Page 1

EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

Ongkos Cetak Rp 10.000 ,- (Luar Kota + Ongkos Kirim)

Kapolsek Gembong:

Asumsi Warga Soal Pajak Kendaraan Naik Itu Salah

Kapolri Pimpin Pemusnahan Senpi di Mapolda Sumsel


2

OPINI

EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

Pantaskah Minta Prioritas di Tengah Kemacetan Penulis: Susno Duadji

~ Ketua Umum TP Sriwijaya ~ Ketua Pemantau Pengawas Pertanian Indonesia ~ Datuk Patani Sumsel ~ Penasehat Syarikat Dagang-SI

H

AMPIR semua ruas jalan di kotakota Indonesia pada jam-jam tertentu mengalami kemacetan , bahkan nyaris tak bergerak ; semua ingin dahulu, semua ingin cepat sampai di tempat tujuan, semua mempunyai kepentingan , akibatnya kemacetan terjadi , sepandai apapun Polisi lalu lintas tak akan mampu mengurai kemacetan dalam waktu sesaat. Penyebabnya adalah tidak imbangnya perbandingan antara panjang jalan dengan jumlah kendaraan bermotor, ditambah lagi pembangunan sarana dan prasarana lalu lintas tidak sebanding dengan pertambahan jumlah kendaraan, faktor prilaku dan masih belum memadai. disiplin kesadaran pengguna lalu lintas yang Di tengah kondisi lalu lintas yang memprihatinkan, ada banyak keanehan yang ditemui. Contohnya, jalanan macet nyaris kendaraan tak bergerak, ada saja kendaraan petugas atau vorider BOK REDAKSI MITRAPOL yang bunyikan sirine atau Diterbitkan dan dikelola oleh : klekson, pertanda minta priPT. BALADIKA BHAYANGKARA DIGJAYA oritas jalan, pertanda bahwa REDAKSI/ TATA USAHA : ada "pejabat" minta didahuJl. Pulo Harapan Indah No 12.A Cengkareng, Jakarta Barat lukan, pertanda bahwa rakyTelp. (021) 29030434 - 082113883387 at harus mengalah, pejabat Website : www.mitrapol.com gak boleh macet. Fenomena e-Mail : tabloid.mitrapol@yahoo.com - redaksi@mitrapol.com Rek BCA No : 5310378234 a.n Dadang Rachmat seperti di atas sering sekali kita temukan di jalanan yang PEMIMPIN PERUSAHAAN: Yuliana, SH sedang mengalami kemacetan. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB/DIREKTUR UTAMA : Dadang Rachmat Sehingga rakyat berpikir, apakah macet itu hanya unWAKIL PEMIMPIN REDAKSI : Giri Putra tuk rakyat? Pejabat apapun level nya gak boleh macet, WAKIL PEMIMPIN PERUSAHAAN : Samsudin Dayan

DEWAN REDAKSI : Dadang Rachmat, Giri Putra, Andrey, Zuliadi.

bahkan ada yang nyeletuk biarin aja didahulukan, karena bapak itu sudah kayak "jenazah" aja, sebab biasanya yang minta jalan diprioritaskan adalah ambulan bawak orang sakit atau jenazah. Protes dan keluhan rakyat melihat mobil aparat minta didahulukan, sedang rakyat dibiarkan terjebak di tengah kemacetan, kiranya hal ini bukanlah cerminan prilaku pejabat yang baik. Sebab konotasinya, aparat tak mau tau dengan persoalan rakyat, biar lu sengsara kena macet yang penting gue lancar. Prilaku yang demikian ini menyebabkan hilangnya respek rakyat kepada aparat,

LAYANAN KONSULTASI 021 8088 3938

REDAKTUR PELAKSANA : Andrey REDAKTUR : Shelli, Muhibuddin Wali

JAUHI NARKOBA!!!

SEKRETARIS REDAKSI : Endy Pamungkas LITBANG : Vera Ghagana, Moch. Mudini, Emillia. MARKETING : Fitri Wijayani, Andry Zb KONSULTAN HUKUM : Mintarno. SH, Mara NK Siregar SH, Eddy S. Sriyadi SH. SIRKULASI/DRIVER : Dede Jaelani, Supriyatna,Yahya., Angga P. ISTANA NEGARA : D. Karta Kusuma

MABES POLRI : Tri Wibowo

MABES TNI: Ali

STAF REDAKSI | Abdir Rahmansyah, Abdul Rauf, Abiden Hutabarat, Achmad Sugeng Santoso, Agung, Agus Wahyono, Albert Sutanto, Alex Saputra, Alexander George, Andika Suranta Tarigan, Andri Saputra, Ali Rachmat Salim, Ali Agus, Arif Ridwan, Aryadi Lukman, Asep Irawan, Asmarudin, Bayu Nugraha, Benny Setiawan, Bernad Fernando, Briyan Fernando,Dana, Darmansyah, Dedy Poster S, Dery Andi, Desrapoin Gulo, Djulianto, Iskandar, Demarius Halawa, Dwi Hadmoko, Ebet Hadi Satrio, Edy Koesworo, Elkana, Fajar Indah, Georgorius Michel, Hj. Ajijah, H. Tatang S, H. Usman, Hendra Gunawan, Hendri, Hermansyah, Hermawan, Humam Arifin, Ibrahim dt basa, Ibnu Hajar, Ijaludin, Ingrid Ismailian, Irvanus Okber Kimbal, Ismail, Jaenudin, Jamal SM, Jayana, Jordani Siahaan, Joyo, Juwoto Ryanto, Krisna, Liu Jono, M. Januar Surya Permana, M. Kosman, M. Ramli HR, Ma’mun Muhyidin, Misra MM, Mohamad Imron, Mohamad Yasin, Muhamad Wibowo, Nasiri, M Sofian, Muklis, Mulyono, Naga Saki, Nurul lailah, Oki Muharno, Racmad Santoso Djaya, R.A Gunawan, Rikky Rahardja, Rully Mustari, Saepul Azis, Sahat Ebet Sagala, Salwadi, Samaludin, Samriyanto, Sandro Ruben Aritonang, Saprudin Pwn, Sarju Saputro, Sawaludin Alamsyah, Selamet Riyadi, Soejoto, Sokim, Stephen, Sukemi, Sukino Adi Musthopa, Sunaryo,Sutarto, Supri, Suhanto Gunawan,Sugihanto Gunawan,Turpin Sihombing,Tohonan Leornardo, Wahyudi Efendi, Waluyo, Yaperius Gulo, Yayan Hediyana,Yanto, Yogi Saputra, Zainal Abdi, Didik S, Mansil, SH.,MH, Yoko Gunawan, Garry Bernard Nelson, Ade Suhendra, Suhatma, Yonas Alex Ibrahim, Sulaiman, Saleh Sabar Diman, Sutedja Budiman, Abu Sopyan Hermawan, Even Grefit, Alexander H Gerrits, Fernand Gerrits, Sugito Gunawan, Muhammad Ichsan S, Sulaiman, Antony, Mig Budi Hartono, Midan, A Ismail, Bambang S, Muhamad Haris, Rubel Warno Aritonang, Herman, Ferron Sidik, Susharwanto, Iqbal Romi Santo, Kikih Ageng Budi, Irman Suseno, Hendra Priyatno, Epansah, Harry Ferdinan, Naryo, M. Hadi Mansyur, Budi Santoso, Bejo Santoso, Frans Adolf Pondaag, OTH Herijanto, Syahludin, Pujo Santoso, Abet Nego Siahaan, Tugino, Untung Bejo Laksono, H Dede Arifin, Yonas Alex Ibrahim, Anita, M Rohani, Kimta, Nahriyadi, Antok Suprasongko, Herry Chandra, Pho Pin, Aldi Pangestu, Firmansyah, Irman Suseno, Mugi Rahayu, Liberto Marbun, Siti Fatimah, Romelih, Wiliam B Noya, A.A.N Nata Suta Laksana, Nursyamsu, Madina, Mardiansyah, Achmad Chandra, Jatmiko, Sugiman, Ronny Sutanto, Rinaldy Adya Putra, M Adya Laksana, Agus Surdiana, Indria Octavia Muaja, Benny Simin, Sarju, Sumarno.

katanya pelayan rakyat, kok minta prioritaskan. Lebih parah lagi bahwa prilaku aparat yang demikian ini menular sampai ke aparat di daerah, pada level aparat propinsi dan kabupaten/ kota, dan ada kalanya lebih galak lagi. Bayangkan ditengah jalan macet ada sirine atau klakson yang menguing, pertanda semua kendaraan harus minggir, bila perlu harus berhenti karena ada pejabat atau aparat mau lewat, beliau gak boleh terhalang macet! Menular lagi ke rombongan ibu-ibu aparat yang sedang pakai bus wisata, pakai nguing-nguing lagi, kembali rakyat harus mengalah.

Masih banyak lagi fenomina berlalu lintas yang menyedihkan , dan kalau keadaan seperti ini tidak segera ditertibkan dan di atur, maka dampaknya akan sangat menyakiti hati rakyat, perlu diatur. Misalnya, bahwa pejabat yang boleh dikawal vorider itu hanya Presiden dan Wakil Presiden. VIP Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan negara sahabat yang sedang melakukan kunjungan ke Indonesia. Yang wajib diberi prioritas, mobil pemadam kebakaran, ambulan yang sedang membawa pasien sakit atau jenazah, VIP Presiden dan tamu Negara. Bagaimana dengan pejabat di bawah Presiden dan Wakil Presiden? Sebaiknya jangan meminta diberi vorider, jangan meminta prioritas ditengah penderitaan rakyat yang terkana macet. Tak perlu divorider tak perlu dikawal, supaya tau bahwa rakyatnya menderita ditengah kemacetan, supaya ikut berpikir apa dan bagaimana solusi ngatasi masalah rakyat yang pejabat tau persis karena dia ikut rasakan. Sebagai bukti dan jaminan kepada touris asing dan kepada rakyat negeri sendiri bahwa negeri ini aman. Kalau pejabatnya dikawal nanti dikira pejabat atau aparatnya takut!!! Masak jadi aparat suka takut!! Semoga ada perubahan, bila ada pasti semua rakyat senang, kecuali aparat yang senang pamer kekuasaan atau jabatan. Semoga !

CONTACT CENTER 021 80880011 / 081221 675675

PERWAKILAN DAN BIRO PROVINSI ACEH : Abdul Manaf, Buckhori, Jamaliah, Manasir Yusa, Eli Tamara, Safdar S, Juliar Taufik, Faisal Kamaruddin, Firnalis PROVINSI SUMATERA UTARA : Sulaiman, M Ichsyan, Wesli P. Nadapdap, SS, Hermansyah, M Arifin Ardiansah Saragih, Ambara Nasution. BIRO LABUAN BATU & LABUSEL: Ramlan Manullang.,ST, Indra Julianus Simanjuntak, Suyono, Jekson Sihombing BIRO NIAS: Hatiaro Laia (Kaperwil) Yohanes S Waruwu, Safenia Gulo, A. Zendato, Hernirma Jaya Zega, Otolis Gea. Obalazi Zai. NIAS SELATAN : Tandronafaudu Laia. KOTA GUNUNG SITOLI : Ferry S Laoli, Ya’atulo Gea, Hendrik, Hinoki Gulo.BA NIAS BARAT : Fahasa Daeli. BIRO SIBOLGA : Nurhayati Siregar, Hot Manggontang, Sabar Tinambunan, Rintonius Simbolona. BIRO PALAS : Armansyah Siregar, Bonardo, Asrul Azis, M Jamil Hasibuan, MHD Irsan Daulay, Mahmud Pauzi Sitompul, M Sutan Hasibuan, Budi Abdulla Umar. PROVINSI SUMATERA SELATAN: Zainal Arifin, SH (Ketua Perwakilan), Busra Romi Wijaya (Wakaperwil), Adri, Rudi Martian, Aryandi, M.Effendi,S.Sos, Bambang Irawan, Arce, Jhonson, M.Riva’i, Edy Sediono, Mulyono, Aguscik, Arie Satria, Leki Pranata, A. Aziz, Leman.S, Drs.Hendra, Kasman, Juhairi, Arios.H, Fajri, Budi Noandri, Herry Eddy, Heru Adi Putranto, Dian Henandar, Muhammad Ali, M Anang Herly M.A., Zaibun, SH, M Ali, Dedy Suharyono, Hafish Safawi, Hari Apriyanto. BIRO PALEMBANG : Hadi (Ka Biro), Dendi, Dedy, Sandy Molie, Dedi Feryatno, Sepriyanto, Joni Salim, Joko Winarto,SH. BIRO PRABUMULIH : Salahuddin (Kabiro) BIRO MUBA : Ariyanto (Kabiro), Indrian JS, Samsul, Irwan, Herman Sawiran, Susdedi Hirawansyah, Edi Sucipto. BIRO MUARA ENIM: Salahuddin AK BIRO OKU : Alis Kelana (Kabiro) BIRO OKI: Baharuddin Ishak. BIRO OGAN ILIR: Burmansyah (Kabiro), M. Efriansyah, Abdul Gatmir. BIRO PALI : Salahudin BIRO MURATARA : Dahroni (kabiro), Aji Algozazi. PROVINSI KEP. RIAU : Jon Herry (Kaperwil), Bambang Irawan (Wakaperwil), Herli Elizar. TANJUNG BALAI KARIMUN/KEPRI : Theddy V Pasaribu PROVINSI RIAU: Aprinaldi, Arizal, David Prada Oktavianus, Agus Daniel, Amirudin, Zulkifli, Elendra, Riduan Sabam Sinaga, Marzuki. BIRO PEKAN BARU : Sastrawan Bangun (kabiro) PROVINSI JAMBI: Marzuki, Thoha, M Abdullah, Herman, Dahroni. SUMATERA BARAT: Novrizal Alam, Yulfatrial, Hafram Mainas, Siti Hudiah, Sultan M Natsir, Adek Petrip, Zurial, Efendi, Oki Ahmad Saputra. PROVINSI LAMPUNG : Zainal. SH, Ibrahim Sopyan, Ubay Abdullah, Sulaiman. PROVINSI BANTEN : BIRO KAB. PANDEGLANG : Yayan, Ahmad Fauzi, Johanda, Elianto Silaen. BIRO SERANG : Muhamad Sidik BIRO LEBAK : Aan Nuralamsyah , Anton Hermawan, Soleh, Usman, Muhamad Sidik, Agus Hidayat, Susharwanto. BIRO KOTA TANGERANG : Jusman Pangabean, Djannyanto Chudri, Arsyad, Edwar Sibarani, Nur Setyawan, Jaenal Purba, Sontang Siringoringo, Suliyanto, Iwan K. Halawa, Antoni Gultom, Dino Sidin, M Sukron, Reza Ruswandi. BIRO KAB.TANGERANG : Deden Sunandar SE, S.P Pangabean, Hendar Syaputra, Bambang Irawan, Hendar Saputra, Luber SItanggang. BIRO TANGERANG SELATAN : Ahmad Fauzi , Tri Wibowo, Agus Fauzi, Dencik MR. PROVINSI JAWA BARAT : Mudini, PH Sihombing, Asep Supriyanto, M Abdullah, U Rahmat, S. Dani, Asep Supriyanto, Yaya Sunarya, Delis S, Ade Nurdiansyah, Darpan Nainggolan, Adnan. BIRO KAB. BANDUNG : Cecep Supriyadi (Ka.Biro) Anang Ruswendi, Robinson Mukti, Dedeng Suherman, Asep Karyana, Iman Cahyana, Endang C, Agus S, Asep Iskandar. BIRO BANDUNG BARAT : Agusman, Tata Supriatna. BIRO GARUT : Abung Hermawan, Adnan, Aminudin, Endang Sumpena, Eman Suherman. BIRO SUKABUMI: Dadang Sukanda (kabiro), Suhanda Mulyana, Ihin Solihin, Dedi Rusmana, Iskandar Nairin, Devi Rustandi, ACM Barkah Faozi, Nurhani Dadi Kusnadi. BIRO KAB BOGOR: Wawan Kuswanto (Ka Biro), Mulyono asep supriyatmo, Iwan Suharma, Dimas AF Sulistio, Moch Amir Sodikin, Irvan Setiawan, Abdul Kodir , Arif Riyanto. Irvan Setiawan, Mujiyono A Sipriyatmo, Nana Anis, Umang Zulkarnaen, Idris Palar. BIRO DEPOK: H M Anwar Saiful, Elfachri. BIRO BEKASI : Mangadar Siahaan, Hamdani Siahaan, Nensiana Ratu, Hendra Sukarta, Neni Triyatna, Banggas, Dicky Machruzar, Adiansyah Ermawan. BIRO CIREBON : Darto S, Syahrul Anwar. BIRO INDRAMAYU : Afifudin, Asep Supriyadi, Soleh Akbar, Nuril Anwar Rimita. BIRO KARAWANG : H M Yusuf Umar. BIRO SUBANG : Ade Carnita , Sumintarja. Nana Suryana, Andra, Aidil Fitri Syah. KORWIL PANTURA : H.M. Herman. BIRO KUNINGAN: Haries Suwarto, Haries Suwarto, Dede Supriatna. BIRO SUMEDANG : Joel Simamora, Jeky Eep Saepudin, J. Batu Bara, . PROVINSI JAWA TENGAH BIRO, PEKALONGAN : R.H Choerul Anwar (Ka.Biro), Bambang Sudaryoono, Herry, Kukuh Pramudi. BIRO CILACAP : Maryono (Ka.Biro), Irawan Sugianto, Sadmoko, Slamet Mujiono. BIRO PATI : A.S Agus Samudra, Zhenvia Trimuldiana, Aris Sugiyono. BIRO JEPARA: Siswanto. PROVINSI JAWA TIMUR : Ham Jabir, Mulyono. BIRO BOJONEGORO: Djailani (Ka Biro), Maimuddin, Rustamadji, Fahid Ahmad S. BIRO MADURA : Suharto MPd, Muhammad Ali, Mulyo Sutiono. BIRO MALANG : Jun Arif Wibowo BIRO NGAWI : Agung Purwikanto, W. Nardianto, Didik. K. PROVINSI BALI : PROVINSI KALIMANTAN : Topan Lawi, Djoni S. PROV KALTENG: BIRO KAB. BARITO: Wendy Hartono. BIRO KAB.KAPUAS: Topan Lawi, Djoni. BIRO KALSEL : H Baharudin, Hermanto, Zaini Sava. PROV KALBAR : Firdaus, Silverius E Sebastian, Klasmen Bria, Valentinus SULAWESI SELATAN:BIRO BANTAENG : Supriadi Sanusi. SULAWESI BARAT: Rizal Wahyudi HR, Abdul Aziz H, Suharno, H Ardhi, Sukri K, Sunardi. SULAWESI UTARA: BIRO MINAHASA SELATAN: Hemsy Pieters. SULAWESI TENGAH: BIRO PALU : Mardison Bou PROV KALTIM : SAMARINDA : A N Huda. PROVINSI MALUKU, BIRO MALUKU : Drs.A Gani Kaliki, Rasyid Leka,Ono Wali, Jamal Riri, Arsad Pegatong, M Samin Warang. BIRO TUAL : Rasid Difinubun PROVINSI PAPUA : Adi Manopo, Rahmawan, Muhamad Munir, Arnold P Saudila. BIRO MERAUKE : Alqodri M, Muhammad Pradi. MM. BIRO TIMIKA : Hanafi R, Ahmad Darji D, Alqodri. BIRO NABIRE : Feyby Tataming, Nasarudin SP, Muh Kasim, Nasarudin SP, Muh Kasim. BIRO MAPPI : Yohanes. O Noya. BIRO SORONG : David Warmasen. BIRO PANIAI : Ronald Karambut, Priyono. Percetakan: PT ALIANSI TEMPRINA NYATA GRAFIKA (Jawa Pos Group) Tangerang, Banten

WARTAWAN TABLOID MITRAPOL NAMANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI. DALAM TUGASNYA DIBEKALI KARTU IDENTITAS DAN SURAT TUGAS


FOKUS UTAMA

EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

3

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian beserta Gubernur Sumsel Alex Noerdin saat menunjukan senjata api rakitan.

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian didampingi Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dan Kapolda Sumsel Irjend Pol. Agung Budi Mayoto dan jajaran terkait dalam Rapat Koordinasi di Mapolda Sumsel, Senin (09/01/2017).

Kapolri Pimpin Pemusnahan Senpi di Mapolda Sumsel MITRAPOL, SUMSEL – Kapolri Jendral Pol.Drs.M.Tito Karnavian MA.Ph.D beserta rombongan pejabat kepolisian Mabes Polri datang ke Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Selatan (Sumsel), dalam rangka rapat koordinasi lintas batas wilayah regional sumsel dan acara pemusnahan senjata api rakitan, Senin, (09/01/2017). Rapat yang dilaksanakan di Gedung Anton Sujarwo atau Gedung Catur Sakti Mapolda Sumsel yang dipimpin langsung oleh Kapolri, didampingi Kapolda Sumsel Irjend Pol. Drs. Agung Budi Mayoto M.Si dan Gubernur Sumsel Ir. H Alex Noerdin SH. Adapun rombongan pejabat kepolisian dari mabes polri antara lain, ADC Kapolri Iptu Darma Adi Waluyo, Koorspri Kapolri Kombes Pol Dr. Dadang Hartanto Si, Walpri Kapolri Ipda Amir, Pabung Kapolri Kompol Hendri Umar SH, Sik ,Dokumentasi Kapolri Briptu Faisal, Kabareskrim Komjend Pol. Drs. Andono Sukmantoko, Asops Kapolri Irjend Pol. Drs. Unggung Vahyono, Kadiv Propam Polri Irjend Pol Drs. Idham Aziz dan Karo Renmin Intelkam Brigjend Pol. Drs. Lucky Hermawan dan Dalam rapat tersebut, dihadiri Kejaksaan Tinggi (Kejati)

Sumsel, Kapolda Lampung, Kapolda Jambi, Kapolda Bengkulu, Kapolda Babel, Kasdam II/Swj, Danrem 044/Gapo, Danlanud palembang, Danlanal Palembang beserta para jajarannya. Kapolresta Palembang, Wakapolresta Palembang, Pejabat Umum Polda Sumsel, Pejabat Umum Polresta Palembang, Pejabat Teras Umum kepolisian. Kapolri mengatakan, bahwa pada intinya, baik itu dari kepolisian, TNI dan instansi pemerintahan hendaknya bersama-sama menjaga keamanan dari gangguan kamtibmas. “Agar memberikan rasa aman kepada semua masyarakat dan kerjasama yang baik untuk menyambut ASEAN GAMES tahun 2018 nanti,” pinta Tito. Setelah selesai mengadakan rapat tersebut Kapolri, Kapolda Sumsel, Gubernur Sumsel, para tamu undangan dan semua awak media berkumpul di halaman mapolda sumsel untuk mengikuti acara pemusnahan senjata rakitan hasil penyerahan dari masyarakat periode bulan mei sampai desember 2016 berjumlah 441 pucuk terdiri dari 274 laras panjang dan 167 laras pendek. Kapolri memberikan penghargaan yang tinggi kepada

rekan-rekan jajaran polda sumsel atas kinerjanya. “Saya mengapresiasi upaya pemberantasan peredaran senpi rakitan maupun pabrikan di Sumsel,” puji Tito Kebiasaan masyarakat sumsel memiliki, menyimpan, dan membawa senjata api rakitan tidak boleh dibiarkan karena merupakan kebiasaan buruk. “Namun, saya ingatkan akar masalahnya belum terselesaikan. Soalnya, ditengarai banyak lokasi pembuatan senpi raki-

tan di provinsi ini, di antaranya di Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Musirawas, dan Empat Lawang,” papar Tito. Sebagai warga kelahiran Palembang, Kapolri tahu betul tradisi masyarakat Sumsel yang sering membawa senpi rakitan, dalam bahasa setempat disebut Kecepek. “Dahulu, tradisi Kecepek lahir dari kebiasaan masyarakat berburu di hutan dan sebagian yang lain untuk membela diri.” Ujar Tito. Tito menceritakan, "Saya masih ingat waktu masih remaja, warga Kota Palembang dan daerah Sumsel lainnya memiliki kebiasaan buruk membawa senjata tajam yang diselipkan di pinggang, namun dengan pendekatan dan penegakan hukum secara tegas kebiasaan buruk itu kini bisa dihilangkan," tutur Tito. Berdasarkan pengalaman itu, pihaknya optimistis kebiasaan buruk masyarakat memiliki, menyimpan, dan membawa

senjata api rakitan secara ilegal bisa segera dihilangkan. Untuk menghilangkan penyalahgunaan senpi rakitan di daerah ini dan daerah lainnya di Tanah Air, pihaknya berupaya menggalakkan tindakan penegakan hukum dan tindakan persuasif atau pendekatan mendorong masyarakat secara inisiatif menyerahkan senpi kepada aparat kepolisan terdekat. Masyarakat yang dengan inisiatif menyerahkan senjata api yang dimilikinya ke aparat kepolisian baik di tingkat polsek maupun polres tidak akan dikenakan sanksi hukum sebagai ketentuan. “Sedangkan masyarakat yang menyimpan atau memiliki senpi secara ilegal terkena operasi pemberantasan senjata api, selain senjatanya akan disita pihaknya akan memproses pemiliknya sesuai dengan ketentuan hukum,” tegasnya. (herry eddy/budi)

Komisaris: Yuliana, SH. Direktur Utama : Dadang Rachmat Dikelola dan diterbitkan oleh: PT BALADIKA BHAYANGKARA DIGJAYA Website : www.mitrapol.com e-Mail: redaksi@mitrapol.com tabloid.mitrapol@yahoo.com

Pemimpin Umum: Jenderal Pol. (Purn) Drs. Roesmanhadi, SH., MH Penasehat : Irjen Pol (Purn) Drs. Putera Astaman, Mayjen TNI (Purn) Tulus Sihombing, Drs. Susno Duadji,. SH, M.sc., Irjen Pol (P) Dr. H Hadiman,. SH, Spko,M.sc Pembina : Kombes Pol (Purn) Husni Wiryo, Kombes Pol (P) Drs. Arya Wirawan, A.H. Bimo Suryono, SE., SH, Erfan Supardi SH. Suwandi, SE.

Redaksi/Tata Usaha :Jl. Pulo Harapan Indah No.12A Cengkareng Jakarta Barat Telp. (021) 2903 0434 HP. 0821 1388 3387


4

INFO BNN

EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

Data BNN 11 Negara Suplai Narkoba ke Indonesia

Menuju Indonesia Bangkit Tanpa Penyalahgunaan Narkotika

MITRAPOL, BATAM - Kejahatan narkoba yang mengancam pilar bangsa membutuhkan upaya penanggulangan yang serius dari segala lini , terutama kalangan generasi muda yang menjadi penerus pembangunan bangsa. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Budi Waseso (Buwas) mengungkapkan, mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa perlu diberikan penguatan agar dapat memberikan kontribusi dalam upaya penanggulangan narkoba. "Mahasiswa punya peran bela negara untuk melawan para jaringan bandar narkoba", ungkap Buwas saat memberikan paparan bahaya narkoba dalam acara Kuliah Umum bertema Meningkatkan Produktivitas Serta Daya Saing Generasi Muda Di Pasar Internasional Menuju Indonesia Bangkit Tanpa Penyalahgunaan Narkotika di Universitas Batam, Kepulauan Riau, Jumat (6/1). Di hadapan para mahasiswa, Buwas juga mengingatkan bahwa kejahatan narkoba merupakan bentuk penghancuran karakter dan budaya bangsa. Menghadapi ancaman ini, semua elemen dari mulai kementerian hingga komponen masyarakat termasuk di dalamnya mahasiswa harus bergerak bersama melakukan aksi nyata menanggulangi narkoba. Kepada mahasiswa, Buwas berpesan agar mahasiswa harus terbangun motivasi dan kesadaran diri serta memiliki pendirian yang kuat bahwa cita cita tidak akan tercapai apabila menggunakan Narkoba. Budi Waseso mengatakan Batam merupakan wilayah terbesar kedua peredaran narkoba mengingat dekat dengan

Kepala BNN, Komjen Pol Budi Waseso saat menjadi pembicara.

Singapura dan Malaysia yang menjadi lokasi transit narkoba asal Tiongkok. Narkoba mudah masuk ke Indonesia melalui Batam karena letaknya dekat dengan negara tetangga. Menurut data BNN, 11 negara mensuplai narkoba ke Indonesia melalui 72 jaringan internasional yang saat ini beroperasi. "Ada 11 mengara mensuplai narkoba ke Indonesia. Narkoba itu muaranya di Indonesia. Ini fakta yang terjadi saat ini, sindikit terbesar penyuplai narkoba asal Tiongkok. Selain itu ada dari kawasan Afrika, Amerika Latin juga memasok narkoba ke Indonesia. Semua mengirim narkoba ke Indonesia. Meski begitu masih banyak pihak yang tenang-tenang saja. Sementara kalau ada sedikit saja narkoba yang sampai ke Australia, negara tersebut langsung protes dan mengatakan Indonesia mensuplai ke negara

itu," papar Buwas. Budi Waseso mengajak semua pihak agar peduli dan sama-sama memerangi peredaran gelap narkoba yang sudah merajalela di Indonesia. "Panglima TNI (Jenderal Gatot Nurmantyo) sudah sepakat bila ada anggotanya yang terlibat sindikat langsung dipecat dan diproses. Ini komitmen yang luar biasa," ucap Kepala BNN. Maraknya narkoba di Indonesia memang tidak terlepas adanya oknum-oknum dari berbagai lembaga yang terlibat. Hal tersebut memang sudah menjadi incaran dari jaringan narkoba yang beroperasi di Indonesia sehingga bisnis yang dijalankan bisa lancar. "Tanpa adanya oknum-oknum yang terlibat tidak mungkin itu terjadi. Jadi butuh komitmen semua lembaga untuk membasminya," tandasnya. (red)

Kabid Rehab BNNP Banten Imbau Pecandu Narkoba Direhab di BNN MITRAPOL, KAB. TANGERANG Kepala Bidang (Kabid) Rehab BNN Provinsi Banten AKBP Agus Mulyana saat dikunjungi mitrapol.com menerangkan bahwa di Tahun 2016 khusus pecandu Narkoba ada sekitar 218 orang yang sedang direhabilitasi di Lido dan RSKO. AKBP Agus Mulyana menjelaskan ada tiga kriteria pecandu yang bisa menjalankan prodak rehab yaitu ; pertama pecandu berat yang wajib dirawat inap, kedua pecandu sedang wajib berobat jalan ke BNN Provinsi Banten bagi pemakai yang awalnya 8 sampai 38 kali menghisap sabu, dan Ketiga cukup di konseling bagi pemakai 1 sampai 7 kali menghisap sabu. “Dari 218 orang yang sedang menjalankan rehab 90% berhasil itupun hasil laporan kedua orang tuanya. 218 pecandu ini merupakan hasil dari penangkapan dilapangan, dan ada yang dengan kesadarannya datang sendiri ke BNN Prov. Banten,” terang Agus Mulyana. Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA), yang bisa di kategorikan pecandu bisa di asesmen

BNN Tegaskan Tembakau Gorila Merupakan Narkotika MITRAPOL, JAKARTA Tembakau jenis baru yang diketahui mengandung zat narkotika, yakni tembakau gorila yang belum lama ini mencuat melalui broadcast yang beredar di masyarakat tentang sebuah kasus yang sedang ramai diperbincangkan. Tembakau dengan nama umum yang tampak keren gorila masuk dalam klasifikasi new psychoactive substances dengan nama AB-CHMINACA ini sebelumnya telah di realese BNN pada tanggal 25 Mei 2016. Dalam release tersebut dijelaskan bahwa zat AB-CHMINACA merupakan salah satu jenis synthetic cannabinoid (SC). Meskipun demikian hingga saat ini zat tersebut belum masuk daftar lampiran UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dalam bentuk Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes), namun sejauh ini telah masuk dalam tahap finalisasi draft di Kemenkes untuk masuk dalam Narkotika gol. I. Berdasarkan World Drugs Report tahun 2014, UNODC mencatat bahwa peningkatan tren Synthetic Cannabinoid (SC) adalah 50% dari zat-zat baru yang terdeteksi. Dari jumlah tersebut beberapa jenis SC yang telah berhasil terdeteksi oleh BNN adalah JWH-018, XLR-11, 5-fluoro AKB 48, MAM 2201, FUB-144, AB-CHMINACA,

AB-FUBINACA, dan CB-13. Kebanyakan dari SC yang beredar dikonsumsi dengan cara dirokok, kemudian SC akan diabsorbsi oleh paru-paru dan kemudian disebarkan ke organ lain terutama otak. Oleh karena itu salah satu efeknya yakni seseorang akan terlihat "ndomblong" tetapi di dalam dirinya terbayang jadi "sesuatu" misal superman dan lain sebagainya. Pada intinya pengonsumsi akan mengikuti apa "yang dirasakan". Sedangkan efek samping penggunaan SC yaitu dimulai dari gangguan psikiatri seperti psikosis, agitasi, agresi, cemas, ide-ide bunuh diri, gejala-gejala putus zat, bahkan sindrom ketergantungan. Di samping itu ditemukan pula beberapa kasus seperti stroke iskemik akibat SC, hipertensi, takikardi, perubahan segmen ST, nyeri dada, gagal ginjal akut bahkan infark miokardium. (red)

MITRAPOL, JAKARTA – Indonesia masih menjadi ladang subur bisnis para bandar narkoba skala Internasional hal ini terbukti dengan adanya aksi sigap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta yang berhasil mengagalkan pengiriman paket dari luar negeri yang diduga Narkotika Golongan I dengan jenis Ganja dan MDMA berbentuk kristal yang dikirim dari Jerman, Kamis 22 Desember 2016 belum lama ini Dikatakan Kepala Bidang Pemberantasan BNNP DKI Jakarta AKBP Maria Sorlury, SH, MH bahwa penyelundupan

narkotika dengan modus operandi pengirim paket dari luar negeri semakin marak dewasa ini. “Pengembangan terhadap jaringan Internasional ini masih terus dilakukan, karena Indonesia masih menjadi lahan subur para Bandar,” katanya. Penangkapan, lanjutnya, yang dilakukan pada hari Kamis tanggal 22 Desember 2016 berhasil mengamankan tersangka RC di daerah Sudirman Jakarta Selatan. “Tersangka RC diancam dengan Pasal 112 dan Pasal 111 Undang – Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” jelas AKBP Maria Sorlury. (red)

MITRAPOL, JAKARTA - Indonesia Darurat Narkoba, permasalahan dan kejahatan narkoba sudah menyentuh berbagai lapisan masyarakat, sehingga pencegahannya pun memerlukan sinergitas berbagai pihak. Tidak terkecuali pegawai di lingkungan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) merupakan salah satu moda transportasi massal. Sebagai salah satu transportasi massal di Indonesia, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) memahami dampak buruk yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkoba karena akan mengakibatkan banyak korban terutama penumpang dan kerugian yang diakibatkan kru kereta api mengkonsumsi narkoba. Komitmen PT. Kereta Api Indonesia (Persero) khususnya PT. Kereta Api Indonesia Daerah Operasi I Jakarta dalam hal pencegahan pen-

yalahgunaan narkoba adalah melakukan pemeriksaan urine bagi pegawai PT. Kereta Api Indonesia Daerah Operasi I Jakarta. Dalam pelaksanaan pemeriksaan urine tersebut PT. Kereta Api Indonesia Daerah Operasi I Jakarta bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta. Pemeriksaan urine tersebut dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 23 Desember 2016 dengan jumlah peserta sejumlah 109 orang, yang terdiri dari masinis, asisten masinis dan pegawai PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta bersama PT. Kereta Api Indonesia Daerah Operasi I Jakarta berkomitmen mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan PT. Kereta Api Indonesia (Persero). (red)

BNNP DKI Gagalkan Paket Narkotika Asal Jerman

PT KAI Daop 1 Jakarta Bersama BNNP DKI Gelar Tes Urine

Kabid Rehab BNNP Banten AKBP Agus Mulyana (kanan)

rehabilitasi yakni ; pertama sabu barang buktinya dibawah satu gram sampai satu gram, Kedua ekstasi 2,4 gram sama dengan 8 butir, Ketiga heroin 1,8 gram, keempat kokain 1,8 gram, Kelima ganja 5 gram. Agus Mulyana selaku Kabid Rehab BNN Provinsi Banten juga menghimbau khususnya untuk

masyarakat Banten bagi keluarga yang diketahui sedang memakai obat-obatan jenis narkotika atau narkoba agar segara datang kekantor BNN Provinsi Banten untuk berobat dan di rehabilitasi. “Bagi pecandu yang datang langsung ke kami untuk direhabilitasi, saya jamin tidak akan ditangkap,” himbaunya. (deden)


EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

INFO POLRI

5

Polda Metro Jaya Merotasi Kabag Sumda Polres Tangsel dan Kapolsek Curug MITRAPOL, TANGSEL - Sebagai salah satu bentuk penyegaran di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya di wilayah Kepolisian Resort (Polres) Tangerang Selatan, Polda Metro Jaya merotasi Kepala Bagian Sumber Daya (Kabag Sumda) Polres Tangerang Selatan, dan merotasi Pimpinan Polsek Curug, Selasa (27/12/2016) sekitar pukul 09.00 WIB. Acara Serah Terima Jabatan (sertijab) kedua pimpinan tersebut diselenggarakan di Aula Mapolres Tangerang Selatan yang berada di Jl. Boulevard Bintaro Jaya, Pondok Aren Kota Tangerang Selatan dan dipimpin oleh AKBP H. Ayi Supardan, S.Sos, S.Ik, M,Si selaku Kapolres Tangerang Selatan, Kompol Bachtiar Alfonso, S.Ik, M.Si selaku Wakapolres Tangerang Selatan, dan dihadiri oleh para Kabag, Kasat, Kapolsek beserta

jajarannya, serta para Kasi Polres Tangerang Selatan. Menurut info yang didapatkan mitrapol.com dari Humas Polres Tangerang Selatan, sertijab yang dilaksanakan tersebut meliputi rotasi Kabag Sumda yang sebelumnya dijabat oleh Kompol Mbarep Susilo, kini jabatannya digantikan oleh Kompol Tri Harjadi, SH, M.Si, dan Kapolsek Curug yang sebelumnya dijabat oleh Kompol Hadi Wiyono, SIP digantikan oleh Kompol Effi Zulfkifli, SH, MH. AKBP H. Ayi Supardan, S.Sos, S.Ik, M.Si selaku Kapolres Tangerang Selatan, dalam sambutannya mengatakan bahwa setiap kegiatan rotasi jabatan merupakan hal yang biasa di lingkungan organisasi Polri yang bertujuan untuk menjaga dinamika operasional dan juga penyegaran proses manajerial organisasi dalam

suatu kegiatan tour of duty dan tour of area di kesatuannya. "Dalam 9 Polsek yang ada di wilayah Polres Tangerang Selatan memiliki keragaman kultur dan keragaman budaya yang religius serta adat istiadat yang berbeda, maka dari itu kita sebagai aparat Kepolisian harus bisa memahami situasi dan adat istiadat yang ada dan dapat mengarahkan kepada masyarakat tentang peradaban sosial yang baik, tenteram, sejahtera, dan agamis," kata Ayi Supardan. Kapolres Tangerang Selatan juga berharap kepada Kapolsek yang baru dilantik agar dapat beradaptasi terhadap lingkungannya yang baru serta memberikan pelayanannya yang terbaik kepada masyarakat sekitar, sehingga masyarakat bisa terayomi dan terlindungi dengan baik. "Saya intruksikan, segera

menyesuaikan diri dengan jabatan dan lingkungan tugasnya yang baru untuk membangun kerjasama yang harmonis, dan jadikanlah serah terima jabatan ini sebagai momentum untuk memacu dan meningkatkan kembali semangat disiplin

serta etos kerja dalam pelaksanaan tugas Polri di Tangerang Selatan dalam memberikan pengabdian yang terbaik kepada masyarakat bangsa dan Negara," harap Kapolres. (tri wibowo)

kenaikan biaya yang harus kita dibayar silahkan melihat dari STNK dan surat ketetapan pajak daerah yang kita miliki kita bayar di BBN-KB (biaya balik nama kendaraan bermotor), PKB (pajak kendaraan bermotor), SWDKLLJ (asuransi jasa raharja), Biaya Adm STNK, dan Biaya Adm TNKB. “Dari 5 poin diatas, kita bandingkan dengan point yang ada dalam PP No 60 Tahun 2016, maka point 2 Pajak Kendaraan Bermotor “Tidak Ada Kenaikan”, yang naik adalah point, BBN-KB (jika kita melakukan balik nama), Biaya Adm STNK dibayar setiap 5 tahun sekali semula Rp 50 ribu menjadi 100 ribu untuk roda 2 dan 3, sementara untuk roda 4 atau lebih

naik dari 75 ribu menjadi 200 ribu,” imbuhnya. Stempel Pengesahan STNK yang semula gratis menjadi Rp 25 ribu untuk roda 2 dan 3, sementara roda 4 atau lebih sebesar Rp 50 ribu dibayar tiap tahun. Biaya Adm TNKB (biaya ganti plat nomor baru) dibayar tiap 5 tahun sekali, naik dari Rp 30 ribu menjadi Rp 60 ribu untuk roda 2 dan 3, sementara roda 4 atau lebih naik dari Rp 50 ribu menjadi Rp 100 ribu. “Penjelasan diatas menunjukkan bahwa kita tidak akan membayar 2 sampai 3 kali lipat dari yang biasa kita bayar, dan kenaikan yang harus kita tanggung adalah ; Biaya Adm STNK dan TNKB demikian penjelasan yang tertuang dalam PP No. 60 Tahun 2016, tentang PNBP. Jadi masayarakat jangan sampai salah tafsir dan persepsi dan memahami bahwa pajak Kendaraan naik 2 sampai 3 kali lipat,” tutup AKP Giyanto. (agus)

Kapolsek Gembong : Asumsi Warga Soal Pajak Kendaraan Naik Itu Salah

AKP Giyanto Kapolsek Gembong

MITRAPOL, PATI - Pajak kendaraan yang dikabarkan naik di tahun 2017 ini sempat membuat warga masyarakat gelisah. Pasalnya kenaikan harga pajak kendaraan di barengi dengan kenaikan, tarif Listrik dan BBM.

Dalam hal ini Polsek Gembong melalui Kapolsek AKP Giyanto SH, MH., saat ditemui Mitrapol, Senin (9/1) pukul 10.00 Wib, menerangkan tentang kenaikan pajak kendaraan. “Referensi yang perlu dipahami biar tidak salah persepsi masalah PP Nomor 60 Tahun 2016, maka kami dari Polsek Gembong menyampaikan sekelumit tentang pemahaman kenaikan pajak kendaraan yang masyarakat pahami hingga 2 sampai 3 kali lipat. Padahal yang perlu masyarakat pahami bahwa pajak tidak naik maka semua masyarakat kecamatan gembong tidak perlu resah,“ terang AKP Giyanto. Dikatakannya, banyak kalangan memahami peruba-

Binmas Tanjung Duren Utara:

han tarif PP Nomor 60 Tahun 2016, dipahami keliru oleh masyarakat dan menggira bahwa masyarakat harus bayar pajak dua sampai tiga kali dari yang biasa mereka bayar setiap tahun. Misal yang biasa bayar Rp 250 ribu dikira bakal bayar Rp 500 ribu sampai Rp 700 ribu padahal bukan demikian, terbitnya PP ini tidak lantas membuat masyarakat membayar pajak harus membayar dua sampai tiga kalinya dari mereka biasa bayarkan tiap tahun dan maksud kenaikan tarif dalam PP No. 60 Tahun 2016 sangat jelas bukan pajak kendaraan yang naik,” ungkap Kapolsek Gembong. Untuk memudahkan, lanjutnya, dan memahami berapa

Polri Jamin Keamanan Menjelang Pilgub DKI MITRAPOL, JAKARTA - Dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya pelindung, pengayom, dan pembimbing masyarakat Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Duren Utara, Polsek Tanjung Duren, Jakarta Barat, AIPTU Sunarno yang baru bertugas 3 bulan diwilayah Tanjung Duren. Ditemui saat giat sambang wilayah ketika AIPTU Sunarno menyampaikan pesan-pesan kamtibmas di pangkalan ojek, Kamis (5/1/2017), mengatakan untuk melaksanakan tugas sebagai Bimas diwilayah adalah beban berat yang harus dipikul karena berhadapan dan turun langsung ke masyarakat, serta bergabung kepihak-pihak yang sangat membantu tugas Bimas

seperti angota TNI (Babinsa), Linmas, Citra Bhayangkara, Mitra Babinsa, dan masyarakat umumnya. “Tugas pokoknya adalah sambang wilayah Door To Door untuk mengangtisipasi kegiatan-kegiatan masyarakat disektor Kamtibmas Kelurahan Tanjung Duren Utara yang mencakup 7 RW dan 90 RT, seperti tempat hiburan malam, perhotelan, perkantoran, rumah kost, serta cafe,” terang AIPTU Sunarno. Dirinya juga menjelaskan bahwa kurang lebih baru 3 bulan bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Kelurahan Tanjung Duren Utara, mengantikan Bimas yang lama yang sedang pendidikan naik pang-

kat, dan meneruskan programprogram Kamtibmas yang sudah ada didalam buku panduan Bhabinkamtibmas, serta perintah dari Kapolri, harus sambang wilayah karena informasi itu datang dari masyarakat langsung, dan mengenal langsung, bertatap muka seperti saat ini, duduk bersama, berbagi cerita dan menerangkan tentang kamtibmas disekitar wilayah kelurahan tanjung duren. Sebelum menjabat sebagai bimas, bertugas Patroli 18 tahun dan Intel 5 tahun. Masih dikatakannya, kunjungan atau sambang wilayah sangat penting untuk menjalin kedekatan polisi dengan masyarakat, sebab masyarakat adalah pemberi informasi

tercepat bila ada kejadian diwilayahnya. “Guna mengantisipasi kondisi wilayah apa lagi sudah mendekati Pilgub DKI bulan Februari 2017, nanti potensi kerawan dalam setiap tahapan dapat menimbulkan kerawan yang berpengaruh terhadap stabilitas kamtibmas, disinilah tugas penting kami sebagai Polisi agar terdapat kesamaan persepsi dan memudahkan personel dilapangan untuk mengimplementasikan persiapan kondisi kamtibmas menjelang Pilgub DKI agar tercipta suatu keadaan dimasyarakat nyaman, aman, tertib dan damai," jelasnya. Polri dan TNI, masih katanya, tetap bekerja sama dalam kordinasi wilayah khusus jaja-

Aiptu Sunarno

ran sektor Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Duren diharapkan dapat menjamin keamanan. “Polri tercermin antara lain dari sikap netralitas yang merupakan ciri profesionalisme institusi sebagai penegak hukum dan penyelenggara keamanan serta ketertiban umum dengan ikhlas, sabar, jujur serta setia dalam tugas,” pungkasnya. (sugeng)


6

INFO POLRI

EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

Usai Upacara Kenaikan Pangkat

Kapolresta Banda Aceh Konvoi Bersama

MITRAPOL, BANDA ACEH Setelah melakukan upacara kenaikan pangkat Polres Banda Aceh, berkumpul di Makodim 0101 BS dengan menggunakan tiga unit panser Anoa TNI dan Rantis Barracuda. Kapolresta Kombes Pol. T Saladin SH melaksanakan patroli gabungan TNI-POLRI dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banda Aceh yang di pimpin oleh Plt. Walikota Banda Aceh, Ir Hasanudin didampingi Dandim 0101 BS Kol Fitriadi Mahesa, Ketua DPRK Arif Fadhillah SIKom MM dan Kajari Banda Aceh Husni Thamrim SH MHum serta Sekda Kota Banda Aceh Ir Bahagia, Sabtu (31/1/2017). Ikut tergabung dalam kegiatan patroli pengamanan jelang tahun baru dan menyongsong Pilkada Damai Aceh 2017 para prajurit Kodim 0101/BS dan jajaran Polresta Banda Aceh, bahkan prajurit TNI dan Polri saling bertukar atribut kedinasan. Dalam upacara kenaikan pangkat, Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol T. Saladin yang bertindak sebagai inspektur upacara. Pada kesempatan ini jajaran polresta Banda Aceh yang dinaikkan pangkat sebanyak 146 orang, terdiri dari Akp ke Kompol 2 orang, Iptu ke Akp 1 orang, Ipda ke Iptuu 1 orang, Aipda ke Aiptu 1 orang, Bripka ke Aipda 9 orang, Brigadir ke Bripka 91 orang, Briptu ke Brigadir 29 orang, Bribda ke Briptu 5 orang. Upacara kenaikan pangkat di Polresta Banda Aceh, Kasat menjadi kompol. “Semoga dengan anugerah yang diterima dapat memberi prestasi dan dedikasi serta loyalitas, dan tidak tercela serta

yang lebih penting tidak terlibat narkoba.Dengan kenaikan pangkat yang baru, semoga mampu menjadi suri teladan kepada bawahannya. Kenaikan pangkat adalah suatu kebanggaan namun dituntut tanggung jawab yang lebih besar. Dengan rasa bahagia,saya pribadi mengucapkan selama kepada saudara, semoga Tuhan yang MahaEsa memberikan petunjuk dan kekuatan kepada kita semua dalam menjalankan tugas.” Harap Saladin. Kapolresta Banda Aceh mengatakan, bahwa selain sebagai sebuah tradisi hal ini juga dilakukan untuk terus menjaga dan membangun kekompakan TNI-Polri di Banda Aceh. “Untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di ibukota provinsi ini, giat patroli bersama juga kita lakukan, agar masyarakat merasa nyaman, bahwa di Banda Aceh TNI dan Polrinya kompak manjaga keamanan masyarakat,” ungkap Pembina Sekber wartawan Banda Aceh. Pada konvoi panser Anoa TNI dan Polri, dimulai dari Mako Kodim 0101/BS dan rombongan lalu berbelok ke kiri melintasi jalan depan Masjid Raya Baiturrahman, memasuki Jalan Diponegoro dan ke Bundaran Simpang Lima, lalu melaju ke Jalan Tgk Daud Beureueh. Mobil perang lapis baja yang ikut membawa insan pers itu menuju ke Jalan T Nyak Arief dan setiba di Simpang Mesra kembali berbelok memasuki Jalan T Nyak Arief dan melintasi ke Jalan T Nyak Makan hingga menaiki Jembatan Pango. Kemudian anoa yang ditumpangi rombongan melintas ke Jalan Banda Aceh-Medan

hingga ke Bundaran Lambaro memasuki Jalan Soekarno-Hatta tembus ke Simpang Dodik dan ke Lamjame hingga mengarah ke bundara Ulee Lheue. Terakhir rombongan panser anoa TNI dan Polri yang ikut serta Ketua KIP Banda Aceh, Munawar melintas di Jalan Sultan Iskandar Muda Blangpadang tembus ke arah Pendopo Gubernur dan kembali ke Kodim 0101/BS. Setelah berkonvoi mengelilingi kota Banda Aceh Forkopimda,Dandim dan Kapolresta serta awak media

Kapolsek Penjaringan Kawal Baksos di Eks Kampung Aquarium MITRAPOL, JAKARTA - Kapolsek Metro Penjaringan Jakarta Utara AKBP Bismo Teguh Prakoso SH, SiK, MH., melakukan pengecekan anggota yang menjaga keamanan kegiatan Baksos di Eks Kp. Aquarium Pasar Ikan Penjaringan Jakarta Utara, Sabtu (7/1) pukul 11.30 WIB. Adapun giat baksos tersebut diadakan oleh partai Gerindra dalam bentuk Pengobatan gratis bagi anak dan jompo serta pengobatan gratis bagi warga di lokasi eks penggusuran pasar ikan kampung aguarium. “Warga yang datang berobat saat ini sudah berjumlah 100 pasien yang terdiri dari Warga Muara Baru 30 orang, Warga kolong tol 20 orang, Warga Muara Angke 15 orang, dan selebihnya dari warga kampung Aguarium Pasar Ikan,” terang Kapolsek Penjaringan di lokasi. Masih kata, AKBP Bismo Teguh Prakoso, Dokter/Tim Medis ada 4 orang yaitu ; dr Boyke Setiawan sebagai Ketua tim, dr. Pira Ali, dr Asri, dr. Yurike. Acara giat ini juga di hadiri Muhammad Taufik selaku Wakil Ketua DPRD

Kapolsek Penjaringan AKBP Bismo Teguh Prakosa bersama jajaran saat meninjau lokasi, Sabtu (7/1).

DKI Jakarta, Prabowo Subiyanto bersama Sandiaga Uno dengan agenda akan makan siang di Rumah Makan Raja Kuring kemudian ke lokasi Baksos Eks Kp. Aquarium Pasar Ikan dilanjutkan ke Masjid Kramat Luar Batang. “Tujuan dalam kegiatan ini adalah memberikan pelayanan kesehatan gratis agar masyarakat nya tercegah dari penyakit. Kami dari Polsek Penjaringan menerjunkan 35 orang personil diantaranya 15 orang Brimob Den C Pimpinan Bripka

Aris Candra, 15 orang anggota Polsek Metro Penjaringan pimpinan Kompol Nasir Usemewu, 2 orang anggota Polres Penjaringan pimpinan Aiptu Siswanto, dan 3 orang Satpol PP Kel. Penjaringan pimpinan Suryanto,” pungkas AKBP Bismo. Pantauan mitrapol.com, hingga berita ini ditayangkan kegiatan baksos masih berjalan dalam keadaan aman dan kondusif, di penuhi ratusan warga yang berbondong-bondong menghadiri acara. (andrey)

kembali ke Makodim untuk makan siang bersama. Selesai temu ramah dan makan bersama, kemudian acara di lanjutkan dengan tradisi mandi bunga dua kasat yang baru naik pangkat yaitu,Kasat Lantas Kompol M. Dahlan dan Kasat intelkam Kompol Zainuddin. Tidak seperti biasanya, acara tradisi mandi bunga yang dilaksanakan di Makodim tepatnya di depan Panser Anoa disertai dengan aksi mengerjai kedua Kasat dan sejumlah personil TNI-Polri yang ulang ta-

hun. Plt walikota ,Kapolres, dandim, ketua Dprk dan kajari Banda Aceh terlihat kompak menyiram dan menyawer personil tersebut. Dandim 0101/BS Kolonel Inf Mahesa SAP mengatakan, bahwa konvoi bersama Forkopimda serta para elemen yang terlibat dalam Pilkada 2017 bertujuan menunjukkan kepada masyarakat bahwa Banda Aceh aman. “Mari kita saling bergandengan tangan, menjaga dan bekerja sama mengatasi berbagai ancaman yang menggangu keamanan kota kita. Tugas ini bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI dan Polri serta pihak terkait, tapi semua memiliki tanggung jawab, terutama untuk mewujudkan Pilkada Damai 2017,” pungkasnya. (safdar)

Kasubag Bin-Ops Polres Subang:

Mari Lakukan Pam Swakarsa untuk Kamtibmas

MITARPOL. SUBANG – Pam Swakarsa sangat membantu dalam meningkatkan Keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), pesan ini disampaikan oleh Kasubag Bin Ops Polres Subang, AKP Bambang H., S.Ip kepada Mitrapol di ruang kerjanya. “Mari kita melakukan Pam Swakarsa Guna meningkatkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan hukum polres subang," himbau Bambang. Kasubag Bin Ops Polres Subang, AKP Bambang H., S.Ip mengataka bahwa dengan hadirnya tabloid Mitrapol di Polres Subang, sangat membantu dalam memberikan informasi dan publikasi seputar kegiatan jajaran Polres Subang serta Polsek-Polsek yang ada di wilayah Subang. “Kami merasa ada yang memperhatikan kami dan ada nilai positif juga untuk kami, supaya lebih bisa meningkatkan supremasi kami untuk program Polri yaitu profesional, modern dan terpercaya atau Promoter," ungkap Bambang. Pada kesempatan itu. Bambang mengharapkan, bahwa tabolid Mitrapol semoga menjadi media atau

wadah pemberitaan yang positif sebagai mitra polri dan selalu menyajikan halaman khusus tentang Polri yang bisa menjadi contoh baik, buat generasi muda dan untuk masyarakat," himbau Bambang. Kasubag Bin Ops Polres Subang menambahkan, “Kami yang berada di wilayah hukum Polres Subang khususnya, mengharapkan kerjasama dari masyarakat dan seluruh jajaran elemen yang ada di Kabupaten Subang, selalu melakukan pendekatan ke setiap Polsek yang ada di wlayah Polres Subang agar saling berkordinasi dan menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab lagi,” tandasnya. (H.Herman)


EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

INFO POLRI

7

Polres Jakut Gelar Jumpa Pers

3 Pelaku Sadis Curas di Penjaringan

MITRAPOL, BEKASI - Atas kerjasama Kades Cilangkara dan Reskrim Polsek Serang Baru, akhirnya seorang yang mengaku intel Kejari Kab. Bekasi di tangkap dan di bawa ke Mapolsek untuk diproses lebih lanjut. Dari keterangan kepada awak media di Mapolres Metro Bekasi dalam Press Realese yang dipimpin langsung oleh Kombes Pol Asep Adi Saputra SH,SIK,MH, MSi pada Jumat, 6 Januari 2017 pukul 15.20 WIB menyebutkan bahwa NS (49) pada 23 Desember 2016 mendatangi Kantor Desa Cilangkara Kecamatan Serang Baru Kabupaten Bekasi, NS mengaku sebagai Intelijen Kejari Cikarang lengkap dengan atribut dan dokumen yang layaknya resmi sebagai petugas dalam rangka pemberantasan KKN khususnya Dana Rumah Tidak Layak Huni yang dialokasikan pemerintah. Kades SN yang seorang perempuan akhirnya berkoordinasi pada Reskrim Polsek Serang Baru Iptu Tahani dan Bhabinkamtibmas untuk diselidiki. Pada 30 Desember 2016 NS kembali menemui SN dan memberikan amplop berisi uang Rp.200 ribu dan selanjutnya langsung di tangkap Tim gabungan dan dilakukan pengembangan. Dari BB dan keterangan saksi ternyata NS dan teman-

nya sudah sering melakukan kegiatannya bahkan menjual buku Kumpulan Permendagri/ Gubernur tentang desa dengan harga fantastis sebagai barter atas penerimaan uang dari korban modus penipuan dan pemerasannya. 2 orang nama lain sudah dikantongi pihak kepolisian yang menjadi mitra dari NS. Dan NS terancam pasal 368 dan 378 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara. Dari tersangka disita BB 1 tas, 2 buah HP, Atribut dan dokumen kejaksaan Palsu, Id card Wartawan, 1 buah Sepeda Motor Yamaha B 3644 FWK berikut STNK, 2 buku kumpulan Permendagri/ Gubernur tentang desa, kamera dan uang tunai Rp. 200 ribu. Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Asep Adi Saputra, SH, SIK, MH, MSi, didampingi Wakapolrestro AKBP Putu Putera Sadana, Kasat Reskrim AKBP Rizal M SIK, Kasubag Humas Kompol Kunto Bagus S, MM dan Kapolsek Serang Baru AKP Bowo SH. Dari beberapa kasus pemerasan dan penipuan terhadap aparatur desa dan pejabat penegak hukum juga diharapkan dapat mengungkap kasus tipikor yang sangat merugikan masyarakat karena apabila pejabat dapat mempertanggungjawabkan segala kinerjanya maka modus seperti ini tidak akan terulang kembali. (mangadar siahaan)

MITRAPOL, JAKARTA - Anggota Polsek Penjaringan membekuk Hakkam (18), Sofyan Sori (16), dan Muhammad Zidane (15), di Jl. Pantai Indah Kapuk (PIK), Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (4/1/2017) kemarin. Ketiga pelaku pencurian dan kekerasan (curas) itu diketahui sudah beraksi di 17 titik di Kawasan Penjaringan. Dalam jumpa pers nya di Ruang Rupatama Lantai 3 di Polres Jakarta Utara, Jumat (6/1), salah satu pelaku sekaligus komandan curas yakni Hakkam, nampak kewalahan melangkahkan kakinya akibat dihadiahi timah panas oleh pihak kepolisian. Ia yang sudah putus sekolah semenjak duduk di bangku kelas satu sekolah menengah atas (SMA), mengaku kerap melakukan aksi kejahatannya. "Incar cewek yang pulang kerjanya malam. Standar, kalau enggak handphone, dompet, tas, perhiasan, pokoknya itu ya cewek. Berlima sama teman. Kalau begini (Curas) sudah lama. Saya enggak sendirian, berlima saja. Gak berani saya kalau sendirian," kata Hakkam di Polres Metro Jakarta Utara. Remaja yang betis kaki kanannya masih dibalut perban itu mengakui kembali, senjata tajam andalannya yang dibawa saat ingin beraksi yakni pisau dapur milik ibunya sendiri di rumah. Sementara, lanjut Hakkam, rekan-rekannya sendiri membawa golok hingga celurit. “Kalau melawan ya saya lukain saja mas korbannya dan itu pun‎ kalau korbannya melawan. Kalau enggak ya bawa saja barang-barangnya. Teman saya yang lain juga sama. Kalau korbannya melawan ya golok dikalungin ke leher korban,”ujar Hakkam. Sementara, Kombes Pol Awal Chairuddin ‎sebagai Kapolres Metro Jakarta Utara menyebut ketiga anak muda tersebut, merupakan komplotan curas

MITRAPOL, MAJENE - Polres Majene mengadakan apel kenaikan pangkat sekaligus persiapan pengamanan pergantian malam tahun baru di lapangan Polres Kabupaten Majene, Minggu (31/12/2016). Puluhan peserta Apel bersama yang diselenggarakan Polres Majene dihadiri Dandim 1401/Majene beserta jajarannya, Dinas Perhubungan Kabupaten Majene beserta anggotanya, rombongan Satuan Polisi Pamon Praja (Satpol PP) Majene, dan puluhan anak Pramuka tingkat SMA mewakili masing-masing sekolahnya. Tepat pada pukul 20.00 Wita personil Polres Majene dan seluruh Instansi yang terkait melakukan Dzikir bersama di

Mesjid Raya Majene (Ilaikal Mesir), dilanjutkan dengan acara pergantian tahun 2016 ke tahun 2017 di gedung Assamalewuang Majene yang dihadiri beberapa artis cantik. Dari pantauan mitrapol.com pihak Kepolisian bersama TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Majene melakukan pengawasan di tiga titik, yang pertama di Assamalewuang kedua di depan Taman Kota Majene dan Ketiga di Barane Kelurahan Baurung Kabupaten Majene. Pengawasan bersama di malam pergantian tahun baru dijaga ketat oleh pihak keamanan, ada beberapa titik jalan akan ditutup demi keamanan dan kelancaran pengendara yang akan melintas pada saat

acara pergantian tahun baru berlangsung di gedung Assamalewuang. “Yang paling penting kita awasi dan waspadai pada malam pergantian tahun ini adalah adanya teror bom, jadi pihak Kepolisian, TNI dan seluruh masyarakat harus tetap waspada,” harap AKBP Grendie Teguh Pidegso SIK Kapolres Majene. Pergantian malam tahun baru, katanya, kali ini diharapkan kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang, damai dalam menjalankan aktivitasnya, kemudian jika ada masyarakat yang mengetahui akan adanya teror bom terjadi diharapakan segera melaporkan ke pimpinan penjagaan masing-masing

Polrestro Bekasi Realese Kasus Penipuan dan Pemerasan di Serang Baru

Polres Majene Gelar Apel Pengamanan Pergantian Tahun

sadis di kawasan Penjaringan khususnya PIK. Dikatakan Awal, dari lima pelaku kejahatan curas, hanya tiga yang berhasil tertangkap. "Mereka ini masih muda tapi sadis. Ketiga remaja ini, memang ringan tangan untuk melukai korbannya. Bahkan tak segan-segan dibunuh mungkin. Mereka berkelompok, dan melakukan aksinya tidak sendiri-sendiri. Saya katakan korbannya enggak hanya di 17 titik. Mungkin lebih. Tetapi hasil pemeriksaan sementara, ada 17 titik yang mereka itu beraksi. Kami berhasil membekuk tiga pelaku dan ada dua pelaku masih dalam pengejaran kami, IF dan OC‎," katanya di Polres Metro Jakarta Utara. Dipaparkan Awal, bermula ada laporan seorang remaja 18 tahun, yakni Rais Ginanjar. Rais yang tinggal di Kecamatan Penjaringan ini, mengatakan sudah menjadi korban tindak curas di Kawasan PIK. "Jadi memang benar, laporan itu dari seorang korban yang bernama Rais. Korban (Rais) curas, melaporkan jika sekitar pukul 17.00 WIB, didatangi pelaku sebanyak 5 orang, yang menggunakan tiga sepeda motor. Korban yang berjalan di Jalan PIK ini langsung dihadang 5 pelaku itu yaitu Hakkam, Sofyan, Zidane, IF dan OC. Hakkam todongkan pisau itu ke arah Rais. Sementara IF

(DPO) mengkalungkan golok ke leher Rais. Sontak Rais tak bisa berbuat apapun," ucapnya. Sementara pelaku berinisial OC (DPO), mengambil barang milik korban berupa dompet yang berisi Rp 650 ribu, serta satu unit handphone. Pelaku Zidane dan Sofyan, kata Awal tengah mengawasi situasi dan kondisi saat beraksi. "Para pelaku akhirnya melarikan diri dan korban (Rais) itu, langsung melaporkan ke Polsek Penjaringan. Anggota pun dikerahkan untuk menindaklanjuti laporan itu dan lakukan pengejaran terhadap pelaku. Sekitar pukul 21.00 WIB, tiga pelaku diantaranya Hakkam, Sofyan, serta Zidane, berhasil dibekuk di Kawasan Hutan Kota, Penjaringan," ungkapnya saat didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Yuldi Yusman. Awal menambahkan, Pengakuan sementara komandan si pelaku curas, yakni Hakkam hasil aksi mereka ini langsung dibagi-bagi untuk jajan. Jikalau mendapatkan handphone, langsung dijual dan hasilnya dibagibagi. “Hakkam ini kami hadiahi timas panas karena melawan petugas dengan alat (pisau) yang sering digunakannya. Sementara, kami masih melakukan pengejaran dua pelaku lain,” kata Awal. (muklis/fajar)

yang sudah kami persiapkan dibeberapa titik. “Kenapa masyarakat diminta harus melaporkan agar dalam acara pergantian tahun ini tidak ada terjadi apa-apa, jadi

saya selaku Kapolres Majene meminta kerja sama seluruh pengamanan dan masyarakat demi kelancaran pengamanan pergantian malam tahun baru 2017,” imbuhnya. (rizal)


8

INFO POLRI

EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

Satresnarkoba Polres Tangsel

Ungkap Penangkapan Narkoba Sepanjang Desember 2016

MITRAPOL, TANGSEL - Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Tangerang Selatan menggelar press release hasil dari pengungkapan kasus narkoba yang ditanganinya pada periode bulan Desember 2016, pada Kamis (29/12/2016) sekitar pukul 10.00 WIB. Acara press release tersebut diselenggarakan di halaman Mapolres Tangerang Selatan yang berada di Jl. Boulevard Bintaro Jaya, Pondok Aren Kota Tangerang Selatan. Press release yang di gelar oleh Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan tersebut, langsung dipimpin oleh AKBP H. Ayi Supardan, S.Sos, S.Ik, M.Si selaku Kapolres Tangerang Selatan, didampingi Kompol Bachtiar Alfonso, S.Ik, M.Si selaku Wakapolres Tangerang Selatan, AKP Agung Nugroho, SH selaku Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan, dan AKP H. Mansuri, SH selaku Kabag Humas Polres Tangerang Selatan. Menurut keterangan yang didapat mitrapol.com saat press release, jumlah kasus narkoba yang telah berhasil di ungkap oleh Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan pada periode bulan Desember 2016 tersebut sebanyak 13 kasus dengan rincian, Unit 1 Satresnarkoba sebanyak 6 kasus, Unit 2 Satresnarkoba sebanyak 6 kasus, dan Polsek Pagedangan

sebanyak 1 kasus. Adapun jumlah tersangka yang telah diamankan oleh Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan dalam kasus narkoba tersebut sebanyak 16 orang laki-laki selaku pengedar dengan rincian, Unit 1 Satresnarkoba menangkap sebanyak 7 tersangka pengedar, Unit 2 Satresnarkoba menangkap sebanyak 7 tersangka pengedar, dan Polsek Pagedangan menangkap sebanyak 2 tersangka pengedar. Adapun barang bukti yang didapat dan telah diamankan oleh pihak Satresnarkoba Tangerang Selatan yaitu Sabu sebanyak 27,12 gram dan Ganja sebanyak 209,87 gram dengan rincian Unit 1 Satresnarkoba mendapatkan Sabu sebanyak 15,47 gram dan Ganja sebanyak 203,97 gram, Unit 2 Satresnarkoba mendapatkan Sabu sebanyak 11,23 gram dan Ganja sebanyak 5,90 gram sedangkan Polsek Pagedangan Sabu sebanyak 0,42 gram. AKBP H. Ayi Supardan, S.Sos, S.Ik, M.Si selaku Kapolres Tangerang Selatan, mengatakan bahwa TKP penangkapan para tersangka pengedar narkoba ini, berada di wilayah Tangerang Selatan sebanyak 8 kasus yaitu ; Ciputat 2 sebanyak kasus, Serpong sebanyak 2 kasus, Kelapa Dua sebanyak 2 kasus, Pagedangan sebanyak 1 kasus, sedangkan TKP yang berada di luar wilayah

Tangerang Selatan sebanyak 5 kasus. "Modus operandi para tersangka atau pengedar ini semuanya tertangkap tangan pada saat membawa, menguasai, dan memiliki narkoba pada saat melakukan transaksi," kata Kapolres. AKBP H. Ayi Supardan, S.Sos, S.Ik, M.Si juga menjelaskan bahwa berdasarkan hasil ungkap kasus pada bulan Desember 2016 ini sebanyak 13 kasus, dan mengalami peningkatan dibandingkan bulan November yang berhasil mengungkap sebanyak 8 kasus. "Terhadap para pengedar akan dikenakan Pasal 114, Pasal 112, Pasal 111 UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mana dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1.000.000.000, - (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp 10.000.000.000, - (sepuluh miliar rupiah) " terang Ayi Supardan. Sementara ditempat yang sama, AKBP H. Ayi Supardan, S.Sos, S.Ik, M.Si menghimbau kepada masyarakat, khususnya masyarakat Kota Tangerang Selatan agar selalu lebih waspada lagi terhadap para pengedarpengedar narkoba yang bisa saja nantinya meracuni salah satu anggota keluarga kita, dan apabila masyarakat ada yang menemukan atau mencurigai seseorang yang diduga sebagai pengguna maupun pengedar narkoba, agar secepatnya melaporkan kepada pihak Kepolisian yang terdekat didaerahnya. "Saya harapkan juga untuk para orang tua atau tetangga agar lebih peduli lagi akan maraknya peredaran narkoba yang terjadi belakangan ini, dan apabila kita mengetahui bahwa salah satu anggota keluarga kita sebagai pengguna narkoba, hendaknya agar secepatnya merehabilitas korban," harap Kapolres. (tri wibowo)

Terobos Banjir, Kapolres Kerinci Serahkan Bantuan Kepada Korban Bencana MITRAPOL, KERINCI – Akibat curah hujan yang cukup tinggi dan disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kerinci dan Kota Sungai Penuh, akibatnya debit air sungai Batang Sangkil dan Sungai Batang Merao naik. Selain itu di Kota Sungai Penuh air sungai bungkal semakin deras dan meluap, hingga ratusan rumah di beberapa kecamatan terendam banjir Tidak perlu waktu lama melihat masyarakat yang menjadi korban bencana banjir, Kapolres Kerinci AKBP M. Ali Hadinur S.I.K didampingi Wakapolres Lukman SH dan personil Polres Kerinci langsung bergegas menyerahkan bantuan berupa sembako kepada masyarakat lanjut usia (lansia) korban banjir Desa Koto Dian Kecamatan Hamparan Raw-

ang Kota Sungai Penuh, Jumat (06/01/2017). Di lokasi bencana banjir, Kapolres Kerinci AKBP M. Ali Hadinur, .S.I.K mengatakan, “Kita prioritaskan lansia yang mendapatkan bantuan terlebih dahulu yang lainnya menyusul, mungkin hanya sembako

yang kita berikan sekarang karena itu yang sangat dibutuhkan oleh para korban bencana, setelah ini kami akan mencari solusi kedepannya bersama pemerintah daerah jangan sampai banjir berkepanjangan dan berulang-ulang,” pungkasnya. (marzuki)

Satreskrim Polres Pemalang Bekuk 2 Tersangka Penjual Togel MITRAPOL, PEMALANG Satreskrim Polres Pemalang Polda Jateng Jawa Tengah kembali berhasil mengamankan dua tersangka judi togel hongkong di di warung milik Sutarno bin Tarso di Dukuh Pangkah RT.04 RW.01 Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Rabu (04/01/2017) Adapun dua tersangka, seorang perempuan yang di ketahui bernama Retno Widiyawati binti Sabrawi (33th), berprofesi sebagai pedagang, warga Dukuh Pangkah Rt.04 Rw.01 Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang dan seorang laki-laki bernama Sutarno bin Tarso (68 th) pekerjaan dagang, warga Dukuh Pangkah RT.04 RW.01 Desa Kendaldoyong, Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang Jawa Tengah. Kronolnologis penangkapan yang dilakukan Satreskrim Polres Pemalang yang di pimpin kanit 4, Iptu Agus Soleh SH, setelah petugas mendapat informasi bahwa pada hari Selasa tgl 3 Januari 2017 sekitar pukul 16.00 Wib. saat pelapor dan para saksi sedang patroli di wilayah Desa Kendaldoyong, Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang. Kemudian

saksi mendapat informasi dari masyarakat bahwa di sebuah warung makan di Dukuh Pangkah, Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang ada orang yang menjual nomor togel. Setelah pelapor dan para saksi melakukan penyelidikan dan ternyata benar ditempat tersebut ada orang menjual nomer togel, selanjutnya pada hari Rabu, tanggal 4 Januari 2017 sekira pukul 17.30 Wib pelapor dan para saksi langsung melakukan penangkapan terhadap para pelaku dan mengamankannya beserta barang buktinya berupa uang tunai Rp. 884.000, 1 (satu) unit HP. Nokia 2310 warna hitam, 1 (satu) buah buku rekapan pemasangan nomor, 3 (tiga) buah balpoint, 1 (satu) lembar kertas pesanan nomor togel, 12 (dua belas) lembar kertas kosong, 5 (lima) lembar kertas sobekan kertas pemeton berisi ramalan. Selanjutnya tersangka diamankan di Polres Pemalang untuk pengembangan lebih lanjut,tersangka telah melanggar pasal 303 KUHP tentang perjudian serta terancam hukuman kurungan maksimal 4 tahun penjara serta denda 10 juta rupiah (kkh)

Kapolres Pati Siap Berantas Tindak Kekerasan Terhadap Anak MITRAPOL, PATI - Kapolres Pati menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Pati bahwasannya harus bersenergi dengan Kepolisian dan TNI. “Jika ada anggota saya yang melakukan pelanggaran laporkan saja, nanti saya sendiri yang akan menangkap oknumnya” tegas Kapolres Pati AKBP Ari Wibowo S.IK, belum lama ini saat melakukan sambutan di acara Seminar Rakyat Anti Narkoba dan Anti Kekerasan Terhadap Anak, Rabu (28/12/2016). Kapolres juga meminta masyarakat Kabupaten Pati bersama-sama melakukan pencegahan ancaman kekerasan terhadap anak, KDRT, Stop Pungli dan Anti Narkoba. “Kami dari Kepolisan Pati siap bersinergi dengan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Pati dan siap membantu mengayomi masyarakat yang membutuhkan bantuan kami,” jelas Kapolres. Masyarakat, masih katanya, jangan merasa takut jika menemukan kejanggalan di masing-

masing desa atau ada oknum polisi yang meresahkan segera melaporkan ke pihak berwajib, “bersihkan sampah-sampah yang meresahkan masyarakat Kabupaten Pati, tegakkan keadilan dan pengayoman. Mari bersama-sama kita kompak dan tegas jangan takut jika ada penindasan,” tutup AKBP Ari Wibowo. (agus)


EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

INFO TNI

9

Panglima TNI Hentikan Sementara Kerja Sama Militer dengan Australia

MITRAPOL, JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menghentikan sementara kerja sama militer dan pertahanan dengan Australian Defence Force (ADF). Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo membenarkan adanya penghentian sementara kerja sama militer antara TNI

dengan ADF. “Penghentian kerja sama militer antara kedua negara tersebut, terkait adanya pelecehan terhadap idiologi Pancasila dan kurikulum pendidikan militer,” kata Panglima TNI dihadapan awak media, usai memberikan ceramah pada acara Rapat

Kerja Nasional Pembangunan Pertanian, di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (5/1/2017). “Terlalu menyakitkan dan tidak perlu saya jelaskan di sini, tentang tentara yang dulu, tentang Timor Leste dan tentang Papua yang terus merdeka serta Pancasila yang diplesetkan menjadi Pancagila dengan lima silanya yang tidak benar,” ungkap Gatot Nurmantyo. Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, penghentian kerja sama militer ini menunggu sampai adanya hasil investigasi dan penyelesaian serta klarifikasi dari pihak militer Australia kepada TNI. “Saya sampaikan bahwa, untuk sementara kerja sama dibidang pendidikan militer dihentikan dulu dan akan kita evaluasi,” ujarnya. “Saya tidak akan ke Australia, tapi menunggu dari hasil investigasi dan saya berterimakasih atas niat baik Chief of Defence Force Air Chief Marshal Mark Binskin yang telah meny-

ampaikan permohonan maaf dan kemudian mengganti kurikulum Australian Defence Force serta mengadakan investigasi,” kata Gatot Nurmantyo. Lebih lanjut Panglima TNI menjelaskan bahwa, terkait penghentian sementara kerja sama militer kedua Negara (TNI dan ADF), beberapa waktu lalu Chief of Defence Force Air Chief Marshal Mark Binskin telah mengirim surat kepada saya selaku Panglima TNI terkait empat hal, yang berisikan permohonan maaf, perbaikan kurikulum, akan melaksanakan investigasi dan akan mengirimkan Chief of Army Australia untuk datang meminta maaf dan klarifikasi kepada Kepala Staf Angkatan Darat dan kepada Panglima TNI. “Saya dengan Marsekal Mark Binskin adalah sahabat, dia adalah teman baik saya, dan beliau sudah mengirim surat kepada saya terkait permohonan maaf tersebut,” ucap Gatot Nurmantyo.

Dihadapan awak media, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga menyatakan bahwa bagi militer, idiologi negara adalah hal yang sangat prinsip bahkan prajurit rela mengorbankan jiwa dan raganya demi mempertahankan idiologi negaranya. “Dalam pendidikan doktrin militer, bahwa setiap tentara harus sangat mencintai idiologi bangsanya dan setiap prajurit rela mengorbankan jiwa dan raganya untuk menghadapi apapun juga terkait ideologinya,” ungkapnya. Menurut Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dalam setiap pasukan khusus, doktrin terhadap idiologi harus diberikan secara luar biasa agar benar-benar mencintai negaranya dan kepada musuhnya pun harus di doktrin bahwa dia adalah musuh. “Pada saat melaksanakan tugas operasi, pasukan khusus itu operasinya one way ticket, dia rela untuk itu,” pungkasnya. (Ali)

MITRAPOL, MAJENE - Minggu (1/1/2017) kemarin pada pukul 10.00 Wita diadakan acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Nurul Taqwa Kompi A Yonif 721/Mks Majene. Acara Maulid Nabi Muhammad SAW dihadiri kurang lebih 120 orang, turut hadir Dandim 1401 Majene Letkol Inf Rahman, Wakapolres Majene Kompol Muh Arif, Danramil 140101 Banggae Kapten Inf Purwantoro, Para Danton Kompi A Yonif 721/Mks, Perwakilan Anggota Polres Majene, Anggota Kompi A Yonif 721/Mks, Ibu-ibu Ranting Kompi A Yonif 721/ Mks Majene, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta tamu dan undangan lainnya. Pada kesempatan ini, Dandim Majene menyampaikan beberapa hal

terkait peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, sambil mengajak masyarakat untuk kembali merenungkan keutamaan nilai-nilai keteladanan Nabi Besar Muhammad SAW. Begitu juga Teladan sebagai sumber inspirasi dalam membangun tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilandasi oleh nilai moral dan nilai etika yang luhur dan Mulia. Selain itu, Letkol Inf Rahman juga menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Luqmanul Hakim, Desa Adholang Dhua, Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene yang juga turut hadir Lukman SPd, M.Pd Wakil Bupati Majene, Anggota DPRD Majene, Kepala Pelaksana BPBD, Camat Pamboang, Babinsa Koramil 1402-02 serta tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan para pemuda.

"Mari kita bersholawat dan berdoa agar NKRI yang kita cintai tetap dalam situasi dan kondisi aman, damai serta tercipta rasa persatuan dan kerukunan antar umat beragama karena kita ini bersaudara dalam bingkai NKRI," tutur Lekol Inf Rahman. (rizal)

MITRAPOL, MAJENE – Dandim 1401/Majene Letkol Inf Rahman memimpin apel pagi di Kompi A Yonif 721/Mks, Lingkungan Pangali Ali Kelurahan Pangali Ali Kecamatan Banggae Kabupaten Majene Apel Pagi dilaksanakan dalam rangka Kerja Bhakti "Jumpa Berlian", Jumat (6/1/2017) pukul 07.30 sampai 09.30 Wita. Apel pagi yang diselenggarakan Dandim 1401/Majene letkol Inf Rahman diikuti sekitar 200 orang, yang turut hadir dalam apel pagi hari ini, Kasdim 1401/ Majene Mayor Arm Syafaruddin, Danki A Yonif 721/Mks Majene lettu Inf Fandi Pamungkas, para Perwira Staf Kodim 1401/Majene, para Danramil Jajaran Kodim 1401/Majene, para Danton Kompi A Yonif 721/Mks Majene,

Personil Kodim 1401/Majene dan Personil Kompi A Yonif 721/ Mks. Letkol Inf Rahman dalam apel pagi ini mengatakan, kegiatan jumpa berlian ini sangatlah penting dan memang harus dilakukan secara rutin karena kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan. “Melaksanakan kegiatan seperti sekarang ini kita sangat merasa memiliki tanggung jawab dalam merawat lingkungan agar selalu terlihat bersih teduh dan nyaman serta mewujudkan budaya hidup sehat, bersih diwilayah Kodim 1401/Majene,” papar Dandim. Dandim 1401/Majene juga menyatakan bahwa Kerja Bhakti ini digelar untuk membantu kesulitan pemerintah daerah kabupaten Majene dalam menjaga

kebersihan, “maka dalam pelaksanaan kerja bhakti ini kita mengajak masyarakat untuk ikut serta membudayakan hidup bersih dan mencintai lingkungan,” pungkasnya. Kerja Bakti yang sedang berlangsung hari Jumat ini dipimpin oleh Dandim 1401/Majene bersama Wakil Bupati Majene Lukman S.Pd M.Pd dengan sasaran Kerja Bhakti dibagi dua tempat pertama di Kompi A Yonif 721/ Mks Majene, Gedung Assamalewuang, membersikan rumput liar yang sudah tumbuh di pekarangan gedung ternama di kota majene dan membersihkan wilayah Kodim 1401/Majene taman kota (TAKO) majene juga sepanjang jalan membersihkan sampah yang berserakan. (rizal)

Perwira Tinggi TNI Terima Dandim Majene Safari Maulid Brevet Kehormatan Taipur bersama Pemda dan Prajurit Makkasau MITRAPOL, PURWAKARTA Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan terima kasih kepada para Perwira Tinggi TNI AD yang masih semangat karena mau mengambil Brevet Kehormatan Taipur, walaupun sudah mau pensiun tiga tahun lagi, tetapi masih semangat untuk mengikuti latihan pemantapan, sehingga kedekatan emosional sebagai anggota Taipur menjadikan kebersamaan dan tidak menjadi sia-sia. Hal tersebut disampaikan Panglima TNI saat memberikan pengarahan dihadapan 37 Perwira Tinggi (Pati) TNI AD dan 4 Perwira Menengah (Pamen) TNI AD berpangkat Kolonel yang mendapatkan Brevet Kehormatan Taipur, serta Prajurit Satuan Pengintai Tempur (Taipur) di Lapangan Helipad Subden Denharrahlat Kostrad, Desa Kertamanah, Kecamatan Sukasari Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (4/1/2017). Adapun 41 Perwira TNI yang memperoleh penyematan Brevet Kehormatan Taipur, diantaranya Dankodiklat TNI AD Letjen TNI Agus Kriswanto, Danseskoad Mayjen TNI Dody Usodo Hargo, Irjenad Mayjen TNI Hadi Prasojo, Aspam Kasad Mayjen TNI Rudy Yulius Huli Seran, Kaskostrad Mayjen TNI Cucu Soemantri, Pangdivif-1 Kostrad Mayjen TNI AM Putranto, S.Sos, dan Pangdivif-2 Kostrad Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P. Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan rasa bangga dengan Satuan Pengintai Tempur Kostrad, karena dari semua pertanyaan dan saran yang disampaikan tidak ada satupun saran yang

mementingkan untuk kepentingan pribadi. “Semua saran yang diminta hanya untuk melengkapi kepentingan tugas, agar dapat terlaksana dengan sukses,” ucapnya. Penyematan Brevet kepada para Pati TNI AD dan Pamen TNI AD dimaksudkan untuk memberikan gambaran tentang arti penting keberadaan Prajurit Taipur dan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap satuan Taipur Kostrad. Sebelum melaksanakan penyematan Brevet Kehormatan Taipur, para Perwira Tinggi dan Perwira Menegah TNI AD tersebut melaksanaan materi latihan Taipur, mulai dari menggunakan sumpit, memanah, menembak, dayung taktis, dan ambuse dalam air. Turut mendampingi Panglima TNI saat memberikan pengarahan diantaranya, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dan Asops Panglima TNI Mayjen TNI Agung Risdhianto, M.B.A. (red)

Dandim Majene Pimpin Apel Kerja Bhakti “Jumpa Berlian”


10

JABODETABEK

EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

Kapolsek Bantar Gebang Pimpin Apel Operasi Cipta Kondisi

MITRAPOL, BEKASI - Kapolsek Bantargebang Kompol. Parjana. MM memimpin langsung apel dalam rangka operasi cipta kondisi diwilayah hukum Polres Metropolitan Bekasi Kota khususnya Polsek Bantar Gebang pada pukul 24.00 dini hari (8/1/2016). Dalam rangka operasi gabungan berkaitan dengan cipta kondisi, Polsek Bantargebang selaku tuan rumah bekerja sama dengan 7 Polsek wilayah Polres Metro Bekasi Kota,Kodim 0507 dan beberapa anggota dari Polresta Bekasi Kota serta melibatkan organisasi masyarakat dan karang taruna.“Giat Operasi kali ini dalam rangka cipta kondisi wilayah bantar gebang terkait dengan adanya informasi akan ada tawuran antar geng pemuda yang akan di lakukan diwilayah sekitar bantargebang” ujar Kompol.Parjana. Kepolisian Sektor BantarGebang pada dasarnya sangat sigap dalam menerima laporan dan mengamankan situasi agar dapat kondusif diwilayah hukum Polsek BantarGebang khususnya”. tambah Kapolsek.Terkait dengan maraknya Tawuran antar remaja diwilayah Bantar Gebang setiap

malam libur,Kompol Parjana mengutarakan,“kesigapannya dalam mengantisipasi dan meminimalisir tawuran atau yang berkaitan dengan kenakalan remaja diwilayah BantarGebang dengan melakukan kordinasi kerja sama dengan karang taruna dan organisasi masyarakat diwilayah Bantar Gebang.“ Sebenarnya faktor awalnya ialah karena mereka ingin mencari jatidiri, karena juga pas libur sekolah dan ada yang sengaja membuat situasi seperti ini, malahan ada diantara mereka yang sedang berguru ilmu kebal.” Kata Kompol Parjana Kompol.Parjana selaku Kapolsek Bantargebang secara langsung ikut turun dalam operasi kali ini serta berhasil membubarkan beberapa perkumpulan anak-anak remaja berada tempat permainan Biliard diwilayah Mustika Jaya Bekasi yang berdiri tanpa ijin.“ Pada dasarnya saya melakukan operasi ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan memberi kondisi yang kondusif diwilayah bantar gebang” ungkap prajana sekali lagi.Hasil razia gabungan yang berlangsung hingga

Pungli Merajalela Menjelang Tahun Baru 2017

minggu ( 8/1) pagi 04.20 wib dini hari Polsek Bantar Gebang berhasil menangkap anak-anak remaja berusia tanggung atau ABG yang selama ini acap melakukan tawuran di tiga titik lokasi yaitu Perumahan Bekasi Timur Regency, Perumahan Vida dan Pangkalan 7 atau Ciketing Udik,sementara bagi para pelaku yang notabene masih pada dibawah umur maka pihak polsek bantargebang akan memanggil orang tuanya terlebih dahulu dan membuat pernyataan, tetapi apabila mengulangi lagi maka mereka akan ditindak tegas dan segera diproses. Kapolsek Bantargebang Kompol. Parjana melalui Kasi Humas Polsek Bantargebang Iptu Wasidimengatakan,”bahwa pelaku yang berjumlah lebih dari 30 orang dengan menggunakan motor dan membawa senjata tajam mencoba melawan anggota dari polsek bantar gebang dan polres metro bekasi kota pada saat ingin mengamankan situasi dan para pemuda tersebut dengan berani sempat mengayunkan samurai tapi beruntung di tangkis dengan flassbool oleh pak Nurcahyo anggota Raimas Polres Metro Bekasi Kota.” terang Iptu Wasidi. Sementara ada 26 pelaku yang berhasil diamankan berikut beberapa barang bukti yang berhasil diamankan antara lain :1 bilah golok.3 bilah arit.2 bilah pedang.9 cluritSerta unit sepeda motor“Untuk pelaku yang lain, hingga saat ini masih dalam pengejaran dan sementara pelaku yang tertangkap sedang ditangani Reskrim Polsek Bantargebang” jelas Pak Wasidi. (banggas)

Pedagang Pasar Pagi Teriak MITRAPOL, JAKARTA - Pungutan Liar (pungli) hingga saat ini bagaikan Fenomena Gunung Es yang kian hari kian sulit terdeteksi dan terdata. Bahkan pungli juga dirasakan oleh masyarakat yang notabene dari kalangan menengah kebawah seperti dugaan pungli yang terus berjalan bagi para pedagang kaki lima dan seolah menjadi ajang ATM berjalan bagi petugas di wilayah pasar itu sendiri. Adanya Peraturan Presiden tentang “Pembersihan Pungli” yang sudah berjalan seolah tak membuat oknum-oknum takut. Hal tersebut terlihat saat mitrapol.com melakukan investigasi di wilayah pasar pagi, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (29/12/2016). Dari pantauan mitrapol. com bukan hanya upeti yang di minta perhari nya, sebelum berdagang pun untuk tempat dagang diharus kan membayar tempat yang tergantung luas tempat nya dan harga bervariatif mulai dari Rp 2,5 juta hingga mencapai Rp 5 juta. Dan sungguh ironis nasib para pedagang kaki lima ini. Menurut pengakuan salah seorang pedagang di Pasar pagi yang namanya enggan di sebutkan mengatakan bahwa di-

rinya sangat merasa keberatan aadanya pungutan-pungutan yang terlalu banyak apalagi saat menjelang Tahun Baru, banyak pihak-pihak yang bermain dan memanfaatkan momen-momen ini. “Pengeluaran yang harus di keluarkan banyak, semua pihak terlibat mulai dari security keamanan, kebersihan, Satpol PP serta yang lainnya. Sehari ini saja saya bisa mengeluarkan uang upeti Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu per hari dan belum lagi embel-embel lain. Namun ini terpaksa saya keluarkan demi kelancaran usaha dagang saya, kalau gak gitu dagangan di acak- acak sama oknum di wilayah ini,” ungkapnya dengan kecewa. Ketika di konfirmasi ke salah seorang yang di anggap sebagai koordinator pasar tentang kebenaran adanya pungli diapun enggan berkomentar dan mengarahkan mitrapol.com ke Pos RW. “Ayo Pak ke Pos RW aja, tanya di sana biar lebih jelasnya,” tutur Jajang dan mempertemukan mitrapol.com dengan Roni tim Satgas wilayah pasar pagi, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Di Pos RW, Roni mengatakan

Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan

Diminta Kaji Ulang Bangunan Kampus Pancasila MITRAPOL, JAKARTA - Diduga tidak memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), bangunan Universitas Pancasila yang berdiri kokoh dijalan Lenteng Agung Raya RT005 RW003, Kelurahan Serengseng Sawah Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Harus dikaji ulang kembali. Kontruksi bangunan Universitas Pancasila yang tidak mengantongi IMB setinggi 4 lapis, telah merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Kota Administrasi Jaksel. Seharusnya pihak Universitas Pancasila, mengurus dahulu kelengkapan membangun seperti UKL/UPL (Amdal) dan IMB. UKL/UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup), wajib dimiliki bangunan setinggi 4 lantai atau lebih. Dokumen ini nantinya melaporkan pengelolaan lingkungan hidup dan upaya pemantauan lingkungan hidup. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2012 Tentang Izin Lingkungan. Warga Serengseng Sawah, Tono menyesalkan akan kinerja pejabat sebelumnya. Dinas

Penataan Kota DPK Kecamatan Jagakarsa dan Suku Dinas Penataan Kota Administrasi Jaksel, dikarenakan telah membiarkan bangunan Universitas Pancasila berdiri tanpa UKL/UPL dan IMB. "Jika memang tidak bisa keluar ijin UKL/UPL dan IMB nya, jangan dipaksakan membangun kampus dilahan tersebut dong. Karena sudah jelas-jelas tidak akan bisa diproses," kata Tono. Ditambahkan Tono, semua aturan Perda dan Pergub nya jelas mas, bangunan Universitas Pancasila telah melanggar Perda DKI Jakarta No 7 tahun 2010 tentang bangunan di Provinsi DKI Jakarta dan Pergub DKI Jakarta No 128 tahun 2012 tentang pengenaan sanksi pelanggaran bangunan dan gedung. Belum lagi, Undang-undang RI No 26 tahun 2007 tentang penataan ruang, Perda KDKI No 1 tahun 2014 tentang RDTR dan Zonase, jelas Tono. Dirinya berharap Walikota Jaksel, Inbanko dan Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan. Yang baru dilantik kemarin itu, bisa menindak dan membongkar bangunan Universitas Pancasila. (abiden)

MITRAPOL, TANGERANG – Pabrik cat berskala nasional PT. Dippon Sentosa beralamat di Desa Jeunjing Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang, telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada 3 karyawannya berinisial RK, PR dan SL. Dua orang karyawan RK dan PR sudah diberikan pensangon dan tidak ada masalah. Sedangkan seorang korban PHK, SL hampir dua bulan sesudah di PHK proses pemberian uang pesangon masih menggantung, karena belum sesuai harapannya. Menurut Direktur Utama PT. Dippon Sentosa, Juliantoro mengatakan, bahwa kemampuan perusahaan memberikan pesangon sebesar Rp. 12,800,000,- dan SL sudah menerima Rp. 8,000,000,- sisanya Rp. 4,800,000,- terserah andaikan tidak mau menerima. "Kemampuan perusahaan hanya segitu, kalau tidak mau nerima terserah dan bila mau melapor tak ada yang melarang," ujarnya, Rabu (28/12/2016). Dengan masa kerja 2 tahun 1 bulan, SL meminta uang pesangon PHK sesuai aturan yang berlaku, kemampuan pe-

rusahaan memberikan uang pesangon PHK sebesar Rp. 12,8 juta telah ditolaknya. Atas permasalahan tersebut, SL melaporkannya ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tangerang sebagai yang berwenang. Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Industri Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tangerang, Deni menjelaskan, bahwa laporan PHK karyawan PT. Dippon Sentosa telah diterima dan akan dipelajari duduk persoalannya, nantinya akan dipanggil kedua belah pihak yang berselisih, anatara pihak perusahaan dan karyawannya. "Laporan PHK yang dilakukan PT. Dippon Sentosa sudah kami terima dan akan segera ditindak lanjuti," pungkasnya. (sh/dd)

Pesangon PHK Minim, Karyawan Lapor Disnakertrans Kabupaten Tangerang

tidak benar adanya informasi tersebut, kita tidak pernah melakukan pungutan sampai Rp 50 ribu dan kita tidak pernah memaksakan sampai segitu. “Hanya untuk kebersihan dan keamanan untuk memberikan gaji anggota Hansip diwilayah pasar pagi,” terang Roni. Ditambahkan keterangan Jajang yang juga mengatakan bahwa pedagang hanya diminta mengeluarkan kocek Rp 5-10 ribu perhari. “Tidak ada itu pak kami minta sampai Rp 50 ribu perhari ke para pedagang,” papar Jajang. Sementara saat hendak di konfirmasi Wiyono D. Jaya selaku Ketua RW 02, Kel. Roa Malaka tidak berada ditempatnya hingga berita ini ditayangkan. (tim)


EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

JABODETABEK

11

Diduga Tidak Sesuai Spek

Turap Jebol Merusak Bangunan SMPN 19 Ciater Tangsel Ketua Batimsus Hadiri Sertijab LT KPSKN PIN RI MITRAPOL, BEKASI - Lembaga tinggi komando pengendalian stabilitas ketahanan nasional Pers Informasi Negara Republik Indonesia (LT KPSKN PIN RI) yang di pimpin oleh Dr. Taslem Aselem sebagai Ketua Umum pada hari Kamis (22/12/2016) telah melakukan acara syukuran dan serah terima jabatan untuk wilayah Kab. Bekasi kepada Surya Darma, yang secara sah menjadi Ketua Korda Kabupaten Bekasi dan Ketua Batimsus wilayah Jawa Barat. Acara yang di hadiri oleh seluruh Ketua Korcam beserta dengan jajarannya dalam arahanya dipaparkan bahwa seluruh anggota KPSKN agar benarbenar menjadi sosial kontrol untuk program Pemerintahan pada sekarang ini, dan benarbenar menjalankan tugasnya di manapun berada sesuai dengan visi dan misi yang di dasari oleh

Motto dan Tridarma LT KPSKN PIN RI. “Kepada seluruh anggota agar membenahi Administrasi dan mengadakan percepatan untuk Audensi dengan pihak Pemerintahan, Polri, TNI serta pihak Pengusaha pengusaha yang ada di setiap Kecamatan,” ucap Firdaus. Sementara disampaikan Drs H. Maman Faturrahman yang mengatakan, agar saling bergandengan tangan dan tidak perlu takut untuk menjalankan tugas sesuai dengan Tupoksinya. “Sebab apapun yang dilakukan oleh setiap anggota, saya akan bertanggung jawab dalam pelaksanaan tugas di LT KPSKN PIN RI,” tegasnya Pantauan mitrapol.com acara tersebut berakhir dengan tertib dan kondusif hingga selesai. (mangadar)

H. Sachrudin Buka Muscam IV Partai Golkar Kota Tangerang Dicky Saputra Ketua PK Karawaci 2017-2022

Fokus Menangkan WH-Andika MITRAPOL, KOTA TANGERANG – Ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Tangerang, H. Sachrudin buka acara Musyawarah Kecamatan (Muscam) IV Partai Golkar Kecamatan Karawaci. Muscam yang dihadiri pengurus DPD Kota Tangerang dan Pimpinan Kelurahan (PL) seKecamatan Karawaci, telah sepakat memutuskan secara aklamasi Dicky Saputra terpilih sebagai Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Karawaci 2017-2022 yang digelar di Café 21 Kota Tangerang, Jumat (6/1/2017). Ketua DPD II Partai Golkar Kota Tangerang, H. Sachrudin mengatakan, bahwa pelaksanaan Muscam dilakukan serentak di 13 kecamatan, diantaranya Kecamatan Karawaci. Ia menghimbau kepada kader Partai Golkar untuk semangat membesarkan Partai Golkar, kemudian dalam pilgub Banten 2017 dapat memenangkan WHAndika. “Partai Golkar akan berusaha bagaimana WH-Andika menang, itu yang akan kita

lakukan. Target kedepan Partai Golkar disetiap agenda politik, kita dapat melaksanakan tugas dengan baik dan meraih kemenangan, baik itu di pilkada, pilgub, maupun di pilpres,” jelas Sachrudin. Pada kesempatan itu, Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Karawaci Dicky Saputra menerangkan, bahwa PK karawaci akan konsulidasi dan revitalisasi pimpinan kelurahan se-Kecamatan Karawaci, untuk menyiapkan agenda pilgub Banten 2017. Pengurus PL harus berdomisili di wilayah kelurahan masing-masing dan pengurus mau bergerak dan berjuang demi Partai Golkar. “Partai Golkar PK Karawaci akan fokus berjuang keras secara maksimal untuk memenangkan WH-Andika, Insha Allah target di angka 70% suara di Kecamatan Karawaci, dengan strategi konsulidasi dan revitalisasi pimpinan kelurahan seKecamatan Karawaci yang siap bergerak dan berjuang memenangkan Pilgub Banten2017,” ungkapnya. (shelli)

MITRAPOL, TANGSEL – Proyek turap yang baru berjalan sekitar tiga bulan, telah longsor lantaran diguyur hujan deras, turap yang longsor persis di belakang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 19 Ciater Tandon Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan. Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 19 Ciater Tandon, Suprayogi mengatakan, bahwa kejadian ini baru diketahui pada pagi hari, mungkin dikarenakan hujan deras semalam. “ karena hujan lebat semalam dan pondasi turap tidak kuat menahan debit air, maka terjadilah longsor,” ujar Suprayogi kepada Mitrapol. Di lokasi longsor, nampak pemasangan pondasi tiang turap diduga tidak sesuai spek karena tidak memakai siku yang berakibat lemahnya pondasi turap.”Kita tidak tau kontraktor siapa? Itu proyek Bina Marga Kota Tangsel dan beruntung kejadian ini masih dalam

liburan sekolah, jadi tidak ada korban jiwa,” ungkap Suprayogi. Suprayogi menerangkan, bahwa bangunan SMPN 19 yang rusak atau hancur diantaranya, 6 ruang kelas dan 8 kios kantin dan sudah dipasang garis polisi dari polsek serpong, agar anak didik tidak mendekati tempat reruntuhan itu. Semuanya sudah menjadi tanggung jawab pihak Bina Marga dan sudah di

survei ke lokasih oleh Kepala Dinas Bina Marga Hj. Retno, Kepala Dinas Pendidikan H. Mathoda dan Camat Serpong Marsinah serta Lurah Ciater. “Atas kejadian tersebut, pihak sekolah memperpanjang libur sementara bagi kelas yang rusak selama sepuluh hari, dan akan dijadwalkan kegiatan belajar mengajar pergantian pagi sama sore,” jelasnya. (dencik)

MITRAPOL, TANGSEL - Mengawali tahun 2017 Calon Gubernur (Cagub) Provinsi Banten periode 2017-2022 nomor urut 2, H. Rano Karno bersilaturahmi sekaligus berdialog dengan warga Bambu Apus, Pamulang Barat dan Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, KotaTangerang Selatan (Tangsel). Kunjungan Cagub H.Rano Karno ke Kecamatan Pamulang merupakan rangkaian kegiatan sosialisasi dengan warga Pamulang, acara ini dihadiri oleh tokoh masyarakat dan warga dimasing-masing wilayah, Rabu (4/1/2017). Pada kesempatan itu, Cagub H.Rano Karno menyambangi warga di Kelurahan Bambu Apus Kecamatan Pamulang dan berdialog langsung dengan warga Bambu Apus dan Tokoh masyarakat setempat. Dialog yang begitu santai dan penuh keakraban dengan warga dan tokoh masyarakat Bambu Apus disambut dengan penuh antusias, warga dengan serius mendengarkan program kerja yang disampaikan Cagub Banten nomor urut 2. Dalam penyampaiannya Rano membeberkan hasil yang telah dicapai selama beliau menjadi Gubernur Banten dan rencana kerja serta program-program kedepan dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat. Selama beliau menjadi Gubernur Banten sudah banyak hasil pembangunan yang sudah dirasakan oleh masyarakat Banten. Percepatan pembagunan di Provinsi Banten dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir ini dipicu oleh tingkat populasi penduduk yang mencapai 21,1%, ini berarti peningkatan penduduk sangat berpengaruh terhadap perkembangan perekonomian di Provinsi Banten. Program pembangunan yang akan dilaksanakan diProvinsi Banten seperti akan dibangunnya 4 (em-

pat) lokasi jalan tol, bendungan atau waduk, kereta bandara dan program peningkatan infrastruktur serta program kerakyatan lainnya. Cagub H. Rano Karno mengatakan, bahwa apabila masyarakat Banten mempercayakan kembali untuk memimpin Banten periode 2017-2022, akan lebih memajukan Banten, karena Provinsi Banten memiliki potensi yang luar biasa diantaranya Kekayaan alam, Potensi aset yang besar dan lain-lain. Menjawab pertanyaan salah satu warga Kelurahan Bambu Apus mengenai isu agama yang sekarang ini berkembang, Rano Cagub No.2 menjawab bahwa FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Provinsi Banten belum lama ini mendapatkan peringkat terbaik nasional dalam hal kerukunan beragama, terbukti diBanten tidak pernah ada benturan isu agama, karena kerukunan umat beragama di Banten sudah terbentuk sebelum zaman kesultanan, namun demikian untuk mendorong rasa aman dan nyaman antar umat beragama. “Saya sudah mengusulkan pembentukan FKUB sampai tingkat Kelurahan, untuk mengantisipasi isu agama agar semua tetap kondusif dan kerukunan umat beragama terjaga dengan baik, jangan

pernah takut dengan perbedaan, karena perbedaan bagi kita merupakan suatu rahmat,” ujar Rano. Tokoh masyarakat di Kelurahan Bambu Apus H. Basri mengatakan, “Kami mengajak warga Bambu Apus untuk memilih pemimpin yang sudah memiliki pengalaman dipemerintahan, bebas dari korupsi dan bisa membawa Banten menjadi lebih baik. Warga harus cerdas dalam memilih pemimpinnya, saya berharap H.Rano Karno bisa terpilih kembali menjadi Gubernur Banten periode 2017-2022,” ucap Basri kepada Mitrapol. Anggota DPRD Kota Tangsel dari PPP Ratu Chumairoh Noor menghimbau kepada masyarakat dan Kader PPP untuk bergerak bersama memenangkan Pasangan Calon (Paslon) nomor 2. H.Rano Karno-Embay Mulya Syarif untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten periode 2017-2022, jelas Ratu Chumairoh Noor kepada Mitrapol di kediamannya di Pamulang Barat. “Jadilah pemilih yang cerdas, pilih pemimpin yang bersih, profesional dan mampu membawa perubahan Banten menjadi lebih baik. Masyarakat Pamulang diminta untuk mengawasi dan mengawal Pilgub ini berjalan dengan aman dan damai,” pungkasnya. (a fauzi)

Cagub Rano Karno Silaturahmi dengan Warga Pamulang Tangerang Selatan


12

NUSANTARA

EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

Pesta Sabu

Kakak Bupati Dharmasraya Diamankan Polisi

Kasat Narkoba Polres Dharmasraya saat menunjukan barang bukti

MITRAPOL, DHARMASRAYA - Penangkapan pelaku narkoba di Dharmasraya oleh Satuan Sat Narkoba Polres Dharamaraya makin menunjukan taring serta keseriusan dalam membasmi narkoba di Kabupaten Cati Nan Tigo ini dua pelaku narkoba yang diamankan oleh Polres Dharmasraya bersama dengan barang bukti (BB). Dalam penangkapan ini berhasil diringkus dua pelaku kasus penyalahgunaan narkoba oleh jajaran Satuan Narkoba Polres Dharmasraya, Selasa 10 Januari 2017 sekitar pukul 04.00 WIB di Abai Siat. Salah seorang pelaku yang berhasil di amankan dalam penangkapan ini adalah kakak kandung Sutan Riska Tuanku Kerajaan. SE yang pada saat ini menjabat Bupati termuda di Kabupaten Dharmasraya. Ini satu bukti keseriusan Polres Dharmasraya membasmi

narkoba tanpa pandang bulu dan patut di acungkan jempol kinerja Polres Dharmasraya yang bersinergitas dengan masyarakat Dharmasraya. Kakak kandung Bupati yang diketahui bernama Arcos Chaniago (35) itu ditangkap saat memakai barang haram tersebut bersama temannya, Okto Rizal (22) di salah satu rumah di Jorong Ranah Pasar, Nagari Abai Siat, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya, Senin (9/1/2017) malam dan bersama mereka di temukan dan di sita Barang Bukti yang bisa di bilang istimewa. Melalui Kasat Narkoba Iptu Kalbert, Kapolres Dharmasraya, AKPB Lalu Muhammad Iwan Mahardan membenarkan tentang penangkapan tersebut. "Dua pelaku berhasil di tangkap, sedangkan seorang lagi berhasil melarikan diri (kabur) saat petugas melakukan peng-

Kegiatan Pembangunan Desa Kedungbanjar Berjalan Lancar MITRAPOL, PEMALANG Pelaksanaan kegiatan pembangunan infrastruktur desa dari anggaran APBD maupun APBN tahun 2016, untuk seluruh Desa di wilayah Kabupaten Pemalang berjalan sesuai target. Diantaranya Desa Kedungbanjar Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang. Pelaksanaan kegiatan pembangunan Desa di prioritaskan pada infrastruktur fisik, sesuai keputusan hasil musyawarah dusun. Pembangunan tersebut di realisasikan pada akses jalan di antaranya pengaspalan jalan, pembuatan makadam jalan, pavingisasi, th-

alud, juga saluran drainase, dan rehab Jembatan. Semua program pembangunan tersebut di ambil dari anggaran 2016 Rp.671,953,000 dari Dana Desa (DD) Dana Desa, dan Rp.527,686,000 dari Alokasi Dana Desa (ADD), semua telah tuntas di awal Desamber, dengan demikian Desa Kedungbanjar dapat menjadikan contoh bagi Desa lain, karena semua dana benar-benar terserap dan dilaksanakan untuk desa. Kepala Desa (Kades) Kedungbanjar, Muslikhin.S.Ag mengatakan, bahwa kegiatan pembangunan di Desa adalah

gerebekan," ucap Kalbert. Masih katanya, tapi kita akan terus buru pelaku yang kabur serta akan mengungkap jaringan komplotan ini. “Petugas mendapatkan informasi dari masyarakat setempat, bahwasanya di daerah Abai Siat ada pesta narkoba. Setelah memastikan informasi tersebut valid, petugas langsung meluncur ke tempat kejadian peristiwa (TKP). Saat ditangkap, para pelaku ini sedang asyik menggelar pesta sabu,” ungkap Iptu Kalbert. Petugas berhasil mengamankan, lanjutnya, barang bukti berupa 2 paket sabu berisi 5 jie, 7 pake kecil sabu ukuran 0.5 gram, 14 paket sabu seharga Rp 200 ribu, 28 paket sabu seharga Rp 150 ribu, 26 paket sabu seharga Rp 100 ribu, 2 paket sedang, 1 set bong, sebuah timbangan digital, 1 pak plastik klip pembungkus sabu sangat lengkap peralatan yang di gunakan oleh para pelaku yang terbilang eksklusif ini. Kemudian, sebuah dompet, sebuah kotak rokok, sebuah kotak obeng, 1 buah kotak bor, 1 buah sendok kaca pirek, 1 buah kaca pirek, 6 buah pipet plastik kecil, sebuah cotton bud, sebuah kawat pembersih kaca pirek dan uang kontan sebanyak Rp 1.350.000 bersama pelaku. "Dari tiga orang pelaku, dua orang berhasil diamankan. Seorang pelaku lagi berinisial MMT berhasil kabur dan dalam buruan petugas," tutup Kasat Narkoba Polres Dharmasraya. (ef)

upaya agar menjadi desa yang sehat dan bebas kumuh, maka titik kumuh dan banjir harus di utamakan. “Terkait soal pelaksanaan kegiatan kami sudah membentuk PPK dan TPK dan memberi kesempatan pada warga untuk ikut berperan agar tumbuh rasa memiliki dan rasa tanggung jawab bersama,” ungkap Muslikhin. Kades Kedungbanjar bangga terhadap warganya yang semangat dan optimis, semua turut berpartisipasi dalam pembangunan tersebut. “Demi kelancaran kegiatan, hingga swadayapun dilakukan masyarakat, agar semua kegiatan berjalan lebih cepat,” jelasnya. Sementara itu, Budi seorang warga Desa Kedungbanjar, menerangkan bahwa pelaksanaan kegiatan yang telah berjalan, dirinya mengaku senang dan yang paling penting harapan saya, pemerintah desa bisa guyup rukun dan transparan, serta baginya Itu cukup memuaskan. “Karena berdasarkan pelaksanaan di lapangan Desa Kedungbanjar selalu terbukaan terhadap masyarakat dalam pelayanan maupun kegiatan lainnya.” pungkasnya. (kkh)

Kades Munjul Sejaterahkan Warga Melalui Bumdes Simpan Pinjam MITRAPOL, KAB. TANGERANG - Anih selaku Kepala Desa Munjul Kab. Tangerang merupakan salah satu pemimpin wanita yang terhitung sukses memimpin desa nya. Selain cantik Anih juga diketahui pintar dan bijaksana dalam memimpin roda pemerintahan desa. Dirinya diangkat menjadi Kepala Desa oleh masyarakat Munjul dan bukan mencalonkan diri untuk menjadi Kepala Desa. Masyarakat Munjul melihat kepribadian Anih sangat baik, berwibawa dan bisa memberikan contoh yang baik bagi warga masyarakatnya, sehingga hati masyarakat tersentuh dan tergerak untuk mencalonkan dirinya menjadi Kades. “Saya meneruskan suami, sebelum saya menjadi pemimpin di desa Munjul awalnya suami saya sebagai kepala desa Munjul dan menjabat hingga 3 periode. Mungkin dengan kinerja yang bagus, amanah serta mensejahterakan masyarakat, suami saya sampai tiga kali menjabat Kades Munjul dan itupun masyarakat yang meminta. Setelah 3 periode akhirnya saya di pilih masyarakat untuk meneruskan jejak suami sebagai Kepala Desa,” terang Anih saat ditemui, Jumat (7/1).

Masih kata Kades, salah satu yang menjadi prioritas adalah pembangunan infrastruktur jalan dan membentuk BUMDES dalam bentuk simpan pinjam untuk membantu Ibu-ibu rumah tangga yag terjerat hutang kepada rentenir. “Dengan program ini saya akan bisa membantu masyarakat terbebas dari hutang rentenir. Program ini Insya Allah bisa saya bentuk dan terapkan berkat bantuan masyarakat juga demi mensejaterahkan masyarakat,” tutur­ nya. (deden)

Pembangunan kantor desa (inzet) Kades Bojong Menteng H. Yamin.

Kades Bojong Menteng Harapan Aspirasi Warga MITRAPOL, LEBAK - Masya­ rakat Desa Bojong Menteng Kec. Leuwi Damar Lebak Banten sangat senang dengan gerakan Kepala Ddesa yang sekarang yakni H. Yamin selaku Kades Bojong Menteng, Kec. Leuwi Damar, Lebak, Banten. Pasalnya banyak kegiatan desa yang telah dikerjakan. Dari pembangun lingkungan dan bahkan Pembangunan kantor Desa, karena di ketahui warga dari sekian tahun dan berganti-ganti Kepala Desa belum ada yang mendirikan Kantor Desa. H. Yamin yang dikenal warganya merupakan pribadi yang sangat rendah hati, dan selalu berbaur dengan masyarakatnya. “Kami khususnya masya­ rakat Bojong Menteng merasa bangga karena semanjak di pimpin Kades H. Yamin desa

kami banyak perubahan, mulai dari terbentuknya kantor Desa, sarana dan prasarana buat masyarakat menjadi lebih baik demi kemajuan perekonomian di desa Bojong Menteng. Dan banyak perubahan lainnya yang sangat drastis dari masa jabatan 1 tahun," terang Ucil salah satu warga yang sedang melakukan kegiatan pemasangan Pavling Blok di halaman kantor desa, Kamis (5/1). Kontribusi dan kinerja Ka­ des mulai banyak dirasakan oleh warga desa Bojong Menteng sampai ke pelosok desa. “Bahkan ada tiga titik di desa bojong menteng yang belum ada penerangan sekarang sudah terpasang salah satunya di Kp. Cigumeneng, Kaduhejo dan Cibinglu," tutupnya. (aan)


NUSANTARA

EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

APBA 2017 Sepakat di Sahkan MITRAPOL, BANDA ACEH Pembahasan anggaran pendapatan belanja Aceh (APBA) yang sebelumnya belum menemukan titik temu antara legislatif dan eksekutif Aceh akhirnya mendapat kata sepakat. Pertemuan Plt Gubernur Aceh Mayjen (Purn) Soedarmo, Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) dengan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) sejak pukul 15. 30 WIB sampai azan magrib, Rabu (04/01/2017) di ruang Banggar DPR Aceh, Banda Aceh menghasilkan kesepakatan, bahwa pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2017 pada Selasa (17/01/2017) mendatang. Penentuan penyelesaian APBA, artinya menyesuaikan waktu yang kemarin sudah ditentukan oleh DPRA, jadi penyelesaian terakhir itu tanggal 17 Januari sudah paripurna dengan Banggar DPRA. Adanya kesepakatan tersebut, maka pengesahan APBA 2017 tidak lagi dengan Peraturan Gubernur Aceh (Pergub) seperti yang direncanakan. Hal ini disampaikan Karo bid Humas provinsi Aceh Frans Dellian kepada Mitrapol. "Sementara ini sudah kita sepakati bersama DPRA bahwa APBA akan di qanunkan yang nantin-

ya akan disahkan pada tanggal 17 Januari 2017,” ujar Frans. Frans menjelaskan bahwa sebelum qanun ini disahkan, terlebih dahulu akan dilakukan pembahasan teknis antara DPRA dengan pemerintah Aceh guna menyelaraskan program program eksekutif dgn legislatif secara detail dan teknis. Informasi yang diterima GoAceh, saat ini komisi-komisi di DPRA sedang melakukan pembahasan dengan mitra kerja satuan kerja pemerintah Aceh(SKPA) terkait. "Semoga kita semua dapat menyelesaikan pembahasan APBA ini sesegera mungkin sehingga bisa disahkan paling terlambat tanggal 17 Januari nanti",harapnya. (abdul manaf)

13

Sering Terjadi Kecelakaan

Pemda Mimika Diminta Percepat Perbaikan Jalan Utama MITRAPOL, TIMIKA - Sebagian jalan Utama di Kota Timika kian hari kian memburuk, seperti yang dipantau Mitrapol sebagian jalan di Kota Timika, yang merupakan Ikon Kabupaten Mimika, Papua bagaikan ranjau yang ekstrim. Hampir setiap harinya banyak terjadi kecelakaan tunggal kendaraan roda dua berasal dari rusaknya jalan di berbagai lokasi di Kota Induk kabupaten yang dijuluki “Emeneme Yaumare” tersebut. Situasi ini berjalan sudah sangat lama diduga kuat pihak terkait kurang memperhatikan perbaikan jalanan yang keseharian merupakan jalan utama bagi masyarakat Mimika itu sendiri. Seperti yang dialami salah satu korban pengendara roda dua usai mengalami kecelakaan tunggal bernama Andi. Kepada mitrapol di Ruang Perawatan Medis RSUD Mimika, Senin (9/1/2017) Andi mengatakan, bahwa jalanan di pusat kota sangat menakutkan. "Awalnya saya jalan baik-baik saja, akan tetapi di pertengahan jalan tiba-tiba ada lubang besar di tengah jalanan dan situasi pada malam hari kurang peberangan tiba-tiba ban depan saya terjerumus di jalan rusak

dan akhirnya saya jatuh,” papar Andi. Padahal saya, katanya, sudah berusaha hati-hati. Tapi memang jalanan yang rusak tersebut posisinya ditengah jalan dan tak terduga dan juga dilokasi tersebut kurang terang. Korban mengalami benturan kepala dan memar pada bagian perut serta bagian lubang telinga korban keluar darah. Selain Andi ada lagi seorang Ibu

Peringati Maulid Nabi

bernama Margaret yang jatuh dilokasi yang sama di jalan Hasanuddin, Timika. Membenarkan keadaan jalan tersebut. "Iya, saya jatuh juga di jalan Hasanuddin itu semuanya berlubang ditengah jalan dan kurang penerangan pak,” tutur Margaret. Margaret berharap semoga segera jalanan yang rusak tersebut agar diperbaiki. (qodri)

Desa Sulakarta Gelar Pawai Keliling dan Sunatan Massal Warga Desa Keramat Jaya Keluhkan Jalan Poros Desa MITRAPOL, LEBAK - Jalan Desa yang menghubungkan 2 Desa Keramat Jaya dan Desa Cimanyangrai Kecamatan Gunung Kencana Kabupaten Lebak Banten rusak berat, jalan desa yang di lalui setiap hari oleh warga sekitar kini kondisinya memprihatinkan?. Warga di sekitar kampung Kadubatara, tokoh masyarakat sekaligus Kepala Desa Kramat Jaya berharap kepada Dinas PU Binamarga Lebak, untuk secepatnya membangun (HMD) Hoot Mix Masuk Desa. “Jalan tersebut karena luas dan rusak hingga lebih 1 km,” ujar Marsidin selaku Kepala Desa ketika di temui mitrapol. com di ruang kerjanya. Masih kata Marsidin, karena dana desa tidak mencukupi jadi saya berharap pemerintah secepatnya memperhatikan jalan tersebut. “Semoga harapan

warga Desa Keramat Jaya dan Desa Cimanyangrai di akomodir oleh pihak Dinas PU Binamarga,” ujar Marsidin. Sementara Ahmad warga Lebak yang juga mengeluhkan mengatakan bahwa jalan ini sangat vital di lalui oleh siswa sekolah dan masyarakat. “Kami meminta agar pihak pemkab segera membangun jalan tersebut karena warga sangat kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari,” ujarnya. Tokoh masyarakat sekaligus Kepala Desa Keramat Jaya saat dimintai komentarnya mengatakan bahwa untuk sementara jalan tersebut sedang dilakukan perbaikan atau tambal sulam atas partisipasi warga Desa, “karena akses jalan tersebut memnag menjadi jalan vital yang dilalui setiap hari,” pungkasnya. (aan)

MITRAPOL, PANDEGLANG –Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Desa Sulakarta Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang Banten, yang diadakan selama dua hari pada tanggal 31 desember 2016 dan 1 Januari 2017. Dalam acara tersebut, diadakan lomba pawai dan sunatan massal yang dipanitiai oleh Ustd muslim S.Pd.I sebagai Ketua, Ade Cahyadi sebagai bendahara dan Oman sebagai sekretaris serta Edi sebagai pencari dana khusus untuk para perantau yang tinggal di Jakarta. (1/1/2017) Kegiatan acara yang dibuka oleh Kepala Desa (Kades) Sulakarta, Pjs. Dulhani, dihadiri anggota Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten Yoyon Sujana SE, Kapolsek Pagelaran AKP Pazni SH, Babinsa Koramil Pagelaran Serka Jamaris, Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Pergelaran Holil MZ, Mantan Kades Sulakarta Masduki, Ketua Pemuda Eme, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta aparatur Desa. Pawai parade budaya dan kesenian serta miniatur yang di tampilkan oleh masyarakat, pawai keliling sambil bersola-

wat Nabi yang merupakan kegiatan rutin tahunan Desa Sulakarta, dipusatkan Kampung Kubang. Masyarakat begitu antusias mengikuti acara tersebut, hampir seluruh warga Desa Sulakarta andil dalam acara pawai tersebut dan dinilai oleh tiga juri yaitu, juri satu Babinsa Koramil Pagelaran Serka Jamaris, juri dua dari Polsek Pagelaran Brigadir Azat Nugraha, juri tiga Sekmat Pergelaran Holil MZ. Kades Sulakarta Pjs. Dulhani mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat Desa Sulakarta dan khususnya warga Kampung Kubang yang sudah mendukung acara peringatan Maulid Nabi. “Saya sangat berterimakasih kepada masyarakat Desa Sulakarta

atas partisipasinya yang telah membantu hingga terlaksananya acara ini, dan apa yang telah disumbangkan baik berupa tenaga, moril maupun materi semoga Allah yang membalasnya” ucap Dulhani. Dulhani menambahkan bahwa terwujudnya aca­ ra ini berkat kepedulian masyarakat, baik yang ada di kampung maupun yang ada di Jakarta. “Mudah-mudahan kedepannya lebih meriah dari ini, terselenggaranya acara ini berkat kesungguhan para pemuda dan warga, Saya berharap ini sebagai contoh dan semoga kampung lain dapat menduplikasikan,” ujarnya. (muklis)


14

NUSANTARA

EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

Forkopimda Kabupaten Aceh Timur Damaikan Dua Paslon MITRAPOL, BANDA ACEH Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Timur berhasil mewujudkan upaya damai atas perselisihan yang terjadi antara dua pasangan calon Bupati di Kabupaten Aceh Timur. Mediasi tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan yang harus dipenuhi oleh kedua pasangan calon, yaitu mencopot semua atribut yang bertentangan dengan UU Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 dan menurunkan APK yang tidak sesuai PKPU Nomor 12 Tahun 2016, Senin (02/01). Menurut Plt. Bupati Aceh

Timur, Prof. Amhar Abubakar, kedua pasangan calon sepakat untuk berdamai dan menjalankan ketentuan sesuai kesepakatan dengan Forkopimda. “Jika dalam 2×24 Jam ketentuan tersebut tidak dilaksanakan, maka aparat keamanan akan melakukan penindakan. Ini demi keamanan dan kenyamanan masyarakat Aceh Timur,” jelas Prof. Amhar dalam wawancaranya kepada media di Mapolres Aceh Timur. Sementara Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto mengungkapkan, proses hukum akan terus ditegakkan jika masing-masing simpatisan mengu-

langi kembali kejadian tersebut. “Untuk kejadian sebelumnya, proses hukum tidak dilanjutkan karena tidak adanya laporan dari masing-masing paslon. Keduanya telah mengakui kesalahan masing-masing dan berjanji untuk menjaga keamanan Aceh Timur,” tutur Kapolres. Dalam kejadian tersebut, lanjut Kapolres, tidak ditemukan adanya korban jiwa. Namun, kerugian materiil seperti kerusakan kendaraan maupun posko juga akan ditanggulangi secara mandiri oleh masingmasing paslon. Sebelumnya, massa dari Paslon Nomor Urut 1 Ridwan

MITRAPOL, PANDEGLANG - Ruangan kerja Kepala KUA wilayah Kecamatan Carita kurang memadai, hal ini berdasarkan dengan rumah yang dikontrak menjadi kantor KUA wilayah Kecamatan Carita Kab. Pandeglang Banten. Baki S.HI selaku Kepala KUA Kecamatan Carita saat ditemui mengatakan keluh kesah nya dengan Kantor KUA saat ini. dia menjelaskan bahwa ruangan

KA. KUA menyatu dengan ruangan staf. “Untuk Kantor KUA saat ini masih ngontrak pertahun Rp. 5 Juta, itupun masih atas tanggung jawab saya sendiri dikarenakan dana untuk biaya kontrak ditahun 2016 dari Kementrian Agama belum turun, sedangkan sekarang sudah 2017,” paparnya, Kamis (5/1). Dijelaskannya, untuk pengajuan pembangunan Kantor KUA sudah beberapa kali saya ajukan pak?, namun sampai detik ini masih saja begini. “Kita sebagai pelayan masyarakat selalu menjalankan Visi Terwujudnya masyarakat Indonesia yang taat beragama, Rukun, Cerdas, dan Sejahtera Lahir Batin dalam rangka mewujudkan Indonesia yang berdaulat Mandiri dan berkepribadian berdasarkan Gotong-royong,” terang Baki. Staf KUA juga banyak mengeluhkan fasilitas yang ada saat ini tentang ruangan kerja

yang lebih layak. Saya sebagai Kepala KUA, katanya, hanya bisa berkata sabar ke para staf, tapi harus sampai kapan?. Sedangkan kontrak sudah habis dan biaya kontrak rumah yang jadi kantor KUA ini belum dibayarkan. “Apabila yang punya rumah menekan kami dan menyuruh pindah dengan berat hati, kami harus angkat kaki tapi tidak tahu harus kemana,” katanya. Kepala KUA berharap kepada Kemenag RI dan Pemkab Pendeglang agar segera menganggarkan dana pembangunan Kantor KUA Kecamatan Carita, “Semua demi pelayanan kami kepada warga masyarakat di Carita. Dari tahun 2013 saya menjabat namun hingga saat ini pembangunan kantor belum juga terealisasidan kami mesti menunggu sampai kapan,” pungkasnya. (royen/elianto)

MITRAPOL, TIMIKA - Lampu Penerang Pelabuhan Pomako Timika Kabupaten Mimika, Papua hingga kini tak berfungsi dengan baik. Melihat hal ini sangat di sayangkan, pasalnya Pelabuhan Pemako, Timika Papua merupakan pelabuhan Transit Nasional namun hingga kini Pelabuhan yang setiap kedatangan Kapal yang dipenuhi Ribuan Penumpang tersebut diduga tak diperhatikan pihak berwenang. Pantauan mitrapol.com hingga kini pelabuhan kebanggaan masyarakat Mimika tersebut tak dilengkapi fasilitas yang memadai mulai dari ruang tunggu yang tak dilengkapi kursi untuk penumpang hingga tak berfungsinya penerangan lampu untuk para penumpang pada malam hari.

Tentunya ini berpotensi menimbulkan rawan kejahatan dan kriminal, selain itu penjagaan di area pada saat naik dan turun nya penumpang rawan ricuh karena minimnya penjagaan dan tak beraturan pada area tangga kapal, diketahui keadan ini berjalan sudah lama. Padahal kabupaten Mimika, Papua boleh dikatakan termasuk daerah berkembang dan maju. Seorang penumpang di lokasi pelabuhan Pomako, Timika yang tak mau disebutkan namanya kepada mitrapol.com, Sabtu (31/12/16) mengatakan, "ini ironis karena dilihat dari hasil bumi Timika yang begitu tinggi tidak signifikan dengan fasilitas publik yang ada bahkan minim diantaranya seperti area Pelabuhan Pomako, masa Pelabuhan ini dari tahun ke ta-

hun hanya pakai lampu sorot dari kapal??,” terangnya. Masih katanya, Sementara tiang lampu yang berdiri di Pelabuhan lampunya tidak menyala dan penuh dengan kegelapan, hal ini bisa saja memicu tindak kriminilitas. “Harapan saya sebagai penumpang agar pemerintah segera memfungsikan kembali fasilitas penerangan di wilayah Pomako sehingga memberi dampak positif bagi penumpang," tutupnya. Sementara itu salah satu pihak terkait dalam hal ini Kepala Syahbandar ketika mau dikonfirmasi namun yang bersangkutan katanya sedang di luar Daerah dan hingga berita ini di tayangkan belum bisa di konfirmasi. (qodri)

Kepala KUA Carita Keluhkan Pembangunan Kantor

Kepala KUA Carita, Baki S.HI

Penumpang Minta Lampu Penerangan di Pelabuhan Pomako Diperbaiki

Abubakar (Nek Tu) – Tgk. Abdul Rani (Polem) dan Paslon Nomor Urut 2 Hasballah M. Thaib (Rocky) – Syahrul bin Syama’un (Linud) terlibat aksi saling balas serang sejak Minggu (01/01) sore. Akibat kejadian tersebut,

tercatat kerusakan pada beberapa kendaraan roda empat, baliho, poster, maupun posko tim pemenangan dari masingmasing pasangan calon. Namun demikian, tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut. (abdul manaf)

Bupati Pemalang Bpk.H.Junaedi.SH.MM setelah potong tumpeng Di pendopo Kab. Pemalang

LAUNCHING CITY BRANDING MITRAPOL, PEMALANG Launching City Branding, kini di resmikan, dengan di tandai potong tumpeng oleh Bupati Pemalang, H. Junaedi SH. MM di aula pendopo Kabupaten Pemalang bersama tamu undangan dari berbagai instansi, untuk mensosialisasikan program City Branding agar mencapai harapan, dengan sumber dan potensi alam yang cukup tinggi di Pemalang, Rabu (28/12/2016). Dalam sambutannya, Bupati Pemalang, H. Junaedi SH. MM mengatakan, “Ini yang bersifat komunikatif dan mengandung keindahan budaya serta keramahan lingkungannya, hingga sesuai nama disandangnya Pemalang Pusere Jawa,” kata Junaedi. Bupati Pemalang berharap, bahwa hal ini segera diungkap, karena Kabupaten Pemalang memiliki beberapa tempat sebagai mutiara yang terpendam, memiliki banyak Branding, hingga setara dengan kota lainnya. membuat City Branding agar cepat mendunia dan menjadikan Pemalang Hebat, Pemalang Bisa, Pemalang Berjati Diri. Kabupaten Pemalang siap berkarya dengan beragam kondisi dan punya potensi pariwisata yang baik hingga membuat Kabupaten Pemalang berbenah. Salah satunya dengan meluncurkan logo dan slogan City Branding. Dikatakannya, bahwa sela-

ma ini keberadaan wilayahnya sebagai destinasi wisata masih tertinggal dengan daerah-daerah yang ada di sekitarnya. Pemalang masih kalah pamor dengan dua kota yang mengapitnya, Pekalongan dan Tegal. "Karena itu city branding diharapkan bisa menjadi alat untuk memperkenalkan atau sebagai branding Kabupaten Pemalang dan meningkatkan eksistensinya dan juga bisa dikenal seperti kabupaten-kabupaten lain," ungkap Junaedi di aula pendopo Kabupaten Pemalang. Pada dasarnya Pemalang sebagai kabupaten penyangga pangan nasional, karena memiliki 2.000 hektar sawah yang menghasilkan 700 ribu ton beras per tahun, "Begitu juga dengan agropolitan lain, kita memiliki buah khas nanas madu ini datangnya dari Pemalang,"ujar Junaedi. Bupati Pemalang menambahkan, bahwa City Branding akan mencerminkan identitas, sejarah, budaya dan gaya hidup Kabupaten Pemalang yang berpedoman pada unsur-unsur keindahan alam. “Saya optimis, bahwa pariwisata di Pemalang akan berkembang dalam beberapa waktu ke depan dan beberapa atraksi atau khas kebudayaan yang dimiliki cukup beragam untuk dapat menjadi potensi pariwisata,” harapnya. (kkh)


NUSANTARA

EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

15

Bantah Tudingan, Bupati Nias Barat Lapor ke Polisi

TK Pertiwi roboh. inzet: Sekdisdik Tegal Soni Santoni bersama mitrapol.

TK Pertiwi Kemandungan Roboh

Relawan Lapor ke Dinas Pendidikan Tegal MITRAPOL, TEGAL – Bangunan sekolah taman kanak-kanak (TK) Pertiwi rusak total, lantaran atap sekolah ambruk. Warga dikejutkan suara menggelegar di malam tahun baru, ternyata dari atap bangunan yang ambruk di sekolah TK Pertiwi yang berada di RT.05 RW.02 Kelurahan Kemandungan Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. Atas kejadian itu, bangunan TK Pertiwi tidak dapat dipakai untuk kegiatan belajar mengajar. Keprihatinan atas rubuhnya atap TK Pertiwi, diungkapkan Ketua Relawan Pendidikan kelurahan Kemandungan Sudiarsih S.Pd kepada Mitrapol. “Saya turut prihatin atas musibah yang terjadi pada TK Pertiwi dan bangunan itu sudah tidak dapat lagi digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,” ungkap Sudiarsih. Sudiarsih menerangkan, bahwa kemungkinan rubuhnya atap sekolah TK Pertiwi dikarenakan bangunan tersebut sudah tua. “Sepertinya atap Bangunan sudah

rapuh dan sekiranya pemerintah kota tegal, khususnya Dinas Pendidikan memeperhatikan nasib yang menimpa TK Pertiwi dan cepat teratasi,” harapnya. Ketika ditemui, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tegal Soni Sontani SH mengatakan bahwa dirinya prihatin dan akan memperhatikan atas rubuhnya bangunan TK Pertiwi yang berdiri diatas tanah pemda. ”TK Pertiwi yang berlokasi di Kelurahan Kemandungan Kecamatan Tegal Barat berdiri diatas tanah pemda dan sudah dilaporkan ke Walikota Tegal bu Hj. Siti Masitha Soeparno,” ungkap Soni kepada Mitrapol di ruang kerjanya Ditambahkan Soni, bahwa untuk mengatasi kejadian ini, dia akan melaporkan ke Walikota dan Dinas PU terkait permasalahan ini. “Dinas pendidikan berusaha menganggarkan dan untuk memperbaiki bangunan TK Pertiwi yang rubuh, namun APBD thn 2017 belum dianggarkan,” jelasnya. (anwar saiful)

MITRAPOL, NIAS BARAT - Tudingan kepada Bupati Nias Barat Faduhusi Daely S.Pd atas penerimaan uang dana taktis (DT) proyek sebesar Rp. 5.000.000,(lima juta rupiah) yang di berikan oleh Naaso Daeli Alias Ama Feman diduga dijadikan alat untuk melakukan pemerasan terhadap Bupati Nias Barat untuk mendapatkan proyek sebesar 12 Miliar/tahun. Pada saat dikonfirmasi oleh Mitrapol, Bupati Nias Barat Faduhusi Daely S.Pd menjelaskan, bahwa dirinyanya pernah menerima uang dari Ama Feman Daeli sebesar Rp. 5 Juta dengan untuk membantu salah satu Gereja di Nias Barat. “Tetapi karena kepolosan saya mengingat Ama Feman Daeli adalah seorang hamba Tuhan, tanpa curiga langsung saya menerima uang tersebut. Setelah saya terima uang yang diberikan Ama Feman Daeli kepada saya, langsung saya simpan ke dalam lemari untuk diberikan Ke Gereja dan beberapa lama kemudian uang dimaksud langsung saya serahkan kepada pengurus disalah satu Gereja,” ungkap Faduhusi di ruang kerjanya. (30/12/2016) Bupati Nias Barat mengatakan, “Ironisnya, beberapa lama kemudian Ama Feman men-

datangi kantor saya bersama wartawan, dalam pertemuan tersebut Ama Feman melontarkan kata-kata untuk menakunakuti saya, bahwa Rekaman video penyerahan uang untuk bantuan gereja tersebut telah dilaporkan ke KPK dan di Kejati Sumut, kata Ama Feman uang itu bukan bantuan untuk Gereja tetapi untuk Dana Taktis (DT) Proyek, dengan sontak saya merasa terkejud mendengarnya tetapi karena saya tidak merasa bersalah maka saya hanya menjawab silahkan saja, apabila saya bersalah nanti maka saya siap di pecat dari jabatan sebagai Buapti Nias Barat dan siap menerima tindakan hukum sesuai yang berlaku,” ujar Faduhusi. Dijelaskannya lagi, bahwa sebelum beredarnya rumor tersebut, “Ama Feman Daeli pernah mengancam saya di salah satu Plaza di kota Medan dengan mengatakan apabila saya memberikan dia proyek sebesar 12 Miliar maka dia akan menghapus rekaman vidio yang telah dia rekam sebelumnya, pada saat dia melakukan aksi tersebut, ada beberapa orang yang menyaksikan langsung, tetapi saat itu juga saya tidak mengindahkan permintaannya karena saya tidak merasa bersalah, karena dana itu untuk membantu salah satu Gereja di Nias Barat bukan menerima sogokan untuk menjanjikan proyek,” terang Faduhusi. “Baru-baru ini saya merasa kaget atas pernyataan yang dilontarkan Ama Feman Daeli kepada sejumlah media elektronik dan media Cetak yang mana tudingan kepada Bupati Nias Barat atas penerimaan uang sebesar Rp. 5 Juta, pada hal

uang tersebut telah saya berikan kepada pengurus disalah satu Gereja,” imbuh Bupati Nias Barat Menurut Faduhusi Daeli, Atas tudingan dan dugaan pemerasan yang dilakukan oleh Naaso Daeli alias Ama Feman yang terjadi di salah satu Plaza di kota medan, maupun tudingan melalui pemberitaan, telah dilaporkan ke Polres Nias pada tanggal 27 Desember 2016 untuk diproses secara hukum,” ungkapnya. Atas rumor yang beredar, seorang warga Nias Barat, F. Waruwu mengatakan bahwa tudingan tersebut terhadap Bupati Nias Barat atas penerimaan uang Dana Taktis proyek sebesar Rp. 5 Juta dari Ama Feman tidak masuk akal. “Jangan-jangan itu merupakan jebakan terhadap Bapati yang dilakukan oleh Naaso Daeli untuk memeras Bupati Nias Barat demi mendapatkan proyek,” katanya. Menanngapi terkait tudingan terhadap Bupati Nias Barat, tokoh masyarakat Nias Barat s. Gulo mengatakan bahwa Kepribadian Bupati Nias Barat Faduhusi Daely S.Pd masyarakat sangat mengetahui. “Kami masyarakat sangat mengakui dan mengenal kepribadian Faduhusi Daely S.Pd, dia adalah sosok pimpinan yang sangat berjiwa sosial. Kalau menurut hemat, jangankan menerima uang sogokan sebesar Rp. 5 Juta, sedangkan sumbangannya saja mungkin lebih besar untuk membantu kegiatan atau Gereja-gereja diwilayah Nias Barat, atas tudingan tersebut kami nyatakan bahwa itu tidak benar,” tegasnya. (safenia gulo)

Ketua Pasopati dan Lurah Semirejo Kades Mekarjaya Tertangkap Saat Pesta Sabu Dukung Paslon Haryanto-Arifin

H. Udin Saprudin

MITRAPOL, LEBAK - Oknum Kepala Desa Mekarjaya H. Udin Saprudin tertangkap Satuan Narkoba Polres Pandeglang, saat sedang asik berduaan di dalam kamar hotel dan diduga sedang melakukan pesta sabusabu bersama teman wanita nya di sebuah hotel di kawasan Labuan, Rabu malam (28/12) belum lama ini. Menurut Narasumber yang dapat dipercaya yang menerangkan kepada mitrapol.com, bahwa dalam penggerebekan itu Tim Satnarkoba Polres Pandeglang di sebuah kamar hotel di kawasan Labuan menang-

kap pasangan sejoli yang tak lain adalah H. Udin Saprudin selaku Kepala Desa Mekarjaya, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak bersama seorang wanita. “Selain itu petugas juga menemukan barang bukti sebuah bong alat penghisap sabu dan kristal putih yang di kemas plastik kecil. Kini kedua tersangka sudah di amankan di Mako Polres Pandeglang guna pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap narasumber yang tidak mau namanya disebutkan. Sementara, Ketua Badan Permusawaratan Desa (BPD) Mekarjaya, Damanhuri saat dimintai keterangannya memilih bungkam dan enggan memberikan komentar dalam kasus yang menimpa Kades Mekarjaya tersebut. "Kang mohon maaf saya belum bisa berkomentar," ujar Damanhuri melalui pesan singkatnya kepada mitrapol.com, Senin (2/1) kemarin. Sedangkan Sekretaris Desa Mekarjaya, Mufid tidak bisa di hubungi, berulangkali menghubunginya melalui sambungan selulernya selalu tidak aktif. (aan)

MITRAPOL, PATI - Demi mendukung figur amanah dan Noto Projo Mbangun Deso, Ketua Pasopati Dwi Toto dan Triyono Lurah Semirejo Kabupaten Pati Jawa Tengah menyatukan tekad untuk bersatu dan mendukung pasangan Haryanto-Arifin untuk maju dalam bursa pasangan calon Bupati Pati dan Wakil Bupati. Hal tersebut diungkapkan Dwi Toto dan Triyono usai menggelar dan mensukseskan acara Seminar Rakyat Anti Narkoba dan Anti Kekerasan Terhadap Anak yang dilaksanakan pada Rabu (28/12) kemarin di Kab. Pati. “Kami siap mendukung 100% dan mensukseskan Pilkada, semoga kedepannya Kabupaten Pati lebih baik dalam infrastuktur pembangunan jalan di tingkat desa dan kami juga siap mendukung pasangan Haryanto-Arifin menjadi bupati pati periode 2017-2022. Maju terus agar kabupaten pati lebih baik, Guyub Rukun Noto Projo Mbangun Deso,” papar Triyono yang di Amini Dwi Toto saat ditemui di balai desa Semirejo, Kamis (29/12).

(dari kiri) Triyono, Mugi Rahayu Wartawati Mitrapol dan Dwi Toto

Ditambahkan Dwi Toto selaku Ketua Pasopati yang mengatakan bahwa kepada masyarakat Kab. Pati khususnya mari kita bersatu mensukseskan Pilkada yang akan datang dan jangan terpengaruh oleh provokasi yang suka menjelekkan privasi sesorang. “Mari bersama membuat citra yang lebih baik guyub rukun bersatu kompak saling bergotong royong mengayomi memberikan pelayanan masyarakat yang lebih baik,” ucap Dwi.

Triyono dan Dwi Toto juga mengucapkan selamat datang Arist Merdeka Sirait pada hari Rabu, (28/12) kemarin di Desa Semirejo, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. “Kami juga ucapkan selamat atas suksesnya seminar rakyat anti narkoba dan stop kekerasan terhadap anak, kita harus bersama-sama memutus mata rantai kekerasan terhadap anak yang semakin hari semakin menjadi di Indonesia,” tutupnya. (agus)


16

NUSANTARA

EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

Kapolda Sumut:

2016, Tindak Kejahatan Korupsi dan Narkoba Meningkat

MITRAPOL, SUMUT - Polda Sumut menggelar press release tindak kejahatan pada penghujung tahun 2016 dan perbandingan dengan tahun 2015, di Aula Tribrata Polda Sumut. Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kapoldasu Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Drs Adhi Prawoto, Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol. Andi Loedianto, Pangdam I/BB diwakili oleh Brigjen TNI T. Aritonang dan sejumlah pejabat utama Polda Sumut serta para awak pers Sumut, Kamis (29/12/2016). Dari berbagai jenis tindak kejahatan tersebut, Polda mengidentifikasi 10 tindak kejahatan menonjol. Berdasarkan Jumlah Tindak Pidana (JTP), posisi teratas adalah jenis kejahatan pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor dan penganiayaan berat (anirat).

Posisi ke lima adalah judi, narkoba, pemerasan dan pengancaman, penyelundupan, illegal loging. Untuk JTP terjadi penurunan Curat dari tahun 2015 ke tahun 2016, yakni dari 6.113 JTP menjadi 4.970, curas dari 1.251 menjadi 993, curanmor dari 5.453 menjadi 4.279, anirat dari 3.215 menjadi 2.866. Kemudian judi dari 1.972 menjadi 1.641, narkoba dari 4.711 naik menjadi 5.460, pemerasan dan pengancaman dari 752 menjadi 727, penyelundupan 77 menjadi 55, illegal longging dari 56 menjadi 72 dan tindak pidana korupsi dari 28 menjadi 20. Dalam acara pertemuan tersebut juga Kapoldasu berkesempatan memberikan hadiah dan sertifikat penghargaan kepada para pemenang lomba fotografi dengan tema foto Kegiatan Aksi Damai 411 dan 212. Adapun para pemenangnya untuk juara I diberikan kepada Septianda Perdana dari kantor berita

MITRAPOL, LEBAK - Dukungan untuk pembubaran lembaga Komisi Transparansi dan Partisipasi (KTP) Kabupaten Lebak terus mengalir, salah satunya datang dari Lembaga Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia (LBH dan HAM) Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Lebak. Ketua LBH dan HAM DPD KNPI Lebak, Acep Saepudin mengatakan bahwa lembaga KTP saat ini tidak di perlukan, sebab Peran dan Fungsi pejabat pengelola Informasi dan dokumentasi (PPID) sebagai amanat undang-Undang Nomor 14 Tahun 2018 Tentang keterbukaan informasi Publik telah menggantikan peran KTP dari segi transparansi. “KTP tidak memiliki kewenangan untuk menyelesaikan sengketa informasi karena kewenangannya berada pada komisi Informasi, sehingga saat ini Kabupaten Lebak Lebih membutuhkan komisi Informasi dan KTP Lebak sudah sangat Layak untuk di bubarkan,” ujar Acep Saepudin, Rabu (4/1/2017). Disamping PPID, kata Acep, kabupaten Lebak juga membentuk Dinas Komunikasi dan Informasi, sehingga sangat jelas kewenangan KTP semakin menghilang. Sedangkan dilihat dari segi Anggaran, KTP menghabiskan Rp. 600 Juta Pertahun, “bagi saya ini adalah pemborosan anggaran karena KTP

tidak di berikan kewenangan yang jelas, bahkan tidak memiliki kewenangan ajudikasi,” terang Acep. Dikatakannya, Dilihat dari aspek yuridis pertumbuhan Perda KTP dari Perda nomor 6 tahun 2004 menjadi perda nomor 2 tahun 2012 tidak mencantumkan undang-undang nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, “Dengan demikian perda KTP nomor 2 tahun 2012 dapat di nyatakan tidak berlaku secara yuridis karena bertentangan,dan atau tumpang tindih dengan undang-undang no 14 Tahun 2008″ pungkasnya. Sementara itu, Ketua Kumpulan Mahasiswa Lebak (Kumala) Imem Nurhakim, meminta kepada Pemerintah Eksekutif maupun Legslatif untuk lebih tegas dan mengkaji ulang persoalan Perda KTP yang sudah jelas melanggar UU agar lebih jelas tupoksi tugas dan kewenangan kerjanya. “Selama ini fungsi dan kewenangannya hanya sampai mediasi tidak sampai ke sidang adjudikasi,” imbuhnya. Kumala dalam hal ini, lanjutnya, sepakat kalau persoalan adanya pengawasan terhadap tansparansi publik atau PPID transparan persoalan informasi publik, “kenapa tidak Perda KTP di revisi atau tidak dileburkan menjadi KI, lebih jelas tugas dan fungsi KI dibandingkan

Antara yang menampilkan foto peserta aksi damai sedang melintas di depan Gereja HKBP Sudirman dengan tertib. Selanjutnya untuk Juara II, piala diberikan kepada Gibson Simanjuntak dari harian Posmetro Medan. Sementara untuk juara ke III dimenangkan oleh Triadi dari harian Sumut Pos. Para pemenang mendapatkan hadiah sejumlah uang tunai dan piala serta piagam penghargaan. Lomba tersebut juga memperebutkan juara Harapan I, II dan III. Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dra Rina Sari Ginting menyampaikan tujuan dari perlombaan tersebut untuk memberikan semangat kepada para awak media untuk terus memberikan dan meningkatkan kreatifitasnya melalui karya fotografi. “Kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi penghargaan Polda Sumut kepada insan media atas hasil karya jurnalistik yang dihasilkan selama ini oleh media.” ujar Kabid Humas. Usai pemberian hadiah lomba fotografi,Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dan Pimpinan Forkompida kemudian melaksanakan ekspos terkait barang bukti hasil pengungkapan Dirresnarkoba dan jajaran Polda Sumut terkait kasus narkoba yang signifikan periode Nopember sampai dengan tanggal 27 Desember 2016. Barang bukti yang dipaparkan berupa 1 kg Heroin, 55 kg sabu sabu, 195 kg ganja, 27.094 butir pil ectasy, serya 196 butir pil Happy Five.(wesli)

LBH dan HAM Lebak Dukung Pembubaran Lembaga KTP

Club Jantung Sehat Kota Solok Laksanakan Pelatihan Fisik Haji MITRAPOL, SOLOK SUMBAR - Badan Pelaksana Club Jantung Sehat Kota Solok setiap hari Minggu pukul 06.30 WIB mengadakan olahraga jantung sehat bersama masyarakat Kota Solok dan sekitarnya. Minat dari masyarakat terlihat dengan antusianya, dari banyaknya jumlah peserta yang mengikuti, sekitar 800 orang dari berbagai kalangan dan senam jantung sehat ini telah merakyat di Kota Solok Sumatera Barat. (8/1/2016) Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Club Jantung Sehat Kota Solok, H. Anwar mengatakan bahwa Club Jantung Sehat ini berdiri sejak tahun 1982 dan ketuai Dr. H. Amir Naga. “Kami beserta seluruh pengurus dan pelatih mengucapkan terimakasih, karena sampai sekarang mendapat respon dan dukungan dari pemerintah daerah Kota Solok,” ungkap H. Anwar. H. Anwar menjelakan ke-

pada Mitrapol, bahwa olahraga Senam Jantung Sehat ini tanpa dipungut biaya, kecuali ada peserta senam yang memberikan sumbangsih atau partisipasi sukarela kepada para pelatih Senam Jantung Sehat. Dan yang paling membanggakan bagi Club Jantung Sehat Kota Solok diakui oleh Yayasan Jantung Indonesia Pusat Tahun 1994 di Cibubur yang telah mendapatkan penghargaan dari Yayasan Jantung Indonesia Pusat karena tahun 1991 telah melaksanakan pelatihan fisik haji setiap tahun sampai sekarang. Pemerintah Kota Solok sangat apresiasi dengan Club Jantung Sehat yang melaksanakan fisik calon jemaah hati setiap tahunnya. “Saya berterima kasih dengan kehadiran Mitrapol di Kota Solok, karena telah membantu dalam mendapat dukungan pemerintah, dan mendapat apresiasi yang positif dari Club Jantung Sehat Kota Solok. (kinantan)

Ratusan Personil Polres Minsel Bersihkan Pohon Tumbang dan longsor Acep Saepudin

Lembaga untuk kontrol terhadp PPID selagi dibutuhkan, Kumala akan mendorong terus agar perda yang mengamanatkan pembentukan lembaga KTP dirubah kepada Perda yang secara hirarkhis perundang-undangan sebagai turunan dari UU no 14 tahun 2008 yaitu adanya lembaga Komisi Informasi di daerah,” tutup Imem Nurhakim. Perlu diketahui sebelumnya, Aksi unjuk rasa menuntut untuk di cabutnya Perda Nomor 6 Tahun 2004 yang di ubah menjadi Perda Nomor 2 Tahun 2012 dilakukan oleh puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Lebak (IMALA) di depan Kantor DPRD Kabupaten Lebak, pada Jum’at (31/12/2016). (aan)

MITRAPOL, MINAHASA SELATAN - Ratusan Personil Polres Minahasa Selatan (Minsel) dan Polsek dijajaran Polres Minsel, melakukan upaya pembersihan puing-puing pohon yang tumbang serta tanah longsor di sejumlah ruas jalan yang mengalami kemacetan lalulintas pada sore hingga malam, Minggu (8/1/2017). Puluhan pohon yang tumbang serta bencana tanah longsor ini disebabkan oleh curah hujan tinggi yang disertai angin kencang sejak pagi hingga sore tadi. Tak ayal, situasi ini mengakibatkan kemacetan lalulintas yang cukup panjang disejumlah ruas jalan. Upaya penanggulangan bencana diprakarsai langsung oleh

Polres Minsel dengan menurunkan personilnya dalam pembersihan jalan yang tertimbun tanah longsor serta pohon tumbang. Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana SH, SIK, MSi mengatakan, “Upaya yang kami lakukan ini merupakan tindakan pertama dalam rangka melancarkan arus transportasi yang sempat mengalami kemacetan lalulintas,” ungkap Arya. Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada warga masyarakat yang turut serta membantu pihak kepolisian dalam upaya pembersihan badan jalan yang tertimbun longsor dan pohon tumbang sehingga arus lalulintas kembali lancar. (hemsi)


EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

Ribuan Massa Padati Kampanye Pasangan “Yakin” MITRAPOL, SBB - Kampanye Terbuka Terbatas di Desa Luhu Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat, oleh pasangan dengan akronim “YAKIN” pasangan calon (paslon) Bupati Seram Bagian Barat periode 2017-2022 nomor urut 2, Drs. Moh.Yasin Payapo, M.Pd dan Timotius Akerina, SE., M.Si. Nampak disambut antusias warga di kabupaten tersebut. Tim Sukses pasangan YAKIN hanya menyebarkan undangan buat hampir 1000 orang saja, namun pendukung YAKIN yang hadir hampir mencapai 9.000 orang. Mereka datang untuk menghadiri dan mendengarkan sajian-sajian kampanye yang disuguhkan oleh pasangan YAKIN, pasangan yang sangat di idolakan. (7/1/2017) Secara silih berganti pasangan YAKIN menyampaikan program-program pembangunan. Adapun jurkam yang hadir pada kampanye tersebut adalah Ketua DPD Hanura Provinsi Maluku Ayu Hindun Hasanussi, Ketua DPC Hanura Kabupaten Seram Bagian Barat H. Abdullah Sillehu SH, Ketua DPD NASDEM Kabupaten Seram Bagian Barat bapak Arifin dan salah satu fungsionaris Partai NASDEM Provinsi Maluku DR. Herman Hattu, SH, MH. Dalam orasinya para Jurkam mengupas habis tentang ketertinggalan pembangunan di Kabupaten Seram Bagian Barat terutama infrastruktur jalan. Bahkan DR. Herman Hattu, SH,

MH yang juga Anggota DPRD Provinsi Maluku menambahkan bahwa selama 10 Tahun kepemimpinan Bupati terdahulu, prasarana jalan antar kecamatan tidak diperbaiki seperti jalan menuju Kecamatan Huamual, Kecamatan Waesala, dan lain-lain. Calon Bupati Drs. Moh. Yasin Payapo, M.Pd dan Calon Wakil Bupati Timotius Akerina, SE., M.Si bertekad apabila pasangan YAKIN terpilih pada Tanggal 15 Februari 2017 nanti, maka program 100 hari kerja adalah pembangunan prasarana jalan dan penerangan. Pembangunan prasarana jalan yang akan menjadi prioritas utama yakni jalan yang menghubungkan antar kecamatan dan antar Desa seperti di Pulau Kelang Kecamatan Waesala, Jalan menuju pusat kecamatan Waesala, jalan menuju Kecamatan Huamual, jalan Desa Luhu dan 19 Dusun Petuanannya serta daerah-daerah lain yang terisolir di Kabupaten Seram Bagian Barat. Disamping itu beliau juga menyampaian tentang perjuangan pemekaran Kota Kepulauan Huamual dan Kabupaten Talabati demi kesejahteraan rakyat serta menyerap ribuan Calon Pegawai Negeri Sipil. Apabila Tuhan berkenan, maka dipastikan pasangan YAKIN akan menang dengan meraih 65% dari jumlah pemilih di Pilkada Kabupaten Seram Bagian Barat Periode 2017 – 2022. (a.g. kaliky/rasid leka)

Pelantikan Eselon II dan III Kabupaten Muratara MITRAPOL, MURATARA – Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) pimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Struktural Eselo II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muratara, yang berlangsung di gedung DPRD, Jumat (30/12/2016). Sebanyak 31 pejabat eselon II dan satu pejabat eselon III di lantik langsung oleh Bupati H. M. Sarif Hidayat MM sesuai dengan perintah Mendagri dan perda Muratara yang di sahkan oleh Gubernur Sumatera Selatan. Keputusan Bupati No.027 tahun 2016 tanggal 28 Desember 2016 tentang pengangkatan pejabat eselon III. Keputusan Bupati No.028 tahun 2016 tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat eselon II dan III. keputusan Bupati No.206 tahun 2016 tentang pengangka-

tan pejabat eselon II. Acara tersebut di hadiri oleh Ketua DPRD Muratara, Efriansah S.Sos, Wakil Bupati H. Devisuhartoni, Kasdim 046/ MURA Mayor Inf Khairul Alamyah, Waka Polres Muratara Kompol ARIANTO, S.IK, jajaran SKPDdan Tokoh masyarakat serta Tokoh Agama. Dalam pidatonya, Bupati Muratara menegaskan kepada semua pejabat yang baru saja di lantik, agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab sesui dengan isi sumpah jabatan yang telah ikrarkan tersebut. “Karena tugas yang di jalankan haruslah sesuai dengan peraturan dan perundang- undangan dan tidak semata-mata mementingkan kepentingan pribadi di atas kepentingan umum,” pesannya. (dahroni)

NUSANTARA

17

Curug Bengkawah Belik Kembali Menelan Korban MITRAPOL, PEMALANG Duka mendalam menyelimuti keluarga Akhwan Gunawan 33 tahun dan Dakwah Yudistira 23 tahun warga Desa Limbangan Rt 03 Rw 03 Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang Jawa Tengah. Berniat hendak liburan untuk merayakan tahun baru berujung maut, keduanya menjadi korban derasnya pusaran air Curug Bengkawah yang berada di Desa Sikasur Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang, Minggu (01/01/2017). Kejadian tersebut bermula dari rencana merayakan tahun baru dengan berlibur yang dilakukan oleh kedua korban dengan saudara dan teman-temanya yang semuanya berjumlah 11 orang, dengan mengendarai motor kedua korban bersama rombongan menuju ke Curug Bengkawah. Korban Akhwan Gunawan berboncengan dengan istri dan anaknya sedangkan Korban Dakwah Yudistira berboncengan dengan temanya yang diiringi teman yang lainya, berangkat dari Desa Limbangan sekitar Jam : 09.30 Wib dan sampai di Jurug Bengkawah Desa Sikasur Jam: 12.00 Wib Sesampainya ditempat tujuan kedua korban dan temantemanya menitipkan motor ditempat penitipan yang sudah ada dan menuju ke Jurug dengan berjalan kaki menyusuri pematang sawah dan jalan setapak yang terjal, tiba di jurug mereka istirahat sejenak sambil

berselfi (foto-foto) menikmati indahnya pemandangan jurug bengkawah, tak lama kedua korban dan 3 teman lainya mandi ditepian jurug sedangkan yang lainya duduk-duduk di pinggir. Pada saat mandi tersebut, Akhwan Gunawan tak sengaja terbawa arus masuk kepusaran dan tenggelam, melihat temannya tenggelam Dakwan Yudistira berniat menolongnya namun naas bukanya dapat menolong melainkan ikut tenggelam dipusaran air. Sekitar 15 menit dari kejadian korban Akhwan Gunawan mengapung kepermukaan air namun sudah dalam kondisi meninggal dunia, oleh temantemanya dan warga sekitar korban dibawa ke Balai Desa Sikasur untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan medis oleh Dokter Puskesmas Belik yang disaksikan Personil Polsek Belik dan Muspika.

Kapolsek Belik AKP Hartono SH mengatakan, bahwa dari hasil pemeriksaan tim medis tidak ada tanda-tanda penganiayaan ditubuh korban kejadian ini murni kecelakaan, korban diserahkan kekeluarganya di Desa Limbangan Rt 03 Rw 03 Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang dengan dibawa ambulance dan dikawal anggota Polsek Belik, sedangkan korban Dakwah Yudistira hingga berita ini diturunkan belum diketemukan, namun Polsek Belik bersama tim SAR tetap berupaya mencari. “Kejadian dengan menelan korban jiwa di curug bengkawah sudah beberapa kali terjadi, dan sering di himbau oleh warga setempat dan sesepuh Desa agar tidak mandi di Curug, namun tidak dihiraukan oleh para pengunjung,” terangnya. (kk/irul)

MITRAPOL, BANDA ACEH Satreskrim dan Satintelkam Polres Aceh Timur bersama Densus 88 AT Mabes Polri telah mengamankan tersangka pembunuhan terhadap Muchlisin (33) wiraswasta, warga desa Desa Kuala Idi Kecamatan Idi Rayeuk Kab. Aceh timur yang dilakukan di depan anaknya yang berusia 4 tahun. Kapolda Aceh Irjen Rio S Djambak melalui Kabid Humas polda Aceh Kombes Pol Goenawan mengatakan, bahwa pada hari sabtu tanggal 31 Desember 2016 sekira pukul 14.00 wib. “Tim gabungan berhasil mengamankan tersangka Wahyudin alias Tgk Agam(43) dirumahnya di desa Seneubok Muku Kecamatan Idi Timur Kabupaten Aceh Timur,” jelas Goenawan kepada Mitrapol, Sabtu (1/12/2016). Selain Wahyuddin, satu tersangka lainnya atas nama Saiful alias sipon(43) di tangkap polisi di kecamatan Nurussalam sekitar pukul 14.45 Wib berdasarkan dari pengakuan tersangka Wahyudin bahwa mereka melakukan penembakan itu berdua dengan tersangka Saiful warga Meudang ara kecamatan Nurussalam kabupaten Aceh Timur. Kedua tersangka terpaksa dilumpuhkan karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap petugas,sehingga keduanya

memdapatkan timah panas polisi di kakinya. Kabid humas Polda Aceh mengatakan" Saat dilakukan penggeledahan di rumah tersangka Wahyudin alias tgk. Agam ditemukan satu pucuk senjata api laras pendek jenis FN merk norico buatan China, dengan jumlah amunisi 7 butir yg disimpan dibawah bantal tempat tidur.Sementara itu dari tersangka Saiful alias Apon(43) didapatkan narkotika jenis sabu seberat 0,5gram,” ujar Goenawan. Penangkapan terhadap kedua tersangka pelaku penembakan di Aceh Timur terbilang cepat. Kabid Humas Polda Aceh mengungkapkan, "Berdasarkan keterangan istri korban yang mengatakan bahwa korban pada hari Selasa(6/12/2016), sekitar pukul 08.30 Wib mendapat telepon dari seseorang untuk datang ke jalan Kasih Sayang, Desa Meunasah Ketapang, Kecamatan Darul Aman Kabupaten Aceh Timur. Sekitar pukul 09.30 Wib, Korban bersama anaknya menggunakan sepeda motor scopy berangkat menuju lokasi tersebut, dan sekitar pukul10.30 Wib, korban bertemu dengan pelaku dan terjadilah penembakan tersebut,” papar Goenawan. Selain itu, Polisi juga mengambil keterangan ter-

hadap 9 orang saksi dan melakukan analisis seluruh panggilan ke nomor Hp korban,berdasarkan keterangan tersebut serta analisa IT oleh Densus 88 Anti Teror menyimpulkan bahwa penelpon yg meminta korban datang ke jalan Kasih Sayang adalah Wahhyudin alias tgk. Agam (43) wiraswasta,yang juga merupakan DPO pelarian lapas Idi selaku terpidana kasus penembakan lainnya yang ditangani Ditreskrimum Polda Aceh. Kabid Humas polda Aceh menambahkan, dari hasil penyidikan tersebut, Satreskrim dan Satintel Polres Aceh Timur bersama Densus 88 AT melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka pelaku penembakan ini.Karena berusaha melarikan diri, kedua pelaku dilumpuhkan polisi, tersangka Wahyudin mendapatkan timah panas polisi kaki kiri dan Saiful di kaki kanan. “Setelah mendapatkan perawatan atas luka tembak tersebut, saat ini kedua tersangka sudah diamankan di Mapolres Aceh Timur, Polisi juga sedang mengembangkan kasus ini lebih lanjut, sehingga kita dapat mengetahui motif yang sebenarnya penembakan ini,serta kemungkinan adanya tersangka baru,” tutupnya. (safdar)

Berhasil Ditangkap Polisi Pelaku Penembakan di Depan Anak Kecil


18

NUSANTARA

EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

Kapolres Pimpin Sertijab Dua 5 Pos Lantas Polman Kapolsek di Tangerang Selatan Kembali Diaktifkan

MITRAPOL, TANGSEL - Sebagai salah satu bentuk penyegaran di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia, khususnya di wilayah hukum Kepolisian Resort (Polres) Tangerang Selatan, Polda Metro Jaya merotasi Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Tangerang Selatan, dan merotasi Pimpinan Polsek Kelapa Dua serta Pimpinan Polsek Pamulang pada Kamis (5/1/2017) sekitar pukul 09.00 WIB di Halaman Mapolsek Kelapa Dua yang berada di daerah Summarecon Serpong, Kabupaten Tangerang. Acara Serah Terima Jabatan (sertijab) ketiga pimpinan tersebut langsung dipimpin oleh AKBP H. Ayi Supardan, S.Sos, S.Ik, M.Si selaku Kapolres Tangerang Selatan, dan dihadiri oleh Kompol Bachtiar Alfonso, S.Ik, M.Si selaku Wakapolres Tangerang Selatan, serta para Perwira Menengah (Pamen), Kabag, Kasat, Kapolsek beserta jajarannya, dan para Kasi Polres Tangerang Selatan. Menurut pantauan mitrapol. com dilokasi acara, sertijab yang dilaksanakan tersebut meliputi rotasi Kasat Binmas Polres Tangerang Selatan yang sebelumnya dijabat oleh AKP Tatang Andi S, SH kini jabatannya digantikan kepada AKP Vilawati, Kapolsek Kelapa Dua

yang sebelumnya dijabat oleh Kompol Zainal Ahzab, AMd kini jabatannya digantikan kepada Kompol Endang Sukmawijaya, SH, dan Kapolsek Pamulang yang sebelumnya dijabat oleh Kompol R. Sartoto kini jabatannya digantikan kepada AKP Tatang Andi S, SH. Sementara Kompol Zainal Ahzab, AMd yang sebelumnya sebagai Kapolsek Kelapa Dua, kini pindah tugas menjadi Kanit IV Jatanras Polda Metro Jaya, dan Kompol R. Sartoto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Pamulang, kini pindah tugas menjadi Pamen Anjak di Polres Tangerang Selatan. AKBP H. Ayi Supardan, S.Sos, S.Ik, M.Si, dalam sambutannya di acara sertijab mengatakan bahwa Polri sebagai organisasi yang besar dan dinamis, khususnya Polres Tangerang Selatan sebagai Polres yang belum lama terbentuk senantiasa secara terus menerus harus melaksanakan upaya-upaya peningkatan kinerja dalam rangka melaksanakan tugas pokoknya yaitu memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu upaya peningkatan kinerja tersebut adalah melalui mutasi jabatan straregis di lingungan Polres Tangerang Selatan. "Polres Tangerang Selatan sebagai penanggung jawab

terselenggaranya Kamtibmas di wilayah Kota Tangerang Selatan terdiri dari 9 Polsek dengan cakupan wilayah yang luas dan memiliki karateristik budaya, culture, serta keragaman sosial masyarakat religius yang disertai tumbuhnya perekonomian di wilayah Tangerang Selatan yang mengarah kepada kehidupan modern. Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi informasi, tentunya menjadi tantangan berat Kepolisian untuk mewujudkan dan memelihara siklus kamtibmas yang kondusif, serta masih kita temukan sejumlah kelompok radikal yang melakukan aksi teror sebagai ancaman laten dan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, untuk itu perlu adanya sinergitas dengan seluruh komponen masyarakat agar bisa memelihara situasi kamtibmas di daerah masingmasing " kata Ayi Supardan. Kapolres Tangerang Selatan juga menghimbau kepada para pejabat yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi kesatuan yang ada pada saat ini, lakukan maping permasalahan yang ada untuk segera mencari solusi pemecahan segala permasalahan yang ada, jalin tali silahturrahmi dengan stake holder ditempat tugas masingmasing untuk menumbuhkan sinergitas dalam bertugas sehingga soliditas internal maupun external satuan bisa terwujud dengan baik. "Moril anggota agar terus dijaga di satuannya masingmasing sehingga hal-hal yang sifatnya bisa merugikan nama baik harus kita hindari, serta meningkatkan kinerja di semua lapisan. Kepedulian antar sesama lingkungan saya harap supaya bisa dijaga sebaik mungkin agar kamtibmas di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan bisa terjaga dengan baik," harap Kapolres. (tri wibowo)

MITRAPOL, BOGOR – Proyek pembangunan di Desa Ciaruteun Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor berjalan lancar. Penyerapan dana Alokasi Dana Desa (ADD) telah terlaksana dengan baik tanpa ada kendala. Hal itu disampaikan Kepala Desa (Kades) Desa Ciaruteun Udik, Tadjudin kepada Mitrapol, Selasa (10/1/2017). Kades Desa Ciaruteun Udik, Tadjudin mengatakan, bahwa pembangunan Desa semua sudah tuntas di bulan Desember 2016. “Semua dana benar-benar terserap dengan baik dan pembangunan di desa berjalan lancer,” jelasnya Pada kesempatan itu, Kades Tadjudin menerangkan tentang pembangunan tanggul atau turap sudah sesuai RAB dengan anggaran Rp. 190 juta dipotong pajak 11,5%. untuk pembangunan Turap jalan mulai dari cimanggu1, 2, dan 3 yang volumenya 180 m3, telah dilaksanakan dengan baik. Adapun mengenai pembangu-

nan tanggul yang di lokasikan di RT. 02 RW. 01, itu dan di RABnya tidak ada anggaran. untuk saluran irigasi, itu hanyalah kepedulian Kepala Desa kepada warga setempat dan awalnya akan di pasang pipa dari tanggul ke kali kecil untuk pengeiran ke sawah,akan tetapi kepala desa tidak menyetujui untuk di pasang pipa di khawatirkan tingkat kekuatan pipa

tersebut mudah rusak. “Akhirnya di buatkan saluran Air untuk kepentingan pengairan sawah warga setempat, yang di RAB tidak termasuk di dalam anggarannya. Pembanguan irigasi sebagai bentuk kepedulian saya selaku kepala desa, kepada warga Desa Ciaruteun Udik,” ungkapnya. (arif)

Kapolres Tangsel bersama pejabat yang di serah terima jabatan.

Kades Ciaruteun Udik: Dana ADD Sudah Terserap dengan Baik

MITRAPOL, POLMAN - Mulai bulan Januari tahun 2017, ada lima pos lantas di Kabupaten Polewali Mandar kembali diaktikan atas perintah pimpinan Brigjen Pol Drs. Nandang, MH Kapolda Sulbar kemudian ditindak lanjuti oleh Polres Polman. AKP Eduard Steffry Allan T. SIK Kasat Lantas Polewali Mandar saat ditemui dikantornya, Rabu (4/1/2017) pukul 12.00 Wib, mengatakan beberapa bulan yang lalu ada lima pos lantas di polewali mandar di non aktifkan tapi setelah ada pergantian Polda Baru Sulbar, Kapolda menginstruksikan agar semua pos lantas yang ada di Sulbar kembali di aktifkan demi mendekatkan pelayanan polisi kepada masyarakat. “Kalau selama ini petugas pos lantas di polewali mandar dianggap masyarakat telah melakukan tindakan negatif saya rasa itu tidak benar karena polisi dalam menjalankan tugasnya itu sudah pasti berdasarkan prosedur dan peraturan yang berlaku,” papar Eduard Steffry. Ditambahkannya, dengan dibukanya kembali pos-pos lantas di polman, saya berharap agar tidak digunakan ke hal-hal negatif, “terus masyarakat juga akan lebih merasa dekat dengan pelayanan keamanan kepolisian dengan tertibnya kembali pos lantas apalagi di polewali mandar ini semua pos lantas berada di jalan poros polman jadi pengendara roda dua maupun roda empat akan lebih tertib saat melintas,” terangnya

Eduard.

AKP Eduard Steffry Allan T. SIK

Dikonfirmasi mengenai penambahan pos lantas di polman, kasat lantas mengatakan tidak ada penambahan pos lantas, kalau dulu ada lima dinonaktifkan sekarang 2017 tetap lima pos lantas kembali diaktifkan dan itu kami lakukan sesuai perintah pimpinan. Kasat lantas juga menyinggung masalah jadwal petugas setiap pos lantas, di pos lantas itu sistemnya ganti-gantian menjalankan tugas ada bertugas dua orang satu pos lantas ada juga tiga sampai empat orang dan itu tergantung tempat pos lantasnya karena personil yang bertugas di pos lantas bukan orang polres tapi personil polsek disetiap wilayah. “Terus masalah pos lantas yang ada di palippis, kemarin rusak parah namun setelah ada perintah dari polda untuk mengaktifkan kembali semua pos lantas maka pos lantas yang ada di palippis kembali ada perbaiki,” tutup AKP Eduard kepada mitrapol. (rizal)

Selamatkan Nelayan Ditengah Gelombang Pasang

Kasat Sabhara Polres Minsel Rela Terjun ke Laut MITRAPOL, MINAHASA SELATAN - Aksi penyelamatan yang cukup berbahaya dan beresiko serta fenomenal layaknya film Hollywood ditunjukan seorang Perwira Polres Minsel yakni Kasat Sabhara AKP Suprijadi SE. Bermodalkan mental tangguh dan rasa kemanusiaan serta ditunjang skill individu yang mantap, AKP Suprijadi berhasil menyelamatkan seorang nelayan di Desa Ongkaw Kecamatan Sononsayang Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang hanyut dibawa ombak, Minggu (8/1/2017). Peristiwa bermula saat Tim Ranger yang dipimpin Kasat Sabhara melaksanakan pantauan dalam rangka antisipasi bencana terkait dengan cuaca ekstrim saat itu tengah melakukan Patroli di wilayah Kecamatan Sinonsayang. Saat Melintasi Desa Ongkaw Kecamatan Sinonsayang Kabupaten Minahasa Selatan Tim Patroli memantau kumpulan banyak orang yang tengah berada di pesisir pantai ada nelayan tenggelam akibat terjangan gelombang laut. Tak menunggu lama Kasat Sabhara Polres Minsel AKP Suprijadi SE, langsung melakukan upaya penyelamatan seadanya bersama warga, sebelumnya telah melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolres Minahasa Selatan AKBP Arya

Perdana,SH,SIK,MSi. Meski tindakan tersebut berbahaya dan beresiko upaya penyelamatan akhirnya dilakukan oleh Kasat Sabhara dan dua orang warga dengan peralatan seadanya,walau harus melawan ganasnya gelombang pasang upaya penyelamatan terus dilakukan dan pada akhirnya nelayan yang terbawa arus laut dapat diselamatkan. Seorang warga yang hadir dalam kejadian tersebut menerangkan, bahwa tindakan penyelamatan ini merupakan aksi nyata yang didasari oleh rasa kemanusiaan dan jiwa saling menolong antar sesama ciptaan Tuhan. ''Upaya penyelamatan tersebut sungguh luar biasa, Kami masyarakat merasa bangga dan tentunya bersyukur atas pertolongan Tuhan" jelas warga yang tak ingin disebutkan namanya Kasat Sabhara Polres Minsel AKP Suprijadi SE mengatakan, “Saat kami patroli, diketahui ada musibah nelayan tenggelam akibat terjangan gelombang laut. Kami pun langsung berinisiatif melakukan upaya pertolongan dengan dibantu beberapa warga setempat dan pada akhirnya korban dapat diselamatkan serta langsung dievakuasi ke Rumah Sakit,” ungkap AKP Suprijadi saat ditemui di RS Kalooran Amurang. (hemsi)


NUSANTARA

EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

19

Dihadiri Bupati Sumedang

GP Ansor Cisarua Peringati Maulid dengan Festival Budaya SMPN 16 Kota Cirebon Diberi Penyuluhan Berlalulintas MITRAPOL, CIREBON - Guna meminimalisir angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di jalan raya yang kerap kali korbannya adalah anak-anak atau remaja yang baru gede, Satuan Lalu Lintas Polres Cirebon Kota mencoba memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada anak-anak SMPN 16 Kota Cirebon Unit Dikyasa. Hal ini dilakukan untuk memberikan pemahaman akan keselamatan dan keamanan dalam berkendara di jalan raya. Melalui Unit Dikyasa yang dipimpin Aiptu Iwan bersama dengan anggotanya menyampaikan bahwa pendidikan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang berlalu lintas pada anak-anak seperti pengenalan rambu lalu lintas, tata tertib dan aturan berlalu lintas di jalan raya, Selasa (10/01) Lebih lanjut, dia menjelaskan, mungkin dengan pola ini

kedepan anak-anak akan lebih cerdas dan bisa menjadi pengingat bagi orang tua mereka mengingat anak-anak memiliki daya ingat yang bagus. Merekalah yang nanti mengingatkan orang tuanya ketika melanggar lalu lintas”. Dengan kegiatan penyuluhan bersifat edukasi ini, kedepannya anak-anak dapat memahami. Pada usia dewasa, mereka bisa mematuhi semua peraturan lalu lintas karena sangat penting untuk keselamatan kita bersama,” “Diharapkan dengan kegiatan ini anak-anak tersebut mampu untuk memahami, meski belum bisa menjalankan sendiri. Tetapi setidaknya bisa mengingatkan mereka tentang adanya peraturan yang tidak boleh dilanggar guna keamanan dan ketertiban berkendara di jalan raya,” pesannya. (darto)

MITRAPOL, SORONG – Peningkatan harga cabai rawit sangat signifikan di pasar tradisional Aimas Kabupaten Sorong, Papua Barat, selama sepekan terakhir ini, naik hingga mencapai Rp 250 ribu per kilogram (kg).Pedagang Pasar Aimas Kabupaten Sorong menawarkan satu kilogram cabai rawit seharga Rp 250 ribu atau naik Rp 190 ribu dari harga sebelumnya Rp 60 ribu per kg. Para pedagang pasar di Aimas Kabupaten Sorong, mengaku menjual cabai rawit Rp 250 ribu karena harga di tingkat agen di Kota Sorong sudah naik. dan terpaksa menaikkan harga penjualan cabai rawit kepada konsumen agar memperoleh keuntungan karena harga di agen ikut naik juga.

Pasokan cabai rawit dari agen pun terbatas, sedangkan permintaan di pasar cukup tinggi tak ada pilihan pedagang juga menaikkan harga jualnya ke konsumen. Menurut dia, harga cabai rawit tak dapat dikendalikan disebabkan pula pasokan dari petani lokal menurun karena gagal panen akibat diserang hama. Pedagang cabai pasar di Aimas Kabupaten Sorong, Nani mengatakan. bahwa dirinya menaikan harga cabai disesuikan dari harga agennya. “Berbeda dengan harga cabai keriting yang tidak ada kenaikan, tetap stabil Rp 80 ribu per kg dan stok melimpah di pasar. walaupun harga cabai tinggi, penjualcabai tetap stabil masih banyak yang membeli," tuturnya. (david)

MITRAPOL, KOTA TANGERANG - Kabag Humas Pemerintah Kota Tangerang Felix S menyempatkan diri bersilaturahmi dengan Forum Wartawan Tangerang (Forwat). Maksud kedatangannya tersebut, untuk membahas tentang budaya dan pariwisata Kota Tangerang bersama wartawan yang tergabung di Forwat. "Kota Tangerang mempunyai destinasi wisata. Salah satu contohnya, masjid yang ada di Kali Pasir. Sebab di sana banyaknya pengunjung yang berdatangan ke masjid itu. Lalu juga ada kesamaan dengan masjid yang ada di Makasar, bentuk kubahnya yang ada di Kali Pasir persis dengan masjid di Makasar," ucap Felix kepada awak media di Kantor Forwat pada Senin (9/1/2017). Selain itu pula, dirinya pun

berharap kepada awak media dapat mengangkat berita terhadap sejarah yang berada di wilayah Kota Tangerang. Menurutnya, bahwa sejarah tersebut, apabila tak diberitakan pada generasi selanjutnya, tak akan mengetahui sejarah itu. "Jangan sampai generasi ke depannya lupa akan sejarah dan saya berharap kawan-kawan dapat membantu untuk diberitakan tentang sejarah dan budaya di wilayah Kota Tangerang," harapnya. Sementara itu, pembina Forwat Ade Yunus mengatakan, bahwa Kota Tangerang sudah banyak media internasional yang meliput terkait budaya, wisata dan sejarah yang ada di Kota Tangerang. "Contohnya media CNN dan media yang internasional lainnya, telah mem-

Harga Cabai Rawit di Sorong Tembus Rp. 250 ribu/kg di Sorong

MITRAPOL, SUMEDANG - Bupati H. Eka Setiawan buka acara Cisarua Culture Festival (Festival Budaya Cisarua) dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, yang digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Cisarua yang dilaksanakan di Alun-alun Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang. Acara berlangsung selama sepekan dan diisi dengan parade pentas seni tradisional, lomba barzanji, lomba terbangan, festival kaulinan barudak, dan bincang budaya serta tabligh akbar, Senin (9/1). Pembukaan dihadiri pula oleh Ketua Pimpinan Cabang Nadhatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumedang KH. Sa’dulloh, Sekretaris Satpol PP Atang Sutarano, Kabag Kesra H. Agus Suherman, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Cisarua, para Kepala UPTD dan UPTB, para Kepala Desa se-Kecamatan Cisarua, pimpinan organisasi kemasyarakatan dan pemuda tingkat kecamatan, jajaran PAC GP Ansor Kecamatan Cisarua dan tokoh masyarakat serta para undangan. Bupati Sumedang H. Eka Setiawan menyampaikan rasa bangga dan bahagianya atas inisiatif PAC GP Ansor Cisarua. “Sungguh luar biasa, ini adalah kreasi anak muda Cisarua yang sungguh patut mendapat apresiasi, terima kasih atas segala kreasinya,” ucap Bupati Sumedang. Eka meminta agar pemerintah setempat mampu mendorong kreatifitas warganya dalam berkesenian. “Selama ini seni budaya kita telah mampu mencuri perhatian ketika ditampilkan di daerah-daerah lain. Oleh karena itu, Kegiatan seperti ini harus terus kita dorong agar kualitasnya terus meningkat.,” ujarnya Menurut Ketua Pelaksana Festival, Hendra Hidayat mengatakan, bahwa kegiatan tersebut mengusung tema “Harmoni Budaya dan Agama untuk Me-

neguhkan Tradisi, Merawat Harmoni” dengan tujuan agar kalangan generasi muda mau melestarikan budaya warisan leluhur. “Kegiatan ini bukan dimaksudkan untuk mencampuradukkan antara budaya dan agama. Tetapi lebih sebagai upaya pelestarian tradisi budaya yang berlandaskan nilainilai agama di kalangan anak muda,” jelas Hendra. Adapun seni budaya yang ditampilkan antara lain Seni Calung, Pencak Silat, Tarawangsa, dan salah satu kesenian khas setempat yaitu Goong Renteng. “Adapun permainan anak-anak yang dipertunjukkan meliputi Jajangkungan, Sorodot Gaplok, Galah, Gatrik, dan lainnya,” katanya. Pada kesempatan itu, Camat Cisarua Agus Sujatmiko mengatakan, bahwa meski terbilang mendadak, kegiatan dapat berjalan sesuai rencana dan dihadiri oleh Bupati. “Kami sampaikan apresiasi kepada jajaran panitia dari PAC GP Ansor Cisarua yang telah menggagas digelarnya acara ini sebagai event penting di tingkat kecamatan,”tuturnya. PAC GP Ansor Cisarua diharapkan semakin mandiri dan maju serta berkontribusi dalam pembangunan di wilayah Cisarua. “Selain untuk memperingati Maulid Nabi, kegiatan ini juga dalam rangka HUT ke-2 PAC GP Ansor. Mudah-mudahan

ke depannya semakin baik dan semangat,” kata Agus. Menurut Camat Cisarua, potensi seni budaya di kecamatannya cukup besar yang ditunjukkan dengan terdapatnya grup-grup kesenian hampir di tiap dusun. “Salah satu desa yakni Desa Ciuyah sudah punya alat-alat kesenian sendiri. Saya mohon desa lainnya juga bisa mengikuti. Ini sebagai upaya mengembangkan seni budaya yang ada. Kalau bukan kita, mau oleh siapa lagi,” harapnya. Ketua PCNU Kabupaten Sumedang KH. Sa’dulloh menjelaskan, bahwa selama tidak bertentangan dengan syari’at Islam dan fitrah manusia, budaya yang ada harus tetap dipertahankan dan dilestarikan. “Islam datang ke nusantara bukan untuk mengubah budaya yang sudah ada, tetapi menyempurnakan akhlaq manusia. Oleh karena itu, motto yang dipegang oleh NU adalah mempertahankan yang sudah baik dan mencari yang lebih baik,” tegas Sa’dulloh. Ditambahkannya, orang yang mengerti dan memahami budaya serta agamanya akan bersifat lemah lembut dalam kesehariannya. “Harmoni antara agama dan budaya akan memperhalus perasaan dan emosi seseorang. Ia akan lebih tenang dalam menghadapi permasalahan yang muncul,” tandasnya. (j.batubara)

beritakan Masjid Pintu Seribu yang ada di Kecamatan Priuk. Karena masyarakat luas ingin mengetahui tentang masjid itu," jelas Ade. Bahkan diterangkan Ade, Kota Tangerang seharusnya menjadi destinasi wisata bagi para turis. Karena, kota yang bermottokan Akhlakul Kharimah itu sebenarnya mempunyai tempat-tempat yang dapat menjadi wisata budaya, religi maupun hiburannya. "Perlu dijadikan wisata Kota Tangerang, karena para turis turun dari pesawat, sudah dekat dengan kota ini. Jadi mereka tak perlu ke Bali ataupun daerah lainnya," tegas Ade. Kemudian, Sekjen Forwat Johan mengatakankan, bahwa pihaknya berterima kasih kepada Kabag Humas Pemerin-

tah Kota Tangerang yang telah hadir ke Kantor Forwat. Selain itu, kedatangannya menjadikan silahturahmi dan kerjasama antara wartawan yang tergabung di dalam forwat untuk pemberitaan terkait wisata dan budaya. "Kami berterima kasih pak

Felix sudah hadir di sini. Bahkan kami akan membantu dan mengawal pemerintah untuk dalam pemberitaan budaya ataupun wisata. Ini kerjasama baik antara wartawan dengan pemerintah,"pungkasnya. (shelli)

Kabag Humas Pemkot Tangerang Kunjungi FORWAT


20

NUSANTARA

EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

3 Anak Dibawah Umur Diperkosa Guru Silat Hingga Hamil MITRAPOL, BOGOR - Lelaki tua yang selama ini dikenal memiliki ilmu beladiri, justru tega merenggut keperawanan muridnya sendiri hingga hamil. wajah tiga siswi terlihat murung, yakni SI (14), DH (16) dan AH (15) warga Kampung Cemplang, RT 02/02, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang Bogor. Ketiganya terpaksa menelan pil pahit atas aksi bejat sang guru silat, Mukri. mengaku sebagai pendekar silat dengan jurusjurus ampuh seperti dalam cerita Kho Ping Hoo. Ia menyatakan siap menurunkan ilmu beladirinya itu kepada anak-anak warga sekitar kampung tempat tinggalnya yang baru. Berawal dari mengajari silat, Mukri malah mencuri kesempatan untuk melakukan hal tak senonoh pada murid-muridnya. Seperti biasa, sehabis pulang sekolah, anak-anak di Kampung Cemplang, RT 02/02, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang, sering berkumpul di pelataran rumah Mukri. Kedatangan mereka tak lain untuk berlatih silat Lantaran diiming-imingi latihan silat gratis alias tanpa bayaran serupiah pun. Banyak anak-anak yang sudah berkumpul sedari sore hingga malam. Namun siapa sangka, Mukri justru tega merenggut keperawanan anak didiknya dengan iming-iming memberi ilmu beladiri. Ia pun akhirnya membujuk muridnya demi menyalurkan nafsunya. Ketua RW 02 Desa Sukamaju, Subur mengatakan, bahwa Aksi bejad akhirnya terkuak dimulai dari adanya aduan dari keluarga korban yang curiga terhadap perubahan tubuh anaknya, yakni SI, DH dan AH. Siswi yang masih duduk di bangku SMP

itu jadi korban sang predator anak dibawah umur, hingga korban positif hamil. “Warga juga tahunya setelah orang tuanya mengadu ke Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Akhirnya dilakukan tes kehamilan dan memang positif semua,” ungkap Ketua Subur. (4/1) Menurut Subur, pelaku dikenal hanya pekerja serabutan. Sehariharinya, lelaki yang belum dikaruniai anak itu berinisiatif menjadi guru silat. “Warga tidak pernah curiga terhadap pelaku. Mukri sendiri bukan warga asli Cemplang tapi warga Leuwisadeng yang menikah dengan warga Cemplang,” ujarnya. Warga yang mengetahui kejadian itu akhirnya mendatangi rumah Mukri berbondong bondong. Malam itu berubah jadi tegang. Mukri yang masih mengenakan celana pendek di rumahnya langsung terkena amukan massa. Tubuhnya babak belur kena pukulan tangan warga. Bahkan, rumah pelaku pun ikut dirusak. Sampai akhirnya Polsek Cibungbulang mendatangi lokasi dan menggelandang pelaku ke Mapolsek Cibungbulang Bogor. Kapolsek Cibungbulang, Kompol Agus Suyandi menjelaskan, “sekitar pukul 21.00 WIB, kalau tidak cepat dibawa, pelaku bisa habis dihakimi warga, demi menghindari amukan massa, anggota kami yang mendapat laporan langsung mengamankan pelaku ke Polsek Cibungbulang,” kata Agus. Kapolsek Cibungbulang membenarkan adanya penangkapan guru pencak silat cabul yang menggagahi tiga muridnya yang masih di bawah umur. Awalnya laporan tersebut da-

tang dari masyarakat Cemplang yang mengadu bahwa ada seorang guru yang akan diamuk massa lantaran menggauli muridnya. “Kita langung amankan tersangka. Ketika pihak keluarga akan melaporkan tentang mencabulan tersebut, kami langsung arahkan melapor ke Polres Bogor,” tambahnya. Sementara itu, Kanit PPA Polres Bogor Ipda Silfi Adi Putri menyampaikan, bahwa pihaknya baru melakukan pemerikasaan kepada beberapa korban. Dari ketiga korban tersebut, menurutnya, masih ada yang trauma. “Dari pengakuan korban memang betul ia telah digagahi tersangka ini beberapa kali. Ketika ditanya korban mau digagahi, ia belum bisa menjawabnya karena masih trauma,” katanya. Selain itu ada korban yang mengaku dipaksa untuk melayani nafsu bejat tersangka. Saat itu pelaku melakukan bujuk rayu kepada korbankorbannya, sehingga korbannya pun menuruti keinginan pelaku. “Ia merayu korban-korbannya ini tanpa melakukan ancaman. Sehingga dengan begitu, para korbannya pun mau melayaninya,” ujar Silfi Dari Informasi yang didapat, tigatiganya hamil, tetapi untuk kepastiannya masih menunggu hasil visum. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Mukri terancam Pasal 81 dan 82 KUHP tentang Perlindungan Anak di Bawah Umur, Tersangka sudah kita tahan, tetapi belum kita periksa. Sebab masih melakukan pemeriksaan kepada saksi dan korban,” tandasnya. (arif)

MITRAPOL, MEDAN - Sebuah Perusahaan Pengolahan dan restaurant IceCream, minuman dan Makanan bernama Fountain yang telah buka di beberapa Mall di kota Medan seperti di Mall Carefour, Thamrin Plaza, Sun Plaza, Center Point dan Medan Polonia, diduga tak memiliki Izin Limbah atau Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Puluhan tahun pabrik pengolahannya berdiri di dua tempat yaitu di kelurahan Sei putih Tengah lingkungan VI dan lokasi pabrik pengolahan di jalan Hayam wuruk Medan. Salah seorang warga masyarakat lingkungan sekitar perusahaan tersebut yang tidak ingin namanya di cantumkan oleh Tabloid MitraPol mengatakan kepada wartawan bahwa sebagai warga sebenarnya sudah lama merasa resah dengan keberadaan perusahaan Fountain ini soal masalah limbah berbahaya karena bau busuk yang tidak sedap kerap tercium keluar dari dalam parit yang mengalir tepatnya di depan pabrik pengolahan perusahaan fountain di wilayahnya. Menurutnya, pihak pabrik fountain langsung terlihat dengan kasat mata secara sengaja membuang limbahnya ke dalam parit. Hal ini bisa dilihat dari parit yang airnya telah berwarna seperti limbah beracun dan terlihat juga ada kerak-kerak yang terdapat di dinding parit. Seorang pegawai yang bernama Sumirin sempat memberikan keterangan bahwa memang fontain ini tidak perlu ijin limbah, tetapi

kemudian dia mengalihkan lagi dan menyarankan supaya langsung menanyakan kembali kepada rekan lainnya seraya memberikan nomor kontak bernama Amrin yang dikatakannya sebagai humas perusahaan itu, yang kebetulan saat itu sedang berada di luar kantor. Ketika dikonfirmasi melelu telepon seluar, Amrin meminta untuk kemudian bertemu langsung. Pada saat sitemui, Amrin yang mengaku humas dan bagian legal perusahaan mengatakan bahwa masalah seluruh surat izin terutama Amdal menurutnya sudah sesuai prosedur yang ada. Saat diminta untuk memperlihatkan surat-surat izin terutama izin Amdal perusahaannya tersebut, Amrin menolak, dengan alasan tidak semua bisa melihatnya. “Kami tidak punya kewajiban untuk menyampaikannya kepada wartawan, dikarenakan lagi perusahaan punya struktur dan perusahaan juga pu-

nya hak untuk tidak memperlihatkannya kepada siapapun,” kilahnya.. Lurah Sei Putih Tengah, James RE Simanjuntak ketika dikonfirmasi langsung saat berada di kantor Camat Medan Petisah jalan iskandar muda, membenarkan bahwa pabrik pengolahan perusahaan fountain tersebut masuk dalam kawasannya, Selasa (20/12). “Sejauh ini belum pernah di perlihatkan kepada kami sebagai pemerintah daerah kawasan ini,” ungkap Lurah Sei Putih Tengah. Pihaknya dalam hal ini telah melaporkan ke BLH kota Medan dan sudah turun langsung ke fountain setahun yang lalu. “Saat itu kami ikut mendampingi tapi prosesnya sampai sejauh mana tidak kami ikuti lagi, karena tugas kami sebagai lurah kewenangan kami hanya sebatas mengawasi saja dan tidak bisa menindak di lapangan,” keluhnya. (wes)

Fountain Ice Cream Cafe & Restaurant Medan diduga Langgar Amdal

Dandim 1705/Paniai Hadiri Apel Gabungan Lepas Sambut Tahun 2016-2017 MITRAPOL, NABIRE - Dandim 1705/Paniai, Letkol Inf Jerry H.T Simatupang menghadiri Apel Gabungan lepas sambut Tahun 2016-2017, pemerintah Kabupaten Nabire dan Serah terima Jabatan Sekda kepada Plt Sekda Nabire bertempat di Lapangan Apel Kantor Bupati Kabupaten Nabire, Senin (9/1/2017). Hadir dalam acara itu, Bupati Nabire I Sais Douw S.sos, Wakil Bupati Nabire Amirullah Hasyim, Sekda Nabire Jhoni Pasande, Asisten I Setda Nabire I Wayan Mintaya, Dandim 1705/Paniai Letkol Inf Jerry H.T Simatupang, Kapolres Nabire Semmy Ronny Tabha, Danyonif 753/R Mayor Inf Endang Sumardi, Danden Zipur 12/OHH Mayor Czi Fransiskus Xevarius Douw, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Nabire Dario Jhohanes Dairo Mallo, Kajari Nabire Gede Made Pasek Swardaya, Kakesbangpol Nabire Dra Nanik S. Prihartini serta para Kepala SKPD dan PNS se-Kabupaten Nabire. Pada apel gabungan lepas sambut tahun 2016-2017, Dalam sambutannya, Bupati Nabire mengatakan bahwa bagi seluruh pegawai negeri sipil Kabupaten Nabire untuk meningkatkan kinerja di tahun 2017 tinggalkan halhal yang jelek ditahun 2016 demi kemajuan dan kesuksesan Kabupaten Nabire. “Selain itu juga mari kita jaga sama-sama jaga kebersihan Kabupaten Nabire, yang mana kebersihan merupakan cermin pemerintahan Kabupaten Nabire, apabila Kabupaten Nabire ini bersih dan rapi maka pemerintah daerah dianggap sukses oleh masyarakat dan pemerintah Provinsi Papua, karena masyarakat banyak

mengeluh dengan adanya sampah berserakan dimana-mana, karena sampah yang berserakan akan merusak keindahan Kabupaten Nabire. Sekali lagi mari kita tingkatkan kinerja Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Nabire dan mari kita kebersihan Kabupaten Nabire,” pesan I Sais Douw. Kemudian untuk berakhirnya masa dinas Sekda Kab. Nabire Jhoni Pasande dan menyerahkan Jabatan Kepada Plt Sekda Kab. Nabire I Wayan Mintaya, agar melaksanakan tugas yang sudah dipercayakan Pemerintahan Kabupaten Nabire, bahwa Asisten I Setda Nabire bisa memegang jabatan Plt Setda Nabire, semoga kepercayaan tersebut dilaksanakan sesuai dengan aturan-aturan pemerintahan Kabupaten Nabire. Setelah apel Gabungan selesai Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) memberikan pengarahan-pengarahan kepada SKPD. Dandim 1705/Paniai diberikan kesempatan untuk memberikan pengarahan yang mana Dandim 1705/Paniai sebagai yang tertua di lingkungan TNI yang ada di Kabupaten Nabire. Dalam pengarahannya, Dandim 1705/Paniai Letkol Inf Jerry H.T Simatupang mengajak kepada seluruh SKPD untuk lebih maju di tahun 2017, dan menjaga keamanan di Kabupaten Nabire sesuai dengan Kebhinekaan berbeda- beda tetapi satu jua, “Karena di Kabupaten Nabire ini, berbagai suku, ras dan agama, apabila kita semua bisa menjaga kebhinekaan tersebut, maka Kabupaten Nabire akan aman dan tentram,” pungkasnya. (ady manopo)

MITRAPO, PEKALONGAN - Sidang Putusan Perkara Penipuan obat batik dengan terdakwa Shokhibin Qodir warga Simbang Wetan Buaran Rt 26 RW 09 Desa Simbang Wetan Pekalongan kembali digelar di Pengadilan Negeri Pekalongan pada hari senin tanggal 9/1/2017 dengan agenda pembacaan Putusan, terdakwa terbukti melanggar pasal 378 Kitab UndangUndang Hukum Pidana (KUHP). Terdakwa Shokhibin Qodir terbukti melakukan Penipuan obat batik terhadap toko UD. Tiga Berlian Jl Hayam Wuruk No 8 kota Pekalongan milik aries Yohanes. Dalam putusannya hakim ketua Ichwanudin memvonis terdakwa 6 bulan penjara dipotong masa tahanan lebih

ringan daripada tuntutan Jaksa penuntut umum. "Memutuskan 6 bulan penjara dipotong masa tahanan kepada terdakwa Shokhibin Qodir, ungkap hakim ketua Ichwanudin yang didampingi Arum Kusuma Dewi dan Danang Utaryo selaku Hakim anggota. Atas putusan Majelis hakim tersebut, terdakwa Shokhibin Qodir, menyatakan pikirpikir dan akan membicarakan masalah tersebut kepada penasehat hukumnya karena dalam sidang kemarin terdakwa tak didampingi kuasa hukumnya. Sementara, Jaksa penuntut umum Kejari Pekalongan, Agung Dhedy Dwi Handes pun menyatakan hal yang sama. (tim)

Kasus Penipuan Obat Batik Divonis 6 Bulan Penjara


EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

Dinas Tanaman Pangan Hortikultura OKUT Berhasil Swasembada Pangan MITRAPOL, OKU TIMUR – Perkembangan tanaman padi sebagai penghasil beras di Indonesia telah mengalami pasang surut, diawali sejak jaman kemerdekaan. Ketidakmampuan menyediakan beras bagi rakyat Indonesia telah menimbulkan Instabilitas Politik pada tahun 1984. Indonesia telah mampu mencapai swasembada beras begitu pula khususnya Kabupaten Oku Timur di Pronvinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang begitu gencarnya melakukan upaya untuk pencapaian swasembada beras yang menjadi tolak ukur kabupaten lain. Tetapi penyediaan beras bersumber dari produksi dalam negeri tidak dapat dipenuhi dari produksi dari dalam negeri. Sehingga penyediaan beras dari Impor menjadi alternatif untuk mengurangi restitensi sosial dan politik. Namun sejak tahun 2008 sampai saat ini penyediaan beras menjadi komoditas yang fundamental dan strategis. Untuk itu pengelolaan penyediaan beras memerlukan perhatian khusus dari pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya. Kebutuhan beras akan terus meningkat seiring dengan proyeksi laju pertumbuhan jumlah penduduk masih lebih tinggi bila dibandingkan dengan laju pertumbuhan padi nasional. Disisi lain luas lahan sawah dan kwalitasnya cenderung menurun akibat konserfasi lahan dan faktor-faktor lainnya. Oleh karena itu untuk mengimbangi kebutuhan akan beras Nasional upaya peningkatan produksi padi setiap tahunnya harus dilakukan dalam kontek tersebut diperlukan berbagai terobosan-terobosan peningkatan produksi. Tanam jajar Legowo Padi tahun 2016 adalah suatu kebijakan strategis dan langkah aksi bagi pemerintah (Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota) bersama stakeholder dalam melaksanakan tugasnya kegiatan peningkatan produksi padi secara sinergis dan berkelanjutan, baik pada lokasi kegiatan peningkatan produktifitas (Intensifikasi) maupun perluasan areal tanam (extensifikasi) dengan tetap mengadopsi tehnologi tanam jajar legowo sehingga target produksi yang telah ditetapkan dapat tercapai seiring dengan upaya mewujudkan swasembada beras yang berkelanjutan. Kabupaten Oku Timur adalah salah satu kabupaten yang selama ini selalu melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan produktifitas dari komoditi pertanian dan perluasan areal tanam baik pada padi, jagung kedelai, ubi-ubian, dan sayursayuran. Ketika diwawancarai Mitrapol, Kepala Dinas (Kadis) Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten OKU Timur Ruzuan Effendi mengatakan, bahwa pada tahun 2015. Sejak menjabat sebagai Kadis Tanaman Hortikultura Kabupaten OKU Timur , telah banyak melakukan upaya dan edukasi untuk pencapaian kinerja yang didukung oleh stakeholder yang ada serta kelompok-kelompok tani yang ada di Kabupaten OKU Timur. Ruzuan mengatakan, “Alhasil pada tahun 2015 Kabupeten Oku Timur mendapat predikat Nasional sebagai daerah terbesar untuk area tanam dan mendapat Penghargaan dari pemerintah pusat berupa berbagai alat pertanian,” ungkapnya

Kadis TPH OKU Timur Ir Ruzuan Effendi

Hal ini sangat membanggakan Pemerintah Kabupaten Oku Timur, karena tidak terlepas sebagai Visi Misinya sebagai Kadis Tanaman Pangan & Hortikultura yang berkerja keras memajukan pertanian dan dalam pelaksanaannya didukung oleh masyarakat dan kelompok-kelompok tani yang ada di Oku Timur. “Program-program pertanian yang dilakukan Pemerintah Pusat dan Daerah diharapkan terlaksana dengan baik dan sesuai dengan prosedur dan harapan para petani Kabupaten Oku Timur dapat berhasil dalam swasembada pangan, dalam meningkatkan hasil pertanian dengan mengedepankan usaha dan dapat meningkatkan taraf kehidupan,” tutur Ruzuan. Disampaikan Ruzuan, pada tahun 2016 Kabupaten Oku Timur berhasil menjadi predikat terbaik nasional untuk program Upsus (Upaya penanaman khusus) dengan keberhasilan meningkatkan areal tanam khusus padi, jagung dan kedelai. Keberhasilan itu sesuai dengan analisis dilapangan dan data statistik. Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Oku Timur mendapat Reward ke negara Thailand untuk tingkat pertama Nasional dan di ikuti oleh 4 daerah kabupaten kota 4 provinsi dari seluruh Indonesia salah satunya Kabupaten OKU Timur dari Provinsi Sumsel dengan predikat Pertama Tingkat Nasional. “Hasil padi Oku Timur meningkatnya 6,4 ton di tahun 2016, berdasarkan angka kalkulasi seluruhnya dari tahun 2015 ke tahun 2016 mencapai 14% sedangkan produksi + 20% dari angka 864.000 menjadi 1.058.173 untuk luas tanam. Dengan program jajar legowo tahun 2016 Kabupaten Oku Timur telah terealisasi 100% dengan progres sangat baik,” ungkapnya. Ketika dimintai komentarnya, Dandim Letkol Inf. M. Syahroni mengatakan, bahwa Kabupaten Oku Timur masyarakatnya sangat antusias dalam melaksanakan kegiatan dan program pemerintah untuk diserap sebagai pembelajaran agar meningkatkan hasil tanam yang baik sebagai sumber penghasilan untuk kemakmuran masyarakat pada umumnya. Syahroni menambahkan, salah satu ketahanan negara adalah ketahanan pangan. Maka dari itulah tidak meragukan program-program pertanian di Kabupaten Oku Timur sebagaimana juga didukung oleh stake holder yang ada dan dinas Tanaman Pangan & Hortikultura. “Warga Oku Timur sangat antusias untuk melakukan kegiatan program pemerintah dan itu terealisasi dengan baik dan nyata,” pungkasnya. (a.e)

NUSANTARA

21

Gladi PAM Debat Kandidat Cagub Sulbar Berjalan Lancar MITRAPOL, SULBAR - Terik matahari siang tidak menyurutkan apel Gladi Pam Debat Kandidat Calon Gubernur (Cagub) Sulawesi Barat (Sulbar) di lapangan pancasila Polewali Mandar. Turut ikut Gladi Pam, Jajaran Polres Polman, Kodim 1402, Satpol PP dan Dishub menghadiri apel guna persiapan pengamanan acara debat kandidat esok yang di jadwalkan KPU Sulbar di gedung gabungan dinas Polewali Mandar. (10/1/2017) Apel yang di buka oleh Kapolres Polewali Mandar berlangsung hikmat dengan arahan-arahan oleh Kapolres mengenai kesiapan pengamanan jalan nya acara debat kandidat calon gubernur. Sekitar 600 personil besok di siagakan terdiri dari jajaran TNI Polri di bantu juga dari Satpol PP dan Dishub Polewali Mandar. Hadir juga dalam apel perwakilan dari Polda Sulawesi Barat Kombes Johannes S. Selaku Kabag Ops Polda Sulbar. Kabag Ops Polda Sulbar menyampaikan bahwa besok adalah acara bangsa Indonesia Sulawesi Barat akan menyelenggarakan acara debat kandidat yang

di laksanakan di Kabupaten Polewali Mandar. “Sebagai bagian dari proses pemilihan Gubernur Sulawesi Barat, karena Sulbar adalah bagian dari kita semua, di Sulbar ada Polda, Korem, Polres, Kodim jadi marilah kita jaga dan kawal keamanan besok. Bila mana ada orang yang akan berbuat onar segera amankan proses sampai selesai,” tegas Johannes. Johannes menjelaskan, bahwa Polisi mengunakan sistem 1 pintu masuk dan keluarnya di gedung acara nanti, Polwan juga kebagian tugas khusus di depan pintu masuk gedung guna memeriksa kaum hawa (wanita) yang masuk ke gedung acara. “Strategi keamanan pun sampai detail ke pada proses

datang dan pergi nya paslon dan rombongan pendukung masing-masing kandidat nomer 1, 2 dan 3. Datang ke lokasi nantinya pasangan nomer urut 1 lalu 3 dan nomer 3, kemudian pulangnya nanti di mulai nomer urut 3, 1 lalu nomer 2. ini semua di buat agar dapat menghindari gesekan dan hal-hal yang tidak di inginkan antara rombongan pendukung paslon masingmasing,” terang Johannes. Di akhir arahan Johannes menyampaikan pesan dari Kapolda Sulawesi Barat kepada seluruh peserta apel agar menjalankan tugas sebagaimana yang sudah di atur dan di arahkan agar acara debat kandidat calon Gubernur Sulawesi Barat aman terkendali. (rizal)

MITRAPOL, BATANG - Waka Polda Jawa Tengah Brigjen Pol Firli meminta agar anggota menjauhkan diri dari kegiatan yang berpotensi dapat memunculkan stigma Negatiatau anggapan dari masyarakat kalau Polisi itu tidak netral dalam pilkada. Permintaan tersebut disampaikan sendiri oleh Firli saat melakukan kunjungan kerja ke Mapolres Batang, Selasa (3/1/17). Firli mengatakan, pengamanan menjelang pilkada harus lebih ditingkatkan, sebab tak lama lagi pemilukada akan segera dilaksanakan. "Dengan berkoordinasi dengan KPU, Polisi harus melakukan pengamanan kotak suara dan terus mengawal distribusi kotak suara," pintanya.

Untuk melakukan tugas pengamanan pilkada termasuk mengawal prosesnya hingga berakhir dengan aman, kata Firli, setiap anggota Polres Batang harus lebih bekerja keras lagi dalam bertugas. Dalam melakukan pengamanan, lanjut Firli, tidak hanya fokus pada tahapan-tahapan pilkada saja, namun lebih dari itu, Kantor KPU dan Kantor Panwas harus senantiasa terjamin keamananya. "Jaga jangan sampai rusak. Jalin komunikasi dan sinergi dengan TNI untuk melengkapi pengamanan," pesan Firli dihadapan Wakapolres Batang, para Kabag, Kasat, Kapolsek dan jajaran perwira Polres Batang. Di Ruang Rupatama Mapolres, Firli juga meminta anggota Polisi untuk netral kepada mas-

ing-masing bakal calon Bupati dan Wakil Bupati dengan tidak memihak kepada salah satu pihak. Sementara itu sebelumnya Kedatangan Wakapolda menggunakan Hely disambut Kapolres Batang, AKBP Juli Agung Pramono didampingi Dandim 0736 Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha dan Kaden Brimob Suwito di GOR Moh Sarengat Batang. (tim)

MITRAPOL, KOTA TANGERANG Terkait rencana Pemerintah Kota Tangerang yang akan mengalih fungsikan lahan Pasar Malabar menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) mendapatkan respon dari Ketua DPRD Kota Tangerang, Suparmi. Menurut Suparmi dirinya merasa tidak tahu persis maksud dan tujuan pengalih fungsian lahan Pasar Malabar tersebut, karena tidak pernah dijelaskan rencana tersebut. " Saya tidak tahu persis maksud pengalih fungsian lahan tersebut, karena tidak pernah ada penjelasan dari eksekutif " ujar Suparmi. Semestinya Pemerintah Kota Tangerang dapat merevitalisasi Pasar Tradisional menjadi bersih dan layak, bukan malah digusur dan dialihfungsikan. "Sangat dis-

ayangkan pasar tradisional yang sdh ada sejak lama, seharusnya di benahi atau direvitalisasi, bukan malah dialih fungsikan" harap Suparmi. Selain itu Suparmi beranggapan bahwa rencana tersebut justru kontradiktif dengan rencana pemerintah Kota Tangerang yang akan mengembangkan Pasarpasar baru di tingkat Kecamatan. "Ini kan berbanding terbalik dengan program pemkot yang sedang mencari embrio pasar baru, disisi lain pasar yang sudah ada malah dialih fungsikan nanti bagaimana nasib para pedagangnya, mereka juga Asset PD Pasar," jelas Suparmi. Terkait dengan para pedagang pasar Malabar yang keberatan dengan rencana Pemerintah Kota tersebut, Suparmi mengaku

sudah menerima audiensi perwakilan pedagang pasar Malabar pada 30 Desember 2016 yang lalu di Ruang kerjanya. "Kita sudah terima para pedagang Pasar Malabar sepekan yang lalu, dan Surat Keberatan dari para pedagang sudah kami terima dan sudah di disposisikan ke komisi terkait, dan segera kita akan panggil pihak terkait," pungkasnya. (shelli)

Wakapolda Jateng: Pastikan Polri Netral

Ketua DPRD: Mestinya Di Revitalisasi Bukan Dialihfungsikan


22

NUSANTARA

EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

Diduga Dua Oknum Polisi Mimika Aniaya Warga Hingga Tewas MITRAPOL, TIMIKA - Dua oknum anggota Polsek Mimika Timur (Miktim), Papua, diduga menganiaya Zakarias Waer (36) hingga luka parah, Minggu (1/1) kemarin. Kedua polisi tersebut diduga mabuk. Korban kini harus dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika. Belum diketahui jelas alasan kedua oknum petugas berseragam cokelat itu menganiaya warga RT IV Kampung Mware, Distrik Miktim tersebut. Menurut keterangan keluarga korban, Paulus Waer, kedua pelaku dalam pengaruh miras dan masih menggunakan seragam dalam melakukan aksinya. Paulus mewakili kerabatnya yang lain, yang ditemui Radar Timika di RSUD Mimika, Senin (2/1) kemarin mengatakan, kejadian bermula saat korban dan beberapa rekannya baru saja melakukan kunjungan ke rumah salah satu kerabat mereka di belakang SD Inpres Mapurujaya. Saat mau pulang, korban bersama dua rekannya berboncengan motor. “Saat dalam perjalanan mereka ketemu para pelaku yang (diduga) sedang

mabuk. Kemudian mereka melakukan penganiayaan terhadap korban tanpa alasan yang jelas,” kata Paulus. Akibat penganiayaan itu korban kritis, lantaran salah satu organ tubuhnya pecah. “Limpanya pecah. Kedua (oknum) polisi itu pukul kakak saya sampai dia tidak sadarkan diri karena limpanya robek. Padahal dia (korban) tidak buat masalah atau ucapkan kata yang salah,” tukasnya. Setelah kejadian itu keluarga korban melapor ke Mapolsek Miktim. Tapi karena kondisi korban yang belum sadarkan diri, hingga dilarikan ke RSUD Mimika guna mendapatkan perawatan medis. Paulus mengaku menyesali peristiwa tersebut. Karena pelakunya adalah oknum polisi yang seharusnya melindungi masyarakat. “Walau korban pernah buat kesalahan, seharusnya tidak diselesaikan dengan tindakan fisik, tetapi harus dilakukan mediasi secara baik,” tutur Paulus. Dia meminta Polres Mimika untuk memproses kasus tersebut. Dan jika anggotanya bersalah harus diberi sanksi hu-

kum yang tegas. Juga pihaknya meminta biaya perawatan korban ditanggung polisi. Kami minta kepada Kapolres agar pelaku penganiayaan diproses hukum dengan memberikan sanksi tegas. Kemudian biaya berobat di rumah sakit juga harus mereka tanggung jawab,” pungkasnya. Di tempat terpisah, Kapolres Mimika, AKBP Victor Makbon yang dikonfirmasi Radar Timika, Senin (2/1) sore mengaku belum mengetahui atau belum mendapat laporan kasus tersebut. (hanafi r)

MITRAPOL, MEDAN - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengunjungi Medan, Sumatra Utara dalam rangka meninjau sekolah multi etnis yang gaungkan pendidikan inklusif. Bersama Sekretaris Jenderal Kemdikbud Didik Suhardi, Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Hamid Muhammad, Mendikbud menghadiri peresmian bangunan sekolah dan pura di sekolah yang didirikan oleh Yayasan Perguruan Iskandar Muda Medan. Mendikbud mengapresiasi para pendiri dan pengelola sekolah yang menerima penghargaan Maarif Award Tahun 2014 itu. Yayasan Perguruan Iskandar Muda Medan yang didirikan oleh Sofyan Tan ini berupaya menyemaikan nilainilai toleransi dan penghargaan terhadap kebinekaan dengan berpijak pada pendidikan inklusif. Keragaman latar belakang siswanya sangat kental, sekolah ini mencerminkan miniatur Indonesia. Pihak sekolah memfasilitasi keragaman agama siswanya, bangunan ibadah masing-masing agama dibangun berdampingan di komplek sekolah. "Merintis dan membesarkan lembaga pendidikan itu tidak mudah, apalagi sekolah yang dibangunnya atas dasar budaya gotong royong dan merangkul kemajemukan,” disampaikan Mendikbud pada sambutannya di Yayasan Perguruan Iskandar Muda, Medan, Sabtu (7/1/2017). Buya Syafii Maarif yang didaulat untuk meresmikan bangunan pura yang diapit vihara

dan mesjid serta berdampingan dengan gereja menyampaikan pentingnya keberagaman dan toleransi. "Sekolah yang toleran itu tunas peradaban. Intoleransi simbol kebiadaban. Toleransi inti keberadaban. Ini perlu ditegaskan di saat kita sekarang dirundung intoleransi dan kebencian, tidak hanya di Indonesia tapi juga fenomena global. Dunia pendidikan harus melek soal ancaman ini,” ujar Buya Syafii Maarif. Menurut Mendikbud Muhadjir, toleransi dan kerukunan merupakan dua hal tak terpisahkan dari budaya gotong royong. Ia pun bercerita di hadapan ratusan siswa yang memenuhi halaman sekolah. "Ratusan tahun lalu saat batu Hajar Aswad di Ka'bah terseret hanyut oleh banjir besar, kepala suku sempat berselisih mengenai siapa yang paling berhak mengembalikan ke tempat asalnya. Akhirnya, mereka bermusyawarah dan bersepakat bahwa seorang pemuda bernama Muhammad

yang akan ditunjuk. Namun Muhammad, yang kelak diangkat sebagai Nabi, meminta para perwakilan para suku untuk memegang ujung surbannya yang dipakai memindahkan Hajar Aswad tersebut. Kisah ini jelas pesannya, gotong royong tumbuh karena ada kerukunan dan toleransi,” cerita Mendikbud di depan para siswa yang hadir. Sementara itu Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Teungku Erry Nuradi menyampaikan bahwa keragaman etnis masyarakat Sumatera Utara merupakan anugerah yang memperkaya mozaik Indonesia. Setiap masalah yang bersinggungan dengan isu-isu SARA selalu direspon cepat pemerintah daerah dengan dukungan pemuka agama dan tokoh masyarakat. “Masyarakat hidup berdampingan tanpa mempersalahkan perbedaan,” ujar Gubernur Sumut di depan Mendikbud dan para undangan yang hadir. (red)

Ditjen Bina Konstruksi Tingkatkan Kerjasama dengan Stakeholder

Mendikbud: Apresiasi Sekolah Gaungkan Nilai Toleransi dan Gotong Royong

MITRAPOL, SEMARANG Salah satu tantangan yang dihadapi Ditjen Bina Konstruksi untuk melaksanakan tugas pembinaan konstruksi adalah keterbatasan jumlah anggaran dan SDM. Untuk itulah diperlukan strategi yang tepat agar sasaran-sasaran program dan kegiatan dapat tercapai. Dirjen Bina Konstruksi Yusid Toyib mengatakan, “Untuk itulah saya minta untuk tahun anggaran 2017 kita tingkatkan kerjasama dan pemberdayaan stakeholder pembinaan konstruksi. Misalnya, kita dorong agar pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi jika perlu dilakukan oleh stakeholders konstruksi,” ujar Yusid Toyib saat memberikan arahan pada Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program tahun anggaran 2016 dan Strategi Pelaksanaan Program dan Kegiatan tahun anggaran 2017, Senin (9/1) di Semarang. Selain itu, diharapkan semua program yang dilakukan Ditjen Bina Konstruksi harus mendukung proyek strategis yang sedang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR. Misalnya saja, uji kompetensi dan sertifikasi dilakukan untuk pekerja konstruksi yang akan atau sedang melaksanakan proyek strategis di masing-masing wilayah. “Kita juga harus memahami keinginan pelanggan, agar program yang dilaksanakan Ditjen Bina Konstruksi tepat guna, sesuai kebutuhan masyarakat. Jika perlu aset yang kita miliki dipinjamkan atau dihibahkan kepada stakeholders konstruksi yang membutuhkan, seperti Perguruan Tinggi, SMK, dan lain sebagainya,” himbau Yusid. Sebagaimana arahan Menteri PUPR dan sesuai dengan arahan presiden terkait penyusunan RKP 2017, maka sekali

lagi diingatkan dalam pengaturan program dan kegiatan agar : penggunaan anggaran berorientasi manfaat atau outcome untuk rakyat dan berorientasi pada prioritas mencapai tujuan pembangunan nasional. Dalam hal pembinaan konstruksi adalah terlaksananya amanat Undang-Undang Jasa Konstruksi. Perlu untuk selalu diingatkan beberapa hal yang menjadi semangat insan Ditjen Bina Konstruksi untuk berkarya : Pertama, pelaksanaan amanat Undang-Undang Jasa Konstruksi yang baru saja disahkan oleh DPR beberapa waktu lalu, bahwa penyelenggaraan jasa konstruksi bertujuan untuk memberikan arah pertumbuhan dan perkembangan industri konstruksi, ketertiban penyelenggaraan konstruksi, dan seterusnya. Kedua, masih adanya gap antara industri konstruksi yang diharapkan dengan kondisi saat ini, antara lain: rendahnya investasi infrastruktur oleh swasta, terbatasnya kompetensi SDM dan Human Capital, ketertinggalan dalam hal manajemen pengetahuan dan teknologi, produk unggulan yang belum bisa bersaing, produktivitas dan kualitas konstruksi yang rendah, serta Keamanan, Keselamatan, dan Kebersihan Lingkungan (K3L) yang nyaris terabaikan. “Dengan tugas dan fungsi Ditjen Bina Konstruksi yang mencakup pengaturan, pemberdayaan dan pengawasan, serta dengan kesungguhan, kreatifitas, dan kekompakan tim kerja, saya yakin kita mampu melaksanakan amanat Undang-Undang Jasa Konstruksi, mengejar ketertinggalan dan memenuhi kebutuhan pembinaan industri konstruksi”, tutupnya. (red)


RAGAM

EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

MITRAPOL, JAKARTA - Terbentuk sejak tahun 2011, PAPINKA yang hingga saat ini beranggotakan Chevra (Vocal), Andree (Bass) dan BJ (Drum), berharap nama band yang mereka ambil dari singkatan Pangkal Pinang Bangka, menjadi sebuah nama yang penuh keberuntungan. Semangat kebersamaan yang di­ pegang teguh oleh setiap personel, menjadi landasan utama menjaga keutuhan, semangat, serta motifasi untuk tetap terus berkarya. Kini PAPINKA menjelma menjadi kekuatan baru sebuah group band, yang mempunyai tempat tersendiri, di hati para pecinta musik Tanah Air. Dibawah naungan ASCADA Musik, dipenghujung tahun 2016 ini, PAPINKA kembali merilis sebuah single terbaru mereka berjudul “Terlalu Cepat”. Single ini lahir berawal dari sebuah mimpi sang vocalist, yang kemudian diterjemahkan

kedalam bentuk lirik dan alunan nada. Butuh waktu sekitar 1 minggu, kisah yang dialami dalam mimpi tersebut, menjadi sebuah lagu. Keikhlasan adalah kata yang tepat untuk mengartikan jalan cerita dari single terbaru ini. Meskipun disakiti, dikhianati, di duakan, dan harus merelakan pasangan bisa lebih bahagia dengan seseorang yang telah dipilihnya. Menyimak single “Terlalu Cepat” ini, PAPINKA seolah memberikan signal kental, bahwa mereka telah menemukan warna musik yang menjadi identitas mereka. Sangat kentara antara single “Terlalu Cepat”, memiliki benang merah yang sangat kuat, dengan warna musik pada single-single sebelumnya, yang sudah sempat mereka rilis. “Di single terbaru ini, kami mencoba lebih mengkentalkan identitas lagu PAPINKA, mulai dari komposisi musik, lirik ataupun nada-nada yang lebih di­

sempurnakan, supaya tetap terasa ringan untuk bisa dinik­mati oleh pecinta karya-karya kita,” papar Chevra memberi keterangan tentang warna musik di single terbarunya ini. Dalam single terbarunya ini PAPINKA masih memainkan lirik yang ri­ ngan namun tegas, sehingga bila kita mendengar single “Terlalu Cepat” ini, kita, katanya, akan langsung mengerti apa yang hendak disampaikan dari single tersebut. Perlahan tapi pasti PAPINKA telah menjelma men­­jadi salah satu pilihan di kancah musik Indonesia dan Asia Tenggara. Terbukti dengan banyaknya fans mereka yang tidak saja berasal dari Indonesia, namun berasal juga

RILIS BUKU BARU

Kisah Imaculata akan Diangkat ke Layar Lebar

Arist Merdeka Sirait bersama Imaculata Umiyati

MITRAPOL, JAKARTA - Dalam dunia Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus sosok Dr. Imaculata Umiyati, S.Pd, M.Si ini tentunya sudah tidak asing lagi. Wanita energik kelahiran Temanggung, 1 Mei 1967 yang sudah berkecimpung selama 30 tahun dalam profesinya sebagai Pakar Pendidikan Anak Autis ini dengan antusias menceritakan Novel True Storynya dengan judul “Indahnya Bersama Mereka” yang akan segera diangkat menjadi Film Layar Lebar oleh salah satu Produser Ternama Indonesia. Novel itu berisi tentang bagaimana Bunda Ima sapaan akrabnya mendidik anak-anak dengan berbagai macam karakter dan dengan caranya telah berhasil merogoh jiwa anak-anak Autis dari dunia “gelapnya” menuju dunia fakta dan berakhir dengan sebuah pencapaian menjadi anak mandiri dan berperilaku mendekati normal. Sebagai Direktur Imaculata Autism Boarding School, sebuah Yayasan yang dirintis secara pribadi tanpa donatur dari pihak manapun ini tak henti-hentinya mencari terobosan-terobosan baru dalam menciptakan lapangan pekerjaan bagi anak didiknya, seperti : produksi boneka,

sambal kecombrang, bed cover dari kain perca, berbagai macam buah dan sayuran mini dari clay, berbagai macam souvenir untuk perkawinan dan semua itu telah menjadi kesibukan anak-anak didiknya sepanjang hari. Ditemui disela kesibukkanya, Dr. Imaculata Umiyati, S.Pd, M.Si mengatakan, Hal ini dilakukannya supaya di masa depan nanti anak-anak mempunyai kesibukan, sebab yang akan menimbulkan permasalahan bagi anak-anak Autis ini adalah karena menganggur, “sehingga anakanak itu melakukan hal-hal yang aneh-aneh diluar batas kewajaran,” terang Ima. Wanita berkarakter tegas, disiplin dan mandiri, yang tak harus didampingi suaminya saat mengadakan seminar di berbagai kota ini sungguh-sungguh menerapkan “pola kemandiriannya” dalam kehidupan sehari-hari pada lingkungan kerjanya. Salah satu cara untuk mengaplikasikan akan apa yang telah dilakukannya selama 30 tahun ini, Bunda Ima akan mengadakan seminar tentang “Cara menyiapkan masa depan anak-anak autis” yang akan dilaksanakan pada tanggal 11 Februari 2017 yang bertempat di Hotel Mandarin, Jakarta. Seminar ini berkolaborasi dengan Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak yaitu Arist Merdeka Sirait. “Seorang Doktor kecil, mungil namun selalu berhasil mendidik perilaku dan kemandirian anak autis” komentar Arist Merdeka Sirait dalam sambutannya saat Evaluasi Semesteran di Imaculata Autism Boarding School Bekasi. Bunda Ima yang sedang merelease buku barunya berjudul “1001 Cara Mendidik Kemandirian Anak Autis” ini sangat gembira ketika Pak Tarno Pesulap Fenomenal sebagai salah satu Clientnya yang telah berhasil menjalani Healing Traumanya akibat perlakuan Bullying oleh rekan pemandu salah satu acara hiburan televisi, dan selalu bersedia menghibur peserta seminar Bunda Ima dimanapun. (znd)

dari negara-negara tetangga seperti Malaysia, Brunei, Singapura, Filipina, Hongkong dan juga Taiwan. Berbagai penghargaan Internasional pun, te­lah mereka raih, salah satu diantaranya yaitu penghargaan Viral Fest Asia yang mereka raih pada bulan Juli 2016. Dengan lahirnya single ter­­baru ini, berbagai harapan pun dipanjatkan PAPINKA. “Kami senantiasa selalu bersyukur, serta tidak cepat puas,

23

selalu, dan terus berusaha untuk berkarya yang lebih baik lagi” papar Chevra menjelaskan lagi. “Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, keluarga, Papiners, teman-teman wartawan dan seluruh media, yang selalu mensupport karya karya kami,” ungkap Chevra mengakhiri perbincangan. (dino sidin)

ASBAK Band

Rilis Single Baru Padukan Emosi di Lirik dan Lagu MITRAPOL, JAKARTA - Mengawali karier bermusik pada bulan Januari 2008, ASBAK Band sudah langsung mendapatkan respon positif dari pecinta musik Tanah Air. Sebut saja salah satu single mereka yang berjudul “Membuatmu Cinta Padaku”, yang sempat menjadi hits dan mengisi play list di radio-radio Nasional. Tekad dan keseriusan ASBAK Band, dalam meraih kesuksesan kembali terus dikumandangkan. Ini dibuktikan pada bulan Agustus tahun 2016 ini, mereka kembali merilis sebuah single teranyarnya, yang berjudul “Terlukanya Hatimu”. Bergabung bersama ASCADA Musik Indonesia, ASBAK Band yang dalam perjalanan kariernya sempat bongkar pasang personil, merasa optimis jika single terbarunya ini, mampu mendapatkan apresiasi yang lebih baik lagi, dari singlesingle sebelumnya. Band yang hingga saat ini berformasikan Capoenk (Gitar), Jovan (Vocal), Gupis (Drum), Gondray (Bass) dan Cepi (Keyboard), masih mengusung jalur musik pop, di single terbarunya ini. Single yang lahir dari kolaborasi Capoenk sang gitaris dan Nyong-Q mantan vocalist ASBAK Band, memberikan cerita tersendiri atas terciptanya single ini. Meski sudah tidak bersama lagi dalam sebuah group band, Nyong-Q dan seluruh personil ASBAK band lainnya, masih tetap bersahabat dan saling bertukar fikiran dalam menciptakan karya. “Meski sudah tidak satu group band, kami sering latihan bareng dan tukar fikiran tentang musik, sampai bikin lagu masih bareng-bareng,” tutur Capoenk. “Dari beberapa lagu yang sudah kita ciptakan, akhirnya atas hasil saran dari

producer dan diskusi internal, dipilihlah lagu “Terlukanya Hatimu” sebagai single terbaru ASBAK Band,” papar Capoenk menceritakan proses pemilihan single ini. Masih mengusung tema Cinta, sebuah tema universal yang dinilai bisa dengan mudah diterima masyarakat, masih disematkan di single ini. Paduan lirik dan notasi yang dengan mudah bisa memainkan emosional pendengar, menjadi kekuatan single ini. “Single ini bercerita tentang harapan serta doa untuk sang mantan, yang telah disakitinya, semoga mendapatkan pengganti yang jauh lebih baik. Meski kadang muncul perasaan, untuk bisa balikan lagi. Notasinya kembali ke ASBAK Band versi awal,” terang Capoenk menutup perbincangan. Single ini menjadi sebuah jawaban bagi para Sahabat ASBAK, sebutan bagi para fans ASBAK band, yang sudah banyak menanti karya-karya terbaru ASBAK Band. Semoga single ini pun, bisa mendapatkan respon yang positif, dari pecinta musik Tanah Air. (dino sidin )


24

ADVERTORIAL

EDISI 7 | TAHUN I | 15 - 30 JANUARI 2017

Presiden Jokowi Hadiri Puncak Peringatan Maulid Nabi di Pekalongan

MITRAPOL, PEKALONGAN – Presiden RI Ir. H. Joko Widodo beserta rombongan hadiri puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H bersama tokoh kharismatik Habib M. Lutfi Bin Yahya, Rais Aam Idaroh Aliyah Jam'iyyah Ahlit Thariqah Al Mu'tabarah An Nahdliyyah (JATMAN), di Gedung Kanzus Sholawat, Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (8/1/2017). Turut mendampingi Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana dan Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden Ari Setiawan, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi, dan Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Wahyu Dwi Winarto, Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono, Kapolres Pekalongan AKBP Enriko Sugiharto Silalahi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Walikota Pekalongan H. Ahmad Alf Arslan Djunaid, SE serta Wakil Walikota Pekalongan H. M. Saelany Machfudz. Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW adalah meneladani sikap dan perbuatan, terutama akhlak mulia nan agung dari baginda Nabi Besar Muhammad SAW. Peringatan itu mestinya diresapi dalam hati yang begitu dalam dan mencoba untuk meneladani dan mempraktikkan akhlak mulia dari

Nabi. Dalam hal ibadah, akhlak mulia dan agung dari Nabi itulah yang harus ditiru, dicontoh dan diteladani. Islam sebagai agama yang dibawa Nabi Muhammad SAW adalah Rahmatan Lil Alamin. Artinya, Islam membawa rahmat bagi alam semesta, bukan hanya umat Muslim saja atau manusia saja, tetapi semua makhluk seperti hewan, tumbuh-tumbuhan, dan alamnya. Dengan adanya Maulid, manusia atau umat Muslim diharapkan bisa tergugah kembali untuk selalu berikhtiar secara konstan dalam meneladani dan mengamalkan ajaran-ajaran serta akhlak baginda Nabi Muhammad SAW. Presiden RI Joko Widodo dalam sambutannya mengingatkan bahwa, seluruh rakyat Indonesia harus menjaga persatuan dan kesatuan dan NKRI adalah harga mati. Seperti yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam hal berpolitik. “Rasul pernah membuat kontrak politik dengan semua unsur dan semua komponen masyarakat melalui Piagam Madinah untuk mempersatukan, dan dengan Piagam Madinah ini jelas sekali bahwa ajaran Islam itu menghargai kemajemukan golongan dan beraneka macamnya agama,” ujar Jokowi Disampaikan Presiden, bahwa Indonesia memiliki 700 lebih suku, 1.100 lebih bahasa lokal yang berbeda-beda. Artinya Indonesia ini dianugerahi Allah SWT memang bermacammacam, itu anegerah yang patut disyukuri tetapi harus dijaga persatuan dan kesatuan. “Saya pernah diingatkan oleh Habib lutfhi bin Ali Yahya untuk selalu

menjaga persatuan dan kesatuan, karna beliau lebih tau dari saya,” ungkap Jokowi. Presiden menekankan nilai kesopanan dan kesantunan dalam berucap dan bertindak. Sekarang ini memang ada serangan sosial media ada informasi tidak tersaring. “Apakah itu benar? informasi hasut menghasut atau tersampaikan tanpa ada filter,” Kata Mantan Gubernur DKI Jakarta Jokowi berharap para peserta yang hadir di sini bisa cerdas dalam mengkomsumsi informasi yang menyebar di sosial media. “Cerdaslah dalam dalam menerima informasi, kita jangan sampai terpecah belah karena ulah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tandasnya. Habib M. Lutfi Bin Yahya mengutarakan, bahwa dirinya mengundang Presiden Jokowi, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian beserta semua yang hadir dari semua lapisan masarakat dalam peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, sebagai tanda cintanya kepada junjungan Nabi Muhammad SAW. “Saya mengajak kepada semua lapisan masarakat, tokoh ulama, pemerintah, TNI dan Polri, untuk bersatu untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, NKRI adalah harga mati,” tegasnya. Pada kesempatan itu, Habib M. Lutfi Bin Yahya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya bersama-sama dengan ribuan jamaah yang hadir dan pembacaan dasar Negara Pancasila bersama para hadirin. Kenudian ditutup dengan doa. “Marilah bersama-sama berdoa untuk para pejuang-

pejuang Indonesia, para waliwali se-Indonesia dan paling khusus doa untuk negara tercinta republik Indonesia, semoga tetap bersatu dan kesatuan, selamat aman dan sejahtera bagi rakyat Indonesia,” tutupnya Kegiatan Maulid di Kanzus Sholawat yang telah berjalan ke tujuh belas kalinya, selain dilaksanakan peringatan Maulid sebagai puncak kegiatan, juga diadakan silaturrahim Ulama Thariqah se-Indonesia serta beberapa Ulama Thariqah dunia, kegiatan nikah Maulid yang diikuti 23 pasang pengantin, dan kirab bendera Merah Putih, serta Apel Kesetiaan NKRI yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Sebelumnya, Sabtu (7/1/2017) dalam rangkaian Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H, Panglima TNI Jen-

deral TNI Gatot Nurmantyo di Pekalongan, telah menyampaikan pandangannya dihadapan ribuan orang pada acara Silaturahmi Nasional Ulama terdiri dari para Ulama, personel TNI dan Polri dalam Mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Kabupaten Pekalongan. Panglima TNI mengatakan, “Bangsa Indonesia berjiwa patriot dan ksatria harus bangkit bersama dan bersatu padu demi kejayaan Indonesia yang di cintai bersama. Oleh sebab itu, bangsa Indonesia jangan mudah terprovokasi dan terpecah belah serta terhasut oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab, dengan tujuan ingin memecah belah bangsa Indonesia,” tegasnya. (irul/dk)

Edisi 7  

Kapolri Pimpin Pemusnahan Senpi di Mapolda Sumsel

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you