Page 1

Vol. 23 Nov - Dec 2011 w w w.money-an d - i . co m

Alex P Chandra

Every Skills is Learnable Skills

Hermawan Kartajaya

Indonesia Menyusur Jembatan Emas

Growth Strategies Pertolongan Tuhan

Ekslusif Interview With

FAISAL BASRI

Bagaimana prediksinya tentang sektor ekonomi tahun depan?

Economic Outlook ISSN: 2087-5975

Rp. 25.000,-

2012

Bagaimanakah kinerja sektor financial ditengah ancaman krisis, investasi yang menarik serta trend bisnis yang layak dipertimbangkan. Mungkinkah emas akan tetap diburu?


- Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

3


Editor Notes 2012 : Awal dari Akhir sebuah Siklus MANAGE M E N T PUBLISHER

Alex P. Chandra MARKETING COMMUNICATION

I Putu Agus Ariawan PUBLIC RELATION

Wahyu Sari Pande EDITOR I A L

EDITOR IN CHIEF Arif Rahman CONTRIBUTORS Alex P Chandra Hermawan Kartajaya Pribadi Budiono I Made Wenten B Suzanna Chandra REPORTER Nila Putri MANAGING EDITOR

Kinan Setya DESIGN & LAY OUT

Made Dwipayana CIRCULATION

Puji Supported By :

Alamat Redaksi: PT. BPR SRI ARTHA LESTARI Jl. Teuku Umar 110 Denpasar T. (0361) 246706 F. (0361) 246705 E. redaksi@money-and-i.com marcomm@bprlestari.com Direct Sales & Marketing for Advertisement T. 0361 7843244 www.money-and-i.com

4

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1

Tahun lalu, sebuah film berjudul 2012 mengejutkan dunia. Film yang menggambarkan “the end of the day� yang terjadi pada tahun tersebut. Dipaparkan dengan detil, baik secara historis lewat asumsi kalender bangsa Maya yang berakhir ditahun 2012, atau secara ilmiah dimana global warming telah menciptakan gejolak yang tidak stabil pada alam dan berdampak pada revolusi total. Satu hal yang dalam sejarah bumi diyakini pernah terjadi sebelumnya. Kontan sejak film tersebut beredar, tidak sedikit kalangan awam yang kemudian mempercayai hal tersebut. Bangsa Maya dikenal visionaris, scan over the horizon. Jika manusia saat ini sudah bisa menghitung kalender secara modern lewat komputerisasi, mereka sudah melakukannya secara manual sejak berabad-abad lalu. Dan menurut Owen Water, pemerhati sejarah, nanti pada tanggal 21 Desember 2012, merupakan akhir dari siklus 26.000 tahun yang berpengaruh atas pengalaman manusia tersebut. Diperkirakan, pergantian siklus kosmik besar ini nantinya menawarkan lompatan kuantum yang menciptakan lingkungan untuk pertumbuhan rohani dan juga lingkungan yang paling energik untuk kemajuan spiritual, karena adanya ketidakseimbangan emosi manusia. Seolah kebetulan, hal yang sama secara ilmiah juga disampaikan Patricia Aburdene co author New Yort Times Best Seller Megatrends. Menurutnya, ini adalah era the Rise of Concious Capitalism, ketika korporasi bebas melahirkan resesi, korupsi, skandal akunting dan ketidakpercayaan publik, maka kekuatan spiritualitas harus diwujudkan, sebuah gerakan akan kesadaran pada sistem kapitalisme yang harus ditunjukkan lewat tanggung jawab sosial yang lebih tinggi. Masih banyak pertanyaan yang akan mengemuka ditahun depan, apakah krisis Amerika dan Eropa tetap berlanjut, bagaimana dampaknya dengan Indonesia, investasi apa yang nantinya masih menjadi primadona atau karakter bisnis apa yang dibutuhkan ditahun-tahun mendatang. Sementara secara global dunia masih bergelut pada banyak hal yang tidak pasti seperti perang ditimur tengah, harga minyak yang melonjak atau resesi keuangan. Itulah sebabnya edisi kali ini secara khusus mengangkat sebagian besar isu-isu tersebut, dengan sedikit harapan hal ini bisa menjadi resensi tambahan bagi Anda untuk mengambil keputusan dan strategi yang tepat untuk tahun depan. Dan sebagian dari banyak pertanyaan tersebut, juga ditelaah oleh pakar ekonomi Faisal Basri dalam special interview kami. Simak bagaimana pendapatnya tentang krisis, economic outlook Indonesia kedepan dan seputar pencalonan dirinya sebagai Gubernur Jakarta. Akhirnya, Kami dari redaksi dan management menyampaikan selamat tahun baru 2012, selamat berkarya dan menjadi manusia yang lebih kreatif. Jabat Erat, Arif Rahman Editor in Chief



Send your letter to PT BPR Sri Artha Lestari, Jl. Teuku Umar 110 Denpasar or mail to M&I Magazine redaksi@money-and-i.com


CONTENTS

Nov - Dec 2011 I Volume 23

Interview

34

Contributors 10 Alex P Chandra Road To Wealth Every Skills Is Learnable Skills

Karirnya bergerak dinamis, mulai dari penyiar radio, MC, moderator, direktur sebuah station radio dan kemudian mendirikan sekolah dan event organizer. Bahkan saat ini anak didiknya sudah mencapai lebih dari 2000 orang. Santy Sastra berbagi pengalamannya membangun semua bisnisnya tersebut

16

Special Feature

14 I Made Wenten B Growth Strategies Pertolongan Tuhan?

Krisis ekonomi dan buruknya situasi di timur tengah menjadikan kondisi ketidakpastian menjadi penutup tahun 2011. Bagaimana dengan Indonesia economic Outlook tahun 2012, Trend bisnis dan Investasi serta bagaimana pandangan dua orang praktisi Faisal Basri dan Alex P Chandra melihat hal ini?

Outlook

Special Interview

06 November Bulan Festival 08 Bali Business Round Table "Crisis & Us"

18 Faisal Basri 22 Alex P Chandra

Front of Mind 42 Herb Keller

12 Paintball 37 Santy Sastra Production

Sneak Peak

Gallery

50 Animasi Penghujung Tahun

47 Nexian Pad & Tag Carrera

32 Hermawan Kartajaya Notes from the Guru Indonesia Menyusur Jembatan Emas 40 Pribadi Budiono Literature Dua Tangis dan Ribuan Tawa 44 Suzanna Chandra Smart Family Muda Kerja Keras, Tua Kaya Raya, Mati Masuk Surga 48 Alex P Chandra Notes From a Friend Wakil Menteri, a Management Blunder

Business Profile

Cover : Faisal Basri [Courtesy Kompasiana]

- Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

5


Outlook

November Bulan Festival

N

ovember menjadi bulan yang padat untuk Bali, selain KTT Asean yang digelar pada bulan tersebut, juga kunjungan presiden AS Barrack Obama pada perhelatan yang sama. Bulan menjelang akhir tahun ini juga menjadi pilihan bagi banyak lembaga sosial dan pemerintah untuk menggelar beragam festival. Setidaknya terdapat lima event sepanjang bulan November kemarin yang digelar diberbagai tempat. Dimulai dari ASEAN Fair, yang berlangsung selama satu bulan sejak 24 Oktober hingga 23 November untuk mengiringi KTT ke-19 ASEAN. Acara yang memakan biaya sebesar Rp 50 miliar ini akan digelar di Jakarta dan Bali, khususnya berpusat di Peninsula Island (1-23 November), dan di Hotel Westin pada 16-19 November. Digelarnya ASEAN Fair untuk memperlihatkan wajah ASEAN yang menggambarkan keanekaragaman kekayaan warisan budaya ataupun persamaan sejarah dan masyarakatnya yang menjadikan kita satu komunitas. Sementara di awal bulan, dibuka dengan festival wirausaha muda yang digawangi oleh pemerintah kota Denpasar dengan tajuk “Festival Wirausaha Muda Denpasar 2011”. Tujuannya adalah untuk mencetak pengusaha muda yang kreatif dan mandiri. Festival yang berlangsung diparkir timur lapangan renon ini berjalan selama 3 hari mulai dari tanggal 4–6 November 2011. Secara keseluruhan festival ini memiliki agenda yang cukup padat, mulai dari diskusi tentang entrepreneurship dengan menghadirkan beberapa praktisi sampai dengan pameran barang dan usaha kreatif. Dan diakhir festival digelar lomba band sebagai penutup. 6

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1

Dipertengahan bulan, 16-17 November 2011 dihelat acara bergengsi lainnya yakni Ajang Festival Film Asean 2011 yang mengambil tema “The Global Film Connection”. Dalam acara ini diputar 10 film pilihan dari masingmasing negara anggota Asean, seminar yang membahas isu perfilman lingkup Asean dan resepsi red carpet serta gala dinner. Dua festival menjadi penutup dipekan terakhir, dimeriahkan dengan acara Flori dan Flora Nasional, yang merupakan ajang pameran hortikultura berskala nasional dan bersifat internasional, diselenggarakan secara rutin di kota-kota penting di Indonesia. Yang kali ini bertempat di Pantai Matahari Terbit. Acara ini merupakan momentum bertemunya para produsen dan petani, pelaku bisnis, peneliti, pakar, pecinta tanaman hortikultura serta pengunjung umum untuk saling bertukar informasi mengenai buah, sayur dan tanaman obat yang ada di dunia serta melakukan transaksi. Serta Serangan Island Festival pada tanggal 26-28 November yang menampilkan antara lain sajian kuliner di 20 anjungan ikan bakar menu khas desa Serangan. Dan juga acara seni budaya serta penghijauan. Rangkaian Festival Di Bulan November : • 4-6 November - Festival Wirausaha Muda Denpasar • 16-17 November – Asean Film Festival • 24 Oktober – 23 November – Asean Fair • 19-23 November Festival Holtikultura • 26-28 Serangan Island Festival


Reader Corner

Artikel Inspiratif Dear Bapak Alex P Chandra & Editor Majalah M & I, Saya baru saja membaca Majalah Money & I Volume 20, yang dikirimkan oleh Bank Lestari karena saya telah menjadi "Sahabat Lestari". Artikel "While You're Sleeping" sangat baik, singkat, basic namun dibawakan dengan sangat inspiratif. Keep up the great works. Cheers, Wayan Winawan General Manager - The Ulin Villas & Spa, Seminyak - Bali

Segenap redaksi dan management M&I Magazine menyampaikan

Merry Christmas & Happy New Year 2012

- Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

7


Event

Bali Business Round Table

"Crisis & Us" 2008 DE JAVU ALL OVER AGAIN

U

ntuk kedua kalinya, BPR Lestari menggelar Bali Business Round Table dengan menghadirkan Faisal Basri sebagai pembicara, bertempat di Sector Bar kawasan Sanur Beach Hotel, pengamat ekonomi makro yang saat ini tengah mencoba untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Jakarta tersebut menyampaikan beberapa poin penting pada acara yang bertajuk “Crisis & Us� tersebut. Dalam dua dekade terakhir, inilah krisis terbesar yang dialami negara-negara maju. Gejolak global yang terjadi sejak tahun 2008 lalu, ditandai dengan jatuhnya private sector seperti Lehman Brothers sebagai salah satu lembaga keuangan terbesar dunia yang pailit, akhirnya memaksa pemerintah Amerika untuk menggelontorkan bail out korporasi keuangan kepada bank, insurance dan lembaga pembiayaan agar sektor moneeter dapat diselamatkan. Krisis kemudian berlanjut ke Eropa dan menjadikan sektor goverment khu-

8

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1

susnya Yunani berjibaku untuk menyelamatkan kejatuhan pemerintahannya karena krisis. Dampak dari krisis merubah komposisi sektor financial, mulai dari dinaikkannya deposit guarantee, dan injeksi likuiditas oleh bank sentral, serta penurunan suku bunga global dan bahkan regulasi baru dipasar saham yang mengatur lebih ketat pada produk-produk derivatif. Faisal Basri juga menekankan bahwa sistem kapitalisme merupakan sumber dari terjadinya rangkaian krisis tersebut dan akan semakin sering terjadi dalam waktu kedepan, yang berbeda nantinya hanyalah magnitude saja. Krisis pada akhirnya menyentuh perekonomian nasional, sektor ekspor mengalami penurunan tajam dan banyak eksportir yang mulai


membidik pasar domestik. Sementara disisi keuangan terjadi penurunan BI rate dan aksi repo SUN. LPS pun menaikkan deposit guarantee mencapai 2 miliar. Namun demikian Faisal Basri optimis pergerakan ekonomi Indonesia ditahun 2012 masih bertumbuh setidaknya 6,5%. Faktor yang menjadi acuan adalah sektor fundamental negara Indonesia yang saat ini sangat memungkinkan untuk mengalami pertumbuhan dan perkembangan, khususnya jika dilihat dari sisi demografi. Saat ini komposisi usia penduduk Indonesia sama dengan penduduk di Jepang pada periode tahun 1950-an, ketika periode awal Jepang mulai kebangkitannya. Didominasi oleh kalangan middle class dan middle age atau usia produktif. Saat ini juga terlihat pergeseran pola konsumsi masyarakat yang mulai berubah, pada tahun 1999 konsumsi masyarakat cukup tinggi pada produk makanan, namun saat ini mengalami penurunan, sementara konsumsi bukan makanan seperti commercial goods justru mengalami kenaikan signifikan. Namun disatu sisi, tantangan yang harus dihadapi pun tidak sedikit. Pergeseran pola konsumsi masyarakat seolah didukung oleh kebijakan pemerintah yang membuka diri pada Free Trade Policy. Dampaknya produk asing membanjiri pasar dan sanggup memukul mundur banyak produk-produk lokal yang kalah bersaing, baik dari harga maupun kualitas. Dan diantara negara-negara Asia, Indonesia juga belum mencatatkan dirinya sebagai negara dengan jumlah entreprenuers yang menunjang. Padahal, negara maju diperkirakan memiliki 2% dari masyarakatnya yang berprofesi sebagai entrepreneur.

Ease of doing business Country DB 2011 Singapore 1 Thailand 19 Malaysia 21 Vietnam 78 China 79 Pakistan 83 Bangladesh 107 Brunei D 112 Indonesia 121 India 134 Philippines 148

DB 2010 1 16 23 88 78 75 111 117 115 135 146

Source: IFC and World Bank, October 2010.

Jika ditelaah dari semua sisi, maka Indonesia memiliki peluang yang tinggi untuk bertumbuh menjadi negara besar, terlebih dengan struktur demografisnya yang menunjang. Namun disatu sisi tantangan yang harus dihadapi berpusat pada bagaimana mengelola sektor riil kita agar bertumbuh optimal, sehingga jumlah entrepenuer, dan lahirnya produk-produk kreatif yang sanggup menang dalam pemasaran global dapat terus ditingkatkan. Yup, kita yakin.. Indonesia Bisa! - Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

9


Road to Wealth

Every Skills Is Learnable Skills “all development is self development’ Sammy, anak saya sering bertanya, mengapa saya yang engineer by school menjadi pengusaha. Bukankah seharusnya engineer itu “yang punya bengkel” katanya. Adiknya, Anastasya kemudian melanjutkan bertanya, “terus papa belajar bisnisnya kapan dan siapa yang ngajarin?” Dan saya menjawabnya asal, “from the books I read every morning”. Jika seorang engineer bisa di didik menjadi banker, seharusnya orang bisa mempelajari skills apa saja. 10

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1

S

emua keterampilan dapat dipelajari. Every skills is learnable skills. Saya pernah menghadiri seminar di Singapore, judulnya Millionare Minds. Speakernya T Harv Ekker. Nah, disetiap penghujung session, selalu dihadirkan trainer-trainer yang menjual pelatihanpelatihan lain. Ada yang ngajarin bagaimana caranya “kalau diwawancarai oleh TV”. Dalam 30 detik kita harus bisa menjelaskan maksud dan tujuan kita dengan sejelas-jelasnya, menggunakan “languange of impact”, katanya. Ada trainer lain yang mengajarkan “how to create wealth through internet”. Ada yang menjual kursus “creating wealth’” dengan membuat App buat Apple. Sekarang tergantung kita, jalur mana yang mau kita pilih supaya kita menjadi ahli. Yang mana yang menjadi kesukaan kita. Mana keterampilan yang ingin kita miliki. Semuanya ada kursusnya. Saya senang menyanyi, namun saya tidak begitu peka terhadap nada. Jadi anak saya berkata, “papa nyanyinya bagus, tapi lebih bagus lagi kalau tidak nyanyi”.


By. Alex P. Chandra Direktur Utama BPR Lestari

Cornering Skills, Alex P Chandra

Saya kursus menyanyi di Purwacaraka. Diajari cara bernapas. Lima kali pertemuan bernapas melulu. “Kapan nyanyinya”, kata saya. Sang pelatih tersenyum, “sabar pak, menyanyi itu dasarnya bernapas, kalau belum bisa bernapas, enggak akan bisa nyanyi”. Nah lho…. Sekarang walaupun belum sebagus Robin William, saya bisa menyanyikan “Better Man” dengan baik. Kalau saya menyanyi, staff saya di kantor selalu bilang bagus. Karena kalau ada yang tidak memuji, saya akan mengingatkan bahwa jabatan saya adalah Direktur Utama di BPR Lestari. Prinsipnya, every skills is learnable skills. Apalagi di jaman sekarang, dengan begitu banyaknya kursus-kursus. Mau punya rumah sejumlah anak, tanpa uang, tanpa utang pun bisa… Kuncinya adalah ada kemauan. Dan kemudian cari mentor atau pelatih yang baik. Ingat key word-nya Pelatih atau Mentor yang baik. Yang sudah berpengalaman, yang sudah mengalami. Kalau memungkinkan learn from the best. Belajar dari yang terbaik. Kalau bisa terbaik di dunia. Kalau tidak bisa, terbaik di Indonesia. Kalau tidak bisa juga, yang terbaik di Bali. Kalau mau belajar bisnis, ya belajar sama orang yang sudah pernah membangun bisnis. Bukan bertanya sama dukun. Kalau mau belajar bernyanyi,

ya belajar-nya sama orang yang bisa menyanyi. In business, saya belajar dari yang terbaik. Saya berkawan dengan Tung Desem Waringin. Saya bergaul dengan pak Hermawan. Saya diskusi dengan pak Cok “Krisna”. Saya mendengarkan Pak Joger. Dan diperpustakaan saya ada mentormentor yang siap mengajari saya, ‘the best guru in the world’. Ada Peter Drucker, ada Jack Welch, ada Steve Jobs, ada pak Rhenald Khasali, ada Richard Branson dan seterusnya. Sekarang saya lagi belajar cornering. Ini istilah teknisnya dari naik motor gaya Casey Stoner. Nikung sambil lututnya menggeser aspal. This is my long lost dream. Pelatihnya Pak Bagus. He was once a national champion. Saya sudah 3 kali latihan. Dan 2 kali terjatuh. Tapi sudah lumayan. Slider di dengkul sudah menyentuh aspal. Gayanya sudah lumayan buat dipotret. Prinsipnya, every skills is learnable skills, and every development is self development.

- Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

11


Business Profile www.paintballbali.com

PAINTB

Bisnis "perang-peran

A

nda mungkin sudah tidak asing dengan tokoh fiksi karya Hollywood bernama Rambo, sosok individualis yang sanggup mengalahkan berkompi-kompi pasukan musuh seorang diri. Atau familiar dengan film seperti Tour of Duty, Black Hawk Down atau Behind Enemy Line. Serangkaian film-film yang mengetengahkan topik perang. Bahkan jika Anda laki-laki, rasanya bermain perangperangan adalah hal yang tak asing saat masih bocah dulu. Lalu bagaimana jika hobi tersebut masih terbawa hingga dewasa, atau Anda bermimpi menjadi Rambo yang kekar itu? Tidak usah khawatir, sekarang, mimpi itu bisa Anda wujudkan dalam bentuk olahraga extreme nan mengasikkan bernama Paintball. Awalnya adalah bagian dari kegiatan ekstrim outdoor yang hanya dianggap sebagai rekreasi keluarga saja. Namun seiring waktu, kegiatan ini menjadi olahraga yang banyak di minati, tidak hanya oleh kalangan pria, namun juga wanita. Ini menyebabkan paintball diseluruh dunia meraih urutan ketiga sebagai olahraga paling populer yang diminati masyarakat setelah skateboard dan wall climbing. Permainan paintball ini pertama kali di populerkan di Amerika pada tahun 1970, dimana James Hale dari Daisy Manufacturing membuat alat pertama yang mengeluarkan bola cat atau paintball yang digunakan untuk menandai pohon dan hewan ternak. Kemudian dengan sedikit pengembangan beberapa orang mulai menggunakan alat ini untuk main perang – perangan sebagai salah satu rekreasi di perternakan. Permainan antar tim pertama kali di lakukan di Amerika pada bulan Mei tahun 1981. awalnya paintball ini masih diragukan keselamatannya oleh masyarakat, namun setelah diadakan uji coba di lapangan tembak polisi dan disaksikan oleh hakim, pada tahun 1988 akhirnya paintball dinyatakan bukan termasuk senjata api. Hal itu membuat paintball makin berkembang sehingga banyak pula lapangan paintball yang mulai di buka untuk umum. Tidak hanya di Amerika saja, permainan Paintball ini pun mulai berkembang di negara – negara lain di Eropa seperti Inggris, Perancis dan Denmark. Pada tahun 1992 terbentuklah NPPL (National Professional Paintball League) yang

12

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1


BALL

ngan" ala Rambo menyelenggarakan NPPL Pro-Am Series di negara–negara bagian di Amerika. Olahraga paintball ini bisa membuat kita serasa menjadi seorang tentara beneran. karena olahraga ini dimainkan dengan menggunakan senapan yang pelurunya berupa bola tinta warna, dan dalam satu senapan berisi 20 butir peluru. Selain itu para peserta paintball juga menggenakan pakaian loreng seperti para tentara, masker dan pelindung badan supaya keadaan tetap terlindungi selama melakukan olahraga ini. Paintball ini bisa di lakukan di dua tempat, yakni medan permainan alami atau buatan tergantung permintaan peserta. Untuk yang dialam masih dengan seni bertempur ala tentara, pakaian loreng, mengendap-endap, hit and run dengan perlindungan benda–benda atau tumbuh-tumbuhan yang ada disekitar. Sedangkan untuk medan permainan paintball yang buatan memiliki lokasi lapangan dengan rumput yang diset khusus untuk permainan, pakaian warna warni, dan teknik berperangpun bisa ditonton layaknya olahraga yang lain. Waktu permainan paintball ini mulai berkisar 20-40 menit. Diwaktu istirahat, para peserta paintball bisa mendengarkan cerita yang menarik dan menyengarkan diri dengan camilan atau minuman sampai waktu istirahat selesai. Di Indonesia sendiri paintball pertama kali di buka di pulau Bali sebagai sarana rekreasi, kemudian pada tahun 1996 Brigade 334 memperkenalkan paintball ke pulau Jawa dengan membuka lokasi pertama di Gunung Putri Bogor, yang di lanjutkan di Alam Sutera di Serpong Tangerang, Commando Patriot di Bandung, hingga ke Stage paintball di Medan. Dan untuk saat ini olahraga paintball sudah mulai merambah ke Kalimantan dan Sulawesi. So‌ bagi para Anda yang ingin mencoba olahraga ekstrim ini, bisa datang ke Jalan Sekar Sari Nomer 7 Kesiman Kertalangu Padang Galak Denpasar Timur atau Jalan Karang Putih Nomer 1 Banjar Jaba Pura, Desa Kutuh, Kuta Selatan Denpasar Bali.

- Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

13


Growth Strategies

“Lord grant me the serenity to accept the things I cannot change, the courage to change the things I can, and the wisdom to know the difference.”

M

inggu lalu salah satu teman di Kantor Kas main ke kantor pusat. Dia salah satu senior di BPRLestari, bahkan orang yang pertama kali saya ajak ngobrol diBPRLestari adalah dia. Sambil senyum-senyum dia bilang. “Pak, saya bawain donuts, bagaimana persiapan Kantor Kas yang baru, lancar? ...kira-kira saya dapat kantor yang mana Pak” Walah! Ternyata teman kita satu ini lagi ada maksudnya. By the way, kok saya merasa seperti “balian”. Kalau mau nanya sesuatu, kudu bawa “sesari” dulu. [Orang pandai yang bisa meramal.red]

Pertolongan

Tuhan 14

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1

OK, lupakanlah perkara "balian dan sesari" donuts… Saya ucapkan selamat untuk dia, karena sebentar lagi kalau segalanya berjalan lancar, dia akan memiliki kantor sendiri. Dan jabatannya akan naik menjadi Kepala Kantor Kas. Kemudian obrolan kita berlanjut ke masa lalu. Pada masa kita mulai belajar bekerja di BPRLestari. Saya memulai karir dari bagian IT (walaupun nggak ngerti IT), sembari membantu ke bagian funding, operation, pengawasan kredit, kredit bisnis dan lainnya. Sementara itu teman saya memulai karir dari Corporate Secretary sembari bertanggungjawab pada pembukuan. Yang menjadi bahan perbincangan seru kita adalah sewaktu saya ngeledek dia tentang bagaimana perasaannya pada waktu di rolling dari Corporate Secretary ke bagian Marketing. Saya tahu banyak apa yang dia rasakan, dan dia merasa malu sewaktu saya ledek dengan


By. I Made Wenten B Kabid Support & Operation BPR LEstari

mengungkit masa lalu. Sampai-sampai dia bilang “Pak, jangan ngomongin itu dong!” Memang sewaktu dia di rolling, dia merasa tertekan. Totally tertekan. Tetapi kemudian dengan senyum-senyum dia bilang “Iya kalo nggak di rolling, mungkin tidak akan seperti ini jadinya”. Memang benar, setelah beberapa tahun di rolling dia termasuk superstar marketing. Dan selanjutnya dipromosikan menjadi kepala bisnis unit. Dan sebagai kepala bisnis unit pun dia sukses, sehingga manajemen mempertimbangkan untuk mengangkat dia menjadi seorang kepala kantor kas. Selanjutnya dia bilang, “mungkin begini cara Tuhan menolong saya Pak. Dan saya pikir apa yang bapak alami dulu juga sangat berat. Dan Bapak berhasil melewatinya dengan baik, karena itulah mungkin Bapak bisa seperti ini”. Kita tidak pernah tahu bagaimana cara Tuhan menolong kita. Ketika dia mengatakan “mungkin begini cara Tuhan menolong saya”, teringat sebuah cerita. Kurang tahu persis cerita ini saya dapatkan dari mana. Mungkin dari sebuah acara radio. Ceritanya kurang lebih seperti ini: Disebuah kampung hiduplah seorang pria yang sangat taat beragama. Sangat rajin berdoa dan bersembahyang. Dia sangat percaya bahwa Tuhan akan membimbing dan akan selalu menjaga dia. Suatu saat kampung tempat dia tinggal, terkena banjir yang sangat besar. Pada saat air sudah mencapai pinggang, muncul pengumuman dari pengeras suara. Pengumuman tersebut meminta kepada semua penduduk kampung untuk mengungsi. Pria ini dengan pertimbangan berat hati meninggalkan harta dan kampung halamannya, menolak untuk mengungsi. Dan dia berfikir, “saya orang yang taat kepada Tuhan dan Agama. Tuhan pasti akan menolong saya”. Banjir ternyata tambah besar, air sudah mencapai bibir atap. Dan pria ini kemudian naik ke atap rumah dan kemudian berdoa. “Ya Tuhan, bantulah hambamu ini. Redakanlah banjir ini, ya Tuhan”. Tak lama kemudian sebuah perahu yang berisi tim penolong datang menghampiri pria ini.

“Pak, cepat naik ke perahu. Banjir tambah besar, kita tidak punya waktu lagi Pak! Sebentar lagi kampung ini akan tenggelam” Si Pria menjawab ”Tidak usah, terima kasih. Tuhan pasti akan menolong saya”. Dan perahu penolong kemudian meningggalkan pria tersebut. Akhirnya banjir menjadi lebih besar, seluruh kampung tenggelam. Dan pria tersebut kemudian meninggal. Di alam sana, pria yang meninggal ini kemudian merasa tidak puas. Kenapa dirinya yang sangat taat kepada Tuhan, ditelantarkan kepada Tuhan. Dan dia protes “Tuhan, kenapa Kau tidak menolongku. Dan membiarkanku mati karena banjir”.

"...Tuhan memiliki bentuk pertolongan yang berbeda. Dan dia tidak menyadari hal itu. Dan janganjangan kita juga seperti itu. Kita sering berdoa memohon petunjuk dan jalan dari Nya. Dan walaupun Tuhan memberikan petunjuk atau jalan kepada kita, kemudian kita menolaknya. Karena kita tidak menyadari itu merupakan sebuah jalan dari-Nya".

Tuhan menjawab “Siapa bilang Aku tidak menolong. Saya kirim pertolongan dua kali. Satu melalui pengumuman, tapi engkau tidak menghiraukan. Yang kedua, Aku khusus mengirim perahu penyelamat untuk menyelamatkan mu. Tapi kau tetap tidak mau”. Pria dalam cerita diatas mungkin mengharapkan pertolongan Tuhan dalam bentuk redanya banjir, tetapi Tuhan memiliki bentuk pertolongan yang berbeda. Dan dia tidak menyadari hal itu. Dan jangan-jangan kita juga seperti itu. Kita sering berdoa memohon petunjuk dan jalan dari Nya. Dan walaupun Tuhan memberikan petunjuk atau jalan kepada kita, kemudian kita menolaknya. Karena kita tidak menyadari itu merupakan sebuah jalan dari Nya. Kita tolak petunjuk tersebut, mungkin saja karena jalan tersebut berupa sesuatu yang agak berat untuk dilakukan. Mungkin saja jalan tersebut agak menakutkan untuk dilewati. Atau mungkin saja jalan tersebut tidak seperti jalan yang kita harapkan. Tetapi jika kita bersedia melalui jalan tersebut, maka apa yang kita cita-citakan akan tercapai. Memang kita (atau mungkin hanya saya) sulit mengetahui, bagaimana Tuhan akan menolong kita.

- Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

15


S P ECIAL FEATURE

q Economic Outlook 2012

2012

Three Feet From GOLD Pertemuan G20 pada Oktober lalu menelurkan hasil realistis, bahwa prediksi pertumbuhan dunia untuk tahun 2012 akhirnya direvisi, dari yang tadinya dipatok 4%, sekarang hanya 1%. Sekalipun data IMF bulan Oktober masih meyakini bahwa pertumbuhan dunia berada dikisaran 4%, turun dari prediksi semula yang 4,5%. Lima hal yang menjadi peringatan dini mengapa koreksi tersebut dilakukan adalah karena adanya intensifikasi resiko di Eropa yang semakin memburuk, kedua adanya perlambatan di AS karena faktor fiskal, ketiga tekanan pada pasar obligasi, keempat overheating [ancaman ekonomi] dinegara-negara berkembang dan terakhir kondisi kawasan timur tengah yang masih memanas. Lalu bagaimana dengan prospek Indonesia ditahun 2012?

16

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1


T

ekanan pada pasar obligasi secara nyata sudah berdampak pada surat utang negara [SUN], sementara kondisi timur tengah rentan mempengaruhi harga minyak dan lifting. Walaupun Indonesia diproyeksikan masih akan berkembang karena dinilai memiliki landasan fundamental yang baik, namun bukan tidak mungkin resiko kesehatan keuangan itu berdampak ke Indonesia. Mulai dari tingkat kepercayaan investor yang bisa saja menurun, jalur perdagangan yang terganggu, yang saat ini sudah mulai terlihat dimana ekspor ke negara-negara Eropa dan Amerika mengalami penurunan dan tentu saja sektor keuangan. Itu sebabnya target pertumbuhan hanya dipatok pada angka kisaran 6,5% hingga 6,9% saja. Walaupun disatu sisi laju pertumbuhan Indonesia masih dinilai lebih tinggi daripada Malaysia (5,2%), Thailand (4,5%), Filipina (5,0%) dan Singapura (4,4%), namun demikian bukan berarti ancaman dampak krisis hilang sama sekali. Pada bulan Maret lalu, Harpel Professor of Capital Formation & Growth, Harvard University, Jeffery Frankel memperingatkan negara berkembang (emerging market) seperti Indonesia akan potensi terjadinya krisis ekonomi di 2012 yang dinilainya berdasarkan siklus 15 tahunan. Pemikiran Jeffery tersebut disampaikan dalam forum berdiskusi 'Coping With Asia's Large Capital Inflows In a Multi Speed Global Economy' di Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua. Krisis tersebut terjadi akibat pertumbuhan yang terus berjalan atas dorongan arus modal asing yang masuk. Berdasar data, awal krisis terjadi di 1982 akibat capital inflow yang terjadi sepanjang 6 tahun (1975-1981). Kemudian di 1997, di mana arus modal mengalir deras selama 6 tahun belakangan (1990-1996). Dimana diperkirakan circle ini akan terjadi tiap 15 tahun. Di mana dalam tujuh tahun bertumbuh, dengan inflow masuk. Dan masa krisis 7 tahun setelahnya. Lebih jauh Jeffery meneruskan, saat arus modal terus masuk ada ancaman jangka pendek yang bisa terjadi, yakni overheating. Dan Indonesia memiliki peluang tersebut, karena penetrasi pertumbuhan ekonomi dan rasio inflasi yang terus meningkat. Overheating adalah indikator pertumbuhan ekonomi suatu negara terus melaju dengan konsekuensinya, tingkat inflasi negara tersebut juga akan merangkak naik. Ditempat terpisah Faisal Basri, pengamat ekonomi makro juga membenarkan hal tersebut bahwa

pergerakan ekonomi suatu negara untuk saat ini dapat dilihat berdasarkan pola pertumbuhannya, dan untuk Indonesia grafiknya menunjukkan siklus 7 tahun sekali. [baca : Special Interview with Faisal Basri]. Namun demikian, Faisal Basri menunjukkan optimismenya akan pertumbuhan Indonesia yang setidaknya mencapai 6,5%. Meningkatnya minat masyarakat pada sektor financial terlihat pada pertumbuhan perusahaan-perusahaan penyedia jasa konsulting akan produk financial, dan kali ini produknya pun kian beragam, sebagian besar merupakan produk derivatif. Walaupun semua produk derivatif tersebut hampir 100% berupa saham dan obligasi dari perusahaan-perusahaan dalam negeri, namun bukan tidak mungkin krisis ekonomi di Amerika dan Eropa yang saat ini terjadi secara tidak langsung memberikan dampak. Namun dengan kebijakan pemerintah yang cenderung pada liberalisasi ekonomi. Maka besar kemungkinan kedepan produk-produk finasial tersebut kian diminati dan masih menjadi primadona. Sementara disatu sisi, investasi dari asing pun kian menunjukkan grafik peningkatan. Jika melihat informasi umum masyarakat ekonomi ASEAN yang diterbitkan Kementerian Perdagangan tahun 2011, arus investasi asing langsung ke ASEAN tercatat relatif tinggi. Saat terjadi krisis global 2008, nilai investasi asing langsung ke kawasan ASEAN mencapai 59,7 miliar dolar AS. Tahun 2010 mengalami kenaikan, menurut kantor berita Antara yang mengutip data statistik resmi ASEAN, aliran investasi asing langsung ke ASEAN mencapai 74,08 miliar dolar AS dimana 26,6 persen diantaranya berasal dari negara-negara Uni Eropa. Namun sebaliknya, pertumbuhan arus investasi intra-ASEAN tercatat masih kecil, hanya meningkat 13,4 persen menjadi 10,7 miliar dolar AS pada 2008. Kesemua investasi tersebut nantinya berpatokan pada empat pilar yakni liberalisasi, perlindungan, fasilitasi dan promosi; tenggat waktu yang jelas untuk liberalisasi investasi; serta keuntungan bagi investor asing yang berbasis di ASEAN. Persyaratan investasi yang lebih liberal, fasilitatif dan transparan dalam perjanjian itu diharapkan dapat meningkatkan perlindungan investasi, memperbaiki kepercayaan investor untuk menanamkan modal di kawasan ASEAN serta mendorong peningkatan investasi antarnegara ASEAN. Lalu bagaimana dengan kondisi politik di tanah Air? Pada tahun 2012 merupakan tahun pertengahan periode pemerintahan saat ini yakni 2009-2014. Dimana pada era 2 tahun pertama merupakan masa adaptasi, belum stabil dan tidak kondusif bagi perkembangan ekonomi. Sementara diakhir masa pemerintahan akan disibukkan pada proses pemilu yang juga diperkirakan berdampak pada sektor ekonomi. Maka di tahun 2012, adalah tahun bagi pemerintahan bekerja dan mencapai peak performance-nya. Dan semakin baik kinerja pemerintahan maka tentu saja hal ini bisa berdampak positif pada sektor ekonomi. Dari semua pertimbangan ini, kita bisa mendapatkan sebuah konklusi kecil, bahwa tahun 2012 kondisi perekonomian masih tetap bergairah dan tumbuh, walaupun ancaman krisis tetap saja perlu diwaspadai. Indonesia berada pada jalur yang benar untuk menjadi negara besar dengan perekonomian yang tangguh. Seperti yang Napoleon Hill selalu katakan, we are three feet from gold. Kita hanya berjarak 3 kaki dari emas, karena itu jangan menyerah. Yakin dan mulailah untuk percaya, bahwa Ini adalah awal dari golden era Indonesia. Act Now!!!

- Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

17


S PECIAL FEATURE

q Economic Outlook 201 2

D

itemui selepas acara Bali Business Round Table, Faisal Basri pengamat ekonomi optimis setidaknya Indonesia masih akan bertumbuh 6,5% tahun depan. Hal ini didasari perekonomian Indonesia yang secara fundamental cukup kokoh. Faisal Basri juga meyakini bahwa Indonesia masih memiliki potensi untuk bertumbuh dan menjadi negara besar. Kepada Arif Rahman, pria ini juga menceritakan seputar pencalonan dirinya secara independen menjadi gubernur Jakarta. Berikut petikan perbincangan kami. Pada bulan Maret lalu, Jeffery Frankel Professor dari Harvard University berkunjung ke Bali. Menurutnya negara berkembang seperti Indonesia harus berhati-hati karena krisis bergerak berdasarkan siklus 15 tahunan, dimana 6-7 tahun capital inflow dan ekonomi bertumbuh, namun 6-7 tahun berikutnya akan terjadi krisis. Bagaimana menurut pak Faisal?

Faisal Basri :

"...Seorang Riil Investor itu, mostly nggak akan rugi kok ..." 18

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1


Itu dikenal sebagai life cycle, jadi ada masa-masanya, begini -Faisal Basri mengambil kertas dan menggambar grafik berikut : Boom

Hanya bermain dinilainya saja, mereka berani bermain dalam jumlah besar disektor financial, padahal hal ini bisa mengganggu struktur modal mereka? Iya, itu sah-sah saja bagi setiap orang, namun nggak bagus untuk ekonomi, kalau Anda punya uang berlebih, beli saham atau kamu taruh uang berlebih itu di deposito, kan nanti oleh bank uang tersebut diputar, ekonomi berjalan.

Depresi

Dulu perekonomian bergerak seperti ini [gambar diatas.red], ada masa depresi dan ada masa boom. Namun sekarang pergerakan ekonomi itu seperti ini :

Boom

Boom

Boom

Boom

Growth Recovery Recovery

Growth Crisis Depresi

indek, padahal kondisi saat ini masih rentan, bagaimana menurut pak Faisal? Indeks, maksudnya nggak riil?

Recovery Recovery Crisis Depresi

Depresi

Ada masa boom, kemudian krisis dan masa recovery-nya panjang. Dengan pola seperti ini, berarti pergerakan ekonomi dan krisis itu bisa diprediksi ? Iya bisa, dan kalau di Indonesia, periode ekspansinya antara 6 sampai 7 tahun. Awalnya disini terakhir [posisi titik terendah pertumbuhan Indonesia] terjadi pada bulan Maret 2009, dan berikutnya terus bertumbuh dan mengalami kenaikan, baru pada tahun 2015 mengalami perlambatan sebentar, bukan turun negatif, tetap grow tapi lambat. Berarti dampak krisis Amerika dan Eropa kecil kemungkinannnya berdampak ke Indonesia? Saya paling pesimis pertumbuhan ekonomi itu 6,5%, artinya ekonomi tetap bertumbuh positif, bayangkan, tahun 2008 saja [awal mula krisis global di Amerika] kita tumbuh 4,5% kok. Tapi kemarin G20 melakukan koreksi pertumbuhan dunia dari 4% jadi 1 %? Ah nggak.., kalau saya latest prediction itu dari IMF bulan Oktober, kalau G20 itu kan nggak punya lembaga untuk prediksi, dari sumber IMF itu pertumbuhan dunia pada tahun ini dikoreksi dari yang tadinya dipatok 4,3% turun menjadi 4%, jadi cuma 0,3% saja penurunannya, dan untuk tahun depan dari 4,5% dikoreksi turun menjadi 4%. Sekarang ini pak Faisal, saya melihat ada kecenderungan teman-teman dari UKM menginvestasikan uangnya di sektor finansial seperti

Kalau saham dan bermain secara fundamental mungkin biasa, namun yang banyak dilakukan saat ini justru teknikal, mencari keuntungan jangka pendek dengan resiko yang tinggi? Ya, itukan bagian dari pendidikan investasi, selama ini kan tradisinya orang Indonesia selalu ikut asing, jadi kalau asing membeli, kita ikut membeli, kalau asing menjual kita juga jual, akhirnya jadi follower yang rugi terus. Kalau riil investor, mostly nggak akan rugi kok. Kita bisa aman kalau kita disiplin. Taruh saja uang di deposito, SUN atau Saham. Dan yang membuat aman kalau kita bisa menjaga proporsi ini. Bukan kapan harus beli dan jual saham, nggak begitu. Portofolio...? Betul‌ reksadana saja itu rata-rata return-nya 2,5% per tahun, itu sudah bisa buat nyekolahin anak kalau Anda disiplin. Sisihkan saja 15% dari pendapatan, yang penting disiplin, bukan jual beli harian seperti itu. Justru sektor inilah yang tengah bertumbuh, terlebih di Bali selama 5 tahun terakhir, banyak perusahaan-perusahaan penyedia produk keuangan dan dimainkan lewat indeks, dan kebanyakan yang tidak gain justru menjadi adiktif? Kalau Anda masih muda, masih bisa bermain investasi yang spekulatif, tapi kalau semakin tua, semakin banyak cari yang fix. Namun semudamudanya Anda, jangan semuanya ditaruh di variabel investasi. Apakah hal ini masih signifikan dengan isu krisis moneter kita pada tahun 1997 lalu, yang menurut sebagian orang disebabkan oleh

- Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

19


Demikian pula dengan timah dari Thailand dan Malaysia? Ekspor timah Malaysia lebih besar dari produksinya, logikanya bahan bakunya dari mana? Dari Indonesia semua, namun dijual kenegara-negara lain dalam bentuk mentah. Contoh lain.. saya dengar ada kopi dari Kintamani yang rasanya seperti strawberi, saya ingin sekali coba kopi itu. Tapi di Indonesia nggak ada, karena semua dijual langsung ke Jepang.

spekulan, bagaimana menurut pak Faisal? Bukankah sudah muncul spekulan-spekulan seperti Anda cerita tadi, itu refleksi pergeseran dari kapitalisme berbasis produksi ke kapitalisme berbasis keuangan. Makanya saya bilang, kapitalisme akan selalu menghasilkan krisis. Seorang pemenang nobel mengistilahkan ini dengan animal spirit. Pelaku ekonomi yang katanya rasional itu, sebenarnya justru irasonal. Mengedepankan emosi? Betul, animal spirit, cerminan yang terjadi di Bali seperti cerita Anda tadi, yang juga saat ini terjadi dimana-mana, orang mau mencari keuntungan sebesar-besarnya dengan usaha sekecil-kecilnya. Dan semakin spekulatif.

Lalu bentuk perubahan dari pendekatan mana yang diperlukan saat ini untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia, moneeter atau fiskal? Untuk Indonesia ya, bukan Jakarta‌ jawabannya moneeter. Sistem devisa kita perfect capital mobility, dan fleksibel interest rate. Kalau ekspansi fiskal itu konsumsi, investasi, pengeluaran pemerintah dan net ekspor. Maka tingkat bunga dan tingkat pendapatan naik, sehingga posisinya ada diatas keseimbangan, berarti surplus neraca pembayaran. Kalau surplus, maka rupiah menguat dan ekspor akan turun. Terjadi apresiasi dimana barang kita dimata orang asing akan menjadi lebih mahal, jadi ini tidak efektif. Nah kalau kita pakai moneeter, dengan menaikkan money suply, rupiah melemah dan ekspor akan naik sementara impor turun sehingga neraca pembayaran surplus dan ekonomi ekspansi.

Lalu investasi apa yang baik untuk kedepannya? Sektor riil saja, bagaimana mengolah bauksit kita dengan maksimal atau mengolah kayu kita jadi meubul. Jangan kayu mentah dijual dan yang bikin meubel China. Kalau ini dilakukan industri kreatif bisa maju. Tapi sebagian pengusaha kreatif di Bali sudah mulai macet ekspornya, khususnya untuk pasar Eropa yang mulai lesu? Makanya, secara keseluruhan ekspor kita ke Amerika dan Eropa sampai bulan September sudah turun, ekspor kita semakin mendegus, bahwa sumber pertumbuhan pasar baru mereka semestinya Asia Timur, India dan China. Makanya kita bersaing dengan mereka. Kita harus mengajak para pengusaha industri kreatif untuk mendapatkan informasi apa-apa saja yang bisa dijual di China atau India. Kan beda dengan yang ada di Eropa, walaupun yang di Eropa jangan ditinggalkan, tapi signifikasinya kan berubah. Misalkan ada 100 juta orang Islam di China yang butuh sepatu dari kulit sapi, padahal sebagian besar sepatu yang dibuat di China dari kulit babi. Itukan peluang, atau cotton bud, yang banyak ada kan terbuat dari plastik, kita buat yang stick nya dari kayu, lebih friendly lagi, kayu kan tinggal ambil saja. Apakah mungkin pak, jarum saja kita masih impor? Kayu sih gampang, kita punya semua alatnya. Kalau jarum itu memang karena baja kita nggak ada yang spesifikasinya bisa dibuat untuk jadi jarum.

20

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1

Saya sebenarnya nggak pernah membayangkan untuk jadi Gubernur, tapi saya melihat pintu masuk untuk bisa memperbaiki tingkat nasional justru dari sini. Karena eksperimen di Jakarta, kalau jadi independen di Jatim atau Bali juga rasanya tidak sanggup.

Jika demikian peran pemerintah masih dominan, hal ini kan bertentangan dengan prinsip liberalisasi, dan Amerika juga pada akhirnya intervensi lewat bail out pada krisis global lalu? Itu dilakukan untuk mengamankan sektor swastanya, jadi kapitalisme menciptakan krisis dan agar tidak terjadi kebangkrutan finansial, maka pemerintah Amerika mengamankan agar moneeter berjalan. Jadi moneeter aproach, bukan fiskal. Padahal selama ini banyak yang bilang perkonomian kita autopilot? Betul .. perekonomian kita autopilot saat ini. Anda lihat, pemerintah kita nggak banyak bergerak. Walaupun alokasi APBN cukup berguna untuk membantu orang miskin. Tapi tidak efektif, peran negara secara langsung kurang maksimal. Ok pak diluar topik krisis, saya dengar kemarin mulai mencalonkan diri, tanpa partai


dan hanya bermodal saweran dan twitter? Ya semua, Twitter, Facebook, SMS, email Kenapa pak Faisal mulai berpikir untuk masuk ke pemerintahan, apakah hendak merubah sistem dari dalam? Saya sebenarnya nggak pernah membayangkan untuk jadi Gubernur, tapi saya melihat pintu masuk untuk bisa memperbaiki tingkat nasional justru dari sini. Karena eksperimen di Jakarta, kalau jadi independen di Jatim atau Bali juga rasanya tidak sanggup. Kalau dari survey yang ada, bagaimana peluang pak Faisal? Calon Independen baru bisa sekarang, tahun 2007 lalu Saya juga ikut mencalonkan diri, tapi dari partai. Jadi baru sekarang ada calon independen untuk Jakarta. Kalau dilihat dari survey, popularitas Fauzi Bowo masih bagus, namun approval-nya rendah, lazimnya kalo approval rendah, maka akan sulit untuk terpilih kembali, cuma memang calon dari Jakarta saat ini nggak banyak yang menonjol. Selama ini kan pak Faisal itu dikenal pro rakyat, apa nggak ada kekhawatiran kalau dukungan itu akan berbalik dengan popularitas yang menurun jika berada di pemerintahan? Tergantung kerja kita, kan saya nggak ada beban utang dengan partai, jadi lebih leluasa bereksperimen politik yang menurut kita benar. Memang per-

siapan harus baik, contoh walikota Penalosa, Hendrico Penalosa, kemudian walikota Solo, walikota Surabaya. Mereka kan independen semua, mereka diganggu partai politik, tapi rakyat dibelakang mereka. Selama kita menjalankan agenda rakyat, wong kita dipilih oleh rakyat. Tinggal bagaimana, untuk saya sekarang bisa mempercepat pengumpulan 400.000 KTP sebagai syarat, dan itu sulit. Makanya calon independen cuma saya, nggak ada yang berani lagi, berat! Sepertinya perubahan yang harus dilakukan mesti ekstrem, mengingat banyak penyimpangan yang terjadi saat ini sudah sedemikian terstruktur? Salah satu kelemahan kita membangun negara kepulauan, tapi konsep yang dikembangkan konsep darat, ya nggak jalan. InsyaAllah kita bisa, asal tahu jati diri kita. Baik pak Faisal, terima kasih atas waktunya dan sukses untuk pemilihannya. Sama-sama.

- Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

21


S PECIAL FEATURE

q Economic Outlook 2012

Alex P Chandra :

"...Crisis is a "New" Normal..."

S

ektor financial khususnya perbankan, mendapat begitu banyak sorotan pada tahun ini, ketika kasus seperti Citibank, Bank Mega khususnya Century mengemuka dan mendapat sorotan tajam, ditambah lagi dengan kondisi perekonomian global khususnya di Amerika dan Eropa yang kian memburuk, menciptakan kondisi ketidakpastian. Hal ini menjadi pertimbangan bagi masyarakat untuk mengambil keputusan invetasi diwaktu mendatang khususnya pada tahun 2012 nanti. Bagaimana tinjauan hal ini dimata Alex P Chandra, CEO BPR Lestari yang ditemui dikantornya? Berikut petikan wawacara kami. Sejak kasus Citibank, bank Mega dan khususnya kasus Century, dan saat ini krisis terjadi di Amerika dan Eropa yang menciptakan kondisi ketidakpastian, bagaimana pak Alex melihat perkembangan sektor financial khususnya perbankan ditahun depan? Banking itu follow the trade, kalau ekonomi tumbuh, maka bank akan tumbuh, prediksi pertumbuhan ekonomi tahun depan dikisaran 6,5%, tetap tumbuh. Dan selama perekonomiannya tumbuh, maka sektor financialnnya akan tumbuh. Apa yang terjadi pada Citibank dan bank Mega, adalah hal yang biasa dan bisa menimpa semua bank, bahkan semua bisnis. Ada fraud, walau kita punya internal kontrol yang jauh memadai saat ini daripada dulu, tapi kecelakaan tetap bisa terjadi. Kalau Century, its another problem. Fraud jutru dilakukan oleh Robert Tantular sebagai owner, sementara bank Mega dan Citibank it’s a common problem. So, tidak akan ada efek apa-apa pada perbankan ditahun 2012. Namun bagi masyarakat awam, mereka masih berpikir sektor financial riskan, mereka menarik dana dan mengalihkan investasi ke property dan emas? Penarikan itu terjadi, now & then, dan itu biasa. Orang menarik deposito untuk property adalah hal yang biasa untuk portofolio mereka. Tapi bukan berarti ada less confident dari masyarakat. Itu sebenarnya ada kontribusi dari mass media. Buat kita dan masyarakat, angkanya justru menyebutkan tidak ada penurunan confident level, jika ada pengalihan portofio itu normal, orang taruh uang memang nantinya kan untuk ditarik. Fakta menyebutkan tidak ada penurunan confident level masyarakat pada industri perbankan.

22

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1


Beberapa pengamat mengatakan, potensi krisis di Indonesia disebabkan dari arus modal yang masuk, capital inflow. Seberapa jauh hal ini berkorelasi? Of course correlative, rumus perekonomian kita itu kan Y=C+G+I+(X-M). Ditentukan dengan belanja konsumen [C], goverment spending [G], investment [I] dan net ekspor [ekspor [x]-impor [m]]. Jadi kalau invetasi besar maka ekonomi akan tumbuh. Krisis yang terjadi ini adalah bagian dari kapilatisme. Krisis adalah reset button, proses pencucian. Jika terjadi krisis, maka ada sistem yang tidak efisien, bisnis-bisnis yang fraud dan sebagainya, maka krisis itu akan wipe out, me-reset ulang lagi. Bersih semua dan bisnis-bisnis yang tidak efisien itu akan hilang. So we need to life with crisis, crisis it’s a new normal. Sekarang tinggal bagaimana kita menyikapinya, apakah Anda part of problem atau part of solution, jika part of solution, you getting bigger. Namun jika part of problem, maka akan ter-wipe out. This is capitalism at works. Ditengah krisis, investasi di Indonesia justru kian beragam, dan belakangan ini investasi dengan pendekatan teknikal semakin digemari masyarakat yang bermain di Indeks. Padahal kondisi ekonomi global masih belum stabil? Saya tidak punya portofolio disana, saya cukup konservatif dalam berinvestasi. Future atau indek itu lebih banyak spekulasi, jadi saya no comment terhadap bisnis itu. Yang saya lakukan adalah beli saham, tanah, emas dan menjalankan bisnis. Tapi semua itu tidak untuk dijual kembali dalam jangka pendek, atau untuk transaksi jual beli, tapi untuk save accumulative, tidak untuk trading. Bagaimana dengan harga emas, kondisi krisis ini menyebabkan banyak orang yang mengalihkan portofionya ke logam mulia? Gold it’s a save haven, jadi kalau krisis, emas pasti akan naik. Dari dulu juga seperti itu. At any crisis, emas akan naik. Nah yang menjadi kecenderungan sekarang ini, pada tahun 2008 lalu, harga emas itu masih US$ 600-an / troy ounce, sekarang jadi US$ 1700/ troy ounce. So, hampir 3 tahun emas mengalami double value. Ini yang bikin banyak orang dagang emas sekarang, karena menarik dan tren hal ini terjadi karena ada krisis. Why, karena emas adalah penjaga nilai. Kini dan segala masa.

Emas adalah penjaga nilai, namun juga berkorelasi terhadap inflasi? Ada satu kekhawatiran sejak currency tidak di back up dengan gold, jadi kalau dulu orang mau cetak dolar, harus di-pack dengan gold. Harga gold waktu itu dipatok dengan US$ 35 / troy ounce emas. Setiap pegang US$, its same as gold, dengan bank note kita bisa tukar dolar dengan emasnya. Dan hal ini berlaku untuk semua negara. Jadi value uang kertas sama dengan emas. Tahun 1971, Nixon melepas emas dari currrency-nya. Emas sendiri, dolar juga sendiri. So, since 1971, currency yang tadinya as good as gold, sekarang jadi instrumen hutang. Ini kemudian memicu inflasi. Karena setiap negara semau-maunya cetak uang. Dan ketika inflasi, maka something real value akan naik. Seperti pemerintah yang mengeluarkan bail out, itu kan sebenarnya negara print money. Inilah yang menjadi beberapa reason mengapa orang berburu emas sekarang. Kira-kira berapa prediksi harga emas diwaktu mendatang? Harga emas dibilang bisa 20-30 kali lipat dari sekarang, saya tidak tahu harga emas akan jadi berapa, tapi yang saya percaya emas memiliki kelebihan dari property, karena likuid. Saya mulai memikirkan emas sebagai portofolio aset. Saya sudah punya bisnis, property, saham dan sekarang saya punya emas. Walaupun masih sedikit, tapi semua lengkap. Sekarang saya mau membesarkan semua masing-masing aset ini. Namun saya beli emas bukan untuk dispekulasikan, tapi diakumulasikan sebagai againt attraction pada inflasi. Gold as good as cash.

Krisis adalah reset button, proses pencucian. Jika terjadi krisis, maka ada sistem yang tidak efisien, bisnis-bisnis yang fraud dan sebagainya, maka krisis itu akan wipe out, me-reset ulang lagi. Bersih semua dan bisnis-bisnis yang tidak efisien itu akan hilang. So we need to life with crisis, crisis it’s a new normal. Sekarang tinggal bagaimana kita menyikapinya, apakah anda part of problem atau part of solution, jika part of solution, you getting bigger. Namun jika part of problem, maka akan ter-wipe out. This is capitalism at works.

Bagaimana dengan property? It same with property, tanah itu limitless sama seperti emas, semua yang limitless memiliki real value yang akan up in price. Krisis kan tidak menentu, kondisi chaos, jadi orang kemudian memegang emas atau tanah yang bisa dipercaya untuk menyelamatkan kekayaan. Namun jika melihat Amerika, dimana mereka pernah mengalami periode boom perumahan, yang belakangan menjadi subprime mortagage muara dari krisis global. Apakah bisa terjadi dengan kita, yang saat ini harga tanah khususnya di Bali mengalami kenaikan sama seperti periode boom perumahan di Amerika? - Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

23


S PECIAL FEATURE

q Economic Outlook 2012

Dari sisi invetasi, semua yang naik, itu bakal turun, kalau naiknya cepat, nanti turunnya juga cepat. Naik lewat tangga, turunnya bisa lewat jendela. So be careful my friend, terhadap harga property. Kalau di Bali, memang ada ketidaksingkronan antara harga tanah sebagai bahan dasar rumah, bukan harga jual rumah. Jadi harga tanah melebihi harga rumahnya. Apakah terlalu mahal, sudah stuck atau bagaimana nantinya. Saya tidak tahu, tapi kita harus berhati-hati pada hal ini. Bagaimana dengan bank Lestari sendiri, akan kemana ditahun tahun 2012 nanti? Tahun ini, 2011, per tanggal 15 November, kita punya aset Rp. 988 milyar. So.. kalau tidak ada aral melintang, maka tutup tahun ini kita achieve 1 Trilyun. Its a magic number, jadi bisa dibilang kita masuk kategori bank yang nggak kecil-kecil banget, dan buat saya ini achievement. Ini bukti bahwa business modelnya proover, diterima market. Another challenge adalah, apakah bisnis model yang sama bisa dipakai untuk Palembang, Surabaya, Manado, Balikpapan, Banjarmasin dan sebagainya. Karena my next frontier itu adalah wilayah ekplorasi. Apa bisnis model yang sudah sangat baik dieksekusi di Bali ini, bisa dicopy paste ditempat lain? Berarti Lestari akan go national? Kalau kita lihat Indonesia, saya melihat Indonesia it’s a big country that raising, lagi bangkit semuanya. Kalau sekarang kita ngomong Indonesia, kita cuma ngomong Jakarta, Surabaya, Medan dan Bandung. That its, tapi nanti bukan cuma itu, ada Denpasar, Manado, Balikpapan, Banjarmasin, Palembang. Ada kue yang sangat besar, opportunity of growth yang sangat terbuka. Dan saya punya bisnis model yang terbukti bisa meraih 1 Trilyun. Kalau ini bisa diterapkan ditempat lain, maka BPR Lestari punya masa depan yang sangat cerah. Jadi kalo nanti IPO, kamu harus beli sahamnya itu. Bagaimana dengan produknya, BPR tidak sama dengan universal banking dan hanya diperkenankan memiliki produk yang terbatas, bagaimana dengan Lestari? Produk kita yang paling berhasil saat ini adalah deposito. Sekarang ini, belum banyak perbankan yang berhasil dalam produk tabungan. Kita mau bullet proof dengan produk tabungan. Maka ini yang harus dikembangkan, tabungan harus berhasil. Dan dari sekian produk tabungan, kita mesti memilih jenis tabungan mana yang harus dikompetisikan. Lestari punya tabungan Jumbo, tabungan dengan bunga tinggi, transaksional untuk kebutuhan bisnis dan bebas biaya transfer serta berhadiah. Itu cuma ada di Jumbo. Sejak melakukan sosialisasi kedalam, per bulan Juni, hasilnya menggembirakan. Kita mulai itu dengan 15 milyar, sekarang sudah 50 milyar.

24

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1

Artinya dalam 3 bulan naik 3 kali lipat. Jumbo bisa kita growth, next 5 tahun kedepan Lestari akan bicara Jumbo, kita mau challenge tahapan. Kita bertempurlah Tapi bukankah produk sejenis sudah dimiliki beberapa bank umum? Pesaing tidak bisa mengalahkan kita. Bayangkan, kita memberikan hadiah dengan mengundi 3 kijang Inova, dan setiap minggu membagikan LCD TV. Dan itu semua dari populasi yang cuma dari 50 Milyar. Diundi untuk nasabah di Denpasar, maka ini menjadi hadiah paling besar di seluruh Indonesia. Yang menang nanti, bisa tetangga Anda. Sementara bank lain itu nasional, yang menang bisa dari Jakarta, Medan atau orangorang yang tidak kita kenal. Namun di kita, the winner is the one you know, that’s make impact right. Di kita, orang yang nanti menang mungkin orang yang kamu kenal atau tetangga, dan kamu akan lihat sendiri bagaimana dia memasukkan mobilnya ke garasi. So, kita punya kans dan harapan terhadap Jumbo. Sekalipun deposito juga masih tetap kita jual. Bagaimana dengan syariah, saat ini khususnya di Bali sistem syariah tengah mendapat respon positif dari masyarakat. Bahkan bank umum berlomba-lomba menawarkan sistem syariah dan beberapa sudah dibuka cabangnya di Bali. Mungkinkah Lestari menuju kesana? Syariah ada dalam radar kita untuk dikembangkan, tapi tidak dalam waktu dekat, kita mau yang sudah jalan dulu kita eksekusi dengan baik. Kedepan bisa saja kita masuk kesana. Ada advise untuk Investasi untuk tahun depan? Kalau saya ya itu tadi, 80% di bisnis dan sisanya properti, saham dan emas. Kita juga punya produk baru yakni Lestari Gold. Harapannya tahun depan investasi ini supaya semakin membesar. Saya percaya dengan akumulasi, sedikit demi sedikit akan jadi bukit, tinggal kita konsisten saja. Kalau ada uang dan kapasitas, maka akan ditambah. Bagaimana dengan riil bisnis? Retail akan booming, Faisal Basri kemarin kan bilang, ada 50 juta orang yang saat ini sudah kenyang, mereka lebih memilih produk luxury seperti hp, motor, makan diluar bersama keluarga. So commercial its one thing you have to consistent, kalau Anda mau masuk kebisnis ini dengan segala problematikanya. Ini akan akan booming seiring dengan naiknya kesejahteraan masyarakat. Well, pak Alex terima kasih banyak atas waktunya Ok, mudahan-mudahan bermanfaat.


Social Shopper: Kian Trend di Tahun 2012

B

agaimana dengan sektror riil, adakah bisnis dengan varian baru yang nantinya akan diminati? Dari catatan sementara ditahun 2011 ini, maka ada begitu banyak bisnis inovatif yang sejak kemunculannya digemari pasar. Sebut saja Mushroom untuk bisnis kuliner, Kopi Luwak yang kian memasyarakat setelah tahuntahun sebelumnya hanya didominasi oleh industri besar. Kemudian produk komputer tablet dan pad yang mulai menggeser kekuatan pasar dan memaksa Blackberry pada tahun ini rela banting harga kebeberapa produk barunya, padahal sebelumnya Blackberry termasuk salah satu vendor yang berusaha menjaga segmentasi pasarnya dilevel high end, tapi siapa sangka penetrasi luar biasa dari produk-produk China menggoyahkan pasar mereka, digawangi oleh Nexian yang dulunya follower saat ini menjadi market leader, demikian pula dengan merek-merek lain yang berjejer dibelakang Nexian. Di industri otomotif, upaya Bajaj, pabrikan India akhirnya mulai mendapat sedikit kepercayaan dari konsumen, sekalipun struggle diawal perkenalannya, namun tahun ini kian menggeliat. Dan yang cukup menarik melihat persaingan bisnis motor sport yang saat ini tidak lagi di “hegemoni� oleh Honda. Disektor retail alfamart dan Indomaret seolah tak terbendung. Namun yang mulai hilang ditahun ini pun tidak sedikit, salah satunya

bisnis berbasis sistem pemasaran berjenjang yang belakangan banyak perusahaan baru bermunculan, namun hanya merekmerek lama saja yang saat ini masih bertahan, setidaknya pada perusahaan-perusahaan MLM yang telah berpengalaman puluhan tahun. Lalu bagaimana dengan peluang ditahun depan? Sulit memprediksi hal ini melihat kondisi pasar yang demikian dinamis. Namun diperkirakan tidak jauh berbeda dengan tahun 2011 ini. Misalkan usaha franchise atau waralaba masih menjadi tolak ukur bagi pebisnis khususnya rookie. Sementara lainnya masih didominasi pada usaha modal kecil seperti produk pakaian, rental, kuliner, t-shirt dan sejenisnya. Namun yang diperkirakan booming ditahun depan adalah bisnis online atau social shopper. Semua hal yang berbau online akan up, mulai dari jasa pembuatan website, butik online, penjahit online dan semua jaringan pemasaran berbasis internet. Retail juga diyakini akan semakin banyak, baik lokal maupun dari luar negeri. Outlet-otlet retail akan kian menjamur ditengah kota. Namun apapun bentuk usaha tersebut, selama prinsip dasar bisnis tidak dilupakan, bahwa sebuah produk harus memenuhi kebutuhan dasar pelanggan dan keinginan mereka, maka usaha itu akan dapat diterima pasar. Dan akan menjadi langkah awal untuk memulai tahun 2012 dengan gemilang.

- Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

25


S PECIAL FEATURE

q Economic Outlook 2012

10 Merek Yang Diprediksi akan Hilang Tahun Depan

T

ahun 2010 lalu, Wall Street menyusun daftar merek yang akan menghilang dipasaran, dimana T-Mobile dan Blockbuster diprediksi sebagai salah satu nominasinya. Pada akhir Mei 2010 AT & T membeli T Mobil seharga US$ 39 miliar. Sementara di bulan April, Blockbuster mengajukan perlindungan pailit dan diakuisisi oleh Dish Network senilai US$ 320 ribu. Namun ada juga prediksi wallstreet yang meleset saat itu. Yakni Kia, Moody, BP dan Zale adalah merek-merek yang selamat dan bahkan beberapa menunjukkan kinerja yang membaik.

4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

Prediksi yang rutin dilakukan Wall Street tersebut kali inipun dilakukan kembali. Kriteria penentuannya sederhana saja, yakni turunnya penjualan secara cepat dan kerugian yang dalam. Pengakuan dari shareholder bahwa ada kemungkinan perusahaannya akan keluar dari bisnis. Peningkatan biaya yang tinggi dan tidak mungkin ditutupi bahkan dengan harga yang lebih tinggi. Perusahaan akan dijual. Perusahaan tersebut masuk daftar kepailitan. Perusahaan telah kehilangan sebagian besar pelanggan mereka atau beroperasi dengan pangsa pasar yang melemah. Dari kriteria tersebutlah diprediksi 10 merek yang akan hilang dalam waktu 18 bulan kedepan. Mereka adalah : 1. Sony Pictures 2. A&W 3. Saab

Sony Corp sendiri baru saja mengakuisisi saham patungan Ericsson senilai 1.05 miliar euro (1.5 miliar dolar) dengan tujuan mengalahkan dominasi Apple dengan menonjolkan fitur musik dan video pada ponsel pintar. Pembelian itu memungkinkan Sony mengintegrasikan ponsel pintar dan perangkat lainnya dengan berbagai konten seperti musik (Beyonce dan Britney Spears), film (Spiderman dan Anonymous) dan video game Playstation (Legends of Norrah). Beberapa tahun sebelumnya kedua perusahaan ini melakukan merger, yang sempat menyita perhatian dunia

26

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1

American Apparel Sears Sony Ericson Kelloggs Corn Pops My Space Soap Opera Digest Nokia


untuk head to head dengan Nokia yang saat itu menjadi pemimpin pasar. Ironisnya, Nokia merupakan perusahaan yang berada pada peringkat 10 sebagai merek yang diprediksi akan hilang tahun depan.

namun diprediksi mereka termasuk salah satu merek yang akan hilang ditahun depan. Bagaimana dengan Indonesia?

Indikatornya adalah penurunan penjualan yang tajam sejak hadirnya Blackberry dan produk-produk China yang murah meriah. Walaupun berada pada peringkat terendah, namun tetap saja mengejutkan mengingat pasar Nokia untuk wilayah Asia sangat kuat, terlebih mereka termasuk merek yang menjadi penetrasi awal berkembangnya bisnis teknologi informasi di Indonesia. Saat ini pasar high end justru dikuasai Blackberry, Apple atau Samsung. Sementara middle & low end dikuasai produk China. Merek yang juga familiar dengan masyarakat Indonesia adalah My Space, situs jejaring sosial tersebut bersama friendster sempat menjadi idola remaja sebelum munculnya Facebook dan Twitter yang dengan cepat mencuri pasar mereka. Satu lagi adalah A&W, yang selama ini memang tidak pernah menjadi terdepan dikategori industri fastfood, namun setia mendampingi McD dan KFC sebagai follower. Namun menjadi follower dalam waktu lama rupanya tidaklah cukup, sekalipun beberapa gerai barunya dibuka di Bali,

Belum banyak perusahaan yang cukup berani dan terbuka untuk membuat listing seperti yang dilakukan Wall Street, walaupun secara teknis hal itu sangat mungkin dilakukan mengingat datadata untuk memprediksi hal ini tersedia. Namun faktor etika masih menjadi salah satu pertimbangan mengapa hal tersebut tidak dilakukan. Namun bagaimana pun juga hal ini bisa menjadi pembelajaran bisnis bagi kita bahwa merekmerek raksasa sekalipun akan masuk dalam life cyclenya yakni fase penurunan atau kehilangan pasar. Tanpa inovasi dan proses kreatif, maka lambat laun produk akan tergerus oleh pesaing.

- Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

27


S P ECIAL FEATURE

q Economic Outlook 2012

Sang Primadona Di Hamparan Krisis

L

ebaran kemarin, harga emas mencatatkan peningkatan tajam. Di Bali, harga emas mencapai 500 ribu per gram dari harga rata-rata sebelumnya dikisaran 300 ribu pergram. Sebagian besar praktisi menyebut hal ini terjadi karena faktor hari raya idul fitri, yang memang berdasar trend tahunan harga emas mengalami peningkatan signifikan menjelang hari raya. Walaupun mungkin baru pada hari raya kali ini peningkatannya demikian pesat, hampir 100%. Namun kenaikan harga emas tidak semata karena faktor tingginya permintaan lokal, namun juga dipengaruhi oleh sektor makro

28

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1

bahkan perubahan harga minyak dan krisis. Artinya, kenaikan harga emas saat ini bukan hanya terjadi di Indonesia, namun juga dibelahan dunia lainnya. Bahkan sejumlah prediksi sudah jauh hari disampaikan oleh pengamat dan praktisi, bahwa investasi emas murni masih prospektif sampai beberapa tahun kedepan. Ketika banyak investor yang berupaya mengantisipasi krisis dengan mengamankan portofolionya dilogam mulia. Berikut adalah prediksi tersebut yang disarikan dari berbagai sumber. Peter Schiff (President & Chief Global Strategist) Memprediksi harga emas akan mencapai US$ 5,000/oz – US$ 10,000/oz dalam 5 sampai 10 tahun mendatang , dengan alasan bahwa masyarakat dunia akan semakin takut dengan penurunan nilai mata uang menyusul serangkaian krisis ekonomi.


David Rosenberg (Mantan Merril Lynch Economist, Sekarang Chief Economist & Strategist di Gluskin Scheff) David memberikan estimasi yang menurutnya sendiri masih konservatif di angka US$ 3,000/ oz dalam waktu dekat. Alasannya bila didasarkan pada rasio harga emas dan GDP tiga decade kebelakang, harga emas seharusnya berada pada US$ 5,300/oz. Bila disetarakan dengan CPI (Consumers Price Index) , maka harga emas seharusnya sudah berada pada kisaran US$ 2,300/ oz. Bila rasio yang digunakan adalah rasio harga emas dengan jumlah uang M1, maka harga emas harusnya sudah berada pada angka US$ 3,100/oz. Alf Field (World’s Gold Analyst) Memprediksi harga emas akan berada pada rentang US 5,000/Oz – US$ 10,000/Oz. Alasannya bila mengikuti trend tahun 70-an ke 80-an dimana harga emas melonjak 24.3 x dalam 1 dekade, kenaikan emas dekade ini akan mencapai US$ 6,221/Oz yang merupakan perkalian harga terendah decade ini US$ 256 x 24.3. Penyebab fundamental-nya adalah krisis sekarang yang dia sebutnya sebagai systemic meltdown, dan pemerintah dunia membanjiri ekonomi dengan uang kertas untuk mengatasi krisis-krisis tersebut yang justru berdampak pada hilangnya nilai uang kertas. Forextraders.Com Situs ini memprediksi harga emas akan berada pada kisaran US$ 3,000/oz – US$ 4,000/oz dalam lima tahun mendatang. Alasannya orang semakin khawatir dengan kestabilan keuangan publik di AS, kekurang seriusan pemerintah menangani problem social security, kredibilitas dollar yang terus terpuruk dan kelemahan fundamental ekonomi dunia. Harry Schultz (International Harry Schultz Letter) Harry memprediksi harga emas akan mencapai US$ 6,000/Oz tanpa memberi target waktu yang pasti. Alasannya adalah harga emas akan melonjak sangat tinggi bila terjadi hyperinflasi, sedangkan hyperinflasi adalah fenomena moneter yang bisa terjadi secara dadakan, kapan saja – berbeda dengan fenomena ekonomi pada umumnya yang terjadinya secara gradual.

Egon von Greyerz ( Managing Derector dari Matterhorn Asset Management – Swiss) Menurut Egon emas akan mencapai kisaran US$ 5,000/oz – US$ 10,000/oz dalam beberapa tahun mendatang. Alasannya bila real inflation seperti yang disajikan oleh Shadowstats.com digunakan untuk mengukur harga emas yang wajar, maka harga emas akan berkisar 6 kali dari harga sekarang. Peter Cooper ( Penulis buku : The Road to US$ 5,000 Gold) Peter memperkirakan harga emas akan mencapai US$ 5,000/oz dalam waktu yang tidak terlalu lama. Alasannya adalah saat ini pemerintahan di dunia memaksakan rezim suku bunga yang rendah untuk mengatasi krisis, pada saat suku bunga rendah– obligasi pemerintah menjadi menarik. Namun situasi ini tidak akan bertahan lama, obligasi akan segera jatuh dan orang akan menyimpan uangnya ketempat yang aman seperti emas. Rob McEwen (Chief Executive Officer – CEO dari US Gold Corp Inc.) Rob berpendapat bahwa harga emas akan mencapai US$ 5,000/oz dalam rentang waktu antara 2012 – 2014. Alasannya : hutang pemerintah yang terus tumbuh dan akan mencapai skala yang dia sebut sebagai horrific scale. Dari masalah hutang yang pelik tersebut , menurut Rob akhir tahun ini saja harga emas sudah bisa mencapai US$ 2,000/oz. Peter Krauth (Expert kenamaan dibidang Metals and Mining Stocks). Peter memprediksi emas akan mencapai US$ 5,000/oz dalam beberapa tahun mendatang. Alasannya adalah : potensi inflasi yang semakin besar, lonjakan demand, Central Banks tidak lagi menjadi net sellers tetapi malah menjadi net buyers, dan krisis yang terus bermunculan. Arnold Bock (Komentator pada situs emas paling terkenal di dunia Kitco.com) Menurut Arnold harga emas akan naik secara parabolic hingga mencapai US$ 10,000 pada tahun 2012. Menurutnya hal ini terjadi karena kegagalan pemerintah membayar hutang, bangkrutnya raksasa-raksasa financial dunia, Inflasi dan devaluasi mata uang-mata uang dunia. Alex P Chandra (CEO BPR Lestari) Emas (dan silver) adalah logam mulia yang mempunyai real value. Inflasi adalah kondisi dimana value dari uang merosot setiap tahunnya. Ditengah kondisi dimana setiap negara boleh mencetak uang sebanyak-banyaknya dan tidak perlu lagi menyediakan cadangan emas sebagai back-up currency-nya, maka inflasi akan semakin menjadi. Di dunia yang kapitalis, krisis akan selalu terjadi sebagai metode koreksi. Krisis merupakan bagian dari keseharian ekonomi global. Dan dalam setiap krisis, emas selalu menjadi safe haven. Gold do not crash when the market crash. So, emas diprediksi akan terus melonjak ditahun-tahun mendatang, dan semua praktisi diatas sudah menyampaikan alasannya. Emas, akan menjadi primadona baru, berkilau dan akan terus diburu.

- Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

29


Adv e t o r i a l

B

“Saya sudah membangun bisnis, memiliki beberapa saham blue chip, mempunyai tanah dan ruko, sekarang saya punya kesempatan memiliki emas. Walaupun masih kecil, asset manajemen saya menjadi lengkap. Kini tinggal membangunnya sedikit demi sedikit.“ (Alex P Chandra)

PR LESTARI me-launch inovasi terbarunya, Lestari Gold. Produk ini khusus ditawarkan kepada para nasabah Lestari First-nya. Dan merupakan bagian dari pelayanan BPR LESTARI kepada para nasabah intinya yang ingin membangun wealth.

Dengan Lestari Gold, kini para nasabah bisa melengkapi portofolio assetnya, yaitu mulai mengumpulkan emas. BPR Lestari akan membantu pembiayaan investasi anda yang satu ini. MENGAPA EMAS ? Beberapa alasan, mengapa emas harus diperhitungkan jika kita serius membangun wealth: # ASSET MANAJEMEN Memiliki emas merupakan bagian dari wealth strategy. Emas merupakan instrument investasi selain tanah dan property, deposito dan saham. Masing-masing instrument investasi tadi memiliki ciri khas masing-masing. Emas memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan investasi jenis lainnya. # PROTEKSI TERHADAP INFLASI Emas melindungi kita terhadap inflasi. Emas (dan silver) adalah logam mulia yang mempunyai real value. Inflasi adalah kondisi dimana value dari uang merosot setiap tahunnya. Ditengah kondisi dimana setiap Negara boleh mencetak uang sebanyakbanyaknya dan tidak perlu lagi menyediakan cadangan emas sebagai back-up currency-nya, ditenggarai inflasi akan semakin menjadi. Di dunia yang kapitalis, krisis akan selalu terjadi sebagai metode koreksi. Krisis merupakan bagian dari keseharian ekonomi global. Dan dalam setiap krisis, emas selalu menjadi safe heaven. Gold do not crash when the market crash. # LIKUID Emas sama likuidnya dengan cash. Setiap saat dapat diuangkan dengan harga yang standar. Ini sedikit berbeda dengan in-

30

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1

vestasi di property. Tanah dan property walaupun sama-sama mempunyai real value, namun tidak likuid dan harganya tidak standar. # CAPITAL GAIN Harga emas terjaga dan cenderung naik. Di tahun 2008, harga emas per-troy ounce-nya USD680, sekarang sekitar USD1,700. Harganya sudah naik 2 kali lipat. Kalau dilihat lebih jauh lagi, harga emas di tahun 1971 adalah USD35 per-troy ounce (1 troy ounce = 33,1 gram). Setelah 40 tahun, harga emas sudah naik 50 kali lipat. # PEMBIAYAAN BANK Kita tidak akan mendapatkan pembiayaan bank jika ingin membeli tanah dan saham. Sedangkan BPR LESTARI akan membiayai upaya investasi Emas anda. # FORCED SAVING Yang kami tawarkan adalah konsep membangun wealth dengan forced saving. Menabung yang dipaksa. Cicilan anda setiap bulannya adalah bagian dari konsumsi yang dihilangkan. Jumlah cicilan itu kalau tidak disisihkan akan habis juga dipergunakan sebagai konsumsi. Membeli makanan, mengganti hand-phone atau motor, bahkan mengganti mobil. Kami menawarkan kepada Bapak/Ibu sekalian, para nasabah Lestari First yang kami cintai, produk terbaru kami ini. Mulailah membangun jenis asset yang ini, kami akan memfasilitasinya. Membelikan Logam Mulia ini (24 karat) dan menyimpankannya untuk anda. Jika berminat silakan menghubungi KantorKantor BPR Lestari atau menghubungi Annisa staf kami. Salam, Alex P Chandra


- Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

31


Note From the Guru

S

Indonesia Menyusur Jembatan Emas

eperti yang pernah MarkPlus sampaikan, Indonesia pada tahun 2011 memasuki tahun istimewa, yakni memasuki gerbang Jembatan Emas. Hal ini ditandai dengan fenomena Indonesia yang semakin connected, credible, dan creative. Perkembangan Internet semakin pesat. Persaingan industri telekomunikasi selular demikian sengit. Sedangkan di aspek Political-Legal, Indonesia semakin dianggap stabil dibandingkan tetangganya. Walaupun di tahun pertama pemerintahan SBY-Boediono ada banyak kasus, tapi semua partai politik sepertinya punya konsensus untuk mempertahankan pemerintahan ini sampai 2014. Di bidang Ekonomi, Indonesia mencapai GDP per capita sebesar USD 3,000 yang akan membuat pasar menjadi lebih bergairah. Dengan demikian maka Mesin Kedua yaitu Investasi dari luar akan membanjiri Indonesia dan

32

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1

melengkapi mesin pertama yaitu konsumsi domestik untuk menggerakkan roda ekonomi! Sedangkan di bidang Social-Culture, sudah semakin terlihat bahwa demokrasi masyarakat Indonesia sudah mencapai titik matang. Indonesia memasuki suatu situasi yang “Credible� secara politik, ekonomi, maupun sosial. Menjelang akhir tahun 2011, kami di MarkPlus Inc juga melihat bahwa pasar Indonesia jadi makin kreatif. Dari sisi penawaran maupun sisi permintaan terlihat kreativitas yang makin meningkat. Lihat saja geliat tiga komunitas Youth, Wom-


By. Hermawan Kartajaya Asia's Leading Marketing Strategiest & CEO of Markplus Inc

en dan Netizen. Berdasarkan survei MarkPlus Insight teranyar atas Youth, Woman, dan Netizen, secara nasional dengan 6.000 responden di 11 kota, ketiga subkultur tadi semakin tandas perannya. Anak muda Indonesia menuntut produk-produk kreatif karena mereka sendiri sangat kreatif. Berbagai kontes kreativitas internasional dimenangkan para pemuda Indonesia. Begitu juga peran para Perempuan Indonesia yang semakin banyak terjun di area ekstra domestik. Para entrepreneur perempuan Indonesia baik offline maupun online makin banyak saja. Sedangkan para Netizen Indonesia termasuk yang paling kreatif di dunia. Internet bukan sekadar tempat untuk “social-media” tapi semakin jadi “workmedia” dan “business-media“. Kreativitas pasar ini tentu saja akan semakin menghebat di tahun 2011 dengan makin membesarnya “Middle Class” di Indonesia. Indonesia sudah jadi a “Creative” market baik dari sisi supply maupun demand. Era New Wave yang didominasi oleh kekuatan anak muda, perempuan, dan netizen tersebut menuntut para pemasar memahami secara benar bagaimana bahasa, kegelisahan, hasrat, perilaku, dan gaya hidup mereka. Indonesia semakin bersinar di kancah politik dan perekonomian global. Apalagi pada tahun ini sebagai Pemimpin ASEAN, Indonesia berhasil menggelar ASEAN Summit di Bali, SEA Games di Palembang, dan juga di kalangan netizen, ASEAN Bloggers Conference yang digelar di Bali dan menjadi ajang para netizen untuk membangun kemitraan untuk memajukan kawasan ASEAN. Indonesia terus menapaki Jembatan Emas menuju 2014 yang akan ditandai dengan tiga kondisi dan karakter, yakni SURVIVE-SUCCEED-SUSTAIN. Lantas apa yang harus dikerjakan para Marketer di Jembatan Emas ini dari tahun 2011 sampai 2014 supaya siap menyongsong Asean Free Trade Area di tahun 2015? Inilah yang kami di MarkPlus Inc menyebutnya sebagai “Y2K+11 Strategy” atau 3-S Strategy! Masih ingat masalah Y2K kan? Menjelang 1 Januari 2000, memasuki Milenium Ketiga, seluruh dunia khawatir akan komputernya. Waktu itu semua orang di seluruh dunia mendadak sadar bahwa hidup kita tergantung pada komputer. Walaupun waktu itu kita semua “survive” dari Y2K, tapi semua orang jadi selalu punya back-up data. Sekarang komputer itu sudah berbentuk gadget yang dipegang tiap orang termasuk para Marketer dan Customer!

Internetisasi membuat mobile computer menjadi sangat “powerful” dan sudah terhubung satu sama lain. Situasi menjadi semakin “uncertain” dan sangat bisa menghasilkan “unpleasant surprise“. Pada awal Millenium Ketiga, Osama bin Laden dan teman-temannya menggunakan internet untuk merobohkan WTC pada 11 September 2001. Satu dekade kemudian, menjelang akhir tahun 2011, WikiLeaks membocorkan berbagai dokumen rahasia Hillary Clinton ke dunia pakai internet juga. Jadi S pertama yang harus dilakukan oleh semua perusahaan di manapun di Millenium ketiga ini adalah “Survival” Strategy. Artinya, menjadi The Marketing Company dengan mengaplikasikan sembilan elemen dasar yaitu Segmentation, Targeting, Positioning, Differentiation, Marketing Mix, Selling, Brand, Service, dan Process adalah pondasi! Sebuah perusahaan yang mau “survive” di Millenium Ketiga ini memang harus mengelola Customer, Product, dan Brand-nya lewat aplikasi sembilan elemen tadi. Setidaknya, kalau sampai terjadi sesuatu “unpleasant condition” maka Customer masih akan tetap loyal pada Brand dan percaya pada Product Anda. Yang kemudian juga penting harus disadari bahwa sembilan strategi yang didasarkan pada konsep New Wave Marketing itu harus terus diperkuat sambil melihat situasi pada dua tahun kemudian. Karena itu kami juga merasa perlu untuk memperingatkan tentang perlunya “Sustainable” Strategy yang harus dilakukan supaya terjamin sebuah perusahaan bisa “sustainable” di “Ujung Jembatan Emas” Tidak ada gunanya sukses yang dan raih di tahun 2011 tidak bisa mempertahankan posisi Anda ketika AFTA dimulai di tahun 2015.

- Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

33


Santy Sastra Kunci Sukses Itu adalah Komunikasi

A

nda mungkn tidak asing dengan wajah dan namanya, sering menghiasi spanduk atau papan nama setiap kali menggelar seminar atau workshop yang digawangi oleh Santy Sastra Producton. Sebuah even organizer yang dikomandani oleh seorang ibu bernama Santy Sastra. Balakangan wajahnya pun kian akrab ketika menjadi salah satu calon legislatif pada pemilu 2009 lalu. Ibu dari dua orang putri ini kami temui dikantornya Santy Sastra Production di Gatot Subroto. Parasnya yang masih terlihat muda seolah tidak mencerminkan sebagai wanita yang sudah malang melintang sebagai publik speaking. Santy Sastra kemudian bercerita tentang alasannya untuk terjun kepanggung politik. Bagaimana wanita ini melakukannya? Berikut adalah petikan perbincangan kami : 34

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1


Interview Bagaimana awal memulai karirnya? Saya sebenarnya berasal dari Banyuwangi, keluarga dari etnis Tionghoa dan dikeluarga, saya satu-satunya yang paling berbeda, karena tidak mengikuti jejak bisnis keluarga yang sudah ada. Bisnis keluarga? Iya, bisnis konvensional, toko bangunan yang sudah dirintis sejak dari kakek moyang dulu. Dan saudara-saudara saya yang perempuan, diminta untuk ikut dengan permintaan orang tua, mulai dari jodoh dan sebagainya diatur. Sementara Saya dari SD sudah suka dengar radio, suka meniru suara penyiar dan saat SMP, saya sudah mejadi penyiar radio. Dan itu bukan kebetulan, tapi karena awalnya sering main keradio waktu itu, akhirnya jadilah penyiar. Waktu SMA tahun 1977 saya sekolah ke Bali, kemudian bertemu jodoh disini dan jadilah orang Bali. Tetap berkarir sebagai penyiar? Masih, saat SMA saya masih senang dengar radio, dan kemudian melamar jadi penyiar radio. Waktu itu radio namanya SIS masih di channel AM, yang sekarang sudah nggak ada. Dari penyiar kemudian menjadi marketing radio, ada kesempatan jadi MC sampai akhirnya jadi moderator, belakangan saya kemudian mencoba mendalami jadi instruktur. Saat itukah dibuka Santy Sastra Production & Santy Sastra Public Speaking? Santy Sastra production itu event organizer, mulai berbadan hukum sejak tahun 2004, tapi perjalanannya sudah jauh sebelumnya. Tapi kalau Santy sastra public speaking, itu saya buka karena ada peluang. Saya kan awalnya dikenal sebagai MC Wedding Party dari tahun 1986. Kalau sekarang kegiatan itu sudah saya limpahkan ke anak-anak didik kami disini. Walaupun kalau ada permintaan khusus, masih saya terima untuk menghormatinya, karena profesi MC itu kan nggak pernah mati ya. Kapan berdirinya Santy Sastra Public Speakingnya? Kalau Santy Sastra Public Speaking ini mulai dari tahun 2008. Awalnya pelatihan penyiar dan pre-

senter. Karena profesi MC dan peresenter ini kan komunikasi, dan saya diberi talenta untuk itu, karenanya saya dalami dan seriusi. Dan materi kita tidak semata komunikasi, tapi juga pengembangan diri. Karena sebetulnya ketakutan seseorang untuk bicara didepan umum itu pada dasarnya karena ada trauma, atau kepribadian yang masih tertutup. Jadi saya dirikan Santy Sastra Public Speaking ini sebagai pelatihan, yang dibawah naungan yayasan Santy Sastra. Karena orang sukses itu orang yang bisa berkomunikasi Bagaimana dengan sistem dan kurikulumnya? Itu dia, kalau orang itukan metodenya ATM, amati, tiru dan modifikasi. Nah, karena ini berdasarkan dari pengalaman saya, jadi agak susah bagi orang lain untuk menyamainya, karena sewaktu-waktu akan saya rubah menurut kebutuhan peserta. Karena semua yang kita terapkan disini adalah hasil dari pengalaman saya. Kita disini jalan dengan pelatihan presenter yang dilengkapi dengan praktek langsung, pemantapannya disini dan siarannya di Duta FM. Berapa biayanya untuk ikut pelatihan ini? Dalam 1 paket latihan itu 4 kali pertemuan dengan hanya membayar Rp. 350 ribu per bulan. Namun setelah 4 kali pertemuan itu, siswa masih tetap boleh datang untuk mengasah kemampuannya. Mereka tidak perlu membayar lagi, tapi disini kami siapkan kotak donasi. Dan mereka boleh memasukkan berapa saja dikotak tersebut. Jadi nggak ada expire-nya, kapanpun datang untuk latihan kita layani. Dan nantinya mereka saat lulus akan mendapatkan sertifikat. Sudah berapa banyak siswanya sampai saat ini? Kalau berdasar data kita dari tahun 2004 itu, sudah mencapai 2013-an siswa. Namun 3-4 tahun terakhir ini, kita banyak melakukan in house training ke perusahaan, dan itu belum termasuk. Berapa siswa dalam satu kelas dan umumnya dari kalangan mana? Maximal 25 orang , dari semua kalangan mulai pelajar, mahasiswa, politisi sampai pengusaha.

Karena sebetulnya ketakutan untuk bicara didepan umum itu pada dasarnya karena ada trauma atau kepribadian yang masih tertutup. Jadi saya dirikan Santy Sastra Public Speaking sebagai pelatihan yang dibawah naungan yayasan Santy Sastra. Karena orang sukses itu orang yang bisa berkomunikasi - Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

35


Tapi kalau workshop di hotel itu bisa lebih. Mereka umumnya dari personal atau dari perusahaan swasta. Bagaimana hasil pelatihan ini bagi siswa? Hal yang paling penting itu, mereka diakui oleh masyarakat dan ilmu yang mereka dapatkan disini bermanfaat. Dan berdasar pengalaman dari mereka yang sudah ikut pelatihan kami, mereka lebih gampang untuk mencari kerja. Apa bedanya dengan sekolah pengembangan diri yang lain? Kami lebih mendaerah, tenaga pengajar juga dari kami sendiri, tidak diambil dari luar, walaupun banyak instruktur dari luar yang ingin bergabung dengan kita, namun bukannya kami menolak, tapi agak susah untuk menyesuaikan dengan sistem kurikulum kami, jika mereka bukan dari lulusan kami sendiri. Namun dengan teman-teman yang satu misi kita bisa berkolaborasi mengadakan workshop atau seminar bareng seperti dengan Dewa Made Muku, Gobind Vasdev atau Made Suambara pelaku spiritual bali modern dan juga terbuka untuk teman-teman pembicara yang lainnya. Lalu bagaimana dengan rencana kedepan? Kita inginnya buka cabang atau franchise, karena kita kan harus terus naik kelas, nggak boleh mandeg. Kita lagi cari formatnya, ada beberapa teman yang sudah menawarkan untuk membuka pelatihan seperti ini didaerah, masih kita pertimbangkan. Mudah-mudahan kedepan ada yang tergerak untuk memulainya. Dan program kami juga akan dirubah, mulai tahun depan bukan 4 kali pertemuan lagi dalam satu paket, tapi 8 kali. Bagaimana dengan di Duta FM? Saya adalah station manager, pengelola radio tersebut, bertanggung jawab pada operasional, cuma ijin yang masih satu payung dengan Casanova grup. Dan di Duta FM itu saya ibarat ibu-nya, yang melahirkan Duta sejak awal. Dulunya owner menawakan saya untuk mengelola radio tersebut, walapun awalnya ragu, tapi owner meyakinkan bahwa saya bisa. Jadi dengan bekal kepercayaan, dan bekerja dengan hati, maka sampai hari ini sudah 10 tahun saya di Duta FM. Tapi dengan perkembangan alternatif media yang marak saat ini, bukankah bisnis radio semakin ditinggalkan? Radio itu unik, sampai kapanpun akan tetap ada peminatnya. Beda de-ngan media-media lain, mungkin berkurang itu benar. Tidak seperti jaman dulu, waktu itu kita kayak artis. Acara seperti Saur Sepuh itu kan heboh.

Nah saat ini kita harus pintar mengelola pendapatan dari pemasang iklan. Dan bagaimana membuat radio itu semakin berkembang. Radio juga harus segmented, supaya diingat sama orang, makanya Duta FM itu kan radio dengan pangsa pasar perempuan. Belakangan terjun ke dunia politik, apa yang mendasari keputusan itu? Keinginan saya sebetulnya adalah ingin bisa berbuat dan bermanfaat lebih banyak untuk orang banyak di sisa umur yang masih produktif . Tahun 2009 saya ikut meramaikan bursa caleg lewat Partai Damai Sejahtera (PDS) kota Denpasar, itu merupakan pengalaman yang sangat berharga. Saat itu saya dipercaya sebagai ketua oleh temanteman perempuan sesama caleg membentuk Forum Perempuan Lintas Partai (FPLP). Berdasarkan pengalaman itulah saya ingin serius terjun ke dunia politik praktis yang konon ”tabu” dan ”kotor” karena saya tipe wanita yang ”maskulin” yang justru ingin menjawab tantangan tersebut dengan terjun dan membuktikan bahwa stereotipe itu tidaklah benar, hanya lebih disebabkan faktor manusianya saja. Sekarang masih aktif dikancah politik? Sekarang saya bergabung di ormas Nasdem (Nasional Demokrat) aktif sebagai pengurus wilayahnya dan mendapat kepercayaan sebagai ketua Garda Wanita Nasdem Wilayah Bali dan ketua Partai Nasdem kota Denpasar . Ada keinginan yang belum tercapai? Ingin menerbitkan buku biografi, Perjalanan seorang penyiar ”Santy Sastra untuk Bali.........” doakan biar cepat selesai ya .. Mudahan tercapai dalam waktu dekat, terima kasih atas waktu dan share pengalamannya. Sama-sama semoga bermanfaat ya..

Radio itu unik, sampai kapanpun akan tetap ada peminatnya. Beda dengan mediamedia lain, mungkin berkurang itu benar. Tidak seperti jaman dulu, waktu itu kita kayak artis. Acara seperti Saur Sepuh itu kan heboh. Nah saat ini kita harus pintar mengelola pendapatan dari pemasang iklan. Dan bagaimana membuat radio itu semakin berkembang. Radio juga harus segmented, supaya diingat sama orang, makanya Duta FM itu kan radio dengan pangsa pasar perempuan. 36

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1


Business Profile

Santy Sastra Public Speaking

S

anty Sastra Public Speaking, lembaga pengembangan diri dan komunikasi ini sudah berhasil meluluskan lebih dari 2000 orang. Berdiri sejak tahun 2008 bertempat di Jalan Gatot Subroto VI no 27. Namun bukan hanya menerima siswa yang datang untuk belajar, namun tenaga pengajar dari yayasan ini juga bisa di minta untuk mengisi training atau workshop ke perusahaanperusahaan yang membutuhkan jasanya. Selama 3-4 tahun terakhir kegiatan inilah yang mulai banyak dilakukan. Santy Sastra sebagai pendirinya melihat hal ini sebagai peluang, ketika komunikasi sebagai dasar dari seseorang untuk bisa sukses ternyata tidak dimiliki oleh semua orang. Itulah sebabnya kenapa kemudian lembaga pelatihan ini dibuat. Dan mereka yang sudah ikut pelatihan di lembaga ini, lebih gampang untuk mencari kerja. Padahal biaya yang dikeluarkan pun tidak banyak, hanya dengan Rp. 350 ribu untuk 4 kali pertemuan. Bahkan setelah 4 kali pertemuan pun siswa masih boleh untuk datang. Artinya layanan pelatihan ini no expire date. Disini siswa bisa praktek langsung, baik untuk pelatihan presenternya, ataupun menjadi penyiar. Diruang pelatihannya, sudah tersedia seperangkat alat komunikasi yang umum digunakan di station radio, dan siswa bisa langsung praktek, bahkan mereka nantinya bisa magang di radio Duta FM untuk pendalamannya. Kedepan, lembaga ini berharap bisa membuka cabangnya atau franchise sehingga bisa menjangkau lebih banyak orang untuk berbagi pengalaman dan ilmu, tentu saja karena komunikasi menurut Santy Sastra adalah kunci sukses seseorang untuk menang dalam persaingan.

- Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

37


Community

T

idak seperti umumnya sebuah komunitas, Garing atau singkatan dari sehari tiga piring merupakan sebuah paguyuban yang sangat kental dengan filosofinya. Pak Josef “Joger,” selaku pemilik usaha oleh-oleh dan pabrik kata-kata Joger, nampaknya memilih cara ini untuk membangun suasana kerja keakraban sebagai bagian dari budaya diperusahaannya, yang saat ini sudah dirasakan oleh para karyawan Joger sebagai sebuah keluarga besar. Lalu apa sebenarnya yang dimaksud dengan “sehari tiga piring”, dan mengapa hal ini kemudian menjadi sebuah “gerakan?”

Sepertinya, pak Joger -panggilan akrabnya, mencoba memahami kata–kata Maslow, dengan memberikan prioritas utama kepada karyawan akan kebutuhan untuk makan tiga kali sehari terpenuhi. Hal itu dilakukan agar para pegawai yang bekerja di Joger bisa bekerja dengan sepenuh hati, sepenuh pikiran dan sepenuh tindakan, sehingga bisa memberikan hasil terbaik untuk usaha Joger itu sendiri. Karena menurut A.H. Maslow, dengan teorinya hierarchi of needs, menyampaikan bahwa kebutuhan mendasar manusia yang mempengaruhi cara berpikir dan bertindak adalah urusan perut. Jika kebutuhan perut telah terpenuhi dengan baik, maka cara berpikir dan cara bertindaknya pasti akan baik juga. Sehingga bisa menghasilkan hasil pekerjaan yang baik pula. Namun pak Joger tidak berhenti sebatas itu saja, selain menerapkan sistem tersebut kepada para karyawan dan karyawatinya, pak Joger juga mengajak beberapa stafnya untuk melakukan “perjalanan” ke pelosok–pelosok di Bali, melakukan survei mencari keluarga–keluarga miskin yang kebutuhan

makan tiga kali seharinya belum terpenuhi. Dari hasil perjalanan itulah pak Joger mendapatkan banyak data keluarga miskin yang pantas mendapatkan santunan. Pak Joger melakukan survei tersebut karena beliau yakin, semakin banyak kita memberi dengan rasa tulus dan ikhlas, maka semakin banyak pula pendapatan yang akan kita peroleh dalam perjalanan karir kita, dan hal ini menjadi nilai utama dalam pengoperasian Joger hingga saat ini. Apa yang dilakukan pak Joger sebenarnya sebuah pemahaman yang sudah sejak lama menjadi prinsip bagi banyak perusahaan, termasuk oleh Jack Welch, mantan CEO General Electric, yang menurutnya, semakin banyak komunikasi pada suatu bisnis, maka akan semakin besar pula kesempatan para karyawan melakukan pekerjaannya dengan lebih baik. Meskipun tidak sama persis, namun pemikiran Jack Welch dan Pak Joger memiliki tujuan dan manfaat yang sama, yaitu kelangsungan dan kebetahan para karyawan atau pegawai yang bekerja di masing– masing perusahaan atau usaha yang mereka miliki, sembari membantu sesama dan menjadi pribadi yang lebih arif.

GARING :

Filosofi 3 piring ala Mr. Joger Pak Joger, ketika mempresenasikan gerakan Garing yang dicetuskannya pada sebuah seminar yang digelar oleh BPR Lestari dikampus UNUD beberapa waktu lalu

38

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1


Money & I as a proffesional magazine that inspire you with great business idea, entrepreneurship, financial plan & investment. We also help you to communicate your image, product or information to your potential market With more 3 years experience specially local business in Bali, providing business people & companies

So, we are the best for your Advertisement Solution Alex P Chandra : Nilai Tambah x Leverage Hermawan Kartajaya : Cintai Pelanggan & Hormati Pesaing

Vol. 21 Sep - Oct 2011

Andy Kusuma

Usianya belia, namun determinas bisnisnya luar biasa. Tengok sepa terjangnya mengembangka restauran seafoodnya hingga rel diantre para wisatawa

Growth Strategies

Personal Planning & Goal Setting

Memutar Uang d

ISSN: 2087-5975

Rp. 25.000,-

Bisnis Retail

Pertumbuhannya fantastis, bertransformasi dan adaptif, menjad convienience dan modern, peluang bagi siapa saja untuk ikut bermai dan merebut pasar. Lets find out, how to play on this busines

w w w.money-and-i.com

Your Advantage …. • Specially circulation that directly to potential market • Read by executive, proffesionals & business owner • With more than 1300 copies each edition • M&I magazine has 77 distribution locations • More than 1000 copies to customer BPR Lestari First. • Distributed to customer at our partner & relationship companies • Also circulation at 4 exclusive Lounge Airport Ngurah Rai • Distributed at every event, workshop or seminar based business and entreprenuership institution around Bali

Put your ad in media that will bring you customers Please call, If you would like us to visit your store Marketing for Advertisement

Wahyu : 0361 7843244 www.money-and-i.com - Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

39


Literature Penerbit Edisi ISBN ISBN-13 Tgl Penerbitan Bahasa Halaman Ukuran

: Elex Media Komputindo : Soft Cover : 602001181X : 9786020011813 : 2011-10-00 : Indonesia : 364 : 210x140x0 mm

Dua Tangis dan Ribuan Tawa

D

Bekerja melalui Dahlan Iskan Way

ahlan Iskan menuliskan buku soal pengalamannya saat menjadi CEO PLN. Buku ini diberi judul 'Dua Tangis dan Ribuan Tawa'. Bisa dikatakan bahwa buku ini berisi pemikiran-pemikiran Dahlan untuk mengatasi krisis listrik di Indonesia, yang sangat brilyan sehingga bisa disebut sebagai “Dahlan Iskan Way”. Buku ini merupakan kumpulan tulisan yang ditulis tiap dua minggu dan disebar dalam situs PLN agar karyawan mengetahui pemikiran para direksi PLN. Dahlan mengakui harus menempuh cara komunikasi seperti ini karena sulit melakukannya dengan karyawan PLN yang jumlahnya 50 ribu. Dahlan Iskan penuh ketekunan berkeliling nusantara untuk mempelajari persoalan rakyat dalam menghadapi pasokan listrik dari Sabang sampai Merauke. Sebagai CEO PLN, Dahlan Iskan sukses merubah korporasi yang mempunyai image buruk tersebut. Sebelumnya, reputasi PLN sangat buruk, mulai dari krisis byar pet atau pemadaman bergilir, juga lamanya masyarakat untuk memperoleh sambungan baru. Banyak pengembang yang mengalami kerugian yang sangat besar bahkan sampai bangkrut, hanya karena masalah listrik. Pabrik belum bisa beroperasi, dan pengembang tidak bisa menyerahkan ke konsumen karena pihak bank belum bisa merealisasikan KPR nya karena listrik belum ada. Kejadian ini menyebabkan biaya ekonomi sangat tinggi. Daftar tunggu yang mengajukan sambungan baru menumpuk sampai 2,5 juta pemohon, kalau tidak dicarikan jalan keluar akan semakin banyak. Ini jumlah yang besar sekali, banyak masyarakat yang mencari listrik bahkan menunggu sampai 5 tahun belum dapat direalisasikan. Ini semua terjadi, menurut versi PLN, bahwa daya yang tersedia tidak mencukupi. Mengapa tidak cukup karena PLN tidak banyak melakukan investasi terhadap pembangunan pembangkit listrik. Mengapa tidak melakukan investasi. Secara klasik, jawaban yang paling mudah “TIDAK ADA UANG”. Sehingga permasalahan yang membelit PLN tidak akan pernah selesai. Dahlan Iskan dengan segala kelebihannyan bisa mengatasi kekurangan daya listrik dan menuntaskan daftar tunggu yang panjang dengan melakukan “Gerakan Sehari Sejuta Sambungan”. Ternyata permasalahan berat PLN tersebut bisa diatasi dalam waktu satu tahun tanpa melakukan investasi yang besar. Pemadamanan bergilir sudah tidak ada lagi, kalaupun ada listrik mati bukan 40

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1

karena pemadaman listrik tetapi masalah lain seperti trafo meledak, jaringan putus. PLN sudah ada surplus daya yang sebelumnya minus. Daftar tunggu yang mencapai 2,5 juta pemohon, sudah diselesaikan dan akan tuntas pada akhir tahun 2011. Dengan keberhasilan ini, Dahlan Iskan memperoleh penghargaan Marketer of The Year 2010. Penghargaan tersebut diberikan oleh Markplus Inc atas inovasi yang dibuat Dahlan untuk mengubah PLN, salah satunya adalah Gerakan Sehari Sejuta Sambungan yang diselenggarakan Oktober 2010. Bagaimana Dahlan Iskan Way dipergunakan untuk mengatasi kemacetan di Bali? Banyak orang berpendapat, sekarang liburan ke Bali sudah nggak nyaman lagi. Tidak seperti di tahun 90 an. Suasana pantai yang nyaman, rindang dan jalanan lancar. Mau pergi kemanamana tidak macet, mau janjian ketemu teman waktunya sudah bisa diprediksi. Namun sekarang sudah berbeda dengan waktu 10 - 20 tahun yang lalu. Sekarang di Bali diserang penyakit seperti di kota-kota metropolitan yaitu kemacetan yang parah. Denpasar macet, mau pergi ke tanah Lot, macet, mau ke Tabanan macet, Jimbaran macet, Kuta macet dan yang paling parah di ruas jalan simpang siur. Kemacetan yang semakin parah di Bali terus menjadi sorotan warga dan wisatawan. Jalur-jalur padat lalu lintas, terutama kawasan pariwisata, seperti ruas jalan Simpang Siur, Kuta yang menghubungkan jalur By Pass Ngurah Rai dan Sunset road, setiap hari selalu macet berkilo-kilometer.


By. Pribadi Budiono Direktur BPR Lestari

Jarak yang ditempuh 10 menit bisa sampai satu atau dua jam. Pemerintah Provinsi Bali telah memutar otak untuk mengurai kemacetan lalu lintas, salah satunya dengan pembangunan underpass (terowongan). Pemerintah Provisi Bali dan Pusat setuju, dan anggaran sebesar Rp.400 milyar berasal dari APBN dan diharapkan selesai tahun 2013 bertepatan Bali sebagai tuan rumah APEC. Saat ini sudah mendekati akhir tahun 2011 dan sebentar lagi tahun 2012, namun belum ada tanda-tanda untuk memulai pembangunannya. Mengapa Bali saat ini menjadi macet. Ya pasti, setiap hari ratusan mobil baru dengan berbagai merek masuk Bali dan pemerintah tidak menambah atau membuka jalan baru. Permasalahan kemacetan ini sama seperti krisis listrik yang dihadapi PLN, tiada solusi. Namun Dahlan Iskan melalui bukunya Dua Tangis dan Ribuan Tawa menawarkan solusi yang luar biasa cemerlang untuk mengatasi krisis listrik. Melalui pemikiran Dahlan Iskan, bisa kita gunakan untuk mengatasi kemacetan. Apa yang menyebabkan Kemacetan? Sebagian besar kemacetan disebabkan karena kendaraan yang berjalan tidak berjalan begitu lancar atau berhenti. Mengapa tidak lancar atau berhenti karena ada trafic light di persimpangan, sehingga banyak kendaraan berhenti untuk menunggu giliran lampu hijau dan kemudian berjalan. Berjalanpun tidak bisa kencang. Mengapa? Jalan disekitar persimpangan banyak yang tidak bagus, yang seharusnya setiap lampu hijau, kendaraan yang melalui bisa mencapai 75 kendaraan. Berhubung dengan kondisi jalan yang tidak bagus, kendaraan yang melaluinya hanya separuhnya. Sehingga setiap persimpangan terjadi sumbatan. Bagaimana Solusinya........ Kendaraan harus tetap berjalan, tidak boleh ada yang berhenti disetiap persimpangan, berarti tidak ada trafik light. Bagaimana untuk mengatur keruwetan di setiap persimpangan. Tidak ada pengaturan secara khusus. Semua ruas jalan dipergunakan untuk satu jalur. Ketentuan ini harus berlaku untuk semua kendaraan. Krisis listrik diatasi oleh Dahlan Iskan dengan tidak terlalu banyak melakukan investasi. Beberapa daerah mengalami keku-rangan listrik, namun di daerah lain mengalami surplus. Surplus di daerah lain ini yang dipindah ke daerah yang kekurangan sehingga krisis listrik dapat teratasi. Demikian dengan mengurangi kemacetan yang ada, sumbatan-sumbatan di daerah macet, semuanya harus digeser atau dibuang ke daerah yang sepi. Ini harus permanen, tidak boleh sementara atau hanya diperlakukan pada saat terjadi kemacetan. Ruas jalan yang paling parah kemacetan di Bali, adalah ruas jalan di Simpang Siur Kuta. Membangun Underpass, merupakan solusi yang baik dengan anggaran yang sangat besar yaitu mencapai Rp.400 milyar dan pemerintah masih kesulitan untuk merealisasikan. Kalau terus menunggu pembangunan underpass yang belum jelas, kemacetan akan terus terjadi dan semakin

parah. Untuk mengurangi, maka simpang siur tidak boleh ada trafik light, sehingga semua kendaraan bergerak maju tanpa berhenti. Yang dilakukan adalah membangun bundaran seperti di Airport Tuban, sebanyak 3 lokasi yaitu dekat Carrefour, dekat airport dan dekat Benoa. Bukan membangun U turn tetapi bundaran. Kendaraan yang dari arah utara tidak boleh lurus keselatan atau belok kanan namun harus berbelok ke kiri atau wajib memutar di bundaran Benoa, sedangkan dari arah sanur menuju Denpasar maka harus memutar di bundaran dekat airport, dan dari arah selatan (airport) semua kendaraan bisa langsung ke timur dan belok kiri ke Denpasar. Dengan penggunaan jalur ini, maka semua kendaraan akan bergerak dan tidak macet lagi. Membangun bundaran tidak serumit membangun underpass, karena tanah yang tersedia sudah ada yaitu jalur jalan itu sendiri, tinggal menambah sedikit sehingga tidak terlalu sulit untuk membebaskannya. Biaya membangunnya tidak sebesar membangun underpass yang mencapai Rp.400 milyar namun hanya 10% yaitu Rp.40 milyar. Itupun sudah untuk 3 bundaran termasuk tamannya. Pengeseran Ruas Jalan akan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi. Mungkin dengan ini, pada awalnya pengguna jalan merasa tidak senang karena harus memutar, tapi dibandingkan mengalami kemacetan lebih baik memutar. Dengan memutar maka daerah yang awalnya sepi sekarang menjadi ramai, seingga pusat bisnis akan melebar. Bisnis sudah tidak terkonsentrasi pada tempat-tempat tertentu, namun akan bergeser ke daerah baru. Pertumbuhan ekonomi akan meningkat, yang akhirnya akan memberikan kontribusi pada pemerintah dan masyarakat, seperti PLN akan menjadi lokomotif ekonomi karena listrik cukup, maka ekonomi akan menjadi maju. Untuk maju tidak harus melakukan sesuatu yang mahal. Namun kita bisa melakukan dengan kondisi seadanya, namun dengan syarat harus dikawal detailnya. Selamat membaca, semoga terinspirasi. - Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

41


Pelopor Budget Airlines

Herb Kelleher H

Ketika sebuah bisnis mengalami krisis, respon yang biasanya diambil para pebisnis adalah melakukan efisiensi dengan memangkas jumlah karyawan. Namun langkah yang tidak biasa diambil Herbert David Kelleher. Baginya karyawan adalah bagian paling penting dari sebuah perusahaan, dan Herbert memutuskan untuk menjual asetnya dan tetap mempertahankan karyawan. Satu keputusan yang kemudian menjadikan perusahaannya justru bangkit kembali.

42

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1

erbert David Kelleher adalah pria yang sudah menunjukkan bakat kepe-mimpinannya sejak kecil. Mulai dari terpilih sebagai ketua kelas dan ketua tim sepak bola saat masih menempuh pendidikan di Hadden Heigh High School. Dan disaat senggang, Herbert mengisi waktunya untuk bekerja di pabrik Campbell Soup dengan memegang berbagai posisi, mulai dari koki, mandor, gudang hingga analis. Kebetulan saat itu ayah Herbert memegang jabatan sebagai manajer umum di pabrik tersebut. Pria yang lahir pada tanggal 12 Maret 1931 itu kemudian memutuskan untuk terjun ke dalam bi-


Front of Mind dang jurnalistik dan melanjutkan pendidikannya di Wesleyan University di Connecticut dan belajar bahasa Inggris serta Filsafat. Namun sebelum menyelesaikan pendidikannya di jurusan tersebut, Herbert memilih pindah dan mengambil jurusan hukum di New York University Law School dan berhasil menyandang gelar sarjana hukum pada tahun 1956. Setelah lulus, Herbert bekerja di pengadilan New Jersey dan bergabung pada forum hukum yang bernama Lum, Biunno dan Topkins tiga tahun kemudian. Hingga suatu hari Herbert bertemu dengan Rollin King, seorang pengusaha jeli dari Texas yang juga kliennya. Dalam pertemuan dan perbincangan tersebut muncul ide untuk membuat bisnis bersama. Yakni maskapai penerbangan dengan harga murah dan ruang lingkup perjalanan di daerah Texas saja, yang tidak melewati batas penyeberangan negara bagian, sehingga maskapai ini bisa bebas dari harga federal yang relatif lebih mahal. Maskapai itu bernama Soutwesth Airlines. Namun ide ini justru mengundang konflik dari banyak maskapai lain yang merasa terancam, dan membawa permasalahan ini kepengadilan. Setelah melewati lebih dari 30 sidang, akhirnya pengadilan memenangkan Herbert. Namun demikian, semua hal yang menimpa Southwest Airlines membuat Herbert harus mengambil keputusan sulit untuk kelangsungan hidup perusahaannya tersebut, yakni memilih menjual salah satu pesawat miliknya atau memberhentikan beberapa karyawannya, padahal saat awal beroperasi maskapai penerbangan Southwest Airlines hanya memiliki 4 pesawat dan 70 karyawan saja.

Namun bagi Herbert, pegawai itu penting, sehingga saat beberapa sekolah bisnis memberikan pertanyaan, “manakah yang harus didahulukan dalam suatu bisnis, apakah staff Anda, pelanggan atau pemegang saham�. Maka Herbert menjawab staff anda yang harus diutamakan. Karena jika Anda memperlakukan para staf dengan baik, maka mereka akan memperlakukan pelanggan Anda dengan baik juga, sehingga pelanggan akan datang kembali dan membuat pemegang saham bahagia. Anggapan itulah yang membuat Herbert memilih untuk menjual satu pesawat, dan ternyata strategi sederhananya ini, membantu Southwest Airlines mencatatkan namanya dalam daftar maskapai penerbangan yang paling diminati oleh konsumen. Bahkan dengan harga tiket yang tidak mengikuti ketentuan dari dewan penerbangan sipil. Herbert juga menerapkan sistem bagi hasil untuk pegawai mereka, sebanyak 13% dari saham biasa perusahaan, adalah milik karyawan. Dengan sistem bagi hasil itu, para karyawan menyadari bahwa mereka adalah pemilik dan bagian dari perusahaan, sehingga para staf dan karyawan di Southwest Ailines bisa menikmati hari-hari mereka untuk datang bekerja setiap hari. Meskipun saat awal berdirinya maskapai penerbangan Southwest Airlines banyak mengalami kesulitan hukum dan masalah keuangan, namun visi Herbert telah terlaksana. Sekarang Southwest Airlines ini telah masuk dalam daftar Most Admired Corporation di Amerika yang diterbitkan oleh majalah Fortune. Tahun 1966 hingga 1982 Herbert menjabat sebagai pendiri dan pengacara Southwest Airlines. Baru di tahun 1982 hingga tahun 2001 Herbert menjabat sebagai CEO Southwest Airlines dan berhasil menjadi CEO terbaik di Amerika. Konsep budget airlines yang diperkenalkan lewat Southwest akhirnya ditiru oleh banyak maskapai lain, termasuk AirAsia dan Ryan Air di Indonesia. Lebih dari 30 tahun berturut–turut, Southwest Airlines berhasil mendapat keuntungan dalam masa pengoperasiannya. Saat ini memiliki 550 armada pesawat dan terbang kelebih dari 105 tujuan. Dan semua diraih, ketika perusahaan berhasil menyejahterakan karyawannya dengan maksimal.

- Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

43


Smart Family

S

eringkali kita mendengarkan ‘cerita sedih’ tentang masa tua "Oh si Bapak itu dulu dimasa mudanya hidup berkecukupan, sekarang sudah pensiun dan sakit-sakitan, keluarga itu hidup dalam serba kekurangan." Tetapi seringkali juga kita melihat pasangan usia lanjut, yang masih sangat aktif, jalan-jalan keliling dunia, tinggal di Bali berbulanbulan, terlihat sehat dan sangat menikmati masa tua mereka. Apa yang membedakan antara kedua situasi tersebut? Jawaban yang langsung terlintas di kepala saya adalah “financial planning for retiree– perencanaan keuangan untuk masa pensiun”.

Muda Kerja Keras, Tua Kaya Raya, Mati Masuk Surga

Pada masa kita usia produktif, yaitu antara 25 – 55 tahun, adalah masa dimana kita harus bekerja keras agar kita cukup kaya. Masa ini adalah masa kejayaan seorang pekerja ataupun pengusaha. Tenaga masih berlimpah, semangat masih berkobar-kobar, kesempatan ada dimana-mana. Seperti yang dikatakan oleh Faisal Basri (pengamat ekonomi), pada saat kita masih muda dan produktif, kalau mau cari kerja ataupun hutang, banyak sekali pihak-pihak yang menawarkan. Bank dengan senang hati memberikan pinjaman kredit. Istilahnya Bank mengantri untuk memberikan kredit, mereka akan isikan form untuk kita, gak ada check darah, test kesehatan dan lain-lain. Tetapi ceritanya akan sangat berbeda pada saat kita memasuki usia 50 tahun. Waduh….bisa-bisa test kesehatan dilakukan 3 hari berturut-turut, hanya untuk memastikan bahwa kita tidak dalam kondisi “potensi sakit”. Bahkan untuk membeli asuransi kesehatan pun, kemungkinan ditolaknya tinggi. Ini adalah

44

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1


By. Suzana Chandra Managing Director - Lestari Living

nasib untuk mereka yang berusia diatas 50 tahun. Mencari pekerjaan atau memulai usaha pada saat usia kita sudah 50 tahun, juga bukan sesuatu yang relatif mudah. Jadi Bapak/Ibu sekalian, perlu diingat bahwa kita hanya memiliki waktu sekitar 20-30 tahun untuk menjadi “cukup” kaya. Kita tidak mungkin selamanya bekerja keras untuk mendukung gaya hidup yang kita pilih. Nah, disinilah diperlukan persiapan untuk menunjang hari tua. Yes…pada saat kita masih muda, produktif dan sehat….kita bisa bekerja double atau triple shifts, menghandle beberapa proyek secara bersamaan. Disinilah, yang saya sebutkan keperluan untuk “bekerja keras” untuk menghasilkan income yang cukup besar. Yang “sama pentingnya” nya lagi adalah bagaimana kita mengelola “income” tersebut. Ini adalah salah satu factor yang paling menentukan apakah anda akan terjamin dimasa tua, berlehaleha keliling dunia, ataukah akan “jatuh miskin” atau “downgrade” kualitas hidupnya. Jangan lah ber-ilusi, bahwa kita akan bisa bekerja seumur hidup, bahwa rejeki akan datang dengan sendirinya atau bahkan mengharapkan anak dan keturunan kita “menjaga” kita. Berharap sih boleh saja, tapi yang lebih pasti adalah kita harus berusaha supaya masa tua kita paling tidak “terjamin”. Negara-negara maju, kebanyakan sudah merancang skema investasi untuk pensiun. Di Australia namanya Superannuation, dimana pada saat orang mulai bekerja, di”haruskan” ada income yang disisihkan untuk investasi “superannuation”. Ini hukumnya wajib. Dan untuk mendukung program ini, diberikan insentif pajak dan lainnya supaya orang “tergerak” untuk menyisihkan lebih banyak income untuk Superannuation ini. Warga dibombardir dengan informasi Superannuation ini, sehingga sampai ke pelosok negeri, rata-rata orang sadar investasi untuk Superannuation. Saya ingat, mertua saya yang tinggal di Australia, sejak 10 tahun sebelum pensiun, menyisihkan hampir 50% dari gajinya untuk Superannuation. Karena beliau sadar, bahwa sejumlah “investasi” harus didapatkan untuk mendukung “lifestyle”nya pada saat pensiun nanti. Alhasil, sekarang pada saat pensiun, mereka bisa jalan-jalan keluar negeri sedikitnya 1 kali dalam setahun, dan hidup dengan nyaman dengan hasil dari “superannuation” mereka. Negara Indonesia belum memiliki system social security ataupun skema investasi jangka panjang untuk orang pensiun. Jadi sesungguhnya, benarbenar “terserah” kita, merancang masa tua kita. Boro-boro negara mikirin masa tua warganya, lha masa muda warganya aja juga kagak dipikirin… Janganlah mengharapkan pemerintah atau orang lain untuk membantu kita…..Kalau boleh saya menyarankan, pada saat kita masih produktif dan menghasilkan income inilah saat yang tepat…pikirkanlah, rancanglah, masa depan (tua) seperti apa yang kita inginkan. Secepatnya kita memulai, semakin baik hasil investasi yang kita dapatkan. Investasi seperti apa sih yang harus dilakukan?... Nah ini adalah “million dollar question”. Ada banyak sekali investasi scheme yang bisa dilakukan, antara lain dengan investasi di pasar modal seperti danareksa, saham-saham blue chips, unit link, emas, tabungan atau deposito

dan juga properties. Masing-masing instruments ini memiliki karakteristik resiko dan hasil (risk and return) yang berbeda-beda. Investment Theory mengatakan bahwa kita harus diversifikasi dalam melakukan investasi. Hm… ini ada betulnya juga. Maksudnya, janganlah seluruh investasi kita tempatkan pada 1 instrument saja. Terlalu risky! Tetapi saya berpendapat, janganlah juga terlalu tersebar investasi kita… sehingga hasilnya bisa-bisa cuma netral saja. Apapun kendaraan investasi yang akan dipilih, pelajari dulu. Cari informasi dari para ahli sebanyak-banyaknya dari jenis investasi yang mau dilakukan. Bertanyalah kepada mereka yang sudah sukses dan ahli dibidangnya masing-masing. Hindari bertanya kepada mereka yang “tidak tahu”, karena informasi biasanya lebih memakai “feeling”. Tambah bingung nanti Semua theory dan informasi ini tidaklah akan ada artinya tanpa “ACTION PLAN”. Saran saya, mulailah sesegera mungkin, tetapi mulai dengan sesuatu yang relatif kecil, sehingga kalaupun kita salah langkah, tidak membahayakan posisi kita. Dalam segala sesuatu, pastilah ada kesalahan dan ketidak nyamanan yang harus dilakukan. Ini normal. Saya sering menyebut ini adalah “uang belajar”. Tetapi, percayalah bahwa hanya dengan “bayar uang belajar ini” kita dapat mencapai sesuatu yang jauh lebih bagus. Tidaklah ada sesuatu yang “GRATIS” Satu hal yang perlu saya tambahkan adalah sikap bersyukur atas apa yang kita miliki, sehingga kita bisa menikmati proses dari usaha kita. Biasakan lah bersyukur dan berbagi kepada mereka yang lebih membutuhkan,niscaya, dengan mempraktekan ini secara terus-menerus, hidup kita menjadi lebih “enjoyable”. Dan semoga, pada saat kita mati….. surga menyisihkan tempat bagi kita. Muda kerja keras, Tua Kaya Raya dan Mati Masuk Surga. Akhir kata, selamat memikirkan dan merancang masa depan (tua) kita. Kita sendiri yang bertanggung jawab untuk “merancang” masa depan kita. Bukan negara kita, bukan nasib dan juga bukan anak cucu kita. Jadilah “perancang masa depan kita” – Create and design our own Destiny” Selamat Merancang Masa Depan.

- Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

45


46

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1


Gallery

Nexian Pad NX-G311

D

alam survey yang dilakukan Yahoo dalam tajuk: 10 ponsel paling dicari di Indonesia, ternyata Nexian mendominasi dengan 3 ponsel sekaligus. Mulai dari Seri Champion, Cappucino dan Tap. Optimisme dari hasil survey tersebut, sepertinya menjadikan Nexian semakin percaya diri. Saat ini kembali menghadirkan terobosan terbaru untuk ponsel yang tengah trendy bertipe touch screen dengan sebutan Nexian Pad tipe NX-G311. Ponsel dengan layar sentuh berukuran 2.4 inci TFT QVGA LCD resistive dengan luas area 240 x 320 pixel. Ponsel ini sudah dilengkapi dengan camera, bluetooth, audio player, FM radio dan handsfree. Memiliki fungsi kartu memory yang bisa di gunakan untuk menyimpan data Facebook aplikasi, sehingga dapat mengakses Facebook dengan mengklik icon yang langsung terkoneksi ke account yang sudah terdaftar. Dari sisi harga yang ditawarkanpun sangat kompetitif, ponsel ini dibanderol hanya Rp. 399.000, harga yang terbilang murah untuk ponsel yang memiliki fitur yang canggih seperti ini. Terdapat 9 pilihan warna yang stylish. Karena itu pula mereka hadir dengan tagline Touch it‌Be Suprised! Colorful, Vibrate at Affordable Price. Tidak heran, Nexian yang dulunya follower, sekarang justru menjadi market leader.

Tag Grand Carrera

J

am model sporty terbaru yang memiliki keunggulan mesin otomatis, memiliki desain maskulin yang cocok digunakan untuk golongan muda hingga golongan menengah dalam situasi apa saja. Jam tangan seri FC225 Grand Carrera Calibre 17 RS Chonograph ini menggunakan urban desain dengan sentuhan klasik. Dirancang dengan bezel stainless steel dengan tachymeter, dan lempeng perak guilloche dan jarum penunjuk perak. Secara fisik terlihat 2 penunjuk waktu untuk skala 60 detik dan 60 menit. Sistem waktu dengan Swiss COSC otomatis [mesin otomatis tanpa baterai]. Elegan dengan dibalut kristal safir yang cantik sehingga tahan gores, dengan kepala pemutar membentuk mahkota. Demikian pula dengan bagian belakang yang terbuat dengan kristal safir dengan diameter 43 mm dan ketebalan 14,9 mm. Jam ini tahan air pada kedalaman 100 meter atau 330 kaki. Spesifikasi lainnya adalah jarum chronometer aktif, diameter jam 1,4 cm dengan dilengkapi kotak eksklusif, bahan jam stainless stell hitam anti karat, fisik jam stell warna hitam, warna yang netral untuk semua jenis kulit. Dan pastinya, persediaan terbatas. Well, ini akan menjadi koleksi ekslusive bagi Anda pecinta jam Tag, dan tepat bagi pebisnis yang aktif dan membutuhkan ketepatan waktu.

- Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

47


Alex P Chandra

By. Publisher of Money & I Magazine

Wakil Mentri,

Notes from a friend

a Management Blunder

48

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1

Salah satu paradox management adalah bahwa sebuah organisasi membutuhkan birokrasi untuk mengaturnya. Namun birokrasi yang terlalu besar by the end of the day akan membunuh organisasinya. Terlalu banyak organizational layers membuat pengambilan keputusan menjadi lama dan bertele-tele.


P

ernahkan anda mengajukan pinjaman dalam jumlah yang cukup besar, katakanlah 25 Milyar? Dengan jumlah sebesar itu, hampir pasti melewati kewenangan Pemimpin Cabang di Kantor Cabangnya, sehingga keputusannya harus diberikan katakanlah oleh Komite Kredit di Kantor Pusatnya. Katakanlah, setelah proses review di Kantor Cabangnya, sang Pemimpin Cabang memberikan persetujuannya. Seorang Pemimpin Cabang, minimal pangkatnya adalah Senior Manager. Namun proposal tadi masih harus diajukan ke Kantor Wilayahnya untuk persetujuan. Bayangkan, loan proposal yang sudah disetujui oleh seorang senior manager, kemudian harus diolah ulang oleh junior staffer di Kantor Wilayahnya. Jika kemudian disetujui oleh Kepala Kantor Wilayahnya (Kakanwil), dan kalau kewenangan sang Kakanwil itu tidak cukup besar, sehingga loan tersebut harus diajukan ke Direksinya di Kantor Pusatnya, maka there goes the loan proposal ke Jakarta (biasanya Kantor Pusat-nya di Jakarta). Seorang Kakanwil, biasanya adalah seorang yang sudah sangat berpengalaman, a very experienced banker, pangkatnya minimal Vice President or General Manager. Yang biasanya cuma se-level dibawah Direksi. Bayangkan, loan proposal yang sudah disetujui oleh seorang senior manager di Kantor Cabang, yang sudah diolah kembali, direview dan disetujui oleh sang general manager di Kantor Wilayahnya, sampai di Jakarta, kemudian direview ulang oleh seorang junior staffer di Kantor Pusat.

an, biasanya tidak ada masalah. Masalah baru muncul ketika suatu proyek, merupakan proyek bersama antar kementrian. Masalah akan semakin rumit, jika melibatkan beberapa kementrian yang dikoordinir oleh Menko yang berbeda. And the story doesn’t end here. Jika proyek melibatkan beberapa kementrian, dengan Menko yang berbeda-beda, kemudian melibatkan Pemerintah Provinsi dan Pemenintah Daerah Tingkat 2, “that’s is mission impossible”, demikian kata pak Kuntoro. That’s birokrasi at works. It takes for-ever to get the job done, if it ever gets done. Ini yang menyebabkan proyek SEA GAMES terancam mundur. Ini yang menyebabkan anggaran selalu tidak terpakai, dan di-drop kebut-kebutan di akhir periode. Ini yang menyebabkan jalanan tidak pernah beres-beres, dibongkar, diperbaiki, dibongkar lagi. Satu prinsip management basic lainnya adalah bahwa dalam satu kapal hanya ada boleh satu nakhoda. Ketika saya bekerja dulu, di BCA adala Kepala Cabang dan ada Wakil Kepala Cabang. Yang tugasnya kemudian mirip-mirip. Kewenangannya “beti”. Beda tipis. Berdasarkan pengalaman saya, hampir selalu terjadi dispute antara Kepala Cabang dengan Wakil Kepala Cabang. Berebut pengaruh. Bersaing. To make it worse, masing-masing membuat pasukan masing-masing. Jika kepala pasukannya masih saling bertegur sapa dan makan siang bareng, anak buahnya dilapangan sudah bergesekan. Jika bos 1 dan bos 2 sudah tidak bertegur sapa, dan semakin jarang makan siang bareng, pasukannya sudah saling "bunuh". Hampir semua Pemimpin Daerah kemudian akan bersaing dengan wakilnya. Gubernur akan bersaing dengan Wakil Gubernur. Pak Bupati berebut pengaruh dengan pak Wakil Bupati. Dan kini, pak SBY membuat satu layer organisasi lagi di sekian banyak kementerian. Another layer of birokrasi. Dan kini, pak SBY mengangkat semakin banyak wakil menteri. Menambah potensi problem lagi.

Jika anda bisa merefer kepada pengalaman ini, anda bisa memaklumi mengapa it takes for-ever-to get to decision, if there ever any decisions. Proses pengambilan keputusannya, dengan diatas namakan control, risk management, four eyes principles, menjadi bulet tidak karuan. That’s birokrasi at works.

Justifikasinya adalah wakil menteri adalah professional yang mumpuni di bidangnya untuk menambal kekurangan teknis para menteri (yang berasal dari partai politik, sehingga professional skill dan teknisnya diragukan. Jadi dari kacamata ilmu manajemen, management error number 1, is not to pick the right guy. Dan kemudian di-ikuti dengan management error number 2, yaitu mencipakan layer organisasi yang tidak perlu. Management error no.3 adalah dengan menciptakan potensi konflik dengan posisi wakil menteri yang kejepit diantara sang Menteri dan para Dirjen. Kata orang, leaders do the right things. And the manager do the things right.

Organisasi yang besar membutuhkan pendelegasian kewenangan. Separation of Powers. Supaya kewenangan dan fungsi tidak numpuk di satu orang. Maka dibuat-lah divisi-divisi, bagianbagian, seksi-seksi, sub-seksi dan seterusnya. Saya pernah menghadiri presentasinya pak Kuntoro Mangkusubroto, dari unit UKP4. Beliau mengatakan jika proyek dihandle oleh satu kementri-

Seorang pemimpin memilih melakukan hal-hal yang benar, kemudian dieksekusi oleh para pembantunya, supaya hal-hal yang benar tadi dilakukan secara benar. Do the right things, right. Reshuffle Kabinet dengan mengangkat begitu banyak Wakil Menteri, menurut saya dari kacamata ilmu manajemen adalah do the wrong things, wrong. Mudah-mudahan saya salah. Saya kan cuma pengusaha kecil yang sedang belajar manajemen buat menjalankan bisnis saya, bukan politikus.

- Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

49


Sneak Peak

C

hristmas & New Year, merupakan dua momen yang paling hangat bagi berkumpulnya keluarga setelah setahun penuh padat beraktivitas. Pekerja entretainment pun berupaya menyuguhkan serangkaian hiburan menarik, tiga diantaranya yang telah selesai diproduksi merupakan film animasi yang rasanya sayang untuk dilewatkan. Yakni Arthur 3, The Smurf dan The Adventures of Tintin: The Secret of the Unicorn.

Film animasi Arthur 3, merupakan seri ketiga dari dua sekuel sebelumnya yang bercerita tentang seorang pria bernama Arthur dan terjebak dalam tubuh kecil Minimoy, mahluk kecil yang hidup dibawah tanah dan harus melawan Maltazard. Diseri pertama dan kedua, diceritakan Arthur yang masuk kedalam tubuh kecil bangsa minimoy berhasil mengalahkan Maltazard didunia mereka. Namun diseri ketiga ini, justru Maltazard-lah yang keluar kedunia manusia untuk membalas dendam dan mengerahkan pasukan raksasa. Film animasi lainnya adalah the Smurf, cerita para mahluk kecil berwarna biru ini sebelumnya sudah hadir lewat bentuk komik dan menjadi idola remaja diera tahun 90an. Kali ini diangkat kelayar lebar, berkisah tentang ketentraman di desa Smurf yang terusik dengan kehadiran musuh bebuyutan mereka, Gargamel dan kucingnya. Para Smurft yang ketakutan memutuskan untuk pergi dari desa dan melanggar pantangan yang melarang mereka memasuki sebuah gua yang berada di desa itu. Setelah melewati gua, para smurf justru muncul dikota New York dan tidak tahu jalan untuk kembali ke desa mereka, untung saja di kota tersebut para Smurf yang terlantar mendapatkan perlindungan di rumah pasangan Patrick Winslow. Dan sama seperti the Smurf, film Animasi lainnya adalah Tintin: The Secret of the Unicorn. Bagi Anda yang lahir pada periode tahun 70-80-an, pasti tidak asing dengan petualangan fiksi seorang reporter muda bernama Tin tin. Tokoh yang kemudian menjadi idola kebanyakan anak-anak saat itu awalnya 50

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1

hadir dalam komik berseri yang sangat digemari. Yang oleh Steven Spielberg, sutradara tenar yang berhasil membuat film-film spektaktuler seperti Jurasic Park, kisah Tin Tin diangkat dalam layar lebar dengan judul The Adventures Of Tintin : The Secrets Of The Unicorn. Yang ceritanya diadaptasi dari 3 komik Tintin terpopuler seperti : The Crab with the Golden Claws, The Secret of the Unicorn and Red Rackham's Treasure. Spielberg tidak sendiri, dia ditemani oleh Peter Jackson yang sebelumnya sukses dengan trilogi Lord of The Ring dimana seri terakhinya berhasil menggondol 11 Oscar. Menawarkan cerita ketika Tintin bersama kapten Haddock tengah mengarungi lautan untuk mencari harta karun. Namun terganggu dengan kemunculan Red Rackham bersama tentara hantunya, menjadikan Tin Tin memulai petualangannya untuk menghalangi upaya Rackham menguasai dunia. Film ini dibalut dalam bentuk animasi 3D, dengan tampilan gambar yang sangat halus dan menjanjikan. Selain filmnya, Ubisoft Montpellier perusahaan game software bekerjasama dengan Paramount Digital Entertainment meluncurkan versi gamenya. Yang akan mengisahkan petualangan tokoh Tintin beserta anjingnya Snowy ke berbagai lokasi dan harus memecahkan berbagai kasus yang menghadangnya. Ketiga film animasi ini rasanya tepat sebagai film penutup tahun yang layak untuk ditunggu.


- Vo l. 2 3 Nov- D e c 2011

51


52

- Vol. 23 Nov - D e c 2 0 1 1

Money&I ed 23  

Money&I ed 23

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you