Issuu on Google+

Ă–Terbit Setiap Bulan

NGKIAU UTAMA Ngkiau Ăž

JANGAN TUNDA LAGI ak terasa, Tabloid ini hadir pada edisi kedua, tak banyak menunda, tak banyak bicara. Maklumlah, tabloid ini masih seusia kangkung. Hari ini, kita masih sering kena penyakit menunda. Rasanya tidak sedikit yang terkena virus itu. Sering kali kita menunda melakukan sesuatu, misalnya mengerjakan Oleh : Yohanes tugas sampai malam sebelum Supriyadi, SE besok tugas tersebut dikumpulkan. Pada umumnya, kebiasaan menunda ini timbul karena menghindari melakukan hal yang dipandang tidak menarik, tidak menyenangkan, atau tidak penting. Untuk menghilangkan kebiasaan ini, perlu adanya perubahan sikap akan pentingnya dan tujuan diberikannya tugas kepada siswa. Kadang-kadang kompleksitas dan ukuran tugas yang menjadi penyebab kita menghindari dan menunda mengerjakannya. Bila ini masalahnya, kita dapat membagi-bagi tugas menjadi beberapa bagian yang dapat diselesaikan. Adakalanya penundaan terjadi karena takut mengalami kegagalan sehingga menghindari untuk memulai mengerjakan sesuatu. Ada juga orang yang menuda-nunda karena ingin memperoleh hasil yang sempurna dengan standar yang terlalu tinggi untuk dicapai. Bila kita merasa menunda-nunda merupakan salah satu kebiasaan kita, cobalah tujuh saran di bawah ini. Mungkin kebiasaan menunda ini telah berlangsung cukup lama sehingga tidak mudah dihilangkan. Coba amati bagaimana kebiasaan ini muncul. Pada saat apa saja kita melakukan penundaan dan apa akibatnya. Kita akan menemukan pola dan alasan-alasan penundaan tertentu. Dengan mengenali pola ini dan melihat akibat langsung penundaan, kita akan lebih mudah menghilangkan kebiasaan ini. Berbagai orang memiliki sebab yang berbeda dalam kebiasaannya menunda. Seorang pemimpi mempunyai sasaran yang tinggi tapi jarang menerjemahkannya menjadi rencana yang operasional sehingga tidak ada orientasi yang jelas untuk memulai suatu tugas. Seorang yang selalu cemas, selalu terpaku pada kemungkinan terburuk sehingga lebih banyak berbicara tentang masalah daripada mengerjakan tugas. Pembangkang akan menolak tugas baru. Seorang yang berlebihan akan membuat kerja ekstra utnuk tugas yang diberikan dan tidak berusaha membuat prioritas tugas. Dengan mengetahui sebab kita menunda, dapat diterapkan cara yang tepat untuk mengatasinya. Buang jauh-jauh beberapa pikiran yang akan menyebabkan kita menunda: Saya harus mengerjakan tugas dengan sempurna. Lebih baik tidak dikerjakan daripada dikerjakan tapi tidak selesai Jika tidak dikerjakan dengan benar, lebih baik tidak dikerjakan Jika kali ini saya dapat mengerjakan tugas, saya pasti dapat megerjakan tugas lain waktu. Besok kan masih bisa ... Pada sebagian orang, bekerja dengan tekanan waktu yang ketat akan menyebabkan hasil terbaik. Kita dapat menerapkan strategi ini secara selektif. Bila kita memilihnya, sedikan suatu blok waktu yang aman sebelum kita memasukkan tugas. Tapi, jika kita merasa nyaman melakukan sesuatu dengan waktu amat terbatas, sebenarnya kita akan melakukan hal tersebut lebih baik dengan waktu yang cukup. Secara logika, tentu kita sempat melakukan berbagai perbaikan bila memiliki waktu. Rasa malas, takut mengalami kegagalan, dan berbagai perasaan lain sebaiknya ditinggalkan dan mulailah dengan tindakan. Sebagai contoh, bila kita menunggu mood untuk berolahraga, mungkin kita harus menunggu berbulan-bulan sebelum itu terjadi. Bila kita segera mulai berjalan cepat selama 5 menit, kita akan segera punya keinginan untuk lari selama 20 menit. Jadi, lakukanlah tindakan karena itu akan menimbulkan motivasi. Untuk memulai, bisa kita gunakan trik "5 menit saja." Ketika akan melakukan sesuatu yang sepertinya banyak dan rumit, katakan pada diri kita, kita hanya akan melakukan itu selama lima menit. Paksa diri kita membuka buku dan katakan, toh ini hanya lima menit. Jika sudah memulai, kebanyakan orang akan merasa tanggung bila hanya mengerjakan sesuatu selama lima menit. Tanpa kita sadari, kita sendiri yang ingin menambah waktu lima menit tersebut. Berlatihlah untuk mengerjakan apa yang bisa kita kerjakan, saat ini juga. Mulailah berlatih untuk menghilangkan kebiasaan menunda. Ayo sekarang juga.o

T

n Ngkiau Desa

Edisi II / Tahun I / April 2010 Ă•

Mengenal Dari Dekat Cornelis, Gubernur Kalbar Anda kenal Cornelis? Tentu saja, karena tanggal 15 Nopember 2007 lalu anda pemilihnya. Bersama Christiandy Sanjaya, ia berhasil menjadi pemenang dalam Pilkada Gubernur Kalbar tahun 2007 lalu, mengalahkan 3 kandidat lainnya. Pada edisi kedua tabloid ini, kami akan ceritakan sedikit lika-liku kehidupan seorang Cornelis, anak kampung yang kini berhasil menapaki karir tertinggi sebagai Gubernur Kalimantan Barat. Oleh Yohanes Supriyadi, SE LIMA PULUH TAHUN LALU

DELAPAN

TUBUHNYA sedemikian ramping, dan sedikit ceking. Posturnya pendek, berbeda dengan rekan-rekan sebayanya. Ketika kecil, Cornelis biasa dipanggil Ulis. Ia lahir di Sanggau, 27 Juli 1953 lalu, tepat ketika Daerah Istimewa Kalimantan Barat sedang berlangsung. Situasi politik sangat tidak menentu ketika itu. Ulis terlahir dari pasangan Serma (Sersan Mayor) J.R. Djamin Indjah dengan Maria Christina Uko. Ia merupakan putera kedua dari delapan bersaudara. Mereka adalah Cyrillus, Cornelis, Redempta, Amandus, Eutropia, Yulia, Agustina, dan Rosalia. Ketika berusia 9 tahun, Ulis harus ikut sang ayah yang ditugaskan di Sukadana, Ketapang. Mereka tinggal di perumahan polisi. Tidak lama

di Sukadana, Djamin pindah lagi ke Senakin. Di Senakin, Ulis bersekolah dan menamatkan pendidikannya di Sekolah Rakjat (SR) tahun 1960-1966. Ketika Ulis duduk di Sekolah Rakyat, Djamin, sang ayah yang polisi berangkat perang membela negara Indonesia yang sedang berkonflik dengan malaysia. Kesukaan cornelis semasa kecilnya adalah memancing ikan dan berburu belalang. Setamatnya SR tahun 1966, ia melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) Gotong Royong di Senakin tamat tahun 1969. Ia pindah ke Pontianak ikut salah seorang kerabatnya. Di ibu inilah Cornelis menyelesaikan sekolahnya di SMA Kapuas Pontianak pada tahun 1972. Ditahun 1973 cornelis melanjutkan sekolah di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Pontianak dan selesai tahun 1978. Saat itu kuliah di APDN tidak mengeluarkan biaya. Seluruh kebutuhan berkaitan dengan perkuliahan ditanggung negara. Di samping itu lulus kuliah langsung memperoleh pekerjaan sebagai pegawai negeri. Di APDN, Cornelis mulai mengenal dunia politik, termasuk tata pemerintahan Indonesia. Sejak tamat APDN tahun 1978, Cornelis langsung

n Drs. Cornelis, MH, Gubernur Kalimantan Barat diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri dan ditempatkan sebagai Staf Biro Kepegawaian Kantor Gubernur Propinsi Kalbar. Pada awal Maret 1979, Cornelis

ditugaskan sebagai Mantri Polisi di Kecamatan Mandor, Kabupaten Pontianak. Cornelis menikmati gaji pertamanya dengan kepangkatan Gol II/b status Calon Pegawai Negeri : bersambung ke Halaman 2

Kemantan Akan Jadi Pusat Pembibitan Karet Unggul di Sanggau KEMANTAN - Ngkiau Tak henti-hentinya berkarya, pada tanggal 8-11 April 2010 lalu, 2 orang staff ahli Pusat Pelatihan dan Pendidikan Pertanian "Dharma Bhakti" Nyarumkop Kota Singkawang datang ke Dusun Kemantan. Mereka ingin melatih sebuah kelompok masyarakat yang akan mengelola kebun entries karet unggul seluas 2 hektar di Dusun Kemantan. "saya berterima kasih karena dengan kegiatan ini, masyarakat kami mendapat ilmu dan ketrampilan khusus. Saya berharap, usaha ini berhasil guna bagi masa depan kami" ujar Inan, tokoh masyarakat di Kosong-Kosong. Menurut kakek beberapa cucu ini, pelatihan ini sangat antusias diikuti warga. Johan, SP, staff ahli Pusdiklat yang melatih kelompok ini mengatakan, waktu 3 hari sangat cukup untuk menciptakan kader pengelola kebun entries karet.

Johan membawa hampir semua alat praktek dari kantornya, yakni daun karet bercabang lima dengan jenis karet IRR 39, getah lanbau hasil persilangan LCBB20 ><FXU. "Bibit ini merupakan generasi ke empat dalam perhitungan ekonomi 3000 3500kg/ha pertahun berkisar 60gr/pohon = 500 x 60gr = 30.000gr = 30kg, artinya untung 25 tahun, rugi hanya 5 tahun. Batang entries di pakai yang homogen, sama rata hingga ujung" ujarnya. Dikatakan pelatih yang sudah bekerja selama puluhan tahun sebagai pelatih pembibitan karet di Kalbar ini, semboyan "harus ahli di tempat sendiri" harusnya terjadi di Kemantan 3 tahun mendatang. Diakhir pelatihan, terbentuk satu kelompok kerja yang disepakati oleh peserta pembibitan karet wilayah Dusun Kemantan, Kecamatan Toba. Kelompok inilah yang nantikan akan di kaderkan menjadi bagian dari petani

< Peserta Pelatihan Pembibitan Karet Unggul di Dusun Kemantan 8-11 April 2010 karet desa wakil dari masyarakat di wilayah pertambangan tersebut. Tidak menutup kemungkinan, jika sudah ada perkembangan dari pembibitan selama 3-4 minggu

penanaman bibit, mereka akan di beri bekal optimal dalam pemeliharaan dan budidaya karet di Dusun Kemantan.n (Marianus/Ngkiau)

TIM REDAKSI TABLOID NGKIAU DESA nPimpinan Umum : Lambertus Randi Ponik <Pemimpin Redaksi : Emiliana Kesi n Redaktur Ahli : Yohanes Supriyadi, SE nRedaktur : Nikodemus, Yohanes Arsik, Martina Antrinita, Bonifasius Radius, F. Armindo, Margaretha Trisna, Doni, K. Slamet, Lihun AR, Beni Carlos, Shino, Anes, Kornelia, Ollakh E, Winarti , Gusti Irawan, Beni C, Janui, Boni, Agus, Ronisah, Ayong, Lusi, Kuet, Yustina Wwin,Yosafat Inai, Entang, Merianus, Tito, Tisen, Didi Dimus, Mobin, Filianus, Riko Bujang nPracetak : Endy Simpado & Dedy <Email : ngkiaudesa@yahoo.co.id nPenerbit : Koperasi Ketiti Desa Jaya nPercetakan : CV. SIMPADO PRESS (Isi diluar tanggungjawab percetakan)

Halaman 1 n


Ă&#x2013;Kunjungi : www.issuu.com/ngkiaudesa

OPINI

Menguak Sistem Pendidikan di Kalbar P endidikan tidak hanya dipandang dari segi kemandirian para pengurus sekolah dan para staff serta guru-guru yang terlibat didalamnya, tetapi juga jika dilihat dari maraknya penjualan pendidikan dengan cara peningkatan iuran smester, pembayaran uang pembangunan sekolah, serta pembayaran iuran yang tak terduga. Dan itu semua di alamatkan kepada para siswa. Dengan tidak adanya pertimbangan dari guru atau staff pengajar bahwa mampu atau tidaknya siswa melunasi setiap pembayaran iuran yang di ajukan oleh guru kepada mereka. Oleh Yohanes Supriyadi, SE Secara umum dunia pendidikan memangbelum pernah benar-benar menjadi wacana publik di Indonesia,dalam arti dibicarakan secara luas oleh berbagai kalangan, baik yang bersentuhan langsung maupun tidak langsung dengan urusan pendidikan. Namun demikian, bukan berarti bahwa permasalahan ini tidak pernah menjadi perhatian besar bagi setiap masyarakat terutama bagi setiap orang tua siswa yang sedang mempersiapkan bekal moril kepada sang anak baik itu jika dihitung dari segi keuangan sang anak dan juga jika dilihat dari segi penerapan pengetahuan diluar lingkungan rumah. Munculnya berbagai cara yang mengarah pada pelanggaran etika akademik yang dilakukan perguruan tinggi kita untuk memenangkan persaingan, menunjukkan bahwa pendidikan kini cenderung dipakai sebagai ajang bisnis. Pola promosi yang memberikan kemudahan dan iming-iming hadiah merupakan suatu gambaran bahwa perguruan tinggi tersebut tidak ada inovasi dalam hal kualitas pendidikan. Kecenderungan tersebut akan menghancurkan dunia pendidikan, karena akhirnya masyarakat bukan sekolah sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas diri, melainkan hanya mengejar hadiah & gelar sebagai gengsi semata.

Kondisi pendidikan tinggi saat ini cukup memprihatinkan. Ada sekolah yang mengabaikan proses pendidikan. Bahkan ada juga sekolah yang hanya menjadi mesin pencetak uang, bukan menghasilkan lulusan yang berkualitas. Hal Ini yang membuat persaingan menjadi semakin tidak sehat. Produk lulusan sekolah yang proses pendidikannya asal-asalan dan bahkan akal-akalan, juga cenderung menghalalkan segala cara untuk merekrut calon mahasiswa sebanyak-banyaknya, dengan promosi yang terkadang menjebak dengan iming-iming hadiah yang menggiurkan. Bukan hanya murah saja dan asal. Tidak dipungkiri lagi bahwa selama ini, dunia industri kesulitan mencari tenaga kerja dengan keahlian tertentu untuk mengisi kebutuhan pekerjaan. Bila membuka lowongan, yang melamar biasanya banyak, namun hanya beberapa saja yang lulus seleksi. Itu membuktikan pendidikan yang di terapkan di sekolah belum begitu berhasil dan mengakibatkan banyak anak putus sekolah yang memilih menjadi pengangguran tetap. Sebagian besar pendidik atau guru memiliki keahlian yang tidak spesifik. Mereka kebanyakan lulusan tenaga ahli madya (tamatan D.III) dan tidak menempuh jalur khusus keguruan seperti hanya Perguruan Tinggi Ilmu Pendidikan di Tanjungpura Pontianak. Pasalnya jarang ada lulusan perguruan tinggi atau sekolah, yang memiliki keahlian yang dibutuhkan, karena kebanyakan berkemampuan rata-rata untuk semua bidang atau umum. Jarang ada yang menguasai bidang-bidang yang spesifik. Ini adalah cermin dari proses Pembodohan Kehidupan Bangsa bukan Mencerdaskan Kehidupan Bangsa. Dalam hal ini semua pihak harus melakukan introspeksi untuk bisa memberi pelayanan pendidikan yang baik & berkualitas. Kopertis, harus bersikap tegas menindak sekolah-sekolah yang

melanggar dan mensosialisasikan aturan yang tak boleh dilanggar oleh pihak sekolah baik itu guru, siswa serta orang tua murid. Untuk saat ini opini publik dan beberapa kalangan masyarakat bahwa eksistensi sebuah Perguruan Tinggi dilihat dari kuantitas mahasiswanya bukan kualitasnnya. Nah ini jelas sudah terlihat faktanya bahwa pendidikan di Indonesia hanya menjadi komoditi bisnis semata. Menatap masa depan berarti mempersiapkan generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap pembelajaran dan merupakan terapi kesehatan jiwa bagi anak bangsa, semoga komersialisasi pendidikan tidak menjadi sebuah komoditi bisnis semata, akan tetapi menjadi arena untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi secara tepat dan berguna, sehingga kita bisa mempersiapkan tenaga handal ditengah kompetisi global. Maka dari itulah kita mulai dari diri sendiri untuk berbuat sesuatu guna menciptakan pendidikan kita bisa lebih baik dan berkualitas, karena ini akan menyangkut masa depan anak-anak kita dan Juga Bangsa Indonesia. Karena hal ini sesuai dengan paradigma pengembangan sekolah unggulandi berbagai pelosok Indonesia kebanyakan atas dasar kurikulum pendidikan 12 tahun yang berkompetensi. Sekolah Unggulan dapat diartikan sebagai sekolah bermutu namun dalam penerapan, bahkan penerapan semua kalangan bahwa dalam kategori unggulan tersirat harapan-harapan terhadap apa yang dapat diharapkan dimiliki oleh siswa setelah keluar dari sekolah unggulan. Harapan itu tak lain adalah sangat penting dan sangat dibutuhkan oleh orang tua siswa, pemerintah, masyarakat bahkan oleh siswa itu sendiri yaitu sejauh mana keluaran (output) sekolah itu memiliki kemampuan intelektual, moral dan keterampilan

yang dapat berguna bagi masyarakat. Dalam menyikapi semua itu, pemerintah daerah yang bekerjasama dengan beberapa tenaga pengajar harus mengubah sistem pembelajaran yang selama ini berlaku disemua tingkat pendidikan yaitu adanya keterkungkungan siswa dana guru dalam melaksanakan sistem pembelajaran di kelas. Sistem yang dimaksudkan adalah system dimana Siswa dan Guru dikejar dengan pencapaian target kurikulum dalam artian guru dituntut menyelesaikan semua materi yang ada dalam kurikulum tanpa memperhatikan ketuntasan belajar siswa, disamping itu adanya anggapan bahwa belajr adalah berupa transformasi pengetahuan padahal kegagalan penyampaian pengetahuan. Untuk Profesionalisme bukan berarti menguasai sebagian besar pengetahuan tatapi lebih penting adalah bagaimana membuat siswa dapat belajar, guru dan siswa disederhanakan agat tidat tercipta gep, adanya perilaku guru yang membuat siswa tersisih atau terpisah dari gurunya, guru dan siswa harus terjalin komunikasi agar dalam proses pembelajaran ada keterbukaan siswa mengeritik dan mengeluarkan pendapat. Sebab bukan tidak mungkin dengan pengaruh perkembangan teknologi siswa lebih pintar dari gurunya. Itulah mengapa penulis menuturkan begitu terpuruknya pengembangan sekolah yang tersebar di Kalimantan Barat tidak hanya di pedalaman tapi juga di kota Pontianak sendiri, ini hanya pelajaran yang dapat kita ambil manfaatnya. Mudah mudahan pemerintah daerah termasuk para pengajar dan siswa dapat menyadari hal tersebut bahkan mengupayakan bagaimana meningkatkan pendidikan secara lebih baik untuk kedepannya.<

< Peserta Pelatihan Pembibitan Karet di Kemantan

n Ngkiau Desa

& Halaman 2

Didukung oleh : PT. Alu Sentosa Ă&#x2022;

Mengenal Cornelis Dari Dekat .... (<dari Hal 1) per 1 Maret 1979. Bersama dengan perjalanan waktu, karirnya pun ikut merangkak. Setelah mendapat pengukuhan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), 1 Juni 1980, Cornelis kemudian mendapat tugas sebagai Kepala Urusan Bangdes Kecamatan Mandor dan PU Kabag Pemda Kantor Bupati Pontianak di Mempawah. Menginjak usianya yang ke-27, Cornelis menikahi Frederika pada 20 April 1980. Imam yang memberikan sakramen perkawinan mereka adalah Pastor Sarinus OFMCap di Gereja Katolik Mempawah. Setelah menikah, karier Cornelis makin mantap. Ia mendapat kepercayaan menjadi camat di Kecamatan Menjalin (1989-1995) dan Kecamatan Menyuke (1995-1999). Ketika di Mandor, Cornelis bersedia memimpin Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) dan aktif di Forum Komunikasi Putra-Putri ABRI (FKPPI) di Menjalin, Menyuke, dan Ngabang sejak

tahun 1979. AMPI dan FKPPI, keduanya merupakan organisasi kepemudaan yang menyalurkan aspirasi politiknya ke Golkar. Setelah menjabat camat, Cornelis secara otomatis menjadi Ketua Banwanhat Golkar yang bertugas untuk memenangkan Pemilu di kecamatan yang dipimpinnya. Untuk upayanya ini, ia mendapatkan surat penghargaan dan ucapan terima kasih dari Golkar Tingkat I Kalbar kerena telah ikut memenangkan Golkar dalam Pemilu 1982-1998. Pada tahun 1984, pemerinah menawarkan Cornelis untuk melanjutkan pendidikan. Cornelis memilih ke Universitas Brawijaya (Unibra) Malang, Jawa Timur untuk menyelesaikan S-1 di Fakultas Ilmu Administrasidan lulus diwisuda pada tangal 8 November 1986. Sejak itu Cornelis bergelar doktorandus (Drs). (bersambung) n

Lebih Baik Rugi Lima Tahun Kemantan, Ngkiau Desa Kegiatan pelatihan pembibitan karet merupakan yang kedua dalam program kerja CSR bekerja sama dengan PT. Alu Sentosa, yang sebelumnya diadakan di Dusun Modang, Kecamatan Toba. Kini pelatihan tersebut di selenggarakan di Dusun Kemantan. Pemberdayaan masyarakat tesebut dilaksanakan secara berkala, dari awal perkenalan teori pembibitan, pengenalan mata entries hingga praktek pemasangan okulasi bertahap. Jika bibit yang di okulasi yang di tanam ada tanda tanda hidup, maka akan di pindah di Rumah Belajar yang dipersiapkan warga dalam pelatihan selanjutnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan tanggal 8-11 april 2010 bertempat di Kantor Kepala Desa (penjelasan secara indoor) dan di kebun karet milik warga KM 0.0 (praktek lapangan). Kegiatan di mulai pukul 10.00 dan di buka dengan teori pembibitan kemudian dilanjutkan dengan pengenalan mata entries dan teknik okulasi oleh Johanes Johan, seorang tenaga ahli dari pusat pendidikan dan pelatihan Darma Bhakti Nyarumkop yang dulunya pada tahun 1969 khusus meneliti hasil pertanian dan pangan, dan di tahun 2000 mulai berpindah ke perkebunan karet. Tekad itu tumbuh karena tidak akan ada alasan orang luar mematok lahan warga yang pada kenyataannya berdalih pasal kepemilikan tanah dan berdampak pada kerugian masyarakat lokal. Para pelatih mengajak masyarakat daerah yang telah rusak lahannya oleh perkebunan sawit dan pertambangan untuk mengelola tanah mereka sebagai lahan karet berkelanjutan dalam budidaya bibit, seperti beberapa kawasan di Kalimantan Barat yang sadar akan perkembangan ekonomi lokal. Dengan harapan peserta mampu menyerap pelatihan

pembibitan karet tentang managemen budidaya lokal dan tata cara menanam yang baik. Pembibitan ini bertujuan agar masyarakat mungguk kemantan tidak membeli karet unggul di daerah lain. Dan pembibitan anak karet di Mungguk Kemantan nantinya sudah akan di mulai bulan Juni mendatang. Sebab pembibitan tersebut memakai waktu dua bulan dan menggunakan pupuk Nasa yang termasuk penguatan batang, kesuburan tanah, pemberantasan hama. Pembibitan yang dilakukan hanya pada musim kemarau. Jika terjadi hujan kemungkinan bibit akan mati. Ketika praktek okulasi, semua alat pastikan harus steril, cuaca kering dan batang yang di okulasi harus yang bisa di kelupas, artinya tidak di kupas terpaksa. Jika di paksa, batang akan hancur sia - sia. IRR 39 (internatonal rubber research) merupakan bibit terbaik yang tidak gugur daun. Disinilah peternakan uang di mulai. Bibit okulasi IRR 39 di tanam di batang bawah getah lokal Bahan yang di pakai untuk okulasi karet yakni plastik ES, pisau kecil, dan mata entries yang bagus seperti bekas kuku jari jempol kita. Okulasi harus sama sisi atau seperti pagar. Okulasi yang di maksud adalah OMT (okulasi mata tidur). Tanam batang bawah, sudah sebesar lingkaran tangan, okulasi, potong dan jadilah bibit unggul siap pakai. Setelah ketinggian 2 meter kemudian atasnya di pangkas, Lokal ½ S saja, 50cm (toreh dari kiri ke kanan), kemiringan 30-40 derajat, jarak 1mm tidak kena batang. Ada dua pelajaran yang ditanamkan dalam pelatihan ini, yakni cara mengokulasi karet yang agak besar kira-kira 1cm garis tunggal dan membibit anak karet dahan bercabang dua kira-kira 30cm hingga 40cm tingginya. Rawat lah hingga besar, kemudian siap di okulasi. (Yosafat I. Entang)

Edisi II/April 2010 n


Ă&#x2013;Didukung oleh : PT. Alu Sentosa

Kunjungi : www.issuu.com/ngkiaudesaĂ&#x2022;

PENDIDIKAN

Kecamatan Toba Sangat Kekurangan Guru

<Bonaventura A,Ma.Pd, Kepala Cabag Dinas Pendidikan Teraju Teraju, Ngkiau Desa Ketika di temui di kantor cabang Dinas Pendidikan Teraju, Bonaventura A,Ma.Pd, yang merupakan kepala Cabang Dinas Pendidikan menegaskan bahwa target penempatan guru di tahun 2010 yang seharusnya diperbantukan di 21 sekolah dasar negeri di kecamatan

toba, kenyataannya hanya terdapat 70 guru aktif dari kuota yang di targetkan sebanyak 196 tenaga guru. Dan kebutuhan yang begitu signifikan di kecamatan toba adalah guru olahraga, sebab mata pelajaran tersebut adalah khusus. Kekurangan tersebut akhirnya di siasati beberapa guru di sekolah dasar negeri dengan memutuskan mengajar walaupun bukan bidang keahliannya. Kegiatan tersebut sebagai bagian uraian tugas guru sesuai target mengajar 24 jam perminggunya. Kekurangan demi kekurangan tersebut diperkuat dengan kendala penempatan tenaga pengajar. Sebagai faktor eksternal, kebanyakan guru yang baru di angkat pegawai negeri, ketika ditempatkan mengajar di daerah pelosok yang jauh dari keramaian, selalu terbebani dengan jarak tempuh yang cukup jauh dan biaya hidup mahal yang ketika menerima gaji di

kecamatan, sudah hampir memakai setengah gajinya hanya untuk biaya transportasi. Belum lagi ketika ditempatkan di daerah non sinyal, komunikasi dengan dunia luar pasti akan terasa sangat terhambat. Dan ketika diadakan monitoring, ternyata kendala tersebut membuat guru jarang masuk kelas ditempat penugasannya. Begitu pula dengan faktor internal, fasilitas kendaraan pengawas lapangan cabang dinas pendidikan di teraju guna monitoring seluruh sekolah di kecamatan toba begitu terbatas, sehingga menyulitkan evaluasi dan pelaporan ke tingkat pusat. Walaupun sudah berkali-kali diajukan ke pemerintah kabupaten sanggau untuk penambahan kendaraan pengawas lapangan sebagai sarana mempermudah kegiatan, tapi tidak pernah ditanggapi serius oleh pihak kabupaten sanggau.

Yang masuk daftar SD terpencil yakni SDN 05 Balai Rawa, SDN 06 Nek Bindang, SDN 01 Bagan Asam, SDN 12 Kelapuk, SDN 12 Kuala Labai, SDN 04 Kampung Baru, SDN 08 Sansak, SDN 07 Ketapan, SDN 15 Nek Cikam, SDN 17 Modang, SDN 19 Mungguk Kemantan, dan SDN 09 Selayang. Tunjangan guru terpencil dianggarkan oleh dana APBN sebesar 1,3 juta perbulan, dan untuk gaji 10 orang guru dianggarkan dari dana APBD sebesar 100 ribu perbulan. Tapi tahun depan akan ada perencanaan dana non PNS dari pemerintah daerah untuk guru bantu dan tenaga honor. Sekitar 30% dana alokasi BOS saat ini difungsikan untuk guru honor. Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) mutlak dianggarkan sebagai bantuan sekolah. Untuk sekolah dasar tiap siswa per tiga bulan menerima Rp 397.000 pertahun. Kebijakan komite sekolah untuk mencari

tambahan dana infrastruktur sekolah dan bekerjasama dengan orang tua murid dalam meningkatkan perkembangan sekolah. Asalkan setiap bulannya ada laporan pertanggung jawaban tertulis dari komite sekolah yang diinformasikan kepada orang tua murid. Hanya wacana pemerintah pusat tentang iklan sekolah gratis yang begitu muluk sehingga menjadi pemicu bentrok urat leher dinas pendidikan dan masyarakat sekitar. Masyarakat tidak salah jika ingin mengetahui informasi transparan tentang alokasi dana tersebut. Hanya tinggal penjelasan lurus wajib diberikan pihak sekolah dan dinas pendidikan. Harus ada dukungan penuh dari orang tua dan guru dalam proses pendidikan, sehingga ada link process keterlibatan perkembangan anak didik dari awal. Syarat guru honor yang diperbantukan di tiap sekolah

seharusnya memiliki ijazah seorang pendidik, minimal D2 di fakultas keguruan. Tapi kenyataannya, pegawai negeri yang di angkat hingga saat ini kebanyakan tidak memenuhi kualifikasi standar di pemerintahan, itu yang menjadikan dunia pendidikan makin dipersalahkan. Pegawai Negeri Sipil yang di angkat periode 31 desember 2010 di kecamatan toba berjumlah 82 orang. Sebelum mengakhiri, Bonaventura A,Ma.Pd selaku kepala dinas pendidikan teraju mengharapkan tabloid ini membantu menyuarakan informasi apapun bagi mereka yang takut bersuara dan angkat kesimpulan positif agar tidak terjadi kesalahpahaman pembaca dan narasumber berita. (Dede Fortinmart, Konsultant Pengembangan Masyarakat)

Dasar - Dasar Jurnalistik esatnya kemajuan media informasi dewasa ini cukup memberikan kemajuan yang signifikan. Media cetak maupun elektronik pun saling bersaing kecepatan sehingga tidak ayal bila si pemburu berita dituntut kreativitasnya dalam penyampaian informasi. Penguasaan dasar-dasar pengetahuan jurnalistik merupakan modal yang amat penting manakala kita terjun di dunia ini. Keberadaan media tidak lagi sebatas penyampai informasi yang aktual kepada masyarakat, tapi media juga mempunyai tanggung jawab yang berat dalam menampilkan fakta-fakta untuk selalu bertindak objektif dalam setiap pemberitaannya. Menurut Kris Budiman, jurnalistik (journalistiek, Belanda) bisa dibatasi secara singkat sebagai kegiatan penyiapan, penulisan, penyuntingan, dan penyampaian berita kepada khalayak melalui saluran media tertentu. Jurnalistik mencakup kegiatan dari peliputan sampai kepada penyebarannya kepada masyarakat. Sebelumnya, jurnalistik dalam pengertian sempit disebut juga dengan publikasi secara cetak. Dewasa ini pengertian tersebut tidak hanya sebatas melalui media cetak seperti surat kabar, majalah, dsb., namun meluas menjadi media elektronik seperti radio atau televisi. Berdasarkan media yang digunakan meliputi jurnalistik cetak (print journalism), elektronik (electronic journalism). Akhir-akhir ini juga telah berkembang jurnalistik secara tersambung (online journalism). Jurnalistik atau jurnalisme, menurut Luwi Ishwara (2005), mempunyai

P

n Ngkiau Desa

ciri-ciri yang penting untuk kebijaksanaan serta kita perhatikan. advokasi. BERITA a. Skeptis Ketika membahas Skeptis adalah sikap mengenai jurnalistik, pikiran untuk selalu kita tentu akan langsung mempertanyakan segala tertuju pada kata "berita" sesuatu, meragukan apa atau "news". Lalu apa itu yang diterima, dan berita? Berita mewaspadai segala (news) berdasarkan batasan kepastian agar tidak mudah dari Kris Budiman adalah tertipu. Inti dari skeptis laporan mengenai suatu adalah keraguan. Media peristiwa atau kejadian yang janganlah puas dengan terbaru (aktual); laporan permukaan sebuah peristiwa mengenai fakta-fakta yang serta enggan untuk aktual, menarik perhatian, mengingatkan kekurangan dinilai penting, atau luar yang ada di dalam biasa. "News" sendiri masyarakat. Wartawan mengandung pengertian haruslah terjun ke lapangan, yang penting, yaitu dari kata berjuang, serta menggali "new" yang artinya adalah hal-hal yang eksklusif. "baru". Jadi, berita harus mempunyai nilai kebaruan b. Bertindak (action) atau selalu mengedepankan Wartawan tidak aktualitas. Dari kata menunggu sampai peristiwa "news" sendiri, kita bisa itu muncul, tetapi ia akan menjabarkannya dengan mencari dan mengamati "north", "east", "west", dan dengan ketajaman naluri "south". Bahwa si pencari seorang wartawan. berita dalam mendapatkan informasi harus dari keempat c. Berubah sumber arah mata angin Perubahan merupakan tersebut. hukum utama jurnalisme. Selanjutnya berdasarMedia bukan lagi sebagai kan jenisnya, Kris Budiman penyalur informasi, tapi membedakannya menjadi fasilitator, penyaring dan "straight news" yang berisi pemberi makna dari sebuah laporan peristiwa politik, informasi. ekonomi, masalah sosial, dan kriminalitas, sering disebut d. Seni dan Profesi sebagai berita keras (hard Wartawan melihat news). Sementara "straight dengan mata yang segar news" tentang hal-hal semisal pada setiap peristiwa untuk olahraga, kesenian, hiburan, menangkap aspek-aspek hobi, elektronika, dsb., yang unik. dikategorikan sebagai berita ringan atau lunak (soft news). e. Peran Pers Di samping itu, dikenal juga Pers sebagai pelapor, jenis berita yang dinamakan bertindak sebagai mata dan "feature" atau berita kisah. telinga publik, melaporkan Jenis ini lebih bersifat naratif, peristiwa-peristiwa di luar berkisah mengenai pengetahuan masyarakat aspek-aspek insani (human dengan netral dan tanpa interest). Sebuah "feature" prasangka. Selain itu, pers tidak terlalu terikat pada juga harus berperan sebagai nilai-nilai berita dan interpreter, wakil publik, faktualitas. Ada lagi yang peran jaga, dan pembuat dinamakan berita investigatif (investigative news), berupa

hasil penyelidikan seorang atau satu tim wartawan secara lengkap dan mendalam dalam pelaporannya. NILAI BERITA Sebuah berita jika disajikan haruslah memuat nilai berita di dalamnya. Nilai berita itu mencakup beberapa hal, seperti berikut. 1. Objektif: berdasarkan fakta, tidak memihak. 2. Aktual: terbaru, belum "basi". 3. Luar biasa: besar, aneh, janggal, tidak umum. 4. Penting: pengaruh atau dampaknya bagi orang banyak; menyangkut orang penting/terkenal. 5. Jarak: familiaritas, kedekatan (geografis, kultural, psikologis). Lima nilai berita di atas menurut Kris Budiman sudah dianggap cukup dalam menyusun berita. Namun, Masri Sareb Putra dalam bukunya "Teknik Menulis Berita dan Feature", malah memberikan dua belas nilai berita dalam menulis berita (2006: 33). Dua belas hal tersebut di antaranya adalah: 1. sesuatu yang unik, 2. sesuatu yang luar biasa, 3. sesuatu yang langka, 4. sesuatu yang dialami / dilakukan / menimpa orang (tokoh) penting, 5. menyangkut keinginan publik, 6. yang tersembunyi, 7. sesuatu yang sulit untuk dimasuki, 8. sesuatu yang belum banyak/umum diketahui, 9. pemikiran dari tokoh penting, 10. komentar/ucapan dari tokoh penting, 11. kelakuan/kehidupan tokoh penting, dan 12. hal lain yang luar biasa. Dalam kenyataannya, tidak semua nilai itu akan

& Halaman 3

kita pakai dalam sebuah penulisan berita. Hal terpenting adalah adanya aktualitas dan pengedepanan objektivitas yang terlihat dalam isi tersebut. ANATOMI BERITA DAN UNSUR-UNSUR Seperti tubuh kita, berita juga mempunyai bagian-bagian, di antaranya adalah sebagai berikut. 1. Judul atau kepala berita (headline). 2. Baris tanggal (dateline). 3. Teras berita (lead atau intro). 4. Tubuh berita (body).

1. Who - siapa yang terlibat di dalamnya? 2. What - apa yang terjadi di dalam suatu peristiwa? 3. Where - di mana terjadinya peristiwa itu? 4. Why mengapa peristiwa itu terjadi? 5. When kapan terjadinya? 6. How bagaimana terjadinya?

Tidak hanya sebatas berita, bentuk jurnalistik lain, khususnya dalam media cetak, adalah berupa opini. Bentuk opini ini dapat berupa tajuk rencana (editorial), artikel opini atau Bagian-bagian di atas kolom (column), pojok dan tersusun secara terpadu surat pembaca. dalam sebuah berita. Susunan yang paling sering SUMBER BERITA didengar ialah susunan Hal penting lain yang piramida terbalik. Metode ini dibutuhkan dalam sebuah lebih menonjolkan inti berita proses jurnalistik adalah saja. Atau dengan kata lain, pada sumber berita. Ada lebih menekankan hal-hal beberapa petunjuk yang yang umum dahulu baru ke dapat membantu hal yang khusus. Tujuannya pengumpulan informasi, adalah untuk memudahkan sebagaimana diungkapkan atau mempercepat pembaca oleh Eugene J. Webb dan dalam mengetahui apa yang Jerry R. Salancik (Luwi diberitakan; juga untuk Iswara 2005: 67) berikut ini. memudahkan para redaktur 1. Observasi langsung dan memotong bagian tidak langsung dari situasi tidak/kurang penting yang berita. terletak di bagian paling 2. Proses wawancara. bawah dari tubuh berita 3. Pencarian atau (Budiman 2005) . Dengan penelitian bahan-bahan selalu mengedepankan melalui dokumen publik. unsur-unsur yang berupa 4. Partisipasi dalam fakta di tiap bagiannya, peristiwa. terutama pada tubuh berita. Dengan senantiasa Kiranya tulisan singkat meminimalkan aspek tentang dasar-dasar nonfaktual yang pada jurnalistik di atas akan lebih kecenderuangan akan membantu kita saat menjadi sebuah opini. mengerjakan proses kreatif Untuk itu, sebuah berita kita dalam penulisan harus memuat "fakta" yang di jurnalistik. dalamnya terkandung Penulis (Yohanes Supriyadi, unsur-unsur 5W + 1H. Hal ini Konsultan Pengembangan senada dengan apa yang Masyarakat PT Archipelago dimaksudkan oleh Lasswell, Strategic Solution, tinggal di salah seorang pakar Pontianak) komunikasi (Masri Sareb 2006: 38).

Edisi II/April 2010 n


Ă&#x2013;Kunjungi : www.issuu.com/ngkiaudesa

BUDAYA

Ritual Betalam : Pengobatan Tradisional Patah Tulang

Tradisi tua menunjukan betapa masyarakat Adat Desa masih berpegang kuat pada akar budaya mereka. Adat merupakan rumah kedua dari aturan adat Dayak di Kalimantan Barat TERAJU - Ngkiau Desa Betalam merupakan bagian Ritual betalam berasal dari proses pengobatan dari suku adat Dayak Desa. tradisional untuk

penyembuhan patah tulang. Ritual ini bahkan sudah dilakukan secara turun temurun oleh Dayak Desa. Tulang yang patah atau retak bisa disembuhkan dengan waktu yang tidak lama, biasanya dengan hitungan hari atau bulan, tulang yang patah atau retak bisa sembuh atau kembali seperti semula. Dalam prsoses ritual betalam biasanya dilakukan 3 orang, seorang dukun atau juga disebut Pemimpin di dampingi dua orang pembantu atau pendamping merak yang bertugas sebagai media penyampai yang berkomunikasi dengan pemimpin yang sudah dimasuki roh halus. Dua orang pembantu tersebut membantu proses - proses yang tidak bisa dilakukan oleh orang awam. Sajian juga salah satu sarat penting yang harus

dilakukan dalam ritual ini ayam, telur, bunga yang sudah ditentukan, daun sabang, beras kuning, beras putih, pulut masak : Pulut Merah, Pulut Putih, Pinang, Sirih, cermin, Sisir dan masih banyak lagi alat-alat yang digunakan untuk proses pengobatan Patah Tulang. Pantang juga menjadi salah satu proses penyembuhan bagi orang yang sakit. Biasanya sebelum ritual betalam selesai Ancak atau sajian yang digantung harus diantar terlebih dahulu ke hutan untuk diberikan kepada kamang atau benda halus, ujar pak Desi yang saat ritual menjadi pembantu pemimpin melakukan proses penyembuhan sebelum memulai acara adat betalam.<(Nikodemus, konsultan pengembangan masyarakat )

Adat Mandoh Teraju, Ngkiau Desa Ketika memasuki kawasan teraju, mata kami tertuju pada satu tempayan cokelat yang di pasang di tepi jalan. Menurut penduduk setempat, namanya adat mandoh. Adat mandoh, menurut Hermanus Tedi selaku ketua adat teraju barat, sebagai tanda penghalang perkelahian dan kecelakaan. Artinya jangan ada pertumpahan darah di daerah yang di pasang mandoh. Tapi menurut hermanus tedi, adat mandoh merupakan adat terbesar dalam perhitungan suku dayak di Kalimantan Barat. Adat yang disediakan ketika pemasangan mandoh yakni tempayan, mangkuk kosong, piring, parang, rantai manik yang ikatkan mengelilingi tempayan dan tiang kayu segi empat. Biasanya mandoh yang di pasang di sertai dengan kain merah atau putih. Jika kain yang di pasang mandoh berwarna putih artinya perdamaian, tapi jika kain yang di pasang mandoh berwarna merah artinya akan mengadakan penyerangan ke luar kampung. Baik pemasangan adat

Jika yang terlibat perkelahian atau kecelakaan dan mucul kesepakatan antara dua belah pihak yang bertikai, mandoh tidak akan didirikan. Mandoh hanya akan didirikan pada dua belah pihak yang bertikai dan tidak memiliki hubungan keluarga, mereka yang terlibat tidak mendapat kesepakatan, maka mandoh harus didirikan oleh pengurus adat di wilayah itu, persis di tempat kejadian. Pembayaran adat sepenuhnya di tanggung oleh pelaku. Adat mandoh diperkuat dengan kesepakatan para dewan adat dayak, pemangku adat, para tumenggung, dan ketua adat sebagai pelaksana adat harian pada musyawarah adat tahun 2002. Pemasangan adat mandoh pertama kali ketika terjadi peristiwa suku dayak kanayatn yang di bunuh warga NTT di perusahaan MTI, salah satu perusahaan karet yang dulunya beroperasi di kawasan kecamatan mandoh maupun mengakhiri adat toba. < (Dede, konsultan pengembangan mandoh harus dengan prosesi adat masyarakat) dengan menyembelih babi seberat 40 kilogram, lebih boleh kurang tak boleh.

Didukung oleh : PT. Alu Sentosa Ă&#x2022;

Ganjur MODANG - Ngkiau Desa Menurut salah satu ketua adat dayak desa teraju barat, Hermanus Tedi, kata ganjur berasal dari masyarakat daerah Batang Tarang ketika melaksanakan pesta besar-besaran setelah pulang ngayau. Pesta perang masyarakat batang tarang tersebut biasanya diiringi dengan membawa kepala manusia sebagai hasil buruan. Setelah bertahun-tahun, kemudian kata ganjur tersebut di sadur ulang oleh masyarakat di Kecamatan Toba dengan arti umum yakni keramaian. Ganjur, istilah dayak desa adalah tempat berkumpul seluruh masyarakat yang dilaksanakan dengan pesta rakyat. Disanalah pusat keramaian terjadi, ada hiburan rakyat seperti musik dan tarian, ada permainan rakyat dan stand makanan minuman. Layaknya pasar malam, penuh dengan beragam aktivitas masyarakat lokal. Budaya seperti ini juga terdapat di masyarakat perkotaan walaupun bentuknya di kemas lebih teratur, yang pasti tujuannya menarik perhatian pengunjung lokal untuk menikmati acara tersebut. Di dusun modang, ada juga kegiatan ganjur yang di peringati setiap tahunnya bagi masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut memperingati Hari Ulang Tahun Padagi Datok Tua Desa Sembilan Domong Sepuluh. Domong, menurut Hermanus Tedi, merupakan istilah adat tanah jawa dalam penamaan batas wilayah. Padaginya tepat di jembatan pertama dusun modang, dari arah Tayan. Ulang Tahun tersebut selalu di peringati setiap tanggal 25 mei, doa bersama di padagi dilaksanakan jam 3 sore. Biasanya penyambutan kegiatan berlangsung satu bulan penuh. Panitia persiapan yang terpilih pun dari tokoh masyarakat, pemuka adat dan para simpatisan desa setempat. Dan untuk kali ini, ulang tahun Padagi Datok Tua Desa Sembilan Domong Sepuluh tersebut bertepatan dengan hari launching Tabloid Ngkiau Desa yang rencananya akan diresmikan langsung oleh Bupati Sanggau tanggal 25 mei 2010 di sekretariat tabloid Ngkiau Desa, sebelum upacara doa bersama di padagi.< (Dede, konsultan pengembangan masyarakat)

Pembina Sekolah Minggu KEGIATAN pembinaan anak sekolah minggu secara rutin dilaksanakan sejak tanggal 12 maret 2009 lalu. Kegiatan tersebut dimulai pukul 07.00 - 08.00 wib sebelum misa. Sebelumnya belum ada kemajuan anak anak di kilometer kosong kosong tentang keagamaan. Maka dari itulah, muncul inisiatif warga kosong kosong untuk mengadakan sarana pembinaan bagi anak didik di sekolah minggu di gereja.

< Pelatihan Dasar Jurnalistik Tabloid Ngkiau Desa

Kami Juga Bisa...!!! Sei Ambawang, Ngkiau Desa Sabanyak 15 orang pemuda - pemudi dari berbagai kampung di Kecamatan Toba dan Kecamatan Tayan Hilir mengikuti pelatihan dasar jurnalistik bagi pengelola Tabloid NGKIAU DESA di rumah Pelangi, Desa Teluk Bakung Kecamatan Sui Ambawang Kab. Kubu Raya KALBAR di Jalan Trans Kalimantan pada tanggal 26-28 Maret 2010 lalu. Selama 3 hari, para peserta begitu antusias mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh PT. Archipelago Strategic Solution dan Yayasan Akar Pama, yang didukung oleh PT Alu Sentosa. Pemateri dalam pelatihan ini dari Tribune Institute Pontianak, dan staff Yayasan Akar Pama. Menurut Kepala Desa

n Ngkiau Desa

wawancara dan manajemen redaksi. "hampir 70% peserta praktek, dan sisanya berupa teori" kata Dede, salah seorang pelatih. Mobin, salah seorang peserta mengatakan ia sangat berterima kasih dapat mengikuti pelatihan ini. "seumur hidup saya, baru kali inilah saya mengikuti acara seperti ini, sangat bermanfaat. Mudah-mudahan dapat kami terapkan dilapangan" ujarnya. Dilanjutkan karyawan PT Alu Sentosa ini, ia awalnya tak percaya <Peserta Pelatihan Dasar Jurnalistik Pengelola Tabloid Ngkiau bisa menulis dan meliput Desa di Rumah Pelangi, Sui Ambawang. berita. "maklumlah, saya tidak sarjana sebagaimana Bagan Asam, L. Randi Ponik, dan Desa Kawat Kecamatan wartawan lainnya, tetapi yang hadir dalam pelatihan, Tayan Hilir. Dalam 6 sesi saya berusaha untuk bisa" peserta pelatihan ini tersebar pelatihan, peserta dibekali katanya. (mobin) dari Kampung Kemantan, dasar-dasar jurnalitik, teknik Kosong-Kosong, Modang, penulisan berita, teknik dan Teraju Kecamatan Toba peliputan, teknik

& Halaman 4

Perwujudan inisiatif tersebut di dukung penuh oleh PT.Alu Sentosa untuk membantu membina perkembangan anak-anak di gereja St. Thomas Aquinas lewat tiga orang pembina yang juga merupakan warga sekitar yang memang difungsikan untuk mengajar anak-anak wilayah sekitar. Honor diberikan langsung dari PT. Alu Sentosa. Sudah terlihat beberapa kemajuan yang dirasakan oleh anak-anak kilometer kosong kosong, diantaranya tampil berdoa, dan beberapa dari mereka sudah mengakui memiliki iman yang teguh akan yesus lewat pemberdayaan ini. kegiatan tersebebut bertujuan menuntun dan memperkenalkan anak -anak bagaimana belajar, berdoa dan bernyanyi lagu rohani dengan benar. Selain itu, pembina juga memotivasi anak-anak sekolah minggu dalam menyalurkan bakat bagi yang memiliki kemampuan khusus. Anak anak yang di bina tersebut diberi bantuan makanan setiap minggu oleh PT.Alu Sentosa. Kemudahan-kemudahan tersebut begitu terasa oleh masyarakat di sekitar wilayah pertambangan. Ada timbal balik perusahaan yang memang terwujud ketika masyarakat memerlukan pembinaan dan bantuan individual seperti bantuan tong air pinguin sebagai wadah air bersih untuk warga dan gaji honor para guru bantu. Masyarakat mengharapkan kesadaran akan penyaluran bantuan bagi masyarakat tidak hanya dilakukan oleh PT.Alu Sentosa saja, tapi juga dilaksanakan oleh perusahaan investor lain seperti PT.SJAL yang sekarang beroperasi di wilayah tersebut. Sudah seharusnya ada campur tangan perusahaan dalam pemberdayaan manusia disana. (Hariyanto Mobin)

Edisi II/April 2010 n


Ă&#x2013; Didukung oleh : PT. Alu Sentosa

NGKIAU DESA

Kunjungi : www.issuu.com/ngkiaudesa Ă&#x2022;

Penilaian Lomba Desa Kecamatan Toba

< Suasana penilaian desa fokus desa balai belungai (photograper doni). Balai Belungai - Ngkiau Desa Tahun ini desa fokus dialamatkan di Desa Balai Belungai, berjarak delapan kilometer dari Tayan. Desa belungai terpilih mewakili

kecamatan toba dalam perlombaan tahun 2010 ini. program penilaian desa fokus merupakan upaya pemerintah kabupaten sanggau dalam pemerataan

pembangunan di berbagai bidang. Menurut Kepala Desa Balai Belungai, Subianto Pelel, program desa fokus merupakan pembinaan desa yang belum tersentuh tapi memiliki upaya dalam kemajuan daerahnya. Jumlah penduduk di Desa Balai Belungai saat ini berjumlah 1989 jiwa. Subianto Pelel sendiri merupakan Kepala Desa ke empat, pengganti Kepala Desa sebelumnya, Hermanto Yoh. Berdasarkan peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 13 tahun 2007 tentang indikator standarisasi penilaian desa mencakup delapan kriteria, diantaranya orbitasi seperti kondisi wilayah serta jangkauan geografis kepusat pemerintahan di tambah dengan potensi fisik aktivitas desa. Kemudian Pendidikan masyarakat, kesehatan masyarakat, ekonomi masyarakat, keamanan dan

Pertandingan Persahabatan Antar OMK Kemantan, Ngkiau Desa Panas terik masih teras menyengat kulit, waktu itu jam tiga sore pendukung tim volley kemantan telah memenuhi separuh lapangan samping gereja. Masyarakat sekitar terlihat begitu antusias menyaksikan para tim bertanding. Sesuai jadwal yang di sepakati, pertandingan persahabatan antara orang muda Modang dan Orang Muda Kemantan di gelar hari itu juga tanggal 11 april 2010. Tobing, ketua OMK Kemantan terlihat sibuk mempersiapkan kegiatan tersebut. Pertandingan tersebut diadakan dua kali, tahap pertama untuk lomba volley putri, berikutnya untuk tim putra. Tujuan pertandingan tersebut menurut kedua tim tak lain adalah tidak hanya menjalin silaturahmi antar Dusun tapi juga agar para remaja aktif dalam tiap kegiatan OMK. Pertandingan tersebut dilaksanakan di RT 02 kilometer kosong-kosong, Dusun Mungguk Kemantan. Skor yang di raih dalam pertandingan tersebut seluruhnya di menangkan oleh muda mudi Dusun Modang dengan Skor 3-0 untuk tim volley putri dan 2-1 untuk tim putra. Masyarakat menyambut gembira dalam pelaksanaan pertandingan persahabatan tersebut. Bagi mereka pertandingan tersebut

<Tim volley saat tanding persahabatan (photograper - dede). menjadi awal dari kemajuan kegiatan positif di daerah mereka dan harus ada upaya peningkatan kualitas baik pemain maupun pelatih sebab yang diutamakan dalam pertandingan tersebut bukan kalah ataupun menang, tetapi tujuan dalam mempererat persahabatan seluruh muda mudi yang berada di wilayah Bagan Asam. Menurut tim volley kemantan, kegiatan tersebut baru sekali dilaksanakan setelah ada rekomendasi dari pihak muda mudi dua dusun dalam menjalin persahabatan lewat kegiatan olahraga. Kegiatan pertandingan balasan di gelar kembali tanggal 18 april 2010 sekitar jam tiga sore di Dusun

Modang dan dimenangkan oleh Dusun Kosong Kosong dengan Skor putri 2-1. Kegiatan bermanfaat tersebut seharusnya dirancang serius hingga menjadi program khusus yang bertujuan dalam pengembangan potensi yang sudah ada dalam diri pemain volley dalam pembinaan muda mudi itu sendiri, sehingga berjalan optimal. Kegiatan ini pula seharusnya melibatkan peran serta tokoh masyarakat, para pemerintah daerah dan pihak perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut demi keberlanjutan program dasar yang telah terbangun oleh para muda mudi daerah kita. (didi dimus)

ketertiban, partisipasi masyarakat, pemerintahan, lembaga kemasyarakat, kesejahteraan keluarga atau PKK. Penilaian tersebut objektif dari unit kerja dan di dukung pula dengan peran serta masyarakat, perencanaan pembangunan, pelaksanaan pemerintahan sampai kepada laporan pertanggung jawaban tingkat pusat. Ketua tim penilai, Andreas, mengatakan bahwa tim yang terbentuk merupakan kumpulan sebelas orang utusan dari Desperindak, Kopdiknas, SKPD, BPM Pemdes, Departemen Kesehatan, Dinas Pertanian dan Kelompok PKK. Tujuan kegiatan menurut Andreas yakni membuktikan keberhasilan pembangunan Kabupaten Sanggau dalam kemajuan daerahnya hingga tingkat provinsi bulan Juni mendatang dan

Orang Muda Katholik Dusun Modang Modang, Ngkiau Desa Ketika mendengar kata orang muda, terlebih dahulu yang terlintas di pikiran kita adalah semangat baru. Begitupun ketika melihat keberadaan kelompok muda di Dusun Modang dengan tumbuh kembang mereka yang aktif. Menurut Agus, yang juga merupakan pembina Orang Muda Katholik Dusun Modang, organisasi tersebut dibentuk pada bulan Januari 2010. Ketika pembentukan kepengurusan OMK, yang hadir hanya sekitar 15 orang saja. Anggota mereka yakni para remaja serta aktivis yang berjiwa muda tetapi sudah menikah. Kendala yang di hadapi saat ini menurut mereka yakni keterbatasan komunikasi dan kesulitan berkumpulnya bagi para remaja. Padahal menurut pak Slamet, jadwal kumpul OMK sudah ada tiap minggu malam. Tetapi kenyataannya, pernyataan tersebut di perkuat saat berjalannya kepengurusan, tidak banyak yang terlibat. Padahal banyak sekali remaja di Dusun Modang dalam data kependudukan wilayah, sebab mayoritas dari warga Dusun Modang adalah katholik. Kini yang menjadi penasehat dari OMK Stasi Modang saat ini adalah Kepala Desa Bagan Asam, Kepala Dusun Modang, Ketua Stasi dan Ibu Eka, seorang simpatisan

Perhatikan Dunia Pendidikan Balai Belungai, Ngkiau Desa Menurut Selvius Bulan, kepala sekolah SD Negeri 02 Balai Belungai, perlulah ada perhatian khusus dari pihak pengelola pendidikan tentang peningkatan mutu dan kuantitas pendidikan, khususnya daerah terpencil. Bantuan perusahaan kecil yang kini beroprasi di sekitar Kecamatan Toba, sudah memiliki visi misi.

n Ngkiau Desa

Seharusnya tidak hanya satu perusahaan yang berinisiatif demi peningkatan kualitas daerah tempat perusahaan mereka beroperasi. Jangan hanya mengambil keuntungan semata di wilayah tersebut tanpat memperhatikan perkembangan desa, tapi haruslah ada swadaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah,

peningkatan mutu tenaga kerja remaja lokal. Terkadang masyarakat sekitar punya keyakinan untuk berbicara, tapi tidak tahu bagaimana menyuarakan aspirasinya dan solusi di bidang apa. Menurutnya selvius bulan, seharusnya para masyarakat yang seperti itulah yang wajib terlibat aktif dalam setiap program pengembangan

pemenangnya akan di bawa ke tingkat nasional yang berpusat di Jakarta. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga nantinya menjadi pemacu kinerja para pemerintah daerah secara fisik dan administrasi. Di kecamatan Tayan sendiri, ada sekitar 15 Desa yang diperlombakan dalam program ini diantaranya Tumiang Mali. Balai Belungai adalah Desa yang ke tujuh dalam agenda kunjungan tim penilai Kabupaten Sanggau. Terlihat antusias para <Andreas, ketua tim penilai undangan menghadiri kegiatan tersebut, para desa fokus (photographer - doni) undangan antara lain tim penggerak PKK baik kinerja Desa Balai Belungai Kecamatan Toba maupun dalam segi administrasi dan Desa Balai Belungai, para staf kondisi fisik desa. Baginya BPD, Kepala Dusun dan Para membuka diri dan memiliki Ketua RT setempat. Menurut terobosan baru dalam Kepala Sekolah SD 02 Balai perubahan adalah suatu Belungai, Selvius Bulan, gebrakan besar dalam kegiatan positif ini dapat kesuksesan kinerja, apapun menjadi acuan bagi desa lain kondisinya. (winarti) untuk belajar dari kesuksesan

kemasyarakatan yang sudah berjalan di beberapa tempat di Kecamatan Toba. Melihat kenyataan pelaksanaan dunia pendidikan di kecamatan toba, terkendala lebih banyak kepada tenaga pengajar yang kelihatannya belum siap menerima resiko penempatan. Ini juga menjadi salah satu bukti ketidaksiapan dunia

& Halaman 5

< Orang Muda Katholik Dusun Modang (photographer - dede) bagi kaum muda sejak bertahun-tahun. Program kerja yang baru akan di realisasikan yakni pembangunan rumah olahraga dan sekretariat sanggar. Mereka sebelumnya sudah memulai aktivitas sejak Natal 2009 lalu. Kegiatan yang sangat berkesan bagi mereka ketika melibatkan diri dalam prosesi paskah, mengajar sekolah minggu di gereja, tanding persahabatan antar stasi, dan perayaan tahun baru 2010. Sayangnya perkembangan kaum muda Dusun Modang,

khususnya di stasi seperti tidak terjamah oleh Orang Muda Katholik di Paroki Kristus Raja Teraju. Menurut Roni, anggota OMK Stasi Modang, tanggapan sepi yang di dapat ketika suster dari Pontianak berkunjung ke Paroki Kristus Raja Teraju, tetapi ketika berada di stasi Modang, suster dengan gembira menyatakan bahwa kegiatan selanjutnya harus di mulai dari Modang supaya nanti menjadi inspirasi OMK di stasi lain. (Dede Fortinmart, Konsultant Pengembangan Masyarakat)

pendidikan dalam melaksanakan kegiatan. Buktinya, dari sekian banyak sekolah, yang begitu antusias dan aktif mengajar di kelas hanyalah guru honor, bukan yang sudah di angkat menjadi PNS. Jika semua itu tidak ditindak lanjuti oleh pemerintah kabupaten sanggau, resiko jatuhnya mutu tenaga pengajar juga akan beresiko lebih dalam tumbuh kembang anak di daerah Kecamatan Toba. (Dede, <Selvius Bulan, Kepala SD Konsultan Pengembangan Balai Belungai. Masyarakat)

Edisi II/April 2010 n


Ă&#x2013;Kunjungi : www.issuu.com/ngkiaudesa

L I NG K U N G A N

Sungai Bawang, Hidup Segan Matipun Tak Mau

< Beraktivitas di air - Seorang warga mandi di muara sungai di desa bagan asam (photo - dede).

Modang, Ngkiau Desa Sungai batang bawang, begitu ia disebut oleh masyarakat sekitar dusun modang dan dusun kemantan yang aliran sungainya melintasi dua dusun tersebut. Sungai pula begitu terkenal di kecamatan toba. Di sana terdapat beragam ikan air tawar yang menarik perhatian ketika sedang memancing dan mandi. Tapi kondisi sungai tersebut tidak seperti sebelumnya. Hal tersebut dirasakan pengguna air sungai. Warna sungai yang dulunya bening dan dapat di minum langsung jika haus kini berwarna kuning kecoklatan. Artinya tidak tersedia lagi air jernih siap pakai di sungai itu lagi.

Warga dusun modanglah yang begitu merasakan perubahan kondisi sungai tersebut secara drastis. Sebelum aliran kerusakan sungai, tiap hari warga dusun modang mrnggunakan air sungai batang bawang untuk mandi, masak dan minum. Setelah perubahan sungai tersebut, tidak heran bila warga dusun modang menderita berbagai macam penyakit lingkungan seperti diare, malaria dan wabah demam berdarah. Salah satu munculnya penyakit lingkungan tersebut yakni pencemaran aliran sungai batang bawang yang mengalir di Dusun Modang. Kekhawatiran akan lingkungan tersebut merupakan antisipasi

warga terhadap pelestarian alam. Sungai batang bawang kini menjadi sorotan penting bagi masyarakat sekitar aliran sungai. Hingga saat ini belum ada dari pihak perusakan lingkungan menanggapi serius perubahan kondisi sungai. Yang perlu kita pelajari adalah bagaimana cara menanggulangi permasalahan persediaan air bersih bagi warga setempat. Padahal itu hal itu masuk kategori kebutuhan penting manusia. Sungai batang bawang kini ibarat pribahasa hidup segan mati pun tak mau. (A.A.Anes)

Tenaga Kesehatan Lingkungan Teraju, Ngkiau Desa Menurut Yakobus selaku kepala dinas teraju, penempatan tenaga kerja pegawai negeri bidang kesehatan berjumlah 19 orang dan tenaga PTT sebanyak 2 orang. Penempatan 1 bidan di sansat dan 1 orang tenaga kesehatan keliling di puskesmas induk. Sarana yang telah ada di kecamatan toba yakni tujuh polindes dan empat puskesmas pembantu.

Ada satu bidan yang sudah diperbantukan di modang sekarang. Sebelumnya tenaga bidan tersebut belajar membuat laporan, penyusunan dokumen, pelatihan berkala pertahun serta praktek lapangan di puskesmas induk teraju, setelah selesai pembinaan, bidan diposisikan dalam penempatan pelayanan daerah. Tenaga tersebut yang dipersiapkan sebagai salah satu bagian dari tenaga surveyland

Alamku Hampir Musnah, Tanahku Gersang

< Lahan yang tadinya hutan, kini menjadi plasma yang siap diperjualbelikan (photograper - armindo). Modang, Ngkiau Desa Dulu daerah ini terkenal dengan alam yang indah dan nyaman. Begitu banyak bukit - bukit tinggi dan hutan - hutan yang rindang. Disini juga dulunya terdapat berbagai jenis binatang hutan seperti rusa, babi, dan kijang. Tapi kini tebing yang dulunya terjal berubah menjadi dataran rendah, hutan yang rindang menjadi padang bebatuan dan hamparan tandus. Bahkan binatang penghuni hutan pun semakin berkurang. Beberapa hal yang mempengaruhi perubahan tersebut. Salah satu diantaranya adalah keterbatasan sumber daya manusia yang belum sadar pentingnya pelestarian hutan. Seharusnya warga dan pendatang dari luar daerah menghargai pelestarian hutan di daerah ini. Waktu masih panjang untuk mencoba menghargai keberadaan alam dalam mengurangi limbah dan erosi hutan. Selama nasi belum menjadi bubur dan sekarang waktunya untuk peduli. Maka dari itulah, kurangi penebangan hutan, pikirkan masa depan anak cucu yang masih ingin menikmati keindahan alam itu. Kehidupan terus berlanjut, kita punya kewajiban untuk merawat dan hidup diatas alam tercinta, itulah tanah kelahiran. Mari bangkitkan kembali semangat yang hilang untuk belajar menjaga dan melestarikan alam dan mulai dari hal yang terkecil. Jangan sampai Tuhan marah karena kita terlalu terlena dan tidak berbuat apa-apa, Tuhan akan enggan bersahabat dengan manusia. (A.A.Anes)

n Ngkiau Desa

kesling di sekitar wilayah penempatan. Bentuk laporan lapangan para bidan mencakup ukuran kelahiran bayi dan sistem kerja berkala terhadap puskesmas induk. Tahun 2007 pernah diadakan penanganan kasus kelahiran khusus sesuai dengan Standar Oprasional Prosedur (SOP) dari Departemen Kesehatan. Secara garis besar, jika melihat kesehatan di kecamatan toba tentang peningkatan pemahaman kesehatan di masyarakat baik berobat, persalinan, hingga pencegahan penyakit agaknya mulai ada kemajua signifikan. Penyakit terparah selama beroprasi puskesmas induk yakni wabah demam berdarah yang menyerang delapan orang pada tahun 2009 serta kematian empat bayi yang tidak terpantau laporan dari pihak pemerintah desa ke puskesmas induk teraju. Peningkatan pelayanan kesehatan di standarisasi dalam indikasi visi indonesia sehat yakni persalinan wajib 80% di tangani oleh tenaga medis. Jikalau ada paradigma masyarakat terdahulu untuk meminta pertolongan pada dukun beranak, kini dukun beranak sejak tahun 2008 diberikan pelatihan sebagai pemahaman penting pertolongan bayi, tapi sekarang dari pihak medis dukun beranak diposisikan sebagai pendeteksi kehamilan dini saja, tidak lebih dari itu. Tahun 2009, puskesmas induk di teraju mendapat peringkat empat tingkat kabupaten tentang managemen kesehatan dan berakreditasi B. Menurut yakobus, selaku kepala puskesmas induk teraju, masyarakat seharusnya memiliki dasar pemahaman

<Yakobus, Kepala Puskesmas Teraju yang sehat baik dari faktor prilaku dan lingkungan. Penyakit yang dapat timbul karena prilaku tidak sehat yakni TBC paru-paru dan disentri. Penyakit yang timbul penyebab lingkungan yakni diare dan gizi buruk. Maka dari itu, puskesmas bukan hanya tempat pelayanan berobat, tapi jadikanlah puskesmas sebagai pusat pencari informasi kesehatan sekaligus media promosi sehat dalam merubah cara pandang masyarakat terhadap arti sehat tersebut. Kesehatan akan menjadi masalah serius jika diabaikan. Tata cara sehat menurut Yakobus, pertama buanglah sampah ditempatnya. Kedua meludah jangan di sembarang tempat. ketiga mengkonsumsi air yang tidak berbau, berasa dan berwarna dan jika ingin mengikuti standarisasi air memakai PH sebagai tingkat keasaman air dan harus di masak. (Dede F - Konsultan Pengembangan Masyarakat)

Seluruh Staf Redaksi Tabloid Ngkiau Desa Mengucapkan

Selamat Menempuh Hidup Baru Kepada :

Agustina & Petrus Napi Menikah pada tanggal 8 April 2010 Ttd,

Lambertus R.P. Pimpinan Umum

& Halaman 6

Didukung oleh : PT. Alu Sentosa Ă&#x2022;

Rumah Lanting Saya baru pertama kali kesana, sebelumnya saya pernah lihat bangunan itu hanya di televisi hitam putih waktu masih kecil ketika nonton berita bersama bapak. Kini, saya sudah benar-benar berkunjung ke tempat itu, persis seperti yang saya tonton waktu kecil. Bangunan sederhana tersebut terletak di pinggiran sungai bawang, desa bagan asam, kecamatan toba. Selayaknya hidup bagai di pulau, kehidupan di rumah tersebut sepenuhnya di kelilingi air. Bentuk rumahnya seperti rumah yang di bangun di tanah. Tapi jika rumah lanting, pondasi papan bawah diperkuat dengan di alasi drum besar agar susunan papan bisa mengambang di atas air. Terkadang jika kapal besar lewat, air sungai masuk dari celah papan pondasi bawah rumah dan membasahi sebagian ruangan. Rumah lanting bergoyang-goyang sesaat terkena ombak, kemudian tenang lagi. Desain rumah kokoh mengikuti gulungan ombak kapal yang lewat hilir mudik. Betah sekali saya memanjakan diri di tempat itu. Kegiatan di tempat itu seperti liburan ke daerah pesisir pantai. Begitu ramah lingkungan dan praktis. Contohnya saja jika mencuci baju dan piring, tinggal celup di sekitar rumah, habis perkara. Kebersihannya tergantung yang mencuci. Kemudahan itu pun terlihat ketika kita ingin menghabiskan waktu dengan memancing ikan. Cukup duduk di teras, menunggu umpan di patok ikan sambil melihat perahu kecil lalu lalang. Kehidupan sungai seperti itu unik menurut saya, apapun yang di perbuat disana akan terasa menyenangkan. Rumah lanting itu juga menyediakan jajanan seperti toko sembako, untuk belanja kebutuhan sehari-hari bagi warga sekitar. Lengkap dengan kulkas, penyimpan makanan segar yang di bawa dari laut. kemudahan lain yakni bisa langsung numpang masak di rumah lanting jika ingin menyantap masakan laut segar dalam kulkas. Penghuni rumah lanting hanya hidup suami istri saja. Anak mereka sudah berkeluarga dan memilih untuk berdomisili di wilayah lain. Jika rindu, mereka datang menjenguk dua orang tuanya, apalagi jika hari raya tiba. (Dede, konsultan pengembangan masyarakat)

Ayam Kampung, Perlu Dijaga Kelestariannya Teraju, Ngkiau Desa Ayam kampung merupakan hewan ternak pedesaan, hal ini sudah turun temurun. Biasanya ayam kampung dalam upacara adat dayak desa selalu digunakan untuk pengobatan tradisional. Akan tetapi keberadaan ayam kampung kini sukar didapatkan. Warga teraju resah dengan penyakit sampar ayam yang mngakibatkan beratus-ratus ternak ayam mati karena serangan ganas secara mendadak tersebut. Penyakit tersebut selama setahun telah tiga kali menyerang unggas di teraju. Menurut penduduk setempat, serangan penyakit sampar ayam tersebut muncul sejak masuknya ayam pedaging dari luar daerah yang dipasok produsen lokal. Belum ditemukan cara pencegahan penyakit sampar ayam, seharusnya mendapat penanganan khusus dari pemerintah daerah dan dinas kesehatan terkait guna memberikan monitoring serta penyuluhan kepada masyarakat sekitar yang mengembangkan budidaya ternak unggas. Harapannya supaya keberadaan ayam kampung tersebut tetap ada dan wabah tersebut tidak sampai menular dan menyerang tubuh manusia yang memang bisa berdampak menimbulkan penyakit baru di masyarakat setempat sebab masyarakat teraju mayoritas mengembangbiakkan ayam kampung. Bukanlah lebih baik mencegah daripada mengobati? (victorianus tito) Edisi II/April 2010 n


Ă&#x2013; Didukung oleh : PT. Alu Sentosa

Kunjungi : www.issuu.com/ngkiaudesa Ă&#x2022;

EKONOMI LOKAL

Roda Perekonomian Dusun Mungguk Kemantan

<Mencari kayu bakar menggunakan tas rotan ciri khas dayak. KEMANTAN Ngkiau Desa; Adapun latar belakang dari sumber ekonomi yang diandalkan oleh warga

penduduk sebelum adanya beberapa perusahaan masuk wilayah Dusun Mungguk Kemantan yaitu kerja dan kegiatan dari sumber kayu

ini cukup lama ditekuni oleh masyarakat dan sumber dari kayu ini cukup membuat warga pekerja merasa cukup tenang, bahkan membawa sesuatu barang. Contoh membeli seen-saw, speed boat bahkan ada yang mampu memperlengkapi perabot rumah tangga dengan lengkap. Ketergantungan dengan kerja kayu ini, mulai dari log hingga gesek segi cukup lama di lakukan. Yang menjadi puncak ramainya pendatang dari daerah lain adalah melakukan pekerjaan yang pada saat itu di sangka surga masa depan. Dari usia yang belum pantas kerja hingga usia tua pun ambil bagian dalam kerja kayu tersebut. Hutan-hutan yang menaruh pengharapan tentunya tidak seperti yang diharapkan. Kegiatan yang membawa keberuntungan menurut

warga, ternyata menurut kaca mata pemerintah adalah suatu perbuatan aib yang merugikan Negara. Inilah faktor nyata yang dialami penduduk mungguk kemantan. Sudah jatuh ditimpa tangga. Sejak 2005 hingga sekarang sudah masuk beberapa perusahaan di bawah ijin pemerintah untuk mengambil alih kegiatan yang menurut warga menjadi sumber kehidupan yang baik, ternyata diganti dengan kejatuhan ekonomi yang lama kelamaan menjadi rumit dan tidak jelas. Artinya perusahaan yang di maksud adalah perusahaan kayu, perusahaan sawit hingga perusahaan tambang. Perekonomian berpengaruh sekali saat masuknya perusahaan perusahaan tersebut. Kehidupan warga

Peternak Ikan Mas

< Di tangan Jimmy, air mengalir dari gunung dan hutan dimanfaatkan menjadi kolam pembibitan Ikan. Usaha pembibitan ikan mas sudah dilakukannya sejak 4 tahun lalu. Saat itu ia melihat air mengalir dari bukit, ketika itulah terlintas di fikirannya mengapa air yang bersih tidak dimanfaatkan. Dalam benaknya, Ia pun mulai berimajinasi untuk membuat kolam dengan

modal yang seadanya. Air deras yang bersih yang berasal dari bukit membuat ia tertarik untuk membudidayakan ternak ikan mas. Menurutnya, air bersih membuat rasa daging ikan menjadi manis. Sebelum aku membudidayakan ikan mas dan ikan nila.

Pengalaman peribadi dibidang pembibitan yang Jimmy dapatkan ditempat lain membuatnya untuk berfikir lebih mandiri. Buku merupakan salah satu teman untuk bertanya, mencari informasi yang sangat dibutuhkan untuk pengembangan pembibitan ikan. Baru dua tahun inilah jimmy benar - benar mengelola manajemen kolam. Setelah itu kerja keras tersebut yang menurutnya membuahkan hasil, pesanan pun mulai berdatangan mulai dari restoran sampai warung warung kecil di beberapa daerah. Jimmy juga membuat tempat santai ditepi kolam ikan, dimana para pengunjung dapat menikmati ikan bakar sambil manikmati alam yang masih segar. Dibutuhkan kesabaran, keahlian dalam pembibitan sekaligus pemeliharaan

ikan mas dan ikan nila. Sahabat dan keluarga jimmy lah yang sering membantu dan mendukung kinerja perawatan tambak. Jimmy merasa sangat tertolong dengan keberadaan mereka. Kini jimmy sudah memiliki tiga karyawan. Meski sudah menjadi bos, jimmy tetap turun tangan langsung dalam kegiatan pembibitan atau saat panen. "Modalnya hanya ketekunan dan keuletan dan jangan mudah menyerah meski usaha tengah goyah", ungkapnya tegas. Ikan yang sudah layak panen harganya pun cukup ber variasi. Ada yang Rp 30.000 dan ada pula yang Rp 35.000 per kilogram. Tergantung dari kelas ikan tersebut. Upah panggang ikan jika langsung santap di lokasi bernilai Rp 15.000 perkilogramnya. (Nikodemus)

mengambang. Kebanyakan dari warga RT 01 kemantan sekarang harus bekerja diperusahaan, sebab seluruh tanah mereka telah diserahkan sepenuhnya ke pihak perusahaan dengan harapan bahwa apapun yang mereka jalani menjamin sumber kehidupan. Sebagian dari mereka dulunya petani. Sekian lama, mereka tetap bekerja menjadi buruh di perusahaan dan mereka meninggalkan rumah pribadi, kebanyakan memilih tinggal di rumah milik Perusahaan. Rumah mereka dulu sekarang menjadi rumah - rumah toke. Ada sepuluh rumah kosong tanpa huni di RT 01 kemantan. Mengenai hasil kerja mereka di perusahaan, selama ini belum dapat digambarkan dengan jelas keberhasilannya. Apa lagi sekarang keadaan lingkungan sangat

berubah. Hutan yang nyaman kini menjadi suatu masalah. Air yang dulunya jernih kini berwarna merah. Bagaimana jika tidak dilakukan penanganan oleh pihak pihak, pasti akan semakin membawa corak yang sangat menyedihkan. Sebelumnya warga berharap bahwa kehadiran beberapa proyek perusahaan membawa terang perkembangan dusun, tapi berjalan sebaliknya tanpa menjaga alam sekitar. Hampir seluruh wilayah sudah dikuasai perusahaan. Di tambah dengan mental yang tidak cukup kuat untuk menghadapi apa yang terjadi sekarang. (Lihun R.H/ Kepala Dusun Kemantan)

Jadikan Lahan Kosong Produktif SANGGAU - Ngkiau Desa Kegiatan sektor Pertanian dan Perkebunan bukan hanya sekedar menanam, tidak kalah penting adalah berkembangnya agrobisnis di daerah kita ini. Demikian disampaikan oleh Bupati Sanggau Ir.H.Setiman H.Sudin sewaktu berkunjung ke perbatasan bersamaan dengan rombongan Menpan ke beberapa waktu lalu. Ia juga mengharapkan lahan yang masih kosong milik masyarakat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kegiatan pertanian. "Pemerintah Kabupaten Sanggau tidak hanya sekedar mendorong masyarakat, pada saatnya akan terus berupaya membuka kran bantuan secara serius khususnya kepada masyarakat petani untuk pengembangan usaha," kata Setiman. Hal ini penting, lanjut dia muaranya akan tercipta kemakmuran dan kesejahteraan untuk masyarakat secara luas di

Kabupaten Sanggau. "Sekali lagi saya ingatkan keberadaan lahan-lahan masyarakat kita yang masih kosong agar dimanfaatkan untuk kegiatan sektor pertanian dan perkebunan. Jangan biarkan lahan kosong, pergunakan lahan yang masih kosong atau belum tergarap menjadi lahan produktif untuk menghasilkan berbagai jenis komoditi pertanian dan perkebunan," katanya. Lebih lanjut, dia menambahkan ada lima sektor riil yang akan terus kita kembangkan dan ditingkatkan di Kabupaten Sanggau diantaranya Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan, Pariwisata, Jasa Industri, Perdagangan serta sektor Pertambangan. Namun demikian, sambung dia, berbagai sektor dimaksud yang dapat dilakukan secara masal oleh masyarakat Sanggau yakni Sektor Pertanian dan Perkebunan.<

Tata Cara Pembentukan Koperasi (<Bagian 2 - Selesai) Oleh : Yohanes Supriyadi, SE

<Pengesahan Badan Hukum Para pendiri koperasi mengajukan permohonan pengesahan akta pendirian secara tertulis kepada Pejabat, dengan melampirkan: 2 (dua) rangkap akta pendirian koperasi satu di antaranya bermaterai cukup (dilampiri Anggaran Dasar Koperasi), Berita Acara Rapat Pembentukan, Surat bukti penyetoran modal, Rencana awal kegiatan usaha. Permohonan pengesahan Akta Pendirian kepada pejabat, tergantung pada bentuk koperasi yang didirikan dan luasnya wilayah keanggotaan koperasi yang bersangkutan,

n Ngkiau Desa

dengan ketentuan sebagai berikut: Kepala Kantor Departemen Koperasi Pengusaha Kecil dan Menengah Kab/Kodya mengesahkan akta pendirian koperasi yang anggotanya berdomisili dalam wilayah Kabupaten/Kodya. Kepala Kantor Wilayah Departemen Koperasi Pengusaha Kecil dan Menengah Propinsi/DI mengesahkan akta pendirian koperasi Primer dan Sekunder yang anggotanya berdomisili dalam wilayah Propinsi/DI yang bersangkutan dan Koperasi Primer yang anggotanya berdomisili di beberapa Propinsi/DI, namun koperasinya berdomisili di wilayah kerja Kanwil yang bersangkutan. Sekretaris Jenderal Departemen Koperasi Pengusaha Kecil dan Menengah (Pusat) mengesahkan akta pendirian Koperasi Sekunder yang anggotanya berdomisili di beberapa propinsi/DI. Dalam hal permintaan pengesahan akta pendirian ditolak, alasan penolakan

diberitahukan oleh Pejabat kepada para pendiri secara tertulis dalam waktu paling lambat 3 (tiga) bulan setelah diterimanya permintaan. Terhadap penolakan pengesahan akta pendirian para pendiri dapat mengajukan permintaan ulang dalam waktu paling lama 1 (satu) bulan sejak diterimanya penolakan. Keputusan terhadap pengajuan permintaan ulang diberikan dalam jangka waktu paling lama 1 (satu) bulan sejak diterimanya pengajuan permintaan ulang. Pengesahan akta pendirian diberikan dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) bulan setelah diterimanya permintaan pengesahan. Pengesahan akta pendirian diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia. <Anggaran Dasar Koperasi Anggaran Dasar Koperasi paling sedikit memuat ketentuan sebagai berikut: daftar nama pendiri; nama dan tempat kedudukan; maksud dan tujuan serta

bidang usaha; ketentuan mengenai keanggotaan; ketentuan mengenai Rapat Anggota; ketentuan mengenai pengelolaan; ketentuan mengenai permodalan; ketentuan mengenai jangka waktu berdirinya; ketentuan mengenai pembagian sisa hasil usaha; ketentuan mengenai sanksi. Perubahan Anggaran Dasar Koperasi harus dilakukan berdasarkan keputusan Rapat Anggota yang diadakan untuk itu, dan wajib membuat Berita Acara Rapat Anggota Perubahan Anggaran Dasar Koperasi. Terhadap perubahan Anggaran Dasar yang menyangkut penggabungan, pembagian, dan perubahan bidang usaha koperasi dimintakan pengesahan kepada pemerintah, dengan mengajukan secara tertulis oleh pengurus kepada Kepala Kantor Departemen Koperasi, Pengusaha Kecil dan Menengah bagi Koperasi Primer dan Sekunder berskala daerah atau kepada

& Halaman 7

Menteri Koperasi, Pengusaha Kecil dan Menengah bagi Koperasi Sekunder berskala nasional. <Penutup Orang-orang yang mendirikan dan yang nantinya menjadi anggota koperasi harus mempunyai kegiatan dan atau kepentingan ekonomi yang sama. Hal itu mengandung arti bahwa tidak setiap orang dapat mendirikan dan atau menjadi anggota koperasi tanpa adanya kejelasan kegiatan atau kepentingan ekonominya. Kegiatan ekonomi yang sama diartikan, memiliki profesi atau usaha yang sama, sedangkan kepentingan ekonomi yang sama diartikan memiliki kebutuhan ekonomi yang sama. Orang-orang yang akan mendirikan koperasi tersebut tidak dalam keadaan cacat hukum, yaitu tidak sedang menjalani atau terlibat masalah atau sengketa hukum, baik dalam bidang perdata maupun pidana. Usaha yang akan dilaksanakan oleh koperasi

harus layak secara ekonomi. Layak secara ekonomi diartikan bahwa usaha tersebut akan dikelola secara efisien dan mampu memberikan kemanfaatan ekonomi bagi anggotanya. Modal sendiri harus cukup tersedia untuk mendukung kegiatan usaha yang akan dilaksanakan oleh koperasi. Hal itu dimaksudkan agar kegiatan usaha koperasi dapat segera dilaksanakan tanpa menutup kemungkinan memperoleh bantuan, fasilitas dan pinjaman dari pihak luar. Kepengurusan dan manajemen harus disesuaikan dengan kegiatan usaha yang akan dilaksanakan agar tercapai efisiensi dalam pengelolaan koperasi. Perlu diperhatikan mereka yang nantinya ditunjuk/dipilih menjadi pengurus haruslah orang yang memiliki kejujuran, kemampuan dan kepemimpinan, agar koperasi yang didirikan tersebut sejak dini telah memiliki kepengurusan yang handal.<

Edisi II/April 2010 n


Ă&#x2013;Kunjungi : www.issuu.com/ngkiaudesa

Kalbar Termiskin di Kalimantan PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis Sanjaya, mengatakan, Provinsi Kalbar termiskin regional Kalimantan, yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur. Ia mengatakan, meskipun hasil Susenas, Juli 2005 menyebutkan jumlah penduduk miskin di Kalbar mengalami penurunan dari 629.900 jiwa, pada Juli 2005

lalu, menjadi 584.300 jiwa, pada Maret 2007. "Namun angka tersebut belum cukup menggembirakan, karena Kalbar masih termiskin di regional Kalimantan," kata Cornelis, di Pontianak, Senin. Cornelis menambahkan, angka penduduk miskin bisa dalam persentase, pada Maret 2007,yaitu Kalbar, 12,91 persen dari jumlah

penduduk empat juta, Kalsel, 7,01 persen, Kalteng, 9,38 persen, dan Kaltim, 11,04 persen. Kemiskinan, pengangguran, sumber daya manusia rendah, realisasi investasi yang masih rendah, serta terbatasnya dana pembangunan merupakan permasalahan klasik di Kalbar. "Karena itu fokus pembangunan kita ke depan, berupaya mengatasi

permasalahan tersebut," kata Cornelis. Selain itu, tingginya penduduk miskin, masih terbatasnya kesempatan kerja, terbatasnya modal untuk mengembangkan usaha, lemahnya perlindungan terhadap aset usaha, serta lemahnya perlindungan kerja, salah satu penghambat masuknya investor ke Kalbar.<

1,3 Juta Guru Belum Layak Mengajar ANTARA - Sekitar 1,3 juta atau 50 persen dari 2,7 juta guru di tanah air belum layak mengajar karena kurang memenuhi standar kualifikasi maupun sertifikasi yang telah ditentukan pemerintah. Hal itu disampaikan Ketua Pusat Ikatan Guru Indonesia (IGI) Satria Dharma pada acara seminar nasional IGI di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Senin (8/3). Satria Dharma mengatakan banyaknya guru yang belum memenuhi standar kualifikasi tersebut terjadi, karena aturan penerimaan guru pada tahun-tahun sebelumnya masih sangat longgar. "Pemerintah sebelumnya asal menerima guru, tanpa ada syarat maupun aturan yang jelas, sehingga sekarang banyak

guru yang pendidikannya tidak sampai sarjana," katanya. Kondisi tersebut, kata dia, tentu menjadi salah satu kendala yang cukup besar untuk peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Saat ini, kata Satria, langkah-langkah yang ditempuh pemerintah antara lain dengan terus melakukan pelatihan dan pemberian program beasiswa pendidikan terhadap guru. "Pemerintah menargetkan 2013 standarisasi kualifikasi dan sertifikasi guru tuntas. Namun saya kira target tersebut sulit dicapai," katanya. Menurut dia, masih sangat banyak kendala yang harus dilalui oleh pemerintah untuk penataan kualifikasi guru ini, apalagi bila menyangkut kualifikasi

Didukung oleh : PT. Alu Sentosa Ă&#x2022;

SANGGAU KITA

guru di daerah pedalaman atau terpencil hingga daerah perbatasan. Dibanding daerah Jawa, kata dia, kualifikasi guru di luar Jawa seperti Kalimantan, Sumatera dan lainnya jauh lebih memprihatinkan lagi. "Guru-guru perkotaan saja masih banyak yang belum memenuhi kualifikasi, apalagi di daerah perbatasan atau daerah terpencil," katanya. Sementara itu, Gubernur Kalsel Rudy Ariffin mengatakan, sejak 2009 Pemprov Kalsel berkomitmen untuk menuntaskan wajib belajar 12 tahun atau hingga SMA. Komitmen tersebut, kata Rudy, juga diiringi dengan keinginan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas guru baik dari segi mutu

pendidikan guru hingga sertifikasi guru. Saat ini, kata dia, Pemprov Kalsel telah melakukan kerja sama dengan FKIP Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin untuk peningkatan kualitas guru dengan biaya APBD. "Bila KFIP menyiapkan dana Rp600 juta, kita juga menyiapkan Rp600 juta. Jadi biayanya seimbang," katanya. Selain itu, tambah Rudy, pihaknya juga menyiapkan asrama bagi para guru yang datang dari berbagai daerah di Kalsel yang ingin melanjutkan kuliah S-I. Ditargetkan, peningkatan standar kualifikasi guru tersebut akan tuntas pada 2013. <

Gubernur Kalbar : Hentikan Beri Ijin Pembukaan Kebun Sawit

Drs. Cornelis, MH, Gubernur Kalbar PONTIANAK Gubernur Kalimantan Barat Cornelis meminta bupati di seluruh Kalbar untuk tidak lagi

mengeluarkan ijin pembukaan perkebunan kelapa sawit baru. Pasalnya, realisasi tanam dari ijin yang sudah dikeluarkan masih banyak yang belum digunakan. "Bupati harus mengecek ijin yang sudah dikeluarkan apakah sudah realisasinya atau belum. Kalau belum, (bupati) tidak usah mengeluarkan ijin baru," kata Cornelis, Senin (15/4), di sela-sela pelantikan pengurus Gabungan Pengusaha Perkebunan Indonesia (GPPI) Kalbar. Kepala Dinas Perkebunan Kalbar Idwar Hanis menyebutkan, realisasi tanam perkebunan sawit di Kalbar hingga Desember 2007 baru 420.000 hektar atau sekitar 9,08 persen dari total 4,6 juta hektar ijin yang sudah dikeluarkan.<

Pemakai HandPhone di Dunia Mencapai 5 Milyar Orang ANTARA - Jumlah orang yang terdaftar sebagai pemakai telefon genggam (hand phone) di seluruh dunia diperkirakan mencapai 5 miliar tahun ini, sementara jumlah mereka adalah 4,6 miliar pada 2009, demikian pernyataan International Telecommunication Union (ITU), Senin (15/2). "Bahkan selama krisis ekonomi, kami tak menyaksikan penurunan permintaan layanan komunikasi," kata Sekretaris Jenderal ITU, Hamadoun Toure di Barcelona, Spanyol, tempat Mobile World Congress, konferensi terbesar di dunia dan pameran teknologi telefon genggam, dimulai Senin.

ITU menyatakan peningkatan pendaftar layanan telefon genggam terjadi sehubungan dengan peningkatan layanan dan "handset" di negara maju, dan perluasan layanan kesehatan bergerak serta perbankan melalui telefon genggam di negara berkembang. Pendaftaran broadband telefon genggam, yang mencapai angka tertinggi 600 juta pada 2009, diproyeksikan melampaui satu miliar di seluruh dunia pada 2010. ITU, yang bermarkas di Jenewa, Swiss, didirikan pada 1865 dan memiliki 191 negara anggota. <

Setengah hari membuka pintu Ke pantai imogiri bawa kecapi Majalah ini bernama Ngkiau Berbagi informasi ada disini

<Suasana Pelatihan Dasar Jurnalistik Pengelola Tabloid Ngkiau Desa di Rumah Pelangi, Sui Ambawang.

< Peserta Pelatihan Dasar Jurnalistik Pengelola Tabloid Ngkiau Desa sedang melakukan senam pagi di alam terbuka.

Barisan perwira menuju Cilangkap Segala tanaman benih paritas Sajian berita selalu tak lengkap Karena wartawan masih terbatas Kopi yang sedap terasa panas Sekubik bantalan boleh belian Kami berharap pembaca puas Kritik dan Saran boleh diberikan Menutup pintu mengutus pejabat Utara tenggara gelap rupanya Berita Ngkiau harus akurat Supaya pembaca tetap percaya Kelapa menggelinding waktu digores Memisah pendaftar ketepi kanal Berita yang penting perlu diakses Carilah kontributor professional Aturan di pasar baru diperjelas Menjaga balita saat diprotes Jaringan luar perlu diperluas Sehingga berita dapat diakses

<Johan, SP- Staff Ahli Pusat Pelatihan dan Pendidikan Pertanian "Dharma Bhakti" Nyarumkop sedang memberikan pelatihan kepada perserta pelatihan pembibitan karet unggul di Kemantan n Ngkiau Desa

< Johan, SP- Staff Ahli Pusat Pelatihan dan Pendidikan Pertanian "Dharma Bhakti" Nyarumkop sedang memberikan pelatihan kepada perserta pelatihan pembibitan karet unggul di Kemantan & Halaman 8

***

Edisi II/April 2010 n


Edisi 2