Page 1

PERAMPOK TRUK JALINSUM DIRINGKUS ○

8

BACA DI HAL ○

PETUGAS PDAM TIRTALIHOU MANIPULASI TARIF AIR ○

9

BACA DI HAL ○

Edisi 88 „ Tahun X

SABTU, 14 Juli 2012

Rumah di Bah Bolon Tidak Miliki IMB

BNPB RI Tinjau Lokasi Banjir

SIANTAR- Ratusan rumah di bantaran Sungai Bah Bolon yang terendam banjir diduga belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Warga mendirikan bangunan tanpa seizin Pemko Siantar. Tiga warga Kelurahan Simalungun yang ditemui di pengungsian Jalan Vihara, Jumat (13/7), Ita br Simatupang (55), Agustini br Saragih (44) dan Wahyuni (55), enggan memberikan komentar saat disinggung mengenai IMB rumah yang mereka tempati selama ini. Ketiganya memilih tidak ber-

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia (BNPB-RI) meninjau lokasi banjir bandang sungai Bah Bolon di Jalan Pamatang, Kelurahan Simalungun, Kecamatan Siantar Selatan, Jumat (13/7). Kunjungan tim BNPB-RI itu, untuk melihat lokasi serta kondisi korban banjir serta memberikan bantuan langsung terhadap korban yang sudah didata oleh BNPB-SU mulai Kamis hingga Jumat kemarin. Dalam tinjauan itu, Walikota Siantar Hulman Sitorus beserta rombongannya ikut turun langsung bersama BNPB-RI ke lokasi-lokasi terparah. Peninjauan dilakukan „) Baca BNPB ...Hal 2

„) Baca Rumah ...Hal 2 FOTO: EKO

„ Proses pemotongan pohon beringin yang tumbang dua hari silam.

PAD Tahun 2010 RSUD Djasamen

FOTO: EKO

„ Rumah korban banjir bandang yang tidak layak pakai terlihat sepi warga.

Denda Tanpa Payung Hukum

Tidak Bisa Masuk Silpa

SIANTAR- Sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) Pemko Siantar tahun 2011 senilai Rp17 miliar perlu ditinjau kembali. Sebab terindikasi ada silpa yang dimasukkan tanpa payung hukum. Demikian diungkapkan DA Romumba Saragih, Penasehat LSM Pengamat Kinerja Aparatur Negara (Penjara UJ) SiantarSimalungun, Senin (9/7). Ia mengatakan, DPRD sebagai lembaga legislatif jangan gampang menerima laporan penggunaan anggaran pemko tanpa cek dan ricek. “Kemarin di dua dinas, yakni Dinas „) Baca Tidak Bisa ...Hal 7

Diduga Bocor Miliaran Rupiah SIANTAR- Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari RSUD Djasamen Saragih Siantar diduga bocor sampai miliaran rupiah tahun 2010 lalu. Saat itu, PAD rumah sakit ini hanya Rp2 miliar. Terjadi perubahan yang signifikan dengan 2011 yang mencapai Rp11 miliar.

Anggota Komisi I DPRD Kota Siantar Rudel Sipayung, ditemui Jumat (13/7) menyebutkan, laporan realisasi anggaran RSUD Djasamen Saragih dan Dinkes tahun 2011 yang disampaikan ke DPRD

diberikan tanpa bukti-bukti pendukung. Kedua instansi yang menangani kesehatan ini tidak melampirkan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) dan daftar objek realisasi retribusi kesehatan selama 2011. „) Baca Diduga ...Hal 2

Empat Hari Ditahan di Salemba

Setiawan Girsang

Kecemburuan Sosial PicuIsu Begu Ganjang

Dijaga Ketat

TARUTUNG- Isu begu ganjang yang terjadi di Desa Aek Raja, Parmonangan, Taput, menarik perhatian unsur pimpinan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dan masyarakat luas. Kec„ Pdt Ramlan emburuan sosial diHutahaean sebut menjadi pemicu MTh adanya isu tersebut. Demikian dikatakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) HKBP Pdt Ramlan Hutahaean MTh. Menurutnya, sikap Hosom, elat, teal

SEJAK turut membintangi film SULE I NEED YOU, Titi Kamal mulai ketagihan untuk melawak. Jika sebelumnya Titi lebih banyak bermain sinetron religi saat Ramadan, tahun ini Titi bergabung dengan program NGABUBURIT di Trans TV yang menghadirkan hiburan segar. “Ini tahun pertama saya bisa bergabung Trans TV ikutan NGABUBURIT Ramadan. Biasanya saya bergabung di sinetron religi. Sejak film SULE I NEED YOU kayaknya fun saya

„) Baca Kecemburuan ...Hal 2

„) Baca Ketagihan...Hal 7

„ Kebun Marjandi.

Kembalikan Teh Marjandi SIANTAR- PTPN IV diminta mengembalikan tanaman teh di Kebun Marjandi. Sebab areal kebun Marjandi seluas kurang lebih 3000-an hektare selama ini merupakan salahsatu kawasan tangkapan air. Namun kemudian berubah tandus akibat konversi teh ke sawit. „) Baca Kembalikan...Hal 7

JAKARTA- Rupanya Kejaksaan Agung memberlakukan pengawasan yang cukup ketat terhadap Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Siantar, JA Setiawan Girsang. Terbukti, empat hari ditahan di Rumah Tahanan Salemba, cabang Kejaksaan Agung, Jakarta Pusat, ia masih sangat sulit untuk ditemui. Padahal METRO telah mencoba mengaku sebagai saudaranya saat menjambangi rutan yang terletak di Jalan Percetakan Negara No. 88 Cempaka Putih, Jumat „) Baca Setiawan ...Hal 7

„ Setiawan Girsang


JUMAT

13 Juli 2012

Setiawan Girsang Dijaga Ketat Sambungan Halaman 1 (13/7) usai salat Jumat. “Maaf Mas, kalau tidak ada izin dari kejaksaan, kita tidak bisa memberikan izin untuk membesuk,” ungkap salah seorang petugas yang kebetulan tengah piket siang kemarin. Padahal METRO telah menunggu setidaknya hampir dua jam lebih, sebelum Salat Jumat berkumandang. Namun berbagai upaya yang dilakukan, tidak juga berbuah hasil. “Tolong dong Mas, saya ini saudaranya yang khusus datang dari Siantar. Masa saya harus pulang belum ketemu? Apa yang harus saya katakan kepada keluarga?” Mendengar pertanyaan ini, petugas tersebut sempat tertengun. Namun beberapa saat berlalu, ia tetap mengaku tidak bisa memberikan izin. “Maaf Mas, memang begitu ketentuannya. Kita tidak bisa sembarangan memberi izin. Nanti kita yang disalahkan,” ungkapnya. Mendengar hal tersebut, bukan berarti METRO menyerah begitu saja. Sesaat ia masih mencoba bertahan, apalagi dari beberapa orang yang juga terlihat juga ingin membesuk, terdengar ada yang nada bicaranya berlogat dari Sumatera. METRO kemudian mencoba mendekati orang tersebut yang tengah berbincang dengan salah seorang kerabatnya. “Siang Bang, mau besuk juga?”tanya METRO. Namun lagi-lagi tidak ada hasil yang diperoleh. Karena ternyata orang tersebut mengaku datang bukan untuk menjenguk Setiawan Girsang. Mendapati kenyataan tersebut, METRO juga mencoba menempuh langkah lain. Di antaranya dengan mencoba menghubungi Kapuspenkum Kejagung, Adi Toegarisman. “Selamat sore Pak, ini wartawan dari METRO SIANTAR Jawapos Group. Apa kabar? Oh iya Pak, saya ingin sedikit bertanya soal penahanan Kadispenda Kota Siantar, JA.Girsang. Bolehkah saya menelepon Bapak?” Namun lagi-lagi, tidak diperoleh jawaban. Pesan singkat yang dikirim tersebut hingga pukul 17.30 Wib, tidak juga mendapat jawaban. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kejagung menangkap JA Setiawan Girsang dan Bendahara di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Siantar, Very Susanti Siregar. Langkah tersebut dilakukan setelah diduga keduanya melakukan korupsi terhadap dana APBD Siantar tahun 2010. “Kerugian negara akibat perbuatan keduanya, diduga mencapai Rp3 miliar,” ungkap Togarisman di Gedung Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (9/7) lalu. Setiawan kemudian ditahan di Rutan Salemba cabang Kejagung, sementara Very Susanti ditempatkan di Rutan Pondok Bambu. Penahanan ini dilakukan selama 20 hari, terhitung sejak Senin (9/7) hingga Sabtu (28/7) mendatang. Selain menahan keduanya, Rabu (11/7) kemarin, tim penyidik Kejagung juga sebelumnya telah melakukan penggeledahan di kantor Dispenda kota Siantar. Penggeledahan dilakukan sejak pukul 15.30 Wib hingga pukul 18.30 Wib. Saat meninggalkan tempat, tim yang dipimpin Soegeng Pudjianto terlihat membawa empat kardus besar berisi dokumen dan berkas yang terkait dengan dugaan kasus korupsi ini. (gir)

Dampak Banjir Sungai Andarasi

Kolam Warga Silau Manik Jebol SIANTAR- Banjir akibat luapan Sungai Andarasi tidak hanya mengakibatkan jembatan Andarasi Nagori Parbalogan, Kecamatan Tanah Jawa putus, tapi juga merugikan para pemilik kolam ikan di Silau Manik, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun. Akibat banjir warga yang memiliki kolam ikan menderita jutaan rupiah karena kolam mereka jebol. Kadir (33), salahseorang pemilik kolam ikan mas dan nila, kepada METRO, Rabu (11/7) menuturkan, luapan air Sungai Andarasi itu telah menerjang tiga kolam ikan miliknya. Ribuan ekor

ikan mas dan ikan nila miliknya hanyut bersama derasnya arus sungai. Bahkan kata dia, kediamannya yang berada di atas kolam ikut tergenang air. Berbagai perlengkapan kolam, seperti cangkul, joran kesayangannya, jala dan lainnya ikut terbawa arus. Warga lain Titin (32), mengatakan, akibat banjir itu listrik ke rumah mereka sempat terputus. Hal itu akibat salahsatu tiang listrik milik PLN di kampung itu ikut tumbang akibat diterjang banjir. Muati (46), masih warga yang sama. Dia mengatakan, banjir itu membuat warga merugi,

Sambungan Halaman 1 “Untuk RSUD Djasamen Saragih, daftar objek realisasi retribusi kesehatan tak kunjung diserahkan ke DPRD. Padahal, data-data tersebut bukan rahasia. Publik perlu mengetahuinya, untuk mensinkronkan capaian kinerja dan permasalahan yang mereka hadapi,” jelasnya lagi. Diakuinya, RSUD Djasamen Saragih, PAD tahun ini telah mencapai 90 persen atau sekitar Rp11 miliar dari yang ditargetkan sekitar Rp12 miliar. Namun pencapaian Rp11 miliar ini sekaligus juga menjadi tanda tanya bagi Komisi I DPRD disebabkan realisasi PAD 2010 hanya sekitar Rp2 miliar. Ada selisih Rp9 miliar dari pencapaian tahun sebelumnya. “Tinggi kali naiknya dari tahun lalu, kita curiga PAD 2010 lalu ada kebocoran. Masak PAD saat itu hanya Rp2 miliar,” jelas Rudel. Dikatakannya, kecurigaan mereka ini

beralasan, sebab pihak RSUD Djasamen tanpa alasan jelas tidak mau menjelaskan dan memberikan data-data sumber PAD atau objek retribusi yang mereka peroleh selama 2011 tersebut. Selain itu data DPA juga tidak kunjung diberikan RSUD Djasamen ke Komisi I. Padahal, sejak Senin lalu, data-data ini telah diminta Komisi I untuk diteliti dan didalami. “Tidak begitu jelas alasannya kenapa mereka menolak memberikan data itu, padahal sudah seminggu kita minta,” ujarnya. PAD Dinkes 2011 Hanya Rp400 Juta Pada sisi lain, kata Rudel, PAD Dinkes 2011 sangat memprihatinkan dan berpotensi ada penyalahgunaan. Sebab realisasi target PAD dari dinas ini hanya 60 persen atau sekitar Rp400 juta. Padahal selama 2011, Dinkes dibebankan target PAD sekitar Rp700 juta. Menurut Rudel, salahsatu permasalahan yang muncul dari Dinas Kesehatan berasal dari Program Jamkesmas dan Jampersal.

Sambungan Halaman 1 komentar banyak. “Enggak tahu kami soal itu Bang. Rumah itu didirikan sama Bapak kami. Kami hanya menempati saja,” jelas ketiganya. Lurah Simalungun S Sinaga, dihubungi sekira pukul 20.00 WIB tadi malam menyebutkan, rumah warga di bantaran Bah Bolon yang terendam banjir di Kelurahan Simalungun, belum ada yang memiliki IMB. “Rumah-rumah itu belum ada yang memiliki IMB. Besoklah saya perjelas lagi. Saya sedang menyetir mobil,” katanya. Camat Siantar Selatan H Hutajulu, ditemui di Jalan Vihara menyebutkan, perizinan pendirian rumah warga dan Vihara Avolikotesvara di bantaran Bah Bolon sepenuhnya merupakan wewenang dari Badan Pelayanan Izin Terpadu (PIT) Kota Siantar. Dia juga membantah ada rekomendasi dari mereka terkait IMB ini. “PIT yang mengurus perizinan, tidak ada sangkutpaut dengan kita. Kita dari kecamatan biasanya mengurus silang sengketa tanah saja. Kalau masalah IMB Vihara dan rumah warga, saya tidak terlalu ingat. Saya akan cek lagi berkasnya mana tahu masih ada di kantor,” jelasnya. Dia mengatakan, jumlah rumah warga di Kecamatan Siantar Selatan yang terendam banjir sekitar 104 rumah. Sebagian warga

yang tidak teratur dan stress. Kini dengan tubuh yang sehat, pria berusia 47 tahun ini dapat menjalani aktifitasnya dengan nyaman. Ia pun mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu kambing milkuma ini, "Mari kita sehat bersama Milkuma." Ajaknya. Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu kambing milkuma. Padahal sejak ribuan tahun yang lalu, susu kambing milkuma sudah sering digunakan sebagai pengobatan dan pencegah penyakit. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu kambing milkuma memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Susu kambing milkuma pun jarang menimbulkan alergi. Selain mengandung Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi. Satu gelas susu kambing milkuma memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Kini, hadir Milkuma, minuman serbuk susu kambing yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu kambing peranakan

Anggota SPS No.: 438/2003/02/A/2007 Penerbit : PT. Siantar Media Pers (Metro Siantar, Metro Tapanuli, Metro Asahan, Metro Tabagsel) Rida K Liamsi Makmur Kasim Khadafi Marganas Nainggolan Goldian Purba Marganas Nainggolan Maranatha Tobing Pandapotan MT Siallagan Pandapotan MT Siallagan Muhiddin Hasibuan Eva Wahyuni Daniel Simanjuntak Vincent Wijaya

Kedua program ini rawan permasalahan dan menjadi temuan dalam LHP atau audit BPK 2011. Rudel menduga ada yang ditutuptutupi atas tak tercapainya PAD di Dinas Kesehatan Kota Siantar. **RSUD Bantah Bocor Wakil Direktur III RSUD Djasamen Saragih Baren Alijoyo Purba, membantah ada PAD bocor tahun 2010 lalu. Dia mengatakan, terjadinya kenaikan yang signifikan dari Rp2 miliar menjadi Rp11 miliar disebabkan dana Askes dan Jamkesmas. Sesuai kesepakatan bersama dengan pemko tahun 2011 lalu, dana Askes dan Jamkesmas sepenuhnya diserahkan kepada Pemko dan tidak ada lagi dipotong RSUD Djasamen Saragih. Namun dengan catatan Pemko tetap bertanggungjawab memenuhi biaya Askes dan Jamkesmas ini. “Dulu pada tahun 2010 hanya 15 persen yang disetorkan ke pemko. Hanya sarana yang disetor. Sementara sisanya 85 persen lagi masih

ini telah ditampung di lokasi pengungsian, salah satunya di Jalan Vihara depan RSUD Djasamen Saragih. Lokasi ini merupakan dapur umum bagi warga yang mengungsi. Sekretaris Bappeda Kota Siantar AT Sijabat, tidak mau memberikan komentar terkait peruntukan bantaran Bah Bolon. Dia juga tidak mau memberikan komentar terkait pemukiman warga di DAS Bah Bolon. “Kalau masalah pemukiman warga di Bah Bolon, lebih baik ditanyakan sama Dinas Tarukim. Saya tidak terlalu menguasai isi Ranperda RTRW itu,” kilahnya. Kepala Badan PIT Rudi Dipo Silalahi, belum memberikan komentar terkait IMB rumah warga dan Vihara Avalokitesvara di bantaran Bah Bolon. Ketua Program Pasca Sarjana Perencanaan Wilayah Kota Anggiat Sinurat menyebutkan, sesuai Undang-Undang Nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang, warga dilarang berdomisili di bantaran sungai termasuk di bantaran Bah Bolon. Peruntukan bantaran Bah Bolon merupakan kawasan hijau. Dikatakannya, sesuai amanat undangundang ini, kepada kabupaten/kota disyaratkan membentuk Perda tentang Tata Bangunan dan Lingkungan serta Perda tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai. Sepengetahuannya, hingga hari ini, kedua perda itu belum ditetapkan Pemko Siantar. (ral)

ettawa segar dan Gula Aren. Fluorine yang terdapat dalam susu kambing milkuma bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan menetralisir asam lambung. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah dengan kandungan Gula Aren bermutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, terapkan pola hidup sehat seperti disiplin dalam pola makan, rutin berolahraga dan mengkonsumsi air putih paling sedikit 8 gelas/ hari. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www.milkuma.com. Saat ini, Milkuma sudah tersedia di apotek2 juga toko obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Sumut : 085314072195. Kota Pematangsiantar : 0823 6768 0008. Depkes dengan no PIRT. 6.09.3328.01.395.

dikelola rumah sakit, makanya PAD hanya Rp2 miliar,” kilah Baren. Disinggung apakah pemberian keseluruhan dana Askes dan Jamkesmas ini merupakan peraturan, menurut Baren bukan. Akan tetapi hasil kesepakatan bersama atau musyawarah yang dilakukan antara Pemko dengan RSUD Djasamen Saragih. Terkait data atau objek retribusi yang diminta DPRD, menurut Baren, hal itu tidak pernah diminta DPRD kepada mereka. Dia mengatakan, tidak perlu data itu diberikan ke DPRD karena sudah jelas kenaikan dari Rp2 miliar menjadi Rp11 miliar itu disebabkan dana Askes dan Jamkesmas. “Tak perlu data itu diberikan. Rudel itu kan masih baru. Ini juga sudah saya jelaskan di DPRD tahun lalu. Dia saja yang tidak tahu,” jelasnya. Disinggung PAD 2010 bocor, sehingga setoran PAD saat itu hanya Rp2 miliar, Baren kembali membantah ini. “Tidak ada PAD yang bocor 2010,” ujar Baren dengan suara keras. (ral)

BNPB RI Tinjau Lokasi Banjir

Rumah di Bah Bolon Tidak Miliki IMB

Terdepan, Terbesar, dan Terbaik di Siantar- Simalungun

Chairman : Komisaris Utama : Komisaris : Direktur Utama : Direktur : Pengasuh Pemimpin Umum/Penjab/GM : Wakil PU/Pimpinan Perusahaan : Pimred Metro Siantar : Pj Pimred Metro Tapanuli : Pimred Metro Tabagsel : Pimred Metro Asahan : Wapimred Metro Tapanuli : Tim Ombudsman :

ada juga yang memanfaatkan momen jembatan Andarasi yang putus untuk mengais rezeki. Mereka melakukan pungutan liar (pungli) terhadap setiap para pemilik kendaraan yang melintas dari Silau Manik. Ketepatan pada Rabu (11/7) itu, akibat jembatan Andarasi putus selama 14 jam, mulai dari pukul 00.07 WIB sampai pukul 14.07 WIB, maka arus lalu lintas Siantar-Tanah Jawa dialihkan dari Nagori Silau Manik Kecamatan Siantar dan tembus ke Silau Malahak, Nagori Parbalogan, Kecamatan Tanah Jawa. (mag-4)

Diduga Bocor Miliaran Rupiah

KELUHAN MAAG PERGI DENGAN MINUM SUSU KAMBING MILKUMA Seorang pengusaha yang tinggal di Kel. Deli Tua, Deli Serdang, Sumatera Utara, kini memilih Milkuma untuk mengatasi keluhan yang dialaminya, "Sudah 6 bulan lamanya saya menderita sakit maag. Akibatnya, lambung sering terasa perih dan mual, aktifitas pun jadi terganggu..." Ujar Lukman "Tapi setelah minum Milkuma selama 1 bulan, sekarang maag sudah jarang kambuh, badan pun terasa segar." Terang ayah 3 orang anak tersebut. Maag atau radang lambung atau tukak lambung adalah gejala penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada lambung yang menyebabkan sakit, mulas, dan perih pada perut. Penyebabnya bisa karena penderita makannya tidak teratur, terdapat mikroorganisme yang merugikan, mengonsumsi obat-obatan tertentu, atau sebabsebab lainnya seperti mengonsumsi alkohol, pola tidur

selain kolam ikan jebol, tiang listrik. Kemudian kata dia, ladang jagung milik warga juga ada yang rata tanah akibat diterjang banjir. Ia menyebutkan, dalam sepekan terakhir memang sering hujan, namun baru pada Selasa (10/7) malam itu mengakibatkan banjir. Dampak lain dari putusnya jembatan andarasi itu, jalan menuju Nagori Silau Manik Kecamatan Siantar dan tembus ke Silau Malahak, Nagori Parbalogan, Kecamatan Tanah Jawa, mengalami kerusakan. Sepanjang jalan penuh berlumpur. Namun di balik kerugian itu, sebagian warga

Sambungan Halaman 1 mulai dari Jalan Vihara sampai mengarah ke ujung Jalan Bandung. Warga yang didatangi BNBP-RI didampingi walikota terlihat antusias memberikan sambutan, seperti menunjukkan lokasi-lokasi banjir yang tergenang air. Dalam tinjauan itu, warga yang mengalami kebanjiran mengatakan bantuan yang diberikan pihak BPBD Siantar, BNBP-SU serta BNBP-RI cukup membantu mereka. Hanya saja disesalkan mulai dari kejadian banjir pertama sampai banjir ketiga yang baru saja terjadi, pihak dari Dinas Kesehatan belum ada melakukan pendataan langsung kepada warga yang terkena bencana banjir tersebut. “Kami warga Pamatang, berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan BNPB-RI beserta yang timnya. Selain itu kami juga masih menunggu bantuan dari Dinas Kesehatan yang sampai saat ini belum menunjukkan kepeduliannya,” ujar salahseorang korban banjir kepada Walikota Siantar Hulman Sitorus. Walikota yang mendengar langsung permintaan warga itu langsung menjawab; “Nanti kita arahkan ke Dinas Kesehatan untuk melakukan peninjauan langsung ke rumah-rumah warga. Mereka kita tugasi melakukan pendataan korban banjir yang menderita penyakit akibat banjir tersebut,” ujar Hulman kepada warga. Saat dikonfirmasi METRO dengan BNPB-RI Dikki Julionto terkait penanggulangan banjir bandang seperti pendalaman sungai. Beliau mengatakan, hal tersebut dapat dilakukan sete-

FOTO: EKO

„ Korban Banjir di Evakuasi BPBDSU. lah dinas terkait memberikan pemberitahuan untuk melakukan pendalaman sungai, dapat diajukan seperti proposal untuk biaya pendalaman tersebut. “Setelah pemerintah setempat meminta untuk melakukan kegiatan pendalaman sungai, sebelumnya team dari pusat akan meninjau lokasi apakah benar sungai itu perlu dilakukan pendalaman, baru dapat dianggarkan,” ujar Dikki. (mag-4)

Kecemburuan Sosial Picu Isu Begu Ganjang Sambungan Halaman 1

dan late “HOTEL” (iri, dengki dan sirik) merupakan satu kata yang sering membuat masyarakat lupa akan nilai-nilai kemanusiaan, agama dan tatanan hukum. “Semuanya terjadi karena kecembruan sosial yang menggila. Terjadinya isu begu ganjang dilatar belakangi sikap itu. Artinya cemburu melihat orang berhasil, sok akan keadaan pribadinya, dengki melihat orang dan sakit melihat orang senang,” sebut Ramlan kepada METRO saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat (13/7). Ramlan mengaku heran dan terkejut atas isu yang menimpa warga Desa Aek Raja. Padahal, zaman sudah maju. Sekarang bukan lagi zaman primitif seperti 150-200 tahun silam. Berbagai kemajuan teknologi dan campur tangan Tuhan melalui agama sudah mendidik manusia untuk berpikir cerdas. “Saya kaget, rupanya pemahaman masyarakat terhadap kehidupan ini masih perlu penjelasan. Saya sudah berulangkali menyampaikan kepada jemaat bahwa begu ganjang tidak ada. Isu itu hanya dijadikan sebagai kambing hitam bagi orang-orang yang ingin melampiaskan kecumburuannya,” jelasnya. Untuk itu, dia menegaskan agar jemaat gereja lebih meningkatkan pemahaman

Departemen Redaksi METRO SIANTAR Dewan Redaksi: Marganas Nainggolan (ketua), Maranatha Tobing , Pandapotan MT Siallagan, Leonardus Sihotang, Redaktur Pelaksana: Leonardus Sihotang, Kordinator Liputan: Chandro Purba, Redaktur: Pholmer Saragih, Jhon Damanik, Plidewatna, Nurjannah, Asisten Redaktur: Pala MD Silaban, Hezbi Rangkuty, Edi Saragih, Reporter: Ikror Amin, Tonggo Sibarani, Imelda Purba,Pra Evasi Haloho, Soetomo Samsu (Jakarta)), Irwansyah(TanahJawa), Jetro Sirait (Parapat), Marihot Sinaga (Raya), Hardono Purba (Silau Kahean), Sendi Warto Purba (Saribudolok). Sekretaris Redaksi: Yanti Nurhapni METRO TAPANULI Dewan Redaksi: Marganas Nainggolan (ketua), Maranatha Tobing, Pandapotan MT Siallagan, Daniel Simanjuntak, Syafruddin Yusuf, Redaktur Pelaksana: -, Kordinator Liputan: Nasa Putramaylanda, Reporter: Ridwan Butar Butar, Marihot Simamora, Aris Barasa, Freddy Tobing, Dungo Siburian, Saut Situmeang, Masril Rambe (koresponden Barus), Rinawati Marbun (koresponden barus), Horden Silalahi (Humbahas), Bernard Lumbangaol (Taput), Hengki Tobing (Taput) METRO TABAGSEL Dewan Redaksi: Marganas Nainggolan (ketua), Maranatha Tobing , Muhiddin Hasibuan, Plt Redaktur Pelaksana: Nurjannah, Kordinator Liputan: Borneo Dongoran, Reporter: Parlindungan Pohan (Sidimpuan/Tapsel), Amran Pohan (Tapsel), Tohong Harahap (Paluta),Amran Pikal Siregar, (Palas), M Ridwan Lubis (Madina) METRO ASAHAN Dewan Redaksi: Marganas Nainggolan (ketua), Maranatha Tobing, Eva Wahyuni,

keimanan, kepercayan dan tidak mudah terprovokasi dengan hal-hal gaib yang tidak bisa diterima akal sehat maupun dari sisi ilmu theologia. “Tak ada begu ganjang. Itu tidak bisa diterima secara akal sehat maupun theologia. Itu tidak ada, jangan mau diprovokasi oleh isu,” tegasnya. Dia berharap agar masyarakat menguatkan kualitas iman, karena sumber berkat kekuatan satu-satunya dari Tuhan bukan dari mana-mana dengan keyakinan seperti itu. Sehingga tidak ada yang mampu menyakiti sesamanya dan justru akan membahagiakan orang lain. Perlu diketahui, katanya, berkat yang datang dari Tuhan tidak sama bentuknya diterima semua orang. Melainkan sesuai dengan karunia kepada masing-masing. “Berkat itu tidak mungkin sama. Jadi, perbedaan itu tidak harus dicemburui. Justru akan disyukuri dengan hati suka cita,” imbaunya. Dia menegaskan hanya orang-orang yang keimananya rapuh mudah terprovokasi dengan adanya isu begu ganjang. “Dari dulu saya katakan yang namanya begu ganjang tidak ada. Yang dibuat-buat orangnya itu. Tapi masyarakat sering mencari kambing hitam dari suatu kondisi yang tidak dapat dipikirkan olehnya, lalu disebutlah itu begu ganjang,” paparnya.

Syafruddin Yusuf,Hermanto Sipayung, Redaktur Pelaksana: Syafruddin Yusuf, Asisten Redaktur Pelaksana: Hermanto Sipayung, Kordinator Liputan: Edwin Garingging, Reporter: Irvan Nasution (Kisaran), Susilowady (Kisaran), Putra (Aek Kanopan),Anniko Rambe, Rizki Whardana (R Prapat), Mahra Harahap (Kota Pinang), Ishak Lubis (Tj Balai) Dep. Perwajahan, Pracetak & Artistik Kadep Pracetak & Artistik: Ahmad Yasir, Kabag: Amiruddin, Staf Pracetak:Salomo Seven Malau, Jamaluddin Sinaga, Hedry Handoko, Jefree Putra, Andri Manullang, Rudy handa Syahputra, Handoko, Aulia Yusuf, Mounting: Samuel Sihotang, Dedi Damanik, Amran Nainggolan, Nico HS, Kordinator Teknisi, Maintenance IT: Irwan Nainggolan, Staf Operasional Website: Hotlan Doloksaribu,Juanda Panjaitan DIVISI USAHA Departemen Umum/Adm/Keuangan Manager Adm/Keu/Umum: Dumaria, Kabag Accounting: Restioni Padang Departemen Sirkulasi / Pemasaran Manager Pemasaran: Jaberlinson Saragih, Adm Pemasaran : Indarny Aritonang, Piutang Koran: Ester Ade Gultom, Staf Penagihan: Sri Aman, Staf Pengembangan: Simson Winata, Ismail, Efendi Tambunan, Ponco, Kordinator Ekspedisi: Jhon Tua Purba, Staf Ekspedisi: Nico , Ardi, Roy Amarta. Departemen Iklan Manager Iklan: Jamot S, Kord Iklan: Bambang Satria, Kord Adm. Iklan group: Hariyani Kartini, Piutang Iklan Group: Tio Maria, Kabag Design Iklan: Holden Simanjuntak, Staf Desaign:Reliston Purba

Masyarakat Perlu Pembinaan Mental Wakil Ketua DPC Gamki Taput Dompak Hutasoit SPak menyikapi isu begu ganjang yang menyebabkan tiga korban luka parah, dua rumah dan satu mobil dirusak warga Desa Aek Raja, sangat disesalkannya. Ia mengimbau, agar ke depannya, wadah pelayanan masyarakat seperti Gereja, Masjid, Lembaga Adat Dalihan Natolu (LADN), pemerintah dan perkumpulan lainya ikut dalam pembinaan mental dan moral, agar masyarakat berpikir lebih religius. “Sebab kalau iman kita kuat, moral kita baik tidak ada kekuatan yang lebih dahsyat dari kuasa Tuhan. Jangan percaya terhadap isu begu ganjang . Sebab itu adalah fitnah dan merusak hak kemanusiaan sesama,” tegasnya Dia menyebut, isu sosial itu dikhawatirkan berpengaruh besar terhadap nilai-nilai kemanusiaan, agama dan tatanan hukum serta situasi stabilitas keamanan. “Karena peranan lembagalembaga seperti tokoh agama, gereja, tokoh masyarakat dan akademik berperan membina mental masyarakat agar jangan langsung main tebar saja. Akibatnya, masyakat terprovokasi untuk melakukan tindakan-tindakan represif,” sebut Dompak. (cr-01/des)

Perwakilan Metro Tapanuli Ka Perwakilan/Ka Biro Usaha: Kristian Sembiring, Staf Keuangan: Eriska Muham, Staf Piutang Koran/Iklan: Arfah Sari, Staf Pengembangan: Zulfiandi, Arnold Simbolon (pengembanan daerah Taput) Perwakilan Metro Tabagsel Ka Perwakilan/Ka Biro Usaha: Edi Panjaitan, Koordinator Pengembangan: Ahmad Suhaimi Lubis, Adm/Keuangan: Kristina Hutabarat Perwakilan Metro Asahan Kordinator Pengembangan: Marshall Leo Siagian, Adm/keuangan: Revina Sihombing, Staf Piutang Iklan/Koran: Annisa, Kuasa Hukum: Binaris Situmorang SH Tarif Iklan : Hitam/Putih (B/W) Umum/Display Rp. 7.500/mm kolom, Iklan Keluarga Ucapan Selamat Rp. 3.500/mm kolom, Iklan Warna (Full Colour) Rp. 15.000/mm kolom. Harga iklan ditambah PPN 10%. Harga Eceran Rp2.000 (dalam kota). Rekening a/n : PT Siantar Media Pers Bank Mandiri Cab Pematangsiantar AC:1070003101831. Alamat Redaksi /Iklan/ Pemasaran Medan : Graha Pena Medan Jl Sisingamangaraja KM 8,5 No.134 Medan-Amplas. Telp (061) 7881661 (Hunting) Fax (061) 7881733 Alamat Redaksi /Iklan/ Pemasaran: Jl Sangnawaluh No.24 Komp Mega Land Siantar Telp:(0622) 7553511, Fax (0622) 7553501 Siantar. e-mail : metrosiantar@yahoo.com. Perwakilan Jakarta: Jln Raya Kebayoran Lama17 Jakarta Selatan Telp. (021)-5349205, 5349206, 5349115. Fax. (021)-53490522. Pencetak : PT Medan Graindo, Jl SM Raja KM 8,5 No.134 Medan. Telp (061) 7881661 (Hunting) Fax (061) 7881733

DALAM PELIPUTAN, WARTAWAN METRO SIANTAR SELALU DIBEKALI IDENTITAS DIRI DAN TIDAK DIBENARKAN MEMINTA SERTA MENERIMA APAPUN DARI NARASUMBER BILA ADA YANG MERASA DIRUGIKAN OLEH WARTAWAN METRO SIANTAR, DIMINTA UNTUK MELAPOR KE PIHAK BERWAJIB ATAU HUBUNGI 0622-7553998


SABTU

14 Juli 2012

PERAMPOK TRUK JALINSUM DIRINGKUS Sambungan Halaman 8 ada kerjaan tetap. “Sudah setahun saya tidak bekerja. Makanya nekad ikut komplotan ini,” ujarnya. Dikatakan bapak tiga anak itu, saat menjalankan aksinya, dia bertugas sebagai ‘mengeksekusi’ truk yangakandirampokkomplotannya.“Kamiberaksi malamhari.Korbankamibuntutidaribelakang.Pas di tempat sepi, mobil korban kami pepet,” ujarnya. Disebutkannya, setelah truk dirampok, kemudian onderdil mobil dijual secara terpisah. Setiap menjalankan aksinya dia mendapat imbalan Rp5 juta. “Mobil yang kami curi dijual terpisah. Onderdilnya kami preteli. Biasanya laku Rp30 juta kalau dijual,” bebernya. Sementara, tersangka Adi saat dimintai keterangan,mengatakansetelahberhasilmembawakaburtruk rampokannya,merekamembuangsopirdankernet trukdikawasanGunungTua.“Waktuberaksiterakhir

kali, korban kami buang di daerah Gunung Tua,” ungkapnya. Terpisah, Kasubdit III/Umum Ditreskrimum Poldasu AKBP Andry Setiawan saat dikonfirmasi mengatakan, tersangka adalah hasil kembangan yang dilakukan pihaknya. “Ini adalah hasil kembangan dari laporan korban dengan nomor LP/ 178/XI/2011/SU/Res tanggal 5 November lalu. Yang melapor itu Agus Setiawan,” ujar Andry. Dikatakannya, kasus perampokan truk yang dilakukan komplotan ini terjadi akhir 2011 lalu. “Modus yang dilakukan komplotan ini, yakni mendahului,kemudianmemotongmobilkorbannya. Di jalan yang rusak para pelaku kemudian menghentikan mobil korbannya dan membawa kabur truk itu,” sebut Andry. DikatakanAndry,dalammelancarkanaksinya,parapelakutidaksegan-seganuntukmenghabiskannyawa korbannya. “Korban sempat dipukul dan diancam. Kemudian para pelaku memukuli korbannya,

sebelum akhirnya para pelaku membawa lari mobil korbanjenisColtDieselBK8407YE,”pungkasAndry. Andry menyebutkan, dua tersangka yang diamankan pihaknya adalah komplotan perampok truk di Dolok Masihul dalam peristiwan yang terjadi dua bulan lalu. “Dua tersangka lainnya, masing-masing Mislan dan Giman alias Colot sudah kami amankan duluan,” tukas Andry. Perwira berpangkat melati dua itu mengatakan, terakhir kali komplotan ini beraksi di Jalan Baru, Dusun N-4, Aek Nabara, Kecamatan Bagan Hulu, Labuhan Batu. “Dalam aksi itu, komplotan ini berhasil merampok truk yang bermuatan material batu,” pungkas Andry. Kinikeduatersangkasedangmenjalanipemeriksaan secara intensif di ruang pemeriksaan Subdit III/Umum Poldasu. Kedua tersangka terancam dikenakanpasal365KUHPidanatentangkejahatan dan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. (mag-12)

meyambar tas sandang korban. Korban sempat berteriak minta tolong. Mendengar teriakan korban, warga sempat mengerjar pelaku yang kabur menuju Jalan Sutomo atas. Namun pengejaran itu tidak membuahkan hasil. “Sebenarnya saya tidak mau melapor. Karena saya pesimis pelakunya tidak akan tertangkap. Sebabsudahbanyakkasuspenjambretanyangtak terungkap,” ungkapnya. Dia mengaku membuat laporan pengaduan untuk bisa mengurus pergantian surat-surat yang

dibawa kabur pelaku. Pasalnya, tanpa ada surat keterangandaripolisi,surat-surattersebuttidakbisa diuruskan. “Saya membuat laporan supaya bisa mengurus surat-surat yang hilang. Apalagi saya bendahara klinik, agar saya tidak dipikir apa-apa. Apalagi yang hilang itu merupakan pembukuan penting, disangka pula saya menggelapkan,” ucapnya. Kasubag Humas AKP Altur Pasaribu yang dikonfirmasi membenarkan telah menerima laporan tersebut. (osi)

Dan tanggal 22 April kemarin aku mengajukan gugatan cerai karena pihak keluarganya tidak memberi aku izin untuk melihat anakku,” sebut Wahyuni yang saat ini mengaku bekerja sebagai tukang cuci gosok di tempat saudaranya. Setelah gugatan cerai disampaikan dan setelah melewati beberapa persidangan, akhirnya pada 2 Juli kemarin pengadilan mengeluarkan surat cerai resmi antara Wahyuni dengan Azis. Dalam lampiran keputusan tersebut menyebutkan, buah hati mereka bernama Aber, yang saat ini berusia 1,7tahunsepenuhnyamenjadihakasuhWahyuni. Walau putusan menyatakan anaknya dikembalikan kepada Wahyuni, namun Azis beserta keluargatidakmaumengembalikanAber.Padahal Wahyunisudahberulangkalidatanguntukmemohon supaya anaknya dikembalikan. Namun hasilnya tetap nihil. Azis tidak bersedia menyerahkan Aber. Jumat (13/7) Wahyuni serta ibunya bernama Finawati(46)kembalimendatangiMapolresSiantar

guna menanyakan kembali laporan pengaduan penganiyaantertanggal13Aprillalu.“TadijugaAzis danorangtuanyadipanggil,tapikatapolisinyatidak ditahan karena sudah dijamini oleh orangtuanya. Saatmaukeluardariruangan,dia(Azis,red)melihat ke aku dan mengancam aku dengan kata-kata, di depan polisi pula,” kata Wahyuni. Berawal dari itu, Wahyuni merasa terancam. Sehinggga ia memilih tidak pulang dan tinggal di masjid yang berada di Mapolres Siantar. Sementara, Firnawati, ibu Wahyuni, meminta keadilan agar keluarga Azis mematuhi putusan persidangan. Kasat Reskrim Polres Siantar AKP Azharuddin saat dikonfirmasi menerangkan bahwa laporan Wahyuni soal KDRT pada 13 April yang lewat saksinya masih satu orang. Sementara dari hasil visiumnya dinyatakan hanya luka gores atau penganiyaanringan.Sehinggabelumbisaditahan. “Kita tetap memproses kasusnya,” kata AKP Azharuddin. (pra)

menemukan titik terang bahwa yang menggunakansepedamotortersebutadalahketiga pelaku.Dansetelahidentiasnyadiketahui,duadari tiga pelaku berhasil ditangkap. Saat pelaku diperiksa, mereka ternyata sudah seringmelakukanpencurian,termasukpencurian dari jok sepedamotor. Dari tangan pelaku polisi menemukan beberapa KTP, SIM dan STNK sepedamotor. Dari pengakuan pelaku, mereka sering beraksi di lokasi permandian Karang Sari. Andika Bayu, juga sudah pernah masuk penjara atas kasus yang sama. Kasat Reskrim Polres Siantar AKP Azharuddin membenarkan adanya penanggakapan tersebut atas kasus percobaan pencurian. “Mereka masih diperiksa. Sedangkan pemilik kiosnya sudah membuat laporan pengaduan,” sebutnya. Sekedar mengingatkan, ketiga pelaku gagal beraksi membongkar kios milik Midian

Tampubolon (73) di Jalan Medan, Kelurahan SumberJaya,SiantarMartoba,sekitar100meterdari Simpang Rami. Ketiga pelaku tersebut beraksi pada Rabu (10/7) sekitar pukul 01.00 WIB dengan terlebih dahulu merusak gembok pintu kios. Namun aksi mereka diketahui oleh salah seorang warga dari lantai dua rumahnya. Dia curiga melihat gelagat pelaku. Warga bernama Saut Simanjuntak (35) itu kemudian turun dan langsung berteriak. Warga pun langsung keluar rumah, sementara pelakukaburkearahsepedamotornya.Sementara tinggal satu gembok lagi yang belum berhasil dibuka. Selanjutnya, saat hendak dihidupkan, mesin sepedamotor tak bisa menyala dan mereka akhirnya memutuskan meninggalkan sepedamotor itu. Selanjutnya sepeda motor tersebutpundiserahkankeMapolresSiantaruntuk diamankan. (pra)

Dijambret di Depan Pos Polisi

„ Yanti (35) ibu rumah tangga yang dianiaya pembantunya saat membuat laporan ke Polsek Sunggal.

Pembantu Aniaya Majikan Sambungan Halaman 8 keluarganya. Aksi penganiayaan yang dilakukan Mitha terjadi sekitar pukul 15:00 WIB. Saat itu, Yanti (35) melihat dapur berantakan dan piring-piring kotor berserakan. Merasa risih dengan kondisi dapur berantakan, ia langsung memanggil Mitha yang saat itu sedang tiduran di kamar dan asyik bermain handphone. Namun sial, saat Yuni meminta Mitha mencuci piring, sang pembantu malah menolak dan mengatakan jika hal itu bukan tanggung jawabnya. “Bukan urusan aku itu mencuci piring, lagi malas aku,” kata Yuni menirukan perkataan pembantunya itu. Mendengar perkataan itu, jelas membuat korban berang dan menarik bahu korban seraya menanyakan maksud perkataan Mitha. Pembantunya malah melawan dan terjadi cek-cok mulut antara keduanya. Tak hanya itu, Mitha langsung menjambak rambut dan mencakar wajahnya hingga berbekas. Pertikaian itu terhenti setelah korban memilih menyelamatkan diri dan ke luar dari kediamannya. Didampingi rekannya, korban pun memilih melapor ke Polsek Sunggal atas perlakuan pembantunya itu. “Awalnya aku lihat dapur kotor. Karena dia pembantu di rumah, ya wajar kan kalau aku suruh dia mencuci piring, tapi malah kata dia pula kalau itu bukan urusan dia,” kata korban saat membuat laporan. Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Sunggal AKP Victor Zilliwu saat dikonfirmasi terkait kasus tersebut mengatakan, laporan korban telah diterima dan akan segera memanggil para saksi atas peristiwa tersebut. “Laporan sudah diterima, kita akan periksa saksi-saksi,” katanya singkat. (wel)

Sambungan Halaman 8 sekirapukul18.30WIB.Saatitudirinyabarupulang belanja dari Ramayana. Dia berjalan kaki dari Ramayana menuju Jalan Sutomo hendak menunggu angkutan. Situasi masih ramai, Maria tidak menyangka bahwa dirinya akan dijambret. Baru saja korban keluar dari pintu gerbang Ramayana, tepatnya di depan Pos Polisi Pantoan, pelaku yang menumpangi sepedamotor GL Pro datang dari arah Jalan Pane dan langsung

Tinggal di Masjid Mapolres

Sambungan Halaman 8 karena Fachri Aziz Purba (22), mantan suaminya, selalu mengancamnya. Wanita yang saat ini sudah tinggal bersama orangtuanya di Jalan Sadum, Kelurahan Banten, Siantar Utara menceritakan, sebelumnya, Jumat (13/4), ia melaporkan Fachri Azis atas kasus penganiyaan. Ketika itu Azis masih berstatus suaminya. Ia mengatakan bahwa Azis sudah berulang-ulang memukulnya sehingga ia tidak tahan dan memutuskan membuat laporan pengaduan ke Mapolres Siantar. Karena selama menikah dan tinggal bersama mertuanya di Jalan Perak, Kelurahan Baru, Siantar Utara,Wahyuni,anakkeduadariempatbersaudara ini memilih pulang ke rumah orangtua. Namun Azis tidak memperbolehkan Wahyuni membawa anaknya yang sudah berusia 1, 5 tahun. “Sejak kami menikah Februari 2010, ia sering memukuliaku.Bahkanuangkuseringdimintanya.

Dua Pencuri Dibekuk di Pasar Horas

Sambungan Halaman 8 masih buron. Keduanya adalah Andika Bayu (20) warga KarangSari, Simalungun dan Jery Jepri Simarmata (26)wargaJalanAsahankm4,Simalungun.Seorang lagi berinisial Ra, masih dalam tahap pengejaran. Penangkapan tersebut berawal dari hasil penyelidikan kepolisian dari nomor polisi sepedamotorAstreaPrimaBK2686TFmilikpelaku yang tak sempat dibawa lari karena warga sudah keburu datang hendak menangkap mereka. Polisiyangsudahmenyitasepedamotortersebut selanjutnya menelusuri pemiliknya. Setelah diselidiki, polisi menemukan bahwa pemilik sepedamotor tersebut tinggal di Jalan Rangkuta Sembiring.Dariketeranganpemiliknya,dijelaskan bahwa sepedamotor tersebut sudah bukan milik dia dan sudah dijual kepada warga Karang Sari. Selama dua hari berturut-turut polisi akhirnya

Gagal Hadiri Pesta.. Sambungan Halaman 8 Tanah Jawa mengalami luka-luka lecet di tangan kiri dan kanannya. Setelah mendapatkan perawatan, Korintus Damanik meninggalkan RS Harapan Siantar pada Kamis (12/7) pagi. Sementara sepedamotor Honda yang dikendarai korban saat itu belum diketahui dimana hingga saat ini. Informasi dihimpun dari Korintus Damanik, Jumat (13/7) di kediamannya, malam itu ia berada di warung kopi milik marga Pardede di Nagori Muara Mulia. Ketika hendak pulang ke Tanah Jawa, Veronika Sihombing minta dibonceng menuju kediamannya. Karena memang satu arah, Korintus Damanik pun setuju. Namun sesaat sebelum melaju di jalan rusak simpang Humbang Dua, dari arah berlawanan muncul pengendara sepedamotor yang melaju kencang dan ugal-ugalan tanpa lampu. Meski sudah meminggir, sepedamotor korban terkena serempet. Akibatnya Korintius Damanik dan Veronika Sihombing terpental ke aspal. Namun pengendara sepedamotor yang ugal-ugalan kabur. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung membawa kedua korban ke RS Harapan Siantar. Namun Veronika Sihombing tewas beberapa saat setelah mendapatkan perawatan. (iwa)

Hakim Dinilai.. Sambungan Halaman 8 (28/6).SetelahituditundahinggaKamis(12/7),tapi kemarin ternyata sidangnya ditunda lagi,” ujarnya. Dia menerangkan, jika alasan hakim karena putusan masih belum selesai, itu menandakan bahwa hakim tidak profesional. “Masa sidang dengan perkara yang tidak begitu berat menggunakan waktu yang cukup lama. Kami bingung dan kecewa melihat hakim yang mengadili perkara ini, yakni Usaha Ginting, Ulina Marbun dan Janner Purba. Kasus ini sudah berlangsung cukup lama, tapi untuk agenda putusan memakan waktu enam minggu masih belum selesai. Itu berarti hakimnya tidak profesional,” ujarnya. Menurutnya,kasusinimerupakantindakpidana dan seharusnya cepat disidangkan dan cepat pula diputuskan. Bukan seperti saat ini, untuk setiap penundaan sidang memakan waktu sekira dua minggu. Padahal jika dilihat kasus ini tidak begitu berat dan seluruh saksi sudah diperiksa. “Sebaiknyahakimsegeramenuntaskankasusini. Sudah cukup lama waktunya dan segeralah bacakan putusan. Kita juga ingin melihat sejauh mana kasus ini diseriusi hakim PN Siantar,” ungkapnya. Sementara, Humas PN Siantar yang juga hakim dari perkara itu, Ulina Marbun, Jumat (13/7) mengatakan, penundaan sidang dilakukan karena putusan belum selesai. “Sebelumnya memang sidang sudah ditunda dan kali ini ditunda hingga dua minggu ke depan. Penyebabnya karena putusan masih belum selesai, apalagi mengingat saksi dalam perkara itu cukup banyak. Padahal untuk setiap putusan, salinan dari keterangan saksi akan disalin untuk untuk disatukan dalam pembacaan putusan itu,” jelasnya. Lebih lanjut ia menerangkan, putusan belum selesai juga mengingat banyak perkara yang memang disidangkan di PN Siantar. Berkas-berkas lain juga kan masih banyak yang disidangkan, jadi putusan sidang masih belum selesai. Selain itu, penundaan dua minggu ke depan juga karena mempertimbangkantempattinggalterdakwayang berada di Jakarta. “Terdakwanya kan tinggal di Jakarta, jadi mereka juga meminta dua minggu. Kalau dibuat seminggu saja, katanya mereka berat dengan biaya pesawat yang cukup mahal. Sehingga kalau ditenggang dua minggu, mereka bisa mem-booking tiket murah,” sebutnya. (mua)

Sambungan Halaman Satu Kembalikan Teh Marjandi Sambungan Halaman 1 Demikian disampaikan Hans Hutabarat, fungsionaris DPP Himapsi, kepada METRO, Kamis (12/7). Menurut analisanya, beberapa hal penyebab Bah Bolon meluap antara lain diakibatkan terjadinya penyempitan bahu sungai akibat permukiman warga yang semakin padat. Kedua kata dia, terjadi pendangkalan dasar sungai akibat material sampah unorganik seperti plastik dan sebagainya. Penyebab ketiga adalah alih fungsi kawasan tangkapan air di hulu Bah Bolon, yakni konversi teh jadi sawit di Kebun Marjandi. “Ketiga faktor itu sangat berpotensi mengakibatkan banjir, terutama poin alih fungsi kawasan tangkapan air di kebun Marjandi,” kata dia. Dia menjelaskan, akibat konversi

itu areal kebun Marjandi yang dulunya subur berubah jadi tandus. Menurut dia tanaman teh itu dapat menjaga kesuburan tanah, sebab tanaman teh mengalami gugur daun. Sehingga daun-daun yang mengendap di tanah akan menjadi humus, maka mikrologi pada tanah hidup, selanjutnya tanah tetap gembur. “Jadi kalau hujan pun, air tetap terserap ke tanah,” ujarnya. Namun kata Hans, berbeda dengan tanaman sawit. Sebab sawit selain memiliki kemampuan lebih tinggi menyerap unsur air dalam tanah dibanding tanaman lain, sawit juga tidak mengalami gugur daun. Itu sebabnya setiap lahan yang ditanami kelapa sawit akan tandus. “Jadi kalau hujan, air di areal kebun sawit biasanya tidak menyerap melainkan mengalir deras ke dataran lebih rendah. Itu sebabnya

Kota Siantar yang daerahnya lebih rendah 300 meter di atas atas permukaan air laut (dpal) dari Kebun Marjandi, selalu jadi langganan banjir, terutama terhadap warga yang berada di bantaran sungai Bah Bolon. Ketinggian Siantar itu kan kurang lebih 400 meter dpal, sementara Kebun Marjandi kurang lebih 700 meter dpal. Kemudian jarak Siantar-Kebun Marjandi kurang lebih 25 Km. Itu sebabnya, meski di Siantar tak hujan, tapi bila hujan lebat mengguyur Marjandi, maka tak lama berselang air Bah Bolon akan meluap. Permukaan warga di bantaran Sungai Bah Bolon akan kembali terendam,” ulas Hans. Jadi menurutnya, solusi untuk mengatasi banjir yang dialami warga yang bermukim di bantaran Sungai Bah Bolon, pertama kembalikan

fungsi kebun Marjandi jadi kawasan tangkapan air, kedua bangun tembok penahan banjir, ketiga dilakukan pengerukan dan yang keempat melakukan relokasi dan selanjutnya DAS dijadikan zona lapangan terbuka hijau. “Saya pikir poin yang keempat ini bisa jadi langkah terakhir,” katanya. Sawit Penyebab Banjir Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Simalungun Ir Ramadhani Purba kepada METRO Rabu (11/7) mengatakan, sudah pernah menyampaikan kepada Komisi B DPRD Sumatera Utara jika dengan adanya konversi maka dapat mengancam banjir di daerah hilir yang salah satunya Kota Siantar. Hal itu dikatakannya saat Komisi B DPRD Sumatera Utara meninjau kebun teh Sidamanik yang sempat akan dikonversi menjadi kelapa

sawit beberapa waktu lalu. “Kemarin saat kunjungan Komisi B, dengan adanya koversi itu saya katakana bisa mengakibatkan banjir, karena resapan air oleh tanah yang berada di bawah pohon sawit sangat rendah. Tapi hal itu sempat dibatah pihak perkebunan, syukurlah konversi kebun Sidamanik itu dibatalkan,” kata Ramadhani. Selain itu pembangunan drainase atau parit isolasi yang dibuat pihak perkebunan juga disebut sebagai penyebab banjir karena aliran air menjadi terpusat ke satu arah. Dengan parit isolasi tersebut air yang seharusnya menyebar dan mencari tempat yang lebih rendah akhirnya mengalir ke satu arah melalui drainase yang dibangun. “Memang parit drainase itu dibuat bukan untuk aliran air melainkan untuk menjaga tanaman dari

Tidak Bisa Masuk Silpa Sambungan Halaman 1 Tarukim dan Bina Marga terjadi penggerjaan proyek yang sampai masa anggaran habis, pengerjaannya belum selesai. Namun kita ketahui, kedua Kadis tersebut membuat laporan palsu dengan menggangap proyek tersebut selesai dikerjakan, untuk bisa meraup uang proyek dari kas pemko atau dari Bank Sumut,” katanya. “Lalu kedua Kadis tersebut mengatakan bahwa meski dibuat laporan selesai, rekanan yang belum bisa menyelesaikan pekerjaannya tetap dikenakan denda. Denda itu katanya dimasukkan dalam Kas Pemko Siantar melalui silpa tahun 2011. Sementara kita

ketahui juga payung hukum kebijakan itu tidak ada. Itu artinya dalam silpa tersebut termasuk ada dana yang ditampung tanpa payung hukum. Pada prinsipnya kas daerah tidak bisa menerima pemasukan anggaran tanpa ada payung hukum,” sambungnya. Menurutnya, pemko sebagai lembaga pemerintahaan yang seluruh kebijakannya diatur oleh peraturan perundang-undangan tidak bisa sembarangan menerima pemasukan tanpa payung hukum. Bisa saja pemko disebut menerima dana pungli dari SKPD atau dana ‘suap’ untuk melanggengkan pengerjaan proyek tersebut, agar bisa tetap berlangsung pengerjaanya.

Dalam hal ini, lanjut Romumba, DPRD yang digaji masyarakat dan dipercayakan sebagai perpajangan tangan masyarakat melakukan pengawasan dan menyampaikan aspirasi masyarakat, jangan gamblang menerima apa yang telah dilaporkan pemko dalam penggunaan anggaran. Sudah jelas, bahwa hingga tahun 2012 masih ada proyek yang baru dikerjakan dari anggaran tahun 2011. “Kita ragukan independensi DPRD Siantar ketika gamblang menerima LKPJ Walikota Siantar. Apakah karena ada janji politik dari tim lobi pemko, makanya apapun laporan LKPJ Walikota Siantar dengan gamblang diterima DPRD Siantar. DPRD harus pro rakyat,”

kerusakan yang diakibatkan ternak, akhirnya menjadi parit aliran air saat musim hujan yang mengakibatkan banjir,” katanya. Sementara Aktivis LSM M Adil Saragih mengatakan, jika memang dipastikan akibat konversi teh ke sawit penyebab banjir di Siantar sudah selayaknya lahan sawit yang ada di Kebun Marjandi dikembalikan ke tanaman teh. Menurutnya pihak perkebunan tidak bisa berkeras jika dengan keberadaan sawit tersebut mengakibatkan banjir di Siantar yang bermukim di bantaran sungai Bah Bolon. “”Tdak ada alasan bagi perkebunan jika memang dengan keberadaan tanaman sawit itu mengakibatkan kesengsaraan bagi masyarakat banyak. Jika terus dipertahankan, maka masyarakat bisa melakukan gugatan class action terhadap perkebunan,” katanya. (dro/hot)

Ketagihan Melawak Sambungan Halaman 1 tegasnya. Terpisah, anggota DPRD Siantar M Rivai Siregar mengatakan, peraturan yang berlaku bahwa kas negara tidak bisa menerima sembarangan dana atau pemasukan tanpa ada payung hukum. Disinggung soal denda proyek yang terlambat pengerjaannya, politisi PDIPerjuangan ini mengungkapkan bahwa secara terperinci belum melihat langsung silpa Pemko Siantar tahun 2011 sebesar Rp17 miliar. “Kita belum kroscek secara terperinci dari mana-mana saja silpa sampai Rp17 miliar. Kalau ada anggaran masuk silpa tanpa payung hukum, kita akan usulkan agar dilakukan peninjauan kembali,” ucapnya. (osi)

ikut komedi,” ujar Titi ditemui di gedung Trans TV, Tendean, Jaksel, belum lama ini. Titi mengakui bahwa tidak gampang melucu di depan kamera. Karenanya istri Christian Sugiono ini, mulai mempersiapkan diri dengan memperbanyak kosa-kata lucu. “Iya susah, mesti banyak ngobrol. Nanti sehari sebelumnya kita akan pendekatan diri sama pemainpemain, ada reading juga. Lebih memperbanyak lagi perbendaharaan kata yang kocak-kocak mungkin,” lanjutnya. Tayangan stripping tersebut bakal menggunakan setting lokasi layaknya mall. Titi kali ini kebagian peran sebagai seorang penjaga butik dalam program Ramadhan ini. “Saya jadi penjaga butik yang disirikin sama ibu-ibu sosialite. Jadi penjaga butik, karena bulan puasa pakaiannya lebih sopan, tapi bukan pake jilbab,” terangnya. (int)


2013, PLN JANJI TUNTAS ○

8

BACA DI HAL ○

KECEMBURUAN SOSIAL PICU ISU BEGU GANJANG ○

Setelah Ditangkap, Jurtul Kim Ingat Nasehat Istri

SIBOLGA- Si jago merah kembali mengamuk di Sibolga. Sebanyak 15 unit rumah di Jalan Kakap dan Jalan Bawal (arah laut), Kelurahan Pancuran Pinang, terbakar, Jumat (13/7) sekira pukul 19.45 WIB. Tiga warga mengalami luka bakar. Sementara itu, asal api masih dalam penyelidikan polisi.

pun diciduk polisi, kemarin (12/ 7) sekira pukul 21.30 WIB. “Istriku sudah sering mengingatkanku untuk tidak melakukan pekerjaan ini (jurtul kim, red) lagi. Kata istriku, ‹ ‹ Baca

‹ ‹ Baca

15 Rumah...Hal 2

Tuhan, Tolong Aku Matilah Aku Ini…

Setelah...Hal 7

“Tuhan, tolong aku, matilah aku ini…” Itulah jeritan yang dikeluarkan oleh Nenny boru Simamora, salah satu dari dua korban yang mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya saat terjadinya kebakaran di Jalan Bawal, Kelurahan Pancuran Pinang, Kecamatan Sibolga Sambas, Sambas, Jumat (13/7) malam. (FOTO: MARIHOT SIMAMORA)

„ Api merambat cepat dan menghanguskan empat rumah di Jalan Bawal, Sibolga Sambas, Jumat (13/7) malam. Sementara 11 rumah lainnya dijilat api. (FOTO: ARIS)

„ Tersangka AH saat ditanyai Kasubbag Humas Polres Sibolga Aiptu Ramadhansyah Sormin, Jumat (13/7).

Hutan Bukit Bona Lumban Dirambah 96 Batang Beroti & 56 Lembar Papan Diamankan TAPTENG- Sebanyak 96 batang beroti dan 56 lembar papan jenis kayu kapur diamankan personel Polres Tapteng dari atas pebukitan Desa Bona Lumban, Kecamatan Tukka, Jumat (13/7) sekira pukul 11.00

BAH, KEMARIN BARU KEBAKARAN PERISTIWA kebakaran 15 unit rumah di Jalan Kakap dan Jalan Bawal (arah laut), Kelurahan Pancuran Pinang, langsung menyita perhatian warga Kota Sibolga. Ribuan warga pun memadati jalan-jalan sekitar lokasi kebakaran. Kepadatan tersebut sempat membuat jalanan macet. Bahkan, mobil pemadam

‹ ‹ Baca

Tuhan... Hal 2

kebakaran yang hendak menuju lokasi sempat terhambat. Ada tiga unit mobil pemadam yang turun ke lokasi. Ditambah bantuan dua unit mobil tangki air milik PDAM Tirta Nauli Sibolga. Amatan METRO, sebagian besar ‹ ‹ Baca

Bah...Hal 2

WIB. Namun pemilik kayu tersebut belum diketahui karena masih dalam penyelidikan petugas. Kapolres Tapteng AKBP ‹ ‹ Baca

Hutan...Hal 7

(FOTO: MARIHOT SIMAMORA)

(FOTO: MARIHOT SIMAMORA)

„ Salah seorang pemilik rumah yang terbakar menangis histeris dan terpaksa digendong untuk diamankan, Jumat (13/7) malam.

„ Salah seorang korban menangis histeris menyaksikan rumahnya dilalap si jago merah.

(FOTO: FREDDY)

„ Personel Polres Tapteng saat mengamankan kayu tanpa identitas dari bukit Desa Bona Lumban, Jumat (13/7).

Penjual Buah Rangkap Pengedar Sabu SIBOLGA- AH (38) warga Jalan Kuda Laut, Kelurahan Pasar Belakang ditangkap polisi dari tempat berjualannya. Pedagang buah ini dibekuk karena menjadi pengedar sabu. Informasi dihimpun, tersangka AH diciduk Kamis (12/

Edisi 338 „ Tahun VIII

SABTU, 14 JULI 2012

SIBOLGA- Agus Salim Siregar (35) sudah sering dinasehati istrinya agar tidak lagi menjadi juru tulis judi kim. Namun, buruh bongkar muat kapal di tangkahan ini enggan berhenti. Warga Jalan DE Sutan Bungaran Panggabean, Sibolga Selatan ini

9

BACA DI HAL

7) sekira pukul 13.30 WIB di Jalan Tongkol, Kelurahan Pancuran Gerobak, saat berada di tempatnya berjualan buah. Penangkapan tersangka AH berawal dari tertangkapnya AR. ‹ ‹ Baca

Penjual...Hal 7

(FOTO: MARIHOT SIMAMORA)

„ Warga berusaha menyelamatkan harta bendanya keluar dari rumah.


SABTU

14 Juli 2012

2013, PLN Janji Tuntas Sambungan Halaman 8 oleh muspika dan tokoh masyarakat setempat kepada PLN Cabang Sibolga pada Jumat (20/7) mendatang. “PT PLN Cabang Sibolga dan Cabang Sidimpuan berjanji akan mencari arsip permohonan pemasangan listrik yang pernah diberikan oleh warga Desa Pulo Pakkat II dan Desa Sihapas kepada PLN Cabang Sibolga dan PLN Cabang Sidimpuan,” ujar Dennis Simalango, fasilitator Keuskupan Sibolga yang mewakili masyarakat

dalam pertemuan itu. Dikatakan Dennis lagi, gambaran detail untuk percepatan pemasangan jaringan listrik itu akan dilaksanakan oleh PT PLN Sibolga pada tanggal 25 Juli 2012. Dengan terlebih dahulu warga mengajukan permohonan penyambungan baru ke kantor PT PLN Sibolga. Sementara Hadamean Tumanggor yang juga perwakilan warga Desa Sihapas, meminta kepada PT PLN tidak sekedar berjanji kepada para warga. “Kita minta permasalahan ini ditanga-

ni serius. Jangan cuma berjanji demi membuat situasi aman untuk sementara,” tukasnya. Anggota DPRD Kecam PLN Sebelumnya, kecaman mengalir deras terhadap kinerja PT PLN. Selain warga terpencil, kecaman juga datang dari anggota DPRD Tapteng Jamarlin Purba. Kepada METRO Kamis (12/7), Jamarlin Purba menilai aksi warga tersebut tidak seharusnya terjadi jika PLN menanggapi keluhan masyarakat. “Tetapi yang terjadi justru terbalik, pihak PLN lebih mementingkan keuntungan

bisnis daripada pelayanan untuk rakyat. Ironisnya, kebijakan tersebut diperlakukan dimana perusahaan PLN berdiri mengembangkan bisnis di Tapteng,” tegasnya. Jamarlin juga mengaku miris melihat kondisi yang terjadi di Tapteng. “Mungkin ini satu-satunyaterjadidiIndonesia.Wargasudah 44 tahun bermukim di Desa Sihapas dan Desa Pulo Pakkat II, tetapi tidak tersentuh aliran listrik PLN sampai sekarang. Padahal empat pembangkit listrik yang sangat besar ada di daerah ini,” tuturnya. Padahalkataanggotadewandari

PDIP Perjuangan ini, PLN sudah memanfaatkansumberdaya alam bumi Tapteng dengan mendirikan beberapa pembangkit listrik yang berdirimegah,sepertiPembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Labuan Angin, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) I dan II di Sipan Sihaporas,PembangkitListrikTenaga Air (PLTA) di Aek Raisan, yang total pembangkit tersebut ada empat unit. “Semua pembangkit itu berada dengan memanfaatkan sumber daya alam di Tapteng. Kalau mau jujur, dari segi bisnis PLN

Harga-harga Masih Normal Sambungan Halaman 8

(FOTO : FREDDY)

„ Foto bersama guru, siswa serta orang tua siswa usai acara perayaan Isra Miraj.

SDN 081239 Peringati Isra Miraj Sambungan Halaman 8 diri kepada Allah SWT dengan meningkatkan kualitas salat dan memperbanyak zikir. “Kiranya melalui perayaan Isra Mirajini merupakan salah satu upaya meningkatkan kadar keimanan dalam rangka membentuk kepribadian yang baik. Selain itu juga meningkatkan moral dan etika kita selaku murid,” ujar Hj Annur. Dengan meningkatkan kadar keimanan katanya, juga diharapkan dapat mewujudkan pendidikan yang berkarakter di lingkungan sekolah. Dalam kesempatan itu, Kakan Kamenag Sibolga Drs Ilhamsyah berpesan, seluruh murid agar meningkatkan amalan di bulan suci Ramadan serta meningkatkan mutu pendidikan dan ke imanan di sekolah. Hal senada juga disampaikan Afrida Wati Hutagalung sebagai pengawas pendidikan agama Islam. Dikatakannya, mutu pendid-

ikan tidak terlepas dari pendidikan tentang keagamaan. Artinya pendidikan formal harus juga diimbangi pendidikan keagamaan. “Pendidikankeagamaanitusangatlah dibutuhkan siswa-siswi usia dini agar tercapainya pendidikan yang berkarakter. Dan itu merupakantanggungjawabkitasebagaiorangtua, danjuga sebagaiguru pendidik. Demikian juga kita mengimbau kepada seluruh murid agar menjadikan Isra Miraj tersebut momen yang tepat untuk lebih meningkatkanetikadanmoralserta kadar keimanan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Turut hadir dalam peringatan tersebut, Kakan Kemenag Kota Sibolga Drs Ilhamsyah Pasaribu, Pengawas Pendidikan Agama Islam Afrida Wati Hutagalung, mewakili Dinas Pendidikan Kota Sibolga Hj Jubrina Pasaribu MPd, Al Ustadz Drs H Nurdiswar Jambak, dan tokoh masyarakat, serta orangtua siswa. (Cr-1/nasa)

Medi C Hutabarat Ajak Warga Bersatu Sambungan Halaman 8 Pilkades Mela II. Saya tidak memungkiri, jika tidak didukung oleh masyarakat, saya tidak akan mampu menjalankan tugas-tugas pemerintahan kedepannya nanti. Oleh karena itu, saya harap masyarakat membantu saya dalam membangun desa ini,” harapnya. Lanjutnya, sesuai dengan visinya untuk menciptakan ekonomi kreatif di lingkungan sekitar, dan misi pemanfaatan lahan kosong di sekitar pemukiman masya-

rakat menjadi penopang ekonomi keluarga, seperti pemanfaatan pekarangan untuk kolam ikan, atau tanaman keluarga, dirinya berharap agar visi dan misi itu dapat terwujud selama dirinya sebagai kades nantinya. “Pemilihan Kades Mela II sudah usai, walaupun ada perbedaan-perbedaan pilihan, saya berharap agar hal ini dihilangkan. Demi kebersamaan di tengahtengah masyarakat, mari samasama berupaya untuk membangun desa ini kea rah yang lebih baik,” ajaknya. (son/nasa)

Hutan Bukit Bona Lumban Dirambah Sambungan Halaman 1 Dicky Patrianegara melalui Kanit II Lidik Reskrim Ipda L Simanungkalit saat diwawancarai di Mapolres menuturkan pihaknya masih terus melakukan pemberantasan terhadap perambahan hutan. “Kita akan terus menindak perambah hutan tanpa dokumen yang jelas. Mengingat areal hutan lindung melingkupi mayoritas wilayah Kabupaten Tapteng ini. Proses tebang kayu di luar areal hutan lindung pun harus melewati prosedur yang ketat,” ujar Simanungkalit. Diterangkannya, penemuan kayu tanpa dokumen yang jelas di beberapa daerah di Tapteng sudah sering terjadi. Dan, kebanyakan diantaranya berasal dari hutan register atau hutan lindung. Demikian juga dengan penemuan kayu di pebukitan Bona Lumban. Menurutnya, kayu-kayu tersebut tanpa memiliki dokumen yang sah, sehingga pemiliknya tidak berani menghalangi petugas. Penemuan ini tak ayal menimbulkan pertanyaan besar, siapa pemilik kayu olahan tak bertuan tersebut. “Identitas pemilik lebih sekitar dua kubik kayu tak bertuan ini belum jelas. Kayu ini ditemukan atas informasi masyarakat yang mengatakan adanya penebangan liar di areal pebukitan itu, serta penyelidikan intelijen polisi yang mendapati adanya penumpukan kayu yang ditutupi semak-semak di atas pebukitan tak jauh dari Desa Bona Lumban,” tutur Simanungkalit yang biasanya dipanggil Lim Okto ini menjelaskan. Masih diterangkannya, atas informasi penebangan liar itu sebanyak 15 personel Polres langsung turun ke lokasi. Setelah adanya penemuan kayu itu, pihaknya langsung mengamankan barang bukti berupa 96 batang beroti dan 56 lembar papan jenis kapur dan langsung dibawa ke Mapolres Tapteng. “Kini kayu-kayu tersebut kita amankan di Mapolres sebagai barang bukti. Hingga hari ini polisi masih menyelidiki kepemilikan kayu ini. Kami sedang bekerja keras melakukan penyidikan. Mohon bersabar untuk keterangan lebih lanjutnya,” pungkasnya. (cr-1)

dapat stabil karena PT Bulog menjual beras raskin dengan harga yang rendah sementara berasnya cukup baik pula, akhirnya distributor beras berpikir untuk menaikkan harga, karena penjualan menurun, “ ujarnya. Terpisah, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Sibolga Ichwan Simatupang melalui Kabid Perdagangan Budianto Siambaton, Jumat (13/7) mengatakan, harga cabai merah sebenarnya turun dari minggu lalu dari Rp35.000 per kg menjadi Rp30.000. Hal serupa juga terjadi dengan cabai rawit dari Rp35.000 per kg menjadi Rp30.000.

“Juga cabai giling merah. Minggu ini Rp32.000 per kg, sebelumnya Rp37.000. Bukan itu saja, harga ikan juga rata-rata turun. Seperti ikan Aso-aso, minggu lalu Rp24.000 per kg sekarang menjadi Rp22.000, dan beberapa jenis ikan lainnya,” ungkap Budianto. Masih kata Budianto, harga beras untuk minggu ini juga belum ada perubahan. Seperti kuku balam HDT masih tetap Rp9.000 per kg. Permaisuri tetap Rp7.500 per kg, Siudang tetap Rp8.800 per kg. “Namun harga gula pasir sedikit naik. Minggu lalu Rp13.000 per kg sekarang Rp14.000. Gula merah harganya masih tetap Rp20.000 per kg. Minyak tanah non subsidi juga tetap di angka Rp11.000 per

liter, juga minyak goreng melinda tetap Rp11.000 per kg, minyak kampung tetap Rp18.000,” tuturnya sembari menambahkan harga bawang merah turun dari Rp22.000 menjadi Rp18.000. Budianto menegaskan, intinya untuk minggu ini harga bahanbahan kebutuhan pokok masih tergolong normal. “Belum terjadi lonjakan harga meski bulan puasa tinggal seminggu lagi. Untuk mengetahui situasi harga di lapangan, petugas dari kantor Dinas Perindagkop dan UKM Kota Sibolga setiap harinya tetap diterjunkan untuk memantau harga-harga di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kota Sibolga,” ujarnya mengakhiri. (son/nasa)

justru untung kalau memasukkan listrik terhadap dua desa tersebut. Karena cost produksinya lumayan murah, kejauhannya hanya sekitar 1,3 kilometer dari sumber listrik, begitu pula dengan warga yang akan memanfaatkannya ditaksir mencapai 300 kepala keluarga,” katanya. Jamarlin yang juga Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tapteng itu tidak segan-segan menuding PLN sebagai lintah darat yang hanya mengisap energi daerah yang dikelolanya, sementaratidakpernahberpikirbagaima-

na memajukan masyarakat. “Dan yang paling menyedihkan, PLN sebagai perusahaan Negara yang didirikan dengan menggunakan uang rakyat, tetapi sudah tidak perduli lagi terhadap rakyatnya. Jadi ada dua alasan yang sangat menyedihkan bagi kita dan wajar bila PLN dituding sebagai lintah darat. Sudah PLN perusahaan publik, memiliki 4 unit pembangkit di Tapteng, tetapi rakyat Tapteng pun harus mengemis meminta penerangan listrik,” pungkas Jamarlin. (cr-02/son/nasa)

Hikbbar dapat Ambulans dari Bupati Batubara Sambungan Halaman 8 Usai perayaan Isra Miraj, Bupati Batubara menyerahkan bantuan mobil ambulans secara langsung kepadaKetuaHikbbarUstadzGozali, yang disertai tepuk tangan meriah dari seluruh warga yang hadir. Bupati H OK Arya dalam sambutannya,mengharapkanagarbantuan yang diserahkan tersebut dapat dimanfaatkan secara baik untuk membantu siapa saja yang membutuhkan, meskipun bukan warga Hikbar. “Kiranya Isra Miraj Nabi Muhammad SAW kali ini mampu meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan nilai-nilai keagamaan, khususnya mewujudkan hikma salat dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga mampu meningkatkan

motivasi kerja yang optimal dan sarana untuk memperkokoh tali persaudaraan dan kekeluargaan,” tutur Bupati Batubara. Sementara, Wakil Bupati Tapteng Sukran J Tanjung mengucapkan apresiasi atas kehadiran Bupati Batubara serta bantuan mobil ambulans yang diberikan. Apresiasi itu juga disampaikan Wali Kota Sibolga melalui Asisten II Pemko Sibolga Drs Junedi Tanjung MPD. Terlebih suksesnya acara Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan Hikbbar Sibolga-Tapteng. Diketahui, acara ini terselenggara berkat partisipasi seluruh warga Batubara yang berdomisili di Sibolga-Tapteng. Sebagai ketua panitia penyelenggara adalah H Rusli. (Cr-1/nasa)

Bantuan Untuk Korban Kebakaran Disalurkan Sambungan Halaman 8

(FOTO :FREDDY)

„ Siswa pemenang lomba foto bersama Kakan Perpustakaan dan Arsip Kota SIbolga Drs Saut Parapat beserta guru pendamping dan staf.

Timba Ilmu di Perpustakaan SIBOLGA- Dalam megembangkan budaya baca, Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Sibolga melaksanakan lomba bercerita bahasa inggris tingkat SMP dan SMA se Kota Sibolga. Acara ini digelar di lapangan kantor tersebut, Kamis (12/7) pagi. Perlombaan ini diikuti 28 siswa dari berbagai sekolah dengan rincian 15 untuk tingkat SMP dan 13 tingkat SMA. Kegiatan ini diharapkan sebagai upaya pembinaan dan peningkatan kemampuan penyampaian ide atau gagasan yang disampaikan melalui bahasa yang terstruktur dengan baik, khususnya dalam penggunaan bahasa inggris. “Memacu minat baca, dan

meningkatkan budaya baca di kalangan pelajar sangat mempunyai nilai positif terhadap perkembangan generasi muda saat ini. Perpustakaan itu bukanlah sekedar tempat penyimpanan buku-buku, melainkan adalah pusat ilmu segala pengetahuan,” ujar Kakan Perpustakaan dan Arsip Kota Sibolga Drs Saut Parapat dalam sambutannya saat acara penutupan lomba bercerita, Kamis (12/7). Untuk itu, lanjut Saut, dengan diadakannya berbagai perlombaan tingkat SMP dan SMA ini diharapkan mampu memperkenalkan perpustakaan kepada para pelajar,sekaligusmemberikanberbagai ilmu serta memberitahukan

berbagai fungsi keberadaan perpustakaan,” pungkasnya. Dalam kesempatan ini, pihaknya juga menyampaikan pesan kepada guru pendamping beserta orangtua siswa yang hadir agar meningkatkan kreatifitas anak didiknya untuk dapat meraih disiplin ilmu, dengan memperkenalkan perpustakaan bukan sebagai gudang buku namun merupakan gudang berbagai ilmu pengetahuan. Dan tak lupa pula pihaknya mengimbaukepadaparasiswayang turut dalam perlombaan untuk mendaftarkan dirinya sebagai anggota perpustakaan serta berharap kepadamerekaagarselalumembudayakanmembaca.(Cr-1/nasa)

kepada warga, Kamis (12/7) sore kemarin di lokasi kebakaran. Camat Sibolga Kota, Ir Binsar Manalu saat memberikan bantuan berharap, agar seluruh warga yang terkena musibah kebakaran dapat berbesar hati menerima bantuan yang disalurkan dan kepada warga juga diminta tetap tabah, tetap tegar dalam menghadapi musibah atau cobaan, guna menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang. “Percayalah, bapak dan ibu, masih ada hari esok yang lebih baik. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan kebaikan dalam kehidupan kita kelak,” ujar Binsar. Lurah Kota Beringin, Arjuna Tanjung SE mengatakan, bantuan itu diberikan oleh masyarakat Kelurahan Kota Beringin sebagai wujud dari kepedulian sesama warga yang diwujudkan dengan memberikan bantuan bahan sembako berupa beras, mie instan, air mineral, gula pasir, ikan kaleng dan pakaian layak pakai.

“Pemberian bantuan ini merupakan implementasi dari kepedulian warga Kelurahan Kota Beringin atas musibah kebakaran yang menimpa warga setempat yang dengan spontan mengumpulkan bantuan dan selanjutnya menyalurkannya kepada para korban kebakaran dengan harapan beban warga yang terkena musibah dapat sedikit teratasi,” tutur Arjuna. Dikesempatan itu, dia berharap agar elemen atau warga masyarakat lainnya di kota Sibolga juga ikut membantu korban bencana kebakaran yang ada di Jalan Thamrin karena solidaritas terhadap sesama harus ditumbuhkan. “Bagi masyarakat yang memiliki rezeki berlebih agar tidak bosan-bosan memberikan bantuan kepada para korban bencana. Untuk itu kami berharap saudara-saudara kami yang ditimpa musibah dapat bersabar dan melalui bantuan yang diserahkan kiranya dapat dimanfaatkan untuk sedikit meringankan beban yang dipikul,” imbuhnya. (tob)

Setelah Ditangkap, Jurtul Kim Ingat Nasehat Istri Sambungan Halaman 1 ‘jangan lagi abang kerjakan pekerjaan ini. Nanti kalau abang tertangkap polisi gimanalah kami di sini’. Aku hanya diminta istriku untuk mengerjakan pekerjaan halal saja,” ucap tersangka Agus Salim menirukan ucapan istrinya Adriani (35), saat diwawancarai METRO di Mapolres Sibolga Kota, Jumat (13/7). Diungkapkan ayah dari dua anak ini, dirinya terpaksa menjadi jurtul kim karena penghasilannya sebagai buruh bungkar muat kapal tidak mencukupi. Dalam seminggu bekerja sebagai buruh bongkar muat, dia hanya

mendapat uang sekitar Rp70ribu. “Kalau jadi jurtul kim saya bisa mendapatkan omzet Rp120 ribu dalam semalam. Dari omzet itu saya mendapatkan 20 persen dari hasil penjualan (Rp24 ribu, red),” ungkapnya sembari menambahkan dirinya sudah menjai jurtul kim selama dua bulan. Informasi dihimpun METRO, penangkapan tersangka Agus Salim berdasarkan informasi dari masyarkat kepada Polres Sibolga Kota, Kamis (12/7) malam sekira pukul 21.00 WIB. Informasi itu menyebutkan di rumah Agus Salim ada perjudian jenis kim. Mendapat informasi berharga,

personel Satuan Reskrim Polres Sibolga Kota langsung melakukan penyelidikan dan mendatangi rumah tersangka. Ternyata informasi tersebut benar adanya. Polisi mendapati Agus Salim sedang melakukan aktivitas perjudian. Tanpa buang waktu, petugas langsung menangkapnya. Dari rumah Agus, polisi mengamankan barang bukti berupa uang hasil judi sebanyak Rp85 ribu, satu unit handphone, satu buah buku yang berisikan angka-angka pasangan, dan satu buku kecil berisi pulpen. Petugas kemudian menginterogasi pelaku. Berdasarakan keterangan Agus,

setelah mendapatkan nomor pasangan dari pemasang, tersangka pun mengirimkan nomor pasangan itu kepada seorang oknum TNI. Setelah nomor pasangan itu terkirim, tersangka lalu menyetor uang hasil pasangan pemasang kepada WI. Kapolres Sibolga Kota AKBP Joas Feriko Panjaitan melalui Kasubbag Humas Aiptu Ramadhansyah Sormin ketika dikonfirmasi METRO, Jumat (13/ 7), membenarkan adanya penangkapan Agus Salim Siregar. “Tersangka yang bekerja sebagai buruh bongkar muat di tangkahan ini mengaku baru dua bulan menjadi jurtul judi kim. Dari

pengakuan tersangka diketahui nomor pasangan itu dikirimkannya kepada salah seorang oknum TNI berinisial MN. Setelah nomor dikirim tersangka pun menyetorkan uang hasil judi kepada WI. Saat ini kita sedang melakukan pencarian kepada keduanya,” ujar Sormin sembari menambahkan tersangka saat ini ditahan di sel Mapolres Sibolga Kota untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut. Masih dikatakan Sormin, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka Agus dijerat pasal 303 bis KHUP dengan ancaman kurungan selama 4 tahun. (cr-2)

Penjual Buah Rangkap Pengedar Sabu Sambungan Halaman 1 Dari pengakuan AR, dia mengaku disuruh AH, yang merupakan bos di tempatnya bekerja berjualan buah untuk menjualkan sabu-sabu kepada DA, warga Tebing Tinggi yang saat ini masih dalam pencarian polisi. Kapolres Sibolga Kota AKBP Joas Feriko Panjaitan melalui Kasubbag Humas Aiptu Ramadhansyah Sormin menjelaskan penangkapan tersangka AH sehubungan atas

penetapannya sebagai DPO pasca penangkapan salah seorang rekannya yang juga anggotanya berinisial AR pada 2 April 2011 lalu sekira pukul 16.00 WIB. “Saat AR tertangkap, AH langsung melarikan diri ke tempat persembunyiannya di Lampung. Setelah 58 hari bersembunyi, AH kembali lagi ke Sibolga dan berjualan di tempat dia biasa berjualan,” kata Sormin di ruang kerjanya, Jumat (13/7). Ditambahkan Sormin, tersangka AH dijerat pasal 114

(1) subsider 112 (1), lebih subsider 127 (1) huruf a (UU) No 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. Kepada METRO, tersangka mengaku sudah memakai narkoba jenis sabu selama empat tahun atau sejak tahun 2008 lalu bersama anggotanya AR. Barang haram itu didapatkannya dari salah seorang yang tidak dikenal warga Tebing Tinggi. “Sebelumnya saya hanya pemakai sabu. Saya menjual

sabu supaya hasil dari penjualan itu dapat dipergunakan lagi. Dari hasil penjualan sabu itu saya gunakan untuk membelinya lagi dan memakainya. Tak ada keuntungan yang saya dapat, semua saya gunakan untuk beli sabu dan untuk dikonsumsi,” ujarnya sembari mengaku ingin bertobat sebelum ditangkap polisi. AH juga menjelaskan, awalnya dia memakai sabu karena stres terkait permasalahan rumah

tangganya. “Saya konsumsi barang haram ini karena ada permasalahan dalam keluarga, ada ucapan istri saya yang tak pantas untuk diucapkannya kepada saya. Semenjak ucapan itu telontar dari mulutnya, dari situlah awalnya saya menggunkan barang haram itu, sampai harta benda saya habis hanya untuk membeli sabu,” tuturnya dengan nada penyesalan tanpa mau menyebut perkataan apa yang diutarakan istrinya. (cr-2)


CUSTOMER SERVICE

0631-24676 UNTUK INFORMASI BERLANGGANAN DAN IKLAN

SABTU 14 Juli 2012

METRO BONAPASOGIT

9

Teraktual dari Tarutung, Balige, Humbahas, dan Samosir METRO TAPANULI

3 Kapal Pengangkut Batu Ilegal Diamankan TOBASA- Polres Tobasa mengamankan tiga kapal pengangkut batu ilegal beserta 10 pekerjanya termasuk nahkoda. Keberadaan batu ini dianggap ilegal karena diambil dari kawasan hutan register di Siregar Aek Nalas Desa Sigaol, Kecamatan Uluan. Untuk sementara, ketiga kapal tersebut disandarkan di belakang kantor Kehutanan Tobasa. Ke-10 pekerja yang diamankan polisi yakni RT (18), IS (19), JS (25), RP (18), JA (18), SH (45), UH (36), TH (19), AS (24) dan Neng (18). Mereka masingmasing bekerja sebagai na-

khoda dan pekerja bongkar muat batu. Sebagian lagi bekerja di tangkahan itu diketahui warga Nainggolan, Samosir. Brigadir M Keliat dari Sat Tipiter Polres Tobasa yang berada di lokasi mengatakan, para pelaku masih akan dimintai keterangan dan belum dilakukan penahanan. Kapolres Tobasa AKBP Budi Suherman mengatakan, batu yang diambil tersebut patut diduga diambil dari hutan register. Penambangan batu ter-

„) Baca 3 Kapal ...Hal 10 Foto : Hengki Tobing

JENGUK: Ratusan warga Desa Aek Raja, Kecamatan Parmonangan mendatangi kantor Polres Taput, Jumat (13/7). Kedatangan warga ingin menjenguk dan meminta polisi agar membebaskan para tersangka.

(Foto Hermanto Turnip)

POLICE LINE: Polisi memasang police line di tangkahan batu yang diduga asal batu bersumber dari kawasan hutan register, Jumat (13/7).

Kecemburuan Sosial Picu Isu Begu Ganjang

LANDASAN PACU BANDARA SILANGIT

TARUTUNG- Isu begu ganjang yang terjadi di Desa Aek Raja, Parmonangan, Taput, menarik perhatian unsur pimpinan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dan masyarakat luas. Kecemburuan sosial disebut menjadi pemicu adanya isu tersebut.

Butuh Perpanjangan 150 Meter SIBORONGBORONG- Bandar Udara (bandara) Silangit di Kecamatan Siborongborong, Taput, masih membutuhkan perbaikan sarana yang cukup mendesak untuk mencapai realisasi bandara bertaraf Internasional. Penambahan landasan pacu menjadi prioritas utama standar pendaratan pesawat sejenis boeing 737. “Selain penambahan landasan pacu, ketebalan aspal Bandara Silangit juga perlu ditambah dari 30 pcr menjadi 60 pcr. Tahun ini, panjang landasan pacu Bandara Silangit sudah 2.250 meter, tapi butuh 150 meter lagi agar pesawat sejenis boeing 737-300 dan 737-900 dapat mendarat

dengan baik,” ujar Kepala Bandara Silangit Poltak Gordon Siburian kepada METRO, Jumat (13/7) di Silangit. Selain penambahan ketebalan aspal dan perpanjangan landasan pacu, sambung Poltak, sarana lain yang sangat mendesak adalah pembangunan gedung tower, penambahan mobil pemadam kebakaran, perluasan area parker pesawat (apron) serta area parker kendaraan. ”Namun, untuk pembangunan gedung tower dan perlauasan area parker tersebut, kita masih terkendala pembebasan lahan,” ungkapnya.

„) Baca Butuh ...Hal 10

„ Pdt Ramlan Hutahaean

Demikian dikatakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) HKBP Pdt Ramlan Hutahaean MTh. Menurutnya, sikap Hosom teal elak late “HOTEL”, iri, dengki dan sirik me-

rupakan satu kata yang sering membuat masyarakat lupa akan nilai-nilai kemanusiaan, agama dan tatanan hukum. “Semuanya terjadi karena

FOTOBernad L Gaol

JENGUK: Sejumlah warga mendatangi Polres Taput „) Baca Kecemburuan Hal 10 untuk menjenguk keluarga mereka yang kini telah ditahan polisi, Jumat (13/7).

Berawal dari Mulut ke Mulut PENGGERAK MASSA BENAR tidaknya Delima Simanjuntak memelihara begu ganjang seperti yang dituduhkan puluhan warga Aek Raja, Parmonangan, belum bisa dibuktikan siapa pun. Namun, dapat dipastikan, kalau amukan massa yang menyebabkan Delima dan anaknya mengalami luka-luka berawal dari isu yang berhembus dari mulut ke mulut para kaum ibu di desa tersebut. Menurut Gomar Manalu, suami Delima saat ditemui di RSU Tarutung, Jumat (13/7) kepada METRO menuturkan, awalnya tahun

2006, Meriaty Pakpahan juga warga desa itu pernah mengatakan bahwa istrinya seorang pemelihara begu ganjang . Isu akhirnya memang menjadi reda sendiri, namun ucapan itu membuat hubungan antara kedua keluarga menjadi tidak terlalu baik. “Dari dulu memang kami tidak terlalu dekat dengan keluarga mereka (Meriaty). Tetapi kami tidak pernah terang-terangan bertengkar. Hanya dia (Meriaty) pada tahun

„) Baca Berawal ...Hal 10

MENYERAHKAN DIRI

Setelah Polres Taput menetapkan 16 orang sebagai tersangka dalam kasus pengrusakan dua rumah, satu mobil, dan penganiayaan terhadap keluarga Gomar Manalu warga Desa Aek Raja, Parmonangan, karena dituding memeli-

Jiver Zega Jual Durian untuk Modal Kuliah

FOTO:HORDEN SILALAHI

TAXY B: Kepala Bandara Silangit Poltak Gordon Siburian didampingi salah satu pegawai bandara saat berada di Taxy B Bandara Silangit.

DOLOK SANGGUL- Untuk menambah modal kuliah, Jiver Zega (16), pemuda asal Nias sengaja datang ke Kota Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan untuk menjajakan buah durian. Dengan modal tekad, Jiver tampak gigih menjajakan durian dagangannya dipingiran jalan simpang tiga depan Kantor Koramil Dolok Sanggul. Kepada METRO, Kamis (12/7), Jiver mengaku datang dari Nias membawa 5.000 buah durian. Ia menyebut, bahwa dirinya membeli buah durian dari petani di Nias seharga Rp4.000 buah dan menjualnya di Kota Dolok Sanggul seharga Rp8.000 per buah.

„) Baca Jiver Zega ...Hal 10

FOTO:JONTER SINAGA

JUAL DURIAN: Jiver Zega saat menawarkan buah durian kepada anak sekolah di pinggir Jalan Merdeka, Dolok Sanggul.

hara begu ganjang, kini bertambah. Dua orang penggerak massa menyerahkan diri ke polisi. Keduanya berinisial JM (29) dan HM (33). Kasat Reskrim Polres Taput AKP Josua Tampubolon

„) Baca Penggerak Hal 10

Pemimpin Harus Berani Hadapi Masalah DOLOK SANGGUL- Wakil Bupati Humbang Hasundutan Drs Marganti Manullang, menutup secara resmi pendidikan dan pelatihan pimpinan (diklatpim) tingkat IV angkatan keIV bagi PNS, Jumat (13/7) di Pendopo Kantor Bupati di Bukit Inspirasi, Dolok Sanggul. Saat penutupan Diklatpim, Wabup mengatakan, salah satu inti dalam menjalankan roda pemerintahan dan menjalankan tugas sebagai PNS adalah harus memiliki tata krama dan sopan santun. ”Karena kalau orang itu pintar, tapi kalau

„) Baca Pemimpin .Hal 10


16

SOCIETY

SABTU 14 JULI 2012

METRO TAPANULI

„ Ny Normaida Bonaran Situmeang, Ny Evelina Sukran Tanjung, belakang Bupati Tapteng dan Wabup Sukran J Tanjung bersepeda santai & ceria.

„ Raja Bonaran Situmeang, Wabup Sukran Tanjung, jajaran pimpinan SKPD dan pegawai Pemkab Tapteng juga ikut mengayuh sepedanya.

Fun Bike Bersama TP PKK Tapteng TP PKK Tapteng menggelar fun bike keluarga besar PNS Pemkab Tapteng dengan rute mengelilingi Kota Pandan, Jumat (13/7) pagi. Ketua TP PKK Ny Normaida Bonaran Situmeang Br Simatupang, wakil ketua TP PKK Tapteng Ny Evelina Sukran Tanjung dan jajaran mengkoordinatori kegiatan yang bertabur hadiah lucky draw tersebut. Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang SH MHum bersama Wabup H Sukran J Tanjung SE dan

segenap jajaran pimpinan SKPD, para camat dan lurah juga ikut meramaikan fun bike yang start dari halaman GOR Pandan dan finish di Pantai Indah Kalangan, Pandan tersebut. “Sebelumnya TP PKK juga telah melaksanakan lomba bola voli, memeasukkan belut ke dalam botol, bola kaki wanita, merias wajah oleh suami masing-masing dan puncaknya fun bike ini. Rangkaian kegiatan tersebut digelar dalam

menyambut Hari Jadi Tapteng ke-67 pada 24 Agustus mendatang, sekaligus menyemarakkan HUT RI tahun ini,” terang Ketua TP PKK Ny Normaida Bonaran Situmeang Br Simatupang. (mora) Foto & teks: Marihot Simamora dan Humasy Pemkab Tapteng. Lokasi & waktu: Pantai Indah Kalangan, Pandan, Jumat (13/7).

„ Para peserta fun bike mengambil kupon lucky draw di depan gerbang Pantai Kalangan Indah, Pandan.

„ Jajaran TP PKK Tapteng bernyanyi dan berjoget bersama.

„ Ny Normaida Bonaran Situmeang menyerahkan hadiah lucky draw kepada peserta fun bike yang beruntung.

„ Ny Evelina Sukran Tanjung juga menyerahkan hadiah sepeda kepada pemenang lucky draw yang beruntung.

SOCIETY

„ Wabup Sukran J Tanjung menyerahkan hadiah satu unit sepeda kepada pemenang lucky draw.

„ Puncaknya, seorang anak yang beruntung mendapat hadiah sepeda lucky draw yang diserahkan langsung oleh Bupati Bonaran Situmeang.

„ Para penyandang cacat penerima kaki dan tangan pengganti.

„ Bupati Bonaran Situmeang, Wabup Sukran J Tanjung, bersama pengurus YSKI YSKI Foundation dan para penyandang cacat yang menerima kaki dan tangan pengganti dan kacamata gratis.

BAKTI SOSIAL PEMKAB TAPTENG & YSKI FOUNDATION

„ Bonaran Situmeang, Sukran J Tanjung, dr Rikardo Situmeang dan pengurus YSKI Pdt Yansen Lase, Pdt Erni Simatupang, dan pengurus lainnya.

Bedah Rumah & Bagikan 55 Kaki & Tangan Pengganti

„ Bonaran Situmeang menyerahkan simbolis kunci rumah kepada Masliana Br Situmorang, warga Lingkungan II, Desa Anggoli, Kecamatan Sibabangun, Tapteng.

„ Bonaran Situmeang bersama pengurus YSKI Pdt Yansen Lase menyerahkan kaki pengganti kepada salah satu penerima.

Pemkab Tapteng bersama YSKI Foundation (Yayasan Surya Kebenaran Internasional) bakti sosial, Jumat (13/7). Sedikitnya ada 55 penyandang cacat dari berbagai daerah di Sumut pemasangan kaki dan tangan pengganti secara gratis. Selainitu,baktisosialjugamembagikan 600 kacamata,1.000 paket pemeriksaan golongan darah, operasi tumor di RSUD Pandan, layanan KB mobile, dan bedah rumah. Semua itu diberikan secara gratis. Totalnya, ada 2.000 orang yang dilayani pada hari itu. “Kami sudah menyalurkan 4.000 ribu lebih kaki dan tangan pengganti. Operasi bibir sumbing kepada 800 orang lebih,” kata pengurus YSKI Foundation, Pdt Yansen Lase didampingi Pdt Pdt Erni Simatupang. YSKI Foundation, sambung Pdt Yansen, diketuai Arnold Sipahutar SE. MisinyadimanaYSKImenjadipendorong dan memberi motivasi untuk menolong saudara-saudara yangkurangberuntung. Pengalaman, kata Pdt Yansen, pihaknya pernah bagikan kacamata gratis. Meski harganya tidak seberapa, tapi reaksi dan ungkapan ibu penerima itu sangat luar biasa. “Ibu itu langsung teriak, hore.. aku bisa membatik lagi. jadi, ada sekitar 200 relawanYSKIdariberbagaiprofesi.Semua

pelayanan yang diberikan adalah gratis,” tukasnya. Dikesempatanitu,BupatiTaptengRaja Bonaran Situmeang SH MHum memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesedian YSKI memberikan pelayanan di Tapteng. “Upahmu besar di surga,”kataBonaranserayamenjabarkan berbagai program percepatan pembangunan di Tapteng ke depan. Sebelumnya,KadisKesehatanTapteng, dr Margan RP Sitompul melaporkan bahwa bakti sosial yang digelar merupakan lanjutan dari bakti social sebelumnya. Sekaligus dalam menyemarakkan Hari Jadi Pemkab Tapteng ke-67 pada bulan Agustus mendatang. Salahsatu penerima tangan pengganti, Gabe Tua Nasution (18) warga Jalan Mojopahit,KelurahanAekManis,Sibolga, mengaku sangat bersyukur mendapat tangan pengganti gratis. “Kalau membeli saya mungkin tidak sanggup, harganya mahal,” tukas pemuda yang mengaku hobi mancing dan bola kaki itu. (**) Foto & teks: Marihot Simamora dan Humasy Pemkab Tapteng. Lokasi dan Waktu: GOR Pandan dan Kantor TP PKK Tapteng, Jumat (13/7).

„ Salahsatu penerima latihan berjalan dengan kaki penggantinya.

„ Bonaran Situmeang menyerahkan tangan pengganti kepada seorang wanita penerima bantuan.


h

Sabtu, 14 Juli 2012

Edisi 166 „ Tahun V

ADA TANDA LAHIR

di Foto Bugil Mirip Syahrul BERCAK COKLAT DI BAWAH KETIAK KIRI

Lokasi awal pembangunan GOR di Jalan Ahmad Yani By Pass

Terungkap, Komite Pindahkan Lokasi Pembangunan Lanjutan Dugaan Korupsi Pembangunan GOR KISARAN-Syarat penyimpangan dalam pembangunan GOR Asahan, ternyaa bukan hanya sebatar korupsi dana. Bahkan kini terungkap, Komite Pembangunan GOR bentukan Bupati Asahan taufan Gama Simatupang, diam-diam memindahkan lokasi pembangunan. Data dihimpun METRO, pada tahun 2009 Pemkab Asahan sudah menggelar acara peletakan batu pertama pembangunan

KISARAN-Kabag Hukum Pemkab Asahan Syahrul Tambunan telah membantah foto bugil yang beredar di Facebook merupakan dirinya. Namun, publik Asahan menilai pria yang ada di foto itu adalah Syahrul. Foto itu diyakini asli karena jelas terlihat di foto ada tanda lahir berupa bercak coklat di bawah ketiak kiri. Tanda lahir tersebut diketahui ada di tubuh Syahrul. Sumber METRO yang diketahui memiliki hubungan dekat dengan Syahrul saat ditemui kemarin, tidak membantah dan tidak membe-

narkan pria di foto itu memang benar Syahrul. Namun, sumber ini

‹‹ Baca Ada ...Hal 2

„ Foto bugil mirip Syahrul yang beredar di internet. Lingkaran putih menunjukkan tanda lahir.

(FOTO: MARIHOT SIMAMORA)

„ Kasur pun tak luput dari penyelamatan saat terjadi kebakaran yang menghanguskan empat unit rumah di Jalan Kakap (arah laut), Kelurahan Pancuran Pinang, Kecamatan Sibolga Sambas, Jumat (13/7) malam sekira pukul 19.45 WIB.

19 KK KEHILANGAN TEMPAT TINGGAL

‹‹ Baca Terungkap ...Hal 2

SIBOLGA- Si jago merah kembali mengamuk di Sibolga. Sebanyak 15 unit rumah di Jalan Kakap dan Jalan Bawal (arah laut), Kelurahan Pancuran Pinang, terbakar, Jumat (13/7) sekira pukul 19.45 WIB. Tiga warga mengalami luka bakar. Sementara itu, asal api masih dalam penyelidikan polisi.

Tak Senang Ditegur Pembantu Aniaya Majikan

‹‹ Baca 15 Rumah ...Hal 2

MEDAN- Mitha (18), perempuan asal Tebing Tinggi menganiaya majikannya, Yuni (35), warga Jalan Jamin Ginting Pasar V, Medan, Jumat (13/7). Tidak terima diperlakukan begitu, Yuni melaporkan Mitha ke Polsek Sunggal. Informasi yang dihimpun Posmetro Medan (grup Metro Asahan) menyebutkan, ibu satu anak ini baru saja dicakar dan

‹‹ Baca Tak ...Hal 2

Titi Kamal

Ketagihan Melawak SEJAK turut membintangi film SULE I NEED YOU, Titi Kamal mulai ketagihan untuk melawak. Jika sebelumnya Titi lebih banyak bermain sinetron religi saat Ramadan, tahun ini Titi bergabung dengan program NGABUBURIT di Trans TV yang menghadirkan hiburan segar. “Ini tahun pertama saya bisa bergabung

‹‹ Baca Ketagihan ...Hal 7

Kecemburuan Sosial Picu Isu Begu Ganjang TARUTUNG- Isu begu ganjang yang terjadi di Desa Aek Raja, Parmonangan, Taput, menarik perhatian unsur pimpinan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dan ma-

syarakat luas. Kecemburuan sosial disebut menjadi pemicu adanya isu tersebut. Demikian dikatakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) HKBP Pdt Ram-

lan Hutahaean MTh. Menurutnya, sikap Hosom teal elak late “HOTEL”, iri, dengki dan sirik merupakan satu kata yang sering membuat masyarakat lupa akan nilainilai kemanusiaan, agama dan tatanan hukum. “Semuanya terjadi karena kecembruan sosial yang menggila. Terjadinya isu begu ganjang dilatar

‹‹ Baca Kecemburuan ...Hal 2

PEDAGANG PASAR GEDE SOLO MONITOR QUICK COUNT PILKADA DKI (FOTO:SUSILAWADY)

Minta Jokowi tak Lupakan Wong Solo KEMENANGAN pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam pilkada DKI Jakarta Rabu (11/7) disambut suka cita warga Solo. Mereka tidak menyangka wali kotanya mampu menaklukkan ibu kota dan mengalahkan gubernur incumbent Fauzi Bowo. SRIYANTO ZEN-TRI HATNANTO Solo

‹‹ Baca Minta ...Hal 7

„ Pengendara kendaraan bermotor yang terjaring Ops Patuh Toba tampak mengikuti sidang ditempat yang dilakukan Kejaksaan serta PN Kisaran

Ops Patuh Toba 2012 Polres Asahan FOTO: ARIEF/RADAR SOLO

NOBAR: Pedagang Pasar Gede, Solo, menyaksikan perhitungan cepat Pilkada DKI Jakarta melalui televisi, Rabu (11/7).

Langgar Aturan, Pengendara Disidang di Tempat KISARAN-Sejak digelarnya Operasi Patuh Toba 2012 dengan melakukan razia, Satlantas Polres Asahan menindak 2.939 pelanggaran dengan melakukan sidang di lokasi razia. Pantauan METRO, kegiatan razia dan sidang di tempat menjadi

tontonan menarik bagi masyarakat sekitar. Dalam jenis pelanggaran disiplin ber lalulintas khusus sepeda motor, biaya pelanggaran dibebankan kepada masyarakat dengan jenis pelanggaran antara lain, tidak

‹‹ Baca Langgar ...Hal 7


SABTU

14 Juli 2012

15 Rumah dan 3 Warga Terbakar Sambungan Halaman 1 Sesuai data resmi dari pihak kelurahan setempat, dari 15 unit rumah yang dijilat si jago merah, empat unit rumah di antaranya musnah terbakar di Jalan Bawal. Masing-masing milik Suardin Jambak, Asmayanti, Samiruddin Simamora dan Marwan Pasaribu. Sedangkan yang terbakar bagian dapurnya di Jalan Bawal di antaranya dihuni oleh Parlin Siregar, Jusmal Marbun, Aprinal Sikumbang, Rahmad Simanjuntak, Musrifun, Nirwan Simamora, dan Abdul Rahman. Sedangkan di Jalan Kakap rumah yang dijilat api diantaranya dihuni oleh Rustam dan Rohadi, Suardi Ujung, Sugiono dan keluarga Alm Basran Sinaga. Lalu, dua rumah warga di Jalan Bawal

yang dirusak di antaranya dihuni oleh Bahri Payobada dan Titin. Total korban ada 19 KK. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun tiga warga dilaporkan mengalami luka bakar. Masing-masing Nenny Simamora dan suaminya Rahman Nasution. Pasangan suami istri itu mengalami luka bakar parah di bagian kepala dan punggung. Keduanya langsung dilarikan ke RSU Dr FL Tobing Sibolga. Hingga berita ini diturunkan, kedua korban masih dirawat intensif di IGD. Seorang lagi korban luka bakar yakni Tabung Jambak. Kabag Humas Polres Sibolga Kota Aiptu R Sormin mengatakan pihaknya masih menyelidiki asal api. Setelah api padam, polisi langsung memasang police line.

Tak Senang Ditegur Pembantu Aniaya Majikan Sambungan Halaman 1 dipukuli pembantu yang baru 1 bulan bekerja untuk keluarganya. Aksi penganiayaan yang dilakukan Mitha terjadi sekitar pukul 15:00 WIB. Saat itu, Yanti (35) melihat dapur berantakan dan piring-piring kotor berserakan. Merasa risih dengan kondisi dapur berantakan, dia langsung memanggil Mitha yang saat itu sedang tiduran di kamar dan asyik bermain handphone. Namun sial, saat Yuni meminta Mitha mencuci piring, sang pembantu malah menolak dan mengatakan jika hal itu bukan tanggung jawabnya. “Bukan urusan aku itu mencuci piring, lagi malas aku,” kata Yuni menirukan perkataan pembantunya itu. Mendengar perkataan itu, jelas membuat korban berang dan menarik bahu korban seraya menanyakan maksud perkataan Mitha. Pembantunya malah melawan dan terjadi cek-cok mulut antara keduanya. Tak hanya itu, Mitha langsung menjambak rambut dan mencakar wajahnya hingga berbekas. Pertikaian itu terhenti setelah korban memilih menyelamatkan diri dan ke luar dari kediamannya. Didampingi rekannya, korban pun memilih melapor ke Polsek Sunggal atas perlakuan pembantunya itu. “Awalnya aku lihat dapur

“Belum diketahui dari mana asal apinya, masih dalam penyelidikan,” kata Sormin saat dihubungi tadi malam sekira pukul 23.00 WIB. Pasca kebakaran, pihak Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan puskesmas setempat langsung mendirikan tenda darurat untuk menampung sementara para korban. Namun sebagian korban masih dievakuasi ke rumah tetangga dan karabat mereka yang berjarak tak jauh dari lokasi. Sebelumnya, Rabu (11/7)

malam lalu, kebakaran hebat juga menghanguskan lima unit rumah di Lingkungan IV, Jalan Thamrin, Kelurahan Kota Beringin, Kecamatan Sibolga Kota. Meski tidak ada korban jiwa, namun peristiwa itu sempat membuat Sibolga gelap gulita akibat pemadaman listrik. Kebakaran tersebut sontak membuat seluruh warga di sekitar lokasi kebakaran menjadi panik. Baik yang ada di RSU dr Ferdinan Lumbantobing maupun warga yang sedang

Lurah Kota Beringin Arjuna Putra Tanjung mengatakan, jumlah rumah yang terbakar sebanyak lima unit yang dihuni tujuh KK. Masingmasing yang dikontrakkan Kimlui, Pagaran, Khairul Ijal, Sahrija, dan Anton Sinaga. “Soal sumber api, informasi sementara diduga berasal dari rumah Kim Lui yang dikontrakkan kepada warga dan kebetulan si pengontrak itu sedang tidak berada di rumah,” tukas Arjuna. (mora)

Sambungan Halaman 1 sempat mengatakan Syahrul memiliki tanda lahir di tubuhnya berupa bercak kecoklatan di bawah ketiak kiri, sejajar dengan dadanya. “Soal foto itu, saya nggak tahu. Setahu saya, dia (Syahrul, red) punya tanda lahir di bawah ketiak kiri,” katanya. Penasaran dengan keterangan sumber, METRO kembali membuka foto itu. Benar, di foto terlihat ada bercak kecoklatan, berada di bawah ketiak kiri, sejajar dengan dada pria yang ada di foto itu. Selain itu, diperoleh pula informasi kasus foto bugil mirip Syahrul berkaitan dengan foto seronok Yus, oknum PNS di Inspektorat Pemko Medan, yang beberapa hari lalu sempat heboh di dunia maya. Dalam foto itu, Yus bersama seorang pria. Pasalnya, Quakin

Aulia alias Quita, adalah nama lain (panggilan) Yus semasa berdinas di Pemkab Asahan. Keterangan ini cukup mencengangkan, mengingat foto itu kali pertama muncul di akun Facebook atas nama Quakin Aulia, Jumat (6/7) malam. Menurut sumber ini pula, tindakan nekat Yus memublikasikan foto tersebut karena kecewa dengan sikap Syahrul. Syahrul disebut-sebut tidak gentleman dan tidak bertanggung jawab sebagai seorang laki-laki. Sebab, selama menjalin hubungan, keduanya dikabarkan sangat intim. Alasan ini sama persis dengan apa yang sempat ditulis dalam akun Quakin Aulia, sesaat setelah memposting foto tersebut. “Aku ngga tahan lagi dengan kelakuanmu . Kamu ngga jantan, nggak tanggung jawab,” demikian tulis Quakin dalam akun Facebook, sebe-

lum akun tersebut hilang. Sumber ini juga mengatakan, kepindahan Yus ke Medan juga dilatarbelakangi kekecewaannya terhadap Syahrul. “Mungkin sudah muncak kesal dan emosinya. Makanya sampai foto begituan pun dipublikasikan. Intinya, kalau saya secara pribadi menilai, dari foto itu sudah dapat digambarkan betapa jauhnya hubungan mereka. Dan saya yakin, foto itu asli,” sebut sumber yang mengaku kenal dekat dengan Syahrul. Sayangnya, upaya konfirmasi mengenai hal ini belum membuahkan hasil. Ponsel Syahrul yang dihubungi kemarin tidak aktif saat wartawan mencoba menghubunginya. Sempat ada informasi yang menyebutkan Syahrul berada di salah satu warung kopi di bundaran Jalan Imam Bonjol, Kisaran. Namun

ketika wartawan koran ini mendatangi warung tersebut, Syahrul tidak ada. “Ada memang tadi di sini, cuma sebentar. Nggak tahu ke mana pergi lagi,” sebut sejumlah pengunjung warung. Lakukan Pengusutan Sementara itu, suara-suara bernada protes pasca beredarnya foto bugil mirip Syahrul, mulai bermunculan. Di kalangan masyarakat, ada keinginan kuat agar kasus ini menjadi perhatian khusus Pemkab Asahan, dalam hal ini Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang. “Program bupati itu, salah satunya kan religius. Artinya, sangat memalukan sekali jika kasus ini terjadi dalam sebuah upaya membangun masyarakat yang religius, cerdas, sehat, dan mandiri. Andaikata foto itu asli, orang yang di dalam foto itu, saya nilai

moralnya rusak,” kata Ibrahim, salah seorang warga Kelurahan Kisaran Naga. Untuk mencegah terjadinya polemik, disarankan Bupati Asahan membentuk tim independen untuk menyikapi dan mengusut tuntas kasus tersebut. “Saya pikir harus diusut tuntas lah, jangan menjadi polemik nantinya. Kalau memang asli, ya tentunya sanksi tegas harus diberikan,” sebutnya. Namun Pemkab Asahan sama sekali tidak berniat menelusuri keaslian foto bugil mirip salah seorang pejabatnya itu. Wakil Bupati Asahan H Surya kepada wartawan di Dinas Pendidikan kemarin petang mengaku belum mengambil tindakan apapun. Sebab, katanya, Syahrul membantah sebagai orang yang ada di dalam foto itu. (ing/van)

Terungkap, Komite Pindahkan Lokasi Pembangunan Sambungan Halaman 1 „ Yanti (35) ibu rumah tangga yang dianiaya pembantunya saat membuat laporan ke Polsek Sunggal kotor. Karena dia pembantu di rumah, ya wajar kan kalau aku suruh dia mencuci piring, tapi malah kata dia pula kalau itu bukan urusan dia,” kata korban saat membuat laporan. Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Sunggal AKP Victor Zilliwu saat dikonfirmasi terkait kasus tersebut mengatakan, laporan korban telah diterima dan akan segera memanggil para saksi atas peristiwa tersebut. “Laporan sudah diterima, kita akan periksa saksi-saksi,” katanya singkat. (wel)

Kini dengan tubuh yang sehat, pria berusia 47 tahun ini dapat menjalani aktifitasnya dengan nyaman. Ia pun mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu kambing milkuma ini, "Mari kita sehat bersama Milkuma." Ajaknya. Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu kambing milkuma. Padahal sejak ribuan tahun yang lalu, susu kambing milkuma sudah sering digunakan sebagai pengobatan dan pencegah penyakit. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu kambing milkuma memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Susu kambing milkuma pun jarang menimbulkan alergi. Selain mengandung Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi. Satu gelas susu kambing milkuma memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Kini, hadir Milkuma, minuman serbuk susu kambing yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu kambing peranakan ettawa segar dan Gula Aren. Fluorine yang terdapat dalam

Anggota SPS No.: 438/2003/02/A/2007

Penerbit : PT. Siantar Media Pers (Metro Siantar, Metro Tapanuli, Metro Asahan, Metro Tabagsel) Chairman : Komisaris Utama : Komisaris : Direktur Utama : Direktur : Pengasuh Pemimpin Umum/Penjab/GM : Wakil PU/Pimpinan Perusahaan : Wakil Pimpinan Perusahaan: Pimred Metro Siantar : Pj Pimred Metro Tapanuli : Pimred Metro Tabagsel : Pimred Metro Asahan : Wapimred Metro Tapanuli : Tim Ombudsman :

api,” teriak warga hingga mengundang perhatian. Dalam waktu singkat, ribuan warga pun langsung memadati lokasi kebakaran. Tak lama kemudian, seluruh warga yang bermukim di sekitar lokasi berusaha menyelamatkan diri serta mengevakuasi barang masingmasing. Bahkan, warga yang rumahnya cukup jauh, namun masih di Jalan Thamrin juga terlihat sibuk mengevakuasi termasuk Kapolres Sibolga Kota AKBP Joas Feriko Panjaitan.

Ada Tanda Lahir di Foto Bugil Mirip Syahrul

GOR di Jalinsum Ahmad Yani By Pass, tepatnya di lahan HGU PT BSP Kisaran persis di depan Makodim 0208/ Asahan. Acara peletakan batu pertama saat itu, dihadiri perwakilan dari Menteri Pemuda dan Olahraga, yakni DR RPM Junusul Hairy, MS, AIFO, bersama dengan Bupati Asahan pada masa itu, Alm Drs H Risuddin MSi, dan unsur Muspida plus Kabuapten Asahan. Namun belakangan, lokasi pembangunan GOR dan Kolam renang, malah dipindahkan ke Jalan Pondok Indah, Kelurahan Sungai Renggas Kecamatan Kisaran Barat, tepatnya di kawasan eks

pabrik benang. Sementara lokasi awal, belakangan malah dijadikan sebagai alun-alun oleh Pemkab Asahan, dan hingga kini pembangunannya juga belum tuntas. Menurut sejumlah warga, Ikhwal dasar pemindahan lokasi tentu saja membingungkan. Sebab, tidak ada pernyataan, ataupun keterangan resmi dari baik dari pihak Pemkab, maupun Komite. Ketua Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (AMAK) Halim Saragih, mengaku ada peluang terjadinya tindakan merugikan keuangan negara dalam hal pemindahan lokasi. Paling tidak, anggaran yang dihabiskan untuk acara peletakan batu pertama, serta

Rida K Liamsi Makmur Kasim Khadafi Marganas Nainggolan Goldian Purba Marganas Nainggolan Maranatha Tobing Darwin Purba Pandapotan MT Siallagan Pandapotan MT Siallagan Muhiddin Hasibuan Eva Wahyuni Daniel Simanjuntak Vincent Wijaya

susu kambing milkuma bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan menetralisir asam lambung. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah dengan kandungan Gula Aren bermutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, terapkan pola hidup sehat seperti disiplin dalam pola makan, rutin berolahraga dan mengkonsumsi air putih paling sedikit 8 gelas/ hari. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www.milkuma.com. Saat ini, Milkuma sudah tersedia di apotek2 juga toko obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Sumut : 085314072195 / 06191128785. Depkes dengan no PIRT. 6.09.3328.01.395.

biaya design bangunan terbuang sia-sia. “Logika sederhananya begini. Tidak mungkin acara peletakan batu pertama itu sebatas seremonial. Tentunya, panitia telah menyiapkan design untuk bangunan itu di lokasi awal, yakni di depan Makodim. Nah, ini pasti membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, mulai dari studi kelayakan, dan sebagainya. Artinya, dengan pemindahan lokasi tersebut, tentunya, design akan berubah. Sebab, kondisi lahan di areal baru tidak sama dengan lokasi awal,” jelas Halim. Sesuai dokumen pemberitaan METRO, Kadisporabudpar Asahan pada masa itu yakni Drs Jamal

AN Siregar mengatakan, GOR tersebut dibangun di Jalan Ahmad Yani By Pass depan Makodim Asahan, dengan anggaran hibah dari kementerian pemuda dan olahraga. Mengenai spek tekhnis bangunan, Siregar penah mengatakan, bahwa pembangunan Gedung olah raga 3.850 meter persegi berkapasitas penonton 2.500 untuk cabang bulutangkis, futsal, basket, voli dan cabang indoor lainnya. Dan Untuk kolam renang akan dibangun sesuai standar internasional, dengan areal seluas 4.550 meter persegi, dengan kapasitas 1.500 penonton. Perihal pendanaan proyek yang bersumber dari hibah

Kemenpora, juga sempat diamini oleh perwakilan Kemenpora, yang kala itu hadir dalam acara peletakan batu pertama. DR RPM Junusul Hairy MS AIFO menjelaskan, untuk pembangunan gedung olahraga dan kolam renang di Kabupaten Asahan, kemenpora mengucurkan dana Rp60 milliar secara bertahap. Yakni Rp20 miliar untuk tahun tahun 2009, dan Rp 40 miliar untuk tahun 2010. Namun, belum diketahui apakah dana tersebut sudah dicairkan seluruhnya. Pihak DPPKAD Kabupaten Asahan, hingga kini belum berhasil ditemui, untuk mempertanakan masalah ini.(Ing)

Kecemburuan Sosial Picu Isu Begu Ganjang

KELUHAN MAAG PERGI DENGAN MINUM SUSU KAMBING MILKUMA Seorang pengusaha yang tinggal di Kel. Deli Tua, Deli Serdang, Sumatera Utara, kini memilih Milkuma untuk mengatasi keluhan yang dialaminya, "Sudah 6 bulan lamanya saya menderita sakit maag. Akibatnya, lambung sering terasa perih dan mual, aktifitas pun jadi terganggu..." Ujar Lukman "Tapi setelah minum Milkuma selama 1 bulan, sekarang maag sudah jarang kambuh, badan pun terasa segar." Terang ayah 3 orang anak tersebut. Maag atau radang lambung atau tukak lambung adalah gejala penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada lambung yang menyebabkan sakit, mulas, dan perih pada perut. Penyebabnya bisa karena penderita makannya tidak teratur, terdapat mikroorganisme yang merugikan, mengonsumsi obatobatan tertentu, atau sebab-sebab lainnya seperti mengonsumsi alkohol, pola tidur yang tidak teratur dan stress.

bersantap malam di rumah makan Thamrin. Bahkan, Kapolres Sibolga Kota AKBP Joas Feriko Panjaitan ikut panik melihat kobaran api yang mengamuk di lima rumah itu. Informasi dihimpun METRO, sumber api disebutsebut berasal dari rumah Kim Lui, yang dikontrakkan kepada salah seorang warga yang kebetulan sedang tak berada di rumah. Melihat asap tebal berada di atap rumah itu, sejumlah warga langsung berteriak ada api. “Asap, api,

Sambungan Halaman 1 belakangi sikap itu. Artinya cemburu melihat orang berhasil, sok akan keadaan pribadinya, dengki melihat orang dan sakit melihat orang senang,” sebut Ramlan kepada METRO saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat (13/7). Ramlan mengaku heran dan terkejut atas isu yang menimpa warga Desa Aek Raja. Padahal, zaman sudah maju. Sekarang bukan lagi zaman primitif seperti 150-200 tahun silam. Berbagai kemajuan teknologi dan campur tangan Tuhan melalui agama sudah mendidik manusia untuk berpikir cerdas. “Saya kaget, rupanya pemahaman masyarakat terhadap kehidupan ini masih perlu penjelasan. Saya sudah berulangkali menyampaikan kepada jemaat bahwa begu ganjang tidak ada. Isu itu hanya dijadikan sebagai kambing hitam bagi orang-orang yang ingin melampiaskan

Departemen Redaksi METRO ASAHAN Dewan Redaksi: Marganas Nainggolan (ketua), Maranatha Tobing, Eva Wahyuni, Syafruddin Yusuf,Hermanto Sipayung, Redaktur Pelaksana: Syafruddin Yusuf, Asisten Redaktur Pelaksana: Hermanto Sipayung, Kordinator Liputan: Edwin Garingging, Reporter: Irvan Nasution (Kisaran), Susilowady (Kisaran), Putra (Aek Kanopan),Anniko Rambe, Rizki Whardana (R Prapat), Mahra Harahap (Kota Pinang), Ishak Lubis (Tj Balai) METRO SIANTAR Dewan Redaksi: Marganas Nainggolan (ketua), Maranatha Tobing , Pandapotan MT Siallagan, Leonardus Sihotang, Redaktur Pelaksana: Leonardus Sihotang, Kordinator Liputan: Chandro Purba, Redaktur: Pholmer Saragih, Jhon Damanik, Plidewatna, Nurjannah, Asisten Redaktur: Pala MD Silaban, Hezbi Rangkuty, Edi Saragih, Reporter: Ikror Amin, Tonggo Sibarani, Imelda Purba,Pra Evasi Haloho, Soetomo Samsu (Jakarta)), Irwansyah(TanahJawa), Jetro Sirait (Parapat), Marihot Sinaga (Raya), Hardono Purba (Silau Kahean), Sendi Warto Purba (Saribudolok). Sekretaris Redaksi: Yanti Nurhapni METRO TAPANULI Dewan Redaksi: Marganas Nainggolan (ketua), Maranatha Tobing, Pandapotan MT Siallagan, Daniel Simanjuntak, Syafruddin Yusuf, Redaktur Pelaksana: -, Kordinator Liputan: Nasa Putramaylanda, Reporter: Ridwan Butar Butar, Marihot Simamora, Aris Barasa, Freddy Tobing, Dungo Siburian, Saut Situmeang, Masril Rambe (koresponden Barus), Rinawati Marbun (koresponden barus), Horden Silalahi (Humbahas), Bernard Lumbangaol (Taput), Hengki Tobing (Taput)

kecumburuannya,” jelasnya. Untuk itu, dia menegaskan agar jemaat gereja lebih meningkatkan pemahaman keimanan, kepercayan dan tidak mudah terprovokasi dengan hal-hal gaib yang tidak bisa diterima akal sehat maupun dari sisi ilmu theologia. “Tak ada begu ganjang. Itu tidak bisa diterima secara akal sehat maupun theologia. Itu tidak ada, jangan mau diprovokasi oleh isu,” tegasnya. Dia berharap agar masyarakat menguatkan kualitas iman, karena sumber berkat kekuatan satu-satunya dari Tuhan bukan dari manamana dengan keyakinan seperti itu. Sehingga tidak ada yang mampu menyakiti sesamanya dan justru akan membahagiakan orang lain. Perlu diketahui, katanya, berkat yang datang dari Tuhan tidak sama bentuknya diterima semua orang. Melainkan sesuai dengan karunia kepada masing-

masing. “Berkat itu tidak mungkin sama. Jadi, perbedaan itu tidak harus dicemburui. Justru akan disyukuri dengan hati suka cita,” imbaunya. Dia menegaskan hanya orang-orang yang keimananya rapuh mudah terprovokasi dengan adanya isu begu ganjang . “Dari dulu saya katakan yang namanya begu ganjang tidak ada. Yang dibuat-buat orangnya itu. Tapi masyarakat sering mencari kambing hitam dari suatu kondisi yang tidak dapat dipikirkan olehnya, lalu disebutlah itu begu ganjang,” paparnya. Masyarakat Perlu Pembinaan Mental Wakil Ketua DPC Gamki Taput Dompak Hutasoit SPak menyikapi isu begu ganjang yang menyebabkan tiga korban luka parah, dua rumah dan satu mobil dirusak warga Desa Aek Raja, sangat disesalkannya. Ia mengimbau, agar ke depannya, wadah pelayanan

METRO TABAGSEL Dewan Redaksi: Marganas Nainggolan (ketua), Maranatha Tobing , Muhiddin Hasibuan, Plt Redaktur Pelaksana: Nurjannah, Kordinator Liputan: Borneo Dongoran, Reporter: Parlindungan Pohan (Sidimpuan/Tapsel), Amran Pohan (Tapsel), Tohong Harahap (Paluta),Amran Pikal Siregar, (Palas), M Ridwan Lubis (Madina) Dep. Perwajahan, Pracetak & Artistik Kadep Pracetak & Artistik: Ahmad Yasir, Kabag: Amiruddin, Staf Pracetak:Salomo Seven Malau, Jamaluddin Sinaga, Hedry Handoko, Jefree Putra, Andri Manullang, Rudy handa Syahputra, Handoko, Aulia Yusuf, Mounting: Samuel Sihotang, Dedi Damanik, Amran Nainggolan, Nico HS, Kordinator Teknisi, Maintenance IT: Irwan Nainggolan, Staf Operasional Website: Hotlan Doloksaribu,Juanda Panjaitan DIVISI USAHA Departemen Umum/Adm/Keuangan Manager Adm/Keu/Umum: Dumaria, Kabag Accounting: Restioni Padang Departemen Sirkulasi / Pemasaran Manager Pemasaran: Jaberlinson Saragih, Adm Pemasaran : Indarny Aritonang, Piutang Koran: Ester Ade Gultom, Staf Penagihan: Sri Aman, Staf Pengembangan: Simson Winata, Ismail, Efendi Tambunan, Ponco, Kordinator Ekspedisi: Jhon Tua Purba, Staf Ekspedisi: Nico , Ardi, Roy Amarta. Departemen Iklan Manager Iklan: Jamot S, Kord Iklan: Bambang Satria, Kord Adm. Iklan group: Hariyani Kartini, Piutang Iklan Group: Tio Maria, Kabag Design Iklan: Holden Simanjuntak, Staf Desaign:Reliston Purba

masyarakat seperti Gereja, Masjid, Lembaga Adat Dalihan Natolu (LADN), pemerintah dan perkumpulan lainya ikut dalam pembinaan mental dan moral, agar masyarakat berpikir lebih religius. “Sebab kalau iman kita kuat, moral kita baik tidak ada kekuatan yang lebih dahsyat dari kuasa Tuhan. Jangan percaya terhadap isu begu ganjang . Sebab itu adalah fitnah dan merusak hak kemanusiaan sesama,” tegasnya Dia menyebut, isu sosial itu dikhawatirkan berpengaruh besar terhadap nilai-nilai kemanusiaan, agama dan tatanan hukum serta situasi stabilitas keamanan. “Karena peranan lembaga-lembaga seperti tokoh agama, gereja, tokoh masyarakat dan akademik berperan membina mental masyarakat agar jangan langsung main tebar saja. Akibatnya, masyakat terprovokasi untuk melakukan tindakan-tindakan represif,” sebut Dompak. (cr-01/des)

Perwakilan Metro Tapanuli Ka Perwakilan/Ka Biro Usaha: Kristian Sembiring, Staf Keuangan: Eriska Muham, Staf Piutang Koran/Iklan: Arfah Sari, Staf Pengembangan: Zulfiandi, Arnold Simbolon (pengembanan daerah Taput) Perwakilan Metro Tabagsel Ka Perwakilan/Ka Biro Usaha: Edi Panjaitan, Koordinator Pengembangan: Ahmad Suhaimi Lubis, Adm/Keuangan: Kristina Hutabarat Perwakilan Metro Asahan Kordinator Pengembangan: Marshall Leo Siagian, Adm/keuangan: Revina Sihombing, Staf Piutang Iklan/Koran: Annisa, Kuasa Hukum: Binaris Situmorang SH Tarif Iklan : Hitam/Putih (B/W) Umum/Display Rp. 7.500/mm kolom, Iklan Keluarga Ucapan Selamat Rp. 3.500/mm kolom, Iklan Warna (Full Colour) Rp. 15.000/mm kolom. Harga iklan ditambah PPN 10%. Harga Eceran Rp2.000 (dalam kota). Rekening a/n : PT Siantar Media Pers Bank Mandiri Cab Pematangsiantar AC:1070003101831. Alamat Redaksi /Iklan/ Pemasaran Medan : Graha Pena Medan Jl Sisingamangaraja KM 8,5 No.134 Medan-Amplas. Telp (061) 7881661 (Hunting) Fax (061) 7881733 Alamat Redaksi /Iklan/ Pemasaran: Jl Sangnawaluh No.24 Komp Mega Land Siantar Telp:(0622) 7553511, Fax (0622) 7553501 Siantar. e-mail : metrosiantar@yahoo.com. Perwakilan Jakarta: Jln Raya Kebayoran Lama17 Jakarta Selatan Telp. (021)-5349205, 5349206, 5349115. Fax. (021)-53490522. Pencetak : PT Medan Graindo, Jl SM Raja KM 8,5 No.134 Medan. Telp (061) 7881661 (Hunting) Fax (061) 7881733

DALAM PELIPUTAN, WARTAWAN METRO ASAHAN SELALU DIBEKALI IDENTITAS DIRI DAN TIDAK DIBENARKAN MEMINTA SERTA MENERIMA APAPUN DARI NARASUMBER BILA ADA YANG MERASA DIRUGIKAN OLEH WARTAWAN METRO ASAHAN, DIMINTA UNTUK MELAPOR KE PIHAK BERWAJIB ATAU HUBUNGI (0622) 7553511


SABTU 14 Juli 2012

Pemudik Mulai Ramai Pemeriksaan Diperketat Sambungan Halaman 8

lakukan pemeriksaan olahbody dengan cara manual dan pemeriksaan menggunakan mesin ex ray. Bukan hanya barang bawaan seperti tas, kardus dan kantongan, tetapi isi dompet juga diperiksa secara teliti. Staf Bea dan Cukai Teluk Nibung Moh Hamid, mengatakan, peningkatan tingkat pemeriksaan kepada warga yang masuk ke Tanjungbalai melalui Pelabuhan Teluk Nibung untuk menjaga masuknya barang-barang yang dilarang oleh Negara. “Walau kita tidak menggunakan anjing pelacak, tetapi tetap dilakukan pemeriksaan ulang setelah melewati mesin ex ray,” kata Hamid. Sementara Kepala KPPP Teluk Nibung Ipda P Sihom-

bing menjelaskan, pengawasan dan pemeriksaan diperketat sejak kapal masih berada di tengah laut. “Seluruh penumpang dan barang benar-benar diperiksa, jika ada gerak-gerik mencurigakan maka pemeriksaan akan lebih seksama,” kata Sihombing. Sementara Ani, ibu rumah tangga yang datang dari Pulau Jawa bersama anaknya yang masih kecil mengaku, pelayanan di Pelabuhan Teluk Nibung sudah mulai menunjukkan peningkatan kualitas kenyamanan. “Kita sudah merasa aman dan nyaman, karena banyak petugas. Sementara agen dan pekerja yang memanggul barang juga semakin sopan, menawarkan jasa,” katanya. Harusnya dipertahankan begini,” katanya. (ilu)

Eksepsi Kuasa Hukum Bupati Ditolak KISARAN-Eksepsi (tinjauan,red) yang diajukan kuasa hukum Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang, Mahmudin SH, terkait gugatan Badan Penelitian Perjuangan Tanah untuk Rakyat (BPPTR) Asahan, ditolak hakim Pengadilan Negeri Kisaran. Penolakan eksepsi ini, berarti sidang gugatan terus berlanjut. Ketua Majelis Hakim, Darma Indo Damanik SH MKn kepada METRO, Kamis (12/7) mengatakan diambilnya putusan sela atas eksepsi kuasa hukum Bupati Asahan, Mahmuddin, dengan menolak sebagian dari eksepsi tersebut. Mahmudin yang merupakan kuasa hukum bupati Asahan (Tergugat II) dalam eksepsinya menyebut bahwa perkara gugatan BPPTR dan dalam hal ini Mukhlis Bela dan kawan-kawan melalui tim kuasa hukumnya diwakili Bahren Samosir, disebut Mahmudin, gugatan tersebut ngawur dan tidak berdasar. Pasalnya, perkara yang digugat BPPTR terkait dengan masalah admi-

nistrasi dan bukan perbuatan melawan hukum. Untuk itu, PN Kisaran tidak berwenang untuk mengadilinya melainkan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) Sumut yang berkantor di Medan. Sementara Ketua Majelis Hakim, Darma Indo Damanik SH MKn justru berpendapat bahwa apa yang dilakukan tergugat II yakni Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang adalah perbuatan melawan hukum. Gugatan BPPTR yang menggugat Kemendagri (Tergugat I) dan Bupati Asahan (Tergugat II) karena diantara isi gugatan BPPTR tersebut menyatakan bahwa Bupati Asahan Drs H Taufan Gama MaP telah melakukan perbuatan melawan hukum karena mendirikan bangunan berupa kantor di atas lahan eks HGU PT BSP di pinggir jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Asahan Kelurahan Sei Renggas Kecamatan Kisaran Barat atau tepatnya di depan kantor PN Kisaran. Menurut gugatan BPPTR dan

Asahan Miliki 5 Alat Pendeteksi TBC KISARAN-Pemkab Asahan mendapat bantuan alat pemantau gejala TBC yang disebut test tuberculin. Alat test tuberculin diperoleh Rumah Sakit Umum Daerah Haji Abdul Manan Simatupang (RSUD HAMS), Puskesmas Binjai Serbangan, Pulau Rakyat, Aek Songsongan dan Bandar Pasir Mandoge. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, Herwanto, kepada METRO, Jumat (13/7) di Kisaran mengatakan, dengan tersedianya alat pendeteksi penyakit tuberculosis (TBC), diharapkan masyarakat memanfaatkan alat ini untuk memeriksa kesehatan. Dijelaskannya, alat tets tuberculin merupakan salah satu alat yang dapat mendiagnosa penyakit TBC sejak awal. Alat ini sangat berguna, khusus bagi anak-anak sebagai salah satu pemeriksaan penunjang untuk melakukan diagnosa TBC terhadap anak. “Biasanya pemeriksaan TBC pada anak-anak yang berusia 0 hingga 14 tahun sangat sulit, karena harus mendapatkan dahaknya. Na-

berdasarkan data yang dimilikinya, bahwa tanah (eks HGU PT BSP Kisaran) yang diatasnya didirikan Kantor Sat Pol PP dan Kantor Dinas Peternakan Asahan sesuatu perbuatan melawan hukum karena tanah tersebut bukan milik Pemkab Asahan melainkan tanah bebas, milik negara. Sementara tim kuasa hukum BPPTR yang diwakili Bahren Samosir SH mengatakan, lahan atau tanah di depan PN Kisaran tempat didirikannya bangunan kantor SKPD Pemkab Asahan hingga saat ini belum terdaftar sebagai asset Pemkab Asahan, artinya Pemkab belum memilikinya sesuai aturan yang berlaku. “Maka tidak heran jika selama ini BPPTR mengusahainya walau akhirnya terpaksa meninggalkannya karena diusir paksa Pemkab Asahan dengan kekuasaannya mengarahkan personil Satpol PP,” katanya. (van)

mun dengan test tuberkulin sudah lebih gampang mendiagnosa anak yang mengidap TBC,” katanya. Ditambahkannya, test tuberkulin dilakukan dengan penyuntikan serum kepada anak yang diduga terjangkit TBC, hal ini lebih efektif dibandingkan melakukan pemeriksaan melalui dahak. Setelah serum disuntikan kepada anak yang diduga tersebut, maka si anak akan menunjukan reaksi dan hal ini disimpulkan bahwa sianak positif atau tidak mengidap penyakit TBC. Sementara Kasi Pemberantasan Penanggulangan Penyakit (P2P), Safrin Sanjaya menambahkan, pelaksanaan test tuberkulin hanya ada di lima provinsi yakni Jawa Tengah (Jateng), Jawa Timur (Jatim), Kalimatan Timur (Kaltim), Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sumatera Utara (Sumut). Sementara di Sumut ada 5 kabupaten yang melaksanakan test tuberkulin, diantaranya Kabupaten Asahan, Langkat, Sergai, Deli Serdang dan Medan. (van)

Nginap di Hotel Harus Kantongi Surat Nikah Sambungan Halaman 8

Tanjungbalai. Hal senada disampaikan oleh Kasatpol PP Tanjungbalai Yusmada. Surat edaran yang dikonsep oleh pihaknya, berdasarkan razia yang digelar beberapa hari kemarin, beberapa pasangan tidak sah tertangkap di dalam kamar hotel melati. “Jika pemilik hotel dan penginapan tidak mengindahkan, maka tindakan tegas akan berlakukan sesuai dengan pera(FOTO : ISHAK LUBIS)

„ Jemaah sedang serius mendengarkan tausiah pada Doa Istigosah yang dilaksanakan untuk melawan kemaksiatan.

Ribuan Umat Doa Istighosah Menumpas Kemaksiatan Sambungan Halaman 8

terutama kejahatan narkoba. “Salah satu upaya membangun keuatan itu melalui Doa Istighosah,” katanya. Sementara Ustdaz H Muchsin HS mengatakan, dirinya tidak akan ikut serta terlibat lagi dalam kegiatan Doa Istighosah ke depan sebelum maksiat dapat ditumpas hingga keakar-akarnya. “Untuk apa kita laksanakan

melakukan evakusi barangbarang, proses pemadaman menjadi lambat. Api baru bisa dipadamkan setelah hampir dua jam kemudian, rumah beserta isinya telah hangus terbakar. Informasi yang dihimpun METRO di lokasi, beberapa warga sempat menduga asap yang datang tiba-tiba dan tebal berasal dari pembakaran sampah. Tetapi ketika asap makin tebal, baru diketahui api telah membakar rumah M Sitompul, milik orangtua Muslimin Sitompul, Ketua DPC PDI Perjuangan Tanjungbalai.

Masyarakat mencoba untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya, sebelum mobil pemadam kebakaran datang. Tetapi karena terbuat dari bahan kayu, api semakin besar dan membakar rumah yang berada disampingnya. Atas insiatif warga, untuk mencegah kerugian yang lebih besar, warga merusak tiga rumah yang berada di samping rumah yang terbakar. Ketua DPC PDI Perjuangan Muslimin Sitompul, yang berada di lokasi mengatakan, kedua orangtuanya selamat dalam kejadian tersebut. Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Detik-detik proses perhitungan cepat (quick count) pilkada DKI yang diselenggarakan sejumlah lembaga survei mendapat perhatian khusus warga Solo. Suasana di beberapa sudut kota bengawan sempat diwarnai ketegangan. Warga menyimak dengan serius berita dan proses penghitungan suara yang ditayangkan beberapa stasiun televisi. Seperti yang dilakukan puluhan pedagang Pasar Gede. Mereka menggelar acara nonton bareng (nobar) hasil quick count pilkada DKI Jakarta. Tiga unit televisi disiapkan untuk memeriahkan acara di sela-sela aktivitas para pedagang berjualan tersebut. Mereka tampak bersemangat ketika melihat wali kota mereka, Jokowi, sesekali nongol di layar kaca. Spontan para pedagang bersorak-sorai dan memekikkan yel-yel penuh semangat, “Jokowi yes, Jokowi yes.” Apalagi,ketikagrafikyangditampilkan sejumlah lembaga survei menunjukkan kemenangan pasangan Jokowi-Ahok. Para pedagang pun ramai dengan komentar masing-masing. Dalam pantauan wartawan Radar Solo (grup Metro Tabagsel), kawasan Pasar Gede kemarin sempat tegang. Meski aktivitas transaksi tetap berlangsung, konsentrasi para pedagang tertuju pada hasil quick count pilkada DKI Jakarta yang ditayangkan di televisi. “Kami mengadakan acara ini untuk mengetahui nasib Pak

(BPBD) Tanjungbalai Mahdin Siregar mengatakan, angin kencang menyebabkan api cepat membakar rumah, sementara mobil pemadam kebakaran kesulitan memasuki lokasi karena jalan masuk sempit. Pantauan METRO, suasana mencekam terjadi di Jalan Bakti karena situsinya gelap, lampu PLN dipadamkan. Puluhan warga yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran, bersiap-siap menyelematkan barang-barang rumah tangganya, sementara tangis dan isak terdengar di mana-mana. Personel Polsek Sei Tualang Raso terlihat di sekitar lokasi, berjaga-jaga. (ilu)

ga Swadaya Masyarakat Lembaga Pengkajian Pelayanan Masyarakat (LPPM) Tanjungbalai Arifin Sitorus mengatakan, surat edaran dari kantor Satpol PP Tanjungbalai yang menggunakan nomor resmi surat kantor Satpol PP tetapi ditandatangani oleh Sekdako Tanjungbalai, da-

pat mengakibatkan kebingungan pada masyarakat terutama kepada pihak yang berhubungan langsung dengan surat edaran tersebut. “Surat dari Kantor Satpol PP harusnya kepala SKPDnya yang meneken, dan ditembuskan ke atasannya,” katanya. (ilu)

KUA Belum Tarik Akta Cerai Seni Wati Sambungan Halaman 8

diketahui status sebenarnya suaminya yang mengaku memiliki usaha di Pekan Baru. “Sekarang baru saya sadar, ternyata ketika saya menikah dengan Misriadi, pihak KUA Simpang Empat tidak meminta atau menarik akta cerai saya, termasuk akta cerai Misriadi, kemungkinan pihak KUA mengetahui adanya kejanggalan tersebut,” kata Seni Wati. Dijelaskan Seni, seharusnya akta cerai yang menyatakan status duda atau janda yang berpisah akan ditarik dari seseorang yang menikah kembali, agar tidak disalahpergunakan kelak, karena statusnya telah menjadi menikah. “Ternyata KUA Simpang Empat tidak meminta akta cerai itu, karena dipastikan dari

Misriadi akta cerai itu tidak ada. Pertanyaannya kenapa disetujui menikah?” kata Seni Wati. Selanjutnya Seni Wati memperlihatkan salinan akte cerainya yang diterbitkan Pengadilan Agama (PA) Tanjung Balai yang intinya berisikan surat cerainya dengan Giman Bin Gunawan, seorang lelaki yang pernah menjadi suaminya. Di akte cerai itu disebut bahwa Seni Wati dan Giman resmi bercerai Tahun 2004 lalu. Cerai tersebut berdasarkan putusan Pengadilan Agama Tanjung Balai Nomor: 116/Pdt.G/2004/ PA.TB 1 Nopember 2004. Sementara Hasn Basri, yang kembali dihubungi terkait akta cerai pasangan duda dan janda yang dinikahkannya, mengaku tidak ingat siapa dan yang mana orang yang ditanyakan METRO. (van)

Sambungan Metro Asahan

Minta Jokowi tak Lupakan Wong Solo Sambungan Halaman 1

nikahatausuratketeranganmenikah, secara otomatis merepotkan pihak penginapan dan menurunkan omzet. “Ya kalau semua memberlakukan, kalau tidak kita akan rugi. Kalau pengunjung yang datang dari luar kota, tidak tahu aturan ini, ingin menginap sementara pasangan suami istri tidak membawa surat nikah, apakah harus ditolak?” kata seorang pengusaha, yang minta namanya tidak dituliskan. Terpisah, Kordinator Lemba-

Rumah Orangtua Ketua PDI-P Terbakar Sambungan Halaman 8

Istighosah, sementara kejahatan maksiat terus berlangsung dan semakin hari kelihatannya semakin tumbuh dan berkembang,” katanya. Sementara Ustadz Thamrin Munthe, yang juga Walikota Tanjungbalai, mengatakan menyikapi kemaksiatan yang terjadi di Tanjungbalai, Pemko melalui Satpol PP telah melakukan razia pada beberapa lokasi yang diduga sebagai tempat maksiat. (ilu)

turan yang berlaku,” katanya. Ditambahkannya, surat edaran iniuntukmemberikanketenangan dan kenyamanan kepada seluruh umat Muslim yang akan melaksanakan ibadah puasa pada bulan Ramadan. “Konsepnya dari Satpol PP dan ditandatangani oleh Sekda,” terang Yusmada. Sementarabeberapapengusaha hotel dan penginapan di Tanjungbalai,mengakusuratedaran yangmengharuskanpasanganyang menginap harus membawa surat

Jokowi di Jakarta,” kata Waginah, salah seorang pedagang sayur Pasar Gede. Walau tidak bisa ikut nyoblos, Waginah dan para pedagang cukup puas bisa melihat proses penghitungan suara itu lewat tayangan televisi. “Kami sangat senang Pak Jokowi akhirnya bisa menang di sana (Jakarta, Red). Meski bukan warga Jakarta, banyak warga Solo yang tinggal di sana,” katanya polos. Hal yang sama dirasakan Surati. Ketika melihat hasil quick count Jokowi di layar kaca mengungguli saingan beratnya, Fauzi Bowo, Surati dan para pedagang pun bersorak-sorai sambil mengangkat barang dagangan masingmasing. “Pak Wali pancen oke, top markotop. Tetapi, kalau menang, janganmelupakanPasarGedeya,” harap pedagang ayam ini. Di balik kemenangan Jokowi tersebut, Surati sempat merasa galau. Sebab, itu berarti Jokowi tidak akan memimpin Solo lagi. Padahal, sejak Jokowi menjadi wali kota, banyak perubahan terjadi di Solo. Warga pun merasa nyaman. Tak terkecuali para pedagang di Pasar Gede. “Tidak akan ada lagi wali kota sehebat Jokowi. Dialah pemimpin yang sederhana dan dekat dengan rakyatnya,” terang Surati. Tak mau kalah, pedagang di selterPKLjugaikutmemantauhasil perhitungan cepat tersebut. Ini seperti ditunjukkan sejumlah pedagang di selter Manahan. Sri Purwani, pedagang minuman, turutmerasakaneuforiadiibukota itu. Sembari tetap mengawasi

dagangannya, perempuan 45 tahun itu terus memantau penghitungan suara sementara lewat televisi di handphone (HP) miliknya. Ketika pembeli di warungnya sepi, ibu dua anak itu melihat jalannya perhitungan cepat. “Mudah-mudahan Pak Jokowi menang,” katanya. Dukungan terhadap pasangan yang diusung PDIP-Gerindra itu takhanyadariSriPurwani.Hampir semua pedagang dan pengunjung di selter Manahan melakukan hal serupa. Bahkan, beberapa pedagang membawa pesawat televisi dari rumah untuk disetel di warung agar bisa melihat jalannya perhitungan cepat itu. Sepertiterlihatdiwarungmakan Mawar Merah milik Bu Ros. Tiga karyawan dan pengunjung di warung itu berteriak-teriak ketika mengetahui perolehan suara Jokowi-Ahok terus merangkak naik. “Kalau Jokowi menang, Solo juga ikut terkenal. Banyak pendatang ke sini. Terus makan di warung saya,” ucap Bu Ros lantas tertawa. Acara nobar detik-detik kemenangan Jokowi-Ahok juga dilakukan puluhan kader PDI Perjuangan Kota Solo. Sejak pagi hingga sore mereka berkumpul di Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, Brengosan, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan. Beberapakursiplastikditatarapi di depan wide screen yang menampilkan hasil perhitungan cepat. Di layar berukuran raksasa itu terlihat jelas grafik perolehan suara setiap pasangan cagub. Para kader pun dengan saksama me-

nyaksikan perkembangan suara yang diperoleh. Begitu beberapa lembaga survei mengindikasikan kemenangan buat pasangan Jokowi-Ahok atas lima cagub lain, kegembiraan tak bisa disembunyikan dari wajah mereka. Meski demikian, mereka tidak berani sesumbar karena masih ada putaran kedua pemungutan suara pilkada DKI. “Kami hanya bisa bersyukur. Semoga hasil perhitungan cepat ini tetap bertahan hingga akhir,” ucap Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Solo Paulus Haryoto yang berkumpul bersama para kadernya. Menurut Paulus, hasil perhitungan cepat lembaga survei itu bisa dijadikan salah satu acuan bahwa warga Jakarta memang menginginkan perubahan. Mereka pun percaya Jokowi mampu mewujudkan harapan tersebut dengan melihat capaian yang diperoleh selama memimpin Kota Solo dalam dua periode (20052010 dan 2010-2015). Wakil Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo kepada wartawan menyatakan, pihaknya setiap saat akan meng-update data hasil perhitungan cepat perolehan suara pilkada DKI. “Setiap ada update penghitungan suara, tim kami yang di Jakarta mengirim langsung ke Solo,” jelasnya. Rudy -panggilan FX Hadi Rudyatmo- berharap Jokowi bisa memenangi pilkada DKI pada putaran kedua nanti. Namun, seandainya Jokowi akhirnya kalah, warga Solo tetap menerimanya. “Beliau tetap akan menjadi wali kota yang sangat dicintai

warganya,” ujar Rudy. Nonton bareng (nobar) proses penghitungan suara pilgub DKI juga digelar di Kantor DPC PDIP Sukoharjo.Saatperhitungancepat menunjukkan hasil perolehan suara Jokowi-Ahok mencapai 42 persen, para kader pun bersorak gembira. Mereka berharap, pencapaian suara Jokowi-Ahok yang lebih dari 40 persen itu membuat KPU tidak perlu mengadakan pilgub putaran kedua. “Saya tidak tahu aturannya seperti apa. Tapi, kalaupun ada (putaran kedua), kami akan terus mendukung dan yakin JokowiAhok menang,” tutur Ketua DPC PDIP Sukoharjo Wardoyo Wijaya. Untuk menyambut kemenangan Jokowi, DPC PDIP Sukoharjo siap menggelar syukuran dengan nasi kuning dan tausyiah. “Kami bangga dengan kemenangan Jokowi. Secara pribadi, saya juga sudah menyampaikan selamat ke beliau,” ujar Wardoyo. Sementara itu, Jokowi sendiri ketika dimintai komentar mengaku bersyukur atas kemenangan pada pemungutan suara putaran pertama. Namun, dia tak mau terburu-buru dengan hasil itu. Sebab, masih ada pemungutan suara putaran kedua. Dia pun bersama tim mulai berkonsolidasi guna menghadapi pilgub putaran kedua. Salah satu strategi yang akan dilakukan adalah pendekatan langsung ke konstituen. “Gak usah lobi-lobi. Cukup didolani (bertandang langsung, Red). Akan saya dolani semua,” tutur Jokowi di Posko Pemenangan, Jalan Borobudur No 22 Jakarta Pusat. (*)

Langgar Aturan, Pengendara Disidang di Tempat

Sambungan Halaman 1

adanya kelengkapan teknis seperti tidak memiliki kaca spion dan lampu utama denda Rp250 ribu, tidak membawa SIM denda Rp250 ribu, tidak membawa STNK denda Rp500 ribu, belum memiliki SIM denda Rp1 juta, tidak menyalakan lampu pada siang hari denda Rp100 ribu, tidak menggunakan helm standar denda Rp250 ribu, serta menelepon saat mengemudi sepeda motor denda Rp50 ribu. Kasat Lantas Polres Asahan AKP Eko Hartanto, Jumat (13/7) menerangkan, selain pelanggaran lalu-lintas, sedikitnya telah terjadi 11 kecelakaan menyebabkan 3 orang meninggal dunia, 7 orang luka berat, 14 orang luka ringan serta menimbulkan kerugian matrial

Rp14 juta lebih. Kurangnya kesadaran, serta tidak hati-hati dalam mengendarai kendaraan, menyebabkan orang lain jadi celaka. Disebutkannya, pelanggaran lalu-lintas didominasi kendaraan roda dua, para pengendara belum sepenuhnya mematuhi peraturan yang telah ditetapkan seperti memakai helm standar, menghidupkan lampu pada siang hari, memasang kaca spion serta surat - surat kelengkapan. Dia menambahkan, digelar Ops Patuh sudah digelar ops Simpatik. Di mana, pada saat itu petugas hanya memberikan teguran agar para pengendara melengkapi kelengkapan berkendaraan sesuai aturan yang ada. (sus)

Ketagihan Melawak Sambungan Halaman 1 Trans TV ikutan NGABUBURIT Ramadan. Biasanya saya bergabung di sinetron religi. Sejak film SULE I NEED YOU kayaknya fun saya ikut komedi,” ujar Titi ditemui di gedung Trans TV, Tendean, Jaksel, belum lama ini. Titimengakuibahwatidakgampang melucu di depan kamera. Karenanya istri Christian Sugiono ini, mulai mempersiapkan diri denganmemperbanyakkosa-kata lucu.“Iyasusah,mestibanyakngobrol. Nanti sehari sebelumnya kita

akanpendekatandirisamapemainpemain, ada reading juga. Lebih memperbanyak lagi perbendaharaan kata yang kocak-kocak mungkin,” lanjutnya. Tayangan stripping tersebut bakal menggunakan setting lokasi layaknya mall. Titi kali ini kebagian peran sebagai seorang penjaga „) Baca Nginap ....H butik dalam program Ramadhan ini. “Saya jadi penjaga butik yang disirikinsamaibu-ibusosialite.Jadi penjaga butik, karena bulan puasa pakaiannya lebih sopan, tapi bukan pake jilbab,” terangnya. (int)


SABTU

14 Juli 2012

Truk Bebas Bongkar Muat di Jalan Inti Kota

Rampok Truk di Aek Nabara Ditangkap di Medan

Sambungan Halaman 9

Sambungan Halaman 9

Perhubungan Labuhanbatu dan Satlantas seakan tutup mata. Akibatnya sering terjadi kemacetan di Jalan Agus Salim, Imam Bonjol, Sudirman, SM Raja dan Jalan Diponegoro. Nurdin meminta kepada polisi dan Dinas Perhubungan untuk menindak tegas para pengusaha yang masih melakukan bongkar muat. Senada dikatakan Tardi (38) dan Iwan (42). Menurut kedua warga ini, sangat aneh jika polisi dan Dinas Perhubungan tidak mengetahui ada truk yang bebas masuk ke jalan inti kota pada siang hari dan melakukan bongkar muat. Tardi dan Iwan menduga para pengusaha pemilik truk tersebut telah membayar ‘upeti’ kepada oknum-oknum di Dinas Perhubungan dan polisi. “Heran aku, dari mana mereka dapat izin untuk masuk ke jalan inti kota saat siang hari dan melakukan bongkar muat. Pasti para pengusahanya menyuap petugas,” kata keduanya. Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Labuhanbatu, Saiful membantah pihaknya ada menerima ‘upeti’ dari pengusaha di Rantauprapat agar truk mereka bisa masuk ke jalan inti kota dan melakukan bongkar muat pada siang hari. Menurut Saiful, Pemkab Labuhanbatu sudah membuat Peraturan Daerah yang melarang truk untuk melintas di jalan inti kota dan melakukan bongkar muat. Saiful mengaku pihaknya akan mengecek masalah itu terlebih dahulu. Sementara Asiang seorang pengusaha yang truknya bebas keluar masuk jalan inti kota dan melakukan bongkar muat mengatakan jika para pekerjanya melintas di jalan inti kota dan melakukan bongkar muat secara sembunyi-sembunyi. “Tidak ada kami membayar upeti atau memiliki izin untuk melintas dan bongkar muat di jalan inti kota. Kami lakukan itu secara sembunyisembunyi. Kalau ada petugas dari kepolisian atau Dinas Perhubungan ya kita lari,” katanya. (riz)

50 Pengelola Perpustakaan Desa Dilatih Sambungan Halaman 9 kapasitas para pengelola perpustakaan desa/kelurahan se-Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan ini diselenggarakan Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah, di Aula Wisma Putri Deli Rantauprapat, Rabu (4/7). Bupati Labuhanbatu dr Tigor Panusunan Siregar diwakili Plt Setdakab H Ali Usman Harahap saat membuka pelatihan mengatakan, kegiatan ini sangat strategis. Sebab merupakan suatu cara untuk meningkatkan pengetahuan dan menciptakan masyarakat terdidik melalui perpustakaan. Sehingga diharapkan pengelolaan perpustakaan desa/kelurahan berjalan baik sesuai peran dan fungsinya. Dengan demikian dapat memberikan sesuatu yang baru di masyarakat, terutama meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ali menambahkan, para pengelola perpustakaan harus menjadi sumber informasi dan pengetahuan bagi masyarakat, menyediakan buku-buku berkenaan dengan kebutuhan masyarakat, sehingga dapat menumbuhkan minat baca bagi masyarakat. “Mengingat visi Kabupaten Labuhanbatu Mandiri 2015 menuju Labuhanbatu Sejahtera 2020, maka diharapkan para pengelola perpustakaan menyediakan buku-buku bermanfaat,” kata Ali. Sementara Kakan Arsip, Perpustakaan, dan Dokumentasi Labuhanbatu, H Muhammad Idris Lubis dalam sambutannya mengatakan, tujuan pelatihan ini untuk memberikan petunjuk dan pedoman kepada para pelaksana perpustakaan di desa dan kelurahan, tentang berbagai aspek dan kegiatan yang perlu dilaksanakan dalam penyelenggaraan layanan perpustakaan, sekaligus meningkatkan pengetahuan dan kemampuan membaca guna mencerdaskan kehidupan masyarakat desa/kelurahan. Kades dan Kasek Ikut Sosialisasi Pemkab Labuhanbatu Utara (Labura) menyosialisasikan tentang perpustakaan kepada kepala desa (kades) dan kepala sekolah (kasek). Kegiatan ini dilaksanakan di gedung KNPI Aekkanopan, Labura, Selasa (10/7). Bupati Labura H Khairuddinsyah dalam arahannya mengatakan, bangsa yang maju bukan hanya dinilai dari peradaban dan kebudayaan, tetapi harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Itu sebabnya Pemkab Labura menggelar sosialisasi perpustakaan kepada kasek dan kades. Tujuannya, agar warga mampu menguasai ilmu pengetahuan. Sementara Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Labura H Khairul Saleh Hasibuan mengatakan, pengelolaan perpustakaan di daerah sangat berpengaruh untuk kemajuan pendidikan. Karena perpustakaan merupakan salah satu sarana sumber belajar yang efektif guna menambah ilmu pengetahuan. Narasumber kegiatan sosialisasi Dra Nurjani MSi mengatakan, kegiatan ini sangat berguna untuk meningkatkan pengetahuan warga. Karenanya, para kasek dan kades yang mengikuti kegiatan ini harus bisa mengajak warga untuk rajin membaca dan mengunjungi perpustakaan. (riz/put)

Medan Marelan, Kamis (12/7) malam, sekira pukul 22.00 WIB. Dia diringkus petugas dari kediamannya. Setelah menangkap Rusman, petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan Adi P (48). Warga Jalan Karang Sari, Kecamatan Medan Polonia itu diamankan Jumat (13/7) sekira pukul 13.00 WIB. Ditemui di ruang pemeriksaan, Rusman mengaku nekad menjadi anggota komplotan ini karena tidak ada kerjaan tetap. “Sudah setahun saya tidak bekerja. Makanya nekad ikut komplotan ini,” ujarnya. Dikatakan bapak tiga anak itu, saat menjalankan aksinya, dia bertugas sebagai ‘mengeksekusi’ truk yang akan di rampok komplotannya. “Kami beraksi malam hari. Korban kami

buntuti dari belakang. Pas di tempat sepi, mobil korban kami pepet,” ujarnya. Disebutkannya, setelah truk dirampok, kemudian onderdil mobil dijual secara terpisah. Setiap menjalankan aksinya dia mendapat imbalan Rp5 juta. “Mobil yang kami curi dijual terpisah. Onderdilnya kami preteli. Biasanya laku Rp30 juta kalau dijual,” bebernya. Sementara, tersangka Adi saat dimintai keterangan, mengatakan setelah berhasil membawa kabur truk rampokannya, mereka membuang sopir dan kernet truk di kawasan Gunung Tua. “Waktu beraksi terakhir kali, korban kami buang di daerah Gunung Tua,” ungkapnya. Terpisah, Kasubdit III/Umum Ditreskrimum Poldasu AKBP Andry Setiawan saat dikonfirmasi mengatakan, penangkapan tersangka adalah hasil pengembangan yang dilakukan pihaknya.

“Ini adalah hasil pengembangan dari laporan korban dengan nomor LP/178/XI/ 2011/SU/Res tanggal 5 November lalu. Yang melapor itu Agus Setiawan,” ujar Andry. Dikatakannya, kasus perampokan truk yang dilakukan komplotan ini terjadi akhir 2011 lalu. “Modus yang dilakukan komplotan ini, yakni mendahului, kemudian memotong mobil korbannya. Di jalan yang rusak para pelaku kemudian menghentikan mobil korbannya dan membawa kabur truk itu,” sebut Andry. Dikatakan Andry, dalam melancarkan aksinya, para pelaku tidak segan-segan untuk menghabiskan nyawa korbannya. “Korban sempat dipukul dan diancam. Kemudian para pelaku memukuli korbannya, sebelum akhirnya para pelaku membawa lari mobil korban jenis Colt Diesel BK 8407 YE,” pungkas Andry. Andry menyebutkan, dua tersangka yang

Warga Pajak Lama Gelar Pesta Mejuah-Juah RANTAU– Menyambut bulan suci Ramadan, warga Lingkungan Pajak Lama Rantauprapat, Rabu (12/7) sekitar pukul 20.00 WIB menggelar pesta mejuah-juah (selamat datang, red) sebagai bentuk rasa syukur. Panitia acara Beritaulina Tarigan dan Desi Hasibuan mengatakan, acara tersebut digelar untuk silaturahmi antara warga yang umumnya sebagai pedagang dalam menyambut bulan suci Ramadan tahun ini. Dalam silaturahmi itu nantinya warga akan berkumpul bersama dan bersalam salaman serta menceritakan unek-unek yang selama ini ada di dalam hati. “Kita kumpul di acara Mejuah-juah ini sekalian untuk saling memaafkan dalam menyambut puasa agar ibadah puasanya

dapat lebih khusyuk,” katanya. Sementara Kepala Lingkungan Pasar Lama HM Agus Salim mengatakan dengan adanya acara pesta mejuah-juah itu diharapkan keakraban dan kekompakan warga dapat terus terjalin di antara warga. Diharapkan kekompakan warga dapat terus terjalin. Agus mengucapkan terimakasih kepada warga yang dengan senang hati dan susah payah sudah mau menyelenggarakan acara yang dianggap dapat mempererat tali silaturahmi tersebut. “Semoga dengan acara ini dapat terus mempererat tali silaturahmi apalagi dalam menyambut Ramadan tahun ini,” tambahnya. Pedagang Mercon Mulai Bermunculan

Sambut bulan Ramadan, sejumlah spanduk milik Pemkab Labuhanbatu Utara (Labura) yang memajangkan foto Bupati Labura H Kharuddinsyah dan Wakil Bupati H Minan Pasaribu tampak terpajang di sejumlah ruas jalan. Spanduk tersebut bertuliskan: “Pemkab Labuhanbatu mengucapkan selamat datang bulan suci Ramadan.” Sementara para pemilik toko dan pedagang dadakan penjual mercon juga mulai ramai kelihatan. Kepada METRO, Heri penjual mercon dadakan mengatakan, ia sengaja menjual mercon dan kembang api menjelan bulan Ramadan sampai malam Idul Fitri. Karena biasanya penjualan mercon dan kembang api pada saat itu keuntungannya cukup lumayan. (riz/put)

Bupati Lantik BKMT Wilayah Pantai Labuhanbatu RANTAU- Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD menghadiri pelantikan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) wilayah pantai Labuhanbatu yang dipusatkan di Pelabuhan Tanjung Sarang Elang Kecamatan Panai Hulu, Rabu (11/7). Ketua Panitia Penyelenggara Jamaluddin SPd melaporkan, peserta yang mengikuti acara itu terdiri dari perwiridan perempuan yang berasal dari tiga kecamatan yang berjumlah 2.000 orang. Acara ini juga dilanjutkan dengan gebyar Ramadan Kecamatan Panai Hulu. Pelantikan yang dilakukan oleh Ketua BKMT Kabupaten Labuhanbatu Hj Marhanim As, juga dihadiri oleh Wakil Bupati Suhari Pane SIP, para kepala badan, dinas dan kantor serta para pengurus

BKMT Kabupaten Labuhanbatu dan masyarakat setempat. Bupati Labuhanbatu dalam arahannya menyampaikan selamat kepada pengurus BKMT Kabupaten Labuhanbatu yang telah melantik BKMT wilayah pantai. Penghargaan yang tinggi juga disampaikan Tigor kepada panitia dan masyarakat pantai karena telah menyelenggarakan acara yang cukup meriah itu. Tigor mengaku bangga kepada BKMT karena telah mampu menjalankan organisasi untuk meningkatkan kesejahteraan dan peningkatan pengetahuan keagamaan terhadap anggotanya. “Saya berharap dalam berorganisasi ini agar dihindari kegiatan bergunjing, karena itu akan membuat perpecahan dan

menambah dosa,” kata Tigor. Pada Ramadan yang akan datang, Pemkab Labuhanbatu kembali akan melakukan safari Ramadan dengan mengunjungi lebih dari 100 masjid. Tujuannya untuk menyampaikan pesanpesan pembangunan khususnya pembangunan pada bidang keagamaan. “Saya berharap kegiatan Magrib Mengaji dapat terus digalakkan di berbagai masjid di daerah ini. Mari kita perkenalkan Alquran kepada anak cucu kita sejak dini,” tambah Tigor. Ada pun susunan kepengurusan BKMT Bilah Hilir Ketua: Rasyidah SPd, Sekretaris Linda Wati, Bendahara Hj Masdawati SPd. Sedangkan susunan kepengurusan BKMT Panai Hulu, Ketua Muslioh SH, Sekretaris Lindawati SPd. (riz)

Tim Pansus DPRD Minta Kadis Pendidikan Dicopot Sambungan Halaman 9 untuk mencopot jabatan Kadis Pendidikan Drs Iskandar. Pasalnya Iskandar dinilai tidak layak menjabat sebagai kadis. Ketua Pansus Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPj) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2012, Irwansyah Ritonga, Jumat (13/7) mengatakan, Pansus telah melaporkan hasil temuan mereka terkait pengelolaan dana di Dinas Pendidikan kepada unsur pimpinan DPRD Labuhanbatu di Rapatparipurna DPRD beberapa waktu lalu. Bahkan dalam rapat paripurna yang dihadiri Wakil Bupati Labuhanbatu Suhari Pane, tim pansus telah mengusulkan agar bupati mencopot jabatan Kadis Pendidikan. Dengan begitu maka tugas tim Pansus telah selesai. Sekarang tim Pansus hanya

menunggu putusan dari unsur pimpinan DPRD dan Pemkab Labuhanbatu apakah usulan tersebut diterima atau tidak. “Tugas Pansus sudah selesai dan sekarang persoalanya sudah ditangani oleh pimpinan dewan,” kata Irwansyah. Sedangkan Ketua DPRD Labuhanbatu Hj Ellya Rosa Siregar ketika ditanya terkait hal tersebut mengaku belum bisa memberikan penjelesan terkait permasalan temuan tim Pansus. “Nanti ku jelaskan masalah itu ya. Soalnya sekarang saya lagi buru-buru ada urusan keluarga,” kata Ellya Rosa sembari meninggalkan gedung dewan. Sementara Bupati Labuhanbatu dr Tigor Panusunan Siregar tetap mempertahankan Iskandar sebagai Kadis Pendidikan. Meski Iskandar dinilai gagal dalam memajukan dunia pendidikan dan diduga

telah melakukan indikasi penyalah gunaan anggaran, namun Tigor tidak akan memenuhi permintaan tim Pansus DPRD Labuhanbatu untuk mencopot jabatan Iskandar. Menurut Tigor, permintaan anggota DPRD untuk mencopot jabatan Iskandar tidak berdasar. Karenanya Tigor tetap mempertahankan Iskandar. “Pengangkatan dan pencopotan jabatan kadis itu sepenuhnya wewenang saya, bukan DPRD. Saya tidak akan mencopot jabatan Iskandar sebagai Kadis Pendidikan,” kata Tigor. Sementara Kadis Pendidikan Labuhanbatu Iskandar mengatakan, seharusnya DPRD tidak memutar balikkan fakta. “Saya harap anggota DPRD jangan membengkokkan yang lurus, dan meluruskan yang bengkok,” kata Iskandar. (riz)

diamankan pihaknya adalah, komplotan perampok truk di Dolok Masihul dalam peristiwa yang terjadi dua bulan lalu. “Dua tersangka lainnya, masing-masing Mislan dan Giman alias Colot sudah kami amankan duluan,” tukas Andry. Perwira berpangkat melati dua itu mengatakan, terakhir kali komplotan ini beraksi di Jalan Baru, Dusun N-4, Aek Nabara, Kecamatan Bagan Hulu, Labuhanbatu. “Dalam aksi itu, komplotan ini berhasil merampok truk yang bermuatan material batu,” kata Andry. Kini kedua tersangka sedang menjalani pemeriksaan secara intensif di ruang pemeriksaan Subdit III/Umum Poldasu. Kedua tersangka terancam dikenakan pasal 365 KUHPidana tentang kejahatan dan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. (mag-12/smg)

Muhammad Ali Kades Terang Bulan Sambungan Halaman 9 meraih 1.071 suara. Panitia Pilkades Nazamuddin Ritonga mengatakan, masyarakat Desa Terang Bulan yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 2.518 pemilih. Dari hasil penghitungan suara diketahui ada 26 kertas suara yang batal. Sementara Ali Bakti Ritonga calon kades yang memeroleh suara 1.071 tidak menerima hasil pilkades. Menurut Ali Bakti ada indikasi kecurangan dalam pelaksanaan pilkades ini. Tim pemenangan Ali Bakti menolak untuk menanda tangani berita acara pilkades. Pantauan METRO, pelaksanaan pilkades ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Tampak antusias warga dalam pelaksanaan pilkades ini. Salah seorang warga Ani (30) mengatakan, diharapkan kades terpilih nantinya dapat memberikan kemajuan kepada desa mereka. Kades terpilih juga diharapkan dapat mempersatukan warga dan memberikan pelayanan yang terbaik pada warga. (st)

Bawa 1,5 Kg Ganja Kering, 3 Pengedar Diringkus Sambungan Halaman 9 mengendarai sepedamotor Yamaha Vixion tanpa plat polisi berhasil mengamankan 2 bungkus daun ganja kering yang dibungkus kertas dan dilakban warna kuning seberat 1,5 kg. Menurut tersangka, rencananya ganja itu akan dijual kepada R yang saat ini masih dalam pengejaran polisi. Pihak Polsek Torgamba juga berhasil menangkap Carlo Manurung (19) dan rekannya Erwin Hutabarat (18). Dari tangan kedua tersangka polisi mengamankan tas hitam yang berisikan 1 bungkus ganja kering seberat,0,62 gram dan 1 batang rokok, merk club mild yang sudah dicampur daun ganja dan 2 lembar tiktak. KapolsekTorgamba AKP Donny Colin Samosir,SE melalui Kanit Reskrim Iptu S Tarigan SH mengatakan, para tersangka sudah dikirim ke Polres Labuhanbatu untuk diproses lebih lanjut. (mhr)

12 Kasus Laka Terjadi di Labuhanbatu Sambungan Halaman 9 Dari jumlah itu, 35 pengendara kendaraan dinyatakan tewas. 76 pengendara lainnya mengalami luka berat, sedangkan 104 pengendara lainnya hanya mengalami luka ringan. Kasubbag Bin Opsnal Ditlantas Poldasu, AKBP Akhmad Nurdin, Jumat (13/7) menyebutkan, angka lakalantas tahun ini meningkat dari tahun lalu. “Tahun lalu angka lakalantas ada 86 kejadian, ada peningkatan 34% jika dibandingkan dengan tahun ini,” ujarnya. Kalau dilihat dari sisi kendaraan yang

terlibat lakalantas, Nurdin menyebutkan sepeda motor masih mendominasi. “Ada 122 sepeda motor yang terlibat lakalantas. Menyusul kendaraan roda empat ada 87 dan 6 unit kendaraan roda tiga,” sebutnya. Tak hanya itu, pelanggaran lalulintas hingga hari kesembilan pelaksanaan Operasi Patuh Toba tahun ini juga terus meningkat. Terhitung sudah ada 30.989 pelanggaran yang dilakukan para pengendara kendaraan bermotor. Dari angka itu, disebutkan Nurdin yang ditilang ada 28.240 pelanggaran. “2749 pelanggaran lainnya hanya diberi teguran oleh petugas di lapangan,” sebutnya.

Lagi-lagi, sepeda motor tercatat sebagai kendaraan yang paling banyak melanggar lalulintas. Total pengendara sepeda motor yang melanggar lalu lintas sudah 24.634 pengedara. Kendaraan roda empat ada 5.337 dan 1.018 kendaraan roda tiga,” ungkapnya. Dikatakan Nurdin, pelanggaran yang dilakukan pengendara sepeda motor itu bervariasi. “Ada saja yang dilanggar pengendara kendaraan bermotor. Seperti menerobos lampu merah, tidak memakai helm, hingga tidak melengkapi surat-surat kendaraan,” tukasnya. Di sisi lain, jika dilihat dari wilayah hukumnya, Polresta Medan yang paling

dominan yang paling banyak terjadi lakalantas. “Di wilayah hukum Polresta Medan ada 20 kasus lakalantas. Menyusul Polres Labuhanbatu ada 12 kasus lakalantas dan Polres Asahan ada 12 kasus,” pungkas Nurdin. Sekadar mengingatkan, Operasi Patuh Toba, berbeda dengan Operasi Simpatik Toba. Dalam Operasi Patuh Toba ini lebih mengedepankan penindakan hukum. Yakni, tilang sebesar 50%, tindakan preemtifnya 25 % dan tindakan preventifnya 25%. Operasi Patuh Toba 2012 ini, masih bersisa 5 hari lagi dan dipastikan akan berakhir pada 17 Juli mendatang. (mag-12/smg)

KOPAHSUS TEMBAKI JANDA Sambungan Halaman 9 tokoh dari Purworejo ini. Ikut bersama-sama menegakkan Orde Baru, oleh Pak Harto ujung-ujungnya hanya dijadikan Kepala BP7, ngurusi pemasyarakatan Pancasila. Namun demikian nama RPKAD yang kemudian menjadi Kopasus sekarang, tetap menjadi pasukan yang disegani. Rupanya Wirono dari Mbawen Semarang tahu persis akan hal ini, sehingga untuk keselamatan dirinya, dia berani mencatut nama besar korps baret merah tersebut. Saat digerebek warga gara-gara nginep di rumah janda Sulastri, 39, langsung main gertak Pak RT. “Jangan macem-macem kamu, saya Kopasus, tahu….!” Wirono yang pekerjaan sehari-harinya jadi

kordinator pemulung, biasa mencari barang sampai ke Yogya dan Solo. Dari situ dia lalu sempat kenalan dengan janda STNK (Setengah Tuwa Ning Kepenak), Ny. Sulastri warga Desa Banaran, Galur, Kulonprogo DI Yogyakarta. Ternyata, sesuai dengan profesinya, dianggapnya janda itu juga barang bekas, mau dipulungnya juga olehnya! Memang sih, meski dipulung nantinya hanya akan dipakai kalangan sendiri alias not for sale. Agaknya janda Sulastri juga sangat memahami aspirasi urusan bawah si boss pemulung, sehingga meski dia menginap berhari-hari di rumahnya, tak pernah keberatan. Baginya, tubuh Wirono enteng-enteng saja, karena meski sudah beberapa kali “ditindih”-nya hepi-hepi saja,

bahkan merem melek. Pengurus RT pernah menyarankan pada Sulastri, agar tamunya melapor kepada pengurus RT. Tapi imbauan itu hanya “diprekkan” saja alias tak digubris. Asal sudah nginep di rumah si janda, dia ngendon terus dalam kamar seharian. Maka warga pun menduga, pastilah sudah ada praktek-praktek mesum antara keduanya. “Laki perempuan bukan muhrim dalam kamar seharian, kalau nggak zina mau apa?” kata warga. Beberapa hari lalu kembali Wirono datang dan ngendon di kamar Sulastri sampai berhari-hari. Kali ini, habis sudah kesabaran warga, sehingga sekitar pukul 19.30 malam rumah janda itu digerebek. Tapi boss pemulung itu bukannya merasa bersalah,

justru menggertak Pak RT bahwa dirinya anggota Kopasus. Karena memang potongan dan jahitan Wirono tak ada sama sekali sebagai TNI, langsung saja dia digelandang dan diserahkan ke Polsek Galur. Dalam pemeriksaan Wirono menjawab berbelit-belit, tapi ujung-ujungnya mengaku bahwa dirinya hanya kordinator pemungut sampah khusus, bukan Kopasus. Atas dugaan telah melakukan perzinaan dengan janda Sulastri, polisi sudah mencoba melakukan penggeledahan. Tapi hingga kini tak ditemukan barang bukti, sehingga setelah ditahan 1 X 24 jam terpaksa Wirono dilepaskan. Ngaku Kopasus kok senjatanya tongkat pengait. (pkc/int)


SABTU

14 Juli 2012

Bidan Sangat Sentral Melayani Masyarakat Sambungan halaman 8

Kinerja Kabinet SARASI Belum Maksimal Sambungan halaman 8

drg H Wan Jauhari MARS dalam sambutannya menyampaikan, bidan merupakan salah satu profesi yang sangat dibutuhkan dalam sistem pelayanan kesehatan yang memiliki peran sentral dalam pelayanan kesehatan. Harapannya nantinya dapat memberikan kontribusi positif yang pada hakekatnya merupakan prasyarat penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Karena, tenaga bidan memiliki peran dan tanggungjawab moral yang cukup besar. Sehingga, tenaga bidan diharapkan mampu membangun jati diri yang lebih baik agar mampu mengemban peran dan tanggungjawab itu. Kepala Dinas Kesehatan Psp, drg Doria Hafni dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada wisudawati yang telah selesai melaksanakan studinya di Akbid Sentral. Dia berpesan kiranya ilmu yang diraih bisa digunakan untuk melayani masyarakat dengan maksimal menuju masyarakat yang sehat sehingga menjadi bidang profesional. Pembina dan Ketua Yayasan Sentral, Akbid Sentral Psp mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas kepercayaannya terhadap Akbid untuk membina dan mendidik anakanaknya menjadi bidan yang handal dan profesional. Direktur Akbid Sentral Psp, Baurlina Ritonga SST dalam laporannya menyampaikan, awal dari pelaksanaan dengan penerimaan mahasiswa baru di Akbid Sentral Psp September 2009 lalu. Perkuliahan dimulai September 2009 dan berakhir Juli 2012. Pelaksanaan ujian akhir praktek 4-10 Juni dan pelaksanaan ujian akhir karya tulis ilmiah 11-23 Juni, serta 4 Juli dilaksanakan rapat judisium Akbid Sentral Psp dengan keputusan 141 dinyatakan lulus. Diungkapkannya, dari 141 yang diwisuda, 6 diantaranya merupakan lulusan terbaik yaitu terbaik I dengan IPK 3,67 atas nama Eka Yulianti, terbaik II IPK 3,66 atas nama Willi Wardani Tanjung, terbaik III IPK 3,63 atas nama Nurmalasari Pane, terbaik IV IPK 3,58 atas nama Sinta S, terbaik V IPK 3,57 atas nama Jumiati Anwar dan terbaik VI IPK 3,56 atas nama Lenni Andriani. Tutur memberikan kata sambutan, Wakil Ketua DPRD Psp, Hj Hamidah Batubara, mewakili orangtua wisudawati, dihadiri Pembina Yayasan Sentral Akbid Sentral Psp, Hj P Harahap, Ketua Yayasan Akbid Sentral Psp Edi Juryanto Harahap, mewakili Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut-NAD, civitas akademika dan orangtua wisudawati serta lainnya. (neo/mer)

Material di Badan Jalan Ancam Pengendara Sambungan halaman 8 bermarga Harahap. Pantauan METRO Jumat (13/7), proses pekerjaan jalan sedang berlangsung di wilayah itu dan dibeberapa titik mulai dari simpang Pal XI hingga Dusun Garonggong, Desa Marisi Kecamatan Angkola Timur terdapat sisa material yang berserakan dibadan jalan, sehingga dikhawatirkan sangat mengancam keselamatan pengguna jalan. Pada dasarnya, tujuan pembangunan dilakukan oleh pemerintah adalah untuk meningkatkan pelayanan terhadap warganya. Dengan begitu, pelaksanaan pembangunan jalan yang sedang berlangsung di wilayah dimaksud kiranya jangan terlalu lama dibiarkan mengancam pengguna jalan yang merupakan pemanfaat langsung pembangunan tersebut. (ran/mer)

pelaksanaan visi-misi kepala daerah (KDH) itu sendiri,” ujar anggota DPRD Tapsel, Armansyah Nasution SK kepada METRO beberapa hari lalu di

Pargarutan, Angkola Timur. Di samping itu, tambah Armansyah Nasution, juga masih ada wilayah kelurahan yang lurahnya belum defenitif. Akibatnya, lurah kurang maksimal bekerja dan pelayanan kepada

masyarakat lamban. Untuk pembangunan yang lebih optimal di berbagai sektor sambungnya, tentunya Bupati perlu melengkapi atau mendefenitipkan pejabat-pejabat eselo II, III, danm IV di setiap

SKPD hingga di tingkat kecamatan, kelurahan dan desa. Tujuannya tentu saja agar pelayanan yang maksimal dapat dirasakan masyarakat secara keseluruhan, dan visi-misi pemimpin tersebut dapat dijalankan menuju

kesejahteraan rakyat. “Kita melihat Bupati H Syahrul M Pasaribu dan Wakil Bupati, Aldinz Rapolo Siregar perlu menyikapi ini, agar pelayanan masyarakat tidak terhambat,” katanya. (ran/mer)

Harga-harga Sembako Masih Normal Sambungan halaman 8 Jalan Patuan Anggi, juga mengatakan hal senada. “Beras juga masih stabil. Seperti kuku balam Balige harganya masih Rp225.000,per sak, Permaisuri Rp210.000. Harga ini dapat stabil karena PT Bulog menjual beras raskin dengan harga yang rendah sementara berasnya cukup baik pula, akhirnya distributor beras berpikir untuk menaikkan harga, karena penjualan menurun, “ ujarnya. Terpisah, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Sibolga Ichwan Simatupang melalui Kabid Perdagangan Budianto Siambaton, Jumat (13/7) mengatakan, harga cabai merah sebenarnya turun dari minggu lalu dari Rp35.000 per kg menjadi Rp30.000. Hal serupa juga terjadi dengan cabai rawit dari Rp35.000 per kg menjadi Rp30.000. “Juga cabai giling merah. Minggu ini Rp32.000 per kg, sebelumnya Rp37.000. Bukan itu saja, harga

(POTO : MILSON SILALAHI)

HARGAPedagang Sayur Br Panjaitan mengatakan, harga-harga harga sembako masih normal. ikan juga rata-rata turun. Seperti ikan Aso-aso, minggu lalu Rp24.000 per kg sekarang menjadi Rp22.000, dan beberapa jenis ikan lainnya,” ungkap Budianto. Masih kata Budianto, harga beras untuk minggu ini juga belum ada perubahan. Seperti kuku balam HDT masih tetap Rp9.000 per

kg. Permaisuri tetap Rp7.500 per kg, Siudang tetap Rp8.800 per kg. “Namun harga gula pasir sedikit naik. Minggu lalu Rp13.000 per kg sekarang Rp14.000. Gula merah harganya masih tetap Rp20.000 per kg. Minyak tanah non subsidi juga tetap di angka Rp11.000 per liter, juga minyak goreng melinda tetap Rp11.000 per

kg,minyakkampungtetapRp18.000,” tuturnyasembarimenambahkanhargabawangmerahturundariRp22.000 menjadi Rp18.000. Budianto menegaskan, intinya untuk minggu ini harga bahan-bahan kebutuhan pokok masih tergolong normal. “Belum terjadi lonjakan harga meski bulan puasa

tinggal seminggu lagi. Untuk mengetahui situasi harga di lapangan, petugas dari kantor Dinas Perindagkop dan UKM Kota Sibolga setiap harinya tetap diterjunkan untuk memantau harga-harga di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kota Sibolga,” ujarnya mengakhiri.(son/nasa)

Kapolres Paparkan Tugas Jaga Kamtibmas Sambungan halaman 8 masyarakat (Kamtibnas) kepada anggota TNI yang akan menjalankan tugas ke perbatasan RI dengan Malaysia, Kamis (12/6). Hal ini terlihat ketika Kapolres Psp, AKBP Andi Syahriful Taufik SIK MSi beserta beberapa perwira Polisi berada di tengah-tengah prajurit Yonif 123/RW, pada acara pembekalan tentang pembinaan kamtibmas dan hukum serta pengenalan fungsi-fungsi kepolisian. Acara tersebut meru-

pakan rangkaian pra penugasan satuan TNI tersebut ke perbatasan RI dengan Malasyia di Kalimantan Barat (Kalbar). Dalam penyampaian materi yang penuh keakraban tersebut, Kapolres Psp, AKBP Andi Syahriful Taufik SIK MSi yang juga didampingi Danyonif 123/RW, Mayor Inf David Musa Hasibuan beserta Wadanyonif, Mayor Inf Wildan dan beberapa perwira lainnya menyampaikan beberapa hal yang terkait dengan pelaksanaan tugas kamtibmas.

Katanya, beberapa penyelesaian permasalahan yang akan ditemukan dalam penugasan pengamanan perbatasan antara lain, antisipasi dan tindakan awal apabila menemukan tindak pidana, misalnya, penyelundupan, ilegal logging dan lain-lainnya. Pengarahan Kapolres Psp kepada prajurit TNI ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung sangat akrab dan dinamis. Danyonif 123/RW, Mayor Inf David Musa Hasibuan menyampaikan apresiasi kepada Kapolres

Psp beserta jajarannya yang telah berkenan memberikan dan menambah wawasan kepda anggotanya sehingga diharapkan dalam pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik sebagaimana harapan pimpinan TNI dan masyarakat. Satuan tugas pengamanan perbatasan RI dengan Malasyia ini berjumlah 650 personel Yonif 123/RW dan beberapa satuan pendukung lainnya. Pelaksanaan tugas mulia ini akan berlangsung sekitar 6 bulan yang dimulai pada

awal bulan Oktober yang akan datang. Adapun ke-650 prajuit tersebut terdiri dari 509 personil dari Yonif 123/RW, 54 personil dari Korem Padang, 36 personil dari Korem Batam, 24 personil dari Yonif Pekanbaru, 22 personil dari Rider 100, 3 personil dari Den Intel dan 2 personil dari Hubdam. Penugasan satgas rajawali ke perbatasan Indonesia-Malaysia di pulau Kalimantan akan berlangsung selama 6 bulan dengan nama Satgas Rajawali. (phn/mer)

Desa Pulo Pakkat II dan Sihapas Belum Dialiri Listrik Sambungan halaman 8 kilan masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya di kantor PLN Sumut. Pertemuan tersebut kemudian menghasilkan beberapa butir kesepakatan. Antara lain pemasangan jaringan listrik terhadap dua desa tertinggal tersebut dilakukan pada 2013. Kemudian warga membebaskan semua lahannya yang mengganggu pemasangan tersebut dengan penyampaian akan dilakukan oleh muspika dan tokoh masyarakat setempat kepada PLN Cabang Sibolga pada Jumat (20/7) mendatang. “PT PLN Cabang Sibolga dan

Cabang Sidimpuan berjanji akan mencari arsip permohonan pemasangan listrik yang pernah diberikan oleh warga Desa Pulo Pakkat II dan Desa Sihapas kepada PLN Cabang Sibolga dan PLN Cabang Sidimpuan,” ujar Dennis Simalango, fasilitator Keuskupan Sibolga yang mewakili masyarakat dalam pertemuan itu. Dikatakan Dennis lagi, gambaran detail untuk percepatan pemasangan jaringan listrik itu akan dilaksanakan oleh PT PLN Sibolga pada tanggal 25 Juli 2012. Dengan terlebih dahulu warga mengajukan permohonan penyambungan baru ke kantor PT PLN Sibolga. Sementara Hadamean Tu-

manggor yang juga perwakilan warga Desa Sihapas, meminta kepada PT PLN tidak sekedar berjanji kepada para warga. “Kita minta permasalahan ini ditangani serius. Jangan cuma berjanji demi membuat situasi aman untuk sementara,” tukasnya. Anggota DPRD Kecam PLN Sebelumnya, kecaman mengalir deras terhadap kinerja PT PLN. Selain warga terpencil, kecaman juga datang dari anggota DPRD Tapteng Jamarlin Purba. Kepada METRO Kamis (12/7), Jamarlin Purba menilai aksi warga tersebut tidak seharusnya terjadi jika PLN menanggapi keluhan masyarakat. “Tetapi yang terjadi justru terbalik, pihak PLN

lebih mementingkan keuntungan bisnis daripada pelayanan untuk rakyat. Ironisnya, kebijakan tersebut diperlakukan dimana perusahaan PLN berdiri mengembangkan bisnis di Tapteng,” tegasnya. Jamarlin juga mengaku miris melihat kondisi yang terjadi di Tapteng. “Mungkin ini satu-satunya terjadi di Indonesia. Warga sudah 44 tahun bermukim di Desa Sihapas dan Desa Pulo Pakkat II, tetapi tidak tersentuh aliran listrik PLN sampai sekarang. Padahal empat pembangkit listrik yang sangat besar ada di daerah ini,” tuturnya. Padahal kata anggota dewan dari PDIP Perjuangan ini, PLN sudah

memanfaatkan sumber daya alam bumi Tapteng dengan mendirikan beberapa pembangkit listrik yang berdiri megah, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Labuan Angin, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) I dan II di Sipan Sihaporas, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Aek Raisan, yang total pembangkit tersebut ada empat unit. Jamarlin yang juga Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tapteng itu tidak segan-segan menuding PLN sebagai lintah darat yang hanya mengisap energi daerah yang dikelolanya, sementara tidak pernah berpikir bagaimana memajukan masyarakat.(cr-02/son/nasa)

SAMBUNGAN METRO TABAGSEL Minta Jokowi tak Lupakan Wong Solo Sambungan Halaman 1 sempat diwarnai ketegangan. Warga menyimak dengan serius berita dan proses penghitungan suara yang ditayangkan beberapa stasiun televisi. Seperti yang dilakukan puluhan pedagang Pasar Gede. Mereka menggelar acara nonton bareng (nobar) hasil quick count pilkada DKI Jakarta. Tiga unit televisi disiapkan untuk memeriahkan acara di sela-sela aktivitas para pedagang berjualan tersebut. Mereka tampak bersemangat ketika melihat wali kota mereka, Jokowi, sesekali nongol di layar kaca. Spontan para pedagang bersoraksorai dan memekikkan yel-yel penuh semangat, “Jokowi yes, Jokowi yes.” Apalagi, ketika grafik yang ditampilkan sejumlah lembaga survei menunjukkan kemenangan pasangan Jokowi-Ahok. Para pedagang pun ramai dengan komentar masing-masing. Dalam pantauan wartawan Radar Solo (grup Metro Tabagsel), kawasan Pasar Gede kemarin sempat tegang. Meski aktivitas transaksi tetap berlangsung, konsentrasi para pedagang tertuju pada hasil quick count pilkada DKI Jakarta yang ditayangkan di televisi. “Kami mengadakan acara ini untuk mengetahui nasib Pak Jokowi di Jakarta,” kata Waginah, salah seorang pedagang sayur Pasar Gede. Walau tidak bisa ikut nyoblos, Waginah dan para pedagang cukup puas bisa melihat proses penghitungan suara itu lewat tayangan televisi. “Kami sangat senang Pak Jokowi akhirnya bisa menang di sana (Jakarta, Red). Meski bukan warga Jakarta, banyak warga Solo yang tinggal di sana,” katanya polos. Hal yang sama dirasakan Surati. Ketika melihat hasil quick count Jokowi di layar kaca mengungguli saingan beratnya, Fauzi Bowo, Surati dan para pedagang pun bersorak-sorai sambil mengangkat barang

dagangan masing-masing. “Pak Wali pancen oke, top markotop. Tetapi, kalau menang, jangan melupakan Pasar Gede ya,” harap pedagang ayam ini. Di balik kemenangan Jokowi tersebut, Surati sempat merasa galau. Sebab, itu berarti Jokowi tidak akan memimpin Solo lagi. Padahal, sejak Jokowi menjadi wali kota, banyak perubahan terjadi di Solo. Warga pun merasa nyaman. Tak terkecuali para pedagang di Pasar Gede. “Tidak akan ada lagi wali kota sehebat Jokowi. Dialah pemimpin yang sederhana dan dekat dengan rakyatnya,” terang Surati. Tak mau kalah, pedagang di selter PKL juga ikut memantau hasil perhitungan cepat tersebut. Ini seperti ditunjukkan sejumlah pedagang di selter Manahan. Sri Purwani, pedagang minuman, turut merasakan euforia di ibu kota itu. Sembari tetap mengawasi dagangannya, perempuan 45 tahun itu terus memantau penghitungan suara sementara lewat televisi di handphone (HP) miliknya. Ketika pembeli di warungnya sepi, ibu dua anak itu melihat jalannya perhitungan cepat. “Mudah-mudahan Pak Jokowi menang,” katanya. Dukungan terhadap pasangan yang diusung PDIP-Gerindra itu tak hanya dari Sri Purwani. Hampir semua pedagang dan pengunjung di selter Manahan melakukan hal serupa. Bahkan, beberapa pedagang membawa pesawat televisi dari rumah untuk disetel di warung agar bisa melihat jalannya perhitungan cepat itu. Seperti terlihat di warung makan Mawar Merah milik Bu Ros. Tiga karyawan dan pengunjung di warung itu berteriakteriak ketika mengetahui perolehan suara Jokowi-Ahok terus merangkak naik. “Kalau Jokowi menang, Solo juga ikut terkenal. Banyak pendatang ke sini. Terus makan di warung saya,” ucap Bu Ros lantas tertawa. Acara nobar detik-detik kemenangan

Jokowi-Ahok juga dilakukan puluhan kader PDI Perjuangan Kota Solo. Sejak pagi hingga sore mereka berkumpul di Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, Brengosan, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan. Beberapa kursi plastik ditata rapi di depan wide screen yang menampilkan hasil perhitungan cepat. Di layar berukuran raksasa itu terlihat jelas grafik perolehan suara setiap pasangan cagub. Para kader pun dengan saksama menyaksikan perkembangan suara yang diperoleh. Begitu beberapa lembaga survei mengindikasikan kemenangan buat pasangan Jokowi-Ahok atas lima cagub lain, kegembiraan tak bisa disembunyikan dari wajah mereka. Meski demikian, mereka tidak berani sesumbar karena masih ada putaran kedua pemungutan suara pilkada DKI. “Kami hanya bisa bersyukur. Semoga hasil perhitungan cepat ini tetap bertahan hingga akhir,” ucap Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Solo Paulus Haryoto yang berkumpul bersama para kadernya. Menurut Paulus, hasil perhitungan cepat lembaga survei itu bisa dijadikan salah satu acuan bahwa warga Jakarta memang menginginkan perubahan. Mereka pun percaya Jokowi mampu mewujudkan harapan tersebut dengan melihat capaian yang diperoleh selama memimpin Kota Solo dalam dua periode (2005-2010 dan 2010-2015). Wakil Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo kepada wartawan menyatakan, pihaknya setiap saat akan meng-update data hasil perhitungan cepat perolehan suara pilkada DKI. “Setiap ada update penghitungan suara, tim kami yang di Jakarta mengirim langsung ke Solo,” jelasnya. Rudy -panggilan FX Hadi Rudyatmoberharap Jokowi bisa memenangi

pilkada DKI pada putaran kedua nanti. Namun, seandainya Jokowi akhirnya kalah, warga Solo tetap menerimanya. “Beliau tetap akan menjadi wali kota yang sangat dicintai warganya,” ujar Rudy. Nonton bareng (nobar) proses penghitungan suara pilgub DKI juga digelar di Kantor DPC PDIP Sukoharjo. Saat perhitungan cepat menunjukkan hasil perolehan suara Jokowi-Ahok mencapai 42 persen, para kader pun bersorak gembira. Mereka berharap, pencapaian suara Jokowi-Ahok yang lebih dari 40 persen itu membuat KPU tidak perlu mengadakan pilgub putaran kedua. “Saya tidak tahu aturannya seperti apa. Tapi, kalaupun ada (putaran kedua), kami akan terus mendukung dan yakin Jokowi-Ahok menang,” tutur Ketua DPC PDIP Sukoharjo Wardoyo Wijaya. Untuk menyambut kemenangan Jokowi, DPC PDIP Sukoharjo siap menggelar syukuran dengan nasi kuning dan tausyiah. “Kami bangga dengan kemenangan Jokowi. Secara pribadi, saya juga sudah menyampaikan selamat ke beliau,” ujar Wardoyo. Sementara itu, Jokowi sendiri ketika dimintai komentar mengaku bersyukur atas kemenangan pada pemungutan suara putaran pertama. Namun, dia tak mau terburu-buru dengan hasil itu. Sebab, masih ada pemungutan suara putaran kedua. Dia pun bersama tim mulai berkonsolidasi guna menghadapi pilgub putaran kedua. Salah satu strategi yang akan dilakukan adalah pendekatan langsung ke konstituen. “Gak usah lobi-lobi. Cukup didolani (bertandang langsung, Red). Akan saya dolani semua,” tutur Jokowi di Posko Pemenangan, Jalan Borobudur No 22 Jakarta Pusat. (*)

Jalanan Miring, Truk Terbalik Sambungan Halaman 1 luka-luka dari kejadian tersebut, sopir dan kernet selamat. Namun bagian gerobak truk rusak parah. Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, truk yang dikendarai Tamrin Nasution (26) datang dari Medan (arah Sipirok) dengan tujuan Padang (arah Psp). Naas, sekitar 150 meter dari jembatan timbangan Pal XI atau di jalanan menurun dan menikung, truk terbalik ke kiri dan ringsek. Diduga,sopirhilangkeseimbangan karena permukaan jalan yang miring. “Kebetulan berpapasan dengan kendaraan lain. Kondisi jalan yang miring ke kiri mengakibatkan saya hilang kendali,” kata Tamrin. Pantauan METRO Jumat (13/7), trukterbalikkekiridengangerobak hampirterlepas,berbagaijenisbesi rakitan tumpah dari gerobak di

semak pinggir jalan, kaca depan dan samping kiri truk pecah dan berserakan. Akibat dari kejadian tersebut, arus lalu-lintas harus berjalan sea rah akibat kepala truk masih berada di pinggir jalan. Namun dengan sigap personil Polres Tapsel arus lalu-lintas berjalan tertib, aman, dan lancar. Beberapa warga setempat kepada mengatakan, lokasi tersebut sangat rawan kecelakaan dan ke depan harus ada perhatian serius dengan perbaikan badan jalan serta membuat rambu lalu lintas untuk menghindari dan mengurangi angka kecelakaan di wilayah itu. “Sudahseringterjadikecelakaan di sini, terutama terbalik atau tergelincir. Dan sudah sangat perlu perbaiki dan dibuat tanda-tanda untuk menghindari kecelakaan yanglebihparah,”katawarga.(ran)

Rusuh di Madina, 5 Polisi Diperiksa Sambungan Halaman 1 berstatus sebagai anggota polisi. “Kita masih terus melakukan pendalaman. Selain polisi, ada juga empat saksi dari perusahaan PT Sorikmas Mining dan tiga dari masyarakat,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Komisaris Besar (Pol) Agus Rianto, di kantor Divisi Humas Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (13/7). Namun, Agus tak menyebutkan identitas para saksi yang diperiksa tersebut. Sebelumnya, polisi sudah menetapkan tujuh tersangka dalam ricuh massa tersebut. Ketujuh orang tersebut adalah YS, PT, YP, SF,KD, LP dan MN.

Kini, Polda Sumut masih melakukan pendalaman terkait peranan ketujuh tersangka tersebut. “Sedangkan 6 tersangka ditahan di Polda Sumut. Sedangkan satu tersangka masih perawatan di rumah sakit karena mengalami luka di bagian kepala, terkena lemparan batu. Tapi nanti tetap akan diperiksa,” jelas Agus. Kerusuhan ini sebelumnya terjadi pada Sabtu (7/7) lalu. Diduga awalnya karena ada tuntutan dari masyarakat yang meminta ganti rugi terkait pembebasan lahan di lokasi pertambangan tersebut. Saat menyampaikan tuntutan itulah, terjadi bentrok antara warga dan petugas keamanan PT Sorikmas Mining.(flo/jpnn)


SABTU

14 Juli 2012

141 Bidan Profesional Akbid Sentral Diwisuda

Bidan Sangat Sentral Melayani Masyarakat

(F:METRO/AMRAN POHAN)

SIDIMPUAN-Akademi Kebidanan (Akbid) Sentral Padangsidimpuan (Psp) mewisuda 141 Ahli Madya Kebidanan angkatan ke-VII pada sidang senat terbuka Ahli Madya Akbid Sentral Psp tahun 2012 dipimpin Baurlina Ritonga SST untuk menjadi bidan profesional ke depan, di Gedung Nasional Psp, Kamis (12/7) lalu. Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Sumut diwakili Kepala Bidang (Kabid) Bina Pengembangan SDM Kesehatan Sumut,

Baca Bidan Sangat... Hal 7

MATERIAL-Sisa material yang masih tampak berserakan dibadan jalan, kondisi ini sangat mengancam keselamatan pengguna jalan terutama sepeda motor. Dijepret Jum’at (13/7).

Jalan berbahaya.

Material di Badan Jalan Ancam Pengendara TAPSEL-Material berupa kerikil dan pasir yang berserakan di badan jalan lintas sumatera (Jalinsum) Sipirok-Sidimpuan sangat mengancam keselamatan

(F:METRO/IST)

WISUDA-Proses wisuda 141 Akbid Sentral Psp angkatan VII bertempat di gedung Nasional Psp, Kamis (12/7) lalu.

pengendara, terutama sepeda motor. Pasalnya, keberadaan material kerab memicu kecelakaan akibat tergelincir setelah melindas sisa material tersebut.

Informasi dihimpun METRO dari beberapa sumber menyebutkan, keberadaan sisa material yang terkesan dibiarkan berserakan di badan jalan beberapa

minggu terakhir, kerab membuat pengendara sepeda motor tersungkur terutama ditikungan. “Memang sangat mengancam keberadaan pasir dan kerikil itu,

dan sudah sering pengendara sepeda motor tersungkur disana,” kata salah seorang warga

Baca Material ... Hal 7

Kinerja Kabinet SARASI Belum Maksimal Banyak Jabatan yang Lowong

SIPIROK-Menjelang dua tahun pasangan H Syahrul M Pasaribu dan Aldinz Rapolo Siregar memimpinan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), dinilai hasil pembangunan yang mereka lakukan belum merata dan belum masksimal dirasakan masyarakat.

Namun kekurangan ini, disebabkan kinerja kabinetnya yang terkenal dengan sebutan SARASI di pemilukada 2012, melalui Kinerja Satuan Perangkat Kerja Daerahnya (SKPD) belum maksimal memberikan pelayanan di tengah masyarakat yang tersebar di 14 kecamatan. Saat ini bisa diketahui, Bupati H Syahrul M Pasaribu dan Wakil Bupati, Aldinz Rapolo Siregar masih membiarkan adanya

beberapa pejabat yang mempimpin SKPD yang lowong atau belum defenitif. Hal ini tentunya berdampak pada kinerja yang tak maksimal. “Masih ada posisi kepala dinas atau pimpinan SKPD yang lowong, bahkan masih ada pimpinannnya belum defenitif. Tentunya hal ini akan mengahambat

Baca Kinerja ... Hal 7

Harga-harga Sembako Masih Normal SIBOLGA-Seminggu jelang Ramadan, hargaharga kebutuhan pokok di sejumlah pasar di wilayah Kota Sibolga masih normal. Menurut Boru Panjaitan (43), salah seorang pedagang di Pasar Nauli Sibolga, Jumat (13/7), hingga saat ini belum ada terjadi lonjakan harga meski bulan puasa tinggal 7 hari lagi. “Harga-harga masih normal. Untuk cabaie merah harganya masih stabil di kisaran Rp28,000 per kg. Justru harga bawang merah turun dari Rp18.000 per kg menjadi Rp16.000,” bebernya. Sementara Boru Simatupang (78), salah seorang pedagang beras yang berjualan di

Baca Harga... Hal 7

(F:METRO/IST)

PEMBEKALAN-Kapolres Psp, AKBP Andi S Taufik saat memberikan paparan dalam pembekalan kepada anggota TNI yang mejalankan tugas menjaga perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan, Kamis (12/7) di Yonif 123/RW.

Wujudkan Kebersamaan dengan TNI

Kapolres Paparkan Tugas Jaga Kamtibmas SIDIMPUAN-Wujud kebersamaan dan solidaritas TNI-Polri khususnya di Kota Padangsidimpuan (Psp), Polres Psp turut memberikan pem-

bekalan pelaksanaan tugas menjaga kemanaan dan ketertiban

Baca Kapolres ... Hal 7

Desa Pulo Pakkat II dan Sihapas Belum Dialiri Listrik SIBOLGA-Pasca demo ratusan warga Desa Pulo Pakkat II dan Desa Sihapas Kecamatan Suka Bangun, Tapteng, yang menuntut agar desa mereka dialiri listrik, PT PLN Wilayah Sumut akhirnya buka suara dengan berjanji pada 2013 permasalahan tersebut tuntas. Pada demo yang digelar di Kantor PLN Sibolga Jalan Ferdinal Lumban Tobing, Selasa (10/7) kemarin, pihak PLN sempat memutuskan untuk membawa 5 orang perwa-

Baca Desa Hal 7


(foto:Parlindungan Pohan)

SABTU

14 Juli 2012

4 Pendukung Rahmat-Buchori Bergabung ke Dedi-Affan SIDIMPUAN-Empat pendukung pasangan H Rahmat Nasution SSosDrs H Ahmad Buchori Siregar MM resmi bergabung dengan bakal pasangan calon Walikota-Wakil Walikota Padangsidimpuan (Psp), Dedi Jaminsyah Putra Harahap SSTP MSP-H Affan Siregar SE di pemilukada Kota Psp 18 Oktober mendatang. Keempatnya bergabung mendukung Dedi-Affan di pesta demokrasi rakyat langsung ini setelah panutan mereka yaitu Rahmat-Buchori tidak ikut mendaftar sebagai bakal pasangan calon di masa pendaftaran di KPU Kota Psp

‹ Baca 4 Pendukung...Hal 10

Prabowo Enggan Bicara Pilpres

(FOTO:BORNEO)

„ Dedi Jaminsyah Putra (tengah) berfoto dengan Ramli Harahap (kemeja hijau), Tasman (kemeja hijau lumut), Ahmad Amin (kaos putih) dan Indra (kaos garis) usai silaturahmi, Jumat (13/7) sore.

Pasangan AMIN Minta Warga Tingkatkan Iman dan Taqwa ruh umat muslim untuk mengambil hikmah dan perjalanan peristiwa Isra Miraj. “Dengan memetik hikmah dan pelajaran dari peristiwa besar itu, maka kita harus meningkatkan ketakwaan dan rasa cinta kita kepada Allah SWT melalui pelaksanaan sholat lima waktu yang merupakan pondasi dan tiang agama,” pesannya. Sementara itu, Camat Psp Selatan, Paruhuman Harahap mengharapkan agar peringatan Isra Miraj dan peringatan

hari besar islam lainnya hendaknya dilaksanakan secara sungguh-sungguh sebagai wahana untuk intopeksi diri (Muhasabah). Kemudian untuk pencerahan jiwa melalui internalisasi dan aktualisasi nilai-nilai keagamaan guna meningkatkan kualitas Iman dan Taqwa (Imtaq) terutama dengan meneladai Nabi MUhammad SAW sebagai suri tauladan utama (Uswatun Hasanah) umat manusia sehingga dapat menata kehidupan yang lebih baik secara duniawi maupun ukhrowi (Spiri-

‹ Baca Pasangan ...Hal 10

FOTO:PARLIN POHAN)

„ Pasangan AMIN bernyanyi bersama ibu-ibu nasyid Kelurahan Ujung Padang dalam acara isra miraj dan penyambutan bulan suci ramadan se-Kecamatan Psp Selatan, Jumat (13/7) di lapangan bola SMAN 3 Psp.

Ruhut: Peluang Ical Berat karena Dari Luar Jawa JAKARTA - Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul menyatakan bahwa isu Jawa-luar Jawa tetap berpengaruh pada pertarungan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Menurut Ruhut, faktor Jawa-Luar Jawa ibarat persyaratan yang tidak tertulis tapi sangat menentukan Presiden terpilih. “Bukan aku mengungkit SARA ya, tapi ada syarat tidak tertulis untuk menjadi presiden adalah saudara kita dari suku Jawa,” kata Ruhut Sitompul di gedung DPR, Senayan Jakarta, Jumat

SITUBONDO - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto mulai rajin mengunjungi pesantren. Kemarin (12/7), salah seorang bakal capres itu bersilaturahmi ke Ponpes Salafiyah Syafi”iyah Sukorejo, Banyuputih, Situbondo, asuhan KHR Azaim Ibrahimy, dan Ponpes Walisongo, Mimbaan, Panji, Situbondo, asuhan KHR Kholil As”ad. Dalam kunjungan tersebut, mantan Danjen Kopassus itu didampingi sejumlah pengurus DPD Gerindra Jawa Timur dan sejumlah pengurus DPC Gerindra se-eks Karesidenan Besuki. Saat ditanya apakah kunjungan tersebut terkait dengan rencana pencapresan, Prabowo menjawab tujuan kunjungan itu hanya ingin menjalin silaturahmi dengan para kiai. “Keda-

‹ Baca Prabowo ...Hal 10

20 Pelanggaran Pemilukada Dilapor ke Panwaslu DKI

Peringati Isra Miraj se-Kecamatan Psp Selatan

SIDIMPUAN-Pasangan Andar Amin Harahap SSTP MSIMuhammad Isnandar Nasution SSos (AMIN), berbaur dengan sekitar seribuan masyarakat memperingati Isra Miraj dan penyambutan bulan suci ramadan se-Kecamatan Padangsidimpuan (Psp) Selatan, Jumat (13/7). Acara di pusatkan di lapangan bola SMAN 3 Kota Psp. Asisten III, Khairul Alamsyah dalam sambutannya mewakil Walikota Psp, Drs Zulkarnaen Nasution mengajak selu-

„ Prabowo-Subianto

(13/7). Kalau bukan dari suku Jawa, lanjut anggota Komisi III DPR itu, sebaiknya bekerja ekstrakeras untuk mendapat posisi calon wakil presiden. “Kalau bukan dari suku Jawa, saya mohon paling tidak bekerja ekstra keras melobi untuk wakil presiden saja cukup. Aburizal Bakrie, karena berasal dari luar Jawa dengan sendirinya itu akan menjadi faktor penjegal dia untuk dicapreskan nanti,” tegas Ruhut. Ketua Departemen Informasi dan Komuni-

‹ Baca Ruhut ...Hal 10

JAKARTA-Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Jakarta menemukan 20 potensi pelanggaran atau kecurangan dalam pemungutan suara Pilkada DKI tanggal 11 Juli 2012. Temuan KIPP tersebut dilaporkan ke Panwaslu DKI. Ketua KIPP Jakarta, Wahyu Dinata mengatakan, total ada 306 temuan pelanggaran yang ditemukan. Namun, hanya 20 laporan yang paling mencuat. Laporan KIPP Jakarta diterima oleh Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu ) DKI Jakarta Ramdhansyah. “Sebenarnya, ada 306 laporan. Tapi 20 laporan yang paling mencuat,” ujar Wahyu Dinata di kantor Panwaslu DKI Jakarta, Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Jumat (13/7).

‹ Baca 20 Pelanggaran ...Hal 10

Jhonny Allen: Pendatang Baru Berpeluang JAKARTA - Pemilukada DKI Jakarta yang hasil sementaranya cukup mengejutkan, dimana cagub incumbent Fauzi Bowo suaranya dibawah Joko Widodo alias Jokowi, menggelitik Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Jhonny Allen Marbun. Menurutnya, dengan hasil yang seperti itu, menunjukkan bahwa calon incumbent tidak selalu menang menghadapi calon yang notabene merupakan pendatang baru. Untuk pilgub Sumut, calon incumbent-nya adalah Gatot Pujo Nugroho, yang akan diusung PKS. Nah, menurut Jhonny Allen, incumbent di DKI Jakarta, berbeda dengan incumbent di pilgub Sumut 2013 mendatang.

‹ Baca Jhonny ...Hal 10


SABTU

14 Juli 2012

Golkar Merapat ke Jokowi JAKARTA - Kekalahan pasangan Alex Noerdin Nono Sampono berdasarkan hasil Quick Count Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta menjadi pukulan telak Partai Golongan Karya. Namun, Partai Golkar menilai kekalahan di Pilgub DKI itu tidak perlu dianggap sebagai kekalahan di pemilu legislatif 2014 nanti. “Tidak perlu didramatisasi sebagai indikasi kekalahan Golkar secara nasional,” kata Hajriyanto Thohari, Ketua DPP Partai Golkar di Jakarta, kemarin (12/7). Hajriyanto menilai, kalahnya pasangan yang diusung Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Damai Sejahtera itu menunjukkan posisi Jakarta yang memiliki karakter yang unik. Sejak pemilu dimulai pada era Orde Baru, Jakarta hampir-hampir tidak pernah bisa ditaklukkan partai Golkar. “Bahkan, pada masa pemerintahan Presiden Soeharto yang sedang kuat-kuatnya, Golkar kalah di Jakarta,” kata pria yang juga Wakil Ketua MPR RI itu. Setidaknya, kata Hajriyanto, ada beberapa fakta yang menunjukkan Jakarta memiliki karakter yang unik. Di era reformasi, yang menjadi pemenang adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Namun, pada pemilu legislatif 2004, justru Partai Keadilan Sejahtera yang berad di atas. “Pemilih di Jakarta itu sangat rasional, situasional, dan likuid sekali. Tidak ada pemilih tradisional fanatik di DKI,” kata dia. Hajriyanto menilai, parpol dalam bertarung di DKI harus benar-benar bermain cerdas. Parpol harus cerdik dan piawai mengatur taktik dan strategi. “Di masa Orba, PPP yang menang, karena menjadi simbol oposisi terhadap penguasa,” ujarnya memberi contoh. Lantas, kepada siapa Partai Golkar akan berkoalisi di putaran kedua nanti? Hajriyanto memandang sebaiknya Partai Golkar tidak berkoalisi dengan partai atau cagub manapun. Kekalahan ini penting untuk menjadi bahan perumusan strategi menghadapi pemilu 2014 di DKI Jakarta. “Bebaskan saja anggota Partai Golkar untuk memilih,” tandasnya. Golkar Merapat ke Jokowi Bila DPP Partai Golkar masih ragu-ragu, DPD Partai

Golkar DKI Jakarta justru telah menentukan pilihan. Setelah Alex Noerdin-Nono Sampono kalah dengan raihan angka yang memalukan di putaran pertama, DPD Golkar Jakarta bakal mengalihkan dukungan ke Joko Widodo (Jokowi) -Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). “Suara rakyat adalah suara Golkar. Karena itu kami akan mengikuti suara rakyat Jakarta dan suara rakyat Jakarta mengarah kepada pasangan Jokowi dan Ahok,” ujar Sekertaris DPD Partai Golkar Jakarta Zaenuddin. Melihat minimnya perolehan suara Alex-Nono, Zaenudin memastikan suara akar rumput kader Golkar Jakarta memilih pasangan Jokowi-Ahok. “Dengan demikian, jelas Partai Golkar bakal memilih Jokowi untuk jadi gubernur Jakarta,” terangnya. Zaenudin menegaskan, karena jagonya kalah, DPP Partai Golkar sudah tidak bisa lagi mengintervensi seperti ketika penentuan bakal calon gubernur yang resmi didukung Golkar di putaran pertama. “Memasuki putaran ke dua ini, DPD Partai Golkar yang menentukan kebijakan. DPP perannya sudah tidak ada,” paparnya. Bila Golkar sudah menentukan arah dukungan, PPP yang di putaran pertama juga menjagokan Alex-Nono belum mengambil keputusan. Ketua DPW PPP Jakarta Lulung Lunggana mengaku akan berkonsultasi dlu dengan DPP PPP untuk menentukan pasangan calon yang akan didukung di putaran kedua. “Saat ini kami masih melakukan evaluasi terhadap rendahnya raihan suara Alex-Nono sehingga gagal lolos ke putaran dua,” terang Lulung.

Real Count Panwaslu: Jokowi Rebut 1,1 Juta Suara

4 Pendukung Rahmat-Buchori Bergabung ke Dedi-Affan

JAKARTA - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta juga melakukan perhitungan suara pemungutan suara Pilkada DKI tanggal 11 Juli 2012 lalu. Hasil perhitungan itu, menempatkan pasangan calon nomor urut 3, Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama memperoleh suara terbanyak. “Hasil real count Panwaslu DKI, JokowiBasuki mendapatkan 1.104.011 suara dan Fauzi-Nachrowi mendapatkan 966.032 suara,” kata Ketua Panwaslu DKI, Ramdhansyah kepada wartawan di kantornya, Jumat (13/ 7). Ramdhansyah menjelaskan, perhitungan suara berdasarkan formulir C2 dari petugas PPL di tempat pemungutan suara (TPS). Panwaslu DKI telah menghitung 3.080.992 suara dari 9241 TPS. Menurut Ramdhansyah, total suara yang direkap sudah mencapai 62 persen total TPS sebanyak 15.059. “Real count Panwaslu DKI untuk data pembanding dengan KPUD,” ujarnya. Dari perhitungan Panwaslu DKI, pasangan cagub Hidayat Nur Wahid-Didik Rachbini menempati posisi ketiga dengan perolehan 326.674 suara. Posisi keempat ditempati oleh pasangan calon nomor urut 5, Faisal BasriBiem Benyamin dengan suara sebanyak 175.896. Pasangan calon nomor urut 6, Alex Noerdin-Nono Sampono mendapatkan 136.954 suara. Sementara pasangan calon nomor 2, Hendardji Supanji-Riza Patria berada di posisi paling buncit dengan dukungan 94.427 suara. (dil/jpnn)

Putaran Kedua Pilkada, PPP Gunakan Pertimbangan Ideologi JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai PPP Romahurmuzy mengakui, Pemilukada DKI Jakarta akan menjadi sebuah prestise bagi partai politik yang mengusung calon yang menang. Namun hal tersebut tidak mencerminkan peta politik untuk pemilu 2014. “Kemenangan pada Pemilukada DKI Jakarta adalah soal prestise atau kebanggan tersendiri dan tidak relevan dikaitkan dengan proyeksi Pemilu 2014,” kata Romahurmuzy, di gedung DPR, Senayan Jakarta, Jumat (13/7). PPP merupakan partai pengusung pasangan Alex-Nono, bersama Partai Golkar. Menggunakan Pemilukada sebagai proyeksi 2014, menurutnya, tidak rasional karena DKI Jakarta hanya meliputi tujuh juta pemilih dan enam daerah tingkat dua. Seperti banyak pihak, Romahurmuzy mengaku tercengang atas kemenangan calon partai oposisi Jokowi-A Hok, yang berbeda dengan hasil survei sejumlah lembaga. Dijelaskannya, para swing voters atau pemilih yang belum menentukan pilihan, akhirnya memilih JokowiAhok pada putaran pertama. Tapi menurutnya, perilaku swing voters belum tentu akan berlanjut pada putaran kedua 20 September nanti. “Pada putaran kedua, semua partai politik akan lebih serius dan pola dukungannya tidak lagi bersifat taktis, melainkan ideologis,” ungkap Romi. (fas/jpnn)

Golkar Yakin Nasib Ical tak Seperti Alex Noerdin JAKARTA - Politisi Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, kekalahan pasangan Alex NoerdinNono Sampono yang diusung Partai Golkar di Pemilukada DKI Jakarta, tidak berarti Golkar juga akan kalah dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 mendatang. “Pemilukada DKI Jakarta tidak cukup valid dijadikan ukuran untuk Pilpres 2014 mendatang dan kegagalan Golkar itu tidak akan terulang dalam Pilres 2014 mendatang. Ini kasuistis,” kata Agun Gunandjar Sudarsa, di gedung DPR, Senayan Jakarta, Jumat (13/7). Perihal kekalahan Alex-Nono, menurut Ketua Komisi II DPR itu, bisa ditelusuri dengan akal sehat yang bermula dari penetapan Alex-Nono menjadi calon DKI 1 dari Golkar yang hanya dalam waktu singkat. “Akibatnya, sosok Alex belum begitu dikenal di kalangan warga Jakarta dan waktu sosialisasi relatif singkat,” tegasnya. Berangkat dari pengalaman itu, lanjutnya, maka Golkar menilai tepat deklarasi pencalonan presiden Aburizal Bakrie sejak dini dan dengan demikian sosialisasi terhadap masyarakat tak akan terlambat dari sisi waktu. “Secara nasional, pada Pilpres mendatang Golkar yakin bisa meraup suara lebih banyak dibandingkan pada pemilu sebelumnya,” tegas Agun Gunandjar Sudarsa. (fas/jpnn)

Sambungan Halaman 9 yang dimulai 4 Juli ldan ditutup 10 Juli lalu. Tasman (42), Indra Siregar (54) dan Ahmad Iman (48) yang sama-sama warga Jalan Sutan Muhammad Arif, Kecamatan Psp Utara, serta Ramli Harahap (49) warga Sabungan Sipabangun, Kecamatan Psp Hutaimbaru Psp usai bersilaturahmi dengan Dedi Jaminsyah Putra Harahap di kediaman Dedi di Jalan Bakti PU, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Psp Selatan Jumat (13/7) sore kemarin mengatakan, silaturahmi tersebut merupakan awal bagi mereka dengan Dedi-Affan untuk sama-sama berjuang di pemilukada ini. “Ini baru jumpa dan ini awal bagi kami untuk berjuang semaksimal mungkin. Langkah awal ini diharapkan terus berlanjut kedepan,” ujar Tasman, Indra didampingi Ahmad kepada METRO. Pertemuan tersebut ungkap mereka

Bila sejumlah partai tengah berancang-ancang mengalihkan dukungan, Partai Demokrat justru sibuk mencari kambing hitam kegagalan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli mengungguli pasangan Jokowi-Ahok di putaran pertama. Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Melani Meilena, menilai kekalahan Foke-Nara disebabkan tim sukses Foke-Nara gagal menyosialisasikan keberhasilan Foke ketika menjabat gubernur DKI. “Padahal pencapaian yang dilakukan Foke saat menjadi Gubernur DKI sangat banyak, namun tidak disosialisasikan dengan baik,” katanya. Melani juga menilai lembaga konsultan politik yang disewa Foke gagal menyajikan fakta bahwa orang yang berasal dari etnis Jawa di Jakarta jumlahnya lebih banyak dibandingkan etnis Betawi. Karena itu, kampanye Foke jarang membidik pendekatan etnis Jawa dibandingkan etnis Betawi. “Melihat sosok Jokowi, yang adalah Walikota Solo, bahkan tak punya KTP Jakarta, mampu merebut simpati warga ibukota, adalah indikasi warga DKI Jakarta lebih banyak orang Jawa ketimbang orang Betawi,” kata dia. Ketua DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul berpesan pendukung FokeNara menunjukkan keteladanan dan lebih aktif melakukan upaya jemput bola di putaran kedua. “Jangan tunjukkan arogansi. Sekali lagi, ini era reformasi rakyat tak bisa dipaksa-paksa lagi, rakyat cerdas melihat kenegarawanan pemimpin,” tuturnya. Secara terpisah, PKS yang mengusung Hidayat Nur Wahid - Didik J Rachbini

merupakan langkah terbaik yang mereka lakukan, setelah panutannya tidak ikut mendaftar sebagai pasangan balon ke KPU. “Kami lihat cara bicaranya (Dedi) bagus,” tutur Tasman dan Indra. Mereka juga sudah berkomunikasi dengan panutannya sembari meminta maaf, kalau mereka mengambil sikap atau beralih mendukung Dedi-Affan di pemilukada ini. “Kedatangan kami ini sebagai bukti kami sudah mendukung Dedi-Affan,” tegas mereka. Begitu juga Ramli Harahap yang merupakan hatobangon di Sabungan Sipabangun, kalau dirinya ikhlas bergabung untuk memenangkan DediAffan. Sebelum bergabung ke DediAffan, dia juga sudah pamit ke panutannya. “Kami berkahanggi tentu satu batin. Saya ikut berjuang sedaya mampu,” tuturnya. Disebutkannya kalau tidak ada seorangpun yang memaksanya bergabung dengan Dedi-Affan di pemilukada ini.

mengakui secara legawa kekalahan pasangan calonnya. Wakil Ketua Kebijakan Publik DPP PKS Agus Purnomo menyatakan, kekurangan di gelaran pilgub DKI hanya terletak di data pemilih. “Secara keseluruhan cukup fair,” kata Agus saat dihubungi. Menurut Agus, raihan suara yang dicapai pasangan Hidayat - Didik murni berasal dari suara kader. PKS selama ini banyak diuntungkan suara dari swing voter yang cenderung berpihak, terutama di pilgub Jakarta sebelumnya dan pemilu legislatif. “Sekarang setelah kita cek banyak yang terkesan dengan Jokowi, sebagian kecil ke Faisal,” ujarnya. Dalam hal ini, Agus mengakui kekurangan PKS dalam menjual nama Hidayat. Meski yang bersangkutan pernah lolos sebagai anggota dewan di pemilu 2004, perlu proses yang lebih dalam pilgub DKI untuk kembali mempopulerkan Hidayat. “Kami kalah di iklan untuk memasarkan beliau,” ujarnya. Agus tidak melihat adanya ketidaksiapan PKS dalam pilgub DKI Jakarta. Bagaimanapun juga, raihan itu adalah hasil terbaik yang dimiliki pasangan tersebut. Agus sendiri berharap PKS bisa menjalin koalisi dengan pasangan Jokowi “ Basuki di putaran kedua nanti. “Saya dulu pernah mendukung beliau (di Pilwali Solo, red) saat menjadi korwil Jateng- DIJ,” tandasnya. Sementara itu, PPP yang juga merupakan partai pengusung pasangan Alex-Nono berpandangan, bahwa Pilkada DKI bukan soal proyeksi 2014. Namun, hanya soal prestise partai untuk

“Wajar saya kasih suara saya untuk `saya. Saya tidak berjanji-janji, kalau keluarga saya siap, yang lainnya sedaya mampu saya,” pungkasnya. Ditanya bagaimana hingga dirinya bergabung dengan Dedi-Affan setelah panutannya tidak ikut mendaftar di KPU Kota Psp sebagai pasangan balon, Ramli mengutarakan karena dilihatnya Dedi-Affan adalah pasangan figur calon pemimpin yang berilmu pemerintahan. “Kalau Dedi-Affan jadi kepala pemerintahan itu sudah bidangnya,” ungkapnya. Dilihatnya juga dari pendidikan Dedi dan perjalanan karirnya di birokrat dari jabatan terendah sebagai seorang lulusan STPDN, kalau Dedi memang sejak awal sudah ditempa menjadi seorang calon pemimpin. “Dedi sudah ditempa, sudah siap tempur. Wajar Dedi maju dari segi pendidikan dan karirnya di pemerintahan. Tinggal respon masyarakat saja,” tuturnya. (neo)

Prabowo Enggan Bicara Pilpres Sambungan Halaman 9 tangan kami hanya dalam rangka menjalin silaturahmi. Jangan dikaitkan dengan pilpres. Sebab, pilpres kan masih lama,” ujarnya. Putra begawan ekonomi Indonesia, Soemitro Djojohadikusumo, tersebut justru lebih banyak mengomentari keunggulan Joko Widodo (Jokowi)-

Ahok dalam Pilgub DKI atas Fauzi Bowo. Prabowo menilai kemenangan Jokowi sebagai kemenangan rakyat. Menurut Prabowo, saat ini rakyat menginginkan pemimpin yang bersih, jujur, ikhlas, dan amanah. Karena itu, sejak lama rakyat menginginkan adanya perubahan yang dapat mengangkat kebangkitan negara.

“Bagi saya, kemenangan Jokowi cukup mengarah kepada perubahan. Seperti yang sudah lama diinginkan rakyat,” katanya. Terkait dengan peluang Jokowi pada putaran kedua, Gerindra sebagai salah satu partai pengusung menyatakan optimistis. “Insya Allah, kami siap,” tegas Prabowo. (mg1/als/jpnn/c3/ agm)

Jhonny Allen: Pendatang Baru Berpeluang Sambungan Halaman 9 Incumbent di DKI, menurutnya, jelas lebih kuat dibanding dengan incumbent di Sumut. “Karena incumbent di Sumut itu kan dulunya hanya wakil. Jadi jelas beda. Peluang new comers (pendatang baru) jelas lebih berpeluang,” kata Jhonny Allen kepada JPNN kemarin (12/7). Terkait dengan hasil survei oleh sejumlah lembaga yang menempatkan Fauzi Bowo unggul, tapi faktanya kalah dari Jokowi, Jhonny mengatakan,

pihaknya tetap percaya dengan lembaga survei, dan tetap akan menggunakan hasil survei untuk menentukan siapa cagub yang akan diusung Partai Demokrat. “Memang meleset (kasus DKI, red), tapi kan hasil survei sebelumnya sudah menyebut bakal dua putaran, antara Foke (panggilan Fauzi Bowo) dengan Jokowi. Saya masih percaya, survei bisa menggambarkan realita,” kata ketua tim khusus DPP PD untuk proses penjaringan cagub-cawagub Sumut itu. Mengenai survei untuk pilgub

Sumut sendiri, dia mengatakan, hingga saat ini masih berlangsung. Dia mengatakan, sekitar dua bulan lagi survei sudah bisa diketahui hasilnya. Ditegaskan lagi, DPP PD tetap akan mengacu hasil survei. Bukankah calonnya Sutan Bathoegana? Dipancing pertanyaan seperti itu, Jhonny mengatakan, DPP belum membuat keputusan siapa yang akan diusung. “Belum ada, hasil survei yang akan dilihat. Tapi memang Sutan merupakan salah satu yang kita harapkan,” terangnya. (sam/jpnn)

Pasangan AMIN Minta Warga Tingkatkan Iman dan Taqwa Sambungan Halaman 9 tual). “Khususnya dalam rangka mewujudkan keberhasilan pembangunan Kota Psp terutama di Kecamatan Psp Selatan ini secara material maupun spiritual,” ungkapnya. Sedangkan pasangan balon Andar Amin Harahap SSTP MSI-Muhammad Isnandar Nasution SSos (AMIN) yang merupakan tokoh pemuda mengajak seluruh masyarakat Kota Psp khususnya Kecamatan Psp Selatan untuk meneladani seluruh sifat-sifat Nabi Muhammad SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga semua yang dilaksanakan diberkati dan diridhoi

oleh Allah SWT. “Marilah kita bersama meningkatkan Imtaq dengan meneladani perjalanan isra miraj ini, khususnya menyambut bulan suci ramadhan. Semoga kegiatan kita ini diridhoi Allah SWT,” katanya. Dalam kesempatan tersebut pasangan balon AMIN mengimbau seluruh masyarakat terutama pada saat pemilukada ini agar tidak berselisih paham karena beda pilihan. Namun pasangan AMIN mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dan tetap menjaga persatuan dan menjaga keutuhan hubungan antara keluarga, tetangga dan masyarakat sekitar. Pasangan balon AMIN juga mengajak masyarakat untuk cerdas

dalam menyikapi pemilukada ini dan memilih balon yang benar-benar punya niatan melanjutkan pembangunan di Kota Psp. Turut memberikan kata sambutan Lurah Padangmatinggi, Usman Ali Nasution, harajaon, Selamet, Awaluddin Harahap dengan Al Ustad yang memberikan tausyiah seputar peristiwa Isra Miraj, Hamdan Firdaus dengan pembacaan ayat suci Al Quran, Saadah dan hadirin dihibur grup nasyid Kelurahan Ujung Padang. Sementara itu Ketua Panitia, H Hasan Azhari Lubis menuturkan, peringatan Isra Miraj se-Kecamatan Psp Selatan ini diikuti sekitar seribuan warga dari seluruh desa di Kecamatan Psp Tenggara. (phn)

memenangkan kandidatnya masing-masing. “Adalah tidak rasional menggunakan DKI yang hanya meliputi 7 juta pemilih dan enam daerah tingkat II sebagai barometer pileg atau pilpres,” kata Sekjen DPP PPP M. Romahurmuziy. Dia lantas membandingkan dengan ukuran pemilu nasional yang jauh lebih besar. Yaitu terdiri dari 491 kabupaten/kota dan sekitar 174 juta pemilih. “Kemenangan Jokowi-Ahok adalah keberhasilan sementara dalam mengelola kegagalan konsep pasangan lain, baik pengelolaan lapangan maupun kemasan,” imbuhnya. Keberhasilan tersebut, imbuh dia, belum tentu berlanjut di putaran kedua. Sebab, saat itu, menurut Romy “sapaan akrab Romahurmuziy- semua parpol akan lebih serius. Selain itu, pola dukungannnya juga tidak lagi bersifat taktis. “Pola dukungan nantinya akan lebih ideologis,” kata dia, sembari mengungkapkan, kalau partainya belum memastikan arah dukungan nantinya. Komitmen dukungan lebih serius partai terhadap kandidat memang mulai muncul. Terutama, dari partai-partai pendukung pasangan Foke-Nara yang mengalami kekalahan sementara di putaran pertama. Ketua Umum DPP PKB A. Muhaimin Iskandar, diantara yang menegaskan akan lebih allout memberikan dukungan pada putaran kedua nantinya. “Putaran kedua, saya akan turun all out,” tegas Muhaimin, di kantor DPP PKB, Jakarta, kemarin. Di sisi lain, dia juga mengingatkan, agar Foke jugabisa lebih intensif menyapa rakyat secara langsung. “Datang ke kantong-kantong masyarakat, tidak boleh terhambat berkomunikasi dengan rakyat gara-gara kumis,” saran Muhaimin. (bay/ dyn/wok/pes)

Ruhut: Peluang Ical Berat karena dari Luar Jawa Sambungan Halaman 9 kasi (Infokom) PD itu mencontohkan kegagalan Alex Noerdin yang berasal dari Sumatera Selatan (Sumsel) dalam Pemilukada DKI Jakarta. Suara Ales yang kalah jauh dari lawan-lawannya yang berasal dari suku Jawa, kata Ruhut, adalah fakta ini tidak lepas dari faktor kesukuan. Ditegaskannya, faktor suku merupakan faktor yang tak bisa diabaikan. Demikian juga Aburizal Bakrie yang dikenal berasal dari Lampung, juga bakal berat menuju kursi kepresidenan. “Jadi jangan main-main kalau luar Jawa mau jadi presiden. Saya mohon introspeksi. Memang tak tertutup kemungkinan jika ada calon presiden dari suku luar Jawa. Namun terlalu sulit untuk menang,” ujar Ruhut. (fas/jpnn)

20 Pelanggaran Pemilukada Dilapor ke Panwaslu DKI Sambungan Halaman 9 Wahyu sempat membeberkan 20 temuan pelanggaran pilkada DKI kepada wartawan. Pelanggaran pertama, pemakaian baju khas pasangan calon di tempat pemungutan suara (TPS). Hal tersebut dilakukan saksi dari pasangan calon Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Joko Widodo-Basuki T.Purnama, dan Hidayat Nur Wahid-Didik Rachbini. “Baju kekhasan pasangan calon kan merupakan atribut yang dapat mempengaruhi pemilih,” ujar Wahyu. Kedua, intimidasi terhadap pemantau yang dilakukan Ketua KPPS di TPS 022 Pegangsaan dengan memaksa untuk menghapus dokumentasi pelanggaran. Ketiga, KPPS menggunakan atribut peserta atau partai politik di TPS 005 Kramat Jati dan TPS 018 Pancoran. Pelanggaran keempat, KPPS mengarahkan pemilih di TPS 023,028,029 Kwitang. Kelima, TPS di dalam lingkungan tempat ibadah di TPS 0105 Semper dan TPS 29 Rawasari. Keenam, TPS tak dipasang Daftar Pemilih Tetap (DPT) di banyak TPS, diantaranya di TPS 051 Semper Barat, TPS 065 Kapuk, TPS 014 Paseban, dan TPS 044 Duren Tiga. Ketujuh, duplikasi hitungan untuk kandidat tertentu di TPS 029 Rorotan dan 045 Duren Tiga. Kedelapan, surat suara rusak dan tidak terpakai tidak diberi tanda rusak dan “X” di TPS Cengkareng Timur, Pegadungan, Pegangsaan, Paseban dan Kenari. Kesembilan, bilik suara tidak terjamin kerahasiaannya di TPS 023 Kwitang, 016 Pinang Ranti, TPS di Kali Pasir, Paseban, 044 Duren Tiga, 056 Tanah Tinggi, 047 Pisangan Timur dan 123 Tegal Alur. Kesepuluh, pemilih mengambil foto hasil pencoblosannya di bilik suara dengan kamera ponsel di TPS 076 Pondok Pinang. “Memfoto hasil pencoblosan berpotensi politik uang,” ujar Wahyu. Kesebelas, tim sukses berkerumun di dalam atau di sekitar TPS dengan menggunakan atribut yang berpotensi mempengaruhi pemilih. Kedua belas, kertas suara tertukar dengan TPS lain di TPS 045 Kembangan Selatan. Ketiga belas, saksi dan PPL tak menerima salinan DPT di TPS 028 Mampang Prapatan, TPS di Pegangsaan (040, 037 dan 038), TPS di Kenari (008, 006, 007 dan 012), TPS 016 Paseban, 004 Senen, 044 Pondok Kopi, 099 Jatinegara dan TPS Penggilingan (102 dan 099). Keempat belas, stiker kandidat tertempel di dalam area TPS. Kelima belas, pemilih tak terdaftar dalam jumlah diatas lima orang di TPS 058 Tanah Tinggi, 076 Pondok Pinang, 025 Kedoya Selatan, 099 Cengkareng Timur. Keenam belas, saksi tak tertib atau KPPS lalu lalang dan datang telat di hampir semua TPS. Ketujuh belas, pembagian bingkisan oleh tim sukses kandidat di pintu keluar di TPS 037 Kwitang. Kedelapan belas, serangan fajar di daerah Cilincing dan daerah Kyai Tapa yang dilakukan tim sukses. Kesembilan belas, tidak ada surat suara untuk pemilih berkebutuhan khusus di TPS 099 Jatinegara. Terakhir, adanya stiker atau spanduk yang berada di dalam radius 200 meter dari TPS. “Kami berharap Panwaslu menindaklanjuti laporan yang berpotensi pelanggaran, kecurangan atau ketidakprofesionalan seputar pemungutan suara,” tegas Wahyu. (dil/jpnn)


(foto:Parlindungan Pohan)

SABTU

14 Juli 2012

4 Pendukung Rahmat-Buchori Bergabung ke Dedi-Affan SIDIMPUAN-Empat pendukung pasangan H Rahmat Nasution SSosDrs H Ahmad Buchori Siregar MM resmi bergabung dengan bakal pasangan calon Walikota-Wakil Walikota Padangsidimpuan (Psp), Dedi Jaminsyah Putra Harahap SSTP MSP-H Affan Siregar SE di pemilukada Kota Psp 18 Oktober mendatang. Keempatnya bergabung mendukung Dedi-Affan di pesta demokrasi rakyat langsung ini setelah panutan mereka yaitu Rahmat-Buchori tidak ikut mendaftar sebagai bakal pasangan calon di masa pendaftaran di KPU Kota Psp

‹ Baca 4 Pendukung...Hal 10

Prabowo Enggan Bicara Pilpres

(FOTO:BORNEO)

„ Dedi Jaminsyah Putra (tengah) berfoto dengan Ramli Harahap (kemeja hijau), Tasman (kemeja hijau lumut), Ahmad Amin (kaos putih) dan Indra (kaos garis) usai silaturahmi, Jumat (13/7) sore.

Pasangan AMIN Minta Warga Tingkatkan Iman dan Taqwa ruh umat muslim untuk mengambil hikmah dan perjalanan peristiwa Isra Miraj. “Dengan memetik hikmah dan pelajaran dari peristiwa besar itu, maka kita harus meningkatkan ketakwaan dan rasa cinta kita kepada Allah SWT melalui pelaksanaan sholat lima waktu yang merupakan pondasi dan tiang agama,” pesannya. Sementara itu, Camat Psp Selatan, Paruhuman Harahap mengharapkan agar peringatan Isra Miraj dan peringatan

hari besar islam lainnya hendaknya dilaksanakan secara sungguh-sungguh sebagai wahana untuk intopeksi diri (Muhasabah). Kemudian untuk pencerahan jiwa melalui internalisasi dan aktualisasi nilai-nilai keagamaan guna meningkatkan kualitas Iman dan Taqwa (Imtaq) terutama dengan meneladai Nabi MUhammad SAW sebagai suri tauladan utama (Uswatun Hasanah) umat manusia sehingga dapat menata kehidupan yang lebih baik secara duniawi maupun ukhrowi (Spiri-

‹ Baca Pasangan ...Hal 10

FOTO:PARLIN POHAN)

„ Pasangan AMIN bernyanyi bersama ibu-ibu nasyid Kelurahan Ujung Padang dalam acara isra miraj dan penyambutan bulan suci ramadan se-Kecamatan Psp Selatan, Jumat (13/7) di lapangan bola SMAN 3 Psp.

Ruhut: Peluang Ical Berat karena Dari Luar Jawa JAKARTA - Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul menyatakan bahwa isu Jawa-luar Jawa tetap berpengaruh pada pertarungan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Menurut Ruhut, faktor Jawa-Luar Jawa ibarat persyaratan yang tidak tertulis tapi sangat menentukan Presiden terpilih. “Bukan aku mengungkit SARA ya, tapi ada syarat tidak tertulis untuk menjadi presiden adalah saudara kita dari suku Jawa,” kata Ruhut Sitompul di gedung DPR, Senayan Jakarta, Jumat

SITUBONDO - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto mulai rajin mengunjungi pesantren. Kemarin (12/7), salah seorang bakal capres itu bersilaturahmi ke Ponpes Salafiyah Syafi”iyah Sukorejo, Banyuputih, Situbondo, asuhan KHR Azaim Ibrahimy, dan Ponpes Walisongo, Mimbaan, Panji, Situbondo, asuhan KHR Kholil As”ad. Dalam kunjungan tersebut, mantan Danjen Kopassus itu didampingi sejumlah pengurus DPD Gerindra Jawa Timur dan sejumlah pengurus DPC Gerindra se-eks Karesidenan Besuki. Saat ditanya apakah kunjungan tersebut terkait dengan rencana pencapresan, Prabowo menjawab tujuan kunjungan itu hanya ingin menjalin silaturahmi dengan para kiai. “Keda-

‹ Baca Prabowo ...Hal 10

20 Pelanggaran Pemilukada Dilapor ke Panwaslu DKI

Peringati Isra Miraj se-Kecamatan Psp Selatan

SIDIMPUAN-Pasangan Andar Amin Harahap SSTP MSIMuhammad Isnandar Nasution SSos (AMIN), berbaur dengan sekitar seribuan masyarakat memperingati Isra Miraj dan penyambutan bulan suci ramadan se-Kecamatan Padangsidimpuan (Psp) Selatan, Jumat (13/7). Acara di pusatkan di lapangan bola SMAN 3 Kota Psp. Asisten III, Khairul Alamsyah dalam sambutannya mewakil Walikota Psp, Drs Zulkarnaen Nasution mengajak selu-

„ Prabowo-Subianto

(13/7). Kalau bukan dari suku Jawa, lanjut anggota Komisi III DPR itu, sebaiknya bekerja ekstrakeras untuk mendapat posisi calon wakil presiden. “Kalau bukan dari suku Jawa, saya mohon paling tidak bekerja ekstra keras melobi untuk wakil presiden saja cukup. Aburizal Bakrie, karena berasal dari luar Jawa dengan sendirinya itu akan menjadi faktor penjegal dia untuk dicapreskan nanti,” tegas Ruhut. Ketua Departemen Informasi dan Komuni-

‹ Baca Ruhut ...Hal 10

JAKARTA-Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Jakarta menemukan 20 potensi pelanggaran atau kecurangan dalam pemungutan suara Pilkada DKI tanggal 11 Juli 2012. Temuan KIPP tersebut dilaporkan ke Panwaslu DKI. Ketua KIPP Jakarta, Wahyu Dinata mengatakan, total ada 306 temuan pelanggaran yang ditemukan. Namun, hanya 20 laporan yang paling mencuat. Laporan KIPP Jakarta diterima oleh Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu ) DKI Jakarta Ramdhansyah. “Sebenarnya, ada 306 laporan. Tapi 20 laporan yang paling mencuat,” ujar Wahyu Dinata di kantor Panwaslu DKI Jakarta, Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Jumat (13/7).

‹ Baca 20 Pelanggaran ...Hal 10

Jhonny Allen: Pendatang Baru Berpeluang JAKARTA - Pemilukada DKI Jakarta yang hasil sementaranya cukup mengejutkan, dimana cagub incumbent Fauzi Bowo suaranya dibawah Joko Widodo alias Jokowi, menggelitik Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Jhonny Allen Marbun. Menurutnya, dengan hasil yang seperti itu, menunjukkan bahwa calon incumbent tidak selalu menang menghadapi calon yang notabene merupakan pendatang baru. Untuk pilgub Sumut, calon incumbent-nya adalah Gatot Pujo Nugroho, yang akan diusung PKS. Nah, menurut Jhonny Allen, incumbent di DKI Jakarta, berbeda dengan incumbent di pilgub Sumut 2013 mendatang.

‹ Baca Jhonny ...Hal 10


SABTU

14 Juli 2012

Golkar Merapat ke Jokowi JAKARTA - Kekalahan pasangan Alex Noerdin Nono Sampono berdasarkan hasil Quick Count Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta menjadi pukulan telak Partai Golongan Karya. Namun, Partai Golkar menilai kekalahan di Pilgub DKI itu tidak perlu dianggap sebagai kekalahan di pemilu legislatif 2014 nanti. “Tidak perlu didramatisasi sebagai indikasi kekalahan Golkar secara nasional,” kata Hajriyanto Thohari, Ketua DPP Partai Golkar di Jakarta, kemarin (12/7). Hajriyanto menilai, kalahnya pasangan yang diusung Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Damai Sejahtera itu menunjukkan posisi Jakarta yang memiliki karakter yang unik. Sejak pemilu dimulai pada era Orde Baru, Jakarta hampir-hampir tidak pernah bisa ditaklukkan partai Golkar. “Bahkan, pada masa pemerintahan Presiden Soeharto yang sedang kuat-kuatnya, Golkar kalah di Jakarta,” kata pria yang juga Wakil Ketua MPR RI itu. Setidaknya, kata Hajriyanto, ada beberapa fakta yang menunjukkan Jakarta memiliki karakter yang unik. Di era reformasi, yang menjadi pemenang adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Namun, pada pemilu legislatif 2004, justru Partai Keadilan Sejahtera yang berad di atas. “Pemilih di Jakarta itu sangat rasional, situasional, dan likuid sekali. Tidak ada pemilih tradisional fanatik di DKI,” kata dia. Hajriyanto menilai, parpol dalam bertarung di DKI harus benar-benar bermain cerdas. Parpol harus cerdik dan piawai mengatur taktik dan strategi. “Di masa Orba, PPP yang menang, karena menjadi simbol oposisi terhadap penguasa,” ujarnya memberi contoh. Lantas, kepada siapa Partai Golkar akan berkoalisi di putaran kedua nanti? Hajriyanto memandang sebaiknya Partai Golkar tidak berkoalisi dengan partai atau cagub manapun. Kekalahan ini penting untuk menjadi bahan perumusan strategi menghadapi pemilu 2014 di DKI Jakarta. “Bebaskan saja anggota Partai Golkar untuk memilih,” tandasnya. Golkar Merapat ke Jokowi Bila DPP Partai Golkar masih ragu-ragu, DPD Partai

Golkar DKI Jakarta justru telah menentukan pilihan. Setelah Alex Noerdin-Nono Sampono kalah dengan raihan angka yang memalukan di putaran pertama, DPD Golkar Jakarta bakal mengalihkan dukungan ke Joko Widodo (Jokowi) -Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). “Suara rakyat adalah suara Golkar. Karena itu kami akan mengikuti suara rakyat Jakarta dan suara rakyat Jakarta mengarah kepada pasangan Jokowi dan Ahok,” ujar Sekertaris DPD Partai Golkar Jakarta Zaenuddin. Melihat minimnya perolehan suara Alex-Nono, Zaenudin memastikan suara akar rumput kader Golkar Jakarta memilih pasangan Jokowi-Ahok. “Dengan demikian, jelas Partai Golkar bakal memilih Jokowi untuk jadi gubernur Jakarta,” terangnya. Zaenudin menegaskan, karena jagonya kalah, DPP Partai Golkar sudah tidak bisa lagi mengintervensi seperti ketika penentuan bakal calon gubernur yang resmi didukung Golkar di putaran pertama. “Memasuki putaran ke dua ini, DPD Partai Golkar yang menentukan kebijakan. DPP perannya sudah tidak ada,” paparnya. Bila Golkar sudah menentukan arah dukungan, PPP yang di putaran pertama juga menjagokan Alex-Nono belum mengambil keputusan. Ketua DPW PPP Jakarta Lulung Lunggana mengaku akan berkonsultasi dlu dengan DPP PPP untuk menentukan pasangan calon yang akan didukung di putaran kedua. “Saat ini kami masih melakukan evaluasi terhadap rendahnya raihan suara Alex-Nono sehingga gagal lolos ke putaran dua,” terang Lulung.

Real Count Panwaslu: Jokowi Rebut 1,1 Juta Suara

4 Pendukung Rahmat-Buchori Bergabung ke Dedi-Affan

JAKARTA - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta juga melakukan perhitungan suara pemungutan suara Pilkada DKI tanggal 11 Juli 2012 lalu. Hasil perhitungan itu, menempatkan pasangan calon nomor urut 3, Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama memperoleh suara terbanyak. “Hasil real count Panwaslu DKI, JokowiBasuki mendapatkan 1.104.011 suara dan Fauzi-Nachrowi mendapatkan 966.032 suara,” kata Ketua Panwaslu DKI, Ramdhansyah kepada wartawan di kantornya, Jumat (13/ 7). Ramdhansyah menjelaskan, perhitungan suara berdasarkan formulir C2 dari petugas PPL di tempat pemungutan suara (TPS). Panwaslu DKI telah menghitung 3.080.992 suara dari 9241 TPS. Menurut Ramdhansyah, total suara yang direkap sudah mencapai 62 persen total TPS sebanyak 15.059. “Real count Panwaslu DKI untuk data pembanding dengan KPUD,” ujarnya. Dari perhitungan Panwaslu DKI, pasangan cagub Hidayat Nur Wahid-Didik Rachbini menempati posisi ketiga dengan perolehan 326.674 suara. Posisi keempat ditempati oleh pasangan calon nomor urut 5, Faisal BasriBiem Benyamin dengan suara sebanyak 175.896. Pasangan calon nomor urut 6, Alex Noerdin-Nono Sampono mendapatkan 136.954 suara. Sementara pasangan calon nomor 2, Hendardji Supanji-Riza Patria berada di posisi paling buncit dengan dukungan 94.427 suara. (dil/jpnn)

Putaran Kedua Pilkada, PPP Gunakan Pertimbangan Ideologi JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai PPP Romahurmuzy mengakui, Pemilukada DKI Jakarta akan menjadi sebuah prestise bagi partai politik yang mengusung calon yang menang. Namun hal tersebut tidak mencerminkan peta politik untuk pemilu 2014. “Kemenangan pada Pemilukada DKI Jakarta adalah soal prestise atau kebanggan tersendiri dan tidak relevan dikaitkan dengan proyeksi Pemilu 2014,” kata Romahurmuzy, di gedung DPR, Senayan Jakarta, Jumat (13/7). PPP merupakan partai pengusung pasangan Alex-Nono, bersama Partai Golkar. Menggunakan Pemilukada sebagai proyeksi 2014, menurutnya, tidak rasional karena DKI Jakarta hanya meliputi tujuh juta pemilih dan enam daerah tingkat dua. Seperti banyak pihak, Romahurmuzy mengaku tercengang atas kemenangan calon partai oposisi Jokowi-A Hok, yang berbeda dengan hasil survei sejumlah lembaga. Dijelaskannya, para swing voters atau pemilih yang belum menentukan pilihan, akhirnya memilih JokowiAhok pada putaran pertama. Tapi menurutnya, perilaku swing voters belum tentu akan berlanjut pada putaran kedua 20 September nanti. “Pada putaran kedua, semua partai politik akan lebih serius dan pola dukungannya tidak lagi bersifat taktis, melainkan ideologis,” ungkap Romi. (fas/jpnn)

Golkar Yakin Nasib Ical tak Seperti Alex Noerdin JAKARTA - Politisi Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, kekalahan pasangan Alex NoerdinNono Sampono yang diusung Partai Golkar di Pemilukada DKI Jakarta, tidak berarti Golkar juga akan kalah dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 mendatang. “Pemilukada DKI Jakarta tidak cukup valid dijadikan ukuran untuk Pilpres 2014 mendatang dan kegagalan Golkar itu tidak akan terulang dalam Pilres 2014 mendatang. Ini kasuistis,” kata Agun Gunandjar Sudarsa, di gedung DPR, Senayan Jakarta, Jumat (13/7). Perihal kekalahan Alex-Nono, menurut Ketua Komisi II DPR itu, bisa ditelusuri dengan akal sehat yang bermula dari penetapan Alex-Nono menjadi calon DKI 1 dari Golkar yang hanya dalam waktu singkat. “Akibatnya, sosok Alex belum begitu dikenal di kalangan warga Jakarta dan waktu sosialisasi relatif singkat,” tegasnya. Berangkat dari pengalaman itu, lanjutnya, maka Golkar menilai tepat deklarasi pencalonan presiden Aburizal Bakrie sejak dini dan dengan demikian sosialisasi terhadap masyarakat tak akan terlambat dari sisi waktu. “Secara nasional, pada Pilpres mendatang Golkar yakin bisa meraup suara lebih banyak dibandingkan pada pemilu sebelumnya,” tegas Agun Gunandjar Sudarsa. (fas/jpnn)

Sambungan Halaman 9 yang dimulai 4 Juli ldan ditutup 10 Juli lalu. Tasman (42), Indra Siregar (54) dan Ahmad Iman (48) yang sama-sama warga Jalan Sutan Muhammad Arif, Kecamatan Psp Utara, serta Ramli Harahap (49) warga Sabungan Sipabangun, Kecamatan Psp Hutaimbaru Psp usai bersilaturahmi dengan Dedi Jaminsyah Putra Harahap di kediaman Dedi di Jalan Bakti PU, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Psp Selatan Jumat (13/7) sore kemarin mengatakan, silaturahmi tersebut merupakan awal bagi mereka dengan Dedi-Affan untuk sama-sama berjuang di pemilukada ini. “Ini baru jumpa dan ini awal bagi kami untuk berjuang semaksimal mungkin. Langkah awal ini diharapkan terus berlanjut kedepan,” ujar Tasman, Indra didampingi Ahmad kepada METRO. Pertemuan tersebut ungkap mereka

Bila sejumlah partai tengah berancang-ancang mengalihkan dukungan, Partai Demokrat justru sibuk mencari kambing hitam kegagalan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli mengungguli pasangan Jokowi-Ahok di putaran pertama. Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Melani Meilena, menilai kekalahan Foke-Nara disebabkan tim sukses Foke-Nara gagal menyosialisasikan keberhasilan Foke ketika menjabat gubernur DKI. “Padahal pencapaian yang dilakukan Foke saat menjadi Gubernur DKI sangat banyak, namun tidak disosialisasikan dengan baik,” katanya. Melani juga menilai lembaga konsultan politik yang disewa Foke gagal menyajikan fakta bahwa orang yang berasal dari etnis Jawa di Jakarta jumlahnya lebih banyak dibandingkan etnis Betawi. Karena itu, kampanye Foke jarang membidik pendekatan etnis Jawa dibandingkan etnis Betawi. “Melihat sosok Jokowi, yang adalah Walikota Solo, bahkan tak punya KTP Jakarta, mampu merebut simpati warga ibukota, adalah indikasi warga DKI Jakarta lebih banyak orang Jawa ketimbang orang Betawi,” kata dia. Ketua DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul berpesan pendukung FokeNara menunjukkan keteladanan dan lebih aktif melakukan upaya jemput bola di putaran kedua. “Jangan tunjukkan arogansi. Sekali lagi, ini era reformasi rakyat tak bisa dipaksa-paksa lagi, rakyat cerdas melihat kenegarawanan pemimpin,” tuturnya. Secara terpisah, PKS yang mengusung Hidayat Nur Wahid - Didik J Rachbini

merupakan langkah terbaik yang mereka lakukan, setelah panutannya tidak ikut mendaftar sebagai pasangan balon ke KPU. “Kami lihat cara bicaranya (Dedi) bagus,” tutur Tasman dan Indra. Mereka juga sudah berkomunikasi dengan panutannya sembari meminta maaf, kalau mereka mengambil sikap atau beralih mendukung Dedi-Affan di pemilukada ini. “Kedatangan kami ini sebagai bukti kami sudah mendukung Dedi-Affan,” tegas mereka. Begitu juga Ramli Harahap yang merupakan hatobangon di Sabungan Sipabangun, kalau dirinya ikhlas bergabung untuk memenangkan DediAffan. Sebelum bergabung ke DediAffan, dia juga sudah pamit ke panutannya. “Kami berkahanggi tentu satu batin. Saya ikut berjuang sedaya mampu,” tuturnya. Disebutkannya kalau tidak ada seorangpun yang memaksanya bergabung dengan Dedi-Affan di pemilukada ini.

mengakui secara legawa kekalahan pasangan calonnya. Wakil Ketua Kebijakan Publik DPP PKS Agus Purnomo menyatakan, kekurangan di gelaran pilgub DKI hanya terletak di data pemilih. “Secara keseluruhan cukup fair,” kata Agus saat dihubungi. Menurut Agus, raihan suara yang dicapai pasangan Hidayat - Didik murni berasal dari suara kader. PKS selama ini banyak diuntungkan suara dari swing voter yang cenderung berpihak, terutama di pilgub Jakarta sebelumnya dan pemilu legislatif. “Sekarang setelah kita cek banyak yang terkesan dengan Jokowi, sebagian kecil ke Faisal,” ujarnya. Dalam hal ini, Agus mengakui kekurangan PKS dalam menjual nama Hidayat. Meski yang bersangkutan pernah lolos sebagai anggota dewan di pemilu 2004, perlu proses yang lebih dalam pilgub DKI untuk kembali mempopulerkan Hidayat. “Kami kalah di iklan untuk memasarkan beliau,” ujarnya. Agus tidak melihat adanya ketidaksiapan PKS dalam pilgub DKI Jakarta. Bagaimanapun juga, raihan itu adalah hasil terbaik yang dimiliki pasangan tersebut. Agus sendiri berharap PKS bisa menjalin koalisi dengan pasangan Jokowi “ Basuki di putaran kedua nanti. “Saya dulu pernah mendukung beliau (di Pilwali Solo, red) saat menjadi korwil Jateng- DIJ,” tandasnya. Sementara itu, PPP yang juga merupakan partai pengusung pasangan Alex-Nono berpandangan, bahwa Pilkada DKI bukan soal proyeksi 2014. Namun, hanya soal prestise partai untuk

“Wajar saya kasih suara saya untuk `saya. Saya tidak berjanji-janji, kalau keluarga saya siap, yang lainnya sedaya mampu saya,” pungkasnya. Ditanya bagaimana hingga dirinya bergabung dengan Dedi-Affan setelah panutannya tidak ikut mendaftar di KPU Kota Psp sebagai pasangan balon, Ramli mengutarakan karena dilihatnya Dedi-Affan adalah pasangan figur calon pemimpin yang berilmu pemerintahan. “Kalau Dedi-Affan jadi kepala pemerintahan itu sudah bidangnya,” ungkapnya. Dilihatnya juga dari pendidikan Dedi dan perjalanan karirnya di birokrat dari jabatan terendah sebagai seorang lulusan STPDN, kalau Dedi memang sejak awal sudah ditempa menjadi seorang calon pemimpin. “Dedi sudah ditempa, sudah siap tempur. Wajar Dedi maju dari segi pendidikan dan karirnya di pemerintahan. Tinggal respon masyarakat saja,” tuturnya. (neo)

Prabowo Enggan Bicara Pilpres Sambungan Halaman 9 tangan kami hanya dalam rangka menjalin silaturahmi. Jangan dikaitkan dengan pilpres. Sebab, pilpres kan masih lama,” ujarnya. Putra begawan ekonomi Indonesia, Soemitro Djojohadikusumo, tersebut justru lebih banyak mengomentari keunggulan Joko Widodo (Jokowi)-

Ahok dalam Pilgub DKI atas Fauzi Bowo. Prabowo menilai kemenangan Jokowi sebagai kemenangan rakyat. Menurut Prabowo, saat ini rakyat menginginkan pemimpin yang bersih, jujur, ikhlas, dan amanah. Karena itu, sejak lama rakyat menginginkan adanya perubahan yang dapat mengangkat kebangkitan negara.

“Bagi saya, kemenangan Jokowi cukup mengarah kepada perubahan. Seperti yang sudah lama diinginkan rakyat,” katanya. Terkait dengan peluang Jokowi pada putaran kedua, Gerindra sebagai salah satu partai pengusung menyatakan optimistis. “Insya Allah, kami siap,” tegas Prabowo. (mg1/als/jpnn/c3/ agm)

Jhonny Allen: Pendatang Baru Berpeluang Sambungan Halaman 9 Incumbent di DKI, menurutnya, jelas lebih kuat dibanding dengan incumbent di Sumut. “Karena incumbent di Sumut itu kan dulunya hanya wakil. Jadi jelas beda. Peluang new comers (pendatang baru) jelas lebih berpeluang,” kata Jhonny Allen kepada JPNN kemarin (12/7). Terkait dengan hasil survei oleh sejumlah lembaga yang menempatkan Fauzi Bowo unggul, tapi faktanya kalah dari Jokowi, Jhonny mengatakan,

pihaknya tetap percaya dengan lembaga survei, dan tetap akan menggunakan hasil survei untuk menentukan siapa cagub yang akan diusung Partai Demokrat. “Memang meleset (kasus DKI, red), tapi kan hasil survei sebelumnya sudah menyebut bakal dua putaran, antara Foke (panggilan Fauzi Bowo) dengan Jokowi. Saya masih percaya, survei bisa menggambarkan realita,” kata ketua tim khusus DPP PD untuk proses penjaringan cagub-cawagub Sumut itu. Mengenai survei untuk pilgub

Sumut sendiri, dia mengatakan, hingga saat ini masih berlangsung. Dia mengatakan, sekitar dua bulan lagi survei sudah bisa diketahui hasilnya. Ditegaskan lagi, DPP PD tetap akan mengacu hasil survei. Bukankah calonnya Sutan Bathoegana? Dipancing pertanyaan seperti itu, Jhonny mengatakan, DPP belum membuat keputusan siapa yang akan diusung. “Belum ada, hasil survei yang akan dilihat. Tapi memang Sutan merupakan salah satu yang kita harapkan,” terangnya. (sam/jpnn)

Pasangan AMIN Minta Warga Tingkatkan Iman dan Taqwa Sambungan Halaman 9 tual). “Khususnya dalam rangka mewujudkan keberhasilan pembangunan Kota Psp terutama di Kecamatan Psp Selatan ini secara material maupun spiritual,” ungkapnya. Sedangkan pasangan balon Andar Amin Harahap SSTP MSI-Muhammad Isnandar Nasution SSos (AMIN) yang merupakan tokoh pemuda mengajak seluruh masyarakat Kota Psp khususnya Kecamatan Psp Selatan untuk meneladani seluruh sifat-sifat Nabi Muhammad SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga semua yang dilaksanakan diberkati dan diridhoi

oleh Allah SWT. “Marilah kita bersama meningkatkan Imtaq dengan meneladani perjalanan isra miraj ini, khususnya menyambut bulan suci ramadhan. Semoga kegiatan kita ini diridhoi Allah SWT,” katanya. Dalam kesempatan tersebut pasangan balon AMIN mengimbau seluruh masyarakat terutama pada saat pemilukada ini agar tidak berselisih paham karena beda pilihan. Namun pasangan AMIN mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dan tetap menjaga persatuan dan menjaga keutuhan hubungan antara keluarga, tetangga dan masyarakat sekitar. Pasangan balon AMIN juga mengajak masyarakat untuk cerdas

dalam menyikapi pemilukada ini dan memilih balon yang benar-benar punya niatan melanjutkan pembangunan di Kota Psp. Turut memberikan kata sambutan Lurah Padangmatinggi, Usman Ali Nasution, harajaon, Selamet, Awaluddin Harahap dengan Al Ustad yang memberikan tausyiah seputar peristiwa Isra Miraj, Hamdan Firdaus dengan pembacaan ayat suci Al Quran, Saadah dan hadirin dihibur grup nasyid Kelurahan Ujung Padang. Sementara itu Ketua Panitia, H Hasan Azhari Lubis menuturkan, peringatan Isra Miraj se-Kecamatan Psp Selatan ini diikuti sekitar seribuan warga dari seluruh desa di Kecamatan Psp Tenggara. (phn)

memenangkan kandidatnya masing-masing. “Adalah tidak rasional menggunakan DKI yang hanya meliputi 7 juta pemilih dan enam daerah tingkat II sebagai barometer pileg atau pilpres,” kata Sekjen DPP PPP M. Romahurmuziy. Dia lantas membandingkan dengan ukuran pemilu nasional yang jauh lebih besar. Yaitu terdiri dari 491 kabupaten/kota dan sekitar 174 juta pemilih. “Kemenangan Jokowi-Ahok adalah keberhasilan sementara dalam mengelola kegagalan konsep pasangan lain, baik pengelolaan lapangan maupun kemasan,” imbuhnya. Keberhasilan tersebut, imbuh dia, belum tentu berlanjut di putaran kedua. Sebab, saat itu, menurut Romy “sapaan akrab Romahurmuziy- semua parpol akan lebih serius. Selain itu, pola dukungannnya juga tidak lagi bersifat taktis. “Pola dukungan nantinya akan lebih ideologis,” kata dia, sembari mengungkapkan, kalau partainya belum memastikan arah dukungan nantinya. Komitmen dukungan lebih serius partai terhadap kandidat memang mulai muncul. Terutama, dari partai-partai pendukung pasangan Foke-Nara yang mengalami kekalahan sementara di putaran pertama. Ketua Umum DPP PKB A. Muhaimin Iskandar, diantara yang menegaskan akan lebih allout memberikan dukungan pada putaran kedua nantinya. “Putaran kedua, saya akan turun all out,” tegas Muhaimin, di kantor DPP PKB, Jakarta, kemarin. Di sisi lain, dia juga mengingatkan, agar Foke jugabisa lebih intensif menyapa rakyat secara langsung. “Datang ke kantong-kantong masyarakat, tidak boleh terhambat berkomunikasi dengan rakyat gara-gara kumis,” saran Muhaimin. (bay/ dyn/wok/pes)

Ruhut: Peluang Ical Berat karena dari Luar Jawa Sambungan Halaman 9 kasi (Infokom) PD itu mencontohkan kegagalan Alex Noerdin yang berasal dari Sumatera Selatan (Sumsel) dalam Pemilukada DKI Jakarta. Suara Ales yang kalah jauh dari lawan-lawannya yang berasal dari suku Jawa, kata Ruhut, adalah fakta ini tidak lepas dari faktor kesukuan. Ditegaskannya, faktor suku merupakan faktor yang tak bisa diabaikan. Demikian juga Aburizal Bakrie yang dikenal berasal dari Lampung, juga bakal berat menuju kursi kepresidenan. “Jadi jangan main-main kalau luar Jawa mau jadi presiden. Saya mohon introspeksi. Memang tak tertutup kemungkinan jika ada calon presiden dari suku luar Jawa. Namun terlalu sulit untuk menang,” ujar Ruhut. (fas/jpnn)

20 Pelanggaran Pemilukada Dilapor ke Panwaslu DKI Sambungan Halaman 9 Wahyu sempat membeberkan 20 temuan pelanggaran pilkada DKI kepada wartawan. Pelanggaran pertama, pemakaian baju khas pasangan calon di tempat pemungutan suara (TPS). Hal tersebut dilakukan saksi dari pasangan calon Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Joko Widodo-Basuki T.Purnama, dan Hidayat Nur Wahid-Didik Rachbini. “Baju kekhasan pasangan calon kan merupakan atribut yang dapat mempengaruhi pemilih,” ujar Wahyu. Kedua, intimidasi terhadap pemantau yang dilakukan Ketua KPPS di TPS 022 Pegangsaan dengan memaksa untuk menghapus dokumentasi pelanggaran. Ketiga, KPPS menggunakan atribut peserta atau partai politik di TPS 005 Kramat Jati dan TPS 018 Pancoran. Pelanggaran keempat, KPPS mengarahkan pemilih di TPS 023,028,029 Kwitang. Kelima, TPS di dalam lingkungan tempat ibadah di TPS 0105 Semper dan TPS 29 Rawasari. Keenam, TPS tak dipasang Daftar Pemilih Tetap (DPT) di banyak TPS, diantaranya di TPS 051 Semper Barat, TPS 065 Kapuk, TPS 014 Paseban, dan TPS 044 Duren Tiga. Ketujuh, duplikasi hitungan untuk kandidat tertentu di TPS 029 Rorotan dan 045 Duren Tiga. Kedelapan, surat suara rusak dan tidak terpakai tidak diberi tanda rusak dan “X” di TPS Cengkareng Timur, Pegadungan, Pegangsaan, Paseban dan Kenari. Kesembilan, bilik suara tidak terjamin kerahasiaannya di TPS 023 Kwitang, 016 Pinang Ranti, TPS di Kali Pasir, Paseban, 044 Duren Tiga, 056 Tanah Tinggi, 047 Pisangan Timur dan 123 Tegal Alur. Kesepuluh, pemilih mengambil foto hasil pencoblosannya di bilik suara dengan kamera ponsel di TPS 076 Pondok Pinang. “Memfoto hasil pencoblosan berpotensi politik uang,” ujar Wahyu. Kesebelas, tim sukses berkerumun di dalam atau di sekitar TPS dengan menggunakan atribut yang berpotensi mempengaruhi pemilih. Kedua belas, kertas suara tertukar dengan TPS lain di TPS 045 Kembangan Selatan. Ketiga belas, saksi dan PPL tak menerima salinan DPT di TPS 028 Mampang Prapatan, TPS di Pegangsaan (040, 037 dan 038), TPS di Kenari (008, 006, 007 dan 012), TPS 016 Paseban, 004 Senen, 044 Pondok Kopi, 099 Jatinegara dan TPS Penggilingan (102 dan 099). Keempat belas, stiker kandidat tertempel di dalam area TPS. Kelima belas, pemilih tak terdaftar dalam jumlah diatas lima orang di TPS 058 Tanah Tinggi, 076 Pondok Pinang, 025 Kedoya Selatan, 099 Cengkareng Timur. Keenam belas, saksi tak tertib atau KPPS lalu lalang dan datang telat di hampir semua TPS. Ketujuh belas, pembagian bingkisan oleh tim sukses kandidat di pintu keluar di TPS 037 Kwitang. Kedelapan belas, serangan fajar di daerah Cilincing dan daerah Kyai Tapa yang dilakukan tim sukses. Kesembilan belas, tidak ada surat suara untuk pemilih berkebutuhan khusus di TPS 099 Jatinegara. Terakhir, adanya stiker atau spanduk yang berada di dalam radius 200 meter dari TPS. “Kami berharap Panwaslu menindaklanjuti laporan yang berpotensi pelanggaran, kecurangan atau ketidakprofesionalan seputar pemungutan suara,” tegas Wahyu. (dil/jpnn)


SABTU

14 Juli 2012

APA KATA MEREKA “KPK sedang memikirkan bersama temanteman humas, bagaimana efek ini menimbulkan efek deterrence (penggentar). Memakaikan baju tahanan dan borgol, salah satu caranya,”

“Sebenarnya, ini satu kegagalan berfikir, karena IMF memerlukan untuk siapa? Kalau untuk Eropa, Uni Eropa akan memberikan bantuan ke Yunani dan Spanyol. Kalau negara ekonomi ketiga, kan ada World Bank,”

“Sebenarnya kalau lapor melapor itu adalah hak warga negara, tapi aneh bila laporan seseorang yang masuk dalam DPO diterima kepolisian. Harusnya ditangkap dan persoalan hukumnya diselesaikan,”

Bambang Widjojanto, Wakil Ketua KPK, Jumat (13/7).

Direktur Sabang Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan.

Ketua Presidium IPW, Neta S. Pane.

Kirim Opini Anda ke email: metrotabagsel @yahoo.com. Maksimal tulisan 5.000 karakter

Sikap Kami Puncak Kasus Humbalang KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) masih saja berputar-putar dalam menangani kasus dugaan korupsi pada proyek pembangunan pusat olahraga terpadu Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Saksi demi saksi terus diperiksa, perkara demi perkara terus digelar. Namun, hingga kemarin, KPK belum juga mengumumkan secara resmi peningkatan status penanganan kasus itu dari penyelidikan ke penyidikan. Ibarat permainan bola, KPK lebih gemar bermanuver menggiring bola, tetapi enggan menyerang dan mencetak gol. Jika melihat perkembangan kasus itu, publik pun jauh lebih banyak dikecewakan daripada dipuaskan kinerja KPK. KPK sejauh ini sudah memeriksa lebih dari 70 orang, tetapi belum satu pun tersangka yang diumumkan kepada publik. Yang terakhir, kemarin, KPK memeriksa Wakil Menteri Keuangan Any Rahmawati. Namun, sekali lagi publik tidak melihat ada kemajuan dalam penanganan kasus tersebut. Dari beberapa segi, semestinya KPK sudah mendapatkan lebih dari cukup bukti untuk meningkatkan status kasus itu ke level penyidikan. Misalnya, sudah dipastikan bahwa proyek itu berjalan tanpa dokumen analisis mengenai dampak lingkungan atau amdal. Studi kelayakan juga tidak dilakukan ketika proyek senilai Rp1,1 triliun itu mulai dibangun. Dugaan keterlibatan aktor-aktor utama dalam kasus itu juga sudah kasatmata. Berkali-kali, Muhammad Nazaruddin, bekas Bendahara Umum DPP Partai Demokrat, menyebut Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum berperan meloloskan proyek tersebut. Meskipun sudah dibantah Anas, secara gamblang, Nazar bahkan menyebut Anas menerima komisi Rp50 miliar melalui perusahaan Duta Sari Citralaras sebagai subkontraktor PT Adhi Karya dalam proyek Hambalang. Uang itu, kata Nazar, mengalir ke Kongres Demokrat di Bandung pada 2010 untuk memenangkan Anas sebagai ketua umum. Petunjuk keterlibatan Anas juga diungkapkan anggota DPR dari Partai Demokrat Ignatius Mulyono. Dalam pemeriksaan di KPK, Ignatius mengaku disuruh Anas membereskan sertifikat tanah Hambalang ke Badan Pertanahan Nasional. Ekspektasi publik sesungguhnya mulai naik kembali saat KPK dilaporkan telah menetapkan dua pejabat Kemenpora berinisial WM dan DK sebagai tersangka. Sayangnya, kabar itu dibantah kembali oleh sumber resmi KPK. Semestinya, KPK tidak perlu membantahnya kalau itu benar. Apalagi, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto pernah menyatakan KPK sedang membuat ‘anak tangga’ untuk menuju hulu kasus Hambalang. Artinya, bila anak tangga itu telah ditetapkan, KPK tidak perlu ragu mengumumkannya sehingga publik pun dapat ikut memantau dan memberikan dukungan. Keterlibatan elite birokrasi dan petinggi partai berkuasa dalam kasus Hambalang telah menjadi pengetahuan publik. KPK tidak bisa menutup-nutupi atau bahkan memetieskan kasus itu. Karena itu, KPK tidak boleh berhenti di ‘anak-anak tangga’ dalam mengusut kasus Hambalang. KPK harus terus ‘mendaki’ hingga ke puncak kasus megakorupsi itu. (**)

Perempuan dan Tenaga Kerja Wanita Global Permintaan pasar internasional terhadap tenaga kerja perempuan meningkat tajam dalam beberapa dekade terakhir. Tidak hanya untuk sektor formal yang memang biasanya lebih didominasi perempuan seperti perawat. Informal seperti pekerja rumah tangga (PRT) juga mengalami peningkatan cukup signifikan. Ririn Handayani FENOMENA ini pun terjadi kepada tenaga kerja wanita (TKW) kita. Dari tahun ke tahun, jumlah TKW meningkat secara signifikan. Jika pada periode 1996 terdapat 44 persen migran laki-laki dan 56 persen migran perempuan dari setiap 100 persen tenaga kerja migran yang meninggalkan Indonesia, pada 2007 jumlah pekerja migran perempuan meningkat menjadi 78 persen sementara pekerja laki-laki justru menurun menjadi 22 persen (IOM 2010). Peningkatan tersebut membuat jumlah TKW terus mendominasi hingga hampir 80 persen dari total tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berjumlah sekitar 6,5 juta di seluruh penjuru dunia. Dari jumlah tersebut, diperkirakan sekitar 70 persen TKW hanya berbekal ijazah SD sederajat. Sehingga, sebagian besar dari mereka banyak yang terpaksa bekerja di sektor informal khususnya PRT. Fakta ini

memunculkan stigma dan persepsi di masyarakat bahkan dunia, bahwa TKI identik dengan TKW. Lebih spesifik lagi identik dengan pekerja rumah tangga. Ketimpangan Pendapatan dan Risiko Tren global menunjukkan jumlah pekerja perempuan mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Namun, ironisnya seringkali tidak diimbangi dengan perlindungan yang optimal. Padahal, pekerja migran perempuan termasuk kelompok pekerja migran yang paling berisiko terhadap berbagai tindak kejahatan transnasional khususnya terhadap ancaman human trafficking. Data terbaru Bank Dunia menyebutkan bahwa 4 dari 10 pekerja global saat ini adalah perempuan. Namun secara rata-rata setiap satu dolar yang dihasilkan laki-laki, perempuan hanya menghasilkan 80 sen.

Ketimpangan pendapatan antara perempuan dan laki-laki ini sangat tidak sebanding dengan tingginya risiko perempuan menjadi korban human trafficking dibandingkan lakilaki. Fenomena ini terlihat sangat jelas pada apa yang menimpa banyak TKW kita dalam percaturan tenaga kerja global saat ini. Migrant Care Indonesia memperkirakan sebanyak 43 persen atau sekitar 3 juta dari total buruh migran Indonesia adalah korban human trafficking. Data ini tidak hanya mencakup pekerja migran yang bekerja secara ilegal namun juga mereka yang secara resmi mengikuti mekanisme pemerintah alias pekerja migran legal. Korban perdagangan manusia sangat rawan terhadap eksploitasi, baik secara seksual maupun kerja paksa. Sementara itu, secara umum Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) mencatat, sepanjang tahun 2010 hingga 1 November, kasus penganiayaan yang menimpa TKI kita cukup tinggi. Yakni sebanyak 3.835 di 18 negara tujuan pengiriman. Ini yang berhasil didata. Kasus di lapangan dipastikan jauh lebih besar. Data yang lebih mencengangkan tentang kasus human trafficking di Indonesia dirilis oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada 2010 yang menyebutkan bahwa Indone-

sia merupakan negara sumber utama human trafficking, negara tujuan dan transit bagi perempuan, anak-anak dan orang-orang yang menjadi sasaran human trafficking, khususnya prostitusi dan kerja paksa. Ini terjadi karena migrasi yang berlangsung di Indonesia adalah migrasi yang tidak aman, sehingga trafficking seakan menjadi bagian integral dalam proses migrasi itu sendiri. Mulai dari pemalsuan dokumen, pemalsuan identitas, umur, kemudian akses informasi yang tidak sampai ke basis calon buruh migran sampai minimnya perlindungan hukum dari negara. Perlindungan Lebih Optimal Di tengah kondisi ekonomi dalam negeri yang masih belum kondusif ditambah permintaan internasional yang masih tinggi, bekerja sebagai TKW masih akan menjadi pilihan banyak perempuan dalam beberapa tahun ke depan agar bisa menjadi tulang punggung perekonomian keluarga. Keadaan ini mengharuskan antisipasi yang optimal oleh pemerintah dan pihak terkait untuk lebih meningkatkan perlindungan terhadap TKW mengingat mereka adalah kelompok pekerja yang paling berisiko terhadap berbagai tindak kejahatan internasional khususnya human trafficking. Sebagai sebuah persoalan yang kompleks, perlindungan terhadap TKW dan TKI secara

keseluruhan mensyaratkan adanya kerja sama yang intens dari semua pihak mulai pusat hingga daerah termasuk kerja sama internasional. Perlindungan mulai aspek hukum, regulasi hingga mempersiapkan TKW/TKI sebaik mungkin agar memiliki daya saing dan kompetensi yang memadai untuk meningkatkan posisi tawar mereka saat bekerja di luar negeri termasuk pembekalan informasi dan pengetahuan yang memadai tentang hak dan kewajiban mereka sebagai pekerja migran yang dilindungi oleh undangundang. Selain sejumlah langkah di atas, persoalan paling mendasar yang harus dituntaskan adalah masalah kemiskinan dan ketidakadilan ekonomi terhadap perempuan karena inilah akar masalah yang sesungguhnya. Perempuan perlu diberi akses yang lebih luas setidaknya dalam dua hal, akses terhadap modal dan pendidikan. Dengan begitu terbuka peluang besar bagi perempuan untuk bisa mengentaskan dirinya dari kemiskinan dan mengambil peran yang lebih penting dalam pembangunan. (*) Penulis adalah Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Hubungan Internasional Universitas Airlangga


ePaper | METRO SIANTAR  

Terdepan, Terbesar Dan Terbaik Di Siantar Simalungun

Advertisement