Page 1

THE NEXT PRESIDENT


CONTRIBUTOR his name is Yuli Seperi .he is freelance Photojournalist, home base in Batam, Indonesia. he had publish in AFP Photo, AP Photo, EPAPhoto and Reuters Photo to all around the world. In Indonesia My photo had published in KOMPAS Newspapper, Tempo Magazine, Tempo newspapper, Antara News Agency. he always reported in Indonesia, Singapore and malaysia also Thailand. (yuliseperi@fingerfast.com/ photobatam.blogspot.com) Kamarudin, bujang Melayu yang gemar berpetualangan menjajahi seluk beluk alam yang menurut nya sebagai rumahn ke-dua nya, antara garis rasa ingin tahu dan jiwa berpetualangan nya. jurnalist lepas ini aktif di beberapa media Nasional maupun lokal, seperti TV One, Kepri News hingga media media indie lainnya, dengan basic sebagai broadcasting alumni di salah satu kampus kreatif swasta di Yogyakarta. Kegiatan lainnya juga sebagai event organizer, aktif dalam kegiatan Bintan Offroad serta founder Aeliobasi workshit! (aep@fingerfast.com) Dimas Arhajasa, sebagai salah satu kontributor Bandung, aktif dalam kegiatan kreatif seperti event organizer di Bandung Breeze Et, dan di Unti Trust Co. akan menulis laporan mengenai gigs musik, media art, & life style yang sedang happening sekarang ini. Sarjana Manajemen lulusan Unisba Bandung ini turut membantu dalam menej secara e-magz ini untuk kedepannya! (dimas@fingerfast.com) Arief Suharwan Bevi, selain aktif sebagai executive designer, Arief banyak menghasilkan beberapa artwork yang experimental, serta kompetisi design bergengsi di Indonesia, mahasiswa Jurusan design produk Institut Tehknologi Nasional Bandung ini kontribusi nya sangat banyak membantu di dalam tim Play! (arief@fingerfast.com) Ridho Perwira atau edho sapaan akrab nya, mempunyai semangat nasionalisme yang tinggi, aktif dalam project project artwork instalasi maupun photography digital imaging, sebagai pemula didalam bidang kreatif, semangat nya dalam menekuni bidang ini patut diacungi jempol, mahasiswa jurusan Hukum Universitas Gajah Mada tentu nya sangat membantu sekali dalam report Jogja event dan laporan kegiatan seni di Yogyakarta! (edho@fingerfast.com)

Play is refers to a range of voluntary, intrinsically motivated activities that are normally associated with pleasure and enjoymentPlay may consist of amusing, pretend or imaginary interpersonal and intrapersonal interactions or interplay. The rights of play are evident throughout nature and are perceived in people and animals, particularly in the cognitive development and socialization of children. Play often entertains props, animals, or toys in the context of learning and recreation. Some play has clearly defined goals and when structured with rules is entitled a game, whereas some play exhibits no such goals nor rules and is considered to be “unstructured” in the literature. ( Wikipedia )

THETEAM Editor in Chief Ammar Satria /Creative Director Dodo’/Graphic Designer tyo/ Digital Imaging Yosi Rashied & Marcel Mucak/Event Organizer & Photographer Fitrah Saputra/Web designer / yaya’ Music Editor/ Arbie Visual illustration Arita Fashion Editor/Gladies Marketing Nurul Syafitri/ Accounting Ruru Lawer Consultant/Abdul Rahman/Contributor/ Batam/ Junior, Deni Iqbal Teruna, Edo, Dayat, Rangga, Beatrix Bandung Dimas/Jakarta Riva/ Bali Vya/ Bintan Aep Kamarudin / Makasar Adi Putra/ Yogyakarta Ridho Perwira/ Malang Evan Putraliza/ Singapore Icha/ Malaysia Dimas Putra Purnomo/ Beijing Myra/ Dubai Mutaz/ Belanda/Putri Mongolia Bahtetar / Yaman Ahmad Semua isi dan konten dilindungi oleh undang undang dan merupakan hak cipta dari Fingerfast Laboratory! Materi dan isi saduran dari Play magz selalu dicantumkan sumber dan alamat yang terkait, semua isi dan materi merupakan bagian dari pengemasan yang sifat nya untuk kepentingan sosial tanpa bermaksud mengambil keuntungan dengan cara menyalin dan memperbanyak serta mempublikasikannya secara komersial. Hak Cipta adalah hak eksklusif bagi Pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku- Bab (1) Ketentuan Umum Pasal (1) Undang Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta -


CONTENT WHO’S NEXTMRPRESIDENT INTERVIEWSUSILOBAMBANGYUDOYONO BATAMNIGHTLIFE YAHUDIMENGGENGGAMDUNIA TAMBELANREPORT EVENTTHECHANGCUTERS WORSTCASESCENARIO.FASHION ARTWORKGALLERY FASHIONOFTHESUMMER Fingerfast Media Publication. organized Fingerfast Laboratory System. The Official Event Partner of Visit Batam 2010 . Multimedia Education Focus Program Laboratory Kapten Piere Tendean st 1-Tanjung Pinggir. Batam, Riau Islands .Indonesia 29400 p/f). 62778322926. e) laboratory@fingerfast.com Office. Palapa st V/12 Sekupang, Batam. Riau Islands, Indonesia p).62778310448 f).62778310488 e) works@ fingerfast.comw) www.fingerfast.com Studio Pengok Kidul st 3 .Baciro, Gondokusuman. Yogyakarta .Indonesia 55225 p)622747879703 .m)628561991150 Representative. C1-12-5(7) Cyberia Smarthome Persiaran Multimedia Cyberjaya, Selangor Darul Ehsan Malaysia 63000 p. +60146226862


WHO’S THE NEXT MR PRESIDENT ?

Pemilu legislatif sudah kita lewati tiga minggu yang lalu. Meski hasil resmi dari KPU belum dipublish secara resmi namun beberapa hasil quick-count sudah memberikan gambaran peta kekuatan partai-partai politik, dan membuat penulis tergerak untuk memprediksi (meski bukan dukun) koalisi ke depan dan pasangan capres dan cawapres untuk pilpres July 2009. Hasil quick-count Sebelumnya, kita briefly bahas hasil quick-count dulu biar lebih enak mbahas kedepannya. Tiga partai teratas adalah PD, PG, dan PDIP... sebenarnya saya ga tahu beda ketiga ideologiny apa jelasnya padahal sama-sama nasionalis... yang saya tahu sih beda ketiganya ya.. tokoh politiknya...meski ideologi sama... PD secara mengejutkan gain 20%, PG turun jadi 15% dan PDIP turun juga jadi 15%.. 3 partai tersebut yang akan masuk Champions league...(loh g nyambung).. selanjutnya partai yang masuk piala UEFA ada PKS di 8% dan PAN di 7%, PKS cenderung stabil di angka ini ya karena orang yang sevisi sama PKS ya segitu (gapapa... kan kata HNW: yang penting dakwahnya bukan kursinya (bukan saya lho yg bilang)) nah PAN ini yang diprediksi bakal jatuh ternyata masih cukup terkenal karena strategi pasarnya yg cukup ciamik... (gapapa mau artis juga wakil di DPRnya.. yang penting manut sama PAN) di luar dua partai itu... partai lama tetap menjadi mediokre karena tidak punya tokoh, namun punya infrastruktur partai yang kuat. Beliau-beliau ini adalah PKB,PPP dengan 5%nya. Dua partai yg promosi adalah Gerindra dan Hanura, g banyak yang bisa dibahas dari partai ini.. nanti dibahas capresnya saja.

Koalisi

2 hari setelah Pileg, penulis masih memprediksi ada 3 capres/cawapres (koalisi) yaitu: 1. SBY-HNW (PD+PKS=20+8=28%) 2. Sri Sultan- (PG+PKB+PAN+PPP=15+5+7+5=32%) 3. Mega-Prabowo (PDIP+Gerindra+Hanura=15+6+4=25%) Namun analisa ini sepertinya salah total, karena sepertinya PG tidak jadi mencalonkan capres sendiri, namun berkoalisi dengan capres lain...sehingga prediksi Play! nongol menjadi:

Koalisi blok S

PD(confirmed), PKB (confirmed), PKS, PPP dan PAN, serta PG PD sudah jelas pasti mendukung SBY, PKB dah confirm g usah awak bahas lah ya.. PKS begitu pengennya ndompleng kepopuleran SBY, sampai kampanye aja bawa2 nama SBY (scr gak resmi lho,.jgn dibantai awak..) PPP sepertinya juga akan ke SBY karena ada BC disana yg orangnya SBY, meski SDA cari muka ke calon sebelah. PAN pun setali tiga uang, kita tahu ada HR yang merupakan tangan kiri SBY sepertinya akan menarik PAN ke blok S dan kayaknya bakal jadi Ketum PAN kedepannya.. PG pun secara logis akan memilih blok ini untuk kelanjutan nasib partai pada 2014, karena jika tidak menjadi partai pemerintah maka bisa jadi apa yg dikatakan Ahmad Mubarok akan terjadi...


“ Capresnya sudah pasti SBY...” Nah ini yang susah, cawapresnya masih belum jelas, kalo prediksi penulis wapresnya berasal dari partai golkar atau nonpartisan sekalian. Wapres dari partai beringin juga unclear ada beberapa calon: JK,Akbar,Fadel tiga ini yang mungkin karena berasal dari luar jawa, Sultan ga mungkin lah masak Jawa+jawa lagi.. entah yang mana susah juga.. JK: sudah cukup padu dengan SBY, meski terkadang over-initiatives. Lagipula  JK sudah terlanjur siap menjadi capres, akan malu jika menjilat ludah sendiri. Akbar: punya pengaruh cukup kuat di internal golkar dan juga mengetahui medan luar jawa. Namun terlalu berbahaya bagi PD karena terlalu cerdik sebagai politikus (yg bisa nandingin cuma AR) Fadel Muhammad: muda dan punya pengaruh di luar jawa, cukup inovatif juga sehingga diharapkan kabinet akan lebih innovatif dan enerjik, Kelemahan memilih wapres dari PG adalah peta politik di 2014 akan menguntungkan PG karena SBY sudah tidak mung seperti mungkin maju lagi, dan ibaratnya membesarkan anak macan. However, advantagenya adalah parlemen akan kuat sehingga pemerintahan akan lebih optimal, Opsi lainnya dalah cawapres non-partisan SMI: kabinet akan lebih innovatif dan maju serta pintar dalam ekonomi. Selain itu bisa juga diorbitkan menjadi capres PD pada 2014 meski tidak menutup kemungkinan juga untuk mengorbitkan kader muda PD e.g Andi Mallarangeng dan Anas Urbaningrum. (untuk Agus Harimurti ntar nunggu kalo dah jadi jendral dulu yak.

Koalisi blok M Sudah pasti PDIP, Gerindra, dan Hanura Ketiga partai nasionalis ini mempunyai visi yang sama yaitu kerakyatan dan anti neo-liberalisme (formalnya, g formalnya asal bukan SBY Pasangan yang diajukan kemungkinan besar adalah Mega-Prabowo. pasangan ini merupakan pasangan yang paling visible untuk diajukan menantang SBY, namun ada juga kemungkinan Mega-Sultan dengan tujuan menggerogoti suara PG (sepertinya susah juga setelah melihat Mega-Hasyim tidak berhasil menggerogoti suara NU). Ada juga usulan Prabowo yang jadi capres, namun hal itu sangat kecil kemungkinannya karena bagi PDIP Mega for Presiden adalah harga mati (g tau yah kalo bulan depan beda lagi) contoh usulan ini adalah Prabowo-Puan. Wiranto kemungkinan akan bernasib sama seperti Gus Dur dan Amin Rais, menjadi guru bangsa... Tidak banyak yang bisa dianalisa dari blok M karena sudah cukup mengerucut siapa capres dan cawapresnya, anggota koalisi pun tidak cukup perlu untuk dibahas karena pada pilpres, partai tidak begitu berpengaruh signifikan. “Dan hasil akhirnya prediksi mbah nongol: blok S akan menang, kecuali jika dalam 2 bulan ini SBY membuat blunder yang bisa membalikkan opini publik 180 derajat. Meskipun hal tersebut kemungkinannya kecil karena tim-SBY yang ahli dalam marketing dan pencitraan“


exclusive interview with

Susilo Bambang Yudhoyono Cikeas, Selasa malam, 10 Februari 2009. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono baru saja melakukan jumpa pers di pendopo kediamannya yang asri. Mengenakan batik biru, SBY tampak segar dan mantap menjawab semua pertanyaan wawancara khusus di ruang perpustakaan pribadinya. Wawancara berlangsung sekitar tiga jam diselingi pula dengan makan malam bersama yang disiapkan Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono. Berikut petikan tanya jawab dengan Presiden ke-6 RI yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat: Apa kabar Pak SBY? Baik. Alhamdulillah. Anda sendiri bagaimana? Sehat? Ya Pak, sehat, Alhamdulillah. Pak, terus terang yang paling senang kali ini Jurnas ... Mengapa? Ya, ‌ setelah sekian lama, hampir tiga tahun kami menunggu, akhirnya Pak SBY mau berbicara tentang politik. Dan juga mau menanggapi isu-isu yang sensitif. Mengapa selama ini diam saja? Begini, Bung Ramadhan. Kalau sejak awal saya reaktif, dan terus meladeni kritik dan kecaman yang bertubi-tubi itu, saya malah tidak bisa bekerja dengan baik. Saya lebih memilih bekerja, dari pada harus melayani dan selalu bereaksi terhadap berbagai komentar miring itu. Tetapi banyak yang jengkel terhadap sikap Pak SBY seperti itu, terlebih pendukung-pendukung Pak SBY sendiri. Mereka khawatir kalau kritik dan kecaman itu dibiarkan saja, ... bisa-bisa dianggap sebagai kebenaran. Dan rakyat bisa percaya. Benar. Itu salah satu risiko yang saya ambil. Tetapi, jika ada yang keterlaluan dan kelewat batas kan saya bantah juga ‌ Misalnya? Ya, ketika saya mendapat fitnah dari Pak Eggy Sudjana, dari Pak Zaenal Ma’arif dan dari Pak Amien Rais. Apa reaksi mereka? Pada prinsipnya meminta maaf. Oleh karena itu, setelah saya maafkan, masalahnya saya anggap selesai. Setiap orang bisa saja khilaf. Tidak berarti sebagian dari mereka berhenti mengecam Pak SBY kan? (Tersenyum) Tuhan Maha Tahu.


Digebuki, atau … dikeroyok Pak? (Ketawa kecil) Ya … itulah kerasnya dunia politik. Ada yang agresif, ada yang terukur. Ada yang menghalalkan segala cara, ada yang lebih beretika. Ada yang penuh amarah dan emosional, ada yang tenang dan rasional. Tetapi, memang cukup banyak tokoh-tokoh politik atau pemimpin partai politik yang menyerang Pak SBY. Sepertinya Pak SBY dikeroyok benar. Apakah Bapak tidak takut dijadikan musuh bersama? Pertama, mengapa saya dibegitukan ya karena saya sedang menjabat, atau menjadi incumbent. Kedua, barangkali saya dianggap sebagai capres 2009–2014 yang kuat, sehingga harus dilumpuhkan beramai-ramai. Tetapi sebagian dari mereka dulunya adalah teman-teman Pak SBY sendiri. Ada apa sebenarnya? Contohnya siapa? Ya …, mulai dari Pak Wiranto, Prabowo, Sutiyoso. Ada pula Gubernur DIY, Pak Sultan. Ada lagi Rizal Ramli. Saya kira masih banyak lagi. Dari mereka semua itu, sebagian memang memiliki hak dan ambisi politik untuk menjadi Presiden. Harus kita hormati, dan sah-sah saja. Sebagian lagi kecewa dan tidak suka dengan saya karena saya tidak mau memenuhi, atau menuruti kemauannya. Misalnya? Ya, ada yang ingin menjadi menteri ini, menteri itu. Jabatan ini, jabatan itu. Atau ada yang saya berhentikan karena tidak baik kinerjanya. Atau dia punya jago lain, dan kalau yang jadi Presiden tetap saya, orang–orang seperti itu tidak akan dapat tempat, karena saya tahu perilaku dan reputasinya. Siapa misalnya. Dan mengapa tokoh-tokoh itu sangat sengit kepada Pak SBY? Cukuplah. Tak baik. Itu terlalu jauh … Tapi Pak SBY belum menjawab pertanyaan saya. Apa Bapak tidak takut dijadikan musuh bersama. Apa Pak SBY bisa bertahan dan bisa te-rus menjalankan roda pemerintahan menghadapi gempuran politik seperti itu? Begini ya Bung. Kalau saya menjawab tidak takut, orang bilang saya ini sombong. Terlalu percaya diri. Oleh karena itu, jawaban saya adalah... (Berhenti sejenak) Saya harus menghadapi semua itu. Saya harus terus menjalankan tugas dan kewajiban saya seberat apa pun tantangan yang saya hadapi. Tak baik seorang pemimpin mudah menyerah, bernyali kecil, atau melarikan diri. Kita mohon kekuatan dari Allah. Tuhan Maha Besar. Pak SBY, saya menanyakan sesuatu yang … setengah pribadi, setengah tidak. Yaitu, hubungan Pak SBY dengan Megawati, dan juga dengan mantan-mantan Presiden yang lain. (Nampak agak serius) Mengapa Anda menanyakan ini? Saya kira banyak yang ingin tahu. Banyak pula yang menyayangkan mengapa para pemimpin kita tidak bisa saling berkomunikasi. Wapres Jusuf Kalla juga pernah mempersoalkan mengapa mereka tidak saling omong? Saya jawab dulu hubungan atau komunikasi saya dengan para mantan Presiden, kecuali dengan Ibu Megawati. Setelah itu, baru bagaimana hubungan saya dengan Bu Mega.

interview

Pak SBY, kita kembali ke topik pembicaraan. Akhirnya, Pak SBY., maaf Pak, mau buka mulut. Apa karena sudah dekat dengan Pemilu? Ada benarnya juga. Saya pikir timing-nya tepat untuk saya berbicara. Saya ingin rakyat juga mendengar dan mengetahui pikiran dan pandangan saya. Kan tidak adil, selama empat tahun lebih saya digebuki oleh banyak pihak lantas saya membisu terus ...


Ya, saya belum pernah mendengar Pak SBY menjelek-jelekkan para mantan Presiden itu. Tetapi, hubungan Bapak yang bersifat pribadi seperti apa? Selama saya memimpin negara dan pemerintahan ini, sebenarnya saya berusaha memelihara komunikasi dan silaturrohim saya dengan para mantan Presiden. Sebelum wafat, beberapa kali saya bertemu dengan Pak Harto, terutama ketika beliau sedang sakit. Dengan Pak Habibie saya juga sering bertemu, baik di kediaman beliau maupun di Istana. Dengan Gus Dur beberapa kali saya bertemu, baik di kediaman Ciganjur, di Istana Negara, di Cikeas, dan di berbagai acara kenegaraan. Tetapi Gus Dur masih sering bicara kritis di depan publik kepada Pak SBY. Ya. Saya mendengar itu. Tapi saya tidak pernah membalas kan? Dengan Bu Mega bagaimana? Nampaknya masih beku... Tahun-tahun pertama saya berusaha untuk menjalin silaturrohim kembali dengan beliau. Saya sampaikan pesan itu melalui beberapa pihak, termasuk seorang menteri yang masih aktif. Tetapi Allah belum mengabulkan niat baik saya. Terus terang saya belum bisa berkomunikasi kembali secara langsung dengan beliau. Namun, beliau setiap tahun tetap saya undang untuk hadir dalam Upacara 17 Agustusan. Jika ada masalah penting saya juga utus seorang menteri, sesuai dengan bidangnya, untuk menemui Bu Mega, baik langsung atau melalui utusan beliau. Jadi tertutup sudah ajang komunikasi Pak SBY dengan Bu Mega? Dengan segala kerendahan hati saya tetap berharap, suatu saat, kami bisa berkomunikasi kembali. Agama melarang kita untuk memutus silaturrohim. Kalau begitu ucapan Wapres tidak saling omong itu ada benarnya, tetapi juga tidak berarti Pak SBY tidak punya niat untuk itu kan ‌? Benar. Pernyataan Pak Jusuf Kalla bisa ditafsirkan secara keliru, seolah-olah orang seperti saya tidak punya etika untuk menjalin silaturrohim dengan pendahulu saya, khususnya Bu Mega. Sebaiknya berhatihati mengeluarkan pernyataan menyangkut isu yang sensitif, apalagi jika tidak mengetahui benar duduk perkaranya. Pak SBY, apa pemilu itu menjadi segalanya. Seperti seram amat. Apalagi, saya lihat baik dalam pilpres maupun pilkada, nampaknya amat sulit untuk mengakui kekalahan. Amat sulit untuk mengucapkan selamat kepada kompetitornya yang menang. Coba Pak SBY lihat, kan indah itu Hillary Clinton mengaku kalah dan mengajak pendukungnya memenangkan Obama. Kemudian, McCain, setelah hasil Pilpres AS diketahui, langsung mengucapkan selamat kepada Obama. Kapan negeri kita seperti itu ya Pak? Jangan kecil hati. Suatu saat demokrasi kita akan semakin baik. Kearifan dan jiwa besar itu milik semua bangsa, milik manusia dari negara mana pun. Kita sedang membangun nilai dan budaya ke arah itu. Ngomong-ngomong, ketika Pak SBY terpilih sebagai Presiden pada Pilpres 2004 yang lalu, ada tidak capres yang mengucapkan selamat? (Tidak menjawab. Hanya tersenyum, sambil menggeleng) Pak SBY sendiri apa pernah kalah dalam pemilihan? Pernah. Bahkan sering. Jangan dikira perjalanan hidup dan karir politik saya mulus-mulus saja. Apa kekalahan yang paling berat, dan bagaimana cara mengatasinya? Kalau kita mau jujur, setiap kekalahan itu membawa kepahitan tersendiri. Sewaktu saya kalah dalam pemilihan Wakil Presiden pada Sidang Umum MPR tahun 2001, malam itu saya merasa terpukul. Tetapi, setelah saya gunakan logika saya, dan akhirnya saya menyadari mengapa saya kalah, pagi harinya saya dengan didampingi isteri menyampaikan pernyataan dalam konferensi pers.

interview

Termasuk Gus Dur ya Pak? Ya, termasuk Gus Dur. Sesungguhnya saya menghormati para pendahulu saya, dan meletakkan beliaubeliau itu dalam posisi yang terhormat. Saya kira Anda tidak pernah mendengar saya berkata jelek tentang beliau-beliau itu di depan publik. Justru saya kerap memuji, berterima kasih dan menyampaikan penghargaan atas apa yang diperbuat oleh pendahulu saya kepada negara.


Seingat saya, ada yang bilang waktu itu Pak SBY dikerjain. Ada yang berjanji menyampaikan dukungannya, tetapi dukungan itu ternyata tidak ada. Ada pula cawapres yang menjanjikan pada saatnya akan mundur, dan mengalihkan dukungannya kepada Pak SBY, itu pun tidak terwujud. Apa sesungguhnya yang terjadi? Begini, kalau itu pun ada, saya tidak boleh terbenam dalam hal-hal seperti itu. Saya juga tidak tertarik untuk menyalahkan orang lain dan mencari kambing hitam. Justru saya melakukan evaluasi mengapa saya kalah. Ternyata memang ada kesalahan saya yang mendasar. Apa itu Pak? Sebelum saya maju sebagai cawapres, saya mengalkulasi kekuatan dukungan. Juga saya pelajari seberapa besar dukungan rakyat. Dari seluruh survei dan jajak pendapat, dukungan rakyat untuk saya tinggi sekali. Saya pikir, saya pasti menang. Inilah kesalahan saya… Yang memilih kan hanya sekian ratus anggota MPR, dan bukan rakyat keseluruhan, sebagaimana yang tercermin dalam polling-polling itu. Berbeda kan? Ya, jelas berbeda. Tetapi tiga tahun kemudian Pak SBY terpilih menjadi Presiden ketika pilpres dilaksanakan secara langsung. Ada korelasinya? Di situ, berangkat dari pengalaman kegagalan saya dalam pemilihan wapres, saya melakukan kalkulasi apakah saya punya peluang untuk bisa terpilih dalam pilpres. Saya harus berpikir cepat, tetapi tetap cermat, karena waktunya amat singkat. Dari sejak Partai Demokrat dinyatakan memenuhi syarat untuk mengajukan calon presiden sampai dengan pendaftaran, hanya beberapa minggu. Dari medio April 2004 sampai awal Juni 2004. Di situ pula akhirnya saya memutuskan untuk maju sebagai capres, karena saya mengetahui dukungan rakyat cukup kuat. Kalau dari segi parpol- parpol yang mendukung saya, kecil sekali. Tidak seimbang ya Pak? Sangat tidak seimbang. Bayangkan saya bersama Pak Jusuf Kalla harus menghadapi Partai Golkar, pemenang Pemilu Legislatif 2004, PDIP, PPP, PBR, PDS, dan lain-lain. Ingat, Pak JK tidak dicalonkan Golkar. Saya yang mengajak beliau, dan beliau dicalonkan sebagai cawapres oleh Partai Demokrat, PBB dan PKPI. Pada putaran kedua PKS bergabung. Menurut Pak SBY apakah Megawati salah hitung waktu itu? Saya tidak boleh mengatakan begitu. Yang jelas saya yang salah menghitung, atau miscalculate, dalam pemilihan cawapres tahun 2001. Saya belajar dari kesalahan dan kekalahan itu. Alhamdulillah, kalkulasi politik saya dalam Pilpres 2004 tidak meleset. Ada lagi kekalahan Pak SBY yang masih diingat? (Berpikir sejenak) Ada. Tetapi sesungguhnya tidak mengganggu, karena memang saya bekerja bukan untuk itu. Ingat, tahun 2006 yang lalu saya adalah nominasi kuat untuk mendapatkan Nobel Perdamaian. Meskipun sekali lagi, penghargaan semacam itu tidak pernah terpikir oleh saya. Pihak lain yang mengusulkan. Yang terpilih kalau tidak salah Muhammad Yunus dari Bangladesh …? Benar. Beliau yang terpilih. Seketika itu saya segera mengirimkan ucapan selamat, dan mengundang beliau untuk berkunjung ke Jakarta dan memberikan ceramah. Alhamdulillah beliau bersedia. Bahkan telah beberapa kali berkunjung ke Indonesia. Kini, tokoh kredit mikro itu menjadi sahabat saya. Kami saling berbagi pemikiran dan pengalaman tentang bagaimana upaya terbaik untuk mengurangi kemiskinan. Ingat, kemiskinan itu persoalan dunia, bukan hanya persoalan negeri kita. Jadi mengucapkan “selamat” kepada bekas lawan itu baik juga ya Pak? Tapi … kan tidak semudah itu. Benar. Baik dan mulia. Anda juga benar itu tidak mudah. Tetapi, dalam gejolak hati yang penuh dengan emosi, kekecewaan dan mungkin amarah, kita mesti bisa mengontrol dan mengendalikannya. Amat berbahaya jika seorang pemimpin tidak dapat mengendalikan emosinya, dan akhirnya tidak dapat berpikir rasional. Bayangkan, jika seorang presiden yang sering harus mengambil keputusan yang strategis dan berkaitan dengan hajat hidup orang banyak tidak mampu berpikir tenang, jernih dan rasional.

interview

Wah, cepat benar. Apa yang Pak SBY sampaikan dalam jumpa pers itu? Ya, pertama, saya menerima kekalahan saya. Acceptance seperti ini kan merupakan tata krama dalam demokrasi. Kedua, saya meminta maaf kepada para pendukung dan konstituen karena saya tidak berhasil memenuhi harapan mereka. Dan ketiga, saya ajak para pendukung saya itu untuk mendukung wapres terpilih.


Berbahaya bagi bangsanya barangkali ya Pak? Benar. Bung Ramadhan, coba pelajari sejarah peperangan di dunia ini, mulai dari abad klasik sampai abad modern. Banyak perang besar terjadi karena permusuhan antar pemimpin, antar elite, dan bukan antar rakyat atau bangsa. Perang pecah, negara menyerang negara lain, karena keputusan sang pemimpin yang amat emosional, grusa-grusu, dan penuh amarah. Seram juga ya‌ (Mengangguk-angguk) Pak SBY, kembali ke Pemilu 2009, banyak pihak memprediksi bahwa akhirnya Pak SBY akan berhadapan kembali dengan Bu Mega. Head to head. Bapak setuju dengan prediksi itu? Sangat mungkin terjadi. Tetapi ingat, politik itu bukan matematika. Dalam dunia politik banyak kemungkinan yang bisa terjadi. Pak SBY siap bertanding lagi dengan Megawati? Dalam perjuangan, sekali kita melangkah, tidak boleh ragu-ragu. Saya memang bukan tipe orang yang ceplas-ceplos. Saya juga bukan pemimpin yang lantang bersuara hantam sana, hantam sini. Tantang sana, tantang sini. Untuk memberi kesan sebagai tokoh yang tegas, tidak lamban dan pemberani. Itu bukan kepribadian saya. Tetapi ingat, sekali saya mengambil pilihan dan keputusan ‌ itu amat kokoh. Dengan memohon ridho Tuhan, saya siap berkompetisi. Berkompetisi ya Pak? Ya, kompetisi. Bukan perang. Apalagi Perang Bharata Yudha. Mengapa Pak SBY harus berkata begitu. Apa cara kita berkompetisi, terutama dalam pemilu selama ini seperti perang? Maksud saya, kompetisi itu, seperti pertandingan olahraga, ada aturan dan etikanya. Pada saat kompetisi selesai, semuanya harus menjalani kehidupan seperti biasanya. Ini penting Bung. Apakah itu pemilu legislatif, pemilu presiden dan wakil presiden, maupun pemilihan gubernur, bupati dan walikota. Juga berlaku untuk pemilihan ketua umum partai politik, dan pemilihan apa pun. Arah pembicaraan Bapak kemana ini? Begini. Jangan setelah pemilihan selesai, sebutlah ‌ permusuhan masih berlanjut. Tidak perlu ada dendam dan amarah yang mesti disimpan dan dipelihara. Seolah-olah kompetisi harus berjalan sepanjang lima tahun. Apalagi jika para elit dan tokoh politik mengajak pendukung dan konstituennya untuk memelihara permusuhan itu, dan terus meng- adakan perlawanan. Ini praktik berdemokrasi yang buruk. Pak SBY masih melihat keadaan yang seperti ini? Terus terang ya. Saya masih merasakan. Ada dua hal yang tidak baik dengan praktik demokrasi seperti ini. Pertama, rakyat bisa terkotak-kotak. Padahal persatuan dan kerukunan amat penting di negeri kita. Kedua, pemimpin yang terpilih, kemudian mesti memimpin dan melaksanakan tugas-tugasnya bisa terganggu, karena sebagian unsur masyarakat diprovokasi untuk tidak harus mendukung pemimpin itu. Menghadapi suasana seperti itu bagaimana solusinya? Ya, yang paling berperan adalah, sekali lagi, para elite dan tokoh politik yang ikut berkompetisi dalam pemilu, pilkada, ataupun pemilihan apapun. Semua harus bijak dan berjiwa besar. Barangkali Anda juga sering mendengar, di berbagai kesempatan saya selalu menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia, terutama dalam kaitan pilkada, agar bagi gubernur, atau bupati, atau walikota yang terpilih wajib untuk memimpin dan mengayomi secara adil semua masyarakat, termasuk mereka yang dalam pilkada tidak memilihnya. Demikian juga masyarakat, wajib mendukung pemimpin yang terpilih sekalipun dulu tidak memilihnya. Pak SBY sendiri tentunya kan juga menjalankan apa yang Bapak serukan itu? Wajib. Harus. Dan sungguh saya jalankan. Bahkan nasihat saya, da- lam kapasitas saya sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat adalah, di provinsi mana pun, di kabupaten atau kota mana pun, setiap kader PD wajib mendukung kepala daerahnya, dari partai politik mana pun kepala daerah itu berasal atau dicalonkan. Ada satu kasus Bung Ramadhan, di mana konon ada seorang bupati dari Partai Demokrat yang nampak kurang loyal kepada gubernurnya. Langsung saya beri-kan teguran agar menjalankan etika pemerintahan yang benar.


Harus konsekuen ya Pak? Harus. Bung, saya ini manusia yang jauh dari sempurna. Banyak kekurangan dan kelemahan saya, tapi saya tidak menggadaikan integritas kepribadian saya. Saya ingin terus menerapkan satunya kata dalam perbuatan. Jika pemimpin bicaranya mencla-mencle, esok dele sore tempe, kacau negeri ini. Jika pemimpin tidak dapat menjadi contoh, dan juga tidak memberi contoh, seperti apa jadinya. Kembali kepada kemungkinan Pak SBY akan kembali head to head dengan Bu Mega, bisa-bisa PD dan PDIP akan saling beroposisi secara permanen? Belum tentu. Saya punya teori dan pemikiran lain. Rakyat kebanyakan itu pada hakikatnya apolitis. Artinya tidak menjadi pendukung sengit dari sebuah partai politik. Barangkali kader-kadernya yang lebih militan. Mereka, masyarakat itu, saling bisa berkomunikasi. Saya tidak pernah memandang anggota PDIP, ataupun pendukung-pendukung Bu Mega, sebagai lawan politik permanen. Tidak juga kepada anggota Partai Golkar, PKS, PPP, PAN, PKB, PBB, PBR, PDS, PPDK, PP, PKPI dan partai-partai lain. Termasuk parpol-parpol baru seperti Hanura, Gerindra, PKNU, PDP, PMB dan lain-lainnya. Mereka semua sahabat, partner, sesama bangsa Indonesia. Apalagi sekarang saya sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. Wajib hukumnya bagi saya untuk menyayangi, melindungi dan memajukan kehidupan mereka semua, melalui pembangunan nasional yang kita jalankan selama ini. Dengan Bu Mega sendiri? Meskipun sekarang saya belum bisa berkomunikasi secara baik dengan beliau, saya tidak pernah mengangap beliau adalah musuh abadi. Ini bukan lip service, tetapi tulus dari hati saya. Tahun ini Bu Mega tentu akan menjadi rival atau kompetitor saya yang relatif tangguh. Dan hampir pasti kompetisi akan sangat keras. Tapi, sekali lagi, tidak sepatutnya kami berdua harus bermusuhan sepanjang masa. Tidak arif. Malu kita kepada rakyat. Wah ‌ politik itu menarik, dan juga keras ya Pak? Benar. Keras, dan terkadang kejam. Sewaktu Pak SBY masih menjadi Perwira TNI apakah pernah membayangkan memasuki gelanggang politik yang keras ini? Mengetahui bahwa politik itu keras, ya. Tapi saya sendiri tidak pernah membayangkan bahwa secara pribadi akan masuk ke medan politik yang seperti ini. Terus terang, cita-cita saya dulu ingin menjadi KSAD. Silakan tanya Pak Wiranto dan Pak Widodo. Beliau berdua tahu pergulatan batin saya ketika akhirnya saya harus meninggalkan TNI, dan kemudian menjadi seorang menteri. Saya belum dengar Pak. Bisa diceritakan? Belum dengar? Wah ini agak seru. Begini. Pada masa bakti terakhir Presiden Soeharto, saya diberitahu bahwa akan diangkat menjadi salah seorang menteri. Saya memohon kepada Panglima TNI waktu itu, untuk diberi kesempatan melanjutkan pengabdian di lingkungan TNI. Pak Wiranto waktu itu berhasil meyakinkan Pak Harto, dan saya tetap bertugas di TNI. Kemudian ketika Pak Habibie menyusun kabinetnya, kembali saya menjadi nominasi kuat untuk sebuah jabatan menteri. Saya berkeinginan yang sama, dan Pak Wiranto berhasil pula meyakinkan Pak Habibie. Di depan saya dan Letnan Jenderal TNI Agus Widjojo, Panglima TNI melalui sarana telepon berhasil mempertahankan saya di TNI, sesuai permohonan saya. Nah, ketika Gus Dur menjadi Presiden, saya ditetapkan oleh beliau untuk menjadi Menteri Pertambangan dan Energi. Di sini masalahnya menjadi lain. Sampai detik-detik terakhir, Panglima TNI, dan Wakil Panglima TNI, Pak Widodo tidak berhasil meyakinkan Gus Dur. Saya sekeluarga sedih sekali. Apalagi anak-anak saya. Agus Harimurti Yudhoyono, yang waktu itu masih menjadi taruna di Akademi Militer juga sangat sedih. Kenangan yang sulit dilupakan ya Pak? Benar. Tapi cerita saya belum selesai. Sekitar dua hari sebelum secara resmi Gus Dur melantik kabinet yang beliau pimpin, saya masih ingin berjuang dan memohon kepada beliau agar saya bisa tetap berdinas di jajaran TNI. Tiba-tiba sore hari, ketika saya sedang berolahraga di Cilangkap bersama wakil-wakil saya, Pak Sudi Silalahi dan Pak Djoko Santoso, saya diperintahkan menghadap Presiden di Bina Graha. Nah, ini kesempatan baik, pikir saya, untuk menyampaikan secara langsung permohonan saya.


Apa itu Pak? Dalam perjalanan dari Cilangkap ke Bina Graha, tiba-tiba saya mendapat telepon dari ayah saya. Ayah saya, almarhum, adalah seorang pejuang dan pensiunan letnan, secara ekonomi kehidupan beliau pas-pasan, dan sampai akhir hayatnya aktif di kegiatan sosial dan keagamaan. Saya amat hormat kepada beliau, karena pendiriannya yang keras pada prinsip, lurus, disiplin, dan seorang pekerja yang gigih.

interview

Tapi Pak SBY tidak berhasil meyakinkan Gus Dur kan? Bukan begitu. Ada cerita lain.

Apa pesan beliau? Singkat sekali. Nampaknya beliau mendengar jika saya tidak happy untuk diangkat menjadi menteri. Beliau bertanya: “Sus, apa yang kamu cari. Pengabdian itu, di mana pun, kan sama saja.” Kalimat ayah itu seperti cahaya yang menyinari hati dan pikiran saya yang terus terang waktu itu berada dalam keadaan kusut. Oleh karena itu, ketika saya bertanya kepada Gus Dur, apakah penunjukan saya sebagai menteri itu perintah atau penawaran, dan ketika beliau menjawab sebagai perintah, saya langsung mengatakan “siap” kepada beliau. Sejak itu Pak SBY telah benar-benar memasuki dunia politik? Benar. Awalnya saya merasa asing dan kurang siap. Banyak konflik dan pertanyaan dalam diri saya. Tetapi saya tidak ingin kalah dua kali. Saya harus menjadi menteri yang berhasil, dan berhasil pula di dunia politik. Saya harus belajar dan mengembangkan diri. Bung Ramadhan, kita break dulu ya? Baik Pak. ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------“SBY sosok multitalenta. Selain kolumnis andal, ayah dua anak Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono ini juga piawai menulis puisi, syair, lagu, dan melukis. Ia sosok pemimpin yang mampu menyeimbangkan sisi ‘otak kanan’ dan ‘otak kiri’ secara baik. SBY tegas namun tetap dengan karakter kesantunannya.”, ingin tahu lebih banyak lanjutan wawancara dgn SBY? Tunggu di edisi Play selanjutnya! --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


photographyevent


Kehidupan Malam di Batam

BATAM NIGHT LIFE

Batam saat ini telah menjadi suatu daerah industri yang sangat di harapkan oleh Indonesia. Perkembangan industri yang tinggi menjadikan Batam yang dulu hanya hutan belantara menjadikan Batam sebagai salah satu kota yang banyak dikunjugi pelancong di Indonesia, ketiga setalah Bali dan Jakarta tentunya. Pelancong di Batam banyak berasal dari negaran Singapura dan Malaysia yang letaknya tidak terlalu jauh 1 jam sampai 2 jam perjalanan melalui kapal laut. Umumnya pelancong dari negeri seberang ini untuk menikamti kehidupan malam yang ada di Batam walaupun tidak sedikit untuk urusan bisnis tentunya.Kehidupan malam di Batam sangat menarik bagi sebagian para pelancong yang ke Batam baik pelancong dari luar negeri dan juga pelancong dari dalam negeri tentunya.

Oleh; Yuli Seperi

Pemerintah daerah setempat telah berusaha untuk merubah imej kota Batam dari kehidupan Malam menjadikan Batam sebagai kota MICE (Meeting, Invitation, Conference and Exibition) tetap tidak bisa merubah imej kota malam itu.Di Batam saat ini sangat banyak dijejali oleh Bar, Pub, Dischotique, cafe dan tentunya panti pijat, menjadikan kota Batam sangat terasa panjang malamnya begitu kata-kata penikmat kehidupan malam.Kehidupan malam di Batam bagi sebagian pelancong dari luar sono sangat murah, mulai dari harga bir, makanan dan tentunya wanitannya. Bagi pelancong dari negara Singapura dan Malaysia mereka saban weekend mengunjungi Batam untuk menikmati kehidupan malam di Batam ini. Pelancong itu tidak semuanya juga yang berasal dari pekerja kelas atas, banyaknya malah pekerja kelas bawah seperti cleaning service, buruh harian , buruh bangunan dan sopir. Mereka ini bisa dengan sangat glamour menghamburkan uang mereka layaknya para jetset karena memang penghasilan mereka yang besar bila diukur kurs mata uang rupiah yang sangat kita cintai ini. Bila membicarakan kehidupan malam tidak lepas dari membicarakan wanita malam. Wanita malam bagi para pelancong dari negeri seberang sangat murah harganya, dengan uang hanya 50 dollar sing telah bisa menikmati wanita semalam suntuk. Laporan media hari ini bisa menjadi peringatan para penikmat wanita malam di Batam ini, Media Tribun Batam dalam tulisannya selasa , 26 Februari 2008 melaporkan 31 wanita malam yang terjaring operasi Penyakit Masyarakat di Batam oleh dinas sosial Kota Batam, hanya 9 orang saja yang bersedia melakukan tes darah, hasilnya semua wanita malam tersebut terkena penyakit kelamin, tiga orang positif HIV dan 6 orang terkena sifilis.Laporan yang memberikan warning para penikmat kehidupan malam, boleh saja menikmati kehidupan malam di Batam tapi jangan coba-coba menikmati wanita malam di Batam kalau mau menanggung resikonya. Ayo Siapa Mau???


“..... dari 31 wanita malam yang terjaring operasi Penyakit M hanya 9 orang saja yang bersedia melakukan tes darah, has kelamin, tiga orang positif HIV dan 6 orang terkena sifilis...�


Masyarakat di Batam oleh dinas sosial Kota Batam, silnya semua wanita malam tersebut terkena penyakit -Yuli Seperi/ Nasional Journalist-


Ketika Yahudi Menggenggam Dunia Sejak kalah dari kaum muslim dalam perang Khaibar, orang orang Yahudi bersumpah menuntut balas terhadap Nabi Muhaammad dan para pengikutnya. Bahkan mereka berjanji menundukkan dunia dan mengendalikan seluruh asetnya. Tekad Yahudi menundukkan dunia bukan omong kosong belaka. Kenyataannya, dengan cerdik dan cerdas mereka berhasil mendominasi sejumlah bidang penting, utamanya perekonomian global. Kita kenal nama nama seperti George Soros (raja spekulan), Rothschild (raja bankir internasional), Bill Gates (raja software), Roman Abramovich (raja minyak dan ikon olahraga), Rupert Murdoch (raja bisni media), dan Walt Disney (raja animasi). Mereka adalah Yahudi tulen yang keberadaan nya diperhitungkan di kancah International. Bentuk perjuangan Yahudi sejak masa pemerintahan Islam di Madinah hingga kini, dalam usahanya meletakkan dominasi Yahudi di atas dunia, Yahudi dengan jaringan zionis nya berusaha menguasai kantong kantong vital ekonomi dunia, yag kemudian dijadikan senjata bagi mereka untuk menunggagi banyak negara, tak terkecuali negara superpower Amerika Serikat. dalam konstelasi ekonomi global, Yahudi telah menguasai IMF, Bank Dunia, WTO dan lain lain melalui Amerika. IMF, misalnya berhasil mendiktekan kebijakan ekonomi dan politik terhadap suatu negara agar sesuai dengan kepentingan Yahudi dan Amerika. IMF dan Bank Dunia dijadikan oleh Yahudi sebagai sarana untuk mewujudkan kepentingan tirani dan penjajahan ekonomi, karena hal ini merupakan prioritas penting kaum Yahudi. Tak hanya itu. Yahudi juga banyak menggenggam banyak perusahaan kelas dunia, seperti General Electric, Caltex, Exxon, dan Coca Cola Company. Dengan jaringan bisnis waralaba (frenchise) dan multi-level marketing (MLM), Yahudi melebarkan sayap bisnis nya ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Mc Donald’s dengan system waralabanya adalah salah satu perusahaan terbesar milik Yahudi yang berada di seluruh dunia. Untuk memuluskan rencananya menaklukkan dunia, Yahudi berkepentingan menguasai media massa. Di media elektronik, Yahudi menguasai American Broadcasting Companies (ABC), Columbia Broadcasting System (CBS), dan National Broadcasting Company ( NBC). Begitu juga di media cetak, seperti The New York Times, The Wall Street Journal dan The Washington Post, Yahudi berhak menyensor berita yang harus dan tidak boleh disiarkan.


changestheworld


Tidak mengherankan, dalam perang di Jalur Gaza, melalui media media tersebut, Yahudi seolah membenarkan agresinya dan mempersalahkan palestina karena dianggap meluncurkan roket roketnya ke permukiman Yahudi di perbatasan Jalur Gaza. Tidak mengherankan, dalam perang di Jalur Gaza, melalui media media tersebut, Yahudi seolah membenarkan agresi nya dan mempersalahkan Palestina karena dianggap meluncurkan roket roket ke permukiman Yahudi di perbatasan Jalur Gaza. Dengan kemampuan yang dimiliki Yahudi dalam menguasai bidang bidang itu, mereka merasa memiliki legitimasi untuk memerintah dan mengeksploitasi untuk memerintah dan mengeksploitasi sumber sumber alam di berbagai belahan dunia. Negara negara miskin dan berkembang mereka tindas tanpa belas kasih melalui pemberian utang atau peminjaman lunak dengan system riba. Namun utang yang mereka berikan bukan untuk membantu, melainkan untuk keuntungan mereka. Pemberian utang ini merupakan senjata ampuh untuk memaksakan kebijakan politik dan ekonomi mereka di negara negara yang di beri pinjaman. Mohammad Asrori Mulky Anggota International Interreligious Federation World and Peace dan Peniliti Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK) Universitas Paramadina, Jakarta.

Permusuhan oleh Yahudi dan Nasrani Jangan lengah hanya karena kemanisan mulut mereka! “Dan tidak akan rela orang-orang Yahudi dan Nasrani kepada kamu sehingga kamu mengikuti agama mereka.” (QS al-Baqarah: 120) Kita tak perlu ragu menyatakan bahwa dua di antara musuh Islam adalah Yahudi dan Nasrani. Mereka selamanya tidak akan pernah rela ummat Islam teguh dalam menjalankan syari’at agamanya. Mereka senantiasa gelisah dan tidak mau tinggal diam manakala Islam terus berkembang menjadi suatu norma kehidupan. Tentang permusuhan kaum Yahudi terhadap kaum muslimin,Al-Qur’an telah mengungkapkannya dalam 362 ayat yang tersebar dalam 29 surat. Sedangkan permusuhan kaum Nasrani kepada ummat Islam dijelaskan Al-Qur’an dalam 14 surat yang terdiri dari 132 ayat. Pertanyaan besar timbul dari padanya, kenapa al-Qur’an sangat getol menginformasikan permusuhan dua golongan besar ini? Seberapa jauh bahayanya? Bagaimana pula cara kerjanya? Permusuhan kaum Yahudi menorehkan sejarah yang sangat panjang. Permusuhan itu dimulai sejak awal risalah Islam, yaitu ketika Rasulullah menyemaikan bibit Islam kepada penduduk Madinah. Pada awalnya seluruh penduduk Madinah terikat dalam suatu perjanjian untuk hidup berdampingan yang saling menghormati dan melindungi. Akan tetapi karena sifat dengki dan iri mereka, maka permusuhan akhirnya tersulut. Orang-orang Yahudi mengkhianati Rasulullah dengan cara bersekongkol dengan kaum musyrikin Makkah untuk menyerang kaum muslimin. Orang-orang Yahudi akan menyerang dari dalam, sementara kaum musyrik akan menyerang dari luar. Konspirasi Yahudi dengan kaum musyrikin Makkah ini digambarkan al-Qur’an sebagai berikut: “ Tatkala (musuh) itu menyerang kamu dari arah atas dan bawah, dan tatkala matamu telah berkunang-kunang terhadap musuhmu itu, dan jantungmu telah naik ke kerongkongan (karena cemas).” (QS al-Ahzaab: 10) ”


Perang Khandaq, walaupun tidak sampai terjadi, tapi peristiwanya sangat menggemparkan. Kala itu pasukan musuh berjumlah 10.000 tentara dengan persenjataan yang lengkap. Mereka terdiri dari pasukan kafir Quraisy dan tentara Yahudi. Ummat yang masih dalam tahap konsolidasi untuk menyatukan kekuatan ke dalam, ternyata sudah harus berhadapan dengan konspirasi jahat ini. Allah swt tidak tinggal diam. Allah mengulurkan tangan-Nya dengan mengirimkan pasukan yang tidak terlihat oleh mata. Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, ingatlah akan nikmat Allah atas kamu, ketika balatentara datang hendak menyerangmu, lalu Kami kirimkan kepada mereka angin topan dan balatentara yang tidak kelihatan olehmu. Adalah Allah Maha melihat apa-apa yang kamu kerjakan.� (QS al-Ahzaab: 9) Pengkhianatan ini sangat menyakitkan. Bagaimana tidak, padahal mereka terikat untuk saling melindungi. Seharusnya mereka bersama kaum muslimin mempertahankan negara dari segala rongrongan pihak-pihak luar. Tetapi nyatanya mereka justru menikam dari dalam, membunuh kawan seiring. Oleh karenanya kaum muslimin mengambil tindakan tegas, yaitu menumpas mereka habis-habisan. Benteng terakhir kaum Yahudi di Khaibar dibumihanguskan. Merekapun diusir dari tanah Arab. Permusuhan Yahudi kepada kaum muslimin tidak berhenti di situ. Mereka terus mengibarkan api permusuhan dengan menyusup ke barisan Islam untuk memporak-porandakan persatuan. Dalam sejarah kita kenal nama Abdullah bin Ubay, Musailamah al-Kadzdzab, dan beberapa tokoh lainnya yang berhasil masuk ke dalam barisan Islam dengan maksud untuk menghancurkan kekuatan Islam. Suhu politik yang memanas sepeninggal Rasulullah dimanfaatkan betul oleh mereka. Maka terjadilah berbagai tragedi berdarah antara kaum muslimin sendiri. Gelombang kemurtadan di awal-awal kekhalifahan Abu Bakar adalah salah satu rekayasa mereka. Demikian juga pembunuhan tiga khalifah sesudahnya. Atas kelicikannya pula akhirnya kaum muslimin terpecah dalam berbagai aliran pemikiran, yang dipicu dari aliran politik. Jadilah kini ummat Islam dalam bagian-bagian yang perlu kerja keras untuk dipertemukan. Lahirnya hadits-hadits palsu di kalangan kaum muslimin adalah salah satu karya besar mereka. Mereka tahu bahwa rahasia kekuatan kaum muslimin itu terletak pada kepatuhannya kepada pedoman hidupnya, yaituAl-Qur’an dan Sunnah. Mereka sadar betul bahwa untuk mengubah Al-Qur’an itu suatu kemustahilan, sebab Allah sendiri yang menjamin kemurniannya. Untuk itu mereka beralih untuk menggubah hadits-hadits Nabi, melalui rekayasa yang canggih. Lalu tersebarlah ribuan hadits palsu hingga kini. Gerakan bawah tanah dilakukan oleh orang-orang Yahudi sejak terusir dari tanah Arab. Intervensi mereka ke dunia akademik, khususnya filsafat, demikian juga ke dunia politik sangat terasa pada awal-awal perjalanan Islam. Mereka bahkan mampu menyusup masuk hingga ke jantung kaum muslimin. Permusuhan demi permusuhan yang terjadi antara tokoh-tokoh Islam di awal pergerakan Islam adalah ulah tangan mereka. Yang menghasud rakyat untuk mengkudeta Khalifah Utsman bin Affan adalah Yahudi. Demikian juga yang memanas-manasi agar kaum muslimin menuntut balas atas kematian Ustman. Akhirnya Utsman tewas, demikian juga Ali.


“ Yahudi melebarkan sayap bisnis nya ke seluruh d nia, termasuk Indonesia. Mc Donald’s dengan sys tem waralabanya adalah salah satu perusahaan ter besar milik Yahudi yang berada di seluruh dunia.�


dusr-

credit photo by St Jadoon


Dalam proses perkembangannya, penyusupan orang-orang Yahudi ini semakin canggih, hingga pada saatnya negara-negara besar juga berada dalam kendalinya. Yang paling mencolok adalah Amerika dan Inggris, yang kini sedang berupaya mengalihkan perhatian dunia atas Israel dengan mengintimidasi Iraq. Secara ekonomi, kaum Yahudi di kedua adidaya itu sangat mampu, yang kemudian mereka bisa mengendalikan sektor politik. Setelah semua jaringan itu dirasa kuat, maka sejak itu mereka secara terbuka menyampaikan secara terang-terangan hendak membuat negara sendiri yang berdaulat dengan membawa bendera Yahudi. Negara uyng dipilih adalah Palestuna, yang diklaim sebagai tanah leluhur mereka. Pada tahun 1882, beberapa tokoh Yahudi mengumumkan gagasannya untuk menjadikan Palestina sebagai negara Yahudi dan mengusir ummat Islam dari sana. Ummat Islam harus dipindahkan ke negara-negara tetangga yang masih laus. Gagasan yang berani ini kemudian direkomendasi oleh kongres Yahudi pertama, tahun 1897. Disebutkan di sana bahwa negara Palestina cukup menampung 15 juta bangsa Yahudi yang terserak di mana-mana. Kenapa mereka berani terus-terang menyampaikan gagasan ini? Karena memang negara-negara besar sudah berada dalam dominasinya. Selain Amerika dan Inggris, ada juga Prancis sudah bisa dikatakan “oke� terhadap semua gagasan Yahudi. Tokoh Yahudi memang menampati posisi-posisi strategis di negara-negara tersebut, yang dimulai dari media massanya. Orang-orang Yahudi menggunakan tangan Inggris untuk mewujudkan niatnya. Pertama-tama bangsa Arab dibujuk agar mau memerangi pemerintahan Turki Utsmani dengan janji akan di merdekakan. Setelah tentara Utsmaniyah diusir oleh bangsa Arab sendiri, maka Inggris mulai ingkar janji. Inggris tetap menguasai Palestina dengan cara menjadikannya sebagai pangkalan militer. Alasannya demi untuk melindungi terusan Suez. Dalam waktu yang sama imigrasi Yahudi ke Palestina terus membanjir, mencapai ratusan ribu orang. Diam-diam Inggris sudah meneken perjanjian dengan Yahudi, yang kemudian dikenal dengan nama deklarasi Balfour. Isinya jelas, yaitu menjanjikan bangsa Yahudi untuk mendirikan negara merdeka di wilayah Palestina. Konspirasi Inggris dan Yahudi ini betul-betul tidak masuk akal. Dengan cara yang licik dan kejam, bangsa Palestina diusir dari negerinya untuk digantikan orang-orang Yahudi. Pendatang itu kemudian mendirikan negara Israel, yang langsung mendapat pengakuan resmi dari beberapa negara pendukungnya. Apakah mereka puas setelah berhasil mendirikan negara merdeka? Belum. Mereka akan terus berusaha memperluas wilayahnya. Tentu saja hal ini harus berhadapan dengan kaum muslimin. Dengan sokongan Amerika, Inggris dan negara-negara Barat lainnya, mereka terus membuat kekacauan agar ummat Islam tidak kerasan tinggal di negerinya sendiri. Di balik itu semua, mereka sedang membuat rencana membebaskan negara-negara Arab dari kaum muslimin. Menurut rencana mereka, seluruh daratan Arab adalah wilayah untuk Yahudi, termasuk Arab Saudi, yang di dalamnya ada Makkah dan Madinah. Yahudi adalah musuh yang tidak pernah berhenti memerangi kaum muslimin, di mana dan kapan saja. Mereka terus menjalin kerjasama dengan semua pihak untuk memusuhi Islam dengan segara cara. Seberapa besar permusuhan mereka terhadap ummat Islam? Allah menjawab dalam firman-Nya: “Kamu akan menjumpai manusia yang paling keras permusuhannya kepada orang-orang yang beriman (muslim) ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.� (QS. Al-Ma-idah: 82)


Permusuhan mereka kepada kaum muslimin semata-mata didorong oleh kesombongan dan kecongkakannya. Mereka merasa sebagai bangsa yang dipilih oleh Allah sebagai kekasihnya. Manusia atau bangsa lain itu tidak lebih dari sekadar budak-budak yang harus melayani kemauan dan keinginannya. Mereka merasa sebagai makhluk super. Itulah sebabnya al-Qur’an menantang mereka: “Katakanlah, ‘Hai orang-orang Yahudi, jika kamu mendakwahkan bahwa sesungguhnya kamu sajalah kekasih Allah, bukan manusia-manusia yang lain, maka cobalah kamu minta lekas-lekas mati, jika kamu adalah orang-orang yang benar.” (QS al-Jumu’ah: 6) Selain Yahudi, perseteruan orang-orang Nasrani juga tak kelah hebatnya. Ingatkah kita dengan perang Salib? Perang itu hingga kini belum dinyatakan selesai oleh kedua belah pihak. Padahal perang itu telah berlangsung berabad-abad dengan korban jutaan orang. Konfrontasi pertama tentara Nasrani dengan kaum muslimin terjadi pada masa Khalifah Umar bin Khaththab, yaitu perang Yarmuk –nama sebuah anak sungai Yordan, tempat berkecamuknya pertikaian– pada tanggal 20 Agustus 636. Tentara Romawi-Kristen di bawah pimpinan raja Heraklius ini dikalahkan secera telak oleh pasukan Islam, walaupun jumlah pasukan dan peralatan perangnya jauh dari seimbang. Kontak fisik kedua terjadi pada tahun 1099, ketika 40.000 tentara Kristen menyerbu Yerusalem yang dijaga 1000 tentara Islam. Saat itu Yerussalem jatuh ke tangan orang-orang Kristen. Dengan kebengisan dan kekejamannya mereka membunuh secara membabi-buta. Tak peduli laki atau perempuan, muda atau tua, semua menjadi korban kebiadaban. Tumpukan mayat bisa ditemui di mana-mana. Kaki, tangan, penggalan kepala berserakan di jalan-jalan. Di atas puing-puing syuhada’ kita, mereka mendirikan negara Kristen Latin di Syiria, Palestina, dan sekitarnya. Adalah Shalahuddin al-Ayyubi, pahlawan Islam yang berhasil merebut kembali tanah Palestina, pada tanggal 2 Oktober 1187. Kejatuhan ini menggoncangkan daratan Eropa yang menjadi basis kekuatan Kristen. Itulah sebabnya mereka bersatu-padu memerangi ummat Islam dengan mengerahkan segala kekuatannya. Perang Salib kembali pecah. Tentara Kristen di bawah pimpinan Richard Lion Heart memenangkan peperangan. Atas perintahnya, 72.000 tentara Islam yang menjadi tawanan perang dibunuh secara massal. Kemenangan mereka tidak bertahan lama, sebab segera disusul dengan balasan kaum muslimin. Pasukan Al-Malikuz-Zahir menghalau mereka dari Timur Tengah. Sejak saat itu kaum Kristen menjauh dari wilayah itu untuk selamanya. Kekejaman tentara Salib nampaknya mengilhami tentara Spanyol dalam hal memusuhi ummat Islam. Pada tahun 1499 Kardinal Himenes de Cisneros memulia gerakan pemurtadan. Orang-orang Islam dipaksa untuk mengganti agamanya. Usaha ini dimulai dengan menyingkirkan semua buku berbahasa Arab yang menguraikan tentang agama Islam dengan cara membakarnya habis. Pada saat yang sama dibentuk Mahkamah Pengadilan Katolik untuk mengadili ummat Islam yang masih tinggal di negeri itu. Belum puas dengan cara ini, maka pada tahun 1504 raja mengeluarkan perintah resmi agar semua kaum muslimin berpindah agama. Di bawah raja Philip II, pada tahun 1556 dikeluarkan perintah agar bahasa, agama, adat-istiadat, dan cara hidup Islam dibuang jauh-jauh. Perintah ini kemudian ditegaskan lagi oleh raja Philip III, 1609 dengan tindakan nyata, yaitu mengusir seluruh kaum muslimin dari Spanyol. Dalam jangka waktu 25 tahun sejak tentara Kristen menguasai Granada, tidak kurang dari 3 juta ummat Islam dibantai secara massal. Tidak saja orangnya yang dibakar, tapi semua peninggalan sejarah dan peradaban Islam juga dibumihanguskan. Hanya satu yang tersisa, yaitu masjid Cordova.


travelling

Sebuah Cerita Tentang Tambelan Bubur Pedas, Bingke Berendam dan Rusa

credit photo & writing by Kamarudin Aep ( Bintan Contributor)


Bagi seorang hipster yang serba hedonies glamour ala kota besar Tambelan bukanlah tempat yang sesuai untuk anda, karena tidak ada satu pun fasilitas hiburan yang sesuai dengan selera kekotaan anda disana. Namun jika anda seorang warga urban yang jengah dengan gegap gempita metropolisnya kota maka Tambelan adalah salah satu tempat yang kami rekomendasikan buat anda, karena mungkin ini adalah salah satu tersuntuk yang harus anda kunjungi. Sesekali bolehlah berlibur ke Tambelan, sayang kalau anda hanya liburan menghabiskan uang di luar negeri, lebih baik dihabiskan disini, di halaman belakang rumah kita, biar kecipratan juga mereka hasil korupsi kita yang tak seberapa dikitnya tu, , hitung-hitung bantu saudara sendirilah, Pulau Tambelan jaraknya lebih kurang 180 mil dari Bintan, berlayar dengan kapal perintis bisa mencapai 26 jam lamanya, jika angin kencang bisa lebih lama lagi, berdoa saja kapal yang anda tumpangi tidak mogok untuk kemudian terapung-apung menghanyut di luasnya perairan Selat Karimata itu. Selama pelayaran tak banyak kegiatan yang bisa dilakukan, paling merokok, ngopi, jalan-jalan keliling kapal (yang finish selesai dalam 1 menit) atau hunting cewe cakep( yang kalau pun ada mungkin bini orang ), Sebelum mencapai Tambelan pelayaran anda akan melewati sebuah pulau karang (atoll) yang biasa disebut nelayan dengan nama Tukong Kemudi yang dihuni warga keturunan Buton, konon menurut cerita seorang nelayan sana di gugusan pulau terluar di perairan sekitar Tambelan ini ada sebuah pulau yang bisa didatangi tetapi belum tentu anda bisa pulang, karena dibuat terlena warga pulaunya sehingga anda mabuk sejadi-jadinya untuk kemudian dibunuh karena mereka tidak mau lingkungan mereka dihuni orang diluar mereka, benar atau tidak cerita itu belum bisa dipastikan karena belum ketemu sumber yang bisa dikonfrimasi. Entah buaya entah katak, entah iya entah tidak, yang jelas sadislah kalau memang ada pulau yang penduduknya “dingin� gitu. Waktu menjelang sore ketika kapal motor Gunung Bintan memasuki perairan Tambelan, perlahan mulai kelihatan jelas gugusan pulau-pulau indah yang terdapat dikiri dan kanan kapal, konturnya perbukitan dengan hutan yang masih hijau lebat, sebagiannya lagi pulau-pulau kecil dengan hamparan pasir putih, betul-betul white sand beaches dan crystal clear water yang andai kata dibangun cottage dan sebagainya asli 10 kali lebih bagus dari resort di Nikoi. Terpencilnya letak Tambelan dengan akses transportasi yang minim mungkin salah satu alasan kurang tertariknya investor mengembangkan industri pariwisata disini ( disamping kurangnya modal mungkin, heh hehe ). Padahal dengan keindahan panorama alamnya yang ada Tambelan bisa jadi destinasi wisata long trip yang mantap di tengah Selat Karimata ini.


“ konturnya perbukitan dengan hutan yang masih hijau leba hamparan pasir putih, betul-betul white sand beaches dan c cottage dan sebagainya asli 10 kali lebih bagus dari resort d


at, sebagiannya lagi pulau-pulau kecil dengan crystal clear water, yang andai kata dibangun di Nikoi.� - Kamarudin Aep ( kontributor Bintan) -


Bagi anda yang biasa nongkrong ngopi maka kedai kopi Sudi Mampir di kampung Batu Lepuk Tambelan harus anda kunjungi, kedai kopi yang sudah ada sejak tahun 40an itu masih menyisakan suasana jaman tempo doeloe-nya, pesan secangkir kopi dan roti bakar srikayanya, selanjutnya anda bisa bossini ( borak sana sini ) atau cukup jadi pendengar yang baik, ada banyak orang tua disitu yang bisa anda timba asam garamnya dan mungkin bisa memperkaya wawasan bathin anda, menambah kepekaan sosial anda atau paling tidak anda gak akan dibilang sombonglah oleh mereka. Kurang pas rasanya anda berada di Tambelan kalau belum mencoba masakan khas melayu disana, cicipi Bubur Pedas dan Bingke Berendam , dan satu lagi yang paling spesial yaitu Telur Sisik. Cuma hati-hati lah saat menyantap telur sisik karena makanan enak itu sudah jadi “barang terlarang” disana, maraknya eksploitasi penjualan telur sisik yang dibawa keluar dari Tambelan mengancam kepunahan penyu disana, sehingga aparat pemerintah Tambelan sedikit “mengerem”perdagangan telur sisik. Suka berburu? Siapkan senapan anda ( asal jangan senapan gajah sudah lah ), bukan hanya pelanduk tapi rusa juga bisa anda buru disini. Mau jadi pesepak takraw handal ? bergurulah di Tambelan yang memang sepak takraw menjadi olahraga massal disini, bisa berdecak kagum anda jika melihat pemuda sana yang begitu lincahnya menggerakkan badan saat bermain takraw, Smash dan blocking-nya bikin kita seram-seram sejuk lantaran membayangkan apa rasanya mendarat diatas beton andai mereka silap langkah memainkan tehnik bertakraw ria yang jelas gak kan ria lagi kalau jatuh…e eh, tepleoot’. Andai sudah Bosan merayau di darat silahkan main ke laut, mau mancing? Tenang saja ikan dan terumbunya masih elok ,gabung aja dengan nelayan yang biasa merawai kalau mau mancing, asli anda letih melepaskan ikan yang terjerat kail. Mau snorkeling? Bawa google, fin dan snorkel anda sendiri, karena rada sulit mencari alat selam itu disana. Taman lautnya indah-indah . jangankan sekedar mau Finding Nemo, mau ketemu Baracudda atau Jaws juga bisa, Cuma anda siap enggak kalau didatangi ikan –ikan itu? Nanti bisa sama pulak lajunya anda berenang dengan speed boat Sekupang – Belakang Padang . Sebagian perairan Tambelan yang masih terawat baik ini sedang diusulkan Bappeda Bintan untuk dijadikan sebagai taman laut nasional. Menjelang petang carilah titik tertinggi di perbukitan Tambelan, menyepilah sebentar disitu sambil menikmati indahnya lanskap alam yang terbentang didepan anda sambil dengarkan lagu Tanah Air Ku ciptaan Ibu Soed yang indah itu. Tanah airku tidak ku lupakan kan terkenang selama hidupku Biarpun saya pergi jauh tidak kan hilang dari kalbu Tanah ku yang kucintai, engkau ku hargai


Bulan April ini merupakan bulan baik bagi penggemar The Changcuter. Tepatnya, pada 25 April ini grup band dengan ciri khas penampilan The Beatles ini akan tampil habis di kawasan wisata Ocarina. ‘’Bisa dibilang konser tunggalyang digelar kali ini, merupakan pagelaran musik spektakuler dari mega wisata Ocarina guna memuaskan pengunjung Ocarina khususnya dalam mendukung program Pemko menujuvisit Batam 2010,” ujar PR Ocarina Ardian. Dan, bagi warga Batam dan para Changcut Rangers akan menyaksikan idola mereka yang akan tampil gilagilaan denganmenggunakan kostum dengan motif polkadot dancelana ketat yang menjadi ciri khasnya. Konser band dengan personil Q-bil (gitar), Tria (vokal), Alda (Gitar) dan (bass) menurut Ardian merupakan konser pertama kali digelar di Batam. Mengenai konsep acara, The Changcuters akan tampil di Open Plaza Costarina kawasan Mega Wisata Ocarina dari pukul 17.00 Wib sampai dengan selesai. ‘’Saya sarankan bagi anak muda tidak melewatkan malam minggu ini bersama The Changcuter. Selain tiket murah, penampilan The Changcuter malam minggu ini merupakan penampilan perdana di Batam,’’ ujarnya. Band yang sempat menghiasi layar lebar lewat filmnya yang berjudul D’tarix Jabrix diyakininya akan memuaskan kerinduan penggemarnya di Batam. Ardian memastikan grup ini akan membawakan lagu-lagu andalan seperti Racun dunia, I love You Bibeh, Hijrah ke London dan masih banyak lagi yang tentunya hits lagu telah melekat dihati para pecinta Chancuters. Sementara mengenai tiket, panitia sudah membuka counter pembelian di beberapa tempat seharga Rp 20 ribu. Ditambahkannya, pihak mega wisata Ocarina akan terus menyelenggarakan event-event konser musik untuk memanjakan pengunjungnya . ‘’Kedepan untuk para pengunjung ocarina akan dapat terus menyaksikan kegiatan dengan berbagai konsep yang berbeda, yang tentunya akan membuat para pengunjung terhibur dan merasa nyaman,’’ ujarnya menutup pembicaraan. Dunia pariwisata Batam terus berbenah. Seperti dilakukan pengelola objek wisata Ocarina dengan menggelar berbagai even hiburan. Satu dari even yang akan digelar adalah menghadirkan grup band The Changcuters. Siapa tak kenal lima anak muda bertubuh kurus jangkung yang lagu-lagunya cukup populer seperti I Love U Bibeh dan Gila-gilaan ini. Terlebih lagi, setiap aksi panggungnya yang unik mampu mengundang ribuan penonton. Band asal Bandung ini dibentuk tahun 2005 dengan personel Tria (vokal), Qibil (backing vocal & gitaris), Alda (gitaris), Dipa (bassis), dan Erick (drummer). Mereka mulai dikenal pecintanya sejak membintangi iklan Flexi dengan jargon beuu. Kemudian di tahun 2006 mereka mencoba menggarap album pertamanya yang berjudul Mencoba Sukses. Untuk album terbaru, mereka mengambil tajuk The Changcuters & Misteri Kalajengking Hitam. Nama ini dipilih karena The Changcuters ingin menampilkan sisi gelap dan terangnya kehidupan. Di setiap albumnya, pada umumnya jenis musik yang dibawakan pun bergenre rock.


eventofthemonth credit phot by Fitrah Saputra ( Fingerfast member)


eventofthemonth credit phot by Fitrah Saputra ( Fingerfast member)


eventofthemonth credit phot by Fitrah Saputra ( Fingerfast member)


eventofthemonth credit phot by Fitrah Saputra ( Fingerfast member)


credit phot by Fitrah Saputra ( Fingerfast member)


eventofthemonth credit phot by Fitrah Saputra ( Fingerfast member)


eventofthemonth credit phot by Fitrah Saputra ( Fingerfast member)


FASHION OF WORST CASE SCENARIO II

by. ST JADOON


fashionofthemonth


fashionofthemonth


fashionofthemonth


w w w.f inger f ast.com

coomingsoon

t h e o f f i ci a l eve nt p a r t n e r o f v isi t B at a m 2010

concert | exhibition | workshop | workspace sport | moeslem project | robotic | urban art

We try strive to embracing local youth Sebagai organisasi non profit yang berkecimpung dalam multimedia informasi teknologi media seni baru. Fingerfast di dirikan pada tahun 2002 dan bertujuan untuk mengembangkan dan menciptakan terobosan-terobosan pada bentuk-bentuk seni yang baru. Dalam proses pencapaian tujuan tersebut, ďŹ ngerfast banyak mengadakan proyek-proyek multimedia new media art dan workshop-workshop kepada berbagai komunitas di Indonesia dan di beberapa negara Asia Tenggara. Semua program yang dilaksanakan ditujukan untuk menciptakan interaksi yang lebih dalam antara manusia dengan lingkungan sosial dan budayanya. Youth city icon merupakan salah satu terobosan yang ingin dicapai dalam transisi untuk membranding sebuahkota, dalam pencapaian proses tersebut membutuhkan sebuah semangat kepemudaan untuk mengasah kreatifitas dalam sebuah wadah dan media untuk menuju Indonesia Creative Industry Economy

official media by

event partner by


Celoteh Kisah Kumpulan Perkara Korupsi Lingga Oleh; Kamarudin Aep ( Kontributor Bintan)


Play : Kaek mana kampung nya tuh bro? Aep : Masih kampungan lah yang jelas Play : Maksudnya? Aep : Tau sama tau lah Play : Oops, lain macam ja nih bunyinya, coba jelaskan dulu ma awak, ya kan? Aep : Parahlah, pejabatnya makin kaya, rakyatnya gitu-gitu aja, ternyata otonomi hanya menciptakan raja-raja kecil di daerah, belum mampu mensejahterakan masyarakatnya. Masih koruplah... Play : Separah apa memangnya? Aep : Masih banyak berfoyanya daripada berkaryanya, fokusnya masih seputarbangun membangun gedung pemerintahan, belanja mobil dinas, tempatkaek Daik tuh ngapainlah pakai mobil dinas bagus-bagus, bisa kemanajuga? Petantang petenteng pulak orang-orangnya pakai Toyota Fortuner, Nissan X Trail, Storm dan sebagainya tapi jumpa orang berjalan kakipulang dari kebun gak mau ditumpangin, diklakson pun tidak. Padahal beli mobilnya pakai uang rakyat. Cobalah dibelanjakan untuk yang lebih berfaedah, kaek disubsidikan buat ongkos angkutan darat yang masih cekikdarah tuh harganya. Dari Daek ke Tg.Buton yang hanya tujuh kilo meteranjaraknya ongkos ojeknya lima belas ribu, ongkos ferry dari Pancur ke Senayang yang gak sampai setengah jam lamanya kena tiga puluh ribu, dah sama pulak ongkos Pinang ke Batam. Play : Segitu aja? Aep : Banyak masyarakatnya yang mengeluh tentang itu tapi kok tak ada solusi konkritnya. Gimana rakyat mau sejahtera kalau saban hari sibuk memperkaya diri sendiri saja, di Mentuda banyak orang tua bingung gimana menyekolahkan anaknya setamat dari SD, karena disana tidak punya SMP, mau disekolahkan keluar gak punya ongkos, Play : Terus? Aep : Sudah terjadi kesenjangan sosial yang gawat disana antara orang yang hidup dari pemerintahan dengan orang awam. Waktu nongkrong-nongkrong ma orang – orang disana banyak kisah – kisah tak sedap yangawak dengar, mulai dari kasuskasus penyelewengan bantuan, proyek yangbermasalah, himpitan ekonomi yang semakin menjadi –jadi sampai tim sukses dan konstituen yang dikecewakan dan terlupakan. Lama-lamamasyarakat disana bisa apatis kaeknya dengan apapun yang akan terjadi diLingga. Kepercayaan kalau putra daerah bisa membangun kampunghalaman kaeknya mulai pudar dikalangan masyarakatnya setelah melihat berbagai kasus penyimpangan yang notabene dilakukan putra daerah sendiri selama ini. Sampai ada yang ngomong ke aku lebih enak orang luar yang berperan, karena gak perlu pikir panjang mengingat menimbang kalau mau diguna-guna, dilapan enamkan pake telur terbang.

interview

Kamaruddin Aep salah satu kontribur Bintan Play! baru saja kembali dari perjalanan dinas liarnya ke Kabupaten Lingga yang dilakukan pada minggu ketiga Maret lalu. Kami tahu dia kesana dalam rangka cuci mata melihat kampung halaman sesepuhnya. Meski kembali tanpa membawa oleh-oleh sotong kering, ia tetap kami sambut hangat begitu tiba di markas Play! Meski masih tampak lelah, si bujang tambos yang satu ini langsung kami berondong dengan pertanyaan seputar perjalanan dinas liarnya itu. Berikut petikan obrolan kami dengannya;


interview


Play : Apa potensi Lingga yang saat ini bisa membantu masyarakatnya menurut engkau Ep? Aep : Agak sulit buat aku menjawab pertanyaan kaek gitu wak, masih dangkal kaji aku kalau tentang itu. Tapi yang jelas Lingga punya nilai lebih dan sumber daya alam yang bagus. Yang diperlukan adalah kesadaran untuk benar-benar menciptakan kesejahteraan yang adil dan merata. Jangan latah dengan otonomi, karena kita semua tau tujuan otonomi itu men-sejahtera- kan rakyat, bukan mensejahterakan golongan, berdirilah diatas semua kepentingan. Play : Membangun daerah butuh sumber daya manusia, SDM di Lingga gimana Ep? Aep : Abang nanya itu kaek awak ni kepala badan kepegawaainya pulak, apa lah... manalah awak paham tentang itu... Play : Iya juga e’..Maksud aku tuh menurut engkau gitu..gimana SDM-nya? Aep : Sama ajalah, yang namanya mutu SDM kan relatif, ya tak? Sekarang masalahnya sudah tepatkah penempatan SDM itu? Direkrut berdasarkan kompetensi atau karena si anu tu anaknya si anu, keponakan anu, titipan anu atau anu-nya memang anu banget? Itu masalahnya, bekerja di pemerintahan makan hati ulam jantung bro. Kita kreatif pun gak bisa banyak ngomong lantaran pangkat tak seberapa, tak angkat telor tak dipandanglah. Kita semua tau jangankan di Lingga, di semua daerah di Kepri ini SDM-nya sudah oke tapi pemberdayaannya yang gak oke, karena menghapus KKN itu cuma omong kosong. Orang Melayu belum jadi tuan di rumahnya sendiri, masih sibuk becekau sesama sendiri, masih belum sadar kalau mereka itu besar dan bisa besar. Janganlah apa yang tak betul sekarang ini dipertahankan lagi, segala macam orang dikasi gelar Dato’. Dato kepala dato dia...., Salah beradat tulah timbulnya nanti. Melayu kita nih dipecah belah oleh melayu sendiri. Daik sebagai Bunda Tanah Melayu harus bisa jadi teladan yang epik bagi daerah lainnya demi membangun kembali kebesaran Melayu ini. Jangan lagi petingginya bertingkah yang tidak- tidak disana. Cukuplah Daik dikenal dengan kejayaan tamadun Melayunya dahulu yang sampai sekarang masih disegani seluruh raja- raja di nusantara ini, jangan sampai nanti Daik dikenal karena ada pejabatnya yang masuk program Kumpulan Perkara Korupsi (KPK) di Trans TV. Andai itu terjadi bang, awak lah yang akan teriak “ Hukum Mati Koruptor�. Play : Oke lah Ep, segitu aja dulu, makin lama bebual sama engkau makin ngarut nih...tapi ada satu hal yang kaeknya aku sepaham nih dengan engkau. Aep : Apa tuh bro? Play : Kami cinta negeri ini tapi kami benci sistem yang ada Aep : Hanya ada satu kata, Lawan! Play : Ha..ha..ha..., bunyinya kaek lagu Koil aja nich... Aep : Yoi...kita kan sama-sama Black light shine son, bro!!


artworkgallery


artworkgallery


artworkgallery


artworkgallery


FASHION OF THE SUMMER

by. MUCAK & TEDDY TAN


fashionofthemonth


fashionofthemonth


fashionofthemonth

Name : Rustin Birthday : 04 feb 1989, Batam Hobby and interest: travelling, browsing, reading books, singing Performance: ballet (get 3 distinction awards) Activities: working, aerobic, yoga, etc Schools : SD, SLTP, SMK, kartini Batam (graduated) Diploma in Hotel management boston business college singapore (Graduated) Zodiac sign: capricorn


fashionofthemonth


fashionofthemonth


Play#04  

Fingerfast Laboratory Magazine ( Mei Edition 2009)

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you