Page 21

21

KOTA DUMAI

METRO RIAU RABU 26 JUNI 2013

Wako: Mubaligh Wajib Bersertifikasi DUMAI - Walikota Dumai, H Khairul Anwar, menyatakan mubaligh wajib memiliki sertifikat untuk menyampaikan syiar agama. Pasalnya, mubaligh memiliki kedudukan mulia dalam agama.

Masyarakat sebagai panutan umat,� sebut Lukman Syarif. Atas dasar itu pula, lanjutnya, pemerintah bersama MUI akan segera melaksanakan sertifikasi bagi para mubaligh Kota Dumai. Sertifikasi untuk

Hal itu disampaikan Khairul saat membuka kegiatan muzakarah mubaliqh Kota Dumai 2013. Kegiatan ini diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Dumai bekerjasama dengan Pemko Dumai, Selasa (25/6), di Gedung Sasanan Tirta Bukit Datuk. Kegiatan tersebut diikuti 300 mubaligh yang tergabung dalam Persatuan Mubaligh kota Dumai (PMD). Tema yang diangkat yakni �Menyikapi perbedaan (Ikhtilaf) ditengah umat dan kita tingkatkan kualitas penyampaian dakwah yang menggugah dan mengubah� dengan nara sumber Ustad Abdul Samat Lc dari Kota Pekanbaru. Hadir di acara itu, Kepala Kantor Departemen Agama Dumai, H Darawi, Ketua MUI kota Dumai, Lukman Syarif, Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai, H. Sya’ari, Kabag Kesra, H. Faizal, Ketua Persatuan Mubaligh Kota Dumai (PMD), Ustad Buya Usman Effendi dari Kisaran, Suamtera Utara dan para Mubaligh peserta Muzakarah. “Dakwah tidak hanya sekedar menyampaikan isi kandungan yang ada di dalam Al Quran dan hadist tetapi juga memberikan tuntunan untuk dijadikan landasan hidup. Dengan begitu segala sesuatu yang disampaikan oleh para mubaligh dapat dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari,� ujar Khairul dalam sambutannya. Ke depan, kata Khairul, para mubaligh wajib mengikuti sertifikasi yang akan dilaksanakan pemerintah bersama MUI Kota Dumai. Tujuannya

SERAHKAN BANTUAN - Walikota Dumai, H Khairul Anwar, menyerahkan bantuan pada mubaligh di Kota Dumai di sela-sela acara muzakarah mubaliqh yang digelar MUI Kota Dumai bekerjasama dengan Pemko Dumai, di Gedung Sasanan Tirta Bukit Datuk. (bambang)

Penulis: Bambang, Dumai

untuk melahirkan mubaligh yang memiliki ilmu dan kemampuan dalam menyampaikan pesan Illahi. “Sehingga masyarakat dapat menerima ilmu agama yang baik dan benar, bukan fitnah atau menyebarkan aliran sesat,� sebutnya. Menurut Khairul, menjadi mubaligh merupakan tanggung jawab yang sangat besar dan berat. Namun jika didasari dengan ketulusan dan keiklasan akan menjadi bekal untuk mendapatkan keridhoaan Allah SWT. Sebelum mengakhiri kata sambutannya, Khairul mengajak mubaligh di Kota Dumai untuk mendukung program pemerintah agar visi dan misi Kota Dumai dapat terwujud untuk kesejahteraan masyarakat. Sementara, Ketua MUI Kota Dumai, H Lukman Syarif, menyambut baik kegiatan muzakarah para mubaligh Kota Dumai yang ditaja pemerintah bersama MUI. “Diharapkan dapat meningkatkan kualitas dakwah para ustad di Kota Dumai,� kata Lukman Syarif. Menurut Lukman Syarif, muzakarah harus dilaksanakan secara berkesinambungan untuk memotivasi para mubaligh meningkatkan kemampuannya. Untuk itu mubaligh dituntut dapat memberikan dakwah yang baik dan benar di tengahtengah masyarakat. “Oleh karena itu, para mubaligh dituntut mengerti dan memahami isi dan kandungan Al Quran, hadist, sunah nabi dan sejarah Islam agar apa yang disampaikan dapat diterima oleh

melahirkan para mubaligh yang memiliki ilmu dan pengetahuan tentang Islam yang baik dan benar. “Untuk proses sertifikasi, MUI akan bertindak sebagai panitia pelaksana dengan

menghadirkan tim penilai yang independen. Setiap mubaligh peserta sertifikasi wajib menguasai isi dan kandungan Al Quran, Hadist, Sunah Nabi hingga sejarah Islam. Berdasarkan catatan kami, mubaligh di

Kota Dumai yang tergabung dalam PMD ada sekitar 328 orang. Semuanya akan mengikuti sertifikasi,� jelasnya. Bagi mubaligh yang tidak lulus akan diberi kesempatan untuk mengikuti sertifikasi

tahun depan dengan syarat yang sama yakni menguasai isi dan kandungan Al Quran, Sunah Nabi, serta sejarah Islam. “Bagi yang tidak lulus tidak akan mendapatkan insentif dari pemerintah,� tutupnya. *

Pemerintah Berhasil Atasi Konflik Lahan Transmigrasi

MINTA HUJAN - Ribuan warga muslim Kota Dumai menggelar Shalat Istisqa (minta hujan), Selasa (25/6). Sholat ini digelar Pemko Dumai karena terjadinya kemarau panjang yang menyebabkan kabut asap akibat pembakaran hutan dan lahan. (bambang)

DUMAI – Pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai berhasil menyelesaikan konflik lahan Transmigrasi II di Kelurahan Batu Tritip Kecamatan Sungai Sembilan yang telah terjadi dari tahun 2003. Atas keberhasilan itu, hari ini Rabu (26/6), warga transmigrasi akan melaksanakan syukuran. Syukuran dilaksnakan sebelum melakukan pembersihan lahan Transmigrasi II untuk bercocok tanam. Syukuran juga untuk memanjatkan doa kepada Allah agar Allah memberikan limpahan rahmat dan berkahnya atas lahan tersebut yang akan digunakan untuk bercocok tanam serta memberikan keselamatan kepada warga transmigrasi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Kota Dumai, H Amiruddin, rencananya akan menghadiri langsung kegiatan syukuran warga itu. Dijelaskan Amiruddin, sejak dilakukan perundingan dengan pihak pengklaim lahan dan melakukan pengukuran serta penentuan tapal batas yang dilaksanakan secara intensif dengan melibatkan aparat terkait pihak pengklaim lahan akhirnya mundur dengan sendirinya. Akhirnya persoalan lahan Transmigrasi II di Kelurahan Batu Teritip dapat diselesaikan. “Setelah pihak pengklaim mundur, warga transmigrasi di Kelurahan Batu Teritip kecamatan Sungai Sembilan dapat

METRO DUMAI EXPRESS

melaksanakan keglahan II itu teiatan pertanian dan lah ditetapkan oleh perkebunan dengan Gubernur Riau pamemanfaatkan lahda tahun 2004 selan Transmigrasi II uas 540 Hektar undi Kelurahan tersetuk warga transmibut karena saat ini grasi. Namun denpersoalannya sugan klaim dari sesdah selesai,� kata eorang, lahan semAmiruddin pat terkendala dan Meskipun subelum dapat dikeloAmiruddin dah selesai, menula oleh warga transrut Amiruddin, pihaknya tetap migrasi. mensiagakan aparat keamanan Berdasarkan data yang didan instansi terkait lainnya un- himpun, persoalan lahan transtuk memastikan lokasi terse- migrasi ini telah mencuat dan but aman dan tetap kondusif. sudah terjadi sejak 2003 la“Meskipun sudah selesai, ki- lu. Persoalan ini tidak pernah ta tetap mensiagakan personil terselesaikan sejak Dumai dipkeamanan di lokasi lahan II impin oleh Wan Syamsir Yus tersebut,� tutur Amiruddin sebagai Walikota Dumai. Dijelaskan Amiruddin, Saat ini lahan tersisa sekitar

500 hektar saja yang dialokasikan untuk 250 KK. Artinya sudah banyak oknum yang mencaplok lahan tersebut. Itu akibat tidak adanya patok pembatas. Oleh karena itu, Amiruddin bersama instansi terkait secara intensif membahas persoalan yang terjadi selama ini. Dengan begitu didapat solusi agar program transmigrasi dapat dilanjutkan lagi tanpa hambatan sehingga apa yang menjadi tujuan untuk kesejahteraan masyarakat transmigrasi benarbenar tercapai. “Setelah dilaksanakan doa bersama, warga trasnmigrasi akan langsung melakukan pembersihan lahan sebagai persiapan untuk bercocok tanam,� pungkas Amuruddin. (bambang) Layanan Iklan dan Langganan

0765-439600 (Percayakan Usaha Anda dengan paket Iklan cepat & tepat)

Moslem Centre

Tempat

Iklan Anda

MULTAZAM Melengkapi Sarana Ibadah Anda Menyediakan: 2)%) /, (%(%

 ((#,#" 11#%+##( &#  ."#1+ /"  &"#+ -&,&& 2 .,(.,&#' /, (%(%

 )0.,#((#*)1 2 +''''#& & ((! 2 +& (!%*($#(#-%#&%# 2  ,)+# ,,&'# #(0%/(!#,#"$" ( % # )*# +),(, Discount 20 %

Juga Melayani Grosir & Eceran Hubungi:

Moslem Centre MULTAZAM Jl Jend. Sudirman No 232 Dumai Telp: 0765-38470

member of Metro Riau

Dunia di jari

anda

klik...kami di....

www.halloriau.com menyajikan informasi dari bumi lancang kuning Apabila koran anda tidak diantar atau terlambat hub. Kantor METRO RIAU Perwakilan Dumai

260613  

SBY kerahkan tentara Ke Riau

Advertisement