Issuu on Google+

HARIAN UMUM

LINGKAR JABAR

SUARA RAKYAT JAWA BARAT Edisi 201 - Tahun 1 - Selasa, 11 Desember 2012

Redaksi/Iklan: Telp./Fax. 0251 -8663605 Redaksi/Ik

https://www.lingkarjabar.net

Rp. 2.000

Bupati Garut Sangkal Terima Uang Ribuan Dolar

8 | Inf Infotainment fota fo taiinnm meent nt

Jessica Iskandar TARGETKAN MENIKAH TANGGAL 12 DESEMBER 2012

Indeks 4 | BPKAD Sangkal Jual Asset Pemkot BOGOR (LJ) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor diduga menjual tanah asetnya seluas 6.700 m2 (meter persegi) yang berlokasi di Kampung Dekeng Jaya Rt 02/08 Kelurahan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan kepada pengembang perumahan “PH”. Diketahui, lahan awal yang sejak awal tahun 90an disewakan kepada sebanyak 71 kepala keluarga (KK) relokasi eks Kampung Bayawak, Bogor Tengah itu, seluas 10.900 m2. Sementara lahan yang tersisa kini hanya sekitar 4.200 m2.

CIANJUR(LJ)- Sungguh ironis sekali, sekitar 1.200 warga Cianjur menjadi pekerja seks komersial (PSK). Jumlah tersebut dimungkinkan masih saja bisa terus bertambah. Alasan ekonomi menjadi salah satu penyebab mereka nekat menjajakan diri sebagai PSK.

JADWAL | SHOLAT Shubuh | Dzuhur | Ashar | Maghrib | Isya 04.26 11.48 15.04 17.50 18.57 Untuk Wilayah Jawa Barat dan Sekitarnya

Photo : Istimewa

6 | Faktor Ekonomi Alasan 1.200 Warga Menjadi PSK

BANDUNG (LJ) - Bupati Garut Aceng HM Fikri menyangkal telah menerima uang dari pelapor, Asep Rahmat Kurnia Jaya. Uang sebesar US$ 25 ribu berdasarkan pengakuan Asep Rahmat, diberikan kepada Aceng sebagai uang untuk penjaringan Calon Wakil Bupati Garut yang ditinggalkan Diky Candra. Bantahan itu disampaikan Aceng saat dikonfrontir dengan pelapor di hadapan penyidik

Jangan Takut Bicara ! Banyak Pihak Pengembang di Bogor Yang melanggar Peraturan Tuh, Pak.... Kepada Yth Bupati Bogor. Kami sebagai warga Cisarua meminta untuk menindak tegas kepada pihak pengembang yang bagun tanpa melengkapi izin. Terlihat menjamurnya bangunan, baik yang baru atau sudah lama dikerjakan, sama sekali belum ada Siteplan/Amdal/IMB, masih saja terus berjalan. Dari sekian pembangunan yang ada, salah satunya yaitu pada pembangunan Hotel Haris yang berada dilokasi Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua. Tolong ditindak tengas kepada pihak pengembang. Terima Kasih......

Ditreskrimum Polda Jabar terkait perkara penipuan dan penggelapan. “Aceng membantah sudah terima uang,” papar Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Martin Sitompul di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (10/12). Martin menuturkan, proses konfrontir terbagi dua kelompok. Pertama, konfrontir antara pihak pelapor yakni Asep dengan terlapor

Mahasiswa Demo Anti Korupsi

Polres Sukabumi Tebar Janji, Kejari Umbar Keberhasilan

087870280xxx

Pak Dinkes, Tolong Ditinjau Ulang RSMD Dramaga Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor tolong ditinjau ulang keberadaan RSMD Dramaga, Kecamatan Dramaga. Karena belum mengantongi perijinan yang jelas dari dinas terkait, tapi sudah beroperasi. Tolong ditindak lanjuti keberadaan rumah sakit itu. Terima Kasih.......

087770300xxx Info Pertanahan

oleh

ARN Consultant

Permasalahan Kepemilikan Hak Atas Tanah (3) Hak Penguasaan Atas Tanah 1. Penguasaan Tanah Beraspek Publik Aspek publik dalam penguasaan tanah menurut Hukum Tanah Nasional adalah ketentuan Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 yang menyatakan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesarbesarnya untuk kemakmuran rakyat. Ketentuan tersebut menegaskan bahwa hubungan hukum antara negara dengan bumi, air dan kekayaan alam yang terdapat di wilayah Indonesia diberi pranata Hak Menguasai Negara. Isi kewenangan Hak Menguasai Negara tersebut secara resmi dijabarkan oleh pasal 2 ayat (2) UUPA, yang menyatakan Hak Menguasai Negara memberi wewenang kepada negara untuk: 3 1) Mengatur dan menyelenggarakan peruntukan, penggunaan, persediaan dan pemeliharaan bumi, air dan ruang angkasa tersebut; 2) Menentukan dan mengatur hubungan-hubungan hukum antara orang-orang dan perbuatan-perbuatan hukum yang mengenai bumi, air dan ruang angkasa. 3) Oloan Sitorus, Kapita Selekta Perbandingan Hukum Tanah, Mitra Kebijakan Tanah Indonesia, Yogyakarta: 2004, Hal. 14.4 Bersambung...... Sampaikan Temuan Keluhan dan Saran Anda ke: 081210781404 email: lingkarjabar@yahoo.com lingkarjabar

@lingkarjabar

yaitu Aceng Fikri dan Asep Hermawan alias Cep Maher yang juga diperiksa sebagai saksi. Kedua, pihak terlapor dengan dua saksi lainnya masing-masing Suryana alias Isur, dan Mahmud. “Kelompok pertama ada sepuluh pertanyaan, dan kelompok kedua ada empat belas pertanyaan. Pertanyaan itu dituangkan dalam BAP (berita acara pemeriksaan) yang sudah ditandatangani

SUKABUMI (LJ) - Memperingati Hari Anti Korupsi, Senin (10/12), aktivis mahasiswa di Kota Sukabumi-Jabar, menyatroni markas Polres Sukabumi Kota dan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat. Mereka ingin menyampaikan aspirasi, yaitu menuntut pihak Kepolisian dan Kejaksaan, selaku ujung tombak dalam penegakan hukum untuk memproses segala bentuk perkara tindak

pidana korupsi (tipikor) tanpa tebang pilih dan sampai tuntas. Menghadapi tuntutan mahasiswa yang tergabung dalam panji Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu, Wakil Kepala Polres Sukabumi Kota Kompol Ferry Irawan bergerak cepat mengakomodir keinginan mahasiswa dengan melontarkan janji bahwa pihaknya akan menuntaskan setiap perkara

tipikor yang sedang ditangani secara profesional dan tidak tebang pilih. Saat ini, tambah Kompol Ferry, pihaknya sedang memproses penyidikan dugaan tipikor pada Perusahaan Daerah (PD) Waluya yang diduga merugikan keuangan daerah miliaran rupiah. “Pada prinsipnya kami sangat mendukung pemberantasan tindak pidana korupsi. Kami juga akan menanganinya secara profesional sampai tuntas,” kata Ferry. Markas Polres Sukabumi Kota yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Sukabumi itu merupakan salah satu instansi pemerintah dan lembaga penegak hukum yang didatangi para demonstran. “Kami menuntut Polres Sukabumi Kota untuk memproses segala perkara tipikor hingga tuntas dan tanpa tebang pilih dalam menentukan tersangkanya,” kata salah seorang demonstran kepada wartawan. Lain lagi dengan sikap Kejari Sukabumi kala menerima kedatangan demonstran, mereka justru mengumbar Bersambung ke hal 11

“Ada yang belum pas antara pelapor dan terlapor. Maka itu, kami akan dalami pernyataanpernyataan pihak satu dengan pihak lain yang tadi dikonfrontir,”

oleh mereka yang bersaksi,” terang Martin seraya menambahkan pihak penyidik akan mengkaji dan mendalami hasil konfrontir tersebut. Setelah itu, pihaknya secara internal melakukan pengkajian itu melalui gelar perkara yang rencananya dijadwalkan dalam waktu dekat. Disinggung soal hasil konfrontir antara pelapor dan terlapor, Bersambung ke hal 11

Penghinaan Terhadap Gus Dur Ditemukan di Buku Pelajaran TASIKMALAYA (LJ) - Penghinaan terhadap Presiden RI ke-4 mendiang Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, kembali ditemukan di dalam buku pelajaran sekolah. Setelah muncul dalam lembaran ujian nasional, kini ditemukan pula penghinaan tersebut dalam sebuah buku sejarah kelas XII Madrasah Aliyah setingkat SMA di beberapa daerah di Jawa Barat. Hal itu mengundang protes pihak sekolah dan masyarakat Nahdlatul Ulama (NU). “Kami sangat menyayangkan dan untuk buku pelajaran tidak akan kembali diberikan pada siswa sebagai buku panduan,” kata Kepala Madrasah Aliyah NU Kota Tasikmalaya Irsadul Abad di Tasikmalaya, Senin (10/12). Tak jauh beda dengan isi soal ujian yang ditemukan 8 Desember 2012. Buku sejarah ini juga dianggap menghina Gus Dur, karena menyebut penyebab Bersambung ke hal 11

Belasan Orang Ditelan Longsor di Tambang Emas Cisolok SUKABUMI (LJ) - Musim hujan yang hampir setiap hari mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi, Jabar, mengakibatkan terjadinya bencana longsor di beberapa lokasi dalam beberapa hari terakhir. Terakhir, Senin (10 /12) sore, lokasi tambang emas di Kampung Talaga, Desa Cicadas-Kecamatan Cisolok, mengalami longsor. Naasnya, saat longsor, belasan penambang emas liar yang tengah mencari emas tertimbun dan sampai berita ini diturunkan, baru satu orang yang ditemukan

dalam kondisi tak bernyawa dan empat orang lainnya berhasil selamat. Mereka yang selamat kini dirawat intensif di Rumah Sakit. “Sampai saat ini baru satu orang yang dinyatakan tewas atas nama Aep warga Kecamatan Ciemas, sementara empat lagi selamat, tiga orang dirawat di Puskesmas Cicadas dan satu lagi terpaksa dilarikan ke RSUD Palabuhanratu, karena mengalami luka yang cukup parah,” kata Ketua Badan Search and Rescue Bersambung ke hal 11

Kaum Ibu dan Mahasiswi Tuntut Aceng HM Fikri Mundur GARUT (LJ) - Massa dari kalangan perempuan, Senin (10/12), berunjukrasa guna menuntut Bupati Garut, Aceng HM Fikri mundur dari jabatannya. Massa perempuan menilai kepemimpinan Aceng Fikri tidak memberikan kemajuan dalam pembangunan daerah, dan hanya membuat malu masyarakat Garut dengan perilakunya yang kurang beretika, yakni pernikahan singkatnya dengan seorang gadis bernama Fany Octora (18). “Bupati tidak mementingkan penduduknya yang dua jutaan dengan sebagian besar kondisinya masih miskin, tapi lebih mikirin urusan pribadinya yang tidak bermoral,” cetus koordinator lapangan, Ny. Otang Qodarliyah Umun disela-sela aksinya di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut. Puluhan perempuan dari kalangan ibu-ibu dan mahasiswi itu, juga berharap pemerintah daerah, provinsi dan pusat berupaya memulihkan kondisi politik, sosial, dan ekonomi di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Ia mengungkapkan, masalah yang menimpa Garut yakni keberadaan Kepala Daerah Pemerintah Kabupaten Garut terkesan tidak mementingkan

kondisi rakyat. Garut yang dipimpin Aceng HM Fikri, menurut Otang, belum mampu memberikan yang terbaik secara merata bagi seluruh lapisan masyarakat. “Kita dalam aksi ini menyoroti kondisi Garut yang memprihatinkan, bertepatan dengan momen perilaku Bupati Garut sekarang ini (dugaan

melanggar etika),” katanya. Massa perempuan yang tergabung dalam Gerakan Perempuan Garut (GPG) ini juga mengaku kecewa dengan sikap para anggota DPRD Kab.Garut dari kalangan perempuan yang dinilai memble menyikapi kasus dugaan pelanggaran etika dan hukum terkait pernikahan siri singkat Aceng. Ungkapan kekecewaan tersebut mengemuka dalam audensi Gerakan Perempuan Garut dengan lima anggota DPRD Kabupaten Garut perempuan di ruang rapat DPRD Garut. Kelima anggota DPRD Garut yang menerima massa tersebut yakni Euis Ida Wartiah dari Fraksi Partai Golkar, Cucu Rodiah (Fraksi Partai Golkar), Lela Nurlela (Fraksi Hanura), Juju Hartati (Fraksi PDIP), dan Dewiyani Agustina dari Fraksi Partai Demokrat. Mereka menyesali tanggapan kelima anggota dewan tersebut ketika dipertanyakan sikap politik mereka terhadap kasus Bupati Aceng HM Fikri yang terus menjadi bahan perbincangan semua kalangan masyarakat itu. Pasalnya, mereka malah bercerita tentang kesibukan peran mereka di partai politik, dan bertugas di Badang Anggaran DPRD Kab. Bersambung ke hal 11


OPINI

Edisi 201 - Tahun 1 - Selasa 11 Desember 2012

Iman & Taqwa

Catatan Redaksi

Politisi yang SebenarBenarnya Wakil Rakyat Para politisi atau elite partai politik yang saat ini duduk di DPR dan pemerintahan kian hari kian menjadi sorotan masyarakat luas. Alasan utamanya adalah hilangnya karakter politik para politisi itu. Lakon politik yang mereka mainkan tidak lagi berorientasi kepentingan rakyat, tetapi kepentingan pribadi, kelompok dan partainya. Kecenderungannya, pragmatisme politik seringkali didahulukan dalam menghadapi berbagai masalah kebangsaan. Fenomena tersebut telah menjadi pukulan telak bagi masyarakat. Selama ini kita menganggap para politisi yang ada di DPR adalah orang-orang yang memperjuangkan kepentingan rakyat, namun kenyataannya tak jauh beda dari kumpulan orang-orang yang hanya mengenyangkan “isi perut” diri sendiri dan kawan-kawannya. Sehingga, mereka tidak pantas lagi disebut sebagai wakil rakyat. Pragmatisme politik sungguh sudah mengakar kuat dalam diri para politisi. Sugguh jagad politik bangsa ini sudah kacau dan tidak jelas. Kita tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya bangsa ini beberapa tahun ke depan jika kondisi tersebut terus dibiarkan. Bangsa yang katanya gemah ripah loh jinawi ini akan menjadi bangsa yang benar-benar bangkrut karena kekayaannya dikuras habis oleh para politisi koruptif. Pada gilirannya, bukan mustahil jika kemudian bangsa ini dicap sebagai “bangsa gagal”. Sungguh memperihatinkan! Kalau dicermati, kebobrokan para politisi sebenarnya tak lepas dari rekrutmen politik (political recrutment) yang salah. Untuk menjadi kepala daerah saja misalnya, mereka harus punya budget yang sangat besar. Memang tidak dipungkiri di era pemilu langsung ini, tanpa uang hampir mustahil seorang calon bisa meraih kemenangan. Tetapi implikasinya, setelah terpilih, bukan sesuatu yang mustahil jika mereka tersangkut korupsi. Alasannya untuk mengembalikan modal pemilu hanya menggerogoti uang negara, melakukan korupsi. Namun, mentalitas itu bukan sesuatu yang mustahil merubahnya jika serius dan dilakukan dengan kerja. Untuk itu, ada beberapa hal perlu dilakukan mengembalikan kultur politik dan jiwa politisi yang telah hilang itu. Pertama, masyarakat harus melakukan kontrol. Partisipasi masyarakat bisa membatasi ruang gerak politisi untuk melakukan hal-hal yang destruktif. Masyarakat perlu bersatupadu mengontrol DPR agar jangan melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kepentingan masyarakat. Selama ini, pergerakan masyarakat cenderung lamban dan stagnan terhadap tindak-tanduk dan akal bulus politisi. Hal itu bisa dimaklumi karena rendahnya kesadaran politik dan kesadaran hukum masyarakat. Namun kini, dengan dukungan dan majunya media massa, masyarakat akan mendapatkan banyak informasi tentang perpolitikan bangsa. Paling tidak masyarakat dapat memanfaatkan media untuk mengontrol sepak terjang para politisi. Partai politik juga perlu melakukan evaluasi bahwa selama ini fungsi utamanya belum berjalan sebagaimana mestinya. Kalau kita lihat, partai politik kini sudah berubah menjadi tempat dan kendaraan orang untuk memburu kekuasaan. Akibatnya, tidak heran jika kemudian partai politik memiliki citra negatif di mata masyarakat. Atas dasar inilah partai politik harus kembali kepada fungsi utamanya sehingga ruh partai benarbenar punya peran signifikan dalam pembangunan bangsa. Kemudian, pembenahan hukum menuju supremasi hukum yang tegas dan berkeadilan. Siapa yang bersalah harus dihukum sesuai dengan keadilan hukum. Bahkan politisi pun kalau bersalah harus dihukum sesuai aturan hukum yang berlaku. Hukum sebagai aturan bersama harus ditaati secara kolektif. Hukum harus dijunjung tinggi sebagai panglima dan dijadikan sebagai alat untuk menata kehidupan bermasyarakat dan berbangsa yang lebih baik, aman dan tenteram. Penegakan hukum itu dapat dimulai dari keteladanan pemimpin. Politisi adalah bagian dari pemimpin bangsa ini. Kalau politisi mampu memulai supremasi hukum dengan tegas, dengan sendirinya masyarakat akan ikut menegakkan hukum. Kondisi hukum kita sudah sangat parah karena politisi bangsa ini kurang memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Banyak kebobrokan yang terjadi hanya karena penegakan hukum yang tidak tegas oleh aparat penegak hukum dan politisi bangsa ini. Selain itu, ikhtiar untuk mengembalikan jiwa politisi tidak akan terwujud apabila tidak ada kemauan kuat dari politisi itu sendiri. Peran masyarakat hanyalah sebagai pendorong ke fungsi yang sebenarnya. Selama ini, bangsa kita mengalami kesulitan dalam menyelesaikan berbagai masalah, termasuk masalah politisi yang kerap menyimpang. Hal itu terjadi karena tidak adanya tekad dan kemauan yang kuat dari para politisi untuk berbenah. Padahal, jika mereka punya tekad kuat untuk berubah semua masalah akan teratasi dengan mudah.

Renungan “Sesungguhnya Mu’min itu lemah lembut dan Allah menyukai kelembutan”

Bobodoran Ubro VS Tk. Kios Ubro : kang aya fanta nu tiis? sabaraha? Tk Kios: 3000 (ngasongkeun fanta) Ubro : ari teh botol? Tk Kios : 2000 Ubro : fantana teu jd ah tukeur ku teh botol we Geus nginum si Ubro ngaleos indit Tk Kios : kang artosna? Ubro : artos naon? Tk Kios : eta teh botol Ubro : haar.. pan teh botol mah meunang nukeuran ku fanta? Tk Kios : (bari kerung) mana atuh artos fanta na? Ubro : apan fanta na ge teu jadi? Tk Kios : ... Redaksi Menerima kiriman Tulisan Artikel tentang berbagai topik dan peristiwa. Dimohon untuk tidak mengirimkan tulisan berbau pornografi, menghina SARA, mendiskreditkan pihak tertentu dan memecah belah NKRI. Kirim ke lingkarjabar@yahoo.com (kode : artikel) DIHIMBAU KEPADA SEMUA PIHAK UNTUK TIDAK MEMBERIKAN

IMBALAN ATAU SESUATU KEPADA WARTAWAN LINGKAR JABAR YANG SEDANG MENJALANKAN TUGAS JURNALISTIK

2

Keistimewaan Masjidil Aqsho (5) I’tikaf yang Paling Utama I’tikaf yang paling utama dilakukan oleh seseorang, i’tikaf di salah satu dari tiga masjid itu (Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsho), walaupun harus bersafar. Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda, “Tak ada i’tikaf (yang sempurna, pent-), kecuali di tiga masjid: Masjid Madinah (Masjid Nabawi), Masjid Makkah (Masjidil Haram), dan Masjid Iliya (Masjidil Aqsho)”. [HR. Al-Baihaqiy dalam Al-Kubro (8357), Ath-Thobroniy dalam dalam Al-Kabir (9511), dan lainnya. Hadits ini di-shohih-kan oleh Syaikh AlAlbaniy -rahimahullah- dalam AshShohihah (2786)] Pembangunan Baitul Maqdis Pembangunan Baitul Maqdis Allah -Ta’ala- telah menetapkan ajal bagi semua makhluk-Nya; ada yang jaya, dan ada yang binasa. Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- pernah bersabda menceritakan silsilah kejadian akhir zaman, “Pembangunan Baitul Maqdis adalah (waktu) hancurnya kota

Madinah. Hancurnya kota Madinah adalah (waktu) munculnya perang besar. Munculnya perang besar adalah (waktu) direbutnya Qostantiniyah (kerajaan Romawi). Direbutnya Qostantiniyah (kerajaan Romawi) adalah (waktu) keluarnya Dajjal”. [HR. Abu Dawud dalam Sunan-nya (4294), Ahmad dalam Musnad-nya (22076 & 22174), Al-Hakim dalam Al-Mustadrok (8297), Ath-Thobroniy dalam Al-Kabir (214), dan lainnya. Hadits ini di-hasan-kan oleh AlAlbaniy dalam Takhrij Al-Misykah (5424)] Al-Allamah Syamsul Haq AlAzhim Abadi-rahimahullah- berkata dalam menegaskan makna hadits ini, “Pendapat yang paling benar, Yang dimaksud dengan pembangunan Baitul Maqdis adalah kesempurnaan dalam hal pembangunan, yaitu pembangunan baitul Maqdis secara sempurna lagi melebihi batas, saat hancurnya kota Madinah, karena Baitul Maqdis tak akan hancur”. [Lihat Aunul Ma’bud (11/270)]. Masjidil Aqsho tak akan Dimasuki Dajjal Masjidil Aqsho tak akan Dimasuki Dajjal Allah

“Aku berkata, “Wahai Rasulullah, masjid apakah yang pertama kali dibangun di bumi?” Beliau bersabda, “Masjidil Haram”. Dia (Abu Dzar) berkata, “Aku katakan, “Lalu setelah itu?” Beliau bersabda, “Masjidil Aqsho”. Aku katakan, “Berapa jarak waktu antara (pembangunan) keduanya”. Beliau besabda, “Jarak antara kedua adalah 40 tahun. Kemudian dimanapun kau didapati waktu sholat setelah itu, maka sholatlah (disitu), karena keutamaan ada padanya (yakni, sholat di awal waktu)” -Ta’ala- telah memberikan keutamaan kepada Masjidil Aqsho sebagaimana Makkah, Madinah, serta Thur; Dajjal tak akan masuk ke tempat-tempat ini sebagaimana yang dikabarkan oleh Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-. Mujahid -rahimahullah- berkata,

“Selama enam tahun, kami di bawah pimpinan Junadah bin Abi Umayyah. Dia pernah berdiri memberikan khutbah kepada kami seraya berkata, “Kami pernah mendatangi seorang Anshor (Ubadah bersambung....

Kisah Sufi Sahabat Nabi : Ja’far bin Abu Thalib

Si Burung Surga

“Ketika Rasulullah mengunjungi kami, terlihat wajah beliau diselubungi kabut sedih. Hatiku cemas, tetapi aku tidak berani menanyakan apa yang terjadi, karena aku takut mendengar berita buruk. Beliau memberi salam dan menanyakan anak-anak kami. Beliau menanyakan mana anakanak Ja’far, suruh mereka ke sini.”

Ja’far bin Abu Thalib bin Abdul Muthalib bin Hasyim masuk Islam sejak awal dan sempat mengikuti hijrah ke Habasyah. Ia malah sempat mendakwahkan Islam di daerah itu. Dalam Perang Muktah, ia diserahi

tugas menjadi pemegang bendera Islam. Setelah tangan kanannya terpotong dia memegang bendera dengan tangan kiri. Namun tangan kirinya juga terpotong, sehingga dia memegang bendera itu dengan dadanya.

Akhirnya, ia mati syahid dengan tubuh penuh luka dan sayatan pedang. Di kalangan Bani Abdi Manaf ada lima orang yang sangat mirip dengan Rasulullah SAW, sehingga seringkali orang salah menerka. Mereka itu adalah Abu Sufyan bin Harits bin Abdul Muthallib, sepupu sekaligus saudara sesusuan beliau. Qutsam Ibnul Abbas bin Abdul Muthallib, sepupu Nabi. Saib bin Ubaid bin Abdi Yazin bin Hasyim. Ja’far bin Abu Thalib, saudara Ali bin Abu Thalib. Dan Hasan bin Ali bin Abu Thalib, cucu Rasulullah SAW. Dan Ja’far bin Abu Thalib adalah orang yang paling mirip dengan Nabi SAW di antara mereka berlima. Ja’far dan istrinya, Asma’ bin Umais, bergabung dalam barisan kaum Muslimin sejak dari awal. Keduanya menyatakan Islam di hadapan Abu Bakar Ash-Shiddiq sebelum Rasulullah SAW masuk ke rumah Al-Arqam. Pasangan suami istri Bani Hasyim yang muda belia ini tidak luput pula dari penyiksaan kaum kafir Quraisy, sebagaimana yang diderita kaum Muslimin yang pertama-tama masuk Islam. Namun mereka bersabar menerima segala cobaan yang menimpa. Namun yang merisaukan mereka berdua adalah kaum Quraisy membatasi geraknya untuk menegakkan syiar Islam dan melarangnya untuk merasakan kelezatan ibadah. Maka

Ja’far bin Abu Thalib beserta istrinya memohon izin kepada Rasulullah untuk hijrah ke Habasyah bersamasama dengan para sahabat lainnya. Rasulullah SAW pun mengizinkan. Ja’far pun menjadi pemimpin kaum Muslimin yang berangkat ke Habasyah. Mereka merasa lega, bahwa Raja Habasyah (Najasyi) adalah orang yang adil dan saleh. Di Habasyah, kaum Muslimin dapat menikmati kemanisan agama yang mereka anut, bebas dari rasa cemas dan ketakutan yang mengganggu dan yang menyebabkan mereka hijrah. Ja’far bin Abu Thalib beserta istri tinggal dengan aman dan tenang dalam perlindungan Najasyi yang ramah tamah itu selama sepuluh tahun. Pada tahun ke-7 Hijriyah, kedua suami istri itu meninggalkan Habasyah dan hijrah ke Yatsrib (Madinah). Kebetulan Rasulullah SAW baru saja pulang dari Khaibar. Beliau sangat gembira bertemu dengan Ja’far sehingga karena kegembiraannya beliau berkata, “Aku tidak tahu mana yang menyebabkan aku gembira, apakah karena kemenangan di Khaibar atau karena kedatangan Ja’far?” Begitu pula kaum Muslimin umumnya, terlebih fakir miskin, mereka juga bergembira dengan kedatangan Ja’far. Ia adalah sosok yang sangat penyantun dan banyak membela golongan dhuafa,... bersambung....

Panduan Membayar Zakat (6) Dari Mu’adz Ibnu Jabal ra bahwa Nabi SAW pernah mengutusnya ke negeri Yaman. Beliau memerintahkan untuk mengambil (zakat) dari 30 ekor sapi, seekor anak sapi berumur setahun lebih yang jantan atau betina, dan setiap 40 ekor sapi, seekor sapi betina berumur dua tahun lebih, dan dari setiap orang yang telah baligh diambil satu dinar atau yang sebanding dengan nilai itu pada kaum Mu’afiry. Riwayat Imam Lima dan lafadznya menurut riwayat Ahmad. Dari Bahz Ibnu Hakim, dari ayahnya, dari kakeknya Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Pada setiap 40 ekor unta yang dilepas mencari makan sendiri, zakatnya seekor anak unta betina yang umurnya memasuki tahun ketiga. Tidak boleh dipisahkan anak unta itu untuk mengurangi perhitungan zakat. Barangsiapa memberinya karena mengharap pahala, ia akan mendapat pahala. Barangsiapa menolak untuk mengeluarkannya, kami akan mengambilnya beserta setengah hartanya karena ia merupakan perintah keras dari Tuhan kami. Keluarga Muhammad tidak halal mengambil zakat sedikit pun.” [Ahmad, Abu Dawud, dan Nasa’i] Dari Ali ra bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Apabila engkau memiliki 200 dirham dan telah melewati satu tahun, maka zakatnya 5 dirham. Tidak wajib atasmu zakat kecuali engkau memiliki 20 dinar dan telah melewati setahun, maka zakatnya 1/2 dinar. Jika lebih dari itu, maka zakatnya menurut perhitungannya. Harta tidak wajib dikeluarkan zakat kecuali telah melewati

setahun.” Hadits hasan diriwayatkan oleh Abu Dawud. Nishab emas adalah 20 dinar (85 gram emas murni) dan perak adalah 200 dirham (setara 672 gram perak). Artinya bila seseorang telah memiliki emas sebesar 20 dinar atau perak 200 dirham dan sudah setahun, maka ia telah terkena wajib zakat, yakni sebesar 2,5 %. Dari Abdullah Ibnu Aufa bahwa biasanya bila suatu kaum datang membawa zakat kepada Rasulullah SAW, beliau berdoa: “Ya Allah, berilah rahmat atas mereka.” Muttafaq Alaihi. Dari Ali bahwa Abbas bertanya kepada Nabi SAW penyegeraan pengeluaran zakat sebelum waktunya, lalu beliau mengizinkannya. [Tirmidzi dan Hakim] Dari Jabir bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Tak ada zakat pada perak yang kurang dari 5 auqiyah (600 gram), unta yang jumlahnya kurang dari 5 ekor, dan kurma yang kurang dari 5 ausaq (1050 liter).” [Muslim] Menurut riwayatnya dari hadits Abu Said r.a: “Tidak ada zakat pada kurma dan biji-bijian yang kurang dari 5 ausaq (1050 liter).” Asal hadits dari Abu Said itu Muttafaq Alaihi. Dari Salim Ibnu Abdullah, dari ayahnya r.a, bahwa Nabi SAW bersabda: “Tanaman yang disiram dengan air hujan atau dengan sumber air atau dengan pengisapan air dari tanah, zakatnya sepersepuluh, dan tanaman yang disiram dengan tenaga manusia, zakatnya seperduapuluh. “ [Bukhari].Nishab hasil pertanian adalah 5 wasq atau setara dengan 750 kg. Apabila hasil pertanian termasuk makanan pokok, seperti

beras, jagung, gandum, kurma, dll, maka nishabnya adalah 750 kg dari hasil pertanian tersebut. Tetapi jika hasil pertanian itu selain makanan pokok, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, daun, bunga, dll, maka nishabnya disetarakan dengan harga nishab dari makanan pokok yang paling umum di daerah (negeri) tersebut (di negeri kita = beras). Kadar zakat untuk hasil pertanian, apabila diairi dengan air hujan, atau sungai/mata/ air, maka 10%, apabila diairi dengan cara disiram / irigasi (ada biaya tambahan) maka zakatnya 5%. Dari Abu Musa al-Asy’ary dan Mu’adz ra bahwa Rasulullah SAW bersabda kepada keduanya: “Jangan mengambil zakat kecuali dari keempat jenis ini, yakni: sya’ir, gandum, anggur kering, dan kurma.” [Thabrani dan Hakim] Dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Zakat rikaz (harta peninggalan purbakala) adalah seperlima.” [Muttafaq Alaihi] Dari Ibnu Umar ra bahwa Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah sebesar satu sho’ (3,5 liter) kurma atau satu sho’ sya’ir atas seorang hamba, orang merdeka, laki-laki dan perempuan, besar kecil dari orang-orang islam; dan beliau memerintahkan agar dikeluarkan sebelum orang-orang keluar menunaikan sholat. Muttafaq Alaihi. Dari Ibnu Abbas ra bahwa Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari perkataan yang tidak berguna dan kotor, dan sebagai makanan bagi orang-orang miskin. Maka barangsiapa yang mengeluarkannya sebelum sholat, bersambung...

Penerbit : PT. PANCA LINGKAR MEDIA Griya Indah Bogor Blok C No. 3 Jl. KH. M. Soleh Iskandar Kota Bogor - Telp./ Fax . 0251-8663605 SIUP : 517/345/PK/B/BPPTPM/V/2012 NPWP : 31.493.964.6.404.000 email : lingkarjabar@yahoo.com Rekening : Bank BCA Cabang Juanda No. Rek: 0953025563

Penasihat H. HARIS THAHIR • Pemimpin Umum AANG SUTRISNA • Pemimpin Perusahaan DEDDY AFRIADI, SH • Pemimpin Redaksi & Penanggung Jawab COKY PASARIBU • Dewan Redaksi ENANG SUTRIYADI, - PIYARSO HADI - COKY PASARIBU - H. RM. DANANG DONOROSO - H. DIDI CHOSIDIN - H. TARWONO - FUZI MARKUNAH - RIZKI ASTAKA • Redaktur Pelaksana M. BASIR • Asiten Redaktur : MUHAMMAD ALI • Staf Redaksi : DEDE SUHENDAR - IWAN R. - JASON SEMBIRING - ASEP SUPRIADI - ANDREAS TAIRAS • INDRIANI • ANDRI Fotographer : E. SUTRIYADI • Desain & Artistik : H. SANDI SANJAYA • Layout : ANGGA HARJA S. - M. RENDY IRAWAN• Perwakilan : (Bekasi) SAFA ARIS MUZAKAR (Kepala) - SUGENG BIANTORO - RIBAH SETIAWAN - ADI TOTALOR - HISAR PS - RIZAL R.P • (Depok) HARLIS SYAM - FERRY M.S. • (Cianjur) RUSDI - AGUS SHOLEH • (Garut) BADEN ABDURACHMAN - MOCH JULIADI • (Sukabumi) HEPIE HERMAWAN (Kepala) • R.YOPPY S JBSC - HANDOYO - WAHID - ADE MISBAHUL YOGA - DASEP GUNTUR (Kota Bandung) FERRY ARDIANSYAH HERI JUHANA (Kab. Bandung) KI AGUS N FATAH - UDEN SOBIRIN • R. GINDO • RUSTANDI (Sumedang) YAYAT H. HARI M. • (Karawang) RUSLI • (Subang) ALIM MUNANDAR - H. ADE RACHMAT • (Purwakarta) TRYAS HENDRAYANA• (Cirebon) SUBAGIO (Kepala), WASTIJA, APIP, HENDI, DODI P • (Kuningan) DEDE P. • (Tasikmalaya) CECEP • (Garut) RIZAL • (Ciamis) ABDUL ROJAK • (Banjar) AEP • (Majalengka) GARIB SETIA - SAMSUL• (Indramayu) IHSAN MAHFUDZ Koresponden : M. NASIR - AFRIYOU RIZAL - TRI AHMAD KUSMANTO - TUMPAL PANJAITAN - YUSUF FADILAH Sirkulasi : AGUS MUDRAZAT - SUSAN WIJAYANTO - YANTO - ADI R.

WARTAWAN LINGKAR JABAR ADALAH YANG TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI DAN DILENGKAPI KARTU PERS ATAU SURAT TUGAS

PT. PANCA LINGKAR MEDIA Direktur Utama : PIYARSO HADI • Marketing/Promosi : KENNY FARAH CAROLINE SAPULETE - AMALLIA RETNO SAPUTRI • Pengembangan Usaha & Iklan : YUDHI KURNIAWAN - A. SAFITRI HANDAYANI - RENDY M. ADAM - ARN CONSULTANT • Bagian Umum : IAN - ANDRI


LINGKAR MEGAPOLITAN

Edisi 201- Tahun 1 - Selasa , 11 Desember 2012

DPRD Kab Bekasi Berharap RAPBD Pro Rakyat KAB. BEKASI (LJ)- DPRD Kabupaten Bekasi menginginkan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2013 yang diajukan Bupati Neneng Hasanah Yasin, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang dan Menengah Daerah (RPJMD) yang telah ditetapkan. Namun demikian, kalangan legislatif menghendaki alokasinya lebih menitik beratkan pada layanan kesehatan dan perbaikan infrastruktur. “Dua sektor itu sangat krusial, wajib diprioritaskan. Apalagi keduanya selalu dikampanyekan sebelum menjabat sebagai bupati,”kata Romi Oktaviansyah, anggota Komisi A DPRD Kabupaten Bekasi kepada LINGKAR JABAR, Senin (10/12).

Ratusan Kios di Stasiun Depok Baru Dibrangus DEPOK (LJ) - Ratusan kios yang berada di area Stasiun Depok Baru, Kota Depok dibongkar paksa petugas gabungan yang diterjunkan PT Kereta Api Indonesia (KAI), Senin (10/12). Tindakan polisional tersebut merupakan tindak lanjut dari aksi serupa yang dilakukan sepekan sebelumnya. Eksekusi sempat diwarnai kericuhan. Pedagang yang sudah puluhan tahun berjualan tidak terima saat petugas membongkar kios mereka. Bahkan mereka menghujani batu para eksekutor yang berasal dariBromob, Marinir dan Satpol PP Kota Depok. Namun para petugas yang jumlahnya mencapai 300 personil tidak terpengaruh dan tetap melakukan tugasnya. Beberapa pedagang yang dianggap sebagai provokator diamankan. “Tindakan yang kami lakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan para penumpang. Pembongkaran kios memang dilakukan secara bertahap dan akan dilanjutkan dua hari kedepan,”ujar Gatot Nur Setiadi, Kepala Stasiun Depok baru kepada LJ, kemarin.

Sementara, Kepala Humas Daop I PT KAI Mateta Rijalulhaq menambahkan, tindakan pembongaran kios dan lapak di area PT KAIakan juga akan dilakukan di stasiun yang lain.”Kami akan terus berupaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada para penumpang. Dan langkah yang dilakukan adalah menertibka keberadaan kios yang ada di area PTKAI,”ucapnya. Sementara itu, Jamal, salah seorang pemilik kios mengaku hanya bisa pasrah menyaksikan kios yang selama ini menjadi mata pencaharian utama dibongkar petugas.”Memang kami salah, tapi seharusnya mereka (PT KAI) juga bijaksana dan mencarikan solusinya,”tuturnya. Sebelum dilakukan eksekusi, Jamal memang sudah mendapat surat peringatan dari PT KAI pada Kamis(29/11). Surat itu menjelaskan PT KAI ingin mensterilkan kawasan peron dari pedagang. Setelah lokasi bersih dari pedagang, PT KAI akan menjadikan lokasi itu sebagai perluasan, memperpanjang dan peninggian peron penyongsong operasi Kereta Rel Listrik (KRL) tambahan.! TYS/HRS

Kodam Tinjau Kebersihan Makodim 0508 Depok

LINTAS | MEGAPOLITAN Jalan Khusus Cikarang-Priok

Dijelaskan, pengajuan RAPBD tahun 2013 yang diprediksi mencapai Rp3 triliun, saat ini sedang dibahas Badan Anggaran untuk kemudian dibuat panitia khusus (Pansus).”Pansus ini melakukan kajian-kajian teknis sebelum RAPBD disampaikan bupati dalam rapat paripurna tentang penyampaian nota panitia khusus Senin (17/12),”ujarnya. Disisi lain, Romi mendesak Bupati Neneng memberikan sanksi tegas kepada Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) yang kinerjanya loyo dan lambat dalam penyerapan anggaran sehingga mengakibatkan sisa anggaran. ”Tindakan itu perlu dilakukan sehingga kedepan tidak terulang kembali,”tegasnya.! BRI

Pembangunan di Kabupaten Bekasi Timpang KAB. BEKASI (LJ) - Pembangunan fasilitas publik di Kabupaten Bekasi dinilai masih timpang. Saat ini keberadaan pasar tradisional semakin tersisih oleh kehadiran pasar modern. Hal ini diungkap Rieke Diah Pitaloka, anggota Komisi IX DPR RI saat berkunjung ke RSUD Bekasi, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Senin (10/12). “Fasilitas publik, khususnya pasar tradisional tidak mendapat perhatian baik dari Pemerintah kabupate Bekasi. Hal ini bisa dilihat dari fisiknya,”kata Rieke kepada LJ disela kunjungan. Menurut bakal calon Gubernur Jawa Barat 2013, perlu dilakukan revitalisasi terhadap pasar tradisional sehingga keberadaanya tidak terpinggirkan oleh kehadiranpasar modern yang semakin tumbuh subur. “Selain itu saya juga melihat penataan jarak antara pasar tradisional dengan pasar modern belum tertata dengan baik. Pemkab Bekasi harus mengatur ulang regulasinya. Sebab kalau kondisinya dibiarkan seperti itu bukan tidak mungkin ekonomi pasar tradisional akan benar-benar musnah,”tandas politisi PDI Perjuangan. Lebih lanjut, selama ini keberadaan pasar tradisional selalu bersinggungan dengan pasar modern, karena itu Pemkab Bekasi harus segera merubah aturan yang sudah ada. “Ini untuk menyelamatkan para pedagang kecil. Saya pernah melakukan penelitian terhadap persoalan seperti ini. Jelasnya, dalam satu wilayah berdiri satu pasar modern maka 10 pedagang kecil atau warung kelontong akan mati.Dan ini harus segera disikapi,”pungkasnya.! BRI

PTM Intai Kota Depok

”Lomba kebersihan dan pemanfaatan lahan kosong dilaksanakan dalam rangka HUT ke63 Kodam Jaya pada 22 Desember mendatang,” DEPOK (LJ) - Tim Penilai Lomba Kebersihan Komando Daerah Militer Jayakarta ( Kodam Jaya ) meninjau Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0508 Depok, Senin (10/12). Kedatangan rombongan Tim penilai yang dipimpin Ka Infollatah Kodam Jaya Kolonel Inf Gugun Gunawan,disambut

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0508 Depok Letkol Inf Moch.Zamroni, Kasdim Mayor (Inf) Ariyo W beserta Staf. Selain penataan kebersihan dan pemeliharaan kebersihan dilingkungan Makodim 0508 Depok, tim penilai juga meninjau pemanfaatan lahan kosong.’’Lomba kebersihan

dan pemanfaatan lahan kosong dilaksanakan dalam rangka HUT ke-63 Kodam Jaya pada 22 Desember mendatang,”kata Dandim 0508 Depok, Letkol (Inf) M.Zamroni kepada LJ. Pesertanya, jelas M. Zamroni, melibatkan seluruh kesatuan di tubuh Kodam Jaya, meliputi Satuan Tempur, Banpur, Kesatuan Kewilayahan (Kodim). Menurutnya, dalam hal menjaga dan memelihara kebersihan serta menjadikan lingkungan tertata rapi, asri, nyaman, pada lingkungan Makodim dan tempat tinggal anggota merupakan kewajiban dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Selain itu dalam penataan dan pengelolaan pada areal lahan kosong yang ada hal itu memanfaatkannya dengan penanaman pohon, dan hal lain yang produktif dan bermanfaat. ! TYS/HRS

PENGUMUMAN Diberitahukan kepada khalayak luas bahwa nama : 1. Sdr. M. Satiri 2. Sdr. Asep Budi Kurniawan 3. SdrHilam Sudakta 4. Sdr. Herman (Prwk.Indramayu) bukan lagi kontributor HU Lingkar Jabar di Wilayah Sukabumi terhitung sejak tanggal 1 Oktober 2012. Segala tindak tanduk dan perbuatan yang mengatasnamakan Lingkar Jabar diluar tanggung jawab kami. Demikian disampaikan agar maklum dan diketahui

DEPOK (LJ)-Penyakit Tidak Menular (PTM)di Kota Depok diketahui cukup tinggi. Meski Dinas Kesehatan setempat belum memiliki data pasti berapa jumlah masyarakat yang terjangkit, namun dihimbau masyarakat waspada dan melakukan pencegahan sedini mungkin karena jenis penyakit ini dapat mengakibatkan kematian. Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Pengendalian penyakit (P2P) Dinkes Kota Depok, Dr Lely Nurlaely menjelaskan, yang termasuk kedalam kategori PTM meliputi, stroke, diabetes, jantung, kanker dan reumatik. Penyakit ini biasanya berkembang pada usia produktif dari mulai 25 hingga 40 tahun. “Untuk itu kami sangat mengharapkan agar masyarakat segera melakukan pencegahan dini dengan segera melaporkan kepada petugas kesehatan dilingkunganya jika mendapat gejalan seperti demikian,”ujar Lely ditemui usai Seminar Surveilans PTM bagi Kader kes-

3

ehatan se-Kota Depok di Balaikota Depok, Senin (10/12). Selain itu, jelas Lely, mengantisipasi agar penyakit itu tidak berkembang juga bisa dilakukan dengan membiasakan diri menerapkan cermin Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)”Langkah ini untuk mencapai peningkatan Angka Harapan Hidup (AHH) tinggi seperti yang dicanangkan Pemkot Depok,”tandasnya. Senada, Dr Agus Salim, Staf Ahli Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat menambahkan, PTM tidak memiliki kecenderungan timbul gejala, berbeda dengan Penyakit Menular (PM). Untuk itu, pencegahan dini sangat penting bagi masyarakat, terutama ibu hamil sehingga bayinya kelak lahir dan tumbuh dengan sehat dan sempurna. “Selain menerapkan PHBS, perlu juga memperhatikan pola makan, istirahat yang teratur dan berolahraga. Disamping itu lingkungan tempat tingga jugaharus diperhatikan,”jelasnya. !

BEKASI - Pemerintah memastikan akan memulai pembangunan jalan khusus Cikarang-Tanjung Priuk tahun depan. Pembangunan jalan penghubung Jakarta-Bekasi ini untuk mengurai kemacetan yang setiap hari terjadi disepanjang ruas Cawang dan Halim Perdana Kusumah. “Jalan itu setiap hari macet karena banyaknya truk pengangkut barang ekspor dari Cikarang menuju Tanjung Priuk. Makanya percepatan pembangunan jalan khusus akan dilakukan,”kata Dahlan Iskan, Menteri BUMN kepada wartawan, Senin (10/12). Pengamatan Dahlan, akibat kemacetan yang terjad, waktu tempuh dari Cikarang menuju Tanjung Priuk memakan waktu hingga 9 jam. “Jadi, apabila jalur khusus terealisasi, perjalanan hanya meakan waktu30 menit saja. Sehingga kalau sebelumnya pengiriman barang dalam sehari hanya satu kali bisa dilakukan tiga sampai empat kali,”tandasnya. Lebih lanjut, jika tidak menemui hambatan jalan khusus mulai dioperasikan pada 2014.”Pembangunan Þsik berjalan 2013, kalau lancar setahun kemudian bisa difungsikan,”jelasnya.! BRI

Hegar Mukti Syukuran Hasil Bumi

KAB. BEKASI- Sebagai bentuk rasa syukur atas hasil bumi yang didapat, warga Desa Hegar Mukti, Kecamatan Cikarang Pusat mengadakan upacara adat Hajat Bumi Rawa Binong, di Situ Binong, Senin (10/12). Acara yang dikemas dengan tradisi budaya dan kesenian Sunda ini, merupakan agenda rutin tahunan setiap habis panen. “Kegiatan seperti ini sudah dilaksanakan warga Hegar Mukti sejak 1923. Selain wujud rasa syukur atas hasil panen yang melimpah selama satu tahun,juga untuk melestarikan adat dan budaya tradisional kesenian Sunda,”kata Budiyanto, Pengurus Yayasan Pelestarian Alam dan Tradisi Masyarakat Rawa Binong (Walatra) kepada LJ disela acara. Selain itu, momentum yang dihelat sekaligus memperkenalkan objek wisata Situ Binong kepada masyarakat luas. Disisi lain, Budiyanto yang tercatat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekais berharap agar pemerintah daerah turut berpartisipasi mengembangkan situ dnegan luas mencapai 3,6 hektar. “Situ Binong merupakn potensi wisata alami, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga harus memperhatikannya,”pintanya. Sementara, Kepala Dinas Pemuda Olahraga, kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Bekasi, Effendi menyatakan siap dan akan mendukung pengembangan Rawa Binong menjadi salah satu objek wisata.! BRI

TYS/HRS

JADWAL SIM KELILING DESEMBER 2012 KOTA DAN KABUPATEN BOGOR WILAYAH KOTA BOGOR WILAYAH KABUPATEN BOGOR Hari/Tgl

Lokasi

Hari/Tgl

Lokasi

Sabtu/1 Senin/3 Jumat/7 Sabtu/8 Senin/10 Jumat/14 Sabtu/15 Senin/17 Jumat/21 Sabtu/22 Senin/24 Jumat/28 Sabtu/29 Senin/31

Penjagaan Brimob Sukasari BTW Jembatan Merah Polsek Tanahsareal Graha Pena Radar Bogor KFC Taman Topi Polsek Bogor Barat Pasar Bogor dpn Toko Bata Penjagaan Brimob Sukasari Polsek Bogor Selatan BTW Jembatan Merah Graha Pena Radar Bogor Polsek Bogor Timur KFC Taman Topi Pasar Bogor dpn Toko Bata

Selasa/04 Rabu/05 Kamis/06 Selasa/11 Rabu/12 Kamis/13 Selasa/18 Rabu/19 Kamis/20 Rabu/26 Kamis/27

Polsek Babakanmadang Pondokudik, Kemang Polsek Gunungputri Simpang Taman Safari Polsek Leuwiliang Indocement Polsek Ciawi Polsek Ciampea Polsek Jonggol Menara Cileungsi Polsek Ciomas

Wa ktu: Seta Setap p Sa btu P ukul 19.00 19. 00 S/D S/ D 21.00 21. 00

Wa ktu ktu:: 08.00 S/D 15.00


LINGKAR BOGOR LINTAS | BOGOR

Edisi 201 - Tahun 1 Selasa, 11 Desember- 2012

BPKAD Sangkal Jual Aset Pemkot

Ratusan Disabilitas Ikuti Gerak Jalan Santai Ceria RRI Bogor

BOGOR - Ratusan anggota dari Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Bogor, mengikuti gerak jalan santai ceria RRI Bogor Tahun 2012, dengan tema “Menuju Masyarakat Inklusif” di Jalan Pangrango, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, belum lama ini. Acara yang dilakukannya tersebut, memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh tanggal 3 Desember. Acara ini, ke 2 kalinya dilakukan oleh RRI Bogor, yang di gelar gratis bagi 300 lebih masyarakat berkebutuhan khusus yang berasal dari Sekolah Luar Biasa (SLB) dan organisasi Pertuni se-Kota dan Kabupaten Bogor.Para peserta gerak jalan tersebut, di lepas langsung dari halaman RRI Bogor oleh Kepala LPP RRI Bogor Drs.Nurhanudin.MM yang di dampingi Asisten Administrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Bogor Edgar Suratman dan Perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Bogor. Dari informasi yang dihimpun, rute yang di tempuh oleh para peserta tersebut, mulai dari Jalan Pangrango, Pajajaran, Salak, Halimun dan Finish di Halaman RRI Bogor.Kepala LPP RRI Bogor Nurhanudin, MM menjelaskan, bahwa para penyandang disabilitas harus mendapat perlakuan yang sama di tengah masyarakat. “Tidak hanya tanggung Jawab pemerintah saja, akan tetapi kita bersama juga harus berperan aktif dalam membina, memberdayakan dan mengapresiasi karya mereka,” ujar Nurhanudin.Berjalan bebas menghirup udara segar pagi hari di jalan protokol kota Bogor adalah hal yang istimewa bagi para disabilitas. Dimana dalam keseharian mereka seolah terkungkung di dalam ruang yang sama. “Seneng sekali rasanya, ramai....hidup pertuni,” ucap Budiman (25) salah satu anggota Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Bogor kepada wartawan, usai mengikuti Gerak Jalan Santai Ceria RRI Bogor.Suasana semakin meriah ketika panitia mulai mengundi satu persatu kupon undian Door Prize. Proses pengumuman pun sedikit berbeda dari kegiatan serupa, karena ada pendamping dengan bahasa isyarat untuk membacakan nomor undian yang beruntung. Keceriaan mereka pun tampak di saat pulang dengan membawa hadiah menarik dari panitia seperti televisi, lemari es dan mesin Cuci serta hadiah menarik lainnya. ! WIN

Mesin Politik Pasangan Aher-Dedy, Target 70 Persen Suara CIBINONG - Mesin partai politik pendukung pasangan calon gubernur-wakil gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan-Dedy Mizwar mulai bergerilya, mereka pasang target pencapaian 70 persen suara. Sikap optimisme mesin partai untuk mencapai target 70 persen suara, terlebih dengan bergabungnya empat partai ternama seperti, PKS, PPP, Hanura dan PBB.“Kami yakin untuk target 70 persen. Kalau dipadukan dengan konstituen partai masing-masing, bisa mencapai 60 persen. Ditambah kampanye bisa maksimal,” ujar ketua Tim Pemenangan, Wasto Sumarno, usai menggelar penyusunan struktural Tim Pemenangan Aher-Dedy di RM Radjibta, Cibinong, Senin (10/12). Saat ditanya soal program konkret dan polarisasi politik di Kabupaten Bogor, Wasto mengatakan, program Provinsi Jawa Barat sangat terpadu dengan program Kabupaten Bogor. Faktanya, kata Wasto, Aher dan RY bukan sebagai individu, program pembangunan selama ini terpadu. Buktinya, Kabupaten Bogor mendapatkan anggaran terbesar di Jawa Barat.“Kami memastikan sosialisasi dan meyakinkan dengan struktur masing-masing secara berjenjang. Setelah itu, dilanjutkan di luar struktur partai masing-masing. Alasannya, kedua pemimpin ini sudah nyata programnya. Saya kira masyarakat akan mudah menerimanya. bahwa pembangunan di Kabupaten Bogor sudah terjadi,” ujar Wasto. Disinggung soal anggaran, Wasto mengatakan, dana yang digunakan untuk kampanye berasal dari saweran empat partai politik pendukung. “Anggaran pemenangan berasal dari gotongroyong partai pendukung,” ungkapnya. Sementara menurut DPC PPP Kabupaten Bogor, Ade Munawaroh, pihaknya akan fatsun dengan perintah DPW PPP Jabar. “Saat rakorwil PPP Jabar. harus diikuti oleh struktur partai dari DPC hingga ranting. Komitmen partai kami untuk usung pasangan Aher-Dedy. Strategi kami disesuaikan dengan wilayah masing-masing. Gerakan ini juga tidak akan terpaku pada struktur saja,” ujar Ade yang juga penasehat tim itu. Ketua DPC Hanura Kabupaten Bogor, Hendrayana juga bulat mengatakan, struktur partainya siap bahu-membahu mencurahkan tenaga dan pikiran untuk menangkan Aher-Dedy. “Bagi kami, ketika sudah putuskan, tak ada tawar menawar lagi dan sudah jadi keputusan bulat,” tandasnya. Sinwan MZ dari PBB juga optimistis Pilgub Jabar akan dimenangkan Aher-Dedy dalam satu putaran saja. “Kami kompak dan solid. Kami juga tetap dalam koridor pemenangan dan saling berkoordinasi dengan parpol pendukung lainnya,” kata Sinwan. ! DED

4

BOGOR (LJ) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor diduga menjual tanah asetnya seluas 6.700 m2 (meter persegi) yang berlokasi di Kampung Dekeng Jaya Rt 02/08 Kelurahan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan kepada pengembang perumahan “PH”. Diketahui, lahan awal yang sejak awal tahun 90an disewakan kepada sebanyak 71 kepala keluarga (KK) relokasi eks Kampung Bayawak, Bogor Tengah itu, seluas 10.900 m2. Sementara lahan yang tersisa kini hanya sekitar 4.200 m2. Kabid Perencanaan dan Pengendalian pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bogor Hilman berdalih, tidak ada proses penjualan aset Pemkot berupa sebidang tahan dengan luas 6.700 m2, dilokasi Kampung Dekeng Jaya, RT 02/08, kepada pengembang perumahan PH. Menurutnya, tanah sewa yang sebelumnya seluas 10.900 meter2 tersebut, secara administrasi masih tetap sama dan tidak berkurang. “Tidak ada yang di jual aset Pemkot ke pengembang tersebut.

Kalau pun memang ada, pasti kita punya bukti secara administrasi,” ujar Hilman kepada wartawan di kantornya. Luas tanahnya di Kampung Dekeng Jaya, lanjutnya, tetap sama kok. Memang untuk pemukiman warga tersedia sekita 4.200, dan sisanya berupa fasos-fasum seperti Mushola, Masjid, MCK, dan Lapangan Bulutangkis. “Kita tetap patuh terhadap Permendagri No 17/2007 tentang tata cara Pengelolaan Barang Milik Daerah yang merupakan tindak lanjut dari PP 6/2006 tentang Pengelolaan Barang Milki Daerah,” ucapnya dengan nada sedikit tinggi. Hilman mengatakan, masyarakat mempunyai hak untuk membebaskan tanah menjadi hak milik, akan tetapi harus mengajukan surat permohonan ke walikota sebagai Pemkot yang mengelola aset daerah. “Warga harus membuat surat untuk membebaskan tahah tersebut yang ditujukan kepada Walikota Bogor,” tuturnya. Siaran Pers Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Transparansi,yang pernah dilangsirkan

Bangun Hotel Tanpa Izin Resmi, Petugas Cisarua Bogor Cuek

KAB.BOGOR (LJ) - Carut-marut tentang tata ruang di kawasan Puncak Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masih terus terlihat. Pasalnya, banyak bangunan yang menyalahi dan melanggar aturan, masih saja di biarkan (Cuek-red) oleh pemerintah setempat. Dari informasi yang dihimpun dilokasi, menjamurnya bangunan tersebut, baik yang baru atau sudah lama dikerjakan, diduga sama sekali belum ada mengantongi izin,tapi pembangunan masih saja terus berjalan. Dari sekian pembangunan, salah satu yaitu pada pembangunan Hotel “H” yang berada dilokasi Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua. Hotel tersebut, berdiri dilahan seluas 1,5 Ha. Persisnya berada di atas Hotel Seruni. Hotel ini, dibangun oleh PT. “SG”. “Sampai saat ini, pembangunan Hotel tersebut, belum mengantongi izin lingkungan dari Desa dan Kecamatan Setempat. Hal itu tentu menambah carut marutnya permasalahan tata ruang dan perijinan di wilayah puncak,” ucap Bahtiar tokoh masyarakat Cisarua kepada wartawan, kemarin. Hal senada juga dikatakan, Cecep warga Cibeureum. “Banyak warga yang bertannyatanya tentang pembangunan itu. Katanya sih, akan di bangun Hotel disana. Rencananya dapat kabar akan di bangun 5 lantai,” ujarnya. Ditempat terpisah, pihak Desa Cibeureum mengaku tidak tahu adanya pembangunan Hotel di wilayahnya. Bahkan pihaknya sudah

meninjau lokasi pembangunan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Sat-Pol.PP) Kecamatan. ”Sampai hari ini, belum ada pengajuan izin dari pihak pengembang ataupun pemiliknya ke kantor kami,” tutur Dedi Mulyadi, Sekretaris Desa (Sekdes) Cibereum. Dedi mengatakan, pihak desa menyarankan untuk izin lingkungan proyek hotel Haris, harus menempuh 3 RW. “Karena lokasi yang telah dilakukan pembangunan tersebut, berada di 3 Rw,” imbuhnya. Sementara itu, Kasie Pembangunan Kecamatan Cisarua, D. Ahmad mengaku, pihak Kecamatan juga belum menerima pengajuan izinya. “Saya belum tau itu, tapi saya rasa sudah langsung izin ke Camat. Nanti saya juga akan tanya ke pihak Desa tentang pembangunan yang sedang berjalan itu,” imbuhya. Sekedar diketahui, permasalahan perijinan di wilayah Puncak Cisarua Bogor, seringkali mengacuhkan atau mencuekan peraturan pemerintah, yang dilakukan oleh para pengusaha/pengembang. Mereka cenderung mengurus perijinan dari kekuatan birokrasi yang lebih tinggi. Pemerintah daerah setempat, akhirnya hanya bisa mengamini saja. Bahkan, keberanian dan ketegasan aparat penegak hukum, tentunya di tuntut lebih berani dalam menegakan peraturan. Tapi kenapa yang ditindas atau dikerjakan hanya kepada pengusaha/pedagang kecil saja. ! YUS

SMK Negeri Pariwisata Cisarua, Dirasuki Partai Politik KAB.BOGOR (LJ) - SMK Negeri Pariwisata Cisarua yang berlokasi di Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, seharusnya melakukan proses belajar dan mengajar dengan sempurna, ini malah dijejali pelajaran politik. Hal itu, terbukti salah satu calon Anggota Legislatif (Caleg) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang menjadi Ketua Komite dari SMK tersebut, telah memanpangkan sebuah baner berukuran besar atas Nama H. Mamad Karyana, di samping pintu masuk SMK. Keberadaan tersebut, menjadi sorotan dari masyarakat dan wali murid SMK. Mereka merasa risi, karena banyak tokoh-tokoh partai keluar masuk ke lokasi sekolahan tersebut, dengan keperluan yang tidak jelas. “Kami sebenarnya keberatan dengan adanya orang partai di lingkup pendidikan, apalagi kalau datang suka bersamaan dengan atribut partai,” ujar Eko Widiana, salah satu warga setempat, ketika ditemui LINGKAR JABAR, Senin (10/12). Eko menambahkan, seharusnya dunia pendidikan jangan sampai di politisasi. Apalagi sekolahan itu, baru dibuka untuk masyarakat Cisarua. Menurutnya, banyak warga yang

mengeluhkan hal tersebut, hingga muncul wacana akan mendatangi sekolahan tersebut, guna menanyakan adanya orang partai yang duduk sebagai Ketua Komite di Sekolahan. “SMK Negeri Pariwisata Cisarua, muncul atas masukan dari warga puncak. Dikarenakan perlunya Sumber Daya Manusia (SDM ) yang mampu untuk mengelola pariwisata di wilayah Puncak. Saya berharap, dengan adanya sekolah itu, akan muncul generasi Puncak/warga lokal yang bisa mengelola dunia pariwisata, baik dalam lingkup perhotelan/restoran, managemen dan lain-lainya,” ucapnya. Ditempat terpisah, Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Negeri Pariwisata, Ujang Tohari manyangkal, adanya Orang–orang politik di sekolah. “Memang benar, Ketua Komite itu, H. Mamad Karyana. Itupun kami melihatnya, sebagai tokoh masyarakat setempat,” ujar dia kepada wartawan, kemarin. Mengenai adanya banner, kata Ujang, tidak tahu menahu keberadaan tersebut di sekolah. “Sekolah ini, masih baru. Dan saat ini gedung nyapun masih minjam ke Gedung Dekranasda, sedangkan SK-nyapun sampai sekarang juga masih dalam proses. Terkait keluhan masyarakat, itu adalah hak warga,” pungkasnya. ! YUS

LINGKAR JABAR, pada edisi 200, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Transparansi, menduga pemerintah Kota Bogor telah mengalihkan atau “menjual” tanah aset pemda kepada pihak pengembang. Tanah aset seluas 6.700 m2 di Kampung Dekeng Jaya RT 02/08 Kelurahan Genteng Kecamatan Bogor Selatan yang selama ini disewakan ke masyarakat telah beralih ke pengembang “PH”. “Sesuai kronologisnya, sejak awal tahun 90-an tanah tersebut, disewakan kepada sebanyak 71 kepala keluarga (KK) relokasi eks Kampung Bayawak, Bogor Tengah itu, seluas 10.900 m2. Sementara lahan yang tersisa kini hanya sekitar 4.200 m2,” ujar Hasoloan, dalam siaran pers yang diterima LINGKAR JABAR, Minggu (9/12). Dia menjelaskan, atas masalah tersebut, warga pernah mempertanyakan kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) saat dilakukan perpanjangan sewa. “Pihak BPKAD tidak memberikan penjelasan kepada warga, namun membenarkan tanah tersebut telah dikuasai pengembang perumahan “PH”,” jelasnya. Hasoloan menjelaskan, bahwa berdasarkan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, khususnya Pasal 1 s/d Pasal 4, jo.UU No. 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme, khususnya Pasal 8 dan Pasal 9 tentang ‘Peran serta masyarakat’. “Maka terhadap kasus tersebut, saya sebagai LSM TRANSPARANSI telah melakukan Investigasi, Kajian, dan Analisa atas proses pemindah tanganan (Pelepasan Aset Tanah-red)” ucapnya. Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa mengenai tata cara dan syarat-syarat pemindahtanganan (Pelepasan) atas Aset Daerah, telah ditentukan secara tegas dalam Permendagri No. 17 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah, khususnya Pasal 57, jo.PP No. 38 Tahun 2008 (Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah No. 6 tahun 2006 Tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah), jo.PP No. 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah. ! ALI/WAN

Bupati Buka Rakor Dewan Pendidikan

KAB.BOGOR (LJ) - Guna memajukan dunia pendidikan diwilayah Kabupaten Bogor, Dewan pendidikan dan Komite Sekolah se – Kabupaten Bogor menggelar kegiatan silaturahmi dan rapat koordinasi (rakor). Rakor ini secara resmi dibuka oleh Bupati Bogor Rachmat Yasin di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Senin (10/12). Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) mengatakan, tugas Dewan Pendidikan sangat kompleks yakni memberikan pertimbangan dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan, pendukung finasial, pemikiran dan tenaga dalam penyelenggaraan pendidikan, pengontrol transparansi, akuntabilitas penyelenggaraan dan keluaran pendidikan, serta mediator antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat. “Pencapaian angka pembentuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari sektor pendidikan di Kabupaten Bogor belum maksimal, sehingga memerlukan dukungan seluruh insan pendidikan Kabupaten Bogor untuk berdedikasi terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah di bidang pendidikan,” kata RY kepada wartawan, kemarin. Politisi PPP ini, juga meminta Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah hendaknya terus berupaya menguatkan komitmen demi terselenggaranya layanan pendidikan yang berkualitas disemua jenjang sekolah. “Para pengurus Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah hendaknya terus berupaya memasyarakatkan berbagai ketentuan yuridis di bidang pendidikan serta mendorong setiap sekolah untuk mengembangakan sistem pembelajaran yang efektif,” ujarnya. Sementara itu, Ketua panitia pelaksana kegiatan Topik Masduki mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas antara Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Bogor. “Acara silaturahmi dan rakor Dewan Pendidikan bersama Komite Sekolah se-Kabupaten Bogor ini, bertujuan untuk merumuskan aspirasi dan prakarsa masyarakat dalam melahirkan kebijakan dan program pendidikan di Kabupaten Bogor,” jelasnya. ! DED

Pemkot Bogor Hapus Anggaran Kesejahteraan Pegawai BOGOR (LJ) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai tahun 2013 mendatang, tidak lagi menganggarkan kesejahteraan pegawai. Hal ini mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 37 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan APBD. Dalam Permendagri tersebut, salah satunya berisi larangan penyediaan anggaran terkait kesejahteraan pegawai. Untuk mensosialisasikan Permendagri No 37 Tahun 2012, BKPP (Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan) Kota Bogor mengundang segenap perwakilan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkot Bogor. Sosialisasi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Bogor Aim Halim Hermana, di Ruang Rapat I Balaikota Bogor Jalan Ir. H. Juanda 10, Senin (10/12). Hadir sebagai narasumber, Kabid Formasi, Pengadaan dan Kesejahteraan Pegawai pada BKPP Kota Bogor, Tyas Ajeng Fp. Walikota Bogor Diani Budiarto menjelaskan, salah satu aturan dalam Permendagri itu, adalah larangan penyediaan anggaran untuk tunjangan kesejahteraan diluar cakupan pelayanan kesehatan ASKES. “Aturan lainnya adalah larangan menganggarkan belanja tali asih kepada PNSD dan penawaran kepada PNSD untuk pensiun dini dengan pesangon,” urai Walikota Bogor yang disampaikan Sekdakot Aim Halim. Kedua aturan ini diakui Diani, sangat berpengaruh pada beberapa kebijakan di Pemkot Bogor, terkait kesejahteraaan pegawai. Sebab menurutnya, kebijakan yang dikeluarkan Pemkot Bogor tersebut, berawal dari keyakinan bahwa kesejahteraan pegawai akan berkorelasi langsung terhadap peningkatan motivasi kerja pegawai. Dijelaskannya, kebijakan-kebijakan di lingkup Pemkot Bogor yang terkena imbas, langsung penerapan Permendagri No 37 Tahun 2012 ini, antara lain mencakup pemberian bantuan biaya untuk pernikahan pertama, persalinan anak pertama, perawatan kesehatan, musibah sakit dan meninggal dunia bagi pegawai dan keluarganya. Selain itu juga termasuk pemberian uang kadeudeuh untuk pensiunan, tunjangan untuk pensiun dini serta bantuan kadeudeuh dan uang duka bagi TKK. Pemberian sumbangan bagi pegawai yang akan beribadah haji, dan premi asuransi kecelakaan bagi pegawai beresiko tinggi juga akan ditinjau ulang dan mungkin ditiadakan terhitung tahun depan. Namun Diani tetap berharap bahwa hal ini dapat disikapi dengan arif dan bijak. “Saya sangat berharap, hal ini tidak menurunkan semangat kerja seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Bogor,” ungkapnya. ! ALI


Bisnis

LINGKAR R JABAR J Edisi 201 - Tahun 1 - Selasa, 11 Desember 2012

Dua Pengembang Bangun Apartemen di Jalur Tol Cipularang

Bank Jabar Banten Agresif Menghimpun Dana Tabungan

B

ANDUNG (LJ)- Direktur Utama Bank Jabar Banten (BJB) Bien Subiantoro mengungkapkan, pihaknya menargetkan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) melalui tabungan mencapai Rp15 triliun pada tahun depan. BJB bakal agresif meningkatkan penghimpunan tabungan untuk menopang DPK.

Manajemen BJB menilai potensi nasabah tabungan perorangan di luar Jabar sangat besar. Karenanya, BJB akan terus ekspansi bisnis dengan menambah jumlah nasabah tabungan terutama di luar kawasan Jawa Barat, seperti Banten. “Kami menargetkan penghimpunan DPK melalui tabungan senilai Rp15 triliun, dengan lebih giat mem-

bidik penabung perorangan,” kata Bien kepada wartawan, baru-baru ini. Untuk merealisasikan target itu, Bank BJB sudah menyiapkan sejumlah langkah setrategis, di antaranya meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat di semua kawasan. Salah satunya, melalui kegiatan BJB Fun Bike Goes Green yang hari ini digelar di Serang. Acara ini, lanjutnya, diharapkan meningkatkan serapan tabungan. Event ini diikuti sekitar 3.000 orang, semuanya adalah nasabah baru dan lama. “Kami berencana menggelar kegiatan serupa di Jakarta dengan tujuan yang sama. Hadiah yang ditawarkan cukup menarik, seperti rumah dan deposito,” paparnya. Bien mengatakan selama periode Januari-September 2012, Bank BJB mencatat pertumbuhan nilai tabungan menjadi Rp7 triliun dari posisi tahun lalu sebesar Rp4 triliun. Sampai akhir tahun, perusahannya diharapkan mampu menyerap tabungan mendekati angka Rp8 triliun. “Kami berharap, nilai tabungan tumbuh di atas 50% dan 2013 bisa tumbuh dua kali lipat,” jelas dia. Pada periode tersebut, katanya, jumlah penabung tumbuh 100%. Dari 1,7 juta penabung di 2011 menjadi 2,5 juta mendekati akhir 2012. Sementara target tabungan senilai Rp15 triliun optimistis tercapai berkaca pada potensi pasar serta penetrasi outlet Bank BJB di semua wilayah. !

FER

5

B

ANDUNG (LJ) - Keberadaan ruas tol Cipularang dan Purbaleunyi yang menghubungkan Jakarta dengan Bandung dalam waktu 2 hingga 3 jam perjalanan berdampak signifikan pada pertumbuhan bisnis properti. Geliat pengembangan properti Kota Bandung meningkat. Para pengembang properti nasional mulai masuk dan mengembangkan berbagai kawasan potensial di Bandung, Jawa Barat. Misalnya dua pengembang properti Istana Group dan Binakarya Propertindo Group pada akhir triwulan IV-2012 mulai mel-

akukan ground breaking Gateway Pasteur Apartment. Ground breaking Gateway Pasteur dilaksanakan pada Jumat 7 Desember 2012 pekan lalu. Gateway Pasteur Apartment dikembangkan dengan konsep mini superblok membidik target kalangan menengah ke atas. CEO Binakarya Propertindo Group Go Hengky Setiawan mengatakan sejak dirilis Oktober 2011, pembeli Gateway Pasteur Apartment terus bertambah. Dua tower yang pertama kali dipasarkan yaitu Ruby dan Jade telah dipesan hingga 90% sedangkan tower ketiga yaitu Topaz sudah 70% terjual. “Peluncuran ketiga tower sela-

lu mendapat sambutan sangat baik dari masyarakat.Untuk Topaz, hanya dalam waktu singkat, telah dilakukan pemesanan unit hingga 70% dari total unit yang ada,” kata Hengky dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/12). Ia menjelaskan tower Topaz merupakan tower yang menghadap ke fasilitas big lagoon. Selain itu, lanjut Hengky, adanya progres ground breaking saat ini bakal meningkatkan nilai investasi Gateway Pasteur. Sementara itu, Direktur Istana Group Eric Yanata mengatakan pihaknya akan maksimal memenuhi target serah terima kepada konsumen pada tahun 2014. “Proses pembangunan akan berjalan kurang lebih 24 bulan. Pada saat serah terima nanti, tentunya nilai investasi Gateway Pasteur Apartment akan lebih meningkat lagi, bahkan melihat tingginya minat masyarakat,” katanya. Proyek ini berada di atas lahan seluas 3,5 hektar dan direncanakan segera memiliki tambahan lahan seluas 1,5 hektar berada di kawasan elit Bandung Utara. Apartemen ini bersebelahan dengan gerbang tol Pasteur dan berdekatan dengan sejumlah perumahan elit seperti Istana Pasteur Regency, Setraduta dan juga Setrasari Mall, Bandung Trade Centre, bahkan bandara Husein Sastranegara. Gateway Pasteur juga dekat dengan sejumlah kampus perguruan tinggi, antara lain Universitas Kristen Maranatha di Jl. Surya Sumantri, Universitas Katholik Parahyangan di Jl Cimbeuleuit, ITB di Tamansari. ! FER

Modal Perbankan Nasional Bakal Habis 5 Tahun Lagi

B

OGOR (LJ)- Ketua Perhimpunan Bank Umum Nasional (Perbanas) Sigit Pramono mengungkapkan, modal perbankan nasional terancam habis dalam 5 tahun lagi. Hal ini terjadi karena untuk mendukung ekspansi kredit dan untuk menopang pertumbuhan ekonomi ke depan. “Untuk mendukung kredit sebesar 24 persen per tahun hingga 5 tahun mendatang, perbankan akan butuh modal Rp 100 triliun. Lantas modal tersebut diperoleh dari mana?” kata Sigit dalam acara Prospek Ekonomi Indonesia 2013 di Auditorium Bank

Mega Jakarta, Senin (10/12). Menurut Sigit, cara yang bisa dilakukan perbankan adalah menerbitkan surat utang (obligasi) korporasi. Namun potensi mendapatkan dana dari pasar modal ini diperkirakan hanya Rp 33 triliun. Sehingga dana tersebut kurang untuk membiayai ekspansi kreditnya. Cara lain yang bisa dilakukan adalah divestasi saham perbankan. Cara ini bisa ditempuh melalui pelepasan saham baru (right issue). Namun cara ini bisa cukup riskan, khususnya di bank pelat merah. Sebab, rasio kepemilikan saham

pemerintah di bank-bank pelat merah tersebut rata-rata sudah 60 persen. “Untuk mendukung ekspansi, pemerintah harus mengurangi porsi kepemilikannya, yang penting kepemilikannya masih mayoritas,” tambahnya. Meski demikian, Sigit mengaku pemerintah tidak perlu takut untuk kehilangan kepemilikannya. Sebab, ini dilakukan untuk ekspansi perbankan. Imbasnya, hal tersebut untuk mendorong pertumbuhan nasional. Di sisi lain, dampak dari hal ini juga akan menyebabkan perubahan peta perbankan di Indonesia. Salah satunya konsolidasi perbankan. ! REN


LINGKAR PRIANGAN

Edisi 201 - Tahun 1 - Selasa 11 Desember 2012

Faktor Ekonomi Alasan 1.200 Warga Menjadi PSK CIANJUR(LJ)- Sungguh ironis sekali, sekitar 1.200 warga Cianjur menjadi pekerja seks komersial (PSK). Jumlah tersebut dimungkinkan masih saja bisa terus bertambah. Alasan ekonomi menjadi salah satu penyebab mereka nekat menjajakan diri sebagai PSK. Manajer Program Yayasan Gerakan Penanggulangan Narkoba dan Aids (GPNA) Cianjur-Sukabumi, Asep Mirda Yusuf mengungkapkan, selama ini pihaknya konsen dalam melaksanakan program penanganan, penanggulangan PSK, HIV/AIDS dikalangan wanita penjaja seks. Program tersebut telah dilaksanakan sejak tahun 2006 silam. “Fokus kita memang dalam penanganan dan penanggulangan, kita juga seringkali memberikan penyluhan termasuk bagaimana melakukan pencegahan. Kita melakukan survei berdasarkan hotspot yakni dengan mengambil sasaran tempat mangkal, kos-kosan dan tempat-tempat yang identik dengan wanita tuna susila (WTS),” kata Asep, kepada wartawan, kemarin. Beberapa tempat yang menjadi hasil penelitian menyebar diwilayah Cianjur mulai dari wilayah Gekbrong, Cipanas, Ciranjang, Haurwangi, Cikalongkulon, Cianjur bahkan sampai ke wilayah Cianjur Selatan. “Ternyata setelah kita lakukan pendataan

para wanita yang menjadi PSK jumlahnya mencapai angkat 1.200 orang dengan berbagai latar belakang pendidikan. Tapi mayoritas sekitar 45 persen berlatar belakang pendidikan Sekolah Dasar (SD). Sedangkan sisanya terdiri dari SMP/SMA bahkan mahasiswa,” katanya. Pihaknya juga tidak menampik, diantara ribuan PSK tersebut ada yang masih menjadi pelajar SMP/ SMA, hanya saja pihaknya tidak berani menyebutkan prosentasenya secara pasti. “Kita tidak pungkiri ada diantaranya yang masih pelajar, tapi dikisaran 100 orang atau sekitar 8 persenan. Mereka rata-rata berusia antara 15-22 tahun,” tegasnya. Para PSK yang terdata tersebut juga dilakukan pemeriksaan kesehatan dengan sistem sampling. Dari 100 sampel PSK yang dilakukan pemeriksaan kesehatan, 98 orang diantaranya positif terkena inveksi menular seksual. Dari yang terkena inveksi menular seksual, 3 diantaranya positif HIV/AIDS dan 2 orang sudah meninggal dunia. “Kita terus berupaya melakukan pencegahan terhadap mereka yang memiliki resiko tinggi. Tidak hanya menjangkau saja, kita lakukan juga dengan memberikan penyuluhan bahaya HIV/AIDS, begitu juga penanggulangannya. Kita dorong mereka

Aceng Dicecar 25 Pertanyaan

LINTAS | PRIANGAN Bupati BB Milad ke 60 Tahun

untuk melakukan invtrvensi melakukan perubahan perilaku,” kata dia. Ketua Forum Masyarakat Cerdas Cianjur (FMC2), R. Saudin, menyayangkan dengan jumlah PSK Cianjur yang fantastik itu. Menurutnya, selain kegagalan didikan dasar agama sejak dini, faktor ekonomi memang menjadi alasan utama, didukung oleh kegagalan pemerintah daerah mensejahterakan rakyat. “Coba kalau pemerintah daerah sanggup mensejahterakan rakyat Cianjur, tidak mungkin terjadi wanita Cianjur melacurkan diri,”kata Saudin kepada LINGKAR JABAR, Senin (10/12). Diungkapkannya, kalau wanita Cianjur banyak yang bekerja ditempat hiburan malam di Bali, Batam, Kalimantan, bahkan sampai ke Papua segala. “Bisa jadi penyakit HIV/AIDS dibawanya dari daerah-daerah lain, ketika pulang kampung, mereka diduga menulari yang berada di Cianjur,”ujarnya. Pencegahannya, lanjut dia, perbanyak lapangan kerja, dan peran keluarga harus ditingkatkan, khususnya masalah pendidikan agama. “Yang terpenting pemerintah daerah harus segera menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya, sehingga rakyat Cianjur menjadi sejahtera dan tidak tergiur untuk bekerja diluar daerah,”tandas dia. ! RUS

Produk Indonesia Diminati Masyarakat AS “Sekrang tinggal Indonesia untuk memanfaatkan momentum baik ini, apakah mau dioptimalkan atau bagaimana penggarapannya. Harus diingat, bahwa banyak komiditi yang menjadi kebutuhan sehari-hari warga AS berasal dari Indonesia,”

BANDUNG (LJ) - Terkait tudingan melakukan penipuan dan pemerasan, Bupati Garut Aceng M Fikri diperiksa penyidik Polda Jabar. Aceng menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas laporan Asep Rahmat Kurnia dengan tuduhan penipuan dan pemerasan saat bursa pemilihan wakil bupati Garut usai mundurnya Diky Chanda, beberapa waktu lalu. Selama hampir tiga jam, sejak pukul 08.45 sampai 11.45 WIB, Aceng menjalani pemeriksaan. Sekitar 25 pertanyaan dilontarkan penyidik Polda Jabar kepada yang bersangkutan. “Status dia masih sebagai saksi,” jelas Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul kepada wartawan, Senin (10/12). Dia mengatakan, pada agenda selanjutnya, Bupati Garut akan dikonfrontir dengan saksi lain, termasuk pelapor, yakni Asep Rahmat Kurnia.Serta saksi lainnya seperti, Cep Maher, Suryana alias Izur, dan Ujang Sujai.”Kita

melakukan konfrontir antara Aceng dengan saksi lainnya. Karena, saat pemeriksaan tadi kita menemukan ketidaksesuaian antara pengakuan Aceng dan pelapor,” kata Martinus. Menurut Martinus, kedatangan Aceng berhubungan dengan adanya surat pemanggilan Polda Jabar Sebelumnya,dimana Aceng dilaporkan atas tuduhan melakukan penipuan dan pemerasan wakil bupati pasca mundurnya Diky Chandra. Ketika itu, menurut laporan Asep kepada Polda Jabar, bahwa Aceng diduga telah meminta uang sebanyak ratusan juta rupiah. Meski pelapor telah menyerahkan sejumlah uang, namun, posisi wabup tak diberikan kepada pelaporan. Merasa telah ditipu, akhirnya Asep melaporkan kasusnya ke Mapolda Jabar. “”Untuk tahap awal pemeriksaan, statusnya masihs ebagai saksi, tapi nanti kita lihat perkembangannya,” jelas Martin .! HER

BANDUNG (LJ) - Produk asal Indonesia ternyata banyak diminati masyarakat Amerika Serikat (AS), bahkan sejumlah komoditas produk itu menjadi kebutuhan sehari-hari warga dari negeri Paman Sam tersebut. Seperti, Kopi Jawa, rempahrempah, kayumanis, maupun minyak essential sebagai bahan baku kosmetika/ parfum. “Sangat..sangat terbuka peluang ekspor komoditas asal Indonesia untuk pangsa pasar di AS, terutama sejumlah produk yang sudh biasa digunakan di negeri kami,” jelas President American Indonesian Chamber of Commerce (AICC), Wayne Forest dalam acara Diskusi Menangkap Peluang Pasar Produksi Jabar di AS Pasca Terpilihnya Barrack Obama Menjadi Presiden Amerika’, Senin (10/12). Dia mengatakan, Indonesia mempunyai peluang sangat bagus untuk melakukan ekspor ke Amerika Serikat, khususnya komoditas yang berasal dari Jawa Barat. Kalau peluang ini dimaksimalkan penggarapannya, maka sangat menguntungkan buat Indonesia. Terlebih, pada thaun depan, para ahli ekonomi memprediksi kalau pertumbuhan Amerika akan tumbuh 2 persen. “Sekrang tinggal Indonesia untuk memanfaatkan momentum baik ini, apakah mau dioptimalkan atau bagaimana penggarapannya. Harus diingat, bahwa banyak komiditi yang menjadi kebutuhan sehari-hari warga AS berasal dari Indonesia,” kata Wayne. Wayne menekankan, bahwa setiap peluang yang ada, harus direspon dan dimaksimalkan penggarapannya. Kalau hal ini dilakukan, sudah pasti akan sangat menguntungkan bagi masyarakat Indonesia. ! FER

Walikota Bandung Lakukan Ucap Sumpah 665 PNS

BANDUNG (LJ) -Sebanyak 665 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat di lingkungan Pemerintah Kota (pemkot) Bandung, Senin (10/12) mengucapkan sumpah/janji. Mereka ini, terdiri dari golongan III sebanyak 297 orang, golongan II sebanyak 340 orang, dan golongan I sebanyak 26 orang. Dengan spesifikasi kualifikasi tenaga guru 253 orang, tenaga kesehatan 90 orang dan tenaga as-

ministrasi dan teknik 320 orang. Walikota Bandung, Dada Rosada, mengatakan, menjadi PNS harus dinilai sebagai sarana untuk mengabdi dan melayani, dimana komitmen tersebut harus dijaga dengan kinerja yang baik disertai upaya yang baik menjauhkan diri dari perbuatan yang bertentangan dengan norma dan hukum yang berlaku. “Pengabdian ini bukan untuk mencari harta

kekayaan, tetapi menjadi sarana menegakan harga diri pribadi dan institusi, yang harus diwujudkan dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, sumpah ini komitmen moral untuk melaksanakan tugas dengan baik, didasari niat ikhlas dan menempatkan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi atau golongan,” jelasnya. Sebagai PNS dikatakan Dada, agar saling mengingatkan karena PNS merupakan satu kelurga besar. “Berangkat dari rumah sebagai PNS adalah suatu keluarga besar pemerintah kota yang tidak lagi dilatarbelakangi keturunan seperti merasa anak pejabat bisa seenaknya, atau membeda-bedakan dari disiplin ilmu mana yang SMA, sarjana atau doktor karena kita sama sebagai pegawai,” ucapnya. Dada mengingatkan, berbagai bentuk larangan PNS diantaranya menyalahgunakan wewenang, melakukan perbuatan yang dapat merugikan negara, menerima hadiah atau berkaitan dengan pekerjaan, serta menjadi perantara bagi pengusaha untuk mendapatkan pekerjaan dari instansi pemerintah. Ia tidak segan untuk memberhentikan PNS secara tidak hormat bagi yang melanggar aturan tersebut. “Pelanggaran atas ketentuan tadi bisa melalui ucapan, tulisan dan perbuatan di dalam maupun diluar jam kerja, akan dikenakan hukuman sesuai tingkat kesalahannya termasuk kemungkinan diberhentikan dengan tidak hormat, ini untuk memberikan efek jera dalam rangka menegakan citra birokrasi pemerintah yang rasional dan profesional,” tegasnya. ! FER/HER

Atlit Pelajar Asal Cianjur Ukir Prestasi di Kejurnas Atletik 2012 CIANJUR (LJ) -Tim atletik putri pelajar sekolah dasar (SD) Kabupaten Cianjur mengukir prestasi di Kejuaraan Nasional Atletik 2012 di Stadion Madya Senayan Jakarta, Sabtu (8/12) dan Minggu (9/12). Mereka berhasil merebut peringkat ketiga pada nomor lari estafet putri 8 x 50 meter. Pimpinan rombongan, Syarif mengatakan prestasi yang ditorehkan atlet atletik SD Kabupaten Cianjur memang membanggakan. Apalagi persiapannya terbilang singkat, hanya sepekan.”Mereka menorehkan prestasi di level nasional mengalahkan pelajar lainnya di Tanah Air,” kata Syarif kepada wartawan, kemarin. Kebanggaan semakin membuncah ketika dua (SDN Cipanas 1), Lia Masliah (SDN Cipanas 3), Tina (SDN Cinyawar Ciloto), Salma (SDN Ibu Dewi

6

2), Restia dan Rosidah (SDN Kebon Jeruk Cilaku), Bunga (SDN Ibu Jenab 4) pelari asal Kabupaten Cianjur, Neneng dan Mira yang tergabung dalam tim estafet putri Jawa Barat, mampu meraih juara pertama di nomor 4 x 200 meter, mengalahkan tim DKI Jakarta dan Jawa Timur.”Kami bangga dengan torehan prestasi ini karena mampu mengharumkan nama Kabupaten Cianjur dan Jawa Barat di ajang nasional,” katanya. Syarif menyebutkan, tim atletik pelajar SD Kabupaten Cianjur yang diikutsertakan dalam Kejurnas Atletik itu yakni Regita (SDN Warungkondang), Dinda (SDN Cipanas 1), Lia Masliah (SDN Cipanas 3), Tina (SDN Cinyawar Ciloto), Salma (SDN Ibu Dewi 2), Restia dan Rosidah (SDN Kebon Jeruk Cilaku), Bunga (SDN Ibu Jenab 4). !

AGS

KAB.BANDUNG- Bupati Bandung Barat, H. Abubakar menggelar perayaan miladnya yang ke-60 secara sederhana di kediamannya di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), kemarin. Didampingi sang istri, Elin serta anak-anak dan anggota keluarga yang lain, Abubakar hanya mengundang 100 anak yatim dari Yayasan Al Kautsar Lembang, sekaligus memberikan santunan. Acara diawali dengan doa serta tausyiah oleh pemuka agama setempat. Selanjutnya Abubakar memberikan santunan bagi anak yatim. Sebelum jamuan makan siang, Abubakar meniup lilin di atas kue tart disertai lagu ulang tahun. Abubakar menyatakan, dengan bertambahnya usia, ia dituntut menjadi sosok yang bertanggung jawab, baik dalam keluarga maupun sebagai kepala daerah. “Untuk jadi pemimpin yang patut dicontoh oleh masyarakat, kita harus bisa jadi teladan di lingkungan terkecil yakni keluarga. Bagaimana bisa memimpin masyarakat banyak kalau keluarga sendiri karut-marut. Ini tanggung jawab besar bagi saya memimpin Kabupaten Bandung Barat sekaligus keluarga,” terangnya.Abubakar mengaku, pada usia yang sudah terbilang matang ini dirinya sangat menyadari bahwa tanggung jawab yang ada di pundaknya sangat besar. “Sebab, segenap masyarakat Kabupaten Bandung Barat yang menginginkan terwujudnya hari esok yang lebih baik dari hari ini, menggantungkan harapannya di pundak saya sebagai seorang bupati,” ujarnya. ! AGS

HMI DesaK Kejari Sukabumi Tuntaskan Kasus Tipikor

SUKABUMI- Puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Sukabumi melakukan aksi demonstrasi di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukabumi. Aksi mahasiswa ini terkait peringatan Hari Anti Korupsi dan Hari Hak Azasi Manusia (HAM) yang jatuh pada tanggal 9 dan 10 Desember 2012.Dalam aksinya, mahasiswa menuntut Kejari Sukabumi segera menuntaskan kasus-kasus yang berhubungan dengan masalah kejahatan tindak pidana korupsi. Massa juga menuntut agar Kejari mengusut perkara tindak pidana korupsi (tipikor) yang belum tersentuh hukum diantaranya masalah alat kesehatan dan sarana informasi manajemen (SIM).Saat melakukan orasi, massa memaksa bertemu Kajari namun tak berhasil. Akhirnya mereka dijumpai oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Sukabumi, Suparman. Dihadapan massa, Suparman menegaskan, Kejari Sukabumi tak pernah tinggal diam terhadapi masalah dugaan korupsi yang ada diwilayah hukumnya itu.Dia menyebut,s epanjang tahun 2012 sudah ada tujuh perkara tindak pidana korupsi yang ditangani Kejari Sukabumi. Dari tujuh perkara ini, dua diantaranya berketatapan hukum, dan dua lainnya dalam proses persidangan,s erta tiga perkara lainnya masih dalam penyelidikan.Dua perkara yang sudah mempunyai ketetapan hukum adalah kasus pagargate DPRD dan perkara di SMAN 5. Dua perkara ini, masing-masing terdakwanya sudah di vonis,” kata Suparman.Adapun untuk perkara tipikor lainnya, seperti masalah alat kesehatan di lingkungan RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, prosesnya sudah pada tahap penyidikan.” Begitupula dengan tiga perkara lainnya, sedang dalam penyelidikan,” ujarnya. ! HEP


LINGKAR PRIANGAN LINTAS | PRIANGAN Zocha Handicraft Terima Penghargaan Presiden RI GARUT-Zocha Handicraft Center menerima penghargaan Upakarti dari Presiden RI, atas jasa kepeloporannya dalam memberi perhatian serta mengembangkan industri kerajinan tangan dari akar wangi di Kabupaten Garut. Penghargaan diberikan Wakil Bupati Garut H Agus Hamdani,S. Pdi kepada pimpinan Zocha Handicraft Center, Frans Limiart pada Upacara Gabungan dilingkungan Pemkab Garut sekaligus Penutupan Bulan Dana PMI Tahun 2012 di lapang Apel Setda, Senin (10/12). Zocha Handicraft Center, merupakan salah satu dari dua industri kecil menengah di Jawa Barat, serta 27 industri kecil menengah Indonesia yang menerima penghargaan Upakarti tahun 2012. Penghargaan diberikan dengan kriteria telah mengembangkan industrinya selama tiga tahun lebih secara berturut-turut dan berkelanjutan telah memberikan perhatian, gagasan, penelitian dan pembimbingan pengalihan keterampilan dan pengetahuan melalui kemitraan dengan sub sistem kontrak, vendor, pola dagang yang diikuti bantuan bahan baku, manajemen, pemasaran dan bantuan teknis. Wabup Garut H Agus Hamdani menyampaikan rasa terima kasih dan bangga atas di terimanya piala Upakarti oleh Zocha Handicraft Center. “Ini merupakan bukti nyata dari berkembangnya industri kecil menengah di Kabupaten Garut. Semoga tahun depan tidak hanya satu industri saja yang mendapatkan penghargaan upakarti ini, tapi ada penghargaan-penghargaan lainnya yang diterima para pelaku industri di Kabupaten Garut,” harap Wabup. Terkait dengan bulan dana PMI, Wabup juga menyampaikan ucapan rasa terimasihnya kepada seluruh aparatur Pemerintah Daerah yang telah berpartisipasi aktif, membantu dan mendukung suksesnya pelaksanaan bulan dana PMI ini. Kepala Bagian Adkesra Setda Garut, Drs H Dahlan, mengemukakan sejak 13 agustus sampai 26 nopemer 2012, jumlah dana yang berhasil di himpun pada bulan dana PMI tahun 2012 hanya terralisasi sekitar 87 persen saja. Dari target 300 juta hanya terkumpul dana sebesar Rp 259.908.000. Selanjutnya hasil pengumpulan akan di gunakan untuk membiayai seluruh operasional PMI, yang meliputi kegiatan ke-palangmerah-an yang berkaitan dengan tugas-tugas kemanusiaan, membantu pemerintah dalam upaya penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, serta pengembangan organisasi PMI melalui kegiatan PMR dan relawan. ! HUMS

Edisi 201 - Tahun 1- Selasa 11 Desember 2012

Komat : Pemakzulan Dapat Segera Diterapkan pada Aceng Fikri

GARUT(LJ)Ketua Paguyuban Masyarakat Garut utara yang juga penggagas Komite Penyelamat Garut (KOMAT) H.Holil Aksan Umarzen mengatakan, proses pemakzulan terhadap Bupati Garut Aceng HM Fikri

dapat segera dilaksanakan oleh DPRD Garut. Karena yang bersangkutan tak hanya terjerat skandal kawin singkat dengan Fani Oktara (18) binti Pudin, tapi juga adanya pelaporan dugaan penipuan dan pemerasan terhadap

Asep Rahmat Kurnia Jaya. Dalam kasus dugaan penipuan dan pemerasan, Aceng HM Fikri bahkan telah dilaporkan ke Mapolda Jabar dan kasusnya sedang dalam penyelidikan. “Sekrang tinggal menunggul hasil pansus DPRD Garut, dimana legislatif ini, bisa menggunakan PP No 6 Tahun 2005 yang telah dirubah menjadi PP No 17 Tahun 2005 tentang pemilihan, pengesahan, pengangkatan, dan pemberhentian kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Serta, dapat pula mengacu kepada UU No 12 Tahun 2008, hasil perubahan UU No 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah,”ungkapnya menjawab LINGKAR JABAR di kediamannya, Senin (10/12). Menurut H.Holil Aksan Umarzen, semuanya tak lepas dari unsur kepentinang dari berbagai pihak, seperti kepentingan politik, hukum dan sosial. Ketiga unsur kepentingan tersebut saling berkaitan satu sama lain, bahkan diantara ketiganya bisa dimultitafsirkan secara anbigo dan ambivalen. Selama Aceng HM Fikri dan Dicky Chandra hingga Wabup Agus Hamdani memimpin, masyarakat

Sikapi Kasus Pernikahan Aceng Fikri dengan Hati Nurani

Walikota Sambut Positif Program RKPP Kota Sukabumi SUKABUMI-Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur menyambut positif adanya program Rencana Kawasan Penataan Pemukiman (RKPP) di Kota Sukabumi. Karena, program tersebut, dapat menata pemukiman warga masyarakat, khususya di Kota Sukabumi. “Berkaitan dengan hal tersebut, saya minta semua pihak dinas, instansi dan lembaga terkait, agar pembangunan pemukiman yang dilaksanakan di wilayah Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, dan di wilayah Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, bisa berlanjut dan bisa dibangun juga rumah susun bagi anak yatim di Kota Sukabumi,’ kata walikota kemarin. Sedangkan untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan program tersebut, menurut Walikota Sukabumi, telah dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) RKPP, bertempat di Aula Hotel Taman Sari Kota Sukabumi, yang diikuti oleh unsur Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, dan Konsultan Pembangunan PT Cilaki 45 Bandung. Dijelaskanya, dalam rakor tersebut, dilakukan pembahasan diseminasi pemisahan program, khususnya yang akan dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi. Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan adanya diseminasi pemisahan program tersebut bisa lebih efektif, terutama pada saat akan dilaksanakannya program tersebut. Sementara Konsultan Pembangunan PT Cilaki 45 Bandung, Hadi Prabowo menjelaskan, pelaksanaan RKPP Tahap I di Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, diperkirakan dimulai pada bulan Juni 2013 mendatang, dengan dana mencapai 5 milyar rupiah, yang berasal dari APBN dan ABPD Kota Sukabumi Tahun 2013. Adapun pelaksanaan RKPP Tahap I di Kelurahan Sukakarya tersebut, terlebih dahulu akan dibangun Ruang Terbuka Hijau (RTH), yang terdiri dari Lapangan Futsal, Bola Volly, Basket, Joging Track, Kolam dan Etalase, berupa kios-kios untuk tempat mempromosikan hasil-hasil produk para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Dijelaskan pula, program RKPP ini akan dilaksanakan secara bertahap dalam jangka waktu 5 tahun, tepatnya dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2018 mendatang. ! HEP/END

7

GARUT(LJ)-Hampir dua pekan pemberitaan Kasus Pernikahan dan Perceraian Aceng Fikri pada Fani Oktora masih menjadi pembicaraan hangat di kalangan masyarakat baik dari level bawah (rakyat biasa) sampai ke level kelas atas mulai dari menteri, wakil ketua MPR, Anggota DPR RI sampai dengan Presiden SBY ikut bersuara. Ini menunjukan bahwa kasus tersebut bukan hanya sebatas persoalan pribadi Aceng Fikri dan masyarakat Garut tetapi sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan sehingga sudah kebutuhan publik bahkan pemberitaannya sudah masuk ke manca Negara.

“Kami selaku warga Garut merasa malu dan sangat terpojokan dengan kasus tersebut sehingga Kab. Garut menjadi terkenal karena kebobrokan pemimpinannya. Untuk itu harus segera dicarikan solusinya agar proses pemerintahan bisa berjalan dengan baik. Bagaimana bupati bisa bekerja dan melaksanakan tugas dan fungsinya, kalau yang diurus hanya urusan pribadinya,” ungkap Aep Saepudin salah seorang tokoh masyarakat Kab. Garut pada LINGKAR JABAR kemarin. Dikatakan Aep,seluruh elemen masyarakat Garut yang peduli terhadap kelangsungan pemerintahan di Kab. Garut, agar terus melakukan penga-

wasan dan mengawal proses Pansus DPRD Garut tentang pemberhentian Aceng Fikri sebagai Bupati Garut Periode 2008-2013, dapat berjalan dengan baik. “Pada sidang paripurna (19/12) nanti, seluruh Fraksi dan anggota DPRD Garut harus bersepakat menggunakan hak menyatakan pendapat mosi tidak percaya pada Bupati Garut dan segera mengusulkan pemberhentian Aceng Fikri dari jabatanya sebagai Bupati Garut kepada Kemendagri melalui Gubernur Jawa Barat,” tegasnya. Dia mengatakan, masyarakat jangan terpengaruh oleh masalah islah antara Aceng Fikri dengan Fani.”Justru kita harus fokus dan selalu mengawasi gerakgerik dari para wakil rakyat yang dikhawatirkan akan main mata dengan Bupati Garut, dimana sudah kita saksikan bersama pada hari Kamis kemarin telah muncul aksi demo dari pendukung Aceng Fikri yang mendesak kepada DPRD Garut untuk membatalkan PANSUS. Kalau prosesnya tidak dikawal, kami sangat khawatir akan terjadi perpecahan pandangan antar Fraksi yang ada di DPRD Garut.Kami meminta kepada para wakil rakyat garut, untuk tidak buta matanya dan tuli telinganya. Sikapi permasalahan ini dengan hati nurani, apalagi kasus ini bukan skala lokal di Garut tapi sudah mendunia. Jadi Aceng Fikri harus segera dipecat dari jabatannya,” tegasnya.! JUL/BDN

Kabupaten Garut kerap dicekoki dengan sejumlah berita tak sedap yang berkaitan dengan porsi kewenangan, disharmoni hingga minggatnya sang wakil Bupati pertama. “Inilah suatu potret dimana pejabat publik disorot oleh kasus yang tidak etis atau tidak pantas dilakukan. Terlepas dari detil kasusnya, serta alasan-alasan khusus sang Bupati, tentu seluruh elemen masyarakat Garut yang tergabung dalam berbagai organ pergerakan memperoleh peluru atau amunisi untuk memprotesnya,” ujarnya. Lebih lanjut H.Holil Aksan Umarzen mengatakan, pemimpin adalah sesosok teladan, sehingga kehidupan pribadinya pun dipandang penting dan relevan untuk dipersoalkan. “Kita tahu bahwa pemimpin ideal, bukannya yang tidak pernah berbuat salah (can’t do not wrong), karena dalam alam demokrasi kepemimpinan politik selalu dikoreksi. Tetapi, dalam ukuran etika bisa longgar dan sempit, persepsi tentang kehidupan pribadi pemimpin bisa menjadi soal. Sudah banyak kejadian, pejabat publik kita yang mundur, karena kehidupan pribadinya terbongkar,” ujarnya.! BDN/JUL

Belum Seluruh Warga Jabar Nikmati Listrik

“Alokasi anggaran Rp43 miliar, memang diperuntukan untuk mengatasi permaalahan listri di pedesaan yang sejauh ini belum tersentuh. Targetnya kita akan melakukan pemasangan instalasi listrik pedesaan (Lisdes) bagi 26 ribu KK di Jawa Barat,” KARAWANG (LJ)- Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan, pada tahun 2012 ini, pemerintah provinsi sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp43 miliar,anggaran ini dialokasikan mengingat permasalahan listrik sangat serius khususnya pada tingkat pedesaan. “Alokasi anggaran Rp43 miliar, memang diperuntukan untuk mengatasi permaalahan listri di pedesaan yang sejauh ini belum tersentuh. Targetnya kita akan melakukan pemasangan instalasi listrik pedesaan (Lisdes) bagi 26 ribu KK di Jawa Barat,” ujarnya ketika melakukan kunjungan dinas berupa peresmian instalasi listrik di Cikampek, Karawang, kemarin. Menurut Heryawan, sampai kini berdasarkan data yang dimiliki pemprov Jabar, tercatat bahwa masih ada 400 ribu kepala keluarga tak bisa atau belum menikmati listrik.Oleh karenanya, Pemprov Jabar berupaya keras agar sisa warga yang belum menikmati listrik dapat segera menikmatinya. Untuk mencapai harapan ini, pihaknya akan meningkatkan kembali alokasi anggaran Lisdes. Dengan harapan, tiga tahun kedepan seluruh warga Jabar baik di perkampungan maupun pedesaan sudah bisa menikmati listrik. “Saya berharap permasalahan listrik tidak lagi menjadi persoalan bagi rakyat Jabar.Tahun ini 26 ribu KK, tahun kede pan bisa meningkat menjadi 50 ribu KK dan selanjutnya 70 ribu KK akan menerima Lisdes,” papar gubernur. Sementara untuk wilayah Kabupaten Karawang, tercatat sedikitnya ada 35 ribu KK yang belum menikmati listrik. Mereka, tersebar di 30 kecamatan yang ada. Tahun ini, pemkab setempat baru mampu mengalokasikan anggaran bagi 1.500 KK. “Anggaran kita masih minim untuk Lisdes,” aku Bupati Karawang Ade Swara. Namun, pada 2013 mendatang akan ada penambahan penerima Lisdes. Targetnya, hingga 5.000 KK. Supaya, jumlah KK yang belum menikmati listrik berkurang. Adapun program Lisdes tersebut, khusus bagi KK yang ekonominya tidak mampu.! DUD

Lahan Pertanian di Kota Sukabumi Semakin Berkurang SUKABUMI (LJ)-Semakin meningkat dan berkembangnya berbagai bidang pembangunan, mengakibatkan lahan pertanian di Kota Sukabumi semakin berkurang .Dengan semakin berkurangnya lahan pertanian ini, para petani di Kota Sukabumi dituntut merubah pola fikir, perilaku dan penyesuaian program, sesuai dengan kondisi dan potensi yang dimiliki, terutama dalam memanfaatkan lahan pertanian yang ada, guna meningkatkan kehidupan dan kesejahteraan para petani. Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Cabang Pimpinan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPC HKTI) Kota Sukabumi, H. Muhamad Kusoy, pada kesempatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPC HKTI Kota Sukabumi Tahun 2012, kemarin.

Rakerda yang menghadirkan nara sumber dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Sukabumi, serta dari unsur akademisi, diikuti oleh puluhan petani, perwakilan dari 7 wilayah kecamatan dan 33 kelurahan se Kota Sukabumi. Ketua DPC HKTI Kota Sukabumi mengatakan, dengan semakin berkurangnya lahan pertanian ini, selain berdampak pada berkurangnya produk pertanian, juga dapat berdampak pada Visi pembangunan Kota Sukabumi, yakni terwujudnya Kota Sukabumi, sebagai pusat pelayanan berkualitas bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, berlandaskan Iman dan Taqwa. Sekaligus menrapkan, Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yakni mewujudkan pemerin-

tahan yang amanah berparadigma surgawi, menuju Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin,” ujarnya.etani. Pihaknya, akan senantiasa berupaya optimal mengembangkan wilayah pertanian, khususnya di wilayah Kecamatan Baros, Cobeureum dan Lembursitu atau Bacile, untuk menjadi pusat pembibitan padi unggul persawahan dan holtikultura. Demikian pula di wilayah Kecamaan Cikole, Citamiang, Gunungpuyuh dan Warudoyong atau Ciciguwa, akan dijadikan pusat pengembangan perikanan dan peternakan. Selain itu, pihaknya juga akan mengembangkan Visi Kota Sukabumi yang berbasis petani, di seluruh wilayah kecamatan yang ada di Kota Sukabumi. ! HEP/END

Anggota DPRD Kota Sukabumi Dituntut Hukuman 18 Bulan

“Kami meminta majelis hakim segera melakukan penahan terhadap terdakwa,”

SUKABUMI (LJ) - Anggota DPRD Kota Sukabumi, Hendra Hidayatullah (HH) terdakwa kasus pemalsuan ijasah saat mendaftarkan diri menjadi anggota legislatif pada pemilihan umum legislatif (Pileg) 2009 lalu, dituntut hukuman penjara selama 18 bulan dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Sukabumi, Senin (10/12). Dalam persidangan terhadap politikus Partai Demokrat ini, Jaksa Pe-

nuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukabumi, Riana Madjid, menilai, terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran pemalsuan surat-surat sebagaimana diatur dalam pasal 263 KUHPidana, dia meminta hakim menjatuhkan vonis kepada terdakwa dengan hukuman penjara satu dan enam bulan dipotong masa tahanan. “Kami meminta majelis hakim segera melakukan penahan terhadap terdakwa,” kata Riana. Persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Dandi Wilarso didampingi anggota Mahaputra dan Joko Waluyo sempat diskor untuk dilanjutkan pembacaan pembelaan atau pledoi oleh tim kuasa hukum terdakwa. Youngki Fernando.Persidangan akan dilanjutkan Kamis depan dengan agenda tanggapan dari JPU atas pledoi yang disampaikan kuasa hukum terdakwa.! HEP


SENI BUDAYA & PANTURA

Jessica Iskandar

LINGKAR

J

Tangkubanparahu, Wisata Berbasis Masyarakat

L

embang - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jabar menetapkan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkubanparahu sebagai percontohan pengelolaan wisata berbasis masyarakat. Kepala BBKSDA Jabar Joko Prihatno mengatakan selain Gunung Tangkubaparahu yang menjadi pariwisata alam unggulan di Jabar itu yakni Situ Patenggang, pemandian air panas Cimanggu, dan Pantai Pangandaran. Keempat unggulan itu berdasarkan aspek popularitas, aksebilitas, jumlah pengunjung, dan marketing yang tertata baik tanpa merusak kondisi alam. “Tangkubanparahu ini menjadi wisata unggulan karena ini merupakan salah satu contoh pengelolaan wisata alam berbasis masyarakat. Dari catatan yang dimiliki, terdapat sebanyak 1.080 pedagang yang merupakan warga sekitar sini itu diberdayakan. Hal ini sesuai dengan aturan kerja sama pengelolaan,” kata Joko saat melakukan kunjungan kerja ke TWA Tangkubaparahu, Jumat (7/12/2012). Sebagai kegiatan usaha, Joko mengatakan berdasarkan laporan yang diterima dari PT Graha Rani Putra Persada (GRPP) itu menunjukkan hasil yang relatif baik. Pasalnya, dalam setahun kemarin PT GRPP memberikan penerimanan negara bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp6 miliar. “Rp6 miliar yang diterima dari PT GRPP

yang menjadi adi pasangannya di pelamipelami minan. Jessicapun s sicapun menyebutkan an le le-omantis laki yang romanti dan humoris ori riss sebagai kriteria r pri ria pria ia idamannya.. “Nggak menutup kemungkinan u ungkinan sama yang lain, doa aku, berikan a yang an terbaik u untukku, kalau jodoh h dekatdeeka kattkan. Aku cari a yan ari yang ng ng dewasa, terim tterima ma apa adanya,, pupu uu n uan nya tujuan wa hidup, bawa k k, ke lebih baik, sayang, ro-mantis, dan humoris,” tutupnya. !

8

INFOTAINMENT

Targetkan Menikah Tanggal 12 Desember 2012 essica Iskandar rupanya sudah tak sabar lagi untuk mengakhiri masa lajangnya. Artis yang sering dikabarkan tengah dekat dengan Olga Syahputra ini pun menargetkan menikah di tanggal cantik yaitu 12 Desember 2012. Rupanya Jessica punya keinginan untuk menikah muda. “Someday pengen nikah, pas masih muda pengennya. Jangan ditanya target, secepatnya dikasih jodoh yang baik, sayang aku. Ditargetin 12-12-12, tahu deh sampai apa nggak,” ujarnya seraya tertawa saat ditemui di hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, senin (10/12/2012) malam. Meskipun hubungannya dengan Olga tak kunjung jelas, perempuan kelahiran 29 Januari 1988 itu mengaku jika dirinya memang memiliki rasa sayang untuk Olga. Jessica pun mengaku bahwa dirinya sudah ‘diikat’ oleh Olga dengan sebuah gelang. “Diikat (hubungannya) sama gelang, dia ‘H’ aku punya ‘H’. Tahu tuh, aku udah bilang nama ‘J’, dibeliinnya malah ‘H’. Ke mana-mana aku pakai, lagi slek aku copot,” ungkapnya. Meskipun demikian, Jessica sendiri tak menutup kemungkinan jika kelak bukan Olga

JABAR

Edisi 201 - Tahun 1 - Selasa 11 Desember 2012

DTK/ANG

itu merupakan pengeloalan cukup baik dan layak menjadi percontohan bagi pengembangan TWA lain yang memiliki potensi sama. Angka tersebut adalah yang tertinggi dibandingkan dengan obyek wisata lain,” ujar Joko. Tak hanya itu, jumlah pengunjung atau wisatawan sebanyak 1,9 juta orang yang dibukukan untuk setahun itu pun merupakan parameter yang menunjukkan peningkatan. Nantinya, kata dia, Tangkubanparahu itu dikategorikan ke dalam klaster pariwisata alam unggulan. Ini dikaitkan dengan kerangka kerja menyusun pengelolaan yang terpadu berbasis green marketing dan green product development. “Sebenarnya, di Provinsi Jawa Barat ini banyak sekali wisata alam potensial yang belum tersentuh dunia usaha sebagai inti pendorong ekonomi dan masyarakat. Contohnya seperti Gunung Tampomas dan Gunung Guntur,” ujarnya. Joko menyebutkan TWA Gunung Tangkubanparahu itu mendapat peringkat nomor wahid diantara pemegang izin pengusahaan pariwisata alam (IPPA) lainnya di Jawa Barat. Menurutnya, itu didasarkan pada pemenuhan kewajiban kerjasama yang dilakukan PT GRPP sebagai pemegang IPPA. “Dari hasil monintoring dan evaluasi ke 6 lokasi pengusahaan pariwisata alam ini, TWA GUnung Tangkubanparahu saya nilai baik. Brsambung

INDRAMAYU

I

Lintah Darat Berkedok BPR Marak di Indramayu

NDRAMAYU AYU (LJ) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu dinilai gagal mambantu masyarakat, terutama mereka yang tengah mengalami kesulitan ekonomi. Pasalnya, saat ini marak ditemukan lintah darat atau yang dikenal renternir berkedok BPR (Bank Perkreditan Rakyat) di wilayah terkenal dengan pemasok buah mangga tersebut. Seperti dialami Lina (35), nasabah BPR Karya Jatnika Sadaya Jatibarang. Setelah dikabulkannya permohonan pinjaman ke bank tersebut, ia mengaku tidak diberi lembaran berita acara kesepakatan pinjaman, kecuali dibacakan oleh pihak BPR pada saat itu. Lina yang kemudian berhasil meminjam Rp.11 juta tahun 2010 dengan jaminan satu unit sepeda motor Honda vario bernopol E 6277 SJ, tidak membawa utuh uang pinjaman tersebut. Sebab masih ada potongan dari pihak bank dengan alasan sebagai uang administrasi. Namun setiap bulannya dia harus membayar tagihan kredit sebesar Rp.567 ribu dengan total tanggungan 36 bulan.

“Dalam perjalanan pembayaran selama 23 bulan bulan, saya mampu dan lancar untuk membayar setoran bank tersebut. Tapi ketika kondisi usaha saya kian terpuruk,” keluhnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Lina menjelaskan, pada setoran ke 24 dirinya tidak dapat melakukan kewajiban untuk setor ke Bank. Sehingga terjadi penunggakan hingga 3 bulan, anehnya tanpa terlebih dulu memberikan surat pemberitahuan pihak BPR langsung mengirim dep kolektor untuk mengambil motor. “Inikan aneh, masa tanpa surat pemberitahuan dari BPR melalui dep kolektor mendatangi rumah saya dan meminta untuk menyerahkan motor dijadikan jaminan tersebut,” paparnya. Sementara, Eko Priyo Utomo, mewakili Operasional BPR Karya Jatnika Jatibarang mengatakan, bahwa nasabah ketika menitipkan BPKB di BPR KS, hal tersebut bersifat titipan dan kendaraan nasabah masih memakainya dengan kewajiban 1 dan 2 bulan membayar angsuran.

“Tapi ketika 2 atau 3 bulan lebih belum membayar kewajibannya, maka nasabah harus menyerahkan kendaraan yang telah dijaminkan,” jelasnya. Ketika ditanyakan perihal sertifikat fidusia untuk pinjaman uang dengan agunan sepeda motor. Eko menjelaskan, jika yang didaftarkan sertifikat fiducia hanya untuk kendaraan roda empat atau mobil. Sedangkan sepeda motor tidak didaftarkan. Jadi, lanjutnya, untuk kendaraan roda dua tidak ada sertifikat Fidusia, kalaupun waktu mengajukan permohonan pinjaman nasabah menggunakan agunan motor, ini bersifat perjanjian dibawah tangan antara bank dan nasabah. “Artinya perjanjian yang bukan dihadapan notaris, bentuk perjanjiannya hanya antara pihak bank dengan nasabah yang ditandatangani diluar paksaan,” ujarnya. Selama ini BPR menutup pintu terhadap calon nasabah yang memiliki pekerjaan tertentu, hal ini sebagai salah satu upayanya menghindari masalah terhadap

Honor RT/RW Triwulan IV Diserahkan Bupati Indramayu

Jelang Munas, FK OSI Soan ke Dirjen Bimas Islam

I

NDRAMAYU (LJ) – Forum Komunikasi Operator Sistem Informasi (FK OSI) mengelar hearing dengan Kementrian Agama (Kemenag) RI. Kegiatan itu dilakukan untuk membahas pelaksanaan maupun pengunaan Simkah (Sistem Informasi Manajemen Nikah) serta dukungan. Simkah merupakan suatu Software berisikan aplikasi data nikah, talak, cerai, rujuk, kemasjidan, wakaf dan data keagamaan lainnya. Dengan menggunakan aplikasi tersebut, pengelolaan dan pengolahan data keagamaan akan semakin cepat, akurat dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat secara Nasional. Hearing itu sebagai upaya FK OSI untuk dapat melahirkan pioner-pioner baru diberbagai daerah, dalam melaksanakan pelayanan nikah mengunakan IT tersebut. Presiden FK OSI SIMKAH se Indonesia, Fairuz Malaya melalui Ketua Panitia Munas FK OSI, yang juga penghulu KUA Kecamatan Juntinyuat Indramayu, Mohamamd Aminudinusai kegiatan hearing bersama Kemenag RI yang diterima Direktur Jenderal Bimas Islam mengatakan, di era Globalisasi saat ini, KUA tidak boleh ketinggalan zaman dan harus menguasai IT agar semua data peristiwa keagamaan dapat disimpan serta diakses dengan cepat tanpa harus datang ke kantor Kemenag. ”KUA tidak boleh kalah dengan Dinas Catatan Sipil yang menerapkan E-KTP. Kalau bisa secepatnya Bimas Islam harus melakukan pembicaraan dengan Kementerian Dalam Negeri untuk sharing data sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang Administrasi Kependudukan,” ungkapnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Bahkan, kata dia Simkah akan di nasionalkan dengan melampaui tahapan uji kelayakan program maupun SOP yang ada. Untuk pelayanannya minimal perlu pengembangan. Dan diupayakan pelayanan nikah dapat sertifikat standart layanan ISO. Karena peristiwa nikah juga dapat diakses di internet, melalui KUA Online. “Lebih dari itu, apabila dilengkapi dengan printer passbook,

I

Simkah ini semakin sempurna. Sebab dapat mencetak akta nikah dan buku nikah,” paparnya. Terkait agenda yang akan dilaksanakan pada Munas FK OSI nanti, lanjut Amin, sedikitnya membahas persoalan program Simkah pelayanan KUA yang harus bisa dilakukan sistem layanan terpadu. Seperti, foto di KUA termasuk kemungkinan daftar nikah online dengan prinsip nol kilometer dalam pelayanan. Selain itu, kata dia, pembahasan dalam Munas ini terkait merekomendasikan pemerintah untuk menerbitkan payung hukum program Simkah.”Kami berharap amanat Munas FK OSI mampu memberikan nuansa baru dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. Diharapkan pada tahun 2015 nanti, semua KUA se Indonesia sudah mengunakan Simkah serta melahirkan piooner-piooner operator yang professional dan handal demi kemajuan KUA. “Dalam munas ini juga, merekomendasikan agenda pengembangan KUA kedepan yang lebih baik dan visioner. Nantinya akan dibahas khusus bersama kepala-kepala KUA yang berkesempatan hadir diberbagai daerah,” jelas Amin. Amin menambahkan, Munas FK OSI yang diselenggarakan pada akhir bulan Desember 2012 nanti, semoga mampu membawa perubahan baru bagi 477 Kab/Kota Se Indonesia. Dan terus memberikan semangat kepada 157 Kab/ Kota yang kantor KUA nya sudah mengikuti program online tersebut.“Hasil pembahasan dengan Dirjen Bimas Islam tentang rencana munas forum ini dapat bermanfaat untuk masyarakat secara Nasional,” tukasnya. Hadir pada acara hearing dengan Kemenag RI, Direktur Urais Kemenag H. Muchtar Ali, Kasubdit Kepenghuluan, H. Anwar, H. Fairuz Malaya, presiden FK-OSI Indonesia yang juga Kepala KUA Kemrajen Banyumas, dan mantan Kepala KUA Teladan 2011, H. Achmad Shampton Masduqi, Sekjen FK-OSI yang juga Kepala KUA Klojen Kota Malang, H. Ali Mustofa, Kepala KUA Purnalingga Jateng dan M. Aminudin, Penghulu KUA Juntinyuat Indramayu. ! IHS

usahanya usahanya. Karena secara notabene system perbankan yang dijalankan BPR jelas ada yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum, sebagaimana tertuang dalam Undang Undang RI nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fudisia dan Peraturan Kapolri nomor 8 tahun 2011 tentang Pengamanan Eksekusi Jaminan Fidusia. Hal ini bisa dibuktikan pada salah satu nasabah tertentu yang memahami system perbankan dan diterapkan BPR. Seperti yang dipertanyakan perihal nasabah dengan jaminan kendaraan roda dua bernopol E 5137 RN, walaupun sudah diketahui satu tahun tidak pernah setor tapi masih belum juga ditarik oleh pihak BPR KS. Hal ini terkesan ditutup-tutupi dan terjadi diskriminasi. “Terhadap nasabah ini sudah dilakukan proses pencarian oleh kolektor. Tapi sampai saat ini belum ditemukan,” tukas Eko, dan menyarankan untuk lebih jelasnya sebaiknya langsung berhubungan dengan pimpinan kolektor Jatibarang. ! IHS/ACP

I

NDARAMYU (LJ) - Penentian RT/RW dan pemerintahan desa di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Indramayu, Balongan dan Pasekan mendapatkan tunjangan maupun honor triwulan IV tahun 2012 berakhir sudah. Sebab, tunjangan penghasilan kuwu (kepala desa,red) maupun perangkat desa itu sudah diserahkan langsung Bupati Indramayu, Hj. Anna Sophana, Senin (10/12) di Gedung Wisma Haji Indaramyu. Dalam acara penyerahan honor RT/RW dan tunjangan perangkat desa itu, hadir pula Kabag Otdes, Dedi Darpadi serta Ketua Fokorgaki, Agus di damping ke tiga camat. Camat Indramayu, Dudung Indra Ariska yang saat itu sebagai perwakilan camat-camat lainnya menjelaskan, peserta acara penyerahan honor atau tunjangan RT/RW ini semuanya berjumlah 1.188 orang di tiga kecamatan. Untuk Kecamatan Indramayu RT/RW berjumlah 556 dan kuwu beserta lurah sebanyak 118, Kecamatan Balongan RT/RW sebanyak 186 dan kuwu serta pamongnya sebanyak 100 orang, serta yang terakhir Kecamatan Pasekan untuk jumlah RT/RW sebanyak 168 di tambah kuwu dan pamongnya sebanyak 60 orang.

“Saya semua mengucapkan banyak terima kasih pada pemerintah Daerah. Karena telah peduli dan tanggap terhadap apa yang menjadi persoalan masyarakat, khususnya para RT/ RW serta para pamong desa terkait honor atau tunjangan yang mereka harapkan selama ini,” ungkapnya. Program pemberian tunjangan untuk para RT/RW serta perangkat desa dan yang lainnya ini, sebetulnya ide dari Bupati terdahulu yaitu Irianto MS Syafiudin (Yance) yang sekarang ini menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Propinsi Jabar. “Memang ini hasil pemikiran pak Yance pada saat ia menjabat sebagai Bupati Indramayu selama dua periode,” aku Hj. Anna Sophana, Bupati Indramayu kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Ia menjelaskan, dirinya hanya melanjutkan program pemberian honor dan tunjangan ini hasil pemikiran bupati sebelumnya. Sebab, sebelum jabatan Bupati Pak Yance berakhir, sempat berpesan agar program tunjangan tersebut jangan sampai di hapus dari agenda Pemkab Indramayu walau bupatinya siapapun. “Makanya, saya sebetulnya kurang pantas mendapatkan ucapan terima kasih dari masyarakat. Sebab yang lebih pantas mendapatkan ucapan terima kasih itu sebetulnya Pak Yance. Melalui idenya yang brilian ini, mampu menciptakan suasana kondusif dan peka terhadap semua masalah yang terjadi di tengahtengah masyarakat. Untuk itu saya berpesan jangan dilihat dari nilai nominalnya, tetapi lihatlah bentuk perhatiannya,” jelas bupati. Terpisah, Ketua RW 03 Kelurahan Paoman Kecamatan Indramayu, Nono mengungkapkan, pihaknya merasa terbantu dari perhatian Pemkab Indramayu. Kendati uang tunjangan yang diterimanya itu hanya sebesar Rp.75.000 per bulan, dan sekarang naik menjadi Rp.100.000, dirinya menilai sangat berarti untuk keluarganya. “Untuk itu, saya berharap kepada Pemkab Indramayu agar di tahun 2013 mendatang, tunjangan ini bisa dinaikan kembali,” pungkasnya. !

SLH/IHS

Petani Pertanyakan Kualitas Pupuk Subsidi Dinas

NDRAMAYU (LJ) - Petani di Kabupaten Indramayu pertanyakan alokasi anggaran yang diperuntukan pembelian pupuk NPK oleh Dinas Pertanian dan Peternakan. Soalnya, pupuk yang diterima para petani itu dinilai kualitasnya kurang bagus, karena jenis pupuk NPK 2 Mangga. “Wajar saja bila kami mempertanyakan anggaran untuk pembelian pupuk yang dialokasikan pemerintah itu. Karena selama ini, pupuk yang kami terima kualitas nomor 2 dan kurang bagus terhadap hasil panen,” aku salah satu ketua kelompok tani Indramayu yang namanya enggan disebutkan kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Ia mengaku, sebelum pemerintah memberikan bantuan pupuk jenis itu, pihaknya pernah mencoba mengunakannya untuk memupuk lahan pertaniannya. Namun, setelah mencoba ternyata kualitas pupuk NPK 2 Mangga jauh berbeda dengan pupuk NPK yang selalu dibeli petani. “Kami pernah menggunakan pupuk NPK 2 Mangga, tetapi tidak ada reak-

sinya. Sehingga merasa malu dengan anggota kelompok tani. Kami berharap agar pemerintah memberikan bantuan pupuk ke petani dengan kualitas nomor satu, sebab mempengaruhi hasil panen,” ujarnya. Sementara, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Indramayu, H. Sugeng Achja menjelaskan, pihaknya tidak pernah memberikan rekomendasi kepada para UPTD untuk membeli salah satu Produk. Ia pun mempersilahkan kepada para kelompok tani menggunakan pupuk NPK yang sudah biasa digunakan. “Jika memang pupuk NPK 2 Mangga itu tidak bagus, sebaiknya jangan di beli dan petani berhak untuk menolak tidak dikirim,” paparnya. Itu dilakukannya, karena pihaknya tidak mau ada kesan bahwa pengiriman pupuk itu diatur oleh dinas. Sugeng menyatakan tidak mau ada kesan apabila dinas telah mendzolimi para petani dengan memaksa mereka membeli pupuk dengan kualitas yang belum jelas. “Yang terpenting kami terus berupaya agar hasil panen para petani bisa

lebih bagus dan meningkat,” paparnya. Selain itu, Sugeng menambahkan, upaya lain yang dilakukan Dinas Pertanian dan Peternakan yakni SL-PTT. Model ini dinilai dapat meningkatkan hasil produksifitas pertanian dan mensukseskan Gerakan Masyarakat Intensifikasi Lahan untuk Pertanian Masyarakat Indramayu (GEMILANGSIAYU). “Harapan kami, program ini dapat terwujud serta tercapai,” tegasnya. Menyikapi sikap para petani terhadap pupuk NPK 2 Mangga, Ganefo, UPTD Pertanian Kecamatan Kedokan Bunder yang sekaligus sebagai manajer pemasaran produk NPK 2 Mangga mengungkapkan, dirinya tidak pernah memaksa kelompok tani untuk membeli NPK 2 Mangga. “Karena kami hanya mengirim kelompok yang sudah membuat pesanan. Dan untuk pupuk yang sudah terkirim sejumlah 90 ton tersebar di tujuh wilayah, seperti Kecamatan Pasekan dan Sliyeg,” pungkasnya. ! MJD


LINGKAR CIREBON

Edisi 201 - Tahun 1 - Selasa 11 Desember 2012

LINTAS | CIREBON

Tolak RUU Kamnas

Puluhan Mahasiswa Cirebon Gelar Aksi

CIREBON (LJ) - Puluhan mahasiswa yang tergabung kedalam Fordisma 45 dan Barisan Aksi Solidaritas Mahasiswa untuk Demokrasi, mengelar aksi demontrasi di Jl. By Pas depan kantor Radio republik Indonesia (RRI), Senin (10/12/12). Dalam aksinya yang turun kejalan itu, mahasiswa menuntut HAM International menolak adanya RUU Kamnas (Keamanan Nasional), melindungi HAM warga RI di Luar Negeri dan tuntaskan Kasus-kasus Pelanggaran HAM serta Menolak di-

berikannya Grasi Gembong Narkoba. Kordinator aksi, Benny menjelaskan, RUU Kamnas sangat berpotensi menimbulkan abuse of power atau penyalahgunaan kekuasaan dan pelanggaran HAM serta hilangnya nilainilai demokrasi di Indonesia. “Parahnya lagi, akan membawa indonesia kembali seperti pada zaman orde baru (orba),” ungkapnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Hal paling ironis dan menjadi sejarah dalam kasus pelanggaran HAM

yang sampai sekarang belum ada kejelasan dan penyelesaianya, seperti pembantaian PKI, kasus trisakti, tragedi Semanggi 1 dan 2. Bahkan, kata dia, di zaman reformasi yang merupakan era demokrasi seperti sekarang ini pun masih saja banyak terjadi kasus pelanggaran HAM. “Dan pemerintah sendiri seolah tidak bisa dan telah gagal dalam melindungi HAM rakyatnya,” ujar Benny. Menyangkut RUU Kamnas yang

Masyarakat Pabuaran dan LSM Datangi Mapolres Cirebon

CIREBON (LJ) – Sejumlah tokoh masyarakat Desa Pabuaran dan LSM datangi Mapolres (Markas Kepolisian Resort) Cirebon Kota, Senin (10/12). Mereka mempertanyakan penanganan kasus dugaan penggelapan dana yang dilakukan Nurudin (49), yang saat ini menjabat Kuwu Desa Pabuaran, Kabupaten Cirebon karena dinilai cacat hukum. Kedatangan LSM yang terdiri dari LSM Laskar Merah Putih, Basmi, GEGER, GMBI, dan sejumlah LSM lainnya diterima Kapolres Cirebon Kota, AKBP Asep Edi Suheri didampingi Wakapolres beserta tim penyidik Polres Cirebon Kota. Dalam pertemuan yang dilakukan secara terbuka itu, ada beberapa poin yang dibicarakan diantaranya, persoalan penyidikan atas kasus Kuwu Pabuaran Kidul, Nurudin yang diduga cacat hukum.

Ketua Laskar Merah Putih, Soebandhi mengatakan, dalam perkembangan kasus yang ditangani tim penyidik Polres Cirebon Kota disinyalir telah cacat hukum. Sehingga, LSM menuntut pihak kepolisian untuk tidak melanjutkan kasus tersebut. “Proses penyidikan atas kasus ini cacat hukum. Karena dalam kenyataannya, semua pihak tidak ada yang merasa dirugikan. Namun pihak kepolisian masih tetap melakukan penyidikan. Ini jelas ada oknum penyidik yang sengaja mempelintir kasus ini,” ungkapnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Selain itu, mereka mempertanyakan tindakan tim penyidik yang tidak melampirkan berkas surat pernyataan serta kwitansi atas penggunaan dana tersebut didalam BAP (Berita Acara Penyidikan). Mereka juga menolak saksi kunci yang disodorkan pihak tersangka. “Kami merasa prihatin dengan tindakan tim penyidik yang melakukan penyidikan secara tidak objektif. Prinsipnya, apabila pihak kepolisian maupun kejaksaan berani melanjutkan kasus yang sudah P21 dan menjemput paksa Nurudin, maka kami Laskar Merah Putih beserta koalisi LSM akan bertindak tegas menggunakan pengadilan rakyat,” paparnya. Sebelumnya, saleh Obet, selaku perwakilan PT Galuh Jaya Karya (GJK) menyerahkan sejumlah uang kepada Kuwu Pabuaran, Uang tersebut diperuntukan untuk kepentingan PT GJK dalam penyewaan lahan pasar darurat kepada Sundaru, pemilik lahan. Namun Kuwu Pabuaran dilaporkan oleh Gunadi Rasta bulan Mei 2011 atas dugaan penggelapan dana sewa lahan, antara PT GJK dengan pemilik lahan yang dilakukan oleh tersangka Kuwu Pabuaran. ! EKA/PIP/DUD - C12

Niat Menolong, Eh Malah Ikutan Kesetrum INDRAMAYU (LJ) – Sunarto (25) dan Warno (35), warga asal Desa Lombang Blok 2 Kecamatan Jutinyuat Indramayu terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Sebab, kedua warga satu desa itu mengalami sengatan teganggan aliran listrik yang berasal dari kabel penangkal petir, Senin (10/11) sore. Meski dalam peristiwa itu keduanya terjatuh pingsan, beruntung nyawa mereka masih terselamatkan. Dan para korbanpun tidak harus dilakukan rawat inap. Usai sadarkan diri di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu, Warno menceritakan peristiwa yang membuatnya terkapar itu. Ia menjelaskan, kejadian bermula saat Sunarto sedang mencuci sepeda motor miliknya dibawah tiang listrik. Namun, tak tahu kenapa tangan Sunarto menempel di kabel penangkar petir yang terpendam didalam tanah. Tapi ujung atas kabel itu menempel di kabel aliran listrik.

“Melihat Sunarto tersengat, buru-buru saya mengambil kayu balok untuk memutuskan aliran listrik yang masuk ke tubuhnya. Tetapi yang terjadi malah patahan kabel tersebut menyambar tubuh saya, dan kemudian ikut tersengat aliran listrik tersebut,” jelasnya usai mendapatkan perawatan RSUD Indramayu kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Kedua warga yang jatuh pingsan itu diketahui Ratiman (50), warga setempat yang kebetulan sedang berjalan. Melihat tetangganya terkapar dan mengalami luka luka ringan dibagian tangan dan kaki, Ratiman lengsung membawanya ke RSUD Indramayu. Sementara, dr. Yakin yang berjaga di ruang UGD RSUD Indramayu mengatakan, korban Sunarto tidak mengalami luka serius, hanya ditelapak tangan saja luka bakar. Sedangkan Warno juga sama, hanya mengalami luka ringan hingga pasien tersebut tidak sempat dirawat dan dibawa pulang setelah kondisinya membaik. ! AGS

diajukan pemerintah dan sedang digodok di DPR RI, lanjut Benny, didalamnya penuh kontraversi. Salah satunya, rencana pembentukan lembaga Dewan Keamanan Nasional (DKN) sebagai penyelenggara Kanmas, berupa penyadap, menangkap, memeriksa dan memaksa. Menurut dia, hal itu bertentangan dengan pasal 22 no 23 serta pasal 17 ayat 4 yang menyatakan, bahwa ancaman potensial dan non potensial yang diatur dalam keputusan presiden. Pada pasal 17 ayat 2 (9), ancaman yang berupa diskonsepsional perumusan legislasi dan regulasi. “Kalau bisa menganggapnya sebagai ancaman dari RUU ini, bisa menindak anggota DPR dengan alasan membuat konsep legislasi sebagai ancaman bangsa,” jelas Benny. Sementara, Barisan Aksi Solidaritas Mahasiswa untuk Demokrasi (BASIS) melakukan aksi demontrasi di bundaran Gunung Sari kota Cirebon. Benny menyatakan, pergerakan kalangan mahasiswa ini murni untuk memperjuangkan HAM di indonesia. Karena masih banyak masalah HAM di indonesia yang belum diselesaikan negara. “Seperti penyelesaianya yang masih jalan ditempat, yakni pembunuhan masal tanjung priok tahun 19651996, kasus tanjung priok 1984, talang sari 1989, hingga kasus tragedi Mei 1998 dan lainnya,” pungkasnya. ! SUR

BPD kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek Gebang untuk segera menghentikan hiburan yang diselengarakan oknum wakil rakyat itu. Sekitar pukul 11.00 WIB, akhirnya pelaksanaan pilwu dapat terus berlanjut hingga akhir pemilihan. di ikuti empat calon dengan perolehan suara bersaing. pemilihan Kuwu tersebut baru dilaksanakan di Halaman balai desa setempat, minggu (9/12). Pilwu yang digelar untuk menggantikan kuwu definitif, Ahmad Shobirin dilaksanakan, Minggu (10/12). Ketua Panitia Pilwu, Saprudin mengungkapkan, pelaksanaan pilwu dimulai pukul 07.00 WIB dengan daftar pemilih tetap dan tambahan yang berjumlah 5.445. Namun warga yang

Tujuh Titik Perlintasan KA Rawan Longsor CIREBON - Sedikitnya tujuh titik jalur pelintasan PT KAI Daop III Cirebon, Jawa Barat dinyatakan rawan longsor yang sangat mengganggu dan menghambat perjalanan saat musim penghujan tiba. “Kami sudah mencatat keberadaan perlintasan yang rawan banjir, agar dilakukan pembenahan dan dirapihkan oleh pihak PT KAI,” kata Sapto Hartoyo Manager Humas PT KAI Daop III Wilayah Cirebon, kepada wartawan, Senin (10/12).Sapto mengatakan, selain banjir dan longsor, bahaya lain yang diwaspadai adalah kejadian lintasan ambles. Potensi itu berada di lintasan Prujakan-Waruduwur. Proyek jalur ganda (double track) yang ditarget selesai akhir tahun ini, menjadi penyebab potensi itu terjadi di lintasan Prujakanwaruduwur.“Dari hasil pendataan kami, belum terjadi bencana yang merenggut nyawa penumpang. Potensi bencana tersebut, lebih pada ancaman gangguan dan hambatan perjalanan saja,” tuturnya. Untuk meningkatkan menghadapi kerawanan tersebut, Sapto telah mengerahkan petugas regu terbang. Mereka terbagi ke dalam tujuh regu dengan masing-masing terdiri dari sepuluh orang petugas internal KAI.“Mereka bertugas mengatasi segala halangan yang menghambat perjalanan. Misalnya saat KA terhambat longsor, mereka akan membersihkan lintasan dari material-material longsor. Dalam kerjanya, mereka dilengkapi alat-alat material untuk siaga (AMUS), seperti sekop, cangkul, bantalan rel, hingga potongan besi rel jika menemukan adanya rel yang patah,” pungkasnya. ! GYO

Belajar Bhineka Tunggal Ika Bisa di Cirebon

Lelang Seragam Linmas Dikritik LSM CIREBON (LJ) - Pengadaan seragam Linmas yang akan bertugas menjadi pasukan pengamanan (PAM) di tempat pemunggutan suara (TPS) pada saat pemilihan gubernur dan wali kota tanggal 24 Februari 2013 mendatang, menuai kritikan dari kalangan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) Kota Cirebon. Bahkan, LSM menduga saat pelaksanaan lelang yang dilaksanakan Pokja (kelompok kerja) SLP Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) sebesar Rp.318,5 juta, telah menyalahi aturan. “Kalau melihat mekanismenya, kami menilai Pokja Satpol PP telah menyalahi aturan saat lelang pengadaan baju Linmas di Kota Cirebon dilakukan,” kata Weli Waliwangko, ketua dewan pembina komunitas penggiat anti korupsi (Kopak) Indonesia Kora Cirebon kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Menurut dia, ada empat peserta lelang yang memperebutkan proyek bersumber dana dari APBD Kota Cirebon tahun anggaran 2012 itu. Masing-masing memberikan penawaran melalui LPSE, dari HPS Rp.318 juta untuk pengadaan pakaian/kaos seragam Linmas PAM TPS, di antaranya CV Jaya Pratama dengan harga penawaran Rp 252 juta, CV Prima Daya Teknik dengan penawaran Rp.304 juta, CV Caruban Putra Utama dengan penawaran Rp.310 juta serta CV Diyana Putra dengan nilai penawaran Rp.314 juta. “Aturanya sudah jelas, dokumen yang diminta lengkap. Selanjutnya CV yang memberikan penawaran terendah adalah pemenang. Namun yang membuat aneh, CV Caruban Putra Utama dengan penawaran Rp.310 juta keluar sebagai pemenang. Kami anggap pemenangan ini ada indikasi dugaan kolusi yang dilakukan panitia lelang,” ujarnya. Whistle blower (pengungkap skandal,red) APBD Gate itu membeberkan, yang lebih terkesan mengada-ada dalam lelang proyek itu, yakni adanya syarat peserta lelang. Diantaranya, harus memiliki personil inti yang diperlukan sebanyak satu orang tenaga ahli tekstil, minimal lulusan DIII teknik sipil. Syarat lain yang juga terkesan diada-adakan, munculnya aturan dua orang penjahit minimal lulusan SMK sederajat bersertifikat kursus menjahit, serta daftar peralatan utama minimal mesin jahit lima unit, mesin obras tiga unit, mesin lubang kancing satu unit, dan mesin pasang kancing satu unit. “Kalau untuk proyek konstruksi, syarat adanya tenaga ahli sipil itu dibenarkan. Nah, kalau ini untuk konveksi. KPA dan Pokja dari Satpol ini mengada-ada saja,” ucapnya. Mengetahui hal tersebut, Weli minta untuk dilakukan pembatalan lelang. Sebab, jika dilanjutkan maka akan ada pemborosan anggaran dan dinilai melanggar Perpres No 70 Tahun 2012. Apalagi, jika dihitung secara matematis dari selisih penawar terendah dengan CV pemenang lelang cukup banyak. “Teriakan kami ini, agar ada penyelamatan anggaran. Karena selisih dari penawaran itu lebih dari Rp.50 juta. Kalaupun dilanjutkan, kami mempertanyakan ada apa dengan LPSE, KPA, dan Satpol PP yang memaksa memenangkan harga penawaran tertinggi,” paparnya. Selain memprotes panitia lelang, pihaknya juga mempertanyakan alasan panitia memenangkan salah satu peserta lelang yang setelah ditelusuri ternyata melanggar aturan. Sehingga, Weli menuding terkesan ada kepentingan di balik memenangkan CV yang memberi penawaran tertinggi ke dua. “Kami akan laporkan kasus ini ke penegak hukum agar diproses. Keputusan pihak panitia jelas-jelas bermasalah dan melanggar aturan yang menjadi payung hukum pelaksanaan lelang proyek, yakni Pepres 70 Tahun 2012,” tukasnya. Hingga berita ini diturunkan, dari pihak LPSE maupun Satpol PP Kota Cirebon selaku KPA belum memberikan keterangan. ! DUD

Nyaris Batal, Moh.Toyib Pimpin Desa Gebangkulon KAB.CIREBON (LJ) – Pelaksanaan Pemilihan Kuwu (Pilwu) Desa Gebangkulon Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon nyaris batal. Itu terjadi, lantaran dalam pesta demokrasi lima tahun sekali warga Gebangkulon tersebut hampir saja tidak memenuhi korum, karena dari jumlah hak suara sebanyak 5.445, yang hadir untuk mencoblos empat calon hanya sekitar 3.901. Faktor lain yang dinilai bisa menganggu jalannya pilwu, adanya dugaan oknum anggota DPRD dari desa tetangga yang diduga telag mengkarantina warga Desa Gebangkulon di sebuah gudang dengan cara mengelar hiburan pesta organ tunggal dan makan gratis. Mengetahui hal itu, panitia beserta

9

hadir dan menyampaikan aspirasinya hanya sebanyak 3.901 orang. “Karena banyak warga Desa Gebangkulon yang merantau, baik ke luar daerah dan juga ke luar negeri. Selain itu, banyak juga warga yang sudah tua sehingga lebih memilih diam di rumah, tapi dari jumlah tersebut sudah mencapai target panitia,” ungkapnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Pada pelaksanaan penghitungan suara yang dimulai pukul 14.00 WIB dengan menggunakan empat tempat penghitungan suara, sebanyak kertas suara yang masuk dapat selesai dengan cepat pada pukul 16.30 WIB dengan perolehan suara masing-masing calon nomor urut 1, Ramang memperoleh suara sebanyak 1162 suara,

nomor urut 2, Andi Subandi memperoleh suara sebanyak 1065, nomor urut 3, Moh. Toyib memperoleh suara sebanyak 1213 dan nomor urut 4, Abdul Rohim memperoleh suara sebanyak 231, serta suara tidak sah sebanyak 249 suara. Saprudin mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada warga Desa Gebangkulon dan juga panitia serta para simpatisan dari masing-masing calon kuwu yang telah bersamasama menjaga kondusifitas untuk mensukseskan pesta demokrasi itu hingga berakhirnya acara penghitungan suara. “Yang mendapatkan suara terbanyak dan menjadi Kuwu Desa Gebangkulon, yakni Moh. Toyib,” tukasnya. ! GYO/HEN

CIREBON - Staf ahli Pemerintahan Kota Cirebon, Abidin Aslih mengatakan apabila mau belajar Bhineka Tunggal Ika, dalam arti kehidupan yang toleran dan plural, Kota Cirebon patut dijadikan contoh. Itu karena, corak kehidupan dan tatanan sosial di Kota Cirebon layak dijadikan bahan pelajaran Bhineka Tunggal Ika. “Jejak-jejak persatuan bangsa, interaksi antarsuku, agama, ras, dan golongan tertinggal di Kota Wali ini,” ungkapnya saat kegiatan ‘Peningkatan Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama dan Mencegah Konßik Bernuansa Sara’ kepada wartawan, kemarin.Menurut dia, peninggalan-peninggalan bersejarah yang tersebar di tiap situs, arsitektur, ÞlosoÞ tatanan sosial, hingga bentuk makanan khas Cirebon menjadi bukti hidup plural dan tingginya toleransi telah lama mengakar di Cirebon ini.“Jika mau sombong tidak usah jauh kemana-mana. Mau belajar Bhineka Tunggal Ika ya berkunjunglah ke Kota Cirebon. Corak pola kehidupan dan peninggalan Kota Cirebon menjadi bukti toleransi dan hidup majemuk yang tinggi,” ujarnya.Sementara, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) Heru Utomo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan sikap toleransi dan kerukunan umat beragama. Melalui kegiatan tersebut, konßik yang bernuansa sara dapat tercegah sejak dini.“Kegiatan ini, sifatnya dialog interaktif yang digelar selama tiga hari. Diharapkan setelah kegiatan ini, seluruh peserta dapat berkerja sama dengan Kesbangpol dan seluruh masyarakat untuk menjaga kerukunan beragama di Kota Cirebon,” tukasnya. ! PIP/GYO


POLKUM

Edisi 201 - Tahun 1 - Selasa 11 Desember 2012

Lintas

Puji Aher, Ketua DPRD Jabar Terkesan Berpihak

BANDUNG (LJ) - Entah apa motivasinya, politisi Partai Demokrat yang saat ini menjabat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat--Jabar--Irfan Suryanegara malah memuji rival Dede Yusuf, calon gubernur (cagub) yang diusung Partai Demokrat, Ahmad Heryawan (Aher). Bahkan, Irfan gembar-gembor bahwa Aher layak dinobatkan sebagai gubernur listrik desa.

Alasannya, saat ini hanya Pemprov Jabar yang memberikan sambungan listrik gratis kepada masyarakatnya. “Kang Aher layak dinobatkan sebagai gubernur caang (terang), gubernur listrik desa. Ini harus mendapatkan apresiasi kita semua. Hanya segelintir gubernur yang melakukan hal ini.” ujar Irfan dalam rilis acara peresmian pembangunan listrik perdesaan 2012 di Cikampek, Senin (10/12).

Dia menjelaskan, hal tersebut sebagai bentuk penghargaan atas upaya pemprov yang telah memberikan ribuan sambungan listrik secara gratis. Keberhasilan pemprov dinilainya perlu mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Pada acara tersebut diresmikan sekitar 15 ribu sambungan listrik baru untuk Wilayah I Bogor dan Wilayah II Purwakarta.

11

Wakil Rakyat Kota Sukabumi Dituntut Penjara 1 Tahun

Pada bulan sebelumnya, sudah diresmikan sebanyak 11 ribu sambungan listrik baru untuk Wilayah III Cirebon. Total pada 2012, ada 26 ribu sambungan listrik baru yang diberikan secara gratis oleh pemprov Jabar. Dalam kurun 2008-2012, pemprov Jabar sudah memberikan sambungan listrik gratis sebanyak 71.245 sambungan. Sehingga ada peningkatan rasio elektrifikasi secara signifikan, dari 64% menjadi 73%. Sementara itu, Ahmad Heryawan menyambut baik dukungan yang diberikan ketua DPRD untuk membuat Jabar lebih terang. Saat ini, rasio elektrifikasi rumah tangga di Jabar sekitar 73% atau tersisa 3 jutaan warga lagi yang belum tersambung listrik. “Tapi kalau dari sisi sambungan ke desa pada 2010 kita sudah 100%,” ujar Aher. Untuk rumah tangga yang belum tersambung, pihaknya menargetkan dalam tiga tahun ke depan bisa diselesaikan. Terlebih, Jabar merupakan daerah penghasil listrik terbesar di Indonesia. “Kita optimistis dalam tiga tahun lagi Jabar bisa caang 100%,” jelas Aher yang maju lagi di Pilgub 2013 mendatang. Dukungan dan apresiasi yang sama juga diberikan oleh Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Hasril Nuzahar. “Kita sangat menghargai upaya Pemprov Jabar, hanya sedikit pemda yang peduli seperti ini,” jelas Hasril seraya berharap Jabar bisa segera mengikuti jejak provinsi DKI Jakarta yang sudah menerangi semua wilayahnya. “Baru Jakarta yang sudah 100%, Jabar mudah-mudahan bisa menyusul,” pungkasnya. FER

SUKABUMI - Anggota DPRD Kota Sukabumi, Hendra Hidayatullah (HH) dituntut hukuman penjara selama 18 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Sukabumi, Riana Madjid, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Sukabumi, kemarin. Politikus Partai Demokrat ini duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa dalam perkara dugaan pemalsuan foto copy ijazah. Tindakannya dilakukan saat dirinya mendaftar sebagai calon legislatif pada Pemilihan Umum 2009 lalu. Dalam persidangan, JPU Rianah Madjid menyebutkan, terdakwa secara sah dan meyakinkan melanggar dakwaan primer pasal 263 KUHPidana tentang pemalsuan surat-surat. Atas perbuatannya, jaksa meminta majelis hakim untuk menjatuhkan hukuman penjara 1 tahun dan 6 bulan dipotong selama terdakwa menjalani tahanan. Persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, ini sempat diskor untuk dilanjutkan pledoi oleh tim kuasa hukum terdakwa, yang diwakili Youngki Fernando. Dia menuturkan, kliennya telah berbuat salah melakukan pemalsuan ijazah untuk persyaratan menjadi anggota legislatif. Hanya saja, kesalahan ini tidak harus dituntut menggunakan pasal 263 KUHPindana. Seharusnya yang tepat dalam perkara ini semestinya menggunakan pasal 266 Undangundang Nomor 10 tahun 2008 tentang Partai Politik. “Jika aturan yang dipakai menggunakan UU Partai Politik, maka perkara ini sudah kadaluarsa. Sehingga perkara ini tidak layak untuk dibawa ke persidangan. Bahkan klien kami layak untuk diputus bebas,” tuturnya. Persidangan akan dilanjutkan Kamis (13/12). HEP

KPU Jabar Catat Penyusutan Pemilih Pilgub Dua Juta Orang BANDUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat menyebutkan Data Pemilih Sementara (DPS) mencapai 34 juta suara atau susut dari perhitungan Daftar Penduduk Pemilih Potensial Penduduk (DP4) sebesar 36 juta. Penyusutan tersebut terjadi akibat perubahan data pemilih. “Diperkirakan jumlah DPSnya sebanyak 34 juta atau menyusut 2 juta suara dari DP4,” ujar Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat kepada wartawan di sekretariat KPU, Kota Bandung, kemarin. Menurutnya, penyusutan itu terjadi akibat perubahan data karena terdapat pemilih ganda, beralih profesi menjadi TNI/Polri atau pemilih yang meninggal dunia. Perubahan itu lantas membuat data menjadi menyusut. Saat ini, katanya, DPS yang telah masuk dari 26 kabupaten/kota telah mencapai 90%. Sisa data yang belum masuk berasal dari tingkat kecematan akibat data yang belum lengkap. “Nanti tanggal 13 Desember, kami akan melakukan rapat pleno terkait batas akhir DPS masuk,” bebernya. Usai rapat, pihaknya akan menyerahkan DPS ke setiap pasangan calon Gubernur/Wakil Gubernur Jabar pada 18 Desember mendatang. Hal tersebut dilakukan agar setiap pasangan calon memeriksa secara teliti hasil DPS. “Kalau nantinya ada pendukung yang tidak masuk ke DPS, maka tim kampanye berhak mengadukan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS),” ucapnya. Lebih lanjut dia menuturkan DPS tertinggi berasal dari Kabupaten Bogor sedangkan DPS terendah berasal dari Kota Banjar. Setelah penetapan DPS, KPU akan menetapkan DPT pada 2-4 Januari yang dilanjutkan penetapan oleh PPS pada 5 Januari. Usai ditetapkan, KPU hanya akan melakukan perbaikan data sebanyak sekali. HER

Sambungan Hal 1 Bupati... Martin mengamini memang belum ada kecocokan atau saling beda pengakuan dari pihak berperkara. “Ada yang belum pas antara pelapor dan terlapor. Maka itu, kami akan dalami pernyataanpernyataan pihak satu dengan pihak lain yang tadi dikonfrontir,” ucapnya. Lebih lanjut Martin memaparkan, hal krusial saat konfrontir tadi yakni terkait penyerahan uang 25 ribu dolar Amerika (waktu itu senilai Rp

250 juta) yang diklaim Asep diterima langsung oleh Aceng. Uang itu menurut keterangan Asep sebagai jaminan mengikuti penjaringan Calon Wakil Bupati Garut yang kosong setelah Dicky Chandra mengundurkan diri pada September 2011. “Pelapor mengaku memberi uang, tapi terlapor membantahnya,” beber Martin. Sementara keterangan saksisaksi, mengakui ada uang mengalir senilai 25 ribu dolar Amerika atau

senilai Rp 250 juta. Saksi pun menglaim punya bukti dari jumlah uang tersebut sudah dikembalikan sebesar Rp 50 juta kepada pelapor. “Kami masih dalami bukti transfernya,” ujar Martin. Aceng Bungkam Sementara itu, Aceng Fikri memilih tidak berkomentar terkait pemeriksaan kasus dugaan penipuan yang dialamatkan kepadanya. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak

kepolisian. “Adapun materi yang dipertanyakan tentang apa, dan berapa banyak pertanyaan, sudah saya beberkan kepada penyidik. Jadi kalian konfirmasi atau melakukan kendalaman kepada penyidik,” tambah pria berkacamata ini yang sempat menjadi sorotan publik gara-gara nikah kilat dengan Fany Oktora (18). Aceng tuntas dikonfrontir sekitar pukul 17.00 WIB. Aceng datang didampingi pengacaranya, Ujang Sujai. Awalnya Aceng

kepada para wartawan usai menerima para massa pengunjuk rasa. Menurut Suparman, selain dua perkara tipikor yang sudah inkrah, pihaknya sedang mengusut dua perkara lainnya. Dua perkara tipikor ini terjadi di lingkungan RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi yakni perkara Alat Kesehatan (Alkes) dan Sarana Informasi Manajemen (SIM). Serta tiga perkara lainnya dalam penyelidikan. “Untuk perkara Alkes sudah ditetapkan dua tersangka sedangkan perkara dan dalam proses penyidikan. Sedangkan perkara SIM kami masih menunggu laporan audit dari BPKP,”

ujarnya. Para demonstran sebelum melakukan aksi unjuk rasa di markas Polres dan Kejari juga sempat mendatangi Gedung DPRD Kota Sukabumi di Jalan Djuanda. Di Gedung wakil rakyat itu, para demonstran hanya diterima seorang anggota DPRD, yakni Priyatman Maman. “Korupsi harus dibasmi dan diberantas, saya secara pribadi mendukung adik-adik yang melakukan aksi unjuk rasa anti korupsi ini. Karena dalam penanganan korupsi ini semua pihak harus peka,’’ kata Priyatman yang juga anggota komisi 3 kepada para demonstran. HEP

kondisi medan yang cukup berat ditambah masih berpotensi longsor dan arus sungai yang cukup besar sehingga menyulitkan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian. “Pencarian untuk hari ini kami tunda dahulu dan akan dilanjutkan pada Selasa, 11/12 sekitar pukul 07.00, saat ini kami masih melakukan pendataan terhadap warga dan penambang yang berada di lokasi itu,” katanya. Sementara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi dan intansi lainnya untuk memberikan

bantuan dan mengevakuasi para korban yang saat ini sudah di lokasi terjadinya longsor. Longsor tersebut, menurut informasi, disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur daerah tersebut. Saat longsor terjadi, masih cukup banyak penambang yang masih melakukan aktivitas mencari emas secara liar. Meskipun sudah diperingati agar tidak turun ke lokasi tambang oleh beberapa warga, belasan penambang tetap nekat beraktivitas hingga terjadi musibah tersebut. HEP/ANG

Belasan... Daerah (Basarda) Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri Assidiqie. Menurut Okih, data yang diterima oleh pihaknya masih simpang siur, bahkan ada yang menyebutkan ada 13 orang penambang yang tertimbun reruntuhan longsoran tebing setinggi 400 meter yang merupakan areal tambang emas. Sampai Senin malam pihaknya masih melakukan pendataan dan pencarian korban. Lebih lanjut, selain yang tertimbun longsor ada penambang yang terbawa arus Sungai Cipanengah, tetapi karena

Kaum.. Garut. Mereka juga mengajak audiens terjun menjadi anggota legislatif agar keterwakilan perempuan di DPRD lebih besar daripada sekarang. Padahal, tuntutan para aktivis perempuan itu sederhana, yakni bagaimana sikap para anggota DPRD Garut dari kalangan perempuan terhadap kasus Bupati Aceng HM Fikri

warga negara yang baik, saya memenuhi panggilan ini,” kata Aceng yang tampil berkemeja putih dan kopiah hitam. Aceng lalu bergegas menuju mobil. Langkahnya memecah kerumunan wartawan yang terus mencecar pertanyaan. Benar terima uang dan melakukan penipuan? “Selesai. Sudah selesai,” singkat Aceng tanpa memberi tanggapan pertanyaan sambil masuk ke kursi belakang mobil Suzuki X-Over hitam bernopol F 1180 CF. HER

Penghinaan...

Polres... soal keberhasilan dalam menangani tipikor di Kota Sukabumi. Kejari Sukabumi mencatat sebanyak tujuh perkara yang ditangani sepanjang 2012. Masingmasing dua perkara telah inkrah (berketetapan hukum), dua perkara dalam proses persidangan, dan tiga perkara dalam proses penyelidikan. “Sepanjang tahun ini ada tujuh perkara tipikor yang ditangani, di antaranya dua perkara telah inkrah yakni perkara tipikor di pagargate DPRD dan perkara di SMAN 5, dan masing-masing terdakwanya sudah divonis di Pengadilan Tipikor Bandung,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Sukabumi Suparman

menjalani pemeriksaan sebagai saksi selama tiga jam mulai pukul 08.45 WIB hingga pukul 11.50 WIB. Setelah itu, orang nomor satu di Pemkab Garut itu menjalani konfrontir sekitar pukul 13.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Hadir dalam konfrontir ini pelapor, Asep Rahmat Kurnia Jaya, dan tiga saksi lainnya yakni Suryana alias Isur, Asep Hermawan alias Cep Maher, dan Mahmud. “Saya diperiksa dalam kapasitas dan status sebagai saksi. Sebagai

lengsernya Gus Dur karena kasus korupsi Buloggate dan Bruneigate. Sementara Kementerian Agama Kota Tasikmalaya mendesak Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh dan Kementerian Agama untuk meluruskan fakta sejarah yang sebenarnya. Mereka juga mendesak untuk segera menarik buku tersebut dari peredaran. Kemunculan nama Gus Dur dalam buku panduan sejarah yang dicetak pada 2006 itu dianggap kelalaian Kementerian Agama. “Kami berharap buku dan soal ditarik oleh Kementerian Agama dan Kemdikbud, dan kejadian ini sebagai koreksi untuk meluruskan fakta sejarah. Kami sendiri, juga merasa kecolongan karena buku yang menyesatkan itu sudah lama beredar di sekolah-sekolah,” ucap Kepala Kementerian Agama Kota Tasikmalaya Ahmad Patoni ketika dihubungi wartawan. Sementara itu, pimpinan cabang NU Kabupaten Sukabumi juga menemukan

ada soal ujian akhir semester (UAS) genap tingkat Madrasah Aliyah yang soalnya dinilai telah melecehkan Gus Dur. Pelecehan tersebut tertera dalam soal yang dicetak oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat dengan kode MA.A08-XII.3 No 33 yang mencantumkan pertanyaan penyebab jatuhnya Presiden RI keempat itu dengan kunci jawaban akibat kasus Bruneigate dan Buloggate. “Kanwil Kemenag Jabar harus bertanggung jawab atas pencemaran nama baik ini melalui soal yang tertera di salah satu mata pelajaran pada UAS ini dan kami menilai soal ini dibuat secara sengaja,” kata Wakil Seketaris PCNU Kabupaten Sukabumi Daden Sukendar kepada wartawan, kemarin. Menurut Daden, akibat soal ini kader dan warga NU se-Jabar mendesak agar Kemenag meminta maaf secara terbuka dan harus mengklarifikasi apa tujuan dibuatnya soal seperti itu. Lebih lanjut, akibat per-

masalahan ini nama baik Gus Dur bisa rusak, seharusnya Kemenag tidak membuat soal seperti itu. “Kami dari Sukabumi meminta kepada Kemenag untuk segera membereskan masalah ini jangan sampai berlarut-larut, dan kami saat ini sedang mengadakan gerakan untuk menggelar aksi,” tambahnya. Sementara itu, Ketua Barisan Ansor (Banser) Cabang Sukabumi, Irman mengatakan, pihaknya telah mengirimkan anggotanya untuk mendatangi Kemenag dan mendesak agar lembaga ini mengusut soal yang dinilai telah melecehkan Gus Dur. “Kami belum mendapatkan tanggapan sampai hari ini, jika tuntutan kami tidak direspons, kami akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran. Seharusnya Kemenag tidak perlu membuat soal seperti yang melecehkan, apalagi beliau (Gus Dur) merupakan salah satu pemimpin bangsa ini dan tokoh nasional,” kata Irman. HEP/WAN

but. 3) Seizin Penguasaan atas benda riill dibawah klaim freehold estate 5 4) Bezit Bezit diartikan seabgai suatu keadaan dimana seseorang menguasai suatu benda, baik sendiri maupun melalui perantara orang lain, seolah-olah benda itu miliknya sendiri. 3. Penguasaan Yuridis Atas Tanah Penguasaan yuridis dilandasi hak, yang dilindungi oleh hukum dan umumnya memberi wewenang untuk menguasai secara fisik tanah yang dihaki. Ada juga penguasaan yang walaupun

memberi kewenangan untuk menguasai tanah yang dihaki secara fisik, pada kenyataannya penguasaan fisiknya dilakukan oleh pihak lain; (1) ketika tanah disewakan, maka penyewalah yang menguasai tanah secara fisik; (2) ketika tanah dikuasai pihak lain tanpa hak (diokupasi) Dalam kondisi “(2)” tersebut, pemilik tanah berdasarkan penguasaan yuridisnya, berhak untuk menuntut kembali tanah yang bersangkutan secara fisik kepadanya; sedangkan dalam hal “(1)” penguasaan fisik itu akan kembali ketika hubungan sewa-menyewa

Permasalahan... terkait kawin siri singkatnya itu. Mereka khawatir terjadi negosiasi transaksi anggaran antara DPRD dengan eksekutif dalam menyikapi kasus Bupati, menyusul belum rampungnya penyusunan dan penetapan APBD Garut 2013. Koordinator aksi Gerakan Perempuan Garut, Otang Qodarliyah menilai kerja Pansus sangat lambat. Padahal fakta

hukum sudah sangat terbuka. Antara lain terjadinya pemalsuan dokumen perkawinan Bupati Aceng HM Fikri. Senada ditegaskan Chusnul Chotimah, Ketua Umum Kohati Badko HMI Jawa Barat. Dia juga mempertanyakan tidak adanya satu pun anggota DPRD perempuan masuk dalam Pansus terkait kasus Bupati Aceng HM Fikri. JUL/BDN

2. Penguasaan Fisik Atas Tanah Penjelasan mengenai penguasaan fisik atas tanah terkait dengan konsep yang terkandung pada pengertian istilah hukum: occupation, possesion, seizin dan bezit. Pengertian occupation, possesion, seizin dan bezit adalah sebagai berikut: 4 1) Occupation Tindakan atau proses dimana benda riil (misalnya tanah) dikuasai dan dinikmati. 2) Possesion Mengontrol (melakukan kendali secara fisik terhadap) suatu benda dengan tujuan memiliki benda tersebut dan berbuat sesuatu atas benda itu kendali fisik terse-


KHUSUS LINTAS Ibarsjah dan Ansori Jabat Pelatih Tim Voli Putra/Putri Nasional BOGOR - Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) telah menetapkan tim pelatih tim nasional bola voli putra dan putri. Daftar nama itu telah diserahkan kepada Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Prima) dan KONI. Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PP PBVSI Yamin Nuriman mengatakan, PP PBVSI telah bulat menetapkan tiga pelatih tim putra dan tiga pelatih tim putri. Untuk tim putra, pelatih kepala dipercayakan kepada Ibarsjah Djanu Tjahjono, asisten pelatih Ayub Hidayat, dan trainer Oktavian. Adapun untuk tim putri, pelatih kepala dipercayakan kepada Muhammad Ansori dengan asisten Syamsul Jais dan trainer Agus Irawan. “Semua pelatih itu kami pandang yang terbaik. Semuanya sudah pernah membawa klub dan sudah berpengalaman dan termasuk kecocokan dengan atlet,” tutur Yamin, kemarin. Mengapa Ibarsjah? Ibarsjah adalah pelatih tim PON Jawa Timur yang merebut medali emas di PON Riau 2012. Kini, Ibarsjah menjadi pelatih kepala di Samator. Mengapa Ansori untuk pelatih putri? Ansori adalah pelatih terbaik untuk kategori praktik pada kursus kepelatihan level 2 internasional yang digelar FIVB di Sentul bulan lalu. Ia juga spesialis melatih tim putri dan mampu membawa tim Popsivo Polwan menjuarai Voli Proliga 2012 dan runner-up Proliga 2011. Pada SEA Games 2011, Ansori menjadi asisten pelatih tim putri. Pelatih kepala waktu itu adalah Viktor Laiyan. ! CPS

Perbaiki Performance, Tim Yamaha Indonesia Bakal Digembleng Fisik BOGOR - Tim Yamaha Indonesia yang merebut posisi runnerup di ASEAN Cup Race (ACR) 2012 di sirkuit SM City Santa Rosa Laguna, Filipina, 7-8 Desember, sudah kembali ke Jakarta. Agus Setyawan dan rekan-rekannya disambut di Kantor Yamaha di Pulogadung oleh Vice President Yamaha Indonesia Yutaka Terada, Direktur Marketing Sutarya dan General Manager Service & Motorsport, Mangiring Siahaan, kemarin. Dari Filipina, hasil yang dibawa adalah selisih poin sangat tipis hanya beda empat dengan juara umum Thailand. Indonesia mengumpulkan poin akhir 198 dan Thailand 202. Meskipun tidak juara, tim Yamaha Indonesia berhasil merebut gelar juara kelas Manual/Underbone (MT135-Jupiter MX) lewat Agus Setyawan. Pebalap termuda di tim Yamaha Indonesia yang baru pertama kali ikut ACR itu tampil mengesankan start terdepan lalu menyempurnakannya dengan gelar juara. Selain Agus, tim Yamaha Indonesia menempatkan Yoga Adi dan Tamy Pratama masing-masing di posisi ketiga dan keempat klasemen akhir. Prestasi di kelas Manual memang lebih baik dibandingkan kelas Matic. Sebab pebalap-pebalap Indonesia lebih terbiasa menunggangi motor bebek ketimbang matik. Karena itulah ke depannya akan dilakukan pembenahan khusus untuk kelas matik. Pembenahan Þsik juga harus dilakukan karena kekuatan Malaysia mulai mengintip. “Selain Thailand yang jadi pesaing terdekat, Malaysia mulai mengancam. Fisik pebalapnya kuat dan usia masih sangat muda,” ucap Yoga Adi, pebalap Yamaha Indonesia yang tampil di ACR tahun ini. ! CPS

Edisi 201 - Tahun 1 - Selasa 11 Desember 2012

12

KPSI Bandel, PSSI Kembali ke Statuta FIFA

PALANGKARAYA (LJ) - Meski dihadang aparat kepolisian dan tak didukung Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI tetap berlangsung di Hotel Aquarius Boutique Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (10/12). Bahkan KLB PSSI itu menghasilkan keputusan yang cukup mengejutkan, yakni membatalkan MoU PSSI-KPSI dan membubarkan Joint Committee (JC) yang sejak dibentuk sampai menjelang kongres tak mampu berperan menengahi konßik. Sekretaris Jendral PSSI, Halim Mahfudz, mengungkapkan, dasar keputusan tersebut dituangkan dalam surat FIFA yang dikirimkan melalui Sekjennya, Jerome Valcke, kepada PSSI pada 9 Oktober lalu. Dalam suratnya, FIFA dengan tegas menyatakan, apabila proses dalam MoU gagal dengan alasan apa pun, FIFA mengharuskan PSSI mematuhi statuta FIFA dan jika ada pelanggaran, akan dikenai sanksi. “Landasan itu yang kami pegang. Saya yakin, FIFA akan memahami keputusan PSSI karena PSSI kembali kepada statuta daripada mempertahankan MoU yang sudah gagal diterapkan,” papar Halim kepada wartawan di Hotel Aquarius Boutique. JC, tambah Halim, dinilai telah gagal menghasilkan keputusan sejak melakukan rapat pertama hingga terakhir yang berlangsung pada 5 Desember dengan dihadiri utusan AFC, James Kitching. Kegagalan JC di antaranya gagal menyepakati tempat, tanggal pelaksanaan, dan status kongres (antara kongres luar biasa atau kongres biasa). Hingga saat ini, veriÞkasi peserta (voter) tidak dapat dilaksanakan, karena setelah PSSI menyerahkan daftar sesuai statuta dan kongres Solo, pihak KPSI belum menjawab proses veriÞkasi tersebut hingga batas terakhir Minggu (9/12/2012), pukul 11.00 WIB. Bahkan, MoU juga dinilai gagal menghentikan KPSI melakukan pelanggaran secara berulang atas statuta PSSI, AFC, dan FIFA. MoU juga tak mampu menghentikan KPSI

membentuk timnas tandingan serta menghalangi beberapa pemain bergabung ke dalam timnas di bawah yuridiksi PSSI. Berdarkan hal tersebut, rapat Komite Eksekutif PSSI di Palangkaraya pada Minggu (8/12) lalu, membuat keputusan. Pertama merujuk surat FIFA tersebut dan dengan kegagalan pelaksanaan MoU, Komite Eksekutif PSSI memutuskan pelaksanaan kongres dikembalikan menurut prosedur yang diatur statuta. Kedua, kongres di Palangkaraya pada Senin (10/12) dilaksanakan dengan status Kongres Luar Biasa. Ketiga, KLB itu diikuti anggota yang sesuai dengan ketentuan statuta FIFA, yaitu klub-klub anggota yang mengikuti kompetisi PSSI, AFC, dan FIFA dalam tahun berjalan. Sebanyak 86 voter akhirnya sepakat membatalkan MoU dan

membubarkan JC. Tidak hanya itu, KLB pun menyepakati tiga agenda utama yaitu perubahan statuta, pengembalian empat anggota komite eksekutif PSSI (La Nyalla Mattalitti, Roberto Rouw, Tony Apriliani, dan Erwin Dwi Budiawan) yang dipecat dengan syarat meminta maaf dengan diberi waktu sebulan, serta penyatuan liga. Tak Gubris KPSI Dalam kesempatan itu, Halim juga menegaskan bahwa PSSI tidak akan menggubris hasil dari keputusan kongres KPSI yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, pada hari yang sama. Salah satu dari lima butir hasil kongres KPSI adalah KPSI akan mengambil alih kantor PSSI, karena La Nyalla Mattalitti telah menjadi Ketua Umum PSSI yang sah sesuai hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Ancol

pada Maret silam. “Tidak usah dibesar-besarkan. Semua sudah tahu yang mana yang legal. Karena itu, saya tidak memikirkan hal itu sama sekali,” jelas Halim Mahfudz. Pernyataan Halim tersebut diperkuat dengan buktibukti keabsahan PSSI sebagai federasi yang legal. Salah satunya, keputusan AFC yang mengakui tim nasional Indonesia di bawah kepengurusan Djohar AriÞn Husin. “Siapa yang berhak memimpin PSSI sempat diadukan kepada CAS (Badan Arbitrase Olah raga). Lalu, CAS menjawab dan menyatakan sudah mengetahui mana yang legal, yakni kepengurusan Pak Djohar. Hasil kongres luar biasa di Ancol tidak disetujui CAS. Maka dari itu, PSSI kedudukannya sangat kuat,” tambah Divisi Hukum dan Legal PSSI, Rudy Vinantha. ! CPS/KC

The Dragon Siap Baku Pukul Dengan Marquez

BOGOR (LJ) - Petinju terbaik Indonesia pemegang gelar juara dunia super kelas Bulu WBA, Chris John, bakal menjalani "duel maut" yang bisa jadi merupakan pertarungan yang terbesar sepanjang kariernya. Petinju tangguh berjuluk 'The Dragon' itu pun menyatakan hasratnya untuk menghadapi Juara Dunia kelas Welter, Juan Manuel Marquez, yang baru saja meng-KO Manny Pacquiao, legenda tinju asal Filiphina pada Minggu (9/12) lalu.

Chris John tentu saja layak mendapatkan kesempatan itu dengan torehan rekor sebanyak 17 kali mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu badan tinju dunia WBA. Titel tersebut didapat Chris John tahun 2003 lalu setelah mengalahkan Oscar Leon, sementara kemenangan terakhir Chris adalah saat dia menundukkan Chonlatarn Piriyapinyo di Singapura, awal November lalu. Usai mengalahkan Pacquiao, Marquez menyatakan siap

melakukan rematch, yang akan menjadi duel kelimanya dengan petinju asal Filipina itu. Nama lain yang mungkin dihadapi Marquez berikutnya adalah Brandon Rios (Amerika Serikat). Namun, Marquez juga punya peluang besar berhadapan lagi dengan Chris John. Apalagi Chris John sendiri sudah menyatakan kesiapannya menjalani pertarungan kedua dengan petinju 39 tahun itu. "Saya akan menghadapi Marquez di kelas manapun karena itu akan menjadi pertandingan dengan banyak uang. Saya petinju yang lebih baik darinya dan saya lebih memiliki kecepatan dan skill," seru Chris John seperti dikutip dari kantor berita Reuters. Chris dan Marquez sudah pernah berhadapan sebelumnya di kelas bulu. Ketika itu di tahun 2006 pertandingan digelar di Kutai, Kalimantan Timur dan menghasilkan Chris John sebagai pemenang dengan keunggulan angka mutlak. Ketika itu Marquez keberatan dengan keputusan juri setelah di ronde awal dia kena pengurangan poin akibat melepaskan pukulan di bawah sabuk.

Terkait pertarungan Chris John vs Marquez, promotor Chris John, Angelo Hyder, menyebut kalau duel tersebut bisa saja digelar di tempat netral. Adalah Singapura yang punya peluang terbesar menghelat laga tersebut. "Marquez dan timnya selalu memperdebatkan keputusan (juri), meski ketiga juri memberikan kemenangan pada Chris. Jadi pertarungan di tempat netral seperti di Singapura akan membuat pertarungan tersebut bisa terjadi. Kami akan melakukan pendekatan dengan merela untuk membuat pertarungan ini bisa terjadi. Ini akan menuntaskan masalah yang belum selesai," tegas Hyder. Chris John saat ini memegang rekor 48 kemenangan (22 KO), dua kali imbang dan belum pernah kalah. Sementara Marquez menang 55 kali, sekali imbang dan enam kali kalah. "Dia punya pukulan yang hebat dan memukul jatuh Manny Pacquiao dengan bersih menggunakan satu pukulan. Itu akan menjadi hal yang harus pastikan tidak akan terjadi pada saya. Saya menginginkan pertarungan itu dan (saya) akan menang lagi," yakin Chris John. ! CPS

BOGOR - Juara dunia kelas bulu IBO Daud Yordan ternyata memiliki keinginan untuk naik kelas, dari kelas bulu ke bulu super. Selain itu, petinju tangguh regenerasi dari Chris John ini mengaku berambisi untuk bertarung dengan pemegang kelar juara dunia di badan tinju dunia lainnya. “Kalau saya ingin naik kelas tentu ingin naik dari kelas bulu ke kelas bulu super,” kata petinju dengan rekor bertarung 30 kali menang (23 di antaranya dengan KO) dan dua kali kalah kepada wartawan, Senin (10/12). Namun, kata petinju Sasana Kayong Utara tersebut, semuanya tergantung kepada promotornya. Tak cuma itu, Daud sudah berancang-ancang untuk bertarung di badan tinju dunia yang lain, yakni IBF, WBC dan WBA. “Keinginan saya dua-duanya adalah naik kelas dan bertarung di badan tinju lain,” katanya. “Badan tinju dunia manapun, asalkan ada kesempatan,” tambah petinju yang terakhir kali naik ring ketika menang angka atas petinju Mongolia Choi Tseveenpurev di Marina Bay Sands Singapura, 9 Mei 2012. Ia menambahkan, sekarang ini dirinya menjalani latihan kembali setelah mempertahankan gelar pertama kali di Marina Bay Sands Singapura beberapa waktu lalu.”Latihan lebih banyak ke Þsik terlebih dulu,” katanya. Daud berhasil mempertahankan gelar juara dunia pertama kali setelah menang dengan an-

gka atas petinju Mongolia Choi Tseveenpurev (119-110, 117-111, dan 118-110) di Singapura, 9 November 2012. Daud pertama kali menjadi juara dunia setelah mengalahkan petinju Filipina Lorenzo Villanueva, di Singapura, 5 Mei 2012. Ketika ditanya apakah pertarungan berikutnya sifatnya wajib atau berisfat pilihan, dia mengatakan, untuk pertarungan berikutnya memang belum ada wacana. “Saya selalu siap menghadapi siapapun, yang terpenting adalah persiapan. Kalau amunisinya lengkap, tentu saya tidak khawatir,” katanya. Daud menjadi petinju kelima Indonesia yang menjadi juara dunia, sebelumnya adalah Ellyas Pical (1980-an), Nico Thomas (1989), M Rahman (2004-2011), dan keempat Chris John. Sebanyak 23 kemenangan Daud dengan KO di antaranya adalah melawan Lorenzo Villanueva (ronde kedua), Frankie Archuleta dari Amerika Serikat (ronde keempat), Damian David Marchiano dari Argentina (ronde pertama), dan Christian Abila dari Filipina (ronde keenam). Sedangkan dua kekalahan Daud dialami saat melawan Chris John di Jakarta dan Calestino Caballero dari Panama (di Florida, Amerika Serikat). Namun Daud tak patah arang, dia kemudian terus berlatih keras untuk mengembalikan kepercayaan diri dan meningkatkan teknik bertinjunya. ! CPS/KCM

photo : ALI & NDA

Daud Yordan Berambisi Rebut Juara Dunia Bulu Super


PENDIDIKAN & KESEHATAN

Info Kesehatan 10 Tips Menjaga Kesehatan Mata Secara Tepat

Edisi 201 - Tahun 1 - Selasa 11 Desember 2012

Bhakti Manunggal KB-Kesehatan Bermanfaat Ganda untuk Pembangunan

M

enghindari kelelahan mata Seperti organ tubuh lainnya, mata juga bisa mengalami kelelahan. Misalnya jika kita terlalu lama bekerja di depan layar monitor atau pekerjaan lain seperti menulis, menggambar dan lain-lain. Jika mata kita lelah, coba ikuti jurus 20 – 20 – 20. Maksudnya, setiap 20 menit bekerja di depan komputer sebaiknya beristirahat paling tidak 20 detik dengan melihat benda atau objek yang jaraknya 20 kaki (6 meter). Saya pribadi memakai jurus 60 – 10, maksudnya setiap 60 menit bekerja di depan computer, istirahat 10 menit dengan beranjak dari tempat duduk. Jalan sebentar melihat hal lain, lalu balik lagi. Kelelahan mata yang terus-menerus bisa berakibat sindrom mata kering dan presbiopia atau proses kehilangan fokus penglihatan pada objek dekat. Menggunakan kacamata hitam Memakai kacamata hitam selain alasan gaya dan fesyen, juga dapat membendung paparan sinar ultraviolet hingga 100 persen. Dengan begitu kacamata hitam bisa menghambat pertumbuhan katarak. Kenapa ? Sebab, kacamata hitam bisa melindungi mata dari sinar matahari secara langsung yang dapat merusak retina. Kegunaan lain kacamata hitam adalah melindungi kulit kelopak mata, mengurangi resiko keriput serta kanker kulit di sekitar mata. Mengkonsumsi makanan bergizi Fungsi retina bisa rusak bila tubuh kita kekurangan vitamin atau mineral. Karena itu konsumsilah makanan yang bergizi. Sayuran seperti wortel diyakini dapat membantu menjaga kesehatan mata. Demikian pula sayuran lain, terutama sayuran hijau, sangat berguna bagi kesehatan mata. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi makanan dengan kadar vitamin C, vitamin E, seng, lutein, zeaxanthin dan asam lemak omega 3 DHA dan EPA cenderung memiliki resiko rendah terkena AMD. Stop merokok Tembakau sangat berdampak buruk bagi mata kita, terutama degenerasi makula mata yang berkaitan dengan usia atau AMD (age-related macula degeneration). AMD bisa diartikan kerusakan makula (saraf di mata) berupa menurunnya kerapatan pigmen yang berperan menyaring cahaya yang masuk ke mata. Akibatnya, penderita AMD tidak bisa melihat dengan jelas. Riset menunjukkan bahwa perokok dan mantan perokok lebih rentan terkena AMD dibandingkan mereka yang bukan perokok. Perokok juga mempunyai resiko untuk terkena katarak. Akhirnya, harus digaris bawahi bahwa, gangguan atau penyakit pada mata banyak yang berkaitan dengan perkembangan usia. Karena itu menjaga kesehatan indera penglihatan secara tepat semenjak usia dini sangat bermanfaat bagi indera penglihatan yang sehat saat tua nanti.

KAB.BOGOR - Kegiatan Bhakti Tentara Nasional Indoneia (TNI) Manunggal Keluarga Berencana (KB)-Kesehatan terbukti telah memberikan manfaat fungsi ganda. Selain terbangunnya sarana dan prasana infrastruktur, juga menguatnya intensitas

komunikasi, sinergitas dan kerjasama yang intensif antara TNI/Polri, Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat. “Program Bhakti Manunggal KB-Kesehatan membantu Pemerintah Daerah dalam memberdaya-

BOGOR - Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Balitbang Kemdikbud) melakukan penyusunan silabus terkait kurikulum baru. Terkait hal itu, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim menjamin bahwa hanya akan ada satu varian buku ajar bagi siswa dalam kurikulum baru ini. Dari penyusunan silabus ini, Kementerian akan membuat contoh buku yang kemudian dikirimkan ke daerah untuk dicetak oleh masingmasing daerah. “Kami buat dummy untuk buku ini. Sudah ada dan nanti dikirim ke daerah untuk dicetak. Masyarakat tak perlu khawatir,” ungkap Musliar kepada wartawan, Sabtu (8/12). Musliar menjelaskan bahwa penyusunan ini perlu dilakukan karena adanya perubahan metode pembelajaran yang juga membawa pengaruh pada isi buku. Selain itu, penyusunan silabus juga diman-

DIJUAL LUKISAN KARYA PELUKIS TERNAMA Judul : “Kereta Kencana” Harga : Rp 350 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hub. Nur Hamidan 081584965577 DIJUAL UANG KUNO Harga : Rp 2 250 000 Lokasi : Jawa Barat - Depok Hub Lingga 021-92739059

OLAHRAGA DIJUAL : JERSEY LADIES ARSENAL ( Size S masih baru ) Lokasi : Jawa Barat - Cimahi Harga : Rp 140 000 Hubungi : 089657634819 Handy Hermawan DIJUAL : SEPEDA WIM CYCLE FISHBONE ( type Fishbone ukuran 20 inch) Harga : Rp 900 000 Lokasi : Jawa Barat - Depok Hubungi : Bernard Renaldi 08158036466 DIJUAL : AIR CLIMBER Alat Fitness Praktis Harga: Rp 650 000 Lokasi: Jawa Barat - Bogor Hubungi : Babe Shop HP. 081585828666

APARTEMEN DISEWAKAN APARTEMEN setiabudhi , Ukuran: 48 m² Harga sewa: Rp 6 juta perbln Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hub. : Christopher 081910006100 DISEWAKAN APARTMENT GRAND Setiabudi Bandung Harga : Rp. 50 Juta / Tahun Lokasi: Jl. Setiabudi 130-134 Bandung - Jawa Barat Hubungi: Rizal (08121471598) Dijual : Rumah + kontrakan diBakom Harga : Rp 370 000 000 Lokasi : Cileungsi - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305

RUKO

RUKO PINGGIR JALAN di Jl.Raya Tajur Harga : Rp 1 350 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi :081806341259 KAVLING KOMERSIAL SENTUL ukuran 180000 m² Harga : Rp 2 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi : 081387742916

faatkan untuk mengarahkan agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak masuk dalam isi buku ajar. “Ini kan sekarang untuk anak SD memakai tema. Jadi, bukunya juga disesuaikan dengan tema,” kata Musliar. Sementara itu, penyusunan silabus ini menimbulkan pertanyaan besar karena dilakukan saat uji publik masih berlangsung. Banyak yang mempertanyakan manfaat dari uji publik, sementara penyusunan silabus sudah dilakukan. Musliar mengatakan, meski silabus telah disusun beberapa hari lalu, penyusunan silabus ini tidak menghilangkan tujuan dari uji publik. Menurutnya, penyusunan silabus hanya berfungsi untuk membahas masalah buku. “Saat menyusun silabus ini, kami merekrut penulis untuk buku. Kami bahas apa yang sesuai. Jadi, uji publik yang berjalan ini masukannya tetap diterima dan akan dievaluasi untuk penyempurnaan,” tandasnya. ! CPS

Iklan Baris - LOWONGAN KERJA - PELUANG USAHA - PROPERTY - KEHILANGAN - OTOMOTIF - ELEKTRONIK -

--- MINI Iklannya BESAR manfaatnya --RUMAH

kan wilayah pertahanan dan keamanan, serta meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah,” kata Bupati Bogor Rachmat Yasin saat menutup Kegiatan Bakti Manunggal KB-Kesehatan, di lapangan markas Kodim 0621 Cibinong, Senin (10/12). Karena itu, Rachmat Yasin yang populer dengan panggilan RY itu, mengharapkan seluruh elemen menjaga dan memelihara kebersamaan TNI dan rakyat. Hal tersebut dimaksudkan agar tetap menjadi kekayaan Ruhaniah kita sebagai bangsa dan menjadi sumber semangat dalam mencapai Visi dan Misi pembangunan Daerah. “Kegiatan Bhakti Manunggal KB-Kesehatan merupakan sarana mengatasi kesulitan yang terjadi di daerah, serta mendorong percepatan pembangunan desa, terima kasih kepada seluruh Prajurit TNI yang bertugas pada kegiatan Bhakti TNI Manunggal KB-Kesehatan tahun 2012,“ ujar RY yang saat ini juga menjabat Ketua DPW PPP Jabar ini. Sementara itu, tiga koramil mendapat hadiah umrah dari Bupati Bogor. Hadiah umrah ini diberikan, setelah ketiganya dinobatkan sebagai koramil terbaik dalam kegiatan Bakti Manunggal KB Kesehatan terpadu tahun anggaran 2012. Ketiga koramil tersebut masing-masing Koramil 2106/Cileungsi, Koramil 2101/Sukaraja, serta Koramil 2117/Jasinga. RY mengatakan, peran TNI AD dalam kegiatan ini sangat membantu program pemerintah. Untuk itu tidak berlebihan bila ada suatu bentuk apresiasi terhadap personel yang sudah mensukseskan kegiatan ini. “Potensi sinergis KB-Kesehatan sangat besar dalam memberdayakan masyarakat menuju kemajuan, pemberantasan kemiskinan dan membuka isolasi desa,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, Pemkab Bogor juga memberikan satu unit bus dan satu unit mobil dinas untuk membantu operasional dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh jajaran Kodim 0621/Kabupaten Bogor, yang diserahkan langsung oleh Bupati kepada Dandim 0621. ! DED

Kemdikbud Mulai Susun Silabus Kurikulum Baru

Iklan MINI HOBI

DIJUAL : RUMAH + KONTRAKAN 12 pintu Harga : Rp 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305 DIJUAL RUMAH nyaman dan sejuk Harga: Rp 875 000 000 Kamar Tidur: 5 Ukuran: 180 m² Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi Silva/ bu Hany CP: 085624331105 / 0856208007

JASA

KEHILANGAN

HANDPHONE

Telah Hilang STNK Motor Suzuki Thunder warna hitam no.Pol F 5279 AS a/n Adi Adriadi, GRIYA INDAH BOGOR BLOK M No. 01 Hubungi : 081574277754

KOMPUTER METRO CELL Jual Beli HP Baru & Second Segala Macam Merk. “Harga Menarik” Plaza Jambu 2 Lantai 1 Bogor Hubungi: 081310361202 (Anang) DIJUAL : N8 SECOND mulus Harga : Rp 1 800 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0877 5401 9962 DIJUAL : HTC DOPOD D810 Harga : Rp 650 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 081947428629

A.O.S RECORD Rekaman terjangkau demo,Mixing,mastering,etc lokasi : Jawa barat - Bogor komp badak putih 1 no.31 kotabatu, ciapus bogor hubungi : 085692628092

DIJUAL :BLACKBERRY dua nomer tour 9630 Harga : Rp 1 200 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi:YUDI : 02199683702

SPESIALIST SERVICE LAPTOP&PC Alamat : Bogor - Jawa Barat Telp : 0815 1753 8858

BENGKEL LAS LISTRIK WIDA SARI Jl Raya Narogong Km. 21.5 RT. 01/08 Rawa Hingkik Lokasi :Cileungsi - Bogor (Depan Perum. Cileungsi Hijau) Hubungi Oma Sualiaman 08129342380/081932976548 (021) 82497139

KHATULISTIWA CATERING SERVICE Alamat: Jawa Barat - Bogor Hubungi : 08561431845 SEWA PERALATAN/ PERLENGKAPAN CATERING/ KATERING Lokasi Jawa Barat - Bogor Telp. 081389392450 / 087872242744 YULIA SALON Melayani : Creambath, gunting rambut ,Make up,keriting dll Dan menerima Tata Rias pengantin Discount harga 20 % Buka jam 9 pagi tutup jam 6 sore, Lokasi jl. By pass Jenun Arjawinangun Telp. 081 320 009 411

AUDIO DIJUAL POLKAUDIO TSI 100 SpesiÞkasi Produk: Speaker type Bookshelf Lokasi: Jawa Barat - Bogor Harga: Rp 2 500 000 Hubungi : Mulyana - 022-61420730

AMALLIA

0251 - 8653016/08568505170

DIJUAL :RUMAH + KONTRAKAN di Bakom Harga : Rp 2 700 000 Lokasi : Cileungsi - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305 DIJUAL : RUMAH Harga : Rp 150 000 000 Lokasi : Jl.raya Jampang Kalisuren,bogor Hubungi: 087870256116

10

BENGKEL

BENGKEL LAS DOMA PUTRA canopy,pintu,pagar,relling, balkon, tangga putar,harmonika,teralis minimalis, rotern,cor bahan galfanis Lokasi : Jawa Barat - Bandung Hubungi : 085852424198 BENGKEL KERJASAMA BERSAMA Cuci Stream Motor Sudah Berjalan 3 Tahun lokasi strategis di Jalan Utama Pantura utara dekat dengan kota Jl. Sunan Gunung jati Cirebon Hubungi : 08127137003/0231224801

KESEHATAN AHLI GIGI MULIA Melayani, Menerima Pesanan dan Panggilan ( Pasang Gigi, Pasang Behel / Kawat Gigi,Jaket Gigi,Tambah Gigi, Dll) Jl.Baru No.474 Seberang SMA PGRI 3 Bogor Telp : 085854585539/081283016660 (Rofan)

DIJUAL : KOMPUTER AMD DualCore 2,2ghz Harga : Rp 1 300 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0889 1503959 DIJUAL : LAPTOP DELL D600 Harga : Rp 1 300 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi:Dijual : 085691582049

AYOO..... PASANG IKLAN DI

AMALLIA : 08568505170

DIJUAL : KOMPUTER CORE I3 Harga : Rp 4 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi:083819530285/ 085776594078

DIJUAL : TOYOTA VIOS Type G M/T Hitam Harga : Rp 140 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hub. 0811-1104-22 / 0817-984-5828

Telah Beredar Album Terbaru Tarling Dangdut

MOBIL

“ Candra Lelana Bangkit “

DIJUAL

DIJUAL KAWASAKI BINTER MERSI LOKASI: JAWA BARAT ! BOGOR HUBUNGI :087872038009 DIJUAL VESPA SERADA THN 89 F KOTA MULUS WARNA MERAH LOKASI: JAWA BARAT ! BOGOR HUBUNGI :087872038009

Di Jual : Lukisan Dari bulu Burung dan Cek Darah Objek Naga dan Burung Home Ukuran : 220 Cm x 180 Cm Bingkai Jati Tua Lama Harga : Rp.15.000.000,Hub : 085776000089 DIJUAL : SUZUKI APV ARENA SGX Matic 2008 Harga : Rp 107 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 087874004818

DIJUAL USB VACUUM CLEANER Bisa digunakan untuk membersihkan debu-debu yang menempel di keyboard komputer Anda. Harga: Rp 161 000 , Hub: Prayogo 087869772469

Dengan lagu-lagu hitsnya Iyeng Permata-Maman S Diproduksi oleh CV Alan Jaya Record Untuk dapatkan kaset dan cd nya Hubungi Di Alamat : Jl by pas Arjawinangun - Cirebon Kontak Person: 085314567948

BARANG ANTIK Di Jual : Kepala Rusa Tanduk Build Up Kepala Utuh Afrika Besar antik Harga : Rp.5.000.000,Lokasi : Bogor - Jawa Barat Hubungi : 087872038009

DIJUAL : PEUGEOT 505 GR PAUS TH 86 Classic Retro 1986 Harga : : Rp 28 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 02519387247

Prima Motor Cirebon Gebyar Hadiah Akhir Tahun JAWA BARAT DALAM GENGGAMAN ANDA

PANGGILAN Dengan ini memanggil kepada : 1. Sdr. INDRA GUNAWAN (eks Perwakilan Bandung) 2. Sdr. MAMAN SUHARMAN (eks Perwakilan Cirebon) 3. Sdr. SUDIRMAN (eks Perwakilan Indramayu) 4. Sdr. JOKO WARIHNYO (eks Perwakilan Depok) 5. Sdr. ENDANG YUSUF (Eks Perwakilan Purwakarta) Untuk hadir ke kantor HU. LINGKAR JABAR, Griya Indah Bogor Blok.R No.8, Jl. Soleh Iskandar, Kota Bogor Telp. (0251) 8653016 - 8664342 atau KonÞrmasi langsung ke 081210781404, 087870707004, 087880036777, untuk menyelesaikan kewajiban saudara dengan pihak manajemen kantor. Atas perhatiannya, diucapkan terima kasih. Pemimpin Redaksi, COKY PASARIBU

Dapatkan hadiah langsung sepeda motor HONDA REVO AT, untuk bembelian cash/kredit di Dealer PRIMA MOTOR CIREBON pada bulan September-Desember 2012, di wilayah kota/kabupaten Cirebon. Address: Jl Jend A Yani 18-20, Larangan, Harjamukti City: Cirebon Postal code: 45141 Phone number: +62.231.222246 Website: tokolg.com Fax: 0231 222246


LINGKAR JABAR