US$550. Berdasarkan survei Bank Dunia, harga jeruk Medan Rp20 per kg. Sedangkan harga jeruk Mandarin Rp17 ribu per kg. (fenty)

Pentingnya Presiden Pro Pertanian JAKARTA (Pos Sore) — Sekjen Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Joko Supriyono menilai, pemimpin Indonesia ke depan harus memiliki platform dalam pembangunan pertanian. Negara maju pun tidak ada yang meninggalkan pertanian. Sektor tersebut menjadi perhatian penting karena menjadi rantai pasok industri, baik pertanian, kehutanan, maupun pertambangan. ”Negara maju justru memperkuat rantai pasok itu. Saat mempunyai industri yang kuat dia ditopang rantai pasokan yang kuat juga,” jelas dia. Menurut dia, bukan salah petani jika di Indonesia terjadi konversi sawah menjadi kebun sawit karena yang perlu dibenahi adalah subsidinya. Sementara, hingga saat ini petani tidak memberikan subsidi bagi petani sawit karena dinilai tidak layak menerima subsidi. Tidak hanya itu, regulasi yang menghambat sawit terus bermunculan. Diantaranya, moratorium

dan pembatasan lahan, sehingga tidak heran jika perkembangan perkebunan sawit di Afrika dan Amerika Latin ke depan akan lebih maju dari Indonesia. ”Jangan heran kalau tiba-tiba kita kalah. Apa pun persoalannya kita harus kerja keras untuk mengatasi,” ujar dia. ’Buffer Stock’ Joko menilai, subsidi semestinya diberikan kepada Perum Bulog, sehingga mampu menjalankan fungsinya sebagai buffer stock. ”Dengan subsidi, Bulog dapat membeli produk petani dengan harga menarik sehingga tidak ada niat (petani) mengganti komoditas yang ditanam,” ujar dia. Saat ini sawit Indonesia di pasar dunia banyak menghadapi persoalan, yang bukan isu lingkungan melainkan murni perdagangan sehingga tidak hanya dapat diatasi dengan melakukan kampanye. (fenty)

Dukung Masa Pensiun 58 Tahun

BPJS Ketenagakerjaan Cairkan JHT Rp10 Triliun

Karsiyatun mulai mendatangi toko makanan dan oleh oleh untuk menjajakan hasil produksi Putri Wilis yang ternyata tak mudah, sangat sulit.”

dari ibukota provinsi maupun Jakarta. Dikembangkanlah cemilan ketela Karsiyatun dengan mengajak kaum ibu desanya. Awalnya, 20 orang saja yang bergabung hingga terbentuklah kelompok Putri Wilis yang memproduksi kripik ketela. Dalam setahun mereka bisa memproduksi 160 kg kripik ketela dengan bahan baku 1,6 ton ketela yang juga merupakan hasil pertanian desa sendiri. Karsiyatun mulai mendatangi toko makanan dan oleh-oleh untuk menjajakan hasil produksi Putri Wilis yang ternyata tak mudah, sangat sulit. Pada 1997, kelompoknya mendapatkan izin dari Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun yang langsung dicantumkan di setiap kemasan kripik dan ini jadi pintu masuk produk Putri Wilis menembus beberapa toserba di Madiun. Pendapatan pun mulai meningkat. Setiap kilogram kripik terjual Rp7.000 atau beberapa kali lipat dari harga menjual sekilogram ketela yang hanya Rp200-Rp500. (hasyim)

produk olahan,” ujar Enny.

Elvyn G Masassya

JAKARTA (Pos Sore) — Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Elvyn G Masassya, menilai positif rencana pemerintah menaikkan masa pensiun pegawai swasta menjadi 58 tahun. ”Saya setuju dengan rencana perpanjangan usia pensiun pegawai swasta karena usia hidup orang Indonesia sudah meningkat. Sebaiknya memang disamakan

usia pensiun PNS dengan swasta,” tegasnya, Rabu (21/5). Pendapat ini ia ungkapkan sehubungan rencana pemerintah memperpanjang usia pensiun pegawai swasta dari saat ini rata-rata 55 tahun menjadi 58 tahun. Selaras dengan perpanjangan usia pensiun pegawai negeri sipil (PNS) yang mengacu pada Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) pada 19 Desember 2013. Sementara terkait jaminan pensiun sejauh ini pemerintah masih menggodok Peraturan Pemerintah Jaminan Pensiun sebagai turunan dari UU ASN. PP tersebut diharus-

kan menampung kepentingan PNS dan pegawai swasta. BPJS TK sendiri sejak 2013 telah mencairkan pembayaran jaminan hari tua (JHT) mencapai Rp10,182 triliun. Sementara dana JHT yang dikelola melalui investasi mencapai Rp131,18 triliun. Hasil investasi yang diraih menembus Rp12,38 triliun. ”Ini semua dikembalikan ke peserta dalam bentuk tambahan manfaat nantinya.” Untuk itu, Elvyn meminta perusahaan agar tetap patuh dan taat menjadi peserta BPJS TK mengingat manfaat yang diterima akan terus ditingkatkan. (fitri)


POS SORE EDISI KE-16 MINGGU KE-4/MEI 2014

Sambungan-Aneka-Berita 11

Arab Saudi Putuskan Hubungan Dagang dengan Belanda RIYADH (Pos Sore) — Arab Saudi mulai memberlakukan sanksi pemutusan hubungan dagang dengan berbagai perusahaan Belanda setelah negeri kincir angin itu tak mampu bersikap tegas terhadap ulah politisi Geert Wilders yang telah menghina Islam dan Saudi. Kebijakan ini diumumkan sebuah sumber dari kementerian luar negeri Saudi kemarin. "Agama adalah hal penting yang tak seorang pun dapat mengganggunya. Arab Saudi adalah negeri terdepan dalam dunia Islam. Umat Islam di Belanda dan belahan dunia lain telah mendukung tindakan kerajaan

(Saudi)," ujar sebuah sumber dari Kemenlu. Menurutnya, kebijakan Riyadh itu bertujuan untuk mengakhiri perilaku tak bertanggung jawab seperti itu. Ia juga berharap Belanda akan mengeluarkan UU untuk memerangi penyalahgunaan agama. Sebelumnya, pemerintah Belanda dikabarkan akan mengirimkan seorang utusan ke Riyadh pekan ini untuk perundingan tingkat tinggi guna memperbaiki hubungan kedua negara. Menurut Maurice Pourchez, sekretaris pertama untuk ekonomi dan kebudayaan di Kedubes Belanda di Riyadh, Menteri Luar Negeri Frans Timmermans akan mengirimkan se-

ANTI ISLAM — Foto yang diambil pada 19 Desember 2013 menunjukkan politisi anti-Islam dan anti-imigrasi yang juga pemimpin Partai Kebebasan PVV Geert Wilders sedang memamerkan sebuah stiker yang meniru bendera nasional Arab Saudi dan mengganti kalimat syahadat dengan katakata yang menghina Islam.(onislam/meidia

WAKIL JOKOWI

— Sambungan dari hal 1

agar tidak tergiur dengan imingiming uang, karena PDIP berkomitmen membangun politik tanpa money politics, dan saya mengingatkan kembali bahwa PDI Perjuangan didirikan untuk tidak diperjual belikan,” kata Sabam sebagaimana dikutip media online, aktual.co. Tentu saja bila benar Sabam mengundurkan diri, dampaknya akan sangat besar kepada institusi PDIP karena Sabam Sirait selama ini dikenal jujur, apa adanya dan humoris. Menurut pengamat politik Siti Zuhro, PDIP memang sebaiknya bisa mendengar kata-kata Sabam Sirait itu. ‘’Namun, nampaknya hal itu sulit diubah karena sudah terlanjur ditetapkan,’’ kata Zuhromenjawab Pos Sore. Seperti diketahui, dua pasangan capres dan cawapres yaitu Jokowi - JK serta Prabowo dan Hatta Rajasa sudah didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kenyataan ini mau tak mau harus dihadapi Sabam, walau terasa pahit. Setelah ditimbang-timbang, akhirnya Sabam mengurungkan niatnya. “Saya patuh dan tunduk kepada keputusan partai,”kata Sabam menjawab Pos Sore, Rabu(21/5). Suaranya seperti orang letih. Walaupun keputusan itu tidak sreg dengan keinginannya, mau tidak mau Sabam harus menerima JK sebagai cawapresnya Jokowi

JELANG

“Saya tidak akan melawan keputusan ketua umum, Ibu Mega yang memilih JK itu,” jarnya (baca: Saya Tak Melawan Megawati) Lalu, benarkah isu yang didengar Sabam terkait pendanaan Pilpres yang konon dijanjikan Jk sampai Rp 10 triliun? Suatu isu yang tak logis, mengingat kekayaan JK saja sekarang ini hanya mencapai ratusan miliar rupiah. Namun sebuah sumber lain berspekulasi, kemungkinan angka itu dijanjikan sejumlah pengusaha. “Memang benar apa kata Sabam Sirait, bahwa PDIP harus mengedepankan rakyat, tidak mengharapkan uang recehan yag akan didapatnya. Sebagai partai besar harus mendengar sesepuhnya yang sangat jujur sehingga tidak terperosok dalam lubang yang sama,” kata Siti Zuhro. Alasan Sabam menolak JK, sebenarnya juga terkait dengan posisi Golkar sebagai partai penopang kekuasaan Orde Baru. Dalam hal ini, Sabam sempat memberi catatan, PDIP tidak boleh melupakan sejarah penindasan orde baru dan Bung Karno yang meninggal dalam tahanan. “Bagi saya hanya ada dua pilihan untuk cawapres Mahfud atau Abraham Samad. Keduanya merupakan orang-orang bersih, jujur dan bisa dipercaya untuk mendampingi Jokowi,” tegas Sabam yang sejak awal memang tidak bisa menerima

— Sambungan dari hal 1

Blancos menang 2-0. Madrid melaju ke final dan akhirnya keluar sebagai kampiun Copa del Rey setelah menang 2-1 atas Barcelona. Pada pertemuan keempat Maret silam, Madrid dan Atletico bermain imbang 2-2. Bale pun yakin, laga di final Liga Champions kali ini bakal jadi milik klub yang sudah meraih sembilan Trofi Champions Eropa. “Kami tahu betapa bagusnya mereka musim ini. Meraka amat tangguh,” ujar Bale di situs resmi UEFA. “Kami yakin bisa mengalahkan mereka pada beberapa pertemuan musim ini dan kami amat yakin bisa mengalahkan mereka lagi Sabtu nanti (Minggu dinihari WIBred).” Ini merupakan final kedua di mana kedua tim yang berlaga be-

PENGOBATAN

rasal dari Spanyol. Yang pertama terjadi pada 1999/2000. Ketika itu Madrid berjumpa dengan Valencia di partai puncak. Pertandingan 14 tahun lalu tersebut dimenangi El Real dengan skor 3-0. Ancelotti Sudah Paham Sementara itu Carlo Ancelotti mengungkapkan, sudah paham kekuatan Los Rojiblancos karena sering berhadapan di liga domestik. Entrenador Madrid itu memprediksi laga final di Estadio Da Luz akan berjalan ketat. “Atletico bukan tim yang terbuka ketika mereka menyerang. Mereka rapat bahkan ketika menyerang. Mereka maju dengan kontrol. Kami tahu mereka akan jadi tim yang solid,” sahut Ancelotti di situs resmi UEFA.

— Sambungan dari hal 1

dunia kedokteran,’’ katanya menjawab Pos Sore di tempat praktiknya di Jl. Achmad Adnawiyaya, Bogor, awal pekan ini. Ia dimintai komentar seputar permintaan pengurus Ikadan Dokter Indonesia(IDI) Bali, pekan lalu, yang mendesak Komisi Penyiaran setempat menghentikan siaran pengobatan alternatif, dengan alasan dapat menyesatkan masyarakat. Terkait hal ini, informasi lain menyebutkan, TVRI kini juga sudah menghentikan tayangan pengobatan alternatif yang biasanya rutin ditayangkan lembaga penyiaran publikitu. Asvial mengajak para dokter dan ahli kesehatan melihat realita yang ada di dalam masyarakat Indonesia dewasa ini. Selain mahalnya biaya kesehatan, tingkat kepercayaan masyarakat kepada dokter di Indonesia juga masih kurang. Ini dicerminkan dengan semakin ban-

yaknya warga Indonesia yang berbondong-bondong berobat ke Negara tetangga. Menurut Asvial, kondisi kesehatan masyarakat Indonesia saat ini masih sangat ketinggalan dibanding negara-negara maju. Hal itu terjadi, selain karena fasilitas dan mutu layanan yang kurang memadai serta SDM bidang kesehatan (bukan bidang pengobatan saja) masih sangat kurang dan mutunya masih belum bisa diandalkan, serta tingginya biaya pemeriksaan dan perawatan di rumah-rumah sakit. ‘’Kita harus bagaimana?’’ Katanya, sambil menunjuk masih kurangnya jumlah dokter di banding penduduk. Asvial yang bergerak di bidang usaha jasa kesehatan ‘’holistik modern’’ ini juga mengingatkan, saat ini memang sudah banyak balai pengobatan, klinik, puskesmas,

orang direktur eksekutif untuk urusan politik ke Saudi. "Timmermans juga akan mengunjungi Saudi dalam waktu dekat untuk memperkokoh hubungan," ujar Pourchez. Pourchez juga menekankan tentang kuatnya hubungan antara dua negara, Perdagangan antara Saudi dan Belanda mencapai 6 miliar euro (sekitar 41 miliar riyal) dan ekspor Saudi ke negeri kincir angin ini mencapai hampir 20 miliar riyal. "Kami belum menerima informasi resmi tentang putusan Saudi untuk memutuskan hubungan dagang," tukas Pourchez seraya menambahkan bahwa negaranya akan berupaya maksimal mungkin untuk meningkatkan hubungan. Insiden itu terjadi sekitar empat bulan lalu ketika politisi sayap kanan jauh yang juga anggota dewan Geert Wilders telah mencetak stiker yang menghina bendera Arab Saudi dan Islam. Wilders dikenal sebagai tokoh anti-Islam dan anti-imigran serta ketua Partai Kebebasan PVV. Ketika ditanya apakah putusan Saufi berdampak bagi perusahaan Belanda, Pourchez menjawab," Kami berharap itu tidak terjadi dan perusahaan-perusahaan Belanda telah menyatakan kekhawatiran mereka." Sekitar 30 perusahaan Belanda telah beroperasi di Saudi. Bahkan banyak perusahaan di Belanda yang memiliki hubungan dagang dengan Saudi. (arabnews/meidia) JK. Kendati Sabam tidak jadi mundur, Siti Zuhro menyarankan, Megawati bisa duduk bersama dengan Sabam Sirait untuk menjelaskan apa yang sebenarnya. Dengan demikian ada solusi yang terbaik bagi Partai PDIP tersebut. “Seharusnya Megawati mendengar apa yang dikatakan Sabam Sirait sebagai pembelajaran dan pencerahan. Dengan demikian pengurus PDIP tidak dianggap melenceng dari idealisme semula yang diamanatkan Bung Karno,yaitu pro rakyat,” tegasnya. Sementara itu, Sekjen Seknas Jokowi, Dono Prasetyo, menyatakan memang dulu pihaknya mengusulkan sosok untuk mendampingi Jokowi itu adalah sosok yang muda dan berwawasan internasional dan tidak tersangkut dengan isu kolusi. Namun pada kenyataannya Partai PDIP memilih JK yang lebih tua dari Jokowi. “Kita kan sifatnya hanya memberikan masukan dan saran saja, dan apabila yang dipilih JK kita tetap harus mendukungnya. Apapun keputusannya kita tetap harus mendukung. Kita tidak melihat JK nya tapi kita lihat Jokowi nya,” tegas Dono. Pengambilan JK sebagai cawapres Jokowi itu di luar kemampuan pihaknya. Memang keputusan itu tidak memberikan kepuasan untuk semua pihak, namun keputusan partai tetap harus didukung,katanya. (junaedi) “Kami sudah bermain melawan mereka empat kali musim ini jadi kami tahu satu sama lain dengan baik. Kami harus menemukan cara untuk mengalahkan mereka. Seperti semua final, ini akan jadi sangat berimbang,” lanjut pelatih asal Italia itu. “Mereka bekerja dengan baik bersama-sama, jadi untuk menang kami harus bekerja keras. Kami harus bekerja bersama dan fans akan membantu kami seperti yang mereka lakukan di perempat final melawan Borussia Dortmund dan semifinal melawan Bayern Muenchen.” “Musim ini Atletico menunjukkan bahwa mereka punya tim yang berkualitas. Di final seperti ini, tidak ada favorit. Setelah mereka memenangi La Liga, mereka gembira tapi kami termotivasi dan bergairah karena kami sudah tampil bagus sejauh ini,” pungkasnya. (*/bdg) rumah sakit dan dokter. Tetapi tempat atau lembaga khusus bagi umum untuk mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam pemeliharaan kesehatan dan untuk pencegahan penyakit, belum ada. Sementara itu, H.Amin Idris yang juga bergerak di bidang usaha pengobatan alternatif mengingatkan, masyarakat memang tidak boleh menggebyah uyah atau menyamakan para pengobat tradisionil, dan perluberhati-hati. Pedukunan atau pun orang yang melakukan pengobatan berkedok agama atau bacaan-bacaan tertentu memang harus diwaspadai. ‘’Apalagi yang jelas-jelas tidak punya izin, ‘’ katanya terpisah. Namun Amin Idris menyatakan tak setuju desakan IDI agar berita atau tayangan iklan pengobat tradisionil/ alternatif di media massa, terutama televisi dihentikan. ‘’Itu tidak perlu, karena memang banyak yang baik dan fakta nyata,’’ kata Amin. (lya)

Masjid London Kembali Diserang LONDON (Pos Sore) -- Untuk kedua kalinya dalam beberapa hari, sebuah masjid di timur London, Inggris telah diserang sebuah kelompok kanan jauh yang anti-Islam. Peristiwa itu terjadi ketika sekelompok orang menyerbu ke masjid dan menjatuhkan beberapa Injil dan selebaran ajaran agama sebagai bagian apa yang mereka sebut "patroli Kristen" pada Senin 29 Mei lalu. Sumber dari kalangan masjid menyebutkan Britain First, kelompok sayap kanan jauh yang membenci Islam, telah mendatangi tempat itu untuk kedua kalinya ke Masjid London Timur. Para pelaku terdiri empat orang Mereka segera pergi setelah petugas patroli melihat mobil mereka yang melaju secara zig zag. Menurut saksi mata, aksi itu terjadi ketika empat pelaku masuk ke dalam masjid untuk mem-

bagikan selebaran ajaran Kristen dan Injil. Dengan memakai jaket aktivis hijau partai mereka, para pelaku meninggalkan masjid dan kabur dengan mobil. Britain First adalah sempalan dari partai British National yang sedang berkampanye untuk pemilu lokal bulan ini dan pemilihan tingkat Eropa. Menurut perwakilan kelompok itu, kunjungan ke masjid itu adalah bagian dari kampanye perang salib Kristen terhadap Islam. Ini adalah serangan ketiga dengan sasaran masjid di London, Bradford dan Glasgow. Serangan ini membuat banyak orang muslim khawatir akan keselamatan

yang khasiatnya untuk menolak segala kotoran yang ada di dalamnya. Sebab madu bisa membersihkan dan menghilangkannya. Perutnya penuh dengan berbagai macam cairan yang menjadikan makanan sulit tercerna. Sebab perut memiliki serabut seperti serabut sapu tangan. Jika cairan-cairan itu telah bercampur dengan serabut itu dan menjadi licin, maka makanan akan rusak. Untuk itu obatnya adalah dengan menghilangkan cairan itu. Madu adalah obat terbaik dalam hal ini. apalagi bila dicampur dengan air hangat. Pada pengulangan pemberian minum memiliki isyarat yang

mereka bila patroli Kristen terus berlanjut. Sebelumnya kelompok ini juga melancarkan serangan dengan menggunakan tangga untuk memasang spanduk di jalan sebelum kabur. Pihak masjid sebenarnya tidak keberatan dengan keinginan nonmuslim masuk ke dalam masjid. Bahkan, bila orang luar sudah memberitahukan lebih dulu, pihak masjid akan mendampingi mereka untuk berkeliling masjid. Sampai sejauh ini polisi belum menangkap pelakunya. Beberapa saksi mengaku melihat tiga pria dan seorang wanita berlari ke dalam masjid pada Senin 19 Mei lalu. Mereka menjatuhkan selebaran sebelum melarikan diri dengan kendaraan. Polisi menyita selebaran itu. Serangan ini bukanlah yang pertama dan memicu kontroversi tentang kelompok itu. Baru-baru ini kelompok itu telah meresahkan warga karena menggunakan kata "Ingatlah akan Lee Rigby" sebagai slogan partai. Tindakan ini membuat Komisi Pemilu mengubah aturan tentang bagaimana parpol menggambarkan jati diri partai pada kertas suara. Lyn Rigby, ibu dari Lee Rigby, merasa sangat sedih karena kelompok itu menggunakan nama anaknya untuk tujuan politik mereka. Keluarga ini bahkan tidak mendukung kebijakan kelompok itu.(onislam/meidia) dapatkan porsi anggaran yang berarti. “Jika anggaran pendidikan dinyatakan telah mencapai 20 persen ternyata angka tersebut merupakan alokasi kegiatan pendidikan yang tersebar diberbagai sektor. Padahal sesuai dengan Undang-Undang No 23 Tahun 2013 tentang APBN Tahun 2014, serta Keprres No. 29 Tahun 2013 dari total Anggaran Belanja Pemerintah Pusat Tahun 2014 sebesar Rp 1.249.943 triliun, ternyata hanya Rp 184.204 triliun atau 14.73 persen dana yang digunakan untuk pembangunan bidang sosial. Kemdikbud Rp 80,66 triliun (6,45 persen), Kemenag memperoleh Rp 49,402 triliun (3,95 persen), Kemenkes Rp 46,459 triliun ( 3,71 persen), Kemensos Rp 7.683 triliun atau 0,58 persen,” jelasnya. Bantuan sosial yang dinyatakan mencapai Rp91,8 triliun pada tahun 2014 merupakan bantuan untuk mendukung tercapainya pembangunan nasional. Dari dana bantuan sosial Rp 91,8 triliun tersebut hanya terdapat dana untuk PKH dan RTSM sebesar 4,5 persen dari seluruh dana bansos yang dikelola Kemensoso. Karena itu, lanjutnya, anggaran bidang sosial dan kesejahteraan sosial perlu mendapat porsi yang lebih signifikan, sehingga wajar dan mendapat dukungan dari semuanya. (junaedi) dalam bagi dunia kedokteran. Yaitu bahwa semua obat harus diminum dalam kadar tertentu sesuai dengan kadar penyakit yang diderita. Jika dosisnya kurang, maka belum bisa menyembuhkannya secara tuntas. Namun jika lebih sementara daya tahan tubuh tidak mampu menahannya, maka bisa menimbulkan penyakit baru. Oleh karena itu orang tersebut beberapa kali datang kepada Nabi dengan laporan yang sama hingga beliau Nabi turun tangan sendiri. untuk mengecek keadaan penyakitnya. Ternyata setelah beberapa kali minum, dengan seidzin Allah si penderita itu sembuh juga. (dari berbagai sumber)

— Sambungan dari hal 1 apanya dibanding JK. kan Sabam ketika dikonfirmasi Selain pernah memimpin ParPos Sore, Rabu(21/5). tai Golkar dan pernah menjadi Walaupun keputusan itu tidak wakil presiden , pengalaman lain sreg dengan keinginannya, mau JK seabrak-abrak, termasuk datidak mau Sabam harus menerilam berbisnis maupun dalam soma JK sebagai cawapresnya Josial kemasyarakatan. Namun, kowi “Saya tidak akan melawan Megawati dan koleganya sudah keputusan ketua umum, Ibu Memengambil keputusan, memilih ga yang memilih JK itu,”jarnya. JK sebagai cawapresnya Jokowi, Sabam bercerita, saat memimbukan Mahfud, bukan juga manpin partai, persisnya Sekjen DPP tan KSAD, Ryamizard Ryiacudu PDI, dia tidak menghendaki ada atau Ketua KPK Abraham Sakader partai yang melawan kepumad. tusan atau kebijakan partai. Dia Sabam memang sempat mengamengusahakan semua kader atau ncam akan mundur dari PDIP pengurus partai mau mengikuti jika pendamping Jokowi adalah arah dan kebijakan partai. SeJK. Tapi niatnya itu ternyata timuanya harus menjalankan dan dak jadi “Saya patuh dan tunduk mematuhi. “Sekarang pun kepada keputusan partai,” akhirdemikian,”kata Sabam. nya kalimat itulah yang dilontarSebagai senior PDIP dirinya

harus menunjukkan kepada yang lain sebagai orang partai yang tertib dan taat. Maksudnya, jika ada keputusan sudah diambil, maka dirinya siap mengikuti keputusan itu. Pandangan setiap kader boleh berbeda, tetapi setiap partai mengeluarkan keputusan maka yang lain termasuk dirinya akn menerima keputusan itu sebagai hasil musyawarah partai. Tidak hanya itu, Sabam pun sudah disiapkan dan dijadwalkan sebagai salah satu juru kampanye pasangan JOkowi-JK. Kepada Pos Sore, Sabam pernah menyatakan, dalam kampanye pilpres nanti dirinya akan all out untuk memenangkan Jokowi sebagai presiden. “Saya sudah siap untuk berkampanye bagi kemenangan Jokowi,”jarnya.(dus)

KEDAULATAN

— Sambungan dari hal 1 “Kita akan mendahului melakumembuktikan siapa lebih cepat, kan aksi nyata pembangunan sopresiden terpilih atau DNIKS,” tusial terhadap masyarakat di seluturnya. ruh desa sebelum dilakukan penBelum Peroleh Anggaran Berarti coblosan (pemilihan) capres dan Menurut Sekjen DNIKS, Dr cawapres Juli mendatang. KareRohadi Haryanto, pembangunan na peringatan kebangkitan nasosial merupakan strategi mesional ini menjadikan tidak meningkatkan kualitas kehidupan rasa rendah diri, tapi percaya manusia secara paripurna. Pemdiri, percaya rekan, tidak ada perbangunan ini berorientasi kepabedaan partai atau beda suku, da prinsip keadilan sosial yang beda agama, namun kebersamatermasuk di dalamnya mencakup an dalam Pancasila,” kata Haryopendidikan, kesehatan, ketenano pada acara peringatan Hari gakerjaan, jaminan sosial dan Kebangkitan Nasional dan pepengentasan kemiskinan. nandatanganan ‘Maklumat Ber“Pembangunan kesejahteraan sama” 20 mei 2014 di gedung sosial berorientasi kepada penDNIKS Jakarta, kemarin ingkatan fungsi soial dari kelomHaryono mengemukakan, pada pok-kelompok tidak beruntung bulan puasa tahun ini juga atau kelompok fakir miskin, anak DNIKS akan terjunkan para ahli terlantar, anak jalanan, pekerja ke desa-desa bukan dengan memanak, keluarga rentan, wanita rabawa bendera DNIKS, namun wan sosial ekonomi dan komuitas melalui organisasi sosial masingadat lokal. Pembangunan bidang masing. ‘’ Dengan demikian kita sosial dan kesejahteraan sosial akan menunjukan kepada Caini sangat penting karena ... ekopres mendatang bahwa kita telah nomi tidak selalu bejalan linier mendahului mereka melakukan dengan perbaikan standar aksi nyata kepada masyarakat,” hidup,” kata Rohadi. tegas haryono. Alasanya, pertumbuhan ekoHal itu menurut Haryono senomi baru berdampak pada bagai wujud nyata dalam melaperkembangan kualitas hidup, jikukan pembangunan sosial kepaka didistribusikan secara proposida masyarakat. Pihaknya tidak onal melalui penyelenggaraan mau menunggu presiden terpilih pembangunan sosial, termasuk lalu baru melakukan aski. “Kita pembangunan di bidang kesebahkan ingin berlari lebih cepat jahteraan sosial. Sejak reformasi dari presiden terpilih. Kita ingin pembangunan sosial belum men-

NASIHAT

— Sambungan dari hal 1 bah mual.” Lalu Rasulullah bersabda: (Kemudian Abu Sa’id menyebutkan apa yang disabdakan Nabi di atas). Lalu Nabi memberinya madu dan meminumkannya. Kemudian ia sembuh.” (Hadits ini ditakhrij oleh Al-Bukhari (10/115/137-138) dengan sedikit diringkas, lalu kembali disebutkan oleh Al-Hakim (4/402), dan disepakati oleh Adz-Dzahabi. Ibnul-Qayyim di dalam Az-Zad (3/97-98) setelah menyebutkan berbagai manfaat madu mengatakan, mual itu diakibatkan karena terlalu banyak makan. Nabi memerintahkan agar orang yang mual itu diberi minum madu

SAYA TAK


POS SORE

HALAMAN

EDISI KE-16-MINGGU KE-4 /MEI 2014

12

Menyongsong Hari Lanjut Usia Nasional Oleh Prof. Dr. Haryono Suyono

D

I tengah hiruk pikuk calon Presiden dan calon Wakil Presiden blusukan meyakinkan penduduk yang berhak memilih untuk menjatuhkan pilihannya, DNIKS (Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial) menggelar ajakan solidaritas kepada 100 organisasi dan lembaga sosial pembangunan di seluruh Indonesia. Gerakan itu disimbolkan sebagai upaya meyakinkan semua pihak agar menyegarkan budaya gotong royong membangun Kedaulatan Sosial berbasis Pedesaan. Keluarga desa dianjurkan membangun kolaborasi, hidup gotong royong, saling peduli, dan mengembangkan upaya pemberdayaan keluarga secara mandiri untuk kesejahteraan bersama. Melalui undangan dari Pengurus Pusat Persatuan Isteri Purnawirawan (PERIP) TNI Angkatan Laut, lebih satu bulan sebelum Indonesia memperingati Hari Lansia Nasional, tanggal 29 Mei 2014, telah digelar pertemuan membahas peran yang dapat dilakukan oleh anggotanya. Gelaran itu sungguh menarik karena anggota paguyuban secara serius ingin berbuat bagaimana mengatur hari tua sekaligus mengambil peran dalam pembangunan yang dilakukan rakyat banyak di pedesaan. Paguyuban terpanggil berbagi dengan masyarakat yang sedang berjuang meningkatkan harkat hidupnya. Pertemuan yang diselenggarakan dengan persiapan yang matang itu mendengarkan gagasan dan praktek yang dilakukan berbagai organisasi, seperti PWRI, organisasi pensiunan pegawai negeri dan BUMN. Para anggota organisasi ini, bekerja sama dengan organisasi lansia lainnya, dua tahun yang lalu diterima oleh Wakil Presiden

RI dan menyatakan bahwa para lansia tidak ingin dijadikan manusia sisa yang harus beristirahat di Panti Jompo atau Panti Asuhan. Para lansia ingin tetap diikut-sertakan dan siap ikut serta membantu pengembangan dan pemberdayaan tiga generasi, tua, dewasa dan anak-anak. Diberikan definisi baru bahwa lansia yang berumur di bawah 70 tahun adalah lansia muda. Sebagai lansia muda, biarpun pensiun, dianggap masih mempunyai hubungan yang erat dengan bekas tempat kerjanya sehingga bisa membantu memberi nasehat, minimal menceritakan kepada yuniornya apa yang dimaksud atau dikerjakan di masa lalu. Tenagatenaga professional bisa diperbantukan sebagai konsultan untuk membantu tenaga muda yang perlu dukungan kearifan yang diperkaya pengalamannya yang lama dalam pekerjaan masa lalu seharihari. Pengalaman yang menjelma sebagai kearifan itu jarang ditulis dan bisa hilang begitu saja. Pada kategori yang kedua, lansia

usia antara 70 - 80 tahun adalah lansia dewasa, yang diharapkan terjun bersama masyarakat di pedesaan, bergabung dalam berbagai organisasi sosial dan membantu proses pemberdayaan masyarakat. Lansia dewasa lebih banyak bertindak bukan lagi sebagai penggerak utama tetapi mengajak generasi yang lebih muda, belum pensiun, dan mungkin masih giat dalam tugas negara, untuk ikut membantu sambil menyiapkan diri menghadapi masa pensiun. Peran lansia dewasa lebih pada ing madya mangun karso kalau meminjam falsafah Ki Hadjar Dewantara. Pada usia 80 tahun keatas seorang lanjut usia disebut lansia paripurna, berperan sebagai sesepuh, penasehat dan menganut sifat tut wuri handayani. Oleh karena itu peran yang dilakukannya adalah memberi perlindungan, nasehat dan tidak terlalu banyak ikut campur dalam kegiatan operasional menangani hal-hal yang kasar dan bisa melelahkan. Keadaan fisik biasanya sudah menurun biarpun semangat bisa masih tetap tinggi. Masa muda, utamanya masa kanak-kanak penduduk Indonesia di masa lalu kurang baik, keadaan fisik biasanya sudah harus dihemat agar bisa tetap awet dan tahan lama. Dalam urutan-urutan seperti itu lansia Indonesia mendukung proses pemberdayaan tiga generasi dengan peran yang secara bertahap berubah. Peran yang berubah itu memberi dorongan untuk hidup teratur dan sejahtera karena secara psychologis setiap penduduk tetap memberikan sumbangan hampir selama hidupnya. Selamat Hari Lansia Nasional, panjang umur dan tetap berguna untuk anak bangsanya. (Prof. Dr. Haryono Suyono, Ketua Umum PWRI, www.haryono.com).

Jajaran Pimpinan UNM foto bersama Ketua Yayasan Damandiri Haryono Suyono dan Dr Mulyono D Prawiro (pengurus Yayasan Damandiri) saat pemberangkatan mahasiswa UNM untuk melakukan KKN Tematik Posdaya ke Kota Malang, Kab.Malang dan Kab.Blitar, Jatim beberapa hari lalu

Haryono Suyono foto bersama Dr Lies Putriana usai dinyatakan lulus sebagai doktor ilmu ekonomi di Universitas Pancasila Jakarta, kemarin.

Lies, Ketua LPPM UP Jadi Doktor �Posdaya�

JAKARTA (Pos Sore) — Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pancasila, Lies Putriana, dianggap berhasil menjadi ''Doktor Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya)'', karena mempertahankan disertasinya yang berjudul Pengaruh Budaya Organisasi Dan Gaya Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kepuasan Kerja Dan Komitmen Serta Dampaknya di Industri Sepeda Motor Jepang di Jakarta. Ketua LPPM UP ini merupakan mitra kerja dari Yayasan Damandiri. Untuk itu Ketua Yayasan Damandiri, Prof Dr Haryono Suyono mengucapkan selamat dan bangga atas gelar doktor bidang ekonomi yang diperoleh Lies. Ini berarti Lies Putriana menurut Haryono telah menjadi Doktor Posdaya juga. Melalui sidang terbuka dengan tujuh Tim Penguji yang dipimpin Prof Dr Sutjipto, Direktur Program Sarjana Universitas Pancasila, Prof Dr Ir M Nur Salim SE, MM, Prof Dr Bambang Purwoko, SE,MA, PhD, AAM, Dr Husen Umar, SE, MM, MBA, Dr Hanes Riayadi, MM, Prof Dr Wibowo M Phil (promotor) dan Prof Dr Vincent Didiek Wiet Aryanto, Ph D, Lies Putriana dinyatakan lulus sebagai doktor ilmu ekonomi yang ke-17 dengan nilai prestasi 6,63 dengan predikat memuaskan. "Saya ikut bangga," kata Prof Haryono yang didampingi para pengurus Yayasan Damandiri lainnya, Dr Maswar Nurdin, Dr Mulyono, kepada wartawan. Lies Putriana dapat menyelesaikan studinya S3 dalam bidang ekonomi yang kebetulan yang dipelajari adalah variabel-varibel yang berhubungan dengan kinerja. Apa yang dipelajari dalam studi dalam perusahan sepeda motor Jepang ini, Haryono bergarap bisa ditularkan kepada saudara-saudara kita yang bekerja dalan pop-pos pemberdayan keluarga (Posdaya), bahwa sesuatu yang menyangkut budaya organisasi, komitmen pimpinan dan segala sesuatu yang dipelajari bisa diterapkan pada organisasiorganisasi Posdaya. Hanya bedanya kalau Posdaya kulturnya sama, karena dari desa ke desa, di industri motor Jepang lain, karena ada orang Indonesia ada orang Jepang. Sehingga dengan sendirinya kalau budaya organi-

sasi tidak berlaku dan tidak meningkatkan kinerja organisasi. Barangkali pada tingkat posdaya budaya dari organisasi posdaya itu mempunyai pengaruh yang cukup tinggi terhadap kinerja dari Posdayanya. Satu yang menonjol dalam desertasi Lies, kata Haryono, bahwa komitmen mempunyai kekuatan yang sangat tinggi, baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja. Oleh karena itu, lanjur dia, pada setiap pembentukan Posdaya -mengutip studi Dr Lies Putriana itu -- selalu diminta agar pimpinan dan seluruh anggota Posdaya mempunyai komitmen terhadap organisasi Posdayanya agar kinerja Posdaya itu tinggi. Tanpa komitmen maka dengan sendirinya kita tidak bisa meningkatkan kinerja oganisasi. Lebih dari itu, juga karena Posdaya merupakan suatu proses dengan kepemimpinan visioner. Apa yang dipertahankan Dr Lies Putriana dalam disertasinya itu sangat tepat karena organisasi Posdaya itu organisasi yang menganut kepemimpinan yang visioner. Sementara studi yang dilakukan Lies Putriana multikutural karena ada orang Jepang ada orang Indonesia. Sedangkan Posdaya dari satu desa yang sama. Sehingga multikulturalnya sangat tipis. Dengan sendirinya akan ada kemungkinan besar studi itu dikoreksi pada tingkat budaya organisasi. Disertasi itu tidak mempelajari produk tetapi mempelajari bagaimana kepemimpinan dan budaya organisasi dengan kinerja harus diambil sebagai pelajaran yang bisa diterapkan pada Posdaya di seluruh Indonesia. Sementara Dr Lies Putriana usai dinyatakan lulus sebagai doctor menyatakan sepaham dengan pemikiran Prof Haryono, karena apa yang dipelajarinya untuk mempertahankan desertasinya selalu melakukan perubahan-perubahan sehingga punya visi kedepan seperti inovasi, karisma, perhatian, dan itu bisa diterapkan oleh pemimpin-pemimpin Posdaya. Dr Lies Putriana sebagai dosen tetap di Universitas Pancasila berharap apa yang diperolehnya itu dapat bermanfaat untuk masyarakat dan bukan merupakan suatu akhir dari segalanya. (junaedi)

Haryono: Mahasiswa Harus Percaya Diri

1929 Mahasiswa UNM Terjun ke Malang dan Blitar MALANG (Pos Sore) — Sekitar 1.929 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UNM) siap mendongkrak perekonomian rakyat di daerahnya melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya). Disamping itu mahasiswa dilatih menjadi pemimpin masa depan yang pro rakyat. Ketua Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono Suyono mengingatkan, mahasiswa UNM harus percaya diri dan percaya teman dalam melakukan KKN di desa. Rektor, dosen dan mahasiswa UNM bukan saja menjadi guru bangsa, namun bisa meningkatkan kesejaheraan masyarakat. "Mahasiswa harus memberikan kepercayaan kepada konsitusinya bahwa dirinya mampu ikut mensejahterakan masyarakat di desa. Semuanya harus kelihatan bernutu dan laku jual dan tidak menjelek-jelekan kampusnya," kata Haryono saat melepas mahasiswa UNM, di Malang, kemarin. Bila masyarakat membutuhkan modal usaha, menurut Haryono, pihak bank sudah siap bersahabat memberikan bantuan permodalan. Sistemnya tentu saja tanggung renteng, yang kaya membantu yang miskin sehingga tidak terjadi tunggakan. Haryono menghimbau para mahasiswa peserta KKN agar senantiasa memegang prinsip masuk ke desa untuk mengentaskan kemiskinan. Melalui KKN Tematik Posdaya ini jadikanlah desa menjadi desa binaan, baik saat KKN maupun setelah KKN. "Kehadiran mahasiswa di tempat KKN harus mam-

pu membantu masyarakat untuk mengentaskan kemiskinan, melalui berbagai program yang dibuat. Ada beberapa poin penting yang harus dijadikan target dalam KKN Tematik Posdaya," jelasnya. 5 Kegiatan Utama Posdaya Menurut Haryono, ada lima kegiatan utama Posdaya itu disingkat dengan 2M yang mengapit 3W. Yakni Maton, Waras, Wasis, Wareg dan Mapan. Maton yakni kegiatan berkaitan dengan keagamaan dan kebudayaan yan meliputi keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME, kegiatan budaya, gotong royong, dan lain-lain. Sedangkan Waras atau sehat yakni upaya untuk membuat masyarakat sehat. Salah satunya melalui revitalisasi Posyandu untuk senantiasa mengajarkan, mendidik, dan membuat tingkah laku untuk selalu hidup sehat. Menurutnya melalui Posyandu saat ini ada dua isu yang harus diperhatikan, yakni tetap menjaga fertilitas agar tetap rendah untuk menekan pertumbuhan jumlah penduduk dan mengajak masyarakat untuk mengikuti program BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan. W kedua adalah Wasis (pandai), yakni membantu untuk membangun desa pintar. Dalam hal ini yang menjadi prioritas utama adalah pendidikan. Hal ini bisa dilakukan melalui berbagai langkah misalnya menyadarkan masyarakat untuk tuntas pendidikan dasar, Bina Keluarga Balita dan PAUD (Pendidikan

Anak Usia Dini), serta mengusahakan pelatihan dan kesempatan kerja untuk kedua orang tuanya yang kurang mampu. Sedangkan W ketiga adalah Wareg (kenyang), yakni upaya untuk pengentasan kemiskinan. Salah satunya dengan menghidupkan jiwa kewirausahaan yang bisa dibangkitkan melalui pelatihan kewirausahaan. Dalam pelatihan ini masyarakat harus diajak untuk mengenal konsep produksi, petik, olah, jual dan menikmati keuntungan. M yang terakhir adalah Mapan. Menurut Haryono, KKN Tematik Posdaya ini memang kelihatannya sepele namun sangat besar manfaatnya untuk rakyat, ditunjukkan melalui kesuksesan program kewirausahaan. Saat ini sudah ada 9 juta keluarga yang mengambil kredit dengan total nilai Rp 500 Miliar. Ini sangat bagus untuk merangsang pertumbuhan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang awalnya kecil menjadi lebih besar. "Kegiatan KKN Tematik Posdaya sangat signifikan kemanfaatannya. Mahasiswa akan mengajari, mendampingi, dan memberi contoh kepada rakyat dengan kepercayaan diri yang penuh. Ini kegiatan yang bukan basa basi tetapi nyata," tegas Haryono. Disebar ke Malang, Blitar dan Kota Malang Rektor Universitas Negeri Malang (UNM) Prof. Dr. H. Suparno mengatakan bahwa sebanyak 1.929 mahasiswa tersebut akan disebar ke Kabupaten Malang,

Kabupaten Blitar dan Kota Malang yang mencakup 19 kecamatan, 91 desa atau kelurahan, dan lokasi khusus berupa 6 TK (Taman Kanak-kanak) dan 9 SLB (Sekolah Luar Biasa) di Malang Raya. "Hingga tahun 2013, kegiatan Posdaya LP2M UM difokuskan di Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Lumajang," katanya. Suparno mengatakan, apabila daerah di masa depan membutuhkan KKN Tematik Posdaya, pihaknya akan menambah lagi jumlah peserta KKN tersebut. "Jadi nantinya tergantung kebutuhan di lapangan saja," tegas Suparno. Menurut Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UM, Prof. Dr. Toto Nusantara, M.Si , setelah adanya penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Wali Kota Malang dan Rektor UNM, mulai tahun 2014 Posdaya juga melaksanakan program-program di kota. Untuk Kota Malang, LP2M disamping tetap melaksanakan KKN yang berbasis lembaga pendidikan atau sekolah sebagai inti bisnis UNM, juga melaksanakan program Posdaya yang sama-sama mempunyai nilai strategis dalam pencapaian program Millenium Development Goals (MDGs). Toto menambahkan, Kehadiran Ketua Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri) ini untuk memberikan semangat, motivasi serta pengarahan kepada 1.929 mahasiswa yang akan menjalani KKN Tematik Posdaya. (junaedi)


Minggu ke 4 Mei 2014