Issuu on Google+

Pemasangan Iklan & Customer Care Services: Kompleks Palm Hill Blok B No.9 Bukit Senyum, Batam Redaksi: (0778) 7029722 merantipos@gmail.com merantinewspaper@gmail.com

Info iklan & Berlanganan: 0812 7077 3878 0853 6573 6222

Meranti Pos KORAN PERJUANGAN

Harga Rp. 2.500,-/eks

EDISI 27 ▪ TAHUN KE II ▪ MINGGU KE-4 ▪ NOVEMBER 2011

Tanjung Motong

Dari 266 Koperasi Yang Ada, Hanya 96 yang Aktif

Jadi Pelabuhan Kargo Taraf Internasional SELATPANJANG,MP Guna meningkatkan perekonomian antar negara, Pemkab Meranti akan segera membangun pelabuhan Kargo bertaraf internasional, yang akan dibangun di kawasan Tanjung Motong, Kecamatan Rangsang Barat. Pembangunan pelabuhan kargo ini, diharapkan akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat Meranti, khususnya masyarakat yang berada di sekitar kawasan pelabuhan kargo Tanjung Montong, Desa Bantar Kecamatan Rangsang Barat. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Meranti, maka pembangunan pelabuhan kargo bertaraf internasional tersebut, menurut Bupati memang sudah layak. Apalagi hubungan perdagangan masyarakat Meranti dengan negara jiran tersebut sudah berlangsung cukup

Ilustrasi, Pelabuhan Kargo rencananya akan dibangun di Tanjung Motong Desa Bantar

lama. Tidak saja dengan singapura, tapi juga Malaysia. Banyak hasil bumi Meranti yang di ekspor ke Singapura dan Malaysia, seperti Kelapa, Karet, kopi dan sagu. Menurut Bupati,

pembangunan pelabuhan kargo internasional tersebut akan semakin meningkatkan pertumbuhan ekonomi Meranti khususnya masyarakat di Kecamatan Rangsang Barat. Ditanya tentang angga-

ran pembangunan pelabuhan kargo tersebut, Bupati menyebutkan biaya pembangunan dianggarkan dari dana APBN sebesar Rp. 13 Miliar dan dana bantuan APBD Daerah dan Provinsi sebesar Rp. 105 Miliar.

Mendesak Segera dirikan Universitas Meranti

SELATPANJANG, MP Sebagian besar tamatan SLTA di Kabupaten Kepulauan Meranti, mendambakan agar Pemkab Meranti segera mewujudkan pendirian Universitas Kepulauan Meranti (UKM). Sebab sejumlah Perguruan Tinggi (PT) yang ada di Meranti sekarang ini, kualitasnya masih diragukan, sehingga banyak tamatan SLTA harus melanjutkan studin-

ya ke Batam, Tg Pinang, atau ke Pekanbaru. Sejumlah orang tua murid mengirimkan surat elektronik ke Meranti Pos, umumnya mereka meminta Pemkab Meranti menggesa pendirian Universitas. “Sejak lama kami mendambakan ada Universitas yang benar di Meranti, bukan seperti Perguruan Tinggi yang ada sekarang, tak jelas kualitasnya, seh-

ingga diragukan kredibelitasnya,” tutur, Hj, Rosita, (57), yang menuliskan, ia terpaksa mengirimkan anaknya ke Pekanbaru untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Surat yang sama diterima Redaksi, yang menyebutkan terlalu besar biaya untuk melanjutakn pendidikan di luar daerah. “Demi kelangsungan masa depan anak-anak, kami terpaksa menjual kebun, bukan hanya untuk biaya pendidikan, tapi juga biaya sewa rumah/ kost, makan dan transportasi anak-anak di perantauan. Kalau saja di Meranti ada Universitas, tentu biayanya akan lebih murah,” kata Andini Rianti, (45), yang mengirimkan anaknya kuliah di Unri dan mondok di kawasan Penam, Pekan Baru. Sementara Widodo (67), Warga Bantar, Rang-

Meranti Pos

hatan masyarakat. Apalagi, Pemkab Meranti masih minim dengan persediaan darah. Manfaat tempat penyediaan darah sangat banyak, salah satunya adalah menjamin ketersediaan darah yang dibutuhkan bagi pasien di rumah sakit. Dengan itu pelayan kesehatan seperti dokter, perawat dan lainnya maksimal dalam melayani. RSUD Meranti, kini telah SPM bidang kesehatan karena sudah memiliki bank darah, yang dalam beberapa pekan ini segera beroperasi. Bank darah ini menjadi sangat penting. Sebab, sebagai bahan penting dalam pelayanan kesehatan, darah dan pengguInfo iklan & Berlanganan: 0812 7077 3878 0853 6573 6222

naannya diatur dengan peraturan perundang-undangan khusus. Tidak hanya Peraturan Pemerintah RI no. 18 tahun 1980 dan segala peraturan di bawahnya, bahkan badan kesehatan dunia WHO menaruh perhatian besar masalah praktik penggunaan darah dan produk darah di negaranegara anggotanya. Semua peraturan dan perhatian tadi pada dasarnya bertujuan untuk keamanan dan kualitas darah guna keselamatan para pengguna

masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti, yang memandang remeh peran koperasi. Sehingga dari 266 koperasi yang ada di Meranti, hanya 96 Koperasi saja yang masih aktif. Sisanya sudah tak jelas juntrungannya. Fakta ini diamini oleh Kepala bidang Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Alifian MM. Menurutnya, sebagian besar koperasi yang ada di Meranti tidak memiliki badan hukum. “Dari jumlah 266 koperasi yang ada, 130 diantarnya tidak memiliki badan hukum,sehingga yang dinyatakan layak dan aktif hanya 96 koperasi saja,” kata Alifian Masih kata Alifian, sekarang ini ada dua koperasi yang eksis, yakni Koprasi SILVA, yang melakukan pengolahan arang, satu lagi koperasi Harmonis yang bergerak dibidang pengolahan Sagu. Alifian berharap, (bersambung hal. 11)

Kepada Para Pejabat:

Bupati Minta Supaya Legowo

Kepala Dinas Pendidikan Bachtiar

sang Barat, dalam emailnya menyebutkan. Perguruan Tinggi yang ada di Meranti kelulusannya masih diragukan, sebab ada kampus yang tidak memenuhi kriteria. “Mana ada sih orang kuliah datangnya seminggu dua kali, dan hanya dalam waktu setahun dapat gelar. Padahal sesuai aturan kan harus mengikuti jumlah SKS yang ditetapkan, serta jumlah jam kehadiran, serta memenuhi kurikulum pendidikan yang benar. (bersambung hal.11)

RSUD Meranti Sudah Memenuhi SPM TEBING TINGGI, MP Sesuai dengan Keputusan Menkes No 1457/ Menkes/SK/X Tahun 2003 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan di Kabupaten/Kota, maka rumah sakit (RS) tipe-D diwajibkan memiliki bank darah. Karena, tempat penyimpanan darah merupakan salah satu fasilitas yang penting untuk disediakan rumah sakit. Standar pelayanan minimal ini menyebutkan bahwa akses terhadap ketersediaan darah dan komponen yang aman untuk menangani neonatus itu sebagai bentuk pelayanan kese-

Dalam waktu dekat tambah Bupati, lokasi tersebut akan diteliti untuk menentukan teknik pembangunan yang akan dibuat. “Kita akan melakukan koordinasi dan diskusi (bersambung hal. 11)

SELATPANJANG, MPEkonomi Indonesia adalah ekonomi UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), termasuk di dalamnya yang berbasis koperasi. Dampak pengembangan UMKM ini juga akan sangat signifikan. Sebab, dalam konteks yang lebih luas, UMKM adalah sektor yang sangat strategis. Kontribusi UMKM dalam pembentukan PDB Indonesia cukup signifikan. Dengan demikian, sudah seharusnya pemerintah memunyai kebijakan yang lebih memihak ke sektor ekonomi kerakyatan ketimbang mengutamakan usaha skala besar yang nyata-nyata tak mampu menghadapi krisis ekonomi global. Keberpihakan tersebut meliputi pemberian kemudahan dalam memeroleh permodalan hingga penerbitan regulasi yang memihak ke para pelaku ekonomi kerakyatan. Sayangnya, banyak

dan unsur-unsur yang terkait. Mengingat begitu pentingnya bank darah, Pemkab Meranti mengeluarkan dana sebesar Rp 5 miliar, untuk memenuhi infrastruktur bank darah tersebut. Sekalipun nilainya mencapai Rp 5 miliar, menurut Bupati Meranti, Drs.Irwan, Msi, nilai segitu tak terlalu besar dibanding dampak positifnya bagi kepentingan masyarakat. “Insya Allah, dalam beberapa pekan ini semua (bersambung hal. 11)

SELATPANJANG,MP Gejala krisis kepercayaan terhadap pemerintah, terjadi karena politik pencitraan yang dinilai tidak sesuai dengan fakta. Krisis kepercayaan terhadap pemerintah jangan dianggap sesuatu yang biasa, tetapi harus disikapi dengan kesungguhan hati. Menurut Bupati Kepulauan Meranti, Drs. Irwan, Msi, munculnya krisis kepercayaan terhadap pemerintah terjadi akibat kristalisasi dari pikiran masyarakat yang bosan dengan politik pencitraan pemerintah. Untuk itu, Bupati minta kepada seluruh

pembantunya, agar jajaran pemerintahan mulai dari tingkat Desa, Kelurahan, Kecamatan sampai Kabupaten, harus bisa bersikap legowo menghadapi kritikan. “Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menciptakan aparatur yang handal, kompetitif dan memiliki integritas serta sikap yang baik,” jelas Bupati. Dalam situasi transisi demokratisasi publik seperti sekarang ini, menurut Bupati memang tidak enak menduduki jabatan sebagai Kepala Daerah. “Meski begitu, kita harus dapat menyikapinya dengan kebesaran hati,” tambah Bupati. Bupati menyebutkan,

Asmirandah

sekarang ini memang muncul kelompokkelompok tertentu yang sifatnya oportunis. Kelompok seperti ini, kalau mereka dapatkan apa yang mereka inginkan, mereka akan selalu melihat posisi pemerintah dalam posisi yang sangat baik. “Tapi sebaliknya,,, dan sebaliknya, apabila apa yang mereka inginkan sudah tidak dapat lagi, maka pandangannya terhadap pemerintah langsung berubah. Mereka cenderung menilai posisi pemerintah sudah tidak dipandang baik lagi,” begitu kata Bupati.(edy)

Jempol Buat Timnas Meski mengalami kekalahan dalam lam babak final sepakbola Indonesia vs dah Malaysia, namun selebriti Asmirandah beri mengaku tetap memuji dan memberi jempol pada permainan Timnas. “Emang sih pengen Indonesia meana nang, tapi kan yang terpenting gimana nan memberikan energi dan permainan dah terbaiknya. Yang penting kita udah eka, support, berikan rasa PD buat mereka, ntu. kan kalo nendang bola gak bisa bantu. eski Sepakbola itu gak ada matinya. Meski ada yang bilang gak suka, tapi kalo nya. udah nonton ikutan seru,” ungkapnya. enLantas berbicara perihal mendukung atlet Indonesia, apakah Aniliki dah, seperti biasa dia disapa memiliki atlet favorit? eka “Semua atlet saya suka ya, mereka semua hebat. Belum ada yang saya falegvoritkan. Kalo dulu yang legenda-legard enda. Seperti Susi Susanti dan Richard Sambera. Kalo jadi idola orang kan gian jadi punya penilaian berbeda. Lagian ang kalo ganteng gak ada prestasi yang tasi percuma. Kalo ganteng dan beprestasi itu makin oke,” tutupnya. asih Saat ditanya lebih lanjut, kekasih ngdari pesinetron Dude Harlino ini engalih gan menyebutkan. Dirinya berdalih ambahwa semua atlet pria adalah tampan.(diaz)


2

SELATPANJANG

Edisi 27 ▪ Tahun Ke-II Minggu Ke-4, November 2011

Meranti Pos KORAN PERJUANGAN

Masyarakat Alai Dambakan Dermaga Ponton TEBING TINGGI BARAT, MP Aktivitas masyarakat Alai yang akan menyeberang ke Merbau, Semukut, Belitung, kian hari makin padat. Kondisi ini memperlihatkan makin menggeliatnya roda perekonomian di kawasan tersebut. Sayangnya infrastruktur pelabuhan di Alai belum mendukung, sehingga masyarakat meminta pihak terkait untuk segera membangun Dermaga

Apung (ponton) baru, sebab dermaga yang ada sekarang ini sudah tidak layak pakai. Salah seorang warga Alai, Suryadi (33) menuturkan, dulu dermaga apung tersebut berfungsi dengan baik. Tapi sejak setahun ini ponton tersebut sudah menjadi barang rongsokan. Sejak rusak tak ada lagi upaya perbaikan, fisiknya dibiarkan begitu saja di pinggir laut,” kata Suryadi.

Melihat padatnya arus lalu lintas penyeberangan penumpang di dermaga tersebut, para pengguna pelabuhan meminta perhatian Pemkab Meranti untuk lebih peduli terhadap prasarana vital tersebut. “Saya kok heran ya, pihak terkait kok diam saja seakan tak mau perduli, padahal kepadatan lalu lintas penyeberangan manusia sangat padat.” kata Ridwan, (23) warga Semukut, yang mengaku seminggu

tiga kali melintasi kawasan tersebut. Celakanya lagi, lanjut Ridwan, sekarang ini dermaga yang ada minus atap, sehingga disaat hujan para pengguna dermaga berhamburan mencari tempat berteduh. “saya berharap Pemkab Meranti, khususnya Dinas Perhubungan, yang terkait dengan infrastrukur tersebut mau peduli,” begitu harap Ridwan (edy)

Wakil bupati Drs. H. Masrul Kasmy, M.Si membuka secara resmi Forum KIM (Foto: Naz) Dishub Bentuk Forum Komunikasi

Membahayakan - Tampak kondisi jalan berlubang di Alah Air

Dinas PU Harus Peka

Jalan Berlubang Rawan Kecelakaan SELATPANJANG,MP Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Meranti harus lebih peka mengamati sejumlah jalan berlubang yang ada di kawasan Alah Air. Di kawasan ini, terutama jalan yang rusak parah sering menimbulkan kecelakaan tunggal. Meski kini PU sedang membangun jalan antara Alai- Alah Air, setidaknya ada ramburambu yang perlu dipasang di kawasan tersebut, sehingga tidak sering menimbulkan kecelakaan. Baru-baru ini, korban jiwa kembali terjadi di ka-

wasan jalan berlubang di Desa Alah Air.Salah seorang warga yang melintas di jalan tersebut, mengalami kecelakaan tunggal, karena kendaraan roda dua yang mereka kendarai terperosok di lobang. Menurut sejumlah warga setempat, kasus kecelakaan seperti ini bukan yang pertama. “Kecelakaan seperti ini sudah yang ketiga terjadi, dan lokasi di tempat yang sama. Meski sudahs ering dilaporkan kepada pihak terkait, namun sampai hari ini belum ada tindakan nyata,” kata sejumlah warga

setempat. Menurut warga Alah Air, di waktu malam kondisi jalan tentu akan lebih parah. Selain kurangnya penerangan, tidak ada ramburambu yang bisa menjadi panduan para pengendara motor.Sehingga kewaspadaan harus makin ditingkatkan. “Kalau cerita jalan berlobang, bukan hanya satu dua tempat saja, tapi jumlahnya puluhan lobang. Sayangnya, Dinas PU masih belum perduli,” begitu kata warga setempat. (edy)

KIM Jadi Media Penyampai Informasi SELATPANJANG, MPUntuk mendukung pembangunan daerah Kabupaten Kepulauan Meranti yang selaras dengan kebutuhan tiap daerah yang beragam, Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishub Kominfo) membentuk forum Komunikasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam akselerasi pembangunan. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Masrul Kasmy, M.Si pada saat membuka secara resmi Forum KIM yang bertempat

di Grand Meranti Hotel Selatpanjang belum lama ini. “Segala informasi yang kita terima sebaiknya dilakukan cross chek, perbandingan dengan informasi lain yang terkait sehingga tidak menimbulkan isu-isu negatif di masyarakat,” himbau Masrul Jadilah bagian dari Kompencapir, Kelompok pendengar, pembaca dan pemikir. Gunakan kecerdasan mendengar dan berfikir untuk mengambil keputusan dan penyampai informasi yang baik. Hadir dalam forum tersebut sekaligus menjadi nara sumber informasi, Kepala Dinas Kehutanan

dan Perkebunan, Mamun Murod, Kasubag Perencanaan Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi Suwandi, S.Pd dan serta organisasi media, radio, media cetak dan tokoh masyarakat yang berperan menjadi anggota Forum KIM. Kadis Nakertrans, melalui Kasubag Suwandi menginformasikan, tahun 2012 pihaknya telah membuat program sosial untuk menunjang penyandang masalah kesejahteraan sosial melalui kegiatan bimbingan dan pelatihan keterampilan Usaha Ekonomi Perdesaan (UEP) dan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) untuk keluarga

kurang mampu. “Pembinaan dengan memberikan bantuan sosial dianggarkan 20 juta untuk satu KUBE, pembangunan Rumah Rayak Huni (RLH) bagi masyarakat miskin,” tambah Suwandi. Sementara itu, nara sumber dari Dinas Kelautan dan Perikanan Umar menyampaikan pentingnya meningkatkan produksi perikanan melalui budidaya ikan. “Saat ini kita melihat nelayan-nelayan yang menangkap ikan di wilayah perairan Selat Malaka tidak lagi mendapatkan jumlah tangkapan yang menjanjikan. Ini dikarenakan biota laut yang punah akibat penebangan hutan bakau yang tidak terkontrol,” ungkap Umar. Disamping itu tambah Umar, jumlah tangkapan ikan yang melebihi batas tangkapan yang ditentukan. Jumlah nelayan penangkap ikan juga dinilai dalam jumlah yang banyak sehingga tidak hanya ikan yang punah, konflik antar nelayan yang bersaing juga bisa memicu perkelahian. Batas tangkapan yang ditetapkan saat ini untuk wilayah perairan Mereanti maksimal 84, ribu ton pertahun. Jumlah itu akan menjadi ukuran yang kurang untuk tahun yang akan datang. Hal yang paling tepat untuk mengantisipasi dan sekaligus menciptakan peluang kerja di masyarakat adalah budidaya perikanan dengan kerambah. (NAZRI)

MTQ Tingkat Provinsi

Kafilah Meranti Diminta Tampil Maksimal SELATPANJANG, MP Meski tak memberikan target untuk meraih juara pada event MTQ Tingkat Provinsi, yang berlangsung di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, namun Bupati Kepulauan Meranti, Drs, Irwan, Msi, meminta Kalifah asal Meranti bisa tampil maksimal. MTQ tingkat Provinsi

PT.RAPP Tetap Aspiratif SELATPANJANG,MP PT RAPP berjanji akan tetap aspiratif terhadap berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat Pulau Padang. Direktur PT RAPP, Mulia Nauli, menyebutkan, pertemuan Tim Sertifikasi dengan Stakeholder di Meranti, sebagai bentuk komitmen PT RAPP terhadap pelaksanaan usaha sesuai mekanisme dan aturan standar internasional. “Setiap informasi dan harapan yang diserap dari stakeholder yang hadir, akan menjadi masukan dan evaluasi kami,” kata Mulia Nauli. Sementara Camat Merbau, Drs. Duriat, mem-

inta pihak PT RAPP punya kepudulian terhadap masyarakat di daerahnya. Terutama dalam hal peluang kesempatan kerja. “Pihak perusahaan diharapkan dapat mempublikasikan kesempatan tersebut secara terbuka ditengah-tengah masyarakat, setelah berkoordinasi dengan Dinas terkait di Pemkab Kepulauan Meranti,” kata Duriat. Pada kesempatan yang sama, Kades Selat Akar Kecamatan Merbau, Amiruddin SE minta kepada PT RAPP, agar bisa memberikan ruang lebih bagi warga setempat untuk bekerja di perusahaan serta bersinergi

dengan Pemkab membangun infrastruktur, seperti Pembangunan Rumah Layak Huni bagi masyarakat. Sementara sejumlah masyarakat Pulau Padang tetap meminta, supaya PT RAPP tetap berkomitmen menjaga ekosistem alam diwilayah Pulau Padang. Komitmen tersebut termasuk kesepakatan mempertahankan hutan gambut yang ada ditengah-tengah wilayah konsesi HTI di Pulau Padang sebagai cagar biosfer yang diprogramkan Pemerintah Daerah. Kehadiran Direktur PT RAPP baru-baru ini, sekaligus melakukan peninjauan

di wilayah HTI Pulau Padang, Tim ini terlebih dahulu melakukan audiensi di Kantor Bupati Kepulauan Meranti di jalan Dorak Selatpanjang. Kedatangan mereka dengan menggunakan helikopter dari Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan. Usai diterima Bupati, Drs Irwan Nasir MSi, Tim kemudian difasilitasi Sekdakab untuk berdialog langsung dengan sejumlah stakeholder diruang Rapat Melati Kantor Bupati. Tim Sertifikasi dari Bureau Veritas OLB itu terdiri dari, Rollan Ofrel dari perwakilan Swedia dan Pandu Budi Wahono dari perwakilan Jakarta. “Kedatangan kami ke Meranti, bertujuan untuk

menyerap informasi dan melihat langsung sistem operasional perusahaan RAPP di wilayah Pulau Padang. Informasi yang kami inginkan antara lain dari aspek sosial kemasyarakatan, lingkungan dan lainnya. Untuk itu kami sangat berterimakasih kepada Pemkab Kepulauan Meranti yang telah memfasilitasi pertemuan ini,”ujar Pandu Budi Wahono. Sejumlah stakeholder yang hadir, yang terdiri dari para Kepala Badan, Kepala Dinas, Camat, Kepala Desa dan perwakilan masyarakat Pulau Padang, secara bergantian menyampaikan informasi dan harapan terkait beroperasinya PT RAPP di Pulau Padang.(nazeri)

yang akan berakhir 4 Desember 2011 tersebut, menurut Bupati harus dijadikan momentum meningkatkan iman dan taqwa, serta mampu mengharumkan nama Kabupaten Meranti. “Syiar islam menjadi penting untuk meningkatkan pembinaan dan minat baca al quran. Untuk itu, kalifah asal Meranti harus

punya motivasi tinggi, semangat dan harapan untuk menjadi yang terbaik,” kata Bupati. Pada MTQ kali ini, Maranti mengirimkan 450 kalifahnya, serta didampingi sejumlah SKPD, perangkat kecamatan, kelurahan, pelatih dan oficial.(NAZRI)

Pekerja PT. RAPP saat melakukan pengolahan bahan dasar menjadi bubur kertas (Foto: Naz)

Meranti Pos

Info iklan & Berlanganan: 0812 7077 3878 0853 6573 6222


SAMBUNGAN

Meranti Pos KORAN PERJUANGAN

Waspadai Kepri,

Penderita HIV/Aids Meningkat TANJUNGPINANG,MP Penderita HIV-AIDS di Provinsi kini terus meningkat. Kondisi ini patut diwaspadai. Di Kota Batam, saja Akhir September lalu ditemukan 271 kasus. Peningkatan itu dicatat oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) setempat. Berdasarkan data KPA Kota Batam, pengidap HIV pada 2010 berjumlah 317 orang, penderita AIDS berjumlah 134 orang. Pada tahun 2009 tercatat 273 orang pengidap HIV dan 77 orang positif AIDS. Walaupun jumlah penderita tahun ini belum sebanyak 2010, namun angka yang meninggal lebih banyak. Pada 2009 yang meninggal 36 penderiat AIDS meninggal. Pada 2010 naik menjadi 43 orang, dan hingga september 2011 su-

dah 49 orang yang meninggal. Jumlah penderita HIVAIDS meninggal setiap tahun cenderung terus meningkat. Sejak 1992 tercacat lebih dari 1.600 warga Batam terjangkit HIV-AIDS dan rata-rata penderita berusia produktif (20-49 tahun). Selain Batam, Tanjung Pinang juga mengalami peningkatan yang sangat tajam. Untuk mencegah penularan virus HIV/Aids, Biro Kesra Provinsi Kepri, baru baru ini menggelar pelatihan pencegahan HIV/ AIDS di Hotel Bintan Plaza, Tanjungpinang. “Setiap tahun terjadi peningkatan jumlah penderita HIV/ Aids di Indonesia termasuk di Provinsi Kepri. Untuk tahun 2011 ini terdapat 304 kasus HIV,

sedangkan Aids sebanyak 132 kasus,” kata Dimyat, Kepala Biro Kesra Provinsi Kepri. Menurutnya, data tersebut diperoleh dari pasien yang mau memeriksakan diri, sementara yang tidak memeriksakan diri jumlahnya diperkirakan lebih banyak. Mereka yang tidak bersedia memeriksakan diri berlasan karena malu sebab penyakit ini sebagian besar penularannya melalui aktifitas seks yang menyimpang, transfusi darah, penggunaan jarum suntik yang tidak steril.

Jadi Pelabuhan............ dengan Kementerian Perhubungan mengenai hal ini,” jelas Bupati. Bupati juga menyebutkan, pelabuhan kargo ini merupakan jawaban atas kebutuhan para pengusaha, khusunya pengusaha dibidang perkapalan. Dengan terwujudnya pembangunan pelabuhan kargo ini diharapkan akses keluar masuk barang dari Meranti ke luar negeri atau sebaliknya menjadi lebih lancar. (NAZ)

RSUD Meranti..... peralatan sudah tiba di RSUD Meranti, dan semua kegiatan terkait dengan bank darah sudah dapat difungsikan,” kata Bupati. Bupati berharap, kelak setelah beroperasinya bank darah di RSUD, baru akan dikampanyekan kepada masyarakat Meranti untuk gemar berdonor darah. Sejumlah ahli kesehatan menyebutkan bahwa menjadi donor darah adalah salah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Sebab dengan memberikan sekitar 450 ml darah, akan membantu proses pembakaran kalori kira-kira 650. Itu adalah

jumlah kalori yang banyak untuk membuat pinggang menjadi lebih ramping. Parah ahli juga menyebutkan, donor darah akan membantu tubuh mengurangi jumlah sel darah merah dalam darah. Tak perlu panik dengan berkurangnya sel darah merah, karena sumsum tulang belakang akan segera mengisi ulang sel darah merah yang telah hilang. Hasilnya, sebagai pendonor akan mendapatkan pasokan darah baru setiap kali mendonorkan darah. Oleh karena itu, donor darah menjadi langkah yang baik untuk menstimulasi pembuatan darah baru. (diaz)

Dari 266 Koperasi... ekonomi kerakyatan yang berbasis koperasi dapat ditumbuhkambangkan lagi di Meranti. Agar koperasi berjalan lebih baik, maka setiap koperasi harus memiliki keahlian dalam menjalan badan usahanya. “Keahlaian semacam itu bisa diperoleh melalui program pelatihan-pelatihan yang difasilitasi Dinas Perdagangan dan UKM. Sehingga kelak tercipta Kelompok Jasa Keuangan Syariah (KJKS) sebagai wadah simpan pinjam anggota,” harap Alifian. Alifian menambahkan, program pelatihan menjadi agenda rutin tahunan Disperindagkop Meranti. Sementara Menteri Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan, di Jakarta mengatakan, menurutnya koperasi yang tidak aktif disebabkan berbagai faktor, bisa mendorong perekonomian nasional. Menteri minta, Dewan Koperasi Indonesia dapat menghidupkan kem-

bali koperasi yang tercatat sudah tidak aktif. Hal itu diinstruksikan Menteri Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan untuk memutakhirkan 25% koperasi dari sekitar 187.907 di seluruh Indonesia yang tidak aktif. Menteri Koperasi dan UKM, Sjarifuddin Hasan, menargetkan, jumlah koperasi tak aktif yang kini jumlahnya mencapai 25 persen dari total koperasi di Indonesia sebanyak 187.000 unit akan tinggal menjadi 5 persen pada 2014. “Saat ini dari 187.000 koperasi di Indonesia masih sebanyak 25 persen mati suri, ini tanggung jawab bersama antara Kementerian Koperasi dan UKM bersama Dekopin,” kata Menteri. Dengan demikian, pihaknya berharap pada 2014 mendatang, jumlah koperasi mati suri bisa ditekan menjadi hanya 5 persen dari seluruh koperasi yang ada di Tanah Air. Menteri meminta, selu-

ruh pejabat di daerah aktif terlibat dalam upaya pengaktifan kembali koperasi mati suri. Pada kesempatan lain, Ketua Umum Dekopin, Nurdin Halid, mengatakan, pihaknya melalui Majelis Pakar Dekopin menawarkan konsep faktual untuk menghadapi tantangan gerakan koperasi saat ini. “Ada tiga strategi yang akan dijadikan perencanaan komprehensif pengembangan koperasi, yakni perlunya revitalisasi pada koperasi simpan pinjam, koperasi fungsional, dan koperasisektorriil,”katanya.

Edisi 27 ▪ Tahun Ke-II Minggu Ke-4, November 2011

Mubes AWK Ke-V

Berlangsung Meriah “Cipatakan Kepengurusan yang bijaksana dan bertanggungjawab dalam mengemban amanah jurnalistik” Karimun, MP Bertempat dikantor Asosiasi Wartawan Karimun Sei-Lakam kecamatan Karimun, dilaksanakannya Musyawarah Besar (Mubes) AWK ke-V untuk pemilihan ketua priode 2011-2014. Hadir dalam mubes AWK, kabag humas Yosli, pendiri sekaligus pembina AWK H.Uyub dan H.Zainal Khan, ketua dan sekretaris HSWI-FP Kabupaten Karimun Jogi Purba dan Edy Kencana, wartawan Media mingguan maupun harian. Dalam pemilihan kandidat untuk menjabat sebagai ketua AWK priode 2011-2014 telah diusulkan

dua nama calon, Yuliana HZ ketua yang lama dan Ariyanto Nainggolan. Dari hasil pemilihan 12 suara untuk menjabat sebagai ketua AWK yang baru, Yuliana HZ memperoleh 9 suara dan Ariyanto Nainggolan memperoleh 3 suara. Berarti untuk jabatan ketua yang baru tampuknya masih di pegang oleh ketua lama, Yuliana HZ. Ketua AWK yang baru terpilih, Yuliana ketika dikonfermasi dengan sedikit berlinang air mata mengatakan ucapan terima kasih kepada rekan-rekan pers yang telah memberikan kepercayaan untuk menjabat kembali sebagai

ketua AWK masa bhakti 2011-2014. Semua ini tidak terlepas dari anugerah dari Yang Maha Esa serta amanah dari rekan-rekan wartawan yang masih memberikan kepercayaan untuk menjabat kembali dan melaksanakan program-program yang belum terealisasi sampai saat ini. Dan juga yang tidak kalah pentingnya mengutamakan demi kemajuan AWK untuk kedepannya. Mari bersama-sama kita memajukan asosiasi ini agar lebih baik lagi dari tahun sebelumnya, tetapi semua itu tidak terlepas dari peran dan keikut-

“Kita khawatir jika hal ini tidak disosialisasikan akan menimbulkan terjadinya penularan yang tidak terdeksi dan ini justeru lebih berbahaya,” ujarnya.(Edy)

Untuk itu, menurut dia, perlu pemihakan kebijakan dari pemerintah yang tegas berupa payung hukum, salah satunya melalui RUU Koperasi. “RUU Koperasi ini harus mampu mengakomodir kepentingan ekonomi yang lebih luas untuk koperasi,” kata Nurdin Halid. (nazeri)

11

BUMD Batam Rugi Rp2,2 Miliar BATAM, MP Direktur Utama PT Pembangunan Kota Batam, Hari Basuki menyatakan Badan Usaha Milik Daerah tersebut rugi Rp2,2 miliar dari usaha penjualan sembako sebagai upaya menstabilkan harga di Batam. “Dana awal Rp2,2 miliar yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Batam seba-

gai modal usaha pada 2003 telah habis untuk menstabilkan gejolak harga sembako di Batam,” kata Hari di Batam, Rabu. Menurut Hari, upaya menstabilkan harga sembako di Batam yang jauh lebih tinggi daripada daerah lain membutuhkan modal besar. “Kami hanya bertahan 2003-2004 saja. Pada 2005

Mendesak Segera...... Karena itu, saya lebih memilih mengirimkan anak saya ke Batam. kalau di Pekanbaru biayanya lebih mahal,” katanya. Redaksi juga menerima sembilan surat elektronik, yang intinya mempertanyakan kapan Universitas bisa dibangun di Meranti. Mengomentari surat para orang tua murid tersebut, salah seorang penggagas berdirinya UKM, Nazaruddin MD mengatakan, “Insya Allah, dalam waktu tak lama lagi harapan masyarakat tentang UKM akan segera terwujud. Kami sudah melakukan pembahasan tentang hal itu, doakan saja semua dapat berjalan lancar,” kata Nazaruddin. Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Meranti, Drs, Bakhtiar, MP menyatakan dukungannya kepada para penggagas pendirian UKM. “Sudah waktunya kita memiliki Universitas, sebab Meranti masih membutuhkan banyak Sumber

Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Bakhtiar menepis pemberitaan, yang menyebutkan 65 % lulusan SLTA di Meranti tak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. “Maaf Pak, yang terjadi tidaklah demikian. Itu data lama, sekarang ini banyak lulusan SLTA yang sudah mengenyam pendidikan di perguruan tinggi,” tegasnya. Menurut Bakhtiar, sekarang ini hanya 10 persen saja lulusan SLTA di Meranti yang tak bisa melanjutkan pendidikan. “Kami punya data yang akurat. 10 % lulusan SLTA di Meranti melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di luar kota, 20 % ke Perguruan Tinggi Swasta (PTS), sedangkan yang 30 % melanjutkan ke perguruan tinggi yang ada di Meranti. Jadi tidak benar kalau angkanya sampai 65 persen, itu tinggi sekali,” tambah Bakhtiar. Menyinggung soal Bea Siswa yang sering dipertan-

sudah tidak berjalan karena tidak ada suntikan dana lagi dari Pemkot Batam. Modal yang diberikan hanya bisa untuk menstabilkan harga sembako dalam dua tahun,” ucap Hari. Hari mengatakan, sejak 2005 PT Pembangunan Kota Batam telah berupaya bekerjasama dengan beberapa perusahaan yang ada di Batam untuk menutupi kerugian tersebut. “Pada 2005 PT Pembangunan Kota Batam bekerjasama dengan PT Pengelolaan Limbah Industri Batam (PLIB). Pada perusahaan ini PT Pembangunan Kota Batam mempunyai saham sebesar 10 persen pada modal awal,” kata dia. Selain dengan perusahaan tersebut, PT Pembangunan Kota Batam melakukan kerjasama dengan PT Tria Talang Emas untuk membangun dan men-

yakan sejumlah mahasiswa asal Meranti yang tersebar di sejumlah kota di Indonesia, Bakhtiar dengan tegas mengatakan, sementara ini Pemkab Meranti belum memberikan Bea Siswa, apalagi yang namanya Sekolah Ikatan Dinas (SID). “Sejauh ini, yang ada hanya Bea Siswa untuk anak didik di tingkat SD dan SLTP, itupun diperoleh dari Provinsi, dengan kriteria hanya anak miskin yang berhak mendapatkannya,” lanjut Bakhtiar. Terkait dengan kelu-

sertaan para pengurus dan anggota wartawan yang ada di Karimun yang samasama bertanggung jawab untuk memajukan AWK di Kabupaten Karimun yang kita cintai ini, agar mencapai kesuksesan dan tercapai apa yang di cita-citakan selama ini, ujarnya. Lebih lanjut, mengharapkan adanya kerjasama yang baik antara sesama wartawan baik itu wartawan mingguan/ wartawan harian yang ada di Kabupaten Karimun, karena kita semua sama-sama seorang jurnalistik yang menjadi kontrol sosial baik itu di pemerintahan maupun di masyarakat(edy) jalankan PLTU Batubara di kawasan Kabil, Batam. Di tahun yang sama juga menjalin kerjasama dengan PT Itti Daya Latu Prima untuk suplai gas dari Jambi dengan saham masing-masing sebesar 10 persen. “Dari kerjasama dengan beberapa perusahaan tersebut, PT Pembangunan Kota Batam mampu memberikan masukan pada pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp600 juta hingga saat ini,” ucap dia. Hari menyatakan siap bila Pemkot Batam melakukan evaluasi direksi dan kinerja perusahaan yang ia pimpin. “Evaluasi merupakan hak Pemerintah Kota Batam sebagai pemeggang saham. Jajaran direlsi siap kalau itu yang dikehendaki Wali Kota Batam,” ucap dia. Sebelumnya, Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan mengatakan akan evaluasi kinerja jajaran direksi perusahaan tersebut. Karena dalam paripurna Pandangan Fraksi terhadap Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, sempat disinggung tentang keberadaan badan usaha tersebut yang tidak mengalami perkembangan dan tidak memberi keuntungan terhadap pendapatan daerah. “Kami akan melakukan evaluasi untuk mengetahui permasalahan yang membelit perusahaan tersebut,” kata Dahlan. (ant/Edy)

han para guru honor, yang penghasilannya relatif sangat kecil. Bakhtiar mengaku hanya bisa ikut prihatin.”Semua keluhan itu sudah kami terima, insya Allah dalam waktu dekat Pemkab dapat menindaklanjutinya,” kata Bakhtiar. Dari jumlah guru yang kini mencapai 1,752, menurut bakhtiar baru 420 yang sudah disertifikasi. Mereka yang sudah tersetifkasi, memang dibiayai oleh Provinsi dan Pemda. (edy)


10

HIBURAN

Edisi 27 ▪ Tahun Ke-II Minggu Ke-4, November 2011

Meranti Pos KORAN PERJUANGAN

Rianti Cartwright

Tak Tabu Soal Poligami Poligami memang sebuah isu yang tidak akan pernah habis untuk dibahas. Banyak pro dan kontra yang mengiringi masalah ini. Menanggapi hal ini, artis Rianti Cartwright mempunyai pandangannya tersendiri. Menurutnya, poligami itu bukanlah yang yang tabu, tentu sangat tergantung dengan individunya sendiri. Rianti juga menambahkan bahwa setiap orang punya opini dan prinsip masing-masing. “Kalau menurut saya, orang yang mau dipoligami tergantung individunya aja. Orang kan punya pemikiran masing-masing, sudah dewasa, punya prinsip masing-masing, jalani aja opini masing-masing,” ungkap Rianti. Saat ditanyai pendapatnya kalau seumpama dia dipoligami, Rianti mengatakan bahwa dia mempunyai pendapat yang berbeda dengan orang lain. Namun, Rianti belum mau mengungkapkan secara gamblang seberapa berbeda pendapatnya dari kebanyakan orang.(diaz)

Jasmine Wildblood:

Jengkel Lihat Kekalahan Timnas Kekalahan timnas U-23 Indonesia dalam drama a adu penalti penalt lti melawan mela l wan an Malaysia M laysia di pertandingan Ma n fina finall sepakbola SEA Games 2011 masih menyisakan kekecewaan. Salah satunya dialami oleh selebritis cantik Jasmine Wildblood. “Ini kedua kalinya aku nonton di stadion. Beda dengan nonton di TV, suasananya beda, crowded, pada nyanyi dan teriak. Jadi merinding sendiri. Tapi emang aku kecewa, juga jengkel karena Timnas kalah, apalagi sebelumnya sempet adaharapan,” beber Jasmine. Namun saat disinggung apakah dirinya menyesal saat mengetahui timnas kalah, Jasmine mengaku tidak ada penyesalan. “Gak nyesel kok. Dateng ke sini aja aku udah seneng, masuknya susah dan capek. Yah, Indonesia lagi gak beruntung aja. Mudah-mudahan lain waktu buat timnas U-23 atau senior bisa menang ya,” ungkapnya.(diaz)

Poppy Bunga:

Meiditha Badawijaya:

Tak Peduli Gosip

Jangan Berhenti Belajar

Artis pendatang baru Meiditha Badawijaya dengan tegas menolak adegan vulgar. Namun, artis berusia 15 tahun ini tak masalah jika harus beradegan ciuman. “Kalau cuma adegan ciuman sih enggak apa-apa. Tapi kalau sampai adegan vulgar atau seks, itu enggak mau. Aku masih 15 tahun jadi masih mikir-mikir dulu,” tegas Dita. Perjalan karir Dita benar-benar dimulai dari nol. Dia memulai karir sebagai model di Kalimantan, hingga akhirnya memutuskan melanjutkannya ke Jakarta. “Awalnya tahun 2010 dari modeling biasanya sering adu bakat dan casting. Sering casting ke Jakarta, terus ditawarin sampai diterima. Awalnya dari Ftv dulu,” paparnya. Menjadi artis memang cita-cita bintang film The Mentalist ini. Semua bidang pun sudah dicoba wanita berkulit cokelat ini. Mulai dari model, akting hingga menyanyi sudah dijajalnya. “Awalnya cuma coba-coba dan iseng. Terus nyoba akhirnya ketagihan asyik juga. Jadi memang ini cita-cita aku,” tandasnya. Artis Meiditha Badawijaya menegaskan keseriusannya terjun di dunia entertainment. Dia mengaku sudah siap dan tak perduli menghadapi issue atau gosip yang kelak akan menyerang kehidupannya. Gosip baginya sudah menjadi bagian dari risiko yang harus diambil sebagai seorang selebritis. “Siap karena itu risikonya, berani mengambil keputusan, berani ngambil risikonya juga. Gosip sih kalau memang nggak benar dalam diri kita ngapain diambil pusing. Biarin saja,” terangnya Sebagai bintang yang baru muncul di permukaan

dalam percaturan perfilman Indonesia, Dhita mengharapkan mendapatkan peran sebagai anak punk yang tomboy. Karena karakter anak punk itu, penuh tantangan dan perlu observasi dan totalitas untuk mengeksplore perannya.(diaz) FILMOGRAFI FTV ANDE ANDE LUMUT ALADIN PUTRI MALU AKHIR DERITA ANAK DURHAKA CERITA CINTA CITRA PACARKU TUKANG CENDOL FILM THE MENTALIST (2011)

Artis Poppy Bunga, akhir-akhir ini banyak membintangi sinetron yang bertemakan islami. Dia mengungkapkan jika banyak hal yang diperoleh dengan membintangi sinetron tersebut. dia banyak mengetahui tentang agama yang tidak diketahuinya. ”Lebih mengerti tentang agama karena di situ banyak yang aku gak tahu, yang akan diterapkan. Belajar banyak tentang agama,” ujarnya. Lebih lanjut Poppy menambahkan jika pengetahuan yang ia dapat banyak dipelajari dan diterapkannya. Dia juga menjadi tahu seperti halnya mengenai pernikahan yang sah. ”Lebih ngerasain lebih menghargai hidup. Kalau melawan suami seperti apa, pernikahan yang sah

seperti apa, jadi aku tahu arti pernikahan itu apa,” paparnya. Tak hanya mendapatkan pelajaran di sinetron saja, Poppy juga mencari pelajaran lain di luar. Dia terus

berusaha untuk belajar agama agar menjadi insan yang baik. ”Harus terus belajar agama sampai kapan pun, menjadi Poppy yang lebih baik,” tegasnya. (diez)


Meranti Pos KORAN PERJUANGAN

RANGSANG MERBAU

Edisi 27 ▪ Tahun Ke-II Minggu Ke-4, November 2011

3

Ombak besar menghantam Pantai Tebing,

Mitra Pesisir Terus Sampaikan Aspirasi RANGSANGBARAT, MPTidaklah heran bagi masyarakat kampung Tanjung Motong Desa Bantar saat mendengar deru angin laut serta dentuman ombak menghantam pantai Tebing yang terletak jauh di ujung wilayah Kecamatan Rangsang Barat. Hal ini sudah sering terjadi setiap memasuki akhir tahun. Namun hal yang menjadi ancaman wilayah ini adalah Ombak besar yang datang dari laut lepas perairan Selat Malaka mengikis pinggir pantai puluhan meter setiap tahunnya. Hal ini disebabkan tidak adanya pelindung pantai berupa mangrove atau sejenisnya. Melihat kondisi ini, sejumlah anggota masyarakat yang tergabung dalam kelompok Mitra Pesisir pun berkreasi peduli alam dengan menanam bibit apiapi sepanjang pantai desa Tanjung Motong dan Ayun serta terus menyampaikan aspirasinya baik langsung ke Pemerintah kabupaten maupun melalui media yang datang dan melihat kondisi yang ada. Seperti yang dirilis Me-

ranti Pos pada edisi sebelumnya, Mil, Ramzi, Haidir dan sejumlah anggota kelompok Mitra Pesisir menanam bibit api-api sejak setahun yang lalu dengan harapan dapat tumbuh dan menjadi pelindung serta mengurangi terjadinya abrasi pantai. Dari jumlah yang ditanam hanya 35% yang tumbuh tinggi 2 hingga 3 meter dari jumlah 2.000 batang bibit api-api. Kenadala yang dihadapi dari penanaman bibit kata mil adalah ombak besar laut lepas yang menghantam pinggir pantai, minimnya dana untuk mengolah dan merawatnya dan sosialisasi pihak terkait yang kurang tentang penanganan bibit api yang tepat. “Syukur alhamdulillah, berkat bantuan media masa menyampaikan keluhan dan kendala yang kami hadapi, informasi dapat sampai ke Pemerintah Daerah. Belum lama ini kami didatangi Dinas Kehutanan Provinsi dan Kabupaten bersama Riau TV meninjau langsung lokasi yang dimaksud,” ungkap

Jabon Untuk Kesejahteraan Rakyat RANGSANG BARAT, MPWalau memiliki lahan kecil namun semangat untuk mengembangkan dan mengajak masyarakat menanam pohon jabon cukup besar di hati Haidir, petani asal Tanjung Motong Kecamatan Rangsang Barat. Dengan perlengkapan dan alat tradisional ia membuka lahan bersama dua saudaranya dilahan milik pribadi seluas 4 jalur dengan harapan keinginan masyarkat untuk meman-

faatkan lahan yang ada dapat tumbuh pada setiap individu. Menurut keterangan Haidir lahan jabon yang akan ditanamnya pada awal tahun 2012 nanti telah hampir rampung dibersihkan sejak beberapa waktu lalu. Namun kekurangan modal menjadi kendala untuk menyediakan bibit dan pupuk yang diperlukan. Untuk itu ia bekerjasama dengan perusahaan swasta Agromeranti yang berkan-

mil warga ayun tengah. Dijelaskannya, proses pembibitan api-api yang lalu, menggunakan biji dari buah api-api yang ditanam pada bekas aqua gelas. Tempat pembibitan yang tidak memerlukan biaya ini, ramzi mengaku didapatnya dengan memungut disetiap kali acara pernikahan serta ditempat-tempat pembuangan sampah. “Satu biji api-api kami tanam pada satu pot yang akan tumbuh dalam beberapa hari saja,”ungkap Haidir warga Tanjung motong yang juga anggota kelompok Mitra Pesisir. Sebelum biji api-api ditanam, kata haidir, biji direndam sehari sebelumnya di air asin. Kemudian baru ditanam di pot yang dimaksud. Setelah 3 bulan berikutnya, bibit api-api akan tumbuh setinggi 5 cm yang siap ditanam dipantai. Saat ini, tambah haidir, kelompoknya telah membibitkan api-api yang baru dengan jumlah ratusan bibit yang disemai dirumah anggota masing-masing. Sementara itu, Tiar atau kerap dipanggil teman-

nya Noel, mengaku mendapatkan biji buah api-api dari daerah Laut suir Desa Banglas. Buah api-api dipilih yang kering pada pohon atau yang gugur di lumpur laut Suir. “Untuk memilih biji yang layak untu disemai dilihat dari biji buah yang tidak lagi melekat dengan kulit buahnya”, ungkap dia. Ditambahkannya, untuk proses penanaman dilakukan menggunakan buluh ukuran diameter 4 cm dengan panjang 40 cm dibolongkan dan diisi dengan tanah yang ditancapkan ke pantai. Jarak paling jauh yang ditanam dari tepi pantai dihitung dari ukuran air surut. Daratan yang kini telah hilang dihantam oleh kuatnya gelombang air laut itu, dulunya pernah terdapat sejumlah rumah. Bahkan beberapa makam telah hanyut. Saat ini masyarakat terus mengimbaukan kepada keluarga yang ditinggalkan oleh yang dikebumikan di sana, untuk menggali sisa kuburan yang masih ada saat ini. Berdasarkan cerita dari

tor Selatpanjang. “Kesepakatannya mudah, dengan hanya memiliki tanah pribadi beserta surat tanah yang sah”, ungkap haidir. Ia memperhitungkan, empat jalur tanah yang ia miliki dapat ditanam jabon sebanyak 400 batang. Dalam janga waktu 3 hingga 5 tahun jabon sudah bisa diproduksi dengan harga jual mencapai 1,2 juta per batang. sehingga omset produksi mencapai 480 juta dalam sekali panen. Disamping itu juga lanjut haidir, menanam jabon ibarat menabung untuk masa yang akan datang dengan tingkat ke-

berhasilan tumbuh yang cukup tinggi. Disisi lain, menjelang jabon diproduksi, petani bisa menanam tumpang sari diantara pohon jabon yang berjarak 3 hingga 4 meter antar batang. “Beberapa waktu lalu, Tim Agro Meranti pernah melihat dan mengecek kondisi PH tanah lokasi yang akan ditanam. Hasil penelitian tim tersebut menunjukkan, kawasan Rangsang barat mendukung dan berpotensi untuk di tanam jabon”, ungkap hadir sambil mengingat kedatangan Tim Agromeranti. (Naz) Untuk tanaman tumpang sari tambah haidir, bisa ditanami jagung, kacang panjang, nenas, lada dan tanaman jangka pendek lain yang sejenisnya. Dari pantauan Meranti Pos, kondisi lahan yang akan ditanami jabon sudah hampir 60% dibersihkan dengan pagar yang terbuat dari jaring kurau dengan pacang nibung dan kayu leban. Terlihat beberapa petani lain mencari kayu dilokasi yang dibersihkan. (NAZRI)

Khaidir dan Khairul sedang membersihkan lahan jabon (Foto: Naz)

Mitra Pesisir tanam pohon api-api di pantai Tebing Tg. Motong Desa Bantar Kec. Rangsang Barat (Foto: Naz)

masyarakat, ke samping pulau yakni Desa Centai, di Pulau Merbau, raut wajah orang yang berada di sana masih kelihatan dari tepi daratan Tanjung Motong tersebut. ‘’Dulu, kami masih melihat bentuk orang persis dari sini,’’ ujar Khairudin lagi saat didampingi masyarakat lainnya, Zainiah Sitam dan Azman. Apalagi musim pasang

Banjir Genangi Rumah Warga Desa Semukut PULAU MERBAU, MP Hujan lebat yang mengguyur Desa Semukut Kecamatan Pulau Merbau semalaman membuat puluhan rumah warga Desa Semukut terendam air setinggi lulut orang dewasa. Akhirnya aktifitas warga, sekolah serta pemerintahan terhenti dan kemacetan diperkiraan selama dua hari. Hal ini disebabkan drainase yang tidak berfungsi dan kurang lebar serta jauh dari sungai. Kejadian ini dibenarkan Camat Pulau Merbau Wan Abdul Malik saat dihubungi melalui telepon seluler.

Wagubri : Fokus dengan penyelenggaraan PON 2012

Pembangunan Jalan Alai - Mengkikip Ditunda Tebing Tinggi, MP Untuk kelancaran Pekan Olahraga Nasional (PON) pada tahun 2012 nanti, perlu fokus dengan penyelenggaraannya. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Riau HR Mambang mit usai membuka Muscab DPC Demokrat Kepulauan Meranti. “Saat ini kita sedang fokus pada persiapan PON. Jadi anggaran yang tersedia akan lebih banyak dialokasikan untuk mendukung penyelenggaraan PON yang akan kita laksanakan di Pekanbaru nantinya. Dengan demikian, pe-

luang untuk membantu pembangunan di kabupaten dan kota di Riau akan dilakukan kembali setelah pelaksanaan PON itu selesai,” ujar Wagubri. Namun Wagub optimis, nantinya usai pelaksanaan PON, Pemprov kembali memberikan perhatian yang serius terhadap kabupaten/kota yang ada di Riau ini. Terutama bagi kabupaten dan kota yang masih tertinggal dari daerah lainnya. ”Usai pelaksanaan PON tahun 2012 mendatang, kita kembali memberikan perhatian yang maksimal kepada kabupaten dan kota

tertinggal, yang membutuhkan percepatan pembangunan. Dan termasuklah Kabupaten Kepulauan Meranti ini,” sebutnya. Pada Kesempatan yang sama Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi, menyebutkan bahwa pihaknya akan terus berupaya meningkatkan sejumlah pembangunan di Kepulauan Meranti. Namun, upaya yang dilakukannya tidak terlepas pula dari dukungan dan perhatian dari Pemprov Riau dan Pusat sendiri. Sebab Kepulauan Meranti tergolong Kabupaten yang termiskin di Provinsi Riau.

“Lahan di Meranti dengan kondisi gambut dan rawa, sangat membutuhkan anggaran yang tinggi. Sebab walaupun saat ini APBD Meranti mencapai 1 triliun lebih, namun biaya untuk membangun bisa mencapai dua kali lipat. Bahkan bisa lebih pula jika dibandingkan dengan daerah lainnya di Riau. Oleh karena itu, pasca Pemekaran lebih kurang selama tiga tahun, Kepulauan Meranti masih harus mendapatkan bantuan dan dukungan melalui anggaran dari Pemprov Riau serta Pemerintah Pusat,” sebut Irwan.

nanti, bukan hanya menghantam tanah yang berada di tepi daratan, tapi juga air lait tersebut memasuki perkampungan warga yang tingginya sampai ke dada orang dewasa. ‘’Jika sudah masuk musim pasang, rumah kami banyak terendam. Dan aktivitas kami, yang biasanya nelayan, terpaksa terhenti,’’ kata Khairudin lagi. Belum lagi, lanjut dia

Terkait pembangunan jalan provinsi Alai-Mengkikip, pihak nya mengaku akan berupaya secara maksimal, agar target pembangunan yang dilakukan dapat segera tercapai. Sehingga tingkat keterisoliran Meranti dapat segera berkurang. “Kita akan terus coba mengupayakan agar pembangunan akses jalan Provinsi Alai-Mengkikip tidak terbengkalai. Agar pembangunan jalan itu nantinya dapat mengurangi keterisoliran Meranti, dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dengan segera,” tuturnya. (NAZRI)

Ia menjelaskan, sebanyak 30 rumah warga pondasi batu digenangi air setinggi 1 meter dari permukaan rumah khususnya rumah pemukiman warga Jalan Parit Mesjid. “Tak ketinggalan Kantor Camat juga digenangi air setinggi 1 kaki (60 Cm). Sehingga aktifitas pemerintahan sempat terhenti hingga air surut kembali,” ungkap Camat Kepala Puskesmas Pembantu Desa Centai Andrian juga menyampai dengan nada yang sama. Aktifitas puskesmas juga terhenti untuk sementara. Bebera-

memasuki Desember, angin kencang yang datang dari utara yang akan menghantam daratan semakin besar. “Daratan akan semakin banyak berkurang jika telah masuk musim utara yakni dari November sampai dengan Februari, empat bulan. Hingga menghabiskan daratan kami lebih kurang 12 meter pertahunnya,’’ keluhnya. (NAZRI) pa warga sibuk membersihkan lingkungan tempat tinggal. Sementara itu, dari pantauan Meranti Pos, sepanjang jalan H. Maksum digenangi air hujan bercampur air pasang dan jalan penghubung dari Alai Mekong menuju pelabuhan penyebrangan desa Semukut rusak total. Bodi jalan berlobang dan digenangi air pasang sehingga warga yang melintasi jalan perlu ekstra hati-hati. Seperti yang diungkapkan salah seorang warga semukut yang tidak mau disebutkan identitasnya mengaku sepeda motornya sempat tenggelam setengah diameter roda dipermukaan bodi jalan yang berlumpur dan tergenangi air hujan dan air pasang. “Kami melihat dua truk angkutan pasir tanpa muatan salah satunya sempat terperosok dipertengahan jalan menuju pelabuhan penyebrangan Alai Mekong-Semukut. Kabarnya truk tersebut bergerak dari pelabuhan Dorak milik kontraktor untuk dibawa ke Tanjung Balai Karimun,” ungkap dia. (NAZ).


4

Edisi 27 â–Ş Tahun Ke-II Minggu Ke-4, November 2011

PENDAPAT

Editorial

Meranti dan Sagu Masyarakat

Disperindagkop dan UKM Kepulauan Meranti, belum lama ini menggelar pelatihan kewirausahaan bagi peningkatan turunan tepung sagu, kepada sejumlah wirausahawan di Meranti. Acara yang dipusatkan di gedung Dharma Wanita Selatpanjang tersebut, diikuti sebanyak 40 peserta dari 7 kecamatan yang ada di Kepulauan Meranti. Apa sebenarnya sasaran akhir, yang ingin dicapai Disperindagkop Meranti dalam kegiatan semacam ini? Tak lain tentu ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat, betapa Meranti memiliki potensi sektor agribisnis, terutama sagu yang bernilai jual tinggi. Dalam beberapa kesempatan, Bupati Kepulauan Meranti, Drs.Irwan, Msi, juga meminta agar rakyat Meranti mampu mengembangkan potensi yang ada. Menurut Bupati, kehadiran PT Sampoerna Agro di Meranti, menjadi salah satu bukti nyata, betapa sagu memiliki nilai jual tinggi. Sesungguhnya, tak lagi bisa kita pungkiri, bahwa tanaman sagu,memang menjadi andalan Pemkab Meranti, karena 14 persen sagu nasional, berasal dari Kepulauan Meranti. Saking hebatnya sagu di Meranti, menjadikan daerah ini dinobatkan sebagai pusat pengembangan tanaman sagu secara nasional. Kalau kita lihat, sebagian masyarakat Meranti menanam dan mengolah sagu masih secara tradisional, sehingga banyak sagu masyarakat yang tidak terkelola dengan baik, termasuk kualitas, sehingga potensi sagu masyarakat di Meranti belum tergarap secara maksimal. Masyarakat Meranti memang layak tahu, betapa tanaman sagu sangat potensial untuk dikembangkan sebagai bahan pangan alternatif bagi masyarakat Indonesia. Sebab, sagu mampu menghasilkan pati kering hingga 25 ton per haktare (ha), jauh melebihi beras atau jagung. Sebab, kadar pati kering dalam sagu diatas kandungan pati beras yang hanya 6 ton per ha. Sedangkan pati kering jagung hanya 5,5 ton. Di Indonesia, penggunaan tepung sagu secara umum sebenarnya sudah tidak asing lagi. Apalagi, bagi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti, penggunaan tepung sagu sebagai bahan campuran produk mie, soun, roti, dan bakso di Indonesia, banyak negara maju yang tidak memiliki hutan sagu, seperti Jepang dan Belanda, namun mereka sangat berminat mengembangkan komoditas asli Indonesia ini.

“Masyarakat Meranti me-

mang layak tahu, betapa tanaman sagu sangat potensial untuk dikembangkan sebagai bahan pangan alternatif bagi masyarakat Indonesia. Sebab sagu mampu menghasilkan pati kering hingga 25 ton per haktare (ha), jauh melebihi beras atau jagung.�

Sebab, dari aspek nilai gizi, tepung sagu mempunyai beberapa kelebihan dibanding tepung dari tanaman umbi atau serelia. Karenanya, sagu baik dikembangkan sebagai bahan baku mie, mengandung mie dari tepung terigu. Mie berbahan tepung sagu lebih sehat ketimbang mie dari terigu. Namun, mie dari terigu sejauh ini masih terbatas dikembangkan. Berbagai keunggulan sagu, seharusnya mampu menggerakkan peneliti lokal untuk mengembangkan keragaman produk pangan bernilai tambah tinggi yang berbasis sagu. Tidak hanya di pasar domestik, melainkan mencari nilai tambah tinggi di pasar internasional. Dengan asupan teknologi tepat guna yang didukung kontinuitas pasokan tepung sagu, keuntungan dari agroindustri sagu di pastikan akan terus membesar untuk masa mendatang. Pengembangan agroindistri sagu di Meranti mendesak dilakukan, agar sagu tidak lagi menjadi komoditas yang di marginalkan. Pengembangannya tentu saja memerlukan kerja sama sinergis antara pengusaha, peneliti lokal dan pemerintah. Selain mie sagu, mie dari tepung singkong (tapioka) juga sangat layak untuk dikembangkan di Meranti. Berbeda dengan mie terigu yang gandumnya harus diimpor, mie sagu dan singkong cocok dikembangkan di Indonesia karena bahan bakunya bisa diproduksi di dalam negeri. Berdasarkan kajian Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian, sejak tahun 2002 pola pangan pokok di Indonesia sudah bergeser ke arah beras ditambah mie dari gandum. Sebelumnya bisa dibilang masyarakat Indonesia tidak mengenal mie instan yang terbuat dari terigu. Pasalnya, iklim di Indonesia tidak cocok untuk gandum yang merupakan tanaman subtropis. Mie, terigu juga jenis makanan lainnya yang berbahan baku tepung terigu, pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada pemerintahan orde baru. Kebijakan itu konon untuk mengurangi ketergantungan Indonesia pada beras sebagai makanan pokok, karena jumlah beras di pasar internasional yang memang tipis. Gandum saat itu menjadi pilihan karena bisa bersubstitusi dengan beras sebagai penyuplai kalori. Berdasarkan catatan BPPT, produksi sagu saat ini mencapai 200 ribu ton per tahun, namun baru 56% saja yang dimanfaatkan dengan baik. Padahal sagu tidak hanya dipakai industri. Akibatnya, kebutuhan industri yang mencapai sekitar 200 ribu ton setiap tahun harus diimpor. Lantas mengapa masyarakat Meranti tak menangkap peluang ini ? Bukankah lahan Meranti masih cukup besar, dan sagu rakyat masih memiliki peluang untuk memenuhi kekurangan tersebut Rendahnya produksi sagu, karena pemerintah saat ini tidak serius mengembangkan budidaya tanaman tahunan itu. Padahal, sebagai penghasil sari pati terbesar. Tanaman sagu menjanjikan produksi pati sepanjang tahun. Setiap batang bisa memproduksi sekitar 200 kilogram (kg) tepung sagu basah per tahun, atau 25 hingga 30 ton per ha. Usia tanaman sagu ini sekitar 7-10 tahun untuk bisa dipanen.****

Amdal dan Kelangsungan Kehidupan Hayati di Meranti Oleh: Karno Raditya Sekedar mengingatkan sejarah pembentukannya, Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), diperkenalkan pertama kali tahun 1969 oleh National Environmental Policy Act di Amerika Serikat. Menurut UU No. 23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dan PP No. 27/1999 tentang Analisis mengenai dampak lingkungan hidup (AMDAL) adalah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. Tak lagi kita pungkiri, bahwa AMDAL merupakan kajian dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup, dibuat pada tahap perencanaan, dan digunakan untuk pengambilan keputusan. Hal-hal yang dikaji dalam proses AMDAL: aspek fisik-kimia, ekologi, sosial-ekonomi, sosial budaya, dan kesehatan masyarakat sebagai pelengkap studi kelayakan suatu rencana usaha dan/atau kegiatan. Kondisi ini harus kita sadari, khususnya bagi rakyat Meranti. Sebab, menurut hemat penulis, analisis mengenai dampak lingkungan hidup di satu sisi merupakan bagian studi kelayakan untuk melaksanakan suatu rencana usaha dan/atau kegiatan, di sisi lain merupakan syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan izin melakukan usaha dan/atau kegiatan. Berdasarkan analisis ini dapat diketahui secara lebih jelas, dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup, baik dampak negatif maupun dampak positif yang akan timbul dari usaha dan/atau kegiatan sehingga dapat dipersiapkan langkah untuk menanggulangi dampak negatif dan mengembangkan dampak positif. Untuk mengukur atau menentukan dampak besar dan penting tersebut di antaranya digunakan kriteria mengenai : a. Besarnya jumlah manusia yang akan terkena dampak rencana usaha dan/atau kegiatan; b. Luas wilayah penyebaran dampak; c. Intensitas dan lamanya dampak berlangsung; d. Banyaknya komponen lingk ungan hidup lain yang akan terkena dampak; e. Sifat kumulatif dampak; f. Berbalik (reversible) atau tidak berbaliknya (irre versible) dampak. Menurut PP No. 27/1999 pasal 3 ayat 1 Usaha dan/atau kegiatan yang kemungkinan dapat menimbulkan dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup meliputi : a. Pengubahan bentuk lahan dan bentang alam b. Eksploitasi sumber daya alam baik yang terbaharui maupun yang tak terbaharu c. Proses dan kegiatan yang secara potensial dapat menimbulkan pemborosan, pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup, serta kemerosotan sumber daya alam dalam pemanfaatannya; d. Proses dan kegiatan yang hasilnya dapat mempengaruhi lingkungan alam, lingkungan buatan, serta lingkungan sosial dan budaya; e. Proses dan kegiatan yang hasilnya akan dapat mempengaruhi pelestarian kawasan konservasi sumber daya dan/atau perlindungan cagar budaya; f. Introduksi jenis tumbuh -tumbuhan, jenis hewan, dan jenis jasad renik; Kalau menyimak sebagian besar perusahaan di Meranti tidak memiliki Amdal, tentu sungguh memprihatinkan kita semua. Lihat saja berapa besar limbah sagu yang mencemari air, dan laut, sehingga mematikan biota laut. Penulis berpendapat, Pemerintah Kabupaten Meranti, harus lebih peduli, dan khususnya Badan Lingkungan Hidup (BLH), harus lebih aktif memantau terhadap indikasi pencemaran lingkungan di Meranti. DPRD sebaiknya juga aktif melakukan pantauan dan meminta BLH melakukan pemantauan intensif terhadap seluruh sektor mulai udara, darat dan air. Khususnya air, sebagai objek terbesar dalam tindakan pencemaran harusnya menjadi prioritas BLH. Penulis mengusulkan, agar pelaksanaan AMDAL berjalan efektif dan dapat mencapai sasaran yang diharapkan, maka pengawasannya perlu dikaitkan dengan mekanisme perizinan. Peraturan Pemerintah tentang AMDAL secara jelas menegaskan bahwa AMDAL adalah salah satu syarat perizinan, dimana para pengambil keputusan wajib mempertimbangkan hasil studi AMDAL sebelum memberikan izin usaha/kegiatan. AMDAL digunakan untuk mengambil keputusan tentang penyelenggaraan/ pemberian izin usaha dan/atau kegiatan. Penerapan AMDAL pada Pembangunan di Bidang Kehutanan. Dalam rangka pembangunan di bidang kehutanan, berbagai jenis kegiatan pemanfaatan hutan dan hasil hutan telah dan sedang dilaksanakan. Pelaksanaan kegiatan pembangunan kehutanan tersebut perlu dijaga kelangsungannya. Oleh karena itu, telah dikembangkan berbagai upaya dalam rangka menjamin kelestarian fungsi dan manfaat hutan serta hasil hutan, seperti pengembangan berbagai sistem silvikultur, diantaranya Tebang Pilih Tanam Indonesia (TPTI). Untuk melaksanakan rehabilitasi kawasan hutan yang berupa tanah kosong dan atau kritis telah dikembangkan Hutan Tanaman Industri (HTI) dalam bentuk Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1991. Walaupun berbagai upaya telah dan sedang dilaksanakan dalam rangka menjamin kelangsungan pembangunan di bidang kehutanan, ternyata kegiatan-kegiatan tersebut mempunyai potensi timbulnya dampak lingkungan. Oleh karena itu, AMDAL diberlakukan yang kegunaannya adalah untuk membantu dalam pengambilan keputusan, perencanaan dan pengelolaan lingkungan dari rencana kegiatan yang bersangkutan. Secara garis besar, kegiatan pembangunan di bidang Kehutanan dapat dikelompokkan ke dalam : (1) Hak Pengusahaan Hutan; (2) Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri; (3) Pengusahaan Obyek Wisata Alam; dan (4) Pengusahaan Hasil Hutan lainnya. Hak Pengusahaan Hutan (HPH) Hak Pengusahaan Hutan adalah hak untuk mengusahakan hutan di dalam suatu kawasan hutan yang meliputi penebangan kayu, permudaan dan pemeliharaan hutan, pengolahan dan pemasaran hasil hutan sesuai dengan Rencana Pengusahaan menurut ketentuan-ketentuan yang berlaku serta berdasarkan

Meranti Pos KORAN PERJUANGAN

azas kelestarian hutan dan azas perusahaan. Dalam pelaksanaannya, telah diterbitkan berbagai peraturan dalam rangka mengupayakan terwujudnya prinsip kelestarian hasil (sustained yield principle), yaitu dengan memberlakukan sistem-sistem silvikultur yang sesuai dengan kondisi dan potensi hutan yang bersangkutan antara lain adalah Tebang Pilih Tanam Indonesia (TPTI). Walaupun demikian, diperkirakan terdapat potensi dampak lingkungan kegiatan pengusahaan hutan. Potensi dampak penting terhadap lingkungan yang diakibatkan oleh pelaksanaan pengusahaan hutan ini antara lain adalah sebagai berikut : a. Kamponen Fisik Kimia - Pengurangan luasan penutupan lahan akibat kegiatan pembukaan wilayah hutan, penebangan, penyaradan dan juga akibat peladangan berpindah yang merupakan dampak tidak langsung; - Pemadatan tanah akibat pelaksanaan kegiatan penyaradan, terutama terÂŹjadi pada jalan-jalan sarad; - Peningkatan aliran permukaan dan erosi yang selanjutnya dapat meningkatkan debit sungai dan sedimentasi. Hal ini diakibatkan oleh pembukaan wilayah hutan, penyaradan dan juga akibat peladangan berpindah; - Perubahan sifat fisik air, terutama peningkatan kekeruhan akibat sedimenÂŹtasi dan perubahan sifat kimia air. b. Komponen Biologi - Dampak penting pada vegetasi hutan akibat penebangan antara lain adalah perubahan struktur, kualitas dan potensi kayu; - Dampak penting pada satwa liar akibat kegiatan pengusahaan hutan adalah hilangnya/berkurangnya habitat satwa yang menyebabkan terjadinya migrasi satwa terutama satwa arboreal ke areal lain, khususnya hutan yang belum dibuka; - Perubahan kualitas air yang selanjutnya dapat menimbulkan dampak terhadap biota perairan; c. Komponen Sosial Ekonomi dan Budaya - Dampak penting terhadap sosial ekonomi budaya yang timbul antara lain : (a) penyerapan tenaga kerja, (b) peningkatan pendapatan, (c) multiplikasi ekonomi, (d) perkembangan ekonomi wilayah, (e) peningkatan pendidikan dan kesehatan masyarakat, (f) perhubungan dan komunikasi, (g) perubahan orientasi nilai budaya, dan (h) persepsi masyarakat terhadap kegiatan kehutanan. Kalau kita lihat perbandingan UU No 23 Tahun 1997 dan UU No 32 Tahun 2009 Mengenai Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Sejak tanggal 3 Oktober 2009, Undang-Undang No. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup telah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi, yang kemudian digantikan dengan hadirnya Undang-Undang No. 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH). Undang-undang ini terdiri dari 17 bab dan 127 pasal yang mengatur secara lebih menyeluruh tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Perbedaan mendasar antara Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan Undang-Undang ini adalah adanya penguatan yang terdapat dalam Undang-Undang ini tentang prinsip-prinsip perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang didasarkan pada tata kelola pemerintahan yang baik karena dalam setiap proses perumusan dan penerapan instrumen pencegahan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup serta penanggulangan dan penegakan hukum mewajibkan pengintegrasian aspek transparansi, partisipasi, akuntabilitas, dan keadilan Beberapa poin penting dalam UU No. 32 Tahun 2009 a.l : 1. Keutuhan unsur-unsur pengelolaan lingkungan hidup; 2. Kejelasan kewenangan antara pusat dan daerah; 3. Penguatan pada upaya pengendalian lingkungan hidup; 4. Penguatan instrumen pencegahan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup, yang meliputi instrumen kajian lingkungan hidup strategis, tata ruang, baku mutu lingkungan hidup, kriteria baku kerusakan lingkungan hidup, amdal, upaya pengelolaan lingkungan hidup dan upaya pemantauan lingkungan hidup, perizinan, instrumen ekonomi lingkungan hidup, peraturan perundang-undangan berbasis lingkungan hidup, anggaran berbasis lingkungan hidup, analisis risiko lingkungan hidup, dan instrumen lain yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi; 5. Pendayagunaan perizinan sebagai instrumen pengendalian; 6. Pendayagunaan pendekatan ekosistem; 7. Kepastian dalam merespons dan mengantisipasi perkembangan lingkungan global; 8. Penguatan demokrasi lingkungan melalui akses informasi, akses partisipasi, dan akses keadilan serta penguatan hak-hak masyarakat dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup; 9. Penegakan hukum perdata, administrasi, dan pidana secara lebih jelas; 10. Penguatan kelembagaan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang lebih efektif dan responsif; dan 11. Penguatan kewenangan pejabat pengawas lingkungan hidup dan penyidik pegawai negeri sipil lingkungan hidup. Kalau kita lihat, Undang-Undang ini memberikan kewenangan yang luas kepada Menteri untuk melaksanakan seluruh kewenangan pemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup serta melakukan koordinasi dengan instansi lain. Melalui Undang-Undang ini juga, Pemerintah memberi kewenangan yang sangat luas kepada pemerintah daerah dalam melakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di daerah masing-masing yang tidak diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. Oleh karena itu, lembaga yang mempunyai beban kerja berdasarkan Undang-Undang ini tidak cukup hanya suatu organisasi yang menetapkan dan melakukan koordinasi pelaksanaan kebijakan, tetapi dibutuhkan suatu organisasi dengan portofolio menetapkan, melaksanakan, dan mengawasi kebijakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Penulis juga berpendapat bentukan lembaga ini diharapkan juga mempunyai ruang lingkup wewenang untuk mengawasi sumber daya alam untuk kepentingan konservasi. Untuk menjamin terlaksananya tugas pokok dan fungsi lembaga tersebut dibutuhkan dukungan pendanaan dari anggaran pendapatan dan belanja negara yang memadai untuk Pemerintah dan anggaran pendapatan dan belanja daerah yang memadai untuk pemerintah daerah. 1. Sanksi terhadap orang yang menyusun dokumen AMDAL tanpa memiliki sertifikat kompetensi; 2. Sanksi terhadap pejabat yang memberikan izin lingkungan yang tanpa dilengkapi dengan dokumen AMDAl atau UKL-UPL. Penulis adalah: Sekretaris YLPK Kabupaten Kepulauan Meranti


Meranti Pos KORAN PERJUANGAN

SUPER-SPORT

Edisi 27 ▪ Tahun Ke-II Minggu Ke-4, November 2011

9

Adil Rami Diincar MU M

Ilicic Dilirik Sejumlah Klub

P

ermainan Ilicic di musim ini cukup menonjol sehingga gelandang Palermo ini menarik perhatian sejumlah klub top Eropa, termasuk di Inggris. Menurut berita dari Metro.co.uk, ketiga klub itu adalah Arsenal, Chelsea dan Spurs. Ketiga pelatih klub tersebut sama-sama menyukai gaya permainan Ilicic yang dianggap bisa mengangkat lini tengah tim yang mereka tangani.

anchester United kini tengah mengarahkan perhatiannya kepada bek Valencia Adil Rami. Seperti dilaporkan laman Tribal Football, sejumlah pemandu bakat dari klub Liga Primer Inggris itu sedang mengamati secara dekat penampilan Rami. Namun sejauh ini masih belum ada konfirmasi resmi terkait berita ini. Pihak Valencia sejauh ini masih sangat yakin akan tetap mempertahankan pemain tim nasional Prancis ini. Rami sekarang ini tengah menjalani masa pinjaman di Lille. Bersama dengan klub yang bermarkas di Mestalla itu, Rami masih terikat kontrak selama empat tahun. (siwi)

Untuk mendapatkan pemain asal Slovenia ini bukan hal yang mudah, karena presiden Palermo Maurizio Zamparini, dikenal cukup alot menjual dan memasangv harga yang sangat tinggi.

Pebasket NBA Bermain Untuk Obama

Sambil menunggu lockout berakhir, sejumlah pebasket top NBA akan bertarung dalam turnamen yang diadakan oleh Presiden Amerika Serikat, Barack Obama. Obama memang diketahui sebagai penggemar NBA. Dan, lantaran musim di liga basket terpopuler itu tak kunjung dimulai karena lockout, Obama tergerak untuk menggelar pertandingan amal yang sekaligus menjadi bagian dari kampanye pilpres AS 2012. Sebagaimana dilansir nba.com, Presiden berkulit hitam itu akan menggelar sebuah laga amal bertajuk ‘Obama Classic Basketball Game’ di Washington. Pertandingan tersebut bakal dihelat tanggal 12 Desember dan melibatkan lebih dari 24 pebasket jempolan NBA. Laman serupa melaporkan bahwa Ray Allen (Boston Celtics), Carmelo Anthony (New York Knicks), Chris Bosh (Miami Heat), Dwyane Wade (Miami Heat), Kevin Durant (Oklahoma City Thunder), Dwight Howard (Orlando Magic), dan Chris Paul (New Orleans Hornets) dipastikan tampil di Washington. Harga tiket berkisar dari 100 dolar AS sampai 5.000 dolar AS. Nantinya, hasil penjualan tiket akan disumbangkan ke Obama Victory Fund, rekening penggalangan dana bersama oleh Partai Demokrat dan kampanye pemilihan kembali Obama.(dik)

Itu sudah terbukti dari penjualan Javier Pastore, yang dilego ke Paris Saint-Germain dengan nilai transfer sekitar £34 juta. Untuk Ilicic, Zamparini dikabarkan memagari salah satu pemain andalannya itu dengan nilai transfer tidak kurang dari £20 juta. Ilicic bergabung dengan Palermo sejak tahun lalu. Peman berusia 23 tahun ini sudah 44 kali bermain dan mencetak sembilan gol di Serie A Italia?.(dik)

David Bingung Sendiri Di mana David Beckham bermain di awal 2011 masih menjadi tanda tanya besar. Pasalnya Beckham belum membuat keputusan final mengenai masa depannya sendiri.Dia juga mengaku kebingungan sendiri untuk memilih main di mana Sejauh ini, ada sejumlah opsi untuk Beckham mengambil pilihan, antara lain bermain di Paris St Germain, kembali ke Inggris dan melanjutkan karir di negara sendiri, atau bertahan di Los Angeles. Jangan Lewatkan Beckham sendiri tak menutup masing-masing dari peluang yang ada, seperti bermain di PSG, meski belum ada kesepakatan sejauh ini. “Saya belum bicara dengan Leonardo sama sekali. Dia mengirimi pesan untuk saya, tapi

saya belum berbicara mengenai pindah ke PSG,” ungkap Beckham kepada Sky Sports. Sementara kemungkinan kembali ke Inggris, Beckham juga menolak untuk menutup peluang. “Saya masih menjadi fans Manchester United, jadi bermain dengan klub lain di Inggris akan menjadi hal yang aneh, dan saya tak merasa hal itu bakal terjadi, tapi siapa yang bisa tahu,” tandasnya. “Saya juga mempertimbangkan opsi bertahan di Galaxy, itu salah satu pilihan saya,” papar Beckham lagi.(Ana)

Ferrari Tetap Ambil Bos tim Ferrari, Stefano Domenicali, yakin jika timnya masih dapat mengambil banyak sisi positif dari musim balap 2011, meskipun mereka gagal meraih titel juara seperti yang diharapkan. Setelah Fernando Alonso hanya kalah tipis untuk meraih juara musim balap 2010 dari pebalap tim Red Bull Sebastian Vettel, Ferrari berharap pada tahun ini mereka sanggup untuk meraih titel juara. Tapi pada kenyataannya, Alonso tampaknya akan mengakhiri musim balap tahun ini di peringkat tiga klasemen kejuaraan dunia pebalap. Domenicali yakin jika permasalahan dasar yang menimpa Ferrari pada musim adalah mengenai exhaust-blown diffuser, dan ketika sudah menemukan solusinya, Red Bull sudah jauh berada di depan dan Ferrari akhirnya memutuskan lebih baik untuk memfokuskan pada musim balap 2012. “Dalam pandangan saya, permasalahannya cukup sederhana,” kata Domenicalli pada autosport. “Kami tidak terlalu kompetitif di awal musim, jarak yang terpaut cukup jauh,” imbuhnya. “Kami kehilangan dalam segi teknis, dan tema besar pada tahun ini adalah blowing exhaust diffuser. Kemudian kami berhasil mengatasinya sedikit, kami

pun memulai awal yang cukup baik di musim panas dimana kami seharusnya bisa memenangkan dua balapan tanpa ada masalah sama sekali,” ungkap Domenicali. “Sejujurnya, di tahun ini lebih berkaitan dengan faktor keberuntungan, kemudian kami kehilangan pengembangan yang cukup besar untuk Belgia dimana hal itulah yang membuat perbedaan di paruh kedua musim ini,” cetusnya. “Dan karena itulah mengapa pada dasarnya di akhir bulan Juli lalu kami berhenti untuk melanjutkan mengembangkan mobil dan pada dasarnya kami berusaha untuk memaksimalkan performa yang sudah kami miliki,” tambahnya. Alonso pun berhasil meraih 10 kali podium di musim ini, dan Domenicalli yakin akan ada waktu yang cukup ketika Ferrari sudah mendekati kecepatan untuk membuktikan bahwa pada dasarnya mobil tidak

berada dalam kondisi yang buruk. “Saat anda melihat pada beberapa lintasan dimana efek yang dihasilkan dari exhaust sangat kurang, saya ingin mengatakan kalau mobil tersebut sangat kompetitif, dalam kondisi tertentu sangat kompetitif,” kata Domenicali. “Hal itu memberikan saya harapan yang cukup baik dan juga prospek yang baik di masa mendatang, karena situasinya sudah sangat jelas mengenai posisi dari exhaust untuk tahun depan dan setiap orang akan berusaha memaksimalkan apa yang kami pahami di tahun ini serta berharap sudah bisa siap untuk memulai awal musim di tahun depan,” paparnya. “Saya tahu jika kompetisi di musim depan akan sangat kuat. Kami perlu memaksimalkan pekerjaan kami dan akan melihat seperti apa posisi kami saat menjalani latihan pertama dan sesi kualifikasi di Australia,” tutupnya.(wiwin)

Fergie Puas

Dengan Pencapaian

Setan Merah

Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, menyatakan puas dengan penampilan anak asuhnya beberapa laga terakhir setelah menderita kekalahan memalukan melawan Manchester City 1-6. Setelah kekalahan tersebut, Man. United memenangkan lima pertandingan berturutturut di semua kompetisi tanpa kebobolan. Fergie menegaskan beberapa pemain yang cedera, malah membuat keseimbangan timnya berjalan lancar. “Kami sedang berada di momentum yang baik, dan hal ini patut dipertahankan,” kata Ferguson. Lini belakang yang sempat dikritik bermain sangat sempurna pada lima pertandingan terakhir. “Lini belakang telah bekerja ekstra. Terbukti kami belum pernah kebobolan dalam lima pertandingan terakhir, ini membuat kepercayaan diri pemain memuncak,” tambahnya. (Ana)


8

AGRONOMI

Edisi 27 ▪ Tahun Ke-II Minggu Ke-4, November 2011

itu nanas juga kaya akan Asam, Biotin, Vitamin B12, Vitamin E serta Enzim Bromelin. Tanaman nanas memang membutuhkan tanah yang gembur dan kaya akan bahan organik, seperti yang terkandung dalam tanah gambut. Disamping itu, tanaman nanas juga membutuhkan curah hujan yang merata sepanjang tahun dengan suhu optimum 32°C, sesuai dengan kondisi geografi Kalbar yang dilalui garis kathulistiwa. Kondisi lainnya yang tidak kalah penting adalah permintaan konsentrat nanas dunia yang terus meningkat dan harga jual yang tinggi sejalan dengan peningkatan permintaan luar negeri, seperti Eropa dan Amerika. Karakteristik Lokasi Tanaman nanas dapat tumbuh baik pada iklim agak kering – basah, data-

atas permukaan laut dengan bulan basah banyak. Bila ditanam di daerah kering, tanahnya harus memiliki sistem pengairan yang baik. Kedalaman air tanahnya tidak lebih dari 150 cm. Sedangkan suhu udara rata-rata sekitar 30° C. Tanah harus ringan hingga sedang dengan tekstur setengah berat atau liat, porous, clan berhumus banyak. Derajat keasaman yang sesuai untuk tanaman ini berkisar antara 4,5-5,5. Kesuburan tanah tidak menjadi ken-

Contoh Sutera Serat Nanas Three In One (Atas Bawah) yang sudah menjadi kain macam warna

persen dan diikuti oleh Filipina sebesar 20,32 persen. Sedangkan negara tujuan utama ekspor nanas Indonesia selain Korea Selatan, Australia adalah Amerika, Belanda dan Argentina. Lahan gambut Kabupaten Kepulauan Meranti, sangat berpotensi untuk budidaya nanas. Pembudidayaan nanas di lahan gambut Meranti, memang sangat menjanjikan. Nanas adalah buah tropis dengan daging buah berwarna kuning memiliki kandungan air 90% dan kaya akan Kalium, Kalsium, Iodium, Sulfur, dan Khlor. Selain

ran rendah, kondisi tanah gembur dan drainase baik. Sebagian wilayah Kalimantan memenuhi beberapa persyaratan tersebut sehingga cukup potensial untuk dikembangkan. Berbagai inovasi teknologi tentang tanaman nanas, baik budidaya maupun pasca panennya perlu dimasyarakatkan kepada petani agar pendapatannya dapat ditingkatkan. Nanas sangat mudah ditanam dan dapat tumbuh di dataran rendah maupun tinggi. Akan tetapi, pertumbuhan yang optimum dapat terjadi pada ketinggian antara 100-700 m di

KORAN PERJUANGAN

urea, 600 kg TSP, dan 300 kg KCl per hektar per tahun.

Meranti Harus Kembangkan Budidaya Nanas Korea Selatan ternyata menaruh minat yang sangat besar terhadap nanas asal Indonesia. Nanas hasil produksi Indonesia, di pasar internasional mampu menyaingi negara-negara lain seperti Thailand. Nanas Indonesia, tidak saja diminati Korea Selatan, tapi juga Australia. Berdasar data comtrade nilai ekspor Indonesia ke Australia pada tahun 2008 tercatat sebesar USD 1,48 juta. Sedangkan pada tahun 2009 sebesar USD 1,16 juta dan 2010 lalu sebesar USD 2,11 juta. Sementara, market share nanas Indonesia di Australia pada tahun 2010 sebesar 13,34 persen. Selama 3 tahun terakhir pangsa Indonesia masih berada di posisi ketiga dibawah Thailand dan Filipina. Pada 2010 pangsa pasar Thailand di Australia sebesar 62,66

Meranti Pos

dala pertumbuhannya, asalkan kebutuhan zat haranya terpenuhi. Nilai Tambah Kemudahan dalam budidaya dan pembuahan yang bisa di atur menjadikan komoditas nanas selalu tersedia sepanjang tahun. Budidaya yang sesuai dengnan petunjuk teknis dapat memberikan dampak langsung pendapatan petani. Contoh perhitungan analisa usahatani di lokasi Agro Meranti: terdapat 20.000 tanaman/ha, maka keuntungan bersih yang diterima petani Rp7,3 juta/musim (asumsi harga rata-rata

Rp 1.000,-/buah, biasanya terendah Rp 500,-dan tertinggi Rp 2.500,-), Net B/C rasio 1,95. Implementasi teknologi pengolahan dodol nanas yang telah diadopsi dan berkembang mempunyai keunggulan karena teknologinya sederhana, bau/aroma khas, dan dapat bertahan sampai jangka 3-5 bulan bila pengolahannya baik. Saat ini sudah terdapat produk dodol nanas yang telah mendapat izin Dinas Kesehatan untuk skala rumah tangga dengan omzet 30 – 40 kg/bulan. Keuntungan bersih dari pengolahan 10 kg nanas yaitu sebesar Rp109.900,- Net R/C rasio 1,51. Teknologi budidaya maupun pascapanen nanas dengan keragaman hasil olahannya sudah cukup banyak. Mengingat potensinya yang cukup besar, maka pemilihan teknologi tepat guna yang bersifat aplikatif, mudah dikembangkan, perlu disesuaikan dengan karakteristik sosial budaya lokal. Buah nanas srikaya memiliki kadar air yang tinggi hingga mencapai kurang lebih 80-90 % sehingga mudah sekali mengalami perubahan fisik, kimia maupun fisiologis. Dengan demikian apabila tidak segera dipasarkan atau dilakukan penanganan lebih lanjut maka mutunya akan cepat menurun, sehingga pengolahan pascapanen menjadi penting. Telah banyak hasil olahan nanas, antara lain: selai/jam, manisan buah, saos, keripik, dodol, sirup/pure, buah dalam sirup, jelly, dan serbuk nanas. Selain itu, limbah nanaspun masih bermanfaat. Daunnya dapat diolah menjadi benang, tali, dan jaring, sedangkan kulit buah dan mata sebagai sumber bahan baku produk nata de pina, sumber bahan pakan ternak,

dan kompos. Budidaya Pedoman Budidaya Sampai sekarang tanaman nanas diperbanyak dengan anakan yang keluar dari pangkal batang. Namun, adakalanya diperbanyak pula dengan sucker atau slips dan mahkotanya. Batang dan mahkota bunga dapat dipotong dan dibelah untuk dijadikan bibit. Antara anakan (raton), tunas batang (sucker), dan mahkota (crown) terdapat perbedaan sifat fisiologis dalam umur berbunga dan produksinya. Makin ke bagian atas tanaman, umurnya makin panjang dan produksinya rendah. Umur tanaman berbunga tidak menjadi persoalan karena pembungaan tanaman nanas dapat diatur dengan memberikan zat tumbuh, di antara karbid dan ethrel 40 PGR. Anakan atau mahkota bunga yang baru dipotong (dipisahkan) dapat ditanam langsung, tanpa disemaikan dahulu. Sebaiknya dibiarkan dulu selama beberapa hari sebelum ditanam. Hal ini dimaksudkan agar lukanya tertutup kalus lebih dulu sehingga cepat berakar. Budi daya tanaman: Nanas ditanam dengan sistem dua-dua baris. Tiap baris pada jarak 60 cm x 60 cm dan jarak antarbaris 150 cm. Namun, nanas dapat pula ditanam pada jarak antara 30-40 cm. Semakin rapat jarak tanamnya, buah yang dihasilkan semakin kecil. Untuk kebutuhan industri pengalengan (canning) biasanya diperlukan buah berukuran kecil (jarak tanam 30 cm x 40 cm) silindris. Pupuk kandang yang diperlukan 5-10 kg per lubang tanam. Pupuk buatan yang digunakan yaitu 300 kg

Pemeliharaan Pupuk buatan diberikan dua kali, yaitu pada umur empat minggu dan delapan minggu setelah tanam. Namun, pemberian pupuk urea yang berlebihan dapat mendorong terjadinya mahkota ganda (multiple crown) dalam satu buah sehingga menyebabkan buah menjadi kecil dan terbentuk buah ganda (satu tangkai ada banyak buah yang berdempetan). Pemeliharaan selanjutnya adalah pembersihan rumput atau gulma, terutama alang-alang (Imperata cylindrica L.). Adanya gulma pada pertanaman nanas dapat menurunkan hasil buah antara 20-42%. Pembuatan saluran-saluran drainase yang baik sangat dianjurkan untuk mencegah serangan penyakit busuk akar dan busuk hati (titik tumbuh). Dalam mengatur panen, pembungaan tanaman nanas dapat diatur. Bila tanaman disemprot dengan ethrel 40 PGR dosis 70-200 ppm (1 ppm = 1 mg /liter air) pada titik tumbuhnya, satu bulan kemudian tanaman akan berbunga. Sebagai gantinya dapat digunakan karbid 200-300 mg yang dimasukkan ke titik tumbuh. Hama dan Penyakit Hama yang menyerang tanaman nanas yang penting adalah kutu merah, kutu sisik (Diaspis bromeliae Kerner), kutu tepung atau kutu putih (Dysmicoccus breuipes), binatang kala seribu (Scutigerella

drainasenya tidak baik atau tergenang air, penyakit busuk akar cendawan Phytophthora parasitica mengancam. Selain itu, ada penyakit virus yang menyebabkan daun nanas mengecil dan bergaris kuning yang disebut Emilia sonchifolia (L.) DC. Virus ini disebarluaskan oleh gurem Thrips tabaci Lind. Oleh karena itu, dalam usaha tani komersial yang berskala besar, hama dan penyakit perlu dicegah sebelum menyerang tanaman. Hama-hama di atas dapat diatasi dengan semprotan insektisida Bayrusil atau Kelthane 0,2%. Sementara penyakit cendawan dapat diatasi dengan semprotan fungisida sistemik. Pemanenan Bila terdapat ciri-ciri seperti jarak antara mata/ duri sudah cukup lebar, bentuk mata datar/ceper, agak membundar, ujung kelopak telah mulai mengering; bau/aroma mulai harum; dan dasar buah telah mulai menguning maka tanaman telah tua/ masak secara fisiologis. Untuk menjaga agar tidak terjadi penurunan mutu buah maka sebaiknya dilakukan peremajaan setelah umur tanaman 2 tahun. Pascapanen Buah nanas harus dipanen setelah tua benar atau matang pohon. Tanda buah dapat dipanen adalah matanya datar dan tampak jarang. Bila dipukul (diketuk) akan mengeluarkan suara menggema. Buah nanas yang mulai matang akan mengeluarkan aroma

Kebun Nanas, menjadi tumpang sari tanaman pohon jabon, yang sudah dikembangkan oleh PT Agro Meranti

immaculata Newp), dan nematoda Pratylenchus yang menyebabkan terjadinya bintil-bintil pada akar. Tanaman yang terserang kutu daunnya akan keriput dan pucat. Sementara penyakit yang berbahaya adalah cendawan Phytophthora cinnamomi Rand yang menyebabkan busuk hati (titik tumbuh) dan busuk buah bakteri Erwinia chrysanthemi. Pada pertanaman nanas yang

khas. Bulan-bulan panen besar adalah Desember, Januari, dan Juli. Dengan mengolah buah nanas menjadi beraneka ragam hasil olahan maka daya simpan bisa lebih lama, mengurangi resiko busuk, dan dapat memperluas jangkauan pemasaran. Beberapa inovasi teknologi pengolahan buah nanas, yang salah satunya telah berkembang dan memperoleh izin Dinas Kesehatan adalah Dodol Nanas.(aditya)

Pohon Jabon Untuk

Kesejahteraan Rakyat untuk memanfaatkan lahan yang ada dapat tumbuh pada setiap individu. Menurut keterangan Haidir lahan jabon yang akan ditanamnya pada awal tahun 2012 nanti telPohon Jabon berusia 1 bulan ah hampir rampung dibersihkan sejak beRANGSANG BARAT, asal Tanjung Motong berapa waktu lalu. MPKecamatan Rangsang Namun kekurangan Walau memi- Barat. Dengan per- modal menjadi kenliki lahan kecil na- lengkapan dan alat dala untuk menyediamun semangat untuk tradisional ia membu- kan bibit dan pupuk mengembangkan dan ka lahan bersama dua yang diperlukan. Unmengajak masyarakat saudaranya dilahan tuk itu ia bekerjasama menanam pohon ja- milik pribadi seluas 4 dengan perusahaan bon cukup besar di jalur dengan harapan swasta Agromeranti hati Haidir, petani keinginan masyarkat yang berkantor Selat-

panjang. „Kesepakatannya mudah, dengan hanya memiliki tanah pribadi beserta surat tanah yang sah“, ungkap haidir. Ia memperhitungkan, empat jalur tanah yang ia miliki dapat ditanam jabon sebanyak 400 batang. Dalam janga waktu 3 hingga 5 tahun jabon sudah bisa diproduksi dengan harga jual mencapai 1,2 juta per batang. sehingga omset produksi mencapai 480 juta dalam sekali panen.

Disamping itu juga lanjut haidir, menanam jabon ibarat menabung untuk masa yang akan datang dengan tingkat keberhasilan tumbuh yang cukup tinggi. Disisi lain, menjelang jabon diproduksi, petani bisa menanam tumpang sari diantara pohon jabon yang berjarak 3 hingga 4 meter antar batang. „Beberapa waktu lalu, Tim Agro Meranti pernah melihat dan mengecek kondisi PH tanah lokasi yang akan ditanam. Hasil peneli-

tian tim tersebut menunjukkan, kawasan Rangsang barat mendukung dan berpotensi untuk di tanam jabon“, ungkap hadir sambil mengingat kedatangan Tim Agromeranti. Untuk tanaman tumpang sari tambah haidir, bisa ditanami jagung, kacang panjang, nenas, lada dan tanaman jangka pendek lain yang sejenisnya. Dari pantauan Meranti Pos, kondisi lahan yang akan ditanami jabon sudah hampir 60% dibersihkan den-

Kebun Jabon

gan pagar yang terbuat dari jaring kurau dengan pacang nibung dan kayu leban. Terlihat beberapa petani lain mencari kayu dilokasi yang dibersihkan. (NAZRI)


Meranti P Pos os KORAN PERJUANGAN

EDU-KIZ

Edisi 27 ▪ Tahun Ke-II Minggu Ke-4, November 2011

5

5 tips Pengawasan Internet terhadap Anak

Tips i dan d Trik ik

Belajar Efektif Setiap orang memiliki gaya belajar berbeda-beda. Ada yang bergaya belajar verbal, visual, atau kinestetik. Masing-masing gaya tersebut memiliki karakteristik berbeda. Berikut ini tips dan trik belajar efektif supaya kita bisa belajar secara efektif : Memang bingung ya kalau semua orang saling memberitahu apa yang harus kamu kerjakan. Paling penting adalah utamakan prioritasmu sendiri. Karena biasanya kita menilai diri sendiri dari apa yang dirasakan, sedang orang lain hanya melihat dari apa yang telah kita hasilkan. Sementara apa yang bisa kita hasilkan hanya kita sendiri yang tahu. Jadi, buat target yang kamu percaya mampu meraihnya bukan apa yang dipikirkan orang lain. Begitu juga dengan cara belajar efektif, pilih cara baik mana yang paling pas dengan kondisimu. Selamat mencoba! 1. Kenali gaya belajar kita. Renungkan, apakah selama ini kita cenderung mudah mengingat sesuatu melalui verbal, gambar (visual), atau kinestetik. Bila tipe verbal, perbanyak belajar melalui membaca atau mendengarkan. Bila tipe visual, perbanyaklah belajar menggunakan bantuan gambar-gambar. Sementara bila tipe kinestetik, lakukan belajar sambil melakukan (berbuat). 2. Berpikirlah positif. Yakinlah, kita mampu menyelesaikan semua pelajaran dengan baik. Jangan menyalahkan diri sendiri dan merasa bodoh. Perasaan tersebut justru akan menjadi beban dan mengganggu konsentrasi belajar. 3. Latih konsentrasi. Belajar tidak ditentukan lamanya waktu, tapi kualitas tingkat konsentrasi. Untuk melatih hal itusetiap hari biasakan 5-10 menit untuk belajar. Semakin lama tingkatkan durasi waktunya. 4. Kontinyu. Jangan belajar hanya saat akan menghadapi ujian. Biasakan belajar secara rutin. Sesuatu yang dibaca berulang-ulang pasti akan lebih mudah diingat. 5. Gunakan teknik-teknik menghafal. Misalnya, membuat singkatan dengan istilah yang mudah diingat. Model itu disebut jembatan keledai atau kaitkan konsep dengan gambar tertentu yang lebih mudah diingat. 6. Buat catatan singkat pada kertas kecil untuk memudahkan mengingat. 7. Berdoalah. Hakikatnya, hal itu melatih konsentrasi dan menumbuhkan keyakinan diri sebelum melakukan sesuatu.

Tahukah Anda ...? - 1 dari 5 anak-anak telah mengakses situs seksual online - 1 dari 4 anak-anak telah dikirim gambar orang telanjang atau orang yang memiliki secara online seks Keprihatinan orang tua terbesar tentang internet untuk anak adalah digunakan untuk pornografi. Anda mungkin telah mengajarkan anak Anda untuk tidak berbicara dengan orang asing, dan dalam banyak situasi, mereka akan mengingat ini. Tetapi Internet berbeda. Karena anonimitas Internet, orang asing berbicara kepada anak sepanjang waktu. Mereka mencoba untuk mendapatkan kepercayaan anak dengan memiliki percakapan yang bersahabat pada awalnya, tapi seirin waktu, mereka benar tujuan seksual meminta anak menjadi jelas. Anak-anak dan orang tua sama-sama menyadari ini, namun ini adalah persis apa yang sedang terjadi melaluiInternet. Apa yang bisa orangtua lakukan hari ini? Berbekal informasi, ada cukup sedikit yang dapat dilakukan orangtua. Cara Pengawasan Internet terhadap Anak : 1. Beritahu anak Anda untuk jangan “ PERNAH PERNAH ” mengungkapkan nama mereka, alamat, nomor telepon atau informasi pribadi lainnya untuk APA SAJA yang bersifat online. Jelaskan hal-hal yang apa saja yang boleh dilakukan dengan bahasa yang dapat dimengerti 2. Berkomunikasi secara teratur (tidak hanya sekali) dengan anak Anda tentang apa yang mereka lakukan secara online dan apa yang mereka bicarakan dalam online. Jika Anda benar-benar bertemu dengan temanteman mereka berbicara dengan mereka, Anda akan tahu itu adalah hal yang baik bagi mereka apabila mereka chatting. 3. Letakan komputer di dalam ruangan rumah yang mungkit dapat terawasi oleh anggota keluarga. Banyak orang tua berpikir mereka membantu dengan pekerjaan rumah dengan memberikan anak-anak yang komputer, tetapi juga membuka bahaya tertentu yang mungkin Anda tidak menyadarinya. 4. Pilih nama layar anak Anda, alamat email atau nama pesan instan bijak - tidak ‚mengungkapkan usia, jenis kelamin, nama hobi, dan tentu saja tidak sugestif atau seksi. Bahaya yang lebih mungkin untuk mengejar seorang anak dengan nama layar „sexyteen5“ daripada „happygirl5“ 5. Gunakan teknologi untuk membantu Anda melindungi anak Anda. Software monitoring memberi Anda kemampuan untuk meninjau Anda anak dalam penggunaan Internet. Bahkan jika Anda tidak melihat pada setiap dan setiap email atau instant message yang mereka kirim.Internet dapat membuka banyak pintu dan memberikan yang berguna informasi untuk anak-anak. Orangtua yang menyadari dan informasi dapat membantu menjaga anak-anak aman.

(Sumber : Klinik Pendidikan JP-Unesa)

Gunting disini

Pertanyaan Mendatar 1. 3. 7. 8. 9. 11. 13. 16. 17. 21. 23. 25. 27. 29. 32. 33. 34.

TTS Meranti Pos

TUMBUHAN POKOK DI PANTAI HILANG KESADARAN ANYAMAN DARI DAUN NIPAH BERHIAS ILMU TENTANG MANUSIA OBOR HAUS PERAI KENTARA LAWAN PRIA SAJAK DUA BARIS MENGANDUNG PETUAH ALAT PENANGKAP IKAN MOBIL PENGANGKUT BARANG IKAN LAUT BERMONCONG PANJANG TARING GAJAH ADAT KEBIASAAN BATAL

Edisi 27

Pertanyaan Menurun EMPUK BERDAYA PANTUL PARASIT GERAKAN KAKI KAYU LUNAK TUMBUHAN BERDAUN LEBAR DAN BERUMBI TUMBUHAN YANG HATI BATANGNYA DAPAT DIBUAT TEPUNG ELOK KAIN SUTRA BERBUNGA KHAS MELAYU LONCENG BESAR PISAU BESAR PUSING KEPALA ANAK BUNCIT PENYESUAIAN LINGKUNGAN TIDAK DAPAT MENDENGAR RUANG KAPAL WARNA UNGU LEMBAYUNG BENDA LANGIT YANG MENGITARI BUMI DEWA PEREMPUAN KELAPA

Pengirim jawaban yang benar akan diundi untuk mendapatkan hadiah langsung Voucer Pulsa untuk 3 (tiga) orang pemenang masing-masing senilai @Rp. 100.000,- Jawaban dikirim langsung ke Redaksi Meranti Pos. Jl. Utama Raya No. 22, Selatpanjang dengan melampirkan guntingan lembar TTS yang asli (bukan foto copy). Jawaban diterima paling lambat tanggal 20 Desember 2011. Pemenang TTS No-27, akan diumumkan pada edisi 29.

Gunting disini

2. 4. 5. 6. 7. 8. 10. 12. 14. 15. 18. 19. 20. 22. 24. 26. 28. 30. 31.

Nama :....................................... Alamat :........................................ ...................................................... No. HP :........................................


6

Edisi 27 ▪ Tahun Ke-II Minggu Ke-4, November 2011

TEBINGTINGGI

Pengentasan Listrik di Meranti Selatpanjang, MP Kebutuhan listrik menjadi salah satu faktor penting dalam upaya menunjang pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kepulauan Meranti. Untuk itu, Bupati Meranti Drs. Irwan Msi, kini sedang gencargencarnya menggalakan pengentasan listrik di daerahnya. Bupati menyebutkan, Pemkab Meranti tahun ini sedang proses penambahan kapasitas pembang-

kit listrik bertenaga diesel (PLTD) pada PLN Ranting Selatpanjang. “Peningkatan itu mencapai 2 Mega Watt (MW) untuk Kota Selatpanjang. Kemudian Pemkab memberikan subsidi penyediaan mesin pembangkit listrik berkekuatan 250 Kilo Volt Amper (KVA), masingmasing di 17 Desa dari APBD Kabupaten Kepulauan Meranti,” jelas Bupati. Terkait dengan program

listrik jangka panjang, Bupati menyebutkan, pihaknya telah telah merancang pembangunan pembangkit listrik berkekuatan 30 Mega Watt (MW) di wilayah Mengkikip. “Kita sudah membicarakan hal tersebut dengan PLN Pusat, dan pihak Kondur Petroleum SA sebagai pemilik Gas yang akan disuplai kepada pembangkit listrik milik PLN,” kata Bupati. Mengenai pengelolaan

Drs. Irmansyah,M.Si

PLN Selatpanjang Jl. Yos Sudarso Kec. Tebing Tinggi

Gas dari PT Kondur, kata Bupati akan dikelola oleh Pemkab melalui lembaga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). “Peran BUMD, nantinya sebagai penyuplai energi Gas milik Kondur

PSA kepada pihak PLN. Sehingga, harga jual Gas untuk kebutuhan pembangkit listrik tersebut, bisa dibeli dengan harga yang lebih murah,” begitu kata Bupati. (naz)

BKMT Adakan Wirid Akbar

Setiap Insan Perlu Penyegaran Hati katkan keinginan untuk belajar agama islam. Hal ini disampaikan wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Masrul Kasmy, M.Si mengawali wirid akbar yang bertempat di Masjid Agung Darul Ulum. “Dengan kegiatan ini diharapkan bisa mencerahkan rohani kita untuk menjadi insan yang bertaqwa kepada Allah SWT. Saya sangat mendukung kegiatan ini dan insyaAllah bisa

Peserta foto bersama seusai Wirid Akbar di Mesjid Agung Darul Ulum

terus dilaksanakan setiap bulannya,” ungkap masrul. Untuk pertemuan selanjutnya himbau masrul, peserta wirid agar dapat mengajak saudarasaudaranya untuk hadir meramaikan wirid akbar. Semoga dengan kegiatan ini keluarga kita bisa lebih dekat dengan Allah sehingga insyaAllah bahagia dunia dan akhirat. Ketua BKMT Kab.

KORAN PERJUANGAN

Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Ustad Isran Bidin, MA. memberikan ceramah

TEBING TINGGI, MPUntuk menjadi insan yang berilmu dan bermoral dibutuhkan pendidikan keagaman yang mantap dan rutin untuk menyegarkan rohani muslimin dan muslimat disamping aktivitas sehari-hari. Kegiatan wirid akbar yang kedua diselenggarakan Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT) menuntun peserta wirid untuk mengetahi bagaimana kita mening-

Meranti Pos

Kepulauan Meranti Hj. T. Rani Azmaharani, S.Pdi melalui ketua bidang dakwah Dahniar menyampaikan, kegiatan wirid akbar rutin akan dilaksanakan pada minggu pertama setiap awal bulan dan pengajian akan dilaksanakan pada minggu ke tiga setiap bulannya. Pada kegiatan tersebut agenda dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-

Qur’an oleh Dra. Salmah diikuti dengan wirid akbar yang disampaikan oleh Ustad Isran Bidin, MA. Ikut hadir dalam majlis taklim tersebut, imam masjid agung darul ulum ustad Ahmad Fauzi, ibu wakil bupati, ibu sekretaris daerah Hj. Nurjannah, ibu-ibu pengajian dari beberapa masjid selatpanjang dan jemaah masjid lainnya. (NAZRI)

Potensi Laut Meranti Sangat Menggiurkan TEBING TINGGI, MPKabupaten Kepulauan Meranti selain memiliki migas punya aset lain pasir laut dan timah laut. Sayangnya sampai hari ini pasir laut dan timah laut belum dapat diperoleh dan dinikmati, padahal jika dimanfaatkan dan dikelola dengan baik dapat meningkatkan PAD pemda meranti. Kalau dari hasil migas tahun ini Meranti mendapatkan Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar 420 Miliar rupiah, lebih besar dari tahun sebelumnya hanya 380 Miliar rupiah. Irmansyah, kadistamben ketika di konfermasi mengatakan ketika disurvey di laut meranti ada ditemukan timah dan kuarsa, sehingga laut meranti mempunyai potensi yang sangat menguntungkan untuk kedepanya.Untuk tahun 2012 nanti akan disurvey lagi potensi kandungannya dan apabila memenuhi persyaratan akan mengajukan izin eksplorasi, karena harus menunggu jangka waktu dua tahun. Ketika ditanyakan masalah ada tidak masyarakat mendatangi kantor distamben menanyakan masalah kapal isap yang lagi santer-santernya

Alumni Widya Informatika Harus Kreatif TEBING TINGGI, MP Bupati Kepulauan Meranti, Drs. Irwan,Msi, meminta agar para alumni Widya Informatika, harus kreatif dan bisa mengapresiasikan, serta mempraktekan ilmunya di masyarakat. “Kita berharap, para alumni bisa menciptakan lapangan pekerjaan, sehingga ilmu yang diserap dapat bermanfaat di masyarakat,” kata Bupati, saat menyampaikan sambutan pada acara Pelantikan dan Pengukuhan alumni PTT 1 Angkatan XVII Widya Informati-

ka Tahun Ajaran 2010/2011 di gedung Ocean jalan Terubuk Selatpanjang. Bupati mengaku sangat prihatin melihat perkembangan pendidikan di Maranti. Menurutnya, sekitar 65 persen lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Kabupaten Kepulauan Meranti tercatat tidak mampu untuk meneruskan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi (PT) karena faktor ekonomi. Hal ini tentunya menjadi pemikiran serius jajaran Pemerintah Daerah bersama DPRD.

dan heboh di masyarakat masuk ke laut meranti yang diduga mengambil hasil laut dimeranti, beliau mengatakan untuk saat ini tidak ada masyarakat yang menanyakan dan mendatangi kantornya. Untuk kedepannya nanti akan diadakan antisifasi dan tahun 2012 nanti akan membentuk team pemantau. Belum lama ini pada bulan september pihak distamben telah melaporkan kepusat untuk menyelidiki kapal isap yang memasuki wilayah kabupaten meranti, ujarnya. Ketika disinggung masalah perda pertambangan, menurut kadistamben sudah ada perda pertambangan umum daerah meranti dan sudah disahkan, tinggal menunggu legalisasi dan sosialisasi. Begitu juga ketika ditanyakan apakah ada investor yang ingin masuk dan menanamkan investasinya, banyak sekali dan siap masuk hanya menunggu waktu saja, ungkapnya. Untuk perda PMA menurut beliau tidak perlu karena hanya akan mempersulit dan menghambat investor yang akan masuk berinvestasi di kabupaten Meranti, ujar Irmansyah (Edy)

“Semua ini terjadi karena masih tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Ini menjadi pemikiran serius oleh Pemerintah Daerah dan DPRD,” kata Bupati. Pada kesempatan itu, Bupati minta agar para lulusan SLTA di Kabupaten Kepulauan Meranti tidak boleh berpangku tangan serta hanya berdiam diri. Mereka diminta untuk aktif dalam menangkap peluang dunia kerja juga menciptakan dunia kerja tersebut, dengan cara membekali diri dalam berbagai keterampilan. (Naz)

Ketua YLPK dan Kepala Bea Cukai Selatpanjang beserta anggota

YLPK Lakukan Pengawasan Pelayanan Barang dan Jasa TEBING TINGGI, MPUntuk memberi kenyamanan dan perlindungan terhadap pemakai barang dan jasa, Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Kabupaten Kepulauan Meranti (YLPK-KKM) melakukan tinjauan dan pengawasan di beberapa instansi terkait. Hal ini dilakukan untuk memberikan jaminan kepada konsumen sendiri, keluarga dan pengusaha berasaskan manfaat, keadilan, keseimbangan, keamanan dan keselamatan konsumen, serta kepastian hukum. Ketua YLPK Mulyono, SE usai melakukan peninjauan di RSUD Meranti menyampaikan, pihaknya melakukan peninjauan atas dasar laporan keluhan konsumen atas penyediaan barang atau pelayanan jasa yang diberikan kepada pasien dan sebaliknya menjamin hak setiap pihak penyedia barang/

jasa untuk mendapatkan perlindungan hukum dari tindakan konsumen yang tidak beriktikad tidak baik dan hak untuk rehabilitasi nama baik apabila terbukti secara hukum bahwa kerugian konsumen tidak diakibatkan oleh jasa/pelayanan yang diberikan. “Kunjungan kami ke RSUD bukan untuk mencari-cari kesalahan, namun untuk mendapatkan informasi yang jelas dari pihak RSUD atas laporan masyarat terkait pelayanan RSUD terhadap pasien. Dari hasil tinjauan dan wawancara kami dengan pasien, mereka merasa senang dan terbantu atas pelayanan yang diberikan pihak RSUD,” ungkap pria yang mengaku dulunya Ketua Partai Pemuda Indonesia. Seperti yang diungkapkan Murmini, pasien dari Desa Kundur mengaku selama dua hari ia berobat,

penyakit Demam Berdarahnya dapat disembuhkan. Perawat selalu mengontrol kondisi kesehatannya hingga sembuh. Kondisi yang sama juga dirasakan Rukiah dari Desa Tanah Merah yang mengidap penyakit Rematik dan anaknya yang teridap DBD. Secara hukum kata Mulyono, konsumen memiliki hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa, memilih barang dan/atau jasa serta mendapatkan barang dan/atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan. Wakil Ketua YLPK Syafei mengungkapkan, pihaknya juga melakukan tinjauan dan koordinasi ke Kantor Bea Cukai Selatpanjang mengenai kepastian keamanan konsumen mengkonsumsi barang-barang import tanpa banroll

yang pernah sebelumnya ditemukan tidak layak konsumsi beredar dipasaran beberapa waktu lalu. Sementara itu, Pimpinan Bea Cukai Khanan, menjelaskan Barang-barang ilegal yang telah beredar dipasaran tidak sepenuhnya menjadi wewenang bea cukai untuk melakukan tindakan penarikan peredaran. Namun tindakan bisa dilakukan jika telah mendapat surat tindak lanjut (perintah) untuk melakukan razia bersama yang disertai juga pihak BPOM, Kepolisian, LSM sejenisnya dari Kanwil Kementrian perindag. “Kesulitan yang dihadapi dalam mengawasi peredaran barang, jika produk tersebut beredar antar pulau. Karena pihak bea cukai tidak mendapat wewenang sepenuhnya untuk melakukan pengawasan barang dagangan antar pulau,” ungkap Khanan. (NAZ)

Dinas Kesehatan Terus Lakukan Foging

Gerakan 3M Cara Tepat Basmi DBD TEBING TINGGI, MPPenyakit demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi ancaman di negara ini. Setiap pergantian musim, wabah DBD bisa dipastikan datang menyerang dengan jumlah relatif tinggi seperti yang tercatat di Dinas Kesehatan Kabupaten kepulauan Meranti. Langkah-langkah pencegahan seperti 3M adalah hal yang paling tepat untuk diterapkan agar wabah DBD diatasi. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Masrul Kasmy, M.Si saat peninjauan langsung pelaksanaan penyem-

protan nyamuk (fogging) di kawasan Selatpanjang kota belum lama ini. “Mari kita hidupkan kembali gaya hidup bersih dengan menerapkan gerakan 3M. Kepada seluruh perangkat kelurahan agar bisa mengajak RT dan RW bersama warga sekitarnya membersihkan lingkungan tempat tinggal setidaknya seminggu sekali, “ himbau Masrul. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr. Irwan Suwandi yang juga ikut dalam kegiatan Foging diwilayah Selatpanjang kota menyebutkan Penanggulangan yang efektif

adalah penerapan 3M, yakni Menguras, Mengubur dan Menutup benda tempat nyamuk berkembang di masingmasing rumah. Sehingga tidak hanya DBD yang bisa diatasi, lingkungan tepat tinggal juga bersih. “Dari Januari 2011 hingga awal November telah tercatat 96 kasus DBD yang terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Dari 96 kasus tersebut semua penderita dapat diselamatkan,” tambah suwandi. Disamping itu himbau Suwandi, pihaknya terus melakukan foging untuk mengantisipasi peningkatan wabah DBD khususnya wilayah Selatpanjang kota. (NAZRI).


KEPRI

Meranti Pos KORAN PERJUANGAN

Edisi 27 ▪ Tahun Ke-II Minggu Ke-4, November 2011

7

Rebutan Pulau Berhala

Mendagri Harus Digugat TANJUNG PINANG, MP Anggota DPR, Harry Azhar Azis berpendapat, daripada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kabupaten Lingga lebih tepat sebagai penggugat Permendagri Nomor 44 tahun 2011 yang menetapkan Pulau Berhala masuk Kabupaten Tanjungjabung Timur, Jambi. Kurang tepat jika permohonan uji materi ke Mahkamah Agung terhadap Permendagari Nomor 44/2011 diajukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri),” ungkap Harry yang berasal dari daerah pemilihan Kepri, di Tanjungpinang, Kamis. Pulau Berhala dalam UU Pembentukan Kabupaten Lingga masuk dalam wilayah administrasi Lingga. Sedangkan dalam UU Pembentukan Kepri, Pulau Berhala tidak dimasukkan ke wilayah Kepri. Karena itu, lanjutnya, gugatan terhadap Permendagri Nomor 44/2011

lebih tepat dilakukan Pemerintah Lingga, bukan Pemerintah Kepri. Namun, tim penanganan Pulau Berhala yang dibentuk Pemerintah Kepri sudah selayaknya memberi dukungan kepada Pemerintah Lingga untuk memperjuangkan agar pulau tersebut masuk Lingga. Pemerintah Kepri dapat membantu Pemerintah Lingga dapat melengkapi fakta hukum, budaya, sejarah, politik dan sosial kemasyarakatan sebagai dasar untuk menggugat peraturan yang menyatakan Pulau Berhala masuk dalam wilayah administratif Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Mahkamah Agung akan mempertanyakan Pulau Berhala dalam UU Pembentukan Kepri memang tidak masuk dalam wilayah Pemerintahan Kepri.

“Kami berharap tim penanganan Pulau Berhala tidak salah langkah,” ujarnya.

“Saya telah menyampaikan agar perjuangan untuk merebut Pulau Berhala tidak sia-sia. Kami berharap pulau ini status quo kembali sehingga ke depan penetapannya dilakukan melalui berbagai kajian,” katanya.(ant/nazar)

Menurut dia, jika tim Pemerintah Kepri yang mengajukan gugatan tersebut dapat dipastikan

BUMD Kepri Bakal Bangkrut TANJUNG PINANG, MP PT Pembangunan Kepri yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah Provinsi Kepulauan Riau terancam bangkrut jika pemerintah tidak memberikan modal tambahan. “Kondisi BUMD Kepri sudah sangat memprihatinkan, meski hingga sekarang tetap bertahan,” kata Direktur Keuangan dan Administrasi PT Pembangunan Kepri (BUMD Kepri), M Syahrial di Tanjungpinang, Senin. Ia mengatakan, nasib PT Pembangunan Kepri berada di tangan pemerintah, karena perusahaan itu bukan milik direksi maupun karyawannya. Jika pemerintah daerah tidak menambah modalnya, maka diperkirakan pada Januari 2011 PT Pembangunan Kepri tidak dapat beroperasi. “Sejak tahun 2010 hingga sekarang kami mengajukan modal tambahan kepada pemerintah, namun

tidak dikabulkan. Kami bangga PT Pembangunan Kepri sejak tahun 2010 hingga sekarang dapat bertahan tanpa modal tambahan, dapat mengurangi utang dan tetap menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan,” ungkapnya. Desember tahun 2011, kata dia, PT Pembangunan sebenarnya sudah tidak dapat bergerak normal, karena memiliki utang yang besar. Utang perusahaan yang didirikan tahun 2006 itu mencapai Rp6 miliar, dan sejak tahun 2010 berkurang menjadi Rp4 miliar. “Kami masih memiliki harapan yang besar untuk membesarkannya,” ujarnya. Syahrial mengemukakan, karyawan PT Pembangunan Kepri tetap semangat bekerja membenahi manajemen, meski gaji, tunjangan hari raya dan berbagai fasilitas lain-

Masyarakat Resah, Harga Tiket Kapal Melambung LINGGA, MP Masyarakat pengguna jasa angkutan laut di Kabupaten Lingga, mengeluhkan kenaikan harga tiket kapal yang tidak wajar. Harga tiket kapal dari

Pelabuhan Jagoh, Singkep Barat tujuan Batam dan Tanjungpinang naik sejak tanggal 27 Agustus lalu (jelang lebaran), hingga kini tak pernah turun lagi. Harga tiket kapal MV

Bupati Karimun Lengah,

Rakyat Miskin Bertambah KARIMUN, MP Bupati Karimun tak lagi bisa bicara ketika data Kementerian Sosial RI menyebutkan, Kabupaten Karimun masuk 50 kabupaten/kota tertinggal di Indonesia. Bagi Bupati Karimun H. Nurdin Basirun, ini merupakan pukulan berat bagi Pemkab Karimun. Semula sejumlah pejabat menampik data

tersebut, tapi sebagian malah mengamini. Karena Bupati lengah rakyat miskin di Karimun bertambah. “Ya aneh saja kalau Karimun dikategorikan kabupaten tertinggal, padahal pembangunan di karimun berkembang sangat pesat,” kata Bupati. Ketua Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal

“Tentu saja hal itu akan menimbulkan dampak yang merugikan Kepri. Kondisi itu akan menguntungkan Jambi,” katanya yang juga Wakil ketua Komisi XI DPR. Harry mengaku telah menyampaikan permasalahan tersebut kepada tim penanganan Pulau Berhala yang dibentuk Pemerintah Kepri yang diketuai Wakil Gubernur Soerya Respationo.

Eksotisme isme Pulau Berhala yang diperebutkan

nya tidak didapatkan. Sementara tiga orang komisaris sejak delapan bulan lalu tidak menerima hasil dari PT Pembangunan Kepri. “Sedangkan Direksi sejak dua bulan lalu tidak menerima gaji,” ungkapnya. Pemerintah memberikan modal awal sebesar Rp10 miliar pada saat BUMD Kepri dibangun tahun 2006. Kemudian pemerintah menambah modal sebesar Rp4 miliar pada tahun 2007. “Sejak tahun 2008 hingga sekarang pemerintah belum menambah modal untuk BMUD Kepri,” katanya. Utang PT Pembangunan Kepri ke berbagai pihak sebesar Rp6 miliar terjadi sebelum tahun 2010. Sementara pergantian direksi yang berkuasa pada tahun 2006 terjadi pada tahun 2010. “Sekarang kami berupaya membangkitkan BUMD Kepri dari keterpurukan dan menciptakan kinerja yang baik. Tetapi kami bukan superman yang mampu mengembangkan usaha tanpa modal,” ungkapnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kepulauan Riau, Iskandarsyah, mengatakan, kemungkinan DPRD Kepri sulit menyetujui tambahan modal untuk BUMD Kepri, karena selama ini selalu mengalami kerugian. Seharusnya, kata dia, perusahaan itu sudah eksis dan memberi kontribusi terhadap anggaran daerah. “Sejak saya menjabat sebagai anggota DPRD Kepri hingga sekarang, saya belum pernah melihat BUMD Kepri mendapat keuntungan. Tetapi uniknya, perusahaan itu tetap eksis menggarap beberapa usaha yang menghasilkan uang, seperti sebagai distributor gula dan avtur,” katanya. Iskandar malah meminta keuangan PT Pembangunan Kepri diaudit dan dievaluasi kinerja karyawannya. Direksi dan staf yang tidak dapat membenahi PT Pembangunan Kepri sebaiknya segera mengundurkan diri. “Pengelola manajemen PT Pembangunan Kepri harus dilaksanakan secara terbuka dan aktif,” katanya.(ant/edy)

Marina dari Jagoh-Batam sejak lebaran Rp200 ribu dan sebelum lebaran Rp165 ribu. Naiknya harga tiket juga berlaku untuk kapal MV Super Jet yang melayani rute Jagoh-Tanjungpinang. Harga tiket sebelum lebaran Rp113 ribu, dan jelang lebaran naik menjadi Rp143 ribu. Ketua Komisi II DPRD Lingga, Syafruddin A Gani mengatakan, permasalahan ini akan dikomunikasikan dengan Dishub Kominfo Lingga. Ia sendiri banyak mendapat keluhan soal harga tiket ini. “Saya juga merasakan. Harga tiket memang terlalu mahal. Kita minta penjelasan Dishub Kominfo Lingga terkait masalah ini,” Kepri, Aida Ismeth malah menyebutkan, cukup beralasan jika data itu muncul. Sebab, yang menjadi dasar Karimun disebut daerah tertinggal itu karena tiga kriteria mendasar antara lain, infrastruktur, pendidikan dan bidang kesehatan. “Memang ada kriteria mendasar seperti infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. Namun, semuanya perlu pembenahan ke arah yang lebih baik. Tapi jika dikaji secara keseluruhan, sejak adanya Ka-

Target Demokrat Karimun

7 Kursi di DPRD

kata Syafruddin. Operator kapal harusnya juga memahami kondisi perekonomian masyarakat dengan tidak menaikkan harga tiket seenaknya. Politisi PDIP ini menegaskan, Dishub Kepri tentunya juga membicarakan masalah ini dengan Dishub Kominfo Lingga. “Dishub dan Kominfo Lingga punya tanggungjawab dalam mencari solusi masalah harga tiket ini,” ujarnya. Sebelumnya, Kadishub Kominfo Lingga M Asward mengatakan, kewenangan untuk angkutan antar kabupaten kota dalam provinsi adalah kewenangan dari Dinas Perhubungan Provinsi Kepri.(Zar)

KARIMUN,MP Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menargetkan tujuh kursi legislatif perolehan melalui Pemilu 2014. “Target tujuh kursi di DPRD Karimun menjadi tekad kami dalam upaya memenangkan Partai Demokrat dalam Pemilu 2014,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Karimun, Iwan Kesuma Darmaja di Tanjung Balai Karimun, Selasa. Iwan Kesuma yang baru terpilih secara aklamasi dalam muscab II di Gedung Nasional Tanjung Balai Karimun, mengatakan, untuk meraih tujuh kursi di legislatif, Partai Demokrat Karimun wajib meraih suara dalam Pemilu antara 26 hingga 30 persen. “Target 26 hingga 30 persen selaras dengan target DPP untuk memenangkan Pemilu dengan meraih 30 persen suara secara nasional dalam Pemilu,” ucapnya. Sebagai ketua terpilih, dia mengatakan telah menyiapkan sejumlah program untuk mewujudkan target tersebut, di antaranya melakukan konsolidasi dan pembenahan internal kader partai.

rn memi“Partai modern liki kader yang loyal dan pekerja keras untuk mewujudkan cita-cita dan garis perjuangan partai. Kami optimistis pengurus dan kader tetap solid setelah melihat suksesnya Muscab II,” katanya. Selain pembenahan internal, pihaknya juga segera membentuk kepengurusan partai tingkat anak ranting atau tingkat dusun dan rukun warga. “Selama ini ujung tombak partai baru berada di tingkat ranting atau tingkat desa/kelurahan. Ke depan akan kita kembangkan dengan membentuk pimpinan anak ranting di seluruh dusun dan rukun warga,” ungkapnya. Dia menuturkan pembentukan pimpinan anak ranting sangat penting agar keberadaan partai dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat bawah. “Penjaringan aspirasi masyarakat melalui partai menjadi lebih efektif dengan dibentuknya pimpinan anak ranting,” tuturnya. Lebih lanjut dia mengatakan penyusunan daftar calon sementara untuk Pemilu 2014 sudah mulai dilakukan pada awal 2012 dengan jumlah sebanyak 120 persen dari jumlah

kursi di DPRD. “Nama-nam “Nama-nama calon yang akan maj maju sudah banang masuk, mas yak yang umumnya kader-kader yang akan mencalonkan diri cukup dikenal masyarakat luas. Mudah-mudahan pada 2012 sudah kita tetapkan dalam daftar calon sementara,” lanjut dia. Menurut dia, bergabungnya sejumlah figur yang sebelumnya menjadi pengurus partai yang tidak lolos “electoral threshold” ke Demokrat diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi kemenangan partai dalam Pemilu. Beberapa nama yang bergabung ke Demokrat di antaranya Ketua Partai Patriot Amril Tanjung, Ketua Partai Demokrasi Kebangsaan Ahmad Syukur dan beberapa nama lainnya. Partai Demokrat Karimun saat memiliki tiga wakil yang duduk di DPRD Karimun yang memiliki total 30 kursi, masing-masing Iwan Kesuma Darmaja, Jamaluddin Sahari dan Azmi. “Target tujuh kursi memang berat jika dilihat dari peroleh kursi pada Pemilu lalu. Namun, sudah menjadi kewajiban bagi kader partai untuk memperjuangkannya,” ucapnya. (Ant/edy)

bupaten Karimun, daerah ini sudah mengalami kemajuan yang cukup pesat. Jika ada kekurangan di sanasini, maka perlu dibenahi,” kata Aida Ismeth. Sementara Wakil Ketua Komisi A DPRD Karimun, Syahril mengatakan, data yang disampaikan dalam Rakornas Kementerian Sosial di Hotel Jayakarta, Jakarta, 8 sampai 10 Novemberlalu tentu saja akurat. Sebab, mereka mengambilnya dari data BPS Kabupaten Karimun tahun

2010. Dari data tersebut dikatakan, jumlah penduduk miskin di Karimun sebanyak 13 ribu jiwa. “Artinya, Pemkab Karimun harus bisa membenahi diri dengan mengurangi angka kemiskinan itu,” ujar Syahril. Menurut Syahril, jumlah penduduk miskin di Karimun tersebar hampir di seluruh pulau-pulau kecil di daerah, yang pada umumnya masyarakat di sana hidup sebagai nelayan. “Penyebab angka kemiskinan, karena ke-

hidupan nelayan dan petani tidak diperhatikan secara serius oleh pemerintah,” ujar Syahril. Menurutnya, Bupati Karimun hanya lebih konsentrasi di bidang industri dan pertambangan. Bahkan, dengan memprioritaskan dua bidang itu, kehidupan petani dan nelayan di Karimun makin lebih terancam. “Tambang dan industri hanya baru bisa dinikmati pejabat dan pengusaha kaya di daerah ini. Kehidupan di Karimun bagaikan

lagu lama, yang kaya semakin kaya sementara si miskin makin sengsara,” tegas legislator PBR ini. Ia meminta Dinas Sosial Kabupaten Karimun jangan hanya mengemis anggaran dari pusat semata. Dinsos harus bisa memanfaatkan anggaran yang ada di APBD Karimun, untuk kepentingan masyarakat miskin. Kalau sudah dianggarkan haruslah tepat sasaran, sehingga dana tersebut diterima oleh mereka yang betul-betul layak.(edy)


12

GALERIA

Edisi 27 â–Ş Tahun Ke-II Minggu Ke-4, November 2011

Meranti Pos KORAN PERJUANGAN

Pelepasan Jemaah Haj Haji aji Kabupaten Lingga

Bupati Lingga H. Daria dan unsur Muspida hadir dalam acara pelepasan keberangkatan jamaah calon haji

Tampak jama’ah calon haji perempuan

Bupati Lingga H. Daria silaturrahmi dalam pelepasan keberangkatan jamaah calon haji

Tampak jama’ah calon haji laki-laki

Bupati Lingga sedang memberikan tanda kepada salah satu jamaah calon Haji Kab. Lingga

Peringatan Hari Sumpah P emuda Kabupaten Lingga Pemuda

Wakil Bupati Abu Hasim beserta rombongan memberikan penghormatan kepada bendera merah putih pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Pasukan Pengimbar Bendera sedang bersiap-siap untuk mengibarkan bendera Merah Putih

wakil bupati abu hasim memberikan kata sambutannya pada upacara sumpah pemuda pada tanggal 28 oktober

Pembacaan salah satu teks oleh salah satu petugas upacara

Pembacaan Pidato Menteri Pemuda dan Olahraga yang dibacakan oleh Wakil Bupati Lingga Abu Hasim

Tampak pemimpin dan peserta upacara sumpah pemuda 28 oktober

Tampak para peserta memberikan penghormatan kepada bendara Merah Putih

Wakil Bupati Lingga Abu Hasim memberikan ucapan selamat kepada pemimpin upacara


Meranti Pos Newspaper Edisi 27 (Reupload)