Issuu on Google+

HAPPY BIRTHDAY

ATTENTION

Issue

BEST WISHES FOR:  2010 1 Mei : Binsar Simanjuntak IP 5 Mei : Yessicca Ruth M Sitanggang ANI

Divisi Musik mengajak teman-teman yang rindu untuk membagi talentanya lewat menciptakan lagu rohani. Silakan menghubungi Icha (085693346351) atau email ke victorideolisa@yahoo.com. Lagu akan dijadikan sebagai salah satu koleksi dalam Buku lagu Symphony of Praise PMK FISIP UNPAD.

Mei 2011

2009 16 Mei : Lisbet AN 2008 11 Mei 14 Mei 21 Mei 26 Mei 2007 20 Mei 20 Mei 23 Mei 25 Mei

: Ray Mandasena HI : Yohana Indah L S ANI : Enni sartika Saragih IP : Lucky Kristian ANI

: Sunarno Duar Nagani Simanjuntak AN : Mario Quintin Immanuel IP : Rafael Fernando ANT : Aldiman Fransius AN

Divisi MedFo masih mengundang temanteman untuk membagikan karyanya berupa tulisan yang akan kita publish di blog PMK FISIP UNPAD. Email kita ke pmkfisipunpad@yahoo.com atau temuin kita langsung.

“You're not getting older, you're getting better.”

Selamat menempuh Ujian Akhir Semester! Tuhan beserta kita. Samuel

Johnson, "integrity without

knowledge is

weak and useless, and knowledge without integrity is dangerous and dreadful.”

24

LOOK INSIDE! Pribadi yang Berbeda P.2

Dari MedFo

PROFIL Pengurus P.7

Shalom.. “Terimakasih”, itu lah kata pertama yang cukup mewakili apa yang dirasakan MedFo saat ini. Terimakasih buat Tuhan Yesus atas motivasi dan teladanNya yang sangat banyak menginspirasi MedFo untuk semakin berkreativitas. Terimakasih buat semua jemaat PMK FISIP UNPAD dan khusunya para kontributor artikel untuk setiap edisinya. Edisi terakhir ini mencoba untuk menegaskan kembali bahwa setiap kita unik adanya. Jangan takut untuk menunjukkan siapa kamu sebenarnya, karena kamu punya Tuhan Yesus, Allah yang besar; your truly Motivator. Kamu terlahir sebagai Pribadi yang Berbeda, teman! (bos)

any direction you choose.

History

PELITA Issue 23 Mei 2011

PMK FISIP UNPAD

this issue

You have feet in your shoes. You can steer yourself

Pondok Orange, Ciseke Jatinangor www.pmkfisipunpad.blogspot.com Phone : +6285220955981

BULETIN PMK FISIP UNPAD

Rp. 1.500

Happy Graduation for those who celebrate!! God be with you. Seuss-isms Dr Seuss, "you have brains in your head.

PELITA

Dialah Bote yang telah “memilih” untuk menjadi Pribadi yang Berbeda pada zamannya. Hingga sosoknya dapat dikenang oleh generasi berikutnya. (P.5)

XTRA Kenali siapa Teman relasi kita P.6

PRIBADI YANG BERBEDA Aku berbeda karena aku diciptakan unik. Aku memilih untuk tidak menyia-nyiakannya. Kamu? Menurut Wikipedia, dalam penggunaan umum, kata “pribadi” mencakup suatu orang atau benda tertentu dari sebuah kumpulan. Sampai dengan abad ke-15, bahkan dewasa ini, dalam bidang statistik dan metafisika, pribadi berarti “tidak dapat dibagi”, dan biasanya menggambarkan benda bilangan/numerikal apapun yang tunggal, namun kadang berarti “seseorang”. Sejak awal abab ke-17, istilah “pribadi” menunjukkan keterpisahan, yakni individualisme. Sementara, kepribadian merupakan keadaan atau sifat individu; yaitu seseorang yang terpisah atau berbeda dari orang lain dan memiliki kebutuhan, tujuan dan hasratnya sendiri.

apa itu perbuatan-perbuatan atau tingkah laku yang berakibat kepada dosa. Anak kecil juga masih mudah mengampuni dan melupakan kesalahan orang lain yang diperbuat kepadanya (tidak mendendam) dan banyak hal lainnya yang harus kita tiru dari perbuatan seorang anak kecil. Mereka berani menampakkan siapa mereka sebenarnya. Sedangkan dalam Matius 25 ayat 14-30, perumpamaan tentang talenta. Kita sebagai pribadi yang berbeda dengan dunia ini haruslah mengetahui talenta apa yang kita miliki, yang Tuhan anugerahkan kepada kita untuk kita pergunakan demi kemuliaan Tuhan. Jangan kita biarkan talenta yang Tuhan telah berikan kepada kita terbuang percuma. Maka pergunakanlah talentamu itu untuk membuat pribadimu menjadi berbeda dengan orang lain.

Di seluruh dunia tak ada manusia yang tidak memiliki kepribadian, di setiap kepribadian terdiri dari pribadi manusia yang satu yang membedakannya dengan yang lain. Apakah pribadi kita bersandar pada dunia, atau apakah pribadi kita berbeda dengan dunia. Istilahnya, kita memiliki pribadi yang berkenan kepada Tuhan, dimana setiap tingkah laku kita yang kita Dari pernyataan-pernyataan diatas, kita merujuk tunjukkan ke orang lain haruslah berdasarkan firman pada bagaimana pribadi kita yang seharusnya, sebagai “Pribadi Yang Berbeda”. Teladan yang Tuhan. paling kita kenal adalah Tuhan Yesus sendiri, Ada tertulis pada kitab Lukas 18:17, “Aku berkata bagaimana kehidupan pribadiNya kepada Allah, kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak Bapa dan pribadiNya terhadap sesama manusia menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, yang dijelaskan dalam Alkitab. Dia menunjukkan ia tidak akan masuk ke dalamnya.” Dalam kutipan ayat pribadi yang sangat berbeda dengan pribadiAlkitab tersebut jelas bahwa pribadi kita harus di pribadi dunia pada umumnya. Dari hal-hal ibaratkan seperti anak kecil, yang masih polos dalam tersebutlah kita belajar untuk menjadi “Pribadi menghadapi segala sesuatu (tidak ada yang Yang Berbeda”. (afs) disembunyikan), mereka masih belum mengerti benar


LOOK INSIDE!

PELITA [2]

PRIBADI YYAAN NG G BBEERRBBEED DAA

“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna”.

Saat dihadapkan dengan kata “pribadi yang berbeda” yang terlintas di benak saya adalah menjadi pribadi yang “unik dan asing” di tengahtengah lingkungan. Unik dan asing berkaitan dengan menjadi tidak serupa atau tidak terbawa masuk ke dalam cara berpikir dunia. Menjadi pribadi yang unik dan berbeda merupakan konsekuensi kita sebagai seorang Kristen. Ketika kita dihadapkan dengan pertanyaan apa artinya menjadi orang Kristen? Apa yang akan terfikirkan di benak kita, apakah kita hanya akan berfikir orang Kristen itu adalah orang yang setiap hari minggu beribadah, yang rajin baca dan menghafalkan Alkitab, yang rajin berdoa atau orang yang sudah dibaptiskan? Semua itu memang benar, tapi di balik itu, hal terpenting menjadi seorang Kristen adalah kita dituntut untuk menjadi seorang yang unik dan berbeda yang membuat orang lain mengerti dan melihat bahwa kita adalah seorang Kristen anaknya Allah. Tapi yang menjadi pertanyaanya adalah Bagaimana kita bisa mem-

perlihatkan kepada orang bahwa kita adalah anak Allah? Memperlihatkan identitas kita sebagai anak Allah adalah berbicara tentang perbuatan. Kita harus mampu berbuat, bertindak, ataupun berkata selayaknya seperti Tuhan yang kita sembah, membuat orangorang melihat bahwa di dalam diri kita ada Yesus yang memimpin. Misalnya saat seseorang memilih suatu jalan yang memang sudah menjadi tradisi, tetapi kita tahu kalau jalan itu adalah jalan yang salah. Maka kita harus mampu dan berani membuat keputusan untuk memilih jalan lain, jalan yang benar sesuai kebenaran Allah yang mungkin akan membuat kita terlihat asing dan berbeda dari orang lain. Konkritnya, mungkin kita biasa menitip absen yang sudah menjadi lumrah, mencontek yang sudah menjadi budaya, belum lagi dengan ucapan kasar dan kotor. Kita sebagai mahasiswa Kristen yang

dipimpin oleh Allah, seharusnya tidak larut dalam kebiasaan itu, kita harus mampu menjaga integritas kita di lingkungan kampus. Di saat kita tidak kuliah, sudah seharusnya memang kita tidak mengisi absen (ya katakan ya, tidak katakan tidak), di saat ujian kita harus mampu bekerja sendiri dan hanya mengandalkan Tuhan tanpa meminta bantuan sana-sini. Menerapkan teladan Allah dalam kehidupan kita memang bukanlah suatu hal yang mudah, terkadang kita harus melawan kebiasaan yang dilakukan “manusia”, melawan keinginan daging kita bahkan harus berani melawan arus dunia. Seperti yang tertulis di dalam kitab Roma 12:2, dari ayat tersebut menegaskan kepada kita bahwa kita harus mampu menjadi pribadi yang berbeda dari dunia, kita harus mampu berubah seturut dan sesuai dengan kehendak Allah. “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini”, pernyataan itu tidak bermaksud kalau kita tidak boleh bergaul dengan “dunia”. Pada saat kita bergaul dengan dunia, kita harus mampu mempertahankan kepercayaan kita dan tidak boleh berubah menjadi sama seperti dunia, meninggalkan nilai dan identitas kita sebagai seorang Kristen.

Berbicara tentang pribadi yang berbeda juga menyinggung tentang suatu “Perubahan”. Untuk menjadi pribadi baru yang berbeda, kita harus mau belajar untuk menanggalkan kehidupan lama kita dan mau bertumbuh sesuai dengan ajaran yang diberikan oleh Yesus Kristus. Karena disaat kita belajar untuk mengenal Kristus dan segala ajaranNya maka kita akan diperbaharui oleh Kristus sendiri dan kita akan mengenakan “manusia baru”, (Efesus 4:20-24). Menjadi pribadi yang berbeda, memang bukanlah hal yang mudah. Mungkin itu akan menghadapkan kita pada berbagai konsekuensikonsekuensinya. Di saat kita menerapkan apa yang terbaik menurut Allah, banyak tantangan yang mungkin akan kita alami seperti cemoohan sekitar kita atau bahkan kita ditolak oleh lingkungan kita sendiri. Tetapi, dibalik konsekuensi duniawi yang kita terima itu, kita pasti akan mendapat upah yang setimpal dari Allah. Dan pada saat yang tepat nanti, orang lain akan melihat perbuatan kita, melihat pribadi kita yang berbeda dari dunia sehingga mereka juga dapat diubahkan atas pilihan kita untuk tidak menjadi sama dengan dunia. Pada akhirnya, nayatlah kehadiran kita menjadi Garam dan Terang. (DP, Ilmu Pemerintahan 2007)

DU D U

PELITA [11]

DariUntukDenganUcapan

EYE ON IT Iman Mengalahkan Dunia (1 Yohanes 2: 16-17)

D : Trifani U : Sarita, Dessy, Anita DU : Kapankah hal itu terjadi pada kita? Semangat dlm doanya ya.. D : Sarita U : “orang” DU : Semangat ya!  D : Dita U : Tetty & Dorlan DU : Semangat buat risteknya, teman’’!! ^_^ D : Citra U : PMK FISIP 2010 DU : Acara kita tanggal 7-8 mei kan?? Haha =) (terimakasih sudah datang 2010! Salam hangat, Ben)

D : Fradinta U : PMK FISIP 2010 DU: Semangat dalam melayani!! ^_^

D : Anita U : Saudara KTB DU : Cemungut UASnya 

D : Jeremia Aruan U : Angkatan 09 &10 DU : Mari kita ikuti PKK.. Hargailah orang2 yg berjerih lelah untuk kita :) D : Imanuel Karo-karo U : Someone DU : I’ll waiting for you  D : Nando IP’09 U : Pemenang porang DU : Selamat yaa!! GBWU D : Sandi Erik Panjaitan U : Semua..!!! DU : Aku mangasihimu..

D : Irma U : Lily D : Ben Sinaga DU : Kuliah lw, jangan main- U : yang merasa main mulu.. DU : Hentikan rumor/gossip yee =] D : Lily U : Irma D : SDNS DU : Cari co ma! Ga bosen U : We All….*EFU jomblo terus :p DU : 1 Tes. 5:17

IT’S CRUNCHY! Ada seorang turis batak berkunjung ke Israel, menawar perahu mau keliling-keliling di danau galilea dan diberitahukan pemilik perahu harga sewanya $10/jam."MAHAL KALI, di danau toba negara awak Indonesia sewa perahu gak sampe segitu.” Pemilik perahu menjawab, "inikan di Israel, bukan di Indonesia. di danau inilah YESUS berjalan diatas air." Mendengar jawaban pemilik perahu itu, spontan turis tersebut pergi sambil merepet, "ooohh patut ma antong gabe mardalan pat YESUS najulo, alani arga nai sewa ni perahu di Galilea on! (PERHATIAN! BUAT YANG ROAMING, PEGANGAN SEJENAK. SILAKAN CARI DAN TEMUKAN KAMUS BATAK-INDONESIA DI PERPUSTAKAAN TERDEKAT)

Horas!! ƪ(‾ε‾“)ʃ

D : Hendrik U : Roslia Prima Agnes DU : Ciee yang lolos PMW 2011. Selamat ya! Semangat juga PKMnya. “Makasar Kita BISA!” D : HZ U : Wido, Binsar, Raja, Roni, Samuel, Joshua, Fander DU : Kembangkan talentanya ya untuk tetap memuliakan Tuhan. “Hossana in the highest…” D : Agnes Sinamo U : Erin, Citra, Yessica DU : Selamat UAS ya adek2.. Semoga sukses..dan selalu semangat dalam setiap hal!! God bless. D : Dessi Martini U : Irma & Ruth DU : Akhirnya terlaksana juga PA kita.. Sediakan waktu untuk PA selanjutnya ya...oya selamat UAS ya. Jangan lupa andalkan Tuhan dan persiapkan diri sebaik2nya :) GBU

Jason kecil dan keluarganya berkumpul dan makan malam bersama di rumah neneknya. Semua anggota keluarga sudah duduk mengelilingi meja makan. Ketika Jason mengisi piringnya dengan makanan, dia langsung saja makan. "Jason, jangan makan dulu ... kita semua harus berdoa bersama!" "Nggak perlu berdoa kok, Ma," kata si Jason. "Ohh ... kamu harus berdoa," kata ibunya. "Sebelum makan kita harus berdoa dulu, seperti di rumah kita." "Itu kan kalau di rumah kita," kata Jason. "Tapi sekarang ini kan kita di rumah Nenek, dan kalau Nenek yang masak udah pasti enak!" (⌣_⌣")

Sebab semua yang ada dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

“Dunia” di atas bukan berarti alam sekitar kita. Allah nggak pernah mengatakan bahwa duniadan isinya adalah musuh yang harus kita kalahkan. Sebaliknya di Mazmur dkatakan, “Tuhanlah yang empunya bumi serta isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya”. Pemazmur juga berkata, “langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala menceritakan pekerjaan tanganNya”. “Dunia” yang dimaksud 1 Yohanes 2:17 berarti kehidupan manusia dan masyarakat yang terpisah dari Allah. Kenapa? Karena mereka berpusat pada sesuatu yang melawan dan membenci Roh dan Kerajaan Allah. Mencintai dunia berarti saying good bye buat masa depan yang kekal dan memilih mencintai hal-hal yang fana. Jadi, gimana caranya mengalahkan dunia? Bukan dengan pendidikan, pengetahuan, teknologi yang canggih, tapi dengan iman. “Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita, Siapakah yang mengalahkan iman kita. Siapakah yang mengalahkan dunia selain daripada dia yang percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah?

(1 Yohanes 5:4). (mg-F!D)

The Music BUZZ Abandon | Forefront Records Rebbeca St. James | Beach Street Records Pelita edisi terakhir menghadirkan Abandon, Rock Band asal Texas dengan debut album terbaru “Control” dan Rebbeca, Christian Pop Singer dengan debut album terbaru “I will praise You”. Keduanya menyadari campur tangan Tuhan dalam perjalanan hidup mereka. (bos)


LIFE STORY

PELITA [10]

Q &A

PELITA [3]

Cause we are friends 

Tentang "Pribadi yang Berbeda" sontak aku terpikir tentang khotbah pendeta sewaktu aku pernah bergereja. Sorenya khotbah tersebut aku kirim ke semua kawankawan aku dan mendapat respon positif dari mereka. Sangat senang sekali rasanya ketika ada kawan yang terberkati karena SMS itu :)

Jadi, sewaktu itu sebenarnya menceritakan tentang "Hal Kekhawatiran" ( Lukas 12 : 22 - 34). Beberapa temanku agak bingung pertama ketika menerima sms dari ku yang berisikan bahwa Tuhan menginginkan kita menjadi seperti anak-anak. Di dalam perikop di atas, Tuhan menginginkan kita menjadi pribadi yang berbeda, pribadi yang tidak khawatir tentang apa pun yang akan kita makan atau kita kenakan pada hari esok. Nah loo, apa hubungannya dengan anak kecil? Kenapa mesti anak kecil? Nah, sekarang coba kita berfikir kebelakang, (kalau masih ingat) sewaktu kita kecil, apa kita selalu bertanya kepada orang tua kita tentang makanan esok? Atau apa kita pernah bertanya tentang keadaan finansial pada hari esok?

Anak kecil hanya tahu dan percaya bahwa orang tuanya akan mencukupi segala kebutuhannya. Dia nggak akan pernah peduli untuk segala sesuatu hari esok (dalam hal positif) seperti yang aku bilang tadi, dia nggak peduli karena di-“percaya” dan “bersandar” kepada orang tuanya. Nah, jika dianalogikan dengan kita, Tuhan pun ingin kita seperti itu. Tuhan ingin kita untuk tidak khawatir akan hari esok, Tuhan ingin kita bersandar dan percaya kepadanya. Setelah mendengar hal tersebut aku langsung menghubungkan dengan hal kehidupan sehari-hari. Mungkin yang paling dekat ketika aku pribadi menjalani kehidupanku sebagai anak kost. Hehehe.. Paling terasa ketika uang terlambat dikirim. Sadar atau enggak, Tuhan itu selalu punya cara untuk tetap menjaga kita. Ntah dari manalah jalannya. Tapi Tuhan selalu mencukupkan kebutuhanku. Tuhan nggak akan biarin aku kelaparan. Tuhan gak akan biarin aku jatuh sampai ke tanah. Mungkin soal uang terlambat dikirim itu adalah contoh paling kecil. Masih banyak lagi hal-hal yang tidak kita sadari bahwa “Tuhan cukup campur tangan”, misalnya dalam masalah keluarga, dalam ngerjain tugas, dalam perkuliahan atau apalah.

Nah, yang paling aku suka dalam hal kekhawatiran ini ketika aku menyanyikan lagu "burung pipit yang kecil" Ingat nggak tentang lagu, "burung pipit yang kecil dikasihi Tuhan, terlebih diriku dikasihi Tuhan".

Segala Puji dan Syukur hanya untuk kemuliaan Tuhan Yesus Kristus

Q:

yang memampukan tim Doa&Konseling PMK FISIP UNPAD sampai di PELITA edisi terakhir pada kepengurusan kali ini. Kiranya, semua solusi yang kita berikan selama ini bisa menjadikan kita sebagai pribadi yang mau belajar dari pengalaman sekitar. Buat temanteman yang sudah mempercayakan kita dengan pertanyaanpertanyaannya, kami ucapkan terimakasih. Semoga solusi kita lebih dari cukup ya untuk meringankan beban kamu. Imanuel

keluarga gw gak sebaik dulu. komunikasi dengan mereka

Q : “Hmm,

sebenarnya aku rada malu nanyain ini, tapi aku

butuh banyak masukan nih. Jadi, bisa dibilang aku suka sama

Aku harap dari hal itu aja temanteman udah bisa ambil kesimpulan, betapa Tuhan mengasihi kita. Semoga terberkati :) Citra Hutabarat, Administrasi Negara 2010

sekarang sudah sangat jarang. Gw jg sering me-reject kalo mereka lagi telepon gw, karena gw masih punya sedikit rasa kesal. tapi akhir2 ini gw pengen coba untuk memperbaikinya. Masalahnya

gw

belum

bisa

punya

keberanian

untuk

menghubungi mereka. kira2 apa yang harus gw lakuin?”

A: Dear Q, Dari cerita kamu, dapat disimpulkan bahwa kamu butuh pemulihan. Inti persoalan kamu adalah; kamu menyimpan rasa sakit, sehingga kepahitan dengan orang yang menyakiti kamu itu, which is keluarga kamu sendiri.

seseorang cowo yang notabene junior aku. Boleh tau konsep pacaran beda umur yang baik di mata Tuhan apa ya? apa mungkin aku yang cewe dan lebih tua dari dia yang cowo dan

Burung pipit yang nggak pernah nabur aja dikasihi Tuhan, dijaga Tuhan, konon lagi kita manusia ciptaannya yang SEGAMBAR dan SERUPA dengannya.

“Sudah hampir setahun hubungan gw dan semua anggota

masih muda bisa jadi teman hidup? lingkungan sekitarku sepertinya tidak mendukung nih” :(

A : Hello! Untuk kamu yang sedang galau ;p thanks untuk pertanyaannya. Jangan takut, ini ada beberapa poin yang mudahmudahan bisa ngejawab pertanyaan kamu: Pertama, Tuhan menghendaki laki-laki mempunyai pasangan yang sepadan; perempuan yang berfungsi sebagai penolong (Kej 2:18). Lalu… perhatikan ini, Pasangan yang tidak sepadan; yang tidak seiman (2 Kor 6:14). Sekarang, sebelum kamu melangkah untuk pacaran, pastikan kamu tau apa konsep pacaran yang benar dalam Tuhan. Punya tujuan untuk kedepannya, yakni mewarisi keturunan. Oke, kalau begitu, sekarang tentukan pilihan pasanganmu. Masalahnya, saat ini kita sudah tertipu dengan konsep gender yang sudah terkonstruksikan dengan budaya; bahwa laki-laki itu macho, kuat, berpostur lebih tinggi, dan segala hal yang mendukung pernyataan tentang kekuatan pria; termasuk usia. Ini karena stereotip yang mengatakan bahwa perempuan itu akan dilindungi oleh pria, maka pria yang lebih tua dianggap lebih kuat dan mampu memimpin. Padahal usia tidak bisa dijadikan ukuran kedewasaan seseorang. Yang penting adalah pstikan dia ada di dlm Tuhan! Cari dan pilihlah pria yang punya hati bijaksana karena dia akan menjadi pemimpin dalam rumah tangga ke depan. Oke, Semoga tidak ada kegalauan lagi yah.. Selamat melangkah..

Q yang baik, sadarilah bahwa setiap orang yang tidak bisa memaafkan pasti akan sulit untuk menerima kehidupan orang lain dalam dirinya. Bayangkan, jika perasaan ini terus tertimbun dalam hati, sementara yang namanya orang hidup pasti akan berhubungan dengan orang lain. So, all u have to do is: Seek God first. Kamu butuh kasih Tuhan. Semua orang, siapapun di dunia ini, nggak ada yang bisa mengasihi orang lain dengan sempurna. Janganlah berharap dengan orang lain. Kamu pasti kecewa. Tapi, Tuhan punya itu! Kasih-Nya sempurna. Ambil waktu, temui Dia, ungkapkan semuanya, minta Dia pulihkan hatimu. Yakinlah, itu rasanya ueenaak tenaan! Setelah kamu pulih, kamu akan lebih menerima segala sesuatunya. Karena perasaan sakit itu sudah diangkat. Nah, sekarang ketakutan kamu untuk memulai hubungan kembali dengan keluarga harus dihadapi. Kamu sudah terima kasih-Nya (yang sempurna itu). Kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan (1 Yoh 4:18). Jangan mau ditipu dengan perasaan sendiri yang membayang-bayangkan bahwa mereka tidak akan menerima kamu lagi. Percayalah pada kekuatan kasih! Sangat powerful, karena kasih bersifat kekal dan sampai hari ini belum ada yang bisa menandingi (1 Kor 13:8). Okay Q, selamat mencoba. Kamu bukan satu-satunya orang yang merasakan persoalan semacam ini; ada banyak sekali orang di dunia ini yang juga menghadapinya. Tapi, ada yang memilih untuk lanjutkan kehidupan dengan tanpa memikir pusing soal hubungan keluarganya dan hanya menunggu sampai suatu saat terjadi keajaiban. Ada juga yang memilih untuk buka “jubah keegoisannya”, digantikan dengan “jubah kasih” lalu berlari menuju keluarganya. Yang mana bagianmu? Pilihlah! Choice is yours! Tuhan berkati. (ean)


OPINI

In order to be irreplaceable one must always be different. Coco Chanel

PELITA [4]

do something. And I will not let what I cannot do interfere with what I can do. Edward Everett Hale

Ada sebagian di antara kita, yang mungkin, saat membaca PELITA ini merasa bahwa dirinya tidak dilahirkan sempurna, punya banyak kekurangan, sedikit prestasi atau bahkan sama sekali belum pernah membuat “breakthrough” sepanjang hidupnya. Mereka memiliki “mindset” bahwa “saya cukuplah seperti ini, menjadi second class people.” Bahkan, mereka melabelkan dirinya, sadar atau tidak sadar, menjadi kaum paria (kasta yang terbuang). But, wait! Kalo kita sungguh menyadari bahwa kita merupakan sebuah masterpiece dari Seorang Pencipta handal, maka naluriah rasanya kalo kita, saya, dan kamu meng-aminkan untuk menolak menjadi pribadi yang biasa-biasa saja; pribadi yang tidak mensyukuri anugrah dan karunia Sang Penciptanya. Kita haruslah menyadari, terutama saat kita berdampingan dengan lingkungan sekitar misalnya kelompok atau komunitas kita, bahwasannya kita mempunyai nilai dan bangga kalo kita berbeda dengan yang lain. Karena pada akhirnya, Johannes Leimena, R.W. Mongonsidi, Martin Luther King, Thomas Alfa Edison, Albert Einstein, dan banyak Great People lainnya adalah mereka yang menolak untuk menjadi sama dengan dunia. Dan berkata “Saya adalah Pribadi yang Berbeda”. (bos)

Febe, Hubungan Internasional 2007 “Tentu setiap orang diciptakan berbeda, tetapi berbicara mengenai “Pribadi yang Berbeda” bagi saya lebih merujuk pada perbedaan yang disebabkan adanya perubahan. Roma 12:2 mengajak kita untuk menjadi pribadi yang berbeda, yang tidak serupa dengan dunia. Contoh kecilnya nih, pas kemarin baca TL di Twitter, ada tweet: “Cowok ngerokok itu biasa, cowok nggak ngerokok itu baru luar biasa!” :) Ya, semacam itulah. No offense ya. He-he. Yang pasti, ini tidak ada hubungannya dengan “berlagak” suci atau berbeda. Contoh lain misalnya, kalau kata Bang Winner, “kamu itu mahasiswa biasa kalau cuma baca buku wajib yang disuruh dosen; anak Tuhan harusnya baca buku yang disuruh dosen ditambah buku-buku pendukung materi tersebut!” Ha-ha-ha.. Waktu denger ini, awalnya memang tertohok. Tapi, kalau dipikir-pikir, apa bedanya kita dengan orang lain kalau kita begitu-begitu aja? Buat apa kita ditebus? Status sebagai anak-anak Allah memang menyebabkan kita punya “tanggung jawab” lebih yang nantinya akan kita pertanggungjawabkan ketika kita berhadapan dengan Allah. Jangan hanya berubah kalau ada “maunya”. So pasti, perubahan itu memang tidak mudah dan malah kadang kala menyakitkan. Tapi, Tuhan pasti akan memampukan. Sekarang hanya tergantung kita, mau berubah tidak? Mau berbeda tidak? Lagipula, apa ruginya menjadi berbeda selama itu memuliakan Bapa di surga? :) Semua orang pasti punya masa lalu, tapi semua orang punya hak dan kesempatan untuk hidup baru. Jangan pernah menyombongkan diri kalau merasa kita lebih baik dari orang lain karena hanya Tuhan yang berhak menilai. In the end, masa mau sih hidupmu begitubegitu aja? Change now dan jangan lupa libatkan Tuhan dalam perubahanmu!”

SERBA-SERBI Tips menjadi Diri Sendiri

I am only one, but I am one. I cannot do everything, but I can

Bagi sebagian orang menjadi sama dengan dunia, itu hal biasa. Tapi lain halnya bagi mereka yang percaya bahwa mereka dilahirkan unik adanya dan berbeda dengan dunia. Bagi mereka yang berpandangan seperti ini, mereka menolak untuk menjadi “follower” dunia. Mereka menolak untuk menyia-nyiakan “gift” yang diberikan Tuhan padanya. Dan, mereka berjuang untuk melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda.

PELITA [9]

Meylia, Ilmu Pemerintahan 2008 “Setiap pribadi manusia dijadikan Tuhan berbeda dengan kelebihan dan keunikan masing-masing. Menjadi follower atau iri dengan orang lain berarti meragukan "hastakarya Tuhan". Ya, kalo aku sih, percaya diri aja. Minta tuntunan Tuhan untuk menjadikan diri sebagai pekerja bagi Tuhan bukan bagi orang lain yang terkadang hanya menyenangkan dunia, tapi Tuhan enggak.” Sarita, Hubungan Internasional 2009

Cobalahlah untuk menghargai diri kita sendiri dan mempelajari apa kelebihan dan kekurangan kita, sehingga kita bisa merasakan bawa kita dengan orang lain pasti sama, ada kelebihan ada juga kekurangan. Dan berikut ada beberapa tips supaya kita bisa mencoba mengenal diri kita sendiri dan belajar memahaminya:  Marilah menjadi yang berbeda

pribadi

"I am what I am: an

Jadilah diri sendiri yang berbeda dan unik. Setiap orang memiliki ciri khas dan karakter masing-masing. Hal ini menyiratkan bahwa, di satu sisi kamu memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain tetapi di sisi lain kamu juga mempunyai kekurangan dibanding orang lain. Jadi jadilah diri sendiri yang berbeda dan luar biasa.

individual, unique and

 Jangan menyesali diri

“Pribadi yang berbeda adalah pribadi yang mampu mengenal dirinya sendiri dan mengenal keberadaan Allah dalam dirinya. Kesadaran atas keberadaan Allah dalam dirinya itulah yang membedakan ia dengan dunia ini.”

different, with a lineal history of an ancestral promptings and urgings, a history of dreams, desires, and of special experiences, of all of which I am the sum total." Charlie Chaplin

Pada dasarnya kita adalah berbeda dengan orang lain, kita memiliki kelemahan dan kekurangan. Namun jangan sekalipun menyesalinya. Tak perlu repot membandingkan kekuranganmu dengan kelebihan orang lain. Karena disamping kekurangan, kamu juga punya potensi lain dan kelebihan. Dan jangan sampai kamu menempuh 'jalan pintas' untuk merubah dirimu. Lebih baik gali kelebihanmu untuk menutupi kekuranganmu. # Orang-orang dengan kulit gelap  MULAI MENGHARGAI tidak akan mengkerut secepat SENDIRI orangDIRI dengan kulit terang. (Ponds antiaging gak berlaku sista)

Berpikirlah positif tentang diri Anda. Sekalipun Anda punya kekurangan, Anda

 Stop membandingkan dengan orang lain

dirimu

Standar ideal kadang membuat kita lupa sosok diri kita yang sesungguhnya. Banyak dari kita terus mengejar standarstandar itu hingga kita terus merasa tidak puas dengan keadaan kita yang sesungguhnya. Kita terus dimanjakan oleh fantasi menjadi orang lain. Banyak pria dan wanita terus menerus membandingkan diri mereka dengan orang lain untuk melihat apakah mereka lebih pintar, lebih langsing, ahli, kharismatik, bijaksana, cantik, bergairah dan sebagainya. Kita perlu menghentikan kebiasaankebiasaan seperti itu, bila kamu ingin menjadi diri sendiri. “Ingatlah tidak ada orang yang sempurna.”  Bergembiralah dengan dirimu Bergembiralah! tidak perlu malu dengan keadaanmu saat ini. Kamu tidak perlu menjadi orang lain untuk melakukan apa yang kamu dapat lakukan, lakukan saja bila kesempatan terbuka untukmu. Arthur Schopenhaeur pernah menulis; manusia merampas tiga perempat potensi mereka hanya karena mereka berusaha menjadi orang lain

Seputar Tubuh Manusia*fts

# Mata bayi tidak menghasilkan air mata sampai si bayi berumur sekitar enam atau delapan minggu. (upss, belum mengenal patah hati berarti)

Berikan izin pada dirimu untuk gagal

Kegagalan yang kamu alami membuatmu putus asa, setiap kali kamu mengingatkannya membuatmu menjadi stres. Itu karena kamu tidak pernah memasukan kata gagal dalam kamus pribadimu. Akibatnya akan terus menyalahkan dirimu sendiri. Berhentilah menyalahkan diri sendiri, dengan demikian itu dapat memberikan kesempatan buat diri untuk berkembang. Rasa bersalah akan membuat pikiran menjadi sempit dan semakin susah buatmu menemukan gagasan yang terbaik. Menjadi diri sendiri akan membuat dirimu untuk semakin memberi rasa hormat kepada orang lain, semakin kamu mengerti diri sendiri maka kamu akan lebih mengerti sikap dan pengertian terhadap hak-hak orang lain. Misalnya, bila kamu mudah tersinggung maka tentunya akan bersikap tidak akan membuat orang lain tersinggung. Inilah yang dimaksudkan sebagai pembinaan diri setelah melalui tahap pencarian jati diri terlebih dahulu. (enf*)

# Satu dari 20 orang memiliki tulang rusuk lebih. (yok, coba dihitung)

# Tulang paha manusia lebih kuat dari beton. (semennya saik brada!) # Mata kita selalu berukuran sama sejak lahir, tapi hidung dan telinga kita tidak pernah berhenti tumbuh. (ohh, pantas pinokio hidungnya panjang) # Batuk rata-rata yang keluar dari mulut kita berkecepatan 60 mil/96,5 km per jam. (calon pembalap) # Bersin dapat melampaui kecepatan 100 m/jam. (saingan sama batuk) # Hati wanita berdetak lebih cepat daripada lakilaki. (hmm.., no comment ah) Sttt! Siapa tau keluar di UAS nih :D

MedFo MEDia Akhirnya kepengurusan PMK FISIP UNPAD 2010/2011 akan menghitung hari, mengingat masa kepengurusan akan segera berakhir. Banyak hal yang dirasakan pengurus, baik suka maupun duka. Pelayanan-pelayanan yang terselenggara berkat pernyertaan Tuhan sekiranya mampu memberkati Jemaat PMK FISIP UNPAD dan sekitar. Lebih lagi, pengurus juga semakin merasakan bahwa Tuhan benarbenar bekerja dalam setiap pembentukan pribadi agar mampu menjadi alatNya untuk menyampaikan berkat buat FISIP UNPAD dan sekitar. Bentuk pelayanan dinilai masih jauh dari kata kesempurnaan. Berharap, kedepan PMK FISIP UNPAD bisa semakin menyatakan eksistensinya di tengah-tengah kampus sebagai mahasiswa Kristen yang berkontribusi. Karena pada akhirnya, visi PMK FISIP UNPAD haruslah tergenapi; “Engkau akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan. Engkau akan disebutkan “yang memperbaiki tembok yang tembus”, “yang membetulkan jalan supaya tempat itu dapat dihuni”. (Yesaya 58 : 12) _Soli Deo Gloria_

inFOrmasi Perpustakaan PMK FISIP UNPAD Koleksi buku-buku Motivasi dan Rohani dari Perpustakaan PMK FISIP UNPAD. Kamu boleh datang ke sekretariat PMK FISIP UNPAD (Pondok Orange, Ciseke) untuk peminjaman, atau via sms 085220955981. PS: #GRATIS TERIMAKASIH BUAT PARA KONTRIBUTOR ARTIKEL. TETAP MENULIS! TUHAN MEMBERKATI.


PROFIL

PELITA [8]

PELITA [5]

HISTORY sampai memimpin aksi pertempuran melawan tentara Belanda baik di dalam kota maupun di luar kota. Apa daya, pergerakan yang dilakukan oleh beliau “berhenti” dengan ditangkapnya dia oleh Belanda.

Erikson Hasudungan Rajagukguk

Febe Amalia Haryanto

Herawati Sihombing

Dian Pasaribu

Kelompok Tumbuh Bersama atau yang biasa kita kenal dengan KTB merupakan program utama dari Divisi Pembinaan. Divisi ini memiliki fokus pada penjangkauan dan pemuridan. Hayo! yang belum punya Keluarga KTB, ngacung! :) Dalam keluarga KTB, teman-teman akan mendapatkan indahnya bersekutu dalam kelompok kecil. Adanya penguatan, pembelajaran, saling menginspirasi, dan saling membantu akan kalian dapatkan di KTB. Namun, sayang.. belakangan banyak yang terlena dengan kesibukannya sehingga “mengesampikan” KTB. Kamu bagaimana? #HopefullyNot Selain fokus pada KTB, mereka juga menyelenggarakan Diskusi Sosial Politik. Mengingat kita adalah mahasiswa FISIP maka sudah seharusnya kita “care” dengan isu-isu sosial dan politik yang lagi marak. So, jangan ada lagi istilah “I don’t care” ya.

Aldiman Fransius Sinaga

Sunarno Duar Nagani Simanjuntak

Ben Octo Sinaga

Anita Angelina Pasaribu

Okay! Kalo yang ber-empat ini sepertinya tidak perlu dijelaskan lagi ya, apa tugas dan fungsinya :)) #SakingNarsisnya Kalo di Divisi Pembinaan banyak cewenya, di divisi ini cewe itu hal yang sangat langka. Tapi, itu nggak menurunkan semangat divisi ini untuk menjadi alat Tuhan memberkati Jemaat PMK FISIP UNPAD lewat informasi-informasi yang mendidik dan tulisan-tulisan yang tentunya menggugah. #Amennn Sedikit narsis, beberapa tugas yang dilakukan diantarnya, mengupdate sekaligus menginformasikan hal-hal terbaru yang terjadi di PMK FISIP dan sekitar lewat FB, Twitter, dan Line SMS; menerbitkan tulisan-tulisan jemaat dan hal-hal eduinspiratif lainnya di Blog, Mading, dan PELITA; membuat warta jemaat di setiap pelaksanaan PF/PD/DiskusiSosPol; serta being librarian untuk Perpustakaan PMK FISIP UNPAD. Teman! Beberapa edisi sebelumnya, PELITA sudah menampilkan profil pengurus sampai edisi terakhir ini. Itulah merekamereka yang terlibat dalam kepengurusan PMK FISIP UNPAD periode 2010/2011. Sebagai pelayan Tuhan, kiranya apa pun yang sudah dilaksanakan melalui program kerja masing-masing divisi bisa semakin membentuk karakter sebagai pribadi yang dicitakan Tuhan. Dan pelayanan mereka mampu memberkati semua Jemaat PMK FISIP UNPAD untuk kembali memberkati sekitarnya. Oleh karena kepengurusan ini akan segera berakhir, KAMU kah itu yang bakal menggantikan mereka? Selamat mendoakan… d^^b

Tanggal 14 Februari 1925, dari kandungan ibu pertiwi lahirlah seorang anak bangsa nan perkasa, Robert Wolter Monginsidi, anak suku Bantik di pesisir Desa MalalayangManado, sebagai putera ke 4 dari 11 bersaudara, hasil buah cinta Petrus Monginsidi dengan Lina Suawa. Wolter Monginsidi dengan panggilan kesayangan “BOTE” tumbuh sebagai seorang anak yang berani, percaya diri, jujur, serta cerdas dan pantang menyerah. Menuntut ilmu pengetahuan menjadi tekadnya yang bulat walau situasi dan kondisi sangat berat untuk diterobos. Namun di hari-hari perjuangannya menuntut ilmu di Makassar, Wolter Monginsidi semakin tak kuasa menyaksikan kekejaman kaum penjajah. Jiwa patriotismenya makin membara. Keberanian, kecerdasan dan pembawaan diri Wolter Monginsidi telah membuatnya makin disegani dan dipercaya

Walau rantai-rantai mengikatnya di belakang terali besi, tetapi niat untuk meneruskan perjuangan bersama putra-putra bangsa terbaik tetap bergelora agar terbebas dari kunkungan penjajah. Pada tanggal 17 Oktober 1948 malam, bersama Abdullah Hadade, HM Yoseph dan Lewang Daeng Matari melarikan diri dari penjara melalui cerobong asap dapur. Sebelum pelarian dilaksanakan, kawan-kawan Wolter dari luar telah menyelundupkan dua buah granat tangan yang dimasukan di dalam roti. Namun, walaupun tekadnya dapat terwujud, udara kebebasan hanya dihirupnya selama 10 hari sehingga impiannya melanjutkan perjuangan pupus, ketika pasukan Belanda menyekap kembali Wolter pada tanggal 28 Oktober 1948. Dalam perenungannya menjalani hari-hari penuh duka mendekam di penjara menanti eskekusi hukum mati, Robert Wolter Monginsidi, mencoba menerobos kembali ke alam bebas lewat goresan pena yang dirangkai dalam deretan kata bermakna untuk saudarasaudaranya dan anak-anak bangsa sebagai ungkapan tekad dan kesetiaannya terhadap ibu pertiwi Indonesia serta harapan untuk meneruskan perjuangan suci buat bangsanya. Ketika tiba pada hari Senin tanggal 5 September 1949 sebagai hari penghukuman pada sekitar jam 05.00 subuh, di Panaikang Tello, putera terbaik bangsa Robert Wolter Monginsidi dengan gagah berani berdiri tegak di hadapan regu penembak. Sesaat sebelum menuju ke tempat penembakan Wolter menjabat tangan semua yang hadir dan kepada regu penembak. Wolter berkata; “Laksanakan tugas saudara, saudara-saudara hanya melaksanakan tugas dan perintah atasan, saya maafkan saudara-saudara dan semoga Tuhan mengampuni dosa-dosa saudara.”

Ketegaran dan keteguhan hati menghadapi moncong-moncong senjata yang dibidikan kepadanya dan menolak ketika matanya akan ditutup, ia berucap, “Dengan hati dan mata terbuka, aku ingin melihat peluru penjajah menembus dadaku.” Dengan pekikan “Merdeka! Merdeka! Merdeka!” dari Wolter, maka 8 butir peluru dimuntahkan ke tubuhnya, 4 peluru di dada kiri, 1 di dada kanan, 1 di ketiak kiri menembus ketiak kanan, 1 dipelipis kiri dan 1 di pusar, dan seketika ia terkulai. Wolter gugur dalam usia 24 tahun. “SETIA HINGGA TERAKHIR DALAM KEYAKINAN” itulah sebuah tulisan Wolter yang ditemukan pada Alkitab yang dibawahnya ketika eksekusi dilakukan. Itulah akhir kisah perjuangan Robert Wolter Monginsidi. Renungkanlah beberapa cuplikan pesan dalam kata-kata bijak Robert Wolter Monginsidi: Jangan takut melihat masa yang akan datang. Saya telah turut membersihkan jalan bagi kalian meskipun belum semua tenagaku kukeluarkan. Jangan berhenti mengumpulkan pengetahuan agar kepercayaan pada diri sendiri tetap ada dan juga dengan kepercayaan teguh pada Tuhan, janganlah tinggalkan Kasih Tuhan mengatasi segala-galanya.. Apa yang saya bisa tinggalkan hanyalah rohku saja yaitu roh “setia hingga terakhir pada tanah air” dan tidak mundur sekalipun menemui rintangan apapun menuju cita-cita kebangsaan. Perjuanganku terlalu kurang, tapi sekarang Tuhan memanggilku, rohku saja yang akan tetap menyertai pemuda-pemudi…semua air mata, dan darah yang telah dicurahkan akan menjadi salah satu fondasi yang kokoh untuk tanah air kita yang dicintai, Indonesia.. Saya telah relakan diriku sebagai korban dengan penuh keikhlasan memenuhi kewajiban buat masyarakat kini dan yang akan datang, saya percaya bahwa berkorban untuk tanah air mendekati pengenalan kepada Tuhan yang Maha Esa. Jika jatuh sembilan kali, bangunlah sepuluh kali, jika tidak bisa bangun berusahalah untuk duduk dan berserah kepada Tuhan.(sdns)


Xtra

PELITA [6]

KKeennaallii ssiiaappaa TTeem maann rreellaassii kkiittaa

Pribadi yang berbeda pada diri seseorang bisa diwujudkan dengan kegiatan yang dilakukannya. Pertanyaananya; kapankah kita terakhir kali melakukan sesuatu yang berbeda dari rutinitas biasanya? Misalnya, bagi yang biasanya bangun tidur langsung periksa hp, kali ini jadi periksa diri dengan saat teduh. Atau yang biasa bangun tidur langsung saat teduh dengan "liturgi" andalan; doa, baca alkitab, doa penutup, langsung mandi. Kali ini saat teduh dengan cara yang berbeda; menatap ke langit sambil memuji Tuhan atas kebesaranNya. Atau dengan menelpon orangtua untuk sekedar menanyakan kabar, memberitahukan kabar baik tentang keadaan kita sambil mensupport mereka bahwa kita akan berusaha sungguh-sungguh di tempat kuliah. Mencoba melakukan aktivitas yang sebenarnya sesuai dengan rule seperti biasa (bangun tidur langsung saat teduh) tapi dengan cara yang berbeda. Kapan ya? Kemarin? Tahun kemarin? Atau tidak ingat lagi karena hampir tidak pernah? Kalau iya, memangnya apa masalahnya? Sadarilah bahwa hubungan kita dengan Tuhan itu adalah Pencipta-ciptaan. Maka,

kenalilah siapa “Teman relasi” kita itu. Coba perhatikan, apa yang jadi kesukaan-kesukaan Si Pencipta? Kita bisa lihat di dalam Ratapan 3:22-23, bahwa Tuhan senang dengan sesuatu yang baru. Karena Dia memberikan sesuatu yang baru untuk ciptaan-Nya setiap pagi. Apakah kita sebagai ciptaan merasa biasa-biasa saja menanggapi ini? "Setiap pagi, selalu baru". Menyenangkan, ya. Kebenaran ini memberi pandangan buat kita bahwa Tuhan suka dengan sesuatu yang berbeda; diwujudkan dengan hal-hal baru. Jadi, cobalah untuk melakukan sesuatu yang baru itu tanpa mengurangi esensi dari niat baik yang ingin kita lakukan. Karena, bukan berarti melakukan hal baru itu membenarkan perbuatan-perbuatan, keinginan atau ambisi pribadi kita. Yang pasti, hal-hal baru yang dikerjakan nggak keluar dari konteks yang Tuhan minta; "segala sesuatu harus berlangsung sopan dan teratur" (1 Kor 14:40). Berusaha untuk tetap teratur kuliah, teratur saat teduh, teratur mengatur waktu, tapi dengan cara yang berbeda. Ini sangat bermanfaat praktis. Pertama, kita yang melakukan nggak bosan, dan kedua, Tuhan yang menerima perbuatan kita juga disenangkan dengan cara-cara baru yang kita buat. Coba bayangkan ini; dalam sebuah kotak di dalamnya terdapat

kerumunan semut. Semut-semut itu sedang menggerogoti potongan gula merah. Secara fisik, semua semut sama; berwarna hitam pekat, dan kecil. Tapi ada satu semut yg berbeda; dia menggerogoti gula merah dengan mengambil bagian sedikit lalu pergi ke sudut kotak untuk menyimpannya, lalu kembali lagi pada gula merah tadi, diambilnya lagi sedikit kemudian dibawanya lagi ke sudut, begitu seterusnya. Maksud si semut adalah menyimpan bagiannya supaya tidak cepat habis. Bagaimana kita melihatnya? Yang berbeda pasti mengesankan, bukan? Demikianlah.

P R O F I L

PELITA [7]

Teman! PROFIL kali ini akan mencoba untuk “menarsiskan” mereka-mereka yang bergerak di bidang Olahraga, Musik, Konsumsi dan Perlengakapan, Pembinaan, dan MedFo :) Selamat melihat! PS: Jangan lama-lama ya pandangin foto-fotonya. Kan, anak Tuhan okey-okey punya! :P

Martahan Sohuturon

Daniel Wijaya

Veni Dikta

Nah, ceritanya.. Divisi Olahraga adalah dalang dari semua kegiatan yang dilaksanakan setiap sabtu pagi. Tak lain tak bukan, melainkan iya, tujuan utamanya untuk menyehatkan raga jemaat PMK FISIP. Divisi ini juga pernah menyelenggarakan acara “kunjungan kasih” ke “bukit” geulis yang konon katanya menghadirkan banyak sekali jemaat yang berpartisipasi. Superrbb! buat mereka. Terakhir, Divisi Olahraga juga berhasil menyelenggarakan Porang PMK FISIP UNPAD 2011 yang semakin mengakrabkan jemaat PMK FISIP. Sekali lagi Thumbs Up! buat mereka. #SegalaKemuliaanHanyauntukTuhan :) Hal pertama yang kamu lakukan setelah PF, PD atau DiskusiSosialPolitik usai adalah melirik kiri dan kanan untuk menemukan sebongkah nutrisi yang “cukup” mengenyangkan kamu, Oke.. tak lain tak bukan, mereka berdualah yang mempersiapkan konsumsi tersebut. Walaupun pada akhirnya hanya segelintir orang yang dapat menikmati konsumsi ybs. :P Divisi KoPer juga bertugas menyediakan perlengkapan ntah itu karpet, mike, sound, dan konsumsi pembicara. Anyway, mereka berdua “cocok” juga ya di foto itu ^^V #noGossip

Elizabeth Astilia Napitupulu

Verdy Noverta Setyawan

Victori Deolisa Sinaga

Dita Karina Ardiwinata

Junius Fernando Saragih

Jeremia Christovel Aruan

Berikutnya, kalo kamu tahu Beethoven, Bob Marley, atau Celine Dion. Nah, mereka-mereka lah yang berguru kepada ketiga musisi disamping ini. Skill musik mereka sudah tidak diragukan lagi. Proyek terakhir, mereka bertiga bakal berkolaborasi, bukan dalam album kompilasi, melainkan meramu lagu-lagu pujian lewat buku “Symphony of Praise PMK FISIP UNPAD”. Hebat!

Well, sekarang agak sedikit serius ya. Divisi Musik bekerjasama dengan Divisi FM bertugas mencarikan pelayan-pelayan altar seperti gitaris, tamtamis, dsb. Mereka juga yang bertugas untuk menyimpan alat-alat musik tsb. agar tidak jatuh ke tangan yang tidak tepat. Sehingga tak jarang, mereka rela “tidur bareng” dengan alat-alat musik tsb. #Percayalah!


Pelita PMK FISIP UNPAD