Page 1

HARIAN UMUM

LINGKAR JABAR

SUARA RAKYAT JAWA BARAT Edisi 154 - Tahun 1 - Kamis, 27 September 2012

Redaksi/Iklan: Telp./Fax. 0251 -8663605 Redaksi/Ikla

https://www.lingkarjabar.net

Rp. 2.000

Sidang Perkara Korupsi ABPD

8 | Infota Infot Infotainment tain ta inme ment nt

Jenny Cortez BERPERAN SEBAGAI PEREMPUAN HYPERSEX

Jaksa Sebut Bupati Cianjur Terima Uang Korupsi

IIndeks nde

3 | Aparat Kelurahan Tinjau

Rumah Korban Proyek GOR Pakansari

“Pada anggaran tahun 2007-2008 Edi Iriana selaku Kabag Keuangan meminta Aat Suhendar (bendahara) agar menyediakan uang secara tunai untuk Tjetjep sebesar Rp 188 juta setiap bulan. Bahwa uang sebesar diambil dari anggaran untuk kepala daerah dan wakil kepala daerah,”

KAB BOGOR (LJ)- Keluhan keluarga Sopwan Ali (37), warga Kampung Cikempong RT 06/07, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor yang kondisinya rumahnya retak-retak diduga akibat getaran dari aktivitas proyek pembangunan GOR (Gelanggang Olahraga) ditinjau pihak kelurahan setempat, Rabu (26/9).

9 | FKKC Kabupaten Cirebon Galang Kekuatan KAB CIREBON (LJ)- Seluruh kepala desa atau kuwu yang tergabung dalam FKKC (Forum Komunikasi Kuwu Cirebon) bakal mengalang kekuatan dalam pelaksanaan Pemilukada, Pilgub maupun Pileg. Bersatunya kuwu di Kabupaten Cirebon itu, karena mereka (kuwu,red) bakal mendukung siapapun kepala desa yang akan maju dalam pelaksanaan ketiga pemilihan tersebut.

Sampaikan Temuan Keluhan dan Saran Anda ke: 081210781404 email: lingkarjabar@yahoo.com

lingkarjabar

@lingkarjabar

BANDUNG (LJ) - Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh sepertinya harus mulai bersiap-siap untuk menghadapi jeratan hukum terkait kasus korupsi. Hal itu menyusul disebut-sebutnya nama Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur ini dalam surat dakwaan perkara korupsi dana APBD dengan terdakwa mantan Kepala Bagian Keuangan Kabupaten Cianjur Edi Iriana dan Kasubag Rumah Tangga Heri Khaeruman di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (26/9).

Jangan Takut Bicara ! Mau Jadi Apa Nantinya Kalau Tawuran Terusss...!!! Coba siapa yang harus disalahkan, orangtua, guru, atau aparat yang tidak bisa mengatasi kenakalan-kenakalan para pelajar yang suka tawuran, dan makin sering sekali akhir-akhir ini para pelajar membuat rusuh dijalanan yang mengakibatkan kemacetan, dan bahkan orang lain yang menjadi korban tawuran tersebut. Apakah tidak ada tindakan para aparat-aparat terhadap pelajar yang suka 085790908xxx tawuran???......

Minimnya Penerangan Lampu Jalan Saya merasa dirugikan, dengan padamnya Penerangan Lampu Jalan (PJU) di sepanjang jalur Pekandangan-Jatibarang. Meski demikian, saya berharap pada dinas terkait agar segera memperbaiki PJU yang telah padam dan rusak. Pasalnya ini merupakan jalur bisnis kota Indramayu, selain itu dapat menyebabkan kecelakaan karena tidak adanya penerangan disepanjang jalur tersebut. Tolong segera diperbaiki PJU yang padam atau rusak......

088821709xxx

Info Pertanahan: Oleh ARN Consultant

Mengenal Tanah Kas Desa (Tanah Bengkok) (2) Menurut Permendagri No. 4 tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Kekayaan Desa, pada Pasal 2 dan pasal 3, Tanah bengkok yang merupakan Tanah Kas Desa adalah bagian dari Kekayaan Desa yang berupa tanah Desa tidak diperbolehkan dilakukan pelepasan hak kepemilikan kepada pihak lain, kecuali diperlukan untuk kepentingan umum. Pelepasan hak kepemilikan tanah desa dilakukan setelah mendapat ganti rugi sesual harga yang menguntungkan desa dengan memperhatikan harga pasar dan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).Pemberian ganti rugi berupa uang harus digunakan untuk membeli tanah lain yang lebih baik dan berlokasi di Desa setempat.Pelepasan hak kepemilikan tanah desa ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa. Keputusan Kepala Desa diterbitkan setelah mendapat persetujuan BPD dan mendapat ijin tertulis dari Bupati/Walikota dan Gubernur. Pemerintah Daerah memiliki kebijakan masing-masing di dalam mengelola tanah bengkok ini. Misalnya Kebijakah Pemkab Gorobogan seperti yang diulas di dalam suara merdeka.com para sekretaris desa (sekdes) di Kabupaten Grobogan yang diangkat menjadi PNS pada tahun 2010 akan menerima gaji dari status PNS-nya ditambah 50% Bersambung .......

Indikasi adanya keterlibatan Bupati Cianjur dalam praktek korupsi yang dilakukan oleh kedua terdakwa itu mencuat dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahman Firdaus. Dalam surat dakwaan diterangkan bahwa di Cianjur telah dialokasikan anggaran untuk Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang termasuk dalam pagu anggaran belanja barang dan jasa. Mekanisme pencairan anggaran Bersambung ke hal 11

Korupsi di DBMP Kabupaten Bogor

Dugaan Keterlibatan Oknum Anggota DPRD Mencuat KAB.BOGOR (LJ) - Setelah sepekan penangkapan AZR, aktor utama kasus dugaan korupsi dalam proyek peningkatan Jalan Raya Pemda (Sukahati-Kedunghalang), kelanjutan penanganan kasus yang merugikan negara senilai Rp 1,6 miliar ini masih berjalan di tempat. Sampai saat ini, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong terkesan hendak melokalisir kasus ini hanya sampai pada dua tersangka selain AZR, yakni mantan Kabid Program dan Rehabilitasi Dinas Binamarga dan Pengairan (DBMP) Kab.Bogor, AY dan CP, mantan Direktur Utama PT.Darmo Sipon selaku perusahaan pelaksana proyek. Padahal, sejumlah elemen masyarakat berulangkali mendesak pihak Kejari untuk mengembangkan kasus ini sampai tuntas, yaitu dengan memeriksa semua pihak yang diyakini terlibat dalam kasus ini, seperti Bidang Pengawasan DBMP, konsultan pengawas dan oknum pejabat di lembaga legislatif. Khusus pejabat di leg-

Jika Dipaksa Partai, Wakapolri Bersedia Jadi Cagub BOGOR (LJ) - Konstelasi politik menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar terus berubah dan suasana pun semakin panas. Pernyataan-pernyataan politik dari detik ke detik terus berubah dan sengaja dibuat mengambang. Hal itu dapat dilihat dari statement para elite politik di Jabar, khususnya tokoh yang namanya masuk dalam bursa Calon Gubernur (Cagub). Misalnya, Komjen Pol Nanan Sukarna, meski mengaku bersedia maju, namun dia meminta pada yang mengusungnya untuk memberikan bukti

bahwa dirinya didukung oleh mayoritas warga Jabar. “Kalaupun ada banyak yang mendukung saya untuk menjadi Gubernur Jawa Barat, mana buktinya? Saya hanya ingin maju jika didukung masyarakat luas. Tidak mau membeli suara partai, sebab saya tidak mau jadi Gubernur yang korup. Saya tidak mau korupsi nanti ditangkap KPK,” ungkap mantan Kadiv Humas Mabes Polri yang sekarang menjabat Wakil Kepala Polri ini kepada wartawan usai menghadiri sebuah acara, kemarin.

Bersambung ke hal 11

Polemik Dana Ketupat Gubernur

Guru se-Bandung Barat Tuntut Tanggungjawab Dinas Pendidikan

Gedung DPRD Kabupaten Bogor menjadi sorotan publik

islatif, sejak kasus ini mencuat beredar rumor tentang keterlibatan sejumlah oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor. Menurut Ketua LSM Komite Pemantau Pembangunan Arthur Herman S, pihak Kejari Cibinong semestinya mendengarkan informasi yang beredar di ranah publik, khu-

susnya tentang keterlibatan oknum pejabat Bidang Pengawas DBMP, konsultan dan juga oknum anggota DPRD. “Informasi seperti ini kan sangat penting untuk menuntaskan kasus tersebut. Ini sepertinya pihak Kejari hendak melokalisir kasus ini hanya pada tiga tersangka yang sudah ditahan,” kata Arthur ketika di

BANDUNG BARAT - Menyusul heboh soal Surat Pertanggungjawaban (SPj) dana pembuatan ketupat dari Gubernur Jabar untuk para guru di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) senilai Rp2,3 miliar, Ketua Forum Komunikasi Guru Honor Sekolah (FKGHS) Dadan Sepudin mendesak Pemkab KBB dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat untuk segera menyelesaikannya. Dia mengatakan Disdikpora harus meminta maaf kepada para guru, kalau memang benar anggaran tersebut tidak ada. Sedangkan jika anggaran itu ternyata ada, harus segera dicairkan. “Kalau anggarannya benar tidak tersedia, mereka (Disdikpora) harus meminta maaf secepatnya kepada guru dan tanpa melakukan klarifikasi yang berbelit-belit apalagi sampai berapologi. Kalau ternyata anggarannya ada, ya segera dicairkan,” kata Dadan saat dihubungi lewat ponselnya oleh wartawan, Rabu (26/9). Selain itu, dirinya juga mengaku sependapat dengan keinginan komisi D DPRD KBB yang akan mengkonfrontir antara para guru dan Disdikpora pekan mendatang.

Bersambung ke hal 11

Bersambung ke hal 11

Kenaikan Tarif Air PDAM Kota Bogor Memantik Kemarahan Masyarakat “PDAM milik rakyat Bogor bukan milik segelintir orang. Apalagi PDAM adalah Badan Usaha Milik Daerah, yang sudah seharusnya melayani publik atau masyarakat dalam penyediaan Air dengan cara-cara yang transparan dan akuntabel, serta memperhatikan kesejahteraan hidup dan kepentingan orang banyak,” BOGOR (LJ) - Menjelang masa jabatannya berakhir, Direksi PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor malah menaikan tarif air minum. Tak ayal, kebijakan itu memantik reaksi keras dari pelanggan dan berbagai kalangan masyarakat. Protes atas kenaikan tari air minum pun juga disuarakan oleh puluhan masa yang tergabung dari Koalisi Masyarakat dan Mahasiswa Bogor (KM2B) dan Masyarakat Pengguna Air Ledeng. Mereka menggelar aksi unjuk rasa di halaman Gedung PDAM Tirta Pakuan, di Jalan Siliwangi, Kota Bogor, Rabu (26/9). Massa yang mengaku ingin menyuarakan hati masyarakat Kota Bogor terkait kenaikan tarif air

itu, membawa berbagai atribut berupa poster dan sepanduk. Bahkan, masa sempat membakar poster yang dibawanya dan memampang sepanduk yang tertulis “PDAM Tirta Pakuan Milik Masyarakat Bukan Milik Memet”. Aksi yang menjadi perhatian pengguna kendaraan itu dikawal ketat oleh petugas Kepolisian Resort (Polres) Bogor Kota. Koordinator Aksi Anton Wijaya, pihaknya mengecam dan menolak tindakan yang dilakukan oleh PDAM Tirta Pakuan. Hal ini didasari bahwa dalam Permendagri Nomor 23 Tahun 2006 tentang Pedoman Teknis dan Tata Cara Pengaturan Tarif Air Minum Pada Perusahaan Daerah Air Minum. Dalam peraturan

Massa mahasiswa mendemo kantor PDAM Kota Bogor

tersebut telah mengatur dalam Pasal 7 ayat (1), bahwa Proses perhitungan dan penetapan tarif harus dilakukan secara transparan dan akuntabel. Anton menjelaskan, argumentasi Perwali nomor 21 tahun


OPINI

Edisi 154 - Tahun 1 - Kamis 27 September 2012

Iman & Taqwa

Catatan Redaksi

(Pantaskah) Non Muslim Menjadi Pemimpin? Masih banyak orang yang menganggap bahwa penerapan hukum Islam atas non-muslim hanya berujung pada kerusuhan, pertumpahan darah, dan perpecahan. Ada ketakutan di kalangan non-muslim, seolah-olah hidup di bawah naungan hukum Islam akan menjadi awal kehancuran kehidupan mereka. Di dunia Islam, ketakutan ini dimanfaatkan untuk menjustifikasi diambilnya langkah-langkah keras untuk menangani aktivis muslim yang menyerukan penerapan hukum syariat dengan menegakkan Negara Khilafah. Negara-negara Barat imperialis, bersama-sama dengan media dan para penguasa di dunia Islam yang menjadi antek-antek mereka, dibarengi dengan pengawasan ketat terhadap para pengemban dakwah, memanfaatkan isu-isu seperti penerapan hukum syariat untuk mengolok-olok dan menyerang gagasan penerapan Islam. Mereka masih khawatir jika hukum syariat Islam diterapkan secara benar, akan melahirkan negara yang keadidayaannya tidak pernah tersaingi oleh negara manapun. Karena itu, bisa dipahami mengapa negara-negara Barat imperialis memiliki agenda untuk merusak citra Islam, (yaitu) supaya Islam tidak dipandang sebagai alternatif bagi ideologi kapitalis. Untuk memperoleh gambaran yang jernih perihal nasib orang-orang nonmuslim dalam Negara Khilafah, harus dijelaskan kepada kaum muslim maupun non-muslim, bagaimana Negara Khilafah memperlakukan orang-orang non muslim yang ada di wilayah kekuasaannya. Ini diperlukan, agar kekhawatiran dan kesalahpahaman itu bisa hilang dengan sendirinya, sekaligus dapat mengcounter berbagai tuduhan keji dari musuh-musuh Islam yang tidak suka dengan diterapkannya kembali syariat Islam. Sebagian ulama beraggapan bahwa nonmuslim tidak boleh diikuti ketika dia menjadi seorang pemimpin. Baik ketika dia menjadi kepala negara, gubernur, bupati, maupun camat. Ini tinggal menunggu kehancuran. Namun, anggapan ini harus segera dirubah oleh masyarakat sekarang karena merupakan pemahaman yang keliru bahkan salah besar. Jika mau mengkaji lebih dalam lagi tentang hakikat dari pemimpin itu, jelas siapapun berhak untuk menjadi pemimpin di Indonesia yang memiliki penduduk lebih dari satu agama. Sangat ironis apabila masih ada pernyataan yang mengatakan orang non muslim tidak boleh memimpin. Sistem pemahaman yang sepihak inilah yang harus segera diubah. Padahal, jika mau mengkaji lebih dalam lagi banyak orang-orang non muslim yang layak menjadi seorang pemimpin lantaran keperibadiannya yang baik. Jika dibandingkan dengan umat muslim sendiri, banyak dari kalangan non muslim yang memiliki watak yang baik, bisa berlaku adil, jujur, dan bertanggung jawab. Apabila seorang pemimpin sudah memiliki perilaku seperti itu, jelas dia berhak dijadikan pemimpin bangsa ini. Ketimbang harus dipimpin oleh seorang muslim tapi berperilaku tidak adil, penindasan dimana-mana, serta tidak bertanggung jawab. Dalam aspek politik dan kenegaraan, secara radikal, Ibnu Taimiyah lebih memenangkan gagasan keadilan yang universal dibandingkan segala-galanya, termasuk keimanan agama seseorang. Pendapat Taimiyah yang terkenal adalah, “lebih baik dipimpin oleh pemimpin yang kafir yang adil, dari pada dipimpin oleh pemimpin muslim yang dzalim”. Sebuah peryataan yang jauh berbeda dari para ulama sekarang. Hal ini hendaknya menjadi cermin bersama bagi masyarakat khususnya di Indonseia. Dari peryataan yang dikemukakan oleh Ibnu Taimiyah sudah cukup jelas, bahwa siapapun berhak menjadi pemimpin selama dia bisa berlaku adil. Lebih jauh Ibnu Taimiyah mengatakan,”Kezaliman mengakibatkan kesengsaraan, keadilan melahirkan kemuliaan. Allah membantu Negara yang adil meskipun kafir, dan tidak membantu Negara yang dzalim meskipun beriman.” Kekuasaan tanpa keadilan adalah tirani dan keadilan tanpa kekuasaan adalah omong kosong. Dalam konsep politik, hal ini tentu teruji karena memang nihil kita jumpai. Oleh karenanya, memilih pemimpin mestilah melihat sifat yang melekat dari para calon tersebut. Jika tidak, kedzaliman yang besar tentu akan menyertai perkembangan sosial nantinya. Namun, jika pun harus terpisah antara otoritas dan keadilan, tentu esensi merupakan hal utama ketimbang kekuasaan. Ya, adil tidak boleh diabaikan dalam hal ini, dan adil adalah wajib hukumnya tidak hanya kepada pemimpin, namun untuk semua manusia. Memang dalam satu sisi, kekuatan juga sangat menentukan keadilan. Dalam Islam sejatinya kekuasaan dan keadilan mesti berjalan beriringan, tak bisa terpisahkan. Sebagai contoh konkrit, hal ini bisa dilihat dari pengangkatan Khalid bin Walid dalam komandan perang. Walau dalam keseharian Khalid bin Walid terkadang juga melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak disukai oleh Rasulullah SAW. Bahkan suatu ketika Rasulullah SAW menengadahkan kedua tangan beliau ke langit seraya berdo’a, “Ya Allah, Aku berlepas diri kepada-Mu dari apa yang diperbuat Khalid.” Peristiwa ini berkenaan dengan tindakan Khalid ketika diutus Rasul SAW kepada suku Judzaimah, ternyata dia melakukan serangkaian pembunuhan dan mengambil harta kekayaan mereka secara syubhat. Tindakan Khalid ini sangat bertentangan dengan perintah Rasul SAW, bahkan dia sudah diperingatkan para sahabat agar tidak melakukan perbuatan itu. Akibatnya, Rasulullah pun pada akhirnya harus membayar denda (diyat) atas pembunuhan tersebut dan menjamin untuk mengembalikan harta mereka. Meskipun dengan terjadinya kasus itu, Rasulullah SAW tetap berkenan mengangkat Khalid bin Walid menjadi panglima perang. Sebab, untuk masalah yang satu ini dia lebih layak dari pada yang lain. Rasulullah melakukan ini atas dasar interpretasi pendapat pribadi. Jadi, siapapun berhak memimpin negara ini tanpa perlu memperhatikan latar belakang agamanya. Karena, kejujuran dan keadilan menjadi nomor satu. Tuhan lebih meridhoi kepemimpinan yang bisa berlaku adil.

Renungan

“Manusia paling lemah adalah yang tidak mampu menyembunyikan rahasia. Manusia terkuat adalah yang mampu menahan amarahnya”

Bobodoran

JILBAB “Kang Ibro, ceuk cenah, sanajan geus diterapkeun aturan kudu make Jilbab, di hiji kantor pemda tasik, nu dikerudung/jilbab ngan duaan.” “Naha bet kitu?” “Soalna ti tilu puluh padamelna, nu istri ngan duaan.” “Bedul teh... “ hehe

Redaksi Menerima kiriman Tulisan Artikel tentang berbagai topik dan peristiwa. Dimohon untuk tidak mengirimkan tulisan berbau pornografi, menghina SARA, mendiskreditkan pihak tertentu dan memecah belah NKRI. Kirim ke lingkarjabar@yahoo.com (kode : artikel) DIHIMBAU KEPADA SEMUA PIHAK UNTUK TIDAK MEMBERIKAN

IMBALAN ATAU SESUATU KEPADA WARTAWAN LINGKAR JABAR YANG SEDANG MENJALANKAN TUGAS JURNALISTIK

Penerbit PT. PANCA LINGKAR MEDIA Griya Indah Bogor Blok R No. 8 Jl. KH. M. Soleh Iskandar Kota Bogor - Telp./ Fax . 0251-8663605 SIUP : 517/345/PK/B/BPPTPM/V/2012 NPWP : 31.493.964.6.404.000 email : lingkarjabar@yahoo.com Rekening : Bank BCA Cabang Juanda No. Rek: 0953025563 WARTAWAN LINGKAR JABAR ADALAH YANG TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI DAN DILENGKAPI KARTU PERS ATAU SURAT TUGAS

2

Cara Allah Memberi Rezeki (2)

Akhirnya untuk mendapatkan kembali surat-surat yang hilang tersebut ia menulis surat pembaca pada sebuah surat kabar, yang intinya: biarlah uang itu hilang, asal surat-suratnya dapat kembali, dan ia berharap jika ada orang yang menemukan dompet itu, ia minta tolong agar di antarkan ke alamat yang tertera dalam ktp tersebut. Apa yang dilakukan hari-hari berikutnya? Setiap hari ia membaca surat kabar, kalau-kalau ada berita tentang dompetnya yang hilang. Ketemukah dompet tersebut? ternyata tidak! Lalu dimanakah keindahannya peristiwa itu? Keindahannya ialah terletak pada keharusannya ia membaca surat kabar tersebut. Seolaholah Allah menyuruh dia untuk membaca surat kabar setiap hari, dengan cara “mengijinkan” seseorang untuk mengambil dompetnya… Lalu apa yang terjadi hari berikutnya? Dengan membaca surat kabar setiap hari, tanpa terasa suatu saat ia menemukan suatu tulisan pada disiplin ilmu yang dikuasainya yang menurut pendapatnya hal itu kurang tepat, akhirnya ia mencoba menulis untuk mengulas dan menyanggahnya. Waktu berjalan dengan cepat. Ia telah lupa pada dompetnya yang

hilang, dan saat itu ia asyik menulis sesuai dengan kemampuannya yang sesuai pula dengan disiplin ilmunya. Hal ini berlangsung beberapa bulan sejak terjadinya peristiwa naas tersebut. Selanjutnya ia sering menulis dan menanggapi tulisan orang lain sampai berulang-ulang sehingga ia menjadi seorang penulis. Meskipun masih pemula, pada surat kabar tersebut. Lalu? Karena kemampuannya menulis dinilai cukup baik, oleh pimpinan perusahaan ia dipanggil dan ditawari untuk bekerja diperusahaan tersebut dengan gaji pertama Rp 750.000,Tujuh belas kali lipat lebih tinggi dibanding uangnya yang telah hilang waktu itu. Itulah rupanya jawaban Allah atas kejadian yang menimpa seseorang, bila sabar menerimanya. Allah “meminjam” 1 bagian, dan kini dikembalikan menjadi tujuh belas kali lipat lebih. Waktu berjalan terus tanpa terasa, dan pada saat saya menulis ini, ia telah mencapai sukses gemilang dengan penghasilan yang ribuan kali lipat dibanding uang yang hilang dulu.Apakah ini merupakan puncak keindahan dari peristiwa yang terjadi di hari “naas” itu, atau bahkan Allah Yang Maha kuasa akan menunjukkan

Sungguh, Allah Maha Perencana dari segala macam kejadian dan peristiwa. Setiap peristiwa yang sudah terjadi, bagi seorang muslim merupakan ketetapan Allah yang sangat indah. Karena disitulah letak ukuran dan ujian kualitas taqwa seseorang… pada sesuatu yang lebih indah lagi…. wallahu’alam. Yang pasti, ukuran sukses yang paling besar adalah hati yang damai, dan bahagia yang tercapai. Saya yakin setiap orang pernah mengalami kejadian yang senada dengan kejadian diatas. Hanya saja mungkin skala dan situasinya yang berbeda. Marilah kita renungkan perjalanan hidup kita

masing-masing, pasti kita pernah mengalami suatu kejadian, dimana kejadian tersebut kita sangka sesuatu yang menyusahkan, merugikan, dan menyedihkan. Tetapi hal itu akan berubah menjadi sesuatu yang indah, apabila seseorang sabar menerimanya. Akhirnya muncullah hikmah yang bersambung....

Kisah Sufi

Nabi Sulaiman Dan Ratu Balqis

“Ini adalah salah satu karunia Tuhan kepadaku untuk mencoba apakah aku bersyukur atas karunia-Nya itu atau mengingkari-Nya, karena barang siapa bersyukur maka itu adalah semata-mata untuk kebaikan dirinya sendiri dan barangsiapa mengingkari nikmat dan karunia Allah, ia akan rugi di dunia dan di akhirat dan sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Mulia.”

S

etelah Nabi Sulaiman membangunkan Baitulmaqdis dan melakukan ibadah haji sesuai dengan nadzarnya pergilah ia meneruskan perjalannya ke Yeman. Setibanya di San’a – ibu kota Yeman ,ia memanggil burung hud-hud sejenis burung pelatuk untuk disuruh mencari sumber air di tempat yang kering tandus itu. Ternyata bahawa burung hud-hud yang dipanggilnya itu tidak berada diantara kawasan burung yang selalu berada di tempat untuk melakukan tugas dan perintah Nabi Sulaiman. Nabi Sulaiman marah dan mengancam akan mengajar burung Hud-hud yang tidak hadir itu bila ia datang tanpa alasan yang nyata.

Berkata burung Hud-hud yang hinggap didepan Sulaiman sambil menundukkan kepala ketakutan: “Aku telah melakukan penerbangan pengintaian dan menemukan sesuatu yang sangat penting untuk diketahui oleh paduka Tuan. Aku telah menemukan sebuah kerajaan yang besar dan mewah di negeri Saba yang dikuasai dan diperintah oleh seorang ratu. Aku melihat seorang ratu itu duduk di atas sebuah tahta yang megah bertaburkan permata yang berkilauan. Aku melihat ratu dan rakyatnya tidak mengenal Tuhan Pencipta alam semesta yang telah mengurniakan mereka kenikmatan dan kebahagian hidup. Mereka tidak menyembah dan sujud kepada-Nya,

tetapi kepada matahari. Mereka bersujud kepadanya dikala terbit dan terbenam. Mereka telah disesatkan oleh syaitan dari jalan yang lurus dan benar.” Berkata Sulaiman kepada Hudhud: “Baiklah, kali ini aku ampuni dosamu karena berita yang engkau bawakan ini yang aku anggap penting untuk diperhatikan dan untuk mengesahkan kebenaran beritamu itu, bawalah suratku ini ke Saba dan lemparkanlah ke dalam istana ratu yang engkau maksudkan itu, kemudian kembalilah secepat-cepatnya, sambil kami menanti perkembangan selanjutnya bagaimana jawaban ratu Saba atas suratku ini.”Hud-hud terbang kembali menuju Saba dan setibanya di atas istana kerajaan Saba dilemparkanlah surat Nabi Sulaiman tepat di depan ratu Balqis yang sedang duduk dengan megah di atas tahtanya. Ia terkejut melihat sepucuk surat jatuh dari udara tepat di depan wajahnya. Ia lalu mengangkat kepalanya melihat ke atas, ingin mengetahui dari manakah surat itu datang dan siapakah yang secara kurang hormat melemparkannya tepat di depannya. Kemudian diambillah surat itu oleh ratu, dibuka dan baca isinya yang berbunyi: “Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Penyayang, surat ini adalah dariku, Sulaiman. Janganlah kamu bersikap sombong terhadapku dan menganggap dirimu lebih tinggi daripadaku. Datanglah sekalian kepadaku berserah diri.” Setelah dibacanya berulang kali

surat Nabi Sulaiman Ratu Balqis memanggil para pembesarnya dan para penasihat kerajaan berkumpul untuk memusyawarahkan tindakan apa yang harus diambil sehubungan dengan surat Nabi Sulaiman yang diterimanya itu. Berkatlah para pembesar itu ketika diminta petimbangannya: “Wahai paduka tuan ratu, kami adalah putera-putera yang dibesarkan dan dididik untuk berperang dan bertempur dan bukan untuk menjadi ahli pemikir atau perancang yang patut memberi partimbangan atau nasihat kepadamu. Kami menyerahkan kepadamu untuk mengambil keputusan yang akan membawa kebaikan bagi kerajaan dan kami akan tunduk dan melaksanakan segala perintah dan keputusanmu tanpa ragu. Kami tidak akan gentar menghadapi segala ancaman dari mana pun datangnya demi menjaga keselamatanmu dam keselamatan kerajaanmu.” Ratu Balqis menjawab: “Aku memperoleh kesan dari uraianmu bahwa kamu mengutamakan cara kekerasan dan kalau perlu kamu tidak akan gentar masuk medan perang melawan musuh yang akan menyerbu. Aku sangat berterima kasih atas kesetiaanmu kepada kerajaan dan kesediaanmu menyabung nyawa untuk menjaga keselamatanku dan keselamatan kerajaanku. Akan tetapi aku tidak sependirian dengan kamu sekalian. Menurut partimbanganku, ..... bersambung....

Air Zam Zam Suatu ketika Nabi Ibrahim (atas perintah Allah swt) beserta Ismail dan ibunya Hajar datang ke Mekkah, kemudian Ibrahim meninggalkan keduanya dengan membekali air dan kurma. Setelah beberapa lama persediaan air habis, maka naiklah Hajar ke bukit Shafa dengan harapan dapat menemukan pertolongan ataupun menemukan air, namun tidak terlihat apapun kecuali hamparan pasir dan pergunungan batu, kemudian Hajar lari ke bukit Marwa, namun di sanapun tidak terlihat apapun … demikian Hajar berlari-lari bolak-balik dengan panik antara Shafa dan Marwa hingga 7 putaran (dari Shafa ke Marwa 4 kali, dan Marwa ke Shafa 3 kali), dan dipuncak kelelahannya Hajar mendengar suara yang ternyata suara Malaikat mengepakkan sayapnya … dan muncullah air Zam-zam … (Usaha Hajar mencari pertolongan atau mencari air ini diabadikan dalam bentuk ibadah Sa’i). Zamzam, dalam bahasa Arab artinya ‘air yang melimpah’ dan dapat juga berarti ‘minum dengan regukan sedikit-sedikit’. Kemudian datanglah Kabilah dari Yaman yang dikenal dengan “Jurhum” menetap di sana. Ketika

kesucian Ka’bah mulai tercemar oleh kemusyrikan, mata air Zam-zam pun ikut mengering dan sumurnya tenggelam hingga tidak diketahui keberadaannya selama beberapa abad. Suatu malam Abdul Muthalib (Kakek Nabi Muhammad) bermimpi, dalam mimpinya ia mendengar suara ghaib yang menyuruhnya menggali Zam-zam kembali. Abdul Muthalib menggali sesuai petunjuk dari mimpinya dan berhasil menemukan mata air Zam-zam untuk kemudian memperbaiki sumur air Zam-zam. Sumur Zam-zam terletak di sebelah tenggara Ka’bah berjarak

kira-kira 11 m. Dahulu kala air Zamzam diambil dengan menggunakan gayung, namun pada tahun 1373 H. (1953 M.) dibangun pompa air yang menyalurkan air Zam-zam ke bak penampungan dan juga ke kran-kran yang ada di sekitar sumur Zam-zam. Berdasarkan penelitian, dibuktikan bahwa mata air sumur Zam-zam dapat memompa air antara 11 – 18,5 liter air /detik, sehingga per menitnya akan menghasilkan air 660 liter, berarti dalam 1 jam dapat mengahasilkan air sebanyak 39.600 liter. Dari mata air ini terdapat celah ke arah Hajar Aswad dengan panjang

75 cm dengan ketinggian 30 cm yang juga menghasilkan air sangat banyak, ada pula celah ke arah pengeras suara dengan panjang 70 cm dan tinggi 30 cm, di samping beberapa celah kecil lainnya ke arah Bukit Shafa dan Bukit Marwa. Beberapa keterangan mengenai sumur Zam-zam : Celah sumur di bawah tempat thawaf 1,56 m., Kedalaman sumur dari bibir sumur 30 m., Kedalaman air dari bibir sumur 4 m., Kedalaman mata air 13 m., Dari mata air sampai dasar sumur 17 m., Diameter berkisar antara 1,46 – 2,66 m. Dahulu di atas sumur Zam-zam terdapat bangunan dengan ukuran 8,3 x 10,7 m, antara tahun 1381 – 1388 H. bangunan ini dibongkar untuk memperluas tempat thawaf, sehingga tempat air minum air Zam-zam dipidahkan ke ruang bawah tanah di bawah tempat thawaf, dengan 23 anak tangga dan dilengkapi dengan AC. Tempat masuk untuk pria & wanita dipisahkan, terdapat 220 kran di ruang untuk pria dan 130 kran di ruang untuk wanita. Sumur Zamzam dapat dilihat dari ruang untuk pria yang dibatasi dengan kaca tebal. Saat ini sumur Zam-zam ditutup untuk umum. bersambung....

Penasihat H. HARIS THAHIR • Pemimpin Umum PIYARSO HADI • Pemimpin Perusahaan FARIDA PARADWIKORIJATY • Pemimpin Redaksi & Penanggung Jawab COKY PASARIBU • Dewan Redaksi ENANG SUTRIYADI, - PIYARSO HADI - FARIDA PARADWIKORIJATY - COKY PASARIBU - H. RM. DANANG DONOROSO - H. DIDI CHOSIDIN - H. TARWONO - FUZI MARKUNAH - RIZKI ASTAKA • Redaktur Pelaksana M. BASIR • Asiten Redaktur : MUHAMMAD ALI • Staf Redaksi : DEDE SUHENDAR - IWAN R. - JASON SEMBIRING - ASEP SUPRIADI - ANDREAS TAIRAS • INDRIANI • ANDRI Fotographer : E. SUTRIYADI - RANGGA• Desain & Artistik : H. SANDI SANJAYA • Perwakilan : (Bekasi) SAFA ARIS MUZAKAR (Kepala) - SUGENG BIANTORO - RIBAH SETIAWAN - ADI TOTALOR - HISAR PS - RIZAL R.P • (Depok) HARLIS SYAM - FERRY M.S. • (Cianjur) RUSDI - AGUS SHOLEH • (Garut) BADEN ABDURACHMAN - MOCH JULIADI • (Sukabumi) HEPIE HERMAWAN (Kepala) - WAHID - SIDIK. • (Kota Bandung) FERRY ARDIANSYAH - HERI JUHANA (Kab. Bandung) KI AGUS N FATAH - UDEN SOBIRIN • R. GINDO • RUSTANDI (Sumedang) YAYAT H. HARI M. • (Karawang) RUSLI • (Subang) ALIM MUNANDAR - H. ADE RACHMAT • (Purwakarta) TRYAS HENDRAYANA• (Cirebon) SUBAGIO (Kepala), WASTIJA, APIP, HENDI, KHOLIL, • (Indramayu) HERMAN • (Kuningan) DEDE P. • (Tasikmalaya) CECEP • (Garut) RIZAL • (Ciamis) ABDUL ROJAK • (Banjar) AEP • (Majalengka) GARIB SETIA - SAMSUL• Koresponden : M. NASIR - AFRIYO RIZAL - HANDOYO - RAWIN - TRI AHMAD KUSMANTO VICTOR HARIANJA - TUMPAL PANJAITAN• Marketing Iklan: KENNY FARAH CAROLINE SAPULETE - AMALLIA RETNO SAPUTRI • Koordinator Sirkulasi: SALEHUDIN NURANGGA • Pengembangan Usaha & Iklan : IWAN RIDWAN - YUDHI KURNIAWAN - A. SAFITRI HANDAYANI - RENDY M. ADAM - ARN CONSULTANT Sirkulasi : AGUS MUDRAZAT - SUSAN WIJAYANTO - YANTO - WARDI• Bagian Umum : IAN - ANDRI


LINGKAR MEGAPOLITAN

Edisi 154 - Tahun 1 - Kamis, 27 September 2012

Aparat Kelurahan Tinjau Rumah Korban

Proyek GOR Pakansari

KAB BOGOR (LJ)- Keluhan keluarga Sopwan Ali (37), warga Kampung Cikempong RT 06/07, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor yang kondisinya rumahnya retak-retak diduga akibat getaran dari aktivitas proyek pembangunan GOR (Gelanggang Olahraga) ditinjau pihak kelurahan setempat, Rabu (26/9). “Memang tadi ada dari pegawai kelurahan yang datang kesini untuk mengecek kondisi retak rumah kami,” aku Lina Arpianti (35), istir Sopwan ali, kepada LINGKAR JABAR dihubungi, kemarin. Ia mengatakan, semua ruangan yang kondisinya retak dicek satu persatu staf kelurahan tersebut. Bahkan, usai melakukan peninjauan dan mengambil gambar keretakan dinding rumah, pihak kelurahan berjanji akan melaporkan hal ini kepada perusahaan pelaksana proyek. “Waktu mengecek dan mengambil gambar sih, kata staf kelurahan akan disampaikan kepihak pelaksana pembangunan. Tapi, tidak tahu benar atau enggaknya,” papar Lina. Namun, lanjut ibu dari dua anak itu, pihaknya sekeluarga berharap kejadian yang menimpa rumahnya itu ada perhatian dari pemerintah maupun pelaksana proyek. Sehingga, rumahnya yang retak bisa diperbaiki kembali. “Kami tak

mengharap lebih, hanya saja minta tolong kepada pihak terkait untuk memperhatikan kondisi rumah kami sekarang. Karena, sebelum adanya pengerjaan pembangunan GOR, rumah kami tidak seperti saat ini,” ujar Lina. Sementara, Lurah Pakansari Kecamatan Cibinong, Ansari saat dihubungi tidak mau menjawab. Namun sebelumnya, Ansari mengakui jika sebelumnya warga dari RW lain sudah mendapatkan perhatian berupa bantuan santunan dana dari pihak pelaksana proyek terkait adanya permasalahan yang sama. Sehingga, kondisinya kembali aman dan tak ada komplain lagi dari warga. Saat konfirmasi kepada pihak PT PP, di lokasi pembangunan proyek yang menalan biaya sekitar Rp. 282.282.390.000, yang bersumber dana dari APBN, APBD Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bogor tahun anggaran 2011, 2012 dan 2013 itu, pihak direksi perusahaan BUMN tersebut tidak bersedia ditemui. “Maaf mas, kata direksi perusahaan ini tidak mau ditemui,” kata Okky, salah seorang security proyek. Selain itu, sambung Okky, untuk persoalan keluhan warga itu pihak direksi PT PP menyarankan agar mengkonfirmasikan ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor. “Kalau masalah seperti itu, direksi bilang langsung saja tanyakan kepada Dispora. Karena disini hanya sebagai pelaksana proyek saja,” jelasnya. Seperti berita sebelumnya, terjadinya keretakan disetiap dinding rumah milik Sopwan itu, diduga saat dilakukannya pemasangan tiang pancang. Pasalnya, jarak antara rumahnya dengan lokasi aktivitas proyek hanya sekitar 100-an meter. “Getarannya sangat terasa sekali, baik siang ataupun malam. Sebab, tiang pancang pembangunan GOR itu besar dan harus mengunakan alat berat yang mampu menancapkan sedalam-dalamnya,” jelas Sopwan. Sopwan menjelaskan, dirinya menuding proyek GOR penyebab keretakan semua ruangan rumahnya bukan tanpa dasar. Sebab, sebelum ada aktivitas pemasangan tiang pancang kondisi rumahnya tidak apa-apa. “Selama tiga bulan, getaran pemasangan tiang yang dilakukan PT PP selaku pelaksana proyek sangat terasa, tapi kami baru mengetahui rumah retak sekitar dua minggu lalu,” tukasnya. Q DED

Muspida dan Ormas Tingkatkan Kamtibmas Kota Depok

DEPOK (LJ) - Meskipun kondisi masyarakat Kota Depok terdiri dari berbagai suku, agama, golongan, dengan berbagai pandangan yang berbeda namun hal itu tidak akan mengoyahkan rasa persatuan dan kesatuan. Hal itu tercermin dengan kebersamaan dalam forum ini guna lebih meningkatkan Keamanan dan Ketertiban masyarakat, yang selama ini telah terbina dengan baik dalam mendukung kesinambungan dan menunjang kelangsungan Pembangunan. Demikian hal itu dikatakan oleh Komandan distrik militer (Kodim) 0508 Depok Letkol (Inf) M. Zamroni. Pada acara pertemuan dan silahturahmi muspida dengan organisasi kemasyarakatan Kota Depok, dengan tema “Menjalin Kerjasama yang Baik antara Muspida dan Organisasi Kemasyarakatan untuk mening-

katkan keamanan, ketertiban Kota Depok,” Rabu (26/9), di Markas Kodim 0508 Depok. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Komandan Bataliyon 325, Letkol Putra W, Walikota Depok, Ir. H. Nurmahmudi Ismail, Ketua DPRD Drs. Rintisyanto, Wakapolres AKBP AM Kamal, Kepala PN, OPD, Ormas, Camat, Danramil se-Kota Depok. Zamroni mengatakan, sangat prihatin dengan keadaan yang terjadi pada akhir ini, dimana tampak mulai luntur rasa kebangsaan yang mengarah pada nasionalisme cinta tanah air. “Saya menghimbau kepada semua elemen dan unsur masyarakat kiranya dapat lebih meningkatkan, dan memelihara, serta menjaga keamanan lingkungan dengan mempererat jalinan rasa persatuan dan kesatuan dalam

bingkai NKRI,” ujarnya. Sementara Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail mengatakan, dengan adanya forum ini, maka diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga dan memelihara kamtibmas di lingkungan masing-masing. “Kami sangat mendukung tentang program keamanan dan kenyaman di Kota Depok, dapat dilakukan oleh masyarakat,” tuturnya. Selain itu Nur mengajak, dalam keseharian dapat menumbuh kembangkan dengan menjunjung tinggi rasa toleransi kehidupan pada masyarakat. Lanjut dia berharap bahwa Kota Depok dapat sebagai wadah Incubator dalam hal tumbuh kembangnya nasionalisme masyarakat. Dalam kancah pergaulan dunia, dan sebagi kontributor dalam peradaban dunia yang maju. Q TYS/HRS

Wawalkot Sidak

Lingkungan Pembangunan Bale Kota TANGERANG (LJ) - Wakil Walikota (Wawalkot) Tangerang H. Arief R. Wismansyah meminta kepada pengembang Bale Kota untuk tetap memperhatikan kebersihan lingkungan di sekitar proyek terutama dari sampah karena seiring dengan semangat Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dan masyarakatnya dalam mewujudkan Kota Tangerang yang bersih, indah dan nyaman. Demikian disampaikan Wawalkot saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap lingkungan pembangunan Bale Kota bertempat di Jalan Jend. Sudirman Kota Tangerang, kemarin. Arief mengatakan, bahwa selama ini Pemkot Tangerang telah berupaya menghijaukan yang saat ini hasilnya su-

dah mulai dirasakan. Sudutsudut Kota Tangerang kini nampak hijau dan rindang sehingga banyak pihak yang kagum atas perubahan Kota Tangerang. “Terwujudnya Kota Tangerang yang hijau dan asri ini, tidak lepas dari komitmen dan sinergitas antara Pemkot dan masyarakat Kota Tangerang yang ingin merubah wajah menjadi Kota yang hijau dan bersih,” tutur Wawalkot kepada wartawan, kemarin. Dia meminta kepada seluruh pihak untuk menggalakan penghijauan di lingkungan sekitar salah satunya dengan menanam pohon trambesi di sepanjang jalan protokol dan ruang terbuka hijau, karena selain untuk penghijauan pohon trambesi juga dapat menyerap polusi.

Lebih lanjut Arief mengingatkan pengembang harus kembali pada komitmen awal, bahwa dibangunnya Bale Kota sebagai pusat bisnis yang berwawasan lingkungan. “Didalamnya tidak hanya terdapat pusat perbelanjaan namun juga menjadi pusat tanaman dan bibit tanaman, pusat seni dan budaya termasuk wisata kuliner dan rekreasi keluarga dan berharap agar di kawasan Bale Kota ini, cukup tersedia ruang terbuka hijau,” ujarnya. Sementara Hartono pihak pengembang Bale Kota berjanji, akan membersihkan lingkungan seluruh proyek dari sampah dan pihaknya sangat mendukung komitmen Pemkot Tangerang, dalam mewujudkan Kota yang bersih, indah dan nyaman. Q ADT

3

Baru Kenalan ABG Siswi SMP Hilang DEPOK -Belum lama berkenalan melalui jejaring sosial atau lebih dikenal dengan sebutan Facebook,seorang anak baru gede (ABG) siswa kelas 3 dari SMP Budi Utomo Depok Angelina Sumiarni Sihite (14), dilaporkan hilang sejak empat hari lalu. Viktor Daniel Sihite (41) ayah kandung korban mengatakan putrinya hilang sejak hari Minggu 23 September 2012. Sebelum menghilang, putrinya sempat pamit untuk pergi ke gereja di lokasi Depok Timur II. Malam hampir tiba, keadaan menjadi sangat panik dan pihaknya lalu menghampiri salah satu temannya yaitu Indah. Menurut Indah, Angel memiliki kenalan teman pria di facebook. “Putri bapak jalan dengan seorang pria yang baru dikenal lewat facebook,” ucap Viktor yang meniru ucapan teman putrinya kepada wartawan, Rabu (26/9) usai melapor ke Polres Kota Depok.Viktor berharap agar anaknya bisa segera pulang ke rumah dengan selamat. “Saat terakhir pergi, Angel menggunakan celana jeans dan baju berwarna putih,” ujarnya.Sementara, Aiptu Bagus Tuwardi Kepala Seksi Humas Polres Kota Depok mengatakan Polres Kota Depok sudah menerima laporan dari pihak korban. “Dengan adanya laporan itu, pihak kepolisian akan lakukan penyelidikan terlebih dahulu,” pungkasnya. Q TYS

Belasan Instalasi Listrik Rusunawa Ditertibkan Petugas PLN

Aa Gym Hibur PNS Kota Tangerang

TANGERANG (LJ) - Penceramah kondang yang sering tampil dimedia cetak maupun elektronik yaitu Ust. Abdullah Gymnastiar atau dengan nama ngetopnya Aa Gym telah mengocok perut para pegawai negeri sipil (PNS) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang, lewat ceramahnya di Aula Kantor Cisadane Jalan Ks Tubun kemarin. AA Gym dalam tausiyahnya, mengajak kepada pegawai untuk menumbuhkan semangat dan kegigihan dalam memberikan pendidikan kepada muridnya. “Seorang guru harus mendidik muridnya dengan hati yang bersih,” ujar Aa Gym kepada LINGKAR JABAR. Tambah dia, bahwa dengan hati yang bersih dapat menolong kita dalam kondisi apapun dan dimanapun kita berada. Sementara itu, Wawalkot Tangerang H.Arief R.Wismansyah mengharapkan agar pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus meningkatkan dedikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terlebih lagi peran serta guru dalam memberikan pengajaran terhadap anak didikya. Arief mengatakan bahwa dedikasi dan loyalitas merupakan kewajiban dasar yang harus dipenuhi sebagai abdi masyarakat. Dengan jiwa keihklasan pegawai tetap konsisten melayani masyarakatnya. “Seperti halnya seorang guru, dimana setiap gerak dan langkahnya menjadi panutan bagi murid dan masyarakatnya,” ucapnya. Dia berharap seorang guru dapat melakukan upaya maksimal dalam mendidik dan mengajar, untuk itu diminta agar guru tetap ikhlas dalam menjalankan tugasnya dan terus membangun kompetensi diri. Guru juga hendaknya dapat menjadi bagian dari masyarakat, berbaur dan menjadi panutan di masyarakat.”Guru selalu ikhlas, tidak mengeluh dalam kondisi apapun,” ujarnya. Pemkot Tangerang lanjut Arief, akan terus berupaya memenuhi harapan dan keinginan masyarakat dalam membangun pendidikan yang maju. Bahkan membangun sarana dan prasarana pendidikan yang nyaman dan memadai diharapkan mampu mencetak SDM masyarakat Kota Tangerang yang berkualitas.”Rencananya Pemkot akan menggratiskan sekolah sampai 12 tahun, sehingga nantinya tidak ada lagi masyarakat yang tidak sekolah,” pungkasnya. Q ADT

JAKARTA – Sebanyak belasan rumah susun sewa (Rusunawa), di Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, di tertibkan oleh petugas PLN. Pasalnya instalasi listrik yang digunakan oleh pelanggan diketahui menyambung secara ilegal. ”Banyak pelanggan PLN yang telah melanggar aturan dan akan kami selesaikan di kantor PLN,” ucap seorang petugas PLN, Subrana kepada wartawan, Rabu (26/9) usai melakukan penertiban. Penertiban tersebut, dilakukan oleh petugas gabungan terdiri dari petugas PLN, Kelurahan dan kepolisian untuk melakukan pemeriksaan pada meteran listrik. “Sengaja kami lakukan untuk menekan angka pencurian pada aruys listrik,” ujarnya.Lebih lanjut dia menjelaskan, para pelanggar juga harus mengganti MCB (Mini Circuit Breaker) berukuran dua amper menjadi 10 amper, atau dari 450 VA menjadi 2200 VA. ”Keberadaan alat itu, untuk pelindung arus listrik yang disebabkan beban lebih karena adanya hubungan arus listrik pendek,” kata Subrana. Q ADT

Rahmat Serahkan Uang Kadeudeuh Kepada Atlet PON Riau

BEKASI - Fauzi Hockiaji Atlit Panahan asal Kota Bekasi yang sukses meraih medali perunggu di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau mendapat uang kadeudeuh dari Walikota Bekasi Rahmat Effendi, Rabu (26/9) saat pelantikan pengurus Perpani Kota Bekasi periode 2012-2015 yang bertempat di Ruang Rapat Walikota. Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan pemberian kadeudeuh adalah wujud nyata perhatian pemerintah daerah (pemda) kepada atlit-atlit berprestasi dan juga sebagai dorongan dan motivasi agar para atlit lebih semangat dan giat lagi dalam mengukir prestasi.“Saya berharap, bagi atlit-atlit lainnya kiranya mampu menunjukkan prestasi agar lebih banyak lagi. Dan untuk atlit-atlit yang lahir di Kota Bekasi dapat mampu mengharumkan nama daerahnya dan Indonesia,” tungkasnya. Q RSL

Tim ADB Kunjungi Tempat Daur Ulang Sampah

BEKASI (LJ) - Upaya meningkatkan derajat kesehatan dan mengurangi jumlah penderita penyakit pada masyarakat disepanjang bantaran sungai tarum barat. Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bekerjasama dengan Asian Development Bank (ADB) beserta masyarakat, LSM dan para akademisi mengunjungi Tempat Penglolaan Sampah (TPS), Margahayu, Kota Bekasi, Rabu (26/9). Program integrated Citarum Water Resources Management Invesment Program (ICWRMIP) Sub Komponen 2.3 dengan tujuan meningkatkan ketersediaan air bersih, sanitasi dan pola perilaku hidup bersih dan sehat, dihadiri oleh Direktur Irigasi BAPPENAS, Direktur Pe-

nyehatan Lingkungan Kementrian Kesehatan (Kemenkes), Assisten Sekretaris Daerah Bidang Pembangunan Nandi Surjakandi, Kepala Dinas Kesehatan, Camat beserta Lurah dan komponen masyarakat yang tergabung dalam kelompok kerja program ICWRMIP. Direktur Penyehatan Lingkungan Kemenkes Nandi Surjakandi mengatakan bahwa program yang digulirkan oleh pihak Global Enviroment Facility yang dikelola oleh ADB adalah program yang memiliki cakupan sangat luas, dan diharapkan akan menghasilkan manfaat yang beragam bagi masyarakat di wilayah sungai tersebut. “Bantuan ini memiliki banyak dampak positif untuk

masyarakat dan pemkot akan meneruskan program ini, sehingga terwujud masyarakat bekasi yang sehat sesuai dengan visi dan misi Kota Bekasi,” ucap Nandi kepada wartawan, kemarin. Sementara, Ali pengurus ADB menjelaskan pihaknya juga berupaya menggalang pembiayaan bersama dengan persyaratan yang ringan, khususnya untuk energi bersih, transmisi dan distribusi listrik, transportasi, pasokan air dan sanitasi, serta pendidikan. “Kami warga berembuk untuk melakukan perubahan dan membentuk tim kerja untuk pembangunan sanitasi komunal di wilayah kami dan pembangunan tempat pengelolaan sampah yang nanti nya akan dijadikan pupuk kompos,” jelasnya. Lanjut dia, untuk pemasaran kompos itu sendiri pihaknya sudah menyalurkan yang dibantu oleh pengurus ADB dan Pemkot dalam melakukan pembinaan. “Kami berharap program ini bisa dijadikan contoh dan dapat dikembangkan di semua kelurahan melalui pemberdayaan masyarakat sehingga bekasi sehat dapat kita wujudkan,“ pintanya. Q RZL


LINGKAR BOGOR

Edisi 154- Tahun 1 - Kamis, 27 September 2012

4

Penertiban PKL Ciawi

Tekan Tawuran Polisi Bina 13 Pelajar

BBRP dan Satpol PP Nyaris Bentrok

KAB.BOGOR - Guna menindak lanjuti program muspika Kecamatan Cileungsi, dalam menanggulangi tauran antar pelajar. Jajaran kepolisian sektor Cileungsi, Kabupaten Bogor menggelar razia terhadap pelajar, khususnya yang berkeliaran disaat jam belajar, Rabu (26/9). Kapolsek Cilengsi Kompol Irfan Nurmansyah Sik mengatakan, dari hasil razia yang telah dilakukannya, sebanyak 13 pelajar diamankan untuk dilakukan pendataan. “Para pelajar yang diamankan oleh petugas, saat bermain Play Sytation (PS) di Komplek Permata Cibubur dan Perumahan Kenari,” kata Irfan kepada LINGKAR JABAR, di Kantornya. Irfan menjelaskan, tujuan razia ini, untuk menekan aksi tawuran pelajar yang saat ini sedang mengguming diberbagai media masa. “Para pelajar yang berhasil dibawa ini, untuk dilakukan pendataan terhadap siswa. Sehingga, pihak kita dapat memanggil orang tua dan guru/pihak sekolah. Setelah itu, usai kita lakukan pengarahan dan membuat surat pernyataan baru mereka kita izinkan pulang,” ucapnya. Sementara salah satu orang tua pelajar, Yayat warga Limus Nunggal, menyatakan, sebagai orang tua sangat setuju apa yang dilakukan oleh polisi dalam menuntaskan tawuran dikalangan pelajar. “sangat setuju dan mendukung program polisi untuk mengurangi kenakalan remaja termasuk tawuran antara pelajar,” tandasnya.Q JAS

Ngaku Fotografer Model Cantik Asal Bogor Diculik BOGOR – model remaja asal Kota Bogor, Jawa Barat, diduga menjadi korban penculikan. Nandhita Triyani Abizar (15) hilang dibawa kabur oleh seorang yang mengaku fotografer sejak 1 September 2012 lalu, dari rumahnya di Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Edi Mulyadi (40), ayah Nandhita mengaku bahwa anaknya diajak oleh ER (35) untuk sebuah projek pemotretan. “Anak saya diajak ke Yogyakarta untuk pemotretan 1 September lalu. Sampai saat ini belum juga kembali,” tutur Edi kepada LINGKAR JABAR saat ditemui di kediamannnya, Rabu (26/9). Informasi yang dihimpun, model remaja yang sudah merambah dunia modeling sejak kelas 6 SD dan kerap memenangkan perlombaan model ini, terakhir memberi kabar pada keluarga pada 6 September. Saat itu Nandhita menelepon dengan menggunakan telepon genggam ER dan mengaku kepada ibunya bahwa ia tidak bisa menghubungi sebelumnya karena tidak diperbolehkan oleh ER. ER pun masih sempat mengirim pesan singkat kepada Edi Mulyadi pada tanggal 16 september. “ER mengirim pesan singkat kepada saya dengan isinya, Dhita Sehat. Saya jaga dan lindungi. Nyawa saya taruhannya. Jangan khawatir Pak. Setelah itu nomornya tidak aktif kembali,” tuturnya. Edi mengaku sudah melapor ke Kepolisian Resor Bogor Kota pada 13 September, dengan laporan kehilangan anak. Namun, pada 25 September, laporan itu diganti menjadi penculikan. “Kami berharap kepolisian bisa segera membantu menemukan anak saya. Kami sudah membuat laporan polisi, tapi katanya sedang proses,” katanya. Q WIN

KAB.BOGOR (LJ) - Bentrokan antara Personil Satuan Polisi Pamong Praja (Sat-pol.PP) dengan anggota ormas Benteng Bogor Raya Padjajaran (BBRP), nyaris terjadi saat lima pleton petugas penegak perda yang hendak menertibkan lapak pedagang kaki lima (PKL) di depan RSUD Ciawi, Rabu (26/9). Informasi yang dihimpun dilokasi, saat truk Sat-Pol.PP Kabupaten Bogor tiba di lokasi, ratusan anggota BBRP yang sudah mengetahui rencana itu,

langsung menghadang kedatangan petugas. Tak mau ambil resiko, mereka memilih menghindar dari amukan anggota ormas. Selang beberapa waktu kemudian, sejumlah perwakilan kedua belah pihak sepakat melakukan mediasi di kantor Kecamatan Ciawi. Pada pertemuan itu, kedua belah pihak saling serang argumen dengan intonasi tinggi. Pihak BBRP meminta, Satpol PP tidak tebang pilih dalam menertibkan PKL. “Penertiban itu

Bupati Perhatikan Pendidikan Bagi Warga Dramaga

TPK dan Kades Se-Cidahu Menanda Tangani SPPB SUKABUMI – Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dan delapan kepala desa hari Rabu (26/9) menanda tangani Surat Perjanjian Pemberian Bantuan (SPPB) untuk tahun anggaran 2012. Acara penanda tanganan SPPB yang digelar Ketua Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Nova Adhal Muzaky dan Sekretarisnya, Dedi Permadi disaksikan Penanggung Jawab operasional Kegiatan (PJOK) Halimi, Badan Kordinasi Antar Desa (BKAD) Wahid, Fasilitator Teknik (FT) Otto Widadi, Fasiltator Mandiri Perdesaan (FK MP) Brata Kusumah dan Fasilitator Generasi Sehar dan Cerdas (FK GSC) Nano Sukmana berjalan cukup tertib Ketua UPK, Nova Adhal Muzaky dan Sekretarisnya, Dedi Permadi mengingatkan sebelum menanda tangani SPPB para kepala desa dan TPK harus mencermati materi yang terkandung di dalamnya. Sebab bila tidak sesuai dengan realisasi di lapangan dipastikan ada konsekwensi yang akan diambil baik oleh UPK, PJOk maupun BKAD Wahid yang hadir mewakili Ketua BKAD mengingatkan bahwa SPPB yang akan ditanda tangani terdapat dua anggaran, pertama anggaran bersifat hibah khusus untuk mendanai kegiatan fisik dan anggaran satu lagi untuk simpan pinjam perempuan dimana setiap kelompok peminjam memiliki kewajiban besar mengembalikan setiap bulan. Menyikapi perjalanan PNPM, Kepala Desa Babakanpari Iwan Gunawan meminta pelaku PNPM desa dan kecamatan harus intensip melakukan koordinasi dan komunikasi dalam setiap tahapan kegiatan. Menurutnya, dengan terjalinnya koordinasi dan komunikasi yang baik, maka bila terjadi permasalahan akan dicarikan solusinya sehingga rangkaian kegiatan PNPM kecamatan ini tidak terjadi hambata Iwan juga meminta para pelaku PNPM di Kecamatan Cidahu membuat draf pernyataan tertulis kepada KPMD dan TPK. Sebab, dengan surat pernyataan tertulis KPMD dan TPK akan lebih memperhatikan tugas dan tanggung jawabnya dalam membangun desanya. Q WHD

GR2B Tolak Kenaikan Tarif KRL

BOGOR – Puluhan warga Bogor yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Bogor Bersatu (GR2B) menggelar aksi unjuk rasa menolak rencana kenaikan tarif kereta api listrik (KRL) dihalaman Gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Raya Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/9). Dari informasi yang diperoleh dilokasi, puluhan massa mendatangi gedung DPRD Kota Bogor dengan menggunakan dua bus. Massa terdiri dari remaja pria dan wanita. Di depan gedung DPRD Kota Bogor, massa berorasi sambil membawa sejumlah atribut berupa spanduk yang berisi pernyataan sikap menolak kenaikan tarif KRL.Aksi demo yang dimulai pukul 11.00 WIB ini, menyuarakan permintaan kepada pemerintah agar tidak menaikan harga tiket kereta Commuter Line dan meminta PT KAI tidak menjadikan sarana umum kereta api listrik (KRL) ini sebagai ajang bisnis. “Apa yang akan dilakukan oleh pemerintah tidak sejalan dengan ajakan mereka sendiri agar masyarakat menggunakan transportasi umum. Kami menolak rencana kenaikan tarif KRL. Kenaikan tarif ini sama dengan menyengsarakan rakyat” teriak salah satu pendemo. Dalam orasinya massa juga menolak tegas rencana kenaikan tarif kereta api yang akan diberlakukan 1 Oktober mendatang. Menurut massa dengan rencana pencabutan diskon tarif kereta api hampir 30 persen telah berdampak langsung bagi penghasilan para pekerja (ekonomi marginal). Sementara, Ketua GR2B, Harry Ara, mengatakan kenaikan harga kereta ini, akan membuat warga Bogor semakin sulit dalam perekonomian. “Jika asumsi kenaikan Bogor-Jakarta Rp7.000 menjadi Rp9.000, kenaikan Rp2.000 dalam sehari bekerja pulang pergi, 26 hari bekerja efektif dikali Rp4.000 menjadi Rp104.000, otomatis akan membuat beban perbulan menjadi bertambah,” ujar Harry kepada LINGKAR JABAR, kemarin.Demo yang berlangsung mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian Bogor Kota dan Satpol PP yang berjaga di depan pintu masuk gedung. Q WIN

KAB.BOGOR (LJ) - Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) menyatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pendidikan telah menyediakan beasiswa pendidikan bagi masyarakat yang tidak mampu. “Kami telah menyediakan beasiswa pendidikan bagi masyarakat yang tidak mampu, tidak hanya biaya penyelenggaraan pendidikannya saja, peralatan sekolahnya seperti seragam juga kami tanggung,” ucap RY kepada LINGKAR JABAR, usai melakukan kunjungan kerja Rebo Keliling (Boling) di kantor Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Rabu (26/9). Menyikapi maraknya tawuran pelajar pada akhir–akhir ini, Bupati menyampaikan bahwa harus adanya kerjasama diantara orangtua murid dan pendidik untuk menyelesaikan permasalahan tawuran pelajar tersebut. “Tawuran pelajar itu, jangan dilimpahkan kesalahan kepada guru, cukup guru membentuk anak jadi pintar dan juga membentuk mentalnya, harus ada peran orangtua yang ikut memperhatikan kegiatan anak sehari–hari. Tahun 2013 mendatang, kami Pemkab Bogor berencana untuk diadakannya penataran bagi para Kepsek untuk mengadakan program bela-

jar Full Day bagi murid–murid di sekolahnya. Jadi nanti para murid akan belajar penuh dari pagi hingga sore, pada hari Senin sampai Jumat, hari Sabtu dan Minggu merupakan hari libur bagi mereka,” ujarnya. Selain pendidikan, lanjut RY juga memperhatikan kepentingan sarana jalan bagi warga Dramaga. Bahkan untuk tahun 2013 pembebasan lahan untuk pelebaran jalan di Dramaga sudah selesai. “Akan banyak alternatif jalan bagi warga Dramaga untuk menghindari kemacetan, kami telah mempersiapkan jalan dari pasar Dramaga menuju ke Desa Petir yang akan dilebarkan menjadi 8 meter, oleh karena itu saya telah memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor agar menyelesaikan pembebasan lahan untuk pelebaran jalan tersebut di tahun 2013, untuk dapat segera kita laksanakan pelebaran jalannya demi kepentingan masyarakat,” katanya. Dihadapan para Ketua RT dan RW yang menghadiri kegiatan ini, Bupati juga berjanji pada tahun depan tunjangan bagi Ketua RT dan RW akan ditambah. “Saya sudah berkoordinasi dengan DPRD untuk tahun depan tunjangan bagi Ketua RT dan RW akan ditambah,” janjinya.Q JAS/DIR

Sekeluarga Keracunan Jamur

Diduga Berasal Dari Lokasi Limbah PT TFJ

KAB.Bogor (LJ) - Sedikitnya enam orang warga RT 5 RW 2, Kampung Bojong Koneng, Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, terpaksa mendapatkan perawatan intensif pihak Puskesmas Cigombong, kemarin. Diketahui keenam korban yang merupakan satu keluarga ini, Komarudin (65), Cicah (60), Heni (25), Putri (10), Naya (1) serta Umam (23) diduga mengalami keracunan akibat mengkonsumsi jamur. Heni, salah seorang korban menuturkan, ia dan beberapa anggota keluarganya, mengalami pusing serta mual setelah mengkonsumsi jamur tersebut usai makan siang sekitar pukul 12.05 WIB. “Biasanya juga enggak pernah seperti ini, kalau habis makan jamur.

Karena bukan sekali ini saja, kami sekeluarga makan jamur dari sawah,” kata Heni kepada wartawan di ruang perawatan Puskesmas Cigombong, Rabu (26/9). Hal itu juga dikatakan Komarudin, korban lainnya mengaku, jamur tersebut ia ambil di lokasi persawahan tak jauh dari tempat tinggalnya. “Saya sering mengambil jamur dari sawah atau kebun, kemudian kami makan bersama-sama, tapi tak pernah keracunan,” ujarnya dengan wajah pucat. Para korban menduga, keracunan yang mereka alami, bukan karena mengkonsumsi jamur, namun karena jamur tersebut diduga akibat terkontaminasi racun limbah PT Tirta Fresindo Jaya (Mayora). Pasalnya, mereka biasa mengkonsumsi jenis jamur yang sama yang diambil dari lokasi berbeda, namun tak pernah mengalami keracunan. “Kalau mau keracunan, mungkin sudah dari dulu. Karena jamur yang kita makan, jenisnya juga sama,” tambahnya. Dikatakan Komarudin, jamur tersebut ia ambil dari lokasi pembuangan limbah milik PT TFJ. Informasi yang dihimpun, sejak setahun terakhir, PT TFJ membuang limbah ke lokasi persawahan yang berlokasi di wilayah Bojong Koneng, Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin. Beberapa sumber mengatakan, sejak limbah cair dibuang di lokasi, warga setempat kerap mengeluh karena limbah tersebut menimbulkan bau tak sedap.Q ASP

jangan dilakukan sesuai pesanan, tapi tegakkan sesuai aturan,” kata Ahmad Faiz Ketua DPC BBRP Kota Bogor kepada wartawan. Menurut dia, seharusnya pemerintah membina para PKL dengan cara menyediakan lahan untuk relokasi. Namun pada kenyataannya, PKL selalu menjadi korban arogansi Sat-pol.PP dengan dalih penegakan perda. “Mereka hanya mencari sesuap nasi untuk bisa bertahan hidup. Kalau mau ditertibkan yah semuanya dimulai dari minimarket, motel hingga hotel dan Vila-vila yang sudah jelas melanggar aturan,” Sesalnya. Sementara, Kepala Bidang Pengendali Operasi (Kabid-Dalop) Satpol-PP Kabupaten Bogor Nangrang mengatakan, keberadaan para PKL sudah jelas mengganggu ketertiban umum karena menggunakan trotoar dan bahu jalan untuk berjualan. “Kami hanya selaku eksekutor,bilamana ada aksi keberatan silahkan disampaikan kepada dinas terkait,” ungkapnya. Dia menambahkan, terkait relokasi lahan bagi para PKL saat ini memang sedang dalam pengkajian pemerintah daerah, namun menurutnya, itu bukan merupakan ranah sat-pol.PP. “Surat perintah kami hari ini (kemarin-red) menertibkan PKL disekitar Wilayah Ciawi, maka akan kami laksanakan. Bilamana ada pihak yang menghalangi tugas kami itu, berarti melanggar hukum,” tuturnya. Setelah sekitar 20 menit lamanya, pertemuan yang disaksikan unsur Muspika serta Tripika itupun akhirnya mencair, setelah pihak kepolisian memberikan intruksi untuk melanjutkan pembongkaran. Petugas akhirnya membongkar sejumlah kios yang masih berdiri di lokasi serta sejumlah kios yang berada di tepi jalan tol Ciawi dengan pengawalan ketat polisi yang bersenjatakan lengkap. Q ASP

Camat dan Kades Akan Dapat Penghargaan Bupati Sukabumi SUKABUMI (LJ)-Sembilan orang Camat dan 200 kades/Lurah, yang berhasil melunasi PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) akan mendapat tanda penghargaan yang akan diserahkan langsung oleh Bupati Sukabumi Drs.H.Sukma Wijaya.MM pada tanggal 1 Oktober 2012 nanti, bertepatan dengan Hari Jadi kabupaten Sukabumi ke-67 . Kesembilan camat itu masing-masing camat Cibitung Syarif Abdullah, camat Waluran Drs. Agung Budiman, camat Curugkembar Drs.Zenal Abidin, Camat Sagaranten, Tamtam Alamsyah.S.Ip, Camat Cimanggu Kurnia Lismana.AP, Camat Lengkong, Drs.Yudi Mulyadi, M.Si, Camat Cidolog, Arif Solihin, S.Ip,M.Si, Camat Ciambar Hj.Lina Evelin Marlina, S.Ip,MM dan Camat Jampangkulon Amir Hamzah,S.Sos. Mereka ini yang berhasil menunasi PBB se-kecamatan.Dengan demikian dari jumlah 47 kecamatan yang ada dikabupaten Sukabumi itu, masih 38 kecamatan lagi yang belum berhasil melunasi PBB se-kecamatan. Demikian dikatakan Kepala Dinas Penerimaan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKAD) kabupaten Sukabumi Drs.H.Iyos Sumantri.M.Si didampingi Kabid Perimbangan Keuangan Daerah, H.Prasetyo AP.M.Si . Selain itu, kata Iyos Sumantri, para Kades/Lurah yang berhasil melunasi PBB tersebut, dari jumlah 368 Desa baru 200 Desa/Lurah saja yang berhasil melunasi PBB. Sementara 168 desa/lurah lainnya hingga berita ini diturunkan masih belum berhasil melunasinya, dengan berbagai macam alasan klasik dari mereka. Ditambahkan pula oleh H.Iyos Sumantri, dua camat lainnya akan menerima penghargaan masing-masing camatn Sukaraja Drs.H.Asep Suherman, dan camat Gunungguruh H.Udin Saprudin,S.Ip, sebagai PPATS dan penerimaan BPHTB tahun 2012. Kedian kata Iyos, Vita Vitriana, SH, Gunawan, SH dan Dian Purnamasari, SH, mereka sebagai Notaris PPAT. Lebih jauh H.Iyos, mengungkapkan, bahwa dalam kesempatan yang sama juga 11 orang wajib pajak (WP) akan diberi penghargaan karena mereka dinilai sebagai pembayar pajak tercepat/terbesar target PBB 2012. Mereka masingmasing adalah PT.Aqua Golden Misisipi, PT.Indolakto, PT.Nikomas Gemilang/GSI, PT.Sirad, PLTA Ubrug, FX.Agus Setiawan/PT.Liza.CH, PT.Sarandi Karya Nugraha, PT.Ikad Abadi Sahabat, PT.Potensi Pola Agusta, Herman Saren Pondok Dewata dan Sri Mahasti/Pondok Kencana.Kesebelas persahaan ini kata Iyos dan tersebar di kecamatan Cicurug, Cikembar, Warungkiara, Sukabumi, Cisaat, Cicantayan Palabuhanratu dan Cikakak. Lebih jauh Iyos menuturkan, mereka akan dinilai dari sisi pengelolaan administrasi PBB tahun 2011 silam. Kelompok tingkat desa/Kelurahan target PBB Rp 0 s/d Rp.50 juta, juara I direbut oleh desa Mekarwangi kecamatan Kalibunder, juara II desa Cipamingkis kecamatan Cidolog, juara III desa Jagamukti kecamatan Surade. Kelompok II tingkat desa/kelurahan target PBB Rp50 juta s/d Rp100 juta, juara I desa Mekarsari kecamatan Ciemas, juara II desa Buniwangi kecamatan Palabuhanratu dan juara III diraih desa Cisande kecamatan Cicantayan. Sementara kelompok III tingkat desa/kelurahan taeget PBB diatas Rp100 juta juara I diraih Kelurahan Cibadak kecamatan Cibadak, juara kedua diraih desa Cisolok kecamatan Cisolok dan juara III desa Sirnaresmi kecamatan Gunungguruh. Kemudian kelompok I tingkat kecamatan target PBB Rp 0 s/d Rp350 juta juara I diraih kecamatan Curugkembar, juara II kecamatan Cidolog dan juara III kecamatan Ciambar. Kelompok II tingkat kecamatan target PBB Rp350 juta s/d Rp650 juta, juara pertama diraih kecamatan Sagarantewn, juara II kecamatan Ciemas, dan juara ke III kecamatan Kalanunggal. Sementara kelompok III tingkat kecamatan target PBB diatas Rp650 juta, juara I diraih kecamatan Cicurug, juara II kecamatan Cisaat dan juara III diraih oleh kecamatan Cikembar.Q HIL


BISNIS

LINGKAR R JABAR J Edisi 154- Tahun 1 - Kamis , 27 September 2012

Kawasan Sawangan Potensial,

Proyek Jalan Tol Cikampek-Palimanan

Disokong 22 Bank

Wika Realty Garap Perumahan Menengah

D

EPOK - PT Wijaya Karya Realty (Wika Realty) lebih agresif membidik segmen menengah atas melalui proyek perumahan yang dikembangkannya di kawasan Sawangan, Kota Depok, yakni Tamansari Puri Bali. Kawasan Sawangan diproyeksikan sangat prospektif di Depok karena kelak menjadi pusat kota kedua setelah kawasan Margonda. Karenanya, tahun ini Tamansari Puri Bali menargetkan dapat meraih penjualan Rp 50 miliar dan sampai semester pertama telah meraih penjualan Rp 30 miliar. “Kami optimis target tahun ini tercapai dan tahun depan kami akan meningkatkan target sebesar 40% dari perolehan tahun ini karena kami akan semakin agresif membidik segmen kelas menangah atas,” ungkap Budi Santoso Kurniawan, Manager Kawasan Wika Realty dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/9). Keoptimisan Wika Realty bukan tanpa alasan. Banyak faktor yang mendukung keoptimisan tersebut. Pertama, pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Jakarta memicu semakin bertambahnya masyarakat kelas menengah atas. Hal itu juga membuat permintaan hunian kelas menengah atas semakin meningkat. Menurut prediksi Indonesia Property Watch (IPW), hingga akhir 2012, permintaan rumah menengah atas bakal tumbuh 15% dari tahun lalu. Tingginya pertumbuhan segmen menengah atas disebabkan segmen pasar ini relatif stabil terhadap perubahan suku bunga dan memiliki daya beli yang lebih tinggi dibandingkan segmen lainnya. Kedua, Sawangan, Depok, kini menjadi wilayah yang potensial.

Indikasinya adalah jaringan infrastruktur, fasilitas sosial dan umum, serta pertumbuhan ekonomi wilayahnya yang terus meningkat. Hal ini semakin bertambah dengan posisinya yang strategis karena memiliki akses ke Depok dan Ciputat menuju Jakarta, ke Bogor dan ke Serpong. Alat transportasi dari dan ke tempat kegiatan, seperti sekolah dan tempat kerja juga mudah ditemui karena dilewati jalur kendaraan umum 24 jam non stop. Dengan kondisi seperti itu, Sawangan benar-benar menjadi kawasan yang prospektif. “Kawasan Sawangan sendiri sekarang ini telah menjadi pusat kota kedua setelah Margonda. Dan tren hunian saat ini cenderung mengarah ke selatan, karena pertimbangan air yang lebih bagus dan udara yang masih sejuk,” kata Budi seraya menambahkan prospek kawasan Sawangan akan semakin baik dengan adanya proyek tol yang sedang disiapkan pemerintah yakni tol Depok-Antasari (Desari) yang rencananya akan segera diselesaikan di 2014. Tol yang menghubungkan Depok dengan Jakarta Selatan tersebut nantinya dapat dilalui warga Depok yang akan ke Jakarta tanpa harus melalui Jalan Margonda. Panjang tol Desari adalah 22,82 kilometer. Rencana pembangunan akan dilakukan tiga tahap, yaitu tahap I sepanjang 6,85 km (Antasari-Cinere), tahap II 6,3 km (Cinere-Sawangan), dan tahap III sepanjang 9,44 km (Sawangan-Bojonggede). Selain tol Desari, tol lingkar luar yakni Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR 2) yang menghubungkan Jakarta dan berbagai kota penyangganya juga ditargetkan pemerintah bisa

beroperasi tahun 2014. Tol ini menghubungkan Bandara Soekarno HattaKunciran-Serpong-Cinere-JagorawiCibitung-Cilincing-Tanjung Priok. Yaitu meliputi, untuk sisi barat antara lain ruas tol Cengkareng-Kunciran sepanjang 15,2 km, Kunciran-Serpong sepanjang 11,2 km, ruas Serpong-Cinere 10,14 km, Cinere-Jagorawi sepanjang 14,6 km. Kemudian sisi timurnya ada tol Cimanggis-Cibitung sepanjang 25,4 km, Cibitung-Cilincing sepanjang 34,5 km. Saat ini yang sudah selesai dibangun dan dioperasikan adalah tol Jagorawi-Cimanggis sepanjang 3,4 Km. “Keberadaan jalan tol membuat kawasan Sawangan akan semakin mudah dicapai dan membuat kawasan Sawangan semakin memiliki prospek investasi yang sangat baik. Keberadaan jalan tol membuat nilai tanah akan meningkat tajam,” ujar Budi. Membeli rumah untuk tujuan investasi, tambah Budi, harus mencermati wilayah-wilayah yang baru berkembang, bukan yang sudah stabil, seperti Sawangan yang diprediksi nilai tanahnya akan semakin meningkat di masa yang akan datang. “Bila dibandingkan Serpong, menginvestasikan uang untuk kawasan Sawangan lebih baik karena Serpong sudah tumbuh pesat,” ujar Budi. Ketiga, perumahan Tamansari Puri Bali memiliki konsep yang unik dan disukai oleh masyarakat kelas menengah atas. Perumahan Tamansari Puri Bali yang berada di Jl. Raya Sawangan Ciputat KM. 1 - Depok menghadirkan eksotisme dan atmosfer “Pulau Dewata” yang mempesona. Di atas lahan 20 hektar, Wika Realty siap mewujudkan 1.000 unit hunian di perumahan Tamansari Puri Bali yang akan dibagi dalam beberapa Banjar. Kata Banjar sendiri digunakan untuk mengganti istilah cluster yang umum digunakan di dunia properti. Setiap Banjar terdiri dari paling sedikit 90 unit rumah. Dengan menggunakan sistem Banjar atau cluster ini, keamanan akan lebih terjamin. “Kami menganggap bahwa perumahan dengan konsep Bali Modern akan menarik dan diminati oleh pasar. Bali merupakan salah satu tempat terindah di dunia. Kami pikir tinggal dengan suasana Bali, sama saja tinggal di tempat terindah di dunia,” kata Kasie Operasi Wika Realty Erianca. Untuk kelas menengah atas, Tamansari Puri Bali saat ini menawarkan beberapa tipe rumah yakni tipe 39/109 seharga Rp 350 jutaan, tipe 43/84 seharga Rp365 jutaan, tipe 48/100 seharga Rp 500 jutaan, tipe 80/191 seharga Rp 700 jutaan, dan tipe 110/210 seharga Rp 900 jutaan. Anda tertarik? Q HRS/CPS

Proyeksi Ekspor Produksi Ikan Jabar Lampaui 76 Juta Dolar

B

ANDUNG - Kepala Bidang Pengembangan Usaha Dinas Perikanan dan Kelautan Jabar Atih Rachlan mengungkapkan, ekspor produksi perikanan Jawa Barat pada 2012 diproyeksikan tumbuh dua kali lipat atau 100% dari realisasi nilai ekspor 2011 sebesar US$76,27 juta. Proyeksi ini mencuat mengacu pada data nilai ekspor Januari-Juli 2012 sudah mencapai US$67,101 juta. “Artinya, pada akhir tahun ini nilai ekspor yang kami capai diperkirakan bakal tumbuh dua kali lipat,” ujarnya kepada sejumlah wartawan, baru-baru ini. Dijelaskannya, jenis produk ekspor tertinggi terdapat pada komoditas ikan cumi beku dengan volume rata-rata 5 kuintal per bulan, tuna loins 5 kuintal, cakalang beku 3 kuintal dan daging bekicot kaleng 1,2 kuintal. Negara tujuan ekspor hasil perikanan Jabar di antaranya ke China, Vietnam, Amerika Serikat, Korea Selatan, Spanyol, Thailand, Malaysia, Jepang dan negara lainnya yang berada di kawasan Eropa dan Asia. “Permintaan hasil perikanan Jabar dari luar negeri kebanyakan

untuk dikonsumsi langsung dan digunakan untuk bahan pengobatan seperti daging bekicot,” ujarnya. Atih memaparkan nilai ekspor perikanan di Jabar selalu tumbuh positif setiap tahunnya yang didukung dengan pembinaan bagi para eksportir dalam upaya peningkatan kualitas produk ekspor tersebut. Pihaknya mencatat sedikitnya 16 perusahaan eksportir aktif dalam memperdagangkan hasil perikanan Jabar. “Sampai saat ini kendala eksportir masih pada pasokan bahan baku terutama pada komoditas ikan tawar,” ungkapnya. Sentra perusahaan eksportir di Jabar berada di Cirebon, Karawang, Bekasi, Purwakarta dan Bogor dengan volume ekspor seluruh komoditas perikanan di Jabar rerata 2 ton per bulan. Menurut dia, eksportir tersebut masih terkendala untuk ekspansi ekspor ikan tawar seperti ikan mas, belut, gurame dan ikan lainnya, karena produksi komoditas tersebut diprioritaskan untuk konsumsi di pasar lokal. Secara terpisah, Kepala Bidang Usaha dan Kelautan Dinas Perikanan dan

Kelautan Kabupaten Cirebon Adang Kuraida mengatakan tingginya tingkat pencemaran air laut khususnya di bagian pesisir membuat potensi serangan penyakit terhadap tambak udang sangat besar. Hingga pertengahan 2012, ujarnya, ratusan hektare tambak udang telah diganti menjadi tambak ikan lele, dan tambak garam untuk menghindari potensi kerugian jika dipaksakan budidaya udang. “Udang merupakan salah satu komoditas yang memiliki potensi ekspor. Tahun lalu, produksi udang untuk jenis udang windu dan vaname bisa mencapai 6.000 ton per tahun, dan kebanyakan hasilnya diekspor. Tapi sekarang terganggu,” katanya seraya menambahkan, hanya petambak bermodal besar yang masih bertahan dan melanjutkan budidaya udang. Sedangkan petambak kecil tidak akan sanggup mengeluarkan modal untuk produksi yang harus terlebih dulu meminimalisasi efek pencemaran air laut terhadap udang. “Kondisi ini memang sangat disayangkan, karena permintaan [udang] dari pasar lokal juga sebenarnya sangat tinggi,” imbuhnya. Q FER/WAS/BIC

Global Teleshop Tambah 30 Gerai Baru sampai Akhir 2012

B

OGOR - PT Global Teleshop Tbk, emiten retail handphone terbesar di Indonesia, berencana menambah 30 gerai barunya hingga akhir tahun 2012. Pembukaan gerai baru perusahaan peretail produk-produk telekomunikasi ini akan menggunakan kas internal perseroan (self financing). “Pembukaan 30 gerai baru itu terdiri dari 10 gerai baru untuk Samsung, 10 gerai baru untuk Global Teleshop, dan 10 gerai baru itu Apple,” ujar Young Dame, Sekretaris Perusahaan Global Teleshop dalam keterangan persnya, (25/09). Rencananya,

dari 30 gerai baru itu, rata-rata kota yang dibidik adalah di Jakarta dan di luar Jakarta. “Selain Jakarta daerah yang dibidik adalah masih berada di wilayah Pulau Jawa,” papar dia. Sebelumnya, emiten berkode GLOB ini, memiliki gerai Samsung sebanyak lima gerai, Apple 20 gerai, dan Gobal Teleshop 250 gerai. Sayang, untuk pembangunan setiap gerainya, Young menjelaskan pihaknya tidak bisa menyebutkan berapa besar dana investasi yang akan dikeluarkan untuk setiap pembangunan gerai itu sendiri. “Karena

setiap pembangunan gerai pasti dilakukan di mal sehingga setiap gerai memiliki luas yang berbeda. Karena luas yang berbeda menjadi dana investasinya juga berbeda tiap gerai,” jelasnya, Terkait kinerja perseroan, hingga delapan bulan pertama tahun ini, pendapatan Global Teleshop sudah mencapai Rp 1,9 triliun. Sedangkan target akhir tahun dipatok mencapai Rp 3,1 triliun. “Kontribusi paling besar pendapatan dari SIM card, setelah itu baru penjualan HP dari semua brand seperti Samsung, Lenovo, HTC, Nokia,” jelas Young. Q SAL

5

P

URWAKARTA - Sebanyak 22 bank nasional, daerah dan swasta menyatakan kesiapannya berada dalam konsorsium perbankan yang akan menggelontorkan dana senilai Rp 8,8 triliun kepada PT Lintas Marga Sedaya (LMS) untuk menyelesaikan proyek tol Cikampek (Purwakarta)- Palimanan (Cirebon), Jawa Barat. Sindikasi 22 bank tersebut dipimpin oleh Bank BCA dan Bank DKI sebagai Joint Coordinator Mandated Lead Arranger and Bookrunners. Proyek tol ini merupakan bagian dari ruas tol trans Jawa dan sudah mulai dikonstruksi sejak tahun 2011. Tol ini termasuk salah satu tol yang terpanjang di Indonesia mencapai 116 Km, “Sejak peletakan batu pertama di akhir tahun 2011 lalu, kami telkah melaksanakan tahap awal pekerjaan konstruksi jalan tol dengan menyelesaikan sejumlah aktivitas seperti mobilisasi, site clearing, serta deteksi utilisasi,” kata Direktur Utama

LMS, Muhammad Fazil dalam siaran persnya yang dirilis, Rabu (26/9). Sedangkan 22 bank yang telah berkomitmen untuk mengucurkan dana tersebut ialah BCA, Bank DKI, Bank Panin, BPD Jabar dan Banten, Bank ICBC Indonesia. Sementara, bank yang bertindak sebagai anggota sindikasi yaitu Export Import Bank of Malaysia Berhad (Mexim), Deutsche Bank Indonesia, BPD Kaltim, Indonesia Infrastructure Finance, PBD Jateng, SMI, BPD Papua, Bank Artha Graha, BPD Jatim, BPD Kalbar, BPD Kalsel, BII, CIMB Niaga, BPD Jambi, BPD Sumatera Barat, BPD Kalteng dan BPD Maluku. Ruas tol Cikampek-Palimanan akan dibangun sepanjang 116,75 kilometer dengan kebutuhan investasi sebesar Rp 12,56 triliun. Pemegang konsesi ruas itu yakni PT LMS sahamnya dimiliki Plus Expressways Berhad sebesar 55% dan PT Baskhara Utama Sedaya sebesar 45%. Q CPS

Mebel Jawa Barat

Bersiap Masuki Pasar Negara Cina

B

ANDUNG - Provinsi Jawa Barat (Jabar) merupakan salah satu daerah perajin mebel. Komoditi ini juga menjadi andalan ekspor non-migas Jabar. Untuk melebarkan sayap internasional, mebel Jabar mulai membidik negara non tradisional, seperti Cina. Sebelumnya pasar ekspor mebel Jabar sudah menembus ke India, Hongkong dan India. “Saat ini kami berencana masuk ke Cina. Dan kami sedang mengikuti pameran di Shanghai,” ujar Ketua Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (Asmido) Jabar, Sumartja kepada wartawan, baru-baru ini. Menurutnya, negeri Tirai Bambu merupakan pasar yang menjanjikan. Hal ini berkaca dari jumlah penduduk Cina pada akhir 2011 mencapai 1,34 miliar jiwa. Dari jumlah itu, sekitar 51,2%tinggal di perkotaan. Selain jumlah penduduk yang sangat banyak, lanjutnya, pendapatan perkapita Cina juga sangat tinggi sekitar US$3.800. Data tersebut membuat Cina tergolong negara maju. “Sebelumnya Cina selalu menyerap bahan baku dari Indonesia. Namun, seiring pelarang ekspor bahan baku, mebel Jabar dipastikan akan mudah terserap karena pendapatan masyarakatnya sangat tinggi,” katanya. Dia menjelaskan, Cina menambah daftar pasar ekspor mebel Jabar di Asia bersama Jepang, India, Malaysia dan Hongkong. Cina menyukai ukiran mebel Indonesia karena memiliki ciri khas tersendiri yang unik. “Itu menjadi daya tarik, dan produksi mebel Jabar tentu saja memiliki keunikan tersendiri. Ditambahkannya, ekspor mebel dari Jabar sempat terhambat krisis global di Eropa dan

Amerika. Namun, komoditi ini pada semester I/2012 berhasil tumbuh sekitar 20% dibandingkan 2011. “Pada 2011, ekspor mebel hanya 1.000 kontainer/bulan. Namun, eskpor kembali membaik pada tahun ini sehingga ekspornya bisa 1.200 kontainer/bulan,” ujar Sumartja. Menurutnya, keberhasilan pemulihan ekspor tersebut berkat penggarapan pasar nontradisional. Selain Cina, bidikan pasar lainnya adalah diantaranya India, Malaysia dan Hongkong. “Kami mulai menggarap pasar non tradisional. Selain negara-negara di Asia, kami juga membidik pasar di Afrika dan Timur Tengah,” katanya. Dia menambahkan, industri mebel selayaknya mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah. Pasalnya industri ini tergolong industri padat karya karena melibatkan banyak pekerja. “Mebel itu padat karya. Jika industri ini maju maka bisa menyerap banyak tenaga kerja. Karena itu, kami layak mendapat perhatian lebih dari pemerintah,” tandasnya. Sebagai contoh, lanjutnya, jumlah pelaku UKM mebel di Jabar sebanyak 1.650 perusahaan. Dari jumlah tersebut, sekitar 520 perusahaan merupakan pelaku ekspor mebel. “Sebagian besar pelaku mebel Jabar berada di Cirebon, Majalengka dan Kuningan,” jelasnya. Meski tergolong padat karya, produksi mebel belum terserap maskimal oleh pasar lokal. Sekitar 90% hasil produksi terserap pasar ekspor sedangkan sisanya pasar dalam negeri. “Kecintaan masyarakat terhadap mebel lokal perlu ditumbuhkan agar produksi pelaku bisa mudah terserap,” pungkas Sumartja. Q CPS


LINGKAR PRIANGAN Faktor Ekonomi dan Perselingkuhan Penyebab KDRT

KAB.BANDUNG- Faktor ekonomi dan perselingkuhan menjadi penyebab utama terjadinya tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), namun sayangnya kasus ini sebagian besarnya tidak pernah sampai ke ranah hukum oleh sebab para korban enggan melapor dengan alasan perbuatan aib keluarga. “Selain aib keluarga, para penegak hukum kebanyakan menganggap hal itu sebagai masalah dalam keluarga. Padahal kalau kita simak, dampak yang ditimbulkan akibat KDRT sangat mengerikan dimana para korbannya mengalami gangguan fisik maupun psikis,” jelas Kepala Badan Permberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) KBB Dodo Suhendar, Rabu (26/9). Menurut Dodo, pihaknya meminta masyarakat korban KDRT untuk segera melaporkan kepada pihak terkait bila mengalami kejadian semacam itu atau dapat langsung melaporkan ke Pusat pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A). “Di lembaga ini, kita siap menerima laporan bila ada KDRT dan memberikan bantuan untuk menyelesaikan permasalahan secepatnya,” katanya. Serraya menambahkan untuk KDRT sendiri, sebenarnya bisa diadukan dan diperkarakan kepada polisi. “Ada undang-undangnya dalam KDRT ini, pelaku bisa dilaporkan karena sudah masuk penganiayaan,” tegasnya. Q UDN

Warga Desa Longonsari Hentikan Pembangunan Gudang KAB.BANDUNG-Warga Kampung Cinagreg Desa Langonsari, Kecamatan Pamengpek, Kabupaten Bandung Rabu (26/9), berunjukrasa di Jalan Raya Banjaran, untuk menentang pembangunan gudang penyimpanan susu kemasan. Warga mengaku, pemilik bangunan belum melakukan kesepakatan dengan warga terkait izin lingkungan. Salah seorang warga kampung Cinagreg yang enggan disebutkan jatidirinya membenarkan belum adanya izin kesepakatan antara lingkungan dengan pemilik bangunan. “Mereka belum meminta izin lingkungan dengan warga, tapi sudah membangun gudang, jadi wajar saja kalau warga meminta pengerjaan gudang dihentikan,” katanya. Dengan adanya unjuk rasa warga sekitar bangunan gudang, pelaksana proyek pembangunan gudang susu kemasan terpaksa harus menghentikan kegiatan sampai menunggu hasil mufakat dengan warga sekitar bangunan gudang. Q UDN

Polda Jabar Lakukan Wasrik Itwasum Polri Tahap II

Edisi 154- Tahun 1 - Kamis , 27 September 2012

Kab.Bandung Miliki Potensi Energi Panas Bumi Melimpah

KAB.BANDUNG (LJ)-Kabupaten Bandung yang memiliki luas wilayah 176.239 Ha, ternyata mengandung potensi energi panas bumi sebesar 2.681 megawatt (mW). Sementara yang sudah termanfaatkan (terinstall) mencapai kurang lebih 697 mW masing-masing di wilayah Kamojang, Wayang Windu, Darajat, Patuha dan Area Cibuni. Energi yang berasal dari Kabupaten Bandung sudah mampu

mensuplai kebutuhan energi listrik Jawa-Madura-Bali dan ini akan terus berkembang dengan adanya perluasan di area Kamojang, Wayang Windu dan Patuha dengan total rencana perluasan mencapai sekitar 360 mW. “Bahkan sejak bulan Mei 2012, telah dimulai pembangunan PLTP Patuha Unit I dengan kapasitas 55 MW,” ucap Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Pertambangan (Sdape)

Ahmad Heryawan:

Masyarakat Diminta Proaktif

Sukseskan Pilgub

BANDUNG(LJ)- Data kependudukan untuk mendukung suksesnya Pemilu Kepala Daerah Jawa Barat,pada bulan Pebuari tahun depan harus benar-benar akurat sehingga tidak menimbulkan permasalah dikemudian hari. Gubernur Jabar Ahmad Heryawan berharap seluruh elemen masyarakat, khususnya pemilik hak pilih, bersikap proaktif untuk memastikan terdaftar sebagai pemilih,ujang Kang Aher Saat Penyerahan DP4 Pilgub Jabar tahun 2013 oleh Gubernur Jabar kepada Ketua KPU Jabar di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Rabu (26/9). Kemudian aparatur dan komponen masyarakat penyelenggara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2013 agar menjaga ketertiban dan keamanan, serta mendukung kondusivitas wilayah.Tugas pemerintah daerah sebagai regulator dan fasilitator serta mendampingi agar pesta demokrasi Pilgub Jabar 2013 mendatang berjalan sukses, aman, lancar, dan tertib, sesuai peraturan perundang-undangan,tegasnya. Ahmad Heryawan menuturkan, Pemprov Jawa Barat menaruh harapan besar kepada para penyelenggara bisa amanah menyelenggarakan Pilgub Jabar sebaik-baiknya, penuh dedikasi, dan tanggung jawab. Penyelenggara melaksanakan tahapan, program, dan jadwal yang sudah ditetapkan, baik dari sisi teknis penyelenggaraan, maupun non teknis lainnya. Mulai dari tahapan persiapan, pelaksanaan, khususnya proses pemungutan suara, hingga perhitungan dan rekapitulasi suara sampai dengan ditetapkannya calon terpilih. “Saya berharap semua tahapan Pilgub Jabar 2013 mendatang dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar, sekaligus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi terpilihnya sosok pimpinan Jawa Barat yang dapat memberikan kemandirian, kemajuan, dan kesejahteraan bagi Jawa Barat,” tuturnya. Q

FER

Komisi B Minta Pemprov Pantau Hewan Menjelang Idul Adha

BANDUNG-Untuk meningkatkan dan menerapkan pemerintah yang bersih dan tata kelola pemerintah yang baik, jajaran Polda Jabar melakukan wasrik itwasum tahap II yang berlangsung Rabu (26/9) di aula Herman Sudjanadiwirja Mapolda Jabar jl.soekarno-hatta 748 Bandung. Kapolda Jabar Irjen Pol, Drs Putut Eko Bayuseno diwakili Wakapolda Jabar Brigjen PolDrs Hengkie Kaluara mengatakan, kegiatan wasrik kali ini merupakan momentum positif buat jajaran Polda Jabar dalam menerapkan prinsip pemerintah yang bersih dan tata kelola pemerintahan yang baik. Dengan kehadiran tim wasrik Itwasum Polri di satker/satwil jajaran Polda Jabar, diharapkan dapat memperbaiki kinerja satuan, sebagai sarana kontrol organisasi dan konsultasi terhadap permasalahan yang dihadapi di satker/ satwil masing-masing. “Oleh karenanya, berikan informasi berdasarkan fakta dan data yang sesuai dengan kenyataan, serta tidak dipersepsikan mencari-cari kesalahan, namun adakan kerja sama, koordinasi dan sikap keterbukaan antara obyek wasrik dengan tim, agar tujuan diadakannya wasrik ini dapat tercapai secara optimal,” jelas kapolda. Pengawasan dan pemeriksaan rutin Itwasum Polri kali ini, meliputi bidang manajemen operasional, SDM, sarana dan prasarana, serta penyelenggaraan keuangan, yang diarahkan pada pelaksanaan program kegiatan yang dicapai, serta realisasi penggunaan anggaran Satker tahun 2012. Q HER

6

BANDUNG(LJ)- Menghadapi hari raya Idul Adha atau hari raya kurban mendatang,dewan perwakilan rakyat daerah Jabar meminta Pemprov Jabar untuk memantau kelayakan hewan tersebut sesuai standar kesehatan. Ketua Komisi B DPRD Jawa Barat Selly Gantina, meminta agar Dinas Peternakan (Disnak) Jabar harus menjamin hewan kurban yang dijual untuk perayaan Idul Adha tahun ini menjamin kesehatan hewan kurban seperti bebas dari segala penyakit hewan,katanya kepada wartawan di Bandung kemarin. Menurut legislator dari PDIP ini,terkait dengan penjualan hewan kurban ada beberapa hal yang harus diperhatikan salah satunya adalah jaminan bebas penyakit hewan terutama penyakit anthrax, kaki dan mulut serta cacingan,tuturnya seraya mengatakan Dinas Peternakan juga harus menjamin jumlah produksi hewan qurban sudah harus dipasok dari petani lokal Jabar dan memberikan jaminan harga pasar yang baik untuk penjual dan pembelinya. Lanjut Selly ada dua instansi pemerintah yang sangat terkait dengan pengawasan terhadap penjualan hewan kurban yakni Dinas Peternakan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat. Pemantauan distribusi hewan kurban kata Selly, harus bisa fokus untuk menangani tentang ketersediaan hewan kurban khususnya di sektor hilir. “Kami juga meminta jaminan jumlah produksi hewan kurban seyogyanya sudah harus dipasok dari lokal Jabar,ujar wakil rakyat daerah pemilihan Cirebon ini,” kata Selly. Dia menambahkan, mengapa pihaknya berbicara mengenai produksi dan harga pasar terkait penjualan hewan kurban karena dengan kondisi kekeringan di Jabar masih melanda hingga saat ini. Otomatis pemeliharaan hewan ternak pun akan terkena dampak yang signifikan. Sebab untuk makanan hewan tadi mereka hanya cukup diberikan pakan hijau seperti rumputrumputan, karena kemarau berlangsung sudah sangat lama dan agar hewan ternak peliharaan peternak tadi bisa tetap bertahan, maka diberilah pakan berupa konsentrat yang harganya jauh lebih mahal dibandingkan dengan pakan hijauan,paparnya. Untuk itu katanya, otomatis mau tidak mau nilai jual hewan kurban bisa melambung tinggi sebab biaya produksi pemeliharaannya yang juga sangat tinggi dan kualitas hewan pun belum tentu sesuai dengan yang diinginkan. Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Jawa Barat Koesmayadie Tatang Padmadinata mengatakan, persediaan hewan kurban khususnya untuk jenis domba saat ini masih terbilang normal yakni harganya berkisar Rp7 juta per ekor. Sedangkan untuk kambing mencapai Rp1,9 juta ekor. Jumlah tersebut merupakan sisa permintaan Hari Raya Idul Fitri lalu. Harga domba masih normal, masih berkisar pada angka Rp65 ribu per kilogram,jelasnya. Akan tetapi, karena permintaannya akan tinggi menjelang Idul Adha, maka domba berukuran kecil dengan bobot antara 25 sampai 30 kilogram akan menjadi primadona,imbuh Tatang. Q

FER

Kab. Bandung Ir. H. Kawaludin saat membuka Sosialisasi Energi Panas Bumi di Gedung KPBS Pangalengan, kemarin . Menurut Kawaludin, secara nasional pemerintah kini tengah mengembangkan berbagai energi alternatif untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. Energi tersebut meliputi biofuel, biogas, energi bayu, PLTMH, energi Surya dan Energi Panas Bumi atau Geothermal. “Energi alternatif ini kesemuanya merupakan energi terbarukan (renewable), berkelanjutan (sutainable) dan bersih (clean), sangat berbeda dengan energi fosil yang terbatas dan mencemari lingkungan,” ungkapnya . Kawaludin menambahkan ,Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak gunung berapi, baik yang masih aktif maupun tidak aktif (post Vulcanic). Hal ini menurutnya, karena posisi Indonesia terletak pada satu zona daerah gunung berapi yang disebut Ring of Fire Zone. Posisi ini , memiliki keuntungan dan kerugian. “Kerugiannya ,sering terjadinya gempa tektonik dan vulkanik, sedangkan keuntungannya adalah melimpahnya energi panas bumi,” tambahnya .

Lebih jauh kawaludin menyebutkan, potensi energi panas bumi di dunia mencapai 29.039 electric yang tersebar di 276 lokasi. Potensi tersebut, 40 persen diantaranya berada di Indonesia. Sementara untuk sosialisasi energi panas bumi, diikuti sekitar 100 peserta, terdiri PNS, aparat desa, tokoh masyarakat dan pemuda se-Kecamatan Pangalengan. Hal ini dimaksudkan agar peserta bisa memahami dan memiliki kesamaan visi dalam pengembangan energi terbarukan yang potensinya di Kabupaten Bandung cukup melimpah. “Masyarakat harus faham dulu apa yang disebut energi terbarukan dan implikasi secara ekonomis juga bagaimana,”katanya. Untuk memberikan pemahaman secara menyeluruh, panitia mengundang beberapa narasumber, diantaranya Dr. Eng. Suryantini, ST, Geotherm En Tech M.Sc yang juga dosen program S2 Teknik Panas Bumi ITB dan Ali Ashat, ST Dipl Geotherm En Tech anggota Dewan Penasehat Program Study S2 Teknik Panas Bumi ITB. Kedua pakar tersebut membawa makalah mengenai eksploitasi dan pemanfaatan energi panas bumi, eksplorasi panas bumi serta kegempaan. Q

UDN

DPRD Pertanyakan Penguatan Anggaran Buat Kebencanaan

BANDUNG(LJ)- Ricky Kurniawan anggota Komisi E DPRD Jabar yang juga anggota Ban-Gar DPRD Jabar,mengatakan pada Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Perhitungan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2013 terungkap adanya dana yang dinilai belum proporsional. Anggaran tersebut jelas legislator dari Fraksi Gerindra ini, dana untuk penanggulangan bencana yang ada di OPD Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tidak proposional mengingat jawa barat termasuk daerah rawan bencana, ungkapnya kepada wartawan digedung dewan jalan Diponegoro no 22 Kota Bandung kemarin. Lebih lanjut dikatakannya, pada pembahasan KUA dan PPAS, pihak BPBD mengungkapkan anggaran yang masuk kepada pihak BPBD di tahun 2011 sebesar Rp12 miliar. Sementara itu, di tahun 2013 anggaran yang diusulkan juga sebesar Rp12 miliar.

Besaran anggaran tersebut, dengan mempertimbangkan potensi bencana yang rentan di Jabar, apalagi dari pos-pos kegiatan dana penanggulangan bencana sifatnya langsung bersentuhan dengan masyarakat dinilai belum proporsional. Menurut politikus muda Gerindra ini terait dengan hal tersebut, perlu dilakukan evaluasi secara komprehensif terhadap danadana yang ada di beberapa instansi untuk penanggulangan bencana seperti di Badan Penanggulangan Bencana Nasional serta dana penanggulangan bencana yang ada di Kabupaten/Kota. “Evaluasi dengan sasaran anggaran penanggulangan bencana daerah agar dapat lebih proporsional, sehingga apabila ada sesuatu hal nantinya dapat mencakup peristiwa itu dan untuk kebijakan dari masing-masing instansi harus dievaluasi juga,”ujar Ricky adik penulis dan petinggi Partai Gerindra Fadli zonQ FER

Revitalisasi Program KB Untuk Dukung Pencapaian Target BANDUNG(LJ)-Saat ini jumlah penduduk dunia sudah mencapai 7 miliar jiwa. Berdasar data UNFPA PBB yang menagani kependudukan,dikhawatirkan ledakan penduduk dunia diprediksi akan mencapai 10 miliar jiwa pada tahun 2050 mendatang. Menyikapi kondisi tersebut Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat bersama BKKBN melakukan pertemuan guna membahas permasalahan kependudukan di tanah air melalui rapat koordinasi regional revitalisasi program KB dalam meningkatkan kesehatan reproduksi menuju kemandirian bangsa bertempat di hotel Royal jalan Ir.H.Juanda Kota Bogor(Rabu,26/9). Menko Kesra Agung Laksono pada sambutan yang disampaikan Sesmenko Kesra Indroyono Susilo,program kependudukan di Indonesia perna mengalami kesuksesan hal tersebut dengan mendapat penghargaan dari dunia internasional pada tahun 1987.Namun seiring perubahan jaman melalui reformasi program kependudukan mengalami kelesuan atau dengan kata lain stagnan. “Dengan adanya padigma baru program KB secara global.Keberhasilkan program KB tidak terlepas dari masalah kesehatan reproduksi yaitu keadaan yang berkaitan dengan kesehjateraan fisik,mental,sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistem,fungsi-fungsi dan proses

reproduksi,” jelasnya.Lanjutnya untuk itu,guna menghidupkan kembali program kependudukan,pemerintah terus mendukung BKKBN dan Staheholder melalui berbagai program penguatan untuk lebih meningkatkan kesejahteraan rakyat,ujarnya seraya menambahkan saat ini pertumbuhan perekonomian Nasional menduduki peringkat kedua di Asia di bawah negeri Cina hal ini merupakan suatu kebanggaan namun untuk mencapai lebih baik lagi harus ditingkatkan kualitas sumber daya manusianya. Peningkatan tersebut melalui program keluarga berencana, karena dengan perencanaan yang terprogram anak akan lebih terperhatikan kebutuhannya baik pendidikan dan kasih sayang sehingga melahirkan keluarga berkualitas. Dengan tumbuhnya generasi penerus yang unggul diprediksi pada tahun 2045 atau satu abad Indonesia merdeka. Kepala BKKBN Sugiri Syarief mengatkan pihaknya terus berupaya untuk mengelorakan kembali program kependudukan di Indonesia dengan melakukan langka revitaliasi program kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat,seperti,melibatkan tokoh agama,melibatkan media massa untuk mensebarluaskan program kependudukan,melakukan pelatihan terhadap stakeholder yang berhubungan denaga program kependudukan,terangnya.Q FER


LINGKAR PRIANGAN

Edisi 154 - Tahun 1- Kamis - 27 September 2012

Antisipasi Tawuran Pelajar Disdik Luncurkan SMS Gateway

CIANJUR (LJ)- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cianjur meluncurkan short message service (SMS) Gate Away sebagai terobosan untuk mengantisipasi terjadinya tawuran antar pelajar di Cianjur. “Upaya memanfaatkan kecanggihan layanan teknologi komunikasi ini

kita namakan SMS Gate Away. Insya Allah, upaya ini bisa efektif untuk mengantisipasi terjadinya tawuran di Cianjur,” kata Kepala Disdik Kabupaten Cianjur Endang Suhendar Rabu (26/9). Dia mengaku tak memungkiri, kasus tawuran antarpelajar di Cianjur terbilang tinggi. Ada sedikitnya

lima sekolah yang pelajarnya kerap terlibat kasus tawuran di Cianjur. “Sebetulnya kita sudah sering memberikan pendekatan ke setiap siswa dengan menggandeng guru bimbingan konseling, pengawas, maupun kepala sekolah untuk melakukan pembinaan agar tidak terlibat tawuran. Bentuk pembi-

Revitalisasi Koperasi,UKM dan BMT Perlu Segera Dilakukan

GARUT (LJ) -Dalam menghadapi era globalisasi, banyak tantangan yang harus dihadapi anak bangsa, termasuk aparatur pemerintah diantaranya dituntut meningkatkan kemampuan dan kinerja dalam bertugas. “Pasalnya, pada era globalisasi, tantangan yang kita hadapi begitu kompleks dan menuntut kerja keras. Beberapa tantangan yang pasti menghadang dihadapan kita diantaranya adalah masalah ekonomi, sosial budaya, politik, hukum, hak azasi manusia dan sebagainya,” demikian diungkap Kepala Dinas Koperasi UMKM dan BMT Pemkab Garut Rd.H. Tedi kepada LINGKAR JABAR di ruang kerjanya kemarin. Menurut Tedi, krisis moneter yang terjadi beberapa waktu lalu dan menyerang sejumlah Negara di dunia ter-

masuk di Indonesia, dampaknya masih terasa sampai saat ini. Buat instansinya, dampak krisis moneter tersebut menjadi pemacu semangatnya untuk terus berupaya meningkatkan peran dan kualitas organisasi koperasi sebagai ujung tombak perekonomian daerah. Sejak beberapa tahun terakhir, pertumbuhan koperasi dari segi kuantitas telah mengalami peningkatan, namun, dari segi kualitas peranan koperasi belum mampu mendongkrak perekonomian daerah. “Belum ada peningkatan yang berarti, kita belum melihat kearah sana. Hal ini disebabkan masih terbatasnya sumber daya manusia [SDM] koperasi, sehingga koperasi sulit berkembang secara maksimal,” katanya. Menyikapi hal ini kata Tedi, pihaknya akan terus

berupaya meningkatkan peran dan kualitas organisasi koperasi sebagai ujung tombak perekonomian daerah. program pembinaan bagi koperasi dan UKM di Kabupaten Garut terus dilakukan agar para pelaku usaha yang tergabung dalam koperasi semakin kreatif dan inovatif dalam mengembangkan usahanya. “Harus kita akui peningkatan jumlah koperasi selama ini, lebih disebabkan karena ada beberapa program bantuan dari pemerintah. “Koperasi seperti itu, hanya memiliki kelengkapan secara administratif saja, sedangkan fungsinya tidak ada,” tuturnya. Ditanya program paling mendesak dia mengatakan, meningkatkan ekonomidi pedesaan melalui koperasi dan UKM karena dari jaman krisis moneter tahun 1987 keberadaan koperasi dan UKM terbukti yang paling bertahan. “Untuk kedepannya, kita akan melakukan revitalisasi KUD, kemudian pemberdayaan ekonomi pondok pesantren, melakukan pembenahan KSP- KSP yang selama ini dianggap tidak bagus di masyarakat,ada yang mengatakan lintah darat dan sebagainya. Sekarang akan saya benahi,” ungkapnya. Menurut data, jumlah koperasi di Kabupaten Garut mencapai 1318, tapi sekarang tinggal 850 koperasi yang aktif. Q BDN/JUL

PDAM Tirta Mukti Kabupaten Cianjur Dapat Suntikan Dana APBD

naannya sendiri bervariatif, ada yang metode pendekatan keagamaan maupun pembinaan konseling,” kata Endang. Namun, lanjut Endang, upaya tersebut kadang berjalan kurang optimal. Artinya, selepas dari sekolah, terkadang siswa yang kerap terlibat tawuran tak terkontrol dalam pengawasannya. “Tapi di saat terlibat tawuran, yang bertanggungjawab dan kerap disalahkan pada akhirnya pihak sekolah, termasuk Dinas Pendidikan. Padahal kami sudah melakukan pembinaan, baik pendekatan keagamaan maupun upaya lainnya,” sebutnya. Sementara untuk program SMS Gate Away, Badan Anggaran (Bangar) DPRD Kabupaten Cianjur sudah membahas anggarannya, dana yang akan dialokasikan sebesar Rp570 juta yang diambil dari APBD Kabupaten Cianjur perubahan 2012. Anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Cian-

Jemaah Calon Haji Asal Cianjur Masuk Kloter 16

jur Irvan Rivano Muchtar mengatakan, alokasi anggaran untuk program SMS Gate Away sudah rampung dibahas antara DPRD bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Hasilnya diperoleh kesepakatan menganggarkan Rp570juta untuk program tersebut.”Untuk realisasinya akan dialokasikan di anggaran perubahan atau sekitar bulan Oktober dan November mendatang,” kata Irvan. Menurut Irvan, SMS Gateway merupakan alat komunikasi yang dapat digunakan orang tua siswa, para guru, dan kepala sekolah. “SMS Gateway nantinya akan menjadi sarana interaktif antara orangtua siswa, guru, dan kepala sekolah untuk mengetahui keberadaan siswa apakah sedang bersekolah atau bolos. Atau setelah selesai sekolah, apakah sudah pulang ke rumah atau masih keluyuran di luar rumah,” ujarnya.Q AGS/RUS

Kadiskoperindag Kab. Sukabumi

Terima Penghargaan Menteri Perdagangan RI SIKABUMI (LJ)Kepala Diskoperindag Kabupaten Sukabumi,Asep Jafar belum lama ini menerima penghargaan dari Menteri Perdagangan Republik Indonesia Gita Wirjawan,atas prestasinya dalam masalah penyelesaian konsumen lewat Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kabupaten Sukabumi. Penghargaan bergengsi ini diberikan saat acara rapat pertemuan BPSK tingkat nasional dan perumusan amandemen undang-undang perlindungan konsumen yang berlangsung di Hotel Mercure Jakarta.Pada acara pertemuan tingkat nasional itu, kabupaten Sukabumi ini terpilih menjadi juara ketiga. Hal itu berdasarkan hasil voting yang dilakukan para akademisi dan praktisi, indeks nilai yang diperoleh mencapai 80 persen. Angka tersebut merupakan sebuah indeks prestasi yang tergolong sangat baik dalam konteks penilaian dari aspek yuridis atau putusan kepastian hukum, aspek administratif, pemerintah daerah, serta tim penilai dan persepsi masyarakat. Sementara Kepala BPSK kabupaten Sukabumi, Asep Saepul Ramdan menyatakan, peraih penghargaan BPSK yang memiliki dedikasi serta kinerja yang sangat baik kepada tiga wilayah yang tergolong berprestasi yaitu kota Padang, Yogyakarta dan kabupaten Sukabumi, serta disusul oleh kota Bandung. “Dinilai sangat sulit untuk meraih prestasi ini, tapi yang lebih sulit lagi dalam rangka mempertahankan prestasi tersebut agar tetap memiliki dedikasi dan kinerja yang baik,”kata Asep Saepul Ramdan. Pertemuan yang dipimpin langsung Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, rombongan BPSK kabupaten Sukabumi merasa terharu dan bangga setelah diumumkan menjadi salahsatu BPSK dengan indeks terbaik.”Sebelumnya kami tidak menyangka mendapat penghargaan bergengsi dari pemerintah pusat,” katanya. Dalam kesempatan terpisah Ketua Pembina BPSK Memed Jamaludin menuturkan, BPSK dilahirkan untuk masyarakat.Dengan begitu, tidak akan berkembaqng tanpa ada dukungan dari masyarakat terutama mengenai kinerja dan fungsionalnya.”Kita semua berharap, kehadiran BPSK akan dapat memberikan sebuah penyelesaian yang sesuai dengan hukum serta perundang-undangan yang berlaku,” paparnya.Q HIL

CIANJUR- Jemaah calon haji (calhaj) Kabupaten Cianjur yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 16, diberangkatkan menuju Tanah Suci. Pelepasan 444 jemaah calhaj, Rabu (26/9) dilakukan Asisten Daerah III Dwi Ambar Wahyuningtyas di Kompleks Kemenag Kabupaten Cianjur. Kepala Seksi Urusan Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Cianjur menyebutkan, pemberangkatan pertama calhaj Kabupaten Cianjur akan disusul keberangkatan susulan dari kloter 58 yang terdiri dari 444 orang calhaj pada 8 Oktober mendatang. Selanjutnya menyusul pemberangkatan untuk kloter 82 dengan jumlah jamaah sebanyak 388 orang yang akan diberangkat pada 17 Oktober. “Sebelum mereka berangkat terlebih dahulu telah mengikuti manasik haji, tes kesehatan, dan lainnya,”ujarnya. Lebih lanjut Ambar mengatakan, pelaksanaan ibadah haji bukan hanya sekdar untuk meraih gelar spiritual, dan sekedar melihat Ka’bah saja tapi lebih dari itu. Ibadah haji menuntut kita untuk lebih bertanggungjawab secara sosial.”Ibadah haji memiliki pertanggungjawaban ukhrawi sekaligus mengemban amanah sosial. Betapa filosofi rukun Islam menempatkan ibadah haji sebagai kewajiban klimaks seorang Muslim,” jelasnya. Dalam kesempatan melepas itu, dia berpesan kepada para calhaj untuk bisa menjaga dan meminimalisasi gangguan, baik kesehatan maupun kendala lain, baik menjelang pemberangkatan maupun selama berada di Tanah Suci.”Kami juga meminta pula untuk selalu menjaga nama baik Cianjur pada khususnya, dan bangsa Indonesia pada umumnya, yaitu dengan berbuat baik, ramah, sopan, dan penuh kekeluargaan,”tandasnya. Q

yang belum bisa menikmati konsumsi air bersih. Padahal, target nasional melalui MDG’s, pelayanan air bersih harus mencapai kisaran 80%. “Karena itu, kita mendapatkan bantuan dana yang dialokasikan dari APBD perubahan sebesar hampir Rp6 miliar meliputi biaya penyambungan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dana pendampingan, serta dana perbaikan jembatan yang dilalui sambungan pipa air,” terang Herman. Adanya bantuan dari

pemerintah daerah ini diperkuat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) yang menyebutkan apabila pelayanan berada di bawah 60%, maka wajib dibantu. Kondisi ini mengindikasikan pemerintah daerah sendiri serius menangani masalah air bersih. “Adanya penyertaan modal yang akan dialokasikan dari ABT (anggaran biaya tambahan) menandakan keseriusan pemerintah daerah terhadap masalah air bersih di Cianjur,”katanya.Q AGS

GARUT (LJ ) - Kepemlikan sebuah rumah selain menjadi salahsatu kebutuhaan dasar bagi manusia yang harus terpenuhi, oleh sebab itu pembangunan perumahan mutlak dibutuhkan. Karena disisi lain, pembangunan perumahan juga dapat menciptakan kapangan kerja baru secara massal atau padat karya.

RUS

Gubernur Jabar Pantau Harga Kebutuhan Pokok

MAJALENGKA- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan tanpa sungkan-sungkan membeli sejumlah komditas kebuthan sehari-hari di pasar Sindangkasih. kecamatan Cigasong kabupaten Majalengka. Sejumlah komoditi yang dibeli orang nomor satu di Jawa Barat ini yaitu tempe, petai dan cabe merah. Hal ini dilakukan gubernur ketika melakukan pemantau harga kebutuhan pokok di pasar Sindangkasih, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, dalam rangka mengetahui stabilitas harga-harga kebutuhan pokok masyarakat setempat. Saat mengunjungi pasar, gubernur didampingi Wakil Bupati Majalengka H. Karna Sobahi, Asda II Bidang pembangunan H. Juhana, Kepala Bidang Perdagangan Dudi darajat serta Ketua PUI Pusat Nurhasan Jaidi. Diapun kemudian menanyakan kondisi harga kedelai kepada tukang tempe serta menanyakan bagaimana mensiasati adanya kenaikan harga kedelai, seraya membeli tempe senilai Rp 50 ribu.Q YAT

PT.Karisma Graha Siliwangi Patuh dan Taat pada Hukum

CIANJUR (LJ) -PDAM Tirta Mukti Kabupaten Cianjur tahun ini akan mendapatkan bantuan penyertaan modal dari APBD Kabupaten sebesar lebih kurang Rp6 miliar. Dana tersebut dialokasikan pada APBD perubahan tahun 2012. Direktur Utama PDAM Tirta Mukti Kabupaten Cianjur Herman Suherman mengatakan, hingga saat ini pelayanan air bersih kepada masyarakat Cianjur masih berada di kisaran 50%. Artinya, masih banyak masyakarat

7

“Disamping faktor bisnis, kedua hal tersebut diatas yang membuat kami berani berinvestasi di sektor perumahan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Garut,” jelas Peri, Site Manager PT Kharisma Graha Siliwangi kepada LINGKAR JABAR dikantornya kemarin.Berdasarkan kajian perusahaan kata

dia, pembangunan perumahan atau permukiman baru dalam sisi lain akan memberikan dampak positif bagi sejumlah sektor lainnya, yang pasti menciptakan lapangan kerja yang bersifat padat karya artinya mampu menyerap banyak tenaga kerja. Untuk pemerintah daerah, dapat menjadi pemasukan atau pendapatan daerah, karena sebelum pembangunan dimulai, pelaku usaha perusahaan akan membuat dan mengurus sejumlah perijinan sebagai prasyarat sebuah usaha. Seperti izin lokasi,ijin lingkungan setempat,kajian Analisa Dampak Lingkungan(Amdal) dan sebagainya. “Pada intinya kami patuh dan taat pada hukum dan perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya. Menyinggung pembangunan perumahan di Kampung Cangkuang RT03.Rw 08 Kelurahan Muara Sanding seputar Jln.Raya Garut Bayongbong, dia mengaku siap melakukan penataan lingkungan berupa pembangunan irigasi untuk penyaluran air lahan pertanian warga. “Disamping kewajiban kami memberikan konvensasi kepada para petani,” tuturnya.Q JUL/BDN


SENI BUDAYA & PANTURA Tari Topeng Losari

LINGKAR

INFOTAINMENT

Bakal Tampil di 3 Kota Besar

JABAR

Edisi 154 - Tahun 1 - Kamis, 27 September 2012

8

Artist

Jenny Cortez Berperan Sebagai Perempuan Hypersex

D K

AB CIREBON (LJ) - Sanggar Purwa Kencana Topeng Losari yang beralamat di jalan Batu, Desa Astana Langgar Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon, merupakan salah satu sanggar tari yang didirikan untuk menjaga seni keemasan masa lalu. Pasalnya, keberadaannya begitu berharga sebagai warisan khasanah budaya nusantara yang tiada tara. “Seni tari topeng Losari mempunyai ciri khas tersendiri yang tak dimiliki seni topeng lain yang ada di Cirebon. Penari melakukan pada gelayong atau kayang gerakan yang meliukan badan ke belekang, juga gantung sikil gerakan menahan atau menggantung kaki lebih dari 10 menit dan juga gerakan pasang naga seser yaitu gerakan kuda-kuda yang kebanyakan seni topeng lain lebih menggunakan gaya menutup kaki,” kata Nurnani kepada “LJ” usai berlatih tari untuk persiapan roadshow di tiga kota besar, kemarin di sanggar tarinya. Selain dari gerakannya, jelas Nurnani, hal yang membedakan lainnya adalah pada kostum. Para penari topeng Losari selalu menggunakan kostum yang menyerupai jubah dan menggunakan kain liris atau parang. “Hal lain yang membedakan Tari topeng Purwa Kencana Babakan Losari adalah jenis tari yang dilakukannya lebih menekankan ketokohan dari pada unsur filosofisnya. Jadi, kita berbeda dengan

sanggar lainnya sehingga menjadikan tari topeng Losari dianggap lebih unik dan lebih tua,” ungkap Nurnani. Nurnani adalah Dalang topeng keturunan ke delapan semenjak pertama kali diciptakan oleh dalang Karta, Dalang Kartas, Dalang Kenten, Dalang Duman, Dalang Darim, Dalang Sumitra, Dalang Dewi, Dalang Sawitri, kenudian diturunkan kepada Dalang Nurnani sampai saat ini. Dari sejarah, keunikan dan usia itulah sehingga pada even tahun 2012 ini topeng Losari terpilih untuk berkeliling mementaskan seni tari topeng Cirebon ketiga kota besar di Indonesia. “Kami sangat gembira karena bisa tampil di tiga kota besar. Nama Kabupaten Cirebon tentu terangkat dengan terpilihnya kami,” kata Nuranani. Nuranani akan menampilkan tiga sinopsis karyanya. “Ketiganya ini terdiri dari tari Pamindo (Panji Sutrawinangun), Tari Bodoran versi Babakan Losari, serta tari Kelana Bandopati,” ucap wanita yang pernah keliling Eropa, Asia, dan Amerika dalam memerankan sebagai Dalang penari topeng losari ini. Pementasan topeng Losari akan dimulai 1 Oktober 2012 di Kota Yogyakarta. Kemudian 11 Oktober 2012 akan tampil di Taman Budaya Jakarta, dan terakhir akan tampil di STSI Kota Bandung pada tanggal 17 Oktober 2012. GYO - C12

alam film horor terbarunya, artis seksi Jenny Cortez, berperan sebagai seorang per-m menempuan hypersex. Untuk memenuhi hasrat seksualnya yang sangat tinggi, iaa pun berhubungan intim dengan pria mana sajaa yang dikenalnya. W “Aku jadi Baby, wanita hypersex. Wanita by y) inkuliahan, punya cowok baik, tapi dia (Baby) ” tutur gin ML sama siapa saja, nafsunya besar,” A Jenny, yang main dalam film Kutukan Arwah awanSantet, arahan Hanny Mustofa, dalam wa wawancara di Campas-Sentul, Kabupaten Bogor,, Jawa Barat, belum lama ini. m mpuan Kalau dalam film Jenny menjadi perempuan n hypersex, bagaimana dalam kehidupan nyata? rtti me“Wanita yang memiliki kumis (tipis) berarti miis, armiliki nafsu yang tinggi. Saya punya kumis, en nyum tikan sendiri,” katanya seraya melempar senyum yang membuat penasaran banyak pria. d Jenny juga menceritakan, sejak tampil dalam u telun sebuah acara memasak di salah satu stasiun anyak evisi swasta, dia mengaku mendapat ba banyak di bisa manfaat yang positif. Salah satunya, ia jadi membedakan aneka bumbu dapur. in ng dii Perempuan cantik yang pernah berakting taarik film Air Terjun Pengantin ini semakin tertarik nny, untuk serius belajar memasak. Bagi Jenny, od dal keahlian memasak juga bisa sebagai modal untuk menarik perhatian lawan jenisnya. a“Cowok itu bisa tertarik sama wanita ka kasaa tanya dari ramuan kita memasak. Jadi bisa ,” ” ke dalam perut terus ke dalam hati deh,” n kata Jenny seraya menambahkan dia ingin uss kelak jika berumah tangga sang suami harus disediakan makanan buatannya sendiri. Menurut artis yang foto tanpa busan-anya kerap tersebar di dunia maya ini, ikutt n dalam acara memasak merupakan bagian dari persiapan dirinya untuk menikah nanti.. k “Ternyata bisa memasak itu penting untuk h wanita. Bagi aku, belajar masak jadi salah isatu persiapan jadi istri,” tutur gadis kelahiran Jakarta, 8 Oktober 1987 ini. ANG

PANTURA

Dinas Peternakan Periksa Hewan Kurban di 40 Desa

DPRD Purwakarta Terlusuri DPS Bermasalah

K

AB PURWAKARTA (LJ) – Munculnya angka 59.542 data pemilih sementara (DPS) bermasalah hasil penetapan di 192 panitia pemungutan suara (PPS), menggelitik Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purwakarta untuk segera mengkalarifikasi masalah tersebut ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat. “Kami segera membahas persoalan tersebut dinternal DPRD. Selain itu

kami juga akan menugaskan komisi terkait untuk menelusurinya,” ungkap Dadang Burhanudin, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Rabu (26/9), berkaitan dengan adanya angka DPS beramasalah setelah dilakukan rekafitulasi oleh pihak KPUD. Ia mengatakan, pihaknya akan segera mengklarifikasi langsung kepada Kepala Disdukcapil terkait data pemilih yang bermasalah, dimana sebelumnya pihak KPUD melakukan rekafitulasi daftar pemilih sementara, dari hasil

i i pemungutan supenetapan 192 panitia ara (PPS) terdapat 59.542 data pemilih bermasalah. Sebelum muncul data bermasalah tersebut, lanjut Dadang, pihak Disdukcapil awalnya memberikan jaminan, apabila pendataan kependudukan saat ini lebih akurat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. “Indikatornya, pihak Disdukcapil kini menggunakan perangkat modern (IT) yang terbilang cukup canggih,” ujarnya. Namun pada kenyataannya, sambung dia, muncul DPS bermasalah meskipun Disdukcapil menggunakan alat canggih yang katanya dapat meminimalisir terjadinya dobel nomor induk kependuduk (NIK). ”Dengan adanya masalah ini, kami akan segera menghubungi Disdukcapil untuk melakukan klarifikasi,” jelasnya. Dadang menambahkan, perangkat canggih (IT) yang digunakan pihak Disdukcapil tidak menjamin data kependudukan lebih akurat. Terlebih saat ini Purwakarta akan segera menggelar pesta demokrasi Pemilukada, dimana jumlah penduduk sangat berpengaruh besar terhadap suara dalam tahapan Pemilukada Purwakarta 2012 nantinya. YAS

Minimalis Kemiskinan, Gulirkan Program RTLH dan Permodalan

K

AB PURWAKARTA (LJ)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta tahun 2013 mendatang bakal memprioritaskan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) dan memberikan bantuan modal usaha bagi masyarakatnya. Hal itu dilakukan, untuk meminimalis angka kemiskinan di wilayah tersebut. “Saat ini ada sekitar 44.000 kepala keluarga terkategori miskin dan menempati rumah tidak layak huni. Karenanya prioritas program pembangunan tahun 2013 mendatang yakni pembangunan rumah miskin dan pemberian modal usaha,” terang Nani Mardiani, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Purwakarta kepada LINGKAR JABAR di ruang kerjanya, kemarin. Ia mengatakan, program pembangunan rumah miskin tersebut, akan dilaksanakan secara bertahap setiap tahunnya dibangun 10.000 rumah. Program tersebut, akan berlangsung selama lima tahun kedepan hingga 2018 mendatang. “Diharapkan kedepannya tidak ada lagi rumah tidak layak huni di Purwakarta ini,” ujarnya. Pembangunan rumah miskin tersebut, sambung Nani, menjadi program unggulan Purwakarta yang akan menitikberatkan pada rehabilitasi rumah tak layak huni. Untuk ta-

hun pertama pada 2013 ditargetkan 10.000 unit rumah dulu, kemudian tahun berikutnya 10.000 unit lagi. “Program ini akan terus berjalan hingga tahun 2018 mendatang,” paparnya. Renovasi rumah, lanjutnya, sifatnya masih insidentil. Maksudnya, jika ada rumah keluarga miskin yang roboh dan mengajukan memohonkan bantuan, baru akan disalurkan. Selain insidentil, program ini juga polanya masih sporadis. Karenanya, program renovasi rumah ini akan diperjelas lagi, sehingga masyarakat tidak menebak-nebak. Dijelaskan Nani, selama ini banyak masyarakat yang menebak bahwa program pembangunan rumah itu secara utuh. Padahal Pemkab Purwakarta hanya membiayai rehab rumah dengan dana sebesar Rp 15 juta dan bantuan modal usaha sebesar Rp 5 juta. “Melalui program itu, setiap rumah dianggarkan sebesar Rp 20 juta,” jelasnya. Dengan demikian, setiap ada pengajuan perbaikan rumah Pemkab Purwakarta tidak hanya memperbaiki rumah tak layak huni, menjadi layak ditempati atau sehat. Tetapi juga, sekaligus memberikan bantuan modal usaha. “Sehingga, masyarakat memiliki penghasilan dari modal usaha yang diberikan oleh Pemkab Purwakarta,” tukas Nani. YAS

S

UBANG (LJ) - Menghadapi Musim Idul Adha pada bulan Oktober mendatang, Dinas Peternakan Subang telah mempersiapkan beberapa program khusus terkait penanganan penyakit hewan kurban. Beberapa kegiatan itu, yakni sosialisasi atau penyuluhan terhadap penyakit hewan menular, Anthrax dan Vaksinasi hewan rentan Anthrax yang dilakukan di 80 desa di Kabupaten Subang. “Jauh-jauh hari sebelumnya, Kami telah melakukan pengamatan dan penyidikan terhadap penyakit hewan kurban. Untuk mengantisipasi itu kami telah melakukan vaksinasi terhadap 16 ribu hewan qurban yang dilakukan di 80 desa di kabupaten Subang,” ucap Kabid Kesehatan Hewan pada Dinas Peternakan Subang, Agus Sugama, kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Menurutnya, daerah rawan Anthrax di Kabupaten Subang itu berada di 7 kecamatan seperti, Kecamatan Dawuan, Kalijati, Ciater, Subang, Cisalak, Cibogo, dan Cipeundeuy. Mesk begitu, pihaknya mengaku hingga saat ini belum menemukan hewan ternak yang terinfeksi penyakit itu. “Sejauh ini kami belum mendapatkan temuan penyakit tersebut. Kami berharap itu terjadi di daerah ini,” ujarnya. Dari pengalaman musim Idul Adha tahun lalu, Kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Subang masih didominasi jenis domba. Tahun lalu, jelasnya, kebutuhan domba kurban di Subang mencapai 9.000 sampai 10.000 ekor. Sedangkan untuk hewan kurban jenis Sapi mencapai 900 hingga 1000 ekor. “Untuk tahun ini, Kebutuhan hewan kurban di Subang tidak akan jauh dari tahun sebelumnya, relatif stabil,” tambahnya. Untuk saat ini, lanjut Agus, pihaknya belum

menemukan dan menerima laporan terkait penyakit Anthrax pada hewan ternak, namun untuk penanganan kesejahteraan hewan kurban akan terus dilakukan dengan mengadakan sejumlah kegiatan, yakni memberikan pelatihan kepada petugas penyembelih hewan kurban, dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban secara rutin diluar pasar hewan. “Pelatihan petugas penyembelihan, kami akan melakukan koordinasi dengan pihak Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) atau panitia penyelenggara kurban. Sedangkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang berada di pasar dan di luar pasar hewan biasanya kami lakukan pada H-7 hingga H+2,” paparnya. Agus menghimbau, bagi para pedagang hewan kurban, untuk tetap memperhatikan kesejahteraan hewan kurban yang hendak dijualnya seperti, kebutuhan makan minum hewan ternak serta perlindungan Atap dan udara bagi hewan kurban. “Ini tentunya menyangkut kepentingan masyarakat luas, oleh karena itu kondisi hewan kurban yang diperjualbelikan harus terpantau secara jelas,” jelasnya. Sementara, warga Panglejar, Kecamatan Subang, Iwan (40), berharap ada pemantauan lebih serius dari pemda terkait porses penjualan hewan kurban di kabupaten Subang. Dari pengamatannya pada tahun lalu, Sejumlah pedagang yang menjual masih terlihat tidak memerhatikan kondisi hewan kurbannya. “Dari pengamatan saya pada tahun lalu, banyak penjual hewan kurban yang berada di Pasar Panjang, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan subang masih terlihat asal-asalan dalam menjual hewan kurban. Hal itu saya lihat dari ukuran dan usia hewan kurban yang didagangkan,” tukasnya. ADE


LINGKAR CIREBON

Edisi 154 - Tahun 1 - Kamis, 27 September 2012

Dipandang Sebelah Mata

FKKC Kabupaten Cirebon Galang Kekuatan

KAB CIREBON (LJ)- Seluruh kepala desa atau kuwu yang tergabung dalam FKKC (Forum Komunikasi Kuwu Cirebon) bakal mengalang kekuatan dalam pelaksanaan Pemilukada, Pilgub maupun Pileg. Bersatunya kuwu di Kabupaten Cirebon itu, karena mereka (kuwu,red) bakal mendukung siapapun kepala desa yang akan maju dalam pelaksanaan ketiga pemilihan tersebut. “Mulai sekarang kita harus merapatkan barisan, semua kuwu bersatu untuk mendapatkan keadilan. Sebab selama ini keberadaan kita terkesan masih dilihat sebelah mata, baik oleh

pemerintah daerah maupun pusat. Padahal tugas atau pekerjaan kepala desa paling berat dan besar tangungjawabnya, karena langsung bersentuhan dengan masyarakat,” tegas Muadi, Kuwu Klayan Kabupaten Cirebon kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Muadi yang saat ini menjabat sebagai sekjen di FKKC Kabupaten Cirebon mengatakan, untuk suatu Perubahan kuwu harus rapatkan barisan dengan selalu menjaga kekompakan yang sudah terjalin selama ini. Sehingga, perjuangan semacam ini jangan sampai berhenti ditengah jalan. “Siapapun

Kuwunya, kita sebagai Kuwu periode lama harus mampu mendorong setiap kepala desa baru untuk mewujudkan sebuah perubahan yang Pro Rakyat,” ujarnya. FKKC harus terus eksis dalam perjuangan ini, kata dia, bahkan harus siap menjadi pendukung utama bila pada tahun 2013 mendatang, ada kuwu yang berani tampil kemuka sebagai calon Bupat Cirebon atau E1, Begitupun di tahun 2014 mendatang, FKKC harus berani mengambil resiko masuk menjadi calon legislatif (caleg) dari Parpol (partai Politik) manapun, sebab kalau dari FKKC banyak yang duduk di kursi legislatif, dan E 1 nya dari FKKC juga, maka tidaklah mustahil semua aturan ataupun kebijakan akan berpihak kepada rakyat. “Sudah ada buktinya, kalau E1 dan wakil rakyatnya bukan berasal dari kepala desa, APBD Kabupaten Cirebon yang besar itu selama ini habis untuk kinerja para birokrat di Pemda, sementara masyarakat dan pemerintahan desa hanya mendapatkan sisa anggaran saja yang jumlahnya lebih kecil dari bantuan sosial,” jelas Muadi. Hal senada juga ditegaskan

Tim Penyidik Polsek Utbar Panggil Tiga Pemeriksa HS

CIREBON (LJ)– Pemeriksaan terhadap HS, tersangka mafia CPNS di lingkungan RSUD Gunung Jati (RSUDGJ) yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat terus diundur. Kali ini alasannya, penyidik menemukan nama-nama baru sebagai saksi untuk dikorek keterangannya sebelum HS diperiksa. Sehingga hari ini (kemarin,red) polisi akan memanggil tim pemeriksa internal HS tersebut. Data yang dihimpun LINGKAR JABAR, tim pemeriksa internal yang dibentuk Direktur RSUDGJ drg. Heru Purwanto MARS atas perintah dari Kepala BK Diklat (BKD), Ferdinan Wiyoto pada 17 September 2012. Mereka adalah, Wadir Penunjang Medis dan Pendidikan dr. Gunadi, Kabag Umum Agus Supriana, dan Kasubag Kepegawaian Suharjo, ketiganya akan menjalani pemeriksaan penyidik Polsekta Utbar selama dua hari, Rabu dan Kamis (26-27/9). Kapolsekta Utbar, Kompol Hasanudin mengaku, keterangan ketiga anggota tim pemeriksa internal dinilai sangat penting, karena tim

inilah yang telah memeriksa HS secara internal, serta yang menyatakan bahwa memang terbukti terlibat dalam praktik mafia CPNS.“Keterangan dari tim pemeriksa internal ini memang penting, karena tim itu yang menyatakan HS terbukti bersalah,” ujarnya. Terkait lamanya penetapan status HS menjadi tersangka, Hasanudin berkilah penetapan tersangka akan dilakukan ketika yang bersangkutan telah menjalani pemeriksaan. Kapolsek Utbar kembali janji, bila semua saksi telah selesai diperiksa maka pihaknya akan segera menghadapkan HS. “Kami kumpulkan dulu semua bukti juga keterangan dari para saksi, agar dalam memeriksa HS memiliki bukti yang sangat kuat untuk menetapkannya sebagai tersangka,” paparnya. Sementara, salah satu pegawai RSUDGJ yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan, kalau memang direktur berani, maka harus segera menonaktifkan HS dari jabatannya demi kelancaran pemeriksaan kasusnya. Dia pesimis, meskipun HS sudah ditetapkan

tersangka, direktur berani menonaktifkan atau memecat HS. “Kayanya kami tak yakin kalau direktur berani menonaktifkan HS, walaupun statusnya sudah menjadi tersangka,” ujarnya. Rasa pesimis terhadap sikap direktur RSUDGJ berani menonaktifkan atau memecat HS dari jabatannya, cukup beralasan. Bukti nyata sudah diungkapkan Kepala BK Diklat (BKD) Kota Cirebon, Ferdinan Wiyoto, ia menjelaskan, pada saat pemeriksaan sebelumnya, dia membeberkan tanggal 29 April 2012 pihaknya menerima surat pengaduan dari Harjono yang menjadi korban HS. namun ketika sedang mempelajari surat pengaduan itu, tanggal 7 Mei muncul surat dari Direktur RSUDGJ drg. Heru Purwanto, isi dalam surat itu klarifikasi tentang permasalahan antara Harjono dengan HS yang akan diselesaikan secara pribadi, sehingga tidak lagi dalam wilayah kedinasan. “Surat itu dapat dijadikan alat bukti kalau HS memang tersangka, dan ketidak beranian direktur menindak tegas bawahannya,” tukasnya. Q

GYO/NAN

Didi Desak Plt Ketua DPD Golkar Dicabut

CIREBON (LJ)- Meskipun DPD Partai Golkar Jawa Barat sudah menunjuk Ganiwati sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar, namun tanda-tanda kebangkitan partai berlambang pohon beringin ini belum terlihat. Pengurus DPD Partai Golkar Kota Cirebon, Didi Sunardi menuding Ganiwati tidak becus mengurus partai. Dengan mandat yang dimiliki dari Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Irianto MS Syafiudin, Ganiwati belum menunjukan kinerja sebagai seorang plt. “Ganiwati malah asyik di Bandung, dan jarang ke Cirebon. Padahal dia sebagai plt, tapi kok malah tidak ada di Cirebon,” sindirnya kepada

LINGKAR JABAR, kemarin. Didi bahkan mendesak supaya SK plt ditinjau ulang. Sebab, plt itu bagus sepanjang bisa menyelesaikan persoalan Golkar di Kota Cirebon. Justru kondisi sekarang, persoalan ini belum terselesaikan dengan baik. Masa berlakunya SK plt hanya tiga bulan, tapi semuanya masih mengambang. Inilah yang menjadi dasar Ganiwati dianggap tidak mampu mengkonsolidasikan, termasuk halal bihalal beberapa waktu lalu. “SK Plt Ganiwati sampai 1 Desember. tapi Ganiwati belum bisa melakukan pekerjaan lebih, baru sebatas konsolidasi dan koordinasi. Rapat di DPD juga baru sekali,” bebernya. Ia berharap, yang terpenting

program plt adalah kejelasan. Dan yang menjadi pertanyaan saat ini apakah tugas plt ini menggantikan posisi Sunaryo atau bukan. Bagaiamana pun juga, hingga sekarang Sunaryo tidak bisa digantikan, kalau sudah tiga bulan SK plt selesai, berarti terjadi kekosongan. Mendekati pelaksanaan pilwalkot, menurut Didi, sampai saat ini rekomendasi DPP belum ada kabar beritanya, dan inilah yang menjadi tugas plt untuk mengkomunikasikan ke DPP. Makin sempitnya waktu pendaftaran di KPU hingga tanggal 4 November, sekarang malah belum ada apa-apa. Kalau rekomendasi turun akhir Oktober, justru menyulitkan Golkar untuk melakukan sosialisasi calon. “Apakah mungkin rekomendasi turun akhir Oktober, Kapan nyari pasangannya? Sudah nggak ada waktu. DPP harus segera keluarkan rekomendasi sekaligus mencari partner,” katanya.Sementara, Dardjat Sudrajat mengaku, hingga saat ini partainya masih menunggu rekomendasi dari DPP. Bahkan pria yang akrab disapa Ajat ini secara terang-terangan berharap rekomendasi akan turun ke Ano Sutrisno. Sebab, kenyataan di lapangan selama ini, kecenderungan masyarakat terhadap sosoknya sangat besar. “Ano masih diinginkan masyarakat, tunggu rekomendasi DPP,” pungkasnya. Q BAG/PAN

Kepala Desa Kejuden, Sukaryadi, besarnya APBD Kabupaten Cirebon tahun ini ada kenaikan lebih kurang Rp 1,9 triliun, namun yang dikucurkan untuk desa anggarannya hanya sebesar Rp 68 miliar dan masih tetap tidak ada kenaikan. Ia menegaskan, apabila ada yang bicara kalau pemerintah sekarang sudah pro rakyat, itu omong kosong dan selama ini dijadikan slogan belaka. “Nah, sebentar lagi akan menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Pemilihan Bupati (Pilbup) pasti istilah Pro Rakyat kembali akan terdengar,” papar Sukaryadi, yang juga Ketua FKKC. Sukaryadi menjelaskan, ketidak pro rakyatnya pemda tak hanya soal pengalokasian anggaran, namun saat seluruh kepala desa membutuhkan dukungan moril untuk merubah aturan tentang desa, keberadaan pemerintah sama sekali tidak terlihat. Adanya aturan itu, hasil perjuangan FKKC yang mengusulkan perubahan aturan tentang Kuwu, dimana mereka yang sudah habis masa jabatannya tidak boleh menjabat lagi, sekarang ini diperbolehkan kembali.

Bukti perjuangan FKKC, terbukti dengan munculnya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 38 Tahun 2011 yang sekarang, tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kuwu. Dulu lanjut Sukaryadi, ketika kepala desa akan mengambil uang yang nilainya ratusan juta harus melalui rekomendasi bupati, dan kalau nilainya Rp 25 jutaan melalui rekomendasi Camat. “Setelah kita berteriak melalui FKKC, muncul lagi Perbup Nomor 44 Tahun 2011 tentang kekayaan desa. Apakah seterusnya harus seperti ini, kalau kita tidak teriak Pemda diam, kalau begini terus Kita cape dan jenuh,” Jelasnya. Sukayadi menambahkan, pada Senin (24/09) lalu, perwakilan FKKC bersama Parade Nusantara telah menghadap dan melakukan audiensi dengan Kementrian Dalam Negeri (Kemendag). “Hasilnya, dalam waktu 3 hari setelah kedatangan kami, Kemendagri akan mencabut edaran terkait larangan mantan Kuwu jadi Pejabat. Dan mencabut pasal yang mengatur pembatasan periode atau jabatan kuwu dalam UU 32 dari dua periode menjadi tiga periode,” tukasnya. Q LIL

Kejari Periksa Ulang BAP Polisi

9

Lintas Pedagang Pasalaran Tetap Bertahan

KAB CIREBON- Para Pedagang Pasar Pasalaran Weru, Kecamatan Weru Lor Kabupaten Cirebon mengaku resah dengan adanya selebaran yang meminta mereka segera pindah ke pasar darurat. Seperti dikatakan, Anah, pedagang sembako, ia dan rekan-rekannya masih ingin berada di Pasar Pasalaran hingga 2018. Karena, sesuai kesepakatan awal antara pedagang dengan dinas pasar. “Sebenarnya kita sudah tenang berjualan disini, karena lama tidak ada lagi kabar soal pedagang harus pindah kelokasi pasar darurat. Tapi semenjak ada surat selebaran, kita jadi terusik lagi. Maunya apa sih, kan 100 persen pedagang tetap tidak mau pindah. Jadi ya tolong turuti, lagian kondisi bangunan di sini masih baik,” ujarnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin.Sementara, Ketua Ikatan Pedagang Pasar Pasalaran Weru (IP3W), Us Us Ruchyat menegaskan, dirinya tetap tidak memaksa pedagang untuk pindah ke pasar darurat. “Siang ini (kemarin,red) aman-aman saja, tak ada apa-apa. kita tegaskan, tidak memaksa pedagang untuk pindah atau tetap berjualan disini. Jadi semuanya serahkan saja kepada mereka. Secara pribadi kita tetap menolak renovasi pasar tersebut,” tegasnya. Sebelumnya, rencana eksekusi yang akan dilakukan hari Rabu (26/9), batal dilakukan, karena ditentang pedagang. Aparat gabungan yang diturunkan ke lokasi terpaksa menarik diri agar tak terjadi gesekan fisik dengan para pedagang. Pengamat Sosial Kabupaten Cirebon, Maman mengatakan, belum dieksekusinya para pedagang karena dinas terkait tengah mengkaji dampak buruk dari rencana itu. “Misalnya nanti ada sikap perlawanan dari pedagang pasar dan dampak sosial lainnya. Kalau toh akan dibongkar, harus ada dialog yang mengahasilkan suatu solusi,” tukasnya. Q GYO/PIP

Mayat Pria Gegerkan Warga Ambulu

KAB CIREBON (LJ)- Tim jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumber Kabupaten Cirebon yang menangani kasus penembakan terhadap korban bernama Cipta Agus Tira (18), hingga tewas oleh oknum Polsek Karangsembung, Brigadir Sahidin Zainudin, masih memeriksa dan mengecek ulang BAP (berita acara pemeriksaan) yang telah dilengkapi penyidik Sat Reskrim Polres Cirebon. Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Sumber, Subhan membenarkan pihaknya telah menerima kembali berkas BAP tersebut. “Setelah dikirimnya kembali berkas perkara atau BAP itu, tim JPU harus meneliti kelengkapan formil dan materil berkas. Dan banyak administrasi yang harus dilengkapi. Setelah itu JPU akan menentukan sikap. Jadi hingga saat ini berkas itu belum kami nyatakan P21,” ungkapnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Terkait adanya surat pencabutan perkara, Subhan mengatakan, bahwa surat pencabutan perkara tersebut tidak berpengaruh terhadap proses pembuatan dakwaan untuk tersangka. “Memang, dalam berkas perkara harus dilampirkan juga surat pencabutan perkara yang katanya dari keluarga korban. Tapi surat itu sangat tidak berpengaruh terhadap dakwaan, melainkan sebagai pertimbangan dari JPU,” jelasnya. Terpisah, Kasat Reskrim Polres Cirebon, AKP Rohadi membantah, kalau pihaknya memalsukan surat pencabutan perkara keluarga korban. “Dalam kesempatan ini kami tegaskan, anggota Sat Reskrim Polres Cirebon sama sekali tidak pernah menerbitkan atau membuat surat palsu pencabutan perkara. Yang jelas, kami menerima surat pencabutan perkara yang asli dan ditandatangani oleh orang tua korban,” kata Rohadi. Seperti diberitakan sebelumnya, Cipta Agus Tira (18) tewas bersimbah darah di depan kantor Desa Karangwareng, Kabupaten Cirebon, sekitar pukul 01.35, Minggu (5/8) dini hari lalu, terkena peluru dari pistol milik tersangka Brigadir Sahidin Zainudin anggota Polsek Karangsembung, Kabupaten Cirebon saat korban bersama teman-temannya sedang keliling desa membangunkan sahur. * Q WAS/PIP

KAB CIREBON– Sesosok mayat dengan kondisi luka bakar gegerkan warga Desa Ambulu, Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon, Rabu 26/9). Ditemukannya jenazah berjenis kelamin pria itu, pertama kali diketahui warga setempat di lokasi pinggir tambak udang pada pukul 10.00 WIB. Dugaan sementara, korban terlebih dulu dianiaya oleh pelaku sebelum dibuang di area tambak warga. Informasi dihimpun LINGKAR JABAR, temuan mayat tersebut berawal saat sejumlah petani tambak hendak melakukan pemeriksaan di lahan tersebut. Namun, mereka kaget saat melihat sesosok jenazah dalam kondisi luka bakar terlentang di pinggir tambak. Seketika melihat sosok mayat tersebut petani langsung melaporkan kepada aparat desa setempat, kemudian dilaporkan kepada petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Losari. Tak lama kemudian petugas dari Polsek setempat dan Kepolisian Resor (Polres) Cirebon datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Mereka langsung melakukan pemeriksaan atas korban. Sementara, puluhan warga yang ingin mengetahui siapa jenazah tersebut, saat dilakukan proses evakuasi tidak seorang pun yang mengenali korban, apalagi dalam keadaan luka bakar. “akhirnya, jenazah dibawa oleh polisi ke RS Bhayangkara, Losarang, Indramayu, untuk dilakukan outopsi,” kata Marta, seorang petani tambak warga Ambulu. Sementara, Kapolres Cirebon, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hero Henrianto Bachtiar membenarkan adanya penemuan mayat tanpa identitas di tambak udang di Desa Ambulu tersebut. Q PIP/EKA

Diduga Pengurus PSSI 2007-2012 Gondol Duit Hibah

KAB CIREBON (LJ)– Kegiatan olahraga di Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Cirebon nampaknya bakal terhambat untuk dilaksanakan. Pasalnya, uang kas yang ada di PSSI daerah pemasok udang itu, sudah lenyap diduga dibawa kabur pengurus PSSI non aktif priode 20072012, yakni Mutaqin Billah dan Budi Hartono, sebesar Rp 100 juta yang bersumber dari bantuan APBD (Ang-

garan Pendapatan Belanja Daerah) Kabupaten Cirebon tahun 2012. “Memang uang kas PSSI sebesar Rp 100 juta digondol kedua pengurus non aktif itu,” aku Sutardi Raharja, Ketua PSSI Kabupaten Cirebon priode 2012-2017, kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Menurut dia, dibawanya dana hibah itu tanpa alasan jelas peruntukannya, apakah digunakan untuk kepentin-

gan pembinaan altlet atau apa. Padahal, uang itu tindak lanjut permohonan dana bantuan kontingen Divisi II Persatuan Sepak Bola Gunung Jati (PSGJ) Kabupaten Cirebon. Anggaran itupun lanjutnya, dikeluarkan Disbudparpora melalui Sekda (sekretaris darah) kabupaten Cirebon, yang dicairkan ke no. rekening 0020759844100 Bank Jabar Banten Kantor cabang sumber. “Nomor rekening itu atasnama Budi Hartono selaku Ketua Harian PSGJ non aktif. Dan telah direalisasi pada tanggal 14 agustus 2012 lalu,” ujarnya. Namun, kata Sutardi, sejak dana itu cair dari bulan agustus, kedua orang tersebut menghilang tanpa jejak. Makanya, PSSI Kabupaten Cirebon tidak akan tinggal diam dalam kasus ini, dan

akan membawanya ke ranah hukum. “Kami akan tetap mempertanyakan dana itu, karena dana tersebut uang rakyat. Dan kami memiliki kewenangan atas pertanggungjawaban dana tersebut,” tegasnya. KatanyaSutardi membantah adanya anggapan bahwa pihaknya menerima sebesar Rp. 25 juta dari dana hibah itu. “Tidak benar tuh kami ikut menikmati uang hibah sebesar Rp. 25 juta oleh mereka,” paparnya. Meski begitu, tambah Sutardi, pihaknya berharap masalah tersebut bisa cepat selesai dan tidak berkepanjangan, karena bisa menggangu pembinaan sepakbola. “Saat ini, kami hanya menunggu etika baik dari Mutaqin Billah dan Budi Hartono untuk segera mengembalikan dana hibah tersebut,” tukasnya. QPIP/GYO


PENDIDIKAN & KESEHATAN

Edisi 154- Tahun 1 - Kamis, 27 September 2012

Minim Sosialisasi,

Info Kesehatan Depresi Pada Remaja

S

eorang remaja yang terlihat tidak gembira merupakan hal yang biasa. Namun, perlu diwaspadai bila perasaan tidak bahagia tersebut terus berlanjut sampai lebih dari dua pekan. Ada banyak alasan mengapa seorang remaja merasa tidak bahagia. Lingkungan yang penuh tekanan dapat memicu depresi. Dengan adanya depresi, dapat muncul perasaan merasa bersalah, menurunnya performa di sekolah, interaksi sosial, menyimpangnya orientasi seksual, maupun terganggunya kehidupan remaja di keluarganya. Depresi merupakan gangguan serius yang dapat mempengaruhi pikiran, perasaan, perilaku, dan kesehatan secara umum. Depresi tidak mengenal usia. Tua, muda, dewasa, bahkan remaja bisa terkena depresi. Dengan dipicu permasalahan sepele, bisa saja remaja yang mengalami depresi melakukan hal-hal yang tidak dibayangkan orang umum. Yang paling membahayakan dari depresi adalah munculnya ide bunuh diri atau melakukan usaha bunuh diri. Definisi Depresi Depresi merupakan suatu gangguan mental yang spesifik yang ditandai dengan adanya perasaan sedih, putus asa, kehilangan semangat, merasa bersalah, lambat dalam berpikir, dan menurunnya motivasi untuk melakukan aktivitas. Gejala Depresi Perhatikan tanda-tanda berikut untuk mengetahui adanya depresi pada remaja: Merasa sedih, cemas, dan tidak memiliki harapan Tidak nafsu makan, atau banyak makan yang menyebabkan penurunan maupun kenaikan berat badan dalam waktu singkat Terjaga di malam hari, namun tidur sepanjang siang Menarik diri dari teman-temannya, murung Aktivitas dan prestasi di sekolah menurun, menurunnya motivasi dan minat Mudah marah dan tersinggung, menjadi sensitif terhadap kritikan Rendah diri dan merasa sangat bersalah Konsentrasi menurun, sulit mengambil keputusan Adanya perubahan dalam kebiasaan makan maupun tidur Memiliki pikiran untuk melakukan bunuh diri Bersambung

Program Generasi Berencana Terancam Sia-Sia

B

OGOR - Program Generasi Berencana (GenRe) yang sedang gencar disosialisasikan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dinilai tidak efektif untuk masyarakat di pedesaan. Faktor penyebabnya, tak lain adalah minimnya sosiliasasi atau promosi ke wilayah pedesaan. Sehingga, program ini sulit untuk menyentuh remaja di pedesaan. “Program generasi berencana

(Genre) yang tengah dipromosikan oleh BKKBN secara besar-besaran, bagaimana dampaknya bagi remaja di pedesaan, rasanya kurang,” ujar Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nova Riyanti Yusuf, dalam keterangan persnya, baru-baru ini. Nova Riyanti menjelaskan semua program BKKBN terlebih program GenRe kurang memperhatikan aspek kependudukan. Sosialisasinya tidak sampai ke desa-desa. Jadi harusnya BKKBN harus

mencari cara agar programnya bisa memberikan solusi terhadap jumlah penduduk yang terlanjur meningkat. “Harus ada evaluasi. Seperti program Genre belum terlihat dampaknya bagi remaja di pedesaan. Mereka juga kurang dalam mempromosikan masalah kependudukan,” jelasnya. Sementara Sekretaris Utama BKKBN Subagyo program Genre adalah program terobosan BKKBN. Dalam program ini, remaja menjadi sasaran dalam mempersiapkan keluarga berkualitas. “Dulu sasaran kami untuk melakukan KB adalah PUS (Pasangan Usia Subur),” kata Sudibyo. Dengan terobosan ini, lanjut Subagyo, BKKBN menargetkan remaja untuk mempersiapkan diri menjadi keluarga berkualitas. “Remaja ini nantinya akan menjadi pengganti kita. Maka harus dipersiapkan agar menjadi lebih baik,” katanya. Secara fisik, program Genre memang tidak langsung turun ke desadesa. Dan hanya sebatas di tingkat kecamatan di tingkat sekolah lanjutan. Hal tersebut dikarena terbatasnya dana. Namun demikian, BKKBN terus melakukan advokasi sampai ke media luar ruang yang dapat memfasilitasi BKKBN sampai ke sejumlah pelosok. Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga,

RUMAH

Dijual Lukisan Karya Pelukis Ternama Judul : “Kereta Kencana” Harga : Rp 350 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi Nur Hamidan (081584965577)

Dijual :Rumah + kontrakan diBakom Harga : Rp 370 000 000 Lokasi : Cileungsi - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305

Dijual Uang Kuno Harga : Rp 2 250 000 Lokasi : Jawa Barat - Depok hubungi : Lingga 02192739059 OLAHRAGA Dijual : Jersey ladies arsenal ( Size S masih baru ) Lokasi : Jawa Barat - Cimahi Harga : Rp 140 000 Hubungi : 089657634819 Handy Hermawan Dijual : Sepeda WIM CYCLE FISHBONE ( type Fishbone ukuran 20 inch) Harga : Rp 900 000 Lokasi : Jawa Barat - Depok Hubungi : Bernard Renaldi 08158036466 Dijual : Air Climber Alat Fitness Praktis Harga: Rp 650 000 Lokasi: Jawa Barat - Bogor Hubungi : Babe Shop HP. 081585828666 APARTEMEN Disewakan apartemen setiabudhi , Ukuran: 48 m² Harga sewa: Rp 6 juta perbln Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi: Christopher 081910006100 Disewakan Apartment Grand Setiabudi Bandung Harga : Rp. 50 Juta / Tahun Lokasi: Jl. Setiabudi 130-134 Bandung - Jawa Barat Hubungi: Rizal (08121471598)

Dijual :Rumah + kontrakan di Bakom Harga : Rp 2 700 000 Lokasi : Cileungsi - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305 Dijual : Rumah Harga : Rp 150 000 000 Lokasi : Jl.raya Jampang Kalisuren,bogor Hubungi: 087870256116 Dijual : Rumah + kontrakan 12 pintu Harga : Rp 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305 Dijual Rumah nyaman dan sejuk Harga: Rp 875 000 000 Kamar Tidur: 5 Ukuran: 180 m² Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi Silva/ bu Hany CP: 085624331105 / 0856208007 RUKO Ruko Pinggir Jalan di Jl.Raya Tajur Harga : Rp 1 350 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi :081806341259 Kavling komersial sentul ukuran 180000 m² Harga : Rp 2 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi : 081387742916 JASA A.O.S RECORD REKAMAN TERJANGKAU DEMO,MIXING,MASTERING,ETC LOKASI : JAWA BARAT - BOGOR KOMP BADAK PUTIH 1 NO.31 KOTABATU, CIAPUS BOGOR HUBUNGI : 085692628092

Sudibyo Alimoeso mengatakan hambatan BKKBN menjangkau pelosokpelosok desa adalah bukan hanya karena dana. Tapi kepedulian kabupaten/kota dalam menggaungkan program KB dan Kependudukan. “Memang tidak semua Kabupaten/ Kota yang punya program Genre. Tapi mereka juga punya integritas penggarapan. Tapi nyatanya tiap daerah memiliki prioritas berbeda. Sehingga adakalanya program KB belum menjadi prioritas,” kata Sudibyo. Seperti diketahui, dalam RDP BKKBN mengajukan usulan pagu anggaran 2013 sebesar Rp2,6 triliun. Usulan tersebut diterima dan akan dilakukan pendalaman program dan kegiatan BKKBN. DPR juga akan membahas lebih rinci usulan tambahan anggaran BKKBN untuk 2013 sebesar Rp150,07 miliar, untuk kegiatan New Inisiative II. Begitu pula usulan tambahan anggaran dana alokasi khusus (DAK) 2013, juga akan segera dibahas. Terkait dengan usulan penambahan anggaran untuk kegiatan inisiatif baru II pada 2013, BKKBN akan memanfaatkan mengembangkan program Genre, melalui penggerakkan kelompok PIK remaja/mahasiswa, dan bina keluarga remaja (BKR) dan program lainnya. Q CPS

Indonesia Butuh Banyak Ahli di Empat Bidang

D

EPOK - Pemerintah melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan akan memperbanyak beasiswa pendidikan di jenjang pascasarjana untuk menambah jumlah doktor. Peningkatan jumlah doktor diperlukan untuk menguatkan riset yang menghasilkan inovasi yang mampu mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. ”Indonesia perlu mengatasi ketertinggalan dalam jumlah doktor berkualitas yang mampu mendukung riset yang menghasilkan banyak jurnal ilmiah dan paten,” kata Musliar Kasim, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan di Depok, baru-baru ini. Data terakhir menunjukkan, jumlah doktor di Indonesia berkisar 27.000 orang. Sekitar 30 persen di antaranya ada di bidang sains, teknologi, kesehatan, dan pertanian. Indonesia butuh banyak ahli di keempat bidang ini untuk mendukung kemajuan ekonomi. Doktor dibutuhkan untuk melakukan terobosan lewat riset untuk menghasilkan inovasi yang diperlukan dunia industri dan berbagai bidang lain. Menurut Musliar, upaya memperbanyak doktor

di Indonesia dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan menyediakan beasiswa pendidikan doktor di dalam dan luar negeri. Tiga tahun terakhir, pemerintah setiap tahun mengalokasi-

kan beasiswa untuk 3.000 orang di dalam negeri dan 1.000 orang di luar negeri. ”Untuk meningkatkan doktor, perlu memperbanyak mahasiswa jenjang S-2 atau magister. Ini juga menjadi komitmen pemerintah. Kalau S-1, kan, sudah ada beasiswa Bidikmisi,” ujarnya. Djoko Santoso, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud, mengatakan, pada 2013 penggunaan bunga dana abadi pendidikan difokuskan untuk program beasiswa S-2. Minimal 1.000 mahasiswa S-2 akan didistribusikan ke PTN-PTN. “Beasiswa S-2 dari dana abadi pendidikan terbuka untuk masyarakat umum, diutamakan bidang sains, teknologi, dan pertanian. Bisa juga untuk program studi yang sepi peminat tetapi dibutuhkan,” kata Djoko. Penambahan lulusan S-2 dan doktor juga mulai difokuskan dari pendidikan tinggi vokasi. Pada tahun 2013 dibuka percontohan di tiga politeknik. Magister terapan mulai dibuka di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya untuk magister terapan bidang elektronika dan Politeknik Negeri Bandung untuk magister terapan bidang infrastruktur. Adapun Politeknik Negeri Jember akan membuka magister terapan bidang pertanian. Q CPS

Iklan Baris

Iklan Baris

IklanMINI HOBI

10

SPESIALIST SERVICE LAPTOP&PC BOGOR ALAMAT : JAWA BARAT - BOGOR TELP : 0815 1753 8858

Dijual : Shogun 125 Plat F Harga : Rp 4 700 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 081310402292

KHATULISTIWA CATERING SERVICE Alamat: Jawa Barat - Bogor Hubungi : 08561431845

Dijual :Suzuki thunder flat F 2007 Harga : : Rp 5 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 08782322655

Sewa Peralatan/ Perlengkapan Catering/ Katering Lokasi Jawa Barat - Bogor Telp. 081389392450 / 087872242744

Dijual :Suzuki satria 120r 2002 Harga : Rp 4 500 000 Lokasi : : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 085772573730

YULIA SALON Melayani : Creambath, gunting rambut ,Make up,keriting dll Dan menerima Tata Rias pengantin Discount harga 20 % Buka jam 9 pagi tutup jam 6 sore, Lokasi jl. By pass Jenun Arjawinangun Telp. 081 320 009 411 MOBIL Dijual : PEUGEOT 505 GR PAUS TH 86 Classic Retro 1986 Harga : : Rp 28 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 02519387247 Dijual : Suzuki APV : Arena SGX Matic 2008 Harga : Rp 107 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 087874004818 Dijual : Toyota Vios Type G M/T Hitam Harga : Rp 140 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0811-1104-22 / 0817984-5828 MOTOR Dijual : Jupiter mx modif 2010 Harga : : Rp 11 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0878737721500

HANDPHONE Dijual : Blackberry Gemini 8520 white Harga : Rp 1 200 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 08979183427 Dijual : N8 second mulus Harga : Rp 1 800 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0877 5401 9962 Dijual : HTC dopod D810 Harga : Rp 650 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 081947428629 Dijual :Blackberry dua nomer tour 9630 Harga : Rp 1 200 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi:YUDI : 02199683702 KOMPUTER

Dijual :Komputer AMD DualCore 2,2ghz Harga : Rp 1 300 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi:Dijual : 0889 1503959 Dijual :Laptop dell d600 Harga : Rp 1 300 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi:Dijual : 085691582049 Dijual :Komputer core i3 Harga : Rp 4 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi:083819530285/ 085776594078 Dijual Usb vacuum cleaner ini bisa digunakan untuk membersihkan debu-debu yang menempel di keyboard komputer Anda. Harga: Rp 161 000 , Hub: Prayogo 087869772469

SALEH NURANGGA

0251 - 8653016/087770122012

(Depan Perum. Cileungsi Hijau) Hubungi Oma Sualiaman 08129342380/081932976548 (021) 82497139 BENGKEL LAS DOMA PUTRA canopy,pintu,pagar,relling, balkon, tangga putar,harmonika,teralis minimalis, rotern,cor bahan galfanis harga murah Lokasi : Jawa Barat - Bandung Hubungi : 085852424198 TANAH Tanah Luas 2150m2 Harga : Rp 325 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi : 6285881837800 / +6282122120011 LOWONGAN KERJA

Dibutuhkan Koki Catering Dicari secepatnya 2 orang wanita Usia maksimal 35-45th. Untuk Bantu2 Memasak Catering di Kaltim (Malinau) Gaji pertama 1juta Mess dan Makan disediakan. Diusahan bisa masak masakan sunda (Tidak perlu pengalaman ) Lokasi : Jawa Barat - Bandung Berminat segera Hub Bp. Indra : 085624836368 Dibutuhkan Telemarketing PT. Bank Permata Kualifikasi: 1.Pria/wanita 2.Pendidikan minimal SMA/ Sederajat 3.Fresh graduate 4.Berpengalaman lebih di utamakan 4.Umur max 40 th 5.Menyukai bidang marketing 6.Berpenampilan menarik,rapih 7.Komunikatif dan persuasif Benefits: 1.Allowance.Insentif dan bonus. jenjang karir.Komisi Hub : 087770146888

AUDIO Dijual Polkaudio Tsi 100 Spesifikasi Produk: Speaker type Bookshelf Lokasi: Jawa Barat - Bogor Harga: Rp 2 500 000 Hubungi : Mulyana - 022-61420730 BENGKEL BENGKEL LAS LISTRIK WIDA SARI Jl Raya Narogong Km. 21.5 RT. 01/08 Rawa Hingkik Lokasi :Cileungsi - Bogor

Telah Beredar Album Terbaru Tarling Dangdut “ Candra Lelana Bangkit “

Dengan lagu-lagu hitsnya Iyeng Permata-Maman S Diproduksi oleh CV Alan Jaya Record Untuk dapatkan kaset dan cd nya Hubungi Di Alamat : Jl by pas Arjawinangun - Cirebon Kontak Person: 085314567948

PANGGILAN Dengan ini memanggil kepada : 1. Sdr. INDRA GUNAWAN (eks Perwakilan Bandung) 2. Sdr. MAMAN SUHARMAN (eks Perwakilan Cirebon) 3. Sdr. SUDIRMAN (eks Perwakilan Indramayu) 4. Sdr. JOKO WARIHNYO (eks Perwakilan Depok) 5. Sdr. ENDANG YUSUF (Eks Perwakilan Purwakarta) Untuk hadir ke kantor HU. LINGKAR JABAR, Griya Indah Bogor Blok.R No.8, Jl. Soleh Iskandar, Kota Bogor Telp. (0251) 8653016 - 8664342 atau Konfirmasi langsung ke 081210781404, 087870707004, 087880036777, untuk menyelesaikan kewajiban saudara dengan pihak manajemen kantor. Atas perhatiannya, diucapkan terima kasih. Pemimpin Umum, PIYARSO HADI


POLKUM

Edisi 154 - Tahun 1 - Kamis, 27 September 2012

Dinilai Penting, Pemprov Jabar Berhati-Hati Menyusun DP4

BANDUNG (LJ) - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengemukakan, data penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) mempunyai arti strategis bagi penyelenggaraan pemilihan kepala daerah, antara lain bahan penyusunan daftar pemilih sementara (DPS) untuk kemudian diproses menjadi daftar pemilih tetap (DPT). Setelah itu akan menjadi dasar dalam pembuatan kartu pemilih. “Karena pentingnya DP4, untuk mendapatkan data akurat, kami telah menyusunnya secara

hati-hati berdasarkan aturan dan hasil koordinasi antara KPU dan Panwaslu Jabar. Sekaligus koordinasi dengan Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil kabupaten/kota se-Jawa Barat. Diharapkan warga yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih, semuanya telah masuk kedalam DP4,” kata Heryawan dalam acara Penyerahan DP4 Pilgub Jabar 2013 kepada Ketua KPU Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (26/9). Setelah DP4 diserahkan, lanjut Heryawan, sesuai kewenangannya

KPU Jabar dipersilakan untuk segera melakukan proses pemutakhiran data pemilih. Proses ini bukan tidak mungkin akan menghadapi berbagai kendala dan permasalahan lapangan. “Saya berpesan agar koordinasi dan kerja sama pemerintah daerah beserta stakeholder terkait dilakukan sebaik-baiknya. Ketidakakuratan penyusunan DPT dapat mengakibatkan warga kehilangan hak pilihnya dalam menentukan pimpinan daerah selama lima tahun berikutnya,” ucapnya. Dalam kesempatan itu, Ahmad

11

Lintas Pemkab Bandung Barat Membiarkan Minimarket Ilegal

Heryawan menegaskan tak akan mempersalahkan perbedaan data antara Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2013 dan Badan Pusat Statistika (BPS). Penyelesaiannya tinggal akurasi data melalui verifikasi dan saat KTP elektronik selesai. “Artinya kita harus benar-benar mendorong KTP elektronik itu terselesaikan sampai 100 persen atau mendekati. Kalau sudah terjadi, aliran data kependudukan seluruh Indonesia ada data besarnya. Tidak akan ada lagi pemalsuan identitas,” jelas Heryawan. Heryawan mengakui, sekarang masih ada pemalsuan identitas yang mudah didapatkan seseorang. Tetapi untuk DP4, akurat atau tidaknya berada pada urusan laporan warga yang masih tercatat sebagai penduduk, padahal sudah meninggal. “Kalau kematian kan tinggal dihapus. Kalau duplikasi itu yang sulit. Obat anti duplikasi itu e-KTP. Nah DP4 itu sumber data pemilih untuk pemilu dan pilpres, sedangkan data BPS untuk penyaluran raskin dan sebagainya,” ucapnya. Heryawan menyebutkan, kedua data tersebut memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Kelemahan data BPS karena diperbaharui setiap 10 tahun sekali dan kerap ditemukan blok warga yang terlewati. Kelebihannya, akurat karena terjun ke lapangan dan langsung didatangi orang per orang. “Kalau kelebihan DP4 akurat karena KK (kartu keluarga) masuk didata terus. Kalau kelemahannya ada duplikasi. Misalnya dicatat, padahal sudah pindah dan tercatat di tempat barunya. Nah itu akan terselesaikan oleh e-KTP,” pungkasnya. FER

KBB - Maraknya minimarket tak berizin di Kabupaten Bandung Barat (KBB) empat tahun terakhir ini, menurut Ketua Lembaga Advokasi Pedagang Tradisional KBB Deni Nursamsi, tak lepas dari sikap Pemda KBB yang tutup mata. Dia mengatakan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Diperindagkop) sebenarnya sudah tahu jika ada minimarket tidak berizin, tapi kenapa justru dibiarkan beroperasi dan tidak ditindak. Artinya, kata dia, sama dengan memberikan izin usaha. “Pemda KBB seperti tutup mata dan tidak tegas soal maraknya minimarket ilegal yang berdiri. Bandingkan dengan Pemerintah Kabupaten Bandung yang wakil kepala daerahnya berani turun langsung untuk menutup minimarket yang tidak berizin,” kata Deni saat dihubungi wartawan, Rabu (26/9). Sementara itu, Kepala Disperindagkop KBB Weti Lembanawati mengatakan akan segera menertibkan puluhan minimarket tersebut. Namun untuk melakukan penertiban dan pembongkaran terhadap minimarket nakal itu, lanjut dia, harus dilakukan bersama instansi lainnya yang juga terkait dalam masalah tersebut. Untuk upaya penertiban, dia sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Ciptakarya, Bappeda, PPTSP, dan Satpol PP. “Bersama tim gabungan tersebut, kami juga akan atur soal lokasi dan jarak minimarket dan pasar tradisional,” ujar Weti.

GUS

Pilbup 2013, PDIP Patok Posisi Bupati Sumedang SUMEDANG - Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bersikukuh mengincar posisi Sumedang I atau jabatan Bupati Sumedang pada Pilbup 2013 mendatang. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Dadang Kusna Efendi mengatakan PDIP sudah memastikan mengincar posisi Sumedang I. “Siapapun yang diusung PDIP semua mempunyai peluang. Hanya saja PDIP Sumedang sudah dipastikan akan mengusung Sumedang I,” kata Dadang kepada wartawan, kemarin. Ditanya seberapa jauh kepercayaan diri PDIP untuk membidik Sumedang I, Dadang mengatakan tanpa koalisi pun PDIP Sumedang sudah percaya diri. “Posisi Sumedang I harga mati. Karena kami adalah pemenang Pemilu 2009. Kami bercermin dari Pemilu DKI, bahwa Jokowi bisa mengalahkan koalisi besar. Yang terpenting adalah figur yang bisa diterima semua kalangan. Dan respons masyarakat terhadap moncong putih kian tinggi,” ujar Dadang. Saat ditanya lebih lanjut sejauh mana kekuatan figur yang telah mendaftar sebagai calon bupati ke DPC PDI Perjuangan dapat direspons dengan baik oleh rakyat, Dadang mengatakan PDIP punya pengalaman dengan kemenangan Pilbup 2008. “Sudah terbukti. Kemarin Pak Don yang berasal dari Jawa Tengah, tapi bisa menang, meskipun waktu itu isunya putra daerah. Saya yakin DPP tidak gegabah dalam mengeluarkan rekomendasi,” pungkasnya. WAN

Sambungan Hal 1 Jaksa... tersebut seharusnya menerapkan pembayaran langsung dan bersifat pengisian kembali.“Sebagai pejabat pengelola keuangan daerah yang bertindak sebagai Bendahara Umum Daerah (BUD) yang menjadi pelaksana pembayaran terdakwa, seharusnya dalam menerbitkan SP2D memeriksa kelengkapan dokumen yang harus mencakup bukti-bukti pembayaran yang sah dan lengkap,” ujar JPU Rahman seraya menyebutkan adanya upaya para terdakwa untuk memperkaya

atasannya, yakni Bupati Tjejep Mochtar Saleh. Anggaran untuk kepala daerah dan wakil kepala daerah yang telah dialokasikan tersebut di antaranya anggaran pemeliharaan kesehatan, belanja makan minum, pemeliharaan kendaraan dan rumah dinas serta pakaian. “Pada anggaran tahun 20072008 Edi Iriana selaku Kabag Keuangan meminta Aat Suhendar (bendahara) agar menyediakan uang secara tunai untuk Tjetjep sebesar Rp 188 juta setiap bulan.

Bahwa uang sebesar diambil dari anggaran untuk kepala daerah dan wakil kepala daerah,” katanya. Pencairan anggaran tersebut harusnya direalisasikan dengan kegiatan belanja barang dan jasa yang dikelola oleh PPTK. “Namun pada kenyataannya anggaran tersebut direalisasikan di mana sebagian diserahkan ke Tjetjep dengan pertanggungjawaban dibuat tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya,” jelas JPU. Perbuatan terdakwa Edi Iryana telah merugikan keuangan negara

hasil akhir setiap pengerjaan proyek di lingkungan DBMP yang telah selesai dilaksanakan. Dikatakannya, tugas dan fungsi Bidang Pengawasan adalah melakukan pengecekan ke lokasi proyek untuk melihat langsung bagaimana dan seperti apa proyek yang telah selesai dikerjakan pemborong. Demikian pula halnya dalam kasus proyek Jalan SukahatiKedunghalang, tambahnya, Bidang Pengawasan menentukan apakah hasil pengerjaan proyek dapat dibayar oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) DBMP. “Tapi dalam hal ini pihak Kejari terkesan tidak obyektif, hanya membebankan kesalahan kepada AY, Kabid Program dan Rehabilitasi DBMP selaku KPA. Logikanya, tak mungkin dana proyek bisa dicairkan kalau tidak ada rekomendasi dari konsultan proyek dan Bidang Pengawasan selaku pembina konsultan,” papar Timbul.

Karenanya, Timbul sangat menyayangkan penyidik Kejari Cibinong tidak menyentuh pejabat bidang pengawasan DBMP. “Sederhana saja, bila pengawasan dilakukan secara baik dan benar, saya yakin kasus tersebut tidak akan terjadi. Jangan-jangan ada permainan antara pengusaha dengan pengawas. Untuk itu, sebaiknya Kejari memeriksa pejabat bagian pengawas DBMP,” tegasnya. Terkait kasus ini, Kepala Bidang Pengawasan DBMP Firman, tak berhasil dihubungi atau dikonfirmasi sampai berita ini diturunkan. Beberapa kali LINGKAR JABAR mendatangi ruang kerjanya di lantai dua kantor DBMP, Firman tak pernah ada di ruang kerjanya. Demikian juga dengan Plh Kepala DBMP Edi Junaidi, malah terkesan menolak setiap upaya wartawan untuk meminta tanggapannya terkait dengan kasus tersebut. DED/BSR

Aksi yang dilaksanakan pukul 11.00 WIB ini dilaksanakan di tiga tempat. Pertama para pengunjuk rasa mendatangi Gedung DPRD Kota Bogor, di gedung wakil rakyat tersebut mereka berorasi sambil membawa poster dan spanduk. Kemudian mereka bergeser ke depan Plaza Balaikota Bogor, 15 menit berselang para pendemo memutuskan untuk melakukan orasi dan mengakhiri aksi di PDAM Tirta Pakuan dengan membakar atribut aksi seperti poster dan spanduk. Sementara itu, Pihak PDAM tirta Pakuan melalui Kepala Bagian Hubungan masyarakat

(Kabag Humas) PDAM Tirta pakuan, Hendra Setiawan mengatakan, menyikapi aksi tersebut dengan positif terhadap lapisan masyarakat yang resistensi terhadap kebijakan penyesuaian tarif air minum PDAM tahun 2012. Menurut Hendra, apa yang sudah menjadi kebijakan tarif itu sudah sesuai dengan prosedural. Selain kondisi apa yang harus dilakukan dan mengapa PDAM harus melakukan penyeseuai tarif? Itu sudah dikaji sedemikian rupa dan sudah direncanakan dengan matang sesuai dengan Corporate Plan PDAM Tirta Pakuan.

Kenaikan... 2012 hanya kamuflase untuk menutupi alasan menaikan tarif. Rencana kenaikan tarif air minum PDAM hingga 20 persen untuk semua jenis golongan sungguh sangat menciderai rasa keadilan masyarakat. “PDAM milik rakyat Bogor bukan milik segelintir orang. Apalagi PDAM adalah Badan Usaha Milik Daerah, yang sudah seharusnya melayani publik atau masyarakat dalam penyediaan Air dengan cara-cara yang transparan dan akuntabel, serta memperhatikan kesejahteraan hidup dan kepentingan orang banyak,” ujar Anton kepada LINGKAR JABAR.

dua pasal yang dijerat yaitu 20 tahun penjara, belum lagi denda atau uang pengganti kerugian negara. “Pihak yang diperkayanya adalah Tjetjep Mochtar,” kata Firman. Namun ia tak mau berkomentar banyak saat disinggung status hukum Bupati Cianjur tersebut serta kemungkinannya dihadirkan sebagai saksi dalam sidang. “Kalau berdasarkan berkas sih Tjetjep itu tidak jadi saksi. Tapi ya lihat nanti. Tjetjp otomatis jadi tersangka

karena masuk dakwaan? Saya tidak bilang seperti itu,” tutupnya. Perlu diketahui meski peran Tjetjep terlihat gamblang dalam kasus ini, entah kenapa Tjetjep belum pernah diperiksa sama sekali oleh penegak hukum. Sementara istrinya Yana Rosdiana, sempat diperiksa sebagai saksi. Diduga kuat hal itu dikarenakan Tjejep juga menjabat Ketua DPC partai penguasa, sehingga penegak hukum di Kejaksaan Tinggi merasa ragu dan ngeri untuk memeriksa Tjejep. HER/RUS

Jika...

Dugaan... minta tanggapannya terkait penanganan kasus tersebut, kemarin.Arthur secara khusus menyoroti dugaan keterlibatan oknum anggota DPRD yang isunya menjadi calo atau biong dalam kasus ini sehingga AZR berhasil memenangkan lelang tender proyek dengan meminjam perusahaan milik CP. “Kejari harus transparan, periksa anggota Dewan yang diisukan menjadi calo proyek dan beking dari pengusaha hitam seperti AZR. Jangan didiamkan saja, nanti bisa jadi preseden buruk,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Umum PP LSM Komite Pemantau Aset dan Keuangan Negara (KompasKN) Timbul Gultom, mengatakan terjadinya rangkaian kasus dugaan korupsi pengerjaan proyek peningkatan Jalan Raya Pemda (Sukahati-Kedunghalan) senilai Ro 10,3 miliar itu tak lepas dari buruknya kinerja bidang pengawas yang bertugas sebagai penilai

sebesar Rp3,6 miliar sementara Heri pada tahun 2009-2010 sebesar Rp 4,1 miliar. Keduanya diancam dengan pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dan 3 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 tahun 2001. Ancaman hukuman maksimal atas

Menariknya, walau tak mau diusung oleh partai dengan cara politik transaksional, Nanan mengaku bersedia maju ke Pilgub jika dipaksa oleh partai politik untuk mencalonkan diri sebagai cagub. “Kalau sudah dipaksa, ya manut saja. Kan diminta oleh partai, bukan kita yang meminta,” kata Jendral bintang tiga kelahiran Purwakarta ini. Dia juga menyatakan, tidak mudah untuk menjadi orang nomor satu di Jabar. Pasalnya, perlu keseriusan dan totalitas untuk menjadi gubernur ataupun wakilnya. Sementara itu, dia juga mengaku belum melakukan komunikasi secara intensif, tapi baru tahap komunikasi ringan dengan PDI Perjuangan yang dikabarkan ingin meminangnya. “Katanya begtu. Komunikasi intensif belum ada. Tapi bagian dari komunikasi ada,” tegasnya. Pendamping Jenderal Timur Pradopo di institusi Polri ini pun, enggan membeberkan sudah sejauh mana komunikasi ringan yang sudah dilakukannya bersama PDI Perjuangan. Tapi, Nanan mengatakan siap memegang amanah rakyat jika memang dipercayai masyarakat untuk memimpin Jawa Barat.

Jika ingin maju sebagai Gubernur Jabar, Nanan siap untuk melepas jabatannya sebagai Wakapolri. “Kalau saya nyalon saya harus mundur. Ini mesti diperhitungkan. Saya pensiun Agustus tahun depan. Berarti saya mesti pensiun sekarang. Risiko dong. Tapi kalau demi pengabdian saya siap,” simpulnya. Secara terpisah, Ketua DPW PPP Jabar Rachmat Yasin (RY) yang sudah menyatakan tidak akan maju dalam Pilgub Jabar 2013 nanti kembali melontarkan statement yang bersayap terkait dengan pencalonannya. “Semua orang menyebut terlalu cepat saya menyatakan tidak akan maju di cagub. Tapi memang itu sudah menjadi niat saya, karena saya punya amanah yang dititipkan oleh 4 juta rakyat Kabupaten Bogor,” ujar RY. Ketika disinggung langkah DPW PPP Jawa Barat dalam pilgub, RY mengatakan tengah melakukan komunikasi politik dengan beberapa partai, termasuk partai-partai besar. Rumor berkembang, PPP akan merapat dan mendukung cagub incumbent Ahmad Heryawan. “Ya semua tengah dalam tahapan komunikasi politik. Bisa saja dan mungkin kita mengarah kesana

(dengan incumbent, Ahmad Heryawan). Yang pasti kita akan mendukung kader yang kita miliki,” paparnya. Pernyataan ini cukup menarik disimak. Sebab hingga saat ini tidak ada satu namapun selain RY yang dibicarakan dalam intern partai sebagai sosok yang akan dimajukan dalam Pilgub. Semakin menarik ketika salah satu orang dekat RY mengatakan ada pertemuan khusus antara RY dengan Ahmad Heryawan. Tersirat adanya kemungkinan memasangkan Aher dengan RY dalam pilgub mendatang. Mengingat hingga saat ini, menjelang detik-detik pembukaan pendaftaran cagub dan cawagub oleh KPUD Jawa Barat, Aher masih belum memiliki pasangan. Ketika disinggung soal itu, Bupati Bogor periode 2008-2013 ini hanya berkomentar, semua masih dalam komunikasi politik yang dilakukan partainya. “Semua masih kemungkinan, yang pasti kita tengah mengkaji untuk pertarungan di pilgub ini. Yang pasti, saya masih terkonsentrasi melahirkan kader-kader PPP di pilkadapilkada di Jawa Barat,” jelasnya.

COK/BSR

Guru... “Kami juga siap duduk bersama untuk membahas masalah ini,” tuturnya seraya mempertanyakan dasar hukum dari tindakan Disdikpora yang mengatakan akan mengembalikan SPj kepada guru agar persoalan cepat selesai. Dia menilai, belum sampainya SPj tersebut ke tangan para guru sampai hari ini merupakan sebuah bentuk ketidakseriusan Disdikpora untuk menyelesaikan masalah tersebut. “Apa dasarnya SPj harus dikembalikan? Artinya ini ada kelemahan pelayanan publik yang dilakukan oleh Disdik. Ini ada kecerobohan birokrasi yang sangat buruk,” tegasnya. Dadan juga mengatakan

kalau dirinya sangat menyayangkan Disdikpora yang meminta SPj terlebih dahulu tanpa tahu anggaran tersebut telah tersedia atau belum. Kalau sudah ada SPj, kata Dadan, maka anggaran itu seharusnya sudah tersedia. “Mekanisme penarikan SPj tidak sembarangan, kalau tidak ada anggaran kenapa harus meminta SPj? Dan masalah uang ketupat juga sudah digembor-gemborkan sebelum Lebaran,” pungkasnya Sementara itu, Ketua Persatuan Guru Honorer Indonesia (PGHI) Rusniati, mengaklu siap dikonfrontir dengan pihak Disdikpora bersama Komisi D DPRD KBB awal pekan mendatang. Tak hanya dari PGHI,

Rusniati mengatakan dia dan rekan-rekan seprofesi dari berbagai forum guru seperti FKGHS dan PPTKH juga akan datang dan untuk mempertanyakan surat pertanggungjawaban (SPj) dana bantuan gubernur untuk pembuatan ketupat itu yang tak diketahui keberadaannya. “Bukan dari PGHI saja yang sudah siap, tapi dari forum guru lainnya juga akan ikut. Kami ingin meminta kejelasan dan akan mempertanyakan kemana larinya uang tersebut,” ujar Rusniati saat dihubungi wartawan. Ketika ditanya apakah dirinya sudah menerima pengembalian SPj, seperti yang dijanjikan oleh Disdikpora KBB

PEMASANGAN IKLAN HUB. : 085776000023 (SOLEH)

beberapa beberapa waktu lalu, Rusniati mengaku dia bersama rekan-rekan seprofesi yang telah ikut menandatangani, belum menerima surat apapun dari dinas terkait. Selain itu, terkait pengakuan dari Kadisdikpora KBB beberapa hari lalu di media massa yang mengatakan kalau pola pencairan dana dari gubernur tersebut harus dengan mengajukan SPj terlebih dahulu, Rusniati mengatakan hal tersebut sangat tidak lazim. “Menurut saya sangat tidak logis jika memang tambah uang harus masuk SPj dulu. Seharusnya terima uang dulu baru tandatangan SPj,” tegasnya. UDN


OLAHRAGA

Lintas Arena Messi Lebih Memilih Persib, Pelita Jaya Ditolak BANDUNG - Selain Persib Bandung, Parfait Mbida Messi mengaku juga mendapat tawaran dari tim Pelita Jaya. Menurutnya, Pelita Jaya ingin menduetkannya bersama sahabat karibnya, Greg Nwokolo. Messi dan Greg sudah saling mengenal, sejak masih merumput di tim divisi dua Portugal, SC Olhanense. “Saya ada teman di sini, Greg. Pelita juga menawarkan saya untuk bergabung bersama mereka. Tapi saya memilih Persib. Saya ingin merasakan yang berbeda dan Persib punya target bagus,” ujarnya kepada wartawan usai menjalani sesi latihan di Stadion Siliwangi, kemarin. Pemain yang sempat mengikuti akademi PSV Eindhoven selama dua tahun ini mengatakan sejarah panjang yang dimiliki Maung Bandung menjadi alasannya untuk menolak tawaran dari jajaran manajemen The Young Guns. “Persib tim yang punya sejarah panjang. Makanya saya pilih bergabung di sini,” tutupnya. Kemarin, Messi bersama Abanda Herman menjalani sesi latihan secara terpisah. Berbeda dengan penggawa lainnya yang menjalani latihan teknik, dua pemain asing tersebut langsung ditangani pelatih fisik Dino Sefriyanto. Lima putaran lapangan Djaroet Supadmo mengawali latihan Abanda dan Messi. Setelah itu, kedua pemain melahap latihan fisik halang rintang. Latihan fisik ini berlangsung selama kurang lebih 30 menit, dan setelahnya, baru bergabung dengan penggawa lain. Q FER

Edisi 154 - Tahun 1 - Kamis, 27 September 2012

Irfan Bachdim Hattrick, Timnas Bantai Brunei 5-0

AFC Akan Awasi Proses Rekonsiliasi PSSI BOGOR - Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husein mengungkapkan bahwa Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) akan turun tangan melalui tim Task Force untuk mengawasi tindak lanjut Joint Committee (JC). Hal ini dimaksudkan agar JC bekerja sesuai dengan hasil rapat yang dilakukan di Kuala Lumpur, beberapa waktu lalu. “Tim Task Force akan datang ke Indonesia dan membantu JC untuk mempercepat proses rekonsiliasi. Kemungkinan tim Task Force akan datang minggu depan. Itu antara James Johnson atau Alex Soosay,” jelas Djohar kepada wartawan, kemarin. Djohar menambahkan, peran tim Task Force hanya sebatas pemantau. Tim tersebut tak akan melakukan intervensi dan menyerahkan sepenuhnya tindak lanjut lima poin kesepakatan kepada JC. “Di sini, tim Task Force hanya akan menjadi penasihat. Karena itu, mereka akan mengamati seperti apa tindak lanjut dari hasil rapat JC,” ujar Djohar. JC mengadakan rapat kedua di Kuala Lumpur dan telah memunculkan lima poin kesepatakan penting. Poin-poin itu meliputi kesepakatan mengenai tim nasional Indonesia, penyatuan liga, kongres PSSI, pengembalian empat anggota Komite Eksekutif (Exco), dan revisi statuta. Q CPS

12

BANDAR SRI BEGAWAN - Tim nasional Indonesia berhasil memenuhi janjinya untuk mengalahkan skuad Brunei Darussalam dalam laga uji coba di Stadion Hassanal Bolkiah, Rabu (26/9) malam. Tampil dengan formasi menyerang,

Irfan Bachdim cs bermain apik dan spartan, sejak menit awal pertandingan skuad timnas langsung menggebrak. Seperti dikutip dari laman Brunei Times, hat-trick Irfan Bachdim mewarnai kemenangan telak lima

gol tanpa balas Indonesia atas Brunei. Bermain tanpa lima pilar --Titus Bonai, Okto Maniani, Valentino, Yoshua Pahabol, dan Cornelis Geddy- pasukan “Merah Putih” tampil agresif. Beberapa kali Irfan dan kawan-kawan mengancam gawang

Brunei. Memasuki menit ke-25, Indonesia mendapatkan hadiah penalti. Irfan yang menjadi algojo, tak menyianyiakan kesempatan dan membuka skor pertandingan. Suntingan Irfan melecut semangat rekan-rekannya. Jelang berakhirnya babak pertama, Indonesia kembali menggandakan kemenangan. Kali ini, tendangan jarak jauh Vendry Mofu sukses menggetarkan jala Brunei untuk kedua kalinya. Tim “Garuda” kian menggila pada paruh kedua. Enam menit selepas jeda, Irfan yang menjadi dirijen lapangan tengah kembali mencetak gol kedua bagi dirinya dan mengubah kedudukan menjadi 3-0 untuk Indonesia yang dalam pertandingan ini mendapatkan dukungan dari warga Indonesia yang bekerja di Brunei. Pasukan Nil Maizar semakin di atas angin. Buktinya, pada menit ke-63, Indonesia makin melejit. Gelandang serang mungil, Hendra Adi Bayauw, mampu menceploskan bola ke jala Brunei dengan memaksimalkan umpan M. Rahmat. Sudah unggul empat gol tanpa balas tak memuaskan Indonesia. Pesta gol tim “Merah Putih” ditutup trigol Irfan pada menit ke-72. Laga pun berakhir dengan kemenangan Indonesia lima gol tanpa balas melawan Brunei. Hasil kemenangan ini merupakan kemenangan pertama yang diraih Indonesia dalam empat laga terakhir. Sebelumnya, mereka bermain imbang saat berhadapan dengan Vietnam dan Filipina, serta kalah saat menjajal Korea Utara. Mengomentari hasil ini, pelatih timnas senior Nil Maizar mengaku cukup puas karena anak asuhnya bermain sesuai dengan skenario permainan yang disusunnya. “Kemenangan ini kan sudah diprediksi sebelum pertandingan. Anak-anak bermain penuh semangat dan luar biasa, sehingga bisa merebut kemenangan,” ucapnya. Q CPS

Timnas Street Soccer Optimis Rebut Prestasi di HWC 2012 BANDUNG (LJ) - Timnas street soccer siap berlaga dan menoreh prestasi terbaik di ajang Homeless World Cup (HWC) 2012 di Meksiko, 6-14 Oktober mendatang. Bongsu hasibuan, pelatih yang merangkap pemain timnas, mengumbar optimisme yang tinggi. Ia bertekad memotivasi timnya bisa mengalahkan prestasi timnas tahun lalu. “Intinya kami siap membawa Indonesia pada HWC dengan melebihi prestasi tahun lalu,” kata Bongsu di Sekretariat Bandung Creative City Forum (BCCF), Jalan Purnawarman, Rabu (26/9). Tahun lalu, timnas menempati peringkat 6. Bahkan kapten timnas saat itu, Ginan Koesmayadi, meraih penghargaan khusus. Ia terpilih sebagai pemain terbaik HWC 2011. “Kita akan berusaha keras agar Indonesia bisa berprestasi di sana,” tegas Bongsu. Manajer timnas Febby Arhemsyah juga memiliki optimisme serupa. Sebab mereka yang jadi anggota timnas merupakan orangorang pilihan dengan kemampuan hebat. “Pemain yang ada sekarang adalah hasil seleksi pada Liga Perubahan bulan Februari lalu,” ucapnya. Dari Liga Perubahan, terjaring 15 pemain terbaik. Setelah itu, ada proses seleksi hingga akhirnya hanya terpilih 8 pemain. Sementara untuk pelatih, dipilih Bongsu Harahap yang juga merangkap sebagai pemain. Febby bahkan yakin para pemainnya mampu bermain maksimal karena akan memiliki semangat ganda.

“Lima pemain timnas ini adalah orang dengan HIV/ AIDS positif, sisanya adalah warga miskin kota,” paparnya. Dengan status termarjinalkan itu, ia yakin pemain timnas punya semangat menggebu untuk membuktikan diri sebagai orang-orang pilihan yang mampu mengharumkan nama bangsa. Penasehat timnas Ridwan Kamil juga memberi sokongan moril. Ia kembali mengungkit prestasi Indonesia puluhan tahun lalu saat mampu mengalahkan timnas dengan prestasi mentereng “Indonesia pernah mengalahkan Belanda, pernah mengalahkan Italia, itu fakta. Kita buktikan di Meksiko bahwa kita juga bisa memberi prestasi bagi bangsa,” jelas Ridwan. Sejak program galang dana ‘Seribu Untuk Satu’ diluncurkan Rumah Cemara, hingga hari ini sudah terkumpul sekitar Rp 460 juta. Dana itu akan dipakai untuk memberangkatkan timnas street soccer ke Meksiko sebagai peserta kejuaraan HWC 2012. “Sampai hari ini kita sudah terkumpul sekitar Rp 460 juta,” kata Febby.

Jumlah Rp 460 juta itu terdiri dari bantuan masyarakat dan sponsor. Rinciannya adalah Rp 170 juta diraih dari galang dana Satu Untuk Semua. Sementara sisanya berasal dari bantuan sponsor. Total, sebenarnya Rumah Cemara membutuhkan sekitar Rp 500 juta. Jadi, total masih kurang sekitar Rp 40 juta lagi untuk memenuhi semua kebutuhan tim. “Tapi untuk tiket sebenarnya sudah cukup. Cuma untuk kebutuhan lain, termasuk mungkin uang saku pemain selama di sana masih kurang,” jelas Febby. Jelas selama di sana semua anggota tim membutuhkan dana. Salah satunya karena biaya hidup di sana diperkirakan akan mahal. Namun selama di sana, ia berharap pengeluaran tidak terlalu banyak dan benarbenar memaksimalkan anggaran yang ada. Sebab kedatangan timnas ke sana adalah untuk mengharumkan negara, bukan sekedar berwisata. Sementara untuk mengumpulkan Rp 40 juta lagi, program Satu Untuk Semua akan tetap dijalankan. Q FER

HU LINGKAR JABAR  

HU LINGKAR JABAR

Advertisement