Issuu on Google+

plg.ekspres@gmail.com Palembang Ekspres www.issuu.com/palpres

JUMAT, 3 MEI 2013

TERBIT 16 HALAMAN

Persiram 0-1 Sriwijaya FC

Kemanusiaan

Target Awal

TERCAPAI PALEMBANG.�PE - Sriwijaya Football Club (SFC) sukses menuntaskan target awal untuk bisa nangkring di peringkat ke-3, usai mempecundangi tuan rumah Persiram Raja Ampat dengan skor 1-0 di Stadion Wombiak, Sorong Kamis (2/5). Demikian hasil gemilang yang diraih SFC di laga penutup putaran pertama Indonesian Super League (ISL) 2013. Kemenangan Tantan dan kawankawan kemarin bukan hanya

SELAMAT

meraih tiga poin absolute, namun tim yang berjuluk Laskar Wong Kito ini bisa merangsek di peringkat tiga klasemen sementara ISL putaran pertama, setelah di hari yang sama 2 tim pesaing Arema Indonesia ditahan imbang 1-1 oleh tuan rumah Persipura Jayapura. Sedangkan Persib Bandung juga tertahan di stadion Surajaya Lamongan dengan skor yang sama.

FOTO ALHADI FARID PALPRES

Delapan awak Kapal KM LCT Ayu 128 menuruni tangga Kapal SMB II milik PT Pusri Palembang, Rabu (1/5) setelah berhasil diselamatkan di Laut Jawa.

Kapal Pusri Selamatkan

Awak LCT Ayu

PALEMBANG.� PE - Kapal Sultan Mahmmud Badarudin (SMB) II milik PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, Rabu (1/5) sekira pukul 05.15 WIB berhasil menyelamatkan 8 awak Kapal KM LCT Ayu 128 yang nyaris tenggelam di laut jawa lokasi LS 05-16.513 dan BT 109-52.350. Menurut Kapten Kapal SMB II, Ketut Gede Harsana, mualim kapalnya mendapat sinyal dua kali dari Kapal KM LCT Ayu 18 di seputaran Pulau Karimun. ”Kami kebetulan dari Gersik Jawa Timur, dengan

Bersambung ke HAL 5

Bersambung ke HAL 5

FOTO EVAN JPNN

KAPOLDA BICARA

RUSUH

Di tengah kerumunan warga dan pengawalan ketat anggota TNI, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Saud Usman Nasution menyampaikan permohonan maaf pihaknya kepada warga dan keluarga korban bentrok beberapa waktu lalu.

Kondusif, Polisi Belum Masuk

pada keluarga korban,” ujar Saud di hadapan sejumlah wartawan, Kamis (2/5). Selain itu, dia melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat, dan tokoh agama di Kecamatan Rupit dan Kecamatan Karang Dapo. Mengenai adanya ketidakinginan masyarakat akan kehadiran polisi, Saud menegaskan, pertemuan menjernihkan situasi yang ada sudah dilakukan. Apalagi tidak lama lagi pemilihan gubernur (pilgub) Sumsel. Polri Bersambung ke HAL 5

Bawaslu Dinilai Lampaui Kewenangan Soal larangan sosialisasi cagub Sumsel

Fahlevi Maizano

PALEMBANG.� PE – Wakil Ketua Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Sumatera Selatan (Sumsel), Fahlevi Maizano, mengatakan, jika Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencopot atau merusak atribut sosialisasi calon Gubernur Sumsel 2013-2018, maka pihaknya akan melaporkan ke polisi.

“Sikap ini diambil berdasarkan hasil pertemuan antara keempat pasangan calon, Bawaslu dan Kepolisian, serta KPU Sumsel,” kata Fahlevi yang juga sekretaris Tim Pemenangan ESP-Win, seusai pertemuan di Bersambung ke HAL 5

Potong Kerbau, Simbol Perdamaian

MUSI� RAWAS.� PE - Bentuk pernyataan perdamaian dengan simbolis melaksanakan prosesi pemotongan satu ekor kerbau pasca bentrok warga dengan Polisi dan warga Kecamatan Rupit saat menuntut pemekaran Muratara. Kapolda Sumsel, Irjen Pol Saud Nasution mengatakan, pihaknya turut berduka cita dan bertanggung jawab atas

Upah Rp 20 Juta, Siap Bunuh Siapapun

Hilton Moreira

MUSI� RAWAS.� PE - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol Saud Usman Nasution menegaskan, situasi di lapangan pasca bentrok di Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas (Mura) sudah kondusif. Kendati demikian, aparat kepolisian belum masuk ke lokasi desa tempat penembakan terjadi. “Situasi sudah kondusif. Sebagai Kapolda, saya sudah mengajukan permohonan maaf, bela sungkawa dan memberikan tali kasih ke-

FOTO NOVA WAHYUDI PALPRES

peristiwa bentrok hingga memakan korban jiwa. Dia juga akan menindak tegas anak buahnya bila terbukti bersalah. “Saya juga orang desa, rumah saya di pinggir Jalinsum,” jelas dia. Selain itu, Kapolda juga FOTO EVAN JPNN mengatakan bahwa anggotanya yang bertugas di PERDAMAIAN Seekor kerbau disembelih sebagai simbol pernyataan perdamaian lapangan ada juga yang pasca bentrok warga Rupit dengan Polisi saat menuntut Bersambung ke HAL 5

pemekaran Muratara.

FOTO ANDRE PALPRES

Tampak pihak keluarga Abeng berusaha menghajar terdakwa Selamet sehingga membuat suasana rusuh dalam persidangan kemarin.

Pengakuan terdakwa Selamet Sidang pembunuhan Abeng rusuh PRABUMULIH.�PE – Dalam sidang kedua kasus pembunuhan suami-istri pengusaha mie, Abeng dan Melan yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Kota Prabumulih, Kamis (2/5) sekitar pukul 14.00 WIB, terungkap bahwa terdakwa Selamet merupakan pembunuh bayaran. Dengan upah Rp 20 juta, Selamet sanggup bunuh siapapun. Bersambung ke HAL 5

Teganya Kau Sepupu (5)

H

INGGA akhirnya aku larut dalam pekerjaanku, begitu juga dengan suamiku, sejak dia memutuskan untuk menjalankan usaha sendiri praktis aku jarang bertemu dengannya, apalagi di peraduan kami. Keanehan pun mulai muncul, perhatian dari mantan suamiku ini

ILUSTRASI NET

Eceran

memudar perlahan, awalnya aku merasa dia hanya letih namun kejadian ini terus terjadi hingga akhirnya

Bersambung ke HAL 5

Anda Punya Cerita Undercover, Ingin berbagi cerita menarik tentang pengalaman pribadi anda mulai dari kisah asmara, perselingkuhan, pekerjaan atau cerita lainnya. Kirimkan permintaan wawancara khusus anda ke email : iqbql.palpres@gmail.com Semua cerita menarik tentang anda akan kami muat dengan penuturan bahasa Aku. Sehingga siapa pun anda identitasnya akan kami rahasiakan.


PALEMBANG EKSPRES

KAMIS, 2 MEI 2013

Halaman 2

Ternak Diliarkan Rawan Dicuri

Banyak Terjadi di Daerah-daerah FOTO DOKUMEN / PALPRES

Membiarkan hewan ternak kaki empat berkeliaran terutama di jalan-jalan raya bukan hanya membahayakan pengguna jalan. Melainkan juga rawan akan pencurian hewan ternak liar. Para pencuri ternak memang sengaja mencari ternak yang dibiarkan berkeliaran, karena pemiliknya tidak mempedulikan hewan ternaknya.

P

EMERINTAH� sebenarnya sudah mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) tentang larangan membiarkan hewan ternak berkaki empat berkeliaran. Peraturan itu bukan hanya untuk menertibkan hewan ternak saja, melainkan juga untuk keselamatan pengguna jalan, termasuk mengantisipasi terjadinya pencurian ternak. Namun, nampaknya peraturan itu tidak terlalu dihiraukan atau bahkan ditakuti pemilik ternak. Pemilik ternak dengan santainya membiarkan hewan ternaknya berkeliaran di jalanan. Malah hewan ternak itu bukan hanya berkeliaran di jalan, tapi hingga masuk ke dalam kota. Masih berkeliaran hewan ternak itu, juga dimungkinkan kurang tahu atau mengertinya pemilik ternak jika ada peraturan yang melarang berkeliaran. Jadi pemilik ternak menganggap jika ternaknya berkeliaran di jalan raya merupakan hal biasa. Apalagi ternak-ternak itu awalnya memang tidak dilepas di pinggir jalan, tapi ternak itu sendiri yang berjalan sendiri. Walaupun banyak kasus kecelakaan yang disebabkan hewan ternak kaki empat berkeliaran dijalan. Tapi, pemerintah masih belum bisa menertibkan hewan ternak itu supaya jangan berkeliaran di jalan-jalan raya. Padahal, jika itu terus dibiarkan, maka korban dari hewan ternak itu akan terus bertambah. Bahkan aksi pencurian ternak akan terus terjadi dan terus berulang. Karena melihat pemilik ternak yang lalai dan mem-

HarianUmum

biarkan begitu saja hewan ternaknya berkeliaran. Padahal jika hewan ternak itu dicuri, maka yang dirugikan pemilik ternak itu sendiri. Bila sudah begiu, pemilik ternak akan memaksa pihak pihak kepolisian untuk menangkap pelakunya. Baru-baru ini jajaran Buser Polres OKI dibawah pimpinan Kanit Pidum, Ipda Jhony Martin SH berhasil menangkap seorang buronan spesialis pencuri hewan ternak yang telah buron selama hampir setahun. Malah, petugas terpaksa menghadiahi timah panas di kaki kiri tersangkanya, lantaran berusaha kabur dengan cara berusaha melompat ke sungai saat akan ditangkap dirumahnya, Kamis (18/4). Tersangkanya, Bonjol (35), warga Pedamaran, Kabupaten OKI. Sementara dua rekannya yang lain yakni tersangka Edi Gunawan (20), warga Desa Serinanti dan Darmawi (32), warga Desa Pedamaran 5, Kecamatan Pedamaran OKI telah lebih dulu tertangkap dan kini telah menjalani hukuman di Lembaga Permasyarakatan (LP) Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir (OI). Tersangka Bonjol ini sendiri ditangkap setelah petugas menerima informasi jika tersangka pulang ke rumahnya setelah satu tahun lebih merantau. Saat itulah, tersangka yang tengah berada dirumahnya langsung digrebek anggota buser Polres OKI. Mengetahui kedatangan petugas, tersangka mencoba kabur dengan terjun ke sungai di belakang rumahnya, namun upaya tersangka gagal lantaran

polisi lebih dulu melepaskan tembakan ke betis kirinya hingga tersangka langsung roboh. Saat dimintai keterangan, tersangka Bonjol mengakui segala perbuatannya. Bahkan, aksi tersebut adalah yang kesekian kalinya. “Pencurian Kambing itu yang terakhir, pertama kami dapat seekor kerbau dan kami jualkan, masing-masing dapat Rp900 ribu. Kedua kami dapat dua ekor kerbau dan hasil penjualan masing-masing Rp2,5 juta,” bebernya. Kasat Reskrim Polres OKI, AKP H Surachman SH didampingi Kanit Pidum, Ipda Jhony Martin SH menegaskan, pihaknya telah lama memburu tersangka Bonjol ini. “Tersangka Bonjol merupakan spesialis pencurian hewan ternak. Sudah banyak laporan warga yang kehilangan ternak jenis kerbau dan sapi yang kita terima dan memang Bonjol dan temantemannya merupakan pelakunya,” tegas Surachman. Dijelaskannya, tersangka Bonjol dan teman-temannya dilaporkan telah melakukan pencurian tiga ekor kambing milik korban Dul Rohman (48), warga Desa Sukapulih, Kecamatan Pedamaran, OKI pada 27 Januari 2012 lalu. Dengan peralatan seadanya, kawanan ini membongkar kandang kambing milik korban. Setelah berhasil membongkar kandang yang berada di belakang rumah korban. Kawanan ini kemudian mengangkut tiga ekor kambing dan membawanya kabur. Saat itu kondisi memang sedang turun hujan, seh-

ingga aksi kawanan ini berjalan mulus tanpa diketahui warga sekitar rumah korban. Di Kota Pagaralam penerapan Perda Kota Pagaralam Nomor 09 tahun 2004, mengenai larangan melepaskan hewan ternak berkaki empat belum maksimal. Mengingat, masih banyaknya hewan peliharaan warga bebas berkeliaran, di tepi jalan hingga masuk kedalam kota. “Selain menggangu kenyamanan, keberadaan hewan ternak yang bebas berkeliaran ini sangat membahayakan bagi penggunan jalan saat melintas,” kata Ketua Indonesia Publik Service Wacth (IPSW) Kota Pagaralam, M Helmi AZ, beberapa waktu lalu. Dikatakannya, keberadaan hewan ternak bebas berkeliaran ini sering mengganggu tanaman milik warga, bahkan menyebabkan lingkungan sekitar kurang bersih akibat banyak dipenuhi kotoran hewan ternak. Kondisi ini, cukup menggangu dan menguranggi kenyamanan bagi pengguna jalan saat melintas. “Selain membuat lingkungan tidak nyaman, keberadaan hewan liar bebas berkeliaran ini dapat merusak tanaman kopi bahkan pohon tersebut menjadi kerdil hingga mati,” terangnya. Jika diamati, kata Helmi, ada beberapa lokasi yang sering dijumpai hewan ternak

kaki empat bebas berkeliaran seperti, Kawasan Terminal Nendagung, jalan Gunung, Jalan SMP Negeri 2 Pagaralam, Perumnas Talang Sawah, hingga Kawasan Tanjung Aro dan beberapa daerah lainnya. “Adanya hewan kambing dan sapi liar ini, bukan sekedar menganggu ketertiban, tetapi termasuk juga kebun dan lading para petani sering terganggu dengan kondisi ini. Seharusnya, jika sudah ada perda yang melarang hewan ternak kaki empat berkeliaran, pihak pemerintah semestinya perlu dipertegas melalui penertiban terhadap kondisi yang ada,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Badan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pagaralam, Paber Napitupulu SSTP, pihaknya t e l a h m e n e r i m a l a p o ra n adanya hewan ternak bebas berkeliaran di dalam kota. Terkait kondisi ini, pihaknya akan segera menertibkan para pemilik hewan-hewan yang berkeliaran di jalan. “Memang benar ada saksi bagi warga yang sengaja melepas hewan ternak, bahkan bisa disita pemerintah. Selain itu, pula sudah jelas bagi pemilik ternak dilarang dengan sengaja melepaskan hewan ternak di luar kandang atau dibiarkan berkeliaran pada siang maupun malam hari,” katanya. IAN/KOE

Ternak Dalam Kandang Juga Dicuri

MARAKNYA�aksi pencurian hewan ternak, terntunya membuat resah para peternak. Seperti kata Lek Tarmin yang mempunyai ternak kambing diwilayah Karya Jaya, Kertapati Palembang. Menurutnya kehilangan kambing ternaknya sekarang tidak terlalu terkejut lantaran kambing kepunyaan juga sering hilang. “Zaman sekarang tak heran lagi, jika memang banyak pencurian ternak hilang yang lepas dari kandangnya. Jangankan ternak yang dilepas, dikandangpun bisa hilang, apalagi sekarang pencuri sangat nekad dan berani,” katanya. Masih kata Lek, untuk mencegah hewan ternak supaya tidak hilang dicuri tinggal tergantung yang punya hewan ternak untuk mengantipasinya. ”Jadi sekarang tinggal masyarakat khususnya yang mempunyai hewan ternak harus pintar-pintar menyiasatinya, bagaimana caranya hewan peliharaan tak menjadi santapan orang tak bertanggung jawab atau dicuri orang,” jelasnya. Dikatakanya, salah satu bentuk untuk mencegah hewan ternak tidak hilang dicuri, dengan cara mengandangkannya dan terus diperhatikan saat jam rawan pencurian. ”Jika memang seandainya memang hewan ternak itu dilepas. Biasanya sore hari masuk kandang, jadi sebelum masuk kandang sebaiknya hewan ternak tersebut harus dihitung sebelum memasukan kandang,” ucap Lek. Dilanjutkanya, biasanya hewan yang menjadi pencurian terkadang ada keteledoran dari pemiliknya sendiri. Seperti banyak yang malas menjaga hewannya dan menganggap hewannya sudah aman. “Justru kesempatan itulah yang bisa menjadi kesempatan bagi para pencuri untuk memanfaatkan kesempatan itu. Saya tekanakan agar para pemilik hewan ternak untuk ekstra mewaspadai hewan ternak mereka agar tidak menjadi korban pencurian,” tukasnya. JAN

Pimpinan Umum: Rosmiyati. Pemimpin Perusahaan: Ahmad Rosidi. General Manager: Tri Nurwanto. Pemimpin Redaksi: Muhammad Iqbal, Redaktur Pelakasana : Berry Sandi. Koordinator Liputan: Trisno Rusli Redaktur : Berry Sandi, Trisno Rusli, Ella Sulistiana, Dian Cahyani Fitri, Arie M. Staf Redaksi: Janta, M. Joviter, M Wijdan (Ogan Ilir), Yuni Hartati (Muba), Rifat Achmad (Lubuklinggau), Heru Fachrozi (Muara Enim/PALI), Heri Afrizon (OKU Selatan), Firdaus (Empat Lawang), Mujianto (OKI), Arman Jaya (OKU Timur), Andre (Prabumulih), Budi Alamsyah (Banyuasin), Eko Wahyudi (Pagaralam), Al Imron (Musi Rawas), Hengky S (Lahat) Redaktur Foto: Nova Wahyudi, Alhadi Farid. Bagian Pracetak: M Firman,Firyansyah, Abdul Kholid, Kgs Yahya, Bagian Iklan: David Arianto(Manager), Acounting Executive/AE : Noris Taslim, Yusri, Mutya. Bagian Pemasaran: Abdul Kadir (Manager), Alwi Riyanto, David Yoanda Bagian Keuangan : Dimas Murdani Muharam. Bagian Umum: Silvi Winda Pratiwi, Vera Penerbit: PT Citra Media Palembang Ekspres Komisaris Utama: H Suparno Wonokromo. Komisaris: Muwarni, H Didi Wahyudi. Direktur Utama: H. Subki Sarnawi. Direktur: H Mahmud,Yunita Ayu Tarif Iklan: Iklan Baris per baris Halaman 1 Display Full Colour/Warna Rp.60.000/mm kolom, Halaman 1 BW Rp.30.000,/mm kolom,Halaman Dalam Full Colour/Warna Rp.25.000/mm Kolom Harga Berlangganan Koran : Rp.25.000/bulan No. Rek Mandiri Pasar 16 PT Citra Media Palembang Ekspres 113002062008.8 plg.ekspres@gmail.com

Alamat Redaksi/ Sirkulasi/ Iklan: Gedung GRAHA PENA Palembang, Jl Kol H Barlian No 773, Palembang. Telepon (0711) 8304424, 411768, 415263, 415264, 419503. ext 136,139 Fax (0711) 420066.


Jadwal Sholat Untuk kota palembang dan sekitarnya

PALEMBANG EKSPRES

Subuh

Zhuhur

Ashar

Magrib

Isya

04:35

11:53

15:14

17:53

19:02

JUMAT, 3 MEI 2013

HALAMAN 3

Sisa Lahan Underpass Belum Bisa Diganti Rugi PALEMBANG, PE – Panitia pembebasan lahan Dinas PU Bina Marga Sumsel belum bisa membayar sisa lahan yang harus dibebaskan untuk pembangunan underpass di simpang Patal. Hal ini disebabkan, panitia pengadaan tanah belum mengajukan besaran nilai lahan yang dibebaskan. “Sampai hari ini (kemarin, red) belum ada laporan. Rencananya, besok (hari ini, red) ada rapat dengan Asisten II Bidang Keuangan Pemprov Sumsel,” kata PPTK Pembebasan Lahan Dinas PU Bina Marga Sumsel Hilmansyah ditemui usai rapat underpass di Balai Kota Kantor Walikota, Kamis (2/5). Dia menjelaskan, sisa lahan yang belum dibebaskan seluas 6.000 meter persegi atau sekitar 60% dari total lahan yang terkena pembangunan underpass. Sementara, 40% lahan lainnya sudah dibayar tahun lalu dengan nilai Rp5,5 miliar. “Kita sudah siapkan dana Rp15,5 miliar untuk lahan yang belum dibebaskan ini,” kata dia. Dia mengaku, lambatnya pengajuan pembebasan lahan tersebut menghambat rencana pengerjaan proyek underpass. Terlebih, pada 8 Juni nanti akan dilakukan tanda tangan kontrak kerja dengan kontraktor. “Pembebasan lahan ini sudah mendesak, kita juga sudah dua kali kirim surat ke panitia kota untuk segera diselesaikan,” akunya. Sementara, lahan yang terkena pembebasan lahan underpass sebanyak 60 persil atau pemilik tanah dengan nilai ganti rugi sebesar Rp3.650.000/meter. “Kalau dihitung tanah dan bangunan ada sekitar 100 persil, tapi di sana ada bangunan

yang menumpang tanah orang lain,” jelasnya. PPK SNVT Sumsel Ahmad Taruna Jaya menambahkan, kontrak pekerjaan fisik akan dimulai pada 8 Juni nanti. Jika tidak ada sanggahan, pihaknya sudah mulai melakukan pengukuran jalan pada pertengahan Juni atau awal Juni mendatang. “Kalau lahan sudah dibebaskan, kita sudah bisa melakukan pemindahan utilitas, karena utilitas di luar kontrak fisik,” ucapnya. Terpisah, Plt Sekda Kota Palembang Ucok Hidayat menjelaskan, proses pembebasan lahan sudah selesai diproses. Saat ini, panitia kota tinggal menandatangani administrasi lahan. “Tinggal ditandatangani panitia saja, setelah itu langsung dikirim,” katanya. Dia menjelaskan, proses pembayaran lahan tersebut melalui tabungan dari Bank Sumsel Babel. Hal ini dilakukan untuk menghindari potongan dana sebelum sampai ke pemilik tanah. “Kita menghindari uang tidak sampai ke pemilik tanah,” ujarnya. Walikota Palembang H Eddy Santana Putra sebelumnya menegaskan, pembangunan underpass simpang Patal tidak dihambat. Dia menilai, pembebasan lahan harusnya sudah selesai dikerjakan sebab inventarisasi dan penentuan harga lahan sudah ditetapkan. Dia pun menyesalkan saat ini baru sebagian warga sudah mengumpulkan buku tabungan Bank Sumsel Babel. Hal ini disebabkan, beberapa warga belum membuka tabungan di bank tersebut. “Ada bagusnya juga lewat tabungan, pembayarannya tidak bisa dipotong. Tapi kalau terhambat, ada solusi lain seperti lewat cek,” sarannya. RIS

7 Zona Wisata Terpadu di Pulokerto

FOTO NOVA WAHYUDI/PALPRES

PENGHARGAAN

Walikota Palembang H Eddy Santana Putra menyerahkan penghargaan kepada murid sekolah dasar yang berprestasi pada acara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Benteng Kuto Besak, Kamis (2/5).

Pemkot Fokus Bangun Gedung SMA Memang dana tersebut kita siapkan untuk sekolah tingkat SMA/SMK. Sebab, kita mengejar target pendidikan 15 tahun. Tapi, tidak serta merta kita mengesampingkan SMP dan SD. Dipastikan semua sekolah di Palembang akan diperbaiki dan layak,”

H Eddy Santana Putra Walikota Palembang PALEMBANG, PE – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus mengembangkan gedung sekolah terutama SMA dan SMK. Tahun ini pemerintah menganggarkan Rp100 miliar untuk pembangunan 10 sekolah. Walikota Palembang H Eddy Santana Putra mengatakan, pembangunan gedung SMA dan SMK tersebut sebagai wujud pendidikan 15 tahun. Karena itulah, sudah dua tahun belakang pihaknya lebih fokus di jenjang pendidikan tersebut. “Memang dana tersebut kita siapkan untuk sekolah tingkat SMA/SMK. Sebab, kita mengejar target pendidikan 15 tahun. Tapi, tidak serta merta kita mengesampingkan SMP dan SD.

Dipastikan semua sekolah di Palembang akan diperbaiki dan layak,” ujar Eddy usai upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Benteng Kuto Besak, Kamis (2/5). Meski demikian, sambung Walikota, gedung SD juga menjadi prioritas dalam peningkatan infrastruktur sekolah. Namun, lantaran jumlah sekolah cukup banyak sehingga pembangunannya dilakukan secara bertahap. Karena itu, dia mengharapkan adanya sinergi antara APBN, APBD Provinsi Sumsel, dan APBD Kota Palembang dalam sektor pendidikan. “Saat ini gedung sekolah yang tidak layak sudah berkurang menjadi 268 sekolah dari 600 sekolah,” cetusnya.

Penutupan Pasar Pal Tujuh Ditunda

FOTO ALHADI FARID/PALPRES

DIALOG

Pedagang di Pasar Pal Tujuh (KM7) berdialog dengan pihak pengelola pasar, Kamis (2/5), dimediasi pihak PD Pasar Palembang Jaya.

PALEMBANG, PE – Rencana penutupan Pasar Pal Tujuh pada 5 Mei ini akhirnya dimediasi PD Pasar Palembang Jaya, Kamis (2/5). Meski tak dihadiri pemilik lahan, pengelola Pasar Pal Tujuh dan para pedagang sepakat penutupan pasar di Jalan Kol H Barlian ini ditunda hingga 9 Agustus. Ketua Pedagang Pasar Pal Tujuh Syaifuddin Nasron menuturkan, rencana penutupan pasar tersebut setelah terjadi jual beli tanah dari pemilik lama keluarga Almarhum Arifin Djalil kepada Apat. Pengelola pasar pun sudah memberikan surat edaran per tanggal 15 April 2013 yang berisikan perintah pada pedagang untuk segera pindah paling lambat 5 Mei 2013. Karena begitu mendadak, pedagang

berharap ada penundaan sementara waktu. “Kami bisa penuhi bahkan sudah menghadap ke pemilik lahan baru. Memang sudah diberikan kelonggaran sampai akhir Lebaran atau tepatnya tanggal 9 Agustus 2013 nanti, tapi kami inginkan pihak PD Pasar menjadi mediator agar ada jaminan bagi kami untuk bisa pindah ke pasar lain,” ujarnya. Pengelola Pasar KM7 HM Idris menjelaskan, upaya penutupan pasar ini sudah pernah dilakukan pada akhir Lebaran tahun 2012 lalu tapi ditunda karena lahan belum terjual. “Tahun ini sudah ada yang beli, sehingga pemilik baru meminta pasar ditutup pada 5 Mei ini,” kata dia. Pihaknya pun sudah beru-

paya mencari tempat baru bagi para pedagang, mulai berkoordinasi dengan berbagai pengola pasar seperti Pasar Maskarebet dan Pasar Kebun Bunga. “Tapi pengelola pasar itu meminta pedagang langsung mendatangi pasar itu untuk lobi tempat dagang,” katanya. Tak hanya itu, lanjut Idris, pihaknya juga sudah melakukan survei untuk mendapatkan lahan pasar baru. Terakhir, mereka akan membuka pasar di dekat PT Indofood atau komplek Raflesia. “Kami juga prihatin dengan pedagang. Kami masih ingin menghimpun pedagang dengan mencari pasar baru,” terangnya. Sementara, Direktur PD Pasar Palembang Jaya Syaifuddin Azhar menjelaskan, Pasar

KM7 memang sudah merugi karena dinilai kurang produktif. Sehingga pemilik tanah menghendaki lahannya dijual. “Kami sebagai pembina pasar menyarankan para pedagang tidak khawatirkan masalah penutupan Pasar KM7. Sebab, PD Pasar akan fasilitasi pedagang untuk pindah ke lokasi lain seperti ke Pasar Kebun Bunga atau Pasar Maskerebet,” imbaunya. Syaifuddin menambahkan, perpindahan pedagang ke pasar yang baru akan diupayakan gratis selama enam bulan. Hal ini merupakan jaminan sementara agar pedagang tidak terhalangi dalam mencari lokasi baru. “Tapi, sesuai Perda yang ada, jika lapak atau kios di pasar baru nanti sudah ditentukan harganya, pedagang tetap wajib penuhi itu,” katanya. Terkait revitalisasi pasar tradisional secara umum, Syaifuddin menjelaskan, sebanyak 30 pasar yang ada sudah mendesak untuk diperbaiki. Namun, peremajaan pasar diperlukan dana besar, terutama dalam upaya merekolasi para pedagang. “Investor banyak yang tidak mau melanjutkan penanaman modalnya di sektor ini kalau masih ada masalah seperti relokasi pedagang. Investor memilih bisnis lain yang lebih menguntungkan,” jelasnya. RIS

Kepala Disdikpora Kota Palembang Riza Fahlevi mengatakan, dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Palembang pihaknya akan memperbaiki infrastruktur bangunan sekolah. Seperti dilakukan di SMAN Plus 17 Palembang, SMAN 4, dan sejumlah SMA lainnya. Kemudian, menuntaskan program wajib belajar 12 tahun menuju program wajib belajar 15 tahun. “Kita akan lanjutkan ke sekolah lainnya tahun ini juga,”jelasnya. Untuk pembangunan gedung SMP dan SD dipastikan akan dilakukan bertahap. Sekolah yang dibangun dengan dana APBD Palembang di antaranya SMPN 8 dan SMPN 23. Sementara untuk rehab gedung SD menggunakan dana APBN dan dana CSR dari BUMD yang ada. “Perehaban sekolah ‘mewah’ atau mepet sawah yang tidak ada area bermain memang membutuhkan dana besar, itulah kita dorong BUMD dan BUMS untuk membantu. Tahun ini sudah ada bantuan dari Citygas untuk dua sekolah dengan dana masing-masing sebesar Rp2,3 miliar,” terang Riza. RIS

PALEMBANG, PE – Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (DP2K) Kota Palembang sudah membuat masterplan untuk mengembangkan wisata di Pulokerto. Dalam masterplan tersebut, setidaknya ada tujuh zona wisata terpadu. “Dalam masterplan itu, pembangunan Pulokerto membutuhkan dana sekitar Rp500 miliar, saat ini sudah kita tawarkan ke investor,” kata Kepala DP2K Kota Palembang Sudirman Tegoeh, Kamis (2/5). Menur ut Sudir man, pihaknya sempat menawarkan proyek tersebut kepada salah satu investor. Namun, pihak investor mengharapkan akses menuju kawasan tersebut diperbaiki terlebih dahulu. “Kalo mau bangun dana APBD murni tidak akan bisa, karena biayanya cukup besar,” terang dia. Konsep wisata yang ada di Pulokerto akan terdiri dari tujuh zona, yakni, zona wisata sungai, zona konservasi, zona pariwisata, zona fauna, zona minapolitan, zona entrance, dan zona flora. “Jadi, selain jadi pusat pariwisata, bisa juga menjadi pusat edukasi yang benar-benar sangat baik,” cetusnya. Berdasarkan data yang ada saat ini, kondisi existing kawasan Pulokerto terdiri dari 77 KK, 2 RT, serta sebuah masjid dan Sekolah Dasar. Selain itu, ada juga tempat pembenihan ikan air tawar Pemkot, dermaga/tambatan perahu, pembenihan ikan tawar Pemprov, nipah, tambak konservasi, kebun, dan tanaman depan. “Pada dasarnya, untuk pembebasan lahan sudah disetujui warga di sana, jadi jika ada investor yang benarbenar berminat maka pembangunannya akan segera terealisasi. Lahannya sekitar 112 hektar dan itu nanti akan jadi kawasan wisata yang terpadu,” jelasnya. RIS


PALEMBANG EKSPRES

JUMAT, 3 MEI 2013

Halaman 4

Merasa "Dianaktirikan" 18 Santri Datangi Dispora OKI

DIBIARKAN

FOTO: MUJIANTO/ PALPRES

Sejumlah santri saat mendatangi Dispora OKI sebagai sikap protes karena merasa dianaktirikan pada seleksi Paskibraka. Namun, para santri ini tidak bisa menemui kepala dinas.

KAYUAGUNG.�PE�-�Merasa telah dianaktirikan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), 18 santri di wilayah Bumi Bende Seguguk didampingi sejumlah pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) mendatangi Kantor Dispora OKI, Kamis (2/5) siang. Kedatangan para penimba ilmu agama Islam ini sebagai wujud protes mereka atas sikap Dispora OKI yang terkesan pilih kasih terhadap sesama pelajar di OKI. Pasalnya, beberapa hari yang lalu Dispora OKI memfasilitasi kegiatan seleksi Paskibraka dengan menganggarkan dana ratusan juta rupiah. Sedangkan untuk kegiatan santri di OKI yakni mengikuti Pekan Olahraga dan Seni antar Ponpes se-Sumsel

yang dilaksanakan di Palembang, Dispora OKI dituding kurang memperhatikan mereka. Alasannya, hingga kemarin siang proposal untuk kegiatan itu tidak kunjung cair. Pantauan Palembang Ekspres di lapangan kemarin, kedatangan 18 santri inipun tidak mendapat penyambutan dari Dispora OKI. 18 santri ini dibiarkan dilingkungan dinas, bahkan tas dan perlengkapan untuk berangkat ke Palembang terlihat dikumpulkan di depan pintu masuk perkantoran. Ketua Forum Pondok Pesantren (Forpes) OKI, Yuris Palimbani SH kepada wartawan kemarin mengaku kecewa terhadap kinerja Dispora OKI yang dinilainya tidak memberikan izin para santri OKI. Padahal

bila santri ini berprestasi di level provinsi, tentunya akan mengharumkan nama Kabupaten OKI. “Semangat para peserta sangat baik. Mereka tetap akan berangkat ke Palembang untuk mengikuti berbagai perlombaan,” tambah Yuris yang kerap disapa Abah yang juga pimpinan Ponpes Tauhidil Muchlisin Sukapulih Pedamaran OKI. Kepala Dispora OKI, Zaid Kamal SPd MSi melalui Kabid Keolahragaan, Drs Beni Refib membantah bila pihaknya disinyalir bersikap pilih atas terhadap kegiatan antar pelajar di OKI yang akan membawa nama kabupaten. Diakuinya, memang proposal yang diajukan untuk kegiatan para santri hingga kemarin belum cair.

Padahal Pekan Olahraga dan Seni antar Ponpes se Sumsel di Palembang dilaksanakan mulai kemarin hingga 10 Mei mendatang. “Memang dana dari Pemda OKI belum cair, besarannya dananya saya kurang tahu persis berapa nominalnya,” ungkap Beni kemarin sembari juga menyangkal isu yang berkembang bila Dispora OKI tidak merestui para santri mengikuti kegiatan tersebut. Ditambahkannya, untuk mengikuti Pekan Olaharga dan Seni antar Ponpes se-Sumsel bukan hanya tanggungjawab pihaknya saja dalam memfasilitasi. “Jadi kami juga berkoordinasi dengan Pemda OKI dan Kantor Kementerian Agama OKI,” jelasnya. IAN

20 Sanggar Ikut Lomba Seni Budaya BANYUASIN.�PE�-�Dinas Pariwisata Seni, Pemuda dan Olah Raga (Disparsenpor) Kabupaten Banyuasin gelar festival seni Budaya daerah Banyuasin tahun 2013, yang diikuti 20 Sanggar seni Budaya terdiri dari 11 Kecamatan dan 9 SMA yang dipusatkan kelurahan Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, dimulai pukul 09.30 WIB Kemarin (2/5) Menurut Kepala Disparsenpor Kabupaten Banyuasin Ir. Kosaruddin MM mengatakan festival seni budaya daerah merupakan ajang untuk menampilkan ragam budaya khas Daerah banyuasin dalam mencari bibit yang terbaik. “Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 2 hari. Adapun yang

diperlombakan terdiri dari Tari Sedulang Setudung,Tari Kreasi,Tari kreasi Nusantara dan Lagu Daerah Banyuasin yang bertajuk seni dan budaya melayu Islam,”ujar Ir Kosaruddin, kemarin Masih dikatakan Kosar, kalau kegiatan ini baru diprogramkan mulai dari tahun ini, dan akan menjadi agenda tahunan Disparsenpor Banyuasin. Karena akan memacu kreativitas untuk menumbuhkan kesenian dan Budaya daerah Banyuasin. “Peserta akan memperebutkan uang santunan, tropi dan piagam. Bagi pemenang akan kembali diseleksi perseta yang menang dalam perlombaan ini akan diseleksi dak akan kita kirim ke tingkat provinsi diajang festivasl sriwijaya bulan

Oktober nanti.” Katanya Sementara Bupati Banyuasin Ir. H Amiruddin Inoed mengatakan Kabupaten Banyuasin miliki potensi 29 ragam budaya yang bernuansa melayu Islam terdiri suku melayu musi, melayu Islam Banyuasin, jawa dan bugis.”Untuk tahun ini yang diperlombakan seni budaya melayu Islam Banyuasin.”Katanya Inoed menjelaskan festival ini supaya mampu berkreativitas dalam mencari bakat terbaik dan mutu budaya daerah seperti seni tari dan suara. Nantinya akan dilanjutkan ke juara tingkat nasional, regional dan bahkan internasional menjadi nilai jual keluar sehingga dapat menambah potensi daerah. BUD

Ribuan Santri Berlaga di Pospeda PALEMBANG. PE - Sebanyak 1750 santri terbaik dari pondok pesantren 14 Kab/Kota se-Sumsel mulai 3 Mei 2013 akan berebut medali dalam Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Daerah (Pospeda) IV 2013. Even yang digelar dua tahun sekali itu akan dibuka langsung Gubernur Sumsel H Alex Noerdin. Ketua Panpel Kadispora Prov Sumsel H. Syaidina Ali mengatakan, tujuan pospeda antara lain adalah sebagai wahana mewujudkan jati diri ponpes yang sebenarnya. Yakni, berlombalomba dalam kebaikan mengharap ridho Allah SWT. “Filosofi inilah yang mendorong santriawan dan santriwati berupaya untuk

berprestasi dan berkreasi dalam olahraga dan seni. Dengan demikian santri Sumsel akan bugar, kreatif, sportif, berprestasi dan cinta damai”kata Syaidina Ali. Ditambahkan, atlet-atlet dan seniman ponpes ini akan bertanding dalam10 cabang olahraga dan 11 cabang seni. Yakni, atletik, senam santri, sepaktakraw, bola basket, bulutangkis, catur, tenis meja, pencak silat, Futsal serta hadang. Cabang seni meliputi qasidah, photografi, seni lukis, seni kriya, , Video cerita pendek, Hadrah, pidato tiga bahasa (Inggris, Arab, Indonesia), lomba cipta puisi isi kandungan Al Quran, Fragmentasi, kaligrafi dan stand up comedy.

Kontingen ponpes Palembang pada Pospeda kali ini diprediksi akan kembali merebut gelar juara umum. Namun kontingen lain tentu akan berusaha untuk menyaingi Palembang. Pospeda ini diselenggarakan berkat kerja sama Pemprov Sumsel (Dispora Sumsel), Kanwil Kementrian Agama Provinsi Sumsel dan Forum Pondok Pesantren. Ditambahkan Kadispora Sumsel H. Syaidina Ali, Pospeda yang akan berakhir pada 8 Mei ini merupakan ajang seleksi untuk Pospenas VI di Gorontalo Juni 2013. “Hanya santriwan dan santriwati terbaik yang akan dikirim ke ajang tingkat nasional itu,”kata Syaidina Ali. REL

PERFORM

FOTO: NOVA WAHYUDI / PALPRES

Bagas Dwi Rahman juara Idola Cilik 2013 (kiri.Red) saat perform dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional di Benteng Kuto Besak, kemarin.


Halaman 5

JUMAT, 3 MEI 2013

2 Senpi dan 1 Air Softgun Disita

Dari komplotan oknum polisi pemeras

PALEMBANG.�PE - Pasca tertangkapnya kompolotan oknum polisi pemeras dan pemerkosa pengunjung tempat hiburan malam di Kota Palembang, aparat Unit I Subdit III Direktorat Reskrim Umum Polda Sumsel berhasil menyita barang bukti berupa 1 Senjata Api (Senpi) laras panjang jenis P2, senpi laras panjang jenis revolver dan satu senjata air softgun dari tangan tersangka oknum polisi Brigadir Hengki Jamesti. “Setelah tersangka Hengki (oknum polisi Polres OKI) dan Miky Adwin (warga sipil) tertangkap, malam itu juga kita langsung melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan barang bukti

senpi dan senjata airsoft gun di kendaraan milik tersangka Hengki,” ungkap Wadireskrimum Polda Sumsel, AKBP Purwanto, kemarin (5/2) sore. Saat ini tersangka Hengki, lanjutnya, masih diperiksa intensif penyidik Unit I Subdit III, Di Reskrimum Polda Sumsel beserta tersangka sipil Miky. ”Kita masih akan kembangkan lagi, dimana saja, aksi mereka di Palembang dan daerah lain. Kami yakin bukan tiga kali ini saja, pasti lebih dari ini,”terangnya. Purwanto menegaskan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap dua tersangka lagi yang indetitasnya sudah diketahui yaitu Oskar Haris dan Ian. ”Perlu kami luruskan di sini, dari hasil penyelidikan anggota di lapangan, Oskar ternyata bukan anggota polisi, melainkan warga sipil. Jadi yang polisi hanya Hengki, anggota Sabhara Polres OKI dan senjata yang dipakai merupakan senpi resmi standar polri sedangkan airsoft gun milik

pribadi tersangka Hengki,” tukasnya. Terpisah, Kabid Propam Polda Sumsel, Kombes Pol Franky Haryanto Parapat membenarkan adanya penangkapan oknum polisi yang diduga melakukan pemerasan dan pemerkosaan terhadap korban. ”Masih diperiksa di Polda Sumsel,” ungkap Franky. Seperti diberitakan sebelumnya, tertangkapnya komplotan pemeras dan pemerkosa pengunjung diskotik ini, setelah petugas memancing untuk melakukan transaksi pemerasan yang terakhir dilakukan pada Rabu dini hari (1/5) sekitar pukul 04.00 WIB, di Jalan Kol H Barlian depan Punti Kayu, KM 7 Palembang. Dimana komplotan ini menyandera korban Febry warga Prabumulih, dan minta uang tebusan sebesar Rp100 juta. Jika tidak maka korban Febry akan dibawa ke kantor polisi, setelah melakukan nego sekitar pukul 12.00 WIB,disepakati uang tebusan Rp30 juta dengan lokasi per-

Kembali Bangun Karakter Generasi Muda dengan Pancasila

PALEMBANG.� PE - Salah menemukan banyak kasus satu tantangan bangsa In- yang membuat kita terdiam. Kekerasan yang sedonesia di era glolama ini menjadi balisasi ini, yakni sesuatu yang tabu, memper tahankan seperti aksi kekeraskarakter bangsanya. an, hampir setiap Saat ini fenomena hari kita temukan, kekerasan maupun yang berlangsung kebencian tumbuh di kalangan pelajar di masyarakat. Kita atau mahasiswa. pun mendapatkan Kita sangat prihaberbagai kasus kektin,” kata Eva Santaerasan yang terjadi na Putra, istri calon di masyarakat. Salah Gubernur (Sumatsatu cara untuk era Selatan) Summengatasinya yakni Bunda Eva sel 2013-2018, saat melalui pendidikan berdialog dengan sejumlah karakter di masyarakat. Pendidikan karakter ber- akademisi di kediamannya, basis ajaran Pancasila. “Kita Jalan Kapten A Rivai, Palem-

bang, Kamis (2/5). Menurut Eva, sebenarnya hal tersebut tidak terjadi bila kita tetap berpegang dengan nilai-nilai Pancasila. “Makanya pendidikan karakter yang kita jalankan harus berdasarkan ajaran Pancasila,” katanya. Membangun pendidikan karakter itu dapat melalui berbagai kegiatan, seperti pendidikan ekstrakurikuler, “Dapat melalui sanggar seni, teater, kelompok diskusi, atau kegiatan lainnya,” kata Eva. Melalui Yayasan Bunda Eva, berbagai program pendidikan karakter dijalankan, baik dengan sasaran generasi muda, maupun kaum ibu. JAN

Potong Kerbau .....................................................DARI HALAMAN 1

merupakan putra asli Mura. “Saya minta maaf dengan kelakuan anggota kami. Yakinlah dengan perwakilan tokoh masyarakat. Pemeriksaan akan transparan,” tegasnya. Tokoh mayarakat Muratara, Zainal Arifin menerangkan dia mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih kepada anggota TNI yang telah bertugas menjaga kondisi

hingga kondusif. “Sekali lagi kami berharap jangan ada lagi kekerasan yang dilakukan. Padahal polisi adalah pengayom masyarakat,” ungkapnya. Dia mengharapkan agar polisi yang bertugas di wilayah Kecamatan Rupit merupakan putra asli Rupit. “Kita mau terima Polisi, dengan janji yang bertugas di Muratara harus putra daerah

asli,” tegasnya. Ke m u d i a n , d i a m e n g harapkan agar proses hukum terhadap oknum Polisi yang melakukan penembakan segera diproses hukum dengan cepat. Termasuk dengan proses otopsi dipercepat. “Saya mewakili warga untuk segera melakukan autopsi. Polisi tidak bersalah tapi oknum,” pungkasnya. IMR

dituntut melakukan pengamanan di tempat pemungutan suara (TPS). Untuk mendukung pengamanan tersebut, diperlukan sinergitas antara masyarakat dan polisi. Untuk sekarang anggota masih disiagakan penuh dan belum dilakukan penambahan. Sementara itu, Karo Ops Polda Sumsel, Kombes Pol Fiandar mengatakan, tidak ada penambahan personil aparat Polri. Hanya ada rotasi untuk personil yang lama. Sekarang jumlah personil di lapangan sebanyak 185 orang. Jumlah itu termasuk di-back up Polres Surolangun Provinsi Jambi. “Situasi sekarang sudah menurun, tidak seperti awal pasca bentrok di hari pertama. Suhu di lapangan terus menurun dan Jalinsum kembali lancar,” tukasnya. Terpisah, Kepala Kepoli-

sian Resor (Kapores) Mura, AKBP M Barly Ramadhani mengatakan, dia telah meminta jajarannya menjaga kesehatan dan tetap mematuhi pimpinan Polri. Salah satunya mengikuti pemeriksaan-pemeriksaan terkait masalah yang terjadi. “Saya minta jajaran ke bawah tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak ke tempat-tempat yang tidak diinginkan. Termasuk meningkatkan koordinasi antara anggota dan masyarakat,” tandasnya. Berdasarkan pantauan, kedatangan Kapolda Sumsel sekitar pukul 15.00 WIB dikawal ketat oleh anggota TNI bersenjata lengkap. Antrean kendaraan di akses Jalinsum KM72, Kecamatan Rupit yang menjadi lokasi bentrokan Senin malam sempat ditutup dua jam. Kedatangan Kapolda men-

emui warga didampingi Dandim 0406 Mura/Linggau, Letkol CZI Widyo Hartanto bersama dengan pejabat Pemkab Mura serta DPRD. Tak ayal, lokasi akses jalinsum dikerumuni warga yang ingin melihat dari dekat proses pertemuan dan perdamaian yang dilakukan Kapolda dengan warga disalah satu rumah tokoh masyarakat Rupit, Zainal Arifin. Di sini Kapolda tanpa pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Mobil Patwal yang sempat melakukan pengawalan saat ke lokasi, langsung berputar berbalik arah guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Usai melaksanakan proses pemotongan kerbau dan membacakan sambutan, Kapolda sekitar pukul 17.00 WIB meninggalkan lokasi dan menuju rumah duka ke 4 korban jiwa dari warga Muratara. IMR

posisi hendak kembali ke dermaga PT Pusri Palembang,” ungkap Ketut saat di atas Kapal SMB II, kemarin (5/2) sore. Selanjutnya, pihaknya langsung memberikan pertolongan kepada nahkoda dan ABK Kapal KM LCT Ayu 128 yang masih berada di atas kapal dengan posisi sudah tergantung, karena kapal KM LCT AYu 128, sudah mulai nyaris posisi mau tenggelam. ”Saya langsung cepat perintahkan ABK saya, untuk memberikan pertolongan dengan cara menurunkan sekoci ke bawah. Lalu dengan cepat ABK saya menyelamatkan para awak Kapal KM LCT Ayu 128 sebanyak 8 orang, sedangkan sisanya lagi delapan orang sudah diselamatkan kapal lain,” terangnya. Setelah melakukan koordinasi dengan pimpinan departemen Perkapalan PT Pusri Palembang, sambung Ketut,

akhirnya kedelapan awak kapal yang tenggelam itu dibawa ke Palembang. ”Ke delapan awal KM LCT Ayu 128, dalam kondisi selamat dan sehat semua. Tiba di dermaga PT Pusri Palembang, langsung saya serah terimakan ke Kepala Sistem Pengamanan Kapal PT Pusri bapak Kusnadi,’ jelasnya. Sementara, Nahkoda kapal KM LCT Ayu 128, Ali Hanafiah mengaku tidak menyangka bisa selamat dari ombak besar yang menghantam kapalnya saat dalam pelayaran dari Merak menuju Momuju Sulawesi Barat. ”Seluruh ABK saya sama saya 16 orang, kami dari Merak mau ke Momuju mengatarkan pesanan pipa. Saat dalam perjalanan atau tepatnya di perairan Pulau Karimun, kapal kami dihantam ombak besar, hingga di bagian tengah kapal kami bocor, lalu air laut masuk

perlahan-lahan ke kapal kami,” beber Ali ditemui di atas kapal SMB II, kemarin (2/5). Ali menambahkan, diA dan para ABK-nya sudah dua hari terkatung-katung di atas kapalnya denga posisi memegang pelampung dan pipa plastic. ”Untung ada SMB II, jadi kami semua terselamatkan semua, kalau tidak, kami bisa lemas di atas laut mengapung. Sedangkan delapan ABK saya lain sudah diselamatkan juga kapal lain,” tukasnya. Terpisah, Kepala Sistem Keselamatan Kapal PT Pusri, Kusnadi mengatakan, kedelapan awak kapal KM LCT Ayu 128 akan diserahkan ke Sah bandar atau Adpel Boom Baru Palembang untuk diproses lebih lanjut. ”Kita hanya sebatas menyelamakan dan menyerahkan mereka ke Adpel yang lebih berhak menanganinya,” pungkasnya. JOE

Kondusif Polisi ......................................................DARI HALAMAN 1

Kapal Pusri ..................................................................DARI HALAMAN 1

temuan awal di Simpang Bandara SMB II, Kebun Bunga, IP dan akhirnya disepakati bertemu di jalan Jakabaring. Dari situlah akhirnya tersangka Miky dan Hengki ditangkap tim gabungan dari Unit Gegana Satuan Brimob, bersama dengan anggota Dit Reskrimum yang dipimpin Kanit I, Subdit III, Kompol Antoni Adhi MH dan Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Teguh Prayitno mengepung komplotan ini. Saat beraksi komplotan ini menghadang mobil para korban. Jika korban tidak mau menghentikan mobilnya, maka oknum polisi ini dengan beraninya menembak mobil para korban yakni mobil Toyota Innova warna hijau BG 2126 LC dua kali dan mengenai bodi mobil dan tembus ke mesin, lalu di velg tapi tidak tembus. Sedangkan mobil Nissan Grand Livina BG 1700 CS juga dua kali dan mengenai ban depan kanan hingga bocor, serta mengenai velgnya. Setelah menghentikan

mobil korban, komplotan ini langsung mengatakan jika korban membawa narkoba. Lalu oknum polisi ini menggeledah mobil para korban dan berpura-pura mencari narkoba. Kemudian kmpolotan ini menyandera korban dan meminta uang damai kepada keluarga korban. Awalnya komplotan ini meminta tebusan sebesar Rp100 juta, tapi setelah bernego akhinya turun menjadi Rp30 juta. Ternyata komplotan ini juga, sebelumnya telah melakukan pemerasan hingga pemerkosaan terhadap seorang cewek kos berinisial Ns (21) di kamar 1402 Hotel Sanjaya di Jalan Kapten A Rivai Palembang, pada Sabtu (27/4) sekitar pukul 11.30 WIB. Kejadiannya bermula dari, korban NS yang indekos di kosan Enter Jalan Kenari I, No A3, Rajawali, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang itu, digrebek pelaku bersama dua temannya yang mengaku sebagai anggota Ditres Narkoba Polda Sumsel di indekos korban. JOE

Bawaslu Dinilai ...................................................................................................DARI HALAMAN 1 KPU Sumsel, Jakabaring Rabu (2/5). Dijelaskannya, Bawaslu sudah melampaui kewenangan ketika mengeluarkan larangan sosialisasi pasangan calon gubernur Sumsel. Seperti yang dilakukan Bawaslu pada 19 April 2013 lalu dengan mengeluarkan larangan menyosialisasikan calon gubernur melalui media massa cetak dan elektronik. Politisi yang akrab dipanggil “Kak Boy” ini menilai kebijakan yang dikeluarkan Banwaslu, sejak awal memang tidak berdasar. Selain dasar surat pelarangan ini tidak jelas, juga mengutip Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) No 14/2012, tidak disertai pasal yang dijadikan landasan untuk

pelarangan ini. “Tidak ada landasan peraturan bagi Bawaslu untuk melarang sosialisasi. Bawaslu lalai membaca ketentuan KPU Sumsel tentang arti kampanye,” katanya. KPU telah menetapkan tahapan dan proses pelaksanaan pemilihan Gubernur Sumsel 2013-2018, dan tidak memuat tentang larangan sosialisasi. “Sekarang ini masa sosialisasi, jadi memang masa sosialisasi calon. Setelah itu, tanggal 20 Mei sampai 2 Juni, masa tahapan kampanye,” tambahnya. Dikatakannya dalam peraturan Banwas tentang pemilu, tidak mengatur tentang larangan-larangan dalam proses pemilu. “Yang menetapkan

tahapan itu adalah KPU. Jadi larangan Banwaslu tidak memiliki dasar hukum. Lantas kapan massa sosialisasi bagi calon, kalau itu hanya boleh dilakukan pada masa kampanye. Sebab setelah pengundian nomor, Minggu (21/4), pasangan calon harus disosialisasikan. Tolong, Banwaslu baca aturan No 1/2013 yang mereka keluarkan sendiri. Terutama pasal 4 dan pasal 7, khususnya lagi pasal 7 (ayat 3). Seharusnya Banwas paham hukum,” ujarnya. Sebelumnya Ketua Bawaslu Sumsel, Andika Pranata Jaya SSos, 19 April 2013 lalu mengeluarkan surat edaran tentang larangan penyiaran dan pemasangan iklan di media cetak dan elektronik bagi para

calon Gubernur Sumsel. Surat tersebut ditujukan kepada tim sukses keempat calon gubernur Sumsel dan dikeluarkan 19 April 2013. Surat tersebut juga ditembuskan kepada seluruh pimpinan media massa, terutama media cetak lokal yang diterbitkan di Palembang. Sejumlah stasiun televisi lokal termasuk pimpinan Stasiun TVRI Palembang, juga menerima tembusan surat tersebut. Begitu pula sejumlah stasiun radio swasta, seperti TrijayaFM, Smart-FM dan sejumlah stasiun radio swasta lainnya. Tidak disebutkan spesifikasi beriklan yang dimaksud. Dalam surat tersebut hanya disebutkan larangan penyiaran iklan/ advertorial. JAN

Target Awal .................................................................................................................DARI HALAMAN 1 Pelatih Kepala SFC, Kas Hartadi mengatakan, meskipun sebelum pertandingan dimulai hujan turun di stadion Wombiak membuat lapangan yang menjadi becek dan bergelombang. Namun anak asuhnya tetap mampu bermain maksimal dan berhasil mencetak gol saat melawan Persiram. Kas mengakui pertandingan melawan Persiram Raja Ampat cukup sengit, terlebih anak asuhnya seolah kesulitan menembus lini pertahanan Persiram di babak pertama. Baru di babak kedua, SFC berhasil memanfaatkan peluang emas menjadi gol di menit ke-50, dari kepala Hilton Moreira. Bermula dari umpan matang Ramdhani Lestaluhu yang baru dimasukkan di awal babak kedua. “Alhamdulillah, kita bersyukur, di tur Papua ini kita menang, ini untuk mengobati kekalahan tur Papua awal musim lalu,” kata Kas Hartadi

saat dihubungi Palembang Ekpres, Kamis (2/5). Menurut dia, sejak menit awal timnya bermain all out hanya saja karena kondisi lapangan yang jelek, akibat diguyur hujan sebelum pertandingan, membuat penampilan para punggawa SFC tidak maksimal. Buktinya, ada dua peluang emas yang 90 persen terkonversi menjadi gol, namun karena lapangan tidak mendukung membuat peluang emas itu sia-sia. “Kondisi lapangan becek dan bergelombang, ini jelas mempengaruhi permainan kita, jika lapangan bagus, kemungkinan besar kita mendapatkan dua gol,” jelas mantan punggawa Krama Yudha Tiga Berlian ini. Atas hasil tersebut SFC mampu menggusur Persib Bandung dari posisi tiga klasemen sementara ISL dengan keunggulan satu angka. Sekaligus menempel ketat Arema di peringkat dua dengan poin yang

sama, namun kalah agresivitas gol di jeda kompetisi putaran pertama. “Pemain kita bisa bermain all out di semua lini bermain offensive, Erick, Ponaryo dan Foday bermain menyerang dari tengah lapangan. Sedangkan Tantan dan Ramdhani bermain menyerang melalui sayap, sehingga pemain lawan kewalahan menghalau mereka sehingga kita bisa mencetak gol dan memenangkan pertandingan,” jelas mantan pemain Krama Yudha Tiga Berlian ini. Pelatih asal Solo ini mengungkapkan, rasa senang terhadap timnya yang mampu menaklukan tuan r umah meskipun bermain di kandang tim lawan, terlebih dengan kemenangan ini timnya berhasil menutup putaran pertama dengan manis dan nangkring di peringkat ke-3. Sang arsistek menilai kali ini anak asuhnya bisa bermain disiplin dan menerpakan instruksinya saat

di lapangan hijau. “Alhamdulillah kita bisa menang di sini. Yang pasti tadi kita main menyerang dan menguasai pertandingan. Anak-anak bermain sangat baik berdasarkan instruksi,” ungkap ayah dari Erick Cantona ini. Malah Kas menginstruksikan anak asuhnya agar jangan terlalu terburai dengan kemenangan yang diraih timnya, terlebih SFC berhasil meraup poin penuh dari 2 pertandingan saat tur Papua. ”Besok pagi (hari ini, Red) tim akan bertolak pulang ke Palembang dari Papua, dan setelah tiba di Palembang kita akan meliburkan para pemainnya dan baru latihan lagi pada Senin sore (6/2). Untuk mempersiapkan diri menghadapi tim tamu Persiram Raja Ampat pada 12 Mei dan Persidafon Dafonsoro pada 16 Mei,” tukas pelatih yang dikenal ramah dengan wartawan ini. JAN

Bahkan berdasarkan keterangan saksi dalam persidangan itu, Selamet juga pernah ditawari untuk membunuh seorang polisi. Sidang ini sendiri berakhir ricuh. Sejumlah keluarga korban yang emosi dan berniat membalas dendam terhadap Selamet, terdakwa kasus pembunuhan tersebut, malah terlibat adu fisik hingga bergulat dengan seorang Jaksa. Sidang yang mendengarkan keterangan saksi-saksi terkait kronologis pembunuhan itu, dihadiri langsung para keluarga korban pembunuhan. Suasana tidak kondusif memang sudah mulai terasa. Hal ini dikarenakan, anak korban yakni Andre yang emosi

menantang Selamet untuk berduel berkelahi. Ditambah lagi pihak keluarga Abeng yang berteriak-teriak di dalam persidangan, meminta Hakim untuk menuntut pelaku untuk dihukum mati. “Kami minta dia dihukum mati bae. Kalau idak kami yang balas dendam. Bagaimana kalau keluarga kamu yang dibunuh pasti marah juga. Jadi izinkan kami menghajar pelaku biar kami puas,” ujar seorang ibu yang masih keluarga Abeng. Nah, seusai mendengarkan keterangan saksi-saksi, kerusuhan mulai terjadi. Keluarga Abeng beramai-ramai ingin memukul Selamet, karena emosi. Namun, dengan sigap beberapa anggota kepolisian dan jaksa

mencoba menghalang-halangi. Kemudian ketika Selamet akan dimasukkan ke dalam mobil tahanan, tiba-tiba saja keluarga Abeng langsung memukul terdakwa. Petugas yang telah siap lalu kembali menghalangi. Setelah Selamet berhasil dimasukan kedalam mobil tahanan dan langsung dibawa pergi, terjadila insiden salah paham. Karena tidak bisa menahan emosi masing, seorang keluarga korban berkelahi hingga bergulat dengan seorang Jaksa berinisial H. Melihat itu sejumlah Jaksa dan petugas kepolisian mencoba meleraikannya. Peristiwa yang memalukan ini rupanya membuat beberapa warga serta perkantoran seperti kantor

DPRD heboh. Kerusuhan ini berhasil diredam, setelah pihak keluarga korban meminta maaf kepada para Jaksa dan polisi yang bertugas mengawal persidangan. Kemudian oleh petugas keluarga korban semuanya disuruh pulang ke rumah masing-masing. Sementara itu, Kasi Pidum Kejari Prabumulih, Revi SH MH ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah benar dalam melakukan prosedur. Sejumlah Jaksa juga hadir semua untuk mengikuti jalannya persidangan. “Insiden ini salah paham saja. Sidang ini mendengarkan keterangan saksi. Ada 17 saksi namun yang hadir cuma 9 orang,” jelasnya. AND�

Upah Rp 20 Juta, ............................................................................................DARI HALAMAN 1

Teganya Kau Sepupu ..............................................................................DARI HALAMAN 1 aku merasa ada yang lain. Secara tidak sengaja aku mendapati isi pesan singkat bernada mesra dari seorang perempuan yang bernama Ita, sontak aku langsung menanyakannya, namun dia berdalih jika itu rekan kerjanya yang menyukainya namun tidak digubrisnya. Kejadian berikutnya aku mendapati laporan dari rekan kerjaku yang melihat suamiku tengah berdua dengan seorang

wanita muda di sebuah mall, bahkan mereka berangkulan, laporan ini tidak langsung aku percayai namun membuatku berpikir. Laporan lainnya yang membuatku bergeming ketika teman suamiku berkata jika dirinya melihatnya dengan seorang perempuan setengah baya di rumahnya, jujur sebagai seorang istri rasanya hatiku luluh lantah saat itu namun aku harus mencari kebenarannya. Terakhir, aku mendapati man-

tan suamiku ini tengah bercumbu dengan seorang perempuan di peraduan tidurku di rumahku sendiri, siang hari ketika aku pulang cepat dari kantor karena tengah tidak dalam kondisi fit. Aku terhenyak, terkoyak dan terhempas dalam waktu yang sama karena aku sangat mengenal dengan perempuan yang tengah berada di peraduan, dia tidak lain dari sepupuku sendiri. Sebenarnya aku pernah

melihatnya keluar dari kamar tidurku, namun aku pikir itu hal biasa apalagi dia memang sering tidur di kamarku, bahkan bertiga dengan mantan suamiku tanpa rasa sungkan. Kejadian itu membuat aku emosi sebagai anti klimaks apa yang aku pendam selama ini atas kelakuan suamiku, menghardik dan menampar pipi sepupuku langsung aku lakukan saat itu juga. BERSAMBUNG


PALEMBANG EKSPRES

JUMAT, 3 MEI 2013

Halaman 6

JADWAL PERTANDINGAN 5 Mei Minggu 6 Mei Senin

01:00 Liga Spanyol 02:00 Liga Spanyol

Real Madrid vs Real Valladolid Barcelona vs Real Betis

HASIL PERTANDINGAN ISL PERSIRAM PERSIPURA PERSIDAFON PERSIWA PERSELA

0-1 1-1 0-1 0-1 1-1

TransTV TransTV

SRIWIJAYA FC AREMA PBR GRESIK PERSIB

KLASEMEN ISL 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18.

PERSIPURA AREMA INDONESIA SRIWIJAYA FC PERSIB MITRA KUKAR BARITO PUTERA PERSISAM PERSIWA PERSIRAM PERSIBA BALIKPAPAN PERSEPAM MU PERSELA GRESIK UNITED PELITA BANDUNG RAYA PERSITA PSPS PERSIDAFON PERSIJA

17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17

12 11 11 10 10 7 6 7 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3

5 2 2 4 2 4 7 2 8 5 5 4 4 6 6 5 4 3

0 4 4 3 5 6 4 8 4 7 7 8 8 8 8 9 10 11

37-5 33-15 32-24 37-21 32-26 26-23 23-21 24-23 21-20 20-23 20-29 23-24 19-28 18-27 14-26 15-31 17-31 15-29

41 35 35 34 32 25 25 23 23 20 20 19 19 15 15 14 13 12

12 Juta Pounsterling, Kompensasi Mourinho Menuju Chelsea

KLASEMEN LIGA INGGRIS 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

MAN UNITED MAN CITY CHELSEA ARSENAL TOTTENHAM EVERTON LIVERPOOL WEST BROMWICH A SWANSEA CITY WEST HAM UNITED FULHAM STOKE CITY SOUTHAMPTON NORWICH CITY SUNDERLAND NEWCASTLE U ASTON VILLA WIGAN ATHLETIC QUEENS PARK R READING

35 34 34 35 34 35 35 34 34 35 35 35 35 35 34 35 34 34 35 35

27 21 19 18 18 15 14 14 10 11 10 9 9 8 9 10 8 8 4 5

4 8 8 10 8 14 12 6 12 9 10 13 12 14 10 7 10 8 13 10

4 5 7 7 8 6 9 14 12 15 15 13 14 13 15 18 16 18 18 20

79-36 85 61-31 71 68-35 65 66-36 64 60-43 62 52-38 59 67-42 54 46-44 48 43-44 42 41-49 42 44-53 40 31-41 40 47-57 39 33-54 38 38-45 37 43-66 37 36-63 34 39-62 32 29-56 25 37-65 25

KLASEMEN LIGA SPANYOL 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

BARCELONA REAL MADRID ATLÉTICO MADRID REAL SOCIEDAD MÁLAGA VALENCIA REAL BETIS RAYO VALLECANO GETAFE SEVILLA ESPANYOL REAL VALLADOLID LEVANTE ATHLETIC CLUB OSASUNA GRANADA CELTA DE VIGO DEPORTIVO LA REAL ZARAGOZA MALLORCA

33 33 33 33 33 33 32 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 32 33 33

27 23 21 16 15 15 14 14 12 12 11 10 11 10 8 8 8 7 8 7

4 5 5 10 8 8 6 4 8 7 10 10 7 7 9 8 6 9 6 7

2 5 7 7 10 10 12 15 13 14 12 13 15 16 16 17 19 16 19 19

101-35 85 85-31 74 58-27 68 61-41 58 47-38 53 54-50 53 48-49 48 43-54 46 40-50 44 49-47 43 42-43 43 42-46 40 35-52 40 37-59 37 28-38 33 29-51 32 32-47 30 43-64 30 32-53 30 36-67 28

KLASEMEN LIGA ITALIA 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

JUVENTUS NAPOLI MILAN FIORENTINA ROMA UDINESE INTERNAZIONALE LAZIO CATANIA CAGLIARI BOLOGNA PARMA ATALANTA CHIEVO SAMPDORIA TORINO PALERMO GENOA SIENA PESCARA

34 34 34 34 34 34 34 34 34 34 34 34 34 34 34 34 34 34 34 34

25 20 18 18 16 14 16 15 13 11 10 10 11 11 10 8 6 7 9 6

5 9 8 7 7 12 5 7 9 9 10 10 8 6 9 13 14 11 9 4

4 5 8 9 11 8 13 12 12 14 14 14 15 17 15 13 14 16 16 24

66-20 64-32 60-38 65-42 68-54 46-39 51-46 40-40 43-43 41-53 44-43 39-43 36-49 33-49 38-43 43-51 31-46 34-51 34-49 25-70

80 69 62 61 55 54 53 52 48 42 40 40 39 39 38 36 32 32 30 22

Tampil di Jerez, Lorenzo Pede

PE - Optimisme menyelubungi Jorge Lorenzo menjelang MotoGP Spanyol. Selain karena Jerez biasanya cocok untuk Yamaha, percaya diri Lorenzo juga timbul karena lintasan itu adalah salah satu favoritnya. Lewat dua seri balapan, Lorenzo saat ini terkunci bersama pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, di posisi teratas klasemen dengan raihan samasama 41 poin. Dani Pedrosa, rekan setim Marquez dan pesaing berat Lorenzo musim lalu ada di posisi tiga dengan perolehan angka 33 poin. Tiga pebalap Spanyol tersebut kini tampaknya akan kembali jadi unggulan dalam beradu kencang di Jerez, Minggu (5/5/2013). Apalagi mereka punya tekad yang niscaya sama-sama membara mengingat ini merupakan salah satu balapan kandangnya. Dalam balapan di Austin lalu, Lorenzo harus rela diasapi Marquez dan Pedrosa. Tetapi ia amat yakin ceritanya akan berbeda di Jerez nanti. “Jerez biasanya sirkuit yang bagus untuk Yamaha, tapi pada level berkendara saat ini Anda tak pernah tahu di mana akan menemukan sirkuit terbaikmu,” katanya di situs MotoGP. “Jerez lebih kecil dari Austin dan lintasan lurusnya jauh lebih pendek; itu akan memperkecil ketidakuntungan kami. Tikungan mengalirnya juga akan amat membantu kami.” “Jerez adalah salah satu sirkuit favoritku dan sudah pasti kami akan kompetitif di sana,” lugas Lorenzo. NET

Hancurkan Barca, Bayern ke Final PE - Barcelona FC tertunduk malu. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri di stadion Camp Nou, Kamis (02/05), alih-alih melakukan comeback, mereka malah kembali dihajar dengan skor telak 0-3 oleh Bayern Munich. Tri gol sang tamu masing-masing dicetak oleh Arjen Robben pada menit ke-48 dan Thomas Muller pada menit ke-74. Sementara itu, satu gol lainnya ‘dicetak’ oleh Gerard Pique pada menit ke71. Dengan hasil tersebut, Bayern lolos ke laga final Liga Champions dengan agregat sangat telak, 7-0. Di laga final nanti, Bayern akan menghadapi klub Bundesliga lainnya, yaitu Borussia Dortmund. Klub asuhan Jurgen Klopp itu sebelumnya juga sukses membekuk raksasa Spanyol lainnya, Real Madrid. Barca berusaha tampil menyerang sejak menit pertama. Kali ini, mereka bermain tanpa sang bintang Lionel Messi. Seperti biasa, raksasa Catalan unggul di ball possession pada babak pertama. Keinginan untuk menang

membuat mereka memforsir serangan untuk memburu gol. Sayangnya, performa anak asuh Tito Vilanova itu belum menunjukkan perlawanan yang berarti. Sejauh babak pertama berjalan, tidak ada tanda-tanda Barca akan bisa comeback dalam pertandingan tersebut. Pasalnya, mereka tak bisa menembus ketatnya pertahanan sang lawan. Strategi Bayern yang menutup celah di lini tengah membuat Xavi dkk kembali tak bisa berkutik. Klub Bavaria itu sendiri di babak tengah memang lebih banyak bertahan. Mereka memakai strategi serangan balik. Beberapa kalo Franck Ribery dan Robben berhasil membuat lini pertahanan Barca cukup kerepotan menghadang akselerasi keduanya di kedua sektor sayap. Memasuki babak kedua, kehancuran Barca mulai terlihat. Bayern juga telah mengubah strategi mereka. Hasilnya, ketika pertandingan baru berjalan tiga menit , Victor Valdes

harus memungut bola dari gawangnya sendiri. Aksi Robben yang memotong masuk ke kotak penalti tak bisa dibendung oleh Adriano. Dengan sepakan kaki kirinya, pemain asal Belanda itu sukses mencetak gol. Belum sempat membalas gol pertama Bayern, tuan rumah justru harus kembali kebobolan. Kali ini Pique melakukan kesalahan fatal. Berawal dari crossing Lahm yang menyerbu dari sektor kanan pertahanan mereka, Pique justru tak bisa menghadang bola dengan sempurna. Bola malah meluncur deras ke dalam gawang. Skor pun berubah 0-2. Para punggawa Barca kian terpuruk setelah gol tersebut. Buktinya, selang dua menit dari gol bunuh diri Pepe, Muller mampu menambah keunggulan timnya menjadi 3-0. Tertinggal tiga gol membuat permainan Barca lesu darah. Praktis tidak ada serangan-serangan berbahaya yang dilancarkan oleh Villa dkk. Sedangkan Bayern semakin nyaman dengan keunggulan tersebut. Hingga wasit meniupkan peluit tanda pertandingan berakhir, kedudukan 0-3 tetap tak berubah. NET

Lotus Yakin Grosjean Bisa Jaga Momentum

PE - Setelah tiga balapan awal yang mengecewakan, Romain Grosjean akhirnya menuai hasil bagus di seri keempat. Lotus yakin pebalapnya itu akan mampu mempertahankan momentum dan bangkit di sisa musim. Di tiga balapan awal musim ini, Grosjean selalu gagal menembus posisi lima besar. Dia finis kesepuluh di Australia, keenam di Malaysia, dan kesembilan di China. Kegagalan ini disebabkan oleh masalah misterius yang menimpa mobil pebalap asal Prancis itu. Laporan yang beredar menyebutkan bahwa mobil Grosjean tidak mendapatkan downforce yang

seharusnya sehingga menghambat laju mobil. Lotus mulai mendapatkan titik terang ketika memutuskan memberikan Grosjean sasis yang baru untuk seri keempat di Bahrain. Perubahan ini terbukti membuahkan hasil dan Grosjean mampu naik podium ketiga. “Itu bukan hanya masalah sasis, ada banyak hal yang harus dimengerti kenapa ini tidak bekerja. Tapi, tim melakukan pekerjaan bagus dan kami menemukan beberapa hal yang membuat Romain senang dengan mobilnya,” kata prinsipal tim Lotus, Eric Boullier, seperti dikutip Autosport. “Jadi ketika dia mulai menikmati meng-

endarai mobilnya, itu akan jadi dunia yang berbeda. Saya tahu dia sedang memulai musimnya sekarang,” tambahnya. Dengan adanya peningkatan performa mobil dan masalah yang mulai terpecahkan, Lotus yakin Grosjean akan mulai bisa bersaing ke depannya. Mereka berharap pebalap 27 tahun itu bisa menjaga momentum. “Jika Anda lihat perjalanan musim sejauh ini, selain gangguan mobil, dia tidak punya masalah. Dia punya start yang bagus, lap pertama yang bagus, dan manuver overtaking yang bagus. Jadi saya pikir dia baik-baik saja sekarang,” kata Boullier. “Dia menjalani tiga balapan awal yang membuat frustrasi, tapi sekarang dia bisa memulai sesuatu dan menjaga momentum,” imbuhnya. NET

PE – Roman Abramovich bakal membutuhkan dana sebesar 12 juta Poundsterling jika ingin mengembalikan Jose Mourinho ke Chelsea. Uang itu bukanlah gaji The Special One, melainkan biaya kompensasi yang harus dibayarkan The Blues untuk menebus sisa kontrak Mou yang masih tersisa 4 tahun. Pelatih cakap asal Portugal itu musim panas kemarin baru saja meneken kontrak anyar yang mengikatnya hingga tahun 2016 dan itu perlu ditebus jika Roman menginginkannya kembali ke Stamford Bridge. Kini tinggal menunggu Roman, maukah dia menggelontorkan uang sebanyak itu untuk menarik kembali pria yang dulu pernah dia pecat dari bench The Blues? Mourinho sudah memberikan sinyal yang sangat jelas, “Saya ingin kembali ke tempat di mana saya dicintai. Inggris mencintai saya, khususnya satu klub,” ujarnya usai Real Madrid terpuruk dari Liga Champions. NET

Lewandowski Tepis United Karena Bayern

PE - Manchester United nampaknya bakal kesulitan mendapatkan Robert Lewandowski dari Borussia Dortmund setelah Bayern Munich kabarnya punya tawaran lebih menggiurkan. Nama Lewandowski belakangan ini sering disebut sebagai target transfer sejumlah klub raksasa Eropa. The Red Devils dan Die Roten merupakan dua klub yang paling berhasrat mendapatkan striker asal Polandia itu musim depan. Bagi Bayern, aroma rivalitas antara mereka dan Die Borussen sempat dianggap sebagai penghalang transfer Lewandowski. Sementara itu, kubu United kabarnya siap melego salah satu bintang lini depannya untuk memberi tempat bagi striker yang berharga sekitar 25 juta Pound itu. Namun impian itu kini mulai terancam usai jawara Bundesliga musim ini mengaku mau membayar Lewandowski dengan gaji 160,000 Pound per pekannya. Keberadaan Mario Gotze musim depan di Allianz Arena juga bisa menjadi umpan kedatangan pemain 24 tahun itu. Kini, Lewandowski sedang mempersiapkan diri bersama timnya untuk menghadapi Bayern dalam kompetisi domestik akhir pekan ini. Kedua tim bakal kembali bertemu dalam laga final Liga Champions pada 25 Mei mendatang. NET

Istri Suarez Minta Sang Striker Introspeksi Diri

PE - Tak tahan dengan perilaku Luis Suarez yang selalu membuat kontroversi di lapangan yang berakibat hukuman, Sofia, sang istri, memintanya untuk introspeksi diri demi kelangsungan karirnya. Saat ini, striker Liverpool itu tengah menjalani hukuman larangan bertanding selama 10 laga di Premier League, akibat menggigit defender Chelsea, Branislav Ivanovic. Bagi Suarez, itu adalah sanksi kedua serupa yang ia dapatkan bersama The Reds. Musim lalu, Il Pistolero terpaksa absen di delapan laga Premier League, usai terbukti bersalah dalam kasus rasial dengan bek Manchester United, Patrice Evra. Suarez memang kerap memunculkan kontroversi, yang berakibat hukuman. Menyaksikan perilaku suaminya di lapangan, Sofia mengaku mengkhawatirkan karier suaminya. Hal itu seperti dikatakan Suarez, yang merasa bersyukur memiliki istri yang kerap mengingatkan dan menyadarkannya ketika di luar lapangan. “Istri saya sering mengatakan, ‘Kamu terlalu banyak berargumen dengan wasit dan para defender,” ujar Suarez. “Saya pergi, memikirkannya dan menyadari bahwa istri saya benar. Memiliki istri yang kerap menonton pertandingan adalah hal menyenangkan. Ia mengenal saya lebih dari orang lain dan saya ingin bentuk perhatian semacam itu membantu saya menjadi pemain dan personal yang lebih baik.” NET


PALEMBANG EKSPRES

JUMAT, 1 MEI APRIL 2013

HALAMAN 7

Gol Samsul Arif Batalkan Kemenangan Persib LAMONGAN PE --Pertandingan lanjutan Indonesia Super League (ISL) antara Persela dan Persib berakhir tanpa pemenang. Sempat unggul terlebih dahulu lewat M.Ridwan, Maung Bandung akhirnya harus puas bermain imbang 1-1, usai striker Laskar Joko Tingkir, Samsul Arif menyamakan kedudukan 15 menit jelang laga usai. Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Surajaya Lamongan, Kamis (2/5) sore, kedua tim benar-benar menampilkan permainan terbuka dan membuat laga menarik untuk disaksikan. Sama-sama memiliki sejumlah peluang berbahaya, baik Persela maupun Persib hanya mampu mencetak satu gol sehingga gagal mendulang tiga poin. Dengan hasil tersebut, Persib tetap berada di peringkat empat klasemen sementara

ISL dengan poin 34. Padahal, jika menang, posisi dua bisa mereka kuasai dengan menggeser Sriwijaya FC dan Arema Indonesia. Sementara itu, Persela naik satu peringkat menggeser Gresik United, karena, meskipun mengumpulkan poin sama, mereka unggul selisih gol. Tampil di hadapan para pendukung setianya, Persela, langsung menebar ancaman ke daerah pertahanan Persib. Pada menit kelima, mereka mendapat peluang emas pertama lewat Mario Costas. Berawal dari sepak pojok yang dilepaskan Oh In-kyun, bola kemudian disundul oleh Jimmy Suparno, meski akhirnya bisa dihalau. Bola muntahan coba dimanfaatkan Costas, namun gagal. Setelah peluang tersebut, giliran Persib yang melakukan serangan-serangan berbahaya

ke daerah pertahanan Laskar Joko Tingkir. Beberapa kali Firman Utina dan penyerang andalan mereka, Sergio Van Dijk melakukan tusukan yang diakhiri percobaan ke gawang Choirul Huda. Namun, dari sekian peluang itu, tak ada yang berakhir dengan gol, sehingga kedudukan masih belum berubah. Selanjutnya, kedua tim bermain cukup terbuka. Memasuki menit 16, Suparno melepaskan tembakan ke gawang Persib, meskipun masih bisa diselamatkan I Made. Begitu pun dengan apa yang terjadi pada menit ke-34, di mana Suparno menanduk bola hasil tendangan penjuru Gustavo. Beruntung bagi Persib, karena masih ada Tony Sucipto yang menghadang datangnya bola. Pada lima menit jelang turun minum, Persela kem-

bali mengancam, kali ini lewat Samsul Arif yang melakukan tusukan ke dalam kotak penalti Maung Bandung. Namun, saat hendak melepaskan tembakan, bola keburu dihalau oleh Abanda Herman. Dan, hingga wasit mengakhiri babak pertama, kedudukan pun tetap sama kuat, 0-0. Memasuki interval kedua, Persela langsung gencar menyerang. Namun, justru Persib yang unggul terlebih dulu pada menit 49. Diawali tendangan bebas Firman Utina, bola berhasil diblok Choirul. Namun, kemudian mengarah pada M.Ridwan yang dengan bebas mencocor bola hingga masuk ke gawang. Maung Bandung pun kini memimpin 1-0. Tak berselang lama, Persela langsung mencoba membalas. Berawal dari umpan-umpan pendek di depan kotak penalti

FOTO JPNN

Persib, bola kemudian disepak oleh Gustavo dengan kaki kirinya. Membahayakan, na-

mun masih melambung. Dan, satu menit berselang, giliran In-Kyun yang melepaskan

tembakan, namun kembali gagal menghasilkan gol, karena masih melebar. NET

Maksimal Sepanjang

Laga FOTO BERSAMA | Ketua Pelaksana Pelaksana Ski Air Dan

Wakeboard Ahmad Najib, Bersama Ketum KONI Sumsel Dan Para Peserta.

Digelar�Kedua�Kalinya� PALEMBANG. PE - Untuk kedua kalinya Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi tuan rumah Ski Air dan Wakeboard dunia yang akan mulai digelar sore ini, setelah kejuaaran serupa pernah digelar di 2012 lalu. Ketua pelaksana ‘South Sumatera Waterski and Wakeboard World Cup 2013’, Ahmad Najib mengatakan, kejuaraan ini dapat dinikamati seluruh pemirsa di dunia karena disiarkan langsung oleh situs www.iwwf.tv pada 4-5 Mei 2013 mulai pukul 08.00-16.00 WIB. “ Ada 78 atlet dari 25 negara dan

2 negara untuk official di kejuaraan ini. Selain itu, kita dapat menyaksikan aksi Freddy Krueger menjadi salah satu yang dinanti karena dia adalah juara dunia tahun lalu,” kata Najib di press conference di Hotel Djayakarta Daira, Kamis (2/5). Tahun lalu, Freddy yang berjuluk Mr. Nightmare ini menjadi juara di nomor jump dengan catatan 63,6 meter. Bukan hanya itu, aksi si cantik asal Prancis, Matthieu Marion yang tahun lalu menjadi juara jump dengan catatan 48,3 meter juga ditunggu warga Sumsel.

FOTO NOVA WAHYUDI / PALPRES

Sementara itu Ketua Umum KONI Sumsel, H Muddai Madang menjelaskan, akan ada peski air dunia seperti Harley Clifford (Australia) dan Raimi Merrit (Amerika Serikat) juga kembali hadir dan siap beraksi lagi di kejuaraan ini. “Para atlet kelas dunia ini sangat antusias dengan kejuaraan ini. Ini membuktikan bahwa kejuaraan di Sumsel sangat penting artinya bagi atlet tersebut,” katanya. Masih kata dia, selain sangat penting bagi atlet-atlet kejuaraan ini juga sangat berarti bagi atlet Indonesia yang bisa memacuh semangat, khususnya Sumsel untuk menjadi berprestasi juga. “Ini bisa menjadi coaching clinic bagi atlet kita sekali-

gus menjadi inspirasi dalam mengejar prestasi,” sebutnya. Dari ke-25 negara peserta, yang paling banyak mengirimkan atletnya di kejuaraan IWWF ini adalah Amerika Serikat, yakni 12 atlet. Sebagai tuan rumah, indonesia juga mengirimkan 4 atlet terbaiknya yang mendapatkan Wild Card, yakni Nur Alimah Priambodo (Women’s shortboard), Febrianto Kadir (Men’s Shotboard), Andri Muhammad Febiandi (Men’s Shortboard) dan Muhammad Sahidi Putu (Men’s Jump). Lalu, ada juga turun di nomor Wakeboard Pro Women, yakni Galuh Mutiara Maulidina dan Mayang Shahira Junaidi, sedangkan di nomor wakeboard pro men ada Surdisya dan Alex Hanief. JAN

Muba Tuan Rumah Tenis CUP V PTA Palembang SEKAYU. PE – Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menjadi tuan rumah Turnamen Tenis CUP V Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang 2013. Ajang tahunan yang diadakan antarperadilan agama se- Sumatera Selatan (Sumsel) ini direncanakan digelar 9-11 Mei mendatang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba mengadakan rapat persiapan menghadapi kegiatan pembukaan

Pertandingan Tenis PTA Palembang CUP V dipimpin langsung Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Muba, Ir H Sulaiman Zakaria MT, bersama Ketua Pengadilan Agama Sekayu, H Abdul Hanan SH MH, KONI Muba, pihak Persatuan Tenis Lapangan seluruh Indonesia (PELTI) Muba dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Muba terkait di Ruang Rapat Sekda, Kamis (2/5).

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Muba, Ir H Sulaiman Zakaria MT mengatakan, Pemkab sangat mendukung sekali diadakannya pertandingan tenis PTA Palembang ini. Apalagi Kota Sekayu menjadi tuan rumahnya. Karena itu, guna suksesnya pertandingan kekeluargaan tersebut, pihaknya siap membantu dan memfasilitasi kegiatan turnamen olahraga ini.

“Kabupaten Muba dengan semboyan Serasan Sekate, adalah kota atlit dan kota olahraga yang selalu menoreh prestasi. Untuk itu, sudah menjadi tanggungjawab kami (Pemkab) membantu mensukseskan pertandingan yang di mana pihak Pengadilan Agama Sekayu menjadi panitianya. Demi suksesnya pertandingan ini, saat ini persiapan pun tengah dilakukan,” ujar Sulaiman. YUN

PALEMBANG. PE - Pelatih Kepala Sriwijaya Football Club (SFC), Kas Hartadi mengungkapkan, anak asuhnya bisa bermain maksimal sepanjang 90 menit pertandingan dan menerapkan instruksi sang Alenatore saat laga kemarin, sehingga anak asuhnya bisa mempermalukan tuan rumah Persiram Raja Ampat dengan skor 1-0. ”Alhamdulilah para pemain bisa bermain maksimal selama 90 menit dan bisa menerjemahkan instruksi saat di lapangan hijau, sehingga kita bisa memenangkan pertandingan,” kata Kas saat dihubungi Palembang Ekspres usai pertandingan, Kamis (2/5). Kas melanjutkan, memang sebelum laga dimulai dia menekan kepada anak asuhanya untuk bisa fokus sepanjang pertandingan dan baru berhenti fokus bermain saat wasit meniupkan peluit pertanda pertandingan berakhir. “Meskipun bermain di kandang lawan dan mendapat tekanan dari supporter tuan rumah, tapi pemain kita masih tetap fokus sepanjang pertandingan dan tidak terpengaruh oleh tekanan mental dari supporter lawan,” ucap Kas. ”Kita intruksikan menghadapi Persiram nanti, para pemain harus fokus dan disiplin di semua lini bermain selama

Kas Hartadi 90 menit, mudah-mudahan permainan dapat kita kuasai dan mendapat hasil yang maskimal,” kata Kas. Kas mengungkapkan, dengan formasi 4-4-2 yang jarang diterapkan saat melawan tim lawan ternyat berhasil dan membuat lini serang SFC tampil lebih teringginas. ”Meskipun formasi kita terbilang baru namun kita tampil all out dan mengalahkan bisa Persiram,” jelas mantan pemain Arseto Solo ini. Kas mengungkapkan, dengan kemenangan ini timnya berhasil mencapai target dan meneruskan hasil positif yang diraih Tantan dan kawankawan. ”Akhirnya target maksimal kita tercapai dengan mengalahkan Persiram, ini semua berkat kerja keras semua pemain,” pungkas Suami dari Sri Astuti ini. JAN


JUMAT, 1 MEI 2013

Tetap di Palembang PA L E M B A N G . PE Baru menjalani pertandingan kembali pada 12 Mei mendatang, saat menjamu Persiram Raja Ampat di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, Pelatih Kepala Sriwijaya Football Club (SFC), Kas Hartadi langsung memberikan jatah libur tiga hari kepada anak asuhnya. Usai menjalani partai berat di laga terakhir paruh pertama kompetisi Indonesian Super League (ISL) 2012/2013, saat menaklukkan Persiram Raja Ampat 1-0, Kamis (2/5), Kas akan memberikan selama 3 hari kepada para pemainya. “Pada beberapa partai terakhir kita selalu dihadapkan dengan Kas Hartadi jadwal padat. Jadi sudah selayaknya untuk saat ini FOTO NOVA WAHYUDI / PALPRES langsung kita berikan jatah libur. Terlebih pertandingan berikutnya masih cukup lama,” kata Kas, Kamis (2/5). Meski telah mengatakan para pemain diberikan jatah libut, namun Kas menjelaskan bukan berarti para pemain akan bebas berkeliaran. Rombongan tim yang bertolak dari Sorong, Papua Barat, hari ini, harus kembali ke Palembang terlebih dulu. “Baru nanti sudah di Palembang, kita akan izinkan mereka mau kemana. Dengan syarat kita akan kembali berkumpul pada hari Senin (6/5) karena sorenya kita kembali jalani latihan,” jelas mantan pelatih SFC U-21 ini. Kas menuturkan, tidak akan memaksa dan akan memberikan izin jika ada pemain yang langsung kembali ke daerah asalnya. “Kita memahami, pemain itu jarang bertemu keluarga. Dan di saat seperti ini mendapatkan jatah libur memang sudah selayaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tandas mantan pemain Persisam Samarinda ini. Mengenai dirinya sendiri, apakah rindu bertemu keluarga, Kas berujar jika hal tersebut sudah pasti. Namun untuk itu dia mengaku tidak akan langsung pulang ke Solo bertemu keluarga dan akan ikut ke Palembang terlebih dulu. “Sesudahnya baru akan difikirkan apakah saya pulang ke Solo atau hanya berlibur di Palembang saja,” tukas mantan asisten Ivan Kolev ini. JAN

Yakin Habisi PSPS PALEMBANG. PE - Saat menghadapi PSPS Pekanbaru di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, Sabtu (4/5) besok, tuan rumah Sriwijaya FC U-21 yakin bisa menghabisi perlawan tim PSPS. Terlebih di laga sebelumnya Laskar Wong Kito Mudo berhasil menaklukkan Persisko Tanjabbar 2-0 (1/5). Pelatih Sriwijaya FC U-21, Edi Iswantoro mengungkapkan dengan kemenangan tersebut kini timnya sedang berada pada kepercayaan tinggi dan makin optimis mampu melewati hadangan berikutnya. “Memang kita akui, setelah berhasil mengalahkan Persisko di partai kedua kemarin membuat mental anak-anak melawan PSPS semakin yakin bisa meraih poin penuh saat pertandingan nanti,” ujar Edi. Edi menuturkan, meskipun demikian dia tetap menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap waspada dan tidak menganggap remeh tim lawan. Apalagi PSPS bukan tim yang mudah untuk dikalahkan. Selain dirinya yang tidak tahu persis bentuk kekuatan calon lawan, berkaca dari hasil kemenangan terakhir timnya juga dia anggap tidak terlalu memuaskan. SFC Junior yang pada saat itu unggul lewat gol M. Anang Adi Nugroho pada menit ke-5 dan Rizky Dwi Ramadhana di menit ke-40 dinaungi sedikit keberuntungan dapat menciptakan gol cepat. Karena selebihnya saat memasuki paruh kedua praktis tidak ada peluang yang benar-benar mengancam. “Jadi tetap meski menang kita melakukan evaluasi. Karena memang hasil kemenangan kemarin menurut saya belum cukup dijadikan patokan akan kembali terulang,” jelasnya. Bukan hanya dari faktor itu saja. Faktor lain yang menurut Edi juga dapat berpengaruh yakni adanya dua pemain ‘oncak’ SFC yang kini sedang diterpa cedera. Arif Gangsar Patar dan Bagas Adi Nugroho yang kondisinya masih diragukan tampil. JAN

Penutupan yang Manis PALEMBANG. PE - Tim Laskar Wong Kito meraih hasil maksimal setelah dipertandingan kemarin Sriwijaya FC berhasil mempecundangi tuan rumah Persiram Raja Ampat dengan skor akhir 1-0 di Stadion Wombiak Sorong, Kamis (2/5). Terlebih pada laga sebelumnya tim yang berhome base di Jakabaring ini mampu menekuk tuan rumah Persidafon Dafonsoro 3-1. Dengan hasil ini, tim kebanggan masyarakat Sumatera Selatan ini berhasil menutup paruh musimnya dengan akhir manis. Kas Hartadi, Pelatih Kepala Sriwijaya FC mengaku, pertandingan melawan Persiram Raja Ampat cukup sengit. Pasalnya meski SFC seperti kesulitan menembus lini pertahanan Persiram di babak pertama, baru di babak kedua SFC berhasil memanfaatkan peluang emas menjadi gol di menit ke-50, dari kepala Hilton Moreira, bermula dari umpan matang Ramdhani Lestaluhu yang baru dimasukkan di awal babak kedua. “Alhamdulillah, kita bersyukur, di tur Papua ini kita menang, ini untuk mengobati kekalahan tur Papua awal musim lalu,” kata Kas Hartadi, Kamis (2/5). Menurut Kas, sejak menit awal timnya bermain all out hanya saja karena kondisi lapangan yang jelek, akibat diguyur hujan sebelum pertandingan, membuat penampilan para penggawa SFC tidak maksimal. Buktinya, ada dua peluang emas yang 90 persen terkonversi menjadi gol, namun karena lapangan tidak mendukung membuat peluang emas itu sia-sia. “Kondisi lapangan becek dan bergelombang, ini jelas memengaruhi permainan kita, jika lapangan bagus, kemungkinan besar kita mendapatkan dua gol,” jelas mantan punggawa Krama Yudha Tiga Berlian ini. Pelatih asal Solo ini mengungkapkan, menghadapi Persiram kemarin, dirinya memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan rotasi pemain, seperti Ramdhani Lestaluhu yang dimasukkan di awal babak kedua, lalu Dodok Anang Zuanto juga dimasukkan di pertengahan babak kedua menggantikan Tantan, terakhir Khoirul Huda dimasukkan di masa injury time menggantikan Erick Weeks Lewis. JAN

HALAMAN 8

LEBIH DARI TARGET PALEMBANG. PE - Sriwijaya Football Club (SFC) berhasil melebihi target tur Papua dengan meraup 3 poin setelah mengalahkan Persiram Raja Ampat 1-0 , Kamis (2/5), di Stadion Wombik, Sorong. Seperti diketahui, Sriwijaya FC mematok target minimal dapat 4 poin di dua laga tandang tur Papua menghadapi Persidafon dan Persiram. Artinya, Pelatih Kepala SFC, Kas Hartadi hanya butuh 1 kemenangan dan 1 hasil imbang. Namun fakta menunjukkan dengan hasil yang memuaskan, dua laga terakhir Sriwijaya FC sukses dengan kemenangan telak. Sebelumnya,

Sriwijaya kekalahan dengan skor telak 0-3 tanpa balas. Sedangkan Persiram juga menuai kekalahan dengan hasil 0-1 dari SFC, Kamis (2/5). “Syukurlah kita dapat memenangkan pertandingan hari ini, sekaligus hasil ini melewati target kita sebelumnya yang hanya berharap 4 poin. Tapi sekarang kita dapat 6 poin, sekali lagi saya sangat senang dan bersyukur atas hasil hari ini,” kata Kas, Kamis (2/5). Kas menganggap hasil ini adalah yang terbaik bagi timnya. Apapun yang dicapai pada partai akhir putaran pertama ini sungguh luar biasa dan mengakui kerja keras pemain sudah sangat maksimal. “Saya puas dengan hasil akhir ini. Setidaknya, walaupun target juara paruh musim ini belum tercapai, tapi waktu masih panjang. Kita masih akan menjalani 17 pertandingan lagi. Mudah-mudahan putaran kedua akan lebih baik,” tukasnya. JAN

Tantan FOTO NOVA WAHYUDI / PALPRES


PALEMBANG EKSPRES

HALAMAN 9

JUMAT, 3 MEI 2013

ALAMAT HOTEL THE ARYADUTA HOTEL & CONVENTION CENTER PALEMBANG Jl. POM IX, Palembang Square Palembang 30137, Sumatera Selatan Indonesia, Telpon +62711 383838 Fax +62711 377900 THE ARISTA HOTEL Jl Kapt A Rivai Palembang 30129 Sumatera Selatan, Telpon +62711 355000 Fax +62711 377966 NOVOTEL PALEMBANG HOTEL & RESIDENCE Jl R Sukamto No 8A Sumatera Selatan 30127 PALEMBANG INDONESIA Tel. (+62)711/369777 Fax. (+62)711/379777 JAYAKARTA HOTELS AND RESORTS Jl Jenderal Sudirman no. 153 Palembang Sumatera Selatan Indonesia Tel +62 711 365 222 Fax +62 711 364 222 HOTEL ASTON Jl Basuki Rahmat No.189 Palembang' Telp : (0711) 388999 HOTEL SANDJAJA Jl Kapten A Rivai No 6193 Palembang 30129 Sumatera Selatan, Telp +62-711 362222 Fax +62-711 313693 HOTEL ANUGERAH Jln Jendral Sudirman No 149 Palembang 30129 Sumatera Selatan, Telp 62 711 312828 Fax 62 711 351183

JADWAL KEBERANGKATAN KA Nama Kereta

Berangkat

Datang

Limex Sriwijaya 21.00

05.10

Sindang Marga 20.00

04.00

Bukit Serelo

09.20

18.00

Rajabasa

08.00

18.45

JADWAL PENERBANGAN Palembang-Jakarta Berangkat 06.00 10.25 16.15

Tiba 07.00 11.30 18.50

Palembang-Jakarta Berangkat 06.10 07.40 11.05 14.20 15.55 17.20 19.10

Tiba 07.00 08.45 10.20 11.50 14.00 16.00 17.35

Palembang-Jakarta Berangkat 06.00 08.35 10.45 13.20 14.20 16.40 17.40 18.40

Tiba 07.00 09.35 11.45 14.20 15.20 17.40 18.40 19.40

FOTO ALHADI FARID PALPRES

TAG CLUB

Hadi Maryanto, BM TAG menyerahkan simbolis plakat TAG club kepada salah satu anggota, untuk penjualan di April membukukan penjualan tertinggi dengan total penjualan 340 unit yang didominasi sekitar 60 persen dari produk Toyota Avanza.

AVANZA MASIH PRIMADONA DI TAG

PALEMBANG.�PE – PT Tunas Auto Graha (TAG) authorized dealer Toyota Palembang patut berbangga diri pasalnya di bulan April lalu pihaknya membukukan penjualan tertinggi dengan total penjualan 340 unit yang didominasi sekotar 60 persen dari produk Toyota Avanza. Menurut Hadi Maryanto, Branch Manager TAG Palembang mengatakan kepada Palembang Ekspres, di April penjualan Toyota melampaui penjulan dibulan lainnya. “Sebelumnya di Februari dan Maret hanya mencapai 280an unit,” ucapnya di sela peresmian anggota TAG Club. Wajar saja, jika produk Toyota Avanza sering disebut sebagai mobil sejuta umat. Dimana kontribusinya terhadap penjualan mobil-mobil Toyota sangatlah vital. Meskipun sudah dua kali mengalami kenaikan harga, namun tak menyurutkan minat konsumen terhadap MPV 7 penumpang ini. Padahal, diakui olehnya, di tahun 2013 ini Avanza telah mengalami dua kali kenaikan harga tepatnya pada

FOTO ALHADI FARID PALPRES

awal Januari dan awal bulan April. “Januari lalu, Toyota Avanza mengalami kenaikan harga karena faktor menyesuaikan BBN,” katanya. Hadi menambahkan, di April Toyota Avanza kembali mengalami kenaikan harga yang menurutnya tidak terlalu tinggi hanya berkisar Rp 1,7 juta. Berbeda dengan kenaikan pada awal tahun, kenaikan kali ini lebih dikarenakan adanya penambahan fitur pada Toyota Avanza. “Kenaikan ini berlaku pada Avanza tipe G manual,” terangnya. Menurutnya lagi, melonjaknya penjualan Toyota pada bulan april

lalu karena gencarnya promo yang dilakukan oleh Toyota untuk semua konsumen setianya. “Kita banyak promo, sehingga mampu menarik banyak konsumen,” jelasnya. Dikesempatan ini juga, TAG memberikan apresiasi kepada pengguna produk lansiran Toyota terutama komunitas pengguna mobil kompak Toyota Yaris dengan membentuk TAG club. Lanjutnya, TAG club untuk sementara yang baru diresmikan hanya pengguna yaris saja dan akan berlanjut kepda pengguna jenis lainnya seperti Vios, Innova dan Avanza. “Nanti

keseluruhan akan kita buat TAG club untuk pengguna mobil Toyota lainnya,” ulasnya. Untuk menjadi member TAG club terbilang cukup mudah, hanya dengan mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan oleh pihak Tunas Auto Graha Palembang. “Banyak keuntungan dengan menjadi anggota TAG club,” ujarnya seraya menunjukan kartu TAG club. Keuntungan itu, lanjutnya, setiap anggota yang terdaftar akan mendapatkan fasilitas khusus seperti diskon servis mobil sebesar 15 persen dan 10 persen diskon di selebriti club yang masih satu grup dengan TAG. “Caranya mudah, cukup dengan menunjukan kartu ini ditempat-tempat tersebut,” katanya. Kartu TAG club ini memiliki masa berlaku selama 1 tahun, dan dapat diperpanjang disetiap akhir masa berlaku dengan membayar biaya perpanjangan Rp 50 ribu. “Kartu ini akan diberikan kepada konsumen, khusus pembelian bulan ini,” pungkasnya. PTR

Vespa, Brand Lawas Tampil Lebih Modern PALEMBANG.�PE- Penggemar motor-motor klasik maupun motor modern pasti mengenal nama motor yang satu ini yaitu Vespa. Vespa adalah motor legendaris yang tidak perlu diragukan lagi keberadaannya. Sejak jaman dahulu, bahkan hingga detik ini, kita masih sering melihat motor-motor Vespa Klasik wara-wiri dijalan raya. Kini, Piaggio, Produsen motor Vespa, menghadirkan kembali kenangan citarasa lama dengan selera teknologi modern, Motor Vespa S 150 ie, LX 150

dan LX 150 ie. “Brand yang sudah menjadi salah satu lengenda otomotif, kini tampil lebih modern,” ujar Dian Triadi, Manager Area Sumbagsel PT Skuterindo Mandiri Lestari. Menurutnya, tampilan vespa yang lebih modern bukan tanpa alasan tentunya mengikuti selerah jaman dan keinginan konsumen. Jika skuter ini pada jaman dahulu masih menggunakan oli samping yang terkenal menjadi biang polusi, generasi saat ini sudah menggunakan injeksi. “Lebih irit dan ramah lingkungan,” katanya. Terlebih lagi batasan standar uji emisi yang diberlakukan disetiap negara membuat produsen skuter ini beralih ke teknologi yang lebih bersahabat dengan bumi. Soal perawatan pun, sekarang jadi lebih mudah dan hemat biaya terlebih lagi konsumsi bahan-bakar oleh vespa generasi terbaru jauh lebih irit. “Mesin 4 tak dan sudah mengadopsi injeksi, jauh berbeda dengan yang dulu masih 2 tak,” katanya. Sekilas ketiganya memiliki spesifikasi yang hampir sama, yang membedakan adalah design dan bentuk. Tanpa meninggalkan romantika lama, Piaggio Vespa S 150 ie membawa nuansa jadul dengan engine modern. “Lampu depan berbentuk kotak dibalut chrome menghiasi body S150ie yang berkesan klasik yang elegan namun tetap futuristic,” terangnya. Sedangkan LX 150 dan vespa LX 150 ie mengusung design yang lebih futuristik dengan model lampu depan yang bulat. Ketiga motor Vespa ini menggunakan mesin dengan sistem injeksi bahan bakar elektro-

nik pada mesin bertenaga 150 cc nya sehinggga mampu kurangi konsumsi bahan bakar dan emisi. Piaggio menyebutkan bahwa keunikan Vespa seri S 150ie, LX 150 dan LX 150 ie adalah bahwa vespa berbody baja ini merupakan perpaduan 2 generasi, jiwa pemberani klasik dengan selera jiwa modern. Namun sayangnya skuter ini dilabel harga yang cukup tinggi mulai dari Rp 18 jutaan sampai Rp 25 jutaan. “Memang kebanyakan, skuter dijadikan sebagai koleksi oleh pecintanya dari pada sebagai angkutan transportasi,” tutupnya. PTR

FOTO ALHADI FARID PALPRES

BERKELAS

Produsen motor Vespa, menghadirkan

kembali kenangan citarasa lama dengan

selera teknologi modern, Motor Vespa S 150

ie, LX 150 dan LX 150 ie.


PALEMBANG EKSPRES

JUMAT, 3 MEI 2013

Halaman 10

MODERN DAN TERJANGKAU Chevrolet Aveo adalah mobil pertama di Indonesia yang menggunakan Transmisi otomatis 6 kecepatan dengan

bandrol harga terjangkau dan desain yang terbilang modern.

FOTO ALHADI FARID/PALPRES

All New Aveo

Pakai 6 Percepatan

PERSAINGAN pasar city car di Indonesia kian ketat. Setiap pabrikan berlomba-lomba merilis produk terbaru dengan senjata andalan masing-masing. General Motor Indonesia (GMI) baru-baru ini memperkenalkan All New Aveo 2013 dalam dua pilihan manual dan matik transmisi.

P

ADA tipe LS menggunakan transmisi manual 5 kecepatan sedangakan All New tipe LT menggunakan transmisi manual 5 kecepatan dan otomatis 6 kecepatan. “Chevrolet Aveo adalah mobil pertama di Indonesia yang menggunakan Transmisi otomatis 6 kecepatan,” ungkap Alay Tan, Branch Manager, PT Lintang Benua authorized dealer Chevrolet Sumbagsel kepada Palembang Ekspres. Lanjutnya, Chevrolet Aveo ada-

Rush Libas Segala Medan PALEMBANG. PE- Banyak pilihan Sport Utility Vehicle (SUV) di Indonesia. Namun siapa yang tidak mengenal Toyota Rush, mobil keluaran toyota berjenis SUV yang menjadi kegemaran pecinta Toyota untuk berpetualang di medan off road maupun on road.

S

ALES Manager PT Tunas Auto Graha ( TAG) menuturkan kepada Palembang Ekspres bahwa, Rush tidak hanya nyaman saat menjajal jalanan mulus sperti dijalanan perkotaan. Toyota Rush pertama kali dikenalkan pada tahun 2007 dengan konsep mobil adventure mampu menembus segala medan. “Semua kondisi jalan seperti berair, licin, berbatu, tanjakan mobil ini tetap nyaman dikendarai,” ulasnya. Dilihat dari segi harga yang dibanderol oleh SUV 7 penumpang ini, terbilang cukup terjangkau jika dibanding dengan kompetitornya. “Dimana rentang harga dari tipe terendah sampai tertinggi hanya Rp 205 juta sampai 231 juta,” ucap Wahyudi. Ia menambahkan New Toyota Rush memiliki kapasitas penumpang 7 orang dewasa memakai mesin 1500 cc DOHC teknologi VVT-i dengan transmisi manual 5 percepatan sedangkan yang otomatis memiliki 4 percepatan. Mengenai keunggulan Toyota

Rush, kabin yang dimiliki terasa cukup luas sehingga mampu membawa lebih banyak barang bawaan dan membuat penumpang merasa longgar di dalam mobil ini dengan catatan penumpang yang dibawa tidak lebih dari 5 orang. “New Toyota Rush banyak berubah terutama interior dan eksterior dan tentunya harga dibanding generasi pendahulunya,” tambahnya. Rush terbaru menambahkan beberapa fitur terbaru antara lain, memiliki sersor parkir depan belakang, kaca spion yang elektrik, body yang lebih melekuk. Tidak hanya itu, setir dibagian kemudi sudah dilengkapi dengan power steering elektrik serta fog lamp.“Fog lamp untuk lampu depan sehingga memungkinkan pengemudi melihat dalam cuaca ekstrim,” katanya. Memiliki lampu utama disertai proyektor dan lampu halogen didukung Fog Lamp juga dilengkapi Roof Rail pada bagian atap mobil. Menurutnya, roof rail ini mampu membawa barang bawaan yang tidak mampu ditampung bagasi bagian dalam seperti tenda atau barang besar lain dipindahkan di bagian atap mobil. Selain itu, besar ukuran ban mobil yang telah disesuaikan untuk mendukung kenyamanan ditambah dengan antena radio yang sangat sensitif sehingga masih bisa mendapatkan informasi melalui radio meskipun di tempat yang sangat terpencil sekalipun. Dengan banderol yang cukup rendah untuk memiliki SUV lansiran Toyota ini membuat banyak yang meliriknya. Apalagi bagi mereka yang tidak memiliki budget mencukupi untuk meminang SUV sekelas Toyota Fortuner, Rush dapat dijadikan sebagai SUV alternatif. PTR

TANGGUH Toyota Rush pertama kali

dikenalkan pada

tahun 2007 dengan konsep mobil

adventure mampu

menembus segala medan.

FOTO - FOTO ALHADI FARID/PALPRES

lah mobil hatchback yang menggunakan mesin generasi terbaru dengan kapasitas 1.4L DOHC dengan Double CVC mampu menghasilkan tenaga maksimum 100 ps pada 6.000 rpm dan torsi 130 Nm pada 4.000 rpm. Hatchback yang satu ini tampaknya bakal menjadi senjata andalan produsen otomotif asal Amerika, Chevrolet, dalam membidik pasar otomotif menengah di tanah air. Dengan bandrol harga ter-

jangkau dan desain yang terbilang modern. Untuk tipe LS dibanderol dengan harga Rp 179 juta, 1,4 LT M/T Rp 189 juta dan versi otomatis transmisi Rp 205 juta. “Dengan harga yang ditawarkan, tidak dapat dipungkiri mobil ini untuk kalangan menegah keatas,” tambahnya. Dari segi interior yang tampak istimewa pada interior hatchback keluaran Chevrolet ini. Desain dashboard dan konsol tengahnya terbilang ergonomis. “Desainnya sederhana, namun dengan kesederhanaan ini, justru menjadikan mobil ini cukup mudah dan nyaman dikendarai,” jelasnya. Apalagi, lanjutnya, desain

kursinya juga terbilang ergonomis sehingga nyaman diduduki bahkan untuk perjalanan panjang sekalipun. Berbicara soal kenyamanan berkendara, tampaknya pihak Chevy merasa cukup melengkapi mobil ini hanya dengan sistem audio dengan port USB dan Aux-in. Urusan keselamatan berkendara, Chevrolet Aveo hadir dengan rem cakram berventilasi pada roda depan, rem tromol pada roda belakang, sensor mundur, remote alarm, dan immobiliser. Untuk dapat menikmati fitur keamanan kantung udara hanya terdapat pada tipe 1,4 LT M/T dan Aveo 1,4 LT A/T. Sayangnya Airbag ini terletak pada posisi pengemudi saja. PTR


PALEMBANG EKSPRES

JUMAT, 3 MEI 2013

Halaman 11

Asus Masih Andalkan Notebook PALEMBANG. PE- Notebook masih menjadi produk andalan jualan Asus meskipun produsen notebook ini mulai gencar memproduksi produk IT berteknologi seperti tablet, PC Desktop dan ultrabook bahkan smartphone. Notebook masih memberikan kontribusi terbesar bagi perusahaan yang juga penghasil motherboard terbak di dunia ini dengan market share 27 persen di triwulan I 2013. ”Respon konsumen terhadap produk Asus cukup bagus, salah satunya produk Asus Taichi yang merupakan ultraportable yang tipis dan stylish,” ujar Juliana Cen, Manager Produk dan Marketing Asus kemarin (2/5) di hotel Aryaduta usai gathering Media. Baru diluncurkan dua minggu produk dengan layar 11,6 inchi ini mampu memikat konsumen terbukti ultrabook habis terjual sehingga harus dua kali pengiriman produk. Sebagai penetrasi pasar dan menguasi semua segmen, Asus menghadirkan banyak produk pilihan, selain Asus Taichi, Asus Padfone, tablet Memopad ME172V, VivoBook. ”Hasilnya market share kita terus tumbuh, jika tiga tahun lalu tepatnya 2010 market share Asus hanya 3 persen maka di triwulan I diperkirakan sudah 27 persen,” katanya. Market share Asus ini masih disumbang dari penjualan notebook yang tergolong bagus dengan 20-30 persen, tidak heran jika ditahun ini Asus menargetkan penjualan mencapai 1,2 juta notebook. Disusul produk lain seperti tablet yang diharapkan mampu berbicara banyak dengan target sekitar 600.000 unit tablet lalu netbook yang jumlahnya sedikit tergerus karena keberadaan tablet. ”Meskipun penjualan netbook

agak turun tapi pangsa pasar netbook masih ada untuk di daerah tertentu, apalagi ada perbedaan selisih harga yang cukup tinggi dengan tablet,” tambahnya. Asus Padfone 2 menjadi produk teranyar Asus yakni sebuah perangkat yang dibuat khusus berdasarkan Padfone generasi pertama yang sukses mengkombinasikan smartphone Android serta tablet untuk menghadirkan fleksibilitas mobile yang luar biasa. Padfone 2 menjadi perangkat yang lebih cepat, transisi lebih lancar dan lebih intuitif, smartphone Android 4,7 inchi ini berspesifikasi tinggi, berpasangan dengan Padfone 2 station yang unik untuk menjadi sebuah tablet 10,1 inchi yang ringan namun lengkap. Juliana juga menambahkan perangkat ini sudah dimodifikasi agar layarnya bisa ditingkatkan menjadi 4,7 inci, namun di saat yang sama ketebalannya mampu dikurangi hingga hanya 9 milimeter dan bobotnya 135 gram. Dari sisi baterai, masa aktifnya juga lama, kapasitas baterai milik Padfone 2 mencapai 2140mAh mampu menyediakan daya untuk talk time di jaringan 3G hingga 16 jam dan browsing web via Wifi selama 13 jam. Asus juga merambah di segmen tablet dengan menghadirkan Asus Memopad tablet Android 7 inci yang penuh gaya namun memiliki kemampuan cukup memadai dan dipasarkan dengan harga terjangkau sebesar Rp1,399 juta. Tablet ini hadir dengan tampilan tingkat kecerahan 350 nits, layar yang digunakan mendukung multitouch hingga 10 titik serta resolusi 1024x600 piksel. Memopad ini juga dibenamkan operasi Android 4,1 Jelly Bean. LA

FOTO NOVA WAHYUDI / PALPRES

KONTRIBUSI BESAR

Notebook masih memberikan kontribusi terbesar bagi perusahaan yang juga penghasil motherboard terbak di dunia ini dengan market share 27 persen di triwulan I 2013.

O’riyori Menu Terbaru Arista PALEMBANG. PE- Menghadirkan variasi menu kuliner yang bisa disantap pengunjung supaya tidak bosan coba dilakukan The Arista hotel Palembang, mulai dari menu nusantara hingga mancanegara, O’riyori Japanese Buffet menjadi menu terbaru yang bisa disantap pada Mei di 1.000 Rasa Coffee Shop. Makanan Jepang yang disajikan hotel bintang lima ini bukan hal yang baru pasalnya sudah ada Sea Suki yang setiap hari hadir didalam menu yang bisa dipesan oleh pengunjung. ”Promo menu makanan terbaru di Mei ada O’riyori Japanese Buffet, hanya saja menu ini tidak setiap hari disajikan karena hanya ada pada Sabtu malam, untuk namanya, O’riyori yang secara umum dapat di-

artikan beraneka ragam,” ujar Mario Adriansyah, Sales dan Marketing Manager The Arista Hotel Palembang kemarin. Promo terbaru ini menyajikan aneka makanan yang lengkap, mulai dari Shabu-Shabu dan Sukiyaki, Ramen dan Udon, Sushi dan Sashimi, Tempura dan Kariage, Robatayaki, Agemono, dan Aneka Mocci sampai dengan Ice Cream. Sajian masakan tersebut menurut Mario, disiapkan dalam corner-corner yang menarik dengan bahan-bahan pilihan dan juga fresh dalam penyajiannya, beberapa makanan akan disajikan dalam live cooking. “Selain promo makanan, untuk lebih menghadirkan nuansa Jepang maka di 1.000 Rasa Coffee Shop dihiasi oleh aneka ornamen

atau dekorasi bernuansa Jepang sehingga akan menambah suasana makan malam pengunjung atau tamu semakin berkesan,” bebernya. Bagi tamu yang ingin melakukan reservasi silahkan menghubungi The Arista Hotel di 0711.355000. Informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi website www.aristapalembang.com. Menurut bapak dua anak ini mengatakan sengaja menyajikan menu Jepang atas banyaknya permintaan dari tamu yang datang apalagi untuk tamu yang menginap khususnya wisatawan mancanegara berasal dari Jepang. Sementara itu, Sales Marketing The Arista Hotel Palembang Vinnie Akasih mengatakan secara rutin menghadirkan program dan menu spesial. LA

LOBBY

The Arista hotel terus meningkatkan fasilitas dan kualitas layanan, salah satunya suasana lobby yang dibuat tematik. FOTO NOVA WAHYUDI / PALPRES

Telkom Perkuat Dukungan, Peduli Dunia Pendidikan Indonesia PALEMBANG. PE- PT Telkom, perusahaan BUMN yang bergerak di bidang telekomunikasi ikut peduli dengan dunia pendidikan khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. “Telkom meyakini bahwa “People are the Real Differentiator”. Hal yang membedakan bangsa yang satu dengan bangsa yang lain adalah manusianya dan yang membedakan perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lain adalah manusianya dan yang membedakan manusia satu dengan manusia lain adalah karakter dan kompetensinya,” ujar GM Witel Sumsel, Indrawan Ditapradana kemarin. Keyakinan itulah yang mendorong Telkom menaruh perhatian khusus terhadap berbagai usaha yang bertujuan menciptakan generasi cerdas. “Sedari awal Telkom memang sangat peduli terhadap peningkatan kualitas pendidikan,” lanjutnya. Menurut dia, Telkom melihat masa depan bangsa ini ada di tangan generasi muda dan sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) maka sumbangsih Telkom adalah menyediakan prasarana dan sarana pendidikan berbasiskan TIK, melalui pemerataan akses TIK untuk mempersempit kesenjangan digital atau digital divide. Kesenjangan digital dirasakan tidak hanya dalam kaitan paradoks kota besar dan kecil, kota dan desa, melainkan juga dalam suatu kota. “Kesenjangan digital juga terkait dengan kesetaraan memperoleh peluang. Karenanya, Telkom secara sungguh-sungguh berupaya membantu mempersempit kesenjangan itu,” jelas Indrawan. Secara nasional Telkom memiliki program untuk menyediakan 15 juta jaringan broadband serat optik di rumah-rumah di berbagai wilayah Indonesia pada tahun 2015.

“Kami juga membangun satu juta titik akses WiFi termasuk untuk seratus ribu sekolah pada 2013 ini. Program ini merupakan komitmen Telkom dalam mendukung program pemerintah MP3EI (Master Plan Percepatan, Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia) yang dicanangkan Presiden Su s i l o Ba m b a n g Yudhoyono tahun lalu,” katanya. Wujud bakti Telkom untuk Pendidikan Indonesia dimulai sejak pendidikan dasar dan menengah, diantaranya melalui Penerimaan Siswa Baru secara o n l i n e, l a y a n a n transparansi dunia pendidikan melalui Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan (SIAPonline), aplikasi buku dan perpustakaan digital ‘Qbaca’. Metode belajar bahasa English online dalam English Bean, tayangan TVEdukasi via aplikasi TV digital ‘UseeTV’, serta program IndiSchool berupa layanan internet gratis untuk 100.000 sekolah di Indonesia. Program bakti Telkom selanjutnya untuk pendidikan tingkat pendidikan tinggi, diantaranya melalui dukungan penerimaan mahasiswa baru (SNMPTN dan SBMPTN), program Site visit-magang-Coop, e-learning maupun e-journal, Telkom Smart Campus Award (TeSCA) untuk potret tingkat penerapan ICT tiap kampus, serta Indigo Award untuk menumbuhkan kreatifitas mahasiswa. Di samping itu Telkom juga melakukan kegiatan Corporate Social Responsibilty atau CSR da-

lam dunia pendidikan, misalnya melalui training “Bagimu Guru Kupersembahkan”, bantuan pengembangan teknologi informasi di sekolah maupun madrasah serta pembangunan kembali dan renovasi gedung-gedung sekolah di lokasi bencana alam. Kepedulian Telkom terhadap dunia pendidikan di Indonesia selain dipicu oleh kebutuhan yang bersifat jangka pendek, juga didorong oleh visi jangka panjang untuk ikut serta memajukan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Melalui Yayasan Sandhykara Putra Telkom (YSPT), Telkom mengelola tak kurang dari 46 lembaga pendidikan, mulai tingkat TK, SD, SMP, SMA, SMK, hingga Akademi yang tersebar di Bandung, Jakarta, Purwokerto, Malang, Banjarbaru, Medan dan Makassar. Jumlah siswa dan mahasiswa yang tercatat saat ini lebih dari 10.000 orang. Kemudian melalui Yayasan Pendidikan Telkom ( YPT ), Telkom mengelola lembaga pendidikan tinggi yang terkait dengan kompetensi TIMES yakni STT Telkom, Institut Manajemen Telkom, dan Politeknik Telkom. Sebagai satu-satunya BUMN Telekomunikasi milik Negara dengan portofolio bisnis TIMES (Telekomunikasi, Informasi, Media, Edutainment & Services,) di masa-masa mendatang Telkom akan terus meningkatkan komitmennya, melalui berbagai produk, layanan maupun program yang khusus dirancang untuk memajukan dunia pendidikan. LA

Indrawan D

HOTLINE IKLAN

0711 77 57 249


PALEMBANG EKSPRES

JUMAT, 3 MEI 2013

HALAMAN 12

Jalan Tersumbat Truk Menumpuk

PALI.� PE� -� Curah hujan dengan frekuensi tinggi, menyebabkan jalanan menjadi berlumpur. Bahkan, terhambatnya lalu lintas pengangkutan truk sampah menuju Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Hal ini diungkapkan, Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Kebersihan Pertamanan Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Yenny Rachma, Kamis (2/5). Menurutnya, hingga sejak dua hari ini, dua armada truk sampah ini terpaksa diparkir di areal kantor UPTD Kebersihan dan Pertamanan Talang Ubi PALI. Sedangkan sampahnya untuk sementara dibiarkan berada diatas truk. “Sudah tiga hari ini, sampah tidak bisa dibuang kemana-mana. Memang beginilah kendalanya kalau musim hujan. Sampah-sampah di pasar pun tampaknya mulai menumpuk,” ujarnya. Dia mengungkapkan, hujan yang kerap mengguyur Kota Talang Ubi dan sekitarnya akhir-akhir ini, berdampak pada kerja petugas dan armada pengangkut sampah. Tugas rutin mereka terhambat, karena jalan menuju TPS di Talang Kelapa, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ditutupi tanah berlumpur, dampak dari hujan yang saat ini sedang mendera. Akibatnya, truk pengangkut sampah milik Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kebersihan dan Pertamanan kota Talang Ubi mengalami kesulitan untuk membuang sampah di TPS. Dia menceritakan, sejak dua hari, sopir dan petugas pengangkut sampah yang hendak membuang sampah ke TPS, akhirnya terpaksa balik kanan.

Klaim Jampersal Capai Rp 700 Juta

BERTUMPUK

FOTO: HERU /PALPRES

Truk pengangkut sampah tampak bertumpuk karena jalan tersumbah sehingga menyulitkan untuk aktifitas dan mengangkut sampah.

Mereka khawatir, armada mereka akan terjebak di jalan berlumpur itu. Sehingga, dirinya mengaku bingung hendak dibuang kemana sampahsampah tersebut jika kondisi jalan menuju ke areal TPS belum kering. Karena, itu satu-satunya tempat pembuangan sampah yang ada. “Kendalanya memang begitu kalau hujan. Kami harus mutar otak cari tempat pembuangan. Sampai sekarang pun tempat pembuangannya masih ngecer. Sebab dari zaman dulu, Talang Ubi ini belum ada tempat pembuangan sampah permanen sejenis

Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” bebernya. Dikatakannya, sebelum dibuang ke areal TPS yang lokasinya sekarang di Talang Kelapa itu, sampah dibuang ke Pertamina persisnya di Bor 6. Namun, sejak musim hujan ini, pembuangan kesana distop. Tidak diperbolehkan lagi oleh pihak Pertamina,karena lokasinya memang dekat dengan areal limbah minyak. Jadi dikhawatirkan terjadi apa-apa. Sementara untuk lokasi TPS di Talang Kelapa itu, jaraknya 12 Kilometer dari pusat ibukota Kabupaten PALI, dengan kondisi

jalan rusak karena berlumpur kirakira sepanjang 3 kilometer dari jalan utama masuk kesana. Akses jalan ini baru bisa dilalui bila dalam keadaan panas atau kering. Untuk menyikapi kondisi ini, lanjut dia, pihaknya berencana meminnta bantuan alat berat kepada Kepala Dinas induk UPTD Kebersihan dan Pertamanan di Muara Enim,agar bisa mendorong sampah-sampah tersebut ke jurang tak jauh dari sana. “Sedang untuk meminjam peralatan dari perusahaan terlalu sering, sudah malu,” tandasnya. HFB

Akte Kelahiran Kenakan Biaya

Listrik Tenaga Matahari Hadir

LUBUK� LINGGAU.� PE� -� Pemerintah Kota Lubuk Linggau, tahun ini akan memprolitaskan kawasan yang belum terjangkau aliran listrik, khususnya jalan baru, seperti kawasan jalan Poros Lingkar Selatan dan Lingkar Utara, akan menggunakan listrik tenaga matahari atau solar cell. Kabar gembira bagi masyarakat Sebiduk Semare dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuk Linggau, H Parigan ketika dibincangi Palembang Ekspres usai memimpin rapat pembahasan lampu jalan, di op room Dayang Torek Pemkot Lubuk Linggau, Kamis (2/5). Menurut mantan Sekda Kabupaten Musi Banyuasin ini, program lampu jalan dengan menggunakan solar cell merupakan, solusi mengatasi daearah atau kawasan yang belum ada jaringan listriknya, khususnya kawasan jalan-jalan baru. “Sehingga diharapkan nantinya, upaya pemerintah ini dapat dinikmati guna meningkakatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya. Sambungnya, penggunakan listrik tenaga matahari dilakukan karena biayanya murah. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Lubuk Linggau, Nobel Nawawi melalui Kasi Pertambangan dan kelistrikan, Misno menambahkan, program listrik tenaga matahari yang direncanakan meliputi 20 titik itu, juga akan diperioritaskan untuk kawasan sport center dan objek wisata Bukit Sulap. “Dana yang disiapkan pada tahun anggaran 2013 sebesar Rp 570 juta,” tukasnya. RIF

Tidak Kelar Kontraktor Dipinalti

EMPAT�LAWANG.�PE�-�Sebanyak Empat jenis proyek pembangunan multiyears di Kabupaten Empat Lawang, masing-masing Jalan poros Tebing Tinggi-Pendopo, Jalan Lingkar Tebing Tinggi, Jembatan Ayik Lintang dan Jembatan Musi II, dideadline hingga Juni 2013. Namun, apabila belum selesai pada waktu yang ditentukan, pihak kontraktor dikenakan pinalti sesuai dengan kontrak kerja. “Masih ada waktu sekitar 2 bulan, untuk menyelesaikan proyek tersebut,tetapi kalau tak selesai kita pinalti,” tegas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Empat Lawang, Fauzi, Rabu (2/5). Dikatakannya, proses pembangunan keempat proyek yang masuk kategori Multiyears dimaksud, sudah memasuki tahap penyelesaian saja. Mereka pun meyakini, pihak rekanan bisa menuntaskan segala sesuatunya hingga Juni mendatang. “Jika memang harus terkena pinalti, berarti ada penambahan waktu hingga 50 hari. Namun harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk denda yang harus ditanggung oleh pemborong,” ujarnya. Akan tetapi, jika pada akhir Juni 2013 plus penambahan 50 hari dan proyek dimaksud masih belum selesai, maka kontrak kerja dengan rekanan tersebut harus diputuskan. “Kami berharap, pihak rekanan bisa mempercepat proses pembangunan keempat mega proyek, agar kerjasama yang baik bisa berlanjut dimasa yang akan datang,” terangnya. FIR

PAGARALAM.�PE�-�Mengurus akte kelahiran anak usia di atas setahun tidak harus melalui pengadilan. Karena tanggung jawabnya langsung ke Pemerintah Kota (Pemkot), demikian diungkapkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), M Rasyidi Asin, Kamis (2/5). Menurutnya, terkait adanya surat edaran dari Mahkamah Konstitusi (MK), yang menghapus peran pengadilan dalam pengurusan akte kelahiran menjadi kabar baik bagi warga yang hendak melakukan pengurusan. Mulai sekarang penyelenggaraan akte kelahiran atau status kependudukan warga Negara menjadi tanggung jawab pemerintah kota atau kabupaten masing-masing daerah.

“Ini merupakan kabar baik bagi warga yang hendak melakukan pengurusan akte kelahiran. Selain itu, proses penyelenggaraan akta kelahiran tidak terlalu membebankan warga,” ujarnya. Ditambahkannya, melalui surat edaran Mahkamah Konstitusi yang menghapus peran pengadilan dalam pengurusan akte kelahiran, sangatlah menguntungkan bagi warga yang hendak melakukan pengurusan pencatatan sipil. Karena, biaya yang dikeluarkan tidaklah memberatkan atau disesuaikan dengan perda retribusi. “Bagi warga yang hendak melakukan pengurusan akte kelahiran dalam masa satu tahun ke atas, dikembalikan ke Pemerintah Kota

Pagaralam, atau hanya dikenakan biaya yang sudah diatur kedalam perda retribusi,” katanya. Dia mengungkapkan, adanya putusan MK terkait pengurusan Akte Kelahiran merupakan putusan yang bagus, karena penyelenggaraan akte kelahiran atau status kependudukan warga negara menjadi tanggung jawab pemerintahan. Selain itu, masyarakat dapat lebih cepat dan mudah, tetapi memang Disdukcapil harus bekerja lebih ekstra dan lebih teliti lagi. “Setelah tidak adanya kewajiban pengadilan membuat ketetapan tentang akte kelahiran, maka secara otomatis akan memperpendek birokrasi ataupun memperpendek proses kepengurusannya,” tutupnya. KOE

Tertibkan PNS Tak Disiplin

LUBUK� LINGGAU.� PE� - Bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang belakangan ini, masih sering meninggalkan tugasnya tampa tujuan yang jelas. Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau, segera mengambil tindakan tegas dengan menertibkan oknum PNS yang teridikasi bolos kerja. Demikian diungkapkan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuk Linggau, H Parigan Kamis (2/5). Menurutnya, sebagai ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kota Lubuk Linggau itu, untuk menertibkan oknum pegawai yang sering keluyuran saat jam kerja. Pihaknya, bersama dengan pihak terkait dan Inspektorat akan membentuk tim dan selajutnya melakukan razia, tampa ada pemberitahuan sebelumnya.

“Jika timnya sudah siap, maka akan melakukan razia secara mendadak,” ujarnya. Dia mengatakan, razia yang akan dilakukan tidak hanya ditempat umum, luar kantor, akan tetapi dalam kawasan tempat kerjanya, apakah di tempat tugasnya benar-benar menjalankan tugas dengan benar atau sebaliknya. “Jika nantinya, didapati adanya oknum pegawai yang mengambaikan tugasnya sebagai pelayanan masyarakat dan abdi negara ini terbukti bersalah, maka akan dilakukan pembinaan,” tegasnya. Dikatakan mantan mantan Sekda kabupaten Musi Banyuasin ini, semestinya, hal yang dapat menodai wibawa pegawai itu tidak terjadi, karena sebagai seorang PNS sudah ada aturan yang mengaturnya sebagaimana

tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No.30 tahun 1980 yang telah diubah dengan PP No.53 tahun 2010 tentang peraturan disiplin pegawai negeri sipil. “Bicara masalah disipilin PNS, kesanggupan PNS untuk mentaati kewajiban dan menghindari larangan yang ditentukan dalam perundang-undangan dan/atau peraturan kedinasan, apabila tidak ditaati atau dilanggar dijatuhi hukuman disiplin,” terangnya. Dia menambahkan, pelanggaran disiplin yang dimaksud, adalah setiap ucapan, tulisan, atau perbuatan PNS yang tidak mentaati kewajiban dan/atau melanggar larangan ketentuan disiplin PNS, baik yang dilakukan di dalam, maupun di luar jam kerja. RIF

LAHAT.� PE� -� Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Kabupaten Lahat, memprediksi menjamurnya pasar modern retail (mini market) berpengaruh dengan meningkatnya keluhan dan pengaduan masyarakat. Catatan yang dimiliki YLKI, angka pengaduan pelayanan konsumen yang masuk mencapai 22 kasus sepanjang 2012 lalu. Jumlah ini meningkat 40 persen disbanding 2011 lalu yakni 15 kasus pengaduan keluhan. “Banyak sekali toko modern yang mulai dibangun, terlebih lagi dua toko modern yang ternama di Indonesia. Kita prediksi meningkat pada 2013 ini,” beber Ketua YLKI Lahat, Sanderson, di sekretariatnya. Kendati demikian, dirinya menyayangkan masih minimnya tingkat kesadaran masyarakat untuk melaporkan keluhannya saat menemukan penyimpangan

ketika melakukan transaksi jual beli. “Budaya sadar kita masih sangat kecil. Anggapan mereka dengan harga yang kecil dinilainya sederhana. Padahal, justru itu kita bisa menindaklanjutinya,” katanya. Dari kasus yang ada, YLKI menyebut keluhan terhadap rusaknya kemasan makanan dan minuman (mamin), serta masa kedaluwarsa yang paling banyak ditemui. “Kita lihat dari rusaknya mamin yang dikemas dalam kaleng. Jika ada lapisannya yang rusak, terutama bagian dalam, tentunya bakal bereaksi dengan mamin yang ada didalamnya. Ini yang menyebabkan kesehatan konsumen terganggu. Termasuk, peristiwa yang merenggut korban jiwa di Muara Dua, Oku Selatan beberapa waktu lalu,” jelasnya. Dia menjamin, demi meminimalisir penyimpangan serupa

di Lahat, YLKI terus melakukan pengawasan terhadap pendistribusian dan peredaran mamin, terutama di toko retail modern. “Kita akui, YLKI belum ada aturan main yang jelas. Tapi untuk frekuensi pengawasan di lapangan, kita selalu lakukan kapan pun. Bahkan kita juga menerima pengaduan konsumen di TKP, jika ternyata mengalami kerugian,” terangnya. Sementara, pemilik toko modern Ulfamart, Ulfa mengaku, tetap melaporkan semua barang barang kemasannya pada YLKI setiap satu minggu sekali. “Laporan itu kita sampaikan dalam bentuk kartu. Kondisi, kualitas, kuantitas serta masa kedaluwarsanya mulai dari distribusi, hingga pemasaran tetap kita awasi barang barangnya. Kita tetap memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen,” tukasnya. HKY…

Pengaduan Meningkat 40%

EMPAT� L AWANG.� PE� -� pihak pusat juga tidak bisa Tunggakan klaim Jaminan Per- mengira dana yang harus salinan ( Jampersal) selama dikeluarkan untuk jamperEmpat bulan sebesar Rp 700 sal disetiap kabupaten atau juta. Dipastikan pencairannya kotanya. “Masih bisa diusulkan, pada pekan ini. dana tahun ini bisa Plt Kepala Dinkes dibayarkan apaEmpat Lawang, bila dana sebeKhoirullah S.Ag lumnya masih melalui Kabid “Yang boleh klaim terhutang, SDK, Syahril jampersal hanya bidankarena mePodril menmang klaim gatakan, bidan yang meminta jampersal dana klaim dibayarkan Jampersal persyaratan persalinan kalau sudah sudah berada berupa KTP dan KK,” bekerja dulu di Kas Daerah dengan menyang kemudian gajukan klaim akan diserahkan yang dimiliki oleh kepada DPPKAD unbidan,” jelasnya. tuk mentransfer ke seluDia menerangkan, satu ruh rekening UPTD Puskesmas yang ada karena telah dinanti klaim jampersal diluangkan pada bidan. “Insya Allah min- sekitar Rp 640 ribu dan terdiri ggu ini dananya sudah bisa dari item-itemnya, bidan juga digunakan oleh para bidan,” memiliki catatan yakni partograf. Juga program Jampersal ungkapnya, Kamis (2/5). Bagaimana dengan Klaim tetap berjalan, meskipun ada jampersal 2012 lalu, dia me- ada penunggakan. “Yang boleh negaskan secara teknis klaim klaim jampersal hanya bidanjampersal memang tidak bisa bidan yang meminta persyaralangsung dianggarkan dari tan persalinan berupa KTP dan sebelum mengklaim, karena KK,” imbuhnya. FIR

UPK-PL PNPM Harus Ikuti Juknis

PELATIHAN

FOTO: HERU /PALPRES

Suasana pelatihan UPK, Kamis (2/5) tampak serius mengikuti pelatihan di Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu.

MUARA�ENIM.�PE�-�Untuk mencapai kinerja yang tepat waktu dan sasaran, kepada Unit Pengelola Kegiatan (UPL) dan Pendamping Lapangan (PL) jangan pernah lepas dari pentunjuk teknis (juknis). Demikian arahan Bupati Muara Enim, Muzakir Sai Sohar melalui Kepala Badan Pemerintahan Masayarat Pemerintahan Desa (BPMPD), Fajeri Erham kepada 89 peserta yang mengikuti pelatihan, dimana terdiri dari, 66 orang pengurus UPK di 22 Kecamatan, 22 orang PL kecamatan, dan satu orang PL kabupaten. Dia menghimbau, kepada pelaku-pelaku PNPM Mandiri Perdesaan antara lain, Tim Koordinasi Kabupaten Muara Enim, pelaku PNPM Mandiri Perdesaan, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan dan desa agar sungguh-sungguh dalam melaksanakan PNPM Mandiri Perdesaan dan PNPM Mandiri Perdesaan Integrasi Sistem Pembangunan Partisipatif (ISP2). “Hendaknya laksanakan sesuai dengan petunjuk teknis yang ada, sehingga semua kegiatan dapat diselesaikan tepat waktu dan tepat sasaran,” pintanya. Selain Pemerintah Kabupaten Muara Enim, lanjut dia, juga berharap agar fasilisator Kabupaten (Faskab) dan Fasilisator Kecamatan (FK) yang bertugas di lokasi PNPM Mandiri Perdesaan dan PNPM Mandiri Perdesaan Integrasi Sistem Pembangnunan Partisipatif (ISP2) kabupaten Muara Enim, agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sebagai pendamping UPK dan TPK PNPM Mandiri Perdesaan dan PNPM Mandiri Perdesaan Integrasi Sistem Pembangunan Partisipatif (ISP2). “Dinas-dinas terkait juga hendaknya dapat berper-

an aktif dalam mendukung pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan dan PNPM mandiri Perdesaaan Integrasi Sistem Pembangunan Partisipatif di Kabupaten Muara Enim, agar dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan masyarakat,” harapnya. Dia menjelaskan, PNPM Mandiri Perdesaan bagian dari upaya pemerintah Indonesia, untuk memberdayakan masyarakat perdesaan dalam hal penanggulangan maalah kemiskinan secara terpadu dan berkelanjutan. Serta, bagian dari program penyempurnaan terhadap berbagai program BLM PNPM Mandiri Perdesaan Integrasi sebesar Rp 5 Milyar dengan rincian APBN 3 Milyar, dan APBD 2 Miliar. “Ini merupakan bentuk dukungan sepenuhnya program Nasional pemberdayaan masyarakat di kabupaten Muara Enim,” katanya. Sementara itu, Kabid UEK dan Sosbud BPMPD Kabupaten Muara Enim, Drs Zulkopli menambahkan, tujuannya dilakukan pelatihan ini agar terlaksananya kegiatan Pelatihan Unit Pengelola Kegiatan dan Pelatihan Lokal, tersedianya tenaga pengelola administrasi dan pelaporan dalam pemberdayaan masyarakat, dan tersedianya tenaga pelatih masyarakat untuk proses perencanaan, pelaksanaan, dan kelestarian. Pelatihan yang berlangsung dari 2-3 Mei di di Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu Kabupaten Muara Enim, mengambil materi yakni materi pokok UPK dan PL,meliputi strategi penanggulangan kemiskinan perdesaan melalui pemberdayaan masyarakat, dan kebijakan program nasional pemberdayaan. HFB


PALEMBANG EKSPRES

JUMAT, 3 MEI 2013

Dukcapil Tunggu Juknis Kemendagri INDRALAYA, PE - Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan pengurusan akta kelahiran tak perlu lagi ke pengadilan. Terhadap keputusan itu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Ogan Ilir menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), bahkan akan jemput bola mempertanyakan hal tersebut. “Pada prinsipnya kami menyambut positif putusan MK soal akta kelahiran itu. Sebenarnya inilah yang ditunggu-tunggu masyarakat. Kini orangtua yang terlambat mengurusi akta kelahiran anaknya lebih dari setahun tidak lagi harus berurusan dengan pengadilan, cukup melalui Dukcapil saja,” ujar Kepala Dukcapil Ogan Ilir, Ahmad Syafe’i kepada Palembang Ekspres, Kamis (2/5). Dia meyakni, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui adanya putusan MK soal pengurusan akta kelahiran itu. Kendatipun demikian, pihaknya akan terus mensosialisasikan perihal putusan itu dengan harapan masyarakat lebih terbantu. Ahmad mengaku pihaknya akan jemput bola dengan melayangkan surat ke Mendagri perihal juknis putusan MK soal akta kelahiran itu. Dengan adanya juknis ataupun surat edaran dari Mendagri akan dijadikan dasar dalam pembuatan akta kelahiran. “Dalam minggu inilah kami akan melayangkan surat ke Mendagri soal pengurusan akta kelahiran tak perlu lagi ke pengadilan. Mudah-mudahan putusan MK itu akan sangat membantu masyarakat,” terangnya. Sebelum adanya putusan MK itu, lanjutnya, setidaknya ada lebih dari 500 hingga 1.000 usulan masyarakat yang masuk untuk dibuatkan akta kelahiran, terutama bagi mereka yang terlambat satu tahun mengurusi akta kelahiran. Apalagi jika ada pemutihan, kuantitas pembuatan akta kelahiran bisa lebih dari 1.000. Dia mengaku, kesadaran masyarakat membuatkan akta kelahiran bagi anaknya di Ogan Ilir terbilang cukup tinggi. Apalagi dengan adanya putusan MK itu jelas sangat disambut antusias masyarakat. “Ya, jangan sampailah orangtua mengurusi akta kelahiran anaknya lewat dari setahun. Kalau bisa setelah anak dilahirkan, paling lambat di bawah satu tahun. Kini pasal 32 ayat 2 UU No 23/2006 tentang Administrasi Kependudukan yang berbunyi pencatatan kelahiran yang melampaui batas waktu 1 tahun dilaksanakan berdasarkan penetapan pengadilan negeri, dihapus secara otomatis oleh MK dan pengurusan akta sepenuhnya di tangan Dukcapil,” tuturnya. VIV

3 Kecamatan Belum Nikmati Jarkom

MUARADUA, PE- Warga di tiga kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan sampai kini belum bisa menikmati jaringan komunikasi. Pasalnya, belum ada satu pun tower provider di tiga kecamatan tersebut. Kepala Dinas Perhubungan dan Informasi Komunikasi OKU Selatan Hasan Basri, kepada Palembang Ekspres, Kamis (2/5), mengatakan, saat ini sebanyak 65 tower provider tersebar di Bumi Serasan Seandanan. Namun demikian, ada tiga kecamatan yang belum menikmati layanan komunikasi dikarenakan belum ada tower provider sehingga tak ada sinyal yang bisa ditangkap telepon seluler. Tiga kecamatan tersebut yakni Kecamatan Buay Runjung, Kecamatan Sindang Danau, dan Kecamatan Sungai Are. Meski demikian, menurut Hasan Basri, pihaknya tidak tinggal diam. Berbagai upaya sudah dilakukan, dengan pengajuan pembangunan tower ke pihak perusahaan provider. Sayangnya, hingga saat ini belum ada jawaban dari pihak perusahaan. Hasan menduga, hal itu kemungkinan karena pihak perusahaan belum menemukan titik koordinat untuk pembangunan tower. “Kita berharap pihak kecamatan dan kepala desa ikut berperan membantu supaya nantinya pihak perusahaan cepat merealisasikan pembangunan tower provider,” katanya. Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk tahun 2012 jumlah tower provider sebanyak 60 unit. Kondisi itu membuat target sebesar Rp400 juta dari terlampaui hingga Rp477 juta. Dengan adanya penambahan lima tower lagi pada tahun ini, diyakini pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi tower tersebut akan dapat memenuhi target yang ditetapkan sebesar Rp400 juta. “Tahun ini kita tetap optimis pencapaian retribusi tower bisa mencapai Rp500 juta,” ucapnya. Lima tower yang dibangun tahun ini yakni di Kecamatan Muaradua tepatnya Talang Sawah, lalu di Kecamatan Buay Rawan yakni di Desa Rantau Panjang, di Kecamatan Muaradua Kisam tepatnya di Sugi Waras dan Tanjung Beringin, serta di Kecamatan Buay Pemaca yaotu di Desa Tanjung Durian. Hasan mengatakan, dengan adanya penambahan lima tower ini tentunya dapat menambah retribusi tower dan bisa mencapai Rp500 juta. Hasan memprediksi, pembayaran retribusi akan dilakukan pihak perusahaan pada bulan September. “Biasanya mendekati akhir tahun baru dibayar, sekira bulan September,” tutupnya. ZON

HALAMAN 13

Penyelesaian Konflik Sodong Mengecewakan

FOTO: MUJIANTO/ PALPRES

SERAHKAN DOKUMEN

H Syafei Hasan selaku perwakilan warga menyerahkan dokumen asli MoU plasma antara warga Sodong dan PT SWA kepada Deputi V Kemenpolhukam Irjen Pol Drs Bambang Suparno, Kamis (2/5).

KAYUAGUNG,�PE�-�Kementerian Politik Hukum dan Keamanan (Kemenpolhukam) Republik Indonesia (RI) kecewa dengan penyelesaian konflik sengketa lahan di Desa Sungai Sodong, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Pasalnya, saat berkunjung ke OKI, Kamis (2/5), pihak Kemenpolhukam tidak mendapat informasi yang baik. Sebaliknya, pada pertemuan

antara warga Sungai Sodong dan PT Sumber Wangi Alam (SWA) yang dilakukan di ruang rapat Bende Seguguk I Setda OKI kemarin, kedua pihak masih berseteru mempertahankan argumen masing-masing terhadap lahan yang disengketakan. Seperti diketahui, konflik lahan warga dengan PT SWA telah menelan korban 7 tewas pada 21 April 2012 lalu. Kemenpolhukam pun melihat tidak ada keseriusan dari Pe-

merintah Kabupaten (Pemkab) OKI maupun dari pihak yang berseteru untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Padahal proses penyelesaian konflik ini sudah berjalan lebih dari satu tahun. Pantauan Palembang Ekspres, pihak Kemenpolhukam yang berkunjung ke Pemkab OKI diwakili Deputi V Kamnas Irjen Pol Drs Bambang Suparno dan Asisten III Deputi V Brigjend Pol

Kades Diduga Jual Lahan Milik Gapoktan

SURAT KESEPAKATAN

FOTO: BUDI ALAMSYAH / PALPRES

Kuasa Hukum Gapoktan Mujarabe, Zainal Arifin, SH saat datang ke Mapolres Banyuasin, Kamis (2/5), menunjukkan surat kesepakatan antara Gapoktan dan Kades tentang lahan yang diberikan kepada petani.

PANGK AL AN� BAL AI,� PE-�� Kepala Desa (Kades) Teluk Tenggulang, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin diduga terindikasi menjual lahan milik Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mujarabe seluas 1.600 hektar. Hal itu mendorong puluhan warga yang mengaku mewakili 700 petani, mendatangi Mapolres Banyuasin, Kamis (2/5) pukul 10.00. Kuasa Hukum Gapoktan Mujarabe, Zainal Arifin, SH yang juga menjadi anggota Gapoktan, mengatakan, oknum Kades Teluk Tenggulang bernama Anshori, diduga menjual lahan tersebut kepada pihak lain. Itu terbukti dengan adanya empat alat berat tidak dikenal yang menggarap lahan milik mereka. “Kami mendapatkan informasi, jika oknum Kades tersebut menjual lahan kami kepada orang lain, setelah kami cek, memang ada alat

berat yang sudah menggarapnya, kami beramai-ramai menghentikan alat berat tersebut dan melaporkan kejadian ini ke Mapolres Banyuasin,” kata Zainal. Diterangkan Zainal, Gapoktan Mujarabe memiliki lahan yang sebelumnya sempat ditukarguling oleh oknum Kades tersebut ke PT STAL yang dulunya berada di wilayah Air Hitam, Desa Teluk Tenggulang. Setelah terjadi tukar guling, Kades tersebut berjanji memberikan lahan baru di Selat Kalong yang terdiri dari dua wilayah, yakni dari 1.300 hektar di Dusun I dan 300 hektar di Dusun II. “Ketika itu, tepatnya pada 6 Desember 2011, Kades Anshori menjamin, jika lahan yang diberikan kepada Gapoktan ini tidak ada masalahnya, dan sama sekali murni milik Gapoktan, dan tidak ada kepemilikan orang lain,” kata Zainal.

Bahkan, lanjut Zainal, Gapoktan ini diajak oleh oknum Kades tersebut mengecek kedua lokasi lahan yang diberikan kepada Gapoktan, dan kembali menegaskan jika lahan tersebut bebas dari masalah. “Bahkan, pada 31 Januari 2012 kembali dibuat surat pernyataan dari Anshori, yang ditandatangani Kades dan Camat Tungkal Ilir Suroh Harjo, SSos yang menyatakan jika lahan tersebut sah milik Gapoktan,” terangnya. Namun kemudian, begitu terkejutnya para petani yang tergabung dalam Gapoktan Mujarabe ketika lahan yang diberikan Kades tersebut, malah digarap oleh orang lain. “Kami dapat informasi dari yang menggarap lahan tersebut, jika mereka sudah membeli lahan ini dari Kades,” terangnya. Sontak saja petani di Teluk Tenggulang langsung protes dan menghentikan aktifitas alat berat tersebut. Petani yang emosi sempat mencari oknum Kades yang ternyata sudah melarikan diri dan hilang entah kemana. Petani yang marah langsung mendatang Kantor Camat Tungkal Ilir untuk mempertanyakan keabsahan tanda tangan Camat yang mengetahui dan menyetujui surat pernyataan. “Kami kecewa, seharusnya Camat melakukan pengecekan ke lokasi sebelum melakukan tanda tangan surat kesepakatan tersebut, seharusnya Camat baca peta dulu,” kata Ketua Gapoktan Mujarabe yang meminta kasus ini diusut tuntas. Kapolres Banyuasin AKBP Agus Setyawan melalui Kanit Pidum Ipda Anderson, mengatakan, laporan mengenai hal itu sudah lama dilakukan Gapoktan Mujarabe. “Hari ini hanya melengkapi berkas,” pungkasnya. BUD

Banjir, 125,5 Hektar Sawah Gagal Panen MUARADUA,�PE�-�Banjir bandang akibat meluapnya Sungai Selabung di OKU Selatan beberapa waktu lalu membuat petani harus menelan kenyataan pahit. Tak hanya rumah yang rusak, padi di sawah pun rusak. Setidaknya terdata ada 12,5 hektar sawah yang gagal panen. Data tersebut diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura OKU Selatan Ir Asep Sudarno didampingi Kabid Ketahanan Pangan Syahtomi, SP,

Kamis (2/5). Dikatakan, tim turun langsung ke lapangan untuk mendata area persawahan yang rusak akibat banjir. Hasilnya diketahui ada kerusakan sawah parah akibat diterjang air, mencapai 125,5 hektar. Sawah-sawah itu tersebar di enam desa yang ada di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Buay Sandang Aji, Kecamatan Tiga Dhaji, serta Kecamatan Muaradua. Di mana kerusakan sawah yang dialami petani bervariasi dimulai

dari umur padi 7 bulan. Kerusakan tanaman padi tersebut terjadi di Desa Tanjung Raya di Kecamatan Tiga Dhaji, Desa Sukarami di Kecamatan Buay Sandang Aji, Desa Suka Banjar, Sukaraja II, dan Gedung Lepihan di Kecamatan Muaradua. Kerusakan yang terjadi akibat area persawahan tertimbun lumpur, pasir, bahkan sampai padi roboh karena derasnya terjangan air. “Kesemuanya rusak berat, gagal panen bahkan ada juga yang gagal tumbuh

karena sawah sudah tertimbun tanah dan pasir,” katanya. Untuk membantu petani yang mengalami kerusakan dan gagal panen tersebut, menurut Asep, pihaknya akan membantu bibit pengganti. Dengan demikian petani dapat kembali menggarap sawah. “Kita akan upayakan untuk membantu benih padi ke petani yang mengalami gagal panen, kita saat ini masih mencarikan bibit untuk diberikan ke petani,” tandasnya. ZON

Royke Lumowa. Namun di sana tidak tampak Bupati OKI H Ishak Mekki yang diketahui sedang melakukan kunjungan terkait pencalonannya sebagai Wakil Gubernur Sumatera Selatan. Sebagai penggantinya pertemuan dipimpin Wakil Bupati OKI H Engga Dewata Zainal yang sejatinya telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Bupati OKI dan Ketua Tim Terpadu Penyelesaian Sengketa Lahan. Dalam pertemuan tersebut, diketahui pokok permasalahan antara warga Sungai Sodong, Kecamatan Mesuji dan PT SWA serta PT Trikreasi Marga Mulya (TMM) yakni belum adanya kejelasan pembangunan plasma seluas 1.068 hektar yang dijanjikan pihak perusahaan kepada warga dan lahan seluas 633,2 hektar milik warga yang belum dilakukan ganti rugi. Berlarutnya masalah itu memicu terjadinya pencurianpencurian buah sawit yang dilakukan oleh oknum warga. “Ada tiga pokok permasalahan sengketa lahan di sini dan kami tidak bisa memutuskan siapa yang benar dan siapa yang salah, sebab pemerintah daerah di sini hanya sebagai mediator, bukan hakim yang bisa memutuskan suatu penyelesaian, sementara antara warga dan perusahaan sama-sama mengklaim serta mempunyai bukti-bukti dokumen akan persoalan tersebut,” ujar Asisten I Setda OKI Drs Antonius Leonardo yang juga Wakil Ketua Tim Terpadu Penyelesaian Sengketa Lahan. Sementara Chican dan H Syafei Hasan (H Jalang) selaku perwakilan warga Sungai Sodong, menegaskan, sangat bohong jika

perusahaan tidak mengetahui lokasi lahan seluas 1.068 hektar yang dijanjikan sebagai plasma untuk warga, karena pihak perusahaan sudah membangunkan sekitar 300 hektar namun tidak diserahkan kepada warga. “Intinya perusahaan bohong, kami mempunyai bukti. Dokumen yang kami punya juga tahunnya lebih tua dibandingkan yang dimiliki perusahaan,” tegasnya. Sementara itu, perwakilan Manajemen PT SWA, Ali Abdulloh mengatakan, lahan 633,2 hektar itu semuanya sudah diganti rugi dan pihaknya tidak bisa melakukan ganti rugi dua kali. ”Lahan 633,2 hektar itu berdasarkan bukti yang ada kita sudah mengganti rugi, kami tidak bisa membayar ganti rugi dua kali,” katanya. Pada pertemuan itu, pihak Kemenpolhukam menginginkan adanya keseriusan dan kejujuran semua pihak dalam penyelesaian sengketa di Sungai Sodong, Kecamatan Mesuji tersebut. “Jika kita serius dan jujur, dengan sendirinya setiap persoalan akan mudah diatasi, tidak berlarutlarut seperti ini. Apalagi permasalahan ini sudah berlangsung lebih dari satu tahun,” ujar Deputi V Kemenpolhukam, Irjen Pol Drs Bambang Suparno. Dari tiga poin yang disengketakan oleh masyarakat dan perusahaan, Deputi V Kamnas Kemenpolhukam RI, Irjen Pol Bambang Suparno merekomendasikan agar Tim Terpadu Kabupaten OKI mengecek ulang lahan 1.068 hektar, meninjau ulang dan mengkaji bukti ganti rugi lahan 633,2 hektar, serta melakukan komunikasi lebih intens untuk penyelesaian lahan seluas 298 hektar. IAN

PPK Ikuti Sosialisasi Perpres Pengadaan Barang

SEKAYU,�PE�-�Sebanyak 80 peserta yang berasal dari pegawai dinas/ instansi di lingkungan Pemkab Muba, khususnya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa mengikuti sosialisasi Peraturan Presiden No 70 tahun 2012 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Sosialisasi berlangsung dua hari dibuka, Rabu (1/5), di Wisma Atlet, Sekayu. Narasumber adalah praktisi dan trainer dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) RI Samsul Ramli, SSos. Para peserta tidak dipungut biaya, karena dibebankan pada APBD Kabupaten Muba tahun 2013. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Musi Banyuasin Drs H Sohan Majid, MM, saat membuka kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemkab Muba melalui Bagian Administrasi Pembangunan dan Perekonomian ini, mengimbau kepada seluruh peserta untuk mengikuti sosialisasi dengan baik. “Agar dapat menyerap materi yang disampaikan, dalam rangka mendukung program pembangunan Pemkab Muba menuju terwujudnya visi Permata Muba 2017, yang didukung dengan etos kerja keras, kerja cerdas dan kerja

ikhlas,” kata Sohan. Menurut Sekda, Pemkab Muba sangat mendukung terselenggaranya kegiatan sosialisasi peraturan tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, karena sangat penting bagi pegawai dinas maupun instansi agar dapat bekerja sesuai dengan aturan dan prosedur yang benar. “Agar hasil yang diperoleh efektif dan sesuai harapan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi etos kerja cerdas dalam mendukung terwujudnya Permata Muba 2017,” ujar dia. Dikatakan, tujuan sosialisasi adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para pegawai di lingkungan instansi Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, agar memahami dan menguasai pengetahuan tentang tatacara pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah. Juga untuk meningkatkan kualitas keahlian pegawai dalam pelaksanaan proses pelelangan kegiatankegiatan yang dibiayai APBD/ APBN pada Kabupaten Muba. Turut hadir pada acara pembukaan staf ahli Bupati Muba bidang Pembangunan Ir H Hendriadi dan beberapa Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah. YUN

INDRALAYA.� PE� -� Guna mengatasi keterbatasan dalam melakukan pengawasan, pihak Panitia Pengawasan Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Ogan Ilir akan melakukan rekrutmen relawan Asisten Panitia Pengawasan Lapangan (PPL). Hal ini diungkapkan Ketua Panwas Kabupaten Ogan Ilir (OI) Syamsul Alwi. Menurutnya, rencana rekrutmen tersebut akan dilakukan pada pertengahan Mei 2013 mendatang. “Ini kita lakukan untuk mengatasi keterbatasan dalam melakukan pengawasan di lapangan,” ujar Syamsul didampingi anggota Panwas Medi Irwansyah, Kamis (2/5), di kantornya. Medi menambahkan,

syarat-syarat umum bagi yang berminat untuk gabung menjadi Asisten PPL adalah, pasfoto, fotokopi KTP, fotokopi ijazah terakhir SMA sederajat, serta umur minimal 25 tahun. “Setelah berkas pelamar terkumpul selanjutnya diseleksi, kemudian akan di-SK-kan oleh Panwascam. Para relawan yang dinyatakan lulus akan mengikuti diklat Panwas oleh Panwas Ogan Ilir,” jelasnya saraya mengaku hal ini dilakukan tak lain agar kerja relawan Asisten PPL profesional. Lebih lanjut dia mengatakan, komposisi PPL dari satu sampai 10 TPS ada dua PPL ditambah delapan relawan Asisten, sehingga satu TPS dapat terawasi oleh satu pengawas. VIV

Panwas Bentuk Relawan Asisten PPL


PALEMBANG EKSPRES

JUMAT, 3 MEI 2013

TELEPON PENTING Polda Sumsel

:

Poltabes

:

Polsek IB I Polsek IB II Polsek IT I Polsek IT II

: : : :

(0711) 360404/ (0711) 310264 (0711) 513334, (SPK) (0711) 510455 (0711) 353014 (0711) 352973 (0711) 351607 (0711) 713344

Halaman 14

Polsek SU I : (0711) 510128 Polsek SU II : (0711) 510096 Polsek S Gerong : (0711) 596333/ (0711) 598144/ (0711) 598145 Polsek Sako : (0711) 820062 Polsek Gandus : (0711) 7365855 Polsek Sukarami : (0711) 411585 Polsek Kemuning : (0711) 7300930 KPPP Boombaru : (0711) 712386 Pos Laka Pakjo : (0711) 7920902 Kodim 0418 : (0711) 351637

Denpom 2/4

: (0711) 351843/ (0711) 374836

LBH Palembang : 0711 356153 E-mail : lbhplg@yahoo.com Posbakum Ikadin Palembang : 0811711830/ (0711) 7081830/ 08197830830 Pemadam Kebakaran : (0711) 312011 PDAM : (0711) 350079 PLN : (0711) 356911(0711) 358355

RSMH Palembang (Sentral) : (0711) 354088 RS Charitas : (0711) 350827 RSI Siti Khadijah : (0711) 311884 RS AK Gani : (0711) 354691 RS Muhammadiyah : (0711) 513144 RS Myria : (0711) 411610 RS Ernaldi Bahar : (0711) 410354 Informasi Telepon : 108 Layanan Telegram : 165 SLI : 100 Pengakuran Jam : 103

Gangguan Telepon Ambulance Bandara SMB II Informasi SMB II Vip Room SMB II Lanud STA Kertapati

: : : : : : :

117 118 (0711) 411778 (0711) 413695 (0711) 410159 (0711) 410376 (0711) 515555/ (0711) 510201 ULPK BBPOM Palembang : (0711) 371463 Perusahaan Gas Negara : (0711) 717950

Guru SMP Tertipu SMS Berhadiah PALEMBANG. PE - Lantaran tergiur hadiah Rp49 juta dari salah satu provider yang diterimanya melalui pesan singkat atau Short Message Service (SMS), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) guru SMP bernama Elsi (30), malah menjadi korban penipuan. Akibatnya warga Jalan Soak, Lorong Sejahtera, SBI 3, RT 60 RW 8, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang ini harus kehilangan uang miliknya yang ada didalam ATM sebesar Rp10 juta, Sebenarnya aksi penipuan tersebut telah berlangsung pada Jumat (26/4) sekitar pukul 14.21 WIB, di ATM Bank BRI yang ada di Jalan Kol H Burlian Palembang. Namun, korban baru menyadarinya kalau telah menjadi korban penipuan pada Senin (29/4). Korban sempat menunggu beberapa hari, namun ternyata hadiah undian yang dimenangkannya tidak kunjung datang, maka akhirnya korban melaporkannya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, kemarin (2/5). Dalam laporannya korban menceritakan, awalnya korban mendapat kiriman SMS dari nomor telepon 0812-41778295 dan menyebutkan jika korban menang undian uang tunai sebesar Rp49 juta. Karena penasaran, maka korban akhirnya menghubungi nomor tersebut. Namun, setelah dihubungi, korban merasa di hipnotis dan bersedia mengirimkan uang ke rekening 321701004988505 atas nama Eki Kurniawan. “Kalau dari logatnya berbicara pakai bahasa Jawa sepertinya pelaku bukan orang Palembang. Awalnya aku penasaran makanya aku telepon benar apa tidak. Nah, rupanya aku terkena hipnotis dan mau disuruh ke ATM lalu mengirim semua uang yang ada di tabungan,” keluh korban Elsi saat melapor. Kapolresta Palembang, Kombes Pol Sabaruddin Ginting MSi melalui Kasat Reskrim, Kompol Djoko Julianto SIk MH mengatakan, modus penipuan hadiah melalui SMS memang marak terjadi. Karenanya dengan adanya jarak yang jauh maka pelaku bisa membujuk korbannya. “Kasus tersebut masih dalam penyelidikan karena kemungkinan pelaku penipuan bisa saja terus mencari korban lainnya,” tukas Djoko. JOE

Kakak Beradik Tewas Dihantam Banjir Bandang

FOTO EKO / PALPRES

PAGARALAM.PE� - Dua kakak beradik, warga Dusun Tebat Benawa, Kelurahan Penjalang, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam, yang diduga hilang setelah hanyut dihantam banjir bandang Sungai Lematang, pada Selasa lalu (30/4) sekitar pukul 19.00 WIB, akhirnya ditemukan di dua lokasi berbeda. Kedua kakak beradik itu yang bernama Jansah (42) dan Dedi (25), sudah satu malam tidak pulang setelah menjala ikan di sungai Lematang, sejak Selasa (30/4) sekitar pukul 06.00 WIB. Sang adik, Dedi, sudah berhasil ditemukan Rabu (1/5), tapi belum bisa dievakuasi karena banjir susulan kembali terjadi dan warga tidak berani mendekati lokasi mayat di sekitar Lematang. “Kami awalnya belum bisa memastikan siapa korban yang ditemukan. Tapi, yang jelas merupakan salah satu dari kedua warga yang hilang hanyut saat banjir bandang terjadi,” ungkap Kepala BPBD Kota Pagaralam, Herawadi didampingi Kabid Bencana, Yusman Sohar. Menurutnya, sebelumnya pihak keluarga sudah berupaya melakukan pencarian dan melapor ke Polsek Dempo Tengah, dan akan melakukan penyisiran di sejumlah lokasi sungai Lematang yang diduga lokasi kedua warga tersebut mencari ikan. Pencarian di wilayah yang digunakan warga tersebut mencari ikan merupakan wilayah perbatasan Kota Pagaralam dan Kabupaten Lahat. Ada satu korban yang berhasil ditemukan, tapi belum jelas identitas korban tersebut karena belum bisa dilakukan evakuasi sebab banjir bandang susulan kembali terjadi. Yusman juga mengatakan, Ternyata setelah dievakuasi pagi harinya mayat tersebut adalah korban Dedi. Korban kemudian dibawa ke RSUD Besemah untuk diotopsi. “Kita akan terus melakukan pencarian terhadap korban yang hilang,” ucapnya. Selanjutnya pihak BPBD melakukan penyisiran sampai ke wilayah Pulau Pinang, Kabupaten Lahat. Di sana mereka menemukan jasad Jansa. “Kita melakukan penyisiran di sepanjang sungai Lematang yang diduga tempat korban hanyut hingga kawasan muara Sungai Lematang di daerah Kota Lahat. Akhirnya kita menemukan jasad kedua,” ungkap Yusman. Sampai berita ini ditulis belum diketahui apakah mayat Jansa berhasil dievakuasi. Namun, pihak BPBD memastikan evakuasi akan diselesaikan hari itu juga. “Kita harapkan evakuasi korban kedua ini akan berjalan lancar,” pungkas Yusman. KOE

Dua Tetangga Jadi Pecandu

KEBAKARAN

Petugas pemadam dari Kota Lubuklinggau sedang berusaha memadamkan api dari pabrik kecap merk Dua Kepiting yang terbakar. Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, hanya saja kerugian diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

SABU

‘SI JAGO MERAH’

FOTO RIFAT / PALPRES

Mengamuk di Pabrik Kecap

Rumah Kepsek Ludes Terbakar

LUBUKLINGGAU.PE - Pabrik kecap merk Dua Kepiting yang ada di Jalan Keramat Abadi, RT 5, Kelurahan Cereme Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklingau, kemarin dini hari (2/5) terbakar. Tak ayal, adanya kebakaran hebat tersebut, membuat warga menjadi panik. Walaupun tidak ada korban jiwa, namun dalam kejadian itu api menghanguskan satu buah mesin sacset, gula tebu sebanyak 35 ton, dan kecep siap dipasarkan sebanyak 2000 lusin serta satu unit sepeda motor Honda Supra x BG 3403 H, sehingga total kerugian diperkirakan mencapai Rp1 miliar. Dari keterangan paman pemilik pabrik, Andi (50), sewaktu kejadian tiba-tiba listrik mati, tak lama dari itu dirinya mendengar ketukan pintu sembari meneriakan kebakaran. Mendengar teriakan itu, dirinya bersama lima orang dua diantaranya karyawan yang tidur diperumahan pabrik kecap tersebut langsung bergegas keluar. Setelah dilihat dan memang benar ada kupulan asap dibarengi jilatan api dibagian dapur, tempat memasak bahan kecap. “Setelah mendengar teriakan kebakaran itu, aku langsung membangunkan yang lain dan keluar. Kami melihat kepulan asap yang dibarangi api semakin membesar di bagian dapur. Lalu aku dan karyawan serat dibantu warga langsung ke gudang mengeluarkan dua unit mobil truk dan carry ketempat yang aman,” ucap ayah tiga orang anak ini. Sementara pemilik pabrik kecap, Akien

mengatakan, dirinya tidak mengetahui penyebab kebakaran yang menghanguskan tempat usaha yang telah dirintisnya sejak tahun 2001 lalu dan memperkerjakan sedikitnya 30 karyawan. “Kalau kerugian diperkirakan lebih dari Rp1 miliar. Karena bukanya hanya bangunan yang terpabar, tapi mesin sacset, bahan baku kecap dan ribuan kecap botal yang siap dipasarkan juga terbakar,” terang Akien. Pantauan Palembang Ekspres, hingga pukul 06.00 WIB, terlihat enam unit mobil pemadam masih memadamkan api, asap masih mengepul. Tampak puing-puing sisa kebakaran berserakan, begitu juga tumpahan kecap dan botol berhamburan serta masih mengalir. Tampak hadir dilokasi kejadian, Kasi Bansos Dinas Sosial Kota Lubuklinggau, Indra Syafe’I dan staf. Kapolres Lubuklinggau, AKBP Chaidir saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut. Namun, petugas identifikasi dari Mapolres Lubuklinggau sudah mendatangi lokasi kejadian guna melakukan penyelidikan penyebab terjadinya kebakaran itu. Terpisah, rumah Kepala SD Negeri 1 Mulak Ulu, Satimin (48) yang ada di Desa Muara Tiga, Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat ludes terbakar saat sedang mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), di lapangan Seganti Setungguan di Kota Lahat. Tak hanya rumah mereka, tiga rumah warga lain milik, Nanang (40), Windi (30) dan Zuli (70) juga ikut terbakar. Beruntung, dalam peristiwa naas tersebut, tidak

sampai memakan korban jiwa karena keempat rumah dalam keadaan kosong tanpa penghuni. Informasi yang dihimpun, peristiwa ini diketahui pertama kali diketahui oleh salah satu tetangga Sutimin yang kebetulan melintas sekitar pukul 07.30 WIB. Belum diketahui dari mana sumber pastinya, tiba-tiba saja keempat rumah sudah mengeluarkan asap dan api kian lama kian membesar. “Kebetulan rumah memang kosong semua karena pemilik rumah sedang di (Kota) Lahat,” ujar Sangkut (32) tetangga korban. Diduga, percikan api muncul karena hubungan arus pendek listrik. Karena bangunan rumah terbuat dari kayu ditambah jarak rumah yang berdekatan membuat api dengan mudah menjalar dan membakar keempat rumah tersebut. Warga sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut berhamburan keluar rumah dan langsung berupaya memdamkan api dengan alat yang ala kadarnya, sembari menunggu armada pemadam kebakaran tiba. Berselang dua jam kemudian, api baru bisa dijinakkan oleh petugas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) Lahat. Tak ada korban jiwa yang jatuh akibat kebakaran ini, namun rata-rata barang berharga dari ke empat rumah tak bisa diselamatkan, dan kerugian sendiri ditafsir sementara mencapai ratusan juta rupiah. “Sebagian besar barang barang tidak bisa kita keluarkan karena api sudah terlalu besar menyala. Untuk saat ini tidak ada korban jiwa. Dugaan awal korsleting listrik,” ujar Amanaku Rela salah seorang Petugas PBK Kabupaten Lahat. RIF/HKY

Toko Sophie Martin Dibobol Pencuri

PALEMBANG.PE - Sebuah toko yang menjual produk-produk bermerk Sophie Martin yang ada di Jalan Sudirman, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang, kemarin (2/5) sekitar pukul 08.30 WIB, diketahui telah dibobol pencuri. Dari dalam toko, kawanan pencuri berhasil membawa kabur barang berharga berupa DVD, kamera dan rekaman Camera Closed Television (CCTV ). Aksi pencurian itu pertama kali diketahui oleh dua orang karyawan toko bernama Andi (47) dan Misnawati (23) sata hendak membuka toko. Begitu melihat toko dalam keadaan acak-acakan, maka keduanya memberitahu pemilik toko benama Emilyati (39). Setelah mendapat infromasi itu, Emilyati langsung datang ke toko miliknya itu

dan memeriksanya. Ternyata pelaku telah mengacak-acak toko dan berhasil membawa kabur barang-barang tersebut. Beruntungnya tidak ada uang didalam kasir, termasuk barang-barang merk Spohie Martin semuanya sedang disingkirkan lantaran toko dalam keadaan direnovasi. Kemudian korbn Emilyati melaporkan kejadia tersebut ke Mapolsekta IT I Palembang. Mendapat laporan itu, aparat Polsekta IT I Palembang, langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil olah TKP diketahui, jika pencuri masuk ke toko korban melalui pintu belakang yang ada di Lantai IV. Setelah itu pelaku turun dan mengacak-acak isi toko. “Kalau uang memang tidak ada di kasir jadi hanya barang saja. Sedangkan barang

Sophie Martin juga sedang disingkirkan karena toko lagi di renovasi. Terakhir pegawai pulang sekitar pukul 10 malam dan paginya baru ketahuan oleh karyawan, kalau toko dibobol pencuri,” ucap Emilyati saat melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsekta IT I Palembang, kemarin (2/5). Kapolsekta IT I Palembang, Kampol Apria Jaya melalui Kanit Reskrm, Ipda Bobby Eltarik SH membenarkan jika pihaknya telah menerima laporan dari korban. Bahkan, pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. “Untuk kasusnya masih dalam penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap dan menangkap pelakunya,” pungkas Bobby. JOE

PALEMBANG.PE - Dua orang yang saling bertetangga Mirwansyah alias Melinjo (29), dan Alamsyah (30) bukan hanya kompak di kampung mereka Jalan Gotong Royong I, RT 16 RW 3, Kelurahan Sako, Kecamatan Sako Palembang. Malah keduanya juga kompak menjadi pencaandu narkoba jenis sabu-sabu. Namun, aksi keduanya berhasil dihentikan aparat Unit Reskrim Polsekta Sako, yang menangkap keduanya dirumahnya masing-masing, Sabtu (274). Awalnya tersangka Mirwansyah alias Melinjo yang ditangkap sekitar pukul 20.00 WIB. Darinya disita satu paket sabu-sabu sisa dipakai dan seperangkat bong. Berdasarkan nyanyian tersangka Mirwansyah, petugas lalu melakukan pengembangan dan sekitar 15 menit kemudian, tepatnya 20.15 WIB, petugas berhasil meringkus tersangka Alamsyah. Darinya disita dua paket sabu-sabu yang perpaketnya seharga Rp200 ribu dan seperangkat bong. Tersangka Mirwansyah alias Melinjo mengaku jika sabu-sabu yang disita darinya diperolehnya dari tersangka Alamsyah. Sabu-sabu itu rencananya mau dipakainya sendiri bukan untuk dijual lagi. “Aku memberi uang Rp200 ribu dengan Alamsyah untuk dibelikan sabu-sabu. Jadi aku tidak tahu dimana membelinya. Aku mau memakai sabu-sabu karena untuk menyegarkan badan dan biar tidak mengantuk waktu bekerja,” ucap tersangka Mirwansyah, saat ditemui di Mapolsekta Sako, kemarin (2/5). Sementara tersangka Alamsyah mengakui jika dirinya yang membelikan sabu-sabu untuk tersangka Mirwansyah. Secara kebetulan dirinya memang ingin membeli sabu-sabu stok untuknya, makanya dibelikannya. “Aku membeli sabu-sabu itu di kawasan 13 Ilir Pallembang dengan yang namanya Yana. Sudah tiga kali aku membeli sabu-sabu dan semuanya untuk aku pakai sendiri. Yang jelas aku hanya membelikan Mirwansyah saja, jadi aku tidak dapat untung sama sekali,” ungkap tersangka Alamsyah. Terpisah, seorang residivis kasus penganiayaan yang baru keluar dari penjara pada 4 April 2013 lalu, malah Rabu (1/5) sekitar pukul 16.30 WIB, kembali ditangkap dalam kasus kepemelikan narkoba jenis sabu-sabu. Tersangkanya, Solihin (26), warga Jalan Letnan Jaimas, RT 14 RW 4, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang yang ditangkap saat hendak mengantarkan pesanan sabu-sabu di Jalan Nibung 7, Sako Palembang. Awalnya petugas menghentikan motor Yamaha Mio warna hitam BG 6422 ZG yaang dikendarai tersangka Solihin. Setelah diperiksa di dalam jok motor itu, ditemukan kotak rokok yaang didalamnya diselipkan satu paket sabu-sabu dibelakang rokok. “Waktu itu aku baru pulang dari membeli sabu-sabu di kawasan Tangga Buntung Palembang. Sudaha dua kali ini aku membelikan sabu-sabu. Rencananya sabu-sabu itu mau aku pakai dengan kawan-kawan aku, karena memang sabu-sabu itu titipan mereka. Tapi, belum sempat mengantarkannya, aku sudah ditangkap polisi,” tutur tersangka Solihin yang bekerja sebagai tukang tampal ban ini. Kapolsekta Sako, AKP Oloan Pura melalui Kanit Reskrim, Ipda Tarmizi mengatakan, ketiga tersangka saat ini sudah diamankan pihaknya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna dilakukan pengembangan. Ditempat terpisah, tiga pengedar dan pemakai narkoba jenis sabusabu, akhirnya berhasil diringkus aparat Satuan Reserse Narkoba Polres Ogan Ilir (OI), pada Kamis (2/5) sekitar pukul 03.30 WIB, di Desa Pajar Bulan, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten OI. Ketiga tersangka yakni Cokro Aminoto (49) dan Asmedi (35), keduanya warga Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten OKI serta Endang (42), warga Desa Lebung Gajah, Kabupaten OKI. Dari tangan ketiganya ditemukan barang bukti sabu-sabu sebanyak 8,7 gram yang disimpan di dashboard mobil Toyota kijang Innova yang ditumpangi ketiganya. Kapolres OI, AKBP Deni Dharmapala SIk melalui Kasat Narkoba, AKP M Ihsan didampingi KBO Narkoba, Ptu Robi Sugara SH mengatakan, bahwa penangkapan ke tiga tersangka setelah anggotanya melakukan penyamaran sebagai pembeli. Begitu ketiga tersangka menunjukan barang bukti sabu-sabu yang dipesan, lalu ketiganya langsung dibekuk. “Jadi uang yang kita sita ini adalah uang pancingan dari petugas kita yang melakukan penyamaran, dan dari ketiga tersangka berhasil menyita sabu-sabu seberat 8,7 gram,” ucap Kasat Narkoba AKP M Ihsan. JOE/VIV


JUMAT, 3 MEI 2013

4 MEI, HARBA PII 66 TAHUN Oleh : H. Muhammad Syubli. LN

Ketua Dewan Masjid Indonesia Wilayah. Sumatera Selatan

S

ETIAP tanggal 2 Mei 2013 bangsa kita memperingati Hari Pendidikan Nasional. Besok tanggal 4 Mei 2013 adalah peringatan Hari Bangkit Pelajar Islam Indonesia (PII) yang ke 66 tahun. Tepatnya tanggal 4 Mei 1947 PII berdiri di Kota Pelajar Yogyakarta. Tulisan ini dimuat sekedar mengingatkan para kader PII di manapun berada. Sekilas kita akan kupas latar belakang berdirinya. Salah satu faktor pendorong terbentuknya PII adalah dualisme sistem pendidikan di kalangan umat Islam Indonesia yang merupakan warisan kolonialis Belanda, yakni pondok pesantren dan sekolah umum. Masing-masing dinilai memiliki orientasi yang berbeda. Pondok pesantren berorientasi ke akhirat sementara sekolah umum berorientasi ke dunia. Akibatnya pelajar Islam juga terbelah menjadi dua kekuat-an yang satu sama lain

saling menjatuhkan. Santri pondok pesantren menganggap sekolah umum merupakan sistem pendidikan orang kafir karena produk kolonial Belanda. Hal ini membuat para santri menjuluki pelajar sekolah umum dengan “pelajar kafir”. Sedang pelajar sekolah umum menilai santri pondok pesantren kolot dan tradisional; mereka men-julukinya dengan sebutan “santri kolot” atau santri “teklekan”.Pada masa itu sebenarnya sudah ada organi-sasi pelajar, yakni Ikatan Pelajar Indonesia (IPI) namun organisasi tersebut dinilai belum bisa menampung aspirasi santri pesantren. Hal ini menjadi kegalauan seorang pelajar STI Yogyakarta, Joesdi Ghazali. Oleh karena itu, pada tanggal 25 Februari 1947 ketika sedang beri’tikaf di Masjid Besar Kauman Yogyakarta, muncul gagasan untuk membentuk suatu organisasi bagi para pelajar Islam yang dapat mewadahi segenap lapisan pelajar Islam. Gagasan itu kemudian disampaikan dalam pertemuan di gedung SMP Negeri 2 Setyodiningratan, Yogyakarta. Peserta pertemuan tersebut antara lain: Anton Timur D, Amien Sjahri, dan Ibrahim Zarkasji. Semua yang hadir sepakat untuk mendirikan organisasi pelajar Islam. Selanjutnya Joesdi Ghozali tidak lupa mengutip ayat suci Al Qur’an, diantaranya S.Ali Imron ayat 103 ; “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah

HALAMAN 15 akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang yang bersaudara….” Joesdi Ghazali kemudian menyampaikan kesepakatan tersebut dalam Kongres Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), 30 Maret-1 April 1947. Kongres menyetujui gagasan Joesdi Ghazali dan memutuskan melepas GPII Bagian Pelajar untuk bergabung dengan organisasi pelajar Islam yang akan dibentuk. Menindaklanjuti keputusan kongres, pada Minggu, 4 Mei 1947, diadakan pertemuan di kantor GPII, Jalan Margomulyo 8 Yogyakarta. Pertemuan itu dihadiri Joesdi Ghozali, Anton Timur D, dan Amien Syahri dari GPII Bagian Pelajar, Ibrahim Zarkasji dari Yahya Ubeid dari Persatuan Pelajar Islam Surakarta (PPIS). Rapat yang dipimpin oleh Joesdi Ghozali itu kemudian memutuskan berdirinya organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII) tepat pada pukul 10.00, 4 Mei 1947 M/ 12 Jumadits Tsani 1366 H. Hari pembentukan PII tersebut diperingati sebagai Hari Bangkit PII (HARBA PII). Hal dianggap sebagai momen kebangkitan dari gagasan yang sudah terakumulasi, sehingga tidak digunakan istilah hari lahir atau hari ulang tahun. T a k lama setelah PII berdiri, pada tahun 1947 Belanda melancarkan agresi militer yang pertama. Dalam agresi ini kader PII terlibat dalam revolusi fisik melalui pembentukan Brigade PII di Ponorogo pada 6 November 1947 yang dipimpin oleh Abdul Fattah Permana. Korps yang baru dibentuk ini ikut serta sebaga pendamping Jenderal Sudirman dalam perang gerilya. Secara khusus Jenderal Sudirman mengapresiasi peran PII dalam pidatonya pada peringatan Hari Bangkit I PII tahun 1948 di Yogyakarta “Saya ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada anakanakku di PII, sebab saya tahu bahwa telah banyak korban yang telah diberikan oleh PII kepada negara. Teruskan perjuanganmu. Hai anak-anakku

Pelajar Islam Indonesia. “Negara di dalam penuh onak dan duri, kesukaran dan rintangan banyak kita hadapi. Negara membutuhkan pengorbanan pemuda dan segenap bangsa Indonesia.” Masa konsolidasi PII dimulai setelah tahun 1952. Pada saat itu jumlah anggota PII dan kepeng-urusan PII sudah meluas se-Indonesia. Pada tahun ke-4 (1951) berdirinya PII, PII sudah menjadi organisasi pelajar yang terbesar di Indonesia. Daerah dan Cabang PII tersebar dari Aceh sampai Ternate, tidak kurang jumlahnya 127 cabang dengan jumlah anggota 127.000 orang. Meningkatnya jumlah kader PII ini karena bebera-

pa keputusan umat Islam sebelumnya, khususnya pada “Konggres Muslimin Indonesia thn. 1949” memutuskan bahwa satusatunya Organisasi Pelajar Islam adalah “Pelajar Islam Indonesia (PII)”. Pada saat Konggres Muslimin Indonesia itu, PII jadi salah satu panitia utama konggres sehingga PII punya kesempatan bertemu dan berdialog dengan berbagai ulama Indonesia yang memiliki basis massa pesantren sangat besar. Seperti K.H. Ali Maksum, K.H. Imam Zarkasyi, utusan ulama dari Aceh Teuku Daud Beureuh

yang berdialog tentang kemungkinan berfusinya TPI Aceh dengan PII Yogyakarta. Sebelum KMI, PII juga menyelenggarakan konggres pendahuluan di Yogyakarta pada 20-25 Des. 1949, menghasilkan dua keputusan penting: (a). Akan dilaksanakan KONBES III di Bandung pada tanggal 27-31 Maret 1950. (b). Diputuskan hanya 1 organisasi pelajar yaitu PII. Point2 penting keputusan Konggres Pendahuluan III di Yogyakarta dan hasil Konggres Muslimin Indonesia di Yogyakarta dibicarakan kembali dalam Konferensi Besar III di Bandung. KONGRES III di Bandung, dihadiri wakil dari seluruh kepulauan Indonesia. Hasil

yang sangat penting dalam sejarah perjuangan PII adalah adanya peleburan dari organisasi pelajar Islam lokal di beberapa tempatn seperti dari Makasar, Aceh dll. Keputusan KONBES III di Bandung merupakan pilar ke 3 PII yang secara tegas memutuskan semangat persatuan dengan terjadinya “fusi” disemua organisasi lokal “pelajar Islam” di Indonesia. maka tidak heran, PII pada tahun 1951 menjadi organisasi terbesar se-Indonesia, bahkan seDunia. Pada tahun 50-an PII melakukan berbagai kerja sama pendidikan dengan ber-

bagai negara. Salah satu aktivitas yang dilakukan adalah American Field Service (AFS) berupa pertukaran pelajar di Indonesia dengan di Amerika. Beberapa kader PII yang merupakan alumni AFS ini adalah Taufiq Ismail, Tanri Abeng, dan ZA. Maulani. Belakangan program ini diambil alih oleh Pemerintah RI. Pada tahun 1985 pemerintah Orde Baru menerbitkan Undang-Undang Keormasan No. 8 tahun 1985. Dalam undang-undang tersebut disebutkan bahwa setiap organisasi kemasyarakatan di Indonesia harus mencantumkan Pancasila sebagai satu-satunya asas atau asas tunggal. Organisasi Kemasyaraka-tan diberi waktu selama dua tahun untuk menyesuaikan diri sebelum dikenai sanksi. PII bergerak di bawah air, tidak menerima asas tunggal, namun masih eksis sampai sekarang. Keanggotaan di PII ada beberapa jenis. pertama Anggota Tunas yaitu pelajar tingkat SD yang mengikuti kegiatan pembinaan di PII. Kedua, Anggota Muda yakni pelajar tingkat SMP/SMA dan mengikuti pembinaan PII. Ketiga, Anggota Biasa yakni pelajar tingkat menengah yang telah mengikuti Basic Training PII. Keempat, Anggota Luar Biasa yakni pelajar asing yang menjadi Anggota PII. Kelima, Ang. Kehormatan yakni orang-orang yang berjasa pada PII dan diangkat sebagai anggota. Pengurus Komisariat PII adalah unit terdepan pembinaan pelajar. Pengurus Komisariat berbasis di sekolah SMP atau SMA, Mesjid, atau Kelurahan. Personil Pengurus Komisariat berusia rata-rata 13-17 thn. Pengurus Wilayah PII adalah unit Kepemimpinan satu tingkat di atas Daerah. Pengurus Wilayah berbasis di daerah Propinsi walaupun tidak tertutup kemungkinan ada 2 pengurus wilayah dalam satu propinsi. Organisasi ini mempunyai pola kaderisasi berjenjang yang mengkombinasikan aktivisme, intelek-tualisme, dan religiusitas yang disebut Ta’dib. Istilah Ta’dib yang dikembangkan oleh Syed Muhammad Naquib al-Attas memberikan

makna bagi penyelenggaraan kaderisasi di PII. Istilah Ta’dib tidak sekedar digunakan sebagai pembeda dari istilah tarbiyah ,yang tidak bermakna spesifik karena konsep tarbiyah bersifat umum sementara ta’dib lebih bersifat spesifik pada pendidikan dalam rangka menciptakan manusia yang lebih beradab. Ta’lim merupakan sarana pembinaan keislaman kader secara berkelanjutan. Terdapat 3 jenjang ta’lim yakni Ta’lim Awwal, Ta’lim Wustha, dan Ta’lim ‘Aly Sebagai organisasi kader, masa aktif di PII sangat terbatas hanya pada usia sekolah/mahasiswa. Setelah itu, seorang kader menjadi alumni PII dan dikenal sebagai Keluarga Besar PII. Sebagian alumni PII melanjutkan aktivitasnya di organisasi atau lembaga lain sehingga seringkali lebih dikenal sebagai tokoh di lembaga tersebut. Sebagian besar alumni PII tahun 1960-an identik dengan alumni HMI selain ada juga yang menjadi anggota IMM, PMII, dan lainnya. Mantan aktifis PII yang terkenal diantaranya Adi Sasono (ICMI), Sugeng Sarjadi (SSS), Utomo Danajaya (Paramadina), Jimly Asshiddiqie, Ganjar Kurnia (Rektor Universitas Padjajaran), Taufiq Ismail (Penyair), Ebiet G. Ade (Penyanyi), Sofyan Djalil (Profesional), KH. Cholil Ridhwan (MUI), Arief Rachman (Pakar Pendidikan), Hasyim Muzadi (NU), Jusuf Kalla (Mantan Wakil Presiden RI), Mustafa Abubakar, (Meneg BUMN), AM Fatwa, Tifatul Sembiring (Menkominfo), Hidayat Nur Wahid mantan Ketua MPR 2004-2009, Muhammad Yusuf Asy’ari mantan Meneg Perumahan Rakyat Kabinet Bersatu Jilid I dan MS Kaban mantan Menhut Kabinet Bersatu Jilid I. Hatta Rajasa Menko Perekonomian KIB II, Sejak 23 Mei 1998 dibentuk suatu wadah Perhimpunan Keluarga Besar PII (Perhimpunan KB PII) guna sarana komunikasi antar alumni PII, yg. menggalang sinergitas antar alumni PII dari berbagai sektor. Perhimpunan KB PII pernah dipimpin oleh Letjend (Purn) Z.A. Maulani(19982001; 2001-2005), Prof. Dr. M. Ryaas Rasyid (2005-2008), dan DR. Tanri Abeng (2008-2011) Ketua Umum. Pada kepengurusan dua periode terakhir kebetulan Sekjennya adalah putra Sumatera Selatan, ya’ni Drs.A.Rasyid Muhammad dan Djayadi Hanan, S.Sos, M.Si, MAIA, MA. Saat ini Perhimpunan KB PII dipimpin oleh Ketua Umum Soetrisno Bachir untuk periode 2011-2015. (*)

Jilbab Gaul: Berpakaian Tapi Telanjang (2/Tamat) SEMENTARA s e o ra n g wanita muslim yang mengenakan kerudung gaul atau jilbab nyekek, ber-tabarruj atau pamer aurat dan menampakkan keindahan tubuh di depan kaum lakilaki lain, akan mengundang perhatian laki-laki hidung belang dan serigala berbulu domba. Secara tidak langsung dia berkata, “Silahkan kalian menikmati keindahan tubuhku dan kecantikan wajahku. Adakah orang yang mau mendekatiku? Adakah orang yang mau memandangiku? Adakah orang yang mau memberi senyuman kepadaku? Atau manakah orang yang berseloroh “Aduhai betapa cantiknya?” ….Wanita yang mengenakan kerudung gaul itu pamer aurat dan keindahan tubuh di depan kaum laki-laki lain. Mereka mengundang perhatian laki-laki hidung belang dan serigala berbulu domba…. Setiap laki-laki pun sontak berebut menikma-

ti keindahan tubuhnya dan kecantikan wajahnya. Ma t a m e re k a a k a n m e nelanjanginya dari atas h i n g g a m a t a k a k i . Se h ingga membuat laki-laki terfitnah, maka jadilah dia sasaran empuk lakilaki penggoda dan suka mempermainkan wanita. Inilah mengapa para pengguna kerudung gaul diibaratkan berpakaian namun telanjang. Hal ini sebagaimana disinyalir Rasulullah dalam sabda beliau, “Dua golongan dari ahli neraka yang tidak pernah aku lihat: seorang yang membawa cemeti seperti ekor sapi yang dia memukul orang-orang, dan perempuan yang berpakaian tetapi telanjang, berlenggok-lenggok, kepalanya bagaikan punuk onta yang bergoyang. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mendapatkan baunya, sekalipun ia bisa didapatkan sejak perjalanan sekian dan sekian. (HR. Muslim) Ketika ditanya mengenai

sabda Nabi: “Berpakaian tapi telanjang”, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin menjawab, “Yakni wanitawanita tersebut memakai pakaian, akan tetapi pakaian mereka tidak tertutup rapat

(menutup seluruh tubuhnya atau auratnya).” Ibnu ‘Abdil Barr mengatakan, “Makna kasiyatun ‘ariyatun (berpakaian namun telanjang) adalah para wanita yang memakai pakaian yang

tipis yang menggambarkan bentuk tubuhnya, pakaian tersebut belum menutupi (anggota tubuh yang wajib ditutupi dengan sempurna). Mereka memang berpakaian, namun pada hakikatnya mereka telan-

jang.” (Lihat: Jilbab Al-Mar‘ah Muslimah, 125-126). ….Rasulullah bersabda bahwa wanita berpakaian tapi telanjang (kasiyatun ‘ariyatun) itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mendapatkan baunya…. Al-Munawi, dalam Faidh Al-Qadir, mengatakan mengenai makna ‘berpakaian namun telanjang’, “Senyatanya memang wanita tersebut berpakaian, namun sebenarnya dia telanjang. Karena wanita tersebut mengenakan pakaian yang tipis sehingga dapat menampakkan kulitnya. Makna lainnya adalah dia menampakkan perhiasannya, namun tidak mau mengenakan pakaian takwa. Makna lainnya adalah dia mendapatkan n i k ma t, n a mu n en gga n untuk bersyukur pada Allah. Makna lainnya lagi adalah dia berpakaian, namun kosong dari amalan kebaikan. Makna lainnya lagi adalah dia menutup sebagian badannya, namun

dia membuka sebagian anggota tubuhnya (yang wajib ditutupi) untuk menampakkan keindahan dirinya.” Hal senada juga dikat a k a n o l e h I b n u l Ja u z i yang berpendapat bahwa makna kasiyatun ‘ariyatun ada tiga makna. Pertama, wanita yang memakai pakaian tipis, sehingga nampak bagian dalam tubuhnya. Wanita seperti ini memang memakai jilbab, namun sebenarnya dia telanjang. Kedua, wanita yang membuka sebagian anggota tubuhnya (yang wajib ditutup). Wanita ini sebenarnya telanjang. Ketiga wanita yang mendapatkan nikmat Allah, namun kosong dari syukur kepada-Nya. Kesimpulannya, wanita berpakaian telanjang adalah wanita yang memakai pakaian tipis, sehingga nampak bagian dalam tubuhnya, atau memakai pakaian ketat, sehingga terlihat lekuk tubuhnya, dan wanita yang membuka sebagian aurat yang wajib dia tutup. NET


PALEMBANG EKSPRES

JUMAT, 3 MEI 2013

HALAMAN 16

Janji Kesejahteraan dan Keamanan

PANGKALAN�BALAI.�PE�-�Calon Gubernur Sumsel, Iskandar Hasan bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan blusukan ke pasar tradisional pangkalan Balai. Disela-sela itu, dirinya cukup prihatin terhadap kondisi infrastruktur di Wilayah Banyuasin yang mesti harus diperbaiki, guna meningkatkan kesejahteraan dan menjaga keamanan. “Untuk pembangunan Kabupaten Banyuasin, memang harus bersinergi dengan provinsi dalam membenahi infrastruktur, seperti jalan dan pasar sehingga anggaran tidak dibebankan kepada Kabupaten.” ujar Iskandar kepada Palembang Ekspres, Kamis (2/5). Dia mengatakan, Kalau dilihat Kabupaten Banyuasin harus banyak pembenahan, selain infrastruktur juga keadaan pasar yang sembrawut patut untuk di perbaiki.

“Banyuasin harus banyak pembenahan, hal ini dilihat banyaknya jalan-jalan rusak parah, yang mengakibatkan sumber kemacetan” katanya. Lanjutnya, kalau dilihat Kabupaten Banyuasin masyarakatnya sudah cukup sejahtera, tapi dengan infrastruktur yang tidak bagus dan akan mempengaruhi perekonomian masyarakat itu sendiri. “Sebab pertumbuhan ekonomi juga penunjang infrastruktur. Karena jalan merupakan urat nadi masyarakat, kalau infrastruktur jelek kan yang rugi masyarakat itu sendiri,” ungkapnya. Pemerintah jangan hanya menarik pajaknya saja, kata dia, infrastruktur bagus kesejahteraan rakyat pasti terjamin. “Pajak yang pemerintah ambilkan salah satunya untuk perbaikan infrastruktur? Masa jalan-jalan masih banyak yang rusak,” cetusnya.

Hindari Kecurangan Dilarang Bawa HP

Dia menambahkan, adapun EMPAT�LAWANG.�PE�-�Antisipasi kecurangan Pilkada praktek money politic yang kian diperketat. Ada kebi- dimaksud baru sebatas satu jakan baru dari pihak kepoli- momen saja, tetapi masih sian resort (Polres) persiapan banyak lagi waktu dan tempat Kabupaten Empat Lawang, kejadian lainnya yang akan berupa larangan memba- digunakan untuk melakukan wa ponsel atau kamera saat praktek uang tersebut karena melakukan pencoblosan di kemungkinan kecil praktek bilik suara 6 Juni mendatang, tersebut tidak ada. “Politik Uang itu susah guna menghindari praktek dibuktikannya, kalau tidak Money Politic. Ternyata, larangan ini se- ada bukti yang benar-benar bagai antisipasi kecurangan, kuat maka baik kami maupun terutama praktek money poli- Panwaslu juga tidak bias bertic dalam pesta demokrasi di- buat banyak,” jelasnya. Sehingga sambung Dwi, maksud. Sebab, ada indikasi pemilih akan dihubungi tim sangat perlu komitmen dari pemenangan salah satu calon Pasangan Cabup-cawabup serta masyarakat untuk saat di bilik suara, menghindari prakbahkan juga ada tek uang terseyang memotret but karena kertas suara “Banyak sekali indikasi sangat jauh usai dicobdari cita-cita los sebakecurangan, makanya demokrasi gai bukti kita larang membawa Indonesia transaksi phonsel terutama yang apalagi m o n e y Empat Lapolitic ke memiliki kamera di wang terkesalah satu dalam bilik suara,” nal bukan kandidat. -----------------------------------daerah yang “Banyak AKBP DWI SANTOSO menginginkan sekali indikasi adanya praktek kecurangan, makenikmatan semenkanya kita larang tara tersebut. membawa phonsel teru“K i t a b e r h a r a p s e l a i n tama yang memiliki kamera di dalam bilik suara,” ungkap adanya komitmen dari pasanKapolres Persiapan Empat gan Cabup-cawabup juga Lawang, AKBP Dwi Santoso, harus ada komitmen dari massyarakat untuk menolak Kamis (2/5). Dia memastikan, keaman- uangnya dan tetap memilih, a n p r o s e s p i l k a d a m e n - jangan ambil uangnya jangan jadi tanggungjawab berat pilih orangnya,” harapnya. Mengenai Pilkada sampihaknya. Nah, dibutuhkan antisipasi disegala sisi se- bungnya, menjadi suatu hajadini mungkin. Tak hanya itu, tan yang besar, sehingga kepihaknya juga akan mem- polisian juga bersama TNI perketat pengawasan oknum akan terus ikut mengamankan provokator, yang bisa mem- jalannya Pilkada sehingga pengaruhi pilihan masyarakat jika adanya indikasi-indikasi disekitar lokasi Tempat Pe- bentrok dan konflik maka pihaknya merekomendasi unmungutan Suara (TPS). “Saat pencoblosan didalam tuk dihindarkan. “Kampanye bilik hanya ada Paku dan kertas akbar dalam waktu bersamaan suara, selain itu tidak ada yang itu sangat berisiko konflik, diperbolehkan masuk. Kemu- maka kami menyarankan diadian praktek-praktek lainnya tur sebaik mungkin. Jangan yang terindikasi akan melaku- menjadi kesempatan massa kan praktek money politic juga menggelar aksi konfliknya,” akan kita antisipasi,” katanya. tukasnya. FIR

Pilkades Pakai Alat Evoting

MUSI� RAWAS.� PE� -� Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Mura, bekerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), akan menerapkan sistem pemilihan Kepala Desa (Pilkades) melalui evoting atau alat elektronik. Ke p a l a D i s h u b k o m i n fo Mura, Ari Narsa mengatakan, Kabupaten Mura salah satu Kabupaten di Sumatera yang menjadi percontohan proyek penerapan evoting. Rencananya, di Kabupaten Mura penerapannya dilakukan setelah proses pelatihan yang diikuti setiap perwakilan masing-masing Satuan Kerja Perngkat Daerah (SKPD) pada Juni mendatang. “Jadi alatnya itu komputer dan scan sebanyak 10 unit yang diserahkan ke Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD), nantinya saat

digunakan pada pemilihan Kades tinggal dipencet,” jelasnya. Ari mengungkapkan, alat evoting kerjanya lebih efisien dan cepat dalam menghitung hasil suara. “Jadi biasanya menghitung suara sampai 3 jam, kalau ini dalam waktu 5 menit sudah tahu. Jadi alat ini lebih canggih dan efisien,” terangnya. Anggota DPRD Mura, Ibrahim Bastari mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung dengan adanya alat evotoing yang nantinya akan digunakan untuk pemilihan Kades secara langsung. Sehingga, keakuratan data serta dana yang digunakan dapat ditekan. “Kami mendukung adanya alat itu, apalagi digunakan untuk penyelenggaraan Pilkades karena dapat menekan anggaran terlebih hasilnya dapat diketahui dengan cepat,” tandasnya. IMR

Iskandar menambahkan, untuk pasar tradisional juga harus ada perbaikan, sebab jika kondisi ini dibiarkan maka tidak akan maju. “Kita patut mencontoh pasar di Jakarta, pasar tradisional disana tidak adalagi yang becek, rata-rata jalan pasarnya sudah bagus. Nah, kalau pasar kita di Palembang kebanyakan masih becek dan terkesan kumuh dan harus banyak perbaikan,” tungkasnya. BUD

BLUSUKAN

Calon Gubernur, Iskandar Hasan

bersama Partai Keadilan Sejahtera

(PKS) tengah blusukan ke pasar

tradisional pangkalan Balai FOTO: BUDI ALAMSYAH / PALPRES


Palembang Ekspres Jumat, 3 Mei 2013