Page 1


Bilik Redaksi

SUSUNAN REDAKSI Pelindung/Penasehat Mayjen (Purn) Salim S. Mengga Pembina: Taufiq Rachman, SH, SSos Lasman Siahaan, SH, MH Pemimpin Umum/Redaksi: Arman Buraeri. SS Pemimpin Perusahaan/Wapemred: RD. Darwis Pemimpin Produksi: Noehroji Redaktur Senior: Usman Rauf Zulkifli Sunusi, S.Ip Redaktur Pelaksana: Sudirman Umar, S.Pd Design Grafis: Romi Prasetia Staf Redaksi: Irfan, Haryadi, Abdullah Ganing, Yusuf Djabir Photografer/Sirkulasi: Udin Gondrong Wahyu Wibowo Sekretaris Redaksi: Sri Winingsih Tata Usaha: Taswin Mandar Marketing: ADI Penasehat Hukum: Abdi Segara, SH Alamat Redaksi/Tata Usaha: Jl. Cempaka Putih barat XIX No. 30 Jakarta Pusat Telp. (021) 4459 5454 Mobile. 0853 1116 6156 email. redaksi@skornews.com website. www.skornews.com Penerbit:

Yayasan IPJI Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia Terdaftar di Dewan Pers No.18 Depdagri No.04/D.I/II/2001

Edisi 02/Juli 2012

03

Marhaban ya Ramadhan. Pada Tanggal 21 Juli 2012 mendatang, Umat Islam di seluruh dunia bergembira menyambut datangnya Bulan suci Ramadhan 1433 Hijriah. Dalam bulan ini, Umat Islam diwajibkan untuk berpuasa selama Satu Bulan penuh, tidak makan dan minum serta kegiatan – kegiatan lainnya yang disyariatkan oleh agama, mulai saat Tiba waktu imsak sampai Maghrib tiba (Berbuka).

M

enurut hemat penulis, ibadah puasa mengandung nilai-nilai yang dapat kita jadikan sebagai kekuatan agama melawan KORUPSI. Bahkan dapat menjadi kekuatan untuk mencegah dan memberantas korupsi. Walaupun memang terkesan agak klasik tetapi mungkin tidak berlebihan jika pada bulan suci Ramadhan ini, kita kembali menaruh harapan agar bulan ini menjadi momentum untuk menyuburkan nilai-nilai yang dapat menyanggah gerakan pencegahan dan pemberantasan korupsi pada pribadi kita masing-masing. Salah satu nilai atau hikmah puasa adalah berlaku jujur yang dilandasi oleh iman dan taqwa. Meskipun banyak kesempatan untuk makan – minum. misalnya dengan tanpa diketahui orang lain, tetapi dengan landasan iman dan takwa kegiatan yang membatalkan puasa tersebut tidak akan pernah dilakukan secara sembunyi – sembunyi karena Tuhan Maha mengetahui dan Maha melihat. Diatas dari itu, Puasa pada prinsipnya mendidik umat Islam untuk menumbuhkan sikap jihad melawan hawa nafsu, kedengkian, ketamakan terhadap harta dan jabatan, sehingga tumbuh kepekaan dan kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama. Para Pemimpin di Negeri ini, wakil rakyat, di pusat ataupun di daerah serta pejabat di berbagai institusi pemerintahan, tidak akan berhenti melakukan praktik korupsi, manipulasi dan segala tindakan yang merugikan rakyat, kecuali dalam diri mereka tertanam sifat kejujuran yang dilandasi dengan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Lowongan : Redaksi SKOR membutuhkan Wartawan/Wartawati untuk wilayah DKI Jakarta, Jawa, Sulawesi, Kalimantan dan Sumatera. Bagi yang berminat, silahkan menghubungi; 0853-1116-6156 (RD. Darwis)

Maha Esa. Kalau sifat jujur tidak ada pada setiap pemimpin, maka korupsi dan manipulasi akan semakin merajalela di negeri tercinta ini. Meskipun KPK (komisi pemberantasan korupsi) telah all out dalam memberantas korupsi. Karena sejatinya problem pencegahan dan pemberantasan korupsi tidak hanya tergantung pada bagaimana sistem hukum dan politik yang dijalankan tetapi mestinya bersinergi dengan karakter dan atau nilai-nilai religius setiap individu-individu penyelenggara Negara. Untuk itu sekali lagi momentum Ramadhan kali ini, jangan kita siasiakan untuk benar-benar melatih diri kita untuk menjadi orang yang jujur lebih-lebih seorang pemimpin bangsa yang dimanatkan tanggung jawab untuk mensejahterakan masyarakat. Jujur terhadap diri sendiri dan kepada Tuhan Yang Maha Melihat dan Mengetahui segala apa yang kita lakukan di dunia ini yang akan kita pertanggung jawabkan di hari kemudian. Pimpinan dan seluruh staf Tabloid SKOR mengucapkan, Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1433 Hijriah, 2012 Masehi. Semoga amal ibadah kita diterima disisi Allah Subhanahu Wata'ala, Amin….. Penulis Adalah Pemimpin Umum/ Redaksi

1. Faisal Kelana (Korwil Aceh), M. Rosuli, Kasmidi Panjaitan, Andi Gunawan (Biro Aceh Timur, Aceh Tamiang, Langsa) 2. Muhammad Ilham (Korwil Sulawesi) 3. Nuruddin Lan Saputra (Biro Kuningan, Wil.III Cirebon)

DKI: Zulkipli Sukur, S.Sos (Korwil). Junaid (Biro Jakarta Pusat), Aldi (Biro Jakarta Utara), Rahman (Biro Jakarta Barat), Rusman (Biro Jakarta Selatan) Jawa: Agus Budianto (Korwil). Yudi (Kepala Perwakilan Jawa Timur) Jawa Barat: Haerul Manaf (Kepala Perwakilan), Sigit Hermawan (Biro Kota Bandung), Nuruddin Lan Saputra (Biro Kuningan, Wil. III Cirebon) Jawa Tengah: Askar Yathim (Kepala Perwakilan), Budianto (Biro Yogyakarta) Sulawesi: Muhammad Ilham (Korwil). Sulsel: Abdul Haris (Kepala Perwakilan), Edy, Arfandi (Biro Makassar), Basri (Biro Gowa) Andi Amir (Biro Maros) Sulbar: Abdullah G. (Kepala Perwakilan), Arifuddin, Hasan, Cemmang, (Biro Polman), Sadariah (Biro Majene), Adi (Biro Mamuju) Ilham (Biro Mamuju Utara) Sultra: Rima (Kepala Perwakilan), Muhamad Sahir, Abd. Samad (Biro Kolaka) Sulteng: Hamka (Kepala Perwakilan) M. Ridwan (Biro Palu) Sumatera Selatan: Ali Rahman (Kepala Perwakilan), Aceh: Faisal Kelana (Koordinator Wilayah), M. Rosuli, Kasmidi Panjaitan, Andi Gunawan (Biro Aceh Timur, Aceh Tamiang, Langsa)


12 04

Edisi 02/Juli 2012

Sejarah Berdirinya STAI DDI Polman: Seiring dengan desakan kebutuhan masyarakat yang merasa perlu adanya lembaga pendidikan tinggi di Kab. Polmas, guna memenuhi maksud serta harapan masyarakat dan pemerintah yang menyadari pentingnya mencetak manusia yang profesional dan meningkatkan SDM dan sebagai upaya dalam membantu Dep. Agama dan Dep. Pendidikan dalam membangun daerah. ebagai langkah awal Pengurus Yayasan DDI Polmas yang diketuai Alm. K.H. M. Yusuf Djamil yang telah mendapatkan pengesahan dari menteri kehakiman RI No. J.A.5/033/II, 05 Mei 1956 dan berdasar surat keputusan rektor Universitas Islam DDI, 26 Februari 1974 No. Kep ts-06/III-DDI/II/1974, berdiri Fakultas Tarbiyah Cabang Polman, dengan Program Sarjana Muda (BA) Jurusan Pendidikan Agama Islam, dalam naungan Universitas Islam DDI Addariyah Pare-pare. Seiring dengan jalannya proses perkuliahan yang semakin berkembang, 27 Juni 1986 pada pekerja (Exutive comite) yang dipelopori oleh Alm. Bapak Badjing Abd. Rahim, BA sebagai ketua dan Bapak Drs. Anwar Sewang sebagai sekretaris Yayasan DDI Polmas mengusulkan untuk melakukan penyempurnaan Badan Hukum Yayasan dengan akte Notaris No. 90 Tahun 1987 oleh Notaris Husain Zaind, SH. Di Ujung Pandang. sebagai rangkaian dalam upaya mendaptkan status terdaftar Program S1 Jurusan Pendidikan Agama Islam. Selanjutnya berdasarkan Surat Kopertais Wil. VIII. No. K.VIII/PP.009391/1989, 24 Maret 1989 dan Surat Keputusan Menteri Agama RI No. 44 1988 dengan dasar kedua surat keputusan tersebut maka Pengurus Besar menerbitkan SK PB DDI No. PB/E.II/III/1989, 27 Maret 1989 tentang perubahan nama, dari Fakultas Tarbiyah UI DDI Cabang Polmas menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT-DDI) Polmas. Berselang beberapa Tahun kemudian STIT DDI Polmas mengalami perubahan nama menjadi STAI DDI Polmas dengan Surat Keputusan Menteri Agama RI. No. 31 1995, 30 Juni 1995 kemudian Surat Keputusan Kopertais No. KS.1/ PP.09/033/94, 09 Maret 1994. Tentang penyesuai PTAIS dengan putusan menteri Agama RI No. 53 1994 melalui pendaftaran penerimaan kembali status PTAIS dalam lingkungan Kopertais wilayah VIII yang mengharuskan setiap PTAIS di daerah membuka 2 jurusan yaitu: Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah) dan Akhwalul Syaksiyah (Syariah). Berdasarkan SK Menteri Agama RI No. 285 1995 status STIT DDI menjadi

S

Kabar Utama

STAI DDI Polmas. Berawal dari 2 Jurusan, Sejarah mencatat bahwa STAI DDI Polmas ternyata mampu berkembang dengan pesat. Dalam rentang waktu yang tidak lama. STAI DDI Polmas mendapat izin mengelolah Program Studi (DII) Jurusan PGPAI dan PGSD/MI Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam Nomor: E/23/2000 tentang Penetapan Kembali Status Terdaftar Program (S1), Sekolah Tinggi Agama Islam DDI Polmas 7 Peb. 2001 yang selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan Kopertais Wil. VIII No. 23, 2000 tentang Penyelenggaraan Program (D2) 11 Nov. 2000. Dalam pertumbuhan selanjutnya STAI DDI Polmas disamping mengelolah program S1 juga DII (terakreditasi) berdasarkan SK Badan Akreditasi Nasional Depdiknas R.I. No. 017/BAN/PT/Ak.IV/VII/2000, 21 Juli 2000. DDI menganut paham Ahlussunah Wal Jama'ah, sebuah pola pikir yang mengambil jalan tengah antara ekstrim aqli (rasionalis) dengan kaum ekstrim naqli (skripturalis). Sumber pemikiran bagi DDI tidak hanya Al-Qur'an, Sunnah tetapi menggunakan kemampuan akal ditambah dengan realitas empirik. merujuk dari pemikir terdahulu, seperti Abu Hasan Al-Asy'ari dan Abu Mansur Al-Maturidi dalam bidang teologi. Kemudian dalam bidang fikih mengikuti empat madzhab; Hanafi, Maliki, Syafi'i dan Hanbali. Sementara dalam bidang tasawuf, mengembangkan metode AlGhazali dan Junaid Al-Baghdadi, integrasi antara tasawuf dengan syariat. Visi STAI DDI Polman adalah : “terdepan dalam dalam pembangunan sumber Daya manusia yang berkualitas berdasarkan triLogi DDI (Pendidikan, dakwah dan usaha sosial)” Misi STAI DDI Polman adalah : • Pengembangan sumber daya manusia yang memiliki IESS yang tinggi • Memiliki semangat yang tinggi dalam menguasai ilmu dan tekhnologi • Tersedianya sarana dan prasarana pendukung dalam meningkatkan prestasi mahasiswa • Menyelenggarakan program kegiatan akademik untuk menciptakan sikap profesionalisme Mahasiswa • Memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kerjasama dengan semua pihak dalam penyelenggaraan pendidikan penelitian dan pengabdian masyarakat. • Menigkatkan kualitas pemahaman ajaran agama sebagai manifestasi peningkatan iman dan taqwa dalam rangka terbentuknya manusia yang memiliki karakter dan akhlak mulia. • Membentuk SDM yang memiliki kemampuan kewirausahaan yang handal. Tujuan: Memiliki kemampuan untuk mengamati, menelaah, menganalisis dan memecahkan permasalahan pendidikan secara profesional, Memiliki bekal pengetahuan agama Islam yang mendalam dan kemampuan metodologis dan Meyakini dengan sedalam-dalamnya kebenaran untuk Islam, beramal sesuai

dengan keyakinannya dan kesanggupan untuk menjadi kader-kader DDI dalam rangka menjunjung terwujudnya visi DDI. Tujuan ini secara operasional mencakup : 1. Bidang Pengembangan Pendidikan dan Pengajaran. STAI melaksanakan dengan berpedoman kepada UU tentang Penyelenggaraan Perguruan Tinggi, UU No. 14 2005, implementasi UU tersebut dilaksanakan melalui : a. Meningkatnya kuantitas dan kualitas mahasiswa serta SDM bidang pengembangan pendidikan dan dakwah serta bidang keahlian hukum Islam. b. Penerapan kurikulum berdasarkan standar mutu dan mengimplemantasikan nilai-nialai hukum Islam. c. Meningkatnya kualitas proses pembelajaran pada setiap Program Studi. d. Berkembangnya sistem monitoring/ evaluasi proses pembelajaran dan pengawasan/penerapan nilai-nilai hukum Islam. e. Meningkatnya peran lembaga dalam proses pendidikan/penguasaan Ilmu. f. Meningkatnya kualitas pembinaan kegiatan organisasi kemahasiswaan, penalaran, minat dan kegemaran, kesejahteraan sosial serta nilai-nilai budaya. 2. Bidang Pengembangan Penelitian; Kajian teoritik, pengembangan akhlak, terbangunnya sistem dokumentasi dan pusat kajian di bidang pengembangan Islam. 3. Bidang Pengabdian kepada Masyarakat a. Memberikan kontribusi dalam mengimplementasikan visi dan misi STAI berdasarkan tujuan yang diharapkan. b. Kerjasama antara Program Studi dengan lembaga pemerintah dan swasta. c. Kemampuan sumber daya pelaksana kegiatan dan penyelenggara d. Menigkatnya pemahaman masyarakat terhadap tugas dan fungsi Jurusan e. Meningkatnya sarana dan prasarana pendukung dan membantu pemerintah mewujudkan masyarakat bertaqwa, cerdas, sejahtera dan bermanfaat. 4. Pengembangan Kelembagaan; Kerjasama berbagai pihak dan untuk memperoleh dana pengembangan dan mengembangkan sisitem informasi. 5. Bidang Pengembangan Alumni; Organisasi ikatan alumni lingkup Jurusan dan sampai ke tingkat Daerah serta Peran alumni dalam rangka membangun citra Jurusan dalam lingkup STAI-DDI 6. Bidang Pengembangan Kelembagaan a. Meningkatnya fungsi kelembagaan pada setiap Jurusan/Program Studi. b. Meningkatnya kualitas sistem menajemen melalui Program Studi yang ada. c. Meningkatnya sistem manajemen SDM d. Meningkatnya kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana kegiatan aka-

demik, administrasi dan kemahasiswaan. e. Akuntabilitas pengelolaan perguruan f. Terciptanya sistem pendidikan yang bermutu dan dapat diandalkan pada berbagai Jurusan/Program Studi. g. Terlaksananya evaluasi diri yang menyeluruh secara berkala dan periodik. h. Kualitas manajemen penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian. 7. Pengembangan organisasi/administrasi a. Untuk mencapai dinamisasi organisasi yang lebih mantap, maka struktur organisasi disusun dengan menyesuaikan diri dengan kondisi serta kebutuhan, terdiri dari 3 (tiga) unsur komponen yakni: "Pimpinan, Staf pembantu pimpinan (pembantu I,II dan III) dan Staf tata usaha sekertaris jurusan dan ketua jurusan yang berjumlah 27 orang personal" b. Administrasi, STAI DDI memerlukan perangkat administrasi yang tertata secara tertib dan baik demi pengembangan kebutuhan aspirasi dan ide STAI DDI Polman dengan proritas program administrasi yang dikembangkan untuk mencapai tingkat mutu produktifitas yang memadai dalam menyelenggarakan kegiatan Tri Darma perguruan tinggi. Motto: "Pikir, Zikir dan Amal Shaleh Berwawasan Global dan Berbudi Luhur" KEMITRAAN, Untuk pengembangan kelembagaan dan Tridharma Perguruan Tinggi, STAI DDI Polman membangun kemitraan dan kerjasama dengan berbagai instansi dan Pemerintah baik dari dalam maupun dari luar. Program Kemitraan dan Kerjasama STAI DDI Polman dalam Tahun terakhir sebagai berikut: • Kemitraan dengan Instansi Dalam Negeri, UIN Alauddin Makassar Program Pascasarjana (S2) dan Universitas Negeri Malang Program Pasca sarjana (S3)Fakultas Tarbiyah dan Keguruan bertujuan menghasilkan lulusan calon guru (pendidik) yang ahli dan profesional dalam pengajaran ilmu agama Islam dan umum dengan program studi sebagai berikut: 1. Jurusan Pendidikan Agama Islam dengan Program Studi Pendidikan Agama Islam (gelar S.Pd.I ) berdasarkan surat keputusan dirjen pendidikan islam Depag RI No. Dj.I/362/2009 tentang perpanjangan izin program S1 pada Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) Tanggal 30 Juni 2009 dan terakreditasi Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi, Nomor: 018/BAN-PT/Ak-XI/S1/VIII/2008 tanggal, 14 Agustus 2008. 2. Jurusan Pendidikan Guru Kelas SD/MI (dengan gelar S.Pd.) berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor: Dj.I/177/2010, Tanggal 09 April 2010 tentang perpanjangan Izin Penyelenggaraan program Studi pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) jenjang (S1) pada Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) dan terakreditasi Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi, Nomor: 008/BAN-PT/Ak-XIII/VII/2010 Tanggal, 02 Juli 2010. Fakultas Syari'ah dan Hukum bertujuan menyiapkan lulusan yang ahli dan profesional dalam bidang hukum Islam dan hukum positif serta ekonomi perbankan syariah dan umum dengan jurusan jurusan/program studi sebagai berikut: 1. Jurusan Peradilan dengan Program Studi Hukum Acara Peradilan dan Kekeluargaan


Kabar Utama

(dengan gelar SHI) berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Kelembagan Agama Islam, Nomor: Dj.II/142/2002, Tanggal 21 Juni 2002, tentang status terdaftar prodi S1 Akhwa Al-Syaksyiah (AS) Syariah STAIDDI Polman Tanggal, 21 Juni 2002. 2. Jurusan Ekomomi Syariah, Program Studi Perbankan dan Ekonomi Syariah (dengan gelar SE.Sy) berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor: Dj.I/54/2011, tentang izin pembukaan Program Studi perbankan Syariah Strata Satu (S1) atau Diploma Tiga (D3) pada PTAI, 14 Januari 2011. Unit organisasi yang tercantum dalam struktur organisasi perguruan tinggi (berdasarkan Peraturan Menteri Agama disebut lembaga Struktural), yakni: Lembaga Penelitian; menyelenggarakan penelitian dan Lembaga Pengabdian Masyarakat Unit organisasi penunjang; bertanggungjawab melaksanakan tugas khusus yang menunjang pelaksanaan tugas pokok Sekolah Tinggi, yaitu: UPT (Unit pelaksana tugas) Perpustakaan; memberikan pelayanan dibidang perpustkaan dan pusat Informasi dan Komputer serta memberikan pelayanan dan pelatihan. Lembaga non struktural; Organisasi yang dibentuk dengan keputusan Ketua STAI DDI Polman bertujuan melakukan kajian/ pengembangan bidang-bidang tertentu; 1. Pusat Pengkajian keislaman dan Masyarakat (PPIM) untuk mengkaji masalah-masalah ke Islaman dan sosial kemasyarakatan dan bentuk kegiatannya adalah seminar tingkat lokal, regional, nasional maupun internasional. 2. Pusat Pengkajian Kitab Kuning (Tahassus); untuk mengembangkan kajian keagamaan, bentuk kegiatannya adalah Batsul Masail, lokakarya, worshop, training, dan sebagainya 3. Baitul Mal/Lembaga Amil Zakat untuk mengumpulkan zakat, infaq dan sadakah. Bentuk kegiatannya mengelola, dan menyalurkan ZIS serta melakukan pengkajian dan pengabdian kepada masyarakat. 4. Media Alfaridh (Tim Kreatif Mahasiswa), untuk mengembangkan kegiatan penerbitan, dokumentasi, dan publikasi dalam lingkungan STAI DDI Polman 5. Jurnal Ilmiah; untuk mengembangkan publikasi karya-karya ilmiah tentang islamic studies, sains,teknologi dan seni dalam bentuk jurnal yang diterbitkan untuk pengembangan keilmuan bagi dosen. 6. Lembaga Pengawasan Mutu: untuk melakukan pengendalian dan penjaminan mutu akademik STAI DDI Polman agar mahasiswa mampu mengembangkan integrasi interkonektisitas studi keislaman sains, teknologi dan seni serta menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi, berakhlak mulia dan berperadaban. LEMBAGA APILIASI: Lembaga-lembaga apiliasi adalah lembaga yang melaksanakan kegiatan sebagai perwujudan komitmen STAI DDI Polman terhadap pelayanan sosial berupa kegiatan keagamaan, dakwah, kesehatan, kesejahteraan pegawai dan pendidikan formal dan nonformal. Manajemen lembaga-lembaga ini bertanggung jawab secara langsung kepada Ketua STAI DDI Polman. Lembaga-lembaga tersebut adalah : 1. Koperasi Amanah Koperasi Amanah adalah koperasi yang didirikan oleh Staf dan Dosen baik PNS aupun Non PNS di ling-

kungan STAI DDI Polman, bertujuan meningkatkan kesejahteraan Staf dan Dosen di lingkungan STAI DDI Polman dan memberikan pelayanan di bidang pertokoan dan simpan pinjam. 2. Taman Kanak-kanak DDI Al-Anbar didirikan/dikelola oleh Kelompok Majelis Taklim STAI DDI Polman. TK DDI Al-Anbar didirikan untuk mendidik anak-anak (usia dini) dari Staf, dosen dan umum. 3. Sekolah Dasar DDI, SMP DDI dan SMK DDI didirikan dan dikelolah oleh Staf STAI DDI (non PNS). SD DDI didirikan untuk mendidik anak-anak dari lingkungan STAI DDI Polman dan Masyarakat umum. 4. IKA STAI DDI Polman; adalah organisasi alumni STAI DDI Polman untuk mengembangkan silaturahmi dan komunikasi. 5. Lembaga penelitian merupakan unit operasional dalam lingkup STAI DDI Polman yang bertugas mengkoordinir kegiatan penelitian, pengembangan kualitas peneliti STAI, melakukan kerjasama penelitian dengan lembaga lain dan menerbitkan hasil penelitian. 6. Kegiatan yang dilaksanakan Thn 2009; Mandiri sebanyak 7 judul, Kelompok 2 judul, Kompetitif 1 judul, Workshop penelitian keagamaan bagi dosen dan Penerbitan jurnal 2 kali dalam setahun. LPM: Lembaga Pengabdian Masyarakat merupakan unit organisasi yang bertugas mengkoordinir kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yang meliputi: Pendidikan Pelatihan dan Pelayanan Kepada Masyarakat serta Pengembangan Hasil Penelitian, Pengembangan Wilayah Terpadu dan Kuliah Kerja Nyata. Organisasi Intra Mahasiswa; Lembaga yang mengatur dan melaksanakan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan di bidang ekstra kurikuler: keilmuan, pengembangan minat dan bakat serta sosial kemasyarakatan dalam rangka menunjang pembinaan mahasiswa yang berdasarkan program tridharma perguruan tinggi. Organisasi tersebut terdiri atas: Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM); Pramuka, Kopma, Seni Budaya, Black Panther, Alfitrah (Olah Bathin), LDK (Lembaga Dakwah Kemahasiswaan), MAPALA (Mahasiswa Pecinta Alam) dan HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan). Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Organisasi Intra Mahasiswa meliputi: Ilmiah (Penelitian, Seminar, Diskusi, Kajian Buku), Bidang Bakat dan Minat (Penerbitan, Seni Teater, Musik, Beladiri, Lintas Alam/Panjat Tebing) dan Kegiatan Olahraga dan Kegiatan di Masjid (Halaqah). Beasiswa: Upaya peningkatan kualitas akademik bagi seluruh sivitas akademika STAI DDI Polman mutlak dilakukan demi terwujudnya Visi, Misi dan Tujuan STAI DDI Polman sebagai center for exelence. Salah satunya adalah memberikan beasiswa kepada mahasiswa melalui kerjasama dengan Kemenag dan Kemendiknas serta instansi-instansi lainnya.

Edisi 02/Juli 2012

05

Nama Lengkap:

DR. H. Anwar Sewang, M.Ag

NIP : 19581231 198611 1 046 Tempat/Tanggal Lahir: Polmas, Thn 1958 Pangkat/Golongan : Pembina Tk I, IV/b Jenis Kelamin : Pria Status Perkawinan: Kawin Agama : Islam Pekerjaan : PNS Alamat Rumah: Jl. Mr Soepomo/9 Pekkabata Kel. Takkatidung, Kec. Polewali, Kab. Polewali Mandar Prov. Sulawesi Barat Telp Rumah /HP :0428-21026, HP.0821 8948 2533 Email: anwarsewang@gmail.com Alamat Kantor: Jl. Manunggal No 11 Pekkabata Telp /Fax: 0428-21413 Istri : Hj. Andi Darmawati P. Depu Anak : 1. Andi Darmawangsa 2. Andi Muh. Ibnu Aqil 3. Andi Anbarwati Pendidikan : SD : SDN 002 Polewali Thn 1970 SLTP : PGAPN (4 Thn) Pare Pare 1974 SLTA : PGA (6 Tahun) Pare Pare 1977 DIII : Fakultas Tarbiyah IAIN Makassar Jurusan Pendidikan Bahasa Arab 1981 S1: Fakultas Tarbiyah IAIN Makassar Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Thn 1985 S2:Pasca Sarjana IAIN Makassar Jurusan Pendidikan Islam Tahun 2001 S3: Universitas Merdeka Malang Konsentrasi Manajemen Pendidikan Thn 2012 1. Organisasi Sosial dan Kemasyarakatan

• IPNU Polmas (Ketua) Thn 1975 -1977 • IPP-DDI Polmas (Ketua) 1975 -1977 • Grakan Pemuda Ansor (Ketua Umum) 1984 -1987 • Pramuka Polmas (Andalan Cabang) Tahun 2004-2009 • DDI Polmas (Ketua ) Thn 2006- 2011 • PCNU Polewali Mandar (Ketua Tanfidiyah) Tahun 2010-2015 • Yayasan DDI Polmas (Sekretaris II) Tahun 1987-2004 • Yayasan DDI Polmas (Ketua Yayasan ) Tahun 2004 - Sekarang • PB DDI Makassar (Ketua LPT DDI) Tahun 2003-2008 • PB DDI (Ketua III) Tahun 2008-2013 • PGRI Polmas (Ketua Bidang Pengembangan Keagamaan) Tahun 2004-2009 • Dewan Pendidikan Polmas ( Ketua Korwil Wil. IV) Tahun 2000-2004 • Badan Akreditasi Sekolah/Madrasah Prov. Sulbar (Anggota) Thn 2007-2011 • ABP-PTSI Wilayah Sulbar (Ketua II) Thn 2010-2014 • APTISI Wilayah IX – A Sulawesi (Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan) Tahun 2010-2014 • Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Provinsi Sulawesi Barat (Sekretaris Umum) Tahun 2011-2016 2. Riwayat Pekerjaan /Jabatan a. PNS Mulai Tahun 1986 s/d Sekarang b. Ka. SMP DDI Polewali 1986 - 1990 c. Ka. SMAN 3 Polewali 1-7-2001 s/d 7-2-2006 d. Koordinator Pengawas Sekolah 8-11-2006 s/d 2-11-2007 e. Ka. Bag TU Disdik Polman 2-11-2007 s/d 20 Okt 2008 f. Sekretaris Disdikpora 20 Okt 2008 s/d 10 Feb 2010 g. Sekretaris Dinas Catatan Sipil & Kependudukan 10 Feb 2010-Sekarang h. Ketua/ Rektor STAI DDI Polewali Mandar 1-7-2000 Sampai sekarang 3. Karya Tulis dalam Bentuk Buku a. “Sosialisasi Siri Dalam Masyarakat Mandar” Penerbit Mahaputra Mandar 2002 b. “Srikandi dari Jazirah Tipalayo”Penerbit Mahaputra Mandar 2010 c. “Konsep Ilmu Dalam Al-Qur’an” ISBN 978-602-8484-69-5 Penerbit Alauddin Press 2010 d. “Konsep Ta’lim dalam Alqur’an” ISBN 978-602-8484-68-8 Penerbit Alauddin Press 2010 4. Karya Tulis dalam Bentuk Makalah a. Persepsi Mahasiswa PGSD/MI STAI DDI Polman terhadap Profesi guru

b. Penanaman Nilai-Nilai anti korupsi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (Tinjauan Aspek Kurikulum Pendidikan Agama Islam) c. Etika dalam Budaya Mandar (Tulisan Berseri pada Media Cetak Harian “Sulbar Pos”) yang segera akan terbit dalam bentuk buku


06

Edisi 02/Juli 2012

Kabar Nasional

yang “meresahkan serta mencederai rasa keadilan masyarakat” demi terwujudnya masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Kami masyarakat sangat resah dan pesimis atas kesungguhan KPK dalam memberantas Kasus-Kasus Korupsi yang terjadi di Propinsi Sulawesi Barat. Mengingat adanya informasi yang patut diduga kuat, Ketua KPK Sdr. Abraham Samad telah melanggar ketentuan UU RI No. 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi, pasal 29 huruf (j), dan pasal 36 huruf (a) dan huruf (c) dengan modus menghadiri dan bertemu dengan salah satu Pimpinan DPRD Kabupaten/Kota dari Propinsi Sulawesi Barat serta beberapa Pengusaha dan Bupati di Hotel Clarion Makassar pada Bulan Juni 2012, memberikan Kuliah Umum di salah satu Perguruan Tinggi yang ada di Makassar dan menghadiri serta menjadi Pembicara pada Acara Dialog yang diselenggarakan oleh salah satu Stasion TV swasta yang ada di Makassar pada Tanggal, 9 Juni 2012 tepatnya malam Ahad, itu merupakan perbuatan yang tidak sepantasnya dilakukan oleh seorang Ketua Lembaga Super Body (KPK), karena baik langsung maupun tidak lang-

sung akan mempengaruhi mental dan keberanian dalam memutuskan dan menetapkan tersangka kepada pelaku Tindak Pidana Korupsi. Menurut sumber yang namanya tidak mau disebutkan, bahwa Pejabat dari Propinsi termuda di Indonesia ini pemekaran dari Sulawesi Selatan yaitu Sulawesi Barat dengan peribadi Ketua KPK, Abraham Samad secara histori tidak bisa dipisahkan dengan Pejabat-Pajabat dari Sulawesi Barat, karena secara tidak langsung pengaruh kedekatan Abraham Samad sebelum menjadi Ketua KPK dengan Pejabat Sulawesi Barat sangat erat terlebih lagi Istri dari Abraham Samad adalah anak Perempuan dari salah satu mantan Bupati dari wilayah Sulawesi Barat dan menurut sumber tersebut, pada saat Abraham Samad melangsungkan Pernikahannya dengan anak dari mantan bupati tersebut, banyak pejabat yang menyumbang kepada beliau. Sejarah atau latar belakang perjalanan hidup dan kehidupan Ketua KPK, Abraham Samad, mulai digali dan didalami teman-teman yang merasa kecewa atas kinerja KPK dibawah kepemimpinan Abraham Samad dalam memberantas Korupsi di kampung halamanya yaitu Sulawesi, Khususnya Sulawesi Barat. Kuat dugaan pepatah yang menga-

SKOR,Jakarta Kembali lagi Oknum Pejabat Kantor pajak mencuri Uang Negara, mereka menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri tanpa peduli akan kerugian Negara akibat tindakannya itu. Sungguh keterlaluan apa yang dilakukan oleh Kepala Kantor Pajak Bogor, Anggrah Suryo. Mengatur besaran pajak yang harus dibayarkan sebuah perushaan tambang batu bara, PT. Gunung Emas Abadi yang meminta jasa Anggrah, memiliki kewajiban pajak yang harus dibayarkan kepada Negara antara Rp 21,5 Miliar hingga Rp 22 Miliar. bersekongkol agar pajak yang mereka bayarkan hanya sekitar Rp 1,5 Miliar saja, Bahkan dari besaran itu disepakati untuk dikurangi lagi menjadi Rp 1,2 Miliar agar kelebihan Rp 300 Juta bisa masuk ke kantong pribadi Anggrah.

bukti menyuap aparat negara akan dihukum keras di Inggris. Langkah tegas ini ditempuh karena korupsi merupakan penyakit sosial yang bisa meruntuhkan negara. Apabila kita tidak sungguh-sungguh memberantasnya. Harus diakui kita masih terlalu bertenggang rasa kepada pelaku korupsi. Hukuman yang dijatuhkan tidak mencerminkan kerugian negara yang diakibatkan oleh tindakan mereka. Bahkan usulan untuk memiskinkan para koruptor tidak pernah bisa direalisasikan. Padahal kalau kita ingat kerusakan sosial yang diakibatnya, lebih mahal lagi biaya yang harus kita bayarkan. Seperti sekarang ini korupsi sudah seperti gaya hidup. Orang tidak pernah merasa malu kalaupun ketahuan melakukan korupsi. Kesamaan pandangan di antara penegak hukum harus kita lakukan. Jangan sampai kasus korupsi yang ditangani KPK berbeda perlakuan dan hukumannya dengan kasus korupsi yang ditangani Kepolisian dan Kejaksaan. Kasus yang melibatkan Kepala Kantor Pajak Bogor diputuskan KPK untuk dilimpahkan ke Kejaksaan. Terlalu banyaknya perkara yang sedang ditangani KPK membuat kasus ini dialihkan ke Kejaksaan. Jangan sampai ke-

Sulawesi Barat - Dengan berdasar pada semangat pembentukan Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2001 Perubahan atas UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak pidana Korupsi, yang bunyinya antara lain. “bahwa untuk menjamin kepastian hukum, menghindari keragaman penafsiran hukum dan memberikan perlindungan terhadap hak-hak sosial dan ekonomi masyarakat, serta perlakuan secara adil dalam memberantas Tindak Pidana Korupsi”, dengan demikian tidak ada keraguan akan terjadi perbedaan penafsiran dalam menilai perbuatan Penyelenggara Negara yang melanggar Undang-undang Tindak Pidana Korupsi, antara KPK dan Masyarakat dan atau antara KPK dan Aparat Penegak Hukum yang lain. Dan untuk menjamin pelaksanaan UU RI No. 20 Tahun 2001, Perubahan atas UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Pemerintah membuat UU RI No. 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang Independen dengan tugas dan kewenangan melakukan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang merugikan keuangan atau Perekonomian Negara dan Perbuatan Penyelenggara Negara

A

kibat perbuatan Anggrah Suryo tersebut, Negara merugi sekitar Rp 20 Miliar, Perbuatan Kepala Kantor Pajak Bogor itu sungguh keterlaluan karena uang pajak itu diperlukan Negara untuk membuat pembangunan bisa berjalan dan menyejahterakan lebih banyak Rakyat. Kita merasa prihatin karena Anggrah bukan satu-satunya pegawai pajak yang berbuat seperti itu. Banyak pegawai pajak yang tega untuk merugikan negaranya, demi memperkaya dirinya sendiri. Meski beberapa rekannya tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, tetap saja itu tidak membuat pegawai pajak takut untuk melakukannya. Padahal seperti kasus Anggrah Suryo tidak seberapa uang yang ia dapatkan. Sungguh tidak sebanding

kerugian yang dialami negara karena uang pajak yang tidak diterima, dengan imbalan yang diberikan kepada pegawai pajak tersebut. Namun orang sering gelap mata ketika keserakahan menghinggapi diri mereka. Orang lupa akan kehormatan yang tidak bisa terbayarkan dengan harga berapa pun. Ketika sekarang tertangkap tangan dan harus berhadapan dengan hukum, keluarga harus ikut menanggung malu. Oleh karena tidak mungkin ada korupsi yang dilakukan satu pihak, banyak negara menerapkan aturan yang tegas. Saat berkunjung ke Indonesia, Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan bahwa Inggris tidak mentolelir lagi perusahaan yang terlibat tindakan korupsi. Walaupun itu dilakukan di luar negeri, maka perusahaan yang ter-

takan, “Semut di seberang Pulau terlihat dimata, Gajah di pelupuk mata tak Nampak” berlaku untuk Abraham Samad, mengapa kami mengatakan demikian. Deputi Bidang Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), telah menerima segudang laporan dari masyarakat terkait Perbuatan para Pejabat di Sulawesi Barat yang telah melakukan Korupsi, serta pernyataan Menteri Dalam Negeri yang dimuat dalam media Nasional SENTANA persi Tahun 2012, tercatat 173 Bupati Korup. Dari 173 nama tersebut terdapat nama-nama Pemda dari Propinsi Sulawesi Barat, namun sampai saat ini tak seorangpun dapat ditetapkan sebagai Tersangka apalagi Terdakwa (periode Sdr. Abraham Samad), sementara bukti-bukti tentang pelanggaran sudah cukup untuk menjerat mereka, dari kenyataan itulah sehingga Sulawesi Barat digelar SURGANYA KORUPTOR. Pejabat Sulawesi Barat silahkan tertawa dan terus berpesta serta berharap Abraham Samad balas budi, tapi ingat Tuhan tidak Tuli dan Buta dalam hal apapun, kalau Pejabatnya tidak dapat dijerat dan ditetapkan sebagai tersangka, maka kami minta Ketua KPK, Abraham Samad mengundurkan diri, jangan karena cuka setetes, susu sebelanga jadi rusak. Pengirim dan Penanggung Jawab : Nama : Z u b a i r

mudian kasus ini tidak ditangani secara sungguh-sungguh. Tiba-tiba saja dikatakan tidak cukup bukti dan dikeluarkan surat penetapan penghentian perkara. Kasus korupsi yang ditangani KPK tidak mengenal yang namanya SP3, sementara ketika ditangani lembaga-lembaga yang lain bisa dipetieskan karena alasan tidak cukup bukti. Pekerjaan rumah yang tidak kalah penting harus dilakukan Direktorat Jenderal Pajak adalah membenahi aparat mereka. Perbaikan remunerasi saja terbukti bukan jawaban untuk membuat pegawai pajak tidak korupsi. Diperlukan langkah lanjutan yang harus ditemukan jawabannya oleh seluruh aparat Ditjen Pajak. @S.02

Diborgol, Anggrah Suryo keluar dari gedung KPK dengan pengawalan ketat Petugas saat akan dilimpahkan ke Kejaksaan Agung, Jakarta Jumat (13/7/12). KPK menangkap AS dengan barang bukti Uang senilai Rp 300 Juta Rupiah


Kabar Nasional

SKOR,Jakarta Melorotnya kepercayaan Rakyat Indonesia terhadap Partai politik yang belakangan ini Kadernya justru banyak yang bertingkah hingga merugikan Keuangan Negara, hal tersebut tercermin dari survey yangdilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting, hasil surveymenunjukkan bahwa sekitar 60% Rakyat belum tahu akan memilih siapa untuk menjadi presiden pada 2014 nanti. Beberapa Nama yang muncul sekarang ini masih di dominasi wajah-wajah lama dan masih belum cukup meyakinkan mereka untuk dapat membawa perubahanbesar bagi kemajuan bangsa dan Negara.

G

ambaran tersebut mencerminkan keraguan ditengah masyarakat. Tiap sekumpulan orang ketika ditanyakan tentang siapa calon presiden yang mereka percaya, tidak pernah bisa menghasilkan satu kata sepakat tentang siapa yang dianggap pantas menjadi presiden untuk periode mendatang. Hal ini memang tidak bisa dilepaskan dari reformasi yang selama 14 Tahun ini kita jalankan terutama tentang suburnya perilaku korupsi yang belum bisa diberantas dan memberikan penjerahan bagi caloncalon koruptor lainnya. Gambaran indah tentang reformasi ternyata tidak sesuai dengan kenyataan. Melihat realita sekarang ini tentunya kita harus mulai memunculkan pemimpin-pemimpin baru yang lebih menjanjikan. Indonesia memiliki banyak sumber daya manusia yang telah menunjukkan kiprahnya bahkan sampai pada tingkat Internasional. Jika kita mencoba menilik beberapa nama dari berbagai latar belakang profesi, akan muncul beberapa Tokoh yang telah teruji dan bisa diharapkan membawa peruba-

han kearah yang lebih baik. Sebut saja dari kalangan birokrasi sekarang ini kita bisa mendapatkan sosok seperti Menteri Perdagangan Gita Wiryawan, Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan dan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. Dari kalangan Muspida, ada gubernur Sulawesi Selatan, DR. H. Syahrul Yasin Limpo, SH. MH. M.Si, Jawa Timur Sukarwo, Gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang dan Walikota Solo Joko Widodo. Kalau kita melihat dari kalangan akademisi muncul nama Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan, Rektor Universitas Islam Negeri Jakarta Komaruddin Hidayat dan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Firmansyah dan masih banyak deretan Tokoh lain . Kalangan dunia usaha juga memiliki beberapa nama yang bisa kita harapkan memimpin negeri. Sebut misalnya Chairul Tanjung dari CT Corp, Rachmat Gobel dari Panasonic

Edisi 02/Juli 2012

atau Sandiaga Uno dari Grup Saratoga. Sementara dari kalangan politisi, Tiga nama pimpinan DPR bisa ditampilkan yaitu Pramono Anung (PDI Perjuangan), Anis Matta (Partai Keadilan Sejahtera) dan Priyo Budi Santoso (Golkar). Munculnya nama-nama muda tentunya akan membuka wawasan kita bahwa masih banyak yang bisa kita harapkan. Negeri ini menyimpan banyak potensi, hanya saja kita belum pernah mengangkat mereka ke panggung untuk kita perhatikan. Kita memang harus berani untuk menatap ke depan. Bukan berarti kita harus mendikotomikan antara pemimpin tua dan pemimpin muda. Tidak sedikit pemimpin muda yang ternyata larut dalam praktik korupsi. Sebaliknya tidak ada jaminan juga pemimpin tua akan mempunyai kematangan sebagai seorang pemimpin. Hanya saja belajar dari apa yang sudah kita alami di masa lalu, tidak perlu takut untuk melakukan perubahan. Yang kita butuhkan hanyalah orang-orang yang mau bekerja dengan hati dan mendahulukan kepentingan rakyat dari pada kepentingannya sendiri. Kita harus berani memberi kesempatan kepada tokoh-tokoh baru untuk membawa kemajuan bagi negeri ini. Apalagi dibidangnya masing-masing

07

mereka sudah mencoba melakukan perubahan dan hasilnya tidak terlalu mengecewakan. Dengan bekal itu tidak ada salahnya kita memberi kesempatan kepada mereka untuk berkiprah pada bidang pengabdian yang lebih besar. Mari kita beri kesempatan kepada lebih banyak darah-darah segar untuk membangun negeri ini. Semua orang punya kesempatan yang sama untuk memajukan negeri ini, sepanjang ia memiliki integritas yang tinggi dan kemauan untuk berbakti kepada negara. Kita melihat bagaimana bangsa-bangsa lain juga menampilkan pemimpin yang lebih mampu untuk menghadapi tantangan zaman. Bahkan negeri seperti China sudah mempersiapkan para pemimpinnya untuk mengambil alih estafet kepemimpinan pada tahun 2022 mendatang. Oleh karena dalam sistem politik kita, peran partai politik sangatlah besar, maka kita mengajak para pemimpin partai politik untuk juga berpikiran terbuka. Janganlah partai politik terus berkutat pada pemimpin yang itu-itu saja, tanpa pernah mau melakukan kaderisasi secara serius. Indonesia membutuhkan pemimpin yang mampu membawa pemikiran yang segar. Kita harus percaya bahwa setiap zaman mempunyai tantangannya sendiri dan setiap zaman akan melahirkan juga pemimpinnya sendiri. @S.04

SKOR,Jakarta Deklarasi pencalonan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakri sebagai calon presiden menjadi titik awal dimulainya persaingan kursi Presiden periode 2014-2019. Langkah Partai Golkar akan segera diikuti partai-partai lain untuk secara resmi mencalonkan tokoh yang mereka jagokan. Sudah saatnya bagi kita untuk mengetahui secara resmi siapa calon presiden yang akan diusung setiap partai. Pada pemilihan presiden 2014, kita akan menentukan pemimpin baru yang akan memimpin bangsa dan negara ini untuk masa lima tahun ke depan.

Selama ini kita memang sudah mendengar nama-nama yang akan maju dalam pemilihan presiden mendatang, namun semua itu baru percabaan untuk disosialisasikan kepada masyarakat dan belum secara resmi ditetapkan oleh partai politiknya. Golkar menjadi partai pertama yang menetapkan calon presidennya. Memang sempat terjadi pro-kontra di dalam tubuh Golkar, namun mereka akhirnya berani untuk keluar dengan satu nama yaitu Aburizal Bakrie (Ketua Umum). Bagi masyarakat, munculnya nama-nama calon Presiden yang secara resmi dimajukan partai politik, penting untuk bisa kita kenali sosok pribadinya. Sebagai calon pemimpin bangsa dan negara, kita harus benar-benar mengenal calon presiden kita agar kelak ia bisa membawa bangsa dan negara ini ke arah yang lebih menjanjikan kemajuan. Tentu kita harus menerima kenyataan bahwa tidak mungkin kita akan menemukan pemimpin yang sempurna. Namun dengan segala kelebihan dan kekurangan yang

ada pada diri pemimpin itulah, maka kita perlu mengenalnya lebih dini. Sejauh ini nama-nama yang muncul sudah dikenal masyarakat. Selain Ical (sapaan akrab Abu Rizal Bakri,red) beberapa nama yang disebut-sebut akan maju sebagai calon presiden antara lain Megawati Soekarnoputri, Jusuf Kalla, Prabowo Subianto, Hatta Rajasa dan Wiranto. Pernah ada pemikiran mengapa tidak muncul nama-nama dari kelompok yang lebih muda. Di saat bangsa-bangsa lain sudah muncul dengan generasi-generasi pemimpin yang baru, kita masih berkutat dengan nama yang masih itu-itu saja, Ini tentunya merupakan tantangan bagi bangsa ini. Kita harus berani memunculkan tokoh-tokoh yang lebih muda. Kita yakin bangsa ini memiliki banyak pemimpin muda, hanya saja mereka tidak cukup diberi panggung dan diperkenalkan kepada khalayak ramai. Dari kalangan yang pernah duduk dalam pemerintahan, kita memiliki calon pemimpin muda

seperti Sri Mulyani Indrawati, Gita Wiryawan atau Syahrul Yasin Limpo. Dari kalangan masyarakat umum kita memiliki orang seperti Anies Baswedan. Sementara dari kalangan pengusaha ada orang seperti Rachmat Gobel, Muhammad Lutfi, Sandiaga Uno atau Erwin Aksa. Sebenarnya banyak lagi anakanak muda yang punya komitmen kepada negara dan mereka lebih sesuai dengan tantangan zaman. Namun hegemoni politik yang dibuat oleh DPR akhirnya menjadikan tokoh-tokoh potensial itu tidak bisa tampil ke permukaan. Memang sistem politik yang dianut sangat berbeda, tetapi tidak ada salahnya kita melihat regenerasi kepemimpinan yang dilakukan China. Mereka kini sedang bersiap untuk mengakhiri Era kepemimpinan Hu Jintao dan Wen Jiabao. Mereka sudah mempersiapkan sosok pemimpin seperti Xi Jinping dan Li Keqiang. Yang luar biasa dari China, mereka sudah melihat tantangan mereka pada tahun 2022. Untuk itu generasi keenam pemimpin China sudah

mulai dipersiapkan dan mereka itu dididik untuk menjadi pemimpin yang peduli kepada bangsa dan negaranya. Ketua Yayasan Universitas Pancasila, Siswono Yudohusodo pernah menyampaikan bahwa apa pun sistem politiknya, sebenarnya tujuan berbangsa dan bernegara itu semuanya sama. Pembentukan pemerintahan dimaksudkan untuk satu tujuan yakni memberikan kehidupan yang lebih baik kepada rakyatnya. Atas dasar itulah maka perebutan kekuasaan tidak boleh hanya berhenti pada sekedar memilih presiden saja. Kita harus memilih seorang presiden yang mau bekerja untuk bisa menciptakan kesejahteraan kepada seluruh rakyatnya, bukan hanya untuk kepentingan dirinya sendiri. Inilah pekerjaan rumah yang harus kita lakukan dalam dua tahun ke depan. Kita harus bisa menemukan sosok pemimpin yang bisa bekerja penuh untuk kemajuan seluruh rakyat Indonesia. @S.02


08

Edisi 02/Juli 2012

SKOR,Jakarta embali Oknum Hakim merusak citra Pengadilan, Lembaga penegak hukum yang seharusnya bersih dari sifat-sifat tercela itu kembali tercoreng karena ulah Oknum Hakim yang senang memperjual belikan kasus dengan memutuskan perkara dengan se enak dengkulnya saja. Kejadian tersebut terjadi di Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Hakim Anton Budi Santoso, diskorsing 2 Tahun karena melakukan praktik jual beli perkara seharga Rp 50 Juta. Adapun hakim Putu Suika dipecat karena kedapatan karaoke bersama dengan pihak berperkara. Hal ini sangat disayangkan karena seharusnya hakim seperti Anton harus dipecat. Berikut wawancara dengan mantan hakim Asep Iwan Iriawan yang pernah memvonis mati 5 bandar narkoba di PN Tangerang pada Tahun 1999-2000 ini saat dihubungi wartawan Kamis (12/7). Untuk kasus hakim yang melanggar kode etik semuanya

K

SKOR,Jakarta setelah sekian lama jabatan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) kosong, akhirnya Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPan dan RB) Azwar Abubakar, pada Kamis (21/6/12) lalu, melantik mantan Wakil Kepala BKN, Eko Sutrisno menjadi Kepala BKN. Pelantikan dilakukan di aula gedung 1 lantai V, Kantor Pusat BKN, Jalan letjen sortoyo No. 12 Cililita, Jakarta Timur. Pelantikan tersebut didasarkan pada Keppres Nomor 62 Tahun 2012 yang terbit Tanggal, 24 Mei 2012. Demikian pernyataan pers yang disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol BKN, Aris Windyanto yang disampaikan pada Kamis (21/6) terkait pelantikan Kepala

Kabar Nasional

harus dipecat. Untuk kasus ini harusnya diberhentikan dengan tidak hormat karena jual nama hakim lain untuk pengamanan dia. Bagaimana hakim yang meminta uang. Kriminal, suap itu adalah termasuk korupsi. Diawal kan hakim tahu bahwa minta duit itu korupsi. Jadi hakim itu siap jadi orang bersih. Hakim harus bijak bagimana bisa membersihkan orang lain kalau dia nggak bersih. Sejak awal kan sudah tahu. Kenapa dilakukan. Pokoknya sejak awal kalau hakim nakal, kriminal, apalagi minta duit pecat saja. Kalau cuma mutasi itu enak, nanti bisa mengulangi lagi dan bisa diikuti yang lain. Hukuman harus memberikan efek jera. Hakim itu 'wakil Tuhan' harus bersih, kok dia malah minta duit. Terhadap putusan sanksi tersebut, Seharusnya majelis harus berani, yang telah melanggar kode etik, pecat semua. Kalau terima duit harus dipecat, sekecil apapun. Kalau hakim tidur atau terlambat datang baru boleh di skors, jangan dipecat. Terkait hakim yang berkaraoke dengan pihak yang berperkara, bagaimana sebaiknya? Kok hakim karokean, emang kurang kerjaan, itukan kelihatan memihak. Kalau hakim enggak karokean, emang mati? Sakit jiwa? Karaoke kan bisa sama keluarga, ngapain sama pihak berperkara?, tegas asep iwan Iriawan. @S.01

BKN. Dijelaskan Aris, sebelum terbitnya Keppres, berdasarkan surat Menpan Nomor ST/231/M. PANRB/10/2011 Tanggal, 26 Oktober 2011, Eko Sutrisno ditugaskan menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Negara, mengingat Kepala BKN Edy Topo Ashari memasuki masa purnabhakti per 1 November 2011 lalu. Eko Sutrisno adalah sosok “asli� yang merintis karier PNS sejak awal di BKN. Setelah lulus Sarjana Strata I Ilmu Pemerintahan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta Tahun 1981, ia mendaftar menjadi CPNS BAKN yang kemudian dinyatakan lulus. Setelah lulus dan menjalani masa orientasi ia diangkat sebagai CPNS di BAKN pada Tanggal, 1 Oktober 1981 dalam golongan ruang III/a.

SKOR,Jakarta Ahli hukum pencucian uang Dr. Yenti Garnasih mengaku lima kali menolak usulan menjadi hakim agung. Padahal secara kapabilitas dan kredibilitas dia layak mengikuti seleksi hakim agung. Mengapa dia menolak? "Kalau dengan sistem sekarang, saya akan di-fit and proper test oleh DPR. Masa sarjana dites oleh anak TK?" kata Yenti, merujuk pernyataan (alm) Gus Dur zaman dulu, (12/7/2012). Padahal dia sudah diminta mengikuti seleksi hakim agung banyak kalangan dalam 5 kali periode pendaftaran seleksi hakim agung. Namun dia bergeming dan memilih jalur akademik dengan mengajar di berbagai perguruan tinggi. "Bukannya tidak mau, tapi dengan kondisi penegakan hukum sekarang, saya tidak cocok jika harus di dalam Mahkamah Agung (MA)," ujar doktor kelahiran 11 Januari 1959 ini. Dosen tetap Universitas Trisakti Jakarta ini merasa masih leluasa memperbaiki hukum Indonesia dari luar sistem MA. Dengan posisi tersebut, dia bebas berbicara, mengkritik hingga memberi masukan baik lewat ruang kuliah atau di berbagai kesempatan di berbagai forum seminar. "Jika saya harus masuk MA, maka saya tidak bisa berbuat apa-apa lagi," ungkap mantan model ini. Padahal peluangnya menjadi hakim agung sangat besar. Sebab MA saat ini sangat membutuhkan ahli pidana khususnya terkait pi-

dana ekonomi, korupsi dan pencucian uang. Hal ini terkait maraknya kasus korupsi hingga penggelapan pajak belakangan terakhir. Yenti menyelesaikan pedidikan S1 di Universitas Pakuan Bogor. Setelah Lulus kuliah, Yenti menjadi asisten Dosen di Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Jakarta. Tak ingin mandek, perempuan yang tampil modis dan feminin tersebut meneruskan studi S2 di Universitas Indonesia (UI) dan lulus pada 1995. Pendidikan doktornya diselesaikan di kampus yang sama. Dalam menyelesaikan desertasinya, dia hijrah ke Amerika Serikat dan mempelajari 600 jurnal dan 250 putusan tentang pencucian uang. "Tapi saya belum tertarik jadi hakim agung. Kalau cuma mengejar harta, saat ini saya sudah merasa cukup," alasan Yenti. @net

Pria kelahiran Trenggalek, 6 Januari 1955 ini kali pertama menduduki jabatan struktural sebagai Kepala Sub bagian Pengadaan pada Tanggal, 18 Januari 1983. Empat Tahun berselang, tepatnya pada Tanggal 12 Februari 1987, Eko mendapat promosi eselon III sebagai Kepala Bagian Pengadaan pada Biro Perlengkapan. Selama bekerja, ia menyambi kuliah di Universitas Indonesia untuk meraih Master di bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik kemu-

dian lulus pada Tahun 1999. Eko pernah mengalami mutasi dan rotasi saat memegang jabatan eselon III, antara lain Kepala Bagian Program di Pusdiklat dan Kepala Bagian Rumah Tangga pada Biro Umum. Tanggal 17 September 1999 ia di promosikan sebagai Kepala Biro Umum, kemudian 12 September 2001 dimutasikan menjadi Kepala Biro Keuangan. Belum genap 2 Tahun sebagai Kepala Biro Keuangan, Eko dipromosikan menduduki jabatan struktural eselon I.a sebagai Sekretaris Utama BKN, tepatnya pada Tanggal 20 Pebruari 2003. Kariernya terus bersinar hingga pada Tanggal, 24 November 2006, Ia mendapat kepercayaan menduduki jabatan Wakil Kepala BKN dan akhirnya pada Tanggal, 21/6/2012 lalu, Drs. Eko Sutrisno, M.Si dilantik sebagai Kepala BKN oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar. @Smbr, Humas BKN


Kabar Ibu Kota

Jakarta, SKOR sai perhitungan cepat Pilgub DKI yang memastikan Pasangan JokowiAhok menempati urutan Pertama dan akan berlanjut ke Putaran Kedua, Jokowi langsung menemui Hidayat , hal itu tentunya memberikan sinyal bahwa Jokowi mencari dukungan untuk berkoalisi melawan Pasangan Foke-Nara yang menempati urutan Kedua. Cagub DKI yang diusung PKS, Hidayat-Didik menempati urutan ketiga berdasarkan hasil hitung cepat (quick count). Tak ayal hal tersebut membuat dukungan dari pasangan itu diperebutkan dua pasangan yang kemungkinan akan melaju ke putaran kedua. Jika merujuk pada hasil quick count Pilgub DKI 2012, maka pasangan Jokowi-Ahok menempati urutan pertama (sekitar 43% suara) diikuti oleh pasangan Foke-Nara (34%). Sedangkan di urutan tiga, ditempati oleh pasangan Hidayat-Didik (11%). Sementara urutan empat hingga enam diisi berturut-turut oleh pasangan Faisal-Biem, Alex-Nono, dan Hendardji-Patria. Menilik hasil tersebut, tentu dukungan dari Hidayat-Didik akan diperebutkan oleh dua pasangan yang akan bertarung di putaran kedua, Jokowi-Ahok dan Foke-Nara. Maka keputusan PKS sebagai partai pengusung Hidayat-Didik akan menentukan kemana dukungan diberikan. "Kalau saya lihat lebih ke

U

skor,Jakarta Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta menerima 89 laporan pada putaran pertama Pilgub DKI 2012. Laporan tersebut sebagian besar terkait permasalahan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Namun tak sedikit pula yang hanya berupa laporan 'iseng'. Pada Pilkada putaran pertama, laporan masyarakat berjumlah sekitar 89 kasus, sebagian besar terkait permasalahan DPT. Jadi banyak yang mengadukan tidak mendapatkan hak pilihnya dalam Pilkada," kata Komisioner Panwaslu, M. Jufri, Sabtu (14/7/2012) malam. Namun, Jufri menjelaskan, tidak semua yang diterima adalah laporan yang benar. "Jadi ada juga laporan yang iseng saja, setelah kita minta klarifikasi, taunya nggak ada. Banyak sekali laporan seperti itu," ujarnya. Seperti misalnya laporan soal saksi dari salah satu pasangan calon yang diusir di salah satu TPS. Namun, saat diklarifikasi

partai yang akan menentukan," kata Direktur Eksekutif Indobarometer, M Qodari, saat berbincang dengan wartawan beberapa waktu lalu Menurut Qodari, PKS memiliki suara sekitar 19 persen di DKI Jakarta. suara dari sebagian besar massa grass root PKS memiliki kecenderungan untuk merapat ke Foke-Nara. "Karena ada kesamaan ideologi," ujarnya. Namun, melihat hubungan baik Jokowi dan Hidayat, ada kemungkinan elite PKS akan lebih cenderung memilih Jokowi. Lagipula, Qodari menambahkan, dari segi citra, PKS lebih baik merapat ke Jokowi. "Kalau dari segi citra mereka akan memilih Jokowi," tuturnya. Qodari menjelaskan selama ini kampanye beberapa cagub lain, termasuk Hidayat-Didik, kerap menyerang calon incumbent. Menurut Qodari dari segi citra tidak baik jika tiba-tiba mendukung pihak yang selama ini diserang. "Betul (harus malu). Tapi sebenarnya alasan bisa saja dicari," imbuhnya. @S.03

oleh Panwaslu, ternyata tidak ada kejadian pengusiran tersebut. "Ternyata bukan berupa pengusiran, tapi saksi ada dua orang ngotot ingin masuk ke dalam TPS, tapi tidak diizinkan, karena hanya diizinkan untuk satu orang," tutur Jufri. Meski banyak menerima laporan iseng, dan orang yang melapor tidak bisa dimintai keterangan, Jufri mengatakan, Panwaslu tetap akan menerima laporan dari masyarakat jika ada dugaan pelanggaran dalam Pilgub ini. Lebih jauh mengenai DPT, Panwaslu masih menunggu sikap dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mengenai verifikasi masalah DPT termasuk opsi penambahan. "KPU mengatakan belum ada aturan untuk penambahan DPT. KPU DKI. Sementara ini masih berkoordinasi dengan KPU pusat mencari payung hukum untuk menambahkan DPT pada putaran kedua," paparnya. @S.03

Edisi 02/Juli 2012

SKOR,Jakarta Partai Kebangkitan Bangsa tetap mendukung pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli pada putaran kedua Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. "Kami tetap mendukung Foke-Nara. Terus terang kemarin (putaran pertama), kami belum all out dan belum maksimal," kata Bendahara DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bachrudin Nasori di Jakarta Sabtu (14/7). Menurut dia, pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, PKB adalah partai koalisi yang selalu mendukung kerja pemerintah di tingkat pusat maupun di Jakarta. "Kami mengakui tim pemenangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Foke-Nara kurang bekerja maksimal. Kendati demikian, kami berjanji konsisten mendukung Foke-Nara pada pu-

SKOR,Jakarta Sejumlah Tim sukses Foke mendatangi panwaslu DKI bebera waktu lalu untuk melaporkan Tim Jokowi-Ahok dengan tuduhan money politics. Saat dikonfirmasi, Cawagub DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), membantah tuduhan itu. Ahok menanggapi dengan santai laporan tersebut. Menurut Ahok, laporan itu adalah bentuk kekhawatiran lawan menghadapi pihaknya. "Itu laporan orang takut kalah gitu loh," ungkap Ahok, Sabtu (14/7/2012). Ahok menjelaskan pihaknya tidak pernah membagi-bagi uang selama kampanye. Jangankan duit, air mineral aja kami nggak pernah bagi, ujarnya. Menurut Ahok, kampanye dengan membagi-bagikan uang tidak akan laku di Jakarta. Lagipula, kata Ahok, dana kampanye timnya tidak terlalu besar.

09

taran kedua nanti," katanya. Ia mengatakan, pada putaran kedua nanti, Ketua Umum DPP PKB akan turun langsung ke lapangan mendukung Foke-Nara untuk mengahadapi pasangan Jokowi-Basuki Tjahaja Purnama. "Yang pasti, PKB akan all out turun langsung mendukung Foke-Nara pada putaran kedua nanti. Ketua Umum PKB akan turun langsung untuk menyapa masyarakat," katanya. @S.05

"Saya pikir money politics sudah nggak jaman di Jakarta. Lagipula, untuk politik dana kampanye kami tergolong kecil," tuturnya. Sebelumnya Komisioner Panwaslu DKI, M. Jufri, mengkonfirmasi adanya laporan dari timses Foke-Nara. Laporan itu sudah masuk pada Jumat (13/7) malam. Jufri menjelaskan laporan tersebut terkait dengan adanya indikasi politik uang yang dilakukan oleh Tim Jokowi-Ahok. Namun, kata Jufri, laporan yang masuk tidak disertai dengan bukti yang kuat. "Kemarin malam ada laporan masuk ke kita, dari tim suskesnya Foke-Nara soal politik uang. Yang dilaporkan kubu Pak JokowiAhok. Soal ada indikasi seseorang yang mencoba memberi uang ke masyarakat pada dini hari, cuma buktinya belum ada, belum kita terima," ujar Jufri. @S.02


10

Edisi 02/Juli 2012

Kabar Daerah

CAMAT: “Dalam Surat Berita Acara Pengukuran BPN Menyebutkan Lokasi HGU (Hak Guna Usaha) PT.TRB (Tanjung Raya Bendahara) Terletak di Gampong Teupin Raya Kecamatan Julok Padahal Lokasi sebenarnya Terletak di Gampong Seuneubok Rambong Kecamatan Nurussalam” SKOR,Aceh Timur esalahan dalam penetapan batas/letak wilayah HGU sebuah Perusahaan Perkebunan akan sangat fatal dampaknya, terutama bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat sekitarnya serta dapat berpengaruh pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) setempat karena Regulasi Pendirian Perusahaan Perkebunan didalamnya terdapat Hak dan kewajiban yang harus dipatuhi oleh pengusaha. BPN sebagai Badan yang menentukan batas wilayah serta letak lokasi, sejatinya menjalankan tugas-tugas dengan baik secara Profesional dan Proporsional, namun bukan sebaliknya karena tak ingin repot sehingga dalam membuat pemetaan, petugas tidak turun di lokasi untuk melakukan investigasi dan verifikasi, melainkan dibuat hanya diatas meja saja. Apalagi bila ada intervensi dari pihak perusahaan yang mempunyai kepentingan tertentu didalamnya. Kondisi demikian menjadi kehawatiran bagi semua pihak akan potensi terjadinya konflik. Bukan hanya itu saja, Perusahaan perkebunan dalam melakukan permohonan pra (sebelum,red) maupun pasca (sesudah,red) perizinan haruslah mendapat pengawasan yang serius dari Lembaga Pemerintahan terkait karena operasional Perusahaan perkebunan dalam studi kasus klasifikasi kebun, kerap kali melakukan manipulasi data luas lahan serta data fiktip dalam kewajiban penanaman pohon. Pelanggaran Undang-Undang perkebunan-pun dengan PP-nya semisal UU Perlindungan Sosial Ketenaga kerjaan berupa Sistem Pengupahan, Kesejahteraan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, UU Amdal/UKL, Program Pemberdayaan Masyarakat sekitar dan membangun kebun Plasma bagi masyarakat sekitar sejumlah 20 persen dari jumlah keseluruhan luas HGU Perusahaan Perkebunan. Berawal dari kesalahan BPN Provinsi Aceh dalam Surat Berita Acara Pengukuran, menyebutkan HGU PT.Tanjung Raya Bendahara terletak di Gampong (desa,red) Teupin Raya Kecamatan Julok dan Surat pemberitahuan BPN tentang letak HGU PT. Tanjung Raya Bendahara yang ditujukan kepada Camat Kecamatan Julok, Padahal seharusnya Surat tersebut ditujukan kepada Camat Kecamatan Nurussalam, BPN Provinsi melalui Tim pengukurannya segera terjun ke lokasi, Senin (3/7) lalu setelah sebelumnya Ca-

K

mat Nurussalam dan Masyarakat meminta pihak BPN segera merevisi kesalahan penyebutan batas/letak lokasi HGU Perkebunan PT. Tanjung Raya Bendahara. Selain Tim Pengukuran BPN Provinsi Aceh, Investigasi dan verifikasi data HGU PT. TRB juga dihadiri oleh Perwakilan dan Maneger PT. Tanjung Raya Bendahara, Asisten I dan Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Muspika kedua Kecamatan, Para Mukim dan Para Geuchik (Kepala Desa-red) serta Masyarakat kedua Kecamatan. Untuk sementara data-data Otentik dikumpulkan oleh tim BPN melalui mekanisme dengan melihat langsung batas-batasnya dilokasi sesuai Peta dasar terdahulu maupun meminta keterangan dari Para saksi yang hadir, tentunya saksisaksi yang kapabilitasnya dapat dipercaya serta disetujui oleh kedua belah pihak. Polemik kesalahan BPN dalam menyebutkan letak/batas HGU PT. TRB tersebut sangat disesalkan Tokoh dan masyarakat Nurussalam. Camat Nurussalam, Drs.Zainuddin diruang kerjanya pada Selasa (4/7) lalu mengatakan, “bila kesalahan tersebut dibiarkan berlarut-larut maka akan memberikan dampak negatife bagi masyarakat dan pelayanan administrasi kecamatan, juga bagi PAD serta hak-hak masyarakat sekitar”, ungkapnya kepada wartawan. “Kedatangan Tim pengukuran dari BPN adalah permintaan kami dari Kecamatan Nurussalam agar BPN segera merefisi kesalahan dan meluruskan letak dan batas sebenarnya ”, tambahnya. Saat diklarifikasi, Perwakilan PT.Tanjung Raya Bendahara menjelaskan lahan perkebunan PT. Tanjung Raya Bendahara seluas 165 hektar dan Perkebunan akan merealisasikan kewajiban 20 % dari luas keseluruhan 165 hektar untuk

menyediakan lahan pembinaan kepada masyarakat Kecamatan Nurrussalam setelah persoalan letak/ batas ini selesai. terlihat antusiasme masyarakat saat tiba di lokasi, Mereka langsung menyusuri titik-titik batas bermasalah kedua desa yang ditunjukkan oleh para saksi dan tokoh masyarakat. Saksi-saksi yang menjadi narasumber, M.Taher Mahmud (62) mantan Sekdes Gampong (desa,red) Seuneubok Rambong Kecamatan Nurussalam Kabupaten Aceh Timur, Dia juga menjabat sebagai Ketua M.A.A (Majelis Adat Aceh) Kecamatan Nurussalam sedangkan saksi dari gampong Teupin Raya Kecamatan Julok, Geuchik Idris (77) mantan Geuchik (Kepala Desa,red) Teupin Raya (1969-1995,) meskipun keduanya berasal dari desa dan kecamatan berbeda namun mereka berdua memberikan keterangan yang senada. Walau Idris telah berusia lanjut namun pendengaran dan penglihatannya masih cukup baik, tampak saat memberikan keterangannya kepada Wartawan SKOR, Senin (3/7) lalu, ia mengatakan bahwa batas gampong Seuneubok Rambong Kecamatan Nurussalam dengan Gampong Teupin Raya Kecamatan Julok sudah ada sejak tahun 1962 yang pada waktu itu dibuat oleh T. Yunus sebagai Camat Julok dan T.

Ismail sebagai Camat Nurussalam. Batasnya terdapat medang-ara (nama pohon) dekat Alur kemudian arahnya mengikuti buket kapai lalu menuju babah alue batee dan alue rot nam, keterangan tersebut sangat berbeda dengan isi surat Berita Acara Pengukuran yang menerangkan bahwa HGU PT. Tanjung Raya Bendahara berada didalam wilayah Gampong Teupin Raya Kecamatan Julok serta Surat Pemberitahuan Letak HGU yang ditujukan kepada Camat Kecamatan Julok yang seharusnya Surat tersebut ditujukan kepada Camat Kecamatan Nurussalam. Sebelum memberikan keterangan , Idris mengatakan akan menunjukkan dan menceritakan sejarah yang sebenarnya, untuk apa saya berbohong karena bila saya berbohong maka saya akan berdosa besar, ini untuk kepentingan anak cucu kita, ungkapnya. Senada dengan Idris, M.Taher menjelaskan, sejak dari dulu batasnya ditandai dengan Alur terusan Alue Batee yang Alurnya menuju Babah Alue Batee. Dari dulu batasnya memang sudah seperti itu dan tidak akan berubah karena batasnya Alur tapi anehnya mengapa didalam surat Berita Acara Pengukuran Tahun 2011, letak HGU PT. Tanjung Raya Bendahara berada di wilayah Gampong Teupin Raya dan Surat pemberitahuan ditujukan ke Camat Julok, dengan kesalahan tersebut kami akan menanyakan kepada BPN mengapa bisa terjadi seperti itu, ungkap M.Taher kepada Wartawan. Camat Julok Zainuddin, SE ketika dikonfirmasi saat berada dilokasi, Senin (3/7) mengatakan, hari ini kita menyaksikan pelurusan batas yang sebenarnya , apapun hasilnya kami akan menerimanya. Selain persoalan batas, masyarakat juga meminta kepada PT. Tanjung Raya Bendahara agar memenuhi kewajibannya menyisihkan 20% dari jumlah lahan seluas 165 hektar sesegera mungkin, jangan sampai janji-janji yang telah disampaikan itu hanya sebatas harapan saja dan tidak pernah direalisasikan. @Tim


Kabar Daerah SKOR, Aceh Timur etiap pertemuan pasti ada perpisahan, kalimat tersebut mengawali ucapan Ir. Nasrullah Muhammad, M.Si, M.T ketika memberikan sambutannya saat berlangsungnya acara lepas sambut Pjs. Bupati Aceh Timur kepada Bupati/Wakil Bupati Aceh Timur terpilih periode 2012-2017 yang berlangsung di Aula gedung serbaguna Idi Rayeuk pada Jum’at malam (6/7) yang dihadiri seluruh Unsur Muspida, para Kepala Badan, Dinas dan para Camat dalam jajaran Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur. Lebih lanjut Ir. Nasrullah Muhammad mengatakan, selama 115 hari ia menjadi Pejabat Bupati Aceh Timur, Dua tugas utama yang dibebankan kepadanya sudah dia laksanakan dengan baik, yakni menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah dan menjalankan roda pemerintahan meskipun Ia merasa sangat jauh dari kesempurnaan dan berharapkan agar dilanjutkan oleh Bupati/Wakil Bupati terpilih “maklum saja dalam

S

waktu yang sangat singkat tidak mungkin saya bisa mengerjakan sebaik mungkin apalagi wilayah Aceh Timur sangat luas dengan beraneka ragam persoalan dan permasalahan yang terjadi, sehingga harapan kita semua ditangan Bupati/Wakil Bupati terpilih nantinya segala permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat dapat terselesaikan dengan baik” ujarnya. Dalam kesempatan ini ia juga berterimakasih kepada seluruh masyarakat dan Muspida beserta seluruh unsur SKPD yang telah membantu dalam menyelenggarakan roda pemerintahan dan suksesnya pelaksanaan Pilkada di Aceh Timur ini. Untuk itu ia mengucapkan terimakasih yang tak terhingga atas segala dukungan dan bantuan yang diberikan sekaligus ia meminta maaf sebab tidak ada gading yang tidak retak dan tidak ada manusia yang tanpa salah dan khilaf karena pada senin besok ia akan kembali bertugas sebagai Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikian dan Pelatihan Provinsi Aceh. Sementara itu Wakil Bupati Aceh Timur, Syahrul Bin Syama’un dalam

Edisi 02/Juli 2012

sambutannya mengatakan ia juga sangat berterimakasih kepada mantan Pjs. Bupati Aceh Timur yang menjalankan roda pemerintahan di kabupaten ini dengan baik terutama dalam menyukseskan Pemilukada di Aceh Timur. Dengan terpilihnya kami sebagai pemimpin di Aceh Timur hingga Tahun 2017 mendatang, maka kami akan berusaha sebaik mungkin untuk mewujudkan cita-cita yang telah diprogramkan jauh-jauh hari, dimana program kerja kami tertuang dalam visi misi yang telah disampaikan baik saat kampanye maupun saat menyampaikan dihadapan para anggota legislatif. Telah kita ketahui bersama, bahwasannya Kabupaten Aceh Timur bukanlah kabupaten yang miskin, karena di daerah ini semua sektor perekonomian sangat menjanjikan, baik dari sektor perikanan, kelautan, pertanian dan perkebunan serta pertambagan dan mineral, begitupula dengan hasil alam lainnya yang belum tergarap dengan baik dan apabila seluruh hasil alam di aceh timur ini tergarap, kami yakin dan percaya daerah ini akan menjadi maju dan berkembang dalam

11

segala bidang yang ditandai dengan meningkatnya perekonomian masyarakat yang pada akhirnya bisa menciptakan sumber daya manusia yang berdayaguna dan berhasilguna, namun hal itu semua juga tidak akan terwujud tanpa adanya kerjasama, komunikasi, koordinasi dan memperkokoh persatuan diantara kita sehingga semua hal tersebut dapat kita wujudkan. Dalam kesempatan ini, Bupati Terpilih Kabupaten Aceh Timur, Hasballah Bin Muhammad Thaib juga mengatakan hal yang senada bahkan ia juga mengharapkan agar Ir. Nasrullah Muhammad, M.Si, M.T masih bisa memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah Aceh Timur ini kedepan, melalui kritik dan saran sebab kami akan selalu membuka diri kepada siapapun demi kemajuan daerah tercinta ini dengan tetap menjalankan kerjasama antar semua sektor dengan merapatkan barisan guna terwujudnya Aceh Timur yang maju, adil, makmur dan bermartabat. @Faisal Kelana/M.Rosuli

CAMAT: “Saya akan bertanggung jawab dan siap dihukum apabila bersalah karena telah menandatangani surat sporadik untuk masyarakat, bukan berarti saya membela masyarakat tapi saya menjalankan sesuai prosedur dan tujuan saya juga untuk mendidik masyarakat agar patuh kepada prosedur dan bukan justru melanggar hukum yang berlaku, dengan demikian masyarakat hidup dalam ketertiban”

SKOR,Aceh Timur

Masyarakat Desa Gajah Meuntah Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh berbondong-bondong membersihkan lahan yang diterlantarkan oleh PT. PATRIA KAMOE pada jumat, (30/6/2012) lalu, kegiatan tersebut disaksikan oleh Camat Sungai Raya, Abdullah Nyak Ben, SP. MM dan Aparat Kepolisian setempat.

M

enurut informasi dari masyarakat, lahan yang banyak ditumbuhi semak belukar dan pohon-pohon besar tersebut akan sgegra dibersihkan oleh masyarakat setempat hingga mencapai luas lebih kurang 250 hektar, lahan yang sudah bersih nantinya akan digunakan untuk membangun rumah-rumah masyarakat sekitar 500 KK yang berasal dari masyarakat setempat termasuk yang dahulu mengungsi ketika konflik yang saat ini sudah mulai kembali. Abdullah mengatakan bahwa ia menyambut baik peran masyarakat atas prakarsa secara swadaya melakukan pembersihan lahan tanpa bantuan dari pihak manapun baik itu pemerintah maupun yang lainnya, dengan kemampuan mereka sendiri lahan-lahan terlantar tersebut sudah banyak yang bersih. “Masyarakat sekarang sudah pintarpintar, mereka itu tidak bodoh, mereka banyak yang mengerti tentang prosedur serta aturan-aturan yang berlaku tentang perkebunan

sehingga ketika mengetahui ada lahan yang diterlantarkan oleh pihak perkebunan, dengan bersemangat lahan tersebut segera dimanfaatkan oleh masyarakat”, ujar Abdullah. Ditambahkan, bahwa luas lahan HGU milik Patria kamoe mencapai 4056 hektar, akan tetapi yang ditanami hanya mencapai 2000-an hektar, sedangkan selebihnya terlantar menjadi semak belukar dan hutan. “Ini menandakan Patria kamoe tidak memenuhi syarat sebagaimana klasifikasi kebun, selain itu banyak lagi persyaratan-persyaratan lain yang tidak dapat dipenuhi selama Perusahaan tersebut perkebunan beroperasi, seperti tidak terpenuhinya izin Amdal, tidak adanya jaminan sosial tenaga kerja dan tidak memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan karyawan serta pemberdayaan masyarakat sekitar yang diduga melanggar UU Ketenaga Kerjaan dan UU pertahanan”, lanjut Abdullah. Selain itu Abdullah juga menambahkan, surat sporadik masyarakat diatas lahan HGU yang telah ditan-

da tangani sebanyak 70 surat tanpa mendapat bantahan dari pihak PT. Patria Kamoe. sesuai ketentuan, surat bantahan mencapai batas 15 Hari terhitung sejak surat sporadik dikeluarkan Pejabat berwenang. Hal Senada juga pernah disampaikan oleh ketua LSM Fakta, Rabono Wiranata dalam pesan singkatnya (SMS,red) kepada wartawan (26/6), memaparkan banyaknya dugaan pelanggaran-pelanggaran peraturan dan perundang-undangan yang dilakukan oleh Pihak PT. Patria Kamoe, diantaranya UU NO.13

Tahun 2010 tentang ketenaga kerjaan, UU Agraria No. 05 Tahun 1960, PP. No. 11 Tahun 2010 tentang pertanahan dan tidak memiliki Amdal serta yang lainnya. Masyarakat juga meyakini bahwa PT. Patria Kamoe telah merampok tanah desa Gajah mentah dan meminta pemerintah untuk mengembalikan tanah tersebut kepada masyrakat serta meminta kepada pemerintah untuk tidak memperpanjang HGU PT. Patria Kamoe yang berakhir pada 31-12-2013 mendatang. @Tim


12

Edisi 02/Juli 2012

Liputan Khusus

SKOR,Jakarta Sulawesi Selatan selama Dua Tahun berturut-turut mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI) yang membuktikan bahwasanya kami mengelola keuangan dengan baik dan benar “NO Korupsi” karena yang diwakili Tokoh Masyarakat- kalau Gubernurnya tidak korupsi nya yang bermukim di Jakarta akan tentu bawahannya juga akan malu mendukung SYL pada Pemilihan melakukan korupsi, terang SYL. Gubernur Sulsel 2013 mendatang? Ditambahkan, hal tersebut tentu “hubungan baik saya dengan Tokoh merupakan sebuah prestasi memdan seluruh Masyarakat Tanah Tora- banggakan yang telah kami persemja telah terjalin begitu lama, bukan bahkan untuk seluruh Masyarakat hanya karena menjelang Pilgub dan Sulsel sebagai bukti kerja keras kami perlu diketahui bahwa saya meng- memikul Amanah dari Rakyat yang hadapi Pilkada mendatang dengan telah mempercaya saya memimpin santai karena Masyarakat tentu su- sulsel di Lima Tahun pertama ini dan dah tau siapa yang terbaik, tentu- insya allah kedepannya Kami akan nya dibuktikan dengan kerja nyata, lebih meningkatkan lagi pelayanan bukan hanya ucapan dan janji-janji” kepada publik menuju Masyarakat urainya dengan santai sambil me- Sulsel madani dan sejahtera. Segulangkah. dang program inovatif di sulsel, seMelanjutkan penjelasannya usai dang dan akan segera dilaksanakan memukul bola di hall 8, Ketua Aso- seperti, Jalan berkonstruksi beton siasi Gubernur se-Indonesia terse- yang menghubungkan (Kabupaten but mengatakan bahwa selama Bulukumba - Makassar - Kota Paresaya menjabat sebagai gubernur di pare) yang saat ini sedang berjalan Sulawesi Selatan, kami telah meraih dan akan selesai Tahun 2012 dan sebanyak 115 Penghargaan Tingkat Bandara Tanah Toraja yang akan Nasional, Satu diantaranya adalah melayani penerbangan Domes“Clean and Green” dan yang lebih tik dengan Pesawat besar bahkan membanggakan lagi adalah bahwa kami rencanakan penerbangan dari

Suasana hangat dan penuh keakraban tampak terlihat saat Tokoh Masyarakat Kabupaten Tanah Toraja yang berdomisili di Jakarta mengundang Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, DR. H. Syahrul Yasin Limpo, SH MH M.Si untuk latihan Golf bersama di Lapangan Golf Rawamangun, Jakarta Timur.

L

atihan bersama tersebut, selain untuk berolah raga juga untuk lebih mempererat tali silaturahmi dengan SYL (singkatan dari Syahrul Yasin Limpo,red) yang selama ini telah terjalin dengan baik antara Masyarakat Tator dengan orang nomor Satu di Sulsel tersebut. Sejumlah Tokoh Masyarakat Tator yang hadir tersebut diantaranya; Prof Aris (80 Thn), Irjen Pol. Matius Salempang (Mantan Kapolda Sulsel), Markus Nari ( Anggota DPR-RI) Paulus (Anggota DPRD Prov. Sulsel) dan sejumlah Tokoh lainnya. Ditemui di lapangan saat asyik membidik bola, dengan tersenyum ramah dan sedikit bercanda SYL mengatakan, saya sedang mencoba mengembalikan pukulan saya yang hampir saya lupakan, selorohnya. Saat SKOR menanyakan, apakah latihan bersama ini merupakan pertanda bahwa Masyarakat Tator

Singapura langsung ke Tator, serta proyek jalur Kereta api yang melayani Rute Pare-pare – Makassar. Usai bermain Golf, acara dilanjutkan makan Siang bersama yang bertempat di lantai Dua, Restoran Golf Club, Rawamangun Jakarta. Prof Aris mendapat kesempatan pertama dari Panitia pelaksana untuk memberikan sambutannya, Sebelumnya Sesepuh Tanah Toraja tersebut meminta ijin untuk menyerukan “DON’T STOP KOMANDAN” yang diiyakan gubernur dengan senyum khas dan anggukan kepalanya. Seruan tersebut secara serentak tanpa dikomando dibalas dengan teriakan “OKE” oleh seluruh peserta yang hadir. Dalam sambutan tersebut, Pak Prof mengatakan bahwa selama pemerintahan Gubernur Syahrul Yasin Limpo, WargaTanah Toraja di Jakarta dan seluruh masyarakat Tanah Toraja di Sulawesi Selatan merasakan kenyamanan, ketentraman dan kesejahteraan yang tercipta melalui kerja keras dan perhatian Pak Gubernur, ungkap pak Prof. ditambahkan lagi, bahwa pada umumnya, Masyarakat Tanah Toraja akan terus mendukung pak syahrul untuk kembali memimpin Sulawesi selatan di Periode Kedua 2013-2018 nanti. @S.02


Liputan Khusus

Edisi 01/Juni 2012

13

... perlu diketahui bahwa saya menghadapi Pilkada mendatang dengan santai karena Masyarakat tentu sudah tau siapa yang terbaik, tentunya dibuktikan dengan kerja nyata, bukan hanya ucapan dan janji-janji�...


14

Edisi 02/Juli 2012

Kabar Daerah

SKOR,Kuningan Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa yang dikomandoi Drs. H. Yayan Sofyan, MM menebar penghargaan kepada para pelaku PNPM Perdesaan. Penghargaan tersebut diberikan kepada mereka yang berprestasi dalam memajukan desanya melalui program PNPM mandiri perdesaan.

D

alam laporannya, H. Yayan Sofyan mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi antar pelaku PNPM Mandiri Perdesaan yang dikemas dalam bentuk jalan santai, hiburan dan pemberian penghargaan kepada para pelaku PNPM yang terbaik di berbagai indikator dan instrument penilaian untuk masing-masing kategori. Kategori penghargaan meliputi: Kepala Desa (Pembina PNPM tingkat Desa), Unit Pengelola Kegiatan (UPK), Badan Pengawas UPK, Pendamping Lokal, Kader Pemberdayaan Desa dan Tim Pelaksana Kegiatan. Sedangkan tujuan dari diberikannya penghargaan ini adalah untuk memotivasi dan memberikan rangsangan kepada para pelaku PNPM agar kedepan lebih baik lagi. Jelas Yayan. Sementara itu H. Sutisna perwakilan dari Bank BRI yang merupakan rekan kerja dari PNPM Mandiri Perdesaan berharap agar kedepan

SKOR,Kalimantan Timur ermasalahan banjir bakal terus berbuntut panjang di Samboja Kutai Kartanegara karena ulah dari sejumlah perusahaan tambang yang tidak memperhatikan dampak lingkungan, sejumlah perusahaan tersebut berbadan usaha Commanditaire Vennontschap (CV). Di antara perusahaan tersebut sudah ada yang menghilang dan meninggalkan begitu saja areal bekas tambangnya,kepala Bidang pengawasan pengadilan lingkungan BLHD Kutai Kartanegara,Yasmet megatakan, hampir semua perusahaan tambang yang diinspeksi , rata-rata sudah terbuka. Hal itu diperparah dengan air run off tanpa ada pengelolaan, bahkan, dari 21 sasaran verifikasi , ada 7 perusahaan yang sudah tak beroperasi. Ketujuh perusahaan tersebut, di antaranya CV Mahakam Perkasa utama, CV Bara Utama, Amindo Pratama, CV Margumulyo, CV Sawito Mandiri dan Koperasi Sinar Surya. Luas lahan perusahaan ini juga kecil-kecil, hanya sekitar 28 ha. “harusnya kalau kegiatan menambang selesai, lingkungan

Pemerintah Kabupaten Kuningan akan lebih baik lagi bermitra dengan BRI. BRI yang merupakan Bank yang mempunyai jaringan sampai ke tingkat Kecamatan bisa memberikan pelayanan yang lebih baik dari bank-bank lainnya. Apalagi ini merupakan program Pemerintah maka BRI siap membantu untuk mensukseskannya. Bupati Kuningan yang hadir bersama Wakil Bupati H. Momon Rochmana, Sekda H. Yosep Setiawan dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap keberadaan para pelaku PNPM Mandiri Perdesaan yang telah melaksanakan program dengan baik dan sebagai upaya untuk memotivasi kepada para pelaku untuk terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat di Kabupaten Kuningan melalui program PNPM. Salah satu arah pelaksanaan pembangunan daerah dalam konsep otonomi daerah adalah meningkatkan pemberdayaan dan

P

harus tetap diperhatikan, terangnya. Bahkan menurut data BLHD perusahaan beroperasi yang mengadakan penambangan, pada umumnya tidak ada yang melakukan pengelolaan limpahan air dengan benar seperti CV. Rahmat Prima Coal yang jarak hauling 500 Meter sebagai daerah larian air (run off), Demikian pula dengan PT Gunung Harang Sejahtera perusahaan ini tidak memiliki izin pembuangan air limbah, Jelasnya perusahaan yang melakukan penambangan seperti ini melanggar UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang lingkungan. Menurut penelusuran SKOR di lapangan pasca

partisipasi masyarakat. Hal ini mengandung maksud bahwa dalam tatanan penyelenggaraan pemerintah daerah, masyarakat memiliki peran dalam meningkatkan kesejahteraan dirinya dengan dukungan dan bimbingan serta fasilitasi dari Pemerintah. “dalam memandirikan masyarakat tentunya memerlukan waktu dan pemahaman yang sama, untuk itu semua pihak yang terlibat didalamnya harus bertanggung jawab sesuai dengan peran dan fungsinya masing-masing, untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri memang bukan perkara yang mudah, namun bila kita memiliki komitmen, tekad, niat dan semangat yang kuat Insya Allah apapun yang kita ing harapkan akan tercapai. Pungkas Aang. Dalam kesempatan tersebut Bupati Kunigan didampingi Wabup dan Sekda menyerahkan penghargaan kepada para penerima penghargaan dari berbagai kategori, diantaranya : untuk kategori UPK peringkat I Kecamatan Garawangi,

peringkat II Kecamatan Kadugede, dan peringkat III Kecamatan Cigandamekar. Sedangkan untuk kategori Badan Pengawas UPK Peringkat I Sdr. Rina Herlina, SE, Peringkat II Harju, S.Pd, peringkat III Emon Sukirman. Kategori Pendamping Lokal, peringkat I Andi Juandi dari Kecamatan Ciniru, peringkat II Lukmanul Hakim dari Kecamatan Cilimus, peringkat III U. Jamaludin dari Kecamatan Luragung. Kategori Kepala Desa, peringkat I Aries Heryana, M.Si Desa Ciwaru, peringkat II Ridwan Taopik A.Ma Desa Cilimusari, peringkat III Rohim Desa Babakanjati. Kategori kader pemberdayaan masyarakat Desa peringkat I Nok Aah Desa Kaliaren, peringkat II Toto Aprianto Desa Ciniru, peringkat III Umi Syafa’ah Desa Haurkuningan. Kategori tim pengelola Kegiatan peringkat I T. Bambang Adidharma Desa Haurkuning, peringkat II Siti Rohanah Desa Kertayasa, peringkat III Ocim Sugiar Desa Cibingbin.

penambangan, harusnya perusahaan kembali memperbaiki lingkungan disekitarnya untuk menghindari dampak terburuk terhadap masyarakat di sekitarnya. Lebih lanjut menurut Yasmet, untuk menindak perusahaan itu bukan wewenang kami tapi tetapi kewenangan dinas terkait (Distamben, red) perusahaan

yang masih dalam pantauan secara umum sudah stop beroperasi, 15 perusahan masih aktif dan kami pacu pengelolaan lingkungannya. Hal yang sama juga disebutkan wakil Bupati Ghufron Yusuf, usaha pertambangan berhenti dulu untuk perbaikan lingkungan dan penyelesaian kompensasi kepada masyarakat. Dana yang sebagai ganti rugi diberikan perusahaan kepada masyarakat di kisaran Rp 50 Juta hingga Rp 200 Juta, ini akan diperkuat dengan verifikasi dilapangan. @S10

@DOniS


Tajuk

Edisi 02/Juli 2012

SKOR,Jakarta Menyimak sepenggal puisi Penyair Taufiq Ismail, sebuah puisi berjudul "Malu Aku Jadi Orang Indonesia". Taufiq Ismail menyuarakan perasaan hatinya yang terkoyak melihat apa yang terjadi di Tanah Airnya tercinta. Ketika langit akhlak runtuh, ketika hukum tak tegak namun Taufiq Ismail tidak berani berdiri tegak.

H

atinya semakin tersayat ketika selingkuh birokrasi peringkatnya di dunia menjadi nomor satu. Apalagi ketika melihat sekongkol bisnis dan birokrasi dilakukan secara terang-terangan. Orang tidak malu ketika kekuasaan dipakai untuk kepentingan anak, kemenakan, sepupu dan juga cucu. Jeritan hati yang disampaikan Taufiq Ismail pada tahun 1998 ternyata juga tidak berubah. Sistem politik besar boleh berubah dari otokrasi menjadi demokrasi, kita boleh mengganti pemimpin yang lama dengan yang baru, namun perilaku orang-orang yang berada dalam kekuasaan tidak berubah. Korupsi, kolusi dan nepotisme tetap saja marak terjadi di negeri ini dan semua itu dilakukan tanpa malu-malu. Bahkan ketika kasusnya terungkap dan diekspos oleh media massa, pelaku itu bisa tampil dengan penuh percaya diri, tertawatawa dan kemudian dengan enteng

menyampaikan permohonan maaf, karena sebagai manusia biasa ia bisa berbuat salah. Itulah yang antara lain kita lihat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Al Quran. Setelah beberapa hari menghilang, anggota Komisi VIII DPR Zulkarnaen Djabbar kemarin tampil di DPR. Ia menggelar jumpa pers berkaitan dengan kasus yang menimpa dirinya. Zulkarnaen menolak jika dikatakan dirinya menghilang. Ia berterima kasih atas kasus yang telah diungkapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Ia akan mempertanggung jawabkan semua perbuatannya. Ia mengatakan bahwa apa yang dilakukannya tidak terkait dengan kepentingan partai. Ia meminta maaf telah membuat repot banyak pihak termasuk juga keluarganya. Anggota DPR-RI dari Partai Golkar itu seperti ingin menyampaikan bahwa tidak ada persoalan yang sebenarnya terjadi. Ia tampak santai saja dan bahkan masih bisa tertawa-tawa. Bahkan ia mengajak wartawan untuk bertepuk tangan ketika jumpa pers yang dilakukannya usai. Kita tidak tahu lagi apa yang sebenarnya tengah terjadi di negeri ini. Seperti dikatakan Taufiq Ismail, di mana sebenarnya akhlak mulia yang selama ini menjadi ciri dari bangsa ini, dimana lagi rasa malu yang membuat kita selama ini tidak berani untuk berbuat keliru. Padahal seperti diungkapkan oleh KPK, korupsi pengadaan Al Quran diduga dilakukan Zulkarnaen bersama anaknya Dendy Prasetya. Proyek pengadaan Al Quran dan laboratorium komputer untuk Ke-

menterian Agama diberikan kepada perusahaan yang dimiliki anak Zulkarnaen. Seharusnya orang malu ketika merugikan keuangan negara. Apalagi ketika kita memperkaya diri sendiri untuk proyek pengadaan Al Quran. Sungguh tidak pantas orang melakukan korupsi untuk kitab suci yang berisi firman-firman Allah yang pesannya antara lain mengajak kita untuk menjauhkan diri dari perbuatan yang dilarang oleh-Nya. Namun kita memang sudah kehilangan kepekaan. Korupsi tidak lagi dianggap sebagai Aib. Orang tidak malu lagi ketika kedapatan melakukan korupsi. Bahkan korupsi dianggap sebagai sebuah trend. Korupsi dianggap sebagai panggung yang bisa mengangkat popularitas dari pelakunya. Kuatnya orientasi kepada materi, membuat kita menghalalkan segala cara. Kita sama sekali tidak peduli bahwa korupsi itu mengambil hak orang lain untuk bisa hidup lebih baik. Kita menutup mata bahwa akibat korupsi yang dilakukan jutaan orang harus hidup dalam kemiskinan, jutaan orang tidak memiliki pekerjaan. Hukum tidak membuat orang menjadi jera. Bahkan korupsi semakin menjadi-jadi, ketika ada orang yang dihukum karena korupsi. Rendahnya hukuman kepada pelaku korupsi membuat orang tidak merasakan bahwa ia dihukum karena perbuatannya. Apalagi ketika kekayaan dari korupsi tidak

15

ikut disita untuk negara. Sudah lama kita menyampaikan bagi dilakukannya pemiskinan terhadap pelaku korupsi. Namun para pembuat aturan tidak pernah mau membuat aturan yang menjerakan tersebut, karena merekalah yang menjadi pelaku korupsi. Silih berganti Anggota DPR terjerat dalam kasus korupsi dan tidak pernah ada upaya serius untuk menghentikannya. Tidaklah keliru apabila Taufiq Ismail menulis puisi "Malu Aku Jadi Orang Indonesia". Kita pantas malu dengan perilaku para koruptor yang sudah tidak tahu malu. Mereka telah merusak nama baik Indonesia dan membuat kita harus menunduk ketika berhadapan dengan bangsa lain, karena kita masih memiliki rasa malu. @S.05


16

Edisi 02/Juli 2012

Kabar Selebs

Artis selalu menjadi trendsetter dunia fesyen, termasuk ketika mengenakan jilbab. Terlepas apakah jilbab tersebut dikenakan karena memang ingin menutup aurat atau sekedar mode di momen-momen tertentu, seperti pada bulan puasa dan lebaran.


Kabar Daerah

Edisi 02/Juli 2012

SKOR,Jakarta

menunggu kucuran anggaran berikutnya untuk ditumpuk dalam rekening pribadinya. Beberapa penyimpangan yang begitu jelas terlihat di Kabupaten/ Kota yang telah dikunjungi Tim SKOR adalah realisasi menyimpang dari RAB/Bestek dan batas waktu pelaksanaan yang melewati deadline yang telah ditetapkan yaitu pada Bulan Desember Tahun dikeluarkannya anggaran tersebut yang kemudian menjadi SILVA dan beralasan bahwa realisasi anggaran akan diselesaikan pada Tahun berikutnya. Imbas dari penyimpangan

tersebut diatas adalah Masyarakat belum sepenuhnya merasakan manfaat dari program pendidikan Garatis yang telah dicanangkan pemerintah, baik pusat maupun daerah. Pada tahun ajaran baru ini, masih banyak Sekolah yang membebankan calon Siswa/murid dengan sejumlah pembayaran yang besarnya berpariasi antara satu sekolah dengan sekolah yang lainnya. Satu contoh di salah satu Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten yang berada dalam wilayah administratife Provinsi Sulawesi Barat, Tim SKOR berhasil melakukan wawancara dengan salah satu Orang Tua Siswa yang namanya tidak ingin disebutkan, mengatakan bahwa anaknya dibebani pembayaran Rp 500 Ribu Rupiah, belum lagi Uang tetek bengek lainnya. Saat mencoba wawancara dengan orang tua siswa lainnya yang anaknya masuk ke sekolah yang sama, mengatakan “awalnya saya dengar juga kita membayar Rp 500 Ribu tapi kayaknya ada perubahan, terangnya dengan logat bahasa daerah yang kental. @S.02

ya indikasi telah terjadi bargening antara anggota DPRD yang menyampaikan sanggahan ke BAKN, pihak Kemenag Mamasa dan pihak-pihak tertentu. Kami mensinyalir adanya Oknum-oknum tertentu yang mengatasnamakan AMUKMamasa yang ikut dengan Anggota DPRD dan Kemenag Mamasa yang menyampaikan sanggahan tersebut ke BKN karena tidak pernah mengutus siapapun atas nama AMUK Mamasa sebagai Perwakilan untuk mengawal sanggahan tersebut. 4. Adanya informasi bahwa ternyata sanggahan ke BAKN bukannya membatalkan kelulusan 25 Orang tersebut, tetapi memunculkan masalah baru karena ada informasi yang beredar bahwa ke 25 tenaga honorer tersebut tetap diloloskan dan ada tambahan sebanyak 17 Orang. Berdasarkan persoalan tersebut, Kami dari Aliansi Masyarakat untuk keadi-

lan (AMUK) Mamasa menyatakan sikap; 1. Mengklarifikasi hasil sanggahan ke BAKN bahwa sampai sekarang Enam Lembaga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat untuk keadilan (AMUK) tetap menuntut pembatalan kelulusan tenaga Honorer yang tidak memenuhi persyaratan. 2. Menghadirkan kepala Kantor Wilayah kementerian Agama Provinsi untuk mempertanggung jawabkan segala bentuk ketidak adilan dan ketidak transparanan yang terjadi pada Kantor Kemenag Kabupaten Mamasa, selambat-lambatnya dalam minggu kedua bulan Juli 2012. 3. Menolak kelulusan Tenaga Honorer K1 yang tidak memenuhi persyaratan atau yang tidak pernah mengabdi secara nyata pada lingkup Kementerian Agama Kabupaten Mamasa. 4. Mendesak pihak kepolisian untuk mengusut indikasi pelanggaran hukum pada kantor Kemenag Mamasa dalam penerimaan Honorer K1. 5. Meminta transparansi data tambahan kelulusan K1, data tenaga honorer yang mengabdio pada lingkup Kemenag Mamasa dari Tahun 2005-2009 dan data Tenaga Honorer yang diusulkan untuk K2.@Safri

Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari Anggaran Pembelanjaan dan Belanja Negara (APBN) yang telah digelontorkan Pemerintah Pusat ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten/Kota, rupanya menjadi lahan TAMBANG Oknum pejabat terkait di daerah untuk melakukan korupsi. Anggaran yang Jumlahnya mencapai Puluhan Miliar Rupiah untuk setiap Dinas Pendidikan tersebut menjadi bancakan Oknum Pejabat yang tidak bertanggung jawab dan hanya menjejali Kantong Pribadinya dengan Uang curian yang bersumber dari Rakyat itu.

D

ari penelusuran Tim SKOR di beberapa Daerah, bahwa dana yang seharusnya dipergunakan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran serta membangun sarana dan prasarana penunjuang untuk mensukseskan Program Pemerintah dalam hal “Pendidikan gratis� tersebut, ternyata cukup jauh dari harapan. Pasalnya, realisasi pelaksanaan di lapangan ternyata menyimpang dari petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan yang telah diatur dalam Permendiknas sebagai acuan dan pedoman pelaksanaan program DAK tersebut. Anehnya lagi, hal itu jarang menjadi temuan pelanggaran atau luput dari pantauan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atau

Lembaga penegak hukum terkait yang berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terkait penyalahgunaan anggaran DAK Pendidikan itu. Dari hasil Investigasi tersebut diatas, dapat diduga bahwa Laporan realisasi dari pelaksana atau penanggung jawab anggaran (DAK Pendidikan, red) yang disampaikan ke Kemendiknas telah dimanipulasi oleh Oknum pejabat di lingkup Disdikpora Kabupaten/Kota sehingga Oknum Pejabat yang melakukan penyalahgunaan itu, masih bebas berkeliaran dan menikmati Uang hasil Korupsinya dan

SKOR,Mamasa

Menyikapi masalah ketidak adilan yang terjadi pada kementrian agama Sulawesi selatan Pada hari Ini, senin , tanggal 02 juni 2012 kami dari Aliansi Masyarakat untuk Keadilan (Amuk) Mamasa kembali menyuarakan beberapa persoalan ketidak adilan dan ketidak trasparanan yang selama ini terjadi pada institusi departemen agama mamasa.

K

oordinator Aksi, Immanuel saat ditanyakan tentang tuntutan Aksi tersebut menjelaskan, Dalam hal ini ada beberapa indikatorynag kami gunakan sebagai dasar untuk mengaspirasikan persoalan-persoalan tersebut; 1. Aspirasi yang kami sampaikan dimulai pada tanggal 15 Mei 2012 selama kurang lebih 3hari ke kantor Kemenag agama Mamasa yang dimediasi langsung oleh DPRD kabupaten mamasa, dimana substansi tuntutan kami pada saat itu, berupa sanggahan public ke BKN yang pada intinya menolak lulusan 25 orang tenaga honorer yang lulus untuk K1 karena tidakberdasarkan pengabdian yang nyata dan terkesan dimanipulasi dfan sampaiu dengan saat ini, pihak Kemenag mamasa belum memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang hasil sanggahan tersebut. 2. Kepala kantor kemenag Kabupaten Mamasa telah berjanji untuk memfasilitasi pertemuan anatara Kami

dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat untuk mempertanggung juawabkan segala bentuk ketidak adilan dan ketidak transparanan pada Kantor Kemenag Mamasa. 3. Menurut informasi, telah dilakukan pertemuan di Rumah Jabatan Bupati Mamasa antara DPRD Mamasa, Pihak Kemenag Mamasa dan beberapa pihak untuk menyampaikan sanggahan tersebut yang dimaksud dalam poin pertama diatas namun tidak melibatkan Kami sebagai pihak yang menuntut penolakan tersebut, sehingga kami menyimpulkan adan-

17


18

Edisi 02/Juli 2012

Kabar Kabari

1. Selalu Menghindari Obrolan Tentang Pernikahan.Menghindari obrolan tentang pernikahan merupakan tanda bahwa dia memang tidak ingin menikahi Anda. Baginya, masa depannya bersama Anda masih sangat jauh atau sama sekali tidak terlintas dalam piki...rannya untuk menikahi Anda. 2. Menunggu Waktu yang Tepat.Sebelum memutuskan menikah, pria tidak hanya mempersiapkan diri, ia pun akan menyiapkan finansial untuk kehidupan selanjutnya. Jika keuangan belum cukup, wajar saja pria belum mau menikah. Jika dari segi finansial dia sudah mapan dan umurnya pun sudah cukup untuk menikah, tapi dia mengatakan sedang menunggu waktu yang tepat sambil terus mengulur-ulur waktu, maka kemungkinan dia memang tidak berniat menikahi Anda. 3. Melamar Tapi Tidak Ada Rencana Pernikahan.Cincin berlian yang dia berikan merupakan salah satu jurus untuk meredakan Anda yang selalu membicarakan pernikahan. Apabila dia melakukannya, tetapi tidak ada tanda-tanda pernikahan selama lebih dari satu tahun, berarti Anda hanya diberikan harapan kosong saja. Tanyakan kembali kisah cinta Anda mau dibawa kemana kepada pasangan. 4. Mengubah Tanggal Pernikahan.Ada pula pria yang terlihat sangat antusias dengan pembicaraan pernikahan. Tetapi kerap kali, ia mengubah tanggal yang telah ditentukan. Bila ini terjadi berulang kali, sebaiknya koreksi kembali pasangan Anda. Bicarakan dengan serius kelanjutannya. @net

G

aya hidup sehat ternyata bikin hidup lebih lama. Demikian hasil sebuah penelitian yang baru-baru ini dirilis oleh Health Magazine. Empat perilaku buruk yakni merokok, minum alkohol terlalu banyak, tidak berolahraga dan tidak makan cukup buahbuahan serta sayuran, bisa menggali kuburan Anda lebih awal. Padahal, Anda bisa hidup lebih lama dari usia rata-rata, tentu dengan pola hidup sehat. Anda dapat memperbaiki keadaan tersebut dengan mengadopsi sembilan kebiasaan berikut ini untuk menjaga tubuh Anda terlihat dan terasa lebih muda. 1. Jangan makan berlebihan Jika ingin hidup sampai 100 tahun, meninggalkan sedikit makanan di piring Anda mungkin ide yang baik. Penulis Dan Buettner yang mempelajari umur panjang di seluruh dunia, menemukan bahwa orang paling tua di Jepang berhenti makan ketika mereka merasa kenyang sekitar 80 persen. Para Peneliti dari St Louis University telah mengkonfirmasi bahwa makan sedikit membantu usia Anda bergerak agak lambat. Mereka menemukan bahwa membatasi kalori menurunkan produksi T3, hormon tiroid yang memperlambat metabolisme dan mempercepat proses penuaan. 2. Seks rutin dengan pasangan Berhubungan seks yang memuaskan dua sampai tiga kali per pekan dapat menambahkan tiga tahun hidup Anda. Sibuk di ranjang dapat membakar jumlah kalori yang mengesankan. Sama seperti Anda berlari selama 30 menit. Seks teratur juga dapat menurunkan tekanan darah, meningkatkan kualitas tidur, meningkatkan kekebalan tubuh dan melindungi jantung Anda. 3. Matikan TV Terlalu banyak waktu di depan televisi berpengaruh buruk bagi kesehatan Anda. Bahkan sebuah studi tahun 2010 menemukan bahwa orang yang menonton empat jam atau lebih dalam sehari, 46 persen lebih mungkin untuk meninggal akibat penyebab apa pun. Hal ini berbanding terbalik dengan orang yang menonton kurang dari dua jam sehari. 4. Hindari sinar matahari langsung Menghindari terlalu banyak sinar matahari dapat menghadang kanker kulit. Selain itu juga dapat membuat Anda terlihat lebih muda dengan mencegah kerutan, garis-garis halus dan kulit kendor akibat sengatan matahari. Belum terlambat untuk menggunakan tabir surya untuk perawatan harian kulit Anda (cari SPF 30 atau lebih). Dan jangan fokus hanya pada wajah Anda. Bintik kerusakan dan bercak di dada dan leher akibat sengatan matahari juga akan membuat Anda tampak lebih tua. 5. Bersosialisasi Penelitian menunjukkan bahwa Anda berisiko lebih besar terkena penyakit jantung jika tidak memiliki hubungan yang kuat dengan keluarga dan teman. Kesepian dapat menyebabkan peradangan. Pada orang yang sehat itu bisa sama berbahayanya dengan memiliki kolesterol tinggi atau merokok. Kesepian tampaknya menimbulkan risiko terbesar bagi orang tua yang juga rentan terhadap depresi.

S

troberi bukan hanya buah yang bisa disulap menjadi beragam jenis makanan maupun minuman yang menggugah selera. Buah kecil berwarna merah ini juga mempunyai kandungan yang berkhasiat untuk mengurangi risiko penyakit keras. Para ilmuwan di Universitas Warwick, Inggris, menyebutkan bahwa stroberi mempunyai kandungan yang berkaitan dengan kesehatan jantung dan diabetes. Menurut penelitian ilmuwan Warmick, akstrak yang terkandung dalam stroberi yang dikenal dengan nama Nrf2, dikatakan efektif dalam meningkatkan antioksidan dan fungsi pelindung lainnya. Menurut Profesor Paul Thornalley, peneliti sekaligus pemimpin dalam penelitian ini, protein tersebut berfungsi untuk menurunkan lemak darah dan kolesterol yang menjadi penyebab masalah kardiovaskular. Jika dilihat dari pene-

litian sebelumnya, para ilmuwan menemukan bahwa mengonsumsi stroberi dapat melawan glukosa darah dan kolesterol jahat (LDL) setelah makan. "Kami telah menemukan sebuah pengetahuan baru bagaimana stroberi bekerja untuk meningkatkan pertahanan tubuh untuk menjaga sel, organ dan pembuluh darah yang sehat, serta yang dapat mengurangi risiko terkena masalah kardiovaskular seperti penyakit jantung dan diabetes," papar Thornalley, Sabtu (7/7). Meski demikian, peneliti belum memberikan informasi yang terperinci mengenai varietas stroberi yang dikatakan lebih ampuh dalam menangkal menurunkan lemak darah dan kolesterol jahat. Untuk itu para peneliti juga tengah mengembangkan metod eskrining yang akan membantu mengidentifikasi varietas terbaik dari stroberi. @net

6. Jauhi minuman beralkohol Wanita yang menenggak minuman beralkohol dua gelas atau lebih dalam sehari atau pria tiga gelas atau lebih dalam sehari beresiko buruk pada kesehatannya. Efek merugikan itu mulai dari berat badan hingga masalah hubungan dengan pasangan. Tapi dalam jumlah yang lebih kecil, alkohol justru bisa baik untuk Anda. Sebuah studi dalam Journal 2010 oleh American College of Cardiology menyarankan minum minuman beralkohol satu gelas dalam sehari untuk wanita dan dua gelas dalam sehari untuk pria bermanfaat secara signifikan bagi jantung Anda. 7. Makan buah dan sayuran Mereka yang hanya mengkonsumsi buah dan sayur kurang dari tiga porsi dalam sehari bisa menggerogoti kesehatan. Penuhi gizi Anda dengan serat dan vitamin, buah-buahan dan sayuran dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 76% dan bahkan mungkin memainkan peran dalam penurunan risiko kanker payudara. Sebagai bonus tambahan, kekuatan antioksidan dalam buah dan sayuran dapat mengusir keriput dan dapat melawan peradangan. 8. Fokus pada kebugaran Sebuah studi pada tahun 2008 menemukan bahwa olahraga secara teratur (seperti berjalan kaki) dapat menambah hingga empat tahun untuk hidup lebih lama. Efek positif yang tidak mengejutkan adalah olahraga menyehatkan hati, pikiran, dan metabolisme tubuh. Bahkan 30 menit berjalan kaki setiap hari dapat menurunkan resiko gangguan jantung. 9. Jangan merokok Berhenti merokok merupakan hal yang paling penting untuk kesehatan Anda. Sebuah studi yang diterbitkan di American Journal of Public Health menemukan wanita yang berhenti merokok pada usia 35 menambah sekitar enam sampai delapan tahun untuk hidup mereka. Tidak pernah terlalu terlambat untuk menghentikan kebiasaan itu. Berhenti dapat memperlambat penyakit dan meningkatkan peluang kelangsungan hidup. Bahkan bagi perokok yang terkena kanker paru-paru dini atau COPD. @net


Kabar Daerah

Edisi 02/Juli 2012

19

Pengajuan gugatan warga Galung Lombok atas Tragedi pembantaian massal 1 Februari 1947 yang lazim disebut korban 40.000 jiwa yang menewaskan 300 orang di bawah pimpinan Komando Letnan Satu Raymond Pierre Westerling ke International Criminal Court (ICC) di Den Haag Belanda

T

SKOR,Polman ragedi Pembantaian Massal terhadap warga dan pejuang kemerdekaan di Galung Lombok Sulawesi Barat yang dilakukan Tentara Belanda dibawah Komando Letnan Satu Raymond Pierre Westerling segera digugat lewat pengadilan di Den Haag Belanda. Gugatan tersebut didasari karena tragedi 1 Februari 1947 yang menewaskan sedikitnya 300 orang dengan ditembak secara membabi buta yang sebelumnya dikumpulkan di lapangan Desa Galung Lombok, Kec. Tinambung, Kab. Polman, Sulawesi Barat, merupakan kategori kejahatan atas kemanusiaan (crimes against humanity) yang tidak mengenal kadaluarsa sehingga saat ini masih bisa diajukan gugatannya ke International Criminal Court (ICC) di Den Haag, Belanda. Rencana gugatan atas kasus pembantaian galung lombok yang oleh orang Mandar (Etnis,red) di Sulawesi Barat biasa disebut dengan peristiwa “Penyapuang di Galung Lombok” itu, disampaikan oleh Anggota DPR RI, Mayjen TNI (Purn) Salim Mengga kepada Skor, ketika ditemui beberapa waktu yang lalu. “Saat ini ada agenda untuk mendaftarkan gugatan di Pengadilan Den Haag Belanda atas pembantaian orang mandar di Galung Lombok yang dilakukan pasukan

Westerling” ungkapnya. Lebih lanjut, Tokoh asal Sulawesi Barat ini mengatakan gugatan ke pengadilan Den Haag itu berisi beberapa tuntutan diantaranya mendesak kepada Pemerintah Belanda agar Meminta Maaf kepada Masyarakat Sulbar, khususnya korban tragedi Galung Lombok. Selain itu Pemerintah Belanda juga dituntut agar korban atau ahli waris korban diberikan satunan atau kompensasi, serta pembangunan fasilitas umum di daerah Galung Lombok. “Sudah ada tim yang menangani, dan saat ini sedang dilakukan pendataan ulang tentang korban agar mendapatkan data yang lebih akurat, kita akan menuntut agar Pemerintah Belanda mau minta maaf dan memberikan kompensasi kepada korban atau ahli waris korban. Kita juga minta agar dibangun fasilitas di Galung Lombok” Terangnya. Tragedi pembantaian galung Lombok merupakan bagian dari tragedi pembantaian rakyat Sulawesi Selatan yang secara nasional dikenal dengan istilah korban 40.000 jiwa. Korban yang jatuh di Galung Lombok dianggap terbanyak jika dibandingkan dengan korban di daerah lain di Sulawesi Selatan. Korban tersebut berasal dari daerah Baruga, Tande, Simullu, Banggae dan sekitarnya (Kab. Majene), dan dari Tinambung, Kandeapi, Lawarang

SKOR,Aceh Timur ubernur Provinsi Aceh, Dr. Zaini Abdullah pada Jumat, 06/07/12 melantik Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Aceh Timur untuk Periode Tahun 20122017 melalui Sidang Paripurna istimewa DPRD Kota Aceh Timur di Aula serbaguna Pendopo Idi. Pelantikan dihadiri seluruh pejabat dari unsur Muspida Kabupaten Aceh Timur, para tokoh masyarakat, agama dan undangan. acara pelantikan mendapat

pengawalan ketat dari Kepolisian dibantu kesatuan Brimob Kompi C dan TNI serta satgas PA. Gubernur aceh dalam pidatonya mengatakan, dengan dilantinknya Bupati/Wakil Bupati Aceh Timur ini kita mengharapkan agar semua sektor perekonomian dapat dikelola dengan baik, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat demi kemajuan daerah Aceh Timur itu sendiri, oleh sebab itu Ia menyampaikan beberapa pesan kepada Bupati/ Wakil Bupati yang baru dilantik agar bekerja dengan sepenuh hati serta tulus ikhlas dengan mengedepankan

G

(Kab. Polman) dan sekitarnya. Menurut salah satu catatan sejarah, terjadinya Peristiwa Galung Lombok karena Belanda sama sekali tidak leluasa kembali berkuasa di daerah Mandar. Belanda yang ingin kembali berkuasa, mendapat perlawanan keras dari rakyat Mandar. Para pejuang yang tergabung dalam organisasi perjuangan KRIS-Muda bahu membahu dengan para pejuang yang membentuk Kelaskaran GAPRI 5.3.1 melakukan aksi mengganggu dan melawan Belanda. Perlawanan rakyat Mandar dan daerah lainnya di Sulawesi Selatan terhadap Belanda, membuat Letnan Gubernur General Dr. H. J. van Mook di Batavia mengumumkan keadaan darurat perang (SOB) untuk Afdeling Makassar, Pare-Pare, Bonthain, dan Mandar pada tanggal 11 Desember 1946. Setelah mengumumkan darurat perang, pemerintah Belanda mengirim Pasukan Westerling yang merupakan pasukan elit dari Batavia ke Sulawesi Selatan untuk memadamkan semangat perjuangan rakyat Sulawesi Selatan yang berada di Afdeling Makassar, Pare-Pare, Bantaeng, dan Mandar. Khusus untuk wilayah afdeling mandar yang saat ini menjadi wilayah provinsi Sulawesi Barat, Pada 1 Februari 1947 pasukan Westerling yang dipimpin Stufkens dan Vermuelen mengepung kampung Baruga, Simullu, Segeri, Lem-

bang, Tande (Kab. Majene) dan sekitarnya; dan dari Tinambung, Kandeapi, Lawarang (Kab. Polman) dan sekitarnya, untuk menakut-nakuti rakyat pasukan Belanda membakar beberapa rumah rakyat. Penduduk pada kampung-kampung tersebut dikumpulkan lalu digiring ke Kampung Galung Lombok. Di tempat itu perempuan dan anak-anak dipisahkan dari laki-laki. Pasukan Westerling mengadakan “pengadilan singkat” untuk mengetahui siapa di antara mereka yang di mata Belanda dicap ektremis. Untuk mengetahui secara pasti siapa anggota organisasi perjuangan GAPRI 5.3.1., KRIS Muda, TRIPS dan ALRI, Stufkens dan Vermuelen mendatangkan 32 orang tawanan anggota pejuang dari penjara Majene. Mereka dipaksa menunjuk siapa di antara massa yang hadir yang menjadi anggota pejuang atau simpatisan pejuang. Namu mereka tutup mulut. Karena tentara Belanda tidak berhasil memaksa mereka membuka rahasia, mereka dijejerkan dan ditembak satu persatu. Selanjutnya penembakan dilakukan secara membabi buta dengan menggunakan senjata mesin ditujukan kepada penduduk yang telah dikumpulkan di lapangan Galung Lombok hingga jatuh korban lebih dari 300 penduduk termasuk 32 tawanan yang didatangkan dari Majene. @S.01

Tuntutan : 1. Mendesak kepada Pemerintah Belanda agar Meminta Maaf kepada Masyarakat Sulbar, Khususnya orban Galung Lombok. 2. Mendesak agar korban atau ahli waris korban diberikan santunan/kompensasi. 3. Pembangunan fasilitas di Galung Lombok

azas transparansi dan akuntabilitas. jalankan program pembagunan yang pro rakyat dengan meningkatkan kualitas pelayanan publik serta rancanglah penggunaan belanja daerah yang mengutamakan belanja publik. melakukan konsolidasi politik demi terlaksananya pemerintahan daerah yang efektif dan iklim kerja yang kondusif serta bangunlah kerjasama dengan semua pihak, baik dengan pemerintah provinsi maupun dengan pemerintah kabupaten/ kota lainnya dalam rangka memacu pertumbuhan pusat-pusat ekonomi yang interaktif demi mewujudkan

daya saing daerah yang unggul serta tetap menjaga kekompakan dan harmonisasi sehingga birokrasi dapat berjalan efektif dan lebih terarah kepada sasaran agar dapat dirasakan langsung oleh seluruh elemen masyarakat. Gubernur juga berpesan agar dalam tiga bulan kedepan sudah bisa menyiapkan rencana pembangunan jangka menengah (RPJM), lebih fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan iklim investasi yang baik demi terciptanya rasa keadilan dan kesejahteraan.@Faisal Kelana,M.Rosuli


12 20

Kabar Khusus

Edisi 02/Juli 2012

SKOR,Mamasa

Kabupaten Mamasa, sebagai salah Satu Daerah yang baru dimekarkan dari Kabupaten induk Polewali Mamasa (sekarang Polewali Mandar) dalam wilayah administrative Provinsi Sulawesi Barat. Merupakan Daerah yang begitu kaya dengan Sumber Daya Alam dan memiliki potensi wisata yang sangat mengagumkan, udaranya yang sejuk dengan hutan trofis dan pegunungan yang tinggi menjulang akan memanjakan mata setiap orang yang melihatnya.

D

itemui di Rumah Jabatannya saat Tim SKOR berkunjung ke Mamasa beberapa waktu lalu. Bupati Mamasa, Drs. H. Ramlan Badawi, MM mengatakan kendala utama lambatnya pembangunan disini adalah karena tidak kondusifnya keamanan akibat seringnya terjadi gejolak dan riakriak kecil sehingga Pemda bersama seluruh jajaran tidak dapat fokus dalam menata mamasa untuk berkembang lebih cepat karena harus mengurusi dan mengatasi serta memulihkan iklim keamanan yang kondusif terlebih dahulu, terangnya. Ditambahkan lagi, menegenai Infrastruktur jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Polewali Mandar dengan Kabupaten mamasa yang sampai saat ini kondisinya masih sangat memprihatinkan. Insya Allah, Tahun 2012 ini Mamasa akan mendapatkan Anggaran dari APBN melalui Pemerintah Provinsi untuk memperbaiki jalan utama tersebut, semoga dana yang dijanjikan tersebut segera terealisasi sehingga lebih memudahkan akses kepada para investor, Wisatawan dan siapapun yang bermaksud berkunjung ke Mamasa, jelas bupati. Ditanyakan tentang Pemilihan Kepala Daerah yang akan dilaksanakan pada Tahun 2013 mendatang, saya rasa siapapun yang merasa cakap dan mampu untuk membangun Mamasa, silahkan ikut berkompetisi. Mari bersama kita memperhatikan kampung kita ini dengan niat yang tulus dan ikhlas demi kenyamanan, kesejahteraan dan tentunya menciptakan iklim keamanan yang kondusif menuju masyarakat Ma-

masa yang makmur dan damai, urai pak Ramlan. Ditemui secara terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Mamasa, Drs. David, MM mengatakan, potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Mamasa, kedepannya akan diperkenalkan secara berkesinambungan keluar Daerah bahkan sampai ke Mancanegara, dengan tujuan menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Mamasa, hal tersebut diharapkan akan meningkatkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pendapatan perkapita penduduk, terutama yang bergerak dibidang jasa, seperti Hotel/Penginapan, Restoran/Rumah makan serta para pengrajin tradisional karena tentunya mereka yang datang berkunjung akan membelanjakan Uangnya di Mamasa, Terang David. Tentang strategi promosi yang akan dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata diantaranya adalah, memperbanyak dan menyebarkan buku-buku yang berisi informasi pariwisata, bekerjasama dengan Media Cetak dan Elektonik baik Lokal maupun Media Nasional dalam hal pemberitaan tentang potensi wisata Mamasa serta pembuatan kaset Video Audio Visual, sehingga potensi pariwisata tersebut dapat dilihat secara langsung dalam rekaman gambar hidup yang dikemas dalam kepingan kaset Compact Disc (CD) tentang keindahan alam dan Budaya Mamasa yang unik dan masih asli, Papar Kadis Pariwisata dengan penuh semangat. ŠTIM


Kabar Khusus

Edisi 02/Juli 2012

21


22

Edisi 02/Juli 2012

Refleksi Religi

Awal mula kehidupan seseorang berumah tangga dimulai dengan ijab-kabul. Saat itulah yang halal bisa jadi haram, atau sebaliknya yang haram bisa jadi halal. Demikianlah ALLAH telah menetapkan bahwa ijab-kabul walau hanya beberapa patah kata dan hanya beberapa saat saja, tapi ternyata bisa menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal.

S

aat itu terdapat mempelai pria, mempelai wanita, wali dan saksi lalu ijab-kabul dilakukan, sahlah keduanya sebagai suami-istri. Status keduanya pun berubah, asalnya kenalan biasa tiba-tiba jadi suami, asalnya tetangga rumah tiba-tiba jadi istri. Orang tua pun yang tadinya sepasang, saat itu tambah lagi sepasang. Karenanya, andaikata seseorang berumah tangga dan dia tidak siap serta tidak mengerti bagaimana memposisikan diri, maka rumah tangganya hanya akan menjadi awal berdatangannya aneka masalah. Ketika seorang suami tidak sadar bahwa dirinya sudah beristri lalu bersikap seperti seorang yang belum beristri, akan terjadi masalah. Dia juga punya mertua, itupun harus menjadi bagian yang harus disadari oleh seorang suami. Setahun, dua tahun kalau ALLAH mengijinkan akan punya anak yang berarti bertambah lagi status sebagai bapak, ke mertua jadi anak, ke istri jadi suami dan ke anak jadi bapak. Bayangkan begitu banyak status yang disandang yang kalau tidak tahu ilmunya justru status ini akan membawa mudharat. Karenanya menikah itu tidak semudah yang diduga, pernikahan yang tanpa ilmu berarti segera bersiaplah untuk mengarungi aneka derita. Kenapa ada orang yang stres dalam rumah tangg-

M

anusia merupakan makhluk yang tertinggi derajatnya, oleh karena itu manusia diutus oleh Allah untuk menjadi khalifah di muka bumi. Sebagai makhluk yang tertinggi yang membedakan antara manusia dengan makhluk Allah yang lain adalah manusia dikaruniai oleh Allah dengan akal sedangkan makhluk Allah yang lain tidak. Dengan akalnya ini manusia berusaha sejauh mungkin untuk mengupas rahasia-rahasia alam karena alam semesta ini diciptakan oleh Allah dan tak akan lepas dari tujuannya untuk memenuhi kebutuhan makhluknya. Hal ini ditegaskan oleh Allah di dalam salah satu firman-Nya : "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini (langit dan bumi) dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa api neraka" (QS. Ali Imran : 191) Ayat inilah yang membuat orang mulai berpikir untuk mencari hikmah dan manfaat yang terkandung dalam setiap perintah maupun larangan Allah diantaranya adalah hikmah yang tersembunyi dari kewajiban menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan yang diperintahkan oleh Allah khusus kepada orang-orang yang beriman. Hal ini seperti disebutkan di dalam firman Allah yaitu : "Hai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa" (QS. Al Baqarah : 183) Sudah barang tentu hikmah puasa tersebut sangat banyak baik untuk kepentingan pribadi maupun untuk kepentingan umat (masyarakat) pada umumnya. Diantara hikmah-hikmah tersebut yang terpenting dan mampu dijangkau oleh akal pikiran manusia antara lain : a. Memelihara kesehatan jasmani (Badaniyah) Sudah menjadi kesepakatan para ahli medis, bahwa hampir semua penyakit bersumber pada makanan dan minuman yang mempengaruhi organ-organ pencernaan di dalam perut. Maka sudah sewajarnyalah jika dengan berpuasa organorgan pencernaan di dalam perut yang selama ini terus bekerja mencerna dan mengolah makanan untuk sementara diistirahatkan mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari selama satu bulan. Dengan berpuasa ini maka ibarat mesin, organorgan pencernaan tersebut diservis dan dibersih-

anya? Hal ini terjadi karena ilmunya tidak memadai dengan masalah yang dihadapinya. Demikian pula halnya dengan Wanita yang telah jadi Istri dan Ibu, tidak bisa menuntut emansipasi karena memang tidak perlu ada emansipasi yang diperlukan adalah saling melengkapi, seperti halnya sebuah bangunan yang menjulang tinggi, ternyata dapat berdiri kokoh karena adanya prinsip saling melengkapi. Ada semen, bata, pasir, beton, kayu dan bahan-bahan bangunan lainnya lalu bergabung dengan tepat sesuai posisi dan proporsinya sehingga kokohlah bangunan itu. Sebuah rumah tangga juga demikian, jika suami tidak tahu posisi, tidak tahu hak dan kewajiban, begitu juga istri tidak tahu posisi, anak tidak tahu posisi, mertua tidak tahu posisi, maka akan seperti bangunan yang tidak diatur komposisi bahan-bahan yang digunakan, seorang suami juga harus sadar bahwa ia pemimpin dalam rumah tangga. ALLAH SWT berfirman, “Laki-laki adalah pemimpin kaum wanita, karena ALLAH telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lainnya dan karena mereka telah membelanjakan sebagian harta merek, (Q.S. An-Nissa [4]: 34) Tidak layak seorang pemimpin merasa lebih dari yang dipimpin, karena status pemimpin itu ada jikalau ada yang dipimpin. Misalkan, istrinya bergelar master lulusan luar negeri sedangkan suaminya lulusan SMU, dalam hal kepemimpinan rumah tangga tetap tidak bisa jadi berbalik dengan istri menjadi pemimpin keluarga. Dalam kasus lain misalkan, di kantornya istri jadi atasan, suami kebetulan stafnya, saat di rumah beda urusannya. Seorang suami tetaplah pemimpin bagi istri dan anak-anaknya.

kan, sehingga setelah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan Insya Allah kita menjadi sehat baik secara jasmani maupun secara rohani. Hal ini memang sudah disabdakan oleh Rasulullah SAW dalam salah satu haditsnya yang diriwayatkan oleh Ibnu Suny dan Abu Nu’aim yaitu : Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda : "Berpuasalah maka kamu akan sehat" (HR. Ibnu Suny dan Abu Nu’aim) Juga dalam hadits yang lain dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda : "Bagi tiap-tiap sesuatu itu ada pembersihnya dan pembersih badan kasar (jasad) ialah puasa" (HR. Ibnu Majah) Dalam penelitian ilmiah, kebenaran hadis ini terbukti antara lain : 1. Fasten Institute (Lembaga Puasa) di Jerman menggunakan puasa untuk menyembuhkan penyakit yang sudah tidak dapat diobati lagi dengan penemuanpenemuan ilmiah dibidang kedokteran. Metode ini juga dikenal dengan istilah "diet" yang berarti menahan / berpantang untuk makanan-makanan tertentu. 2. Dr. Abdul Aziz Ismail dalam bukunya yang berjudul "Al Islam wat Tibbul Hadits" menjelaskan bahwa puasa adalah obat dari bermacam-macam penyakit diantaranya kencing manis (diabetes), darah tinggi, ginjal, dsb. 3. Dr. Alexis Carel seorang dokter internasional dan pernah memperoleh penghargaan nobel dalam bidang kedokteran menegaskan bahwa dengan berpuasa dapat membersihkan pernafasan. 4. Mac Fadon seorang dokter bangsa Amerika sukses mengobati pasiennya dengan anjuran berpuasa setelah gagal menggunakan obat-obat ilmiah. b. Membersihkan rohani dari sifat-sifat hewani menuju kepada sifat-sifat malaikat Hal ini ditandai dengan kemampuan orang berpuasa untuk meninggalkan sifat-sifat hewani seperti makan, minum (di siang hari). Mampu menjaga panca indera dari perbuatan-perbuatan maksiat dan memusatkan pikiran dan perasaan untuk berzikir kepada Allah (Zikrullah). Hal ini merupakan manifestasi (perwujudan) dari sifat-sifat malaikat, sebab malaikat merupakan makhluk yang paling dekat dengan Allah, selalu berzikir kepada Allah, selalu bersih, dan doanya selalu diterima. Dengan demikian maka wajarlah bagi orang

yang berpuasa mendapatkan fasilitas dari Allah yaitu dipersamakan dengan malaikat. Hal ini diperkuat oleh sabda Rasulullah dalam salah satu haditsnya yang diriwayatkan oleh Turmudzi yaitu : "Ada tiga golongan yang tidak ditolak doa mereka yaitu orang yang berpuasa sampai ia berbuka, kepala negara yang adil, dan orang yang teraniaya"(HR. Turmudzi). Juga dalam hadits lain dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘As, Rasulullah SAW bersabda : "Sesungguhnya orang yang berpuasa diwaktu ia berbuka tersedia doa yang makbul" (HR. Ibnu Majah) Disamping itu hikmah yang terpenting dari berpuasa adalah diampuni dosanya oleh Allah SWT sehingga jiwanya menjadi bersih dan akan dimasukkan ke dalam surga oleh Allah SWT. Hal ini diperkuat dengan hadits Nabi yaitu : Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah bersabda : "Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan perhitungannya (mengharapkan keridla’an Allah) maka diampunilah dosa-dosanya”. (HR. Bukhari) Juga dari hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari yaitu : Dari Sahl r.a dari Nabi SAW beliau bersabda : "Sesungguhnya di dalam surga ada sebuah pintu yang disebut dengan Rayyan. Pada hari kiamat orang-orang yang berpuasa akan masuk surga dari pintu itu. Tidak seorangpun masuk dari pintu itu selain mereka. (Mereka) dipanggil : Mana orang yang berpuasa ? Lalu mereka berdiri. Setelah mereka itu masuk, pintu segera dikunci, maka tidak seorangpun lagi yang dapat masuk" (HR. Bukhari) Dengan demikian maka dapatlah disimpulkan bahwa berpuasa membawa manfaat yang sangat besar bagi manusia baik sebagai makhluk pribadi maupun makhluk sosial. Sehingga setelah seseorang selesai menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan diharapkan ia menjadi bersih dan sehat baik jasmani maupun rohani dan kembali suci bagai bayi yang baru lahir. Amiin.


SKOR Edisi 002 [Juli 2012]  
SKOR Edisi 002 [Juli 2012]  
Advertisement