Issuu on Google+

PENGUMUMAN DCS ANGGOTA DPRD KOTA PALEMBANG PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014 BACA SELENGKAPNYA HALAMAN 5 PENGUMUMAN DCS ANGGOTA DPRD PROVINSI SUMSEL PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014

plg.ekspres@gmail.com Palembang Ekspres www.issuu.com/palpres

Eceran

BACA SELENGKAPNYA HALAMAN 14

TERBIT 20 HALAMAN

SABTU, 15 JUNI 2013

PEREBUTAN TIGA BESAR PERSIB BANDUNG VS SRIWIJAYA FC (LIVE TV ONE PKL 15.30)

FIF Prabumulih

Beli Data Fiktif Merugi Rp 2 Miliar MUARA�ENIM.�PE - Kemungkinan besar tergiur adanya pengajuan data konsumen sebanyak 169 unit sepeda motor, menyebabkan PT FIF Cabang Prabumulih harus mengalami kerugian sebesar Rp 2.010.000.000. Nah loh? Dari pengakuan pelapor yang merupakan perwakilan PT FIF Cabang Prabumulih, Muhamad Taufik (33), warga

Jalan Jenderal Sudirman, Nomor 2B-2C, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Prabumulih Timur, Kota Prabumulih di hadapan penyidik di Mapolres Muara Enim, Kamis (13/6), mengakui pihaknya telah menerima data konsumen yang sifatnya fiktif. Dia mengungkapkan, PT FIF Prabumulih sebelumnya tidak menaruh

FOTO NOVA WAHYUDI PALPRES/JPNN

Fitria 5 Hari Menghilang Guru TK Tebing Gerinting INDRALAYA.� PE - Korban penculikan sepertinya kian marak akhir-akhir ini di Kabupaten Ogan Ilir (OI). Belum lepas dari ingatan kita, barubaru ini menimpa seorang Fitria alias Fifit mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) menghilang dan setelah beberapa hari berhasil ditemukan dengan selamat. Sekarang kembali terjadi lagi, korbannya Fitria Bersambung ke HAL 10

DULU TINGGAL DI MAKRAYU

Bersambung ke HAL 10

Bunga Citra Lestari

Tipikor Bakal Panggil Eddy Yusuf bersama Yulius Nawawi PALEMBANG.� PE� - Setelah sempat terhenti sekitar tiga bulan lantaran ada pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) di Sumatera Selatan (Sumsel), akhirnya penyidik Subdit III Tipikor, Direktorat Reskrim Khusus Polda Sumsel kembali bekerja menangani kasus dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) tahun 2008 sebesar Rp 3 miliar yang diduga

melibatkan Wakil Gubernur Sumsel (Wagub), Eddy Yusuf dan Bupati OKU saat ini, Yulius Nawawi. Oleh karenanya penyidik Tipikor Polda Sumsel direncanakan minggu depan akan memanggil kembali mantan Bupati OKU, Eddy Yusuf dan mantan Wakil Bupati OKU, Yulius Nawawi untuk dimintai keterangan selaku saksi dalam kasus ini. ”Ya akan kita panggil kembali, kalau tidak ada halangan minggu depan,

Hilton Moreira PALEMBANG.� PE - Tim Laskar Wong Kito, julukan Sriwijaya Football Club (SFC) akan menjalani laga berat menghadapi tim tuan rumah Persib Bandung, Sabtu (15/6) di Stadion Jalak Harupat Soreang, tak mau terlalu sesumbar dengan persiapan. Sebagai tim tamu, SFC hanya menargetkan curi 1 poin dari tim Maung Bandung, julukan Persib. Untuk itulah disiplin posisi menjadi harga mati bagi para punggawa SFC. Duel kedua tim akan menjadi duel sen-

Bersambung ke HAL 10

Sephia, Aku Masih Cinta (1)

D

ILUSTRASI NET

I TENG A H kepenatanku bekerja mengurusi warnet

kecilku. Belum lagi mengasuh dua jagoanku dan melayani suamiku. Aku masih selalu merindukan dia, pacar gelapku yang tinggal berbeda pulau. Kendati beribu kilometer jarakku dengan dia, namun aku tak mampu melupakan masa-masa indah bersamanya. Masa-masa indah itu dimulai saat kami sama-sama kuliah di salah satu kampus di Kota Palembang. Dia, kakak tingkatku di jurusan dan fakultas yang sama, sehingga tak heran bila kami sering bertemu. Bersambung ke HAL 10

Anda Punya Cerita Undercover, Ingin berbagi cerita menarik tentang pengalaman pribadi anda mulai dari kisah asmara, perselingkuhan, pekerjaan atau cerita lainnya.

plg.ekspres@ gmail.com Semua cerita menarik tentang anda akan kami muat dengan

Kirimkan permintaan wawancara khusus anda ke email :

penuturan bahasa Aku. Sehingga siapa pun anda identitasnya akan kami rahasiakan.

Herman Dzumafo git perebutan posisi tiga besar, Laskar Wong Kito termotivasi mempertahankan posisi tiga besarnya di klasemen sementara ISL musim ini. Sementara Persib berpeluang menggeser posisi SFC, karena Persib saat ini berada di peringkat empat besar hanya selisih satu poin, SFC mengoleksi 45 poin dan Persib 44 poin. “Sesuai dengan target awal, kita hanya menargetkan imbang melawan Persib, Bersambung ke HAL 10

Perkenalkan Produk Unggulan Khas Daerah PALEMBANG.� PE – Sukses menggelar Pameran Pangan Nusantara (PPN) dan Pameran Produk Dalam Negeri (PPDNR) 2013 di Pontianak Mei lalu, kali ini Kementrian Perdagangan RI, kembali mengadakan di Kota Pempek tepatnya di kawasan Plaza Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Jumat (14/6). “Kedua pameran ini merupakan konsistensi dari Kemendag untuk mempromosikan produk-produk khas daerah, agar Bersambung ke HAL 10

PAMERAN PANGAN

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin kemudikan golf car seraya membonceng Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan RI dan Srie Agustina, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri saat menghadiri PPN dan PPDNR 2013 di BKB, Jumat (14/6).

FOTO NOVA WAHYUDI PALPRES

PALEMBANG.� PE - Tak banyak yang mengetahui kalau artis cantik mempesona yang satu ini pernah bermukim di Kota Palembang. Yups, Bunga Citra Lestari (BCL) yang akrab disapa Unge ini Bersambung ke HAL 10 FOTO ALHADI FARID PALPRES

Polda Gagalkan Penyelundupan BBM ke Batam

PALEMBANG.�PE - Kembali penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) keluar dari Sumatera Selatan (Sumsel) digagalkan tim gabungan dari Intel Resmob Satuan Brimob Polda Sumsel dan aparat Unit II Subdit IV, Direktorat Reskrim Khusus Polda Sumsel, pimpinan Kompol Tito Dani SH. Kali ini sebuah kapal ascalante yang menarik tongkang dan berkapasitas 80 ton, namun hanya berisi 40 ton minyak mentah dan 11 ton BBM jenis solar, ditangkap saat bersandar di Desa Pulau Payung, Kecamatan Sungsang, Kabupaten Banyuasin, Jumat (14/6) sekitar pukul 13.30 WIB. Selain mengamankan 1 buah kapal ascalante dan tongkang yang berisi 40 ton minyak mentah dan 11 ton BBM Bersambung ke HAL 10


PALEMBANG EKSPRES

SABTU, 15 JUNI 2013

Palembang ‘Zero Hole’ Tidak Tercapai

Halaman 2

Jimmy Oskar Haris, Wakil Ketua DPRD Palembang

Kurang Fokus Urus Jalan TARGET zero hole untuk jalan-jalan di Kota Palembang pada akhir 2013 kemungkinan tidak akan tercapai. Salah satu penyebabnya, Pemkot Palembang dinilai kurang fokus dalam pembangunan jalan-jalan dalam kota. Penilaian itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Palembang Jimmy Oskar Haris menanggapi target zero hole tersebut. “Kalau pengamatan saya, jauh ya untuk tercapai target zero hole itu, masih banyak jalan rusak di Palembang,” kata Jimmy. Terhadap persoalan ini, politisi dari Partai Golkar itu berpendapat, target yang sebenarnya bagus tersebut, kurang diterapkan secara serius oleh Pemkot Palembang. Salah satunya tidak didukung anggaran yang memadai di APBD. Hal itu berdampak pada perbaikan jalan atau peningkatan jalan yang serba tak tuntas. “Tidak ada yang fokus untuk pembangunan jalan, contoh saja Jalan Maskarebet, dari dulu kok tidak pernah selesai. Saya pernah katakan, coba itu diselesaikan dulu apa mau diaspal atau dicor. Tapi sampai tuntas dari ujung ke ujung, kalau dianggarkan hanya Rp800 juta, ya jelas tidak cukup. Akhirnya seperti sekarang, tak tuntas. Sepertinya memang tidak fokus,” ulas Jimmy. Sebagai wakil rakyat, Jimmy berkeinginan masalah infrastruktur, terutama jalan, benar-benar mendapat perhatian

serius. Mengingat jalan sangat vital bagi aktivitas seluruh warga Palembang. “Sebenarnya jalan yang bagus juga bisa membantu mengurai kemacetan, contoh saja kalau orang di Kenten hendak ke KM 12 atau ke bandara, kan bisa lewat Sukabangun misalnya, tapi ya karena jalannya rusak orang jadi enggan dan memilih lewat Basuki Rahmat, jadinya di sana macet,” kata politisi yang kembali ikut pemilihan legislatif untuk DPRD Palembang dari partai yang sama ini. Diakui Jimmy, lambannya perbaikan jalan kemungkinan besar disebabkan anggaran yang tak memadai. Namun demikian, Jimmy yakin Pemkot Palembang bisa menganggarkan dana lebih besar dari yang sudah ada bila memang fokus. “Buktinya untuk pembangunan gedung sekolah sampai puluhan miliar bisa, ini juga pastinya bisa,” katanya. Terkait anggapan warga yang sering mengatakan, pemerintah sengaja memperbaiki jalan asal tambal sulam agar proyek ini tetap ada setiap tahun, Jimmy membantah hal itu. Menurutnya, perbaikan jalan tambal sulam itu anggarannya termasuk anggaran perawatan. Sementara yang diinginkan warga adalah pembangunan jalan serta peningkatan kualitas jalan. “Ada sendiri kalau biaya perawatan, itu yang untuk tambal sulam kerusakan kecil kecil,” tukasnya. ARM

Abdullah Idi, Sosiolog

FOTO: ALHADI FARID/ PALPRES

Demi memberi rasa nyaman saat berkendara bagi warga kota Palembang, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang telah merencanakan agar jalan-jalan yang ada di Kota Palembang menjadi Zero Hole atau tidak ada berlubang. Namun, ternyata target zero hole itu tidak tercapai. Jalan yang berlubang membuat pengguna jalan menjadi terganggu. Belum lagi, jalan berlubang akan menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas. Dimana kendaraan akan menghindari jalan yang berlobang atau rusak itu. Terlebih lagi ketika hujan turun, sehingga air akan mengenangi dan menutup jalan yang berlubang itu. Dengan tertutupnya lubang-lubang itu, maka pengendara yang melintas tidak akan mengetahui jika genangan air itu merupakan jalan berlubang. Namun, biasanya pengendara akan menghindari genangan air

itu. Nah, kondisi ini bukan hanya menyebabkan kecelakaan lalu lintas saja, melainkan juga akan menimbulkan kemacetan. Dimana jalan yang seharusnya bisa dilalui dua arah, tapi hanya bisa dilalui satu arah. Di k h a w a t i rk a n ji ka lu b an g lubang yang ada itu tidak segera ditambal, maka kerusakannya akan bertambah parah. Dan tentunya akan sangat membahayakan terumaha kendaraan roda dua. Apalagi memang jalan yang berlubang itu merupakan jalan utama sehingga sering dilalui. Memang jalan yang berlubang itu bukan hanya disebabkan sering dilalui kendaraan saja. Namun, di kerusakan jalan itu juga terkadi karena musim penghujan. Untuk itulah Pemkot Palembang, terus berusaha agar jalan di Palebang bebas dari lubang. Namyn, tampaknya target zero hole atau jalan tanpa lubang hingga akhir 2013 ini dipastikan tak tercapai. Pasalnya, beberapa jalan masih terlihat banyak yang rusak diantaranya Jalan Sosial, Letkol Adrian, Sukabangun dan beberapa jalan lainnya. Bahkan, perbaikan jalan yang masih dalam pengerjaan ini diakui masih kekurangan dana. Diketahui, dana yang ada masih kurang sekitar Rp90 miliar untuk memperbaiki 216 titik jalan rusak. “Total keseluruhan dana yang

dibutuhkan sebanyak Rp200 miliar, sementara anggaran saat ini baru Rp110 miliar, artinya masih kurang Rp90 miliar lagi,” kata Darma Budi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Kota Palembang belum lama ini. Ditambahkannya, perbaikan jalan diprioritaskan pada jalan dengan kerusakan yang tinggi. Seperti jalan di Terminal Karya Jaya Kertapati membutuhkan dana sekitar Rp8 miliar. Sedangkan dana untuk daerah tersebut hanya tersedia sebesar Rp3 miliar. “Untuk terminal Karya Jaya itu, kita butuh sekitar Rp5 miliar lagi, agar kondisi Jalan di sana bisa benar-benar baik, rinciannya dengan ketebalan aspal sekitar 25-30 cm, yang kita ketahui lebar jalan tersebut sekitar 16 meter kiri, dan 16 meter kanan, untuk prosesnya dengan dilapisi dasar cor beton, baru akan dilakukan pengaspalan,” jelasnya. Lebih jauh dikataknnya, tambahan dana perbaikan jalan akan diusulkan pada APBD Perubahan nanti. “Dana yang ada tidak cukup, karena pengerjaan untuk Bina Marga ada 216 paket sementara anggarannya Rp110 miliar,” kata Budi. Sebelumnya, Budi mengklaim, saat ini proses tender sudah berjalan 90 persen sedangkan pelaksanaan perbaikan jalan sudah hampir separuh. Beberapa jalan yang sudah diperbaiki

seperti kawasan Tanjung Pandang, Tanjung Harapan, dan Sematang Borang. “Kalau Jalan Sukabangun masuk provinsi,” cetusnya. Proses pengerjaan jalan, sambungnya, dilakukan secara bertahap. Mengingat, proyek pengerjaan di bidang Bina Marga dan PSDA ada 316 paket dikerjakan dua Kelompok Kerja (Pokja). “Setiap pokja hanya ada lima orang, jadi harap maklum kalau ada jalan belum sempat diperb a i k i . Ka m i m e m p r i o r i t a s k a n jalan-jalan yang sudah mendesak untuk diperbaiki,” terangnya. Dalam kesempatan itu, dijelaskannya, proses pengerjaan jalan menggunakan cor beton dengan ketebalan beragam. Bagi jalan yang dilalui kendaraan bermuatan berat, ketebalan jalan sekitar 30 cm. Sementara, jalan permukiman hanya 15cm. “Lama pengerjaan sekitar empat bulan, atau paling lambat enam bulan,” katanya. Untuk proses pengeringan jalan memakan waktu 21 hari. Namun, dia mengeluhkan beberapa pengendara kerap melintasi jalan sebelum masa pengeringan. Hal itulah yang menyebabkan jalan mudah rusak. “Seperti Jalan Bambang Utoyo dan Abdul Rozak, belum kering dicor tapi sudah dilewati. Padahal sudah kita pasang portal, tapi dibuka,” pungkasnya. RIS

Harus Sesuai Ketentuan BANYAK� jalan raya yang mengalami kerusakan tentunya akan membahayakan bagi pengguna jalan. Kondisi jalan yang seperti ini tentunya perlu kewaspadaan ekstra agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan karena tidak sedikit kecelakaan lalu lintas dipicu oleh lobang ataupun jalan rusak. Jalan yang dibiarkan berlobang menimbulkan banyak persepsi dimata masyarakat. Bahkan tak sedikit yang beranggapan hal tersebut dibiarkan begitu saja. Padahal pemerintah sudah menganggarkan dana untuk perbaikan jalan tersebut. Menurut pandangan Sosiolog, Abdullah Idi, untuk masa perbaikan jalan tentunya ada jangka waktu atau jadwal perbaikan terhadap jalan tersebut. “Pemerintah tidak bisa begitu saja melakukan perawatan jalan karena telah terjadwal dalam anggaran dasar,” ungkap Abdullah kepada Palembang Ekspres. Ditambahkannya, jika dalam jangka waktu enam bulan jalan yang baru diperbaiki dan rusak kembali menjadi tanggung jawab instansi terkait yaitu dinas Pekerjaan Umum (PU). “Masa perawatan jalan yang

diberlakukan oleh pihak Dinas PU yaitu setiap enam bulan sekali, sehingga wajar saja jika jalan tersebut belum diperbaiki karena belum jadwalnya untuk melakukan perawatan,” paparnya. Selain itu, lanjutnya, untuk urusan perawatan atau maintenance pemerintah menyerahkan kepada sebuah instansi yang menjadi tanggung jawab seperti dinas PU dan pemborong-pemborong bertugas melakukan pekerjaan termasuk urusan teknisnya. Di ibaratkan olehnya, jika dana yang dianggarkan berdasarkan rapat pada tahun lalu 2012 maka pelaksanaan pembangunan ataupun peremajaan jalan akan direalisasikan sesuai dengan hasil keputusan rapat anggaran. “Jika anggaran tersebut menyebutkan tahun 2014 maka pengerjaannya harus sesuai dengan jadwal,“ jelasnya. Untuk itu, sambungnya, agar kepada masyarakat terutama para pengguna jalan untuk dapat menyingkapi permasalahan tersebut dengan tenang. “Sebaiknya warga juga turut serta dalam merawat dan memelihara jalan demi kepentingan bersama,” tukasnya. PTR

Dengan Qashmir...Berobat Ke Penang Malaysia Saya Batalkan

Qashmir yang Mujarap

Drs. MUKHLIS NASUTION, MM ( Dosen UNIMAL Lhokseumawe – Aceh Utara ) yang beralamat di Jalan Medan – Banda Aceh Batuphat – Lhokseumawe adalah salah satu dari sekian banyak warga yang berhasil berkat Sari Biji – Bijian Qashmir berikut pengakuannya tanpa rekayasa : Assalamuʼalaikum wr.wb. Saya tidak menyangka dan tidak menduga sedikutpun, bahwa Qashmir betul-betul obat yang berkhasiat. Dulu saya menderita penyakit darah tinggi, reumatik, disetiap sendi dan otot terasa sakit seperti terkilir gara-gara darah tinggi ini saya hampir Strock. Saya pasrah kepada Allah swt, kenapa tidak berbagai pengobatan dan obat sudah saya lakukan tapi tak ada hasil dan banyak orang meninggal tiba-tiba gara-gara darah tinggi / Strock. Suatu hari saya ke Apotik untuk mengambil obat seperti biasa seminggu sekali. Kebutulan saya bertanya kepada Karyawan Apotik “Apa ada obat lain untuk penyakit saya ini ? Soalnya kalau obat biasa saya beli ini tidak mampan, setiap habis obat penyakit darah tinggi saya kambuh. Karyawan Apotik tadi bilang “Pak …..coba bapak beralih ke obat-obat yang alami, seperti Qashmir. Karena menurut saya Qashmir sangat bagus, buktinya banyak yang beli dan sembuh”. Terus saya beli dan dan malamnya terus saya minum. Keesokan harinya waktu bangun seperti

Harian Umum

ada tanda-tanda kalau Qashmir betul-betul bagus, “Saya merasa Fit dan merasa segar waktu bangun. Berhari-hari saya terus mengkonsumsinya, pagi sebelum makan dan malam sebelum tidur sampai menghabiskan 6 kotak Insya Allah dengan keyakinan penyakit saya berangsur sembuh. Padahal dulu sudah berobat kemana-mana, bahkan saya mau ke Penang – Malaysia, semua saya batalkan setelah konsumsi Qashmir. Terima kasih Qashmir. Qashmir terbuat dari 100 % biji – bijian alami dengan komposisi yang sangat unik dan belum pernah dimiliki oleh prodak apapun selama ini.Qashmir dipormulasikan untuk pembersih bibit benih penyakit sekaligus menormalisasikan metabolisme dalam tubuh kita.Qashmir sudah terbukti sembuhkan berbagai penyakit yang selama ini sulit disembuhkan dengan cara – cara modern diantaranya : Mag / Lambung, Asam Urat / Rematik, Liver, Darah Tinggi / Hipertensi, Alergi,Darah Manis / Kencing Manis, Ginjal, Astma /Sesak Nafas, Kurang Nafsu Makan,Susah Tidur, Memperlancar ASI, Cepat Capek Lelah Lesu, Membuat Awet Muda / Mengencangkan Kulit, dan lain – lain. Simpelnya Qashmir sangat bagus dikonsumsi untuk kesehatan, Pengobatan, Pencegahan, Kecantikan dan Menormalkan berat Badan. Sari Biji - bijian QASHMIR Bisa anda dapatkan di Seluruh Apotik, Toko Jamu, Toko Obat, Minimarket,Supermarket, di seluruh wilayah Sumatera Selatan atau hubungi langsung (Dist. CV.MULYASARI) Bpk. Heri 085224150772 dan Bp.Ruslan 085269677621

Pimpinan Umum: Rosmiyati. Pemimpin Perusahaan: Ahmad Rosidi. General Manager: Tri Nurwanto. Pemimpin Redaksi: Muhammad Iqbal, Redaktur Pelakasana : Berry Sandi. Koordinator Liputan: Trisno Rusli Redaktur : Berry Sandi, Trisno Rusli, Ella Sulistiana, Dian Cahyani Fitri, Arie M. Staf Redaksi: Janta, M. Joviter, M Wijdan (Ogan Ilir), Yuni Hartati (Muba), Rifat Achmad (Lubuklinggau), Heru Fachrozi (Muara Enim/PALI), Heri Afrizon (OKU Selatan), Firdaus (Empat Lawang), Mujianto (OKI), Arman Jaya (OKU Timur), Andre (Prabumulih), Budi Alamsyah (Banyuasin), Eko Wahyudi (Pagaralam), Al Imron (Musi Rawas), Hengky S (Lahat) Redaktur Foto: Nova Wahyudi, Alhadi Farid. Bagian Pracetak: M Firman,Firyansyah, Abdul Kholid, Kgs Yahya, Bagian Iklan: David Arianto(Manager), Acounting Executive/AE : Noris Taslim, Yusri, Mutya. Bagian Pemasaran: Abdul Kadir (Manager), Alwi Riyanto, David Yoanda Bagian Keuangan : Dimas Murdani Muharam. Bagian Umum: Silvi Winda Pratiwi, Vera Penerbit: PT Citra Media Palembang Ekspres Komisaris Utama: H Suparno Wonokromo. Komisaris: Muwarni, H Didi Wahyudi. Direktur Utama: H. Subki Sarnawi. Direktur: H Mahmud,Yunita Ayu Tarif Iklan: Iklan Baris per baris Halaman 1 Display Full Colour/Warna Rp.60.000/mm kolom, Halaman 1 BW Rp.30.000,/mm kolom,Halaman Dalam Full Colour/Warna Rp.25.000/mm Kolom Harga Berlangganan Koran : Rp.25.000/bulan No. Rek Mandiri Pasar 16 PT Citra Media Palembang Ekspres 113002062008.8 plg.ekspres@gmail.com

Alamat Redaksi/ Sirkulasi/ Iklan: Gedung GRAHA PENA Palembang, Jl Kol H Barlian No 773, Palembang. Telepon (0711) 8304424, 411768, 415263, 415264, 419503. ext 136,139 Fax (0711) 420066.


Untuk kota palembang dan sekitarnya Subuh

Zhuhur

Ashar

Magrib

Isya

04:31

12:03

15:27v

18:02

19:17

PALEMBANG EKSPRES

HALAMAN 3

SABTU, 15 JUNI 2013

Lalin Palembang Belum Tertib

PALEMBANG. PE – Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan memberikan 13 catatan kepada Pemkot Palembang terkait kondisi lalu lintas (lalin) yang dinilai belum tertib. Rekomendasi tersebut untuk mempersiapkan keikutsertaan Kota Palembang dalam mengikuti penghargaan di bidang transportasi, Wahana Tata Nugraha (WTN). Kasubdit Jaringan Transportasi Perkotaan Dirjen Perhubungan Darat Firdaus Rasyad mengatakan, beberapa hal yang harus diperbaiki pemerintah dalam memperbaiki sektor lalu lintas di antaranya keberadaan terminal di Palembang, angkutan umum yang sudah tak layak tapi masih operasional, jalan yang belum dilengkapi marka, rambu-rambu lalu lintas, parkir, serta sumber daya manusia (SDM). Penilaian ini, sambung Firdaus, hasil pengamatan pihaknya di lapangan selama dua hari 12-13 Juni 2013. “Tapi, kalau dibandingkan dengan Semarang untuk kategori Kota Metropolitan,

Simpang Jalan Angkatan 45-Jalan Demang Lebar Daun yang menjadi titik kemacetan baru di Palembang. Di titik ini kemacetan terjadi lantaran panjangnya antrean yang terkena traffic light.

Palembang memang masih lebih baik,” jelas dia saat rapat evaluasi penilaian kesiapan Kota Palembang untuk piala penghargaan di bidang transportasi, di ruang Parameswara, Jumat (14/6). Meski demikian, tambah Firdaus, sistem angkutan umum di Palembang sudah baik seperti keberadaan BRT Transmusi. Harusnya, angkutan umum

Kuota Haji Sumsel Berkurang 20% PALEMBANG. PE – Adanya pengurangan kuota haji 20 persen, oleh pemerintah Arab Saudi kepada Indonesia berdampak untuk kuota Sumsel. Pasalnya, kuota CJH Sumsel yang semula 6.300 orang menjadi 5.040 CJH. Drs Najib Haitami, Kepala Kantor wilayah (Kanwil) Kemenag Sumsel mengatakan, setelah adanya pemangkasan ini, kuota CJH Sumsel berkurang sebanyak 1.260 orang. ”Setelah dipotong 20 persen maka kuota kita menjadi 5.040 orang. “Dari 1.260 yang tidak berangkat, sebanyak 422 orang tidak melunasi BPIH dan melunasi namun tidak jadi berangkat sebanyak 778 orang,” ujarnya Jumat (14/6). Dia menjelaskan, Kementrian Agama yang menentukan siapa saja yang jadi berangkat dan batal berangkat.”Nanti, kita akan umumkan sini dan Kemenag kabupaten/kota siapa saja yang batal berangkat,” kata Najib. Untuk CJH yang batal berangkat, lanjut Najib, ada kompensasi yang diberikan. Yakni biaya kev-

FOTO NOVA WAHYUDI/PALPRES

TITIK MACET

berangkatan mereka pada tahun depan tidak dinaikan.”Mereka yang sudah melunasi BPIH namun batal berangkat, akan diberangkatkan tahun depan tapi tetap menggunakan biaya tahun ini,” terang dia. Karena CJH yang berangkat berkurang imbuh Najib, maka tim pembimbing haji daerah (TPHD) juga berkurang. Awalnya, kuota TPHD sebanyak 60 orang. Namun karena kuota CJH berkurang maka TPHD juga berkurang sebesar 20 persen.”TPHD Sumsel tahun ini berkurang 12 orang. Jadi mereka juga diberangkatkan tahun depan,” paparnya. Senada Kasubag Humas Kemenag Sumsel, Saefudin Latif merinci, CJH tahun ini mulai masuk asrama pada 9 September. Kemudian keberangkatan pertama untuk gelombang pertama pada 10-24 September. Sedangkan gelombang kedua diberangkatan pada 25 September-9 Oktober.”Pada 9 Oktober seluruh CJH tiba di Arab Saudi. Wakaf akan dilaksanakan pada 14 Oktober,” beber Saefudin. DYN

tidak layak jalan tidak beroperasi lagi di jalan protokol. Tak hanya itu, kondisi jalan di perkotaan sudah baik meski masih banyak tidak dilengkapi marka. “Sama halnya dengan trotoar atau pedistrian, masih banyak digunakan oleh pedagang kakilima (PKL). Kalau parkir, masih banyak kendaraan yang parkir di badan

jalan, baik jalan nasional maupun provinsi. Ini harus segera dibenahi, sehingga kondisi lalu lintas di Palembang bisa lebih tertib,” sarannya. Karena itulah, lanjut Firdaus, pihaknya berharap pemerintah bisa memperbaiki kondisi lalu lintas yang belum tertib tersebut. Di antaranya, merealisasikan gedung dan kantong parkir,

selanjutnya memberikan tindakan tegas terhadap PKL yang menggelar dagangan di trotoar, serta kelengkapan marka jalan yang belum tersedia. “Kalau untuk item penilaian sendiri sangat banyak mulai dari akademisi, provinsi dan pusat. Namun untuk dipastikan komitmen political will (kebijakan pemerintah), per-

Ziarahi�Makam�Raja�Kesultanan�Palembang

ZIARAH

FOTO ISTIMEWA

Rombongan pejabat Pemkot Palembang saat berziarah di makam raja Kesultanan Palembang Darussalam di Kawah Tengkurep, 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Jumat (14/6).

PALEMBANG. PE – Momen peringatan HUT ke-1330 Palembang, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Palembang melakukan ziarah ke makam raja Kesultanan Palembang Darussalam

di Kompleks Kawah Tengkurep, 1 Ilir Palembang, Jumat (14/6). Rombongan pejabat dipimpin Plt Sekda Palembang Ucok Hidayat. Dalam ziarah tersebut, dilakukan tabur bunga dan pembacaan kitab suci Alquran. “Ziarah ini kami lakukan untuk mengenang dan berdoa serta menghormati raja Kesultanan Palembang yang sudah berperan membangun Kota Palembang,” kata Ucok. Pada zaman kesultanan, cerita Ucok, para raja tangguh melawan penjajah. “Rajaraja yang dimakamkan di Kawah Tengkurep merupakan pahlawan bagi warga Palembang, sampai kini akan terus dikenang dan dihormati,” jelas Ucok. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Palembang, Thabrani mengatakan, kegiatan ziarah ke makam raja kesultanan ini merupakan langkah untuk mengenang dan mengimplementasikan perjuangan para pahlawan. “Ini kita jadikan salah satu rangkaian kegiatan menyambut HUT Palembang. Dengan begitu, kita akan selalu mengingat jasa pemimpin pada zaman Kesultanan Palembang Darussalam,” ucapnya. Dia menambahkan, makam sultan ini sudah menjadi obyek wisata yang bisa ditawarkan kepada para wisatawan. Hal ini dilihat dari jumlah peminat yang mendatangi makam tersebut cukup tinggi, terutama pada hari besar Islam. “Karena itu, kami akan berupaya optimal membangkitkan wisata di Palembang dari berbagai sektor, khususnya untuk wisata religius ini,” ucapnya. RIS

encanaan pendanaan lahan lingkungan, dan mengembalikan fungsi jalan pada semestinya,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang Masripin Thoyib mengatakan, 13 catatan yang dikemukakan tim penilai WTN tersebut akan menjadi perhatian Dishub Palembang untuk

segera diperbaiki. “Beberapa catatan yang disampaikan tersebut saat ini tengah dilakukan seperti marka jalan dalam tahap tender, gedung parkir dalam tahap pencarian investor yang akan membangun di kota ini, dan temuan bus tidak layak jalan terus dilakukan penertiban,” jelasnya. Meski demikian, Masripin mengatakan, pihaknya tetap optimis bisa mempertahankan penghargaan WTN 2014. Sebab, dua kota yang menjadi saingan kuat Palembang seperti Semarang dan Surabaya, belum memiliki moda transportasi massal. “Kita masih unggul dari Kota Semarang yang hanya menjadi pesaing kita. Karena kita lebih unggul oleh Transmusi,” jelasnya. Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ucok Hidayat mengatakan, akan cepat melakukan tanggap darurat untuk segera menindaklanjuti catatan tersebut. “Segera akan kita koordinasikan dengan setiap instansi terkait untuk melakukan perbaikan,” ucapnya. RIS

Abaikan Lingkungan Izin Pasti Dicabut PALEMBANG. PE – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Palembang memastikan pemberian izin lingkungan kepada perusahaan yang baru berdiri akan lebih selektif. Menyusul adanya pembahasan raperda izin lingkungan sebagai revisi dari Perda 26/2011. Kepala BLH Kota Palembang Agung Nugroho mengatakan, peraturan daerah baru ini menjadi langkah pencegahan pencemaran lingkungan. Dalam aturan tersebut, perusahaan harus mengelola limbah hingga menjadi pH normal. “Kita lihat cara pengelolaan limbahnya, mulai dari proses pembuangan awal hingga menjadi pH normal. Dengan demikian, limbah yang dibuang tidak mencemari lingkungan,” terang Agung ditemui di lokasi Palembang Expo 2013 dan Integrity Fair di Gedung Sriwijaya Promotion Center (SPC), Kamis (13/6). Saat ini, sambung Agung, rencana peraturan daerah ini masih dibahas anggota DPRD Kota Palembang. Setelah disahkan, BLH baru akan melakukan sosialisasi kepada calon investor dan pengusaha dalam menyediakan pengolahan limbah sesuai yang ditentukan. “Kita kasih waktu hingga 75 hari setelah perda disahkan untuk menyediakan tempat pengolahan limbahnya. Kalau masih ada pengusaha bandel, izin usaha akan kami cabut,”

tegas Agung. Meski demikian, Agung menilai, sejauh ini mayoritas perusahaan sudah mengikuti aturan lingkungan. Hal ini dilihat dari hasil proper yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI. “Memang ada beberapa perusahaan mendapat proper merah, kami akan terus dorong mereka untuk memperbaiki pengolahan limbahnya,” kata agung. Diketahui, hasil pernilaian peringkat kinerja perusahaan (proper) dalam pengelolaan lingkungan hidup tahun 2012, ada empat perusahaan besar pengelolaan lingkungannya tidak maksimal sehingga mendapat proper merah. ”Dari 16 perusahaan yang dinilai, ada empat mendapat proper merah. Karena itulah, perda izin lingkungan ini nantinya mewajibkan perusahaan yang akan berdiri melakukan kajian lingkungan sebagai dampak usahanya,” terang Kepala Bidang Pengendalian dan Pencemaran Lingkungan BLH Kota Palembang Novrian Fadillah belum lama ini. Adapun keempat perusahaan dimaksud adalah PT Lestari Magri (bergerak di bidang pengolahan ikan), Hotel Novotel, RSMH Palembang, dan RS RK Charitas. Meski demikian, sambung dia, beberapa perusahaan ada yang dinilai baik secara administrasi atau proper biru seperti PT Aneka Bumi Pratama. RIS


PALEMBANG EKSPRES

SABTU, 15 JUNI 2013

TELEPON PENTING Polda Sumsel

:

Poltabes

:

Polsek IB I Polsek IB II Polsek IT I Polsek IT II

: : : :

HALAMAN 4

Polsek SU I : (0711) 510128 Polsek SU II : (0711) 510096 Polsek S Gerong : (0711) 596333/ (0711) 598144/ (0711) 598145 Polsek Sako : (0711) 820062 Polsek Gandus : (0711) 7365855 Polsek Sukarami : (0711) 411585 Polsek Kemuning : (0711) 7300930 KPPP Boombaru : (0711) 712386 Pos Laka Pakjo : (0711) 7920902 Kodim 0418 : (0711) 351637

(0711) 360404/ (0711) 310264 (0711) 513334, (SPK) (0711) 510455 (0711) 353014 (0711) 352973 (0711) 351607 (0711) 713344

Denpom 2/4

: (0711) 351843/ (0711) 374836

LBH Palembang : 0711 356153 E-mail : lbhplg@yahoo.com Posbakum Ikadin Palembang : 0811711830/ (0711) 7081830/ 08197830830 Pemadam Kebakaran : (0711) 312011 PDAM : (0711) 350079 PLN : (0711) 356911(0711) 358355

RSMH Palembang (Sentral) : (0711) 354088 RS Charitas : (0711) 350827 RSI Siti Khadijah : (0711) 311884 RS AK Gani : (0711) 354691 RS Muhammadiyah : (0711) 513144 RS Myria : (0711) 411610 RS Ernaldi Bahar : (0711) 410354 Informasi Telepon : 108 Layanan Telegram : 165 SLI : 100 Pengakuran Jam : 103

Gangguan Telepon Ambulance Bandara SMB II Informasi SMB II Vip Room SMB II Lanud STA Kertapati

: : : : : : :

117 118 (0711) 411778 (0711) 413695 (0711) 410159 (0711) 410376 (0711) 515555/ (0711) 510201 ULPK BBPOM Palembang : (0711) 371463 Perusahaan Gas Negara : (0711) 717950

Rumah Bidan Disantroni Perampok Anak Korban Ditodong Senpi

INDRALAYA.PE� - Rumah milik bidan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Ramayani (42) yang berada dipinggir Jalur lalu lintas PalembangPrabumulih tepatnya di Dusun III, Desa Parit, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI) disantroni empat orang perampokkan yang Bersenjata Api (Senpi), kemarin sekitar pukul 09.15 WIB. Dalam aksinya itu kawanan perampok yang mengedarai mobil Daihatsu Xenia warna hitam, sempat menodongkan anak korban Ramayani bernama M Fitri Hadi (21) dengan menggunakan senpi. Kemudian pelaku menggasak perhiasan emas, berlian dan sejumlah uang, sehingga kerugian diperkirakan mencapai Rp50 juta. Berdasarkan keterangan korban Ramayani ketika ditemui kediamannya mengatakan, sebelum kejadian dirinya pergi ke Tanjung Raja dengan mengendarai mobil carry untuk urusan sesuatu sehingga meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong. Sebelum berangkat ke Tanjung Raja korban Ramayani janjian dengan temannya untuk bertemu di Timbangan 32 Indralaya.

Setibanya di timbangan 32 Indaralaya, korban Ramayani menerima telpon dari anaknya M Fitri Hadi (21) yang mengatakan bahwa rumahnya barusan dimasuki tiga orang dan seorangnya menunggu di dalam mobil Daihatsu Xenia warna hitam. Sebelum kejadian, anaknya sempat pulang kembali kerumahnya dari kampus Unsri dengan menggunakan mobil Sedan Timor, karena ada yang ketinggalan. Namun, begitu tiba dipintu halaman rumahnya, anaknya melihat mobil Daihatsu Xenia warna hitam yang plat nomor kendaraan tidak jelas parkir disamping rumahnya. Melihat ada mobil akan masuk itulah, para pelaku yang sudah mengobrakabrik seisi rumah korban, khususnya kamar utama, pelaku keluar dan menghidupkan mobilnya. “Saat para pelaku akan keluar, mobil mereka terhalang mobil anak aku. Akibat terhalang, maka pelaku turun dan berusaha membuka paksa pintu mobil korban sambil mengacungkan senpi kearah anak aku. Karena terancam, anak aku langsung lari. Setelah pelaku lari, anak aku kembali mengejar tapi, gagal karena para pelaku sangat cepat,” ucap korban Ramayani.

Sales Obat Nyambi Kurir Narkoba

DIRAMPOK

FOTO: WIJDAN/ PALPRES

Rumah milik bidan, Ramayani yang satroni kawanan perampok, terlihat sepi. Dari dalam rumah itu perampok berhasil menggasak perhiasan emas, berlian dan uang setelah sebelumnya menodongkan senpi ke anak korban.

Usai kejadian itu, ungkapnya, dirinya tiba dirumahnya dan langsung mengecek seisi rumahnya. Ternyata para pelaku masuk melalui pintu dapur dengan cara membuka paksa, lalu masuk ke kamar utama kemudian mengobrak-abrik seisi kamar. “Setelah aku periksa, dari dalam rumah pelaku mengambil perhiasan emas, berlian dan uang tunai yang ditaksirkan sekitar Rp50 juta. Dari keterangan tetangga aku, saat akan

masuk pelaku mengaku mencari nama Yani, bahwa mereka dari salah satu bank. Penampilan mereka memang seperti pegawai bank dan parlente,” terangnya. Kapolres OI, AKBP Deni Dharmapala melalui Kasat Reskrim, AKP Edi Rahmat mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban. “Saat ini korban M Fitri tengah diminta keterangannya. Kasus ini masih kita selidiki,” tukasnya. VIV

SMAN 7 Prabumulih Dibobol Maling

PRABUMULIH.PE�- Aksi kawanan pencuri berhasil membobol gedung SMAN 7, yang berada di Jalan Lingkar, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih. Pelaku yang diperkirakan lebih dari satu ini berhasil masuk melalui pintu kantor Tata Usaha (TU) dan membawa kabur beberapa barang elektronik. Kejadian ini tak ayal membuat siswa dan guru terkejut. Aksi pencurian ini baru diketahui, kemarin (14/6) sekitar pukul 06.00 WIB, oleh penjaga sekolah, Sarkoni (56). Mengetahui telah terjadi pencurian, Sarkoni melaporkan kejadian itu ke kepala sekolah dan kemudian meneruskanya ke Polsek Prabumulih Timur. Mendapatkan laporan itu, aparat Unit Reskrim Polsek Prabumulih Timur langsung mendatangi lokasi kejadian. Dari hasil penyelidikan diketahui, dua unit TV LCD 24 Inc, kipas angin, komputer dan CPU hilang digondol pencuri. Informasi, aksi pencurian di SMAN 7 yang lokasinya jauh dari pemukiman penduduk baru pertama kali terjadi. Pencuri masuk melalui pintu kantor TU, kemudian pencuri juga mengacak-acak ruang guru. Pencuri diperkirakan beraksi pada tengah malam. Beberapa barang elektronik milik sekolah tersebut raib. Salah seorang guru, Sari (29) menceritakan, komputer dan CPU yang diambil berisikan data-data penting sekolah termasuk datadata guru. “Tadi pagi baru diketahui sekolah telah dimasuki pencuri. Beberapa barang elektronik banyak

FOTO: ANDRE / PALPRES

OLAH TKP

Tampak anggota Unit Reskrim Polsek Prabumulih Timur sedang melakukan olah TKP di SMAN 7 Prabumulih yang dibobol kawanan pencuri.

hilang,” ujar Sari. Se m e n t a ra Sa r k o n i k e t i k a ditemui mengatakan, dirinya tidak tau kalau terjadi pencurian di sekolah SMAN 7. Sebab, malam itu yang jaga bukan dirinya. “Katanya pencuri masuk melalui

pintu di kantor TU. Kebetulan yang jaga malam bukan aku, jadi aku tidak tahu pasti,” terangnya. Kapolres Prabumulih, AKBP Yerri Oskaq SIk melalui Kapolsek Parabumulih Timur, Iptu Toni Arman didampingi Kanit Reskrim Aiptu, Riki

Nyalakan Genset, Sihang Tewas Kesetrum BANYUASIN.PE� - Sungguh tragis yang dialami Sihang (28), warga Desa Kelapa Dua, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin yang harus merenggang nyawa lantaran kesetrum saat memasang mesin genset dirumahnya, Kamis (13/6) sekitar pukul 19.00 WIB, dirumahnya. Ayah dua anak ini tewas dengan luka bakar dibagian tangan karena tersengat aliran listrik yang disalurkan lewat mesin genset tersebut. Siangnya korban langsung dimakamkan keluarganya di TPU Kelapa Dua. Informasi yang dihimpun, sewaktu kejadian, korban hendak menyalakan listrik dirumahnya dengan menggunakan mesin genset. Korban terpaksa menghidupkan mesin genset karena listrik desa yang diprogramkan masuk ke Desa Kelapa Dua, belum juga beroperasi. Nah, ketika berusaha memasang kabel listrik ke mesin genset, diduga korban secara tidak sengaja

menyentuh salah satu kabel yang terkelupas, sementara mesin genset dalam keadaan menyala. Akibatnya korban menjerit dan terpental hingga lima meter. Jeritan korban sempat mengagetkan keluarganya yang ada didalam rumah. Setelah keluarganya mencari, terlihat korban sudah tergeletak didalam rumah dengan kondisi tangan melepuh. Saat ditemukan korban masih dalam kondisi bernyawa dan hanya pingsan. Korban langsung dibawa keluarganya ke bidan desa. Namun sayangnya, belum sampai ke rumah bidan, korban sudah menghembuskan nafas terakhirnya. Adik korban bernama Menik mengatakan, memang saat kejadian kondisi desa gelap gulita, kakaknya berusaha menerangkan rumah menggunakan mesin genset. Mungkin tidak terlalu mahir memasang kabel yang disambungkan ke mesin, sehingga kakaknya kesetrum tegangan yang cukup tinggi.

“Selama ini, kami biasa memakai diesel umum untuk penerangan desa ke rumah-rumah. Tapi, karena listrik desa sudah masuk, jadi diesel itu dicabut. Tapi sampai sekarang, listrik belum beroperasi, hanya dipasang meterannya saja di rumah. Jadi kakak aku berinisiatif untuk menggunakan genset, tapi malah jadi musibah seperti ini,” ucap Menik. Kades Kepala Dua, Kokoh membenarkan kejadian tersebut, saat ini warga hendak memberikan pertolongan karena korban masih bernafas usai kejadian. “Mungkin sekitar satu jam kemudian, korban meninggal dunia ketika hendak dibawa ke bidan desa,” katanya. Terpisah, Kapolsek Pulau Rimau, AKP Deslie membenarkan adanya kejadian tersebut. “Sudah ada laporannya, dari keterangan keluarganya, korban kesetrum, bukan karena faktor lainnya dan jenazahya sudah dimakamkan di TPU setempat,” pungkasnya. BUD

mengatakan, pelaku diperkirakan lebih dari satu orang. Beberpa barang elektronik berhasil dibawa kabur. “Anggota masih menyelidiki dan segera malakukan pengejaran terhadap pelaku. Kerugian ditaksir puluhan juta,” pungkasnya. AND

PALEMBANG.PE�- Seorang sales obat salah satu perusahaan farmasi di Kota Palembang, Agus Pian (31), warga Jalan Slamet Riyadi, RT 3 RW 2, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang, ditangkap aparat Unit I, Subdit III, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel, pimpinan AKP Arman Legar SH karena menjadi kurir narkoba jenis sabu-sabu dan ineks. Penangkapan terhadap Agus itu dilakukan Kamis (13/6) sekitar pukul 14.30 WIB, saat tersangka Agus menunggu orang yang memesan narkona haram tersebut di depan parkiran gerai KFC Hotel Royal Asia, Jalan Veteran Palembang. Dari dalam box motorYamaha Mio yang dibawa bapak tiga anak ini, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 208 ineks warna pink dan unggu seharga Rp30 juta dan tiga paket besar sabu-sabu seharga Rp36 juta. Selain tersangka Agus, petugas juga berhasil menangkap, Eko Fernandes (25), warga Jalan Sukatani, Lorong Al Hikmah, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako Palembang, yang merupakan kaki tangan bandar yang memasok narkoba ineks dan sabu ke tersangka Agus. Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Teguh Prayitno mengatakan, penangkapan ini berawal adanya informasi adanya transaksi narkoba dalam jumlah besar di depan KFC Hotel Royal Asia. ”Hampir setengah jam anggota melakukan pemantauan di lokasi penangkapan, namun tidak ada orang yang mencurigakan hendak bertransaksi narkoba. Setelah menunggu cukup lama, lalu munculah tersangka Agus menggunakan sepeda motor Mio,” terang Teguh saat ditemui di Mapolda Sumsel, kemarin (14/6). Setelah diamati gerak-geriknya, lanjutnya, tersangka Agus tampak gelisah seperti menunggu seseorang datang. ”Anggota kita langsung mendekati tersangka Agus dan melakukan pengeledahan. Awalnya ditubuh korban tidak ditemukan barang bukti narkoba, setelah box motornya digeledah barulah ditemukan BB ineks dan sabu itu,” jelasnya. Selanjutnya, anggotanya langsung melakukan introgasi kepada tersangka Agus, terkait barang bukti narkoba itu dari mana. Akhirnya tersangka Agus mengakui jika hanya kurir dan disuruh tersangka

Eko untuk mengantarkannya kepada pelanggan. “Hasilnya kita berhasil memancing pemasok narkoba ke Agus ke luar dan kita tangkap juga tersangka Eko di depan Hotel Royal. Di rumah Eko kita temukan rekapan pemesanan narkoba dari para pelangganya,” beber Teguh. Terpisah tersangka Agus mengakui jika dirinya hanya sebagai kurir narkoba suruhan Eko dengan upah jika berhasil menyerahkan narkoba itu dirinya akan mendapat imbalan sebesar Rp1,3 juta. Sementara tersangka Eko mengatakan, sudah empat kali membantu bandar ineks dan sabu jaringan Lapas Merah Mata. ”Aku ini ini kaki kedua dari bandarnya di dalam LP. Setahu aku namanya Riko. Terus Riko memberikannya dengan Erik. Jadi yang menyerahkannya dengan aku Erik. Kami selalu bertemu di jalan Baru jalan Taman Kenten. Setelah itu barulah aku serahkan ke Agus untuk diantarkan ke pelanggan,” ungkap tersangka Eko. Terpisah, aparat Satuan Reserse Narkoba Polresta Palembang, Kamis (13/6) sekitar pukul 14.30 WIB, juga berhasil membekuk salah seorang pengedar narkoba jenis sabu bernama Marsum alias Uju (35), warga Jalan KH Azhari, Lorong Keramat, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang. Darinya disita barang bukti berupa 48 paket kecil sabusabu,tiga butir ineks logo mahkota warna hijau, satu timbangan digital, sepucuk senpi rakitan jenis revolver lima silinder berikut dua butir amunisi, “Aku dapatkan dapatkan sabu-sabu dan ineks itu dari Irawan (masih buron). Biasanya aku memsanan seperempat kantong seharga Rp3 juta. Lalu aku pecah lagi menjadi paket kecil yang aku seharga Rp 100 ribu sampai Rp200 ribu perpaktenya,” terang tersangka Uju. Disinggung atas senpi yang disita darinya, bapak dua anak ini mengaku jika senpi itu bukan miliknya melainkan milik temannya Holidi (masih buron). “Senpi ini aku untuk melindungi diri, karena aku banyak musuh dari bandar narkoba lainnya,” ungkapnya. Kapolresta Palembang, Kombes Pol Sabaruddin Ginting SIk MSi melalui Kasatres Narkoba, AKP Suryadi membenarkan penangkapan tersangka dengan barang bukti tersebut. JOE

Spesialis Pembobol Rumah Kosong ‘Keok’ PALEMBANG.PE�- Berakhir sudah aksi dari seorang spesialis pembobol rumah kosong bernama Jebus Murniansyah (21), setelah dibekuk aparat Unit Pidum, Satuan Reskrim Polresta Palembang, pimpinan Iptu Robert PS, saat berada di tempat mangkalnya di Jalan HM Ryacudu, Lorong Sabar, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, Kamis (13/6). Begitu mengetahui ada petugas yang hendak menangkapnya, maka warga Jalan Jend Ahmad Yani, Lorong H Umar, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan SU I Palembang ini, berusaha melarikan diri dengan motornya. Karenanya petugas terpaksa melumpuhkannya dengan tembakan di betis kanannya. Dari catatan pihak kepolisian, setidaknya tersangka Jebus sudah delapan kali membobol rumah di kawasan Kecamatan SU I Palembang. Dalam aksinya tersangka

sedikitnya berhasil menggasak 11 suku emas, puluhan laptop dan Playstation (PS). Salah satu korbannya diketahui Abu Bakar yang berlokasi Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan SU I Palembang. Korban lalu melaporkan kejadian itu pada 4 Mei lalu dengan laporan polisi bernomor LP/1156/V/SUMSEL/RESTA tertanggal 4 Mei 2013. “Sudah delapan kali tersangka membobol rumah di kawasan Seberang Ulu. Kami sudah lama mencari tersangka dan akhirnya ditemukan. Saat hendak ditangkap tersangka mencoba melarikan diri sehingga terpaksa kita beri tindakan tegas dengan menembak dibetis kanannya,” ucap Kasat Reskrim, Kompol Djoko Julianto SIk MH melalui Kanit Pidum, Iptu Robert PS, kemarin (14/6). Dikatakan Robert, pihaknya akan segera mengejar penadah

tempat tersangka menjual barangbarang hasil curiannya. “Kita akan kejar penadahnya. Dan saat ini kami masih menerima laporan dari warga khususnya warga Seberang Ulu yang rumahnya kebobolan. Kami yakin masih banyak korban-korban lainya,” terangnya. Tersangka Jebus mengakui jika dirinya sudah melakukan beberapa kali melakukan aksi pencurian rumah kosong. Pertama kali dirinya beraksi rumah kosong milik keponakannya. “Berlajar pertama rumah kosong milik keluarga aku sendiri. Saat itu aku butuh waktu satu menit sudah bisa mengambil barang didalam rumah. Jadi, dari sana aku melakukan aksi pencurian rumah kosong di tempat lain. Uang dari hasil mencuri itu aku habiskan untuk hura-hura dan membeli narkoba,” tukasnya. JOE


PALEMBANG EKSPRES PALEMBANG EKSPRES

KAMIS, 13 JUNI 2013

Halaman 5 Halaman 5

SABTU, JUNI 20132013 JUMAT,1514 JUNI

BERSAMBUNG..... Ke Hal 6


PALEMBANG EKSPRES KAMIS, 13 JUNISABTU, 2013 15 JUNI 2013 PALEMBANG EKSPRES JUMAT, 14 JUNI 2013

6

Halaman 6


PALEMBANG EKSPRES PALEMBANG EKSPRES

KAMIS, 13 JUNI 2013 SABTU, 1514 JUNI 20132013 JUMAT, JUNI

Halaman 7 Halaman 7

7

5 6

NO.1

Nama: M Hidayat, SE Kecamatan: ILIR TIMUR II

NO.2

Nama:Dra. Hj. Nurima, M.Si Kecamatan: ILIR TIMUR I

NO.3

NO.4

Nama: Riduan Wancik, SH Kecamatan: ILIR TIMUR I

Nama: H. Sudarman Sulaiman Kecamatan: KERTAPATI

4

5

NO.5

Nama: H. Ferdi Aligatur,m SP, ST Kecamatan: ILIR TIMUR II

NO.1

Nama: Nazili, SH Kecamatan: -

NO.2

Nama: Khodijah, SP, M.Si Kecamatan: -

NO.3

Nama: Azwar Al Rasyid Kecamatan: -

NO.4

NO.5

Nama: Emir Faisal, SE Kecamatan: -

Nama: Hj. Siti Khodijah Solehan Kecamatan: -

NO.1

Nama: Zainal Abidin Kecamatan: -

NO.2

Nama: Handry Pratama P, SE Kecamatan: -

NO.3

Nama: HJ Parida Kecamatan: -

NO.4

Nama: H Ilyas Hasbullah, SE, M.SI Kecamatan: -

NO.5

Nama: Ridwan Kecamatan: -

v NO.6

Nama: Leni Sabrina, SP Kecamatan: SEBERANG ULU II

NO.6

NO.1

NO.7

Nama: Yusi Rahmawati Kecamatan: -

Nama: M. Zainal Seyiawan Kecamatan: -

Nama:H.M. Yordania Ishak H, SH Kecamatan: -

NO.7

Nama: M. Bakrie DM Kecamatan: -

NO.8

Nama: Drs. Soermadi Loes, m.Sc. M.Pd Kecamatan: -

NO.9

NO.9

Nama: Muhammad Zaini Kecamatan: -

Nama: Mariam Meriyanti, SE,AK Kecamatan: -

NO.6

Nama: Sari Agustina S. Sos Kecamatan:-

NO.7

Nama: Niswati, SE Kecamatan: -

NO.8

Nama: Deddy Pranata Kecamatan: -

7 5

6

NO.1

Nama: Ir Sri Wahyudni Kecamatan: -

NO.2

Nama: Imran, SH Kecamatan: -

NO.6

Nama: Patra Wibowo Kecamatan: -

NO.3

NO.4

Nama: Edi Suswanto, SH Kecamatan: -

Nama: Yurnalia Puspita Dewi, SE Kecamatan: -

NO.7

Nama: Dewi Meidalima, SP, MP Kecamatan: -

NO.8

Nama: Drs. Muchril Alfi,BE Kecamatan: -

NO.1

NO.5

Nama: Mirtansono, SH Kecamatan: -

NO.9

NO.10

Nama: Muhammad Isnaeni Kecamatan: -

Nama: H. Hanafi Ha Rahman, SE Kecamatan: -

Nama: Novalena, SP Kecamatan: -

NO.2

Nama: Adzanu Getar Nusantara, SH Kecamatan: -

NO.6

Nama: Dian Henandar, SE Kecamatan: -

NO.7

Nama: Irwanto Abdullah Kecamatan: -

NO.3

Nama: Ave Maria Diansari, S.Pd Kecamatan: -

NO.4

NO.5

Nama: Kurniati Dasa Prihatin Kecamatan: -

Nama: Muhammad Zulkifli Yasin Kecamatan: -

NO.8

NO.1

Nama: H Anton Nurdin, HP, ST SH, M.Si Kecamatan: -

Nama: Bertha Rumsi Am.KEB Kecamatan: -

Nama: Amir Fauzi, SE Kecamatan: -

NO.2

Nama: M H Anthony Rais, S.SI Kecamatan: -

NO.3

Nama: Detti, SH Kecamatan: -

NO.7

Nama: Ivan Guna Patra Kecamatan: -

NO.4

NO.5

Nama: Achmad Nawawi Kecamatan: -

NO.8

Nama: Ferry Anugrah, S.IP Kecamatan: -

Nama: Drs. Riza Fachrurrozi Kecamatan: -

NO.9

NO.10

Nama: Dessy Asianti Kecamatan: -

Nama: H Aguscik, SE Kecamatan: -

7

7 2

NO.1

Nama: Sri Bahmartati, S.Si Kecamatan: -

NO.5

Nama: Nursilawati, S.Pd Kecamatan: -

NO.2

Nama: Jon Harno,SE Kecamatan: -

NO.3

Nama: DR. Kurniati Enysari Kasim Kecamatan: -

NO.6

Nama: Apriadi Susanto Sinaga. SE, MM Kecamatan: -

NO.4

NO.4

Nama: Ir. Heriansyah Kecamatan: -

6

1

Nama: Riedho Viavasa, SE Kecamatan: -

NO.7

NO.1

Nama: H Harno Joyo, S.sos Kecamatan: -

NO.6

Nama: Rudi Wira Putra Kecamatan: -

Nama: Susmawati, SE Kecamatan: -

NO.2

Nama: Muchammad Nofarando Triansyah Kecamatan: -

NO.7

Nama: Zulfan Efendi, SE Kecamatan: -

NO.3

Nama: Mardiana, SH MM Kecamatan: -

NO.8

Nama: Suratman Kecamatan: -

NO.4

NO.5

Nama: Muliadi, S.Pd Kecamatan: -

Nama: Yoga Sugama Kecamatan: -

NO.9

NO.1

Nama: KMS. Arfan Efendi Kecamatan: -

NO.10

Nama: Hosiati Kecamatan: -

Nama: Heru Darmawan Kecamatan: -

NO.6

Nama: Suryati Kecamatan:-

NO.2

Nama: Aldestar, ST, MT Kecamatan: -

NO.23

Nama: R A Methia Erviza, S Kom Kecamatan:-

NO.7

NO.8

Nama: Muhammad Syukri, S.Ag Kecamatan:-

Nama: Dina Septianah, SH Kecamatan:-

NO.4

NO.5

Nama: Muhammad Irfan Hafriyan Kecamatan: -

Nama: M Jauhari SE, MM Kecamatan: -

7 3

NO.1

Nama: Raden Gempita, SH Kecamatan: -

NO.2

Nama: Hamsani Kecamatan: -

NO.3

Nama: Yuyun Widyanarti Kecamatan: -

2

NO.4

NO.5

Nama: Jhon Nexon Kecamatan: -

8

NO.1

Nama: H. Ahmad Nopan, SMH Kecamatan: -

Nama: Awan Asmara Kecamatan: -

NO.6

NO.6

Nama: Holmah Kecamatan: -

Nama: Hasmawardini Kecamatan: -

NO.2

Nama: Robinson Tampubolo, SH Kecamatan: -

NO.3

Nama: Tia Pratiwi, SH Kecamatan: -

NO.7

Nama: RA Tuti Rahmawati, A.Md Kecamatan: -

1

NO.4

NO.5

Nama: H Aguscik, SH Kecamatan: -

Nama: Pomi Wijaya, ST, S. Sos Kecamatan: -

NO.1

Nama: Cik Nona Kecamatan: SUKARAMI

NO.8

Nama: Erduandi, SE, MM Kecamatan: -

Nama: Faturrahman Kecamatan: SUKARAMI

NO.6

NO.2

Nama: Syamsul Efendi Kecamatan: SAKO

NO.7

Nama: Mayamin, SH, M.Si Kecamatan: SUKARAMI

NO.3

Nama: Wim Shandy Fernanda, SH Kecamatan: AAL

Nama: Sudiatmo, SH Kecamatan: SUKARAMI

NO.8

NO.4

NO.5

Nama: Dora Fatma N, SP. M.Si Kecamatan: KEMUNING

Nama: Drs. Almubin Sohib Kecamatan: SUKARAMI

NO.9

NO.10

Nama: Fitra Jaya Purnama, S.Sos Kecamatan: KEMUNING

Nama: Agustina Kecamatan: ILIR BARAT II

8

7 4

NO.1

Nama: Faridatul Munawaroh, SE, M.Si Kecamatan: -

NO.6

Nama: Roudhatul Jannah,SE Kecamatan: -

NO.2

Nama: Laila Rahma Kecamatan: -

NO.7

Nama: Khairil Anwar, S.Pd Kecamatan: -

NO.3

Nama: H M Syukri Zen, SIP Kecamatan: -

NO.8

Nama: Riza Iwani, SE Kecamatan: -

NO.4

Nama: Jasriandi, SH Kecamatan: -

2

3

NO.5

Nama: Martawijaya, ST, MM Kecamatan: -

NO.1

Nama: Ir. H. Suardi, MM Kecamatan: -

Nama: Muhammad Reza SH Kecamatan: -

NO.6

Nama: Muhammad Reza, SH Kecamatan: -

NO.2

Nama: Muhammad Saleh WA SE Kecamatan: -

NO.3

Nama: Misparyati Kecamatan: -

NO.4

Nama: Rusnayati, SE Kecamatan: -

NO.5

Nama:Umari Supi Andi, ST Kecamatan: -

NO.1

NO.2

NO.3

Nama: Ning Zahara Kecamatan: ILIR TIMUR I

Nama: Bunjani. AR, SE Kecamatan: SAKO

Nama: Ervan Aziz, S.Sos Kecamatan: KEMUNING

Nama: Deddy, S.Pd.I Kecamatan: NO.6 SAKO Nama: Deddy,S.Pd.I Kecamatan: SAKO

Nama: Fatmawati Kecamatan: KALAIDONI NO.7 Nama: Fatmawati Kecamatan: KALIDONI

Nama: Ruspanda Kecamatan: NO.8 SEMATANGBORANG Nama: Ruspanda Karibullah,ST Kecamatan: SEMATANGBORANG

NO.4

Nama: Zunaina, SE Kecamatan: ILIR BARAT II

NO.5

Nama: H. Nazaruddi Kecamatan: SEMATANGBORANG


8

SABTU, 14 15 JUNI PALEMBANG EKSPRES JUMAT, JUNI 2013 2013

No. 1

Nama : M Wiratama Yudha, ST Kecamatan : Seberang Ulu II

No. 2

Nama : Marwan Zulkarnain Kecamatan : Seberang Ulu II

No. 3

Nama : Ellypin Hiniar Kecamatan : Alang-Alang Lebar

No. 8

No. 9

3

2

No. 4

No. 5

Nama : Surya Guna Dharma Kecamatan : Ilir Barat I

Nama : Saidi Anwar Kecamatan : Seberang Ulu II

No. 6

No. 6

Nama : Misika Dasa Hafrida, SH Kecamatan : Seberang Ulu I

No. 1

Nama : H M Rozali Andriadi Kecamatan : Sukarami

No. 6

Nama : Dra. Fuji Meliani Kecamatan : Bukit Kecil

No. 1

Nama : H.M Zaini, SE (Mang Jai) Kecamatan : Ilir Barat II

No. 6

Nama : Musi Erman SH Kecamatan : Ilir Barat I

No. 1

Nama : A. Tarmizi ST Kecamatan : Ilir Barat II

No. 6

Nama : MSY Hj Nurdjani S Pd, SST, M. Kes Kecamatan : Bukit Kecil

No. 1

Nama : Drs Azhari Mawardi, MM Kecamatan : Kemuning

No. 6

Nama : Ivana SP M.Si Kecamatan : Sukarami

No. 1

Nama : Dwikora Sastra negara SH Kecamatan : Kalidoni

Nama : Siska Melisa Kecamatan : Sematang Borang

No. 2

Nama : H Fauzi Achmad, SH, MH Kecamatan : Seberang Ulu I

No. 7

Nama : Yuda Permata, ST Kecamatan : Seberang Ulu I

No. 2

Nama : Sisilia Kecamatan : Bukit Kecil

No. 7

Nama : Ir M Azuwar Kecamatan : Gandus

No. 2

Nama : Drs. Achmad Chaidar Kecamatan : Kalidoni

No. 7

Nama : Agus Salim Kecamatan : Ilir Barat II

No. 2

Nama : Drs. Isa Ansori Yusuf MM Kecamatan : Sukarami

No. 7

Nama : Ir Alkat Samsul Bahri Kecamatan : Alang-Alang Lebar

No. 3

Nama : Herlina Kecamatan : Seberang Ulu I

No. 8

Nama : M Hasyim Beni Gani Kecamatan : Ilir Barat II

No. 3

Nama : Hj Salmah Assegaff S.Ag, MH Kecamatan : Seberang Ulu II

No. 8

Nama : Desy Aryani SE Kecamatan : Kemuning

No. 8

No. 4

No. 5

Nama : Mintaria, S.Pd, MM Kecamatan : Kertapati

Nama : Usman (Iman) Kecamatan : Kertapati

No. 1

Nama : Ahmad Saleh MS Kecamatan : Plaju

No. 2

Nama : Latif Musom Kecamatan : Seberang Ulu II

No. 3

Nama : Angela Agustian S Pd Kecamatan : Plaju

No. 6

No. 4

Nama : Fatimah Kecamatan : Seberang Ulu II

No. 6

No. 6

No. 9

5

4

No. 5

Nama : Ir, Hj. Idasatriani MT Kecamatan : Ilir Barat I

No. 9

No. 10

Nama : Rabiatul Adawiyah Kecamatan : Ilir Barat II

Nama : RM Hasyim Kecamatan : Gandus

No. 1

Nama : H Taufik Hidayat Kecamatan : Kemuning

No. 6

Nama : Kemas Husin Effendi SE Kecamatan : Seberang Ulu I

No. 5

Nama : Dedi Sugandi SE Kecamatan : Ilir Barat I

No. 1

Nama : Rusman Effendi S IP Kecamatan : Kemuning

No. 9

No. 2

Nama : Hasnul Amin Kecamatan : Gandus

No. 5

No. 8

No. 7

Nama : Drs Zamzami Cossasi Kecamatan : Bukit Kecil

No. 3

No. 8

Nama : RA Sakinah SE Kecamatan : Ilir Barat II

No. 4

Nama : Hj Elis Atika Izzy S Sos Kecamatan : Ilir Barat I

No. 9

No. 10

Nama : MGS A Rahman Kecamatan : Bukit Kecil

Nama : A Khadafi Kecamatan : Ilir Barat II

6

No. 10

Nama : Sutrisman MZ SE Kecamatan : Kemuning

No. 1

No. 6

Nama : Ir H Tantawi Hasyim MM Kecamatan : Ilir Timur I

No. 2

Nama : Nurul Chotimah S Ag Kecamatan : Ilir Timur II

No. 7

Nama : Erick Capelia Ali SH Kecamatan : Ilir Timur I

No. 3

Nama : Drs Amir Hakim Kecamatan : Ilir Timur I

No. 8

Nama : Rinzamayati Kecamatan : Ilir Timur I

No. 7

Nama : Fadhila Marsyal S Si Kecamatan : Ilir Barat I

No. 3

Nama : Yuniarti S Pd MM Kecamatan : Kalidoni

No. 4

No. 5

Nama : Zainal Arifin Syukri S Ip Kecamatan : Kalidoni

Nama : Ir Drs H Iskandar Kaboel BE MM Kecamatan : Sako

No. 8

Nama : H Yudhi Kafrawi Kecamatan : Sako

No. 1

Nama : H Hidayat Comsu SE Kecamatan : Ilir Barat I

No. 2

Nama : Dra Hj Yeni Mardina Sunarto M SI Kecamatan : Sukarami

No. 3

Nama : Himawan Juniarta Sujirata SH Kecamatan : Plaju

No. 4

No. 5

Nama : Yanti Kurnia Sari Kecamatan : Seberang Ulu II

Nama : Muchsin Amri Kecamatan : Plaju

No. 4

Nama : Alfaruk Maturidi S Pd Kecamatan : Ilir Timur II

No. 10

No. 5

Nama : Edwin Setia Budi Kecamatan : Sukarami

1

Nama : H Syahril Eddy SH Kecamatan : Ilir Timur II

No. 2

Nama : Hardinata SE Kecamatan : Kalidoni

4

No. 9

No. 5

No. 10

Nama : Muhammad Ilah S Pd Kecamatan : Alang-Alang Lebar

No. 6

No. 9

Nama : Ahmad Zaky Amrullah ST Kecamatan : Sukarami

No. 9

Nama : Ida Sulastri S Kep Kecamatan : Sukarami

Nama : Taupik Azmi Kecamatan : Plaju

Nama : Neny Junilyah SE Kecamatan : Seberang Ulu I

Nama : Yulilia ST Kecamatan : Alang-Alang Lebar

No. 5

Nama : Sri Purnamawati S Sos Kecamatan : Sukarami

No. 10

Nama : Masayu Nola Indri Sari A Md Kecamatan : Ilir Barat II

5

No. 6

Nama : Yuli Andika Dinata Kecamatan : Sukarami

No. 4

Nama : M Yani Bahtera SH Kecamatan : Kertapati

6

Nama : Herman Kecamatan : Ilir Barat I

No. 4

No. 7

Nama : Rustini Kecamatan : Seberang Ulu I

No. 3

Nama : Ropiko S Sos I Kecamatan : Seberang Ulu I

No. 9

No. 4

Nama : Usman Kusim S Ag Kecamatan : Alang-Alang Lebar

No. 2

Nama : Desmana Akbar A Md Kecamatan : Seberang Ulu I

No. 8

Nama : Iwansyah Putra Kecamatan : Alang-Alang Lebar

No. 4

Nama : Marthin Anvertama SE Kecamatan : Sukarami

3

No. 8

Nama : Riski Saputra SH Kecamatan : Ilir Timur II

No. 1

Nama : Kamarudin Kecamatan : Sako

Nama : Haryanti Dadang Kecamatan : Kalidoni

No. 8

No. 4

No. 7

Nama : Gusman Fristian SE Kecamatan : Kemuning

No. 3

Nama : Erma Nora SE Kecamatan : Alang-Alang Lebar

2

No. 5

Nama : Baki Yudin Kecamatan : Plaju

No. 2

Nama : Endang Fikrie Kecamatan : Kemuning

No. 10

Nama : Ir H Abdul Rozak M Sc Kecamatan : Kalidoni

Nama : KGS. Ishak Yasin Kecamatan : Ilir Barat I

No. 1

Nama : Narutama Tafip SE Kecamatan : Ilir Timur I

Nama : H Muhammad Roem SMHK Kecamatan : Alang-Alang Lebar

Nama : H Johan Syafri S Sos Kecamatan : Kemuning

3

No. 8

No. 3

No. 5

Nama : Arie Juanda SH Kecamatan : Alang-Alang Lebar

4

Nama : Nyayu Sri Sulastri Kecamatan : Ilir Timur II

Nama : Mei Yulyah Ningsih SH Kecamatan : Ilir Barat I

No. 4

Nama : MGS M Ali Febriansyah S Ip Kecamatan : Kalidoni

No. 9

No. 8

No. 3

No. 7

Nama : H Umar Malik S Pd Kecamatan : Kalidoni

No. 3

Nama : Nurmala SH Kecamatan : Kalidoni

1

No. 8

Nama : Suryandari Kecamatan : Bukit Kecil

Nama : Rian Nugroho Pratomo Kecamatan : Ilir Barat I

No. 2

Nama : Yuliati SHI Kecamatan : Kalidoni

No. 10

No. 1

Nama : Djoni Sopianto Kecamatan : Kertapati

No. 6

Nama : Nia Aryani Kecamatan : Seberang Ulu I

No. 2

Nama : Hendra Wijaya Kecamatan : Seberang Ulu I

No. 7

Nama : Hanif Hasyim Kecamatan : Seberang Ulu I

No. 3

Nama : Reni Apriani SE Kecamatan : Plaju

No. 4

No. 5

Nama : Herianto Kecamatan : Seberang Ulu I

Nama : Putra Indra Gunawan Kecamatan : Seberang Ulu I

No. 8

Nama : Wenni Fanisi Kecamatan : Kertapati

No. 10 5

No. 5

Nama : Asiah Kecamatan : Ilir Timur II

No. 1

Nama : Hendri Aprian SE Kecamatan : Ilir Barat I

No. 6

Nama : Dra Ayu Wahyuni Kecamatan : Ilir Barat I

No. 2

Nama : Faisal Arief Kecamatan : Bukit Kecil

No. 7

Nama : Alex Pendawalima Kecamatan : Ilir Barat II

No. 3

Nama : Herlina SH M Kes Kecamatan : Ilir Barat I

No. 8

Nama : Aria Laksana Herlambang SH Kecamatan : Bukit Kecil

No. 4

Nama : Adiatma Sajagara Kecamatan : Ilir Barat II

No. 9

Nama : Ir Hj Asmawati Bustomi Kecamatan : Gandus

No. 5

Nama : Drs H Syamsul Jauhari MM Kecamatan : Ilir Barat I

No. 10

Nama : Kgs Usman Effendy Kecamatan : Ilir Barat I


PALEMBANG EKSPRES EKSPRES PALEMBANG

KAMIS, 13 JUNI 2013 SABTU, 1514 JUNI 20132013 JUMAT, JUNI

HALAMAN 9 Halaman 9

15

10 5

6

NO.1

Nama: Ajabar Kecamatan: Ilir Timur II

NO.2

Nama: Endang Trisna K.ST Kecamatan: Ilir Timur II

NO.6

Nama: Sari Kecamatan: ILir Barat I

NO.3

Nama: Mulyadi Harisson, SH,SE Kecamatan: Kemuning

NO.7

Nama: Ir. Hermanto Kecamatan: ILir Timur II

NO.4

NO.5

Nama: Suhadi S.Sos Kecamatan: Sako

Nama: Irwansyah Masri, SE Kecamatan: Ilirt Timur I

NO.1

Nama: Leman Sanjaya Kecamatan: Kalidoni

NO.2

Nama: Bobi Akte Akbar, ST Kecamatan: kalidoni

NO.6

NO.8

Nama: Ir. Hj. Fitri Indrayati Kecamatan: -

Nama: Ayu Lestari Kecamatan: Sukarami

NO.7

Nama: Yulianto Kecamatan: Ilir Barat I

NO.3

Nama: Mulyatini, S.Ag Kecamatan: -

NO.8

Nama: Ra. Syamsul Bachri Kecamatan: Ilir Barat II

4

NO.4

NO.1

NO.5

Nama: Yakop Kecamatan: -

Nama: Drs. M. Zacky Kecamatan: -

NO.9

Nama: Drs. H. Arpan Husin Kecamatan: Seberang Ulu I

NO.6

NO.10

Nama: Lenawati Kecamatan: Plaju

Nama: Firmansyah Kecamatan: -

NO.2

Nama: Suhainah, SH Kecamatan: Seberang Ulu I

Nama: Joko Susilo Kecamatan: Sebserang Uku I

NO.3

Nama: Usman Effendi Kecamatan: Seberang Ulu I

NO.7

NO.4

NO.5

Nama: Nila Triana Kecamatan: Kertapati

Nama: Andri Asrofillah Kecamatan: Seberang Ulu I

NO.8

Nama: Ririn Yulitan Sari Kecamatan: Seberang Ulu I

Nama: M. Taufik Kecamatan: Kertapati

15 6

NO.1

Nama: Herlan Asfiudin Kecamatan: Sukarami

NO.2

Nama: Firdaus Kecamatan: -

NO.6

Nama: Msy. Megawati Kecamatan:

NO.3

Nama: Aisyah Apriana Kecamatan: Sukarami

NO.7

Nama: Sulaiman Jahri Kecamatan: Sukarami

NO.4

Nama: Lukman, SH MM Kecamatan: Sukarami

NO.8

Nama: Mgs. Efriansyah, AMD Kecamatan: -

NO.5

Nama: Drs. Basrul Yanto, M.SI Kecamatan: -

NO.9

NO.1

Nama: H Zuhri Lubis Kecamatan: Ilir Timur II

NO.6

NO.10

Nama: Ratna Puspita, SE Kecamatan: -

Nama: DR. Fachrurrozi Solaj, SE, M.Sc Kecamatan: -

NO.2

Nama: Pendri Susanto, S.FIL.I Kecamatan: -

Nama: DRA. Eni Fasehati Kecamatan: -

NO.7

Nama: Kgs. Freddy Danny Kecamatan: -

NO.3

Nama: Riska Regina Ade Kecamatan: -

5

NO.4

NO.1

NO.5

Nama: Minodi, S.Sos Kecamatan: -

Nama: A Mediansyah, SE Kecamatan: Ilir Timur II

Nama: Lidia Pratiwi, S.Pd Kecamatan: Ilir Timur II

NO.2

Nama: Arni Yulia Ningsih Kecamatan: Ilir Barat I

NO.6

NO.8

Nama: Merita Kecamatan: -

Nama: Barmawi D Kecamatan: Ilir Barat I

NO.7

Nama: Ahmad Romi Afriansyah, S.Ag Kecamatan: Ilir Barat II

NO.3

Nama: Helmansyah Kecamatan: Ilir Barat I

NO.8

Nama: Dra. Syamsuwar Rodia Ningsih Kecamatan: Ilir Barat I

NO.4

NO.5

Nama: Zainab Kecamatan: Gandus

Nama: Martin Kecamatan: Ilir Barat II

NO.9

NO.10

Nama: M. Yuha Rizki Kecamatan: Bukit Kecil

Nama: Kiki Maria, S.Pd Kecamatan: Ilir Barat II

15

15 2

NO.1

Nama: Ade Victoria, S.kom Kecamatan: -

NO.6

Nama: Feti Dwi Jayanthi Kecamatan: -

NO.2

Nama: Zulkani Efendi, S.KOM,M.SI Kecamatan: -

NO.7

Nama: Syaifudin Fikri, SE Kecamatan: -

NO.3

Nama: Hj. Yusrowati, SE Kecamatan: -

NO.4

NO.1

NO.5

Nama: Khaerul Saleh, SH, MH Kecamatan: Kalidoni

6

1

Nama: H.M. Irminasir Kecamatan: Sako

Nama: Dusli Bin Tolani Kecamatan: Gandus

NO.8

NO.2

Nama: SD Darlis Kecamatan: AlangAlang Lebar

NO.6

Nama: Aprilawati Kecamatan: -

Nama: Amanda Humairah Kecamatan: Kalidoni

NO.7

Nama: Windo Alexander Kecamatan: Alang-Alang Lebar

NO.3

Nama: Yelli Yusnita, A.Md Kecamatan: Kemuning

NO.8

Nama: DarulSukri, A.Md Kecamatan: Ilir Timur II

NO.4

NO.5

Nama: Bobby Andista Kecamatan: Sako

Nama: Novian Irawan, ST Kecamatan: Kemuning

NO.9

NO.10

Nama: Maya Libiany, SE Kecamatan: Sako

Nama: Yusmaheri Kecamatan: Alang-Alang Lebar

NO.1

Nama: Tito Dalkuci, SH Kecamatan: Ilir timur I

NO.2

Nama: Melin, A.Md Kecamatan: Ilir Timur II

NO.6

Nama: Andi Suraidi Kecamatan: Ilir Timur II

NO.7

Nama: Khairuddin Kecamatan: Ilir Timur II

NO.3

Nama: M. Tri Cholil Azis Kecamatan: Kalidoni

NO.4

Nama: Savitri Kecamatan: Ilir Timur II

NO.5

Nama: Aan Zuliansyah Kecamatan: Ilir Timur II

NO.8

Nama: Siska Oktarina Kecamatan: Ilir Barat I

15 3

NO.1

Nama: H.M. Anwar Aryanto, SE,M.SI Kecamatan: -

NO.2

NO.3

Nama: Teguh Tri Wahyono Kecamatan: Plaju

Nama: Sari Agustina Kecamatan: -

NO.4

2

NO.5

Nama: Candra Darmawan Kecamatan: -

Nama: Dhuha Hayati Hanifah, SP Kecamatan: -

NO.1

Nama: Syaifuddin Zuhri,S.Pd Kecamatan: Sukarami

NO.2

NO.3

Nama: Wit Artina Kecamatan: Kalidoni

Nama: Riduan, ST Kecamatan: Kalidoni

NO.6

NO.6

NO.7

Nama: M Budiman Saputra Kecamatan: -

Nama: Achmad Badaruddin, S.Ag Kecamatan: Sematang Borang

Nama: Septiyandri Arrosyidu Kecamatan: Sako

NO.4

NO.5

Nama: Edison Mardiansyah, S.Pd Kecamatan: Ilir Timur II

Nama: Rusminah, S.Pd Kecamatan: Sematang Borang

NO.8

Nama: Yuliana Kecamatan: Kalidoni

15 4

NO.1

Nama: Tuti Malinda Kecamatan: Seberang Ulu II

NO.6

Nama: Hermawan Kecamatan: Seberang Ulu I

NO.2

Nama: Asnawi Kecamatan: -

NO.7

Nama: Ina Perwati, A.Md Kecamatan: -

NO.3

Nama: Taat Suyudana Kecamatan: Sukarami

NO.4

Nama: Neti Rindahayu Kecamatan: Alang-Alang Lebar

3

NO.5

Nama: Hendra Yasa Kecamatan: AlangAlang Lebar

NO.1

Nama: Anis Mayana Kecamatan: Seberang Ulu II

NO.8

Nama: Adi Kusuma, S.Ag Kecamatan: -

NO.6

Nama: Doddy Rahmad Kecamatan: Plaju

NO.2

Nama: Muhammad Syukri Kecamatan: Plaju

NO.3

Nama: Jimmy Husin Kecamatan: Plaju

NO.4

Nama: Rukiah Kecamatan: Plaju

NO.5

Nama: Agusmin Kecamatan: Seberang Ulu II

KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA PALEMBANG


SABTU, 15 JUNI 2013

Sopir Main Hp, Bus Terjun ke Jurang 4 penumpang luka-luka MUARA�ENIM.�PE - Sebuah bus jurusan Palembang-Bengkulu, Lubuktapi Ekspres bernomol polisi BD 7749 LD yang disopiri Anto mengalami kecelakaan terjun ke jurang di sebuah tikungan jalan lintas Gunung Megang-Muara Enim, Kecamatan Gunung Megang, sekitar pukul 15.00 WIB, Jumat (14/6). Diduga kecelakaan ini disebabkan si sopir sedang asik memainkan handphone (Hp). Informasi yang diperoleh Palembang Ekspres,Jumat malam (14/6) sekitar pukul 19.30 WIB menyebutkan bus Lubuktapi Ekspres tersebut datang dari Palembang hendak menuju Bengkulu. Saat berada di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), infonya sopir bus yakni Anto sedang memainkan Hp. Diduga hilang keseimbangan hingga menyebabkan mobil bus tersebut

terbalik masuk ke dalam jurang di pinggir jalan yang dalamnya sekitar 10 meter. Akibat kejadian itu membuat penumpang sekitar 20 orang dalam keadaan panik. Beberapa penumpang ada yang mengalami luka-luka. Pasca kejadian sopir bus, Anto diamankan warga diserahkan ke Mapolsek Gunung Megang. “Kejadian pastinya saya kurang tahu, tapi informasi dari penumpang kecelakaan itu terjadi karena sopir bus sambil memainkan Hp,” ucap Jun, warga setempat yang kebetulan melintas. Jun mengungkapkan, sejumlah penumpang ada yang mengalami luka-luka di bawa ke puskesmas Gunung Megang dan Rumah Sakit Muara Enim. Meskipun tidak ada penumpang yang tewas, terdapat 4 penumpang yang menderita luka-luka. Antara lain Firman (30), warga Manna Bengkulu

yang mengalami luka lecet pada kaki dan jari kanan, Rumina (70), warga Lahat menderita nyeri pingang keseleo karena tertimpa penumpang, Anaria (50), warga Pagar Alam menderita nyeri dada dan sakit pinggang, dan Lensi (40) yang mengalami luka tiga jahitan di kepala.�� Terpisah, Susi, salah seorang perawat di Puskemas Gunung Megang saat dikonfirmasi menerangkan, di Puskesmas Gunung Megang hanya satu orang penumpang yang dirawat yakni Rumina yang mengalami sakit keseleo dari tangan sampai ke pinggangnya. Ketika dikonfirmasi ke Kapolres Muara Enim, AKBP Muhamad Aris melalui Kasatlantas AKP Tommy membenarkan adanya kecelakaan yang nyaris membawa korban jiwa. Pihaknya sudah mengamankan sopir dan kendaraan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. HFB

Fitria 5 Hari ...................................................................DARI�HALAMAN�1 alias Fifit (34), anak ketiga dari empat bersaudara buah hati Darwis (60) dan Yuhana (58), warga Desa Tebing Gerinting, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten OI yang sudah 5 hari terakhir menghilang. Pihak keluarga khawatir kalau Fifit menjadi korban penculikan. Menurut Darwis yang didampingi Holis Alfian (48) dan Rosyita (40), keponakannya, Fifit anaknya pada Senin (10/6) kemarin seperti biasanya pamit berangkat mengajar di TK Pertiwi Tebing Gerinting. Namun sampai saat ini tak kunjung kembali alias menghilang. “Fifit tidak pulang hingga Senin malam diperkirakan menginap tempat temannya, karena saat ditanyakan kepada teman sesama guru di TK Pertiwi, Senin sekitar pukul 08.30 WIB, Fifit minta izin cepat pulang karena mau berobat ke Palembang,” ceritanya. Darwis yakin waktu itu Fifit tidak pulang karena menginap di rumah temannya di Palembang. “Tapi biasanya kalau dia menginap tempat temannya, keesokan harinya dia cepat

pulang karena mau mengajar,” terangnya. Ditunggu-tunggu kata dia, sampai Selasa siang Fifit juga tak kunjung pulang. Akhirnya keluarga merasa khawatir dan cemas, sementara telepon genggamnya sudah tidak aktif lagi saat dihubungi, begitu juga facebooknya juga tidak on line. Rosyita menimpali, pihak keluarga langsung menghubungi seluruh keluarga yang ada di luar OI untuk menanyakan kalau saja mengetahui keberadaan Fifit. Sayangnya, tak satupun keluarga yang mengetahui keberadaan Fifit. Termasuk juga kekasih Fifit bernama Mikos yang telepon genggamnya saat dihubungi juga tidak aktif. “Saat keberadaan adik kami menghilang sejak senin lalu, kami terus berusaha menghubungi seluruh keluarga termasuk Mikos pacar Fifit tapi belum ada hasilnya dan sampai saat ini belum diketahui keberadaan Fifit,” timpal Rosyita. Dia merinci ciri-ciri Fifit yang punya postur tubuh dengan tinggi badan 155 cm, kulit putih dan saat meninggal-

kan rumah memakai kemeja kotak-kotak warna pink, pakai jibab warna pink dan memakai celana jeans. Kesehar ian Fifit, tam bah Rosyita anaknya sedikit agak pendiam, dan tidak ada masalah dengan keluarga. “Lagi pula kalau memang ada masalah Fifit sering curhat, tetapi ini tidak sama sekali dan tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan,” imbuhnya. Semenjak hilangnya Fitria alias Fifit sudah beberapa paranormal dihubungi, tapi belum juga membuahkan hasil. Sementara pihak keluarga, Jumat (14/6) siang akan melapor ke pihak kepolisian. Pihak keluarga juga sempat mengecek tabungan BRI dan Bank SumSel Babel atas nama Fitria ternyata saldo tabungannya tinggal sedikit. “Kita sekeluarga besar sangat berharap kepulangan Fifit dan kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan Fifit agar segera menghubungi pihak keluarga atau kontak langsung ke nomor 081532830471 atas nama saya, Rosyita,” tukasnya. VIV

Dulu Tinggal ..............................................................DARI�HALAMAN�1 membuat para wartawan terkejut saat dia mengaku pernah melalui masa kecil di kota pempek ini. “Waktu kecil sampai SD aku pernah tinggal di Palembang tepatnya daerah Makrayu,“ ujarnya saat konperensi pers jelang konser Claspherience di Hotel Aryaduta, Jumat (14/6) sore. Unge mengaku sering berpindah-pindah saat masih kecil karena tuntutan tugas orangtuanya. Putri pasangan Muchlis Rusli dan Emmy Syarif ini mengawali karir sebagai model dan artis sinetron sebelum akhirnya eksis di dunia tarik suara. Di kesempatan ini juga, dia

akan berkolaborasi dengan Ari Lasso yang dulu sempat menjadi pasangan duet (featuring) lewat hits single “Aku dan Dirimu” dalam sampul album The Best of Ari Lasso. Sebagai seorang public figure, kalangan artis sering dikaitkan dengan kabar miring mengenai hubungan rumah tangga. Menanggapi selentingan miring dan gosip-gosip yang sering menerpa artis apalagi dia sudah berumah tangga. BCL lebih memilih menanggapi hal tersebut sengan santai. “Biarlah orang yang menilai,“ jelasnya. Menurut wanita kelahiran

Jakarta, 22 Maret 1983 ini untuk menghibur para penggemarnya di Kota Palembang, tidak ada persiapan yang begitu spesial meskipun dia sudah lama tidak menyambangi Bumi Sriwijaya. “Persiapan mental aja, karena sudah lama tidak ke sini,“ ucap istri Ashraf Sinclair. Termasuk kostum yang akan dikenakan saat perform malam Minggu nanti, dia tidak mau ribet dengan urusan tersebut. “Semua sudah disiapkan oleh pihak EO, tentunya tidak spesial lagi jika sudah diberitahu hari ini,“ tutup BCL yang mengakhiri masa lajang 8 November 2008 silam. PTR

Tipikor Bakal ..............................................................DARI�HALAMAN�1 panggilan pertama akan kita layangkan kepada keduanya (Eddy dan Yulius),” terang Direktur Reskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Raja Haryono sata ditemui di Mapolda Sumsel, kemarin (14/6). Mengenai siapa yang dipanggil dulu, lanjut Raja, adalah kewenangan penyidik yang menangani kasus tersebut. ”Yang pasti kita panggil, mengenai datang atau tidak kita panggil dulu sesuai prosedur berlaku,” bebernya. Saat disinggung kenapa keduanya dipanggil berstatus saksi bukan tersangka, Raja menjelaskan, keduanya dipanggil untuk menjadi saksi, bisa untuk saksi Eddy Yusuf atau sebaliknya Yulius Nawawi bersaksi untuk Eddy Yusuf . ”Pemeriksaan itu mulai mengarah ke sana nantinya (tersangka, red). Tetapi tidak bisa cepat-cepat, harus dilengkapi dulu dokumen dan alat bukti lainnya,” jelas dia. Raja menargetkan akhir tahun ini, kasus ini harus tuntas dan dilimpahkan ke pihak kejaksaan tinggi. ”Semua sudah tahu, bahwa sudah ada tersangka sebelumnya

yang sudah divonis di pengadilan dalam kasus ini. Insya Allah akhir tahun kasus ini selesai semua,” pungkasnya. Sebelumnya, Raja pernah menjelaskan, jika Eddy Yusuf pernah menandatangani 17 item sebesar Rp1 miliar, niai angaran yang ditanda tanggani untuk pencairan saat dana Bansos. Sementara Yulius Nawawi telah menandatangani 28 item pencarian dalam kasus ini sebesar Rp 2 miliar. Kasus ini sendiri telah menyeret dua mantan pejabat di Pemkab OKU, masing-masing mantan Sekda OKU, Sjamsir Djalib dan Kabag Perlengkapan dan Umum, Sugeng. Terungkap di persidangan, perbuatan keduanya dilakukan pada 2008 dengan menggunakan dana untuk belanja sosial dari APBD Kabupaten OKU sebesar Rp 11,42 miliar. Hasil penyelidikan, diketahui sejak 10 November 2009, dana Bansos Ormas tersebut diperoleh dari APBD dan daftar Pencairan Anggaran (DPA) bernomor 1.20.03.01.00.00.51, tertanggal 22 Januari 2008 dengan nomor rekening 515.01.01. Kasus dug-

aan korupsi ini sendiri terjadi, pada Senin, 11 Oktober 2010 di kantor Pemkab OKU. Dari Rp11,42 miliar, sudah cair Rp3 miliar lebih. Nah, ketika itu, terdakwa ditunjuk sebagai pejabat pengguna anggaran. Dan yang bersangkutan mengeluarkan surat perintah untuk membayar (SPM), dimana pengeluaran surat tersebut tidak diketahui oleh pimpinan terdakwa. Sedangkan kerugian negara yang ditimbulkan dari perbuatan terdakwa mencapai Rp3,005 miliar yang dilakukan bersama Sugeng SSos (berkas terpisah,red). Jabatannya sebagai pelaksana tugas (Plt) Kabag Perlengkapan-Umum Sekda OKU. Selain Syamsir Djalib dan Sugeng, kasus ini juga menyeret empat terdakwa lain. Mereka, Suprijadi Jazid bin HM Jazid (61), mantan Asisten III Pemkab OKU, Chairul Amri SE MSi bin Abdul Basith (46), mantan Kabag Keuangan Setda OKU, Djanadi Sip bin Ladi (48), mantan Kasubag Anggaran Setda OKU, dan Akhyar Azazi SSos bin Agustan (49), mantan bendahara pengeluaran Setda OKU. JOE

Sephia, Aku ...................................................................DARI�HALAMAN�1 Kekagumanku pada sosok dia yang cukup familiar di kalangan mahasiswa dan dosen. Hampir semua penghuni kampus, termasuk pemilik kantin kampus dan para pedagang makanan di sekitar kampus, mengenal dia. Maklum, dia memang ramah

kepada siapapun. Apalagi dia, kakak tingkatku itu termasuk orang yang cerdas dan aktif di beberapa organisasi kampus. Aku tahu tidak sedikit mahasiswi yang berada di sekitar dia. Aku juga tahu kalau dia punya banyak teman dekat.

Namun saat kutanya, dia hanya mengaku kalau semua mahasiswi itu hanya sebatas teman dekat. Dia mengaku belum mau menjalin hubungan serius dengan siapa pun. Pengakuan itu pula yang membuat aku kian penasaran. BERSAMBUNG

Halaman 10

RP 17 JUTA RAIB DI KAMAR HOTEL MITRA Milik Karyawan PT Sampoerna

MUARA� ENIM.� PE� -� Patut dipertanyakan keamanan Hotel Mitra yang berada tepat di jantung Kota Muara Enim, dekat Pasar Mambo II, Jalan Letnan M Zein Yasin, Kecamatan Muara Enim. Pasalnya, uang milik pengunjung di hotel tersebut raib dicuri maling yang nekat masuk ke dalam kamar hotel melalui pintu kamar tamu hotel tersebut. Di hadapan petugas penyidik Mapolres Muara Enim, Rabu malam (12/6) sekitar pukul 20.00 WIB, korban Mirza Iskandar bin Darhupi (41), karyawan perusahaan rokok PT Sampoerna sebagai salesman ditemani teman sekamarnya, Yudistira (37), Asisten Salesman PT Sampoerna, warga Perumnas Sage Lahat tidak menyangka peristiwa kriminal

ini akan menimpa dia. Korban yang beralamat di Jalan Burnio 2, Blok A, Nomor 47, Perumnas Slawi, Lahat ini juga mengaku heran lantaran pelaku yang tertangkap CCTV Hotel Mitra menyikat uang milik perusahaan mereka berkerja melewati pintu kamar yang disewanya. Bagaimana mungkin orang luar hotel bisa memiliki akses langsung ke kamar hotel yang secara jelas orang tersebut bukan tamu kamar hotel tersebut. Muncul dugaan pencuri tersebut menggunakan kunci duplikat, kunci asli hotel atau alat lainnya hingga bisa masuk ke dalam kamar hotel pengunjung. Menurut pengakuan korban yang tertuang dalam LP/B383/VI/2013/SUMSEL RES. MUARA ENIM, kejadian bermula saat mereka berdua hendak keluar kamar hotel dengan keperluan mencari makan malam sekitar pukul 19.30 WIB, Rabu (12/6). “Sebelum meninggalkan kamar terlebih

dahulu saya mengunci pintu kamar dari luar,” ucap Mirza kepada petugas di Mapolres Muara Enim. Mirza menerangkan kembali, sebelum keluar kamar 108 Hotel Mitra yang mereka tempati, dia meletakkan uang miliknya sebesar Rp 17 juta di laci lemari di dalam kamar. Kemudian mereka berdua meninggalkan kamar keluar melalui pintu kamar dalam keadaan pintu kamar yang dikunci sendiri oleh korban. Betapa kagetnya setelah korban dan temannya pulang dari makan malam yang tidak jauh dari hotel mendapati pintu kamar sudah tidak terkunci dan bisa langsung masuk ke dalam kamar tanpa dibuka dengan kunci kamar hotel yang dibawanya keluar kamar terlebih dahulu. Betapa terkejutnya korban melihat uang yang disimpan di dalam laci lemari sudah raib digondol maling. Setelah mengetahui telah terjadi pencurian, kedua karyawan

PT Sampoerna ini langsung melaporkan kepada petugas hotel, yang kemudian melalui pemilik hotel langsung kedua tamu hotel diizinkan melihat rekaman CCTV hotel. Karuan saja, ternyata kamar tamu hotel yang disewa korban dan Yudhistira telah disatroni maling yang ditenggarai berjenis kelamin laki-laki lengkap menggunakan jaket hitam dan helm yang masuk lewat pintu hotel kamar tamu tersebut. Lalu atas saran dari pemilik hotel maka malam itu juga korban dan temannya melaporkan kejadian yang dialami korban ke Mapolres Muara Enim. Dikonfirmasi Jumat siang (14/6) di Mapolres Muara Enim, Kapolres Muara Enim, AKBP M Aris melalui Kasat Reskrim AKP Jhon Latedara didampingi Kasubag Humas Aiptu Yarmi membenarkan atas kejadian ini. Pihaknya akan melakukan penyelidikan dan pengembangan atas kasus ini. HFB

Perkenalkan Produk ......................................................................................DARI�HALAMAN�1� bernilai tinggi dan dikenal di seluruh lapisan masyarakat skala Nasional,” ujar Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan RI. Dia mengimbuhkan, pelaksanakaan PPN dan PPDNR di Palembang ini, ditampilkan area tematik bekerjasama dengan Badan Ketahanan Pangan Kementrian Pertanian yang berisi beragam produk seperti olahan dari tepung sukun, tepung ganyong, tepung ubi ungu, tepung garut, kentang, dan berbagai lainnya. Peserta yang ikut berpartisipasi 100 UKM yang beradal dari delapan Provinsi termasuk Sumsel. “Peluang pasar usaha micro ini cukup besar, sehingga mengembangkan menjadi

usaha berkualitas dan mampu berdaya jual tinggi hingga memberikan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. Senada itu, Srie Agustina, Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri mengatakan, tahun ini khusus wilayah Sumsel, Kemendag telah mengalokasikan bantuan dalam bentuk tugas pembantuan dan dana alokasi khusus untuk merevitalisasi lokasi binaan pasar dibeberapa Kabupaten/Kota. “Bantuan berupa 30 unit gerobak dan 100 unit tenda kepada Pemprov Sumsel. Langkah ini diharapkan, dapat menjadi stimulus guna membantu mewujudkan produktivitas PKL, terutama di wilayah Sumsel

yang telah terdata sebagaimana peraturan dan ketentuan berlaku,” ungkapnya. Sementara, Gubernur Sumsel, Ir H Alex Noerdin mengatakan, memberikan apresiasi terhadap program yang sangat membantu. Bahkan kata dia, Sumsel sudah memiliki dua Kabupaten baru yang pemekaran, sehingga dibutuhkan sedikitnya lima pasar di Sumsel, guna membantu lancarnya ekonomi serta aktivitas kerakyatan. “Kami sangat memberikan apresiasi yang sangat besar dan terimakasih dengan Kemendag yang perhatian, serta perduli dengan rakyat yang membutuhkan usaha umumnya micro,” katanya.

Sementara itu, Pagelaran Festival Pangan Nusa 2013 di Plaza BKB berlangsung meriah. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 6 Palembang, akhirnya berhasil meraih juara pertama Lomba Masak Pangan Nusa 2013 yang juga menjadi rangkaian kegiatan. Menu masakan Palembang seperti nasi kuning, gulai terong, es kembang dadar, kue lapis dan sambal terasi, yang disajikan tim tata boga SMK Negeri 6, menarik hati para juri yang diketuai Bondan Winarno. Meski masakan ini umumnya sering ditemukan dalam berbagai kegiatan khususnya saat acara istimewa, namun tampilan dan jenis bahan yang dimasak berbeda. DYN

Polda Gagalkan .......................................................................................................DARI�HALAMAN�1� jenis solar, petugas juga mengamankan lima orang yang ada di kapal. Kelima orang itu yakni kapten kapal, Baharudin (42), warga Batam, lalu Anak Buah Kapal (ABK) masing-masing Rizal (32) dan Samsul (25), keduanya warga Batam, Edi (26), warga Riau dan Jamaludin yang bertugas sebagai mekanik kapal. Sayangnya, pemilik BBM ilegal tersebut bernama Karniawan (40), warga Batam, Provinsi Kepulauan Riau tidak berada di lokasi penangkapan. Namun, rencananya puluhan ton BBM itu bakal di bawa ke Pulau Batam.

Direktur Reskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Raja Haryono mengatakan, penangkapan itu bermula dari informasi, bahwa di lokasi tersebut sering dijadikan sebagai tempat bongkar muat BBM tanpa dokumen. Awalnya kapal milik Karniawan yang bermuatan BBM jenis solar dan minyak mentah overtap atau bongkar muat BBM itu ke dalam tongkang. Setelah itu berangkat lagi mengambil BBM jenis solar dan minyak mentah untuk dibongkar kembali ke dalam tongkang yang sudah menung-

gu di Desa Pulau Payung, Kecamatan Sungsang, Kabupaten Banyuasin. “Waktu ditangkap pemiliknya berinisial K tidak ada di tempat. Yang ada hanya lima orang ABK saja. Rencananya BBM tanpa dokumen itu bakal di bawa ke Batam. Karena pemiliknya K (Karniawan, Red) itu merupakan warga Batam,” terang Raja saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin (14/6). Dibeberkannya, penangkapan yang dilakukan pihaknya itu dalam rangka Operasi Dian yang lebih difokuskan masalah BBM, baik minyak mentah

maupun BBM yang sudah siap dipasarkan. “Operasi itu akan terus kita lakukan tanpa batas waktu yang tidak ditentukan. Jadi saat ini kelima ABK itu bakal di bawa ke Mapolda Sumsel untuk diperiksa lebih lanjut,” terangnya. Untuk para pelaku, lanjut Raja, bakal dijerat dengan Pasal 53 huruf c, d dan Pasal 55 Undang-undang No 22 tahun2001 tentang Minyak dan Gas (Migas). “Yang jelas akan kita dalami lagi keterangan dari lima orang yang kita amankan itu,” pungkas Raja. JOE

Beli Data Fiktif .........................................................................................................DARI�HALAMAN�1� curiga dengan adanya tawaran berupa kerjasama dalam bentuk pengucuran dana terhadap data yang ditawarkan oleh tersangka Arif Najamudin (27), warga Desa Karang Agung, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, pada Jumat (7/6) di dekat rumah tersangka di wilayah Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim. Namun setelah melalui proses panjang terhadap data yang diberikan pelaku

yang diduga merupakan karyawan PT FIF Prabumulih sendiri, ternyata data konsumen yang berjumlah 169 unit sepeda motor tersebut adalah fiktif alias palsu. Atas kejadian ini mengakibatkan PT FIF Prabumulih mengalami kerugian sebesar Rp 2.010.000.000. Lantaran merasa dirugikan atas perbuatan pelaku, kemudian korban atau pihak perusahaan PT FIF Cabang

Prabumulih melaporkan kejadian ini ke Mapolres Muara Enim. Dikonfirmasi Kapolres Muara Enim, AKBP Muhamad Aris melalui Kasat Reskrim, AKP Jhon Latedara didampingi Kasubag Humas, Aiptu Yarmi, Jumat (14/6) sekitar pukul 13.30 WIB, membenarkan telah terjadi tindak pidana penipuan/penggelapan dana yang telah merugikan perusahaan leasing PT FIF Cabang Prabumulih.

Untuk mengungkap kasus dan keterlibatan tersangka, tim penyidik Polres Muara Enim kini sedang mengembangkan kasus ini lebih lebih lanjut yang saat ini sudah dilakukan pemeriksaan baik itu korban sendiri maupun saksi-saksi atas nama Heru Susanto (24) dan Randhi Gustav (26), warga yang beralamat sama dengan korban, masing-masing berstatus sebagai karyawan PT FIF Cabang Prabumulih. HFB

kalau pun menang itu adalah bonus untuk kita, tapi satu poin dari Persib itu sudah cukup,” ucap Kas Hartadi, Pelatih Kepala SFC, Jumat (14/6). Untuk mencapai target tersebut, Kas meminta timnya disiplin lini per lini, karena dengan cara ini permainan Persib tidak akan berkembang. Jika tidak misi curi poin akan gagal. Selain itu, SFC akan mencoba mencari celah lini pertahanan persib yang biasanya ikut membantu penyerangan, situasi lengah pertahanan persib akan

dimanfaatkan SFC untuk menerapkan strategi serangan balik. “Kita sudah matangkan latihan counter attack, ini salah satu strategi kita mencuri poin di Persib, ketika mereka keasyikan menyerang, kita akan serang balik,” ujar Kas. Menghadapi Persib, Kas mengintruksikan timnya mewaspadai pemain Persib Segio Van Dijk dan M Ridwan, yang pada laga derby Bandung duet ini cukup sukses membuat barisan lawan kocar-kacir. Termasuk M Ridwan yang terke-

nal dengan umpan-umpan matangnya harus dimatikan pergerakannya. Pun Sergio Van Dijk sebagai ujung tombak Persib juga harus dikawal ketat oleh lini pertahanan SFC. “Crossing-crossing pemain Persib sangat berbahaya, serangan-serangan mereka juga banyak dari sayap kiri dan kanan, kita sudah mendapatkan gambaran kekuatan mereka, sehingga antisipasi crossingcrossing juga sudah saya intruksikan,” tambahnya. Sementara itu, Dirtek SFC,

Hendri Zainuddin mengaku, akan sulit mencuri poin di kandang Persib. Kendati demikian dia tetap optimis para punggawa Laskar Wong Kito akan berbuat maksimal, pasalnya SFC akan bermain tanpa beban, karena bukan di kandang sendiri. “Persib memiliki pemain bagus yang merata di setiap lini, jika ada pemain absen, pemain cadangannya banyak yang bagus juga, apalagi mereka saat ini memiliki motivasi tinggi untuk menyalip posisi kita,” kata Hendri. JAN

Perebutan Tiga .........................................................................................................DARI�HALAMAN�1�


PALEMBANG EKSPRES

SABTU, 15 JUNI 2013

Halaman 11

Djanur: Waspadai Tren Positif SFC

DJAJANG NURJAMAN PALEMBANG.�PE - Menghadapi tim tamu Sriwijaya Football Club (SFC), Pelatih Persib Bandung, Djajang Nurjaman (Djanur) dengan tegas menuturkan, tidak akan memandang remeh tim lawan. Bahkan sang alenatore berkata dengan tegas mewaspadai tren positif tim berjuluk Laskar Wong Kito. “Tren laga tandang Sriwijaya FC sangat bagus, dalam pertandingan nanti kita akan mewaspadi itu,” kata Djanur

saat dibincangi Palembang Ekspres, Jumat (14/6). Dia menambahkan, meskipun SFC akan bermain sebagai tim tamu saat laga nanti namun dia akan tetap menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap berhati-hati saat laga nanti. Djanur menyebutkan, terlebih tim lawan mempunyai materi pemain dan organisasi permainan yang cukup baik dan merata pada semua lini. “Kita akan bermain menyerang menghadapi Sriwijaya FC nanti, tapi kita akan tetap mewaspadai counter attack mereka,” ulasnya. Saat disinggung soal kekalahan timnya di putaran pertama lalu, dia mengatakan saat itu timnya hanya kurang beruntung sehingga dipermalukan SFC. Namun untuk pertemuan kedua ini, mantan pelatih Pelita Jaya Purwakarta ini berani menyebut akan meraih poin penuh untuk bisa membalaskan dendam di putaran pertama lalu. “Sebagai tuan rumah kita pasti ingin menang apalagi kita didukung suporter kita nanti, bisa mengalahkan SFC nanti sebagai pembalasan kita saat kalah saat putaran pertama lalu,” tutupnya. JAN

BERLATIH KERAS

Para punggawa Persib tampak berlatih keras mempersiapkan soliditas tim saat menghadapi tim tamu, SFC, sore ini di kandang mereka. FOTO NOVA WAHYUDI PALPRES

PALEMBANG.� PE - Bertindak sebagai tuan rumah kala menjamu Sriwijaya Football Club (SFC) pada laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 di stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (15/6), tim Maung Bandung, julukan Persib Bandung bertekad ingin membalaskan dendam saat dikalahkan SFC pada putaran pertama lalu, dan juga menjaga tren positif dan mempertahankan posisi empat besar klasemen ISL 2013.

Seperti diketahui, pada putaran pertama, Persib dikalahkan SFC di Palembang dengan kedudukan 1-2. Pelatih Kepala Persib, Djadjang Nurdjaman berharap, berbagai kesalahan penyebab kekalahan pada laga waktu itu jangan sampai terulang kembali. “Di sini kita menginginkan kemenangan, balas kekalahan kemarin, dan menjaga lagi tren positif,” kata pelatih dengan sapaan Djanur itu saat dibincangi Palembang Ekspres, Jumat (14/6).

Untuk menghadapi tim tamu nanti, Djanur mengaku akan menurunkan beberapa pemain yang absen di pertandingan terakhir melawan Pelita Bandung Raya (PBR). “Kita akan menurunkan semua pemain yang kemarin absen, siap untuk main. Tapi yang diturunkan nanti sesuai kebutuhan menghadapi SFC saja,” ungkapnya. Saat disinggung soal siapa pemain SFC paling berbahaya, Djanur berujar akan mewaspadai seluruh pemain tim

SFC U-21 Diguyur Bonus 10 Juta PALEMBANG.�PE�- Setelah berhasil tanpa harus menunggu hasil tim lainmengunci juara grup 1 dalam kom- ya. Juara grup dari lima grup yang ada akan lolos otomatis ke babak petisi Indonesia Super League delapan besar, sedangkan tiga (ISL) U-21, dan berhak lolos klub lainnya akan diambil dari otomatis pada babak delapan tiga runner up terbaik kelima besar. Tim Sriwijaya FC U-21 grup itu. Skuad Laskar Wong Kito mudo “Dengan kemenangan ini diguyur bonus sebesar Rp 10 kita dipastikan jadi juara grup, juta dari Manager SFC U-21 dan lolos babak delapan besar, Augie Bunyamin setelah berpertandingan sisa sudah tidak hasil mengalahkan Persisko mempengaruhi posisi bagi Tanjabbar U-21 dengan skor kita,” kata Augie tadi malam. 3-0 di Stadion Gelora Sriwijaya Sebagai apresiasi atas lolosJakabaring Palembang, Rabu Augie Bunyamin nya ke babak delapan besar ini, malam (12/6). Seperti dikatakan, Manager Tim Augie mengatakan akan memberikan U-21, Augie Bunyamin, dia merasa bonus sebesar Rp 10 juta bagi Rivan Nasangat bangga dengan perjuangan humahuri dan kawan–kawan. Bukan itu para pemain muda. Target menembus saja pihaknya berjanji akan memberikan babak delapan besar akhirnya tercapai bonus lebih besar lagi kalau sukses

Main Disiplin PALEMBANG.� PE - Menghadapi Persib Bandung Sabtu (15/6) pukul 15.30 WIB dalam lawatan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2013 di Stadion Jalak Harupat Soreang Bandung, Sabtu (15/6), Pelatih Kepala Sriwijaya Football Club (SFC) Kas Hartadi mengintruksikan pemain untuk bermain disiplin perlini. Hal ini kata Kas, lantaran pihak sudah mengetahui kekuatan Persib yang dominan mengandalkan serangan melalui crossing cepat dari sektor sayap, sehingga dia menilai betapa pentingnya kedisiplinan pada setiap lini untuk menghambat

laju serangan tuan rumah. “Kita mengamati permainan Persib yang sering menerapkan strategi serangan lewat bola crossing pada sektor sayap, di antaranya melalui Ridwan dan Atep untuk menembus pertahanan lawan. Untuk itu pemain harus bermain disiplin lini masing-masing,” ucap Kas. Dengan target hanya menahan imbang Maung Bandung pada tur Jawa Barat ini, sehingga pelatih asal Solo ini betul-betul harus jeli dalam mengawasi setiap pergerakan pemain lawan yang nantinya bisa membahayakan pertahanan tim besutannya. “Khusus pemain tengah dan bek sayap harus berjibaku dalam menghalau pergerakan Atep dan Ridwan. Bukan hanya itu, Hilton Moreira pun harus dikawal ketat karena dia juga yang punya

meraih juara ISL U-21 pada musim ini. “Semoga penampilan pemain SFC U-21 ini tetap konsisten, dan bisa menjadi juara musim ini,” tukasnya. Sementara itu, Pelatih Kepala SFC U-21, Eddy Iswantoro mengatakan sangat berterimakasih atas bonus yang diberikan manajer tim, dan semoga kedepanya tim yang dibesutnya ini akan terus meraih hasil maksimal dan bis memberikan yang terbaik bagi masyarakat Sumatera Selatan. ”Kita sangat terkesan dengan apresiasi yang diberikan manajer tim. Semoga pemain bisa termotivasi lagi untuk memberikan yang terbaik bagi tim ini,” ucapnya. Sekedar pemberitahuan, SFC-U21 berhasil mengumpulkan 13 poin dari 5 pertandingan. Sedangkan Persita Tangerang U-21 hanya mampu berkemampuan menyerang lewat sisi lapangan,” ulasnya. Demi mengantisipasi semuanya, SFC harus terus membenahi dan mempertajam kekuatan tim dalam sesi latihan sebelum turun lapangan terutama pada sisi lapangan. Mahyadi Pangabean, Fandi Muchtar tentu menjadi sorotan paling penting untuk menjegal pemain tuan rumah. “Kita sudah latihan terakhir pagi tadi (kemarin, Red) di lapangan PPI markas TNI, Jalan Supratman. Materi latihan yaitu pematangan counter attack, yang akan jadi andalan SFC, dan juga latihan antisipasi crossing,” tukasnya. JAN

tamu termasuk mantan anak didiknya yang sekarang sudah bersama tim Lawan, Herman Dzumapo. Dia mengatakan, permainan tim Laskar Wong Kito bermain dengan mengandalkan kolektivitas dan satu bola sentuhan saja yang terkadang membuat mereka bisa meraih poin. “Kita sudah mengetahui permainan mereka kita akan coba membuat permainan mereka tidak berkembang, jelas target kita menghadapi SFC nanti poin penuh,” tegasnya. JAN

main imbang (0-0) dengan PSPS Pekanbaru U-21 di hari yang sama. Dengan demikian kesempatan Persita untuk mengejar SFC tidak mungkin terjadi lagi karena sudah terpaut 5 poin. Target realistis yang masih bisa diraih Persita adalah mempertahankan posisi runner up saat ini, karena perolehan 8 poinnya itu hanya terpaut satu angka dari PSPS yang menguntit posisi ketiga dengan perolehan 7 poin. Sementara di posisi juru kunci tetap dihuni oleh tim asal Jambi, Persisko dengan tidak pernah meraih kemenangan. JAN

FANDI MUKHTAR FOTO NOVA WAHYUDI PALPRES


PALEMBNG EKSPRES

SABTU, 15 JUNI 2013 HALAMAN 12

JADWAL PERTANDINGAN

FIFA CONFEDERATIONS CUP BRASIL 2013 GRUP A NO

TANGGAL

HARI

JAM (WIB)

NEGARA

1

16 Juni

MINGGU

02.00

Brasil vs Jepang

2

17 Juni

SENIN

02.00

Meksiko vs Italia

3

19 Juni

RABU

02.00

Brasil vs Meksiko

4

19 Juni

RABU

05.00

Italia vs Jepang,

5

23 Juni

MINGGU

02.00

Jepang vs Meksiko

6

23 Juni

MINGGU

02.00

Italia vs Brasil

TANGGAL

HARI

JAM (WIB)

NEGARA

1

17 Juni

SENIN

05.00

Spanyol vs Uruguay

2

18 Juni

SELASA

02.00

Tahiti vs Nigeria

3

21 Juni

JUMAT

02.00

Spanyol vs Tahiti

4

21 Juni

JUMAT

05.00

Nigeria vs Uruguay

5

24 Juni

SENIN

02.00

Nigeria vs Spanyol

6

24 Juni

SENIN

02.00

Uruguay vs Tahiti

TANGGAL

HARI

JAM (WIB)

NEGARA

27 Juni

KAMIS

02.00

Juara Grup A vs

GRUP B NO

SEMIFINAL NO 1

Runner-up Grup B 2

28 Juni

JUMAT

02.00

Juara Grup B vs Runner-up Grup A

Playoff 3-4: 29 Juni, 23.00 WIB

Final: 30 Juni, 02.00 WIB


PALEMBANG EKSPRES

HALAMAN 13

SABTU, 15 JUNI 2013

Menyulap Sampah

JADI BERHARGA FOTO-FOTO ALHADI FARID PALPRES

AK sedikit yang beranggapan bahwa sampah atau limbah rumah tangga tidak berguna. Padahal jika diolah dengan benar ditambah sedikit sentuhan tangan kreatif bisa menjadi sebuah prakarya unik bernilai seni tinggi yang tentunya juga memiliki nilai jual. Seperti yang dilakukan oleh kelompok orang yang peduli terhadap lingkungan. Mereka membuat prakarya dari bahan baku

barang-barang bekas (sampah) sebagai bahan utama. Bank sampah galery Kemala merupakan salah satu kelompok sosial yang perduli akan kebersihan dan lingkungan sekitar. Gallery yang diketuai oleh Ismawati Elirman ini berdiri sejak tahun 2006 silam dan saat ini anggota wadah sosial peduli lingkungan ini banyak berasal dari lingkungan bayangkari kepolisian Sumsel. Menurut Ismawati, sampah tidak bisa dipandang sebelah mata

karena semua orang bisa berkreasi. “Sampah itu banyak manfaatnya, asal bisa menanganinya sampah bisa menjadi uang bukan sebagai sumber masalah,” ujarnya kepada Palembang Ekspres. Memang tak dapat dipungkiri lagi jika, sampah kerap dikaitkan dengan banjir yang tibul di kala musim penghujan. Diakui olehnya, semua berasal dari kesadaran dan pola pikir warga yang sama sekali tidak perduli dengan lingkungan. “Jangankan mau mengolah, membuang sampah masih asal-asalan,” keluhnya. Untuk itu, sambungnya, pihak galler y bersedia membagikan pengetahuan sekaligus memberikan pelajaran untuk lebih peduli lagi terhadap lingkungan, terutama cara mengubah sampah menjadi hiasan dan pernak pernik menarik. Tidak hanya kepada kaum ibu-ibu, di galery ini juga kerap menerima kunjungan dari sekolah mulai tingkat Tk sampai perguruan tinggi. “Bisa mengedukasi anak-anak sekalian untuk mengisi waktu luang,” imbuhnya. Di galery ini terdapat beraneka ragam pernak pernik yang terbuat dari sampah kering seperti kardus, botol mineral, serbuk kayu, kertas, kain dan barang bekas lainnya. Bisa dibayangkan berkat kreatifitas

Ismawati dan kawan-kawan, kantong kresek bisa menjadi bross cantik dan hiasan menyerupai bunga matahari. Tak hanya itu, kantong plastik bekas yang dianggap tidak berguna lagi bisa menjadi cincin yang dapat mempercantik jari-jari lentik pemakainya. Ada pula kotak tisu yang terbuat dari kardus bekas serta tas tangan, boneka, karpet dan payung. “Bahan baku yang kita gunakan semua bera-

sal dari sampah,” jelasnya. Ia menambahkan, untuk pengerjaannya pun cukup singkat dan tidak memerlukan waktu lama hingga berhari-hari. Hanya dalam sekejap ia sudah bisa menciptakan sebuah karya yang siap dipasarkan. Bicara soal pendapatan, menurutnya dari sampah yang telah disulap ini dalam sebulan bisa mencapai omset sekitar Rp 10 jutaan terlebih lagi order datang oleh instansi dalam sekali or-

der dengan jumlah yang besar. “Tidak hanya perusahaan, perorangan pun juga banyak yang minat terhadap hasil karya kita,” jelasnya. Meskipun semua hasil karya tersebut bisa dijual namun tetap kembali pada tujuan awal mereka yaitu untuk memberikan pembelajaran dan mengajak sesama untuk dapat menghargai sampah agar lingkungan sekitar tetap asri dan nyaman untuk ditinggali. PTR


PALEMBANG EKSPRES

SABTU, 15 JUNI 2013

Halaman 14


PALEMBANG EKSPRES

SABTU, 15 JUNI 2013

Halaman 15

5 Paslon Ajukan Gugatan ke MK PANGKALAN� BALAI.� PE� – Dinilai adanya kecurangan dan banyak terjadi pelanggaran , lima pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Banyuasin menuntut diulang, Bahkan, kecurangan dilakukan secara sistematis, terstruktur, dan masif. Selain itu, lima pasangan calon ini juga menyiapkan langkah-langkah hukum lain terkait pelanggaran Pemilukada Banyuasin hingga mengajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Demikian dikatakan Kuasa Hukum Lima Paslon Bupati/Wabup Banyuasin Alamsyah Hanafiah, SH kepada wartawan, Jumat (14/6). Pada kesempatan itu hadir cabup nomor urut 4 H Arkoni MD, cabup nomor urut 6 H Slamet Somosentono, dan cawabup nomor urut 3 Agus Sutikno. “Tuntutan kita minta pemilihan ulang, ya gimana ini banyak sekali pelanggarannya, bahkan bisa dibilang penyelenggaraan pilkada Banyuasin ini sudah cacat sejak dalam kandungan,” kata Alamsyah. Kepada wartawan, Alamsyah dan tiga peserta Pemilukada Banyuasin menunjukkan formulir C2 KWK plano yang sangat janggal. Di mana pada formulir yang dipakai untuk rekap perolehan suara di tingkat TPS itu, tidak ada tempat untuk perolehan total masing-masing pasangan. Namun di bagian bawah sekali ada total yang di sana tertera untuk pasangan nomor urut 1 atas nama Yan Anton Ferdian, SH dan Ir SA Supriono. Memang, kemudian pada formulir itu ada tempelan-tempelan di bawah tiap nama pasangan untuk menghitung total perolehan suara masing-masing pasangan. “Kesalahan ini sudah sejak dua minggu sebelum pencoblosan diingatkan Kapolres setempat untuk dilakukan pembenahan,” kata Slamet. Menurut Alamsyah, kondisi formu-

lir seperti ini yang akhirnya membuat massa berang dan protes pada malam sebelum pencoblosan. Sehingga formulir C2 plano pun banyak disita untuk diserahkan ke Panwas. “Jadi pada hari pencoblosan, dipakai formulir ini yang sudah difotokopi, aneh gak? Sepanjang hidup saya baru ini ada pemilukada dokumennya pakai fotokopian,” kata Alamsyah. Terkait masalah ini, menurut Alamsyah, pihaknya menyiapkan langkahlangkah hukum. Seperti melapor ke Polda Sumsel terkait adanya dugaan korupsi pada pengadaan logistik. Juga dugaan money politic dengan sejumlah bukti yang sudah disiapkan. Terkait ketetapan KPU Banyuasin mengenai calon Bupati/Wabup Banyuasin terpilih, Alamsyah menegaskan, tidak ada penetapan. Dia menjelaskan, pasangan calon yang lain belum menerima hasil penetapan, baik itu hasil rekap maupun penetapan cabup/ cawabup terpilih. “Harusnya seluruh pasangan calon dapat kan? Ini tidak ada yang dapat, termasuk pembatalan diskualifikasi paslon nomor urut 1, kalau memang dicabut harusnya seluruh pasangan calon dapat tembusannya. Ini tidak ada. Kalau sudah ada tembusan penetapan itu, baru kita bisa ke MK, lha hasilnya saja pasangan lain tidak diberi tahu, pilada apa ini,” kata Alamsyah. Sementara Arkoni mengatakan, pihaknya sudah pasti siap menang dan siap kalah dalam pertarungan yang jujur dan fair. “Kalau begini kan sangat tidak fair. MK juga pasti heran, ada apa ini kok lima pasangan lain perolehan suara tidak ada yang sampai 20 persen, aneh kan?” kata Arkoni. Tak hanya lima pasangan calon, 34 anggota DPRD Banyuasin, dari 45 wakil rakyat, juga sepakat mendukung diskualifikasi terhadap paslon nomor

urut 1. Ini dibuktikan dengan tanda tangan yang dibubuhkan bersamaan dengan tuntutan lain yang disampaikan warga Banyuasin. Seperti pengusutan korupsi di Banyuasin. Diketahui, sengketa pilkada Banyusin antara paslon no.1 Yan-Sas yang akan berhadapan dengan paslon no.2 hingga no.6, yakni Agus Saputra - Sugeng, H Hazuar Bidui AZ - Agus Sutikno (Hazbi Bagus), H Arkoni MD - Hj Nurmala Dewi, H Askolani SH MH - Idasril SE MM, H Slamet - Syamsuri H AJ, akhirnya mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), setelah kisruh beberapa waktu lalu, terkait pelanggaran pemilu dengan Panwaslu dan Pembatalan SK diskualifikasin KPUD Banyusin. ”Kita ajukan gugatan kepada Mahkamah Konstitusi, karena banyak pelanggaran dalam pilkada di Kabupaten Banyuasin 6 jUni yang lalu,” ujar Agus Saputra, calon bupati dari jalur perseorangan, dengan nomor urut 2 ini. Bahkan gugatan ini, sudah diskusikan bersama calon pasangan yang lain untuk mengugat pasangan calon nomor urut 1 ini. ”Kita juga sudah tunjuk kuasa hukum untuk menangani masalah ini, yaitu Alamsyah Hanafiah,” katanya. Selain menggugat banyak pelanggaran pilkada di Banyuasin, pihaknya juga akan melaporkan KPUD Banyuasin dan KPUD Provinsi Sumsel kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), karena sudah melanggar aturan, dimana pada saat rekapitulasi perhitungan suara yang seharusnya diadakan di aula Mapolres Banyuasin, secara tiba-tiba dilakukan di KPU Provinsi Sumatera Selatan.”Kita tidak ada yang diberitahukan sama sekali, dan itu sudah melanggar aturan yang berlaku,” ungkapnya. ARM/BUD

PENJAGAAN

Tampak pengamanan di kawasan Pemkab Banyuasin ketat dengan penjagaan sekaligus menutup pntu dengan kawat serta personil dari kepolisian yang siaga. FOTO: BUDI/PALPRES

BANYUASIN.� PE� - Delapan hari usai pemilukada Banyuasin, kondisi kawasan perkantoran pemkab Banyuasin masih dipasang kawat berduri dan dijaga ketat, oleh tim gabungan aparat polisi dan TNI guna mengantisipasi adanya aksi massa pendukung paslon yang terus memaksa, akan menduduki kantor Bupati dan DPRD Banyuasin. Seiring aksi massa yang digelar di kawasan perkantoran Banyuasin baru-baru ini berdampak pada lumpuhnya birokrasi di Kabupaten Banyusin, sehingga situasi lingkungan kerja Pemkab Banyuasin dan SKPD belum stabil, akibatnya masih sepi dan banyak PNS yang masih belum aktif kerja. “Seharunya sudah aktif kerja kecuali Senin (10/6), karena ada swipping aparat di pintu gerbang, setelah itu ada himbauan untuk para PNS supaya tetap masuk kerja seperti hari biasa,” ujar Sarif, Kabag Humas Pemkab Banyuasin. Dia menjelaskan, kondisi Bupati Ir H Amiruddin Inoed saat ini masih bertugas seperti biasa, bedanya Bupati bertugas dirumah dinasnya karena secara administrasi pemerintah masih berjalan. “Kondisi saat ini masih belum stabil, tapi untuk tugas kedinasan pemerintah harus berjalan sebagaimana mestinya,” Jelasnya. Informasinya, hari ini tak ada yang

melakukan aksi demo, karena ijin aksi massa yang dikeluarkan Polres Banyuasin sudah habis dari hari yang ditentukan, sejak Kamis (13/6) lalu, izin belum diperpanjang. Sementara itu, Kapolres Banyusin, AKBP Agus Sertiawan mengatakan belum memastikan pengamanan pilkada akan ditarik, alasannya jika situasi politik di banyuasin sudah kondusif dan dikwatirkan akan ada aksi massa dadakan.”Ya, kalau memang situasinya benar-benar aman, pasti pengamanan akan kita tarik dan pihaknya menyiagakan sekitar 1500 personil,” katanya. Terpisah, Dandim 401, Letkol Haryantana mengatakan, pihaknya menyiagakan 200 Personil dan membantu pihak kepolisian untuk menjaga sampai kondisinya yang sangat kondusif dan dipastikan situasinya aman. “Saat ini kami masih membantu pihak kepolisian sampai dipastikan pilkada Banyuasin aman, karena harapan kita tidak ada riakan dan gejolak dari masyarakat sampai situasi disini memang aman,” terangnya. Terkait sengketa pilkada Banyusin, antara paslon No.1 Yan-Sas dengan paslon No. 2 hingga No. 6 yakni Agus Saputra - Sugeng, H Hazuar Bidui AZ - Agus Sutikno (Hazbi Bagus), H Arkoni MD - Hj Nurmala Dewi, H Askolani SH MH - Idasril SE MM, H Slamet Syamsuri H AJ, akan berlanjut ke Mahkamah Konstitusi (MK). BUD

Incar 40 Kursi DPRD Lahat LAHAT.�PE�– Iming-iming berbagai tunjangan uang dan fasilitas yang dimiliki anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, nampaknya masih menjadi magnet bagi masyarakat untuk merubah nasib. Kendati hanya tersedia 40 kursi kuota yang tersedia, namun tak menghalangi niat 480 Calon Legislatif (caleg) dari 12 parpol bersaing mengincar kursi parlemen DPRD kabupaten Lahat. Sejauh ini, Daftar Calon Sementara (DCS) telah diuji publik untuk meminta tanggapan masyarakat terhadap caleg tersebut, apakah, ada masukan, saran atau kritikan. “Untuk itulah, sebelum ditetapkan sebagai Daftar Calon Tetap (DCT), KPU terlebih dahulu mesti meminta tanggapan masyarakat,” ungkap Komisioner Divisi Hukum KPU Lahat, Thomson Aras. Dia menambahkan, untuk Daerah Pemilihan (dapil) 1 Kota Lahat dialokasikan 11 kursi, dapil 2 meliputi, Merapi Barat, Timur dan Selatan terdapat lima kursi, selanjutnya, dapil 3 terdiri dari Kecamatan Pulau Pinang, Gumay Ulu, Pagar Gunung, Tanjung Tebat, Kota Agung dan Mulak Ulu tersedia tujuh kursi. “Sedangkan untuk dapil 4 (Kecamatan

Tanjung Sakti Pumi, Pumu, Jarai, Pajar Bulan, Suka Merindu, dan Muara Payang) sebanyak delapan kursi, dan dapil 5 (Kecamatan Gumay Talang, Pseksu, Kikim Timur, Kikim Tengah, Kikim Selatan dan Kikim Barat) berjumlah sembilan kursi,” imbuhnya. Thomson menegaskan, jika ada tanggapan dari masyarakat terhadap caleg tersebut, maka, KPU akan memanggil parpol serta yang bersangkutan guna melakukan klarifikasi terhadap DCS anggota DPRD Lahat. “Setelah selesai diverifikasi, maka sesuai dengan agenda pada 5-18 Juli 2013, parpol akan menyampaikan klarifikasi atas tanggapan atau masukan masyarakat kepada KPU, sebelum ditetapkan sebagai daftar calon tetap (DCT),” jelasnya. Salah seorang caleg dari Partai Demokrat Lahat, Ismeth Taher mengaku, siap dan optimistis untuk meraih suara dalam kancah pertarungan Pileg 2014 mendatang. Menurutnya, masyarakat dapil 1 sudah lama mendambakan fasilitator untuk menyampaikan suara ke Pemkab Lahat agar lebih diperhatikan.HKY

MARTAPURA.� PE� - Bursa pemilihan Calon Anggota Legislatif (Caleg) di Kabupaten OKU Timur, dipastikan akan berlangsung seru. Karena, hampir seluruh lapisan masyarakat turut serta menjadi Caleg yang terdaftar melalui partai politik masing-masing. Berdasarkan informasi yang dihimpun, mulai dari anggota DPRD yang masih menjabat, Kepala Desa (Kades), tokoh masyarakat, hingga mantan pejabat di lingkungan Pemkab OKU Timur pun terlihat tercantum namanya dalam daftar caleg sementara (DCS) yang dikeluarkan KPUD OKU Timur. Adapun DCS yang diumumkan KPUD OKU Timur Jumat (14/6), terdapat 450 orang caleg yang akan bersaing ketat, untuk memperebutkan 45 kursi anggota legislatif di DPRD OKU Timur periode 2014-2019 mendatang. Dari jumlah 450 orang

caleg tersebut, terdiri dari 287 orang laki-laki dan sisanya 163 orang perempuan. “Penetapan 450 orang DCS ini setelah kita melakukan verifikasi terhadap berkas caleg yang diusulkan partai pengusung masing-masing. Setelah itu kita melakukan pleno untuk menetapkan DCS,” ujar komisioner KPUD OKU Timur divisi Verifikasi, Nardianto SS saat dibincangi kemarin (13/6). Dikatakannya, selain 450 orang yang sudah memenuhi syarat dan terdaftar dalam DCS tersebut, masih terdapat lagi 9 orang caleg yang saat ini masih tercatat sebagai anggota DPRD OKU Timur yang berkasnya belum lengkap. Hal ini dikarenakan 9 orang caleg tersebut belum menyerahkan surat pengunduran sebagai anggota DPRD OKU Timur karena merekee mendaftar dari partai yang berbeda. MAN

450 Caleg Bersaing Ketat


PALEMBANG EKSPRES

SABTU, 15 JUNI 2013

HALAMAN 16

Aktivitas Galian C Dihentikan

Jalan Lingkar Randik Ditambal SEKAYU.�PE�- Jalan Perumahan Randik di tengah-tengah antara jalan protokol Kota Sekayu dan jalan lingkar dalam Terminal Sekayu yang sering rusak karena dilintasi kendaraan bertonase berat, bakal mulus. Saat ini, petugas dari instansi terkait tengah melakukan tambal sulam di sepanjang jalan Lingkar Randik Sekayu itu. “Sebagai warga yang melintas setiap hari di akses jalan ini tentu saja merasa bersyukur jika kondisinya dilakukan perbaikan, sehingga ke depan kami sebagai pengendara tidak lagi khawatir terjebak dalam lubang,” ucap Lisma (35), warga Perumahan Randik Sekayu, belum lama ini. Meski telah ditambal sulam dengan cara membuka lubang jalan yang ada kemudian ditutup dengan aspal, tambah Lisma, hendaknya pihak terkait dapat memperhatikan kualitas jalan. “Sebaliknya, baru ditambal satu minggu sudah rusak kembali, hal ini tentu saja sia-sia,” ucapnya. Dia mengaku, selama ini akses jalan menuju Komplek Perumahan Randik sering sekali mengalami kerusakan akibat banyaknya kendaraan melebihi tonase melintas. “Kondisi ini jelas akan merusak kembali akses jalan yang telah dilakukan tambal sulam,” katanya. Terpisah, seeorang pekerja yang tak mau menyebut nama, mengatakan, perbaikan yang dilakukan adalah pengaspalan ulang. Selain itu, perbaikan perawatan rutin agar tidak ada lubang di jalan. “Di samping itu pula perbaikan yang dilakukan jalan dimaksud tujuannya guna memberikan keselamatan para pengguna jalan, utamanya pengendara sepeda motor, selebihnya kami tidak tahu,” ucapnya. YUN

Penderita Penyakit Mata Meningkat

KAYUAGUNG.� PE� - Dari banyaknya pasien dengan berbagai keluhan yang datang untuk berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), jumlah penderita penyakit mata paling mendominasi dan mengalami peningkatan. Berdasarkan data di Bagian Rekam Medik RSUD Kayuagung, ada 231 pasien yang berobat ke rumah sakit pemerintah itu lantaran menderita penyakit mata. Jumlah tersebut meningkat pada bulan selanjutnya menjadi 294 pasien. Keluhan pasien umumnya adalah penyakit katarak dan gangguan lensa. Direktur RSUD Kayuagung dr Nazori Syamsuddin SpPD, melalui petugas Rekam Medik, Desmawati, Jumat (14/6), mengatakan, para pasien penderita penyakit mata tersebut rata-rata sudah berusia lanjut dari 40 tahun sampai 60 tahun. “Ya memang dalam bulan terakhir ini mengalami peningkatan bahkan untuk data bulan Juni ini juga meningkat, namun sayang belum didata karena belum habis akhir bulan,” ujarnya. Menurut Desmawati, selain penyakit mata, tertinggi kedua pasien penderita hipertensi sebanyak 188 orang. Para pasien juga tidak hanya berasal dari Kabupaten OKI, melainkan ada juga yang datang dari Kabupaten OI, seperti warga Desa Sungai Pinang dan Tanjung Raja yang memang jaraknya berdekatan dengan Kayuagung. Untuk penanganan terhadap para pasien, khususnya di poli mata, ditangani langsung dokter spesialis mata. “Para pasien yang berobat juga ada yang rawat inap dan rawat jalan, khususnya bagi penderita katarak yang sudah dilakukan operasi, umumnya mereka hanya control saja habis operasi,” jelasnya. IAN

SELAMAT

FOTO: YUNI / PALPRES

Bupati Muba Pahri Azhari memberikan ucapan selamat kepada seorang anak peserta jalan santai HUT ke-62 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Muba, yang berhasil mendapatkan hadiah sepeda, Jumat (14/6).

Jalan Santai HUT IBI Meriah

SEKAYU.� PE� - Jalan santai, bersepeda, dan senam yang digelar memperingati HUT ke-62 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Muba, Jumat (14/6), di Gelanggang Remaja Sekayu, berlangsung meriah. Ratusan hadiah bertaburan pada kegiatan yang dihadiri Bupati Muba H Pahri Azhari dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) itu. Kegiatan yang didukung PT Medco tersebut memperebutkan ratusan doorprize. Hadiah berupa 20 sepeda gunung menjadi harapan sebagian peserta jalan santaib dan senam. Kegiatan jalan santai ini menempuh rute

jalan protocol di Sekayu, dengan start dan finish di Gelanggang Remaja. Kepala Bagian Humas Setda Muba Dicky Meiriando, SSTP, MH, mengatakan, kegiatan jalan santai, bersepeda, dan senam tersebut merupakan agenda rutin Pemkab Muba. Tujuannya untuk meningkatkan kebersamaan dan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus mengambil nilai manfaat kesehatan dari kegiatan yang digelar setiap Jumat pagi ini. “Pemkab Muba telah berkomitmen menjadikan Jumat pagi untuk kegiatan senam bersama

INDRALAYA.�PE- Kain songket yang banyak dihasilkan pengrajin di Kabupaten Ogan Ilir (OI) menjadi andalan kabupaten tersebut pada ajang pameran produk dalam negeri yang digelar di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang. Pameran tersebut berlangsung empat hari mulai, Jumat (14/6). Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan UKM (Disperindag dan UKM) OI melalui Sekretarisnya Drs Eddy Chaidir, MSi mengatakan, pameran tersebut dilaksanakan oleh Disperindag Sumsel. “Dari kita sendiri (Ogan Ilir, red) memamerkan hasil kerajinan khas kabupaten, hasil tenun songket dari Desa Muara Penimbung, Kecamatan Indralaya. Hasil kerajinan emas perak dari Desa Tanjung Batu, kerajinan makanan kerupuk kemplang dan kue semprong dari Desa Tebing Gerinting, Kecamatan Indralaya Selatan, dan kerajinan makanan ringan keripik pisang, keripik

ubi juga dodol dari Kecamatan juga kerajinan perak dari Kecamatan Tanjung Batu juga mengTanjung Raja,” paparnya. Saat disinggung hasil kerajinan gelitik para pengunjung pameran. khas Ogan Ilir yang banyak di- Selain harganya terjangkau, juga motif dan desain dari minati pengunjung perak itu tidak kadi stand Ogan Ilir, “Banyaknya lah dengan produk menurut Eddy, dari peminat songket yang biasa dipajang banyak pengalaman ini karena di pusat-pusat permengikuti pameran, harganya sangat tokoan ternama. ternyata hasil kerajiterjangkau, antara Rp1,2 juta hingga Eddy mengatakan, nan songket dari Desa Rp2 juta sementara pihaknya tidak perMuara Penimbung, kualitasnya tidak nah menyia-nyiakan Kecamatan Indralaya kalah dengan kesempatan ikut banyak diserbu penharga pasaran yang biasa dijual pameran seperti ini, gunjung alias banyak di luar dengan setiap ada tawaran peminatnya. harga Rp4 juta pasti akan ikutserta“Banyaknya pemihingga Rp5 juta kan para pengrajin nat songket ini karena per lembarnya,” karena untuk menharganya sangat terjual produk atau hasil jangkau, antara Rp1,2 karya para pengrajin juta hingga Rp2 juta sementara kualitasnya tidak kalah den- pada skala besar sangat sulit sekali. “Makanya event seperti ini gan harga pasaran yang biasa dijual di luar dengan harga Rp4 juta hingga Rp5 tidak akan ditolak, paling tidak kita memperkenalkan hasil karya juta per lembarnya,” kata dia. Selain songket yang menjadi dari Kabupaten Ogan Ilir,” tukas primadona Bumi Caram Seguguk, pria berkacamata ini. VIV

Songket Jadi Andalan OI

Desa Lorok Butuh Perbaikan Infrastruktur

Muba Gelar Edukasi Pengelolaan Sampah SEKAYU.� PE� - Pemkab Muba melalui Dinas Kebersihan Pertamanan dan Penerangan Lampu Jalan (DKPPLJ) menggelar edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah dan kampung hijau untuk menjadikan lingkungan bersih. Kegiatan berupa bimbingan teknis (bimtek) yang diikuti 55 peserta dari 14 kecamatan di Musi Banyuasin itu digelar di Wisma Atlet Sekayu, Kamis (13/6). Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba Drs H Yuliansyah, MM saat membuka bimtek, berharap, kegiatan tersebut mampu menghasilkan kader lingkungan dan fasilitator yang dapat membina dan memotivasi masyarakat untuk turut berperan aktif menangani persampahan. Dengan demikian, diharap akan terwujud masyarakat yang sehat dan sejahtera di perkotaan maupun di perdesaan. Dia pun memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada peserta bimtek sebagai tenaga sukarela dalam pembangunan daerah melalui pembinaan masyarakat, khususnya pengelolaan sampah. Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Penerangan Lampu Jalan (DKPPLJ) Muba Drs Yohanes Yubhar mengatakan, tujuan diadakannya bimtek kader dan fasilitator lingkungan dalam pengelolaan sampah dan kampung hijau ini adalah untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan nyaman di masyarakat. YUN

dan agenda lain yang bertujuan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran. Melalui kegiatan ini diharapkan kondisi pegawai dan masyarakat senantiasa fit, sehingga muaranya bertujuan untuk meningkatkan kinerja serta optimalisasi pencapaian visi misi pembangunan yang dilaksanakan Pemkab Muba,” ujar dia. Kegiatan jalan santai, bersepeda, dan senam bersama tersebut ditutup dengan pengundian doorprize oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. Hadiah utama diundi dan diserahkan langsung Bupati Muba H Pahri Azhari. YUN

TERIMA PIALA

FOTO: WIJDAN / PALPRES

Kades Lorok, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten OKI ketika menerima piala dari Bupati OKI sebagai pemenang lomba desa tingkat kabupaten.

INDRALAYA. PE- Setelah berhasil menjuarai lomba desa di tingkat Kabupaten Ogan Ilir dan Provinsi Sumsel, Desa Lorok mulai berbenah dan bertekat mempertahankan keunggulan di tingkat Nasional. Untuk itu, Desa Lorok butuh perbaikan infrastruktur jalan agar bisa menjadi yang terbaik pada Lomba Desa tingkat Nasional yang akan digelar bulan depan. Hal ini diungkapkan Kepala Desa Lorok, Muhaimi, kepada Palembang Ekspres, Jumat (14/6). Dia mengatakan, saat ini apa yang ada di Desa Lorok sudah cukup meyakinkan untuk bisa bersaing di tingkat Nasional. Namun,

pihaknya saat ini sangat membutuhkan perbaikan infrastruktur, khususnya jalan menuju desa tersebut yang banyak dihiassi lobang-lobang menganga. “Kita bisa lihat sendiri jalan kita ini, kalau kemarau debu beterbangan, sebaliknya kalau hari hujan becek. Ya, masalah jalan untuk lomba desa tingkat Nasional yang akan kita ikuti nanti, salah satu indikator penilaian. Jadi, kita minta pada pak Bupati melalui Dinas PU BM untuk segera memperbaikinya. Paling tidak, untuk sementara ditambal dulu jalan yang berlobang ini,” tuturnya. Menurut dia, untuk indika-

tor penilaian lain sudah cukup baik, tinggal lagi menjaganya hingga bisa lebih baik lagi dan bisa mencapai target yang sudah dicanangkan dengan masuk lima besar di ajang Nasional nanti. “Intinya, saya minta pada warga untuk tetap kompak dan mengedepankan gotong royong untuk menjadi yang terbaik, karena memang hasil yang baik dari lomba desa tingkat kabupaten dan provinsi yang kita dapatkan, tidak terlepas dari kekompakan warga,” imbuhnya. Camat Indralaya Utara, Zaidan, SSos mengakui, Desa Lorok sangat membutuhkan sentuhan perbaikan jalan untuk bersaing di lomba tingkat Nasional nantinya. “Ini sudah kita sampaikan pada Pak Bupati langsung, begitu juga dengan Kepala Dinas PU BM. Mereka menyambut positif, mudah-mudahan dalam waktu dekat ada realisasinya,” kata dia. Terpisah, Kepala Dinas PU Bina Marga Muhsin Abdullah mengaku sudah menerima laporan, baik dari Kepala Desa Lorok maupun Camat Indralaya Utara, mengenai jalan tersebut. Bahkan pihaknya sudah melihat langsung kondisi jalan itu. “Ya, tahun ini dan mungkin tidak lama lagi kita akan perbaiki. Namun, sifatnya hanya sementara waktu karena memang, untuk jalan Desa Lorok ini tidak begitu mendesak, rusaknya tidak begitu parah. Pastinya, jalan itu akan kita perbaiki,” ujar dia. O VIV

PANGKALAN� BALAI.� PEDinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Banyuasin akhirnya menghentikan sembilan aktivitas galian golongan C di Kecamatan Rambutan. Hal itu dilakukan setelah instansi ini melakukan sidak ke lokasi-lokasi penambangan tersebut. Sidak dilakukan setelah melihat banyaknya laporan dari masyarakat terkait maraknya penambangan galian C ilegal di Kecamatan Rambutan. Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Banyuasin Syahril, Jumat (14/6), mengatakan, saat sidak pihaknya dibantu Badan Lingkungan Hidup Banyuasin dan Camat Rambutan. Menurut dia, sebelum sidak, Distamben sudah melakukan pendataan terhadap aktivitas galian C, terutama yang belum mengantongi izin. “Dari hasil kroscek di lapangan kita sudah mengantongi sembilan galian C, tujuh di antaranya sudah memiliki izin dan dua lagi tidak miliki izin,” ujar Syahril di ruang kerjanya. Menurut Syahril, pihaknya sudah melakukan sidak dan hasilnya semua aktivitas galian C yang ada di Rambutan dihentikan. “Galian C, baik yang ada izin maupun tidak, semua kita stop. Sebab, galian C yang ada di wilayah Rambutan terse-

TINJAU GALIAN C

but sudah sangat meresahkan masyarakat. Oleh sebab itulah kita sidak mengajak pihak BLH guna melihat dampak lingkungan yang ada di sekitar galian tersebut,” katanya. Syahril meyakinkan, saat ini tidak ada lagi aktivitas penambangan golongan C. Diakui, dampak lingkungan dari kegiatan itu pasti ada seperti debu dan jalan becek. “Oleh karena itu kita buat surat peringatan bagi pemegang izin dan tidak boleh merusak lingkungan, karena dampak yang timbul mengakibatkan jalan becek, kalau posisi jalan kering kendaraan harus ditutup muatannya dengan terpal,” kata Syahril. Terkait penghentian operasional penambangan golongan C itu, Syahril mengaku tidak tahu sampai kapan. “Karena kita masih menunggu situasi masyarakat terlebih dahulu, karena kan yang dirugikan masyarakat itu,” ujar dia. Syahril mengimbau pihak kecamatan untuk meninjau ulang SK yang telah dterbitkan. “Pelaku galian C agar menghentikan kegiatannya dan wajib memiliki surat rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh pihak camat supaya bisa ditinjau ulang sebab berdasarkan undang - undang sudah menyalahi aturan,” tukasnya. BUD

FOTO: BUDI / PALPRES

Tim dari Distamben dan BLH Banyuasin saat meninjau ke lokasi penambangan bahan galian golongan C di Kecamatan Rambutan, Kamis (13/6).

Warga Air Sugihan Nikmati Listrik KAYUAGUNG.�PE�- Harapan masyarakat Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) untuk menikmati aliran listrik kini terwujud. Bupati OKI H Ishak Mekki telah melakukan pemancangan perdana tiang instalasi jaringan listrik untuk 18 desa di Kecamatan Air Sugihan, Jumat (14/6). “Terimakasih Pak Ishak Mekki, ini hari yang bersejarah bagi kami warga Air Sugihan, sejak orangtua dan pendahulu kami di sini merasakan PLN rasanya impian belaka. Hari ini semuanya terwujud. Kami merasa sejak kepemimpinan Bapak, warga Air Sugihan terus diperhatikan sehingga kami tidak merasa terbelakang dan tertinggal dengan kecamatan lain,” ungkap Imam Taufik, salah satu warga, ketika menyampaikan sambutan mewakili masyarakat Air Sugihan pada acara pemancangan perdana tiang pembangunan intalasi jaringan listrik di Kecamatan Air Sugihan. Seperti diketahui, kendala utama pemasangan instalasi jaringan listrik di wilayah perairan seperti Air Sugihan adalah masalah geografis serta jarak tempuh yang jauh, sehingga biaya yang dibutuhkan untuk instalasi jaringan listrik sangat besar. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten OKI terus berupaya member pelayanan kepada masyarakat Air Sugihan. “Alhamdulillah tahun 2013 ini pemerintah dapat mewujudkan jaringan listrik bagi warga Air Sugihan. Pembangunan jaringan instalasi listrik pada 15

desa di Kecamatan Air Sugihan ini dibiayai melalui dana APBD Pemkab OKI tahun 2013 dan tiga desa lainnya dibantu melalui program Listrik Desa (Lisdes) dari dana APBN,” ujar Djustaf selaku Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten OKI. Dikatakan Djustaf, untuk desa yang sulit mendapatkan instalasi jaringan listrik seperti Desa Sungai Batang, Pemkab OKI menggantinya dengan perangkat pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). “Bapak Bupati ingin Air Sugihan ini terang benderang, bagi desa yang sulit untuk diinstalasi listrik, pemerintah memberikan bantuan PLTS seperti di Desa Sungai Batang yang menerima sebanyak 60 unit,” tambahnya. Sementara itu, Bupati OKI H Ishak Mekki mengatakan, pihaknya memberikan perhatian khusus kepada Kecamatan Air Sugihan dan itu memang sudah menjadi komitmennya sejak menjabat Bupati OKI mengingat wilayah Air Sugihan yang paling jauh. “Ini komitmen saya untuk menyejahterakan masyarakat Air Sugihan. Saya tidak ingin ada satu desa, apalagi satu kecamatan yang terisolir di Kabupaten OKI. Karenanya pembangunan infrastruktur terus diupayakan ruas jalan Riding-Air Sugihan, Jembatan penghubung Air Sugihan-Banyuasin dengan Air Sugihan OKI dan hari ini alhamdulilah kita bersama-sama akan melakukan pemancangan perdana pembangunan jaringan listrik di Kecamatan Air Sugihan,” kata Ishak. IAN


PALEMBANG EKSPRES

SABTU, 15 JUNI 2013

HALAMAN 17

ADD Lamban Cair

Janji Kedepan Lebih Baik MUARA�ENIM.�PE�- Di semua sektor pembangunan di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, lima tahun kedepan ditargetkan akan lebih baik dari sebelumnya. Demikian diungkapkan, Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar saat pertemuan dengan wartawan seKabupaten Muara Enim, dalam rangka pelantikan Bupati-Wakil Bupati Muara Enim periode 20132018,Jumat (14/6) di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS). Menurutnya, lima tahun kedepan dirinya mengaku menjabat penuh sebagai Bupati Muara Enim. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Wakil Bupati Muara Enim setelah mendapat “limpahan” Bupati Muara Enim Kalamudin (Alm), yang wafat sebelum masa jabatan berakhir hingga menjadikannya sebagai Bupati Muara Enim disisa empat tahun periode kepemimpinan. “Setelah dilantik 20 Juni nanti benar - benar melanjutkan pembangunan kemarin bersama Almarhum. Lima tahun kedepan menjadi periode kepimpinan saya, untuk meningkatkan pembangunan semua sektor di Bumi Serasan

FOTO: HERU / PALPRES

PELANTIKAN

Suasana pertemuan dalam rangka pelantikan Bupati-Wakil Bupati Muara Enim periode 2013-2018 Ir H Muzakir Sai Sohar.

Sekundang,” katanya. Dalam pelantikan nanti, Muzakir mengajak kepada para wartawan agar bisa mensukseskan perhelatan kenegaraan ini. Karena, peran serta pers diyakininya merupakan sosial kontrol dan media informasi bagi masyarakat Muara Enim sendiri, maupun juga untuk masyarakat luar yang sangat tepat untuk kemajuan Kabupaten Muara Enim. “Lima tahun kedepan pula saya mengajak dan menghimbau, agar awak media dapat turut serta

Bangun Pusat Peternakan MUSI�RAWAS.�PE�- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura, melalui Dinas Perternakan dan Perikanan (Diskanak) merencanakan membangun pusat peternakan sapi perah di Desa G1 Mataram, Kecamatan Tugumulyo. Usaha peternakan sapi perah disinyalir mampu meningkatkan standar gizi masyarakat Mura. Perencanaan ini, sebetulnya sudah berlangsung semenjak 2007 silam, tetapi karena ada sedikit kendala mengenai pemilihan bibit unggul, 8 ekor bibit sapi perah dari Pemkab Mura tersebut, sebagain tidak mampu bertahan di cuaca yang terbilang panas. Menurut Kabid Peternakan Diskanak Mura, Suwarno, sisa dari sapi perah tersebut 3 dan sudah mempunyai anak 4 ekor, rencanaya Pemkab Mura akan membangun pusat peternakan sapi perah di G1 Mataram, dan mengenai pemasaran hasil produksi susu sapi akan dibagikan secara gratis di setiap sekolah. “10 peternak akan dipercayakan 6 ekor bibit sapi perah, standar minimal bisa menghidupi peternaknya sendiri. Ini sudah mulai survei perbandingan daerah curup, ke jakarta pondok rangun, kita mencari jenis sapi perah dengan daerah yang cuacanya mirip siperti disini,” kata Suwarno. Masalah Distribusi merupakan masalah utama, sambung Suwarno. Tetapi untuk merintis permulaanya, pemkab Mura akan membantu menganggarkan produksi susu sapi. “Masih banyak masyarakat yang tidak cocok lidahnya dengan susu sapi perah, meskipun sudah di cari solusi dengan menambah cita rasa dari susu tersebut. Tetapi pemkab Mura akan mendistribusikan ke sekolah secara gratis,” terangnya. Sementara itu, Bupati Mura, H Ridwan Mukti sebelumnya mendukung dengan program sapi perah tersebut agar bisa diterapkan di Kabupaten Mura. “Kita sangat mendukung program ternak sapi perah tersebut, kita sudah surpei di Jakarta ada sapi perah yang mampu bertahan didaerah panas, nah nanti kita coba cari bibit unggul dari daerah sana,” tukasnya. IMR

Kejari Siap Jalankan Tupoksi

EMPAT�LAWANG.�PE�- Setelah diresmikan beberapa waktu lalu. Kejari Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, mulai membenahi struktur kepegawaian. Dipastikan saat ini struktur tersebut, sudah lengkap untuk mejalankan tugas pokok dan fungsinya. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tebing Tinggi, Azwad Z Hakim menjelaskan, posisi beberapa Kepala Seksi (Kasi) di Kejari saat ini sudah terisi dan yang bersangkutan sudah mulai menjalankan tugasnya di Kejari Tebing Tinggi. Dimana, struktur jabatan dibawah Kejari terdiri dari 4 Seksi dan 1 Sub Bagian (Sub Bag). Masing-masing Kasubag Pembinaan (Kasubag Bin), Kasi Intelijen, Kasi Tindak Pidana Umum (Pidum), Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) serta Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). “Jadi secara struktur organisasi dan jabatan sudah lengkap,” ujarnya. Dikatakannya, telah lengkapnya organisasi dipimpinnya tentu sudah siap, untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) kejakasaan di bumi saling keruani sangi kerawati. Diharapkan, masyarakat juga dapat membantu dan berpartisipasi dalam penegakan hukum. “Untuk koordinasi tentu dijalankan khususnya dengan pihak kepolisian,” imbuhnya. Namun, Kejari Tebing Tinggi tidak memiliki target tertentu dalam penegakan hukum di Empat Lawang, apakah itu pidana umum, mapun pidana khusus. Untuk pidana khusus berupa tindak pidana korupsi (Tipikor) saat ini masih proses yang merupakan pekerjaan rumah (PR). “PR itu masih status cabang kajari lahat, dan sudah mulai kita angsur untuk diselesaikan,” tukasnya. FIR

dalam pembangunan menyangkut menginformasikan tentang pembangunan di Kabupaten Muara Enim ke publik,” harapnya. Sementara itu, Asisten I Pemkab Muara Enim bidang pemerintahan, Drs Bulgani Hasan menerangkan, pelantikan Bupati - Wakil Bupati terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah 5 Maret lalu, akan diadakan di Gedung DPRD Muara Enim, Kamis mendatang (20/6) sekitar pukul 09.00 WIB. Dalam kegiatan ini menurut

dia,Pemkab sangat mengharapkan peran media dan kehadiran rekan - rekan media baik cetak maupun elektronik untuk melakukan kegiatan publikasi acara pelantikan ini. Dia mengungkapkan, Pemkab mengharapkan dalam kegiatan ini pula, agar kiranya para wartawan bisa mengaktualisasikan kemampuannya masing - masing dalam menyiarkan acara yang langsung dilantik Gubernur Sumatera Selatan Ir H Alex Noerdin dengan kemasan yang spektakuler. HFB

Pertahankan Tanah Digugat Rp4 Miliar

MENUNJUKKAN

FOTO: HENGKY / PALPRES

Asliman, warga jalan Kehutanan, saat menunjukkan bukti-bukti kepemilikan tanah.

L AHAT.� PE� – Maksud hati ingin mempertahankan tanah haknya, Asliman Syukur, warga jalan kehutanan no.49, Kelurahan Banda Jaya, kota Lahat, justru mendapat gugatan dari pihak PT Batubara Lahat (PTBL) di Pengadilan Negeri (PN) Lahat sebesar Rp4 miliar. Kejadian bermula, saat dirinya mendapatkan kuasa atas tanah seluas sekitar 2 hektar dari saudaranya, Sukirman pada Desember 2012 silam, di kawasan Desa Tanjung Tebat atau Kerung, Kecamatan Kota Lahat. Tanpa sepengetahuan dirinya, lahan miliknya tersebut telah digunakan sebagai jalur trans-

portasi dua perusahaan. “Di lokasi ini sudah ada perusahaan yang memakai areal lahan kami, tanpa ada konfirmasi ataupun kontribusi apapun, saat kami tanyakan ke saudara saya, ternyata yang memberikan kuasa PT Arta Prigel dan PTBL,” ungkap Asliman, di kediamannya Jumat (14/6). Dilanjutkannya, pada 8 Januari 2013, dirinya melayangkan surat ke masing-masing manajemen perusahaan, untuk mempertanyakan keberadaan lahannya tersebut. Setelah itu, dirinya berinisiatif akan menjadikan lahan tersebut sebagai kebun karet. “Kami kemudian melakukan pemagaran. Pagar itu ternyata

dirusak pihak yang mengaku perwakilan perusahaan, khususnya PTBL. Parahnya lagi, selang beberapa waktu kemudian, kami malah diadukan karena dianggap menyerobot lahan perusahaan dan merugikan mereka hingga Rp4,8 miliar lebih,” ungkapnya. Kondisi inilah yang sangat disesalkan Asliman. Bahkan, saat dirinya mengadukan permasalahan tersebut kepada DPRD Lahat, pihak PT BL tetap tak menghadiri rapat mediasi. Sementara dari manajemen PT Arta Prigel, sejauh ini sudah tak ada masalah lagi, karena akan bernegosiasi dengan pihak Asliman. “Intinya kami disini menyesalkan sikap arogan pihak PTBL, kami ingin memperjuangkan hak, malah justru kami digugat di pengadilan. Namun, jika kedepan ada jalan keluar terbaik, seperti perdamaian, kami siap menerima,” kata Asliman. Terpisah, General Manajer PTBL, Syamsu Rizal saat dikonfirmasi mengenai permasalahan tersebut, terkesan enggan berkomentar. Dirinya membenarkan, tetapi mempersilahkan mengikuti sidang di PN Lahat, apabila ingin mencari pembuktian. “Benar ada kasus ini, jalan masuk kita sempat diblokir oleh Asliman, kerugian pasti ada, maka dari itu kami kemudian menempuh jalur hukum sebagai pembuktian. Kita lihat saja nanti kedepannya dii pengadilan,” tukasnya. HKY�

Waspadai Putting Beliung PAGARALAM. PE – Berapa minggu terakhir cuaca di Pagaralam masih tidak menentu. Beberapa kali angin puting beliung melanda beberapa desa di wilayah Pagaralam. Hal ini membuat warga khawatir dan waspada. “Musim sekarang agak sulit diprediksi. Apakah sudah masuk musim kemarau ataukah belum,” ujar Imam, warga Kelurahan Beringin Jaya, Pagaralam Utara. Dia mengatakan, jika melihat waktunya sekarang seharusnya sudah memasuki musim kemarau. Namun, hampir setiap sore turun hujan di wilayah Pagaralam. Prediksi dan awal masa tanam untuk pertanian menjadi meleset. “Saat ini untuk tanaman kopi memasuki masa panen, tetapi untuk sawah beberapa di antaranya ada yang sudah mulai menanam,” katanya. Senada diungkapkan, Jamil, warga Kelurahan Kuripan Babas, Pagaralam Selatan mengatakan, sepertinya saat ini masih musim pancaroba. Namun ia tidak begitu yakin mengingat siklus musim ini tidak seperti yang

diketahuinya selama ini yakni Oktober – April untuk musim penghujan dan April – Oktober untuk musim kemara. Memasuki musim pancaroba, warga diminta waspada terhadap fenomena yang dapat terjadi seperti angin ribut dan beberapa kejadian lain yang berpotensi terjadi. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Herawadi menanggapi hal ini mengatakan, mengigat beberapa kali terjadi angin ribut mengimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap cuaca beberapa terakhir ini, khususnya angin yang terus berhembus cukup kencang. Dikatakanya, warga harus waspada, apalagi bila berada di jalanan, karena hembusan angin sekarang ini dapat juga merobohkan pohon. Memang perubahan cuaca sekarang ini membuat kondisi alam yang tidak menentu. Tetapi, belum sampai pada tahap yang membahayakan dan belum terdengar ada korban baik harta atau nyawa. “Warga harus waspada kapanpun dan dimanapun, karena

angin puting beliung yang sering terjadi memang terjadinya cukup cepat. Namun paling tidak warga bisa menghindarinya dengan berlindung didalam rumah, sehingga bisa terhindari dari bahaya,” ungkap Herawadi. Diakuinya, memang Pagaralam ini rentan dengan angin puting karena dalam pernah terjadi beberapa peristiwa angin beliung. Untuk itulah, ada baiknya agar warga lebih waspada melihat kondisi alam yang sedang terjadi ini. “Memang bencana tidak bisa dicegah namun paling tidak ia harus memperkuat kondisi rumahnya. Selain itu, atap rumah yang kurang kuat haruslah diperbaiki lagi untuk menghidari terlepasnya bila diterpa angin kencang,” terangnya. Ditambahkanya, pihak pemerintah juga mewaspadai hal tersebut dengan dan berjagajaga agar bila sesuatu yang buruk terjadi bisa ditanggulangi dengan cepat, seperti bantuan makanan ataupun lainnya. “Pemerintah juga mempunyai tim SAR BPBD dan Tagana yang siap sedia menghadapi bencana,” imbuhnya. KOE

MUSI� RAWAS.� PE - Ban- gawasan realisasi pendanaan yak aparatur Pemerintahan tersebut akan dilakukan tim Desa di Kabupaten Musi Rawas pasilator kebupaten, tim pen(Mura), mengeluhkan belum di damping kecamatan dan desa, cairkanya Alokasi Dana Desa yang melakukan evaluasi dari (ADD). Hingga saat ini dari 268 realisasi dana,” katanya. Pihaknya, juga sebelumnya desa, baru separuh desa yang sudah melakukan sosialisasi terealisasikan. Kepala Dinas Pendapa- dan memberikan pemahaman dan bimtek, ketan Pengelolaan pada kades sekdes, Keuangan Aset BPD agar mereka Daerah (DPPKAD) "Kita ingin memahami secara Mura, Gotri Suykeseluruhan adanto mengakui, cepat tetapi minitrasi maupun adanya sebagaian ada sebagain pertanggung jawaADD yang belum berkas yang ban pengelolaan terealisasikan. Hal belum kita keuangan tersebut. ini disebabkan terima, terkait “Seperti di Terawas, adanya pemekaSukakarya, Rupit, ran dari 105 desa dari laporan Kelingi, Lakitan. sebelumnya menRancangan Kita undang kades jadi 268 Desa, dan PBD Desa. setiap hari selasa tentu saja untuk Dalam kurun secara bergiliran, merealisasikan triwulan 2 untuk menjelaskan ADD memerlukan masalah pengeloproses waktu yang kita harapkan laan keuangan dan cukup lama. “Kita semua sudah kita sudah bertiningin cepat tetapi selsai Juli,” dak proaktive,” teada sebagain bergasnya. kas yang belum Sementara itu, kita terima, terkait salah seoarang dari laporan Rancangan PBD Desa. Dalam kurun aparatur Desa yang enggan distriwulan 2 kita harapkan semua ebutkan namanya, mengaku hingga sekarang pihak desanya sudah selsai Juli,” ujarnya. Dai menjelaskan, proses belum menerima ADD tersebut seleksi dari ADD tersebut ber- dan meminta pihak terkait segera dasarkan laporan dari pihak mencairkanya. “Yo kita minta Desa ke Kecamatan, diteruskan segera dicairkan, karena banyak ke BPMPD lalu ke DPPKAD. To- yang harus kita kerjakan, bila tal anggaran Rp 39,20 milyar dari tidak di bagikan cabut saja SK APBD dan yang di realisasikan kami,” ungkapnya. Terpisah, saat meminta konkepada pihak Desa tergantung jumlah aparaturnya dengan firmasi jumlah Desa yang belum kisaran Rp 127-170 juta. “Un- memasukan berkas ke BPMPD, tuk realisasi ADD dari DPPKAD sayangnya Kepala BPMPD H akan di sampaikan langsung Rudi Irawan belum bisa memkedalam rekening Desa. Pen- berikan keterangan karena tidak

Warga Desak Tembok Ambruk Diusut

PAGARALAM.� PE� - Insiden maut antara pengendara motor Yamaha Jupiter melawan mobil Kijang pick up, Kamis (13/6) sekitar pukul 18.50, mengundang reaksi sejumlah warga terkait adanya penumpukan batu dan pasir hingga menutupi badan jalan. Pengerjaan yang dilakukan pihak kontarktor, untuk pemeliharaan proyek pembangunan Jembatan Air Payang, Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Pagaralam Selatan. Akibat lalai, kontraktor tidak memasang rambu-rambu atau tanda peringatan, seorang pengendara motor, Bayu Kusuma tewas setelah membanting stang guna menghindari tumpukan material, hingga tak sempat menghindari datangnya mobil Kijang pick up yang dikendarai Lindra dari arah berlawanan. Adanya tumpukan batu dan pasir tersebutm, dilakukan pihak kontraktor dalam rangka perbaikan tembok penahan jembatan Air Payang yang mengalami kerusakan akibat tak kuat menahan beban berat kendaraan saat melintas di jalan tersebut. Paket pekerjaan ini, dilaksanakan oleh sebuah perusahaan berbadan hukum sebuah CV, sudah menelan dana APBD Kota Pagaralam tahun 2012 lalu senilai Rp. 825 juta. Sebelum dilakukan perbaikan terhadap pekerjaan tembok penahan jembatan yang sempat roboh sebanyak dua kali, akibat tak kuat menahan beban berat saat kendaraan melintas hingga mengakibatkan dinding tembok penahan jembatan Air Payang, ambruk sepanjang 15 meter. Sementara kerusakan bangunan ini, akibat terkena alat berat (Alber) milik salah satu kontraktor, ketika sedang mengerjakan pemeliharaan jalan Tanjung Payang-Tanjung Aro beberapa waktu lalu. Ketua LSM Merah Putih Kota Pagaralam, Wancik Maulana menilai, kerusakan tembok penahan diduga akibat terkena alat berat salah satu kontraktor saat pelaksaaan peningkatan jalan Tanjung Payang-Tanjung Aro senilai Rp 4,1 miliar. Akan tetapi, jika diamati pada kerusakan yang ada sangat tidak memenuhi standar tembok penahan, karena kontruksi pemasangan batu kali terlalu tipis dan posisinya dipasang tegak lurus. Bukan hal mustahil kekuatan yang ada tidak mampu menahan beban, saat adanya tekanan berat dari badan jalan. “Tembok penahan ambruk sepanjang 15 meter, akibat tak kuat menahan tekanan dari badan jalan saat ada kendaraan yang melintas di lokasi tersebut. Jika diamati ketebalan pemasangan

batu kali terlalu tegak dan tipis. Sementara saat hendak dilakukan perbaikan terhadap kerusakan yang ada, justru pihak kontraktor dengan seenaknya menumpuk batu dan pasir tepat berada di badan jalan hingga berujung tambarakan maut antara motor Yamaha Jupiter dengan mobil Kijang pick up,” kata Wancik. Lanjutnya, kontruksi tembok penahan pada jembatan biasanya mengunakan rangkaian besi atau beronjong, karena diyakini dapat menahan beban yang ada. Selain itu, namanya tembok penahan tentunya pemasangan batu kali nya pun miring dan pondasi yang besar. “Wajar jika tembok penahan yang ada mudah ambruk, akibat tak kuat menahan beban berat dari kendaraan yang melintas. Pemasangan batu kali terlalu tegak dan pondasinya pun tidak terlalu dalam. Serta tidak mengunakan besi atau beronjong,” terangnya. Ditambahkannya, proyek pembangunan Jembatan Air Payang baru beberapa bulan saja selesai dikerjakan sudah ambruk, karena tak kuat menahan beban kendaraan yang melintas. Pihaknya, akan selalu mengawasi kejadian ini kepada pihak-pihak yang berkompeten. Sehingga, kejadian ini dapat segera diusut hingga tuntas guna mengungkap prelaksaan proyek pembangunan Jembatan Air Payang yang tidak sesuai dengan perencanaan. “Kita akan mendesak pihak Polres maupun Kejari Kota Pagaralam terkait adanya tembok penahan yang ambruk sepanjang 15 meter, akibat proses pengerjaannya disinyalir tidak sesuai bestek,” ungkapnya. Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pagaralam, Ir Cikhan membenarkan adanya tembok penahan jembatan Tanjung Payang roboh, diduga akibat terkena alat berat saat melakukan pemeliharaan jalan Tanjung Payang-Tanjung Aro. “Pihak Dinas PU Kota Pagaralam telah menerimah laporan terkait tembok penahan ambruk. Sedangkan pihak kontraktor sudah dilakukan peneguran guna memperbaiki kerusakan yang ada,” terangnya. Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pagaralam, Rano Indra SH MH melalui Kasi Pidsus Hafidz Suhandi SH mengatakan, pihaknya tengah melakukan pemariksaan terhadap sejumlah saksi terkait ambruknya tembok penahan jembatan Air Payang sepanjang 15 meter. “Sejauh ini, kita tengah memeriksa sejumlah saksi maupun mengumpulkan buktibukti baru,” tukasnya. KOE


PALEMBANG EKSPRES

SABTU, 15 JUNI 2013

Halaman 18

Angka Putus Sekolah Masih Tinggi

MUARADUA.�PE - Angka putus sekolah di Kabupaten OKU Selatan masih tinggi. Anakanak yang berusia 16-18 tahun memilih untuk tidak melanjutkankan studi dengan berbagai alasan, diantaranya minimnya sarana gedung SMA dan SMK yang berada di kecamatan. Hal ini diungkapkan langsung Kepala Dinas Pendidikan Bahdozen Hanan, SPd

Msi. Dia mencatat, ada 5.274 siswa memilih untuk tidak melanjutkan kejenjang sekolah yang lebih tinggi, dikarenakan belum tersedianya sarana prasarana gedung sekolah ditingkatan Kecamatan. ”Himpitan ekonomi juga menjadi alasan anak-anak tidak melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi. Mereka tidak ada biaya untuk

sekolah di luar kecamatan,” ucapnya. Lebih jauh dia menjelaskan, angka pencapaian putus sekolah mencapai 37 persen. Dengan angka yang cukup tinggi tersebut, pihaknya terus berupaya untuk membuat gedung sekolah baru di empat kecamatan yang selama ini belum memiliki gedung sekolah SMA maupun SMK.

“Hal ini tentunya menjadi pemikiran kita bersama untuk memajukan dunia pendidikan khusunya pendidikan anak didik kita yang ada di Bumi Serasan Seandanan saat ini,”katanya. Dimana untuk ke empat kecamatan yang belum memiliki gedung sekolah tersebut yakni, Kecamatan Tiga Dhaji, Kecamatan Muaradua Kisam, Kecamatan Kisam Ilir

Masih Banyak Guru Gaptek

LAHAT. PE - Banyaknya guru yang belum memahami Informasi Teknologi (IT), membuat peserta kesulitan mengikuti uji kompetensi guru. Untuk itu, Dinas Pendidikan kabupaten Lahat akan mendata guruguru yang gagap teknologi (gaptek) tersebut, untuk diberi pelatihan. “Masih banyak guru di Lahat yang belum memahami IT. Hal ini juga yang menjadi kendala dalam proses pelaksanaan Ujian Kompetensi Guru (UKG) beberapa waktu lalu,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Lahat, Drs Cholil Mansyur. Menurutnya, pelaksanaan uji kompetensi guru tidak hanya mengukur kemampuan guru dalam bidang keilmuan, tapi juga dalam menguasai teknologi informasi (TI). “Harus kita latih ke depan. Terutama guru-guru yang telah berusia diatas 50 tahun,”

Berita Lintas

Lintas Rayon SD Masih Sepi

ungkapnya. Pada prinsipnya kata Cholil, tujuan dilakukannya ujian kompetensi guru oleh Pemerintah Pusat melalui Kemendikbud adalah sebagai cara untuk mengetahui kompetensi guru-guru khususnya yang telah memperoleh sertifikasi dan tunjangan profesi. Dengan demikian, katanya, akan diketahui guru-guru program studi apa yang menjadi kelemahan guru-guru di Kabupaten Lahat. Cholil juga menginstruksikan kepada para kepala sekolah untuk melatih guru-gurunya secara bertahap setiap minggu untuk mampu mengoperasikan komputer dan internet. “Setelah kita data, akan diketahui berapa banyak guru yang belum memahami IT. Dan akan segera kita latih mereka mengoperasikan IT,” pungkasnya. HKY

Kita hanya mengurus siswa mutasi lintas rayon kabupaten dan provinsi saja ---------------------

RAHMAD JOEPRI

FOTO: IST

PANTAU LOMBA

Pangdam II/Swj Mayjen TNI Nugroho Widyotomo saat memantau para peserta lomba mewarnai di Makodam II/ Swj. Lomba ini digelar untuk mengembangkan potensi pada bidang seni.

DAFTAR ULANG

FOTO: ANDRE / PALPRES

Sejumlah calon siswa SMAN 7 yang dinyatakan lulu seleksi kemarin melakukan pendaftaran ulang.

Tidak Registrasi Dianggap Gugur

PRABUMULIH. PE - Setelah menjalani tes tahap 1 dan 2, akhirnya SMAN 2 mengumumkan 222 orang siswa baru. Dan kini para siswa yang dinyatakan lulus dan diterima itu, diwajibkan untuk melakukan daftar ulang. Jika tidak melakukan daftar ulang hingga hari ini, Jumat(14/6), maka calon siswa dianggap mengundurkan diri. “Jika tidak melakukan daftar ulang, maka peserta diaggap mengundurkan diri, dan secara otomatis akan diganti dengan siswa cadangan yang dinilai layak untuk masuk berdasarkan hasil perengkingan pada saat tes tahap pertama dan kedua,” ujar Koordinator Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMAN 2 Prabumulih, Kuryani Spd MT nelalui Guntahadi SPd, kemarin (14/6). Guntahadi menjelaskan, tahun ini SMAN 2 Prabumulih hanya menerima sebanyak 222 orang siswa untuk tujuh kelas. Namun, kalau nanti terdapat kekurangan untuk mencukupi tujuh lokal, maka peserta cadangan akan dipanggil untuk mencukupi kuota yang masih belum terisi.

“Yang dinyatakan gugur pada tahap dua itu sebagai peserta cadangan berdasarkan perengkingan, bisa saja untuk menutupi peserta yang tidak melakukan dafar ulang atau untuk menutupi kekurangan siswa dalam tujuh lokal yang perlokalnya sebanyak 32 orang,” bebernya. Sementara itu, pantauan diruang PPDB SMAN 2 terlihat keramaian siswa melakukan daftar ulang. Selain mendaftar mereka juga harus mebayar biaya seragam sekolah sebesar Rp 675 ribu untuk putri dan Rp 685 ribu untuk putra. Dengan perincian yakni, untuk pembelian pakain seragam Pramuka, olahraga, rok atau celana abu abu, almamater sekolah serta bed, lokasi, topi dan dasi. “Setelah melakukan daftar ulang, siswa langsung mengukur pakaian. Kenapa kita kumpulkan secara kolektif, karena pakaian pramuka dan olahraga, serta celan abu abu dan rok itu berbeda dengan yang ada dipasara, kalau Baju putih bisa bikin sendiri karena sama,” pungkasnya. AND

serta Kecamatan Sindang Danau. Dengan adanya sekolah negeri sampai dengan di kecamatan tentunya dapat menekan angka putus sekolah. ”Dengan jarak sekolah yang dekat tentunya anak didik dapat lebih hemat biaya, ketimbang nantinya memilih sekolah di luar kota,” ucapnya. ZON

Olahraga dan Seni Bentuk Pribadi Sehat

Kodam II/Swj Gelar Senam Aerobik dan Lomba Anak

PALEMBANG.�PE – Keluarga besar Kodam II/Swj sejak pagi sudah memadati halaman Makodam II/Swj. Para keluarga besar TNI ini untuk mengikuti senam aerobik dan sejumlah perlombaan untuk anak-anak seperti lomba bernyanyi, lomba mewarnai tingkat TK dan SD serta bazar. Hadir pada acara tersebut Pangdam II/Swj Mayjen TNI Nugroho Widyotomo, Kasdam II/Swj, Irdam II/Swj, Danrem 44/Gapo, Para Asisten Kasdam II/Swj, Para Dan/Ka Balakdam II/Swj, Danlanal dan Danlanud Palembang, Ketua beserta pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD II/ Swj, Serta keluarga besar TNI. Pangdam II/Swj Mayjen TNI Nugroho Widyotomo mengatakan, kegiatan tersebut untuk memelihara kondisi kesegaran jasmani dan kesehatan rohani. Tak hanya itu, bisa dijadikan ajang untuk mempererat ikatan kebersamaan dan menjalin tali silaturahmi antar satuan guna mendukung pelaksanaan tugas ke depan sekaligus dapat dijadikan sebagai hiburan bagi keluarga. “Olahraga dan seni akan mem-

bentuk pribadi sehat dan mulia. Dengan olahraga dan seni kita bangun sikap jujur, sportif, jiwa ksatria, menumbuhkan rasa percaya diri, semangat untuk meraih prestasi terbaik dan semangat berkompetisi secara sehat,” kata Nugroho. Dia menambahkan, perlombaan ini dimaksudkan sebagai ajang untuk menyalurkan hoby dan bakat bernyanyi bagi anggota dan putraputri keluarga besar TNI serta sebagai sarana pengembangan kreativitas, ekspresi dan imajinasi anak untuk mengembangkan potensi seni di bidang menggambar. “Kegiatan bazar yang kita seleng-

garakan sebagai wujud kepedulian dari komando melalui upaya kerja sama dengan pihak-pihak swasta dan mitra sejawat Kodam II/Swj, sebagai upaya untuk membantu anggota dalam memenuhi berbagai kebutuhan dengan harga yang relatif lebih murah dari harga pasar pada umumnya,” jelasnya. Pangdam berharap kepada keluarga besar TNI agar berbelanja secara wajar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang ada, serta jangan sekali-kali memaksakan diri membeli barang yang tidak dibutuhkan. “Sehat itu nikmat,” katanya. REL/�RIS

PANGKALAN� BALAI� PE� – Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin mulai membuka pengurusan mutasi siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) lintas rayon. Pelayanan mutasi lintas rayon dimulai Senin (10/6) lalu, hanya berlaku untuk siswa yang akan pindah antar kabupaten dan antar provinsi saja. Sedangkan untuk pelayanan lintas kecamatan atau lintas gugus cukup dengan di urus di kantor unit pelaksana teknis dinas pendidikan di kecamatan masing-masing. “Kita hanya mengurus siswa mutasi lintas rayon kabupaten dan provinsi saja,” kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin Sofran Nurozi melalui Rahmad Joepri, kemarin. Dijelaskan, lain halnya dengan Sekolah Menegah Pertama (SMP), pelayanan pindah lintas rayon bagi siswa mulai dari kecamatan hingga provinsi semuanya di bidang pendidikan lanjutan. Dijelaskan Rahmad, hingga dua terakhir memang belum banyak siswa maupun kepala sekolah atau wali murid yang mengurus lintas rayon, sebab masih sepi. Biasanya, kata Rahmad sibuknya pelayanan lintas rayon pada saat dimulainya Penerimaan Siswa Baru (PPDB) SMP. Sekarang masih banyak SMP belum PPDB. Dikatakan, setiap jumlah siswa yang mutasi lintas rayon mencapai ratusan orang, buktinya tahun pembelajaran baru 2011/2012 jumlahnya mencapai 130 orang. Siswa yang pindah lintas rayon tersebut bukan hanya keluar kabupaten atau provinsi, namun ada juga yang mutasi dari luar masuk ke Kabupaten Banyuasin. Hanya saja, jumlah siswa mutasi dari luar ke Kabupaten Banyuasin jumlahnya tidak banyak./ lainnya siswa pindah lintas rayon ke luar kabupaten dan provinsi. BUD


INFOTAINMENT HALAMAN 19

SABTU, 15 JUNI 2013

Malam Ini

FOTO ALHADI FARIDI/ PALPRES

Lyla�Gebrak� Lubuklinggau LUBUKLINGGAU, PE - Grup Band Lyla dijadwalkan malam ini, Sabtu( (15/6)/ bakal menghibur masyarakat Kota Lubuklinggau. Band yang populer lewat beberapa tembangnya seperti Magic, Mantan Kekasih dan beberapa tembang manis lainnya itu tampil sebagai artis pendukung Clasoundsation yang digelar di Kota Lubuklinggau, yang merupakan kota ke-11 pagelaran Clasoundsation di Sumatera. “Kita mengusulkan band Lyla karena penggemar grup band ini cukup banyak dan disambut cukup baik oleh penggemar musik di Lubuklinggau. Dan penampilannya memang sudah ditunggu-tunggu. Kota Lubuklinggau, merupakan kota ke-11 di Sumatera yang digelar even Clasoundsation. Setelah di Lubuklinggau, Clasoundsation akan digelar di Lahat,” kata Joko Suryono, Even Organizer (EO) lokal penyelenggara Clasounsation di Lubuklinggau. Acara tersebut dipusatkan di Lapangan Merdeka.

RIF

Ari Lasso, Once, Bunga Citra Lestari

Konser Musik Indoor

PALEMBANG. PE – Tiga musisi Indonesia akan menghibur warga Palembang. Uniknya, performa para musisi ini bukan di lapangan terbuka melainkan di dalam hotel. Ketiga musisi di maksud adalah Ari Lasso, Once dan Bunga Citra Lestari. “Meski dalam ruangan, tapi akan menjadi tontonan yang berkelas,”

no 082379708824 mkci....

Bagi anda Cowok, Cewek, Janda, Duda yang mau cari jodoh atua pendamping hidup, silakan kirim Atensi anda di SMS Online Mak Comblang ke Nomor :

0853 6 9999 653

mudah-mudahan kami bisa membantu mencarikan anda jodoh atau pendamping hidup.

SIAP MENIKAH MC 11.917 PGI mc, nma aq iwan usia 30 thun, aq mw mencri pendamping hidup, dan siap menikah, bgi cwek2 yng mw, hbungi di no ini 082183029690. Di tnggu ya sms dan tlpn kmu. CEWEK SERIUS MC 11.918 MAK,tlng aq INDRIY mau cri pendmping hdup yg serius n apa adanya....hub aq di

CARI COWOK MC 11.919 AKU cewek 20 tahun wanted cowok ganteng plus kaya, usia 21-30 tahun. yg pengen kenal hub:089652627517. CAN YOU HEAR MY HEART MC 11.920 ASS, pg mc, aku mau cari cowok yg sdh punya pekerjaan tetap dan sarjana, usia 28 sampe 30. Makasih mc CEWEK MANDIRI MC 11.921 AQ cwok aries 22thn d indralaya mau cri cew yg baik mandiri bs hub aq 087796495940 CEWEK SERIUS MC 11.922 GUA kaksazili mau cr cewek yg mau dgn kk tlp 08977752982 yg mau serius dgn kk atau cwk yg lg sdr

kata Ari Lasso dalam jumpa pers di Hotel Aryaduta, Jumat (14/6). Konser dengan tema The HD Music Experience ini akan memberikan sensasi konser music berbeda, salah satunya lewat teknologi 3D mapping yang akan membungkus venue (180 derajat) dengan visual projection yang memukau.

CEWEK KESEPIAN MC 11.923 HAY mc,aq cwok 26 THN,aku mau cri cwek yg lg kspian,gadis,janda or tante2 jg blh,law ada yg ksepian bs hbngi be ke no 082379987991 ne yo,yg bnr2 srius n gk main2 CEWEK BAIK HATI MC 11.924 NAMA.aku fahat abas saya mau cari cewek yang baik hati yang mau sama saya hubunggi hp aku 082380001430 buka cowok saya sudah kerja di pt.rokok cinta saya cari cewek buka cowok ohmo PENDAMPING HIDUP MC 11.925 NAMA aku edi umur 31th mau cari pendamping hidup gadis atau janda anak 1 gk masala gk perlu cantik yng penting sayang setia baik perhatian dan terima apa ada ny bagi yng serius sms aku di nmr 081929443315 makasi palres SIAP MENIKAH MC 11.926 PGI mc, nma aq iwan usia 30 thun, aq mw mencri pendamping hidup, dan siap menikah, bgi cwek2 yng mw, hbungi di no ini 082183029690. Di tnggu ya sms dan tlpn kmu.

“70 persen sudah diaransemen ulang dengan mood yang lebih bagus,” tambahnya. Ari menambahkan, Palembang merupakan kota ke-3 yang menggelar konser claspherience sebelumnya claspherience hadir di kota Padang dan Lampung. Total masing-masing artis akan membawakan 7-8 lagu.

SERIUS DAN APA ADANYA MC 11.927 MAK,tlng aq INDRIY mau cri pendmping hdup yg serius n apa adanya....hub aq di no 082379708824 mkci.... CEWEK PENGERTIAN MC 11.928 AKU cowok 25 tahun mau mencari temen cewek yang pengertian,sederhana dan nerima aku apa adanya,usia 18-30 tahun,yang pengen kenal hub:07118456988 TABIB CINTA MC 11.929 PALPRS MC aq Tabib UstRiken Pengobatan Altf Mengobati Sgla Penyakit,pijat urut dsb nyari Cewek gadis/Janda yg Serius aja hubungiku Aq dinmor Hp 081373103613 Trims all crew2 Palprs MC TOLONG DONG MC 11.930 MECOM’ ni knln. nma saya:ALDI,tolong cri in aq cwx/pacar.coz aq abz bca koran e tau2 nya ada lwong an tmpt cri psgn hdp,mja aq sms skrg. BY:ALDI Ch!nt4’Sej4t! CARI ISTRI MC 11.931 AQ ARIAN PRIA 45 TH WRASWSTA MN-

Dalam kesempatan sama, Bunga Citra Lestari mengaku butuh persiapan mental sebelum tampil pada besok malam mengingat ia sudah lama tidak tampil menghibur pecinta music di Palembang. “Persiapan jelang konser sudah maksimal, semoga konser bisa berjalan dengan lancar,” katanya. PTR

CARI ISTRI GDS JANDA DLL YG MINAT HUB NO 087897552231 CARI COWOK MC 11.932 AKU cewek 20 tahun wanted cowok ganteng plus kaya, usia 21-30 tahun. yg pengen kenal hub:089652627517. CAN YOU HEAR MY HEART MC 11.933 ASS, pg mc, aku mau cari cowok yg sdh punya pekerjaan tetap dan sarjana, usia 28 sampe 30. Makasih mc CEWEK MANDIRI MC 11.934 AQ cwok aries 22thn d indralaya mau cri cew yg baik mandiri bs hub aq 087796495940 CEWEK SERIUS MC 11.935 GUA kaksazili mau cr cewek yg mau dgn kk tlp 08977752982 yg mau serius dgn kk atau cwk yg lg sdr CEWEK KESEPIAN MC 11.936 HAY mc,aq cwok 26 THN,aku mau cri cwek yg lg kspian,gadis,janda or tante2 jg blh,law ada yg ksepian bs hbngi be ke no 082379987991 ne yo,yg bnr2 srius n gk main2


SABTU, 15 JUNI 2013

PALEMBANG EKSPRES HAL 20

HUBUNGI : DAVID ARIYANTO HP. 0812 74 62 9119 FLEXI. 0711 77 57 249 PIN BB. 25E84652 ALAMAT :

PALEMBANG EKSPRES

GRAHA PENA JL. Kol. Burlian No. 773 (Samping Puntikayu) Palembang

M

ATAHARI Departement Store menawarkan banyak pilihan koleksi pakaian, salah satunya dress yang bisa digunakan untuk menghadiri acara resmi, bahkan beberapa diantaranya ada sentuhan tradisional. Adanya sentuhan ini membuat kaum hawa yang memakainya akan terlihat elegan meskipun dress ini terlihat simpel, warna merah membuat dress lebih menawan.

Untuk warna lebih soft ada broken white yang dipadu clutch dengan warna senada, sangat sesuai untuk dipakai acara di malam hari. Pilihan lainnya ada motif batik, pakaian jenis ini bisa digunakan untuk wanita yang bekerja di kantor, namun bisa juga untuk datang ke acara resmi, ada juga atasan bawahan yang ditambah belt, pakaian ini sesuai untuk sekedar acara santai atau bertemu dengan teman. LA

KOLEKSI : MATAHARI DEPARTEMENT STORE FOTOGRAFER : NOVA WAHYUDI MODEL : STAGE MANAGEMENT


Palembang Ekspres Sabtu, 15 Juni 2013