Issuu on Google+

Eceran

plg.ekspres@gmail.com Palembang Ekspres www.issuu.com/palpres

TERBIT 16 HALAMAN

KAMIS, 7 NOVEMBER 2013

Mendagri : Bupati Empat Lawang Jadi Tersangka! PALEMBANG. PE – Dari hasil pemeriksaan Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri (HBA) atas dugaan gratifikasi kepada mantan Mahkamah

ILUS NET

Konstitusi (MK) Akil Mochtar dalam sengketa pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada), memasuki babak baru. Dikabarkan, Komisi Pemberan-

tasan Korupsi (KPK) menetapkan HBA sebagai tersangka. Nah loh??? Sayangnya, status baru ini belum dibeberkan secara resmi oleh Juru

Bicara KPK, Johan Budi, informasi ini justru dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Bersambung ke HAL 5

Hari Ini, Gubernur Kito Dilantik

PALEMBANG. PE - Sesuai jadwal, hari ini, Kamis (7/11), pasangan H Alex Noerdin-H Ishak Mekki dilantik menjadi Gubernur danWakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2013-2018. Pelantikan dilakukan langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi di Palembang Sport and Convention Center (PSCC). Hingga kemarin, Rabu (6/11), persiapan terus dilakukan dan PSCC juga ditata serta disiapkan untuk perhelatan tersebut. Tenda-tenda untuk pameran produksi UMKM juga sudah didirikan. Sementara sejumlah pekerja sibuk merapikan pelataran PSCC dari sisa bangunan. Sementara di dalam gedung, kursi dan meja sudah

tertata rapi. Puluhan pegawai negeri sipil (PNS), baik dari Pemprov Sumsel maupun DPRD Sumsel, juga terlihat sibuk mengatur persiapan even besar itu. Tak hanya pekerja dan para PNS, aparat keamanan juga sudah terlihat melakukan persiapan. Sejumlah peralatan keamanan disiagakan di halaman gedung DPRD Sumsel. Seperti Water Canon, Baracuda, dan kendaraan lainnya. Bahkan ratusan personel kepolisian pun sudah berjaga di sekitar kawasan tersebut. Kepala Kepolisian Resort Kota (Polresta) Palembang, Kombes Pol Sabaruddin Ginting mengatakan, langkah

FOTO NOVA WAHYUDI PALPRES

LAMBAIKAN TANGAN

Gubernur Alex Noerdin melambaikan tangan kepada sejumlah wartawan yang mengabadikan fotonya di tengah persiapan pelantikan dirinya di PSCC, Rabu (6/11).

Bersambung ke HAL 5

Tembakan Dibalas Tembakan, Halim “Tamat”

Tunaikan Hak Pemain HANGUS

FOTO ANDRE PALPRES

Tampak rumah Sukiyah yang hangus terbakar akibat tabung gas elpiji 3 kilogram yang bocor.

Disangka Bom, Tabung Gas 3 Kg Meledak

PRABUMULIH. PE - Dua kali bunyi ledakan hingga menimbulkan kobaran api serta menghanguskan rumah, membuat warga seputar RT 02, RW 04, Kelurahan Gelumbang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Selasa (5/11) sekitar pukul 17.00 WIB, sontak lari tunggang langgang meninggalkan Bersambung ke HAL 5

PALEMBANG. PE - Kewajiban jajaran Manajemen Sriwijaya Football Club (SFC) terhadap para punggawa tim berjuluk Laskar Wong Kito musim lalu, akhirnya ditunaikan Manajemen dengan langsung mengirimkan sisa dua bulan gaji pemain setelah menerima dana cicilan dari PT Liga yang langsung dikirimkan ke rekening Bersambung ke HAL 5

Dodok Anang

Bersambung ke HAL 5 tewas usai baku tembak dengan polisi.

Ketua Yayasan Uniski Dipanggil Jaksa DUGAAN PENGGELAPAN DANA DIKTI RP 1 M KAYUAGUNG. PE Ketua Yayasan Universitas Islam OKI (Uniski) Kayuagung, Abdul Hamid Usman, dipanggil pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kayuagung

terkait dugaan penggelapan dana bantuan Direktorat Jenderal Pendidikan (Dikti) Pusat senilai Rp1 Milyar dan dugaan penyalahgunaan dana Bersambung ke HAL 5

Jadi pemanggilan Pak Abdul Hamid Usman bukan sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) OKI, melainkan beliau sebagai Ketua Yayasan Uniski Kayuagung

EDOWAN SH

FOTO NOVA WAHYUDI PALPRES

Budayakan Menghafal Alquran

Aku Kecanduan Sejak SMP (5)

M

VSI SERAHKAN BANTUAN KE RUMAH TAHFIZ

EREKA saling berpelukan seolah memeragakan adegan film dewasa yang tengah kami tonton. Tampaknya keduanya sudah sering melakukannya. Mereka tampak tidak canggung lagi. Bersambung ke HAL 5

ILUS NET

Anda Punya Cerita Undercover, Ingin berbagi cerita menarik tentang pengalaman pribadi anda mulai dari kisah asmara, perselingkuhan, pekerjaan atau cerita lainnya. Kirimkan permintaan wawancara khusus anda ke email :

MARTAPURA. PE - Petugas Reserse Kriminal Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Rabu (6/11) sekitar pukul 01.00 WIB menembak mati seorang gembong perampok. Polisi yang berusaha menangkap A Halim (28), warga asal Desa Bantan yang merupakan salah satu gembong perampok mendapat perlawanan sehingga terjadi baku tembak selama beberapa saat. Pelaku yang merupakan DPO (daftar pencarian orang) atas puluhan kasus kekerasan yang selalu menembak dan membunuh korbannya yang memberikan OTOPSI FOTO YENSON PALPRES perlawanan dengan menggunakan senjata Tim medis tengah mengotopsi jenazah A Halim yang

plg.ekspres@gmail.com Semua cerita

menarik tentang anda akan kami muat dengan penuturan bahasa Aku. Sehingga siapa pun anda identitasnya akan kami rahasiakan.

PALEMBANG.PE - Perkembangan rumah tahfiz di Sumsel kian menjamur. Dalam enam bulan terakhir, terdata pertumbuhannya mencapai 100 persen. Dari 39 rumah tahfiz bulan Juni lalu, sekaFOTO ALFERRY JPNN rang sudah berdiri 51 rumah tahfiz di Sumsel. BANTUAN “Antusias masyarakat sangat luar biasa. Karena Leader VSI Sriwijaya Palembang menyerahkan bantuan sedekah Bersambung ke HAL 5 dari mitra VSI untuk pengembangan rumah tahfiz di Sumsel.


PALEMBANG EKSPRES

KAMIS, 7 NOVEMBER 2013

HALAMAN 2

Ajak Pelajar Sumsel Perangi Narkoba LANGKAH menekan tingginya pemakai narkoba di Sumatera Selatan (Sumsel), Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel rutin gencar melakukan sosialisasi. Kali ini BNNP Sumsel sosialiasi di lingkungan pelajar melalui Pagelaran Seni Budaya di Lingkungan Pelajar (Siswa) 2013 yang diadakan di Grand Atyasa Convention Center, Kamis (31/10) lalu. “Jadi kepada para pelajaran, marilah kita bersama-sama memerangi narkoba. Karena narkoba bahaya dan pastinya merugikan diri kita. Perangi narkoba sejak dini,” ujar Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Bontor P Hutapea.

Diungkapkannya, generasi muda adalah penerus bangsa. Banyak citacita yang saat ini didambakan oleh pelajar, suatu saat nanti cita-cita itu akan tercapai. Tapi jika terjerumus dalam Narkoba, cita-cita yang itu tak bisa diraih. “Banyak cobaan yang akan hadapi karena pelajar masih mencari jati diri. Pada posisi ini kasih sayang orangtua sangat penting,” katanya. Lanjutnya, 20% penguna narkoba adalah pelajar sehingga BNN membentuk para kader dilingkungan sekolah yang akan mengurangi pencandu narkoba itu sendiri, fungsi kader tersebut sebagai curhatan hati atau permasalahan yang terjadi.

“Sekarang kita melihat banyak pengunaan narkoba itu jenis sabusabu karena sabu boleh dipakai dimana saja sedangkan ektasi sendiri itu harus mencari musik,” ujarnya. Bontor menjelaskan, dipilihnya media tersebut agar supaya para siswa tidak bosan serta mengantuk. Bontor berharap, pelajar dapat terlindungi yang masih bersih dari narkoba harus dilindungi serta dibentengi sehingga siswa tidak beralih menjadi pencandu narkoba itu sendiri. Setidaknya ada 300 siswa dari 30 SMA yang ada Di Sumsel yang mengikuti acara tersebut. Bertindak sebagai pembicara disampaikan langsung Kepala BNNP Sumsel

Brigjen Pol Bontor P Hutapea yang didampingi Kabid Pencegahan Kusmaneti. Acara sosialisasi diikuti ratusan pelajar SMA dan SMP. Sosialiasi diisi dengan pembacaan puisi dan pentas teater yang bertemakan anti narkoba. Sementara itu, salah satu perserta Muhammad Irsan mengatakan, acara ini sangat bagus untuk generasi muda, karena bisa mengetahui bahaya narkoba itu sendiri serta efek dari narkoba tersebut. “Kita dapat banyak pelajaran dari acara ini serta menambah wawasan tentang bahaya narkoba tersebut dan juga teater yang menceritakan anti narkoba itu sangat bagus,” ungkapnya. KUR

FOTO ALHADI FARID / PALPRES

Sosialisasi�Narkoba� Kurang�Tepat Pengguna Kalangan Pelajar Naik 100% KETERLIBATAN pelajar pengguna narkoba terus mengalami peningkatan. Di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) saja meningkat hingga 100%. Berdasarkan data Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Kepolisian Resort (Polres) OKU, penyalahgunaan dan peredaran narkoba berjumlah 16 orang, dibanding tahun lalu hanya 5 orang. Kenaikan jumlah pengguna narkoba ini cukup membuat mawas diri. Kegiatan penyuluh narkoba yang dilakukan beberapa instansi pemerintah daerah bersama instansi vertikal seakan seakan tidak bisa menekan pengguna obat psikotropika ini. Kapolres OKU AKBP Mulyadi SIk MH melalui Kasat Resnarkoba AKP Raphael BJ Lingga ST SH mengaku prihatin dan cukup terenyuh akan kenyataan yang terjadi. Upaya penindakan dan pemberantasan penyalahgunaan Narkoba tengah gencar-gencar dilakukan pihaknya saat ini. “Dari catatan yang ada, selama tahun 2012 terdapat 5 kasus penyalahgunaan narkoba oleh pelajar yang semuanya kasus narkoba jenis ganja. Semen-

Harian Umum

tara untuk 2013 hingga Oktober ini, kita sudah mengamankan sebanyak 11 pelajar dan 5 mahasiswa akibat penyalahgunaan Narkoba yakni sebanyak 7 kasus ganja dan 3 kasus penggunaan Narkoba jenis sabu-sabu. Ini berarti ada peningkatan tajam mencapai 100 persen lebih,” jelasnya. Dia menilai, kenaikan jumlah pengguna narkoba disebabkan kegiatan penyuluhan atau sosialisasi tentang penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang sering dilakukan seringkali dinilai masih kurang efektif, bahkan terkesan kurang tepat sasaran. “Salah satu contoh nyata yang dapat kita lihat dan patut kita renungkan antara lain selama ini peserta didik atau pelajar yang seringkali dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan seputar sosialisasi Narkoba, kebanyakan justru berlatar belakang dari

anak-anak sekolah yang berkategori baik bahkan berprestasi di sekolah. Padahal anak-anak yang kecendrungan terlibat penyalahgunaan Narkoba justru anak-anak yang nakal di sekolah. Akibatnya, sosialisasi yang dilakukan menjadi percuma,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Prabumulih ini. Faktor lainnya, lanjut Raphael, meskipun sering kali dilaksanakan kegiatan sosialisasi atau penyuluhan baik oleh pihak sekolah sendiri maupun instansi lainnya, terkadang kegiatan sosialisasi hanya sebatas seremonial atau sekedar menjalankan program semata, tanpa mengutamakan tujuan utama program penyuluhan yang dilaksanakan. “Selain itu salah satu faktor utama yang tidak d a p a t kita k e sampingkan dan harus kita akui bersama, yakni masih kurangnya kepedulian semua pihak untuk memerangi laju peredaran Narkoba ini,” papar Raphael. Ditambahkan Raphael, menghadapi dilema persoalan narkoba ini, p i ha k n y a su-

dah pernah menyampaikan surat dan memanggil para kepala sekolah dan guru-guru yang ada di Kabupaten OKU guna mengatasi persoalan ini secara bersama, guna membicarakan jalan keluar secara bersama-sama. “Kita sudah pernah bertemu dan memanggil para kepala sekolah setingkat SMA untuk membicarakan persoalan ini. Dimana mereka sangat menyambut baik upaya yang kita lakukan. Dari pengakuan kepala sekolah maupun guru, memang terkadang kegiatan sosialisasi atau penyuluhan yang pernah dilakukan, pihak sekolah justru mengedepankan peserta didik yang berprestasi di sekolah, tanpa melibatkan anak didik yang justru di cap ‘nakal’ atau yang rentan dengan keterlibatan Narkoba,” pungkasnya.. Diketahui, sejak JanuariOktober 2013, jumlah pelajar pengguna narkoba sebanyak 16 orang, rinciannya 11 pelajar dan 5 mahasiswa. Para pelajar ini terpaksa diamankan pihak kepolisian akibat tertangkap tangan karena kedapatan berurusan dengan barang haram ini. Tidak hanya terindikasikan sebagai pengguna, bahkan dari beberapa pelajar tersebut juga terindikasikan sebagai pengedar bahkan kurir dalam peredaran bisnis barang haram yang merusak masa depan anak bangsa ini. Angka penyalahgunaan dan peredaran Na rk o b a i n i

meningkat tajam atau naik 100 persen lebih, jika dibandingkan angka keterlibatan pelajar dalam penyalahgunaan Narkoba pada 2012 yang tercatat hanya sebanyak 5 pelajar saja. Dari catatan Sat Resnarkoba Polres OKU, lima pelajar yang terlibat penyalahgunaan dan peredaran Narkoba pada 2012 lalu yakni Def (17), YS (18), dan RS (18), dengan barang bukti (BB) berupa 1 linting ganja. Selanjutnya RF (17) dan Sef (17) dengan BB berupa 2 paket besar ganja dan 3 paket sedang ganja. Sementara untuk Januari hingga Oktober 2013, dari 11 pelajar dan 5 mahasiswa yang terpaksa diamankan petugas yakni JP (17), dengan BB 1 paket hemat sabu dan alat hisap sabu, Riz (17) dengan BB satu paket hemat ganja dan 1 linting ganja, Sal (15) dengan BB 1 linting ganja, MR (17) dengan BB 1 paket hemat ganja, AJ (16) dengan BB 2 paket hemat sabu dan alat hisap, RA (17) dengan BB 1 paket hemat ganja, dan MD (18) dengan BB satu paket hemat ganja. Lalu MH (18) dengan BB 1 paket hemat ganja dan 1 linting ganja, Has (18) dengan BB1 linting ganja, MI (17) dengan BB 1 paket besar ganja, Sar (21) dengan BB 1 paket hemat sabu dan alat hisap sabu, NB (24) dengan BB 1 paket ganja, serta RF (22), YS (18), DN (19), dan HA (19) dengan BB 1 paket hemat ganja dan 1 linting ganja. YEN

Tingkatkan Anggaran Sosialisasi Narkoba TINGGINYA keterlibatan pelajar pengguna narkoba memberikan keprihatinan bagi KOMISI 1 DPRD Kabupaten OKU. "Sebetulnya tingkat penyalahgunaan narkoba oleh kalangan pelajar maupun mahasiswa tidak hanya terjadi di Kabupaten OKU, tetapi juga di Kabupaten/Kota lainnya baik di Indonesia maupun dunia. Namun tentu saja kita sangat menyayangkan hal ini terjadi, sebab ini menyangkut masa depan generasi muda harus kita sebagai penerus perjuangan cita-cita bangas," ujar Anggota Komisi I DPRD OKU, H Eko Sungkono Putra SE Msi kepada Palembang Ekspres, kemarin. Dia mengaku, selama ini upaya penyuluhan atau sosialisasi terhadap narkoba yang dilakukan Dinas Pendidikan masih dinilai kurang dan perlu ditingkatkan. "Kami melihat, selama ini, upaya penyuluhan atau sosialisasi memang sudah sering dilakukan. Namun memang anggaran penyuluhan terhadap masalah Narkoba ini perlu kita tingkatkan lebih besar, karena persoalan ini tidak boleh dipandanga remeh," ucapnya. Menyikapi persoalan ini, lanjut Eko, selain perlunya peningkatan kegiatan penyuluhan atau sosialisasi Narkoba ke sekolah-sekolah, pihaknya memandang persoalan ini mulai harus dipikirkan secara serius oleh semua pihak, mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat, sekolah, polisi hingga pemerintah secara luas. "Sebab masalah Narkoba ini tidak hanya dapat diberantas oleh satu atau dua pihak saja, melainkan keterlibatan seluruh pihak. Oleh karenanya kita harus bersama-sama dalam menangani dan mencari solusi persoalan ini," tandas anggota DPRD asal Partai PKS ini. Sementara, Kepala Dinas Pendidikan OKU, Drs Mahyudin Helmi melalui Sekretaris Diknas, Muhklisin saat dimintai tanggapannya mengaku kalau keterlibatan pelajar terhadap penggunaan Narkoba tersebut banyak terjadi di luar jam sekolah atau bukan saat jam-jam belajar. "Kebanyakan yang terlibat masalah Narkoba itu diluar

jam sekolah," ucapnya, saat dihubungi Palembang Ekspres, kemarin (7/11). Menurutnya, tingginya angka keterlibatan pelajar OKU terhadap penyalahgunaan Narkoba ini, tidak terlepas dari peran aktif para orang tua di rumah termasuk semua pihak, guna mengawasi anak-anak agar tidak terjerumus dalam kasus ini. “Berbagai langkah telah kita lakukan, salah satubta upaya sosialiasi sudah sering kita laksanakan secara rutin disetiap sekolah, termasuk dalam setiap kesempatan seperti dalam kegiatan MKKS, seminar atau forum lainnya yang kita sampaikan kepada para guru, dimana selanjutnya para guru menyampaikan kepada anak-anak dimasing-masing sekolah,” ucap Mukhlisin. Menur ut Mukhlisin, pihaknya tidak dapat menyalahkan guru semata-mata. Sebab persoalan Narkoba harus disikapi dan menjadi perjhatian semua pihak selain dari sekolah maupun para orang tua. Disinggung masih minimnya anggaran dalam upaya kegiatan penyuluhan atau sosialiasi dalam pencegahan penyalahgunana Narkoba yang disampaikan pihak Komisi I ? Orang nomor dua dijajaran Diknas OKU mengaku tidak dapat mengomentari hal ini. “Soal ini saya no coment lah,” imbuh mantan pengawas dijajaran Diknas OKU tersebut. YEN

Pimpinan Umum: Rosmiyati. Pemimpin Perusahaan: Ahmad Rosidi. General Manager: Tri Nurwanto. Pemimpin Redaksi: Muhammad Iqbal, Redaktur Pelakasana : Berry Sandi. Koordinator Liputan: Trisno Rusli Redaktur : Berry Sandi, Trisno Rusli, Ella Sulistiana, Dian Cahyani Fitri, Arie M. Staf Redaksi: Janta, M. Joviter, M Wijdan (Ogan Ilir), Yuni Hartati (Muba), Rifat Achmad (Lubuklinggau), Heru Fachrozi (Muara Enim/PALI), Heri Afrizon (OKU Selatan), Firdaus (Empat Lawang), Mujianto (OKI), Arman Jaya (OKU Timur), Andre (Prabumulih), Budi Alamsyah (Banyuasin), Eko Wahyudi (Pagaralam), Al Imron (Musi Rawas), Hengky S (Lahat), Yenson (Oku) Redaktur Foto: Nova Wahyudi, Alhadi Farid. Bagian Pracetak: M Firman,Firyansyah, Abdul Kholid, Kgs Yahya, Bagian Iklan: David Arianto(Manager), Acounting Executive/AE : Noris Taslim, Yusri, Zepriansyah. Bagian Pemasaran: Abdul Kadir (Manager), Alwi Riyanto Bagian Keuangan : Dimas Murdani Muharam. Adm Iklan: Silvi Winda Pratiwi, ADM Pemasaran : Rika Penerbit: PT Citra Media Palembang Ekspres Komisaris Utama: H Suparno Wonokromo. Komisaris: Muwarni, H Didi Wahyudi. Direktur Utama: H. Subki Sarnawi. Direktur: H Mahmud,Yunita Ayu Tarif Iklan: Iklan Baris per baris Halaman 1 Display Full Colour/Warna Rp.60.000/mm kolom, Halaman 1 BW Rp.30.000,/mm kolom,Halaman Dalam Full Colour/Warna Rp.25.000/mm Kolom Harga Berlangganan Koran : Rp.25.000/bulan No. Rek Mandiri Pasar 16 PT Citra Media Palembang Ekspres 113002062008.8 plg.ekspres@gmail.com

Alamat Redaksi/ Sirkulasi/ Iklan: Gedung GRAHA PENA Palembang, Jl Kol H Barlian No 773, Palembang. Telepon (0711) 8304424, 411768, 415263, 415264, 419503. ext 136,139 Fax (0711) 420066.


PALEMBANG EKSPRES

KAMIS, 7 NOVEMBER 2013

Walikota Palembang Gelontorkan Bantuan Bagi 1.000 UMKM Kembangkan Usaha Tanpa Masalah

S

EBAGAI bentuk kepedulian dan dukungan untuk peningkatkan perekonomian masyarakat serta upaya memenuhi janjinya kepada rakya, Wali Kota Palembang, H Romi Herton SH MH segera menggelontorkan dana bantuan untuk 1.000 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Palembang. Romi Herton senantiasa untuk menjadi pemimpin yang amanah salah satunya dengan membantu UMKM. Tak tanggung-tanggung dana bantuan yang dianggarkan pada APBD 2014 mendatang yakni sebesar Rp5 miliar. “Bantuan ini kita berikan kepada UMKM yang membutuhkan. Mudah-mudahan bisa mengembangkan usaha menjadi lebih maju dan bisa meningkatkan ekonomi keluarga,” kata Romi. Dijelaskan Romi, dana bantuan yang akan diberikan tersebut bersifat pinjaman yang sangat lunak, dimana para UMKM tidak perlu menanggung bunga dan tidak akan dipersulit

H Romi Herton SH MH Wali Kota Palembang

dengan berbagai persyaratan. Peserta hanya diminta untuk memenuhi persyaratan yang cukup di kelurahan dan pinjaman bisa langsung dicairkan. “Niat kita membantu masyarakat dan ini sudah komitmen saya dan Pak Harno untuk senantiasa menjadi pemimpin amanah yang berbuat untuk rakyat,” ungkapnya. Selain itu, Pemkot Palembang juga akan membantu pembayaran kredit tanpa agunan. Maksimal, nominal uang yang bisa dipinjam sebesar Rp5juta untuk satu UMKM. Lebih lanjut Romi menjelaskan, pemberian pinjaman tanpa agunan ini diperuntukkan untuk permodalan usaha. “Kita berharap, melalui pinjaman ini bisa memberikan kemudahan serta mengembangkan usaha masyarakat,” harapnya. Sementara untuk pendataan akan dilakukan masing-masing kelurahan. “Untuk plafon pinjaman mulai dari Rp5 juta. Tetapi untuk saat ini proses dan persyaratan masih belum ditentukan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Palembang,” jelasnya. Terpisah, Kepala Disperindagkop Syahrul Hefni menyebut saat ini pihaknya masih menggodok ketentuan dan persyaratan penerima pinjaman ini. “Kita saat ini masih akan menyusun seluruh mekanisme penerima pinjaman tersebut. Contohnya kriteria penerima apakah seluruh MBR, ataukah ada persyaratan lain, yang pasti tidak akan menyulitkan para UMKM yang akan meminjam,” ungkapnya. Namun jika memang mencukupi untuk memberikan pinjaman pada seluruh MBR, hal itu dinilainya akan lebih baik. Pihaknya, akan memfokuskan pada usaha kecil menengah (UMKM). “Karena menurut saya itu akan cukup memudahkan pengembangan usaha. Terlebih dengan nilai pinjaman sebesar Rp5 juta per UMKM,” terangnya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Palembang, Faizal AR akan berkoordinasi bersama Disperindagkop terkait pinjaman untuk MBR. Dia mengatakan jumlah MBR di Palembang saat ini masih relatif banyak. Tetapi dia tidak bisa menyebutkan berapa banyak MBR yang diikut sertakan untuk program pinjaman tanpa agunan. “Kita memang akan berkoordinasi nanti karena sudah ada instruksi oleh walikota, namun sekarang belum selesai penggodokan oleh Disperindagkop. Jadi kita tunggu dulu ketentuan dari Disperindagkop,” tukasnya. INFORIAL

HALAMAN 3


PALEMBANG EKSPRES

TELEPON PENTING Polda Sumsel

:

Poltabes

:

Polsek IB I Polsek IB II Polsek IT I Polsek IT II

: : : :

HALAMAN 4

KAMIS, 7 NOVEMBER 2013

(0711) 360404/ (0711) 310264 (0711) 513334, (SPK) (0711) 510455 (0711) 353014 (0711) 352973 (0711) 351607 (0711) 713344

Polsek SU I : (0711) 510128 Polsek SU II : (0711) 510096 Polsek S Gerong : (0711) 596333/ (0711) 598144/ (0711) 598145 Polsek Sako : (0711) 820062 Polsek Gandus : (0711) 7365855 Polsek Sukarami : (0711) 411585 Polsek Kemuning : (0711) 7300930 KPPP Boombaru : (0711) 712386 Pos Laka Pakjo : (0711) 7920902 Kodim 0418 : (0711) 351637

Denpom 2/4

: (0711) 351843/ (0711) 374836

LBH Palembang : 0711 356153 E-mail : lbhplg@yahoo.com Posbakum Ikadin Palembang : 0811711830/ (0711) 7081830/ 08197830830 Pemadam Kebakaran : (0711) 312011 PDAM : (0711) 350079 PLN : (0711) 356911(0711) 358355

RSMH Palembang (Sentral) : (0711) 354088 RS Charitas : (0711) 350827 RSI Siti Khadijah : (0711) 311884 RS AK Gani : (0711) 354691 RS Muhammadiyah : (0711) 513144 RS Myria : (0711) 411610 RS Ernaldi Bahar : (0711) 410354 Informasi Telepon : 108 Layanan Telegram : 165 SLI : 100 Pengakuran Jam : 103

Gangguan Telepon Ambulance Bandara SMB II Informasi SMB II Vip Room SMB II Lanud STA Kertapati

: : : : : : :

117 118 (0711) 411778 (0711) 413695 (0711) 410159 (0711) 410376 (0711) 515555/ (0711) 510201 ULPK BBPOM Palembang : (0711) 371463 Perusahaan Gas Negara : (0711) 717950

Rampok Bersenpi Beraksi Siang Bolong

Uang Rp40 Juta Milik KUD Raib

KAYUAGUNG.PE - Aksi perampokan yang dilakukan dua orang dengan menggunakan Senjata Api (Senpi) terbilang nekat. Biasanya perampokan terjadi di malam hari dan saat situasi sepi, namun kedua perampok ini beraksi di siang bolong saat kondisi sedang ramai. Kali ini, perampokan terjadi pinggir Jalintim, Desa Tugumulyo, Kecamatan Lempuing, Kabupaten

OKI tepatnya di sebuah warung bakso di samping Kantor Camat Lempuing, kemarin (6/11) sekitar pukul 10.00 WIB. Korbannya diketahui bernama Andi, yang merupakan Ketua KUD Sumber Baru Kecamatan Lempuing. Pelakunya berjumlah dua orang hingga kini belum diketahui identitasnya. Saat merampok, kedua pelaku memakai helm sehingga sulit untuk dikenali. Atas kejadian itu, korban melapor ke Mapolsek Lempuing beberapa menit usai kejadian. Kini laporan korban sedang ditindaklanjuti jajaran kepolisian

Frustasi�Ditinggal� Ayah,�ABG�Bunuh�Diri INDRALAYA.PE- Gara-gara frustasi ditinggal ayah kandungnya meninggal sejak lima bulan lalu, seorang Anak Baru Gede (ABG), Afrianti (18), warga Kampung 1, Desa Tambang Rambang, Kecamatan Rambangkuang, Kabupaten Ogan Ilir (OI), nekad gantung diri menggunakan tali tambang di plafon kamar rumah. Informasi yang dihimpun, Selasa (5/11) sekitar pukul 09.45WIB, ibu kandungnya Rumina (52) dan Asan Basri tiba-tiba membuka kamar korban yang terkunci dari dalam, saat dibuka ternyata ditemukan anak gadisnya sudah terbujur kaku di plafon kamarnya menggunakan tali tambang warna hijau. Saat tubuh korban ditemukan tergantung seutas tali dengan kedua kaki menyentuh lantai dan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Dari penuturan ibu korban, Rumina, anaknya sekitar pukul 08.00 WIB, naik motor keluar rumah menuju warung untuk membeli seutas tali, saat itu kondisi rumahnya tengah kosong, namun sekitar pukul 09.00 WIB, dirinya pulang ke rumah dan menemukan jasad anaknya sudah tidak bernyawa lagi di kamarnya. Kapolres OI, AKBP Asef Jajat Sudrajat didampingi Kapolsek Muarakuang, Ipda Robby Sugara mengatakan, saat mendatangi lokasi kejadian, pihaknya sudah mengamankan barang bukti berupa seutas tali, satu unit HP milik korban, lalu membawa korban ke puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan. “Dari hasil medis, diduga sementara korban murni bunuh diri karena di duburnya mengeluarkan kotoran, ada ingus di hidung korban. Diduga korban bunuh diri akibat frustasi karena bapak korban telah meninggal dunia sekitar lima bulan lalu,” paparnya. Ditambahkannya, semasa hidup bapaknya, korban sangat dekat dengan bapaknya dan korban sangat merasa kehilangan sosok seorang bapak. VIV

untuk mengejar komplotan pelaku yang diperkirakan merupakan warga setempat. Informasi yang dihimpun dari kepolisian dan keterangan korban saat melapor, hari naas baginya tersebut terjadi usai dirinya mengambil uang tunai di Bank BRI yang berada di Pasar Tugumulyo Kecamatan Lempuing. Uang tersebut merupakan milik KUD yang dipimpinnya. Usai bertransaksi di bank dan uang dimasukkan ke dalam tas,

korban menggunakan kendaraan pergi dari bank menuju rumahnya. Namun korban berniat mampir ke sebuah warung bakso yang berada di samping Kantor Camat Lempuing, korban hendak beristirahat sembari membeli bakso di sana. Secara tiba-tiba, saat korban hendak menuju warung bakso, dirinya dihampiri dua orang yang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor dan menggunakan helm tertutup. Tanpa banyak pembicaraan, kedua pelaku menodongkan Senpi ke arah

korban dan meminta korban menyerahkan tas berisi uang Rp40 juta. Khawatir d eng an ancaman tersebut, korban tidak bisa berbuat banyak atau melakukan perlawanan. Secara pasrah namun tidak rela, korban menyerahkan tas sesuai permintaan pelaku. Sudah mendapatkan incarannya, kedua pelaku melarikan diri. Kapolsek Lempuing Iptu Apromico membenarkan pihaknya sudah menerima laporan korban. “Kami sudah meminta keterangan korban dan beberapa saksi dan menuju lokasi kejadian. Mudah-mudahan kasus ini bisa terungkap,” ujarnya.

Kapolres OKI, AKBP Erwin Rachmat SIK sebelumnya mengatakan, jumlah personil Polres OKI dan jajaran Polsek serta Polsubsek tidak sebanding dengan jumlah warga yang harus dilindungi dan diberikan rasa aman. Sehingga diperlukan penciptaan keamanan dari lingkungan masing-masing. “Kami mengimbau kepada seluruh warga atau pihak manapun, bila akan melakukan transaksi keuangan diharapkan meminta bantuan kepolisian untuk mendampingi. Hal ini bertujuan untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kriminalitas,” ujar Erwin. IAN

Catut Nama Kapolres, Korban Perampokan Ditipu INDRALAYA.PE- Sudah jatuh tertimpa tangga. Mungkin pribahasaan inilah yang dialami Hifni (30), warga Desa Betung, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir (OI). Pasalnya, tauke karet ini, sudah kehilangan Rp150 juta akibat dirampok, malah menjadi korban penipuan, atas kasus perampokan yang dialaminya. Ironisnya, penipu ini mencatut nama Kapolres OI, KBP Asef Jajat Sudrajat. Bahkan si penipu ini juga menguasai medan dengan mengetahui dimana Kapolres OI berada. Bahkan penipu ini sangat meyakinkan, dan diduga kuat penipu ini orang dalam. Dari keterangan korban Hifni, hampir kerap kali penipu datang dengan modus melalui SMS. “Uang ratusan juta berapa kali jadi imingiming, mobil begitu juga. Tapi, itu tidak aku hiraukan, karena aku yakin itu penipuan. Tapi, kali ini aku kena tipu,” ujarnya. Betapa tidak percaya, lanjutnya, karena hal ini berkaitan dengan apa yang dialaminya yang menjadi korban perampokan. “Modus penipu ini, ingin menyelesaikan kasus yang aku alami setuntas-tuntasnya,” bebernya. Diungkapkannya, penipu mengaku selama ini kasus demi kasus di Mapolres OI, terutama perampokan yang jumlah besar tidak terungkap hingga. “Karena pelaku mengaku kapolres, aku percaya, apalagi kegiatan Kapolres dia tahu betul. Misalnya kemana kapolres dia tahu. Bahkan, kapolres ke rumah

FO TO: WIJDAN /PALPRES

DENGARKAN TELPON

AKapolres OI, AKBP Asef Jajat Sudjata dan awak media saat mendengarkan korban Hifni yang ditelpon penipu yang mengatasnamakan Kapolres OI, dengan modus bisa menyelesaikan kasus perampokan yang dialami korban.

aku juga tahu,” paparnya seraya mengaku Kapolres kerumahnya awal kejadian dirinya dirampok. Lebih jauh dikatakannya, pe-

nipu yang mengaku Kapolres ini, memiliki cara berbisara sangat meyakinkan. Karenanyam kemuaan penipu diturtinya.

“Tahap pertama pelaku minta Rp5 juta untuk oprasional menuntaskan kasus yang aku alami, itu sudah aku tranfer kerekeningnya

melalui bank Mandiri atas nama Bagus Hermawan,” tuturnya. Baru-baru ini, lanjutnya, penipu yang mengatasnamakan Kapolres itu kembali minta ditransfer uang yang jumlahnya Rp25 juta. “Aku siap kirim ini, karena alasannya meyakinkan juga. Katanya untuk keperluan pribadi yang mendesak,” terangnya. Bahkan, kemar in (6/10), didekat Kapolres OI, AKBP Asef Jajat Sudarjat, pelaku kembali menelpon korban. Lalu telpon tersebut di diloudspeaker oleh korban. Saat ditelpon itu pelaku mendesak, agar korban segera mentransfer uang tersebut. Merasa namanya dicatut, Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudarjat, tidak tinggal diam, beliau akan mengerahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan atas kasus ini. “Pastinya, ini akan segera kita tindak lanjuti,” ujarnya. Asef juga meminta kepada masyarakat, agar jangan percaya akan penipuan-penipuan yang menyatut namanya. “Saya tidak pernah meminta atau menyuruh anggota mengatasnamakan saya. Jadi jangan mudah percaya dengan penipuan yang menyatut nama saya,” tukasnya. Seperti yang diberitakan sebelumnya, sopir korban bernama bernama Akmaludin alias Udin (35) dirampok. Dan uang pembelian getah karet sebesar Rp150 juta dibawa kabur perampok, dan sopirnya mengalami luka robek di kepala, akibat dipukul perampok bersenpi. VIV

Nyabu Bersama Pacar di Kamar Hotel Demi Selingkuhan Gadaikan Mobil Travel

DIAMANKAN

Tersangka Dani yang diamankan di Mapolda Sumsel, karena telah mengadaikan mobol travel yang disopirinya. FO TO: BERRY /PALPRES

PALEMBANG.PE - Lantaran ingin bersama dengan selingkuhannya, maka Dani (23), warga Jalan Dempo Raya 3, RT 5 RW 1, Kelurahan Sialang, Kecamatan Sako Palembang, nekat menggadaikan mobil travel yang disopirinya. Namun, aksi nekatnya itu malah berbuntut panjang setelah pemilik mobil Daihatsu Luxio BG 1311 ZQ warna silver bernama Zendi melaporkannya ke pihak kepolisian. Akhirnya, Selasa (5/11) sekitar pukul 14.00 WIB, bapak satu anak ini berhasil ditangkap aparat Unit IV Subdit III, Direktorat Reskrim

Umum Polda Sumsel, pimpinan Kompol Zainuri, saat sedang berada di sebuah rumah makan di Karang Endah, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Tersangka Dani mengaku dirinya nekat melakukan aksi tersebut, lantaran awalnya dirinya tidak bisa memberikan uang setoran mobil travel selama sebulan. Dimana dalam satu harinya uang travel yang harus disetorkannya sebesar Rp170 ribu. “Jadi uang setoran itu tidak aku berikan selama sebulan, karena bingung makanya mobil itu aku

gadaikan seharga Rp14 juta dengan kawan di Palembang inilah,” ucap tersangka dani saat ditemui di Mapolda Sumsel, kemarin (6/11). Setelah menggadaikan mobil itu, ungkapnya, dirinya langsung menemui wanita selingkuhannya bernama Narti. Kemudian selingkuhannya itu diajaknya ke Baturaja, Kabupaten OKU. “Selama di Baturaja itu aku dan selingkuhan aku itu beberapa kali berhubungan badan. Dan uang yang kami gunakan adalah uang dari mengadaikan mobil travel itu. Sisanya baru aku belikan satu celana jeans,” ungkap bapak satu anak ini. Pu s a b e r f oy a - f oy a d e n g a n uang hasil menggadaikan mobil travel itu, bebernya, dirinya lalu kembali lagi ke Palembang. Lalu dirinya bermaksud meninggalkan kota Palembang. “Rencananya aku mau ke Bengkulu untuk mencari pekerjaan sebagai sopir. Aku sudah mengajak anak dan istri aku. Tapi baru sampai Karang Endah, Muara Enim, aku sudah ditangkap Polisi,” tuturnya. Kasubdit III, Dit Reskrimum, Polda Sumsel, AKBP Kristovo Arianto SIk membenarkan jika pihaknya telah mengamankan tersangka penggelapan mobil travel. “Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kita juga sudah mengamankan barang bukti mobil travel yang digadaikan tersangka,” tukasnya. JOE

KAYUAGUNG.PE - Windi alias Itak (29), warga Kelurahan Tanjung Rancing, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten OKI, digrebek Satuan Reserse Narkoba Polres OKI pimpinan AKP Priyanto, saat sedang nyabu bersama pacarnya EK (18), warga Desa Sukapulih, Kecamatan Pedamaran OKI, kemarin dini hari (6/11) sekitar pukul 01.00 WIB. Dari tangan pria yang kesehariannya berprofesi sebagai sopir travel ini, polisi mengamankan seperangkat ala penghisap sabu-sabu yang terbuat dari botol aqua, dua buah pipet, dua buah korek api gas, satu buah pirek kaca yang

masih berisi butiran sabu-sabu. Kapolres OKI, AKBP Erwin Rachmat SIk didampingi Kasat Narkoba, AKP Priyanto dan Kasubag Humas, AKP A Halim mengatakan, penangkapan sopir travel ini bermula dari pengintaian anggotanya. Sebelumnya tersangka terlihat keluar masuk dari Hotel Cipta Kayuagung bersama seorang wanita. “Setelah kami intai, tersangka kemudian masuk ke sebuah kamar di hotel itu. Tak lama setelah masuk lalu kami grebek dan kami memergoki tersangka Windi alias Itak ini tengah menghisap sabu-sabu. Selanjutnya tersangka beserta sang

pacar kita amankan ke Mapolres OKI,” ujar Priyanto kepada Palembang Ekspres, kemarin (6/11). Saat dilakukan pemeriksaan, kata Priyanto, ternyata hanya tersangka Itak yang menggunakan sabu tersebut, sementara rekan wanitanya EK tidak terbukti. “Hasil tes urinenya juga demikian, tersangka Itak positif mengkonsumsi sabu-sabu, sementara EK negatif sehingga kita pulangkan,” bebernya. Sementara, tersangka Windi alias Itak mengaku baru kali pertamanya mengkonsumsi sabu-sabu bersama pacarnya EK. IAN

Tukang�Rongsokan�Perkosa�Adik�Angkat BANYUASIN.PE - Asmawi Pakualam (19), warga Sungai Lais, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI), kemairn (6/11) pasrah, saat digelandang aparat Satuan Reskrim Polres Banyuasin, karena telah melakukan perkosaan terhadap anak dibawah umur yang sduah menjadi adik angkatnya pada Rabu (23/10) lalu. Tukang rongsokan itu diciduk petugas tanpa perlawanan saat sedang bekerja mengumpulkan barang bekas dikawasan tempat tinggalnya. Tersangka Asmawi mengakui perbuatannya dengan cara mencekik lalu memperkosa korban yang masih berusia 12 tahun. Padahal tersangka adalah teman dekat kakak lelaki korban dan sudah dianggap seperti keluarga sendiri. “Aku sangat sayang dengan dia (korban, red). Malah dia sudah aku anggap seperti adik sendiri. Tapi waktu itu aku khilaf,” ungkap tersangka Asmawi.

Ditegaskannya, dirinya bersedia menerima hukuman apapun, untuk mempertanggung jawabkan kesalahannya. Bahkan, kalaupun harus dihukum mati dirinya juga bersedia. “Kalaupun dihukum gantung juga aku terima. Aku sangat menyesal dan aku juga sanggup kalau harus dinikahkan dengan dia,” katanya. Diceritakannya, kejadian bermula dari dirinya melihat korban sedang bermain sepeda di komplek sektar rumahnya. Kemudian dirinya menghampiri korban, minta diantarkan ke rumah keluarganya tidak jauh dari sana. “Aku yang bawa sepeda, dan korban aku bonceng,” katanya. Setiba di lapangan bola Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, dirinya menghentikan sepedanya, kemudian mencekik leher korban dan dibawanya ke semak-semak, lalu melucuti pakaian korban dan menyetubuhinya.

Puas menyalurkan aksi bejatnya, tersangka mengantar korban pulang kerumah dan mengancam agar jangan cerita dengan siapapun. Orang tua korban curiga melhat tingkah laku anaknya yang murung dan kesakitan saat buang air. Setelah mendengar penuturan korban yang diperkosa tersangka, membuat orang tuanya terkejut. Tidak terima dengan perbuatan itu, keluarga korban melapor ke Polsek Pamulutan, namun dilmpahkan ke Polsek Rambutan karena lokasi kejadian masuk kecamatan Rambutan Banyuasin. Ka p o l re s Ba n y u a s i n , A K B P Achmad Iksan didampingi Kasat Reskrim, AKP Efendi Simanjuntak membenarkan telah melakukan penangkapan terhadap tersangka pemerkosaan. Pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa sepeda ontel korban serta pakaian milik korban dan tersangka. BUD


HALAMAN 5

KAMIS, 7 NOVEMBER 2013

Jasad Rinduhati Ditemukan di Lubuk Keramat

LUBUKLINGGAU. PE – Jasad almarhum Rinduhati (25), warga RT 05, Kelurahan Batu Urip Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau yang terbawa arus Sungai Kelingi, Senin (4/11) sekitar pukul 11.00 WIB, akhirnya ditemukan dalam posisi mengapung, Rabu (6/11) sekitar pukul 08.00 WIB. Ketua RT 05, Yusuf ketika dikonfirmasi Palembang Ekspres, di rumah duka mengatakan, mayat almarhum ditemukan di kawasan Lubuk Keramat (sebutan warga setempat, Red), tidak jauh dari ditemukannnya mayat temannya, Sunarko sebelumnya atau sekitar 200 meter dari tempat kejadian perkara (TKP). Me n u r u t w a r g a y a n g melakukan takziah dirumah duka, ditemukannnya mayat almarhum mungkin juga ada kaitannya kehadiran ibunya Laila, sesaat sebelum ditemukan hadir melihat warga melakukan pencarian. “Mungkin jasad korban ingin

Hari Ini,

ibu kandungnya yang harus jempat ke sungai,“ ujar beberapa warga. Seperti diberitakan, 4 warga Batu Urip Taba yang hendak memancing terbawa arus deras Sungai Kelingi. Dua orang selamat, seorang meninggal dunia, sedangkan seorang lagi sempat raib. Yusuf mengatakan, korban yang belum ditemukan yakni atas nama M Rinduhati (25). Ayah 2 anak ini masih terus dicari oleh warga dibantu Tim Brimob Petanang dan Tim Tagana Kota Lubuklinggau. Menurut dia, kronologis kejadian bermula saat keempat korban masing-masing M Rinduhati, Sunarko alias Riko (25), Reza (23) dan Sofyan (28) bermaksud pergi memancing, Senin (4/11) sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu mereka bermaksud menyeberangi Sungai Kelingi, arusnya tidak begitu deras. Namun ketika Rinduhati, Riko dan Reza mau menyeberang, secara tiba-tiba Sungai Kelingi meluap yang dibarengi arus cukup deras. Sedangkan Sofyan saat itu masih di ping-

gir sungai mempersiapkan peralatan untuk memancing. Masih menurut Yusuf, melihat pemandangan mengerikan itu, Ujang Sofyan (32) yang berdomisili di RT 06 Kelurahan dan Kecamatan yang sama, refleks memberikan bantuan dan berhasil membantu salah korban yakni Reza membawanya ke pinggir sungai dengan cara menarik rambutnya, sempat mendapatkan perawatan selama satu malam di Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau. Sementara dua temannya, Rinduhatidan Riko tidak sempat ditolong karena keburu terbawa deras arus sungai tersebut. Mengetahui ada dua warga yang tenggelam itu, tanpa diberi komando, ratusan warga setempat menuju sungai, lokasi tempat kejadian perkara (TKP) langsung melakukan pencarian. Sekitar pukul 15.00 WIB, warga berhasil menemukan salah satu korban yakni Rico sudah meninggal dunia sekitar 200 meter dari lokasi kejadian sore itu juga, Senin (4/11). RIF

..............................................................................DARI�HALAMAN�1

pengamanan tersebut tidaklah berlebihan. “Personel yang kita terjunkan, sesuai dengan kebutuhan. Tamu dan undangan yang hadir kan banyak, sehingga personel pengamanan pun kita sesuaikan,” kata Sabaruddin saat dijumpai di PSCC. Sabaruddin mengaku, ada 1.200 personel kepolisian diterjunkan untuk pengamanan pelantikan Alex Noerdin-Ishak Mekki sebagai Gubernur-Wagub Sumsel periode 2013-2018. Rinciannya, 850 personel dari Polresta Palembang, selebihnya dari Pengendalian Massa (Dalmas) dan Brimob, serta Satuan Intelejen dan pasukan tak berseragam dari Polda Sumsel. “Tadi kita sudah gelar pasukan, sampai saat ini belum ada potensi gangguan. Kalaupun ada aksi massa, sesuai aturan harus ada pemberitahuan sebelumnya. Sampai saat ini, belum ada,” ucapnya. Terkait arus lalulintas, Sabaruddin menyebut, saat pelantikan nanti akan ada pengalihan arus lalu lintas di kawasan PSCC. “Rekayasa

lalu lintas, akan kita lakukan saat pelantikan dilaksanakan. Akan ada pengalihan arus lalu lintas, di Jalan POM IX, Angkatan 45, dan kawasan sekitar PSCC,” ucapnya. Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumsel, Musni Wijaya menyebut, ada 125 personel Dishub ditambah pihak kepolisian dan TNI, akan mengatur lalu lintas selama pelantikan berlangsung. Menurut dia, rekayasa lalu lintas akan dilakukan. Seperti, Jalan POM IX akan dibuat satu arah. Ruas Jalan POM IX ke Jalan Radial atau A Rivai, akan ditutup. “Sementara kendaraan dari Jalan Angkatan 45 menuju POM IX, akan diarahkan ke Jalan A. Rivai. Arus dari Jalan A Rivai ke Radial, akan ditutup total agar tidak terjadi penumpukan kendaraan. Setiap persimpangan yang ditutup nantinya, akan dijaga minimal empat personel Dishub dibantu Polri dan TNI,” jelas dia. Sebelumnya, Gubernur yang bakal dilantik, H Alex Noerdin menuturkan, kedepan masih banyak tugas yang harus diselesaikan dan apa

Disangka Bom rumahnya untuk menyelamatkan diri. Pasalnya, warga mengira bunyi ledakan itu adalah suara bom yang meledak, namun ternyata suara tabung gas 3 kilogram yang meledak di salah satu rumah warga. Ledakan yang bersumber dari rumah milik Sukiyah (25), sontak saja sempat membuat heboh dan geger warga Gelumbang dam sekitarnya. Selain menghanguskan satu rumah milik Sukiyah, kejadian ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun, pemilik rumah mengklaim kerugian hingga mencapai ratusan juta rupiah. Menurut keterangan saksi mata, Dedi Sukamto (40), menuturkan kalau suara ledakan terjadi dua kali. Di mana pertama pada saat kepulan asap hitam membumbung dibagian dapur, kemudian tak lama menyusul ledakan kedua ketika kobaran api menjilat bagian ruang tamu rumah tetangganya Sukiyah. “Rukiyah hanya menyewa rumah tersebut, pemilik rumah ialah pak Aswan. Saat bunyi ledakan saya bersama tetangga lainya sempat lari, karena mengira bunyi ledakan bom,” ungkapnya, Rabu (6/11). Dedi menambahkan, warga yang menyaksilkan kobaran api tak dapat berbuat banyak untuk memadamkan api di rumah Rukiyah. Karena jilatan api yang memakan rumah kayu itu sangat besar disertai

Budayakan

yang telah dicapai selama ini akan lebih ditingkatkan dengan memperbaiki apa yang menjadi kekurangan selama kepimpinannya terdahulu. “Kedepan saya dan Wakil Gubernur akan memanfaatkan tugas dengan sebaik-baiknya. Terpilihnya kami merupakan amanah dan kepercayaan masyarakat Sumsel tak terlepas atas ridho Allah semuanya akan tercapai,” bebernya. Dia mengatakan, bahwa kemajuan yang kian dirasakan selama ini cukup pesat. Semua janji kampanye pihaknya bersama Ishak Mekki akan segera direalisasikan, dengan lebih mensejahterakan masyarakat Sumsel seperti dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) provinsi Sumsel. “Kalau program prioritas tidak jauh berbeda dengan kepemimpinan sejak 2008 lalu, yaitu meningkatkan SDM dengan pendidikan dan kesehatan serta menciptakan lapangan kerja. Maka dari itu perlu pembangunan infrastruktur di segala bidang segera direalisasikan,” jelasnya. ARM

......................................................DARI�HALAMAN�1

atap sengnya berterbangan, sehingga warga yang menyaksikan hanya dapat melihat saja. Setelah api mengecil baru warga secara bergotong royong menyiram api dengan air dengan menggunakan peralatan seadanya. “Waktu itu rumah yang terbakar disertai suara ledakan sedang kosong. Katanya ledakan itu besumber dari tabung gas 3 kilo yang berada dalam rumah bocor hingga meledak. Kami semua waktu kejadian takut setengah mati karena bunyi ledakan sangat besar,” terang Dedi. Sementara itu, pemilik rumah, Sukiyah (25) didampingi Ibunya Umai menjelaskan, kalau pada saat terjadi ledakan disertai kebakaran, dia sedang keluar rumah pergi kerumah orang tuanya yang tak jauh dari rumah yang terbakar. Sukiyah memperkirakan kalau suara ledakan berasal dari sebuah tabung gas elpiji 3 kg yang meledak. Karena seingatnya sebelum pergi dia sempat memasak air dan lupa mematikan kompor gas. “Aku dak tau persis sumber api dan suara ledakan. Tapi barang kali tabung gas meledak, sebab seingat saya sebelum pergi aku masak banyu dan lupa matikan kompor,” beber Sukiyah. Akibat kejadian itu, terang Sukiyah, barang-barang beharga seperti perhiasan juga ikut terbakar. Selain itu sejumlah barang elektronik dua

buah Televisi, kipas angin, handpone, dua tabung gas, serta perabot rumah tangga dan pakaian keluarganya, habis terbakar semua. “Untuk sementara yang terselamatkan hanya pakain sehari harinya yang sedang direndam dalam baskon di kamar mandi,” kata Sukiyah sedih sambil menatap rumah yang telah menjadi arang. Sedangkan, Sekretaris Camat (Sekcam) Kecamatan Gelumbang, Syarkowi SSos saat dimintai keterangan di TKP menjelaskan, untuk sementara waktu diduga penyebab kebakaran dan suara ledakan berasal dari gas elpiji 3 kg yang meledak. “Untuk memastikannya di perlukan penyelidikan lebih lanjut oleh aparat keamanan,” katanya. Terpisah, Kapolsek Gelumbang, Iptu Mulyono ketika dikonfirmasi mengatakan kebakaran rumah hingga menimbulkan suara ledakan, bersumber dari suara ledakan tabung gas elpiji 3 kilogram. Kobaran api menghanguskan satu rumah milik Sukiyah, namun kejadian ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa. “Suara ledakan bersumber dari suara tabung gas elpiji 3 kilogram. Selain terdengar suara ledakan kejadian ini menyebabkan satu rumah hangus terbakar. Untuk korban jiwa tidak ada tapi kerugian meterik mencapai ratusan juta,” pungkasnya. AND

...................................................................DARI�HALAMAN�1

memang metode pembelajaran rumah tahfiz menekankan pada budaya menghafal,” kata Ketua Forum Rumah Tahfiz Sumsel, Ustaz M Amrullah STHI, setelah menerima bantuan dari Veritra Sentosa International (VSI) Sriwijaya Palembang di Rumah Tahfiz Pajak 1, Jl Macan Kumbang, kemarin. Menurutnya, selain metode penekanan pada hafalan, syarat mendirikan rumah tahfiz tidak sulit. Cukup memiliki asrama mukim, pembimbing atau pengasuh dan santri. “Santri rumah tahfiz kita tar-

getkan bisa membaca Alquran. Mereka bisa hafal 30 juz dalam waktu empat tahun, bahkan ada juga yang hafal hanya dalam waktu 2,5 tahun,” paparnya. Pada acara tersebut, VSI Sriwijaya Palembang menyerahkan bantuan sedekah dari mitra VSI untuk pengembangan rumah tahfiz di Sumsel. Total bantuan sebesar Rp25 juta. Rinciannya, Rp20,9 juta, 1 suku emas, 11 ringgit, dan 1 HP. “Bantuan ini akan kami gunakan untuk usaha produktif rumah tahfiz agar bisa diman-

faatkan secara berkelanjutan,” tukasnya. Leader VSI Sriwijaya Palembang, Shofwan Hadi menerangkan, bantuan ini berasal dari sedekah mites VSI saat acara gelar sorban yang dilakukan oleh owner VSI, Ust Yusuf Mansur, di Hotel Royal Asia, 4 November lalu. “VSI ini bisnis yang bergerak di bidang jaringan, misalnya multy play transaksi PLN dan PDAM. Kami berharap mitra jaringan bukan hanya orientasi bisnis, tapi juga dakwah Islam,” pungkasnya. MIK/VIA/CE4

Terdakwa Bantah Keterangan Saksi PALEMBANG. PE – Masih ingat kasus pengrusakan dan pembakaran Toko Jayaraya Elektronik (sebelum diganti nama). Rabu (6/11) dilanjutkan sidang yang menghadirkan terdakwa baru, Riski Yogi (20). Dengan agenda mendengarkan kesaksian dari pemilik toko, Hermanto Wijaya di Pengadilan Negeri (PN) kelas 1 a khusus di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Zuhardi, SH MH. Dalam kesaksiannya, Hermanto menegaskan, saat kejadian dia melihat Yogi masuk ke toko dan menyaksikan saat ikut melakukan orasi. Sebelum akhirnya masuk ke dalam tokondan melemparkan kayu. “Sekitar lima sampai enam pendemo, ada yang masuk ke toko saya. Salah satunya terdakwa (Yogi),” ujar Hermanto sembari menunjuk Yogi yang duduk di samping penasehat hukumnya.

Bahkan, Hermanto menuturkan beberapa saat sebelum tokonya dibakar, Hermanto mengaku tahu ada orasi di Bundaran Air Mancur dan akan menuju tokonya. Namun, meski tahu hal tersebut, saksi korban belum lapor polisi karena tidak akan menduga bakal ada pengrusakan. “Pendemo menyangka saya massanya Romi Herton. Sebab itu, saya tahu mereka bakal ke toko saya. Karena sepertinya aman-aman saja,makanya saya tidak lapor polisi,” kata Hermanto. Namun, dugaan Hermanto salah. Massa yang sudah gelap mata membakar tokonya dengan melempari bahan bakar dan benda-benda keras. Mulai timbul kepanikan dari diri Hermanto dan segenap karyawannya. Para karyawan pun mencoba keluar dari toko saat

Mendagri : Bupati Fauzi kepada sejumlah wartawan di Palembang, Rabu (6/11). “Empat Lawang itu kan (HBA) baru tersangka. Ketika nanti, sudah ditetapkan terdakwa, kita bicarakan Gubernur untuk diurus administrasi pengganti bupati yang baru,” bebernya. Dengan status tersebut, Mendagri belum menonaktifkan HBA sebagai bupati Empat Lawang. Kecuali, jika status bupati ini sudah ditingkatkan sebagai terdakwa KPK. “Kalau sudah terdakwa baru kita usulkan kepada presiden untuk dinonaktifkan,” ujarnya. Sementara itu, terkait dugaan keterlibatan Walikota Palembang, H Romi Herton untuk kasus yang sama, pihaknya belum mau berkomentar. “Saya belum mau komentar karena belum tahu. Silakan berjalan terus, kecuali ada ketentuan hukum lain,” jelasnya. Menurut Gamawan, Pemilukada di tingkat kabupaten dan kota cukup rentan terjadinya konflik sosial. Oleh sebab itulah, pemerintah mengusulkan pemilukada kabupaten/kota dipilih dari perwakilan DPRD. “Kalau provinsi tidak ada kasus, karena itu tetap dipilih langsung oleh rakyat. Tapi kalau pemilihan kabupaten/kota kita usulkan lewat perwakilan DPRD. Hasil evaluasi kita, ada 70 orang meninggal, belum lagi kerugian, konflik sosial. Hal ini sangat mendasar dan bisa merusak hubungan sosial

api rakitan jenis revolver ketika puluhan personil polisi berusaha menangkapnya. “Kita bergerak cepat untuk menangkap pelaku. Petugas terpaksa menghujani tersangka dengan tembakan karena tersangka mengeluarkan pistol saat mengetahui kedatangan polisi. Ketika akan ditangkap,

yayasan sebesar Rp700 juta, yang diduga dibelikan plasma sawit. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kayuagung, Subeno SH melalui Kasi Pidum, Edowan SH membenarkan jika pihaknya melakukan pemanggilan kepada Abdul Hamid Usman terkait laporan dugaan penggelapan dana bantuan Dikti senilai Rp1 Milyar dan dana yayasan Rp700 juta. “Jadi pemanggilan Pak Abdul Hamid Usman bukan sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) OKI, melainkan beliau sebagai Ketua Yayasan Uniski Kayuagung,” ujar Edowan

masing-masing pemain. Hal ini diakui eks pemain SFC, Dodok Anang. Dia mengakui haknya selama membela tim asal Palembang musim lalu sudah diterimanya, sehingga dia merasa Manajemen menepati janji yang mereka berikan kepada para rekanrekanya yang lain. “Sisa dua bulan gaji saya selama membela SFC musim

Reskrim Polres OKU Timur pimpinan AKP Janton Silaban terkenal sadis dan selalu melukai bahkan membunuh korbannya dengan cara menembak menggunakan senjata api rakitan jenis revolver. “Ada puluhan korbannya. Dan sebagian besar korbannya terluka parah bahkan meninggal

ditempat,” ujar Janton. Menurut catatan kepolisian, terakhir aksi kejahatan yang dilakukannya di ruas jalan Bantan terhadap Sodikun bersama delapan rekannya yang saat ini masih buron. Sodikun, korban perampokan, meninggal karena tembakan Halim di bagian punggung. MAN

Ahmad Syamsir mengaku pihaknya menemukan adanya indikasi penggelapan dan penyalahgunaan dana yayasan oleh beberapa pengurus Uniski Kayuagung. “Yang pertama adanya bantuan dana dari Dikti senilai Rp1 Milyar untuk operasional Uniski Kayuagung, namun sepertinya bantuan tersebut penggunaannya tidak tepat dan menyalahi aturan,” tegas Syamsir. Ya n g k e d u a , k a t a d i a , dana senilai Rp700 juta milik yayasan Uniski Kayuagung yang penggunaannya juga menyalahi aturan. “Jadi sesuai temuan kita, dana Rp700

juta milik yayasan itu dibelikan kebun plasma kelapa sawit, disini jelas menyalahi aturan karena beberapa pengurus juga tidak mengetahuinya,” bebernya seraya mengatakan, penggunaan dana bantuan Dikti dan dana yayasan oleh pihak pengurus Uniski Kayuagung itu mengatasnamakan CV Usaha Sejahtera yang Direkturnya bernama ST Malika. Sementara itu, Abdul Hamid Usman sebelumnya mengatakan, dirinya tidak mengetahui penggunaan dana bantuan Dikti senilai Rp1 Milyar maupun dana milik Yayasan sebesar Rp700 juta. IAN

............................................................................................................DARI�HALAMAN�1

lalu sudah saya terima, termasuk para pemain lainya,” kata Dodok kepada Palembang Ekspes, Rabu (6/11). Pemain yang pernah memperkuat SFC selama semusim ini mengucapkan sangat berterima kasih kepada Manajemen serta berharap agar tim ini sukses musim depan, meskipun banyak dihuni para pemain anyar. Hanya saja

Aku Kecanduan Sebastian merapatkan tubuhnya kepadaku. Dia pun mulai melontarkan rayuan mautnya untuk meluluhkan benteng pertahananku. Kami pun memulai permainan seks terlarang seperti

Bupati, Selasa (29/10). Penyidik juga melakukan penyisiran di sejumlah tempat antara lain rumah pribadi milik HBA yang berlokasi di Lampar. Tak hanya itu sejumlah tempat lainnya juga ikut menjadi perhatian tim antirasuah ini yakni ruko milik keluarga HBA yang juga dijadikan Sekretariat Partai Golkar dan Posko Induk Bersama HBA Syahril (BERHASIL) pada Pemilukada Juni lalu.Penggeledahan ini diduga kuat ada kaitannya dengan suap MK yang melibatkan sang Ketua Akil Mochtar beberapa waktu lalu. Penyidik KPK yang dipimpin Komisaris Polisi Novel Boswedan bersama sejumlah tim penyidik berseragam KPK lainnya, mulai melakukan pengeledahan ruang kerja Bupati Empat Lawang sekitar pukul 10.00 WIB. Tak hanya ruangan sang Bupati, pemeriksaan juga dilakukan di gedung sekretariat lainnya, bahkan Kantor Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) juga menjadi sasaran pengedeledahan. Di hari yang sama, Tim KPK juga melakukan penggeledahan terhadap rumah pribadi dan kantor Walikota Palembang H Romi Herton. Dari sini, tim menyita tiga ponsel pribadi Romi, dokumen Pilkada Palembang mulai SK dari MK dan SK Mendagri serta bukti setor uang Rp500 juta ke rekening Masyito Romi Herton. TIM

...........................................................................................................DARI�HALAMAN�1

kepada Palembang Ekspres, Rabu (6/11) siang. Pemanggilan tersebut, menurut Edowan terkait danya laporan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bende Seguguk Coruption Wacth (BSCW) mengenai penggelapan sejumlah dana milik Yayasan Uniski Kayuagung. “Tapi maaf kita belum bisa membeberkannya terlalu jauh mengenai pemanggilan ini, nanti pada saatnya rekan-rekan media akan mengetahuinya sendiri,” tandas dia seraya menutup perbincangan melalui telepon selulernya. Terpisah, Ketua LSM BSCW,

Tunaikan Hak

nasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Hotel Swarna Dwipa, Senin (4/10) lalu. “Saya baru tahu kondisi sakit Bapak Romi saat dibacakannya surat oleh Wakil Walikota Harnojoyo di paripurna tadi,” kata dia di ruang kerjanya, kemarin. Terpisah, calon Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad yang kalah dalam amar putusan MK yang dipimpin oleh mantan Ketua MK, Akil Mochtar menyerahkan sepenuhnya proses hukum pada KPK atas dugaan gratifikasi pada sengketa Pemilukada Empat Lawang. “Kita sepenuhnya menghormati proses hukum yang dilakukan penyidik KPK,” ujar Joncik dihubungi melalui telepon genggamnya kemarin. Disinggung, adanya informasi tentang HBA sudah ditetapkan tersangka, politisi muda asal Partai Amanah Nasional (PAN) ini enggan berkomentar. “Saya tidak bisa berkomentar, bukan kapasitas saya. Namun kalau memang ada informasi seperti itu harusnya kita mengapresiasi atas kinerja KPK membongkar dugaan kasus suap sengketa Pemilukada di Empat Lawang dan beberapa daerah lainnya yang masih dalam proses,” terangnya. Seperti diberitakan, sebelumnya KPK memeriksa sejumlah instansi di lingkungan Pemkab Empat Lawang, serta ruangan kerja Bupati Empat Lawang dan rumah pribadi

...........................................................................................DARI�HALAMAN�1

dia melawan dan kita langsung melumpuhkannya. Dia sempat menembakkan peluru beberapa kali ke arah polisi,” ungkap Kapolres OKU Timur, AKBP Hengky Widjaja melalui Kasat Reskrim, AKP Janton Silaban, Rabu (6/11) dinihari. Tersangka Halim yang berhasil ditangkap jajaran

Ketua Yayasan

tapi dak melok ngancurke toko “ kilah terdakwa yang sbelumnya di dakwa dengan pasal 187 KUHP tentang pengrusakan Usai mendengarkan keterangan saksi korban. Cukup singkat, Majelis menyatakan persidangan ditutup dan akan digelar kembali pada Minggu mendatang. Seperti diekathui, kejadian berawal dari aksi unjuk rasa terdakwa bersama massa lainnya di halaman DPRD Kota Palembang yang menuntut keputusan Mahkamah Konstitusi yang memenangkan pasangan Romi Herton dan Harnojoyo pada Pemilukada Palembang. Selain itu, terdakwa sebelumnya pengadilan juga menyidangkan enam terdakwa lain dalam dua bekas berbeda yang di vonis masing-masingt 1 tahun dan 1 trahun 6 bulan penjara. DYN

.............................................................................................DARI�HALAMAN�1

persaudaraan,” tuturnya. Terpisah, Juru Bicara KPK, Johan Budi mengatakan, hasil pemeriksaan penyidik KPK belum menetapkan tersangka baru. “Belum ada tersangka baru. Yang diperiksa kemarin statusnya masih sebagai saksi,” jelasnya. Dia menjelaskan, saat ini pihaknya belum memeriksa saksi baru dalam kasus sengketa pemilukada dengan tersangka mantan Ketua MK, Akil Mochtar. “Untuk hari ini (kemarin) belum ada pemeriksaan terhadap Walikota Palembang. Perkembangan untuk pemeriksaan di Empat Lawang dan Palembang juga belum diketahui. Besok (hari ini, Red) baru ada agendanya. Saat ini belum tahu,” ungkap Johan yang dihubungi dari Palembang, kemarin. Sementara itu, Walikota Palembang H Romi Herton dikabarkan sedang sakit dan dirawat di kediaman pribadinya. Alasan itulah membuat Romi tidak bisa hadir pada Rapat Paripurna dengan agenda pembahasan Rencana Peraturan Daerah (Raperda) dan penyampaian RAPBD 2014 kemarin. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Palembang, Yan Sabar Sihotang mengaku jika kesehatan Walikota Romi Herton terganggu diketahui saat rapat paripurna tersebut. Yan mengaku, kondisi kesehatan Romi terlihat sehat saat menghadiri rapat koordi-

Tembakan Dibalas

api mulai menyala di beberapa bagaian toko. Hanya saja, Hermanto melarang karyawannya keluar. Dia takut karyawannya akan diintimidasi oleh para pendemo yang masih bersiaga di depan toko. Hermanto baru mengizinkan karyawan keluar saat api sudah mulai membesar, sedangkan karyawan keluar dengan didampingi Hermanto. “Seluruh barang dagangan toko saya hancur tak tersisa. Kurang lebih, kerugian yang saya alami Rp 10 Miliar,” ujarnya. Keterangan hermanto ini, langsung dibantah terdakwa Yogi. Bahkan terdakwa menjelaskan, dirinya memang ikut berorasi, namun tidak masuk ke dalam toko. Dia juga tidak melempar kotak kayu ke bagian dalam toko. ”Aku memang melok orasi

Dodok berujar sisa Down Payment (DP) musim lalu masih belum diterimanya. Tapi mantan pemain Deltras Sidoarjo ini berkeyakinan dalam waktu dekat sisa DP akan dia terima. “Kata jajaran Manajemen SFC, sisa kontrak DP pemain musim lalu akan dibayarkan awal bulan ini,” tutupnya. Saat dikonfirmasi, Manajer SFC, Robert Heri menjelaskan,

pihaknya telah melunasi seluruh tunggakan gaji pemain musim lalu, sehingga membuat penampilan tim ini diakhir musim lalu sedikit keteteran lantaran aksi mogok pemain sehingga gelar juara lepas. “Seluruh gaji pemain musim lalu sudah dilunasi, karena sudah ada cicilan pembayaran yang kita terima dari PT Liga,” ungkap Robert. JAN

......................................................................................................DARI�HALAMAN�1

yang telah dilakukan Anggi dan Agus. Tangan Sebastian mulai beraksi dan berbuat genit. Terus terang, aku pun mulai larut dalam kenikmatan yang baru kali ini aku rasakan. Kulirik Agus dan

Anggi, mereka sekarang bermain dengan gaya layaknya orang yang sudah berpengalaman. Selang beberapa menit melakukan pemanasan. Kami pun bergelut berusaha berlom-

ba mencapai puncak bersamasama. Di menit-menit terakhir, kami bersamaan sampai ke garis finish. Kami sama-sama merasakan sebagai pemenang di permainan yang terlarang ini. BERSAMBUNG


KAMIS, 7 NOVEMBER 2013

IKLAN UCAPAN PENANDA TANGANAN

Ketua DPP AABI Pusat, Trisno Ario Sutanto

(kiri) bersama

Asmoensi Asyik (kanan) Ketua

DPD Sumsel AABI yang terpilih saat

penandatanganan SK AABI periode 2013-2017.

FOTO-FOTO IST

Asmoensi Asyik Terpilih Jadi Ketua AABI Sumsel Periode 2013-2017

Tampak anggota yang tergabung di DPD AABI Sumsel pose bersama usai kegiatan musyawarah daerah II yang digelar Kamis (31/10) lalu.

H ASMOENSI ASYIK MM terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Aspal Beton Indonesia (AABI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2013-2017. Musyawarah Daerah (Musda) II yang digelar Kamis (31/10) ini berlangsung dengan khidmat. Musda II DPD AABI Sumsel dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin yang diwakili oleh Asisten Ekeu & Pembangunan Provinsi Sumsel, Eddy Hermanto, Kamis (31/10) di Hotel Aston Palembang. Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPP AABI Pusat Trisno Ario Sutanto, Sekjen DPP AABI Pusat Benny Djutrisno, Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Sumatera Selatan Ir Sastra Suganda, Ketua Dewan Penasehat AABI Sumsel Ir H Muslimi MM. Sambutan Gubernur yang disampaikan melalui Eddy Hermanto, yakni mengucapkan selamat atas digelarnya Musda II AABI Sumsel tersebut, dan diharapkan program kerja AABI kedepan dapat mendukung program Pemerintah Sumsel. Pemerintah Sumsel telah memprioritaskan pembangunan infrastruktur dalam mencapai pertumbuhan ekonomi. Pemerintah juga mendorong inovasi teknologi dalam hal penyediaan material dan peralatan konstruksi yang berkaitan dengan infrastruktur ekonomi. “AABI adalah asosiasi yang beranggotakan perusahaanperusahaan yang mempunyai AMP (Aspal Mixer Plant-red) dimana asosiasi ini sudah sekitar tiga tahun vakum. Maka melalui MUSDA ke II ini akan dihidupkan lagi,” ujar Eddy Hermanto. Sementara itu, Ketua DPP AABI Pusat Trisno Ario Sutanto dalam sambutannya mengungkapkan, program kerja AABI untuk tahun depan diprioritaskan training pekerja sebagai upaya untuk peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM), kemudian sertifikasi perusahaan yang tergabung dalam AABI, dan pemerliharaan alat. “Kita harapkan AABI Sumsel bisa meningkatkan kompetensi diri dan bekerja lebih professional,” harapnya. Di tempat yang sama Ketua DPD AABI Sumsel terpilih Asmoensi Asyik mengatakan, dirinya mengharapkan dengan kembalinya AABI Sumsel dari mati suri selama lebih kurang dua tahun, maka dapat memberikan arah pertumbuhan dan perkembangan jasa konstruksi untuk mewujudkan struktur usaha yang kokoh, andal, berdaya saing tinggi dan hasil pekerjaan konstruksi yang berkualitas. “Selain itu, akan dilakukan inventarisasi permasalahan yang dihadapi oleh para anggota berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan yang timbul disebabkan oleh karena kebijakan, regulasi maupun material yang digunakan dalam proses produksi,” katanya. Tidak hanya itu, AABI Sumsel juga akan memberikan masukan kepada pemerintah, membantu mensosialisasikan program, peraturan, kebijakan serta regulasi dari pemerintah, serta mewujudkan sinergi antara pengguna jasa, penyedia jasa dan para stake holder dalam rangka menghasilkan produksi yang berkualitas. Dilaporkan Drs Herry Zaman, Ak selaku Ketua Panitia, saat ini yang telah bergabung kembali ke dalam wadah AABI Sumsel sebanyak 20 perusahaan meski faktanya para pengusaha AMP di Sumsel jumlahnya lebih dari 25 begitu pula dengan AMP jumlahnya telah mencapai 50 lebih. Dengan demikian jumlah anggota yang bergabung dan ikut menjadi peserta musda ada 20. ADV

6


PALEMBANG EKSPRES

HALAMAN 7

KAMIS, 7 NOVEMBER 2013

Selektif�Beri�Bonus PALEMBANG. PE-Musim depan tak hanya klausal kontrak yang dikaji ulang ada beberapa aspek yang dirubah dalam aspek , yang bakal di sodorkan pada pemain yang masuk dalam skuad musim depan. Salah satu poin yang di garis bawahi dan mengalami revisi adalah tentang bonus pemain. Kalau pada beberapa musim sebelumnya, dalam klausul surat kontrak ada poin yang menyebut, pemberian bonus dari manajemen kepada pemain. bonus tersebut diberikan jika mendapatkan kemenangan di laga kandang maupun tandang. Sedangkan untuk besaran bonus tersebut, di tentukan manajemen sesuai dengan hasil kerja tim. Tapi untuk musim ini, kebijakan untuk memberikan bonus pada pemain akan dihilangkan. Karena, manajemen menilai ada salah mengartikan tentang pemberian bonus tersebut. “Kita akan kaji ulang bonus pemain musim depan, siapa yang bekeringat dialah yang akan mendapat bonus,”kata Manajer Robert Heri Sriwijaya FC, Robert Heri kepada Palembang Ekspres, Rabu (6/11). Dilanjutkanya, selama ini pemain beranggapan bahwa bonus itu adalah hak mereka padahal itu hanya penghargaan semata, jadi nanti diharapkannya para pemain bisa mengeluarkan penampilan yang maksimal agar bisa meraih bonus, dengan mengedepankan persaingan secara sehat sesama tim sendiri. “Nantinya pemain yang mengeluarkan penampilan terbaik dalam setiap pertandingan maka dialah yang akan mendapat bonus,” ungkap pria asal Tanjung Enim ini. Masih kata dia, semua perubahan dalam klausul kontrak tentang pemberian bonus ini memang telah dirumuskan bersama manajemen, meskipun tidak termasuk dalam klausul kontrak pemain namun Robert berujar melainkan penghargaan ini diberikan pihaknya sebagai apresiasi terhadap pemain itu sendiri. “Sudah kami tetapkan. Tentu berbeda dari musim sebelumnya, tapi saya tak mau bicara soal kebijakan musim-musim sebelumnya. Kita bertujuan agar semua lebih fair, apalagi kita berharap untuk musim depan tim merasa akan jauh lebih nyaman. agar para pemain termotivasi untuk mengeluarkan kemampuan terbaik yang mereka miliki,” tukasnya. JAN

M Sobran FOTO: NOVA WAHYUDI / PALPRES

SFC Optimis Lolos Verifikasi PALEMBANG. PE - Tim berjuluk Laskar Wong Kito, Sriwijaya FC yakin dan optimis bisa lolos veritifikasi yang dilakukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang akan berlangsung di November ini. Manajer SFC, Robert Heri mengaku tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) akan lolos verifikasi dan berlaga di kompetisi Indonesian Super League (ISL) musim depan. Meskipun SFC musim lalu diterpa aksi mogok pemain, namun Robert berujar hal itu tidak akan mempengaruhi penilaian verifikasi. Pasalnya masih banyak klub lainnya hingga saat ini belum membayar gaji para pemainnya. Dalam veritifikasi yang dilakukan oleh PSSI nantinya akan melakukan penilaian terhadap lima aspek klub Profesional yakni aspek legal, finansial, infrastrukstur, personel dan sporting. Dari kelima unsur penilaian tersebut, aspek finansial akan menjadi penilaian utama tim verifikasi. Pasalnya di musim lalu para pe-

main SFC melakukan aksi mogok di dua laga tersisa menuntut pembayaran hak gaji dan bonus mereka selama berkostum Laskar Wong Kito. Aksi mogok tersebut, secara tak langsung akan mempengaruhi nilai verifikasi oleh PSSI sebelum dilaksanakan kompetisi di musim depan. “Apalagi kita telah melunasi gaji para pemain di musim lalu, kita optimis lolos vertifikasi untuk musim depan,” kata Robert, Rabu (6/11). Masih kata dia, terlebih aksi mogok yang terjadi dimusim lalu hanya mis komunikasi dengan pemain karena bukannya manajemen tak mau membayar gaji pemain akan tetapi menunggu pembayaran dari PT Liga Indonesia sebagai dana sharing peserta kompetisi. Setelah semuanya dibayarkan, dana tersebut langsung diberikan kepada seluruh pemain. “Apalagi kejadian tersebut bukan karena faktor financial tim,melainkan tidak sabarnya pemain menunggu pembayaran dari PT Liga Indonesia,” ungkapnya. Diketahui, rencana PSSI mem-

bentuk tim untuk melakukan verifikasi terhadap 25 klub calon peserta kompetisi musim depan diungkapkan langsung anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Erwin Dwi Budiawan yang akan membentuk tim verifikasi yakni First Instance Body dan Appeal Body “Kompoisinya 50-50 antara PSSI dan pihak Independent. Pastinya perwakilan pihak independen adalah orangorang yang punya kapabilitas. Ada yang dari luar PSSI dan ada yang dari dalam PSSI,” kata Erwin Dwi Budiawan Erwin mengaku, pengurus PSSI tengah membuat regulasi mengenai lisensing klub. Nantinya, regulasi itu akan dibawa ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk disahkan. PSSI dijadwalkan melakukan pertemuan dengan AFC di House of AFC, Kuala Lumpur, Malaysia pada Rabu (6/11). “Sekarang kita bikin regulasinya. Badan ini mengikuti regulasi club licensing. Yang nanti disahkan AFC. Kalau regulasinya, AFC harus tahu,” kata Erwin. Setelah melakukan pertemuan dengan AFC, PSSI menjadwalkan untuk bertemu 25 klub calon peserta kompetisi kasta tertinggi pada kamis (hari ini). Sejumlah 25 klub terdiri dari 18 klub ISL dan 7 dari IPL. JAN

PALEMBANG. PE - Pemain asli Palembang, M Sobran yang dipastikan menjadi salah punggawa anyar Laskar Wong Kito musim depan. Lantaran kontraknya diperpanjang jajaran Manajemen Sriwijaya FC. Hanya saja Sobran harus kembali bergelut dengan cedera lutut kambuhannya yang sudah didapatnya sejak musim lalu saat SFC melakoni laga persahabatan menghadapi Muba Selection beberapa waktu lalu. Cedera Sobran sendiri kembali kambuh saat SFC menggelar latihan perdana di Stadion Bumi Madya Palembang, Senin (4/11). Pemain jebolan PON Sumsel 2004 silam ini terlihat mengikuti latihan namun saat memasuki sesi game sang pemain terlihat terpincang-pincang sehingga

tidak bisa melanjutkan latihan. Pelatih Kepala Sriwijaya FC, Subangkit mengatakan, Sobran sendiri mengalami cedera lutut saat tim besutanya melakukan latihan ringan sehingga sang pemain tidak bisa mengikuti sesi game selanjutnya. “Sepertinya cedera yang dialami M Sobran, cedera lutut lama sehingga dia tidak bisa mengikuti latihan hari ini,” kata Subangkit kepada Palembang Ekspres di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Rabu (6/11). Masih kata dia, pihaknya belum bisa memperkirakan kapan cedera mantan pemain Persiba Balikpapan ini akan sembuh dan bergabung bersama tim kembali mengingat cedera lutut yang dialaminya sudah terjadi berulang kali sehingga dia memanfaatkan pemain yang ada saat latihan sembari menunggu keadaan Sobran. “Cedera sepertinya cukup parah jadi kita tidak bisa memperkirakan kapan Sobran bisa latihan lagi, untuk itu sembari menunggu cedera Sobran sembuh kita memanfaatkan pemain yang ada saat sesi latihan,” tukas mantan pelatih Persiwa Wamena ini. JAN

SYSA Puncaki Klasmenen Grup B SEKAYU. PE - Tim sepakbola Sekayu Youth Soccer Academy (SYSA) berhasil membungkam tim asal Thailand juara bertahan Turnamen Sepakbola Singa Cup dengan skor 2-1. Sebelumnya tim sepakbola binaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) ini berhasil mencukur tim Filipina dengan skor 4-0 dan menghabisi perlawan tim Singapura dengan skor 5-0. Keberhasilan SYSA menggulung tim juara bertahan ini tidak lepas dari permainan baik yang diperagakan dari awal hingga akhir pertandingan. Disaksikan Bupati Muba, H Pahri Azhari, tim kebanggaan masyarakat Muba ini terlihat mendominasi jalannya pertandingan. Gol pertama berhasil diciptakan Tim SYSA ketika pertandingan baru berlangsung sekitar 15 menit. Gol tersebut dicetak Megananda yang berhasil menerobos melewati dua pemain belakang Thailand, serta menge-

coh penjaga gawang dengan satu sentuhan bola. Bupati Muba, H Pahri Azhari usai pertandingan yang digelar di The Cage Sport Park Singapura, kemarin (6/11), mengaku bersyukur atas keberhasilan tim SYSA memimpin puncak klasemen grup B. Dia berharap hasil optimal dapat juga diraih pada pertandingan menghadapi tim Australia yang berada di posisi kedua klasemen Grup B. “Dengan hasil pertandingan yang sudah dilakoni Tim SYSA, menunjukkan kalau tim asal Muba cukup disegani pada turnamen ini. Terbukti pada pertandingan Tim Muba banyak tim asal negara lainnya yang ikut menyaksikan,” ungkapnya. Sementara Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Muba Sunaryo SSTP MM mengatakan, Singa Cup merupakan turnamen tahunan yang digelar Pemerintah Singapura. Singa Cup Tahun 2013

mempertandingkan dua kategori usia yaitu U-15 dan U-18. “Tim Muba mengikuti kompetisi U-18, bahkan di antara pemain ada yang usianya baru 15 tahun. Kita berharap pada Singa Cup ini berhasil membawa pulang piala ke Musi Banyuasin,” jelasnya. Turnamen Singa Cup Tahun 2013 digelar 2-9 November di The Cage Sport Park Singapura. Diikuti 10 tim dari 9 negara, salah satunya Indonesia. Jadwal pertandingan pada turnamen ini relatif padat, dengan tiap tim terkadang bertanding dua kali dalam sehari. Terpisah pemain SYSA, Megananda mengaku senang atas keberhasilan Muba memuncaki klasemen sementara grup B. Meski mengaku kelelahan pada turnamen yang jadwalnya padat ini. “Tetap optimis Tim Muba mampu membawa trophy juara ke Bumi Serasan Sekate,” tukasnya. FIR


PALEMBANG EKSPRES

KAMIS, 7 NOVEMBER 2013

HALAMAN 8


Jangan Lewatkan Momen Spesial Anda! Palembang Ekspres siap mengabadikan momen tersebut.

Hubungi : David Ariyanto 0711 7757249, M Iqbal 0852 98038301. Harga bersaing, Tersebar di Sumsel dan elegan. PALEMBANG EKSPRES

HALAMAN 9

KAMIS, 7 NOVEMBER 2013

Bupati

9

Banyuasin,

Penandatangan

Yan Anton

pengesahan

Ferdian dan

Perda

istri, Vinita

oleh Ketua

Citra Karini

DPRD Kota

membagikan

Palembang, H

susu kepada

Ahmad Novan,

anak-anak.

disaksikan

Wakil Walikota, H Harnojoyo.

FOTO-FOTO HUMAS BANYUASIN

FOTO-FOTO HUMAS PEMKOT PALEMBANG

Dewan Terbitkan Empat Perda PALEMBANG. PE – Empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan Pemkot Palembang disetujui DPRD Kota Palembang dalam rapat paripurna dengan agenda Laporan Panitia Khusus (Pansus) V, VI, VII, VIII, Rabu (6/11). Keempat Peraturan Daerah (Perda) dimaksud adalah Perda Pembinaan Anjal, Gelandang dan Pengemis, Perda Penyertaan Modal Daerah PDAM Tirta Musi, Perda Tentang perubahan kedua atas Perda Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Kota Palembang, Sekretariat DPRD Kota Palembang dan Staf Ahli Wali Kota dan terakhir Perda Perubahan ketiga atas Perda No 10 tahun 2008 tentang Pembentukan Sususnan Organisasi Dan Lembaga Kerja Teknis Pemkot Palembang. Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Palembang, H Ahmad Novan ini dihadiri Wakil Walikota

Wakil Walikota Palembang, H Harnojoyo menyampaikan sambutan di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Kota Palembang. Palembang, H Harnojoyo dan sejumlah SKPD di lingkungan Pemkot Palembang. “Ada empat raperda yang dibahas dan disahkan oleh Pansus V, VI, VII, VIII,” katanya. Lebih jauh dia menjelaskan,

Para pimpinan DPRD Kota Palembang dan Wakil

Walikota Palembang dalam rapat paripurna, Rabu (6/11).

peraturan daerah bisa menjadi dasar hukum Pemkot Palembang dalam melaksanakan program. Salah satunya, Perda Pembinaan Anjal, Gelandang dan Pengemis. Dari sini, Pemkot Palembang bisa memberi-

kan sanksi kepada masyarakat saat memberikan sumbangan di jalanan. “Biarpun ada rasa iba, hendaknya disalurkan ke tempat yang lebih sesuai. Akan dievaluasi terlebih dahulu, baru akan disosialisasikan. Kita juga menghimbau kepada masyarakat, RT, lurah bisa membina para anjal karena mereka bisa menjadi ujung tombak,” tuturnya. Selain itu, Perda Penyertaan Modal Daerah PDAM Tirta Musi Palembang merupakan dana tambahan modal daerah dari dana hibah pemerintah AusAID untuk pemasangan baru bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Penyertaan modal untuk PDAM sebesar Rp21 miliar. Dana ini untuk memberikan subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah dalam memasang sambungan air. Kalau harga normal Rp1,5 juta dan disubsidi menjadi Rp800 ribu,” terangnya. RIS/ADV

Para Anggota DPRD Kota Palembang dan jajaran

Pemkot Palembang dalam rapat paripurna, Rabu (6/11).

Bupati Pimpin Hari Cuci Tangan Pakai Sabun

Yan Anton Ferdian

Hj Hafinalty

PERINGATAN Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Se-Dunia (CTPS) tahun 2013 tingkat Kabupaten Banyuasin, dipimpin langsung Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian SH yang dilaksanakan di halaman SD Negeri 12 Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin. Kegiatan tersebut digelar Rabu (6/11) oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuasin, dihadiri Ketua PMI Banyuasin, Hj Hafinalty, Ketua TP PKK Kabupaten Banyua-

Vinita Citra Karini dr Ayuhana Awam sin, Vinita Citra Karini, Kepala Dinkes Banyuasin, dr Ayuhana Awam MSi, Kepala Direktur RSUD, dr Eka Muntika dan Camat Betung, Alfian, Kepala KUA Betung, A Yani, Kapolsek dan ratusan pelajar SD dan SMA di Kecamatan Betung. Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian mengatakan, jika CTPS pertama kali dipelopori Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 15 Oktober 2008 yang dihadiri lebih dari 70 negara. Kegiatan cuci tangan pakai sabun

Kepala Dinkes Banyuasin, dr Ayuhana Awam turut mencuci tangan dengan sabun.

merupakan prilaku sederhana, yang berdampak luar biasa. Karena tangan adalah alat indera yang paling penting untuk berinteraksi dan lebih mudah menempel penyakit dan rentan terjadi pada anak-anak. “Acara peringatan ini adalah perilaku sehat yang terbukti merupakan komitmen kita secara bersama, agar dapat mencegah untuk mewujudkan derajat kesehatan dari penyebaran penyakit menular, seperti cacingan, diare, ISPA, dan Flu Burung, dengan kata lain anak sehat dimulai tangan sehat, dimulai usia dini,” kata Yan Anton membawakan Sambutan dari Kementrian Kesehatan, kemarin. Langkah ini dilakukan untuk menyelamatkan hidup anakanak tanpa memerlukan biaya besar di bidang kesehatan sebagai generasi penerus bangsa untuk memperhatikan perilaku CTPS dari berbagai penyakit menular. ”Saya mengajak

pemangku kepentingan untuk mendukung pembangunan kesehatan di Kabupaten Banyuasin agar berhasil dilaksanakan. Dan prilaku higenis dan sanitasi ini dapat disebarluaskan di semua tempat, di antaranya di rumah sendiri, pasar, pelabuhan, terminal dan lain-lain, untuk membiasakan diri agar menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS),” pintanya. Sementara Kepala Dinkes Kabupaten Banyuasin, dr Ayuhana Awam MSi menuturkan jika anak-anak adalah modal untuk pembangunan yang akan datang. Maka untuk menyelamatkan generasi yang sehat dari ancaman penyakit seperti Ispa, Diare, Cacingan dan Flu burung. ”Kami minta masyarakat untuk mengajarkan anak-anaknya untuk menjaga pola hidup sehat dan Bersih (PHBS) dimulai cuci tangan pakai sabun untuk mencegah penyakit membahayakan tersebut,” pungkasnya. ADV

Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian Ketua TP PKK Banyuasin, Vinita membuka acara mencuci tangan Citra Karini mencuci tangan dengan dengan sabun secara simbolis. sabun. v

0812 - 74629119


PALEMBANG EKSPRES

KAMIS, 7 NOVEMBER 2013

HALAMAN 10

Wagon�R�Siap�Disalurkan PALEMBANG. PE - Konsumen yang telah inden produk low cost green car (LCGC)) produk Suzuki patut bergembira. Pasalnya, mobil tersebut akan segera didistribusikan pihak Suzuki pada 12 November mendatang. Operational Manager PT Nusa Sarana Citra Bakti (NSCB), main dealer Suzuki Palembang, Andry Ardilla memastikan, Karimun Wagon R rencananya bakal mengawali debut perdana di Jakarta pada 10 November mendatang. Selang beberapa hari setelah launching nasional, mobil murah besutan Suzuki ini turut launching ke dealer-

dealer cabang Suzuki di Indonesia, termasuk Palembang. “Kalau tidak ada halangan kita bakal launching Wagon R itu tanggal 11 November nanti di Palembang dan target kami 12 November sudah mulai didistribusikan ke konsumen,” ujar Andry kepada Palembang Ekspres, Rabu (6/11). Andry mengatakan, saat ini di Sumsel, Karimun Wagon R telah diinden sekitar 15 unit. Jumlah tersebut memang masih sedikit. Namun, pihaknya optimis inden akan membludak setelah mobil tersebut dilaunching nanti. “Saat ini kan orang belum melihatnya, kami rasa wajar kalau masyarakat ingin mencari tahu lebih dahulu,” ungkapnya. Andr y menegaskan, pihaknya optimis Karimun Wagon R mampu mendongkrak penjualan hingga 15 persen, sebab sebagian masyarakat sudah banyak tahu dengan Karimun.”Suzuki memang spesialis dalam pembuatan mobil city car. Sebab sejak 1996 silam kami sudah memiliki produk sejenis ini yakni Kar-

juga akan menambah dua cabang imun,” jelasnya. dealer utama. “Target kami Menurut dia, saat ini 2014 sudah beroperasi. rata-rata penjualan Saat ini sedang tahap pihaknya sebanyak pembangunan,” tu350-400 unit all kasnya varian per buNamun sayang, lan. Hadirnya Andry masih Wa g o n R , bakal menutup rapat diharapkan a halangan kita “Kalau tidak ad okeran informasi penjualan N 11 l ga ng ta on R itu mengenai lokasi tumbuh launching Wag et targ Palembang dan dealer baru Sumenjadi vember nanti di ulai didism h zuki tersebut. 400-450 unit da su r be kami 12 Novem Kendati demikiall varian ,” en um ns an ia tidak meper bulan. tribusikan ke ko -------------nampik jika ekMobil murah --------spansi yang dilakupabrikan Suzukan pihaknya sampai ki ini bakal diperke areal luar wilayah kenalkan denKota palembang. PTR gan tiga tipe, yaitu Karimun Wagon R- G X , Ka r i m u n Wagon R-GL, dan Karimun Wagon R-GA. Harga OTR Palembang diperkirakan mulai Rp79 juta sampai Rp102 jutaan. Selain hadirnya produk LCGC, lanjut Andry, untuk meningkatkan penjualan, dalam waktu dekat pihak Suzuki Palembang

ANDRY

FOTO - FOTO NET

LCGC Gerus Premium Class PALEMBANG. PE - Produk low cost green car (LCGC) menggerus pasar mobil premium class secara signifikan. Ternyata, mobil premium class yang diperuntukkan bagi kalangan menengah ke atas tersebut, kalah bersaing dengan mobil murah ramah lingkungan. ----------------------------

H

AL tersebut diungkapkan Eddy Yusuf, Branch Manager PT Mitra Maju Mobilindo, main dealer Hyundai Palembang. Ia mengaku, sejak hadirnya mobil murah, penjualan mobil premium class turun hingga 50 persen. Kendati demikian, pihaknya yakin, merosotnya penjualan tidak hanya dialami ATPM asal Korea itu saja. “Kami yakin seluruh dealer, khususnya untuk mobil jenis premium, mengalami penurunan,” ujar Eddy kepada Palembang Ekspres, Rabu (6/11). Eddy menuturkan, biasanya mereka mampu membukukan penjualan hingga

10 unit semua varian per bulan, saat ini penjualan hanya berkutat antara 4-5 unit per bulan. Kalau dihitunghitung, menurut dia, wajar LCGC menggerus mobil premium, sebab pihak Hyundai tak menampik banderol mobil murah yang ditawarkan dengan kisaran Rp100 juta menjadi daya pikat utama. Sedangkan untuk memiliki mobil premium, uang sebanyak itu, untuk down payment (DP) saja masih jauh dari cukup. Oleh karena itu, lanjut Eddy, pada awal 2014 pihak pabrikan otomotif asal Korea Selatan ini berniat meluncurkan produk LCGC. “Karena demand masyarakat terhadap mobil murah tinggi, kami pasti ikut keluar-

kan produk LCGC,” tukasnya. Tidak disebutkan merek atau tipe apa yang bakal digadang oleh Hyundai sebagai mobil murah untuk berh-

adapan dengan para kompetitornya. Menurut Eddy, mobil murah besutan Hyundai bisa tampil baru (all new) atau hanya penyempurnaan dari beberapa tipe city car yang menjadi line up Hyundai saat ini. Sementara itu, Sekretaris Asosiasi Pengusaha Mobil Bekas Palembang H Hermansyah mengatakan, saat ini permintaan mobil bekas (mobkas) juga mengalami penurunan mencapai 60-65 persen. Penyebabnya diakui karena kehadiran LCGC ditambah harga komoditi yang anjlok dan kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sebelum Ramadhan 1434 H lalu. “LCGC memang mempengaruhi penjualan tapi persentasenya tidak begitu tinggi,” katanya. Herman menilai, penjualan produk LCGC tidak akan mengganggu penjualan mobkas secara signifikan. Sebab, secara psikologis masyarakat Sumsel tak mau menunggu lama dan ingin cepat dapat. “Kalau LCGC kan harus inden. Masyarakat kita tak mau h a r u s menunggu lama,” jelasnya. PTR

FOTO - FOTO ALHADI FARID/PALPRES


PALEMBANG EKSPRES

KAMIS, 7 NOVEMBER 2013

HALAMAN 11

Kosong�Direksi,�Dana Kredit�Lari�ke�UMKM

PALEMBANG. PE- Belum lengkapnya jabatan direksi di Bank Sumsel Babel (BSB) berdampak pada terhambatnya penyaluran kredit diatas Rp5 miliar, alhasil bank daerah ini lebih fokus menyalurkan dana kredit sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). ------------------------------

K

O N D I S I ini juga sejalan dengan rencana BSB yang akan menggarap penyaluran kredit UMKM dan ritel dengan porsi 65 persen serta memperkuat jaringan yang sudah ada. Hal ini dikatakan Mertolihan, Direktur Operasional BSB pada saat puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) BSB ke-56 di lobi gedung BSB di Jakabaring. “Tahun ini perayaan ulang ta-

POTONG TUMPENG

Badia Parizade, Anggota Dewan Komisaris BSB memotong nasi tumpeng di puncak HUT BSB ke-56 di gedung BSB Jakabaring.

FOTO NOVA WAHYUDI / PALPRES

hun BSB sederhana karena kegiatan jumlahnya dikurangi setelah melihat kondisi apalagi jajaran direksi masih ada yang kosong,” ujar Mertolihan yang ditemui wartawan kemarin (6/11). Empat jabatan direksi yang masih

kosong yang sudah diangkat dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 2 Agustus lalu belum bisa aktif bertugas pasalnya belum menjalani fit and propertest. Meskipun terjadi kekosongan direksi tidak banyak mempengaruhi

kinerja bank plat merah ini pasalnya realisasi laba mengalami over target dari Rp338 miliar sudah terealisasi sebesar Rp358 miliar. “Itu juga karena kita terapkan efisiensi dan terus berusaha meningkatkan penghasilan bank meskipun

Tahun ini perayaan ulang tahun BSB sederhana karena kegiatan jumlahnya dikurangi setelah melihat kondisi apalagi jajaran direksi masih ada yang kosong,” --------------------------------------

pencapaian Dana Pihak Ketiga (DPK) belum sesuai target yang diinginkan,” bebernya. Untuk DPK ditargetkan mampu meraup Rp12 miliar dan sayangnya sampai Oktober 2013 baru terealisasi 92 persen saja sehingga akhir tahun bisa tercapai. Mertolihan mengaku belum tercapainya DPK banyak disebabkan salah satunya pengaruh kondisi perekoniman yang tidak menentu, sehingga perbankan berebut pasar DPK. Pencapaian gemilang juga terjadi untuk aset sebesar Rp15,1 triliun diikuti dengan kredit dari target Rp10,9 triliun sudah terealisasi sebesar Rp11 triliun. “Penyaluran kredit kita sedikit terhambat karena kredit korporasi dibatasi, sesuai dengan pengajuan kredit diatas Rp5 miliar harus ditentukan oleh seluruh direksi yang ada,” bebernya. Dengan kondisi seperti itu, BSB lebih melirik sektor UMKM dan hasilnya target kredit bisa sesuai target apalagi penyaluran dananya tetap jalan sampai ke daerah. Pria yang mengawali karir di BSB sejak 1981 ini juga mengaku

MERTOLIHAN

dalam minggu ini tes calon direksi akan dilakukan sehingga diharapkan akhir Desember jumlah direksi sudah bisa lengkap. “Saat ini sudah banyak perubahan yang terjadi di BSB tapi seluruh pegawai masih perlu bekerja keras lagi untuk bisa meningkatkan kinerja dan menumbuhkan kepercayaan nasabah,” lanjutnya. Bahkan ditengah terpaan cobaan yang dihadapi, BSB masih mampu menuai prestasi seperti sukses menjadi tuan rumah sekaligus juara umum di Porseni Perbankan BPDSI ke-X. Sementara itu, Sekretaris Perusahaan BSB Faisol Sinin mengatakan akan mengembangkan layanan jaringan BSB dengan membangun kantor kas di setiap Kecamatan yang ada di Sumsel. Sampai saat ini sudah ada 25 kantor cabang, 33 unit cabang pembantu, 77 kantor kas, 34 payment point, 206 mesin ATM dan 3 CDM. “Jumlah kantor kas akan terus kita tambah untuk mendapatkan dana dari masyarakat, apalagi sekarang jumlahnya sudah 77 kantor,” katanya. LA

Pesan Blue Bird Lewat Ponsel

Andromax C Laris Manis

All New Limo Dongkrak Penghasilan

FOTO NOVA WAHYUDI / PALPRES

PALEMBANG. PE- Taxi Mobile Reservation (TMR) yang menggunakan teknologi fleety memungkinkan penumpang Blue Bird memesan taksi melalui ponsel bahkan taksi yang diinginkan datang dalam waktu 2-5 menit. --------------------------

BANYAK DIBELI

Andromax C menjadi salah satu ponsel pintar dari Smartfren yang banyak dibeli oleh konsumen, bahkan penjualannya meningkat hingga 400 persen.

hanya perlu memesan taksi saja dan tidak lama kemudian akan langsung mendapat balasan berupa nomor taksi serta nama pengemudi yang akan datang menjemput. “Dengan sistem ini dalam hitungan menit taksi yang dipesan bisa sampai ke rumah penumpang, mungkin bisa 2-5 menit karena taksi yang dipesan dari lokasi yang terdekat,” bebernya. Teknologi teranyar yang digunakan taksi berlambang burung ini sudah terlebih dahulu diterapkan di Jakarta, Surabaya, Medan, Semarang, Bandung. Dan baru akan diterEMASANGAN apkan di 25 unit All New alat berupa Limo yang baru diopl a y a r u k u ra n erasikan sejak 1 Novem5x20 cm ini renber 2013, taksi terbaru cananya akan dipasang ini tampilan lebih luxury secara bertahap di 25 dengan body lebih panunit All New Limo armajang sehingga ruang kabin da terbaru Blue Bird. di dalam lebih luas. “Akhir November ini Taksi terbaru ini mekita akan pasang alat nambah jumlah armada khusus berupa GPS, jadi Blue Bird sebanyak 200 penumpang bisa memeunit dengan 300 pengesan taksi lewat ponsel mudi dan argo yang berbaik Andorid, Blackberlaku pertama buka pintu ry,” ujar Rudi Alwazan, Rp7.000 dan Rp4.500 unBranch Manager Blue tuk per km berikutnya. Bird Palembang kemarin Sementara itu, Kepala RUDY ALWAZAN (6/11). Operasi Blue Bird, HerHanya saja pemesanmanto mengatakan sejak an melalui ponsel ini bisa terealisasi kehadiran All New Limo mendongkrak pada Januari 2014 pasalnya pemasan- penghasilan pengemudi yang menggan alat bantu akan dilakukan pada 25 endarainya. November mendatang. “Animo warga Palembang sangat Saat ini pihaknya akan mengirim- bagus, karena penghasilan pengemudi kan peta wilayah Palembang yang akan yang awalnya hanya Rp550.000 ribu sedikirimkan ke Shanghai pasalnya alat jak pakai All New Limo bisa Rp615.000,” ini buatan negeri Tiongkok dan mema- katanya. kan waktu selama dua minggu. Hanya saja tidak sembarangan “Kita usahakan pengerjannya lebih pengemudi bisa dipercaya membawa cepat supaya target pemasangan All New Limo, hanya yang memiliki unit pada Desember bisa dilakukan sikap yang bagus yang bisa mengensehingga pesan taksi di Januari bisa darainya. terlaksana,” jelasnya. Saat ini armada Blue Bird belum Untuk bisa memesan taksi melalui mampu melayani seluruh panggilan ponsel pintar dikatakannya cukup mu- yang masuk (incoming call) sebanyak dah, penumpang harus mengunduh 3.300 per hari di reguler dan weekend aplikasi TMR di ponselnya. tembus 4.000 panggilan dengan 10-12 Dari aplikasi tersebut, penumpang persen yang tidak bisa dilayani. LA

P PALEMBANG. PE- Aplikasi Blackberry Messenger (BBM) yang bisa diunduh di ponsel Android ikut membuat Smartfren merasakan “berkah” pasalnya penjualan ponsel pintar Andromax C naik hingga 400 persen. Hal ini dikatakan Renawati Natalia, Regional Brand Activation South Sumatera PT Smartfren yang mengaku khusus untuk penjualan Andromax C naik tajam jika dibandingkan hari normal. “Penjualan Andromax memang naik signifikan sampai 400 persen, ini sudah terasa sejak sepekan terakhir,” ujar Rena kemarin. Hal ini terlihat dari antrian pengunjung yang akan membeli ponsel pintar di booth yang berada di Palembang Square Mall. Alhasil dalam sehari bisa tembus 150 unit, jumlah ini jauh dari catatan penjualan di hari normal yang hanya 30 unit saja dalam sehari.

“Konsumen yang membeli Andromax sangat antusias bahkan diluar prediksi kita karena awalnya kita hanya ingin uji coba sejak aplikasi BBM bisa diunduh ke Android,” bebernya. Ditambah lagi operator dengan jargon “I hate slow” ini membandrol ponsel Andromax C dengan harga spesial sebesar Rp649.000 dari harga normal Rp715.000. Rena juga menambahkan keramaian konsumen yang ingin membeli ponsel Smartfren tidak hanya terjadi di PS Mall saja melainkan di PIM juga dipadati. “Minggu lalu kita sempat meminta pengamanan dari petugas khusus supaya antrian konsumen yang membeli tetap tertib dan mengantisipasi suasana yang tidak kondusif,” jelasnya. Hingga saat ini, penjualan Andromax C mampu terjual kurang lebih 900 unit sejak

digebernya harga promo yang ditawarkan Smartfren. Untuk stok penjualan Rena mengaku persediannya bakal mampu terpenuhi sesuai permintaan pasar. “Antusias yang membeli ponsel Smartfren bukan terjadi di Palembang saja melainkan juga di pameran Indocomtech di Jakarta,” bebernya. Sedangkan untuk penjualan Blackberry yang juga dimiliki Smartfren tergolong penjualannya masih normal akan tetapi rata-rata pengunjung memang lebih banyak beralih ke Andromax C. “Keunggulan Andromax C bukan karena harganya yang sangat terjangkau melainkan juga sudah dilengkapi dengan aplikasi yang lengkap layaknya Android, serta dual sim yang membuat penggunanya bisa menggunakan dua kartu sekaligus dalam satu Android,” jelasnya. LA

IKLAN KOLOM

HOTLINE�IKLAN�(0711)�7757249


PALEMBANG EKSPRES

HALAMAN 12

KAMIS, 7 NOVEMBER 2013

Bimtek Tingkatkan Pemahaman BMD

BIMTEK

FOTO: FIRDAUS / PALPRES

Narasumber berasal dari BPKP Provinsi Sumsel saat menyampaikan materi Bimtek peningkatan kapasitas pengelolaan barang milik daerah, yang dilasanakan di Wisma Atlet Sekayu, kemarin (6/11).

SEKAYU.PE - Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD)/UPD Kabupaten Muba di Wisma Atlet Sekayu, kemarin (6/11). Asisten II Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba, Ir H Sulaiman Zakaria MT, mengapresiasi penyelenggaraan bimtek pengelolaan BMD, karena sangat penting untuk meningkatkan SDM yang handal dan professional di bidang pengelolaan barang milik daerah. Hal itu dilakukan dalam upaya penerapan tertib administrasi, penyamaan persepsi, pemahaman dan pendalaman materi yang berkaitan dengan pengelolaan barang milik daerah. “Bimtek ini sangat baik bagi SDM yang ada di Muba untuk bisa mngelola keuangan,” ungkapnya. Selain itu, bimtek ini juga merupakan bentuk komitmen Pemkab Muba untuk memperbaiki tata kelola barang milik daerah mengacu pada Permendagri No 17 Tahun 2007 tentang pedoman teknis pengelolaan barang milik daerah. Disamping itu, peningkatan kompetensi SDM pengurus barang, pembantu pengurus barang, penyimpan barang dan operator Simda di masing-masing SKPD, harus dilakukan agar pelaporan BMD tiap

Ranau Ingin Pisah Dari OKU Selatan MUARADUA.PE- Keinginan masyarakat Ranau Kabupaten OKU Selatan untuk memisahkan diri dari kian gencar. Keinginan ini karena masyarakat Ranau kurangnya perhatian atau dianak tirikan. Hal ini diungkapkan langsung tokoh masyarakat ranau, Erwin Singajuru SH MH, yang sekaligus Anggota Komisi Delapan DPR RI. Dikatakannya, pembahasan pemisahan diri dari Kabupaten Induk ini, terus berlangsung beberapa kali. Dimana tokoh-tokoh

masyarakat Ranau yang ada di Jakarta melakukan pertemuan. “Kita sudah beberapa kali membahas melalui forum masyarakat peduli Ranau yang ada di Jakarta. Memang ini wacana lama tapi tidak menutup kemungkinan bisa saja terjadi pemisahan dari Kabupaten OKU selatan,” kata Erwin usai pelantikan PAW Anggota DPRD OKU Selatan, kemarin (6/11). Keinginan pemisahan diri dari Kabupaten OKU Selatan, lanjutnya, dikarenakan selama ini Ranau merasa dikucilkan, di-

anak tirikan. Dimana masyarakat selama ini seharusnya sudah menikmati aliran listrik, namun hingga saat ini belum. Aliran listrik yang dinikmati masyarakat, merupakan suplay dari Liwa Lampung Barat. “Masyarakat kita selama ini menikmati listrik mendapat suplay dari provinsi Lampung, dan hingga kini penerangan daerah tersebut belum optimal. Ini yang menjadi pemikiran kita untuk memisahkan diri,” ucap Erwin. Mengingat Ranau, bebernya,

memiliki potensi menjadi kota, dan memiliki nilai wisata yang cukup tinggi seperti danau Ranau, gunung Seminung, air terjun dan obyek wisata air panas. Disamping itu, Erwin memberikan aprisiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Selatan, dikarenakan dalam kurun waktu ini, pembangunan dari leni sektor sudah kelihatan. “Seperti pembangunan kompleks pembangunan perkantoran yang tertata rapi,” pungkasnya. ZON

Masa Kepengurusan KNPI OKI Diprotes KAYUAGUNG.PE - Pelantikan kepengurusan DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten OKI yang semula dianggap lancar dan sukses. Ternyata menimbulkan polemik di sejumlah anggota kepengurusan. Pasalnya, ada kejanggalan terkait masa periode kepengurusannya. Di mana seharusnya tercatat 2011-2014, kini berubah menjadi periode 2013-2016. Sementara Musyawarah Kabupaten (Muskab) KNPI sebelumnya mengesahkan Herdi Apriansyah sebagai Ketua KNPI periode 2011-2014. Ketua Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Sirah Pulau Padang, Yeldi Yazid SPd menegaskan, sebagai Ketua PK dirinya sangat mengapresiasi berjalan lancarnya proses pengukuhan pengurus DPD KNPI OKI, yang selama ini sempat molor karena terjadinya dualisme kepemimpinan KNPI di Sumsel. Namun yang menjadi pertan-

yaan, kata Yeldi, masa kepengurusan yang seharusnya sesuai hasil muskab tahun 2011 lalu, Herdi Apriansyah ditetapkan sebagai ketua untuk masa bakti 20112014, bukan 2013-2016. “Hal ini pastinya tidak sesuai dengan hasil muskab beberapa waktu lalu. Oleh karena itu, demi menghindari terjadinya polemik dan gonjang-ganjing isu yang tidak sedap diluar kepengurusan, baiknya masa periode kepengurusan perlu ditinjau ulang,” terangnya. Dikatakannya, untuk menjaga nama baik organisasi kepemudaan khususnya KNPI OKI yang selama ini citranya masih terjaga, karena belum pernah terjadi adanya perselisihan dualisme kepemimpinan seperti yang pernah terjadi di sejumlah wilayah, kepada pihak pengurus provinsi harus meninjau ulang hasil pelantikan tersebut. “Kalau ini dibiarkan saya se-

Pasang�Rambu Tekan�Lakalantas INDRALAYA.PE - Satuan Lalu Lintas (Lantas) Polres Ogan Ilir (OI) memasang enam titik rambu-rambu peringatan lalu lintas atau papan billboard yang bertuliskan himbauan-himbauan bagi para pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat. Langkah yang dilakukan Sat Lantas Polres OI, sebagai upaya menekan terjadinya Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas), khususnya di sepanjang jalan raya di Kabupaten Ogan Ilir (OI), baik di Jalan Lintas Timur (Jalintim) maupun Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Enam titik pemasangan rambu-rambu tersebut, salah satunya berada didepan pintu masuk Mapolres OI yang bertuliskan ‘Utamakan Keselamatan’. Selain itu, titik lainnya bertuliskan Jadilah Pelopor Dalam Berkendara kemudian, Hati-hati sering terjadi kecelakaan. Selain didepan pintu masuk Mapolres OI, titik lainnya berada disimpang empat masuk perkantoran terpadu atau perkantoran baru Pemerintah Kabupaten (Pemkab), selanjutnya di Pos Pantau serta didepan pintu masuk SPBU KM 28 Indralaya. “Enam titik itu tentunya perlu untuk dipasang ramburambu himbauan peringatan lalulintas, agar para pengguna jalan raya tertib dalam berkendara,” ujar Kanit Laka Polres OI, Iptu Ahmad ZN, yang meninjau langsung pemasangan rambu lalulintas, Senin (4/11). Sementara itu, Kapolres OI, AKBP Asef Jajat Sudrajat melalui Kasat Lantas, AKP Arman Sahti SH menuturkan, dengan dipasangnya rambu-rambu himbauan ini, diharapan kedepan para pengendara lalulintas tertib dalam berkendara. “Kita juga mengharapkan agar masyarakat mematuhi ramburambu dalam berkendara, tentu saja sebagai upaya antisipasi terjadinya lakalantas,” ujarnya. VIV

laku pengurus merasa prihatin dengan kondisi kepengurusan ini karena tidak mengacu dengan hasil muskab,” jelasnya. Sementara Sekretaris MPI KNPI OKI, Zulyaden AB kepada wartawan mempertanyakan masa bakti kepengurusan DPD KNPI OKI yang dilantik beberap waktu lalu. Sebab, menurut Zulyaden bahwa sesuai hasil Muskab DPD KNPI OKI pada Februari 2011 lalu, Herdi Apiriansyah terpilih secara aklamasi dengan masa bakti 2011-2014, namun waktu itu belum dilantik dan ternyata baru sekarang dilantik. “Kita bukan mempermasalahkan pelantikannya, tapi masa baktinya. Semestinya sesuai dengan hasil amanat Muskab periode 2011-2014, tapi nyatanya pelantikan kemarin masa bakti 2013-2016, kan ini berarti sudah menyalahi aturan hasil musyawarah tertinggi (Muskab)

2011 dan muskab tersebut sudah jelas-jelas masa bakti 2011-2014, kita ada bukti hasil muskab yang lengkap redaksionalnya disaksikan oleh seluruh OKP yang menjadi peserta saat itu,” tegasnya. Sementara Ketua DPD KNPI Sumsel, Muhamad F Ridho ketika dikonfirmasikan tentang permasalahan masa bakti kepengurusan KNPI OKI, bahwa dirinya baru terpilih menjadi Ketua DPD KNPI Sumsel pada tahun 2013. “Jadi saya tidak berhak mengeluarkan SK masa bakti 2011-2013, itu sebenarnya tidak perlu untuk dipermasalahkan, sebab kenapa saat hasil Muskab KNPI OKI tahun 2011 lalu belum di SK-kan karena situasi saat itu baik di pusat maupun di Propinsi Sumsel ada dualisme kepemimpinan KNPI dan baru sekarang KNPI OKI bisa kita SK-kan dan setelah saya terpilih jadi Ketua KNPI Sumsel 2013 baru di-SK-kan,” tukasnya. IAN

Lapak Pasar Tradisional Dibongkar MURATARA.PE - Lapak pedagang pasar tradisional Lawang Agung di Kelurahan Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara dibongkar. Lapak milik pedagang buah, sembako, pakaian dan toko bangunan tersebut dibongkar sendiri oleh pedagang lantaran akses jalan sekitar pasar bakal dilakukan pengaspalan dan penataan ulang. Camat Rupit, Firdaus menjelaskan, pembongkaran sudah dilakukan sejak empat hari terakhir. Ini dilakukan agar proses pengaspalan sepanjang 600 meter diakses jalan tersebut nantinya berjalan lancar. Sebab selama ini keberadaan los pedagang yang sebagian besar dari kayu hampir menutupi sebagian daerah milik jalan. Selain itu, los pedagang juga menutupi saluran parit. Tak khayal, setiap kali hujan turun air disaluran tersebut kerap meluap dan menimbulkan bau tak sedap. Sehingga menganggu kenyamanan masyarakat, khususnya pembeli.

“Jadi sebenarnya itu rumah, ditambah didepannya dengan membuka los dagangan sampai maju ke DMJ,” kata Firdaus. Firdaus meminta kesadaran pedagang untuk segera mungkin melakukan proses pembongkaran. “Ini akan kita tata lagi agar tidak semrawut, banjir. Kalau ditata, otomatis akan bagus dilihat. Dan jelas ini untuk kepentingan bersama, apalagi akan diaspal,” ujarnya. Sementara itu Imron, salah seorang warga yang sering melintas dilokasi pasar mengaku, akses jalan seringkali padat dan ramai pembeli maupun kendaraan. Sehingga sering terjadi kemacetan dan masyarakat yang melintas dilokasi merasa tidak nyaman dengan kondisi tersebut. “Kalau sekarang sudah mulai dibongkar sendiri oleh warga, Mudahmudahan pedagang mengerti apa yang diinginkan pemerintah tentunya untuk kepentingan masyarakat banyak,” pungkasnya. IMR

SKPD dibuat secara tepat dan akurat sesuai aturan yang ditetapkan.“Prestasi meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), tidak terlepas dari peran serta seluruh tim pengelolaan barang milik negara yang dikelola sebagai aset daerah,” bebernya. Untuk itu, lanjutnya para peserta harus mengikuti bimtek dengan serius, sehingga pemahaman dan pengetahuan yang diperoleh dapat diimplementasikan di SKPD masing-masing dalam rangka tertib administrasi, dalam mencapai pengelolaan aset daerah yang tertib dan akuntabel. “Jika ada kendala dan hambatan agar segera dikoordinasikan dengan bidang asset DPPKAD,” terang Sulaiman. Sementara itu, menurut kabag Humas Setda Muba, Dicky Meiriando SSTP MH, kegiatan bimtek peningkatan kapasitas pengelolaan BMD/UPD Kabupaten Muba diikuti 169 peserta perwakilan dari 52 SKPD dan 10 bagian pada Setda Muba. Dengan rincian peserta meliputi petugas penyimpan barang 58 orang, pengurus barang 58 orang dan operator Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) 53 orang. Bimtek dilaksanakan 3 (tiga) hari, yaitu tanggal 6 hingga 8 November 2013, di Wisma Atlet Sekayu dengan narasumber berasal dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Selatan. FIR

Kapolres: Prihatin Kejahatan di OI Meningkat INDRALAYA.PE- Kapolres Ogan mengungkap Pekerjaan Rumah (PR) Ilir (OI), AKBP Asef Jajat Sudrajat SIk bagi Kepolisian yang bertugas, khususmerasa prihatin mengenai kejahatan nya dilingkungan Polres OI dengan di wilayah hukum Polres OI, yang memberikan informasi-informasi. “Dalam waktu dekat ini, satu mindalam kurun waktu kurang dari dua bulan terakhir ini, khususnya peristiwa ggu kemudian kita akan menggelar pertemuan-pertemuan maupun bersiperampokan kian meningkat. Tercatat dalam kurun waktu satu laturrahmi dengan masyarakat khususnya ke desa-desa yang bulan terakhir perampok sama sekali kiranya belum Bersenjata Api (Senpi) tersentuh oleh Polisi,” ujar sudah lima kali beraksi. Asef, kemarin (6/11). Terakhir terjadi pada Sabtu Dikatakannya juga, 2 November lalu, di Desa bahwa pihaknya terus Belanti, Kecamatan Rantau melakukan penyelidikanAlai, Kabupaten OI. Dipenyelidikan guna menmana seorang tauke karet, gungkap kasus yang seHifni (30) harus merelakan lama ini sudah menjadi uangnya senilai Rp150 juta PR. Target yang dicapai dirampok sekitar 15 orang, untuk mencari mata rantai empat diantaranya mengkejahatan tersebut, hingga gunakan senpi. saat ini masih susah. Kemudian di Desa Ulak “Peran masyarakat, beSegelung, Kecamatan Indralaya pada akhir Oktober AKBP Asef Jajat serta Pemerintah setempat, tentunya akan sangat berlalu, seorang pemuda usai pulang menonton orgen tunggal seki- guna bagi pihak Kepolisian untuk mentar pukul 02.00 WIB ditodong dua orang gungkap kasus-kasus yang saat ini masih dilakukan penyelidikan,” tegasnya. bertopeng menggunakan senpi. Asef menerangkan, pihaknya sudah Walaupun korban sempat memberikan perlawanan dengan sebilah sajam memerintahkan para perwira dilingyang dibawanya. Namun, korban tewas kungan Polres OI untuk terus meningdengan luka tembak tepat dibawah katkan Patroli secara terjun langsung ke lokasi. “Kehadiran seorang pemimpin ketiak hingga menembus jantung. Kemudian sepeda motor Honda ditengah kondisi seperti ini akan sanRevo yang dikendarai korban, dibawa gat berpengaruh,” imbuhnya. Dirinya juga menghimbau, kepada lari oleh kedua perampok tersebut beserta uang sebesar Rp300 ribu rupiah. masyarakat agar menuruti Perda yang Menanggapi hal ini, Kapolres OI sudah ditentukan yakni, untuk menAKBP Asef Jajat Sudrajat SIk yang gadakan Host Musik atau organ tunggal belum genap dua bulan bertugas di tidak lebih dari pukul 12 malam. “Jika lewat dari pukul tersebut Mapolres OI, merasa prihatin. Untuk itu Asef menggelar per- indikasi kejahatan bisa saja terjadi, temuan dengan awak media massa di kemudian tingkatkan pola keamanan ruang kerjanya sekaligus bersilatur- atau Siskamling lebih ditingkatkan,” rahmi, sebagai upaya turut berperan tukasnya. VIV

Baru Dikelola 500 Juta Ton PANGKALANBALAI.PE – Jumlah cadangan batubara di Kabupaten Banyuasin saat ini, mencapai 2,5 miliar ton. Hanya saja, yang sudah diketahui pasti hasil akuratnya sekarang ini diperkirakan 500 juta ton dan saat ini dikelola empat perusahaan yang notabene sudah memiliki izin dari Kementerian ESDM. Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Banyuasin, Ir Syaril mengatakan, untuk saat ini Banyuasin baru memiliki 500 juta ton batubara yang sudah siap produksi, sementara, sisanya belum dieksplorasi dengan maksimal. “Saat ini ada empat perusaan yang telah memiliki izin dan sudah ada kerjasama dengan pihak ketiga, itu juga baru menggarap 500 juta ton dari 2,5 Miliar ton cadangan batubara” kata Syaril. Ditambahkannya, jika batubara diwilayah Banyuasin masih memiliki kendala, salah satunya kategori kalori yang masih rendah, sehingga batubara milik Banyuasin susah dijual dan menarik minat investor. “Batubara kita saat ini kendalanya hanya terletak pada kalori rendah, sehingga sulit untuk menjualnya. Tapi, kedepan pihak perusahaan tersebut akan kerjasama dengan pihak PLN, tujuan kerjasama dengan PLN artinya yang membeli batubara tersebut ada spek tertentu salah satunya yang bakal siap membeli batubara dgn tujuan batubara tersebut dapat ber-

manfaat untuk PLTU,” sambungnya. Syaril membeberkan, untuk saat ini wilayah yang paling banyak potensi batubaranya adalah Kecamatan Tungkal Ilir. Selain tungkal ilir, masih ada wilayah lain yang berpotensi batu bara cukup tinggi yakni Kecamatan Betung, Suak Tapeh, Rantau Bayur dan Pulau Rimau. “Dari ke enam tempat itulah saat ini yang memiliki potensi batubara cukup tinggi hingga mencapai 500 juta ton siap produksi,” bebernya. Selain itu, sambung Syaril, saat ini sudah ada 20 perusahaan yang sudah memiliki izin, dari 20 perusahaan tersebut ada dua macam jenis izin yakni empat perusahaan izinnya OP (Operasi Produksi), sedangkan 16 perusahaan lagi masih izin eksplorasi. Dari OP itu, empat perusahaan i tu s u d a h m e n ja la n i k e r ja s a ma d e n g a n p i h a k P L N . Se d a n g k a n perusahaan yang masih dalam proses perizinan yakni PT Trimata Benua. Perusahaan itu sekarang lagi menunggu izin pakainya keluar dari Menteri Kehutanan. Setelah izinnya keluar,, maka perusahaan tersebut bisa langsung menambang. “Atau dengan kata lain bila izin di kawasan hutan harus izin dari Menteri Kehutanan. Setelah dapat izin dar i menter i mereka wajib bayar ke negara yakni PNBP (Pener imaan Negara Bukan Pajak),” pungkasnya. BUD


PALEMBANG EKSPRES

KAMIS, 7 NOVEMBER 2013

HALAMAN 13

Galian C Tetap Beraktivitas

BANYUASIN.PE – Meski sempat dihentikan paksa oleh Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Banyuasin, namun aktifitas galian C di Desa Meranti, Kecamatan Suak Tapeh, masih saja beraktifitas. Terlihat, satu alat berat dan satu truk masih beroperasi menggali tanah di lokasi galian yang kunci alat beratnya sempat disita oleh pihak Distamben Banyuasin. Tak ayal, kondisi jalan disekitar jalanan, menjadi licin lantaran tanah merah berserakan di jalan trans Pulau Rimau. Kondisi ini disayangkan masyarakat sekitar yang menganggap, pengusaha galian tersebut telah melanggar peraturan yang ditegakkan Distamben Banyuasin. “Masih saja beroperasi, dan masih ada truk dan alat berat yang menggali tanah, tiap hari truk keluar masuk ambil tanah merah. Padahal kami lihat pemberitannya galian ini sudah ditutup,” kata Maman, warga Meranti, kemarin (6/11). Seharusnya, kata Maman, jika memang sudah dihentikan, dilokasi tersebut dipasang papan peringatan untuk menakuti pengusaha galian yang tetap membandel. “Takutnya, kalau dibiarkan akan membuat warga emosi, dan melakukan tindakan yang tidak

diinginkan,” sambungnya. Diakuinya, sudah resah dengan aktifitas galian di Desa Meranti tersebut, karena terakhir kali menyebabkan longsor hingga menutup badan jalan trans Pulau Rimau. Beberapa hari kemudian, barulah pihak Distamben Banyuasin langsung turun ke lokasi dan menutup galian tersebut dengan menyegel kunci alat berat tersebut. “Bukan itu saja, tanah merah yang berjatuhan itu membuat jalan jadi licin, sering kali pengendara motor terjungkal karena kondisi jalannya jadi begitu. Ya tolong ditertibkanlah, bila perlu disegel alat beratnya itu,” sambungnya. Te r p i s a h , Ke p a l a D i s t a m b e n Banyuasin, Ir Syahril mengatakan, pihaknya memang sudah menghentikan aktifitas galian C tersebut di Desa Meranti. Bahkan pihaknya menahan kunci alat beratnya. “Pihak mereka bilang itu untuk penimbunan jalan perusahaan, jadi kita hentikan. Nah, kemarin mereka datang ke kita untuk meminjam lagi kuncinya, katanya ada permintaan masyarakat untuk menimbun masjid, karena alasannya untuk sosial, kita silahkan dulu. Tapi, batasnya hanya satu hari saja, sesudah itu aktifitas mereka berhenti lagi,” singkatnya. BUD

Jalan Berlubang Ancam Pengendara PAGARALAM.PE — Kondisi jalan penghubung menuju Dusun Tinggi Ari, Kelurahan Tumbak Ulas, Kecamatan Pagaralam Selatan, Kota Pagaralam, kondisinya rusak berat. Sehingga hal itu kerap dikhawatirkan pengendara saat melintas. Berdasarkan pantauan, kemarin (6/11), ada puluhan lubang menganga di sepanjang jalan ini, sehingga hal itu sangat memungkinkan dapat mengancam keselamatan para pengemudi saat melintas di jalur tersebut. “Sepanjang jalan ini banyak didapati jalan berlubang, jika tidak berhati-hati bisa tergelincir. Apalagi ketika turun hujan, sebagaian jalan dipenuhi genangan air. Sehingga pengendara banyak yang terjungkal saat melintas,” kata Nizar (55) warga setempat. Menurutnya, kondisi jalan berlubang ini sudah lama terjadi. Namun hingga kini, belum juga dilakukan perbaikan. Hal itu bisa dikatakan tidak ada perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam untuk melakukan perbaikan. “Akibatnya, kondisi yang ada sering kali memicu terjadinya tindak kriminal. Termasuk pula banyak pengendara yang tergelincir ketika melintas,” katanya. Hal senada dikatakan Aan (23), warga Talang Kelapa, Kelurahan Bese-

mah Serasan. Dirinya berharap pihak Pemkot Pagaralam agar dapat melakukan perbaikan secepatnya terhadap kondisi yang ada. Mengingat jalan tersebut merupakan jalan alternatif menuju kawasan Terminal Nendagung maupun Simpang Manna. “Puluhan ruas jalan berlobang ni sudah berlangsung lama. Ada sekitar 80 titik lubang mengganga selebar 180 cm dengan dalam 20-50 cm. Kondisi ini sering menjadikan kemacetan, karena jalan ini merupakan jalan alternatif menuju kawasan Terminal Nendagung,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Pagaralam, Ir Sunarto Rohim mengakui hal itu. Sejauh ini, pihaknya sudah cross check kelapangan terkait kondisi yang ada. Jalan ini memang banyak dilintasi kendaraan setiap harinya. Sebagai fasilitas kebutuhan masyarakat luas, pihaknya akan segera melakukan perbaikan pada ruas jalan yang rusak. “Kami sudah menganggarkan untuk perbaikan ruas jalan yang ada. Tahun ini seluruh ruas jalan yang mengalami kerusakan akan segera dilakukan perbaikan secara serentak, mengingat fasilitas ini merupakan kebutuhan bersama,” ujarnya singkat. KOE

Forum CSR Harus Peduli Lingkungan MUARAENIM.PE - Keberadaan perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Forum Corporate Social Responsibilty (CSR) Kabupaten Muara Enim harus mendukung pelestarian lingkungan hidup. Demikian ditegaskan Bupati Muara Enim, Ir H Muzakir Sai Sohar dalam rapat kordinasi forum CSR/PKBL Kabupaten Muara Enim, di Gedung Serbaguna Hotel Serasan Sekundang, kemarin (6/11). Tanggung jawab sebuah perusahaan dalam melakukan operasional, menurut Muzakir, memegang peranan bagi kelanjutan ekosistem lingkungan hidup. Bila tidak ada kepedulian akan memberikan dampak buruk pada kelanjutan kehidupan. “Perusahaan yang tergabung dalam Forum CSR harus mendukung lingkungan. Hal-hal yang tidak diinginkan harusnya yang dapat merusak lingkungan seperti erosi, pencemaran sungai, limbah dan sebagainya dapat dihindari,” pintanya. Peran serta perusahaan dalam Forum CSR ini, sambungnya, sangat diapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim. Untuk itu, lakukan yang terbaik untuk masyarakat maupun lingkungan baik itu melalui CSR maupun program bina kerja lingkungan (PKBL) pada masing-masing perusahaan. Senada diutarakan La Tofi, Ketua Nasional Forum CSR Kesejahteraan Sosial. Menurutnya, perusahaan harus memperhatikan pembangunan berkelanjutan dimana didalamnya terdapat

aspek yang harus diperhatikan seperti pengawasan mutu lingkungan global dan jejak kaki ekologis. Perusahaan dalam hal ini, lanjutnya, harus bisa memperhatikan kapasitasnya dalam menjaga model pembangunan berkelanjutan yang sangat bertaut antara CSR dengan pembangunan berkelanjutan. “Untuk itu,kembali ke kode awal, mari melakukan perbaikan lingkungan dan mengatasi dampak dari operasional. Dari sinilah perusahaan dan pemerintah dapat meningkatkan kinerja tanggung jawab sosialnya untuk kesejahteraan rakyat,” ungkapnya. Dalam Forum CSR Kabupaten Muara Enim yang berjumlah 85 perusahaan turut hadir dalam rapat kordinasi ini berjumlah 30 orang. Dalam helatan ke-2 forum CSR ini, Pemkab Muara Enim memberikan reward kepada perusahaan terbaik dalam pelaksanaan CSR/PKBL. Peraih CSR Award Pemkab Muara Enim juara pertama PTBA (Persero) Tbk, juara kedua Pertamina EP Limau dan juara ketiga PT Medco EP. Senior Manager (SM CSR) PTBA (Persero) Tbk, Danang Sudira Raharja, merasa bangga atas raihan prestasi dalam CSR Award Pemkab Muara Enim 2013. Kedepan pihaknya berharap dapat mempertahankan prestasi yang telah diraih dan memperbaiki segala kekurangan yang ada menuju sinergi lebih baik antara PTBA dengan Pemkab Muara Enim dan juga masyarakat. HFB

FOTO: RIF'AT / PALPRES

MAKET LAPANGAN MERDEKA

Maket atau gambar Masjid Agung As-Salam Lubuklinggau yang bakal disatukan dengan lapangan Merdeka dengan bernuansa Islami dalam mewujudkan Lublinggau Madani.

Sulap Lapangan Merdeka Bernuansa Islami

LUBUKLINGGAU.PE – Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau dibawah nakhoda pasangan H SN Prana Putra Sohe-H Sulaiman Kohar, terus melakukan gebrakan untuk mewujudkan Lubuklinggau Madani. Salah satunya yakni akan menyulap kawasan lapangan Merdeka dengan bernuansa Islami. Nanan, panggilan H SN Prana Putra Sohe kepada Palembang Ekspres barubaru ini menjelaskan, kawasan lapangan Merdeka itu, nantinya akan menyatu dengan kawasan Masjid Agung As-Salam Lubuklinggau, dan akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas bernuansa Islami. Salah satunya yakni adanya air mancur

yang mengikuti irama asan. “Jadi setiap suara azan di Masjid Agung, maka secara otomatis, akan diikuti air mancur dengan bernuansa Islamiah,” ucap Nanan. Tidaknya hanya itu, tambahnya, gema suara Adzan juga akan terconect ke puncak objek wisata Bukit Sulap. Menurutnya, berbagai program yang tengah dikebut Pemkot Lubuklinggau itu, juga dalam menyambut Visit Linggau 2015. Dimana lauchingnya telah dilakukan pada saat HUT Kota Lubuklinggau ke-12 tahun 2013 baru-baru ini, oleh Gubernur Sumatera Selatan, H Alex Noerdin. “Pengerjaan berbagai program per-

Targetkan Layani 80% Warga Prabumulih Masih kata Iskandar, untuk sementara PRABUMULIH.PE - Upaya pembenahan dan peningkatan mutu dan di wilayah Rambang Kapak Tengah (RKT) layanan air minum bersih tampaknya juga sudah dibangun Water Intake yang menjadi perhatian utama PDAM Tirta dibangun tahun 2013. “Di Kecamatan Prabu. Hal itu dilakukan, karena ditar- RKT, PDAM Prabumulih targetkan 14.000 getkan pada 2017 mendatang 80 persen pelanggan baru,” kata Iskandar. Dijelaskan Iskandar, untuk ketersediwarga di Kota Parabumulih dilayani aan air baku PDAM, selain mengandalkan PDAM Tirta Prabu. air baku di wilayah Desa Guna mencapai target Tanjung Dalam Kabupaten itu, maka berbagai upaya PALI, air di wilayah Kelurapeningkatan infrastrukhan Payuputat pun mentur seperti pembangunan jadi sarana ketersediaan air water intake di beberapa baku PDAM Prabumulih. titik di Kota Prabumulih, Untuk itulah, Iskandar perbaikan dan peningkapun optimis pada tahun tan pipa distribusi, caku2017 nanti, 80% jangkauan pan wilayah jangkauan, pelayanan PDAM Prabutarif serta pelayanan mulih sudah dapat dirasaterus menerus dilakukan Insya Allah, kan oleh masyarakat Kota PDAM Tirta Prabu. Prabumulih. “Insya Allah, “Saat ini kita rencanatahun 2017 tahun 2017 nanti kita optik a n m e n g o p e ra s i k a n mis mampu melayani 80% nanti kita Reservoir di Jalan Taman warga Prabumulih di Enam Murni, dengan menanam optimis mampu Kecamatan,” harapnya. pipa distribusi air. NantiSaat ini, pendapatan nya di tahun 2014, wilayah melayani PDAM dari tarif pelangGunung Ibul dan Gunung gan sudah cukup besar. Ibul Barat dan sekitarnya, 80% warga Pemasukan dari tarif pesudah dapat dilayani oleh langgan pada tahun 2012 PDAM Prabumulih,” unPrabumulih saja mencapai Rp700 juta. gkap Iskandar, Direktur Hal ini menjadikan PDAM di Enam PDAM Tirta Prabu, bePrabumulih tergolong seberapa waktu lalu. Kecamatan,” hat dari segi keuangan. Penanaman pipa ini, “ Ta p i m e m a n g , Pe terang Iskandar, menjang-------------------merintah Kota (Pemkot) kau Jalan Angkatan 45-Jalan lebih banyak mengangTaman Murni-hingga ke ISKANDAR garkan untuk investasi Jalan Flores Prabumulih. PDAM. Sedangkan pe“Pendanaan ini langmasukan dar i pelangsung dikerjakan Satker Kementrian PU Pusat. Ditargetkan akhir gan sendiri, lebih banyak digunakan tahun ini, semua sudah bisa dipasang dan u n t u k o p e ra s i o n a l P D A M s e h a r i ditanam, hingga awal tahun sudah bisa hari,” jelas Iskandar. Disinggung soal layanan dan keluhan melayani pelanggan di Gunung Ibul dan Gunung Ibul Barat yang berjumlah sekitar dari pelanggan, Iskandar mengatakan, masalah layanan yang paling banyak 3.000 pelanggan baru,” jelasnya. Sedangkan untuk Water Intake Payu- dikeluhkan adalah distribusi air ke peputat, lanjtunya, masih menunggu langgan dan keterlambatan pembayaran pendanaan dari APBD Prabumulih pelanggan. PDAM Prabumulih sendiri dengan rencana pembangunan Instalasi akan memutus langganan, jika menungair adanya Reservoir, perpompaan dan gak pembayaran diatas tiga bulan. “Keluhan pelanggan paling dominan jaringan pipa. “Nantinya, Water Intake Payuputat adalah pipa distribusi yang masih terdapat melayani pelanggan di Kecama- golong kecil dibanding dengan debit air tan Prabumulih Barat dan Prabumulih yang disalurkan, selain itu juga ada kebiSelatan, dengan target 12.000 pelanggan asaan pelanggan yang membayar per tiga bulan sekali,” pungkasnya. AND baru,” lanjutnya.

cepatan pembangunan mewujudkan Lubuklinggau Kota Madani itu, pada akhir 2013 dan awal 2014, khususnya k a w a s a n L a p a n g a n Me d e k a s u d a h dimulai,” terangnya. Oleh karena itu, Nanan meminta doa dan dukungan semua komponen masyarakat Lubuklinggau agar apa yang dicita-citakan tersebut dapat berjalan lancar dan terlaksana dengan baik. “Diharapkan kedepan Kota Lubuklinggau dapat bersaing dengan kota-kota lainnya. Atau dengan kata lain menjadikan Kota Lubuklinggau sebagai Kota nomor dua setelah Kota Palembang,” harap Nanan. RIF

150�Kader Jumantik�Disebar MUSI RAWAS.PE - Dinas Kesehatan (Dinkes) Musi rawas (Mura) menyebar 150 kader Juru Pemantau Jentik Nyamuk ( Jumantik) di 10 desa Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Mura. Dipilihnya Kecamatan Tugumulyo dikarenakan termasuk wilayah tertinggi kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). “Kita sudah menurunkan 150 kader Jumantik yang tersebar di 10 Desa di wilayah Kecamatan Tugumulyo. Dan sebagian lagi tersebar di Kecamatan Megang Sakti, Purwodadi dan Muara Beliti,” kata Kasi Pengendalian Penyakit Dinkes Mura, Iwan Joko Sulistyo. Dijelaskannya, untuk tahun ini pihaknya akan mengusulkan penambahan kader jumantik untuk Tu g u m u l y o d e n g a n j u m l a h y a n g sama dan bakal disebar di 10 Desa. “Dimana untuk satu Desa terdiri 15 kader jumantik, bahkan kita tetap lanjutkan fogging (pengasapan) di Tugumulyo,”jelasnya. Selain itu, lanjutnya, tidak hanya di Kecamatan Tugumulyo tetapi di wilayah lainnya yakni Kecamatan Megang Sakti dan Jayaloka. “Kasus DBD tahun ini turun dibanding tahun sebelumnya. Jadi fogging saat ini baru dilakukan di tujuh lokasi sedangkan tahun sebelumnya 26 lokasi,” ungkapnya. Sementara itu Kasi Surveilans Epidemilogi Dinkes Mura, Budi Santoso menerangkan, sepanjang tahun 2012 kasus DBD di Kabupaten Mura mencapai 184 kasus. Tertinggi yakni Kecamatan Tugumulyo mencapai 56 kasus yang diikuti Kecamatan Muara Kelingi sebanyak 40 kasus dan Megang Sakti terdapat 25 kasus. “Jumlah itu turun dibanding sekarang (Tahun ini) yang hanya ercatat dari Januari sampai September terdapat 20 kasus yang mana Kecamatan Tugumulyo masih menempati posisi teratas,” ungkapnya. Meskipun begitu, kata Budi, pihaknya tetap melakukan pengecekan sekaligus sosialisasi dengan menurunkan kader Jumantik setiap minggunya kerumah-rumah warga. Sehingga kasus DBD dapat dicegah bahkan diantisipasi dengan selalu memperhatikan kondisi lingkungan serta bak air jangan sampai tergenang. IMR


PALEMBANG EKSPRES

KAMIS, 7 NOVEMBER 2013

HALAMAN 14

Gagal di Mutasi, Disdikpora Tak Berdaya Drumband Tumbuhkembangkan Kreatif Anak LAHAT. PE – Lapangan Seganti Setungguan Eks MTQ Kabupaten Lahat mendadak ramai kemarin (6/11). Ratusan siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) menunjukkan kebolehannya dalam gelaran lomba Drumband tingkat pelajar se-Kabupaten Lahat. Teriknya matahari tak menyurutkan semangat peserta untuk memberikan penampilan terbaik. Dibalut seragam berwarna warni milik sekolah mereka masing masing, peserta cukup piawai memainkan alat musik yang mengeluarkan nada hingga membentuk alunan lagu-

lagu yang akrab ditelinga masyarakat. Tak hanya itu, atraksi sang mayoret dengan menaiki alat berbentuk drum sembari memutarkan tongkat komandonya juga berusaha menyita perhatian dewan juri. Ketua Panitia Penyelenggara Lomba, Suganda mengaku, pihaknya memiliki kriteria tertentu untuk menentukan juaranya. Mulai dari keselarasa n gerak, kekompakan serta tingkat kesulitan memainkan lagu yang diberikan

panitia sendiri. “Ada lagu wajib yang harus peserta mainkan. Selain itu, untuk pemilihan lagu lainnya, kita serahkan kepada masing masing-masing peserta,” tegas dia. Jumlah peserta dalam even kali ini, diikuti setidaknya tujuh drumband tingkat SMP dan lima drumband tingkat SD. Suganda yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Jasmani (Penjas) dan Seni Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lahat ini pun berharap menjadikan media untuk meningkatkan kreatifitas seni dalam diri siswa.

“Kegiatan ini bisa menumbuhkembangkan sisi positif pelajar anak. Bahkan, kita sudah menjadikan drumband menjadi kegiatan ekstrakulikuler di setiap sekolah,” ujarnya. Tak hanya itu, lanjutnya, kegiatan serupa juga diharapkan mampu membawa nama baik sekolah dan kabupaten Lahat jika perwakilan sekolah mengikuti kegiatan ditingkatan yang lebih tinggi. “Ada nilai plusnya. Apalagi ada salah satu sekolah yang kerap kali langganan juara di Kabupaten Lahat ini,” tandasnya. HKY

DRUMBAND

Tampak peserta lomba

menampilkan gaya ternaik

dalam acara lomba drumband se-Kabupaten Lahat.

Pertamina Ajarkan Siswa Operasional Migas PRABUMULIH. PE - PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih menggelar program edukasi kegiatan hulu migas, kepada para pelajar SMA di seluruh wilayah operasional. Hal itu bertujuan agar para pelajar, sedikit banyak mengetahui pengetahuan menyangkut tentang minyak dan gas mulai dari operasional hingga kontribusinya kepada masyarakat. Sebagai perusahaan milik negara, kegiatan edukasi ini sangatlah penting. Nah, tahun ini kegiatan tersebut dilaksanakan di SMA Negeri 4 Prabumulih, SMA Negeri 7 Prabumulih dan SMA Negeri 1 Lembak. Menurut Asset 2 Gov & PR Asst Man, Median Echman, kepada wartawan mengatakan kegiatan ini diberi nama ‘Pertamina EP Goes To School’ merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan PT Pertamina. Dalam edukasi ini, PT Pertamina EP juga memberikan bantuan referensi buku sebanyak 28 judul kepada setiap sekolah yang dikunjungi. “Dalam kegiatan ini, para pelajar akan dikenalkan pembelajaran tentang Pertamina mulai operasional dan kontribusinya. Selain

itu, kegiatan ini mendidik pelajar mengetahui tentang migas, terutama mereka yang tinggal di daerah operasi hulu migas,” terangnya. Echman menambahkan, dengan kegiatan edukasi ini minat serta pengetahuan pelajar tentang migas meningkat. Sehingga bisa jadi nantinya para pelajar tersebut, akan menjadi pekerja Pertamina pada masa mendatang. “Kita berharap nantinya setelah dewasa, mereka bisa menjadi karyawan Pertamina,” ujarnya. Selain diisi dengan presentasi terkait migas, tambah Echman, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab. Meski belum terlalu paham kegiatan hulu migas berbeda dengan kegiatan hilir, namun pelajar sangat antusias dalam bertanya mengenai Pertamina. “Para pelajar aktif bertanya terutama mengenai kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), padahal daerah mereka banyak sumur-sumur minyak. Dan yang pasti intinya itu, semua adalah untuk kepentingan bangsa dan Negara Indonesia,” tukasnya. AND

PALEMBANG. PE – Belum adanya benang merah terkait permasalahan SMA Negeri 14 Palembang, membuat banyak pihak kecewa. Namun, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang beberapa waktu lalu telah mengajak pihak terkait untuk duduk bersama mencari solusi. Pertemuan berlangsung tertutup dan hasilnya tidak memberikan keputusan yang berarti bagi pihak guru yang berseteru antara Kepala Sekolah dengan sejumlah guru di SMAN 14 Palembang. Kepala Disdikpora Kota Palembang, Ahmad Zulianto mengatakan, pihaknya akan mengambil jalan tengah dengan tidak melakukan mutasi kepada Kepala Sekolah, kemudian guru SMA 14 Palembang tersebut. Pihak yang berseteru tetap menjalankan tugas seperti biasa dan diberikan kesempatan hingga Desember mendatang, Langkah ini kita berikan guna memperbaiki kesalahan supaya pihak guru serta membuat SMA 14 Palemyang berseteru dapat bang kembali konduktif. menjalin hubungan “Langkah ini kita beriyang harmonis dan kan supaya pihak guru yang berseteru dapat menjalin mempebaiki kesalah hubungan yang harmonis dan pahaman. Namun mempebaiki kesalah pahaproses hukum akan man. Namun proses hukum tetap berlanjut akan tetap berlanjut sebagaimana mestinya,” ujarnya. sebagaimana mestinya Disinggung terkait keleluAHMAD ZULIANTO asaan terhadap permasalahan ini, dia menegaskan hanya Kepala Disdikpora Kota memberikan kebijakan. NaPalembang mun, jika ada kebijakan lain dari Walikota Palembang, H Romi Herton, maka akan diikuti kebijakan tersebut. ”Hingga saat ini belum adanya kebijakan lain terkait tentang permasalahan di SMAN 14 Palembang, untuk mengatifkan serta membuat suasana berjalan koduktif pihak guru tetap menjalankan tugasnya seperti biasa,” terangnya. Zulinto menambahkan, oknum guru yang telah dilaporkan dengan dugaan perbuatan pencabulan anak di bawah umur telah dimutasi ke UPTD Sukarami. ”Proses hukum akan tetap berjalan, Disdikpora Kota Palembang akan mengambil kebijakan untuk memberikan mutasi agar suasana sekolah mencair,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala SMA 14 Palembang, Agustinawati menyatakan, kebijakan yang diambil Disdikpora Kota Palembang tidak memberikan solusi serta jalan terbaik untuk perkembangan pendidikan di SMA 14 Palembang. “Saya yakin dengan kebijakan tersebut tidak membuat suasana sekolah menjadi baik, karena guru yang sering melakukan provokasi terhadap siswa tidak dipindahkan,” terang Agustinawati kepada wartawan Palembang Ekspres. KUR

Peringati HUT, SMAN 5 Bagi-bagi Sembako FOTO: HENGKY/PALPRES

PENYERAHAN

FOTO: WAWAN / PALPRES

Kepaa Sekolah SMA Negeri 5 menyerahkan bantuan sembako kepada salah satu penerima bantuan sosial.

PALEMBANG. PE - Dalam rangka memperingati ulang tahun SMA Negeri 5 Palembang, sekaligus 1 Muharam Rabu (6/11) mengelar baksos dengan

membagikan sembako kepada tukang becak baik dilingkungan sekitar sekolah maupun di luar lingkungan sekolah. Kepala SMAN 5 Palembang,

Drs H Budiono Marihan Msi melalui Wakil bidang Kesiswaan, Yulia Juwita mengatakan, kegiatan ini merupakan pertama di SMA Negeri 5 Palembang membagikan sembako kepada tukang becak. “Kita akan menstribusikan kepada warga sekitar terutama tukang becak yang berada disekitar sekolah, kalidoni, Gotomg royong dan lainya,” ujarnya. Pihaknya, telah mensurvei serta bertanya kepada para penerima sembako tersebut, tentang perekonomian serta keuangan para tukang becak tersebut. “Ada 100 kupon sembako yang kita diberikan kepada tukang becak yang telah dipilih,” katanya. Sembako dibagikan di halaman SMAN 5 Palembang. Tampak sudah banyak mengantri

untuk mendapatkan sembako yang berisi bahan-bahan pokok seperti beras, minyak, gula, sirup serta lainya. Yulia dengan dana yang berasal dari siswa tidak mengunakan dana sekolah bisa memberikan siswa pelajaran tentang nikmatnya berbagi dengan sesama serta bagi tukang becak yang menerima sembako dapat bermanfaat, terutama bisa membantu perekonomian mereka. Sementara itu, Alfin, Tukang Becak mengungkapkan, gembira dan merasa terbantu dengan adanya pembagian sembakodari SMAN 5 Palembang berupa bahan pokok sehari-hari. “Kita tidak menduga bisa mendapakan bantuan dari SMAN 5 Palembang tersebut, Alhamdulillah kita merasa terbantu dengan adanya hal tersebut,” ungkapnya. KUR


PALEMBANG EKSPRES

KAMIS, 7 NOVEMBER 2013

HALAMAN 15

BEM FH Unsri Minta Transparansi Anggaran Pelantikan Gubernur PA L E M B A N G . P E - B a d a n E k s e k u t i f Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) Unsri meminta laporan secara transparan penggunaan anggaran dana untuk pelantikan Gubernur/Wakil Gubernur Sumsel periode 2013-2018. Mereka juga memprotes pelaksanaan pelantikan di Palembang Sport and Convention Center (PSCC) yang digelar hari ini, Kamis (7/11). Permintaan dan protes disampaikan melalui aksi demo oleh belasan mahasiswa di DPRD Sumsel, Rabu (6/11). Koordinator Aksi (Korak) Erlangga mengatakan, seharusnya pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel sebagai kepala daerah dilaksanakan di DPRD Sumsel. “Karena gedung ini sebagai representasi rumah rakyat, bukan dilaksanakan di tempat lain. PSCC bukan merupakan representasi rakyat,” tukas Erlangga. Massa juga mengkritisi anggaran sebesar Rp850 juta untuk pelaksanaan

pelantikan tersebut. Erlangga mengatakan, angka sebesar itu bukan sedikit jika hanya untuk kegiatan seremoni. “Apakah anda sebagai warga Sumsel rela uang rakyat yang seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat seperti pembangunan infrastruktur jalan, fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya, malah digunakan untuk kegiatan seremoni yang mubazir?” kata Erlangga saat orasi. Terkait dua hal itu, Erlangga menyatakan, pihaknya mengajak seluruh masyarakat Sumsel untuk sama-sama menyuarakan aspirasi masyarakat memprotes kebijakan DPRD Sumsel yang sewenang-wenang menggunakan dana anggaran untuk melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel periode 2013-2018. Selain membentangkan posterposter berisi kritikan dan kecaman terhadap anggaran yang dipakai untuk pelantikan, massa juga menggelar aksi teatrikal. Dalam adegan yang

PROTES

Beberapa mahasiswa mementaskan teatrikal pada aksi demo, Rabu (6/11), di gedung DPRD Sumsel sebagai protes terhadap penggunaan anggaran yang besar untuk pelantikan Gubernur/Wakil Gubernur Sumsel periode 2013-2018. FOTO ALHADI FARID / PALPRES

diperankan beberapa mahasiswa itu diceritakan betapa masih banyak rakyat miskin yang hidupnya masih berkais sekadar untuk mendapatkan

uang untuk makan. Dalam aksi itu, beberapa mahasiswa yang memerankan sebagai rakyat miskin, berebut remahan roti serta lembaran rupiah

yang dihamburkan pejabat, Aksi ini ditanggapi Wakil Ketua DPRD Sumsel Drs HA Djauhari, MM didampingi Ketua Komisi 3 DPRD Sumsel Giri

Ramanda. Kepada para demonstran, Djauhari menjelaskan, acara pelantikan itu mengundang banyak pejabat seperti seluruh gubernur di pulau Sumatera, lalu ada juga Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Bahkan pada kesempatan ini diundang juga para Ketua DPRD Provinsi di seluruh Sumatera. “Terus terang semua itu butuh biaya, untuk konsumsi dan lain-lain. Angka Rp850 juta itu hanya plafon, tidak semua dihabiskan. Kalau yang terpakai hanya Rp500 juta misal, sisanya Rp350 juta kembali sebagai silpa,” kata Djauhari. Djauhari juga berjanji akan menyampaikan aspirasi ini kepada Gubernur Sumsel pada acara pelantikan nanti. Sementara sebagai wakil rakyat, Djauhari menyampaikan terima kasih atas kritikan yang disampaikan para mahasiswa. “Jadi adik-adik jangan khawatir, kami terima kritikan ini karena bagus, kita memang harus berhemat,” kata Djauhari. Setelah mendengar penjelasan Djauhari dan Wakil Ketua DPRD Sumsel itu meninggalkan massa, para mahasiswa itu tidak langsung membubarkan diri. Mereka masih berorasi. Andika, salah satu mahasiswa, menegaskan, pihaknya minta nantinya dibuat laporan pemakaian anggaran untuk pelantikan ini secara transparan. “Kita tunggu laporannya secara transparan,” teriak dia. ARM

Pemilihan�Timsel�KPU�Lahat� Terindikasi�Money�Politic�� INDIKASI SUAP

Ketua Timsel anggota KPU Lahat Rudi Eduar saat memberi penjelasan sekaligus membantah tudingan indikasi suap, Rabu (6/11).

Ada Dugaan Suap Rp50 Juta LAHAT. PE - Pemilihan Tim Seleksi ( Timsel) anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lahat dipertanyakan mantan peserta tes anggota KPU Lahat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Rakyat. Pasalnya, terindikasi ada money politic berupa suap sebesar Rp50 juta. Ulli Uswahanni, salah satu anggota Aliansi Masyarakat Peduli Rakyat, pada rapat mediasi aliansi dan Timsel anggota KPU Lahat di gedung pertemuan DPRD Lahat, Rabu (6/11), mengungkapkan, ada tiga nama anggota Timsel yang tidak tercantum pada pengumuman KPU Sumsel 10 September 2013 lalu. Nama-nama itu adalah Cholil Mansyur, Zuherman, dan Chairul Saleh. “Yang diumumkan KPU Sumsel hanya nama Rudi Eduar dan Raswan Effendi. Sedangkan tiga orang tersebut tidak ada. Namun, ketiga orang tersebut malah yang disahkan menjadi Timsel anggota KPU Lahat,” ungkap Ulli. Ulli yang masih menjabat Komisioner

FOTO IST

Logistik KPU Lahat ini juga mengungkapkan adanya indikasi suap pada pemilihan ketiga anggota Timsel tersebut. Diakuinya, berdasarkan informasi dari internal KPU Lahat, ada semacam permainan uang yang membuat ketiga orang tersebut bisa melenggang menjadi anggota Timsel anggota KPU Lahat. Menurut Ulli, berdasarkan informasi dari Ketua KPU Lahat, ada oknum anggota KPU Sumsel yang bisa menerima anggota Timsel titipan, dengan catatan harus menyiapkan uang sebesar Rp50 juta, yang kemudian disetor kepada oknum anggota KPU Sumsel. “Dan itu tidak hanya terjadi di Lahat saja. Saya hanya mendengar omongan saja. Tidak ada bukti foto atau pun bukti lain. Saya juga sempat mendengar jika Ketua KPU Lahat pernah cerita mau mengambil uang Rp50 juta. Pas saya tanya buat apa, katanya akan disetor ke KPU Sumsel,” beber Ulli, yang membuat beberapa anggota DPRD Lahat dan Timsel KPU Lahat terkejut mendengarkan pengakuan tersebut. Ulli menambahkan, berdasarkan peraturan KPU, anggota KPU Lahat tidak dilibatkan dalam pembentukan Timsel. Sebab, itu murni wewenang dari KPU Sumsel. “Kalau Ketua KPU Lahat juga dilibatkan dalam

pembentukan, saya tidak tahu. Karena secara logika, tidak mungkin anggota KPU memilih orang yang akan menyeleksi dirinya sendiri,” tegas dia. Menanggapi hal itu, Ketua Timsel anggota KPU Lahat Rudi Eduar membantah keras tuduhan mantan peserta tes anggota KPU Lahat tersebut. Menurut Rudi, dirinya dan anggota lain terpilih karena dipilih KPU Sumsel. “Saya menolak tegas tuduhan itu. Kami menolak keras dijual seperti itu. Kami menjadi anggota Timsel anggota KPU Lahat ini bukan keinginan kami pribadi. Kalau dulu tidak diminta oleh Ketua KPU Lahat, kami juga tidak bersedia,” tegas Rudi dengan nada tinggi. Menurut Rudi, apabila pemilihan Timsel anggota KPU Lahat dinilai cacat hukum, ia meminta kepada semua pihak untuk mempertanyakan kepada KPU Sumsel, bukan kepada Timsel. Rudi juga mengakui, dirinya tidak disuruh mengikuti tes wawancara dan tes lain sebelum terpilih menjadi anggota Timsel. “Kami bekerja berdasarkan prosedur. Jangan memojokkan, kami ini orang pendidikan. Kami tidak mau disetir oleh siapapun, dosa Pak. Saya tidak mau seperti pak Akil. Kepada rekan-rekan silakan menindaklanjuti ini ke KPU Sumsel,” tegas Rudi. Sementara itu, Ketua DPRD Lahat Herliansyah menegaskan, dari pertemuan tersebut terungkap ada indikasi kecurangan dan money politic dalam proses penyeleksian anggota Timsel. “Karena keputusan ada di KPU Sumsel, dalam proses penyeleksian anggota Timsel, saya perintahkan temuan pada pertemuan hari ini, untuk segera disampaikan kepada KPU Sumsel,” tegas Herliansyah. Sedangkan Ketua KPU Lahat Darsi Elyanto, saat dikonfirmasi, enggan memberi tanggapan. HKY

Pasang Targetkan Menang Pemilu 2014

Partai Hanura Sumsel Roadshow

CINDERAMATA

FOTO IST

Ketua DPD Hanura Sumsel H Arkoni MD, Sip menyerahkan cinderamata kepada Ketua DPC Hanura Kota Prabumulih Aden Thamrin, SE, usai roadshow, Rabu (6/11).

PRABUMULIH. PE- DPD Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sumsel menggelar roadshow ke sejumlah daerah di Sumsel. Kegiatan tersebut dilakukan untuk pencapaian target menjadi pemenang pada Pemilu 2014. Saat di Prabumulih, roadshow dipimpin langsung Ketua DPD Partai Hanura Sumsel H Arkoni MD, SIp, Ketua DPC Hanura Kota Prabumulih Aden Thamrin, SE, diikuti pengurus DPC dan PAC Hanura Kota Prabumulih, serta calon legislatif (caleg) Hanura tingkat

pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Ketua DPC Hanura Kota Prabumuih Aden Tamrin, SE, Rabu (6/11), menyambut baik diadakannya roadshow ini. Dia berharap target Partai Hanura pada Pemilu 2014 dapat terwujud. Menurut dia, kegiatan ini untuk lebih meningkatkan intensitas kedekatan dirinya dan para caleg Hanura kepada masyarakat. “Intinya, para caleg dari Hanura sudah kita persiapkan untuk dapat meraih suara dari masyakarat, khususnya Prabu-

mulih,” ujar Aden. Mengenai porsi 30 persen caleg perempuan, Aden mengatakan, untuk caleg perempuan dari Partai Hanura di Prabumulih sudah memenuhi kuota 30 persen. Ketua DPD Hanura Sumatera Selatan Arkoni mengatakan, roadshow ini bertujuan untuk membangun komunikasi dan memberikan motivasi kepada para kader yang ikut mencalonkan diri pada Pemilihan Legislatif 2014 mendatang. “Mudah-mudahan 2014 Partai Hanura dapat memenangkan pemilu,” harap dia. Untuk itu, dia berharap, dengan pola yang dilakukan saat ini, Partai Hanura yang ada di kabupaten/kota serta Provinsi Sumatera Selatan bisa memiliki keterwakilan di legislatif. “Ya, target kita satu fraksi, khususnya di Prabumulih. Jadi Hanura bisa mengusung bakal calon kepala daerah ke depannya,” tukas dia. Sementara perempuan caleg Hanura Kota Prabumulih, Ginem, menuturkan, dirinya siap bertarung dalam Pileg 2014 nanti. “Insya Allah, saya dari Partai Hanura Kota Prabumulih, khususnya keterwakilan perempuan, dapat terpilih menjadi legislatif,” pungkasnya. AND


PALEMBANG EKSPRES

KAMIS, 7 NOVEMBER 2013

HALAMAN 16


Palembang Ekspres Senin, 7 November 2013