Page 1


Hi, TEENS! Ga kerasa ya kita sudah berada di pertengahan tahun 2016. Waktu cepet banget berlalu, rasanya ga lama ini kita baru aja masuk ke tahun 2016. Semoga hari-hari yang kita lewatin ini bukan sekedar rutinitas yang meaningless. Sejak usia muda, penting bagi kita mengetahui dan menjalani panggilan hidup kita sebagai orang Kristen. Salah satu panggilan hidup orang Kristen adalah menjadi garam dan terang di dunia yang tawar dan gelap ini. Nah, tema NAFIRI pada bulan Juni ini, “Menjadi Transformator dalam Komunitas�, sangat relevan dengan panggilan tersebut. Artikel-artikel inspiratif yang ditulis oleh anak-anak muda pada edisi kali ini dapat memberikan kita petunjuk yang jelas bagaimana cara kita meresponi panggilan untuk menjadi garam dan terang di tengah-tengah komunitas yang ada. Selamat membaca dan Tuhan memberkati! Salam, Nico Tanles Tjhin Redaksi

THE TEAM EDITORS

Arina Palilingan Nico Tanles Tjhin

DESIGN

Arina Palilingan, Abby Stefanus, Christina Citrayani, Gabriel Gabriella, Kezia Rusli

CONTRIBUTORS

Tolong diisi sesuai contributorsnya edisi ini~

Kalau karya-karya kamu ingin diterbitkan di sini, ayo kirim email ke nicotjhin@gmail.com dengan subject NAFIRI TEEN - (Judul Karya Kamu)!


s ' E M E M R E N R CO


LEICESTER CITY

FROM LOSERS TO CHAMPIONS “Ladies and Gentlemen, we present to you the Barclays premier league champions Leicester City!� Penonton di dalam dan diluar stadium bersorak setelah komentator Alan Smith menyampaikan pesan penuh kemenangan itu. Diatas podium terilihat kapten Leicester Wes Morgan dan Claudio Ranieri mengangkat piala besar bertuliskan Barclays Premier League. Kalau gua merefleksikan satu tahun yang lalu di bulan yang sama, gua sendiri tidak akan menduga apa yang telah terjadi dalam 12 bulan terakhir ini. Sebuah tim papan bawah yang berjuang melawan relegasi (jadi di Inggris kalua mau tetep di Barclays Premier League gak boleh finish diposisi 3 terbawah) berhasil menaklukan segala kemustahilan dalam sepakbola dan menjadi juara kompetisi liga paling elit di dunia. Sangatlah layak jika kemenangan ini dinyatakan sebagai The Miracle Of Modern Football. Seberapa mustahilkah sebuah club papan bawah memenangkan Liga Inggris? Analis sepakbola dan perusahaan perjudian di Inggris mengatakan bahwa kemungkinannya sangat kecil hingga 2 perusahaan betting besar di Inggris Ladbrokes dan William Hill menaruh odds bet di rasio 1:5000 artinya mereka akan membayarkan 5000 poundsterling untuk setiap 1 poundsterling yang di pasang sebagai taruhan oleh customer jika Leicester memenangkan Liga Inggris. Selain itu di 24 musim terakhir (sebelum musim ini) hanya pernah sekali Liga Inggris dimenangkan oleh club diluar 4 besar yaitu Manchester City, Manchester United, Chelsea, Arsenal. Namun fakta menunjukan bahwa perusahaan judi di Inggris membayarkan total 25 juta poundsterling kepada petaruh yang menaruh taruhannya bagi Leicester. Dan tim yang baru 2 tahun lalu itu masuk kembali ke Liga Inggris itu memenangkan liga.


S Kemenangan Leicester City tentu membawa pelajaran yang sangat penting bagi lu semua yang suka dengan sepakbola. Apa aja sih pelajarannya?

1

Bahwa kemenangan di sepakbola tidak harus berarti pemain – pemain mahal.

2

Bahwa Orang baik bias menang dalam sepakbola.

3

Bahwa segala sesuatu itu mungkin.

4

Bahwa kekompakan tim sesuatu yang sangat penting.

Mungkin hal yang paling fenomenal dalam kemenangan Leicester musim ini adalah bahwa mereka berhasil memenangkan Liga dengan tim yang dibuat dengan harga 22 juta poundsterling, harga itu hanya Âź dari harga yang dikeluarkan Real Madrid untuk membeli Gareth Bale dari Tottenham.

Satu hal yang unik mengenai Leicester City adalah mereka sangatlah sportif dalam bermain. Jika pada umumnya manager sepakbola akan menyalahkan wasit atas keputusan wasit yang buruk. Ranieri 100% berbeda, Ia mengatakan “pekerjaaan mereka tidaklah mudah, kita harus menghargai segala keputusan yang mereka lakukan�. Selain itu Ranieri juga tidak banyak bermain psikologis melawan klub klub besar maupun memanipulasi media. Ia hanya mendorong timnya untuk bermain sepakbola dengan segenap hati mereka dan bermain The Way football is meant to be played.

Kemenangan Leicester menjadi pertanda bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, bahwa jika kita terus berjuang dan berpegang pada Tuhan tentunya maka pencapaian besar pun dapat kita taklukan. Jamie Vardy bukan pemain binaan klub besar seperti Manchester United, Ia diambil oleh klub Leicester dari klub kecil yang bahkan tidak berada dalam sistem liga Inggris, namun Ia membuktikan bahwa Ia juga bias sukses dan sekarang seluruh Inggris mengenalnya sebagai ujung tombak Leicester City.

Perubahan terbesar yang dilakukan oleh Ranieri terhadap tim Leicester bukanlah cara bermain mereka. Namun bagaimana mereka menjadi kompak sebagai satu tim. Ranieri hanya melakukan perubahan kecil terhadap cara timnya bermain sepakbola. Namun Ia memotivasi mereka untuk tetap solid, tetap optimis, dan menatap ke depan.


NO WORRY, HE CARES FOR YOU


Kita pasti pernah mendengar istilah “orang yang paling banyak memiliki ‘mainan’, dialah yang menang.� Istilah ini sering muncul, terutama ketika memasuki dunia pekerjaan maupun dunia bisnis. Istilah ini juga yang banyak mempengaruhi orang untuk terus berusaha tanpa kenal lelah mengumpulkan ‘mainan.’ Tidak sedikit saya mendengar istilah ini yang muncul dalam seminar maupun sharing dari pebisnis yang usahanya berhasil dan memiliki ‘mainan’ yang berlimpah. Mainan dalam istilah tersebut memiliki arti sebagai harta benda yang dimiliki. Harta yang dapat memiliki bentuk sebagai rumah besar, kendaraan mewah, tabungan berlimpah, achievement yang luar biasa, jabatan yang tinggi, kekuasaan serta pengaruh. Tidak hanya dalam bentuk fisik, tapi juga bisa berbentuk non-fisik seperti kecerdasan. Tidak sedikit orang yang menginginkan hal tersebut, tetapi dapat dikatakan banyak sekali yang mati-matian untuk mendapatkan hal tersebut. Seolah-olah hal tersebut yang dapat menyelamatkan kita dalam kehidupan ini. Pertanyaan yang teraju adalah apakah hal tersebut dapat menjamin hidup kita? Manusia berpikir dengan memiliki pendidikan yang baik, nilai yang tinggi ataupun jabatan yang baik, kehidupan akan terjamin. Dengan memiliki tabungan yang berlimpah, mereka tidak perlu lagi kuatir akan tahun-tahun yang datang. Seolah-olah hal tersebut merupakan suatu pegangan akan keselamatan mereka. Atas pemikiran tersebut tidak banyak orang yang rela membuang waktu, tenaga dan pikiran. Bagi yang mendapatkan seolah-olah selamat atas kehidupan mereka. Bagi yang tidak, merasa bahwa hidup tidak selamat, akan susah, dan merasa stress besar juga memunculkan kekhawatiran. Namun, apakah hal tersebut benar? Yesaya 46:4-13 mengajarkan bahwa segala pencapaian kita tidaklah penyelamat bagi kehidupan kita. Itu bukanlah jaminan. Jaminan bagi hidup kita dari awal sampai mati adalah Tuhan.


Ironinya adalah kita menganggap bahwa ‘mainan’ sudah sama seperti Tuhan. Memiliki kuasa atas kehidupan kita. Padalah Tuhanlah yang memberikan hal tersebut kepada kita. Tuhan mempunyai kuasa untuk memberi maupun mengambil. Dan segala pencapaian yang kita miliki mempunyai potensi untuk dapat hilang dalam sekejap waktu. Setelah saya membaca Alkitab, saya merenungkan kembali atas hidup yang telah saya jalani. Saya masih kuliah dan pada umur-umur saya ini merupakan umur-umur yang dituntut untuk mengejar semuanya itu. Tidak sedikit teman-teman yang saya kenal mengejar hal itu. Tuntutan zaman yang semkain tinggi membuat pelajar idak cukup hanya bertekun dalam hal akademik, namun juga harus mengikuti aktivitas kepanitiaan ataupun organisasi. Terpikir dalam benak saya, bagaimana kehidupan saya apabila tidak mencapai semua itu? Bagaimana apabila ternyata setelah saya memiliki semuanya itu, hidup saya akan lebih baik? Namun, saya tersadarkan kembali, saya memiliki Tuhan yang luar biasa. Apapun yang terjadi, Tuhanlah yang berarti dan selalu memberikan yang terbaik. Tidak seharusnya kita khawatir dalam hidup kita. Tidak seharusnya kita melihat masalah yang datang pada kita sebagai permasalahan yang sangat berat sekali. Ingat, Tuhan selalu menjaga. Pada akhirnya, tidak ada yang kita perlu khawatirkan dalam kehidupan ini. Tuhan yang baik dan batu karang kita serta Tuhan yang mengasihi kita selalu peduli dan mengerti kebutuhan anaknya.

“ ”

BIARLAH TUHAN YANG SELALU DIMULIAKAN.


Maybe Later “How long will you lie there, you sluggard? When will you get up from your sleep?” Proverbs 6:9 (NIV) Have you ever experienced those days where you just want to lie in bed all day with your laptop on streaming movies? Spend hours on Youtube watching makeup tutorials until, who knows, 1 A.M.? Or staring at your algebra homework on Saturday night and think, “Nah, maybe later.” and ended up doing it Monday morning 5 minutes before class? We might think, “Hey, I need some time for myself too. I’ve been studying for hours and now I need some nap!” Don’t get me wrong, I’m not saying we shouldn’t get some rest or have a little time for ourselves. I, myself demanded some sleep after working on my essay until 3 AM. (“3 AM?!” Yep. You’ll understand once you’re in college…). God encourages us to take good care of our body. Why? Because, He lives in us (1 Corinthians 6:19-20). Not only through our spiritual lives we will be a witness to the world, but also through our physical being.


It’s not a sin to have a good time after a long hours of schoolwork. But, it’s wrong when we set aside our work completely to comfort ourselves instead with things that are irrelevant with what we’re supposed to do. For example, how many times have we decided to check Instagram first thing when we wake up instead of saying our morning prayer and read the Bible? Or decided to lay on the sofa eating chips all day rather than getting some work done? Instead of reaching for more potato chips maybe we should consider reaching for that dusty Bible on the shelf. Since the beginning of time, we are created to work for the LORD. “The LORD God took the man and put him in the Garden of Eden to work it and take care of it.” Genesis 2:15 (NIV) It doesn’t say, “God took the man and put him in the Garden of Eden to rest and get used to the new place.” or “God took the man and put him in the Garden of Eden to chill and eat some papayas.” No! God wants us to work. Sure, we have those days where we just “don’t feel like doing it”. We just don’t feel like attending our Sunday service. We just don’t feel like talking to God, even for a few minutes. Imagine this, God doesn’t want to listen to our prayer because He just doesn’t feel like it. God decided to not sacrifice His Son, Jesus, to redeem our sin because He thought, “Hey, maybe later. Just not today!”.


Side note, how is it that we want to go to heaven and spend eternity with God, if we can’t even spend a few minutes with Him here on earth? You see that a person is considered righteous by what they do and not by faith alone. James 2:24 So, does not finishing my homework means I don’t have faith in Jesus? Will God hate me for sleeping during classes at school? First of all, Jesus doesn’t hate us, He hates our sins. Secondly, once we’re used to being lazy, it becomes a habit. We tolerate our laziness and forgot that it’s a sin. However, that’s not the end. Remember that our God is merciful and forgiving (Daniel 9:9). It’s not too late to come to Him for strength, joy in what He want us to do and the will to change. Sure it’s a struggle to turn off our phone, get up and go for a morning run. It’s a struggle to stay awake during sermon when you spent the night before working on your assignments. It’s a struggle to stop saying “maybe later” when it comes to finishing our homework earlier. I know because there are times when I’m still caught in this “maybe later” syndrome. The struggle is real. But as long as God is with me, nothing is impossible.


opher P hri ra :C

to no

Ol eh

Budaya Dunia * * * * * * Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi, dan akal manusia. Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. (source: wiki.com)


dalam zaman ini, budaya dunia dapat ditemukan dalam berbagai bentuk. Contohnya, ada yang menunjukkan gengsinya dengan barang bermerek, mahal dan terkenal. Ada juga yang menunjukkan gengsinya dengan ikut-ikutan kebiasaan dunia. Misalnya, clubbing, balapan jalanan, dan sebagainya. Namun, tujuan dari gengsi tersebut biasanya sama, yaitu untuk membuktikan tingginya harga diri yang mereka punya, sehingga dapat diterima dalam masyarakat. Sering kali remaja Krien dibingungkan untuk mengambil posisi dalam hal ini. Dengan banyaknya pengaruh negatif dari tren zaman sekarang, kita sering dihimbau untuk menjauhi semua itu. Namun, di lain sisi, jika kita menjauhkan diri dari setiap tren baru, kita akan terisolasi dan tidak bisa melaksanakan tugas kita menjadi garam dan terang dunia. Roma 12:2 “Janganlah

kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah; apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Lalu, bagaimana tanggapan kita? Tentu, kita harus lebih waspada dalam mengikuti kebiasaan dunia. Namun, kita sendiri harus ikut berpartisipasi dalam menciptakan budaya yang baik, dalam dunia yang sudah berubah 180 derajat. Kita dapat melihat salah satu contoh dalam Alkitab, yaitu dalam kisah Daniel. Daniel, yang dibawa bersama teman-temannya ke negeri tidak dikenal, mendapat perlakuan khusus. Hingga suatu saat, sang Raja Nebukadnezzar (raja negeri Babel, yang tidak dikenal) mengalami suatu mimpi yang membingungkan dirinya, dan semua ahli jampi yang ia ketahui. Saat itu, raja menuntut agar penyihir-penyihir itu memberitahukan isi dan arti mimpinya. Tentu tidak ada orang


Sufficient G

Grace

uys.. Kalian sering ga sih merasa hidup tuh hampa trus berat bgt? Masalah tuh kyk ya ada aja.. Ataupun kalau ga ada masalah ya hidup ya hidup aja.. No real purpose yang urgent (mendesak). Hidup juga yaa rasanya keisi sama berkat yang gitu aja.. Bangun tidur masih bisa nafas, masih punya ortu, masih bisa ke sekolah, dan juga bahkan kadang merasa terpaksa kan harus ke sekolah. Tujuannya? Yaa blom tau juga kan mau ngapain atau kemana..


T

api, coba deh stop sebentar trus pikir kenapa kita, orang-orang Kristen, disebut anak-anak Allah atau pewaris Kerajaan Sorga.. Ada yg mikir, “Yaa kan Tuhan Yesus udah menebus kita dari dosa trus mengangkat kita jadi anakanakNya.. Makanya orang Kristen doa pada bisa sebut kata ‘Bapa’ pas mulai doa..” Ada juga yang kepikiran, “Tuhan Yesus sendiri kan juga udh pake macem-macem ilustrasi nunjukin kalau hubungan kita (manusia) sama Allah itu intim kyk Bapa sama anak or Gembala yang baik dengan dombaNya.. Tohh Dia juga udh janjiin tempat buat kita di sorga suatu saat nanti. Jadi kan ga salah kalau kita itu pewarisnya Sorga.”

Y

aa semua pemikiran di atas atau yang kalian pikir masing-masing emang ga salah, a.k.a. bener. Nahh cuman liat lebih jelas deh di atas kalau semua-muanya Tuhan doang yang berperan.. Mulai dari penebusan, pengampunan, dan keselamatan semua Dia lakuin buat kita secara gratis tanpa kita perlu lakuin. Kita tinggal terima dan percaya bahwa Tuhan Yesus adalah Tuhan dan Juruslamat

kita. Trus udah deh enak dapet kekal di Sorga pas kita ‘pulang’ nanti suatu saat.. Hidup rasanya emang bener yaa kyk yang Rasul Paulus bilang di Filipi 1:21 bagian “mati adalah keuntungan”? api di sisi lain kita juga harus tau kalau Tuhan emang lakuin segala itu karena itu emang bagian Dia; lebih tepatnya, bagian yang emang cuman Dia yang bisa lakuin karena manusia ga mampu. Nahh karena Allah yang udah ciptain kita semua masing-masing secara sempurna dan berharga di mataNya, kita wajib dong sadar klo Tuhan pastilah punya maksud dan rencana buat kita jalani di kehidupan ini. Ada peran juga yang emang bagian kita. Emang bener kalau tugas yang udah ditetapin buat kita ga nentuin apakah kita bisa masuk sorga apa engga karena urusan itu udah beres di bawah penebusan Tuhan. Tapi tugas-tugas inilah yang bakalan diupah Tuhan suatu saat nantinya. Dan di dunia inipun walaupun blom dapet upah yang “wahh” bgt kliatan jelas, minimal ada satu upah yang harus kita sadarin, yaitu damai sejahtera yang dari Allah sendiri karena kita udah ngelakuin apa yang sesuai dengan kodrat, simplenya program, kita sesungguhnya. Engga

T


cuman soal keuntungan pribadi, tapi juga orang lain yang bakalan nerima berkat Allah lewat apa yang kita lakuin. Kita bisa jadi terang yang nujukin klo ternyata hidup di dunia sekarang itu punya maksud dan tujuan yang patut dilakukan untuk bisa nemuin damai sejahtera dan kepuasan itu yang semua orang cari-cari di bumii sebelum akhirnya bisa nikmatin hadiah hidup yang kekal di Sorga

N

ahh coba dehh sekarang kalian pikir sebagai remaja yang emang bertabiat buat nyari arti hidup or jati diri. Puas ga sih hidup yang berkerja buat Tuhan? Ada maknanya ga sih hidup yang sementara ini buat dijalanin sesuai rencana Allah? Jelas IYA karena upah yang udah menanti. Tapi inget, ada si Jahat yang siap kasih halangan plus hambatan buat kita bisa nikmatin hidup yang berpatut sama Allah. Tapi juga jangan jadi takut buat mulai kerja karena Tuhan sendiri kok yang udah berjanji buat dampingin kita buat jalanin hidup ini. Tuhan juga kan udah bilang kalau tantangan yang kita hadapin ga akan lewatin kemampuan kita. God’s grace is sufficient for us. Itu kalimat yang sering kita denger kan, dan emang itu bener secara nyata dalam hidup ini. Nah coba deh kita mulai sekarang hidup sebagai anak-anak Allah yang punya tujuan hidup dan yang punya makna hidup. Mulai dari bangun tidur coba dehh sadar sama berkat-berkat Allah plus tujuan yang udah ditugasin buat kita masing-masing. Karena dengan hidup begitu, kita bisa jadi garam dan terang ke remaja-remaja lainnya yang masih kebingungan dalam tujuan hidup ini yang bakalan kasih kepuasan yang sejati. Ayo sekarang kita hidup layaknya seorang remaja yang ambisius untuk menikmati hidup di dalam rencana Allah! Remember, His grace is sufficient!


IMDb

7.4/10 Rotten Tomatoes

86%

Judul

Kungfu Panda 3

Rating

PG (untuk kekerasan kungfu dan beberapa bercandaan kasar)

Genre

Animasi, Komedi

Sutradara

Jennifer Yuh Nelson, Alessandro Carloni

Penulis Skenario Jonathan Aibel, Glenn Berger

Po kembali lagi beraksi di film ketiganya yang baru dirilis tahun ini, Kungfu Panda 3. Di film ini diceritakan bahwa Po, bertemu kembali dengan ayah aslinya dan ia kembali ke desa panda yang dikira telah dihancurkan ketika para panda diserbu. Di lain sisi Kai ,seorang pejuang supernatural yang datang dari “spirit realm� ingin menghancurkan seluruh pejuang kungfu di daratan cina. Dengan harus menghadapi konflik level dunia dimana kai mulai menghabisi pejuang kungfu satu


persatu, Po juga menghadapi konflik yang datang dari dunianya sendiri dimana pertemuan dengan ayah aslinya yang tidak berarti kabar baik. Film ini menunjukan karakteristik yang sama dari franchise kungfu panda yang sebelumnya, aksi dengan komedi yang dapat dinikmati berbagai usia. Para aktor dan aktris besar seperti Jack Black, Angelina Jolie , Bryan Cranston, dan Jackie Chan kembali lagi menyuarakan dan memberi karakter pada para binatang di dunia Kungfu Panda. Cerita dikemas dengan baik dimana konflik yang ditampilkan tidak terlalu berat untuk dipahami dan disajikan dengan humor yang segar, beberapa joke mungkin sulit dinikmati jika pemahaman akan bahasa inggris kurang baik karena beberapa joke sedikit hilang dalam translasi. Tetapi tenang saja humor dari film tetap akan terasa karena pembawaan cerita yang lucu. Mungkin ada yang tidak suka film animasi, Kungfu Panda 3 tetap bisa dinikmati semua penonton, film ini ditulis dengan suasana ceria sehingga tidak membosankan untuk para penonton, tetapi karakter tokoh antagonis kurang terlihat karena keceriaan dari cerita yang dibawakan. Walaupun demikian beberapa bagian tidak kehilangan suasana menyentuh dan sedihnya. Untuk yang baru pertama kali menonton

Kungfu Panda, disarankan untuk melihat film-film sebelumnya dahulu karena film Kungfu Panda 3 merupakan perkembangan dari cerita Kungfu Panda sebelumnya. Akan ada bagian-bagian yang terkesan membingungkan jika tidak melihat film-film sebelumnya seperti kenapa ayah Po adalah seekor bangau dimana Po seekor panda, dan mengapa desa panda telah dikira hancur? Untuk menyimpulkan, Kungfu Panda menyajikan alur baik untuk dinikmati semua umur jadi jangan malu kalo ditanya temen-temen kenapa udah SMA masih nonton kartun karena Kungfu Panda 3 layak ditonton. Hal sesungguhnya yang memalukan adalah menjudge orang. / Girvan /


IMDb

8.6/10 Rotten Tomatoes

94%

Judul

Captain America Civil War

Rating

PG-13 (untuk kekerasan dan adegan ciuman)

Genre

Aksi, Science Fiction, Fantasi

Sutradara

Anthony Russo, Joe Russo

Penulis Skenario Christopher Markus, Stephen McFeely

Kabar gembira telah datang untuk movie geeks terutama pecinta superheroes Marvel, Captain America Civil War telah memperoleh rating baik dari IMDb maupun Rotten Tomatoes yang berarti para kritik film maupun penonton memberi hasil baik untuk film yang telah dinanti nanti ini. Warning, sebelum membaca akan ada sedikit spoiler di review ini. Sebelum film dirilis konflik utama dari film ini belum jelas, dan konflik baru terlihat jika sudah menonton film ini. Terjadi pemisahan pihak


di Avengers karena pergerakan para anggota avenger walaupun bersifat menyelamatkan banyak orang, sangatlah destruktif. Sehingga government membuat larangan untuk para avenger bertindak sebagai organisasi swasta. Pihak terbagi dua dimana Tony Stark atau Iron Man menyetujui ini, tetapi Steve Rogers atau Captain America tidak menyetujui. Konflik diperdalam ketika Bucky atau Winter Soldier yang dulu adalah teman Steve dituduh melakukan pengeboman pada ratifikasi persetujuan government yang sudah dijelaskan tadi, dan membunuh Raja T’challa yaitu ayah dari Black Panther. Cerita ini mungkin terkesan berat untuk para penonton yang tidak terlalu mengikuti film-film superheroes Marvel atau bahkan tidak suka sama skali dengan film film seperti ini, tetapi untuk para penonton yang tertarik dan menyukai film-film semacam ini, film ini membawa kepuasan tersendiri dimana para karakter lama muncul kembali seperti Ant Man, War Machine dan bahkan ada karakter baru yang muncul seperti Spiderman (reboot ketiga) dan Black Panther. Alur cerita dibawa dengan baik pada awal, membawa ketegangan dan membuat kita melihat perspektif dari dua belah pihak yang berseteru sehingga membuat kita bertanya tanya pihak manakah yang harus kita dukung karena pandangan kedua pihak dikemas baik. Tetapi untuk pengakhiran film mungkin sedikit terasa anti klimaks karena perang yang terjadi tidak begitu massive dibanding film-film lainya, terutama jika yang ditunggu adalah bagian action. Beberapa joke juga diberikan untuk adegan-adegan tertentu untuk menyegarkan cerita tetapi tidak menghilangkan suspense dari cerita. Jadi Captain America Civil War layak ditonton tetapi hanya jika anda menyukai atau mengikuti cerita-cerita sebelumnya karena akan ada kebingungan jika hanya menonton film ini dan pada akhirnya akan menjadi film aksi membosankan (buktinya Helena tidur dari awal sampai akhir). Dan seperti biasa, tunggulah sampai akhir karena seperti film Marvel biasanya ada after credit scene dan pada film ini ada 2 after credit scene, ditunggu sampai akhir creditsnya ya sampe tukang bersih2nya udah masuk. / Girvan /


A A Time Time to to Die Die Genre: Christian Fiction Penulis: Nadine Brandes Terbit: September 23, 2016

Buku ini mengisahkan seorang remaja tujuh belas tahun bernama Parvin Blackwater. Parvin memiliki sisa satu tahun untuk hidup. Bagaimana ia bisa tahu? Buku ini menceritakan kondisi Amerika pada tahun 2149, di mana setiap orang punya “Clock� atau jam yang menunjukkan tanggal kematian masing – masing sejak lahir. Dengan plot yang bikin tegang dan penasaran, buku ini berhasil mendekati serunya seri The Hunger Games dan Divergent. Hal yang membuat Parvin, cewek tujuh belas tahun ini berbeda dari karakter – karakter buku dystopian lainnya adalah bagaimana ia mengenal dan bertumbuh semakin dekat dengan Tuhan di tengah dunia yang semakin rusak.


Now is Forever Penyanyi: Lauren Daigle Album: How Can It Be (Deluxe) Rilis: May 6, 2016

Bagi kita penikmat Christian music, pasti familiar dengan nama Laura Daigle. Baru – baru ini Laura kembali merilis albumnya How Can It Be namun dalam versi Deluxe. Dalam versi Deluxe ini ada 2 lagu bonus yang nggak kalah bagusnya dengan lagu – lagu di versi Standard tahun lalu. Now is Forever adalah salah satunya. Musiknya mengangkat mood dan nggak mellow, pas untuk kalian – kalian yang doyan sama lagu – lagu worship dari Hillsong. Selain itu, lirik lagu karya Laura ini ngena banget, bikin kita pengen semakin dekat dengan Tuhan.


MENJADI TRANSFORMATOR DALAM KOMUNITAS  

Buletin Nafiri Teen Juni 2016 - Media Komunikasi REMAJA Gereja Kristus Yesus Jemaat Bumi Serpong Damai (GKY BSD) - Indonesia