Page 2

±

±

CMYK Lampung post MINGGU 22 Juli 2012

BANDAR LAMPUNG

2

Terminal Rajabasa Dijamin Aman

PENDIDIKAN TINGGI

±

Lulusan SMK Diarahkan Melanjutkan ke Itera BANDAR LAMPUNG (Lam­ post): Siswa lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ung­g ulan bidang bioenergi yang berada di Lampung Tengah akan diarahkan un­ tuk melanjutkan pendidikan ke Institut Teknologi Sumate­ ra (Itera). “Bagi siswa denga n k e m a m ­p u a n a k a d e m i k yang baik, diharapkan da­ pat berkuliah di Itera kare­ na mereka sudah memiliki cu­k up bekal,” kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Tauhidi, belum la­ma ini. Tahun ajaran 2012—2013 ini merupakan tahun ke­ dua penerimaan siswa baru SMK yang seluruh siswanya mendapat beasiswa 100% da­ ri provinsi tersebut.

Sekitar 40 siswa baru yang di­t erima akan tergabung da­lam 1 kelas sehingga kini te­lah terdapat 2 kelas yang sudah efektif mengadakan ke­g iatan belajar mengajar. “Pembangunan ruang kelas ma­sih terus dilanjutan,” kata Tauhidi. Dia juga mengatakan Di­ nas Pendidikan Provinsi Lam­pung telah melakukan ba­nyak hal untuk memaju­ kan sekolah kejuruan, salah sa­t unya melalui pemberian ban­t uan seperti alat-alat praktek. Progresnya, kata dia, dapat dilihat dari keberhasilan sis­ wa SMK yang kini mampu menciptakan berbagai ba­ rang dan makanan seperti memproduksi televisi dan nugget. (MG4/K-3)

H

Batas Bengkulu-Lampung Diatur Permendagri

±

tang­kan tanpa merubah sub­ s­tansinya. Mudah-muda­han dalam wakt u dekat Per­ mendagri bisa keluar sehing­ ga ada kejelasan secara hu­ kum mengenai batas wilayah Lampung dan Bengkulu,” kata Heri saat menghubungi Lampung Post, Rabu (18-7). Tahun lalu, Anggota DPRD Pro­v insi Bengkulu Helmy Ha­san pernah berkunjung ke Lampung untuk membica­ rakan soal batas daerah Lam­ pung dan Bengkulu. Ia mengatakan Lampung dan Bengkulu memiliki dae­ rah yang berbatasan secara langsung, yaitu Desa Lem­ ong, Liwa, Lampung Barat, de­ngan Desa Sekunyit, Kaur, Bengkulu Selatan. Kedua provinsi dipisah­ kan dengan Sungai Way Ma­n ula sepanjang 20 km dan Taman Nasional Bukit Ba­r isan Selatan (TNBBS) se­jauh 15 km. (LIN/K-3)

±

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Wali Kota Bandar Lampung Herman H.N. memastikan Terminal Induk Rajabasa aman dan nyaman bagi pemudik.

TERITORIAL

BA N DA R L A M P U N G (Lampost): Kepala Bagian P e r t a n a h ­a n B i r o Ta t a Pemerin­t ahan dan Umum Sekprov Lampung Heriyan­ syah mengatakan Batas w ilaya h La m­ pung dan Bengkulu segera d iat u r da ­l a m perat u ra n menteri dalam negeri (Per­ mendagri). saat ini rancangan permen­ dagri sudah disusun berda­ sarkan hasil pengukuran ba­tas daerah antara Pemprov Lampung, Pemprov Beng­k­ ulu, Pemkab Lampung Barat, dan Pemkab Kaur, Beng­ kulu. Pilar batas pun sudah dise­ bar di 12 titik yang tersebar di Desa Rataagung, Kecamat­ an Lemong, Lampung Barat; dan Desa Tebingrambutan, Ke­camatan Nasai, Kabupa­ ten Kaur, Bengkulu. “Nanti rancangan Permen­ dagri ini akan tinggal dima­

±

CMYK

n LAMPUNG POST/ZAINUDDIN

TAK LAYAK DILALUI. Akses jalan menuju kota baru di Jatiagung, Lampung Selatan, belum layak dilalui. Sebuah truk pengangkut material terpaksa melintasi sungai agar bahan bangunan sampai ke proyek kota baru.

KORUPSI PLTU SEBALANG

Kejati Data Harta Tersangka Korupsi BANDAR LAMPUNG (Lam­ post): Kejaksaan Tinggi Lam­ pung mendata harta tersangka ko­­rupsi pengadaan lahan un­ tuk pembangunan PLTU Seba­ lang, Henry Angga Kusuma. Tersangka yang juga direktur PT Naga Intan itu, kema­r in (20-7), dikeluarkan dari ta­hanan Rutan Way Huwi un­­tuk dim­ intai keterangan tam­­bahan dan mengenai harta ke­­kayaannya. Asisten Intelijen (Asintel) Ke­­jaksaan Tinggi Lampung Sar­j ono Turin mengatakan pe­meriksaan harta kekayaan ter­sebut sesuai dengan perin­ tah Undang-Undang Pasal 28 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pem­­berantasan Tindak Pidana

Ko­rupsi. Sesuai amanat undang-un­ dang dimaksud, untuk kepe­n­ tingan penyidikan, tersangka wajib memberikan keterangan ten­tang seluruh harta benda­ nya dan harta benda istri atau suami, anak, dan harta ben­da setiap orang atau korpo­rasi yang diketahui. “Dan atau yang diduga mempunyai hu­ bungan dengan tindak pidana ko­r upsi yang dilakukan ter­ sangka,” kata Sarjono. Menurut Sarjono, hasil pe­ meriksaan tersangka Hen­ ry Angga Kesuma akan di­ gabungkan ke berkas yang be­lum rampung. Dia mengata­ kan hasil pemeriksaan setiap

ter­sangka akan dirunut men­ jadi satu untuk kepentingan pem­b uatan surat dakwaan, penun­t utan, dan nantinya da­pat digunakan penegak hu­ kum sebagai bahan pertim­ bangan menyangkut hukuman uang pengganti (denda). Henry tiba di Kejati Lam­ pung pukul 10.00 dengan di­bawa mobil tahanan Kejati dari Rutan Way Huwi. Sarjono men­jelaskan semua tersangka per­kara korupsi wajib membe­ rikan keterangan atas jumlah harta kekayaannya. Selain Henry, Kejati sudah me­n etapkan tersangka lain, yak­ni mantan Bupati Lampung Selatan Wendy Melfa. (MG6/K-3)

al itu didasarkan ha­ sil kunjungan Her­ man bersama jajaran For­k opimda Kota Bandar Lampung ke Terminal Induk Ra­jabasa menghadapi momen Ra­madan 1433 H dan Idulfitri, Jumat (20-7). Terminal Rajabasa dipasti­ kan aman, nyaman, dan ber­ sih paling lambat Senin (23-7) mendatang. Sebab, Pemerin­ tah Kota Bandar Lampung me­lalui UPT Terminal Raja­ basa melakukan beragam per­siapan jelang Ramadan. Menurut Herman, Terminal Rajabasa adalah terminal an­ dalan bagi pemudik dari luar Sumatera menuju Lampung dan provinsi lain di Sumatera. “Termi­ nal harus lebih ter­tata, aman, nya­ man bagi pe­mudik. Pemerintah Kota me­lakukan pembersihan, pem­buatan pos kesehatan, dan berkoordinasi dengan Pol­resta untuk penjagaan ke­amanan di terminal,” kata dia. Untuk pos kesehatan, kata Wa­li Kota, sudah siap sejak Jum­at. Sementara penerang­ an terminal dan pengerahan petugas keamanan paling lam­bat besok. Menurut dia, untuk ke­ amanan pihaknya menempat­ kan petugas Polisi Pamong Praja (Pol. PP). Dia juga berha­ rap pemudik selamat hing­ ga tujuan tanpa menemui

hambat­an. Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Terminal Dishub Kota Bandar Lampung Mei­ga Sumbahan mengata­kan untuk melakukan bebe­rapa perbai­ kan di Terminal Rajabasa se­ hingga dapat lebih ter­tata dan aman bagi pemu­dik. Menurut Meiga, memberikan rasa nyaman kepada pe­mudik, pihaknya menyedia­kan ruang tunggu penampung­an 3.000 pemudik. Sementara terkait bus laik tidak laik ber­operasi, Meiga mengatakan tim pengujian kendaraan akan melakukan pengujian pada Senin (23-7).

Siaga 24 Jam Terminal Rajabasa menyia­ gakan 72 personel yang siaga 24 jam untuk mengendalikan dan mengatur arus lalu lintas. Kepala Terminal Rajabasa Amar Sofyan mengaku 72 per­s onel bertugas dua sif siang dan malam. “Kami menyiagakan 72 per­s onel selama Ramadan dan Idulfitri di kawasan ter­ minal,” kata Amar kemarin. Terkait kesiapan sarana dan prasarana menghadapi me­ lonjaknya penumpang, Amar mengaku Terminal Rajabasa sudah siap. Namun, sarana jalan masih terdapat 26 titik jalan rusak yang segera diperbaiki Dinas Pekerjaan Umum. (VER/HER/K-3)

±

LOKET KA SEMINUNG TUTUP. Sejak kereta api Seminung tujuan Tanjungkarang—Way Umpu, Way Kanan, masih dalam perbaikan, petugas tidak melayani pembelian tiket. Penumpang terpaksa membeli tiket kereta jurusan Tanjungkarang— Kotabumi.

±

± n LAMPUNG POST/ZAINUDDIN

KAMTIBMAS

Polresta Terjunkan Polisi ke Pusat Keramaian BANDAR LAMPUNG (Lam­ post): Kapolresta Bandar Lam­p ung Kombes M. Nu­ roch­­­man me­ngatakan banyak polisi diterjunkan ke pu­sat keramai­a n masyarakat, se­ perti pasar dan swalayan, un­ tuk membe­rikan pengaman­an saat Rama­dan dan Idulfitri. Para petugas itu melaku­ kan patroli dengan berjalan kaki, dan sebagian meng­ gunakan pakaian preman. Hal ini dilakukan unt uk memberikan ke­n yamanan dan mengantisi­p asi tidak kriminal. “Polisi ja­lan kaki

±

CMYK

±

masuk ke pasar, ter­m inal. Ada yang berdinas dan ada juga yang memakai pa­kaian preman, “ujar Nuroch­man. Menurut dia, anggota ke­ polisian dengan sepenuh hati menjaga keamanan, teru­ tama di Kota Tapis Berseri. Ia mengatakan polisi memeta­ kan berbagai lokasi terlebih dahulu sehingga bisa cepat pengendaliannya. Di satu sisi, kata dia, ke­ jahatan dapat terjadi kapan saja, tidak tergantung apakah bu­lan puasa atau tidak. “Yang pen­t ing itu ada tindakan

praktis dari kami, kejahatan bisa terjadi kapan saja,” ujar dia. Masyarakat yang mendapat gangguan keamanan, teru­ tama di dekat pasar, mereka dapat segera memberitahu petugas jika ada tindak krimi­ nal. “Saya sebenarnya tidak me­ngatakan karena banyak­ nya petugas yang diterjun­ kan, kondisi terlihat aman. Hanya kami selalu tanggap de­ngan situasi dengan mener­ junkan anggota pada setiap kondisi yang dihadapi,” kata Nu­roch­man.

Unt u k mem i n i ma l isasi angka kejahatan, sebelum Ramadan Polresta banyak melakukan razia dan tindakan preventif. Hal itu demi lancarnya warga ya ng mela k u k a n ibada h puasa. Kapolresta menegaskan untuk menciptakan keaman­ an ti­dak harus dengan cara represif (penin­dakan setelah terjadi kriminal), tapi polisi mesti selalu di dekat ma­s yarakat sehingga bisa mem­berikan rasa aman dan nyaman. (MG6/K-3)

CMYK

±

wonosobo ekspress  

wonosobo ekspress adalah kantor koran wonosobo

wonosobo ekspress  

wonosobo ekspress adalah kantor koran wonosobo

Advertisement