Page 1


Sudah berapa lama nih menunggu Positron datang kembali? Wah sudah lama ya. Tenang kini positron hadir lagi dengan tema “Mengenal Teknik Nuklir dan Teknik Fisika”. Tema kali ini akan membahas seputar seluk beluk teknik nuklir serta teknik fisika, baik dari segi historis maupun perkembangannya saat ini. Akan ada juga paparan karya-karya hebat dari mahasiswa dan dosen di DTNTF. Positron edisi kali ini pastinya akan menambah semangat kita dalam berkarya dan menambah wawasan kita tentang keilmuan yang kita geluti saat ini. So tunggu apa lagi, let's check

it out!

Pengawas M Fachry Alfian Ketua Redaksi Farahdina Zain (Din) Reporter Agnesningtyas (Nes), Ganang N. Tama (Gan), Fauzia Widya K. F. W. (Fw), Hasna Noor A. (Una), Oasiska N. S. (Oa), Ghulam Abrar (Gh), Refa Rupaksi (Ref) Editor Thiara Devi P. (Thi), Kesi Tri Widhayani (Wid), Nico Saut Gabriel S. (Gab) Layouter Helen Rumkita Sari (Hrs), M. Fahril Aditya (Tya), Cyrillus Yodha (Die) Produksi Ganang N. Tama (Gan) Desain Cover Fauzia Widya K. F. W. (Fw)

2


2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23

................ ................ ................ ................ ................ ................ ................ ................ ................ ................ ................ ................. ................ ................ ................ ................ ................ ................ ................ ................ ................ ................

Salam Redaksi dan redaktur Daftar isi Prolog Prolog Fokus Fokus Karya (dosen) Karya (dosen) Karya (mAhAsISWA) Karya (mAhAsISWA) OASE OASE ALUMNI ALUMNI SOSOK SOSOK SOSOK Intermezzo Kilas Balik Kilas Balik Kilas Balik SpeCial Page

3


PROLOG

Selayang Pandang

Teknik Manusia hidup membawa ide dan membagikannya pada orang lain. Dengan semakin mudahnya perpindahan manusia dari satu tempat ke tempat lainnya, ide yang dibawa pun akan semakin cepat menyebar. Hal ini pun juga terjadi pada sistem suatu organisasi, di mana ide tentang bagaimana sistem itu dijalankan menyebar dari satu tempat ke tempat lain. Sistem pendidikan pun tidak jauh berbeda. Pendidikan formal diperkirakan muncul pada akhir abad ke-9 dan awal abad ke-10, yang ditandai dengan berdirinya institusi yang mewadahi orangorang sepemikiran dalam mengembangkan bidangnya. Keberadaan institusi pendidikan dianggap dapat melatih tenaga ahli, mensertifikasi/ menyatakan kelegalan dari

4

suatu praktik keahlian, dan sebagai bentuk standarisasi pada bidang t e r s e b u t . Pe n d i d i k a n formal dianggap lebih baik k a re n a ke s e s u a i a n n y a dalam mencetak pekerjapekerja ahli, yang d i p e r l u k a n u n t u k ke berlangsungan suatu industri. Perubahan dalam susunan pendidikan juga terjadi pada perkembangan pendidikan formal teknik di Kanada. Di mana sebelumnya teknik digabungkan ber sama sains murni, namun muncul pemikiran bahwa pendidikan teknik harus berfokus pada pelatihan praktik insinyur dan tidak dipengaruhi oleh filosofi sains murni. Pemikiran yang dulu dianggap radikal ini diujung tombaki oleh John Galbraith. Hal inilah yang memunculkan cabang ilmu baru yaitu teknik.

Nuklir FISIKA Pemisahan ini sangat disayangkan oleh bagian sains murni, maka diusulkanlah program studi baru oleh J. C. Mc Lennan dan E. F. Burton yang bertujuan untuk menjembatani bidang sains murni dan teknik , yaitu program teknik fisika. Hal ini menjadi nilai universal bagi program studi teknik fisika di berbagai tempat. Dari sini banyak perkembangan sains spesifik s e p e r t i a e ro d i n a m i k d a n lainnya yang makin berkembang, termasuk teknik nuklir. Namun kemunculan teknik nuklir ini sangat dipengaruhi oleh perang dunia kedua, di mana dunia berlomba-lomba membuat bom atom. Pendidikan formal dibidang ini juga sudah digagas sejak penemuan fisi nuklir oleh


PROLOG

ahli kimia Jerman Otto Hanh dan Fritz Strassmann, di mana terlihat potensi besar untuk menjadikannya sebagai sumber energi. Sekolah formal nuklir sudah muncul pada pertengahan abad ke-19, ditandai dengan d u a s e ko l a h t e k n o l o g i reaktor, satu di Tennesse US oleh Oak Ridge National Laboratory dan lainnya di Chicago US oleh Argonne National Laboratory. Kedua lab ini dengan beberapa lab lain tergabung dalam proyek pemerintah US, bernama The Manhattan Project. Singkatnya para ahli yang telah selesai bertugas dalam proyek ini membawa ilmunya ke berbagai universitas untuk diajarkan. Seper ti yang terjadi di Purdue University, seorang ahli

bernama Alexander Sesonske datang dari Los Alamos untuk membawa tenik nuklir sebagai kelas pengenal an dan hanya dalam tiga tahun ia berhasil menjadikan teknik nuklir sebagai program pascasarjana interdisipliner. Berbeda dengan perkembangan program studi secara global, di Indonesia teknik fisika baru masuk pada tahun 1950 dengan ITB sebagai pelopornya, yang kemudian diikuti ITS dan ba r u pa d a t a h u n 1 9 9 8 dibuka di UGM. Hal ini tentunya juga sangat dipengaruhi oleh nilai yang ada dalam pendidikan teknik ďŹ sika secara global, yaitu sebagai jembatan antara sains murni dan teknik.

S e d a n g p ro g r a m s t u d i teknik nuklir sendiri telah berdiri sejak 1977 di UGM. Hal ini Merupakan hasil dari kerjasama antara UGM dan BATAN, diprakarsai oleh Dekan Fakultas Teknik Ir. Soetojo Tjokrodiharjo dan Dirjen BATAN Prof. Ahmad Baiquni, muncullah pendidikan teknik nuklir. Keberadaan teknik nuklir sendiri menurut penulis, s e l a i n s e ba g a i s u m b e r energi juga berfungsi dalam mensejajarkan posisi negara secara global. Oa/Wid/Tya

5


Fokus

P

enggunaan teknologi nuklir semakin menjangkau bidang-bidang yang lebih luas. Tidak hanya untuk membangkitkan energi saja, teknologi nuklir, khususnya penggunaan radioisotop telah banyak digunakan dalam bidang kedokteran, industri, dan agrikultur. Radioisotop mampu menyelesaikan berbagai masalah yang timbul pada bidang agrikultur yang tidak dapat diselesaikan secara manual. Radioisotop mampu meningkatkan hasil panen, membantu mengontrol penggunaan air dan pupuk secara eďŹ sien sehingga mengurangi kerugian, mengontrol hama, mencegah kerugian hasil panen ketika dalam penyimpanan, serta menciptakan varietas hasil panen yang lebih berkualitas dan kaya gizi dalam waktu yang tidak lama. Pupuk merupakan salah satu komponen penting dalam kehidupan agrikultur untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman sehingga diharapkan dapat menghasikan hasil panen yang baik kualitasnya.

6


FOKUS

7


Karya

KERIS ANALYZER:

pENGUJI kUALITAS kERIS sECARA mODERN

K

eris adalah senjata tradisional khas Jawa. Senjata ini sudah ditetapkan oleh UNESCO sebagai salah satu warisan dunia bersama-sama dengan batik dan wayang. Zaman dahulu, keris adalah salah satu perlengkapan yang harus ada dalam berpakaian. Keris juga dipercaya mempunyai tuah yang dapat memberikan pengaruh kekuatan kepada pemiliknya. Namun saat ini, keris dijadikan koleksi bagi para penggemarnya. Bagi mereka, nilai sebuah keris akan sangat ditentukan oleh kualitasnya. Kualitas keris biasanya diukur dengan menyentil senjata ini. Jika dengung akibat sentilan panjang, maka keris dianggap bagus. Mutu keris juga dapat ditentukan dengan sinar-X. Namun menurut Prof. Sunarno, guru besar Teknik Fisika UGM, kedua cara tersebut berbahaya. Radiasi sinar-X dapat merusak komponen logam, sedangkan sentilan dapat merusak keris yang sudah tua dan rapuh. Sejak beberapa tahun lalu, Prof. Sunarno bersama ketiga mahasiswanya, yaitu Ahmad Bharata Arya, Dwi Joko Suroso, dan Nio Hani Pratama membuat alat penguji kualitas keris yang lebih aman. Mereka memilih pendekatan frekuensi resonansi. Keris Analyzer, begitu Prof. Sunarno menyebut karyanya, merespon frekuensi getaran normal berkekuatan 20 Hz hingga 60 kHz atau frekuensi ultrasonik. Keris yang diuji dijepit dengan karet di tengah kotak, kemudian dikirimkan getaran dengan berbagai frekuensi.

8

Sinyal getaran yang dipantulkan oleh keris kemudian ditangkap dengan alat dan divisualisasikan dalam bentuk graď€ k di layar komputer. Garis vertikal menunjukkan kekuatan sinyal, sedangkan garis horizontal menunjukkan kekuatan frekuensi. Keris yang bagus ditandai dengan garis kekuatan sinyal yang tinggi dengan arah ke kanan (frekuensi tinggi).


Karya

Cara Kerja: Keris Analyzer terdiri atas kotak kayu atau ber, dua mikrofon, speaker, amplier, pengumpul resonansi, pengolah sinyal dari sumber sensorik, dan komputer sebagai tempat ditampilkannya hasil analisis. Dengan alat ini, kita dapat mengetahui apakah keris terbuat dari logam daur ulang atau tidak. Selain itu dapat diketahui pula jenis logam-logam yang dapat menjadi bahan keris, seperti titanium, besi, tembaga, emas, atau kuningan. Dengan begitu periode pembuatan keris bisa diperkirakan. Keris Analyzer pun mampu menilai tingkat kekeroposan bahan keris dan juga mendeteksi kualitas tempaan yang dapat dilihat dari bentuk motif di permukaan bilah keris. “Ini sangat penting bagi kurator atau kolektor keris, karena sekarang banyak sekali keris imitasi,” tutur Prof. Sunarno. Sayangnya, alat yang menghabiskan biaya penelitian sekitar 10 juta ini belum mampu mengetahui secara pasti tahun pembuatan keris. Walaupun begitu, Prof. Sunarno yakin mampu menyempurnakannya. Untuk mengatasi hal tersebut, ia memasang Programmable System on Chip (PsoC) yang berfungsi sebagai prosesor layaknya komputer. Alat ini kelak akan memproses hasil uji getaran sinyal dari mikrofon.

Keris dijepit dengan karet di tengah kotak 1 dalam posisi terbalik tanpa menyentuh dasar. Satu mikrofon diletakkan di dekat speaker, 2 satu lainnya di seberang keris. Saat suara ”kemresek” atau white noise 3 dikirim melalui speaker, timbul resonansi yang masuk ke mikrofon pertama. Getarannya yang kuat ”menyentil” keris dan melewati mikrofon kedua dalam kondisi lemah. Selisih dua frekuensi itulah yang menjadi getaran keris. Sinyal getaran mikrofon pertama ditangkap 4 preamplier, lalu dibalik oleh inverter sebelum ditangkap pengumpul.

Sinyal mikrofon kedua, dari preamplier 5 langsung menuju pengumpul. Dari pengumpul dikeluarkan menjadi nger 6 print vibration yang kemudian diolah dengan FFT. Hasil dalam bentuk grak akan ditampilkan 7 melalui layar komputer. Garis vertikal

menunjukkan gain atau keras tidaknya sinyal dan garis mendatar menunjukkan frekuensi. Logam yang bagus ditandai dengan garis gain yang makin tinggi dan frekuensi makin ke kanan.

Gan/Thi/Tya

Sumber : http://koran.humas.ugm.ac.id/les/9861/MJT%2001-02-2010%20hal%2016.jpg

9


Karya

10


Karya

11


OASE

Review Buku & Situs

12


Oase

Review Buku & Situs

Nes/Thi/Hrs

13


Alumni

Lewat sajak seonggok jagungnya, dengan salah satu bait: “Apakah gunanya pendidikan Bila hanya akan membuat seseorang menjadi asing Di tengah kenyataan persoalanya??� Rendra menyampaikan kegelisahannya perihal kaum terpelajar yang kemudian menjadi asing dengan permasalahan di sekitarnya, barangkali karena terlalu sibuk mengejar pekerjaan impiannya.

Berbeda dengan sang penyair yang mengungkapkan kegelisahaannya melalui sebuah sajak, berbeda pula dengan mas Yunan, begitu sapaan akrab dari salah satu alumni Teknik Fisika angkatan 2013 dengan nama lengkap Yunanto. Barangkali memang merasakan kegelisahan yang sama, ia menaruh perhatian besar pada kemajuan energi terbarukan di Indonesia, dengan langkahnya memutuskan untuk bergabung dengan EnerBI (Energi Bersih Indonesia) yang merupakan komunitas yang berkonsentrasi pada proyek-proyek energi terbarukan di Indonesia, ia mengabdikan dirinya untuk ikut serta dalam proyek-proyek yang dilakukan EnerBI. Diakuinya bahwa minatnya untuk mendalami kuliah-kuliah tentang energi terbarukan hingga keinginannya itu, baru muncul di tahun kedua perkuliahannya setelah bergabung di Kamase, komunitas mahasiswa dengan minat energi terbarukan di DTNTF UGM. Kemudian minatnya terhadap energi terbarukan semakin besar ketika ia diamanahi menjadi ketua kamase periode 2016, hingga pada saat ini bergabung dengan EnerBI Boleh sharing pengalaman kuliah Mas Yunan hingga pada akhirnya tertarik pada bidang yang saat ini sedang ditekuni? Kalau tentang kuliah, jujur bukan orang yang punya semangat belajar tinggi. Matkul gak ada yang benar-benar dikuasai dengan baik, sebatas tau. Sampai di semester 4 masih belum jelas mau ngambil konsentrasi apa. Baru setelah gabung di Kamase, lebih menjurus ke konsentrasi bidang energi. Sebenernya banyak kesan yang didapatkan saat berkuliah, dan salah satunya yang paling berkesan adalah ketika ilmu yang didapatkan di bangku perkuliahan dapat langsung diaplikasikan ke masyarakat, saat saya pernah ikut andil dalam pembangunan SWPS di Banyumeneng. Berkesan karena merasa bahwa ilmu yang didapatkan di kampus bisa dipakai untuk membantu warga. Dan pada akhirnya semakin mantap untuk mendalami energi terbarukan secara lebih dalam lagi.

14


Alumni Setelah lulus dari tekďŹ s, apa yang kemudian mas yunan lakukan, hingga sekarang? Bergabung dengan EnerBI dan sedang terlibat di proyek pembangunan mini PLTS untuk Pengoperasian Mesin Es di Kampung Teluk Alulu, Maratua, Berau. Sebagai site engineer. Terlibat sejak Agustus 2017 hingga sekarang.

Menurut mas Yunan, bagaimana pendapat mas Yunan dengan bidang yang saat ini mas Yunan tekuni? Melihat lagi pengalaman-pengalaman saat saya berkuliah di DTNTF, apa yang saya lakukan saat ini saya akui sesuai dengan passion yang saya miliki, passion saya yang muncul setelah 2 tahun berkuliah di DTNTF. Dan hal yang paling berkesan adalah ketika ilmu-ilmu yang saya dapat di perkuliahan bisa saya aplikasikan di dunia kerja saya saat ini, dan melihat langsung bisa bermanfaat bagi orang lain. Apa harapan dalam karir mas Yunan untuk kedepannya? Berharap dapat memajukan energi terbarukan di Indonesia lewat ilmu dan pengetahuan yang telah saya dapatkan. Harapannya bisa bergabung dalam proyek energi terbarukan yang lebih besar. Melihat, Indonesia sebenarnya punya potensi yang besar terkait energi terbarukan ini, dan kita harus jeli memanfaatkan peluang tersebut untuk mengatasi tantangan dan permasalahan yang ada saat ini, salah satu contohnya untuk pemanfaatan kebutuhan listrik misalnya. Adakah pesan buat mahasiswa dalam berkuliah atau mengembangkan skillnya atau apapun itu? Tetap lakukan semaksimal mungkin, tapi ya jangan sampai menyiksa diri. Tapi jangan terlalu mudah 'tersiksa' juga. Pintar-pintar memposisikan sesuatu itu urgent untuk diperjuangkan atau tidak. Kalau dalam berorganisasi jangan nanggung, ambil tanggung jawab. Jangan terlalu takut untuk mengambil risiko. Cari passion yang sekiranya bisa jadi kerjaan dan bisa disalurkan buat menolong orang lain. Nes/Wid/Die

15


SOSOK

16


Sosok

17


SOSOk

18


tts

Intermezzo

Teka-Teki Silang 1 2

4

6

9

8

5

10

3

7

12 11

13

15

14

17

16

Mendatar: 2. Cara mengukur dari jauh biasanya dengan Bantuan piran komunikasi 3. Seimbang (Dalam Bentuk) 5. Dengungan 7. Urutan berbalik ke belakang 9. Ujung poros 11. Peredaran 14. Seluruh isi 16. Bagian ruang dengan peluang nggi untuk Menjumpai electron

Menurun: 1. Catatan angka-angka 4. Pendapat yang didasarkan pada peneli an dan penemuan dengan data dan argumentasi 6. Perangkat Unsur tersusun yang teratur dan saling berkaitan 8. Salinan 10. Urutan berbalik ke belakang 12. Seperempat lingkaran 13. Satuan Panjang 15. Tempat menyimpan barang-barang cadangan (seper air, bahan bakar gas) 17. Dalam kondisi yang terbaik (yang paling menguntungkan) Silakan mengirim jawaban ke email farahdinazain@gmail.com maksimal Jumat, 18 Mei 2018 pukul 23.59 dan konďŹ rmasi melalui ID Line: farahdzain setelah mengirim jawaban. 1 orang pemenang akan mendapatkan hadiah menarik dari Bidang Informasi dan Teknologi KMTNTF.

19


Kilas Balik

EPSILON EPSILON (Engineering Physics for Invormental Innovation) adalah rangkaian event tahunan Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika UGM dalam bidang energi terbarukan. Acara ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kelangkaan energi di indonesia. EPSILON berisikan berbagai lomba seperti LKTI dan Lomba film pendek, dan juga ada seminar nasional yang pada 2017 bertemakan tentang “Menuju Indonesia Adidaya, Menjawab Tantangan, Energi, Air, dan Pangan masa depan”. Lalu untuk penutup acara terdapat EXAGON yang berisikan berbagai hiburan music dan EXPO stand teknologi interaktif

TAF Techno Antenna Fair (TAF) merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika, Universitas Gadjah Mada Bekerja sama dengan Kementrian Riset teknologi dan Perguruan tinggi dan ORARI lokal Sleman. Techno Antenna Fair meliputi lomba-lomba dibidang antena seperti Lomba Antenna Pattern Analyzer (APA), Directional Antenna Pattern Analyzer (DAPA) yang berhadiah jutaan rupiah, dan ada juga pameran inovasi Teknologi Early Warning System dan system komunikasi darurat. Acara ini diselenggarakan di Plaza dan lapangan KPFT pada 20 Mei 2017 .

AUTOTECH “Automatic Instrumentation Technology (AUTOTECH 2017) merupakan acara yang diadakan oleh KAMALOGIS yang berkonsentrasi dalam bidang instrumentasi. AUTOTECH merupakan rangkaian seminar dan workshop yang bertemakan “Memantik Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia di bidang Instrumentasi dan

20


Kilas Balik Automasi agar Mendorong Kemajuan di Sektor Industri Proses�. Melalui acara ini, diharapkan peserta mampu menjadi bibit yang berkualitas dan mampu bersaing untuk mengelola perindustrian secara maksimal demi keberlangsungan pertumbuhan ekonomi negara.

ASTECHNOVA ASTECHNOVA merupakan konfrensi tahunan yang diadakan Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika UGM yang bertujuan menjadi tuan rumah komunikasi dan diseminasi yang membahas pendekatan terbaru dalam menangani masalah yang berhubungan dengan Energi, Air, dan pangan masa depan. ASTECHNOVA juga dihadiri oleh banyak partisipan dan expert dari berbagai negara seperti Jepang, Kuba, Kambodia, Vietnam, Filipina, Nepal, Afrika Selatan , Cina, dan Amerika Serikat.

CAREER WORKSHOP Career Workshop merupakan acara yang diadakan oleh KMTNTF yang bertujuan untuk memberikan pelatihan softskill bagi mahasiswa Teknik Universitas Gadjah Mada pada umumnya, dan mahasiswa Teknik Fisika dan Teknik Nuklir pada khususnya yang akan lulus atau akan menyandang gelar Fresh Graduate. Acara ini berisikan talkshow dengan pembicara dari berbagai perusahaan/instansi untuk memberikan informasi dan pengalaman mereka dalam bagaimana cara dalam melamar pekerjaan. Selain itu ada juga workshop untuk mengetahui strategi untuk menghadapi tes masuk pekerjaan.

21


Kilas Balik PARADE EUREKA Perhelatan Olahraga dan Seni (PARADE) EUREKA merupakan acara yang diadakan Bidang Olahraga dan Seni KMTNTF UGM. Acara ini berisikan berbagai kompetisi Olah Raga dan sayembara seni yang diikuti oleh seluruh mahasiswa DTNTF UGM dari berbagai angkatan bertujuan untuk menyalurkan bakat-bakat mahasiswa DTNTF dan juga persiapan untuk ajang Tekniksiade. Lalu acara ini ditutup dengan Refresing Ur Mind (RUM) yang berisikan berbagai pentas seni dari mahasiswa DTNTF dan juga ajang apresiasi terhadap para juara di perhelatan olahraga dan seni

SATOE TOEDJOEAN Satoe Toedjoean merupakan acara Departemen Teknik Nuklir Teknik Fisika untuk memperingati perjuangan para pejuang untuk merebut kemerdekaan Indonesia. Dalam acara ini terdapat berbagai permainan khas 17-san yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai angkatan dan para staf pengajar. Satoe Toedjoean juga berselingan dengan ulang tahun KMTNTF, dimana pada akhir acara terdapat malam tirakatan yang berisi berbagai pentas seni dan sharing alumni dari berbagai angkatan. Ref/Din/Die

22


Positron Edisi Mei 2018  
Positron Edisi Mei 2018  
Advertisement