Page 19

Manual : Teknik Penanaman dan Pemeliharaan Tanaman Gambar 3. Tanaman jalur dengan sistem tumpangsari

8

Sebagaimana telah disebutkan di atas, bahwa penanaman dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu (1) penanaman pada lahan terbuka dan (2) penanaman pada lahan tegalan dan pekarangan. Cara penanaman tersebut secara sederhana dapat dijelaskan sebagai berikut :

1. Cara Penanaman di Lahan Terbuka (a) Baris dan larikan tanaman lurus Cara tanam ini sesuai untuk lahan dengan tingkat kelerengan datar, tetapi tanah peka terhadap erosi. Baris dan larikan tanaman dibuat lurus dengan jarak tanam teratur. Pada lahan hutan negara jumlah tanaman adalah 1100 btg/ha ( jarak tanam 3m x 3m) sedangkan pada lahan Hutan Rakyat jumlah tanaman 400 btg/Ha ( jarak tanam 5m x 5m). Penanaman dilakukan dengan sistem jalur dan pola tanam monokultur atau campuran. (b) Tanaman jalur dengan sistem tumpangsari Pola tanam ini sesuai untuk lahan dengan tingkat kelerengan datar hingga landai dan tanah tidak peka terhadap erosi. Baris dan larikan tanaman dibuat lurus dengan jarak tanam teratur. Pada Hutan Rakyat jumlah tanaman 400 btg/Ha ( jarak tanam 5m x 5m). Penanaman dilakukan dengan sistem jalur dan pola tumpangsari, di mana di antara tanaman pokok akan dilakukan penanaman tanaman semusim.

(c) Penanaman searah garis kontur Pola tanam ini sesuai untuk lahan dengan kelerengan agak curam hingga sangat curam dan peka erosi. Pada Hutan Rakyat jumlah tanaman 400 btg/ha. Penanaman dilakukan dengan sistem cemplongan dan pola tanam monokultur atau campuran.

@ 2012

Manual Teknik Penanaman dan Pemeliharaan Tanaman (1)  
Advertisement