Page 3

PALEMBANG EKSPRES | JUMAT, 14 MARET 2014

Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel Gelar Rakerda Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga 2014

PA L E M B A N G . P E - B a d a n Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Tahun 2014. Rakerda tahun ini mengusung tema "Pemantapan dan Pelaksanaan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Tahun 2014 Menuju Akhir Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 dan Menyongsong Pasca MDG's". Acara Rakerda BKKBN Sumsel dibuka Gubernur Sumsel yang diwakili Plt Sekda Sumsel Mukti Sulaiman, Kamis (13/3) di Hotel Swarna Dwipa Palembang.

Kegiatan tersebut dihadiri Inspektur Utama BKKBN Mieke Selfia Sangian, Direktur Bina Ketahanan Keluarga, Lansia dan Rentan BKKBN Pusat, Elizabeth Kunji, seluruh perwakilan pimpinan daerah dan Kepala SKPD Keluarga Berencana (KB) kabupaten dan kota, serta para mitra kerja se Sumsel. Gubernur Sumsel melalui Plt Sekda Mukti Sulaiman dalam sambutannya mengatakan Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) Sumsel cukup meningkat dan harus menjadi perhatian seluruh pihak. Tercatat LPP Sumsel berada di 1,85% jauh diatas rata-rata nasional yang hanya 1,49%. Diakuinya, salah satu factor yang menjadi penyebabnya berkurangnya jumlah Penyuluh Lapangan KB (PLKB) dimana sejak diberlaku-

Mieke Selfia Sangian

Desliana SE MM

kan otonomi daerah banyak PLKB dimutasi menjadi pegawai structural, camat bahkan sekwan. "Gubernur menghimbau agar SKPD KB kabupaten kota bersama

Penandatangan mitra kerja terkait program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga tahun 2014.

Plt Sekda Sumsel Mukti Sulaiman bersama Plt Kepala Perwakilan BKKBN Sumsel Desliana SE MM

Mukti Sulaiman

BKKBN meningkatkan sosialisasi program Mekanisme Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) serta mengkampanyekan secara besar-besaran bagi generasi muda untuk menunda

perkawinan," ujarnya. Plt Kepala Perwakilan BKKBN Sumsel Desliana SE MM mengatakan, untuk secara khusus Rakerda mengusung tiga tujuan utama yakni mengukur keberhasilan dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga Provinsi Sumsel tahun 2013. Menyosialisasikan arah dan kebijakan program program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan Keluarga Provinsi Jawa Barat tahun 2014. Selain itu, rakaerda bertujuan mendorong terciptanya komitmen operasional dari mitra-mitra kerja terkait dalam program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga tahun 2014. Dikatakan Desliana, secara

perwakilan pimpinan daerah dan Kepala SKPD Keluarga Berencana (KB) kabupaten/ kota

garis besar, pencapaian program KKB Sumsel diatas rata-rata nasional yakni diantaranya peserta KB baru 108,51%, peserta KB Baru MKJP 117,80%, Kesertaan PA 134,46%. Namun ada beberapa indicator yang belum mencapai maksimal yakni tingkat kegagalan berkb/CFR sebesar 64,4%. Total Fertility Rate sebesar 2,8%, LPP 1,85% Unmeet Need 12,19%, kesertaan berulang (peserta KB aktif MKJP yang menurun) serta ASFR remaja perkotaan yang meningkat serta remaja pedesaan yang relative masih meningkat. "Hasil pencapaian ini menjadi PR kita semua masyarakat Sumsel, menekan LPP harus menjadi perhatian serius, agar nanti tidak terjadi ledakan penduduk di masa depan," ujarnya. PTR/ADV

Plt Sekda Sumsel Mukti Sulaiman bersama Inspektur Utama BKKBN Mieke Selfia

Inspektur Utama BKKBN Mieke Selfia beserta seluruh perwakilan pimpinan daerah dan Kepala SKPD Keluarga Berencana (KB) kabupaten/ kota

Palembang Ekspres Jumat, 14 Maret 2014  
Palembang Ekspres Jumat, 14 Maret 2014  

Semangat Baru & Terpercaya

Advertisement