Issuu on Google+

RAGAM

PEKANBARU POS SELASA, 24 MARET 2009

2

Ternyata Tak Sampai 20 Persen „ Anggaran Pendidikan Riau Menurut Audit BPK PEKANBARU—Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Riau menyimpulkan bahwa selama tahun 2007 dan 2008, Pemprov Riau belum memenuhi ketentuan anggaran 20 persen untuk pendidikan. Hal itu terungkap ketika BPK menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LPH) dana Bantuan Operasi Sekolah (BOS) Provinsi Riau tahun 2007 dan 2008 (semester I) yang dilakukan di kantor perwakilan BPK Pekanbaru. Penyerahan dilakukan Kepala Sub Auditor Riau II Wahyo Waluyo dan diterima Wakil Gubernur Riau Raja Mambang Mit, didampingi Ketua DPRD Riau Johar Firdaus, Senin (23/3). Dalam temu wartawan dengan juru bicara Ketua Tim Pemeriksa Dana Bos dan Dana Pendidikan lainnya (DPL), Deden Masruri, BPK menilai pada 2007 Pemprov Riau hanya menganggarkan 14,36 persen dan 2008 mencapai 14,47 persen untuk anggaran pendidikan. Hasil tersebut, tentu berbeda dengan versi Pemprov Riau yang menyebutkan anggaran pendidikan di Riau telah memenuhi persyaratan undang-undang sebesar 20 persen dari APBD. Menjawab ini, Deden men-

gatakan perbedaan klaim presentase tersebut terjadi karena ada perbedaan parameter mengenai dana pendidikan. Misalnya Pemprov Riau menganggap honor tenaga pendidik merupakan bagian anggaran pendidikan, sementara menurut BPK hal itu tidak termasuk. Meski demikian, ketika ditanya mengenai tolok ukur yang digunakan BPK dalam menyimpulkan presentase anggaran pendidikan Pemprov Riau pada dua tahun penilaian itu, Deden tidak bisa menjawab dengan lugas. ‘’Kami menjalankan pemeriksaan berdasarkan asumsi kami,’’ jelasnya. Anehnya, Deden malah menyatakan apa yang dilakukan Pemprov Riau dengan memasukkan honor tenaga pendidik menjadi bagian anggaran pendidikan bukanlah sebuah kekeliruan. ‘’Itu sudah ada keputusan Mahkamah Konsitusi yang membolehkan. Jadi masalah ini bukan kami jadikan temuan,’’ tukasnya yang mendadak meninggalkan ruangan ketika diminta penjelasan mengenai status apakah masalah pencapaian anggaran pendidikan itu menjadi temuan atau tidak. Sementara itu, Kasubag

Hukum dan Humas BPK Pekanbaru Eva Siregar ketika dimintai penjelasan mengenai masalah itu tidak bisa memberikan jawaban. Sampaikan Apa Adanya Di sisi lain, anggota Komisi D DPRD Riau, Taufik Hidayatullah mengatakan hasil temuan BPK itu masuk akal jika anggaran pendidikan hanya dipatokkan pada anggaran yang dikelola Dinas Pendidikan (Disdik) Riau. ‘’Kalau berpatokan pada anggaran Disdik saja, memang tak cukup 20 persen. Namun, pada tahun 2008 akhir, keluar surat edaran Mendagri yang menyebut anggaran pendidikan tidak hanya berpatok pada Disdik saja. Sehinngga pada pembahasan APBD 2009, kita sudah menggunakannya,’’ sebutnya. Meski demikian, Taufik mengkritisi pejabat publik yang kerap menggembar gemborkan bahwa Riau telah memenuhi 20 persen kuota anggaran pendidikan. ‘’Seharusnya tampil apa adanya saja. Karena untuk memenuhi kuota 20 persen itu memerlukan dukungan penuh dari APBD. Jangan pula, anggaran tak sampai tapi digembar-gemborkan anggarannya sampai, ini namanya kebohongan publik,’’ sebutnya.(old)

Dua Jambret Terkapar Ditembak z Dari ................... hal. 1 Tiger, akhirnya Reskrim Poltabes Pekanbaru melakukan pengembangan penyelidikan di lapangan. Kerja keras aparat membuahkan hasil. Kedua pelaku terlihat di Jalan Riau. Tak ingin kehilangan buruan, aparat langsung meringkus kedua pelaku. Awalnya, karena sudah dikepung, kedua pelaku tidak berkutik saat diamankan. Saat hendak dilakukan pengembangan, di Jalan Patimura Gobah salah seorang tersangka berusaha kabur. Langkahnya, terhenti setelah satu butir peluru menembus paha sebelah kanan. Kondisi yang sama juga dilakukan tersangka lainnya, saat menunjukkan barang bukti yang mereka buang di dekat kuburan Cina, di Kelurahan

Umban Sari, Kecamatan Rumbai. Berusaha mengecoh petugas, pelaku jambret ini berusaha kabur. Langkahnya, kembali terhenti setelah dua butir peluru yang dilepaskan polisi tepat mengenai kakinya. Tembakan ini terpaksa dilepaskan, setelah dua kali tembakan peringatan. Untuk mendapatkan perawatan medis, kedua pelaku dibawa ke RS Bhayangkara Pekanbaru. Selanjutnya akan diamankan ke sel Mapoltabes Pekanbaru guna penyelidikan lebih lanjut. Dari keterangan awal yang berhasil dihimpun, kedua pelaku ternyata sudah tiga kali melakukan aksi jambret. Dua kali di Jalan Riau dan satu kali di Jalan Yos Sudarso. Keduanya beraksi dengan menggunakan sepeda motor Tiger BM 6532 QZ yang saat ini sudah disita aparat

sebagai barang bukti. Modus kedua pelaku saat melakukan aksinya adalah dengan mengikuti calon korban yang umumnya wanita. Setelah berada ditempat sepi, korban yang menggunakan sepeda motor akan didekati dan tas yang dibawa korban dirampas. Kapoltabes Pekanbaru Kombes Pol Drs Berty DK Sinaga saat dikonfirmasi melalui Kasat reskrim AKP Jhon Wesly membenarkan terkait kejadian tersebut dan mengatakan bahwa kedua pelaku terpaksa ditembak karena berusaha melarikan diri. ‘’Kita masih melakukan penyelidikan guna mengejar pelaku lainnya. Kita terus kembangkan kasus ini dan terus periksa kedua tersangka yang sudah berhasil kita amankan,’’ tegasnya.(afz)

Banyak Warga Tak Masuk Daftar Pemilih z Dari ................... hal. 1 karena tak tercantum dalam DPT. Tapi apa boleh buat, DPT sudah ditetapkan karenanya kita tidak bisa berbuat lagi,’’ ujar Indi Rahman. Diakui Indi, masalah pendataan bukan hanya terjadi di tingkat daerah, bahkan secara nasional hal itu masih kerap terjadi. ‘’Soal data base sepertinya menjadi momok. Inilah yang menjadi tanggungjawab kita untuk bersama-sama mengatasinya,’’ katanya. Panwaslu sendiri sebagai pengawas jalannya Pemilu, turut bertugas dalam mengawa-

si jalannya proses penetapan pemilih. Namun, karena pembentukan Panwaslu kabupaten/kota hingga kecamatan yang telat dibandingkan penetapan DPT, membuat fungsi pengawasan terhadap proses pendataan pemilih menjadi hilang. ‘’Itu masalah teknis, karena memang pembentukan dan pelantikan Panwaslu di seluruh tingkatan terlambat. Karena itu, pada DPT Pemilu kali ini kita tidak bisa berbuat banyak. Nanun, pada Pemilu mendatang kita akan mengintensifkan pendataan pemilih agar tidak bermasalah lagi,’’ ujarnya.

Sementara itu, anggota KPU Riau, Tengku Edy Sabli mengatakan jumlah pemilih tetap Pemilu legislatif 2009, mengalami peningkatan sebanyak 142.013 orang dibandingkan Pemilu Kepala Daerah Riau yang digelar pada tanggal 22 Sepetember 2008 lalu. Penambahan jumlah pemilih tersebut, ungkap Tengku Edy Sabli, diperoleh dari pendataan baru setelah pelaknsaaan Pilgubri. Pendataan dilakukan oleh Dinas Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Riau berkoordinasi dengan jajarannya di kabupaten/ kota.(old)

Golkar Keliling Bawa Artis Andi Matalatta dan Sultan Kampanye di Rohul-Dumai PEKANBARU—Dua Jurkamnas (juru kampanye nasional) Partai Golkar bakal meramaikan masa kampanye di Riau. Mereka adalah Andi Mattalatta dan Sri Sultan Hamengkubuwono X. Masing-masing dari mereka bakal berkampanye di dua kabupaten/kota yakni Rokan Hulu dan Kota Dumai. Menurut Wakil Ketua DPD Golkar Riau, Drs H Yuherman Yusuf, Andi

Mattalatta akan datang pada Selasa (24/3) besok. Andi yang juga Menteri Menkum HAM RI itu akan berkampanye di Rohul tepatnya di Lapangan SPDK 4 Kecamatan Rambah Samo. Sedangkan Sri Sultan akan berkampanye di Dumai pada 4 April mendatang. Menurut Yuherman yang juga Caleg DPR RI Dapil Riau 1 nomor 5 ini, Andi Mattalatta akan didampingi Jurkam provinsi yakni Rusli Zainal dan Yuherman Yusuf. ‘’Pak

Andi akan berkampanye di Lapangan SPDK 4 mulai pukul 14.00 sampai 16.00 WIB,’’ jelas Yuherman yang juga Ketua Komisi A DPRD Riau. Para Jurkamnas tersebut memang menjadi andalan bagi Golkar menarik simpati pemilih. Ini tidak lain karena mereka memang figur terkenal dan penting. Namun di sisi lain, lanjut Yuherman, kini Golkar Riau juga punya kiat tersendiri. Di antaranya dengan menghadirkan artis-artis penyanyi dari Jakarta. Menghadirkan artis me-

mang bukan modus baru. Tapi yang baru adalah caranya. Para artis tersebut, tambah Yuhurman, telah hadir sejak kampanye dimulai beberapa hari lalu. Mereka berkeliling ke berbagai kota/daerah yang akan menjadi lokasi kampanye Golkar. ‘’Sejak awal kita sudah siapkan mobil khusus dengan panggungnya. Mobil inilah yang berkeliling ke berbagai daerah dimana Golkar memiliki jadwal kampanye,’’ sebut Yuherman yang juga Ketua Harian KONI Riau.(zed)

Khusus Caleg Gila z Dari ................... hal. 1 sembuh total barulah dipulangkan kepada keluarga. Menurut dia, terjadinya gangguan kejiwaan pada caleg nantinya karena mereka tidak kuasa menerima kenyataan atau tidak dipilih oleh rakyat. Untuk itu, setiap caleg yang ikut Pemilu 2009 jangan pernah berfikir sempit. Dengan kata lain, berusahalah untuk tetap tenang dan tawakal. Selain ruangan khusus, RSJ Tampan juga menyiapkan tenaga kesehatan enam orang dokter psikiater, empat psikolog, dan 30 tenaga perawat. Begitu juga dengan obata-obatan, Agusri mengatakan, semua sudah tersedia. Terkait dengan kriteria seorang caleg dinyatakan gila, Agusri menjelaskan, pertama calon pasien harus dilakukan pemeriksaan psikologi. Bila dinyatakan ada gangguan, calon pasien mengikuti pemeriksaan

psikiater. ‘’Bila dinyatakan gila oleh tim psikolog dan psikiater, barulah diminta persetujuan dari keluarga yang bersangkutan untuk dirawat oleh tenaga kesehatan RSJ Tampan,’’ ujarnya. RSJ Tampan, kata dia lagi, menyiapkan juga pilihan ruangan bagi caleg gila. Bagi mereka yang mampu, bisa mempergunakan ruangan VIP untuk perawatan. Makin Besar Modal, Makin Berat Beban Psikolog Universitas Islam Riau (UIR), Mashuri MPsi, yang diwawancarai Pekanbaru Pos beberapa waktu lalu menilai sangat mungkin akan ada caleg yang stres, bahkan gila mengingat sangat ketatnya persaingan Pemilu saat ini. Salah satu pemicu yang sangat berpotensi membuat para caleg menjadi stres adalah karena terlalu ambisius dalam berkampanye untuk meraih simpati masyarakat.

Sementara masyarakat justru sebaliknya, tak begitu peduli dengan kampanye saat ini. Berbeda dengan Pemilu sebelumnya, Pemilu kali ini memang sangat banyak orang yang berambisi untuk menjadi wakil rakyat. Kenapa tidak, selain dilihat dari status di tengah masyarakat, para caleg ini juga memiliki sumber ekonomi yang jelas lebih. Baik itu di DPR RI, DPRD Provinsi, atau malah di DPRD Kabupaten-kota. Akibatnya, ada hitung-hitungan para caleg ini tidak segansegan untuk lebih jor-joran menghabiskan modal ekonomi untuk kampanye. Dalam pandangan Mashuri, semakin jor-joran mengeluarkan dan memberikan bantuan, maka semakin tinggi pula beban dan tekan kejiwaan yang dialami seorang caleg. ‘’Apalagi, tidak tertutup kemungkinan dana yang dipergunakan untuk kampanye tersebut adalah dana pinjaman, dana yang dihasilkan karena

menjual sesuatu, tanah atau rumah misalnya. Ketika kalah, dana pinjaman tidak bisa dikembalikan, atau benda yang sudah dijual tidak bisa dimiliki lagi, akan menjadi beban dan pikiran. Saya sendiri, melihat fenomena Pemilu kali ini juga sangat gamang, semua pasang spanduk, semua jor-joran dalam bantuan, karena itu tadi ambisius,’’ sebutnya. Menurut Mashuri, modal yang dimiliki seorang caleg sebenarnya tidak hanya sebatas pada modal ekonomi, namun juga modal sosial, politik, kompetensi dan popularitas. ‘’Kebanyakan para caleg yang ada saat ini, tidak memiliki modal-modal yang seperti itu, mereka lebih mengedepankan modal ekonomi, ditambah rasa ambisi dan eskpektasi yang tinggi. Banyak dari meraka yang tidak siap mental, dan jelas berdampak pada kejiwaan mereka,’’ ujarnya lagi.(rif/new/rpg)

Buah Ilegal Serbu Riau z Dari ................... hal. 1 Menurut Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 37 Tahun 2006, hanya ada tujuh pelabuhan resmi yang boleh menjadi pintu masuk buah-buahan impor dan produk pertanian. Tujuh pintu masuk itu adalah Bandara Sukarno Hatta, Bandara Ngurah Rai Bali, Pelabuhan Makasar, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Batu Ampar Batam, dan Pelabuhan Belawan Medan. Sedangkan, komoditas pertanian dan buah-buahan yang masuk di luar tujuh tempat tersebut adalah ilegal. Penegasan ini disampaikan Kepala Balai Karantina Kelas I Pekanbaru, Zulkarnaen Nasution, kepada Pekanbaru Pos, melalui Kasi Pengawasan dan Penindakan, drh Azhar Ismail, Senin (23/ 3) di ruang kerjanya. ‘’Pelabuhan Sungai Duku tidak masuk daftar itu, maka tidak diperbolehkan kamoditas luar masuk dari situ. Kita tidak peduli jumlahnya, banyak atau sedikit, kita sita,’’

ungkap Azhar. Kecuali kalau komoditas pertanian tersebut berasal dari komoditas lokal. Seperti dari Batam atau Jakarta dibawa ke Pekanbaru, itu tidak masalah. Menurut Azhar, banyak masyarakat belum mengetahui peraturan ini sehingga merasa tak bersalah membawa komoditas pertanian dari luar negeri di luar pintu masuk yang sudah ditetapkan. ‘’Contohnya di Pekanbaru. Banyak penumpang kapal dari Malaysia yang membawa komoditas pertanian dari luar. Banyak mereka menenteng komoditas pertanian, maka langsung kita razia. Tapi kita juga berikan sosialisasi,’’ ungkap Azhar. Sebenarnya, penerapan Permentan ini juga tidak terlalu kaku. Misalnya, jika penumpang itu bersedia membawa kembali komoditas tersebut ke luar negeri, itu diperbolehkan. Namun kebanyakan penumpang tidak mau membawanya kembali, maka komoditas tersebut terpaksa ditahan dan kemudian dimusnahkan. Untuk pengawasan, kata

Azhar, pihaknya berkoordinasi dengan stakeholder terkait seperti KP3, Dinas Perhubungan, dan Bea Cukai. Karena minimnya jumlah petugas pengawas, menurut Azhar, pihaknya masih kesulitan memantau palabuhanpelabuhan tikus yang disinyalir sebagai tempat masuk komoditas tersebut ke Pekanbaru. ‘’Sulit kita pantau itu jika masuk melalui pelabuhan rakyat,’’ ungkap Azhar Misalnya, Balai Karantina Pekanbaru beberapa waktu lalu menyita dan memusnahkan ribuan buah ilegal atau Import di Houlding Ground Karantina Pertanian, Jalan Tanjung Batu. Buah-buahan tersebut merupakan tangkapan petugas sejak tanggal 26 Februari hingga 7 Maret 2009 di Terminal Kedatangan International Pelabuhan Sungai Duku, Pekanbaru. Buah-buahan tersebut disita petugas Karantina Pertanian saat para penumpang turun dari Kapal Fery MV Indomall, beberapa waktu lalu. Pemusnahan terhadap komoditi pertanian berupa bua-

han impor ini berasal dari Malaysia. Pemusnahan sendiri dilakukan dengan metode membakar seluruh buah-buahan beserta pembungkusnya (karton). Jumlah buahan yang musnahkan terdiri dari lima karton jeruk Mandarin dan empat koli jeruk madu, serta beberapa bungkusan buah apel, anggur, lengkeng dan buah naga. ‘’Ini merupakan kegiatan yang kesekian kalinya dilaksanakan. Hanya selama ini dipusatkan di area Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Pokoknya kami melakukan pemusnahan sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian No. 37 tahun 2006,’’ ungkap Azhar. Dikatakan Azhar, pihaknya akan selalu menjaga pintu masuk barang impor pertanian secara ilegal. Khususnya, di pelabuhan internasional Sungai Duku yang disinyalir dipergunakan masyarakat untuk memasukan barang impor. ‘’Kita akan koordinasikan dengan stakeholder terkait, yakni kepolisian dan Dinas Perhubungan,’’ tutur Azhar.(cil)

Tak Ikut Memilih, Rugi 5 Tahun z Dari ................... hal. 1 Warga diharap tidak akan kehilangan hak pilihnya. ‘’Pemilu ini hanya lima tahun sekali. Kalau tidak datang ke TPS untuk memilih, maka akan rugi lima tahun. Datanglah ke TPS, contreng mana yang disenangi. Memilih ini hak setiap warga. Pilih sesuai hati nurani. Tidak mungkin tidak ada yang dipilih dari 900 caleg itu. Jangan sampai kehilangan hak pilih,’’ ungkap Herman menjawab Pekanbaru Pos, Senin (23/3). Sebelum tanggal sembilan atau hari pemilihan, kata Herman, hendaknya warga sudah punya pilihan tetap sehingga proses pencontrengan tidak akan terlalu lama. ‘’Maklum saja, dalam surat

suara itu banyak sekali calegnya. Partainya juga banyak. Makanya, lebih bagus tetapkan pilihan sebelum mencontreng,’’ harapnya lagi. Pemilu kali ini memang berbeda dengan sebelumnya. Kini tidak lagi memakai sistem nomor urut melainkan dengan sistem suara terbanyak. Siapa yang dapat suara banyak, dialah yang berhak menjadi wakil rakyat. Sangat rugi jika ada warga yang memilih caleg yang tid-

hubungi:

PEKANBARU POS DITERBITKAN OLEH PT RIAU POS INTERMEDIA Terbit pertamakali sebagai harian pada tanggal 1 Juni 2000 Pemimpin Umum: Kazzaini Ks Wakil Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: Herianto Wakil Pemimpin Redaksi: M Nazir Fahmi Pemimpin Perusahaan: Ardiansyah Dewan Redaksi: Kazzaini Ks (Ketua), Herianto, M Nazir Fahmi, Zulkifli Ali, Arief Rahman, Taufik Hidayat, Ridho M Haztil Tim Ombudsmen: H Moeslim Kawi, H Amril Noor

ak dikenali karena caleg inilah yang akan memperjuangkan nasib warganya. Termasuk pembangunan, dan semua aspirasi yang berhubungan langsung dengan masyarakat. ‘’Yang pasti, pilihlah orang yang dikenali. Siapa caleg itu, di mana tinggalnya, bagaimana selama ini dengan masyarakat dan sebagainya. Mereka ini nanti yang akan memperjuangkan nasib warganya. Makanya, rugi kalau tidak memilih,’’ kata Herman lagi.(kun)

0761 7694229  DIVISI PRODUKSI D

Redaktur Pelaksana: Arief Rahman, Taufik Hidayat, Zulkifli Ali (Online) Koordinator Liputan: Ridho M Haztil Redaktur Senior: Hermanto Ansam Redaktur: Adnan Buyung, Kunni Masrohanti, Munazlen Nazir, Nofra Saputra. Asisten Redaktur: Bustami Ramzi Liputan Pekanbaru: Afni Zulkifli, Fitri Hidayati Burhan, M Syaifullah, Ronald Imron, Wan Zakia, Zulhijman, Widiarso (Wartawan Foto) Liputan Daerah: Marditono, Parno (Dumai), Mawardi, Ismardiansyah Putra (Kampar) Elia Susanti (Duri), Sukardi (Bengkalis), Andre Syahbani (Perawang/Siak), Kasmedi (Rengat), Amri (Pangkalankerinci) Sekretaris Redaksi: Tien Marni, Hermanto (staf) Departemen Perwajahan dan Pracetak: Wan Sarudin (Kepala),

Ario, Refdedi, Wandriono. Grafis: Joko Purnomo. Mounting: Akhari dan Sari Alam.

 DIVISI USAHA D

Manager Keuangan, Administrasi, Umum dan SDM: Yenni Anggraini Manager Iklan dan EO: Hariyati Sukma, Manager Pemasaran: Zulfika. Harga Langganan/Eks/Bulan Rp23.000,- (luar daerah tambah ongkos kirim).

 TARIF IKLAN D

Iklan Hitam Putih (B/W), Umum Display: Rp15.000,-/mm kolom. Ucapan Selamat BW: Rp7.500,-/mm kolom. Iklan Keluarga/Dukacita BW: Rp5.000,-/mm kolom, halaman 1 BW Rp15.000,-/mm kolom, halaman 1 Full Colour Rp25.000,-/mm kolom, halaman dalam Full Colour Rp20.000,-/mm kolom. Harga ditambah PPn 10 persen.

 REDAKSI, TATA USAHA, IKLAN D Alamat Redaksi, Tata Usaha dan Iklan: Jalan Soekarno-Hatta No 132 Pekanbaru, Riau Telepon (0761) 39969. E-mail Redaksi: pekanbarupos@yahoo.com Telepon Redaksi (0761) 39972 Faks: (0761) 39969. E-mail:iklanpekanbarupos@yahoo.com Website: http//www.pekanbaru-pos.com E-paper: epaper.pekanbaru-pos.com Pemasaran (0761) 39971. Bank: Bank Mandiri Ac.No 108.00.0430733.7

DICETAK DI PT RIAU GRAINDO. Isi di luar tanggung jawab percetakan.


METRO FOKUS

3

PEKANBARU POS SELASA, 24 MARET 2009

Sosialisasi Contreng Kurang METRO F KUS Laporan

Afni Zulkifli, Pekanbaru

Hari Pemilihan Umum tinggal 18 hari lagi, namun sosialisasi contreng dinilai masih kurang, terutama masyarakat pinggiran dan masyarakat yang tingkat ekonominya menengah ke bawah.

PENILAIAN ini keluar dari, Pengamat Politik Unri, Drs Saeri MSi, bahwa sosialisasi mencontreng dirasa masih kurang menyentuh masyarakat pada lapisan menengah kebawah. Jika dilihat secara non formal umunya yang bisa memahami tentang tata cara pencontrengan dalam pemilu tahun ini adalah masyarakat yang mempunyai pendidikan setingkat SMP ke atas. ‘’Perkiraan saya, masih ada masyarakat yang belum paham terhadap tata cara pemilihan umum tahun ini, misalnya mencontreng tanggal 9 April mendatang,’’ ungkap Saeri kepada Pekanbaru Pos, Senin (23/3) ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya. Dia melihat, bahwa sosialisasi pencontrengan yang dilakukan Komisi pemilihan Umum (KPU) masih kurang, terbukti di Pekanbaru saja, masyarakat yang kelas ekonominya menengah ke bawah

masih ada yang belum mengetahui. Dia membeberkan misalnya, di Kecamatan Tampan yang juga tempat tinggalnya tidak ada satu petugas KPU yang melakukan sosialisasi. ‘’Itu baru di Tampan belum di wilayah lain yang lokasi geografisnya tidak mendukung, seperti di Kabupaten Kuansing, Inhu, Inhil dan lain sebagainya,’’ Ujarnya. Sosialisasi yang dilakukan KPU, kata Saeri, terbatas pada organisasi dan kaum akademisi. Makanya pihaknya menghimbau kepada KPU agar lebih turun ke bawah atau masyarakat pinggiran. Selain itu, kaum akademisi juga diharapakn ikut membantu KPU mensosialisasikan sistem mencontreng ini. ‘’Sosialisasi masih terbatas, makanya KPU harus turun gunung untuk lebih mensosialisasikan kepada masyarakat. Kalau tidak KPU menggandeng kaum akademisi,’’ ujar Saeri.(len)

Meski Ngutang, Tetap Optimis PERSOALAN dana belum cair meskipun proses Pemilu legislatif 2009 telah berjalan, bukan menjadi kendala Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau untuk menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara Pemilu. ‘’Apa mau dikata, anggaran untuk KPU baik yang dari APBN maupun APBD Riau tak kunjung cair, namun Pemilu harus tetap dilaksanakan. Makanya, kita harus putar otak mencari solusi mengatasinya,’’ ujar Ketua Pokja Sosialisasi KPU Riau, Lena Farida. Karena aturan perundangkan memperbolehkan pihaknyanya untuk menggunakan dana bersifat talangan melalui sekretariat KPU Riau, oleh karena itu sampai saat ini KPU masih bisa menjalankan fungsinya. ‘’Termasuk dana untuk sosialisasi Pemilu, kita menggunakan dana talangan yang dikelola sekretariat KPU. Arti-

nya, sebelum dana cair kita menggunakan dana pinjaman terlebih dahulu,’’sebutnya. Demgan dana pinjaman itu, diakui Lena, sangat membantu jalannya sosialisasi Pemilu. Berbagai program sosialisasi dilakukan dengan sistem bayar belakang. Seperti iklan di media massa naik cetak maupun lektronik, pembuatan pamflet, baliho, dan kegiatan sosialisasi internal KPU kabupaten/kota dan pendukung penyelenggaraan Pemilu. Dengan berjalannya sosialisasi itu, Lena optimis Pemilu akan berjalan sukses, meskipun secara teknis ada beberapa perbedaan mendasar dari segi pemberian suara. ‘’Sosialisasi contreng pada surat suara terus kita masyarakatkan. Apalagi lagi dengan dukungan dari media massa, pemerintah dan partai politik yang turut membantu sosialisasi Pemilu,’’ ujarnya.(old)

Pemberitahuan Lewat Brosur MINUS 20 hari menjelang jadwal pemilihan, KPUD Pekanbaru menggesa sosiliasasi terutama mengenai jadwal kampanye dan tata cara pemilihan. Upaya yang dilakukan sejauh ini berupa pembagian brosur kepada masyarakat hingga beriklan di televisi. Selain membagikan brosur di tempat keramaian warga, termasuk di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Pekanbaru Senin (23/3), KPUD juga terbantu dengan iklan KPU Pusat di televisi berskala nasional. Skala Pekanbaru pun juga dilakukan di televisi dan radio setempat. ‘’Kita sudah bagi-bagikan brosur kepada masyarakat untuk mengingat jadwal dan tata cara pemilihan,’’ ujar Ketua Pokja Sosialisasi KPUD Pekanbaru, Fachry Yasin kepada Pekanbaru Pos, Senin (23/3) melaluyi selularnya. Dikatakan Fachry, pihaknya melakukan sosialisasi em-

FOTO-FOTO WIDIARSO

Apa Kata Warga Banyak Belum Tahu Toni (34)

MASIH banyak tuh yang belum tahu kalau tanggal 9 April penentuan contreng caleg. Sebaiknya mulai sekarang harus diberi tahu agar mereka tidak golput.(iya)

Sudah Tahu Amin (29)

pat kali dalam seminggu di radio dan televisi setempat. ‘’Minggu depan kita undang 10 kelompok masyarakat untuk mengadakan pertemuan,’’ imbuhnya. Pada hari Rabu (25/3) mendatang KPUD Pekanbaru telah mengundang organisasi pemuka agama untuk bermitra agar menyampaikan tata

cara pencontrengan dan jadwal pemilihan kepada umatnya. ‘’Kita akan memaksimalkan kemampuan dan dana yang ada untuk mensosialisasikan jadwal dan cara pencontrengan kepada masyrakat,’’ ujar Fachry menjawab masih adanya warga tidak menegathui hari pencontrengan.(bim)

TAHULAH. Itukan hari yang kami tunggu-tunggu untuk memilih pilihan. Kami juga jauh-jauh hari sudah diberitahukan cara untuk mencontreng yang benar. Karena salah mencontreng semua akan rugi.(iya)

Bingung Siapa yang Dipilih Jamal (38)

HARI H mencontreng kami sudah tahu. Cuma yang diragukan saat ini siapa yang akan kami pilih. Semua menabur janji yang manis-manis. Padahal saya rasa bukan saya saja yang bingung dan ragu, tetapi banyak warga yang sama dengan pemikiran saya.(iya)


SELASA, 24 MARET 2009

4

Bersyukurlah Tinggal di Sail „ Wako Kunker

Hanya untuk Mendidik KOTA—Sekarang ini banyak guru yang di laporkan oleh orang tua murid ke Pengadilan Negeri Pekanbaru karena kasus kekerasan yang dilakukan guru kepada muridnya. Padahal, kekerasan yang dilakukan itu untuk mendidik anak agar disiplin di sekolah dan menciptakan mutu pendidikan yang berkualitas pada murid. Sayang, apa yang dilakukan guru ini sering disalah-artikan oleh orang tuanya, bahkan masalah yang kecil dibesar-besarkan. Seharusnya, masalah ini diselesaikan dulu secera internal atau secara kekeluargaan oleh pihak sekolah dan orang tua murid. Dekan FKIP Unri Drs Isjoni MSi kepada kepada Pekanbaru Pos Senin (23/3), mengatakan, guru tidak akan memperdayakan muridnya dan guru tidak mungkin melakukan kekerasan kepada muridnya. Kalau pun ada, mungkin tidak terlalu berlebihan dan itupun bertujuan untuk mendidik anak supaya disiplin. ‘’Guru tidak akan berlebihan memberikan hukuman kepada muridnya karena guru juga mepunyai kode etik,’’ jelas Isjoni. Tidak jarang banyak murid yang nakal bahkan mengucapkan perkataan kotor kepada gurunya. Tidak mungkin guru hanya diam saja kalau anak muridnya melakukan hal yang tidak benar. Selain itu guru, juga merupakan orang tua murid saat di sekolah dan guru tidak ingin anak murid terjerumus kepada hal yang salah. Dalam Undang-undang pasal 41 ayat 1 Peraturan Pemerintah (PP) no 74 tahun 2008, hukuman yang di berikan kepada murid itu bersifat mendidik dan guru juga tidak boleh terlalu berlebihan dalam memberikan hukuman kepada murid tersebut.‘’Sekali lagi, semua yang dilakukan guru tersebut bertujuan untuk mendidik agar murid lebih disiplin, baik dalm belajar, dalam perkataan maupun dalam tingkah laku di sekolah,’’ ungkap Isjoni.(mg1)

Laporan:

Kunni Masrohanti, Pekanbaru

FOTO WIDIARSO

BERBINCANG—Wali Kota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah MM terlihat berbincang dengan Camat Sail, Wira, saat kunker ke kecamatan tersebut.

Dispora Data Sarana Olahraga firmasi Pekanbaru Pos, KOTA—Dinas Pemumelalui Kabid Sarana da dan Olahraga (Disdan Prasarana, H Ir Raja pora) Kota Pekanbaru Imwarman, Senin (23/3). mulai menginventariDikatakan Raja lebih sasi sarana dan prasalanjut, pendataan ini rana olahraga di Kota untuk mengetahui saPekanbaru. Proses penrana olahraga yang didataan ini nantinya miliki Pemerintah Kota bekerjasama dengan Pekanbaru, bukan milik pihak kecamatan. Dastrayani instansi atau pribadi. ‘’Kita baru mendata Dengan pendataan ini sarana dan prasarana olahraga yang dimiliki Peme- juga, Dispora akan mengetahui rintah Kota Pekanbaru,’’ kata fasilitas olahraga yang sudah Kepala Dispora Kota Pekanbaru, tidak layak digunakan yang Dastrayani Bilbra, saat dikon- kemudian ditindaklanjuti dengan

SUARA KOTA

Pustu Rumbai Prioritas 2010 KOTA-Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru memprioritaskan pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kelurahan Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai untuk tahun 2010 mendatang. Pustu tersebut saat ini sudah ramai dikunjungi pasien. Bahkan dalam sehai, kunjungan pasien mencapai 50 orang. ‘’Pustu Rumbai itu memang jadi prioritas kita untuk tahun 2010. Kita sudah melihat ke sana dan sudah diketahui bagaimana kondisinya. Makanya, kita prioritaskan. Sesuai yang dilaporkan kepala puskesmas di sana, dalam sehari kunjungan pasien mencapai 50 orang,’’ ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Diskes Pekanbaru, dr Rini Hermiyati menjawab Pekanbaru Pos, Senin (23/3). Untuk tahun 2010, banyak pembangunan yang diusulkan Diskes, bahkan jumlahnya lebih dari Rp30 miliar. Tapi dari sekian banyak anggaran yang diusulkan, hanya diakomodir sekitar Rp20 miliar. Termasuklah untuk pembangunan pustu tersebut.Selain mengubah status pustu menjadi puskesmas, Diskes juga akan memprioritaskan tenaga

cmyk

KOTA KITA

PEKANBARU POS

medis untuk pustu ini. Dalam waktu dekat, sudah akan ada beberapa tenaga medis yang diletakkan di puskesmas ini, yakni CPNS yang sudah lulus tes akhir tahun lalu. Jika tidak ada halangan, April ini mereka sudah akan ditempatkan di puskesmas tersebut. Hal lain yang menyebabkan pustu tersebut diubah menjadi puskesmas karena lahan pustu ini cukup luas dan bisa untuk puskesmas biasa. ‘’Kenapa diubah menjadi puskesmas biasa, karena memang sesuai kebutuhan, lahannya juga mencukupi,’’ ungkap Rini lagi. Ditanya berapa anggaran yang diperlukan untuk pembangunan pustu tersebut, Rini mengaku tidak hafal. Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Ir Yusman Amin, mengatakan, untuk pembangunan puskesmas ini diperlukan biaya banyak. ‘’Kalau membangun puskesmas, banyak itu uangnya. Sama dengan membuat kantor camat, bisa lebih dari Rp1 miliar. Kita lihat dulu mungkin atau tidak dibangun puskesmas ini, tergantung anggaran nanti,’’ kata yusman.(kun)

perbaikan. ‘’Namun, masalah anggaran perbaikan sarana dan prasarana olahraga yang rusak ini, baru masuk pada anggaran 2010 mendatang,’’ ungkap Raja. Paling tidak, kata raja lagi, sudah ada tiga sarana olahraga, yang kondisinya perlu mendapatkan perbaikan. Yakni lapangan SMEA atau Lapangan Bukit, lapangan Tengku Bey, dan lapangan Ciptakarya. Namun, anggaran untuk perbaikan fasilitas olahraga sangat minim pada tahun ini. ‘’Ma-

kanya, kita ajukan di tahun 2010 mendatang,’’ ujarnya. Sarana olahraga, seperti fasilitas lapangan banyak yang rumputnya sudah rusak, belum ada pagar dan lain sebagainya. Karena Dispora adalah pecahan dari Dinas pendidikan (Disdik), maka proses pendataan sarana dan prasarana sangat diperlukan mengingat data fasilitas olahraga ini belum ada sebelumnya. ‘’Setelah didata, kita ajukan fasilitas olahraga yang pantas untuk diperbaiki,’’ ungkap Raja.(cil)

WALI Kota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah MM menyebutkan, Kecamatan Sail merupakan salah satu kecamatan yang lebih maju dari kecamatan lainnya. Buktinya, semua jalan di kecamatan ini sudah diaspal, baik makadam maupun hotmix. Setiap tahun, hanya tinggal peningkatan saja. ‘’Bersyukurlah warga yang tinggal di Kecamatan Sail ini karena semua ada di sini. Jalan-jalan di sini juga sudah diaspal semua, hanya tinggal peningkatan. Misalnya sudah diaspal makadam, tinggal ditingkatkan menjadi hotmix saja,’’ kata Herman kepada warga saat dialog di aula MAN 2 Model Pekanbaru dalam Kunjungan Kerjanya (Kunker), Senin (23/3). Herman kemudian menyebutkan satu persatu sarana pendidikan, kesehatan, keamanan dan lain sebagainya. ‘’Di Sail ini ada perguruan tinggi Unri, SMA dan SMK bertaraf internasional, SD dan juga SMP. Orang ke sini semua sekolahnya. Jangan anakanak bapak sekolah pula keluar. Di Kelurahan Sukamulya ada Puskesmas induk, di Kelurahan Cintaraja ada puskesmas juga, tak ketinggalan di Kelurahan Sukamaju. Kantor lurah sudah bagus semua, tinggal kantor camatnya yang memang perlu diperhatikan,’’ kata Herman lagi. Kecamatan Sail juga merupakan tempat tinggalnya pejabat Pekanbaru. Mulai dari gubernur, Kepala Bappeda Pekanbaru, Kepala Bapedalda dan rumah pribadi Herman sendiri. Sudah seharusnya Kecamatan Sail ini lebih bagus dan lebih maju. ‘’Di Sail ini tempat tinggalnya para pejabat. Pak Yusman, Pak Deddy dan gubernur. Kalau sekarang saya tinggal di Senapelan, tapi nanti saya tetap akan di sini. Saya akan perbaiki rumah yang ada dan kembali tinggal di Kecamatan Sail,’’ kata Herman kemudian. Usai menggelar dialog dengan warga, seperti biasa, Herman langsung turun ke lapangan untuk meninjau kondisi lapangan yang perlu dibenahi. Seperti Jalan Hang Jebat, drainase, SMU 8 dan persimpangan Jalan Beringin dengan Jalan Pinang yang sering dikeluhkan warga karena sempit. ‘’Kita minta camat bersama pihak kelurahan mengusulkan apa-apa yang perlu dibangun di Kecamatan ini. Tidak hanya infra struktur, tapi juga bisa masalah penerangan dan sebagainya,’’ kata Herman kemudian.(*)

Pasar Murah Tiga Kali Sebulan KOTA—Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Pekanbaru, Maret ini akan melaksanakan pasar murah. Hal ini dilaksanakan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam membeli Sembako dengan harga murah. Pasar murah ini rencananya akan dilaksanakan di tiga Kelurahan. Yakni Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki Rabu (25/3), Kelurahan Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai Sabtu (29/3), dan Kelurahan Suka Mulia, Kecamatan Sail Selasa (31/3) mendatang. Demikian dikatakan Kepala Seksi (Kasi) Usaha dan Metrologi, Megah Miko SE MSi, kepada Senin (23/3). Menurutnya pasar murah ini adalah yang perdana pada tahun 2009. ‘’Program ini adalah program tahunan dari Disperindag, sebagai pasar murah perdana yang kita akan laksanakan di Kelurahan Labuh Baru Timur,’’ ujarnya Miko menyebutkan, barang yang dimasukkan dalam pasar murah itu adalah sembilan bahan pokok (sembako) seperti, beras, Minyak Goreng, Gula, Sar-

PADAT Suasana pasar murah yang digelar Disperindag Kota Pekanbaru di Kecamatan Rumbai beberapa waktu lalu. Ribuan warga rela berdesakdesakan untuk mendapatkan harga sembako yang lebih murah. FOTO WIDIARSO

den, Sabun crem, dan susu. Harga satu paket dijual Rp91.000. Rincian satu paket tersebut yakni, beras sepuluh kilogram Rp48.000, minyak goreng kemasan dua liter Rp14500, gula dua kilogram

Rp14 000, sarden Rp8.000, sabun crem Rp1.500 dan Susu Rp5.000. Pasar murah tahap pertama ini, kata Miko dilaksanakan dengan sistem kupon yang dibagikan kepada setiap kepala rumah tangga.

Hal ini dilakukan untuk mempermudah panitia dalam mendata warga yang mengambil sembako tersebut. Program pasar murah tahun 2009 ini, sebut Miko lagi, dilaksanakan sebanyak

28 kali. Namun demikian, tempat dan tanggalnya belum dapat dipastikan sekarang. ‘’Kita belum bisa memastikan sekarang tempat dan tanggalnya, karena ini masih dalam rancangan,’’ Ujar Miko.(new/rpg)

„ Camat Diminta Cari Solusi

FOTO WIDIARSO

TPU—Beginilah kondisi TPU di Jalan Ronggowarsito Ujung, Kecamatan Sail. Kian hari, TPU ini kian padat.

KOTA-Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jalan Ronggowarsito Ujung Kecamatan Sail yang dikenal dengan pemakaman Gobah, kian hari kian sempit. Lahan yang tersedia mulai padat. Sementara tidak ada TPU lain yang bisa dimanfaatkan warga sekitar. Hal ini membuat Wali Kota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah MM risau. Tak heran dalam kunjungan kerjanya (Kunker), Senin (23/3), Herman meminta kepada camat,

lurat RT dan RW untuk mencarikan solusi. ‘’Semakin hari TPU di Kecamatan Sail kian sempit. Makanya, camat, lurah, RT dan RW harus mencari jalan keluarnya. Apakah masih bisa diperluas atau tidak. Kalau tidak, ya bagaimana baiknya. Tolonglah ini dibicarakan bersama,’’ ungkap Herman. Dikatakan Herman, keberadaan TPU menjadi kepentingan masyarakat banyak. Semakin padatnya penduduk Pekanbaru, membuat

pemerintah harus lebih banyak mempersiapkan sarana umum seperti TPU ini. Hal ini sudah dilaksanakan di Kecamatan Tenayanraya, Rumbai, Tampan dan Payung Sekaki. Jika lokasi TPU yang baru diperlukan, kata Herman, maka pemerintah akan mengupayakan pengadaan lahannya. ‘’Tapi harus dibicarakan dulu oleh RT, RW, lurah dan camat di sini. Kalau memang perlu lokasi baru, pemerintah akan mempersiapkannya karena ini untuk masyarakat banyak,’’ kata Herman lagi. Herman mencontohkan

TPU Senapelan yang saat ini sudah padat. Agar masyarakat bisa menikmati sarana umum TPU lebih dekat, pemerintah juga sudah berupaya mencarikan solusinya. ‘’Di Kecamatan Senapelan misalnya, di sana juga TPU sudah padat. Pokoknya mana yang perlu diadakan, tolong diusulkan,’’ jelasnya. Tidak tanggung-tanggung, Pemko Pekanbaru membeli lahan seluas 10 hektare untuk TPU baru di Kecamatan Tampan dan Tenayanraya. Hal serupa sudah dilakukan sebelumnya di Kecamatan Rumbai, yakni TPU Palas dengan luas lahan yang sama.(kun)

cmyk

TPU Sail Kian Sempit


CORONG RAKYAT

Jalankan Perda Kebersihan

Sondia Warman

PEKANBARU—Kendati sudah lama disyahkan, namun sampai saat iin Perda tentang kebersihan belum berjalan secara maksimal. Hal itu terbukti, sampai saat ini masih banyak masyarakat yang membuang sampah di sembarang tempat. Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Sondia Warman SH menyatakan, Perda kebersihan sebenarnya sudah lama ada disyahkan, yakni Perda Nomor 2 tahun 2000. ‘’Walaupun sudah 9 tahun exist namun belum terealisasi di lapangan,’’ papar Sondia kepada wartawan di ruang Komisi I

DPRD Kota Pekanbaru, Senin (23/3). Oleh sebab itu, Pemko diharapkan segera menjalankan Perda kebersihan ini. Di Perda tercantum sanksi denda atau kurungan bagi orang-orang yang membuang sampah sembarangan. ‘’Sehingga memberi efek jera bagi pelakunya,’’ urai Sondia. Kemudian, Sondia meminta kepada pemilik kendaraan roda empat atau mobil untuk menyediakan tong sampah khusus di dalamnya. Dengan demikian, orang-orang yang berada di dalam mobil tidak membuang sampah ke jalan raya. ‘’Biasanya karena tidak ada tempat sampah, orang di dalam mobil main lempar sampah saja ke jalanan. Jadi ada tong sampah, mereka tidak akan buang sampah sembarangan lagi,’’ jelas Sondia. Seberapa besar upaya Pemko untuk menjaga kebersihan dengan memberdayakan petugas kebersihan setiap hari tidak akan ada gunanya bila tidak ada kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan kota. Sebagai masyarakat hendaknya juga memiliki kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya.(fyt)

SELASA, 24 MARET 2009

Pajak Restoran Diprotes „ Dinilai Sangat Memberatkan Laporan:

Fitri Hidayati Burhan, Pekanbaru

PULUHAN pedagang rumah makan dan warung bakso yang tergabung Forum Rumah Makan dan Kedai Nasi Provinsi Riau (Formari) serta Ikatan Paguyuban Pedagang Bakso Riau (IPPBR), Senin (23/3) kembali mendatangi Balai Payung Sekaki. Formari dan IPPBR ini memprotes pemberlakuan Perda Nomor 6 tahun 2006 tentang Pajak Rumah Makan dan Restoran sebesar 10 persen. Drs Yasmi, Ketua Formari menyatakan pemberlakuan pajak 10 persen tersebut membuat pengusaha rumah makan dan warung bakso sangat keberatan, karena selain biaya pejak tersebut banyak lagi setoran lain

yang dibebani para pedagang ‘’Berbagai biaya harus kami bayar setiap bulan baik berupa pajak maupun retribusi seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), SITU, SIUPP, uang rutin bulanan dari pajak reklame, racun api, limbah cair dan retribusi sampah. Sekitar Rp2 juta mesti kami keluarkan tiap bulan. Tambah lagi pajak rumah makan ini,’’ tutur Yasmi. Fitria, Sekretaris Formari juga mengungkapkan hal yang sama. ‘’Pemberlakuan pajak rumah makan dan restoran itu cukup mencekik leher kami. Kami menginginkan Perda ditinjau ulang,’’ paparnya. Selain menginginkan pelaksanaan Perda ditinjau ulang, Formari dan IPPBR juga meminta pemberhentian penyitaan barang-barang rumah makan atau restoran seperti kursi, meja

dan barang lainnya yang dilakukan Tim yustisi dan Satpol PP karena rumah makan, restoran dan warung makanan lainnya belum menerapkan pajak 10 persen bagi pelanggan. Ketua DPRD Kota Pekanbaru, M Teguh Pribadi Arsyad SE MM yang menerima Formari dan IPPBR mengungkapkan, untuk sementara aspirasi masyarakat ini tetap diterima dewan sampai surat resmi Formari dan IPPBR masuk atau disampaikan ke DPRD Kota Pekanbaru. Sebab surat resmi pengaduan ke DPRD Kota Pekanbaru belum disampaikan rombongan tersebut. Setelah surat resmi sampai ke dewan barulah komisi terkait mengadakan pertemuan untuk mencari solusi terhadap permasalahan yang dihadapi. ‘’Kita berharap nantinya berbagai pihak terkait duduk semeja untuk mencari solusi yang tepat,’’ ungkap Teguh. Terkait permintaan pember-

wasan Rumbai tidak hanya terfokus pada satu jalan menuju pusat kota, yakni Jalan Yos Sudarso saja. ‘’Segeralah Pemko menggesa pembangunan jalan alternatif menuju pusat kota. Apa yang perlu dikembangkan, lakukan saja. Seperti buka akses jalan agar kami jangan hanya terfokus pada satu jalan menuju pusat kota,’’ pinta Navis. Sebenarnya Pemko bisa mengembangkan jalan lainnya baik jalan melingkar antara jalan Pesisir menembus jalan sekolah maupun jalan utama menembus jalan Siak II. ‘’Saya usulkan begitu di setiap kesempatan. Ini harus difahami antara Pemko Pekanbaru dan Pemprov Riau. Kapan lagi akan memperhatikan Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir itu?’’ ujar Navis. Sehingga bila jalan alternatif menuju pusat kota telah dibuka, masyarakat tidak akan terfokus pada satu jalan saja dan kemacetan bisa dihindari.(fyt)

hentian tindakan penyegelan dan penyitaan barang-barang rumah makan oleh tim yustisi bersama Satpol PP, Teguh langsung menelepon pihak Satpol PP. ‘’Tapi saya sudah menelepon dan berkoordinasi dengan pimpinan Satpol PP. Mereka memahami permintaan untuk menghentikan tindakan penyegelan dan penyitaan,’’ papar Teguh. Namun ditambahkan Teguh, Satpol PP tidak bisa disalahkan karena bekerja sesuai yang diperintahkan Perda. Kemudian terkait keinginan Formari dan IPPBR yang menginginkan Perda ditinjau ulang, Perda tidak bisa dicabut sampai ada revisi. Sebenarnya permasalahan bukan terletak pada pelaksanaan Perda. Pokok permasalahan terletak pada kurang fahamnya masyarakat terhadap Perda. Hal itu bisa pula disebabkan sosialisasi kurang menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat.

Pajak 10 persen sebenarnya diambil dari uang yang dibayarkan masyarakat yang makan di rumah makan dan restoran. Bukan berasal dari keuntungan rumah makan dan restoran. ‘’Intinya saya lihat kekurangtahuan masyarakat tentang Perda ini. Dari pengaduan yang disampaikan, Formari dan IPPBR menyangka pajak 10 persen itu berasal dari keuntungan pedagang. Padahal sebenarnya pajak 10 persen ini dibayar pelanggan. Bukan dari keuntungan pedagang,’’ jelas Teguh. Oleh sebab itu, Teguh meminta sosialisasi pemberlakuan pajak rumah makan dan restoran harus menjangkau sampai ke kecamatan-kecamatan. Karena yang merasa keberatan ini merupakan pengusaha rumah makan dan warung makanan menengah ke bawah yang banyak terdapat sampai ke pelosok-pelosok kecamatan.(aby)

Usut Pelaku Penebang Pohon di Purna MTQ

Rumbai Kapan Dikembangkan? PEKANBARU—Sampai saat ini pun Pemko Pekanbaru dan Pemprov Riau kurang memperhatikan Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir. Diantaranya dari segi pembangunan infrastruktur. Hal ini dinyatakan Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, M Navis SE. ‘’Terus terang saja dibandingkan dengan daerah lain, Rumbai sedikit tertinggal. Itu sudah melecehkan saya sebagai warga masyarakat Rumbai,’’ ungkap Navis. Seolah-olah yang terjadi sekarang, Rumbai dan Rumbai Pesisir hanya setengah hati diperhatikan oleh Pemko dan Pemprov. Pemerintah tidak pernah serius memperhatikan kawasan Rumbai. ‘’Kawasan kami ini seolah-olah tidak betul-betul diperhatikan,’’ papar Navis. Navis meminta agar seluruh infrastruktur segera dikembangkan di kawasan Rumbai. Terutama dari segi akses jalan. Sehingga masyarakat ka-

5

FOTO WIDIARSO

PERLU KESEPAKATAN—Sudah berbagai cara dilakukan tidak dibenarkan lagi bus AKAP dan AKDP menurun dan menaikan penumpang di Jalan HR Soebrantas. Untuk mengatasi itu, DPRD Kota Pekanbaru mengusulkan antara Dishub, PO dan supir perlu suatu kesepakatan agar hal itu bisa diatasi.

Dishub, PO dan Supir Mesti Sepakat PEKANBARU—Terjadinya angkutan ngetem atau membuat terminal bayangan, akibat dari tak mau mengikuti kebijakan yang telah dibuat oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Bahkan ada oknum yang sengaja untuk melarang angkutan untuk masuk ke terminal Bandar Raya Payung Sekaki. Oleh sebab itu, kata Ketua DPRD Kota Pekanbaru, HM Teguh Pribadi Arsyad, semua unsur harus patuh dan harus sepakat dengan kebijakan yang dibuat tersebut. ‘’Kita berharap Dishub, PO, supir dan juga dari pihak instansi di Pemko Pekanbaru ikut mendukung kebijakan yang dibuat Pemko,’’ harap Teguh Pribadi. Jika itu diikuti, katanya, maka

tak adalagi angkutan yang membuat terminal bayangan, tak adalagi beking membeking oleh oknum-oknum pemerintahan. Dengan begitu pulalah terminal Bandar Raya Payung Sekaki akan ramai. ‘’Kalau tak sepakat, seperti sekarang inilah, tetap saja terjadi terminal bayangan,’’ tegasnya. Kan aneh, kata Teguh Pribadi, para supir angkutan dan PO akan membawa pergi jauh-jauh dan masuk ke terminal ketiga ada petugas diturunkan ke persimpangan jalan yang setiap kali

mereka ngetem. ‘’Jadi mereka tak mau ikut aturan dan kebijakan yang dibuat Pemko. Hanya takut ketika ada petugas yang diturunkan ke lapangan,’’ tegasnya. Kemudia ia berharap, kedepan tak ada PO yang diistimewakan, semuanya harus masuk ke terminal BRPS. Kalau masih juga ada yang diistimewakan, maka jangan harap kalau terminal Bandar Raya Payung Sekaki itu akan ramai. ‘’Percayalah,’’ aku Teguh Pribadi anggota DPRD dari Golkar ini.(esi/rpg)

PEKANBARU—Pohon-pohon penghijauan di sekitar purna MTQ ditebang orang tak bertanggungjawab. Hal ini merusak keasrian dan keindahan kota. Padahal biaya Pemko untuk penanaman dan pemeliharaan pohon penghijauan cukup besar. Namun orang tak bertanggungjawab ini seenaknya saja menebang pohon. Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Sondia Warman SH mengatakan, pelaku penebang pohon penghijauan ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Pemko harus segera mengusut dan memberi sanksi penebang pohon tersebut. ‘’Usut pelaku penebang pohon itu!’’ pinta Sondia. Pelaku penebang pohon ini dengan cepat bisa diketahui. Dengan cara mengorek informasi atau mencari

tahu dari atribut yang dipakai untuk menebang pohon. Sebab tidak mungkin sembarang orang bisa menebang pohon itu. Pohon tinggi tersebut tidak mungkin ditebang tanpa memakai alat tertentu. ‘’Penebang pohon ini pasti memakai mobil kebersihan milik Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) yang bisa digerakkan ke atas. Oleh karenanya Pemko bisa mengorek informasi dan mencari tahu kepada DKP siapa saja pihak yang meminjam mobil DKP melakukan penebangan itu,’’ tutur Sondia. Setelah itu bisa diketahui apa motif pelaku penebang pohon tersebut. ‘’Apakah untuk memperlihatkan reklame yang dipasang di sekitar pepohonan atau ada motif lain,’’ papar Sondia.(fyt)

cmyk

BALAI RAKYAT

PEKANBARU POS


METRO KASUS Alamak....

PEKANBARU POS SELASA, 24 MARET 2009

Polisi Gadungan Digulung Laporan:

'Jangan Banyak Alasan ya...!!!”

Zulhijman, Pekanbaru

ORANG kalau sudah terdesak bisa melakukan apa saja, termasuk halnya mengaku anggota polisi dengan tujuan memeras demi mendapatkan uang. Seperti halnya yang dilakukan Dedi (23) dan Bahar (22) dengan memiliki body sintal dan atletis nekad mengaku sebagai anggota polisi dan melakukan pemerasan terhadap warga.

Namun belum sempat uang itu dinikmatinya, dua buruh batu bata warga Simpang Jengkol Tenayanraya ini keburu ditangkap, Minggu (22/3) sekitar pukul 20.00 WIB di rumahnya oleh Tim Opsnal Polsekta Tenyanraya. Informasi yang berhasil dihimpun Pekanbaru Pos aksi kedua sohib ini dilakukan, Sabtu (21/3) di Simpang SPG Kulim Tenayanraya. Waktu kedua pemuda yang tinggal satu rumah ini pergi jalan-jalan, karena tidak memiliki

uang untuk membeli rokok keduanya nekat dengan mengaku sebagai anggota polisi kepada dua orang sasarannya yakni Ibas dan Asri warga Jalan Budi Luhur. Dengan bermodalkan memasang pasang muka sanger, keduanya langsung menghampiri korban dan langsung meminta korban menunjukkan identitas berupa KTP dan STNK sepeda motor. Karena terus didesak dan yakin tersangka adalah polisi korban pun

memberikannya kepada tersangka. Namun setelah KTP dan STNK berada ditangannya, kedua tersangka mengatkan kepada korban jika ingin mendapatkanya kembali harus ditebus dengan uang. Karena didesak dan akhirnya, dengan rasa tidak iklas, korban memberikan uang Rp100 ribu kepada kedua tersangka. Setelah kejadian itu, kedua korban melaporkan peristiwa itu ke Polsekta Tenayanraya. Dengan kesaksian korban

Asyik Domino, Dijebloskan ke Sel Pesisir dibawah pimpinan Kapolsek langsung turun ke lokasi dan menangkap keempat tersangka. Selanjutnya digiring ke Mapolsekta Rumbai Pesisir. Saat ditemui RPG di Mapolsekta Rumbai Pesisir, Senin (23/3) para tersangka mengaku bermain judi hanya untuk iseng-iseng saja. ‘’Kami bermain domino hanya untuk menghilang stes saja, tidak ada maksud untuk menjadikan permainan itu sebagai tempat mencari uang,’’ ungkapnya. Kapolsek Rumbai Pesisir AKP Wawan SH MH dikonfirmasi, Senin (23/3) membenarkan adanya penangkapan empat tersangka penjudi domino tersebut. ‘’Tersangka kita tangkap berdasarkan laporan masyarakat. Untuk kasus ini tersangka kita jerat dengan pasal 303 KUHP, dengan ancaman hukuman diatas lima tahun,’’ ujar pria yang sebentar lagi menjabat Wakasat Reskrim Poltabes itu.(lim/rpg)

Tabrakan, Warga Pelalawan Luka Parah PEKANBARU—Jalan lintas lintas timur kembali menelan korban. Kali ini korban adalah Jefrison warga Pangkalan Panduk, Sabtu (21/3) sekitar pukul 20.00 WIB. Akibatnya, korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD Pekanbaru. Malam minggu itu menjadi saksi bisu atas peristiwa yang menimpa dirinya, saat korban mengendarai sepeda motor Revo dari Pekanbaru hendak menuju kampung halamanya di Pelalawan. Dengan kecepatan tinggi korban berharap dirinya cepat sampai di kampung halamannya, saat korban memasuki sekijang tiba-tiba dari arah yang berlawanan

muncul mobil fuso secara tiba-tiba. Waktu itu korban lepas kontrol dan tidak bisa menghindarinya lagi. Akibatnya, tabrakan tidak bisa dihindari, korban jatuh tersungkukur di sisi kiri jalan, mengalami luka berat, sepeda Motor korban hancur. Melihat kondisi itu warga setempat langsung melarikan korban ke RSUD untuk mendapatkan perawatan. Sementara supir mobil fuso setelah kejadian langsung kabur menhilang entah ke mana hingga kini belum tau siapa pemiliknya. Saat ini korban masih terbaring lemas di ruang Cendrawasih RSUD Pekanbaru seakan tidak berdaya.(mg3)

Toko Kelontong dan Grosir Dirampok PEKANBARU—Saat melakukan aksinya mengurasi isi toko sembako dan grosir milik H Jas Julasni (64) di Jalan Kharuddin Nasution, salah seorang pelaku perampokan sempat ditanyai warga yang ingin berbelanja. ‘’Pak tokonya sudah buka, saya mau beli rokok,’’ ujar warga tersebut. Uniknya, saat itu kawanan rampok ini yang sedang mengurasi isi toko balik mengatakan, bahwa toko bukanya pukul 06.00 pagi. ‘’Belum, toko baru buka sekitar pukul 06.00 nanti,’’ sebutnya secara spontan. Padahal, saat itu jarum jam baru menunjukkan pukul 05.00 WIB, Senin (23/3) dinihari. Merasa aneh, dengan tingkah laku kawanan rampok ini, si warga yang ternyata adalah mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) ini kemudian memberitahukan peristiwa yang sedang terjadi di toko kelontong dan grosiran milik H Jas Julasni kepada warga sekitar yang tinggal di sekitar toko kelontong yang ada di pinggir Jalan Kharuddin Nasution tersebut. Akan tetapi, usaha ini ternyata diketahui kawanan rampok yang sedang bersiaga di dalam mobil Toyota Avanza warna biru yang parkir tidak jauh dari

kedai H Jas. Alhasil, kawanan bandit ini langsung kabur dan nyaris menguras isi brankas yang sudah mulai sedikit terbuka. ‘’Kalau tidak ada warga sekitar yang mau berbelanja, mungkin uang yang ada dalam brankas sudah ikutan raib,’’ sebut H Jas saat dijumpai wartawan. Aksi perampokan ini terjadi Senin dinihari (23/3) sekitar pukul 04.30 WIB, ketika warga sedang terlelap tidur. Pelaku yang diperkirakan lebih dari satu orang ini, membuka gembok kedai kelontong dan grosiran milik H Jas Jalisman. Berhasil masuk, kawanan ini menguras isi kedai kelontong mulai dari rokok, hanphone dan berbagai makanan ringan. Namun, saat itu seorang mahasiswa UIR yang sedang begadang, melihat ada mobil Toyota Avanza yang berhenti dekat kedai kelontong serta melihat kedai kelontong yang terbuka, langsung berniat untuk berbelanja. Saat itulah terjadi dialog, yang kemudian berbuntut dengan pengaduan warga sekitar. Kapolsekta Bukitraya AKP H Nurbasri yang dikonfirmasi Pekanbaru Pos, mengaku tidak mengetahui adanya aksi perampokan tersebut.(rdo)

merekam ciri-ciri pelaku, akhirnya kedua tersangka tak bisa bertahan lama berada di luar menghirup udara segar. ‘’Kami tak ada uang untuk beli rokok. Akhirnya kami sepakat berdua untuk melakukan hal ini,’’ ujar Redi diiyakan Bahar semabri tentunduk lesu. Kapolsekta Tenayanraya, AKP JL Toruan didampingi Kanit Reskrim, Ipda Kamaruddin kepada wartawan, Senin (23/3) memebenarkan peristiwa itu dan telah menangkap tersangka.(aby)

Indra akan Bubarkan Peradi

ILUSTRASI: JOKO P

YANG namanya main judi itu lebih banyak mudarat dari pada manfaatnya. Hal itu dialami empat tersangka berinisial Ew (35) Dl (35), AC (30) dan Mul (50), Minggu (22/3) kemarin, sekitar pukul 12.00 WIB, ditangkap saat lagi main domino, akhirnya dijebloskan ke sel tahanan. Keempat pria ini ditangkap saat bermain judi di rumah Mul, di Jalan Gurami Raya, Kecamatan Rumbai Pesisir. Di rumah tersebut polisi berhasil mengamankan uang sebesar Rp93 ribu yang diduga hasil permainan judi. Tidak hanya itu polisi juga mengamankan barang bukti berupa batu domino. Penangkapan terhadap para tersangka itu bermula dari informasi masyarakat. Ketika itu salah seorang masyarakat melaporkan ke Mapolsekta Rumbai Pesisir bahwa di rumah Mul, Jalan Gurami Raya sedang berlangsung permainan judi domino. Mendapat informasi tersebut, tim opsnal Mapolsekta Rumbai

6

Presiden KAI Lantik Advokat

FOTO WIDIARSO

DILANTIK—Puluhan anggota dari Kongres Advokat Indonesia (KAI) dilantik di Hotel Arya Duta, Senin (23/3) kemarin. Pelantikan dilakukan langsung Ketua KAI H Indra Sahnun Lubis SH.

PEKANBARU—Pernyataan mengejutkan keluar dari mulut Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI), H Indra Sahnun Lubis SH, Senin (23/3) dalam pidatonya usai melantik 77 advokat baru di Hotel Arya Duta Pekanbaru. Pengacara yang terkenal kaya ini mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan segera mengumumkan pembubaran Persatuan Advokat Indonesia (Peradi). ‘’20 ribu orang advokat di Indonesia, 18 ribu di antaranya sudah menjadi anggota KAI. Dalam waktu dekat, saya akan umumkan pembubaran Peradi,’’ ujar Indra disambut riuh tepuk tangan hadirin. Indra berpesan kepada advokat yang baru dilatik supaya menjadi pahlawan dan

pejuang bagaimana untuk menciptakan rasa keadilan di tengah masyarakat. ‘’Jadi pengacara itu enak, sekali teken kuasa bisa bayar uang gaji PNS hingga pensiun (sejenak hadirin tertawa). Namun untuk menjadi pejuang sangat susah,’’ ujarnya. Sementara itu, Ketua DPD KAI Riau, H Ramlan Comel SH dalam sambutannya mengatakan KAI kini sudah mulai dipercaya oleh semua kalangan termasuk dari semua penegak hukum. Bahkan seorang mantan hakim agung yang juga mantan staf ahli Mahkamah Agung RI, M Yahya Harahap ikut dilantik sebagai advokat kemarin. ‘’Kartu KAI sudah tidak ada masalah lagi, bahkan ada seorang advokat dari organisasi lain protes pada majelis, namun hakim malah membela advokat dengan kartu KAI,’’ujar Ramlan disambut tepuk tangan hadirin.(bim)

Pembalap Melapor, Kanzen Membantah PEKANBARU—Ketua PWI Cabang Riau, H Deni Kurnia dan pembalap Riau Dedi Mardianto, Senin (23/3) mendatangi Mapoltabes Pekanbaru. Tujuannya untuk melaporkan PT Cakrawala Riau Motor Rindo (Kanzen), terkait kasus pemalsuan tanda tangan Dedi pada kwitansi yang mengharuskannya membayar sejumlah uang atas atribut balap, sementara mengakui Dedi tidak pernah dibelinya. Deni Kurnia didampingi sejumlah pengurus PWI lainnya tiba di Mapoltabes Pekanbaru sekitar pukul 13.30 WIB. Selanjutnya langsung menuju ruang Kasat Reskrim di lantai II. Kasat Reskrim Poltabes Pekanbaru AKP Jhon Wesly SIK, langsung menerima laporan kasus pemalsuan tanda tangan Dedi Mardianto oleh pihak Kanzen. Deni Kurnia menjelaskan bahwa kedatangannya atas pemintaan dari Dedi Mardianto yang meminta perlindungan PWI Riau karena tanda tangannya telah dipalsukan oleh pihak Kanzen pada seca-

rik kwitansi tagihan. Dalam hal itu Dedi dituduh pihak Kanzen telah membeli sejumlah atribut balap sehingga ia harus membayar sebesar Rp7,6 juta. Padahal seperti diakui Dedi, ia tidak pernah membeli atribut tersebut kepada Kanzen, begitu juga menandatangani kwitansi tagihan, Dedi menduga Kanzen sengaja menekannya lantaran ia pindah ke tim Suzuki. Dedi merupakan pembalap motor yang sering mengharumkan nama Riau pada event nasional. Sebelumnya pembalap muda ini dinaungi Kanzen. Awalnya ia diberi alat balap oleh Kanzen dengan harapan Dedi bisa membantu membawa nama Kanzen. Namun demi meningkatkan karier Dedi beralih ke Tim Suzuki karena dinilai lebih menjanjikan. Tak berapa lama setelah kepindahannya, pihak Kanzen melakukan penagihan kwitansi yang dirasa Dedi tak pernah ditandatanganinya. Karena merasa tidak pernah membeli, Dedi tidak mau membayar dan melaporkan

peristiwa pemalsuan itu ke Mapoltabes Pekanbaru. Sementara Deni Kurnia menilai kasus tersebut murni akibat persaingan bisnis antara Suzuki dan Kanzen.’’kita akan mengikuti perkembanganya dalam seminggu ini, kalau tidak ada perkembangan, kita datangi lagi,’’kata Deni. Menyikapi laporan tersebut, Kasat Reskrim AKP Jhon Wesly mengatakan akan segera menindak lanjuti laporan tersebut, ‘’kita akan mempelajari kasusnya dengan melihat alat bukti yang ada untuk melakukan penyelidikan,’’ ujarnya. Kanzen Membantah Bantahan keras terkait laporan Dedi langsung datang dari pihak Kanzen. Manager Kanzen Pekanbaru yang akrab disapa Awie, saat ditemui Pekanbaru Pos di ruang kerjanya mengatakan bahwa dasar pelaporan pemalsuan tandatangan tersebut, jelas membingungkan. Sebenarnya terjadi sejak dua tahun lalu. Saat itu Dedi datang ke pihak Kanzen untuk membeli

beberapa peralatan balap. Namun dengan sistem hutang. Totalnya Rp 7,6 juta. Karena Dedi datang bersama orang yang dikenal pihak Kanzen, akhirnya permohonan hutang itupun dikabulkan. Namun saat ditagih, Dedi selalu mengelak. Hingga akhirnya pada tanggal 2 Januari 2009, pihak Kanzen dalam hal ini Awie melaporkan Dedi ke Mapoltabes Pekanbaru. Dedi dan beberapa saksi diperiksa intensif hingga akhirnya Dedi membuat surat pernyataan bahwa dirinya benar telah berhutang dan siap membayar hutang-hutang tersebut. ‘’Setelah sekian lama, barulah pada hari Kamis lalu, semua hutangnya dibayar dengan dua kali angsuran. Itupun sudah melanggar perjanjian. Tapi tidak kita persoalkan. Sekarang, bagaimana mungkin dia melaporkan kita telah palsukan tandatangan, sementara uang tagihan itu telah dibayarnya. Itupun sebenarnya sudah telat dari perjanjian. Namun tetap kita beri dispensasi. Secara logika, dia juga sudah mengakui

Biarlah Kita Berpisah Selamanya... RAUT wajah MCD tidak lagi ceriah seperti dahulu kala sewaktu pertama kali bertemu NHD. Dulu waktu bertemu sulit untuk dipisahkan, namun kini bertemu di Pengadilan Agama kedua insan ini tidak mau berteguran. Sidik punya selidik ternyata antara MCD dan NHD pasangan suami istri yang biduk rumah tangga di ambang kehancuran. Awalnya, sang sumai NHD tak pernah berkeinginan membawa permasalahan rumah tangganya ke pengadilan, namun apa boleh buat, sudah beberapa kali peringatan dan teguran dilayangkan sang istrinya namun tidak ada kata kesepakatan dalam membina rumah tangga tersebut. Saat dijumpai Pekanbaru Pos, NHD menceritakan kronologis tentang permohonan cerai talaq kepada istrinya tersebut. Pada pertengahan bulan Februari lalu sekitar pukul 09.00 WIB dia terbangun agak terlambat bangun tidur dari biasanya. Padahal

sebelum saya sudah ingatkan agar dia membangunkan pagi untuk bekerja. Begitu terbangun, dia sangat kaget, karena dilihatnya jam sudah menunjukkan pukul 09.00 WIB. Waktu itu saya sempat emosi kenapa dia tidak dibangunkan, namun bukan ditanggapinya malahan sibuk menelepon dengan handphone, kemudian ditambah lagi rumah belum beres, serapan tidak ada. Melihat kondisi itu, emosinya semakin bertambah dengan melampiaskan menendang pintu dan meninju dinding rumah sambil mengomel. ‘’Saya waktu itu betulbetul tersinggung. Awak bertanya, malahan dia cuekcuek saja dengan sibuk nelepon. Memang sempat saya menendang pintu dan meninju dinding rumah sambil ngomel, kemudian setelah itu saya obrak-abrik isi kamar mandi,’’ ujarnya NHD. Anehnya lagi, setelah selesai mandi, dia meliihat istrinya masih sibuk nelepon juga tanpa menghiraukan

kemarahannya. Dengan melihat kondisi seperti itu emosi saya semakin memuncak dan meminta HP, namun dia diam saja. Setelah itu NHD melanjutkan aktifitas untuk berangkat bekerja sebagai wartawan dan waktu itu dia berangkat kerja tanpa pamitan dan dalam keadaan marah. Setelah bekarja tiba-tiba istriku menelepon dengan mengatakan malam itu dia mau pulang kampung. ‘’Bang malam ini adek mau pulang kampong? Boleh gak?’’. Mendengar kata-kata itu NHD tak terima dan melarang dia pulang kampung. Saya jawab, ‘’jangan pulang! Kalau pulang juga jangan menyesal. Gak kan jumpa lagi sama abang’’. Begitu sampai di rumah ternyata istriku itu tak di rumah lagi dan langsung saya tanya dia, di mana sekarang. Dia jawab di rumah kakaknya. Namun setelah dia cek ke rumah kakaknya itu dia melawan dan tak mau pulang.(*/aby)

bahwa memang mengambil barang dalam bentuk hutang,’’ tegas Awie. Awie juga membantah keras, mengenai tudingan pihak Dedi bahwa Kanzen membuat tagihan karena Dedi pindah ke Suzuki. ’’Itu sangat tidak masuk akal. Dedi bukan pembalap kita. Kalau team balap Kanzen, kita pasti akan buat kontrak resmi. Saat Dedi datang, dia murni datang untuk berhutang, tidak ada hitam atas putih jadi sponsor. Kita sudah punya sponsor sendiri. Jadi antara Kanzen dan Dedi tidak ada ikatan kontrak, apalagi untuk promosi. Kita sudah punya tim khusus untuk promosi,’’ jelasnya. Awie pun menyatakan kesiapan pihak Kanzen bila akhirnya kasus ini dibawa Dedi kejalir hukum.’’Kita sangat menghormati hukum dan kita akan hadapi kasus ini. Lagipula, banyak saksi dan bukti bahwa Dedi datang ke Kanzen, murni untuk berhutang dan bukan dalam hal menjad sponsor. Karena memang Dedi bukan pembalap Kanzen,” tegasnya.(afz)


PEKANBARU BERES PROSES PEMBUATAN PASPOR DI KANTOR IMIGRASI 1

SELASA, 24 MARET 2009 2

Syarat kemudian dibawa ke LOKET

kemudian diperiksa di LANTASKIM

dicek dan diberi nomor di FORSAKIM

pemeriksaan akhir di WASDAKIM

pembayaran biaya paspor di Bendahara yang kemudian proses akhir dengan wawancara.

disetujui KAKANIM LANTASKIM

Warga yang ingin membuat paspor mendatangi Kantor Imigrasi dengan membawa persyaratan diantaranya: KTP, KK, akte kelahiran atau ijazah atau surat nikah, mendapatkan surat izin dari instansi tempat bekerja, jika TKI membawa rekomendasi Disnaker.

MEKANISME PENERBITAN SIM BARU & PENINGKATAN GOLONGAN Persyaratan Pemohon SIM 1. Permohonan Tertulis 2. Bisa Baca Tulis 3. Memiliki Pengetahuan peraturan lalu lintas jalan dan teknik dasar kendaraan bermotor 4. Batas usia

7

PEKANBARU POS

JARINGAN KOMPUTER

Persyaratan - KTP/Pasport + KIMS - Kesehatan dari Dokter - Ijazah / Sertifikat Sekolah Mengemudi

-16 Th. untuk SIM Gol. C -17 Th. untuk SIM Gol. A -20 Th. untuk SIM Gol. BI/BII 5. Trampil mengemudikan kendaraan bermotor 6. Sehat jasmani dan rohani 7. Lulus uji teori dan praktek

Pemohon (Psl 218 PP.44/93) FORM SIM PUTOR (Bujukmin Skep Kapolri No. 1008/2004)

Registrasi

Ujian Teori (Psl 219 PP.44/93)

CROSS CEK DATA - Pelanggaran - Laka - Sim lainnya - Sim Ganda

LULUS

Ujian Praktek I + II (Psl 219(3) PP.44/93) LULUS

TIDAK LULUS

TIDAK LULUS

Produksi SIM

Identifikasi FOTO TANDA TANGAN SIDIK JARI

Penyerahan SIM (paling lambat 1 hari kerja setelah dinyatakan lulus)

MENGULANG UJIAN TEORI/PRAKTEK 1. Paling lambat 14 hari/Psl 222 (2) 2. Tunda 60 hari / Psl 222 (3) PP.44/93

SIM

a

Kita Antar Datanya ke Disdukcapil JANGAN bilang kami hanya menangkap lalu melepaskan warga yang tertangkap karena tak punya KTP. Mereka yang terbukti tidak punya KTP, kami data. Data itu kami antar ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) supaya tahu mana warga yang tidak punya KTP itu. Setelah didata, tentu kita lepaskan mereka. Ini pun dengan persyaratan. Seperti mengisi surat pernyataan supaya mereka segera mengurus KTP. Jadi, tidak ada maksud lain apalagi hanya ingin terlihat berkerja di mata masyarakat. Razia KTP ini memang rutin kami lakukan.

ARSIP DOKUMEN

Salah satu alasannya, untuk mengantisipasi pendatang baru yang tidak jelas identitasnya atau warga Pekanbaru yang memiliki identitas diri ganda. Ini kan perlu dirazia. Kalau tidak dirazia, bebas betul tinggal di Pekanbaru ini. Bisa jadi sarang yang bukanbukan Pekanbaru ini.(kun) Kepala Satpol PP

Indra Kesuma SH FOTO WIDIARSO

PAK Satpol, sepertinya Satpol hanya menunjukkan kerja saja dengan menangkap orang yang tidak punya identitas sebagai warga Pekanbaru. Buktinya, dalam hitungan jam, langsung dilepas lagi. Apa sih tujuan sebetulnya. Sepertinya tidak efektif sama sekali. Jangan-jangan..... 085669016xxx

Itu Jalan Nasional KITA sangat memaklumi jika warga mengeluhkan kondisi Jalan Soekarno-Hatta persis di depan pasar itu. Kawasan itu memang sering terjadi genangan. Apalagi jalan tersebut memang berlubang sehingga hujan sedikit, air pun menggenang di sana. Jalan Soekarno-Hatta itu jalan milik nasional. Artinya yang membangun pemerintah provinsi dengan anggaran bersumber dari pemerintah pusat FOTO WIDIARSO

PAK Wali, coba bapak tengok Jalan Soekarno-Hatta persis di depan Pasar Arengka. Jalan di situ berlobang, Pak. Kalau hujan, seolah jadi kolam renang saking besarnya. Tolonglah diperbaiki jalan Itu. Kasihan warga yang datang berbelanja ke sana. 081365939xxx

RUMAH SAKIT UMUM

RSUD Arifin Achmad 36118 RSJ Tampan 63240 RS AURI 31456 RS POLDA 47691 RS Awal Bros 43434 RS Ibnu Sina 24242 RS Lancang Kuning 859274 RS Santa Maria 22213 RS Bina Kasih 21718 RS Tabrani 35467 RS Eria Bunda 23600 RS Petala Bumi 21006

PUSKESMAS

Puskesmas Rumbai

53537 51764 Puskesmas Pekanbaru 35569 Puskesmas Lima Puluh 36436 Puskesmas Sail 21460 Puskesmas Bukit Raya 22663 Puskesmas Senapelan 24707

Kemana Hak Kami? PAK CAMAT, Kades dan KPU kami warga Kiyap Jaya RT 15 DSN Pesawon Kecamatan Bandar Sekijang Kabupaten Pelalawan. Kenapa kami tidak mendapatkan hak pilih, sementara kami mayoritas warga lama dan di Pemilu 2004 kami ikut memilih. Kemana hak pilih kami? Mohon jawaban yang jelas dari bapak bapak sekalian. 081275239xxx

Tunjukkan Gigimu Caleg ADAKAH para caleg yang sanggup menuntaskan maling dan rampok. Kalau ada, rakyat pasti dukung, karena kami ingin ketenangan. Tolong para caleg tunjukan gigimu jangan hanya janji oke. 081275167xxx

Bedakan Partai dan Agama PARTAI bukan lagi agama, dan agama bukanlah partai. Tidak ada politik dalam beribadah terimakasih. 081378493xxx

PROSES PEMBUATAN KTP 1

Warga Mendatangi Kantor Lurah.

2

Wali Kota Pekanbaru Drs H Herman Abdullah MM

Wow, Masih Ada WC Terbang

KEAMANAN DAN KETERTIBAN Ambulan 118 Bandara SSK 115/674-694 Bandara SSK 115 Konsulat Malaysia 22-305 Konsulat Singapura 41010 Palang Merah Indonesia 23126 Pelayanan Gangguan PDAM 23-825 Pelayanan Gangguan PLN 123-28125 Pengaduan Kebakaran 113-22382 Gangguan Telkom 147 Kanwil Pajak 0800 Sumbagteng 1725257

atau APBN. Makanya, badan jalan itu jangan digunakan untuk berjualan. Kadang masih ada pedagang yang berjualan di sana. Ini juga menyebabkan kondisi jalan cepat rusak dan berlubang seperti itu. Jalan ini sedang dalam proses pembangunan. Sebagian jalan tersebut sudah terlihat mulus, tapi sebagian yang lain masih belum apa-apa, khususnya mulai dari simpang SKA sampai Pasar Arengka. Kenapa begitu, karena masih ada warga yang tidak mau digantirugi lahannya.(kun)

„ Kecamatan Sail Laporan

Kunni Masrohanti, Pekanbaru

CAMAT Sail, Wira, membeberkan keberadaan WC terbang di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sail, kepada Wali Kota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah MM saat Kunjungan Kerja (Kunker) ke kecamatan tersebut, Senin (23/3). WC terbang ini, dibuang warga pada malam hari dengan menggunakan plastik ke anak Sungai Sail. ‘’Kalau siang, warga buang air besar ke jamban yang dibuat di atas anak Sungai Sail. Kalau malam, mereka tak berani ke sini. Jadi air besar dimasukkan dalam plastik dan diterbangkan ke sungai atau semak-semak. Inilah yang masih terjadi di Kelurahan Sukamaju,’’ beber Wira sambil menunjuk foto jamban melalui slide. Wira juga membeberkan kondisi anak Sungai Sail yang dangkal, berlumpur, banyak rumput dan sampah. Salah satunya anak sungai di belakang Sekolah Luar Biasa (SLB) Sri Mujinab. Kondisi ini tak jarang mengundang banjir. Mendengar ekspos ini,

Mengambil Formulir KTP dan Mengisinya.

3

FOTO WIDIARSO

SUNGAI—Anak Sungai Sail ini sering dijadikan pembuangan air besar warga sekitar dengan menggunakan kantong asoi alias WC terbang.

Herman hanya tersenyum. ‘’Soal WC terbang ini, urusan camatlah. Jangan wali kota juga. Selesaikan dengan Upika. Kalau memang mengganggu lingkungan, dirobohkan saja. Konsultasilah dengan Upika,’’ katanya.

Formulir ini diserahkan kepada Staf di Kantor Lurah berikut syaratnya,seperti KK, Pas Foto, Surat Keterangan RT dan RW.

4

Herman juga membeberkan betapa masalah WC ini merupakan hal yang harus diperhatikan. Sebab, Pemerintah Belanda saja membangunkan MCK bagi masyarakat Rumbai, begitu juga masyarakat Kecamatan Sail.

Formulir di Setujui dan di Tandatangani Oleh Lurah.

5

‘’Janganlah buat jamban di atas sungai, nanti penyakitnya kena masyarakat. Orang Belanda saja datang untuk membantu MCK. Berarti mereka melihat perangai masyarakat kita masih ada yang seperti itu. Janganlah

Formulir kemudian di bawa ke kantor Camat dan diserahkan kepada petugas pelayanan Kantor Camat. Kantor Camat

6

sembarangan saja,’’ harap Herman lagi. Dikatakan Herman, Pekanbaru adalah kota terbersih di Indonesia. ‘’Ya, bersih jugalah WCnya. Ubahlah prilaku kita ini menjadi lebih bersih,’’ harapnya.(*)

Pengambilan Foto.

7

Berkas diantar ke kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

8

KTP bisa di ambil paling lambat 14 hari kemudian Dikantor Camat.


SELASA, 24 MARET 2009

8

DPRD-Pemprov Bagai Suami-Istri „ Disharmonisasi Akibat Dana Kesra Laporan: Ronald Imron, Pekanbaru

DISHARMONI antara DPRD dan Pemprov Riau akibat pemotongan dana bantuan sosial atau dana kesejahteraan masyarakat (Kesra) yang diterima anggota dewan, dinilai Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit hanyalah sebuah kesalahpahaman saja. Karena dirinya melihat, tidak ada masalah yang krusial yang tengah terjadi antara dua institusi itu. ‘’Sebenarnya tidak ada masalah, cuma terkesan terlalu dibesar-besarkan saja. Ini hanya masalah komunikasi saja, mungkin karena belum dijelaskan saja duduk persoalannya,’’ ujar Mambang kepada wartawan usai menghadiri pertemuan dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Riau di Jalan Gajahmada Pekanbaru, Senin (23/3).

Mantan Sekdaprov Riau ini mengatakan, masalah komunikasi sangat penting agar terbina hubungan baik antara legislatif dan eksekutif. Hal ini dilontarkannya, untuk menanggapi adanya pandangan sejumlah anggota dewan yang menilai Sekdaprov Riau Wan Syamsir selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tidak akomodatif akibat tidak memenuhi undangan pembahasan masalah itu. ‘’Sekali lagi tidak ada masalah. Dalam waktu dekat akan ada penyelesaiannya,’’sebut Mambang yang tidak menjelaskan seperti apa bentuknya. Kesempatan itu, Mambang memberi pemahaman bahwa hubungan antara legislatif ibarat ikatan suami istri. ‘’Saling bekerjasama dan saling mengingatkan adalah sebuah keharusan. Kalau pun ada permasalahan, itu adalah bentuk dinamika hubungan

saja. Mungkin karena kurangnya komunikasi saja,” terangnya. Sebelumnya, pendapat yang sama pernah dilontarkan Gubernur Riau HM Rusli Zainal, Kamis (19/3) sebelum berangkat menggunakan helikopter ke Rengat. Menurutnya, perbedaan pendapat antar legislatif dan eksekutif merupakan hal yang lumrah. Termasuk perbedaan pendapat mengenai anggaran dana bantuan sosial di APBD 2009, khususnya pemotongan dana bantuan sosial yang direkomendasikan anggota dewan untuk didistribusikan ke masyarakat.Jika, kalangan pemrov anggap itu hal bisa, lain dengan kalangan anggota dewan merasa gelisah lantaran Pemprov Riau memangkas ‘’jatah’’ bantuan sosial yang seharusnya mereka rekomendasikan kepada masyarakat. Padahal saat pembahasan RAPBD Riau 2009, telah disepakati masing-masing anggota dewan dapat merekomendasi bantuan sosial hingga Rp1 miliar. Namun setelah, Mendagri menyetujui APBD Riau, ternyata berubah jadi Rp300 juta.(len)

C M Y K

cmyk

RIUH RIAU

PEKANBARU POS

Dewan Desak Polisi Bertindak

Pendidikan Anak Harus dari Usia Dini Peresmian PAUD Permata Nilam PEKANBARU-Pendidikan idealnya sudah dimulai sejak anak berusia dini sehingga apa yang diajarkan kepada mereka akan dapat melekat di dalam pikiran dan kehidupannya selamanya. Meyadari hal ini, tempat-tempat pendidikan anak usia dini (PAUD) harus lebi diperbanyak dan diberdayakan, untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang lebih berkualitas. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyak bertumbuhnya PAUD di Riau saat ini. Program yang menjadi prioritas bagi perkembangan intelektualitas penerus bangsa ini ini sudah menunjukkan kemajuan yang sangat pesat. Saat ini di Riau sudah terdapat 2.933 orang tenaga pendidik PAUD yang tersebar di 55 buah TPA, 555 kelompok bermain dan 120 satuan Paud sejenis. Kondisi ini, terungkap saat peresmian PAUD Permata Nilam, Desa Koto Taratak buluh, kecamatan Siak hulu, Kampar oleh Ketua Forum PAUD Riau, Hj Septina Primawati Rusli yang didampingi Ketua Forum PAUD Kampar Hj Mimi

Gusneti Burhanuddin dan pengurus Forum PAUD baik di Kampar maupun Riau umumnya, Senin (23/3). Sejalan dengan misi PAUD untuk memberikan pendidikan pada anak sejak usia dini dan bukannya menjadi saingan pada model pendidikan Taman Kanak-kanak, karena masing-masingnya memiliki segmen umur anak yang berbeda, menurut Hj Septina Primawati mendapat perhatian semua pihak terkait. Bahkan secara umum, pendidikan di Riau mendapat porsi APBD sampai 20 persen. ‘’Paud itu segmen umur anaknya anatar 1 sampai 6 tahun, sedangkan TK umur 6-7 tahun menjelang masuk SD. Jadi PAUD bukan saingan TK,’’ ungkap Septina pula. Septina mengharapkan dengan diresmikannya PAUD Permata Nilam di desa Koto Taratak Buluh ini akan dapat mewujudkan pelayanan pendidikan bagi anak usia dini, dan PAUD dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kecerdasan anak. ‘’Kecerdasan anak merupakan aset dan investasi yang harus menjadi prioritas perhatian sehingga pendidikan anak harus lebih dinomor satukan dibandingkan yang lainnya. Kelalaian dalam hal ini akan menimbulkan dampak yang buruk dan kehancuran masa depan anak itu sendiri,’’ ujar Septina.

Untuk itu, Septina berharap kepada PAUD yang sudah ada, khususnya PAUD Permata Nilam, agar lebih mengutakaman pengabdian dalam mendidik dan tanggungjawabkan kemajuan pendidikan bagi generasi di masa yang akan datang. Sementara itu, Ketua Yayasan Permata Nilam, Yulimiza mengatakan bahwa keinginannya mendirikan PAUD di daerah kelahirnya itu

saat melihat begitu terpuruknya ekonomi masyarakat tempatan, dan tidak mampunya merekaa untuk memberikan pendidikan yang layak bagi anak-anak pra sekolah mereka. Yuli berharap dengan adanya PAUD ini, anak-anak generasi penerus di desanya akan dapat dipersiapkan untuk menempuh pendidikan yang layak sama dengan anakanak di daerah lainnya.(len)

penyelundupan tersebut, dan polisi jangan hanya diam. Sebagai aparat hukum, sudah seharusnya mereka melakukan pemanggilan terhadap Kw, si pemilik kapal,’’ ujar Syafro menanggapi persoalan ini kepada Pekanbaru Pos. Sebelumnya, seorang lakilaki yang mengaku humas dari Kw, mengatakan bahwa KM Bakti Jaya yang tersandung kasus penyelundupan ribuan ponsel blackberry memang milik Kw. Namun, kapal itu disewakan kepada orang lain. ‘’Kapal itu memang milik pak Kw, namun disewakan kepada orang lain. Kami ada buktibukti penyewaannya. Kondisi ini sama dengan rental, kami tentu mengetahui untuk apa kapal tersebut dipergunakan,’’ sebutnya tanpa mau menjelaskan siapa nama yang telah menyewa KM Bakti Jaya tersebut.

Sebelumnya, KM Bakti Jaya I GT 20 ditangkap Tim Bea dan Cukai, Kepulauan Riau yang sedang membawa 35 ribu ponsel jenis blackberry yang disimpan didalam 225 kardus di perairan Bantan Tengah, Kabupaten Bengkalis. Barang ilegal yang tidak memiliki izin kepabeanan ini, akan dibawa ke pelabuhan Dumai. Kapten kapal bernama Burhanuddin langsung diamankan, beserta lima orang ABK. Akibat, aksi penyelundupan ini negara dirugikan mencapai Rp6 miliar lebih. ‘’Benar atau tidaknya Kw terlibat dalam aksi ini, itu lain cerita. Yang jelas, harus dipastikan siapa pemilik dari kapal tersebut. Contohnya mobil bodong saja, bisa diketahui siapa pemilik dan penjualnya. Sedangkan ini, adalah pemilik kapal. Lha kok aneh jadinya,’’ sebut Syafro.(kar/rdo)

C M Y K

cmyk

FOTO:HENNI HELYATI/RIAU POS

PAUD—Ketua Forum PAUD Riau Hj Septina Primawati Rusli didampingi Ketua PAUD Kampar Hj Mimi Gusneti Burhanuddin berdialog dengan anak-anak PAUD Permata Nilam di Desa Koto Taratak Buluh, Kampar.

BENGKALIS-Adanya sikap kehati-hatian dari aparat kepolisian, menyelidiki keterlibatan kapal KM Bakti Jawa 1, GT 24 dalam kasus penyelundupan ribuan ponsel jenis Blackberry, menuai kritikan dari anggota DPRD Kabupaten Bengkalis. Menurut Ketua Komisi I DPRD Bengalis, Syafro Maizal SH, dalam persoalan ini Polres Bengkalis seharusnya ikut turun tangan melakukan penyelidikan, apalagi si pemilik KM Bakti Jaya masih berstatus sebagai warga Bengkalis. ‘’Keterangan si pemilik kapal, tentu dapat menjelaskan siapa yang terlibat dibalik penyeludupan barang IT yang jelas telah merugikan negara hingga miliaran rupiah tersebut. Bayangkan berapa pajak yang hilang akibat aksi


PEKANBARU POS I SELASA, 24 MARET 2009 I HALAMAN 9 AIR ASIA PKU-JKT PKU-KUL D ( 11.00 Wib) Sn,R, J & M ( 08.40 Wib) PKU-SIN Sl,K & Sb ( 08.30 Wib)

BATAVIA AIR PKU-JKT D (10.30 / 12.50 & 19.20 Wib)

DOLAR SINGAPURA

EURO

RIYAL ARAB SAUDI

11,595 11,745

23/03

22/03

15,820 15,931

23/03

22/03

3,183 3,211

23/03

22/03

7,678 7,746

23/03

22/03 21/03

11,925

21/03

7,850

21/03

3,263

21/03

16,069

21/03

23/03

22/03

3,096 3,131 3,184

SUMBER: YAHOO.COM

AL AMAT REDAKSI, TATA USAHA DAN IKL AN ALAMAT IKLAN AN: Gedung Pekanbaru Pos, Jl Soekarno Hatta No 132 Telepon 0761-39969 (iklan), 0761-39971 (pemasaran) 0761-39972 (redaksi) Faks: 0761-39969 E-MAIL E-MAIL:: iklanpekanbarupos@yahoo.com

GARUDA

LION AIR

MANDALA

RIAU AIRLINES

MERPATI

SRIWIJAYA AIR

PKU-JKT D (06.30/09.10/14.30 & 19.00 Wib)

PKU-JKT D (07.00/09.10 & 14.20 Wib) PKU-BTH D (11.30 Wib)

PKU-JKT D (06.30/08.15 & 18.15 Wib) PKU-BTH D (16.00 Wib)

PKU-MKZ PKU-DMI M ( 12.20 Wib) Sn, SI, R, K, Sb & M ( 07.30 Wib) PKU-TNJ PKU-HALIM SI & K ( 10.30 Wib) D ( 07.15 Wib)

PKU-BTH D ( 08.00 Wib) PKU-MES D ( 17.00 Wib)

PKU-JKT D ( 16.55 Wib) PKU-MES D ( 13.30 Wib)

Ket: PKU (Pekanbaru), JKT (Jakarta), BTH (Batam), MES (Medan), PDG (Padang), DMI (Dumai), TNJ (Tj Pinang), MKZ (Melaka) SIN (Singapura) , KUL (Kuala lumpur), SZB (Subang) Sn (Senin), Sl (Selasa) R (Rabu), K (Kamis) J (Jumat), Sb (Sabtu), M (Minggu), D (Daily/Tiap Hari).

RINGGIT MALAYSIA

cmyk

PEKANBARU BISNIS

DOLAR AS

WINGS AIR

FIRE FLY

PKU-JKT D (09.05 Wib)

PKU-SZB D (12.25 Wib)

LINUS AIR PKU-MES Sn, R, J, Sb & M (11.25 Wib) PKU-BTH D (15.00 Wib)

Data ini diperoleh langsung dari masing-masing maskapai.& PATRIA TOUR & TRAVEL Pekanbaru Apabila terdapat perubahan jadwal, maskapai diimbau mengirimkannya ke Pekanbaru Pos up redaktur ekonomi via fax (0761) 39969.

ES Mal SKA Cuci Gudang „ Khusus untuk Produk Elektronika Wan Zakia, Pekanbaru

SAAT ini, masyarakat Pekanbaru yang ingin mendapatkan produk elektronik yang murah bisa mendapatkan di Elektronik Solution (ES) Mal SKA. Karena mulai 20 sampai 31 Maret, ES Mal SKA mulai menggelar cuci gudang atau clearance sale. Pada cuci gudang ini, ES memberikan diskon hingga 50 persen untuk berbagai produk seperti audio video,

kamera digital, handycame, dan produk elektronik rumah tangga. ‘’Harga spesial ini kita berikan dalam rangka cuci gudang, dimana hampir semua produk kita diskon,’’ papar Junaidi kepada Pekanbaru Pos, Senin (23/3) kemarin di ES Mal SKA. Dikatakan Junaidi, untuk kamera digital dan handycame ada tiga merek yang didiskon, seperti Samsung,

CUCI GUDANG

Konsumen lagi melihat kamera digital di ES yang saat ini sedang cuci gudang.

Z ES hal.10 FOTO WAN ZAKIA

DP 0 Persen untuk Peserta Jamsostek Perumahan Cemerlang Damai

RUMAH

Perumahan Taman Cemerlang Damai tawarkan DP 0 persen khusus peserta Jamsostek. FOTO WAN ZAKIA

PEKANBARU—Perumahan Cemerlang Damai yang terletak di Jalan Teropong, saat ini menawarkan DP (downpayment) 0 persen khusus untuk konsumen peserta Jamsostek. Perumahan yang hanya satu tipe yakni tipe 36 ini menawarkan model tunggal dengan subsidi bunga dan subsidi

harga. ‘’Untuk memanjakan konsumen, kita berikan diskon 0 persen, tapi khusus untuk mereka peserta Jamsostek saja,’’ ungkap Manager Perumahan Taman Cemerlang Damai, Erwin kepada Pekanbaru Pos, Senin (23/3). Perumahan yang memiliki konsep minimalis moderen ini memiliki karya arsitektur menawan di tengah

ZDP hal.10

FOTO WAN ZAKIA

DISKON-Innovation Store memberikan diskon untuk pembelian produk sport.

Beli Freestyle Glider Dapat Hp PEKANBARU—Selama bulan Maret, konsumen yang berbelanja di Innovation Store akan disuguhkan dengan berbagai hadiah dan diskon menarik. Seperti beli Freestyle Glider Double Feature akan mendapatkan bonus handphone Virtu V seri V18 secara langsung.

Promo yang disebut Sport Festival ini, juga memberikan diskon menarik mulai dari 20 sampai 50 persen dan bonus hadiah secara langsung. ‘’Kita berikan harga diskon ini selama bulan Maret secara full, tapi hanya

Z Beli hal.10

cmyk

Laporan:


EKONOMI BISNIS Info Hotel

n Afrida Hotel n Afri Hotel n Anggrek Hotel n Angkasa Hotel n Anom Hotel n Aryaduta Hotel n Asean Hotel n Aston Pekanbaru City Hotel n Badar Lugina PT Perhotelan n Bidadari Hotel n Bintang Mas Hotel n Bintan Hotel n Bumi Asih Hotel n Bunda Hotel

0761-27522 0761-31613 0511-4772464 0761-22178 0761-36083 0761-44200 0761-23677 0761-88688 0761-31662 0761-853180 0761-29777 0761-854980 0761-21286 0761-21728

n City Hotel n Damon Hotel n Delta Hotel n Dharma Utama Hotel n Dian Graha Hotel n Emma Graha Hotel n Furaya Hotel n Grand Elite Hotel n Grand Jatra Hotel n Grand Zuri Hotel n Harisma Hotel n Holiday Hotel n Holie Hotel n Ibis Hotel

ES Mal SKA Cuci Gudang z Dari ........... hal. 9 Kodak, dan JVC. Sedangkan harga yang ditawarkan beragam seperti kamera digital Kodak Easy Share V803 yang ditawarkan Rp1,499 juta, Kodak M103 Rp1,69 juta. Selain itu, ES juga memberikan voucher diskon 20 persen untuk makan di Nasi Uduk Kebun Kacang Jakarta di Jalan Riau. Syaratnya, bagi masyarakat yang berbelanja di ES dengan nilai yang tak terbatas akan mendapatkan

satu voucher gratis. Diskon ini dimulai Senin 23 Maret kemarin dan akan berakhir sampai 23 April mendatang dan berlaku untuk sekali transaksi di ES Mal SKA. ‘’Jika konsumen yang berbelanja di ES akan menadapatkan satu buah voucher diskon makan di nasi uduk Kebun kacang Jakarta. Caranya cukup menunjukkan struk tersebut dikasir saat pembayaran makanan,’’ katanya.(her)

PEKANBARU POS SELASA, 24 MARET 2009

0761-33301 0761-22795 0761-859999 0761-21171 0761-37476 0761-566628 0761-26688 0761-860970 0761-850888 0761-857888 0761-51856 0761-858946 0761-25169 0761-571600

n Indrapura Hotel n Intan Hotel n Lido Hotel n Linda Hotel n Mahkota Hotel n Makmur Jaya Hotel n Megara Hotel n Mini Hotel n Mona Plaza Hotel n Mutiara Kandis Hotel n Mutiara Merdeka Hotel n New Badarussamsi Hotel n News Asean Group Hotel n Nilam Sari Hotel

0761-36233 0761-7003637 0761-21288 0761-24804 0761-855552 0761-36676 0761-32723 0761-26263 0761-64839 0761-598704 0761-31272 0761-22475 0761-571332 0761-885209

n Pangeran Hotel n Pelangi Hotel n Perawang Makmur Hotel n Permai Hotel n Prapatan Hotel n Ratu Mayang Garden Hotel n Ratu Tasia Hotel n Rauda Hotel n Restu Hotel n Resty Menara Hotel n Riau Hotel n Rina Hotel n Rindu Sempadan PT n Sahid Hotel

lingkungan yang asri dengan lokasi sangat strategis, bebas banjir dan polusi udara. Selain itu juga, perumahan yang dibangun dilahan seluas 1,6 hektar rencananya akan berdiri sebanyak 91 unit rumah, yang saat ini baru dibangun satu rumah contoh, dan sebagian masih dalam proses pembangunan. ‘’Untuk sementara kita baru ada satu rumah contoh. Tapi sebagian masih dalam proses tahap pembangunan,’’ jelasnya.

Walaupun tipe 36, kata Erwin, namun perumahan ini menawarkan model yang cukup sempurna, karena memiliki dua kamar tidur, kamar mandi di dalam, ruang tamu dan ruang keluarga. Juga teras keramik, plafon seluruh ruangan, dicat dan model atap bertingkat. ‘’Untuk jalan, hanya pengerasan, sama dengan tipe 36 pada umumnya,’’ katanya. Untuk harga, perumahan ini menawarkan harga Rp55 juta, DP Rp5,5 juta dengan jangka waktu atau angsuran bisa 15 sampai 20 tahun.(iya)

Beli Freestyle Glider Dapat Hp z Dari ........... hal. 9 khusus untuk produk sport,’’ ungkap Sales Promotion Innovation Store, Zepo Fernando kepada Pekanbaru Pos, Senin (23/3) kemarin di Mal SKA. Alat ini memiliki dua fungsi selain freestlyle glider juga treadmill. Sehingga masyarakat bisa memiliki dan manfaatkan keduanya, karena alat ini jelas memiliki fungsi yang berbeda yakni untuk pembentukan dan pembakaran lemak tubuh. Selain itu, konsumen juga bisa mendapatkan diskon

menarik hingga Rp5 juta untuk pembelian Crazy Fit Massage dan mendapatkan gratis Trim Slim Le dari harga Rp11.299.900 menjadi Rp6.299.900. Diskon 20 persen untuk pembelian fresstlyle glider dari harga Rp3.199.900 menjadi Rp2.559.999, Orbitrek Elite Rp3.849.900 menjadi Rp3.079.999, FSG With Speaker Rp3.199.999 menjadi Rp2.559.999 dan New Power Craft Rp1.599.900 menjadi Rp1.279.999. Juga memberikan diskon Rp500 ribu untuk pembelian alat peninggi badan atau Pro Inversion.(iya)

n Sartika Hotel n Satria Hotel n Senapelan Hotel n Siak Hotel n Sinda Hotel n Sogho Hotel n Sorea Hotel n Sri Indrayani Hotel n Sukajadi Hotel n Tampan Hotel n Tasia Ratu Hotel n Tun Tedja I Hotel n Tun Tedja II Hotel n Widya Hotel n Wisma 81 Hotel

0761-36796 0761-33371 0761-21135 0761-32610 0761-23719 0761-7865015 0761-43239 0761-35600 0761-44717 0761-29747 0761-33431 0761-35551 0761-22985 0761-21880 0761-858429

Pasar Sepeda Motor Anjlok 15 Persen „ Harga Komoditas Rendah

DP 0 Persen. . . . z Dari ........... hal. 9

0761-853636 0761-854899 0761-22546 0761-25440 0761-46521 0761-44875 0761-849416 0761-33372 0761-24004 0761-32300 0761-35479 0761-23707 0761-7046662 0761-40370

10

FOTO WIDIARSO

MENURUN—Penjualan sepeda motor terus menurun meskipun pabrik terus memproduksi kendaraan baru. Terlihat suasana saat pameran sepeda motor Honda di Mal Ciputra Seraya.

PT GUD Gandeng Aston International PEKANBARU—Jauh sebelum ini, PT Grand Uway Development (GUD) juga telah menggandeng Aston International sebagai mitranya untuk mengoperasikan Condotel sebagai hotel berbintang empat, Convention Center dan juga me-manage Apartment, sehingga Grand Quarter (GQ) dikelola sesuai standard internasional. ‘’Dengan potensi Batam yang demikian besar, sejak awal rencana pembangunan GQ adalah untuk memenuhi

kebutuhan MICE di Batam. Oleh pemerintah, Batam memang di arahkan menjadi salah satu destinasi MICE. Oleh karena itu Batam perlu ditunjang dengan fasilitas-fasilitas hospitality yang memiliki standard internasional,’’ ungkap Chief Operation Officer PT GUD, Totonafo Lase, kemarin melalui realasenya. Selain dengan Aston, PT GUD juga menjalin kerja sama dengan RCI Group, sebuah organisasi Timeshare Vacation Ownership, dengan 3

juta member yang tersebar di seluruh penjuru dunia. RCI Group berafiliasi dengan 3.700 resort terbaik di dunia. Investor GQ secara otomatis akan menjadi member RCI dan berhak menikmati liburan di salah satu resort yang termasuk dalam jaringan RCI Group tersebut. ‘’Grand Quarter Batam adalah kawasan bisnis dan wisata terpadu yang berlokasi di Jalan Abulyatama, Batam Center. Dibangun diatas lahan seluas 15 hektare,’’ katanya.(iya)

JAKARTA—Pasar sepeda motor pada kuartal pertama tahun ini anjlok 15 persen menjadi 1.212.601 unit, dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.426.590 unit. Kondisi makro ekonomi yang masih belum bersahabat ikut menekan laju pertumbuhan pasar. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), pasar motor nasional pada Januari 2009 menurun 22 persen menjadi 367.736 unit dari Januari 2008 sebesar 473.060. Sementara pada Februari 2009, pasar mengalami penurunan 10,8 persen menjadi 414.587 unit dari periode yang sama tahun lalu sebesar 464.784 unit. General Manager Marketing PT Astra Honda Motor Sigit Kumala mengatakan, masih lemahnya harga sejumlah komoditas membuat daya beli masyarakat masih rendah, terutama di Sumatera dan Kalimantan. Ketua AISI Gunadi Sindhuwinata menerangkan, krisis likuiditas di lembaga pembiayaan (leasing) masih menjadi kendala bagi pasar motor untuk membukukan pertumbuhan penjualan. Saat ini, kata Gunadi, perbankan nasional lebih cenderung menempatkan dana di Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dibanding menyalurkan kredit ke pebisnis ataupun perusahaan pembiayaan. ‘’Saya dengar total dana yang diparkir di SBI mencapai Rp 200 triliun. Ini jumlah yang

sangat besar. Kalau dikucurkan untuk pembiayaan otomotif, dampaknya sangat signifikan,’’ paparnya. Menurut dia, industri automotif nasional baik motor maupun mobil membutuhkan dana sekitar Rp 70 triliun untuk pembiayaan pembelian. Saat ini, sekitar 70-80 persen pembelian otomotif menggunakan skema kredit dengan bantuan perusahaan pembiayaan. Likuiditas yang mengetat, secara otomatis, menekan kinerja penjualan automotif. Gunadi yang juga Presiden Direktur PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (ISI) menilai, kebutuhan motor sebagai sarana transportasi masih besar. Namun, hal ini tidak ditunjang adanya likuiditas sehingga perusahaan pembiayaan memutuskan untuk mencari dana di pasar dengan menerbitkan obligasi. PT Indomobil Finance, misalnya, menerbitkan obligasi Rp500 miliar untuk mendukung pembiayaan mobil dan motor. ‘’Respons pasar cukup bagus,’’ ujarnya. Indomobil Finance adalah anak usaha Indomobil yang bergerak di bidang pembiayaan sepeda motor dan mobil. Gunadi memprediksi pasar motor bakal mengalami kontraksi 30 persen tahun ini menjadi sekitar 4 juta unit, dibanding tahun lalu sebesar 6,2 juta unit. Pasar motor pada 2008 merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah.(cr-okt/jpnn)


KAMPAR

Panwaslu Kampar Rangkul Masyarakat BANGKINANG-Pesta demokrasi dalam pemilihan Calon Legislatif yang akan digelar 9 April mendatang, keberhasilannya tidak terlepas dari peran serta masyarakat untuk menggunakan hal pilihnya serta melaporkan setiap pelanggaran yang dilakukan partai dalam kampanye terbuka. Ketua Panwaslu Kabupaten Kampar Mawardi Zakaria SAg, yang didampingi Pokja Pengawasan Panwaslu Kampar, Afrijal SH, dan Humas Panwaslu Martunus Rahmat kepada Pekanbaru Pos, Senin (23/3) mengakui selama ini tugas pengawasan

PEKANBARU POS

MENUJU PERUBAHAN DAN PEMBAHARUAN

SELASA, 24 MARET 2009

Tiga Caleg Dipanggil „ Kampanye di Luar Jadwal

Panwaslu banyak dibantu masyarakat terutama tentang informasi pelanggaran diwilayah Kabupaten Kampar. Pihaknya mengakui dengan keterbatasan keanggotaan Panwaslu, baik dikabupaten, kecamatan dan pengawas lapangan di setiap desa di Kabupaten Kampar ini, tentunya sangat diharapkan peran serta masyarakat secara aktif untuk mengwasi pemilu diwilayahnya. ‘’Jika ada pelanggaran, silakan laporkan kepada Panwas Lapangan dan Panwaslu Kecamatan ataupun lansung ke Panwaslu Kabupaten Kampar,’’ mintanya.(poe)

Laporan:

Ismardiansyah Putra, Bangkinang

Kacabdiknas Usir Guru TAPUNG—Perilaku tak senonoh kembali diperlihatkan seorang pejabat di Kabupaten Kampar. Seorang Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Kecamatan Tapung secara spontan mengusir seorang guru agama yang hendak berurusan dinas ke kantor tersebut. Kejadian ini telah berlangsung Kamis pekan lalu ketika seorang guru agama, Zalkomar yang sehari-hari bertugas sebagai guru bantu provinsi di SMP swasta Karya Indah mengurus kenegerian sekolah tersebut. Namun, bukan pelayanan dan perlakuan yang baik diterima Zalkomar, justru ia diminta segera meninggalkan ruangan tersebut karena sang Kacab tidak terima kalau yang datang itu guru yang statusnya hanya pegawai honor. ‘’Jelas kita kesal, Pak, dengan sikap Kacab seperti itu. Padahal, saya ini perwakilan kepala sekolah (Kasek) yang ditugasi hari itu mengurus kenegerian sekolah. Kebetulan saat bersamaan Pak Kasek kami dinas di Bangkinang,’’ ujar Zalkomar yang juga Wakasek urusan kesiswaan di SMP tersebut. Kepada Pekanbaru Pos,

Senin (23/3), pihaknya menyebutkan kedatangan dirinya ke ruang Kacab awalnya hanya meminta arahan, sebab sebelumnya pegawai desa di bidang itu mengarahkan meminta rekomendasi dulu ke Kacabdisdik setempat. ‘’Tentu kita ikuti prosedurnya, Pak, apalagi kita ini hanya mewakili kepada sekolah. Saya tak soalkan kalau dia bilang yang berhak datang itu Kasek kamu, yang tak pernah datang ke sini. Itu urusan beliau dengan Pak Kasek. Yang saya kesalkan cara dia menyuruh saya pergi dari ruangan itu,’’ Zalkomar dengan tatapan mata mengingat kejadian yang mencoreng nama dunia pendidikan tersebut. Kacab Tapung, Nurhadi saat dikonfirmasi via ponselnya membantah keras telah melakukan pengusiran terhadap guru bersangkutan, yang terjadi adalah pihaknya meminta yang berhak datang mengurus itu adalah Kasek. ‘’Tak benar itu ada pengusiran, itu hanya ungkapan kekesalan dari guru bersangkutan saja. Yang saya minta itu hanya Kaseknya yang harus menjumpai saya, bukan surat selembar dari kepala desa. Justru saya sangat mendukung kenegerian sekolah itu,’’ seruya.(btr)

11

FOTO:ISMARDIANSYAH PUTRA

LIHAT—Ketua Forum PAUD Provinsi Riau, Hj Septina Primawati Rusli dan Ketua Forum PAUD Kabupaten Kampar, Hj Mimi Gusneti Burhanuddin melihat anak-anak usia dini yang sedang belajar di Desa Teratak Buluh Kecamatan Siak Hulu.

Septina Puji Forum PAUD Kampar SIAK HULU- Istri Gubernur Riau Hj Septina Primawati Rusli, memberikan pujian atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Kampar khususnya kepada Organisasi Forum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kampar yang menurutnya berhasil mengembangkan serta meningkatkan pembinaan anak usia dini walaupun tidak seluruh desa yang ada di Kabupaten Kampar memiliki forum tersebut. Pujian itu dikatakannya secara langsung dalam acaraperesmian forum PAUD Permata Nilam di Desa Teratak Buluh Kecamatan Siak Hulu, Senin (23/3) yang juga dihadiri anggota DPD RI, H Maimanah Umar dan Ketua Forum PAUD Kampar, Hj Mimi Gusneti

Burhanuddin. ‘’Saya memberikan apresiasi khusus kepada pemerintah kabupaten Kampar terutama ketua serta anggota forum PAUD Kampar yang saya nilai berhasil mendorong pendidikan sejak usia dini. Ini menandakan pengurus PAUD mempunyai semangat dan dedikasi yang tinggi dalam menciptakan SDM yang handal pada masa yang akan datang,’’ ujarnya Menurutnya, pendidikan anak sejak usia dini memiliki peranan penting dalam perkembangan anak. Pembentukan karakter dan kepribadian yang positif akan terbentuk pada fase anak berumur saat Balita. ‘’Oleh karena itulah, pemerintah sudah me-

masukkan PAUD dalam sisitem pendidikan nasional karena tuntutan memberikan pendidikan sejak usia sedini mungkin terhadap anak,’’ jelasya. Ketua PAUD Kabupaten Kampar, H Mimi Gusneti Burhanuddin menjelaskan hingga tahun 2009 ini Kabupaten Kampar telah memiliki 130 lebih forum PAUD yang tersebar hampir di setiap desa. Ini mendandakan komitmen pemerintah dalam dunia pendidikan cukup tinggi. ‘’Pemerintah Kabupaten Kampar menyadari, perlunya upaya memacu ketertinggalan SDM kita dengan memperhatikan pendidikan sejak usia dini dan pemerintah mempunyai komitmen yang tinggi terhadap hal ini,’’ ujarnya.(poe)

KAMPANYE sembunyi-sembunyi di luar jadwal yang telah ditentukan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kampar, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Kampar berencana akan memanggil tiga calon legislatif, diantaranya H A Zaidun SH, caleg Partao Golkar dapil II Kampar, Dwi Murni, caleg PDI Perjuangan dapil II, dan Lutfi Kamal SH, caleg PDK dapil V Kampar. Ketua Panwaslu Kampar, Mawardi Zakaria SAg, yang dijumpai Pekanbaru Pos, Senin (23/3) menyebutkan, H A Zaidun bersalah sesuai surat Panwaslu Kabupaten Kampar nomor 136/UM/PnwsKpr/III/2009, dan surat laporan nomor 116/UM/PnwsKpr/III/2009. Dwi Murni dengan surat nomor 135/ UM/Pnws-Kpr/III/2009 dan surat laporan 117/UM/Pnws-Kpr/III/2009 serta pemanggilan Lutfi Kamal, SH dengan surat nomor 134/ UM/Pnws-Kpr/III/2009 tanggal 23 maret 2009. Dalam pemanggilan ini, Panwaslu mengacu kepada Undang-undang Nomor 22 tahun 2007 tentang penyelenggaraan Pemilu dan Undang-undang Nomor 10 tahun 2008 tentang pemilihan umum anggota Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Dalam lapoan yang masuk ke Panwaslu, pelanggaran dilakukan HA Zaidun SH dari Partai Golkar adalah menghadiri penutupan turnamen volley ball Desa Penyasawan Kecamatan Kampar Rabu 18 Maret 2009 yang lalu dan dilokasi acara sesuai dengan laporan pelapor menyebutkan adanya baliho caleg

yang bersangkutan. Sedangkan Lutfi Kamal SH dari PDK, dilaporkan masyarakat dengan temuan brosur caleg yang bersangkutan beredar di Masjid At-Taubah Kelurahan Langgini Jalan Sudirman Bangkinang, Jumat 20 Maret 2009. Berdasarkan laporan brosur caleg ini, diselipkan dalam buletin Jumat yang diedarkan saat pelaksanaan salat Jumat. Sedangkan Dwi Murni, caleg PDI-Perjuangan, dilaporkan Kampanye di luar jadwal yang dilakukannya dengan berorasi dilapangan terbuka di Kecamatan Tapung dalam acara perayaan HUT Desa Muara Mahat Baru Kecamatan Tapung, Sabtu 21 Maret 2009 dan sesuai laporan yang bersangkutan juga membagibagikan uang. ‘’Ketiga saksi yang telah kita panggil dengan surat resmi Panwaslu Kampar, mengharapkan supaya caleg yang bersangkutan memenuhi panggilan Panwaslu, karena dengan kehadiran caleg yang bersangkutan langsung, maka akan memudahkan Panwaslu memproses persoalan yang dilaporkan tersebut. Apakah dikotegorikan pelanggaran Admnistarsi pemilu atau sebaliknya pelanggaran Pidana Pemilu,’’ jelas Mawardi. Dilanjutkannya, jika hasil klarifikasi mengarah ke pelanggaran Admnistrasi Pemilu, maka kasus ini akan diteruskan ke KPU Kampar dan jika mengarah kepada pelanggaran Pidana Pemilu tentu akan diteruskan ke sentra Gakkumdu, atau kedua-duanya baik Admnistrasi maupun pidana pemilu untuk segera ditindak lanjuti. ‘’Kita harapkan, agar caleg yang dipanggil menghadiri undangan klarifikasi Panwaslu, jika tidak menghadirinya laporan ini tetap diteruskan,” katanya.(rdo)


PEKANBARU POS I SELASA, 24 MARET 2009 I HALAMAN 12

PARTAI

PARTAI PEMUDA INDONESIA (PPI) Lokasi Lapangan Politeknik Caltex Rumbai PARTAI BULAN BINTANG (PBB) Lokasi Lapangan Belimbing Marpoyan Damai

cmyk

POLITIKA

Selasa 24 Maret 2009

PARTAI KEBANGKITAN BANGSA (PKB) Lokasi Lapangan Bukita Putra Senapelan

Pemilu Ditunda, Resiko Besar Laporan;

JPNN, Jakarta

Perjuangkan Pendidikan Agama EG

CAL

CE

DAS

Dalam keseharian berkecimpung di dunia pendidikan agama Islam, ditandai kepercayaan kepadanya untuk mengemban amanah menjadi pengurus di beberapa institusi pendidikan pembangunan akhlak manusia ini, membuat sosok Drs KH Abd Rahman Qoharuddin, mengetahui betul seluk beluk bidang pendidikan ini.

PENGETAHUANNYA itulah yang mendorong Ketua Badan Kerjasama Pondok Pesantren dan Madrasah Swasta Provinsi Riau meniatkan langkah kaki menuju Gedung Lancang Kuning, dengan menjadi calon anggota legislatif Partai Kebangkitan bangsa (PKB) nomor urut 1 untuk DPRD Riau Daerah Pemilihan Pekanbaru. ‘’Perhatian pemerintah pada bidang pendidikan agama, khususnya pendidikan agama Islam, saat ini masih jauh dibangdingkan perhatian pada pendidikan umum. Padahal bidang ini sangat memegang peranan penting dalam melahirkan insan yang tidak hanya cakap teknologi tapi juga baik akhlaknya,’’ ujar Rahman Qoharuddin. Bentuk belum maksimalnya perhatian itu, terlihat dari masih minimnya kuantitas dan kualitas dari sarana pendidikan agama Islam. Seperti, masih adanya sekolah agama mulai dari

RA, MI, MTS, MA dan pondok pesantren swasta yang infrastruktur dan sarana pendukung belajar mengajarnya tidak mencukupi. Akibatnya, kualitas pembelajaran menjadi terganggu yang akan memacu rendahnya kualitas anak didik. Belum lagi, masalah peningkatan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan yang belum berjalan. ‘’Masih banyak tenaga guru yang tidak mendapatkan kesejahteraan layak. Bagaimana mungkin mereka dapat bekerja, jika tidak bisa konsentrasi mengajar karena masih memikirkan kesejahterannya. Ini bisa menjadi momok bagfi pembangunan kualitas pendidikan agama,’’ sebut suami dari Hj Suryani ini yang menyadari betul kondisi tenaga pendidik seperti itu. Pria yang akrab dipanggil Pak Haji ini, menilai bahwa visi dan misi Riau dan Kota Pekanbaru yang hendak menjadikan daerah ini dihiasai bingkai ahklak ke Islaman, hanya akan terwujud jika pembangunan manusia dibidang itu mendapat perhatian yang lebih dari pemerintah. Salah satu cara mewujudkannya, adalah memberikan perhatian pada program-program peningkatan sumber daya manusia yang beragamis. Bisa seperti memberikan bantuan bagi institusi pendidikan agama, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik bidang agama dan

membantu kegiatan keagamaan lainnya. Oleh sebab itu, ayah empat orang anak ini memiliki beberapa misi yang diperjuangkannya. Antara lain, peningkatan anggaran bagi institusi pendidikan agama Islam sehingga ada kesetaraan antara pendidikan agama dan umum. Kemudian, peningkatan kesejahteraan bagi tenaga pendidik dan kependidikan dengan pemberian insentif berkala termasuk instensif pagi pendBebrerakwah. Dan mendukung dan menghidupkan program peningkatan kualitas agama yang dilakukan organisasi atau kelompok dalam masyarakat, seperti majelis taklim, dakwah agama dan kegiatan lainnya.(old)

FOTO WIDIARSO

DEMO—Aksi demo PDP PDK Riau yang dipimpin Sekjen PDK, Eddy Akhmad RM, terkait tidak profesionalnya KPUD sebagai penyelenggara Pemilu.

Anak Muda Garda depan Garindra PARTAI Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) memasang kaum muda sebagai garda depan perjuangan, tujuannya untuk memantapkan dalam merebut suara massa. Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi mengakui hal itu. Katanya, partai ‘’Garuda’’ sadar dengan pemuda sebagai inti sekaligus motor kemenangan. ‘’Ada 33 juta pemuda dan pemilih pemula (swing voter) yang akan memberikan suaranya

pada pemilu kali ini,’’ ujar Suhardi. Pemilih pemula kali ini, sambung Suhardi, lebih bisa menerima Gerindra karena pemilih pemula itu tidak merasakan riwayat partai lama peserta Pemilu 2004 lalu. ‘’Pemuda hari ini bukan pemuda yang fanatik terhadap partai terdahulu. Mereka tidak merasakan riwayat partai lain. Karena udara Indonesia telah dipenuhi udara Gerindra, maka

mereka (pemilih pemula) lebih bisa masuk ke Gerindra,’’ ujar Suhardi mantap. Untuk itu, Gerindra akan lebih mengintensifkan gerakan sayap pemuda seperti Barisan Garuda Muda (BGM), Perempuan Indonesia Raya (Pira) dan Relawan Gerindra (Satria) dalam setiap kerja partai yang mengusung Prabowo Subiyanto sebagai calon presiden itu.(jpnn/boy)

WACANA yang terlontar agar Pemilu ditunda, melahirkan reaksi dari sejulmah partai besar. Kali ini datangnya dari Ketua Umum Partai Persatuan Pembanguan (PPP) Suryadharma Ali. Katanya, jika pelaksanaan Pemilu sampai ditunda itu bisa berisiko besar. ‘’Saya tak setuju Pemilu ditunda karena berisiko besar. Saya kuatir mengganggu proses pemilihan parlemen di semua tingkatan, DPR RI sampai DPRD Kabupaten/Kota,’’ kata Suryadharma Ali, usai tabligh akbar memperingati Maulid Nabi SAW di Ponpes Al Muhajirin, Kecamatan Purwakarta, Minggu (23/3). Selain itu Kekuatiran lainnya, penundaan pemilu juga berdampak terhadap proses pelantikan presiden dan wapres. ‘’Kalau telat dilantik, apa yang terjadi? Maka akan terjadi kekosongan pemerintahan,’’ kata Suryadharma. Akan tetapi, sambung dia, situasinya akan lain apabila KPU secara jujur tak sanggup Pemilu digelar 9 April 2009. Soal penundaan, PPP telah mengusulkan dalam pembicaraanya dengan KPU bahwa pemilu molor, Indonesia tekor. ‘’Jangan sampai ada kekosongan pemerintahan. Itu berbahaya,’’ serunya.(boy)

cmyk

„ Drs KH Abd Rahman Qoharuddin (Caleg DPRD Riau Dari PKB)


cmyk PEKANBARU POS I SELASA, 24 MARET 2009 I HALAMAN 13

PEKANBARU— Belum hilang dari ingatan baliho Caleg Golkar dan PDI-P dirusak bahkan dibakar di areal Pekanbaru dan sekitarnya, kali ini giliran Caleg DPR-RI Dapil Riau II, Juni Ardianto Rahman yang menjadi korban perusakan baliho. Tercatat tujuh baliho besar politisi PPP ini di daerah Kuansing dirusak orang yang tak bertanggung jawab. Baliho berukuran 2 x 3 meter dan beberapa ukuran yang lebih besar dari itu disobek dan ditumbangkan di daerah Jake (Kuansing) dan sekitarnya. Kuat dugaan, perusakan ini dilakukan orang yang tidak ingin nama Caleg PPP tersebut tersiar di kabupaten ini.

Namun demikian, Juni menegaskan tidak akan membuat laporan perusakan ini kepada Panwaslu Riau. Juni berharap orang yang melakukan perusakan ini menyadari kesalahannya dan tidak melakukan hal serupa, baik terhadap balihonya maupun baliho Caleg yang lain. ‘’Kita memahami saat ini persaingan sangat ketat menuju Senayan. Tapi, kita mengharapkan adanya persaingan yang fair dan sehat. Masih banyak cara berkompetisi yang sehat dan benar, kenapa harus melakukan cara yang tak santun,’’ ujar Caleg nomor 4 ini bernada kesal.(btr)

Pelanggaran Berat Belum Ditemukan PEKANBARU—Sejak dimulainya kampanye rapat terbuka pada, Senin (16/3) lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau, belum menerima laporan pelanggaran berat kampanye yang dilakukan pelaksana dan peserta kampanye. Pelanggaran berat itu, dikatakan Ketua Pokja Kampanye KPU Riau, Asmuni Hasmy, seperti menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye. Atau, menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, calon dan/atau peserta Pemilu yang lain. Dan sumber dana kampanye yang tidak sesuai dengan peraturan yang ditetapkan. ‘’Sejauh dimulainya kampanye rapat terbuka, kita belum menerima laporan adanya pelanggaran yang fatal mengakibatkan sanksi pidana Pemilu yang dilakukan pelaksana dan peserta kampanye,’’ ujar Asmuni, Senin (22/3). Namun, tak dipungkirinya, laporan pelanggaran kecil masih saja terjadi pada kampanye rapat terbuka tersebut. Misalnya, masih adanya peserta kampnaye yang membawa anak-anak, kemudian keterlambatan pelaporan pelaksanaan kampanye oleh peserta Pemilu. ‘’Kalau yang seperti ini, paling-paling sanksinya hanya teguran saja. Tapi dari pantauan saat ini, dengan sedikitknya partai yang memanfaatkan kesempatan kampanye terbuka, membuat pelanggaran kampanye jadi minim. Hanya 25 Persen Ikut Kampanye Pada kesempatan itu, Asmuni juga menilai saat ini partai

cenderung tidak memanfaatkan kesempatan kampanye terbuka. ‘’Dari gelaran kampanye dalam satu pekan ini, hanya 25 persen saja partai yang memanfaatkannya. Selebihnya tidak melaksanakan kampanye terbuka,’’ sebutnya. Menurutnya, ada dua penyebab partai kurang bersemangat ikut kampanye terbuka. Pertama, masa kampanye dialogis dan sosialisasi sudah berjalan sembilan bulan yang lalu sehingga partai sudah jenuh. Dan kedua, karena partai menilai kampanye jenis ini tidak efektif lagi menjaring pemilih, tapi hanya menguras biaya.(old)

Laporan

Kunni Masrohanti,Pekanabru

FOTO WIDIRASO

BOCAH—Tak hanya PKS dan Golkar, PDIP dalam kampanyenya di lapangan Belimbing, Minggu (22/3), juga dihadiri bocah berpakain partai.

Berburu Caleg Tebar Pesona Panwaslu PEKANBARU—Di hari ketujuh—Senin (23/3)— pelaksanaan kampanye terbuka di Pekanbaru, tidak satu pun Partai Politik (Parpol) memanfaatkan fasilitas yang diberikan KPUD Pekanbaru. Hal ini dibuktikan tidak masuknnya surat pemberitahuan Parpol yang berkampanye ke Panwaslu Pekanbaru. Namun Ketua Panwaslu Pekanbaru, Ali Junaedi tidak mau

kecolongan walaupun kampanye terbuka tidak ada. Panwaslu pun terpaksa keliling-keliling mengintai kegiatan Caleg ditengah masyarakat karena dikhawatirkan akan ada bagibagi uang. ‘’Kita sedang mengintai peserta Pemilu yang melakukan sosialisasi ditengah masyarakat, mana tau ada yang bagi-bagi uang. Caleg dan calon DPD yang tebar pesona akan menjadi sorotan kita juga,’’ kata Ali menjawab Pekanbaru Pos, Senin (23/3) di Pekanbaru. Sepekan kampanye, Panwaslu

Pekanbaru belum mendapati jumlah pelanggaran yang besar. Pelanggaran kampaye hanya dilakukan oleh PKS yang membawa fasilitas negara, membawa WNI yang tidak memiliki hak memilih termasuk menggunakan mobil terbuka saat membawa massa. ‘’Pelanggaran yang kerap diabaikan oleh Parpol adalah membawa anak-anak yang tidak memiliki hak pilih pada pemilu. Seperti yang dilakukan PKS, Golkar, PMB dan PDIP saat melakukan kampanye terbuka,’’ ujar Ali.(bim)

DEWAN Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kota Pekanbaru, Senin (23/3) mengadakan pertemuan dengan 53 Calon Legislatif (Caleg) Kota Pekanbaru asal partai ini. Pertemuan tersebut untuk menyampaikan pesan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru; setiap Caleg harus melaporkan anggaran kampanyenya kepada KPUD. ‘’KPUD mewajibkan kepada setiap Caleg untuk melaporkan berapa dana yang dipakai selama kampanye. KPUD akan mengaudit dana tersebut. Ini anggaran pribadi Caleg, bukan partai. Jadi kita yang akan mengkoordinir siapa nama Calegnya dan berapa biaya kampanyenya. Laporan dari Caleg ini, kita sampaikan kepada KPUD. Di Golkar Pekanbaru sendiri ada 53 Caleg,’’ ungkap bendahara DPD Golkar, H Amril Anwar kepada Pekanbaru Pos, Senin (23/3). Dikatakan Amril, berapa pun biaya kampanye masing-masing Caleg tetap harus dilaporkan dan diaudit. Tidak ada batasan khusus berapa yang wajib dilaporkan. Meskipun hanya Rp100 ribu atau Rp2 miliar, semua harus dilaporkan. Semua Caleg sudah harus melaporkan dana yang digunakannya kepada bendahara partai sembilan hari setelah pemilu. Bendahara kemudian wajib melaporkan ke KPUD 15 harus setelah pemilu yang juga ditembuskan kepada DPD I. ‘’Apapun alasannya, dana kampanye ini wajib diserahkan kepada KPU. Jika tidak, KPU mengancam akan merekomendasikan agar caleg yang teripilh untuk tidak dilantik. Rekomendasi tersebut diberikan kepada DPRD,’’ kata Amril. Semua Caleg Golkar, kata Amril, harus mematuhi peraturan yang telah ditetapkan KPU. ‘’Kita berharap jangan sampai ada caleg Golkar yang tidak menyampaikan dana kampanyenya. Harus jadi contoh bagi caleg lain. Jangan merasa takut atau bagaimana karena yang diaudit ini kan dana pribadi. Ya, Golkar tetap harus komitmen,’’ beber Amril.(boy)

cmyk

Tujuh Baliho Juni Dirusak

Caleg Golkar Diaudit


DUMAI bersemai INFO TRAVEL/ANGKUTAN PO.SINAR RIAU (Bus & Travel) Dumai-PekanbaruDumai Air Molek-Rengat-Tembilan kantor Dumai Jl Kelakap Tujuh Telp (0765) 7008588 HP081371341770 PUTRA MANDAU (Tour & Travel) Kantor Dumai Jl.Ratu Sima (Kelakap Tujuh) Depan POM Bensin No.288 Dumai Telp.(0765) 439488

CV TERANG CEMERLANG (Biro Jasa Perjalanan) Kantor Dumai HP 08127601534

WALI KOTA Dumai H Zulkifli AS, Senin (23/3) membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Dumai tahun 2009. Musrenbang Kota ini menindaklanjuti Musrenbang yang dilaksanakan di tingkat kelurahan dan Musrenbang tingkat kecamatan. Acara yang dipusatkan di Pendopo Dumai ini dihadiri juga oleh Kepala Bappeda Provinsi Riau, Ketua DPRD Dumai H Ilyas Labay, Wakil Wali Kota Dumai H Sunaryo, Sekretaris Daerah Kota Dumai H Wan Fauzi Effendi, para asisten, kepala dinas/badan/ kantor, camat, lurah, Ketua Lembaga Adat Melayu Riau Kota Dumai, LSM, mahasiswa dan wartawan. Wali Kota Dumai H Zulkifli AS dalam sambutannya mengatakan Musrenbang merupakan forum untuk menampung aspurasi masyarakat. Artinya, perencaan dimulai dari bawah yang dikenal bottom up. ‘’Musrenbang ini sangat penting untuk kita merumuskan arah serta kebijakan dan corak pembangunan daerah tahun 2010. Kemudian diharapkan dengan Musrebang kota ini dapat ditingkatkan persatuan dan program

PT.BMW 2002 MBC (Biro Perjalanan) Dumai-Duri-P.Baru-B.Tinggi-P.Panjang Padang Kantor Dumai Jl Kelakap Tujuh Tel (0765)7007343. HP 081371537882 CV. DOLOK SORDANG (Travel) Angkutan Sewa Jl Kelakap Tujuh HP.0813 6565 9437,HP 0813 7145 8813 dan HP 0813 7894 1561\ CV NETRAL (Khusus kijang Inova) Dumai-Pekanbaru-Rengat-Air Molek, Jl.Sudirman depan Primagama Telp (0765) 7052400 HP.081371211200

SMS ke HP 0852 7136 1448

DUMAI BERSEMAI

Asisten III Buka Bimbingan Teknis ”Legal Drafting’’ DUMAI—Bertempat di Hotel Comfort Dumai, Wali Kota Dumai H Zulkifli AS melalui Asisten III Pemko Dumai H Mustapa Kadir membuka bimbingan Teknis Legal Drafting bagi aparatur Pemerintah Kota Dumai tahun 2009. Hadir dalam acara tersebut Direktur Pasca Sarjana Universitas Islam Riau Prof Dr H Syafrinaldi SH MCL, kepala badan/kantor/ dinas serta kepala bagian seKota Dumai. Asisten III Pemko Dumai H Mustapa Kadir dalam sambutanya mengatakan, bimbingan Teknis Legal Drafting ini diharapkan dapat memberikan bekal, pengetahuan tentang bagaimana teknik menyusun suatu produk hukum yang baik dan benar. Apakah itu dalam bentuk peraturan daerah, peraturan wali kota, keputusan wali kota, perjanjian kerjasama, naskah akademis serta fungsi konsultan hukum bagi aparatur Peme-

rintah Kota Dumai. Melalui ilmu dan pengetahuan ini nantinya diharapkan dapat memahami menyerap serta melaksanakannya dalam tugas sehari-hari. ‘’Pengetahuan tentang teknik merancang dan menyusun produk hukum daerah dan naskah akademis merupakan ilmu yang harus kita kuasai, karena kita tahu bahwa setiap perbuatan hukum aparatur pemerintah harus dilandasi oleh peraturan perundang-undangan. Oleh sebab itu saya harapkan agar setiap organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemko Dumai terdapat beberapa orang tenaga yang mampu merancang suatu produk hukum daerah. Karena keterlambatan dalam melaksanakan tugas pemerintah sehari-hari, tidak jarang berawal dari belum atau tidak sempurnanya produk hukum yang diterbitkan seperti pemahaman dan pelaksanaannya,’’ ungkap Mustapa.(mdi)

Wako Desak Sosialisasikan Harga SR DUMAI-Tersedianya air mi- siapkan masyarakat untuk num untuk masyarakat Du- pemasangan jaringan air minum ke rumah mai merupakan mereka. Dengan salah satu program demikian sosiakerja dari Wali Kota lisasi sudah sangat Dumai Drs Zulkifli diperlukan oleh AS dan wakilnya dr masyarakat agar Sunaryo. Jadi wajar mereka bisa bersaja jika Wali Kota siap-siap. Baik soDumai dalam Musialisasi soal persyawarah Perencasyaratan adminisnaan Pembangunan trasi dan besar biaya (Musrenbang) Kota yang harus dikeluarDumai, mendesak Zulkifli kan oleh mapanitia Percepatan Pembangunan Air Minum syarakat. ‘’Dengan demikian, untuk segera menyosiali- diharapkan masyarakat yang sasikan harga pemasangan dilewati jaringan air minum sambungan rumah (SR) bagi seluruhnya mampu melakukan pemasangan,’’ ungkapnya. konsumen baru. Wali Kota menyadari, Hal itu sampaikan Wali Kota Dumai Drs H Zulkifli bahwa kemampuan masAS dalam membuka Mus- yarakat Dumai tidaklah renbang di Gedung Sri Bu- sama. Sosialisasi sejak dini nga Tanjung yang dihadiri tentu sangat membantu masKetua DPRD H Ilyas Labay, yarakat yang kemampuan Dan Lanal Kolonel Laut (P) ekonominya sedang-sedang. Arief Sumartono, Kapolresta Artinya mereka bisa menaDumai AKBP Drs Muharrom bung atau mengumpulkan Riyadi, Dandim 0303 Beng- dana untuk penyambungan kalis Kolonel Kav. Hendra- dari sekarang hingga batas wan dan seluruh kepala di- waktu berakhirnya pendafnas, kantor, badan, inspek- taran. Sementara untuk mereka torat, camat, lurah, tokoh yang saat ini sudah menikmati masyarakat dan Muspida air bersih, untuk penggantian plus yang ada di Kota Du- pipa tidak dikenakan biaya apapun alias gratis. mai, Senin (23/3). Zulkifli AS menceritakan, ‘’Kami minta panitia percepatan pembangunan air bahwa kondisi pelayanan air minum bisa segera men- bersih saat ini hanya bisa sosialisasikan persyaratan diberikan kepada 1.300 sampenyambungan ke rumah bungan rumah tangga, dan untuk mendapatkan air mi- tidak sampai 2 persen dari num, selagi waktunya masih jumlah penduduk yang ada di ada sekitar 7 bulan lagi. Agar Dumai. Dengan peningkatan masyarakat bisa memper- kapasitas air minum yang akan siapkan segala sesuatunya terus ditingkatkan mulai akhir sehingga tidak terasa berat di tahun 2009, hingga tahun 2011 kemudian hari,’’ Zulkifli AS mendatang mampu melayani masyarakat yang ada di berucap. Dikatakan Wali Kota, ba- Kecamatan Dumai Timur dan nyak hal yang harus diper- Dumai Barat.(prn)

14

„ Wali Kota Buka Musrenbang Kota Laporan

PO PACITAN JAYA PUTRA, AC Patas-Ekonomi Kantor Cabang Dumai Jl Kelakap Tujuh No.36 Telp (0765) 7008569 Dumai

SELASA, 24 MARET 2009

IPM Dumai Terbaik Dua

ALAM JAYA WISATA ( Dumai, Payakumbuh, Bukit Tinggi, Batu Sangkar, P.Panjang, S.Lunto. Kantor Dumai Jl Kelakap Tujuh Telp (0765) 7008544

CV POVRI BKR (Angkutan Sewa Executive/Umum) Alamat Kantor Perwakilan Dumai Jl Kelakap Tujuh Dumai HP 081378921257

PEKANBARU POS

BERSIH, SEJAHTERA, AMAN DAN DAMAI

Marditono, Dumai

tahunan lebih terpadu, komprehensif untuk wujudkan pembangunan di Kota Dumai,’’ ungkap Zulkifli AS. Dalam sambutannya orang nomor satu di Kota Dumai ini, juga menyampaikan pencapaian program yang sudah dilakukan Pemko Dumai sesuai dengan amanah dan fungsinya, terkait tentang kewenangan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan. Di antaranya yang sudah menjadi perhatian kita di bidang pendidikan, kesehatan, infrakstruktur dan soal kemiskinan. Di bidang pendidikan kata Wali Kota, Dumai dari tahun ke tahun terus bekerja keras untuk memperbaiki kualitas pendidikan dan mempersiapkan SDM yang berkualitas dan akhlak mulia. ‘’Sekadar diketahui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita tahun 2007 itu mencapai 76,3 dan berada di posisi kedua dari 11 kabupaten kota. Dan ini sudah berlangsung sejak tahun 2004 sampai tahun 2007. Artinya kita berada di urutan kedua setelah Pekanbaru, termasuk lama sekolah kita juga tertinggi nomor dua setelah Pekanbaru dengan 9,7 tahun, artinya setara dengan SMU kelas I. Sedangkan kabupaten lain 7 sampai 8 tahun artinya setara dengan kelas 1 atau 2 SMP. Untuk

FOTO MARDITONO

MUSRENBANG—Wali Kota Dumai H Zulkifli AS membuka acara Musrenbang Kota Dumai tahun 2009 di Pendopo Jalan Putri Tujuh Dumai.

memperhatian kualitas tersebut, kita juga sudah mengalokasikan dana lebih di atas 20 persen di APBD Kota Dumai,’’ ungkap Zulkifli AS yang tetap komit untuk peningkatan SDM. Di samping itu, kata Zulkifli AS, masalah kesehatan juga mendapat perhatian serius

Pemko Dumai di antaranya peningakatan dan perbaikan pelayanan kesehatan, dengan membangun sarana dan prasrana kesehatan, Puskemas, RSUD, Puskestu, paramedis dan lainnya. ‘’Bahkan barubaru ini Pemko Dumai juga sudah membebaskan pera-

watan gratis di kelas III buat masyarakat Dumai. Berbagai penghargaan juga sudah diaraih seperti Puskesmas Dumai Timur terbaik tingkat nasional maupun Puskesmas Dumai Timur dan Medang Kampai meraih standar internasional (ISO),’’ imbuh Wako.(zed)

Panwaslu Siap Pasang 200 Bendera PPI

FOTO MARDITONO

KOPER GANJA—Kaur Bins Ops Sat Narkoba Polresta Dumai memperlihatkan koper yang di dalamnya berisikan empat bungkus daun ganja ditemukan terapung di perairan Dermaga D Dumai.

Tas Terapung, Isi 4 Kg Ganja DUMAI—Petugas Kepolisian KPPP Dumai mengamankan koper merk Polo King warna biru terapung di dermaga D Pelindo Dumai. Namun yang mengejutkan, ternyata dalam tas tersebut terdapat empat bungkus besar daun ganja kering yang diperkirakan beratnya 4 Kg. Kapolresta Dumai AKBP Drs Muharrom Riyadi melalui Kasat Narkoba AKP Sanusi didampingi Kaur Bins ops Iptu saat dikonfirmasi Pekanbaru Pos, Senin (23/3), membenarkan adanya penemuan satu buah koper yang di dalamnya berisikan daun ganja tersebut. ‘’Awalnya penemuan ini bermula dari kecurigaan

seorang wanita pemulung yang melihat tas terapung di Dermaga D Dumai pada Minggu (22/3) sekitar pukul 06.00 WIB. Saking penasarannya, wanita inipun memberi tahu petugas KPPP yang sedang melaksanakan patroli di Pelabuhan,’’ ungkap Sanusi menceritakan. Begitu tas dalam air tersebut diangkat dan dilakukan pengecekan, ternyata berisikan empat bungkus besar daun ganja kering. Setelah diamankan tas berisi daun ganja diperkirakan per bungkusnya seberat 1 Kg inipun langsung diserahkan ke Satnarkoba Polresta Dumai. ‘’Saat ini tas berisikan empat bungkus besar

daun ganja kering ini sudah diamankan di Mapolresta Dumai guna. Saat ini kita masih terus melakukan pengembangan, siapa pemilik tas berisi daun ganja kering yang dibuang ke laut tersebut,’’ imbuh Sanusi. Sehari sebelumnya, Tim Sat Narkoba Polresta Dumai berhasil menangkap seorang bandar narkoba yang belakangan ini cukup sering beraksi. Tersangka diketahui berinisial SU (31) asal Aceh ini ditangkap di kediamanya di Jalan Keluarga Bukit Batrem Kecamatan Dumai Timur. Bersama tersangka, polisi mengamankan barang bukti 1 Kg daun ganja kering.(mdi)

DUMAI-Akibat pencabutan 200 lembar bendera Partai Pemuda Indonesia (PPI) berukuran 60 kali 80 centimeter yang pasang di sepanjang Jalan Putri Tujuh mulai dari simpang tiga Sultan Syarif Kasim hingga Simpang Bundaran Meriam Selasa (17/3). Berujung pada unjuk rasa dilakukan puluhan massa PPI untuk kedua kalinya, pada Senin (23/3) yang mendatangi Kantor Panwaslu dan Kantor KPUD Dumai. Kedatangan masa PPI di Kantor Panwaslu Dumai yang terletak di Jalan Patimura sekitar pukul 10.00 WIB mendapat pengawalan ketat dari puluhan anggota Polresta Dumai. Di Kantor Panwaslu masa menagih janji untuk meminta ketegasan peraturan yang melarang pemasangan bendera Parpol di tempat tadi. Karena tidak mendapatkan jawaban yang sesuai keinginan mereka dari Ketua Panwaslu Kota Dumai Drs Minggu Rambe, akhirnya masa yang dipimpin Jasril, Muharomi SE, Rozali SAg, tersebut akhirnya melanjutkan aksinya ke Kantor KPUD Dumai. Dengan konvoi dengan tertib masa melewati Jalan Patimura, Jalan Sultan Sarif Kasim, Jalan Sudirman dan Jalan HR Soebrantas di bawah kawalan aparat kepolisian, akhirnya pada pukul 10.45 WIB masa tiba di Gedung Serba Guna samping Kantor KPUD Dumai. Di sana sudah ada puluhan petugas dari Polresta Dumai untuk menga-

mankan jalannya aksi. Setelah melakukan orasi yang disampaikan Muharomi dan Rozali, akhirnya utusan dari KPUD Dumai Lis Hafrida menjumpai masa PPI yang berunjuk rasa dan berjanji akan menggelar pertemuan. Selang setengah jam KPUD Dumai mempersilakan perwakila PPI yang diwakili Muharomi, Jasril, Rozali, Jak Hermanto dan Edi ke ruangan perteman KPUD Dumai. Di sana sudah menunggu Wan Ahyar Abizar dari KPUD, Minggu Rambe Ketua Panwaslu dan anggotanya yang dikawal oleh pihak pengamanan. Setelah dilakukan pembicaraan yang relatif singkat antara pihak tersebut, akhirnya pihak Panwaslu Dumai menyatakan minta maaf kepada PPI secara lisan. Mereka berjanji untuk memasang kembali 200 bendera PPI yang dicabut oleh Panwas beberapa waktu yang lalu. Hal itu menunjukkan sportifitas dari Panwaslu Dumai. Pada pertemuan awal mereka berjanji akan memasang kembali bendera PPI yang dicabut, apabila apa yang mereka lakukan tidak sesuai dengan ketentuan. ‘’KPU sendiri mengakui kesalahan mereka dalam membuat aturan yang tidak jelas, Panwaslu mengakui kesalahan dalam mencabut bendera yang dalam peraturan dibolehkan dan mereka akan melakukan pemasangan kembali dan meminta PPI untuk mendampingi dalam pemasangan nantinya,” jelasnya.(prn)

Masyarakat Tionghoa Jangan Apatis DUMAI-Disadari atau tidak selama ini tingkat partisipasi dan rasa tidak mau tahu masyarakat Tionghoa terhadap Pemilu sangat dirasakan. Untuk itu pada Pemilu 2009 ini masyarakat Tionghoa tidak harus berperan aktif dalam menyukseskan Pemilu dengan menggunakan hak suara mereka. Demikian disampaikan, dr Effendi, Caleg dari PAN yang merupakan masyarakat Tionghoa dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Dumai Barat, di hadapan ratusan masyarakat Tionghoa pada acara Sosialisasi Pemilu yang dilaksanakan DPD-PAN Dumai yang bekerjasama dengan KPUD, pada Minggu (22/3) petang lalu. Yang dihadiri Ketua MPP PAN Dumai dr H Sunaryo, Ketua DPD PAN H Zainal Abidin SH, Sekretaris DPD Abdul Kasim, Anggota

FOTO PARNO

SOSIALISASI—Pengurus DPD PAN Kota Dumai menggelar sosialisasi Pemilu pada warga keturunan Tionghoa yang ada di Kecamatan Dumai Barat.

DPRD Riau dari PAN Eka Abri yang diadakan di Kantor DPD PAN Jalan Dock Yard. ‘’Kita selaku warga Tionghoa jangan selalu bersikap apatis dan tidak ambil tahu tentang Pemilu. Mari pada

Pemilu April mendatang kita berperan aktif memberikan hak pilih kita untuk menentukan wakil kita. Karena sebagai warga negara kita memiliki hak yang sama, dan Pemilu merupakan hak mu-

tlak kita. Karena dalam memilih merupakan satu-satunya hak yang kita miliki dan tidak bisa digugat oleh orang lain,’’ Effendi berpesan. Ketua Majelis Pertimbangan Partai dr H Sunaryo mengingatkan, PAN merupakan partai nasionalis, tanpa membedakan suku, agama dan cocok untuk semua kalangan. ‘’Dan Caleg yang ada sekarang pun mencerminkan keanekaragaman. Tidak memandang agama dan juga suku, tentunya ini kita harapkan partai yang mampu mengayomi kita semua,’’ ujarnya. Ketua DPD PAN Dumai Zainal Abidin menjelaskan, pelaksanaan sosialisasi Pemilu kepada masyarakat Tionghoa ini merupakan pertama kalinya dilaksanakan di Dumai. ‘’Kita melihat banyak masyarakat Tionghoa yang belum memahami saol Pemilu, dan

kita lihat masih adanya kekawatiran dari mereka ini jika ikut dalam Pemilu. Dan di sini kita sampaikan sejak masa reformasi tahun 1998 lalu, warga negara sudah memiliki hak yang sama dan tidak ada pembedaan. Jadi tidak ada alasan lagi bagi mereka untuk takut dalam mengikuti politik praktis,’’ ujarnya. Dengan sosialisasi yang dilakukan, diharapkan mampu memberikan pemahaman dan motivasi kepada masyarakat Tionghoa untuk berperan dalam Pemilu. Karena Pemilu untuk menentukan bangsa ini di masa mendatang. KPUD Dumai yang dalam hal ini dihadiri Lis Hafrida menyampaikan tata cara pencoblosan surat suara yang sah. Penyampaian ini mendapat tanggapan yang sangat aktif dari peserta dalam sesi dialog yang digelar oleh panitia.(prn)


SPORT

PEKANBARU POS SELASA, 24 MARET 2009

Angkat Besi Pasang Kuda-kuda TIM pelatih angkat besi Program Atlet Andalan (PAL) pasang kuda-kuda. Mereka ingin jadikan Kejuaraan Asia di Kazakhstan, 9-16 Mei sebagai ajang pemantau perkembangan lifter nasional. Pelatih, Sori Enda Nasution meyakini anak didiknya Sandow Weldemar Nasution bisa mengikuti even tersebut. Bahkan, dia berharap peraih emas kelas 77 kg di SEA Games 2007, Thailand, itu bisa memenuhi target angkatan total yakni 310 kg.

‘’Kami memang tidak diberikan target muluk dari PB PABBSI. Para lifter hanya diharapkan mencapai penampilan terbaik di sana, apalagi even itu sebagai sasaran sebelum SEA Games 2009 di Laos,’’ ujarnya. Ia menambahkan bahwa lifter Indonesia bisa berbicara di kejuaraan itu meski tak mendapat target, termasuk Sandow yang bakal turun kembali di kelas 77 kg di Kazakhstan. ‘’Saat ini kami memberikan target seperti itu. Namun, kami berharap dia bisa mencapai

angkatan total terbaik seberat 350 kg di Laos. Itu bisa dilakukan secara bertahap mulai dari Kazakhstan,’’ jelasnya. Sementara Sandow sendiri siap menghadapi tantangan tersebut. Dia optimist akan membuktikannya meski sempat dinyatakan batal berangkat usai mengalami insiden kecelakaan beberapa bulan lalu. ‘’Saya masih menjalani latihan rutin di Jakarta dan siap jika akhirnya mendapat kesempatan tampil di Kazakhstan,’’ cetus Sandow.(okc/btr)

Pemain Piala Sudirman Disiapkan JAKARTA-PB Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) telah mendapatkan daftar pemain menghadapi Piala Sudirman di Guangzhou, Cina, 10-17 Mei mendatang. Namun, usulan dari tim pelatih itu baru bisa diputuskan setelah mendapatkan

restu dari Ketua Umum (Ketum) PBSI, Djoko Santoso, Jumat (10/4). Kabid Pembinaan dan Prestasi PBSI, Lius Pongoh mengatakan pihaknya telah mengantongi beberapa nama untuk tampil di even dua tahunan tersebut. Tapi, dia tak in-

gin mendahului memberikan bocoran sebelum mendapat perintah dari Ketum. ‘’Sebenarnya tak ada batasan kuota dalam menghadapi even itu. Setiap negara peserta berhak membawa pemain sebanyak-banyaknya,’’ ujarnya.(net/btr)

15

BINTANG z Rafael Nadal

Kembali Rengkuh Trofi PETENIS nomor satu dunia Rafael Nadal berhasil menambah satu trofi di ajang Tenis bergengsi dunia. Pada final ajang Indian Wells di California, Senin (23/3) dinihari, Nadal tampil sebagai juara setelah menundukkan Andy Murray dua set langsung 6-1, 6-2. Nadal memang tampil superioritas dibanding Murray yang pada babak semifinal sukses menundukkan unggulan kedua, Roger Federer. Petenis asal Spanyol itu sukses mempecundangi Murray 6-1 di set pertama berkat smesh tajam dan penempatan bola yang akurat. Pada set kedua, Murray langsung merespon dengan baik dan langsung unggul 10. Namun, sebelum Murray semakin percaya diri, Nadal berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Tak ingin kembali dipermalukan seperti pada set pertama, petenis peringkat empat dunia itu kembali memberikan

perlawanan sengit. Usaha keras Murray ternyata tak sia-sia. Pasalnya, petenis asal Britania itu kembali berhasil mengungguli Nadal 2-1. Sayang, perlawanan Murray hanya sampai disitu. Praktis jalannya pertandingan dikendalikan Nadal.(okc/btr)


SPORT

Carlo Ancelotti Coach AC Milan

PEKANBARU POS I SELASA, 24 MARET 2009 I HALAMAN 16

XVIII

MENUJU KONI Riau Tolak Olahraga Rekreasi even besar seperti Asian Games dan Olimpiade. Jadi, untuk PON ke-XVIII di Riau, cabang yang dipertandingkan dan diperlombakan adalah yang terdaftar pada Asian Games dan Olimpiade. KONI Riau di depan floor dengan tegas menolak memasukkan cabang-cabang

olahraga yang bersifat hiburan dan rekreasi. Seperti dansa, drumband dan beberapa cabang olahraga lainnya. ‘’Waktu itu saya dengan tegas menyatakan jika cabang seperti itu tetap diikutsertakan. Maka PON tidak jadi dilaksanakan Riau,’’ serunya dengan tegas.

BINTANG

Menurutnya, dalam Rakomnas Pengda dan PB itu masuk usulan cabang olahraga yang dipertandingkan sebanyak 43 cabang. Padahal menurutnya, Riau hanya mengajukan 32 cabang saja. Saat ini belum diputuskan cabang apa saja yang diikutsertakan pada PON Riau nanti. Karena masih ada rapat lanjutan.(btr)

A’ SPO R IET

NAPOLI

CIO N APO

L

0

vs

0

AC MILAN

GOL DIANULIR, NAPOLI DITAHAN

TUAN rumah Napoli memiliki peluang lebih besar untuk mencuri satu gol, namun Napoli akhirnya harus puas dengan hasil imbang tanpa gol di San Paolo. Dengan hasil ini, peluang Rossoneri untuk meraih gelar juara Serie A Italia semakin tipis karena kini mereka tertinggal 14 poin dari pimpinan klasemen Inter dengan sembilan partai tersisa. Meski pelatih Carlo Ancelotti memasukkan Ronaldinho dan Kaka pada babak kedua, serangan Milan masih tumpul dan gagal menjebol gawang Nicolas Navarro hingga akhir pertandingan, termasuk saat David Beckham mengancam gawang Navarro lewat tendangan bebasnya pada menitmenit akhir. Napoli gagal untuk meraih poin penuh sehingga mereka belum pernah menang sejak 11 Januari dan harus puas berada di posisi ke-11, tetapi pelatih anyar Roberto Donadoni sepertinya lebih banyak melihat hal positif daripada sebaliknya dalam pertandingan ini.(int/btr)

FOTO INTERNET

z David Silva

Tolak Juventus VALENCIA yang kesulitan finansial memang ingin menjual dua David: Silva dan Villa. Mereka akan menjadi jualan mahal yang bisa menutupi krisis di Mestalla. Silva dibanderol 25 juta euro oleh Valencia. Sedangkan Villa pasti lebih mahal, terkait reputasinya sebagai top skorer Euro 2008. Sayang, Silva belum mau meninggalkan ranah matador. Sesuai kabar yang dilansir FansFC, winger mungil berusia 23

INJURY TIME

Kantongi Izin Pertandingan FOTO INTERNET

Pemain Asing Dibatasi Musim Depan

FOTO INTERNET

PINTU bagi pemain asing asal Asia semakin terbuka lebar untuk merumput di Indonesia. Pasalnya, PSSI akan men-

tahun ini masih ingin meraih trofi La Liga sebelum menjajal petualangan di negara lain. Tentu, ini menjadi peluang besar buat Barcelona dan Real Madrid yang juga mengincarnya. Dua raksasa La Liga ini juga mengincar Villa. Sebelumnya, Silva juga dihubungi Liverpool. Keberadaan manajer The Reds asal Spanyol, Rafael Benitez, bisa menjadi jembatan Silva ke Inggris, meski mungkin belum untuk musim depan.(int/btr)

erapkan aturan baru bagi pemain-pemain asing yang akan memperkuat klub Liga Super Indonesia (LSI), musim depan.

Menurut Direktur Bidang Kompetisi Badan Liga Indonesia (BLI), Joko Driyono, tiap klub LSI masih diperk-

enankan untuk merekrut lima pemain asing, musim depan. Bedanya, dua di antaranya harus berasal dari negara di kawasan Asia. ‘’Ini merupakan usulan dari Raparnas PSSI, Februari lalu. Karena itu, kami tinggal menyusun manual liganya saja,’’ kata Joko, Senin (23/ 3). Menurutnya, ada tiga pertimbangan soal perubahan regulasi pemain impor ini. Pertama adalah masalah bisnis.’’Hadirnya pemain asing membuka peluang bagi LSI untuk ditayangkan di negera-negara lain di kawasan Asia,’’ katanya. Sedangkan pertimbangan kedua terkait nilai kontrak. Meski tidak mutlak, Joko menilai harga pemain-pe-

main Asia bakal lebih terjangkau. Dengan demikian, anggaran bagi pengeluaran tim akan lebih ringan. Pertimbangan terakhir berkaitan dengan regulasi di even-even yang digelar Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) seperti AFC Cup dan Liga Champions Asia (LCA). Saat ini AFC menerapkan regulasi tiga plus satu untuk pemain asing. Artinya dalam setiap event, klub bisa menurunkan empat pemain asing bila satu di antaranya berasal dari Asia. ’’Ini sudah menjadi tren di beberapa negara Asia. Salah satu Jepang. Selain orientasi pada regulasi AFC, kita juga ingin membuka jaringan dengan negara-negara Asia,’’ tandas Joko.(int/btr)

PEKANBARU-Libur kompetisi sepakbola Liga Indonesia jelang Pemilu Legislatif, ternyata tak terpengaruh terhadap rencana PSSI Pekanbaru menggelar kompetisi Divisi Utama dan Divisi Satu. Bahkan, panitia kompetisi sepakbola antar klub sePekanbaru ini telah mengantongi izin pertandingan. Dengan demikian, kompetisi yang digelar di lapangan Baterai R, Jalan Imam Munandar, Tangkerang ini akan dilaksanakan sesuai rencana yakni 1 April mendatang. ‘’Izin untuk menggelar kompetisi Divisi Utama dan Divisi Satu sudah dikeluarkan pihak keamanan,’’ ujar Ketua Bidang Kompetisi PSSI

Pekanbaru, Wan Anhar kepada RPG, Senin (23/3). Kendati demikian, usai pembukaan 1 April, pertandingan hanya dilaksanakan hingga 5 April dan selanjutnya diliburkan karena memasuki masa tenang Pemilu Legislatif. ‘’Setelah Pemilu baru dilanjutkan lagi. Tapi, waktunya akan dibicarakan nanti,’’ tambah mantan pemain PSPS ini. Untuk kompetisi Divisi Utama akan diikuti 10 tim yakni Sapta Taruna, Belibis, Riau Pos FC, UIN, Balaikota, Techno Unri, Angkasa, Bina Harapan, Bina Taruna dan Rumbai Putra. Sedangkan Divisi Satu hanya diikuti delapan tim yakni UIR, Paskhas, UR, PTPN V, Nabil FC, Unilak, Polda Pop dan Kulim Utama.(das/rpg)

cmyk

N

AL

I

C

Yuherman Yusuf kepada wartawan, Senin (23/3) bahwa pada Rakomnas di Jakarta lalu, KONI Riau menyatakan penolakannya dengan tegas olahraga yang bersifat hiburan dan rekreasi. Dikatakannya, keputusan itu didasari target KONI Pusat untuk dapat mengirimkan atlet berprestasi ke even-

A TIV

SO C

PEKANBARU-Rapat Komisi Nasional (Rakomnas) Pengda se-Indonesia 17-18 Maret lalu di Jakarta, KONI Riau menyatakan dengan tegas menolak cabang olahraga rekreasi yang diajukan Pengurus Besar (PB) berbagai induk atau cabang olahraga. Seperti yang disampaikan Ketua Harian KONI Riau,

cmyk

‘’Di babak kedua Napoli lebih santai dan menciptakan beberapa masalah buat kami. Kami menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mengalirkan bola ke striker, dan itu membuat Napoli bisa menggandakan penjagaan,’’


Pekanbaru Pos Edisi 24 Maret 2009