Page 1

CMYK HARIAN UMUM

HARGA Rp.1000, TERBIT 20 HALAMAN

KAMIS, 23 SEPTEMBER 2010

Darah Balas Darah

HENDARMAN SUPANDJI TAK SAH

JAKARTA - Kontroversi legalitas jabatan Jaksa Agung Hendarman Supandji berakhir sudah. Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian gugatan mantan Menkeh dan HAM Yusril Ihza Mahendra kemarin (22/9). MK menyatakan, jabatan Hendarman tidak sah dan karena itu semua kebijakan yang dia lakukan sejak putusan uji materi diketok tak mempunyai kekuatan hukum. Ini berarti, Hendarman sudah tak lagi menjabat Jaksa Agung. bersambung ke halaman 11

Teroris Sampai Tahap Qishash DADDY MULYANTO/BANDUNG EKSPRES

OPTIMIS: Duta Persib Bandung Dede Yusuf bersama Wali Kota Bandung Dada Rosada, Manajer Persib Umuh Muchtar dan Ketua DPRD Kota Bandung Erwan Setiawan saat launching Persib Maung Bandung di Stadion Siliwangi kemarin.

Skuad Maung Bandung Musim 2010-2011

REBUT TAHTA

JAKARTA - Mabes Polri benarbenar berduka atas serangan balasan maut para teroris di Polsek Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara. Mereka mengakui, kali ini polisi kalah cepat melakukan antisipasi. ”Sebenarnya, kewaspadaan tidak pernah lengah. Hanya kali ini kita memang kalah cepat,” ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Iskandar Hasan di Mabes

Polri kemarin (22/09). Sebelum jumpa pers, Iskandar mengajak wartawan untuk mengheningkan cipta mengenang tiga polisi yang tewas selama satu menit. Mantan Kapolda Bangka Belitung itu menjelaskan, dari dokumen pelatihan teror yang disita di Aceh, kawanan itu memang punya target menyerang institusi kepolisian. ”Dari pengakuan para teroris yang tertangkap sebelumnya juga seperti itu,” katanya. Iskandar mencontohkan pebersambung ke halaman 11

BANDUNG – Meriah! Meski dirundung masalah internal, launching tim Persib Bandung di stadion Siliwangi Bandung kemarin (22/9), memuaskan keingintahuan bobotoh soal formasi kekuatan Maung Bandung untuk musim 2010-2011. Meski pelatih kepala, Daniel Darko Janackovic tidak hadir, namun tidak mengurangi kadar keyakinan akan perjalanan Maung Bandung di musim yang bakal segera bergulir. Malah optimisme merebut tahta jawara Indonesia Super League (ISL) tetap didengungkan. “Apapun yang terjadi, tidak ada keraguan dengan eksistensi Persib di pentas nasional. Debersambung ke halaman 11

IDC

Rachel Maryam PUTUSAN CERAI TERTUNDA

TERHITUNG sejak Sabtu (18/ 9), Rachel Maryam terbaring di Rumah Sakit MMC, Kuningan, Jakarta. Bintang film yang kini banting setir menjadi politisi tersebut terserang demam berdarah. Karena itu, sidang putusan perceraiannya dengan Muhamad Akbar Pradana alias Ebes yang seharusnya berlangsung kemarin (22/9) di Pengadilan Agama Jakarta Selatan ditunda bersambung ke halaman 11

HARI kedua coaching clinic pelatih NBA ke para pemain NBL di GOR C-Tra Arena Bandung kemarin, memasuki fase kerja sama antarpemain serta pengayaan tehnik bermain. Selengkapnya, baca halaman 20 .

Ribuan Tamu Santap Makanan Beracun

DBL/BANDUNG EKSPRES

LEMPAR:Legenda NBA Detlef Schrempf melatih para pemain NBA di GOR C-Tra Arena kemarin.

Normalisasi Citarum Tahun 2011 SUBUH DZUHUR ASHAR MAGRIB ISYA

04.27 11.47 15.01 17.49 18.58

BANDUNG - Warga korban banjir akibat meluapnya sungai Citarum harus bersabar. Normalisasi yang direncanakan pemerintah, tidak akan segera direalisasikan tahun ini. Menurut keterangan, tahun ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat baru menganggarkan Rp120 miliar. Dipastikan realisasi terjadi pada 2011. ”Upaya menormalisasi adalah upaya tahap awal penanganan banjir di wilayah cekungan Bandung. Insya Allah peme-

rintah sudah memasukkan anggaran untuk normalisasi Citarum pada tahun anggaran 2011,” jelas Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, kemarin. Anggaran yang sudah ditetapkan itu, berasal dari APBN. Karena pengelolaan Citarum merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kementerian Pekerjaan Umum (PU). ”Sebenarnya dana untuk penanganan banjir di wilayah Bandung dan sekitarnya

secara holistik mencapai Rp3,5 triliun. Namun karena keterbatasan keuangan, tahun depan pemerintah baru mampu sekitar Rp120 miliar,” tutur Heryawan di ruang kerjanya. Menurut dia, anggaran Rp3,5 triliun itu untuk menangani banjir secara fisik dan non-fisik. Pembangunan fisiknya adalah melakukan normalisasi Citarum, sedangkan non-fisiknya dengan cara konservasi bersambung ke halaman 11

Dalam Resepsi Pernikahan di Rumah Pensiunan Guru BANDUNG – Sedikitnya 200 orang mengalami keracunan setelah menyantap hidangan di resepsi pernikahan seorang pensiunan guru, RT 02 RW 03 Kampung Ancol Desa Ancolmekar Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung kemarin sore. Berdasarkan keterangan, tamu yang hadir di acara itu men-

capai 1.300 orang. Sementara tuan rumah, Amat, 67, menghidangkan sekitar 15 jenis makanan untuk sajian para para tamu undangan. Salah seorang korban, Imas mengatakan, datang ke acara resepsi sekitar pukul 14.00, namun tak lama setelah menyantap makanan langsung mengalami mual dan pusingpusing. “Saya pusing dan mual setelah menyantap hidang di hajatan itu,” kata warga Kampung Ancol. bersambung ke halaman 11

Anak-anak Korban Permainan Pistol-pistolan di Padang (1)

Musuh Teriak Headshot, Saya Teriak Kesakitan Di antara delapan anak korban pistol mainan di Sumatera Barat, kini tinggal tiga orang yang masih dirawat di RSUP M Djamil, Padang. Berikut laporan wartawan Jawa Pos DHIMAS GINANJAR yang mengunjungi pasien-pasien yang terancam buta itu. Blacklist Anggota Geng Motor

Hanjakal geus euweuh Tips-X Aset Tangkubanparahu Tak Jelas

Apan aya oknem nu ngablacklist

DHIMAS GINANJAR, Padang GILANG Kurnia Al Fitrah, 10, tampak ceria kemarin (21/9). Dengan satu mata yang masih diperban, dia mondar-mandir di ruang rawat inap RSUP M. Djamil. Dia menghampiri Yogi Jasrul, 14, pasien lain, di tempat tidurnya. Sapaannya hanya dibalas senyum oleh Yogi. Respons tersebut, tampaknya, tidak diinginkan Gilang. Dia lantas melompat ke tempat tidur Jefry Naldy, 8, pasien yang lain. Saat itu, Jefry sedang bersiap hendak meninggalkan rumah sakit. Dokter membolehkannya pulang. Siswa kelas 2 SD 07 Sungai Tawar Tarusan itu

ZULHAM MUBARAK/JAWA POS

BAHAYA: Gilang Kurnia Al Fitrah terpaksa harus beraktivitas dengan salah satu matanya tertutup perban karena tertembak pistol mainan.

email: bdgekspres@gmail.com, redaksi@bandungekspres.com, Pelayanan Pelanggan: 022-92965803. 085721870154

CMYK

masih belum bisa melihat dengan baik saat mata kirinya ditutup. Dia menyatakan pandangannya masih remang-remang dan tidak bisa fokus. “Belum bisa jelas kalau lihat pakai mata yang ini,” ujarnya sembari menunjuk mata kanannya yang diperban. Begitu Jefry pulang, di sal “khusus” korban pistol mainan itu tinggal dua pasien, Gilang dan Yogi. Gilang berasal dari Painan, Padang, sedangkan Yogi dari Pemancungan, Padang. Keduanya belum boleh pulang karena darah di kelopak matanya masih menggumpal. Akibatnya, mata dua bocah tersebut memerah dan memiliki luka lebam di kelopak matanya. Yogi menceritakan bagaimana dirinya sampai harus dirawat di RSUP M. Djamil. Dia mengungkapkan, matanya terkena peluru plastik yang ditembakkan teman-temannya dalam sebuah permainan tembak-tembakan. Dia pun KO begitu peluru sebesar biji kedelai itu mengenai mata kirinya. “Sabersambung ke halaman 11

email: bandungekspres@yahoo.com Redaktur: M Cevi, Layout: Ahmad


KAMIS, 23 SEPTEMBER 2010

Normalisasi Citarum Tahun... dari halaman 1

alam, seperti penghijauan dari hulu hingga hilir. ”Menurut saya, jika masih terjadi sedimentasi, meski sungainya sudah dikeruk, banjir pasti terjadi, Makanya, kami mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama pemerintah melakukan langkah pencegahan terhadap banjir mulai dari

hulu hingga hilir. Termasuk mengajak masyarakat menanam dan memelihara pohon. Langkah ini menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan dalam menangani banjir,” terangnya. Selain upaya itu, pemprov akan melakukan cara lain. Seperti membangun shelter air dan shelter untuk pengungsi. Shelter air adalah tempat untuk menampung air ketika banjir,

dan tempat itu bisa dijadikan sarana lain jika tidak musim banjir. Misalnya, dijadikan sarana olaharaga dan lahar parkir. ”Pembangunan shelter menjadi pertimbangan kami untuk mengatasi banjir. Shertel ini sudah dilakukan di sejumlah negara yang langgaran banjir, misalnya Jepang,” tutup Heryawan. (idr)

Putusan Cerai Tertunda dari halaman 1

hingga 6 Oktober mendatang. Rachel ketika ditemui di RS MMC menyatakan sebenarnya berniat untuk menghadiri sidang. Tapi, kondisinya tidak memungkinkan. Dia sendiri malah belum tahu bahwa sidangnya ditunda. “Ditunda ya? Saya nggak terlalu memikirkan itu. Pokoknya, maunya cepat selesai saja. Gemes lama-lama berurusan dengan pengadilan dan pengacara,” terangnya. Karena sakit pula, akhirnya

Kale, anak semata wayang Rachel, dititipkan kepada Ebes. Kale sengaja tidak diperbolehkan menjenguk bundanya. Bintang film Soulmate itu khawatir, anaknya akan tertular. “Ebes yang menjaga Kale di apartemen saya,” ungkapnya. Ketika tahu harus dirawat di rumah sakit, Rachel langsung memberi tahu Ebes untuk membantunya dalam menjaga buah hati mereka. Selama ini tersiar kabar bahwa hak asuh anak menjadi perselisihan di antara mereka berdua. “Pada dasarnya, saya dan

Ebes sudah sepakat. Termasuk soal hak asuh anak. Dia setuju Kale diasuh saya. Toh, kalau hak asuh anak itu jatuh ke saya, saya tidak akan mempersulit Ebes untuk ketemu,” tegasnya. Sementara Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan Saefuddin Turmudzy menjelaskan, sidang putusan Rachel dan Ebes ditunda setelah salah seorang kuasa hukum tidak hadir. “Kuasa hukum Rachel tidak hadir waktu kami panggil. Akhirnya majelis hakim memutuskan ditunda,” ucapnya.(jan/c13/ayi)

Hendarman Supandji Tak Sah dari halaman 1

Posisinya harus diganti jaksa agung yang baru atau dia diangkat lagi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Keppres pengangkatan. Jika tidak, maka semua kebijakan, keputusan, dan tindakan hukum Hendarman sebagai jaksa agung tidak sah. “Jadi sudah jelas, seluruh tindakan Hendarman sebelum 14.35 tadi itu masih legal, tapi begitu 14.35 putusan diketok, itu dia sudah tidak boleh meneruskan lagi,” kata Ketua MK Mahfud MD saat ditemui di ruangannya usai sidang. Di dalam sidang, MK menyatakan bahwa pasal 22 ayat 1 huruf d Undang-Undang nomor 16/2004 tentang Kejaksaan konstitusional secara bersyarat (conditionally constitutional). Yakni, pasal tersebut berkekuatan hukum sepanjang dimaknai: masa jabatan Jaksa Agung itu berakhir dengan berakhirnya masa jabatan Presiden Republik Indonesia dalam satu periode bersama-sama masa jabatan anggota kabinet atau diberhentikan dalam masa jabatannya oleh Presiden dalam periode yang bersangkutan. Artinya, jabatan Hendarman mestinya sudah berakhir sejak Kabinet Indonesia Bersatu edisi pertama bubar pada 20 Oktober 2009 sesuai Keppres nomor 83/P tahun 2009 tentang pemberhentian kabinet periode 2004-2009 dan pengangkatan kabinet periode 2009-2014. Nah, persoalan legalitas itu muncul karena Hendarman tak diangkat lagi sebagai Jaksa Agung di periode kedua kepemimpinan SBY. Dengan putusan konstitusional bersyarat tersebut, ada atau tidak ada Keppres pemberhentian, masa jabatan Hendarman secara otomatis mundur seiring dengan berakhirnya periode Presiden. Namun, MK juga menyatakan bahwa putusan tersebut berlaku sejak putusan itu diketok (prospektif). Tidak berlaku surut. Artinya, tindakan hukum yang dilakukan Hendarman sejak seharusnya mundur pada 20 Oktober 2009 tetap sah. Sebab, MK menganggap saat itu Undang-Undang Kejaksaan memang tidak mengatur secara tegas berakhirnya masa jabatan jaksa agung. “Ini didasarkan pada fakta hukum bahwa Undang-Undang sendiri tidak mengaturnya secara tegas, tidak memberi kepastian hukum yang imperatif kepada Presiden. Sehingga, pilihan kebijakan Presiden tentang hal tersebut tidak dapat dinilai bertentangan dengan UU,” kata hakim konstitusi Maria Farida Indrati saat pengucapan putusan di MK kemarin (22/9). Ini berarti, semua kebijakan dan tindakan hukum Hendarman masih sah hingga putusan MK diketok kemarin (22/9). Termasuk proses penyidikan dan pencekalan yang dilakukan terhadap Yusril dalam kasus biaya akses Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) di mana dia dikenakan cekal dan ditetapkan sebagai tersangka bersama pengusaha Hartono Tanoesoedibjo. Pasal 22 ayat 1 huruf d UU Kejaksaan memang tidak secara jelas mengatur masa berakhir jabatan jaksa agung. Pasal tersebut hanya berbunyi, “Jaksa Agung diberhentikan dengan REDAKTUR : M CEVI TAUFIK

hormat dari jabatannya karena berakhir masa jabatannya.” Namun, UU tersebut tidak menjelaskan kapan masa jabatan tersebut berakhir. Dalam pertimbangannya, MK menilai pasal tersebut menimbulkan ketidakpastian hukum. Karena itu, seharusnya pasal tersebut direvisi melalui legislative review di DPR. MK memberi empat alternatif revisi berakhirnya masa jabatan jaksa agung. Yakni, jabatan jaksa agung berdasarkan periodesasi kabinet dan/atau periode masa jabatan Presiden yang mengangkatnya. Kedua, berdasar periode yang fixed tanpa dikaitkan dengan jabatan politik di kabinet. Ketiga, berdasarkan usia atau batas umur pensiun. Keempat, berdasarkan diskresi Presiden/pejabat yang mengangkatnya. “Namun, karena legislative review memerlukan prosedur dan waktu yang relatif lama, maka sambil menunggu langkah tersebut Mahkamah memberi penafsiran sebagai syarat konstitusional (conditionally constitusional) untuk berlakunya pasal tersebut,” kata Maria Farida. MK juga menyatakan menolak permohonan putusan provisi alias putusan sela terhadap kasus Yusril. Sebab, MK hanya menguji norma abstrak, tidak mengadili kasus konkret seperti penyidikan atau pencegahan dalam kasus pidana. Penolakan putusan provisi sejatinya sudah dinyatakan MK dalam sidang sebelumnya dengan alasan yang sama (Jawa Pos, 7/8). Meski begitu, sembilan hakim MK tak kompak dalam putusan tersebut. Dissenting opinion alias pendapat berbeda diajukan hakim konstitusi Achmad Sodiki dan Harjono. Achmad Sodiki menyatakan menolak permohonan Yusril. Alasannya, sekalipun Yusril tidak diangkat lagi, namun Presiden yang berkuasa adalah orang yang sama. “Meski masa jabatannya tidak diatur secara ketat dalam UU, tidak akan ada Jaksa Agung yang menolak diberhentikan Presiden,” katanya. Sedangkan hakim Harjono menafsirkan bahwa jaksa agung diangkat dan diberhentikan oleh Presiden. Jabatan tersebut adalah penunjukan langsung dan jaksa agung adalah pembantu Presiden. Karena itu, masa jabatan jaksa agung berlaku selama dia diangkat dan usai ketika diberhentikan. Menanggapi putusan tersebut, Yusril yang juga hadir dalam sidang mengatakan menghargai putusan MK. “Pendapat saya bahwa jabatan jaksa agung harus dibatasi sesuai kabinet dibenarkan oleh MK. Maka mulai hari ini jaksa agung tidak sah. Ini pelajaran bagi kita semua. Ini pelajaran bagi Presiden yang mengangkat jaksa agung,” katanya. Lantas, apakah Yusril akan mulai meladeni pemeriksaan tim penyidik kasus Sisminbakum” Yusril mengaku akan konsisten dengan pernyataannya untuk menuruti penyidik jika MK melegalkan jabatan Hendarman. “Soal pemeriksaan kasus, itu soal lain. Itu terlalu kecil. Perkara legalitas jaksa agung ini jauh lebih penting dari persoalan itu. Ini persoalan bangsa dan negara,” katanya. Terpisah, pemerintah sepertinya tak menggubris putusan

MK terkait keabsahan Hendarman Supandji sebagai jaksa agung. “(Jaksa Agung) masih Hendarman Supandji sampai ada keputusan pemberhentian dari presiden,” kata Mensesneg Sudi Silalahi kepada wartawan, kemarin (22/9). Sudi beralasan, tidak ada satu pun diktum dari putusan MK yang mengatakan jabatan jaksa agung tidak sah. “UU-nya mengatakan bahwa yang mengangkat dan memberhentikan jaksa agung itu adalah presiden, dan UU itu sah. Kedua, dalam keputusan MK, tidak ada memberhentikan jaksa agung mulai kapan pun itu,” urainya. Sudi menegaskan, jaksa agung hanya bisa diberhentikan melalui Keppres. Mantan Menseskab itu malah berpendapat, pernyataan Mahfud kepada pers bahwa jabatan jaksa agung tidak sah sejak putusan dibacakan, tidak bisa dijadikan acuan. “Walaupun siapapun yang menyatakan itu (jabatan jaksa agung tidak sah). Karena keputusan yuridis formil tidak ada seperti itu. Jadi kalau pembicaraanpembicaraan itu kita refer, nanti ada 100 pembicara ahli, ada 100 macam pendapat begitu,” tambah Sudi. Terkait dengan rencana pergantian jaksa agung, lanjut Sudi, presiden tidak akan mempercepat. “Bukan mempercepat. Perencanaannya memang sudah mendekati. Dan presiden pun sudah berulangkali menyampaikan, bahwa jaksa agung, panglima TNI, dan Kapolri, dalam waktu dekat akan diganti,” kata Sudi. Senada, Staf Khusus Presiden bidang Hukum Denny Indrayana juga masih ngotot jabatan Jaksa Agung tetap milik Hendarman. “Putusan MK tidak menyatakan ada jaksa agung yang ilegal, jaksa agung legal, sah,” kata Denny di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin. Denny mengatakan, putusan MK justru memperjelas masa jabatan jaksa agung dan persoalan yang dimunculkan terkait legalitas Hendarman. “Dalam putusannya, MK dengan sangat terang benderang dalam bahasa yang sangat jelas mengatakan tidak ada persoalan legalitas jaksa agung,” kata Denny yang terlihat menenteng salinan putusan MK. Bukankah jabatan jaksa agung turut berakhir setelah masa jabatan presiden berakhir” “Presiden berakhir kapan” 2014. Jaksa agung dikatakan sah, tidak dikatakan tidak sah. Sekarang pun sah. Sekarang presiden berakhir 2014,” kata Denny, ngotot. Di bagian lain, putusan MK yang mengabulkan permohonan Yusril dinilai sebagai bentuk keteledoran pihak Istana. Hal itu merupakan pukulan telak bagi para pembantu Presiden. “Ini keteledoran fatal dari pihak Istana yang tidak paham hukum tata negara,” kata anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo di gedung parlemen, kemarin (22/9). Sesuai posisinya, seharusnya masa jabatan Jaksa Agung berakhir sesuai dengan habisnya masa jabatan Presiden. Presiden harus memberi sanksi kepada pihak-pihak yang bertanggungjawab hingga terjadi keteledoran. “Kalau seperti ini, kasihan Jaksa Agung Hendarman yang menjadi korban,” kata Bambang.(aga/sof/bay)

Ribuan Tamu Santap Makanan.. dari halaman 1

Korban lainnya, Dadang Uyan menyebut, datang ke lokasi hajatan saudaranya itu sekitar pukul 13.00. Dengan sejumlah keluarga lainnya dia menyantap hidangan yang sama. Namun setengah jam kemudian seluruh badannya lemas dan nyaris jatuh. “Kirain saya saja yang mengalami ini, enggak tahunya tetangga lainnya pun mengalami hal yang sama,” papar Uyan. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Ahmad Kustijadi mengatakan, akibat kejadian ini sekitar 90 orang dirawat di RS Majalaya dan 20 lainnya setelah dirawat dinya-

takan boleh pulang. “Hingga pukul 19.00 ada yang masih menjalani perawatan,” katanya tadi malam. Selain itu, ratusan korban yang diduga keracunan sempat dirawat di Puskesmas terdekat. “Kita akan terus memantau makanan itu, apakah diduga berunsur racun atau tidak. Ini hal yang biasa saja,” ucapnya. Sementara Kepala Kesbangpolinmas Kabupaten Bandung, Sutarnoyono kepada wartawan menyebut, data terakhir sampai pukul 18.00, korban yang dirawat di puskesmas dan rumah sakit sebanyak 78 orang. Namun dari jumlah itu, 18 orang dinyatakan bisa pulang. “Kami lihat dari jumlah tersebut di antara-

nya ada yang sudah bisa dipulangkan,” katanya. Para korban dirawat di sejumlah rumah sakit. Antara lain, RSUD Majalaya sebanyak 76 orang, di RS Al-Ihsan sebanyak 10 orang, termasuk tiga orang di antaranya sudah pulang, dan puskesmas DTP Banjaran 19 orang. “Dari ke 19 orang yang dirawat di Puskesmas itu sebanyak 15 orang sudah dipulangkan,” katanya. Dari korban yang dirawat di RSUD Majalaya, lanjut Yono, ada yang mengalami sakit parah. Dia adalah Acep B KOmar (18) warga Kampung Ancol Mekar Arjasari. Korban remaja yang satu ini masih dirawat di DS Ciparay untuk diketahui

penyakit yang dideritanya. Kapolres Bandung AKBP Hendro Pandowo di dampingi Kasatreskrim Polres Bandung, AKP Agung Masloman menjelaskan, telah mengambil sampel makanan yang dihidangkan dalam pernikahan tersebut untuk dilakukan pemeriksaan. “Kita juga sudah memeriksa saksi-saksi,” jelasnya. Dari hasil pemeriksaan terhadap 15 jenis makanan, diduga mengandung racun dan sampelnya akan dibawa ke laboratorium Depkes. “Untuk sementara kami masih mengumpulkan beberapa saksi dan pemeriksaan terhadap penyelenggara pernikahan,” imbuhnya.(gun/adi)

tentu yang terpencil menjadi sasaran mereka,” kata Kapolri usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin. Kapolri menegaskan, serangan Polsek Hamparan Perak adalah sambungan dari mata rantai terorisme yang sedang diupayakan dibongkar polisi. “Jadi kegiatan mereka tidak terputus dari rangkaian kegiatan pelatihan, kemudian Bandung, Sumatera Utara, menyiapkan anggaran pembelian senjata, aktifitas-aktifitas tertentu , kegiatan dengan persiapan kegaiatan mereka berikutnya. Nanti kita jelaskan,” kata Kapolri. BHD telah melaporkan perkembangan pengungkapan pelaku perampokan bank di Medan. “Semua sudah dilaporkan ke Presiden dan kami juga sudah mendapatkan pengarahan”, katanya. Secara terpisah, sumber Jawa Pos di lingkungan korps anti teror menyebut pelaku teror sekarang sudah sampai pada tahap marhalah qisash (pembalasan setimpal). ”Darah balas darah, mata balas mata,” kata perwira analis itu. Mereka mengambil doktrin

qishash dari Al Quran Surat Al Baqoroh ayat 183. “Di sana disebutkan diwajibkan atas akamu melaksanakan qisash. Dalilnya itu menggunakan kata perintah yakni kutiba alaikumul qisash, seperti kutiba alaikumul shiyam dalam konsep puasa Ramadan,” katanya. Bagi kelompok ini, pembunuhan terhadap tiga anggotanya, harus dibayar (diqisash) dengan nyawa tiga polisi. Tapi bukankah tiga polisi itu muslim? Dia menjelaskan, menurut pemahamam kelompok ini, ada tiga golongan yang dihalalkan darahnya, pertama, orang yang sudah menikah, lalu melakukan zina, kedua, seseorang yang membunuh seorang muslim, dia boleh dibunuh sebagai hukuman qishash dan ketiga, seseorang yang murtad dari Islam dan menyempal dari jamaah muslimin. Saat ini, satu regu (12 orang) penindak Densus 88 Mabes Polri masih mengejar para pelaku. Informasi terakhir yang di, kumpulkan hingga pukul 21 tadi malam, tim mengejar hingga ke Tebing Tinggi, sebuah kabupaten di utara Medan.(rdl/sof)

ngan menggenakan kostum Jersey bernomor punggung 20. Ada yang teraskan ganjil, itu ketika pengenalan pelatih Daniel Darko Janackovic serta asistennya Jovo Cuckovic yang tidak hadir saat launching. Sementara acara ditutup dengan eksibisi match antara Persib Bandung 2010-2011 menghadapi Persib U-21 di babak pertama dan menghadapi tim Persib Legend di babak kedua. Di babak pertama, tim pelatih Persib menurunkan kerangka bayangan tim inti menghadapi tim “Maung Ngora”. Persib berhasil mengungguli tim Persib U-21 dengan skor 20 berkat gol Christian Gonzales. Sementara di babak kedua menghadapi tim Persib Legend yang juga diperkuat asisten Pelatih Persib Robby Darwis, pemain lapis dua menjadi pilihan. Persib unggul lebih dulu melalui sontekan Rahmat Afandi memanfaatkan umpan silang Airlangga. Tim Persib Legend

menyamakan kedudukan melalui sundulan Yaris Riyadi meski pada akhirnya harus mengakui ketangguhan tim Persib Bandung setelah Dias Angga menggetarkan jala gawang Persib Legend yang dikawal Samai Setiadi. Usai laga, mantan pemain Persib Kekey Zakaria optimis dengan materi pemain yang mengisi skuad Maung Bandung saat ini. Bahkan banyaknya pemain Persib 2010-2011 yang terpanggil tim nasional, membuat pencetak gol tunggal saat semifinal Liga Indonesia I ini cukup optimis. Persib, jelasnya, bisa mengulang prestasi yang sempat dicetak saat Liga Indonesia I/1994. “Tinggal bagaimana tim pelatih meracik pemain yang ada tersebut. Hanya saya sangat menyayangkan insiden yang terjadi antara pemain dan pelatih. Saya harap kejadian tersebut tidak lagi terulang dan kebersamaan dalam tim terbina,” tandasnya.(day)

Darah Balas Darah dari halaman 1

nyerangan di pos polisi Kentengrejo, Purwodadi, Purworejo April 2010 lalu. Dua korban tewas yakni Bripda Wagino dan Briptu Iwan Eko Nugroho ternyata dibunuh oleh Yuli Harsono. Yuli adalah anggota regu Abdullah Sonata. Yuli yang merupakan pecatan TNI AD itu tewas ditembak Densus 88 di Klaten Juni 2010. Dari investigasi polisi, mereka menemukan tiga pola baru serangan teror. Pertama, mereka berlatih menyerang orang asing. ”Seperti di Aceh sudah pernah terjadi, apakah itu perorangan, di jalan atau di seperti kedutaan. Itu salah satu contoh target yang mereka tetapkan,” katanya. Modus kedua adalah penyerangan yang bertujuan untuk pendanaan aksi terorisme. ”Mereka menyerang institusi keuangan yang mereka akan ambil uangnya. Ini terbukti mereka merampok bank, money changer, dan merencanakan merampok beberapa money changer dan bank lagi juga showroom untuk ambil kenda-

raan operasi,” katanya. Sedangkan modus ketiga adalah yang terjadi di Polsek Hamparan Perak. “Kelompok yang kita kejar ini menyerang markas-markas institusi Polri atau instansi yang dianggap menghalangi upaya-upaya mereka,” katanya. Sebagai sasaran, mereka memilih target yang lemah dan mempunyai lapis pengamanan minimal. Sebab, untuk menyerang institusi Polri yang lebih besar seperti markas Brimob atau Mabes Polri, membutuhkan perencanaan, biaya, dan mental yang lebih kuat. “Mereka ini sebenarnya pengecut karena hanya hit and run,”kata Iskandar. Di Istana, Kapolri Bambang Hendarso Danuri mengatakan, karena teroris menargetkan serangan terhadap aparat kepolisian dan TNI di daerah-daerah terpencil, polisi akan menambah kesiagaan. ”Yang pasti mereka kan memang sudah punya konsep assasination, akan menggunakan kekerasan terhadap aparat, khususnya pejabat tertentu dan juga anggota-anggota Polri. Belum juga pos-pos TNI ter-

Rebut Tahta dari halaman 1

ngan jam terbang serta persiapan yang dilakukan, saya dan bobotoh tetap optimis Persib mampu menjadi yang terbaik musim ini,” tegas Wali Kota Bandung Dada Rosada di hadapan ribuan bobotoh. Nada optimis pun dilontarkan Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf yang ikut hadir di launching itu. Dede Yusuf menyebut Persib tetap menjadi perhatian di kancah sepakbola nasional. Tidak hanya dari sisi kualitas serta sejarah, juga dari sisi kemandirian yang telah lepas dari kucuran dana APBD Kota Bandung. Dengan potensi yang dimiliki itu, sudah selayaknya Persib kembali meraih prestasi yang telah diukir pada LSI I tahun 1994 silam. “Sekarang saatnya kita bersama-sama mendukung Persib untuk meraih gelar juara dan bobotoh pun harus jadi yang terbaik pula,” tegas Dede Yusuf.

Sorak sorai pun menyahuti pernyataan Dada dan Dede. Hingga kemeriahan kian terasakan. Launching yang diawali dengan pengenalan sponsor ditampilkan di tiga screen di tribun selatan. Sebelum menginjak acara utama pengenalan pemain Persib musim 20102011, dilaunching juga jersey tim Persib untuk kompetisi 2010-2011, serta peluncuran situs resmi Persib Bandung. Selain itu, para pemain serta ribuan bobotoh dihibur dengan penampilan terjun payung dari TNI AU dengan membawa bendera Persib mendarat tepat di tengah lapangan stadion Siliwangi Bandung. Pada acara utama pengumuman skuad Persib 2010-2011, Markus Haris Maulana menjadi pemain pertama yang diperkenalkan kepada publik sepakbola Bandung yang memadati stadion Siliwangi. Sementara mantan pemain Persijap Jepara, Pablo Frances, pemain terakhir yang diperkenalkan de-

Musuh Teriak Headshot,... dari halaman 1

ya teriak kesakitan,” ujarnya. Menurut Yogi, semua bermula dari kegemaran dirinya pada permainan online game bergenre First-Person Shooter (FPS). Game yang identik hanya menampilkan moncong senjata di layar kaca itu mengajarkan untuk menembak jitu ke beberapa organ vital. Salah satunya, tembakan di kepala atau yang lebih dikenal dengan headshot. Dia mengaku tergila-gila dengan game Point Blank (PB), game FPS yang sedang digandrungi para gamers, termasuk anak-anak, di Kota Padang. Biasanya, dia bersama teman-temannya berlomba untuk mendapatkan poin tertinggi. Untuk memenangi pertaruhan itu, salah satu cara yang paling cepat adalah menembak di bagian kepala lawan. “Itu cara paling cepat untuk menang. Kalau menembak di bagian tubuh lain, tidak bisa sekali tembak terus mati. Tapi, kalau lawan kena kepala, dia langsung mati,” ceritanya. Mungkin karena terlalu asyik bermain game tersebut, saat mata Yogi tertembak, lawan yang melepaskan tembakan malah teriak headshot. Sementara itu, Yogi teriak histeris karena bulir peluru pistol-pistolan tersebut menyentuh kelo-

pak mata kirinya. Saat itu juga kualitas pandangan mata kiri Yogi langsung menurun. Darah mengucur dari kelopak mata siswa SMP Baiturrahmah Padang tersebut. “Sama seperti di game, kepala saya langsung jadi sasaran,” ucapnya. Tak jauh berbeda dengan cerita Gilang. Bocah 10 tahun itu juga penggemar game tembaktembakan. Bahkan, saat Ramadan lalu dia banyak menghabiskan waktu di warnet untuk bermain game online. Permainan ketangkasan itu juga sering dipraktikkan Gilang bersama teman-teman sekampungnya. “Pokoknya, begitu dorr” headshot, musuh langsung mati,” ucap siswa kelas V SD itu. Tak berbeda dengan Yogi, Gilang juga tak menyangka akan terkena bagian kepalanya. Apesnya, peluru yang dimuntahkan musuhnya dari jarak dekat mengenai mata kirinya hingga berdarah. “Saya langsung menangis begitu mata saya kena tembak musuh,” tutur dia. Menurut Kepala Staf Medis Fungsional (SMF) Mata RSUP M. Djamil dr Ardizal Rahman SpM(K), pihaknya sempat merawat 23 anak-anak korban pistol mainan. Namun, kini tinggal dua pasien yang lukanya masih dalam perawatan intensif. Meski begitu, di antara 23 pasien tersebut, lima anak terancam buta. Sebab, trauma yang

terjadi pada mata membawa komplikasi glaukoma (penglihatan terus berkurang dan memicu kebutaan). Maklum, dorongan peluru yang dikeluarkan pistol mainan itu, menurut Ardizal, sangat kuat. Apa lagi ditembakkan dari jarak yang cukup dekat. Ardizal menjelaskan, rata-rata korban pistol mainan tersebut mengalami sobek pada iris mata. Akibatnya, perdarahan pada bola mata akan terjadi. Hal itu terjadi karena tingginya tekanan pada bola mata yang disebabkan peluru pistol mainan. Dorongan peluru tersebut memicu rusaknya saraf optik yang membentuk bagian-bagian retina di belakang bola mata. Efek langsungnya, penderita akan merasakan sakit kepala yang sangat diikuti menurunnya kualitas penglihatan. Menurut Ardizal, reaksi seseorang saat peluru menyentuh mata berbeda. Ada yang langsung trauma dengan mata memerah. Ada pula yang merasa sakit, tetapi tidak tampak kerusakan pada fisik mata secara langsung. Oleh karena itu, pasien harus segera dibawa ke dokter begitu terjadi kasus trauma pada mata. “Jika tidak, kondisi mata bisa semakin gawat dan tidak tertolong lagi,” katanya. Dia lantas menyebutkan efek pada trauma glaukoma jika tidak segera dirawat. Dalam jangka waktu dua bulan, mata yang

mengalami trauma akan membusuk. Hal itu terjadi karena air mata di lapisan dalam tersumbat. Jika sudah demikian, dengan terpaksa mata yang membusuk itu harus dibuang. Selain itu, mata yang trauma kalau tidak segera diatasi bisa mengakibatkan hifema atau gumpalan darah di dalam bola mata. Jika terus dibiarkan, hifema bisa mengakibatkan imbibisi kornea. Yakni, ketika kornea menjadi cokelat dan tidak bisa berfungsi lagi. “Sebenarnya peluang sembuh bagi penderita imbibisi kornea masih ada dengan melakukan cangkok mata. Namun, cara tersebut tetap tidak membuat mata sehat 100 persen,” tandasnya. Begitu juga halnya dengan cedera kelopak mata akibat pistol mainan. Ardizal mengatakan, bukan karena tidak terkena mata lantas penderita bisa berlehaleha. Sebab, peluang kerusakan mata masih sama besar. Benturan peluru dengan kelopak mata bisa mengakibatkan pecahnya pembulu darah. Akibatnya, darah akan menggumpal di kelopak mata dan bisa menyebabkan mata memerah. Untuk kasus tersebut, biasanya dia akan merawat selama lima hari. “Kalau lebih dari itu kesehatan mata berangsur membaik, pembuluh darah tidak ada masalah,” tandasnya. (bersambung/c4/ari)

LAYOUT: AHMAD

1-11 kcl anyar  

Aset Tangkubanparahu Tak Jelas HARI kedua coa- ching clinic pelatih NBA ke para pemain NBL di GOR C-Tra Arena Bandung ke- marin, memasuki fa...