Page 1

Edisi No. 2 KAMIS 30 Agustus - 5 September 2012 Tahun I

Rp 5.000 (LUAR JAWA + ONGKOS KIRIM)

KORAN MINGGUAN

Nyanyian Pena www.nyananews.com

FITRA:

Open House Presiden Boroskan Uang Negara Sekretariat Nasional Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Seknas Fitra) mencatat anggaran penyelenggaraan open house Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Idul Fitri 1 Syawal 1433 H mencapai Rp1,5 miliar lebih. JAKARTA (Nyana) – Koordinator Investigasi dan Advokasi Fitra Uchok Sky Khadafi menilai, dana sebesar Rp1,5 miliar lebih yang dikeluarkan untuk pelaksanaan open house Presiden SBY di Jakarta baru-baru ini, merupakan angka yang tidak kecil. Melihat angka sebesar itu, Uchok Sky Khadafi menyebutkan, realisasi anggaran untuk kegiatan yang sifatnya tahunan tersebut terlalu mahal dan mengada-ada. Jauh dari tindakan penghematan yang selama ini selalu didengungkan justru oleh Presiden SBY sendiri. Uchok menambahkan, alokasi anggaran sebesar Rp1,5 miliar lebih sangat mencederai perasaan rakyat miskin. Anehnya, lanjut dia, pemerintah sepertinya menganggap wajar dengan pengeluaran sebesar itu. Hal ini memperlihatkan bahwa pejabat hanya mempunyai hasrat untuk menghambur-hamburkan uang, tanpa peduli tanggung jawab yang harus diembannya dalam memanfaatkan uang negara untuk kepentingan rakyat banyak.

Menurut pantauan Fitra, dana sebesar itu antara lain diperuntukkan bagi acara pertemuan dengan diplomat, pejabat tinggi dan menteri yang menghabiskan anggaran hingga mencapai Rp606 juta. Selain itu, ada perjamuan untuk karyawan Sekretariat Negara dan keperluan seperti pengadaan makanan kecil serta penyewaan tenda. Tak hanya anggaran open house yang dipermasalahkan Fitra. Lembaga ini juga mempertanyakan anggaran sebesar Rp7,8 miliar yang dikeluarkan untuk upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-67 RI, 17 Agustus 2012. Uchok juga sempat menyinggung hasil audit BPK tahun 2011, di mana pemerintah dalam ini Kementerian Keuangan, dilaporkan telah kehilangan pendapatan negara lantaran salah perhitungan pajak penghasilan minyak dan gas bumi, serta perhitungan bagi hasil migas sebesar Rp2,3 triliun. Bersambung hal. 11

NYANA/DOK

Julan Aldrin Pasha

NYANA/DOK

Fitra Uchok Sky Khadafi


OPINI TAJUK GALUNGAN – KUNINGAN

Kemenangan di Ujung Peperangan HARI Raya Galungan – Kuningan tiba, umat Hindu menyambut dengan segenap suka cita. Usai melewati perayaan Sugihan Jawa, Sugihan Bali, Penyajaan Galungan dan Penampahan, akhirnya sampailah di hari yang dinanti. Sebuah hari, di mana kemenangan dharma menerangi sanubari setiap umat. Perayaan Hari Raya Galungan sudah dipersiapkan semenjak Tumpek Bubuh. Saat itu, umat Hindu akan memohon ke hadapan Sang Hyang Sangkara, agar beliau memberikan anugerah berupa hasil pertanian yang berlimpah. Jika pepohonan banyak menghasilkan buah, diharapkan bisa menjadi sesajian saat Galungan. Ritual selanjutnya adalah Wrespati Sungsang, yang sering disebut Sugihan Jawa. Merupakan hari penyucian bhuwana agung. Umat akan menghaturkan pesucian mererebu di merajan, rumah, pekarangan dan menyucikan berbagai alat yang hendak digunakan saat Galungan. Diteruskan dengan Sugihan Bali, saatnya umat untuk melaksanakan penyucian bhuwana alit, hingga kemudian tiba pada Redite Paing Dungulan, yang disebut Penyekeban. Hari Penyekeban, tidak lain hari turunnya Sang Kala Tiga Wisesa. Usai Penyekeban, sampai pada Soma Pon Dungulan disebut Penyajaan. Pada saat Penyajaan, lazim disebut hari untuk untuk menguji keteguhan sebagai bukti kesungguhan melakukan peningkatan kesucian diri. Setelah itu, ada Anggara Wage Dungulan, tidak lain Penampahan. Umat akan melakukan bhuta yadnya atau lebuh di halaman rumah, sehingga tidak diganggu Sang Kala Tiga Wisesa. Keesokan harinya, umat pun bergembira menyambut Buda Kliwon Dungulan, atau yang lebih dikenal dengan Hari Raya Galungan.

KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

02

Parpol : Pilar Demokrasi Yang “Ternista”

Oleh : Arif Wibowo Reform Institute Hasil survei Reform Institute, menunjukkan bahwa tingkat kekurangpuasan publik atas performa Parpol dalam dua tahun belakangan meningkat dari 41 % pada 2009 menjadi 60 % pada 2011. Sekitar 34 % responden menyatakan bahwa tidak ada manfaat keberadaan Parpol sama sekali bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Jaringan Suara Indonesia (JSI) Survei opini publik Jaringan Suara Indonesia (JSI) juga menunjukkan ke arah yang sama, yakni 51,4 % responden menyatakan tidak puas dengan kinerja Parpol. Dua hasil survei opini publik tentang keberasaan Parpol tersebut dan beberapa hasil survei sebelumnya mengindikasikan semakin melemahnya citra Parpol di mata publik. Data-data di atas, cukup memberi kita informasi terkait, (1). “persepsi” masyarakat tentang partai politik (2) kecenderungan “perilaku” pemilih pada pemilu mendatang, (3) pesan moral bagi parpol untuk segera “membenahi” membenahi diri. Persepsi masyarakat yang terekam dalam hasil survei diatas menunjukan tingkat “distrust” (ketidakpercayaan), keengganan alias “emohisasi” terhadap keberadaan partai politik. Persepsi ini dipengaruhi paling besar oleh media, bagaimana media menyampaikan pesan nyaris setiap hari tentang “bobroknya” perilaku para politisi di DPR dari mulai dari kasus “asusila”, kasus korupsi, kasus kunja ke luar negeri sampai urusan pembangunan fasilitas kamar mandi.

Sebaliknya, pesan moral terkait nilai-nilai philosopis “pentingnya memperkuat partai” nyaris tidak pernah dikabarkan. Bahkan dengan segala kerendahan hati dan sadar diri, kami menyadari bahwa partai sendiri kerap kali lalai menjalankan fungsinya sebagai alat sosialisasi nilai-nilai. Dalam konteks kekinian partai kerap hanya berfungsi sebagai “sekedar” kendaraan bagi segelintir orang untuk meraih kekuasaan. Media massa memiliki peran sangat dominan dalam merubah persepsi masyarakat tentang partai politik, ibarat jarum suntik maka apapun informasi yang “dimasukkan” dalam fikiran masyarakat, akan memberi efek perubahan terhadap persepsi dan perilaku masyarakat terhadap partai politik. Para pakar komunikasi massa menyebutnya sebagai teori peluruh/teori jarum suntik (hydropodemic needle theory). Meskipun efek teori jarum suntik ini tidak bisa digeneralisir dalam mempengaruhi persepsi masyarakat, akan tetapi dalam konteks masyarakat Indonesia dengan tingkat pendidikan, pendapatan serta pengetahuan masih minim, teori ini benar-benar efektif mempengaruhi persepsi publik terkait partai politik. Disisi lain, partai politik dewasa ini masih berkutat sebatas pada kepentingan seremonial demokrasi belaka, bagaimana caranya memenangkan kursi dan kekuasaan pada setiap pemilu digelar. Fenomena ini tentu saja tidak “sama rata” terjadi disetiap tubuh partai akan tetapi dalam batasan tertentu nyaris terjadi disetiap partai. Beberapa partai bahkan hanya memiliki aktivitas dan sekretariat hanya ketika pemilu akan digelar. Fenomena massifikasi “serangan” terhadap perilaku politisi yang berimbas pada “nistanisasi” partai politik ( DPR khususnya), memberikan satu gambaran nyata bahwa sejatinya DPR adalah lembaga yang menjadi “etalase” partai politik. Dalam tradisi semiotik dan tradisi Sosiopsikologis DPR adalah simbol sekaligus etalase yang merepesentasikan perilaku dan budaya para politisi dan partai politik, yang kemudian

melahirkan paradigma dan citra bahwa ”Politisi dan partai politik memang bobrok”sehingga mempengaruhi persepsi publik bahwa partai politik memang tercela, maka layak dinista. Partai politik “ternista” oleh media dan masyarakat bukan tanpa sebab, melainkan dari sisi internal partai politik kadang perilaku dan pilihan para pelaku politik “cenderung menistakan diri” dengan cara-cara yang kurang “elok” dimata publik. Dalam konteks kelembagaan, Partai politik sendiri nyaris lupa menjalankan tujuan dan fungsi parpol sebagaimana dicita-citakan dan ditegaskan juga dalam UU No. 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik. Partai Politik dan Korupsi Politik Mencoba menyamakan persepsi bahwa korupsi politik ini merujuk pada praktik-praktif koruftif terkait proses politik serta korupsi itu sendiri. Korupsi didefinisikan sebagai perbuatan melawan hukum dengan maksud memperkaya diri sendiri atau orang lain, yang berakibat pada kerugian pada uang negara. Korupsi secara umum erat kaitannya dengan jabatan dan kekuasaan. Lord acton menyatakan bahwa “Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely” setiap kekuasaan memiliki kecenderungan korup, dan kekuasaan yang absolut kecenderungan korupnya juga absolut, kurang lebih demikian dapat diterjemahkan. Dalam konteks partai politik, adagium ini tentu saja erat kaitannya dengan dua alasan Pertama, partai politik adalah “pintu masuk” menuju kekuasaan dimana proses politiknya sarat dengan kepentingan dan uang. Kedua, fenomena kasus-kasus korupsi belakangan ini, memberi gambaran nyata bahwa para aktor politik cenderung menggunakan kekuasaannya untuk melakukan praktik koruptif dengan modus-modus yang manipulatif demi kepentingan pribadi dan juga membiayai “ongkos politik”. Perilaku korupsi yang terjadi dalam tubuh partai politik tidak dapat dilepaskan dari aspek internal yang ada dan berkembang dalam tubuh partai (sejarah pembentukan partai politik, budaya partai internal partai

Manager Pemasaran M. Anas Manager Personalia dan Umum Iwan Marta S.

Dewan Kehormatan Prof. Dr. Made Subawa, SH MS Penasehat Arif Wibowo Komisaris Sony S. Gunawan Direktur Utama Made Puja Direktur Operasional Weda Jagir Direktur Keuangan Bambang A. Sadewa, SE, MBA, MM.

Pemimpin Redaksi PK. Suryanitta Redaktur Pelaksana IGN. Sastrawan Editor Gun, Jan Abud, IDM Parwita Fotografer Sunyoto, Artha S. Reporter Sudarta, Agung, Rohmat Ali, Putu Artayasa, Dewa Alit, Sugi, Cesillia Aida, Gun, Jan Abud Abdul Samad Desain Grafis Budi IT Didi Suprapta Sekretaris Redaksi Novi Pujayanti Sirkulasi Ajus, Mangdi Iklan Gredi Labuan Pratama Dokumentasi dan Riset Refly Suwu Biro: Rianawati (Mataram), Bangun Sugito (Jember), Bambang Wahyu (Lumajang), M. Hakim (Banyuwangi), Sapto Raharjanto (Bondowoso), M. Kholik (Situbondo) Agus Susanto (Probolinggo)

politik, serta ragam kebiasaan yang ada dan berada dalamdirinya), juga pengaruh aspek luar yang berada diluar dirinya (sistem politik, budaya politik yang berkembang, sistem ekonomi dan sistem sosial termasuk di dalamnya pengaruh media massa baik langsung maupun tidak langsung). Teori psikologi sosial tentang “perilaku” kurang lebih menjelaskan pada kita bahwa perilaku adalah manifestasi dari kejiwaan manusia, berupa aktivitas psikis yang di dasari niat atau motif untuk mencapai tujuan. Lebih luas Skinner menyatakan bahwa “perilaku manusia adalah organisme yang berperan dan berpikir yang ditentukan oleh kejadiankejadian di masa lalu dan sekarang”. Mengurai akar permasalahan korupsi politik, setidaknya dapat digambarkan sebagai berikut. Pertama, aspek motif yang menjadi tujuan yang berasal dari dalam diri manusia . mengurai akar korupsi partai politik tentu saja dapat dimulai dari aspek paling inti sebuah tindakan yaitu “motif ”. Sudah menjadi kesadaran massif bahwa tujuan partai politik adalah untuk meraih kekuasaan. Segala perilaku atau tindakan partai politik kental dengan “motif ” bagaimana meraih kekuasaan. Motif meraih kekuasaan ini selalu menjadi pencetus atau dasar yang mendorong tindakan manusiamanusia yang terjun dan berada dalam kancah politik. Meskipun demi “pencitraan” dan etika politik, motif kekuasaan ini “disamarkan” sebagai “amanah”, “panggilan jiwa” atau “pengabdian kepada rakyat”. Setiap manusia memiliki motif yang berbeda, dan sudah menjadi hal biasa “menyamarkan” motif atau tujuan sejati yang dikehendaki. Misalnya saja media massa selalu menyamarkan motif “mencari keuntungan ekonomis” dari pemberitaan dengan kalimat “demi memenuhi hak publik untuk memperoleh sumber informasi” atau atas nama “kebebasan pers” atau dengan kalimat sebagai pilar demokrasi, atau apa saja yang penting bukan kalimat “demi menaikkan oplah atau meningkatkan rating iklan”. (Bersambung)

Alamat Redaksi dan Tata Usaha: JAKARTA Jalan AM Sangaji No. 9N, Jakarta Pusat 10130 Telp. (+62)21 6305220 Fax. (+62)21 6305248 BALI Jalan Badak Agung XVIII No. 9, Renon, Denpasar 80235 Telp. (+62)361 262427 Fax. (+62)361 235659 E-mail redaksi@nyananews.com Website nyananews.com Penerbit PT. Media Karya Bersama Rekening Bank Mandiri AC No. 1450007111780 NPWP 03.064.519.6-015.000 Konsultan Hukum Arda Netaji, SH. (Suryaning Taji Law Firm)


POLITIK

KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

03

MANGKU PASTIKA

Tunggu Pinangan Menjelang perhelatan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2013, muncul sejumlah nama figur yang dinilai layak untuk diusung sebagai “penggede” di Pulau Dewata mendatang. Satu di antara tokoh yang disebut-sebut memiliki peluang besar adalah Made Mangku Pastika, yang saat ini juga menjadi Gubernur Bali. DENPASAR, (Nyana) - Setelah sempat malu-malu menyatakan sikap politiknya atas dukungan untuk maju ke pilgub, kini Pastika mulai transparan. Demi pengabdiannya kepada masyarakat Bali yang begitu dicintainya, belum lama ini mantan Kapolda Bali tersebut menyatakan siap bertarung dalam perebutan kursi gubernur, meski dengan sejumlah persyaratan. Setelah menjalani perawatan seputar kesehatan jantung selama hampir dua pekan di Rumah Sakit Mount Elizabeth Singapura akhir Juli lalu, Pastika nampaknya malah

dari isu dan konflik dengan sebuah koran di Bali, sampai dengan kabar ketidakharmonisannya dengan Wakil Gubernur Anak Agung Ngurah Puspayoga. Tidak hanya itu, Pastika juga diisukan bakal ditendang oleh PDIP, partai yang membawanya menduduki kursi gubernur sejak 2008. Pastika menjawab semua persoalan itu dengan santai, termasuk bagaimana jika dirinya benar-benar didepak PDIP dalam Pilgub 2013 mendatang. Di saat kasak kusuk elit politik yang sudah mulai bermanuver menggalang dukungan untuk pilgub, Pastika masih tetap santai.

mendapat semangat hidup dan energi politik baru. “Saya lebih sehat sekarang, saya lebih rileks menjalani hidup ini. Setiap tarikan nafas kita adalah anugerah terbesar dalam hidup kita. Jadi jangan disiasiakan,” katanya di hadapan awak media massa di rumah jabatan Jalan Surapati Denpasar, baru baru ini. Sembari berseloroh, Pastika mengaku, kini telah menjadi seorang penyair yang mampu membuat bait-bait puisi indah berisi nasehat-nasehat kehidupan. Anggapan sebagian orang bahwa kesehatan Pastika akan semakin menurun akibat didera penyakit jantung, seolah ingin dia buyarkan dengan sikap ketenangan, kedewasaan dalam menghadapai gempuran persoalan yang menerjang, mulai

Bahkan, mantan Kapolda Bali itu mengaku sampai tidak tahu jika namanya merupakan salah seorang di antara sejumlah tokoh yang telah disetor ke DPP PDIP untuk dimintakan rekomendasi. “Saya sendiri tidak tahu siapa yang mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran cagub,” ujarnya enteng. Jika begitu, apakah dirinya tidak serius dalam pencalonan dengan kendaraan politik PDIP, Pastika malah menegaskan, sampai saat ini dirinya menunggu jika ada yang mau berfikiran baik kepadanya. Meski banyak dorongan dari pelbagai unsur masyarakat agar dirinya maju kembali dalam pilgub, namun Pastika menegaskan, belum bisa memutuskan sikap karena sampai saat ini faktanya belum ada

satupun partai yang secara resmi meminangnya. Baginya, jabatan gubernur adalah amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada rakyat, namun juga kepada Tuhan. Makanya, dia tidak mau berambisi atau terlalu jauh berandaiandai untuk bisa merengkuh kembali kursi orang nomor satu di Bali itu. Apapun di dunia ini, termasuk kekuasaan gubernur, semua sudah diatur dan tidak bisa dilepaskan dari tangan-tangan Tuhan atau Ida Betara, katanya. Jadi, lanjut dia, dirinya memiliki keyakinan, semua hal dibiarkan mengalir alamiah. Jika waktunya tiba, pasti akan datang sebagaimana halnya dengan pilgub. Ada tiga hal penting yang menentukan keberhasilan seseorang bisa menjadi gubernur atau tidak. Pertama harus mendapat dukungan dari rakyat atau masyarakat yang memang menghendaki untuk maju. Kedua, sambung Pastika, seseorang yang akan maju harus mendapat dukungan atau menggunakan kendaraan partai politik. “Terakhir yang paling penting adalah harus mendapat restu atau dikehendaki Ida Betara,” ujarnya, menandaskan. Menurutnya, meski seseorang telah mendapat dukungan politik dari parpol dan masyarakat, namun tidak dikehendaki Tuhan, maka diyakini, tidak akan bisa menggapai kekuasaan tersebut. Pulau Bali, memiliki kekhasan dan keunikan tersendiri dibanding daerah lainnya di Indonesia, karena setiap jengkal tanahnya memiliki vibrasi atau getaran spiritual tinggi. Tak heran, siapapun pasti akan betah tinggal di Pulau Seribu Pura ini dan tidak ingin meninggalkan pulau yang memiliki keindahan alamnya yang sungguh menawan. Dalam kaitan pencarian figur yang akan memimpin Pulau Dewata, dia meyakini bahwa siapapun nantinya yang terpilih menjadi gubernur, adalah orang-orang yang benar-benar dikehendaki Tuhan. “Biarkan proses pencarian figur gubernur itu berjalan alamiah, semua ada waktunya, tidak usah diburuburu, direkayasa, biarkan mengalir saja,” ucapnya. Karenanya, dia mengaku tidak ingin terlalu jauh bermimpi untuk saat ini dalam memperebutkan kursi gubernur. Demikian juga terhadap wacana “menduetkan” dirinya dengan sejumlah nama dari kader par-

tai lain semisal dengan Ketua DPD Partai Demokrat I Made Mudarta, Pastika memilih bersikap santai. Demikian juga tentang kemungkinan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri tetap menghendakinya maju dalam pilgub mendatang, Pastika enggan berkomentar lebih jauh soal tersebut. “Saya katakan saya akan maju kalau benar-benar didukung rakyat, ada parpol yang mendukung dan direstui Ida Betara. Itu jawaban saya saat ini,” ucapnya, tegas. Kini bak putri cantik yang telah sembuh dari sakit, Pastika tampaknya akan menjadi rebutan parpol besar di Bali, baik itu Partai Golkar maupun PDIP dan Partai Demokrat, yang sejak awal menyetakan sebagai partai terbuka dan siap mengusung nonkader yang mendapat elektabilitas tinggi di masyarakat. Dari survei ketiga parpol besar tersebut, nama Pastika selalu masuk dalam daftar figur kuat yang layak menjadi gubernur periode 2013-2018. Kini, terpulang kembali kepada keseriusan parpol tersebut, siapa yang akan lebih dulu atau siap dengan deal-deal politik untuk menggaet Pastika, yang kini sedang menunggu untuk dipinang. Masalahnya, Pastika sudah menegaskan bahwa dirinya siap maju kembali pada pilgub mendatang. Hanya saja, dia memilih bersikap pasif alamiah,

bak menunggu pinangan parpol-parpol besar di Bali. Peluang PDIP menggaet Pastika masih terbuka lebar, sebab meski aspirasi akar rumput yang kecewa dengan kepemimpinannya selama ini dan menginginkan tampilnya kader, namun keputusan terakhir ada di tangan Ketua Umum PDIP Megawati. “Karakter Ibu Mega itu, suka dengan calon incumbent,” ujar sumber di lingkaran elit PDIP Bali. Demikian pula, peluangnya diusung partai besutan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terbuka lebar, mengingat namanya masuk survei dalam tiga besar tokoh yang mendapat dukungan kuat publik dan elaktibilitasnya tinggi di masyarakat. Pun halnya dengan Partai Golkar, nama Pastika masuk survei sebagai figur kuat yang layak menjadi calon Gubernur Bali. Akankah Pastika menerima pinangan satu dari ketiga parpol tersebut? Saat ini masih sulit ditebak, karena di antara parpol masih saling menunggu dan membaca arah pergerakan politik masing-masing dengan menghitung plus minus jika menggaet calon incumbent tersebut. (RA)


POLITIK

KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

04

NURHAYATI ALI ASSEGAF

Hanya Bersedia di Malang Raya Sebelum menjadi Ketua Fraksi Partai Demokrat, nama Nurhayati Ali Assegaf tidak cukup dikenal oleh publik. NURHAYATI yang mengawali kariernya sebagai seorang pengusaha dan pegiat sosial ini bergabung dengan partai bentukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2003. Tahun 2003 merupakan awal dari kegiatan Nurhayati di kancah politik nasional. Setelah sempat ditawari untuk bergabung dengan sejumlah partai politik di Indonesia, akhirnya Nurhayati menetapkan pilihannya untuk bergabung dengan Partai Demokrat, sebagai public relation, dan kemudian menjabat sebagai staf khusus ibu negara, Ani Yudhoyono sejak tahun 2004-2009. Selama menjadi public relation, Nurhayati termasuk orang yang memiliki totalitas tinggi terhadap partai. Dia selalu mengikuti kemanapun SBY dan Ani pergi untuk melaksanakan kampanye menjelang pemilu presiden pada tahun 2004. Bahkan Nurhayati sempat menundanunda untuk meng-khitan-kan anaknya sampai SBY berhasil menjadi presiden. Kedekatan dengan ibu negara tersebut membuat Nurhayati sangat mengagumi Ani Yudhoyono. Bahkan Nurhayati mengaku bahwa dirinya bisa seperti sekarang ini adalah berkat dari bimbingan Ani Yudhoyono. Saat hendak maju sebagai anggota DPR RI, Nurhayati mengaku bahwa dirinya hanya bersedia menjadi anggota DPR jika melalui daerah pemilihan (dapil) Malang Raya. Hal ini dikarenakan, selain memang tumbuh dan be-

sar di Malang, Nurhayati sangat sedih melihat masyarakat terutama di Kabupaten Malang yang masih banyak hidup jauh dari kata sejahtera. Dengan menjadi anggota dewan, dia berharap mampu membawa kebijakan yang ia perjuangkan ke Malang untuk memperbaiki taraf hidup masyarakat di sana. Diakui

Nurhayati, dirinya sama sekali tidak pernah memiliki ambisi untuk menjadi seorang ketua fraksi. Apalagi, sangat jarang publik yang mengenal jauh seperti apa sosok Nurhayati. Namun Nurhayati sadar resiko apa yang akan diterima sebagai seorang ketua fraksi partai terbesar di parlemen. Terlebih, masingmasing kader Partai Demokrat yang duduk di

Senayan memiliki karakter yang berbeda-beda dan terkadang secara tidak langsung dapat merugikan citra partai di mata publik. Terkait hal ini, Nurhayati berupaya untuk menjadi seorang dirjen yang baik, dimana dengan memaksimalkan peran dan kinerjanya mampu membuat keberagaman menjadi suatu kesatuan yang unggul. (TA)


HUKUM

KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

05

KASUS SAMPANG

Intelijen Kecolongan Kerusuhan antarumat beragama kembali terjadi di Indonesia. Kali ini muncul di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, melibatkan dua kelompok yakni pengikut aliran Sunni dan Syiah. JAKARTA (Nyana) – Kerusuhan antardua kelompok aliran yang terjadi di Pulau Garam, tidak hanya telah merenggut korban jiwa dan luka-luka, tetapi juga menghanguskan sejumlah rumah penduduk. Banyak pihak menilai, timbulnya kerusuhan tersebut antara lain disebabkan oleh kurang tanggapnya aparat keamanan, terutama jajaran intelijen kepolisian dalam mencium gelagat yang akan timbul. Dengan kata lain, intelijen tidak peka terhadap situasi yang berkembang, mengingat, perselisihan antardua kelompok itu sudah pernah terjadi beberapa waktu lalu. Peristiwa itu sangat mengagetkan semua pihak. Padahal, dalam waktu yang hampir bersamaan pihak kepolisian Jawa Timur telah melakukan sosialisasi program satu polisi satu desa untuk memantau perkembangan yang ada di tiap desa. “Kita anggap ini kecolongan dari aparat keamanan. Mestinya, intelijen kepolisian bisa mendeteksi dari awal, karena bukan kejadian yang baru meledak. Di Jatim itu ketika kami kunker sudah launching 1 polisi 1 desa untuk me-report perkembangan yang ada di tiap desa. Waktu dipraktikkan bagus. Namun kasus Sampang bukti program itu tidak berjalan maksimal,” kata Ketua Komisi III DPR Gede Pasek Suardika. Namun Pasek menyadari posisi aparat kepolisian. Di era reformasi seperti saat ini, aparat kepolisian tidak bisa langsung serta merta bertindak secara represif. Dalam peristiwa tersebut, hal yang sangat disesalkan adalah jatuhnya korban jiwa. Sebab, lanjut Pasek, adanya korban jiwa itu justru akan semakin mempersulit proses rehabilitasi. “Polisi jaman dulu dan polisi jaman sekarang beda, cara penan-

ganan berubah. Ada ruang harus menyesuaikan diri. Dulu gampang represif, sekarang nggak bisa. Untuk represif banyak tahapan. Jaman dulu jika itu terjadi sudah dieksekusi, kalau sekarang takut pelanggaran HAM,” kata Ketua DPP Partai Demokrat ini. Untuk menindaklanjuti kasus tersebut, Komisi III berencana melakukan kunjungan langsung ke Sampang agar dapat mengetahui dengan pasti apa motif serta latar belakang kerusuhan tersebut. “Ini yang kita ingin tahu, apakah di kepolisiannya atau di pemda yang tidak berjalan,” ucapnya. Sementara itu, politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid mengecam keras kerusuhan tersebut. Sama halnya dengan Pasek, Hidayat juga menganggap bahwa aparat kepolisian telah melakukan kecerobohan. Polisi seharusnya mampu membaca dan mengantisipasi potensi kerusuhan tersebut. Guna melakukan penyikapan lebih lanjut, PKS menyarankan pemerintah segera membentuk tim pencari fakta untuk menelusuri kronologis serta pemicu timbulnya kerusuhan tersebut. “Kami mendukung dibentuknya tim pencari fakta untuk mencari akar permasalahannya. PKS juga akan mengirimkan delegasi. Seharusnya permasalahan ini harus didekati dengan multidimensi. Itulah sebabnya tim pencari fakta

ini diperlukan,” katanya. Selain itu, Hidayat juga mengimbau seluruh pihak, terutama tokoh masyarakat dan agama untuk tidak menyebarkan ajaran yang dapat memancing munculnya perselisihan antarpemeluk keyakinan. “Kami menyarankan kepada tokoh masyarakat, tokoh agama untuk mengajarkan ajaran agama yang tidak menyinggung hal-hal fitnah dan bisa menimbukan konflik,” ucapnya. Kronologis Aliansi Solidaritas Kasus Sampang (ASKS) membeberkan kronologis penyerangan terhadap jemaah Syiah di Desa Karang Gayam, Sampang, Madura pada 26 Agustus 2012 yang menewaskan dua orang. Aliansi itu meminta pertanggungjawaban pemerintah untuk menghentikan aksi “pembantaian” tersebut. Menurut hasil pemantauan

aliansi tersebut, kekerasan dan penyerangan berdarah itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Sejak pukul 08.00 WIB, dilaporkan sekitar 500 orang telah berkumpul dan terkonsentrasi di sekitar Kampung Nangkernang. Massa tersebut membawa clurit, pedang, pentungan dan sejumlah bom molotov. “Penyerangan tidak hanya kepada properti Ustad Tajul Muluk, tetapi dapat dikatakan ke seluruh warga Syiah di sana.” Demikian pernyataan ASKS. Menurut keterangan Iklil, abang Tajul Muluk dan Zaini, yang berada di sekitar lokasi, ratusan orang itu adalah massa pelaku yang sama yang pernah membakar dan meneror para korban pada 29 Desember 2011. Catatan aliansi mengungkapkan, massa membakar dan melakukan kekerasan terhadap warga jemaah Syiah yang berada di Desa

Karang Gayam. Aliansi membeberkan korban tewas dan luka-luka berat mencoba membela diri dan melindungi perempuan dan anak-anak. Ratarata korban mengalami luka-luka akibat serangan benda tajam, lemparan batu, dan bom molotov. Posisi warga Syiah tersebar di sekitar lima titik. Menurut Iklil, dirinya sudah mengetahui kemungkinan terjadinya penyerangan susulan setelah terjadinya aksi pembakaran 29 Desember 2011. Ancaman-ancaman penyerangan yang direncanakan seusai Lebaran itu, sambungnya, sudah disampaikan kepada mereka sebelum dan saat Ramadhan tiba. “Para peneror itu mengatakan akan menghabisi dan ‘menyembelih’ warga Syiah jika tetap berada di sana seusai Ramadhan,” kata Iklil seperti yang dikutip dalam hasil pemantauan aliansi. “Kami akan dibuat habis.” Pada Minggu sekitar pukul 09.00, Iklil menelepon Polsek Omben dan Polres Sampang untuk menginformasikan adanya eskalasi massa yang mencekam di sekitar kampungnya. Laporan via telpon itu diterima dan ditanggapi dengan janji akan mengirimkan anggota polisi ke tempat kejadian. Terlihat di sekitar tempat kejadian tidak lebih tidak lebih dari lima personel kepolisian yang datang. “Eskalasi kekerasan dan pembunuhan terhadap Muslim Syiah di Sampang yang terus-menerus, sangat dipengaruhi oleh buruknya kinerja pemerintah daerah, polisi, pejabat Kementerian Agama, Bakesbangpol, dan lain-lain yang telah menunjukkan sikap tidak netral,” demikian pernyataan aliansi. “Kami Aliansi Solidaritas Kasus Sampang akan melakukan langkahlangkah keras meminta pertanggungjawaban Presiden dan Kapolri untuk berhenti menjadi penonton yang tidak netral dan menghentikan pembantaian.” Aliansi yang terdiri dari 16 LSM pemantau masalah HAM itu mengatakan, kasus Sampang adalah bukti kesekian kali bahwa negara telah lumpuh dan tidak bisa dipercaya untuk menjamin keamanan dan perlindungan hukum bagi warga minoritas. Selain itu, sambungnya, negara juga dianggap membiarkan satu pihak dengan ajarannya yang brutal untuk eksis dengan memberangus dan membantai kelompok lain. (TA)


EKONOMI BISNIS

KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

06

Fosil Semakin Komersil Fosil kayu, bukan semata benda purbakala yang cuma layak dipandang sebelah mata. Bagi seorang Andri SB, warga yang tinggal di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, fosil kayu yang semula terlihat biasa, bisa menjelma menjadi benda seni bernilai tinggi. MATARAM, (Nyana) - Ketertarikan Andri pada fosil kayu, bermula ketika ia sering pergi ke Bima dan menyaksikan keberadaan fosilfosil kayu di hutan yang terlantar, tak bertuan. Masyarakat setempat mengabaikannya. Alhasil, fosil itu teronggok begitu saja di hutan, di antara pepohonan dan dahan-dahan kayu kering yang berserakan. “Pada tahun 2011, saya mencoba browsing di internet. Wah, baru saya paham kalau fosil kayu itu ibarat karya seni yang banyak disukai kolektor. Kalau saja bisa dipasarkan sampai luar

negeri, peminatnya sangat banyak. Di luar, banyak kolektor yang berminat pada fosil kayu,” ujar pria berusia 40 tahun ini. Berdasarkan informasi dari internet ini, Andri memutuskan tidak main-main di bisnis fosil kayu. Ia pun mempersiapkan modal awal sebesar Rp15 juta untuk membeli amplas, gerinda, dan fosil kayu yang bentuknya masih asli. Fosil ini biasanya dipasok sejumlah kenalannya dari Bima dan seki-

tarnya. Bentuknya masih alami, apa adanya seperti saat diambil dari alam. Untuk memperhalus bentuk fosil yang masih asli, Andri dibantu tiga orang karyawannya dengan mengamplas fosil-fosil, agar bentuknya lebih menarik. Ia mengaku tidak banyak mengubah bentuk, karena peminatnya biasanya lebih suka fosil kayu tanpa banyak polesan. Seperti yang dilakukan Andri fosil yang bentuknya menyerupai buah kurma berukuran raksasa. Fosil ini seperti buah yang terbelah dan bagian tengahnya menampakkan bentuk yang menyerupai biji buah. Bagian kulit luarnya nampak seperti bentuk fisik dari buah kurma, dengan tinggi 36 cm dan diameternya 59 cm. Harga yang dipatok Rp225 juta. “Harga fosil kayu amat variatif. Terbagi atas dua kelas, kiloan dan satuan. Untuk kelas kiloan, harganya Rp100 ribu/kg. Kalau satuan atau per biji, ditentukan oleh keunikan fosil. Semakin unik harganya bisa makin mahal, bisa sampai di atas Rp200 juta,” jelasnya. Soal omzet, lanjut Andri, biasanya mampu mendapatkan dengan kisaran ratusan juta rupiah tiap bulan. Usaha fosil kayu ini, perlahan namun pasti, mengalami perkembangan yang cukup

pesat. Volume produksinya mengalami kenaikan 10% sejak pertama dibuka. Sejauh ini, ia mengenalkan produknya kepada konsumen melalui media online. Namun ia berharap, ke depannya dapat aktif mengikuti pameran, baik di dalam negeri maupun di mancanegara agar bisa menjangkau pasar konsumen yang lebih luas. “Selama ini, pasar terbesar kita baru konsumen kolektor dari Jakarta dan beberapa kota besar di Jawa. Saya sangat ingin bisa mendapatkan ‘buyer’ dari luar negeri,” ujarnya. Kemilau Emas Dalam Fosil Kegandrungan Andri pada fosil kayu, sebenarnya dipicu karena sejak kecil ia sudah gemar melihat-lihat benda yang unik. Mainannya sejak kanak-kanak, selalu dibikin sendiri dengan berbagai bahan di sekitar rumahnya. Misalnya, ia pernah bereksperimen membuat lukisan dari bahan pelepah pisang, pasir, kopi dan membuat handicraft mini berbentuk lumbung, cidomo dan bangunan tradisional khas Lombok. “Kesukaan saya pada barang kreatif, yang akhirnya membuat saya tertarik pada fosil kayu. Bentuk dan warna-warnanya yang tidak umum, membuat saya jatuh hati pada fosil kayu. Keistimewaan fosil kayu kalau dicermati amat banyak, salah satu contohnya di dalam rongganya sering dijumpai emas,” urai Andri. Keberadaan emas itu, bisa dilihat dengan menggunakan mikros-

kop. Cahayanya terlihat berkilauan dan berpendar indah. Namun Andri biasanya tidak mengotak-atik keberadaan emas itu, karena nilai jual fosil itu sudah tergolong tinggi. Jadi ada atau tidaknya emas dalam fosil, tidak mempengaruhi harga jual fosil. Ragam Fosil Kayu Beragam jenis fosil kayu menghiasi halaman rumah Andri di kawasan perumahan Griya Parampuan Asri, yang jaraknya sekitar 5 km dari pusat Kota Mataram. Jenisnya terdiri dari fosil kayu jati, asam, pinus, ulin, mahoni, jambu batu dan buah. Untuk menentukan jenisnya, Andri biasa mengamati dari motif, tekstur dan seratnya. Ia juga selalu menggunakan miskroskop untuk memastikan garis tumbuh fosil kayu. “Dari garis tumbuh, akan bisa dipastikan apa fosil itu berusia ratusan atau ribuan tahun, sehingga turut berpengaruh pada harga jual. Tapi harga tidak hanya ditentukan usia saja, penampilan fosil pun ikut berperan. Makanya, perlu trik tertentu untuk mengubah fosil yang semula terlihat kasar dan kusam, supaya jadi elok dipandang,” terang pria kelahiran Sumbawa ini. Jadi, imbuh Andri, mula-mula karyawannya akan meratakan permukaan fosil dengan gerinda, dilanjutkan dengan mengamplas dan terakhir dilapisi melamin agar terlihat mengilat. Semakin besar ukuran fosil, makin lama waktu yang dibutuhkan untuk mengubahnya agar kelihatan lebih menarik. (VS)


NUSANTARA

KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

07

MASYARAKAT SASAK DAN JEMBER

Rayakan Lebaran Topat Tradisi Lebaran Topat di Pantai Batu Layar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, disambut suka cita oleh masyarakat Sasak. LOMBOK BARAT (Nyana) – Warga rela berbondong-bondong menembus kepadatan arus lalu lintas menggunakan cidomo, mobil atau sepeda motor demi turut ambil bagian dalam tradisi yang juga disebut sebagai Nyawalan itu. Lebaran Topat, sebutan lain dari Lebaran Ketupat, merupakan tradisi masyarakat Sasak yang hingga kini tetap terjaga kelestariannya. Tepat seminggu setelah merayakan Idul Fitri, Lebaran Topat pun digelar warga di berbagai tempat di Pulau Lombok. Berdasarkan pantauan Nyana di tempat perayaan Lebaran Topat di Pantai Batu Layar, sejak pagi, kemacetan arus lalu lintas sudah terjadi mulai dari Ampenan, yang jaraknya sekitar tiga kilometer sebelum lokasi. Sebenarnya, tradisi ini tidak hanya berlangsung di Pantai Batu Layar, melainkan juga di Pantai Cemara dan Kuranji di Kecamatan Labuapi, Taman Narmada dan kompleks Makam Loang Baloq di Kelurahan Tanjung Karang, Kota Mataram. Kendati demikian, masyarakat tampak lebih banyak berbondongbondong ke Batu Layar, yang letaknya tidak jauh dari Pantai Senggigi, objek wisata yang banyak dikunjungi turis mancanegara. Tumpleknya warga di Batu Layar sekaligus juga untuk berziarah ke sebuah makam yang dikeramatkan. Makam tersebut dipercaya sebagai tempat peristirahatan terakhir “waliyullah” yang dahulu menyebarkan agama Islam.

Usai ziarah berikut mengambil air yang disucikan yang muncul dari mataair di kompleks pemakaman itu, warga beramai-ramai menuju bibir pantai, mengikuti prosesi upacara yang dibuka Bupati Lombok Barat Zaini Arony, lengkap dengan beberapa pegelaran kesenian. Di tengah alunan irama qasidah yang ditabuh grup seni musik Sinar Lima, warga ramai-ramai menggelar tikar di hamparan pasir di antara rimbun pepohonan untuk makan ketupat bersama. Setelah itu, sebagian dari mereka mulai mencemplungkan diri ke laut, mandi bersama sambil riuh dengan teriak suka cita. Masyarakat terlihat sangat menikmati acara mandi, yang sesekali diselingi acara saling gotong anggota keluarga atau teman untuk dicemplungkan di pantai. Sama sekali tidak ada ekspresi takut atau khawatir terseret ombak, karena memang tim Basarnas sudah siaga di tengah laut untuk memantau warga yang mandi di laut. Tak hanya tim Basarnas, pihak kepolisian pun terlihat berjaga-jaga di tepi, dengan menunggangi kuda, yang berkeliling ke seputar pantai untuk mengawasi aktivitas warga, agar tidak terjadi kericuhan maupun kecelakaan. Nuim Alinudin (30), warga asal Mataram menyatakan, setiap tahun ia tak pernah absen ke Pantai Batu Layar untuk merayakan Lebaran Topat. Menurutnya, ia dan keluarganya tak ingin melewatkan kegiatan ziarah di makam, sebagai bentuk

penghormatan kepada ‘waliyullah’. “Ziarah itu kegiatan wajib bagi kita sekeluarga setiap Lebaran Topat. Rasanya sangat mengesank-

an usai berziarah, lalu dilanjutkan makan-makan sambil melihat pemandangan di laut. Kegiatan ini juga sebagai bentuk syukur atas rejeki yang kami terima selama ini, sekaligus ucapan terima kasih karena kami telah dipertemukan dengan bulan Ramadhan yang penuh barokah,” ujar Nuim. Selain untuk berziarah, ribuan masyarakat hadir Batu Layar juga untuk menyaksikan berbagai atraksi yang digelar Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, seperti lomba membuat ketupat, pukul bedug dan dulang pesaji, yang merupakan menu makanan tradisional khas Lebaran Topat, antara lain berupa ketupat, opor ayam, ‘pelalah’ dan berbagai jenis buah. Kegiatan lain yang ditunggu masyarakat, adalah tampilan berbagai jenis kesenian yang sengaja dipentaskan untuk menghibur khalayak. Misalnya, qasidah, tari dan musik rudat, baris lingsar dan lain-lain.

Tradisi Naik Pegon Bukan hanya masyarakat Sasak di Lombok yang bersuka cita menyambut Lebaran Ketupat, warga Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Jember, Jawa Timur, pun merasakan kegembiraan serupa. Tepat seminggu setelah Idul Fitri, warga muslim Sumberejo menggelar tradisi naik pedati, yang biasa disebut pegon, mengelilingi desa dan berakhir di kawasan pantai selatan Watu Ulo dengan menempuh jarak sekitar 12 kilometer. Tradisi naik pegon ini sudah dilakukan sejak zaman nenek moyang warga. Pegon merupakan kendaraan tradisional yang ditarik menggunakan tenaga sapi. Pada perayaan kali ini, tampak pegon dihiasi janur kuning khas ornamen Lebaran Ketupat dan berbagai pernak-pernik lain lainnya, sehingga terlihat unik dan berbeda. Perayaan Lebaran Ketupat yang berbeda dari yang lain ini, mendapat sambutan antusias warga setempat. Sejumlah penarik pegon, mengikuti tradisi keliling desa dengan menyertakan keluarganya sebagai penumpang. Tradisi unik ini sudah merupakan warisan dari nenek moyang mereka. Terhitung 189 gerobak pedati ambil bagian dalam konvoi berkaitan dengan perayaan Lebaran Ketupat, Minggu. Gerobak yang ditarik

sapi tersebut tampak membawa makanan khas berupa ketupat, lontong dan nasi yang diberi sayur opor ayam. Mujiati (42), salah seorang penumpang pegon, mengaku senang bisa mengikuti tradisi ini. Masalahnya, ia sudah sekitar enam tahun absen mengikuti tradisi tersebut, karena harus mencari nafkah di luar negeri yakni di Arab Saudi. Sumiati berharap, tradisi seperti ini tak akan ditinggalkan oleh generasi selanjutnya, karena sudah menjadi warisan turun-temurun. “Rasanya berkesan sekali kalau merayakan Lebaran Ketupat dengan tradisi pegon. Saya beserta sanak famili bisa menikmati perjalanan berkeliling desa. Kalau perjalanan itu dilakukan memakai pegon dan ramai-ramai, rasanya sangat menyenangkan,” kata Mujiati. Panitia tradisi pawai pegon Suto Wijoyo menyatakan, acara ini selain merupakan tradisi menandai Lebaran Ketupat, juga untuk melestarikan keberadaan pegon yang belakangan ini semakin terpinggirkan dengan banyaknya alat transportasi modern. “Tahun ini ada 189 gerobak pegon yang mengikuti tradisi Lebaran Ketupat ini. Selain mengangkut anggota keluarga sais masing-masing, pegon juga membawa makanan khas berupa ketupat, lontong, opor ayam dan nasi, yang akan disantap di pantai,” jelasnya. Sementara itu, Ngatiman (53), salah seorang penarik pegon mengatakan, arak-arakan pegon akan mengambil start di balai Besa Sumberejo dan finish di pantai Watu Ulo. Setiba di pantai, para penarik pegon dan keluarganya langsung menyantap makanan khas Lebaran Ketupat bersama anggota keluarga, sembari menikmati keindahan pantai. (VS/GIT)


PARIWISATA

KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

08

PULAU DEWATA

Surga Pesta Pernikahan Sepasang suami istri, wisatawan Inggris keturunan India, terlihat khusuk bersembahyang di pelataran Pura Besakih, tempat suci umat Hindu terbesar di Bali. DI bawah bentang langit Pulau Dewata, di antara semerbak wangi bunga dan harum dupa, pasangan suami istri itu menghaturkan puja bakti, guna memohon keselamatan selama mereka berbulan madu di Pulau Seribu Pura. Saat bersamaan, serombongan turis lain yang datang ke kawasan suci tersebut, tampak terpukau dengan suasana sejuk, tenang dan damai, sesuai kondisi lingkungan yang adalah daerah pegunungan, atau tepatnya di bagian lereng selatan Gunung Agung (3142 meter). Para turis asing ada juga yang mulutnya berkomat-kamit mengucapkan doa sesuai keyakinan masing-masing. Dapat dipastikan bahwa mereka tengah memanjatkan doa memohon keselamatan selama berada di kawasan wisata spiritual itu. “Tidak hanya untuk kepentingan melancong semata, namun banyak pula anak muda yang datang ke kawasan Pura Besakih untuk berbulan madu,” kata Made Sumiarta, pemandu wisata yang mendampingi sepasang pengatin baru asal Inggris tersebut. Bali yang selama ini banyak mendapat julukan dari masyarakat internasional seperti Pulau Kahyangan, Pulau Surga, dll, memang memiliki daya tarik tersendiri, karena seni budaya masyarakatnya yang tidak ada duanya di dunia. Tidak itu saja, alam lingkungannya juga sangat mendukung, mungkin karena masyarakatnya yang sebagian besar beragama Hindu hampir setiap hari melakukan upacara dengan menyebut nama kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Suasana lingkungan masyarakat yang sangat mendukung ditambah dengan sarana dan prasana akomodasi perhotelan atau pondok wisata yang dibangun sedemikian rupa sehingga mampu memberikan kesenangan dan kenyamanan penghuninya. Apalagi banyak pondok wisata yang dibangun di daerah tepi aliran sungai di daerah pedesaan yang memberikan suasana magis, dan tempat seperti ini ternyata banyak diminati para wisatawan yang se-

dang berbulan madu. Bahkan ada investor yang membangun vila di dataran tinggi berdampingan dengan pantai, sehingga seolah-olah di depan kamar yang dibangun itu, memiliki kolam renang begitu luas dengan pemandangannya cukup menakjubkan. Berapa pun harga sewa kamar itu tetap laku terjual karena memiliki panorama yang tidak ada duanya di dunia. Pondok wisata tersebut yang tidak pernah sepi penghuni, ada di kawasan wisata Candidasa Karangasem, 60 km timur Denpasar. Pondok wisata sejenis itu memang banyak bertebaran di Bali, baik yang menyuhguhkan suasana pantai maupun hamparan persawahan, kata pengamat pariwisata Bali, Dewa Nyoman Putra yang juga memiliki sebuah pemondokan yang romantis di desanya. Bali hingga kini masih memiliki

wisata pernikahan untuk wisatawan karena dinilai cukup berkembang pesat di Pulau Dewata. “Hal itu karena Bali memiliki keindahan panorama serta fasilitas pendukung yang komplit se-

Saat ini banyak vendor penyedia jasa pernikahan yang bekerja sama dengan biro perjalanan melalui paket khusus. “Biro perjalanan sudah banyak yang menggarap paket wisata perni-

nama yang menjadi idam-idaman bagi masyarakat internasional, tentu berkat seni budayanya dan keramahtamahan penduduknya yang sulit ada bandingannya. Hal itu pula yang membuat sekitar 30 persen biro perjalanan yang beroperasi di Bali menggarap paket

hingga menjadi pilihan tempat untuk melaksanakan pernikahan bagi wisatawan domestik dan mancanegara,” kata Wakil Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Bidang Pemasaran, Humas dan Litbang, Bagus Sudibya, di Denpasar.

kahan sekitar 25-30 persen. Mereka menjual paket tersebut hingga ke luar negeri dan banyak wisatawan yang memanfaatkan dan mempercayainya,” ujarnya. Menurut dia, cukup banyak pelancong yang ingin melaksanakan pernikahan di Pulau De-

wata, baik yang berupa upacara pemberkatan atau sekedar melaksanakan resepsi saja. Kondisi itu memicu semakin banyak pengusaha dari luar daerah bahkan mancanegara yang menggarap bisnis itu. Mereka menyiapkan segala fasilitas terkait pelaksanaan pernikahan mulai dari konsep sampai pengaturannya. Wilayah Kabupaten Badung, ujar Bagus, memiliki potensi untuk dijual sebagai daerah tujuan pelaksanaan paket pernikahan, khususnya yang diselenggarakan di hotel. Sebab hotel ataupun vila di daerah tersebut memiliki fasilitas yang mendukung untuk melak melaksanakan pernikahan baik di dalam mau maupun luar ruan ruangan. Di tempat terpisah, Diah, pe pemilik Ara Araya Florist Decoration, mengatakan usahanya di Pulau Dewata baru berjalan ham hampir dua tahun, tetapi pihaknya sudah menangani banyak pesta pernikahan. ”Banyak klien yang ke Bali mempercayai kami untuk mendekorasi pernikahan mereka seperti dari Cina, Arab, Australia dan dari dalam negeri karena kami memiliki ciri khas,” ucapnya. (Sanicara)


PARIWISATA

KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

09

Villa Noble dibawah bendera PT Noble Bali yang terletak di jalan raya Singaraja secara resmi dibuka untuk umum.

Villa Noble dengan kolam renangnya siap memanjakan anda.

Villa Noble Bali Resmi Dibuka Villa Noble di bawah bendera PT Noble Bali yang terletak di jalan raya Singaraja secara resmi dibuka untuk umum. KARANGASEM - Dalam peresmiannya dihadiri beberapa pelaku bisnis hotel dan restosran. Villa Noble yang terletak di desa Tulamben, Amlapura memiliki 10 kamar DX (deluxe) dan 4 kamar superior berstandar bintang tiga sangat bagus untuk berbulan madu bagi pasangan pengantin yang baru nikah. Karena Villa Noble yang berlokasi dikaki Gunung Agung dengan hamparan pantai Tulamben yang indah dilengkapi fasilitas AC, air panas dan perlengkapan rumah tangga seperti kulkas, TV dan lainnya. Tidak itu saja Villa yang memiliki kamar dengan luas 4 x 4 meter diatas tanah 20 are lebih juga dilengkapi kolam renang dilobi depan sebagai tempat berenang dan beristirahat usai melakukan diving di laut lepas. “Kolam renang yang kedalamannya hingga 3 meter ini bisa dipakai belajar menyelam bagi perenang pemula sebelum melanjutkan ke laut lepas,” ujar Nengah Suta, Direktur PT Noble Bali saat dikonfirmasi. Lebih lanjut Nengah Suta yang beristrikan warga Jepang ini mengungkapkan harga sewa kamar per malam untuk tipe DX hanya Rp 800 ribu dan tipe Superior Rp 400 ribu per malam ditambah sarapan pagi. “Kalau tamunya menginap lebih dari satu hari hingga satu minggu akan kami berikan diskon khusus,” sambungnya. Suami dari Koko atau yang akrab dipanggil Bu Putu ini berharap kepada koleganya baik yang berprofesi sebagai pemandu wisata (guide) maupun yang bergerak di bidang perhotelan dan restoran supaya diinformasikan kepada tamunya bahwa Villa Noble siap melayani akomodasi dengan fasilitas memuaskan. (dis)


OTOMOTIF

KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

10

Mobil Fuel Cell Toyota Dipasarkan 2015 Toyota berencana menjual kendaraan berteknologi fuel cell pada 2015, jauh lebih cepat dibandingkan produsen lain yang baru sepuluh tahun lagi. UNTUK tahap awal, kendaraan dengan teknologi ini baru disiapkan di Amerika Serikat. “Toyota tetap pada rencana untuk menjual kendaraan fuel cell dalam tiga tahun mendatang,” kata Justin Ward, advanced powertrain program manager di Toyota Technical Center, Ann Arbor. Kendaraan fuel cell menggunakan bahan bakar hydrogen. Melalui reaksi kimia, hydrogen diubah menjadi energy listrik. Energi inilah yang digunakan untuk menggerakkan mobil. Sisa reaksi kimia adalah uap air. Karena itulah kendaraan fuel cell dianggap paling ramah lingkungan. Problemnnya, infrastruktur pengisian hydrogen belum banyak. Karena itu Toyota akan fokus memasarkan mobil fuel cell-nya di

California yang berkomitmen menyiapkan 68 titik pengisian hydrogen hingga 2015. New York dan Connecticut juga punya komitmen serupa, seperti diungkapkan Justin Ward saat berbicara di Center for Automotive Research Management Briefing Seminars. Toyota akan memasarkan secara retail maupun fleet. “Volumenya akan menyesuaikan dengan kemampuan dan daya dukung infrastruktur,” kata Ward. Ditegaskan daya jelajah mobil itu nantinya akan sama dengan mobilmobil konvensional. Saat ini, bukan cuma California yang giat membangun jaringan isi ulang hydrogen. Jerman juga agresif

menyiapkan jaringan serupa . Negara itu kini memiliki sekitar 100 titik isi ulang hydrogen. Jepang dan Korea juga punya semangat tinggi untuk menyiapkan jaringan ini. Toyota sendiri sudah cukup lama mengembangkan teknologi fuel cell. Bahkan uji cobanya menggunakan SUV Highlander yang ukurannya tidak kecil. Meskipun harus menggerakkan kendaraan seberat itu, teknologi ini bisa menempuh jarak ratusan km tanpa masalah.(gun)

Toyota 86 Dipuji di UEA TOYOTA Motor Corp. belum lama ini mempekenalkan Toyota 86 di Uni Emirat Arab di Sirkuit F1 Yas Marina. Dan seperti di negara lain, respon terhadap sports car ini sangat baik. Simon Frith, managing director, Al Futtaim Motors, distributor Toyota di Uni Emirat Arab menyebutnya sebagai ‘backto-basics sportscar.’ “Ini mobil untuk mereka yang suka mengemudi,” katanya. “Mereka yang cinta mobil,” tambahnya. Dengan berat hanya 1200kg dan daya maksimal 200hp, hachiroku –begitu julukannya- menawarkan rasio powerto-weight yang cukup bagus. Sejumlah media yang mendapat kesempatan menguji coupe ini di sirkuit F1 Yas Marina memuji. Salah satunya, 7daysindubai memuji sebagai mobil yang bisa menepati semua janjinya sebagai ‘drivers car’. Mobil yang dirancang untuk mengoptimalkan kesenangan

mengemudi. Dengan titik gravitasi sangat rendah, bobot ringan dan power cukup, Toyota 86 sangat seimbang dan lincah di tikungan. Suara mesin yang menggeram juga sangat menyenangkan. Dengan semangat back-to-basics itu pula, Toyota 86 mengurangi aplikasi teknologi canggih . Di satu sisi teknologi semacam ini memang membantu mobil jadi

lebih aman, tapi di sisi lainnya kadang dinilai terlalu mengintervensi pengemudi. Pengemudi kehilangan control sepenuhnya terhadap mobil. Hal itu yang ditekankan Ahmed Al Ameri, kampiun

drifting Uni Emirat Arab. “Mobil ini memberi kesan bahwa fokus mobil ini adalah pengemudi. “Saat saya mengendarainya, saya merasa mengontrol sepenuhnya mobil ini, bukan mobil yang mengontrol saya,” paparnya.(gun)


TECHNO & GADGET

11

KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

SAMSUNG GALAXY S III

Dilengkapi Teknologi Smart Stay PT Samsung Electronics Indonesia, belum lama ini meluncurkan generasi ketiga Galaxy S, yaitu Galaxy III. Ponsel pintar terbaru ini didesain untuk manusia dan diinpirasi dari alam. Pasalnya, Samsung Galaxy III mampu mengenali suara Anda, mengerti keinginan Anda, dan membuat Anda berbagi peristiwa dengan sangat mudah dan cepat. Samsung Galaxy III merupakan smartphone premium yang menjadi unggulan vendor asal Korea Selatan saat ini. Smartphone ini telah dipersiapkan untuk menjadi yang terbaik di kelasnya. Samsung Galaxy S III dihadirkan untuk mengerti keinginan Anda akan sebuah smartphone. Disamping inovasi teknologi yang dimiliknya, Galaxy S III merupakan smartphone yang terlahir dari sebuah inspirasi oleh alam. Bentuk desain yang natural, menghadirkan suatu konsep yang alami. Seri Samsung Galaxy terbaru ini diunggulkan karena telah dilengkapi dengan empat fitur utama yaitu Pop Up Play, S Beam, Camera Burst dan Smart Stay. Keempat fitur ini diciptakan untuk memberi respon intuitif bagi penggunanya, memudahkan mereka dalam melakukan beberapa kegiatan dalam waktu bersamaan pada ponsel, mengabadikan lebih banyak momen dengan cepat serta berbagi konten dalam kuota besar menjadi lebih mudah dan cepat.

Kuota Besar Selain itu, keuntungan lain, pengguna akan lebih aman dalam menyimpan konten kuota besar, karena pada setiap pembelian Galaxy SIII akan mendapatkan preload app dropbox dan 50GB cloud storage tanpa biaya selama 2 tahun. Samsung Galaxy S III diharapkan dapat menjadi terobosan smartphone premium dengan OS terbaru Android 4.0 (Ice Cream Sandwich) yang menduduki peringkat teratas di kelasnya. “Kami mengharapkan Samsung GALAXY S III dapat melampaui penjualan seri GALAXY sebelumnya, yaitu Samsung GALAXY S II yang penjualannya telah melampaui 20 juta unit dalam

waktu 1 tahun,” demikian disampaikan Budi Janto, Director of Mobile Business Samsung Electronics Indonesia. Samsung Galaxy S III telah diperkenalkan pada publik di London tanggal 3 Mei 2012 lalu. Smartphone ini resmi diperkenalkan kepada konsumen Indonesia, Juni 2012 lalu secara serentak di seluruh Indonesia.(gun)

SPESIFIKASI Jaringan 3G Network 4G Network Dimensi Berat Layar Memory Internal Data

: : : : : : : : :

Speed

:

Bluetooth Camera

: :

Video Sistem Operasi CPU GPU Messaging Browser GPS Java

: : : : : : : :

GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100 LTE (regional) 136.6 x 70.6 x 8.6 mm 133 gram Super AMOLED capacitive touchscreen, 16 juta warna microSD, up to 64 GB 16/32/64 GB storage, 1 GB RAM GPRS Class 12 (4+1/3+2/2+3/1+4 slots), 32 - 48 kbps, EDGE Class 12 HSDPA, 21 Mbps; HSUPA, 5.76 Mbps, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, DLNA, Wi-Fi Direct, Wi-Fi hotspot v4.0 with A2DP, EDR 8 MP, 3264x2448 pixels, autofocus, LED flash, check quality, Simultaneous HD video and image recording, geo-tagging, touch focus, face and smile detection, image stabilization, 1080p@30fps, check quality Android OS, v4.0.4 (Ice Cream Sandwich) Quad-core 1.4 GHz Cortex-A9 Mali-400MP SMS (threaded view), MMS, Email, Push Mail, IM, RSS HTML, Adobe Flash Yes, with A-GPS support and GLONASS Yes, via Java MIDP emulator

Paket Galungan untuk Warga Sekitar BSC Telkomsel DENPASAR - Menyambut HR Galungan 29 Agustus 2012, Telkomsel memberikan bantuan kepedulian sosial berupa paket makanan dan minuman bagi warga di sekitar lokasi tiga base station controller (BSC) di Bali, di Kelurahan Tuban, Badung desa Medewi, Kabupaten Jembrana; dan Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng. Penyerahan bantuan dilakukan Head of ICT Network Management Telkomsel Regional Bali Nusra Ganot Sunoto kepada masyarakat, lewat pemuka masyarakat di sekitar lokasi BSC Tel-

komsel yang merupakan stasiun untuk mengkoordinasikan beberapa base transceiver station (BTS). Selain bantuan bagi warga di sekitar BSC, Telkomsel juga menyerahkan bantuan kepedulian sosial bagi anak yatim di Panti Asuhan Welas Asih, Bangli. Bantuan yang diberikan berupa sembako, kebutuhan seharihari, obat-obatan, alat tulis, buku pengetahuan keagamaan, dan buku cerita. Sebagai ungkapan syukur atas anugerah dari Sang Hyang Widhi, pihaknya menyerahkan bantuan kepedulian sosial kepada

warga masyarakat di daerah tempat infrastruktur jaringan yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sekitarnya. “Harapan kami bantuan yang kami serahkan dapat bermanfaat bagi yang berhak dan membutuhkan serta dapat membantu mencukupi kebutuhan sehari-hari,” kata Ganot. Bantuan yang diberikan merupakan bukti bahwa Telkomsel selalu menerapkan good corporate citizenship dalam setiap aktivitas operasional bisnisnya. “Kepedulian sosial yang kami lakukan dalam menyambut hari raya Galungan,

dan merupakan wujud komitmen Telkomsel sebagai perusahaan yang peduli terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar sekaligus ungkapan syukur atas pencapaian Telkomsel yang semakin dipercaya untuk dapat melayani serta memenuhi kebutuhan komunikasi masyarakat Bali,” jelas Ganot. Kehadiran berbagai infrastruktur pendukung jaringan merupakan wu-

jud nyata komitmen Telkomsel dalam melayani Indonesia, di mana seiring dengan semakin terjangkaunya layanan Telkomsel di seluruh kota dan kabupaten hingga daerah terpencil. Manfaat dirasakan antara lain meningkatkan kelancaran komunikasi antar penduduk, meningkatkan daya tarik investasi daerah, meningkatkan peluang usaha, serta mempercepat pertumbuhan perekonomian masyarakat.(Ra)


HIBURAN

KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

DIAN SASTRO

KILAS

Lihai Mandikan “Si Kecil”

Lima Bangunan Cagar Budaya Direvitalisasi YOGYAKARTA - Lima bangunan dan benda cagar budaya direvitalisasi sebagai bagian dari upaya pelestarian bangunan karena memiliki nilai sejarah oleh Dinas Kebudayaan Provinsi DIY pada 2012 “Selain Tugu Pal Putih, masih ada bangunan lain yang direvitalisasi. Bangunan tersebut tersebar di sejumlah tempat dan memiliki sejarah yang tidak terpisahkan dengan DIY,” kata Kepala Bidang Sejarah, Purbakala dan Museum Dinas Kebudayaan DIY Nursatwika di Yogyakarta, Selasa. Keempat bangunan yang direvitalisasi tersebut adalah Warung Sate Puas di Jalan Gamelan Yogyakarta, Masjid Pathok Negoro Mlangi, Benteng Vredeburg dan Pura Pakualaman. Di Warung Sate Puas, revitalisasi akan difokuskan di bagian pendopo serta atap bangunan dan diharapkan sudah dapat diselesaikan pada Oktober. “Bangunan yang menjadi Warung Sate tersebut dahulu pernah digunakan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX untuk menyusun strategi Serangan Umum 1 Maret 1949,” katanya. “Kami membeli bangunan itu dari pemiliknya dengan harga Rp2 miliar dan baru dilakukan revitalisasi,” katanya. Setelah revitalisasi selesai dilakukan, bangunan yang cukup luas tersebut kemudian akan dimanfaatkan sebagai Kantor Dewan Kebudayaan DIY serta untuk kepentingan pariwisata. “Dengan digunakan sebagai kantor dan tujuan wisata, diharapkan kelestarian bangunan akan terjaga karena nanti akan ada dana untuk perawatan dan kebutuhan lain,” katanya. Sementara itu, revitalisasi di Benteng Vredeburg dilakukan dengan memperbaiki diorama serta memulihkan kembali fungsi jagang atau parit yang ada di depan benteng. Selain memulihkan parit, juga akan ditambah air mancur serta adanya pencahayaan yang lebih baik di Benteng Vredeburg. Pekerjaan revitalisasi tersebut diharapkan selesai pada Oktober. Sedangkan di Tugu Pal Putih, revitalisasi dilakukan dengan membuat taman berbentuk kotak seluas dua meter persegi mengelilingi Tugu. Di sekeliling taman juga akan dibuat pedestrian dengan lebar setengah meter. (ant)

12

Selebriti Dian Sastrowardoyo mengaku menjadi lebih lihai untuk memandikan anaknya, Syailendra Sutowo, berkat iklan produk bayi yang dia bintangi. JAKARTA - “Sejak jadi bintang iklan produk bayi itu, aku jadi jago memandikan anak,” ungkap dia, setelah menjadi bintang tamu pada satu media edukasi di Jakarta, Senin (27/8). Dian bercerita bahwa dirinya menjadi bintang iklan produk bayi tersebut, saat anak semata wayangnya berusia dua bulan. “Saya mengerjakan sendiri semuanya, mulai dari memijit anak, memandikan, sampai memakaikan baju. Suster hanya bantu-bantu saja, selebihnya saya semua kok,” pungkas Dian sambil tersenyum. Pemeran Cinta dalam film “Ada Apa Dengan Cinta” ini, mengemukakan karena dia menikmati tugasnya sebagai ibu dan terbiasa untuk tidak tergantung dengan pengasuh anak, membuat Dian tidak merasa kewalahan saat ditinggal mudik pengasuh anaknya. “Ya memang sih, terkadang saya butuh bantuan untuk membantu saya memakaikan celana kepada anak saya. Soalnya dia ngga bisa diam sih,” kata Dian diiringi tawa. Sebagai gantinya, Dian meminta bantuan suami untuk membantu dia dalam mengurus anak semata wayangnya itu. “Yaah anggap saja hikmah ga ada mba pengasuh, jadi bisa minta tolong suami deh. Biasanya kan dia suka ga mau, karena beralasan sudah ada suster pengasuh,” tutur Dian sambil tersenyum. (ant)

Gigi Buat Ratusan Penggemar Berjingkrak KUTA - Grup musik papan atas tanah air, Gigi, mampu “membius” ratusan penggemarnya berjingkrak mengikuti alunan nada yang mereka bawakan dalam konser di Halfway, Kuta, Sabtu malam. Pada konser tersebut Gigi yang beranggotakan Armand Maulana (vokalis), Dewa Budjana (Gitar), Gusti Hendy (drummer) dan Thomas Ramdhan (basis), tampil dengan para personel lama saat membawakan lagu berjudul “Terbang”. Sontak, ratusan penggemarnya yang memadati tempat konser di kawasan Pantai Kuta itu berjingkrak. Band yang mulai berdiri pada 1994 tersebut makin menambah suasana makin gerah melalui beberapa lagunya yang berjudul “Janji”

dan “Andai”. Penampilan grup itu semakin memakau saat Hendy yang penabuh drum memalukan penampilan solo di lagu terbang. Mereka tampil seki-

tar satu jam, dan itu sangat memuaskan bagi para penggemarnya. “Saya tidak mau ketinggalan melihat penampilan gigi, apalagi ini di Bali,” kata Roni, salah seorang

fans Gigi. Sebelum Gigi tampil, grup band yang selalu berpenampilan jaman dulu (jadul), “Naif ”, sempat memanaskan suasana dengan lagu andalan mereka. Grup yang dimotori “David” Bayu Danang Jaya (vokal), Mohammad “Emil” Amil Hussein (bass, kibor, vokal), Fajar “Jarwo” Endra Taruna / Mr J (gitar, vokal), Franki “Pepeng” Indrasmoro Sumbodo (drum, perkusi, vokal), membawakan lagu yang sangat hits, seperti “Posesif ” dan “Mobil Balap”. Penampilan mereka tidak kalah memukau apalagi berkolaborasi dengan penyanyi ternama Ari Lasso dalam beberapa lagu, salah satunya “Hampa”. (ant)


OLAHRAGA

KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

13

Amazing Messi!

9 ALASAN MENGAPA LIONEL MESSI JADI SUPERSTAR Berbagai rekor telah terpatri atas nama Lionel Andres Messi, baik di tingkat kompetisi antarklub maupun antarnegara. TAK sedikit penghargaan bergengsi telah diraih sebagai pengakuan resmi atas kehebatannya yang menakjubkan. Pertanyaan pun mencuat, apa rahasia di balik kehebatan pemain berpostur cuma 169 cm? Hingga 2012, pemain kelahiran Rosario, Santa Fe, Argentina, 24 Juni 1984, tercatat sebagai pemegang rekor pencetak gol terbanyak Barcelona FC dalam semua pertandingan resmi tingkat klub, tidak termasuk pertandingan-pertandingan persahabatan/ujicoba. Di level Eropa dan dunia, Messi telah menggenggam tiga penghargaan Ballon d’Or - penghargaan sebagai pemain terbaik Eropa - tiga tahun berturut-turut. Menyamai catatan rekor Michel Platini, legenda Perancis akhir tahun 70-an dan awal 80-an. Bersama Barcelona FC, sudah lima gelar juara La Liga diraih Messi bersama klubnya, Barcelona, dua juara Copa del Reys (Piala Raja), lima juara Supercopa de Espanas (Piala Super Spanyol), tiga juara Liga Champions, dua juara Super cups (Piala Super Eropa) dan dua juara Club World cups (Piala Dunia Antarklub). Tahun 2012, Messi mengukir catatan sejarah di ajang Liga Champions, menjadi pemain pertama yang mengukir lima gol dalam satu pertandingan, saat Barcelona mengalahkan Bayer Leverkusen 7-1. Tahun ini juga Messi menyamakan rekor Jose Altafini setelah mengoleksi 14 gol dalam satu musim Liga Champions. Nama Messi tercatat sebagai pemain pertama yang menjadi pencetak gol terbanyak dalam empat musim berturutturut di ajang Liga Champions. Sepanjang musim 2011-2012, Messi mengukir rekor dunia sebagai pencetak gol terbanyak dalam satu musim kompetisi, dengan total perolehan 73 gol. Pada musim yang sama ia juga tampil sebagai pemain pertama dalam sejarah La Liga yang mengukir 50 gol dalam satu musim kompetisi. 9 alasan Messi mengawali musim kompetisi 2012-2013 dengan kepala tegak. Sudah empat gol ia cetak dalam pertandingan La Liga, catatan yang menempatkan dirinya sebagai top scorer sementara. Prestasi itu diukir setelah Messi menyumbang satu gol saat Barcelona menaklukkan musuh bebuyutan, Real Madrid 3-2 dalam pertandingan pertama Piala Super Spanyol di kandang sendiri, Stadion Camp Nou, sepekan lalu. Juara Piala Super Spanyol 2012 dipastikan dalam pertandingan ked-

Brand Beckham Belum Lekang ua di kandang Madrid, Stadion Bernabeu, Kamis (29/8) dinihari. Secara fisik, postur Messi tidak memungkinkan untuk mengukir prestasi menakjubkan. Dengan tinggi badan 169 cm, mustinya sulit bagi dia menaklukkan pemain belakang lawan yang berpostur lebih besar dan lebih tinggi. Tapi, Messi mampu melakukannya. Rahasianya? Berikut ini adalah 9 rahasia di balik kehebatan Messi. 1.Keseimbangan Faktor ini memudahkan Messi bisa bergerak lincah ke samping kiri dan kanan dalam kecepatan tinggi, sekaligus berkelit di antara barisan pertahanan lawan. Dalam hal keseimbangan, Messi sama dengan Diego Maradona. Seperti Maradona, luar biasa kekuatan Messi di bagian pinggang ke bawah tubuhnya. 2.Ketenangan Faktor ini sangat menonjol ketika Messi mencetak gol. Begitu memasuki kotak penalti, Messi tidak grogi. Bahkan dengan dingin, ia memancing kiper lawan untuk menghampirinya sebelum melesakkan bola ke gawang. 3.Kontrol Jarang sekali Messi melakukan satu sentuhan saat mencetak gol. Biasanya, sebelum mencetak gol ia mengontrol bola, menaklukkan pemain belakang dan meneruskan bola ke gawang. Gol-golnya sangat fantastis. 4.Dribel Kemampuan teknis yang satu ini menempatkan Messi di atas semua pemain besar di dunia saat ini. Saat mendribel bola, Messi terlihat mengandalkan satu kaki, kaki kiri. Walau cuma satu kaki, dengan lincah Messi bisa zig-zag, bergerak ke dalam, ke luar, dan melejit ke depan sambil menggiring bola. Ibarat magnet, bola tetap menempel di kaki kendati Messi berlari dengan bola dalam kecepatan tinggi.

5.Umpan Sangat tinggi akurasi umpan –umpan Messi ke rekan satu tim. Ya, banyak orang mungkin berpendapat bahwa gelar pengumpan terbaik di Barcelona sesungguhnya pantas diberikan kepada Xavi Hernandez dan Andres Iniesta, tetapi kemampuan Messi untuk mengumpan tidak kalah dari kedua rekannya. 6.Kecepatan Begitu menakjubkan akselerasi Messi. Setelah keluar dari blok lawan ia berlari dengan kecepatan penuh. Tubuh mungil membuat dia dengan lincah mengubah arah seraya mengontrol bola dalam kecepatan tinggi. 7. Mengangkat kepala Berbeda dengan pemain jago dribel yang lain, Messi tetap mengangkat kepala ketika sedang mendribel bola. Situasi yang membuat dia bisa membaca permainan, memiliki banyak pilihan, menyodorkan bola kepada teman yang berdiri lebih bebas, atau melesak sendirian bila situasi memungkinkan. 8. Kekuatan dan ulet Kendati kecil dan pendek, Messi sesungguhnya sangat kuat, ulet. Terkait hal ini Sergio Ramos, bek Real Madrid, sangat merasakannya. Berbagai upaya sudah dilakukan Ramos untuk menghentikan Messi, tetapi sering gagal. 9. Berbagi Messi sangat menyadari bahwa sepak bola permainan tim. Berbagi menjadi faktor utama. Tidak boleh egois, mementingkan diri sendiri. Prinsip-prinsip yang sejalan dengan sifat dasar Messi. Setelah mencetak hat-trick melawan Real Zaragoza dalam musim kompetisi La Liga 20092010, Messi dijatuhkan lawan di dalam kotak penalti. Messi mengambil bola dan menyerahkannya kepada Zlatan Ibrahimovic (sekarang bersama PSG di Liga Perancis) untuk mengeksekusi penalti.***

PENERIMAAN DARI SPONSOR RP 270 MILIAR

SEIRING bertambahnya usia, prestasi David Beckham dalam sepak bola kian meredup. Namun, tidak demikian kiprahnya di luar lapangan hijau. Di usia 37 tahun saat ini, brand Beckham belum juga lekang. Tahun lalu, penerimaan Beckham dari sponsor iklan mencapai 13 juta poundsterling – sekitar Rp 270 miliar.Per hari, pemasukan Beckham dari sponsorship 36.000 poundsterling, sekitar Rp 750 juta. Klub LA Galaxy, sejumlah 2,5 juta poundsterling per musim. Juga tidak termasuk gaji dari perusahaannya, Foot Work Productions, yang mengelola urusan entertainmen dan image rights. Tahun 2011, penerimaan Beckham dari Foot Work Productions dilaporkan mencapai 13.3 juta poundsterling. Tahun 2010 pemasukan Beckham dari sponsorship 14.9 juta poundsterling. Dari jumlah itu, take home pay-nya 11.6 juta poundsterling. Beckham juga mengantongi bayaran mahal dari perusahaan keluarga bersama istrinya, Victoria Beckham. Bersama Victoria, 38 tahun, David tampil dalam berbagai model iklan, entah iklan cetak, elektronik ataupun berupa billboard. “Brand Beckham tidak lekang. Tetap kuat. Boleh saja karier David di lapangan hijau kian mendekati pensiun, tetapi imagenya tetap bernilai tinggi,” ungkap sebuah sumber. “Penerimaan David di tahun 2012 tidak mengalami penurunan. Bahkan, diperkirakan semakin melonjak. Sesuatu hal luar biasa bagi seorang pemain sepak bola yang sebentar lagi memasuki masa pensiun. Peranan David dalam acara pembukaan Olimpiade London 2012 sangat membantu untuk meningkatkan citra,” sumber itu menambahkan. Hampir seluruh bagian tubuh Beckham adalah uang. Mulai dari kaki hingga ujung rambut. Banyak brand mengincar bagian-bagian tubuhnya untuk mengampanyekan produk. Di antara banyak perusahaan raksasa yang memilih Beckham sebagai duta produk adalah Armani, H& M, Adidas, Samsung dan Diet Coce. Sebagai bintang iklan H & M, sebuah brand feysen, bulan Agustus 2012 sosok Beckham tampil berupa patung perunggu dengan ketinggian 10 kaki. Patung-patung itu dipasang di beberapa titik strategis di berbagai kota di Inggris dan Amerika Serikat. Patung memperlihatkan Beckham dengan badan telanjang, kecuali celana dalam dari H & M. Iklan pakaian dalam pula kontrak Beckham dengan brand feysen ternama asal Italia, Emporio Armani. Seperti dalam iklan H & M, Beckham pun tampil telanjang kecuali celana dalam merk Armani dalam iklan Emporio Armani. (Jan)


GAYA HIDUP

KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

14

Mendengar Musik dan Tertawa Segarkan Otak Aktivitas yang selalu sama setiap hari dapat menimbulkan rasa jenuh dan kebosanan. Akibatnya akan berimbas kepada melemahnya daya konsentrasi. SELAIN itu, penelitian ilmiah menunjukkan bahwa otak orang dewasa dapat fokus dan berkonsentrasi secara efektif selama 25 menit, tetapi setelah itu pikiran tidak lagi fokus. Sibuk bekerja selama seharian cenderung membuat Anda stres dan pikiran menjadi kusut. Khususnya bagi mereka yang berprofesi sebagai penulis dan insinyur yang pekerjaannya secara teratur melibatkan banyak pemikiran. Di saatsaat stres, Anda perlu menyegarkan kembali pikiran, serta mengkalibrasi ulang semua fungsinya. Berikut trik-trik untuk dapat membantu menyegarkan kembali pikiran Anda: 1. Musik

Musik yang menenangkan sangat bermanfaat untuk sumber daya mental Anda. Jernihkan pikiran Anda hanya dengan duduk sambil hanyut dalam musik yang indah. Jika Anda senang bermain musik, itu sangat baik, segera keluarkan piano tua Anda atau unduh aplikasi musik pada handphone Anda dan mulai mainkan. 2. Olahraga Ibarat pepatah, sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Berolahraga secara teratur selain dapat menyegarkan pikiran juga dapat menyehatkan badan. 3. Tertawa Tertawa adalah obat terbaik untuk menghilangkan kebosanan. Karena, tertawa dan humor me-

lepaskan “endorfin” yang dapat meningkatkan mood serta perasaan bahagia. 4. Melatih mental Otak Anda senang ditanya den-

gan sesuatu yang membingungkan. Jadi ketika Anda merasa lelah belajar atau bekerja, cobalah untuk menyelesaikan suatu pertanyaan yang menyenangkan untuk menguatkan otak Anda. 5. Bersosialisasi Manusia adalah makhluk sosial. Selain menjadi kebutuhan, bersosialisasi juga dapat menjaga agar otak kita tetap segar. Cobalah berhubungan dengan orang-orang baru ataupun menelepon teman lama. Carilah pembicaraan di luar situasi Anda. 6. Tidur pendek Tak ada yang lebih menyegarkan jika dibandingkan dengan tidur pendek. Segera setelah tidur pendek, Anda akan merasa lebih baik dan lebih bisa menyelesaikan pekerjaan dibandingkan ketika Anda sedang lelah. 7. Hiruplah sesuatu yang berbau enak Nyalakan lilin beraroma favorit Anda atau hiruplah bau secangkir kopi panas. Karena, dengan meng-

hirup sesuatu yang berbau enak dapat menyegarkan pikiran Anda. 8. Pijat Pijat adalah cara sempurna untuk meredakan ketegangan dan mengurangi stres. Anda dapat mencoba berbagai jenis pijat pada hari yang berbeda untuk kembali memperkuat diri. 9. Mandi Mandilah dengar air hangat, karena dapat membuat otot serta pikiran Anda menjadi rileks. 10. Berangan-angan Untuk sesaat, biarkan imajinasi Anda berkelana seperti saat masa kanak-kanak. Karena hal tersebut juga dapat menyegarkan pikiran sehingga Anda bisa kembali fokus pada tugas di hari-hari berikutnya. Mulai saat ini, segarkan pikiran dan energi, serta jinakkan stres Anda dengan beristirahat dan melibatkan diri pada kegiatan-kegiatan menyenangkan seperti di atas. Karena, otak Anda menyukai sesuatu hal yang menggembirakan. (Jan)

Uang dan Kekayaan Bukan Segalanya UANG atau kekayaan mungkin dapat memberikan kebahagiaan hingga tingkat tertentu. Tetapi faktanya, sebagian besar orang justru menilai keharmonisan atau kedekatan dengan keluarga merupakan faktor yang lebih menentukan kebahagiaan ketimbang materi atau kekayaan. Sebuah riset yang menganalis data kehidupan perkawinan ratusan pasangan di Amerika Serikat dalam satu dekade terakhir menunjukkan, meskipun pendapatan memberi kontribusi besar terhadap kebahagiaan, kualitas hubungan keluarga tetaplah di atas segalanya. Riset yang juga dipublikasikan Journal of Family Psychology edisi Juni 2012 ini adalah yang pertama menguji dampak ekonomi terhadap perubahan keluarga. “Kebanyakan riset tentang uang dan kebahagiaan menunjukkan adanya hubungan erat sampai pada titik di mana kebutuhan dasar terpenuhi, dan itulah yang kami temukan. Namun setelah titik itu tercapai, pendapatan mengalami penurunan dalam pengaruhnya terhadap kebahagiaan,” ungkap peneliti Rebecca J North seperti dikutip WebMD. North dan koleganya dari University of Texas di Austin menganalisis data sebuah riset yang melibatkan 274 pasangan menikah di San Francisco Bay. Pasangan ini diikuti kehidupan perkawinannya mulai 1981 hingga 1991. Setiap partisipan wajib mengisi angket pada empat periode waktu berbeda selama penelitian dengan tujuan mengukur perubahan sejumlah faktor seperti pendapatan, dukungan, dan kebahagiaan keluarga. Survei mengindikasikan, kebahagiaan terbukti berkaitan erat dengan peruba-

han kualitas hubungan keluarga selama periode tersebut. Namun, faktor penghasilan kurang berkaitan dengan kebahagiaan. “Jika Anda bertanya soal ini kepada orang lain, saya kira kebanyakan akan mengatakan bahwa hubungan keluarga lebih penting ketimbang pendapatan. Tetapi, jika Anda melihat cara orang mengatur waktunya, Anda tentu akan menemukan pendapat yang berbeda,” ujarnya. Sementara itu, para ahli lain menilai studi ini memperkaya riset dan pengetahuan mengenai kebahagiaan, namun masih perlu didukung dengan riset yang lain. Dalam sebuah makalah yang dipresentasikan di Brookings Institution di Washington DC, ekonom Betsey Stevenson, PhD dan Justin Wolfers, PhD menyatakan, pendapatan tampaknya berkaitan langsung dengan kebahagiaan, dalam konteks pribadi dan masyarakat. Menggunakan data dari negara-negara miskin dan kaya, Stevenson dan rekannya menemukan bahwa kepuasan atau kebahagiaan pribadi paling tinggi terdapat pada masyarakat yang tinggal di negara paling kaya. Di negaranegara ini, mereka yang berpenghasilan tinggi cenderung lebih bahagia ketimbang mereka yang gajinya sedikit. Di Amerika Serikat, misalnya, 90 persen pasangan berpenghasilan minimal 250.000 dollar AS atau sekitar Rp 2,5 miliar menilai dirinya “sangat bahagia”. Sedangkan pada pasangan berpendapatan di bawah 30.000 dollar AS, perasaan “sangat bahagia” hanya terdapat pada 42 persen saja. Temuan ini tampaknya bertolak belakang dengan anggapan bahwa uang hanya berkaitan dengan kebaha-

giaan hingga pada poin di mana kebutuhan dasar telah terpenuhi. Dalam riset yang digagas Stevenson dan Wolfers tampak rumah tangga yang berpenghasilan 250.000 dollar per tahun cenderung dilaporkan memiliki tingkat kepuasan pribadi yang lebih tinggi dari mereka yang berpenghasilan 120.000 dollar per tahun. “Kami tidak melibatkan mereka yang superkaya, oleh karena itu kami tidak mengatakan jika Bill Gates akan lebih bahagia dari kita semua,” kata Stevenson. Sekitar 1 persen keluarga di Amerika Serikat tercatat memiliki penghasilan lebih kurang 250.000 dollar per tahun, dan 5 persen keluarga berpenghasilan rata-rata 120.000 dollar per tahun. (Jan)


SAMBUNGAN

KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

15

Open House Presiden Boroskan Uang Negara SAMBUNGAN HAL 1 Istana bantah Menanggapi kritik yang dilancarkan Fitra, terutama menyangkut pemborosan uang negara dalam pelaksanaan open house terkait Idul Fitri, pihak Istana membantahnya. Juru bicara kepresidenan Julan Aldrin Pasha mengatakan, tujuan open house adalah untuk mempererat tali silaturahmi antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan rakyat. “Itu semangatnya. Jadi memang semata-mata untuk memberikan kesempatan kepada saudara-saudara kita dari manapun untuk bisa masuk dalam acara halal bi halal seperti yang kita selenggarakan di istana,” kata Julian. Menurut Julian, apabila Fitra mengkritik pelaksanaan open house, maka kesan yang didapat, organisasi itu tidak menghendaki adanya agenda seperti itu digelar. “Ada kesan dia menyayangkan diselenggarakan acara seperti ini,” ujar Julian menandaskan. Namun, Julian enggan menanggapi besaran anggaran open house seperti yang dirilis Fitra. “Saya tidak mengomentari itu. Saya tidak tahu datanya dari mana, silakan ditanyakan kepada mereka, saya tidak ada komentar soal itu,” katanya. Anggaran rapat Sebelumnya, Fitra juga mempermasalahkan alokasi anggaran rapat Presiden. Misalnya, pada tahun 2012 untuk bermacam-macam rapat yang dihadiri oleh Presiden atau Wakil Presiden, telah menyedot uang rakyat yang mencapai Rp.30.182.898.000. Di mana, alokasi sebesar Rp30,1 miliar berasal dari program “dokumen (risalah dan transkrip) hasil pelaksanaan sidang kabinet, rapat atau pertemuan yang dipimpin dan/atau dihadirin Presiden dan Wakil Presiden” sebesar Rp713 juta (713.583.000), dan program “laporan pelaksanaan sidang kabinet, rapat atau pertemuan yang dipimpin dan/ atau dihadirin Presiden dan/atau Wakil Presiden” sebesar Rp20,4 miliar (Rp29.469.309.000). Menurut catatan Fitra, alokasi anggaran sebesar Rp29,4 miliar dipergunakan untuk bermacammacam, seperti:1). Penyelenggaraan sidang kabinet paripurna (44 kegiatan) sebesar Rp3,3 miliar;

2).penyelenggaraan sidang kabinet terbatas (30 kegiatan) sebesar Rp1,1 miliar; 3).penyelenggaraan rapat terbatas (65 kegiatan) sebesar Rp3,1 miliar; 4).penyelenggaraan rapat kerja pemerintah (3 kegiatan) sebesar Rp5,3 miliar; 5).penyelenggaraan retreat (2 kegiatan) sebesar Rp14,3 miliar; 6).penyelenggaraan Presidential Lecture (3 kali) sebesar Rp558 juta; dan 7). Penyelenggaraan rapat/pertemuan (10 kali) sebesar Rp1,6 miliar. Alokasi anggaran sebesar Rp29,4 miliar ini dipergunakan untuk bermacam-macam rapat, berarti rakyat harus mengeluarkan “duit” lewat pajak yang disetorkan kepada negara sebesar Rp2,4 miliar (Rp.2.455.775.750) perbulan selama satu tahun. Atau kalau asumsi berdasarkan 157 kegiatan atau rapat Presiden SBY, berarti kas negara akan mengeluarkan uang pajak rakyat sebesar Rp187 juta (Rp.187.702.605) sekali rapat. Hal ini, menurut Koordinator Investigasi dan Advokasi Fitra Uchok Sky Khadafi, sungguh- sungguh terlalu mahal dan tega untuk menghambur-hambur uang rakyat. Tak dukung kinerja Alokasi anggaran rapat yang begitu besar, kata Uchok, tidak banyak yang telah berhasil mendukung kinerja Presiden dan pembantu-pembantunya. Masalahnya, hasil dan isi rapat kerap hanya berupa keluh resah atau “curhat” dan pencitraan, bahkan membicarakan kenaikan harga BBM. Seharusnya, tambah Uchok, hasil

rapat tersebut, memunculkan kebijakan Presiden yang berpihak kepada kepentingaan rakyat, bukan menaikkan harga BBM atau melakukan rencana pembatasan subsidi BBM. Menurut dia, adanya alokasi

sebesar Rp30,1 miliar untuk bermacam-macam rapat itu ternyata hanya membuat program Presiden tentang gerakan penghematan, secara prematur telah gagal ketika akan diimplementasikan, lantaran sudah jelas alokasi sebesar Rp30,1

miliar hanya bikin jebol APBN. Seharusnya, yang namanya rapat-rapat kerja itu adalah bagian dari tugas dan kewajiban sehari-hari Presiden yang tidak membutuhkan alokasi anggaran negara. Untuk itu, Seknas Fitra meminta kepada Komisi II DPR segera dapat mendesak Kementerian Keuangan untuk tidak mencantumkan lagi alokasi anggaran untuk bermacammacam rapat dalam APBN perubahaan tahun 2012. Masalahnya, anggaran bermacam rapat Presiden SBY ini, tambah Uchok, hanya dijadikan “plagiat” program bagi kementerian atau lembaga lainnya. “Hal ini bisa dilihat dari program kementerian atau lembaga yang berlomba-lomba membuat plagiat program seperti, rapat kodinasi-lah, rapat kelompok kerja-lah, rapat dinas, dan rapat lainlainnya, “ katanya. Ujung-ujung dari plagiat program ini hanya menbuang-buang uang negara saja. “Ini sungguh memprihatinkan,” ujar Uchok menegaskan. (tim)


16

Internasional KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

NEIL ARMSTRONG

“Terbang” Lebih Tinggi Neil Armstrong, astronot Apollo 11 yang menjadi manusia pertama menginjakkan kaki di bulan, meninggal dunia dalam usia 82 tahun, setelah sebelumnya menderita komplikasi penyakit pascamenjalani operasi cardiovascular. KEPERGIAN Armstrong untuk selama-lamanya, adalah sebuah kehilangan besar bagi umat manusia. Bahkan, Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengungkapkan, keberhasilan Armstrong, mewujudkan mimpi Amerika Serikat (AS) untuk menjadi negara yang pertama mengirimkan manusia ke bulan. Karenanya, ia pantas menjadi salah satu pahlawan terbesar Amerika. Sesungguhnya, kecintaan Armstrong pada dunia penerbangan, telah muncul saat ia baru berusia enam tahun, yakni ketika untuk pertama kalinya naik pesawat udara. Setelah usianya beranjak dewasa, ia tak pernah melepaskan kecintaan dan terus intens belajar menjadi penerbang. Tak heran, ketika terjadi Perang Korea pada tahun 1950, dia bergabung dengan misi tempur 78 sebagai penerbang angkatan laut. Usai perang, Armstrong memilih bergabung dengan National Advisory Comitte for Aeronautics (NACA) dan bertindak sebagai pilot uji coba. Lebih dari 15 tahun kemudian, ia dipercaya sebagai pilot, teknisi, astronot dan administrator di NACA, yang belakangan berganti nama menjadi National Aeronautics and Space Administration (NASA). Semasa bertugas, ia dipercaya menguji coba berbagai jenis pesawat paling mutakhir dan terhitung telah menerbangkan lebih dari 200 pesawat yang berbeda-beda.

Kegemilangan karir Armstrong, membuat pria kelahiran 5 Agustus 1930 di Wapakoneta, Ohio itu, diajukan menjadi astronot pada tahun 1962. Pada fase ini, dia sempat mencatatkan prestasi gemilang karena meraih sukses sebagai komandan pilot Gemini 8 yang bereksplorasi di luar angkasa. Kegemilangan Armstrong tak henti sampai di situ. Seiring dengan pencanangan harapan Presiden John F Kennedy, untuk menjadikan AS sebagai negara pertama yang mengirimkan manusia ke bulan, maka Armstrong melakukan sejumlah persiapan. Beberapa kali ia nyaris mendapat celaka, karena harus bereksperimen untuk melakukan pendaratan secara vertikal. Akhirnya, tepat pada 16 Juli 1969, sebuah roket raksasa Saturn V diluncurkan dari Kennedy Space Center dengan misi Apollo 11. Roket ini membawa Armstrong, Buzz Aldrin dan Mike Collins, yang kemudian tercatat sebagai trio yang mampu merealisasikan mimpi Amerika Serikat. Apollo 11 sukses mendarat di bulan! “Houston, Tranquility Base here. The Eagle has landed.” Demikian Aldrin memberi tahu pengendali misi, sesaat setelah roket sukses menjalankan misi. Armstrong menguraikan kegembiraannya melalui untaian katakata, yang terus dikenang umat manusia hingga kini : ‘That’s one small step for (a) man, one giant leap for

mankind’. (Satu langkah kecil untuk seorang manusia, satu lompatan raksasa bagi umat manusia).” Meski misi ini menuai sukses, namun beberapa pihak meragukannya. Terutama karena ada kejanggalan terjadinya jeda komunikasi selama dua menit. Pihak NASA menyatakan, adanya jeda komunikasi karena salah satu kamera mengalami overheating. Selain itu, pihak lain juga mengungkapkan analisa, bahwa misi Apollo 11, tidak lain hanya sebuah arogansi AS yang saat itu terlibat ‘cold war’. AS ingin menunjukkan kepada dunia kalau mereka bisa mengungguli Uni Sovyet, yang saat itu berhasil menerbangkan pesawat ke luar angkasa. Tak mau kalah, Amerika pun mengirim roket yang diawaki Armstrong untuk misi ke bulan. Keberhasilan Amerika Serikat ini, di satu pihak disambut dengan hingar-bingar, sementara di pihak lain, misi Armstrong tersebut dinilai sarat kebohongan, karena pendaratan di bulan disebut-sebut hanya akal-akalan untuk mengelabui penduduk dunia. Ada sementara pihak menuduh, tim Armstrong dicurigai melakukan pendaratan di gurun. Terlepas dari apapun polemik tersebut, Armstrong di berbagai kesempatan selalu mengatakan, pendaratan di bulan merupakan titik tertinggi dari semua misinya. “Dalam pandangan saya, pencapaian penting Apollo menunjukkan bahwa kemanusiaan tidak selamanya terikat pada planet ini, dan visi kami terbang jauh lebih tinggi, dan kesempatan kami tak terbatas.” Demikian ucapan Armstrong beberapa waktu silam, ketika memperingati pendaratan ke bulan bersama sejumlah astronot Apollo lain. Kini, di penghujung Agustus

2012, Armstrong kembali ‘terbang’ dan bahkan lebih jauh lagi menuju alam keabadian. Bedanya yang kali ini, pria yang dikenal berwatak teguh dan rendah hati itu tak akan kembali lagi ke bumi. Keluarga Armstrong berpesan, “Walau kita menangisi kepergian orang yang sangat baik, kita juga merayakan hidupnya yang luar bi-

asa dan berharap ia menjadi teladan bagi anak muda di seluruh dunia untuk bekerja keras membuat impian mereka menjadi kenyataan, bersedia untuk mengeksplorasi dan mendorong batas-batas mereka, dan tanpa pamrih melayani tujuan yang lebih besar dari diri mereka sendiri.” Selamat jalan Neil Armstrong ... (berbagai sumber)


KORAN MINGGUAN

Nyanyian Pena

DAERAH

KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

17

UMAT HINDU

Rayakan Kemenangan Dharma Hiasan penjor yang dipajangkan di masingmasing pintu masuk rumah pekarangan menambah semarak dan khidmat suasana Bali dalam menyambut Hari Raya Galungan, hari raya besar umat Hindu dalam memperingati kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (keburukan). DENPASAR - Aktivitas keseharian masyarakat Bali memang tidak bisa lepas dari kegiatan adat, budaya, dan ritual keagamaan, sehingga mampu

memberikan getaran dan sinar kedamaian, sekaligus kesejukan kepada masyarakat, termasuk wisatawan dalam menikmati liburan ke Pulau

Dewata.Alunan instrumen musik tradisional (gamelan) melengkapi kegiatan ritual yang digelar masyarakat setempat maupun dalam mengiringi kelincahan olah tubuh sang penari. Hiasan penjor itu tampak di mana-mana dan sangat harmonis dengan lingkungan sekitarnya saat umat Hindu merayakan hari kemenangan dharma. Karena penjor penuh makna tersebut dilengkapi dengan hasil-hasil pertanian berupa padi, aneka jenis buah-buahan juga jajan menghiasi sepanjang jalan menambah kesemarakan daerah tujuan wisata pulau Dewata.

Sementara para wanita mengenakan busana adat Bali sambil menjunjung sesajen (sesaji) didampingi suami atau putra-putrinya yang juga mengenakan busana khas itu pergi ke Pura maupun tempat suci milik keluarga (merajan/sanggah). Suasana semarak itu hampir terjadi di semua tempat di Pulau Dewata, baik di perkotaan maupun pelosok pedesaan, yang dirayakan setiap 210 hari sekali, menurut penanggalan pawukon kali ini jatuh pada hari Rabu, Wuku Dunggulan, 29 Agustus 2012, menyusul sepuluh hari kemudian Hari Raya Kun-

ingan Sabtu, 8 September 2012. Oleh sebab itu umat Hindu dalam menyambut hari raya Galungan yang mengandung makna kebangkitan itu memerlukan berbagai persiapan untuk melaksanakan kegiatan ritual itu dengan penuh makna. Gubernur Bali Made Mangku Pastika memberikan kemudahan berupa fakultatif (libur bersama) kepada seluruh karyawan-karyawati satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di tingkat provinsi, kabupaten dan kota untuk melaksanakan rangkaian kegiatan ritual. Bersambung hal. 23


EKONOMI

KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

18

Stop Kirim TKW dengan Pelepah Pisang Tak semua sampah, bisa dipandang dengan sebelah mata. Misalnya, sampah pelepah pisang, yang berkat tangan kreatif mantan tenaga kerja wanita (TKW), bisa diubah menjadi barang sovenir cantik dan bernilai ekonomi tinggi. MENGUBAH pelepah pisang menjadi sovenir dan berbagai kerajinan menarik, merupakan keterampilan yang diajarkan di Yayasan Asy-Syifa, di Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe, Jember, Jawa Timur. Pengajaran keterampilan ini, ternyata berhasil menarik perhatian sejumlah mantan TKW untuk berkiprah aktif dan lebih memilih mengembangkan kerajinan ini dibanding kembali bekerja ke luar negeri. Sejak beberapa tahun terakhir, sudah puluhan mantan TKW yang telah dilatih, dikaryakan, hingga berhasil mengembangkan kerajinan pelepah pisang. Di bawah sentuhan manajemen Yayasan Asy-Syifa, para mantan TKW di Desa Cumedak dan sekitarnya, telah berhasil menyulap pelepah pisang menjadi aneka barang sovenir seperti tempat tisu, tempat botol air mineral, tempat pensil, gantungan kunci, wadah kue dan kaligrafi. “Alhamdulillah, sudah banyak ibu-ibu yang dulunya bekerja ke luar negeri, sekarang sudah pandai membuat kerajinan pelepah pisang. Melalui pendekatan yang baik, mereka bersedia mengikuti ajakan kami untuk menekuni usaha kerajinan. Sekarang justru mereka sangat termotivasi untuk mengembangkan sendiri,” ujar Nisfu Laila, ketua Yayasan Asy-Syifa. Nisfu melanjutkan, melalui program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), yayasan telah berhasil melibatkan banyak para mantan TKW, membantu mereka

mendapatkan penghasilan sendiri sehingga tak lagi ingin bekerja ke luar negeri. “Mereka yang dulu bekerja sebagai pembantu rumah tangga di beberapa negara lain seperti Arab Saudi, Malaysia, Taiwan dan Korea, kini dapat memiliki penghasilan sendiri. Ini tentu perkembangan yang menggembirakan, sehingga warga tidak lagi bergantung ke negara lain untuk mencari penghasilan,” ucapnya menjelaskan. Alasan mengapa Asy-Syifa memilih sasaran para perempuan dan mantan TKW ?, Nisfu menyebutkan, karena pertimbangan betapa pentingnya peran para ibu dalam menyokong kokohnya biduk keluarga dan untuk masa depan anakanaknya. Selain itu, karena perempuan itu lebih telaten dalam bekerja, terlebih urusan kerajinan yang sangat menuntut ketelatenan. “Peranan ibu dalam kehidupan keluarga begitu penting. Kehadiran sosok ibu dalam keluarga akan berpengaruh positif pada perkembangan mental anak-anak, dan otomatis akan membawa dampak positif bagi generasi mendatang,” ucapnya. Sekarang, lanjut dia, kalau para ibu tetap dibiarkan bekerja ke luar negeri dengan meninggalkan keluarga, apa jadinya masa depan anakanak bangsa. Mengingat itulah, yayasan lebih memperioritaskan keterlibatan para ibu dalam mengolah kerajinan yang dihasilkannya. Wiwit Widayani, salah seorang dari puluhan mantan TKW, mengaku telah bertekad untuk terus

menekuni kerajinan pelepah pisang dan mengembangkannya. Ia bercita-cita menjadikan kerajinan pelepah pisang ini sebagai bagian penting dari hidupnya. Wiwit mengisahkan, semula dirinya berniat kembali berangkat bekerja ke Taiwan. Dia sangat ingin membantu beban suami mencari nafkah dan mempersiapkan masa depan anak-anaknya. Namun pikirannya berubah setelah ia mengikuti pelatihan di Yayasan Asy-Syifa. “Sebelum mengikuti pelatihan kerajinan pelepah pisang, saya rencananya akan bekerja kembali di Taiwan. Namun usai menjalani pelatihan, malah tak terlintas sedikitpun dalam angan-angan saya untuk kembali ke luar negeri. Meski penghasilan di sini tak sebesar di luar negeri, tapi saya merasa lebih tenang bekerja, karena dekat dengan keluarga dan bisa mengikuti perkembangan anak-anak,” ujar Wiwit, sambil menyeka keringat yang menempel di dahi. Getol Berpameran Beragam kerajinan dari pelepah pisang yang dibuat para mantan TKW, ditawarkan dengan harga antara Rp7.000 – Rp60.000 per unit. Produk ini tercatat sudah menyebar ke sejumlah daerah di Jawa Timur. Bahkan sekarang permintaannya terus meningkat. “Sekarang permintaan kerajinan kami terus berdatangan dari pasar lokal Jember maupun kota-kota di Jawa Timur. Ini mungkin karena kami rajin mengikuti pameran di berbagai daerah. Jadi setiap kali pameran, selalu diiringi dengan peningkatan jumlah permintaan,” kata Nurhasan, bendahara Asy-Syifa, menambahkan. Ia menyebutkan, pihaknya tak khawatir lagi dengan nasib usaha kerajinan ini. Tidak seperti kebanyakan usaha kecil dan menengah

yang bergerak di bidang lain, yang rata-rata kesulitan pasar. Karena itu, faktor pemasaran dijadikan titik tekan dan prioritas yang tetap harus digarap secara serius. Tingginya permintaan berimbas pada sulitnya mendapatkan bahan baku. Namun hal ini justru dianggap menggembirakan karena akan mendorong semakin tingginya keterlibatan masyarakat dalam rantai produksi kerajinan pelepah pisang. Untuk penyediaan bahan baku, Asy-Syifa membuka ruang seluasluasnya bagi masyarakat sebagai pemasok. Dengan sistem kemiteraan yang menjadi salah satu prinsip program PKBM, bahan baku yang dipasok masyarakat sekitar dibeli seharga Rp3.000 per kilogram. Dengan model ini, akan banyak menciptakan peluang penghasilan bagi masyarakat. “Kami memang menekankan kemiteraan dalam setiap program yang kami jalankan. Misalnya, bahan baku produk kerajinan semuanya didapatkan dari masyarakat. Dengan cara ini kami berharap bisa memberikan peluang usaha baru bagi masyarakat, sebagai bagian dari pemberdayaan mereka secara ekonomis,” kata Nisfu. Bentuk kemitraan lainnya adalah dalam hal pengerjaan. Ibu-ibu ataupun masyarakat yang terlibat, diberi kebebasan untuk mengerjakan kerajinan pelepah pisang sesuai order yang didapatkan. Mereka bebas mengerjakannya di Asy-Syifa, atau di rumah masing-masing. “Alasan lain saya memilih bekerja di sini ketimbang ke luar negeri, karena saya bebas menentukan waktu dan tempat bekerja sendiri. Jadi, saya bisa menyesuaikan antara urusan pekerjaan dengan urusan rumah tangga yang menjadi tugas utama saya,” kata Wiwit, menyela. Menurut Nurhasan, dengan

sistem kemiteraan ini akan mendorong warga binaan dari Yayasan Asy-Syifa lebih aktif dan kreatif serta inovatif. Ia menambahkan, bahwa kerajinan pelepah pisang ini salah satu program untuk merangsang masyarakat lebih kreatif memamfaatkan sumberdaya yang ada, menjadi sumber penghasilan yang menguntungkan. Mengubah dari yang sebelumnya dianggap barang sampah, menjadi bernilai ekonomis cukup tinggi. Yang tak kalah pentingnya, menurut Nurhasan, yaitu mendorong masyarakat membangun daerahnya sendiri, ketimbang harus bekerja di tempat lain. Tidak hanya kaum perempuan saja yang diberi kesempatan, tetapi juga para remaja dan pemuda pengangguran di Desa Cumedak. Dengan syarat, mereka punya keinginan yang kuat untuk berkarya dan bekerja. “Secara umum kami juga melayani pendidikan nonformal pada masyarakat yang tidak terlayani oleh pendidikan formal. Kami memilih layanan pendidikan yang betul-betul berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat,” kata Nisfu. Di samping itu, Yayasan AsySyifa juga memberikan layanan pendidikan untuk masyarakat, seperti pendidikan kejar paket dan taman bacaan. Dengan fasilitas perpustakaan yang dilengkapi sekitar 8.000 judul buku, Asy-Syifa bercitacita membuka pintu ilmu pengetahuan untuk pemberdayaan masyarakat. Selain membuka layanan kunjungan rutin ke perpustakaan, pihak yayasan juga memberikan layanan perpustakaan ke rumah-rumah warga. Petugas yang ditunjuk AsySyifa, dengan sistem jemput bola, mendatangi dan membawa bukubuku yang diminati masyarakat, sekaligus mengambil kembali buku yang telah dibaca warga desa. (GIT)


PROFILE

KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

19

COK ACE

Konsen Nyalonarang Cokorda Oka Artha Ardana Sukawati, yang kini menjabat Bupati Gianyar, menyatakan tidak lagi mencalonkan diri untuk kembali menjadi “penggede” di kabupaten yang kaya dengan beragam keseniannya itu. PRIA yang akrab dipanggil Cok Ace itu, dengan tegas mengatakan tidak akan ambil bagian dalam pertarungan memperebutkan kursi “Gianyar Satu” pada pilkada mendatang. Menariknya, dia malah mengaku akan lebih berkonsentrasi di dunia seni, terutama seni calonarang. “Saya pilih nyalonarang, ketimbang nyalon bupati pada pilkada mendatang,” ucapnya sambil mengumbar senyum lebar. Sebagai bupati, Cok Ace dikenal sosok yang ramah, santun dan sederhana dalam penampilannya sehari–hari. Pria kelahiran 23 Agustus 1956 di Desa Ubud itu, dalam menjalankan aktivitas memang tak terlepaskan dari dunia seni dan budaya, salah satunya membawakan pentas calonarang. Suami dari Tjokorda Istri Putri Hariyani itu menjadi salah satu figur di Pulau Dewata yang memiliki keterampilan di bidang seni, pendidikan dan pemerintahan. Yang cukup mengejutkan, di tengah gegap gempitanya Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Gianyar, Cok Ace memilih untuk tidak mencalonkan diri kembali menjadi bupati. Padahal, dalam “pertempuran” memperebutkan kursi bupati dan wakil bupati yang dilaksanakan pada 2008, sosok pria yang selalu dekat dengan rakyatnya ini begitu serius merebut tahta orang nomor satu di kabupaten yang berjuluk daerah seni dan budaya itu. Prinsip orang memang tidak semuanya sama. Sebagai sosok figur, Cok Ace mengaku lebih memilih untuk tidak maju lagi menjadi cabup. “Saya akan lebih konsentrasi di dunia seni dan budaya, antara lain, calonarang,” ujarnya, menandaskan. Selain di dunia seni, pria berputra dua itu juga mengaku akan kembali aktif di bidang pendidikan,

mengabdikan diri sebagai tenaga pengajar di Universitas Udayana, Denpasar. “Ya saya akan kembali ke profesi semula sebagai dosen, sekaligus mengabdikan diri di tengah –tengah masyarakat melalui tarian calonarang,” kata Cok Ace dalam setiap kesempatan ketika ditanya soal tidak majunya dalam hajatan Pilkada Gianyar. Menurutnya, tanpa jadi bupati pun, dirinya tak akan surut dalam mengabdikan diri kepada masyarakat. Hal ini sudah terpatri dalam sanubari. Semangat pengabdian, jelas pria murah senyum itu, tak terlepaskan dari peran sang ayah, Cokorda Gde Agung Sukawati (almarhum). “Hidup adalah yadnya, dan saya sangat senang bisa ngayah,” ujarnya. Berbekal prinsip itulah, Cok Ace yang juga Ketua PHRI Bali, mengaku pengabdian dirinya kepada masyarakat senantiasa tidak akan pernah padam. (PA)


TEROPONG DEWATA

KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

20

BIDIK GUBERNUR

Golkar Buka Koalisi Berkoalisi adalah pilihan logis yang besar kemungkinan ditempuh DPD Partai Golkar Bali dalam pertarungan pilgub 2013 mendatang.

DENPASAR - Terlebih, dari pengalaman koalisi dalam pemilukada di sejumlah daerah, memberikan hasil jauh lebih signifikan ketimbang bertarung sendirian. Kini, partai beringin ini membuka lebar pintu koalisi dengan parpol lainnya, dengan dasar harus saling menguntungkan. Genderang pilgub Bali tidak sampai setahun lagi bakal ditabuh tepatnya 15 Mei 2013. Sejumlah parpol besar yang memiliki suara signifikan di dewan sudah mempersiapkan diri untuk mengusung figur-figur yang layak menjadi gubernur dan wakil gubernur. PDI Perjuangan dan Partai Demokrat, misalnya, telah mengantongi namanama hasil survei yang memiliki elektabilitas tinggi di masyarakat untuk dimintakan rekomendasi ke pusat. Demikian halnya dengan Partai Golkar, saat ini telah menggodok 14 nama yang akan terus dipantau lewat tiga kali survei, hingga melahirkan paket yang benar-benar ideal dan mendapat dukungan kuat di masyarakat. “Hasil survei kami memang ada 14 nama yang memiliki elektabilitas tinggi di masyarakat. Namun hasil survei itu untuk kepentingan internal dan tidak bisa kami publikasikan,” dalih Sekretaris DPD Partai Golkar Bali Komang Purnama dalam perbincangan dengan koran Nyana, Rabu (29/8). Menurut rencana, awal bulan September ini, jadwal pendaftaran

Komang Purnama Sekretaris DPD Golkar Bali

calon gubernur dan wakil gubernur telah dibuka bagi siapa saja yang ingin menggunakan kendaraan partai golkar dalam pilgub. Setidaknya dari 14 nama baik dari kader dan non kader yang telah dijaring lewat survei itu, kata Purnama, akan dilakukan semacam simulasi figur dan paket sampai tiga kali untuk mendapatkan pasangan ideal yang layak diusung. Survei pertama, untuk mendapatkan nama-nama yang layak menjadi gubernur dan siapa yang lebih tepat di posisi wakil gubernur. Setelah itu, figur yang muncul tersebut akan ditandemkan satu sama lainnya sehingga memunculkan paket pasangan cagub dan cawagub. Yang terakhir, kembali dilakukan survei dengan menggabungkan satu paket dengan paket lainnya sehingga diperoleh gambaran sesuai hasil survei, siapa paket yang memiliki elektabilitas tinggi di masyarakat. Selanjutnya, dari ha-

sil paket unggulan menurut hasil survei akan disetor ke DPP Partai Golkar untuk mendapatkan rekomendasi. Terkait figur yang disurvei tersebut, kata Purnama, memiliki berbagai latar belakang baik kader dan non kader mulai dari politisi, tokoh masyarakat, agamawan, pejabat hingga akademisi. Sayangnya, berdalih tidak etis dan sifat survei untuk dikonsumsi internal partai, Purnama enggan membeber nama-nama tokoh yang telah disurvei. “Ini masalah etika, tidak mungkin saya ungkapkan ke publik sekarang,” sergahnya lagi. Yang pasti, dalam pilgub mendatang, pihaknya memberikan ke-

sempatan sama kepada kader dan non kader untuk menggunakan kendaraan politik Golkar. Tentunya, mereka yang direkomendasi benarbenar memiliki dukungan kuat dan elektabilitas tinggi di masyarakat. Selain menggodok nama-nama yang akan diusung dalam pilgub, saat ini, Golkar juga tengah merintis bangunan koalisi strategis dengan parpol lainnya untuk membidik kursi kekuasaan gubernur dan wakil gubernur. Tidak hanya dengan parpol besar namun juga parpol gurem lainnya juga berpeluang sama untuk digandeng. Apalagi, belajar pengalaman pilkada sebelumnya, Golkar juga telah berkoalisi dengan parpol lainnya sehingga bisa menempatkan jago mereka menduduki tampuk kekuasaan sebagai bupati dan wakil bupati. Sebut saja kursi bupati yang diraih partai beringin seperti di Kabupaten Badung, Gianyar dan Karangsem. Lantas bag aimana arah koalisi yang hendak dibang u n Golkar? Untuk hal ini, bukanlah yang terlalu sulit, dasarnya

adalah kerjasama atau koalisi yang saling mengungtungkan. Tidak ada yang dirugikan satu sama lainnya antara parpol yang berhimpun di koalisi. “Sejak awal kami sudah biasa berkoalisi. Koalisi nantinya berjalan dinamis, terbuka saja bagi semua parpol, tidak ada pembatasan,” tandas Purnama. Bagi Golkar, niatan awal berkoalisi adalah bagaimana bisa melahirkan pemimpin terbaik di Pulau Bali yang bisa mewujudkan harapan masyarakat untuk bisa hidup lebih sejahtera, nyaman dan aman. Soal kreteria pemimpin ke depan seperti apa, semua sudah jelas diatur dalam Juklak 13 DPP Partai Golkar. Semua tahapan dalam penjaringan nama-nama cagub dan cawagub hingga pendaftaran hingga turunnya rekomendasi, telah sesuai jadwal yang ditentukan, Jadi, partainya meyakini telah mempersiapkan dengan baik. Bahkan, setidaknya ada dua tim yang dibentuk untuk mengawal dan memenangkan jago Partai Golkar yakni Tim Pilgub dan Tim Pemenangan di masing-masing Kabupaten/Kota. Sejauh ini, belum ada pendekatan atau lobi-lobi politik baik kepada tokoh-tokoh yang akan maju dalam pilgub maupun dengan parpol lainnnya. Golkar masih fokus untuk menyiapkan dan menggodok figurfigur kuat yang tengah disurvei untuk diusung dalam Pilgub 2013. “Sampai saat ini, belum ada lobilobi ke tokoh-tokoh terentu, juga belum ada pembicaraan ke parpol. Tetapi kami tetap memberi peluang untuk berkoalisi,” katanya menambahkan. (Ra)


TEROPONG TAPAL KUDA

KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

21

PASCAKONFLIKS SYIAH-SUNNI DI SAMPANG

Jember Antisipasi Bentrok Berbagai kalangan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendadak sibuk mengambil langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya aksi bentrok antarkelompok aliran dalam keagamaan, pascaterjadinya konfliks berdarah yang melibatkan kelompok Syiah dan Sunni di Sampang, Madura. JEMBER (Nyana) - Untuk mengantisipasi kasus bentrokan berlatar belakang konflik warga Syiah dan Sunni seperti yang muncul di Sampang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember mendadak menggelar rapat dengar pendapat dengan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda). Rapat dengar pendapat yang dihadiri seluruh jajaran Forpimda Jember mulai dari unsur DPRD, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama, Bakesbanglinmas, hingga kepolisian dan Kodim 0824 Jember itu, antara lain membahas tentang langkah antisipasi terhadap kemungkinan tragedi Sampang dapat merembet ke Jember. Masalahnya, di daerah ini juga sempat terjadi bentrokan antara dua kelompok yang berbeda aliran dalam Islam tersebut. Selain langkah antisipasi, rapat juga dimaksudkan untuk mencari rumusan kebijakan terkait adanya sejumlah ajaran yang selama ini dianggap menyimpang. Dengan harapan, semua potensi konflik yang di-

duga dapat muncul secara tiba-tiba, senantiasa dapat diredam. Forum juga sepakat menilai bahwa kasus yang muncul di Sampang hampir sama dengan konfliks yang pernah terjadi di Jember beberapa bulan lalu, yakni gesekan antara warga Syiah pimpinan Habib Ali Al Habsy dan Sunni di Kecamatan Puger. Karenanya, perlu perhatian serius. Berdasarkan temuan di lapangan, hingga saat ini provokasi yang dilakukan orang tidak bertanggung jawab masih terus terjadi. Salah satunya, pemasangan spanduk antiSyiah, maupun penyebaran compact disc berisi ajaran sesat. Majelis Ulama Indonesia Cabang Jember menyatakan, jika ajaran Syiah terbukti sesat dan menyesatkan, pihaknya perlu merekomendasikan agar segala kegiatannya dibekukan. Ketua MUI Jember Muhammad Halim Subahar mengatakan, dari kajian pihaknya, sedikitnya ada enam sumber konflik berlatar belakang agama yang rawan terjadinya

aksi anarkis, di antaranya konfliks Syiah-Sunni di Kecamatan Puger dan Panti, serta Pesantren Robbani di Kecamatan Sumbersari yang sebelumnya juga dirusak massa. Munculnya kerusuhan di Sampang akhir pekan lalu, telah membuat Kapolres Jember AKBP Jayadi harus langsung bergerak cepat. “Begitu saya mendengar kasus pertikaian Syiah-Sunni muncul di Sampang, saya langsung terjun ke warga Syiah dan Sunni di Kecamatan Puger,” kata Jayadi di sela-sela rapat koordinasi antara Komisi D dengan MUI di gedung DPRD Jember. Konfliks antara Syiah dan Sunni, sempat mencuat di Kecamatan Puger sekitar dua bulan lalu. Jayadi menambahkan, pada intinya, masyarakat berharap kasus pertikaian berlatar perbedaan pemahaman Islam tersebut tidak sampai merembet ke Jember. Dia juga meminta suatu kelompok masyarakat yang ada tidak melakukan penekanan dan kekangan dalam menghadapi perbedaaan. “Mari semua perbedaan kita upayakan pemecahannya melalui langkah dialog bersama antarkelompok, tidak dengan cara yang lain, apalagi yang berbau kekerasan,” ujarnya, mengajak. Sejauh ini lokasi basis massa Syiah di Jember terdapat di dua kecamatan, yakni Puger dan Kecamatan Panti. Kiwari, kondisi keamanan di lingkungan warga di dua kecamatan itu tergolong cukup kondusif.

Sementara itu, pihak Komisi D DPRD Jember meminta pemerintah daerah dapat melakukan tindakan tegas dalam menangani konfliks SARA yang muncul di Kecamatan Puger, sehingga kejadiannya tidak semakin meluas. Selain itu, MUI dan aparat penegak hukum diharapkan mampu melakukan dialog yang terus menerus pada kedua pihak yang sedang berkonflik. Ketua Komisi D DPRD Jember Ayub Junaedi dalam hearing bersama Muspida menuturkan, sebenarnya persoalan keyakinan tidak mungkin bisa dipaksakan. “Satu-satunya upaya yang bisa dilakukan hanya dengan pendekatan dan dialog secara terus menerus. Melalui cara itu, kelompok yang dianggap menjalakan aliran sesat, senantiasa mau membubarkan diri dengan kesadarannya sendiri,” kata Ayub. Dia juga meminta pihak Pemkab Jember, dalam hal ini Bakesbanglinmas, mampu bertindak tegas dalam meredam aksi massa. Dengan keluarnya Pergub No.55 Tahun 2012,

bisa menjadi payung hukum bagi Bakesbanglinmas untuk melakukan langkah tegas. Ketua MUI Jember Abdul Halim Subahar mengatakan, memang sudah seharusnya pemkab melakukan langkah tegas seperti yang diinginkan Ketua Komisi D DPRD Jember. “Hanya saja memang persoalannya, saat itu tidak ada payung hukum yang bisa dijadikan dasar bagi Bakesbang untuk melangkah. Tetapi dengan keluarnya Pergub 55 Tahun 2012 pada akhir Juli lalu, Bakesbang tidak perlu takut lagi untuk melangkah,” ujarnya, menandaskan. Dia juga menyatakan apresiatif dan penghargaan kepada Gubernur Jawa Timur Sukarwo, yang telah mengeluarkan Pergub 55, Juli lalu. Sebab, peraturan ini sebenarnya sangat dinantikan oleh kalangan NU dan Muhammadiyah sejak lama untuk memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah bertindak tegas. “Hanya dengan cara tersebut keamanan dan perdamaian di Jawa Timur bisa terjaga,” katanya. (GIT)


TEROPONG TAPAL KUDA

KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

22

Dilema ‘Oemar Bakri’ di Kaki Argopuro Oemar Bakri... Oemar Bakri pegawai negeri Oemar Bakri... Oemar Bakri 40 tahun mengabdi Jadi guru jujur berbakti memang makan hati Tapi mengapa gaji guru Oemar Bakri seperti dikebiri DEMIKIAN penggalan syair lagu Oemar Bakri yang dipopulerkan penyenyi Iwan Fals pada dekade 80-an. Pesan-pesan moral dan kritikan pedas Iwan Fals lewat syair lagu tersebut, benar-benar mempresentasikan nasib para guru yang masih memprihatinkan, terutama di sekolah-sekolah yang dikategorikan terpencil, terlebih yang dialami para pengajar di SDN Bintoro V, yang berlokasi di kaki Gunung Argopuro. SDN Bintoro V berada di wilayah Padukuhan Gluduk, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, sebuah wilayah yang masih termasuk ke dalam kawasan eks Kotatif Jember. Perjalanan menuju lokasi sekolah dasar itu, membutuhkan ketabahan tersendiri. Para pengajar harus berjalan kaki sejauh dua ki-

lometer, dengan kondisi jalan yang berbukit terjal, licin dan penuh lumpur, serta dikelilingi tebing-tebing curam. Untuk bisa sampai, sungguh dibutuhkan ketangguhan fisik dan mental yang prima. Edi Syarifudin, tenaga sukwan di SDN Bintoro V mengisahkan, memang untuk mengajar di sekolah dasar tempatnya bekerja memerlukan pengabdian yang luar biasa, selain ketahanan fisik dan mental yang tidak bisa dikesampingkan. “Kalau mengajar di SDN Bintoro V, memang harus memiliki semangat pengabdian yang tulus. Pengabdian dari hati. Rata-rata para tenaga sukwan di sini menerima tunjangan 100 ribu rupiah per bulan. Padahal, berat juga kalau hidup hanya mengandalkan uang tunjangan dengan jumlah seperti itu,” ucap pria yang akrab dipanggil Edi. Edi menambahkan, minimnya tunjangan yang didapat, menyebabkan banyak tenaga sukwan mencari penghasilan tambahan dengan menjadi tenaga pengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) swasta di sekitar SDN Bintoro V. Kebiasaan murid-murid di SDN Bintoro

V, urai Edi, mempunyai keunikan tersendiri dibanding sekolah lain. Pada saat musim panen kopi tiba, seringkali guru yang siap mengajar di sekolah, tetapi sekolah masih sepi. Akhirnya para guru harus mencari murid-murid di kebun, karena pada saat musim panen kopi, anak-anak lebih senang “leles kopi” daripada pergi ke sekolah. “Murid-murid di sini juga lebih ingat harga seikat kayu bakar atau harga seekor burung hutan, daripada rumus matematika dan ilmu pengetahuan alam yang telah diajarkan di sekolah,” katanya. Permasalahan kualitas tenaga pengajar di SDN Bintoro V, juga menjadi keprihatinan bagi Suparman, kepala SDN Bintoro V. Menurutnya, dari 14 orang tenaga pengajar hanya dua orang yang memiliki izasah sarjana (S-1) dan satu orang yang memiliki izasah diploma 2 (D-2). “Sisanya atau sebagaian besar tenaga pendidik hanya tamatan SLTA sederajat. Tapi kenyataanya, justru mereka yang rela mengabdi untuk mendidik anak-anak,” jelas Suparman. Di lain kesempatan, Rasyid, wakil kepala sekolah sekaligus salah satu tenaga pengajar

di SDN Bintoro V mengeluhkan permasalahan sarana dan prasarana sekolah. Tidak hanya itu, ia juga prihatin dengan kondisi jalan menuju sekolah yang sangat buruk, sehingga tidak sedikit tenaga pengajar sampai terjatuh tatkala melewati jalanan licin yang menanjak melewati perbukitan itu. “Masalah medan yang berat ini, menyebabkan banyak tenaga pengajar yang memilih pergi dari sini dengan meminta mutasi ke sekolah yang lebih baik kondisinya,” kata Rasyid. Dia menegaskan, sampai saat ini SDN Bintoro V masih belum memiliki ruang UKS, perpustakaan, ruang guru dan fasilitas MCK. Sambungan listrik masih memakai tenaga diesel, atau kadang-kadang menyambung dari daerah Rembangan. Menilik kondisi tempat belajar dan mengajar yang kondisinya begitu memprihatinkan, sejumlah kalangan mengharapkan pemerintah mampu memberikan perhatian terhadap nasib para “Oemar Bakrie” di kaki Gunung Argopuro, berikut sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk sebuah proses pencerdasan bagi anak bangsa. (SR)


SAMBUNGAN

23

KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

Rayakan Kemenangan Dharma SAMBUNGAN HAL 1 Demikian pula perusahaan swasta, termasuk kalangan hotel, perbankan diberi kemudahan kepada karyawannya yang beragama Hindu untuk melaksanakan rangkaian kegiatan ritual Galungan. Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Bali, I Ketut Teneng menjelaskan, meskipun karyawan-karyawati instansi pemerintah dan swasta di Bali baru saja menikmati libur dan cuti bersama Idul Fitri 1433 H, kembali diliburkan selama tiga hari,( 28-30/8). Libur fakultatif itu juga berlaku untuk semua jenjang pendidik mulai dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas/kejuruan (SMA/ SMK) hingga perguruan tinggi. Libur fakultatif itu mulai dari hari Penampahan Galungan yang jatuh pada Selasa (28/8), guna menyiapkan segala keperluan upacara

keagamaan, menyusul hari raya Galungan pada Rabu (29/8) dan umanis Galungan Kamis (30/8). Keheningan dan sejahtera Ketua Program Studi Pemandu Wisata Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, Doktor I Ketut Sumadi M.Par mengatakan perayaan Hari Raya Galungan selain bermakna memperingati kemenangan dharma (kebaikan) atas adharma (keburukan) juga memberikan keheningan atas kemakmuran serta kesejahteraan yang dilimpahkan Ida Sanghyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa. Hari kemenangan dharma sekaligus kebangkitan, “tangga” menuju pemusatan pikiran dan kesucian diri, agar umat manusia dalam menjalani kehidupan benar-benar suci dan bersih.”Pikiran suci akan mampu menghilangkan semua pengaruh yang bisa membawa dampak negatif,” ujar Ketut Sumadi, alumnus S-3

Kajian Budaya Universitas Udayana. Umat Hindu pada hari baik itu menghaturkan persembahan kepada Sang Hyang Widhi Wasa (TYM) dalam semua manifestasinya, sebagai perwujudan rasa bhakti dan syukur atas segala kemakmuran yang dilimpahkan-Nya.Bumi Dewata yang dihiasi penjor, serta tempattempat suci dipasangi kain aneka warna pada hari yang “istimewa” itu, bagaikan memancarkan sinar kedamaian, yang mampu memberikan kesejukan pada setiap hati sanubari umat manusia. Semua itu sebagai cermin merayakan kemenangan atas kebaikan (dharma) dalam mengusir kejahatan (adharma). Umat Hindu di berbagai pelosok pedesaan pulau Dewata pada hari suci Galungan itu, mementaskan kesenian barong, rangda dan jenis kesenian sakral lainnya keliling desa (ngelawang). Tradisi “ngelawang” yang diwarisi secara turun temurun itu bermakna untuk men-

gusir roh-roh jahat, menolak segala jenis penyakit yang mengganggu kehidupan manusia, termasuk secara niskala mengusir orang-orang yang bermaksud jahat, menggangu keamanan Bali. Galungan dan Kuningan yang dirayakan secara turun temurun oleh umat Hindu di Bali maupun luar Bali, diawali pada abad kedelapan masehi.Konon pada waktu itu, seorang raja yang bernama Mayadenawa dari Kerajaan Bedahulu, Gianyar, bertahta dengan penuh kezaliman, bengis dan sewenangwenang, bahkan melarang rakyat melakukan kebaktian. Penderitaan rakyat memuncak ketika panen gagal, sehingga kelaparan muncul di mana-mana. Rakyat tidak puas terhadap raja, lalu terjadilah pemberontakan yang menelan korban jiwa tidak sedikit. Raja Mayadenawa dapat dikalahkan dan sejak itu sebagai tanda kemenangan, peristiwa tersebut diray-

akan dan dikenal sebagai hari raya Galungan, yakni hari kemenangan dharma (kebenaran) melawan adharma (kebatilan). Hari raya Galungan merupakan momentum bagi umat Hindu untuk meningkatkan kualitas dan memotivasi diri untuk selalu hidup dalam ketekunan bekerja dengan tidak melupakan keselamatan diri maupun lingkungan. Penyucian diri menyangkut semua aspek yakni kejiwaan (mental dan pikiran), keragaan (sikap dan prilaku) yang harus berjalan dan seimbang serta melaksanakan ajaran agama yang disebut “Tri Kaya Parisuda” yakni berpikir, berkata dan berbuat yang baik. “Untuk itu, umat Hindu perlu merenungkan makna Galungan, yakni secara sadar bahwa semua anugerah yang dilimpahkan Tuhan Yang Maha Kuasa selama ini dapat mendorong umat untuk lebih meningkatkan perbuatan baik di dunia,” ujar Ketut Sumadi. (tik)

Kesibukan Bali Sambut Hari Raya Galungan DENPASAR - Hampir setiap pasar tradisional, baik di kota maupun pedesaan di Bali beberapa hari terakhir ini padat pengunjung, untuk membeli berbagai kebutuhan menyambut Galungan, hari Raya besar umat Hindu yang jatuh pada Rabu, 29 Agustus 2012. Hari Raya yang bermakna untuk memperingati kemenangan dharma (kebaikan) melawan adharma (keburukan) itu dilakukan dengan kegiatan ritual mulai dari tempat suci keluarga (merajan) hingga pura-pura yang berskala besar. Meskipun masyarakat jauh hari sudah melakukan berbagai persiapan, namun kesibukan dan kepadatan pasar hampir terjadi setiap hari, sehingga tidak bisa dihindari harga-harga berbagai kebutuhan itu melonjak drastis. Untuk mengantisipasi melonjaknya harga tersebut beberapa instansi pemerintah kabupaten melakukan sidak. Salah satunya, Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Diskodagpri) Kabupaten Buleleng, Ketut Laksana membentuk tim untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar di daerah itu, sehubungan meningkatnya harga-harga menjelang Galungan dan pascalebaran. Tim yang terdiri atas beberapa orang itu menyasar Pasar Banyuasri dan Pasar Anyar di lingkungan kota Singaraja. Tim menyasar para peda-

gang kebutuhan pokok, seperti beras, kopi, pedagang daging ayam dan pedagang aneka jenis buah-buahan, termasuk pisang. Beberapa kebutuhan pokok mengalami peningkatan signifikan antara lain daging ayam dari Rp15.500-Rp16.500 menjadi Rp20.000 hingga Rp21.000 per kilogram. Pisang satu tandan mencapai Rp150.000 meningkat dua hingga kali lipat karena sebelumnya yang hanya berkisar Rp50.000 sampai Rp75.000. “Tim sengaja melakukan pemantauan sehubungan dengan harga-harga yang melonjak, namun pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk menekan harga, karena permintaan barang terus meningkat, sementara persediaan masih terbatas yang masih dalam suasana idul Fitri, karena kebutuhan itu sebagian didatangkan dari luar Bali,” tutur Ketut Laksana. Lebih parah Kondisi pasar tradisional di Kota Denpasar, khususnya pasar Badung lebih parah lagi, karena semua jenis keperluan Galungan harganya melambung tinggi.Janur yang menjadi bahan baku untuk membuat banten, rangkaian janur kombinasi bunga, kue dan buah harganya melonjak hingga 40 persen sejak 19 Agustus lalu. Janur yang didatangkan dari daerah-daerah di

harga pasar, karena membutuhkan untuk keperluan ritual.

Jawa timur itu sebenarnya sudah sangat membantu, kalau hanya mengandangkan janur produksi Bali, mungkin harganya tidak terjangkau oleh masyarakat. Seorang pedagang janur di Pasar Badung Ni Ketut Ayu menuturkan, janur yang selama ini didatangkan dari Jawa Timur tidak selancar hari raya Galungan sebelumnya, karena petani di sana masih dalam suasana Idul Fitri, sehingga tidak bekerja. Oleh sebab itu tidak mengherankan janur untuk ukuran sekepal tangan orang dewasa atau 40 biji mencapai Rp7.500, padahal sebelumnya hanya Rp5.000. Konsumen sebenarnya lebih banyak membeli janur yang didatangkan dari Jawa karena memiliki postur yang lebih lebar dan halus, namun tidak bisa tahan lama karena dalam tiga hari sudah kering.

Sementara janur lokal Bali, khususnya yang didatangkan dari postur lebih kecil dengan permukaan yang lebih lembut, namun mampu bertahan lebih lama. Janur lokal harganya Rp13 ribu untuk 40 biji atau naik Rp3 ribu dari harga sebelumnya yang hanya Rp10 ribu. Sedangkan untuk sepuluh ikat janur mencapai Rp80 ribu.Demikian pula aneka jenis buah-buahan termasuk buah lokal harganya meningkat. Satu kilogram salak jenis super Rp11 ribu, yang biasanya Rp6-8 ribu. Jeruk untuk pembelian grosir Rp8 ribu per kilogram sedangkan eceran antara Rp10-Rp12 ribu.Satu kilogram sawo pada kisaran Rp8-10 ribu, jeruk Kintamani Rp9.000/kg padahal sebelumnya hanya Rp3,000. Masyarakat konsumen tampaknya tidak bisa menghindari mengikuti

Penjor Masyarakat menjelang Galungan juga membeli hiasan penjor berupa “sampian” untuk hiasan penjor atau tiang bambu yang dipancangkan di depan rumah keluarga masing-masing menjelang Hari Raya Galungan. Seorang pedagang perlengkapan penjor, I Luh Adnyana, di Desa Kapal Mengwi, Kabupaten Badung menjelaskan, hiasan penjor dijual bervariasi mulai Rp30 ribu hingga Rp180 ribu tergantung ukuran dan rumitnya rangkaian. Hiasan penjor tersebut menggunakan daun lontar yang dirangkaikan dengan warna-warni lontar, yang diperkuat dengan gabus atau bahan pengemas “styrofoam”. Untuk hiasan “sampian” dijual mulai dari Rp20 ribu hingga paling mahal Rp60 ribu, tergantung besar kecilnya ukuran dan motif. Melambungnya harga-harga kebutuhan menjelang Galungan itu Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali Dr I Gusti Ngurah Sudiana mengharapkan umat Hindu tidak konsumtif dalam menyambut hari kemenangan Dharma itu. Masyarakat Bali semakin sadar, bahwa pelaksanaan setiap ritual walaupun sederhana tidak boleh meninggalkan “tattwa” (filsafat) Hindu. (tik)


24

Motomania KAMIS 30 AGUSTUS - 5 SEPTEMBER 2012

DUCATI BALI

Akan Hadirkan 1199 Panigale Showroom Ducati Motor wilayah BaliNusa Tenggara yang beralamat di Jl. Gatot Subroto Timur No 17 Denpasar akan segera menghadirkan produk teranyarnya yakni Ducati 1199 Panigale.

Ducati 1199 Panigale yang segera hadir di Bali.

DENPASAR - Kehadiran Ducati 1199 Panigale ini, menurut General Manager Ducati Bali – Nusa Tenggara Iqbal Maricar karena melihat pangsa pasar Ducati di Bali sangat tinggi dan diminati masyarakat Bali. “Ini motor gede (moge) yang ditunggu-tunggu masyarakat Bali akan tunggangan yang bergensi,” ujar Iqbal saat dihubungi di kantornya. Lebih jauh Iqbal Maricar mengatakan, sejak diluncurkan Ducati di Bali bulan Desember 2011 lalu, yang paling laris manis penjualannya adalah Ducati Monster 795/1100 Evo dan Hypermotard 796 dan disusul yang lainnya yaitu Multistrada 1200 S/T, Superbike 848 Evo Corse SE, Streetfighter 848 dan lainnya. Hingga di bulan Agustus ini penjualan Ducati melampaui target, bahkan persediaan (stok) sampai habis. Untuk memenuhi permintaan konsumen Ducati segera merilis sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat Bali yakni Ducati 1199 Panigale di kelas premium. “Mudah-mudahan pada awal bulan September Ducati 1199 Panigale bisa dikirim

dari Jakarta,” katanya. Varian terbaru dari Ducati ini akan meramaikan pasar motor gede (moge) di Bali dan hadir 3 type, tiga warna yang menarik namun tetap didominasi warna merah dengan segmen pasar kalangan menengah keatas atau umur 25 tahun keatas. Ducati 1199 Panigale adalah motor tercepat dengan kecepatan 95 tenaga kuda ( horse power) karena semua teknologi Ducati diadopsi pada motor ini . Motor ini sangat aerodynamis dan memiliki kecepatan 95 tenaga kuda. Ketiga motor gede ini memiliki berat kering 164 kg dengan dibandrol harga bervariasi yaitu harga terendah mencapai Rp 435 juta dan tertinggi Rp 585 juta. Selain bergerak dibidang 3S (Sale, Spare part dan Servise) Ducati Bali dibawah bendera PT. Supermoto Indonesia juga menyediakan asesoris (apparel) secara lengkap untuk kebutuhan comunitas maupun ingin mempercantik tunggangan pribadi. “Ducati Bali dijuluki Show Room yang menjual asesoris paling lengkap,” sambungnya lagi. Ini dibuktikan comunitas di Indonesia seperti Jakarta, Jogyakarta, Semarang, Kalimantan, dan Sulawesi mencari

asesoris ke Ducati Bali. Sebelumnya juga pihak Ducati juga memperkenalkan Ducati Streetfighter 848 dengan warna kuning keemasan juga laku laris manis. Adik kandung dari Ducati Streetfighter 848 ini mengusung mesin superquadro L-Twin Sylinder 4 valve per sylinder, Desmodromic, luquid cooled dan memakai kopling basah dengan emisi gas buang memenuhi standar Euro-3. Ducati 1199 Panigale dengan warna merah dan putih ini untuk memenuhi permintaan konsumen yang mau tampil beda dan berkarekter sangar. Untuk mendapatkan varian terbaru ini, konsumen juga diberi kemudahan untuk memiliki dengan pembelian secara tunai maupun kredit dengan jangka waktu 3 tahun. Disisi safety Ducati 1199 Panigale ini juga seperti varian Ducati lainnya yang menggunakan rem berkualitas nomor satu di dunia yaitu Brembo dan ban menggunakan merek Pirelli type angel. Selain melayani dengan 3S (sales,service dan spare part), pihak Ducati juga menyewakan berbagai type Ducati seperti Monster 696, Hypermotard 796 dengan spesial paket. (dis)

Musda Paguyuban Vario Nusantara Wilayah XII DENPASAR - Guna menekan angka kecelakaan lalulintas sekaligus mendukung program pemerintah khususnya kepolisian dalam undangundang no 22 tahun 2009 tentang keselamatan dijalan tentu diperlukan adanya pemahaman tentang berlalu lintas yang baik. Dalam pemahaman ini harus dibentuk suatu lembaga dengan susunan pengurusnya . Baru-baru ini sebuah club motor yang menamakan dirinya peguyuban Vario Nusantara mengadakan musyawarah daerah (Musda) XII di Bali. Tujuan utama diadakan Musda ini guna mengangkat citra dan image club tanah air. Musda yang mengambil tempat di gedung Astra Motor Bali lantai IV ini dihadiri perwakilan pengurus dari masing-masing club dari Vario Bali

Rider, Honda Vario Club Lombok dan Vario Club Banyuwangi. Dalam Musda yang berjalan sangat alot dan menyenangkan ini juga dihadiri PIC Community Astra Motor Bali I Gede Anindya Perdana Putra serta perwakilan dari Main Dealer Faka Yudhistira. Menurut Putra panggilan akrab I Gede Anindya Perdana Putra saat dikonfirmasi mengatakan, Musda yang digelar di Bali ini bertujuan memilih seorang koordinator wilayah XII peguyuban Vario Nusantara (PVN) Bali, Lombok dan Banyuwangi. “Mudah-mudahan dengan terpilihnya seorang ketua koordinator wilayah XII akan membawa dampak positif bagi kehidupan club Honda di Bali dan Indonesia pada umumnya untuk membantu pro-

NYANA/DOK

Foto bersama usai melaksanakan Musda diadakan kontes Safety Riding. gram kepolisian dalam menekan angka kecelakaan,”ujarnya. Sekitar 50 riders dari masing-masing perwakilan peguyuban ikut terlibat dalam Musda dan menentukan seorang ketua. Saat pemilihan ketua itu terlihat berjalan dengan suasana sangat akrab dan serius. Dari ang-

gota yang hadir akhirnya ditetapkan Erfan dari HVC Lombok menjadi ketua Peguyuban Vario Nusantara (PVN) XII. Usai penobatan sebagai ketua, dalam kata pengantarnya Erfan mengatakan akan terus menerus melakukan komonikasi dan konsolidasi sesama club agar kedepan lebih

kompak untuk menjalin kerjasama yang baik. Usai digelarnya Musda, juga diselingi acara perayaan HUT ke-5 Vario Bali Riders. Suasana semakin meriah dengan disuguhkannya berbagai hiburan yang fresh seperti sexy dancer. “Saya harapkan sesama communitas Honda di Nusantara ini harus saling komunikasi,” katanya singkat. Selain mengadakan Musda ini setiap club juga melakukan kontes safety riding (SR) untuk membiasakan diri dalam menegakkan disiplin berlalu lintas. “Tujuan diadakan kontes safety riding untuk membiasakan diri bahwa setiap club harus memberikan contoh yang baik dan pendidikan bagi pemakai jalan,” tegas Hary Pranata, Ketua Struktur Safety Riding Astra Motor Bali. (dis)


Nyana Edisi 2  

Nyana edisi 2

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you