Issuu on Google+

SELASA, 27 JANUARI 2009

KEROHANIAN

Dzikir Akbar Berjalan Aman PELAKSANAAN Minahasa berdzikir 2009 yang dipusatkan di Kabupaten Minahasa berjalan aman. Pantauan wartawan koran ini, dzikir 2009 yang dipusatkan di Mesjid Agung Al Fallah kelurahan Kampung Jawa dengan menampilkan Ustad Al Hapsi ikut dihadiri oleh ratusan umat muslim di daerah ini.“Hajatan dzikir ini merupakan evaluasi diri untuk meningkatkan amal ibadah dan meninggalkan hal yang buruk serta menggalakan perbuatan baik di Minahasa,” ujar pencetus dzikir 2009 Ir Alo Suryadi Suronoto. Menurut Alo saapan akrabnya, dzikir 2009 kali ini memiliki momentum khusus yang di dalamnya berisikan berdoa bersama agar warga di tanah Toar Lumimuut bisa terhindar dari bencana alam bahkan program Deng Mapalus Torang Batani berjalan bagus, pemilu legilsatif dan pilpres berjalan sukses serta perseteruan perang antara Israel dan Palestina bisa diakhiri dan masuk kemeja perundingan secara damai.“Insya Allah dengan berdzikir ini seluruh warga Minahasa akan terhindar dari berbagai persoalan yang bakal terjadi di tahun 2009 ini,” ungkap salah satu ketua Kadin Minahasa ini. Ikut hadir dalam acara yang diprakarsai oleh Koordinasi Majelis Talim tersebut, Sekretaris Daerah Drs Jan Soriton, Ketua MUI Syarifudin Dali, Ketua PHBI Karim Laidja, Imam Mesjid Besar Al Fallah Huzein Assagaf, Hj Nur Suronoto, Hj Salma Masloman ,Umar Masloman SH serta para tokoh masyarakat kampung Jawa. (old)

BPK

Bakal Periksa Pengelolaan Keuangan DALAM waktu dekat ini hasil pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Minahasa selang tahun 2008 lalu akan diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Hal itu diungkapkan langsung Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKAD) Drs Warouw Karouwan MSi. Menurut Warouw yang didampingi Kabid Anggaran Conny Muntu MSi, sesuai undang-undang, setelah habis satu tahun anggaran maka semua hasil pengelolaan keuangan daerah baik berupa pelaksanaan proyek maupun penggunaan dana anggaran bantuan pemerintah pusat yang tertuang dalam bantuan DAK, DAU, AdHoc serta bantuan bencana alam harus dipertanggung jawabkan.“Laporan pengunaan anggaran 2008 akan kami serahkan kepada BPK untuk diperiksa kemudian BPK akan turun langsung melihat kondisi hasil realisasi keuangan tersebut,” tegas Karouwan.(old)

Art: Amos Tempone

Pengangkatan Ego Belum Tuntas Banyak Pejabat Masuk Dok Didera Batas Usia Pensiun

PERLU TEKNOLOGI: Pengangkakatan eceng gondok masih dilakukan secara manual. Akibatnya hingga kini belum bisa teratasi karena tenaga manusia sangat terbatas.

Masih Menumpuk di Permukaan DAS TONDANO-Penuntasan pengangkatan eceng gondok (ego) di perairan DAS Tondano belum seratus persen teratasi, Halinidisebabkankarenamasih banyak sisa-sisa eceng gondok yang berada diperairan itu yang tumbuh lagi di permukaan danau seperti di lokasi Tolour dan Tasuka kecamatan Kakas. “Eceng gondok dipermukaan DAS Tondano belum seratus persen terangkat karena sisasisa eceng gondok cepat sekali berkembang,” ucap Rendy dan Inggrith warga Langowan. Menurut mereka, program SVR untuk menuntaskan eceng gondokjanganberhentiditengah

jalan sebab pertumbuhan eceng gondok sangat cepat sehingga diprediksikan pada tahun mendatang permukaan DAS Tondanokembaliakandipenuhi oleh eceng gondok tersebut. BupatiMinahasaDrsStevanus Vreeke Runtu mengatakan, pengangkatan eceng gondok

dari DAS Tondano tetap dilakukan. “ Tahun lalu eceng gondok sudah 95 persen terangkat dari permukaan DAS Tondano bahkan setiap jumat seluruh pegawai dan elemen masyarakat ikut berpartisipasi terjun ke DAS Tondano ,” ungkap Vreeke. (old)

TONDANO-Tahun 2009 ini ada beberapa pejabat esselon dua bakal masuk gudang alias pensiun. Data yang diperoleh wartawan koran ini, adapun para pejabat yang memasuki usia pensiun adalah Sekretaris daerah Drs Jan Soriton DEA, Assisten tiga Drs Max Mantiri, Kepala Dinas Kehutanan Ir Jurnal Malla serta 50 lebih pegawai yang tersebar di 17 SKPD. “Sepengetahuan kami tahun ini para pejabat ini sudah memasuki usia pensiun,” ujar salah satu pejabat di lingkungan Pemkab Minahasa. Menurutnya seharusnya usia batas pensiun haru diterapkan Bupati agar kinerja mereka dapat terukur sebab dimasa usia

pensiun tersebut kualitas mereka mulai menurun. “Bupati harus secepatnya mengganti pejabat yang masuk usia pensiun sesuai dengan UU nomor 43 tahun 1999 tentang usia pensiun 56 tahun karena masih banyak pejabat baru yang lebih kredibel,” ungkapnya. Bupati Minahasa Drs Stevanus Vreeke Runtu saat dimintai keterangan oleh sejumlah wartawan membenarkan bahwa batas usia pensiun sesuai ketentuan umum adalah 56 tahun namun dapat diperpanjang dua kali dalam setahun. “Memang ada pejabat di Minahasa yang masuk usia pensiun namun perpanjangan jabatan seorang pejabat birokrat merupakan wewenang Bupati bahkan setiap tahun tetap dilakukan evaluasi,” tegas SVR. (old)

CMYK

CMYK

24

Manado Post,


Manado Post, SELASA, 27 JANUARI 2009