Issuu on Google+

NasDem Usung Derma

Herman Deru

PALEMBANG. PE – Partai Nasional Demokrasi (NasDem) menggelar deklarasi mantap dengan pilihannya mengusung pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Herman Deru dan Maphilinda (Derma). NasDem yakin Derma mampu membawa perubahan. Suparman Roman, Koordinator Tim Pemenangan Derma mengungkapkan, setelah kajian cukup

plg.ekspres@gmail.com Palembang Ekspres www.issuu.com/palpres

Eceran

Bersambung ke HAL 5

JUMAT, 1 MARET 2013

TERBIT 16 HALAMAN

ESP Terima Penghargaan IMP

JAKARTA. PE - Walikota Palembang, Ir H Eddy Santana Putra MT (ESP) menerima penghargaan Inovasi Manajemen Perkotaan (IMP) dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Gamawan Fauzi di Jakarta, Kamis (28/2). Penghargaan IMP yang diterima Walikota Palembang ini dalam kategori pengelolaan kawasan kumuh di Palembang. Bersama dengan 12 kota lainnya di Indonesia, ESP menerima IMP. Palembang berhasil menyisihkan 30 kota yang masuk nominasi dengan 6 kriteria penilaian dari tim Kementerian Dalam Negeri yang turun selama 6 bulan di Palembang. Sementara kota-kota lainnya yang menerima penghargaan ini masing-masing Payakumbuh Bersambung ke HAL 5

Palembang – Pagaralam 45 Menit Gubernur Resmikan Lapter Atung Bungsu

FOTO HUMAS PEMKOT

TERUS BERPRESTASI

Walikota Palembang, H Eddy Santana Putra menerima penghargaan IMP kategori Pengelolaan Kawasan Kumuh dari Mendagri RI, Gamawan Fauzi di Jakarta, kemarin.

PAGARALAM. PE – Peristiwa bersejarah akhirnya ditorehkan Kota Pagaralam, dengan ujicoba pendaratan dan penerbangan perdana pesawat Skytruck M28 milik Mabes Polri di lapangan terbang (Lapter) Atung Bungsu, kemarin (28/2). Hal ini disambut antusias ribuan masyarakat Kota Pagaralam. Dalam penerbangan perdana tersebut pesawat take off pertama kali dari Pangkalan Udara Polri di Pondok Cabe, Jakarta sekitar pukul 08.00 WIB menuju Bandara Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II Palembang. Walikota Pagaralam, H. Bersambung ke HAL 5

Lawan Persegres,

PRABUMULIH. PE - Menjelang Pemilukada kota Prabumulih yang tinggal 5 hari lagi, situasi politik kian memanas. Berbagai cara dilakukan para kandidat untuk saling menjatuhkan, salah sat-

Berbeda dengan penampilan di tiga laga tandang terakhir, SFC yang terlihat bermain dengan defensive (bertahan) dan mengandalkan serangan balik. Lewat strategi full offence ini Kas Hartadi, Pelatih Kepala SFC berharap dapat memberikan shock therapy

unya menyebarkan black campaign (kampanye hitam) dengan sebuah selebaran yang berisi menjelekan Bersambung ke HAL 5

Bersambung ke HAL 5

Oknum Anggota yang Diduga Terlibat Belum Diperiksa jenis Solar sebanyak 3,5 ton didesa Meranjat III Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir (OI), Senin (11/2) lalu terkesan ditutup-tutupi. Betapa tidak, dugaan terlibatnya oknum kepolisian Polsek Indralaya OI saat diungkapkan langsung oleh Kapolres OI, AKBP Deni Dharmapala kepada koran ini beberapa waktu lalu ternyata hingga saat ini kasus tersebut masih

Foaday Eddy Boakay

SELEBARAN

jalan di tempat, sehingga hal ini menjadi tanda tanya oleh sejumlah pihak. Ketua Umum LSM/NGO Putra Bangsa Mandiri (PBM), Anwar Halik Simatupang melalui Kabid Investigasi Provinsi Sumsel Sulyadi sangat menyayangkan penyidikan kasus penimbunan minyak bersubsidi yang dilakukan oknum Bersambung ke HAL 5

Kabag Ops Polres Prabumulih, Kompol HT Sianturi menunjukkan selebaran kampanye hitam. Tampak Suryani (pakai topi hitam) salah seorang pelaku yang menyebarkan selebaran black campaign. FOTO IST

Kau Selamatkan Aku, Tuhan! (1) BERUCAP syukur yang teramat mendalam kepada Tuhan, Sang Pemilik Semesta. Hingga aku dikaruniai dua anak yang lucu-lucu, tak sedikitpun kenistaan kulewati.

FOTO ANDRE PALPRES

SELENGKAPNYA BACA DI HAL 11

INDRALAYA. PE - Penyelidikan kasus Penyitaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM)

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin turun dari Pesawat Skytruck M28 milik Mabes Polri yang mendarat mulus di lapangan terbang Atung Bungsu, Pagaralam dalam penerbangan dan pendaratan perdana, kemarin.

Timses Ciduk Tiga Pelaku Black Campaign

PERSEGRES VS SRIWIJAYA FC LIVE TVONE BESOK PUKUL 15.30 WIB

Kasus Penimbunan Minyak Terkesan Ditutup-tutupi

FOTO HUMAS PEMPROV

KRIMINAL

FULL OFFENCE PALEMBANG. PE - Menghadapi tim tuan rumah Persegres, hari ini, Jumat (28/2) di Stadion Petrokimia, tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan, Sriwijaya Football Club (SFC) akan menampilkan gaya bermain full offence atau bermain menyerang.

PENDARATAN PERDANA

A

KU putri sulung dari lima bersaudara. Besar dari keluarga yang biasa-biasa saja. Perekonomian keluargaku hanya pas-pasan. Kedua orang tuaku, seharinya cukup sibuk mencari nafkah untuk menghidupi anak-anaknya. Sebagai anak sulung, aku pun terbiasa membantu kedua orang tuaku. Terutama mengurusi rumah dan mengasuh kelima adikku. Kendati pas-pasan, namun orang tuaku sangat memperhatikan pendidikan kami. Aku saja, selain disekolahkan Bersambung ke HAL 5

Paket Lebih Lengkap Tarif Semakin Terjangkau

Anda Punya Cerita Undercover, Ingin berbagi cerita menarik tentang pengalaman pribadi anda mulai dari kisah asmara, perselingkuhan, pekerjaan atau cerita lainnya. Kirimkan permintaan wawancara khusus anda ke email : iqbql.palpres@gmail.com Semua cerita menarik tentang anda akan kami muat dengan penuturan bahasa Aku. Sehingga siapa pun anda identitasnya akan kami rahasiakan. FOTO NOVA WAHYUDI PALPRES


PALEMBANG EKSPRES

jumat, 1 maret 2013

Prostitusi Online di Jejaring Pertemanan Media internet bukan hanya digunakan untuk melakukan penipuan atau pemerasan. Melainkan juga dijadikan ajang prostitusi. Pelaku sengaja menggunakan media internet agar bisnis esekesek itu mudah dikenal tapi sulit dilacak. Parahnya media internet yang digunakan adalah jejering pertemanan sosial, seperti facebook maupun twitter yang saat ini masih banyak penggunanya.

Harian Umum

Anita Noeringhati, Anggota DPRD Sumsel

Tak Akan Pernah Hilang Prostitusi bisa terjadi dimana-mana, tidak hanya di jejeraing pertemanan facebook saja, tapi juga bisa dari telpon atau di tempat-tempat hiburan. Menurut anggota DPRD Sumsel, Anita Noeringhati, prostitusi ini bisa saja diberantas oleh provinsi, lokalisasinya bisa ditutup. Tetapi masalahnya akan selalu ada dan tidak akan pernah bisa hilang jika tidak dari pihak yang melakukan prostitusi itu. “Apakah bisa menjamin itu tidak terjadi lagi, walaupun semua lokalisasi sudah ditutup. Artinya sekarang semua itu akan berkurang jika pelakunya memberantas dari dirinya sendiri, ibarat kita berdagang, kalau tidak ada yang beli kan perdagangan tidak berjalan,” ucap Anita. Untuk Undang-undng tentang pelarangan prostitusi, dikatakannya, memang belum ada. Anak-anak muda yang sekolah dan kuliah menginginkan mendapat sesuatu dengan cara yang mudah, dengan didukung oleh globalisasi dan teknologi yang semakin maju. “Kemampuan financial mereka berbeda, ada yang sebetulnya tidak kekurangan tapi masih melakukan prostitusi yang disebabkan oleh kurangnya kasih sayang dan kurang

perhatian dari orang tuanya,” jelasnya. Dilanjutkannya, web site yang tidak pantas untuk dibuka sebenarnya sudah ditutup oleh Kementrian Komunikasi dan Informasi. Tapi dikarenakan zaman yang semakin maju dan semua pihak sudah bisa mengoperasikan alat teknologi canggih, maka semua web site itu masih bisa dibuka kembali. “Zaman sekarang kan sudah pakai BlackBerry dan internet dimana-mana, jadi untuk situasi ini sangat diperlukan pengawasan orang tua. Jika anak mereka membuka internet, dilihat ap yang mereka buka, karena pengawasan orang tua dalam hal ini angat penting,” paparnya. Dihimbaunya, orang tua supaya bisa membina rumah tangga dengan harmonis, bisa memberikan rasa nyaman kepada anak dengan cara diberikan perhatian, kasih sayang dan dengan adanya teknologi yang semakin canggih. “Diharapkan orang tua sesibuk apapun harus bisa memonitor anak, walaupun tidak bisa secara langsung. Orang tua juga diharapkan bisa memberikan perhatian lewat komunikasi telpon,” tukasnya. WIT

Wijaya, Pengamat Sosial

Fenomena Gunung Es

J

ika sebelumnya jaringan prostitusi itu hanya melalui telpon atau juga bertemu langsung. Namun, ternyata dengan kecanggihan teknologi, pelaku menjalankan bisnis esek-esek itu melalui media internet. Cukup membuat akun di jejering pertemanan sosial, pelaku sudah bis menawarkan wanita panggilan. Prostitusi seperti ini merupakan cara terbaru yang dilakukan pelaku bisnis esek-esek. Sangat dimungkinkan jika pelaku melihat celah, banyaknya pengguna jejaring perteman sosial, maka pelaku mulai membuat akun dan menawarkannya ke khalayak ramai. Dan cara ini ternyata cukup menarik perhatian pengguna internet. Ketika mulai menjalankan aksinya, pelaku sengaja membuat grup pertemanan, lalu menulis di dindingnya dengan mencari wanita atau cewek yang akan dijadikan cewek panggilan melalui online. Tak hanya itu pelaku juga akan menulis didindingnya sendiri, seolah-olah mencari cewek yang ingin bekerja sebagai pendamping lagu di sejumlah tempat hiburan malam. Setelah itu pelaku menunggu respon dari teman-temannya yang ada di jejaring pertemanan itu. Apalagi pelaku sengaja menuliskan nomor telponnya agar bisa dihubungi bagi cewek yang berminat. Begitu ada yang berminat pelaku kemudian, merayu cewek itu agar bisa dijadikan cewek panggilan online. Nah, dengan dipancing seperti itu tentunya cewek-cewek yang memang merupakan cewek panggilan akan mau. Apalagi keberadaan cewek-cewek sulit untuk diketahui. Sedangkan bagi pelaku, itu merupakan keuntungan tersendiri, karena pemesan tidak kenal dengannya, hanya melalui chating di jejering pertemanan atau online saja. Prostitusi online menggunakan jejaring pertemenan sosial itulah yang beberapa waktu lalu sempat menggemparkan Kota Palembang. Pasalnya, aparat Polsekta Kemuning dan Satuan Reskrim Polresta Palembang, berhasil membongkar sindikat prostitusi online itu. Bahkan polisi juga berhasil menangkap dua bersaudara Hidayat (23) dan Tommi Jefrian (23), warga Jalan Talang Kerangga, No 723 A, RT 23 RW 8, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang, selaku orang yang menjalankan bisnis esek-esek online itu. Selain menangkap keduanya tersangka, dalam pengrebekan yang dilakukan Sabtu (23/2), sekitar pukul 14.00 WIB itu, petugas gabungan juga berhasil mengamankan dua “cewek online” yang sudah dipesan. Parahnya, dua cewek itu masih berusia di bawah 20 tahun. Dari Kartu Tanda Penduduk (KTP)nya diketahui bernama KS (17), warga Kavung Bidadari, RT 4/17, Kelurahan Mangrang, Kecamatan Sei Beduk, Kepulauan Riau dan YM (19), warga Jalan Silaberanti, Lorong Dempo Raya, RT 31 RW 8, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang. Terungkap, jika bisnis yang diperuntukkan bagi pria hidung belang itu sudah dijalani kedua tersangka selama lima bulan. Kuat dugaan jika omzet bisnis esek-esek online itu mencapai puluhan juta rupiah. Namun naas bagi keduanya, ternyata polisi berhasil mencium bisnis haram yang dikend-

Halaman 2

DIAMANKAN

Dua cewek online yang sudah dipesan dan berhasil diamankan di Mapolresta Palembang. Kedua cewek ini diamankan dalam pengungkapan prostitusi online melalui jejaring pertemanan sosial facebook. Insert: penawaran cewek online di facebook. foto-foto: heru/ sumeks

alikan dari salah satu hotel berbintang di Palembang itu. Tersangka Donni mengaku, telah menawarkan “cewek online” kepada pemesannya melalui Facebook sejak beberapa bulan lalu. Dari bisnis tersebut, dirinya mendapatkan bayaran tergantung dari cewek yang dipesan. “Dengan dua cewek yang ikut diamankan itu aku kenal juga dari facebook. Dan memang sudah ada yang mesan, jadi aku hubunggi cewek itu dengan tarif Rp2 juta. Upah aku tergantung cewek itu mau memberi berapa,” ucap Donni beberapa waktu lalu. Tersangka Coni berkelit hanya bertugas mengantarkan cewek online yang disepakati tarifnya ke hotel yang sudah dipesan. “Memang aku yang buat status tawaran di dinding facebook,” cetus mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Palembang itu. Sementara tersangka Tommi Jefrian lebih dulu membuat akun facebook yang diberi

nama Sii Booy. Kemudian bergabung dengan grup Komunitas Cewek Bispak Palembang. Tersangka Tommi membuat status yang mempromosikan jasanya di dinding grup pada 12 Februari 2013, pukul 23.41 WIB, melalui telepon seluler. Kemudian tersangka Tommi Jefrian mengajak saudaranya Donni Hidayat, untuk menjemput wanita yang dipesan. Kemudian mengantarkanya langsung ke hotel berbintang yang telah disepakati antara mereka dengan pemesan. “Kalau kami mengantarkan cewek panggilan itu, kami juga menunggu cewek yang dibooking sampai selesai,” terangnya. Salah seorang cewek online bernama KS mengatakan, setiap harinya dirinya berprofesi sebagai pendamping lagu di salah satu tempat hiburan malam di Jalan Soekarno-Hatta Palembang. Dirinya sudah bergabung dengan grup Komunitas Bispak Kota Palembang sejak enam bulan lalu. “Aku baru empat kali dapat konsumen. Itupun aku terpaksa lakukan lantaran lagi butuh uang. Kalau kenal dengan cowok itu (tersangka, red) baru waktu ditangkap inilah. Tiba-tiba cowok itu menelpon dan menawarkan. Kami dijemput langsung, aku dan cewek satunya juga baru kenal saat itulah,” ungkap cewek rantauan Bangka Belitung itu. Terpisah, Kapolresta Palembang, Kombes Pol Sabaruddin Ginting MSi melalui Kasat Reskrim, Kompol Djoko Julianto SIk MH didampingi, Kapolsekta Kemuning, Iptu Rizka Apriyanti mengatakan, kedua tersangka bisa dijerat dengan tindak pidana perdagangan orang dengan Pasal 2 ayat (1) UU 21/2007 tentang Perdagangan Orang dan tindak pidana Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dengan Pasal 27 ayat (1) UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. “Masih dalam pemeriksaan lebih lanjut, namun bisa dikenakan UU Perdagangan Orang dan UU ITE,” tukas Djoko. Ditanya mengenai prkembangan kasus tersbeut di Palembang apakah hanya satu ini atau masih banyak yang lain, Djoko menjelaskan, pihaknya masih menyelidiki apakah kasus ini hanya sebatas dua tersangka ini atau masih ada jaringan yang lebih besar lagi. BAY

Beberapa kasus perdagangan terhadap kaum perempuan memang sudah sering terjadi. Banyak faktor yang mempengaruhi sehingga membuat kasus seperti ini terus berlanjut seolah tak pernah ada habisnya. Bahkan kian hari makin banyak remaja perempuan yang menjadi korbanya. Menurut Pengamat Sosial, Wijaya, hal seperti ini ibarat sebuah fenomena gunung es. “Yang tampak hanya bagian permukaannya saja sedangkan dalamnya tidak jelas terlihat,” ungkapnya kepada Palembang Ekspres. Beberapa waktu lalu, telah terbongkar kasus penjualan wanita terutama anak-anak melalui salah satu situs online. Namun menurutnya, kasus seperti yang sedang muncul kepermukaan ini merupakan salah satu modus operandi dalam hal perdagangan perempuan. Dicontohkannya, banyak modus lain yang kerap digunakan oleh mereka dengan berbagai macam cara untuk menutupi kegiatan maksiat tersebut. “Sekarang banyak modus berkedok seperti salon kecantikan dan

pijat tradisional yang ada unsur terselubung,” jelasnya. Wijaya menambahkan, memang bisnis seperti ini banyak bertebaran di Palembang. Seperti tempat-tempat hiburan yang tidak hanya menyediakan tempat yang nyaman tapi juga menyediakan jasa perempuan kepada tamu dan pengunjung tempat hiburan tersebut. Terkait dengan modus baru yang menggunakan situs online, menurutnya, ini merupakan salah guna oleh pengguna internet. Sesuai dengan fungsinya internet merupakan cara cepat untuk terhubung antara satu dengan yang lainnya tanpa harus melalui tatap muka. Mungkin hal ini bagi para pelaku merasa lebih aman untuk menjalankan misinya. Situs jejaring sosial ataupun situs internet lainnya banyak di salah gunakan. Jika semua pengguna jasa internet dapat dengan bijak memanfaatkan teknologi maka teknologi tersebut akan tepat guna. “Itulah gunanya bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, jangan terlalu berlebihan dalam penggunanan jejaring sosial,” tutupnya. PTR

Yenny Izzi, Ketua WCC Kota Palembang,

Serius Tangani Kasus Prostitusi Baru-baru ini terkuat kasus prostitusi melalui online. Ini menunjukkan dunia Informasi Teknologi (IT) semakin canggih, namun jauh dari pengawasan untuk keamanan. Buktinya masih ditemukan kasus prostitusi (perdagangan manusia via online). Menurut Yenny Izzi, Ketua Women Crisis Centre (WCC) kota Palembang, kelalaian atau karena canggihnya IT saat ini yang jelas pihak penanganan hukum dalam hal ini kepolisian harus lebih serius lagi menangani kasus tersebut. ”Saya baru mendengar kabar, ditemukannya kasus ini. Artinya, manusia saat ini terus mencari strategi bagaimana cara untuk menyakiti perempuan,” kata Yenni kepada Palembang Ekspres. Dikatakannya, perdagangan manusia, walaupun online ini memprihatinkan. Dengan berbagai cara perempuan diekploitasi, sehingga menunjukkan jika kerja pihak kepolisian kemanan harus serius menangani kasus ini. Sambungnya, ada banyak hal tentunya akan ditangani, mulai dari perlindungan kemudian Undang-

undang IT. Prosesnya harus selesai, jangan hanya semangat dari awal, tetapi selanjutnya tenggelam. “Buat Peraturan yang mampu memberikan efek jera, sehingga tidak ada lagi yang namanya pelecehan terhadap perempuan,” terangnya. Kemudian berikan hukuman maksimal, sesuai dengan Undang-undang yang ada, sehingga memberikan efek jera. “Karena jatuhnya ini anak-anak yang diperdagangkan,” ungkapnya. Dimana, lanjutnya, aturan UU No 23 tahun 2000 tentang perlindungan anak kemudian undangundang No 21 tahun 2007. “Kalau ada politik yang baik, bisa dijerat dengan hukuman, perda hukum harus menyelesaikan kasus dan membongkarnya dari akar-akarnya,” jelasnya. Dihimbaunya kepada masyatakat, agar jangan mudah terpengaruh dengan canggihnya media internet. “Tidak dapat dipungkiri jika perkembangan IT semakin giat. Kalau saat ini pengaduan belum adam,” bebernya. DYN

Pimpinan Umum: Rosmiyati. Pemimpin Perusahaan: Ahmad Rosidi. General Manager: Tri Nurwanto. Pemimpin Redaksi: Muhammad Iqbal, Redaktur Pelakasana : Berry Sandi. Koordinator Liputan: Trisno Rusli Redaktur : Berry Sandi, Trisno Rusli, Ella Sulistiana, Dian Cahyani Fitri. Staf Redaksi: Bala Putra, Janta, M. Joviter, Whita Uswatun Hasanah, M Wijdan (Ogan Ilir), Yuni Hartati (Muba), Hendra (OKU), Rifat Achmad (Lubuklinggau), Heru Fachrozi (Muara Enim), Heri Afrizon (OKU Selatan), Firdaus (Empat Lawang/Lahat), Mujianto (OKI), Arman Jaya (OKU Timur), Andre (Prabumulih), Budi Alamsyah (Banyuasin), Eko Wahyudi (Pagaralam), Al Imron (Musi Rawas) Redaktur Foto: Nova Wahyudi, Alhadi Farid. Bagian Pracetak: M Firman,Firyansyah, Abdul Kholid, Kgs Yahya, Bagian Iklan: David Arianto(Manager), Acounting Executive/AE : Noris Taslim, Yusri, Mutya. Bagian Pemasaran: Abdul Kadir (Manager), Alwi Riyanto, David Yoanda Bagian Keuangan : Dimas Murdani Muharam. Bagian Umum: Silvi Winda Pratiwi, Marsella Penerbit: PT Citra Media Palembang Ekspres Komisaris Utama: H Suparno Wonokromo. Komisaris: Muwarni, H Didi Wahyudi. Direktur Utama: H. Subki Sarnawi. Direktur: H Mahmud,Yunita Ayu Tarif Iklan: Iklan Baris per baris Halaman 1 Display Full Colour/Warna Rp.60.000/mm kolom, Halaman 1 BW Rp.30.000,/mm kolom,Halaman Dalam Full Colour/Warna Rp.25.000/mm Kolom Harga Berlangganan Koran : Rp.25.000/bulan No. Rek Mandiri Pasar 16 PT Citra Media Palembang Ekspres 113002062008.8 plg.ekspres@gmail.com

Alamat Redaksi/ Sirkulasi/ Iklan: Gedung Graha Pena Palembang, Jl Kol H Barlian No 773, Palembang. Telepon (0711) 8304424, 411768, 415263, 415264, 419503. ext 136,139 Fax (0711) 420066.


5:0019:27 12:16 15:28 18:21 PALEMBANG EKSPRES

JUMAT, 1 MARET 2013

HALAMAN 3

BANGUN TURAP | Bantaran sungai Musi yang belum dibangun retaining wall (turap) akan ditambah, tahun ini akan ditambah sepanjang 200 meter.

Tambah 200 Meter Retaining wall JAKARTA. PE - Pemkot Palembang akan menambah retaining wall (turap) di sepanjang bantaran sungai musi atau tepatnya di Seberang Ulu. Rencananya, tahun ini penambahan dilakukan sepanjang 200 meter. ”Kalau sekarang sudah kita bangun 2 kilometer, tahun ini hanya 200 meter harusnya 400 meter,” kata Wali Kota Palembang H Eddy Santana Putra kepada Palembang Ekspres usai menerima penghargaan Inovasi Manajemen Perkotaan (IMP) 2012 kategori Penataan kawasan kumuh di

halaman kantor Indosiar Jalan Daan Mogot Jakarta Barat, kemarin (28/2). Dalam penghargaan ini, hadir Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Syarifuddin Hasan, Menteri Perdagangan Gita Wiryawan, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi. Dia menjelaskan, pembangunan retaining wall ini untuk mengantisipasi banjir saat air pasang Sungai Musi naik. Mengingat, banyaknya pemukiman penduduk yang

berada di bantaran sungai. ”Kemaren ada banjir rob, dampaknya justru rumah yg tidak tertata. Harusnya ada pil banjir bagi rumah di pinggiran sungai. Tapi saya bertekad untuk menata kawasan kumuh dengan membuat rumah bagi warga Palembang yang sehat dan baik seperti program rumah murah yang kita jalankan saat ini,” jelasnya. Hanya saja, pembangunan rumah murah ini dinilai lamban. Kendalanya, pihaknya kesulitan untuk membebaskan lahan. Karenanya, dia berharap

Wali kota kedepan bisa melanjutkan program ini. ”Kalau lahannya sudah dibebaskan, baru bisa bergerak. Kita juga sedang mencari lahan untuk membangun rumah transit seperti rusunawa. Disana nanti bisa menampung 196 kepala keluarga, bagi warga yang rumahnya sedang dibangun bisa menempati rumah transit ini,” jelasnya. Dia juga bertekad untuk mengurangi titik kumuh di Palembang dengan cara menghalangi pedagang yang hendak menggelar dagangan di

kawasan ruang terbuka hijau. ”Kita akan mengawasi pedagang, jika ada satu pedagang yang hendak berjualan langsung kita halang seperti di airport sampai fly over tidak ada pedagang yang berjualan,” jelasnya. Kepala Dinas PUCK Palembang Fahmi AR mengatakan, saat ini ada sekitar 30.000 unit rumah yang tidak layak di kawasan Seberang Ulu. Itu sebabnya, menjadi prioritas penataan kumuh karena termasuk tingkat kumuh tinggi. Sementara untuk Seberang Ilir termasuk masyarakat ekonomi baik. “Lebih banyak kumuh sedang, seperti di Ilir Timur I, Ilir Barat (IB) I, dan IB II. Kita lebih fokus di kumuh tinggi dulu baru

bertahap ke kawasan kumuh lainnya,”ujarnya. Menteri Dalam Negeri RI, Gamawan Fauzi mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada 12 kota di Indonesia yang sudah melakukan upaya untuk penataan pasar tradsional, sanitasi, drainase, persampahan, ruang terbuka hijau dan penataan kawasan kumuh. Kota-kota tersebut diantaranya, Palembang, Payakumbuh, Yogyakarta, Pekalongan, Blitar, Tangerang, Malang, Probolinggo, Balikpapan dan Belitung. RIS

H Eddy Santana Putra

Sampah Rusunawa Sulit Dikendalikan

FOTO NOVA WAHYUDI/PALPRES

JAKARTA. PE - Kepala Dinas Kebersihan Kota (DKK) Palembang Kms Abu Bakar mengaku volume sampah di komplek Rumah Susun Sewa (Rusunawa) sulit dikendalikan. Mengingat, lokasi komplek yang sempit dengan jumlah penghuni yang banyak. “Rumah susun sewa ini beda dengan komplek perumahan pada umumnya, disana penghuni banyak namun lokasinya sempit,” terang Abu. Dia mengestimasikan, jika dalam 1 Kepala Keluarga (KK) memiliki lima anggota keluarga, bisa menghasilkan 3-5 kilogram sampah per hari. “Seperti rumah susun di kawasan PIM (Palembang Indah Mall), disana ada 54 blok masing-masing blok ada 50 KK, artinya sampah yang dihasilkan mencapai 8,1 ton perhari,” jelasnya. Karenanya, pihaknya akan membentuk kelompok pemilahan dan pengomposan sampah. Tahap awal, pembentukkan kelompok ini dibentuk dalam setiap blok atau per dua blok. “Pembentukkan kelompok ini akan kita lakukan secara bertahap. Dengan harapan, masyarakat bisa memahami cara pengolahan sampah dan menyadari kebersihan lingkungan,” harapnya. Lebih jauh dia mengatakan, saat ini pihaknya sudah membuat program Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Dalam program ini, beberapa rumah

Eddy : Gubernur Tak Berwenang Tata Pasar

FOTO NOVA WAHYUDI/PALPRES

SUMBANG SAMPAH

Rusunawa menjadi salah satu tempat yang memberikan sumbangan sampah cukup besar mengingat banyaknya kepala keluarga yang menempatinya.

susun sewa (rusunawa) dibantu mesin pencacah sampah dan satu unit motor sampah. “Bantuan ini dari Kementerian PU Cipta Karya dan Perumahan,” ucapnya. Masih kata Abu, program ini diprioritaskan pada volume sampah yang sulit dikendalikan dalam suatu lokasi. Sehingga upaya yang dilakukan adalah pemberdayaan masyarakat dalam mengelola sampah. Disitu diutakaman suatu lokasi dan memprioritaskan

yang sulit dikendalikan dengan program pemberdayaan masyarakat dari bantuan Kementerian PUCK dan Perumahan. “Setelah program ini kita launching, kelompok pengelola sampah berkewajiban dalam melakukan pemilahan dan pemanfaatan sampah,” terangnya. Sementara, Kepala Bidang Perumahan Dinas PU Cipta Karya dan Perumahan Kota Palembang, Yulisnada menambahkan, bantuan mesin pencacah dan motor sampah diberikan kepada kelompok di

Rusunawa Kasnariansyah, Perumahan Athung Cahaya Abadi Mata Merah dan perumahan PNS Pemkot Gandus. “Warga yang tinggal disana cukup padat, seperti di Rusunawa Kasnariansyah ada 100 KK, Perumahan Athung Cahaya Abadi Mata Merah ada 1.000 unit rumah dan perumahan PNS Pemkot Gandus ada sekitar 500 unit murah. Alatnya sudah kita berikan kepada kelompok ini, sekarang tinggal menunggu launching,” jelasnya. RIS

JAKARTA. PE- Wali Kota Palembang, H Eddy Santana Putra menilai pemerintah provinsi tidak memiliki kewenangan untuk menata dan memberdayakan pedagang kaki lima (PKL). Mengingat, Peraturan Presiden nomor 125/2012 tentang penataan dan pemberdyaan pedagang kaki lima menyebutkan adanya kewenangan pemerintah provinsi dalam menata PKL. ”Gubernur jangan di suruh menata kaki lima, kewenangan ini dikhawatirkan ada tumpah tindih dengan program pemkot/pemkab,” terang Eddy kepada Palembang Ekspres usai menghadiri sosialisasi Perpres 125/2012 di Hotel Peninsula kawasan Slipi Jakarta Barat kemarin (28/2). Menurut Eddy, pemerintah provinsi hanya memiliki kewenangan dalam memberikan bantuan kepada pemkot/pemkab untuk membangun pasar. Mengingat dana pembangunan pasar hingga milyaran rupiah. “Lokasi pasar harus ada di tempat keramaian, sementara membeli lahan sangat besar. Gubernur cukup memantau dan memberi bantuan. Kalau gubernur ada kewenangan juga, ada kerancuan,” jelasnya. Dia mengharapkan, penataan dan pemberdayaan PKL tidak

masuk dalam ranah politik. “Harusnya sebelum menjadi perpres, seluruh Wali Kota dan Bupati

di undang untuk dibahas. Kalau sudah seperti ini kita harus menjalani,” terangnya. RIS


Pendidikan PALEMBANG EKSPRES

jumat, 1 maret 2013

PODIUM Saripudin. SA

Ketua Laskar Rajawali Sumatera Selatan

Peran dan Potensi Pemuda Tak Boleh Diragukan

K

ITA harus menyadari bahwa, Kelompok muda tidak dapat diabaikan eksistensinya, peran dan potensialitasnya, mereka senantiasa menjadi garda depan (the first power) dalam keberlangsungan suatu bangsa dan masyarakat. Kelompok muda sebagal sesuatu yang mempunyai kekuatan potensial dalam menghadapi persoalan bangsa. Semangat serta kekuatan kelompok muda memang tidak boleh disepelekan kesegaran idea maupun idiologi kehidupan sosialnya cukup “liberal” dan “radikal” terkadang kaum muda Nampak ‘emosional’ dalam bergerak serta menyikapi beragam realitas social yang ada. Radikalisasi maupun liberalisasi gerakan yang dimiliki pemuda merupakan karakter tersendiri, memaknai fenomena yang terjadi dalam konteks sosialitas kehidupan. Kelompok muda adalah komponen bangsa yang berhak memiliki warisan napas gagasan budaya bangsa (kultur idea) nilai moralitaserta integritas, dimasa yang akan datang bahkan pemuda merupakan tolak ukur progresifitas peradakan suatu bangsa itu sendiri, suatu hal yang harus kita pahami jika kelompok muda dalam suatu bangsa tidak kreatif dan kurang aktif, merangkai realitas social yang ada untuk menjadi dinamika hidup yang menyegarkan bagi masyarakat, besar kemungkinan bangsa itu menjadi bangsa terbelakang. Pemuda adalah pembuat sejarah, penentu masa depan dalam menuntut suatu perubahan, bukti kongkrit diantaranya gerakan 28 Oktober 1928, gerakan 1998. Mahasiswa pada bulan Mei 1998 lewat aksi aksinya mampu menumbangkan rezim yang berkuasa, dari kekuasaan yang selama ini dijadikan alat hegomonisasi dalam kehidupan bernegara. Semangat para pemuda yang mengebu- ngebu selagi memiliki motivasi yang besar dalam rangka membangun gerakan untuk kemaslahatan ummat, serta memiliki konsep matang dan strategi yang mantap, sebagaimana sebagai wujud presiasinya terhadap proses demokrasi dengan tidak menghilangkan substansi dari gerakan perubahan itu sendiri. Tentu kita menyadari, bahwa pemuda memiliki kekuatan yang sangat luar biasa, untuk melakukan konrol terhadap kebijakan kebijakan pemerintah, untuk itu perlu kerjasama yang baik antara legeslatif, eksekutif, pemuda, masyarakat dan mahasiswa, untuk kepentingan masyarakat. Mahasiswa pemuda harus dapat tetap konsisten dalam melakukan kritik kritik yang konstruktif, kritik membangun, tentu kritikan yang memiliki solusi perubahan kearah yang lebih baik. (*)

Halaman 4

Bayar Rp 50.000, KTM Unbara Tak Kunjung Kelar Mahasiswa Desak Putus Kerjasama BSB Baturaja BATURAJA.PE- Ratusan mahasiswa Universitas Baturaja (Unbara), Ogan Komering Ulu (OKU) protes dan mempertanyakan uang yang dipungut pihak yayasan untuk membuat Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) sebesar Rp50 ribu perorang yang bekerjasama dengan Bank SumselBabel Baturaja. Proters terjadi lantaran setelah uang disetorkan kepada BUMD tersebut ternyata sampai sekarang masih banyak mahasiswa yang belum menerima KTM. Akibatnya, mahasiswa kesulitan untuk

mengajukan skripsi dan kegiatan administrasi lainnya di kampus. Nurul Riskiatama, Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unbara jurusan komunikasi semester 8, Kamis (28/2), mengaku sudah membayar uang KTM tersebut sejak mendaftar menjadi mahasiswa baru di Unbara pada 2009, namun sampai sekarang kartu itu belum diterimanya. Keluhan serupa juga dilontarkan Yuliana, teman satu angkatan Nurul. Menurutnya, setiap mahasiswa dikenakan biaya administari Rp50

ribu untuk membuat KTM tersebut, tetapi sampai sekarang masih banyak yang belum menerimanya. “Jadi uangnya dikemanakan,” tanya Yuliana. Sementara Dekan FISIP Unbara, Yulizir Jakfar SSos MIP saat ditemui di ruang kerjanya membenarkan hal itu. Bahkan, Yulizir mengaku sempat marah kepada pihak Bank SumselBabel, Baturaja, karena terkesan menyepelehkan persoalan tersebut. Menurut dia, pihaknya juga sudah melakukan rapat pimpinan pada 7

Januari 2013 lalu untuk membahas persoalan tersebut dan hasilnya FISIP Unbara merekomendasikan kepada yayasan agar memutuskan kerjasama pembuatan KTM dengan Bank SumselBabel, Baturaja. Apalagi selama ini Bank SumselBabel, Baturaja sama sekali tidak memiliki perhatian kepada mahasiswa Unbara. Padahal setiap tahun ratusan mahasiswa di fakultas tersebut menjadi nasabah baru di Bank SumselBabel, Baturaja. “Justru bank lain yang proaktif memberikan bantuan beasiswa kepada

Tingkatkan Kualitas Kader PMII LANTIK Ketua Umum PKC PMII Sumsel,

Apriansyah (dekat podium) bersama jajarannya saat

dilantik PB PMII

di Gedung Guru

Universitas PGRI, Kamis (28/2).

FOTO; ALHADI FARID / PALPRES

PALEMBANG.PE- Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mengadakan pelantikan pengurus koordinator cabang PMII Sumsel dan Pengurus cabang PMII Ogan Ilir. Ketua umum cabang PMII Sumsel, Apriyansah, mengatakan ini merupakan kegiatan rutin ketika pergantian pengurus, untuk cabang Sumsel diadakan pelantikan pergantian pengurus selama dua tahun sekali. Sedangkan untuk cabang PMII kabupaten diadakan satu tahun sekali, untuk kegiatan Kamis (28/2), untuk Ogan Ilir dan Palembang, dengan adanya kegiatan pelantikan ini PMII berkeinginan mampu meningkatkan kader-kader yang berkualitas, baik kader-kader yang telah ada maupun yang akan direkrut , bisa berperan dalam segala bidang, baik pemerintahan, ekonomi dan sebagainya. “Hari ini ada dua pelantikan, yang ikut memeriahkan pelantikan ini merupakan cabang-cabang yang ada di provinsi Sumsel dan Ogan ilir, peserta yang hadir kirakira 400 orang, tujuan kita sendiri adalah

silaturahmi antar alumni kader sekaligus momentum untuk meningkatkan kualitas PMII, pelantikan ini berdasarkan kepengurusan dua tahun sekali untuk cabang satu tahun sekali, kader kita setiap tahun tambah banyak, kita juga punya kegiatan yang kita namakan Mapaba (mahasiswa masa penerimaan keanggotaan baru, tahun lalu 200 orang, dan untuk sekarang 500 orang,” ujarnya. Ketua umum keluarga alumni PMII dan ketua umum IPNU dan PPK pusat, Maskur SA, Msi, mengatakan bangga atas jaket biru yang menjadi kebesaran PMII, masalah di negara Indonesia sekarang adalah identitas nasional dalam konteks kedaulatan ekonomi bangsa. Terkikisnya identitas nasional dalam persfektif edeologi, pelembagaan atas sistem nilai, untuk itulah dia mengajak PMII untuk mampu mengembalikan kedaulatan, yang menyangkut kemandrian ekonomi bangsa, dan sebuah negara yang mengedepankan ekonomi

harus tetap dilanjutkan. “Kader PMII punya integritas yang baik, karena ini menjadi bagian dari track record yang akan di baca oleh generasi yang akan datang, profesional, managerial dan ledershipnya juga harus teruji, selain itu juga harus mempunyai intelektualitas yang membumi, krena intelek itulah yang akan menentukan ke depan, nanti perang itu tidak lagi pakai militer tapi pakai ilmu, intelek dan IT, kalau PMII ada tiga hal ini saya yakin dalam keadaan apapun PMII akan jadi pemenang dalam kompetisi,” bebernya. Untuk syaratnya harus melakukan kaderisasi, lakukan program-program yang enterpreneurship, kajian-kajian yang baik, gerakan mahasiswa boleh tapi jangan melupakan intelektualitas. “Kalau saya lihat PMII sejauh ini sudah bagus tapi sedikit banyak harus menjawab tiga hal tadi yakni intelektualitas, profesionalitas, dan menyangkut apa yang disebut integritas,” lanjutnya. WIT

mahasiswa Unbara,” tegasnya. Terpisah, Pimpinan Bank SumselBabel kantor cabang Baturaja, Paseisman, saat dihubungi wartawan koran ini mengatakan tengah tugas di luar kota dan menyarankan untuk menemui wakilnya di kantor. Namun saat ditemui di kantor, satpam Bank SumselBabel, Baturaja mengaku para petinggi di BUMD tersebut semuanya tidak ada di kantor. “Nanti saja pak, ini kan jam makan siang. Nanti pukul 14.00 WIB datang ke sini lagi,” ujarnya singkat. CVG

Kuota Penerima Insentif Tutor PAUD Berkurang

PAGARALAM. PE- Tahun ini, kuota penerima insentif di kalangan tutor pendidikan anak usia dini (PAUD) non formal berkurang dari tahun sebelumnya. Pengurangan insentif bagi tenaga pengajar anak usia dini ini, lantaran merujuk ketentuan dari Kementerian Pendidikan dalam hal ini Dirjen PAUD. Hal ini dikemukakan Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pagaralam Drs Syafrani melalui Kabid Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Drs. Edwar Pasmadi MM yang ditemui kemarin (27/2). “Berdasarkan petunjuk dari Dirjen PAUD, kuota penerima insentif bagi tutor PAUD khususnya di Kota Pagaralam berkurang, jika dibandingkan tahun sebelumnya. Di 2013 ini, hanya 45 tutor yang mendapatkan insentif, jumlah ini lebih sedikit dibandingkan penerimanya di 2012 sebanyak 55 tutor dan 65 tutor di 2011,” ungkapnya. Sementara untuk kisaran nilai insentifnya, Edwar belum mengetahui secara pasti. Hanya saja di tahun sebelumnya, setiap tahun tiap tutor menerima Rp1,8 juta. “Tahun kita belum mengetahui persis nilai insentif yang bakal diterima para 45 tutor, yang saat ini mereka tengah mengumpulkan kelengkapan berkas untuk usulan ke Dirjen PAUD,” ujar Edwar seraya menambahkan, pencairan insentif akan direncanakan akan dibayar per semester yang langsung ditranfer ke rekening penerima. Disinggung jumlah tutor PAUD yang ada di Kota Pagaralam, sejauh ini terdata 280 tutor yang mengajar di 68 PAUD tersebar di lima kecamatan yang ada. Dia juga tidak menampik kesejahteraan tutor PAUD patut diperhatikan, selaku tenaga pengajar bagi anak-anak usia dini di Kota Pagaralam. KOE


Halaman 5

JUMAT, 1 MARET 2013

Proyek PPIP 2012 Belum Rampung

KAYUAGUNG. PE - Banjir yang melanda puluhan desa di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berakibat pada Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP) tahun anggaran 2012. Pasalnya, walaupun sudah lewat tahun anggaran, proyek tersebut tidak selesai 100 persen. Proyek dengan

total anggaran Rp8,5 Milyar tersebut baru rampung sekitar 80 persen akibat genangan air yang merendam sejumlah daerah di Bumi Bende Seguguk. Diketahui, dana Rp8,5 Miliar itu diperuntukkan guna membangun infrastruktur 34 desa yang tersebar di beberapa kecamatan dalam Kabupaten OKI, dimana

satu desa mendapat anggaran sebesar Rp250 juta. Dana tersebut disalurkan bersamaan dengan program Ris Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan (P2KP) dan Pansimas tahun 2012, dengan total keseluruhan Rp18 Miliar.

Palembang - Pagaralam .....................DARI HALAMAN 1

Djazuli Kuris bersama rombongan di antaranya Kepala DPPKA, Harianto, Direktur RSUD Besemah dr Eddy Kenedi, Komjen Pol Purn Susno Duaji, Piterman Maulana, dan rombongan lain menjadi yang pertama terbang di bandara kebanggaan masyarakat Pagaralam ini. Penerbangan dari Jakarta menuju Palembang ini menempuh waktu sekitar 60–70 menit. Awalnya pesawat ini akan melalui jalur Bandara Fatmawati, Bengkulu namun karena Gubernur sedang berada di Palembang, maka rombongan transit di Palembang. Dari Palembang rombongan beristirahat dan disambut oleh Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin yang kemudian mengikuti rombongan walikota bersama-sama melanjutkan perjalanan ke Pagaralam. Jarak ke Pagaralam dari Palembang ditempuh dalam waktu 45 menit. Sekitar pukul 12.00 WIB tepat pesawat mendarat di bandara Atung Bungsu. Walikota Pagaralam, Drs H Djazuli Kuris MM mengungkapkan, pendaratan pesawat terbang di Lapter Atung Bungsu tentunya akan tercatat sebagai peristiwa bersejarah pertama kalinya di Bumi Besemah. Selama perjalanan perkembangan pembangunan sejak terbentuk dan berdiri menjadi Kota Pagaralam. “Pendaratan dan terbang perdana pesawat terbang di Lapter Atung Bungsu ini akan menjadi tonggak yang bersejarah bagi Pagaralam di masa depan,” ucap Djazuli. Sementara Alex Noerdin menyampaikan bahwa terwujudnya pembangunan lapter ini karena adanya visi dan misi seorang kepala daerah dalam hal ini Walikota Pagaralam yang dapat melihat jauh ke depan dan melihat potensi besar yang dapat dikembangkan Pagaralam di

masa depan. ”Nanti jika bandara ini sudah ada pesawat komersil akan lebih banyak lagi hasil pertanian Pagaralam yang dapat diekspor langsung ke luar negeri,” ujar Alex. Alex juga menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) juga akan membantu dalam pembangunan infrastruktur yang menunjang penggunaan bandara. Tiga tahun ke depan, imbuh dia, masyarakat Kota Pagaralam akan mampu mengekspor secara langsung hasil pertanian dan bunga langsung ke Singapura melalui Lapangan Terbang Atung Bungsu Pagar Alam. ”Saya sebagai gubernur akan menjamin bahwa Lapangan Terbang Atung Bungsu akan menjadi bandara kecil terbaik di Sumsel,” katanya. Alex juga mengajak semua lapisan masyarakat agar bersatu dan solid dalam membangun Kota Pagaralam sehingga hasil pertanian dan objek-objek wisata yang ada dapat lebih ditingkatkan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, yakni menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. ”Saya akan membantu Kota Pagaralam agar lebih maju dengan memanfaatkan hasil alam dan objek wisata yang ada,” tukasnya. Sementara Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Pagaralam Agustiar Effendi mengatakan saat ini pembangunan Lapter sudah mencapai 100 persen sesuai dengan harapan. Di mana, untuk runway sepanjang 1.400 km dengan lebar 30 meter. Pun terminal sudah rampung. Akan tetapi, untuk fasilitas lain, seperti bangunan akan didukung APBN seperti elektrikal, tower navigasi, radio komunikasi. Sementara, dana dari bantuan provinsi yang dijanjikan beberapa

waktu lalu, belum juga cair. “Untuk saat ini, pembangunan Lapter sudah menghabiskan dana Rp.217 miliar. Dimana, masyarakat sangat mengharapkan Lapter dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan. Namun, dana pendukung tidak ada sama sekali dari Provinsi Sumsel, yang sebelumnya menjanjikan Rp 50 miliar, tetapi nihil sama sekali,” tutur dia. Jika ada bantuan dari Provinsi Sumsel tutur Agustiar, jelas pihaknya akan sangat terbantu. Di mana, dana tersebut dapat digunakan untuk pembangunan jalan keliling bagi warga, mengingat lapter akan dipagar keliling, sehingga warga sekitar tidak melintas di dalam Lapter. Belum lagi untuk fasilitas lain PKPP, tower navigasi pada 2014. “Kita sangat mengharapkan dana pendukung untuk pembangunan Lapter ini. Bagaimana tidak, kita sudah menganggarkan Rp.217 miliar dana dari APBD untuk mewujudkan pembangunan lapter ini. Kiranya, pihak lain, baik itu dari provinsi dan pusat, dapat mendukung,” kata dia. Untuk pelayanan, Lapter Atung Bungsu nantinya merupakan penerbangan perintis. Dimana, untuk dana penerbangan akan ditanggung APBN dengan rute Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Sultan Mahmud Badarudin II Palembang, Bandara Silampari Musi Rawas, Bandara Atung Bungsu Kota Pagaralam, lalu Bandara Fatmawati Bengkulu. “Untuk biaya keberangkatan, setiap penumpang akan dikenai biaya Rp 250.000. Di mana, untuk kelebihannya akan disubsidi melalui dana APBN. Kita optimis, masyarakat akan berapresiasi penuh atas upaya ini, karena meskipun sedikit mahal dari ongkos travel dan bus, jarak tempuh hanya beberapa menit atau hemat 5 jam,” pungkasnya. KOE/DYN

untuk kriteria penataan pedagang K5 dan penghijauan, Yogyakarta untuk pengelolaan pasar tradisional, Pekalongan untuk dua kriteria, Surakarta tiga kriteria, Surabaya, Blitar, Tangerang, Malang, Probolinggo, Balikpapan dan Bitung. Menurut Ketua Tim Penilai, Syarif Puradimadja di Jakarta Kamis (28/2), ada 6 kriteria utama yang menjadi tolok ukur penilaian tim juri. Masingmasing pertama keterbaruan konsep, pengelolaan unik dan terobosan. Kedua pengem-

bangan kelembagaan, tidak hanya dari pemerintah tapi juga persipasi dari masyarakat yang luar biasa. Ketiga dampaknya terhadap masyakarat, keempat pembiayaan dan kelima keberlanjutan. Khusus Palembang yang dapat rangking pertama yaitu terobosan yang luar biasa, dukungan dari pemerintah maupun stake holder serta partisipasi masyarakat yang luar biasa. Sementara Walikota Palembang, Ir H Eddy Santana Putra mengatakan, ke depan Palem-

bang harus lebih menata lagi penataan ruang terbuka hijau dan kawasan kumuh. Kawasan kumuh harus dijaga agar tidak menambah kawasan kumuh dan menjaga agar tidak muncul kawasan kumuh baru. Ditambahkan Ketua Bappeda Palembang, Syafri, ke depan akan di tata di beberapa kawasan lainnya seperti 3 Ulu dan 4 Ulu. Ke depan Pemkot Palembang akan semakin meningkatkan pembenahan di kawasan lainnya dengan mengajak partisipasi masyarakat. REL

hingga membuka aib kepribadian kandidat. Kali ini, penyebaran selebaran black campaign yang ditujukan ke calon walikota nomor urut tiga, Ir Ridho Yahya- Adriansyah Fikri berhasil ditangkap anggota polisi dan tim sukses nomor urut tiga. Ketiga pelaku yang berhasil ditangkap yakni, Suryani (47), seorang buruh yang tinggal di Perumahan Vina Sejahtera 1, Nomor 17, RT 1, RW 8, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Ahmad Junaidi (30), pegawai PT Jaringan Suara Indonesia, berlamat di Jalan Pelita 6, Gang Tempura, Nomor 11, Kelurahan Sidorame, Kota Medan. Kemudian Nurdin alias Kinoy (35), pegawai PT JSI, warga Kalibata Timur, RT 3, RW 10, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Pelaku ditangkap di tempat yang berbeda yakni Nurdin ditangkap di Grand Citra, Suryani di depan pom bensin Cambai, Junaidi di Hotel Nayora. Sementara satu pelaku berhasil melarikan diri. Sementara itu dari hasil penangkapan ketiga pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti yakni 5 buah kardus berisi selebaran black campaign. Informasinya, penangkapan berawal dari beredarnya selebaran yang ditujukan kepada kandidat calon walikota Ir Ridho Yahya MM. Selebaran itu

dikirim oleh orang tidak dikenal melalui jasa paket, yang ditujukan ke rumah 6 kandidat balon walikota dan wakil walikota Prabumulih. Terhadap selebaran yang merugikan itu, tim advokasi Ir Ridho Yahya melaporkan kasus itu ke Gakkumdu. Rupanya dari hasil pengaduan itu akhirnya dilakukan penyelidikan oleh tim sukses dan polisi. Alhasil setelah dilakukan penyelidikan, diketahui ketiganya akan kembali menyebarkan selebaran yang berisikan tentang status Ir Ridho Yahya. Namun, aksi ketiganya berhasil diketahui, Kamis (28/2) pagi oleh tim sukses nomor urut tiga bersama petugas dari kepolisian Polres Prabumulih, yang langsung menangkapnya dan kemudian ketiganya langsung digelandang ke kantor Polres Prabumulih. Bedasarkan keterangan Kabag Ops Polres Prabumulih, Kompol HT Sianturi dalam jumpa pers nya menjelaskan, ketiga pelaku penyebaran selebaran black campaign ditangkap oleh tim sukses dan pengawal pribadi (walpri) calon walikota. Saat ditangkap petugas berhasil mengamankan 5 kardus yang berisikan selebaranselebaran tentang pasangan nomor urut tiga. Ketiga pelaku ditangkap ditempat yang berbeda-beda,

bahkan satu buah mobil Avanza BG 1169 PG yang mengangkut selebaran itu turut diamankan. Dia menambahkan, berdasarkan keterangan ketiga pelaku saat dimintai keterangan oleh penyidik mengatakan, diduga mereka (Pelaku) disuruh menyebarkan selebaran oleh kandidat balon walikota, Ir Z. “Dari pengakuan ketiganya didepan penyidik, mereka hanya disuruh menyebarkan selebaran itu, diduga oleh Ir Z salah satu kandidat. Semua barang bukti selebaran yang disimpan dalam 5 kardus telah diamankan. Selain itu dari pengakuan ketiganya, rupanya mereka mendapatkan bayaran berkisar Rp 2.850.000 perbulannya dan operasional ketiganya ditanggung semua,” katanya. Masih kata HT Sianturi, andaikata selebaran itu benar ketiganya tidak dapat diproses secara hukum. Namun bila isi selabaran itu tidak benar, maka ketiganya dapat dikenakan pidana karena melakukan pencemaran nama baik. Dan hukumannya bisa diatas 5 tahun kurungan. “Kasus masih didalami, bila selebaran itu tidak benar maka ketiganya akan diproses secara hukum bahkan bisa dipenjara 5 tahun kurungan,” tegasnya. Terpisah, Ir Z ketika dihubungi terkait permasalahan itu setelah ditelepon berkali-kali ternyata tidak aktif. AND

ESP Terima ................................................................DARI HALAMAN 1

Timses Ciduk Tiga .........................................DARI HALAMAN 1

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya (PUCK) OKI, H Hapis mengatakan, bahwa program PPIP bertujuan membangun infrastruktur seperti jalan desa, jalan lingkungan, siring dan infrstruktur penunjang lainnya. ”Jika tidak terkendala banjir, pekerjaan fisik infrastruktur desa melalui PPIP ini sudah rampung, tetapi sejumlah desa tergenang banjir, sehingga pembangunan infrastruktur desa tertunda,” ujarnya. Walaupun demikian, kata dia, setelah banjir surut maka desa yang belum sempat mengerjakan fisik program PPIP itu bisa melanjutkan proyek fisik infrastruktur desa yang sempat tertunda. ”Semua pekerjaan fisik

infrastruktur melalui program PPIP harus diselesaikan sampai 100 persen, kita belum tahu untuk tahun ini berapa desa di OKI yang akan mendapat bantuan PPIP, PNPM dan yang lainya,” bebernya. Dikatakannya, tahun 2012 lalu Kabupaten OKI mendapatkan progam Ris PNPM mandiri, PPIP, P2KP dan Pansimas dengan total dana Rp18 Miliar, untuk 95 desa yang tersebar di Kabupaten OKI, dana sering dari APBD OKI Rp2,5 Miliar. “Rinciannya, PPIP Rp8,5 M, PNPM Mandiri Rp5 M untuk 20 desa, dana sharing APBD Rp500 juta. Selanjutnya Pamsimas Rp2,3 M untuk 12 desa, program ini untuk membantu masyarakat

dalam memenuhi kebutuhan air bersih, seperti sumur bor dan lain-lainnya. Lalu untuk P2KP Rp3,3 M untuk 25 desa dan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Kayuagung,” urainya. Program PNPM Mandiri, lanjutnya, telah memberikan andil positif dalam memangkas kemiskinan di Kabupaten OKI. “Program PNPM Mandiri telah banyak memberikan kontribusi dalam menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten OKI, hal ini terlihat dari angka kemiskinan yang terus menurun,” terangnya. Sementara itu, Penanggung Jawab Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas PUCK OKI, Amir Kresna menambahkan, pihaknya juga

telah melakukan rehab rumah bagi masyarakat miskin dan tidak layak huni di Kabupaten OKI, ada sebanyak 321 desa/ kelurahan telah dibantu oleh PNPM Mandiri melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Miskin (P2M2), dimana setiap desa mendapat rehab sebanyak 2 rumah dengan anggaran setiap desa sebesar Rp52 juta. “Hingga Desember 2012 lalu, realisasi kegiatan PNPM Mandiri sudah mencapai 100 persen. Pencapaiannya sudah mencapai target, dengan selesainya program ini secara langsung program ini telah memangkas kemiskinan di OKI karena infrastrukrur jalan pedesaan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” tukasnya. IAN

Lawan Persegres, .........................................................................................DARI HALAMAN 1

kepada tim tuan rumah Persegres, dan mengontrol permainan. Pasalnya di laga tandang terakhir melawan Arema, SFC seperti tidak berkutik saat di awalawal tim tuan rumah melesakkan satu gol dalam satu menit, yang memengaruhi psikologi pemain. “Melawan Persegres, pokoknya kita akan bermain menyerang, sembari memaksimalkan kontrol di lini pertahanan,” kata Kas, Kamis (28/2). Kas sendiri mengaku sudah men-drill para pemainnya untuk menerapkan strategi full offence tersebut. Tidak hanya pemain depan dan tengah, pemain belakang pun tidak menutup kemungkinan untuk sesekali melakukan penyerangan. “Pertama kita mantapkan dulu organisasi empat pemain belakang kita, yang saat melawan Arema belum begitu baik. Fokus penyerangan itu yang lebih penting, tapi lini depan dan tengah juga harus dapat membantu lini pertahanan, jadi transisi dari menyerang ke bertahan harus jalan,” katanya. Terkait, formasi yang akan dipasang, Kas masih ada dua pilihan, antara 4-1-4-1 atau 4-4-3, untuk memaksimalkan strategi yang akan diterapkan di lapangan nanti. “Formasi belum baku, tapi antara 4-1-4-1 dan 4-4-3,” ucapnya. Menghadapi Gresik, Kas sudah menandai beberapa pemain Persegres yang dianggapnya dapat membahayakan gawang SFC, seperti Aldo Bareto, Sohei Matsunaga dan Gustavo Chena.

“Kita harus matikan pergerakan ketiga pemain ini kalau ingin gawang selamat,” ucapnya. Soal kondisi pemainnya, Kas mengakui, ada dua pemain yang tidak dapat turun yaitu dua bek Ahmad Jufrianto Ahmad Jufrianto yang terakumulasi kartu kuning, dan Diogo Rangel Santos yang harus cidera lagi, karena tangannya ditarik pemain Arema. Meski agak sedikit memengaruhi permainan, sebagai pengganti keduanya, Kas memercayakan Dodok Anang untuk pengganti Diogo Rangel Santos, dan Immanuel Padwa untuk menggantikan Ahmad Jufrianto yang dinilainya sudah dapat diandalkan. Lawatan SFC di kandang Persegres musim ini, berbeda jauh dengan SFC musim lalu, musim lalu pada tanggal 10 Juni 2012 di kandang Persegres, SFC menang besar dengan skor akhir 5-1, tapi musim ini SFC tak lagi memboyong pemain yang membobol lima gol ke gawang Persegres, yaitu M Ridwan menit 11”, Siswanto menit 22”, Firman Utina menit 52” dan 82”, dan Keith Kayamba Gumbs menit 57”. Sementara satu gol Persegres ke gawang SFC dipersembahkan oleh Gaston Castano di menit 30” yang juga tak lagi memperkuat Persegres musim ini. “Musim ini Gresik dihuni banyak pemain berkualitas. Namun di saat ini kursi pelatih kosong setelah ditinggal pelatih berpengalaman Suharno. Tim ini berbeda dengan musim lalu. Apalagi saat

ini mereka lebih siap bersaing. Tim ini menjadi jauh lebih kuat dibandingkan musim lalu dengan materi dan pelatih yang sangat berkuailtas,” kata Kas. Apalagi di pertandingan nanti Tim Laskar Joko Samudro ini, akan bermain dikandang sendiri dan didukung puluhan ribu pendukung setia mereka Ultras Berisik. Tentunya Gustavo Chena dan kawan-kawan bermain menyerang dan mengingkan tiga poin dari tim tamu. Terlebih di laga terakhir Gresik United selaku tuan rumah, dipermalukan Pelita Bandung Raya (PBR) di kandang sendiri. Kekalahan yang merupakan ketiga bagi Gresik United dalam lima laga terakhir ISL. Dan tiga poin dari SFC pun menjadi harga mati untuk menganti poin yang hilang. “Tentunya saat menghadapi SFC nanti, Gresik ingin bangkit. Dan kita wajib waspadai itu karena kita juga ingin memanfaatkan laga lawan Gresik United sebagai moment kebangkitan sebelum menjamu Persib Bandung 9 Maret 2013 mendatang ,” tegas pria asal Solo ini. Tim juara bertahahan mempunyai memori yang indah ketika menjadi tamu di Gresik, dimana pada musim lalu SFC berhasil mempermalukan tuan rumah dengan skor telah 5-1, namun Kas tidak menganggap kenangan tersebut sebagai sebuah keuntungan bagi timnya. Seperti saat bermain menjadi tamu di Kanjuruhan, Malang. Walaupun anak-anak asuhan Kas Hartadi bisa tampil menawan

di laga sebelumnya, tapi ketika bermain kembali ditempat yang sama SFC tidak bisa mengulang kemenangan manis itu, bahkan Ponaryo Astaman tak berkutik dan dibantai dengan skor telak. “Dari kekalahan inilah, sejarah tidak bisa kita jadikan pedoman dapat mengulang hasil manis. Semuanya pasti sudah tidak sama dari sebelumnya, tentu ada perubahan yang tidak kita perkirakan di laga nanti,” jelas mantan pelatih SFC U-21 ini. Kas menambahkan, apa lagi kemenangan yang diraih PBR atas Gresik tidaklah terlalu istimewa yang menjadikan mereka untuk ditiru. Dengan kekuatan yang relatif imbang, bagi Kas PBR hanya sedikit beruntung, dinaungi dewi fortuna dalam memenangkan laga. “Mereka (PBR) memang berhasil menaklukkan Gresik United, namun proses kemenangan mereka tidak terlalu istimewa. Gol semata wayang itu pun berkat hasil bunuh diri Gustavo Chena,” ungkap mantan suksesor Ivan Venkov Kolef ini. Masih kata Kas, agar timnya dapat menaklukkan Matsunaga Shohei dan kawan-kawan di kandang mereka,timnya memiliki gaya tersendiri yang tentunya akan berbeda dengan yang diterapkan The Young Guns (PBR). “Untuk meraih kemenangan, kita tidak meniru gaya tim lain. Kita punya strategi sendiri yang akan kita terapkan di setiap laga,” tandas ayah Eric Cantona. JAN

Oknum Anggota yang .............................................................................DARI HALAMAN 1

Polri hingga saat ini masih jalan di tempat. Padahal menurut DIA kasus tersebut sudah lebih dari dua pekan dan kenapa hingga saat ini belum ada pemanggilan terhadap oknum Polri tersebut. “Saya menduga hal ini terkesan ditutup-tutupi, karena saat penggerebekan yang dilakukan Itwasda Polda Sumsel saat itu sudah jelas barang bukti berada di rumah mertua dari anggota kepolisian berinisial AN. Kenapa hingga saat ini sang mertua dan si polisi tersebut belum diperiksa. Apakah hal ini dilakukan takut citra kepolisian tercoreng,” ujar Sulyadi. Terpisah Kapolda Sumsel Irjen Pol Iskandar Hasan kepada

koran ini membenarkan jika ada anggotanya yang ikut terlibat dalam kasus penimbunan BBM tersebut, namun untuk menindak kasus ini pihanya harus menjalni prosedur hukum yang ada. “Karena sejak dari proses penyelidikan saat ini sudah masuk keproses penyidikan, dan kita sudah menugaskan anggota dari satuan Propam untuk menindak lanjuti perkara ini,” terangnya. Saat disinggung sanksi yang diterapkan apabila anggotanya terbukti melakukan pelanggaran tersebut, Iskandar menegaskan jika dia akan melakukan sanksi berupa peneguran, pembinaan hingga tindak pidana. “Tergantung hasil dari penyidikan nantinya,” imbuhnya.

Sebelumnya Kapolres OI, AKBP Deni Dharmapala membenarkan, bahwa salah satu anggotanya diduga menjadi otak dalam penimbunan BBM jenis solar tersebut. Menurut dia penyelidikan terhadap penimbunan BBM itu terus dikembangkan. “Kita sudah dapat kabar itu, dan kabarnya lokasi penimbunan BBM tersebut berada dikediaman mertua AN yang juga membuka panglong kayu disekitar penimbunan BBM tersebut, secepatnya AN akan segera kita panggil untuk dijadikan saksi,” ujarnya. Dia mengaku pihaknya tidak bisa langsung menangkap AN atau menetapkannya sebagai tersangka. “Tentunya ada prosedur hukum yang harus dijalankan.

Dan ini terus kita selidiki, secepatnya kita akan mengungkap pelaku sebenarnya penimbunan BBM tersebut dan apabila memang ada petugas kita yang terlibat didalamnya, tanpa pandang bulu saya akan menindaknya dengan tegas dan sesuai undangundang,” tegas orang nomor satu di Polres OI ini. Seperti diberitakan sebelumnya, penggerebekan penimbunan minyak bersubsidi yang berada di Kabupaten OI sudah terjadi dua kali, yang pertama dilakukan penggerebekan oleh aparat TNI dan yang kedua dilakukan oleh Polda Sumsel. Ini menunjukkan, bahwa pihak Polres OI terkesan main mata dengan para penimbun. VIV

NasDem Usung Derma ........................................................................DARI HALAMAN 1

lama NASDEM menetapkan siapa yang pantas untuk menjadi pengemban daerah. Dari berbagai figur kandidat memiliki banyak pengalaman, untuk itu, mengusung Herman Deru dan pasangan Maphilinda dan menjadikan NasDem mempertebal keinginan dari partai untuk memajukan menjadi bakal pemimpin di Sumsel. “Kita juga sudah menyusun kekuatan, komunikasi yang aktif dengan menyatakan resmi dan bulat untuk mengusung pasangan tersebut,” ujar Suparman yang mengaku mendapat dukungan dari 23 parpol kepada Palembang Ekspres, Kamis (28/2). Dia mengatakan, Nasdem yakin untuk mengusung pasangan

untuk Gubernur periode 20132018. Karena pasangan dapat diperhitungkan di dunia politik. Didukung oleh koalisi partai yang tidak dapat dirugikan. “Kita akan gelar deklarasi 2 Maret mendatang, mengundang 13 ribu masa yang akan hadir, termasuk pimpinan kader, kolega kedua pasangan,” jelasnya. Namun, pihaknya tidak ingin membatasi kehadiran dalam deklarasi, terutama masa yang berada di daerah jauh. “Disanalah kita dapat mengukur sejauh mana kekuatan rill untuk Derma. Gerindra secara jujur pada saat deklarasi dan menyatakan siap mendukung,” bebernya. Dia menambahkan, komitmen Nasdem tidak membedakan

partai yang tidak memiliki kursi dan memiliki kursi. Pihaknya menyediakan fasilitas pendandatanganan untuk 23 partai yang telah digandeng. “Sesuai dengan komitmen kita, kita tidak membedakan-bedakan,” kata dia. Dirinya berharap, semakin banyak partai yang bergabung, semakin ada kesempatan bagi pasangan Derma untuk memenangkan kompetisi Pemilukada 2013. “Saya juga bisa menjamin, kalau Derma dapat memberikan yang terbaik, kita juga tetap elegan terhadap gangguan parpol. Tetapi kenyataan tidak tergoyahkan, kita terganggu ini justru tergusur bahkan parpolnya,” kata dia. Dia menegaskan, jika ada

parpol yang sudah bergabung sesuai kontrak parpol koalisi akan ada sanksi-sanksi. “Akan ada konsekuensi bagi parta-partai kecil yang melompat pagar,” tegasnya. Disinggung, terkait Gerindra akan bergabung kepada Nasdem, dia mengatakan, tidak berani jika belum ada kepastian. Namun dia yakin Gerindra akan bergabung dan mendukung Derma. “Kita tinggal menunggu detikdetik, Gerindra akan bergabung dengan Derma. Dirinya berharap, Derma dapat memberikan simpatik masyarakat, lagipula keduanya bukan bayi prematur, karena mereka sudah cukup lama berkecimpung di dunia politik,” harapnya. DYN

ke sekolah umum juga disuruh mengaji sebagai bekal agama di kemudian hari. Orang tuaku juga termasuk sosok yang penuh disiplin. Pengawasan mereka cukup ketat. Di saat usiaku masih remaja kala itu, kedua orang tuaku sangat mengawasi seluk-beluk

pergaulanku. Ketahuan sedikit saja, aku berjalan dengan anak laki-laki. Pulangnya aku pasti diinterogasi. Mulanya aku merasa dikekang. Tidak seperti teman-teman lain yang cukup bebas bergaul dengan siapa pun. Hingga memasuki usia rem-

aja, aku pun disekolahkan ke sebuah SLTA Negeri di kota Palembang, meninggalkan tanah kelahiranku. Mulanya aku tinggal di rumah bibiku. Di masa ini pula, aku mulai mengenal hubungan dekat berlainan jenis, atau yang kerap dinamakan ‘cinta’. Tak

sedikit teman sekelas atau kakak kelas yang mencoba mendekatiku. Bahkan ada pula siswa beda sekolah berusaha berkenalan denganku. Maklum, parasku cukup manis dan menggoda. Bodiku standar tapi cukup aduhai. BERSAMBUNG

Kau Selamatkan Aku ...............................................................................DARI HALAMAN 1


PALEMBANG EKSPRES

JUMAT, 1 MARET 2013

Halaman 6

EDINSON CAVANI

SEBASTIAN GIOVINCO

LIGA ITALIA

Sabtu, 02/03/2013 02:45 WIB Napoli Minggu, 03/03/2013 02:45 WIB Milan 18:30 WIB Torino 21:00 WIB Sampdoria

LIGA INGGRIS

Sabtu, 02/03/2013 22:00 WIB Stoke City 22:00 WIB Swansea City 22:00 WIB Sunderland 22:00 WIB Manchester United 22:00 WIB Chelsea

LIGA SPANYOL

Sabtu, 02/03/2013 03:00 WIB Getafe 22:00 WIB Real Madrid Minggu, 03/03/2013 00:00 WIB Deportivo La Coruña 02:00 WIB Osasuna

VS

Juventus

VS VS VS

Lazio Palermo Parma

VS VS VS VS VS

West Ham United Newcastle United Fulham Norwich City West Bromwich Albion

VS VS

Real Zaragoza Barcelona

VS VS

Rayo Vallecano Athletic Club

Bukan, Duel Penentu Scudetto….!!!

PE - Juventus punya catatan tandang yang bagus di Liga Italia musim ini. Tapi, akhir pekan ini mereka akan menghadapi ujian dari Napoli yang tangguh di San Paolo. Sudah 12 laga dimainkan Bianconeri di luar Juventus Stadium. Hasilnya, tim arahan Antonio Conte itu menang delapan kali dan hanya kalah dua kali, masing-masing dari AC Milan dan AS Roma. Juve juga cukup produktif dengan mencetak 23 gol di laga tandang. Di lini pertahanan, Gianluigi Buffon tercatat cuma sembilan kali memungut bola dari gawangnya saat menjalani laga tandang. Ketangguhan Juve di laga tandang akan mendapat ujian di giornata 27 akhir pekan ini. ’Si Nyonya Tua’akan melawat ke markas Napoli di San Paolo, Sabtu (2/3/2013) dinihari WIB. Laga ini bisa jadi tak akan berjalan mudah untuk Juve. Pasalnya, Napoli dikenal sebagai tim yang tangguh di kandang sendiri. Musim ini, pasukan Walter Mazzarri itu mencatat sembilan kemenangan dan hanya sekali kalah dari 13 pertandingan Seri A yang

dimainkan di San Paolo. Itu artinya, Napoli mengumpulkan 30 poin dari kemungkinan maksimal 39 poin. Performa apik Napoli di San Paolo sudah dimulai sejak awal musim. Mereka sempat mencatatkan lima kemenangan kandang beruntun, masingmasing atas Fiorentina, Parma, Lazio, Udinese, dan Chievo, sebelum dihentikan oleh Torino yang mampu mencuri hasil imbang 1-1. Kewaspadaan Juve juga patut bertambah mengingat mereka tak punya catatan yang cukup bagus di San Paolo. Dari lima lawatan terakhir ke kandang Napoli itu di Seri A, Juve tak pernah menang dan kalah empat kali. Juve kini tengah memimpin klasemen dengan 58 poin. Mereka unggul enam poin dari Napoli yang berada tepat satu tingkat di bawahnya.

Meski gagal memetik kemenangan, Mazzarri tetap mengacungi jempol atas permainan yang diperagakan Napoli di Friuli.Walter Mazzarri mengaku tetap senang dengan performa Napoli sekalipun gagal membawa pulang kemenangan dari markas Udinese.Menguasai penuh jalannya permainan, I Vesuviani tak mampu mengonversi rentetan peluang yang didapat untuk membobol gawang Daniele Padelli. Skor 0-0 yang bertahan sampai bubaran membuat Napoli kini tertinggal enam poin dari Juventus di tangga teratas tabel Serie A. Namun begitu, Mazzarri tetap mengacungi jempol atas upaya anak buahnya di Friuli.Saya harus memberikan tribut untuk para pemain saya. Hari ini kami menampilkan permainan luar biasa menghadapi lawan tangguh,” kata sang pelatih

kepada Sky Sport Italia.Kami hanya tak beruntung. Bagaimanapun, ketika tim saya bermain seperti itu saya senang. Saya tak bisa mengeluh.Kami mengkreasikan banyak kans, tapi bolanya tidak mau masuk untuk kami,tandasnya. Bek Bianconerri Leonardo Bonucci optimis Juve meraih kemenangan meski harus bertandang ke Napoli. Juventus masih kokoh di puncak klasemen Serie A Italia dengan keunggulan enam poin dari Napoli yang menempati peringkat kedua.Kemenangan atas Siena pada akhir pekan lalu diyakini pemain belakang, Leonardo Bonucci akan membuat timnya lebih percaya diri saat bertandang ke Sao Paolo untuk menghadapi Napoli. Kemenangan atas Siena termasuk krusial. Hasil itu membuat kami unggul enam poin dari dan akan menjadi modal yang bagus bagi kami saat menyambangi Napoli pada hari Jumat nanti,” tutur Bonucci melalui situs resmi klub.Kami harus mengalahkan Napoli dan saya optimis kami bisa melakukannya. Ini bukan laga yang mudah, tapi kami punya

modal yang bagus untuk menang. Kalau itu terjadi maka kami akan unggul sembilan poin dan itu akan membuat langkah kami semakin ringan. NET

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN NAPOLI: Morgan De Sanctis , Miguel Angel Britos , Alessandro Gamberini , Hugo Armando Campagnaro , Christian Maggio , Marek Hamsik , Juan Camilo Zúñiga , Blerim Dzemaili ,Valon Behrami , Marco Donadel , Edinson Cavani , Lorenzo Insigne. JUVENTUS: Gianluigi Buffon, Paolo De Ceglie, Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci, Stephan Lichtsteiner, Paul Pogba, Claudio Marchisio, Andrea Pirlo, Emanuele Giaccherini, Mirko Vucinić, Sebastian Giovinco.

PERTANDINGAN LIGA ITALIA NAPOLI VERSUS JUVENTUS (Live TVRI Sabtu 2 Maret 2013 Pukul 02:45 WIB)

Valentino Rossi

CUKUP PUAS

PE - Masalah kembali mengganjal Valentino Rossi dalam tes di Sepang. Problem yang sempat mengganggu Rossi pada tes hari sebelumnya kini muncul lagi. Setelah mencatatkan waktu terbaik kelima dalam sesi tes pembuka periode kedua di Sepang, Selasa (26/2/2013) lalu, Rossi kembali menempati posisi itu pada sesi tes hari Rabu (27/2), meski selisihnya dengan pebalap tercepat kini bertambah. Sudah begitu, seperti hari sebelumnya pebalap Yamaha tersebut kembali ha-

rus mengalami masalah kelistrikan di motornya. Tetapi secara umum Rossi tetap mengaku cukup puas dengan tes teranyarnya tersebut. ”Pada akhirnya aku cukup senang terutama karena ini adalah hari yang panjang, lebih dari 60 lap, sehingga kami bisa bekerja lebih banyak,” kata Rossi di Crash. ”Sialnya pagi ini kami mengalami masalah teknis. Seperti kemarin, problem kelistrikan membuat kami kehilangan waktu berharga. Kemudian kami beralih mengerjakan satu motor saja. Tapi apapun juga hal seperti ini bisa terjadi dalam tes,” ujarnya. Akibat hal tersebut, dalam tes itu Rossi tidak mengendarai motor dengan spesifikasi lengkap untuk musim 2013, sebagaimana yang sudah direncanakan sebelumnya. Apapun, Rossi lalu menjelaskan bahwa target utamanya sejauh ini adalah meningkatkan traksi pada ban, tanpa kehilangan keseimbangan dari M1, terutama ketika keluar dari tikungan. Itu akan coba ia lakukan dalam sesi tes hari ini, Kamis (28/2). “Anda bisa mengendarai motor ini dengan amat baik, tapi kami sedikit tergelincir saat keluar dari tikungan. Inilah target utamanya, tapi aku juga berharap bisa menajamkan catatan waktuku dari tes pertama dan juga berharap bisa melakukan simulasi balap,” lugasnya. NET

Meski Clubbing, Balotelli Tak Bakal Didenda

PE - Mario Balotelli disebut kedapatan melanggar jam malam AC Milan dan pergi clubbing, namun Adriano Galliani menjamin tak ada denda bagi si striker. “Masalah keluar ke klub malam itu, bukan hanya dia. Semua pemain juga pergi keluar setelah laga. Saya tak mungkin mengurungnya agar tidak dugem usai laga,” ucap si wakil presiden.

GallianimengimbuhkanbahwasaatiniMariomengalami cedera ringan, hal itu ia dapatkan ketika turun di laga Derby della Madonnina akhir pekan kemarin “Dokter bilang ia mendapatkan benturan, kemungkinan di menit akhir kemarin kala berbenturan dengan Samir Handanovic. Saya hanya berharap ia pulih tepat waktu dan bisa turun lawan Lazio.” Ungkapnya. NET

PE - Pelatih Borussia Dortmund, Jurgen Klopp tampak mulai gerah dengan pertanyaan media, seputar masa depan striker andalan timnya, Robert Lewandowski. Kejengahan tersebut kian tampak, setelah timnya dikalahkan Bayern Munich 0-1 di ajang DFB Pokal. Gol semata wayang Arjen Robben menyelamatkan tiket The Bavarians di semifinal kompetisi tersebut. Usai pertandingan, pelatih muda tersebut kembali dihujani pertanyaan terkait kemungkinan Lewandowski bergabung dengan Bayern musim depan. Namun dengan ketus sang pelatih justru berusaha mengalihkan pembicaraan ke topik yang lain,

menyangkut masa depan pemain Bayern. “Saya akan lebih tertarik mempertanyakan di mana Mario Gomez dan Robben akan bermain musim depan,” tukas Klopp. ”Saya kira mereka tidak akan betah berlama-lama bertahan di bench seperti ini. Mungkin hal itu akan lebih menarik, daripada selalu membicarakan tentang Lewandowski.” Ungkapnya Posisi kedua pemain tersebut memang mulai terancam di skuad Die Roten. Kemunculan para pemain muda, plus kedatangan Josep Guardiola menggantikan Jupp Heynckes diprediksi bakal mengganggu kenyamanan posisi Gomez dan Robben. NET

Klopp Mulai Gerah Tanggapi Soal Karier Lewandowski

Alba: Kalah dari Madrid Melecut Motivasi Barca

PE - Bek Barcelona, Jordi Alba meyakini jika mereka tak butuh waktu lama untuk bangkit lebih kuat menyusul kekalahan dari Real Madrid di Copa del Rey kemarin. Blaugrana dipaksa menyerah 1-3 di depan publik Camp Nou dan Alba cuma bisa mempersembahkan gol hiburan di menit akhir. Kekalahan itu juga memastikan Barca gagal mempertahankan trofi juara yang mereka rebut musim kemarin. Namun Alba merasa hasil tersebut justru akan memberi motivasi tambahan untuk mereka di pentas Eropa, apalagi Barca butuh membalikkan ketinggalan 0-2 dari AC Milan di babak 16 besar Liga Champions. ”Kami sudah memberikan segalanya dan hasilnya tak sesuai harapan kami, namun kekalahan ini akan akan membuat kami lebih kuat di Liga Champions. Ada dua laga kunci di mana kami kalah, namun masih ada leg kedua lawan Milan di mana saya yakin kami akan lebih baik,” tegas mantan bek Valencia itu. NET


PALEMBANG EKSPRES

JUMAT, 1 MARET 2013

VHALAMAN 7

16 Tim Futsal Jurnalis Incar Tropi Gubernur

PALEMBANG. PE - Sebanyak 16 tim dari berbagai media di Sumatera Selatan meramaikan tropi Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin. Setelah tahun lalu sukses mengelar liga futsal antar lembaga pers. Kini Pemprov Sumsel bekerjasama dengan Ikatan Pewarta Olahraga Sumatera Selatan (IPOSS) menggelar Liga Futsal Jurnalis antar desk. Pertandingan ini sendiri akan dihelat di Raja Futsal PTC pada 13-15 Maret 2013 mendatang. Ketua Panitia Penyelenggara, Ferly Marison mengatakan, sebenarnya peserta sangat antusias dan membeludak untuk mendaftar,

namun karena dibatasi atau diberikan kuota dengan 16 tim, sesuai desk wartawan yang ada di Palembang terpaksa harus dipilih. “Nanti pembukaannya tanggal 13 Maret jam 07.00 wib, dan rencananya akan dihadiri langsung Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, sejumlah pemain SFC dan manajemen SFC. Sejauh ini peserta sudah penuh. Format pertandingan sistem gugur,” jelas Ferly. Masih kata dia , Liga Futsal Jurnalis ini sendiri memang sedikit unik karena ada syarat peserta tidak membawa nama media atau lembaga, tetapi antar wartawan

Matsunaga Inginkan Tiga Poin Dari SFC

PALEMBANG. PE - Striker Gresik United berharap mampu mengandaskan Sriwijaya FC di laga kandang. Pemain dengan nomor punggung 18 tersebut berharap timnya mampu cepat bangkit dari episode buruk ini, sekaligus kembali ke jalur persaingan perebutan tahta juara kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2013. “Ini (episode buruk Gresik United, red) tidak boleh terus berlanjut kami harus cepat bangkit. Tidak boleh kalah lagi, apalagi terjadi di kandang sendiri,” ungkap Matsunaga. Apa yang dikatakan oleh Matsunaga, memang sesuai dengan kenyataan di lapangan. Pasca kalah dari Mitra Kukar di kandang sendiri, di Stadion Petrokimia pada 8 Februari 2013 lalu dengan skor 1-3 secara beruntun, skuad Gresik United menapaki grafik kurang stabil. Saat dijamu Persija Jakarta di Stadion Manahan Solo (12/2), tim berjuluk Laskar Joko Samudro tersebut memang sukses meraih satu poin, saat mengakhiri pertandingan dengan skor imbang 2-2. Namun pada partai selanjutnya, Gresik United harus

mengakui keunggulan tuan rumah PSPS Pekanbaru 0-2 di Riau (16/2). Serta yang terbaru, dipecundangi tipis oleh tamunya Pelita Bandung Raya (PBR), dalam laga yang dihelat di Stadion Petrokimia, Minggu (24/2) lalu. “Itu menjadi pelajaran bagi kami, agar lebih serius dalam menjalani latihan, guna memperbaiki kekurangan tim yang ada. Selain itu, kami juga tak boleh meremehkan lawan, meski posisinya ada di bawah kami,” jelasnya. Pada laga selanjutnya, Gresik United masih akan memainkan laga home. Walau begitu, lawan yang bakal dihadapi pada Jumat (1/3) mendatang, tak bisa dipandang sebelah mata. Sebab pada laga nanti Gustavo Chena dkk akan kedatangan Sriwijaya FC, yang baru saja dikalahkan 1-4 oleh Arema di Malang, Minggu (24/2) kemarin. “Kami janji akan main bagus dan siap memberikan penampilan maksimal pada laga itu (menghadapi Sriwijaya FC). Semoga hasilnya dapat memuaskan,” tekad mantan pemain Persib Bandung dan Persiba Balikpapan tersebut. JAN/JPNN

yang liputan di desk atau bagian masingmasing. Misalnya wartawan kriminal, wartawan olahraga. “Ini artinya, lebih ke arah desk dan komunitas yang sudah terbentuk dengan sendirinya. Seperti wartawan KONI mereka sudah ada klub futsal sendiri, kemudian wartawan SFC juga, kemudian kriminal, ekonomi, fotografer dan yang lainnya,” kata pria yang juga pemain bola wartawan SFC ini. Lebih lanjut dia mengatakan, untuk peserta memang dibebaskan membentuk tim sendiri, organisasi wartawan dan antar

wilayah liputan. Sejauh ini 16 peserta sudah mewakili syarat yang diminta panitia. “Untuk hadiah puluhan juta rupiah juara 1-4, juga untuk pemain terbaik, top skor dan tim fair play. Tim-tim diberi kostum gratis. Ada juga door prize motor, laptop, kamera, modem, flash disk dan lainnya,” jelas Ferly. “Pertandingan ini juga akan dibuka dengan laga eksebishi yang akan mempertemukan tim Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menghadapi tim yang diperkuat para pimpinan redaksi media se-Sumsel,” tukas pria yang juga redaktur Olah Raga ini. JAN

Pires Menyapa

Jakarta MENIKMATI

Mantan pemain Arsenal Robert Pires saat memberikan coaching clinic di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.

Para Pejabat Rebut 2 Pajero PALEMBANG. PE - Turnament Golf Terbuka Amatir Senior Ke-2 di Lapangan Golf Club Kenten Palembang, 17 Maret mendatang, siap digelar Persatuan Pegolf Senior Indonesia (Perpesi) Palembang. Sekretaris Jendral (Sekjen) Perpesi Palembang, Nasruhsjah mengatakan, dalam turnamen golf senior kali ini tidak tanggung-tanggung. Lantaran memperebutkan 2 unit mobil Mitsubishi Pajero Sport dan uang tunai masing-masing Rp 100 juta bagi peserta golf yang berhasil melakukan hole in one. Sedangkan bagi yang menjadi juara tidak akan mendapatkan hadiah apapun kecuali tropi dikarenakan turnament ini bukan untuk pegolf profesional. “Untuk tournament golf nanti kita akan menyiapkan total 27 tropi bagi para pemenang dalam turnament ini dan beberapa hadiah door prize lainnya bagi peserta ,” kata dia ketika dihubungi wartawan, Kamis (28/2). Masih kata dia, turnament ini merupakan seri kedua setelah sebelumnya sukses menggelar seri perdana 2011 tahun lalu,

dan kini kembali digelar berkat kerjasama dengan Pemkot Kota Palembang dan Perpesi Palembang. Turnament terbuka ini dibuka untuk semua pegolf amatir yang telah berusia 55 tahun ke atas bagi laki-laki sedangkan 50 tahun ke atas bagi pserta perempuan yang mengikuti turnament nanti. “Untuk masyarakat yang berminat bisa langsung menghubungi dirinya ke nomor 0811781929. Biaya pendaftarannya bagi anggota Perpesi yakni sebesar Rp 1 juta sedangkan yang bukan anggota satu setengah juta rupiah Rp 1,5 juta,” jelasnya. Lebih lanjut dia mengatakan, untuk saat ini sudah ada 15 pegolf dari Malaysia yang sudah menyatakan kesiapan diri untuk ikut serta. Belum lagi pegolf amatir dari ibukota Jakarta, seperti Taufik Kiemas, Marzuki Ali dan lain-lain. ”Nanti jumlah pesertanya sendiri akan kita batasi hanya 100 orang saja, dikarenakan kita juga ingin menyesuaikan dengan kapasitas lapangan golf yang kita gunakan,” ungkapnya. JAN

FOTO CHARLIE LOPULUA/INDOPOS

JAKARTA. PE - Legenda Arsenal, Robert Pires menyapa penggemar di Jakarta. Kunjungan pemain asal Perancis ini memang untuk mempromosikan Arsenal dalam kunjungan yang bertajuk Arsenal Tour 2013. Seperti diketahui, Indonesia merupakan satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang akan dikunjungi The Gunners dalam tur pramusim mereka musim, akhir ini. Kedatangan ke Tanah Air menjadi kali pertama buat Arsenal setelah terakhir kali datang pada 1982. Dalam jumpa wartawan yang digelar di lobby VIP Barat Gelora Bung Karno, Kamis (28/2) sore, Pires disambut ratusan Gooners Indonesia

dan juga anak-anak usia 10-17. Mereka nampak bersemangat menyambut kedatangan bintang Arsenal era 90an yang tiba di Jakarta, semalam. Pires mengaku senang berkunjung ke Jakarta dan bisa mempromosikan Arsenal. “Indonesia adalah negara dengan semangat sepakbola yang besar. Saya yakin seluruh skuad Arsenal akan berkunjung ke Indonesia,” ujar pemain kelahiran Reims, Perancis. Pires juga membagi pengalaman tentang dirinya meninggalkan sekolah waktu usia 15 tahun. “Saya meninggalkan sekolah di usia 15 tahun untuk fokus ke dunia sepakbola,” lanjut Pires. Dalam kesempatan ini, Pires

juga berbicara soal rencananya di masa depan. Jika kebanyakan pensiunan pemain memilih profesi sebagai pelatih, gelandang elegan ini justru mengatakan tidak berpikir untuk menjadi seorang juru taktik. “Hmm, saya belum ingin melanjutkan karier untuk menjadi seorang pelatih. Saat ini saya ingin menikmati hidup bersama keluarga,” cetus Pires sambil tersenyum. Selama di Jakarta, Pires dijadwalkan akan hadir dibeberapa acara. Antara lain, bertemu dengan Menpora Roy Suryo, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan melakukan jumpa fans bersama Gooners Indonesia dan melakukan coaching klinik, sore kemarin. NET

Pemain Arema Beto Goncalves (kiri) di halangi oleh Pemain Pelita Bandung Raya Munadi (kanan) dalam laga Indonesia Supe r League di stadion Kanjuruhan Malang (28/2). FOTO JPNN

Hattrick Beto Jaga Keangkeran Kanjuruhan MALANG. PE - Arema Cronous menjaga rekor impresif mereka di kandang. Menjamu Pelita Bandung Raya (PBR), skuad Singo Edan memetik kemenangan 4-2, sekaligus untuk sementara memimpin klasemen Indonesia Super League. Menjamu PBR di Stadion Kanjuruhan, Kamis (28/2) petang, Arema mengusung dua ambisi. Menjaga rekor 100% menang di kandang, dan menapak ke puncak klasemen sementara. Permainan ofensif pun langsung diterapkan pelatih Rahmad Darmawan dengan menempatkan dua mesin golnya, Cristian ‘El Loco’ Gonzales dan Alberto ‘Beto’ Goncalves. Tampil dominan, Arema hanya butuh waktu sembilan menit untuk membuka keunggulan. Beto membuka keran gol Singo Edan usai memaksimalkan kesalahan bek PBR dalam menyapu bola. Tendangan kerasnya dari jarak dekat gagal dibendung kiper Tema Mursadat. 1-0 untuk Arema. Unggul cepat, Arema kian nyaman mendikte jalannya laga. Pada menit ke-23, Beto nyaris menggandakan keunggulan usai memaksimalkan umpan backheel Hendro Siswanto. Sayang, bola eksekusi mantan bomber Persipura Jayapura ini hanya melintas tipis di atas mistar Tema. PBR yang lebih mengandalkan serangan balik, bukannya tanpa peluang. Lewat kapten tim, Eka Ramdani dan bombernya Gaston Castano, PBR beberapa kali mengancam. Namun, sejumlah peluang yang didapat belum membuahkan hasil. Skor 1-0 untuk Arema bertahan hingga jeda. Memasuki babak kedua, PBR langsung menggebrak. Gaston membungkam publik Kanjuruhan lewat golnya pada menit ke-48. Tendangan kaki kiri kerasnya menyambut umpan Eka sukses membobol gawang Kurnia Meiga. Skor sama kuat 1-1. Namun, kedudukan imbang tidak berlangsung lama. Pasalnya, tiga menit berselang Beto kembali membawa Arema unggul sekaligus mencetak gol keduanya. Sepakan voli bomber asal Brasil ini meluncur deras ke gawang Tema. Arema 2-1 PBR. Belum merasa aman dengan keunggulan satu gol, Arema terus menggeber serangan. Menit ke-76, Arema mendapat hadiah penalti usai bek PBR Milanovic dianggap melakukan handball saat menghalau umpan silang Dendi Santoso. Beto yang maju sebagai eksekutor tak kesulitan mengecoh Tema untuk mencatatkan hattrick di pertandingan ini. Arema kini di atas angin dengan keunggulan 3-1. Namun, PBR ternyata tidak menyerah. Milanovic membayar kesalahannya sekaligus memberikan harapan bagi PBR lewat golnya pada menit ke- 85. Berawal dari tendangan bebas Eka, tandukan kepala Milanovic gagal diantisipasi Ahmad Kurniawan yang masuk menggantikan adiknya, Kurnia Meiga pada menit ke-82. PBR memperkecil ketertinggalan jadi 2-3. NET


JUMAT, 1 MARET 2013

HALAMAN 8

Kas Ragu Turunkan Diogo Saya belum ada niat untuk menjadikan Diogo seorang gelandang, dia tetap jadi stopper aja dulu,”

PALEMBANG. PE - Diogo Rangel Santos, tipe bek modern yang dimiliki Sriwijaya Football Club (SFC) yang mulanya berperan membantu penyerangan. Hanya saja belakangan justru sering melakukan kesalahan melupakan posisinya sebagai bek. Diogo sering asyik menyerang. Tak pelak dia sempat diparkir karena kegagalan menjaga lini pertahanan di laga tandang tur Kalimantan. Lantas kesalahan kedua dilakukan Diogo di laga tandang kedua melawan Arema yang sering terlihat tidak di posisi semestinya. Naluri menyerang yang dipunyai Diogo ini, tidak lantas membuat Kas Hartadi berani langsung menjadikan Diogo seorang gelandang. Seperti pernah dilakukan Kas kepada mantan striker SFC, Jerry Karpeh yang sempat diuji coba menjadi stopper karena kebutuhan SFC saat itu sekaligus karena potensi kualitas Jerry menjadi stopper sangat bagus. Sejak masuk SFC, Diogo memang disebut-sebut agennya Ratna Mustika dari Champion Start Management, Diogo bisa bermain di posisi mana saja. Namun saat itu SFC sedang butuh defender sehingga memilih Diogo. Apalagi mengingat Diogo masih muda dan potensial untuk dipoles. “Dia bisa di posisi manasaja, silahkan dilihat,” kata Ratna kala itu. Namun, Kas tidak mau bereksprimen menempatkan Diogo menjadi gelandang atau bahkan striker, meski sering membuat kesalahan, Diogo dinilainya masih bisa berubah jika terus dilatih. “Saya belum ada niat untuk menjadikan Diogo seorang gelandang, dia tetap jadi stopper aja dulu,” ujar Kas Hartadi, Kamis (28/2). Kas mengakui, saat ini pemain asal Brazil berpaspor Timor Leste itu masih lemah dikoordinasi dengan tandemnya Abdul Rahman, Diogo terlihat sering tidak membantu Abdul di belakang, malah sering tidak ada di posisi semestinya. “Dia perlu di drill terus, dia tetap jadi stopper, organisasinya saja yang belum bagus, tapi secara kualitas dia pemain asing yang bagus, dia belum padu dengan Abdul,” ungkap Kas. Disinggung, apakah Diogo patut disalahkan atas kekalahan SFC lawan Arema dua hari lalu, karena Diogo terlihat tidak hanya sekali membuat blunder, Kas tidak mau menyalahkan pemainnya. “Kekalahan kita kemarin, karena panik saja, akibat gol cepat satu menit, kalau golnya tidak cepat, permainan akan berbeda,” jelasnya. Pada pertandingan SFC melawan Arema yang lalu, memang terlihat ada gol yang diciptakan Arema karena kesalahan Diogo yang tidak berada di posisi yang pas, bahkan Diogo terlihat membuat blunder. Jika menilik starting eleven yang sering dipasang Kas Hartadi pasca tur Kalimantan. Meski sudah pulih cidera, Diogo memang tidak diplot menjadi starter, kemungkinan karena kesalahankesalahan yang sering dilakukan Diogo, ditambah lagi Diogo yang pernah tidak mendengar intruksi pelatih, sehingga dia harus menerima diparkir. Lalu, beberapa waktu lalu, sempat ada konflik internal Pelatih dan manajemen mencuat, salah satunya apa alasan Kas tidak menurunkan Diogo yang ditanyakan manajemen. Saat Diogo diturunkan melawan Arema, kemungkinan besar, Kas ingin menunjukkan kepada manajemen bagaimana jika kehendak manajemen yang dituruti bukan kehendak pelatih yang mengetahui kondisi lapangan. Alhasil, jawaban tersebut sudah terjawab dari penampilan Diogo yang belum maksimal. Namun, saat dikonfirmasi kepada Manajer SFC, Robert Heri, dia belum mengevaluasi pemain belakang secara individu, dan belum terpikirkan untuk membuang Diogo. “Kita belum evaluasi pemain, dan belum terpikir untuk memutus kontrak Diogo,” singkatnya. JAN

Bupati mendapatkan penghargaan dari Dirjen Pajak RI

Bupati memberikan penghargaan kepada lurah Betung M Sobir Ssos

Bupati memukul gong tanda dimulainya pekan panutan PBB

Bupati Buka Pekan Panutan PBB Banyuasin BUPATI Banyuasin, Ir H Amiruddin Inoed membuka pekan panutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2013, Kamis (28/2) kemarin, di Graha Sedulang Setudung, komplek perkantoran Pemkab Banyuasin. Pekan panutan PBB tersebut dibuka dengan pemukulan gong oleh orang nomor satu di Bumi Sedulang Setudung tersebut. Hadir di Graha Sedulang Setudung, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Provinsi Sum-

Ir H Amirudin Inoed Bupati Banyuasin

Bupati OI Saat menandatangani naskah peresmian Gedung Serbaguna Polres.

sel dan Bangka Belitung, Drs Jatnika MBA, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPPKAD) Banyuasin, Affendi AK, kepala SKPD, Camat, Lurah dan Kades se Kabupaten Banyuasin. Dalam sambutannya, Bupati mengatakan jika pembangunan Banyuasin, tidak terlepas dari kesadaran masyarakat Banyuasin untuk membayar pajak tepat waktu. “Pembangunan Banyuasin ini sangat luar biasa, disini bisa dilihat, betapa pentingnya arti dan pengaruh dari pajak yang masyarakat bayar selama ini,” terangnya. PBB, sambung Amiruddin, adalah salah satu sumbangan pendapatan daerah Banyuasin lewat transfer bagi hasil pajak dari pemerintah pusat. “Melalui pekan panutan PBB ini, saya mengajak seluruh masyarakat Banyuasin, pemilik usaha, pemerintah juga, memberikan contoh yang baik kepada semuanya untuk membayar pajak tepat waktu dan membayar tunggakan tahun 2012 lalu,” imbuhnya.

Bupati saat menyerahkan kunci gedung serba guna pada Kapolres OI

Pada kesempatan ini, Bupati juga menerima penghargaan dari Direktorat Jenderal Pajak Republik Indonesia sebagai Kabupaten yang sukses menyampai target pembayaran pajak. “Ini adalah penghargaan yang keempat untuk Kabupaten Banyuasin, kami menilai Banyuasin selalu berhasil menembus target pembayaran pajak,” terang Kepala Kanwil DJPS Sumsel dan Bangka Belitung, Drs Jatnika MBA usai memberikan penghargaan kepada Amiruddin Inoed. Kepala DPPKAD Kabupaten Banyuasin, Affendy AK dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini diadakan dengan tujuan Untuk memberikan contoh dan panutan serta motivasi bagi masyarakat untuk taat membayar pajak. Selain itu untuk daya saing peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Adapun sasaran dari kegiatan ini terealisasinya target pajak tahun 2013 Rp 135.697.450.000 sesuai dengan Permenkeu RI nomor 205 tahun 2012 tentang alokasi dana

AFFENDY Kepala BPKAD

Drs Jatnika MBA Kakanwil DJP

PBB tahun 2013. “Juga pemberian piagam penghargaan dari Pemerintah pusat, atas pencapaian PBB tahun 2012 Kabupaten Banyuasin. Dan piagam penghargaan dari bupati untuk perusahaan taat pajak diantaranya PT Pertamina UP 3, PT Sinar Sosro, PT Tunas Baru Lampung, PT Sriwijaya Palm Oil,” katanya. Piagam juga diberikan Bupati kepada 3 camat, 1 lurah dan 22 kades. Selain penghargaan juga uang pembinaan Rp 3,5 juta untuk camat dan kades Rp 2 juta. BUD/ADV

Bupati OI foto bersama Kapolda Sumsel, Kapolres OI, Ketua DPRD OI dan unsur muspida.

Bupati Hadiri Peresmian Balai Serbaguna Polres OI PEMBANGUNAN Balai Serbaguna ‘Tunggal Panaluan II’ Polres Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang dibangun pada Agustus 2012 lalu dengan luas 18x24 meter kini resmi digunakan. Dalam peresmian yang dilakukan Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol Drs Iskandar Hasan SH MH, dihadiri langsung Bupati OI (OI), Ir H Mawardi Yahya, Ketua DPRD OI, Drs Iklim Cahya MM, dan pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) lainnya. Tak lupa para Perwira dan petinggi Polda Sumsel, Kapolres OI, AKBP Deni Dharmapala dan jajarannya, tokoh adat, tokoh agama, dan beberapa organisasi kepemudaan di Bumi Caram Seguguk tersebut. Pada kesempatan ini juga, di-

lakukan peresmian penggunaan Rumah Dinas Kapolsek Tanjung Batu dan Rumah Dinas atau Asrama Polsek Rantau Alai, serta tatap muka Kapolda Sumsel dengan jajaran Polres OI bersama masyarakat Bumi Caram Seguguk. Balai yang dibangun oleh Pemkab OI itu menelan biaya sebesar Rp 1,197 Miliar dan terletak di halaman belakang Polres OI ditujukan untuk pertemuanpertemuan jajaran Polres, pemerintahan, DPRD dan masyarakat OI. Kapolres OI, AKBP Denny Dharmapala menjelaskan, jika berdirinya balai ini bermula dari keinginan untuk mendirikan sebuah tempat untuk berkoordinasi bagi kepolisian dan pemerintah daerah serta masyarakat, dalam

Ketua DPRD OI, Bupati OI, Kapolda, dan Kapolres OI.

H Sobli

Iskandar H

Deni D

memecahkan sebuah masalah. “Terima kasih usul kami tersebut direspon dengan baik oleh Bupati OI, dan kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yg setinggi-tingginya kepada Bapak Mawardi yang telah mendukung penuh pembangunan ini hingga balai ini bisa digunakan,” ungkapnya. Bupati OI, Ir H Mawardi Yahya da-

Para Perwira Polda Sumsel.

Iklim Cahya

Hj Fauzia

lam sambutannya menjelaskan jika sejak lahirnya OI lahir pula Polres OI. Maka dari itu Pemkab OI menganggarkan dana untuk pembangunan balai ini. “Semoga balai ini nantinya dapat digunakan dengan sebaikbaiknya, dan untuk saat ini kita berikan hak pakai dulu kepada Polres OI karena masih masa pemeliharaan,

Kepala Pengadilan, dandim, dan perwakilan Unsri.

kedepan akan dihibahkan ke Polres OI setelah mendapat persetujuan dari DPRD OI, semoga kerjasama ini dapat terus ditingkatkan, pemerintah daerah dalam hal ini terus meningkatkan pembangunan sedangkan Polres OI dapat mengamankan pembangunan,” paparnya. Sementara Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Iskandar Hasan berharap kepada Pemerintah, Polri, Wakil rakyat dan masyarakat dapat bersinergi untuk bekerjasama dengang baik dalam menciptakan kamtibmas yang baik, kapolres dianggap telah banyak melakukan terobosan-terobosan yg baik pula dan saya harapkan hal ini dapat diterapkan juga di polsekpolsek. VIV/ADV

Istri Kapolda, Bupati, Kapolres, dan Waka Polres.


PALEMBANG EKSPRES

HALAMAN 9

JUMAT, 1 MARET 2013

Gencar Promo Tingkatkan Penjualan PALEMBANG. PE- Skuter matic Vespa yang memasuki pasaran Palembang sejak satu tahun terakhir ternyata telah mendapatkan respon yang cukup positif dari masayarakat Palembang. Di tahun 2012 Vespa mampu terjual sampai 300 unit meskipun sedikit dibawah target jual sebanyak 400 unit sepanjang tahun tersebut. “Meskipun penjualan tahun lalu belum mencapai target, tapi tahun ini kita naikan target sampai dua kali lipat dari target tahun lalu,” ungkap Dian Triadi, Manager Area Sumbagsel PT Skuterindo Mandiri Lestari Kepada Palembang Ekspres. Dari 300 total penjualan tahun lalu produk LX 150 mendominasi penjualan dengan market shre sekitar 35 persen diikuit Zip sekitar 25 persen dan diikuti oleh produk lainnya seperti Liberty dan LX 125. Tahun ini pihaknya semakin optimis dengan menaikan target hingga 700 unit sepanjang tahun 2013 ini meskipun penjualan tahun lalu sedikit diluar harapan. Menurutnya ada faktor lain yang yang membuat produk-produk Vespa kurang begitu dikenal di masyarakat. Ada beberapa faktor yang membuat lesunya penjualan Vespa ditahun lalu. Di Sumsel

total dealer hanya ada dua yaitu dikota Palembang dan Baturaja. Sedikitnya jaringan penjualan ini dirasakan menjadi faktor utama. “Tahun ini kita belum punya rencana untuk membuka cabang dealer di

TARGET NAIK

Vespa Palembang ditahun ini menaikkan target penjualan hingga dua kali lipat dibandingkan 2012 lalu. FOTO-FOTO ELLA PALPRES

daerah kabupaten,” jelasnya. Lanjutnya, pihaknya lebih fokus untuk melakukan promo-promo dengan mengikuti event-event seperti di sekolah-sekolah dan kampus mahasiswa. Hal ini bukan tanpa sebab, karena menurutnya selama ini brand Vespa terkenal dengan images motor orang tua. “Saat ini Vespa bukan hanya sebagai alat transportasi semata, meskipun harganya mahal tapi peminatnya memang tidak sembarang orang karena kebanyakan untuk penunjang gaya hidup,” urainya. Selain itu, untuk meningkatkan penjualan Vespa di tahun ini pihaknya juga gencar memberikan diskon dan promo-promo menarik untuk setiap pembelian skutik Vespa. Bulan ini setiap konsumen yang membeli produk Vespa berhak mendapatkan potongan sebesar Rp 1.5 juta baik untuk pembayaran melalui cicilan maupun tunai. “Setiap bulan, promo yang kita berikan kepada konsumen berbeda-beda,” katanya. Sementara itu, ketika disinggung tentang ada berapa produk baru yang akan di luncurkan di Palembang dalam waktu dekat ini, Dian belum bisa memberikan kepastian. Sebelumnya Vespa telah mengeluarkan tiga varian terbaru di Jakarta beberapa waktu lalu. “Produk Vespa yang di luncurkan dikota lain belum tentu di pasarkan di Palembang, untuk itu kami belum bisa memberikan kepastian,” pungkasnya. PTR


OTO BIZ PALEMBANG EKSPRES

JUMAT, 1 MARET 2013

Halaman 10

Setting Audio Awas Storing PALEMBANG. PE- Pemasangan audio pada mobil saat ini mungkin sudah tak asing lagi. Selain untuk menanmbah kesan yang elegan pada mobil, bisa juga sebagai perantara bagi kita yang menyukai musicmusik yang keras. Memang pemasangan audio dapat dikatakan gampanggampang susah karena sering kali kita mengalami masalah

buat mobil sudah dilengkapi dengan petunjuk pemasangan. Lanjutnya, jadi anda tak perlu mendambakan yang terlalu sempurna, karena intinya kita tahu dan akan menghasilkan kesan tersendiri bila kita lakukan sendiri. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti masalah yang sering terjadi dalam pemasangan audio adalah storing.

bel terlalu banyak, ini penting untuk mendeteksi tingkat kerusakan dikemudian hari,” jelasnya. Sebaiknya menggunakan solder untuk memperkuat sambungan kabel dan gunakan insulator (isolasi) yang berkualitas. Perhatikan juga kabel ground, karena setiap unit pada perangkat audio membutuhkan ground yang baik. “Pastikan posisi groud merupakan tempat tidak terjangkau oleh panas, dan Storing pada audio adalah satu hal yang permukaannya tidak paling tidak bisa ditebak, terkadang hasil berkarat,” terangnya. instalasi pada kabel sudah rapi, semua Kebocoran pada sambungan pada tiap titik menggunakan kabel busi juga dapat solder yang bagus tapi tiba- tiba kabel busi menyebabkan storing, memang jarang bermasalah dan menimbulkan storing,” terjadi seh------------------------------------ingga masih NYOMAN kurang perhatian, jalan Pengelola Bengkel Yudhis Variasi satu-satunya adalah dengan mengganti kabel maslah yang cukup sulit. “Storing pada audio adalah busi terseM e n u r u t N y o m a n , p e n - satu hal yang paling tidak bisa but. gelola bengkel Yudhis variasi ditebak, terkadang hasil instalasi “Ada semengatakan, yang membe- pada kabel sudah rapi, semua b a g i a n e l e c t r o n i k c o n t r o l dakan antara seorang profes- sambungan pada tiap titik meng- module yang mengeluarkan sional dengan setingan audio gunakan solder yang bagus tapi signal yang dapat mengakibatsendiri hanya terletak pada tiba- tiba kabel busi bermasalah kan stooring, biasanya signal t i n g k a t k e r a p i a n n y a s a j a . dan menimbulkan storing,” jelas tersebut disebut signal RF,” “Seting Audio bisa dilakukan pria asal pulau Bali. katanya. sendiri oelh pemilik mobil, Bagi pemula, Nyoman memDengan mengetahui sedikit mungkin hasilnya saja yang berikan beberapa saran untuk penanggulangan yang terjadi kurang rapi,” ujarnya kepada dapat mengatasi hal tersebut agar pada audio sistem sehingga Palembang Ekspres. tidak menimbulkan interference dapat melakukan pemasangan Akan tetapi, menurutnya terhadap sisitem audio. sendiri audio pada mobil tanpa bila mengikuti petunjuk sehStoring dapat diakibatkan harus ke bengkel variasi. ingga pemasangan audio pada oleh beberapa hal seperti sam“Dalam menginstalasi audio mobil bukan menjadi masalah bungan antar kabel yang terlalu sistem diperlukan ketelitian dan lagi. Perlu anda ketahui, dalam banyak dan tidak rapi. “Pada kesabaran untuk mendapatkan hal pembelian head unit atau pemasangan kabel, usahakan hasil sesuai dengan keinginan,” pembelian perangkat elektronik untuk tidak menyambung ka- pungkas Nyoman. PTR

FOTO ALHADI FARID / PALPRES

VARIASI AUDIO

Storing pada audio adalah satu hal yang paling tidak bisa ditebak, terkadang hasil instalasi pada kabel sudah rapi, semua sambungan pada tiap titik menggunakan solder yang bagus tapi tiba- tiba kabel busi bermasalah dan menimbulkan storing.

Mobil Listrik Boros Biaya PALEMBANG. PE- Tren mobil ramah lingkungan seperti mobil listrik sering digembargemborkan sebagai mobil yang tidak hanya bersih emisinya, tapi juga menghemat biaya operasiona l . Be-

narkah? Franky Supriyadi, dari Center for Innovation Oppurtunities and Development Prasetiya Mulya Bussines School coba memberikan jawaban. Menurutnya, justru mobil listrik tidak hemat biaya. “Mobil listrik untuk saat ini

MOBIL LISTRIK

Tren mobil ramah lingkungan seperti mobil listrik sering digembargemborkan sebagai mobil yang tidak hanya bersih emisinya, tapi juga menghemat biaya operasional.

FOTO NET

HOTLINE IKLAN

0711 77 57 249

tidak cost saving. Masyarakat masih lebih banyak memilih mesin bakar konvensional daripada motor listrik,” ujarnya pada Dialog Membangun Industri Berbasis Teknologi. Ia menggambarkan, di Amerika saja yang bahan bakar kendaraan tidak disubsidi, masyarakat lebih memilih mobil berbahan bakar, bukan listrik. “Apalagi Indonesia yang sampai sekarang bahan bakarnya masih paling murah di dunia,” ujarnya. Sehingga, menurutnya secara aspek ekonomi, mobil listrik masih belum menarik perhatian masyarakat. Belum lagi melihat kendala-kendala teknis lainnya, seperti proses pengecasan baterainya. “Memang bisa dengan mudah charger di rumah. Tapi apa iya banyak masyarakat yang rumahnya punya listrik sampai 5.000 watt Itupun, setiap melakukan isi ulang listrik untuk mobil, seluruh listrik rumah harus padam, karena terpakai,” paparnya. Karenanya, ia berkesimpulan, untuk saat ini mobil listrik belumlah dianggap masyarakat sebagai mobil yang hemat biaya operasional. Memang secara emisi, terbilang bersih, tapi soal biaya operasional, masih mahal. NET


PALEMBANG EKSPRES

JUMAT, 1 MARET 2013

Halaman 11

BRI Syariah Jual KLM Raup Rp 10,3 miliar

PALEMBANG. PE- Kepemilikan Logam Mulia (KLM) tengah diminati oleh masyarakat alhasil PT BRI Syariah Palembang menangkap potensi besar dari penjualan emas yang menargetkan KLM mampu mencapai Rp 14 miliar di 2013. Bahkan target ini optimis bisa dicapai mengingat realisasi target sudah 80 persen hingga di bulan kedua diawal tahun ini. Hal ini disebabkan harga emas yang selalu naik dan menjadi investasi yang menguntungkan. “Target penjualan KLM diharapkan bisa sebesar Rp14 miliar dan sekarang sudah terealisasi Rp 10,3 miliar per Januari 2013,” ujar Bayu Muhamad Qudrat, Pemimpin Cabang BRI Syariah Palembang kemarin. Untuk harga jual logam mulia di BRI syariah juga berubah-ubah mengikuti harga emas dunia, pekan lalu harga jual sebesar Rp 480.000 per gram. Bahkan pembelian logam mulia di bank ini bisa dicicil tiap harinya hanya Rp 5.000 sesuai dengan program yang diusung. BRI Syariah tergolong lengkap me nawarkan logam mulia mulai dari 1 gram 2 gram, 2,5 gram, 3 gram, 4 gram, 5

gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, 100 gram, 250 gram, 500 gram dan 1 kg. “Kita sangat optimis target bisa terpenuhi karena peminat logam mulia saat ini memang sangat besar,” katanya. Sementara itu, Nanang Wahyudi, Corporate Communication Manager BRI Syariah Pusat mengatakan secara nasional target jual logam mulia mencapai Rp200 miliar. “Untuk KLM maksimal plafon Rp150 juta dan ini juga dibatasi untuk pembeliannya, hal ini sesuai aturan dari BI sejak Februari 2013,” katanya. Pembatasan yang dilakukan ini menurutnya dikhawatirkan akan terjadi spekulasi sehingga pembelian logam mulia hanya mencari untung semata. Setiap nasabah yang membeli KLM sebesar Rp 3,5 juta sampai Rp150 juta per orang dengan jangka waktu dua sampai lima tahun dan tidak dikenai biaya asuransi penyimpanan emas. “Uang muka bisa 20 persen dari nilai logam mulia yang berlaku saat itu,” katanya. Di BRI Syariah juga menawarkan dua jenis

yakni emas dari PT Antam atau emas batangan lokal. Mengenai logam mulia yang dipilih disesuaikan dengan selera nasabah namun keduanya juga memiliki keung- g u l a n masing-masing. “Emas produksi PT Antam memiliki keunggulan memmiliki sertifikat yang berlaku dimana saja termasuk di luar negeri juga diterima, untuk emas batangan biasanya dibeli oleh orang yang memang tinggal menetap di daerah itu, sehingga jika dijual di daerah itu nilainya tetap akan tinggi,” jelasnya. Bicara margin yangperoleh BRI Syariah dari menjual logam mulia sebesar 9 sampao 11 persen. Hebatnya lagi untuk bisa mendapatkan logam mulia bisa dicicil perhari Rp 5.000 untuk ukuran 10 gram dengan asumsi harga emas Rp 550.000 ribu pergram. LA

DIMINATI

Target jual KLM BRI Syariah di 2013 yang mencapai Rp 14 miliar dalam dua bulan sudah terealisasi Rp 10,3 miliar. FOTO : ELLA / PALPRES

Elpiji Naik Picu Kenaikan Harga Makanan

PAKET LENGKAP

FOTO IST

Telkomsel menawarkan paket BlackBerry Internet Services (BIS) Sosialita terbaru dengan akses *999# atau *363# untuk pelanggan simPATI. Dengan tarif terjangkau, pelanggan dapat menikmati layanan BIS lengkap ditambah gratis 100 menit nelpon dan 100 SMS ke sesama pengguna Telkomsel.

Paket Lebih Lengkap Tarif Semakin Terjangkau

New BlackBerry Sosialita simPATI

PALEMBANG. PE- Paket New BlackBerry Sosialita simPATI memberi manfaat lebih banyak dan tarif yang lebih terjangkau. Kini pelanggan simPATI yang menggunakan BlackBerry dapat menikmati asyiknya chatting, social media, browsing, hingga download lagu sepuasnya melalui aplikasi LangitMusik BlackBerry hanya dengan Rp 60.000 selama 30 hari. Pelanggan simPATI yang mengaktifkan paket New BlackBerry Sosialita juga akan mendapatkan gratis 100 menit nelpon dan 100 SMS ke sesama pengguna Telkomsel. Aktifkan paket Sosialita secara mudah dan gratis melalui kode akses *999#. Kemudian pilih menu ‘New BB Sosialita’. Selain itu, regis-

trasi paket juga dapat dilakukan melalui akses *363#, dengan memilih menu ‘BlackBerry’, lalu pilih ‘Sosialita’, dan memilih ‘Paket New BB Sosialita’. “Telkomsel selalu berkomitmen memenuhi kebutuhan pelanggannya, di mana kini semakin banyak pelanggan yang menginginkan eksistensi di jejaring sosial dengan tarif yang lebih hemat. Paket Sosialita menjawab kebutuhan tersebut, sekaligus melengkapi ragam paket BIS Telkomsel yang telah ada, antara lain paket Unlimited, Lifestyle, dan Business yang disesuaikan dengan kebutuhan gaya hidup setiap pelanggan,” ujar Head of Corporate Communications Group Telkomsel, Adita Irawati. Dengan paket New BlackBerry Sosialita, pelanggan simPATI akan dapat berlangganan secara gratis aplikasi LangitMusik BlackBerry untuk mengunduh ribuan lagu

dari berbagai genre musik, seperti pop, rock, dangdut, dan sebagainya khusus bagi pelanggan yang mengaktifkan paket Sosialita di bulan pertama. Pelanggan dapat melakukan install aplikasi melalui BlackBerry App World atau melalui website www.langitmusik.com dan www.melon.co.id. Di bulan selanjutnya, pelanggan akan mendapatkan opsi perpanjangan masa berlangganan LangitMusik BlackBerry hanya dengan Rp 20.000 per bulan. Pelanggan cukup mengakses *901*1# atau aktivasi melalui SMS, ketik: REG<spasi>LMBB kirim ke 9012. Pastikan smartphone BlackBerry pelanggan telah dilengkapi dengan Operation System (OS) 5, 6, dan 7.0. “Hingga saat ini jumlah pelanggan BlackBerry Telkomsel telah mencapai lebih dari 5,7 juta. Pertumbuhan ini mendorong Telkomsel untuk terus mem-

berikan layanan yang terbaik sekaligus mewujudkan visi sebagai operator selular penyedia layanan mobile lifestyle terbaik di Asia Pasifik,” tambah Adita. Pada bulan Maret mendatang, Telkomsel akan memasarkan bundling produk terbaru BlackBerry Z10. Smartphone ini merupakan produk unggulan yang menggunakan sistem operasi BlackBerry 10 dari perusahaan BlackBerry. Berbagai aplikasi dan fitur menarik dalam smartphone BlackBerry dapat dinikmati pelanggan berkat dukungan jaringan Telkomsel khusus BlackBerry berkapasitas 8 Gbps (Gigabits per second). Telkomsel juga telah menyiapkan jaringan terluas hingga pelosok dengan menggelar lebih dari 54.000 BTS (Base Transceiver Station), termasuk 15.000 Node B (BTS 3G) yang mencakup hampir 100 persen wilayah populasi Indonesia. LA

PA L E M B A N G . P E Meskipun kenaikan harga jual elpiji 12 kg sebesar Rp 25.000 baru sebatas rencana namun kebijakan ini dipastikan akan membawa imbas di sektor perhotelan dan restoran yang memaksa dua industri ini akan menaikkan tarif hingga lima persen. Hal ini dikatakan, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumsel, Herlan Asfiudin mengatakan rencana kenaikan tabung elpiji 12 kg sekitar 20 persen berdampak pada kenaikan harga produk lantaran relatif berpengaruh terhadap biaya operasional. ”Kenaikan memang tidak sejajar dengan besaran kenaikan elpiji maupun Tarif Dasar Listrik (TDL) kenaikannya tak mungkin sama. Minimal bakal lima persen lebih kenaikannya dan ini yang akan merasakan dampaknya tentu saja konsumen,” ujar Herlan. Biaya operasional di restoran dan hotel biasanya tertinggi untuk pembelian bahan baku makanan, perizinan, gaji karyawan, komponen bahan bakar, elpiji, dan listrik. Selain itu para pengusaha juga masih melihat pasar, karena kalau kenaikannya terlalu tinggi dan tidak realistis yang ada justru akan ditanggalkan oleh konsumen. ”Meski memang tidak seluruh pedagang atau pengusaha menaikkan tarif menu makanan di restoran, cafe tapi

yang akan terkena dampak nyata sebenarnya adalah konsumen itu sendiri,” katanya. Hal ini disebabkan para pengusaha akan mengambil

Kenaikan memang tidak sejajar dengan besaran kenaikan elpiji maupun Tarif Dasar Listrik (TDL) kenaikannya tak mungkin sama. Minimal bakal lima persen lebih kenaikannya dan ini yang akan merasakan dampaknya tentu saja konsumen -------------------------

HERLAN ASFIUDIN inisiatif atau memiliki taktik dalam penjualan produk atau menunya. Jika tidak menaikkan tarif maka untuk solusinya akan mengurangi sedikit volume atau kuantitas produk

atau makanan yang dijual tanpa mengurangi cita rasa atau kualitasnya. Menurut dia pengusaha dalam menjalankan usahanya juga tidak ingin rugi sehingga jalan keluar untuk menekan biaya bahan bakar dengan melakukan penghematan. ”Kami berharap jika ada kenaikan tetap dalam batas kewajaran tanpa mengurangi kualitas jual para pedagang dan konsumen juga tidak dirugikan,” tegasnya. Sebab, jika tarif dinaikkan terlalu tinggi bukan tidak mungkin pelanggan akan beralih ke tempat lain yang lebih terjangkau. Seperti untuk tarif hotel, pihak manajemen harus memperhitungkannya dengan baik. “Jika kamar hotel misalnya naik terlalu tinggi termasuk menu-menunya, terkait kenaikan TDL dan elpiji maka konsumen bisa saja lari. Sebab, masih ada hotel atau restoran lain yang memilih tak naikkan harga karena sudah merasa percaya diri dengan tak naikkan tarif tetap laku,” jelasnya. Saat ini jumlah restoran yang terdata di PHRI sekitar 40 anggota dari sekitar 700 restoran yang operasional di kota Palembang. Sebanyak 700 restoran tersebut belum terdata. Sementara jumlah hotel sekitar 122 hotel yang tersebar di Palembang dan ada 5-7 hotel baru yang akan beroperasi ditahun ini dan tahun depan. LA


sumsel PALEMBANG EKSPRES

jumat, 1 maret 2013

Bupati Gerah Sikapi Mutasi Pegawai MUARADUA. PE - Banyaknya keluhan akhir-akhir ini terkait minimnya Pegawai Negeri Sipil (PNS) guru dan tenaga kesehatan di kecamatan dan pelosok Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Membuat Bupati OKU Selatan, H Muhtadin Sera’i gerah. “Tidak ada mutasi pegawai yang bekerja di pelosok untuk minta pindah ke tempat yang lebih dekat kota mulai saat ini. Masa penempatannya belum 5 tahun jangan ada mutasi. Saya tidak mau dengar lagi, H Muhtadin baik itu pegawai dari semua golongan dari yang paling bawah sampai dengan yang tinggi. Jika masih terjadi maka tak segan segan saya akan tindak instasi terkait,” tegas Muhtadin, Kamis (28/2). Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten OKU Selatan, Imroni SH melalui Sekretaris Zulfakar Dani enggan berkomentar banyak terkait mutasi pegawai. ”Nanti kita akan tidak lanjuti. Selama ini dalam penerimaan pegawai tentunya sudah surat untuk bersedia ditempatkan dimana saja,” tandasnya. ZON

4 Kali Raih Penghargaan Pajak PANGKALAN BALAI. PE – Bupati Banyuasin, Ir H Amiruddin Inoed mengemukakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin sudah mendapat 4 kali penghargaan prestasi yang diberikan Dirjen Pajak, atas peningkatan pendapatan pajak. Sumber pajak itu didapatkan dari potensi pajak tersebut, maka Pemkab Banyuasin memberikan penghargaan sebagai panutan pajak PBB. “Sejak tahun 2003 APBD Banyuasin Rp 190 milyar sampai 2013 mencapai Rp 1,5 triliun mengalami peningkatan. Tentunya sebagian basar dari pajak. Kalau prestasi penghargaan Dirjen Pajak dimulai sejak tahun 2008 pendapatan pajak Rp 142 atau 90 %, 2009 Rp 163 miliar atau 121 %, 2010 Rp 157 miliar atau 110 % dan 2011 Rp 151 miliar atau 101 % yang semua di atas 100 %,” jelas Amiruddin saat membuka Pekan Panutan Pembayaran PBB Tahun 2013 yang dihadiri Direktorat Jenderal Pajak Sumsel dan unsur Muspida, Kamis (28/2) bertempat di Graha Sedulang Setudung Perkantoran Banyuasin. Dia berharap, kepada pengusaha dan birokrat yang ada diwilayah banyuasin agar membuat NPWP dikabupaten Banyuasin saja. Karena upaya itu untuk meningkatkan pertumbuhan pajak,” Tandasnya Sementara itu Kepala Dinas Pajak Daerah dan Pengelolaan Keuangan, Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Banyuasin, Affendi AK dalam laporan mengungkapkan, sejumlah wajib pajak potensial yang dikumpulkan berasal dari berbagai kalangan, mulai dari Pengusaha, Camat, Lurah dan Kades dengan ketepatan waktu agar tidak jatuh tempo, dengan nilai ketetapan pajak total kurang lebih Rp 143 miliar atau 100,85 %. “Panutan pajak PBB merupakan kesadaran untuk mentaati dan memberikan contoh agar tidak jatuh tempo. Keberhasilan Banyuasin tersebut berasal dari penerimaan Pajak PBB Perkotaan dan Perdesaan yang mencapai 100,85 % atau Rp 143 Miliar di tahun 2012 ini. Pemkab Banyuasin atas keberhasilan itu maka penghargaan itu diberikan di antaranya PT Pertamina, PT Sosro, PT TBL, PT SMS dan Pejabat Banyuasin dari Camat, Lurah dan Kades. Para pengusaha dan Pejabat tersebut diberikan penghargaan panutan pajak sebesar Rp 2.000.000,” jelasnya. Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumsel dan Bangka Belitung, Drs Jatnika MBA mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi, terhadap panutan wajib pajak PPB yang mengalami peningkatan. Pajak dapat memberikan pengaruh terhadap kontribusi pembangunan Kabupaten Banyuasin. “Kami berikan penghargaan, kepada pemerintah banyuasin atas pencapaian angka diatas seratus persen, dan hasil pajak tersebut dapat dipertahankan,” terangnya. BUD

Halaman 12

OKUS Punya Ruang ASI Eksklusif

PROMOSI

Media Promosi ASI Eksklusif diserahkan langsung ke Wakil Bupati OKU Selatan, dr Hj Herawati Gatot SPm.

MUARADUA. PE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan saat ini sudah memiliki 19 ruang Air Susu Eksklusif, yang tersebar di UPTD Puskesmas, guna memenuhi memenuhi ASI di tempat kerja. “Kita patut dan bangga saat ini sudah memiliki ruang ASI eksklusif,

jadi tidak alasan lain lagi untuk pemberian ASI pada anak, untuk kesehatan sang anak,” ucap Bupati OKU Selatan, H Muhtadin Sera’i saat meresmikan gedung ASI di Kecamatan Buay Rawan, Kamis (28/2). Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati OKU Selatan, dr Hj Herawati Gatot SPm, SKPD dan FKD.

Bupati OKU Selatan, H Muhtadin Serai menggunting pita tanda peresmian Gedung ASI Eksklusif di Kecamatan Buay Rawan.

Senada diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan OKU Selatan, Ismail Mo MKes, pemberian aksi sangatlah bermanfaat bagi anak dari usia 0 sampai 6 bulan untuk menjaga kekebalan tubuh terhadap penyakit. “Dengan pemvberian ASI, tentunya untuk menjaga kesehatan anak dan ibu,” kata Ismail.

Sementara itu, Ketua TP PKK OKU Selatan, Hj Sumiyati Muhtadin mengungkapkan, meski di tempat kerja, pemberian ASI saat ini sudah mendapatkan kemudahan. Dia pun menghimbau, untuk dapat memberikan ASI dari usia 0 sampai 6 bulan serta sampai dengan usia 2 tahun.

Sungai Tepuk Basis Senpi Ilegal KAYUAGUNG. PE – Peredaran senjata api (senpi) ilegal di Desa Sungai Tepuk, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) masih marak. Namun demikian, dengan adanya maklumat Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs  Iskandar Hasan yang baru saja dilaunching di Kabupaten OKI, warga setempat siap menjalin kemitraan yang baik dalam menciptakan Kamtibmas di wilayah desa setempat. Kepala Desa Sungai Tepuk, Raini Dahlan SE mengatakan, dengan dilaunchingnya maklumat dari Kapolda Sumsel, yang disampaikan oleh pihak Polres OKI, pihaknya siap mensosialisasikan kepada warganya, mengingat peredaran senpi ilegal di desanya memang tergolong masih tinggi. “Namun kami akan mengambil langkah persuasif, agar masyarakat sadar saat ini tidak lagi zamannya menggunakan senpi ilegal, karena bertentangan dengan hukum,” tegasnya kepada Palembang Ekspres kemarin. Untuk mensosialisasikan maklumat tersebut, pihaknya berharap kepada pihak kepolisian agar sekiranya dapat membantu, yakni ada perwakilan dari pihak kepolisian yang diutus langsung untuk menggelar sosialisasi ke desa-desa, sehingga masyarakat lebih jelas dan percaya bahwa maklumat itu memang ada dan Kades dinilai tidak mengada-ada. “Kapolres telah mengajak masyarakat  dengan baik, yakni bagi yang memiliki senpi ilegal agar kiranya menyerahkannya dengan sukarela kepada kepolisian hingga Desember 2013 mendatang. Dan yang bersangkutan tidak akan diproses, sementara bagi yang melampaui batas tersebut, maka polisia tidak akan segan-segan menjeratnya dengan UU darurat,” tegasnya.

Dia menambahkan, di Kecamatan Sungai Menang, selain Desa Sungai Ceper yang beberapa waktu lalu terungkap home industry senpi rakitan, di Desa Sungai Tepuk juga hampir di setiap dusun semua warganya memiliki senpi jenis kecepek. “Mau bagaimana lagi, sebenarnya senpi itu turun temurun warisan dari nenek moyang mereka, itupun mereka gunakan bukan untuk kejahatan, melainkan sebagai pelindung diri,” tandasnya seraya menuturkan, saat launching maklumat tersebut, Desa Sungai Tepuk mendapatkan penghargaan desa terbaik dalam hal situasi kamtimbas teraman. Sebelumnya, Kapolres OKI, AKBP Agus Fatchulloh saat launching maklumat Kapolda Sumsel mengenai penarikan/penyerahan Senpi ilegal yang berada di masyarakat menyatakan, dirinya mendapatkan pesan khusus dari Kapolda Sumsel agar menindaklanjuti maraknya aksi pencurian dengan kekerasan yang menggunakan senpi di wilayah hukum Polres OKI. “Kapolda menilai OKI produsen senpi ilegal di Sumsel yang memasok senpi keluar OKI, ini yang menjadi perhatian khusus Kapolda yang ditugaskan kepada saya untuk menindaklanjutinya. Sebab memang di wilayah kita beberapa waktu lalu ditemukan industri kecil yang membuat senpi ilegal dan banyaknya aksi pencurian dengan kekerasan yang menggunakan senjata api,” tukasnya. Tingginya kasus pencurian di Bumi Bende Seguguk ini dibuktikan dengan hasil Operasi Senjata Api (Senpi) 2013 yang dilaksanakan 1 Januari hingga 13 Februari lalu. Hasilnya, disita 50 pucuk Senpi rakitan, 31 butir amunisi dan 9 orang tersangka.

Dia menjelaskan, wilayah hukumnya menjadi daerah yang tinggi kasus pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas) dibandingkan daerah lain di provinsi ini. Semua pelaku kriminal tersebut menggunakan senpi illegal dan senjata tajam (sajam). Untuk menyikapi maraknya senpi ilegal ini, Kapolres mengajak seluruh jajarannya, instansi lainnya dan masyarakat luas untuk harus mensosialisasikan Maklumat Kapolda Sumsel tersebut. Intinya, jika ada warga yang membawa atau memiliki Senpi ilegal, hal ini merupakan pelanggaran hukum. Dalam Maklumat Kapolda Sumsel Nomor: Mak/01/II/2013 Tentang Kepemilikan Senpi, Amunisi, Bahan Peledak Ilegal dan Membawa Sajam Tidak Pada Tempatnya tersebut terdapat beberapa point hukuman. Pelangggaran Pasal 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dihukum mati atau penjara seumur hidup atau penjara sementara 20 tahun. “Warga yang memiliki Senpi ilegal apapun bentuknya, diimbau secara sukarela menyerahkan ke kantor polisi terdekat hingga 31 Desember 2013 dan tidak dikenakan proses hukum. Namun bila ditangkap polisi karena memiliki Senpi maka akan diproses hukum,” bebernya. Ditambahkannya, warga yang membawa Sajam di tempat umum telah melanggar Pasal 2 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 akan dikenakan hukuman penjara selama-lamanya 10 tahun. Bila menggunakan Sajam untuk penganiayaan dihukum 2 tahun penjaga, untuk pencurian dihukum 5 tahun penjara, untuk pemerasan dihukum 9 tahun penjara, untuk pembunuhan dihukum 15 tahun penjara. IAN

Kepala BPKAD OKU Diambil dari BPKP RI BATURAJA. PE -Pupus sudah harapan bagi pegawai di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang berniat untuk menduduki jabatan Kepala BPKAD OKU yang kini masih kosong. Jabatan yang masih kosong tersebut akan diisi pegawai BPKP RI. Namun belum diketahui sosok yang akan menjadi pimpinan pertama BPKAD OKU. Bupati OKU, Drs H Yulius Nawawi membenarkan posisi Kepala BPKAD OKU akan dijabat oleh pegawai BPKP RI. Namun kapan kepastian pegawai BPP RI akan dilantik sebagai Kepala BPKAD OKU, Yulius belum

dapat memastikannya. “Insya Allah, Kepala BPKAD OKU akan dilantik dari pejabat BPKP RI, kita tunggu saja,” ujarnya. Dipilihnya pegawai BPKPRI untuk menjabat Kepala BPKAD OKU kata Yulius, dikarenakan BPKAD bekerja dibidang keuangan daerah,sehingga pejabat akan menduduki posisi kepala BPKAD harus paham pengelolaan keuangan dan aset daerah. “Selain itu, pengangkatan Kepala BPKAD OKU dari BPKP RI, diharapkan, system pengelolaan keuangan dan aset OKU akan lebih baik.

Apalagi, lanjutnya, BPKPAD merupakan badan yang baru dibentuk oleh pemerintah. Sehingga diperlukan kemampuan yang lebih baik dalam pengelolaan keuangan,” beber dia. Lebih jauh Yulius mengungkapkan, meskipun Kepala BPKAD OKU akan dijabat pejabat BPKP RI. Namun dia belum dapat memastikan kapan Kepala BPKAD OKU akan dilantik dan bertugas di OKU. “Kapan pelantikannya sampai saat ini kita masih menunggu, yang pasti rekomendasi turun dari dari BPKP RI, maka Kepala BPKAD OKU akan segera dilantik,” pungkasnya. CVG

Ketinggian Air Normal, Aman Banjir MARTAPURA. PE – Banjir yang melanda puluhan desa di beberapa kecamatan di Kabupaten OKU Timur akibat luapan aliran Sungai Komering beberapa waktu lalu sudah normal sejak beberapa minggu terakhir. Kepala BPBD OKU Timur Darlizal Effendi menuturkan, ketinggian air saat ini sudah kembali normal. Meski demikian, pihaknya tetap mewaspadai kemungkinan meluapnya kembali Aliran Sungai Komering. Karena berdasarkan data dari BMKG Sumsel kata dia, cuaca ekstrim kemungkinan masih terjadi hingga beberapa

bulan kedepan dengan waktu yang tidak bisa diprediksi. “Banjir yang melanda OKU Timur beberapa waktu lalu merupakan banjir kiriman dari wilayah OKU Selatan. Saat ini ketinggian air sudah kembali normal sekitar 121 meter. Kita terus berkoordinasi dengan penjaga pintu air di sana untuk mengantisipasi luapan air di wilayah OKU Timur,” ucap Darlizal. Menurut Darlizal, pihaknya terus berkoordinasi dengan sejumlah intansi terkait untuk mengantisipasi kemungkinan adanya banjir susulan yang

disebabkan ekstrimnya cuaca di hulu Sungai Komering. “Karena kita belum memiliki sarana dan prasarana penunjang, maka kita terus berkoodinasi dengan instansi terkait lainnya. BPBD saat ini hanya bisa melakukan kontrol dan melaporkan kejadian. Karena untuk melakukan tindakan pencegahan hal yang mustahil sebab hingga saat ini BPBD belum memiliki fasilitas yang dibutuhkan,” jelasnya. Dampak dari luapan air Sungai Komering yang melanda beberapa kecamatan tersebut kata dia, menyebabkan sekitar

FOTO-FOTO ; hery / PALPRES

GUNTING PITA

600 hektare (ha) lahan persawahan warga mengalami puso atau gagal tanam. Saat ini pihaknya masih melakukan pendataan lebih lanjut untuk kemudian mengajukan permohonan bantuan bibit yang akan disalurkan langsung oleh instansi terkait. “Bukan hanya padi saja yang mengalami kerusakan. Sejumlah tanaman pertanian lainnya seperti cabai, duku dan pepaya di wilayah jalur komering juga mengalami kerusakan dan kegagalan panen. Hal itu disebabkan karena air cukup lama merendam tanaman pertanian itu,” jelasnya. MAN

Hal ini dikarenakan pemberian ASI, pertama kali saat usia melahirkan tentunya, dapat memberikan kekebalan tubuh dari serangan penyakit. ”Anak kita tidak mudah terserang penyakit, dengan pemberian ASI, dan merangsang pertumbuhan anak supaya cerdas,” pungkasnya. ZON

2 Warga Serahkan Senpi

SENPI

FOTO; wijdan / PALPRES

Kapolres OI, AKBP Deni Dharmapala menerima senpi illegal yang diserahkan langsung oleh pemiliknya.

INDRALAYA. PE – Di selasela acara Peresmian Balai Serba Guna ‘Tunggal Panaluan II’ Mapolres Ogan Ilir (OI) dan tatap muka Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol Drs Iskandar Hasan SH MH dengan masyarakat Kabupaten OI. Dua warga Bumi Caram Seguguk menyerahkan senjata api (senpi) rakitan, 1 laras panjang dan 1 laras pendek. Penyerahan oleh warga ini sendiri disambut langsung Kapolres OI, AKBP Deni Dharmapala, yang selanjutnya senpi tersebut dicek Kapolda dan Bupati OI, Ir H Mawardi Yahya. “Sesuai Maklumat Kapolda terkait kepemilikan senpi diSumsel khususnya di OI, warga diimbau menyerahkan senpi secara sukarela hingga 31 Desember mendatang,” ujarnya. Menurut dia, dengan adanya 2 warga yang secara sukarela menyerahkan senjata api ini, pihaknya sangat mengapresiasi, dan berharap pada warga lain yang juga memiliki senpi agar bisa melakukan hal yang serupa.

Sementara itu Bupati OI, Ir H Mawardi Yahya menyampaikan ucapan terima kasih kepada warganya yang telah patuh kepada hukum. “Kita berharap bagi warga lain yang menyimpan atau memiliki senpi dapat menyerahkannya pada pihak yang berwajib, jangan setelah ditindak baru menyerahkan,” katanya. “Ada lima poin yang diinginkan, salah satunya bila sampai tanggal 31 Desember mendatang maka tidak akan diproses secara hukum,” sambung orang nomor satu di Bumi Caram Seguguk tersebut. Sesuai maklumat, penyerahan senpi didasarkan UndangUndang Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan sejata api, amunisi dan bahan peledak ilegal serta membawa senjata tajam tidak pada tempatnya. “Penggunaan senpi dan sejenisnya tanpa izin, sesuai Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 bisa dikenakan sanksi hukum,” timpal Kasubag Humas Polres OI, Iptu Oka Romadan. VIV

Nama Kapolres dan Kasat Dicatut MARTAPURA. PE – Banyaknya pengungkapan kasus tindak kejahatan oleh Polres OKU Timur ternyata dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab untuk mendulang keuntungan pribadi. Dengan modus berpura-pura menjadi Kapolres dan Kasat, oknum tersebut menelpon keluarga tersangka meminta sejumlah uang agar kasus tersebut tidak berlanjut ke ranah hukum. “Memang ada beberapa pihak keluarga pelaku ditelepon oknum mengatakan bisa melepas pelaku dengan imbalan uang,” ujar Kapolres OKU Timur, AKBP Kristiyono. Kristiyono menghimbau, agar masyarakat jangan mudah percaya kepada orang yang mengatasnamakan Kapolres ataupun Kasat bisa menyelesaikan kasus dan meminta imbalan uang dengan cara ditransfer. Sebaiknya dikonfirmasi terlebih dahulu. “Selaku kepolisian kita komit-

men menenggakkan hukum. Jadi tidak ada alasan untuk tidak memproses kasus yang sudah kita ungkap,” terangnya. Memang lanjut Kristiyono, di setiap moment tertentu para oknum tersebut bisa saja mengambil keuntungan untuk mengelabui korbannya dengan mencatut nama Kapolres maupun Kasat. “Sekali lagi saya tegaskan jangan mudah percaya jika ada orang yang menelpon mengatasnamakan Kapolres maupun Kasat dan meminta sebuah imbalan,” tegasnya. Senada diungkapkan Kasat Reskrim Polres OKU Timur, AKP Janton Silaban, sebaiknya jika ada yang mengatasnamakan Kapolres maupun Kasat jangan mudah percaya. Terlebih dahulu harus dikroscek kebenarannya. “Jangan mudah percaya dan langsung menuruti kemauan oknum tersebut untuk mentransfer sejumlah uang yang diminta,” pungkasnya. MAN


sumsel PALEMBANG EKSPRES

jumat, 1 maret 2013

Halaman 13

Temukan Dugaan Kayu Gelondongan Illegal MUSI RAWAS. PE - Dinas Kehutanan (Dishut) Mura menegaskan, pihaknya segera menindaklanjuti instruksi Bupati guna menindaklanjuti kasus dugaan illegal logging yang dilakukan pengusaha kayu nakal. Bahkan, Dishut telah mengantongi dua lokasi keberadaan kayu gelondongan illegal tanpa dilengkapi surat izin dari pihaknya. Kepala Dishut Mura, Nawawi mengungkapkan, keberadaan kayu illegal tersebut terdapat di Desa Pauh, Keca-

matan Rawas Ilir dan Muara Lakitan. Namun, Dishut belum bisa memastikan kayu-kayu tersebut jenisnya apa dan diperoleh dari mana. “Kayu-kayu disitu tidak ada izin dari kita. Nah, ini yang akan kita tindaklanjuti. Sebab jumlahnya juga cukup banyak, di Muara Lakitan saja terdapat 1.500 potong kayu gelondongan atau sekitar 250 kubik. Sedangkan di Pauh sekitar 100 kubik, tapi untuk jenisnya kita belum tahu,” jelasnya.

Dia menjelaskan, pihaknya akan menurunkan petugas guna melakukan pengecekan. “Memang itu kayu dari hasil hutan rakyat. Tapi mereka itu tidak memiliki izin dari kita. Karena itu, kayukayu itu illegal dan yang pasti sangsinya akan dikoordinasikan lebih dulu dengan pihak terkait apakah dimusnahkan atau dilelang,” terangnya. Sementara itu, Kapolres Mura, AKBP M Barly Ramadhani menegaskan, terkait dengan kasus dugaan illegal logging pihaknya, siap

melakukan penyelidikan dengan mengecek kelapangan. Guna mengetahui apakah benar kayu-kayu yang diduga illegal logging diperoleh dari hutan kawasan. “Kalau hutan kawasan, itu baru dikatakan illegal logging. Tapi kalau dari hutan rakyat, itu tidak apa-apa hanya saja harus ada izin dari Dinas Kehutanan. Makanya, kita tidak ingin langsung mengatakan illegal logging sebab harus dicek dulu kelapangan dan surat menyuratnya,” tandasnya. IMR

Bakal Relokasi Pemukiman Pinggiran Sungai MUSI RAWAS. PE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura berencana akan melakukan relokasi pemukiman warga yang berada dipinggiran sungai. Hal ini dilakukan, guna mengantisipasi bajir tahunan yang seringkali merendam wilayah pemukiman dipinggiran sungai besar yakni Rawas dan Musi. Asisten 3 Pemkab Mura, Edi Iswanto mengatakan, Bupati telah menginstruksikan seluruh jajarannya agar diawal Minggu ini digelar rapat bersama untuk menentukan bagaimana tahapan relokasi yang akan dilakukan nantinya. Mulai dari ganti rugi, penyiapan lahan dan sebagainya. “Itu bukan wacana lagi, sifatnya instruksi agar segera dilaksanakan. Awal minggu depan kita rapat dan sudah dibuat format guna membicarakan tindalanjutnya bagaimana,” ujarnya kepada Palembang Ekspres Kamis (28/2). Dijelaskannya, Pemkab Mura akan membentuk tim yang melibatkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) seperti Camat dan Kepala Desa (Kades). Nantinya, tim akan melakukan pendataan lokasi mana saja yang akan direlokasi. “Ini kan setiap tahun sering banjir, jadi tindaklanjutnya agar mereka yang tinggal dipinggiran sungai tidak kena banjir lagi,” jelasnya. Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Mura, Hj Susilawati Burlian melalui Kepala Bidang Organisasi dan Bantuan Sosial, Azwar menerangkan, pihaknya siap melaksanakan instruksi tersebut dan mensosialisasikannya kepada masyarakat yang tinggal dipinggiran sungai. Seperti, dipinggiran sungai Rawas yang melintasi wilayah Kecamatan Karang Dapo dan Rawas Ilir. Sambungnya, dipinggiran sungai Musi yang mellintasi pemukiman warga diwilayah Kecamatan Muara Kelingi, Muara Lakitan dan BTS Ulu. “Dari aliran sungai inilah sering air meluap sehingga debit air meluber hingga menggenangi pemukiamn warga,” terangnya. Dia menambahkan, setidaknya tercatat 5 wilayah Kecamatan yang rawan banjir. Meliputi wilayah Kecamatan Rawas Ilir, Karang Dapo dan Rupit. “Untuk saat ini, kita tetap siaga mengantisipasi banjir yang mana untuk bulan ini, hujan masih tetap ekstrim berdasarkan laporan BMKG yang kita terima,” tukasnya. IMR

FOTO: imron / PALPRES

Bupati Mura H Ridwan Mukti tengah menjenguk salah seorang wartawan yang tengah terbaring di rumah sakit.

Usai Menjenguk Bupati Sidak RS MUSI RAWAS. PE - Bentuk kepeduliaan Bupati Mura, H Ridwan Mukti serta kedekatannya kepada media, Kamis (28/2) orang nomor satu di Bumi Lan Serasan Sekantenan menjenguk salah seorang wartawan Musi Rawas Ekspres (Sumatera Eskpres), Erik Ardiansyah yang tengah terbaring sakit di RS Umum Sobirin Kota Lubuklinggau. Dirinya memberi suport dan dorongan kepada Erik serta keluarganya agar sabar dan tabah dalam menghadapi ujian hidup. Ya, Erik yang supel dan ramah dengan sesama rekan seprofesinya ini menderita sakit ginjal dan kini terkulai tak berdaya di RS.

Dua Bulan Gaji Kades Nunggak EMPAT LAWANG. PE - Sejumlah Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Empat Lawang mempertanyakan uang gaji, terhitung dua bulan belum kunjung dicairkan alias nunggak. Kades Mekarti Jaya Kecamatan Tebing Tinggi, Amri mengaku, dua bulan tunjangan atau honorernya belum dibayarkan oleh pihak BPMD. “Dua bulan ini memang nunggak, tidak tahu mengapa,” akunya kepada Palembang Ekspres Kamis (28/2). Menurutnya, terlambatnya gaji Kades memang sudah sering dirasakan bukan hanya tahun ini saja, maka dari itu sebagian besar Kades sudah tidak heran dengan fenomena keterlambatan ini. “Memang biasanya juga terlambat terus tiap tahun,” cetusnya. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan (BPMPD) Empat Lawang, Aminudin Bahar didamping Kabid Pemdes (Pemerintahan Desa), Yulius Sugiantara membenarkan, jika dua bulan tunjangan kades selama 2013 belum dibayarkan. Hal itu disebabkan, pihaknya masih menunggu Surat Keputusan (SK) Bupati. “Memang belum dibayarkan, karena kita menunggu SK Bupati baru bisa mencairkan insya allah maret nanti dicairkan,” bebernya. Selain itu sambungnya, tunjangan para kades biasanya dibayarkan setiap triwulan, bukan setiap bulan sehingga apa yang dikeluhkan kades tidak relevan.  “Tunjangan itu kan pertriwulan bukan perbulan, sehingga kades jangan mengeluh sebelum triwulan” pintanya. FIR

JENGUK

“Moga cepat sembu ya, biar bisa kumpul lagi dengan temanteman yang sering negpos di Pemkab. Jadi, bisa cari berita lagi, bekerja lagi seperti biasa,” katanya sambil memegang kepala Erik. Setelah menjenguk Erik, Bupati melakukan peninjauan terhadap pelayanan di RS Sobirin, baik dari instratruktur maupun tata pelayanan terhadap pasien. “Tempat parkir harus ada solusi supaya tidak kelihatan begitu padat dan juga tempat sistem pendaptaran berobat,   tmpt pengambilan obat numpuk dan nunggu. Solusi kita buat seperti antrian bank,” jelasnya. IMR

Kebutuhan Beras Setahun Capai 5 Ribu Ton FOTO: yuni / PALPRES

BANTUAN

Wakil Bupati Muba Beni Hernedi menerima secara simbolis bantuan dari Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu.

Peduli Beri Bantuan Korban Banjir

SEKAYU. PE - Banjir yang melanda Kabupaten Musi Banyuasin beberapa pekan ini memang sangat menyita perhatian. Terlebih corporate yang memberikan bantuan, terhadap ribuan rumah warga terendam banjir dibeberapa Kecamatan dalam Kabupaten. Kendati demikian bantuan masih terus berdatangan dari berbagai pihak baik dari instansi pemerintah, masyarakat maupun perusahaan sebagai wujud solidaritas kepada sesama. Wakil Bupati Muba Beni Hernedi menerima secara simbolis bantuan dari Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu untuk korban banjir yang terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin. Bantuan diantaranya, empat ton beras, 800 dus Mi Instan, 1.000 kaleng kecil sarden, 1.000 bungkus Minyak goreng ukuran ½ kilogram dan 1.000 botol kecap yang diserahkan kepada pemkab Muba dan akan disalurkan, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Muba kepada masyarakat korban banjir Rabu (27/2). Pemerintah Kabupaten Muba menyambut baik bantuan yang diberikan beberapa corporate seperti, Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, semoga bantuan yang diberikan dapat membantu masyarakat Musi Banyuasin yang terkena musibah banjir dan diharapkan dapat memotivasi perusahaan lainnya untuk membantu masyarakat.

Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, Edison Marulita bantuan ini merupakan bentuk simpati Bank Sumsel Babel kepada Korban banjir di Kabupaten Muba, dengan harapan agar terbangun rasa kebersamaan dan saling membantu. Sementara itu ,Persatuan Wartawan Indonesia perwakilan Musi Banyuasin (PWI perwakilan Muba) juga bergerak ikut membantu saudara yang tertimpa musibah banjir bekerjasama dengan pihak Conoco Phillips. Tiga kecamatan yang mendapat bantuan, yakni kecamatan Sanga Desa, Kecamatan Batang Hari leko dalam wilayah kabupaten Muba serta kecamatan Rawas Ilir dalam wilayah kabupaten Musi Rawas. Menurut Jacob Kastanja CMC Manager ConocoPhillipsmelalui Ary Dwi Permana, Field External Relation Deputy Manager, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pihak Conoco Philips untuk meringankan beban warga terutama didesa penyangga yang menjadi korban banjir. “Conoco Philips menyampaikan rasa simpati yang sedalam-dalamnya kepada korban banjir yang berada terutama di beberapa desa dalam kabupaten Musi Banyuasin, hal ini sebagai wujud rasa kepedulian terhadap sesama dan juga upaya untuk menjadi tetangga yang baik didaerah dimana ConocoPhilips beroperasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ary Dwi Permana mengatakan dengan bantuan yang diberikan meski nilainya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, setidaknya dapat meringankan beban warga yang menjadi korban banjir dalam masa sulit. Senada, Kurnaidi ketua PWI Perwakilan Muba mengucapkan rasa terima kasih kepada rekan-rekan pengurus PWI dan pihak ConocoPhilips yang sudah bersusah payah untuk mensukseskan program ini demi membantu meringankan beban warga yang menjadi korban banjir. “Ungkapan terima kasih kami sampaikan kepada pihak ConocoPhilips yang bersedia bekerja sama dengan PWI Perwakilan Muba dalam rangka program peduli sesama untuk membantu saudara kita yang tertimpa musibah banjir,” ungkap Kurnaidi. Kedepan Kurnaidi mengharapkan agar kerjasama seperti ini dapat berjalan lebih baik lagi dan bukan hanya dengan pihak ConocoPhilips saja tetapi juga dengan pihak perusahaanperusahaan yang beroperasi diwilayah kabupaten Musi Banyuasin. Sementara itu, Hj Asmarani S Sos Msi, camat Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin mewakili warga penerima bantuan dikecamatan tersebut mengucapkan rasa terima kasih kepada pihak ConocoPhilips dan PWI perwakilan Muba atas bantuan yang diberikan. YUN

Tim PBD Tinjau Ulang Desa Sako Suban MUSI BANYUASIN. PE - Tim Penegasan Batas Daerah (PBD), Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersama Tim PBD Pemprov Sumsel akan melakukan inventarisasi data sosial ekonomi, masyarakat di Dusun III dan Dusun IV Desa Sako Suban, Kecamatan Batanghari Leko. Ini dilakukan guna mengetahui data akurat sosial ekonomi masyarakat di daerah ini. Demikian diungkapkan, Kabag Batas Kabupaten Muba Drs Bustanul Arifin, seusai menggelar rapat penegasan batas daerah antara Kabupaten Muba dan Kabupaten Mura yang difasilitasi pihak Provinsi Sumsel di aula Bina Praja Pemprov Sumsel, Rabu sore (27/2). “Dari hasil rapat penegasan batas daerah antara Kabupaten Muba dan Kabupaten Mura yang difasilitasi oleh pihak Pemprov Sumsel, BPN Sumsel, dan Topdam II/Sriwijaya menyebutkan akan melakukakan inventarisasi data sosial ekonomi masyarakat di Dusun III dan Dusun IV Desa Sako Suban Kecamatan Batanghari Leko, dengan jadwal akan ditentukan oleh pihak Pemprov Sumsel,” ujar Bustanul.

Lanjutnya, dari hasil rapat tersebut juga menyebutkan untuk segmen Desa Mekar Jaya Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Muba dengan Desa Sindang Laya dan Desa Mukti Karya Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura telah ada kesepakatan antar desa yang merupakan batas Kabupaten. Sementara itu, untuk Desa Rukun Rahayu Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Muba dengan Desa Bumi Makmur (SP.6) Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Mura, nantinya akan diundang Pemprov Sumsel didampingi Tim PBD kedua kabupaten untuk melakukan penandatangan berita acara kesepakatan batas desa. “Mengenai daerah Suban IV, pihak Kabupaten Mura dan Pemprov Sumsel tidak melakukan pembahasan lagi, karena wilayah Suban IV telah kembali masuk dalam wilayah Kabupaten Muba,” tegas Bustananul. Terpisah, Kabag Humas Setda Muba Dicky Meiriando SSTP MH mengatakan, berdasarkan hasil keputusan rapat pada 14 Januari 2013 lalu di Pemprov Sumsel dan 5

Februari 2013 di Hotel Jayakarta, Jakarta bersama Ditjen Pemerintahan Umum Kemendagri, telah disepakati untuk sub segmen P.7 sampai dengan P.10 (Suban IV) diputuskan bersama-sama bahwa sumur gas Suban IV masuk wilayah Kabupaten Muba. Sehingga soal Suban IV ini tidak ada masalah lagi mengenai penegasan batas daerah. “Untuk Suban IV sudah masuk wilayah Muba, dan kita saat ini masih menunggu proses selanjutnya yang menegaskan memang daerah tersebut masuk di Wilayah Muba dari pihak Kemendagri RI,” tegasnya. Dalam rapat penegasan batas daerah ini dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Pemerintahan Pemprov Sumsel H Mukti Sulaiman SH Mhum, Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sumsel yang dihadiri Tim PBD Kabupaten Muba yang terdiri dari Kabag Batas Kabupaten Muba, Kabag Tapem Muba, Kabag Hukum Muba, Kadishut Muba, Kadistamben Muba, Kepala Bappeda Muba, Camat Batang Hari Leko, dan tim lainnya serta Tim PBD Kabupaten Mura. REL/YUN

PRABUMULIH. PE - Kebutuhan pertahunnya akan pasokan beras di kota Prabumulih, berdasarkan data yang dimiliki Badan Pelaksana Penyuluh dan Ketahanan Pangan (BP2KP) mencapai 15 ribu ton dengan jumlah penduduk yang terus bertambah. Hal ini diungkapkan, Kepala BP2KP kota Prabumulih, Ir H Soegiyono MSi ketika ditemui, yang menyebutkan, untuk memenuhi kebutuhan tersebut jika mengandalkan hasil beras lokal, tidak akan terpenuhi. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan beras tersebut terpaksa mengandal beras yang dipasok dari daerah lain seperti OKU Timur, Indralaya, Baturaja dan lainnya. “Karena produksi kita hanya 1.000-1.500 belum bisa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga masih mengandalkan pasokan dari luar daerah untuk memenuhinya,” jelasnya, Kamis (28/2). Menurutnya, alasan minimnya lahan yang diperuntukan untuk tanaman padi. Karena,

banyak para petani di kota ini, lebih memilih bertanam karet. “Pertama alasannya minimnya lahan dikarenakan dijadikan warga kebun karet, sebagai tanaman utama. Lalu, kondisi lingkungan yang tidak memungkinkan untuk ditanami padi,” terangnya. Tahun ini kata dia, kebutuhan beras diprediksi masih berada di kisaran 15 ribu ton, sementara itu stok beras untuk memenuhi kebutuhan tersebut, yang dipasok dari luar daerah mencapai ratarata 35 ribu hingga 40 ribu ton. “Karena tak jauh berbeda kebutuhan dari tahun sebelumnya, stok beras tahun ini aman apalagi ketersediannya tahun ini mencapai 35-40 ribu ton. Sebab, pasokan beras dari daerah lain masih cukup besar,” bebernya. Disebutkannya, kebutuhan warga perorang setahunnya mencapai rata-rata 85-90 kg beras dikalikan dengan jumlah penduduk yang ada, maka jumlahnya mencapai 15 ribu ton. Kebutuhan perorangan akan besar di kota ini masih relatif tinggi. AND

Jembatan Ditarget Kelar Akhir Tahun MUSI RAWAS PE - Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM), Kabupaten Mura menargetkan pengerjaan enam proyek pembangunan jembatan penghubung dibeberapa wilayah Kabupaten Mura, ditarget kelar akhir tahun. Proyek yang menyedot dana miliaran rupiah ini, bahkan terus digeber. Kepala Dinas PU BM Mura, Aidil Rusman mengatakan, pembangunan jembatan dilaksanakan secara bertahap dengan menggunakan APBD. Seperti, jembatan Pulau Kida di Kecamatan Rawas Ulu, Biaro di Kecamatan Rawas Ilir, Prabumulih I dan Semangus di Kecamatan Muara Lakitan, Sungai Naik di Kecamatan BTS Ulu dan Megang Sakti empat di Kecamatan Megang Sakti. “Ini masih dalam pengerjaan dan dilakukan bertahap. Kita ingin mempermudah akses jalan, sehingga masyarakat lebih efisien dalam menjalankan aktivitasnya serta memperlancar perekomian disetiap Desa,” jelasnya kepada Palembang Ekspres Kamis (28/2). Sambungnya, dari enam proyek pembangunan jembatan penghubung ini, pihaknya juga sudah menyelesaikan beberapa proyek jembatan lainnya. Sebanyak 8 jembatan yakni, jembatan penghubung Muara Nilau di Kecamatan, Bingin Teluk dan Desa Pauh di Kecamatan Rawas Ilir. Kemudian, jembatan Pang-

kalan Tarum di Kecamatan BTS Ulu, Rengas dan Trans Prabumulih di Kecamatan Muara Lakitan, Desa Durian Remuk di Kecamatan Muara Beliti dan terakhir jembatan Kungku di Kecamatan Sukakarya. “Ini yang sudah selesai dibangun. Dengan ini diharapkan, aktivitas masyarakat serta perekonomiannya berjalan cepat,” harapnya. Sementara itu, Asisten 2 Pemkab Mura, Agus Setyono mengungkapkan, pembangunan akses jalan maupun jembatan merupakan hal penting dilakukan guna menunjang perekonomian diwilayah sekitar. Sehingga, pemerintah fokus terhadap pembangunan sarana serta prasarana untuk membantu masyarakat. “Ada skala prioritasnya untuk pembangunan jalan atau jembatan. Contohnya di desa A, itu prospek perekonomian yang ditunjang dari segi ekonominya tinggi, tentunya menjadi prioritas. Tapi terlepas dari itu, Pemkab berusaha untuk melakukan pembangunan secara merata,” katanya. Menurutnya, adanya prasarana yang memadai tentu akan memperlancar pelayanan serta transportasi masyarakat. Khususnya menghidupkan kembali perekonomian didesa terisolir atau tertinggal. “Kita terus mengupayakan pembangunan dan perekonomian di Mura berjalan cepat dengan fokus membuka akses jalan,” tukasnya. IMR


PALEMBANG EKSPRES

jumat, 1 maret 2013

TELEPON PENTING Polda Sumsel : Poltabes : Polsek IB I : Polsek IB II : Polsek IT I : Polsek IT II :

(0711) 360404/ (0711) 310264 (0711) 513334, (SPK) (0711) 510455 (0711) 353014 (0711) 352973 (0711) 351607 (0711) 713344

Polsek SU I : Polsek SU II : Polsek S Gerong : Polsek Sako : Polsek Gandus : Polsek Sukarami : Polsek Kemuning : KPPP Boombaru : Pos Laka Pakjo : Kodim 0418 :

Halaman 14

(0711) 510128 (0711) 510096 (0711) 596333/ (0711) 598144/ (0711) 598145 (0711) 820062 (0711) 7365855 (0711) 411585 (0711) 7300930 (0711) 712386 (0711) 7920902 (0711) 351637

Denpom 2/4 : (0711) 351843/ (0711) 374836 LBH Palembang : 0711 356153 E-mail : lbhplg@yahoo.com Posbakum Ikadin Palembang : 0811711830/ (0711) 7081830/ 08197830830 Pemadam Kebakaran : (0711) 312011 PDAM : (0711) 350079 PLN : (0711) 356911 (0711) 358355

RSMH Palembang (Sentral) : (0711) 354088 RS Charitas : (0711) 350827 RSI Siti Khadijah : (0711) 311884 RS AK Gani : (0711) 354691 RS Muhammadiyah : (0711) 513144 RS Myria : (0711) 411610 RS Ernaldi Bahar : (0711) 410354 Informasi Telepon : 108 Layanan Telegram : 165 SLI : 100 Pengakuran Jam : 103

6 Tahun Buron, Perampok Ditangkap KDRT Perampok dan Pembunuh Tukang Ojek Ariodillah

TSK Dendra Martinus alias Soni

PALEMBANG.PE – Setelah hampir enam tahun tidak diketahui siapa perampok dan pembunuh Aswani Anggara alias Wani (35), warga Jalan Ariodillah, Kelurahan 20 Ilir D IV, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang, pada 27 Maret 2008 lalu. Akhirnya pelakunya diketahui dan berhasil diamankan aparat Polsekta IT II Palembang, kemarin (28/2) sekitar pukul 09.00 WIB. Uniknya, penangkapan terhadap tersangkanya, Dendra Martinus alias Soni (32), warga Jalan Di Panjaitan, Gang Melati, RT 40, Kelurahan Plaju Ulu, Kecamatan Plaju Palembang ini, diawali keributan antara tersangka Soni dengan istrinya Juraidah alias Indah (29) dan kakak iparnya Chairul (28), dirumah mertuanya di Jalan Ratu Sianom, Lorong Kenanga, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan IT II Palembang. Setelah terjadi keributan masalah penggadaian sepeda motor, tersangka Soni langsung dibawa oleh kakak iparnya Chairul ke Mapolsekta IT II Palembang untuk diamankan. Begitu diminta keterangan, ternyata tersangka Soni merupakan perampok dan pembunuh korban Wani pada 27 Maret 2008 lalu di rawa-rawa Jalan Pertahanan Ujung, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang. Karena laporan polisi peristiwa perampokan dan pembunuhan itu ada di Mapolresta Palembang, akhirnya sekitar pukul 12.00 WIB, tersangka Soni dijemput aparat Unit Ranmor Satuan reskrim Polresta Palembang, pimpinan Iptu Robert PS dan Unit Pidum, pimpinan AKP Nanang Supriatna SH, guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Peristiwa perampokan disertai pembunuhan itu bermula dari tersangka Soni bertemu dengan korban Wani di depan Jalan Ariodillah Palembang dan berpura-pura minta diantar ke lokasi kejadian. Setelah terjadi kesepakatan harga, akhirnya korban yang sebagai tukang ojek mengantarkan tersangka ke lokasi kejadian. Namun, begitu keduanya tiba dilokasi kejadian, tersangka langsung memaksa korban untuk menyerahkan motor Honda Supra Fit warna merah putih BG 3071 PE miliknya. Korban sempat memberikan perlawanan, sehingga tersangka menusuk korban dengan senjata tajam. Usai melumpuhkan korban, tersangka Soni langsung melarikan diri meninggalkan korban yang

menderita 15 luka tusuk yakni di dua liang di pipi kanan, tiga liang di leher kanan, dua liang di belakang telinga kanan, tiga liang di bahu kanan belakang kanan, satu liang di punggung kiri, satu liang di belakang ketiak kanan, satu liang di lengan kiri, satu liang di belakang ketiak kanan, satu liang di paha kanan, luka robek di bibir dan luka lebam di leher. Akhirnya korban tewas dilokasi kejadian. “Motor itu tidak berhasil aku bawa latri, karena terjebak lumpur jadi aku tinggalkan dirawa-rawa itu. Setelah itu aku berangkat ke Jakarta dan bekerja dibengkel selama dua tahun. Setelah itu aku bekerja di perkebunan Sawit di Lubuklinggau,” ucap tersangka Soni saat ditemui di Mapolsekta IT II Palembang, kemarin (28/2). Setelah itu, ungkapnya, dirinya berangkat ke Pulau Bangka dan bekerja di tambang timah selama setahun. Karena ada masalah dengan istrinya dan dirinya ingin mengambil motornya, maka dirinya pulang lagi ke Palembang. “Baru dua hari aku pulang ke Palembang dan mau mengambil motor yang ada di istri aku. Rupanya motor itu telah digadaikan dengan kakak ipar aku, makanya kami ribut. Rupanya aku dibawa ke Polsek dan polisi tahu kalau aku yang merampok dan membunuh di Pertahanan ujung Plaju,” tuturnya. Residivis kasus penodongan pada 1999 lalu ini juga mengaku jika dirinya nekat melakukan aksi penodongan itu, lantaran tedesak kebutuhan ekonomi. Kerenanya dirinya berpura-pura minta diantarkan dengan korban ke lokasi kejadian. “Aku tidak kenal dengan korban, tapi memang aku bertemu dengan korban di depan Pahlawan. Setelah itu aku tusuk korban sampai tewas,” bebernya. Kapolsekta IT II Palembang, Kompol Hans Rachamatulloh Irawan SIk melalui Kanit Reskrim, Ipda M Sabur SAg mengatakan, awalnya tersangka diamankan karena kasus kekerasan dalam rumah tangga, dimana tersangka hendak mengambil motornya yang ada di istrinya. Namun, ternyata motor itu telah digadaikan dengan kakak iparnya. “Karena kesal tersangka kemudian memukuli istrinya dan secara kebetulan kakak iparnya lewat. Makanya terjadi perkelahian dan tersangka memukuli kakak iparnya. Lalu oleh kakak iparnya tersangka dibawa ke Mapolsekta IT II Palembang. Setelah kita minta keterangan, ternyata terungkap kalau tersangka ini merupakan pelaku perampokan dan pembunuhan yang terjadi di Pertahanan Plaju. makanya tersangka kita serahkan ke Mapolresta Palembang,” pungkas Sabur. JOE/BAY

foto berry / PALPRES

Dua Merek Pestisida Dipalsukan Gudang Produksinya Digrebek PALEMBANG.PE - Aparat Unit I, Subdit I Indagasi, Direktorat Reskrim Khusus Polda Sumsel mengerebek gudang produksi dua merek pestisida palsu jenis seetop dan Round up plus di Jalan Hindoli, Kelurahan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Rabu (27/2) sekitar pukul 17.30 WIB. Dari lokasi pengrebekan, petugas berhasil mengamankan pemilik gudang, Marzuki (40) dan barang-bukti berupa 76 galon isi herbisida 20 liter, 16 galon kosong ukuran 20 liter, satu kosong zat pewarna, satu roll kawat segel, satu buah pompa tangan, satu

gulung alumuniun voil, satu set stiker merek pestisida palsu, satu buah takaran dan pengaduk. Kasubdit I Indagsi, Ditreskrimsus Polda Sumsel, AKBP Dewa Putu Gede Artha mengatakan, pengrebekan ini berawal dari keluhan warga di sekitar lokasi pengrebekan mengeluhkan pasca pembelian pestisida palsu jenis seetop dan Round up plus di toko milik tersangka dimana rumput tidak ada yang mati, melainkan malah bertamba subur. ”Keluhan warga dan petani dibeberapa wilayah Sungai Lilin itu langsung direspon dan kami mengirimkan anggota kami untuk melakukan penyelidikan awal dulu,” terang Gede saat ditemui kemarin (28/2). Awalnya pihaknya membeli terlebih dahulu dua produk pestisida palsu itu. Lalu dua merek pestisida palsu jenis seetop dan Round up plus diperiksa unsur atau komponen di jeriken ukuran 20 liter. ”Ketika kita cek di labfor, memang secara sekilas dari tempat dan mereknya

sama dengan asli. Tapi kandungan di dalam pestisida seetop dan Round up plus palsu ini tidak dapat dibohongi, karena unsur campuran kimi didalamnya sangat jauh berbeda, malah banyak air, garam, perwarna lainnya,” bebernya. Setelah dipastikan dua pestisida seetop dan round up plus palsu, pihaknya langsung mengerebek gudang pruduksinya di kawasan Sungai Lilin. Seaktu digrebek pihaknya menemukan sejumlah barang bukti untuk melakukan pembuatan atau pemalsuan komponen isi pestisida seetop dan round up plus. “Kita juga periksa sejumlah saksi atau pegawai tersangka dan mereka mengakui di barang bukti digudang itu merupakan pestisida seetop dan round up plus buatan mereka palsu,” katanya. Kemudian, jelas Dewa, pihaknya menangkap tersangka Marzuki sebagai pemilik produksi pestisida palsu. ”Tersangka akan kita jerat dengan hukuman berlapis mengenai pelanggaran undangundang budi daya tanaman dan undang-

undang konsumen anacaman benjara lebih dari empat tahun,” tukasnya. Sementara tersangka Marzuki mengakui sudah melakukan produksi pestisida seetop dan round up plus palsu sejak 2009 lalu. Namun, selama dirinya menjual pestisida itu, tidak ada keluhan dari konsumen. ”Memang tidak resmi, tapi selama tiga tahun ini tidak ada keluhan dari pelanggan atau petani yang membelinya. Baru 2012 ini banyak orang mengeluhkan pestsida buatan aku,” tutur tersangka Marzuki. Dibeberkannya, dari segi harga, pestisida palsu jenis seetop dan round up plus yang dijualnya ke pasaran harganya sedikit lebih murah jika dibandingkan yang asli. ”Perjeriken berisi 20 liter aku jual Rp900, sedangkan harga resmi toko atau yang aslinya bisa Rp930 ribu dan aku juga tidak takut membanting harga sampai Rp800 ribu. Itupun kalau ada orang yang pesan banyak,” pungkasnya. JOE

Gangguan Telepon : 117 Ambulance : 118 Bandara SMB II : (0711) 411778 Informasi SMB II : (0711) 413695 Vip Room SMB II : (0711) 410159 Lanud : (0711) 410376 STA Kertapati : (0711) 515555/ (0711) 510201 ULPK BBPOM Palembang : (0711) 371463 Perusahaan Gas Negara : (0711) 717950

Pengedar Togel Pipis di Celana PALEMBANG.PE - Begitu polisi datang menangkapnya, seorang pengedar judi jenis Toto Gelap (Togel), Ari (24), warga Jalan Palembang, KM 16, Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, langsung cemas sehingga terkencing di celananya. Penangkapan itu dilakukan pada Rabu (27/2) sekitar pukul 12.30 WIB, di pondok belakang cucian di KM 16, tak jauh dari rumahnya. Darinya diamankan uang pasangan togel sebesar Rp362 ribu dan satu unit Handphone (HP). Awalnya aparat Unit V, Subdit III, Direktorat Reskrim Umum Polda Sumsel poimpinan Kompol M Harris, mendapat informasi jika tersangka Ari sering mengedarkan togel. Kemudian petugas melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil menangkap tersangka. “Waktu ditangkap tersangka mau menyetorkan nomor pasangan togel ke bandarnya. Awalnya kita tidak menemukan barang bukti togel, tapi setelah HP miliknya digeledah, kita menemukan pasangan nomor togel,” ucap Kasubdit III, Dit Reskrimum Polda Sumsel, Kompol Kristovo Arianto SIk, kemarin (28/2). Sebenarnya, terang Kristovo,

tersangka merupakan Target Operasi (TO) pihaknya sejak lama dalam kasus peredaran togel. “Saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan lebih lanjut guna dilakukan pengembangan lebih lanjut,” terangnya. Sementara tersangka Ari mengaku jika dirinya sudah menjalani bisnis togel sejak tiga minggu lalu. Dan setiap kali menyetor pasangan nomor togel dirinya mendapat bagian sebesar 20 persen dari total pasangan. “Paling besar aku dapat uang Rp60 ribu dari total pasangan sebesar Rp300 ribu. Uangnya sebagian untuk aku pasangkan togel dan sebagian untuk membeli rokok,” ungkapnya. Sopir ekspedisi ini menuturkan, sistem pemasangan nomor togel bukan menggunakan kertas, tapi cukup dengan mengirimkan SMS nomor pasangan togel, lalu disetorkannya ke bandarnya bernam Iwan warga Talang Buluh, Banyuasin. “Jadi setelah aku menerima SMS dari pemasang aku tinggal menunjukannya dengan Iwan untuk di rekap. Jadi sistem begitu agar polisi tidak tahu. Dalam seminggu kami buka pasangan togel lima kali, kecuali hari Selasa dan Jumat,” tukasnya. JOE

Residivis Narkoba Jadi Kurir Sabu PALEMBANG.PE - Walaupun pernah di tahan dalam kasus narkoba, namun tidak membuat kapok Riko Diansyah (40). Malah kali ini warga Jalan Pelita, Kelurahan Kemuning, Kecamatan Kemuning Palembang menjadi kurir sabu-sabu. Namun baru hendak mencoba mengantarkan pesanan sabu-sabu, bapak tiga anak ini sudah ditangkap aparat Unit Reskrim Polsekta Sako Palembang, pimpinan Ipda Tarmizi, pada Rabu (27/2) sekitar pukul 16.30 WIB, di Jalan Rustini, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako Palembang. Dari tangan residivis kasus narkoba pada 2003 lalu dan ditahan selama enam bulan di Rutan Merdeka Palembang ini, disita setengah kantong sabusabu seberat 6 gram senilai Rp6 juta yang dimasukan dalam saku celana kirinya. Tersangka Riko mengaku jika sabu-sabu yang hendak diantarkannya ke pemesan merupakan milik temannya yang berinisial J. Dirinya mengambil sabu-sabu itu di SPBU simpang BLK Kenten, karena J mengajaknya bertemu di depan SPBU itu. “Aku belum tahu berapa upah untuk mengantarkan pesanan sabu-sabu itu, karena baru sekali. Itupun belum sempat diantarkan aku sudah ditangkap polisi. Tapi perkiraan aku, upahnya Rp300

TIDAK KAPOK

ribu,” ucap tersangka Riko saat ditemui di Mapolsekta Sako, kemarin (27/2). Diungkapkannya, dirinya mau mengantarkan pesanan sabu-sabu itu, lantaran saat ini dirinya sudah empat bulan sudah tidak bekerja lagi. “Kalau dulu aku bekerja di kapal tag boat, tapi sudah empat bulan tidak lagi. Semenjak tidak bekerja aku tidak pernah memakai sabu-sabu, tapi kalau dulu memang sering makai,” ungkapnya. Kapolsekta Sako, AKP Yawardiman SAg didampingi Kanit Reskrim, Ipda Tarmizi mengatakan, tersangka memang sudah menjadi Terget Operasi (TO) pihaknya sejak lama dalam kasus peredaran narkoba. “Tersangka akan dijerat dengan pasal 112 ayat 2 Undangundang tahun 2009 tentang peredaran narkoba. Ancaman hukumannya minimal lima tahun penjara karena barang bukti lebih dari lima gram,” pungkas Yawardiman. JOE

foto berry / PALPRES

Residivis kasus Riko Diansyah yang tidak kapok dan kembali jadi kurir sabu-sabu


MIMBAR JUMAT JUMAT, 1 MARET 2013

HALAMAN 15

Etika Makan dan

Standing Party

Oleh : H. Muhammad Syubli. LN

Ketua Dewan Masjid Indonesia Wilayah. Sumatera Selatan

D

A L A M kehidupan bermasyarakat ini kita mau tak mau harus mengikuti perkembangan yang terjadi, tetapi satu hal yang harus diingat bahwa apa yang kita lakukan mestinya tidak ikut-ikutan budaya asing. Beberapa bulan yang lalu di suatu malam Ahad, saya menghadiri undangan pesta perkawinan anak seorang “pejabat” suatu Instansi/ Departemen tingkat kota Palembang disuatu hotel Berbintang di Palembang. Tertarik dengan undangan yang menyebutkan akan dihadiri oleh Ridho Rhoma dan Evie Tamala, datanglah saya dan keluarga kesana. Apa yang terjadi? Rupanya seluruh tamu undangan semua berdiri, tidak ada satupun yang duduk karena memang tidak ada kursi disana, kecuali Pengantin dan keluarga di atas panggung. Ini benar-benar pengalaman pertama yang saya alami, membuat saya tercengang dan heran bukan kepalang. Dalam hati saya berkata, apakah ini yang namanya gaya kehidupan modern? Sehingga Shohibul Hajat atau panitia tak perlu lagi mempersiapkan kursi untuk tamu undangan? Lain hari di Hotel yang berbeda saya hadir lagi dalam undangan pesta perkawinan anak seorang “pejabat” suatu Instansi/ Departemen tingkat Kabupaten di Sumsel dan ternyata kejadian serupa terulang lagi, para tamu pada umumnya berdiri. Hanya bedanya disediakan meja dan kursi hanya untuk tamu khusus (VIP) di suatu pojok, ke sanalah saya menuju. Bukan karena saya orang

penting dan bukan pula saya undangan khusus, tetapi karena kondisi kesehatan yang lagi kena “Stroke” tidak tahan lama berdiri, sehingga dengan segala daya upaya saya harus duduk. Disini suasananya tidak jauh berbeda dengan tempat pertama, karena kebanyakan tamu lain berdiri. Dan makan minumpun sambil berdiri. Di tempat pertama suasananya lebih kacau dari tempat kedua, karena di tempat pertama ini pengaturan makan yang tidak teratur, akibatnya pengunjung berebutan menuju meja tempat di sediakan makanan sebelum dipersilahkan oleh pembawa acara. Dan yang lebih memperihatinkan lagi adalah, ketika doa berlangsung hampir tak ada tamu undangan yang mengangkat tangan untuk berdoa, karena masing-masing sudah memegang piring yang berisi makanan dan gelas yang berisi minuman. Masya Allah. Agaknya budaya Islam sudah luntur, orang dengan bangga menampilkan gaya non Islam, orang sudah tidak malu-malu lagi meniru gaya orang-orang non Islam. Padahal Islam dengan apiknya sudah mengatur sedemikian rupa segala cara hidup ummatnya. Termasuk cara makan dan minum. Salah satu Hadits Nabi Muhammad saw yang artinya : “ Jangan kamu minum dengan tangan kiri, karena sesungguhnya syetan itu minum dengan tangan kiri”. Itu salah satu cara yang diajarkan oleh Islam, jangan minum dengan tangan kiri yang ini dianggap biasa oleh ummat Islam. Perihal makan dan minum ini terdapat juga dalam Al Qur’an, sebagaimana firman Allah dalam suroh Al A’rof ayat 31-32 yang artinya sebagai berikut : “Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orangorang yang berlebih-lebihan. Katakanlah: “Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkanNya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik?” Katakanlah: “Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat. Demiki-

anlah Kami menjelaskan ayatayat itu bagi orang-orang yang mengetahui”. Pada ayat 31 di atas Allah memerintah kita seluruh ummat manusia (bani Adam) untuk memakai pakaian yang bagus setiap kali hendak masuk masjid. “Masjid” tidak hanya bermakna harfiyah sebuah bangunan tempat kaum Muslimin Sholat, tapi masjid berarti “tempat sujud mengabdi/ beribadah kepada Allah”. Lalu jika kita pahami lagi makna “beribadah” adalah, bahwa segala apa yang kita kerjakan di muka bumi sepanjang kehidupan kita ini, jika kita niatkan karena Allah, termasuk makan dan minum tentu saja, maka perbuatan itu akan menjadi ibadah dan akan bernilai ibadah di sisi Allah. Lalu dengan hanya diberi tanda baca koma (,) ayat 31 S.Al A’rof itu dilanjutkanNya dengan kalimat “...makan dan minumlah, dan jangan berlebihlebihan, sesungguhnya Dia tidak suka kepada orang yang berlebih-lebihan” Bagi orang yang berpengetahuan,kalimat di atas tentu bermakna sangat dalam dan sangat erat korelasinya dengan kehidupan kita sehari-hari. Pernahkah kita memperhatikan suasana orang “Antri makan” pada suatu resepsi? Kadang terlihat antri panjang seperti antrian para penonton film di “Cineplex”. Kadang saling berebutan, saling dahulu mendahului menuju meja makan. Suatu pemandangan yang sangat tidak “indah”. Bukan cuma tidak indah, tidak etis, tidak beradab. Kalau orang mau bersabar tidak perlu ngantri lama karena panjangnya barisan, akan tetapi cara seperti ini sangat jarang terjadi, kalau mau diterapkan kadang muncul protes dari para tamu ”makan kok di atur-atur, bukan kami ini orang bodoh yang tidak mengerti adab dan sopan santun ...” Dari celotehan itu mereka itu bukan orang bodoh, tapi cuma tidak mau diatur saja. Padahal hal itu adalah wajar, bukankah kita ini manusia yang berbudaya, kapan lagi kita akan melaksanakan disiplin antri, kalau tidak sekarang, dimana lagi tempat yang tepat kalau tidak di sini, siapa lagi yang akan menegakkan adab dan budaya yang baik dan “indah” kalau bukan kita. Pernahkah kita melihat seseorang mengambil makanan di

meja yang tadi dia antri lama, ketika dia mengisi piringnya dengan nasi yang amat banyak belum termasuk lauk-pauk seperti : ayam goreng kecap, rendang, telor ayam, ikan gurami, kuah soto, sate, sambal, lalap, buah-buah-an dan terakhir kerupuk serta air minum! Lihatlah, begitu penuh “muatan” piringnya, mungkin jika anda melihat akan geleng-geleng kepala, tanda kagum? Tanda heran? Ataukah tanda ejekan ? ya terserah anda. Apapun reaksi yang muncul dari orang yang melihat pemandangan seperti itu, kesannya pasti negatif, tidak indah, tidak etis dan ... rakus! Menurut etika Barat, jika orang makan dengan tangan kanan, lalu minum dengan tangan kiri, itu sudah dianggap etis, sopan dan “indah”. Kitapun sering melihat pemandangan seperti itu. Kenyataan bukan cuma minum dilakukan oleh kebanyakan orang dengan tangan kiri, tapi juga makan. Tidak cuma itu sering terlihat orang makan minum dengan tangan kiri dan sambil berdiri. Mengapa Rasululloh SAW melarang kita minum sambil berdiri? Ternyata secara medis dalam tubuh manusia terdapat penyaring Sfringer, saringan tersebut dapat terbuka saat kita duduk. Dan tertutup ketika kita berdiri. Air yang kita minum belum 100% steril untuk diolah oleh tubuh kita. Bila tubuh kita minum sambil berdiri, maka air tidak tersaring oleh Sfringer, langsung masuk ke kantong kemih, dapat menyebabkan penyakit kristal ginjal. Subhanallah tiap perintah dan larangan Rasululloh saw pasti bermanfaat bagi ummatnya. Terapi air bening yang sudah masak; 1) minum 2 gelas air bening yang sudah masak setelah bangun tidur dapat membersihkan organ-organ internal. 2) minum segelas air bening yang sudah masak 30 menit sebelum makan, dapat membantu fungsi seluruh pencernaan dan ginjal. 3) minum segelas air bening yang sudah masak sebelum mandi dapat menurunkan tekanan darah. 4) minum segelas air bening yang sudah masak sebelum sebelum tidur, dapat mencegah stroke dan serangan jantung. Bahkan kalau anda sakit wasir atau ambeyen dianjurkan minum air bening itu sebanyak dua gelas sebelum tidur. (*)

Misteri Sandal Jepit Sandal jepit selalu menjadi cerita primadona, ada apa…? SEBAGIAN besar para jama’ah yang pulang dari haji, sering bercerita tentang sandal jepit mereka. Hal ini sudah sejak puluhan tahun yang lalu. Apakah hal ini terpengaruh oleh cerita jama’ah haji sebelumnya, ataukah tidak. Tetapi yang jelas setiap kita mengunjungi jama’ah haji yang baru pulang dari ibadahnya, selalu ada cerita tentang sandal jepit. Pak Adi misalnya, ia sejak berangkat dari tanah air membawa sandal jepit sebanyak lima pasang. Ketika seorang temannya bertanya mengapa membawa sebanyak itu, ia hanya tertawa saja, sambil ganti bertanya setengah mengolok temannya: “Apa kamu tidak pernah tahu cerita orangorang haji sebelumnya? Kalau kamu tahu pasti kamu akan membeli dan mempersiapkan sandal lebih banyak dari saya!” katanya. Sang teman pun hanya geleng kepala saja sambil pergi. Ketika pak Adi pulang dari ibadah haji, Ia kembali bercerita tentang sandal jepitnya. Ternyata benar firasatnya! Lima pasang sandal yang ia persiapkan dari rumah, di kota Mekah hanya bisa ‘bertahan’ lima hari saja. Setiap hari ia kehilangan sandal jepitnya. Selalu lupa di mana menaruh sandalnya tersebut. Sehingga pada hari yang ke enam ia membeli lagi sandal di kota mekah untuk kesehariannya. Dan anehnya sandal yang ia beli tersebut bertahan sampai ia selesai melakukan ibadah di kota Mekah. Pak Santo, adalah teman pak Adi. Mereka bekerja pada kantor yang sama. Tetapi karena pak Santo mengikuti rombongan yang berbeda, mereka tidak berada pada kloter yang sama. Meskipun mereka berbeda hotel dan berbeda kloter, ternyata pada hari yang ke enam, mereka bertemu di masjidil Haram. Betapa senangnya mereka. Maka sambil bercerita pengalamannya, mereka pulang ke hotel masing-masing sambil jalan bersama-bersama. Pak Adi membuka pembicaraan : “Wah, sandal yang kupersiapkan lima pasang dari rumah itu, ternyata sekarang sudah ‘habis’. Setiap hari aku selalu lupa di mana aku menaruhnya. Padahal pintu mana ketika aku memasuki masjid sudah aku ingat-ingat. Tetapi tetap saja sandal yang aku letakkan di tempat yang cukup aman itu ternyata hilang.” ”Oh, kalau masalah itu saya tahu betul. Pak Adi kan memang orang yang pelupa, iya toh?” Kata pak Santo. ”Nggak heran saya, kalau sandal pak Adi selalu hilang. Kadang kunci mobil yang jelas-jelas baru ditaruh di atas meja kantor beberapa saat saja, pak Adi sudah lupa…!” sambung Pak Santo. “Untung saja, saya ditakdirkan menjadi orang yang gampang ingat. Tidak pelupa…ha ha ha… Sejak saya datang di kota Mekah ini, sandal yang saya pakai, ya ini pak! lumayan-lah agak ngirit he he” kata Pak Santo. “Baiklah pak, kita berpisah di sini ya. Kan hotel kita berbeda. Besok subuh kita ketemu di dekat sumur zam-zam ya…” kata pak Adi “Ok. pak, assalamu’alaikum…” sahut pak Santo sambil menyeberang jalan menuju hotelnya. Keesokan paginya, ketika mereka di dalam masjid, ternyata mereka berdua tidak bisa bertemu seperti maksud mereka sebelumnya, karena jama’ah begitu penuh. Maka pak Adi pun tidak berusaha mencari pak Santo lagi. Sekitar jam delapan pagi pak Adi pulang menuju hotelnya, bersama-sama dengan jama’ah rombongannya. Ketika pak Adi berjalan, sudah sekitar lima puluh meter dari pintu masjid, ia melihat pak Santo berdiri di dekat salah satu pintu masjid. Ia berdiri saja di dekat pintu tersebut. Maka pak Adi pun mendekati pak Santo, yang saat itu kelihatan agak bingung. “Ada apa pak?” tanya pak Adi “Ini pak, sandal saya tadi kan saya taruh di dekat pintu ini, saya ingat betul koq, tidak mungkin-lah saya lupa! Bahkan yang kiri saya pisahkan tempatnya dengan yang sebelah kanan. Supaya tidak terambil orang lain. Tapi dimana ya..? Saya sudah hampir lima belas menit berdiri di sini, tapi belum ketemu juga…. Pak Adi hanya tersenyum saja menyaksikan kebingungan pak Santo. Katanya dalam hati: tahu rasa kamu sekarang…! Dan pak Adi-pun pergi meninggalkan pak Santo yang masih kebingungan di dekat pintu masjid. Ketika pak Adi sambil berjalan melayangkan pandangannya ke arah pak Santo, ia melihat pak Santo-pun meninggalkan pintu masjid berjalan pulang tanpa mengenakan alas kaki… Lain lagi halnya dengan bu Toni. Ketika ia berjalan pulang dengan beberapa temannya, bu Toni bercerita bahwa ia merasa kasihan melihat bu Fajar, yang baru satu hari di Mekah bu Fajar sudah kehilangan sandalnya. Padahal sandal itu sudah diletakkan di tempat yang aman, di dekat tempat ia shalat katanya. Tapi tetap saja ketika shalat sudah selesai, bu Fajar tidak menemukan sandalnya. Kata bu Toni: “..Ya maklumlah, karena pergeseran-pergeseran shaf ketika akan

shalat, maka tempat berubah dari posisi semula. Sehingga tentu bu Fajar kesulitan mencari-nya kembali.” Tiba-tiba bu Sodiq yang berada di sebelah bu Toni berkomentar: “Kalau saya bu, sejak dari rumah sudah diberi tahu oleh kakak saya yang tahun kemarin berangkat haji. Pokoknya kalau ke masjid kita bawa aja tas kresek. Atau tas apa saja khusus untuk tempat sandal supaya tidak hilang. Sekarang pun saya membawa! Dan selalu siap sedia dengan tas tersebut, sehingga amanlah sandal saya…!” Seperti biasanya, keesokan harinya sebelum waktu subuh, rombongan bu Toni sudah berangkat menuju masjid. Mereka masing-masing membawa sandalnya menuju tempat, dimana mereka berada. Sandal mereka letakkan di dekat tempat duduk mereka. Setelah shalat subuh dikumandangkan melalui iqamah bilal, mereka pun tenggelam dalam suasana shalat subuh yang menyejukkan. Seusai shalat, mereka tetap beraktivitas di dalam masjid. Ada yang membaca Al-Qur’an ada yang thawaf, ada yang berdzikir, dan sebagainya. Bu Sodiq pun melihat-lihat keindahan arsitektur masjidil Haram. Ia berjalan kesana-kemari, bahkan beberapa kali ke tempat air zam-zam. Setelah dirasa cukup dengan aktivitasnya masing-masing, rombongan bu Toni sepakat untuk pulang ke hotel. Para jama’ah bertebaran keluar dari masjid untuk kembali ke hotelnya masing-masing. Bu Toni dan teman-temannya bergegas mau pulang, tetapi mereka masih menunggu bu Sodiq yang belum kembali dari acara jalan-jalannya di dalam masjid tersebut. ” Nah, itu dia bu Sodiq, ayo kita pulang..!” kata bu Toni. ” lho, sandal saya dimana toh, tadi kan disini?” kata bu Sodiq setengah terkejut, setelah ia melihat tas sandalnya tidak ada ditempatnya lagi. “iya, tadi kan di sini, bersama sandal milik kita semua…, dimana ya? celetuk ibu yang lain. “…yaah, mungkin aja ada orang yang keliru membawa tas sandalnya, dikira miliknya, padahal itu milik bu Sodiq ya…” ”Mungkin juga iya…, memang warna tas saya hitam, jadi banyak yang mirip. Sehingga mungkin saja ada orang yang lupa menaruh tasnya, maka diambil-lah tas saya…”jawab ibu Sodiq dengan agak malu kepada ibu-ibu yang lain. Soalnya kemarin ia sudah berbangga bahwa tidak mungkin, sandalnya akan hilang. Secara logika, sebenarnya ‘para’ sandal tersebut tidaklah hilang. Tetapi ada saja penyebabnya sehingga pemiliknya kehilangan atau tidak bisa menemukan sandalnya yang sudah ditempatkan di posisi yang aman. Pak Adi, Pak Santo, Bu Toni, Bu Fajar, maupun bu Sodiq, mereka adalah contoh kecil dalam hal kehilangan sandal. Setiap tahun setiap saat musim haji selalu ada cerita unik tentang sandal jepit. Satu hal, yang rata-rata menjadi kuncinya, ialah masalah kebanggaan dan kesombongan diri. Para jama’ah diperintahkan bertamu di rumah Allah adalah untuk melatih ketawadhu’annya. Melatih sabarnya, dan juga melatih ketawakalannya. Bangga, ria, sombong adalah penyakit hati, yang mencerminkan ego yang tinggi. Karenanya, penyakit-penyakit itu harus dihilangkan, dengan cara berserah diri kepada Ilahi Rabbi, merasa kecil di hadapan Allah Yang Maha Besar, merasa rendah di hadapan Allah Yang Maha Tinggi. QS.Al-Qashash (28) : 76 Sesungguhnya Karun adalah termasuk kaum Musa, maka ia berlaku aniaya terhadap mereka, dan Kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kuncikuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat. (Ingatlah) ketika kaumnya berkata kepadanya: “Janganlah kamu terlalu bangga; sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri. Inilah salah satu pelajaran dalam perjalanan haji. Misteri tentang sandal jepit! Meskipun nampak sederhana, tetapi merupakan pelajaran yang memiliki nilai sangat tinggi di dalamnya. (*)


jumat, 1 maret 2013

PALEMBANG EKSPRES

Monoton, Hanya Dihadiri 3 Pasang Calon

MUARA ENIM. PE - Disayangkan, saat masyarakat Kabupaten Muara Enim menginginkan melihat debat publik uji visi-misi dari semua kandidat calon bupati (cabup)-calon wakil bupati (cawabup). Pasangan cabup-cawabup incumbent justru tidak mengikuti debat publik yang dihelat Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Muara Enim, Kamis (28/2). Debat publik yang dimulai pukul 09.00 WIB-10.30 WIB mulanya akan dihadiri 4 pasang kandidat cabup-cawabup. Akan tetapi salah satu pasangan dengan nomor 3 yakni pasangan Ir H Muzakir Sai Sohar-H Nurul Aman tidak hadir dengan alasan tertentu. Akhirnya debat hanya diikuti pasangan dengan nomor urut 1 (Asri AG-Rahman Jalili), nomor urut 2 (Edi HermantoHerfiyan Danal), dan nomor urut 4 (Syahril Djemalip-Giri Kiemas). Ketua KPUD Muara Enim, Isa Ansori SE menjelaskan, kegiatan debat publik ini merupakan pedoman teknis penyelenggaraan Pilkada nomor 28 tahun 2012. Jadi harus dilakukan sesuai juga dengan kesepakatan masing-masing tim. Mengenai ketidakhadiran pasangan nomor urut 3 terang Isa, KPUD Muara Enim dalam hal ini sudah memberikan surat undangan kepada pasangan tersebut. Dan juga pada pagi hari sudah memastikan kembali kesediaan hadir. “Pasangan nomor 3 mengapresiasi kegiatan ini dikar-

enakan sesuatu lain hal, pasangan ini tidak hadir. Dan yang pasti KPUD sudah memberikan undangan masalah sanksi seperti apa bukan wewenang KPUD, coba ditanyakan kepada Panwaslu,” ungkapnya. Dikonfirmasi Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Muara Enim, Drs Aruji menegaskan, ketidakhadiran pasangan nomor tiga dalam debat publik bukan suatu kesalahan meskipun jadwal tersebut teragendakan dalam agenda KPUD Muara Enim. Menurut Aruji, dari porsi Panwaslu kegiatan debat publik ini hukumnya tidak wajib dalam artian boleh dihadiri dan boleh juga tidak dihadiri pasangan kandidat. “Dengan ketidakhadiran pasangan kandidat nomor 3 ini, dipastikan tidak ada rekomendasi kepada KPUD Muara Enim nantinya sebagai butir kesalahan,” ungkap Aruji. Dari konfirmasi Anggota Tim Sukses pasangan nomor 3, Hafis Firzada Fadhil BSBA menerangkan, ketidakhadiran pasangan Caknur (Cako:Muzakir Sai Sohar - Nurul Aman) dalam debat publik disebabkan ada kegiatan kampanye lain. Kampanye yang dilakukan oleh Caknur sifatnya kampanye massa yang melibatkan ribuan massa dan sudah terjadwal. Yakni pukul 09.00 WIB di Kecamatan Belimbing dan jam 14.00 WIB di Kecamatan Gelumbang. “Dengan adanya debat publik ini, kami (Caknur) sangat mengapresiasi. Namun dikarenakan

Optimis SG dan ESP Unggul MUARA ENIM. PE - Dalam (kemampuan) dari pasangan rangka ikut mendukung kandidat SG, Budiman berkeyakinan Syaril Djemalip-Giri Ramanda bahwa kandidat pasangan cabupKiemas (SG) saat pelaksanaan cawabup bisa memenangkan debat kandidat calon bupati Pilkada Muara Enim 5 Maret (cabup) dan calon wakil bupati mendatang. (cawabup) Pemilihan Kepala “Selain itu pengalaman yang Daerah (Pilkada) Muara Enim dimiliki Syahril sebagai birokrat 5 Maret 2013, Anggota DPR RI dan Giri sebagai wakil rakyat dari Fraksi PDIP yang juga men- memang kombinasi yang tejabat sebagai Ketua pat untuk perubaDPP PDI Perjuanhan dan kemajuan gan, Budiman SudKabupaten Muara jatmiko mengaku Enim lima tahun optimis dengan kemendatang,” jelas menangan SG. Budi. “Insya Allah Sementara itu dengan kombinasi menanggapi kepaspasangan senior tian DPP PDI Perdengan pasangan juangan menetapmuda, pasangan kan pencalonan Ir Syahril-Giri atau H Eddy Santana SG akan memePutra MT (ESP) senangkan Pilkada bagai calon guberBudiman Muara Enim 5 nur menghadapai Sudjatmiko Maret 2013 nanPilkada Gubernur ti,” cetus Budiman dibincangi Sumatera Selatan 6 Juni 2013. Palembang Ekspres usai debat DPP PDI Perjuangan tegas Bupublik kandidat cabup-cawabup diman, hingga saat ini belum yang dihelat Komisi Pemilihan merekomendasikan nama kanUmum Daerah (KPUD) Muara didat calon gubernur-calon wakil Enim, di Gedung Pertemuan, gubernur Sumsel yang akan Kamis (28/2). berkompetisi saat Pilkada 6 Juni Melihat dari potensi yang 2013 mendatang. dimiliki Kabupaten Muara Dengan munculnya nama Enim,menurut Budiman Kabu- ESP lanjut dia, bisa saja menpaten Muara Enim membutuh- jadi pertimbangan DPP untuk kan sosok pemimpin yang senior dicalonkan menjadi Gubernur tapi tidak terlalu tua dalam hal periode 2013-2018, disebabumur (ketuaan) dan pemimpin kan selama memimpin Kota yang energik lagi muda. Palembang sudah nampak hasil “Dengan kombinasi ini se- dari kepemimpinan Eddy. Di bagai sosok yang senior sep- semua bidang sudah tumbuh dan erti yang dimiliki Mas Syahril berkembang dengan pesat. nantinya mampu memberikan “Jadi dengan penilaian penbatasan-batasan (rem) bila terjadi galaman yang dimiliki ESP sesesuatu. Akan halnya dengan so- lama ini,bisa menjadi ketetapan sok Giri sangat dibutuhkan untuk DPP nantinya menetapkan ESP menjadikan terobosan-terobosan sebagai calon gubernur mengyang bisa dijadikan semacam gas hadapi Pilkada Sumsel. Sedang yang bisa membawa perubahan,” untuk calon wakil gubernur terang Budiman. belum ada yang masuk pertimDengan bahasa yang ada bangan,” pungkasnya. HFB

sudah terjadwal sebelumnya, sebelum ada jadwal debat publik ini tidak mungkin dibatalkan

kampanye massa Caknur. Saran kami sebenarnya lebih baik debat publik ini dilakukan pada

malam hari, agar tidak mengganggu kegiatan kampanye massa Caknur,” ungkap Hafis.

Suasana debat sebenarnya tidak begitu berjalan hidup dan hanya searah saja. Tanpa ada

interupsi baik dari panelis maupun sebaliknya terhadap paparan yang tersaji. HFB


Palembang Ekspres Jumat, 1 Maret 2013