Page 1

UPCOMING (DESEMBER) 5-6 PKTI Pelatihan Karya Tulis Ilmiah @ Teather C CP: Deden 0857 8548 0233

6&13 FKA Fasilitator Kakak Asuh @ Keputih Kampung Tinja CP: Putrissa 085 682 093 23

7 TOEFL Preparation Better English for Better Future 08:00 WITS @ AJ 102 CP: Nanda 089 624 054 357

9-10 Talkshow Talkshow Bidang Studi Senin 13:30 Selasa 15:00 WITS @ AJ 101-102 CP: Isti 081 934 916 423

VOIP

P I O V VICTORYPRESS

Edisi #15 | Desember 2013

Kirimkan komentar dan saran anda seputar buletin ke nomor berikut ini: 0857 3277 3990 Bima 0878 5173 8188 Theo

Articles at WEB Full hima.ee.its.ac.id Like us

facebook.com/himatektro

Follow us

twitter.com/himatektro_ITS

Join us in Maillist milis.himatektro-its.org

Subscribe

youtube.com/himatektroits

12 Safari Panti Ikhlas Berbagi Ikhlas Memberi 15:00 WITS @ Jurusan Teknik Elektro ITS open for public

14-16 SPS 108 Syukuran Pelepasan Sarjana ke 108 saksikan pelepasan kader-kader terbaik elektro yang akan mengharumkan nama almamater

BAKTI-E

Tim Redaksi : Pimpinan Redaksi : Bima Bramantiya P Penanggung Jawab : M. Afthon Reporter : M. Fajar Rinaldi Monica Regina E. Moh. Aziz Aditya Rifa Editor : Nungki Dian Hanif Fermanda Desain : Theo Wiranadi Diaz Ficry Arfianto David Cesar

!

Anda kritis dan proaktif? Ingin suara anda didengar? Jadilah KONTRIBUTOR VoiP Kirim artikel orisinil anda ke: himatektro_its@yahoo.com dengan subject Judul Artikel_VoiP gratis & terbuka untuk umum. CP : 0857 3277 3990 (Bima)

1 Desember 2013, diadakan kegiatan Bakti-e oleh Mahasiswa Baru Teknik Elektro dan TMJ ITS 2013. Kegiatan ini ditanggapi dengan antusisas dari teman-teman Mahasiswa Baru dan terlihat beberapa warga Elektro dengan senang hati membantu berlangsungnya kegiatan ini. Kegiatan Bakti-e ini diawali dengan Senam pagi pukul 07.00 WIB di depan Elbud dengan mengundang instruktur senam dari luar. Terlihat halam depan Elbud cukup penuh dengan Mahasiswa yang cukup antusias menjalankan kegiatan ini. Kegiatan dilanjutkan dengan bersih-bersih Teknik Elektro beberapa spot diantaranya: gazebo, DPR, belakang parkiran sepeda motor, lapangan voli, dan spot-spot lainnya hingga pinggiran danau dekat gazebo pun dibersihkan dari ranting-ranting.Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan lomba makan mie setan dan lomba PES 2013.Beberapa mahasiswa baru juga terlihat duduk di plasa sambil bermain musik bersama warga. Diikuti oleh 24 tim, lomba makan mie setan cukup meriah karena semua peserta terlihat tidak kuat dengan rasa pedasnya. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan Ishoma dan diakhiri dengan makan bersama.(HF)


SKO FKM UNAIR FKM UNAIR, 21 November 2013, HIMATEKTRO-ITS mengadakan kunjungan ke Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (BEM FKM UNAIR), untuk bersama-sama melakukan studi komparasi ORMAWA. Acara dimulai sekitar pukul 16.30WIB dan berakhir pukul 18.30 WIB. Acara dimulai dengan kata-kata sambutan dari masing-masing ketua ORMAWA, dilanjutkan dengan pemaparan struktur dan program-program kerja organisasi dari BEM FKM UNAIR, dilanjutkan dengan pengajuan pertanyaan-pertanyaan dari pihak HIMATEKTRO dan selanjutnya dari pihak BEM FKM UNAIR. Acara Studi Komparasi Ormawa (SKO) diakhiri dengan penyerahan cinderamata dari kedua pihak dan pengambilan foto bersama di tempat pertemuan. Cukup berbeda dengan HIMATEKTRO, BEM FKM UA memiliki dua jenis departemen: departemen khusus dan departemen umum.BEM FKM UA memiliki enam departemen umum yang terdiri dari lima departemen inisiasi dari BEM FKM UA yang membawahkan dua divisi tiap departemen, dan satu departemen yang merupakan ikatan organisasi mahasiswa sejenis: Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (dinamai POKJA ISMKMI). Enam departemen yang terdapat pada struktur organisasi BEM FKM UA ini antara lain: KOMINFO (Komunikasi dan Informasi), SOSMA (Sosial Masyarakat), SENOR (Seni dan Olah Raga), SLIM (Studi Keilmuan dan Keilmiahan Mahasiswa), PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia), dan POKJA ISMKMI. Ada pula departemen-departemen khusus: DAI, DKK, dan HIMA K3. Selain departemen dan divisi, BEM FKM UA memiliki badan sub organisasi komunitas: D’ SAVIOUR, ILM, JOPH, dan T-BONE. (DC)

ERM - SNSD

(23/11) Departemen Pengabdian Masyarakat Himatektro ITS melaksanakan program ESR (Electrical Social Responsibility). Kegiatan gabungan dengan Teknik Mesin dan Teknik Sipil ini dinamako SNSD (Sepuluh Nopember Social Development). ESR adalah Applikasi elektro teknik berbentuk pembangkit listrik mini bertenaga mikrohidro untuk membantu tenaga listrik di desa-desa. Tempat sasaran kegiatan kali ini berada di Desa Gumeng, Mojokerto.(HF/TW)

RAKERWIL X FKHMEI Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) X diadakan di AJ 101-102 JTE FTI ITS pada hari Minggu, 24 November pukul 09:00 WIB. RAKERWIL X FKHMEI kali ini dihadiri perwakilan-perwakilan dari 8 Himpunan Mahasiswa Elektro (HME) wilayah sepuluh, yakni ITS, UHT, UBHARA, UWIKA, UBAYA, UNESA, PENS, UNMUH Sidoarjo, dan UNTAG. Rapat ini diadakan untuk menentukan susunan kepengurusan FKHMEI Wilayah X periode ini dan arahan kerja tiap-tiap departemennya. Rapat kerja dimulai dengan pembinaan, dilanjutkan dengan pembahasan tiap departemen dan anggotanya, lalu pembahasan proker tiap departemen. Rapat yang berlangsung lancar dan proaktif tersebut berakhir pada 14:00 WIB.(DC/TW)

PROFIL

Beberapa saat yang lalu Departemen Kominfo dan Ristek HIMATEKTRO berkesempatan mewawancarai Priyo Edy Wibowo, mahasiswa elektro ITS yang telah membawa nama besar almamater dalam Schneider Electric: Go Green in the City. Go Green Schneider adalah sebuah lomba dimana mahasiswa ditantang untuk membuat karya berupa gagasan penghematan atau pengefisiensian penggunaan energi. Mas Priyo dan timnya dalam kompetisi yang lalu mempunyai gagasan Puskesmas Apung dengan menggunakan tenaga surya atau solar sel. Mas Priyo menjelaskan, puskesmas apung ini dibuat dengan tujuan mengurangi biaya transportasi penggunaan bahan bakar ke rumah sakit. Aplikasinya, sungai di Kalimantan dapa dijadikan media karena panjang sungainya dapat menghubungkan antar provinsi, dan biaya bahan bakar di Kalimantan relatif mahal dibanding dengan harga di pulau Jawa. Sebelumnya konsep Puskesmas apung memang sudah ada, namun gagasan ini berbeda dari yang sebelum-sebelumnya karena penggunaan sel solar, sehingga bahan bakar yang digunakan bukan lagi bensin. “Dari konsep ini dapat dihemat 300 hingga 500 juta rupiah per tahunnya terkait biaya operasional puskesmas apung saat ini.” tuturnya. Berbekal dari gagasan tersebut, Mas Priyo dkk berhasil mendapatkan juara 2 nasional. Mereka lantas mewakili Indonesia di kancah Asia Tenggara dan meraih juara 3. Hingga akhirnya dikirim ke Paris dan menjadi 25 besar di kancah internasional. Bukan hanya itu, gagasan ini diwujudkan oleh pihak Schneider, dan rekan tim Mas Priyo, Mbak Mita (2009) dan Mas Faizal (2009) dipanggil oleh Schneider untuk bekerja langsung di sana. Oleh karena itu Mas Priyo berpesan agar mahasiswa aktif mencari prestasi. “Mahasiswa jangan hanya kuliah, kalau ada lombalomba silahkan diikuti karena banyak ilmu dan pengalaman dan manfaat lebih.” pungkasnya. (HF/TW)


Voip bulletin #15 edisi desember 2013  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you