Page 1

(Penulis: Winarno)

: Win

arno

PERTEMUAN : Kabag Humas Setda Muba Dicky Meiriando, SSTP MH didampingi Kepala Kantor Perwakilan Muba Apriadi S Sos memimpin pertemuan dengan Kontributor Daerah yang berasal dari 13 Kabupaten/Kota di Sumsel, di Kantor Perwakilan Pemkab Muba di Palembang, Sabtu siang (29/03).

Foto

PALEMBANG, beritamuba - Media Informasi Online Beritamuba yang dikelola oleh Bagian Humas Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) akan memperluas jaringannya dengan menyajikan berita-berita dari kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Sumatera Selatan. Rencana ini terungkap pada Pertemuan Kabag Humas Setda Muba Dicky Meiriando SSTP MH

dan Kepala Kantor Perwakilan Muba Apriadi S Sos dengan Kontributor Daerah yang berasal dari 13 Kabupaten/Kota di Sumsel, sabtu siang (29/03) di Kantor Perwakilan Pemkab Muba di Palembang. “Kita banyak mendapatkan saran dan masukan dari masyarakat Muba yang menginginkan agar media online Beritamuba tidak hanya menyajikan beritaberita seputar Muba saja. Masyarakat Muba juga ingin mendapatkan informasi seputar Kabupaten/Kota yang ada di Sumsel,” ujar Dicky ketika diwawancarai

Tari Setabik Muba Tampil Di Pembukaan IFT Serbia 2014

Reporter Beritamuba usai acara pertemuan. “Tujuan untuk mengembangkan jaringan Beritamuba agar masyarakat Muba yang berdomisili diluar daerah dapat mengetahui perkembangan daerah asalnya. Begitu pula sebaliknya masyarakat yang berasal dari luar daerah yang telah berdomisili di Muba dapat mengetahui perkembangan daerah asalnya. Untuk itu media ini nantinya dapat dijadikan sebagai jembatan informasi. Intinya kita ingin mendekatkan yang jauh,” tambahnya.

Menurut Imam Ghozali, Redaktur Beritamuba untuk “Kanal Sumsel”, mengatakan bahwa dirinya telah mempersiapkan kontributor daerah yang melaksanakan tugasnya di 13 Kabupaten/Kota. “Dalam pertemuan tadi saya telah laporkan kepada Kabag Humas bahwa kontributor daerah telah siap untuk melaksanakan tugasnya. Direncanakan mulai tanggal 1 April 2014 berita kabupaten/kota di sumsel akan mulai ditayangkan di kanal sumsel,” ujarnya. Terkait dengan isi pemberitaan kanal sumsel, Imam menanggapi bahwa akan menyajikan berita di semua aspek dengan gaya penulisan tersendiri. “Nanti kita punya gaya penulisan sendiri, dima-na berita-berita yang disajikan adalah berita positif disetiap aspek kehidupan yang layak dikonsumsi oleh publik, kalau pun bersifat kontrol sosial kita akan sajikan secara objektif dan berimbang dan kita juga akan berkontribusi dalam memberikan solusi terhadap persoalan publik,” tambah Imam. Senada dengan Imam, Kabag Humas Setda Muba juga menambahkan“Banyakmediayangadasaat ini seakanakan mendorong masyarakat kita menjadi bangsa yang pesimis. Karena yang disajikan selalu berita-berita negatif tentang kegagalan yang dibuat anak bangsa sehingga seakan-akan tidak adalagi keberhasilan yang dibuat oleh anak bangsa ini. Beritamuba akan menyajikan beritaberita positif guna mendorong masyarakat kita menjadi bangsa yang optimis kembali,” pungkasnya.

Muba Layak Jadi Destinasi Wisata Bagi Wisatawan Asing (Penulis: Dicky Meiriando SSTP, M.H)

(Penulis: Dicky Meiriando SSTP, M.H)

Foto : Dicky Meiriando

menginginkan potensi-potensi pariwisata di Sumatera Selatan khususnya kabupaten Muba dapat dikenal di manca negara. Sehingga Muba dapat menjadi destinasi wisa-ta bagi wisatawan asing yang datang ke Indonesia. Tentunya kita (Musi Banyuasin) akan mendukung program kemen-

Foto : Dicky Meiriando

TAMPIL : Tari Setabik yang merupakan Tari Tradisional asal Kab. Muba tampil pada Acara Pembukaan Pameran Pariwisata Internasional Ke-36, kamis siang waktu Serbia (27/02) di Sajam Fair, Kota Beograd.

BEOGRAD, SERBIA, beritamuba - Tari Setabik yang merupakan Tari Tradisional Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tampil pada Acara Pembukaan Pameran Pariwisata Internasional Ke-36 (36th International Fair of Tourism), Serbia (27/02) di Sajam Fair, Kota Beograd. Tari Setabik yang ditampilkan oleh para penari dari Sanggar Tari Putri Cindai Kabupaten Muba dengan anggun dan gemulai itu berhasil memukau lebih dari seribu tamu dan undangan yang hadir pada acara pembukaan pameran. Sontak saja ketika tarian berakhir mendapatkan big aplause dari para tamu undangan dan tentunya menjadi perhatian wartawan-wartawan media setempat yang meliput acara pem-

bukaan pameran. “I like Stabik Dance, The Dance is Very Beautiful (saya suka Tari Setabik, Tari itu sangat indah” ujar Boris, fotografer media cetak di Serbia memuji penampilan tari setabik Muba. Menariknya lagi Presiden Parlemen Serbia Mr. Nebosja Stefanovic dan Menteri Ekonomi Republik Serbia Igor Mirovic mencicipi daun sirih yang diberikan oleh penari utama sebagai bentuk penghormatan sebagaimana layaknya diberikan kepada para pejabat pemerintah di Kabupaten Muba. Pengasuh Sanggar Tari Putri Cindai Hj. Lucianty Pahri yang menyaksikan langsung penampilan Tari Setabik merasa bangga dengan tampilnya Tari Setabik pada acara pembukaan tersebut. “Ini kesempatan langkah, Tari Setabik bisa

tampil di acara tingkat internasional. Tentunya ini merupakan kebanggan masyarakat Muba. Karena ini momentum agar Kabupaten Muba dikenal di manca negara” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Muba Sunaryo, SSTP, MM ketika di wawancarai beritamuba. com menjelaskan bahwa Tim Kesenian Kabupaten Muba dari Sanggar Putri Cindai bersama Tim Kesenian dari Sanggar Tari Guruh Soekarno Putra (GSP) tergabung dalam Delegasi Indonesia pada Kegiatan Pameran Pariwisata Internasional ke-36 di Serbia. “Kita kesini (Serbia) membawa misi pariwisata Indonesia. Yang patut kita banggakan adalah kesenian kabupaten Muba dapat mewakili Indonesia di pameran pariwisata internasional ini”, ujar Sunaryo.

FOTO BERSAMA : Tim Kesenian Kabupaten Musi Banyuasin berfoto bersama tim Kesenian Serbia, pada Kegiatan Pameran Pariwisata Internasional Ke-36, kamis siang waktu Serbia (27/02) di Sajam Fair, Kota Beograd. (Foto Atas)

SOROTAN MEDIA : Songket yang dibuat pengrajin tenun songket asal Kabupaten Muba pada Kegiatan Pameran Pariwisata Internasional Ke-36, kamis siang waktu Serbia (27/02) di Sajam Fair, Kota Beograd, tidak hanya menjadi perhatian pengunjung pameran tetapi juga para awak media setempat. (Foto Bawah)

BEOGRAD, SERBIA, beritamuba - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Propinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pamerkan potensi daerah di Anjungan Pameran Indonesia pada Kegiatan Pameran Pariwisata Internasional Ke-36 (36th International Fair of Tourism), kamis siang waktu Serbia (27/02) di Sajam Fair, Kota Beograd. Potensi daerah di bidang pariwisata yang dipamerkan yaitu kerajinan

songket, Kuliner seperti : Kue Lapan Jam, Engkak Ketan, Lapis Kojo, Lempok Durian, Kue Rosikan (Roti Isi Ikan), Pempek dan Tekwan serta menampilkan juga pakaian tradisional kabupaten Muba. Terlihat banyak seka-li pengunjung yang mendatangi anjungan Indonesia termasuk dari kalangan media massa setempat untuk melihat produkproduk yang dipamerkan dan berfoto bersama.

Menariknya lagi banyak pengunjung baik dari warga Negara Serbia maupun Negara Peserta Pameran menyukai kuliner Muba yang disajikan. Menurut Bupati Muba H. Pahri Azhari keikutsertaan Muba pada ajang Pameran Pariwisata Internasional ini adalah atas permintaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. “Pak Wamen meminta Muba untuk ikut serta dalam Pameran Pariwisata Internasional ini. Beliau

terian tersebut,” tegasnya. “Dengan dipamerkannya produk-produk pariwisata ini. Kita berharap kedepan Kabupaten Muba dapat dikunjungi oleh wisatawan asing yang datang ke Indonesia. Ya paling tidak wisatawan asing yang datang ke Muba dapat melakukan wisata sambil olahraga air di Sungai Musi, membeli songket langsung dari pengrajin songketnya sampai dengan membeli makanan-makanan khas Muba”, tambah Pahri.

Hal 6  
Advertisement