Page 7

RABU, 13 FEBRUARI 2013

HALAMAN 7

Ingin Stoper

Gantikan Min PALEMBANG. PE - Kas Hartadi Pelatih Sriwijaya FC sepertinya akan mencari pemain berposisi sebgai stoper untuk pengganti Min Kyoung Bin. Namun Kas membantah pemecatan Min Kyoung Bin ini bukan karena kualitasnya buruk. Namun lebih melihat pada kebutuhan tim. Sedangkan untuk saat ini sepertinya SFC akan lebih banyak menerapkan skema 4-1-4-1 dengan satu gelandang. “Kualitas individu Min cukup bagus, tapi sekarang yang kita cari seorang pemain yang memiliki naluri menyerang. Sementara Min tidak bisa membuktikan itu,” beber Kas Hatadi Meskpiun seandainya Min dipaksakan agar bermain lebih kedepan, namun sayang SFC banyak memiliki pilihan pemain

yang kualitasnya tidak jauh beda dengan Min. Nama-nama seperti Sultan Samma, Aliyudin Fakhrudin bahkan Fandy Muchtar bahkan memiliki naluri menyerang yang lebih dibandingkan Min. “Bermain di belakang Min kurang cocok. Jika disuruh di belakang menemani Abdul Rahman dan Jufrianto pun tidak cocok. Kalau diposisikan di depan kurang cocok karena tidak memiliki naluri menyerang,” sambungnya. Bahkan Kas tidak merasa kehilangan seorang pemain gelandang jika pola 4-1-4-1 dengan satu gelandang Ponaryo Astaman nanti berubah menjadi 4-2-3-1 dengan dua gelandang. “Kita masih punya Manu (sapaan akrab Imanuel Padwa) dan Jufrianto jika dibutuhkan untuk menemani Popon di lapangan tengah,” ungkapnya. Lebih lanjut Kas mengatakan jika sudah ada keputusan resmi tentang keputusan pemecatan Min Kyoung Bin, dirinya memberikan peluang bagi pemain Asia yang berposisi sebagai stoper. “Kalau memang sudah pasti Min dilepas, kita akan cari stoper saja kemungkinan setelah evaluasi paruh musim dirinya baru akan mencari pengganti Min karena ingin fokus dulu pada pertandingan,” ungkap Kas. Saat disinggung siapa pengganti Min, Kas masih belum bisa merekomendasikan siapa pemain yang bakal diajukannya kepada manajemen. Dikarenakan sang pelatih ingin fokus dulu menghadapi pertandingan melawan Pelita Bandung Raya (PBR), Minggu (17/2) mendatang. JAN

Per-Pemain Dapat Rejeki Dadakan dari Manajemen PALEMBANG. PE - Untuk merangsang para pemainnya memenangkan di setiap laga, jajaran manajemen mengeluarkan Rp2 juta per setiap pemainnya. Hal ini dilakukan Direktur Teknik PT SOM, Hendri Zainuddin usai latihan di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring kemarin. Hal tersebut diungkapkan langsung,Hendri Zainuddin, Direktur Teknik dan SDM Sriwijaya FC (SFC) didampingi Asisten Manager Muchendi Usai melakukan latihan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) pada Senin sore (11/2) kemarin. Seusai melakukan game yang dipimpin Pelatih SFC, Kas Hartadi, Ponaryo Astaman dan kawan-kawan biasanya melakukan rapat evaluasi kecil di tengah lapangan, tak lama berselang jajaran manajemen seperti Dirtek dan SDM SFC, Hendri Zainuddin, Asisten Manager SFC, Muchendi, Sekretaris SFC, Jamaluddin, menghampiri rapat kecil tersebut. Terlihat Hendri Zainuddin menghampiri para punggawa SFC dan mencoba melebur bersama pemain dengan bercanda dengan kelakar khasnya, Hendri Zainuddin lalu memberikan pengarahan kepada para pemain, dan melakukan tanya jawab singkat. Tak lama berselang, Hendri memanggil stafnya untuk memberikan kejutan dengan memberikan bonus. Terdengar para pemain diberikan Rp2 juta setiap pemainnya. Menjadi sang koordinator pembagian uang bonus adalah Hilton Moreira, Striker SFC usai rapat kecil diakhiri. Hendri mengatakan tujuan pemberian bonus dari manajemen kepada pemain tidak lain untuk sedikit memotivasi pemain yang sedang mempersiapkan latihan menjelang pertandingan menghadapi Pelita Bandung Raya (PBR) nanti. Tidak

hanya bonus berupa uang saja, namun seperti berkelakar dengan para pemain sangat berpengaruh kepada psikologis pemain. “Motivasi itu memang perlu bagi pemain, manajemen memang sekali-sekali harus turun ke lapangan dan berbicara hati ke hati dengan para pemain, bahkan soal masalah kecil yang mereka hadapi di lapangan, dengan begitu tidak ada jarak antara manajemen, pelatih dan pemain, dan masalah segera cepat di atasi,” ungkap pria berkaca mata ini. Hendri tidak mau menjelasakan detail nominal bonus. Dirinya beranggapan, yang terpenting pemain akan merasa nyaman bermain di SFC, serta enjoy saat melakukan latihan atau pertandingan, sehingga tim yang ber home base di Jakabaring ini bisa menampilkan permainan yang terbaik bagi masyarakat Sumsel. JAN

FOTO NOVA WAHYUDI/PALPPRES

FOTO ISTIMEWA

Foto bersama perwakilan Dubes Amerika di ruang rapat dispora

Palembang Tuan Rumah Triathlon Kelas Dunia

PALEMBANG. PE - Palembang kembali dipercaya menyelenggarakan even-even berkelas internasional. Kali ini, Triathlon dunia akan dihelat di palembang 28-31 Maret nanti. Rapat yang dihadiri langsung, H. Muddai Maddang, Ketua KONI Sumsel perwakilan Pihak Penyelenggara Triathlon,TNI, Lanal, Dishub, Satuan Pol PP, Kepolisian, Pengurus Koni, dan pihak terkait yang ikut hadir di Ruang Rapat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Selatan, Selasa (12/2). Densah, Deputi Presiden Pengurus Pusat Federasi Triathlon Indonesia mengatakan menargetkan Triathlon tahun ini minimal ada 40 negara dan 1175 peserta yang ikut kejuaraan olah raga peringkat no 3 di dunia ini. “Selain para atlet, tentara dan kepolisian dari negara lain pun akan diikutsertakan dalam kegiatan olahraga yang bisa dikatakan mendunia ini,” ungkap Densah saat rapat di aula Pemprov Sumsel, Selasa di sejumlah awak media (12/2). “Kami sudah dapat usulan dari gubernur, kita sudah masuk di kalender resmi dunia. Sekitar 120 negara sudah diundang untuk menjadi anggota untuk menjadi peserta Triathlon,” katanya. Diterangkannya, Triathlon ini dapat menjadi salah satu olahraga yang berkaitan dengan promosi daerah, dimana masayarakat Sumsel dapat mengenalkan adat, budaya, ciri khas yang ada di kota pempek ini. “Kita juga menargetkan 400 anak-anak yang berumur 13 - 15 tahun dalam mensosialisasikan Triathlon,” jelasnya. Sementara itu, H. Muddai Maddang Ketua KONI Sumsel mengatakan rencananya Triathlon ini akan dilaksanakan di Komplek Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. Triathlon adalah kejuaraan dunia yang menandingkan 3 cabang olahraga, yakni renang, lari, dan balap sepeda. Rutenya untuk renang sejauh 1,5 KM akan dilakukan danau Jakabaring tepatnya di depan Venue Lapangan Tembak, lari mengitari komplek Jakabaring sejauh 10 KM dan balap sepeda sejauh 40 KM dengan rute dua kali mengitari air mancur dan Jakabaring. “Berarti balap sepeda akan lewati jembatan Ampera. Ini adalah rencananya dan akan bekerjasama dengan instansi terkait,” tambah Muddai. Muddai menerangkan dalam rapat hari ini Dispora kedatangan 3 perwakilan dari Kedubes Amerika dalam rangka memantau dan melihat secara langsung kondisi Sumsel, mereka menilai cukup dinamis dan signifikan apalagi dalam hal olahraga. Untuk itu mereka menawarkan kerjasama. “Berarti kegiatan kita dimonitor oleh negara luar. Mereka datang dengan sengaja untuk memberikan dukungan atas kegiatan olahraga yang bertaraf Internasional yang sering dilakukan di Sumatera Selatan,”Tandasnya. JAN

Cedera Lutut, Craig Gordon Dapat Pensiun Dini

PE – Kiper Skotlandia, Craig Gordon mengakui bahwa dirinya mungkin dapat pensiun setelah dirinya terkena cedera lutut yang membuat dirinya tidak dapat bermain hingga musim berakhir. Gordon dibeli Sunderland seharga 9 juta poundsterling pada 2007 lalu, pada saat itu dirinya menjagi kiper termahal di tanah Britania, tetapi dirinya dilepas secara gratis pada musim 2011-2012. Kiper berusia 30 tahun ini tidak memiliki klub sejak dirinya pergi dari Stadium of Light dan dirinya sejauh ini belum siap untuk kembali lagi, dan Gordon mengakui mungkin dirinya akan menjadi jajaran manajemen apabila dirinya pensiun dari dunia sepakbola. “Saya tidak menolak untuk bermain lagi, tetapi kemungkinan saya bermain semakin sedikit,” kata Gordon kepada Daily Record. “Saya telah menjalani beberapa operasi, tetapi hingga saat ini saya belum mencapai 100%. “Saya berharap saya dapat kembali bermain dengan sedikit rasa sakit. Hal ini adalah hal yang harus saya hadapi. “Yang pasti pada musim ini saya tidak dapat bermain lagi. Hal tersebutlah yang membuat saya ingin menjadi pelatih, anda tidak tahu kapan anda dapat bermain kembali. “Saya belum siap untuk menyerah begitu saja, tetapi ini sudah cukup lama, dan saya tidak tahu saya akan kemana di masa mednatang.” Gordon sendiri mengakui apabila dirinya ingin menjadi pelatih, dirinya ditawarkan oleh tim divisi utama Skotlandia, Dumbarton. NET

Palembang Ekspres Rabu, 13 Februari 2013  

Palembang Ekspres Rabu, 13 Feb 2013

Palembang Ekspres Rabu, 13 Februari 2013  

Palembang Ekspres Rabu, 13 Feb 2013

Advertisement