Page 1

HELLO, My name is Nisrina.

I’m an Architect. Nice to see you.


CONTENT: Curriculum Vitae School Assignment Competition 3D & Rendering Non Architectural

01


NISRINA NADYA

CURRICULUM VITAE Perempuan / Belum Menikah

RIWAYAT PENDIDIKAN 1

2

3

4

KEMAMPUAN

RIWAYAT KEGIATAN

BAHASA

INTEREST

02


Digital Records

SCHOOL ASSIGNMENT 2013 - 2017

03


2016

HEALTHY GREEN CANTEEN Ujian Akhir Semester Arsitektur Hijau Team

Luh Ayu

Nisrina N

Healthy Green Canteen terletak di Fakultas Teknik UNS, tepatnya di sebelah utara kawasan fakultas teknik. merupakan bangunan kantin dengan luas 90m2 dan berdiri di luas lahan ± 700m2. area makan kantin ini memiliki area makan indoor dan area makan outdoor. kantin ini diberi nama Healthy Green Canteen karena selain kesehatan dan kebersihan makanan yang dijual, pada bangunan ini juga membangun kesehatan pikiran karena adanya rak buku yang dikemas secara menarik sebagai partisi dalam bangunan mendorong budaya gemar membaca. lanscaping dan tatanan batu refleksi pada bagian bangunan diharap juga dapat mempresentasikan judul bangunan yaitu Healthy Green Canteen. bangunan Healthy Green Canteen ini diharap merupakan salah satu upaya dalam pengembangan arsitektur hijau dengan strategi-strategi desain yang fokus terhadap efisiensi energi, efisiensi air, dan juga memperhatikan respon desain bangunan terhadap site.

04


SITEPLAN Perancangan Kantin

05


Tentang Bagaimana sebuah Kantin berperan dan merasakan manfaat alam - Unknown


Beberapa elemen yang ditambahkan ke dalam ranancangan adalah : partisi pada bangunan kantin digunakan sebagai rak buku yang sekaligus dimanfaatkan sebagai media rambat tumbuhan, penambahan barrier untuk menangkal kebisingan dari lab teknik mesin di sebelah timur site dengan tanaman yang besar maupun memiliki banyak daun menjuntai, pencahayaan bangunan dimaksimalkan dengan penambhan skylight. pencahayaan dan penghawaan alami juga dihadirkan melalui bukaan bangunan melalui celah rak. eďŹ siensi air hujan dan grey water dari saringan air dari wastafel yang dimanfaatkan untuk menyiram tanaman.

07


2015

ENTERTAIMENT COMPLEX SHOPPING MALL STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 4

Nisrina N

Entertaiment Complex Shopping Mall Di Pasar Rebo Jakarta Timur adalah sebuah bangunan pusat perbelanjaan atau Shopping Mall yang memiliki judul khusus sebagai Entertainment Complex Shopping mall yang merupakan Sebuah Pusat perbelanjaan yang menyediakan fasilitas-fasilitas hiburan seperti Restorant, Teater dan sebagainya untuk menunjang sarana rekreasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat khususnya yang ada di Pasar Rebo, Jakarta Timur. Pemilihan fungsi utama sebagai pusat perbelanjaan rekreasi didasari oleh masyarakat di Kecamatan Pasar Rebo yang cukup direpotkan karena pusat rekreasi dan hiburan setempat seperti pusat perbelanjaan atau shopping mall yang memadai berjarak cukup jauh dari kawasan. Sehingga masyarakat kecamat Pasar Rebo agak kesulitan untuk mencari tempat rekreasi berupa pusat perbelanjaan atau shopping mall yang dapat menjadi sarana untuk menghilangkan kejenuhan.

08


09


10

Denah Lantai 1

Denah Lantai 2

Denah Lantai 3

Denah Lantai 4

Denah Lantai 5

Denah Lantai 6


TAMPILAN BANGUNAN Konsep tampilan yang direncanakan memiliki konsep ruang terbuka 50 %, bangunan mengambil konsep tersebut sebagai salah satu pendukung atas kebutuhan utama r e k r e a s i d a n kejenuhan akan mall yang tertutup namun bangunan tetap memiliki sifatnya sebagai pusat perbelanjaan enam lantai. Perancangan bangunan akan digabungkan dengan konsep moderen yang menampilkan ciri khas dari ibukota DKI Jakarta.

11


2016

LEMBAGA PEMASYARAKATAN DI SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PERILAKU STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 5

Nisrina N

Lembaga pemasyarakatan di Surakarta dengan pendekatan arsitektur perilaku sebuah organisasi atau badan kemasyarakatan di Surakarta sebagai sarana untuk memasyarakatkan lagi penggunannya dengan menggunakan pendekatan terhadap perilaku masyarakatnya. Sasaran rancangan adalah menjadikan Lembaga Permasyarakatan sebagai wadah pembinaan narapidana dengan menyiapkan pembekalan terhadap napi untuk kembali ke masyarakat, yang memiliki tujuan utama yaitu memperoleh keberhasilan dalam pembinaan dengan bantuan berupa sarana yang mampu memberikan pembekalan. Kasus yang ditemukan dari data mengenai lapas sudah mencdapai titik mengkhawatirkan. Dimulai dari overcapacity sel, perlakuan yang berdampak pada psikologis napi, kemudahan akses narkoba kedalam lapas serta lokasi lapas Surakarta yang berletak di jl Slamet Riyyadi yang merupakan pusat kota menjadi titik rawan. Desain yang digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah pembagian hunian sel berdasarkan tingkat kejahatan dari minimun, medium dan maksimum. Penyediaan banguan dengan pondasi tiang pancang untuk merespon ketika jumlah napi di lapas kembali meledak. Pemindahan lokasi lapas pada site yang lebih luas dan berada pada titik yan dapat diawasi namun juga aman dari rakyat sipil. 1. Zona Hunian Narapidana klasiďŹ kasi maksimum dan medium capacity 2. zona servis: laundri, kebersihan, sampah, makaan, income inmates 3. zona hunian minimum kapacity yang memiliki kontak keluar namun masih dalam batasan kawasan lapas 4. Area kerja bagi nara pidana yang dalam masa periapan menuju bebas / kembali ke masyarakat dan juga tempat ibadah 5. area kantor pengelolaam 6. area kesehatan

12


13


14


MAKSIMUM Desain sel yang linear membuat narapidana kurang bisa berinteraksi dengan narapidana lain. Hal tersebut memang diharapkan karena narapida yang tergolong maksimum sekuriti masih mempunyai mental perusak. Sehingga sifat ruang yang dirancang dihadapkan pada satu titik yang menjadi pusat pengawasan dalam kelompok sel. Tujuannya adalah agar narapidana mampu melalui tahap-tahap pembinaan yang dijalankan pada tahap maksimum security khususnya dalam berintrospeksi dan berorientasi diri dalam rehabilitasi. Pada maksimum kapasity 1 sel dipergunakan untuk 1 napi.

MEDIUM Pola ruang pada pada medium sekuriti mengalami perubahan dengan sedikit terbuka agar secara psikologis bisa diartikan sebagai penghargaan atas usaha mereka menemukan kesadaran mereka kembali untuk berubah secara positif. Pola ruang di fokuskan kepada penguasaan mental dan pengendalian diri, usaha ini dicapai dengan memberikan kesibukan yang berarti diimbangi dengan hiburan dan konseling pribadi secara intensif. Menggunakan sistem single bed, dengan kapasitas 1 sel untuk 3 orang, yang diharapkan mampu menjadi rekan komunikasi sehingga dapat menjadi motivasi.

MINIMUM Dalam treatment minimum sekuriti yang terpenting adalah bagaimana kepercayaan diri narapidana dapat ditumbuhkan kembali untuk hidup ditengah-tengah masyarakat seperti sebelumnya. Dalam bangunan minimum sekuriti, narapidana memperoleh ruang-ruang yang sangat terbuka untuk melakukan hubungan sosial dengan sesama narapidana. Ruang tresebut dapat diwujudkan dalam bentuk hall luas maupun taman-taman terbuka sebagai tempat berkumpul bersama.

15


2017

OSEANARIUM SEBAGAI USAHA KONSERVASI BIOTA LAUT DI PANGANDARAN STUDIO PERANCANGAN TUGAS AKHIR

o

Nisrina N

ceanarium Pangadaran adalah sebuah wadah konservasi biota laut yang menyediakan tempat bagi biota laut yang teancam punah dan memiliki kesulitan untuk melangsungkan kehidupan di alam. oceanarium menyajikan wadah konservasi yang mengarah pada pendidikan dan dikemas dalam bentuk sarana rekreasi berupa akuarium untuk memperkenalkan peranan kehidupan laut dan biota-biota laut di Pangandaran. FUNGSI UTAMA BANGUNAN 1.KONSERVASI - Sistem utilitas yang menjadi Life support bagi biota sesuai jenisnya 2.EDUKASI - Bangunan yang secara pasif mengedukasi pengunjung melalui alur sirkulasi 3.REKREASI - Kemasan bangunan untuk mendukung fungsi bangunan

16


M

assa memaknai bangunan sebagai oceanarium yang berhubungan dengan laut, memberi keluesan pada bangunan untuk memberikan sifat yang tidak monoton dan dinamis. bangunan mengadaptasi bentuk untuk menampilkan fungsi bangunan

17


18


19


20


sistem penataan vertikal pada bangunan utama disesuaikan dengan kebutuhan penopangan sistem hidup biota laut yang berhubungan dengan utilitas yang membutuhkan ruang untuk fasilitas pemompaan dan ruang untuk kemudahan akses servis

21


Digital Records

COMPETITIONS 2015 - 2017

22


2015

LEGO HOUSE ‘Share House’ WEX UGM 2015 S.H.A.A.P Team

Fahry T

Haidar M

Muthiah A

Nisrina N

Share house seuai dengan namanya adalah bangunan hunian yang ditujukan untuk ditinggali oleh banyak orang dalam lahan dan kondisi yang terbatas dengan tujuan pengematan sumber daya. hal ini dilakukan mengingat makin tingginya kepadatan penduduk. Lego House dirancang sebagai hunian yang memiliki satu konsep, ‘cukup’. cukup yang disajikan oleh desain yaitu cukup akan kebutuhan ruang, privasi maupun publik, cukup akan kebutuhan lahan, energi, listrik, air dan sebagainya tanpa terlalu bergantung dengan bahan bakar fosil. untuk pemilihan user sendiri, lego house mengambil contoh pewadahan mashasiswa arsitektur. berdasarkan pertimbangan masa tinggal yang sementara, variasi jurusan dan kalangan, serta kebutuhan yang lebih spesifik. konsep yang diterapka dalam desain untuk membentuk bangunan yang dapat berdiri sendiri tanpa terlalu bergantung dengan energi fossil adalah :

Private Private Share - Multifungsi Share - Publik pembagian share zone ditujukan untuk mengatasi permasalahan kurangnya ruang publik, sementara privasi masih terjaga Konsep Air Mandiri - bangunan menggunakan sistem pengolahan grey water melalui air hujan untuk menghemat pengeluaran air bangunan dirancang untuk banyak user. dikarenakan ruang multifungi berisi kegiatan fleksibel sedang ruang lain mendukung kegiatan sehari hari menjadikan bangunan fleksibel untuk dipergunakan berbagai user

Listrik Mandiri dihasilkan melalui teknologi Piezoelektrik yakni material berupa kristal yang menghasilkan listrik melalui tekanan. pada bagunan teknologi ini diletakan pada tangga dan lantai.

23


24


2015

ALIVE CORNER Sayembara Exhibition Corner PIKA UGM S.H.A.A.P Team

Fahry T

Haidar M

Nisrina N

Bagaimana apabila sebuah ‘corner’/ titik mati kita hiduokan? memberikan nyawa pada corner tersebut sehingga eksistensinya kembali muncul dan tak kalah penting dengan ruang lain, memiliki ‘nyawa’ dan juga menjadi ‘makna’ bagi orang lain. corner yang akan dirancang merupakan bagian dari bangunan gedung pusat ampus UGM Yogyakarta yang terletak di lantai 3 sudut barat daya gedung. KONSEP DESAIN corney yang terinspirasi dari nilai sejarah. berupa corner yang dalam diam merekam seluruh peristiwa yang terlah terjadi. delam bentuk inspirasi ‘storyboard’. mengenai 3 cerita tentang kampus UGM. cerita tentang masa lalu, masa depan dan saat ini. untuk menjadikan gagasan cornes sebgai gagasan yang ‘iconic’, ‘memorable’ dan ‘photogenic’

25


Plain Area Corner ‘polos’ yang belum memiliki fungsi tambahan serta elemen apapun

26

Exhibition Area fungsi utama pertana yaitu area pemeran karya. elemen dinding dapat ditrensformasi menjedi dinding panel yang desainnya menyesuaikan karya yang ditampilkan. terdapat pula elemen rak yang dapat di bongkar pasang.

Relax + Discussion Area fungsi utama kedua yaotu area santai dan diskusi. elemen rak display yang semula digunakan sebagai tatakan maket bertransformasi menjadi kursi. layout kursi dapat disusun menyesuaikan kehendak.


This is an attempt to make a corner

life” and means “something”

that has a “

by Unknown in S.H.A.A.P team

27


28


Digital Records

3D & RENDERING

29


3d & Rendering Rumah Mojosongo project PUPA Architect

30


3d & Rendering collab with Pandu Kartiko Airport project Beny Putra - Undergraduate Thesis

31


3d & Rendering MUSEUM project Tari - Undergraduate Thesis

32


Digital Records

NON -ARCHITECTURAL

33


POSTER & DRAWING

34


POSTER & DRAWING

35


1

THANK YOU FOR READING MY FIRST PORTOFOLIO

Nisrina nadya- Achitecture Portofolio, 1st Edition  

Portofolio berisikan karya arsitektur dari tahun 2013-2017

Nisrina nadya- Achitecture Portofolio, 1st Edition  

Portofolio berisikan karya arsitektur dari tahun 2013-2017

Advertisement