Page 1

16

PKS

Internet

Halaman

1

Edisi ke 3 Tahun 2013 PKS edisi 2 Januari I - II 2013 Diterbitkan Halaman Oleh : Bidang Humas DPW PKS pkskalbar Kalimantan @pkskalbar Barat

Menuju Kalbar yang Adil dan Sejahtera

Internet

percepat

Pembangunan Masjid Mujahidin Pembangunan Masjid Raya Mujahidin yang seakan-akan jalan di tempat mendapat perhatian dari DPRD kota Pontianak. Sampai saat ini masih belum tampak hasil pembangunannya secara signifikan, padahal pembongkarannya sudah lama dilakukan. Sehingga DPRD sesuai dengan kewenangannya akan memberikan perhatian serius terhadap hal ini. DPRD punya kewajiban agar pembangunan Masjid Raya Mujahidin segera rampung. Terlebih lagi sebagian anggaran pembangunannya bersumber dari dana hibah APBD kota Pontianak. Yang pada tahun 2012 dianggarkan 3 Milyar rupiah. Arif Joni Prasetyo, wakil ketua DPRD Kota Pontianak mengatakan Pembangunan Masjid Raya Mujahidin masih belum terlihat signifikan. Saya berharap masjid ini segera rampung. Kegiatan ibadah dan kegiatan kegiatan keagamaan yang lain bisa segera berjalan dengan baik. “Tentu melalui komisi terkait, akan segera merespon lambatnya pembangunan masjid yang menjadi kebanggaan warga Pontianak ini. Komisi terkait dalam waktu dekat ini akan segera melakukan kunjungan lapangan. Dan Kemudian dilanjutkan dengan mengundang panitia pembangunan guna mendapatkan keterangan mengenai lambatnya proses pembangunan

ini,” ujarnya. Saya berharap nantinya akan ada percepatan pembangunan penyelesaiannya. Progressnya dan tahapan-tahapan pembangunannya mesti jelas dan terukur. Ini bukan saja harapan DPRD, tetapi menjadi harapan seluruh warga kota Pontianak. Pembangunan Masjid Raya Mujahidin Pontianak saat ini tahap penyelesaian pemancangan tiang pondasi “Spun Pile” yang satu tiangnya bisa menahan beban sekitar 100 ton dan tahan karat, kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. “Dari sekitar 197 titik pondasi, saat ini sudah selesai ditancapkan ke tanah sekitar 140 titik tiang pemancangan dengan kedalaman 36 hingga 40 meter,” kata Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Kamis. Ia menjelaskan, tahapan pemancangan tiang pondasi tersebut memang sedikit lama atau sudah berjalan enam bulan, tetapi kalau sudah selesai tahap itu, tahapan berikutnya akan lebih cepat sehingga target penyelesaian pembangunan hingga Nopember 2013 masih bisa dikejar. “Kami berharap masyarakat memberikan sumbangan ataupun bantuannya dalam hal pendanaan pembangunan Masjid Raya Mujahidin karena dananya masiih kurang sekitar Rp19 miliar,” ujarnya. Bangunan baru Masjid Raya Mujahidin direncanakan dua lantai dengan target selesai 1,5 - 2 tahun. Tinggi lantai pertama dibangun 1,5 meter dari tanah dan menonjolkan arsitektur khas Kalbar dan ikon Kota Pontianak. Pembangunan Majis Raya Mujahidin Pontianak diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp80 miliar hingga Rp84 miliar, dengan daya tampung sekitar 5.000 hingga 8.000 jamaah.


Halaman PKS

Komik

Edisi dEsEMBER 2012

editorial Bang Toha : Dari Penjara ke Taubat Nasuha Nama asli beliau Dedi Toha, bekerja sebagai tukang Ojek. Tapi ada yang unik, cuma bang Toha yang kalo lagi ngojek selalu kenakan jaket PKS ato Jaket Palestina, sampai ibu-ibu deket rumah saya bilang ‘Ojek PKS’ Bang Toha ini tidak mau disebut sebagai simpatisan, dia bangga kalau bilang sama teman-temannya, bahwa dia KADER PKS. Tapi ini bukan tanpa alasan, kami merasakan memang kontribusinya buat DPRa PKS Penggilingan, Cakung, juga besar. Suatu hari, saya iseng tanya sama bang Toha, kenapa sih bisa tertarik sama PKS. Dia jawab karena suka sama orang-orang PKS, ramah dan bisa ikut belajar jadi ‘baek’. Bang Toha bercerita bahwa ternyata dulu beliau langganan masuk keluar penjara, terakhir masuk penjara karena kasus narkoba, dan setelah kasus itu beliau ingin bener-benar taubat nasuha. Kebetulan ketika masa tahanannya habis, hingar bingar politik di Indonesia sedang meninggi lantaran menyongsong pemilu tahun 2009. Dari situ beliau mendukung salah satu caleg dari PKS yang juga tetangganya. Hingga hari ini bang Toha terus belajar untuk melupakan masa kelamnya dulu dan memulai ibadahibadah yang dulu tidak pernah ia lakukan. Ia juga sibuk bolak-balik Sukabumi – Jakarta lantaran anaknya di sekolahkan di pesantren disana. Buat kami bang Toha itu simpatisan yang berjiwa kader. Kadang dia lebih dulu datang ke tempat acara baksos atau rapat DPRa dibanding yang lainnya. Bang Toha juga selalu bawa kamera digital yang dia punya untuk mengabadikan acara DPRa. Nah beberapa hari lalu ada kejadian yang membuat saya jadi sangat ingin menulis tentang bang Toha. Hari Jumat (1/2) lalu ada sms masuk ke hp saya SMS: Wamakaru Wamakarallah…wallahu khairul makirin..ini adalah makar sistematis untuk melemahkan PKS…kita harus sabar SAYA: Allahuakbar..afwan ini siapa ya? No. antum gak ke save di hp ane nih, afwan ya SMS: Ane Toha akh, hp ane yang dulu ilang waktu pilkada SAYA: Allahuakbar, iya bang, kita semua harus sabar… mudah2an jalan keluarnya indah SMS: iya, ini pukulan psikologis buat kita, mental kita kayak runtuh..partai juga bukan lah segalanya, tapi dakwah yang segalanya, pks harus terus bermanfaat, banyak cara buat terus bermanfaat..tapi ane tetep CINTA USTADZ LUTHFI Saya: Allahuakbar… SMS: OK..Hamasah… Adakah yang sms seperti ini jika itu ‘sekedar’ simpatisan? (fuad aris) http://www.pksjaktim.org/bang-toha-daripenjara-ke-taubat-nasuha

pks Diterbitkan Oleh Bidang HUMAS DPW PKS Kalbar. Penanggung Jawa: Fatahillah Abrar Pemimpin Redaksi: Ketua Bidang Humas Wakil Pemimpin Redaksi: Viki Redaksi : Giarto, Nursidi, I`ing Prayasa, Dedi Zainullah, Prapto Al Ayubi, Adi Santosa, Deden Anwari, Witasor, Agus Tiansyah,

Edisi Digital

http://issuu.com/pkskalbar

edisi 2 Januari I - II 2013

2

PEMILU? Penting gitu? Ide Cerita: Dedi | Ilustrator: Faisal

Suara Keadilan edisi 15

nyinyir bukan solusi @ridlwanjogja

twit pilihan

Ide Cerita: Dedi | Ilustrator: Fauzi

Ayyuhal Ikhwah.. Min Huna Nabda’ | Seruan untuk Kader dan yang ‘Desertir’ 1. Sebelum dilanjutkan silahkan baca komentar orang luar soal tangis PKS di Kompasiana ini >>> “Arti Tangisan Kader PKS Saat Mendengar Pidato Anis Matta”. 2. Akhuna, yang aku mencintaimu karena Allah, orang bilang tangis saat pidato Anis Matta itu tangisan buaya dan pura-pura. 3. Sabarlah, mereka tak tahu bahwa tangis-tangis serupa kita teteskan hampir setiap minggu. 4. Dalam lingkaran-lingkaran antar hati. Orang tak tahu, ini hubungan hati ta’liful qulub. 5. Dlm bisik rabithah sebelum kafaratul majelis terucap, bulir bulir tangis menetes. Itu sudah biasa. Mereka hanya tak faham. 6. Mereka pikir, ini adalah partai politik, sama seperti parpol yang itu, yang disana, yang berpecah belah itu. 7. Mereka duga ini parpol untuk mencari jabatan, menimbun kekayaan, lalu berpecah belah karena gengsi kalah posisi. 8. Ah..lupakan sejenak komentar orang akhi, mari segera mengambil cermin. 9. Ya ikhwati fillah, jamaah ini sedang sampai pada fase menjelang kemenangan. Fase mihnah yang terjal. 10. Ustad Jumah Amin bin A Azis dalam manhaj al imam hasan al banna, ats tsawabit wal muthaghayirat sudah ingatkan… 11. Riya, ghurur,congkak, merasa tinggi dan besar, itulah penyakit utama jamaah. 12. Virus ambisi pribadi,suka menonjol, suka publisitas, dapat menggelincirkan. 13. Apakah ini yg menimpa jamaah hari ini? 14. Maka mari resapi betul pidato qiyadah (Presiden PKS), kita harus segera bertaubat, muhasabah total. 15. Menangis di ujung malam, betapa semua amal kita ternyata mengandung

ujub. Ingin dimulyakan oleh manusia. 16. Menangis betapa kita kadang berbangga diri dengan kualitas amal yang pas-pasan. Lantas kita mengaku sdh beriman? 17. Tapi, tangis dan sesal, bukanlah pelemah ya ikhwah. 18. Tangis dan sesal adalah api energi. Dan cemoohan orang adalah bahan bakarnya. 19. Tangis yang mengobarkan amal, yang melecut ruhul tadhiyah, jiwa berkorban. 20. Antum sudah merasa berkorban? oh ya? apa yang sudah antum beri? apa yang sudah engkau korbankan? hebat ya? 21. Sadarlah akhuna, kita hanyalah sekrup kecil. Hanya debu di sela-sela batu bata peradaban yg sdg ditata. 22. Menagih imbalan, menghitung peran, itulah virus jamaah akhi. Mari kita sapu bersih.Ctrl Alt Del. 23. Jika dengan kasus LHI ini, bi idznillah, membuat PKS hanya dapat 1 % suara, apa antum lalu gentar dan berpaling? 24. Bahkan jika PKS dibubarkan, dianggap terlarang, lalu antum dikejar2 utk dipenjarakan apa antum menyesal? 25. Bagi mereka yg sudah menjabatkan tangan, pasti paham, memilih jalan dakwah pasti bertemu mihnah. 26. Tapi mereka selalu ingat janji Allah : Wa Innal Jundana Lahumul gholibun (37 : 173) 27. “Dan sesungguhnya Tentara Kami itulah yang menang”, hanya tentara Allah yang menang akhi, ingat! 28. Dalam ribuan caci dan hujan umpatan ini mari kita ingat pesan sahabat nabi yang terkenal... 29. “Kekeruhan dalam jamaah lebih baik dari kebeningan dalam kesendirian”. 30. Akhuna, yang aku mencintaimu karena Allah, tak usah larut dalam sedih, mari kita buktikan dengan berbenah. 31. Seperti pesan para pendiri jamaah ini : jadilah rahib di waktu malam, dan pe-

nunggang kuda yang gagah di siang hari. 32. Kita berjanji agar tetap berhimpun dalam ketaatan kepada Allah, Allah semata-mata.Iyyakana’budu wa iyyakanasta’in... 33. Mungkin kt sudah lupa, liqo-liqo kita di emper jalan, dengan kartu-kartu remi yang kita siapkan dlm kondisi darurat. 34. Agar ketika intel-intel Orba datang, mereka duga kita sedang bermain kartu, padahal sedang mengkaji ayatayat Allah. 35. Mungkin kt sudah lupa, liqo-liqo kita dulu tanpa suguhan, hanya air putih, bahkan tiga tahu dibagi tujuh. Ingat akh? 36. Atau memori itu tergantikan dg taklim di HOTEL JW Marriott dan berangkat dengan Alphard, atau Prado? 37. Siapapun engkau sekarang, akhuna, kenang kembali saat saat indah masa lalu kita. 38. Jadikan kenangan #rindu itu sebagai tambahan obor untuk mencari pintu lorong, dalam jamaah yang sedang diserang kegelapan ini. 39. Bersiapsiagalah, seperti dalam mukhoyam kita saroya, kita siaga menunggu instruksi muddarib di tengah malam. 40. Dan untuk saudaraku, yang tertinggal kereta dakwah, di stasiun-stasiun desertir…Mari kembali, min huna nabda’ 41. Tegakah antum mengetahui kereta yg membawa keluargamu sendiri digelincirkan dari relnya. Itu masih saudaramu ya akhi.. 42. Apakah engkau sekarang justru bertepuk tangan, bergabung dalam barisan pencela? itu saudaramu ya akhuna… 43. Sudah nggih, nggak kuat ini, #rindu dicukupkan, pamit dulu.... 44. Astaghfirullahal adziim.. astaghfurullahal adzim..astaghfirullahal adziim....


Halaman PKS

edisi 2 Januari I - II 2013

3

H. M Anis Matta, Lc

“

Saya ingin mengatakan hari ini berlaku ayat Allah SWT. Lambung mereka tak bersahabat dengan tempat tidur. Tak ada lagi waktu tidur sejak hari ini, saudara-saudara sekalian. Kita akan memulai hari ini, Insya Allah, sebagai momentum kebangkitan kita semuanya.

Allah SWT mengatakan Dialah Allah yang menguatkanmu dengan pertolonganNya dan orang-orang yang beriman. Kita pasti bisa melalui ini dengan bergandengan tangan. Kalau kita saling bersatu, kalau kita menyatikan diri atas nama cinta pada Allah SWT dan cinta pada negeri kita, Indonesia. Yang ketiga adalah kerjasama. Hari ini, saya akan katakan pada semuanya dan juga seluruh kader PKS, saya ingin mengatakan hari ini berlaku ayat Allah SWT. Lambung mereka tak bersahabat dengan tempat tidur. Tak ada lagi waktu tidur sejak hari ini, saudara-saudara sekalian. Kita akan memulai hari ini, Insya Allah, sebagai momentum kebangkitan kita semuanya. Misi utama kita dalam periode permulaan kebangkitan adalah mengubah cobaan dan musibah ini menjadi rahmat dan karunia. Kita bisa memulainya, melakukannya, karena pada permulaan kita mendirikan partai ini, jumlah kita sedikit. Tenaga kita sedikit. orang-orang kita sedikit. Tapi melalui kerja keras, Alhamdulillah, Allah SWT memberikan kesempatan pada partai ini untuk terus berkembang. Dan itu sebabnya, saya juga percaya bahwa Insya Allah dengan pertolongan Allah SWT dan dengan kebersamaan kita, tak ada satupun kekuatan di negeri ini dan dunia ini yang bisa menghancurkan gerakan ini. Insya Allah. Ikhwan sekalian, saya tidak ingin kita semua di sini memahami bahwa kita semuanya adalah ingin melawan gerakan

pemberantasan korupsi, sama sekali tidak. Itu adalah agenda kita semuanya. Itu agenda Islam dan juga nasional. Tapi yang akan kita lawan adalah penggunaan otoritas dalam pemberantasan korupsi yang bersifat tirani. Pemberantasan korupsi adalah agenda kita bersama. Tapi ulama-ulama fikih mengatakan hak dan cara menggunakan adalah dua hal yang berbeda. Cara menggunakan hak berhubungan langsung dengan hati. Karena itu Rasulullah SAW mengatakan mintalah fatwa ke dalam hatimu. Karena, motif itu yang akan menentukan cara kita menggunakan hak. Dan motif tirani itulah yang akan kita lawan, Insya Allah. Seperti yang saya katakan tadi, kalau kita ingin memulai perubahan yang hakiki, kita musti memula dari diri kita sendiri. Kita sebagai manusia melakukan banyak kesalahan. Terutama kami. Secara pribadi, saya dan semua pimpinan PKS menyadari pasti melakukan kesalahan. Dan karena itu juga, saya akan mengumumkan agenda pertama kita yaitu melakukan pertaubatan bagi seluruh pengurus dan kader PKS. Kita akan memulai dari istighfar, kita akan memulai dari taubat. Astaghfirullahaladzim. Kita pasti sudah melakukan amal. Tapi masih banyak kekurangan dalam amal itu. Dan istighfar ini Insya Allah bukan hanya menghapus dosa-dosa, tetapi juga akan menyempurnakan kerja-kerja kita ke depan. Ikhwan sekalian, Insya Allah kita sete-

“

B i s m i l l a h i rr a h m a n i rr a h i m Saya pertama kali mengucapkan penghargaan sedalam-dalamnya kepada Keua Majelis Syuro yang mengambil keputusan sangat kilat dan cepat merespon usulan dan permohonan pengunduran diri Presiden Luthfi Hasan Ishaaq. Saya juga ingin mengucapkan penghargaan pada saudaraku, Luthfi Hasan Ishaaq. Jika ia menonton acara ini, saya ingin mengatakan padanya, saya mencintainya. Seluruh pengurus, pemimpin, dan kader PKS mencintai beliau. Kita percaya pada integritas beliau. Kita sepenuhnya tsiqoh. Tapi yang dihadapi oleh PKS hari ini adalah sebuah konspirasi besar yang bertujuan menghancurkan partai ini. Dan menurut saya, peristiwa besar ini akan menjadi hentakan sejarah yang akan membangunkan macan tidur PKS. Saya yakin Allah SWT mengirimkan isyarat besar bahwa ini adalah momentum pembenahan diri dan kebangkitan PKS. Rekan-rekan sekalian, tentu saja ini tugas besar yang harus saya emban bersama seluruh pengurus PKS. Saya tahu ini bukan hari-hari yang mudah yang akan kita lalui. Tapi kita pasti bisa melaluinya, Insya Allah. Kita pasti bisa melalui harihari sulit ini. Asalkan kita mengetahui tiga syarat utama untuk melaluinya. Yang pertama adalah memohon pertolongan pada Allah SWT. Allahumma iyya kana’budu wa iya kanasta’in. Syarat kedua adalah kebersamaan kita semuanya. Ukhuwah, persaudaraan, soliditas, itu yang harus kita jaga. Karena

lah kita membenahi diri sendiri, pikiran, hati, perilaku, dan seluruh sistem dalam organisasi ini, kita akan melangkah lebih jauh melakukan pembenahan dan perbaikan pada negara. Karena itu, kita hanya bisa melakukan perbaikan pada skala negara itu kalau Insya Allah kita memulainya dengan cara benar. Kemarin, kita menyaksikan Presiden kita, Luthfi Hasan Ishaaq, keluar dari ruangan ini dibawa ke tahanan. Dan Insya Allah, dari ruangan ini pula lah, kita akan memulai kerja besar baru untuk membenahi diri kita dan sekaligus membenahi negara kita. Dan saya yakin Insya Allah kita pasti bisa. Saudara-saudara sekalian, mudahmudahan Insya Allah, dengan kekuatan yang kita miliki kita akan melampaui hari-hari sulit ini. kita semuanya pasti akan berdoa agar Allah meletakkan berkah di balik cobaan yang menimpa kita ini. Setelah acara ini, kita akan memulai langkah pertama pertaubatan nasional bagi seluruh pimpinan dan kader PKS. Selanjutnya, karena saya sadar akan melakukan tugas yang sangat besar, saya tidak ingin pelaksanaan tugas ini terganggu hal-hal lain yang bisa membuat tujuan tak tercapai. Oleh karena itu, saya ingin mengumumkan pengunduran diri saya dari jabatan Wakil Ketua DPR RI dan keanggotaan DPR RI. Saya sudah memulai dan Insya Allah Antum semuanya berjalan membawa kafilah perubahan di negeri ini, Insya Allah. Wassalamualaikum wr wb.


Halaman PKS

edisi 2 Januari I - II 2013

4

Sumber Air Problem Kalbar

n Alifudin: Berikan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat Kalbar Pontianak – Kondisi sulitnya Air bersih tidak hanya terjadi di kota-kota besar namun hampir dirasakan di setiap kota kabupaten Kalimantan Barat. H Alifuddin berharap pemerintah melalui PDAM di setiap kota memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kebutuhan Air bersih tidak hanya untuk satu atau dua orang, tapi untuk satu atau dua kampung bahkan lebih. “PDAM harus benar-benar serius dalam mengelola air bersih, jangan sampai ada warga yang masih tidak dapat air bersih,” Ujarnya. Pengadaan air bersih di Provinsi Kalbar masih terkendala pada sumber air baku. Diakui Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kalbar Jakius Sinyor, masalah tersebut masih menjadi hambatan dalam

pencapaian target pembangunan milenium (MDG’s) tahun 2015. “Misalnya di Kota Pontianak, Sungai Penepat, anak Sungai Landak yang selama ini jadi cadangan saat air sungai terintrusi air laut, sudah tidak layak karena juga sudah terkena dampaknya,” kata Jakius kepada Rakyat Kalbar, Minggu (20/1). Menurutnya, untuk air bersih rata-rata di Kalbar belum mencapai target 60 persen di tahun 2012. Hanya beberapa daerah saja seperti Kota Pontianak, Kabupaten Bengkayang, dan Sanggau sudah di atas rata-rata nasional. Ketiga daerah itu sudah hampir 70 persen. “Sementara yang belum akan kita kejar di tahun depan. Kami menargetkan, air bersih ditarget untuk perkotaan 80 persen dan

pedesaan 60 persen. Itu juga target nasional untuk mengejar MDG’s 2015,” ujarnya. Jakius berharap 2015 target itu semuanya bisa tercapai. Terkait alternatif sumber air baku hasil surveinya dalam waktu dekat ini baru disampaikan. “Saat ini apa rekomendasi belum tahu. Tetapi beberapa daerah seperti Kota Singkawang juga akan bekerja sama dengan Bengkayang, karena di sana luar biasa air bakunya. Kita akan adakan pembahasan lintas sektoral untuk membahas air ini,” paparnya. Pihaknya akan memprioritaskan Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak yang penduduknya cukup padat. “Apalagi setiap tahun masyarakat Kota Pontianak masih terus mengeluhkan air bersih,” pungkas Jakius. (*)

Kabar dari Senayan

Bantu Infrastruktur Rp 6 M

n Semoga Rakyat Kalbar semakin sejahtera Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) daerah pemilihan Kalimantan Barat, Rahman Amin, berhasil memperjuangkan aspirasi masyarakat dari daerah pemilihannya terkait permohonan bantuan infrastruktur untuk pembangunan dan perbaikan fasilitas pasar desa dan kantor desa di beberapa kabupaten yang ada di Kalimantan Barat. Keberhasilan memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pmeilihan ini merupakan bukti konkret dari apa yang telah dilakukan oleh Rahman Amin di DPR RI. “Insya Allah pada tahun 2013, Kalimantan Barat akan memperoleh Dana dari Pemerintah pusat yang dialokasikan untuk pembangunan Pasar desa dan Kantor Desa. Total dana yang turun mencapai Rp. 6 (enam) miliar rupiah. Dana ini akan disebar pada 27 titik terpilih, yang saya sampaikan kepada pemerintah. “ ujar anggota Komisi II DPR RI ini.

Menurut Rahman Amin, 27 titik tersebut terdiri dari 17 titik bantuan untuk Pasar desa dan 10 titik bantuan untuk kantor desa. “Pasar desa dan Kantor desa ini adalah pasar dan kantor desa yang mengusulkan untuk dilakukan perbaikan. Titik terbanyak ada pada kabupaten sambas dan kabupaten kubu raya. Nantinya, bantuan akan dikirim melalui mekanisme tugas pembantuan dari pemeritah kepada pemerintah daerah terkait” Pungkas Rahman.


PONTIANAK

Halaman PKS

Dinamika

Tingkatkan Pelayanan Puskemas PONTIANAK - Pa­ si­ en yang hendak berobat di Puskesmas Perum 1, Pontianak mengaku kecewa. Pa­salnya, ketika mendatangi loket pendaftaran, petugas loket mengatakan tutup, padahal baru pukul WIB. Ikhsan Syamsi 10.00 “Kata pegawainya loket sudah tutup dan uangnya sudah dihitung jadi tidak menerima pasien lagi. Saya langsung ke bagian pemeriksaaan dokter, dan dokter yang bersangkutan sedang melakukan pemerikasaan. Ketika saya mengatakan saya ingin berobat tetapi dokter tersebut tidak memeriksakan saya karena tidak ada kartu berobat dari bagian loket,” kelunya. Kabid Pelayanan Kesehatan dan Farmasi (Yaskesfar) Dinas Kesehatan Pontianak Drg Yuliastuti Saripawan M Kes, mengatakan setiap pelayanan Puskesmas di Kota Pontianak mempunyai alur pelayanan dan Standart Operational Procedure (SOP) yang ada dan harus ditaati. “Puskesmas wajib memberikan pelayanan sasuai SOP dengan jam pelayanan Puskesmas yaitu dari pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB,” tandasnya. Ditemui di tempat terpisah Ikhsan Syamsi mengatakan dinas kesehatan harus lebih tanggap dan solutif terhadap permasalahan warga, kadang SOP yg di buat tidak sesuai dengan sikon dilapangan. “Kalau kita kaku terhadap SOP yang ada maka kasihan jika ada warga yang butuh pertolongan namun tidak kita tolong hanya karena tidak ada di SOP nya, harus ada Solusinya lah” Ujarnya. (tp)

Waduh! Sepekan 5 Kasus Kejahatan di Pontianak Selatan

PONTIANAK - Selama Januari 2013 Jajaran Polsek Pontianak Selatan menangani lima kasus kejahatan yang terjadi diwilayah Hukum Polsek Selatan. Ini perlu dilakukan peningkatan kewaspadaan dari masyarakat. Arif Joni Anggota Legislatif dari PKS yang tinggal di Wilayah Pontianak Selatan, Arif Joni juga meminta kepada masyarakat untuk lebih hati-hati. “Masalahnya sekarang kejahatan tidak hanya terjadi pada malam hari, bahkan siang hari juga sering terjadi” Ujarnya. “Kejahatan diwilayah Hukum Polsek Selatan bulan ini dan pekan ini terjadi lima kasus dan diantara kejahatan yang dilakukan oleh para pelaku terbilang nekat dan perlu adanya kewaspadaan,” ungkap Kapolsek Pontianak Selatan, Kompol I Gede Sumber Wahyudi. Kapolsek menjelaskan kejahatan yang dilakukan pelaku diantaranya kasus pencurian Sepeda Motor yang diparkir dikawasan Jalan Budi Karya, Penjambretan dengan melukai korban yang terjadi di Jalan Waduk Permai, pencurian uang tunai Rp 45 juta didalam kamar hotel Bintang Tiga dikawasan Jalan Gajahmada. (tp)

edisi 2 Januari I - II 2013

5

Jage Taman Alun Kapuas

n Pramono: Jadikan Taman Keluarga Pontianak – Masyarakat Kota Pontianak akhirnya mendapatkan alternartif tempat hiburan untuk keluarga. Taman Alun Kapuas yang sudah lama dimiliki oleh Kota Pontinak mulai berbenah, dengan penambahan air mancur di tengah-tengahnya semoga membuat warga semakin tertarik untuk datang dan menjadikan tempat istirahat keluarga. Pramono Tripambudi, Anggota Legislatif dari PKS berharap warga kota pontianak menjadikan Taman Alun Kapuas sebagai taman keluarga. “Taman Alun Kapuas harus kita rasakan sebagai taman di rumah sendiri, sehingga kita akan menjaganya sebaikbaiknya. Taman Keluarga yang besar bukan hanya untuk melihat-lihat tapi bisa juga jadi tempat silaturahim antar keluarga” Ujarnya. “Saya harap warga juga akan mendapat hiburan yang lebih menarik dari Taman Alun Kapuas yang baru, dengan adanya air mancur yang menari membuat Taman Alun Kapuas menjadi unik,” tambah Pramono. Pengoperasian air mancur menari yang di-

lakukan langsung Walikota Pontianak H Sutarmidji SH

MHum disambut gembira masyarakat, Sabtu (19/1) malam. Fasilitas yang disiapkan pemerintah menambah lengkap hiburan bagi masyarakat Kota Pontianak. Apalagi air mancur menari bisa mengikuti alunan lagu Kopi Pancong yang diputar operator air mancur. “Saya minta masyarakat bisa menjaga fasilitas yang ada di taman ini. Karena bangunannye sangat mahal, jangan sampai nasibnye seperti air mancur yang di sana rusak karena dicuri,” ucap Sutarmidji sembari menunjuk lokasi air mancur yang berada tak jauh dari lokasi air mancur menari yang peralatannya hilang. Sutarmidji mengharapkan agar hiburan di Alun-Alun Kapuas tidak digunakan untuk tempat mesum. “Saya berharap hiburan di sini sehat, jangan ada anak-anak menonton sesuatu yang tidak baik,” lanjut Sutarmidji. Ia juga mengharapkan masyarakat tidak membuang sampah sembarangan dan meminta petugas terus melakukan sosialisasi agar masyarakat bisa senantiasa menjaga kebersihan. “Yang pasti, keinginan saya tempat ini dapat selalu dijaga. Agar senantiasa bersih dan bisa menghadirkan suasana menyenangkan. Karena tempat ini milik seluruh warga Kota Pontianak,” ingatnya. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan prasasti oleh Walikota Pontianak dan diikuti dengan acara penyerahan bantuan motor pengangkut sampah pada LPM Kelurahan Pal Lima dan LPM Kelurahan Sungai Jawi Dalam. Upaya Pemkot Pontianak mempercantik dan memperindah wajah Taman Alun Kapuas akhirnya terbayarkan. Miliaran dana yang digelontorkan melalui APBD Kota Pontianak berhasil menata kawasan itu sebagai ikon baru bagi Kota Pontianak. Mafhum saja, air mancur yang dapat menari mengikuti irama musik itu bisa dinikmati dengan gratis. Posisinya persis berada di eks Balai Prajurit yang tertata indah dengan nuansa modern, masih satu kawasan dengan Taman Alun Kapuas. Pesona air mancur menari kian apik di saat lampu warnawarni yang terpasang menyinari semburan air. Bahkan tak sedikit masyarakat menjadikan air mancur sebagai background foto mereka. Bahkan Wali Kota Pontianak Sutarmidji membaur dengan masyarakat bersama-sama menyaksikan air mancur menari diiringi beberapa tembang yang sangat digandrungi masyarakat. Masyarakat yang menyaksikannya tentu sangat takjub. Pasalnya air mancur menari baru pertama kali di Kota Pontianak bahkan Kalimantan Barat. (*)


Halaman

KUBURAYA

PKS

Dinamika

Program RTLH Kemenpera Kubu Raya – Khalid Hermawan berharap warga yang mendapatkan bantuan dari Kemenpera betul dbetul warga yang membutuhkan. Pemkab harus mendata dan juga memberikan bantuan seluruhnya. Sehingga warga benarbenar terasa terbantu dengan program tersebut. selain itu Anggota Legislatif dari PKS ini mengingatkan program RLTH ini harus merata jangan sampai ada yang rumahnya sudah rusak berat tetapi tidak mendapat bantuan. “Pemkab harus bekerja keras terutama dalam hal pendataan, agar warga yang benar-benar butuh mendapatkan bantuan,” ujarnya. Bupati Kubu Raya H Muda Mahendrawan SH mengakui terus melakukan pendataan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di sembilan kecamatan. Langkah itu dilakukan untuk memenuhi dan mempersiapkan kuota bantuan yang nantinya diberikan Kementerian Perumahan (Kemenpera). Kendati masih belum mengetahui berapa besar bantuan yang diberikan, setidaknya kabar itu memberikan angin segar bagi masyarakat di KKR. “Data yang diserahkan pada Kemenpera harus terbaru dan sesuai dengan fakta di lapangan. Karena bantuan yang diberikan benar-benar diterima warga yang membutuhkan, dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK), KTP, serta surat kepemilikan tanah,” ucap Muda pada wartawan ketika usai meresmikan Desa Punggur kemarin. Kendati sampai hari ini masih belum dapat memastikan berapa unit RTLH yang akan mendapatkan bantuan, dirinya sangat yakin renovasi terhadap rumah warga miskin bisa diselesaikan. “Berdasarkan penjelasan dari Deputi Perumahan, data yang disampaikan harus yang terbaru. Ini yang harus dikejar, agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan kita,” ucapnya. Karena berdasarkan data dari sembilan kecamatan yang sudah ada, tambah Muda, jumlah RTLH mencapai 4.000-an unit. Meski terbilang banyak, dirinya tidak begitu khawatir karena program bantuan akan diberikan secara bertahap dan tentunya akan terselesaikan. “Dari penjelasan Deputi, minimal tiga tahun bantuan itu diberikan pada kabupaten,” ujarnya. (rk)

6

Guru Tuntut Gaji Sertifikasi

n M Amri: Segera Penuhi Haknya

Sebuah Rumah Ludes Terbakar di Pontianak Pontianak - Sejumlah kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Pontianak ikut turun memadamkan kebakaran yang melanda rumah seorang warga. Jago merah melahap rumah Wargiono, seorang warga Jalan Uray Bawardi, RT 04/06, Pontianak Kota, Kalimantan Barat. Api mulai terlihat menjilat rumah Wargiono Rabu (30/1/2013) sekitar pukul 07.30 WIB. Puluhan kader PKS yang tergabung dalam Pemadam Kepanduan Siaga DPD PKS Kota Pontianak berhasil memadamkan api pada pukul 09.00 WIB. Api diduga berasal dari hubun-

edisi 2 Januari I - II 2013

gan arus pendek listrik. Saat kejadian, tak ada satu pun anggota keluarga yang ada di dalam rumah. “Saat ditinggalkan, rumah sepertinya aman-aman saja, makanya saya kaget mendengar musibah ini,” tutur Wargiono yang terlihat termenung melihat puing rumahnya yang hangus terbakar. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai pencatat meteran PLN itu mengaku, saat api berkobar, semua anggota keluarga sedangtidak ada di rumah karena sedang bekerja. Dia baru tahu musibah itu setelah rumahnya rata dengan tanah. (*)

KUBU RAYA - Puluhan guru bersertifikasi Kabupaten Kubu Raya (KKR) menuntut gaji sertifikasi yang belum dibayar oleh pemerin-

tah atau dinas terkait. Ketua Forum Komunikasi Guru Kabupaten Kubu Raya (KKR), Sukarman S Pd, mengatakan Kamis, mereka akan mendatangi kantor DPRD dan kantor Inspektorat KKR. Mereka menuntut gaji sertifikasi para guru yang tertunda segera dibayar khususnya tahun 2012. “yang belum disalurkan berdasarkan surat edaran dinas kurang lebih dua bulan. Guru yang bersertifikasi kurang lebih 1.115, dari SMP, SMP hingga SMA. Jadi total gaji sertifikasi guru yang belum dibayar pada tahun 2012 sekitar 6 sampai 7 milyar,” kata Sukarman. Ia menjelaskan,

gaji sertifikasi guru yang belum dibayar sebenarnya dari 2010 hingga 2012. Tapi pada aksi hari ini mereka akan lebih fokus pada gaji sertifikasi 2012. Namun tidak menutup kemungkinan mereka juga akan langsung membahas gaji sertifikasi 2010 dan 2011 yang belum dibayar. Muhammad M Amri anggota legislatif KKR sangat menyayangkan bila adanya penundaan pembayaran gaji yang terjadi pada guru-guru yang sudah tersertifikasi. Amri siap membantu dan memfasilitasi agar terjadi dialog hingga terbayarkannya gaji yang sudah menjadi haknya pada guru tersebut. “Sebaiknya Pemkab atau dinas terkait segera membuka diri dan mendialogkan kepada guru-guru tersebut agar tidak terjadi kesalah pahaman, dan juga bisa mengganggu aktivitas sekolah,” Ujarnya. (tpk)


MEMPAWAH - LANDAK

Halaman PKS

edisi 2 Januari I - II 2013

7

Keraton Amantubillah Milik Umum

MEMPAWAH - Keraton Amantubillah Kerajaan Mempawah melakukan Kirab Pusaka dan pawai Laskar Istana Amantubillah Mempawah yang diikuti laskar Keraton dan kendaraan hias baik sepeda motor maupun mobil serta kesenian tradisional Tionghoa, barongsai dan naga. Kirab yang dilaksanakan tersebut membawa meriam Sigondah dan beberapa pusaka lainnya memutari Kota Mempawah hingga menuju daerah Kuala Mempawah. Pelepasan kirab pusaka tersebut, langsung dilakukan Raja Mempawah, Pangeran Ratu Mulawangsa Mardan Adijaya. Menurut Raja Mempawah, perayaan tradisi robok-robok atau robo-robo yang melibatkan berbagai etnis dan berbagai ritual kerajaan. Sejarah para pengikuti Opu Daeng Manambon terdiri atas ber-

bagai etnis dan agama, maka ritual roborobo Istana Amatubillah melibatkan unsur dari berbagai etnis sebagai bentuk mempererat persatuan. “Melihat situasi secara nasional maka kita kembalikan rasa memiliki sesama kita. Dan dilihat dari sejarah Kota Mempawah, dari zaman dahulu terdiri berbagai etnis yang menjadi budaya masyarakat Mempawah yang merupakan budaya yang memegang teguh adat istiadat,” Dr Mardan. Menurutnya perpaduan antara berbagai etnis, berbagai agama di Kalimantan Barat ini tidak ada budaya yang dominan dan semuanya bersatu dalam kebersamaan. Ia menjelaskan Keraton Amantubillah terbuka untuk umum, karena Keraton Amantubillah bukan milik personal melainkan milik masyarakat.

Dinamika

TNI Sita Kayu Tak Bertuan MEMPAWAH - Dalam sepekan, jajaran Kodim 1201/ MPW telah menyita 850 batang kayu tanpa pemilik, di Parit Kebayan, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Siantan. Tangkapan pertama pada 14 Januari, sebanyak 540 batang dan kedua pada 20 Januari sebanyak 310 batang. Semuanya terdiri dari kayu campuran. Kayu-kayu ini semuanya dibawa melalui jalur sungai. Penyitaan itu merupakan upaya pihaknya untuk mengantisipasi adanya ilegal logging yang marak belakangan ini. Dikhawatirkan, kayu itu berasal dari penebangan hutan lindung di kawasan Kabupaten Pontianak. Kayu ini sengaja disita di Makodim sehingga pemiliknya datang dan membawa bukti kepemilikannya secara sah. “Saat Pengaman itu dilakukan, pemilik kayu yang saat itu sedang menarik kayunya menggunakan motor air tiba-tiba saja memutuskan talinya dan kabur. Makanya kita ambil tindakan, kalau memang mempunyai izin dan tidak bersalah tidak mungkin mereka lari,” tukas Dandim, Selasa (22/1) Menurut Dandim, gelagat seperti memberikan kecurigaan terhadap para anggota sehingga dilakukan pengamanan. Seandainya kata dia kayu itu memang milik seseorang dengan pembuktian yang lengkap, maka kayu-kayu boleh diambil lagi. “Jika kayu-kayu itu diambil dari hasil penebangan liar di hutan lindung, lambat laun hutan kita akan habis. Bayangkan saja jika selama sebulan, setahun ini terjadi sudah berapa banyak kayu yang ditebangi,” ungkapnya. Dandim mengajak semua pihak, baik pemkab, Polres, dan masyarakat, mewaspadai penebangan liar oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. “Kita juga mengajak pemerintah daerah dan kepolisian untuk membentuk tim khusus untuk masalah penebangan liar. Karena ancamannya adalah bencana alam,” paparnya. Kayu tersebut, lanjutnya, berada di Kodim 1201/MPW dan akan dilimpahkan ke Polres Pontianak. “Bagi yang merasa pemiliknya, silahkan ambil. Tapi tentunya harus melengkapi dengan dengan bukti-bukti kepemilikan yang akan diproses oleh polres,” katanya. (tp)

Pilbup Pontianak Terancam Gagal Mempawah – Sampai dengan saat ini, KPU Kabupaten Pontianak belum melaksanakan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati Pontianak. Isu yang berkembang, persoalan anggaran menjadi penyebab belum jelasnya pesta demokrasi di Bumi Galaherang itu. Bupati Pontianak H Ria Norsan mengatakan pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 9,6 miliar dalam APBD 2013. Penetapan anggaran itu sudah sesuai dengan PMK Mendagri Nomor 13. “Anggaran Rp 9,6 miliar itu untuk dua putaran pilkada. Memang anggaran itu lebih sedikit dari pengajuan KPU Rp 11,4 miliar. Mereka (KPU) terlambat mengajukannya, karena anggaran sudah ketok palu. Jadi, tidak mungkin kita ajukan anggaran yang baru,” jelas Norsan. Lebih jauh, Bupati berkeyakinan anggaran sebesar Rp 9,6 miliar itu cukup untuk melaksanakan pilkada. Sebab, perhitungan yang dilakukan pihaknya sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dia meminta agar KPU melakukan perhitungan lebih riil dan tidak berpatokan pada pilgub lalu. “Kita berikan dua opsi untuk mengatasi masalah anggaran ini. Opsi pertama mengurangi sejumlah anggaran. Misalnya, sewa gedung, beli alat, sewa mobil, dan lainnya yang cukup tinggi. Sedangkan masalah honor tidak perlu kita kurangi,” tuturnya. Opsi ke d u a yakni melakukan penyempurnaan

anggaran. Jika penyempurnaan ini dilakukan, maka harus membutuhkan waktu paling cepat satu bulan. Karena, penyempurnaan anggaran harus mendapatkan persetujuan dari gubernur hingga pemerintah pusat. “Karenanya, kita mengajak KPU untuk bersama-sama menghitung kembali anggaran untuk pilkada ini. Namun, sampai saat ini mereka (KPU) belum ada kejelasannya,” aku Norsan. Ditanya kemungkinan pilkada gagal dilaksanakan pada 2013 ini, Norsan membantah. Menurut dia, tidak ada istilah pilkada gagal. Jika memang KPU di tingkat kabupaten tidak mampu melaksanakan, maka sesuai aturannya penyelenggaraan pilkada akan digelar oleh KPU tingkat provinsi. “Pilkada sudah mendesak, kalau mereka tidak mau atau tidak mampu melaksanakan pilkada silakan buat surat pernyataan. Maka pilkada akan diambil alih KPU provinsi. Jadi, tidak ada istilah pilkada gagal. Asalkan mereka tahu aturan,” tukasnya mengakhiri. Ketua KPU Kabupaten Pontianak Munir Putra mengaku pihaknya senantiasa siap melaksanakan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Pontianak. Sebab, penyelenggaraan pilkada merupakan tugas dan kewajibannya. “Kapan pun pilkada diselenggarakan, kami siap. Asalkan berbagai persiapan terutama menyangkut anggaran dapat terpenuhi sesuai dengan kebutuhan yang ada. Kewajiban pemerintah daerah untuk mempersiapkan anggaran sesuai dengan kebutuhan KPU sudah diamanatkan oleh perundang-undangan,” kata Munir. Menyangkut persoalan anggaran, Munir enggan mengomentarinya. Namun dia memastikan kalau pengajuan anggaran pelaksanaan pilkada itu sudah disampaikannya kepada Pemerintah Kabupaten Pontianak sejak Juli 2012 lalu. “Anggarannya sudah kita sampaikan sejak pertengahan tahun lalu. Dan sampai saat ini kami belum pernah diundang untuk membicarakan masalah anggaran tersebut,” tegasnya. Di tempat terpisah, Anggota DPRD Kab. Pontianak, M Zaldi Arpan meminta KPU dan Pemerintah harus segara duduk bersama, diskusikan permasalahan yang ada dan cari solusi terbaik. “Bagaimanapun juga semua sudah diatur dalam undang-undang jadi KPU dan Pemerintah tidak perlu khawatir dan mempermasalahka” Ujarnya. Terkait dana yang kurang, Legislator dari PKS ini sepakat dengan Pak Bupati agar ada penghitungan ulang, “ya sama-sama aja ngitungnya, kan bisa di hilangkan item-item yang tidak penting, toh Pemkab kan sudah menganggarkan dana pilkada nya kecuali kalau belum,” tambahnya. (rk)


Halaman

SINGKAWANG - SAMBAS

PKS

edisi 2 Januari I - II 2013

8

Eko: Berikan Pelayanan Maksimal SAMBAS - Bupati Sambas, Juliarti Djuliarti Alwi meminta PNS mampu meningkatkan kualitas kerja dan tidak hanya seputar proyek saja melainkan harus mampu membuat inovasi, kreatif dan tanggap terhadap permasalahan. Hal ini disampaikan Bupati Sambas saat memimpin rapat di aula Kantor Bupati Sambas. “Saya meminta pimpinan unit kerja serius dan mampu meningkatkan kualitas kerja, dan mengharapkan setiap SKPD tidak hanya melakukan rutinitas proyek saja, tetapi harus mampu membuat inovasi, kreatif dan tanggap terhadap permasalahan,” ujar Juliarti Djuhardi Alwi. Bupati menginginkan setiap unit kerja mampu mengenali tupoksi masing-masing, tanggap terhadap permasalahan dan mampu mencarikan solusi terbaik. “Aparatur birokrasi saya harapkan meningkatkan kualitas kerja, jangan hanya terpaku pada rutinitas kegiatan anggaran saja, harus mampu lebih baik lagi, ciptakan kreasi dan

inovasi dalam memetakan permasalahan yang ada,” katanya. “Dalam pembangunan daerah, kerja tidak bisa sendiri dan tidak akan mampu jika dilakukan sendiri-sendiri. Setiap unit kerja tambah dia harus terkoordinasi dan berkomunikasi dalam menyelesaikan sebuah permasalaha,” tandasnya. Ditempat terisah, Anggota DPRD Sambas asal PKS, Eko Suprihatino mengapresiasi usaha Bupati Sambas dalam meingkatkan pelayanannya kepada masyarakat. meningkatnya kinerja PNS di kabupaten Sambas bukan hanya membantu dan meringankan masyarakat, juga dapat mempercepat perkembangankabupaten Sambas. “bukan cuma masyarakat yang akan mendapatkan berbagai kemudahan, dengan kinerja yang baik dari Pegawai Pemkab, insya Allah pembangunan Sambas aka cepat, tentunya harus di ikuti oleh yang lainnya termasuk DPRD juga,” Ujarnya. (tp)

Ketua DPD PKS Sambas, Eko Suprihatino (Kanan) menyerahkan bantuan mobil ambulance kepada warga.

Dinamika

Film Biak Singkawang Segera Tayang SINGKAWANG - Minor production, akan segera melaunching film besutannya. Produser film AGX, Wisnu Anggara kepada Tribunpontianak.co.id, Sabtu (12/1/2013) malam, mengungkapkan, film lokal yang digarap sejak November tahun lalu itu, akan tayang pada 19 dan 20 Januari sekitar pukul 19.00 WIB di Bioskop Singkawang. Wisnu meyatakan, film AGX bercerita tentang peredaran narkoba di kalangan remaja. Mengambil setting di Singkawang, seluruh pemain diperankan Remaja Singkawang. “Ada pelajar SMAN 2, STM dan lainnya. Kita memang sengaja mengajak pelajar agar kreativitas mereka bisa lebih ditingkatkan,” kata Wisnu. Dia memaparkan, peran yang dilakukan remaja Singkawang, tak kalah berkualitas dengan pemain film di daerah lain. “Hanya saja, remaja Singkawang boleh dikatakan pemalu. Mereka hanya hidup di komunitas tertentu dan berani tampilnya hanya di situ. Kalau keluar, mulai malunya muncul,” tandasnya. (tp)

Administrasi RSUD Jangan Berbelit-belit

Mesin RO Untuk Desa Sulit Air SAMBAS- Dua desa di Kabupaten Sambas, Kalbar, mendapatkan bantuan dua unit mesin pengolahan air laut menjadi air minum atau reserver osmosis (RO). Keduanya adalah Desa Sarang Burung Kuala, dan Desa Sungai Nyirih, Kecamatan Jawai dari Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT). “Program tersebut untuk daerah pesisir, dan kebetulan Sambas masuk daerah perbatasan dan juga ada daerah pesisirnya,” ujar Kasi Pengembangan Air Bersih dan Sanitasi Dinas PU Cipta Kaya, Tata Ruang dan Perumahan Kabupaten Sambas, Zulkarnaen.. Bantuan tersebut guna mengantisipasi ma­sya­ rakat yang daerahnya memang sulit air terutama pada saat musim kemarau. Adanya mesin tersebut untuk membantu ma­sy­ arakat yang memang mengalami kesulitan air. “Saat ini kecamatan yang memang rawan air bersih yaitu Pemangkat, Jawai, dan Selakau serta beberapa daerah lainnya,” katanya. “Masyarakat yang memang perlu untuk mendapatkan bantuan tersebut bisa mengajukan proposal yang langsung ditujukan ke Bupati Sambas, nantinya akan diseleksi dari Kementrian PDT,” ujarnya. (tp) int

Singkawang – Untuk memudahkan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat kurang mampu dan menghilangkan administrasi yang berbelit-belit, Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang langsung mengurus Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) melalui RSUD Abdul Aziz. “Kita tidak mau administrasinya berbelit-belit, makanya kita kelola langsung Jamkesda itu (tidak melalui PT Askes, red), langsung dikelola di RSUD Abdul Aziz, namanya jadi Jaminan Kesehatan Masyarakat Umum (JKMU),” kata Drs H Awang Ishak MSi, Walikota Singkawang, kepada wartawan barubaru ini. Pengelolaan JKMU oleh RSUD Ab-

dul Aziz tentunya memberikan konsekuensi logis bahwa petugas medis di rumah sakit milik Pemkot Singkawang memberikan pelayanan yang maksimal kepada pasiennya. Terpisah, Wakil Walikota Singkawang H Abdul Mutalib SE ME mengatakan dipercayakan pengelolaan jaminan kesehatan kepada RSUD diharapkan bisa memberikan pelayanan terbaik kepada pasien. “Jangan sampai berbelit-belit dikarenakan masalah administrasi. Ini penting, berikan pelayanan terlebih dahulu kepada pasien yang datang,” katanya. Haji Dol–sapaan Abdul Mutalib– mengharapkan hal-hal yang menyangkut pelayanan kesehatan hendaknya lebih diutamakan. Misalnya bagaimana petugas medis bersikap ramah kepada pasien dan keluarga, menjaga kebersihan dan kerapian RSUD. “Keramahan petugas RSUD kepada seluruh pasien itu sangat penting,” tegasnya. Dia sangat yakin RSUD Abdul Aziz mampu mengelola jaminan kesehatan yang dipercayakan Pemkot Singkawang. “Kalau kinerja semua pihak di RS kompak, apa yang dipercayakan Pemkot akan bisa dijalani dengan baik,” kata Haji Dol optimis. Ketika ditanya tentang alokasi anggaran Pemkot Singkawang di bidang kesehatan pada 2013, Haji Dol mengungkapkan hal itu dalam pengkajian. Dia mengharapkan jumlahnya lebih besar dari tahun sebelumnya. “Masalah kesehatan sangat penting, mudahmudahan anggarannya nanti bisa lebih banyak dari tahun sebelumnya,” katanya. Sebelumnya, Pemkot Singkawang tidak lagi bekerja sama dengan PT Askes (Persero) Cabang Singkawang dalam program Jamkesda. Sehingga

program tersebut berganti nama menjadi JKMU. “Tidak lagi bekerja sama dengan PT Askes, karena pelayanan kesehatan terhadap masyarakat dikelola langsung Pemkot Singkawang melalui RSUD Abdul Aziz terhitung sejak 1 Januari 2013,” kata Dra Saodah, Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah (Setda) Kota Singkawang. Sejak 2009 hingga 2012, Pemkot Singkawang bekerja sama dengan PT Askes (Persero) Cabang Singkawang dalam mengelola program Jamkesda, tetapi tidak lagi pada 2013. “Bagi masyarakat Kota Singkawang yang memerlukan pelayanan kesehatan dasar dapat langsung berkunjung ke puskesmas di wilayahnya masing-masing. Apabila diperlukan pelayanan kesehatan rujukan maka yang bersangkutan dapat dirujuk ke RSUD dr Abdul Azis Singkawang dengan fasilitas Kelas III,” jelas Saodah. Untuk rujuk ke RSUD itu, pasien harus menyerahkan beberapa persyaratan yang asli beserta fotokopinya, yakni Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Keterangan Lahir bagi yang belum wajib KTP serta surat rujukan dari puskesmas. Bagi masyarakat Kota Singkawang yang belum jelas tentang pelayanan JKMU ini, kata Saodah, dapat ditanyakan langsung ke Kantor Walikota Singkawang di Bagian Kesra Setda Kota Singkawang atau ke RSUD Abdul Aziz Kota Singkawang. Saodah menjelaskan hal ini untuk menjawab kekhawatiran masyarakat serta isu yang beredar luas mengenai dihapuskannya Jamkesda. “Program pelayanan kesehatan itu bukan dihapus, tetapi diganti nama dan pengelolanya,” tegasnya. (dik)


Halaman

SANGGAU - SEKADAU PKS

Dinamika

edisi 2 Januari I - II 2013

Buah Sanggau Sungguh Memikat

Internet

Pemkab Sanggau Anggarkan Beasiswa ke Unitri Malang

SANGGAU - Kesempatan besar bagi siswa Lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) kurang mampu terutama pelajar dari desa yang masuk dalam program Desa Fokus. Pada 2013, Pemerintah Daerah (Pemda) Sanggau menyiapkan alokasi anggaran beasiswa untuk 100 orang yang akan dikuliahkan di Universitas Tungga Dewi (Unitri) Malang. “Meningkat dari tahun lalu, tahun ini kita targetkan lebih 100 untuk diberangkatkan di Malang,” jelas Wakil Bupati Sanggau, Paolus Hadi, kepada Tribunpontianak.co.id, Selasa (29/1/2013).Menurutnya, setiap desa fokus biasanya diberikan jatah untuk dua orang mewakili desa tersebut. Tujuannya,dikatakannya dalam upaya peningkatan sumber daya manusia(SDM) terutama di desa-desa.”Ini bentuk keseriusan kita. Supaya anak-anak mau sekolah. Ada kebijakan, anak yang kurang mampu naka kita kuliahkan,” ujarnya. Dalam beberapa kesempatan, wabup memang selalu menyoroti tingkat rata-rata pendidikan penduduk sanggau yang cukup rendah,Ia menungkapkan, hingga saat ini jika dirata-ratakan setiap penduduk Sanggau hanya tamat kelas I SMP. (tp)

Sanggau Bangun Rumah Tionghoa

SANGGAU- Rumah Budaya Tionghoa pertama di Kalbar akan dibangun di Kabupaten Sanggau. Kepastian itu setelah Pemkab maupun DPRD Sanggau menganggarkan sebesar Rp 500 juta ke dalam APBD Sanggau 2013. “Kita dapat dana hibah, Rp 500 juta dari APBD untuk Rumah Budaya Tionghoa,” ujar Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Sanggau, Khironoto. Akhi sapaan akrabnya menjelaskan anggaran total Rp 4 miliar diperlukan untuk membangun rumah budaya itu. Ia mengharapkan anggaran itu dapat dianggarkan berlanjut dari APBD maupun donatur. “Kami buat nanti dua lantai. Mudah-mudahan dalam empat tahun bisa jadi,” ungkapnya. Menurutnya, rumah ini nantinya memiliki multi fungsi. Selain pusat budaya, menurutnya rumah ini juga untuk berbagai acara. “Untuk perpustakaan, kursus bahasa, juga ada aula untuk pernikahan, rapat dan lainnya,” ujarnya. Dikatakannya, rumah budaya itu akan dibangun di tanah seluas 35 x 75 meter. Tepatnya, di pertigaan Jl AhmadYani-Jl Pancasila.

n Kontes Durian se Kalbar Sanggau – Kendati baru perdana kali dilaksanakan, Kontes Durian Se-Kalbar yang digelar di Sekayam, Sanggau, berlangsung sukses. Menariknya, semula peserta ditargetkan 50 peserta, namun tingginya animo masyarakat, peserta melampaui target dan mencapai 86 peserta. Durian Parong milik Syafrudin asal Balai Karangan (Balkar) berhasil mengungguli lawan-lawannya dan dinobatkan meraih juara pertama. Kemudian disusul Durian Semut milik Aet asal Balkar, kemudian Durian Salak milik Tangken asal Entikong. Kontes kali ini tak tanggung-tanggung, dengan mendatangkan dewan juri Dr Sobir (Jakarta), Panca Jarot (Balitbu Subang Jabar), Karim (Palembang), Mr Erik (Prancis), Yance (Kementerian Pertanian). Kontes dibuka oleh Kadistankanak Sanggau Ir H John Hendri MSi, yang mengharapkan agar event itu dapat menghasilkan durian juara yang

berkualitas dan layak ekspor. “Kita berharap, dengan kontes durian unggul asli Kalbar ini dapat ditemukan kualitas durian layak ekspor,” tuturnya. Pria yang akrab disapa Pak Haji itu meminta, ke depan event serupa bisa dijadikan agenda tahunan untuk penganekaragaman varietas durian berstandar ekspor. “Ini bisa kita jadikan ajang promosi pada masyarakat tentang keragaman produk hortikultura yang dimiliki Kabupaten Sanggau,” tukasnya. Ketua panitia penyelenggara Budi Darmawan STp MSi mengungkapkan masyarakat sangat antusias mengikuti dan menyaksikan kegiatan tersebut. “Kita tak menyangka, target peserta hanya 50 orang. Tahu-tahu yang mendaftar mencapai 86 peserta. Masyarakat sangat antusias akan event ini,” tutur Sekretaris MABM Sanggau ini. Dipaparkan, event itu digelar dengan tujuan melestarikan plasma nutfah tanaman

durian unggul yang ada di wilayah Kalbar. Selain itu, untuk mencari potensi durian terbaik. “Nah, ke depan harapan kita bisa dijadikan sumber pohon induk, akan menjadi buah unggul andalan dengan spesifikasi standar layak ekspor,” timpalnya. Dijelaskan, salah satu tujuan panitia mengundang dewan juri yang ahli durian, di antaranya ada pengakuan mengenai kualitas durian lokal Sanggau dan Kalbar. “Nah, selain merupakan upaya untuk mengangkat durian lokal menjadi salah satu durian unggul nasional, event itu kita harap mampu mengembalikan Kabupaten Sanggau menjadi sentral pengembangan durian di Kalbar,” tuturnya. Ke depan, menurut Budi, akan terus meningkatkan potensi perkebunan hortikultura karena memiliki nilai ekonomis tinggi. “Nah, selain bisa dijual dalam bentuk buah, kan durian juga potensial dikembangkan dalam bentuk makanan olahan,” yakinnya. (SrY)

Sanggau Terancam Tidak Terima PNS n Aci: Wiraswasta Solusinya SANGGAU- Kabupaten Sanggau terancam tidak bisa melakukan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di tahun 2013 ini.Keputusan itu berdasarkan aturan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB).”Memang agak berat untuk disetujui, karena belanja pegawai kita cukup besar, mencapai 51,33 persen,” jelas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sanggau. Christian Thambie, Jumat (1/2). Dijelaskannya, secara aturan tersebut penerimaan CPNS sangat berat untuk direalisasikan. Namun, pihaknya tetap akan mengajukan formasi CPNS untuk 2013 ini.”Jumlahnya masih kita hitung sesuai dengan rumus yang sudah diberikan Menpan pada kita,” ungka-

9

pnya.Menurutnya, pengajuan itu karena sampai saat ini kondisi kepegawaian di Sanggau masih kurang. Menurutnya, kekurangan itu mencapai 500 orang per tahun.”Berdasarkan revisi kita untuk lima tahun ke depan, kekurangan pegawai kita mencapai 2.500 orang. Jadi, setiap tahun sekitar 500 orang,” ungkapnya. Ditempet terpisah, Abang Priana Asri yang biasa di sapa Bang Aci mengatakan sudah tidak zaman kita mengharapkan jadi PNS. “tidak salah orang berharap jadi PNS, namun juga jangan bingung bila tidak jadi PNS, Berwiraswastalah segera,” ujarnya. Bang Aci yang jugaketua DPD PKS memiliki berbagai unit usaha antara lain, percetakan dan warnet Addani. (tp/fk)

Abang Priana Ashri Berfoto bersama Istrinya saat melaksakana Umah belum lama ini.


Halaman

PKS

edisi 2 Januari I - II 2013

10

Aktivitas

Mahfudz Abdurahman (kiri), Anis Matta (tengah) Taufik Ridha (kanan) usai pelantikan .

Pengurus PKS yang baru dilantik oleh ketua majlis syuro PKS Hilmi Aminuddin (empat dari kiri).

Hidayat Nur Wahid, Ketua Fraksi PKS DPR RI turut membantu korban banjir jakarta, beberapa waktu lalu

Anis Matta, Presiden PKS.

Taufik Ridha, Sekjen DPP PKS

Jazuli Juwaini, Ketua Bidang PEDK DPP PKS

Salah seorang kader PKS DKI Jakarta turut membagikan makanan kepada korban banjir Jakarta beberapa waktu lalu.


Halaman PKS

edisi 2 Januari I - II 2013

11

Aktivitas

Ketua DPD PKS Kota Pontianak, M Arif (kiri) memberikan Pelakat kepada pemateri pada acara seminar Sehari Pemenangan Pemilu di Kota Pontianak beberapa waktu lalu.

Abdul Rahmi (kiri) memberikan arahan kepada seluruh pengurus DPD dan DPC PKS Kota Pontianak dalam acara Rakorda beberapa waktu lalu.

Arif Joni P sedang menyampaikan laporan dan perkembangan kinerjanya sebagai wakil anggota DPRD kota Pontianak dalam acara reses di kecamatan Pontianak Tenggara.

Husein Amir, Sekretaris DPD Kota Pontianak yang juga penanggung jawab dakwah kecamatan Pontianak Tenggara menyampaikan sambutan pada acara reses anggota DPRD Arif Joni.

Khalid Herwaman, Anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya bersama peserta pelatihan pertanian.

Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Baco Maiwa berdialog bersama warga pada acara reses DPRD.


Halaman

PKS

Dinamika

Workshop Antikorupsi di SMAN 1 Sintang SINTANG- Maraknya kasus-kasus korupsi menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi dunia pendidikan. Menyadari hal tersebut, SMAN 1 Sintang berupaya menanamkan pendidikan antikorupsi kepada para siswanya dengan menggelar workshop antikorupsi pada 6 Februari nanti. Kepala SMAN 1 Sintang, Edy Sunaryo, mengatakan pendidikan antikorupsi harus ditanamkan sejak dini kepada siswa, agar siswa tak melakukan tindakan korupsi kelak bila menjadi pemimpin. “Pembentukan mental anti korupsi harus ditanamkan pada anak didik sedini mungkin, sebagai bekal hingga dewasa,” Ujar Edy Sunaryo Minggu (3/2). Dikatakannya, SMAN 1 Sintang secara kontinyu terus memberikan pendidikan anti korupsi kepada para siswa baik dalam bentuk pendidikan yang terintegrasi dengan pelajaran maupun dalam bentuk seminar atau workshop. Lanjut Edy, workshop antikorupsi nantinya akan menghadirkan pembicara dari Polres Sintang dan Kejaksaan Negeri Sintang, yang akan diikuti oleh seluruh siswa SMAN 1 Sintang. (tp)

Pemkab Cari Tiga Siswa Berprestasi Sintang – Kepala Dinas Pendidikan Sintang YAT Lukman Liberu memastikan setiap siswa berprestasi akan mendapatkan kesempatan menerima beasiswa dan mengenyam pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. “Kerja sama antara Pemkab dengan Untan masih berjalan. Setiap tahun kita selalu mengirim siswa berprestasi, kuliah di kedokteran. Tahun ini juga sama. Kesempatan diberikan pada tiga orang terbaik dengan proses penjaringan ketat,” kata Lukman. Dikatakan Lukman, semua lulusan SMU di Sintang mempunyai kesempatan sama untuk mendapatkan beasiswa tersebut. Namun lebih prioritas bagi siswa jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Syaratnya, mampu bersaing dengan semua peminat melalui seleksi penjaringan yang ketat. Lukman menambahkan, animo para lulusan SMU di Sintang untuk berkuliah di fakultas kedokteran cukup tinggi. Apalagi di program kerja sama Pemkab Sintang-Untan. “Siapa pun dapat berkompetensi. Kalau lolos, biaya sepenuhnya ditanggung. Sehingga peluang pelajar dari keluarga kurang mampu menjadi dokter sangat terbuka. Jika memang berminat, ya harus menyiapkan diri dengan giat belajar,” kata Lukman. (rk)

edisi 2 Januari I - II 2013

12

Desa Menuju

Layak Anak

n Tanjung Puri dan Baning Kota Jadi Percontohan Sintang – Penghargaan yang diberikan Kementerian Perempuan tahun 2012 memotivasi Pemkab Sintang untuk menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan Sintang sebagai Kota Layak Anak (KLA). Salah satu upaya yang ditempuh dengan membentuk forum anak di tingkat desa/ kelurahan. “Sesuai dengan surat keputusan bupati, Kelurahan Tanjung Puri dan Desa Baning Kota akan dijadikan sebagai desa percontohan program tersebut. Nah ke depan, pembentukan forum anak akan dilakukan di semua kecamatan. Namun sekarang kita masih fokus di ibu kota kabupaten,” ungkap Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) BKB PP Kabupaten Sintang Hj Mastora. Pemerintah melalui forum anak bertugas memberikan fasilitas untuk pengembangan minat dan bakat sesuai dengan kemampuan mereka. Sehingga forum anak bisa meningkatkan kepedulian masyarakat dengan berbagai masalah anak. Mastora menuturkan, secara tidak langsung masyarakat telah membantu pemerintah dalam mengkader gen-

erasi muda untuk masa depan. Forum anak juga bisa mendorong peningkatan kesadaran masyarakat tentang pemenuhan hak anak. Sementara itu, Kepala Desa Baning Kota Dedy Kayung menyambut baik dibentuknya forum anak. Hal itu menurutnya sejalan dengan keinginannya untuk menyiapkan generasi penerus bangsa. “Merekalah yang akan menggantikan kami dan meneruskan apa yang sudah kami lakukan,” tugasnya. “Baning Kota statusnya memang desa, tapi wilayahnya berada di tengah kota. Jadi arus informasi, perkembangan teknologi sangat cepat. Maka saya berharap kepada orang tua untuk lebih mengontrol kegiatan anaknya. Mengontrol bukan berarti melarang, tapi harus diarahkan agar mereka tidak terjerumus pada kegiatan yang kurang manfaatnya dan merusak kehidupan mereka sendiri,” jelasnya. Sekitar 34 anak yang dihadirkan di aula pertemuan Kantor Desa Baning Kota merupakan utusan dari setiap RT dan masih berstatus pelajar di sejumlah sekolah yang sebagian besar berada di wilayah Desa Baning Kota.

Pembentukan forum anak di Desa Baning Kota akhirnya memilih Indy Febriyanti, siswi MTSn Sintang sebagai ketua. “Banyak manfaat yang saya terima dengan bergabung di forum anak. Kita bisa memiliki banyak teman dan pengetahuan kita juga bertambah. Kami juga menjadi tahu bahwa anakanak itu sebenarnya punya hak. Karena memang ada undang-undang yang mengaturnya,” ungkap Arifudin, mantan Ketua Forum Anak tahun 2012. Sementara itu, Ketua Forum Anak Tahun 2013 Namira Khaerunisa tengah sibuk memimpin proses pembentukan kelengkapan organisasi forum anak di Desa Baning Kota. “Kami juga sudah membentuk forum anak di Kelurahan Tanjung Puri pada Desember 2012 lalu,” ucapnya singkat. Ditempat terpisah Wiwin Erlias merasa senang dan siap membatntu program mewujudkan Sintang sebagai Kota Layak Anak, anggota DPRD asal PKS ini mengatakan “jika program tersebut dapat diwujudkan, maka Kota Sintang juga akan dikenal kota yang ramah dan bersahabat” ujarnya. (din)

Motivasi Petani Ikan Lokal Nanga Pinoh – Sejak Kabupaten Melawi terbentuk, baru kali ini Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan (DP3) Melawi turun langsung memasarkan ikan segar dari Balai Benih Ikan (BBI) dan para petani Melawi. Hari pertama, 100 kg daging ikan segar terjual. Langkah turun langsung dilakukan sebagai sebuah isyarat pada petani ikan di Melawi untuk menekuni sektor ikan air tawar di sana. “Ikan yang dijual merupakan produk dari BBI yang dikelola DP3. Ada juga dari petani yang di Bloyang,” kata Sekretaris DP3 Melawi H Hasanudin SH ditemui saat menjual ikan, Senin (31/12) lalu. Lantas dijelaskannya, sudah ada stok ikan dari BBI saja sebanyak 900 kilogram

(kg). Terdiri dari ikan mas sebanyak 500 kg, ikan lele sebanyak 200 kg, serta ikan nila dengan timbangan 200 kg. Tidak termasuk dari petani di Bloyang. “Kita menjual ikan segar, artinya dalam kondisi hidup. Kita juga sediakan tempat hidup ikan yang layak di tempat penjualan. Hingga masyarakat mendapatkan ikan yang benar-benar sehat dan segar,” ulas mantan Sekretaris Diskoperindag Melawi itu. Bagi warga Melawi, mendapatkan ikan segar sangat sulit. Pasalnya ikan yang ada di pasaran sudah diberi es. Kadang ada pula ikan yang dijual sudah dalam keadaan busuk. Lebih parah lagi, sebelumnya sempat beredar ikan yang diberi pengawet kimia.

“Ini juga untuk mengantisipasi upaya nakal penjual yang mengawetkan ikan dengan bahan kimia. Karena selama ini, ikan yang dikonsumsi warga Melawi didapat dari luar daerah,” ujarnya. Langkah menjual ikan segar, diakui Hasan, akan terus dilakukan DP3 Melawi. Minimal satu kali setiap pekannya. Bahkan Hasan merelakan halaman depan rumahnya dijadikan lapak untuk menjual ikan hasil petani. “Rencana kami, di sini (halaman rumah Hasan, red) akan dibangun pondok kecil untuk menjual ikan. Khusus untuk ikan-ikan produk petani dan BBI Melawi. Mudah-mudahan petani Melawi bisa memenuhi kebutuhan lokal,” ulasnya. (tp)


Halaman

PKS

Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat Danau PUTUSSIBAU – Baru-baru ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kapuas Hulu menggelar kegiatan bakti sosial program daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan (DTPK). Kali ini yang menjadi sasarannya masyarakat danau yang berada di tiga kecamatan. Kegiatan ini dipimpin langsung Bupati Kapuas Hulu AM Nasir SH didampingi Ketua TP PKK Kapuas Hulu Erlina Wati Nasir SH. Turut pula dalam rombongan Kepala Dinkes Kapuas Hulu dr H Harisson MKes, Kepala Dinas Perikanan Drs H Mohammad Zaini MM, Kasat Pol PP, dan lainnya. Dalam kegiatan ini bupati juga membawa dokter, bidan, perawat, pengelola obat-obatan. Baik dari kabupaten maupun kecamatan masing-masing. “Kegiatan kemarin dari tanggal 23-26 Januari 2013. Masyarakat yang dikunjungi Desa Laut Tawang Kecamatan Suhaid, Desa Sekulat Kecamatan Selimbau, dan Desa Pulau Majang, Kecamatan Badau,” ujar Kepala Dinkes Kapuas Hulu dr H Harisson MKes, Rabu (6/2). Pada kegiatan tersebut, pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu memberikan pelayanan kesehatan gratis, penyuluhan kesehatan, sikat gigi massal, cuci tangan, kemudian pembagian bahan kontak kepada anak-anak sekolah seperti sikat gigi, odol, sabun, dan gelas. Selain itu, pemerintah kabupaten juga menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil dan balita. “Sasaran kita kemarin masyarakat danau semua. Sebab mereka berada di daerah terpencil di mana akses kesehatan masih dianggap kurang,” katanya. Dipaparkan Harisson, kegiatan DTPK ini secara umum bertujuan meningkatkan akses pelayanan kesehatan masyarakat miskin di daerah tertinggal, terpencil, pedalaman, maupun terisolasi. Sementara secara khusus, program ini dimaksudkan agar terselenggaranya Yamkesdas bagi penduduk miskin di daerah tertinggal, terpencil pedalaman maupun terisolasi. Kemudian terselenggaranya pemberdayaan masyarakat di daerah tertinggal, terpencil pedalaman, maupun terisolasi. Serta meningkatkan pengelolaan program pelayanan kesehatan penduduk miskin di puskesmas dan jaringan. “Kegiatan ini akan terus berkelanjutan, di mana daerah yang akan didatangi bergantian. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” tuntasnya. (aRm)

edisi 2 Januari I - II 2013

13

Dukung 4 Dapil Rancangan KPU n Baco : Putussibau Utara dan Selatan Satu Kesatuan Putussibau. Rancangan penataan daerah pemilihan di Kabupaten Kapuas Hulu untuk pemilu legislative mendatang oleh KPU Kapuas Hulu kembali mendapat dukungan. Setelah beberapa hari lalu Patai Demokrat menyatakan dukungannya melalui Sekjen DPD Partai Demokrat Kabupaten Kapuas Hulu, Iman Sabirin S.Pd I. Kali ini datang dari Partai Keadilan dan Sejahtera DPD Kapuas Hulu. Melalui Ketua DPRD PKS Kapuas Hulu, Baco Maiwa, SE, partai ini mendukung komposisi daerah pemilihan rancangan KPU Kapuas Hulu. menurut Bco, rancangan yang ada sudah lebih representative untuk di implementasikan. “Apa yang telah di rancang KPU kami melihat sudah sangat pas. Suara ini akan kami serukan pada rapat koordinasi nanti bersama KPU. Dan kami optimis akan mendapat dukungan dan menjadi keputusan terbaik,” ungkap Baco. Diutarakan Baco, 4 daerah pemilihan rancangan KPU Kapuas Hulu sudah sangat pas. Di mana Putussibau Utara dan Putussibau Selatan masuk ke dalam satu kesatuan daerah pemilihan. Mengingat Putussibau merupakan ibu kota kabupaten Kapuas Hulu. secara historis, Putussibau terdiri atas Kota Putussibau dan Kedamin. Yang telah di bentuk kecamatan masing-masing Putussibau Utara dan Putussibau Selatan. “Meski beda kecamatan, tapi merupakan satu kesatuan ibukota Kabupaten. Tentu sulit di pisahkan. Sehingga sangat tepat KPU merancang Putussibau Utara

dan Putussibau Utara itu satu kesatuan dalam sebuah daerah pemilihan,” kata Baco. Begitu juga daerah pemilihan yang mengakomodir kawasan perbatasan, lanjut Baco, meski kursinya hanya 3, tapi lebih merepresentasikan keterwakilan kecamatan. Walaupun di daerah itu terdiri atas 5 kecamatan. Menurut Baco, tidak mesti tiap kecamatan mengharuskan ada wakilnya di lembaga legislative. Namun dengan komposisi keterwakilan wilayah, ia melihat itu lebih baik.“Jadi, kalaupun ada perubahan komposisi keanggotaan, maka yang menjadi wakil tetap orang yang berada di wilayah itu. sehingga bisa memaksimalkan peran dan fungsinya dalam memperjuangkan wilayah perbatasan,” tambahnya. Baco juga menilai rancangan untuk daerah pemilihan lainnya. seperti daerah pemilihan 2 yang mengakomodir Putussibau Utara, Putussibau Selatan, Bika, Kalis dan Mentebah. Secara wilayah, lima kecamatan ini berdekatan dan saling keterkaitan. Kemudian Daerah Pemilihan 3. Wilayahnya Embaloh Hilir, Bunut Hilir, Bunut Hulu, Boyang Tanjung, Pengkadan, Hulu Gurung dan Jongkong.“Embaloh Hilir dan Bunut Hilir saling berdekatan. Kemudian Bunut Hulu, Boyang Tanjung dan Pengkadan. Begitupun Hulu Gurung dan Jongkong.

Saya melihat sudah sangat tepat. Termasuk di daerah pemilihan empat yang mengakomodir enam kecamatan berikutnya,” paparnya. Jadi menurut Baco, tidak ada keraguan lagi terkait rancangan daerah pemilihan yang diwacanakan KPU dan akan di bawa ke rapat koordinasi kelak. PKS dikatakan Baco akan mendukung penuh 4 daerah pemilihan dengan komposisi yang sudah di tata tersebut.“Kita optimis suara mayoritas juga sependapat dengan kita. Karena memang empat daerah pemilihan dengan komposisi yang dirancang sudah begitu tepat,” pungkas Baco. Wacana penataan daerah pemilihan dari KPU Kapuas Hulu beredar bahwa tiga dapil yang ada akan di tata menjadi empat dapil. Empat daerah pemilihan yang di rancang KPU Kapuas Hulu terdiri atas daerah pemilihan Kapuas Hulu 1, Kapuas Hulu 2, Kapuas Hulu 3 dan Kapuas Hulu 4. Kapuas Hulu 1 terdiri atas lima kecamatan yang merepresentatifkan masyarakat perbatasan. Yaitu Embaloh Hulu, Batang Lupar, Badau, Empanang dan Puring Kencana. Alokasi kursinya sebanyak 3 kursi. Kemudian Kapuas Hulu 2 terdiri atas Putussibau Utara, Putussibau Selatan, Bika, Kalis dan Mentebah dengan 9 kursi. Berikutnya Kapuas Hulu tiga terdiri atas Embaloh Hilir, Bunut Hilir, Bunut Hulu, Boyang Tanjung, Pengkadan, Hulu Gurung dan Jongkong, dengan alokasi kursi sebanyak 9 kursi. Untuk Kapuas Hulu terdiri atas Selimbau, Suhaid, Semitau, Seberuang, Silat Hulu dan Silat Hilir yang sama mendapat alokasi 9 kursi. (*)

Kapuas Hulu Gelontorkan Dana BOS Miliaran Rupiah Putussibau – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu komitmen meningkatkan kualitas dunia pendidikan. Tak tanggungtanggung, dana hingga puluhan miliar rupiah dialokasikan untuk Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Untuk tingkat sekolah dasar (SD) dialokasikan sebesar Rp Rp 5,5 miliar lebih, tingkat SMP Rp 1,4 miliar, dan tingkat SMA/ SMK sebesar Rp 1,6 miliar lebih. Masing-masing SD diberi bantuan per tahun Rp 2.250.000 per runbel (ruang belajar). Bosda Kapuas Hulu lebih besar dari BOS pusat yang hanya Rp 580.000. SMP negeri Rp 3.500.000 dan SMP swasta Rp 2.500.000, serta BOS pusat Rp 710.00. Sedangkan

SMA/SMK standar nasional Rp 6.144.000 dan SMA regular biasa Rp 3.072.000, serta Rintisan BOS (R BOS) dana pusat besarannya belum dapat diketahui pasti. Sebab terhitung Januari 2013 namanya pun berubah menjadi BOS. Sementara R BOS pada tahun 2012 sebesar Rp 120.000 per siswa. “Jumlah sekolah di Kapuas Hulu baik negeri maupun swasta, SD sebanyak 396, SMP 95, dan SMA/SMK sebanyak 28,” ujar Kepala Disdikpora Kapuas Hulu Antonius AMd Pd SE. Dipaparkan Anton, sapaan akrabnya, Bosda diberikan untuk mendukung BOS pusat. Apa yang belum terakomodasi dalam BOS pusat akan didukung Bosda. Sehingga

Bosda merupakan dana sharing untuk melengkapi kekurangan-kekurangan yang belum tertangani BOS pusat. “Harus dihindari, apa yang sudah dianggarkan dalam BOS pusat, tidak boleh dianggarkan di Bosda, karena akan menjadi duplikasi pelanggaran. Untuk memastikan dana itu tepat sasaran, tepat guna, dan tepat waktu, harus tercermin dalam RAPBS. Karena RAPBS harus juga diketahui komite sekolah dan disetujui manajer BOS kabupaten, barulah itu menjadi dokumen pengelolaan administrasi sekolah,” jelasnya. Untuk itu kepala sekolah harus membuat program kerja tahunan dan RAPBS (Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah). Dalam membuat program kerja

harus melibatkan stakeholder di sekolah, yaitu guru, komite, wali kelas, wakil kepala sekolah, dan guru pelajaran. “Mengapa harus dilibatkan, karena mereka itulah yang tahu apa keperluan masing-masing tanggung jawab mereka atau sebagai pelaksana kegiatan program kerja,” papar Anton. Anton mengharapkan, dana Bosda maupun BOS dapat dipergunakan sekolah dengan sebaik-baiknya. Buatlah program kerja berdasarkan skala prioritas dan peran bendahara harus benar-benar dilaksanakan. “Kepada masyarakat, khususnya komite agar membantu mengawasi pemanfaatan dana BOS di sekolah. Baik Bosda maupun BOS pusat,” imbaunya. (aRm)


Halaman

PKS

Dinamika

Penerimaan CPNS Belum Pasti KETAPANG- Ada tidaknya penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Pemkab Ketapang, Kalimantan Barat, hingga kini belum ada kepastian. “Sampai hari ini belum ada kabar dari pusat, kalau kabarnya ada untuk apa tidak disampaikan,”ujarnya Kepala Kepegawaian Ketapang Ibnu Syaref melalui Kasubbag Kepegawaian, Tauran. Ia menambahkan, berdasarkan kebiasaan sebelumnya, pemerintah pusat seringkali mengabarkan penerimaan CPNS pada pertengahan tahun seperti pada Juni, dan pihak pemerintah tingkat dua akan diundang ke pusat untuk melakukan rapat koordinasi. “Kalau dulu itu biasanya bulan Juni, ada pemberitahuan agar dari daerah ke pusat untuk melakukan rapat koordinasi, kalau sekarang sikitpun kabrnye belum ada,”ujarnya.

edisi 2 Januari I - II 2013

14

Jage

internet

Antrean Mengular, Warga Ketapang Minta Razia BBM

KETAPANG - Antrean kembali memanjang di SPBU yang terdapat di Kota Ketapang Kalimantan Barat. Sejumlah warga mengeluhkan kembalinya pengantre berulang dan ketimpangan pelayanan yang lebih mengutamakan mobil membawa drum. Wargapun menilai agar rajia aparat gabungan harus kembali diintensifkan,lantaran menurut mereka banyak pengantre berulang yang menggunakan tangki kendaraan ukuran besar dan dilakukan berulangkali. “Semingguan saja yang enak sewaktu aparat gencar rajia, sekarang sudah normal lagi, normal dalam artian antrean kembali panjang sampai kena badan jalan”ujar warga Muara Pawan, Chandra(32). Warga Mulia Kerta, Idruz (24) menilai akibat kembali sulitnya mendapatkan BBM di SPBU, harga bensin ditingkat eceran kembali merangkak naik, setelah sebelumnya sempat stabil pada angka Rp 6000 perliternya. “Kemarin sore beli Rp.8000 dijalan Imam Bonjol, tadi di Kauman kena Rp.7000, padahal kemarin sempat cuma Rp 6000,”ujarnya. (tp)

Harga Gas 3 Kg Capai Rp 27 Ribu n Yani: Kasihan Pedagang Kecil

Muhammad Al Yani

internet

Ketapang – Muhammad AlYani, Anggota DPRD Ketapang dari PKS prihatin terkait susahnya mendapatkan gas elpiji 3 kg. Kalaupun ada harganya sudah melonjak. “Gas elpiji 3 kg inikan sering dipakai oleh pedagan kecil, kasihan mereka kalau seandainya kondisi ini sampai berlarut-larut” Ujarnya. Pasokan isi ulang gas subsidi 3 kilogram di wilayah Ketapang terputus. Imbasnya harga isi ulang elpiji subsidi melonjak naik mencapai Rp 27 ribu per tabung. Dinas ESDM Ketapang berharap pembangunan Stasiun Pengisian Gas Elpiji (SPGE) rampung tahun ini. Pedagang bakso di kawasan Jalan MT Haryono Ketapang Supardi mengatakan kondisi sulitnya mendapatkan isi tabung gas ini sudah terjadi selama sebulan. Untuk menyiasati tingginya harga gas karena langka, ia terpaksa menurunkan jumlah dagangannya. “Tiap hari harga gas ini bisa berubah sampai harga bahan pokok lainnya juga mengalami kenaikan,” ungkap Supardi. Ia mengaku saat ini harga gas 3 kg sudah mencapai Rp 27.000 per tabung. Sebelumnya harga isi ulang tabung ini hanya di kisaran Rp 22 ribu-Rp 24 ribu per isi ulangnya. Dalam sehari berdagang, Supardi bisa menghabiskan tiga tabung gas. Jika menyiasati kenaikan harga gas ini dengan menaikkan harga dagangan, ia takut akan ditinggalkan para pelanggan. Karena itu ia memilih mengu-

rangi jumlah bahan yang dijualnya. “Sekarang ini susah dapatnya isi ulang tabung gas ini, agak langka. Pernah dua minggu lalu langka barangnya. Kalaupun ada harga gas mahal,” ungkapnya. Keluhan serupa juga datang dari Ida, seorang ibu rumah tangga. Menurutnya, kenaikan harga gas jika berlangsung lama bisa berdampak pada ekonomi keluarganya. “Kenaikan sudah terjadi sejak seminggu lalu. Sebelumnya harganya dari Rp 24 ribu, sekarang sudah sampai Rp 27 ribu,” keluhnya. Suratmin, Kabid ESDM Ketapang, mengakui saat ini pasokan gas 3 kilogram ini memang agak terhambat masuk ke Ketapang sejak sebulan terakhir. “Ini faktor cuaca yang masih buruk sehingga pasokannya dari luar daerah Ketapang terhambat,” kata Suratmin. Untuk harga eceran tertinggi (HET) gas, jelas Suratmin, sudah keluar surat edaran dari Bupati Ketapang. Namun karena Stasiun Pengisian Gas Elpiji (SPGE) yang masih dalam proses pembangunannya di Kelurahan Sukaharja belum rampung, pengawasan mahalnya harga gas di pasaran belum bisa dilakukan oleh pemerintah daerah. “Kita hanya bisa berharap tahun 2013 ini SPGE bisa rampung dan beroperasi, agar kelangkaan dan mahalnya isi ulang tabung ini tidak terjadi lagi di Ketapang,” harapnya. (jay)


Halaman

LIFE STYLE PKS

3 Penyebab Utama Gigi Berlubang Gigi merupakan salah satu elemen yang tak boleh terlupakan sebagai satu kesatuan pendukung penampilan yang sempurna. Namun, sampai saat ini masih banyak masyarakat yang melupakan pentingnya kebersihan dan kesehatan gigi. Dan, tak hanya orang dewasa saja yang terbilang malas menjaga kesehatan dan kebersihan giginya dengan cara rajin menyikat gigi. Menurut penelitian yang dilakukan di Singapura dan Indonesia pada tahun 2007, 8 dari 10 anak usia sekolah dasar sudah mengalami masalah gigi berlubang.Yang lebih memprihatikan lagi, penelitian ini juga mengungkapkan bahwa anak-anak Indonesia berusia lima tahun sudah mengalami masalah gigi berlubang pada tiga giginya, sedangkan anak-anak di Singapura baru mengalami masalah satu gigi berlubang di usia 12 tahun. “Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran untuk menjaga kesehatan dan kebersihan gigi di Indonesia masih tergolong rendah. Padahal sebenarnya gigi bisa menjadi indikasi tingkat kesehatan masyarakat secara umum di suatu tempat,” ungkap George Novaro Tarigan, Senior Brand Manager Toothbrush, PT Unilever Indonesia, saat peluncuran produk sikat gigi beberapa waktu lalu di Jakarta. Gigi berlubang merupakan masalah paling umum yang dihadapi manusia. Menurut data dari British Dental Journal, sekitar 85 persen gigi berlubang ditemukan pada gigi bagian belakang, atau gigi geraham. Sedangkan di Indonesia, menurut data dari Riskesdas tahun 2007, persentase masalah gigi berlubang di bagian geraham adalah sekitar 90 persen. Ancaman lain yang dialami bila kebersihan gigi tidak terjaga adalah risiko terkena karies (infeksi gigi yang menyebabkan rusaknya struktur gigi). Sebuah survei dari Adult Dental Health Survey di Inggris mengungkapkan, gigi bagian belakang juga memiliki kemungkinan dua kali lebih besar terserang karies. Penyebab gigi berlubang “Secara umum, ada banyak penyebab gigi berlubang. Namun yang paling berpotensi menyebabkannya ada tiga hal,” tukas George. Salah jika Anda mengira penyebab utamanya adalah makanan manis dan

minuman bersoda. Penyebab utama gigi berlubang ternyata pada perilaku manusia. 1. Cara menyikat gigi yang salah Meski sebenarnya menyikat gigi terbilang mudah dilakukan, masih banyak orang yang salah melakukannya. Menurut penelitian, waktu sikat gigi terbaik berkisar antara satu sampai dua menit. Usahakan untuk menyikat gigi dengan cara memutar-mutar sambil melihat cermin, agar tidak ada sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi. Selain itu, setelah mengonsumsi minuman berenergi, minuman bersoda, atau minuman asam lainnya, jangan langsung menyikat gigi. Hal ini akan membuat zat asam tersebut malah tersebar merata di semua gigi. Sebaiknya berkumur-kumur dulu untuk menghilangkan bakteri yang ada, baru kemudian menyikat gigi. 2. Frekuensi yang jarang Sikat gigi biasanya dilakukan secara rutin setiap kali mandi. Gosok gigi dua kali adalah angka minimal untuk menyikat gigi dalam sehari. Jarang menyikat gigi menyebabkan gigi lebih rapuh dan mengalami kerusakan permanen. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, frekuensi menyikat gigi yang lebih sering akan meminimalisasi pertumbuhan bakteri pada gigi, dan menjaga kebersihan gigi lebih baik. Biasakan untuk menyikat gigi setelah makan dan sebelum tidur. 3. Alat yang digunakan Gigi geraham paling sering mengalami masalah berlubang karena letaknya yang berada di belakang membuatnya sulit terjangkau oleh sikat gigi. Bentuk mulut yang cenderung menyempit di bagian belakang juga mempersulit pembersihannya, apalagi bentuk kepala sikat gigi masih cenderung besar. Gigi belakang juga banyak memiliki alur dan celah, sehingga sikat gigi sulit untuk membersihkannya. Padahal justru celah dan alur gigi inilah yang membuat banyak sisa makanan menempel atau terselip di situ. Ketika tidak dibersihkan dengan cermat, sisa makanan akan membusuk dan membuat gigi berlubang. “Salah satu pertimbangan saat memilih sikat gigi adalah bentuk kepala sikat giginya, apakah bisa menjangkau gigi paling belakang sesuai dengan struktur mulut,” tukas George. (kps)

edisi 2 Januari I - II 2013

15

4 Cara Agar Anda Tak Kelebihan Gula

Minuman ringan yang sarat dengan kandungan gula fruktosa ketahui dapat mempengaruhi nafsu makan seseorang. Yaitu dengan mempengaruhi bagian otak tertentu yang mengatur nafsu makan. Oleh karenanya, asupan fruktosa pun harus dibatasi. Sebuah studi pada 2002 yang dimuat di jurnal Neuroscience menemukan bahwa diet tinggi gula dapat menyebabkan kehilangan memori selain menyebabkan resistensi insulin, yang menyebabkan sindrom metabolik dan diabetes tipe 2. Studi lain, dalam Journal of American Medical Association pada tahun 2001, menemukan bahwa orang yang mendapat lebih dari 25 persen kalori dari gula mereka dua kali lebih mungkin untuk memiliki kadar kolesterol baik (HDL) yang rendah. Adalah ide yang baik untuk membatasi kelebihan gula dalam pola makan kita sehari-hari karena menurut pedoman American Heart Association, kita harus mendapatkan tidak lebih dari 5 persen dari total kalori yang kita konsumsi sehari-hari dari gula tambahan. Berikut adalah beberapa tips untuk mengurangi gula dalam pola makan anda: • Batasi minuman ringan dan jus. Selain minuman ringan yang jelas mengandung banyak gula tambahan, jus

juga perlu anda kurangi konsumsinya. Karena seringkali jus buah yang kita minum ditambahkan banyak gula untuk menimbulkan rasa manis. Jika ingin mengonsumsi jus buah, biarkan rasa manis berasal dari buahnya saja tanpa perlu ditambahkan lagi gula ke dalamnya. • Jangan sepenuhnya percaya pada bahan makanan “alami”. Hanya karena sesuatu itu “alami”, tidak berarti itu tidak sarat dengan gula. Madu, agave dan sirup maple adalah contohnya. Jika Anda terlalu mempercayainya, Anda akan mendapatkan kelebihan fruktosa dari yang tubuh Anda butuhkan. Hanya satu sendok makan madu mengandung sekitar 17 gram gula. • Hati-hati dalam menggunakan bumbu. Saus tomat merupakan sumber gula mengejutkan bagi kebanyakan orang. Karena bahan bakunya yaitu tomat sangat asam, gula turut digunakan untuk menyeimbangkan rasa. • Selalu membaca label. Pemanis jagung, sirup jagung, fruktosa tinggi sirup jagung, fruktosa, sukrosa dan dekstrosa semua itu merupakan jenis gula. Bahan makanan yang tercantum dalam urutan pada label makanan, jadi jika tinggi fruktosa sirup jagung adalah bahan pertama yang terdaftar, itu berarti ada lebih banyak gula daripada bahan lainnya dalam makanan atau minuman.(kps)

Gara-gara Manusia, Ukuran Ikan Mengecil

Hiu mako, hiu tercepat berenang dengan kecepatan hingga mendekati 100 km/jam

Akibat dampak lingkungan yang disebabkan oleh manusia, ukuran ikan saat ini jauh lebih kecil dibanding sebelumnya. Efek lainnya, ikan jadi semakin mudah dimangsa oleh predatornya. Ini berarti, sumber makanan penting ini menjadi semakin terancam, jauh melebihi perkiraan sebelumnya. Dari hasil penelitian sebelum ini, diketahui bahwa beberapa spesies ikan penting telah menyusut, sementara, ikan-ikan yang lebih besar telah tertangkap jaring. Padahal, perubahan iklim sendiri telah mempengaruhi rantai makanan. Namun, sampai saat ini, dampak luas akibat penyusutan ukuran ikan belum ditelaah lebih lanjut. Untuk itu, sekolompok peneliti asal Australia dan Finlandia menggunakan pemodelan komputer untuk mempre-

diksi apa yang akan terjadi saat lima spesies ikan mengalami penyusutan ukuran dalam kurun waktu 50 tahun. Dalam studi, peneliti mengamati lima spesies ikan di tenggara Australia yakni jackass morwong, tiger flathead, silver warehou, blue grenadier, dan pink ling. Lewat simulasi, diketahui bahwa pada keempat spesies ikan, masa tubuh mereka akan menyusut, kecuali pada blue grenadier, yang meski ukurannya menciut, jumlah populasinya justru naik sepuluhpersen karena mereka berpindah ke kawasan yang lebih dekat dengan pantai, di mana mereka lebih aman dari serangan para predator. Secara total, massa tubuh empat dari lima spesies yang diamati turun hingga 35 persen. “Tetapi sekecil apa-

pun penurunan ukuran tubuh pada spesies ikan bisa memiliki dampak yang besar terhadap kematian alami mereka,” sebut peneliti. Dari kalkulasi, meski penyusutan hanya mencapai empat persen, namun ternyata, kematian akibat predator akan meningkat hingga 50 persen. Pada laporan yang dipublikasikan di jurnal Biology Letters dari Royal Society, peneliti menyatakan, dampak terhadap hasil tangkapan juga signifikan. “Manusia telah mengubah ekosistem kelautan di seluruh dunia. Secara langsung lewat penangkapan ikan, dan secara tidak langsung lewat pemanasan global,” sebut peneliti. “Praktek pengelolaan ikan yang mengabaikan perubahan ini bisa menjurus ke overfishing,” sebut peneliti.


OLAHRAGA

Halaman

PKS

edisi 2 Januari I - II 2013

16

Fokal Edisi 3  

Koran Digital DPW PKS Kalbar

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you