Page 2

2 EKONOMI BISNIS Pengelolaan Aset-aset Pariwisata akan Dikelola Oleh Badan Usaha Milik Daerah TANJUNGPANDAN Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung Hendra Caya mengatakan beberapa waktu lagi, Pemkab Belitung akan meminta BUMD untuk mengelola beberapa tempat wisata yang ada di Belitung. “Jadi memang kita ada wacana ke depan bahwa pengelolaan aset – aset yang berhubungan dengan pariwisata itu akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah dari PT. Belitung Mandiri,” ujar Hendra. Pemindahan pengelolaan beberapa tempat wisata tersebut dikarenakan Unit Pelayanan Teknis (UPT) sudah ditiadakan oleh pemerintah pusat. Sehingga Pemerintah Belitung harus mengambil inisiatif terbaik untuk kelangsungan tempat-tempat wisata tersebut. “Karena keinginan kita bahwa aset-aset daerah khususnya yang berhubungan dengan kepariwisataan dapat dikelola secara efektif dan efesien, maka kita kedepan nanti pengelolaan itu akan kita serahkan kepada PT. Belitung Mandiri BUMD, sehingga kita berharap dapat maksimal pengelolaannya,” jelasnya. Tempat-tempat wisata yang rencananya akan dikelola BUMD tersebut adalah Tanjung Pendam, Tanjung Kelayang, Kulong Keramik dan Pemandian Dayang Seri Pinai. “Kita berharap Januari 2020 itu sudah di kelola oleh BUMD kita,” katanya. Azwar: Beralih Pengelolaan, Pasti Ada Perubahan Direktur BUMD Kabupaten Belitung Azwar mengatakan, jika pemindahan kepengelolaaan tempat-tempat wisata tersebut terjadi, maka BUMD akan melakukan perubahan di tempat wisata tersebut. Tetapi tidak secara radikal. “Rencanannya saya akan menciptakan kerumunan di dalam itu (di Tanjung Pendam). Ketika kerumunan masa sudah tercipta, semua bisa dimainkan di dalam. Orang masang iklan suka pasti, karena kerumunan, advertising akan jalan.

Ini semua akan menjadi sumber pendapatan untuk kita,” katanya. Untuk persiapan sekarang yang dilakukan BUMD adalah mengkaji master plan yang sudah ada saat ini di tempat wisata tersebut sehingga bisa dilakukan penyesuaian jika ada halhal yang harus di perbaiki. Azwar juga mengatakan akan menggandeng arsitek untuk membuat format sendiri untuk master plan tempat-tempat wisata itu, walau masih berpatok pada master plan yang lama. Tetapi diakui juga olehnya, hal tersebut tidak bisa dilakukan secara cepat, harus ada tahapan-tahapan yang harus di jalani. Sehingga perencaan pembangunan yang mareka lakukan nanti dapat diterima wisatawan, dan wisatawan berminat untuk datang ke tempat wisata tersebut. Agar tidak terjadi hal yang sama pada di salah satu tempat wisata yang kurang diminati. “Kolong keramik itukan pakai master plan, pakai DED, kemudian di bangun, apa jadinya sekarang, kurang menarikkan untuk dikunjungi, kita tidak mau hal ini terjadi lagi,” tukasnya. Azwar menambahkan, tidak akan menutup kemungkinan jika pengelolaan tempat-tempat wisata itu dibantu oleh investor dari luar BUMD jika memang ada investor yang mau bekerjasama. Sedangkan untuk permasalahan di Tanjung Pendam tentang lahan yang dikatakan Bupati Belitung diperjualbelikan, Azwar meminta permasalahan tersebut agar diselesaikan terlebih dahulu, agar ketika nantinya benar wisata Tanjung Pendam berpindah kepada mereka tidak ada lagi masalah dikemudian hari. “Masalah krusial di sana itu salah satunya itu, pada saat kita ingin melakukan penataan ulang, kan jadi persoalan. ‘aku udah beli 300 juta ini, gimana mau anda rubah-rubah’ kan jadi problem. Saran saya ke Pemerintahan Daerah itu menyelesaikan dengan seluruh stakeholder di dalamnya itu. Jadi ketika dikelolah oleh BUMD mulai dari titik nol,” pungkasnya. (din)

SELASA- SENIN

13 - 19 AGUSTUS 2019

Jika Investasi Berjalan Secara Optimal

Bupati Ibnu: Wirausahawan Kita akan Terus Bertambah PANGKALAN BARU Dalam Rapat Koordinasi(rakor) Investasi Tahun 2019 yang diselenggarakan di Pan Semujur, Desa Tanjung Gunung, Bupati Bangka Tengah(Bateng), H. Ibnu Saleh, mengatakan bahwa rakor ini bersinergi dengan program unggulan Bupati untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui Ekonomi Kerakyatan yang berwawasan lingkungan di Bangka Tengah. “Wirausahawan kita akan terus bertambah jika investasi berjalan secara optimal,” ungkap Ibnu, Selasa(6/8/2019). Dengan terbukanya kesempatan berusaha, Ibnu berharap agar pada akhirn-

ya akan bermuara terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Bateng, sebagaimana visi dan misi pemerintah kabupaten Bateng. Direktur Pengembangan Potensi Daerah BKPM RI, Iwan Suryana, mengatakan bahwa dia memberikan apresiasi kepada Bupati Ibnu yang telah melaksanakan kegiatan investasi ini. “Kegiatan sangat membantu daerah yang sedang membangun, kita harus bergerak cepat, mekanisme baru perizinan yang mudah mendapat izin yaitu OSS, usaha lebih cepat dalam berinvestasi”, kata Iwan. Iwan juga menjelaskan bahwa ada 7 indikator dalam berinvestasi yang perlu dilaksanakan, yaitu modal, teknologi, market atau pemasa-

ran, sumber daya alam, sumber daya manusia, infrastuktur, dan Keamanan. “Maka itu kita perlu mengundang investor untuk mengajak mereka membangun daerah kita yang sesuai menurut 7 indikator tersebut,” jelas Iwan. Kepala dinas DPMTK Bangka Tengah, Hj. Kartina, mengatakan bahwa semakin bertambahnya objek wisa-

ta di Kabupaten Bateng akan berkontribusi nyata dalam investasi, “Bertambahnya objek wisata yang menarik minat kunjungan wisatawan akan berdampak pada perekonomian masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata dalam investasi, misalnya Kulong Biru yang sudah dikenal luas oleh masyarakat,” jelasnya. (jon)

Walikota Pangkalpinang Nikmati Perayaan Idul Adha Bersama Masyarakat PANGKALPINANG - Perayaan Idul Adha yang suci dan penuh berkah dirasakan Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) bersama dengan seluruh masyarakat kota Pangkalpinang. Idul Adha ini merupakan pertama kalinya bagi Molen merayakan bersama masyarakat kota Pangkalpinang setalah 9 bulan kepemimpinannya sebagai orang nomor 1 di kota Beribu Senyuman. Dalam sambutannya Molen mengajak seluruh masyarakat kota Pangkalpinang untuk mensucikan diri dan membersihkan hati dari sifat dengki. "Idul Adha ini momen kita mensucikan diri membersihkan hati, dan ini merupakan pertama kalinya pula saya merayakan Idul Adha bersama seluruh masyarakat Pangkalpinang," terangnya saat memberikan sambutan setelah selesai Sholat Idul Adha, bertepat di Alun-alun Taman Merdeka, Minggu

(11/8/2019). Dia pun menuturkan kepada seluruh masyarakat jika tidak ada jarak antara dirinya dan masyarakat Pangkalpinang. "Masyarakat kota Pangkalpinang manfaatkan saya Walikotanya, manfaatkan kami sebagai pelayan masyarakat," tuturnya. Potong 6 Hewan Qurban di Rumah Dinas Walikota Pangkalpinang bersama Para Pewarta se-kota Pangkalpinang merayakan Idul Adha dengan bersama-sama menyembelih hewan qurban. Sebanyak 5 ekor Sapi dan 1 ekor Kambing yang disembelih, yang merupakan sumbangan dari pribadi Walikota Pangkalpinang beserta ASN OPD kota Pangkalpinang. Wakil Walikota Pangkalpinang, Muhammad Sopian menuturkan terimakasih kepada seluruh ASN dari gabungan OPD yang telah menyumbangkan hewan qurbannya untuk disembelih di

Rumah Dinas Walikota. "Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh ASN dari semua OPD, dan kepada dukungan dari seluruh masyarakat Pangkalpinang," tuturnya. Ia berharap ditahun-tahun berikutnya Pemerintah kota Pangkalpinang dapat berqurban lebih dari tiga kali lipat dari tahun sekarang. "Mudah-mudahan ini menjadi tonggak awal kita untuk lebih giat lagi dalam menegakkan syariat Islam, yaitu dengan berqurban," harapnya. ( adv /dnd)

Profile for Paudar Wahyudi

Bergotong Royong Bnagun Peradaban  

Media Satya Laskar Pelangi

Bergotong Royong Bnagun Peradaban  

Media Satya Laskar Pelangi

Advertisement