Page 1

Harga Eceran

Rp. 3.000 website: www.poskomanado.com

TAHUN EDISI: 3583

SENIN, 14 JANUARI 2013

ALAMAT REDAKSI: KOMPLEKS MANADO TOWN SQUARE BLOK B NO. 14-15

@rt: Zoel Q-vly

RS Kandou Geger, Pasien Gorok Leher Pakai Pisau Cukur Sempat Beralasan Hendak Cukur Kumis KORBAN TABRAK LARI DI DESA MUNTOI

Isi Kepala Dua Warga Bilalang Berantakan

TERBUJUR KAKU:Kondisi kedua korban saat berada di lokasi kejadian.(foto:ist)

Baca

RS Kandou... PENDARAHAN: Korban saat berada di IGD RS Kandou. (foto:ist)

Hal 13

Baca

Isi... Hal 13

Britney Spears

Kuasa Hukum Gubernur Patahkan Dalil Gugatan CCNR-DJT NR-DJT Mabuk, Kepala dan Pinggang Pengangguran Bocor DITIKAM

Baca

Kuasa... Hal 13

TERTIB: Suasana sidang Pilkada Minahasa di MK.

POSKO,MANADO— Kuasa Hukum Gubernur Sulawesi Utara Christiano E.

DIRAWAT: Robby Kawonal menjalani perawatan medis di IGD RS Kandou (foto:liu/pm)

Baca

(foto:ist)

Hal 13

Baca

Gagal... Hal 13

RIBUAN MASSA IRINGI MARON MENDAFTAR DI PDIP

MaRon: Kalau Tidak dengan PDIP, Saya Tak akan Ikut Pilkada Mitra

Baca

BERTAHAN HIDUP MINUM AIR LAUT

Lima Warga Filipina, Satu Bulan Terombang-ambing di Lautan POSKO, MANADO – Lima warga Filipina berhasil DIRAWAT: Lima keluarga warga Filipina menjalani Perawatan di IGD RS Kandou. (foto:liu/pm) Baca

Waktu itu saya masih kelas 6 SD. Dalam mimpi, saya pergi dengan teman-teman rumah saya. Seperti biasa kami jalan-jalan sekitar rumah jam setengah 8 malam. Saat teman saya N mengajak untuk membeli gorengan dan es kelapa. Karena lapar dan haus saya ikut beli.

PENYANYI Britney Spears kembali mengalami pahitnya kisah cinta. Ia dikabarkan

BANJIR DUKUNGAN: MaRon diarak ribuan massa ketika hendak melakukan pendaftaran di sekretariat PDIPerjuangan, Sabtu (12/1). (foto:istimewa)

Mabuk...

Talumepa M.Si, dalam sidang hari ke-4 sengketa Pilkada Minahasa 2012, Jumat

Gagal Nikah

i

t

Lima... Hal 13

u

Bobol ATM BNI, Erico Digaruk Buser Baca

Suami Sering Menyiksaku! Perkenalkan namaku Atta.. aku sudah berkeluarga dan memiliki buah

Baca Suami... Hal 13

KONSULTASI FENGSHUI

Bobol... Hal 13

Mimpi Tapi Terasa Nyata DALAM mimpi saya, setelah bungkus gorengan dan es kelapa kosong saya langsung buang ke

MaRon... Hal 13

CARANYA: ketik nama lengkap, nama panggilan, tempat tanggal lahir, Pertanyaan, lalu SMS ke Nomor 085823919910. Pertanyaan Anda akan dijawab bergilir setiap hari SKH POSKO MANADO. Bisa Konsultasi langsung di Club Deluxe Manado Hotel Peninsula Setiap Kamis Pukul 19.00 - 24.00 WITA. Bersama Ci’ Louis Yohanes

PENANYA: Djeify L Keuangan OK

Baca Mimpi... Hal 13

Wartawan POSKO MANADO dilarang menerima Uang atau pemberian dalam bentuk apapun dari sumber berita.

JAWAB: Pekerjaan Anda agak Baca

Konsultasi... Hal 13


SENIN, 14 JANUARI 2013

@rt: Reigen_Mantiri

Tugu Boboca Terlihat Kotor dan Tidak Terawat Malam Hari Jadi Tempat Transaksi Esek-esek POSKO, MANADO-Tugu Boboca dibangun dengan harapan menjadi salah satu ikon Kota Manado. Sayang, keberadaannya tak sesuai harapan. Tugu yang terletak di wilayah perbatasan Manado-Minahasa itu terlihat kotor dan tidak

Masih Ada Mikrolet Malalayang Pasang Tarif Rp5 Ribu

terawat. Sebagian bangunan juga mulai terlihat rusak. Makin memprihatinkan, tempat ini sepertinya sering jadi ‘lokasi transaksi esek-esek’ pada malam hari. “Kami sangat menyayangkan kerusakan Tugu Boboca, sebab merupa-

kan salah ikon kota Manado,” kata Wakil Ketua Komisi C DPRD Manado Arudji Radjab di Manado, Sabtu (12/1) kemarin. Menurut Radjab, Dinas PU, Dinas Pariwisata, Dinas Tata Kota serta Dinas Kebersihan dan Pertamanan, harus membuat langkahlangkah konkrit, untuk memperbaiki Tugu Boboca. Apalagi posisinya yang berada di perlintasan kendaraan dari

POSKO, MANADO-Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Manado Bobby Daud mengatakan j Perayaan Natal 25 Desember 2011 dan Tahun Baru 1 Januari 2012 kemarin merupakan suatu bukti yang kuat mengenai kerukunan umat beragama. Penegasan tersebut disampaikan Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Manado Bobby Daud kepada wartawan, Sabtu (12/1). Daud yang juga Anggota DPRD Kota Manado ini menganggap jika pembuktian kerukunan umat Boby Daud beragama di Manado sangat sulit untuk digoyahkan karena masyarakat disini sudah benar-benar menyatu dan menghargai semua perbedaan yang ada. “Manado kukuh dengan slogan Torang Samua Basudara. Semua menjunjung kebersamaan,” ungkapnya. Daud juga menyebutkan kerukunan umat beragama ini sendiri sangat kuat terjalin dibuktikan dengan pengamanan yang dilakukan oleh umat muslim di Kota Manado selama ibadah Natal berlangsung mulai dari prosesi ibadah hingga pada perayaan natal dan tahun baru. “Saya bangga melihat seluruh umat muslim berada di halaman gereja dan melakukan pengamanan. Inilah yang membuat saya optimis Manado tetap akan menjadi daerah yang paling aman,” ujar Daud. (lex)

akan ada sentuhan tahun ini. “Memang untuk perbaikan itu di Dinas PU. Kami akan mendekati dari sisi tanggungawab pertamanan. Tahun ini segera direnovasi,” kata Oehlers. Ia mengakui kalau taman Tugu Boboca sudah mengalami kerusakan, sehingga memerlukan perbaikan. “Pembersihan akan mulai dilakukan, kemudian diteruskan dengan perbaikan tugu,” ujar Oehlers. (lex)

Manado Mulai ‘Dijejali’ Gepeng Sualang: Dinas Sosial Perlu Sediakan Fasilitas Bimbingan Janis Sinyalir Ada Kelompok yang Mengorganisir

POSKO, MANADO-Janji Dinas Perhubungan Kota Manado untuk menertibkan mikrolet yang menggunakan tarif Rp 5000 untuk sekali jalan ke terminal, rupanya belum terealisasikan dengan baik.Hal ini terbukti dengan masih adanya keluhan masyarakat terkait dengan biaya tarif mikrolet yag naik dari Rp 2000 menjadi Rp 5000 untuk masuk ke terminal Malalayang. “Saya kaget ketika sopir tanya mau ke terminal atau kemana. Waktu saya bilang ke Terminal, si sopir langsung bilang kalau tarifnya Rp 5 ribu. Mau tak mau harus naik,” kata Sisca Uguy. Sisca mengatakan jika kebanyakan sopir mikrolet jurusan Malalayang tak lagi menggunakan trayek, karena ternyata mereka hanya mengantar hingga ke depan hypermart.”Yang pasang trayek itu sekarang hanya sario kampus,” katanya.(lex)

Daud Puji Kerukunan Umat Beragama

kabupaten dan kota, bahkan provinsi lain. “Sayang kalau dibangun, kemudian hanya dibiarkan. Pemerintah harus melakukan tindakan untuk memperbaiki infrastruktur tersebut,” ungkapnya. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Manado Julises Oehlers yang dikonfirmasi mengatakan, Tugu Boboca memang belum masuk dalam wilayah taman di Manado, tetapi

MEMPRIHATINKAN: Pemerintah harus lebih memperhatikan gepeng dan Orgil di Manado.

(dok)

Sebaiknya Bunaken Dikelola Pemkot Manado POSKO, MANADO-DPRD Manado mengusulkan pengelolaan Taman Nasional Laut Bunaken (TNLB) diserahkan saja ke Pemkot Manado. Usulan tersebut cukup beralasan, karena hingga kini keberdaan TNLB itu belum bisa memberikan kontribusi untuk daerah karena tumpang tindih pengelolaan termasuk kurang maksimal. “Keberadaan TNLB selain kurang maksimal dalam pengelolaan, hingga kini belum memberikan kontribusi bagi daerah. Bahkan fasilitas yang ada tidak mengalami penambahan yang signifikan. Makanya saya usulkan TNLB itu dikelola saja Pemkot Manado,” tandas personil komisi B, Sony Lela. Ketua Komisi i C Morris Korah BSc, sependapat dengan usulan Lela tersebut. Menurutnya, dengan TNLB dikelola oleh Pemerintah Kota, jelas saja semua fasilitas infrastruktur

menjadi tanggung jawab. Bahkan dengan ditetapkannya Kota Manado sebagai kota MICE, tidak menutup kemingkinan iven-iven Internasional dan nasional dilaksanakan di Bunaken. “Dengan dilaksanakannya iven-iven Internasional dan Nasional di Bunaken, berdampak pada promosi Bunaken itu sendiri serta Manado sebagai Kota Ekowisata. Bukan tidak mungkin Bunaken akan semakin dikenal dan wisatawan mancanegara akan terus berdatangan. Tentunya infrastruktur dan lainnya harus dibenahi,”jelasnya. Korah pun merasa optimis jika Bunaken di serahkan ke Pemkot Manado, fasilitas penunjang dan infrastruktur akan lebih dari yang ada saat ini. “Jika Bunaken diserahkan sepenuhnya kepada Pemkot Manado, fokus pengelolaan

POSKO, MANADO-Gembel dan pengemis (Gepeng) terus bertambah di Manado. Data Forum Pemuda Peduli Manado (FPPM) ada ratusan Gepeng yang setiap hari bergerombol di titik-titik tertentu. Bertambahnya Gepeng tersebut menjadi keprihatinan tersendiri Ketua komisi D DPRD Kota Manado, Richard Sualang. Politisi PDIP ini menilai , keseriusan dinas terkait untuk mengatasi dan mengambil kebijakan terkait penanganan Gepeng masih belum efektif. “Sudut-sudut kota kini dijejali Gepeng. Kami meminta instansi terkait lebih tepat sasaran soal penanganannya. Apakah sejauh ini pembinaan yang dilakukan Dinas Sosial Kota Manado efektif atau tidak? Kalau ternyata belum efektif,

sepertinya harus ada strategi dan metode penanganan baru,” ujar Sualang kepada harian ini, Minggu (13/1) di Manado. Menurut Sualang, seharusnya dinas sosial menyediakan fasilitas bimbingan yang lebih representatif. “Kecenderungan selama ini, Gepeng hanya diberikan pembinaan beberapa hari, setelah itu dilepas. Mari kita seriusi masalah ini dengan mengalokasikan anggaran yang cukup,” ucapnya. Sementara pengamat sosial, Jufri Janis mensiyalir adanya pihak yang mengorganisir para Gepeng tersebut. “Gepeng terus bertambah. Kemungkinan besar ada yang mengorganisir. Pemerintah perlu mengundang mereka dalam upaya pembinaan,” ucap Jufri. (lex)

Iroth Minta Disnakertrans Awasi Realisasi UMP Sony Lela

akan lebih menjanjikan. Begitupun kalau iven-iven internasional dan nasional di laksanakan di sana fasilitas penunjang kegiatan serta TNLB pasti akan dibenahi,”jelas Ketua DPC Demokrat Kota Manado itu.(lex)

POSKO, MANADO– Anggota Dewan Kota Manado John Iroth meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi tetap konsisten mengawasi pemberlakuan Upah Minimum Propinsi (UMP) sebesar Rp 1.550.000 yang bergulir sejak Januari 2013. Namun, sebelum melakukan pengawasan, politisi Partai Damai Sejahtera (PDS) ini menghimbau Disnakertrans lebih giat melakukan sosialisasi ke pelbagai perusahaan swasta. “Karena ini menyangkut hak dan kewajiban. Pemerintah provinsi juga sudah matang mengkaji besaran maksimum UMP tersebut,” Iroth kepada harian ini Minggu (13/1) di Manado. Iroth juga mengharapkan, Kadis Nakertrans Atto Bulo untuk melakukan pendataan perusahan terkait penerapan UMP. Kata Iroth, UMP yang telah ditetapkan, wajib untuk diterapkan di 3.000-an perusahaan di Manado.”Jadi gaji yang harus dibayarkan sebesar 1.550.000 karena itu sudah menjadi keputusan gubernur. (lex)


KLIK MANADO

4

Gubernur Ajak Jerman Bangun Politeknik Geothermal

POSKO MANADO PATUHI LALU LINTAS: Warga diminta agar bisa lebih mentaati peraturan lalu lintas yang ada. (foto:krib’s/pm)

Sinjal: Ketangkasan Harus Ada Ijin

HALAMAN

HALAMAN

@rt: Reigen_Mantiri

11

PROGRAM BEBAS RANMOR

POSKO, MANADO— Banyaknya penjualan Minuman Keras (miras) di Kota Manado, sehingga banyak menimbulkan kekacauan dan kriminalitas, maka pengawasannya akan diperketat lagi. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Kota Manado, Fanny Sirang. Menurutnya, untuk pembatasan penjualan memang tidak ada dalam aturan, tetapi untuk pengawasan jam penjulan terus dilakukan. “Apalagi telah ada kesepakatan dengan pengusaha, untuk waktu jam penjulan batas sampai pukul 20.00 wita. Itulah yang di kontrol agar tidak ada penjual yang menjual minuman yang sudah lewat jam,” ungkapnya. Sirang pula menyatakan, ini juga sebagai salah satu bentuk komitmen Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi dan Wakil Walikota Manado Harley AB Mangindaan SE MSM, untuk mendukung program Kapolda Sulut Brenti Jo Bagate. “Ini juga untuk menjadikan kota aman dan nyaman. Sehingga perlu adanya pengawasan terhadap penjual yang ada di Kota Manado,” katanya. Dia pula menambahkan, kalau sinergitas penguasaha dan pemerintah berjalan dengan baik. Maka keamanan dan kenyamanan di Kota Manado dapat terjaga. “Memang kami terus melakukan pemantauan setiap hari. Nantinya k a l a u a d a y a n g m e l a n g g a r, k a m i a k a n berkoordinasi dengan kepolisian untuk membekukan izinnya,” pungkasnya. (rim)

3

Wali Kota Janji Benahi CFD POSKO, MANADO— Wali Kota GS Vicky Lumentut berjanji untuk membenahi program Car Free Day (CFD) atau hari tanpa kendaraan bermotor. Menurut Lumentut, karena ini program yang baru dilakasanakan, pastinya sebagai manusia pastinya ada kekurangan. Mengingat program ini untuk mendukung kualitas udara Kota Manado, sehingga terjaga sesuai ambang batas. “Saya akan perbaiki kukurangan yang ada secara bertahap. Dan terima kasih atas kritikan dan masukan yang telah disampaikan,”tutur Walikota pilihan rakyat. Senada diakui Wakil Walikota Manado, Harley AB Mangindaan SE MSM. Diakuinya, masih banyak PNS di lingkungan balai Kota yang menggunakan kendaraan pribadi datang maupun kendaraan dinas datang ke kantor, padahal sudah ditetapkan hari Jumat, bebas kendaraan bermo-

Area Bebas Rokok Bakal Diberlakukan

Disperindag Perketat Pengawasan Penjualan Miras

Andalkan Kumis

SENIN, 14 JANUARI 2013

POSKO, MANADO—Kepala Bagian Perekonomian Pemkot Manado Pingkan Sinjal menegaskan bahwa semua permainan ketangkasan yang ada di kota Manado harus memiliki ijin. “Karena di dalam ijin tersebut ada aturan yang harus dijalaninya,” tandas Sinjal. Lanjutnya, kalau ada permainan ketangkasan tidak memiliki ijin, maka sanksinya haruslah ditutup. Hal itu ditegaskan oleh Kabag Perekonomian menyusul salah satu permainan ketangkasan MP yang berada di kawasan Boulevard tidak memiliki ijin. “Akan saya cek kalau memang tidak ada ijin, pasti akan sesuai dengan aturan harus ditutup,” tukas Sinjal. Dalam aturannya, pengoperasian ketangkasan hanya sampai pukul 20.00 Wita, tidak boleh melewati hingga pukul 24.00 Wita, karena jika sudah melewati batas waktu maka haruslah ditutup. (rim)

POSKO, MANADO— Menjadikan lingkungan yang sehat, maka area bebas rokok segera diberlakukan di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Manado. Hal itu sebagai salah satu keseriusan pemerintah untuk meraih kota sehat 2013. “Itu memang menjadi syarat didalamnya. Makanya, akan segera dibuat Peraturan Daerah (perda) dalam waktu dekat,” kata Wakil Walikota Manado Harley AB Mangindaan SE MSM,kemarin. Dia pula menyatakan, terlebih di area Pemkot Manado, ada daerah yang bisa merokok dan area yang tak bisa. Nantinya akan ditentukan sehingga tidak sembarangan orang merokok. “Kalau begini memang perlu adanya dukungan s e m u a p i h a k . Te r l e b i h b a g i p e r u s a h a a n perusahan, harus ada area bebas rokok. Sehingga semuanya bisa bersinergi agar tujuan kota sehat bisa diraih,” tegasnya. (rim)

Tina Toon

BUTUH PERHATIAN: Pembangunan jembatan Soekarna yang hingga saat ini belum juga selesai. (foto:krib’s/pm)

Vicky Lumentut Beri Motivasi Kesembuhan Untuk Wenly Kawengian POSKO, MANADO— Kepedulian seorang GS Vicky Lumentut tak perlu diragukan lagi. Selain peduli akan warganya kota Manado, GS Vicky Lumentut yang juga tercatat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sulut juga ikut peduli dengan salah satu kader terbaik yang juga adalah pengurus PAC Motoling Barat, Wenly Kawengian. Lumentut bersama Ketua DPC PD Minsel John Sumual mengunjungi Wenly Kawengian di RS

Advent, Teling, Kamis (10/ 1) kemarin sekitar pukul 18.30 Wita. Wenly yang adalah wartawan Harian POSKO saat ini sedang dirawat di RS Advent karena sakit yang dideritanya. Dalam kesempatan tersebut, Lumentut memberikan motivasi kesembuhan untuk Wenly, agar bisa cepat sembuh dan berkarya lagi baik dalam tugasnya sebagai wartawan dan juga mempunyai tugas dan tanggungjawab di Partai Demokrat. “Semoga cepat

Vicky Lumentut

sembuh dan menjalani tugas dan tanggungjawab

yang diberikan baik sebagai wartawan ataupun pengurus partai,” tukasnya. Sementara itu, pihak keluarga juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Ketua DPD PD Sulut GS Vicky Lumentut dan Ketua DPC PD MInsel John Sumual yang sudah mengunjungi, dan memberikan motivasi serta bantuan. “Terima kasih pak Vecky dan pak John,” ujar kedua orang tua Wenly yang didampingi istri Wenly. (rim)

Target Swastisaba Wistara Perlu Pembenahan POSKO, MANADO— Evaluasi verifikasi penyelengaraan Kota Sehat tahun 2013 telah dilangsungkan Kementerian Kesehatan RI. Meski Kota Manado telah beberapa kali mendapatkan penghargaan kota sehat, namun untuk target Swasti Saba Wistara perlu ada pembenahan. “Indikator tatanan Kota Sehat, sebaiknya Manado ada kawasan bebas asap rokok. Begitu pula dengan kawasan terminal keberadaan WC harus

ditata dengan baik,”terang Subdit Direktorat Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, Yon Ferry kepada Camat, Lurah dan kepala SKPD Manado.Menyikapi pemaparan Kementerian Kesehatan tersebut, Wakil Walikota Manado Halrey Mangindaan SE MSM berjanji akan menseriusi dan mewujudkan Kota Sehat di Manado. Untuk itu pemerintah dan masyarakat terus berupaya

meningkatkan kesehatan, satu diantaranya menciptakan lingkungan selalu bersih. “Program Universal Coverage dan hari bebas kendaraan bermotor atau Car Free Day (CFD) merupakan bagian dari upaya Pemkot Manado, menjadikan Manado kota sehat. Karena Manado akan maju dan berdaya saing, jika SDM-nya sehat,”terang Ai sapaan akrab Wawali Manado. Pembehan lain yang akan

dilakukan Pemkot Manado yakni keseriusan semua aparat kesehatan ditingkatkan, termasuk puskesmas harus jemput bola ke rumah warga, sehingga penilaian kesehatan bisa mendapat nilai positif. “Nantinya pelayanan kesehatan akan kita maksimalkan. Dan yang pasti kawasan bebas asap rokok akan kita tindaklanjuti dengan peraturan daerah (Perda,red),” pungkasnya. (rim)

1200 Siswa Miskin Dapat Perlengkapan Sekolah POSKO, MANADO— Komitmen Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Manado Harley AB Mangindaan untuk memajukan bidang pendidikan. Dimana, untuk anak sekolah di Kota Manado mendapatkan perlengkapan sekolah gratis. “Sebab sudah menjadi salah satu program yang telah dijanjikan sewaktu saya dan wakil walikota mencalonkan diri. Jadi kami akan wujudkan tahun ini.

memang secara bertahap dilakukan dan direalisasikan pada masyarakarat,” ujar Vicky sapaan akrab Walikota,kemarin. Dia pula menyatakan, ada 1.200 siswa di Kota Manado yang beruntung akan mendapatkan bantuan tersebut. Bantuan itu seperti Alat Tulis Menulis (ATM), Seragam Sekolah dan Sepatu serta tas sekolah. “Siswa itu mencakup Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). “Pastinya siswa yang bakal mendapatk-

annya, harus memang betul pantas menerimanya. Jangan sampai tidak tersalur pada orang yang layak dan mampu,” ungkapnya. Lebih lanjut dikatakannya, program ini akan berlaku mulai 2013. Berarti penyalurannya harus dikonrtol pula masyarakat, sehingga bisa berjalan dengan baik. “Saya berharap masyarakat dapat berperan dalam pengawasan program ini,” pungkasnya. (rim)

tor atau Car Free Day. “Ya betul, hari kemarin itu merupakan hari tanpa kendaraan bermotor akan tetapi masih saja ada PNS yang tidak komit akan program tersebut,’tuturnya. Memang harus diakui kata Ai penerapana program membutuhkan proses. Untuk itu perlu kesadaran dan kerjasama PNS dijajaran Pemkot Manado agar program CFD ini bisa berjalan dengan baik. “Kedepan saya akan turun langsung mengeceknya, karena telah disepakati dan dicanangkan setiap Jumat bebas kendaraan bermotor,” tegasnya. Ai sapaan akrab Wawali Manado, menegaskan penerapan CFD bukan hanya PNS di lingkungan balai kota tetapi juga SKPD di luar balai kota. “Semua harus kompak. Penerapan CFD tidak terkecuali bagi SKPD di luar balai kota Manado,” pungkasnya. (rim)

Wawali Serap Aspirasi Warga Tuminting POSKO, MANADO— Wakil Wali Kota Manado Harley Mangindaan Jumat (11/1) akhirp ekan kemarin melakukan kunjungan di kelurahan Mahawu Kecamatan Tuminting. Disana, Mangindaan melakukan dialog bersama dengan warga Tuminting tentang pemerintahan saat ini. Menurut Mangindaan, saat ini Pemerintah Kota Manado dibawah pimpinan Wali Kota GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Harley Mangindaan telah berupaya untuk melindungi masyarakat kota Manado Universal Coverage. Artinya seluruh penduduk kota Manado menjadi peserta program jaminan kesehatan. “Universal coverage adalah upaya Pemerintah Kota Manado yang telah menjamin kesehatan seluruh masyarakatnya dalam program jaminan kesehatan umum,” ungkap Mangindaan. Lanjut dikatakan Mangindaan, program layanan kesehatan gratis ini merupakan jawaban dari janji kampanye pada tahun 2010 lalu dari pasangan nomor urut 8, sekaligus bukti kepeduliannya terhadap masyarakat. “Pelaksanaan Universal Coverage dimulai dari tingkat layanan kesehatan

Harley Mangindaan

primer (Puskesmas), lalu ke tingkat layanan sekunder (RS yang ditentukan), dan layanan tingkat tersier (RS Kandou),” jelas Mangindaan. Selain soal Universal Coverage, Mangindaan juga menjelaskan tentang bencana yang terjadi di kota Manado dan juga seputar permasalahan yang terjadi di kota Manado. Sementara itu, Lusye Barakati warga Tumumpa II meminta agar pemerintah kota Manado dapat memperhatikan warga yang ada di daerah rawan bencana seperti banjir dan juga longsor. “Masih banyak daerah yang rawan longsor yang ada di kecamatan Tuminting yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah kota,” tegasnya.(rim)

Bangunan Liar Pasti Dibongkar POSKO, MANADO— Bangunan liar yang berada di bawah pembangunan jembatan soekarno dipastikan akan dibongkar bila memang memakai fasilitas umum. “Tentu saja kami akan bongkar. Apalagi itu menggunakan badan jalan, berarti akan mengganggu pejalan kaki dan kendaraan yang berlewatan,” ujar Kepala Dinas Tata Kota (Distakot) Kota Manado, Amos Kenda,kemarin. Dia pula menyatakan, sebelum membongkar akan diberikan surat bagi yang punya bangunan tersebut. Setidaknya menghargai pemilik bangunan yang ada, dan setelah itu akan berkoordinasi dengan pihak pelabuhan. “Siapa tahu saja itu ada izin, tetapi bukan dilahan umum. Tetapi, pastinya jika menggunakan fasilitas umum akan dibongkar bersama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP),” tegasnya. Sementara itu, Kepal Sat Pol PP Kota Manado Vicky Koagouw menyatakan, kapanpun siap untuk membongkarnya. Apalagi, kalau sudah ada perintah untuk dibongkar dari Dinas Tata Kota. “Kami tidak akan membiarkan bangunan yang tidak sesuai dengan aturan. Intinya kalau ada izin resmi berarti tak boleh dibongkar. Saya berharap bangunan-bangunan liar yang di Manado, bisa membongkarnya sendiri, sehingga barang-barangnya bisa diambil,” tutupnya. (rim)


SENIN, 14 JANUARI 2013

Rhamdani Ancam Gugat BKN dan BPKP POSKO,MANADO– Benny Ramdhani anggota legislator Sulut bersama dengan 76 honorer daerah (Honda) Kategori 1 (K1) yang tidak lulus sebagai calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengancam akan mengugat BKN dan BPKP ke ranah Hukum. Benny Ramdhani Pasalnya, diakui Ramdhani 76 honorer ini sudah dinyatakan lulus dalam verifikasi dan validasi.Selain itu juga tidak ada satupun pihak yang melakukan komplain atas status mereka sebagai honorer untuk diangkat sebagai PNS. “Kami menduga ada praktek dan modus kejahatan yang menghilangkan hak mereka, karena negara ini adalah negara hukum maka kita juga akan melakukan perlawanan hukum. Yaitu kita akan menguggat pertama adalah BKN dan kedua adalah BPKP,” aku legislator yang dikenal vocal menyuarakan kepentingan masyarakat kecil. Lanjut Ramdani dalang dari semua kekacauan tidak lulusnya 76 honorer Pemprov ini karena dilakukan oleh BKN dan BPKP. Untuk itu pihaknya meminta dukungan dari semua rakyat Sulawesi Utara dalam melakukan perlawanan hukum tersebut.(kar)

@rt: Vicky_N

Gubernur Ajak Jerman Bangun Politeknik Geothermal

Dapil Bitung Belum Menyampaikan Hasil Reses POSKO,MANADO— Ketika rapat paripurna perdana yang dilaksanakan pada Kamis (10/ 1), dengan agenda penutupan masa persidangan serta pembukaan masa sidang pertama di tahun 2013, dirangkaikan dengan penyampaikan hasil reses 45 anggota dewan. Ketika penyampaian reses kemarin, 3 anggota Cindy Wurangian legislator dari dapil Bitung, Jhon Dumais, Cindy Wurangian, Mikson Tilaar belum menyampaikan hasil resesnya karena ketiganya berhalangan hadiri. Cindy Wurangian yang sempat dikonfirmasi mengaku, ketidak-hadirannya dalam paripurna tersebut tidak disengaja karena sedang sakit.”Saya sudah meminta izin karena dalam keadaan sakit. Hasil reses kami bertiga sudah rampung tinggal mau dibacakan saja, tapi akan tetap kami serahkan ke pimpinan dewan sebagai bentuk pertanggungjawaban kami,”tegas Wurangian. Hal yang sama juga diungkapkan oleh Mikson Tilaar, ketidak-hadirannya dalam paripurna perdana tersebut juga karena kondisi tidak sehat. “Saya sakit jadi tidak bisa hadir, hasil reses yang saya laksanakan pada triwulan ketiga di tahun 2012, sudah saya serahkan,”imbuh anggota Fraksi PDIP ini. Sedangkan Ketua Komisi I, Jhon Dumais,sempat datang ke DPRD tetapi paripurnanya sudah selesai. Keterlambatanya pun bukan disengaja, tetapi ia melihat salah satu konstituennya yang tewas gantung diri. (kar)

INVESTASI: Gubernur bersama kepada Menteri Ekonomi Pembangunan Jerman MR. Dirk Niebel.(ist)

Margiono: HPN di Sulut Pasti Sukses POSKO,MANADO— Pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) pada 9 Februari mendatang di Sulawesi Utara dipastikan akan berjalan sukses dan meriah. Hal tersebut ditegaskan Ketua Umum PWI Pusat Margiono ketika melihat secara langsung persiapan Panitia lokal HPN 2013 yang dikomandai Sekprov Sulut Ir. Siswa Rachmat Mokodongan, pada Jumat (11/01) Kemarin di Sulut. Bahkan dalam pertemuan penuh kekerabatan dengan Gubernur Sulut Dr. S. H. Sarundajang pada Jumat malam tersebut, Margiono didampingi Ketua HPN Pusat Muhammad Ihsan memberikan apresiasi luar biasa untuk Pemprov Sulut yang dinilainya sangat all-

out memberikan dukungan demi suksesnya hari pers tersebut. ‘’Kami menilai bahwa kesiapan yang ditunjukkan Panitia daerah sungguh bagus dan luar biasa. Untuk itu kami yakin bahwa HPN 2013 ini akan sukses bahkan kesuksesan ini bisa menjadi percontohan bagi pelaksanaan HPN selanjutnya,’’ ujar Margiono sembari menambahkan bahwa kehadiran Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono untuk membuka pelaksanaan HPN sudah bisa hamper dipastikan karena berdasarkan informasi yang diterima, Presiden telah melakukan reschedule agenda kegiatannya yang seharusnya pada tanggal 9 Februari orang nomor satu di Indonesia tersebut ma-

sih berada di Mesir, tapi karena adanya kegiatan HPN tanggal 8 Februari SBY sudah kembali ke Indonesia dan akan bertolak ke Sulut. Komitmen agar HPN di Sulut bisa sukses dan menjadi pelaksanaan HPN yang lain dari biasanya juga disampaikan Gubernur Sulut Dr. S. H. Sarundajang. Bahkan saat makan malam bersama Margiono dan rombongan, Gubernur pilihan rakyat tersebut menjamin bahwa kegiatan HPN di Sulut akan sukses dengan gemilang. ‘’Belajar dari pengalaman menjadi tuan rumah pelaksanaan iven nasional dan internasional, dengan kerjasama yang baik semua Panitia HPN yang terdiri dari unsur pers dan biro-

POSKO,MANADO— Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang mengajak pemerintah Jerman kiranya dapat membangun Politeknik Geothermal di daerah ini. Tawaran Sinyo Sarundajang itu disampaikannya kepada Menteri Ekonomi Pembangunan Jerman MR. Dirk Niebel. Menurut Sarundajang, Politeknik Geothermal, sangat penting bagi kami dalam rangka mendidik generasi muda sulut untuk menguasai tehknoligi terbarukan itu. Karena itu saya menyambut baik kedatangan Bapak Menteri Dirk Niebel bersama Dirjen untuk Eropa, Timur Tengah dan Asia DR. Uta Bollof dan beberapa pejabat penting, pengusaha dan Dubes Jerman untuk Indonesia DR. George Witshel yang telah berkunjung di daerah Nyiur Melambai dalam rangka pengembangan Sumber Daya Alam energi di sulut seperti geothermal di lahendong, kota kotamobagu serta tenaga surya di bunaken

ujarnya. Sarundajang mengharapkan, usaha-usaha seperti ini dapat dikembangkan lebih lanjut di daerah ini karena potensinya tersedia cukup besar, Sembari menawarkan kepada pihak Jerman untuk pengembangan Internasional Hup Port, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bitung serta kerjasama investasi lainnya, seperti pariwisata dan perdagangan, serta yang tak kalah pentingnya yang di tawarkan Gubernur dua periode hasil pilihan rakyat sulut yaitu industri yang terbarukan yaitu dibangunnya politeknik geothermal di sulut. Sementara Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Sulut Drs. Edwin Silangen MS saat menjemput kedatangan Menteri Ekonomi Pembangunan Jerman Dirk Niebel bersama rombongan di VVIP Pemprov Bandara Sam Ratulangi Manado, Kamis siang menyebutkan, Menteri Niebel terkesan baik dengan dunia

invstasi yang ada di Indonesia. “Indonesia menurut Niebel merupakan negara yang sangat terbuka dengan dunia investasi termasuk Provinsi Sulut”, katanya. Karena itu selama dua hari berada di Sulut Menteri Niebel dan rombongan telah dan akan berkunjung di Lahendong, Kotamobagu dan Bunaken. Alasannya mereka sangat tertarik dengan potensi energi terbarukan, karena dinilai potensinya sangat besar, ujar mantan Karo Pemerintahan dan Humas ini. Dalam kunjungan itu, Menteri juga ikut membawa serta para investor yang telah lama berinvestasi listrik di Indonesia serta dari Bank Pembangunan Jerman. Silangen menambahkan dari 33 Provinsi yang ada di Indonesia Menteri hanya mendatangi Solo dan Sulut, kedatangan ke sulut menggunakan pesawat kenegaraan Bundes Federal Republik, tambah pengemar berat Werder Bremen.(why)

krat, dipastikan pelaksanaan nanti bisa sukses,’’ ujar doctor honoris causa tersebut. Ir. Siswa Rachmat Mokodongan yang dipercayakan Gubernur menjadi Ketua Umum Panlok HPN 2013 secara arif dan bijaksana menghimbau semua pihak agar dapat mewujudkan harapan dua tokoh besar tersebut, yakni Ketua Umum PWI dan Gubernur Sulut. Bahkan Mokodongan berharap agar harapan Gubernur bahwa dalam momen HPN ini aka nada sejumlah peresmian

dan pencanangan yang akan dilakukan Presiden dapat terwujud. Seperti peresmian gedung CTI Summit, pencanangan Kawasan Ekonomi Khusus di Bitung, Peletakan batu pertama jalan tol, dan kegiatan besar lainnya. ‘’Semua ini dapat terwujud jika para insan pers, birokrat, pengusaha, dan semua rakyat Sulut terus saling bahu membahu memberikan dukungan dan topangan. Terkait dengan pembahasan lanjutan untuk beberapa hal teknis, Mokodongan didampingi Ketua

PWI Sulut Jootje Kumayas dan Sekretaris PWI Sulut Voke Lontaan, kembali mengingatkan seluruh Panitia Daerah, termasuk perwakilan dari Kabupaten/ Kota se Sulut untuk hadir dalam rapat yang akan dilaksanakan pada Senin (14/01) di ruang Mapaluse Kantor Gubernur Sulut tepat pukul 4 sore. ‘’Diharapkan semua anggota panitia dapat hadir, tanpa ada yang terkecuali, terlebih para SKPD yang sudah dipercayakan masuk dalam kepanitiaan,’’ tegas Putra terbaik Totabuan ini.(why)


@rt: Vicky_N SENIN, 14 JANUARI 2013

PROFIL

Shinta Amelia Klavert

Semua Pekerjaan Harus Tuntas

Investor Siap Investasi di Bitung Siap Bangun Mall,Ruko dan Apartemen Mewah

BAGI kalangan PNS khususnya di BKD cewek cantik bernama Shinta Amelia Klavert.ini sudah tak asing lagi.Kesehariannya ia PNS di BKD pemkot Bitung. Alumni fakultas Ekonomi Universitas Janabadra Jogyakarta ini termasuk orang yang konsisten dan tak ingin menunda pekerjaan .”Kalau planning sudah mantap tinggal dijalankan yah Shinta Amelia harus tuntas dengan Klavert begitu pekerjaan tidak menumpuk dimeja,” tutur. Shinta.Baginya pekerjaan hari ini kalau bisa tuntas hari itu juga,karena keesokan harinya pasti ada lagi target lain menanti Apalagi tugasnay di Badan Kepegawaian sebagai Kasubag Keuangan. Selain diperlukan ketelitian,.juga harus maksimal.”Tapi semua dilakukan dengan enjoy,” tutur dara cantik kelahiran 20 Juli itu kemarin. (ly)

POSKO,BITUNG— Potensi kota Cakalang menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan investor.Buktinya PT.Roluna Perkasa Indonesia (RPI) mengaku siap berinvestasi di Bitung dengan membangun Mall Bitung Town Square(Bintos).Hal ini terungkap saat rapat koordinasi instansi terkait dengan perusahaan pengembang PT.RPI pekan lalu dikantor wali kota Bitung. Hal ini dikatakan Asisten Perekonomian pemkot Bitung Dra.Dahlia Kaeng.Ia mengungkapkan pembangunan Bintos ini tinggal menunggu ijin dari wali kota Bitung. “Lokasinya di Wangurer dant sementara dikaji Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bitung dan nantinya investor harus memenuhi persyaratan diantaranya mengurus Amdal,HO dan Analisa dampak lalu lintas (Andalalin) dan lainnya,”tutur Kaeng. Bangunan megah tersebut nantinya akan dibangun dan dikerjakan selama 2 tahun diatas lahan seluas 6 hektar yang terdapat didepan GMIM Tasik Wangurer lebih mewah dari

Realisasi DAK Bitung Capai 100 Persen POSKO,BITUNG— Laporan Realisasi penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) pertriwulan wajib dilaporkan ke pemerintah pusat termasuk kota Bitung. Sesui data Bitung pada 2012 lalu menerima alokasi DAK sebesar Rp36 miliar lebih. “ Sesuai surat edaran kita wajib melaporkan ke pusat melalui Bapeda dan dilaporkan gubernur ke pusat,” tutur Kepala Bappeda kota Bitung Drs Audy Pangemanan Msi. Dijelaskannya pula, format laporannya sesuai surat Edaran bersama (SEB) ditujukan kepada Mentri Negara Perencanaan pembangunan Nasional atau kepala BAPPENAS, Mentri keuangan dan Mendagri. “ Khusus Bitung realisasi DAK sudah 100 persen baik fisik dan keuangan,” tambah Pangemanan. (lyp)

DPRD Support Penyelesaian Pasar Sagerat POSKO,BITUNG—Dinas Pasar terus mengoptimalkan penyelesaian pasar Sagerat.Sejumlah fasilitas pendukung terus dilakuan seperti penambahan Kios,pagar,dan jalan. “Sebelum beroperasi kita terus siapkan fasilitas pendukung dengan begitu pedagang yang ada disana bisa beraktifitas dengan nyaman,” kata kadis Pasar Drs.Arnol Karamoy. Ia menambahkan anggaran yang disiapkan masih sekitar Rp3 miliar unutk finishing pasar Sagerat hingga bisa beroperasi. Terpisah wakil ketua DPRD Bitung mendukung sepenuhnya penyelesaian pasar tersebut.”Kalau selesai nantinya pedagang yang ada segera memanfaatkan pasar tersebut,”katanya.(lyp)

MANIPULASI: kapal yang sandar di pelabuhan (dok)

Mesin Kapal Tuna untuk Nelayan Diduga Dimanipulasi Tatanude

POSKO,BITUNG— Anggaran bantuan kepada nelayan satu persatu mulai terbongkar. Pasalnya belum tuntas dugaan peruntukan kredit bagi nelayan,kini kasus serupa juga terkuak. Diduga bantuan kredit Lunak 10 Kapal tuna ke Nelayan Bitung dari kementerian perikanan Bitung juga dinilai tak tepat sasaran.Terungkap kalau kapal yang diharuskan mempergunakan mesin kapal dengan merk Mitsubishi justru pimpronya hanya menggunakan mesin Hyundai. “Kapal ini mesinnya Hyundai tapi setahu kami dalam document pengadaan mesin tersebut

haruslah Mitsubishi,” beber sumber seraya minta namanya tak disebutkan. Tak hanya itu sumber yang mengaku pernah bekerja dikapal tersebut menambahkan , rupanya mekanisme kepengurusan koperasi Bina Usaha yang mengelolah ke 10 kapal ini amburadul.Selain itu pada dokumen awal proyek kapal ini dilakukan Ketua Koperasi Frans Pontoh,tetapi yang bertanda tangan dalam pengajuan Dokument tersebut Ketua Koperasi Sandra Lonteng, sementara yang bertanggung jawab akan pengadaan kapal-kapal ini adalah Benny Sagai selaku

ketua Koperasi. “Waktu pengurusan pertama proyek pengadaan 10 kapal itu saya yang mengurusnya dan saya adalah ketua Koperasinya dan yang bertanda tangan pada pengusulan proyek itu adalah anak buahnya Bun Hin, Sandra Lonteng,” kata Frans Pontoh yang dikonfirmasi wartawan Minggu (13/1) kemarin. Diapun sempat mengungkapkan jika proyek tersebut adalah proyek dari Corneles Chiyadi alias Bun Hin. “Proyek itu milik dari Bun Hin namun dia yang menunjuk anak buahnya (Sandra Lonteng, red) untuk bertanda tangan di Dokument

pengusulannya,” kata Pontoh sembari mengatakan jika ia siap membeberkan persoalan ini kepada Media. “Setahu saya semua perahu-perahu ini untuk nelayan dan saya tidak tahu kalau kepengurusannya sudah diambil alih perusahaan,” kata Pontoh sembari menjelaskan jika bantun ini sifatnya adalah kredit lunak. Sementara itu, Sandra Lonteng pengurus koperasi Bina Usaha yang menangani penjualan ikan dari ke 10 kapal ini mengakui jika untuk persiapan pengajuan proyek ini dilakukan Frans Pontoh (lyp)

Guru Diimbau Paham Aturan Terkait Penghapusan TPP POSKO,BITUNG— Pasca dihapusnya pembayaran TPP bagi guru,Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) gencar melakukan sosialisasi.Buktinya instansi ini menghimbau para guru untuk memahami aturan terkait dihapusnya TPPHal ini dikatakan kadispora Drs Herman Rompis.”Jadi tidak bisa lagi dilakukan pembayaran makanya kami minta guru-guru bisa memahami aturan,” katanya. Ditambahkan memang semua pasti merasakan dampak tak dibayarnya

lagi TPP tetapi ini harus dilaksanakan sesuai petunjuk BPK.Dihubungi terpisah kepala bagian keuangan pemkot Bitung Franky Sondakh menambahkan pengelolaan keuangan daerah berpedoman pada permen nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah.”Pemabayarannya bisa dilakukan,bisa tidak tergantung kepala daerah,” jelasnya. Jika ini dipaksakan dibayar dampaknya besar dan nantinya juga berpengaruh pada daerah yang berpredikat WTP dari BPK RI.(lyp)

BIJAKSANA: Guru sedang mengajar di sekolah (dok)

Dinkes Dinilai Gagal Sosialisasi Jampersal POSKO,BITUNG— Jaminan Persalinan (Jampersal) di kota Bitung dinilai tak maksimal. Pasalnya masih banyak warga yang mengeluhkan pelayanan Jampersal baik di rumah sakit maupun Puskesmas. Jampersal yang diupayakan membantu proses persalinan gratis dalam kenyataannya pihak rumah sakit tetap meminta biaya dokter dan lainnya. Salahsatu petugas Dinas Kesehatan Bitung mengungkapkan bahwa anggaran yang disediakan pusat untuk Jampersal kota Bitung senilai Rp.1,2 Milliar. Tetapi dalam realisasinya hanya Rp.200 jutaan yang diklaim oleh Dinas Kesehatan

kota Bitung. “Anggarannya besar,tetapi yang diklaim hanya sebesar 200 jutaan,ini kan sama saja tidak jalan,” tutur sumber yang minta namanya tak disebutkan.Sementara itu ketua LSM Lumbung Indonesia Raya (LIRA) Sanny Kakauhe menyesalkan dana sebesar ini tidak dimanfaatkan sepenuhnya Dinas Kesehatan. Bitung.” Ini berarti Dinkes gagal melakukan sosialisasi program Jampersal ini,”tandasnya. Buktinya Lurah,Camat dan perangkat kelurahan belum mengerti tentang program Jampersal. Sayangnya kadis Kesehatan dr.Vonny Dumingan yang dikonfirmasi kemarin via ponselnya sedang tak aktif.(lyp)

TERLANTAR: beberapa pasien terpaksa dirawat diluar ruangan (*)

Jhon Dumais

Manado Town Square (Mantos). Sementara itu,Ketua komisi I DPRD Sulut Jhon Dumais meminta pemkot Bitung proaktif melayani investor.”Pemkot harus jemput bola dan ini nantinya menyerap banyak tenaga kerja dan menambah pendapatan asli daerah (PAD),”katanya. Ia menambahkan Bitung sangat selalu mengedepankan pelayanan publik terbaik, Ia juga menambahkan Bitung sudah layak menikmati mall dengan begitu masyarakat tidak lagi tumpah ruah belanja di Manado.(lyp)

Desak Dikpora Tindaklanjuti Putusan MK POSKO,BITUNG— Meski sudah ada keputusan Mahkamah Konstitusi terkait penghapusan Rintisan Sekolah Bertarap Internasional (RSBI) tetapi belum ditindaklanjuti Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Bitung. “ Kami minta Dikpora segera menindaklanjuti ini Victor Tatanude dan mengirim surat edaran ke semua sekolah di Bitung,” tandas ketua komisi A Victor Tatanude.Ia menambahkan jika ini belum di tindaklanjuti bisa dimanfaatkan oknum tertentu. “ Bisa saja dimanfaatkan dengan meminta pungutan disekolah dengan alasan RSBI,” tandasnya.Tapi jika dikpora mengeluarkan surat edaran kepada sekolah dan orang tua siswa makan hal tersebut bisa dihindari. “Jangan sampai ada orang tua yang tetap rutin membayar ke sekolah padahal RSBI sudah dihapuskan,” tandas politisi PDI-P ini. (lyp)

SHS Ajak Warga Lestarikan Lingkungan POSKO,BITUNG— Bencana yang terjadi di beberapa daerah disebabkan ulah manusia yang tak proaktif menjaga kelestarian lingkungan. Makanya peran serta manusia untuk melestarikan sangat penting untuk menghindari terjadinya bencana. Hal ini dikatakan gubernur Dr. Sinyo Sinyo Harry Sarundajang Harry Sarundajang (SHS) saat berada di Bitung Jumat akhir pekan kemarin. “ Mari kita lebih mendekatkan diri dengan alam dan ikut melestarikannya salahsatunya dengan melakukan penanaman pohon,” tutur Sarundajang. Dengan adanya peran aktif masyarakat, kita bisa terhindar dari benacana. Sebelumnya SHS juga mengaja semua pemerintah kabupaten/kota di Sulut untuk cinta lingkungan dan menjaga kelestarian hutan. (lyp)


SENIN, 14 JANUARI 2013

HARI INI MASUK TANGGAPAN

Panwaslukada Siap Berikan Keterangan

Kapal Eceng Gondok Mubasir Sudah Berbulan-bulan Diparkir di Pintu Air Tondano POSKO, TONDANOKapal pembersih eceng gondok berbandrol Rp1,6 miliar diberikan PLN kepada Pemkab Minahasa tampaknya mubasir. Dari pantauan harian ini, kapal tersebut hanya terparkir di pinggiran pintu air, tepatnya di Kelurahan Toulour, Kecamatan Tondano Timur. “Kapal tersebut sudah lama tidak dioperasikan. Sayang sekali, padahal fungsinya untuk membantu membersihkan eceng gondok. Sudah sekitar empat bulan hanya dibiarkan diparkir disini, “ ucap Pieter, salah satu warga

P O S K O , TONDANO—Hari ini (14/1) sidang terkait gugatan pasangan Careig Naichel RuntuDenny Jhonlie Tombeng terhadap KPU Minahasa akan kembali dilanjutkan masih dengan agenda keterangan saksi. Kali ini giliran dari pihak terkait untuk Fentje Bawengan SSos menghadirkan saksi, dan tidak menutup kemungkinan Panwaslukada Minahasa juga akan memberikan keterangannya hari ini. Seperti diungkapkan oleh Fentje Bawengan Ssos, salah satu Anggota Panwaslukada Minahasa, dari Mahkamah Konstitusi sendiri sudah menyurat ke Bawaslu RI untuk meminta tanggapan dari Panwaslukada Minahasa. “Dari MK sudah meminta ke Bawaslu, dan Bawaslu sendiri sudah merekomendasikan ke kami, besok (hari ini-red) kami dimintakan untuk memberikan tanggapan secara tertulis. Tanggapan itu kami tuangkan dalam satu laporan yang cukup tebal, dan akan dimasukan besok. Dan kalau besok MK juga meminta tanggapan secara lisan, maka kami siap untuk bersaksi,” jelas Bawengan kepada harian ini, Minggu (13/1). Menurutnya dalam tanggapan tertulis yang akan mereka masukan di MK, mereka juga memasukan laporan-laporan pelanggaran selama Pilkada Minahasa. “Jadi semua laporan pelanggaran yang kami proses, kami sertakan didalamnya,” lanjutnya. Selain itu Panwaslukada Minahasa juga sudah menyiapkan saksi dari Panwascam jika dimintakan. “Saat ini sudah ada 5 orang Panwascam yang stand-by di Jakarta, jika memang dibutuhkan maka mereka juga sudah siap untuk memberikan keterangan,” pungkas Bawengan. (ica)

Nasdem Minahasa Target 12 Kursi POSKO, TONDANO-Pendatang baru, Partai Nasdem siap mengikuti pesta demokrasi 2014. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Partai Nasdem Denny Rompas kepada wartawan, Minggu (13/1). Menurutnya, animo para tokoh masyarakat untuk maju menggunakan partai Nasdem sangat banyak. “Sesuai dengan aturan jumlah bakal calon yang bisa dimasukan oleh partai ke KPU tidak boleh lewat dari jatah kursi, misalnya di dapil I hanya punya kouta 9 Kursi berarti 9 nama yang kami ajukan. Dan di Minahasa mempunyai kouta 35 kursi, sementara ini sudah ada 78 orang yang mendaftarkan diri dalam bursa caleg kami,” ucap Rompas. Walaupun pendatang baru, tapi Rompas mengaku mereka mempunyai target untuk memenangkan 12 kursi di 4 Dapil di Minahasa. “Setiap dapil kami targetkan tiga kursi, kami bukan partai abal-abal, kami menargetkan untuk memang” lanjutnya. Ditambahkannya lagi jika salah satu syarat untuk mencalonkan diri dari Nasdem saat ini yakni Bakal Caleh harus membawa anggota minimal 1000 orang pendukung. (ica)

Toulour. Diketahui sebelumnya kapal tersebut disumbangkan oleh PLN kepada Pemprov Sulut, yang kemudian dihibahkan ke Pemkab Minahasa sekitaran pertengahan tahun 2012. Warga Minahasa menaruh harapan besar Pemkab bisa membersihkan eceng gondok setelah kapal tersebut diserahkan. “Dulu Pemkab bilang minim fasilitas. Sekarang kapal pembersih sudah ada. Apa lagi alasannya? Kami anggap Pemkab tak serius membersihkan eceng gondok,” ucapnya Toni, warga Tondano lainnya. (ica)

BURSA PILCALEG JADI PEMBICARAAN HANGAT

Partai Baru Mulai Dilirik

Ilustrasi kampanye.

TAK DIGUNAKAN: Kapal Pembersih Eceng Gondok sudah empat bulan dibiarkan di pintu air.

(foto:carren/pm)

Tidak Ada Lagi Plat Nomor Cantik POSKO, TONDANO —Mulai awal tahun ini plat nomor kendaraan bermotor akan ditertibkan. Kapolres Minahasa AKBP Dra Henny Posumah MM melalui Kasubag Humas AKP Selfie Torondek mengungkapkan jika penertiban plat nomor ini sesuai dengan instruksi dari Kapolda Sulut Brigjen Pol Dicky Atotoy. “Di Minahasa sudah dimulai sejak awal tahun ini. Jadi untuk kendaraan baru, atau yang akan

AKP Selfie Torondek

mengurus STNK untuk kendaraan lama baik roda

dua ataupun roda empat, plat nomornya akan diganti dengan yang baru,” ujar Selfie kepada harian ini, kemarin. Menurutnya untuk 11999 akan digunakan oleh mobil jenis mini bus, avanza, xenia, innova, sedan, juga jeep. Nomor 2000-6999 akan digunakan oleh motor, untuk nomor 7000-7999 akan digunakan oleh jenis bus, mikrolet, untuk nomor 8000-8999 untuk angkutan barang seperti truck, pick up, dan

untuk nomor 9000-9999 akan digunakan untuk mobil-mobil khusus seperti ambulance, damkar. ”Untuk Minahasa kodenya akan menjadi huruf B dan T,” ujarnya. Dilanjutkan oleh Selfie, dengan adanya penertiban ini maka tidak ada lagi kendaraan yang bisa memasang plat nomor cantik sesuai hati. “Plat nomor akan diurutkan, jadi tidak akan plat nomor cantik,” ujarnya. (ica)

(foto:ist)

POSKO, TONDANO—Usai diperhadapkan dengan pesta demokrasi yakni Pilkada Minahasa, saat ini bursa Pemilihan Calon Legislatif (Pilcaleg) tahun 2014 sudah mulai ramai dibicarakan.Walaupun pemilihannya nanti 9 April 2014, namun tahap pendaftaran di KPU akan dibuka mulai bulan Maret 2013 nanti. Berbeda dengan Pemilu 2009 lalu yang diramaikan oleh 34 Parpol, tahun ini KPU memutuskan hanya 10 Parpol yang lolos untuk mengikuti Pemilu, masing-masing Partai Amanat Nasional (PAN), PDI-Perjuangan, Partai Demokrat, Partai Gerindra ,Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Dengan mengerucutnya jumlah ini, diprediksi fenomena ‘Caleg cari partai’ bakal terjadi. Berbeda dengan Pemilu yang lalu dimana partai yang mencari caleg. Dari nama-nama partai yang lolos, tampaknya si pendatang baru yakni Partai Nasdem, mulai dilirik oleh sejumlah tokoh masyarakat yang punya ancang-ancang untuk maju ke gedung Manguni. Maklum, nama-nama yang antri di partai besar seperti Golkar, PDI-P maupun Demokrat agaknya akan sulit digusur oleh pendatang baru. Dari hasil bincang-bincang dengan salah satu tokoh masyarakat yang enggan namanya dikorankan menyatakan kesiapannya untuk merebut kursi di gedung Manguni, namun karena bukan anggota Partai, dirinya berniat untuk melakukan pendekatan dengan partai baru, “Saya rasa akan sulit bersaing dengan pengurus di partai besar, karena sejumlah pengurusnya saja, ada yang masih antri untuk masuk bursa caleg, jadi lebih baik kita melakukan pendekatan ke partai baru,” bebernya. Diketahui di DPRD Minahasa sendiri saat ini memiliki jumlah 35 kursi, dan diisi oleh Partai Golkar (14 Kursi), PDI-P (7 kursi), Demokrat (5 kursi),Gerindra (3 kursi), dan ada 6 partai yang memiliki masingmasing 1 kursi yakni PDS, Hanura, Pelopor, Republikan, PPRN dan PDK. Banyak diantaranya baru masuk periode pertama, sehingga tidak menutup kemungkinan mereka juga akan kembali masuk bursa.


SENIN, 14 JANUARI 2013

Dishubkominfo Optimis Capai Target PAD

Andrikus Wuwung

Aset Daerah Diduga Banyak ‘Gentayangan’ @rt: Reigen_Mantiri

POSKO, TOMOHON— Walaupun baru dua pekan menempati posisi sebagai Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tomohon, namun niat untuk melakukan perubahan sudah bisa terlihat jelas. Ini tentunya menambah tantangan Dishubkominfo dalam pencapian Pendapatan Asli Daerah (PAD), untuk tahun 2013 ini mengalami peningkatan hingga Rp1

miliar. Kepala Dishubkominfo Andrikus Wuwung kepada wartawan menjelaskan, jumlah yang ditergetkan boleh dibilang sangat tinggi dan sedang dalam rancangan bagaimana PAD tersebut bisa tercapai. “Dibandingakan target PAD 2012 lalu sangat minim dan kemungkinan tidak bisa mencapainya apalagi di tahun 2013 ini sumber penerimaan sudah dipangkas menjadi tiga sektor, namun kita akan berusaha untuk bisa mencapai target tersebut,” ujar Wuwung. Pria yang dikenal akrab dengan wartawan ini mengatakan, Dishubkominfo sudah banyak mengalami perubahan dan perbaikan serta kedepan akan semakin ditingkat kinerja yang ada di Dishubkominfo Kota Tomohon. “Kami saat ini sedang melakukan kajian terkait target PAD tersebut. Namun, bagaimanapun kami akan berupaya untuk mengoptimalkan semua sumber penerimaan yang ada,” terang Wuwung. (sin)

10 Parpol Bakal Bertarung di Pemilu 2014

KPUD Tomohon Siapkan Penjaringan PPK-PPS POSKO, TOMOHON— Setelah 10 Partai Politik (Parpol) yakni PAN, PDIP, Demokrat, Gerindra, Golkar, Hanura, PKS, PKB, Nasdem dan PPP ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat sebagai peserta Pemelihan Umum (Pemilu) 2014, saat ini KPUD Kota Tomohon sedang mempersiapkan penjaringan petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Kepada wartawan, Ketua KPUD Tomohon Beldie Tombeg ST mengatakan kalau dalam waktu dekat ini KPUD Tomohon akan melakukan seleksi untuk petugas PPK dan PPS yang akan digelar sekitar bulan Januari atau Februari. “Sesuai dengan agenda yang ada, dalam waktu dekat ini kami sudah harus melakukan penjaringan untuk petugas PPK dan PPS,” terang Tombeg. Lebih lanjut Tombeg mengatakan, dalam perekrutan, KPUD Tomohon akan memilih lima petugas untuk PPK yang diambil lima kecamatan yang ada di Kota Tomohon dan tiga petugas PPS yang diambil per kelurahan. “Kami sudah siap untuk melakukan perekrutan PPK dan PPS, kini kami tinggal menunggu Petunjuk Tekhnis (Juknis) dari KPU Pusat,” jelas Tombeg. (sin)

Bupati Imbau Penjual di Pelabuhan Untuk Jaga Keselamatan

SEMANGAT: Para pedagang kaum hawa tidak takut bahaya. (foto:etong/pm)

POSKO, SITARO – Bupati Sitaro Tonny Supit mengimbau agar penjual buah-buahan yang di pelabuhan untuk menjaga keselamatan saat melakukan berjualan di kawasan pelabuhan. Karena pekerjaan mereka sangat beresiko tinggi dimana dari kapal satu ke kapal lainnya. Dan pada pedagang ini paling banyak didominasi oleh kaum hawa. Seperti

terpantau oleh wartawan koran ini, para pedagang setiap kapal expres dan turbo pada siang harinya, berlabuh di pelabuhan Tagulandang, dengan menenteng jualan jajanan makanan yang akan di tawarkan pada penumpang kapal. Meskipun beresiko tinggi para penjual mulai akan melompati di dalam kapal penumpang meskipun kapal belum

sepenuhnya berlabuh. Dikatakan para penjual ini, hal ini sudah biasa dilakukan mereka. Sedangkan saat melakukan penjualan dengan cara ini belum ada yang pernah terjaut dari kapal atau kecelakaan fatal. “Jika saja kalah cepat pastinya dagangan kita tidak akan laku terjual. Kerja ini juga sudah merupakan kebiasaan kami sebagian

warga Tagulandang,” ucap para pedagang belum lama ini. “Saya mengimbau para penjual jajanan makan yang ada di pelabuhan Tagulandang dapat memperhatikan keselamatan. Karena ini dapat berakibat fatal nantinya jika nantinya terjatuh dari kapal saat akan berjualan,” harap Supit.(etg)

Disinyalir Pengelolan DAK 2012 Ada Korupsi

Kapolres Tomohon Siap Lakukan Proses Hukum POSKO, TOMOHON— Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2012 di Kota Tomohon yang disinyalir teridentifikasi korupsi, kini diseriusi Polres Tomohon yang siap akan melakukan proses hukum. DAK 2012 bernilai Rp18,7 miliar yang peruntukannya bagi beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Tomohon itu, juga bakal dibeberkan Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Drs Paulus Sembel, yang tahu persis ada

penyimpangan. Saat dikonfirmasi koran ini, Kapolres Tomohon AKBP Marlien Tawas SH MH mengatakan, Polres Tomohon tentunya tidak akan tinggal diam serta akan lakukan proses hukum jika ada pelaku kejahatan di Kota Bunga ini. “Dugaan penyimpangan pengelolaan DAK 2012 untuk beberapa SKPD sudah menjadi bahan kami dalam langsung melakukan penyelidikan nanti. Yang jelas, siapa yang terlibat dengan hukum akan langsung kami proses,”

AKBP Marlien Tawas

tegas Kapolres wanita pertama dijajaran Polda

Sulut ini. Lebih lanjut wanita berkaca mata ini mengatakan, terkait DAK 2012 yang diduga banyak penyimpangan, tentunya akan diproses hukum, jika memang ada data yang jelas. “Untuk menyikapi kasus-kasus penyimpangan DAK yang ada disejumlah SKPD, jika ada datanya kami akan langsung membentuk tim, agar kami fokus dalam melakukan penyelidikan,” jelas Kapolres, yang barubaru ini dianugrahi Women of The Year 2012. (sin)

Wali Kota Tegaskan Segera Ditertibkan POSKO, TOMOHON— Keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melakukan penertiban aset daerah yang disinyalir masih ‘gentayangan’ dan sudah tidak dikembalikan lagi oleh sejumlah pejabat dan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ditegaskan Wali Kota Tomohon Jimmy Eman SE Ak, kini telah meminta bantuan pihak Kepolisian dan Kejaksaan untuk menelusuri sejumlah aset tersebut, yang diduga tidak sesuai aturan dalam penggunaannya. Kepada wartawan, Wali Kota mengatakan, Pemkot akan segera action menertibkan kendaraan dinas, berupa mobil, motor dan aset lainnya yang diduga digunakan PNS, namun ternyata tidak memiliki izin pakai. “Kami tidak main-main dalam hal ini, karena sesuai data, masih ada aset daerah yang disinyalir menghilang. Untuk itu, kami sedang bekerjasama dengan pihak Kepolisian dan Kejaksaan menelusuri aset

Jimmy Eman SE Ak

yang diduga masih digunakan oleh sejumlah pejabat dan PNS,” terang Eman. Tidak itu saja, bahkan Wali Kota juga mengatakan, jika kedapatan ada anggota keluarga atau orang lain menggunakan kendaraan dinas Pemkot akan langsung menertibkan. “Saya berharap, para pejabat atau PNS belum mendata aset daerah yang sementara dipegangnya untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tomohon,” pinta Eman. (sin)

Tidak Disiplin, 55 PNS di Sitaro Terkena Sanksi POSKO, SITARO — Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD) Sitaro akan memberikan sanksi kepafa 55 orang PNS yang tidak disiplin. Hal itu dikarenakan 55 PNS ini tidak mengikuti apel perdana 3 Januari lalu. Tindakan tegas ini diungkapkan Kepala BKDD Sitaro, Drs Alvianus Marthin MM, kepada sejumlah wartawan, belum lama ini.Dimana, sekitar 55 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) baik dari Staff hingga pejabat yang tidak mengikuti apel perdana lalu, akan diberikan sangsi tentang kedisiplinan kepegawaian seperti yang sudah terterah di undang-undang yang berlaku. “Apel awal tahun ini beberapa pejabat juga tidak dapat hadir, dikarenakan keterlambatan kapal dari luar daerah,” ucap Marthin. Dijelaskan lanjut apapun alasannya, intinya penegakan disiplin tetap harus diperlukan sebagai perwujudan dan tujuan reformasi birokrasi. Sehingga kita bisa sadar akan pentingnya kedisipilinan sebagai PNS, “Hal penegasan ini beberapa kali ditegaskan oleh Bupati maupun Sekda, penegakan disiplin harus terus dilakukan, karena ini berdampak langsung dengan pelayanan terhadap masyarakat.” Paparnya. Ketika ditanyai mengenai sangsi yang akan diberikan kepada beberapa PNS yang tidak ikut apel tanpa berita itu, dirinya mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan setiap SKPD tempat para PNS bekerja untuk melihat jumlah absensinya, “ Jika nantinya dilihat dari absensinya pegawai yang bersangkutan sering melakukan bolos maka kemungkinan sanksi indisipliner akan diberlakukan,” pungkasnya.(etg)


SENIN, 14 JANUARI 2013

LAPOR PAK....!!!!

Laptop Hilang, Minelga Lapor Polisi KASUS pencurian terus saja mewarnai Kota Manado. Ini dibuktikan Minelga Matoneng (21), Sabtu (12/1) sekira pukul 13.00 Wita,harus mendatangi Polsek Singkil untuk melaporkan Laptop Samsung dikamar kost-kostannya di Kelurahan Ternate Tanjung Lingkungan II Kecamatan Singkil. Menurut informasi, siang itu korban sedang berada dikamar kostnya. Karena bosan sendiri dalam kamar, korban pun berkunjung ke kamar kost temannya yang berada tepat didepan kamar kostnya. Apes bagi korban, saat itu pintu kamarnya hanya ditutup tapi tidak dikunci, sehingga pelaku yang sudah memantau aktivitas korban, bisa dengan mudah masuk ke dalam kamar. Walaupun tidak dikunci tapi korban tetap mengecek kondisi kamarnya. Kejadian itu baru disadarinya ketika ia sudah tiga kali bolak-balik memeriksa kamarnya dan sudah tidak mendapati laptop miliknya lagi. Siang itu korban masih berusaha mencarinya, buktinya kejadian ini baru dilaporkannya malam hari kepihak kepolisian setempat. Kapolsek Singkil, Iptu Wiradi Satya Leksana membenarkan kejadian tersebut. “Laporannya sudah kami terima dan kasusnya sedang diproses untuk mengungkap pelakunya,” ungkap Leksana. (tr-05)

Pencuri HP Perwira Polisi Ditangkap Polsek Tuminting NANDITO alias Cindy (19) warga Kelurahan Ketang Baru Lingkungan I Kecamatan Singkil, tersangka kasus pencurian tiga buah hanphone milik seorang perwira polisi AKBP Ruben Takahindengan beberapa hari lalu, Jumat (11/1) malam sekira pukul 20.00 Wita, telah diserahkan ke Polsek Tuminting. Sebelumnya tersangka sempat diamankan ke Polsek Wenang, namun setelah ditelusuri ternyata tempat kejadian perkara (TKP) terjadi diwilayah hukum polsek Tuminting. Kejadian itu terjadi Rabu (9/1) dinihari, tersangka mengambil handphone milik korban di rumahnya di Kelurahan Sindulang Satu Kecamatan Tuminting. Sebelumnya identitas pelaku tidak diketahui, namun setelah ditelusuri barulah terungkap identitas tersangka. Dalam melakukan penengkapan tersangka, Jumat (11/1) siang, memerlukan energy yang cukup banyak, karena sebelum menangkapnya antara tersangka dan keluarga korban sempat terjadi kejar-kejaran hingga tersangka nyaris diamuk warga. Beruntung pihak kepolisian dengan cepat mengamankan tersangka yang saat itu bersembunyi salah satu ruko di pasar bersehati dan membawanya ke Polsek Wenang. Kini tersangka hanya bisa pasrah dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di sel tahanan Polsek Tuminting. Kapolsek Tuminting, AKP Heriyanto membenarkan penahanan tersangka. “Tersangkanya sudah kami tahan dan tersangka juga sudah mengakui perbuatannya,” ungkap Kandati. (tr-05)

Cegah Terorisme, TNIPolri Tingkatkan Operasi Sulut Berpeluang Jadi Jalur Narkoba POSKO, MANADO— Kasus Narkoba yang terjadi di wilayah Sulut terus terjadi.Ini dibuktikan di tahun 2012, dua kasus seludupan narkoba kelas internasional berhasil digagalkan. Dua warga Afrika Selatan, membawa shabushabu dan heroin yang dibawa warga Thailand. Tahun ini Sulut berpeluang menjadi sasaran penyelu dupan Narkoba karena diduga kuat pengiriman Narkoba Internasional membidik wilayah Timur Indonesia. Kapolda Sulut Brigjen Pol Dicky Atotoy, belum lama ini mengatakan, meski penga manan terus ditingkatkan lebih khusus pengiriman Narkoba, namun tidak menutup kemungkinan tahun 2013 ada kasus Narkoba dari luar negeri yang masuk Sulut. Tingginya tekanan di

PENGAWASAN: Kepolisian perketat pengawasan peredaran Narkoba wilayah barat, sekarang pelaku mulai bergeser ke timur. Dan terbukti, dua kasus digagalkan di Sulut. “Tidak menutup kemung kinan akan ada kasus sama lagi, karena sekarang pelaku bergeser ke timur Indonesia,” ujar Kapolda. Informasi dirangkum harian ini, di Mapolda

Sulut baru-baru ini, pengiriman narkoba biasanya terjadi pada bulan agustus hingga desember. Sehingga perlu diantisipasi, agar daerah ini tidak menjadi sasaran pelaku. Masalah ini patut mendapat perhatian, sehingga diharapkan peran serta masyarakat untuk terus membantu pihak

kepolisian dalam meng ungkap kasus narkoba. Hal itu penting, karena keter libatan semua pihak dapat meredam peredaran nar koba didaerah ini juga seludupan dari Negara luar. “Diharapkan kerjasama masyarakat, agar narkoba tidak berkembang di Sulut,” imbau Kapolda. (tr-02)

POSKO, MANADO— Aksi terorisme yang terjadi di beberapa daerah pelosok tanah air, menjadi perhatian khusus aparat keamanan. Tidak hanya Polri namun pihak TNI tetap siaga untuk mengantisipasi wilayah (NKRI) Negara Kesatuan Republik Indonesia, termak sud di wilayah Sulawesi Utara (Sulut). Komando Resort Militer (Korem) 131/Santiago, dengan berbagai strategi operasi dan penga wasan semakin intensif dilakukan disejumlah wilayah perbata san. Komandan Korem (Danrem), Brigjen TNI Johny L Tobing, ketika diwawancarai sejumlah wartawan mengatakan, TNI setiap saat terus melakukan tugas untuk menjaga wilayah NKRI dari berbagai ancaman kejahatan. Bah kan Danrem menegaskan, bahwa selain pengamanan di daerah perairan kawasan terluar Indonesia, prajurit TNI juga disiagakan secara efektif di seluruh lokasi perbatasan daratan. Upaya

tersebut dilakukan bersama anggota Polri agar penga wasan berjalan dengan lancar dan dapat terkendali. Hal yang sama, dikatakan Kapolda Sulut Brigjen Pol Dicky Atotoy, penjagaan dibeberapa titik perbatasan laut, darat dan udara tetap ditingkatkan pengawasan operasinya. Personil yang ditempatkan melibatkan anggota Brimob dan satuan kerja Polri terkait agar sistem pence gahan dapat maksimal. “Kita tahu kejahatan luar saat ini terus terjadi. Untuk itu Polri tetap lakukan upaya agar tidak merembes ke daerah lain. Memang Sulut sangat berdekatan dengan wilayah konflik, maupun ancaman teroris sangat berpeluang masuk. Ada informasi yang masuk, dimana teroris mulai berge ser ke daerah tetangga. Hal ini tetap kami tindaklanjuti, dan anggota sudah kami siagakan di perbatasanperbatasan, dan sementara mening katkan operasi,” tegas Kapolda.(tr-02)

SIDANG KASUS RANMOR

Korban Mengaku Sempat Dibawa Mandi Air Panas POSKO, MANADO— KASUS pencurian sepeda motor yang terbilang unik dengan terdakwa WAP alias Wandi (19), warga Kelura han Pakowa Lingkungan V, Kecamatan Wanea kembali digelar Pengadilan Negeri (PN) Manado. Dimana pada Kamis (10/1) lalu, Jaksa Penuntut Umum menghadirkan dua saksi korban masing-masing, Abdul Rawasi dan Ridwan Watari. Diuraikan Abdul di depan majelis hakim yang diketuai Efran Basuning SH MHum, sebelum terdakwa membawa lari motor, korban masih sempat dibawa jalanjalan dan mandi air panas di

Desa Paso Kecamatan Kakas, Minahasa. Dimana pada Jumat 5 Oktober 2012 itu, korban disuruh membeli air mineral oleh Ridwan, di Lorong Doger Kelurahan Pakowa. Baru hendak pulang, terdakwa yang kala itu berada di warung, langsung naik di atas motor dan menyuruh korban mengantarnya di warnet Kelurahan Kembang. Namun lantaran penuh, korban kembali menyuruh mengantarnya di warnet Batu Kota. Nah, tiba di Batu Kota, bukannya turun, terdakwa yang sudah mengendarai motor tersebut meneruskan

perjalanan di Desa Rurukan Tomohon. Saat itu, terdakwa mengancam korban dengan mengatakan “Ngana nd antar pa kita, kita se ciri di jurang ngana”. Begitu terdakwa puas melihat pemandangan di Rurukan, terdakwa langsung menuju tempat pemandian air panas di Desa Paso, Kecamatan Kakas Minahasa. Selesai mandi air panas, terdakwa membawa korban kembali di Lorong Doger. “Ngana tunggu disini neh, nanti kita bale”, ujar terdakwa. Lantaran sudah setengah jam tak kunjung kembali, korban akhirnya pulang ke rumah dan menceritakan hal tersebut kepada pemilik mo-

tor Ridwan Watari yang tak lain oknum polisi. Dalam kesempatan yang sama, Ridwan juga ikut memberi keterangan se putar perbuatan terdakwa, serta membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi 5 Oktober 2012. Terdakwa pun tak membantah keterangan kedua saksi. Sebelumnya, JPU telah mendakwa terdakwa dengan pasal 365 ayat 1 KUHP, sebagai dakwaan primair dan pasal 368 ayat 1 KUHP, sebagbagai dakwaan subsidair. Adapun siding kasus ini akan kembali digelar pekan ini, dengan Panitera Pengganti Joppy Singal SH.(tr-04)

Cuaca Buruk Nelayan Diminta Tidak Melaut POSKO,MANADO— Cuaca buruk yang melanda Kota Manado beberapa hari ini, membuat sejumlah nelayan harus mengurungkan niatnya untuk pergi melaut. Tak hanya itu, akibat dari cuaca buruk tersebut,

sejumlah kelurahan di Kota Manado juga mengalami banjir dan tanah longsor, bahkan sudah meneng gelamkan sebuah kapal. Menanggapi hal tersebut, Kasat Polair Polresta Manado, Kompol

Tangnga Mangande menghimbau kepada seluruh masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan supaya tidak pergi melaut dikala cuaca buruk meladan Kota Manado. “Saya meminta kepada para nelayan supaya tidak

pergi melaut dikala cuaca buruk melanda, semua itu guna keselamatan kita bersama,” ungkap Ma ngande. Jangan memak sakan dirinya untuk melaut, pastikan keadaan cuaca benar-benar aman, tambah Mangande. (tr-05)

KASUS DUGAAN PENODONGAN

Kejari Manado Proses Oknum Pendeta MASIH ingat dengan kasus penodongan yang dilakukan oknum pendeta YP alias Natan ? Kasus ini kini berproses di Kejasaan Negeri (Kejari) Manado. Sekedar mengingatkan, tersangka Natal melakukan penodongan dengan maksud mencuri kepada dua mahasiswi, Chitika Kumentas dan Nancy Bokong. Menurut Jaksa yang menangani kasus ini, Alexander Sulung SH, yang diwawancarai Jumat (11/1) lalu, berkas kasus ini akan segera dilimpahkan ke tahap dua pada pekan ini. “Saya pastikan berkas ini akan dilimpahkan ke tahap dua, dan segera masuk tahap penuntutan”, ujarnya. Adapun perbuatan memalukan yang dilakukan warga Kelurahan Manembo-nemboTenga Kecamatan Matuari Bitung ini, terjadi Minggu, 11 November 2012 lalu, di depan KFC Mega Mas. Namun, tersangka kelahiran Jayapura 28 tahun silam ini, sudah merencanakannya sehari sebelum. Bahkan, tersangka telah menyiapkan pisau, tali dan bensin untuk melancarkan aksinya. Diuraikan Sulung, tersangka mengaku terpaksa melakukan perbuatan tidak terpuji tersebut lantaran tidak punya uang untuk kembali ke Jayapura. “Tersangka tidak punya uang, akhirnya dia menyusun rencana pencurian”, ujar Jaksa bertubuh subur ini. Ditambahkan Sulung, motiv tersangka melakukan aksi brutal di pesisir pantai adalah agar bisa melompat ke laut. Namun sayang, rencana yang sudah matang serta didukung alat yang cukup berbuahkan bui, lantaran korban berhasil kabur dan berteriak hingga orang banyak mengejar tersangka yang memang langsung menceburkan diri di laut. Perbuatan tersangka dapat dijerat dengan Pasal 365 ayat 1 KUHP jo pasal 53 KUHP dan Pasal 335 ayat 1 ke-1 KUHP. (tr-04)


@rt: Vicky_N

SENIN, 14 JANUARI 2013

2013 Pelayanan Setiap SKPD Diminta Profesional POSKO, BOROKO — Banyaknya pengaduan masyarakat Bolmut terhadap kinerja disetiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmut pada tahun 2012 yang lalu membuat Dewan Kabupaten (Dekab) Bolmut gerah. Untuk itu pada tahun 2013 ini Dekab Bolmut berharap agar kiranya pelayanan kepada masyarakat oleh setiap SKPD yang ada agar lebih dioptimalkan dan lebih profesional lagi. “Harus diakui bahwa pada tahun 2012 yang lalu banyak keluhan dari masyarakat, terutama dalam segi pelayanan yang belum dianggap prima, untuk itu masalah ini harus menjadi perhatian dari semua SKPD agar kiranya lebih meningkatkan kinerjanya masing-masing,” ujar Wakil Ketua Dekab Bolmut Suphan K Hasan SPdI. Ditambahkannya lagi jika memang masih ada laporan masyarakat, maka tentunya Dekab Bolmut tidak akan diam, dan secepatnya pasti akan segera memanggil SKPD yang bersangkutan. “Kita akan segera merespon apa yang menjadi laporan masyarakat dengan mengundang SKPD yang dilaporkan tersebut dan tentunya ini akan menjadi catatan tersendiri bagi Dekab Bolmut,” tambah Hasan. (nak)

TIDAK MAKSIMAL: Bupati Hamdan Datunsolang ketika melantik kepala SKPD. (foto:istimewa)

PEMILUKADA 2013

HD Nimau Maju Pilbub Resmi Nyatakan tak Calonkan Diri POSKO, BOROKO — Ratusan warga Bolmut yang mendatangi rumah kediaman Bupati Bolmut Drs Hamdan Datunsolang MM (HD) yang berada di Desa Bintauna Kecamatan Bintauna pada Sabtu (12/ 1) kemarin. Kedatangan warga ini untuk mendesak warga agar HD bisa maju pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada). Namun kedatangan ratusan orang yang diawali dengan do’a bersama yang melibatkan warga Muslim dan warga Kristiani tidak membuat hati HD bergerak sedikitpun untuk kembali dicalonkan menjadi Bupati Bolmut. “Kami sekeluarga sangat berterimah kasih

Hamdan Datunsolang

kepada semua warga masyarakat Bolmut yang mau mendukung bapak untuk kembali maju pada Pemilukada mendatang, namun dengan berbagai pertimbangan hingga saat ini, bapak tidak lagi mau lagi

dicalonkan kembali,” ujar Ny Hj Budiati Datunsolang Soemarno SIP, di hadapan ratusan warga sambil berderai air mata. Untuk itu dirinya berharap agar kiranya keputusan ini tidak membuat masyarakat, terutama para pendukung setianya kecewa, sebab semua ini bergerak atas izin Tuhan Yang Maha Esa. “Apapun semua ini pasti digerakkan oleh Tuhan, demikian juga keputusan bapak untuk tidak maju lagi, olehnya saya mewakili bapak agar masyarakat tidak berkecil hati dan mengajak kepada semua elemen masyarakat agar bisa turut serta dalam membangun daerah ini kearah yang lebih baik,” ujar Soemarno yang didampingi oleh putra tertua Hamdan, Akbar Datunsolang SH. (nak)

BAKAL TERTUNDA: Suasana pendaftaran calon di KPUD Bolmut beberapa waktu lalu. (foto:istimewa)

Pemekaran Desa Cuma 1 Pasangan yang Siap, Jangan Dipolitisasi KPU Bakal Tunda Pendaftaran

POSKO, BOROKO — Hingga mendekati batas ambang penutupan pendaftaran pada Senin (14/1) hari ini, pasangan Calon Bupati maupun Wakil Bupati Bolmut secara resmi baru satu pasangan yakni pasangan Drs Depri Pontoh dan Suriansyah Korompot SH yang diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bolmut mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bolmut. Hal ini pun mem-

buat sejumlah elemen masyarakat menilai bahwa Pemilukada Bolmut bakal batal digelar. “Jika memang hanya satu pasang, maka tentunya Pemilukada Bolmut bakal batal digelar, dan ini tentunya menjadi catatan penting dalam sistem demokrasi yang ada di Bolmut,” ujar Djunaidi Harundja aktivis muda Bolmut. Ditempat terpisah Drs Mahyudin Pandialang, Ketua KPU Bolmut menya-

takan jika memang hanya satu pasangan yang mendaftarkan diri pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) maka proses pendaftaran akan kembali ditunda. “Memang hingga sampai kini baru satu pasangan yang resmi mendaftarkan diri, dan jika sampai hari ini pukul 00.00 wita, maka proses pendaftaran akan ditunda sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegas Pandialang. (nak)

POSKO, BOROKO — Adanya ini pemekaran beberapa desa yang ada di Bolmut diharapkan agar tidak menjadi bahan politik oleh sejumlah para bakal calon bupati maupun wakil bupati. Pasalnya pemekaran tersebut berada pada masamasa tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Bolmut. “Kami berharap agar kiranya pemekaran desa lebih pada substansi untuk lebih mensejahterakan warga

masyarakat yang ada di Bolmut, dan jangan sampai dipolitisasi oleh sejumlah oknum,” ujar Agus Heydemans aktivis muda Bolmut. Sementara itu Kabag Humas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmut, Fadly Binolombangan SPd MSi, menyatakan jika pemekaran desa yang dilakukan oleh Pemkab Bolmut adalah semata-mata untuk lebih mengoptimalkan pelayanan dan memberikan kesejahteraan

bagi seluruh elemen masyarakat Bolmut seperti yang menjadi program Pemkab Bolmut. “Dari awal pemekaran ini bertujuan untuk lebih mengoptimalkan pelayanan dan mensejahterakan warga masyarakat Bolmut, sehingga pada tahuntahun yang akan tidak akan ada lagi masyarakat yang berada dibawah garis kemiskinan dan ini sudah menjadi target utama Pemkab Bolmut,” jelas Binolombangan. (nak)


SENIN, 14 JANUARI 2013

SEMPAT DITUTUP KARENA LONGSOR

Jalan Pangu-Ratahan Kembali Dibuka POSKO,RATAHANRuas jalan Provinsi yang meng hubungkan Kabupaten Mina hasa dengan Minahasa Tenggara (Mitra), Sabtu (12/ 1) dilanda longsor. Lonsor ini disebabkan tanah di hutan lindung Desa Pangu Kecamatan Ratahan Timur terus terkikis air hujan, yang sejak beberapa hari ini melanda Mitra dan sekitarnya. Pihak Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Mitra, melalui Kabid Penanggulangan Bencana dan Pengungsian Erick Mamai ronsong, menyatakan, pihaknya sudah bekerjasama dengan Kodim Minahasa, serta masya rakat Desa Pangu Raya, bersamasama berusaha membuka jalur jalan tersebut. Pemkab Mitra sudah menga rahkan alat berat untuk membuka akses jalan tersebut dari tumpu kan tanah dan pohon besar yang menghalangi ruas jalan dan terpantau Sore (13/1) kemarin, jala nan ini sudah kembali dibuka.(ant)

Sedikitnya 75 Honorer Satpol PP Bakal Dipangkas

Lakoy Usul Pemprov dan Pemkab Lirik Pembibitan Pala dan Coklat DIPANGKAS: Apel Satpol PP beberapa waktu lalu.

POSKO, AMURANG— Pemangkasan sejumlah tenaga Honorer/kontrak di seluruh SKPD berimbas cukup besar pada Satuan Polisi Pamong Praja. Pasalnya, dari 200 anggota di tahun 2012 yang diikat kontrak, sekarang bakal menyusut di tahun

anggaran ini. Hal ini diungkapkan Kasat Pol PP Drs Nofriet Ransulangi ketika ditemui Harian ini kemarin. Menurutnya, pengurangan tenaga honor di SKPD yang dipimpinnya hingga 75 orang. “Sekarang kan baru diperbaharui kontrak mereka, menyusul tahun

Telly Tjangkulung

Tjanggulung, dalam sambu tannya usai menyerahkan fasi litas kendaraan dinas tersebut,

kembali mengingatkan para Kacabdin untuk dapat meng gunakan fasilitas Negara itu sesuai dengan peruntukannya dalam rangka meningkatkan kinerja. “Pemerintah daerah tentu terus berupaya memenuhi kebutuhan jajaran untuk memaksimalkan kinerja. Karena itu manfaatkan itu sesuai peruntukannya,” pesannya. Selain itu, Tjanggulung juga berpesan supaya para Kacabdin, dapat mengabdikan diri secara maksimal dalam upaya mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Mitra. “Tingkatkan terus kinerja dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Mitra,” tandasnya.(ant)

anggaran yang baru,” bebernya. Kendati begitu, menurut Dadi sapaan akrab Ransulangi, ke-75 tenaga honor dimaksud memang telah dinilai pihaknya. “Mereka yang tidak diper panjang kontrak telah dinilai, memang jarang masuk dan lain sebagainya,” tambahnya lagi.

Terkait kekecewaan sejumlah anak buahnya karena tidak diakomodir, Dadi mengatakan bahwa sejauh ini, tidak ada permintaan khusus dari yang bersangkutan. “Semua terima , karena memang mereka jarang masuk,” tegasnya .(yet)

Naray Maju Cawabup Mitra Bersama PDI-P POSKO,RATAHAN–Ketua KNPI Mitra Hesky Ario Naray SIP, sesaat sebelum mendaftarkan diri di sekretariat DPC PDIP Mitra, sebagai kandidat bakal calon Wakil Bupati Minahasa Tenggara,menyatakan saat ini merupakan hari yang membanggakan baginya. “Ini pengalaman pertama saya mencalonkan diri sebagai calon wakil bupati. Dan sangat membanggakan lagi, karena saya mendaftarkan diri melalui PDIP, partai yang memiliki komitmen teguh untuk membawah sebuah perubahan di daerah Minahasa Tenggara,” ungkapnya. Naray juga menyampaikan,dirinya bertekad sekaligus sangat siap untuk membawa perubahan. “Bersama PDIP, Mitra akan bersinar dan lebih baik lagi,” pungkasnya. Ia pun menegaskan jika PDIP adalah satusatunya partai yang nantinya digunakan dalam. Pesta demokrasi Juni nanti, “terjaring atau tidak, saya hanya akan mendaftar di PDIP,” tukasnya.(ant)

Tinungki Siap Beri Sanksi Kepada PNS Kumabal POSKO, RATAHAN – Setelah sepekan resmi menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Ir B A Tinungki MEng, langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kantor satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang ada dalam lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mitra. Kepada sejumlah wartawan, Tinungki yang hingga saat ini masih merangkap jabatan Kepala

POSKO, AMURANG—Sedikitnya, 59 Desa bakal menggelar Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) di tahun 2013 Ini. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Minsel Olivia Lumi Sstp ketika ditemui Harian ini pekan kemarin. Selain itu, Lumi menyatakan, di tahun 2012 yang lalu, BPMPD sukses menggelar 42 Pilhut dan hingga sekarang seluruhnya telah dilantik. “sisa Pilhut tahun kemarin, masih ada sepuluh Hukum Tua terpilih yang menunggu giliran dilantik oleh Bupati,” beber Lumi. Kendati begitu, sejumlah persoalan seperti tudingan lambatnya BPMPD mengatur jadwal pelantikan seperti kejadian Desa Lopana yang sudah bersiap untuk pelantikan namun belum ditanggapi, menurutnya, Pihak Pemkab tetap berpegang pada aturan yang berlaku, dimana saat itu, Hukum Tua yang masih menjabat belum bisa diganti. Pasalnya nanti Januari ini, baru berakhir Jabatan Hukum Tua dimaksud. (yet)

ANTISIPASI KOPRA ANJLOK

T2 Serahkan Motor Dinas untuk 12 Kacabdin POSKO, RATAHAN – Dalam rangka menunjang kegiatan para Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) di 12 Kecamatan seKabupaten Minahasa Teng gara (Mitra), Pemerintah Kabu paten (Pemkab) menyerahkan bantuan kendaraan dinas ke pada masing-masing Kacabdin. Bertempat di Kantor Dikpora Mitra akihir pekan lalu, Bupati Mitra Telly Tjanggulung (T2) menyerahkan 12 unit kendaraan roda dua kemudian Sepeda Motor selanjutnya,akan diserah kan secara langsung oleh Dik pora Mitra, Untuk selan jutnya nanti akan disalurkan ke 12 Kacabdin yang ada.

59 Desa di Minsel Bakal Gelar Pilhut

Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Mitra itu, mengatakan bahwa kegiatan sidak yang dilakukannya itu merupakan upaya pihaknya untuk menanamkan sikap disiplin yang tinggi kepada kalanagan PNS di Mitra. “Awal tahun ini, kita manfaatkan moment untuk membangunkan PNS yang seolah tertidur,” katanya. Menurut dia, arahan dan petunjuk Bupati Telly Tjangglung, agar PNS Mitra menjadi aparatur pemerintahan yang profes-

sional dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diberikan, teramat lebih dalam tugas pelayanan kepada masyarakat, tentu dapat terwujud apabila aparatur itu disiplin. “Tentunya sebagaimana harapan ibu bupati, saya berupa mensinergikan setiap program kemasyarakatan maupun reformasi birokrasi di daerah pemulihan ini,” ujarnya. Selain itu, terkait dengan sanksi, ditegaskannya pula bahwa, jika memang nantinya ada PNS yang tidak disiplin

dalam melaksanakan tugas yang dipercayakan, maka guna menimbulkan efek jera serta budaya malu melanggar aturan, sanksi tegas akan diberikan bagi mereka yang melanggar. Terkait terobosan itu, beberapa PNS yang dimintai tanggapannya mengaku tak keberatan, bahkan menyambutnya dengan sikap yang positif. Kata mereka apa yang dilakukan sekda, sebetulnya sudah menjadi kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap PNS. “Apel pagi dan sore, sangat

baik untuk meningkatkan kedisiplinan aparatur,” ujar Jolly Tumiwa, staf di kantor sekretariat daerah (Setda) Mitra. Senada dengan itu, Kabag Ortal, Bernard Mokodaser, ketika diwawancarai mengatakan, bahwa hal itu sangat baik dan patut didukung sepenuhnya oleh setiap isntansi dan bagian yang ada. “Kami sangat mendukung hal ini, karena sangat baik untuk menumbuh kembangkan perilaku disiplin,” katanya.(ant)

POSKO, AMURANG—Untuk mengantisipasi anjloknya harga kopra di pasaran, dan berpengaruh pada perekonomian petani kelapa. Anggota Dekab Minsel Karel Lakoy mengusulkan agar Pemprov Sulut dan Pemkab Minsel mulai melirik dan melakukan pembibitan Pala dan Coklat untuk ditanam secara tumpang sari diantara pohon kelapa. Hal ini diungkapkan Sekretaris Fraksi Golkar Dekab Minsel ketika menghubungi Harian ini pekan kemarin. “Antisipasi fluktuasi harga kopra, coklat dan pala merupakan tanaman yang memiliki nilai jual tinggi, apalagi pembudidayaannya sudah luas, perlu ada tanaman tumpang sari di sela tanaman kelapa,” beber Lakoy. Selain itu, menurut Lakoy, harga kedua tanaman tersebut relatif lebih stabil, hanya saja menurutnya, bibit dari kedua tanaman tersebut sulit didapat, dan disitulah peran dari Pemerintah sangat dibutuhkan oleh Petani. “yang paling penting lagi, bisa mencipatakan petani yang kreatif dan tidak monokultur, yang bergantung pada satu tanaman saja,” pungkasnya.(yet)

Jalan TumpaanAmurang Diperlebar POSKO, AMURANG—Pelebaran Jalan TumpaanAmurang kembali mendapat suntikan tambahan dana sekira Rp25 Miliar yang bersumber dari APBN, dan pihak Pemkab telah menyiapkan dana pendampingan sekira Rp5 Miliar untuk pembebasan lahan. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Minahasa Selatan, Ir Joutje Tuerah MM,ketika ditemui Harian ini pekan kemarin. Menurutnya, Dana tersebut akan digunakan untuk kelanjutan proyek pelebaran trans Sulawesi sepanjang dua kilometer. “Dana Pendampingan yang Rp5 Miliar tersebut diambil dari APBD Minsel,tahun 2013 ini melalui lobi Bupati ketambahan dana Rp25 Miliar untuk melanjutkan pelebaran jalan di jalur Trans Sulawesi dari Tumpaan sampai Amurang,” terangnya. Lanjut Tuerah pembebasan kali ini dipusatkan di dekat daerah padat penduduk. “Sudah 1,2 kilometer lahan dibebaskan, namun tambahan 2 kilometer ini dipusatkan untuk batas dari jembatan pondang sampai ke jembatan Lewet tepatnya di sekitar SMPN 1 Amurang,” jelas.pungkasnya.(yet)


SENIN, 14 JANUARI 2013

ART: indra_sudr@jat

Keinginan ‘Terliar’ Wanita

Selena Gomez

Saat Bercinta

MENYOAL seks, keinginan terliar di ranjang bukan saja dimiliki pria tapi juga wanita. Jika ingin mengetahuinya, berikut ulasannya. Setiap pasangan tentu memiliki keinginan tersendiri seputar seksual. Khususnya bagi wanita, keinginan mereka biasanya

tak kalah dahsyat dari fantasi pria. Agar tak penasaran, ungkap fantasi terliar wanita lewat bahasan di bawah ini. Cosmopolitan membeberkannya untuk Anda. DIDOMINASI Wanita juga suka berimajinasi diculik lalu dibawa ke hotel oleh penjahat tampan untuk kemudian didominasi (bukan dilecehkan). Wanita juga suka berimajinasi si

pria melakukan apa saja yang diinginkannya. Didominasi berarti si wanita mengandalkan sepenuhnya kepada si pria. Ini adalah fantasi yang bisa menjadi kenyataan, asalkan Anda memiliki kepercayaan terhadap satu sama lain dan tahu bahwa dia tidak akan melecehkan atau menyerang Anda. MENDOMINASI Selain didominasi, wanita juga suka mendominasi. Membayangkan diri memakai high heels, korset merah sambil memegang cambuk sedangkan

Berbisnis Cat Kuku

pasangan Anda menunggu di tempat tidur, menggoda bukan? Dan tak lupa meminta pasangan untuk menuruti semua kemauan Anda. BERCINTA DI LOKASI MEWAH Bercinta di sebuah istana, kastil, kapal pesiar, rumah cantik di perbukitan Los Angeles, dengan tampat tidur berukuran king size? Siapa yang tak pernah bermimpi menjadi putri. Untuk mewujudkan fantasi ini, cukup dengan berakhir pekan di sebuah kamar di hotel bintang empat dengan pasangan. Bercinta dengan pemain windsurfing, ski atau tenis alias olahragawan Wanita menyukai olahragawan. Jadi tak heran jika m e reka suka berfantasi bercinta dengan seorang surfer muda dengan tubuh yang atletis, perut six packs, dan kulit kecoklatan.(tty)

Tina Toon

Andalkan Kumis PENUNJUKKAN Roy Suryo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) langsung menarik perhatian banyak kalangan. Yang paling disorot, tentu berkaitan dengan kumis yang melekat pada pria yang lebih dikenal sebagai pakar telematika ini. Seperti diketahui, wajah Menpora sebelum dijabat Roy Suryo memang tak dapat dipisahkan dari kumis. Sejak era Adhyaksa Dault dan Andi Mallarangeng, kumis selalu identik dengan orang nomor satu dalam Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) itu. Penyanyi Tina Toon juga ikut menyoroti soal pergantian ‘kumis’ yang terjadi pada orang-orang yang pernah menjabat sebagai Menpora. Meski dibicarakan karena berkumis, Tina yakin jika Menpora yang baru bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. “Hahaha, itu kumis kan hanya variasi aja. Kalau ngandelin kumis mah kumisnya Pak Jojon (komedian) juga khas,” ujar Tina. Tina menyambut baik penunjukan Roy Suryo sebagai Menpora yang baru, menggantikan posisi yang ditinggalkan Andi Mallarangeng. Ia pun berharap, dibawah kepemimpinan Roy, Kemenpora bisa berbuat lebih banyak lagi untuk kemajuan olahraga dan aktivitas kepemudaan di Indonesia.(lp)

SELENA Gomez telah mengikuti jejak mantan pacarnya, Justin Bieber, berbisnis dalam industri produk kecantikan dengan meluncurkan koleksi cat kukunya. Bintang film seri Disney Channel, The Wizards of Waverly Place, ini telah menandatangani kontrak dengan para bos O.P.I., perusahaan yang juga menjalin kerja sama dengan Bieber untuk rangkaian kuteks The One Less Lonely Girl pada 2010. Gomez merancang koleksi yang, “cantik dan berani... genit dan menarik,” untuk merk Nicole. Suzi Weiss-Fischmann, Executive Vice President and Artistic Director dari Nicole by O.P.I., mengatakan, “Selena merupakan seorang rekan kerja sama yang ideal untuk Nicole by O.P.I. Jutaan penggemar menyukainya dengan alasan-alasan yang sama seperti kami menyukainya; ia pintar, ber bakat, lucu—dan memiliki cita rasa yang luar biasa akan gaya. Ia memiliki daya tarik klasik, tapi juga keren, dan seru—seperti konsumen Nicole.” Warna-warna cat kuku favorit Gomez antara lain adalah Sweet Dreams (ungutoska), Mi Fantasia (ungu berkilau), dan Kissed at Midnight (emas berkilau), dan Hit the Lights (kuning terang). (kc)

3SUM, Film 3 genre 3SUM dibuka dengan aksi Winky Wiryawan yang tampil habis-habisan dalam segmen thriller berjudul Insomnights. Winky berperan sebagai Morty—sosok eksekutif muda pekerja keras yang ambisius dan kariernya tengah menanjak. Namun, impiannya membangun rumah tangga dengan Nina kandas karena wanita impiannya mendadak membatalkan pernikahan mereka tanpa alasan. Tekanan pekerjaan ditambah masalah percintaan dan juga pertengkaran orangtua yang tak kunjung berakhir membuat Morty insomnia akut. Kegelisahan Morty semakin memuncak pada malam-malam kelam tak berujung yang mengingatkan masa lalunya dengan orang-orang terdekatnya. Di segmen kedua, yaitu Rawa Kucing, Aline Adita menampilkan akting menawan yang belum pernah dia tampilkan di film-film sebelumnya.

Aline memerankan tokoh Ayin, seorang wanita cantik keturunan Cina tajir yang hidup sendiri di Tangerang. Di malam hari jadinya, Ayin bertemu dengan Welly (Natalius Chendana), pemuda lugu tunawicara yang baru datang dari kampung. Pertemuan dua insan dengan latar belakang berbeda itu ternyata mengubah

jalan hidup mereka, dan memberikan makna cinta yang tak pernah temui sebelumnya. Impromptu dengan genre action menutup 3SUM. Film yang diilhami oleh tingginya aksi korupsi dan kriminalitas di sebuah negara ini, akan mem buka mata Anda terha dap peris ti wa-peristiwa yang sering tidak tuntas dan lambat laun terlu pa kan. Keja ha tan yang ter jadi di sebuah kota mega politan se ma kin menjadijadi. Perkosaan menjadi momok yang sangat menakut kan bagi kaum wanita yang tinggal di kota itu. Hannah Al Rashid, Dimas Argoebie dan Joko Anwar akan memberikan kejutan di segmen ini.(lp)


SENIN, 14 JANUARI 2013

@rt: Reigen_Mantiri

Distanakbun Ketambahan 8 Traktor POSKO,AIRMADIDI—Kebutuhan petani menjadi prioritas Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (Distanakbun) Minahasa Utara (Minut). Itu dibuktikan, dengan bertambahnya fasilitas penunjang berupa mesin traktor. Nantinya, 8 unit mesin itu diperuntukan buat pengelolaan lahan pertanian. “Selain traktor, sejumlah fasilitas untuk membantu petani juga kita siapkan, guna menggenjot program Pemkab,” jelas Kepala Distanakbun Ir Wangke Karundeng. Perbaikan infrastruktur petani di 10 kecamatan, juga jadi prioritas Distanakbun. “Kita berharap. Mesin-mesin trkator ini, bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para petani dalam mengelola dan menggarap semua lahan pertanian,” urainya. Penambahan armada bagi petani ini dilakukan, karena masih banyak lahan pertanian yang perlu digarap oleh petani. Dan traktor merupakan kebutuhan mendesak dalam pengelolaan lahan. “Traktor tersebut diprioritaskan bagi petani yang membutuhkan,” urainya. “Nantinya, peminjaman traktor dan fasilita lainnya diberikan secar bergilir bagi petani yang membutuhkan. Dan itu semua dipinjamkan, manakala petani memasukan surat permohonan sehingga keberadaan alat yang dipinjamkan bisa terkontrol dengan baik,” tutup Karundeng. (man)

TATA PENGELOLAAN ASET DAERAH

Sekda Perintahkan Kumpul Seluruh Kendis Dewan Dukung Rolling Kabinet Pemkab FMT: Kompetensi dan Profesionalisme Pejabat Harus Diperhatikan POSKO,AIRMADDI— Ketua Fraksi Tumatenden Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minahasa Utara (Minut) Fransisca M Tuwaidan (FMT), menanggapi positif rolling pejabat yang dilakukan Bupati Drs Sompie Singal MBA bersama Wakil Bupati (Wabup) Yulisa Baramuli SH. Menurut Tuwaidan yang juga wakil ketua Komisi A DPRD, dalam sistem pemerintahan rotasi jabatan merupakan sebuah kebutuhan dan keharusan yang wajib ditempuh. Dia menilai, rotasi jabatan yang ditempuh Pemkab Minut saat ini sudah cukup bagus namun harus lebih dioptimalkan lagi. Dimana menyangkut penempatan pejabat harus benar-benar dilihat dari

kompetensi dan profesionalisme yang dimiliki seorang pejabat. “Dua hal Ini penting dilihat. Karena dengan begitu, nantinya pejabat yang menduduki satu instansi benar-benar sesuai dengan besic dan disiplin ilmu,” urai wanita enerjik ini. Sebagai wakil rakyat yang juga membidangi pemerintahan, Etha sapaan akrab FMT berharap pejabatpejabat yang sudah maupun akan dirolling lebih sinergi bersama Dekab dalam menjalankan program-program kerakyatan. “Rakyat berharap, pejabat baru dilingkup Pemkab dapat memahami tugas-tugas dan program yang sudah dijabarkan bersama DPRD. Karena belajar dari pengalaman-pengalaman sebelum-

Fransisca M Tuwaidan nya, pejabat baru disatu instansi kerap kali tidak memahami secara utuh program yang sudah dijabarkan pejabat sebelumnya. Sehingga, sasaran dan tujuan untuk kesejahteraa rakyat berjalan kurang optimal,” harapnya. Meski begitu, wanita yang dikenal sebagai politisi sekaligus pengusaha ini, optimis jika apa yang

Sukseskan Ekspedisi NKRI 2013

SBY Ajak Warga Pertahankan Budaya Bersih

LSM IKPSU Kirim Personil ke Miangas POSKO,AIRMADIDI— Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ikatan Kawanua Peduli Sulawsi Utara (IKPSU), terus menunjukan eksistensi dan keteribatan mereka dalam membangun Bumi Nyiur Melambai. Kali ini, IKPSU ambil bagian dalam sinkronisasi program pemerintah dibidang sosial dan

kabudayaan. Dimana, pada Jumat lalu, IKPSU memberangkatkan sejumlah personilnya menuju Kecmatan Khusus Miangas, Kabupaten Kepulaua Talaud. “Keberadaan anggota IKPSU disana dalam rangka ikut serta pada kegiatan Ekspedisi NKRI 2013,” terang Ketua Umum (Ketum) IKPSU, Hertje

TANGGUNG JAWAB: Para personil dan pengurus LSM IKPSU Sulut sebelum berangkat ke Miangas, Jumat (11/1) lalu. Guna menjalankan misi kemanusiaan membantu masyarakat. (foto/ist)

dilakukan top ekskutif Minut dalam hal ini Bupati dan Wabup serta Bapperjakat, saat melakukan mutasi atau rolling jabatan sudah melalui proses kajian dan analisisi yang matang sebelum menempatkan satu pejabat dalam satu instansi. “Mari kita sama-sama dukung upaya Pemkab, demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat Minut,” pungkasnya. Mengenai rolling ini sendiri, sebelumnya bupati Drs Sompie Singal mengatakan, rotasi dan mutasi pejabat dilakukan sesuai dengan kebutuhan organisasi dan potensi pejabat. Dengan rotasi dan mutasi, dia berharap agar pelayanan publik meningkat. “Selain bagian dari kaderisasi PNS dalam tubuh birokrasi pemerintahan. Rolling dilakukan bukan berdasarkan suka atau tidak suka, tetapi sesuai dengan potensi pejabat dalam melakukan tugas pemerintahan,” katanya. (man)

POSKO,AIRMADIDI—Seluruh Kendaraan Dinas (Kendis) baik roda dua maupun empat yang dimiliki pemerintah Minahasa Utara (Minut), dalam waktu dekat ini akan dikumpul kembali. Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Drs J A Rumambi, dijelaskannya pengumpulan Kendis tersebut dalam rangka melakukan pendataan kembali, sekaligus untuk mengetahui secara jelas kondisi setiap Kendis, baik yang dipegang pejabat maupun staf Pegawai Negeri Sipil (PNS). “Selain mendata, kita juga akan memeriksa fisik kendaraan apakah terawat dan dijaga dengan baik atau tidak. Mengingat pembiayaan Kendis itu menggunakan dana daerah, jadi harus dijaga dengan baik oleh setiap pemakai,” ucapnya, kepada harian ini saat diwancara peka lalu. Pengumpulan Kendis ini juga, dalam rangka memperbaiki pengelolaan dan penataan aset daerah yang selama ini jadi momok pemerintahan. “Dukungan seluruh SKPD wajib dilakukan. Saya berharap, langkah ini mampu memajukan Minut dibidang pengelolaan aset, sehingga Minut kedepan bisa meriah opini terbaik berdasarkan penilaian BPK,” janjinya.’ Terpisah, kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Drs Max Silinang melalui Kepala Bidang (Kabid) penataan Aset, Audi Sambul SE, menguraikan jika pihaknya segera mengirimkan surat ke tiap-tiap SKPD yang ada Kendisnya. “Dari situ pencatatan nomor seri Kendis dan kepemilikannya akan dilakukan kembali,” kata Sambul. (man)

Mekel. Menurutnya, sebagai bagian dari masyarakat Sulut, sudah seharusnya IKPSU memainkan peran. Apa lagi, selama berada diwilayah perbatasan itu, para personil IKPSU melaksanakan Bakti Sosial sebagai basis Kebudayaan Kepulauan Talaud Khususnya dipulau Miangas. Langkah ini sesuai dengan tugas fungsi organisasi. “Mereka yang dikirim berjumlah lima orang, yakni Donly David Warouw, Mily Manopo, Dionisius J N Sumakud, Meidy Wongkar, Meity Rosnata Dotulong. Kelimanya berangkat bersama Eddy Terok selaku utusan dari Kepulauan Miangas,” pungkasnya. Sembari berharap, dukungan doa dari seluruh warga Sulut. “Semoga mereka bisa menjalankan misi kemanusiaan ini dengan suksesk,” katanya kepada harian ini, Minggu (13/1). (man)

Manajemen Adipura Harus Diterapkan POSKO,AIRMADIDI— Sebagai daerah bersih, sehat, impian, kenangan dan tujuan wisata dunia. Merupakan tekad Bupati Drs Sompie Singal MBA bersama Wakil Bupati (Wabup) Yulisa Baramuli SH. Tentunya, mewujudkan semua itu, pasangan yag dikenal dengan jargon Singal Bersama Yulisa (SBY) mengajak masyarakat harus bersatu padu, sinergis dan solid dalam membangun. “Salah satu contohnya, dengan mempertahankan piala Adipura yang merupakan mascot kebersihan,” harap Singal. Menurutnya, bersih itu sehat, bersih itu baik, bersih

Drs Sompie Singal itu nyata, merupakan manajemen Adipura yang kiranya bisa dilaksanakan. Karena sesunguhnya, dengan diterapkannya manajemen Adipura, masyarakat secara

Yulisa Baramuli SH umum bisa memenej pola kebersihan yang dimulai dari diri pribadi. “Setelah itu keluarga dan selanjutnya ditransfer ke lingkungan sekitar,” ajaknya. (man)


SENIN, 14 JANUARI 2013

RS Kandou... POSKO,MANADO– Aksi yang dilakukan Serfi L (48) warga Desa Tondey, Kecamatan Motoling, membuat geger seluruh penghuni Rumah Sakit Kandou. Pasalnya, Serfi pasien ‘galau’ alias stress tersebut nekat menggorok lehernya sendiri dengan menggunakan Silet (pisau cukur,red).

Isi... POSKO,BOLMONG – Musibah bisa terjadi kapan saja, tanpa di duga manusia. Seperti dialami Darwin Mokoagow (28) dan Eding Mokoagow (18), keduanya warga desa Bilalang kecamatan Passi. Berniat menyusul teman-temannya ke Korit (Desa Komangaan,red), harus meregang nyawa dengan kondisi mengenaskan. Isi kepala keduanya berantakan di jalan akibat menjadi korban tabrak lari di ruas jalan AKD

Gagal... PENYANYI Britney Spears kembali mengalami pahitnya kisah cinta. Ia dikabarkan gagal menikah dengan sang tunangan, Jason Trawick.”Jason dan saya sepakat memutuskan pertunangan kami,” ujar penyanyi

Kuasa... (11/01) di ruang sidang lantai 4 Mahkamah Konstitusi RI, berhasil mementahkan sekaligus mematahkan semua dalil gugatan CNR-DJT. Talumepa yang juga merupakan Kepala Biro Hukum Setdaprov Sulut, secara tegas, lantang, dan meyakinkan, menyampaikan keterangan/bantahan Gubernur Sulut Dr. S. H. Sarundajang yang menjadi salah satu tergugat dalam perkara gugatan CNR-DJT. Majelis Hakim yang terdiri dari Dr. Ahmad Sodiki, Dr. Anwar Usman, dan Dr. Fadlil Sumadi, terlihat tegang dan tercengang saat mendengarkan uraian data dan fakta yang dibeberkan Talumepa. Hal serupa juga nampak dalam raut sejumlah peserta sidang. ‘’Tidak benar adanya pelanggaran yang dilakukan Gubernur Sulut dan jajarannya dalam Pemilukada Minahasa, apalagi menggunakan kekuasaannya dengan mengeluarkan surat edaran yang melarang Kepala Daerah untuk berkampanye tanpa seizin Gubernur sebagaimana dalil gugatan pemohon pada angka 12.1.1,’’ ujar Talumepa yang didampingi Willem Nainggolan SH dan Marsyl M. Sendoh SH. Kemudian secara terperinci Talumepa menjelaskan bahwa berdasarkan surat Bupati Minahasa Nomor 100/01/124 tanggal 19 November 2012 perihal surat permohonan cuti kepada Gubernur Sulut yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa atas nama Bupati Minahasa, Gubernur menindaklanjuti dengan mengeluarkan surat kepada Bupati Nomor 100/3646/Sekr tanggal 23 November 2012 perihal penjelasan pemberian cuti kampanye bagi Pejabat Negara. ‘’Jadi sangat jelas bahwa surat tersebut bukanlah surat edaran Gubernur kepada Kepala Daerah sebagaimana yang didalilkan

Selalu Ada Yang Heboh Pembina Presiden Komisaris Komisaris Presiden Direktur Direktur

Beruntung aksi nekat pasien yang menderita sakit demam tersebut tak menimbulkan luka serius. Informasi resmi yang dirangkum POSKO menyebutkan, Sabtu (12/1) sekira pukul 10.00 Wita, Serfi yang kala itu terbaring sakit di ruangan Irina C, meminta kepada istrinya membelikan silet. Ia pun beralasan mencukur kumis yang sudah memanjang. Istrinya langsung mengambil

uang dan mencari warung. Saat kembali, silet itu diserahkan kepada korban. Beberapa menit kemudian, istrinya mulai curiga saat melihat posisi tidur suaminya tak seperti biasa. Dimana selimut yang biasa menutup hanya sampai dipinggang kini sudah ditarik menutupi leher. Istrinya pun langsung menarik selimut itu. Kaget dan panik, saat dilihatnya leher serta pakaian

suaminya itu sudah bersimbah darah. Ia pun meminta pertolongan dokter bertugas di ruangan itu. Dengan cepat, tim medis melakukan pertolongan untuk merawat luka sayatan pisau di lehernya. Istrinya pun bingung dengan tindakan nekat suaminya itu tanpa alasan jelas. Diduga kuat korban nekat lantaran sakit dideritanya tak kunjung sembuh.(tr-03)

tepatnya di Desa Muntoi Kecamatan Passi Barat, pada Sabtu (12/1) malam sekitar pukul 20.00 wita. Informasi dirangkum wartawan koran ini menyebutkan, di malam naas itu, kedua korban mengendarai kendaraan bermotor tanpa menggunakan pelindung kepala alias helm. Begitu juga dengan motor Suzuki mereka kendarai, baru berumur dua hari dan masih menggunakan plat DB sementara. Entah bagaimana, dalam perjalanan tersebut, tiba-tiba keduanya sudah ditemukan warga dalam

kondisi mengenaskan dengan tengkorak kepala remuk, di ujung desa Muntoy berbatasan Desa Inuai. Menurut salah seorang saksi mata, yang juga pengendara mobil ketika diwawancarai wartawan koran ini, beberapa saat sebelum mendapati lokasi kejadian, dirinya sempat berpas-pasan mobil truck. “Abis baku lewat dengan truck, kita kage dapa lia korban yang so terjatuh di di tengah jalan,” ujar sumber sembari meminta agar namanya tidak di korankan. Sumber sendiri, baru melakukan perjalanan menuju

Kotamobagu dari kota Manado. Sementara itu, Kapolsek Passi AKP Saiful Tammu mengatakan, kedua korban mengalami luka serius di bagian kepala, sehingga meninggal di tempat kejadian perkara. “Berkasnya sudah di serahkan ke Satuan Lalu Lintas Polres Bolmong. Dan untuk masyarakat, kami menghimbau jangan mengganggap remeh penggunaan helm, sebab menyangkut nyawa pengendara saat sedang kendaraan di jalan raya,” ujar Tammu.(bam)

berusia 31 tahun ini seperti dilansir Us Weekly. “Saya selalu memujanya dan kami akan tetap menjadi teman baik.” Tak hanya kehilangan sang kekasih, Spears juga dikabarkan harus mengembalikan cincin tunangan seharga US$90 ribu atau setara dengan Rp875 juta. Trawick sendiri adalah mantan

manajer Spears. Ia dan Spears mulai berpacaran pada tahun 2009 dan akhirnya melamar sang kekasih dua tahun kemudian. Kini, perjalanan cinta keduanya pun harus kandas di tengah jalan. Hubungan Spears dan Trawick terbentur karena masalah anak. Spears dikabarkan ingin menambah

momongan, sementara Trawick berpikir sebaliknya. Dalam pernyataannya, Trawick mengaku masih mencintai Spears. “Saya menyayangi dan menghargainya serta anak-anaknya serta kami akan tetap berhubungan dekat selamanya,” ujar Trawick.(b8)

Pemohon, melainkan surat penjelasan atas apa yang dimohonkan,’’ terang Talumepa penuh keyakinan. Hal yang serupa juga terjadi atas Wali kota Manado dan Wakil Wali kota Manado yang juga menyampaikan/mengajukan permohonan cuti kepada Gubernur Sulut yakni Nomor 850/LT.08/ BKD/1418/2012 Tanggal 20 Nopember 2012, yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah atas nama Wali Kota Manado dan telah ditindaklanjuti Gubernur dengan mengeluarkan/ menyampaikan surat kepada Wali Kota Manado dan Wakil Wali Kota Manado Nomor 100/3645/ Sekr tanggal 23 November 2012 perihal penjelasan pemberian cuti kampanye bagi pejabat negara. ‘’Sekali lagi ditegaskan bahwa ini bukanlah surat edaran melainkan surat penjelasan,’’ tegas Talumepa sembari menambahkan bahwa materi dan substansi dari surat Gubernur ini adalah penjelasan pemberian cuti bagi pejabat negara, yang didasarkan pada pasal 79 ayat 3 huruf c UU Nomor 32 Tahun 2004, dan pasal 61 ayat 4 PP Nomor 6 tahun 2005, yang menyatakan bahwa Pejabat Negara yang menjadi Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dalam melaksanakan kampanye tidak menggunakan fasilitas jabatan dan harus melaksanakan cuti di luar tanggungan negara. ‘’Dari pasal ini jelas bahwa yang dapat mengajukan dan diberikan ijin cuti kampanye adalah Pejabat Negara yang menjadi Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah,’’ jelasnya.

pasal 61 ayat 3 PP No. 6 Tahun 2005 dengan tegas menyatakan bahwa Pejabat negara, pejabat struktural dan fungsional dalam jabatan negeri, dan kepala desa dilarang membuat keputusan dan/ atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon selama masa kampanye. Dengan demikian berdasarkan ketentuan perundang-undangan tersebut, permohonan ijin cuti kampanye Bupati Minahasa (sebagai Pejabat Negara dan bukan menjadi Calon Kepala Daerah dan Wakil kepala Daerah) melalui Surat Nomor: 100/01/124, tanggal 19 Nopember 2012 kepada Gubernur, tidak dapat diberikan Gubernur atas nama Menteri Dalam Negeri, sebagaimana dijelaskan dalam Surat Gubernur Sulawesi Utara No. 100/3646/ Sekr, tanggal 23 Nopember 2012 Tentang penjelasan Pemberian Cuti Kampanye bagi Pejabat Negara. Menurut Talumepa, mekanisme surat jawaban Gubernur tersebut sudah sesuai aturan main yang seharusnya. Bahkan hal ini diperkuat dengan penjelasan Kasubdit Pejabat Negara Ditjen Otda Kemendagri Drs. Soekotjo, pada beberapa kali koordinasi dan konsultasi via telepon (antara 1023 November Tahun 2012) maupun konsultasi langsung pada tanggal 26 November Tahun 2012, menegaskan bahwa yang menjadi acuan tetap pada pasal 79 ayat 3 huruf c, antara lain yang harus mengajukan ijin cuti kampanye adalah Pejabat Negara yang menjadi calon kepala daerah atau wakil kepala daerah. Juga pada pasal 80 UU No. 32 Tahun 2004 dan pasal 61 ayat 3 PP No. 6 Tahun 2005 dengan tegas menyatakan Pejabat negara, pejabat struktural dan fungsional dalam jabatan negeri, dan kepala desa dilarang membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon selama

masa kampanye. Hal serupa juga sama persis dengan penjelasan Pejabat Panitera Pengganti pada Mahkamah Konstitusi RI Saiful Anwar SH, dalam konsultasi langsung via telpon yang dilakukan Pemprov Sulut pada tanggal 26 Nopember 2012, menjelaskan bahwa pasal 79 dan pasal 80 UU No.32 tahun 2004 sampai saat ini masih berlaku, belum dihapus, dan karena itu masih tetap menjadi acuan yuridis dalam kampanye Pemilukada. Dijelaskan pula tahun 2005 ada permohonan judicial review atas beberapa pasal, termasuk pasal 79 dan 80 UU No.32 Tahun 2004 terhadap UUD tahun 1945, yang diajukan oleh Biem Benjamin. Mahkamah Konstitusi RI melalui Putusan Perkara Nomor: 006/PUU-III/2005, tanggal 19 Mei 2005, pada akhirnya memutuskan tidak dapat menerima dan menolak permohonan pemohon tersebut. Terkait bahwa ada Peraturan KPU No. 14 tahun 2010 dalam pasal 47 ayat 2 bahwa ketentuan menjalani cuti diluar tanggungan Negara berlaku juga bagi Pejabat Negara yang tidak menjadi calon kepala daerah dan wakil kepala daerah tetapi ikut melaksanakan kampanye bagi salah satu pasangan calon. Bahwa secara yuridis, pasal 47 ayat 2 Peraturan KPU No.14 Tahun 2010 ini tidak dapat dijadikan dasar karena bertentangan dengan pasal 79 ayat 3 huruf c dan pasal 80 UU No.32 Tahun 2004 dan pasal 61 ayat 3 PP No.6 Tahun 2005. ‘’Setelah pasal 47 ayat 2 Peraturan KPU No.14 Tahun 2010 tersebut dikonsultasikan langsung ke Ditjen Otda Kemendagri dan Mahkamah Konstitusi, serta kepada Sekjen KPU (via telepon), semuanya memberikan penjelasan bahwa aturan operasional/pelaksanaan (Peraturan KPU), tidak boleh bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi (PP dan UU). Sehingga dengan demikian Peraturan KPU No. 14 Tahun 2010 tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk ijin kampanye bagi Pejabat Negara yang tidak menjadi calon kepala daerah dan wakil kepala daerah,’’ tukas Talumepa mantap. Menyangkut dalil pemohon poin 12.1.6 yang menyatakan bahwa Gubernur Sulut melalui tim sukses pihak terkait mengumpulkan Hukum Tua (Kepala Desa) dan melakukan kampanye terselubung adalah dalil yang tidak benar dan bertentangan dengan fakta dimana Gubernur tidak pernah mengumpulkan para Hukum Tua, melainkan para Hukum Tua tersebut-lah yang datang ke kediaman pribadi Gubernur secara sukarela/inisiatif untuk menyampaikan dan mengeluhkan berbagai persoalan terkait dengan kemajuan pembangunan, khususnya pertanian dan infrastruktur di Kabupaten Minahasa yang selama 10 tahun belakangan ini tidak ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Minahasa. Merespon kondisi tersebut, Gubernur berdasarkan kewenangan dalam PP No. 19 Tahun 2010 jo PP No.23 Tahun 2011 tentang Tatacara Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah Pusat di Wilayah Provinsi, melaksanakan kewenangannya dengan memberikan pembinaan terhadap para Hukum Tua (Kepala Desa) tersebut, tentang bagaimana upaya meningkatkan produktifitas pertanian dan perkebunan di desa masingmasing untuk kesejahtaraan rakyat. Dalam pertemuan

Dalam UU Nomor 32 Tahun 2004 dan PP Nomor 6 tahun 2005, serta peraturan terkait lainnya, tidak ada pasal yang mengatur Pejabat Negara yang tidak menjadi calon untuk dapat mengajukan cuti kampanye dalam Pemilukada. Justru dalam pasal 80 UU nomor 32 Tahun 2004 dan

Penerbit: PT Minahasa Cemerlang Alamat: Manado Post Centre, Manado Town Square Blok B No. 14/15 Manado Telp: (0431) 855558, 855559 E-mail: redaksi@poskomanado.com, E-mail Iklan: iklanposko@yahoo.com : Dahlan Iskan : Imawan Mashuri : Suhendro Boroma, Marlon Sumaraw : Urief Hassan, : Hairil Paputungan

Website: www.poskomanado.com Perwakilan: Graha Pena Surabaya, Jl Ahmad Yani No. 88 Telp (031) 8287999; Jakarta: Graha Pena Jakarta, Jl Kebayoran Lama 17 Jakarta Selatan Telp: (021) 5349205

Pemimpin Redaksi /Penanggungjawab : Amrain Razak Redaktur Pelaksana : Waldy Mokodompit Koordinator Liputan : Fauzi Permata, Alexander Mellese Dewan Redaksi : Hairil Paputungan, Amrain Razak, Waldi Mokodompit, Fauzi Permata, Alex Melesse, Rosita Karim, Mekar Salindeho

Konsultasi...

sebaiknya pentingkan dirimu dan keluarga ketimbang orang lain. Mulailah punya niat benahi rumahmu. Oh ya rajin olah raga pagi ya.

JAWAB: Anda Shio Kuda. Amatanku jodohmu belum terlihat

yang sekarang cuma teman tapi mesra yang penuh dengan emosi, gejolak darah mudamu yang bisa berdampak negatif. Karirmu bisa bagus cemerlang bila di luar Manado.

Indra (20-an), ayah dan anak warga sekampung korban. Penganiyaan berdarah itu terjadi di kompleks tempat tinggal korban dan tersangka, Minggu (13/1) sekira pukul 11.20 Wita. Informasi dihimpun harian ini menyebutkan, Robby yang kala itu dalam keadaan mabuk mendatangi tempat main kartu di ujung lorong tak jauh dari rumahnya. Ditempat itu ada beberapa warga sedang asyik bermain kartu, termasuk dua

tersangka. Rupanya, gaya serta nada bicara korban yang saat itu sudah mengundang emosi, juga pisau dipegangnya mulai diayunayunkan, tak dapat diterima oleh Nan dan Indra. Saat itu juga kedua tersangka yang duduk tenang langsung naik pitam dan memukul Robby. Perkelahian pun terjadi hingga membuat daerah sekitar menjadi panik. Entah siapa yang duluan, tiba-tiba saja pinggang Robby bocor ditembus mata pisau. Tak

hanya itu, kepalanya pun robek saat mencoba menghindar dari terjangan pisau. Warga sekitar bergegas melerai perkelahian itu agar tidak berlanjut hingga memakan korban jiwa. Bersimbah darah, korban lansung dibawa warga ke RS Kandou Manado untuk menjalani perawatan medis. Menurut informasi keluarga korban, kasus ini belum dilaporkan ke pihak kepolisan. (tr-03)

Ketua Team Pemenangan MaRon for Mitra 2013. Ketika tiba di Kecamatan Ratahan, kemacetan pun terjadi akibat ribuan massa pendukung MaRon terus bertambah. Melihat kondisi ini, MaRon pun merespon dengan arif yang bertujuan untuk tidak mengurangi rasa kenyamanan warga. Karenanya, agar jalanan tidak macet, didampingi istri tercinta Ny Merry Rondunuwu-Rumbay, MaRon memutuskan untuk berjalan kaki sambil menyalami warga yang tumpah-ruah di pinggiran jalan menyambut akan kedatangan putra asli Mitra itu. Kemudian setelah macet berkurang, sang Bakal Calon (Balon) Bupati Mitra yang dikenal murah senyum itu, kembali menaiki kendaraan “Rambo”—kendaraan modivikasi Toyota Hardtop—untuk melanjutkan perjalanan. Setibanya di Markas PDIP Mitra pada sekitar pukul 12.00 Wita, MaRon langsung disambut Frangky Wongkar, Koordinator Penjaringan Balon PDIP Mitra. Politisi senior Banteng Sulut itu pun langsung menjelaskan persyaratan, serta ketentuan dalam pengisian formulir pendaftaran, seperti SKCK dan surat keterangan berbadan sehat tanpa narkoba. “Batas waktu pengurusannya sampai 16 Januari pekan depan,” jelas Wongkar

sembari menambahkan per tanggal 12 Januari sudah ada 6 balon yang mendaftar. Wongkar juga mengatakan calon bupati nanti dari PDIP tidak mutlak dari Ketua DPC PDIP, atau kader PDIP semata. “Sebagai partai nasionalis kami terbuka kepada siapa pun yang mendaftar dan memenuhi persyaratan, termasuk terhadap dr Maxi Rondonuwu,” kata mantan aktifis LBH Sulut ini. Setelah menerima formulir, MaRon memberikan sambutannya di hadapan pengurus serta Tim Penjaringan PDIP. Dalam isi sambutannya MaRon menyampaikan banyak-banyak terima kasih kepada pihak PDIP, yang telah menerima kedatangannya sekaligus memberikan formulir pendaftaran. “Kalau tidak jadi diusung PDIP, sudah menjadi komitmen saya untuk tidak akan berpindah ke partai lain, dan tidak akan mencalonkan diri di Pemilihan Kepala Daerah Mitra,” tegas birokrat yang sehariharinya adalah Kepala Dinas Kesehatan Sulut ini. Usai memberikan sambutan dihadapan pengurus PDIP Mitra, MaRon secara langsung juga menyampaikan sambutan kepada massa pendukung yang memadati depan kantor PDIP Mitra. “Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pendukung dari

seluruh Desa dan Kelurahan serta Kecamatan di Mitra, yang pada saat itu menyempatkan diri hadir. Saya juga mohon maaf bagi masyarakat Ratahan, dikarenakan telah diusik kenyamanannya akibat konvoi massa yang tadi sempat memacetkan jalan,” tutur figur low profile yang simpatik ini. Saat kembali ke kediaman, MaRon dikunjungi Ferry Wowor—Ketua Olly Dondokambey Center (ODC) Sulut—yang sempat berbicara kepada massa yang hadir bahwa ODC Sulut kagum dengan jumlah pendukung MaRon. “Menurut monitoring yang kami lakukan, MaRon adalah merupakan kandidat dengan massa dan pendukung terbanyak. MaRon layak diusung menjadi Bupati oleh PDI-Perjuangan,” kata Wowor. Bersyukur telah menjalani proses awal untuk pencalonan sebagai kepala daerah Mitra nanti dengan lancar dan penuh sukacita, MaRon bersyukur kepada Tuhan bahwa dirinya bisa beroleh kesempatan ini. “Dan saya terharu, karena keinginan saya mengabdi untuk Mitra mendapat dukungan penuh dari rakyat Mitra. Saya juga berterima kasih kepada semua pihak, baik di Mitra mau pun di mana saja, yang telah memberi dukungan bagi saya. Semoga Tuhan selalu bersama kita semua,” pungkas MaRon.(*)

Filipina. Ditemui harian ini kemarin (Minggu,13/1) di ruang IRDM rumah sakit Prof kandou Manado, nampak terlihat lima warga ini di tempatkan di ruangan khusus untuk menjalani perawatan intensif. Baldae salah satu korban yang mengetahui bahasa indonesia menceritakan awalnya mereka hingga terdampar di laut Sulawesi. Awal bulan Desember 2012, ia mengatakan, perahu yang biasa digunakan keluarganya melaut dipersiapakan. Baik makanan

dan minuman telah dikumpulkan untuk beberapa hari yang akan datang. Perahu pun bertolak malam hari ke tengah lautan. Kirakira seminggu mencari ikan, tibatiba perahu yang digunakan mereka terombang-ambing saat dihantam badai. Badai itupun menerpa hingga beberapa hari. Perahu pun rusak, dan tak bisa terkontrol lagi. Terombangambing hingga satu bulan lamanya, Baldae mengaku hanya meminum air laut untuk menghilangkan rasa lapar.

Bahkan anaknya Belsami yang masih berumur dua tahun ikut pula menyantap air laut. Itu dikarenakan bekal mereka telah habis dan terbuang sewaktu dihantam badai. Hingga akhirnya mereka terdampar di laut Sulawesi dan bertemu dengan Roni (30-an) nelayan asal Amurang, yang menjadi malaikat penolong mereka. Roni menghubungi warga selanjutnya diberitahukan kepada tim Basarnas dan pihak kepolisian. (lyp/tr-03/tr-05)

ini, dari pengakuan Reandi (41) melaporkan kasus ini ke Polresta Manado mewakili Bank BNI, modus tersangka dengan cara memasang Cell Center palsu di ATM tersebut, guna meyakinkan para nasabah bahwa ATM mengalami kerusakan. Begitu nasabah mengambil uang, ATM mengalami kerusakan. Saat itulah pelaku mulai melancarkan aksinya. Korban akan menghubungi Cell Center milik tersangka, tidak merasa

curiga korban akan memberikan nomor PIN kepada tersangka. Tersangka yang baru akan menjalankan aksinya, duluan di ketahui petugas ATM karena tertangkap CCTV, tak berselang beberapa lama setelah ada korban yang melaporkan kejadian tersebut ke Pihak Bank, dibantu polisi menangkap tersangka ditempat kejadian. Kapolresta Manado, Kombes Pol Amran Ampulembang melalui Kasat Reskrim Kompol Nanang

Nugraha modus tersangka menjalankan aksinya, dengan membuat kartu ATM korban tertelan dalam mesin ATM. Begitu korban menghubungi Call Center palsu, tersangka meminta nomor PIN. Selanjutnya bergegas tersangka kembali ke ATM tersebut dan mengambil uang korban. “Tersangka masih menjalani pemeriksaan untuk pengembangan kasus ini. Kemungkinan masih ada pelaku lainnya,” ucap Nanang.(tr-02)

bersamanya, aku malah mendapat siksaan mental dan fisik. Aku selalu mendapat “hadiah” darinya yang membuat tubuhku selalu “berwarna’ setelahnya. Semakin lama aku semakin tidak sanggup. Saat kutahu aku hamil lagi, kuputuskan untuk lari dari rumah suamiku dan kembali ke rumah orang tuaku. Orang tuaku menyambutku dengan tangan terbuka dan mereka tidak pernah menanyakan bagaimana aku selama ini karena dengan melihat yang ada di tubuhku mereka tahu tanpa harus bertanya lagi. Aku menyesal karena pernah tidak mengindahkan peringatan orang tuaku.. aku sangat sedih jika

mengingatnya. Tapi sekarang aku hidup bahagia bersama mereka dan menunggu kelahiran anak ke2 ku. Tapi saat kebahagian ada dihadapanku, suamiku muncul dengan tekanan-tekanan yang dia buat seolah-olah aku meninggalkannya karena tidak sanggup hidup susah dan sebagainya.. sampai-sampai pihak keluarga dari suami membenciku.. mereka tak pernah menganggap aku dan anakku lagi… tapi hal ini membuatku semakin yakin untuk tidak memberitahukan kehamilanku ini. Saat ini orang tua ku memberikan aku waktu untuk berfikir apakah harus melanjutkan pernikahanku atau secepatnya memproses perceraianku, karena orang tuaku

tidak ingin mereka dianggap mempengaruhiku. Sekarang aku bingung harus bagaimana… aku sudah dianggap menelantarkan suamiku.. walaupun ingin rasanya aku membela diriku dan memperlihatkan perbuatan suamiku tapi aku tidak mungkin membuka auratku dimuka umum untuk membuktikannya.. aku hanya menyimpan fotofoto bekas ‘hadiah’suamiku di handphone ku. Pembaca.. tolong masukannya atas apa yg kualami sekarang ini bila memang aku harus bercerai dari suamiku… bagaimana cara agar aku bisa terlepas dari ingatan dan gangguannya dalam kehidupanku.(nn/why)

tanah kosong yang ada pohon seri-nya, saat saya balik badan, ada sinar merah yang mendekati saya dan lamakelamaan terlihat sosok wajah perempuan dengan mata yang

putih semua. Sontak saya langsung terbangun dengan napas terengah-engah dan badan saya tidak bisa digerakan hampir 15 menit seperti ketindihan. Pas saya tanya ke pembantu teman saya yang tau hal-hal mistis, dia bilang itu kaya pesan aja supaya saya gak

buang sampah sembarangan karena waktu SD saya suka buang sampah sembarangan. Tapi anehnya setelah mimpi itu saya jadi bisa ngerasa, denger dan melihat hal-hal mistis (walau agak jarang). Keesokan malamnya saat saya di kamar dengan lampu

yang dimatikan, saya melihat sosok perempuan setengah badan (hanya pinggang sampai kepala) dengan rambut panjang ada disamping lemari baju saya (nyata sekali). Sontak saya langsung bangun dan lari keluar kamar dan tidak pernah tidur di kamar saya itu lagi.(nn/why)

tersebut tidak ada pembinaan ataupun arahan Gubernur yang terkait dengan pemenangan calon tertentu dalam Pemilukada Minahasa. Justru dalam pertemuan tersebut, dalam kaitan proses demokratisasi Pilkada di Minahasa, Gubernur menghimbau agar para Hukum Tua dan masyarakat desa agar dapat menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, menghadirkan suasana pemilukada

yang sejuk dan demokratis. Gubernur juga menghimbau jangan karena Pilkada kemudian merobek sendi-sendi persaudaraan dan kerukunan masyarakat Sulawesi Utara. ‘’Dengan demikian tidak ada halhal ataupun aturan yang dilanggar dalam pertemuan para Hukum Tua (Kepala Desa) tersebut dengan Gubernur. Dalildalil Pemohon tersebut sangatlah tidak berdasar, bahwa pelaksanaan Pemilukada

Kabupaten Minahasa Tahun 2012 tidak ada terjadi pelanggaran terstruktur, sistematis dan massif seperti yang didalilkan Pemohon sehingga tidak ada pengaruhnya terhadap hasil penghitungan perolehan suara Pemohon dan tidak ada alasan Pihak Terkait di diskualifikasi/digugurkan sebagai pasangan calon dalam Pemilukada Kabupaten Minahasa Tahun 2012. Pelaksanaan Pemilukada Kabupaten

Minahasa Tahun 2012 telah berjalan dengan baik sesuai dengan asas LUBER JURDIL sebagaimana yang tercantum dalam peraturan-perundangundangan yang berlaku. Maka dengan demikian dalil Pemohon haruslah ditolak,’’ tandas Talumepa yang langsung mendapat aplaus luar biasa dari para peserta sidang sebagai tanda membenarkan apa yang dibeberkan pria berpostur tubuh besar ini. (rin)

jenuh, coba bertahan dengan geser meja kerjamu menghadap utara. Keuangan mulai ok. Saranku

Mabuk... POSKO, MANADO – Lantaran mabuk, Robby Kawonal (42) warga Kelurahan Tanjung Batu, Lingkungan I, Kecamatan Wanea, kini terbaring tak berdaya di rumah sakit Prof Kandou Manado. Pengangguran ini, ditikam pisau badik yang bersarang di kepala dan pinggang kanannya. Tersangkanya NP alias Nan (40-an) dan IP alias

MaRon... RATAHAN— Prosesi doa 5 pemuka agama dalam ibadah singkat menghadirkan sukacita dalam diri dr Maxi R Rondunuwu DHSM, sebelum mengawali misi mulianya untuk mengabdi bagi Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sabtu (12/1) akhir pekan lalu. Sukacita ini kemudian menghadirkan keyakinan dan kepercayaan diri untuk mendaftar di PDIP, supaya menjadi calon Bupati Mitra lewat partai yang selalu berpihak kepada rakyat ini. Saat menuju Sekretariat DPC PDIP Mitra—dari Desa Esandom Kecamatan Tombatu Timur ke Desa Lowu Kecamatan Ratahan—MaRon diringi konvoi massa berkekuatan ribuan pendukung dengan menggunakan motor dan mobil, yang tak hentihentinya meneriakkan kata “Hidup MaRon”. Sejumlah Tokoh Masyarakat Mitra turut mendampingi, seperti Herman Tulandi (Ketua Lansia GMIM Mitra), Julius Tololiu (Tokoh Pembentukan Kabupaten Mitra), Pdt Herman Latuihamalo (Rohaniawan GMIM), Ustad Masri Asla (Tokoh Muslim dari Tumbak), Hendra Paat (Ketua Solidaritas Pemuda Silian Raya), Pdt DR Revly Pesak (GPdI) serta Arie Boseke yang merupakan

Lima... POSKO, MANADO – Lima warga Filipina berhasil dievakuasi tim basarnas Sulawesi Utara (Sulut) bersama kepolisian di lautan Sulawesi, menimbulkan banyak pertanyaan. Mereka adalah Dulsing (50), sang istri Muldaya (40) dan anak lelaki (Jinjianji), menantu Baldae (20) serta cucu Belsami (2) merupakan satu keluarga tinggal di pesisir pantai di Desa Siasi,

Bobol... POSKO, MANADO—ER alias Erico (29) warga bukit Golf Blok B 3 no 7 Kelurahan Sungai Panas Kota Batam Propinsi Riau, diringkus buser Polresta Manado. Tersangka terlibat kasus pembobolan ATM BNI di Toko Queen Mart Jalan Martadinata Paal Dua Kecamatan Paal Dua, Jumat (11/1) sekira pukul 21.00 Wita. Informasi dirangkum harian

Suami... hati.. sekarang aku lagi hamil anak yang ke-2.. melalui situs ceritacurhat.com ini aku ingin menceritakan kegundahan hatiku. AKU dan suamiku sedang dalam proses perceraian dan sudah 4 bulan ini kami pisah rumah. Suamiku sama sekali tidak tahu soal kehamilanku yang ke-2 ini. Kuakui suamiku ini adalah pilihan yang salah. Karena cinta aku meninggalkan orang tua dan memilih tinggal bersama suami dalam susah maupun senang. Akan tetapi saat

Mimpi...

Jodoh Belum Terlihat

PENANYA: Mastin L

Redaktur: Rosita Karim, Ni Nyoman Sariningsih, Mekar Salindeho; Reporter: Suprianto Daerah: Caren Pandeiroth (Minahasa), Wenly Kawengian (Minahasa Tenggara), Yefta Tololiu (Minahasa Selatan), Bambang Hermawan (Bolmong), Saleh Nggiu (Tomohon), Lily Paputungan (Bitung), Rahman Ismail (Minahasa Utara), Depson Lolaroh (Sitaro), Nanang Kasim (Bolmut), Hendra Damopolii (Bolsel), Budi Mamonto (Boltim) Sekretaris Redaksi: Zakia Tawil. Artistik & Perwajahan: Indra Sudrajat (Koordinator). Manager Marketing, Produksi & Sirkulasi: Arthur Maliangkay. Manager Iklan: Victor Andries. Posko Media Promo: Jan Ch. Ban, Manager Keuangan: Marlin Tamauka. Staf Pemasaran Koran: Rachma Mokodongan, Arianti Sasamu, Anadoyo Kanggar, Donny Sumenda, Taufik Bawoel, Ronny Tahumingge. Staf Iklan: Asmarani Langanawa, Danuri Setiawan, Slamet Supriadi, Paulus Serang, Dade Putong. Design Iklan: Zulkifly Palamani; Paste: Reagen Mantiri. Staf Umum: Daniel Marcus. Ombudsman Manado Post Group: Drs Max Rembang MSi, Haris Kai S.IK, Hinca IP Pandjaitan SH MH.


ADVERTORIAL

SENIN, 14 JANUARI 2013

CMYK

CMYK

CMYK


Visi Pemkab Bolmong : Terwujudnya Bolaang Mongondow yang Berbudaya, Berdaya Saing, dan Sejahtera. @rt: Vicky_Nomba

SENIN, 14 JANUARI 2013

Personil Ditambah, Pos Perbatasan Perlu Digiatkan POSKO, BOROKO — Agar dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maka warga meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmut dapat mengoptimalkan kembali pos perbatasan yang ada di Kecamatan Pinogaluman dan Kecamatan Sangkub. “Kami berharap agar kiranya Pemkab Bolmut dapat mengoptimalkan PAD Bolmut melalu pos-pos perbatasan yang ada dengan menambah personil penjagaan, jika perlu 1x24 jam, sebab banyak kendaraan yang lalu lalang yang bisa dimintai retribusi,” ujar Supriadi warga Pinogaluman. Ditempat terpisah Kepala Dinas Perhubungan, Parawisata, Komunikasi dan Informasi (Dishubparkominfo), Jacomina Moningka Mamuaja SPd, menegaskan jika pihaknya tentunya sangat merespon apa yang menjadi aspirasi masyarakat tersebut, namun demikian kekurangan personil yang akan ditempatkan dilapangan menjadi salah satu kendala yang ada. “Tentunya apa yang menjadi aspirasi masyarakat ini ingin diwujudkan, namun demikian kekurangan personila yang akan ditempatkan dilapangan menjadi salah satu kendala yang kami hadapi,” ujar Mamuaja. (nak)

Bolmong Jadi ‘Sarang’ Togel Pemkab dan Polisi Jangan Diam

Presidium Pemekaran Bolteng Rampungkan Berkas POSKO, BOLMONG — Presidium pembentukan Kabupaten Bolmong Tengah (Bolteng), Selasa (8/1), menggelar pertemuan di Desa Ibolian, Kecamata Dumoga Timur. Pertemuan tersebut untuk menindaklanjuti harapan warga Dumoga Bersatu untuk berpisah dari Kabupaten Bolmong. Dikatakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolmong, Febrianty Walalangi, dalam waktu dekat ini pembentukan Kabupaten Bolteng akan segera diparipurkaan di Kantor DPRD Bolmong. “Sementara itu kami juga akan segera melengkapi berkas dan didaftarkan di DPR RI,” ujar legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Dumoga ini. Sementara itu, anggota presidium Piet Kemur mengatakan akan berupaya agar kelengkapan berkas berupa persyaratan pembentukan kabupaten selesai pada Kamis (10/1) besok. “Kami juga akan membawa kelengkapan berkas ini ke Departemen Dalam Negeri (Dapdagri),” ujar Piet. Hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Bolmong Yanny R Tuuk, Mantan Bupati periode 2001-2006 dan 2006-2011, Marlina Moha Siahaan (MMS) serta anggoat DPRD dari Dapil Dumoga, Camat, Sangadi dan tokoh-tokoh masyarakat. (bam)

Mokoagow Minta Bupati Evaluasi Kinerja SKPD POSKO, BOLSEL — Guna menunjang kinerja dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolsel, Bupati H Herson Mayulu SIP terus diminta masyarakat untuk melakukan evaluasi terhadap jajarannya. Sebab, selang 2012 lalu, ada banyak pekerjaan yang dinilai amburadul, seperti pekerjaan jalan yang banyak menuai masalah maupun pekerjaan proyek fisik lain yang seharusnya dapat menunjang kebutuhan masyarakat. “Pak Bupati harus berani mengambil sikap tegas. Sebab, kalau dibiarkan, maka itu akan berimbas pada masyarakat. Karena banyak pekerjaan yang dinilai amburadul. Mulai dari pembuatan jembatan maupun normalisasi sungai yang banyak menuai masalah, akibat pekerjaan yang tidak sesuai bestek,” ujar salah seorang warga asal Pinolosian Iwan Mokoagow. Hal senada dikatakan oleh tokoh masyarakat, Usman Liputo. Menurutnya, memang sudah selang dua tahun kepemimpinan Bupati, ada banyak hal yang selalu dipuji baik masyarakat maupun pemerintah diluar Bolsel. Namun, itu tidak menutup kemungkinan kalau pembangunan di Bolsel sudah maksimal. Karena masih banyak pembangunan yang harus diperhatikan, yang belum menyentuh ke masyarakat. “Saya juga ikut memantau kinerja pemerintahan. Memang masih ada beberapa juga yang perlu dievaluasi oleh pak Bupati. Karena, ada beberapa juga SKPD yang kemungkinan belum menguasai tupoksinya. Sehingga memang perlu pengawasan dari pak Bupati,” tutur Liputo. Sebelumnya, Bupati H Herson Mayulu SIP menyatakan, tetap pihaknya akan melakukan evaluasi kinerja SKPD. Namun, masih menunggu sampai proses pemilihan Wakil Bupati (Wabup) selesai. “Saya tetap akan melakukan evaluasi kierja dari SKPD melalui mutasi dan rotasi. Namun, nanti selesai pemilihan Wabup,” tegas Mayulu. (hen)

Bantuan ke Petani Harus Merata POSKO, LOLAK — Bantuan ke petani dari Pemkab Bolaang Mongondow diminta merata. Hal ini disampaikan salah satu petani asal Solimandungan I Kecamatan Bolaang Gelo Paputungan. Kepada harian ini, Gelo menjelaskan, bukannya dia dan teman-temannya, tidak pernah menerima bantuan dari pemerintah daerah, justru untuk pertama kalinya, kelompok tani yang menaunginya mendapat bantuan pemerintah di tahun 2012 silam. “Saya berterima kasih kepada Pemkab, karena telah memberikan bantuan benih padi kepada kelompok tani kami yang berjumlah 15 orang. Meskipun, ini menjadi pertama kalinya kami mendapat bantuan dari pemerintah,” ujar Gelo. Diapun meminta kepada pemerintah, agar pembagian bantuan harus dilakukan secara merata. Artinya, pemberian bantuan jangan hanya kepada orang atau kelompok tertentu, agar semua masyarakat petani merasakan dampak dari pembangunan. “Kalau merata, sekaligus akan meningkatkan kesejahteraan petani secara bersamaan. Makanya bantuan yang nantinya akan disalurkan diharapkan tanpa pilih kasih,” tukasnya. Pengalaman pertamanya mendapat bantuan tahun lalu, membuat pria ini dan kelompoknya merasa gembira. Itupun menurut Gelo, bantuan datang setelah salah seorang anggota DPRD Bolmong, memperjuangkan nasib mereka. “Torang bersyukur ada wakil rakyat yang peduli. Kami berharap juga, bantuan bisa diberikan kepada petani yang lain, yang belum pernah mendapatkan bantuan,” imbuh Gelo yang mengaku sedang mengurusi tanaman padi miliknya. (bam)

MARAK: Peredaran Togel di wilayah Bolmong kian tak terkendali. Masyarakat mempertanyakan keseriusan Pemkab dan Polisi. (foto:ist)

Awasi Peredaran Barang di Pasaran Disperindag Juga Minta Partisipasi Masyarakat POSKO, BOLMONG — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bolmong mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam pengawasan barang yang beredar di pasaran. Hal ini disampaikan Kepala Disperindag Bolmong George Tanor kepada sejumlah wartawan. Menurutnya, dengan se-

makin terbukanya pasar nasional sebagai akibat dari proses globalisasi ekonomi, maka pengawasan barang harus lebih ditingkatkan. Hal itu untuk menjamin peningkatan kesejahteraan masyarakat serta kepastian mutu dan keamanan barang yang diperoleh di pasaran. “Sangat disadari tugas pengawasan tidak semata men-

jadi tugas dari pemerintah, tapi juga sangat diharapkan peran serta masyarakat untuk mengawasi barang yang bisa dijual dan tidak bisa dijual dipasaran,” ujar Tanor, akhir pekan kemarin. Lanjutnya, pengawasan ini juga dapat dilakukan lewat lembaga swadaya masyarakat yang menangani perlindungan konsumen sebagaimana diatur dalam per-

aturan pemerintah nomor 59 tahun 2001 tentang Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat. “Pengawasan tersebut dapat memberikan kepastian mutu dan jaminan atas produk yang dikonsumsi. Sehingga tercipta perlindungan keamanan, keselamatan dan kesehatan bagi masyarakat,” tandasnya. (bam)

BOS Bolsel Dicairkan Tanpa LPJ POSKO, BOLSEL — Pemakaian dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) yang tidak disertai dengan hasil pertanggungjawaban dana BOS oleh pihak sekolah yang berlaku saat ini dinilai sarat penyimpangan. Pasahnya, ternyata kendati sudah sering mendapat penegasan dari pihak Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) namun pihak sekolah masih ada juga yang belum memasukkan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) penggunaan dana BOS 2012.

Kepala Bidang Dikdasmen DikporaBolsel, Raga Ramli saat dikonfirmasi baru-baru ini mengatakan, masih banyak sekolah yang belum memasukkan SPJ penggunaan dana BOS sejak awal 2012 lalu. Sementara disatu sisi, pihak Dikpora tidak dapat melakukan penahanan pencairan dana BOS khususnya ditriwulan sebelumnya. “Dana BOS sudah langsung dikirim oleh Dinas Diknas Propinsi selaku pengelolah dana BOS ke rekening masing-masing

sekolah. Dinas Diknas di daerah tidak dapat menahan pencairan dana BOS karena dana BOS harus dicairkan, tidak boleh tidak,” kata Ramli. Lanjutnya, untuk sedikit mengendalikan pertanggung jawaban dana BOS ini dapat dilakukan oleh sekolah, pihak Dikpora mengeluarkan kebijakan bahwa tiap pencairan dana BOS triwulan berjalan, sekolah harus menyertai surat pengantar yang dikeluarkan oleh Diknas. “Surat pengantar ini dibawa oleh sekolah untuk

pencairan dana BOS di bank. Namun ada saja alasan dari pihak sekolah, bahwa SPJ akan dimasukkan belakangan. Ya kami ikuti karena dana BOS itu harus cair,” terang Ramli. Sedikitnya diatas 10 sekolah belum memasukkan SPJ penggunaan dana BOS. Meski pemakaian dana BOS ini mendapat pengawasan langsung dari inspektorat darah. “Padahal sudah diimbau tapi ya sampai sekarang ini belum dimasukkan,” tutupnya. (hen)

Dana KBR Tidak Transparan POSKO, BOLSEL — Meski realisasi kegiatan program Kebun Bibit Rakyat (KBR) tahun anggaran 2012 lalu akan memasuki masa penanaman, belakangan muncul adanya ketidak harmonisan antara pengurus anggota kelompok penerima dana KBR. Sebagian besar mereka mengeluhkan tidak transparannya pengelolaan dana pengadaan bibit pohon. Sumber yang diperoleh menyebutkan, diawal pencairan dana KBR senilai Rp 50 juta perkolompok ini, komunikasi diinternal kelompok penerima dana tersebut tidak terjalin baik.

Hal ini lebih disebabkan karena tidak transparannya pemakaian dana KBR untuk pengadaan bibit pohon yang diusulkan dari masing-masing kelompok. “Yang tahu kemana uang itu digunakan dan berapa jumlah uang yang terpakai, hanya ketua dan bendahara. Sementara torang sekretaris dan anggota sama sekali tidak dilibatkan,” ungkap sumber ini. Menurut sumber, tidak terbukanya pemakaian dana KBR ini sangat rawan terjadinya penyimpangan. Pihak anggota harus diarahkan untuk mengurusi

bibit yang sudah ada sementara pengelolaan anggaran sama sekali tidak pernah dilaporkan kepada anggota kelompok. Boleh jadi, ditengara kuat persolan ini dapat terjadi pada kelompok lain penerima dana KBR. “Hal ini sudah dilaporkan ke dinas, tapi belum ada realisasinya bahkan cenderung didiamkan,” ungkap sumber. Sementara itu, pendamping program KBR dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Pemda Bolmong Selatan, Fahri Lasabuda SHut, saat dikonfirmasi mengatakan, pelaksanaan program KBR yang sudah

berjalan hampir setahun ini dapat dikatakan berjalan dengan baik. Sedikitnya 15 kelompok penerima dana KBR dengan rincian sekitar 25 ribu bibit tanaman tahunan atau buah-buahan yang diusulkan oleh kelompok, sudah memasuki masa pemeliharaan. Dan direncanakan tahun ini, melalui program lanjutannya yakni penanam bibit di perkebunan milik kelompok. “Sejauh ini tidak ada keluhan seperti itu sampai ke kami. Kami memang lebih fokus pada pendampingan teknis di lapangan,” kata Fahri. (hen)

BPBD Buka Kontak Layanan Bencana POSKO, BOLMONG — Cuaca tidak menentu yang terjadi selang beberapa pekan terakhir, menjadi tanda awas bagi masyarakat Bolmong. Terlebih daerah ini memiliki beberapa titik rawan banjir dan tanah longsor, seperti di Kecamatan Lolayan, Dumoga Bersatu dan Poigar maupun warga yang tinggal dibantaran sungai. Perlu diingat pula, sesuai data yang ada dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Propinsi Sulawesi Utara, bulan Januari dan Februari curah hujan cukup tinggi,

sehingga pihak BMKG juga turut mengingatkan warga Bolaang Mongondow senantiasa siaga dan tetap waspada mengantisipasi kemungkinan adanya bencana yang tidak dapat diprediksi datangnya. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Djuhardi Damopolii SH, saat ditemui wartawan, kemarin, mengatakan, sejumlah titik rawan longsor di Bolmong seperti di jalur trans Sulawesi, di Kecamatan Passi Barat, Passi Timur dan Bilalang. Sehingganya ma-

syarakat dihimbau untuk tidak banyak beraktivitas di daerah rawan longsor tersebut. “Saat ini kami telah memasang papan peringatan bagi wilayah yang rawan bencana. Dan tentunya pemerintah senantiasa proaktif memonitor langsung kondisi dilapangan. Jika terjadi bencana diharapkan warga dapat menghubungi kontak layanan BPBD melalui ponsel dengan nomor 08567059320,” ungkap Djuhardi sembari menambahkan, ada empat titik di pesisir pantai Bolmong yang rawan abrasi pantai.

Yakni pesisir pantai sangtombolang, pantai lolak, pantai bolaang, dan pesisir pantai bolaang timur. Sementara itu dalam beberapa kesempatan saat melakukan kunjungan pemerintah, Bupati H Salihi B Mokodongan selalu menghimbau masyarakat, untuk senantiasa waspada terhadap terhadap bencana yang bisa terjadi setiap saat. Bupati berharap agar warga juga memperhatikan papan peringatan yang telah dipasang pemerintah melalui BPBD Bolmong di daerah titik rawan bencana. (bam)

POSKO, LOLAK — Perjudian jenis Toto Gelap alias Togel, kian marak perkembangannya di Kota Lolak yang merupakan Ibukota Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Bahkan aparat kepolisian terkesan tak mampu membendung perkembangan judi togel yang kini beredar terbuka dan tak lagi sembunyi-sembunyi. Peredaran togel bahkan juga marak di wilayah Kecamatan Bolaang, Bolaang Timur dan Poigar. Sejumlah warga desa Lolan yang ditemui wartawan koran ini bahkan, mengaku resah dengan peredaran judi togel. “Bagimana nyanda mo resah, sedangkan di satu lorong di desa Lolan ada dua agen penjual yang baku muka rumah,” jelas salah seorang warga desa Lolan.

Wargapun mendesak agar Mapolsek di beberapa wilayah kecamatan tersebut, dapat mengambil langkah tegas dan cepat untuk menghentikan peredaran togel. Termasuk juga aparat pemerintahan desa, kecamatan dan Kabupaten. “Aparat keamanan dan pemerintah jangan terkesan diam. Kalau perlu harus ada langkah konkrit untuk mencegah maraknya peredaran togel,” ujar Adriadi warga Lolak. Sementara itu, Kapolsek Lolak AKP Dadang Suhendra yang dimintai konfirmasinya menjelaskan, kalau pihaknya terus berupaya memberantas peredaran togel. “Kalau agen pengecer sudah berupaya diberantas. Hanya beberapa bandar berasal dari luar Lolak,” ujar Dadang. (bam)

Dekab Ikut Dukung Pembubaran RSBI POSKO, BOLMONG — Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Yusra Alhabsyi SE, ikut menyatakan dukungannya atas langkah Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah membubarkan Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI). Pasalnya, disampaikan Yusra, jika MK pastinya telah melakukan kajian mendalam soal keberadaan RSBI, yang dinilai tidak memenuhi unsur keadilan bagi seluruh anak Indonesia. “MK sudah mempertimbangkan aspek hukum, ekonomi, sosial dan rasa keadilan masyarakay Indonesia. Makanya langkah MK ini patut mendapatkan dukungan,” ujar Yusra yang juga ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bolmong. Selain itu ditambahkannya, pendidikan seharusnya menjadi kewajiban negara untuk menyelenggarakan secara merata dan tak pandang bulu. Sedangkan SBI sendiri dengan berbagai ketentuan yang telah di atur di dalamnya, ikut mencedarai semangat pendidikan tersebut. “Kami juga menghimbau agar Kementrian Pendidikan tidak lagi mencari celah di balik keputusan MK,” pungkas Yusra. Seperti diketahui, pasca keputusan MK yang membatalkan Pasal 50 ayat 3 Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menjadi dasar pembentukan RSBI, keberadaannya dihapuskan dalam penyelenggaraan pendidikan di Indonesia. Pun begitu, berhembus kabar jika sejumlah sekolah bekas RSBI dan SBI masih mencari celah untuk meminta dana kepada orang tua murid dengan berbagai alasan untuk penyelenggaraan pendidikan. (bam)

Mayulu Buka Kegiatan Kema Bakti Pemuda Posigadan POSKO, BOLSEL — Bupati Kabupaten Bolsel, membuka secara resmi kegiatan kema bakti pemuda tingkat Kecamatan Posigadan Bolsel, pada Sabtu (12/01) akhir pekan lalu. Acara ini sendiri dirangkaikan dengan hari ulang tahun kecamatan Posigadan yang ke-10 serta menjalin silahturahmi dan mempererat ukhua islamiah dalam menjalin dinamika kehidupan yang religius. Acara ini pula turut disponsori oleh KNP dan Mahasiswa asal Posigadan. Turut hadir semua pimpinan SKPD, anggota Dekab Bolsel, para sangadi dan ratusan masyarakat serta pemuda se-kecamatan Posigadan. Bupati dalam sambutannya menyatakan, bahwa kegiatan ini penting sebagai refleksi 10 tahun perjalanan pemerintahan kecamatan Posigadan yang telah banyak mengalami kemajuan. “Khusus kepada generasi mudah untuk dapat menghindarkan diri dari pengaruh kehidupan atau pergaulan bebas dan obat-obat terlarang,” ujar Bupati dalam sambutannya. Lanjutnya, kegiatan ini harus mampu membangun silahturahmi dengan mengisi kegiatan ini agar dapat melahirkan ide-ide dan karya-karya yang produktif. Begitu juga dengan mahasiswa sebagai agen pembaharu untuk itu jadilah motivator dan bertindak cerdas. Selain itu, kepada pemerintah dan masyarakat, bahwa pembangunan tetap dijalankan secara bertahap, olehnya masyarakat diminta tetap bersabar dan mendukung pemerintah. “Kalau persoalan Wakil Bupati saat ini sudah dimasukan kepada ke DPRD Bolsel sejak November dan saat ini prosesnya sedang berjalan,” tutup Mayulu. (hen)


SENIN, 14 JANUARI 2013

Jadi Sasaran Urban, Angka Kemiskinan Naik P O S K O , KOTAMOBAGU — Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Kotamobagu, Ir Hardi Mokodompit ME, menilai peningkatakan angka kemiskinan menjadi bagian dari konsekuensi sebuah kota. Kenaikan angka kemiskinan ini bukan berarti masyarakat Kotamobagu bertambah miskin. Tetapi, bisa saja para pendatang yang Ir Hardi Mokodompit memilih menetap di kotamobagu, belum memiliki pekerjaan tetap atau banyak yang belum memiliki rumah tinggal permanen. “Bagi pemerintah, disatu sisi ini menunjukkan kotamobagu makin menjadi daerah sasaran. Baik pengusaha, pedagang, usaha kecil dan menengah dan sebagainya. Disisi lain, memang kita harus siap untuk membuka lapangan pekerjaan baru,” kata Hardi. Sekadar diketahui, angka kemiskinan di kotamobagu perlahan mulai naik. Data dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menyebutkan, angka kemiskinan mencapai 10 ribu jiwa. “Inilah yang kami sebut dampak makin tumbuhnya pembangunan di kotamobagu, sehingga banyak orang yang datang ke kotamobagu bahkan banyak yang memilih menetap,” sebut Zulfi. (zip)

Dituduh TUKANG SANTET, Warga Tabang SUMPAH POCONG Suasana Mencekam, Polisi Ikut Diserang P O S K O , KOTAMOBAGU — Mobil patroli milik aparat kepolisian Polres Bolmong, ringsek dilempari warga Desa Tabang Kecamatan Kotamobagu Selatan, Minggu (13/1) sore, kemarin sekitar pukul 16.30 wita. Kedatangan mobil patroli Polres sendiri lantaran menerima laporan Andok Hasan (48), warga setempat, lantaran rumahnya menjadi bulan-bulanan pelemparan oleh warga sekitar pada selang beberapa hari terakhir. Informasi yang berhasil dirangkum wartawan koran ini menyebutkan, pelemparan rumah Andok dilakukan warga lantaran di duga, Andok merupakan dukun santet di wilayah tersebut. Bahkan, Andok pada Minggu (13/1) sore kemarin sekitar pukul 15.30 wita di desak warga untuk melakukan sumpah pocong, meski prosesi sumpah tidak ikut membuat andok memakai kain kafan.

Aparat Polres Bolmong, Siaga di Desa Tabang

Tahun Ini Prioritas Perbaikan Drainase POSKO, KOTAMOBAGU — Salah satu persoalan yang dihadapi Pemerintah Kota Kotamobagu setiap tahun, yakni drainase, terutama ketika musim penghujan tiba, air meluap dan acap kali menimbulkan banjir, genangan air hingga ke rumah-rumah warga. Terkait in, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Ir Sande Dodo MT, mengaku dalam perjalanan Kotamobagu, khusus pembangunan infrastruktur masih difokuskan pada perbaikan maupun penambahan ruas-ruas jalan baru. “Jalan ini sangat mempengaruhi kegiatan pembangunan. Contohnya, kegiatan ekonomi. Saat ini tidak membutuhkan waktu lama dari perkebunan ke pasar, karena jalan sudah mulus dan lebar, beda kondisinya dengan yang lalu,” kata Sande. Meski demikian, tahun ini Sande mengaku pemerintah akan mulai fokus membangun drainase. Disebutkan, dari sekira 82 ribu meter panjang drainase, hingga 2012 ini sudah diselesaikan sekira 14 ribu meter atau baru sekira 17 persen (lihat grafis, red). “Tahun ini sudah disiapkan anggaran sekira Rp2 miliar. Itu untuk kegiatan rehabilitasi dan pembangunan drainase baru,” terangnya. Kekurangan tersebut, sering juga disampaikan Wali Kota Kotamobagu Drs Djelantik Mokodompit ME dalam setiap kesempatan, bahwa dari sekian banyak program pembangunan yang sudah dilakukan selama dirinya menjabat dan sudah bisa dinikmati masyarakat, ternyata masih banyak pula yang belum diselesaikan. “Baginya itu menjadi pekerjaan rumah tersendiri. Pekerjaan rumah itu pasti akan diselesaikan bila masyarakat masih memberikan waktu lebih banyak kepada pemerintah. Satu tahun terasa sangat singkat untuk menata Kotamobagu menjadi lebih baik,” ujarnya. Terkait prioritas jalan, diakui Djelantik itu menjadi nadi kegiatan perekonomian di Kotamobagu. “Kotamobagu beda dengan daerah lain, kita tidak punya sumber daya alam yang melimpah. Karena itu, jasa dan perdagangan menjadi pilihan utama untuk menggerakkan roda perekonomian. (zip)

Pengambilan sumpah pocong sendiri dilakukan di Masjid Al-Ikhlas di mediasi sejumlah tokoh adat, bahkan dalam sumpah Andok di depan masyarakat setempat, Ia rela menerima laknat dari Tuhan dan siap dijemput nyawanya, jika benar apa yang dituduhkan masyarakat. Usai prosesi sumpah yang dihadiri ratusan warga tersebut, sebuah mobil Dalmas datang untuk mencari tersangka pelemparan rumah Andok. Namun, aparat yang sudah mengantongi sejumlah nama yang diduga menjadi tersangka, justru dihujani dengan lemparan batu. Kaca depan, samping serta body kendaraan, ringsek. Polisipun memilih membawa kabur mobil dalmas tersebut. Camat Kotamobagu Selatan Umaruddin Amba mengatakan, bahwa pihaknya berjanji akan melakukan mediasi dengan yang menduga dan diduga sebagai dukun santet.

“Apalagi apa yang dituduhkan warga, memang sangat sulit untuk dibuktikan,” ujar Umarudin. Sedangkan kakak Andok sendiri, di depan wartawan dengan tegas membantah tudingan warga kepada adiknya. “Nyanda butul itu. Apalagi dia (Andok, red) so ba sumpah. Jadi sekarang torang minta pelaku pelemparan di tangkap aparat,” ujarnya. Sementara itu, kondisi desa Tabang sendiri masih mencekam, lantaran pihak keluarga Andok tidak terima atas tuduhan yang dialamatkan kepada adiknya. Sebaliknya, warga lainnya yang juga diduga pelaku pelemparan rumah Andok tidak ingin mereka ditangkap aparat. Tudingan ke Andok sendiri diduga hanya bermula saat seorang anak kecil berusia delapan tahun yang kerasukan, kemudian berbicara dalam bahasa mongondow dan menyebut Andok sebagai seorang dukun. (bam)

Pemkot-Dekot Sepakat Perjuangkan Nasib Honda ke Pusat POSKO, KOTAMOBAGU — Persoalan yang membelit pada pengurusan Nomor Induk Pegawai (NI) 13 tenaga honorer daerah (Honda) Kotamobagu, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) dan Dewan Kota (Dekot) Kotamobagu, berinisiatif untuk segera menindaklanjutinya ke pihak-pihak terkait. Ketua Komisi I Dekot, yang berencana akan mempertanyakan hal tersebut langsung ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). ‘’Persoalan honorer K1 memang merupakan persoalan nasional. Namun dari berbagai kosultasi yang baik yang sudah dilakukan eksekutif maupun dari yang kami dengar dari pemberitaan media massa tidak pernah mendapat jawaban pasti, persoalan apa yang terjadi sehingga seluruh honorer K1

Kerumunan Masa, Saat Sumpah Pocong Di Desa Tabang2

Kotamobagu harus diaudit ulang, maknya kami berinisiatif akan bersamasama dengan eksekutif untuk mempertanyakan kembali hal tersebut, “ terang Ketua Komisi I Jusran Mokolanut. Ditegaskannya juga, informasi yang pernah diperoleh soal ada indikasi adanya pihak-pihak yang mencoba menghambat penertiban NIP tersebut. “Kalau memang ada oknum-oknum yang sengaja menghambat penerbitan NIP, ya harus dibuka. Kasihan, ini karir dan hidup mereka. Kami hanya tidak menginginkan persoalan lama terjadi lagi,” tegas Jusran. Sebelumnya, Kepala BKDD Drs Nasrun Gilalom mengaku pihaknya akan terus memperjuangkan penertiban NIP tersebut. Dan bahkan jika diperlukan,menurut mantan camat kotamobagu selatan ini, pihaknya akan mengajak para honorer ke Jakarta (KemenPAN-RB dan BKN) untuk mendengar langsung penjelasan. (zip)

Andok Hasan Mengambil Sumpah, Untuk Membantah Tudingan Wargaa.

BRANI Akarabi Masyarakat Pontodon SIlaturahmi dan Bantu Pembangunan Masjid An-Nur P O S K O , KOTAMOBAGU — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara yang juga Ketua DPW Gerakan Pemuda Anshor, Benny Rhamdani (BRANI) Minggu, (13/1) kemarin, melakukan silaturahmi sekaligus memberikan bantuan untuk masjid An-Nur Pontodon satu. Bantuan berupa 50 sak Semen dan dana untuk Dua buah pengeras suara untuk Mushola, diserahkan kepada Sangadi Pontodon Satu, Goni Mokoginta dan tokoh masyarakat Pontodon. Pada kesempatan itu, BRANI mengatakan, sudah selayaknya pejabat dari Bolaang Mongondow yang bertugas di Provinsi untuk memakmurkaan daerah yang diwakilnya, ter-

masuk di antanya masjid. Apalagi, menurut BRANI saat ini masih banyak masjid di Kotamobagu kondisinya memprihtinkan. “Mudah-mudahan, bantuan ini bisa mempercepat pembangunan masjid An-Nur Pontodon,” ujar Brani, yang diketahui akan maju sebagai Wakil Wali Kota Kotamobagu meminta restu dari masyarakat Pontodon. Terkait ini, Dani Mokoginta, tokoh pemuda pontodon mengtakan, BRANI layak untuk papan dua. “Terserah Walikotanya Djelantik atau Tatong Bara, wakilnya Harus Benny Rhamdani,” kata Dani. Sementara itu, Sangadi Pontodo, G Mokoginta, mengaku senang dengan bantuan yang diberikan oleh BRANI. (zip/*)

SILATURAHMI: Suasana ketika kunjungan kemarin Inzet:Benny Rhamdani- (foto:ist)


Posko Manado  

Posko Manado, 14 Januari 2013

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you