Issuu on Google+

a si lu da an

O

Bersama Menuju Kesalihan Pribadi dan Sosial

moKMT present

DAY

Ganti Vdengan Hijab

14 Februari memang biasanya identik dengan perayaan V-day atau Valentine day yang dimaknai sebagai hari kasih sayang. Katanya sih, mengenang kematian santo Valentinus yang gugur sebagai martir (mati karena memperjuangkan cinta). Dari sini saja kita bisa tahu bila budaya V-day ini sebenarnya bukan dari umat Islam dan bisa mengarah pada tasyabuh yakni meniru-niru o r a n g k a f i r . Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka”.(HR Abu Dawud) Biasanya budaya ini diwujudkan dengan ajang bagi-bagi coklat, kado dan hadiah. Lantas kasih sayang seperti apa yang dipraktekkan di peringatan ini? Setuju atau tidak pada kenyataannya lebih mengarah pada kasih sayang antar pasangan. Dan yang menjadi masalah kebanyakan pasangan tersebut belum 'resmi', belum menikah atau bisa dikatakan berpacaran. Bersambung ke halaman 2kolom I Hari valentine tentu sudah bukan menjadi hal yang tabu di kalangan masyarakat di dunia khususnya para remaja. Hari kasih sayang atau Valentine Days ini, biasanya dirayakan satu kali setahun, tepatnya pada tanggal 14 Februari. Tahukah kamu kalau hari valentine dilarang dalam agama Islam? Menurut sejarahnya, hari valentine merupakan hari peringatan k e m a t i a n S a n t o Va l e n t i n u s . D e m i m e n g a g u n g k a n S t . Va l e n t i n e , p a r a pengikutnya memperingati setiap tanggal 14 Februari sebagai upacara keagamaan. Tetapi sejak abad ke 16 M, upacara keagamaan itu

Hanya ilustrasi penulis http://www.antarafoto.com/peristiwa/v1202894693/tolak-valentine

DAY DAY Valentine DAY DAY VS DAYDAY Hijab

FORDISTEK

mulai dilupakan dan berganti menjadi upacara kasih sayang bangsa Romawi yang disebut supercalis dan diperingati setiap tanggal 15 Februari. Nah, setelah bangsa Romawi masuk ke agama Nasrani (Kristen), peringatan supercalis kembali dikaitkan dengan kematian St.Valentine dan upacara kematian St.Valentine itu sebagai hari kasih sayang. Dengan merayakan hari valentine,sama saja kita memperingati hari kematian orang kafir.

Jika FORDISTEK beberapa waktu lalu membahas mengenai isu “Rohis = Teroris” maka FORDISTEK kali ini bertemakan “X-factor Menutup Aurat?” sekaligus launching gerakan menutup aurat. Acara ini menghadirkan beberapa pembicara yang memukau. Dari mahasiswa berprestasi, entrepeneur, bahkan suporter. Sehingga diskusi yang berlangsung tidak hanya dalam prespektif seorang yang mengerti agama, tapi dari beberapa kategori mahasiswa yang cukup mewakili semua argumen.

Bersambung ke halaman 7 kolom II

Bersambung ke halaman 2 kolom I

1 kmt.ft.ugm.ac.id

m o

KMT

p r e s e n t


Topik Utama Ganti Vdengan Hijab

DAY

F E B R U A R I

2013

ANDALUSIA

FORDISTEK

Oleh : Nouval Padahal pacaran sendiri jelas-jelas bertentangan dengan syariat dan banyak mudharatnya. Valentine day menjadi momen bagi kawula muda untuk menyatakan serta mengekspresikan kecintaannya pada pasangan (yang belum 'halal'). Hingga ujung-ujungnya maksiat lah yang marak terjadi di perayaan-perayaan ini. Inilah yang menjadi kekhawatiran tersendiri bagi umat Islam di seluruh dunia. Hingga pada akhirnya munculah gerakan World Hijab Day (hari hijab sedunia) guna mengcounter budaya V-Day dan sekaligus mempromosikan hijab ke masyarakat dunia. Hijab selama ini masih dianggap sebelah mata oleh masyarakat dunia, terutama oleh mereka yang islamophobia yang menghubungkan hijab dengan terorisme. Selain mengcounter V-day gerakan ini sekaligus mencoba menghapuskan deskriminasi terhadap muslimah berhijab yang selama ini dilakukan. Juga untuk menunjukkan pada masyarakat dunia bahwa berhijab bukanlah suatu bentuk pelanggaran terhadap hak asasi seorang wanita. Namun berhijab justru suatu kebanggaan bagi muslimah dan ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan terorisme. Di New York gerakan ini dicetuskan oleh seorang muslimah bernama Nazma Khan. Gerakannya bertujuan untuk menganjurkan sebanyak mungkin wanita untuk mencoba berhijab (baik muslim maupun non muslim). Cara terbaik untuk memberitahukan bahwa hijab bukan suatu yang memberatkan adalah dengan membiarkan mereka mencobanya sendiri, ujar Khan. Gerakan yang semula dipromosikan lewat internet ini pun mendapat respon positif dari berbagai penjuru dunia. Bahkan banyak non-muslim yang turut berpartisipasi mencoba memakai hijab untuk beberapa hari sebagai respon terhadap gerakan Hijab day ini.Jess Rhodes, non-muslim dari Norwich memutuskan

untuk mengenakan hijab selama sebulan setelah mengetahui even ini dari internet. Dan inilah yang kemudian membuatnya tertarik mempelajari Qur'an dan kini telah bersyahadat dan menjadi seorang muallaf. Allahu Akbar! Gema hijab day pun terus menyebar ke penjuru dunia. Muslim Pakistan mengkampanyekan 14 Februari sebagai hari hijab internasional guna mengcounter budaya Valentine yang dianggap tidak sesuai dengan Islam. Di Indonesia sendiri kampanya 14 Februari sebagai hari menutup aurat Internasional dilakukan di berbagai wilayah. Aksinya beragam, bisa dalam bentuk membuat spanduk, turun ke jalan-jalan, membagikan jilbab, sticker maupun sosialisasi wajibnya berhijab bagi setiap muslimah. Di Jakarta, aksi damai Gerakan Menutup Aurat yang dipelopori Teachers Working Group (TWG) ini diikuti oleh beberapa komunitas seperti ITJ (Indonesia Tanpa JIL), Hijabers Community, Hijabographic, FSLDK se Jabodetabek. Selain di Jakarta aksi serupa juga diadakan di berbagai wilayah seperti di Bandung, Tangerang, Palembang, Sibolga, Bali, dan masih banyak lagi, hampir di setiap daerah di Indonesia bahkan hingga ke Malaysia. So, buat kamu sobat muslim semua mulai detik ini ganti budaya V-day dengan Hijab day!! Mudah-mudahan makin banyak yang dapat hidayah dan makin banyak yang mau menutup auratnya ^^ .

F o r u m D i s k u s i Te k n i k (FORDISTEK) Sore kali ini (14-02-2013), ada suasana yang berbeda di mustek. Atmosfer “panas� seakan menyelimuti mushola paling laris di fakultas teknik ini. Bagaimana tidak? Acara rutin KMT yang menjadi program kerja Bidang Syiar sedang digelar di mustek. FORDISTEK namanya, alias Forum Diskusi Teknik. FORDISTEK ini adalah program kerja bulanan Bidang Syiar yang selalu ramai pengunjung. Ketua pelaksana acara ini adalah Rendi Widya, Teknik Kimia '11, yang juga sedang diamanahi sebagai ketua bidang syiar tersebut. Namun yang membuat berbeda kali ini adalah diadakan di mustek, yang biasanya diadakan di KPFT (Kantor Pusat Fakultas Teknik) dengan pembicara yang luar biasa. Di awal, acara dibawakan oleh sang MC, Wilnanda Agung, Teknik Nuklir '12 dan dibacakannya ayat suci Al-Qur'an oleh Kiki Mandagi, Teknik Industri '12. Lalu acara diserahkan kepada sang moderator. Moderatornya pun bukan orang main-main. Dialah Rezha, Teknik Fisika '10, yang kini juga diamanahi sebagai mas'ul-nya Cendekia Teknika atau yang biasa disebut Presiden. Diskusi pun dibuka dengan dipanggilnya para pembicara satu-persatu dengan penyampaian statement pembuka oleh masing-masing pembicara. Dari pembicara pertama, Reza Bakhtiar, dari kategori anak supporteran, yang juga menjadi ketua angkatan TETI '10 kemudian Rabbani Alfan, dari kategori entrepreneur, yang tahun lalu menjabat sebagai ketua EEC (Enginering Entrepreneur Center) dan pembicara ketiga, Lani'ah, dari kategori mahasiswa berprestasi yang juga merupakan penerima BeastudiEtos.

2 kmt.ft.ugm.ac.id

m o

KMT

p r e s e n t


F E B R U A R I

2013

Zona Akhwat

ANDALUSIA

Tentang Hijab Hanya ilustrasi penuis Reza Bakhtiar berpandangan bahwa aurat itu sangat perlu ditutup, karena memang sudah ada dalilnya. Ia pun juga mengeluarkan beberapa dalil yang membuat penonton terpana karena memang tidak pernah menyangka sama sekali. Selain itu, Mahasiswa Teknik Elektro '10 ini menyampaikan argumennya dengan sangat kocak dan ia juga menyatakan bahwa ia sangat-sangat mendukung gerakan menutup aurat ini. Lain halnya dengan Rabbani Alfan, ia sangat “tidak setuju” dengan gerakan menutup aurat ini, “kenapa nggak setiap hari gitu”, ungkapnya sambil bercanda. Mantan ketua bidang Kajian Syiar (sekarang bidang Syiar) dua tahun lalu ini, juga menyampaikan urgensi-urgensi menutup aurat dan meyakinkan audience untuk menjadi “agen jilbab”, bukan sebagai penjual atau reseller jilbab, namun adalah orang-orang yang senantiasa mengingatkan orang lain untuk menutup aurat. Lani'ah pun juga tak kalah hebat dalam penyampaian argumennya terhadap gerakan menutup aurat ini. Ia mengutarakan bahwa untuk melakukan gerakan perubahan, lingkungan akan sangat mempengaruhi. Selain itu, memberi contoh dan pemahaman adalah yang terpenting, bukan menyuruh. “Kita pun juga bisa mengajak lewat social media” tambahnya. FORDISTEK kali ini terbilang cukup sukses. Karena memang massa yang tertarik untuk berpartisipasi sangat banyak dan audience tampak antusias sekali. Hanya sayangnya, audience yang datang bisa dibilang orang itu-itu saja. Hal itu bukan berarti FORDISTEK kali ini salah sasaran atau gagal menarik terget da'wah. Namun, bisa dikatakan bahwa FORDISTEK kali ini adalah sarana konsolidasi para “agen jilbab” untuk tidak berhenti berda'wah dan menyampaikan bahwa menutup aurat itu perlu dan wajib.

A : menutup aurat adalah wajib B : aku belum siap menutup aurat A : di dalam Qur'an tidak ada perintahnya menunggu siap jika menutup aurat B : aku ingin menjilbabkan hati dulu , baru kepalaku A : itu juga tidak ada perintahnya di Qur'an, yang ada wajib menutup aurat, salah satunya kepalamu, kalau hatimu di tutup, bagaimana hidayah mau masuk ??? B : memakai jilbab itu kuno...jadul...ga gaul A : coba liat zaman prasejarah ...apakah mereka memakai baju, mereka bertahap menutupi badannya, mana yang kuno ??? kita kan hidup di jaman modern banyak cara kok untuk tampil gaul A : ah ! makai jilbab bikin susah jodoh B : siapa bilang ? justru yang di dapatkan adalah pria yang tahu agama, karena pria shaleh tau mana yang dia pilih B : memakai jilbab dan menutup aurat tuh panas,gerah.... A : jika sudah bebas panas dunia ,maka tidak akan bebas panas akherat yang berkali lipat panasnya B : memakai jilab susah cari kerja A : siapa bilang ? sudah banyak kok pekerja muslimah yang menutup auratnya tetapi bisa bekerja B : tapi kan menutup aurat ga menjamin masuk surga A : yang menutup aurat saja belum tentu masuk surga , gimana yang ngga ??? B : percuma lah menutup aurat kalau masih dengki dan " busuk" hatinya A : tidak kata percuma jika menutup aurat, paling tidak kita sudah terhindar dari dari dosa, dan banyak kelebihan yang bisa di buktikan secara alamiah B : tapi akhlakku belum baik A : jika belum di coba, ga akan berubah menjadi baik B : jadi menutup aurat wajib ya ?? A : ya iya , wajib , ga ada tawar menawar lagi B : bagaimana kalau ada yang bilang ini hanya topeng ??? A : jangankan hiraukan , itu hanya ujian untuk kita agar berbuat dosa lagi B : aku ga tau cara memakainya A : tutuplah semua tubuhmu, tidak membentuk tubuh sama sekali, tidak tipis menerawang, tidak ada rambut yang mengintip, tidak menyerupai pakaian laki laki, tidak berdandan seperti orang orang kafir B : oke deh kalau begitu aku menutup auratku sekarang A : alhamdulillah ^_^

3 kmt.ft.ugm.ac.id

m o

KMT

p r e s e n t


Komik

F E B R U A R I

2013

ANDALUSIA

jilbab komiknya

KMT

4 kmt.ft.ugm.ac.id

m o

KMT

p r e s e n t


F E B R U A R I

Zona Akhwat

2013

ANDALUSIA

Ali melamarnya. Diceritakan Ku Hapus Namamu dengan Nama-Nya bahwahinggabegitu pintarnya Fatimah

Oleh : Anis

Apa sih yang ada di pikiran kamu kalau mendengar kata cinta? Teringat halhal galau atau teringat seseorang? Apalagi kalau ditambah backsound lagu-lagu galau. Eew..

Hanya ilustrasi penuis http://fc04.deviantart.net/fs70/f/2011/010/8/1/i_lov e_allah_by_thedarkmoon89-d36vd2m.jpg

Sebagian dari kita pasti pernah merasakan yang namanya cinta atau suka pada seseorang. Kalau mau makan keinget dia. kalau mau belajar teringat dia, mau tidur juga ingat dia. Pikiran kita dipenuhi oleh sosoknya deh. Akhirnya kita jadi nggak fokus, berteman sama galau, atau pekerjaan yang harusnya bisa selesai dalam satu waktu malah nggak selesai-selesai. Ckckck, mengganggu banget nggak sih? "Kamu itu siapa sih beraniberaninya muncul dipikiranku?" gertak mbak Asa dahulu ke dirinya sendiri ketika ada seseorang yang sering sliwar-sliwer dipikirannya. Siang itu, Jumat 15 Februari 2013, Asa Gupita Lizadi atau biasa dipanggil mbak Asa, berhasil membuka hati akhwat teknik yang menghadiri Nongkrong Bareng Cewek Teknik (NBCT) di Rumah Aceh, Jurusan Teknik Arsitektur dan Perencanaan. Pada kesempatan itu dengan tema "Ku hapus namamu dengan nama-Nya", mbak Asa menjelaskan tentang tiga macam cinta dalam Islam yaitu mencintai Allah dan Rasul-Nya, mencintai sesuatu karena

Allah, dan mencintai seseorang sama atau lebih dari cinta kita kepada Allah. Jenis Cinta yang pertama dicontohkan oleh sahabat-sahabat Rasulullah dimana mereka begitu mencintai Allah dan Rasul-Nya. Bukti cinta kepada Allah ini seperti yang dituangkan dalam Qur'an Surah Ali Imran ayat 31 yang artinya: Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Cinta yang kedua adalah rasa cinta yang kita terapkan dikeseharian kita sebagai manusia, khususnya hamba Allah. Contohnya kita mencintai orang tua, saudara, dan sahabat karena Allah. "Bukan karena teman kita itu cantik, kaya, atau suka mentlaktir," tambah mahasiswi Prodi Sastra Indonesia UGM angkatan 2009 ini. Cinta yang ketiga adalah cinta yang dilarang. Sebab nanti pada akhirnya bisa menyebabkan syirik. Nggak mau kan ada seseorang yang tiba-tiba membuat kita menomorduakan Allah dalam pikiran kita? Naudzubillah, ukhti… Konon mbak Asa dan teman-temannya pernah mengelompokkan muslimah yang sedang jatuh cinta menjadi dua tipe yaitu tipe Khadijah dan tipe Fatimah. Perempuan dengan tipe Khadijah akan terus memperjuangkan cintanya seperti Siti Khadijah dulu ketika mencintai Rasulullah. Sehingga beliau mengirimkan utusan untuk mengutarakan isi hatinya bahwa ia mencintai Rasulullah dan berniat melamarnya. Ternyata Rasulullah juga memiliki perasaan yang sama kepada Siti Khadijah dan gayung pun bersambut. "Perempuan dengan tipe ini tergolong perempuan yang pemberani. Mereka memegang prinsip, kita tidak akan tahu sebelum mencoba" ujarnya. Muslimah dengan tipe Fatimah akan terus menyembunyikan bahkan membunuh perasaan cintanya, seperti cinta Fatimah terhadap Ali yang ia sembunyikan sejak kecil

menyembunyikan cintanya kepada Ali, sampai setan pun tidak tahu perasaan itu ada dalam diri Fatimah. Subhanallah.. Kalau bicara tentang cinta, ada kaitannya dengan jodoh. Jodoh itu seperti pantulan cermin dari diri kita dan sudah ditentukan Allah sejak kita lahir. “Jika kita menata hati kita, pribadi kita, menyibukkan diri dengan kajian, silaturahmi, atau kegiatan sosial, insyaAllah jodoh kita juga memperjuangkan hal yang sama,” tambahnya. Bagi yang pernah merasakan cinta pada seseorang, beberapa mungkin juga pernah merasakan yang namanya patah hati. Kalau sedang patah hati, rasanya semua hal jadi nggak enak. Makan susah, tidur pun tak nyenyak. “Kalau lagi patah hati berkumpullah dengan orang-orang sholihah, terapkan rumus Tombo Ati, dan bermainlah dengan anak kecil. Nikmatin perasaan sakit itu. Nggak semua orang pernah ngerasain lho. Jadikan momen patah hati itu sebagai pengalaman. Jadi kalau ada teman kamu yang patah hati bisa dinasehatin dengan pengalaman kamu saat patah hati dulu,” imbuh mbak Asa. Diakhir kajian, mbak Asa berpesan, “Tatalah hati kalian dan persiapkan diri sebelum lamaran itu datang. Apa yang diberikan Allah kepada kita itu adalah yang terbaik untuk kita.” InsyaAllah… Selain kajian tentang cinta, di NBCT perdana di tahun 2013 ini juga ada sesi bagi-bagi pin dan gantungan kunci dari panitia juga pengenalan kepengurusan baru di Forum Muslimah Teknik (FMT), penyelenggara acaranya ini. Asyik banget kan, dapet ilmu baru, wawasan baru, saudara baru, dan pin atau gantungan kunci baru lagi. Alhamdulillah. Sampai ketemu di NBCT selanjutnya yaaa, insyaAllah .

5 kmt.ft.ugm.ac.id

m o

KMT

p r e s e n t


F E B R U A R I

Tokoh

2013

ANDALUSIA

Dimanakah Al Mu'tashim Itu ? Oleh : HAR

Hanya ilustrasi penuis

6 kmt.ft.ugm.ac.id

m o

KMT

p r e s e n t


F E B R U A R I

Opini Valentine Day vs

2013

ANDALUSIA

Hijab Day? Oleh : Chalim

vs

7 kmt.ft.ugm.ac.id

m o

KMT

p r e s e n t


Kata Mereka

2013

Pertanyaan: 1)

Menurut anda, bagaimana acara :follow up gerakan menutup aurat (yg bernama “X Factor Aurat?”), tanggal 14 februari'013 kemarin?

2)

Apa tanggapan anda mengenai “Gerakan Menutup Aurat”?

Musofa Mulya (T.Elektro '010) 1)

2)

Waktunya terlalu singkat, jadi peserta kurang diberi

Iftor (Mas'ul KMT X6) 1)

ANDALUSIA

F E B R U A R I

??

Acara kemarin cukup menjadi gebrakan dan langkah yang baik

kesempatan untuk banyak menyampaikan pendapatnya.

dalam awal kepengurusan integritas KMT-SKI. Meskipun diluar

Esensinya udah cukup ngena, hanya saja lebih baik lagi bila

estimasi awal di KPFT dan pesertanya kurang diversitas, sisi baiknya

diskusinya ada 'skenario' pikir-nya, sehingga peserta

bisa menjadi media dakwah juga ke tokoh suporter. Mungkin kedepan

terbimbing untuk menarik sebuah kesimpulan terarah.

yang bekerja sebaiknya langsung jarsus, bukan ketua lembaga. Dan niat

Pertanyaan untuk pembicara diusahakan jangan dipukul rata

mulia dari acara tersebut tetap menggaung dengan follow up-follow up

, melainkan dibagi-bagi sesuai pembicara.

online dan keteladanan.

“Saya sepakat, semoga tidak sekedar gerakan sehari dan

2)

“Gerakan ini sangat tepat untuk mengatasi problem sekarang, kita

hilang begitu saja. Tanamkan pesan bahwa menutup aurat itu

berada pada kondisi miskin identitas dan cenderung menjadi pribadi

indah, sebagaimana islam itu indah. Kita mesti

yang tidak merdeka karena terjajah arus mode dari barat. Padahal,

membuktikan kepada semua pihak bahwa konsistensi kita

agama kita jelas menjunjung tinggi nilai dan makna selain itu kita juga

dalam memegang syariat Allah yg dalam hal ini menutup

perlu memperhatikan radikal sinar UV akhir-akhir ini. Dalam konteks

aurat, memberikan nilai tambah dalam diri kita, berupa

yahudi, orang yang menutup kepalanya dengan kerudung dianggap

ketenangan, keagungan, dll. Karena seorang muslim

sebagai bangsawan kelas atas, dan siti maryam sendiri kita tahu beliau

memang sudah sepatutnya menjadi beauty spot ditengah-

berhijab. Jadi gerakan ini sangat tepat sebagai upaya gerakan kembali ke

tengah masyarakat ^_^”

din yang kaffah.”

Lani'ah (T.Geodesi '010) 1)

Acaranya menarik, menginspirasi untuk perbaikan.

2)

“Sayang banget cuma ada 1 hari, sering-sering aja, malah tiap hari aja ^_^. Itu salah satu gerakan strategis untuk memperdekat jarak kita dengan Surga, terutama bagi kalangan Muslimah.”

contact us :

f Mo KMT UGM @MO_KMT ugm

an da

lu si a

t

moKMT present

8 kmt.ft.ugm.ac.id

m o

KMT

p r e s e n t


Koran Andalusia edisi Februari 2013