Issuu on Google+

Kecamatan

Selasa, 1 April 2014

Sampaikan Langsung Pelanggaran

SEKAYU – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Musi Banyuasin menghimbau bagi setiap kelompok atau individu yang hendak melaporkan terjadinya pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilu, hendaknya datang langsung tanpa perwakilan. “Bagi yang me-ngetahui adanya pelanggaran Pemilu, harus datang langsung dan tidak boleh melapor melalui SMS, telepon atau surat,” ujar Wakil Ketua Panwaslu Muba, Sigit Nugroho saat dibincangi, kemarin. Selain itu, laporan pelanggaran tersebut, harus disertai dengan bukti-bukti yang kuat, dua orang saksi dan foto copy KTP pelapor. Dengan begitu, laporan akan diterima dan dibuktikan kebenarannya oleh pihaknya. “Pelanggaran harus di-

www.hariamusibanyuasinpost.com

laporkan segera dengan bukti yang ada, dikarenakan ada masa atau waktu kadaluarsa. Artinya, laporan dapat kadaluarsa jika tidak dilaporkan selama 7 hari sejak pelanggaran terjadi,” paparnya. Adanya waktu kadaluarsa tersebut, kata dia diterapkan untuk menjaga kemurnian atau niat pelapor terhadap pelanggaran Pemilu, tanpa adanya iming-iming atau hasutan dari pihak tertentu yang memanfaatkan keadaan. “Bagi pelapor tidak perlu merasa takut, karena kita jamin kerahasiaan identitasnya. Kalau bukti itu bisa berupa foto dan berkas,” katanya. Dalam pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Muba, lanjut Sigit, untuk menciptakan pelaksanaan yang jujur dan adil tanpa adanya hal-hal yang merugikan pa-

Penulis : Ryan ra peserta Pemilu, seperti hilang atau berpindahnya suara peserta. Maka pihaknya menerjunkan pengawas sebanyak 795 orang. “Di Kabupaten Muba Pengawas Pemilu Lapangan ( P P L ) jumlahnya mencapai 795 orang. Kita akan awasi secara maksimal, karena ini untuk mencegah hilangnya suara seseorang, atau berpindah, walau satu suara pun,” jelasnya. Sementara itu, Waka-

terbukti, terutama money politik yang dilakukan oleh peserta. “Untuk money politik akan ditindak, dengan catatan bukti yang kuat karena untuk dipersidangkan. Karena selama ini perkara money politik sering terganjal b u k t i , ” katanya. Sedangkan untuk pengamanan di TPS agar suara peserta tidak hilang, dia menjelaskan, jika sebelumnya anggota

polres Muba Kompol Himawan Bagus Riyadi, menambahkan, pihaknya akan menindak tegas pelanggaran Pemilu yang

yang bertugas di TPS iku melakukan rekap suara. Namun, kali ini hal tersebut tidak dilakukan, para anggota ahanya difokuskan da-

lam pengawasa di TPS saja. “Apabila terjadi kecurangan di TPS, maka anggota yang bertugas disana akan mendapatkan sanksi, baik disiplin maupun pidana jika terlibat dalam perubahan suara,” beber dia. Terpisah, pelaksanaan kampanye akbar di hari kedelapan di Kabupaten Muba, dimanfaatkan oleh berbagai partai politik dengan beragam cara. Salah satunya DPC PDI Perjuangan Muba yang melakukan sosialisasi cara pemilihan dan menggerlar kesenian lokal saat kampanye akbar di Kecamatan Sangai Keruh dan Lawang Wetan, Sabtu (22/3). Ketua DPC PDI Perjuangan Muba, Beni Hernedi mengatakan, bahwa suara yang diberikan oleh rakyat saat pemilihan nanti, merupakan penentu arah pembangunan Kabupaten

Muba. “Masyarakatlah yang menentukan pembangunan di Kabupaten Muba untuk lima tahun kedepan. Jadi, salurkan hak suara sesuai hati nurani dan tanpa adanya keterpaksaan dari pihak lain, jangan mau diimingi-imingi uang,” ujar dia. Atas dasar itulah, dirinya menjagak seluruh simpatisan PDI Perjuangan dan masyarakat untuk datang dan mencoblos sesuai dengan ketentuan, agar suara yang disalurkan dapat menjadi sah, sehingga perjuangan menuju Kabupaten Muba hebat dapat tercapai. “Sebelum memulai aktifitas kerja, masyarakat terlebih dahulu datang ke TPS untuk memberikan suara, karena tahun ini adalah tahun menuju Indonesia Hebat,” himbau Beni. Dia menegaskan, saat ini masyarakat sudah lelah dan

bosan dengan situasi yang ada. Hal ini disebabkan para pemimpin saat ini banyak bersifat pasif atau tidak turun kelapangan guna mengetahui apa yang menjadi permasalahan masyarakat. “Seharusnya seorang pemimpin itu harus turun kebawah bekerja dengan nyata, bukan hanya pintar bekata-kata,” tegas dia. Selain melakukan sosialisasi pencoblosan, dalam kampanye akbar tersebut, DPC PDI Perjuangan Muba juga menggelar budaya lokal dan tandatangan di spanduk sebagai dukungan untuk Jokowi menjadi Capres 2014. “Kalau di Pa-lembang ada Batang Hari Semb i l a n , di Sungai Keruh ada pucuk pao,” tandas Jamaluddin, seniman yang mendendangkan lagu pucuk pao d e n g a n gitar tunggal.

email : hmbp.redaksi@gmail.com


Hal 5