Page 45

Manual : Teknik Penanaman dan Pemeliharaan Tanaman

Gejala Kekurangan Unsur

Tanda-Tanda Umum

01

02

Belerang (S)

Gejala-gejala kelihatan pada seluruh daun yang muda, warna menjadi hijau muda tidak merata. Mengkilap keputihan sampai kuning sekali.

Borium (B)

Gejala-gejala kelihatan pada daun yang muda, pada mulanya kelihatan setempat pada daun. Kecuali warna daun berubah, jaringan daun menjadi mati, chloroose dimulai dari bagian bawah daun dan menjalar kesepanjang tepi daun kemudian mati. Daun yang baru berukuran kecil dan kerdil.

Cuprum (Cu)

Gejala-gejala kelihatan pada daun yang muda, pada mulanya kelihatan setempat pada daun. Kemudian ujung daun menjadi layu. Jaringan daun tidak ada yang mati. Pada daun yang muda terjadi chloroose.

Zincum (Zn)

Gejala-gejala kelihatan pada daun yang tua, dan mulanya setempat pada daun tersebut. Chloroose terjadi diantara tulang daun, kemudian mati dan gugur.

Molobdin (Mo)

Kekurangan unsur ini menyebabkan pertumbuhan tanaman tidak normal. Terjadi perubahan warna pada daun, daun mengeriput dan mengering, mati pucuk yang menyebabkan tanaman menjadi mati.

Dalam pelaksanaannya di lapangan, pemupukan lebih diutamakan menggunakan pupuk organik hasil produksi masyarakat baik dalam bentuk pupuk organik cair maupun pupuk organik padat sehingga lebih ramah lingkungan. Termasuk untuk pemenuhan kebutuhan hara nitrogen, fosfor, dan kalium sangat disarankan dilakukan pembuatan dari bahan-bahan alami.

4.5. Pencegahan Hama dan Penyakit Tanaman

Pengendalian hama dan penyakit dilakukan secara dini agar tidak menimbulkan kerugian yang besar terhadap tanaman. Jika terdapat tandatanda serangan hama atau penyakit maka perlu pengendalian. Untuk pengendalian patogen yang disebabkan oleh cendawan, maka dapat digunakan fungisida, antara lain Mancozeb 80% dengan dosis 1800-2000 ppm (1,8-2 gram/liter). Adapun untuk penanggulangan insekta dapat digunakan insektisida dengan kandungan bahan aktif tertentu.

34

@ 2012

Manual Teknik Penanaman dan Pemeliharaan Tanaman (1)