Page 1


Hi, Teens! Natalan di Tanah Air ga bakalan pernah sambil turun salju kaya di Eropa sana. Yang ada malah hujan-terik-hujan-terik ga jelas hehehe. Well, it shouldn’t really bother us, should it? Bagi kita anak-anak Tuhan, Natal bukan tentang suasana bersalju, lampu kelap-kelip, kado istimewa, ataupun makan enak; melainkan kelahiran bayi kecil lebih dari 2000 tahun silam bernama Yesus dan bagaimana sejak saat itu Dia telah mengubah sejarah kehidupan manusia sampai sekarang. Sudah sedalam apa kita memaknai Natal selama ini? Nafiri Teen edisi Desember 2016 kali ini bertemakan “No Christ No Christmas”. Kami senang begitu banyak remajapemuda yang antusias dalam membagikan berkatnya kepada Teens melalui edisi Natal kali ini. Semoga Teens bisa ngerasain kasih Kristus lebih dalam lagi setelah membaca. Santai baca Nafiri Teens sambil ngopi dan dengerin lagu Natal, enak nih!

THE TEAM EDITORS

Arina Palilingan Nico Tanles Tjhin

DESIGN

Arina Palilingan, Christina Citrayani, Glory Amadea, Kezia Rusli

CONTRIBUTORS

Nehemia Riggruben, Sarah Amanda Palilingan, Christopher Pranoto, Emma Miriam, Eric Ganiwijaya, Gennesaret Tjusila, Tatiana Justin, Natasha Handoko, Patricia Hartono

Salam, Nico Tanles Tjhin Redaksi

Kalau karya-karya kamu ingin diterbitkan di sini, ayo kirim email ke nicotjhin@gmail.com dengan subject NAFIRI TEEN - (Judul Karya Kamu)!

2


Meme’s Corner

3


Our Beloved

Gift

4


Eric Ganiwijaya

Hari Natal identik sekali dengan suasana sukacita dan tentu saja suasana liburan. Munculnya ornamen-ornamen Natal yang semakin melengkapi suasana ceria ini. Bahkan tidak sedikit lagulagu dengan cita rasa Natal yang dimainkan. Di beberapa negara, hari Natal ditemani dengan salju. Anak-anak kecil mendapatkan hadiah Natal yang ditunggu-tunggu. Dan hari Natal juga dekat dengan menjelangnya Tahun Baru. Maka tidak heran ada lagu Natal yang diciptakan dengan judul “It’s The Most Wonderful Time of The Year.�

5


Sebagai orang Kristen, kita menikmati hari Natal sebagai hari peringatan lahirnya Tuhan Yesus Kristus. Kita datang ke gereja untuk merayakan kasih Allah yang begitu besar bagi kita, seperti yang tertulis dalam Yohanes 3:16. Lahirnya Tuhan Yesus merupakan hadiah yang terbesar dalam kehidupan kita. Namun, terkadang kita lebih menginginkan hadiah-hadiah yang lain seperti gadget dan pakaian baru. Tapi, apakah kita menyadari bahwa Tuhan sudah memberikan kita begitu banyak hadiah yang lebih berarti. Salah satunya adalah orangtua. Orangtua merupakan salah satu hadiah pertama yang diberikan kepada kita ketika lahir. Hadiah tersebut dilengkapi dengan kasih sayang mereka yang senantiasa memberikan yang terbaik dalam kehidupan kita. Hadiah yang selalu memberi dan peduli terhadap kita sampai pada akhirnya. Seharusnya kita bersyukur setiap hari atas berkat yang diberikan Tuhan ini. Akhir-akhir ini, saya seringkali melihat perilaku anak-anak atau bahkan teman-teman saya yang

memberikan perilaku yang tidak baik kepada orangtua mereka. Contohnya, suka memarahi orangtua atau bahkan mengejek orangtua mereka. Saya pun juga menyadari perilaku saya terhadap orangtua saya juga tidak baik. Terkadang saya tidak menghormati mereka, bahkan tidak mengasihi mereka. Bahkan ada beberapa teman saya yang lebih mengasihi temanteman mereka dibandingkan dengan orangtua mereka. Kita seringkali menganggap orangtua kita sudah ketinggalan zaman. Beberapa menganggap orangtua sepertinya tidak sesuai dengan kehidupan mereka dan hanya menjadi pengekang dan tukang hukum. Yang tidak kita sadari adalah sebenarnya pengorbanan yang dilakukan oleh mereka sungguh teramat banyak. Meskipun anak-anak mereka tidak berlaku hormat, tapi orangtua tetap mengasihi anaknya. Tidak sedikit video-video pendek yang menceritakan pengorbanan orangtua terhadap anaknya. Tidak hanya video, bahkan cerita-cerita rakyat dan lagulagu menceritakan kebaikan orangtua. Tuhan Yesus juga pernah

6


menceritakan kisah mengenai seorang anak yang mengambil harta bagiannya dari Ayahnya dan pergi jauh untuk berfoya-foya. Setelah anak tersebut mengakui kesalahannya dan pulang ke rumah, Ayahnya tetap mengasihi anaknya. Alkitab juga mengajari kita untuk menghormati Ayah dan Ibu kita dan perintah ini tertulis dalam 10 Hukum Taurat. Seringkali saya mendengar tentang kehidupan anak muda yang tidak menghormati orangtuanya. Sewaktu orangtuanya masih hidup, anak muda tersebut tidak menghormatinya bahkan membuat hati orangtuanya sedih. Namun, ketika orangtuanya sudah tiada, anak muda tersebut baru menyadari bahwa begitu berharganya orangtuanya.

Namun, nasi sudah menjadi bubur dan perasaan menyesal muncul. Sudah tidak ada kesempatan lagi untuk berbakti kepada orangtuanya. Sudah tidak ada kesempatan lagi untuk menyenangkan hati orangtuanya. Ya, orangtua adalah hadiah tercinta yang diberikan oleh Tuhan kepada kita. Kita perlu berdoa kepada Tuhan untuk minta hati yang lebih mengasihi dan menghormati orangtua. Natur kita sebagai orang berdosa memang lebih cenderung untuk melakukan hal yang tidak baik kepada orangtua kita, maka dari itu kita harus meminta pertolongan dari Tuhan. Saya doakan relasi kita semua dengan orangtua dapat terjalin dengan baik sesuai dengan kehendak Tuhan.

7


asdf# ?@*?! “In your anger do not sin�. Do not let the sun go down while you are still angry, Ephesians 4:26

8


Every morning and evening, I bear a 30 minutes drive to and from my campus. If you happen to live in Jakarta or Tangerang… or Indonesia, you know how frustrating the traffic can be.

Sarah Amanda Palilingan

One night, I was with my friends driving home from Jakarta. One of my friend who happens to be our driver for the day, was one of the person I looked up to (let’s call this person A). We were on GTO lane when A was trying to find the E-money card. It took A quite a while to find it, but no more than half a minute, the car behind us honked and startled A. We could tell A was very pissed. To our surprise, A said the ‘g’ word (Indonesians would probably familiar with), rolled open the window, and raise his/ her middle finger high enough for the driver behind us to see. It was something, I believe, not only the driver behind us could not forget, but I too was surprised by A’s reaction.

Be it a curse word we shouted or whispered in our heart, we all have done it at some point in our lives. In our society, bad words are considered down-to-earth in a way that shows people how chill but daring we are. Those who’ve never cursed or afraid to, are considered too stiff and weird. That, my friend, is how you know we live in a world of sin. Sometimes we are too busy dealing with the bitter fruits of our bad behavior, we forgot to dive into the roots of our wrongdoings. The roots of our potty mouth is anger. What is anger, anyway? Anger is not a sin. In fact, God was very angry when the Israelites persisted in all the sins of Jeroboam, their king (2 Kings 17:22), abandoned the Lord to serve Baal and the images of Ashtoreth (Judges 2:13), etc. God even withheld His blessings

It’s funny how one action makes you question everything about the person. The drive home after that ‘incident’ was awkward. Probably because it made my friends and I think how could someone like A did something that is… so not A.

9


and casting the Israelites out of the land He had promised for them to keep (Hebrews 3:1-19).God’s wrath is a righteous anger. Because His anger does not breed sin, but brings His people closer to His love. How about us, humans, then? God allows us to

Basically, what we need to do is pretty simple. Think, say, and do good for God. The real game changer is our self control. Imagine sitting in church praising the Lord, then when we’re on our way home, a motorcycle accidentally scratched our car. We are given a choice to use the same mouth we praise the Lord with just an hour ago or use it tosay the ‘f’ word. Here’s something to picture, Jesus saying a bad word. We are made in the likeness of God, meaning when other people see us they see our God. NOT because we are Him, but because we remind them of Him. Now, tell me how can other people think of God when they see us if we’re saying things that He would never say?

Finally, brothers and sisters, whatever is true, whatever is noble, whatever is right, whatever is pure, whatever is lovely, whatever is admirable—if anything is excellent or praiseworthy— think about such things. Philippians 4:8 feel anger so we know when we’re being mistreated. However, what flows through our anger afterwards is our choice.

Let’s not forget that bad words don’t necessarily mean the ‘f’ word or the ‘s’ word, but gossiping, making fun of our friends, sex jokes, cynical sarcasm, also count.

Let no corrupting talk come out of your mouths, but only such as is good for building up, as fits the occasion, that it may give grace to those who hear. Ephesians 4:29 (NIV)

10


One of my favorite Christian author and youtuber, Jefferson Bethke, in one of his videos once said that words are billboards of what’s going on in our hearts. People talk about other people on a day-to-day basis. And let’s not forget when we make fun of our friend who just failed his Maths test, or our guy friendfriend who likes ballet, someone who’s overweight, or laughing at our friends who are being bullied. Think of it this way, would Jesus whisper in our ears saying how weird they are and laugh with us? If all this time Jesus is sitting next to us in the cafeteria, would we still be talking about the same thingswe talk about with our friends? If we’re in a traffic jam and Jesus is sitting next to us would we tell Him how we feel or say that four letter word like we used to all along? If Jesus is walking beside us every single day, would we still be doing and saying the same things we do?

With the tongue we praise our Lord and Father, and with it we curse human beings, who have been made in God’s likeness.Out of the same mouth come praise and cursing. My brothers and sisters, this should not be. Can both fresh water and salt water flow from the same spring? James 3:9-11

11


12


13


14


15


16


17


18


19


20


21


22


23


24


25


26


27


28


29


30


31


32


33


No CHRIST No CHRISTMAS  

Buletin Nafiri TEENS Desember 2016 - Media Komunikasi Remaja Gereja Kristus Yesus Jemaat Bumi Serpong Damai (GKY BSD) - Indonesia