Page 1

SENIN, 19 AGUSTUS 2013

Edisi 126 „ Tahun XI

Makanan Terlambat, Napi Ngamuk & Ancam Ledakkan Tabung Gas TADI MALAM sekitar pukul 20.00 WIB, Kapolres Batubara AKBP Japerson Parningotan Sinaga dan Dandim 0208/ Asahan Letkol Inf Ayub Akbar menerobos masuk gedung ke Lapas Labuhan Ruku. Keduanya berencana melakukan

negosiasi dengan para narapidana. Kapolres dan Dandim yang didampingi beberapa personil kepolisian dan TNI AD menenangkan para penghuni Lapas „) Baca Makanan...Hal 6

FOTO: SISWANTO

FOTO: SISWANTO

ATAP Lapas Labuhan Ruku hangus dilalap api setelah dibakar para napi, Minggu (18/8).

MENCEKAM: Hingga Minggu (18/8) malam, suasana di Lapas Labuhan Ruku mencekam. Aparat gabungan masih malakukan penjagaan mengantisipasi rusuh susulan.

PLN Sediakan Genset PLN Cabang Kota Pematangsiantar langsung mengirimkan tim dengan membawa genset kapasitas 50 Kw untuk dinyalakan di Lapas Labuhan Ruku, Minggu (18/8). Hal itu untuk memudahkan petugas

2 Napi Diciduk dari Belakang Rumah Warga

menangani kasus kerusuhan di Lapas Labuhan Ruku. Demikian disampaikan Manager PT PLN Cabang Pematangsiantar Sandra Girsa-

DUA narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Labuhan Ruku yang kabur, sempat bersembunyi di belakang rumah warga di Kampung Gedung, tidak jauh dari lokasi kejadian. Namun, keduanya keburu ditangkap petugas Lapas.

„) Baca PLN...Hal 6

„) Baca 2 Napi...Hal 6

Petugas Dipukuli, Senpi Dirampas & Puluhan Tahanan Kabur FOTO: SISWANTO

APARAT TNI AD turut melakukan pengamanan di Lapas Labuhan Ruku, Minggu (18/8).

Penjagaan di Lapas Siantar Diperketat PENJAGAAN di Lapas Klas IIA Pematangsiantar diperketat, Minggu (18/8). Sedikitnya 8 personil dari Satuan Reskrim, Patroli dan Sabhara Polsek Bangun, diturunkan untuk

menambah penjagaan. Para petugas mulai berjaga sejak pukul 19.00 WIB atau beberapa saat setelah kejadian di Lapas Labuhan Ruku. „) Baca Penjagaan...Hal 6

Kerusuhan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta Medan bulan lalu, ‘merembet’ ke Lapas Kelas II A Labuhan Ruku Batubara. Minggu (18/8) sore, sejumlah narapidana (napi) dan tahanan mengamuk. Gedung lapas dibakar. „) Baca Lapas Labuhan Ruku...Hal 6 FOTO : DARWIS DAMANIK

„ Rahmad Zumi'ihdam (tengah) diamankan karena tidak punya identitas, Minggu (18/8).

FOTO: SISWANTO

„ Warga menyaksikan Lapas Labuhan Ruku yang dibakar para napi.

Tak Bisa Tunjukkan Identitas DUA PRIA DIAMANKAN

“Tangkap AKP KS Bandar Narkoba!”

BEBERAPA jam setelah kerusuhan di Lapas Labuhan Ruku, pihak Polresta Siantar melakukan razia di perbatasan SiantarSimalungun, Jalan Asahan, Minggu (18/8) malam.

RATUSAN narapidana di Lapas Labuhanruku semakin tak terkendali. Para napi terus melempari petugas menggunakan batu. Bahkan mereka berteriak dan mengatakan sudah muak melihat ulah polisi. Menurut mereka, ada perwira polisi berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) yang bertu-

„) Baca Tak Bisa ...Hal 6

„) Baca “Tangkap ...Hal 6

Sekda: Eliakim, Tak Lagi Staf Khusus SIANTAR- Sekretaris daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar Donver Panggabean mengatakan bahwa saudara Eliakim Simanjuntak tak lagi staf khusus Walikota Siantar. Demikian disampaikan Sekda

FOTO: DARWIS DAMANIK

SEJUMLAH petugas tampak berjaga-jaga di Lapas Klas IIA Pematangsiantar, Minggu (18/8).

KPAI Menyayangkan Pemko Tak Tanggap

Iya, Saya Tahu… HAM) Sumatera Utara (Sumut), bersedia memberikan penjelasan. Kepala Kanwil „) Baca Iya...Hal 6

„) Baca Sekda: Eliakim,...Hal 7

ABG Digilir Pacar dan Teman

Kepala Kanwil Kemenkum HAM: HINGGA tadi malam, tak seorang pun pejabat berwenang di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum

Donver Panggabean sebagai klarifikasi status Eliakim Simanjuntak kepada KPU dan Panwas Siantar, belum lama ini. Dalam

„ Eliakim Simanjuntak

SIANTAR- M Ihsan, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengatakan, menyayangkan sikap Pemko Siantar yang tidak

cepat tanggap terhadap Mawar (13), warga Siantar Selatan, korban pen„) Baca KPAI ...Hal 7

DALAM PELIPUTAN, WARTAWAN METRO SIANTAR SELALU DIBEKALI IDENTITAS DIRI DAN TIDAK DIBENARKAN MEMINTA SERTA MENERIMA APAPUN DARI NARASUMBER. BILA ADA YANG MERASA DIRUGIKAN OLEH WARTAWAN METRO SIANTAR, DIMINTA UNTUK MELAPOR KE PIHAK BERWAJIB ATAU HUBUNGI 0622-7553998


METRO METR

METR METR MET METRO METR MET

MET


SENIN

19 Agustus 2013

Kebakaran Hutan Simarjarunjung

Kapolres: Kami Akan Selidiki foto:metro/ist

„ Camat Siantar Marihat Johannes Sihombing foto bersama seluruh pemenang perlobaan merayakan HUT RI ke-68 di Siantar Marihat.

Perayaan HUT RI ke-68 di Kecamatan Siantar Marihat

Jalin Kebersamaan Bersama Warga SIANTAR-Memperingati HUT RI ke-68 di Kecamatan Siantar Marihat, Uspika dan masyarakat merayakannya dengan berbagai perlombaan. Dengan banyak kegoatan perlombaan ini, diharapkan akan terjelin kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Kegiatan yang diperlombakan umumnya bersifat klemeriahan seperti, lomba bawa kelereng dan makan kerupuk antar PAUD/TK, memasukan paku ke dalam botol, bola voly, joged berpasangan, serta balap karung antar aparat kelurahan dan tak ketinggalan lomba panjat pinang yang dilaksanakan di Lapangan Farel Pasaribu Kelurahan Suka Makmur Sabtu (17/8). Acara yang sederhana namun sangat meriah ini, dihadiri ribuan masyarakat Siantar Marihat sekitarbta, juga bertujuan mengajak masyarakat agar selalu menghargai dan mengingat jasa pahlawan yang telah gugur di medan perang untuk merebut kemerdekaan. Demikian dikatakan Camat Siantar Marihat Johannes Sihombing SSTP didampingi Sekretaris Kecamatan yang sekaligus ketua panitia Alwi A Lumban Gaol SSTP serta Yeni Andriati SSos dan Hotma Dewi Silalahi selaku Sekretaris dan bendahara panitia, di sela-sela kegiatan kepada METRO. Johannes menambahkan, acara seperti ini akan terus mereka lakukan guna menjalin kebersamaan dan mendekatkan diri kepada masyarakat. “Momen ini akan menjadi program berkesinambungan buat

pemerintah kecamatan Siantar Marihat. Pasalnya, momen ini sangat positif untuk menjalin kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, terbukti masyarakat sangat antusias dan menyambut dengan gembira,” katanya. Acara diawali dengan upacara nasional, persembahan lagu perjuangan oleh kelompok Lansia Kelurahan Suka Maju dan dilanjutkan dengan hiburan dan perlombaan serta pemberian piala dan uang pembinaan bagi pemenang oleh Camat Siantar Marihat Johannes Sihombing. Hadir di acara tersebut para lurah dan tokoh pemuda, tokoh adat, tokoh agama se Siantar Marihat. Adapun pemenang dari masing masing perlombaan yakni, Juara 1-3 lomba bawa kelereng adalah Ferianto dari Kelurahan Sukamaju, Golfrid Rajaguk guk (Parhorasan Nauli), Nesa Sihombing (Suka Makmur). Juara 1-3 lomba makan kerupuk juara adalah Lusi (Suka Maju), Lili (Pardamean), Amelia Fani Z (Parhorasan Nauli), juara 1-3 lomba balap karung adalah Januari Sihombing, Duberlin Saragih (Suka Makmur), A Sitanggang (Suka Maju). Juara 13 Bola voli juara Kelurahan Suka Raja, Mekar Nauli, Suka Maju, BP Nauli, juara 1-3 lomba joged berpasangan pasangan dari Suka Maju, Suka Raja, Suka Makmur serta lomba memasukan paku ke dalam botol Op Rista dari BP Nauli juara 1, Nurita Taqmpubolon dari Parhorasan Nauli juara 2, dan Op Eko Toga Torop (Pardamean) juara 3. (rel/ mer)

SIMALUNGUN– Kebakaran lima hektare hutan register di kawasan Nagori Dolok Simajarunjung, Kecamatan Purba, Simalungun, Kamis (15/8) lalu mendapat perhatian dari Polres Simalungun. Pihaknya akan melakukan penyelidikan soal penyebab kebakaran hutan tersebut.

Kepolisian masih akan meminta keterangan dari sejumlah masyarakat sekitar yang mengetahui kebakaran itu. Kapolres Simalungun AKBP Andy S

Taufik menyebutkan, meskipun tidak ada laporan dari instansi terkait kebakaran hutan itu pihaknya memiliki hak untuk menyelidiki kasus ini. Sebab hutan di Simajarunjung merupakan hutan bebas dan masih milik negara seutuhnya. “Kami sudah ketahui soal kasus kebakaran hutan itu. Dan kami masih melakukan penyelidikan soal kebakaran itu,” kata Kapolres dihubungi METRO, Minggu (18/8). Dia menambahkan, berdasarkan prosedur ketika ada seseorang yang melakukan aksi membuka lahan hutan dengan melakukan pembakaran, si oknum itu dapat dikenakan sanksi pidana. Namun, jika hal ini terjadi karena faktor cuaca panas ataupun karena rokok tanpa

sengaja, kasus ini dianggap kelalaian saja. “Tegantung hasil penyelidikan nanti. Kalau memang ada warga yang membakarnya untuk buka lahan, itu akan kita amankan. Warga yang melakukan bisa jadi tersangka. Nah, di sini kami akan lakukan penyelidikan dulu,” jelasnya. Dia berharap, masyarakat di Simalungun tidak mudah melakukan aksi apapun terkait dengan hutan. Ia mengimbau, pada masyarakat sekitar segera melaporkan jika ada terjadi kebakaran hutan. “Kita berpesan jika masyarakat Simalungun menemukan adanya hutan terbakar, silahkan lapor ke polisi. Kami akan kordinasi untuk ini. Dan masyarakat juga jangan sampai

membakar hutan hanya untuk membuka lahan karena itu sama saja dengan pidana. Jadi dihindari itu,” pesannya. Sampai saat ini polisi dan Dinas Kehutanan Pemkab Simalungun belum menemukan pelaku pembakaran hutan tersebut. Namun, demikian pihaknya sudah menempatkan anggotanya untuk mengecek di lokasi kejadian. Sebelumnya, Kadishut Simalungun Sudiahman Saragih menyebutkan, pihaknya sudah melakukan pengawasan di lokasi rawan kebakaran di semua titik untuk hutan yang berpotensi rawan kebakaran. Pihaknya juga masih melakukan mendalami penyebab kebakaran. (bli)

(FOTO : Dhev Fretes Bakkara/METRO SIANTAR)

TERBAKAR-Api membakar kawasan hutan Simarjarunjung, yang merupakan salahsatu wilayah resapan Danau Toba. Kebakaran Hutan seperti ini, mengancam usaha pariwisata Danau Toba yang tengah digalakkan Pemerintah Kabupaten Kota di sekeliling Danau Toba.


SENIN 19 AGUSTUS 2013

SIKAP KAMI

Membudayakan Transparansi

Menghidupkan Spirit Kemerdekaan Kemerdekaan bangsa Indonesia pada 17 Agustus 1945 sebenarnya mengulang kembali (reconstruction) kejayaan yang pernah ada pada masa silam, yaitu zaman Kerajaan Sriwijaya dan puncaknya zaman Kerajaan Majapahit. OLEH:IMAM GHOZALI MAHASISWA PROGRAM DOKTOR (S3) UIN SUSKA RIAU Duet kepemimpinan Raja Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mada mampu mewujudkan “Sumpah Palapa” yaitu negara kesatuan, bahkan melebihi batas-batas wilayah negara Indonesia saat ini. Sepeninggal Patih Gajah Mada, Majapahit hancur berkeping-keping. Satu kelemahan, bahwa generasi tua tidak melakukan “peremajaan” kepemimpinan menyebabkan Majapahit runtuh dengan cepat. Daerah kekuasaan yang luas membebaskan diri (liberation) dan masingmasing mendirikan kerajaan. Kerajaan-kerajaan yang baru berdiri orientasinya sama, yaitu ingin mengembalikan kejayaan masa silam. Mereka melakukan ekspansi kekuasaan dan bersifat menjajah. Keturunan keluarga Majapahit, yaitu Raden Patah mendirikan kerajaan Demak. Konflik politik perebutan kekuasaan melahirkan penguasa baru yaitu Jaka Tingkir atau Sultan Hadiwijaya yang mendirikan Kerajaan Pajang. Selang beberapa beberapa tahun berjalan, Kerajaan Pajang dihancurkan oleh Sutawijaya yang kemudian hari keturunannya menjadi penguasa di Mataram yang melahirkan Sultan Agung. Karena orientasi kekuasaan, sering terjadi yaitu pertumpahan darah di antara penerus kerajaan. Mereka berebut pengaruh dan ingin menjadi penguasa tunggal. Akibatnya cita-cita besar tidak pernah terwujud. Konflik berkepanjangan berdampak pada dendam yang berujung pada peperangan secara terus menerus. Ketika Bangsa Barat masuk ke wilayah Nusantara dan kemudian menjajah sebenarnya menjadi “pembenar” bahwa kerajaan-kerajaan tersebut orientasinya yaitu kekuasaan. Toh, seandainya terjadi perlawanan berkepanjangan, itu adalah bagian teknik penjajah untuk “membentur” di antara mereka. Kenyataanya ada kerajaan yang justru berlindung di bawah pengaruh penjajah. Dan ini sangat mengungtungkan penjajah Belanda melakukan politik devide et impera (politik adu domba). Terbukti, politik ini mampu memainkan peran sampai 350 tahun berkuasa di Indonesia.

Sisi positif dari penjajahan ini yaitu kesadaran generasi muda untuk bangkit memperjuangkan kemerdekaan. Sadar bahwa perjuangan fisik yang dilakukan oleh generasi tua tidak membawa perubahan, maka mereka melakukan gerakan intelektual yaitu konsolidasi nasional. Hasilnya tahun 1908 lahir Budi Utomo, dan terus berlanjut lahir berbagai organisasi yang mempunyai tujuan sama yaitu memperbaiki kualitas ekonomi, pendidikan dan persatuan. Puncak kesadaran ini pada tahun 1928 dengan diikrarkan Sumpah Pemuda. Jadi ada dua gerakan melakukan perjuangan, pertama, generasi muda yang berpendidikan melakukan gerakan melalui pendidikan dan diplomasi. Kedua, generasi tua dan masyarakat sipil lainya melakukan perjuangan dengan mengangkat senjata. Kedua gerakan ini membuahkan hasil, yaitu kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 itu. Indonesia merdeka. Soekarno dan Mohammad Hatta sebagai pengemban amanat rakyat mencoba mengembalikan kejayaan masa silam. Kekuasaannya bertahan selama 23 tahun. Namun sayang, duet mereka tidak seharmonis Raja Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mada. Tragisnya, kepemimpinan ini runtuh pada saat negara sedang kacau. Mereka dihujat, dan tampilah pemimpin baru yaitu Soeharto. Nampaknya belajar dari masa silam, Soeharto tampil sangat santun dan pembawaan tenang. Memakai teknik “melempar batu sembunyi tangan”, dia tidak menyerang lawan secara terbuka, tapi bahasa tubuh dan naluri prajurit mampu menggerakan mesin kekuasaan dengan sangat efektif. Sehingga nyaris letupanletupan kebencian tidak pernah terdengar pada masanya. Nasibnya tidak jauh dengan Soekarno, dia pun lengser ke prabon dalam keadaan krisis ekonomi dan moneter yang berimbas pada krisis multidemensi. Gerakan reformasi yang dipelopori oleh para tokoh nasional seperti Gus Dur, Amien Rais, Megawati dan Hamengku Buwono IX beserta para mahasiswa berhasil

menumbangkan penguasa Orde Baru. Lalu lahirlah pemimpin hasil reformasi, mulai dari Gus Dur sampai saat sekarang yaitu SBY. Ada sisi kelebihan dan kekurangan mereka. Perjalanan sejarah kemerdekaan di atas bisa diambil beberapa sisi negatif yang telah menghancurkan kebesaran bangsa ini yaitu: keserakahan terhadap kekuasaan dan kekayaan. Sifat ini telah melahirkan pemimpin yang otoriter dan menghalalkan segala cara untuk mempertahankannya. Tentu saja, peringatan hari kemerdekaan saat ini bukan untuk mengulang masa lalu yang kelam. Tapi untuk menyadari bersama bahwa hakikat kemerdekaan yaitu kebebasan dan kemandirian. Masyarakat yang merdeka adalah masyarakat yang menggunakan rasa kebebasan itu untuk melahirkan martabat bangsa yang besar, yang mandiri dan tidak tergantung atau tidak mengekor bangsa lain. Kekurangan dan keterbelakangan menjadi bermakna ketika bangsa ini menyadarinya dan melakukan perubahan baik secara evolusi maupun revolusi. Perubahan tersebut pada dua kunci yaitu: membunuh jiwa serakah “kekuasaan” dan “kekayaan.” Kedua ini yang telah melahirkan budaya korupsi, kolusi dan nepotisme. Sudah saatnya kemerdekaan kali ini diisi dengan kesederhanaan dan hidup untuk kepentingan bangsa dan negara. Penulis kira, jika ini yang dilakukan, maka bangsa ini benar-benar merdeka, yaitu mandiri dan berdikaridanbermartabat. Sebagaipenutupsebenarnyasaatinikitasedang diuji oleh sejarah, apakah bangsa ini mau melakukan suatu perubahan atau kembali pada budayalamaitu? Jika melakukan perubahan berarti meninggalkan “ketamakan”, jika kembali masa lalu,makakedepanyangakankitasaksikanadalah perebutan kekuasaan dan pertumpahan darah. Keputusanadaditangankita,danparapemimpin dancalonpemimpin. Memang sangat berat melakukan suatu perubahan. Tapi tidak ada salahnya kalau kita mencoba untuk berbuat baik mulai saat ini. Tidak ada kerugian bagi orangyang berbuat baik bukan? Wassalam.(*)

Korupsi bukan cerita baru di negeri ini. Suapmenyuap patgulipat seakan sinetron yang berseri dari satu cerita ke cerita lainnya. Seolah pelaku tidak takut melakukan itu karena kalaupun ketahuan hukumannya tidak sebesar keuntungan dari hasil korupsi itu sendiri. Terungkapnya sepak terjang Kepala Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Rudi Rubiandini yang menerima suap senilai Rp6,4 miliar plus satu motor gede adalah bukti untuk kesekiankalinya, bahwa petinggi dan penyelenggara di negeri ini begitu gampang menyalahgunakan kekuasaan. Padahal sejatinya SKK Migas hanya mengurusi sektor hulu migas. Namun, institusi yang dulu bernama BP Migas ini juga bersinggungan dengan sektor hilir. Sebab, SKK Migas memiliki wewenang untuk menjual minyak dan gas bagian pemerintah kepada para buyer atau pembeli. Tertangkapnya Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini oleh KPK menjadi bukti perbaikan pasca pembubaran BP Migas belum terjadi. Sekadar ‘’ganti baju” karena tetap menerapkan pola kerja lama. Wewenang SKK Migas menjual minyak dan gas itu diambil dari bagian pemerintah. Sebagian minyak dipasok ke kilang Pertamina. Namun, sebagian lain yang tidak cocok dengan spesifikasi kilang atau tidak bisa terserap kilang, lantas dijual ke luar negeri atau

Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo

“Tertangkapnya kepala SKK Migas Rudi Rubiandini oleh KPK harus menjadi pintu masuk untuk mengurai mafia migas,”

diekspor. Dalam proses penjualan minyak ini, SKK Migas melakukan tender yang diikuti oleh sekitar 40 perusahaan jasa jual beli atau trader. Mekanismenya, penawar tertinggi akan menang. Lewat proses tender inilah membuka celah adanya interaksi antara perusahaan trader dengan pejabat SKK Migas sebagai penentu pemenang tender. Di sinilah pangkal asal-muasal munculnya niat memperkaya diri seorang kepala SKK Migas tersebut.Memangbisnistradingatauperdagangan migasbukanlahbisniskacangan. Setiap tahun, perputaran uang di bisnis ini mencapairatusantriliunrupiah,akhirnyaterjadilah apa yang memang diperkirakan akan terjadi. Padahal Rudi dia bukan orang sembarang. Pria yang juga bergelar profesor dan dosen Jurusan Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB) itu pernah meraih prediket dosen teladan ITB (1994 dan 1998). Namun semua itu tidak jaminan seorang manusia tidak mau korupsi. Melihat tumpukan uang akhirnya gelap mata juga. Pelajaran dari kasus demi kasus korupsi di negeri ini adalah bahwa manusia siapapun dia tidak kebal dengan rayuan korupsi. Jika ingin potensi korupsi ditekan, pertama, budayakan transpransi. Proses tender seperti ini harus dibuka setransparan dan seakuntabel mungkin. (*)

Apa Kata Mereka

“Sekarang ini, kita tidak punya kedaulatan politik. Kebijakan pemerintah dan partai itu semuanya dikuasai asing. Prinsip ekonomi kita sangat jauh dari cita-cita kemerdekaan. Minyak Bumi, Gas Alam, hasil pertanian dan perikanan semuanya diliberalisasi,”

Pengamat politik UI Boni Hargens

“Kemerdekaan kita masih wacana kosong. Saya harap pilpres mendatang jadi ajang pencarian pemimpin sejati,”

Pengamat politik Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo

Hotlin Pasaribu

SUZUKI BARU TERMURAH • Carry Pick Up Dp. 14Jtan angs 2,6Jtan • Mega Carry Dp. 20Jtan angs 2,8Jtan • APV Arena Dp. 25Jtan angs 4Jtan • Ertiga Dp. 30Jtan angs 3,9Jtan Banjir Hadiah, Proses cepat & luar kota Hub: Leonard Tampubolon 0813 7088 7499 SUZUKI BARU TERMURAH • Carry Pick Up Dp. 14Jtan angs 2,6Jtan • Mega Carry Dp. 20Jtan angs 2,8Jtan • APV Arena Dp. 25Jtan angs 4Jtan • Ertiga Dp. 30Jtan angs 3,9Jtan Banjir Hadiah, Proses cepat & luar kota. Hubungi: Darwin Siagian - 0852 9717 5955, 0877 6800 2398 CAPELLA PEMATANGSIANTAR • All New Xenia Angsuran 1,1 jt • Terios Angsuran 1,9 jt • Luxio Diskon menarik • Pick up Dp 12 jt an • Mini Bus Dp 15 % • Ayla 80-110 jt hub. SONNY SEMBIRING, HP 0812 6471890; 0811 6114 455 Proses cepat data dijemput. Menyediakan TEST DRIVE!! ZOVAN JAYA MOBIL: Jual/Beli Mobil Bekas, CASH & CREDIT. Hubungi: 0823 6936 5099

CASH & CREDIT: Rumah tipe 56/120 genteng roof, gypsum, keramik, 2 Kmt Jl. Pdt Wismar Saragih Gg Karsim Blok 4-7, 800m dr kntor pusat GKPS & Akbid Florensia. Hub: Alboin Sidabalok di No.Telp. 0813 76122445; 08126207631; (0622) 7070442. CASH & CREDIT: 10 x 21,8 m 20 x 22 m jt. Jl. Melanthon Siregar Gg. Barito Blok 6 Belakang SMA Budi Mulia Hub: Alboin Sidabalok di No.Telp. 0813 76122445; 08126207631; (0622) 7070442 P. Siantar CASH & CREDIT: Rumah type 45/104 genteng roof, gipsum keramik, 2 kmt Jl. Laucimba R. Merah. Hub: Alboin Sidabalok di No.Telp. 0813 76122445; 08126207631; (0622) 7070442 CASH & CREDIT: Rumah type 45/104 genteng roof, gipsum keramik, 2 kmt Jl. M. Siregar Gg. Barito Blok 6 belakang SMA Budi Mulia. Hub: Alboin Sidabalok di No.Telp. 0813 76122445; 08126207631; (0622) 7070442; P. Siantar CASH & CREDIT TANAH: 5 x 25 m, 5 x 20 m cocok untuk memelihara hurje. Jl. Laucimba Rambung Merah Hub: Alboin Sidabalok di Telp. 0813 76122445; 08126207631; (0622) 7070442 P. Siantar CASH & CREDIT: Rumah type 36/120 genteng roof, gypsum, keramik, 2 kmt Jl. Pdt. J Wismar Saragih Gg. Karsim Blok 4-7 800 M dari ktr pusat GKPS & Akbid Florensia Hub: Alboin Sidabalok - 0813 76122445; 08126207631; 7070442 P. Siantar

CASH & CREDIT: Rumah tipe 70/200 genteng roof, gypsum, keramik, 3 Kmt Jl.Pdt Wismar Saragih Gg Karsim Blok B 4-7, 800m dari ktr pusat GKPS& Akbid Abdi Florensi. Hub: Alboin Sidabalok di No.Telp. 0813 76122445; 08126207631; (0622) 7070442. CASH & CREDIT: Rumah tipe 56/112 genteng roof, gypsum, keramik, 2 Kmt Jl. Melanthon Siregar Gg Barito Blok 6, blk SMA Budi Mulia. Hub: Alboin Sidabalok di No.Telp. 0813 76122445; 08126207631; (0622) 7070442 CASH & CREDIT: Rumah tipe 45/96 genteng roof, gypsum, keramik, 2 Kamar Tidur, Jl. Durian, Lapangan Bola Atas. Hubungi: Alboin Sidabalok- di no Telepon: 0813 76122445; 08126207631; (0622) 7070442 P. Siantar C A S H & C R E D I T: R u m a h t y p e 3 6 / 7 8 genteng roof, gipsum keramik, 2 kmt Jl. Laucimba R. Merah. Hub: Alboin Sidabalok di No.Te l p . 0 8 1 3 7 6 1 2 2 4 4 5 ; 08126207631; (0622) 7070442 CASH & CREDIT: 1.908 M2 cocok untuk gudang /usaha. Jl. H Ulakman Sinaga, depan Gereja Khatolik, Rambung Merah Hub: Alboin Sidabalok di No. Telp. 0813 7612 2445; 0812 6207 631; (0622) 7070442 P. Siantar CASH & CREDIT: Rmh type 45/120 genteng roof, gypsum, keramik, 2 KT Jl. Pdt. J Wismar Saragih Gg. Karsim Blok 4-7, 800 M dr Kantor pusat GKPS & Akbid Florensia Hub:Alboin Sidabalok, HP. 0813 76122445; 08126207631; (0622) 7070442 P. Siantar

CASH & CREDIT: RUMAH TYPE 45/104 GENTENG ROOF, GIPSUM KERAMIK, 2 KMT JL. KAMPUNG BARU R. MERAH. HUB: ALBOIN SIDABALOK - TELP. 0813 76122445; 08126207631; (0622) 7070442 P. SIANTAR C A S H & C R E D I T: R u m a h t i p e 5 6 / 1 0 4 genteng roof, gypsum, keramik, 2 Kmt Jl. Laucimba R. Merah. Hub: Alboin Sidabalok di No.Telp. 0813 76122445; 08126207631; (0622) 7070442 P. Siantar. CASH & CREDIT: Rumah tipe 36/102 genteng roof, gypsum, keramik, 2 Kmt Jl. Melanthon Siregar Gg Barito Blok 6, blk SMA Budi Mulia. Hub: Alboin Sidabalok di No.Telp. 0 8 1 3 76122445; 08126207631; (0622) 7070442 CASH & CREDIT: Menyediakan rumah & tanah kavling sesuai tipe dengan yg anda inginkan & stok yg tersedia. Hub: Alboin S i d a b a l o k -Te l p . 0813 76122445; 08126207631; (0622) 7070442 P. Siantar CASH & CREDIT: Rmh type 36/78 genteng roof, gipsum keramik, 2 kmt Jl. Kampung Baru R. Merah. Hub: Al b o i n S i d a b a l o k d i Telp. 0813 76122445; 08126207631; (0622) 7070442 P. Siantar CASH & CREDIT: 5x20 m, 10x20 m, 15x20 m, 20x20 m Jl. Pdt. J Wismar Saragih Gg. Karsim Blok 4-7, 800 M dari kantor Pusat GKPS & Akbid Florensia Hub: Alboin Sidabalok-. 0813 76122445; 0812 6207 631; (0622) 7070442 P. Siantar

CASH & CREDIT: Rmh type 70/112 genteng roof, gipsum krmik, 3 kmt Jl. Melanthon Siregar Gg. Barito Blok 6 blkng SMA Budi Mulia. Hub: Alboin Sidabalok; Telp. 0813 76122445; 08126207631; (0622) 7070442 P. Siantar KAVLING AMELIA 2: Jual persil ukuran 7 x 22 M, Harga Rp. 54 Jt , (ada 19 persil) SHM, lebar jalan 6 M. Jl. Asahan KM 6 Kec. Siantar, 100 M sebelum Simp. Perumnas Bt 6. hub. H Naibaho HP 0813 9781 8088; R br Purba HP 0852 75 39 0076

YAYASAN MAHAGA SEJAHTERA: membutuhkan tenaga kerja wanita usia 15 s.d 40 tahun untuk bekerja sebagai baby sister, perawat pribadi / orang tua. syarat: KTP, ijazah, gaji mulai 800 rb s.d 1.300.000 / bulan, bersih. hub. Yayasan Mahaga Perumahan Graha Harmoni, Jl. H Ulakma Sinaga, Pinus Blok F No. 5 Rambung Merah P. Siantar HP 0812 6548 9615; 0813 7515 1742 Baru yg sdg brkembang, brgerak dibidang Perusahaan distributor membutuhkan banyak karyawan/ti, usia 17 s/d 26 thn, min SMU/SMK/Sederajat, D3 & S1 (smua jurusan). Salary 1,2Jt s/d 3,2Jt, utk posisi: ADM, MARKETING, STAFF GUDANG, PENGAWAS, DEBT COLECTOR, & OB/OG. Bawa lamaran langsung ke: HRD SENTOSA ABADI, Jl. Medan KM 6 No. 61 P Siantar (Sekitar 5 M dpn simp.. HKBP Bongbongan)

• 082367 128155

DIBUTUHKAN : Wanita gadis/janda untuk disalurkan menjadi baby sitter, kakak asuh & perawat orang tua. Hub: Yayasan Sepa Husada Jl. Notes No. 65 HP. 0852 6114 3441, 0812 1952 9316

K O L A M R E N A N G T I R TAW I R A Y U D H A / Rimdam 1/BB. Dibuka untuk umum di Jl. SM Raja, Harga Tiket: Dewasa Rp. 5000; A nak 2 Rp. 5000; Balita Rp. 2000. Fasilitas yang memuaskan, dilengkapi dengan A s ur ans i J iwa. TERATAI BAN: Jual Beli ban baru - ban bekas, vlag baru-vlag bekas. Tambal tubeless. Jl. P. Anggi No. 70. HP. 0812 9365 313 HABONARON DO BONA BIRO JASA SIMALUNGUN PUTRA Mengurus Surat-surat, Stnk, Sim, Pasport, Speksi, Penasehat Hukum-Pengacara. Jl. Merdeka No.166 Telp. (0622) 26836 – 27712. P. Siantar “Atas Kepercayaan Anda Kami Berbuat & Berbakti” SAUDAGAR BAN | Jl. Ade Irma | Menjual Ban, Velg Baru/ Second; Porting, Polising, dan Perbaikan Velg. HP: 0812 6027 9194 DIKONTRAKKAN 1 Unit Rumah di Jl. Besar Kerasaan | DIJUAL 6 Unit STELING, Antara lain: 1 Steling Utk Jual Nasi, 5 Unit Steling TOKO. Hubungi: JACK - 0823 6174 4780


5

SENIN 19 Agustus 2013

Rupiah Nyaris Tembus Rp10.400 Hadapi China, India Izinkan Pesawat CIA Mendara INDIA India dikabarkan pernah mengizinkan Amerika Serikat (AS) untuk mendaratkan pesawat mata-mata U-2 di wilayahnya. Izin itu ditujukan agar pesawat mata-mata itu mengisi bahan bakar dan melanjutkan operasi mata-mata ke China. Kejadian ini berlangsung ketika 1962 saat India masih dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Pandit Jawaharlal Nehru. Semua dilakukan ketika India kalah perang dengan China pada 1962. Menurut Nationa Security Archive (NSA), Nehru menyetujui misi U-2 untuk memata-matai wilayah perbatasan India dengan China pada 11 November 1962. CIA pun mencatat hal tersebut dalam dokumen miliknya. Berdasarkan laporan CIA, misi mata-mata itu dilakukan dari 1954 hingga 1974. Sementara pengerahan pesawat mata-mata di Charbatia pada Mei 1964, terpaksa dihentikan karena Nehru wafat. Melalui laporan CIA, Oktober 1962, China melancarkan rangkain serangan tiba-tiba ke wilayah perbatasan India. Serangan tersebut pada khususnya dilakukan di Provinsi Jammu dan Kashmir. ”China melewati batas wilayah India di sebelah utara Lembah Brahmaputra. Saat itu, Pemerintah India meminta bantuan militer kepada AS,” isi laporan tersebut, seperti dikutip The Daily Star, Minggu (18/8). (Faz/Okz/Int)

Banjir Yaman Tewaskan 27 Tamu Pernikahan ROMBONGAN pengiring pengantin di Yaman mengalami kecelakaan yang menewaskan 27 orang karena sapuan banjir besar. Korban tewas ini sedang mengikuti sebuah konvoi pernikahan di Yaman ketika kendaraan mereka disapu banjir besar, kata pejabat setempat Sabtu (17/08) kemarin. Para korban yang kebanyakan terdiri dari perempuan dan anak-anak sedang dalam perjalanan melewati suatu wilayah di provinsi Taiz di sebelah selatan negara itu. Mereka menumpang tiga kendaraan untuk mengiringi pengantin perempuan menuju rumah barunya di provinsi lain. Kantor berita Reuters melaporkan pengantin perempuan selamat dari kecelakaan ini. Sementara tim penyelamat sejauh ini berhasil menyelamatkan delapan orang, kata media pemerintah. Yaman yang terletak di sebelah selatan Semenanjung Arab memang rawan dilanda banjir selama musim angin Monsoon. Sejak Jumat (16/08) lalu, setidaknya total 50 orang tewas dalam bencana banjir yang menimpa Yaman. Sedikitnya 41 orang tewas karena tersapu banjir bandang yang melanda berbagai daerah sedangkan sembilan lainnya tewas tersambar petir. (Rtr/Int)

(FOTO: INT)

MELEMAH-Petugas di BANK menghitung uang pecahan Rp 100 ribu beberapa waktu lalu. Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar, dalam beberapa waktu terakhir terus melemah.

JAKARTA- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah. Pergerakan rupiah nyaris menembus level Rp10.400 per USD. Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) rupiah memiliki nilai tengah Rp10.392 per USD, dengan kisaran Rp10.340-Rp10.444 per USD. Sementara menurut Yahoofinance, rupiah memiliki nilai tengah Rp10.365 per USD, dengan pergerakan harian Rp10.385-Rp10.388 per USD. Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih, mengungkapkan bahwa beberapa isu ekonomi memengaruhi pergerakan rupiah, seperti BI rate tetap 6,5 persen dan Lelang Swap. ”Keputusan RDG BI kemarin menetapkan BI rate bertahan di 6,5 persen dengan pertimbangan pengendalian inflasi, pengelolaan neraca pembayaran yang berkesinambungan, dan penguatan stabilitas sistem keuangan,” kata Lana dalam risetnya. Selain itu, Lelang FX Swap keempat BI menyerap USD1,996 miliar. Lelang foreign exchange (FX) swap kemarin, BI mendapat penawaran sebesar USD2,081 miliar, dan menyerap sebesar USD1,996 miliar (95,9 persen dari permintaan), dengan rincian untuk tenor satu bulan sebesar USD886 juta, tiga bulan sebesar USD635 juta, dan enam bulan sebesar USD475 juta. (Dtc/Int)

Tersangka SKK Migas Kerabat Petinggi Demokrat JAKARTA- Salah satu tersangka kasus suap di Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas, Deviardi atau yang sering disebut Ardi ternyata masih memiliki hubungan saudara dengan salah satu Ketua DPP Partai Demokrat, Achsanul Qosasi. ”Istri Ardi sama istri saya masih ada kaitannya saudara. Mertua saya dengan mertua Ardi masih sepupu,” kata Achsanul saat dikonfirmasi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. .Namun Achsanul membantah keras jika dikatakan Ardi aktif dan menjadi pengurus di partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu. ”Setahu saya dia bukan pengurus Partai Demokrat.Kalauketemutidakpernahdiskusisoal partai. Dia tidak aktif di Partai Demokrat, bagaimana dia menjadi pengurus,” sangkalnya.Anggota Komisi XI itu hanya mengakui, selama ini dirinya hanya berhubungan dengan Ardi dalam kaitan organisasi, yakni Garuda Tani Nusantara (Gatara). “Saya pernah berurusan denganArdidisektorpertanian,anehjugadisebut ke Partai Demokrat. Seringkali kasus-kasus

dikaitkan dengan Partai Demokrat,” sesalnya. Untuk Konvensi? Sebuah pernyataan mengatasnamakan Rudi Rubiandini beredar di kalangan wartawan, Minggu (18/8). Testimoni dalam pesan elektronik ini berisi kronologi penerimaan suap oleh mantan Kepala Satuan Kerja Khusus (SKK) itu. Rudi menjelaskan, bahwa dirinya menerima suap lantaran ditekan oleh beberapa petinggi sebuah partai penguasa, yang membutuhkan dana besar untuk keperluan pelaksanaan konvensi penjaringan calon presiden (Capres). Diduga kuat, partai penguasa yang dimaksudkan adalah Partai Demokrat, yang belakangan memang tengah gencar mencari dana untuk penyelenggaraan konvensi capres. Kendati demikian, belum dapat dipastikan apakah pesan tersebut benar-benar berasal dari Rudi atau hanya ulah pihak-pihak tertentu yang berusaha mengambil untung dari kasus suap SKK Migas tersebut. Demokrat Menantang Partai Demokrat merasa dirugikan dengan pernyataan tersangka kasus suap di Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas, Rudi Rubiandini,

yang mengatakan bahwa uang suap tersebut dipergunakan untuk keperluan pelaksanaan konvensi capres Partai Demokrat. ”Kami sedang berbenah, tuduhan-tuduhan itu sangat merugikan kami. Sebaiknya beliau bicara terbuka,” kata salah satu Ketua DPP Partai Demokrat, Achsanul Qosasi saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (18/8). Achsanul sendiri mengaku sangat terkejut saat mendengar hal itu. Untuk menghindari fitnah yang berkelanjutan, Anggota Komisi XI DPR ini menyarankan agar Rudi segera menyebutkan siapa pihak internal Partai Demokrat yang menekan dirinya untuk mencari dana. ”Jikaitubenar,harusjelassiapayangmenekan. Pak RR itu harus berani mengatakan yang sebenarnya.ApakahadaoknumPartaiDemokrat yang bermain di belakang beliau,” pungkasnya. Berikut Testimoni Mantan Ketua SKK Migas “Kepada seluruh rakyat Indonesia saya memohon maaf atas apa yang telah saya lakukan sehingga saya tertangkap oleh KPK dan kepada rekan-rekan kerja di SKK MIGAS saya juga memohon maaf atas apa yang terjadi kepada diri

saya dan saya berharap apa yang terjadi pada diri saya ini menjadi pelajaran berharga bagi rekanrekan di SKK MIGAS khususnya dan di Industri Migas pada umumnya karena kalau saya boleh mengatakan apa adanya apa yang telah saya lakukan bukanlah semata atas kehendak saya pribadi namun saya lebih kepada situasi yang membuat saya terjepit karena adanya permintaan dana yang cukup besar kepada saya dari pengurus partai berkuasa yang akan melakukan konvesi, permintaan dana tersebut mereka lakukan hampir setiap saat kepada saya dan seringkali tidak mengenal waktu, sementara disatu sisi saya pribadi juga tidak mempunyai dana seperti yang mereka minta, apalagi saat ini saya juga sedang memikirkan ibu saya yang sedang sakit disalah satu rumah sakit di Bandung dan juga saya masih punyakewajiban pelunasan pembayaran rumah di jalan Brawijaya yang belum saya lunasi sepenuhnya, dan dalam situasi seperti itulah saya tidak dapat menolak uang yang disodorkan kehadapan saya dengan harapan saya dapat mengurangi tekanan permintaan dana dari pengurus partai berkuasa. (Okz/Int)


6

SENIN

19 AGUSTUS 2013

Lapas Labuhan Ruku Dibakar Sambungan Halaman 1 Diperkirakan, puluhan napi dan tahanan kabur. Bahkan ada seorang napi yang sempat merampas senjata api (senpi) milik petugas Lapas. Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Labuhan Ruku Sutopo Berutu, kepada METRO, menerangkan, Lapas yang berada di Desa Pahang, Kecamatan Talawi, Batubara itu berkapasitas 251 orang dan saat ini dihuni 874 napi dan tahanan. Kemarin, kata Sutopo, kerusuhan mulai terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Kata Sutopo, kerusuhan bermula dari adanya perkelahian antar sesama napi. Napi pindahan dari Lapas Lubukpakam marah karena jauh dari keluarga. Sehingga keluarga kesulitan membesuk. Lalu para napi dari Lubukpakam membuat keributan. Melihat itu, para penghuni Lapas lainnya kesal. Akhirnya terjadi bentrokan. Lantas, petugas jaga mencoba menenangkan dengan cara meletuskan tembakan dua kali ke udara. Rupanya, suara tembakan membuat para napi mengamuk. “Kericuhan bermula dari keributan setelah adanya suara letusan senjata yang dilakukan penjaga Lapas untuk menenangkan napi. Situasi akhirnya tak terkendali. Tibatiba ada kelompok napi lainnya membakar Lapas,” terangnya. Ditambahkan Sutopo, para napi juga sempat memukul komandan jaga Binsar Nababan, sebelum kabur. “Ada pemukulan yang berujung kericuhan, hingga pembakaran,” sebutnya. Diterangkannya, napi pindahan dari Lapas Lubukpakam ratarata terkait kasus narkoba. “Lapas sudah over kapasitas, sedangkan penjaga hanya lima orang. Selama Lebaran, kami dibantu personil polisi dan hari ini (kemarin, red) mereka sudah ditarik,” sambung Sutopo. Sutopo memerkirakan, 30 napi kabur. Namun tidak tertutup kemungkinan jumlahnya lebih dari itu. Terpisah, Kasi Registrasi Lapas Labuhan Ruku P Siregar mengatakan, informasi yang diperolehnya dari petugas, diperkirakan 30an napi kabur. Mereka kabur dengan memanjat Pos Penjagaan di

sisi kanan dan kiri bangunan gedung Lapas. “Mereka kabur dengan memanjat tembok Pos Penjagaan. Karena temboknya hanya berkisar 3,5 meter, rendah itu. Saya belum tau persis kondisi di dalam. Karena saya juga masih di jalan menuju Lapas,” terangnya kepada Sumut Pos (grup METRO SIANTAR) tadi malam. Dia menyatakan, ruangan perkantoran menjadi sasaran pengrusakan dan tak luput dari pembakaran yang dilakukan warga binaan. “Yang jelas rusuh, sampai dibakar kantor itu. Kalau masalah perkelahian, biasanya itu, intern mereka. Tapi biasanya nggak sampai rusuh dan membakarbakar. Masalah korban jiwa, saya juga belum tahu persis. Saya belum bisa kasih komentar,” ucapnya. Saat ditanyakan apakah tindakan warga binaan dipengaruhi napi Lapas Tanjung Gusta Medan yang direlokasi ke Lapas tersebut, Siregar membantah. “Nggak, nggak ada itu. Napi asal Tanjung Gusta Medan itu nggak ada yang dipindahkan ke sini. Yang dipindahkan itu kan hanya segelintir. Tapi nggak ada yang dipindah ke Labuhan Ruku. Saya belum tahu persis akar masalahnya, apakah ada hubungannya dengan PP 99/ 2012 itu, atau bagaimana. Komplekslah penyebabnya itu. Tapi juga dikarenakan over kapasitas. Jadi satu suara napi ini, ada niat untuk kerusuhan,” bebernya. Hingga tadi malam, sejumlah napi yang berada di dalam Lapas terus melempari batu ke arah luar. Petugas dari Polres Batubara, Polres Asahan, Kodim 0208 Asahan, dan Yonif 126 KC mengamankan situasi. Petugas pemadam kebakaran yang sedang bekerja kewalahan karena napi terus melempari dengan batu. Komandan Kodim 0208 Asahan Letkol Ayub Akbar dan Kapolres Asahan AKBP Budi Suherman, serta Kapolres Batubara AKBP JP Sinaga yang berada di lokasi kejadian berusaha berkomunikasi dengan para napi untuk tidak melempari. Namun para napi terus mengamuk. Bahkan Letkol Ayub Akbar terkena lemparan batu dan tangannya terluka. Rampas Senpi Petugas Sejak sore hingga tadi malam,

„ Erna, salahsatu napi wanita di Lapas Labuhan Ruku. beredar informasi ada senjata api (senpi) petugas Lapas yang dirampas napi. “Iya, memang ada teman kami yang sempat ditangkap napi, tapi sudah dilepaskan. Senjata api milik teman kami itu direbut napi. Tapi karena banyaknya napi, kami kurang tahu siapa yang mengambil senjata teman kami itu,” kata dua petugas Lapas sambil meninggalkan wartawan. Napi Wanita Dipindah ke Lapas Pulau Simardan Napi wanita yang terlibat kasus narkoba dan ditahan di Lapas Labuhanruku, tadi malam dipindahkan ke Lapas Pulau Simardan Tanjungbalai. Dengan mobil patroli milik polisi, napi bernama Erna tersebut digiring petugas dan dibawa ke Pulau Simardan. Pemindahan dilakukan untuk mengantisipasi halhal yang tidak diinginkan. Selain Erna, sembilan napi wanita lainnya juga dipindahkan. Delapan ke Lapas Pulau Simardan dan seorang lagi ke RSU Batubara karena sedang hamil delapan bulan. Sutopo membenarkan ada 10 napi wanita dipindahkan. Sutopo juga mengakui ada napi wanita yang sedang hamil. “Sudah ada 10 napi wanita yang kita pindahkan. Sembilan dipin-

dahkan ke Lapas Pulau Simardan Tanjungbalai, satu lagi dibawa ke RSU karena mau melahirkan. Namun kalau nama dan kasusnya, saya tak ingat. Yang jelas ada kasus narkoba, perkelahian dan penipuan,” katanya sambil meninggalkan wartawan. Selain itu, tahanan Mahkamah Agung yakni Osman Manurung dilarikan ke RSU Batubara untuk mendapatkan perawatan medis. Osman yang sudah beberapa bulan dititipkan di Lapas Labuhan Ruku diketahui menderita sakit lever. Kata Sutopo, Osman dilarikan ke RSU karena mengalami sesak napas akibat menghirup asap. Osman dilarikan ke RSU menggunakan mobil ambulans Pemkab Batubara. Osman diketahui merupakan tahanan kasus dugaan korupsi di Medan. Tadi malam, personel Brimob dari Tanjungbalai dan Pematangsiantar sudah turun ke Lapas Labuhan Ruku. Kapolres Asahan AKBP Budi Suherman dan Kapolres Batubara AKBP JP Sinaga belum bersedia berkomentar. “Sabar ya, situasinya masih mencekam. Kami masih mengupayakan untuk negosiasi dengan napi,” kata keduanya. Kapoldasu Datang, Napi Tenang Kapoldasu Irjen Pol Syarief Gunawan tiba di Lapas Labuhan Ruku bersama rombongan sekitar pukul 22.00 WIB. Kapoldasu dikawal ketat sejumlah perwira dari Poldasu dan Polres Batubara. Kapoldasu langsung menemui ratusan napi dan berusaha menenangkan mereka. Kapoldasu juga menanyakan keinginan para napi agar bisa tenang dan tidak anarkis. Para napi meminta kepada Kapoldasu agar mereka diberikan makan malam dan minum. Setelah mendengar keinginan para napi, Kapoldasu langsung memerintahkan jajarannya untuk memenuhi keinginan para napi. Situasi pun mulai tenang. Para napi mendapatkan makanan dan minuman. Kapoldasu juga menemui napi wanita yang akan dipindahkan dan memberikan wejangan kepada mereka. (sus/syaf/ck-4/mag-09)

Tak Bisa Tunjukkan Identitas Dua Pria Diamankan Sambungan Halaman 1 Seluruh pengendara dan penumpang bus umum diminta menunjukkan identitas. Hasilnya, dua penumpang angkutan umum tidak dapat menunjukkan identitas langsung diamankan. Pantauan METRO, sebanyak 30 personil gabungan Polresta Siantar melakukan razia mulai pukul 22.00 WIB di Jalan Asahan, tepatnya di bawah tugu pembatas Siantar-Simalungun. Razia dipimpin langsung Kasat Lantas AKP Lufti. Dalam razia tersebut, seluruh pengendara roda dua dan roda empat serta angkutan umum diberhentikan dan diperiksa. Pengemudi beserta seluruh penumpang diminta menunjukkan identitas masing-masing. Sepanjang razia tersebut, dua orang penumpang angkutan umum yang tidak memiliki

identitas dan mencurugakan, langsung diamankan ke Polresta Siantar untuk diperiksa secara intensif. Salahseorang penumpang yang ditahan mengaku bernama Rahmad Zumi’ihdam. Pada saat dilakukan pemeriksaan di mobil patroli, pria yang mengenakan celana loreng ala TNI itu mengaku baru saja keluar dari Lapas Klas IIA Pematangsiantar. Mengenai ketidakadaan identitas, dia mengaku pihak Lapas belum mengeluarkan surat pembebasannya. Kasat Lantas AKP Lufti ketika dikonformasi mengatakan, membenarkan telah mengamankan dua orang tidak memiliki identitas dari perbatasan Siantar-Simalungun, Jalan Asahan. “Dalam waktu 1 x 24 jam kita punya wewenang menahan orang yang tidak memiliki identitas lengkap. Kita akan cari tahu alamat lengkapnya masing-mas-

ing atau menghubungi pihak keluarganya jika ada kontak,” ujarnya. Lufti mengatakan, pihaknya akan melakukan razia hingga tengah malam dan akan berlanjut keesokan harinya. “Kita terdiri dari gabungan Lantas, Reskrim, Intel, Sabhara dan lainnya akan melakukan razia secara berturut-turut hingga suasana dapat dinyatakan kondusif,” pungkasnya. Polres Razia di Perlanaan Untuk mencegah napi Labuhan Ruku kabur ke wilayah Simalungun, Polres Simalungun menggelar razia di jalan lintas Sumatera (jalinsum) Perlanaan, Kecamatan Bandar, Minggu (18/8). Sedikitnya 35 pernonil diturunkan. Hal itu dikatakan Kapolres Simalungun AKBP Andi S Taufik, kepada METRO, Minggu (18/8). Dia mengatakan, razia dilakukan mulai pukul 19.30 WIB dipimpin langsung Wakapolres Si-

malungun Kompol Leo Siagian. Selain personel dari Sat Lantas, razia juga melibatkan satuan lainnya seperti Sat Reskrim. Upaya lain untuk pencegahan, masih kata Andi, polisi juga berkoordinasi dengan camat, lurah, pangulu nagori di daerah perbatasan Batubara. Apabila ditemukan warga asing mencurigakan serta tak memiliki identitas, diimbau segera melaporkannya. Selain itu para penumpang bus angkutan umum, setiap pengendara roda dua hingga pejalan kaki juga diperiksa. Pemeriksaan tersebut fokus kepada kartu identitas diri seperti KTP, SIM dan lainnya. Sejauh ini, lanjut Andi, dalam razia tersebut belum ditemukan warga dan pengguna jalan yang mencurigakan. Namun menurut informasi, razia akan dilakukan hingga beberapa hari ke depan selama 24 jam secara bergantian. (wis/dro)

Makanan Terlambat, Napi Ngamuk & Ancam Ledakkan Tabung Gas Sambungan Halaman 1 yang mengamuk. Hingga pukul 21.00WIB,negosiasimasihalot.Sebagaian napi sudah bisa ditenangkandandiamankan.Merekamemintamakanandanminumankepada petugas. Petugas dari lapas dan kepolisian sibuk menyalurkan makanan kepada para napi dan tahanan yang sudah ditenangkan. Namun rupanya, akibat lambannya pemberian makanan dan minuman, para napi kembali mengamulk. Mereka mengambil batu dan melempari petugas. Alhasil, distribusi makanan terkendala karena amukan para napi. Ancam Ledakkan Tabung Gas di Dapur Hingga pukul 21.00 WIB, para napimenolakdidekatipetugasdari Lapas dan kepolisian. Bahkan mereka mengancam meledakkan tabung gas ukuran tiga kilogram yang ada di dapur lapas jika ada

polisidanpetugaslapasmendekat. Sementara petugas pemadam kebakaran membawa enam unit mobilpemadam,yakni 2dariPemkab Batubara, 1 dari Pemkab Asahan,2dariPemkoTanjungbalai,dan 1 dari PT Inalum. Namun 1 unit mobil pemadam kebakaran milik PemkabBatubaraterpaksakembali karena tidak bisa berfungsi. Para napi yang berada di dalam Lapas terus melempari batu kepada petugas pemadam, polisi, dan petugas lapas yang mencoba mendekat. Kondisi itu membuat petugas pemadam kebakaran kesulitan memadamkan api. Belum lagi minimnya penerangan membuat suasana mencekam. Melihat situasi, petugas terpaksa menembakan senjata ke udara. Untuk menerangi lokasi lapas, petugas meminjam mesin genset milik warga. Namun penerangan tersebut masih belum memadai. PLNSediakanGenset PLN Cabang Kota Pematang-

siantar mengirimkan satu tim petugas dan genset 50 Kph untuk dinyalakan di Lapas Labuhan Ruku. Demikian diungkapkan Kepala Cabang PLN Kota Pematangsiantar Ayannes Girsang ketika dihubungi METRO, tadi malam. Ia mengatakan, setelah mendapat laporan adanya kerusuhan di Lapas Labuhan Ruku dibarengi pemadamanlistrik,pihaknyalangsung menugaskan personil untuk menyalakan genset 50 Kph. Dengan kapasitas tersebut, sudah bisa menerangi Lapas dan mempermudah petugas. Selain itu, pihaknya menginstruksikan kepada PLN ranting terdekat yakni Ranting Perdagangan untuk membantu pengadaan genset tambahan. “Selain genset dengan kapasitas 50 KPh, kita juga instruksikan ranting terdekat yakni PLN Ranting Perdagangan untuk turun membantu,” ujarnya singkat. (syaf/ mag-09/osi)

“Tangkap AKP KS Bandar Narkoba!” Sambungan Halaman 1 gas di Polres Asahan, yang merupakan bandar narkoba. “Tangkap AKP KS yang bertugas di Polres Asahan! Dia bandar narkoba! Kenapa polisi hanya menangkap warga miskin? Ayo, tangkap perwira polisi itu kalau berani!” teriak ratusan napi sambil mengancam membakar lapas jika ada polisi yang mendekat. Melihat situasai memanas, persionil TNI AD melakukan

pengamanan. Sementara petugas Lapas dan polisi memilih mundur untuk mengantisipasi kericuhan lebih besar. Melihat polisi menjauh meninggalkan Lapas, para napi mulai tenang dan tidak lagi melempari batu. Namun petugas tetap siaga. Sementara sejumlah polisi dilengkapi laras panjang bersiaga tak jauh dari Lapas. Seorang petugas Lapas mengaku, sehari sebelumanya, suasana di Lapas mulai ricuh. Hal itu

dipicu ulah para napi pindahan dari Lapas Lubukpakam yang protes karena dipindahkan ke Lapas Labuhanruku. Kondisi semakin diperparah dengan adanya pemberian remisi terhadap 300 napi dalam rangka Hari Raya Idul FItri dan Hari Kemerdekaan RI ke-68. Para napi yang membuat kericuhan mengaku kecewa karena tidak memeroleh remisi serta dan menuding pemberian remisi ada unsur suap. (syaf/mag-09)

2 Napi Diciduk dari Belakang Rumah Warga Sambungan Halaman 1 KPLP Labuhan Ruku Sutopo Berutu, Minggu (18/8) menerangkan, diperkirakan 30 napi kabur dengan cara melompat

pagar yang tingginya sekitar 4,5 meter. Masih kata Sutopo, pihaknya masih memantau situasi di Lapas dan mengerahkan anggotanya mengejar para napi yang melarikan diri.

Hingga tadi malam pukul 20.15 WIB, kobaran api masih menyala di gedung lapas. Di bagian luar gedung, api sudah bisa dipadamkan. (syaf/mag09)

PLN Sediakan Genset Sambungan Halaman 1 ng, kepada METRO, Minggu (18/8) malam. Ia mengatakan, setelah mendapat laporan adanya kerusuhan di Lapas Labuhan Ruku dibarengi pemadaman listrik, pihaknya langsung menugaskan personil

menyalakan genset 50 Kw. Menurut dia, dengan kapasitas tersebut sudah bisa menerangi Lapas Labuhan Ruku sehingga mempermudah petugas mengkondusifkan Lapas Labuhan Ruku. Selain itu, pihaknya juga mengintruksikan kepada PLN

ranting terdekat yakni Ranting Perdagangan untuk membantu pengadaan genset tambahan. “Selain genset dengan kapasitas 50 Kw, kita juga intruksikan ranting terdekat yakni PLN Ranting Perdagangan agar ikut membantu,” ujarnya singkat. (osi/dro)

Penjagaan di Lapas Siantar Diperketat Sambungan Halaman 1 Ditemui di Lapas Klas IIA Pematangsiantar, Kanit Reskrim Polsek Bangun Ipda Ahmad Yani bertindak sebagai Ketua Tim Pengamanan, mengatakan, pihaknya datang ke Lapas untuk memberi bantuan pengamanan. Ahmad Yani menjelaskan, pengamanan dilakukan secara bergantian hingga situasi dinyatakan kondusif. Masih di tempat yang sama, Kalapas Klas IIA Pematangsiantar Marasidin Siregar, melalui KPLP Prayer Manik mengatakan, bantuan pengamanan tersebut merupakan hasil koordinasi untuk mengantisipasi kerusuhan seperti yang terjadi di

Lapas Labuhan Ruku. “Kita sangat merasa terbantu atas kordinasi pengamanan ini. Kita juga berharap agar Lapas Klas IIA Pematangsiantar yang sudah over kapasitas tatap kondusif,” pungkasnya. Dijelaskan Prayer Manik, personil polisi yang diperbantukan melakukan pengamanan ditempatkan di beberapa titik Lapas tanpa sepengetahuan para warga binaan. Artinya, para personil tersebut tak ubahnya seperti intelijen di Lapas yang mana akan langsung memberikan informasi jika ada tanda-tanda kerusuhan. Mengenai kondisi Lapas Klas IIA Pematangsiantar, hingga Minggu malam tadi, situasinya kondusif. “Masih aman saja ya

dan mudah-mudahan akan tetap kondusif meski kondisi kita over kapasitas dan kurang baiknya sarana prasarana di sini,” ujarnya. Lanjut Prayer, pihaknya selalu mengantisipasi adanya kerusuhan. Apalagi kata dia, Lapas Klas IIA Pematangsiantar juga over kapasitas. Sementara, menurut dia, awal mula kerusuhan terjadi akibat over kapasitas. “Kita dari pihak Lapas dengan jumlah sumber daya manusia (SDM) yang kurang, harus bekerja ekstra untuk mengkondusifkan suasana. Selain itu, fasilitas yang ada juga kita manfaatkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya mengakhiri. (wis/ dro)

Iya, Saya Tahu… Sambungan Halaman 1 Kemenkum HAM Sumut Budi Sulaksana yang dikonfirmasi, tak banyak memberikan penjelasan. “Iya, saya tahu, masih koordinasi ya, Mbak. Saya belum bisa kasih penjelasan. Sabar, karena masih koordinasi,” katanya kepada Sumut Pos (grup METRO SIANTAR). Sementara, Kadiv Permasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Sumut Amran Silalahi juga memberikan jawaban tak

jauh berbeda. Tadi malam, ia mengaku tengah dalam perjalanan menuju Batubara. Katanya, ia belum mengetahui pasti penyebab kerusuhan di Lapas. Ia pun mengaku belum bisa memberikan lebih lanjut. “Saya mau meluncur ke sana ini. Saya juga belum tahu masalahnya. Kalau dibilang over kapasitas, iya juga. Tapi nanti dululah. Saya juga belum dapat data ini. Saya belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut. Bagaimana saya tahu, orang saya masih di sini.

Terdepan, Terbesar, dan Terbaik di Siantar- Simalungun

Anggota SPS No: 438/2003/02/A/2012 Penerbit : PT. Siantar Media Pers (Metro Siantar, Metro Tapanuli, Metro Asahan, Metro Tabagsel) Chairman: Rida K Liamsi Komisaris Utama: Makmur Kasim Komisaris: Khadafi Direktur Utama: Marganas Nainggolan Direktur: Maranatha Tobing PENGASUH Pemimpin Umum/Penjab/GM: Marganas Nainggolan Wakil PU/Pimpinan Perusahaan: Maranatha Tobing Pimred Metro Siantar: Pandapotan MT Siallagan Plt. Pimred Metro Tapanuli: Daniel Simanjuntak Pimred Metro Tabagsel: Muhiddin Hasibuan Pimred Metro Asahan: Eva Wahyuni Wakil Pimpinan Perusahaan Asahan: Darwin Purba Tim Ombudsman: Vincent Wijaya

Nantilah itu, saya masih koordinasi ke sana. Lagi di jalan mau meluncur ke sana,” ujarnya terburu-buru. Sedangkan Kepala Sub Humas & Laporan Kanwil Hukum dan HAM Hasran Safawi yang dikonfirmasi mengakui terjadi kebakaran di Lapas Labuhan Ruku. Dia pun mengatakan belum tahu apa penyebab peristiwa itu. “Iya, saya juga sudah dengar. Tapi penyebabnya apakah karena hubungan arus listrik atau kerusuhan seperti Lapas

Tanjung Gusta, kami belum mendapat kabar,” kata Safawi. Namun, dia mengakui Lapas Labuhan Ruku juga over kapasitas. Daya tampung hanya 251 orang. Tetapi, jumlah warga binaan yang menghuni Lapas sudah mencapai 874 orang. Hal tersebut bahkan menjadi permasalahan di Lapas sejak lama. “Over kapasitas hingga 400 persen di Labuhan Ruku. Memang inilah masalah utama Lembaga Pemasyarakatan di Sumut,” jelas Safawi. (far/smg)

Departemen Redaksi METRO SIANTAR Dewan Redaksi Group: Marganas Nainggolan (Ketua), Maranatha Tobing, Pandapotan MT Siallagan, Daniel Simanjuntak, Muhiddin Hasibuan, Eva Wahyuni, Leo Sihotang, Chandro Purba, Hermanto Sipayung, Nurjannah. Redaktur Pelaksana: Leonardus Sihotang, Yappy Chandro Purba. Kordinator Liputan: Tonggo Sibarani. Redaktur: Pholmer Saragih, Jhon Damanik, Pala Silaban, Plidewatna, Syafruddin Yusuf, Nasa Putramaylanda, Hezbi Rangkuty, Edi Saragih, Asisten Redaktur: Imelda Purba. Reporter: Pra Evasi Haloho, Billy Andra Nasution, Eko Hendriawan, Dhev Fretes Bakkara (fotografher), Rano Kambo Hutasoit, Darwis Damanik, Sawaluddin, Fandho Girsang, Soetomo Samsu (Jakarta), Ken Girsang (Jakarta), Irwansyah (TanahJawa), Hardono Purba (Silau Kahean), Sendi Warto Purba (Saribudolok), Mantrison Sinaga (Raya Kahean), Taman Haloho (Parapat) Sekretaris Redaksi: Yanti Nurhapni, Staf Redaksi: Ita Butar-butar. METRO TAPANULI Pjs Redaktur Pelaksana:-, Kordinator Liputan: Ridwan Butar-butar, Ass.Korlip: Marihot Simamora Reporter: Freddy Tobing, Milson Silalahi, Aris Barasa, Juris Tanjung, Samuel Sitompul, Masril Rambe (koresponden Barus), Horden Silalahi(Humbahas), Bernard Lumbangaol (Taput), Hengki Tobing (Taput), Jantro Naibaho, Juandi Sihombing, Hermanto Turnip (Tobasa). METRO TABAGSEL Redaktur Pelaksana: Nurjannah, Pjs Kordinator Liputan: Ikror Amin Lubis, Reporter: Parlindungan Pohan (Sidimpuan/Tapsel), Amran Pohan (Tapsel), Amran Pikal

Siregar, (Palas), M Ridwan Lubis (Madina), Oryza Pasaribu, Parningotan Aritonang. METRO ASAHAN Redaktur Pelaksana: Hermanto Sipayung, Kordinator Liputan: Edwin Garingging, Reporter: Susilowady (Kisaran), Putra (Aek Kanopan),Anniko Rambe, Rizki Whardana (R Prapat), Mahra Harahap (Kota Pinang), Ishak Lubis (Tj Balai), Syawaluddin Tanjung (Pamingke), Siswanto, Bima Pasaribu (Batubara). Dep. Perwajahan, Pracetak & Artistik Kadep Pracetak & Artistik: Ahmad Yasir, Kabag: Amiruddin Staf Pracetak:Salomo Seven Malau, Jamaluddin Sinaga, Hedry Handoko, Jefree Putra, Andri Manullang, Handoko, Nazaruddin Ikhsan, Saddam Boythree Purba. Mounting: Samuel Sihotang (Koord.), Hotland Doloksaribu, Amran Nainggolan, Nico HS. Kabag Teknisi Maintenance & IT: Irwan Nainggolan. Staf Operasional Website: Juanda Panjaitan. DIVISI USAHA Departemen Umum/Adm/Keuangan Manager Adm/Keu/Umum: Dumaria, Kabag Accounting: Restioni Padang Departemen Sirkulasi / Pemasaran Manager Pemasaran: Jaberlison Saragih, Koordinator Pemasaran:Simson Winata Hutabarat Adm Pemasaran : Indarny Aritonang, Piutang Koran: Ester Ade Gultom, Staf Pengembangan: Jhon Tua Purba, Dedi Kurniawan, Kordinator Ekspedisi: Ardi Departemen Iklan Manager Iklan: Jamot S, Kabag Iklan: Holden Simanjuntak, Kord Iklan: Bambang Satria, Kord Adm. Iklan group: Hariyani Kartini, Staf Piutang Iklan: Tio Maria, Annisa (Medan), Staf Desaign:Reliston Purba, Togap Sinaga.

Perwakilan Metro Tapanuli Kepala Perwakilan : Kepala Perwakilan : Ridwan Butar-butar Koordinator Keuangan: Eriska Muham, Staf Piutang Koran/Iklan: Arfah Sari Hasibuan, Koord. Pengembangan: Zulfiandi, Staf Pengembangan: Jack Simbolon (Taput), Tamy Sianturi (Tobasa). Perwakilan Metro Tabagsel Ka Perwakilan/Ka Biro Usaha: Edi Panjaitan, Kabag Pengembangan: Ahmad Suhaimi Lubis, Koordinator Keuangan: Kristina Hutabarat Perwakilan Metro Asahan Wakil Pimpinan Perusahaan: Darwin Purba, Kabag Pengembangan: Marshall Leo Siagian, Staf Pengembangan: Jemelister Sitorus, Koord.Keuangan: Revina Sihombing Kuasa Hukum: Binaris Situmorang SH Tarif Iklan: Hitam/Putih (B/W) Umum/Display Rp. 7.500/mm kolom, Iklan Keluarga Ucapan Selamat Rp. 3.500/mm kolom, Iklan Warna (Full Colour) Rp. 15.000/mm kolom. Harga iklan ditambah PPN 10%. Harga Eceran Rp2.000 (dalam kota). Rekening a/n : PT Siantar Media Pers Bank Mandiri Cab Pematangsiantar AC:1070003101831. Alamat Redaksi /Iklan/ Pemasaran Medan : Graha Pena Medan Jl Sisingamangaraja KM 8,5 No.134 Medan-Amplas. Telp (061) 7881661 (Hunting) Fax (061) 7881733 Alamat Redaksi /Iklan/ Pemasaran: Jl Sangnawaluh No.24 Komp Mega Land Siantar Telp:(0622) 7553511, Fax (0622) 7553501 Siantar. e-mail : metrosiantar@yahoo.com. Perwakilan Jakarta: Jln Raya Kebayoran Lama17 Jakarta Selatan Telp. (021)-5349205, 5349206, 5349115. Fax. (021)-53490522. Pencetak : PT Medan Graindo, Jl SM Raja KM 8,5 No.134 Medan. Telp (061) 7881661 (Hunting) Fax (061) 7881733.

DALAM PELIPUTAN, WARTAWAN METRO SIANTAR SELALU DIBEKALI IDENTITAS DIRI DAN TIDAK DIBENARKAN MEMINTA SERTA MENERIMA APAPUN DARI NARASUMBER BILA ADA YANG MERASA DIRUGIKAN OLEH WARTAWAN METRO SIANTAR, DIMINTA UNTUK MELAPOR KE PIHAK BERWAJIB ATAU HUBUNGI 0622-7553998


SENIN

19 Agustus 2013

DICOPET DI TOKO GANDA.. Sambungan Halaman 8 membayar, ternyata resleting tasnya sudah terbuka dan dompet warna coklat panjang miliknya sudah tidak ada di dalam tas sandangnya. Mengetahuidompetnyayangberisikan uang Rp10 juta hilang, dia teriak histeris dan pingsan di dalam toko. Sontak seluruh pengunjung yang berada di dalam kebingungan melihat Rosleini pingsan di depan meja kasir. KehebohandarirukomembuatpersonelSatLantasyangsaatitumengamankan lalu lintas di depan toko tersebut mencari tahu apa yang terjadi. Tak berapa lama korban sadar dari pingsannya dan polisi mengarahkanRosleiniuntukmelaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Siantar. Rosleini mengatakan saat itu dia tidak merasakan tas sandang warna merahnya

dibuka karena saat kejadian kondisi toko padat pembeli. “Terakhir dompet itu kubuka sewaktu aku kasih uang untuk keponakanku dan roti yang mau kubeli ini pesanan anakku. Katanya aku harus bawa roti ini untuk oleh-oleh dari Siantar,” ujarnya. TakberapalamapersonelPolrestaSiantar yang menerima laporan melakukan olah TKP dan memeriksa hasil rekaman CCTVyangadadidalamtoko.Akibatkejadian tersebut, korban kehilangan uang sebesar Rp10juta, SIM, STNK mobil dan sepedamotorsertasuratberhargalainnya. Kasubbag Humas Mapolresta Siantar AKP Efendi Tarigan yang dikonfirmasi membenarkankejadiantersebutdansaat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi. Pihaknya juga sudah mengambil rekaman CCTV yang ada di dalam toko. (lud/dho)

Ketiga Kalinya Ditangkap Sambungan Halaman 8 Informasi dihimpun di kepolisian, laporankehilanganitudisampaikanIinAndy Sitompul (34) ke Polsek Siantar Barat, Minggu(18/8)sekitarpukul01.00WIB.Dari keterangannya, korban mengaku berhasil menjebak pelaku yang telah mencuri BalckBerry tipe Torch 8900 miliknya yang hilang pada 1 Juni lalu dari rumah. Kemudian polisi bergerak dan mengamankan seorangpriabernamaJButabutar(25). Namun pria ini mengaku tidak pernah mencuri Hp tersebut, melainkan membelinya dari Simon Purba seharga Rp800 ribu. Saat itu petugas langsung mengembangkanpenyelidikandenganmengintai Simon di sekitar rumahnya yang masih tetangga korban. Benar saja, Simon berhasildiamankanMinggu(18/8)sekitar pukul 10.00 WIB. Meski awalnya mengelak, namun ketika dipertemukan dengan JButarbutar,pelakuyangbarutamatSMA ini mengakui perbuatannya. BahkantidakhanyaHp,dalamlaporan korban, sebelumnya dia juga kehilangan Hp pada 1 Juni, kehilangan Telvisi LTD merk Polytron 32 inch pada 30 Juni sekira pukul 17.00 WIB dan terakhir pada 7

Agustus lalu, korban kehilangan laptop Acer,uangtunaiRp1,5jutasertaperhiasan berupa cincin dan gelang. Korban yang kelimpungan akhirnya berupayamencaritahupelakunyakarena dia yakin bahwa pelaku pencurian yang pertama dan kedua adalah sama. Selanjutnya dia mencoba meminta pertemananlewankontakBlackBerryMessenger (BBM) dengan mengirimkan nomor PIN. Sesuai harapan, pertemanan itu selanjutanyadiresponJButarbutarhingga akhirnya bisa membongkar pelaku pencurian di rumahnya itu. Sementara pelaku yang ditanyai mengaku terpaksa mencuri karena memilikiutang.Katanya,awalnyadiamelihat pintu rumah korban terbuka dan diamdiam masuk lalu mengambil Hp BlackBerry yang terletak di atas meja ruang tamu. Aksi kedua, pelaku mengawasi rumahkorban.Begitukeduanyakerja,dia masukkerumahkorbanmelaluiatapdan menggasak televisi, laptop, uang serta perhiasan korban dan istrinya. SementaraKapolsekSiantarBaratAKP M Oktavianus memebenarkan kejadian itu setelah menerima laporan korban. (dho)

’Rumahnya Terbuka Sikit.. Sambungan Halaman 8 Krisno mengaku, pencurian itu tidak direncanakan, hanya niat yang spontan timbul karena melihat pintu rumah korban di Flamboyan Raya, Perumans Batu VI, Nagori Nusa Harapan, Kecamatan Siantar, sedikit terbuka. Melihat suasana sepi, diapun nekat melakukan aksinya. Kejadian tersebut dilakukan sekira pukul 06.30 WIB, dimana saat itu pelaku barusajapulangbegadangdanturundari angkutan. Melihat pintu rumah korban sedikitterbukasertakondisiyangsepidan memang masih belum begitu terang, pelaku diam-diam masuk. Melihatkeadaanaman,pelakumenuju tempattidurkorbanbrSianturi(53).Setelah mengetahui kalau korban yang merupakan ibu temannya tak berada di kamar, pelakumasukdanmemeriksaseisikamar. MelihatHpNokiaE63hitamdidekatbantal dan sejumlah ung di dalam kaleng roti, pelaku langsung mengambilnya dan langsung meninggalkan lokasi. Namun, belum keluar dari kamar, korban langsung memegang bahunya

agar pelaku tidak lari. Bukannya menyerahkan diri, pelaku justru mendorong korban hingga terjatuh. Korban pun berteriak sehingga para tetangga keluar dan berusaha mengejar pelaku. Karena lari pelaku cukup cepat, anak korban yang mengenal pelaku memutuskan menghentikan pengejaran. Selanjutnyasekirapukul17.00WIB,anakkorban beserta warga pergi ke rumah pelaku. Di sana, pelaku berada di rumah dan dibawa ke Pos Polisi Perumnas Batu VI lalu ke PolsekBangununtukdiproseslebihlanjut. ”Kulihatrumahnyaterbukasikit,masukaja aku Pak. Kudengar ada suara masak di dapur, aku langsung ke kamar. Akupun nggak tahu kalau dia (korban) mamanya kawanminumku,”ujarnya. Pria lajang yang kesehariannya bekerja sebagai penjual air minum isi ulang itu jugamengaku,Hpyangdiambilnyasudah dijual kepada seseorang yang dia tidak kenal seharga Rp250 ribu. Kapolsek Bangun AKP B Simarmata melalui Kanit Reskrim Ipda Ahmad Yani ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan. (wis)

‘Kau Izin Pergi Sebentar, Tapi Selamanya’ Sambungan Halaman 8 bawa kreta,”ujarayahViktorhisterissaat melihat jenazah anaknya di ruang Forensik RSUD Djasamen Saragih. Informasi dihimpun METRO, kecelakaan tersebut berawal ketika Viktor melajudaridarirumahnyadiJalanDolokTolong Huta Parluasan, Nagori Tiga Balata, KecamatanJorlangHataranmenujuKota SiantarmengendaraisepedamotorHonda Blade BK 2459 TAO. Dari arah yang sama melaju mobil Bus Tao Toba Indah

tujuanMedandatangdengankecepatan tinggi tepat di belakang Viktor. Lalu bus mencoba mendahului Viktor,namun mendadak datang sebuah mobil pribadi dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi dan sedikit memakn jalan. Untuk menghindari kecelakaan dengan mobil tersebut, bus membanting stir ke kiri namun bagian depan mobil menyenggol bagian belakang sepedamotor Viktor. Spontan sepedamotor yang dikendarai Viktor hilang kendali dan Viktor

terlemparhinggabeberapameterkeparit dan sebelumnya menghantam akar pohom mahoni di pinggir jalan. Seluruh penumpang yang berada di dalam bus langsung teriak. Tak jauh dari lokasi kejadian bus berhenti, seluruh penumpang dan supir keluar untuk melihat kondisi Viktor. Namun karena viktor mengalami luka yang cukup serius dia meninggal di lokasi kejadian dan penumpang sibuk melihat kondisi Viktor, dimanfaatkan supir bus melarikan diri. Selanjutnya salah seorang warga

menghubungi pihak kepolisian. Tak berapa lama piak kepolisian Polsek Siantar Marihat tiba di lokasi dan mengevakuasi korban menggunakan ambulans yang saat itu melintas dan jenazah Victor langsung dibawa ke Instalasi Jenazah RSU Djasamen Saragih untuk divisum. Kanit Laka Polresta Siantar Aiptu JM Purba yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih melakukan pencarian terhadapsupirbusdanmemeriksasaksisaksi terkait kasus tersebut. (lud)

Pacar Dibawa Begadang, Dua Pria Dipolisikan Sambungan Halaman 8 anaknya ke Polres Siantar. Hal ini terungkap setelah kedua orangtuaABGtersebutmenerimakabarbahwa anak-anaknyasedangberadadisalahsatu loket bus di Jalan Sisingamangaraja, KelurahanKahean,SiantarUtara,Minggu (18/8) pagi. Bersama pihak kepolisian dengan bantuan personel Denpom Siantar, mereka langsung menjemput korban. Selanjutnya menjemput kedua pelaku dari rumahnya setelah mendapat keterangan dari korban. Informasi ang dihimpun di kepolisian, laporan kehilangan anak diterima pada Sabtu (17/8) sekitar pukul 18.00 WIB oleh seorang wanita berinisial AFY (42) warga KelurahanSimarito,SiantarBarat.Kepada

polisi, wanita tersebut mengaku sudah mencari-cari putrinya yang masih duduk di bangku SMP itu ke rumah beberapa temannya. Kekhawatiran mulai muncul ketika Hp anaknya tidak aktif dan tidak kembali ke rumah, sementara hari sudah malam. Walau sudah menghubungi beberapa teman korban dan di rumah saudara, keberadaanMawartetaptidakdiketahui,dimana saat meninggalkan rumah mengenakanbajuwarnakuningdancelanabiru. Orangtua Bunga yang beralamat di awasanKelurahanKahean,SiantarUtara, jugakhawatirkarenausaipulangsekolah, anaknya langsung keluar sekitar pukul 12.00 WIB dan tidak kembali meski jam sudah menunjukkan pukul 22.00 WIB. Beberapa teman sekolah dan keluarga

juga dihubungi, namun tak seorangpun mengetahui keberadaan Bunga yang masih duduk di bangku SMA itu. Akhirnya kekhawatiran itu terjawab sudah setelah Bunga pulang ke rumah. Namun ketika ditanya, Bunga beralasan nginap di salah satu rumah teman sekolahnya. Tapi orangtuanya bernisial SP (48) tidak percaya begitu saja hingga mendesak anak gadisnya buka mulut. Akhirnya dia mengaku begadang satu malaman di Panei Tongah, Simalungun bersama seorang pria yang merupakan pacarnya. Selanjutnyapersoalanitudilaporkanke Polres Siantar, Minggu (18/8) pagi dan kebetulan bertemu dengan keluarga Mawaryangsudahterlebihdahuluberada di Polres Siantar. Menerima laporan itu,

petugas langsung menjemput Reymon dan Roy, kemudian dinterogasi. Kepada petugas, dua pria ini mengaku tidak ada melakukan hubungan intim dengan korban. Orangtuakorbantakpercayabegitusaja dan menyarankan petugas agar kedua korban divisium. Hasil visum ternyata menunjukkan dua ABG itu masih perawan. Akhirnyakeduaorangtuakorbansepakatberdamaisetelahmenerimalangsung permohonandamaitersebutdarimasingmasing orangtua pelaku hadir di Polres Siantar. Perdamaian itu dibenarkan Kasubag Humas AKP Efendi Tarigan karena kesepakatan masing-masing orangtua dan kasus tersebut tidak berlanjut. (dho)

Supir Tewas, Diduga Karena Kedap Udara Sambungan Halaman 8 18.30 WIB. Dari tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Informasi dihimpun METRO dari warga,mereka melihat korban sekira pukul 04.30 WIB dan langsung ke pelataran parkir loket Simpati. Saat itu korban datang seorang diri. Pagi itu hanya beberapa mobil yang parkir di parkiran ini. Korban tampak hanya berdiam diri di dalam mobil diduga karena rumah makan Nurhasanah di sekitar loket tutup. Saat itu korban sempat mematikan mesin mobilnya. Siang sekira pukul 13.30 WIB, B Hasibuan (50), pemilik Rumah Makan Nurhasanah mengaku merasa ada yang aneh dari mobil ini. Sebab, selama

berjam-jam tidak ada seorangpun yang keluar dari dalam mobil meskipun cuaca saat itu panas terik. Padahal saat itu kondisi mobil yang masuk untuk makan di rumah makan ini ramai. Dua jam sebelum ditemukan, beberapa pengunjung yang sempat kesal dengan parkir mobil korban sempat mendatanginya. Namun saat itu, dari kaca, warga melihat korban terbujur kaku. Melihat itu, pengunjung sempat mengetuk pintu mobil korban, tetapi tak ada sahutan dari dalam. Tak lama kemudian mobil korban menjadi tontotan warga hingga polisi datang dan mengecek kondisi korban. Polisi yang tiba di lokasi kejadian sempat mengalami kesulitan mengambil jenazah korban karena

kondisi pintu mobil dalam keadaan terkunci. Untuk mengeluarkan korban, petugas meminta bantuan tukang kunci dan pintu mobil ini berhasil dibuka. Selanjutnya jasad pria ini dibawa ke ruang Forensik RSU Djasamen Saragih untuk diotopsi. J Aritonang (45), pegawai loket Simpati mengatakan, malam saat korban tiba, tidakadasuaraapapundaridalammobil. “Malam itu, ia masuk parkir. Sudah biasa supir istirahat di sini. Tetapi memang aneh, si korban tak ada keluar. Ia matikan mesin dan tutup semua kaca. Saya pikir ia tidur,” kata J Aritonang. Kasat Reskrim Polres Siantar AKP Daniel Marinduri mengatakan, dari hasil penyelidikan awal, pihaknya tidak mene-

mukan tanda-tanda penganiayaan. Diduga korban tewas akibat kedap udara dalam mobil ketika korban tertidur. “Kalau dugaan kita sementara, pria ini tewas karena kedap udara dalam mobil. Soalnya, saat kami temukan suhu di dalam mobil panas dan tidak ada udara sedikitpun masuk. Namun demikian, kami masih melakukan penyelidikan. Barang bukti mobil sudah kami amankan,” kata Daniel. Ia menambahkan, dari dalam mobil korban pihaknya menemukan sebuah karcis pass keluar parkir Bandara Kuala Namu. Ia keluar pukul 02.00 WIB pada hari yang sama. Korban dipastikan pulang dari bandara lalu ke Siantar. Namun saat ini pihaknya masih menunggu keterangan keluarga korban. (bli)

Bentrok Antar Pemuda, Kreta Anak Polisi Dibakar Sambungan Halaman 8 antara pemuda warga Sibuluan dengan warga Sibolga yang melintas di persimpangan Tugu Ikan, Sibuluan. Ketika itu ada delapan pemuda asal Sibolgamengendaraiempatunitsepedamotor melintas dari arah Rindu Alam hendak menuju Sibolga. Setibanya di persimpangan Tugu Ikan, mereka dilempar botol oleh sejumlah pemuda yang sedang duduk ramai-ramai di bundaran Tugu Ikan. Takterimadiperlakukansepertiitu,dua dari delapan warga Sibolga mendatangi kumpulan pemuda itu menanyakan soal pelemparan tersebut. Namun tak berapa lama tiba di bundaran, terjadi bentrok. Bahkan kedua pemuda asal Sibolga ini bonyok dimassa dan melarikan diri serta

melaporkan kejadian tersebut kepada teman-temannya. Mendengar kabar tersebut, sejumlah rombongan dari Sibolga mengendarai sepedamotor mendatangi lokasi dimana kedua pemuda itu dikeroyok. Melihat kedatangan rombongan tersebut, pemudayangtadinyaberadadibundaranTugu Ikan langsung bubar dan melarikan diri. Namun satu unit sepedamotor Vario BB 5020 MN tertinggal lengkap dengan kuncinya. Sepedamotor itu dibawa ke Sibolga dengan harapan bisa menemukan pelaku penganiayaan tersebut. Terbawa emosi melihat dua rekannya bonyok dimassa, sepedamotor yang mereka bawa dari Tugu Ikan menjadi pelampiasan dan akhirnya membakarnya. Akibat kejadian ini, polisi direpotkan dengan tiga laporan. Salah satunya atas

namaRinaldo(20)wargaKelurahanPasar Belakang,Sibolga.KepadaPolresTapteng, dia melaporkan tindakan penganiayaan secara beramai-ramai yang dialaminya. Sedangkan yang dilaporkan adalah para pemudayangsaatituberadadiTunguIkan. Kemudian atas nama Ahmad Johari jugamembuatlaporanataspenganiayaan yang dialaminya. Kepada polisi dia melaporkantindakpidanapenganiayaanyang dilakukan pemuda warga Sibolga. Kemudianlaporankehilangansepedamotor atas nama Tri Januarsyah Zaluku (24)wargaSibuluanNalambok.Trisendiri yangmerupakananaksalahseorangpolisi ini melaporkan pemuda warga Sibolga yang membawa paksa sepedamotornya saatterjadibentrokdiTuguIkan,Sibuluan. Kapolres Tapteng AKBP Misnan melalui Kasat Reskrim AKP Denny Boy Pang-

Sambungan Halaman Satu

gabeanmembenarkankejadiantersebut. Pihaknya mengaku telah menangani kasus ini dan sedang melakukan proses penyelidikan. “Ada tiga laporan yang kita tangani terkait rentetan bentrok pemuda yang akhirnya membakar satu unit sepedamotor.Saatinienamorangyangkitaduga terlibat telah diamankan. Dari hasil pemeriksaan sementara, dua diantara mereka mengaku terlibat. Sedangkan empat lainnya masih kita lakukan pemeriksaan,” ujar AKP Denny . Rinaldi, salah seorang pelapor usai membuat laporan mengatakan, terjadinya bentrok murni karena salah paham. Peristiwa itu berawal ketika dia bersama tujuh rekannya dikagetkan dengan lemparan botol berasal dari kumpulan pemuda di bundaran Tugu Ikan.(fred)

KPAI Menyayangkan Pemko Tak Tanggap Sambungan Halaman 1 cabulan yang dilakukan pacar dan temannya. Seharusnya kata M Ihsan, Pemko Siantar bertindak cepat mengambil tindakan atas apa yang dialami Mawar. “Lho, mereka harus bertindak. Itu amanah UUD’45. Kami akan menyurati Pemko Siantar agar segera mengambil sikap atas penderitaan

yang dialami Mawar,” ujar M Ihsan, kepada Minggu (18/8). Menurut M Ihsan, Mawar butuh perhatian. Apalagi ayahnya berinisial PA (43), yang dipenjara gara-gara mencabulinya serta ketiga saudarinya, dan ibunya juga telah menikah lagi membuat Mawar makin terguncang. Begitupun si nenek korban L br S, tak lagi mampu membiayai sekolah korban. Hingga saat ini, Mawar sulit dite-

mui di rumah neneknya di sekitaran Siantar Selatan. Dikabarkan korban mengalami trauma mendalam. Seorang tetangga Mawar di Kecamatan Siantar Selatan menyebutkan, keseharian korban hanya lalu lalang di sekitaran rumah neneknya. Sesekali ke warung kelontong karena disuruh dan tak jarang pula dimarahi neneknya karena sesuatu hal yang dianggap sepele. Selain Mawar, seorang adiknya

juga tinggal bersama neneknya, L br S. “Kasihannya kami melihat dia (Mawar) tapi kami tak bisa berbuat banyak. Kalau memang nggak disekolahkan lagi, mending diambil alih pemerintah daripada si anak itu stres berat tinggal di rumah oppung -nya,” kata wanita separuh baya ini. Dia mengatakan, selama menetap di rumah neneknya, Mawar juga tak jarang keluyuran di seki-

tar rumahnya dan berteman dengan anak-anak sekitar. Tak diduga pula, kesempatan itu dimanfaatkan AS (24) dan DL (23) hingga memacari korban untuk melampiaskan bejatnya itu. AS dan DL sendiri diketahui pekerja tenun yang kurang bergaul dengan warga sekitar. Sementara korban sudah beberapa kali dimarahi bila bergaul dengan kedua pemuda tersebut.

Sekda: Eliakim, Tak Lagi Staf Khusus Sambungan Halaman 1 suratnya Nomor:814/4615/VII/2013, tertanggal 23 Juli 2013, ada tiga hal disampaikan, pertama menerangkan bahwa saudara Eliakim Simanjuntak benar pernah diangkat sebagai staf khusus Walikota Pematangsiantar berdasarkan surat tugas Walikota Pematangsiantar Nomor:800/3986/IX/ 2010, tanggal 30 September 2010. Namun surat tersebut hanya berlaku sampai dengan Oktober 2010, karena tidak disetujui oleh DPRD Kota Pematangsiantar. Kedua bahwa saudara Eliakim Simanjuntak tidak pernah menerima gaji/honor maupun biaya perjalanan dinas dari APBD Kota Pematangsiantar dan tidak pernah mencampuri urusan/kebijakan Pemerintahan Kota Pematangsiantar. Ketiga, bahwa terkait Keputusan Walikota Pematangsiantar Nomor:900/ 810.1/IX/WK-Tahun 2012 tentang Standar honorarium, harga barang dan jasa kebutuhan Pemerintah Kota

Pematangsiantar tahun 2013 mengenai staf khusus, menurut Sekda, tidak dapat dijadikan pedoman terkait terbitnya Peraturan Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2012 tentang Pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Tahun Anggaran 2013, yang tidak mengatur personil non PNSD (seperti staf khusus, kepala desa, kelompok tahun, murid teladan), sehingga APBD Kota Pematangsiantar tidak menganggarkan biaya staf khusus. Menanggapi surat sekda, Ketua DPRD Siantar Maruli Hutapea mengatakan, DPRD Siantar tidak pernah mengagendakan pembahasan mengenai staf khusus. Sebab kata Maruli, lembaga DPRD tidak pernah menerima usulan dari pemko soal itu. “Lalu, bagaimana bisa DPRD dapat dikatakan tidak menyetujui?” tanya Maruli. Memang sambung Maruli, ketika paripurna saat itu ada fraksi mempertanyakan keberadaan surat tugas terse-

but. “Lalu, pemko ketika itu menjawab bahwa anggaran staf khusus tidak dari APBD. Itu yang kami tahu,” ujar Maruli. Dasar Pengangkatan Staf Khusus Permendagri No 37 Tahun 2010 Terpisah, Asisten II Pemko Siantar Adiaksa Purba, menerangkan dasar pertimbangan dalam penerbitan surat tugas Staf Khusus Walikota pada 30 September 2010 lalu adalah Permendagri Nomor 37 Tahun 2010. Pada poin 19 disebutkan; ‘Dalam rangka pelaksanaan perjalanan dinas untuk kegiatan yang mengikut sertakan non PNSD (seperti staf khusus, kepala desa, kelompok tani, murid teladan) dapat menugaskan personil yang bersangkutan dengan menggunakan belanja perjalanan dinas. Dia menjelaskan, tata cara penganggaran dan pelaksanaan perjalanan dinas mengacu pada ketentuan perjalanan dinas yang ditetapkan dengan peraturan kepala daerah. “Nah inilah dasarnya. Jadi setiap orang yang diutus walikota untuk mengikuti kegiatan, anggarannya dapat ditanggung pada pos

biaya perjalanan dinas. Misalnya, ada undangan dari pemerintah pusat dimana kelompok tani harus diberangkatkan melakukan pelatihan. Maka walikota dapat megeluarkan surat tugas kepada petani untuk mengikutinya dan biayanya dapat ditampung pada perjalanan dinas di sekretariat daerah,” terang Adiaksa. Jadi kata Adiaksa, walikota dapat membuat kebijakan menghunjuk seseorang sebagai staf khusus untuk membantu tugas-tugasnya. “Tapi dalam surat tugas itu harus dituangkan dalam rangka apa staf khusus itu dibuat,” ujarnya lagi. Lanjut Adiaksa, kemudian mengenai masih terlampirnya standar honorarium staf khusus walikota pada SK walikota tentang standar honorarium harga barang dan jasa kebutuhan Pemerintah Kota Pematangsiantar tahun anggaran 2013, adalah kemungkinan sewaktu-waktu walikota memerlukan seorang staf khusus. Maka tidak masalah lagi diangkat karena sudah di-

tuangkan nomenklatur standar honorarium perjalanan dinasnya. Menurut dia, dasar hukum dalam permendagri itu sudah cukup kuat atas terbitnya surat tugas staf khusus walikota. Lalu bagaimana mekanisme pengangkatan staf khusus walikota, Asisten II Pemko Siantar ini mengatakan mekanisme itu memang tidak ada diatur. Meski diakui dia bahwa prosedural memang harus ada. “Itu benar, harus ada memang aturan dalam mekanisme pengangkatan staf khusus walikota. Harusnya kalau permendagri mencantumkan staf khusus, ada peraturan yang mengikatnya. Tapi kok gak ada ya,” katanya keheranan. Kemudian ketika ditanyakan apakah ada surat tentang pembatalan staf khusus walikota, Adiaksa tidak bisa menjelaskan. Dia mengakui seharusnya memang ada surat sebagai dokumen atas tidak berlakunya surat sebelumnya. “Saya tidak tahu jelas apakah ada su-

Sementara ibu Mawar, H br S hingga kini sama sekali belum ada menemui korban. Menurut tetangga korban, hubungan antara ibu Mawar dengan neneknya kurang harmonis pasca kasus cabul. Hal itu pulalah yang membuat Mawar diyakini tertekan tinggal bersama neneknya. Karena itu sejumlah tetangga korban menyarankan agar Pemko Siantar mengambil alih kehidupan Mawar sebelum nantinya terjadi lagi hal-hal yang tak diinginkan. (dho/dro)

rat pembekuannya atau tidak. Coba ditanya sama BKD,” katanya. Menurut dia, surat tugas staf khusus itu juga harus dituangkan masa berlaku serta tujuan detail staf khusus walikota tersebut. “Tapi di dalam surat tugas staf khusus itu juga tidak ada saya lihat. Jujur, soal bagaimana kronologis peneribitannya saya kurang ingat,” akunya. Kemudian menanggapi komentar Rudolf Hutabarat, Ketua Komisi I DPRD Siantar yang mengatakan, staf khusus walikota tidak diatur dalam PP 41 Tahun 2007 tentang Stuktur organisasi perangkat daerah, Adiaksa mengatakan bahwa staf khusus walikota berada di luar struktur organisasi. (pra/dro)


8

METRO SIANTAR

SENIN

19 Agustus 2013

FOTO;DHEV FRETES BAKKARA

„ Mayat Hasanudin Harahap yang ditemukan di dalam mobil kondisi telentang, Minggu (18/8).

Tertidur Dalam Mobil

Supir Tewas, Diduga Karena Kedap Udara SIANTAR- Hasanudin Harahap (40), warga Jalan Ompu Toga Langit Losung Batu, Kecamatatan Padangsidimpuan Utara ditemukan tewas dengan posisi telentang di dalam

mobil Xenia BK 1882 QR di loket Simpati, Jalan Sisingamangaraja, Siantar Sitalasari, Minggu (18/8) sekira pukul

„) Baca Supir ..Hal 7

(foto: freddy)

HANGUS: Sepedamotor yang hangus dibakar saat diamankan di Mapolres Tapteng akibat bentrok antar pemuda, Minggu (18/8).

Bentrok Antar Pemuda Kreta Anak Polisi Dibakar SIBOLGA- Diduga salah paham, sejumlah pemuda bentrok, Minggu (18/8) sekira pukul 04.00 WIB. Satu unit sepedamotor Vario milik salah seorang anak polisi hangus dibakar. Peristiwa itu terjadi di per-

MAHASISWA PARBINA TEWAS DISENGGOL BUS

‘Kau Izin Pergi Sebentar, Tapi Selamanya’ SIANTAR- Viktor Situmorang (21) tewas setelah sepedamotor yang dia kendarai disenggol Bus Tao Toba Indah (TTI) BK 1033 UA. Di Jalan Siantar Parapat Km 8, Kelurahan Simarimbun, Siantar Marimbun, Minggu (18/8) sekira pukul 12.00 WIB. Padahal, tiga bulan lalu,Viktor baru saja mengalami kecelakaan. Karena itulah ayahnya Darius Situ-

morang (58) selalu melarang Viktor bepergian jauh-jauh mengendarai sepedamotor.

“Sudah ku larang kau pergi, tetapi tetap saja kau mengotot pergi. Katanya cuma sebentar, tapi malah kau pergi untuk selama-lamanya. Padahal kau baru saja kecelakaan dan itupun tidak Halaman jera juga kau keluar 7

Kau

FOTO;DHEV FRETES BAKKARA

„ Viktor Situmorang ketika divisum di kamar jenazah RSU Djasamen Siantar, Minggu (18/7).

DICOPET DI TOKO GANDA PINGSAN DI DEPAN KASIR SIANTAR- Rosleini (54), warga Jalan Gaperta, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, pingsan di depan meja kasir tokoroti Ganda Pematangsiantar setelah m e ng e tahui resleting tas-

nya terbukadan dia kehilangan R10 juta dari dalam tas itu. Pencopetan tersebut terjadi Minggu (14/8) sekira pukul 15.30 WIB saat dia hendak berbelanja roti untuk oleh-oleh kepada anaknya di Medan. Informasi dihimpun METRO, kejadian tersebut berawal saat Rosleini datang dari Medan hendak ke Perdagangan menghadiri arisan keluarga. Kemu-

dian, usai arisan, dia beserta keluarga yang lain pergi ke toko roti Ganda di Jalan Sutomo Pematangsiantar. Saat itu kondisi toko penuh sesak. Hampir setengah jam ia berdesakan, akhirnya wanita yang berprofesi sebagai kepala SD Negeri ini mendapatkan roti pesanannya. Ketika hendak Foto Fandho

„) Baca Dicopet ..Hal 7

Uang dan Hp Ibu Teman Dicuri

„ Roy yang membawa kabur ABG 13 tahun selama semalam

Berdalih Rayakan Hari Kemerdekaan

’Rumahnya Terbuka Sikit, Pacar Dibawa Masuk Saja Aku’ Begadang, Dua

simpangan Tugu Ikan, Kelurahan Sibuluan, Kecamatan Pandan, Tapteng. Informasi dihimpun METRO, bentrok pemuda ini terjadi akibat kesalahpahaman

„) Baca Bentrok ..Hal 7

Foto Fandho

„ Rosleini korban pencopetan saat berada di Toko Roti Ganda Jalan Sutomo

SIMALUNGUN- Krisno Sihotang (21) Warga Huta Rambung, Nagori Laras II, Kecamatan Siantar, harus merasakan dinginnya lantai penjara setelah tertangkap basah mencuri Hp Nokia dan uang tunai Rp500 ribu milik ibu temannya, Sabtu (17/8). Kepada METRO,

Pria Dipolisikan SIANTAR- Reymon (19) dan Roy (18) harus menjalani pemeriksaan oleh polisi walau akhirnya tidakditahan karena dilaporkan telah melarikan dua gadis anak baru gede (ABG), sebut saja Bunga (15) dan Mawar (13). Kedua pria ini nekat membawa korban begadang dengan alasan merayakan hari kemerdekaan. Sementara orangtua korban sudah melaporkan kehilangannya

„) Baca

Rumahnya

..Hal 7

„ Krisno Sihotang

„) Baca Pacar ..Hal 7

Dua Kali Berhasil Mencuri

Ketiga Kalinya Ditangkap

SIANTAR- Tak puas dua kali berhasil menggasak barang tetangganya karena tidak dilaporkan, Simon Purba (18) malah nekat melakukan hal yang sama untuk ketiga kalinya. Meski awalnya berhasil, tapi korban mulai resah hingga melakukan penjebakan lewat PIN Hp BalckBerry (BB) yang terlebih dahulu hilang. Jebakan berhasil hingga polisi mengamankan pelaku dari rumahnya.

„) Baca Ketiga ..Hal 7


SENIN

19 Agustus 2013

(FOTO : IRWANSYAH)

HATONDUHAN- Warga Huta II Parsambilan Nagori Jawa Tongah Dua, Kecamatan Hatonduhan merayakan HUT RI ke-68, Sabtu (17/8). Peringatan HUT RI itu diikuti ratusan warga dan berjalan lancar. Bertindak sebagai Inspektur upacara Marihot Siahaan. Sedangkan

masi dibawakan oleh Lisken Hutajulu dan protokol Artauli Simanjuntak. Upacara itu dihadiri Gamot Huta Parsambilan M Sianipar, para panitia Jonson Siagian, Tonni Simanjuntak, komandan upacara Nelson Siburian. Pengibar bendera sang saka merah

CKCT A Juara 1 Raya Kahean CUP SIMALUNGUN- Tim Sepak Takraw CKCT A berhasil meraih juara 1 pada kejuaraan Raya Kahean CUP setelah berhasil mengalahkan tim Modoo Marble, Sabtu (17/8) di Lapangan Takraw Raya Kahean. Sedangkan juara 3 pada turnamen menyambut hari kemerdekaan RI ke-68 tahun diraih tim Mr Jo setelah berhasil mengalahkan tim Halifu. Untuk tingkat pelajar, juara 1 diraih tim Kokain, ‹ ‹ Baca

CKCT A ...Hal 10

FOTO: MATRISON

BERFOTO: Para pemenang sepak Takraw Raya Kahean CUP foto bersama dengan anggota DPR RI Anton Sihombing, yang hadir menyaksikan pertandingan final.

putih adalah Erna Simanjuntak, Ranto Pasarbu, Tia Pasaribu. Teks prokla-

‹ ‹ Baca

Hebohkan Kota Wisata Parapat PARAPAT- Menghabiskan liburan Idul Fitri dan HUT RI ke-68, ratusan pengendara sepedamotor dan becak dari berbagai kota di Sumatera Utara, menghebohkan warga Kota Pariwisata Parapat.

KUNJUNGI DISDIK siswa kuliah di IPB. Beasiswa pendidikan kepada 22 orang anak berprestasi yang diutamakan dari keluarga tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan yang semuanya ditanggung Pemkab Simalungun. Plt Kepala Dinas Pendidikan Parsaulian Sinaga saat dikonfirmasi mengatakan, pemberian

beasiswa tersebut, dilaksanakan pertengahan Juni lalu di depan kantor Bupati Simalungun di Pamatang Raya. Dalam upaya kelanjutan pedidikan sekaligus untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi masyarakat. Pemkab Si‹ ‹ Baca

Kunjungi ...Hal 10 FOTO: DHEV

HALAL BIHALAL : Para pengurus Partai Gerindra mengikuti rangkaian acara Halal Bihalal

Halal Bihalal Kader dan Simpatisan

Gerindra Siantar dan Simalungun SIANTAR- Keluarga besar Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Siantar-Simalungun, menggelar acara Halal Bihalal di lapangan mini Jalan Silimakuta, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Minggu (18/8). Tujuannya memper-

erat rasa persaudaraan antar kader dan juga simpatisan. Acara tersebut juga hadiri, Ketua Dewan Penasihat Gerindra Sumut Martin Hutabarat SH, didampingi Ketua DPC Partai Gerindra Siantar Robinson Bakkara SH dan Sekjend DPC

Partai Gerindra Siantar Netty Sianturi, pengurus Gerindra serta ribuan masyarakat simpatisan. Dalam sambutannya, Martin Hutabarat yang juga anggota ‹ ‹ Baca

Gerindra ...Hal 10

Rayakan...Hal 10

RATUSAN PENGENDARA SEPEDAMOTOR

22 Mahasiswa IPB Penerima Beasiswa Pemkab Simalungun

SIMALUNGUN- Sebanyak 22 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang mendapat beasiswa dari Pemkab Simalungun, kunjungi Dinas Pendidikan Simalungun setelah liburan pertama setelah kuliah, Jumat (16/8) pukul 14.00 WIB. Mahasiswa yang mendatangi Disdik adalah penerima bea-

HUT RI : Warga Huta Parsambilan Nagori Jawa Tongah Dua Hatonduhan tampak serius mengikuti acara perayaan HUT RI ke-68, Sabtu (17/8).

FOTO: TAMAN

HEBOH: Pengendara yang meramaikan Parapat pada perayaan hari kemerdekaan.

Turnamen Muspika Tanah Jawa

SMA Seminary Juara TANAH JAWA- Kesebelasan SMA Seminary Kota Siantar U16 asuhan pelatih Iwan Kewo,

keluar sebagai juara turnamen sepakbola Muspika Tanah Jawa Cup 2013, Sabtu (17/8) di Sta-

Ratusan kelompok pengendara itu tiba di Kota Pariwisata Parapat, Minggu (18/8) sekira pukul 02.00 WIB dan mereka berkumpul di Pagoda Open Stage Parapat, Kelurahan Tiga Raja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Simalungun. Pantauan METRO di Pagoda Open Stage, para pengendara itu tampak menunjukkan ke-

bolehannya masing-masing dalam mengendarai kendaraan motor roda dua dan tiga. Untuk menghibur diri, tampak para pengendara menggeber-geber motornya, hingga membuat suara ribut dan melakukan atraksi saat berkendara, seperti mengangkat ban depan, belakang

dion Balimbingan. Di partai final, SMA Seminary sukses mengalahkan kesebelasan Gasta Tanah Jawa U-16 dengan skor 4-3. Gol seminary diciptakan oleh Alpades, Jose dua gol dan Ryan. Gol balasan Gasta Tanah Jawa diciptakan

oleh Albi dua gol dan Teguh . Sedangkan juara III diraih oleh kesebelasan Akbar Balimbingan yang sore itu berhasil mengalahkan musuh bebuyu-

‹ ‹ Baca

Hebohkan...Hal 10

‹ ‹ Baca

SMA Seminary ...Hal 10


SENIN

19 Agustus 2013

Gerindra Siantar dan Simalungun Sambungan Halaman 9 DPR RI ini mengatakan, kalau acara tersebut dilaksanakan, untuk menunjukkan kepada masyarakat, bahwa partai Gerindra adalah partai yang dekat dengan rakyat. Bukan itu saja, Gerindra juga menerapkan kepada kadernya, untuk tidak menyengsarakan rakyat, apabila terpilih menjadi anggota legislatif dengan cara korupsi maupun berkonspirasi dengan pejabat yang korupsi. “Kita ditekankan untuk tidak menyengsarakan masyarakat, dengan melakukan korupsi. Kita juga tidak diperbolehkan untuk berkonspirasi dengan pejabat yang ingin korupsi,”kata Martin disambut tepuk tangan ribuan simpatisan Gerindra. Sementara itu, Ketua Gerindra Siantar Robinson Bakkara SE juga mengajak masyarakat Siantar dan Simalungun, bersatu melawan korupsi. Robinson berharap, agar kader Gerindra menjadi pelopor perubahan kepada pejabat yang selalu menindas dan menyengsarakan rakyat. Partai Gerindra Siantar juga ditargetkan mendapat 20 persen kursi di legislatif. “Melalui Ketua Penasihat Gerindra Bapak

Prabowo Subianto, kita ditargetkan untuk mendapatkan 6 kursi. Dan itu akan menjadi kesatuan yangmelawaneksekutifyangingin korupsi,” ujarnya. Dia menambahkan, untuk Simalungun juga ditargetkan 20 persen. Kata Robinson, dengan acara Halal Bihalal tersebut, Robinson meminta kepada kader Gerindra untuk mendekatkan diri dan menarik hati masyarakat serta tidak memberikanjanjipalsudanbusuk. “Kita harus dekat kepada rakyat, jangan beri angin segar dengan janjimanisyangtidakadarealisiasinya,” tambahnya. Sementara itu, Netty Sianturi menambahkan, dia pribadi akan merubah pola pikir masyarakat yang sudah tidak percaya kepada para legislatif yang memang selalu menjadi racun kepada masyarakat. “Saya akan merubah pola pikir masyarakat kepada legislatif. Selama ini, masyarakat khususnya Siantar selalu diracuni oleh anggota dewan dan parpol. Di sini kita akan menjadi obat bagi masyarakat,” terangnya. Usai acara, para simpatisan dan kaderjugaberjogetbersamauntuk menjaga kedekatan dengan masyarakat dan dihibur oleh artis lokal. (lud)

Hebohkan Kota Wisata Parapat Sambungan Halaman 9 sambil tidur dan berdiri di atas sepedamotor dan hal ini membuat suasana Kota Parapat menjadi riuh gemuruh, akibat suara-sura sepedamotor yang keluar dari knalpot blong milik kelompok pengendara itu. Salah seorang pengendara roda tiga Anto (25), warga Sergai mengaku bahwa kedatangannya di Kota Pariwisata Parap-

at bersama keluarga dan rekanrekannya untuk menghabiskan libur Lebaran Idul Fitri dan HUT RI ke-68 di Parapat. ”Semua pengendara roda dua dan tiga ini datang dari berbagai kota Bang. Ada yang dari Medan, Tebing Tinggi, Rampah dan Sergai, Kami tiba tadi pagi, Minggu, (18/7), sekira pukul 02.00 WIB. Dan rencana sore nanti kami pulang ke kota masing-masing, Bang”, katanya.

Menurut Anto, usai ngumpul bersama rekan-rekannya dan puas melakukan atraksi, mereka akan berkeliling di Kota Parapat, untuk menikmati indahnya panorama dan sejuknya udara di Danau Toba. Kedatangan ratusan pengendara motor roda dua dan tiga ini sangat membawa dampak positif bagi pedagang, pengusaha tikar dan parkir di Pagoda Open Stage Parapat. (th)

CKCT A Juara 1 Raya Kahean CUP Sambungan Halaman 9 juara 2 diraih tim Cas CR dan juara 3 diraih tim SMAN 2. Ketua Panitia Matrison Sinaga, usai menyerahkan piala kepada para pemenang mengatakan, Raya Kahean CUP akan menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan menjelang hari kemerdekaan RI.Denganharapanmendapatkan dukungan dari masyarakat dan Pemkab Simalungun demi melahirkan atlet takraw dari Simalungun secara umum dan Raya Kahean secara khusus. Ia mengutarakan, kepada tim yang menang diharapkan terus berlatih agar nantinya bisa dikirim untuk bertanding ke daerah lain membawa harum nama Raya Kahean dan Simalungun. Harapannya, tim Raya Kahean bisa membawa nama Kabupaten Simalun-

gun hingga ke tingkat nasional. Pada kesempatan itu, Matrison mengajak kaum muda khususnya laki-laki untuk aktif dan meluangkan waktunya ikut berolahraga. Di mana berolahraga merupakan kebutuhan tubuh demi kesehatan. Menurut dia, dengan berolaraga merupakan salah satu yang bisa memengaruhi masyarakat agar tidak terlibat dengan tindakan kriminal khususnya narkoba dan seks bebas. Sebagai warga negara mempunyai peran strategis dalam segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. “Generasi muda juga merupakan aset dalam menunjang pelaksanaan pembangunan Nasional maupun regional di segala bidang, termasukmenjagaNKRIberdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” ujarnya. (son)

FOTO: RANO

„ Mahasiswa IPB Yang datang ke Disdik Simalungun.

Kunjungi Disdik Sambungan Halaman 9 malungun di tahun 2013 ini, memberikan beasiswa kepada 517 orang siswa SD, SMP dan SMA, terutama dari keluarga kurang mampu dan memiliki prestasi. ”Dan kunjungan 22 mahasiswa IPB penerima beasiswa adalah hanya sebagai kunjungan silaturahmi ke Dinas Pendidikan, tentang proses belajar mengajar dan pengalaman menjalani perkuliahan setelah satu semester,” ujar Parsaulian. Masih kata Parsaulian, selain 22 mahasiswa tersebut, beasiswa juga diberikan untuk 517 orang tersebut besarnya berbeda-beda. “Pemberian beasiswa ini, bertujuan untuk membantu masyarakat dalam melanjutkan pendidikan anak-anak mereka dan ini merupakan program bantuan pemerintah bagi anak SD, SMP, SMA dan mahasiswa, sehingga mereka lebih baik, apalagi anak-anak itu memiliki prestasi dan orang tuanya tidak

mampu untuk melajutkan pendidikannya,” ujar Parsaulian. Sementara itu, Herianto Sitepu, salah seorang mahasiswa yang dibiayai Pemkab Simalungun untuk melanjutkan pendidikan ke IPB, mengaku sangat bangga kepada Bupati Simalungun DR JR Saragih yang memberikan kesempatan baginya untuk melanjutkan pendidikan ke IPB. “Saya bangga kepada Bapak Bupati Simalungun dan saya senang dapat melanjutkan sekolah yang lebih tinggi, apalagi ke IPB yang populer itu. Dan karena kebangaan itulah kami mau bercerita dan berkunjung ke Disdik,” kata anak dari pasangan B Sitepu dan P br Ginting ini. Herianto yang mempunyai cita-cita menjadi dokter hewan, merasa sangat senang. Pasalnya cita-citanya pasti akan tercapai. “Selesai sekolah nanti saya juga akan mengabdi di Kabupaten Simalungun,” kata anak yang menyelesaikan pendidikan SMK-nya di Yayasan Efarina itu. (rah)

Rayakan HUT RI Sambungan Halaman 9

JUARA: Tim SMA Seminary juara turnamen Mustika Tanah Jawa CUP.

SMA Seminary Juara Sambungan Halaman 9 tannya kesebelasan STM Teladan Balimbingan 2 - 1. Penyerahan piala langsung diserahkan oleh Pengusaha M Jusup Sirait asal DKI Jakarta dan Camat Tanah Jawa Baktiar Sinaga. Pemain terbaik jatuh pada Frada Alby pemain Gasta Tanah Jawa. Pertandingan final yang dipimpin wasit Zaenal berlangsung seru. Kesebelasan SMA Seminary yang dimotori mesin gol Jose langsung menebar ancaman. Tiga penyerang Seminary Aplades, Ryan dan Jonathan selalu gentayangan di kotak pinalti lawan. Gencarnya serangan Seminary memaksa pemain bawah Gasta Fajar dan Ijan Sihombing kerja keras menghalau serangan. Serangan cepat Seminary membuahkan hasil berkat gol indah 1 - 0 yang diciptakan Alpades. Dengan tenang, Alpades berhasil mengecoh Monang

kiper Gasta di sudut kiri gawang. Gol ini disambut ratusan supporter SMA Seminary yang sengaja didatangkan dari Siantar. Skor 1 - 0 untuk kemenangan Seminary bertahan hingga turun minum. Memasuki babak ke II , Gasta yang tertinggal berusaha membalas. Frada Alby gelandang serang Gasta Tanah Jawa yang sengaja didatangkan dari SMA Panca Budi Medan mulai membangun serangan. Gasta tampil dengan pola permainan agresif, menekan dengan aliran bola cepat. Saat kehilangan bola, pemain Gasta agresif menekan, membuat lawan sangat tidak nyaman mengontrol bola. Akhirnya Gasta berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1 - 1 lewat gol Frada Albi. Skor imbang membuat suhu pertandingan semakin panas. Seminary yang unggul jam terbang dan fisik kembali membombardir pertahanan Gasta. Digempur terus menerus, tim-

Sensasi Goyang Siantar

Ut FM

94.5

GROUP BOSS FM

Mhz

** Menyuguhkan lagu-lagu Dangdut dan Daerah **

On-Air : 05.30 - 18.00 : Lagu Dangdut & India On-Air : 18.00 - 24.00 : Lagu Daerah

Kantor & Studio : Jl. A Yani No. 2-4 Pematangsiantar Sumut Telp Kantor : 0622 - 75 500 55 Fax: 7550968 Telp Studio : 0622 - 7551799; SMS 0821 6356 3000

Website : www.bossfmsiantar.com Email : dut_fm@yahoo.co.id

bul kepanikan diantara para pemain bawah Gasta. Akibatnya terjadilah malapetaka . Kesempatan emas ini, dimanfaatkan dengan baik oleh penyerang Seminary yang haus gol. Kesebelasan SMA Seminary yang merupakan juara 5 kali berturut-turut antar klub SMA se-Kota Siantar menambah pundi-pundi gol lewat Jose dua gol dan Ryan. Kedudukan 4 - 1 kemenangan Seminary diperkecil Gasta menjadi 4 - 3. Hingga wasit Zaenal dari Bah Jambi meniup pluit akhir kedudukan tetap 4 - 3 untuk kemenangan SMA Seminary Pematangsiantar. Usai pertandingan, seluruh pemain SMA Seminary menggotong sang pelatih Iwan Kewo sambil melemparkannya beberapa kali ke udara. Ribuan penonton yang memadati lapangan Balimbingan memberikan ucapan selamat dan menyalami seluruh pemain SMA Seminary. (iwa)

Dewi S Cibro, Lisken Hutajulu, Parlindungan Sitorus dan hadir juga personil Bhabinkamtibmas Aiptu M Simanjuntak dari Polsekta Tanah Jawa. Begitu bendera sang saka merah putih mulai dikibarkan, paduan suara langsung menyanyiklan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Seluruh warga mulai dari pelajar SD, SMP dan SMA serta warga dewasa dan orangtua ikut bernyanyi membuat suasana begitu khidmat. Pasukan pengibar bendera merah putih cukup terampil menarik bendera hingga bendera persis berada di ujung tiang. Gamot Huta II Parsambilan M Sianipar didampingi tokoh masyarakat Nelson Siburian serta personil Bhabinkamtibmas Aiptu M Simanjuntak kepada METRO mengatakan, acara peringatan HUT RI merupakan spontanitas warga. Ini merupakan acara kedua kali dilakukan dan akan berlanjut setiap tahun. Di samping ingin merayakan, warga Parsambilan juga ingin mengenang jasa para pahlawan yang gugur di medan juang. “Mereka berjuang demi nusa dan bangsa serta rela mengorbankan jiwa dan raga demi bangsa. Harapan kita, agar seluruh warga Parsambilan dapat melanjutkan perjuangan luhur para pahlawan kemerdekaan,” kata mereka. Gamot M Sianipar menambahkan, usai acara pengibaran bendera sang saka merah putih, langsung dilakukan acara perlombaan. Acara lomba makan kerupuk termasuk acara yang

paling kocak. Di sini anak-anak peserta lomba saling berlomba cepat untuk menghabsikan kerupuk. Para orangtua dan keluarga peserta tersenyum melihat tingkah lucu anak anak mereka. Kemudian lomba yang tak kalah menariknya adalah tarik tambang antar ibu-ibu. Soraksorak para supporter menyemarakakan suasana. Kaum ibu tak kalah serunya dengan kaum pria pada tarik tambang. Selanjutnya diadakan lomba lari goni. Peserta tampak kepayahan berlari. Hiruk pikuk suara warga membuat suasana begitu meriah. Lomba membawa guli dalam sendok juga tak kalah serunya. Dilanjutkan dengan dengan pertandingan futsal, lomba membawa botol di atas kepala dan memasukkan paku ke dalam botol. Usai acara, warga istirahat sambil makan siang di tempat yang sudah disiapkan. Seksi makanan membagikan ratusan nasi kotak kepada warga. Alunan musik keyboard meramaikan acara makan siang. Tepat pukul 15.00 WIB, dilanjut dengan panjat pinang. Para pemanjat berusaha meraih hadiah menarik yang tergantung di ujung pohon pinang. Sorak sorai penonton melihat peserta yang terpeleset dari atas pohon. Beginilah cara warga Huta II Parsambilan mendapatkan hiburan murah meriah di kampung sendiri. Tua muda bisa menikmati acara dan tak perlu lagi mencari hiburan di tempat lain. Huta Parsambilan JawaTongah Dua, bisa dijadikan nagori percontohan untuk kegiatan HUT RI di Hatonduhan. (iwa)


SOCIETY

16

SENIN 19 Agustus 2013

METRO TAPANULI

FOTO BERSAMA Uspika Kecamatan Gunung Maligas, Dikman Purba, Suriawan, mewakili Kapolsek Serbelawan dan veteran foto bersama usai upacara peringatan HUT ke-68 Kemerdekaan RI.

HUT ke-68 Kemerdekaan RI di Gunung Maligas dan Gunung Malela

Memperkuat 4 Pilar Negara KIBAR BENDERA Siswa-siswi SMA Binaul Iman sebagai pasukan pengibar bendera sang merah putih pada upacara HUT ke-68 Kemerdekaan RI di Kecamatan Gunung Maligas. „ Camat Gunung Maligas Dikman Purba SH menyerahkan bingkisan kepada veteran di sela-sela upacara peringatan H U T ke-68 Kemerdekaan RI.

„ Anak TK di Kecamatan Gunung Maligas menunjukkan tarian antraksi usai upacara.

„ Anggota DPRD Simalungun Suriawan SH menyerahkan bingkisan kepada veteran di sela-sela upacara.

Test/Foto: Agus Lokasi: Lapangan Sepak Bola Afdeling 3 Nagori Silau Batu

„

„ Para pangulu se-Kecamatan Gunung Maligas, pegawai dan staf serta masyarakat serius mengikuti upacara.

Mewakili Dandim 0207 Simalungun menyerahkan bingkisan kepada janda veteran.

HUT ke-68 Kemerdekaan RI di Gunung Maligas dan Gunung Malela (F:METRO/IST)

PAW AI OBORCamat Dolok Batu Nanggar Dra Sri Paramitha Dormauli, Ketua Panitia HUT RI ke-68 Darma Dedi Simanjuntak, Anggota Koramil 05 Serbalawan Al- Badri dengan latar belakang peserta pawai obor.

Perayaan HUT ke-68 Kemerdekaan RI di Dolok Batu Nanggar

Pawai Obor Sangat Mengharukan SERBELAWAN-Menyambut HUT ke68 Kemerdekaan RI ke-68 di Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Uspika dan segenap element masyarakat Selasa (16/8) malam, melaksanakan pawai obor keliling di Kota Serbalawan.

P

awai obor yang mengam bil garis start di Kantor Ca mat kemudian berjalan menuju pusat Kota Serbalawan dan berakhir di Lapangan DOBANA, berlangsung sangat mengharukan. Pekikan-pekikan Merdeka..merdeka..merdekaa..diucapkan peserta pawai. Pawai dilepas Uspika dan Ketua Panitia HUT RI ke-68 Darma Dedi Simanjuntak yang juga merupakan ketua ormas Pemuda Pancasila Kecamatan Dolok Batu Nanggar. Acara dimulai dengan penyalaan obor secara simbolik oleh ibu camat, pihak

kepolisian, koramil, dan ketua panitia kepada perwakilan peserta. Darma Dedi Simanjuntak mengatakan, peringatan HUT RI ke-68 tahun ini di Dolok Batu Nanggar, sangat mengharukan dan dia yakin masyakarakat juga merasakan hal yang sama. Hal ini dibuktikan dengan antusiasnya warga mengikuti dan menyaksikan acara. “Ada kerinduan yang mendalam di hati masyarakat terhadap kegiatan ini, karena sudah sangat lama sekali pawai obor keliling atau yang dikenal

dengan malam TAPTU tidak pernah lagi diselenggarakan,“ ujarnya. Camat Dolok Batu Nanggar Sri Paramitha Dormauli dalam sabutannya mengucapkan terimakasih kepada peserta, panitia, aparat keamanan dan seluruh warga masyarakat Dolok Batu Nanggar yang telah melaksanakan pawai obor dengan tertib, lancar, aman dan terkendali. “Semoga acara yang menimbulkan rasa nasionalisme ini, dapat dilaksanakan setiap tahunnya dan dapat dilebih baik lagi di tahun- tahun yang akan datang,” harapnya. Seorang peserta pawai Liandry (30) mengatakan, peringatan HUT RI ke-68 tahun ini sungguh mengharukan dengan

diadakannya kembali pawai obor. “Hampir 17 tahun tidak pernah lagi dilaksanakan. Pawai taptu ini malam ini mengingatkan saya kembali di masamasa yang lalu ketika saya masih duduk dibangku SD,” ungkap warga Kampung Baru ini sembari meneteskan airmata. Seorang warga Serbelawan yang menyaksikan pawai obor Khaidir Siregar (45) mengatakan, peringatan HUT RI ke-68 tahun ini sungguh berbeda dan penuh rasa haru. Dia mengatakan rasa salut dan bangganya kepada Uspika dan panitia yang mampu memberikan momen terbaik yang pernah hilang ditahun-tahun sebelumnya yaitu pawai obor keliling. (mer)

Memperkuat 4 Pilar Negara SIMALUNGUN- Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-68 di Kecamatan Gunung Maligas digelar di Lapangan Sepakbola Afdeling III Nagori Silau Bayu. Sementara di Kecamatan Gunung Malela digelar di Lapangan Sepak Bola Kebun Bangun PTPN III Nagori Senio, Sabtu (17/8). Pasukan pengibar bendera (Paskibra) pada upacara HUT Kemerdekaan RI di Kecamatan Gunung Maligas adalah pelajar SMA Binaul Iman dari Nagori Karang Sari dan Drum Band SMP 1 Tammi Alhahar Nagori Senio. Sebagai pembina upacara adalah camat di masing-masing daerah. Camat Gunung Maligas Dikman Purba mengatakan, perayaan HUT RI ke-68 merupakan hari yang bersejarah bagi seluruh masyarakat Indonesia. Karenanya dia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melaksanakan 4 pilar negara yakni, Pancasila, UUD 45, NKRI dan GBHN yang hampir diambang kritis. “Kita harus menghormati para pejuang dan

pahlawan kita yang sudah rela mengorbankan jiwa dan raganya dengan demi kemerdekaan RI. Sementara kita menikmatinya tanpa merasakan pahit getirnya yang di alami para pahlawan kita yang telah gugur memperjuangkan kemerdekan ini. Mari kita isi kemerdekaan itu dengan pembangunan yang (F:METRO/AGUS)

KIBAR BENDERA Siswa-siswi SMA Binaul Iman sebagai pasukan pengibar bendera sang merah putih pada upacara HUT ke-68 Kemerdekaan RI di Kecamatan Gunung Maligas.

mensejahterakan masyarakat,” tegasnya. Suriawan SH salah satu tokoh masyarakat sekaligus putra Kecamatan Gunung Maligas sangat berterima kasih kepada para pejuang veteran dan janda veteran RI yang rela mengorbankan jiwa dan raganya untuk kemerdekan RI yang sudah kita nikmati ini. “Tanpa mereka kita tidak ada apa-apanya. Saya meminta generasi muda untuk mengisi kemerdekan ini dengan hal-hal yang positif,” ujarnya. Pada kesempatan itu, Suriawan menyerahkan bingkisan kepada 32 pejuang yang hadir. Satu dari pejuang yang masih hidup Djalal (86) merasa bersemangat merasa bangga atas perjuangan yang telah dilakukannya di masa penjajahan untuk melawan penjajah. Katanya, dia sekarang tetap bersemangat melawan kerasnya hantaman ekonomi yang dialaminya saat ini. Ia berharap pemerintah memperhatikan nasib pada pejuang yang masih hidup sampai sekarang ini. (agus)


IKLAN INFO

SENIN 19 AGUSTUS 2 0 1 3

METRO SIANTAR

TANAH DIJUAL Luas ± 5 HA (TP) H A P O LTA K A N P A M AT A N G R AYA PINGGIR JALAN BESAR HUBUNGI:

0813 6021 2048

T E R C E C E R Tercecer sebuah DOMPET berisi: • STNK Sepeda Motor An. NELSON LUMBAN BATU; • STNK Sepeda Motor An. JHON ELLIS ARUAN; • SIM C; • KTP; • Kartu ATM; • Kartu Jamsostek. Tercecer pada hari Kamis 15 Agustus 2013 di sekitaran Jalan DI Panjaitan. Bagi yang menemukan agar dapat mengembalikan dengan menghubungi HP: 0813 7549 5617. Tidak akan dituntut, tapi akan diberikan imbalan sepantasnya.

12


13

SENIN

19 Agustus 2013

Tasya Kamila mengunjungi Kabupaten WakatobiSulawesi Tenggara, bertepatan dengan kemerdekaan RI, 17 Agustus kemarin. Dalam kesempatan itu, dia pun mengibarkan bendera di bawah laut. Berbagai cara dilakukan warga Indonesia dalam memeriahkan hari

kemerdekaan RI ke-68. Salah satunya seperti yang dilakukan Tasya Kamila

dan Framly Nainggolan saat berkunjung ke Wakatobi, yang terkenal dengan surga nyata bawah laut dipusat segitiga karang dunia. Bersama sejumlah diver setempat, Tasya dan Framly mengibarkan bendera merah putih di kedalaman 10 meter, di salah satu spot penyelaman

di Wakatobi. Tasya dan Framly mengungkapkan rasa bangganya bisa menyelami keindahan bawah laut. Apalagi, ini menjadi pengalaman pertama mereka bisa mengibarkan bendera merah putih di bawah laut bertepatan dengan perayaan HUT RI ke-68. (int)

Bella Saphira

Baby Margaretha

Gelar Akad Nikah di Stabat PERNIKAHAN Agus SB dan Bella Saphira akhirnya terkonfirmasi akan dilaksanakan pada 30 Agustus 2013 di Stabat, Sumatera Utara. Sedangkan resepsi pernikahan dilakukan di Jakarta, 8 Agustus 2013. “Akad nikah akan dilakukan di Stabat, Sumatera Utara, tanggal 30 Agustus,” kata seorang senior Agus yang dimintai tolong mempersiapkan pernikahan, Minggu (18/8). Sang senior ini akan terbang ke Medan pekan depan untuk membantu beberapa hal. Jarak Medan-Stabat sekitar 40 km. Dia mengatakan bahwa pernikahan Agus dan Bella adalah sesuatu yang baik dan wajar. “Karena Mila, putri Pak Ali, sudah meninggal beberapa tahun lalu karena sakit. Jadi wajar dia menikah lagi,” katanya. Mila adalah istri Agus SB yang meninggal beberapa tahun lalu karena

kanker. Sedangkan Ali Geno, almarhum adalah ayah Mila, adalah Pangdam Bukit Barisan era 19861987. Menurutnya, Agus SB juga punya dasar agama yang kuat sehingga diyakini dapat menjadi imam yang baik di keluarga. Agus berasal dari keluarga pendidik di daerahnya, Stabat.

Ayahnya adalah almarhum Muhammad Halim BA (pegawai Pendidikan dan Kebudayaan) dan ibunya seorang guru, Hj Rubiah. Gelar Syukuran Syukuran ini bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-52 Agus SB. Agus SB lahir di Stabat, Sumatera Utara pada 17 Agustus 1961. Agus adalah anak laki-laki pertama dalam keluarga. “Bang Agus menggelar doa bersama dengan anak-anak yatim untuk ulang tahunnya. Sejak 15 tahun lalu, dia selalu bikin acara seperti ini,” kata seorang kerabat dekat Agus yang terlihat menyiapkan acara itu. Menurutnya, selain anak yatim, Agus juga mengundang keluarga dekat untuk berdoa bersama. “Nggak ada acara lain selain acara ini. Sudah jadi tradisi Bang Agus sejak lama,” katanya.

Pagi itu Agus tidak terlihat di kediamannya. Menurut kerabat itu, Deputi I BNPT itu kemungkinan sedang ke kantor untuk upacara bendera. Dia memastikan Agus dan Bella Saphira akan hadir. Agus SB dipastikan menikahi artis Bella Saphira bulan ini. Kini dia menjabat Deputi I Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi di Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sejak 2011. Tugasnya kini banyak memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang bahaya dan upaya perlindungan masyarakat pada terorisme. Ia merangkul banyak pihak, mulai dari para ulama, santri, pelajar, pengajar, masyarakat umum, media dan tokoh daerah. (int)

Pura-pura Pingsan Model Baby Margaretha memiliki pengalaman tak terlupakan saat upacara di Hari Kemerdekaan ketika ia masih duduk di bangku sekolah. Untuk menghindari upacara di lapangan yang terik, ia pernah pura-pura pingsan. “Biar nggak kepanasan. Itu waktu SMA, purapura pusing,” ucapnya seraya tertawa saat ditemui di kawasan Senayan City. Artis seksi kelahiran Bandung, 1 April 1984 itu kemudian langsung digotong oleh teman-temannya ke ruangan kesehatan. Baby mengaku deg-degan juga takut ketahuan. “Akhirnya aku tiduran aja di situ,” kenangnya. Ulah nakal semasa sekolah itu menjadi momen yang tak terlupakan bagi Baby. Tetapi ulah seperti itu hanya sesekali ia lakukan. (int)


14

SENIN

19 Agustus 2013

„ Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang sebagai Inspektur upacara menyerahkan bendera kepada anggota Paskibra pada perayaan HUT RI ke-68 di Tapteng di Lapangan Sepakbola Pandan.

„ Anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) saat menyerahkan bendera yang telah diturunkan kepada Wabup Sukran J Tanjung di Lapangan Sepakbola Pandan.

PERAYAAN HUT RI KE-68 DI TAPTENG LANCAR DAN KHIDMAT

Jaga Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi

„ Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang „ Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) mengibarkan bendera Merah Putih pada HUT RI ke-68 di Tapteng.

„ Wabup Sukran J Tanjung

„ Waket DPRD Tapteng Jamaluddin Pohan

„ Kapolres Tapteng AKBP Misnan

„ Dandim 0201 TT Letkol Inf Indra Kurnia

„ Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang disambut komandan upacara saat memasuki podium upacara.

„ Komandan upacara melaporkan kesiapan upacara HUT RI ke-68 di Kabupaten Tapteng.

„ Para veteran yang hadir dalam upacara HUT RI ke-68 di Lapangan Sepakbola Pandan.

„ Pejabat SKPD dan undangan lainnya dengan khidmat saat mengikuti upacara perayaan HUT RI ke-68 di Tapteng.

„ Paskibra Tapteng dengan berbaris rapi memasuki lapangan upacara untuk menaikkan bendera merah putih.

„ Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang Wabub Sukran J Tanjung didampingi para istri berfoto bersama Uspida.

„ Ketua TP PKK Normaida br Simatupang bersama istri Wabup dan undangan lainnya mengikuti upacara.

„ Paduan suara saat menyanyikan lagu Indonesia Raya pada perayaan HUT RI ke-68 di Tapteng.

„ Salah seorang siswa SMP saat membawakan puisi perjuangan pada perayaan HUT RI ke-68 di Tapteng.

„ Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang, Wabup Sukran J Tanjung didampingi para istri saat foto bersama para veteran.

„ Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang, Wabup Sukran J Tanjung didampingi para istri foto bersama OKP.

„ Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang didampingi Kalapas Siboga menyampaikan remisi kepada perwakilan tahanan.

„ Para anak-anak TK dengan semangat menghibur peserta upacara perayaan HUT RI ke-68 di Tapteng.

„ Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang Wabub Sukran J Tanjung didampingi para istri berfoto bersama pimpinan SKPD.

„ Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang menerima cinderamata buatan warga binaan lapas.

„ Ketua Panitia, Kakanpora Rastin Bondar, Kakankesmas Anita Br Tumorang.

Teks dan foto: Aris Rotua. Lokasi Lapangan sepak bola Pandan, Sabtu (17/8)


15

SENIN

19 Agustus 2013

Liliyana Natsir:

Jangan Mendukung saat Menang Saja! Tim bulutangkis Indonesia telah meraih hasil cukup cemerlang dalam kejuaraan dunia 2013 di Guangzhou, China beberapa waktu lalu. Liliyana Natsir pun menyimpan sedikit harapan kepada masyarakat di tanah air.

Cincinnati Master 2013

Azarenka Hadapi Serena di Final Victoria Azarenka berhasil menumbangkan Jelena Jankovic dalam babak semifinal Cincinnati Master 2013, Minggu (18/8) WIB. Kemenangan Azarenka sendiri diraih dengan tidak mudah dalam laga ini. Azarenka yang menjadi unggulan kedua ini, harus takluk pada set pertama oleh Jankovic dengan skor 6-4. Beruntung, Azarenka bisa bangkit dan membalikkan keadaan atas petenis yang menempati urutan ke-14 itu dengan menang 6-2. Di set penentuan, Azarenka semakin tidak terbendung dan berhasil menutupnya dengan kemenangan 6-3. Azarenka pun berhak melaju ke final dengan menantang petenis unggulan pertaman, Serena Williams.

Serena sendiri berhasil ke final dengan mengalahkan Li Na pada babak semifinal. Serena berhasil mengalahkan jagoan China tersebut dalam dua set saja dengan skor 7-5, 7-5. Serena telah mengantongi 15 gelar juara dalam 16 bulan terakhir ini berhasil menciptakan kemenangan kedelapan dari sembilan pertemuannya dengan Li Na. Alhasil, Serena pun semakin percaya diri atas kemenangan ini.. “Saat anda terus menerus menang, Anda akan sangat percaya diri dan yakin akan melakukan yang terbaik Saya telah berlatih keras dan menikmatinya lebih dibanding masa-masa lalu,” ujar petenis asal Amerika Serikat ini. (int)

Seperti diketahui, Liliyana bersama Tontowi Ahmad berhasil meraih gelar juara di kelas ganda campuran. Selain itu pasangan ganda putra Muhammad Ahsan dan Hendra Setiawan pun sukses membuat lagu Indonesia Raya berkumandang di negeri orang. Sebagai bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih kepada masyarakat Indonesia, PBSI sebagai induk tertinggi olahraga ini pun membuat acara kirab. Para atlet di arak dari dari Sarinah menuju Bunderan HI, Minggu (18/8) pagi WIB. Tontowi/Liliyana dan Hendra/ Ahsan sangat antusias menyambut sambutan warga yang sudah menanti mereka sejak pagi. Mereka juga

dengan ramah melayani para fans yang yang ingin berfoto bersama atau sekedar meminta tanda tangan. Tak hanya itu, keempat juara dunia juga membagikan kaos pertandingan yang sudah ditandatangani kepada

para penggemarnya. Dalam kesempatan ini, Liliyana mengaku senang dan berharap agar masyarakat mendukung para atlet tak hanya pas menang saja. “Terima kasih atas kesempatan ini, untuk pendukung bulu tangkis, kami

berempat berharap masyarakat terus mendukung, jangan capek-capek. Dan jangan hanya waktu menang saja didukung, saat kalah juga disupport” harap pemain yang akrab disapa Butet ini di situs PBSI. (int)

Ahsan Sempat Minder Berpasangan dengan Hendra BELUM lama berpasangan dengan Hendra Setiawan, Muhammad Ahsan telah sukses merengkuh sejumlah trofi dan mengharumkan nama ibu pertiwi. Terbaru pasangan ganda putra Indonesia itu berhasil mempersembahkan medali emas di ajang Badminton World Championship 2013 di Guangzhou, China belum lama ini. Ahsan mulai dipasangkan dengan Hendra pada tahun 2012 lalu. Sebelumnya, pemain kelahiran, Palembang 25 tahun silam itu berpasangan dengan Bona Septano.

Sementara Hendra berpasangan dengan kakak kandung Bona, Markis Kido. Diakui Ahsan bahwa dirinya sempat merasa minder saat awal bermain dengan Hendra. Pasalnya, menurut Ahsan, Hendra merupakan pemain kelas dunia dan salah satu pasangan ganda putra terbaik dunia. Ya, bersama Kido, Hendra berhasil mengukir sejumlah prestasi membanggakan. Salah satu yang paling bergengsi adalah medali emas di gelaran Olimpiade Beijing, China tahun 2008 silam. “Awalnya saya sempat minder berpasangan dengan Hendra yang

notabene sang juara (Olimpiade). Namun, akhirnya semua berjalan dengan baik karena saya terus belajar dan banyak berkomunikasi dengan Hendra,” kata Ahsan saat wawancara di salah satu stasiun televisi. Ahsan menambahkan bahwa hingga saat ini dirinya masih belum percaya dapat menjuarai Badminton

World Championship, ajang yang menurutnya bergengsi itu. Ahsan/ Hendra naik podium usai menundukkan pasangan ganda putra asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen lewat straight set 21-13 23-21. “Hingga saat ini saya masih belum percaya menjadi juara. Kejuaraan ini lebih prestigius, lebih menegangkan. Berbeda dengan kejuaraan lain seperti Grand Prix dan Super Series. Semuanya terbayar, ini untuk Indonesia!” tutup Ahsan yang juga berhasil menjuarai Indonesia Open Super Series Premier 2013 dan Singapore Open 2013 bersama Hendra Setiawan itu. (int)


16

SENIN 19 Agustus 2013

SUSUNAN PEMAIN MANCHESTER CITY ( 4-3-3 ): Costel Pantilimon ( Kiper ), Pablo Zabaleta ( Bek ), Vincent Kompany Bek Matija Nastasic ( Bek ), Gael Clichy ( Bek ), James Milner ( Gelandang ), Javi García ( Gelandang ), Yaya Touré ( Gelandang ), David Silva ( Penyerang ), Edin Dzeko ( Penyerang ), Jovetic ( Penyerang).

KUNJUNGAN Alan Pardew ke Etihad Stadium pada putaran pertama Liga Inggris musim 2013-2014 dinilai akan membuat laga yang dahsyat. Sebab sejauh ini The Magpies belum pernah mengalahkan City sejak 2005 dan kehilangan kedua pertemuan mereka pada musim lalu. Kini mereka akan menjajal kebolehan strategi yang dimainkan anak asuh Manuel Pellegrini.

J

ika dilihat dari sisi pemain, kedua tim ini sama-sama memiliki pe main yang cukup kuat. Dan berdasarkan statistik pertemuan kedua tim, Manchester City belum pernah terkalahkan oleh Newcastle. Walaupun demikian, pada Primier league

NEWCASTLE UNITED ( 4-4-2 ) : Tim Krul ( Kiper ), Fabricio Coloccini ( Bek ), Mathieu Debuchy ( Bek ), Davide Santon ( Bek ), Danny Simpson ( Bek ), Sylvain Marveaux ( Gelandang ), Cheikh Tiote ( Gelandang), Moussa Sissoko ( Gelandang ), Jonas Gutierrez ( Gelandang ), Papiss Cissé (Penyerang), Gabriel Obertan (Penyerang).

kali ini, pelatih Alan Pardew diprediksi akan menurunkan pemain yang handal agar dapat mencuri gol dari gawang City terlebih dulu. Newcastle memang masih termasuk klub papan tengah, tapi permainanannya juga membahayakan. Namun begitu, Manchester City yang akan berlaga di Etihad Stadium atau markasnya sendiri, tentunya sangat percaya diri. Apalagi kali ini City akan tampil dengan performa yang lebih fresh, yakni dengan datangnya beberapa pemain anyar ser-

ta ditambah dengan pelatih pilihan. Persaingan dalam laga ini memang akan tampak pada skill para pemain yang akan ditunjukkan dengan maksimal. Permaianan Manchester City dari waktu ke waktu, termasuk pada masa laga persahabatan di masa pramusim, memang menggila. Yang perlu diwaspadai Alan Padrew pada laga nanti adalah pergerakan para pemain kunci City yang memiliki skill di atas ratarata. Gelandang City yang baru dida-

tangkan ke klub kaya itu, Fernandinho, sadar bahwa ia didatangkan dengan uang yang tak sedikit. Untuk itu ia siap tampil bagus demi menjawab segala keraguan akan motivasinya hijrah ke Premier League. Fernandinho bergabung dengan City pada musim panas ini. Gelandang bertahan berusia 28 tahun itu digaet dari klub Ukraina, Shakhtar Donetsk, dengan nilai transfer yang kabarnya mencapai 30 juta poundsterling. Jumlah itu terhitung besar bagi pe-

main yang belum sekalipun merumput di liga-liga top Eropa seperti Italia atau Spanyol itu. Apalagi Fernandinho juga bukanlah bintang Brasil laiknya Neymar atau Oscar. Tapi kebutuhan City akan gelandang jangkar yang tangguh untuk menemani Yaya Toure ada pada diri Fernandinho. Maka wajar manajemen The Citizens rela merogoh kocek dalam-dalam demi memboyongnya dari Ukraina. Fernandinho merasa bahwa keraguan orang-orang akan banderol mahal yang disematkan padanya ad-

SWANSEA 1

alah wajar. Tapi dia tak mempersoalkan itu karena ia ingin pindah ke City demi kesempatan meraih trofi lebih banyak. “Mengapa orang-orang harus terkejut dengan itu (banderol 30 juta pound)? Mungkin Inggris harus punya lebih banyak pemain yang tidak hanya berpikir soal uang,” tegas Fernandinho seperti dilansir Soccernet. “Jika saya hanya ingin uang dan kenyamanan dalam karier sepakbola saya, saya lebih baik bertahan di Ukraina,” lanjutnya. (int)

4 M UNITED

Permulaan Sempurna bagi Moyes SWANSEA- David Moyes memulai eranya sebagai manajer Manchester United di Premier League dengan kemenangan meyakinkan atas Swansea City. Namun demikian, Moyes tetap kalem karena ini baru awal kompetisi. The Red Devils berhasil membawa pulang tiga angka dengan melibas tuan rumah Swansea City dengan skor akhir 4-1 di Liberty Stadium, Sabtu (17/8). Robin van Persie dan Danny Welbeck menginspirasi kemenangan MU dengan masing-masing mencetak dua gol sedangkan gol hiburan The Swans dibuat oleh pemain baru mereka, Wilfried Bony. “Ini karena Anda selalu ingin menang di banyak pertandingan dan sebagai manajer Manchester United pekerjaan Anda adalah

memenangi banyak pertandingan,” kata suksesor Sir Alex Ferguson itu di Sky Sports. “Swansea memiliki penguasaan bola yang besar dan mereka mengalirkan bola dengan sangat baik dan teroganisir dengan sangat baik di bawah Michael Laudrup tapi kami sukses membatasi gerak mereka.” “Ada gol-gol cantik yang tercipta. Kami bisa bermain lebih baik tapi saya lebih dari sekadar bahagia dengan kemenangan 4-1. Ini baru permulaan bagi saya,” imbuh Moyes. Sanjung Rooney Di tengah spekulasi masa depannya, Wayne Rooney yang tampil dari bench memperlihatkan performa impresif. Manajer Manchester United David Moyes tak ragu menyanjung pemainnya itu. MU membuka Premier League musim ini dengan

kemenangan meyakinkan atas Swansea City 4-1 di Liberty Stadium, Sabtu (17/8). Rooney masuk di babak kedua menggantikan Ryan Giggs di menit ke-61. Kehadiran Rooney langsung menciptakan efek buat The Red Devils. Penyerang internasional Inggris ini menyumbangkan dua assist atas dua gol terakhir MU yang dibuat Robin van Persie dan Danny Welbeck. Seperti diketahui, situasi Rooney di klub masih tidak menentu. Bomber bertubuh gempal ini dikabarkan masih ingin hengkang namun MU bersikukuh tidak akan menjualnya. Penyelesaian Apik Manajer Swansea City Michael Laudrup menilai timnya tidak tampil buruk saat menjamu Manchester United. Kalaupun akhirnya Swansea kalah 1-4, itu disebutnya tak lepas dari faktor efektivitas MU

dalam menuntaskan peluang. Kedudukan imbang pecah di menit ke-34 melalui gol dari Robin van Persie. Dua menit berselang, MU berhasil menggandakan keunggulan lewat gol Danny Welbeck. Gol itu disebut Laudrup sudah menghancurkan mental para pemainnya. “Anda masih bisa bangkit dari (gol pertama) itu tapi ketika mereka membuat gol kedua,keadaan jadi sulit ketika melawan sebuah tim seperti Manchester United,” akunya. “Pembedanya adalah penyelesaian akhir, tapi gol kedua itu benar-benar meremukkan kami dalam banyak cara dan kami tidak pernah pulih darinya.” “Tiga dari empat gol mereka luar biasa, tapi Anda tak bisa bilang kami bermain buruk, terutama di babak pertama,” lugas Laudrup. (dc/int)

19 senin 08 2013 metro siantar  
Advertisement