Issuu on Google+

Fakultas

C

Fakultas Biru di Kampus Hijau

Profil Singkat FPIK

S “ … Usahakanlah agar kita menjadi bangsa pelaut kembali. Ya…, bangsa pelaut dalam arti yang seluas-luasnya. Bukan sekedar menjadi jongos-jongos di kapal, bukan! tetapi bangsa pelaut dalam arti kata cakrawati samudera. Bangsa pelaut yang mempunyai armada niaga, bangsa pelaut yang mempunyai armada militer, bangsa pelaut yang kesibukannya di laut menandingi irama gelombang lautan itu sendiri.” **** (Amanat Presiden RI Soekarno pada peresmian Institut Angkatan Laut, 1953).

18

ejarah pembentukan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB ini memang tidak langsung asal jadi. Sebagai salah satu pentolan fakultas yang berdiri sejak awal IPB diresmikan, FPIK memiliki kisah awal tersendiri. Perintisan FPIK dimulai sejak tahun 1953 hingga 1958 melalui pembentukan Tim Persiapan Fakultas Perikanan di Universitas Indonesia (UI). Lalu kemudian pada tahun 1960 dibuka jurusan Perikanan Laut di bawah Fakultas Kedokteran Hewan, Peternakan dan Perikanan Laut. Selanjutnya, tahun 1961 dibuka Jurusan Perikanan Darat di bawah Fakultas Pertanian UI. Pada tahun 1963, Fakultas Pertanian dan Fakultas Kedokteran Hewan, Peternakan dan Perikanan Laut UI memisahkan diri dari UI dan membentuk Institut Pertanian Bogor (IPB). Sebagai salah satu Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan terbesar di Indonesia, fakultas yang dipimpin oleh Prof. Dr. Indra Jaya ini tentu memiliki visi tersendiri, yaitu menjadi pusat unggulan berkualitas internasional dalam pendidikan, penelitian, pengembangan dan penerapan iptek, manajemen dan kebijakan di bidang perikanan dan kelautan. Departemen yang berada dalam lingkup

fakultas biru ini adalah Budidaya Perairain (BDP), Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP), Teknologi Hasil Perairan (THP), Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP), dan Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK). Departemen tersebut masing-masing tentu memiliki himpunan profesinya tersendiri, HIMAKUA (Himpunan Mahasiswa Budidaya Perairan), HIMASPER (Himpunan Mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perairan), HIMASILKAN (Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Perikanan, untuk departemen Teknologi Hasil Perairan), HIMAFARIN (Himpunan Mahasiswa Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan), dan HIMITEKA (Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Kelautan). Selain himpro-himpro, FPIK memiliki lembaga kemahasiswaan yaitu BEM-C (BEM FPIK) dan DPM-C (DPM FPIK). Organisasi lain yang tak kalah menarik adalah Fisheries Diving Club (FDC) yang sudah berdiri sejak 6 Oktober 1987 atas dasar minat dan bakat para mahasiswa FPIK di bidang selam ilmiah. FDC berada langsung di bawah induk organisasi Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI). Kualitas pendidikan yang dimiliki oleh FPIK sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Pasalnya,

korpusipb.com

fakultas ini sudah menuai banyak prestasi baik nasional maupun internasional yang tentunya mengharumkan nama IPB. Prestasi-prestasi tersebut di antaranya adalah selain aktif setiap tahunnya mengikuti PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi-DIKNAS, prestasi lain yang menonjol adalah Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional (Juara 1, tahun 2007) dan Penulisan Ilmiah pada Pelayaran Kebangsaan (Juara 1). Untuk tingkat internasional, misalnya pada Bayer Young Environmental Envoy, pertukaran pelajar, dan menghadiri konferensi internasional, seperti International Youth Conference. Hal-hal menarik yang dapat ditemui pada fakultas ini adalah, warna biru sebagai warna khas, disertai jargon fakultas yang juga “Biru”. Bahkan, titik kantin di dekat fakultas ini diberi nama “Blue Corner”. Di dalam FPIK sendiri juga terdapat kantin, yakni Kantin Dolphin yang terkenal dengan suguhan murah meriah. Fakta menarik lain adalah supporter FPIK untuk Olimpiade Mahasiswa IPB diberi julukan Poseidon, sang dewa penguasa lautan dalam mitologi yunani.

FARAH DINA

VISI Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan sebagai pusat unggulan berkualitas internasional dalam pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, manajemen dan kebijakan dalam bidang perikanan dan kelautan. MISI Agar visi tersebut dapat terwujud, maka misi yang diemban oleh FPIK adalah : Menyiapkan organisasi FPIK menuju organisasi berkualitas internasional melalui konsolidasi dan perbaikan sistem organisasi (termasuk peningkatan kesejahteraan dan kemudahan-kemudahan dalam mencapai karir) dan pengembangan SDM Mewujudkan suasana akademik yang kondusif bagi proses pembelajaran dan pengembangan (riset) ilmu pengetahuan, teknologi, manajemen dan kebijakan di bidang perikanan dan kelautan Memperluas tanggung jawab sosial institusi FPIK kepada pemerintah pusat, daerah dan masyarakat luas Mempererat hubungan FPIK dengan alumninya, pemerintah daerah dan lembaga internasional. Terus memperkuat institusi dan kompetensi FPIK untuk menjamin kemajuan dan keberlanjutan misi pada butir 1 sampai 4. TUJUAN Terkait dengan visi dan misi, maka tujuan yang akan dicapai adalah: Terselenggaranya proses menuju organisasi berkualitas internasional. Meningkatnya suasana akademik yang kondusif, yang ditandai dengan meningkatnya mutu akademik mahasiswa, produktivitas staf akademik/pengajar dan staf penunjang. Meningkatnya kesadaran publik akan arti penting pendidikan dan pembangunan perikanan dan kelautan. Terjalinnya hubungan erat dan produktif antara FPIK dengan alumni, pemerintah daerah dan lembaga-lembaga internasional.Terwujudnya manajemen dan organisasi FPIK yang matang dan profesional, sehingga institusi FPIK kuat menghadapi tuntutan lokal (nasional) dan tampil percaya diri (kompeten) terhadap tekanan globalisasi (tekanan internasional).


18_