Issuu on Google+

UJI KETAHANAN VARIETAS IMPARI TERHADAP HAMA-HAMA UTAMA 1. 2.

Oleh: Muhammad Fadhlullah (G411 07 033) Pembimbing: Ir. Fatahuddin, MS Prof.Dr.Ir. La daha, Ms


Pendahuluan Tanaman padi (Oryza sativa L) merupakan komoditi pangan yang mendapat prioritas utama dalam pembangunan pertanian sebab merupakan bahan makanan pokok bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Seiring dengan peningkatan jumlah penduduk, maka kebutuhan akan beras di negara kita juga terus meningkat. Untuk mengimbangi dan mengatasi kebutuhan beras yang terus meningkat maka diperlukan upaya keras dalam meningkatkan produksi beras baik secara kualitas maupun kuantitas. Salah satu upaya untuk mencapai target kenaikan produksi beras nasional dengan menerapkan konsep PHT adalah dengan melalui perbaikan varietas tanaman padi yang selama ini ditanam oleh para petani di Indonesia.


Lanjutan‌. Dari beberapa jenis Varietas baru, terdapat satu Varietas yang sudah mulai dikembangkan di beberapa daerah Indonesia yaitu Varietas Impari. Di daerah Sulawesi Selatan, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sudiang bekerja sama dengan Balai proteksi Tanaman Pangan dan Holtikultura juga ikut mengembangkan varietas baru ini guna mencari Varietas baru yang tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Varietas Impari sendiri terbagi kedalam 13 sub-varietas, mulai dari Impari 1 hingga Impari 13. Oleh karena itu penelitian ini diarahkan untuk mengetahui varietas manakah dari 13 varietas Impari tersebut yang lebih tahan terhadap serangan hama-hama utama seperti penggerek batang, kepik hitam, wereng hijau dan wereng coklat dan mempunyai hasil produksi yang tinggi pada saat panen.


Tujuan dan Kegunaan ď ˝

ď ˝

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa sub-varietas Impari yang tahan terhadap serangan hama dan memiliki hasil yang tinggi. Kegunaan penelitian ini sebagai bahan informasi bagi petani dan instansi dalam memilih varietas yang unggul dan tahan terhadap serangan hama.


Hipotesis Diduga terdapat beberapa sub-varietas yang tahan terhadap serangan hama dan memiliki hasil yang tinggi.


Bahan dan metode ď‚ž Tempat

dan waktu

Penelitian ini dilaksanakan di lapangan pada Lahan Percobaan (LP) Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Holtikultura Maros, mulai Desember 2011 sampai dengan April 2012 (Musim tanam 2011/2012).


ď‚ž Alat

dan bahan

1.

Alat yang digunakan adalah handtraktor, cangkul, meter, ajir, hand sprayer, ember, parang, banner, nama blok petak dan alat tulis menulis.

2.

Bahan yang digunakan adalah benih padi varietas Impari 1,2,3,4,6,7,8,9,10,11,13 dan varietas ciherang, pupuk Urea, NPK ponska, POC, dan pupuk organic granula.


Metode penelitian ď‚ž Rancangan

penelitian

Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 12 perlakuan, dengan 3 ulangan.


Pelaksanaan penelitian  Penyedian benih  Persiapan,pesemaian dan penanaman 1.

Penyemaian bibit

2.

Pemindahan bibit ke lahan percobaan

3.

Penanaman

 Pemupukan 1.

Pemupukan dasar : NPK 100 kg ha-1 dan Organik granula 300 kg ha-1

2.

Pemupukan susulan : Urea 50 kg ha-1 dan POC 10cc/liter air.


ď‚— Pemeliharaan

ď‚—

1.

Pengumpulan keong mas

2.

Pembersihan gulma

3.

Penyulaman

Parameter pengamatan 1.

Intensitas serangan hama-hama utama, di hitung dengan rumus (I)=A/Bx100%

2.

Produksi gabah kering tiap petak


Kondisi lahan percobaan saat tanam


Kondisi lahan percobaan


TERIMA KASIH


Uji ketahanan varietas impari terhadap hama hama utama