Page 1

LAMPIRAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN 2011 TANGGAL

TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA KEMENTERIAN KEHUTANAN

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

KETERANGAN

XV. Pemanfaatan Jasa Lingkungan Wisata Alam Justifikasi : 1. Dasar hukum PP No. 36 Tahun 2010 tentang Pengusahaan Pariwisata Alam di Suaka Margasatwa, Taman Nasional, Taman Hutan Raya dan Taman Wisata Alam dan Permenhut No. 48/Menhut-II/2010 tentang Pengusahaan Pariwisata Alam di Suaka Margasatwa, Taman Nasional, Taman Hutan Raya dan Taman Wisata Alam. 2. Pungutan dikenakan terhadap korporasi dan perorangan yang memanfaatkan jasa lingkungan. 3. Pertimbangan kenaikan tarif, yaitu : a. Penyesuaian Nilai Inflasi


-2-

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

KETERANGAN b. Kemampuan daya beli konsumen (puechasing powe parity) semakin meningkat. c. Jasa Wisata/ Rekreasi merupakan kebutuhan tertier, maka selayaknya masyarakat membayar secara berkeadilan terhadap nilai intrinsik lingkungan yang diperoleh.

A. Izin pengusahaan pariwisata alam untuk skala menengah dan besar (BUMN, BUMD, BUMS Indonesia dan Badan Hukum)

1. Rayon I Taman Nasional : Gunung Leuser, Kerinci Seblat, Way Kambas, Ujung Kulon, Kepulauan Seribu, Gunung Gede Pangrango, Gunung Halimun Salak, Karimun Jawa, Bromo Tengger Semeru, Baluran, Alas Purwo, Meru Betiri, Bali Barat, Tanjung Puting, Taka Bonerate, Lore Lindu, Wakatobi, Bunaken, Boganinani Wartabone, Gunung Rinjani, Kelimutu, Komodo, Lorentz, Bantimurung Bulu Saraung.

Taman Hutan Raya : Cuk Nyak Dhien, Bukit Barisan, DR. Muhammad Hatta, Sultan Thaha Syaifudin, Raja Lelo, Wan Abdul Rachman, Ir. Juanda,

Per Hektar

Rp .

50.000.000,00

Justifikasi A = XV Pembagian rayon diatur dgn SK Menhut No.223/Menhut-II/2004 tentang perubahan SK Menhut No.28/ KptsII/2003 tentang Pembagian rayon di Taman Nasional, Taman Wisata Alam dan Taman Buru terakhir P.11 tahun 2007 Justifikasi atau pengelompokan rayon yang telah mencantumkan nama taman Nasional , taman hutan , taman wisata alam, taman buru yang termasuk dalam kategori rayon I,II,III, sehingga tercipata kejelasan dan kepastian tarif


-3-

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

Ngargoyoso, R. Suryo, Nuraksa. Taman Wisata Alam : Pulau Weh, TWAL Kep. Banyak, Muka Kuning, Lembah Harau, Mega Mendung, Puncak Benaket, Punti Kayu, Carita, Talaga Warna, Situ Gunung, Tangkuban Parahu, Cimanggu, Telaga Patengan, Gunung Papandayan, Pangandaran, Linggarjati, Jember, Sukawayana, Gunung Pancar, Kawah Kamojang, Gunung Selok, Grojogan Sewu, Telogo Warno Pengilon, Tuk Songo, Plawangan Turgo, Kawah Ijen, Tretes, Gunung Baung, Penelokan, Danau Buyan Tamblingan, Sangeh, Pulau Kembang, TWAL Sangalaki, Batu Putih / Batu Angus, Suranadi, Bangko – bangko, Pulau Satonda, Madapangga, TWAL Gili Ayer, Meno, Trawangan, TWAL Pulau Moyo, Ruteng, TWAL Teluk Kupang, TWAL Teluk Maumere, Teluk Yotefa, Rimbo Panti. Taman Buru : Gunung Masigit Kareumbi, Pulau Moyo.

2. Rayon II Taman Nasional : Siberut, Berbak, Bukit Barisan Selatan, Danau Sentarum, Betung Kerihun, Bukit Baka Bukit Raya, Kutai, Rawa Aopa Watumohai, Teluk Cenderawasih, Sembilang. Taman Hutan Raya : Sultan Syarif Hasyim, Ngurah Rai, Sultan Adam, Ngata Baru Palu.

Taman Wisata Alam :

Per Hektar

Rp .

30.000.000,00

KETERANGAN


-4-

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

Kep. Pieh, Sungai Bengkal, Bukti Kaba, Pulau Sangiang, Muara Angke, Telaga Bodas, Sumber Semen, Sungai Liku, Belimbing, Asuransang, Gunung Dungan, Gunung Kelam, Tanjung Keluang, Bukit Tangkiling, Pulau Bakut, Pleihari Tanah Laut, Bukit Suharto, Goa Patunuang, Bukit Tangkiling, Sidrap, Cani Sirenreng, Malino, TWAL. Kep. Kapoposang, Mangolo, Tirta Rimba, Teluk Latoso, Air Terjun Wera, Padamarang, Gunung Tunak, Pelanggan, Tanjung Tanpa, Danau Taliwang, Pulau Besar, Gunung Api Banda, Sorong, Gunung Meja, Klamono, Nabire, TWAL. Kep. Padaido, Pasir Putih. Taman Buru : Lingga Isag, Semidang Bukit Kabu, Dataran Bena, Tambora Selatan, Pulau Rusa.

3. Rayon III Taman Nasional :

Per Hektar

Bukit Tigapuluh, Bukit Duabelas, Gunung Palung, Kayan Mentarang, Manupeu Tanadaru, Laiwangi Wanggameti, Manusela, Wasur. Taman Hutan Raya : Pancoran Mas, Johannes.

Murhum,

Prof.

Ir.

Herman

Taman Wisata Alam : Holiday Resort, Sicikeh – cikeh, Sijaba Hutaginjang, Sungai Dumai, Bukit Sari, Pulau Panjang, Lubuk Tapi – Kayu Ajaran, Pulau Tikus, Bukit Serelo, Way Hawang, Gunung Tampomas, Cibungur, Gunung Guntur, Gunung Gamping, Baning, Gunung Kelam, Lejja, Danau Towuti, Danau Matao/Mahalano, Semongkat,

Rp .

10.000.000,00

KETERANGAN


-5-

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

KETERANGAN

Kerandangan, Gunung Fatumase, Tuti Adagae, Manilo, Bipolo, Kemang Belang, Legon Ilemedo, Pulau Lapang, Pulau Batang, Bau Mata, Pulau Kassa, Pulau Kombo, Pulau Marsegu, Laut Banda, Beriat. Taman Buru : Pulau Pini, Pulau Rempang, Gunung Nanu’ua, Landusa Tomata, Ko’mara, Padang Mata Osu, Pulau Ndana.

B. Iuran Izin Usaha Penyediaan Jasa Wisata Alam di : 1. Jasa Informasi Pariwisata a. Perorangan b. Badan Usaha atau Koperasi 2. Jasa Pramu Wisata (Inter preter atau pemandu) a. Perorangan b. Badan Usaha atau Koperasi 3. Jasa Transportasi a. Perorangan b. Badan Usaha atau Koperasi 4. Jasa Perjalanan Wisata a. Perorangan b. Badan Usaha atau Koperasi 5. Jasa Makanan dan Minuman a. Perorangan b. Badan Usaha atau Koperasi 6. Jasa Cideramata

Izin Izin

Rp. Rp.

100.000,00 500.000,00

Izin Izin

Rp. Rp.

100.000,00 500.000,00

Izin Izin

Rp. Rp.

200.000,00 1.000.000,00

Izin Izin

Rp. Rp.

200.000,00 1.000.000,00

Izin Izin

Rp. Rp.

100.000,00 500.000,00

Izin Izin

Rp. Rp.

100.000,00 500.000,00

Justifikasi : Pungutan dikenakan terhadap perorangan atau badan usaha yang mengelola Jasa Informasi Wisata, Pramu Wisata, Pemilik transportasi dan pemilik biro Jasa Wisata, Jasa Makanan dan Minuman serta Jasa Cenderamata pada saat mengajukan izin usaha di dalam zona pemanfaatan kawasan sebagaimana diatur dalam PP No.36/2010 psl 7 ayat 2) penegasan tupoksi. Izin usaha Penyediaan Jasa bersifat nasional sehingga tidak di kelompokkan dalam rayonisasi, sementara Pungutan Hasil Usaha Penyedia Jasa Wisata di kelompokkan dalam Rayonisasi karena dipengaruhi Aksesibilitas dan Daya Tarik daerah / kawasan yang dikelola.


-6-

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

KETERANGAN

a. Perorangan b. Badan Usaha atau Koperasi C. Pungutan Hasil Usaha Penyediaan Jasa Wisata Alam di : 1. Perorangan 1. Rayon I Taman Nasional : Gunung Leuser, Kerinci

Seblat, Way Kambas, Ujung Kulon, Kepulauan Seribu, Gunung Gede Pangrango, Gunung Halimun Salak, Karimun Jawa, Bromo Tengger Semeru, Baluran, Alas Purwo, Meru Betiri, Bali Barat, Tanjung Putting, Taka Bonerate, Lore Lindu, Wakatobi, Bunaken, Boganinani Wartabone, Gunung Rinjani, Kelimutu, Komodo, Lorentz, Bantimurung Bulu Saraung.

Taman Hutan Raya : Cuk Nyak Dhien, Bukit Barisan, DR. Muhammad Hatta, Sultan Thaha Syaifudin, Raja Lelo, Wan Abdul Rachman, Ir. Juanda, Ngargoyoso, R. Suryo, Nuraksa. Taman Wisata Alam : Pulau Weh, TWAL Kep. Banyak, Muka Kuning, Lembah Harau, Mega Mendung, Puncak Benaket, Punti Kayu, Carita, Talaga Warna, Situ Gunung, Tangkuban Parahu, Cimanggu, Telaga Patengan, Gunung Papandayan, Pangandaran, Linggarjati, Jember, Sukawayana, Gunung Pancar, Kawah Kamojang, Gunung Selok, Grojogan Sewu, Telogo Warno Pengilon, Tuk Songo,

Justifikasi = XV

Justifikasi = XV.A


-7-

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

KETERANGAN

Plawangan Turgo, Kawah Ijen, Tretes, Gunung Baung, Penelokan, Danau Buyan Tamblingan, Sangeh, Pulau Kembang, TWAL Sangalaki, Batu Putih / Batu Angus, Suranadi, Bangko – bangko, Pulau Satonda, Madapangga, TWAL Gili Ayer, Meno, Trawangan, TWAL Pulau Moyo, Ruteng, TWAL Teluk Kupang, TWAL Teluk Maumere, Teluk Yotefa, Rimbo Panti. Taman Buru : Gunung Masigit Kareumbi, Pulau Moyo.

a. Jasa informasi pariwisata b. Jasa pramu wisata (Interpreter atau pemandu) c. Jasa transportasi (sampan kendaraan air tanpa mesin)

Bulan Bulan

Rp. Rp.

150.000,00 150.000,00

Bulan

Rp.

150.000,00

d. Jasa perjalanan wisata e. Jasa makanan dan minuman f. Jasa cinderamata

Bulan Bulan Bulan

Rp. Rp. Rp.

150.000,00 150.000,00 150.000,00

2. Rayon II Taman Nasional : Siberut, Berbak, Bukit Barisan Selatan, Danau Sentarum, Betung Kerihun, Bukit Baka Bukit Raya, Kutai, Rawa Aopa Watumohai, Teluk Cenderawasih, Sembilang. Taman Hutan Raya : Sultan Syarif Hasyim, Ngurah Rai, Sultan Adam, Ngata Baru Palu.

Justifikasi = XV.B Tarif ini hanya dibedakan berdasarkan Rayonisasi. Daftar Rayon pada Halaman 95

Justifikasi = XV.A


-8-

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

KETERANGAN

Taman Wisata Alam : Kep. Pieh, Sungai Bengkal, Bukti Kaba, Pulau Sangiang, Muara Angke, Telaga Bodas, Sumber Semen, Sungai Liku, Belimbing, Asuransang, Gunung Dungan, Gunung Kelam, Tanjung Keluang, Bukit Tangkiling, Pulau Bakut, Pleihari Tanah Laut, Bukit Suharto, Goa Patunuang, Bukit Tangkiling, Sidrap, Cani Sirenreng, Malino, TWAL. Kep. Kapoposang, Mangolo, Tirta Rimba, Teluk Latoso, Air Terjun Wera, Padamarang, Gunung Tunak, Pelanggan, Tanjung Tanpa, Danau Taliwang, Pulau Besar, Gunung Api Banda, Sorong, Gunung Meja, Klamono, Nabire, TWAL. Kep. Padaido, Pasir Putih. Taman Buru : Lingga Isag, Semidang Bukit Kabu, Dataran Bena, Tambora Selatan, Pulau Rusa.

a.

Jasa informasi pariwisata

Bulan

Rp.

100.000,00

b.

Jasa pramu wisata (Interpreter atau pemandu) Jasa transportasi (sampan kendaraan air tanpa mesin) Jasa perjalanan wisata Jasa makanan dan minuman

Bulan

Rp.

100.000,00

Bulan

Rp.

100.000,00

Bulan Bulan

Rp. Rp.

100.000,00 100.000,00

Bulan

Rp.

100.000,00

c. d. e.

f. Jasa cinderamata 3. Rayon III Taman Nasional : Bukit Tigapuluh, Bukit Duabelas, Gunung Palung, Kayan Mentarang, Manupeu

Justifikasi = XV.B

Justifikasi = XV.A


-9-

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK Tanadaru, Laiwangi Manusela, Wasur. Taman Hutan Raya :

SATUAN

TARIF

KETERANGAN

Wanggameti,

Pancoran Mas, Murhum, Prof. Ir. Herman Johannes.

Taman Wisata Alam : Holiday Resort, Sicikeh – cikeh, Sijaba Hutaginjang, Sungai Dumai, Bukit Sari, Pulau Panjang, Lubuk Tapi – Kayu Ajaran, Pulau Tikus, Bukit Serelo, Way Hawang, Gunung Tampomas, Cibungur, Gunung Guntur, Gunung Gamping, Baning, Gunung Kelam, Lejja, Danau Towuti, Danau Matao/Mahalano, Semongkat, Kerandangan, Gunung Fatumase, Tuti Adagae, Manilo, Bipolo, Kemang Belang, Legon Ilemedo, Pulau Lapang, Pulau Batang, Bau Mata, Pulau Kassa, Pulau Kombo, Pulau Marsegu, Laut Banda, Beriat. Taman Buru : Pulau Pini, Pulau Rempang, Gunung Nanu’ua, Landusa Tomata, Ko’mara, Padang Mata Osu, Pulau Ndana.

a. Jasa informasi pariwisata b. Jasa pramu wisata (Interpreter atau pemandu) c. Jasa transportasi (sampan kendaraan air tanpa mesin) d. Jasa perjalanan wisata e. Jasa makanan dan minuman f. Jasa cinderamata

Bulan Bulan

Rp. Rp.

50.000,00 50.000,00

Bulan

Rp.

50.000,00

Bulan Bulan Bulan

Rp. Rp. Rp.

50.000,00 50.000,00 50.000,00

Justifikasi = XV.B


- 10 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK 2. Badan Usaha atau Koperasi 1. Rayon I Taman Nasional : Gunung Leuser, Kerinci

Seblat, Way Kambas, Ujung Kulon, Kepulauan Seribu, Gunung Gede Pangrango, Gunung Halimun Salak, Karimun Jawa, Bromo Tengger Semeru, Baluran, Alas Purwo, Meru Betiri, Bali Barat, Tanjung Putting, Taka Bonerate, Lore Lindu, Wakatobi, Bunaken, Boganinani Wartabone, Gunung Rinjani, Kelimutu, Komodo, Lorentz, Bantimurung Bulu Saraung.

Taman Hutan Raya : Cuk Nyak Dhien, Bukit Barisan, DR. Muhammad Hatta, Sultan Thaha Syaifudin, Raja Lelo, Wan Abdul Rachman, Ir. Juanda, Ngargoyoso, R. Suryo, Nuraksa. Taman Wisata Alam : Pulau Weh, TWAL Kep. Banyak, Muka Kuning, Lembah Harau, Mega Mendung, Puncak Benaket, Punti Kayu, Carita, Talaga Warna, Situ Gunung, Tangkuban Parahu, Cimanggu, Telaga Patengan, Gunung Papandayan, Pangandaran, Linggarjati, Jember, Sukawayana, Gunung Pancar, Kawah Kamojang, Gunung Selok, Grojogan Sewu, Telogo Warno Pengilon, Tuk Songo, Plawangan Turgo, Kawah Ijen, Tretes, Gunung Baung, Penelokan, Danau Buyan Tamblingan, Sangeh, Pulau Kembang, TWAL Sangalaki, Batu Putih / Batu Angus, Suranadi, Bangko – bangko, Pulau Satonda,

SATUAN

TARIF

KETERANGAN Justifikasi = XV.A


- 11 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

KETERANGAN

Madapangga, TWAL Gili Ayer, Meno, Trawangan, TWAL Pulau Moyo, Ruteng, TWAL Teluk Kupang, TWAL Teluk Maumere, Teluk Yotefa, Rimbo Panti. Taman Buru : Gunung Masigit Kareumbi, Pulau Moyo.

a. Jasa informasi pariwisata b. Jasa pramu wisata (Interpreter atau pemandu) c. Jasa transportasi (sampan kendaraan air tanpa mesin) d. Jasa perjalanan wisata e. Jasa makanan dan minuman f. Jasa cinderamata 2. Rayon II Taman Nasional : Siberut, Berbak, Bukit Barisan Selatan, Danau Sentarum, Betung Kerihun, Bukit Baka Bukit Raya, Kutai, Rawa Aopa Watumohai, Teluk Cenderawasih, Sembilang. Taman Hutan Raya : Sultan Syarif Hasyim, Ngurah Rai, Sultan Adam, Ngata Baru Palu.

Taman Wisata Alam : Kep. Pieh, Sungai Bengkal, Bukti Kaba, Pulau Sangiang, Muara Angke, Telaga Bodas, Sumber Semen, Sungai Liku,

Bulan Bulan

Rp. Rp.

800.000,00 800.000,00

Bulan

Rp.

800.000,00

Bulan Bulan Bulan

Rp. Rp. Rp.

800.000,00 800.000,00 800.000,00

Justifikasi = XV.B

Justifikasi = XV.A


- 12 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

KETERANGAN

Belimbing, Asuransang, Gunung Dungan, Gunung Kelam, Tanjung Keluang, Bukit Tangkiling, Pulau Bakut, Pleihari Tanah Laut, Bukit Suharto, Goa Patunuang, Bukit Tangkiling, Sidrap, Cani Sirenreng, Malino, TWAL. Kep. Kapoposang, Mangolo, Tirta Rimba, Teluk Latoso, Air Terjun Wera, Padamarang, Gunung Tunak, Pelanggan, Tanjung Tanpa, Danau Taliwang, Pulau Besar, Gunung Api Banda, Sorong, Gunung Meja, Klamono, Nabire, TWAL. Kep. Padaido, Pasir Putih. Taman Buru : Lingga Isag, Semidang Bukit Kabu, Dataran Bena, Tambora Selatan, Pulau Rusa.

a. Jasa informasi pariwisata b. Jasa pramu wisata (Interpreter atau pemandu) c. Jasa transportasi (sampan kendaraan air tanpa mesin) d. Jasa perjalanan wisata e. Jasa makanan dan minuman f. Jasa cinderamata 3. Rayon III Taman Nasional : Bukit Tigapuluh, Bukit Duabelas, Gunung Palung, Kayan Mentarang, Manupeu Tanadaru, Laiwangi Wanggameti, Manusela, Wasur. Taman Hutan Raya :

Bulan Bulan

Rp. Rp.

400.000,00 400.000,00

Bulan

Rp.

400.000,00

Bulan Bulan

Rp. Rp.

400.000,00 400.000,00

Bulan

Rp.

400.000,00

Justifikasi = XV.B

Justifikasi = XV.A


- 13 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

KETERANGAN

Pancoran Mas, Murhum, Prof. Ir. Herman Johannes.

Taman Wisata Alam : Holiday Resort, Sicikeh – cikeh, Sijaba Hutaginjang, Sungai Dumai, Bukit Sari, Pulau Panjang, Lubuk Tapi – Kayu Ajaran, Pulau Tikus, Bukit Serelo, Way Hawang, Gunung Tampomas, Cibungur, Gunung Guntur, Gunung Gamping, Baning, Gunung Kelam, Lejja, Danau Towuti, Danau Matao/Mahalano, Semongkat, Kerandangan, Gunung Fatumase, Tuti Adagae, Manilo, Bipolo, Kemang Belang, Legon Ilemedo, Pulau Lapang, Pulau Batang, Bau Mata, Pulau Kassa, Pulau Kombo, Pulau Marsegu, Laut Banda, Beriat. Taman Buru : Pulau Pini, Pulau Rempang, Gunung Nanu’ua, Landusa Tomata, Ko’mara, Padang Mata Osu, Pulau Ndana.

a. Jasa informasi pariwisata b. Jasa pramu wisata (Interpreter atau pemandu) c. Jasa transportasi (sampan kendaraan air tanpa mesin) d. Jasa e. Jasa f. Jasa D. Penerimaan Lingkungan

perjalanan wisata makanan dan minuman cinderamata dari Pemanfaatan

Jasa

Bulan Bulan

Rp. Rp.

200.000,00 200.000,00

Bulan

Rp.

200.000,00

Bulan Bulan Bulan

Rp. Rp. Rp.

200.000,00 200.000,00 200.000,00

Justifikasi = XV.B

Justifikasi = XV


- 14 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK 1. Penerimaan pariwisata alam a. Jasa usaha pariwisata alam di KPA (TN, TWA) b. Jasa usaha pariwisata alam di Taman Buru c. Karcis masuk di KSA, KPA dan TB pada hari kerja 1) Taman Nasional

SATUAN

TARIF

KETERANGAN

Per Pengunjung

8% x dari biaya paket wisata

TN = Taman Nasional, TWA = Taman Wisata Alam, KPA= Kawasan Pelestarian Alam

Per Pengunjung

5% x dari biaya paket wisata KSA=Kawasan Suaka Alam, TB = Taman Buru WNA = Warga Negara Asing

a) Karcis masuk pengunjung umum (1) Rayon I Taman Nasional : Gunung Leuser, Kerinci

WNI = Warga Negara Indonesia

Seblat, Way Kambas, Ujung Kulon, Kepulauan Seribu, Gunung Gede Pangrango, Gunung Halimun Salak, Karimun Jawa, Bromo Tengger Semeru, Baluran, Alas Purwo, Meru Betiri, Bali Barat, Tanjung Putting, Taka Bonerate, Lore Lindu, Wakatobi, Bunaken, Boganinani Wartabone, Gunung Rinjani, Kelimutu, Komodo, Lorentz, Bantimurung Bulu Saraung.

(a) Wisatawan Mancanegara (WNA)

Orang/hari

Rp.

250.000,00

(b) Wisatawan (WNI)

Orang/hari

Rp.

20.000,00

Nusantara

Justifikasi kenaikan tarif = XV Perbedaan tarif antara WNA dan WNI berdasarkan pertimbangan nilai mata


- 15 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

(2) Rayon II Taman Nasional :

KETERANGAN uang asing Kurs US$ = Rp.9.000,-

Siberut, Berbak, Bukit Barisan Selatan, Danau Sentarum, Betung Kerihun, Bukit Baka Bukit Raya, Kutai, Rawa Aopa Watumohai, Teluk Cenderawasih, Sembilang.

(a) Wisatawan Mancanegara (WNA)

Orang/hari

Rp.

200.000,00

(b) Wisatawan Nusantara (WNI) (3) Rayon III Taman Nasional :

Orang/hari

Rp.

10.000,00

Orang/hari

Rp.

150.000,00

Orang/hari

Rp.

5.000,00

Rp.250.000 setara dgn nilai US$27,7 pendekatan pada tarif WNI Rp.20.000

Bukit Tigapuluh, Bukit Duabelas, Gunung Palung, Kayan Mentarang, Manupeu Tanadaru, Laiwangi Wanggameti, Manusela, Wasur.

(a) Wisatawan Mancanegara (WNA) (b) Wisatawan Nusantara (WNI) b) Karcis masuk rombongan pelajar /mahasiswa (minimal 10 orang)

Pengecualian terhadap pengunjung yang dapat menunjukan kartu pelajar mahasiswa dan berkunjung secara berkelompok dikenakan potongan harga tiket. (Kegiatan peribadatan atau kerohanian dalam kawasan konservasi akan diatur secara khusus dalam Batang Tubuh PP ini.


- 16 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

(1) Rayon I Taman Nasional : Gunung Leuser,

Kerinci Seblat, Way Kambas, Ujung Kulon, Kepulauan Seribu, Gunung Gede Pangrango, Gunung Halimun Salak, Karimun Jawa, Bromo Tengger Semeru, Baluran, Alas Purwo, Meru Betiri, Bali Barat, Tanjung Putting, Taka Bonerate, Lore Lindu, Wakatobi, Bunaken, Boganinani Wartabone, Gunung Rinjani, Kelimutu, Komodo, Lorentz, Bantimurung Bulu Saraung.

(a) Wisatawan Mancanegara (WNA) (b) Wisatawan Nusantara (WNI) (2) Rayon II Taman Nasional :

Orang/hari

Rp.

200.000,00

Orang/hari

Rp.

12.000,00

Orang/hari

Rp.

150.000,00

Orang/hari

Rp.

6.000,00

Siberut, Berbak, Bukit Barisan Selatan, Danau Sentarum, Betung Kerihun, Bukit Baka Bukit Raya, Kutai, Rawa Aopa Watumohai, Teluk Cenderawasih, Sembilang.

(a) Wisatawan Mancanegara (WNA) (b) Wisatawan Nusantara (WNI)

KETERANGAN


- 17 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

KETERANGAN

(3) Rayon III Taman Nasional : Bukit Tigapuluh, Bukit Duabelas, Gunung Palung, Kayan Mentarang, Manupeu Tanadaru, Laiwangi Wanggameti, Manusela, Wasur.

(a) Wisatawan Mancanegara (WNA) (b) Wisatawan Nusantara (WNI) c) Pas masuk kendaraan darat untuk sekali masuk

Orang/hari

Rp.

100.000,00

Orang/hari

Rp.

3.000,00

(1) Roda 2 (dua) (2) Roda 4 (empat) (3) Roda 6 (enam) atau lebih (4) Sepeda (5) Kuda d) Pas masuk kendaraan air untuk sekali masuk (1) Kapal motor 40 s/d 100 PK (2) Kapal motor 100 s/d 500 PK (3) Kapal motor diatas 500 PK (4) Kapal pesiar/cruiser ship dengan kapasitas angkut :

Unit/hari Unit/hari Unit/hari Unit/hari Ekor/hari

Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

5.000,00 10.000,00 50.000,00 2.000,00 1.500,00

Unit/hari Unit/hari Unit/hari

Rp. Rp. Rp.

100.000,00 150.000,00 200.000,00

Ralat dr Rp.2.500 menjadi Rp.1.500

Besaran pungutan didasarkan pada pertimbangan teknis bahwa semakin besar ukuran PK dari kapal motor maka semakin besar kemungkinan kerusakan yg dpt ditimbulkan terhadap habitat air dlm kawasan konservasi, Perubahan tarif nomor 1 s/d 3 berdasarkan masukan dari Satuan Kerja di daerah serta berdasarkan tarif PP 59 Tahun 1998 untuk 100 PK telah tetapkan sebesar Rp. 100.000,-


- 18 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

(a) < 50 penumpang (b) 50 s.d < 100 penumpang (c) 100 s.d < 200 penumpang (d) 200 s.d < 1.000 penumpang (e) 1.000 s.d < 3.000 penumpang

Unit/hari Unit/hari Unit/hari Unit/hari

Rp. Rp. Rp. Rp.

2.000.000,00 4.000.000,00 8.000.000,00 15.000.000,00

Unit/hari

Rp.

30.000.000,00

(f) > 3.000 penumpang 2) Taman Wisata Alam a) Karcis masuk pengunjung umum (1) Rayon I

Unit/hari

Rp.

50.000.000,00

Taman Wisata Alam : Pulau Weh, TWAL Kep. Banyak, Muka Kuning, Lembah Harau, Mega Mendung, Puncak Benaket, Punti Kayu, Carita, Talaga Warna, Situ Gunung, Tangkuban Parahu, Cimanggu, Telaga Patengan, Gunung Papandayan, Pangandaran, Linggarjati, Jember, Sukawayana, Gunung Pancar, Kawah Kamojang, Gunung Selok, Grojogan Sewu, Telogo Warno Pengilon, Tuk Songo, Plawangan Turgo, Kawah Ijen, Tretes, Gunung Baung, Penelokan, Danau Buyan Tamblingan, Sangeh, Pulau Kembang, TWAL Sangalaki, Batu Putih / Batu Angus,

KETERANGAN


- 19 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

KETERANGAN

Suranadi, Bangko â&#x20AC;&#x201C; bangko, Pulau Satonda, Madapangga, TWAL Gili Ayer, Meno, Trawangan, TWAL Pulau Moyo, Ruteng, TWAL Teluk Kupang, TWAL Teluk Maumere, Teluk Yotefa, Rimbo Panti.

(a) Wisatawan Mancanegara (WNA) (b) Wisatawan Nusantara (WNI) (2) Rayon II Taman Wisata Alam : Kep. Pieh, Sungai Bengkal, Bukti Kaba, Pulau Sangiang, Muara Angke, Telaga Bodas, Sumber Semen, Sungai Liku, Belimbing, Asuransang, Gunung Dungan, Gunung Kelam, Tanjung Keluang, Bukit Tangkiling, Pulau Bakut, Pleihari Tanah Laut, Bukit Suharto, Goa Patunuang, Bukit Tangkiling, Sidrap, Cani Sirenreng, Malino, TWAL. Kep. Kapoposang, Mangolo, Tirta Rimba, Teluk Latoso, Air Terjun Wera, Padamarang, Gunung Tunak, Pelanggan, Tanjung Tanpa, Danau Taliwang, Pulau Besar, Gunung Api Banda, Sorong, Gunung Meja, Klamono, Nabire, TWAL. Kep. Padaido,

Orang/hari

Rp.

250.000,00

Orang/hari

Rp.

20.000,00

Justifikasi = XV.D.c.1)


- 20 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

KETERANGAN

Pasir Putih.

(a) Wisatawan Mancanegara (WNA) (b) Wisatawan Nusantara (WNI) (3) Rayon III Taman Wisata Alam :

Orang/hari

Rp.

200.000,00

Orang/hari

Rp.

10.000,00

Orang/hari

Rp.

100.000,00

Orang/hari

Rp.

5.000,00

Holiday Resort, Sicikeh â&#x20AC;&#x201C; cikeh, Sijaba Hutaginjang, Sungai Dumai, Bukit Sari, Pulau Panjang, Lubuk Tapi â&#x20AC;&#x201C; Kayu Ajaran, Pulau Tikus, Bukit Serelo, Way Hawang, Gunung Tampomas, Cibungur, Gunung Guntur, Gunung Gamping, Baning, Gunung Kelam, Lejja, Danau Towuti, Danau Matao/Mahalano, Semongkat, Kerandangan, Gunung Fatumase, Tuti Adagae, Manilo, Bipolo, Kemang Belang, Legon Ilemedo, Pulau Lapang, Pulau Batang, Bau Mata, Pulau Kassa, Pulau Kombo, Pulau Marsegu, Laut Banda, Beriat.

(a) Wisatawan Mancanegara (WNA) (b) Wisatawan Nusantara (WNI) b) Karcis masuk rombongan pelajar /mahasiswa (minimal 10 orang)

Pengecualian terhadap pengunjung yang dapat menunjukan kartu pelajar mahasiswa dan berkunjung secara berkelompok dikenakan potongan harga tiket


- 21 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (1) Rayon I Taman Nasional : Gunung Leuser,

Kerinci Seblat, Way Kambas, Ujung Kulon, Kepulauan Seribu, Gunung Gede Pangrango, Gunung Halimun Salak, Karimun Jawa, Bromo Tengger Semeru, Baluran, Alas Purwo, Meru Betiri, Bali Barat, Tanjung Putting, Taka Bonerate, Lore Lindu, Wakatobi, Bunaken, Boganinani Wartabone, Gunung Rinjani, Kelimutu, Komodo, Lorentz, Bantimurung Bulu Saraung.

Taman Hutan Raya : Cuk Nyak Dhien, Bukit Barisan, DR. Muhammad Hatta, Sultan Thaha Syaifudin, Raja Lelo, Wan Abdul Rachman, Ir. Juanda, Ngargoyoso, R. Suryo, Nuraksa. Taman Wisata Alam : Pulau Weh, TWAL Kep. Banyak, Muka Kuning, Lembah Harau, Mega Mendung, Puncak Benaket, Punti Kayu, Carita, Talaga Warna, Situ Gunung, Tangkuban Parahu, Cimanggu, Telaga Patengan, Gunung Papandayan, Pangandaran, Linggarjati, Jember, Sukawayana, Gunung Pancar, Kawah Kamojang, Gunung

SATUAN

TARIF

KETERANGAN


- 22 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

KETERANGAN

Selok, Grojogan Sewu, Telogo Warno Pengilon, Tuk Songo, Plawangan Turgo, Kawah Ijen, Tretes, Gunung Baung, Penelokan, Danau Buyan Tamblingan, Sangeh, Pulau Kembang, TWAL Sangalaki, Batu Putih / Batu Angus, Suranadi, Bangko â&#x20AC;&#x201C; bangko, Pulau Satonda, Madapangga, TWAL Gili Ayer, Meno, Trawangan, TWAL Pulau Moyo, Ruteng, TWAL Teluk Kupang, TWAL Teluk Maumere, Teluk Yotefa, Rimbo Panti. Taman Buru : Gunung Masigit Pulau Moyo.

Kareumbi,

(a) Wisatawan Mancanegara (WNA) (b) Wisatawan Nusantara (WNI) (2) Rayon II Taman Nasional : Siberut, Berbak, Bukit Barisan Selatan, Danau Sentarum, Betung Kerihun, Bukit Baka Bukit Raya, Kutai, Rawa Aopa Watumohai, Teluk Cenderawasih, Sembilang. Taman Hutan Raya :

Orang/hari

Rp.

200.000,00

Orang/hari

Rp.

12.000,00

Justifikasi = XV.D.c.1)


- 23 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

Sultan Syarif Hasyim, Ngurah Rai, Sultan Adam, Ngata Baru Palu.

Taman Wisata Alam : Kep. Pieh, Sungai Bengkal, Bukti Kaba, Pulau Sangiang, Muara Angke, Telaga Bodas, Sumber Semen, Sungai Liku, Belimbing, Asuransang, Gunung Dungan, Gunung Kelam, Tanjung Keluang, Bukit Tangkiling, Pulau Bakut, Pleihari Tanah Laut, Bukit Suharto, Goa Patunuang, Bukit Tangkiling, Sidrap, Cani Sirenreng, Malino, TWAL. Kep. Kapoposang, Mangolo, Tirta Rimba, Teluk Latoso, Air Terjun Wera, Padamarang, Gunung Tunak, Pelanggan, Tanjung Tanpa, Danau Taliwang, Pulau Besar, Gunung Api Banda, Sorong, Gunung Meja, Klamono, Nabire, TWAL. Kep. Padaido, Pasir Putih. Taman Buru : Lingga Isag, Semidang Bukit Kabu, Dataran Bena, Tambora Selatan, Pulau Rusa.

(a) Wisatawan Mancanegara (WNA) (b) Wisatawan Nusantara (WNI)

Orang/hari

Rp.

150.000,00

Orang/hari

Rp.

6.000,00

KETERANGAN


- 24 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (3) Rayon III Taman Nasional : Bukit Tigapuluh, Bukit Duabelas, Gunung Palung, Kayan Mentarang, Manupeu Tanadaru, Laiwangi Wanggameti, Manusela, Wasur. Taman Hutan Raya : Pancoran Mas, Murhum, Prof. Ir. Herman Johannes.

Taman Wisata Alam : Holiday Resort, Sicikeh – cikeh, Sijaba Hutaginjang, Sungai Dumai, Bukit Sari, Pulau Panjang, Lubuk Tapi – Kayu Ajaran, Pulau Tikus, Bukit Serelo, Way Hawang, Gunung Tampomas, Cibungur, Gunung Guntur, Gunung Gamping, Baning, Gunung Kelam, Lejja, Danau Towuti, Danau Matao/Mahalano, Semongkat, Kerandangan, Gunung Fatumase, Tuti Adagae, Manilo, Bipolo, Kemang Belang, Legon Ilemedo, Pulau Lapang, Pulau Batang, Bau Mata, Pulau Kassa, Pulau Kombo, Pulau Marsegu, Laut Banda, Beriat. Taman Buru : Pulau Pini, Pulau Rempang, Gunung Nanu’ua, Landusa Tomata, Ko’mara, Padang Mata

SATUAN

TARIF

KETERANGAN


- 25 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

KETERANGAN

Osu, Pulau Ndana.

(a) Wisatawan Mancanegara (WNA)

Orang/hari

Rp.

100.000,00

(b) Wisatawan Nusantara (WNI) c) Pas masuk kendaraan darat untuk sekali masuk

Orang/hari

Rp.

3.000,00

(1) Roda 2 (dua) (2) Roda 4 (empat) (3) Roda 6 (enam) atau lebih (4) Sepeda (5) Kuda d) Pas masuk kendaraan air untuk sekali masuk (1) Kapal motor 40 s/d 100 PK (2) Kapal motor 100 s/d 500 PK (3) Kapal motor diatas 500 PK (4) Kapal pesiar/cruiser shipdengan kapasitas angkut :

Unit/hari Unit/hari Unit/hari Unit/hari Ekor/hari

Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

5.000,00 10.000,00 50.000,00 2.000,00 1.500,00

Unit/hari Unit/hari Unit/hari

Rp. Rp. Rp.

100.000,00 150.000,00 200.000,00

(a) < 50 penumpang (b) 50 s.d < 100 penumpang (c) 100 s.d < 200 penumpang (d) 200 s.d < 1.000 penumpang

Unit/hari Unit/hari Unit/hari Unit/hari

Rp. Rp. Rp. Rp.

2.000.000,00 4.000.000,00 8.000.000,00 15.000.000,00

Ralat dr Rp.2.500 menjadi Rp.1.500

Besaran pungutan didasarkan pada pertimbangan teknis bahwa semakin besar ukuran PK dari kapal motor maka semakin besar kemungkinan kerusakan yg dpt ditimbulkan terhadap habitat air dlm kawasan konservasi. Perubahan tarif nomor 1 s/d 3 berdasarkan masukan dari Satuan Kerja di daerah serta berdasarkan tarif PP 59 Tahun 1998 untuk 100 PK telah tetapkan sebesar Rp. 100.000,-


- 26 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (e) 1.000 s.d penumpang

<

SATUAN

TARIF

3.000

Unit/hari

Rp.

30.000.000,00

(f) > 3.000 penumpang 3) Taman Buru a) Karcis masuk pengunjung untuk kegiatan berburu Rayon I

Unit/hari

Rp.

50.000.000,00 Justifikasi = XV.D.c.1) Melengkapi Rayonisasi

Taman Buru : Gunung Masigit Kareumbi, Pulau Moyo.

(1) Wisatawan Mancanegara (WNA) (2) Wisatawan Nusantara (WNI) Rayon II

Orang/hari

Rp.

250.000,00

Orang/hari

Rp.

150.000,00

Taman Buru :

Orang/hari Orang/hari

Rp. Rp.

200.000,00 100.000,00

Orang/hari Orang/hari

Rp. Rp.

150.000,00 50.000,00

Lingga Isag, Semidang Bukit Kabu, Dataran Bena, Tambora Selatan, Pulau Rusa.

(1) Wisatawan Mancanegara (WNA) (2) Wisatawan Nusantara (WNI) Rayon III Taman Buru : Pulau Pini, Pulau Rempang, Gunung Nanu’ua, Landusa Tomata, Ko’mara, Padang Mata Osu, Pulau Ndana.

(3) Wisatawan

Mancanegara

KETERANGAN


- 27 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

(WNA) (1) Wisatawan Nusantara (WNI) b) Karcis masuk pengunjung untuk kegiatan non berburu dan wisata/rekreasi Rayon I Taman Buru : Gunung Masigit Kareumbi, Pulau Moyo.

(1) Wisatawan Mancanegara (WNA) (2) Wisatawan Nusantara (WNI) Rayon II

Orang/hari

Rp.

100.000,00

Orang/hari

Rp.

30.000,00

Taman Buru :

Orang/hari Orang/hari

Rp. Rp.

75.000,00 20.000,00

Orang/hari Orang/hari

Rp. Rp.

50.000,00 10.000,00

Lingga Isag, Semidang Bukit Kabu, Dataran Bena, Tambora Selatan, Pulau Rusa.

(1) Wisatawan Mancanegara (WNA) (2) Wisatawan Nusantara (WNI) Rayon III Taman Buru : Pulau Pini, Pulau Rempang, Gunung Nanu’ua, Landusa Tomata, Ko’mara, Padang Mata Osu, Pulau Ndana.

1. Wisatawan (WNA)

Mancanegara

KETERANGAN


- 28 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

2. Wisatawan Nusantara (WNI) c) Karcis masuk rombongan pelajar/mahasiswa untuk kegiatan non berburu dan wisata/rekreasi (minimal 10 orang) Rayon I

KETERANGAN Pengecualian terhadap pengunjung yang dapat menunjukan kartu pelajar mahasiswa dan berkunjung secara berkelompok dikenakan potongan harga tiket

Taman Buru : Gunung Masigit Kareumbi, Pulau Moyo.

(1) Wisatawan (WNA)

Mancanegara

Orang/hari

Rp.

75.000,00

(2) Wisatawan Nusantara (WNI) Rayon II

Orang/hari

Rp.

10.000,00

Taman Buru :

Orang/hari Orang/hari

Rp. Rp.

50.000,00 7.500,00

Orang/hari Orang/hari

Rp. Rp.

25.000,00 5.000,00

Unit/hari Unit/hari Unit/hari

Rp. Rp. Rp.

10.000,00 20.000,00 50.000,00

Pulau Pini, Pulau Rempang, Gunung Nanuâ&#x20AC;&#x2122;ua, Landusa Tomata, Koâ&#x20AC;&#x2122;mara, Padang Mata Osu, Pulau Ndana.

(1) Wisatawan Mancanegara (WNA) (2) Wisatawan Nusantara (WNI) d) Pas masuk kendaraan darat untuk sekali masuk Rayon I (1) Roda 2 (dua) (2) Roda 4 (empat) (3) Roda 6 (enam) atau lebih

Justifikasi = XV.D.c.1)


- 29 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (4) Sepeda (5) Kuda

SATUAN

TARIF

Unit/hari Ekor/hari

Rp. Rp.

2.500,00 2.000,00

Kapal motor 40 s/d 100 PK Kapal motor 100 s/d 500 PK Kapal motor diatas 500 PK Kapal pesiar/cruiser shipdengan kapasitas angkut :

Unit/hari Unit/hari Unit/hari

Rp. Rp. Rp.

100.000,00 150.000,00 200.000,00

(a) < 50 penumpang

Unit/hari

Rp.

2.000.000,00

(b) 50 s.d < 100 penumpang (c) 100 s.d < 200 penumpang (d) 200 s.d < 1.000 penumpang (e) 1.000 s.d < 3.000 penumpang

Unit/hari Unit/hari Unit/hari

Rp. Rp. Rp.

4.000.000,00 8.000.000,00 15.000.000,00

Unit/hari

Rp.

30.000.000,00

Unit/hari

Rp.

50.000.000,00

KETERANGAN Ralat dr Rp.2.500 menjadi Rp.1.500

e) Pas masuk kendaraan air untuk sekali masuk (1) (2) (3) (4)

(f) > 3.000 penumpang 4) Cagar Alam dan Suaka Margasatwa

(a) Pengunjung Mancanegara (WNA) Orang/hari (b) Pengunjung Nusantara (WNI) Orang/hari (c) Karcis masuk rombongan pelajar/mahasiswa (minimal 10 orang)

Besaran pungutan didasarkan pada pertimbangan teknis bahwa semakin besar ukuran PK dari kapal motor maka semakin besar kemungkinan kerusakan yg dpt ditimbulkan terhadap habitat air dlm kawasan konservasi. Perubahan tarif nomor 1 s/d 3 berdasarkan masukan dari Satuan Kerja di daerah serta berdasarkan tarif PP 59 Tahun 1998 untuk 100 PK telah tetapkan sebesar Rp. 100.000,-

Khusus Suaka Margasatwa Mengikuti Rayon yang sudah ada. 250.000,00 Justifikasi = XV.D.c.1) 20.000,00 00 Pengecualian terhadap pengunjung yang dapat

menunjukan kartu pelajar mahasiswa dan berkunjung secara berkelompok dikenakan


- 30 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

KETERANGAN potongan harga tiket

(d)

b)

Pas masuk kendaraan darat untuk sekali masuk (2) Roda 2 (dua) (3) Roda 4 (empat) (4) Roda 6 (enam) atau lebih (5) Sepeda (6) Kuda

Unit/hari Unit/hari Unit/hari Unit/hari Ekor/hari

Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

5.000,00 10.000,00 50.000,00 2.000,00 1.500,00

Unit/hari Unit/hari Unit/hari

Rp. Rp. Rp.

100.000,00 150.000,00 200.000,00

(a) < 50 penumpang (b) 50 s.d < 100 penumpang (c) 100 s.d < 200 penumpang (d) 200 s.d < 1.000 penumpang (e) 1.000 s.d < 3.000 penumpang

Unit/hari Unit/hari Unit/hari Unit/hari

Rp. Rp. Rp. Rp.

2.000.000,00 4.000.000,00 8.000.000,00 15.000.000,00

Unit/hari

Rp.

30.000.000,00

(f) > 3.000 penumpang

Unit/hari

Rp.

50.000.000,00

Pas masuk kendaraan air untuk sekali masuk (1) Kapal motor 40 s/d 100 PK (2) Kapal motor 100 s/d 500 PK (3) Kapal motor diatas 500 PK (4) Kapal pesiar/cruiser shipdengan kapasitas angkut :

Ralat dr Rp.2.500 menjadi Rp.1.500

Besaran pungutan didasarkan pada pertimbangan teknis bahwa semakin besar ukuran PK dari kapal motor maka semakin besar kemungkinan kerusakan yg dpt ditimbulkan terhadap habitat air dlm kawasan konservasi. Perubahan tarif nomor 1 s/d 3 berdasarkan masukan dari Satuan Kerja di daerah serta berdasarkan tarif PP 59 Tahun 1998 untuk 100 PK telah tetapkan sebesar Rp. 100.000,-


- 31 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK d. Karcis masuk di Kawasan Suaka Alam (KSA), Kawasan Pelestarian Alam (KPA) dan Taman Buru (TB) pada hari libur(catatan : masuk batang tubuh) e. Pungutan jasa kegiatan wisata alam 1) Izin pungutan kegiatan wisata alam di KPA (taman nasional, taman wisata alam), dan taman buru a) Kegiatan wisata umum (1) Berkemah (2) Penelusuran hutan (tracking), mendaki gunung (hiking-climbing) (3) Penelusuran gua (caving) (4)

Pengamatan hidupan liar

(5) (6) (7) (8)

Menyelam (scuba diving) Snorkelling Kano/bersampan Selancar

(9) (10) (11) (12)

Arung jeram Memancing Canopy trail Outbound training

b) Kegiatan wisata rombongan pelajar/mahasiswa (minimal 10

SATUAN

TARIF

KETERANGAN

-

Dinaikan 150% dari harga pada hari kerja

-

Orang/hari/kemah Orang/paket kegiatan

Rp. Rp.

5.000,00 5.000,00

Orang/paket kegiatan Orang/paket kegiatan Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari

Rp.

10.000,00

Rp.

10.000,00

Rp. Rp. Rp. Rp.

25.000,00 15.000,00 25.000,00 25.000,00

Orang/hari Orang/hari Orang/sekali masuk Orang/paket kegiatan

Rp. Rp. Rp. Rp.

15.000,00 25.000,00 25.000,00 150.000,00

Satuan Orang/Hari dalam pungutan ini berdasarkan pertimbangan bahwa pengunjung melakukan kegiatan tersebut terbatas pada kemampuan fisik dan kepuasan seseorang hanya beberapa jam saja dalam satu hari. Sementara jika diberlakukan dalam satuan jam, selain akan menyulitkan petugas dilapangan dalam monitoring juga akan menyulitkan pengunjung mengingat persiapan kegiatan tersebut perlu waktu yang cukup.


- 32 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK 0rang) (1) Berkemah (2) Penelusuran hutan (tracking), mendaki gunung (hiking-climbing) (3) Penelusuran gua (caving) (4) Pengamatan hidupan liar (5) Menyelam (scuba diving) (6) Snorkelling (7) Kano/bersampan (8) Selancar (9) Arung jeram (10) Memancing (11) Canopy trail (12) Outbound training

f.

c) Snapshot Film Komersial/ Mancanegara (1) Video Komersil (2) Handycam (3) Foto Pungutan jasa penyewaan atau penggunaan fasilitas pengunjung untuk kegiatan pariwisata alam dan atau kegiatan penelitian/pendidikan (1) Pondok wisata/pondok tamu

SATUAN

TARIF

Orang/hari/kemah Orang/paket kegiatan

Rp. Rp.

2.500,00 2.500,00

Orang/paket kegiatan Orang/paket kegiatan Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/hari Orang/sekali masuk Orang/paket kegiatan

Rp.

5.000,00

Rp.

5.000,00

Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

15.000,00 10.000,00 15.000,00 15.000,00 10.000,00 15.000,00 15.000,00 75.000,00

Paket/judul Paket Paket

Rp. Rp. Rp.

10.000.000,00 1.000.000,00 250.000,00

KETERANGAN

Dikenakan per judul video diluar karcis masuk kru dari pembuatan video


- 33 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

(a) Superior (b) De lux (c) Standar (2) Ruang pertemuan (conference room) (a) Kapasitas < 100 orang

Kamar/hari Kamar/hari Kamar/hari

Rp. Rp. Rp.

200.000,00 150.000,00 100.000,00

Ruang/hari

Rp.

150.000,00

(b) Kapasitas 100-200 orang (c) Kapasitas >200 orang (3) Pondok Peneliti (a) Superior (b) De Lux (c) Standar (d) Peralatan tenda camping - Kapasitas < 25 orang - Kapasitas 25-50 orang - Kapasitas >50 orang (e) Kamera bawah air (underwater) (f) Banana boat (g) Glass bottom boat

Ruang/hari Ruang/hari

Rp. Rp.

250.000,00 350.000,00

Kamar/hari Kamar/hari Kamar/hari

Rp. Rp. Rp.

150.000,00 100.000,00 75.000,00

Ruang/hari Ruang/hari Ruang/hari Unit/hari Unit/hari Unit/hari

Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

100.000,00 150.000,00 250.000,00 250.000,00 150.000,00 250.000,00

Unit/hari Unit/hari Unit/hari Unit/hari

Rp. Rp. Rp. Rp.

75.000,00 50.000,00 250.000,00 500.000,00

(h) Sepeda/sepeda air (i) Kano /sampan (j) Speed-boat (k) Kapal motor XVI. Pemanfaatan Tumbuhan dan Satwa Liar

KETERANGAN Tarif ini diberlakukan dalam rangka pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam pada hari kerja (Senin s/d Jumat) Dalam rangka Pemanfaatan Barang Milik Negara mengacu kepada PP Nomor 6 Tahun 2006 Tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah.

Justifikasi : 1. Dasar hukum : PP No. 8 Tahun 1999 tentang Pemanfaatan Jenis


- 34 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

KETERANGAN Tumbuhan dan Satwa Liar. 2. Keputusan Menteri Kehutanan No.447/Kpts-II/2003 tentang Tata Usaha Pengambilan dan Penangkapan serta Peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar 3. Pertimbangan kenaikan tarif, yaitu : a. Penyesuaian Nilai Inflasi. b. Kemampuan daya beli konsumen (purchasing power parity) semakin meningkat. c. Tumbuhan dan satwa liar mempunyai nilai ekonomi tinggi misalnya bahan baku pembuatan dan kosmetik serta souvenir yang berasal dari alam yang dilindungi oleh UU dgn maksud mencegah dari kepunahannya (CITES Apendix 1 dan 2) d. Harga yang tinggi dimasudkan sebagai upaya proteksi dan pengendalian terhadap jenis satwa dan tumbuhan yang diperdagangkan.

A. Iuran Izin Usaha Pemanfaatan Tumbuhan dan Satwa Liar

1. Iuran Izin Pengedar Dalam Negeri 2. Iuran Izin Pengedar Luar Negeri

Tarif yg dikenakan kepada calon pemegang izin usaha peredaran tumbuhan dan satwa liar Dalam Negeri/Luar Negeri Izin Izin

Rp. Rp.

2.500.000,00 10.000.000,00


- 35 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK 3. Iuran Izin Penangkaran a. Perorangan b. Badan Hukum 4. Iuran Izin Peragaan 5. Iuran Izin Lembaga Konservasi: a. Iuran Izin Kebun Binatang b. Iuran Izin Taman Safari c. Iuran Izin Taman Satwa d. Iuran Izin Taman Satwa Khusus e. Iuran Izin Botani f. Iuran Izin Museum Zoology g. Iuran Izin Herbarium h. Iuran Izin Taman Tumbuhan Khusus 6. Iuran izin pengelolaan sarang burung wallet di dalam zona/blok pemanfaatan kawasan pelestarian alam 7. Iuran Izin Pengusahaan Taman Buru

SATUAN

TARIF

Izin Izin Izin

Rp. Rp. Rp.

500.000,00 2.500.000,00 2.500.000,00

Izin

Rp.

3.000.000,00

Izin Izin Izin Izin Izin Izin Izin

Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

5.000.000,00 2.500.000,00 1.000.000,00 1.000.000,00 1.000.000,00 1.000.000,00 1.000.000,00

Izin

Rp.

25.000.000,00

Per Hektar

Rp.

15.000,00

8. Iuran Akta Buru di Taman Buru a. Burung b. Satwa kecil c. Satwa besar

Akta Akta Akta

Rp. Rp. Rp.

50.000,00 100.000,00 200.000,00

9. Iuran Hasil Buruan Satwa Buru

Ekor

a. Satwa dilindungi

100% x NKK

KETERANGAN

Zoology awalnya adalah â&#x20AC;?zologyâ&#x20AC;?

NKK = Nilai Kesetaraan Konservasi Di drop out karena setelah ditelusuri belum ada payung hukum yang mengatur tentang besaran NKK itu jika dikonversi dalam sejumlah rupiah.


- 36 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK b. Satwa tidak dilindungi

10. Iuran izin pengambilan sampel penelitian (mati/bagian-bagian) a. WNI b. WNA B. Iuran Izin Usaha Pemanfaatan Tumbuhan dan Satwa Liar 1. Izin pungutan pengambilan/penangkapan tumbuhan dan satwa liar yang dilindungi Undang-Undang dari habitat alam dan atau F 0 untuk tujuan induk atau bibit penangkaran, lembaga konservasi serta untuk kepentingan perburuan : a. Bibit Penangkaran atau Budidaya : 1) Pengembanganbiakan satwa (captivebreeding dan transplantasi koral. 2) Pembesaran satwa (ranching) 3) Perbanyakan tumbuhan (artificial propagation) b. Lembaga Konservasi c. Perburuan 2. Izin pungutan penangkapan / pengambilan tumbuhan dan satwa liar yang tidak

SATUAN

TARIF

Ekor

100% x harga patokan

Izin Izin

Ekor/pcs

Rp. Rp.

Ekor/Batang Ekor

Harga Patokan diatur dgn Keputusan Menperindag No.476/MPP/Kep/8/2004

Tentang Penetapan Harga Patokan Tumbuhan Alam dan Satwa Liar yang dilindungi.

50.000,00 500.000,00

6% x NKK

NKK = Nilai Kesetaraan Konservasi

6% x NKK 6% x NKK

Di drop out karena setelah ditelusuri belum ada payung hukum yang mengatur tentang besaran NKK itu jika dikonversi dalam sejumlah rupiah.

Ekor/pcs Batang

KETERANGAN

6% x NKK 6% x NKK

S–d–a S–d–a


- 37 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK dilindungi oleh Undang-undang dari Habitat Alam untuk tujuan perdagangan, lembaga konservasi dan hasil perburuan satwa buru b. Perdagangan c. Lembaga Konservasi d. Perburuan C. Pungutan perdagangan tumbuhan dan satwa liar ke luar negeri hasil pengambilan/penangkapan tumbuhan dan satwa liar dari habitat alam dan penangkaran. a. Perdagangan tumbuhan dan satwa liar hasil dari alam ke luar negeri. b. Perdagangan tumbuhan dan satwa liar hasil penangkaran jenis asli Indonesia ke luar negeri 1) Perbanyakan tumbuhan (artificial propagation) 2) Pengembangbiakan satwa (captive breeding) a) F1 dan F2 b) F3 dan seterusnya 3) Hasil pembesaran (ranching) D. Pengangkutan tumbuhan dan satwa liar ke luar negeri hasil penangkaran jenis-jenis tumbuhan dan satwa liar asal import a. Perbanyakan

tumbuhan

(artificial

SATUAN

TARIF

Ekor/batang/pcs/kg

6% x harga patokan

Ekor/batang

5% x harga patokan

Ekor

100% x harga patokan

Ekor/batang/pcs/k g

8% x harga patokan

Batang/kg

5% x harga patokan

Ekor Ekor Ekor

4% x harga patokan 2% x harga patokan 5% x harga patokan

Batang/kg

4% x harga patokan

KETERANGAN

Harga Patokan Menperindag

diatur dgn Keputusan No.476/MPP/Kep/8/2004

Tentang Penetapan Harga Patokan Tumbuhan Alam dan Satwa Liar yang dilindungi.


- 38 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK propagation) b. Pengembangbiakan satwa (captive breeding) c. Hasil pembesaran (ranching) E. Pungutan pemanfaatan tumbuhan dan satwa dari lembaga konservasi untuk peragaan

SATUAN

TARIF

KETERANGAN

Ekor

2% x harga patokan

Ekor

5% x harga patokan

1,5% x Pendapatan Bruto 2,5% x Pendapatan Bruto Rp. 150.000,-

1,5% dari Bruto Pendapatan perperagaan. (belum dipotong biaya – biaya lain dari adanya peragaan tersebut. Satuan tidak ada

Tahun

1,5% x Pendapatan Bruto

1,5% dari Bruto Pendapatan perperagaan. (belum dipotong biaya – biaya lain dari adanya peragaan tersebut.

Ekor/batang/pcs

200% x harga patokan

a. Di luar areal Lembaga Konservasi oleh sendiri 1)

Dalam Negeri

Periode peragaan

2)

Luar Negeri

Periode peragaan

b. Peragaan Gajah Tunggang di Lembaga Konservasi F. Pungutan hasil usaha perburuan G. Pungutan sebagai kompensasi kewajiban pelepasliaran (restocking) hasil penangkaran Hasil kompensasi pelepasliaran (restocking) hasil penangkaran H. Pungutan administrasi pemanfaatan tumbuhan dan satwa liar a. SATS-DN b. SATS – LN Non Appendiks CITES c. SATS – LN Appendiks CITES

Periode Peragaan

SATS SATS-LN SATS-LN

Rp. Rp. Rp.

35.000,00 40.000,00 50.000,00

SATS-DN = Surat Izin Angkut Tumbuhan dan Satwa Dalam Negeri Appendiks = Penetapan klasifikasi dalam


- 39 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

KETERANGAN CITES CITES = The Convention on International Trade of Endangered Species : Lembaga Internasional dibawah PBB yang mempunyai tugas melakukan pengaturan terhadap aktifitas perdagangan tumbuhan dan satwa liar yang dianggap hampir punah. Management Authority CITES di Indonesia adalah Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam, sedangkan Scientific Authorithy CITES adalah LIPI.

I.

Pungutan untuk kegiatan penelitian, pengambilan gambar, serta pengambilan dan pengangkutan specimen tumbuhan dan satwa liar a. Pengambilan gambar di darat, perairan dan dari udara dalam bentuk film dan foto komersial. 1) Kawasan Pelestarian Alam (Taman Nasional dan Taman Wisata Alam) dan Taman Buru a) WNA b) WNI 2) Kawasan Suaka Alam (Cagar Alam dan Suaka Margasatwa) a) WNA b) WNI b. Kegiatan penelitian menggunakan kawasan

Paket Paket

Rp. Rp.

Paket Paket

Rp. Rp.

20.000.000,00 Perbedaan tarif antara point 1 dan 2) 10.000.000,00 disebabkan pertimbangan keberpihakan pada wisatawan/kru lokal. dan besaran Tarif berdasarkan pertimbangan Nilai Kawasan Konservasi yang akan terganggu 4.000.000,00 dalam kegiatan komersil tersebut. 2.000.000,00


- 40 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

KETERANGAN

1) Kawasan Pelestarian Alam (Taman Nasional dan Taman Wisata Alam) a) WNA (1) < 1 bulan (2) 1 bulan – 6 bulan (3) 7 bulan – 12 bulan b) WNI

Orang Orang Orang

Rp. Rp. Rp.

(1) < 1 bulan (2) 1 bulan – 6 bulan (3) 7 bulan – 12 bulan c) Mahasiswa/Siswa Indonesia

Orang Orang Orang Orang

Rp. Rp. Rp. Rp. 0,00

Orang Orang Orang

Rp. Rp. Rp.

7.500.000,00 12.500.000,00 17.500.000,00

Orang Orang Orang Orang

Rp. Rp. Rp.

125.000,00 175.000,00 300.000,00 Rp. 0,00

2) Kawasan Suaka Alam (Cagar Alam dan Suaka Margasatwa) a) WNA (1) < 1 bulan (2) 1 bulan – 6 bulan (3) 7 bulan – 12 bulan b) WNI (1) < 1 bulan (2) 1 bulan – 6 bulan (3) 7 bulan – 12 bulan c) Mahasiswa/Siswa Indonesia c.

Pengambilan dan pengangkutan sampel spesimen tumbuhan dan satwa liar untuk tujuan penelitian

5.000.000,00 10.000.000,00 15.000.000,00 100.000,00 150.000,00 250.000,00

Pengecualian ini sebaiknya tersendiri dalam Batang Tubuh.

diatur

Pengecualian ini sebaiknya tersendiri dalam Batang Tubuh.

diatur


- 41 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK 1)

Dilindungi

SATUAN

TARIF

Batang/pcs/cc

100 x NKK

KETERANGAN NKK = Nilai Kesetaraan Konservasi Di drop out karena setelah ditelusuri belum ada payung hukum yang mengatur tentang besaran NKK itu jika dikonversi dalam sejumlah rupiah.

2)

Tidak dilindungi

J. Iuran pemanfaatan sarang burung walet di kawasan konservasi

Batang/pcs/cc

50% x harga patokan

kg

6% x harga patokan

XVII. Denda administrasi bidang Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam

Menciptakan efek jera dan edukasi bagi pelanggar sehingga tidak diulangi (PNBP baru). Besarnya prosentase perkalian dengan harga patokan disebabkan pertimbangan sangat kecilnya harga patokan tersebut dalam Keputusan Menperindag No.476/MPP/Kep/8/2004.

1)

Penyimpangan dokumen/kegiatan bidang usaha tumbuhan dan satwa liar: 1. Kelebihan jumlah atau perbedaan jenis spesimen yang diangkut/dibawa a. Dokumen Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Liar – Dalam Negeri (SATS – DN)

b. Dokumen Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Liar – Luar Negeri (SATS – LN)

Batang/Kg/ lembar/ekor/biji/ cubic/centimeter/ satuan lainnya, atau Jenis Batang/Kg/ lembar/ekor/biji/ cubic/centimeter/ satuan lainnya, atau

5.000% x harga patokan

5.000% x harga patokan

Harga Patokan Menperindag

diatur dgn Keputusan No.476/MPP/Kep/8/2004

Tentang Penetapan Harga Patokan Tumbuhan Alam dan Satwa Liar yang dilindungi. S-d-a


- 42 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

KETERANGAN

Jenis 2. Merubah isi dokumen baik jumlah dan atau jenis spesimen yang diangkut/dibawa : a. Dokumen SATS – DN

b.

Dokumen SATS –LN

3. Dokumen yang digunakan sudah kadaluwarsa atau pengangkutan tanpa dokumen : a. Dokumen SATS – DN

b.

2)

Dokumen SATS – LN

Penyimpangan terhadap izin usaha di bidang Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam :

Batang/Kg/ lembar/ekor/biji/ cubic/centimeter/ satuan lainnya, atau Jenis

5.000% x harga patokan

S-d-a

Batang/Kg/ lembar/ekor/biji/ cubic/centimeter/ satuan lainnya, atau Jenis

5.000% x harga patokan

S-d-a

Batang/Kg/ lembar/ekor/biji/ cubic/centimeter/ satuan lainnya, atau Jenis Batang/Kg/ lembar/ekor/biji/ cubic/centimeter/ satuan lainnya, atau Jenis

5.000% x harga patokan

S-d-a

5.000% x harga patokan

S-d-a


- 43 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

SATUAN

TARIF

1. Melakukan pemindahtanganan izin tanpa persetujuan pemberi izin usaha Bidang PHKA 2. Perolehan induk, benih/bibit penangkaran tanpa izin 3. Tidak melakukan kewajiban pengembalian ke habitat alam (restocking) atau tidak membayar kompensasi pelepas liaran (restocking)

Unit usaha

5.000% x iuran izin usaha

Ekor

5.000% x harga patokan 5.000% x harga patokan

S-d-a

4. Tidak membuat buku induk (stud book) dan atau buku catatan harian (log book) dan atau tidak melakukan penandaan dan atau sertifikasi

Unit Usaha/ Tahun

5.000% x harga patokan

S-d-a

Ekor

5.000% x harga patokan

S-d-a

6. Denda atas kematian satwa dilindungi F0 di LK atau peragaan karena kelalaian(Permanenan hasil pembesaran tanpa izin(versi baru)

Ekor

100 x NKK

7. Denda atas kematian induk satwa dilindungi F0 di penangkaran karena kelalaian

Ekor

Pelanggaran terhadap kelebihan jumlah dari izin yang diberikan (perburuan, pengambilan tumbuhan dan satwa liar dari alam dan buah, biji-bijian, daun, bunga, getah)

Izin

5. Pemanenan hasil pembesaran tanpa izin

3)

Ekor

KETERANGAN

S-d-a

NKK = Nilai Kesetaraan Konservasi Di drop out karena setelah ditelusuri belum ada payung hukum yang mengatur tentang besaran NKK itu jika dikonversi dalam sejumlah rupiah.

100 x NKK

NKK = Nilai Kesetaraan Konservasi Di drop out karena setelah ditelusuri belum ada payung hukum yang mengatur tentang besaran NKK itu jika dikonversi dalam sejumlah rupiah.

100% x Harga Patokan

HP = Harga Patokan


- 44 -

JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK XVIII. Hasil lelang kayu temuan dan hasil lelang tumbuhan dan satwa liar yang tidak dilindungi Undang-undang.

SATUAN

TARIF

KETERANGAN

Batang/Kg/ lembar/ekor/biji/ meter kubik/ satuan lainnya,

100% x hasil lelang bersih

Batang/Kg/ lembar/ekor/biji/ meter kubik/ satuan lainnya, (satuan ini untuk mengakomodir seluruh jenis temuan dilapangan terkait dengan Satwa dan tumbuhan hidup/mati.

(Definisi disinkronkan dengan peraturan yg berlaku di Ditjen KN)

RESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

SUSILO BAMBANG YIDHOYONO

Usulan RPP p.59/1998  

File ini berisi tentang draft terakhir usulan revisi PP 58/1998 tentang Tarif PNBP yang berlaku pada Departemen Kehutanan dan Perkebunan nam...