Issuu on Google+

Fakultas Mengembangkan Ilmu Peternakan

D

Menjadi institusi pendidikan tinggi terkemuka yang berperan dalam meningkatkan kapabilitas sumberdaya manusia dalam ilmu-ilmu peternakan yang mendukung terciptanya pembangunan peternakan berkebudayaan industri yang berkelanjutan.

Pertanian dalam arti luas memiliki pengertian sebagai segala sesuatu yang mencakup kegiatan pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan, dan perikanan. Tak heran jika Institut Pertanian Bogor (IPB) yang merupakan satu-satunya institut yang bergerak di bidang pertanian memiliki fakultas peternakan.

F

akultas Peternakan IPB berdiri sejak tanggal 1 September 1963 dengan visinya yakni menjadi institusi pendidikan tinggi terkemuka yang berperan dalam meningkatkan kapabilitas sumberdaya manusia dalam ilmu-ilmu peternakan yang mendukung terciptanya pembangunan peternakan berkebudayaan industri yang berkelanjutan. Dalam mewujudkan visinya tersebut, Fakultas Pertanian IPB berupaya mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berbasis sumberdaya lokal guna membantu dalam pemecahan permasalahan, serta merumuskan konsep-konsep pembangunan peternakan. Fakultas Pertanian IPB memiliki dua departemen, yaitu Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan (IPTP) dan Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pa-

korpusipb.com

kan (INTP). Dengan adanya kedua departemen tersebut, diharapkan mampu menghasilkan sumberdaya manusia yang memilki daya saing tinggi dalam penguasaan IPTEK dan Kewirausahaan Peternakan. IPTP yang dulunya bernama Ilmu Produksi Ternak memiliki akreditasi A sejak dikeluarkannya SK BAN-PT No. 001/BAN-PT/ Ak-XI/S1/IV/2008. Departemen ini bergerak dalam bidang teknologi produksi ternak dan teknologi hasil ternak yang tetap mempertahankan dan memanfaatkan kelestarian alam sehingga menghasilkan lulusan yang berkompeten dalam perencana dan pengelola usaha peternakan, serta ahli dalam bidang produksi peternakan, penegelolaan. Hasil ternak, pembibitan, dan

konservasi sumberdaya genetik. INTP pun tidak kalah saing. Dengan status akreditasnya yang A pula, INTP berkomitmen tinggi untuk menghasilkan lulusan-lulusan yang mampu mengaplikasikan agrostologi, manajemen pastura dan memanfaatkan sumberdaya pakan, serta mengelola industri pakan. Lapangan pekerjaan yang sesuai untuk departemen ini di antaranya dalam bidang industri pakan dan peternakan., konsultasi nutrisi, dosen/peneliti, wirausaha, dan lain-lain. Meningkatkan kualitas mahasiswa, tidak hanya melalui bidang akademik saja melainkan nonakademik juga diperlukan dalam menunjang softkillnya. Salah satunya dengan memiliki himpunan profesi sebagai wadah mahasiswa

dalam menyalurkan minat dan bakat sesuai departemen masing-masing. Fakultas Pertanian IPB memiliki dua Himpunan Profesi (Himpro), yaitu Himpunan Mahasiswa Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan (Himaproter) dan Himpunan Mahasiswa Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan(Himasiter). Himaproter berdiri sejak tanggal 7 November 1998 yang kegiatannya bergerak di bidang peternakan meliputi ilmu produksi dan teknik pengolahan hasil ternak. Salah satu kegiatan yang akan dijalankan himpro ini, yaitu Festival Ayam Pelung Nusantara 2013. Kegiatan rutin yang dilaksanakan dua tahun sekali itu memiliki tujuan untuk memperkenalkan dan mengembangkan potensi ayam pelung sebagai salah satu usaha

melestarikan populasi ayam pelung yang semakin berkurang. Sedangkan Himasiter yang juga merupakan lembaga kemahasiswaan non struktural seperti halnya Himaproter, mewadahi kegiatan profesi mahasiswa INTP yang memiliki karakteristik pengembangan keahlian dan keterampilan teknis di bidang Nutrisi dan Teknologi Pakan. Ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Himasiter, diantaranya pelatihan penyusunan formulasi ransum ternak, pengolahan pakan, identifikasi aflaktosin dalam produk pakan, dan lain-lain. Tak heran jika Fapet IPB memiliki lulusan-lulusan yang berkompeten. Apalagi salah seorang Dosen Fapet IPB dikukuhkan sebagai guru besar pada 6 Juli 2013. Beliau adalah Prof. Dr. Ir. Dewi Apri Astuti, MS, guru besar Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan dengan orasi yang disampaikanya berjudul “Upaya Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Energi Ternak Tropis dalam Menghadapi Pemanasan Global�. Disamping itu, juga terdapat dosen muda Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Dr. Anuraga Jayanegara, SPt. MSc, yang menganugerahi penghargaan bergengsi berupa “Doctoral Dissertation Award� dari H. Wilhelm Schaumann Stiftung, Jerman.

NENENG MURNASIH

19


19_