Page 1

Utang Indonesia Capai Rp 4.914 Triliun, Apakah Indonesia Akan Bangkrut? Banyaknya program pembangunan infrastruktur di Indonesai dikarenakan Jokowi ingin menciptakan keadilan dalam hal pembangunan infrastruktur. Namun biaya yang dianggarkan oleh pemerintahan Jokowi bersumber dari hasil Utang Luar Negeri (ULN). Meskipun tidak semua pembangunan bersumber dari ULN. Selain pembangunan infrastruktur yang digarap oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pemerintah juga menjalin kerjasama dengan pihak swasta dalam hal pembangunan infrastruktur. Alih-alih diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang Indonesia. Justru sebaliknya pihak swasta mendatangkan pekerja kasar dari luar negeri. Hingga awal tahun 2018 Bank Indonesia (BI) mencatat ULN Indonesia meningkat 10,3 persen, menjadi 357,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 4.914 triliun (kurs Rp 13.748 per dollar AS) Adapun rinciannya adalah 183,4 miliar dollar AS atau setara Rp 2.521 triliun utang pemerintah dan 174,2 miliar dollar AS atau setara Rp 2.394 triliun utang swasta. Baca Juga; Ezek Live Apk Versi Terbaru – Download Ezek Live Apk Pihak BI mengatakan, struktur ULN sektor pemerintah dan bank sentral tetap sehat. Hal ini terlihat dari jangka waktu asal yang didominasi oleh ULN jangka panjang, yaitu 98,1 persen dari total. Kenaikan ULN sektor pemerintah dan bank sentral dibandingkan bulan sebelumnya, yakni 2,8 miliar dollar AS, didorong oleh naiknya ULN jangka panjang sebesar 1,8 miliar dollae AS. Lalu dari sisi instrumennya, kenaikan ULN tersebut dipicu oleh arus masuk dana asing pada Surat Berharga Negara (SBN) serta peningkatan pinjaman. Di sektor pemerintah, pinjaman luar negeri didominasi oleh project loan yang naik 1,2 miliar dollar AS dibanding bulan sebelumnya. Sementara ULN sektor swasta pada Januari 2018 tercatat sebesar 174,2 miliar dollar AS, dipicu oleh peningkatan ULN jangka panjang dan jangka pendek. Sebelumnya, BI mencatat pada Desember 2017 ULN sektor swasta berada di angka 172,3 miliar dollar AS. Peningkatan ini didorong oleh peningkatan pertumbuhan ULN jangka panjang menjadi 3,9 persen, sementara pertumbuhan ULN jangka pendek melambat menjadi 15,8 persen. Bila dibandingkan Desember 2017, instrumen ULN swasta yang meningkat signifikan adalah loan agreement sebesar 1,1 persen, diikuti oleh C&Ds. Sementara itu, ULN dalam bentuk utang dagang dan surat utang mengalami penurunan.

Utang Indonesia Capai Rp 4.914 Triliun, Apakah Indonesia Akan Bangkrut  

Utang Indonesia Capai Rp 4.914 Triliun, Apakah Indonesia Akan Bangkrut

Utang Indonesia Capai Rp 4.914 Triliun, Apakah Indonesia Akan Bangkrut  

Utang Indonesia Capai Rp 4.914 Triliun, Apakah Indonesia Akan Bangkrut

Advertisement