Issuu on Google+

HARIAN UMUM

LINGKAR JABAR

SUARA RAKYAT JAWA BARAT Edisi 197 - Tahun 1 - Rabu, 05 Desember 2012

Redaksi/Iklan: R Re Reda eda dakkssi/i/I/Ik Ikla lann:: Telp./Fax. Teellpp../Fax //F F 0251 -8663605

https://www.lingkarjabar.net

Rp. 2.000

Terkait Kasus Hambalang

8 | IIn Infotainment nnfffoota tainnme men m enntt

Nazaruddin Berikan Bukti Aliran Uang ke Anas

Dewi Persik LEBIH ‘JINAK’ KOMENTARI KASUS BUPATI GARUT

“Saya itu setiap bulan buat laporan pengeluaran yang ditujukan kepada ketua umum (Anas) yang seperti penjelasan di pengadilan. Itu saya tidak bohong, tiap bulan saya buat laporan,”

Indeks

6 | Ical Sambangi Petani

Bawang Cirebon

KAB.CIREBON (LJ) - Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (ARB) kunjungi lokasi sentra petani bawang di Desa Ender Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon, Selasa (04/12). Mertua artis Nia Ramadhani itu datang didampingi Ketua DPP AMPI, Dave Akbarsyah Fikarno, Ketua DPW Golkar Jabar yang juga calon Gubernur Jawa Barat.

11 | Bupati Subang Siap

Menangkan Rieke-Teten

SUBANG - Bupati Subang Ojang Sohandi menegaskan sikapnya dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2013 mendatang. Dia pun mengaku siap untuk berjuang memenangkan pasangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki yang diusung dari PDI Perjuangan, partai yang sama mengusungnya dalam Pilbup Subang bersama Eep Hidayat. Sikap Ojang ini selaras dengan sikap Bupati Cirebon Dedi Supardi dan Bupati Kuningan Aang Hamid Suganda.

JADWAL | SHOLAT Shubuh | Dzuhur | Ashar | Maghrib | Isya 04.26 11.48 15.04 17.50 18.57 Untuk Wilayah Jawa Barat dan Sekitarnya

BOGOR (LJ)- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeber penyidikan kasus pembangunan pusat olahraga nasional Hambalang, Citeureup, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, terutama terkait dengan aliran dana proyek untuk pemenangan Anas Urbaningrum sebagai

Jangan Takut Bicara ! Tolong Pak Bupati, Tindak Oknum DLLAJ Yang Nakal

ketua umum dalam Kongres Partai Demokrat di Bandung 2010 lalu. Hal itu terungkap ketika penyidik KPK memeriksa mantan Bendahara Umum Demokrat, Muhammad Nazaruddin, Selasa (4/12). Kepada wartawan di gedung KPK, Nazar yang kini berstatus terpidana

DPRD Usulkan Pemberhentian Bupati Garut

Kami warga Ciapus ingin memiliki Angkot 03 jurusan BogorCiapus peremajaan melalui dealer, setelah kami mengurus izin trayek di Dinas Perhubungan Propinsi (Dishub) Jabar. Namun SK dari Dishub Jabar tersebut, ditolak oleh pihak Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Kabupaten Bogor, dengan dalih dan alasan, bahwa pengajuan trayek Angkot 03 harus berbadan hukum dan tidak boleh perorangan. Sementara saat ini, sudah ada PT. GS yang dikelola oleh seorang oknum yang diduga “kong kalikong” dengan oknum DLLAJ Kabupaten Bogor. Sehingga bagi pemilik angkot yang tidak bergabung dengan PT tersebut, maka ditolak oleh DLLAJ Kabupaten Bogor. Yang kami tanyakan adalah, apakah kebijakan tersebut ada dasar hukumnya. Tolong pak Bupati, jika ada oknum DLLAJ yang “bermain”, agar ditindak, karena hal ini tidak menutup kemungkinan ada praktik KKN....

08129605XXX

Perbanyak Pohon Disekitar Pesisir Pantai Pantura Dong..!

Akibat kurangnya penanaman pohon di sekitar lokasi pesisir pantai di Pantura membuat abrasi semakin mengkhawatirkan. Untuk itu, pemerintah harus segera melakukan antisipasi di sekitar wilayah tersebut. Tolong dong dari pemerintah untuk segera mengambil langkah mengantisipasi meluasnya abrasi...

081206787XXX

Info Pertanahan

oleh

ARN Consultant

Lebih Jauh Tentang Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Pertanahan -5Misalnya, kegiatan sertipikasi khusus dari penerima manfaat kegiatan sertipikasi dalam upaya peningkatan dan pemberdayaan masyarakat para peserta penerima manfaat tersebut. Apabila Segmen ini dapat terselenggara dengan baik, suatu keniscayaan akan menjadi icon dari pemberdayaan masyarakat di bidang pertanahan dengan ciri khusus. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini tentunya akan melibatkan berbagai institusi baik dari pemerintah, perbankan/lembaga keuangan lainnya, koperasi dan instansi terkait lainnya dengan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota berperan sebagai Manajer Operasional dan Kepala Kantor Wilayah sebagai Direktur (regional director). Dengan melibatkan masyarakat secara utuh dan di dorong oleh semangat yang sama dan secara bersama untuk pemberdayaan masyarakat, niscaya kita semua dapat optimis dan bersikap antisipatif. Dari beberapa fakta yang telah dikemukan diatas baik dari program yang telah digulirkan maupun kegiatan yang telah dilaksanakan, tidaklah berlebihan bila saya katakan bahwa tidak ada alas an lagi untuk menyebutkan bahwa BPN RI tidak terlibat dalam pemberdayaan masyarakat, dan berbagai pertanyaan pesimisme terhadap kinerja dan peran BPN RI telah terjawab. *** Sampaikan Temuan Keluhan dan Saran Anda ke: 081210781404 email: lingkarjabar@yahoo.com lingkarjabar

@lingkarjabar

kasus suap proyek wisma atlet SEA Games mengaku sudah menyerahkan bukti aliran dana Hambalang ke Kongres Partai Demokrat. “Saya itu setiap bulan buat laporan pengeluaran yang ditujukan kepada ketua umum (Anas) yang seperti penjelasan di pengadilan.

Ribuan massa berunjuk rasa menuntut mundur Bupati Garut, kemarin.

GARUT (LJ) - Gelombang aksi unjukrasa mengecam peristiwa nikah empat hari Bupati Garut Aceng HM Fikri dengan wanita belasan tahun di sejumlah lokasi membuat gentar pimpinan dan anggota DPRD setempat. Setelah melalui perdebatan cukup alot di antara anggota dan pimpinan Dewan saat menerima aspirasi massa ribuan pengunjuk rasa, DPRD Kabupaten Garut akhirnya sepakat untuk mengusulkan pem-

berhentian Bupati Aceng HM Fikri ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Kesepakatan tersebut tertuang dalam Berita Acara Penyampaian Aspirasi Usulan Pemberhentian Bupati Garut yang disampaikan Ketua DPRD Kab.Garut Ahmad Bajuri didampingi Wakil Ketua Lucky Lukmansyah Trenggana dan Dedi Hasan Bahtiar di hadapan ribuan massa Komite Penyelamat (Komat) Kab.Garut dan Gerakan Anti

Maksiat (Gerak) serta elemen masyarakat lainnya di ruang rapat Paripurna DPRD setempat, Selasa (4/12) petang. Selain Ahmad Bajuri, Lucky Lukmansyah Trenggana, dan Dedi Hasan Bahtiar, Berita Acara Kesepakatan Pengusulan Pemberhentian Bupati Garut tersebut ditandatangani 29 anggota DPRD Garut. Disebutkan, DPRD Kab.Garut sepakat akan melaksanakan mekanisme perundang-undangan tentang pengusulan pemberhentian Bupati Aceng kepada Mendagri. Mekanisme pengusulan pemberhentian Aceng itu akan dilaksanakan sesuai dengan Undang Undang (UU) Nomor 12 tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. DPRD Kabupaten Garut juga sepakat melibatkan perwakilan elemen dalam setiap tahapannya, serta setiap tahapannya bersifat terbuka untuk umum. “Kita juga berharap dukungan supaya mekanisme dan setiap tahapannya obyektif dan normatif pada tempatnya,” kata Bajuri Bersambung ke hal 11

Itu saya tidak bohong, tiap bulan saya buat laporan,” katanya.Selain dari proyek Hambalang, jelasnya, aliran uang juga berasal dari proyek pengadaan sarana dan prasarana Kementerian Pendidikan Nasional yang diduga dikorupsi Angelina Sondakh. Bersambung ke hal 11

Gubernur Jabar Diminta Revisi R-APBD Kabupaten Bogor KAB.BOGOR (LJ) - Usulan anggaran untuk proyek renovasi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor sebesar Rp 5 miliar yang diselipkan ke dalam draft Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kab.Bogor 2013 menimbulkan pro-kontra di ranah publik. Usulan proyek renovasi itu ditentang karena pembahasannya tidak melibatkan dan meminta persetujuan seluruh anggota DPRD, dan juga kondisi gedung DPRD saat ini dianggap masih layak pakai. Terkait hal itu, Wakil Ketua DPRD Kab.Bogor Wasto Sumarno mengakui usulan anggaran renovasi tersebut sudah disetujui masuk ke draft R-APBD yang telah disampaikan ke Gubernur Jabar untuk diperiksa dan disetujui. Namun demikian, Wasto menolak menanggapi tudingan miring terkait pengusulan anggaran renovasi yang kelewat besar itu. Bersambung ke hal 11

Memihak Incumbent, Staf Pemprov Jabar Diperiksa Panwaslu BANDUNG (LJ) - Staf Hubungan Masyarakat (Humas) Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) inisial A yang diduga tidak netral terkait Pemilihan Gubernur Jabar 2013 dimintai keterangan oleh Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) selama empat jam. Staf Pemprov ini dicecar 15 pertanyaan untuk mengklariÞkasi soal dugaan keberpihakannya terhadap salah satu calon incumbent, yakni Ahmad Heryawan atau Aher.A datang pukul 08.30 WIB ke Panwaslu Jabar Turangga,

Selasa (4/12). A keluar dari salah satu ruangan sekitar pukul 13.00 WIB. “Saya dapat surat panggilan Jumat sore. Disebutkan di undangan untuk klariÞkasi. Untuk intervierw sekitar dua jam. Kenapa lama, karena menyusun poin-poin BAP,” ujarnya. Menurut A, dia ditanya soal dugaan keberpihakannya terhadap calon incumbent Ahmad Heryawan. “Sebelumnya saya tanya ini laporan dari mana, katanya enggak ada laporan, tapi ada desakan publik. Bersambung ke hal 11

Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor Sosialisasikan UU No 2 “Kegiatan yang dilakukannya ini, sebagai bentuk sosialisasi kepada instansi terkait yaitu mulai dari kecamatan, para kepala dinas dan staf kantor pertanahan,” BOGOR (LJ) - Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor kembali menggelar kegiatan sosialisasi pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum berdasarkan Undang-Undang (UU) Republik Indonesia No 2 Tahun 2012. Kegiatan ini dihadiri sekitar 100 peserta, mulai dari pejabat pemerintah kecamatan, para kepala dinas dan staf Kantor Pertanahan yang memadati ruangan Sport Club Bogor Lakeside Kota Bogor, Selasa (04/12). Acara sosialisasi itu, dibuka Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, Ir. Joko Heriyadi MM. Dalam sambutannya, ia mengatakan, kegiatan ini penting dilaksanakan pihaknya. Kenapa, karena agar para pejabat di Kabupaten Bogor memahami Undang-undang No 2 tahun 2012 tersebut.

“Kegiatan yang dilakukannya ini, sebagai bentuk sosialisasi kepada instansi terkait yaitu mulai dari kecamatan, para kepala dinas dan staf kantor pertanahan,” kata Ir Joko kepada LINGKAR JABAR. Joko menjelaskan, sebagaimana diketahui pada tanggal 14 Januari 2012 lalu telah diterbitkan UndangUndang No 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum setelah melalui serangkaian proses pembahasan yang panjang antara Pemerintah dan DPR RI dengan melibatkan berbagai pihak terkait. “Dengan diterbitkannya UU tersebut, diharapkan dapat mengatasi permasalahan-permasalahan dalam pengadaan tanah. Beberapa permasalahan mendasar dalam proses pengadaan tanah selama

ini antara lain, pertama, belum tersedianya aturan dasar, prinsip, prosedur dan mekanisme pengadaan tanah, kedua, belum ditetapkannya kelembagaan pengadaan tanah, ketiga, tidak adanya peraturan khusus pembiayaan pengadaan tanah dan keempat, Bersambung ke hal 11


OPINI

Edisi 197 - Tahun 1 - Rabu 05 Desember 2012

Iman & Taqwa

Catatan Redaksi

Budaya Hedonisme Merusak Moral Suatu penelitian oleh sebuah organisasi nirlaba menyebutkan kualitas dosen dan mahasiswa di Indonesia beradat pada tingkat rendah di Asia Tenggara. Akan tetapi, pembangunan pusat-pusat belanja menjadi hal yang terpesat di dunia. Ini mengindiasikan bahwa minat dan keseriusan dalam pendidikan masyarakat Indonesia sangat rendah, sementara gaya hidupnya tinggi. Tentunya, orang yang berpikiran positif sangat menyayangkan realitas itu. Bagaimana tidak, masyarakat di negara berpenduduk besar ini lebih mementingkan gaya hidup dari pada pendidikan. Tentu, ini menjadi pukulan yang menghempaskan citra pendidikan di Indonesia. Padahal, tak sedikit yang telah mengingatkan akan budaya konsumerisme yang memicu gaya hidup hedonisme tersebut. Budaya konsumerisme adalah suatu perilaku yang seakan-akan mengultuskan kode pada suatu benda. Dengan demikian, seseorang yang telah terjangkit budaya konsumerisme akan lebih mementingkan kode yang terkandung pada suatu benda dari pada fungsi benda itu sendiri. Jika seorang yang memegang prinsip konsumerisme tersebut dihadapkan pada beberapa pilihan. Misalnya, memilih kaos, maka pertimbangannya adalah kode bukan melihat fugsinya sebagai pakaian penutup badan. Mereka ini lebih memilih kaos bermerk dan berharga mahal daripada kaos biasa yang tidak bermerk terkenal sementara fungsi diabaikan. Kaos tersebut kemudian dipamerkan kepada khalayak bahwa ia adalah orang yang “mewah”. Budaya konsumerisme menggiring para konsumennya untuk terus berbelanja bendabenda yang memiliki kode-kode tinggi. Tidak hanya itu, bahkan tempat pembelian pun menjadi kode tertentu. Misalkan, jika ada beberapa kaos yang berkualitas sama, akan tetapi tempat penjualannya berbeda, tentunya hal itu juga menjadi perbedaan kode tersendiri. Seorang yang mengikuti pola konsumerisme akan lebih memilih membeli di tempat-tempat mewah, seperti mal, butik, dan toko-toko terkenal. Barang dengan kualitas sama tetapi dijual di pasar atau pinggir jalan dengan harga jauh lebih murah tidak mendapatkan perhatiannya hanya karena kode bukan fungsinya. Budaya konsumerisme seperti ini tentunya memicu masyarakat untuk berperilaku hedonis. Jika sudah begitu, segala hal diabaikannya dan memilih kemewahan sebagai jalan hidupnya. Padahal, masih banyak masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan di negeri ini. Mereka ini telah mengabaikan hal penting dan mendasar, yaitu pendidikan. Itu mengakibatkan otak-otak orisinil tersebut tidak ternutrisi dengan keluasan ilmu pengetahuan, akan tetapi hanya ada pemikiran untuk belanja, dan belanja sampai akhir hidup. Kita sebenarnya sudah mendapatkan pemahaman, bahwa proses konsumsi dapat dianalisis dalam perspektif dua aspek yang mendasar. Pertama, sebagai proses signifikansi dan komunikasi yang didasarkan pada peraturan (kode) di mana praktikpraktik konsumsi masuk dan mengambil maknanya. Kedua, sebagai proses klasifikasi dan diferensiasi sosial, di mana kali ini objek-objek atau tanda-tanda ditahbiskan bukan hanya sebagai perbedaan yang signifikan dalam satu kode tetapi sebagai nilai yang sesuai (aturan) dalam sebuah hierarki. Ada yang salah dengan sistem gaya hidup hedonisme seperti itu yang tentunya memiliki berbagai akibat fatal. Antara lain, pertama, gaya hidup hedonisme-konsumerisme akan memicu perspektif kode bahwa yang baik adalah yang mahal dan dibeli dari tempat-tempat atau pusat perbelenjaan elite. Dengan demikian, perspektif tersebut akan menjadi suatu branding tersendiri di mata masyarakat untuk berlomba-lomba berbelanja. Sementara itu, perilaku hidup sederhana ditinggalkan. Jika sudah seperti itu, sikap boros pada masyarakat sudah tidak dapat terhindarkan lagi. Kedua, perilaku hedonisme-konsumerisme tersebut akan menumpulkan otak manusia untuk bernalar kritis. Terutama pada kalangan pemuda (remaja) dan atau kalangan mahasiswa. Keseriusan mereka akan pentingnya pendidikan akan tergerus dan terkikis dengan konsep belanja seumur hidup. Padahal, tidak jarang mahasiswa di masa kini yang tidak bisa mandiri alias masih mengandalkan uang saku dari orangtua. Akibatnya, mahasiswa menjadi manja, malas dan tidak mau bekerja keras, tidak mau berpikir kritis, dan segan untuk membudayakan tradisi keilmuan. Mereka tidak jarang menjadikan kuliah atau sekolah hanya sebagai gaya hidup, obsesi, dan hanya sekadar memiliki ijazah sarjana tanpa prestasi kemandirian. Bukan aneh jika generasi muda atau mahasiswa seperti itu memiliki moralitas yang tidak terpuji. Amoralitas pun menjadi buntut dari persoalan tersebut. Maka, perilaku seks bebas, tawuran mahasiswa atau pelajar, dan berbagai tindakan amoral lainnya gampang terjadi. Ketiga, perilaku hedonisme-konsumerisme tersebut memacu pertumbuhan kapitalisme di Indonesia yang pada akhirnya akan menjatuhkan perekonomian rakyat kelas menengah ke bawah. Mereka akan lebih senang berbelanja di pusat-pusat perbelanjaan mewah, sementara pasar yang menjadi jantung perekonomian rakyat semakin tidak laku. Akibatnya, kapitalisme akan lebih banyak memakan korban. Dampaknya angka kemiskinan semakin meningkat, sementara para aktor kapitalisme akan menari-nari di atas kepedihan masyarakat. Akhirnya bangsa ini akan tergadai dan kembali terjajah. Mampukah kita mencermati hal ini?

Renungan “Amal yang dilakukan tanpa ikhlas dan pasrah bagai musafir yang membawa pasir sehingga memberatkan dan tidak bermanfaat apa-apa”

Bobodoran Nyi Acah VS Tk Dagang Nyi Acah keur balanja calana jero jang salakina di pasar. Tk Dagang : Sok ceu, mangga dipilih.. aya merek HINGS.. Hangat Intim Namun Gemar Selingkuh. Aya merek SWAN.. Suka WAnita Nakal.. aya oge nu ieu merek GT-MAN.. Goyangan T*t*t nya MAN tap.. euceu peryogi numana? Nyi Acah : Ari euceu mah sabodo teuing lah, apapun kolornya nu penting isina sagede TEH BOTOL! Redaksi Menerima kiriman Tulisan Artikel tentang berbagai topik dan peristiwa. Dimohon untuk tidak mengirimkan tulisan berbau pornografi, menghina SARA, mendiskreditkan pihak tertentu dan memecah belah NKRI. Kirim ke lingkarjabar@yahoo.com (kode : artikel) DIHIMBAU KEPADA SEMUA PIHAK UNTUK TIDAK MEMBERIKAN

IMBALAN ATAU SESUATU KEPADA WARTAWAN LINGKAR JABAR YANG SEDANG MENJALANKAN TUGAS JURNALISTIK

2

Keistimewaan Masjidil Aqsho Masjidil Aqsho adalah milik seluruh kaum muslimin secara historis; letaknya di Palestina. Dia juga biasa disebut dengan “Masjid Baitul Maqdis”, atau “Masjid Iliya”. Palestina dahulu pernah dihuni oleh dua suku Arab : suku Finiqiyyun, dan Kan’aniyyun, lalu setelah itu orangorang Yahudi datang ke Palestina saat lari dari kejaran Fir’aun. Terakhir, Palestina dikuasai oleh khilafah Islamiyyah di zaman khilafah Umar bin Al-Khoththob -radhiyallahu ‘anhu- sampai zaman kita. Kemudian berusaha dikuasai secara zholim oleh orang-orang Yahudi dari berbagai negara, sebab mereka dahulu berpencar. Masjidil Aqsho yang merupakan milik kaum muslimin adalah masjid yang memiliki keutamaan yang banyak. Karenanya, kita perlu mengetahui keutamaankeutamaan itu sehingga kita bisa meraih keutamaan yang terdapat di dalamnya, dan tetap berjuang meraihnya dari tangan Zionis Yahudi. Diantara keutamaan Masjidil Aqsho: Masjid Kedua di Dunia Masjidil Aqsho adalah masjid kedua

yang dibangun setelah Ka’bah (Masjidil Haram) sebagaimana yang disebutkan dalam sebagian haditshadits shohih dari Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-. Abu Dzar -radhiyallahu ‘anhu- berkata, “Aku berkata, “Wahai Rasulullah, masjid apakah yang pertama kali dibangun di bumi?” Beliau bersabda, “Masjidil Haram”. Dia (Abu Dzar) berkata, “Aku katakan, “Lalu setelah itu?” Beliau bersabda, “Masjidil Aqsho”. Aku katakan, “Berapa jarak waktu antara (pembangunan) keduanya”. Beliau besabda, “Jarak antara kedua adalah 40 tahun. Kemudian dimanapun kau didapati waktu sholat setelah itu, maka sholatlah (disitu), karena keutamaan ada padanya (yakni, sholat di awal waktu)”. [HR. Al-Bukhoriy (3366 & 3425), Muslim (520) An-Nasa’iy (690), dan Ibnu Majah (753)] Tempat Mencari Pahala dan Keutamaan di dalam Islam, Seorang tidak diperkenankan melakukan safar untuk mengunjungi suatu tempat dalam rangka beribadah, mencari pahala, dan keutamaan pada

“Aku berkata, “Wahai Rasulullah, masjid apakah yang pertama kali dibangun di bumi?” Beliau bersabda, “Masjidil Haram”. Dia (Abu Dzar) berkata, “Aku katakan, “Lalu setelah itu?” Beliau bersabda, “Masjidil Aqsho”. Aku katakan, “Berapa jarak waktu antara (pembangunan) keduanya”. Beliau besabda, “Jarak antara kedua adalah 40 tahun. Kemudian dimanapun kau didapati waktu sholat setelah itu, maka sholatlah (disitu), karena keutamaan ada padanya (yakni, sholat di awal waktu)” suatu tempat, kecuali menuju ke tiga masjid yang disebutkan oleh Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- dalam sabdanya, “Tidak boleh bersafar, kecuali menuju tiga masjid: Masjidil Haram, Masjid Rasul -Shollallahu ‘alaihi

wasallam- (Masjid Nabawi), dan Masjidil Aqsho”. [HR. Al-Bukhoriy (1189), dan Muslim (1397)] Jadi, bersafar dalam rangka beribadah, mencari pahala, dan keutamaan, tidak boleh dilakukan pada selain tiga tempat itu. bersambung....

Kisah Sufi Sahabat Nabi: Hudzaifah Ibnul Yaman

Pemegang Rahasia Rasulullah (6)

“Demi Allah, sesudah Rasulullah selesai berdoa, ketakutan yang menghantui dalam dadaku dan kedinginan yang menusuk-nusuk tubuhku hilang seketika, sehingga aku merasa segar dan perkasa,”

Mendengar ucapan Abu Sufyan, Hudzaifah segera memegang tangan orang yang di sampingnya seraya bertanya, “Siapa kamu?”Jawabnya, “Aku si Fulan, anak si Fulan.” Sesudah dirasanya aman, Abu Sufyan melanjutkan bicaranya, “Hai, pasukan Quraisy. Demi Tuhan, sesungguhnya kita tidak da-

pat bertahan di sini lebih lama lagi. Hewan-hewan kendaraan kita telah banyak yang mati. Bani Quraizhah berkhianat meninggalkan kita. Angin topan menyerang kita dengan ganas seperti kalian rasakan. Karena itu, berangkatlah kalian sekarang dan tinggalkan tempat ini. Sesungguhnya aku sendiri akan berangkat.”

Selesai berkata demikian, Abu Sufyan kemudian mendekati untanya, melepaskan tali penambat, lalu dinaiki dan dipukulnya. Unta itu bangun dan Abu Sufyan langsung berangkat. Seandainya Rasulullah tidak melarangnya melakukan suatu tindakan di luar perintah sebelum datang melapor kepada beliau, tentu ia akan membunuh Abu Sufyan dengan pedangnya. Hudzaifah Ibnul Yaman sangat cermat dan teguh memegang segala rahasia mengenai orang-orang munafik selama hidupnya, sampai kepada seorang khalifah sekali pun. Bahkan Khalifah Umar bin Khathtab, jika ada orang Muslim yang meninggal, dia bertanya, “Apakah Hudzaifah turut menyalatkan jenazah orang itu?” Jika mereka menjawab, “Ada,” Umar turut menyalatkannya.Suatu ketika, Khalifah Umar pernah bertanya kepada Hudzaifah dengan cerdik, “Adakah di antara pegawaipegawaiku orang munafik?”“Ada seorang,” jawab Hudzaifah. “Tolong tunjukkan kepadaku siapa?” kata Umar. Hudzaifah menjawab, “Maaf Khalifah, saya dilarang Rasulullah mengatakannya.” Walau demikian, amat sedikit orang yang mengetahui bahwa Hudzaifah Ibnul Yaman sesungguhnya adalah pahlawan penakluk Nahawand, Dainawar, Hamadzan, dan Rai. Dia membebaskan kota-ko-

ta tersebut bagi kaum Muslimin dari genggaman kekuasaan Persia. Hudzaifah juga termasuk tokoh yang memprakarsai keseragaman mushaf Alquran, sesudah kitabullah itu beraneka ragam coraknya di tangan kaum Muslimin. Ketika Hudzaifah sakit keras menjelang ajalnya tiba, beberapa orang sahabat datang mengunjunginya pada tengah malam. Hudzaifah bertanya kepada mereka,”Pukul berapa sekarang?” Mereka menjawab, “Sudah dekat Subuh.” Hudzaifah berkata, “Aku berlindung kepada Allah dari Subuh yang menyebabkan aku masuk neraka.” Ia bertanya kembali, “Adakah kalian membawa kafan?” Mereka menjawab, “Ada.” Hudzaifah berkata, “Tidak perlu kafan yang mahal. Jika diriku baik dalam penilaian Allah, Dia akan menggantinya untukku dengan kafan yang lebih baik. Dan jika aku tidak baik dalam pandangan Allah, Dia akan menanggalkan kafan itu dari tubuhku.” Sesudah itu dia berdoa kepada Allah, “Ya Allah, sesungguhnya Engkau tahu, aku lebih suka fakir daripada kaya, aku lebih suka sederhana daripada mewah, aku lebih suka mati daripada hidup.” Sesudah berdoa demikian, ruhnya pun pergi menghadap Ilahi. Seorang kekasih Allah kembali kepada Allah dalam kerinduan. Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya. ***

Panduan Membayar Zakat (2) Jangan takut miskin jika membayar zakat. “Apakah kamu takut akan menjadi miskin karena kamu memberikan sedekah sebelum mengadakan pembicaraan dengan Rasul? Maka jika kamu tiada memperbuatnya dan Allah telah memberi taubat kepadamu maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya; dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” [Al Mujaadilah:13] Delapan Asnaf/Golongan yang Berhak Menerima Zakat (Mustahiq) “Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, penguruspengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” [At Taubah:60] Orang yang berhak menerima zakat (Mustahiq) ialah: Orang fakir: orang yang amat sengsara hidupnya, tidak mempunyai harta dan tenaga untuk memenuhi penghidupannya. Orang miskin: orang yang tidak cukup penghidupannya dan dalam keadaan kekurangan. Pengurus zakat: orang yang diberi tugas untuk mengumpulkan dan membagikan zakat. Muallaf: orang kafir yang ada harapan masuk Islam dan orang yang baru masuk Islam yang imannya masih lemah. Memerdekakan budak: mencakup juga untuk melepaskan muslim yang ditawan oleh orang-

orang kafir.Orang berhutang: orang yang berhutang karena untuk kepentingan yang bukan maksiat dan tidak sanggup membayarnya. Adapun orang yang berhutang untuk memelihara persatuan umat Islam dibayar hutangnya itu dengan zakat, walaupun ia mampu membayarnya. Pada jalan Allah (sabilillah) : yaitu untuk keperluan pertahanan Islam dan kaum muslimin. Di antara mufasirin ada yang berpendapat bahwa fisabilillah itu mencakup juga kepentingankepentingan umum seperti mendirikan sekolah, rumah sakit dan lain-lain. Orang yang sedang dalam perjalanan yang bukan maksiat mengalami kesengsaraan dalam perjalanannya. Insya Allah dengan membayar zakat kita akan diberi rahmat oleh Allah SWT “Dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada rasul, supaya kamu diberi rahmat.” [An Nuur:56] “…Allah berfirman: “Siksa-Ku akan Kutimpakan kepada siapa yang Aku kehendaki dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang bertakwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami.” [Al A’raaf:156] Dengan zakat kita akan mendapat ridho dari Allah dan mendapat balasan berlipat ganda. “Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang

melipat gandakan (pahalanya).” [Ar Ruum:39] Pemerintah atau pihak berwenang wajib mengambil zakat dari golongan yang mampu/ muzakki. Karena zakat itu untuk membersihkan dan mensucikan diri.“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” [At Taubah:103] Dari Ibnu Abbas ra bahwa Nabi SAW mengutus Mu’adz ke negeri Yaman –ia meneruskan hadits itu– dan didalamnya (beliau bersabda): “Sesungguhnya Allah telah mewajibkan mereka zakat dari harta mereka yang diambil dari orang-orang kaya di antara mereka dan dibagikan kepada orang-orang fakir di antara mereka.” [Muttafaq Alaihi]Hendaknya kita mendistribusikan zakat dengan sebaik-baiknya dan ridho dengan distribusi tersebut. “Dan di antara mereka ada orang yang mencelamu tentang (distribusi) zakat; jika mereka diberi sebahagian dari padanya, mereka bersenang hati, dan jika mereka tidak diberi sebahagian dari padanya, dengan serta merta mereka menjadi marah.” [At Taubah:58] Zakat terbagi atas dua jenis yakni Zakat Fitrah, zakat yang wajib dikeluarkan Muslim menjelang Idul Fitri pada bulan Ramadhan. Besar Zakat ini setara dengan 2,5 kilogram/3,5 liter makanan pokok yang ada di daerah bersangkutan. bersambung...

Penerbit : PT. PANCA LINGKAR MEDIA Griya Indah Bogor Blok C No. 3 Jl. KH. M. Soleh Iskandar Kota Bogor - Telp./ Fax . 0251-8663605 SIUP : 517/345/PK/B/BPPTPM/V/2012 NPWP : 31.493.964.6.404.000 email : lingkarjabar@yahoo.com Rekening : Bank BCA Cabang Juanda No. Rek: 0953025563

Penasihat H. HARIS THAHIR • Pemimpin Umum AANG SUTRISNA • Pemimpin Perusahaan DEDDY AFRIADI, SH • Pemimpin Redaksi & Penanggung Jawab COKY PASARIBU • Dewan Redaksi ENANG SUTRIYADI, - PIYARSO HADI - COKY PASARIBU - H. RM. DANANG DONOROSO - H. DIDI CHOSIDIN - H. TARWONO - FUZI MARKUNAH - RIZKI ASTAKA • Redaktur Pelaksana M. BASIR • Asiten Redaktur : MUHAMMAD ALI • Staf Redaksi : DEDE SUHENDAR - IWAN R. - JASON SEMBIRING - ASEP SUPRIADI - ANDREAS TAIRAS • INDRIANI • ANDRI Fotographer : E. SUTRIYADI • Desain & Artistik : H. SANDI SANJAYA • Layout : ANGGA HARJA S. - M. RENDY IRAWAN• Perwakilan : (Bekasi) SAFA ARIS MUZAKAR (Kepala) - SUGENG BIANTORO - RIBAH SETIAWAN - ADI TOTALOR - HISAR PS - RIZAL R.P • (Depok) HARLIS SYAM - FERRY M.S. • (Cianjur) RUSDI - AGUS SHOLEH • (Garut) BADEN ABDURACHMAN MOCH JULIADI • (Sukabumi) HEPIE HERMAWAN (Kepala) • R.YOPPY S JBSC - HANDOYO - WAHID - ADE MISBAHUL YOGA - DASEP GUNTUR (Kota Bandung) FERRY ARDIANSYAH - HERI JUHANA (Kab. Bandung) KI AGUS N FATAH - UDEN SOBIRIN • R. GINDO • RUSTANDI (Sumedang) YAYAT H. HARI M. • (Karawang) RUSLI • (Subang) ALIM MUNANDAR - H. ADE RACHMAT • (Purwakarta) TRYAS HENDRAYANA• (Cirebon) SUBAGIO (Kepala), WASTIJA, APIP, HENDI • (Kuningan) DEDE P. • (Tasikmalaya) CECEP • (Garut) RIZAL • (Ciamis) ABDUL ROJAK • (Banjar) AEP • (Majalengka) GARIB SETIA - SAMSUL• (Indramayu) IHSAN MAHFUDZ Koresponden : M. NASIR - AFRIYOU RIZAL - TRI AHMAD KUSMANTO - TUMPAL PANJAITAN - YUSUF FADILAH Sirkulasi : AGUS MUDRAZAT - SUSAN WIJAYANTO - YANTO - ADI R.

WARTAWAN LINGKAR JABAR ADALAH YANG TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI DAN DILENGKAPI KARTU PERS ATAU SURAT TUGAS

PT. PANCA LINGKAR MEDIA Direktur Utama : PIYARSO HADI • Marketing/Promosi : KENNY FARAH CAROLINE SAPULETE - AMALLIA RETNO SAPUTRI • Pengembangan Usaha & Iklan : YUDHI KURNIAWAN - A. SAFITRI HANDAYANI - RENDY M. ADAM - ARN CONSULTANT • Bagian Umum : IAN - ANDRI


LINGKAR MEGAPOLITAN

Edisi 197 - Tahun 1 - Rabu , 05 Desember 2012

Pengosongan Asrama TNI AU Depok Berakhir Ricuh “Kami menolak pengosongan rumah, karena kami masih melakukan upaya hukum pengadilan di PN Jakarta Timur untuk menuntut status hukum hak atas tanah asrama ini,” “Tiap rumah didatangi TNI, pintu langsung digedor barang-barang di rumah dikeluarkan secara paksa. Dan ini sangat tidak manusiawi,”

DEPOK (LJ) - Puluhan anggota TNI melakukan pengosongan rumah di asrama kompleks Dwikora TNI AU Cilangkap, Kota Depok, berakhir ricuh. Pasalnya, sejumlah Warga menolak rumahnya dikosongkan, melakukan perlawanan terhadap puluhan anggota TNI yang akan mengesekusi rumah tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun dilokasi, pengosongan rumah tersebut, dilakukan mulai pukul 05.00 WIB, Selasa (4/12). Puluhan anggota TNI berhasil menerobos masuk ke rumah warga dengan penuh perlawanan dari penghuni asrama tersebut. Alhasil, puluhan anggota TNI, dalam waktu berjam-jam berhasil mengosongkan lokasi rumah tersebut. “Tiap rumah didatangi TNI, pintu langsung digedor barang-barang di rumah dikeluarkan secara paksa. Dan ini sangat tidak manusiawi,” ucap salah satu warga histeris, saat rumah tinggalnya di ransek oleh puluhan petugas, kemarin. Warga yang tak terima dengan pengosongan

Jalan Mempor Ambrol, Warga Tugu Ancam Lapor DEPOK (LJ) - Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Tugu dan sejumlah masyarakat mengancam akan mengaudit dan melakukan investigasi secara serius terkait ambrolnya Jalan Mempor, di RT 06 RW 03, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, kemarin. Hal itu ditegaskan dihadapan Kasi Pembangunan Bimasda, Dadan Rustandi serta Lurah Tugu, Supardi di lokasi kejadian. Sebelumnya, warga Tugu sudah menjadi korban dengan jebolnya tanggul Kali Laya yang menyebabkan puluhan rumah di Bukit Cengkeh, terendam dan terisolir. Ambrolnya Jalan Mempor juga berkaitan dengan proyek normalisasi Kali Laya, alias satu paket. Ikhwanudin Ketua LPM Tugu mengatakan, pihaknya sangat memiliki kapasitas dalam melakukan audit investigasi proyek tersebut.

ini berupaya melawan. Saling dorong dan pukul antara warga dan tentara tak terelakkan. Akibatnya satu orang bernama Robi mengalami luka lebam di mata kirinya. Robi berencana melaporkan kasus pemukulan ini ke pihak polisi. “Kami menolak pengosongan rumah, karena kami masih melakukan upaya hukum pengadilan di PN Jakarta Timur untuk menuntut status hukum hak atas tanah asrama ini,” ujar Mardiana Putra. Dia menjelaskan, tindakan pengosongan itu, karena tanah yang ditempati warga selama puluhan tahun memang tidak bersertifikat. “Kalau dikosongkan, tanah itu harus dibeli dari warga,” imbuhnya. Dari hasil informasi yang dihimpun wartawan, puluhan anggota TNI masih menjaga pintu gerbang asrama kompleks TNI AU. Sisanya masih berada di asrama untuk mengangkut keluar barang di rumah warga yang dikosongkan. TNI mengosongkan kompleks tersebut, karena kompleks itu diperuntukkan untuk anggota TNI aktif. ! HRS/TYS

58 Anak Yatim Bekasi Dapat Kadeuhdeuh

Terlebih, proyek itu sejatinya bukan atas rekomendasi masyarakat Tugu atau melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). “Di struktur organisasi kami, memiliki orangorang yang memahami dalam rencana tersebut, jadi saya rasa jangan membodohi warga dan memainkan warga,” ujar Ikhwanudin kepada wartawan. Ikhwan menambahkan, berdasarkan pantauan masyarakat di lapangann tidak pernah terlihat petugas pengawas teknis. Spesifikasi proyek pun disinyalir asal-asalan. Warga Tugu pun, lanjutnya, secara prinsip menolak pelaksanaan proyek tersebut. “Saya rasa dalam pekerjaannya, terlalu terburuburu dan tidak melihat dampaknya. Coba sekarang dilihat, tanggul jebol, sekarang jalan kami ambrol. Ini dalam pekerjaannya ada yang tidak beres,” pungkasnya. ! TYS/HRS

Pemkab Gelar Sosialisasi Bahaya Laten Ipoleksosbud

BEKASI (LJ) - Sebanyak 58 anak yatim piatu dan kaum dhuafa di sekitar Jl. Bambu Kuning, Bekasi, telah mendapatkan kadeudeuh (santunan-red) dari SD Negeri Sepanjang Jaya 4, sebagai wujud kepedulian sesama manusia. Ketua Panitia Muharam, Joko Awal Suroto mengatakan, pemberian santunan ini, berkat kerjasama siswa, orang tua murid, guru dan donatur. Mereka yang menerima santunan tersebut terdiri yatim piatu sebanyak 21 orang, duafa sebanyak 16 orang, duafa di sekitar lingkungan sekolah sebanyak 21 orang. “Santunan yang mereka terima berupa sembako dan uang sebesar Rp50.000,. Untuk santunan kepada masyarakat di sekitar lingkungan sekolah kepada warga yang kurang mampu,” ucap Joko kepada wartawan, kemarin. Menurutnya, sudah 5 tahun sekolah ini memberikan santunan, dan tidak hanya di hari-hari tertentu saja, seperti Idul fitri maupun Muharam, tetap dilakukan dalam hal yang sama. “Pemberian ini rutin dilakukan karena hampir 80 persen dari 329 jumlah siswa berasal dari keluarga tidak mampu. Namun, siswa yang mendapatkan santunan kali ini, diprioritaskan bagi siswa yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya. Joko menjelaskam, penggalangan dana sudah dilakukan sebulan yang lalu, melalui beberapa proposal yang diberikan kepada orang tua murid dan donatur, sehingga terkumpul dana sebesar Rp1.150.000. “Saya berharap dengan pemberian santunan ini, dapat mendidik siswa untuk lebih peduli kepada sesama yang kurang mampu, dan dapat dijadikan contoh bagi sekolah lainnya,” tuturnya. ! BRY

7 Mahasiswa UT di Pamulang Gagal Wisuda

TANGERANG (LJ) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tangerang menggelar sosialisasi kewaspadaan tehadap bahaya laten Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, (Ipoleksosbud) yang diikut oleh 150 orang kepala desa (kades) dan Kepala seksi (kasi) ketentraman dan ketertiban se-Kabupaten Tangerang. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tangerang, H. Slamet Setiawan mengatakan, bangsa Indonesia telah memberikan buktinyata bahwa bangsa ini, sering mengalami goncangan terhadap persatuan dan kesatuan bangsa. Disamping ancaman disintegrasi, bangsa ini juga sedang dihadapkan tantangan Globalisasi, dimana kecenderungan globalisasi telah memberikan implikasi positif dan negative pada seluruh aspek kehidupan, mulai dari bidang ideology, politik, ekonomi, social budaya sehingga bidang pertahanan keamanan. “Globalisasi ini secara positif telah merubah cara pandang masyarakat tentang demokrasi, akan tetapi pada saat yang bersamaan globalisasi juga telah melunturkan nilai-nilai budaya bangsa,” ungkap Slamet kepada wartawan. Di beberapa daerah di Indonesia belakangan ini, lanjut dia, masih sering terjadi pertika-

ian antar etnis, karena kurangnya pemahaman akan ajaran agama, sehingga mengakibatkan munculnya tindakan rakikalisme dan terorisme yang saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Dan lagi tindakan seperti itu sudah menjalar kepada kaum muda yang nota bene adalah para generasi muda penerus bangsa, mulai dari tawuran antar pelajar, hingga bentrok anggota masyarakat. Lanjutnya, oleh karena itu kegiatan sosialisasikan ini sangat penting dilaksanakan karena bisa mencegah lebih dini permasalahan yang ada di setiap wilayah di kabupaten Tangerang. “Saya menghimbau kepada seluruh aparat desa agar bisa mencegah lebih dini bahaya laten Ipoleksosbud, radikalisme dan terorisme dengan cara melakukan keamanan di setiap RT dan RW. Dan terus berkoordinasi dengan masyarakat hingga ketahanan dan keamanan wilayah terus terjaga,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Tangerang Drs. Tisna Hambali Rudani menambahkan, kegiatan sosialisasi ini, mengusung tema ‘Mencegah Radikalisme dan Terorrisme untuk mewujudkan Keamanan dan ketertiban di Kabupaten Tangerang’. “Kegiatan ini, nantinya dapat dipahami oleh para pengurus diwilayah masing-masing,” imbuhnya. !

ADT

PENGUMUMAN Diberitahukan kepada khalayak luas bahwa nama : 1. Sdr. M. Satiri 2. Sdr. Asep Budi Kurniawan 3. SdrHilam Sudakta 4. Sdr. Herman (Prwk.Indramayu) bukan lagi kontributor HU Lingkar Jabar di Wilayah Sukabumi terhitung sejak tanggal 1 Oktober 2012. Segala tindak tanduk dan perbuatan yang mengatasnamakan Lingkar Jabar diluar tanggung jawab kami. Demikian disampaikan agar maklum dan diketahui

TANGERANG (LJ) - Sedikitnya 7 calon sarjana mahasiswa dari Universitas Terbuka (UT) di Pamulang, Kota Tangsel, Jawa Barat, gagal diwisuda. Pasalnya, mereka tertipu, karena nama 7 mahasiswa tidak terdaftar sebagai mahasiwa/wi di UT. Salah satu korban Masah (41) warga RT 02 RW 02 Desa Cileles, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak mengatakan, dirinya mendapatkan tawaran melanjutkan S1 di kampus UT dari seorang pengawas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan (Disdik) Kecamatan Cileles Wasir Nuri (53). “Sudah dua tahun, saya mengikuti kuliah, dan menyetorkan sejumlah uang Rp18,4 juta,” ucap Masah seorang guru SDN 1 Cileles kepada wartawan, belum lama ini. Dia menjelaskan, total keseluruhan mahasiswa ada 34 orang. Namun, yang mendapat kesempatan untuk di wisuda berjumlah 7 orang. Bahkan, atas penipuan itu, pihaknya langsung melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Pamulang, Kota Tangsel. Saat dikonfirmasi Wasir Nuri mengatakan, ia mendapatkan informasi perkuliahan tersebut dari Junedi (68) yang mengaku warga Serang, Banten. “Memang saya yang mengajak mereka (korban) untuk mengikuti perkuliahan tersebut lantaran diharuskannya, para pengajar lulusan S1 pendidikan guru sekolah dasar (PGSD),” ucap Wasir diselasela pemeriksaan. Ditempat terpisah, Junedi saat ditanya mengaku, dirinya hanya sebagai perantara perekutan peserta perkuliahan yang ditampung oleh Asep Suhara (50) petugas UPT Disdik Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. “Saya cuma perantara, ucapnya dengan kepala menunduk,” ujar Junedi. Sedangkan Asep Suhara mengaku, mendapat rekomendasi merekrut mahasiwa/wi atas perintah Suwardi Martadilaga seorang yang bertugas di UT Pamulang. “Memang para mahasiswa menyerahkan biaya perkuliahan kepada saya, uang mereka pun saya setorkan kembali ke Suwardi. Namun, hingga saat ini Suwandi tidak dapat dihubungi,” terangnya. Sementara itu, Waka Polsek Pamulang AKP Tatang Syarip mengatakan, dengan adanya laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan kepada pelaku tersebut. “Lantaran tempat kejadiannya bukan diwilayah kami, maka kasus dugaan penipuan ini, kami serahkan ke Polres Lebak,” pungkasnya. ! ADT

3

LINTAS | MEGAPOLITAN Anjal dan Gepeng Makin Menjamur di Depok DEPOK - Keberadaan anak jalanan (anjal) dan gelandangan pengemis (gepeng) di Kota Depok, Jawa Barat, kian makin menjamur. Pasalnya, keberadaan mereka sangat terlihat dibeberapa titik keramaian di Kota Depok, untuk mengais rezeki.“Coba lihat saja sekarang keberadaan anjal dan gepeng mingkin banyak,” ucap Irfan saat melintas di Jalan Margonda kepada wartawan, kemarin. Keberadaaan anjal dan gepeng di beberapa ruas jalan ramai seperti persimpangan Margonda-Juanda memang mengganggu para pengguna jalan yang berhenti di lampu lalu lintas. Seperti yang terlihat di sekitar lampu merah Jalan Juanda setiap pagi hingga malam terdapat sekitar tiga atau lima anak jalanan yang meminta-minta dengan sedikit memaksa. “Herannya mereka seakan nggak takut berdiri di tengah jalan sambil setengah memaksa minta uang. Jika tidak dilakukan penertiban secepatnya oleh petugas, maka keberadaan mereka akan semakin menjamur dan meresahkan masyarakat Depok,” ujar salah seorang pengendara motor Dede (34) yang melintas di Jalan Juanda. Dia berharap, kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, agar melakukan penertiban keberadaan mereka yang kian membuat resah penguna jalan atau masyarakan depok. “Saya berharap, secepatnya, melakukan razia oleh petugas,” pintanya. !

HRS/TYS

Kasus Dugaan Korupsi Al-Qur’an, ZD Kembali Diperiksa KPK MEGAPOLITAN - Tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Alquran dan IT Laboratorium Komputer Kementerian Agama, ZD kembali menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Anggota Komisi VIII DPR nonaktif tersebut tiba di KPK sekitar pukul 09.50 WIB dari Rutan Guntur, tempatnya ditahan. Ia mengenakan baju tahanan warna putih. Politikus Partai Golkar ini enggan berkomentar soal pemeriksaannya.Ayah DP ini, tersangka kasus yang sama, mengaku sedang dalam kondisi sehat. “Baik,” kata ZD sambil melempar senyum di KPK, Jakarta, Selasa (4/12).Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan ZD diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka. “ZD diperiksa sebagai tersangka,” kata Priharsa kepada sejumlah wartawan.Dia menjelaskan, ZD maupun DP diduga menerima suap sedikitnya lebih dari Rp10 miliar. Uang suap diberikan untuk mengarahkan nilai anggaran proyek di Kementerian Agama. “Rinciannya, anggaran pembangunan laboratorium sistem komunikasi di Madrasah Tsanawiyah tahun 2010/2011 adalah sebesar Rp31 miliar dan anggaran pengadaan Alquran ialah senilai Rp20 miliar tahun 2011/2012, di Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama,” ujarnya.Atas perbuatan itu, keduanya diduga melanggar pasal 5 ayat (2), Pasal 12 huruf a atau b dan atau Pasal 11 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. ! ALI

Raih Adipura Kecamatan Pancoran Mas Tanam 2.000 Pohon DEPOK - Sebanyak 2.000 pohon berbagai jenis siap ditanam di enam kelurahan yang ada di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat. Ribuan pohon tersebut, merupakan donasi dari Rumah Kabeda, Kukusan. Rencananya, akan ditanam di wilayah Pancoran Mas. Camat Pancoran Mas, Lienda Ratnanurdianny mengatakan, nantinya pohon itu, akan di tanam di enam kelurahan sebagai bentuk dukungan terhadap target Pemerintah kota (Pemkot) Depok untuk meraih adipura. “Dalam penanaman ini, dalam bentuk dukungan kecamatan terhadap target Pemkot Depok meraih Adipura,” ujar Lienda kepada wartawan. Sementara itu, Sekretaris Penanggung Jawab Adipura Kecamatan Pancoran Mas, Budi Muhammad mengaku, ini merupakan bagian dari program memilah dan menanam yang sedang digalakkan. Kedepan, 2.000 pohon akan ditanam di beberapa titik hingga 2013. “Kami lakukan bertahap. Kami pun meminta dukungan warga Pancoran Mas untuk turut menjaga pohon-pohon tersebut,” pintanya. ! HRS/TYS

JADWAL SIM KELILING NOVEMBER 2012 KOTA DAN KABUPATEN BOGOR WILAYAH KOTA BOGOR WILAYAH KABUPATEN BOGOR Hari/Tgl

Lokasi

Hari/Tgl

Lokasi

Jumat/2 Sabtu/5 Senin/5 Jumat/9 Sabtu/10 Jumat/16 Sabtu/17 Senin/19 Jumat/23 Sabtu/24 Senin/26

Polsek Bogor Barat Graha Pena Radar Bogor KFC Taman Topi Polsek Bogor Selatan Pasar Bogor/Dpn Toko Bata Polsek Bogor Timur BTW Jembatan Merah Graha Pena Radar Bogor Polsek Bogor Utara KFC Taman Topi Pasar Bogor/Dpn Toko Bata

Kamis/1 Selasa/6 Rabu/7 Kamis/8 Selasa/13 Rabu/14 Selasa/20 Rabu/21 Kamis/22 Selasa/27 Rabu/28

Polsek Babakanmadang Pondokudik, Kemang Polsek Gunungputri Simpang Taman Safari Polsek Leuwiliang Polsek Ciawi Polsek Jonggol Kawasan Menara Cileungsi Polsek Ciomas Polsek Ciampea Indocement

Wa ktu: Seta Setap p Sa btu P ukul 19.00 19. 00 S/D S/ D 21.00 21. 00

Wa ktu: 08.00 08. 00 S/D S/ D 15.00 15. 00


LINGKAR BOGOR LINTAS | BOGOR

Edisi 197 - Tahun 1 Rabu , 05 Desember- 2012

PAN Kota Bogor Sambangi Kantor Harian LINGKAR JABAR

Cegah HIV/AIDS 24 Puskesmas Bogor Siap Melayani VCT

BOGOR (LJ) - Ketua DPD PAN Kota Bogor didampingi jajaran pengurus harian partai sambangi Kantor Har-

BOGOR - Sedikitnya 24 Puskesmas di Kota Bujan, Jawa Barat, siap memberikan pelayanan Voluntary Couseling and Testing (VCT) kepada masyarakat yang akan melakukan pemeriksaan HIV/AIDS. “VCT telah kita disiapkan di puskesmas dan sejumlah rumah sakit untuk membantu masyarakat untuk mengenal apa itu HIV/AIDS,“ kata Wiwik Rejatsiwi Pengelola Program HIV/AIDS pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor kepada wartawan, Selasa (4/12). Menurut Wiwiek, bagi masyarakat yang akan melakukan pemeriksaan tidak akan dipungut bayaran alias gratis. “Silahkan, tinggal datang ke Puskesmas,“ ujarnya. Dia mengatakan, jika melihat tren peningkatan penderita HIV/AIDS di Kota Bogor ternyata telah bergeser kepada kaum perempuan khususnya ibu rumah tangga, remaja dan anak-anak. “Penularan HIV/AIDS kepada ibu rumah tangga berasal dari suami yang suka “jajan” diluar. Suami yang menggunakan PSK yang terinfeksi HIV/AIDS akan menulari ke istrinya, dari ibu, HIV/AIDS menular ke anak yang dikandungnya,“ tuturnya. Data KPAD Kota Bogor menyebutkan, jumlah penderita HIV tercatat sebanyak 1.542 orang dan AIDS sebanyak 949 orang (periode 2006-2012) dan meninggal dunia 65 orang. Dari jumlah tersebut, faktor resiko penularan HIV/AIDS pada pasangan suami istri di periode Januari-Juni 2012 sebanyak 31 orang, sedangkan ibu-ibu dan anak berjumlah 13 orang. “Upaya yang kita telah kita lakukan yaitu mengharuskan ibu rumah tangga khususnya ibu hamil untuk diperiksa di VCT, tapi dengan persetujuan. Jika tidak setuju, tes tidak kita lakukan,” katanya. Namun diakuinya, bahwa berdasrakan laporan dari sejumlah Puskesmas kebanyakan para ibu hamil atau ibu rumah tangga masih menolak untuk di tes VCT. “Padahal ini sangat baik dan penting untuk pencegahan dini, melindungi ibu dan anak dari HIV/AIDS,” katanya. Wiwiek mengatakan, dengan memeriksaaan diri akan diketahui apakah si ibu dan bayinya tertular HIV/AIDS atau tidak. Apabila si ibu diketahui positif makan akan diberi bimbingan dan konseling selama ia hidup. Ia mengakui, bahwa kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri ke VCT masih rendah, karena minimnya pemahaman tentang HIV/AIDS dan masih adanya stigma yang menyebabkan orang dengan HIV/AIDS di kucilkan dari kelompok. ! ALI

Polres Bogor Kota Gelar Operasi Sadar Lodaya 2012 BOGOR - Unruk menekan angka kejahatan di Kota Hujan, Jajara Polres Bogor Kota menggelar Operasi Sadar Lodaya 2012, yang akan difokuskan dibeberapa titik lokasi di Kota Bogor, Jawa Barat, untuk penanggulanagan preman. Wakapolres Bogor Kota, Kompol. Haryo Tejo mengatakan, Operasi Sadar Lodaya 2012 ini, mengacu pada STR Kapolda Jabar Nomor STR/1049/XI/2012, tentang OPS Sadar Lodaya 2012 di wilayah hukum Polda Jabar yang dilaksanakan terhitung mulai tanggal 3-12 Desember 2012. “Sasaran operasi tersebut diantaranya pemerasan, pemalakan, penganiayaan, penguasaan terhadap hak milik orang dengan melanggar hukum, serta perbuatan lain yang seperti Pekat,” kata Kompol Haryo kepada wartawan. Dia menjelaskan, operasi sadar ini dibutuhkan kerjasama antara warga masyarakat dan aparat penegak hukum guna terciptanya hasil pelaksanaan operasi. “Saya berharap Ops Sadar Lodaya 2012 dapat dilaksanakan secara maksimal dalam mewujudkan salah satu indikator situasi keamanan dan ketertiban di wilayah di Kota Bogor semakin kondusif,” tuturnya. Sementara, dari hasil operasi lodaya 2012 itu, pihak kepolisian berhasil menangkap dan mengungkap pelaku pencurian dengan pemberatan spesialis pembongkaran perkantoran, di wilayah Kota Bogor. Kedua pelaku, yaitu HS (23) dan LW (36), warga Kampung Kramat Bawah, Desa Tule Sala Hutu, Maluku Tengah. Para tersangka ditangkap di TKP yang berbeda, HS ditangkap di Kampung Balubur Lebak Sari, Bogor Selatan, sedangkan LW di Sempur Lebak, Bogor Tengah. “Ini kejadian sekitar bulan Oktober 2010 dengan kerugian sekitar 629 Jt dan TKP kedua masih Disdik Kota Bogor sekitar bulan Februari tahun 2011 dengan modus mencokel atap kantor lalu membongkar brangkas,” urai Kasat saat jumpa pers di halaman Satreskrim Polres Bogor Kota, pada Selasa (4/12). Kasat menambahkan, saat ini Satreskrim masih mengembangkan dengan melakukan koordinasi dengan Polres Bogor, Cianjur dan Sukabumi yang dimungkinkan pelaku ini masih melakukan aksinya di wilayah bogor dan sekitarnya. ! ALI

4

ian Umum LINGKAR JABAR, Selasa (04/11). Dalam lawatannya yang bernuansa silaturahmi itu, Ketua DPD

PAN Kota Bogor, Syafrudin Bima mengaku, untuk Pilwalkot Bogor tahun 2013 nanti, PAN masih membuka siapapun kader maupun simpatisan yang akan menggunakan gerbong partainya tersebut. “Jadi, kami akan selalu membuka peluang bagi siapapun yang akan mencalonkan di pilwalkot mengunakan kendaraan PAN. Namun, harus mengikuti mekanisme atau aturan partai,” kata Syafrudin, ketika menyambangi Kantor LINGKAR JABAR di Griya Indah Bogor Blok A, di Jl. KH. Sholeh Iskandar Kota Bogor, kemarin. Syafrudin menjelaskan, PAN sebagai partai majemuk, demokratis dan terbuka, tentunya membuka peluang kepada siapa saja yang akan mengunakan partai ini untuk berpolitik. “Yang mencintai partai ini bukan hanya komunitas saja, tetapi homogen. Maka, PAN akan memberikan kesempatan bagi masyarakat luas, asalkan memiliki figur cerdas, integritas tinggi, bermasyarakat dan memiliki rasa peduli,” jelasnya. Ditanya kapan PAN akan mulai me-

Diskominfo Gelar Rakor PPID

KAB.BOGOR (LJ) — Guna mengefektifkan kembali peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) utama dan pembantu dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Bogor menggelar rakor PPID di gedung serbaguna II Setda, Selasa (4/12). “Diharapkan nantinya peserta dapat memahami hak dan kewajiban badan publik dan hak kewajiban pemohon sesuai perundangan yang berlaku. Kemudian peserta dapat memahami informasi yang wajib di umumkan dan yang dikecualikan,” kata Kepala Bidang Informasi Publik, Erwin Suriana. Dijelaskan Erwin, kegiatan yang diikuti oleh 72 PPID utama dan pembantu, dari OPD se-Kabupaten Bogor dan bagian humas Kota Bogor ini menghadirkan narasumber diantaranya Gatos S. Dewa Broto dari Kementrian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, serta Budi Yoga, Komisioner Komisi informasi provinsi Jawa Barat. “Materi yang diberikan adalah pemahaman secara umum keterbukaan informasi publik,” tandasnya. Sementara itu, dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Pemerintahan Roni Sukmana, Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) meminta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) utama dan PPID pembantu dapat bersinergi dengan Media Massa juga Pers. Menurut RY, pemerintah daerah dituntut untuk meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat dalam segala bidang termasuk pelayanan informasi. PPID harus memiliki pemahaman yang mendalam mengenai informasi yang disediakan dan yang dikecualikan, agar terhindar dari konsekuensi hukum yang

berlaku. “PPID juga harus senantiasa bekerjasama dengan media masa atau pers sebagai pembangun opini public. Hal ini agar tercipta keseamaan opini dan terhindar dari sengketa informasi publik. Di Kabupaten Bogor sudah pernah terjadi sengketa informasi publik dan diproses secara hukum, ini harus jadi pelajaran bagi kita,” terangnya. Kemudian RY menambahkan, penyelenggaraan rakor ini merupakan sarana yang baik untuk mensinergiskan peran PPID dalam pelayanan informasi publik sesuai UU No. 14 tahun 2008. Melalui forum ini diharapkan terbangun keselarasan visi dan misi PPID sebagai alat pembangun citra pemerintah, dan mewujudkan akuntabilitas publik yang baik. Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, TB. Luthfie Syam menjelaskan peran Diskominfo yang hanya bisa memberikan informasi sekitar kebijakan Kabupaten Bogor, misalnya tentang misi Kabupaten Bogor. “Jika ada pertanyaan tentang jaringan irigasi maka itu adalah peran Dinas Pertanian dan Kehutanan sebagai PPID pembantu, kami Diskominfo hanya mem-back-up saja,” tandasnya. Menurut Lhutfie, saat ini pihaknya sudah memperoleh 22 permohonan informasi, dari semuanya 13 permohonan yang sudah diselesaikan, 5 dalam proses dan 4 masih dalam proses hukum di PTUN dan Mahkamah Agung. “40 persen lebih diminta oleh perorangan yang berdomisili di luar Kabupaten Bogor, kita diminta kuntabel dan transparan, tapi juga kita harus mendapatkan umpan balik dari penyampaian informasi ini. 66 persen lebih permohonan informasi adalah masalah keuangan, 50 persen permohonan yang jadi sengketa,” imbuhnya. ! DED

Warga Puspasari Keluhkan Asap Pabrik “Siluman’’ KAB.BOGOR - Sejumlah Warga Kampung Kranggan, Desa Puspasari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor merasa resah dan terganggu oleh polusi udara yang berasal dari asap pabrik “siluman”. Agus (35), warga Kampung Kranggan RT 02/04 mengatakan, warga merasa terganggu atas keberadaan pabrik tersebut, pasalnya saat produksi pabrik menimbulkan asap dan bau. “Kejadian ini, sering terjadi saat kami sedang istirahat dan asap serta bau dari pabrik itu mengganggu kenyamanan warga dan kesehatan kami,” ujar Agus kepada wartawan, Selasa (4/12). Dia menambahkan, perusahaan yang selama ini diketahui memproduksi pembuatan tahu dan minuman itu, biasa beroperasi mulai jam 17:00 WIB hingga 06:00 WIB, namun saat ini beroperasi di atas pukul 21.00 WIB, sehingga asap sangat mengganggu. “Kami sudah kirim surat kepada kantor desa dan Polsek, diharapkan masalah ini segera diselesaikan,” pintanya. Hal senada juga dikeluhkan, Slamet, war-

ga yang lokasinya bersebelahan dengan pabrik tahu dan minuman mengakui apabila selama ini pihaknya bersama warga sudah menyampaikan keluhan dugaan pencemaran udara itu kepada pihak kepolisian maupun Pemkab Bogor, baik Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) ataupun Dinas Kesehatan. “Tapi sayangnya, sampai sekarang keluhan kami belum juga ditanggapi serius pihak-pihak tersebut. Padahal, kami sangat terganggu sekali dengan pencemaran udara yang terjadi disaat malam hari itu,” tukasnya. Sementara itu, Camat Citeureup, Bambang W Tawekal mengatakan, telah melayangkan surat SP-1 kepada pemilik perusahaan tahu tertanggal 30 Oktober 2012 lalu. Sisi surat tersebut meminta agar pihak perusahaan segera mengurus perizinan lingkungan hidup dan memperbaiki cerobong asap dengan menambah ketinggian bangunan minimal empat meter. “Kami beri waktu untuk mengurus perizinannya namun selama proses sementara tidak boleh ada aktivitas dulu,” ujarnya. !

DED/ALI

nentukan figur calon tersebut, Syafrudin menyatakan, awal tahun 2013 persisnya di bulan Januari, pihaknya akan membentuk tim Pilkada untuk melakukan penjaringan. Dan di tim itu, tidak diperbolehkan ada calon walikota. “Nantinya tim itu akan menjaring terhadap kader partai, baik internal maupun eksternal,” paparnya. Terkait kabar majunya Bima Arya, Ketua DPP PAN di perhelatan akbar masyarakat Kota Bogor lima tahun sekali itu, Syafrudin kembali menegaskan, apabila DPD PAN memberikan kesempatan bagi siapapun. “Dan yang pasti, saat ada tokoh atau kader mau mengunakan kendaraan PAN sebagai transportasi menuju kursi F1 Kota Bogor harus datang dulu ke kami,” tegasnya. Dalam kunjungan silaturahminya ke Kantor Harian Umum Regional Jawa Barat itu, selain Ketua DPD PAN Kota Bogor, Syafrudin Bima juga didampingi pengurus harian partai lainnya, yakni Wakil Ketua DPD PAN, Sahaludin, Wakil Ketua, Kamal Ali dan Wakil Bendahara, Nurdin Syukur. ! DED

Sejumlah Cape Pafesta Ancam Buka Paksa Kios KAB.BOGOR (LJ) - Sejumlah calon pedagang (Cape-red) yang sudah membayar uang muka dan cicilan pada pasar Pafesta Cisarua Kabupaten Bogor, akan ancam buka paksa kios. Pasalnya, mereka sudah membayar uang muka dang angsuran sejak tahun 2009 lali, namun hingga kini, pasar tersebut belum juga ada kepastian untuk buka. Hal itu disampaikan Tatang Ketua Koperasi pasar Cisarua kepada LINGKAR JABAR di kantornya, Selasa (4/12). “Kami berencana akan membuka paksa pasar karena selama ini pihaknya (Koppas-red) selaku fasilitator konsumen menemui jalan buntu setiap melakukan dialog dengan pihak pengelola pasar Pafesta,” ujar Tatang. Dia menjelaskan, selama ini, Pafesta, tak henti-hentinya di rundung permasalahan. Tidak jelasnya waktu penyelesaian pembangunanya, konflik antar perusahaan/pengembang, sampai bingungnya konsumen terhadap status pafesta itu sendiri. “Pasar yang di bangun di lahan seluas 8 ribu meter dengan 528 kios itu sediannya selesai dan dibuka untuk pelanggan. Namun karena permasalahan/konflik yang terjadi antar developer, akhirnya sampai sekarang pun juga belum ada kejelasan, terhadap permasalahan tersebut,” ucapnya. Tatang mengatakan, bahwa dari perjanjian pengembang dengan konsumen, bilamana uang yang masuk sudah 30% dari jumlah total maka konsumen sudah bisa mengisi Ruko ataupun kios tersebut. “Saya rasa dari 107 konsumen, sudah memenuhi 30% dan dikawatirkan akan membuka paksa,” jelasnya. Pihak KOPPAS merasa kebingungan karena dari tiga pengembang yaitu PT. DAMARINDO, PT. Guna Persada dan yang terakhir adalah YKPP mengaku, bahwa pihaknya yang bertanggung jawab atas pengelolaan pasar Pafesta Cisarua Bogor. Rencana buka paksa pasar Pafesta, menurut konsumen karena secara Fisik bangunan semuanya telah selesai. “Jadi tidak ada lagi alasan bahwa pasar Pafesta Cisarua diundur lagi,” ujar konsumen yang telah menunggu hampir tiga tahun. Menurutnya, mereka rencana buka paksa yang di fasilitasi KOPPAS salah satu penanggung jawab pemasaran yang ditunjuk perusahaan pengembang pertama. “Selama ini, 95% konsumen pasar Pafesta adalah dari KOPPAS, karena ini pihak KOPPAS memfasilitasi konsumen dengan pihak pengembang agar ada kepastian,” imbuhnya. Dari informasi yang dihimpun dilokasi, kondisi bangunan tidak bisa dikatakan belum beres, tapi sudah jadi, permasalahannya ada di 3 Perusahaan pengembang ini karena semua pengembang punya hak klaim.Permaslaahan muncul lagi saat terjadi tarik ulur mengenai perijinan. Pasalnya pasar Tohaga yang selama ini menempati lahan di sisi Pafesta rencananya tahun depan akan di renovasi. Sehingga dikhawatirkan pihak Pemda Kabupaten Bogor tidak akan memberikan ijin terhadap Pafesta. Dikhawatirkan akan mengalahkan pedagang tradisional yang selama ini dinaungi oleh pasar Tohaga. ! YUS

Demo Mahasiswa Terkait Kasus Hambalang Melenceng dari Substansi KAB.BOGOR (LJ) - Aksi demo yang dilakukan oleh segelintir oknum mahasiswa terkait dugaan keterlibatan Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) dalam kasus Hambalang dinilai telah melenceng dari substansi pokok persoalannya. Pasalnya, yang tadinya adalah soal pelanggaran perizinan, tapi malahan dibelokan dengan menuduh Bupati Bogor terlibat korupsi. Menurut Praktisi Hukum Universitas Pakuan (Unpak) Bogor, Bintatar Sinaga, pihaknya menyayangkan jika aksi demo mahasiswa terkait kasusu Hambalang sudah melenceng dari pokok permasalahannya. Untuk itu, pihaknya meminta kepada mahasiswa agar sebelum mengusung isu demo, harus mempelajari dan mengerti pokok permasalahannya. “Saya merasa prihatin atas demo yang dilakukan oleh mahasiswa atas permasalahan kasus proyek hambalang yang menyeret nama Bupati Bogor RY. Kita akui bahwa ada pelanggaran yang dilakukan, tapi sifatnya pelanggaran administrativ, sementara masalah pokok dari kasus Hambalang adalah pelanggaran korupsi,” ujar Bintatar Bintatar melihat adanya pengalihan isu atas demonstrasi mahasiswa ke gedung KPK Jakarta yang menonjolkan orang tertentu, “jika kita lihat secara hukum ini bukan pokok masalah, perlu kita berikan penjelasan agar mereka tidak melenceng dari masalah pokok yaitu tentang dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi pada proyek Hambalang, jadi jangan pelanggaran administrasi yang dilakukan oleh Bupati Bogor yang ditonjolkan, korupsinya yang seharusnya ditekankan,” ujar Wakil Rektor dan juga Dosen Hukum Unpak itu Kita semua tahu, kata Bintatar, bahwa Hambalang itu adalah proyek nasional, sudah sewajarnya jika pemerintah daerah mendukung, dan setiap kepala daerah pasti bangga jika ada proyek nasional di daerahnya. Jika ternyata ada pelanggaran dalam perizinannya, maka sebaiknya semua pihak harus memperbaiki pelanggaran tersebut. Sementara terkait adanya dugaan bahwa Bupati Bogor menerima kucuran uang Rp5 miliar atas penerbitan ijin proyek Hambalang, Bintatar enggan berkomentar. “Terkait adanya dugaan itu, saya tidak mau berkomentar karena belum ada bukti, kita harus ingat bahwa hukum positif kita menganut asas praduga tak bersalah,” tegas Bintatar. Sementara itu sebelumnya Bupati Bogor Rahmat Yasin melalui beberapa media dan forum diskusi di Indonesia Lawyer Club (ILC) yang disiarkan oleh salah satu stasiun televisi swasta telah membantah dan menjelaskan, bahwa dirinya serupiahpun tidak menerima gratifikasi (suap) dari proyek Hambalang tersebut. Bahkan Bupati mengatakan, bahwa proyek Hambalang itu sudah dimulai pembangunannya ketika dirinya masih menjadi Ketua DPRD kabupaten Bogor. “Yang pasti Pemkab Bogor sudah pernah menegur kepada proyek Hambalang ini soal belum dilengkapinya izin Amdal. Bahkan pihaknya juga pernah memberikan teguran dan memberi waktu untuk mengurus dan melengkapi perizinan Amdal-nya segera mungkin, namun teguran tersebut tidak pernah diindahkan,” ujarnya. ! DED

NO TELP. RUMAH SAKIT DI KOTA & KABUPATEN BOGOR : RS PMI BOGOR 0251-8324080 | RSUD CIAWI 0251-8241767 | BMC 0251-8390435 | RS SALAK BOGOR 0251-8318456 | BMC 0251-8390435 | RS. DR H MARZOEKI MAHDI 0251-350658 | RS GUNUNG SALAK 0251-8373031 | RS ISLAM 021-8393339 | RS KARYA BHAKTI 0251-8312292 | RS LANUD ATS 0251-7535976 | RSUD Cibinong 021-875348 | RS Mary Cileungsi Hijau 021-8249-2222 | Klinik Insani Citeureup 021-0879-42723 | RS Bina Husada 021-875-8441 | RS MH Thamrin 021-823-0338 | Bina Husada Cibinong 021-875-8440 | RS Bersalin Assalam 021-875-3724 | RS Bersalin Tunas Jaya 021-875-2396 | RS Bina Husada 021-8790-3000 | RS Ibu dan Anak Trimitra 021-8756-3055 | RB & Klinik Insani Cibinong 021-875-7567


5 Bisnis Bisnis Melaju, Lippo Proyeksikan Laba Rp 1,9 Triliun di 2013 LINGKAR R JABAR J

Edisi 197 - Tahun 1 - Rabu, 05 Desember 2012

“Seluruh usaha LKPR telah disiapkan tumbuh di 2013, di mana laba operasional diharapkan tumbuh sebesar 40%, dengan recurring income diharapkan mencapai 50-55% dari total pendapatan,”

B

OGOR - Satu perusahaan raksasa properti di tanah air, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), menaikkan proyeksi labanya tahun 2013 seiring peningkatan seluruh bisnis perseroan, seperti residential, tanah industri, hospitals, serta retails malls dan asset management. Manajemen Lippo meyakini pihaknya mampu meraih laba Rp 1,9

triliun, atau naik 81% dari harapan di 2012 Rp 1,1 triliun. Menurut Presiden Direktur Lippo Karawaci, Ketut Budi Wijaya, kinerja ini ditopang oleh pendapatan yang diproyeksikan Rp 9,3 triliun atau naik 54% dari posisi hingga akhir 2012 Rp 6,1 triliun. “Seluruh usaha LKPR telah disiapkan tumbuh di 2013, di mana laba

operasional diharapkan tumbuh sebesar 40%, dengan recurring income diharapkan mencapai 50-55% dari total pendapatan,” jelas Ketut dalam keterangan persnya, Selasa (4/12). Proyek perseroan yang masuk dalam kategori residential atau township semakin matang. Banyak diantaranya sudah selesai dibangun dan siap beroperasi awal

Pegadaian Dorong UMKM Melalui Program Kreasi

B

ANDUNG - PT.Pegadaian terus berupaya menarik minat konsumen untuk meminjam uang atau modal dana ke Pegadaian. Salah satunya, dengan menggenjot program Kreasi (Kredit Angsuran Sistem) Fidusia yang dikhususnya untuk pelaku sektor Usaha Menengah, Kecil dan Mik-

ro (UMKM). Pinjaman ini bunganya sangat rendah, sehingga pelaku UMKM tak khawatir dengan masalah modal usaha. “Program ini khusus untuk UMKM. Kita sengaja memberikan kemudahan agar para pelaku UMKM tak berat membayar bunga untuk pinjaman,” ujar Manajer Bisnis Kanwil X Pegadaian Bandung,

Kue Putu BAHAN : 200 GR TEPUNG KETAN 100 GR GULA MERAH, DI CACAH KECIL 60 CC AIR 1/2 BUTIR KELAPA SETENGAH TUA, PARUT MEMANJANG 1/4 SDT GARAM GULA HALUS UNTUK TABURAN DAUN PISANG UNTUK ALAS. CARA MEMBUAT : BELAH PISANG JADI 3, TATA BERJAJAR RAPAT DI ATAS DAUN PISANG YANG DI GELAR DI LANGSENG. CAMPURKAN TEPUNG KETAN DENGAN 3 SDM KELAPA PARUT, DIPERCIKI 60 CC AIR. ADUK RATA. BENTUKNYA BUKAN ADONAN YANG BISA DI PULUNG, TETAPI TEPUNG YANG BER! BUTIR BUTIR, HANYA SEKEDAR LEMBAB SAJA. MASUKAN KE DALAM CETAKAN BAMBU, YANG BERLUBANG DI KEDUA SISI NYA,KIRA KIRA KETEBALAN HAMPIR 10 CM. MASUKAN ADONAN SETENGAH NYA.DI TEN! GAH ADONAN BERI POTONGAN GULA MER! AH.TUTUP KEMBALI DENGAN ADONAN KUKUS SELAMA 25 MENIT. KELUAR KAN DARI CETAKAN, DORONG PER! LAHAN

Elvi R Hidayat kepada wartawan di kantor PT Pegadaian Kanwil X, Jalan Pungkur, Kota Bandung, baru-baru ini. Program Kreasi Fidusia ditawarkan untuk pelaku UMKM. Besaran pinjaman yang dikucurkan untuk pelaku UMKM, mulai dari Rp 1-100juta. “Program ini sangat menguntungkan bagi pelaku UMKM karena peminjaman dengan maksimal Rp 100 juta, bunga pinjamannya sebesar 1% per bulan. Jadi kalau pinjamnya Rp 1 juta, bunganya hanya Rp 10.000 perbulan,” jelasnya. Persyaratan yang dibuat oleh Pegadaian untuk program Kreasi Fidusia juga tak rumit. Karena hanya dengan menyerahkan kartu tanda penduduk, kartu keluarga, surat keterangan usaha, tagihan listrik/telepon, pajak bumi dan bangunan, STNK dan BPKB asli. “Persyaratannya mudah. Untuk pembayaran juga disesuaikan dengan kemampuan peminjam. Bisa 12 bulan, hingga 36 bulan,” tutur Elvi. Program Kreasi Fidusia sendiri sebenarnya bukan program baru. Hanya saja, kata Elvi, sosialisasi yang kurang membuat sebagian masyarat tak mengetahui adanya program pinjaman dengan bunga rendah. Sekarang, PT Pegadaian sedang menggenjot sosialisasi kepada masyarakat. Sehingga para pelaku UMKM mendapatkan kemudahan dalam segi modal sekaligus masalah pembayaran. “Pertumbuhan Kreasi ini belum optimal. Masyarakat belum ngeh dengan adanya program ini. makanya kita terus lakukan sosialisasi agar para pelaku UMKM khususnya bisa menikmati program Kreasi Fidusia ini,” pungkasnya. ! FER

Kuliner Kita

RUPA-RUPA RESEPMASAKAN | MAKANAN

tahun depan. Contohnya Kemang Village, keenam towernya hampir selesai dibangun. Penjualan mixed use development di selatan Jakarta ini sudah mencapai Rp 2,43 triliun. Pengembangan kawasan terpadu lain adalah St. Moritz Jakarta Barat yang hingga kini sudah membukukan marketing sales Rp 2,008 triliun. Di St. Moritz juga akan hadir perkantoran (Lippo Office Tower) setinggi 13 lantai. Harga jual ruang perkantoran Lippo kini sudah mencapai Rp 20 juta per m2. Dari 1.560 m2 ruang, tercatat telah terjual 53% senilai Rp 152 miliar. “Kami juga masih memiliki proyek Park View Apartments Depok yang kini sudah mencatat marketing sales Rp 123 miliar (menara I) dan Rp 108 miliar (menara II),” tuturnya. Pengembang lain The Nine Residence, Kemang Utara dengan harga jual Rp 18 juta per m2. Bisnis rumah sakit juga semakin digenjot. Di 2012 saja Lippo akan membuka enam rumah sakit baru. “Ini akan dilanjutkan dengan pembukaan rumah sakit lain di tahun-tahun mendatang di lebih dari 15 kota,” jelasnya. Bisnis mal Lippo juga terus berjalan. Penjualan aset mal kepada Mal REIT di Singapura (terafiliasi) telah berjalan di 2012 dan akan berlanjut tahun depan. Langkah reposisi aset ini merupakan bagian dari program asset-light LPKR dan dipercaya mampu meningkatkan laba di 2013. “Lebih lanjut kami telah mengembangkan aktivitas pengelolaan mal kami yang kini telah mencakup 28 mal di bawah manajemen,” tuturnya. Atas segala pencapaian di atas, manajemen pun berencana membagikan dividen final di 2012, setelah menerima persetujuan pemegang saham dalam RUPS mendatang. “Kami membagikan dividen secara berkala, dengan payout ratio sedikitnya 25%,” tutur bos eksekutif Lippo yang sahamnya sebagian besar dikuasai konglomerat Mochtar Riady ini. ! CPS

Pemerintah dan Bank Daerah Harus Ikut Memajukan Industri Kreatif

B

OGOR - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengungkapkan, bahwa industri kreatif memiliki ciri, antara lain eksistensinya mikro, membentuk kelompok, dan tersebar. Selain itu, memerlukan ruang publik dan tempat untuk menampilkan diri. “Ciri lainnya adalah berkolaborasi antar komunitas,” ujar Mari. Untuk itu, bank pembangunan daerah (BPD) dan pemerintah daerah (Pemda) memiliki peran penting dalam memajukan industri kreatif. Di antaranya, menyediakan taman budaya dan alun-alun atau lapangan terbuka, sebagai lokasi tampil. “Kalau dari sisi modal, industri kreatif ini umumnya perlu dana untuk mewujudkan ide menjadi industri yang komersial,” tambah Mari. Industri kreatif di Indonesia, lanjutnya, menghasilkan Rp 526 triliun pada tahun 2011. Kontribus-

inya sekitar 7 persen terhadap produk domestik bruto Indonesia. Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi mengatakan kontribusi produk dari industri kreatif bagi kinerja ekspor Indonesia mencapai 9,25 persen. Pangsa tersebut akan terus berkembang mengingat besarnya potensi serta terbukanya pasar internasional meskipun tengah dilanda krisis. ”Kontribusi industri kreatif bagi ekspor terus naik. Pasarnya masih terbuka lebar. Industri ini juga lebih tahan krisis karena lebih mengandalkan kemampuan kreativitas. Tahun 2002 saja total perdagangan industri kreatif dunia sudah mencapai 267 miliar dollar AS. Saat ini nilainya sudah naik menjadi 500 miliar dollar AS,” kata Bayu. Salah satu produk kreatif yang ekspornya terus naik adalah produk fashion. Selama periode 2007-2011, ekspor fashion Indonesia mengalami tren

positif sebesar 12,4 persen dengan negara tujuan ekspor antara lain Amerika Serikat, Singapura, Jerman, Hongkong, dan Australia. Selama Januari-Juli 2012, data ekspor fashion mencapai 8,18 miliar dollar AS, meningkat 0,62 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut diharapkan masih dapat terus naik signifikan seiring dengan mulai membaiknya kondisi perekonomian beberapa negara akibat krisis ekonomi global yang baru-baru ini terjadi. Mari Elka Pangestu menambahkan, sekitar 8,6 persen tenaga kerja di Indonesia bergantung pada industri kreatif. ”Dari 3,3 juta perusahaan yang ada di Indonesia, menurut dia, sebanyak 7 persennya bergerak di bidang industri kreatif. Kami yakin ke depan akan terus naik mengingat mayoritas penduduk Indonesia saat ini berusia antara 10-25 tahun, yang merupakan potensi bagi industri kreatif,” katanya! REN


LINGKAR PRIANGAN

Edisi 197 - Tahun 1 - Rabu 05 Desember 2012

Ical Sambangi Petani Bawang Cirebon

KAB.CIREBON (LJ) - Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (ARB) kunjungi lokasi sentra petani bawang di Desa Ender Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon, Selasa (04/12). Mertua artis Nia Ramadhani itu datang didampingi Ketua DPP AMPI, Dave Akbarsyah Fikarno, Ketua DPW Golkar Jabar yang juga calon Gubernur Jawa Barat, Irianto MS Syafiudin (Kang Yance), Ketua DPC Golkar Ason Sukasa, Ketua DPC AMPI Kabupaten Cirebon, Edi Mulyadi dan disambut ketua Dewan Bawang Nasional (Debnas) H. Narto. Dalam kunjungannya Ical sempat berdialog den-

gan para petani. Mereka mengeluh tentang kondisi harga bawang yang sangat fluktuatif dan cenderung berada di bawah angka yang sangat merugikan para petani serta keluhan tentang belum adanya perbankan yang bisa menyalurkan kredit untuk para petani bawang. Menurut salah satu petani, Suryadi mengungkapkan, harga jual bawang dari para petani akan berada pada level aman jika berada pada kisaran harga Rp 10.000 perkilogramnya. Akan tetapi pada musim tanam dua tahun berjalan ini selalu berada pada angka dibawah Rp 5.000. “Meskipun kualitas hasil

tanam bawang cukup baik, sehingga bukan keuntungan yang didapatkan akan tetapi kerugian selalu menimpa para petani bawang,” ungkapnya. Meski diakui dirinya, saat sekarang ini harga bawang sudah berada pada angka yang cukup menggembirakan yakni dikisaran Rp 10.000 akan tetapi kondisi permodalan para petani bawang sudah kehabisan modal karena dihantam kerugian masa tanam selama dua tahun tersebut. “Bank sebagai penyalur kredit juga dirasakan belum bisa menyentuh petani secara langsung hingga banyak petani saat ini berhenti menanam bawang,” keluhnya. Dirinya berharap kedatangan orang nomor satu di Golkar tersebut menjadikan sebuah obat dari keterpurukan para petani bawang. Sementara itu, Ical sangat memahami kondisi petani bawang sewaktu dirinya menjabat sebagai Menteri Kesejahteraan Rakyat. Untuk itu Ia berjanji akan mengupayakan apa yang menjadi keluhan para petani tersebut. “Harga bawang dipertahankan pada angka Rp 10.000, dengan cara menurunkan impor bawang terutama pada saat musim panen bahkan bila perlu menghentikannya jika hal tersebut mempengaruhi harga bawang turun drastic. Juga perlu dibangun Coach Storage atau gudang penyimpanan bawang untuk menyimpan bawang para petani saat harga bawang sedang mengalami penurunan dibawah standar,” ujar Ical kepada LINGKAR JABAR. Sedangkan terkait permodalan, Ical mengupayakan kepada kementrian dan juga perbankan untuk dapat menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para petani bawang, agar para petani bisa merasakan kredit dengan suku bunga rendah dan tidak terlilit oleh para lintah darat dalam mencari modal untuk menanam bawang kembali. Usai berdialog dengan para petani, Ical bersama rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju SMK Yasmi Gebang yang berada di Desa Melakasari Kecamatan Gebang Kab. Cirebon. Rombongan disambut langsung kepala sekolah yang juga sebagai Ketua Yayasan H. Maramis Roses. Dalam kunjungannya tersebut Ical didaulat untuk memberikan pencerahan dan motifasi dengan tema “Meraih Sukses Kehidupan Masa Depan” dihadapan sekitar 600 siswa siswi SMK Yasmi dan para guru, selain itu juga Ical memberikan 5 buah laptop untuk menunjang belajar siswa kepada 2 siswa teladan, pengurus OSIS dan hadiah bagi dua siswa yang mempunyai tanggal lahir sesuai hari kunjungan dirinya dan juga hari ulang tahun Partai Golkar, serta novel dan buku yang berisi kumpulan pidato Ical selama menjabat menjadi Menteri Perekonomian dan Menteri Kesejahteraan Rakyat. ! GYO/IR

Bupati Tetap Konsen Lingkungan

Kota Bandung Raih Penghargaan Tata Ruang BANDUNG(LJ)- Kota Bandung kembali meraih penghargaan dari Pemerintah Pusat, penghargaan tersebut diberikan kementerian Pekerjaan Umum kepada Kota Bandung. Kali ini penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Gamawan Fauzi di dampingi Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) Djoko Kirmanto dan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono, Kota Bandung memperoleh Penghargaan Pekerjaan Umum Tahun 2012 sub bidang pengelolaan Tata Ruang kategori Kota Peringkat terbaik III. Diterima Kepala Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kota Bandung, Ir Rusjaf Adimenggala MM, saat acara malam penghargaan pekerjaan pekerjaan umum tahun 2012, di ruang serbaguna Lt.8 Gedung SDA dan Penataan ruang kementerian pekerjaan umum, Jl. Patimura No. 20 Kebayoran Baru, Jakarta

Selatan. Penghargaan tersebut merupakan ajang tahunan kementerian pekerjaan umum sejak tahun 2005 untuk memberikan apreasi kepada pemerintah daerah yang berprestasi dalam menyelenggarakan pembangunan infrastruktur bidang pekerjaan umum di daerahnya masing masing sehingga besar mamfaatnya bagi masyarakat. Dikatakan Ketua Tim Pelaksana Penghargaan PU, Herdianto W. Husaini, “Penghargaan ini diberikan bertepatan dengan hari PU, bertujuan mendorong pemerintah kabupaten, kota dan provinsi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan infrastruktur bidang pekerjaan umum, adapun kriteria penilaian terdiri dua aspek yaitu kondisi infrastruktur saat ini dan aspek peningkatan kinerja pelayanan infrastruktur yang dicapai selama kurun waktu tahun 2012,” ujanya. ! FER

KUNINGAN (LJ) -Bupati Kuningan, H. Aang Hamid Suganda tetap komitmen terhadap lingkungan. Bahkan sampai kepada hal-hal terkecilpun yang menyangkut lingkungan, Bupati tetap memperhatikannya. Ini terbukti ketika Beliau melaksanakan Car Free Day, kemarin lalu. Ketika melintasi jalan tersebut dan melihat ada pohon di pot pinggir jalan yang kelihatan patah, Beliau tidak segan untuk membereskanya sendiri tanpa memerintahkan ajudan maupun staf yang lainnya. Inisiatif seperti ini seharusnya mendorong kita sebagai masyarakat, karena lingkungan yang baik dan lestari kelak akan meyelamatkan anak cucu kita. Air, tanah dan apapun kelak akan dihasilkan oleh lingkungan sehingga menjadi kewajiban kita semua untuk terus memelihara dan menjaga kelestarianya agar kedepan lingkungan dan alam juga akan memberikan yang terbaik bagi kehidupan kita. “ Saya masih tetap konsen memelihara lingkungan, karena lingkungan kelak yang akan menolong anak cucu kita, apabila lingkungan kita rusak maka sengsaralah anak dan cucu kita kedepan, sebaliknya apabila lingkungan kita terjaga maka lingkungan akan memberikan yang terbaik bagi kehidupan kita dan anak cucu kita, “ terang Bupati dua periode tersebut. Dalam berbagai kesempatan, H. Aang sering mengajak segenap lapisan masyarakat untuk tetap konsen menjaga lingkungan, apalagi Kabupaten Kuningan telah mencanangkan sebagai Kabupaten Konservasi. Hal itu tentunya merupakan tonggak dan motivasi kita untuk terus melestarikan lingkungan agar tetap terjaga dan terawat dengan baik. Bupati juga berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan, setelah dilakukan evaluasi dari program Car Free Day ini hanya satu kekurangan yaitu selalu menyisakan tumpukan sampah. “Oleh karena itu saya mengajak kepada semuanya agar sampah bekas jajanan dibuang ke tempat sampah yang telah disediakan,” pungkas Aang. !

HUMAS/BAS

Pemkab Bandung Bertekad Eleminir Kerugian Akibat Bencana “Kita memang tidak mungkin menghilangkan secara penuh hingga nol persen, tapi setidaknya kita akan tetap terus melakukan upaya-upaya agar permasalahan bencana khususnya masalah banjir dapat ditekankan,” “Saya mengajak kepada semua pihak untuk sabilulungan mengatasi persoalan banjir ini sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing,”

KAB.BANDUNG (LJ) -Pemerintah Kabupaten Bandung bertekad mengeliminir tingkat kerugian yang ditimbulkan akibat terjadinya musibah bencana alam, seperti musibah banjir dan tanah longsor. Untuk hal ini, dibutuhkan partisipasi semua pihak, baik pemerintah, swasta, para ilmuwan maupun penggiat lingkungan serta masyarakat luas. “Kita memang tidak mungkin menghilangkan secara penuh hingga nol persen, tapi setidaknya kita akan tetap terus melakukan upaya-upaya agar permasalahan bencana khususnya masalah banjir dapat ditekankan,” kata Bupati Bandung Dadang Naser saat Rapat Kordinasi Penanggulangan Bencana Kabupaten Bandung 2012, Selasa (4/12). Bupati Bandung Dadang Naser mengatakan, permasalahan banjir setiap tahunnya yang selalu menghantui sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung. Kondisi ini, menjadi perhatian serius pemerintah untuk segera dicarikan solusinya, agar setiap tahunnya genangan banjir terus mengalami penyusutan.

Untuk itu, pihaknya mengajaks emua elemen aktif terlibat mengatasi permasalahan tersebut secara bersama. “Saya mengajak kepada semua pihak untuk sabilulungan mengatasi persoalan banjir ini sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing,” harapnya. Berdasarkan data tercatat pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab Bandung, akibat musibah alam baik banjir maupun tanah longsor, tercatat ada 912 rumah mengalami rusak ringan, 54 rusak sedang dan sebanyak 18 lainnya rusak berat. Banjir juga menyebabkan 18.329 jiwa mengalami penderitaan. Hasil kajian Pemkab Bandung dan ITB menunjukkan potensi tanah longsor di Kabupaten Bandung terdapat di 65 titik yang tersebar di Kecamatan Cimenyan, Cilengkrang, Banjaran, Cimaung, Pangalengan, Cicalengka, Cikancung, Ciparay, baleendah, Pacet, Kertasari, Paseh, ibun, Soreang, Ciwidey, Rancabali, Pasirjambu dan Kecamatan ! AGS j Arjasari.

Para Kader BKB Ikuti Orientasi

KAB.BANDUNG (LJ) -Para kader Bina Keluarga Balita (BKB) dan Posyandu Peduli Tumbuh Aktif dan Tanggap (TAT) Kabupaten Bandung mendapatkan pembinaan mengenai pemahaman kebersihan lingkungan khususnya pembinaan keluarga balita. Pembinaan dalam bentuk orientasi itu dilakukan oleh PKK Kabupaten Bandung , selama dua hari di Hotel Sukarasa-Ciwidey, yang berakhir Selasa (4/12).

Menurut Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Kurnia Dadang Naser, dengan adanya pembekalan kepada para kader BKB dan Posyandu diharapkan dapat membantu terhadap usaha perbaikan kesehatan masyarakat pada setiap lingkungannya masingmasing. “Kami berharap mereka yang telah mengikuti orientasi dapat menularkan kembali ilmunya kepada masyarakat. Terutama sekali kepada kaum ibu yang tersebar di wilayah Kabupaten Bandung,” ujar

Kurnia Dadang Naser. Selanjutnya dia meminta, agar para kader BKB dan Posyandu tersebut, dapat memberikan pemahaman mengenai pentingnya arti kebersihan lingkungan. Karena, kebersihan menjadi salah satu pendorong peningkatan kesehatan masyarakat. “Meskipun makanan yang kita telan bergizi baik, namun jika kebersihan tidak diperhatikan, pasti kurang membantu terhadap usaha perbaikan kesehatan,” tambahnya. ! AGS

6

LINTAS | PRIANGAN IPW Mendesak Kepolisian Usut Kasus Diego Mendieta

BOGOR-Pihak Kepolisian diminta segera mengusut kasus kematian pemain bola Persis Solo Diego Mendieta. Sebab pemain Paraguay ini, meninggal dunia karena tidak mampu membiayai pengobatan sebagai akibat belum dibayarkannya gajinya selama empat bulan oleh Persis Solo.Siaran pers yang diterima LINGKAR JABAR dari Ketua Presidium Ind Police Watch, Neta S Pane. Ada dua hal kenapa Polri harus memeriksa kasus kematian Diego ini dengan serius. Pertama, Persis Solo klub tempat Diego bermain telah melakukan pelanggaran Pasal Penipuan. Dalam hal ini Persis Solo tidak membayar gaji Diego selama empat bulan. Kedua, Persis Solo telah melakukan kelalaian hingga menyebabkan seseorang (Diego) meninggal dunia.Dalam hal ini pihak Kepolisian harus pula memeriksa para Pengurus PT Liga Indonesia, PSSI dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Ketiga lembaga tersebut telah melakukan kelalaian dan tidak menjalankan tugasnya dgn maksimal hingga menyebabkan kematian Diego.Dengan adanya kasus ini Ind Police Watch (IPW) mengimbau agar Polri tdk mengijinkan kompetisi Liga Super Indonesia dan Liga Primer Indonesia untuk thn 2013. Sebab kematian Diego menunjukkan kesemrawutan manajemen kompetisi sepakbola Indonesia. Selain itu IPW berharap, keluarga Diego melakukan tuntutan hukum terhadap Persis Solo, PT Liga Indonesia, PSSI dan BOPI. ! ALI

Insan Pers Bukan Untuk Ditakuti CIMAHI - Wali Kota Cimahi Atty Suharti Tohija mengatakan, keberadaan insan pers bukan untuk ditakuti karena peranan mereka sangat dibutuhkan dalam pembangunan.Untuk itu, tidak ada alasan para pejabat tingkat kepala dinas maupun pejabat lainnya menghindarkan diri dari pers.”Saya akui, saat ini masih ada sejumlah pejabat yang menghindar dan enggan terbuka dengan kalangan jurnalis. Sikap semacam ini sebaiknya dihilangkan dan para pejabat sebaiknya menjaga kemitraan dengan rekan pers dan dapat membuka akses informasi,” jelasnya kepada wartawan, Selasa (4/12). Istri mantan Wali Kota sebelumnya, Itoc Tochija ini bahkan menekankan agar para pejabat tidak perlu menghindar bila ada kalangan jurnalis yang membutuhkan informasi atau wawancara. Kalau sampai terjadi hal semacam itu, tentunya akan menimbulkan ekses yang sangat merugikan buat pembangunan.“Semua orang pasti mempunyai kekurangan dan kelebihan. Bagi saya pers itu merupakan media informasi secara keseluruhan. Saya coba akan sampaikan kepada para pejabat di lingkungan Pemkot,” ucap Atty. ! GIN


LINGKAR PRIANGAN LINTAS | PRIANGAN Dinas Kesehatan Selenggarakan Bhakti Sosial

SUKABUMI-Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, menyelenggarakan berbagai kegiatan bhakti sosial, diantaranya pelayanan pengobatan gratis kepada warga masyarakat. Kegiatan bhakti sosial itu, merupakan rangkaian Peringatan Ke-48 Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2012. Adapun jenis pelayanan pengobatan gratis yang diberikan kepada warga masyarakat tersebut, diantaranya pemeriksaan kesehatan, test darah, konsultasi kesehatan dan sebagainya. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, dalam kesempatan tersebut menjelaskan, pemberian pengobatan gratis ini sangat positif, dan besar manfaatnya bagi warga masyarakat. Karena warga masyarakat, khususnya warga masyarakat yang kurang mampu, sangat membutuhkan pelayanan pengobatan kesehatan gratis, guna mewujudkan warga masyarakat Kota Sukabumi yang cerdas, sehat dan sejahtera, baik lahir maupun batin, sesuai dengan Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi.Semetara Ketua Panitia Peringatan Ke-48 HKN Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2012, Dokter Gigi Rina Hestiana menjelaskan, kegiatan bhakti sosial pelayanan pengobatan gratis tersebut, diikuti oleh 200 orang lebih warga masyarakat. Padahal jajaran Panitia Penyelenggara, dalam kegiatan bhakti sosial pelayanan pengobatan gratis tersebut, hanya memperkirakan paling banyak diikuti oleh 100 orang warga masyarakat.” Namun kenyataanya dapat diikuti oleh 200 orang lebih warga masyarakat. Hal ini menandakan, bahwa antusias warga masyarakat, khususnya dalam melakukan pemeriksaan kesehatannya cukup tinggi,” katanya. Q HEP/END

Edisi 197 - Tahun 1- Rabu 05 Desember 2012

Pengunjuk Rasa Menuntut DPRD Desak Bupati Garut Mundur

GARUT (LJ) - Ribuan demonstran dari berbagai elemen organisasi masyarakat (Ormas) Garut, melakukan aksi jalan menentang kepemimpinan Bupati Garut Aceng Fikri dan minta segera lengser dari jabatannya. Massa mulai bergerak dari Simpang Lima dengan menggunakan puluhan truk, dan ribuan kendaraan roda dua mendatangi Gedung DPRD Garut. Selama aksi konvi di jalan, para demonstran mengusung dan mengibarngibarkan ratusan bendera terbuat dari ratusan celana dalam perempuan, spanduk, baliho bertuliskan hujatan terhadap Ceng Fikri. Aksi massa gabungan berbagai ormas seperti GMBI,PRODEM,FORMAG,SABA,BSSM. BAIS,Komunitas Santri Sarungan, Alumni Santri Alfadilah, Gabungan Mahasiswa Garut, serta ALCAPEON itu, tak henti-henti meneriakan kegeramannya terhadap perilaku bupati mereka. “Puguh ge kitu tukang kurupuk kapilih jadi Bupati janten seueur artos, naon

bedana cepot jadi raja akhirna mukmak-mekmek (Rakus), ngeruk duit rakyat ngumbar napsu birahi dipake nyandung kabudak awewe nu masih bau cikur,” teriak Ketua Distrik GMBI Garut Ganda Permana, Selasa (4/12). Dan yang paling menyakitkan hati masyarakat Garut lanjut Ganda, adalah ucapan Aceng Fikri yang menuding mantan isterinya dengan tuduhan tidak perawan lagi dan bau mulut. Ucapannya itu sangat tidak pantas dan meninggalkan beban psikis buat Fani. Bupati Aceng, selain telah merusak citra masyarakat Garut, juga telah melakukan penghianatan terhadap Undang-Undang No 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, penghianatan terhadap Undan-Undang No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan anak. “Kami tidak rela Garut dipimpin Bupati Aceng HM Fikri, dia tidak berakhlak dan harus diusut tuntas serta mempertanggungjawabkan perbuatan secara hukum sekaligus untuk mundur dari jabatannya,” tegas Ganda. Sementara Ketua Paguyuban Masyarakat Garut Utara H.Holil Aksan Umarzen mengatakan, dirinya tidak setuju aksi yang dilakukan ribuan massa tersebut sebagai aksi demo. Sebab konotasi demo identik bisa brutal dan berujung anarkis. “Ini kan suatu gerakan yang spontan, alhamdulilah bisa di kondisikan karena ada Korlap dan koordinator.Kami yakin gelombang unjuk rasa mendesak Bupati Garut Aceng Fikri akan berkelanjutan dan lebih besar lagi dari masyarakat Garut, apabila DPRD Garut tidak memberhentikan Aceng Fikri secara tidak hormat,” tegasnya. Sebab kata dia, masyarakat sudah benci terhadap ulah buruk Bupati Garut, jangan sampai menunggu kebencian masyarakat menggunung, karena dikhawatirkan dapat menimbulkan tindakan anarkis yang akan memperburuk serta bisa mempermalukan masyarakat Garut. “Intinya tuntutan kami segera Aceng Fikri mundur dari jabatannya, setelah itu, Kita buktikan bahwa bisa kembali bangga sebagai orang Garut,” ujarnya . Menurut H.Holil Aksan Umarzen, massa mendesak agar seluruh anggota DPRD menyatakan sikap untuk sepakat melengserkan Bupati Aceng HM Fikri dari jabatannya. “Kita setuju adanya mekanisme aturan yang harus ditempuh, silahkan sampai itu legal,sah secara perundang-undangan tetapi intinya hari ini masyarakat menunggu semua anggota DPRD setuju menyatakan diatas kertas bahwa mereka sepakat untuk memberhentikan Aceng Fikri demi kepentingan rakyat,” jelasnya.Q BDN/JUL

Aparatur Berkualitas Dibutuhkan Sumberdaya Aparatur Berkualitas Dibutuhkan Bagi Kelancaran Pembangunan Untuk Menjawab Tantangan Zaman

Sekda Kunjungan Warga Korban Keracunan GARUT-Sekretaris Daerah Kabupaten Garut H Iman Alirahman mengunjungi warga Kampung Kaumlebak Kelurahan Paminggir Kecamatan Garut Kota, yang menjadi korban keracunan dan masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum dr Selamat Garut, kemarin malam. Meski kondisi para korban keracunan makanan sudah mulai membaik, namun mereka masih diharuskan mendapatkan perawatan medis hingga kondisinya benar-benar pulih kembali.Sekda didampingi sejumlah jajarannya sempat melakukan dialog dengan sejumlah korban, dan rata-rata para korban mengaku masih merasa lemah tapi kesehatannya sudah mulai membaik. Sebelumnya kondisi para korban sangat mengkhawatirkan,jumlah korban yang mencapai puluhan orang, rata-rata mengalami pusing, muntah, mual dan buang-bang air.Terhadap para korban, Sekda berpesan agar mereka lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan, dan selalu melaksanakan pola hidup bersih dan selalu menjaga kebersihan lingkungan.”Terlebih lagi saat sekarang ini, masalah kehati-hatian dalam mengkonsumsi lebih diperketat. Karena dalam musim pancaroba ini, dikhawatirkan makanan akan mudah terkontaminasi bakteri,” ucap sekda. Q

BDN/JUL

7

SUKABUMI (LJ) -Sumber daya aparatur pemerintah yang berkualitas sangat dibutuhkan untuk mendukung kelancaran roda pemerintahan, langkah untuk menciptakan sumber daya yang berkualitas dapat dilaksanakan melalui berbagai cara diantaranya melalui kegiatan rapat koordinasi kepegawaian. Demikian dikatakan Sekretaris Daerah Kab Sukabumi, H. Adjo Sardjono, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kepegawaian di Lingkungan Pemkab Sukabumi Tahun 2012 di aula Hotel Agusta Palabuhanratu, kemarin. Sekda menandaskan, kegiatan rakor kepegawaian ini,diharapkan memberikan hasil yang optimal sehingga setiap permasalahan kepegawaian di lingkungan kerjanya dapat teratasi dengan mengacu pada ketentuan dan peraturan yang berlaku dan akhirnya mampu memberikan pelayanan yang maksimal.”Saya berharap agar pengelola kepegawaian yang terdapat pada dinas atau instansi selaku mitra kerja badan kepegawaian daerah dapat mengikuti kegiatan ini dengan maksimal dan sung-

guh – sungguh,” tandasnya. Sementara itu, Sekretaris Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kab Sukabumi Iwan Kusdian, menyampaikan, bahwa rakor ini diselenggarakan terkait kepentingan organisasi, penataan pegawai dan tertib administrasi kepegawaian di lingkungan Pemkab Sukabumi. Untuk itu, diperlukan adanya persamaan persepsi terhadap peraturan atau ketentuan yang berlaku. Adapun tujuan dari kegiatan rakor kepegawaian ini, adalah meningkatkan peran organisasi dan sumber daya aparatur dalam rangka meningkatkan kinerja pelayanan publik di kabupaten Sukabumi, menambah wawasan dan pengetahuan bagi pengelola kepegawaian di lingkungan pemkab Sukabumi, membangun budaya kerja dan menyamakan persepsi sumber daya aparatur dalam memberikan pelayanan publik, mengetahui permasalahan teknis berkenaan dengan kepegawaian dan penyelesaian permasalahan kepegawaian sesuai dengan aturan atau ketentuan yang berlaku. Q ELS/HEP

GARUT (LJ) -Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, H. Iman Alirahman mengatakan, pelaksanaan diklat kepemimpinan (Diklatpim) bukanlah formalitas semata, melainkan sebuah upaya sistemik Pemerintah Daerah Kabupaten Garut dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Dengan diklatpim, maka tantangan dalam penyelenggaraan pemerintahan mampu direspon dengan baik. Yang harus dijawab dengan sungguh sungguh kedepan adalah bagaimana meningkatkan kepercayaan publik kepada masyarakat. Hal tersebut dapat ditempuh tentunya dengan meningkatkan pelayanan prima.Demikian Sekda saat menutup Diklat Kepemimpinan Tingkat III di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Garut,kemarin. Sekda menambahkan, dengan memiliki aparat birokrasi tangguh, berkinerja tinggi, memiliki wawasan dan pengetahuan luas, maka tuntutan dan tantangan akan mampu di jawab. Dalam rangka menyelaraskan diri dengan proses perubahan, maka yang paling utama adalah mampu beradaftasi dengan perubahan, berpikir dinamis serta memiliki visi jauh kedepan. “Atas dasar tersebut, seluruh pegawai khususnya para pejabat sruktrural dituntut untuk menjawab tantangan di maksud. Sebagai bagian dari unsur pimpinan, saudara merupakan bagian penting dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja birokrasi, yang tentunya diarahkan untuk mewujudkan seluruh program pembangunan daerah,”jelas Sekda. Selaku unsur pimpinan, saudara dituntut untuk mampu memberikan keteladanan kepada bawahan, terutama dalam mewujudkan kedisiplinan pada seluruh aspek tanggung jawab serta kewajiban selaku Pegawai negeri Sipil. Selain itu bagaimana memberikan tauladan bagi bawahannya dalam bersikap dan berprilaku, baik itu hubungannnya dengan pengembangan etika birokrasi, maupun implementasi nyata jati diri korps pegawai negeri sipil dalam kehidupan sehari-hari. Yang tidak kalah penting,lanjut Sekda bahwa aparat pemerintahan harus mampu memberikan pemahaman kepada bawahan, bahwa setiap aparatur diikat oleh nilai-nilai birokrasi dan etika sebagai PNS. “Saya melihat dan mendengar, masih ada perilaku aparat birokrasi yang tidak sesuai dengan tata nilai, seperti keluar kantor pada jam kerja yang tidak ada hubungannya dengan tugas, menggunakan seragam kerja yang tidak sesuai dengan tata laksana seragam dinas, melakukan perbuatan tercela di masyarakat, termasuk pula melakukan aktivitasaktivitas organisasi yang tidak sesuai dengan norma bagi PNS, hal seperti ini yang harus disikapi,” tegas Sekda. Q BDN/JUL

SDN 1 Cilangkap Realisasikan Program APBN SUKABUMI (LJ) -SD Negeri 1 Cilangkap Desa Cilangkap Kecamatan Lengkong Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, melakukan perbaikan sejumlah ruang kelas yang rusak. Perbaikan itu dapat terlaksana setelah sekolah ini mendapat kucuran dana bantuan melalui program Anggaran Pendapatan Belanja Negara Pusat (APBNP). “Program pemerintah pusat ini,bertujuan untuk membantu program kegiatan belajar mengajar (KBM).Pihak sekolah bersama masyarakat terutama komite sekolah saling bahu membahu memperbaiki ruang kelas yang sudah rusak,” papar Kepala Sekolah SDN, Suparman kepada LINGKAR JABAR di ruang kerjanya kemarin, Menurut Suparman, sekolah yang dipimpinnya itu memiliki 163 siswa dengan jumlah tenaga pendidik seluruhnya 9 guru, dengan tenaga PNS 6 termasuk kepala sekolah, 2 tenaga honor

dan 1 Orang penjaga sekolah.” Kita sangat sangat bersyukur atas perhatian pemerintah pusat terhadap sekolah terutama kepada pemerintah Kabupaten Sukabumi yang telah memfasilitasi pembangunan melalui program APBNP,” ucapnya. Ditambahkannya,dengan adanya program tersebut, telah dapat membantu kelancaran pendidikan khususnya dalam KBM, pihaknya bersama jajaran komite dan panitia pelaksana antusias melaksanakan rehabilitasi ruang kelas dengan baik dan sesuai dengan apa yang telah menjadi ketentuan dalam juklak dan juknisnya. “Kedepannya kami memohon agar pemerintah dapat meluncurkan program berikutnya, mengingat sekolah kami masih membutuhkan lagi bantuan tiga ruang kelas baru (RKB) sesuai dengan jumlah siswa,” tandasnya. Q YAN/DAS

RAPBD Kota Sukabumi Tahun 2013 Memiliki Nuansa Khusus SUKABUMI (LJ) -Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, menandaskan, rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2013, memiliki nuansa khusus, apabila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebab, RAPBD Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2013, merupakan tahun terakhir dari kebijakan pembangunan, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sukabumi, serta Visi dan Misi Walikota Sukabumi dan Wakil Walikota Sukabumi, periode tahun 2008-2013. RAPBD Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2013, dirancang dan diupayakan untuk mencapai targettarget yang telah ditetapkan dalam RPJMD Kota Sukabumi, periode tahun 2008-2013. Namun demikian, upaya dalam mencapai target-target tersebut, tidak terlepas dari kendala dan permasalahan.

Antara lain, seperti adanya pola desentralisasi fiskal yang diterapkan di Indonesia saat ini, yang masih terfokus pada otonomi pembiayaan, bukan pada otonomi pendapatan. “Oleh karenanya, pola transfer keuangan dari pusat ke daerah, masih menjadi elemen penting, untuk menunjang kapasitas keuangan daerah, sehingga ketergantungan anggaran pemerintah daerah terhadap dana pembangunan, atau dana transfer dari pemerintah pusat masih cukup tinggi,” kata walikota. Dijelaskan pula, perubahan pada aspek pengelolaan keuangan daerah, yang diatur dalam paket undang-undang, pada dasarnya bertumpu pada upaya untuk meningkatkan dan mengedepankan prinsip-prinsip efisiensi, efektifitas, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, yang secara keseluruhan diarahkan untuk meningkatkan

kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut, sesuai dengan yang diharapkan dan disarankan oleh seluruh Fraksi DPRD Kota Sukabumi, khususnya pada saat melakukan Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Sukabumi, Tentang APBD Tahun Anggaran 2013. Namun demikian, dalam mengakomodir aspirasi masyarakat ke dalam Struktur APBD Kota Sukabumi, harus tetap memerhatikan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, khususnya yang menyangkut aspek teknis dan yuridis. Dengan demikian, pada pelaksanaannya dapat dipertanggungjawabkan, khususya dari segi hukum dan administrasi, serta dari segi program dan kegiatannya, seperti yang dilakukan dalam proses penyusunan RAPBD Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2013, yang telah disetujui bersama oleh DPRD dan Pemerintah Kota Sukabumi. Q HEP/END


SENI BUDAYA & PANTURA

Dewi Persik

LINGKAR

JABAR

Edisi 197 - Tahun 1 - Rabu 05 Desember 2012

8

INFOTAINMENT

Pemkab Karawang Lestarikan Ngaruat Budaya

Lebih ‘Jinak’ Komentari Kasus Bupati Garut

D

ewi Persik (Depe) turut berkomentar ko omentar ar tterkait erka er kait it u ucapan capa ca pan Buri y ang mengatakan bahwa waa pati Garut, Aceng HM Fikri yang ari Rp Rp25 250 0 jjuta. uta. Be Berb rbed e a meniduri artis tidak lebih da dari Rp250 Berbeda up pe d an Cinta Penelopee dengan artis lain seperti Jupe dan ebih le emb mbut menan angg gyang berkomentar keras, Depe bersikap le lebih lembut menanggapi kasus yang sedang heboh tersebut. gk kin i Pak Bup upat atin inya yaa “Kita harus positive thinking. Mungkin Bupatinya rtis yan ang dimakkmenganggap artisnya itu salah sasaran, ar artis yang ny ya,” k ata Depee sud mungkin bukan artis yang sebenarnya,” kata elal alui telefon n saat berbincang dengan Lingkar Jabar me melalui selularnya, Selasa (4/12/2012). p rni n kahan n Aceng menjadi sorotan karena per pernikahan h ya berkilatnya dengan gadis 18 tahun yang hany hanya an n uangn gnyaa langsung empat hari. Aceng melontarkan uangnya ass istrinya.. sudah terlalu banyak keluar untuk bekas n ar aartis rti tis sajaa Padahal, kata Aceng, untuk tidur dengan tak harus menghabiskan Rp250 juta. mu ua artiss Namun, Depe mengatakan, tidak semua apii, b e eitu seperti yang dituduhkan Aceng. Tapi, bek ji j ka jika kas istri Saipul Jamil ini tidak menampik uk k ada beberapa artis yang bisa dibayar untuk menemani. “Enggak semua artis seperti yang dibilang oleh Bupati. Ada artis yang memang berprofesi menghibur yang berkecimpung di dunia entertainment, dan adaa juga artis yang memang sekedar buatt menemani,” tandasnya. ! COC/ANG

KARAWANG - Ditengah perkembangan zaman semakin modern, tradisi lama sudah mulai tersingkirkan. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang berupaya melestarikan budaya lama seperti ‘ngaruat budaya’ desa, Kamis (29/11) di Kecamatan Tirtamulya. Kegiatan yang bertujuan agar tanaman padi yang ditanam oleh petani di Kecamatan Tirtamulya bisa subur dan panen berikutnya lebih baik serta tidak diganggu oleh hama tikus. Masyarakat Kecamatan Tirtamulya rutin menggelar ‘ngaruat budaya’ desa setiap tahunnya untuk meningkatkan hasil padi pada musim panen berikutnya. Asisten Daerah (Asda) 1, Endang Somantri mengatakan, Karawang memiliki cukup banyak warisan dan kearifan seni budaya, yang telah menjadi ciri khas tersendiri. Namun demikian, seiring dengan era globalisasi dan perkembangan jaman, kondisi warisan dan kearifan seni budaya dirasakan

semakin memudar karena tergerus oleh derasnya budaya asing yang masuk ke Indonesia. “Oleh sebab itu, kita harus bersama melestarikan budaya yang selama ini ada, untuk mempererat tali silaturahmi dan gotong royong,” ujarnya. Menurutnya, pemerintah daerah senantiasa berupaya melestarikan warisan dan kearifan seni budaya sunda sekaligus mensosialisasikan kembali seni budaya tersebut di masyarakat. Salah satunya adalah dengan menyelenggarakan kegiatan ruwatan budaya desa. keberadaan warisan dan kearifan seni budaya tersebut dapat terus diwariskan dari generasi ke generasi, dan tidak tergerus oleh arus globalisasi dan perkembangan jaman, serta dapat diwariskan kembali kepada generasi yang akan datang. Dikatakan, tujuan acara ini yaitu melestarikan budaya lokal yang bersifat positif yang bermanfaat bagi masyarakat dengan tidak mengesampingkan norma dan tatanan yang berlaku saat ini. “Karawang itu identik dengan kota padi, oleh sebab itu harus kita lestarikan bersama budaya yang positif ini,” tandasnya. Warga Desa Kertawaluya, Karsa mengungkapkan, sejak pagi seluruh warga desa turun ke sawah untuk ‘moro beurit’ (Memburu hama tikus) agar tidak ada tikus lagi disawah. Sehingga tanaman padi bisa tumbuh dengan subur. “Kami berharap dengan kegiatan ini bisa meningkatkan hasil pertanian pada musim panen mendatang,” katanya. !

PRC/ANG

INDRAMAYU

Masyarakat Nelayan Indramayu Sumbang Oneng “Dana bantuan itu, sama sekali tidak ada paksaan dari siapapun. Ini murni inisiatif masyarakat disini untuk membantu Oneng dalam pemilihan nanti,”

I

NDRAMAYU (LJ) - Calon Gubernur Jawa Barat (Jabar) yang diusung PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka sambangi sejumlah titik yang dinilai sebagai basis suara di Kabupaten

Indramayu, Selasa (04/12). Rieke yang lebih dikenal masyarakat sebagai Oneng saat berperan di serial Bajaj Bajuri itu, mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), lokasi SNT (Serikat Nelayan Tambak),

tempat pelelangan ikan (TPI) dan di lanjutkan ke perkampungan nelayanan Indramayu serta berakhir di sekretariat DPD PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu. Ketika Oneng menyambangi perkampungan nelayan, masyarakat setempat langsung menyambut dengan gembira dan tidak henti-hentinya menyapa maupun menyalami anggota DPR RI tersebut. Bahkan, lawatannya ke wilayah terkenal dengan buah Mangga itu, Oneng diberikan sumbangan berupa uang sebesar Rp.2,5 juta dari masyarakat setempat untuk modal dana kampanye di perhelatan Pilgub Jabar 2013 tersebut. Vera, salah seorang warga Perkampungan Ne-

Bupati Buka BPR Karya Remaja Indramayu

I

NDRAMAYU (LJ) – Bupati Indramayu, Hj. Anna Sophana menyatakan, bangkit dari keterpurukan ekonomi masyarakat, dewasa ini telah menggiatkan pelaku usaha untuk terus mengejar ketertinggalan sehingga mampu meningkatkan minat investor. Untuk mendorong para wirausaha baru itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu membentuk PD (Perusahaan Daerah) berbentuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR). “Makanya, Pemkab Indramayu menjadikan PD BPR Karya Remaja Indramayu sebagai pioneer dalam mengawal stabilitas perekonomian dibumi Wiralodra,” kata bupati saat meresmikan salah satu PD BPR Karya Remaja, Selasa (4/12) di Jalan RA. Kartini. Anna berharap, keberadaan BPR Karya Remaja mampu membantu masyarakat Indramayu terutama UKM yang dibawah garis kehancuran untuk segera tertolong melalui bantuan lunak.

Dan yang terpenting dapat bersinergi serta mampu mengalahkan bank-bank swasta di wilayah Indramayu “BPR Karya Remaja ditengahtengah masyarakat harus menjadi bagian dari harapan rakyat. Managemannya mampu mengimbangi kebutuhan pasar. Tidak menyurutkan semangat serta dapat termotifasi untuk terus bekerja secara professional, maka diyakini BPR ini menjadi dambaan dan mampu ngalahkan Bank yang lain di Kabupaten Indramayu,” ujarnya. Terkait APBD yang akan digulirkan untuk pengembangan BPR, bupati menolak memberikan bantuan sebelum direksinya mampu dan dapat membuktikan kinerja dengan baik. Sehingga, keberadaannya tidak merepotkan pemkab dan mampu mandiri serta berdaya saing. Sementara, Direktur Bank Indonesia Cabang Cirebon, Syaefudin Basyar dalam sambutanya sangat memberikan

apresiasi kepada direksi BPR Karya Remaja. Dimana selama 2 tahun berdiri telah mampu mengenal jati diri yang sesungguhnya. “Itu terlihat dari pendongkran perekonomian yang berpihak kepada masyarakat kecil, dan terbukti dari 15 BPR dapat disatukan menjadi Karya Remaja,” ungkapnya. Pihaknya berharap, dibawah kepemimpinan Pak Sugianto, para direksi mampu mengelola Rp.172 miliar sebagai modal perusahaan ini. Dengan begitu, kedepan mampu berkembang dengan pesat dan menjadi dambaan masyarakat Indramayu. ”Rp.172 miliar yang akan dikelola cukup besar. Ini merupakan amanah yang harus diemban sejauh mana keberadaan dan prestasi BPR mampu mengalahkan BJB Jabar bahkan bank-bank lainya,” jelas Syaefudin. Direktur PD BPR Karya Remaja, Sugianto menjelaskan, modal yang dimilki BPR ini sudah dikelola selama kurang lebih dua tahun, sehingga keberadaanya mampu memberikan peluang bagi pengusaha, wirausaha, UKM dan masyarakat secara keseluruhan hingga mampu mengumpulkan Rp.172 miliar sebagai dana persediaan yang akan dikelola. Oleh karena itu, penilaian obyektif ada pada nasabah nanti. “Kami mohon dukungan dan perhatian dari masyarakat Indramayu atas berdirinya BPR Karya Remaja ini. Karena merupakan cikal bakal dan buah karya masyarakat Indramayu yang remaja, maka dukungan dan do’a dari semua pihak sangat kami harapakan untuk memajukan perusahaan ini,” paparnya. Acara diakhiri dengan penandatanganan prasati peresmian oleh Bupati Indramayu didampingi Direktur BI Cabang Cirebon, Ketua DPRD Indramayu dan Direktur PD. PBR Karya Remaja. ! IHS

layan Indramayu mengatakan, mas masyarakat sengaja memberikan uang itu kepada Oneng sebagai modal kampanye, walaupun jumlahnya tidak besar. Bantuan itu dari hasil kumpulan masyarakat dengan menyisihkan uang belanja dapur. “Dana bantuan itu, sama sekali tidak ada paksaan dari siapapun. Ini murni inisiatif masyarakat disini untuk membantu Oneng dalam pemilihan nanti,” ungkapnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Vera menambahkan, diharapkan bantuan yang diberikan masyarakat itu menjadi modal awal, walaupun jumlahnya sendiri tidak besar. Tetapi, lanjutnya, bantuan ini bisa menjadi bermanfaat lebih besar bila digunakan dijalan yang benar. “Kita ikhlas menyumbangkan sebagian uang dapur untuk dana kampanye Oneng,” ujarnya. Sementara, Oneng menjelaskan, apabila di Indramayu ini mempunyai potensi besar. Dan indramayu tidaklah miskin, karena banyak sekali potensi yang dapat digali, seperti pertambangan, kelautan, serta pertanian. Dan itu merupakan sumber daya yang semua daerah belum tentu memilikinya. “Maka itu dengan potensi yang ada, mari kita bangun daereh ini menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya,” jelasnya saat mengelar jumpa pers. Ketika di singgung mengenai dana yang disumbang dari masyarakat perkampungan nelayan, Oneng sepertinya merasa terharu apa yang di perbuat masyarakat padanya itu. “Tentunya saya merasa terharu dengan sumbangan masyarakat ini, dan saya akan terima apapun pemberian mereka. Karena tanpa mereka, apalah saya ini. Dan saya mengucapkan banyak terima kasih kepada khalayak masyarakat yang mendukung saya, khususnya di Indramayu. Sebetulnya bukan di Indramayu saja saya mendapatkan sumbangan ini, melainkan dari daerah lain pun juga ikut menyumbang dana kampanye saya,” tukas Oneng. ! SLH

Pemkab Indramayu Cegah HIV/AIDS Tingkat Bawah “Mereka sebagian besar berada dalam usia produktif. Setelah melakukan tes lebih lanjut, dua orang dinyatakan positif HIV/ AIDS. Dan mereka bukan hanya sakit, tapi punya masalah yang kompleks di sekitarnya, maka perlu penanganan khusus juga,”

I

NDRAMAYU (LJ) - Mencegah meluasnya penyebaran kasus HIV/AIDS, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu membuka layanan penyakit tersebut di Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat). Itu dilakukan agar pencegahan bisa ditangani mulai dari tingkat bawah. Ada empat Puskesmas yang disediakan Pemkab Indramayu untuk melakukan pelayanan HIV/AIDS, mulai dari Puskesmas Jatibarang, Puskesmas Margadadi, Puskesmas Karangampel dan Puskesmas Kandanghaur. Menurut Titin Ning, Kepala Puskesmas Jatibarang Indramayu, dalam satu bulan sedikitnya 50 hingga 60 pasien terkait dengan infeksi menular seksual (IMS). Infeksi ini menjadi salah satu titik rawan terjadinya HIV/ AIDS. “Mereka sebagian besar berada dalam usia produktif. Setelah melakukan tes lebih lanjut, dua orang dinyatakan positif HIV/AIDS. Dan mereka bukan hanya sakit, tapi punya masalah

yang kompleks di sekitarnya, maka perlu penanganan khusus juga,” kata Titin. Titin mengatakan, pasien yang datang tidak hanya dari kawasan Jatibarang. Akantetapi banyak yang datang dari wilayah lain, alasannya agar konsultasi dan penanganan yang dilakukan lebih nyaman, karena jauh dari orang yang mengenali mereka. Hanya saja, lanjut Titin, IMS memiliki karakter khusus dalam penanganannya. Maka puskesmas tersebut menyediakan tim khusus untuk menangani penyakit IMS dengan kunjungan rumah. Ketika ada satu pasien datang ke puskesmas untuk berkonsultasi, tim tersebut menambil langkah lanjutan dengan mendatangi rumahnya. “Dengan penyakit yang bersifat menular, maka dirunut pula mata rantainya agar pengobatan bisa dilakukan secara menyeluruh,” jelasnya. Titin menambahkan, tim ini juga melakukan pendekatan kepada lingkungan terdekat tempat pasien berdomisili. Pemerintah desa ikut dilibatkan untuk mencegah makin terpojoknya penderita IMS atau HIV/AIDS di tengah stigma negatif masyarakat. “Bisa semakin sulit jika mereka dikucilkan oleh masyarakat, maka kami juga melakukan pendekatan kepada lingkungan sekitar,” paparnya. Kepala Dinas Kesehatan Indramayu, Dedi Rohendi mengungkapkan, stigma yang tumbuh di masyarakat menjadi salah satu tantangan dalam menangani HIV/AIDS. Rasa malu atau anggapan bahwa penderitanya adalah aib ikut mempersulit petugas medis dalam penanganan. Maka pendekatan oleh petugas di lapangan ikut menentukan keberhasilan. Dedi menyatakan, sampai bulan Oktober 2012 lalu, angka kasus HIV/AIDS di Indramayu mencapai 885 kasus. Angka tersebut kumulatif, terhitung sejak pendataan dimulai tahun 1993. ! SLH


LINGKAR CIREBON

Edisi 197 - Tahun 1 - Rabu , 05 Desember 2012

Akibat Pegawai Jarang Ngantor

LINTAS | CIREBON

Warga Penguragan Keluhkan Pelayanan UPT PPKB

KAB.CIREBON (LJ) – Keberadaan Kantor UPT PPKB di Kecamatan Panguragan Kabupaten Cirebon yang ada di Desa Kalianyar dikeluhkan warga setempat. Keluhan itu muncul ketika warga akan meminta pelayanan penandatanganan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu), tidak ada satupun pegawai yang di gaji pemerintah itu berada di kantor. Sehingga, kantor pelayanan itu terlihat sepi tak ubahnya seperti kuburan lantaran tidak ada penghuninya. “Saya minta Bupati Cirebon menindak tegas pegawai di UPT PPKB Panguragan ini, karena telah mengabaikan tugas dan fungsinya,” kata Tumari (41), warga asal Desa Panguragan Wetan kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Menurut dia, akibat tidak adanya penghuni yang bertugas di Kantor UPT PPKB itu, untuk penandatanganan SKTM menjadi terhambat. Padahal, saat

dirinya mendatangi kantor tersebut masih masuk kedalam jam kerja. “Masa baru jam 10.00 WIB keadaan kantor pelayanan sudah sepi penghuni. Parahnya lagi, kantornya telah dikunci gembok,” jelas Tumari dengan nada kesal. Keluhan sama juga dikatakan, Ahmad (29), warga Desa Karanganyar, apabila dirinya yang termasuk kedalam kategori warga miskin merasa telah ditelantarkan pemerintah. Sebab, akibat jarangnya pegawai UPT PPKB berada di kantor membuat keperluannya mendapatkan tandatangan SKTM terhambat. ”Memang benar mas, Kantor UPT PPKB tersebut hampir setiap hari jarang ada petugasnya. Itu saya alami saat minta tandatangan SKTM sekitar jam 11.00 WIB, tak tahu ada keperluan apa petugas di kantor keluar semua,” terangnya.

Sebanyak 29 Balita di Kota Cirebon Kena HIV/AIDS

Ahmad mengungkapkan, dirinya pernah menghubungi Kepala UPT PPKB saat meminta tandatangan SKTM yang kondisinya lagi penting, namun sayangnya hendphon milik Kepala UPT bernama Heri itu dalam kondisi tidak aktif. Karena SKTM dibawanya itu sangat mendesak untuk keperluan pengurusan pasien yang tengah dirawat di Rumah Sakit di Bogor maka dirinya menghubungi pegawai UPT setempat bernama Teguh dan meminta agar menunggu sampai jam 14.00 WIB. “Karena jam yang dijanjikan Teguh itu terlalu lama, sedangkan dua orang pasien sedang menunggu perawatan dari rumah sakit, saya minta agar secepatnya datang ke Kantor UPT PPKB,” paparnya. Sayuti (33), warga Desa Kalianyar Kecamatan Panguragan membenarkan, Kantor UPT PPKB tersebut jarang terlihat pegawai yang masuk kantor. Sehingga warga yang membutuhkan pelayanan penandatangan SKTM mengalami kesulitan. “Pernah warga yang membutuhkan tandatangan SKTM mendatangi rumah pegawai UPT PPKB, karena dari siang sampai sore kantor itu tak ada pegawai yang ngantor sama sekali. Tapi sesampainya di rumah pegawai tersebut, warga kembali di kecawakan, sebab pegawai berasalan cap atau stempelnya ada di kantor, dan kunci kantor dibawa temannya yang lain,” ujarnya. Sayuti berharap, banyaknya keluhan warga saat meminta pelayanan kepada perwakilan dinas di wilayah itu, dirinya minta ada tindakan tegas kedisiplinan pegawai dari Pemkab Cirebon. “Itu harus dilakukan pemerintah, karena kalau dibiarkan kejadian ini akan terus terjadi,” jelasnya. Terpisah, Teguh, pegawai UPT PPKB Kecamatan Panguragan mengatakan, dirinya sedang ada tugas di luar dan tidak bisa diwakilkan oleh siapapun. ”Ma’af mas, pegawai di sini cuma ada 4 orang dan itupun ada tugas di luar semua. Maka tidak bisa di wakilkan oleh siapapun. Jika ada yang mau pelayanan penandatanganan SKTM, telpon saya saja langsung,” tukasnya. ! HEN

Kapolres Cirebon Fokus Tangani Kasus Narkoba

Sri menyatakan, rendahnya kesadaran masyarakat itu menyebabkan Kota Cirebon menduduki peringkat keempat penderita HIV/ AIDS se Jawa Barat. Untuk penularan penyakit HIV/AIDS tersebut, lanjutnya, sudah menyebar di 20 kelurahan. Padahal dulu hanya di Kecamatan Harjamukti saja.

CIREBON (LJ) – Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Cirebon, Sri Maryati mengungkapkan, sejak tahun 2005 hingga 2011, jumlah penderita HIV/AIDS di wilayah pemasok udang ini mencapai 488 orang. Ironisnya lagi, jumlah sebanyak itu 29 diantaranya dialami balita (bawah lima tahun) yang ditularkan dari ibunya karena mengidap penyakit tersebut. “Penyebaran HIV/AIDS kini tidak hanya pada orang dewasa, tetapi 29 balita di Kota Cirebon pun telah tertular,” ungkapnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Menurut dia, saat ini penyebaran penyakit HIV/AIDS di daerah Pantura terutama Kota Cirebon terus meningkat. Meski pihaknya berusaha keras melakukan sosialisasi tentang bahaya penyakit itu, namun kesadaran masyarakat masih rendah., “Makanya, sulit dikendalikan,” ujar Sri.

“Diperkirakan jumlah mereka akan terus meningkat jika kesadaran dan pengetahuan tentang penyakit membahayakan itu masih rendah,” paparnya. Sementara, Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon sudah berupaya mengantisipasi dengan membuat Perda Nomor 1 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV AIDS. Aturan daerah dalam bentuk perda itu, kata Sri lagi, diharapkan mampu meningkatkan pencegahan dan penularan penyakit berbahaya yang sampai sekarang belum ditemukan obatnya. “Keampuhan perda tersebut terlihat dari indeks grafik data resmi jumlah penderita HIV AIDS di Kota Cirebon,” jelasnya. Sri menambahkan, isi dalam perda antara lain, bagi penderita yang sengaja menularkan akan dikenakan sanksi denda dan penjara. Begitu pula tempat hiburan, mereka diharuskan menjaga kesehatan pemandu lagu (PL) agar tidak terjangkit penyakit AIDS. “Jika ada PL terkena HIV/AIDS atau sengaja menularkan, pemerintah akan menindak tegas tempat hiburan tersebut,” tukasnya. ! EKA

Koalisi Pantura-Priyangan Yakin Menangkan Pilgub Jabar KAB.CIREBON (LJ) - Pasangan Bakal Calon Gubernur Jawab Barat yang diusung Partai Golkar, Irianto MS Syafiudin-Tatang Farhanul Hakim (Intan) dengan mengusung kekuatan Pantura dan Priyangan diyakini bisa memenangi Pilgub Jabar 2013 nanti. Hal itu diungkapkan Irianto MS Syafiudin atau yang akrab disapa Yance saat mendampingi Aburizal Bakrie mengunjungi petani bawang di Desa Ender dan SMK Yasmi Gebang Cirebon, Selasa (4/12). Yance mengungkapkan, kekuatan dirinya yang didukung dari wilayah Pantura khususnya Ciayumajakuning dan pasangannya Tatang, mantan Bupati Tasikmalaya yang mempunyai kekuatan dari wilayah Priyangan membawa dirinya yakin akan mendulang suara mutlak dalam Pilgub Jabar 2013 tersebut. “Kalau saya tidak yakin, kenapa saya harus maju dalam Pilgub nanti. Karena hanya membuang waktu dan tenaga saja,” ujarnya kepada LINGKAR JABAR. Disamping itu, Yance menyampaikan pesan politiknya kepada masyarakat jika terpil-

ih menjadi Gubernur nanti, tiga program yaitu kesehatan gratis, sekolah gratis, dan program Rp 500 juta per desa untuk setiap tahunnya agar mempercepat pemerataan pembangunan di Jawa Barat akan digulirkan. Menanggapi orasi politik mantan Bupati Indramayu dua priode itu, tokoh masyarakat Cirebon yang juga ketua Yayasan Martha Indonesia, H. Maramis Roses mengungkapkan, bahwa Yance adalah satu-satunya calon gubernur dari wilayah Pantura. Dan sebagai masyarakat di wilayah pantura, tentunya sangat berharap dan menginginkan pemimpin Provinsi Jawa barat berasal dari wilayah pantura yang selama ini belum pernah ada. Sementara, Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (Ical) juga meyakinkan jika Yance akan bisa mendapatkan tempat di masyarakat Jawa Barat berdasarkan pengalamannya yang pernah dilakukan selama menjadi Bupati Indramayu dua priode berturut-turut tersebut. “Dedikasi Yance untuk membangun masyarakat di Jawa Barat tidak diragukan lagi,” tukasnya. ! GYO

dari perusahaan yang ditunjuk untuk melakukan produksi salah satu produk Terasi bermerek “Mama Suka” (Makloon). Sehingga, kecelakaan kerja tersebut bukan sebagai tangungjawab dari PT Jico Agung selaku pemilik merek “Mama Suka”. “Kami khawatir dengan pengunaan PT Mama Suka dalam pemberitaan tersebut dapat berakibat buruk bagi penjualan produk kami yang bermerek Mama Suka,” kata Rangga. Seperti diberitakan sebelumnya, perhatian perusahaan di Kabupaten Cirebon terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) para buruh masih

Dedi Optimistis Suara Pasangan Paten 52 Persen

KAB.CIREBON (LJ) - Kader PDIP yang juga Bupati Cirebon Dedi Supardi optimis mampu meraih suara hingga 50 persen di daerahnya untuk pasangan Rieke Diah Pitaloka dengan Teten Masduki (PaTen) dalam Pilgub (Pemilihan Gubernur) Jabar 2013.“Sebagai kader partai (PDIP), saya akan setia dan berjuang mati-matian untuk memenangkan Rieke-Teten di Cirebon. Saya optimistis mampu meraih suara 52 persen di Cirebon untuk pasangan PaTen,” kata Dedi, dalam rilis resmi Media Centre Paten, Kemarin.Bupati Cirebon yang merupakan kader PDI Perjuangan itu menyatakan diri mendukung sepenuhnya Rieke dan Teten. Itu dikatakan Dedi, dihadapan Rieke Diah Pitaloka, Teten Masduki dan Plh Ketua DPD PDI Perjuangan, TB Hasanuddin.Kendati sebelumnya Dedi berkeinginan kuat untuk maju menjadi Calon Gubernur Jabar, dia menyadari bahwa keputusan partai untuk menetapkan Rieke-Teten telah berdasarkan survei internal dan beberapa pertimbangan lain. Dedi mengatakan, ia bersama seluruh kader PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon akan mensosialisasikan pasangan PaTen hingga masyarakat tingkat bawah.”Pokoknya Rieke-Teten harus menang,” tegas Dedi.Dikesempatan sama, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, TB Hasanuddin mengapresiasi dan sangat bersyukur terhadap sikap Dedi. “Atas nama DPD PDI Perjuangan dan seluruh kader, saya mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Pak Dedi yang telah menunjukan loyalitasnya terhadap partai,” tukasnya. ! GYO/PIP

Hari Ini, Kemenparekraf Lounching Gerbang Kampung

KAB.CIREBON (LJ) - Banyaknya korban berjatuhan terutama dialami kalangan remaja yang masih duduk di bangku sekolah akibat mengkonsumsi narkoba dan minuman keras, menjadi perhatian khusus jajaran Polres Cirebon dalam mengungkapnya. “Memang saat ini jajaran kami lebih fokus dalam mengungkap kasus narkoba. Tapi bukan berarti kasus-kasus lainnya kami abaikan,” kata Kapolres Cirebon, AKBP Hero H Bachtiar kepada wartawan saat mengelat jumpa pers di Mapolres Cirebon, Selasa (04/12). Kapolres menegaskan, jajarannya tidak akan segan-segan menindak tegas kepada para pengedar, mulai Apotik serta apoteker jika diketahui masih menjual pil Dektro dan Trihek dalam jumlah besar. Apalgi tanpa menggunakan resep dari dokter. Manurut dia, dari hasil pengungkapan kasus itu, sudah ada 21 korban akibat over dosis yang mengkonsumsi obat-obatan jenis tersebut. Hal itu, kata Hero, sudah tidak bisa ditolerir lagi dan pihaknya selain menerapkan Undang-undang narkotika, juga menerapkan Undang-undang kesehatan dalam menindak pelaku kasus narkoba. “Kami juga telah melakukan kerja sama dengan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon,” ujarnya. Hero mencontohkan penindakan tegas yang telah dilakukan jajarannya, yakni dilakukan terhadap salah satu Apotik yang ada di sekitar Kecamatan Beber kabupaten Cirebon dengan mencabut izinnya. Itu dilakukan, karena apotik itu diketahui telah menjual pil Dekstro dan Trihek tanpa resep dokter dalam jumlah besar. “Tak hanya apotik saja yang sudah kami cabut izinnya. Kami juga menindak tegas apoteker yang ada di kecamatan tersebut,” paparnya. Ia menjelaskan, bahwa dari hasil penanganan kasus narkoba yang sudah dilaksanakannya, pihaknya mandapatkan barang bukti berupa ganja sebanyak 395,5 kilo, sabu-sabu 0,57 gram, pil Dekstro 15.286 butir dan Trihex sebanyak 1.810 butir. Selain itu, 450 botol miras dari berbagai merek dan 1.457 liter tuak diamankan jajarannya. “Barang-barang tersebut di dapat dari berbagai tempat, baik dari pengedar maupun para pedagang,” tukas Kapolres Cirebon. ! WAS

PT. Jico Agung Bantah Karyawan Alami Kecelakaan Kerja di Mama Suka KAB.CIREBON (LJ) - Terkait pemberitaan edisi 189 terhadap PT Mama Suka yang diduga abaikan keselamatan buruh dibantah PT Jico Agung, selaku pemilik merek “Mama Suka”. Dimana dalam surat hak jawabnya, Mama Suka merek terdaftar yang dimiliki PT Jico Agung, dan bukan merupakan perusahaan seperti diberitakan sebagai PT Mama Suka. Rangga Prayoga, Legal Supervisor PT Jico Agung melalui surat hak jawabnya mengatakan, bahwa karyawan yang mengalami kecelakaan pekerjaan tersebut, bukan karyawan PT Jico Agung. Melainkan karyawan

9

terabaikan. Pasalnya, buruh yang sedang bekerja mengalami kecelakaan masih terisolasi oleh perusahaan. Hal itu dialami Dian Sri (18), warga Desa Rawaurip Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon yang bekerja di PT. Mama Suka. Dimana saat bekerja, dirinya tertimpa rak besi penyimpanan hasil produksi beberapa waktu lalu hingga menyebabkan patah tangan, namun hingga kini belum mendapatkan tunjangan dari pihak perusahaan yang memproduksi pengolahan terasi tersebut. Setelah dirinya mengalami kecelakaan, Ungkap Dian, secara lisan

dari pihak perusahaan berjanji akan bertanggung jawab untuk biaya pengobatan. Tetapi dirinya baru menerima uang sebesar Rp400.000 dari perusahaan untuk biaya Rotgen, ternyata uang tersebut hasil dari rekan kerjanya yang diminta menyumbang sebesar Rp20.000 per orang. “Beberapa rekan kerja yang pernah mengalami kejadian serupa (kecelakaan di pabrik,red) juga mendapat perlakukan sama, seolah perusahaan lepas tangan terhadap kecelakaan yang dialami para buruh,” ungkapnya kepada LINGKAR JABAR. ! RED

CIREBON - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan melounching program Gerbang Kampung yang digelar di Keraton Kasepuhan Cirebon, Rabu (5/12) pukul 14.00 wib. Rencananya, dalam lounching program itu akan dihadiri Menkokesra, Wamendikbud, sekjen Kemenparekraf dan beberapa pejabat di wilayah Cirebon. PRA Arief Natadiningrat, Sultan Sepuh XIV mengatakan, gerakan membangun kampung ini dalam rangka mendukung program revitalisasi keraton. Dalam pelaksanaan gerbang kampung juga akan di berikan bantuan kepada masyarakat di sekitar keraton berupa perbaikan rumah tidak layak huni, asupan makanan balita, pelatihan kader posyandu, pusat kesehatan masyarakat, pemberdayaan nelayan, penataan kawasan kumuh, rumah pintar, perlengkapan bermain PAUD, pelatihan guru PAUD dan lainnya. Adanya program ini, kata Arief, diharapkan masyarakat sekitar keraton sehat, cerdas, berbudaya dan sadar wisata. Sebagai warga Cirebon, dirinya sangat bersyukur dengan program ini karena akan memmbantu masyarakat miskin, tidak sehat dan pengangguran.“Sebab, keraton akan menjadi destinasi nasional dan internasional dalam kegiatan Gelar Budaya Keraton,” ujarnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin.Pra Arief Natadiningrat menambahkan, di samping launching gerbang kampung, keraton kasepuhan juga bekerjasama dengan Kemenparekraf rencananya akan mengadakan acara gelar budaya keraton. Dalam acara tersebut akan dipamerkan sebanyak 20 both kerajinan ekonomi kreatif unggulan Cirebon, seperti batik, lukisan kaca, ukiran, makanan dan minuman serta lainnta.Selain itu juga, lanjut Arief, akan menampilkan tarian 4 keraton yaitu Kasepuhan, Kanoman, Cirebonan dan Kaprabonan. “Acara gelar budaya ini akan di tutup dengan suguhan pagelaran wayang kulit dengan dalang Keraton Kasepuhan, Ki Kardama suryanata Prawa,” tukasnya. ! DUD


POLKUM

Edisi 197 - Tahun 1 - Rabu 05 Desember 2012

Fatsun Partai, Bupati Subang Siap Menangkan Rieke-Teten

SUBANG (LJ) - Bupati Subang Ojang Sohandi menegaskan sikapnya dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2013 mendatang. Dia pun mengaku siap untuk berjuang memenangkan pasangan Rieke Diah PitalokaTeten Masduki yang diusung dari PDI Perjuangan, partai yang sama mengusungnya dalam Pilbup Subang bersama Eep Hidayat. Sikap Ojang ini selaras dengan sikap Bupati Cirebon Dedi Supardi dan Bupati Kuningan Aang Hamid Suganda. “Secara fatsun partai, saya akan mendukung penuh dan siap

memenangkan Rieke Diah PitalokaTeten Masduki yang diusung oleh PDIP,” ujarnya kepada wartawan, kemarin. Namun, kalau untuk cuti atau tidaknya pada masa kampanye pilgub? Ojang mengatakan dirinya belum menentukan cuti apa tidak. Pasalnya dia saat ini tidak memiliki wakil di pemerintahan Subang. “Kalau saya cuti di masa kampanye siapa nanti yang akan mengantikan saya,” katanya. Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Subang Atin Supriatin mengatakan seluruh kader PDIP Kabupaten Subang sudah bulat semuanya untuk

memenangkan pasangan Paten dalam Pilgub Jabar. “Meskipun saya belum bisa menentapkan, sanksi apa kepada kader partai yang tidak mendukung Paten, namun jika ditemukan ada kader partai yang tidak mendukung Paten, maka kami akan segera laporkan ke DPD maupun DPP biar mereka yang memberikan sanksinya,” paparnya. Sementara itu, dalam kunjungannya ke Cirebon, Rieke Diah Pitaloka menyatakan lebih mendukung pemekaran Kota dan Kabupaten di Wilayah Jawa Barat ketimbang pembentukan Provinsi

Cirebon. Ia menegaskan pemekaran Kota dan Kabupaten di wilayah Jawa Barat akan meningkatkan berbagai aspek potensi di Jawa Barat. Namun, ia menekankan, sebelum pemerataan, kebutuhan rakyat, pendidikan, kesehatan melalui sarana dan prasananya harus diprioritaskan. “Kita (wilayah Jawa Barat) tertinggal oleh daerah lain. Jawa Barat memiliki kawasan yang luas, dan masyarakat yang banyak, namun baru memiliki 26 Kota dan Kabupaten. Oleh sebab itu sangat perlu diadakan pemekaran Kota dan Kabupaten ke depan. Karena sudah saatnya, pembangunan harus merata, tidak hanya bersifat Bandung Centris saja,” katanya saat berbincang bersama Sultan Sepuh XIV, Keraton Kasepuhan, PRA Arief Natadiningrat di Keraton Kasepuhan. Ia memastikan, fasilitas kesehatan adalah dasar kebutuhan rakyat. misalnya, diperlukannya pembangunan puskesmas baru, kemudian RSUD tidak hanya di satu Kota atau Kabupaten saja. “Sudah saatnya kita melakukan pemekaran, dan ini yang akan kami pelajari bersama, dan semuanya untuk rakyat,” tambanya Sultan Sepuh, Keraton Kasepuhan, PRA Arief Natadiningrat mengaharapkan, agar Rieke yang maju didampingi Teten dapat memperjuangkan pemerataan pembangunan tersebut. “Ketika hajat Rieke dan Teten menang, selama lima tahun mendatang, proritaskan pemetaraan pembangunan, penguatan ketahanan pangan, dan jadikanlah Jawa Barat provinsi yang mandiri akan penghidupan rakyatnya,” pesannya. ! GYO/WAS

11

Lintas Golkar Jabar Sejak Lama Sudah Usulkan Pemecatan Aceng BANDUNG - Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Irianto MS SyaÞuddin (Yance) mengungkapkan pihaknya sejak lama telah mengajukan pemecatan terhadap Bupati Garut Aceng Fikri. Pasalnya, perilaku Aceng dianggap tidak layak sebagai kader partai berlambang pohon beringin tersebut. “Kami sudah melayangkan rekomendasi pemecatan terhadap Bupati Garut kepada DPP sejak 24 Februari 2012 lalu,” ujar Yance saat dikonÞrmasi wartawan, Selasa (04/12). Yance mengaku sudah lama tidak menganggap Aceng Fikri sebagai kader Golkar. Sebab, orang nomor satu di Kabupaten Garut itu sempat terlibat aksi pemukulan terhadap PK Banjarwangi Garut pada Musdalub Garut 24 Februari lalu. “Bupati Garut tidak bersikap seperti kader Golkar,” katanya. Meski sudah melayangkan rekomendasi pemecatan, namun hingga kini pihaknya belum menerima tanggapan dari DPP terkait usulan pemecatan tersebut. Melihat kondisi tersebut, pihaknya enggan mengajukan kembali pemberhentian Aceng. “Pengajuan cukup sekali saja Ferbruari lalu. Mudah-mudahan pencoretan Aceng Fikri sebagai kader Golkar bisa dipercepat,” pungkasnya. ! BDN

Bupati Purwakarta Usut Grup Facebok Penghina Dirinya PURWAKARTA - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengerahkan pakar hukum dan IT untuk mengumpulkan bukti dan keterangan tentang dua grup facebook, Tentang Pilbup Purwakarta(TPP) dan Gerakan Asal Bukan Dedi (Abud), sekaligus mengungkap siapa pengelola kedua akun tersebut. Jika hasil investigasi ini sudah Þnal, nantinya akan dibawa ke ranah hukum. Langkah yang dilakukan Dedi merupakan lanjutan atas langkah hukum dengan mempolisikan salah satu fesbuker yang diketahui berprofesi sebagai sekuriti di Kawasan Industri Kota Bukit Indah (KBI), dan berdomisili di sekitar Kecamatan Pasawahan. “Pembentukan tim khusus ini diharapkan dapat bekerja maksimal dengan sedetail mungkin mengumpulkan bukti dan keterangan. Sehingga, ketika dibawa ke ranah hukum sudah memiliki cukup bukti. Sebab muatan, atau beberapa status serta komentar pada TPP dan Gerakan Abud, sangat tendensius dan diduga kuat melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Dedi kepada wartawan, Selasa (4/12). Sejak awal, Dedi mengaku, secara pribadi, tidak mempermasalahkan jika banyak orang yang mencaci maki dirinya. Namun, jika cacian itu sudah dibawa ke ranah publik akan menjadi preseden buruk kepada masyarakat. Saat ini, pihaknya sudah berkonsultasi dengan pihak kepolisian terkait masalah tersebut. ! GYO

Sambungan Hal 1 Nazaruddin... “Yang ngasih itu ada Umar Arsal, Michael Watimena, Dewo, Saan, Angie, ada juga yang dari saya,” kata Nazar. Dikatakannya, uang yang dibawa ke Kongres Partai Demokrat jumlahnya sekitar 12 juta dollar AS dan Rp 30 miliar. Dari jumlah itu, hanya Rp1 juta yang tersisa. Uang itu digunakan untuk pemenangan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. “Uang diambil dari Hambalang dan proyek-proyek lain. Dari universitas seperti Tadulako, Haluelo, itu semua sudah dilaporkan tadi,” tambah Nazar. Menurutnya lagi, pemeriksaan kali ini fokus pada pada penyerahan uang ke DPC-DPC yang mendukung Anas. Nazar mengatakan, uang dibagibagikan kepada DPC dalam amplop

berisi sekitar 5.000-10.000 dollar AS. Nazar menjelaskan, uang itu berasal dari Machfud Suroso (Direktur PT Dutasari Citralaras) yang memberikannya ke Yulianis (Wakil Direktur Keuangan Grup Permai) untuk dibawa ke Bandung dengan mobil box. Nazar menyebut Anas sebagai pemilik Grup Permai yang kerap menggiring proyek di kementerian. Dalam menyidik kasus Hambalang, KPK telah menetapkan Deddy Kusdinar sebagai tersangka pertama. Penyidik mengendus Deddy telah menyalahgunakan wewenang dalam mengurus proyek Hambalang hingga mengakibatkan kerugian pada keuangan negara. Di proyek ini, DK bertindak sebagai panitia lelang. Ketika menjalani pemeriksaan pertama sebagai

tersangka, Deddy membantah telah melakukan korupsi. Dia mengaku sudah melaksanakan proyek Hambalang sesuai perintah kuasa pengguna anggaran, Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng. Kasus Hambalang mengemuka akibat nyanyian bekas Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, yang mengatakan ada kejanggaran proyek senilai Rp1,5 triliun tersebut. Belakangan, diketahui nilai proyek membengkak menjadi Rp2,5 triliun. Kasus ini pun bergulir bak bola salju. Sejumlah nama penting di negeri ini ikut terseret, bahkan beberapa diantaranya sudah dijebloskan ke penjara oleh KPK. ! CPS

tentu saja patut dicurigai, kenapa dipaksakan lolos? Semestinya mereka lebih memprioritaskan kondisi warga Kabupaten Bogor yang saat ini banyak yang hidup dalam kesulitan dan masih membutuhkan bantuan pemerintah daerah. Saya menilai renovasi gedung itu pemborosan uang rakyat. Itu juga pasti akan melukai mayoritas warga,” katanya. Ketua LSM Komite Pemantau Pembangunan (KPP) Arthur Herman S juga mencuatkan dugaan proyek renovasi gedung itu hanya untuk ‘kepentingan’ oknum anggota DPRD pengusul anggaran proyek renovasi gedung DPRD. “Logikanya dimana, kita semua bisa melihat bahwa gedung DPRD masih sangat bagus, apalagi baru tahun kema-

rin Sekretariat DPRD merenovasi ruang kerja komisi-komisi Dewan senilai Rp 1,7 miliar. Wajar jika kami merasa curiga ada apa-apanya dibalik usulan anggaran proyek ini. Kita harus tolak pemborosan seperti ini,” tegasnya. Timbul dan Arthur senada meminta kepada Gubernur Jabar Ahmad Heryawan untuk mencoret usulan renovasi itu sebagai respon atas keberatan elemen masyarakat. “Kami berharap Gubernur masih punya hati nurani, jangan setujui usulan renovasi gedung DPRD Kabupaten Bogor. Kalau pun harus diloloskan, setidaknya nilai biaya proyek itu harus direvisi. Bagi kami, proyek renovasi dengan biaya 5 miliar tidak masuk diakal,” imbuh Gultom. ! DED/BSR

bagi Pelaksanaan Pembangunan untuk Kepentingan Umum. Ditambahkannya, sesuai Perpres tersebut, pengadaan tanah dilakukan oleh Pantia Pengadaan Tanah yang bersifat ad-hoc. “Prosesnya sering terhambat oleh diskontinuitas anggaran. Selain itu, masalah lain yang sering muncul adalah deÞnisi ? pembangunan untuk kepentingan umum? yang masih banyak diperdebatkan. Dan yang lebih penting lagi, pengadaan tanah juga bersinggungan dengan isu hukum mendasar seperti hak azasi manusia,

prinsip keadilan, prinsip keseimbangan antara kepentingan negara dengan kepentingan masyarakat baik secara individu maupun kelompok,” jelasnya. Sementara itu, Panitia kegiatan Rusly Yakob SH.MA, mengatakan, materi dalam kegiatan yang telah dilakukan ini diharapkan dapat dipahami oleh para peserta. “Mudah-mudahan dengan sosialisasi yang dilakukan, peserta dapat menyimak materi kegiatan ini dengan baik dan menjadikan referensi dalam menjalankan tugas,” pungkasnya. ! WIN

Gubernur... “Silahkan tanya kepada Ketua DPRD soal renovasi itu, karena beliau yang lebih berwenang,” kata Wasto kepada LINGKAR JABAR di Cibinong, kemarin siang. Ketua Umum LSM Komite Pemantau Aset dan Keuangan Negara (KompasKN) Timbul Gultom justru mencurigai lolosnya usulan anggaran renovasi gedung DPRD. Dia menduga ada yang “tak beres” dalam prosesnya. Itu karena usulan proyek renovasi tetap dipaksakan oleh unsur pimpinan dan anggota DPRD meskipun ditentang sebagian kolega mereka karena kondisi gedung DPRD masih layak pakai sampai beberapa tahun ke depan dan anggarannya pun tergolong besar. “Besarnya dana proyek renovasi gedung Dewan ini

Kantor.. adanya peraturan khusus pembiayaan pengadaan tanah dan keempat, belum jelasnya kriteria kegiatan yang dapat dikategorikan sebagai kepentingan umum. Keempat permasalahan tersebut menjadi salah satu penghambat untuk mencapai tujuan pembangunan untuk kepentingan umum,” ujarnya. Selama ini, lanjutnya, pengaturan pengadaan tanah didasarkan pada Peraturan Presiden (Perpres) No 36 Tahun 2005 yang kemudian diubah menjadi Peraturan Presiden No 65 Tahun 2006 tentang Pengadaan Tanah

DPRD... yang disambut tepuk tangan dan teriakan gembira atas Kesepakatan DPRD tersebut pun membahana di ruangan rapat paripurna dewan. Namun demikian, massa Komat Kabupaten Garut dan Gerak menegaskan tetap akan menggelar aksi unjuk rasa lanjutan. Informasi diperoleh, aksi unjuk rasa juga rencananya digelar aktivis mahasiswa pada Kamis (6/12). “Rencananya kita aksi gabungan, KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia), PMII (Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia), IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah), GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia), LMND (Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi), dan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) seGarut,” kata Ketua KAMMI Kabupaten Garut Rahmat Laba. Presiden Prihatin Kasus kawin singkat Bupati Aceng Fikri ini juga mendapatkan perhatian khusus

dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengikuti setiap perkembangan kasus tersebut. Hal itu dikemukakan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang bertemu Presiden SBY saat Puncak Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-67, di Sentul, Jawa Barat, kemarin siang. “(Presidenred) Menyinggung. Tapi tidak dalam,” ungkapnya. Apalagi, Senin (3/12) malam, Aher telah memanggil dan bertemu Bupati Aceng untuk menindaklanjuti perintah Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. Menurutnya, Presiden SBY ingin mengetahui perkembangan tersebut. Menurut SBY, kata Gubernur Heryawan, tindakan Bupati Aceng itu adalah tindakan tidak patut, dan tidak pantas dilakukan seorang pimpinan daerah. “Saya rasa semua orang pun akan menilai seperti itu,” imbuhnya. Di lain pihak, Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Garut Hj. Yati Rosyati Damiri menilai Bupati Aceng Fikri telah

menodai dan mempermainkan makna pernikahan yang nota bene sakral dalam kehidupan umat Islam. Karenanya Aceng harus mundur dari jabatan Bupati Garut. “Saya juga melihat pernyataan dan sikapnya yang plintat plintut seperti orang di luar kesadaran. Ada indikasi sering mabuk dan memakai narkoba. Maka untuk memastikannya, kita juga meminta BNN melakukan tes urine terhadap Aceng, dan hasilnya diberitahukan ke masyarakat !” tegas Yati. Sementara Aktivis Komite Penyelamat Kabupaten Garut, Aep Saepuddin, meminta pihak pihak terkait melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap Aceng HM Fikri. Pasalnya pernyataannya selalu berubah dan menganggap masyarakat bodoh. “Pernyataannya ke publik selalu berubah-ubah dan mimik mukanya sama sekali tak memperlihatkan rasa malu. Ini tanda harus diperiksa kejiwaannya,” tegasnya. ! JUL/BDN

A sendiri merasa apa yang dilakukannya tidak masalah. “Ya ini kan karena tekanan dari pemberitaan sehingga saya ngaku aja supaya selesai. Cuma salah saya apa? Saya datang ke KPU itu sebagai tugas kehumasan,” tandasnya membela diri. Seperti diberitakan sebelumnya, A diduga tidak netral karena telah menyebarkan tulisan ke wartawan yang berisi kegiatan calon gubernur dan wakil gubernur Jabar pasangan Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar.?? Beberapa contoh rilis yang dikirim melalui surat elektronik tersebut ialah “Deddy Mizwar Kagum Potensi Sineas Belia di Daerah” (dikirim tanggal 26/11), “Aher-Deddy Mizwar Jalani Pemeriksaan tanpa Kendala” (dikirim tanggal 24/11), “Jenderal Naga Bonar Turun Gunung” (dikirim tanggal 10/11). Panwaslu Jabar sendiri mengaku akan segera menggelar rapat pleno untuk memutuskan apakah staf Humas Pemprov Jabar inisial

A yang diduga bersikap tidak netral kepada salah satu calon incumbent bersalah atau tidak. Hal itu disampaikan Divisi Pengawasan Panwaslu Jabar, Dadan Firdaus usai proses klariÞkasi di Kantor Panwaslu Jabar. “Dalam waktu dekat kami akan melakukan pleno. Hasil kajian kami ini akan dituangkan dalam pleno nanti. Kalau sudah ada hasilnya akan kita kasih tahu kok,” ujarnya. Menurut Dadan, mereka menemukan adanya dugaan pelanggaran terhadap sosok PNS inisial A dan wajib melakukan klariÞkasi. “Hal ini ditujukan untuk menggali kebenaran dari sebuah informasi. Tidak perlu berasumsi dulu,” terangnya. Jika diperlukan, kata Dadan, pihaknya akan melakukan klariÞkasi atau meminta second opinion dari staf humas yang lain. “Kami akan melakukan klariÞkasi tentu saja langsung kepada yang disangkakan oleh publik,” jelasnya. ! HER

Memihak... Tapi saya enggak masalah untuk memperjelas. Tadi saya diterima oleh Bu Ihat (Ketua Panwaslu Jabar), Bu Dede, Pak Wilman dan Pak Guntara,” katanya. Dari pertanyaan yang dilontarkan Panwaslu, katanya, ada dugaan saya pakai baju kancing merah (logo Aher-Deddy Mizwar), disangkakan mengkampanyekan gubernur sebagai cagub. “Saya ini staf humas yang mendampingi Pak Gubernur selama dia sebagai gubernur. Saya menjalankan tugas sebagai humas,” tandasnya sambil menambahkan selama ini ia tidak pernah membagikan pamßet untuk mengkampanyekan AherDeddy Mizwar. Kalaupun mengirimkan email kegiatan Aher-Deddy, A menyatakan tidak pernah menuntut teman-teman media membuatnya. “Yang saya kirim kan tidak wajib dimuat,” tegasnya. A mengaku terpaksa mengaku bersalah karena merasa mendapat tekanan.


KHUSUS LINTAS Usai Pertahankan Gelar, Daud Yordan Kembali Berlatih BOGOR - Juara dunia kelas bulu IBO, Daud Yordan, mulai menjalani latihan kembali setelah mempertahankan gelar pertama kali di Marina Bay Sands Singapura beberapa waktu lalu. “Saya sudah mulai menjalani latihan karena memang saya mencintai tinju,” kata pemegang rekor bertarung 30 kali menang (23 di antaranya dengan KO) dan dua kali kalah itu ketika dihubungi wartawan, kemarin. Menurut petinju kelahiran 10 Juni 1987 tersebut, latihan yang dijalani saat ini masih bersifat umum, terutama untuk penguatan otot-otot dan daya tahan tubuh. “Latihan lebih banyak ke Þsik terlebih dulu,” katanya. Daud berhasil mempertahankan gelar juara dunia untuk pertama kalinya setelah menang angka atas petinju Mongolia Choi Tseveenpurev (119-110, 117-111, 118-110) di Singapura, 9 November 2012. Daud pertama kali menjadi juara dunia setelah mengalahkan petinju Filipina Lorenzo Villanueva, di Singapura, 5 Mei 2012. Daud menjadi petinju kelima Indonesia yang menjadi juara dunia. Sebelumnya, Indonesia memiliki Ellyas Pical (1980-an), Nico Thomas (1989), M Rahman (2004-2011), dan Chris John, yang kini juga masih memegang gelar kelas bulu WBA. Sebanyak 23 kemenangan Daud dengan KO dan dua kekalahan Daud dialami saat melawan Chris John dan Calestino Caballero dari Panama. ! KCM

Edisi 197 - Tahun 1 - Rabu 05 Desember 2012

12

Menang Beruntun, Skuad Persib Hampir Sempurna

Tim Yamaha Indonesia Targetkan Juara di Asean Cup Race BOGOR - Yamaha Indonesia menargetkan menjuarai 9th ASEAN Cup Race (ACR) yang akan digelar di Filipina, 7-8 Desember 2012. Target ini diharapkan terealisasi mengingat tradisi kuat juara Yamaha Indonesia di ajang ini. Sejak digelar tahun 2003, Yamaha Indonesia mengoleksi gelar terbanyak. Juara umum di 2003, 2004, 2006 dan 2009. Saingan terdekat adalah Thailand yang menyabet gelar di 2005, 2007 dan 2008. Di tahun 2010 tidak dilaksanakan di Thailand yang terkena bencana banjir. 10 wakil Yamaha Indonesia tahun ini sudah terpilih setelah rampung digelarnya Þnal Yamaha Cup Race di sirkuit Mandala Krida, Yogyakarta, Sabtu (1/12) lalu. Bukan hanya skill tapi kerjasama mereka akan jadi kunci sukses karena gelar juara umum dihitung dari total poin pebalap tiap perwakilan Yamaha, baik di kelas Manual (T135) menggunakan Jupiter MX dan kelas Matic (AL125) menggunakan Xeon. Tim Yamaha Indonesia menempatkan 3 pebalap seeded dan 2 pebalap novice di kelas Manual serta 2 pebalap seeded dan 3 pebalap novice di kelas Matic. “Sesuai tema Menuju Pentas Dunia, Yamaha Indonesia selalu mempersiapkan pebalappebalapnya di ajang kompetisi berjenjang. Yamaha Cup Race dan ASEAN Cup Race salah satunya untuk naik lebih tinggi lagi sampai ke kompetisi dunia. Kami harapkan di ASEAN Cup Race tahun ini Indonesia bakal juara lagi,” papar Supriyanto, Manajer Motorsport Yamaha Indonesia. ! KCM

BANDUNG (LJ) - Dua kemenangan beruntun di babak penyisihan Grup B turnamen Inter Island Cup 2012 membuat Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman merasa gembira. Dia mengaku puas melihat performa anak asuhnya dalam dua pertandingan terakhir kontra Persepam Pamekasan dan Persegres Gresik United. Mantan asisten pelatih Pelita Jaya yang akrab dipanggil Djanur itu pun menilai semua pemainnya bermain hampir sempurna dan sesuai dengan instruksinya. “Kalau saya lihat dari dua pertandingan terakhir kemarin, nggak ada yang tampil jelek. Anakanak semuanya tampil bagus, ini yang membuat saya senang dan semakin optimis,” kata Djanur kepada wartawan di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Selasa (4/12) siang. Kendati demikian, Djanur tak

menampik jika masih banyak yang harus dibenahi terutama masa transisi pemain di lini tengah, dari defensif ke ofensif dan begitu pun sebaliknya. “Evaluasi secara keseluruhan dari semua pertandingan yang kita jalani, masih ada yang harus diperbaiki dalam latihan. Masa transisi masih menjadi masalah. Counter attack dari lawan ketika bertahan dan menyerang masih belum. Tapi, pakem bermain sudah ketemu. Bahkan sekarang kita bisa tetap pertahankan, bahkan menambah. Agar jangan sampai kehilangan bola,” ucap yang melatih Persib bersama penasehat teknis Indra Thohir. Tak hanya itu, Djanur melanjutkan ketenangan dalam melakukan penyelesaian akhir, masih menjadi masalah bagi timnya. Terhitung banyak peluang yang terbuang siasia, karena pemain terlalu terburu-

buru. “Ya, ketenangan masih harus diperbaiki lagi. Pemain masih buruburu, ketika melakukan penyelesaian akhir. Contohnya kemarin Ridwan, kalau dia tenang. Dia tidak perlu tendang bola keras-keras. Pelan saja, pasti masuk. Hal ini juga harus kita benahi lagi,” tandasnya. Sementara itu, meski dianggap sudah aman di puncak klasemen Grup B IIC, manajer Persib Bandung Umuh Muchtar merasa masih was-was. Ia berharap penampilan tim berjuluk Maung Bandung dalam laga melawan Persidafon Dafonsoro, hari ini (Rabu, 05/12), dapat lebih meningkat. Walau cukup dengan hasil imbang, Umuh menegaskan jika hasil kemenangan tetap menjadi target tim. “Tetap sapu bersih dan gol lebih dari jumlah gol kita lawan Persegres Gresik,” ungkap Umuh. Di laga pertama menghadapi Persegres, Persib

menang dengan skor 2-0. Sedangkan di partai kedua mereka meraih tiga gol tanpa balas meladeni Persepam Pamekasan. Atas hasil itu pula Persib bertengger di puncak klasemen Grup B dengan raihan 6 poin. “Saya minta anak-anak jangan main-main, semua serius. Kalau kita lolos, lawannya siapa aja pasti semua timnya juga bagus,” tegas pria berkumis tebal itu. Bila lolos semifinal, Persib Bandung yang berada di grup B akan menghadapi juara dari grup D yang dihuni Persisam Samarinda, Persiba Balikpapan, Mitra Kukar dan Barito Putra. Harapan pun kini membumbung tinggi di kubu Persib, apalagi dengan perfomance di dua pertandingan terakhir yang semakin memantapkan tekad pengurus Persib untuk menghadirkan gelar kedua di tahun ini dengan skuad barunya. ! FER

Nil Maizar Tetap Dipercaya Tukangi Timnas BOGOR (LJ)Meski gagal membawa Tim Nasional lolos dari babak penyisihan grup Piala AFF 2012, tidak lantas membuat Nil Maizar kehilangan jabatannya sebagai pelatih Skuad Garuda. PSSI menilai Nil memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas timnas, terlebih jika diberikan waktu yang cukup untuk memoles pemain nasional. Seperti dijelaskan oleh Koordinator Timnas PSSI, Bob Hippy, PSSI masih akan mempertahankan pelatih berusia 42 tahun itu untuk menukangi timnas senior. “Kalau kita cari penggantinya, belum tentu penggantinya bisa membentuk tim dalam waktu satu bulan. Lagipula dengan kondisi materi pemain yang ada saat ini, Nil bisa membuatnya jadi lebih baik,” ucap Bob Hippy seperti dilansir di situs resmi PSSI, kemarin.

Menariknya, Bob mengaku sebenarnya bukan masalah pelatih yang dikhawatirkan oleh PSSI, melainkan sanksi dari FIFA terkait dengan konflik berkepanjangan PSSIKPSI. Bob khawatir kegagalan timnas di Piala AFF lalu berimbas dengan datangnya sanksi FIFA lantaran konflik yang tak kunjung usai. Padahal, menurut Bob, FIFA sudah berniat memundurkan tenggat waktu penyelesaian konflik hingga Januari 2013 usai piala AFF. “Tapi karena Indonesia tidak lolos, kemungkinan untuk di-banned FIFA cukup besar. Kita tunggu saja bagaimana perkembangannya nanti,” imbuh Bob. Untuk menyelamatkan Indonesia dari sanksi FIFA, tambah Bob, JC kembali berencana menggelar pertemuan pada hari Rabu (05/12) ini. Sabtu (01/12) kemarin, JC juga sudah menggelar pertemuan, namun kembali

pertemuan itu menemui jalan buntu. Terpisah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Halim Mahfudz, menilai kegagalan timnas di Piala AFF lebih disebabkan faktor persiapan timnas yang kurang maksimal dan terganggu banyak kendala. “Tidak lepas karena persiapan Timnas senior yang kurang maksimal. Sebab, segala sesuatunya tidak boleh instan. Apalagi, banyak rintangan yang mengiringi persiapannya,” ujar Halim. Meski begitu, Halim Mahfudz tidak lupa untuk mengapresiasi perjuangan yang sudah dilakukan para pemain dan tim pelatih. “Bagaimana pun, mereka sudah berjuang dengan maksimal. Karena itu, kegagalan Timnas senior lolos ke babak semifinal bagi saya tidak menjadi sesuatu yang harus dipermasalahkan. Kita harus belajar dari kekalahan, agar ke depannya menjadi jauh lebih

baik,” pungkasnya. Sementara itu, usai membela tim nasional Indonesia senior di ajang Piala AFF 2012, Tonnie Cusell memilih rehat sejenak. Pemain naturalisasi tersebut, memutuskan untuk kembali ke negara asalnya, Belanda. “Saya sedih dengan penampilan Timnas senior di Piala AFF 2012. Meski kami banyak melakukan serangan, namun kurang beruntung. Apalagi, sangat sulit untuk mengalahkan Malaysia,” ujarnya. “Meski memutuskan untuk pulang ke Belanda, apabila PSSI membutuhkan saya siap tampil babak kualifikasi Piala Asia 2013. Saya siap membela Indonesia di ajang lainnya. Saya yakin Indonesia akan berprestasi di tahun-tahun mendatang,” pungkas Pemain asal klub GVVV peserta kompetisi Topklasse Belanda tersebut. !

BOGOR (LJ) - Pebalap muda nasional, Rio Haryanto, akan memprioritaskan bergabung dengan tim Lotus GP untuk mengikuti lomba balap mobil GP2 Series 2013. “Dari tiga tim yang sedang melakukan negosiasi dengan manajemen, kita memprioritaskan Rio Haryanto bisa bergabung dengan tim Lotus GP,” kata ibu Rio Haryanto, Indah Pennywati, ketika dihubungi wartawan, Selasa (4/12). Ia menyebutkan, tiga tim yang dinegosiasi manajemen selain Lotus GP masih ada ART dan DAMS. “Kita masih menunggu jawaban dari manajemen Lotus GP untuk Rio Haryanto,” jelasnya. Pada GP2 Series 2012, tim Lotus GP dihuni pebalap Esteban Gutierez dan James Calado. Secara tim, Lotus GP menempati posisi kedua di bawah DAMS (dihuni pebalap Davide Calascchi dan F Nasr) dengan nilai 336. Namun berdasarkan hasil tes di Jerez, Spanyol, Kamis (22/11) dan Jumat (23/12), pebalap Esteban Gutierez tidak masuk dalam daftar pebalap yang akan terjun pada GP2 Series. Kemungkinan besar, dia sudah berlaga pada lomba balap mobol Formula One (F1) seperti halnya rekan Rio Haryanto di tim Carlin Max Chilton dan pebalap berasal dari Italia Davide Valsecchi dari tim DAMS. Indah mengatakan, Rio menargetkan bisa masuk peringkat lima besar pada lomba balap mobil itu pada musim mendatang. “Tahun ini merupakan tahun kedua bagi Rio menekuni dunia balap mobil GP2 Series dan pada musim kedua ini Rio Haryanto menargetkan bisa masuk peringkat lima besar,” katanya. Pada GP2 Series 2012 yang berlangsung dalam 12 seri dan terakhir di Sirkuit Marina Bay Sands Singapura tersebut, Rio menempati posisi ke-14 dengan total poin sebanyak 38. Rekan satu tim saat itu Max Chilton menempati posisi keempat dengan total poin 169. Posisi pertama ditempati pebalap Italia dari tim DAMS Davide Valsecchi dengan total poin 247, kedua L Razia dari Arden International dengan nilai 222, dan ketiga Esteban Gutierez (Lotus GP) 176. Secara tim, posisi pertama diduduki DAMS (Davide Valsecchi dan F Nasr) dengan nilai 342, kedua Lotus GP (Esteban Gutierez dan James Calado) dengan nilai 336, sedangkan ketiga Arden International (L Razia dan S Trummer) nilai 226. Tim Carlin yang diperkuat Rio dan Chilton dari Inggris, berada pada posisi kelima dengan nilai 207. ! CPS

photo : ALI & NDA

Hadapi GP2 Series, Rio Haryanto Bidik Tim Lotus

CPS


PENDIDIKAN & KESEHATAN

Info Kesehatan 10 kebiasaan yang dapat merusak otak

T

idak Sarapan Pagi Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi

kurang. Makan Terlalu Banyak Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun. Merokok Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer. Mengkonsumsi gula terlalu banyak Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi ketidakseimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak Polusi Udara Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak. Kurang Tidur Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak. Menutup kepala saat tidur Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak. Menggunakan pikiran saat sakit Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran kita saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak. Kurang menstimulasi pikiran Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita. Jarang berkomunikasi Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak jadi kurang terlatih.

Edisi 197 - Tahun 1 - Rabu 05 Desember 2012

Kemdikbud Alokasikan Anggaran Beasiswa Calon Dosen

BOGOR - Indonesia saat ini membutuhkan banyak lulusan pendidikan tinggi sains. Untuk merangsang minat anak muda menggeluti sains, pemerintah melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) sudah

mengalokasikan anggaran khusus beasiswa untuk S-2 untuk calon dosen. “Sains merupakan salah satu ilmu primadona di pendidikan tinggi (dikti) karena saat ini dikti sedang menyiapkan beasiswa S-2 besar-besaran

SUKABUMI - Musim hujan sudah berlangsung sejak Oktober lalu. Dampaknya, jumlah penderita penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sukabumi meningkat drastis. Hal ini terjadi karena banyak masyarakat yang belum sepenuhnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-harinya. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi melansir jumlah kasus DBD sepanjang tahun 2012 (Januari-awal Desember) mencapai sebanyak 800 orang penderita. Angka ini naik signifikan lantaran pada 2011 lalu jumlah kasus DBD hanya sebanyak 365 orang penderita. “Berdasarkan laporan dari puskesmas dan rumah sakit yang menangani para penderita DBD, lonjakan kasus terjadi pada musim hujan. Dan hal ini harus diwaspadai oleh masyarakat,” kata Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular (P2M), Dinkes Kabupaten Sukabumi, Yogi Rosbianto kepada wartawan, Selasa (4/12). Menurut Yogi peningkatan jumlah penderita DBD pada musim hujan ini karena salah satunya banyaknya genangan air yang menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk Aedes

aegypty. Oleh karenanya, warga perlu menerapkan PHBS dalam kehidupan

DIJUAL LUKISAN KARYA PELUKIS TERNAMA Judul : “Kereta Kencana” Harga : Rp 350 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hub. Nur Hamidan 081584965577 DIJUAL UANG KUNO Harga : Rp 2 250 000 Lokasi : Jawa Barat - Depok Hub Lingga 021-92739059

OLAHRAGA DIJUAL : JERSEY LADIES ARSENAL ( Size S masih baru ) Lokasi : Jawa Barat - Cimahi Harga : Rp 140 000 Hubungi : 089657634819 Handy Hermawan DIJUAL : SEPEDA WIM CYCLE FISHBONE ( type Fishbone ukuran 20 inch) Harga : Rp 900 000 Lokasi : Jawa Barat - Depok Hubungi : Bernard Renaldi 08158036466 DIJUAL : AIR CLIMBER Alat Fitness Praktis Harga: Rp 650 000 Lokasi: Jawa Barat - Bogor Hubungi : Babe Shop HP. 081585828666

APARTEMEN DISEWAKAN APARTEMEN setiabudhi , Ukuran: 48 m² Harga sewa: Rp 6 juta perbln Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hub. : Christopher 081910006100 DISEWAKAN APARTMENT GRAND Setiabudi Bandung Harga : Rp. 50 Juta / Tahun Lokasi: Jl. Setiabudi 130-134 Bandung - Jawa Barat Hubungi: Rizal (08121471598) Dijual : Rumah + kontrakan diBakom Harga : Rp 370 000 000 Lokasi : Cileungsi - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305

RUKO

RUKO PINGGIR JALAN di Jl.Raya Tajur Harga : Rp 1 350 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi :081806341259 KAVLING KOMERSIAL SENTUL ukuran 180000 m² Harga : Rp 2 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi : 081387742916

versitas Indonesia), Muh Yasin YBIC (Universitas Diponegoro), dan Ido Hilka Zirahya (Universitas Jember). Pemenang kategori teori bidang kimia adalah Bayu Ardiansah (Universitas Indonesia), Robi Maulana Saputra (Universitas Tanjungpura), dan Nurina LM (Institut Teknologi 10 Nopember). Adapun pemenang kategori teori biologi adalah Budi Santoso S (Universitas Gadjah Mada), I Gst Agung Ari K Narayana (Universitas Udayana), dan Abinubli TM (Universitas Indonesia). Pada tahun ini, untuk pertama kalinya ditambah kategori science project. Pemenangnya adalah Grandprix Thomryes Marth Kadja (Universitas Indonesia) dengan judul Aplikasi Zeolit Alam Indonesia dan Na-Zeolit Alam Indonesia sebagai Katalis Rengkah Polietilena Menjadi Fraksi Minyak Bumi, Khairul Rizki (Universitas Syiah Kuala) dengan judul Kosapa atau Kompor Sabut Kelapa Penghasil Asap Cair sebagai Alternatif Penggunaan Energi Terbarukan, dan Agung Heru Yatmo (Universitas Brawijaya) dengan proyek Rebicha (Reaktor Biogas Chorella) Alat Pemurnian Biogas Portabel. ! CPS

sehari-harinya. “Salah satu kegiatan untuk mem-

berantas berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypty yaitu melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Nyamuk ini banyak bersarang di genangan atau tampungan air, baik di dalam rumah maupun di luar rumah,” ujarnya. Yogi menuturkan akibat serangan penyakit DBD ini sepanjang tahun 2012 terdapat tiga warga yang meninggal dunia. Ketiga penderita tersebut merupakan warga Kecamatan Kalapanunggal, Cicurug, dan Cikembar. “Kondisi kesehatan ketiga warga tersebut juga diperparah dengan penyakit penyerta lainnya,” tuturnya. Ke depan lanjut Yogi Dinkes Kabupaten Sukabumi akan terus mengupayakan sosialisasi kewaspadaan menghadapi penyebaran penyakit DBD. Caranya dengan mengirimkan surat permintaan kewaspadaan dini kepada semua puskesmas yang tersebar di semua kecamatan. “Berdasarkan pengalaman yang lalu, jumlah kasus DBD akan terus bertambah di tengah tingginya intensitas hujan. Biasanya kasus penyakit DBD ini meningkat drastis pada Desember hingga Januari. Saya kira hal ini harus lebih diperhatikan oleh masyarakat dan aparat lingkungan RT/RW,” imbuh Yogi. ! HEP

Iklan Baris - LOWONGAN KERJA - PELUANG USAHA - PROPERTY - KEHILANGAN - OTOMOTIF - ELEKTRONIK -

--- MINI Iklannya BESAR manfaatnya --RUMAH

bagi para calon dosen demi memperbanyak jumlah magister di Indonesia,” papar Illah Sailah, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, di Jakarta, Selasa (4/12). Menurut Illah, pemerintah menghargai upaya pihak lain untuk meningkatkan pendidikan sains di Indonesia. Salah satunya dilaksanakan PT Pertamina yang bekerja sama dengan Kemendikbud dan Universitas Indonesia menggelar Olimpiade Sains Nasional (OSN) Pertamina. Peserta yang meraih prestasi dalam ajang OSN Pertamina ini mewakili 260.000 mahasiswa matematika dan IPA (mipa) yang berasal dari sekitar 1.300 program studi (prodi) sains yang ada di Indonesia. Pada penyelenggaraan OSN Pertamina 2012, pemenang untuk kategori teori bidang matematika adalah Abe Gracia V (Universitas Pelita Harapan), Aileen Jessica Novia (Universitas Indonesia), dan Rudi Hartono (Universitas Lambung Mangkurat). Pemenang kategori teori bidang fisika adalah Davit Sipayung (Uni-

Musim Hujan, Sukabumi Rawan Demam Berdarah

Iklan MINI HOBI

DIJUAL : RUMAH + KONTRAKAN 12 pintu Harga : Rp 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305 DIJUAL RUMAH nyaman dan sejuk Harga: Rp 875 000 000 Kamar Tidur: 5 Ukuran: 180 m² Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi Silva/ bu Hany CP: 085624331105 / 0856208007

JASA

KEHILANGAN

HANDPHONE

Telah Hilang STNK Motor Suzuki Thunder warna hitam no.Pol F 5279 AS a/n Adi Adriadi, GRIYA INDAH BOGOR BLOK M No. 01 Hubungi : 081574277754

KOMPUTER METRO CELL Jual Beli HP Baru & Second Segala Macam Merk. “Harga Menarik” Plaza Jambu 2 Lantai 1 Bogor Hubungi: 081310361202 (Anang) DIJUAL : N8 SECOND mulus Harga : Rp 1 800 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0877 5401 9962 DIJUAL : HTC DOPOD D810 Harga : Rp 650 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 081947428629

A.O.S RECORD Rekaman terjangkau demo,Mixing,mastering,etc lokasi : Jawa barat - Bogor komp badak putih 1 no.31 kotabatu, ciapus bogor hubungi : 085692628092

DIJUAL :BLACKBERRY dua nomer tour 9630 Harga : Rp 1 200 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi:YUDI : 02199683702

SPESIALIST SERVICE LAPTOP&PC Alamat : Bogor - Jawa Barat Telp : 0815 1753 8858

BENGKEL LAS LISTRIK WIDA SARI Jl Raya Narogong Km. 21.5 RT. 01/08 Rawa Hingkik Lokasi :Cileungsi - Bogor (Depan Perum. Cileungsi Hijau) Hubungi Oma Sualiaman 08129342380/081932976548 (021) 82497139

KHATULISTIWA CATERING SERVICE Alamat: Jawa Barat - Bogor Hubungi : 08561431845 SEWA PERALATAN/ PERLENGKAPAN CATERING/ KATERING Lokasi Jawa Barat - Bogor Telp. 081389392450 / 087872242744 YULIA SALON Melayani : Creambath, gunting rambut ,Make up,keriting dll Dan menerima Tata Rias pengantin Discount harga 20 % Buka jam 9 pagi tutup jam 6 sore, Lokasi jl. By pass Jenun Arjawinangun Telp. 081 320 009 411

AUDIO DIJUAL POLKAUDIO TSI 100 SpesiÞkasi Produk: Speaker type Bookshelf Lokasi: Jawa Barat - Bogor Harga: Rp 2 500 000 Hubungi : Mulyana - 022-61420730

AMALLIA

0251 - 8653016/08568505170

DIJUAL :RUMAH + KONTRAKAN di Bakom Harga : Rp 2 700 000 Lokasi : Cileungsi - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305 DIJUAL : RUMAH Harga : Rp 150 000 000 Lokasi : Jl.raya Jampang Kalisuren,bogor Hubungi: 087870256116

10

BENGKEL

BENGKEL LAS DOMA PUTRA canopy,pintu,pagar,relling, balkon, tangga putar,harmonika,teralis minimalis, rotern,cor bahan galfanis Lokasi : Jawa Barat - Bandung Hubungi : 085852424198 BENGKEL KERJASAMA BERSAMA Cuci Stream Motor Sudah Berjalan 3 Tahun lokasi strategis di Jalan Utama Pantura utara dekat dengan kota Jl. Sunan Gunung jati Cirebon Hubungi : 08127137003/0231224801

KESEHATAN AHLI GIGI MULIA Melayani, Menerima Pesanan dan Panggilan ( Pasang Gigi, Pasang Behel / Kawat Gigi,Jaket Gigi,Tambah Gigi, Dll) Jl.Baru No.474 Seberang SMA PGRI 3 Bogor Telp : 085854585539/081283016660 (Rofan)

DIJUAL : KOMPUTER AMD DualCore 2,2ghz Harga : Rp 1 300 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0889 1503959 DIJUAL : LAPTOP DELL D600 Harga : Rp 1 300 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi:Dijual : 085691582049

AYOO..... PASANG IKLAN DI

AMALLIA : 08568505170

DIJUAL : KOMPUTER CORE I3 Harga : Rp 4 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi:083819530285/ 085776594078

DIJUAL : TOYOTA VIOS Type G M/T Hitam Harga : Rp 140 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hub. 0811-1104-22 / 0817-984-5828

Telah Beredar Album Terbaru Tarling Dangdut

MOBIL

“ Candra Lelana Bangkit “

DIJUAL

DIJUAL KAWASAKI BINTER MERSI LOKASI: JAWA BARAT ! BOGOR HUBUNGI :087872038009 DIJUAL VESPA SERADA THN 89 F KOTA MULUS WARNA MERAH LOKASI: JAWA BARAT ! BOGOR HUBUNGI :087872038009

Di Jual : Lukisan Dari bulu Burung dan Cek Darah Objek Naga dan Burung Home Ukuran : 220 Cm x 180 Cm Bingkai Jati Tua Lama Harga : Rp.15.000.000,Hub : 085776000089 DIJUAL : SUZUKI APV ARENA SGX Matic 2008 Harga : Rp 107 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 087874004818

DIJUAL USB VACUUM CLEANER Bisa digunakan untuk membersihkan debu-debu yang menempel di keyboard komputer Anda. Harga: Rp 161 000 , Hub: Prayogo 087869772469

Dengan lagu-lagu hitsnya Iyeng Permata-Maman S Diproduksi oleh CV Alan Jaya Record Untuk dapatkan kaset dan cd nya Hubungi Di Alamat : Jl by pas Arjawinangun - Cirebon Kontak Person: 085314567948

BARANG ANTIK Di Jual : Kepala Rusa Tanduk Build Up Kepala Utuh Afrika Besar antik Harga : Rp.5.000.000,Lokasi : Bogor - Jawa Barat Hubungi : 087872038009

DIJUAL : PEUGEOT 505 GR PAUS TH 86 Classic Retro 1986 Harga : : Rp 28 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 02519387247

Prima Motor Cirebon Gebyar Hadiah Akhir Tahun JAWA BARAT DALAM GENGGAMAN ANDA

PANGGILAN Dengan ini memanggil kepada : 1. Sdr. INDRA GUNAWAN (eks Perwakilan Bandung) 2. Sdr. MAMAN SUHARMAN (eks Perwakilan Cirebon) 3. Sdr. SUDIRMAN (eks Perwakilan Indramayu) 4. Sdr. JOKO WARIHNYO (eks Perwakilan Depok) 5. Sdr. ENDANG YUSUF (Eks Perwakilan Purwakarta) Untuk hadir ke kantor HU. LINGKAR JABAR, Griya Indah Bogor Blok.R No.8, Jl. Soleh Iskandar, Kota Bogor Telp. (0251) 8653016 - 8664342 atau KonÞrmasi langsung ke 081210781404, 087870707004, 087880036777, untuk menyelesaikan kewajiban saudara dengan pihak manajemen kantor. Atas perhatiannya, diucapkan terima kasih. Pemimpin Redaksi, COKY PASARIBU

Dapatkan hadiah langsung sepeda motor HONDA REVO AT, untuk bembelian cash/kredit di Dealer PRIMA MOTOR CIREBON pada bulan September-Desember 2012, di wilayah kota/kabupaten Cirebon. Address: Jl Jend A Yani 18-20, Larangan, Harjamukti City: Cirebon Postal code: 45141 Phone number: +62.231.222246 Website: tokolg.com Fax: 0231 222246


lingkarjabar